Issuu on Google+

EDISI : 173 TAHUN LXIII

KAMIS 3 NOVEMBER 2011 M / 6 DZULHIJAH 1432 H

HARGA ECERAN

Rp2500

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI

TINDAKAN PT KAI SUMBAR

Jika mereka bertaubat, mendirikan salat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui. (Surat Attubah ayat 9)

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISHA

04.40 12.01 15.22 18.04 19.15

Preseden Buruk Iklim Investasi

WIB WIB WIB WIB WIB

http://www.pkpu.or.id

REFLEKSI

Pengembangan Ekonomi Melalui Bank Sampah Oleh: Dr H Indang Dewata, MSi EKONOMI kerakyatan adalah ekonomi tradisional yang menjadi basis kehidupan masyarakat lokal dalam mempertahankan kehidupanya, kegiatan ekonomi kerakyatan tersebut dalam bentuk usaha yang dilakukan oleh rakyat kebanyakan dengan cara swadaya sendiri.

„ Bersambungke Halaman 11

ANTARA

USIR FREEPORT — Massa yang tergabung dalam Relawan Perjuangan Demokrasi melakukan aksi unjuk rasa menuntut pengusiran Freeport di depan kantor Freeport di Jakarta, Rabu (2/11). Dalam aksinya mereka menuntut usir Freeport dari Indonesia dan bahwa Freeport merupakan kunci utama yang harus dibuka untuk mulai menasionalisasi seluruh aset kekayaan Indonesia yang dikuasai asing.

EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM

Untung Freeport Melebihi APBN

KEUNTUNGAN PT Freeport Indonesia sangat besar, bahkan melebihi APBN yang berjumlah Rp1.292,9 triliun. Pemerintah hanya memperosleh royalti dari perusahaan tambang Amerika itu, 1 persen. Padahal dalam aturan baru harusnya 3,75 persen. JAKARTA, HALUAN — Keuntungan yang didapat oleh PT Freeport Indonesia pertahunnya bisa mencapai ribuan triliun rupiah melebihi

Hasil Survei Jadi Perkara Penting LEMBAGA survei diperbolehkan menerima dana dari partai politik dalam melakukan kegiatannya. Namun partai politik tetap tidak boleh mengintervensi hasilnya. “Dana lembaga survei sumbernya bisa bermacam-macam bisa juga bersumber dari partai politik, bagi saya kalau sumber dari partai politik tidak jadi masalah sepanjang hasilnya tidak ada campur tangan,” ujar

„ Bersambung ke Halaman 11

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Namun apa yang telah dikembalikan untuk Papua, Timika atau Indonesia secara

keseluruhan? “Karena itu, Muhammadiyah secara tegas, menolak adanya eksploitasi pihak asing atas sumber daya alam Indonesia di Papua,” kata Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin di kantornya, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/11). Din menegaskan, pernyataannya ini didasari oleh data yang valid. „ Bersambung ke Halaman 11

Tiga Pemuda Sumbar Raih Prestasi Nasional PADANG, HALUAN — Tiga pemuda terbaik Sumbar meraih prestasi nasional pada penilaian pemuda berprestasi 2011 yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga 25-28 Oktober 2011 di Jakarta. Prestasi tersebut yaitu juara nasional diraih Maya Valentina STp dari Pasaman Barat pada penilaian Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (PSP-3). Berikutnya juara 2 nasional diraih Marianto dari Kabupaten Pasaman pada penilaian

TIGA pemuda terbaik Sumbar, Maya Valentina, Marianto, dan Yongki meraih prestasi nasional pada penilaian pemuda berprestasi 2011 Kementerian Pemuda dan Olahraga.

„ Bersambung ke Halaman 10

PADANG, HALUAN — Terkait penyerobotan areal Basko Hotel dan Mall oleh ratusan karyawan PT KAI Sumbar, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat, Asnawi Bahar menyatakan kekecewaannya. Menurutnya, kejadian ini memberikan preseden buruk untuk iklim investasi Sumbar. “Kita sangat menyesalkan tindakan tersebut. Bagaimanapun juga, itu preseden buruk untuk iklim investasi Sumbar. Investasi yang sudah susah payah kita tarik masuk ke sini, harus tercoreng dengan aksi tersebut,” ujar Asnawi pada Haluan, Rabu (2/11). Namun demikian, Asnawi masih belum mau berkomentar banyak. Dikatakannya, hari ini, Kamis (3/11), Kadin Sumbar akan mengundang berbagai pihak terkait untuk mengetahui lebih jauh tentang masalah tersebut untuk kemudian baru bisa memberi komentar lebih jauh. „ Bersambung ke Halaman 10

Kapolresta Janji Tuntaskan Kasus Penyerobotan PT KAI

PADANG, HALUAN— Kapolresta Padang Kombes Pol Drs Seno Putro berjanji menuntaskan kasus penyerobotan yang dilaporkan manajemen Basko Mall dan Hotel, sesuai prosedur hukum yang berlaku. “Pasti, sebagai penegak hukum kami akan bekerja secara M SENO PUTRO profesional. Soal salah dan benar, nanti pengadilanlah yang menentukan,” kata Kapolresta ketika menerima manajemen Basko Group di ruang kerjanya di Mapolresta Padang, Rabu (2/11). Manajemen Basko, yakni GM Basko Mall Robby Wiryawan didampingi Zul Effendi dari group, menemui Kapolresta Padang sebagai tindak lanjut laporan yang sudah disampaikan Robby ke polisi, sehari sebelumnya (Selasa, 1/11). Menurut Kapolresta, pihaknya kini sedang mengumpulkan keterangan saksi, termasuk saksi pelapor berikut bukti-bukti dari tindak pidana yang dilaporkan. “Kami akan bekerja sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Seno didampingi Kabag Ops Polresta Padang Kompol Ari Yuswan Triono. „ Bersambung ke Halaman 11

DAVID

Teluk Tapang Butuh Rp100 Miliar Lagi

PADANG, HALUAN — Pelabuhan Teluk Tapang di Pasaman Barat yang rencananya akan dioperasikan tahun 2012 mendatang, terpaksa diundur karena DPR RI belum bersedia mengalokasikan tambahan dana untuk penyeleasaian pembangunannya. Alasannya jalan menuju ke pelabuhan sepanjang 30 km belum rampung dikerjakan. Sehingga bila dana terus dikucurkan sementara jalannya tak kunjung selesai, pelabuhan itu tidak juga dapat dimanfaatkan. Karena itu, bila jalannya selesai maka dana tambahan akan digelontorkan. Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumbar, Akmal kepada Haluan Rabu (2/11), di Padang menjelaskan, Pelabuhan Teluk Tapang rencananya memang akan dioperasikan pada 2012 mendatang. Pelabuhan ini menjadi alternatif bagi pengapalan CPO di Pasaman „ Bersambungke Halaman 11


2 UTAMA

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR

Penelitian Harus Objektif PADANG, HALUAN — Penelitian seharusnya objektif, terserah pihak mana pun yang membiayai. Penelitian memang butuh dana besar, tapi keobjektifan tetap menjadi tujuan. Hal itu disebutkan Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Z. Mawardi Effendi dan Direktur Pascasarjana Universitas Andalas (Unand) Novirman Jamarun, Rabu (2/11) terkait bermunculannya hasil-hasil penelitian yang dilakukan pelbagai lembaga survei. Untuk mencapai itu, sambungnya, di perkuliahan strata satu telah ditanamkan kejujuran dalam penelitian. Kejujuran diutamakan sebab penelitian bisa ‘dipermainkan’, terutama soal angka-angka. Dalam statistik, misalnya, urutan angka saja dipindahkan, bisa mempengaruhi hasil. Soal penelitian yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI), rektor yang telah menjabat dua periode ini mempertanyakan variabel yang dipergunakan. “Politisi muda itu cakupannya luas. Siapa orangnya? Ini mempengaruhi responden dalam memilih,” katanya. Menurut Mawardi, dalam penelitian, variabel harus didefenisikan secara operasional. Akan lebih baik, katanya, politisi muda dengan menyebutkan orang-orangnya. Itu akan membuat responden lebih mudah untuk menentukan pilihan dan hasilnya lebih jelas, tidak menimbulkan keraguan. Sementara Novirman menyebutkan empat kriteria yang harus dipenuhi sebuah penelitian yaitu, metodenya harus sesuai dengan tujuan, jumlah sample harus seimbang, tingkat ketelitian, dan analisis data. “Empat hal ini harus diumumkan kepada publik,” ujarnya. Ia berguna agar publik memercayainya. Lebih jauh Novirman, bila langkah ini terpenuhi, tak ada lagi yang perlu diragukan dalam penelitian. Meskipun kebenaran dalam penelitian tidak bersifat mutlak. Batas Menurut Mawardi, kemunculan lembaga survei dipandang sebagai kreativitas baru yang mesti didukung. Masyarakat, katanya, bisa berperan mengontrolnya. Kontrol yang dilakukan, lembaga survei menjelaskan penelitiannya, variabel yang digunakan, dan responden yang diwawancarai. “Agar masyarakat tak meragukan keobjektifannya,” katanya. Jika ingin menghasilkan penelitian yang objektif, penyandang dana mesti memiliki batas. “Ia tidak boleh mempengaruhi hasil,” ujarnya. Pembatasannya hanya sampai itu, tidak mencampuri operasional. Menurut Mawardi, bila batas ini dipatuhi, hasil penelitian akan bermanfaat bagi masyarakat. Novirman juga mendukung pernyataan tersebut. “Bisa saja sebuah penelitian dibiayai lembaga, tapi hasil sebaiknya dipergunakan oleh lembaga itu untuk kepentingan ke dalam, tidak harus diumumkan ke publik,” tuturnya. (h/adk)

Sudah 6 Calhaj Sumbar Meninggal PADANG, HALUAN—Jemaah Calon Haji (Calhaj) asal Embarkasi Haji Padang yang meninggal hingga kini ini berjumlah enam orang. Tiga orang meninggal di Arab Saudi, dan sisanya meninggal sebelum diberangkatkan ke tanah suci. Data yang terakhir dihimpun Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPHI) Embarkasi Haji Padang, Selasa (1/11) malam pukul 22.45 Waktu Arab Saudi (WAS), tepatnya Rabu (2/11) dini hari pukul 01.15 WIB telah meninggal dunia atas nama Dunir Mali (79) di Mekkah. “Dunir Mali, warga Bukittinggi ini tergabung dalam kelompok terbang (kloter) XVIII,” kata Sekretaris PPIH Embarkasi Haji Padang, Japeri kepada wartawan, Rabu (2/11) . Lebih lanjut dikemukakan Japeri, Calhaj bersangkutan meninggal dunia akibat gangguan pernafasan dan akan dimakamkan di Syara. Sebelumnya, akhir bulan lalu telah meninggal dunia Calhaj atas nama Buyung Sidi (82) kloter XI asal Kabupaten Padang Pariaman. “Calhaj tersebut juga mengalami gangguan pencernaan dan dimakamkan di Syara,” ulas Japeri. Lalu, pada tanggal 28 Oktober 2011, akibat penyakit yang sama, calhaj atas nama Jamaan Marah yang bergabung pada kloter XVI juga meninggal di Balai Pengobatan Haji Indonesia di Mekkah. Calhaj atas nama Ali Amran (60) kloter XVII warga Kabupaten Pasaman Barat dan atas nama Wahab Muhammad Yusuf (78) kloter XII warga Kerinci Jambi meninggal di asrama haji, ketika kesiapan mereka untuk bertolak ke tanah suci. Dari kloter dan daerah yang sama, calhaj atas nama Tarmain Ahmat Mat Sari (66), meninggal sebelum masuk asrama. (h/mce)

SEGEL — Masyarakat Padang Basi Lubuk Kilangan memasang plang pemblokiran pada areal Tower 12 PLN yang keberadaan tower ini meresahkan. RAHMAT HIDAYAT

WARGA PADANG BESI RESAH

Tower 12 PLN Rentan Roboh

PADANG, HALUAN — Tower 12 milik PT Perusahaan milik Negara (PLN) yang terletak Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, “disegel” warga. Keberadaan Tower yang mengalirkan arus listrik tegangan tinggi itu memicu kecemasan masyarakat. Pasalnya, Tower 12 tersebut berdiri di daerah kemiringan yang curam dan setiap saat terancam roboh. Selain itu, posisinya persis di pemukiman warga. Jauh-jauh hari, masyarakat sudah meminta agar PLN memindahkan Tower tersebut ke lokasi telah sediakan masyarakat. Tower 12 adalah media pancang yang mengaliri arus listrik tegangan tinggi.

Sejak dibangun beberapa bulan yang lalu, Tower 12 telah banyak memicu konflik, dan kerugian di daerah tersebut. Arizal, tokoh masyarakat Lubuk Kilangan mengatakan, dari mulai pelepasan tanah, pembangunan tower 12 telah bermasalah karena masyarakat telah menolak. Atas kesepakatan PT PLN dengan Rini, anak kelima ahli waris tanah, dibayarkanlah uang sebesar Rp17 juta untuk pembebasan tanah tanpa sepengetahuan,

dan izin dari empat saudaranya yang lain. “Saya tidak tahu siapa yang memediasikan antara pihak PT PLN dengan Rini. Yang jelas, masyarakat menolak ketika akan didirikannya Tower 12,” kata Arizal kepada Haluan, Rabu (2/11). Arizal mempertanyakan kelayakan dan ketahanan Tower 12 yang telah didirikan tersebut. “Dalam pengerjannya, Tower tersebut dibangun hanya dengan rentang waktu 21 hari. Sementara Tower Enam, yang berada di kawasan PT Semen Padang beberapa waktu lalu roboh padahal dibangun selama dua bulan. Oleh karena itu, saya sangat khawatir dengan keberadaan Tower 12 ini, yang berada di kawasan

padat penduduk,” jelas Arizal yang juga seorang ahli konstruksi bangunan itu. Nisfan Jumadil, SH Direktur LBHN Sumbar, kuasa hukum masyarakat lingkungan Tower 12 menjelaskan, empat bulan lalu terjadi banjir karena penyempitan saluran air, disebabkan pembangunan Tower 12 tersebut. “Akibatnya banjir itu, banyak perabotan rumah tangga masyarakat yang rusak. Pada waktu itu, pihak PT PLN menjanjikan bantuan pengganti. Tapi, sampai saat ini tidak pernah terealisasi,” kata Nisfan Jumadil. Sementara itu, Armigus Nazar, ketua RT setempat mengatakan, pada 18 Oktober 2011

lalu telah diadakan rapat di Masjid Baiturrahman Padang Besi terkait pemasalahan ini. Hasil rapat memutuskan masyarakat menolak keberadaan Tower 12 di lingkungan mereka. Untuk memberikan solusi, pihak masyarakat telah menyediakan lahan kosong yang tidak berpenduduk untuk memindahkan Tower 12 tersebut. “Kami berharap, Pemko, PT PLN, dan pihak-pihak yang terkait serius, menaggapi permasalahan kami ini,” kata Armigus Nazar. Masyarakat Padang Besi telah memblokir akses masuk di beberapa Tower yang bermasalah. “Pemblokiran akan dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” terang Armigus. (h/yat)

SIDANG TANAH BUKITTINGGI

Hakim Minta Jaksa Jemput Paksa Saksi

PADANG, HALUAN — Sidang lanjutan kasus penggelembungan harga tanah di Bukittinggi yang menyeret mantan Walikota dan Sekdako Bukittinggi, Djufri dan Khairul kembali dilanjutkan, Rabu (2/11). Selain mengkronfontir keterangan Notaris Tesi Levino dengan keterangan Atis Mayuti dan Mursal, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menghadirkan tiga orang saksi yaitu Rudi Handiko, Roy Septriadi, dan Refdi Ferdial. Namun ketiganya tidak hadir dengan alasan ada keperluan lain. Satu di antara saksi saat ini berdomisili di Jakarta. “Untuk saksi Rudi Handoko, kami sudah memanggilnya tapi dia menyatakan tidak sanggup untuk datang karena berada di Jakarta. Untuk saksi Roy Septriadi tidak bisa datang karena ada keperluan dan minta hadir Senin depan. Sedangkan saksi Refdi Ferdial, sudah kami panggil 3 kali tapi sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya,” jelas salah seorang JPU, Benyamin. Mendengar keterangan JPU ini, Hakim Ketua Asmuddin sedikit tersulut emosinya. Dia memberi waktu kepada JPU untuk dapat menghadirkan ketiga saksi pada sidang lanjutan yang akan digelar Senin (14/11) mendatang. Dia juga mewanti-wanti JPU, agar menjemput paksa para saksi ini jika mereka tidak juga memenuhi panggilan. “Tidak sanggup, cari dan jemput paksa. Kalau perlu

bawa pihak berwajib. Semua saksi harus dihadirkan pada sidang selanjutnya. Masih ada waktu yang cukup panjang bagi JPU hingga sidang berikutnya,” tegas Asmuddin. Sementara itu, hasil konfrontir keterangan saksi-saksi dalam perkara dugaan penggelembungan harga tanah pembangunan Kantor DPRD dan Kantor Subdin Pertamanan dan Kebersihan Kota Bukittinggi, masih menemui perbedaan. Akta kuasa jual tanah di Kelurahan Ganting yang dijual kepada Pemko Bukittinggi untuk pembangunan Kantor DPRD Bukittinggi, masih menjadi hal yang dipertanyakan kepada saksi-saksi. Pada persidangan lanjutan yang kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Padang itu, saksi Atis Mayuti dan Mursal mengaku pernah menemui Notaris Tesi Levino untuk membuat akta kuasa jual atas tanah milik almarhum Jamaran Sutan Lembang Alam suami dari Atis Mayuti. Mereka berdua mendatangi kantor Notaris Tesi Levino Jalan Sudirman Bukittinggi tahun 2006. Mereka berdua membantah keterangan Tesi Levino pada sidang sebelumnya, yang menyebutkan jika mereka berdua datang ke kantor notaris Tesi Levino sekitaran tahun 2007. “Saya pernah datang berdua Mursal ke sana tahun 2006 bukan tahun 2007,” kata Atis Mayuti ketika

memberikan keterangan untuk mengkonfrontir keterangan notaris Tesi Levino. Di depan majelis hakim, Atis Mayuti mengaku hanya menandatangani akta kuasa jual itu tanpa terlebih dahulu membacanya. Semua pernyataan di dalam akta kuasa jual itu hanya dibacakan oleh Notaris Tesi Levino. Atis Mayuti menegaskan, kedatangannya ke Notaris Tesi Levino hanya untuk memindahkan sertifikat atas nama Jamaran Sutan Lembang Alam kepada Atis Mayuti. “Saya diajak Mursal ke sana hanya untuk tukar sertifikat saja,” ujar Atis Mayuti. Keterangan Atis Mayuti ini, dibantah notaris Tesi Levino. Dia mengakui Atis Mayuti dan Mursal datang ke kantornya pada tahun 2007 bukan tahun 2006. Mereka berdua datang untuk membuat akta kuasa jual, bukan untuk pemindahan sertifikat. Sementara itu Mursal, ketika tanda tangan yang ada didalam akta kuasa jual itu dikonfrontir oleh majelis hakim, Mursal mengaku lupa apakah dia pernah membubuhkan tanda tangan atau tidak. “Saya tidak ingat pak hakim,” jawab Mursal. Kendati telah dikonfrontir, JPU Muhammad Irsyad masih melihat ada kejanggalan dari akta kuasa jual tanah yang diperlihatkan notaris Tesi Levino di persidangan. Ada beberapa kejanggalan, seperti banyaknya paraf yang

dibubuhkan dalam akta jual tanah itu. Kemudian dalam akta kuasa jual tanah itu juga tidak terdapat nama Atis Mayuti sebagai pemilik tanah. Padahal sertifikat tanah telah diserahterimakan kepada Atis Mayuti dari suaminya Jamaran Sutan Lembang Alam. Nama yang tertera di akta kuasa jual tanah itu masih atas nama Jamaran Sutan Lembang Alam. Sementara itu menurut Tesi Levino, paraf merupakan bukti adanya kesalahan dalam pengetikan. Paraf itu tergantung dari kesepakatan para pihak. Kemudian tentang nama Jamaran Sutan Lembang Alam yang tertera didalam akta kuasa jual tanah itu, karena yang dilakukan Tesi Levino hanya sebatas pembuatan akta kuasa jual tanah bukan peralihan sertifikat tanah. Kejanggalan-kejanggalan ini kembali menjadi catatan penting bagi JPU. Menurut JPU hal yang paling fatal karena didalam akta kuasa jual tanah itu terdapat banyak kejanggalan terutama isi dari akta kuasa jual tanah tersebut. “Isi dari akta itu yang kami pertanyaan. Kami menemui banyak kejanggalan,” ungkap M Irsyad. Pada persidangan sebelumnya, Tesi Levino, mengatakan Atis Mayuti dan Mursal pernah mendatanginya untuk mengurus akta kuasa jual terhadap tanah milik suami Atis Mayuti, Jamaran Sutan Lembang Alam. Wanita itu menjelaskan, jika kedua orang itu (Atis

Mayuti dan Mursal) mendatanginya dengan maksud untuk dimintai membuat akta kuasa jual terhadap sertifikat hak milik atas tanah milik Jamaran Sutan Lembang Alam di Manggis Ganting. Tanah itu adalah tanah yang dijual ke Pemko Bukittinggi untuk pembangunan Kantor DPRD Bukittinggi. Tanah itu, sebut Tesi Levino luasnya 2.746 meter persegi. Dia hanya mengetahui jika dalam pembuatan kuasa tanah itu, total tanah dijual sekitar Rp440 juta. Dia mengaku tidak mengetahui berapa tanah itu dijual ke Pemko Bukittinggi permeternya. Sebab yang dia lakukan hanya sebatas pembuatan akta kuasa jual saja dari Atis Mayuti sebagai pemberi kuasa kepada Mursal sebagai penerima kuasa.”Saya tidak pernah melihat sertifikat itu. Saya hanya membuat sebatas kuasa jual atas tanah bersertifikat Nomor 23 itu saja,” kata Tesi Levino. Tesi Levino, menjelaskan, informasi yang diperoleh dari Atis Mayuti dan Mursal (keponakan dari Jamaran Sutan Lembang Alam) saat pengurusan akta jual tanah itu, secara materil sudah beralih hak kepada Atis Mayuti yakni hak kepemilikan tanah pada 1 Mei 2007 atau setelah Jamaran meninggal. Kemudian, surat kuasanya keluar tanggal 28 November 2007. Sedangkan sertifikatnya beralih tanggal 17 Desember 2007.(h/dla)


NASIONAL 3

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Kapal Tenggelam 8 Imigran Tewas JAKARTA, HALUAN — Imigran korban yang selamat maupun tewas dari peristiwa kapal kayu tenggelam diperairan laut Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (1/11), keberadaannya di wilayah Kabupaten Ciamis masih dikoordinasikan antara Imigrasi dan Kepolisian. “Yang selamat kita sedang bicarakan dengan imigrasi. Kepolisian ke imigrasi dan akan diurus bersama-sama,” kata Kapolsek Pangandaran, AKP Sugiarto saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu. Imigran yang selamat dari peristiwa kapal tenggelam, tercatat sebanyak 45 orang sementara ditampung di markas Polairud dan pos TNI Angkatan Laut Pantai Pangandaran dan sebagian dirawat di Puskesmas Pangandaran dan RSUD Ciamis. Sedangkan delapan orang korban tewas, kata Sugiarto belum dapat diketahui akan dimakamkan dimana karena menunggu keputusan dari pihak yang lebih berwenang dalam menangani warga imigran. “Korban tewas akan dimakamkan belum tahu, jadi belum ada kesimpulan itu,” jelas Sugiarto. Terkait masih adanya imigran asal negara Pakistan, Iran dan Afganistan yang menumpang kapal tenggelam tersebut, kata Sugiarto berdasarkan pengakuan dari korban selamat masih ada, namun jumlahnya belum diketahui. Petugas gabungan terdiri dari kepolisian, TNI, Balawista, nelayan, kata Sugiarto terus berusaha melakukan pencarian korban diperairan laut Pangandaran. Proses pencarian pada hari kedua, Rabu, kata Sugiarto petugas gabungan berhasil menemukan satu orang anak warga negara Iran di perairan laut Cimerak atau tidak jauh dari lokasi tenggelamnnya kapal. (ant)

42 Kecamatan Tak Laksanakan PNPM Mandiri

JAKARTA, HALUAN — Sebanyak 42 kecamatan di 12 Kabupaten di Indonesia, tidak mengikuti Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri tahun 2011 karena daerah kabupaten bersangkutan tidak memiliki anggaran pendamping. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi usai membuka Rapat Kerja Nasional Evaluasi PNPM Mandiri 2011 dan persiapan pelaksanaan PNPM Mandiri 2012, di Jakarta, Rabu (2/11) kemarin, mengakui terjadinya pengunduran diri tersebut. “Ini karena tak ada dana pendampingi saja dari daerah, sehingga mereka tak bisa melaksanakan. Mudah-mudahan tahun depan mereka bisa ikut,” ujarnya. Dengan tidak ikutnya 42 kecamatan tersebut, kini hanya 4.978 kecamatan yang masih menjalankan program PNPM Mandiri Pedesaan. Pada 2010, jumlah lokasi PNPM Mandiri Pedesaan mencapai 4.791 kecamatan, kemudian tahun ini bertambah menjadi 5.020 kecamatan. “Setelah dievaluasi ada 42 kecamatan yang undur diri, karena tidak ada dana daerah,” ujar Gamawan. Terkenal di Dunia Mendagri menyebutkan bahwa PNPM Mandiri yang diluncurkan pemerintah sejak beberapa tahun lalu, telah menjadi perhatian dunia karena mampu menurunkan kemiskinan di pedesaan dan menyerap tenaga kerja. Beberapa waktu lalu, kata

Gamawan, sebuah Negara dari Afrika datang belajar ke Indonesia untuk melihat pelaksanaan PNPM Mandiri tersebut. Karena itu, ia berpesan agar dalam evaluasi sekarang, semua kelemahan harus dikaji. Termasuk kelemahan Ditjen PMD, Kemendagri sendiri. Saat ditanya wartawan tentang dugaan korupsi terhadap dana PNPM ini oleh oknum-oknum di daerah, Gamawan mengakui jumlahnya sekitar 0,6 persen darin total anggaran tahun 2010 sekitar Rp8 triliun. Namun pihaknya akan terus mengejarnya, agar dana itu bisa kembali. Gamawan menambahkan, pada 2011 ini anggaran PNPM sekitar Rp 8,2 triliun. Adapun untuk tahun depan sebanyak Rp 10 triliun lebih. Pihaknya menekankan, kenaikan anggaran tersebut ditujukan agar program PNPM mampu pemberdayaan masyarakat desa beserta penyerapan tenaga kerja. Anggaran PNPM sebanyak itu, kata Gamawan, merupakan anggaran terbesar di Kemendagri. Karena itu, tingkat penyerapan dan keberhasilannya akan menentukan juga kesuksesan dan kinerja kementerian tersebut. (h/sal)

Namanya Taman Nasional, Petugas Cuma 6 Orang

JAMBI, HALUAN — Pihak Balai Taman Nasional Berbak (TNB) hingga saat ini hanya memiliki enam orang personil lapangan yang bertugas melakukan patroli mengawasi keberadaan kawasan tersebut. ‘’Ya, hingga saat ini kita hanya memiliki enam orang personil lapangan yang masingmasing ditugaskan di tiga pos resor pengawasan,’’ kata Kabid Pelestarian Lingkungan dan Wisata Alam (PLWA) TNB Rohman Fauzi, di Muara Sabak, Selasa. Kelima pos resor tersebut salah satunya adalah pos induk yang berlokasi di pintu masuk di desa Berbak melalui jalur

sungai Batanghari, sementara empat resort lainnya berada di Air Hitam Dalam, Sungai Simpangkubu, dan Air Hitam Laut serta satu pos Induk di desa Berbak. Dengan jumlah tersebut diakuinya tentu saja sangat kurang untuk mengawasi kawasan TNB yang berdasarkan keputsan SK Menteri Kehutanan, No. 258/Kpts-II/1992 dengan luas 162.700 hektare. Apalagi petugas-petugas tersebut juga mencakup polisi kehutanan, sememtara sebagian besar kawasan TNB adalah kawasan hutan lahan basah yang terbagi dalam dua tipe yakni, rawa gambut dan rawa air ta-

war.’’Selain itu kawasan TNB juga merupakan ekosistem berbagai habitat satwa endemik Sumatera seperti Harimau Sumatera, Badak Sumatera Tenuk atau Tapir, kancil, selain juga berbagai jenis burung migran dari belahan bumi utara dan yang setiap musim dingin di kedua belahan bumi itu melakukan migrasi ke rawa TNB di rawa burung pantai Cemara desa Air Hitam Laut,’’ katanya. Jenis burung migran tersebut dilaporkan peneliti burung sedikit ada 300 jenis burung seperti di antaranya Kuntul Cina (Egretta eulophotus), Bangau Tong-tong (Leptoptilos javanicus), semua

jenis udang (Alcedinidae spp), Bebek hutan bersayap putih (Cairina scutulata), Kura-kura Gading (Orlitia borneensis), dan Tuntong (Batagur baska). Sementara, pengamanan dan pengawasan kawasan hutan yang cukup luas yang umumnya adalah kawasasan hutan rawa tersebut membutuhkan personil yang lebih banyak, tenaga dan keahlian yang spesifik serta peralatan yang lebih lengkap. ‘’Namun, untuk mengoptimalkan pengawasan tersebut pihak TNB melibatkan tenaga sukarelawan dari berbagai lembaga lingkungan seperti ZLSI, Cifor, dan para Pala,’’ katanya. (ant)

Mayoritas Tolak Demo Turunkan SBY

JAKARTA, HALUAN — Meskipun tidak puas atas kinerja pemerintah di bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat, namun masyarakat tidak tertarik mendukung aksi demonstrasi besarbesaran untuk menuntut pemakzulan (impeachment) Presiden Yudhoyono. Hal ini terungkap dalam survey yang dilakukan oleh lembaga riset Developing Countries Studies Center (DCSC) Indonesia. Survei dilangsungkan pada 12-20 Oktober 2011 di 33 provinsi di Indonesia, dengan melibatkan 1.200 warga berusia di atas 17 tahun. Direktur Eksekutif DCSC Zaenal Budiyono menyatakan faktor keamanan dan trauma kekerasan 1998 menjadi alasan utama. Sebanyak 59,8 persen menyatakan tidak mendukung pemakzulan SBY. Alasan

nggak sempat baca

utamanya, menurut 40,5 persen adalah untuk memberi kesempatan bagi Presiden Yudhoyono untuk menyelesaikan tugasnya. “Ini bisa dibahasakan sebagai ‘menjaga stabilitas’,” ujar Zaenal seperti dikutip voa, Rabu. “Boleh dikatakan, publik sudah cukup lelah dengan konflik selama ini. Mereka takut akan adanya kerusuhan. Sebab dalam sejarah Indonesia, pergantian pemimpin di Indonesia tidak lepas dari huru-hara dan ini membuat publik khawatir,” tambahnya. Gagasan memecat Presiden sebelum masa jabatannya berakhir sebetulnya bukanlah gagasan yang baru. Dalam situasi tertentu, gagasan ini sering dilancarkan lewat media massa oleh lawan-lawan politik SBY. Begitu pula dengan isu yang belakangan ini beredar luas di masyarakat, bahwa akan

ada aksi besar-besaran menuntut SBY mundur sebelum pemilu 2014. Dari sudut pandang hukum dan politik, pengamat politik dari LIPI, Lili Romli, menjelaskan pemakzulan sendiri bukan suatu hal yang secara otomatis dapat diputuskan di parlemen. Apalagi sejak MPR melakukan perubahan atau amandemen pada sejumlah pasal dan ketentuan yang mengatur masa jabatan Presiden. Alasan yang paling kuat untuk pemakzulan Presiden ternyata bukan bersifat politik, melainkan pelanggaran hukum yang ancaman pidananya lima tahun ke atas. Ada tiga hal dalam amandemen konstitusi yang memberikan keterangan mengenai kekuatan posisi Presiden. Pertama, di tingkat DPR, syarat jumlah suara yang setuju adalah

dua pertiga dari yang hadir, untuk pengajuan Presiden ke Mahkamah Konstitusi. Setelah itu, MPR juga harus mencapai persetujuan dua pertiga suara dari kuorum. Kedua, konstitusi juga membatasi alasan untuk pemakzulan yaitu pelanggaran hukum dan atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden.”Jadi, bukan alasan politik dari mayoritas anggita DPR dan MPR,” kata Lili Romli. “Dulu di zaman Bung Karno atau Gus Dur pemakzulan dimungkinkan karena adanya kemauan politik dari mayoritas anggota DPR dan MPR. Kalau sekarang ada pembatasan dan hanya bisa dilakukan, misalnya bila pengkhianatan terhadap negara, korupsi atau tindakan berat lainnya yang terancam hukuman pidana lima tahun atau lebih,” demikian jelas pengamat politik ini. (dn/voa)

ANTARA

JEMBATAN GANTUNG PUTUS. Sejumlah petugas memeriksa jembatan gantung di atas sungai Progo yang putus talinya di kelurahan Ngembik, Magelang, Jateng, Rabu (2/11). Jembatan gantung yang menghubungkan Kota Magelang dengan beberapa kecamatan tersebut putus talinya karena tidak kuat menahan beban saat sejumlah warga menyeberang dengan sepeda motor Selasa (1/11) petang, belasan warga tercebur, dua sepeda motor hilang terbawa arus sungai dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

LBH: Reformasi Total Polri

JAKARTA, HALUAN — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Sumatera Barat, mendesak reformasi total di tubuh institusi Polri, berkaitan dengan banyaknya oknum Polri yang terlibat dalam kasus-kasus hukum. “Prihatin dengan institusi Polri sekarang ini masih banyak oknum personil terlibat tindak pidana,” kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Vino Oktavia, di Padang, Selasa (1/11). Menurutnya, reformasi total di tubuh Polri ini tidak hanya sekedar mengganti para personil yang diduga terlibat dalam kasuskasus hukum. “Namun harus melakukan reformasi sistem kinerja di lembaga penegak

hukum tersebut,” katanya. Dia menambahkan, reformasi total di tubuh institusi kepolisian Indonesia merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi. Sulit dibayangkan institusi yang menjadi ujung tombak penegakan hukum ini bisa berfungsi efektif jika masih kotor dan tidak dipercaya masyarakat. “Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum berada pada titik terendah,” kata Vino Oktavia. Dia mengatakan, seharusnya sebagai pengayom masyarakat dapat memberikan contoh yang baik, namun masih ada oknum personil polisi masih terlibat

73 Pertimbangan “ITU betul, tetapi tiap-tiap bangsa itu mengakui mereka pula yang lebih asal, yang lebih dahulu mencacak perumahan Pulau Perca ini.” Datuk Garang yang kurang biasa disanggah oleh yang muda-muda telah agak meradang, terus berkata...”Wa’ aden labiah tahu dari kalian (Saya lebih tahu dari kamu semua).” Datuk...yang takut perdebatan akan sengit telah mengetengahi perkataan itu dengan katanya,”Rupanya kayu yang bercabang tidak bisa dihentakkan. Meskipun Hayati suka kepada Zainuddin itu, merdekanlah dia dalam kesukaannya, yang akan langsung ialah kehendak kita juga. Zainuddin itu memang ada mengirimkan surat meminta Hayati, (sambil Datuk...mengerluarkan surat Zainuddin dari sakunya), tetapi meminang dengan mengiri surat itu sudah nyata bukan adat dan bukan lembaga di negeri kita. Perkataan kita telah hampir sampai kepada yang dimaksud perkara menerima permintaan orang muda Aziz itu. Sekarang lebih baik kita bulatkan segolong picak setapik, kita bulatkan mufakat.” “Baiklah,” kata yang lain-lain serentak. “Bagaimana Sutan Mudo?,” tanya Datuk...kepada mamak yang membantah Datuk Garang tadi. “Saya tentu saja sepakat sejak bermula lalu penghabisan, tidak dapat bercerai dengan yang banyak. Cuma saya bantah perkataan yang menghinakan orang lain, sebab kita akan biasa berdagang ke kampung orang, jangan kelihatan oleh orang kesempitan paham kita.” “Ya, kita habisi saja itu, kita bulatkan sekarang menerima Aziz dan menolak permintaan Zainuddin.” “Boleh kami yang perempuan berbicara sedikit?” tanya Halimah. “Asal dalam kebenaran apa salahnya,” kata Datuk...

Portable Grand / Piaggero

NP-V80

dalam kasus-kasus hukum, Presiden agar mengambil langkah penertiban dan penegakan hukum agar tidak ada lagi oknum polisi yang terlibat dalam tindak pidana. “Institusi ditubuh Polri harus segera lakukan koreksi total atas kesalahannya selama ini,” kata Vino Oktavia. Menurutnya, sangat bermanfaat bagi Polri sebagai sebuah institusi hukum yang merupakan pelayan publik, kerena nantinya apabila reformasi total di Polri akan telah dilakukan, “Jika reformasi tersebut berjalan maka hal ini akan menjadikan Polri sebagai institusi hukum yang lebih baik lagi,” katanya. (ant)

Ilustrasi Marwan

“Rasanya patut juga kita awas. Sebab barangkali si Hayati ini entah kena apa-apa, maklum ilmu orang Mengkasar sangat mujarab, sebab selama ini pikirannya hanya kepada Zainuddin saja.” “Itu perkara gampang,” kata Datuk Garang. “Sudah ke laut, sudah ke darat, bukan saja sembarang orang. Kalau memang demikian tertemu dalam penglihatan, patut dibalas kita balas, patut dibalik kita balik.” Permufakatan putus. Tinggal lagi memanggil Hayati, menerangkan kebulatan mufakat kepadanya. Dia pun datang. Setalah dipanggil, disuruh duduk diantara perempuanperempuan yang banyak itu. Mula-mula bertolak-tolakan juga ninik mamak itu hendak menyampaika pembicaraan kepada Hayati. Akhirnya diserahkan juga kepada mamak kandungnya, Datuk...***

Way of Life!

NEW

klik kami di www.harianhaluan.com

d 30jt, Discount s/ % unga 3,99 DP ringan/b

DP Jl. Pemuda No. 39 Padang Telp. 0751-32753, 811239 PT. YAMAHA MUSIK INDONESIA (DISTRIBUTOR) Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 4 Jakarta 12390 Telp. 021-5202577 / 78

7jt-an

PT. ELANG PERKASA MOTOR : Jl. Khatib Sulaiman No.87 Padang Telp. (0751) 7051422, 7051423 Kantor Cabang : = PAYAKUMBUH : Jl. St. Usman No.14, Kampung Cina Telp. (0752) 91795 = DHARMASRAYA : Jl. Lintas Sumatera Koto Baru KM.218 Dharmasraya Telp. (0754) 71245

* syarat & ketentuan berlaku HARI MINGGU / LIBUR SHOWROOM TETAP BUKA


4 OPINI

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

Haluan Kita Dihapusnya Dana PID untuk Sumbar KABAR tidak lagi dialokasikannya dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) untuk Provinsi Sumatera Barat, bisa jadi berdampak terhadap akselerasi pembangunan di provinsi, kabupaten, dan kota. Paling tidak dampaknya, ketersendatan. Penghapusan itu memang mengemuka berbagai alasan. Pertama, di tingkat Badan Anggaran di DPR, dana penyesuaian infrastruktur daerah itu dialokasikan tanpa melewati kemeterian, dan ini ditengarai berpotensi disalahgunakan. Dan kedua , mekanisme pengajuan dan pendistribusian anggaran juga tak selektif, lebih mengedepankan “kedekatan” emosional primordialisme. Haluan , pada edisi Rabu (1/11) pada halaman 1 mengangkat masalah ini. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Mulyadi, usai menggelar pertemuan dengan jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Gubernuran mengatakan, pengalokasikan DPID itu telah mengundang banyak masalah, bahkan berbagai fitnah dilontarkan pada anggota dewan. Dan ini sangat tak enak sekali. Roy Salam, peneliti Indonesia Budget Center, menilai, dana penyesuaian infrastruktur daerah yang berasal dari APBN menjadi “kue” menggiurkan bagi para calo anggaran. Polemik dana penyesuaian infrastruktur daerah diindikasikan banyak penyimpangan dari tahun ke tahun. Hal ini terlihat setiap tahunnya dari kenaikan dana penyesuaian infrastruktur daerah yang selalu naik terus. Dana penyesuaian infrastruktur daerah itu tidak melibatkan komisi dan kementerian terkait, yang mengambil keputusan itu Banggar (Badan Anggaran). Proses-proses seperti ini tentunya menimbulkan potensipotensi calo anggaran itu bermain. Satu sisi, daerah-daerah yang sangat membutuhkan anggaran untuk pembangunan jelas sangat membutuhkan dana penyesuaian infrastruktur daerah itu, terutama daerah pemekaran. Keterbatasan anggaran, “memaksa” untuk tergantung pada dana penyesuaian infrastruktur daerah ini. Untuk Sumatera Barat, pada anggaran 2011 dana penyesuaian infrastruktur daerah ini diperoleh 8 kabupaten/kota di Sumatera Barat. Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota sebesar memeroleh Rp9,9 miliar, Padang Pariaman Rp38,6 miliar, Pasaman Rp14,8 miliar, Sijunjung Rp24,7 miliar, Dharmasraya Rp39,6 miliar, dan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan Rp29,2 miliar, serta Kota Sawahlunto Rp39,6 miliar, Pariaman Rp24,7 miliar. Dana itu cukup signifikan untuk percepatan pembangunan, terutama bagi daerah yang memang pendapatan daerahnya sangat terbatas. Memang ada kabar baiknya. Kendati dihapus dari mata anggaran di APBN, namun pemerintah pusat memberikan mengompensasikannya kepada dana alokasi umum (DAU) maupun dana alokasi khusus (DAK) masing-masing daerah yang diperbesar jumlahnya. Pembagian alokasi dana penyesuaian infrastruktur daerah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 25/ PMK.07/2011 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah Tahun Anggaran 2011. PMK ini ditandatangani Menteri Keuangan Agus Martowardojo pada 11 Februari 2011. Sembilan provinsi yang tidak memperoleh jatah berdasarkan PMK itu adalah Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Tengah. Banggar memperoleh anggaran dana penguatan infrastruktur daerah dari Menteri Keuangan sebesar Rp7,7 triliun untuk 491 daerah kabupaten/kota. Kemudian Banggar melakukan pengurangan daerah penerima sehingga menjadi 395 kabupaten/kota. Dari 395 kabupaten/kota kemudian dilakukan simulasi perhitungan dan memberikan dana penguatan infrastruktur daerah pada 298 kabupaten/kota. Kita perlu juga mengkritisi alasan apa sebenarnya Sumatera Barat dihapus dari daerah yang menerima dana penguatan infrastruktur daerah yang pada 2011 dihapus dan 2012 juga tak masuk. Nyaris selusin orang yang berada di daerah pemilihan Sumatera Barat bercokol di Senayan, seperti tak mampu berbuat apa-apa. Banyak pihak yang menilai, kriteria penghapusan tak jelas, dan sebaliknya, daerah yang memerolehnya pun juga tak jelas ukurannya. Semestinya ini dipertanyakan secara jelas dan transparan oleh anggota dewan yang dapilnya Sumatera Barat? Memang, Komisi V DPR RI saat berkunjung ke daerah ini berjanji akan memprioritaskan alokasi anggaran pembangunan proyek strategis dan berdampak pada masyarakat luas. Proyek besar di Sumatera Barat yang membutuhkan anggaran besar, memang sangat dibutuhkan bantuan dana dari APBN. Kita, tentu tak akan bisa nyaman, jika pembangunan yang menyangkut kepentingan rakyat terdendat-sendat hanya semata karena posisi tawar yang lemah.„

„ Hasil penelitian harus objektif, terserah siapa yang mendanai „ Siapa yang bayar, itu yang menang „ Tiga pemuda Sumbar raih prestasi nasional „ Pemudi juga kan…

Haluan Aspirasi

082170625544/ 08163253248

Tanggapan SMS Agar Takut Korupsi MENCERMATI SMS Aspirasi dg jdl Agar Takut Korupsi (085278266***) dg himbauan agar mengangkat Kepala Dinas, Badan dan Kantor orang yang ngerti agama dan pandai baca Alquran. Imbauan saudara tidak akan digubris oleh yang bersangkutan karena ada contoh mantan Ketua MUI Sumbar baru saja diputus hakim dihukum sekian tahun karena korupsi dana uang dakwah untuk Kepulauan Mentawai, mantan Mentri Agama RI juga kena hukum karena korupsi dll. Ini pertnda dia tidak dapat membedakan mana yang kitab Alquran dan mana yang Alquran. Menurut hemat kami pandai baca tulisan Arab pada ayat2 Allah yang tertera pada buku Alquran belum merupakan jaminan yang patent. Kalau Alquran tidak untuk dibaca ttp kalau kitab Alquran memang iya. Makna ayat2 dlm kitab Alquran yang hrs dicari materinya stlh ketemu baru dimanfaatkan. Cnth buku sertifkat tanah critanya bnyk ttp tanahnya kan tidak dstu dtmpt tertentu. Stlh ketemu baru dimanfaatkan. Jd carilah Alquran itu jugan dibaca saja kaya koran nanti kalau mlhat uang anggrn neg sulit mbdkan mana yang caram dan mana yang halal. Pljari trs beda ktb Alquran dan Qur’annya itu sndiri

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Obsesi Menjamah Potensi Laut Sumatera Barat OLEH: H MARJOHAN

Pemerhati Sosial-Keagamaan

Haluan, (14/10), menyuguhkan berita cukup menarik bahkan menggelitik bertajuk: “Menuju Sentra Kelautan dan Perikanan Terkemuka di Sumatera pada 2015”. Dikatakan, sektor perikanan di Sumatera Barat memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Potensi yang ada baik perikanan laut maupun perikanan air tawar, bila dikelola dengan optimal bakal mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Soalnya, kekayaan negeri kita yang dijuluki “gimah ripah loh jinawi ini”termasuk Sumatera dan Sumatera Barat, mulai dari dasar hingga permukaan laut tersebar memukau di dua pertiga wilayah Indonesia. Makanya, Indonesia disebut negara maritin. “Nenek moyang kita seorang pelaut. Mari kita kembali ke khitah dengan menjaga plus mengoptimalkan potensi laut guna merajut kesejahteraan rakyat. Begitu imbauan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) II Padang, ketika dijabat Laksamana Pertama (Laksma) TNI Aswad, satu ketika. Berita yang dihidangkan Haluan, edisi (14/ 10) tersebut, serta komitmen Gubernur Irwan Prayitno, untuk mengembangkan budi daya perikanan laut dan perikanan air tawar di daerah iniagaknya perlu kita apresiasi dengan baik. Sebab, komitmen sang Gubernur ini, sekaligus mengingatkan kita terhadap pesan sakralitas Alquran ihwal kelautan. Soalnya, dari 6.666 ayat yang terpaut sarkastik dalam Alquran, 18 ayat di antaranya bicara soal laut dengan segala hikmah, isi dan kandunganya. Satu di antara ayat laut tersebut, termaktub penuh zauq/getaran dalam surat AnNahl ayat 16: “Allah-lah yang telah membentangkan lautan bagimu – supaya kamu dapat menikmati daging dan ikanikan segar. Bahkan dari laut juga, kamu dapat mengeluarkan berbagai perhiasan untuk kamu pakai. Kamu rancang atau kamu lihat kapal mengharungi lautan – agar kamu menggali rezki dan kurnia-Nya yang tak terhingga. Mudah-mudahan kamu menjadi hamba-Ku yang bersyukur”. Jauh sebelum Gubernur Irwan Prayitno, Dr. Muchtar Naimketika itu menjabat anggota DPD RI, telah pula

mengajak kita di Sumatera Barat hijrah ke laut sebagai alternatif penggalian rezki dan pendapatan. Ajakkan bernas dan cemerlang ini–ditulis Ketua Minangkabau Study Club itu, di Haluan, (29/4/2006). Agaknya, ajakan/komitmen Gubernur Irwan Prayitno dan Muchtar Naim ini, tidak saja menjadi sangat relevan dengan kondisi sosial objektif Sumatera Barat kini, tapi sebuah tantangan berat yang menghadang di pelupuk mata. Terutama bagi habitat eksekutif dan legislatif serta stakeholders kelautan daerah ini. Rasanya kita sependapat dengan ajakkan/komitmen Gubernur Irwan Prayitno dan Muchtar Naim ini: “Saatnya kini kita menjamah potensi laut”. Soalnya, sumber pendapatan dari sektor lain tak banyak yang bisa diharapkan guna mendaya-ungkit pendapatan daerah. Termasuk dari hutan yang idealnya juga sebagai sumber hidup kita dan anak cucu kelak. Pasalnya? Dari 120 juta hektare hutan Indonesia tak kurang dari 59 juta hektare terdegradasi dengan ancaman pengundulan seluas 2,8 hektare tiap tahun. Kondisi runyam ini, menyebabkan hutan kita— seperti diprediksi Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan: “Hanya untuk 15 tahun lagi”. Maklum, lah bagalanggang mato rang banyak: pengrusakkan hutan di Bumi Indonesia– tak terkecuali di Sumatera Barat hingga kini ibarat kanker sudah memuncak pada stadium empat. Dan, dataran tinggi kita yang relatif subur di beberapa dearah sudah digarap dan ditanami penduduk setempat – walau dengan teknologi apa adanya. Bahkan tanah-tanah ulayat, terutama di Pasaman Barat (Pasbar); Agam; dan Sijunjung serta Dharmasraya, telah pula dirancah dan digarap perusahaan perkebunan nasional dan multi-nasional. Terperangah dengan Potensi Kita Pertimbangan lain sebagai “asababul wurud” agar Pemvrop Sumatera Barat melirik potensi laut, di satu pihak pantai kita terhampar luas

melebihi 1500 km, namun pada sisi lain, nelayan kita secara kuantitatif tak lebih dari 1 persen dari populasi penduduk Sumatera Barat terpaut angka sekitar 4,5 juta jiwa. Yang membuat banyak pihak gerah, gelisah bahkan “tapurangah”, para nelayan ini pun terperangkap ke dalam kepompong sempit tradisionalisme, dan dengan alat yang tradisional pula. Padahal, jika melaut secara profesionalselain memperoleh hasil secara maksimal, para nelayan tidak lagi akan “takicuah-tagak” oleh nelayan Sibolga (yang merancah sampai ke perairan Sumatera Barat). Sebab, mereka memang lebih lincah dan punya peralatan lebih lengkap dan canggih. Dan, yang tak kalah penting: tanah kita yang tertanami dan dapat ditanami tak lebih dari 5—10 persen. Akibat yang terlihat terang-benderang, penduduk cenderung urban ke kota atau merantau menyeberang laut ke negeri orang mengadu nasib dengan pelbagai gawe yang digumuli. Kebanyakkan bergelut di sektor informal, bisnis kecil-kecilan atau jasa dan usaha. Terlepas dari itu, genderang yang telah ditabuh Gubernur Irwan Prayitno dan Muchtar Naim itu, agaknya memotivasi kita untuk melirik andalan satu-satunya hijrah atau mengarah ke laut dengan menggali potensinya dari pelbagai lini. Sebut saja perikanan, pariwisata, impor–ekspor, perdagangan, pelayaran dan lalinnya. Dan, pada 2006 lalu, telah digelar ADB alias acara duduk bersama (raker) antar stakeholders yang bersangkutpaut dengan potensi lini kelautan tersebut. Tak terkecuali para investor, ahli kelautan IPB, serta Menteri Kelautan dan Perikanan. Untuk merealisasikan hasil raker ke ranah realita, telah pula direntang tali koordinasi dengan Pemrov Sumatera Barat dan pihak lain yang bersentuhan dengan laut/kelautan. Ketika itu, banyak pihak cukup optimis dengan program yang satu ini. Apalagi, selain rencana starategisnya (renstra) sudah ada – kerja sama dengan investor akan dirajut dengan sistem syirkah (wasyarikhum fil amwal/kerja-sama dengan sistem bagi hasil). “Dengan kerja sama syirkah itu, tidak ada lahan yang beralih tangan seperti kekeliruan yang diayunkan Pemerintah Orde Baru selama ini. Sebut saja di Agam, Pasbar, Sijunjung dan Dharmasraya—dimana para investor, lebih memperioritaskan

menggarap kebun sawit inti ketimbang plasma (milik rakyat). Sikap optimis yang bergayut di hati banyak pihak— sekitar sepuluh tahun lalu itu, boleh-boleh saja bahkan wajib hukumnya secara syar’iyah (la taiasu fi rahmatillah). Hanya saja, melacak kurenah dan kakobeh segelintir makhluk eksekutif dan juga legislatif – tak terkecuali sebagian pejabat karir baik di level provinsi maupun di tingkat kabupaten “salaruik salamo-nangko” sepertinya belum memperlihatkan profesionalisme dalam makna sesungguhnya. Termasuk pejabat di daerah pantai– seperti yang kerap disinyalir media ctak dan elektronik. Harap mafhum! Kondisi runyam tadi justru diapungkan Gubernur Irwan Prayitno sendiri. Di era otonomi ini, kata Gubernur hanya sekitar 20 persen saja dari pejabat karir yang ada bisa diajak berlari dalam menggapai tujuan, serta “beriya-bertiada” untuk memajukan Sumatera Barat ke depan,”. Statemen Gubernur ini dilansir surat kabar daerah berkatuntang nyaris “tiokcecah” Masih otonomi yang kebablasan, seorang Bupati— yang wilayahnya punya laut, pada 2001 lalu, beraninya mengemas surat sakti (memo) terhadap anak buahnya agar bantuan pemberdayaan masyarakat pantai yang dikucurkan Menteri Kelautan dan Perikanan dalam jumlah ratusan juta dikelola satu corporate di bawah ketiaknya. Akibat yang tampak terangbenderang, para nelayan itu bukannya semakin cegak secara sosial ekonomi tapi kian terpuruk nyaris ke titik nadir. Kenapa? Program Menteri Kelautan dan Perikanan itu, banyak disunat di sana-sini. Sekali lagi jauh panggang dari api dalam konteks empowerment of society yang acapkali dipidatokan dengan mulut berbuih itu. Setali tiga uang dengan itu, ikhwan kita di habitat legislatif pun tak kalah nekadnya. Sudah bukan rahasia umum lagi, kalau tiap sebentar mereka baik di tingkat provinsi maupun di level kabupaten/kota menyeberang laut dengan dalih studi banding, kuker, turlap alias turun lapangan dan entah apa lagi terminologinya. Sudah lazim pula, setiap menyeberang laut ikut di dalamnya beberapa pejabat karir bereselonering. Yang membuat banyak orang dan orang kebanyakan (grass root level) mengurut dada, raun-raun melintas laut itu dikemas apik pada saat masyarakat sedang bergulat dengan kemiskinan. Tidak

saja kemiskinan material, ta pi lebih da ri itu ju ga kemiskinan kultural, kemiskinan struktural, kemiskinan intelektual, kemiskinan moral dan bahkan mereka terbenam ke dalam kawah kemiskinan spritual (miskin tentang kemiskinan). Selain merakit kebohongan publik dengan berbagai dalih yang didalilkan, ranah yang satu ini (termasuk sebenarnya ranah eksekutif) tidak banyak yang mampu dan mau melusuhkan diri dalam konteks mempelajari secara tekun aspirasi yang bardenyut dan menggeliat di tengah masyarakat. Akibatnya? Terus terang dan berterang-terang terus, sebutan kehormatan yang bertengger pada diri makhluk yang bernama wakil rakyat itu, bukanlah kehormatan substansial dan intelektual, tapi hanyalah sebuah kehormatan formal yang nota-bene beraroma semu! Bertolak-dasar dari semua itu, obsesi besar Gubernur Irwan Prayitno dan Muchtar Naim: kiranya Sumatera Barat “hijrah” ke laut, jangan-jangan jadinya hanya sebuah anganangan panjang tanpa bisa diaplikasikan dalam arti yang sebenarnya. Lebih dikerucutkan lagi, jangan-jangan pula di saat Gubernur Irwan Prayitno dan Muchtar Naim sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing sudah berbenarbenar, pada saat yang sama penggawe renstra yang kerap dikatakannya: “no problem” itu justru tergelicik lagi ke dalam lorong-lorong sempit pragmatis, self orinted dan berpikir sejengkal ke depan. Ketika investor diajak bersistem syirkah menggarap laut mereka itu, pun berulah dan berganyi lagi. Satu lagi yang membuat kita gamang, masyarakat dan komunitas pantai seperti yang sering dikeluhkan banyak orang nyaris kehilangan harga diri. Semangat komunaliti, egaliti dan fraterniti yang dulu-dulu masih bergayut utuh di diri mereka, kini nyaris tinggal kerabang! Khatimah! Kalau memang itu yang terjadi, maka jadilah laut sebagai anugerah Allah kepada manusia (masyarakat Sumatera Barat) seperti yang dikedepankan di muka – tidak diapa-apakan dan tidak memberikan apa-apa (plus of value) terhadap Sumatera Barat kini dan nanti. Kesudahan kaji, lagu “nenek moyangku orang pelaut”, cukup disenandungkan di tepi laut sembari menggumam telur katung – binatang laut. Fa’tabiru ya ulil albab.„

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Pemimpin Redaksi: Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan: Irfan Jasri, Wakil Pemimpin Redaksi: Eko Yanche Edrie, Dewan Redaksi : H. Hasril Chaniago (Ketua), Zul Effendi, Eko Yance Edrie, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Aci Indrawadi, Koordinator Liputan Daerah: Syamsu Rizal, Asisten Koordinator Liputan: Rudi Antono, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Perdana Putra, Rahmatul Akbar, Reporter Padang: Gusni Yenti Putri, David Ramadian, Gustedria, Haswandi, Andika Destika Khagen, Ade Budi Kurniati, Suswinda Ningsih, Mice Angelasari, Devi Diani, Defil, Nasrizal Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim, Trisnaldi (Pariaman/Padang Pariaman), Ilham Yusardi, Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert (Payakumbuh/Limapuluh Kota), Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina (Pasaman), Miazuddin, Kasra Scorpi (Agam), Iwan DN, Darwin Danin, Maison (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal, Aldoys (Tanah Datar), M. Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman (Pesisir Selatan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago (Kabupaten Solok/Kota Solok), Icol Dianto (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Ferry Maulana (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafruddin Al (Koordinator), Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: Yon Erizon Tim Kerja Usaha: Isbadri Bakri (Koordinator Sirkulasi), Nofriza Zaniyar, Alfarino Ikhsan (Koordinator Promosi), koordinator Iklan : Yunasbi, Tata Letak/Desain: Andri Idra (Koordinator), Syafrizal, Nurfandri, Rahmad Doni, Rahmi, David Fernanda, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi Jamal, Keuangan : Bedhendri, Kasir : Desy, TI : Teguh, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Syamsul Hidayat, Cetak : Mardianto (Koordinator), Elvin Devino, Afandi, Rudi Kurniawan, Prasetyo, Jecky Jekcson. Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: FC: Rp25.000/mm kolom, Produk BW: Rp 10.000/mmkolom, Spot Colour: Rp20.000/mmkolom, Display: Rp 10.000/mmkolom, Sosial BW: Rp 8.000/mmkolom, Sosial FC: Rp 15.000/mmkolom, Iklan Mini(Max 1kolom X50mm) Rp 100.000/1 kali muat, Iklan Baris: Rp 10.000/baris Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


5

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M / 6 DZULHIJAH 1432 H

NYANYIAN CATALAN, RINTIHAN BRITANIA BELARUSIA, HALUAN — Klub-klub dari dua raksasa , Spanyol dan Inggris menerima nasib berbeda pada Matchday 4, penyisihan grup Piala Champions 2011-2012, Rabu (2/11).

Leverkusen 3-1 dan Barcelona meremuk tuan rumah Plzen, Ceko 4-0. Kendati demikian, dua tim Inggris ini masih bercokol di puncak klasemen grup E. Chelsea yang bermain imbang dengan klub asal Belgia, Racing Genk diuntungkan atas kekalahan saingan terdekatnya, Bayern Leverkusen. Chelsea dengan poin delapan, dibayangi Leverkusen yang masih menggenggam poin enam. Namun, untuk perburuan tiket ke babak 16 besar, Chelsea belum aman. Tim London Biru ini diintai dua Leverkusen dan Valencia jika berhasil di laga sisa. Tim sekota Chelsea, Arsenal juga masih memuncaki klasemen F dengan nilai delapan, kendati ha-

rus berbagi angka dengan Marseille, 0-0. Tim London Merah ini dibayangi Marseille dengan nilai tujuh dan Borussia Dortmund yang meraih poin penuh pertamanya di matchday 4, dengan nilai empat. Sementara itu, Barcelona menjadi tim pertama yang memastikan lolos ke fase knock out. Si Kutu Lionel Messi menjadi bagian penentu kemenangan El Barca dengan hattrick-nya dan sebiji gol lainnya dari Cesc Fabregas. (h/mat)

Lionel Messi

Dua dari empat wakil Inggris, Chelsea dan Arsenal tak mampu meraih point penuh dari Racing Genk dan Marseille. Dua tim britania ini ditahan imbang lawan-lawannya. Sementara, dua wakil negeri Catalan yang bertarung pada waktu yang sama, meraih kemenangan besar atas lawanlawannya. Va l e n c i a meraih kemenangan pertama atas tamunya,

Soldado (Valencia)

Kevin Grosskreutz DORTMUND — Memasuki matchday 4 Liga Champions, Borussia Dortmund akhirnya bisa memetik

kemenangan. Menjamu Olympiakos, Die Schwarzgelben menang tipis 1-0. Bermain di Signal Iduna Park, Rabu (2/11/2011) dinihari WIB, gol semata wayang Dortmund tercipta pada menit ketujuh. Usai menerima umpan Mario Goetze, Kevin Grosskreutz menjebol gawang Olympiakos lewat tembakan dari luar kotak penalti. Kemenangan ini menjaga kans Dortmund untuk lolos ke babak 16 besar. Mereka kini naik ke peringkat ketiga Grup F dengan raihan empat poin, terpaut tiga poin dari Marseille yang duduk di posisi kedua. Olympiakos di urutan terbawah dengan tiga angka.(dtc)

Nyaris Sia-sia di Petersburg sundulan kepalanya memanfaatkan umpan lambung Konstantin Zyrynov. Gol defender asal Belgia ini menjadi satu-satunya gol yang tercipta dari pertandingan yang berlangsung di Stadion Petrovski, RaLombaert bu(2/11) dini hari pada matchday 4 Liga ST PETERSBURG — Gempu- Champions 2011-2012. ran Zenit St Petersburg ke gawang Raihan poin penuh yang dituai Shakthar nyaris sia-sia dengan anak-anak asuhan Luciano Spaletti aksi gemilang kiper tim tamu, itu mengantarkannya bertahan di Oleksandr Rybka. Tercatat sembi- posisi kedua dengan nilai tujuh lan dari 19 tendangan punggawa membayangi pimpinan klasemen tuan rumah yang tepat sasaran, APOEL Nicosia. Saat bersamaan, berhasil dimentalkan. Untungnya, tim asal Siprus ini berhasil menumNicolas Lombaerts berhasil bangkan legenda Portugal, FC memecah kebuntuan itu melalui Portugal, 2-1. (h/mat)

Milan Dampingi Barcelona Milan dan Barca, yakni 8 dan 10, kini sudah tak mungkin dikejar BATE dan Viktoria. Rossoneri sempat unggul 10 lebih dulu melalui gol Zlatan Ibrahimovic, namun tendangan penalti Renan Bressan membuyarkan kemenangan mereka. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun Milan gagal membuahkannya menjadi gol. "Kami bermain dengan baik di 45 menit pertama, tapi seharusnya kami bisa mengakhiri laga. Kami punya banyak peluang, tapi tak bisa memanfaatkannya. Jadi, inilah akibatnya jika bermain di level internasional," ujar Allegri di Football Italia. Meski kecewa dengan penampilan timnya, Allegri juga mempertanyakan keputusan wasit dalam memberikan penalti untuk BATE.(dtc)

Zlatan Ibrahimovic

Dortmund Buka Peluang

MINSK— AC Milan telah dipastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Kendati demikian, Massimiliano Allegri tak puas dengan penampilan timnya kala berlaga melawan BATE Borisov. Meski hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan BATE Borisov, Milan dipastikan lolos dari Grup H setelah Barcelona menang 4-0 atas Viktoria Plzen. Koleksi nilai


6 OLAHRAGA

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

Padang Siapkan Turnamen Antarkecamatan

Anas: Tim Tunas Garuda Membanggakan JAKARTA, HALUAN — Kiprah tim sepakbola usia muda Tunas Garuda yang bertandang ke kandang Arsenal Inggris barubaru ini dinilai sangat membanggakan karena mampu menciptakan lima gol sebagaimana dikatakan pembina Tunas Garuda, Anas Urbaningrum. "Selama di Arsenal, Tunas Garuda berANAS URBANINGRUM main dua kali melawan Arsenal U-17. Pada pertandingan itu Arsenal menang 2-1. Pertandingan kedua melawan Arsenal U-15. Dan akhirnya Tunas Garuda menang 3-1," ungkap Anas Urbaningrum di Jakarta, Selasa. Anas yang juga Ketua Umum Partai Demokrat mengakui bahwa tim sepakbola Tunas Garuda yang diprakarsainya patut diacungi jempol karena tidak menjadi bulanbulanan lawan. Selain itu, setelah pertandingan tersebut ternyata Arsenal tertarik dengan tiga pemain Tunas Garuda, dan Arsenal pun meminjam ketiganya untuk diikutkan dalam sebuah pertandingan persahabatan dengan klub lokal. Dalam pertandingan itu Arsenal menang 2-0, salah satu gol dicetak oleh pemain Tunas Garuda. "Setelah program itu kini ada dua pemain Tunas Garuda yang sekarang tinggal di Arsenal selama enam minggu," ungkapnya. Tim Tunas Garuda yang diisi oleh pemain usia 14-16 tahun ini dilatih oleh mantan pemain timnas Kamerun, Onana Jules. Anas menambahkan, apa yang dilakukan Demokrat adalah ingin menunjukkan bahwa bibit sepakbola Indonesia banyak tersebar di Tanah Air. Anas menandaskan bahwa program tersebut bertujuan untuk menggali potensi pesepakbola muda di Tanah Air dan sama sekali tak bermaksud mengambil alih peranan PSSI dalam pembinaan usia muda. "Tentu kami tidak akan mengambil alih PSSI, kami hanya membantu menunjukkan bibitbibit itu ada. Ini juga sekaligus kalau Indonesia ingin lebih baik, PSSI harus punya perhatian besar dalam pembinaan usia muda," sambungnya. Kapten Tunas Garuda, Ichsan Kurniawan dalam ramah tamah dengan jajaran pimpinan Partai Demokrat tersebut tak menampik dan berterimakasih atas program ini karena bisa bermain di tingkat Internasional. (ant)

PADANG, HALUAN — Mantan pemain PSP Padang kembali menggelar kejuaraan sepakbola antar kecamatan se Kota Padang dalam rangka memperebutkan Ketua Umum PSP Padang. Setelah Sukses menggelar kejuaraan KU ( Kelompok Umur) 13 tahun pada Juli. Iven yang memperebutkan Piala Ketua Umum PSP Padang, Mahyeldi Ansyarullah serta Asril Etek itu akan dihelat 22 November - 31 Desember. Ketua Pelaksana Suhatman Imam kepada haluan mengatakan, Kejuaraan

sepakbola antar kecamatan dilakukan untuk mencari pemain berbakat yang ada di Kota Padang dan juga untuk mempersiapkan atlet Padang pada Porprov XII mendatang. Legenda hidup sepakbola

Sumatera Barat menekankan perlu dilakukan banyak kompetisi ataupun turnamen seperti kejuaraan antar kecamatan ini. Karena dengan seringnya diadakannya kejuaraan, akan bermanfaat untuk mengasah kemampuan pemain muda baik teknis maupun nonteknis. Disamping itu juga menurut Suhatman, kejuaraan seperti ini juga dalam rangka memberikan kesempatan berkompetisi bagi pemain bola yang ada di Padang serta menanamkan jiwa sportifitas pelaku olahraga dan dapat mening-

katkan mental dan disiplin sesama olahragawan." semakin banyak kejuaraan atau turnamen, pembinaan pemain juga bisa berjalan berkesinambungan dan juga untuk menggairahkan sepakbola yang ada Kota Padang," tuturnya. Sementara itu Nofiardi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memotivasi kalangan sepakbola di Kota Padang untuk berperan aktif demi membina generasi muda. Intinya siapa saja boleh, baik itu kalangan olahraga maupun non olahraga yang membuat kejuaraan seperti ini. Nofiardi

JUARA—Mantan pelatih Timnas, Alfred Riedl menilai Timnas U 23 bisa menjadi juara pada SEA Games XXVI yang akan berlangsung beberapa hari lagi. Hingga kemarin, para pemain garuda muda ini masih terus berlatih jelang memasuki ajang sesungguhnya.

Riedl : Indonesia Berpeluang Besar Jadi Juara

JAKARTA, HALUAN — Mantan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, mengangkat citra Timnas Indonesia sebagai tim yang berpeluang besar tampil sebagai juara pada cabang sepak bola SEA Games XXVI/2011. "Saya banyak tahu tentang mayoritas pemain di sini. Saya kira Indonesia punya peluang untuk menjadi juara," ujar Riedl setelah mendampingi tim Laos berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta,

KUALALUMPUR, HALUAN — Tim nasional sepak bola Indonesia usia di bawah 19 tahun saat berhadapan dengan timnas Makau bermain taktis dan terus memberikan tekanan baik pada babak pertama ataupun babak kedua sehingga menghasilkan kemenangan bagi timnas Indonesia dengan skor 3-0. Dalam pertandingan yang berlangsung di stadium Petaling Jaya, Selangor, Rabu, timnas Indonesia menguasai jalannya pertandingan dan bahkan sepanjang pertandingan seper-

Rabu malam. Riedl yang kini menjadi Direktur Teknik Timnas Laos mengaku sangat terkesan dengan multi event SEA Games yang kali ini dituanrumahi Indoesia karena ia bisa kembali menyaksikan antusiasme pencinta sepakbola di Tanah Air. "Ya..saya akan melihat lagi antusiasme penonton di sini yang begitu besar, dan itu sangat membahagiakan saya. Tapi saya belum tahu apakah mereka

akan mendukung Laos?" ujar pelatih asal Austria itu sambil tersenyum. Alfred Riedl sebelumnya menangani Timnas Indonesia di ajang Piala AFF pada Desember 2010. Setelah diberhentikan secara sepihak oleh PSSI, Laos yang pernah menunjuknya sebagai pelatih timnas pada 2009 kemudian memberikan kepercayaan kembali sebagai Direktur Teknik, sedangkan pelatih kepala diper-

cayakan kepada Hans Peter Schaller yang merupakan rekan senegara Riedl. Namun saat mendampingi latihan timnya di SUGBK, Riedl hanya mengamati jalannya latihan dari sisi lapangan dan Schaller yang menuntun para pemainnya berlatih. Mengenai peluang timnya sendiri di SEA Games, Riedl menjawab datar bahwa timnya akan berupaya membuat prestasi yang lebih baik

Timnas U 19 Kalahkan Makau

tinya bermain hanya setengah lapangan karena pemain lawan sulit untuk melepaskan diri dari kepungan pemain Indonesia. Pelatih timnas U-19 Indonesia, Cesar Manuel Payovich Perez yang berkebangsaan Uruguay mengatakan pertandingan ini cukup berat karena kondisi lapangan kurang baik akibat di guyur hujan dalam beberapa hari terakhir ini. "Pertandingan hari ini sudah selesai, kini kita harus fokus karena akan berhadapan dengan

LOWONGAN GELOMBANG KE DUA Perusahaan Perkebunan yang terbesar di Daerah PekanBaru, Jambi serta Palembang , membutuhkan tenaga survey pemetaan untuk ditempatkan Di Wilayah Kepulauan Riau , Jambi, Sumatera selatan , melalui TOPOGRAPHY TRAINING CENTRE BUKITTINGGI, jika anda yang kami cari, memiliki kepribadian yang menarik, ramah, energik, berkomitmen serta semangat kerja yang tinggi.Mari bergabung untuk posisi:

1.PLANNING SURVEY 2.WATER MANAJEMENT Persyaratan Umum: 1. Melampirkan copy Ijazah terakhir 1 lembar 2.Wanita / Pria umur 18 ~ 27 Tahun 3. Pendidikan Min SLTA sederajat 4.Pengalaman Tidak diperlukan 5.Bagi yang lulus seleksi akan diadakan pelatihan selama 2 bulan di Topography Training Centre Bukittinggi 6.Diutamakan bagi warga yang kurang mampu dibuktikan dengan surat keterangan 7.Pas foto warna 3 x 4 sebanyak 4 lembar 8.Foto copy KTP 9.Foto copy KartuKeluarga

Lamaran diantar langsung pada hari kerja dari tanggal 24 Oktober 2011 ke Topography Training Centre Jalan Veteran No.202 Jirek, Bukittinggi Telp. ( 0752.33891 ) Layanan SMS ( 0813 6311 6527 )

timnas Australia yang tentunya sangatlah berat mengingat banyak pemain berkualitas di sana," ungkapnya. Untuk itu, kata dia, setelah ini, kami akan makan bersama dan menonton DVD permainan timnas Australia tersebut. Sementara itu, pertandingan antara timnas Indonesia dan Makau ini cukup menarik. Para pemain Indonesia tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi dengan terus melakukan serangan-serangan berbahaya hingga ke jantung pertahanan lawan. Banyak peluang tercipta untuk timnas Indonesia ini, namun penyelesaiannya kurang baik sehingga peluang yang seharusnya dapat menciptakan gol itu menjadi sirna dan sampai akhir babak pertama kedudukan masih 0-0. Memasuki babak kedua, permainan timnas Indonesia terus meningkat. Serangan demi serangan terus mengalir dan akhirnya kerja sama yang baik

dari pemain-pemain junior Indonesia ini membuahkan hasil yang cukup menggembirakan. Di babak kedua tersebut, tiga gol berhasil dijaringkan oleh anak-anak muda Indonesia yang selama satu tahun ini berlatih di Uruguay. Gol pertama Indonesia diciptakan oleh pemain bernomor punggung 19 yaitu Novri Setiawan pada menit ke 46. Selanjut gol kedua dan ketiga diborong oleh pemain nomor 7 yaitu Abdul Rahman Lestaluhu masing-masing pada menit ke 62 dan 78. Sebenarnya, pada babak kedua juga banyak peluang tercipta yang seharusnya dapat menciptakan gol namun penyelesaiannya kurang cermat dan terkesan terburu-buru. Seperti halnya peluang terhadap pemain nomor 29 yang sudah berhadapan langsung dengan penjaga gawang Makao namun tendangannya terlalu pelan sehingga bisa dihalau oleh pemain lawan.

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : CANON NP 6050 CANON IR 5000 CANON IR 6000 CANON IR 5020 CANON IR 6020 CANON IR 8500 CANON IR 6570 CANON IR 2200 CANON IR 3300 CANON IR 8500 = Rp.

28 juta BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

dibanding SEA Games dua tahun lalu. "Kami sudah persiapkan tim ini dengan lebih banyak merekrut pemain muda berbakat. Saya yakin mereka bisa berbuat lebih baik dibanding dua tahun lalu," ujarnya. Pada SEA Games XXV tahun 2009 di Laos, tim tuan rumah berhasil mencapai semifinal (empat besar) dan menduduki peringkat keempat pada hasil akhir cabang. (ant)

Timnas Indonesia usia di bawah 19 tahun akan mengikuti babak kualifikasi kejuaraan Asia dalam grup G bersama China, Australia, Singapura dan Makau. Pada pertandingan dengan China berkesudahan dengan angka imbang 0-0. Asisten Tim Manajer U19 Indonesia Eddi Elison mengatakan, target timnas U19 yakni lolos dalam babak kualifikasi ini dan menjadi juara satu atau dua dalam grup G tersebut. Dengan target tersebut tentunya timnas harus bertanding dengan sebaikbaiknya dan tidak boleh menganggap enteng lawan karena lawan semuanya berat. "Tentu semua lawan berat. Tapi ada keyakinan, tim U-19 Indonesia bisa meraih sukses karena ada keyakinan setelah melihat anak-anak berlatih baik di Uruguay maupun Dubai. Jadi harapannya kita harus lolos dalam babak kualifikasi ini," ungkapnya. (ant)

mengungkapkan, biaya pendaftaran untuk kejuaraan sepakbola antar kecamatan gratis, alias tidak dipungut bayaran. Karena salah seorang mantan pemain PSP Padang era 80an Asril Etek menyumbangkan dana sebesar 50 Juta untuk biaya penyelenggaraan selama kejuaraan berlangsung. Sementara itu Sekretaris Pelaksana Robby Malvinas mengatakan kejuaraan ini nantinya akan diikuti oleh sebelas kecamatan yang ada di Kota Padang dan akan memakai tiga lapangan untuk menghelat kompetisi tersebut, yaitu Stadion Agus Salim pembukaan dan penutupan, lapangan PJKA Sawahan, dan lapangan Brandon Lapai untuk babak penyisahan. “Pemain yang akan mengikuti kejuaraan ini adalah pemain yang berdomisili dimasing- masing kecamatan di kota Padang dengan kelahiran pemain dari tanggal 1 januari 1990 sampai dengan 31 Desember 1991,” ungkapnya. Robby menjelaskan, Screening pemain (pengesehan pemain) akan dilaksanakan Senin dan Selasa (1415/11) di sekretariat panitia pelaksana, sedangkan teknikal meeting dan lotting akan dilaksanakan Jumat 18 November 2011. Seperti diketahui, kejuaraan ini memperebutkan hadiah total 10 Juta rupiah. Juara pertama akan mendapatkan trofi tetap dari Ketua Umum PSP Padang Mahyeldi Ansyarullah S.P dan tabanas 4 Juta, Juara kedua mendapatkan hadiah 3 juta plus piala tetap dari mantan pemain PSP era80an Asril Etek, dan juara ketiga akan memperoleh uang sebesar 2 juta plus piala tetap dari Suhatman Imam. (h/rio)

45 Pemain Berbakat Terpantau

TANJUNG PATI, HALUAN — Turnamen sepakbola antarkecamatan se Kabupaten Limapuluh Kota menjadi ajang pemilihan calon pemain Kabupaten Limapuluh Kota menghadapi Porprov XII 2012 mendatang. Sebanyak 45 pemain muda berbakat sudah dikantongi panitia yang juga tim talent scouting (pemantau bakat) untuk diserahkan ke Pengcab PSSI Limapuluh Kota. Ketua Tim, Afrizal Zein menyebut, pihaknya berharap pihak PSSI segera menyusun jadwal penempaan pemain yang paling tua kelahiran 1 Januari 1990. Hal ini diamini juga Kabid Olahraga, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Kota, Ismail, SPd.: “Kami harap PSSI sudah menetapkan manajemen tim, termasuk pelatihnya sehingga dapat diketahui program kerja jelang helat Porprov. Dengan

adanya jadwal latihan rutin, proses seleksi pemain ini tentunya bisa diciutkan lagi menjadi 24 pemain. Jelang Porprov, hendaknya mereka juga melakukan serangkaian ujicoba, baik dengan tim lokal maupun di luar Limapuluh Kota,” kata Ismail di di ruang kerjanya di Tanjung Pati, Kota Sarilamak. Dari 45 pemain terpantau sebanyak 5 orang penjaga gawang, lainnya pemain tengah, bertahan, striker, kanan luar, kiri luar, pemain depan, serta gelandang. Ke 45 pemain berbakat yang terpantau itu paling banyak berasal dari Kecamatan Payakumbuh yang mencapai delapan orang. Lalu, tujuh pemain dari Akabiliru, lima dari Harau, dan Lareh Sago Halaban, Suliki, Luak, Guguk, Pangkalan masingmasing empat pemain, serta Kecamatan Bukit Barisan dan Situjuah Limo Nagari yang masing-masingnya menyumbang dua pemain. (h/snt)

SYAFRIL NITA

BEBERAPA anggota kesebelasan Simalanggang Fc kecamatan Payakumbuh, Zaky yang juga terpantau untuk calon pemain Porprov XII.


OLAHRAGA 7

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Sulsel Optimis Loloskan Seluruh Pebalap MAKASSAR, HALUAN — Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan optimistis seluruh pebalapnya bisa lolos dari babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Sirkuit Sentul, Bogor, 23-24 November 2011. Ketua Bidang Pembinaan Prestasi IMI Sulsel Adifar Hakim, di Makassar, Rabu, mengatakan, empat pebalap yang disiapkan memiliki kemampuan dan pengalaman sebagai juara diberbagai kejuaraan baik lokal ataupun nasional. Keempat pebalap andalan Sulsel yang diharapkan meraih tiket tersebut diantaranya, Ridwan Deaji, Herman Bas, Andi Mappayukki serta Iswandi Muis. "Kualitas seluruh pebalap yang kami turunkan diajang kualifiikasi cukup merata. Meski ketat namun kami optimistis keempatnya bisa tampil di PON 2012 mendatang," jelasnya. Untuk mendukung peluang lolos, Pengprov IMI Sulsel telah melakukan berbagai upaya termasuk menyekolahkan para pebalap ke Yogyakarta. Para pebalap telah dibina secara serius di Herdianysah Racing School milik pebalap nasional Herdianysah. Bahkan, salah satu pebalap yakni Iswandi Muis hingga kini masih fokus menghadapi kejuaraan bergengsi Indoprix. Pengalaman dan latihan yang didapatkan para atlet diharapkan bisa diperlihatkan di Pra PON. "Kami siap bersaing dengan beberapa tim yang selama ini cukup menyulitkan seperti DKI, Jatim, termasuk tuan rumah Jabar," katanya. Pada PON XVII Kaltim 2008, Sulsel yang menurunkan tiga pebalap termasuk Iswandi Muis memang belum berhasil meraih medali. Namun kegagalan tersebut tidak terlalu mengecewakan mengingat pebalap Sulsel bisa masuk posisi 10 besar. "Kini kita lebih fokus menghadapi babak kualifikasi dan berharap seluruh atlet bisa meraih tiket PON," ujarnya. (ant)

Pessel Siapkan Enam Pesilat PAINAN, HALUAN — Dinas Pendidikan Pessel saat ini tengah mempersiapkan enam atlet mengikuti kompetisi pencak silat antar SMA se Sumbar yang digelar oleh Unand Padang, 14 November 2011 mendatang. Mereka yang diterjunkan dipercaya mewakili Pessel berasal dari siswa SMA Negeri 2 Painan di bawah binaan pelatih Son Srimalindo yaitu, Regit, Indah, Ronal, Antoni, Rina dan Fika. Saat ini, mereka tengah ditempa melalui latihan rutin agar mereka nanti mampu mengangkat nama baik daerah dalam cabang olahraga pencak silat Kepala Dinas pendidikan Pessel Rusmayul Anwar merasa optimis mereka yang mendapat fasilitas untuk mengikuti pertandingan pencak silat tersebut akan mampu tampil prima dengan kemenangan yang gemilang.(mjn)

Empat Tunggal Putra Junior ke 32 Besar JAKARTA, HALUAN — Empat pemain tunggal putra Indonesia membukukan tempat pada babak 32 besar nomor perseorangan Kejuaraan Dunia Junior bulu tangkis, setelah masing-masing meraih kemenangan pada babak awal, Rabu.

harus melalui babak pertama, menang 21-11, 21-16 atas pemain Kanada Andrew D'souza, namun harus bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan pemain Jepang Naotaka Sekiguchi 2022, 21-8, 21-16 pada babak berikutnya dan maju ke babak 32 besar. Sementara tiga pemain

lainnya, Arif Ramadhan, Shesar Hiren Rhustavito, dan Wisnu Yuli Prasetyo, yang mendapay bye pada putaran pertama, hanya membutuhkan satu kemenangan untuk maju ke babak 32 besar. Arif Ramadhan yang menjadi unggulan 9/16 mengalahkan Vincent De Vires 21-18 ,18-21,

21-12, sedangkan unggulan 9/16 lainnya, Shesar, menang mudah atas Mahmoud Elsayaad dari Mesir 21-7, 21-10. Adapun Wisnu, juga bangkit dari kehilangan game pertama sebelum memenangi dua game berikutnya untuk mengalahkan Pada turnamen yang tersebut Riyanto Subagja, satupemain Taiwan Chung Sung Han berlangsung di Taipei, Taiwan, satunya pemain Indonesia yang 17-21, 21-13, 21-16. Pada babak 32 besar, Riyanto bertemu unggulan 5/8 Emre Lale dari Turki, Arif jumpa Akira Koga dari Jepang, Shesar akan melawan pemain Inggris Tom Wolfenden, sementara Wisnu menghadapi pemain Jepang Yuki Kaneko. "Untuk babak kedua ini kualitas lawan masih sedikit di bawah anak-anak," ujar pelatih tunggal Pelatnas Rony Agustinus yang mendampingi pemain bertanding di Taiwan. "Besok babak 32 besar mungkin beberapa sudah bertemu pemain unggulan. Semoga mereka semua bisa bermain maksimal dan berjuang lebih keras lagi," tambah Rony. Tiga tunggal putri Indonesia juga melangkah ke babak 32 besar setelah Hana Ramadhini kandas di putaran kedua, kalah oleh unggulan 3/4 Nozomi Okuhara 16-21, 13-21. Mereka yang lolos ke 32 besar adalah Rusydina Antardayu Riodingin yang mengalahkan Lim Yin Fun dari Malaysia 218, 21-8, dan unggulan 5/8 Elyzabeth Purwaningtyas yang menyisihkan Kristen van Der Valk dari Belanda 21-14, 21-10. Selain mereka, Yulia Yosephin Susanto harus bermain tiga game untuk mengungguli ANTARA unggulan 9/16 Ebru Tunali dari JELANG PERTANDINGAN—Petenis Serbia, Ana Ivanovic (kiri) bersama petenis Italia, Roberta Vinci (kanan) mengikuti lomba memasak menjelang berlangsungnya Tenis Turki 20-22, 21-17, 21-9.(ant) Commonwealth Bank Tournament of Champions, di Nusa Dua, Bali, Rabu (2/11). Kedua petenis itu juga akan berhadapan pada pertandingan Tournament of Champions 2011 yang berlangsung 3 Nopember 2011.

Peserta Turnamen Commonwealth Ikuti Sesi Membuat Kue

NUSA DUA , HALUAN — Petenis wanita yang ambil bagian dalam "Commonwealth Bank Tournament of Champions" (CBTC) 2011 di Nusa Dua, Bali, mengikuti sesi membuat kue. Juara CBTC 2010, Ana Ivanovic, bersama penantangnya dalam babak pembuka, Roberta Vinci, terlihat serius dalam menjalani

sesi di luar lapangan yang digelar di ruang Magnolia, Westin Resort, Nusa Dua, Rabu. Dalam kesempatan itu, Ivanovic mendapatkan arahan dari Chef Executive Westin Resort, Ewald Jeske, membuat kue cokelat, sedangkan Roberta membuat kue "sable". Dari kedua petenis itu, Ivanovic terlihat

paling menikmati sesi membuat kue, sedangkan Roberta beberapa kali harus memanggil Chef Ewald untuk mendampinginya selama membuat adonan kue. Sekitar 20 menit berkutat dengan adonan kue, kedua petenis dunia itu bisa bernafas lega dan memanggang adonan buatan mereka ke dalam oven. Setelah

dipanggang selama kurang lebih 10 menit, Roberta dan Ana bisa mencicipi kue buatan mereka. Bahkan keduanya sempat menawarkan kue yang mereka buat kepada wartawan. "Saya harap kue yang saya buat rasanya enak. Karena tadi saya sedikit berimajinasi saat membuat kue," kata Ivanovic yang berasal dari

Serbia. Sedangkan Roberta, petenis berkebangsaan Italia, mengaku sangat menikmati pengalaman aktivitas di luar lapangannya. "Saya harap kue yang saya buat bisa lebih baik dari Ana Ivanovic. Saya sangat menikmati dan saya sudah mencoba yang terbaik," katanya.(ant)

XXVI Ayo SEA GamesIndonesia

Tes Event Gulat Gunakan Matras Bekas PON Mari Kita Shalat Idul Adha 1432 H PALEMBANG, HALUAN — Tes event SEA Games XXVI cabang gulat, di Palembang, Rabu, terpaksa menggunakan matras bekas Pekan Olahraga Nasional XVI tahun 2004, karena peralatan baru dijanjikan Indonesia SEA Games Organizing Committee (InaSOC) Pusat belum tiba. Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI), Doly Iswandi mengatakan, hingga kini belum mendapatkan kejelasan dari InaSOC Pusat mengenai kapan matras itu didatangkan ke Palembang. "Permintaan mengenai pengadaan alat beserta spesifikasinya telah disampaikan kepada InaSOC Pusat berulang kali dari setahun yang lalu, tapi hingga kini tidak ada kejelasan kapan akan datang dan apa benar peralatannya sudah ada," kata dia pula. Menurut dia, jika nanti matras lama itu tetap digunakan pada SEA Games (SEAG) mendatang, maka PGSI akan terancam dikeluarkan dari keanggotaan Federasi Gulat

Dunia. Hal itu terjadi, karena menggelar pertandingan sekelas SEAG tidak menggunakan peralatan berstandar internasional. "Jangan salahkan PB PGSI jika nanti dikeluarkan Federasi Gulat Asia dan Dunia akibat memakai alat bekas. Yang kami bingung hingga kini InaSOC Pusat tidak bisa menjamin apakah akan menggunakan matras baru pada SEA Games nanti," kata dia lagi. Dia melanjutkan, pihaknya memberikan batas waktu hingga 7 November nanti bagi InaSOC Pusat untuk menentukan sikap. "Jika tidak ada kejelasan hingga batas waktu yang kami tetapkan, kami akan mencari solusi lain agar tidak disalahkan oleh induk organisasi gulat dunia," kata dia. Menurut dia, matras yang dibeli Panitia PON tahun 2004 silam itu sudah tidak layak dipakai, karena lapisannya sudah tipis sehingga dapat menimbulkan cedera bagi atlet. "Bukan saja tidak layak, tapi jika tetap memaksakan dipakai pada SEA Games nanti, ten-

tunya Indonesia akan malu sebagai tuan rumah," kata dia. Ketua Panitia Penyelenggara SEAG cabang olahraga gulat, Deddy S Komarudin membenarkan, jika matras dan beberapa peralatan pertandingan yang tersedia tidak sesuai standar kejuaraan level Asia Tenggara. "Selain matras, pencatatan skor masih secara manual karena scoring board digital belum tersedia. Kami berharap panitia segera membenahinya, agar Indonesia tidak malu saat menggelar SEA Games nanti," ujar dia. Selain itu, lokasi venue yang tidak berada satu komplek dengan venue lain di kawasan Jakabaring Sport City Palembang, menyulitkan untuk dikenali. "Venue gulat menggunakan Gedung Serba Guna Jakabaring yang terletak di luar komplek Jakabaring Sport City. Kami minta InaSOC daerah untuk membuat papan nama agar mudah ditemukan, karena banyak pengunjung yang tersesat," ujar dia lagi. Deputi I InaSOC Sumsel, Musni Wijaya mengatakan, terjadi

keterlambatan kedatangan peralatan gulat ke Palembang. "Peralatan gulat menjadi lambat tiba ke Palembang, karena pengadaannya juga terlambat di tingkat pusat. Ini disebabkan karena dana untuk pengadaan masuk dalam APBN Perubahan dan bukan APBN 2011," ujar dia. Menurut dia, peralatan gulat direncanakan tiba di Palembang paling lambat pekan depan. "Peralatan akan dikirim secara bertahap dan sebelum SEA Games harus sudah selesai semua. Intinya pelaksanaan harus sesuai dengan standar internasional, untuk sebatas tes event tidak apa, tapi untuk SEA Games jelas tidak dapat ditolerir," kata dia pula. Pelaksanaan tes event gulat hanya sebatas menggelar simulasi pertandingan dengan melibatkan 17 atlet pelatnas. Para atlet diminta bertanding dengan pura-pura mewakili negaranegara peserta SEA Games, seperti Vietnam dan Thailand. Kemudian, para petugas lapangan bekerja seperti layaknya dalam pertandingan sebenarnya.(ant)

di Plaza Timur Kantor Pusat PT SEMEN PADANG Indarung-Padang Pada Hari : Minggu, 6 November 2011 10 Djulhijah 1432 H Pukul : 07.15 Wib s/d selesai Bersama Khatib :

DR. H. Shofwan Karim Elha, MA - Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat - Komisaris PT Semen Padang Imam :

Ust. Albizar SIQ, STHI (Dosen STIQ Sumatera Barat)

Sejak 1910

. . AAM ALZUNAZ ANUGRAH MANDIRI

Penyelenggara : - Panitia Tetap Syiar Agama Islam (PTSAI) SEMEN PADANG - Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kelurahan Indarung

PT. ALZUNAZ ANUGRAH MANDIRI Jl. Veteran No. 98 Padang 25115 Telp. 0751 - 811 687 Fax. 0751 - 241 52 e-mail : alzunaz_anugrahmandiri@yahoo.co.id

E .W EAST WEST

COLLEGE

NGGAK LULUS UMPTN !? ANDA NGGAK PERLU PUTUS ASA.. SIAPAPUN ANDA... BELUM BEKERJA...

LET'S GO !!! BERGABUNG DENGAN EWC (East West College) Lembaga Pendidikan Perhotelan di Negeri 9 Malaysia LANGSUNG BEKERJA DI HOTEL BINTANG 5 MALAYSIA

PROGRAM SINGKAT 1-3 bulan tamat langsung bekerja di Hotel Bintang 5 di Malaysia dengan gaji standar Luar Negeri.

Uang kuliah bisa dicicil setelah bekerja. Tunggu apa lagi... Hubungi Kantor Pemasaran Kami : Padang : Jl. Nipah No.10 Telp. 0751-28685/7841709/8500258 - 081363500284 Bukittinggi : Jl. Raya Kapas Panji No.15 Telp. 0752-21341/624415/31873 Payakumbuh : Jl. Imam Bonjol No.67 Telp. 0752-95343

RA !!! DAFTAR SEGE

EAST WEST COLLEGE

Contact Person :

Pak Cik : 0812 675 9909 Pak Zul : 0813 7494 5555


8

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 6 DZULKAIDAH 1432 H

Tips SIAGA Longsor Ciri Daerah Rawan Longsor: 1. Daerah berbukit dengan kelerengan lebih dari 20 derajat 2. Lapisan tanah tebal di atas lereng 3. Sistem tata air dan tata guna lahan yang kurang baik 4. Lereng terbuka atau gundul 5. Terdapat retakan tapal kuda pada bagian atas tebing 6. Banyaknya mata air/rembesan air pada tebing disertai longsoran-longsoran kecil 7. Adanya aliran sungai di dasar lereng 8. Pembebanan yang berlebihan pada lereng seperti adanya bangunan rumah atau saranan lainnya. 9. Pemotongan tebing untuk pembangunan rumah atau jalan Upaya Saat dan Pasca Longsor: 1. Karena longsor terjadi pada saat yang mendadak, evakuasi penduduk segera setelah diketahui tanda-tanda tebing akan longsor. 2. Segera hubungi pihak terkait dan lakukan pemindahan korban dengan hati-hati. 3. Segera lakukan pemindahan penduduk ke tempat yang aman. (dn/rvicky)

KASRA SCORPI

RUNTUH — Tebing pada pinggir jalan di perbatasan kecamatan Ampek Nagari dan kecamatan Palembayan mengalami keruntuhan dalam pekan lalu, namun tidak mengganggu arus lalu lintas.

PADANG, HALUAN — Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap kali musim penghujan, Pemprov Sumbar selalu siaga menghadapi ancaman bencana, baik siaga alat berat maupun petugas di lapangan. Meski demikian pengguna jalan juga diminta meningkatkan kewaspadaannya saat melewati sejumlah daerah yang tercatat sebagai daerah rawan longsor. Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman (Prasjaltarkim) Sumbar, Ir.Suprapto kepada Haluan Rabu (2/11), di Padang mengatakan, pengendara harus meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaannya terutama saat memasuki kawasan rawan

LONGSOR MENGINTAI DI MUSIM HUJAN

Anai dan Malalak Paling Rawan

PADANG, HALUAN — Memasuki musim hujan, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) memberikan warning pada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan bencana longsor. Meski sebagian besar daerah di Sumbar berpeluang terjadinya longsor, namun potensi tertinggi masih berlokasi di jalur Padang-Bukittinggi, tepatnya di Kawasan Lembah Anai Kabupaten Tanah Datar dan Jalur Sicincin Malalak, tepatnya di Malalak Timur Kecamatan Malalak Kabupaten Agam. Untuk di Malalak Timur, pemerintah telah memberikan ramburambu peringatan untuk tidak melintasi tempat tersebut ketika hujan turun. Rambu-rambu itu telah dipasang di dua titik arah yang berlawanan, yang dipasang beberapa meter sebelum lokasi rawan longsor. Tapi untuk kawasan Lembah Anai, pemerintah hanya memberikan peringatan untuk berhati-hati melintasi kawasan tersebut ketika hujan turun. Meski demikian, pemerintah telah menyiagakan beberapa unit alat berat, untuk antisipasi terjadinya longsor. “Dua daerah ini sangat berpotensi besar terjadinya longsor, karena perbukitannya telah mengalami keretakan yang serius akibat gempa 30 September 2009 lalu. Jika intensitas hujan sangat tinggi dengan durasi lebih dari dua jam, sebaiknya berhati-hati, dan jika memungkinkan, jangan melintasi dua kawasan itu,”

ujar Koordinator Pusdalops PB Sumbar Ade Edward kepada Haluan, Rabu (2/11). Ade Edward mengatakan, Ia telah berkordinasi dengan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan berkemungkinan besar hujan akan terus terjadi di sebagian besar daerah di Sumbar selama dua pekan ke depan. “Saat ini, Sumbar baru memasuki awal musim hujan. Kondisi yang sama juga terjadi di berbagai daerah lainnya, seperti di Jakarta. Untuk antisipasi ini, Dinas PU telah menempatkan alat berat dan petugas di setiap titik rawan longsor di Sumbar,” jelas Ade. Untuk potensi longsor di beberapa titik lainnya, seperti Jalur PadangPainan, masih berkategori sedang. Namun bukan berarti jalur ini aman dari longsor, tapi juga terancam jika hujan lebat dengan durasi yang lama, terutama di kawasan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Begitu juga dengan jalur PadangSolok. Meski potensi longsor di kawasan ini tergolong sedang, namun masyarakat juga dihimbau berhatihati terhadap material longsor jika hujan turun deras dengan durasi yang lama. (h/wan)

Prasjaltarkim Sumbar Siagakan Alat Berat

bencana. Daerah yang masuk kategori rawan longsor di Sumbar mencapai 120 titik lokasi. Namun yang berpotensi besar terjadi longsor tercatat 19 titik, masing-masing Bukit Lampu (Bungus), Lembah Anai, Palupuh, Muaro Cubadak, Kelok 9, Pangkalan, Tanjung Balit, Panti, Talu, Lubuk Sao, Kelok 44, Bukik Apik, Sei Landia, Panorama 1, Panorama 2, Lubuk Selasih, Kayu Jao, Air Dingin dan Tanjung Gadang. “Kita telah siagakan alat berat untuk pengamanan beserta dengan petugas lapangannya, terutama di kawasan rawan bencana tersebut,” ujat Suprapto.

Alat berat yang diterjunkan ke lapangan berupa W. Loader dan Excavator. Dari sebaran jalan yang berpotensi longsor itu, alat berat paling banyak ditempatkan di Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Tanah Datar. Meski demikian, bila hujan lebat mengguyur di sekitar lokasi yang rawan longsor, disarankan kepada pengguna jalan lebih baik tidak melanjutkan perjalanan dan istirahat sejenak sambil berteduh menanti hujan reda di

WAN

Seorang pengendara memacu lebih cepat laju motornya ketika melintasi kawasan Lembah Anai. Kawasan ini rawan bencana longsor di musim hujan.

Ampek Nagari Siaga Bencana

sejumlah pos pengamanan yang terdapat di sekitarnya. Dikatakan, upaya yang dapat dilakukan dari waktu ke waktu menghadapi ancaman longsor terutama di musim hujan, masih sebatas antisipasi. Sebab tindakan permanen mengatasi longsor tidak mungkin dilakukan mengingat medannya. Pengalihan ruas jalan pun belum dapat dilakukan. “Misalnya saja kawasan Lembah Anai yang berpotensi tinggi terjadi longsor saat hujan. Tidak ada yang dapat kita lakukan selain mensiagakan petugas dan peralatan di lokasi itu. Mengalihkan rute jalan juga belum dapat dilakukan,” katanya. (h/vie)

LUBUAK BASUANG, HALUAN — Camat Kecamatan Ampek Nagari Syahrul Hamidi mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hujan yang kini hampir setiap hari turun dengan deras karena rawan menimbulkan keruntuhan jalan, tebing, irigasi dan rawan terhadap banjir. Camat mengingatkan hal itu ketika meninjau jalan Ngarai Sarasah Sitanang yang runtuh sepanjang 10 meter Selasa(1/11). Jalan tersebut dalam musim hujan beberapa waktu lalu juga mengalami keruntuhan sekarang berulang kembali, ini menunjukkan bahwa jalan pada

jalur antara Sitanang- Batu Kambing rawan longsor, sehingga masyarakat yang melewati harus berhati-hati. Namun jalan di Ngarai Sarasah yang runtuh itu masih dapat dilewati kendaraan walaupun harus dilewati dengan hati-hati dan camat berharap Dinas PU Agam segera memperbaiki karena jalan tersebut merupakan sarana transportasi vital bagi masyarakat setempat. Selain jalan, irigasi yang sedang dibangun di Kelok Malabua nagari Sitanang juga mengalami keruntuhan sepanjang 30 meter dan batu bronjong yang dibangun pada hiliran sungai hanyut.

Sementara itu tebing pada ruas jalan antara nagari Sitalang kecamatan Ampek Nagari dan nagari Salareh Aia kecamatan Palembayan mengalami keruntuhan pada sejumlah titik, namun belum mengganggu arus lalu lintas “Kecamatan Ampek Nagari banyak memiliki tempat rawan longsor dan banjir karena daerahnya memiliki banyak perbukitan dan dilalui sungai tergolong besar seperti Batang Sitalang, Batang Batu Kambing dan Batang Sitanang, kita meminta masyarakat terutama yang tinggal dekat daerah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan di musim hujan sekarang” kata Camat. (h/ks).


RIAU DAN KEPRI 9

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

HARGA MELONJAK

LINGKAR Parkir Gartis di RS Disambut Positif PEKANBARU, HALUAN — Dua hari setelah eksekusi parkir di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, semua kendaraan yang masuk gratis parkir. Hal ini membuat senang beberapa pengunjung RSUD, karena mereka tidak perlu membayar parkir seperti beberapa hari sebelum di lakukan ekskusi oleh pihak RSUD. Seperti yang diungkapkan oleh Santo (27) warga Panam ketika ditemui Haluan Riau, Senin (1/11) siang di RSUD pelataran parkir RSUD. Santo mengatakan ia merasa senang karena dua hari belakangan, parkir gratis. Ia berharap setiap hari parkir di RSUD bisa digratiskan, karena seminggu terakhir ia sering masuk ke RSUD untuk melihat family yang sedang di rawat. “Satu hari saya sampai tiga kali bolak balik ke sini. Tentu kalau bayar parkir terasa agak berat. untuk sekarang gratis, saya harap berkelanjutan,” katanya. Hal senada juga diungkapkan oleh Rima (31) warga Pandau. Rima merasa senang karena tidak harus membayar parkir yang beberapa hari sebelum ekskusi terus dibayarnya setiap kali masuk. “Saya senanglah bisa gratis, kalau bisa setiap hari. Karena saya sering ke sini untuk melihat saudara yang sedang sakit,” tutur Rima menjawab Haluan Riau. Berdasarkan pantauan di lokasi pintu masuk RSUD, terlihat puluhan Satpol PP sedang berjaga-jaga. Sementara itu, di pintu keluar yang biasanya tempat membayar parkir dijaga oleh beberapa Satpam yang bertugas memeriksa STNK setiap motor yang keluar. Sementara itu, di tempat penitipan helm, terlihat beberapa orang petugas parkir duduk-duduk santai. Mereka hanya mengobrol dan tidak bekerja. Kedatangan mereka di RSUD ini hanyalah persiapan seandainya ada panggilan untuk melakukan kerja secara dadakan. “Pastinya kami tidak tahu masalah ini, coba konfirmasikan ke Leader kami, Anton. Namun, kami di sini hanya bersiap-siap seandainya disuruh bekerja lagi,” ungkap salah seorang petugas parkir yang hadir pada hari itu. Sementara itu, Direktur utama RSUD Arifin Ahmad, Yulwiriati Moesa, ketika dikonfirmasi, melalui telepon selularnya mengatakan, pelaksanaan ekskusi itu telah sesuai aturan. “Apa yang dilakukan sudah sesuai aturan, namun lebih jelasnya silahkan konfirmasi ke kabag humas, Sartibi,” ujarnya. Namun ketika Haluan Riau coba menghubungi Sartibi selaku kabag humas RSUD, Haluan Riau tidak mendapat jawaban meski sudah puluhan kali tersambung ke telepon selular Sartibi.(hr/mg5)

Riau Produksi 130 Ribu Ton Ikan PEKANBARU, HALUAN — Provinsi Riau bisa memproduksi 130.000 ton ikan dalam setahunnya. Diperkirakan produksinya akan bertambah mengingat banyaknya petani budidaya ikan keramba. “Jumlah hasil perikanan terbesar kita berasal dari hasil penangkapan ikan laut, mencapai 78.469 ton per tahunnya, kemudian hasil perikanan sungai dan perairan umum kita mencapai 12.193 ton per tahun,” kata Perry Anantasa, Kepala Bagian Bina Program Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau di Pekanbaru, Rabu (2/11) Produksi ikan laut dari daerah pesisir Riau juga saat ini sangat bagus, mengingat daerah pesisir Riau memiliki daerah yang panjang, dan memiliki kekayaan habitat perikanan yang bagus, seperti daerah Bagan Siapiapi, Kota Dumai, Bengkalis, Meranti dan Indragiri Hilir. “Pesisir pantai daerah Riau berada di pinggiran pantai selat Malaka, jadi hasil perikanan didaerah tersebut sangat menjanjikan, dan terbukti hasil perikanan laut kita selama ini sangat bagus, meski masih belum sebagus daerah lain seperti Sumatera Barat dan Sumatra Utara, namun ke depannya kita bisa juga menghasilkan produksi ikan yang lebih besar” ucapnya. Kemudian saat ini Budidaya ikan kolam/ keramba di Provinsi Riau, mencapai 40.363 ton dalam setahunnya, (hr/ant)

Pasokan Sayur ke Batam Tersendat

BATAM, HALUAN — Cuaca buruk yang masih terus terjadi hingga saat ini mengakibatkan pasokan sayur-mayur ke kota Batam dari Pulau Bintan, masih mengalami hambatan.

SUTANA

PERKANTORAN — Inilah pusat perkantoran Pemerintahan Kepuluan Riau yang baru di Dompak yang masih dalam proses penyelesaian. Direncanakan perkantoran Pemerintahan Kepri ini akan ditempati awal 2012 mendatang

140 Ton Raskin Terendam

LINGGA, HALUAN — Sebanyak 140 ton beras miskin (Raskin) untuk masyarakat miskin Kabupaten Lingga, Kepri terendam air. Ini karena air mulai memenuhi lambung kapal KM Henly yang kandas di Perairan Pulau Pailang, depan Dermaga Pelabuhan Sungai Buluh, Singkep, Senin (31/10) lalu. Sebelumnya, kapal ini mengangkut 500 ton beras raskin dari Dumai. Beras tersebut ditujukan kepada PT Sulawesi Rio, Cabang Dabo Singkep. Sedangkan perusahaan yang akan mendistribusikannya adalah PT Mutiara Samudra Agung. Sementara nahkoda dan sembilan ABK KM Henly selamat. Informasi yang diperoleh dari Briptu Edi Purwanto, petugas Satuan Polisi Perairan Lingga, KM Henly kandas karena kelebihan muatan

dan menghantan batu karang. Akibatnya lambung kapal robek sehingga air masuk ke dalam kapal. “Sebagian badan kapal bagian depan tenggelam dan air yang masuk dari lambung sebelah kiri yang pecah karena menghantam karang. Muatan beras yang dibawa sebagian tidak bisa diselamatkan,” katanya, Selasa (1/11). Sebagian besar raskin yang dimuat oleh kapal itu bisa diselematkan oleh tiga buah kapal kargo yang membantu memindahkan beras tersebut. Namun KM Henly tidak tidak bisa bertahan lama berada di atas air. Bagian lambung kapal yang mulai pecah perlahan-lahan dipenuhi air. Sementara masih banyak beras yang belum berhasil dipindahkan ke kapal pembantu. Sampai berita ini turunkan

ketimbang yang didatangkan dari Pulau Bintan,” tambahnya. Sementara, harga sayur tomat, wortel, kol, brokoli yang rata-rata didatangkan dari Sumatera Utara cenderung stabil.Di Pasar Mega Legenda Batam Centre harga sayur-mayur juga mengalami kenaikan bervariasi. “Jenis sawi mengalami kenaikan tertinggi hingga Rp4.000 per Kg dari harga normal. Sementara untuk sayur yang juga dihasilkan petani Batam, kenaikannya hanya Rp1.000-2.000 per Kg,” ujar pedagang sayurmayur di Mega Legenda, Marlina. Sama seperti Santoso, Marlina juga mengatakan, kenaikan harga sawi diakibat cuaca buruk. “Cuaca buruk mengakibatkan sawi lebih cepat busuk. Apalagi ombak besar mengakibatkan pengiriman terhamabat,” lanjutnya. BMKG Hang Nadim Batam memperkirakan tinggi gelombang di perairan Batam dan Bintan berkisar 1-1,5 meter hingga beberapa hari kedepan dan aman untuk pelayaran. “Peluang hujan deras dan puting beliung memang masih ada. Hal tersebut juga berpotensi membuat gelombang naik. Namun secara umum gelombang laut masih aman untuk pelayaran,” kata Kasi Data dan Informasi BMKG Hang Nadim, Agus.(hr/ant)

PEMILUKADA PEKANBARU

Firdaus Belum akan Didiskualifikasi

HR

Penangkaran walet yang terletak di tengah-tengah Kota Sungai Apit, Siak, Riau mulai meresahkan warga setempat karena tak juga direspon instansi terkait untuk menertibkannya

Sumbar Belajar Keprotokolan ke Kepri

TANJUNGPINANG, HALUAN — Kerapnya Kota Batam khususnya dan Provinsi Kepri umumnya menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional dan internasional, baik informal maupun formal menjadi salah satu alasan dari staf protokol Pemerintah Provinsi Sumbar dan kabupaten/kota di provinsi tetangga itu berkunjung ke Kepri. Demikian dikatakan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumbar yang juga ketua Rombongan comperative study keprotokolan Sumbar, Surya Budi kepada Haluan Kepri, usai pertemuan dengan jajaran SKPD dan staf humas dan Protokol Pemprov Kepri yang dipimpin Asisten III Pemprov Kepri Said Aqil di aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Selasa (2/11). “Kita melihat daerah ini (Kepri) memiliki kemajuan yang signifikan, mesti baru berdiri sekitar 9 tahun yang lalu pemekaran dari Provinsi induk (Riau). Kepri dapat membuktikan beberapa kemajuan dan peningkatan dalam pelayanan seperti, Kepri berhasil menduduki peringkat ketiga kunjungan Wisman secara nasional,”katanya. Selain itu, Kepri yang sangat

sebagian badan kapal sudah tergenang air laut. Beras bulog yang masih tersisa sebagian besar terendam air laut dan tidak mungkin diselamatkan. Seperti yang dimuat beberapa hari yang lalu, KM Henly GT 300 yang berlayar dari Dumai membawa beras bulog untuk kabupaten Lingga kandas setelah gagal merapat di pelabuhan Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat. Penyebab kejadian ini menurut petugas Kakanpel Dabo Singkep, Syahril karena kapal gagal mengantisipasi arus air laut ketika hendak merapat di dermaga tersebut. Akibatnya kapal menuju ke lain arah yakni Pulau Pailang yang persis terletak di depan Dermaga Sungai Buluh dan kapal pun kandas. (hk/cw32)

“Hujan yang sering mengguyur pada malam hari mengakibatkan tanaman sayur rusak. Sehingga pasokan ke Batam mengalami hambatan dan berkurang,” kata pedagang sayur Pasar Nasa Centre, Santoso, di Batam, Rabu (2/11). Santoso mengatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan pedagang besar yang memasok sayur ke Batam, banyak petani di Bintan yang mengatakan kebun sayurnya rusak karena sering terjadi hujan pada malam hari. “Hujan yang terjadi pada malam hari sangat merusak tanaman dan mengakibatkan produksi sayur-mayur berkurang. Apalagi saat siang terjadi panas yang tinggi,” ujarnya. Santoso mengatakan, keadaan seperti ini sudah berlangsung beberapa minggu sehingga mengakibatkan harga beberapa jenis sayur naik. Harga sayur-mayur jenis sawi yang biasanya dijual sekitar Rp7-8 ribu per Kg kini harganya mencapai Rp12 ribu per Kg. Sementara harga kacang panjang, kangkung, bayam bertahan Rp10 ribu per Kg. Padahal harga normal hanya Rp7-8 ribu per Kg. “Sayur seperti kacang panjang, bayam, dan kangkung juga dihasilkan petani di Batam, jadi kenaikan harganya tidak signifikan

menjunjung tinggi marwah Melayu juga dianggap berhasil dalam memajukan pariwisata Kepri khususnya Batam, Tanjunpinang dan Bintan sehingga di-

Timur. Apa yang kita dapatkan di sini sebagai perbandingan kita implementasikan di Provinsi Sumbar hingga ke kabupaten/ kota yang ada di ranah Mi_nang.

SUTANA

Asisten III Pemprov Kepri, Said Agil memberikan Cendramata kepada Kabiro Humas dan Protokol Pemprov Sumbar, Surya Budi dalam acara kunjungan kerja keprotokolan se-Sumatera Barat ke Kepri, di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang,Rabu (2/11)

perhitungkan di tingkat nasional bahkan internasional yang sudah tidak diragukan lagi. Pada kesempatan ini, Surya Budi juga mempromosikan Sumbar pascagempa tahun 2009 lalu tentang kebangkitan ekonomi daerahnya. “Kegiatan study keprotokolan ini sudah yang ketiga kali kita lakukan, sebelum.nya pernah juga kita kunjungi Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Jawa

Makanya dalam kunjungan ini kita libatkan semua kabag, kasubag dan staf prokol di Sumbar,”ujar Surya Budhi. Juga memaparkan kunjungan ke Kepri, juga dalam rangka melihat implementasi dan mengacu kepada Undang-undang Nomor 9 tahun 2010 tentang penggunaan plat nomor mobil dinas Pemda yang disesuaikan. alam kunjungan tersebut, rom-

bongan protokol provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera Barat disambut Asisten III Pemprov Kepri Said Agil dan Kepala Biro Humas dan Protokoler Provinsi Kepri Mis_bardi beserta SKPD Provinsi Kepri. “Besok (hari ini) kita sekalian berkunjung ke Singpura bersama rombongan, karena banyak hal yang bisa ditiru karena negara tetangga itu sangat terkenal dengan kedisiplinannya,”ungkap Surya Budhi. Sementara itu, Asisten III Provinsi Kepri Said Agil menceritakan semua aspekaspek yang ada di Provinsi kepri. Provinsi Kepri terdiri dari kepulauan yang hanya memiliki 7 Kabupaten dan Kota.”Ibu kota Provinsi Kepri berada di Tanjungpinang, yang dulunya hanya merupakan wilayah Kabupaten Riau,” kata Said Agil. Said juga sempat menjawab pertanyaan salah seorang peserta comperative study keprotokolan yang mengatakan citra di luar Kepri, kunjungan wisma ke Kepri, sejak dua tahun terakhir ini menurun karena ditutup perjudian. Hal tersebut langsung dibantah oleh Saiq Aqil yang saat itu mewakili Gubernur Kepri HM Sani. (hk/ind/cw53)

PEKANBARU, HALUAN — Meski Polresta Pekanbaru telah menetapkan calon Walikota Pekanbaru Firdaus MT sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen, namun KPU belum memberikan keputusan, apakah Firdaus akan didiskualifikasi sebagai peserta pemungutan suara ulang atau tidak. KPU belum bersikap karena masih menunggu konfirmasi kepolisian atas berita acara pemeriksaan (BAP) dan barang bukti (BB) yang ada. Makanya sambil menjalankan amar putusan Mahkamah Konstitusi, KPU terus menjalankan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2007 pasal 10 ayat 3 butir P yang menyatakan KPU wajib menindaklanjuti apa saja laporan Panwaslu. “Untuk melakukan dis-

kualifikasi, kami belum bisa melaksanakannya karena butuh proses dan pembuktian,” kata Tengku Rafizal, Ketua KPU Pekanbaru, Selasa (1/11). KPU katanya, sama sekali tidak berwenang langsung mengambil tindakan terhadap Firdaus MT. Karena saat ini KPU sedang menjalankan amar pustusan MK, jadi semua keputusan ada ditangan MK. “Kami cuma menjalankan perintah, baik menurut MK ataupun UU,” katanya. Rafizal menegaskan, pihaknya masih menunggu konfirmasi kepolisian, setelah itu baru dilakukan verifikasi ulang. “Setelah kita dapatkan konfirmasi kejelasan status hukum beliau, baru digelar rapat pleno dan jika dipandang perlu kami akan memanggil pihak-pihak terkait untuk melengkapi bukti

yang nanti akan diserahkan kepada MK,” lanjutnya. Mengenai laporan Panwaslu, Tengku Rafizal menyebutkan, ada tiga karakterisitk yang bisa dilaporkan ke KPU, yaitu berhubungan dengan pidana, administrasi dan kode etik Pemilu Kada. “Sekarang persoalan Firdaus MT adalah campuran dari kasus pidana dan administrasi. Makanya, kita tunggu putusan polisi baru kita tidaklanjuti dengan cara melaporkannya ke MK,” katanya. Di tempat terpisah, Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) Adang Ginanjar, Senin (31/10) menyebutkan, sekarang semua data yang dibutuhkan dalam BAP Firdaus MT sudah dinyatakan lengkap. Namun begitu, ada beberapa penambahan yang harus dilakukan untuk menyempurnakan. (hr)

Keluarga Besar

KAUM SUKU CANIAGO KECAMATAN BAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN

Mengucapkan Selamat atas dilantiknya AMRI SATA, SH Sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sumbar Oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar Pada Hari Rabu 2 November 2011 "Semoga sukses dalam mengemban amanah" Tertanda Drs. H. M. Rapani Datuk Batuah


10 LUAR NEGERI

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Boeing 767 Mendarat Darurat Tanpa Roda WARSAWA, HALUAN — Sebuah pesawat Boeing 767 yang terbang dari Newark, New Jersey, melakukan pendaratan darurat di daerah Warsawa, tepatnya di Bandara Internasional Chopin Polandia Selasa wsaktu setempat. Dalam sebuah video diperlihatkan, pesawat tersebut mendarat dengan sangat menegangkan dikarenakan pendaratan dilakukan tanpa roda. Untung semua penumpang dalam keadaan selamat dan tidak ada yang mengalami luka serius. Pesawat ini sebelumnya terbang dari Newark Liberty Internasional yang melayani hampir seluruh penerbangan di kawasan New York. Pendaratan darurat ini harus dilakukan karena pesawat yang sudah harusnya mendarat tidak berhasil mengeluarkan rodanya karena terjadi kerusakan di bagian hidrolik. Pesawat tampak menyusuri landasan tanpa roda sampai kecepatanya menurun. Melihat pendaratan darurat tersebut, petugas bandara langsung berlari mendekati pesawat dan membawa alat yang digunakan sebagai tangga turun penumpang. “Setelah melihat adanya kegagalan sistem pusat hidrolik, prosedur standar untuk pendaratan darurat di bandara Warsawa harus diterapkan,” kata petugas bandara di lokasi yang sedang melakukan evakuasi penumpang, seperti dikutip CNN. Pesawat ini membawa 220 penumpang dan 11 awak. Meski insiden ini cukup membuat panik, untungnya penumpang tetap tenang. Akibat insiden ini bandara sempat ditutup selama 8 jam. (cnn/dtc)

REUTERS

KORBAN BANJIR — Seorang pria yang kehilangan pelat nomor kendaraan dalam banjir besar Thailand mencoba mencari pelatnya di sebuah pos pinggir, Selasa (1/11). Pihak berwajib Thailand berusaha meredam kemarahan korban banjir saat air mulai menggenangi daerah baru dan pemerintah berusaha memetakan rencara yang berbiaya trilyunan dolar untuk menanggulangi bencana banjir dan mempertahankan kepercayaan investor.

PRESIDEN SBY DI SIDANG UNESCO

Artis Charice Tuntut Keadilan SINGPURA, HALUAN—Penyanyi Filipina yang sedang naik daun, Charice, dikenal di AS lewat serial televisi ‘Glee.’ Charice Pempengco, penyanyi populer Filipina, membatalkan konsernya di Singapura dan menuntut agar pembunuh ayahnya ditangkap dan diadili. Penyanyi pop Filipina, Charice Pempengco, menuntut keadilan bagi mendiang ayahnya, yang tewas ditikam ketika berkelahi di jalan dalam keadaan mabuk pekan ini. Penyanyi terkenal yang berusia 19 tahun itu pulang pada hari Rabu (2/11) untuk memberi penghormatan terakhir kepada ayahnya, Ricky Pempengco, yang tewas Senin malam di daerah sebelah selatan Manila. Ia membatalkan konser di Singapura setelah mengetahui ayahnya meninggal. Charice, yang pernah tampil dalam serial televisi populer “Glee,” menyerukan penangkapan orang yang dicurigai membunuh ayahnya, dengan mengatakan semua orang yang tersangkut harus diadili.Polisi telah melancarkan pemburuan tersangka dalam pembunuhan ayah Charice. (voa)

Eropa Bisa Belajar dari Indonesia

PARIS, HALUANBerbagai persoalan yang terjadi di Eropa dan dunia Barat melihatkan adanya trend penurunan kepercayaan diri. Ber bagai tekanan mengalir baik ke Pemerintah maupun dunia bisnis. Sementara banyak pemuda yang menjadi pengangguran.

Preseden Buruk ..........................Sambungan dari Hal.1 “Besok, (hari ini-red) kita akan undang pihak yang terkait dalam hal ini seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), PT KAI, Pemda, Badan Kordinasi Penanaman Modal untuk mengetahui lebih jauh bagaimana sebenarnya yang terjadi sehingga kemudian terjadi aksi penyerobotan tersebut,” katanya. Setelah mendengar keterangan dari berbagai pihak terkait tersebut, barulah Kadin bisa berkomentar banyak tentang masalah ini. “Sorenya, kita akan undang wartawan untuk jumpa pers, setelah pertemuan tersebut selesai,” ujar ketua dua periode tersebut. Dikatakannya, dirinya setuju bila persoalan tersebut diselesaikan sesuai dengan koridor hukum agar lebih jelas masalahnya dan tak akan terjadi lagi peristiwa serupa yang dapat mengancam kenyamanan dunia usaha dan investasi di Sumbar yang baru saja menggeliat dari imbas gempa beberapa waktu lalu. “Yang kita sayangkan itu, awalnya yang tidak enak. Kenapa caranya begitu. Kalau main serobot begitu, bisa panjang persoalannya,” tutup Asnawi. Sama dengan Asnawi Bahar, praktisi hukum Miko Kamal, SH menyebutkan, kasus ini sebaiknya diselesaikan melalui pengadilan. “Pengadilanlah yang menentukan

untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan,” kata Miko Kamal. Menurut aktivis Gerakan Lawan Mafia Hukum ini, bila terjadi ketimpangan atau sertifikat ganda (PT KAI dan Basko Group), harus diselesaikan melalui jalur Pengadilan Tata Negara. Atau sebaliknya, di dalam surat kontrak tidak mengatur penyerahan lahan, juga diselesaikan melalui jalur pengadilan. Humas Pengadilan Negeri Padang, Jon Effreddi belum mau berkomentar apa-apa tentang penyerobotan lahan yang dilakukan PT. KAI. Ia hanya berharap perkara ini bisa diselesaikan secara hukum. “Saya belum bisa berkomentar apa-apa karena ini belum masuk ke ranah pengadilan. Kalau ada masalah apapun sebaiknya diselesaikan secara hukum,” katanya. Tidak Berbudaya Tak hanya pengusaha dan praktisi yang menyayangkan tindakan PT KAI Sumbar menyerobot lahan Basko Hotel dan Mall. Sastrawan dan budayawan Sumbar Darman Moenir, juga menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut. “Menurut saya, penyerobotan dengan mengerahkan ratusan karyawan yang dilakukan PT KAI Sumbar itu, merupakan tindakan tidak berbudaya dan tidak beradab. Kita

ini kan hidup di negeri berbudaya, ada aturan dan hukum yang mengatur setiap tindakan masyarakatnya. Jika ada persoalan hukum, ya selesaikan secara hukum. Ada pengadilan yang akan menyelesaikan. Jangan main serobot begitu saja,” kata Darman. Pengarang novel Bako yang pernah menerima hadiah sastra dari Pemerintah RI ini, meminta penegak hukum menuntaskan perkara penyerobotan yang menganggu ketenteraman masyarakat di Sumatera Barat ini. Membangun Sumatera Barat, lebih khusus lagi setelah pascagempa, membutuhkan suasana yang aman dan kondusif. “Apabila suasana tidak kondusif, investasi terganggu, pembangunan di daerah ini, pasti juga terganggu. Kita tentu tidak mau ini terjadi. Cukuplah sekali ini saja tindakan-tindakan tidak berbudaya terjadi di Sumbar,” kata Darman. Sumatra Barat, beruntung punya putra daerah seperti Basrizal Koto. Meski dia telah sukses di rantau orang, tapi mau investasi di kampung halaman. Membuka usaha yang menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit. Membangkitkan semangat dan menggairahkan dunia usaha di daerah ini. “Kita beruntung punya putra daerah seperti Pak Basko,” kata Darman. (h/ita/adk/dla)

Tiga Pemuda...............................Sambungan dari Hal.1 Pemuda Pelopor bidang Seni dan Budaya. Kemudian juara 3 nasional diraih Yongki dari Limapuluh Kota pada penilaian Pemuda Pelopor bidang Kewirausahaan. “Ini prestasi yang sangat membanggakan dan mengharumkan nama Sumbar di pentas nasional,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dinas Dikpora) Sumbar, Syamsulrizal didampingi Kepala Bidang Pemuda, Erten Munandar dan Kepala Seksi Pemberdayaan Pemuda, Afrizal Mukhtar kepada Haluan, Rabu (2/11). Keberhasilan pemuda prestasi tersebut hendaknya menjadi contoh bagi pemuda yang lain untuk mengembangkan potensi di daerah masing-masing. Sebab, dengan kopetensi yang dijalankan itulah wujud mengaplikasikan penekanan angka pengangguran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti yang dilaksanakan Maya Valentina di Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pesisir, Kabu-

paten Pasaman Barat. Melalui program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan (PSP3), Maya telah mampu mengangkat perekonomian Sasak dengan mengembangkan usaha lele asap, keripik ikan, olahan jagung dan membuat pustaka desa serta taman bacaan masyarakat. “Lele asap ini telah mampu menyerap 30 tenaga kerja, dari sebelumnya masyarakat hanya melaksanakan usaha kolam tradisional saja. Begitu juga di bidang pendidikan, dia telah mengangkat kualitas pendidikan pemuda yang banyak putus sekolah dengan mengembangkan Pusta Desa dan Taman Bacaan Masyarakat. Kita berharap hal yang seperti ini juga berjalan di lokasi lain,” kata Syamsulrizal. Sementara itu, Maya Valentina menambahkan, keberhasilannya meraih juara nasional tak lepas dari dukugan masyarakat Sasak Pasaman Barat yang telah proaktif bekerjasama menjalankan program-program PSP-

3 selama ini. “Salah satu nilai plus saya waktu tampil presentasi di Jakarta saat penilaian kemarin yaitu Lele Asap, dimana lele asap ini mampu mengangkat perekonomian masyarakat. Sebab, jika lele baru panen di jual langsung harganya sekitar Rp18-20 ribu per kilogram. Sedangkan lele asap yang telah dikeringkan bisa terjual di atas Rp100 ribu. Di samping itu juga program lainnya,” ujarnya. “Saya bersyukur dan berterima kasih atas dukungan Kepala Dinas Dikpora Sumbar, Kabid Pemuda dan jajaran serta Tim Teknis, Bapak Sayuti Simamora, Arismen dan Azmi yang membimbingi kami selama menjalankan program hingga sukses meraih juara nasional ini,”ujarnya lagi. Pemilihan pemuda PSP-3 berprestasi nasional tersebut merupakan agenda rutin Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Penilaian dilaksanakan berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi sampai ke tingkat nasional. (h/vid)

Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat berpidato di Gedung UNESCO, Rabu (2/11).Presiden SBY memberikan pidatonya pada Sesi Khusus perayaan Ulang Tahun ke10 Deklarasi Universal Keragaman Budaya (Universal Declaration on Cultural Diversity). Menurut Presiden SBY, masalah kepercayaan diri ini, tidak terlepas dari persoalan kesulitan ekonomi. Ketika pertumbuhan berjalan dengan lambat , pengangguran meningkat dan biaya hidup kian mahal. “Secara normal masyarakat menjadi khawatir,” katnya. Dengan berbagai masalah itu, SBY menyarankan agar jangan menyerah dan mencoba mengatasinya dengan cara-cara yang berbeda. Persoalan yang dihadapi masyarakat Eropa itu, menurut SBY pernah dihadapi sebelumnya oleh Indonesia diakhir tahun 1990an. Ketika itu Indonesia mengalami sebuah persoalan yang tak mudah. Kemudian, lanjut SBY, pada masa transisi pemerintah dan berbagai stakeholder mengevaluasi keragaman daerah, etnik maupun poltitik. “Dan kita menemukan, suatu model demokrasi yang merespon beragam aspirasi dari berbagai kalangan di Indonesia,” terangnya. Indonesia telah menemukan kepercayaan dirinya, untuk keluar dari kirisi dan mendorong pembangunan ekonomi. Pada akhirnya, lanjut SBY, pencapaian tujuan ekonomi dan membangun keragaman budaya ada sesuatu yang seiring sejalan. Menurut SBY Indonesia dengan lebih dari 300 etnik adalah negara yang terbesar keragaman suku bangsanya. Semua

etnik baik bugis , aceh dan lainnya memiliki kesamaan dalam hak dan kedudukan sebagai warga negara. Pujian UNESCO Dalam pada itu, Indonesia mendapatkan pujian saat sidang UNESCO, di gedung UNESCO Paris, Perancis, Rabu (2/11). Menurut Direktur Jenderal Unesco, Irina Bokova, Indonesia adalah suatu negara yang penuh dengan keragaman suku bangsa dengan ribuan pulau dan lebih dari 600 bahasa. Indonesia juga merupakan negara yang ekonominya tengah tumbuh. “Kehadiran Indonesia dalam sidang UNESCO ini tentu adalah berkah sendiri,”ujarnya, saat memberikan pidatonya di Gedung UNESCO, itu. Menurut Irina, mendorong keberagaman dalam kebudayaan adalah kekuatan untuk perdamaian. Melakukan sinergi dan integrasi tidak hanya pada politik lokal namun juga internasional. Pendekatan kultural ini , kata dia, adalah pemikiran baru menuju capaian milenium development goal. Di tengah persoalan sosial yang kian kompleks. Setelah Irina memberikan sambutan, SBY kemudian dipersilahkan untuk menyampaikan pidatonya. Presiden berpidato dengan menggunakan bahasa Inggris Disambut Meriah Sebelumnya, Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di markas besar badan PBB di Paris, Prancis, Rabu pagi waktu setempat atau Rabu siang waktu Jakarta. Presiden Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono

kemudian langsung menuju ruangan khusus VVIP sambil menunggu dimulainya sesi khusus sidang umum UNESCO ke-36 memperingati 10 tahun deklarasi universal keragaman budaya. Dalam sidang tersebut, Presiden Yudhoyono menyampaikan pidato mengenai upaya pemerintah Indonesia memelihara dan mengembangkan keragaman budaya di tanah air sehingga bisa menjadi aset bangsa untuk menjadi negara yang lebih baik. Selain Presiden Yudhoyono, juga menyampaikan pidato Presiden Bulgaria Georgi Parvanov dalam sidang umum UNESCO yang dipimpin pimpinan sidang Menteri Kebudayaan Pakistan dan dihadiri oleh Dirjen UNESCO Irina Borkova. Di lobi ruangan assembly, di salah satu booth yang disediakan UNESCO untuk pameran, tampak booth Indonesia yang menampilkan sejumlah karya patung Indonesia dan praktik pembuatan patung oleh seniman asal Bali. Selain itu booth Indonesia juga disemarakkan oleh sejumlah anak siswa sekolah internasional asal Prancis yang tertarik dengan budaya Indonesia dan mengenakan pakaian adat Aceh dengan beraneka ragam warna. Booth tersebut dikunjungi oleh Ibu Ani Yudhoyono. Hadir mendampingi Presiden sejumlah menteri antara lain Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menkeu Agus Martowardojo, Mendikbud Muhammad Nuh, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Menlu Marty Natalegawa dan sejumlah pejabat lainnya. (dn/ant/rep)

Israel-Iran di Ambang Perang

TEHERAN, HALUAN-Iran dalam keadaan siaga dan akan membalas setiap serangan yang dilakukan Israel pada negara itu. Demikian penegasan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Jenderal Hassan Firouzabadi. Peringatan Iran ini muncul di tengah-tengah spekulasi media Israel tentang rencana suatu serangan. “Kami mempertimbangkan kemungkinan ada serangan apa pun — bahkan dengan tingkat probabilitas rendah dan tidak ramah — sebagai ancaman nyata. Kami dalam keadaan siaga penuh,” kata Firouzabadi yang dikutip oleh kantor berita Fars, Rabu. “Dengan peralatan yang ada, kami siap menghukum mereka dan membuat mereka merasa menyesal atas kesalahan yang mereka buat,” tambahnya. Firouzabadi juga mengatakan Amerika Serikat “akan menderita kerusakan serius jika terjadi serangan militer oleh rezim Yahudi terhadap Iran.” Media di Israel berspekulasi bahwa ada rencana untuk menyerang fasilitas nuklir Iran tetapi pemerintah Israel terbelah mengenai isu itu.

Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak pada Senin membantah bahwa dia dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sudah memutuskan akan melancarkan serangan terhadap Iran walaupun ada penentangan dari kepala militer dan intelejen. Israel dan beberapa negara Barat menuding Iran mengupayakan untuk

membangun persenjataan atom. Teheran berulang-ulang membantah tuduhan itu dengan menyatakan pihaknya sedang membangun program energi nuklir. Israel sendiri diketahui luas memiliki beberapa ratus peluru kendali nuklir tetapi negara itu tak pernah membenarkan atau membantahnya. (ant)


11

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

TUNTUT PERHATIAN PT SEMEN PADANG

Warga Batu Busuk Tutup Saluran PLTA PADANG, HALUAN — Masyarakat Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh menutup saluran air yang masuk ke Bendungan Patamuan PLTA yang listrik digunakan untuk kebutuhan PT Semen Padang, Rabu (2/11). Aksi ini merupakan bukti protes terhadap minimnya perhatian PT Semen Padang terhadap nagari dan anak Nagari Batu Busuk, serta kawasan lainnya.

Jamalus, kordinator penutupan, mengatakan, masyarakat menutup saluran air dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. Ada sekitar 3 kilometer dari jarak PLTA Batu Busuk ke Bendungan Patamuan yang merupakan sumber air ke PLTA. Masyarakat mengatakan tidak akan membuka saluran ini sebelum pihak PT Semen Padang memenuhi tuntutan mereka. Tuntutan itu antara lain, Seperti jembatan Batu Busuk yang hingga kini belum direalisasikan perbaikannya dan selama ini PT Semen Padang hanya memanfaatkan potensi alam nagari mereka, sementara untuk perhatian infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat kurang. “Pihak Semen Padang tidak ada sama sekali memperhatikan kami dan hanya memanfaatkan nagari kami saja,” kata Jamalus warga Batu Busuk kepada Haluan, Rabu (2/11). Akibat penutupan saluran PLTA tersebut, beberapa pejabat dari PT Semen Padang langsung turun ke lapangan dan melakukan pertemuan dengan masyarakat setempat. Pertemuan dilakukan secara tertutup di Gedung PLTA Batu Busuk. Usai pertemuan tersebut, Jamalus mengakui, bahwa aksi yang dilakukan oleh masyarakat itu adalah bukti protes atas kebijakan yang diambil oleh PT Semen Padang yang mana selama ini merasa tidak

memprioritaskan anak nagari untuk ikut serta dalam kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan PT Semen Padang, bahkan kurangnya perhatian mereka untuk memajukan nagari ini. Ditambahkannya, keberadaan PT Semen Padang ini seharusnya dapat membawa perubahan dan kesejahteraan lingkungan yang berada di Nagari Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit. Dalam pertemuan tersebut, kata Jamalus, tuntutan masyarakat kepada PT Semen Padang yang harus direalisasikan untuk secepatnya, yakni masyarakat meminta PT Semen Padang agar memprioritaskan anak nagari yang memenuhi sarat untuk bekerja di PT semen Padang, menjadikan perusahaan anak nagari sebagai rekanan dalam bidang pengadaan barang dan jasa serta tender atau lelang. Kemudian mengubah sistem penerimaan karyawan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjelaskan status tanah untuk pembangkit listrik di Batu Busuk, dan PT Semen Padang bersedia untuk membuat kesepakatan atau perjanjian dengan kami anak nagari atas tuntutan yang disampaikan. Selain secara lisan disampaikan, mereka juga menyampaikan tuntutan tersebut secara tertulis untuk disampaikan kepada pihak Semen Padang dengan nomor surat No. 02/10/2011.

“Selama ini kami anak nagari sering diterbelakangkan, sementara banyak potensi alam kami yang dimanfaatkan oleh PT Semen Padang, sehingga kami hanya sebagai penonton,” jelasnya. Jamalus juga menyebutkan, sebelum ada keputusan dari PT Semen Padang terhadap tuntutan warga itu, masyarakat tidak akan membuka saluran air tersebut. Sampai pertemuan kemarin, kata Jamalus belum ada keputusan, sebab pihak Semen Padang yang lewat masih menyampaikannya ke pihak pimpinan. Kepala Biro Humas PT Semen Padang Daconi menyebutkan, dalam pertemuan tersebut yang ikut hadir adalah Biro Jasa Semen Padang, Biro Pengamanan PT Semen Padang dan Biro Humas PT Semen Padang, untuk meninjau lokasi dan mengakomodir tuntutan masyarakat. Daconi juga mengaku belum bisa memberikan kepastian terhadap tuntutan masyarakat tersebut. Katanya, segala hal yang dirapatkan pada saat pertemuan itu akan disampaikan ke Manajemen Semen Padang. Dihimbau kepada masyarakat Batu Busuk hendaknya semua aspirasi yang disampaikan itu sudah menjadi kesepakatan bersama seluruh elemen masyarakat yang ada, sehingga kami dalam meresponsnya pun tidak ada kesulitan kesulitan. Terkait pembagunan jembatan Batu Busuk, kata Daconi, PT. Semen Padang telah ada nota kesepahaman dengan masyarakat untuk membangunnya. Namun Semen Padang merasa keberatan, karena terlalu banyak permintaan dari masyarakat yang lain, seharusnya masyarakat harus satu suara dalam menyampaikan keluhannya. (h/nas)

Untung Freeport .........................Sambungan dari Hal.1 Menurutnya, keuntungan yang didapat Freeport dari penambangan di Timika, Papua terlampau besar dan tidak sedikitpun yang didapatkan oleh masyarakat Papua. Mengenai persoalan antara PT Freeport dan karyawannya, kata dia, merupakan persoalan lama. Oleh karena itu, ini saatnya untuk penataan ulang dan dinegosiasikan kembali. “Kita tidak menolak investasi asing. Tetapi janganlah investor asing itu hanya mengeksploitasi sumber daya alam kita, dengan semena-mena untuk kepentingan diri sendiri dan sebesar-besarnya tanpa memberikan kemanfaatan,” ujar Din Syamsuddin. Terhadap kondisi ini, Din meminta pemerintah untuk mempertimbangkan penataan ulang kontrakkontrak karya di Papua serta dilakukannya uji materi terhadap undangundang pertambangan yang ada. “Kita desak untuk ada penataan kembali terhadap kontrak karyakontrak karya. Janganlah kita bertekuk lutut pada kapitalisme global,” tuturnya. Selain itu, Din juga meminta agar aparat keamanan seperti Kepolisian dan TNI untuk senantiasa berpihak kepada rakyat. “Janganlah kemudian, Polri khususnya, dengan senjata yang dibeli dengan uang rakyat, tapi justru kemudian mengorbankan rakyat. Jadi perlu dilakukan pendekatan persuasif. Tidak masanya lagi pendekatan keamanan yang bersifat militeristik,” tandasnya. Hanya 1 Persen Sampai saat ini bagian royalti emas Freeport yang dibagi ke pemerintah Indonesia cuma 1% meskipun dalam aturan baru harusnya 3,75%. Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Thamrin Sihite mengatakan kontrak Freeport dengan pemerintah Indonesia sifatnya nail down dalam arti tidak mengikuti aturan dan perundang-undangan yang berubah. Karena itu sampai saat ini Freeport masih membayar royalti emas 1% sejak kontrak dibuat tahun 1967. Meskipun pemerintah telah membuat PP 45/2003 yang menetapkan setiap perusahaan tambang harus membayar royalti emas 3,75%. “Maka itu sekarang sedang direnegosiasi, karena kontraknya itu sejak tahun 1967. Tapi dasar kita adalah PP 45 (untuk renegosiasi),” ujar Thamrin ketika ditemui di Hotel Shangri-La pada acara acara Pameran Produksi Dalam Negeri Pendukung Usaha Pertambangan, Jakarta, Rabu (2/11). Thamrin mengatakan kontrak karya Freeport dengan pemerintah Indonesia menentukan royalti yang dibayarkan kepada pemerintah untuk emas adalah 1% atas penjualan, perak 1% atas penjualan, dan tembaga 3,5% atas penjualan. Sedangkan dalam PP 45/2003 untuk pembayaran royalti untuk emas adalah 3,75%,

perak 3,25%, dan tembaga 4%. Kata Thamrin, beberapa kontrak karya pertambangan yang bersifat nail down ini sedang diincar pemerintah untuk dilakukan renegosiasi demi meningkatkan keuntungan bagi negara. Mengaku Kritis Namun demikian, PT Freeport Indonesia mengumumkan kondisi force majeure tambangnya di Papua karena kisruh demonstrasi karyawan yang membuatnya tak bisa mengolah hasil tambang. Kondisi ini turut membuat pemerintah rugi. Thamrin Sihite mengatakan sejak status force majeure diberlakukan 22 Oktober 2011 lalu, produksi bijih logam Freeport di Papua diperkirakan hanya tersisa 5%. Ini karena kondisi lapangan Freeport terhenti total. Pipa distribusi konsentrat emas, perak, atau tembaga dirusak dan sehingga produksi tidak berlanjut. Hanya kegiatan penambangan bijih yang berjalan, namun produksinya diperkirakan mengalami penurunan. “Itu kan bijih yang dihasilkan mencapai 230 ribu ton per hari dalam kondisi normal. Sekarang tersisa 5% dari 230 ribu ton. Hal ini kan diakibatkan produksi konsentrat berhenti, pipanya kan dipotong, mile-nya tidak berfungsi. Sekarang masih menunggu negosiasi gaji antara buruh dan Freeport,” katanya. Terhadap penurunan pendapatan yang di setor kepada negara juga akibatnya menurun. “Pokoknya ada potensi kerugian negara, saya lupa angkanya. Harus dihitung-hitung,” ungkapnya. “Dulu masih ada produksi, tapi sekarang konsentrat distop. Kan produksi bijih harus diolah dan menjadi konsentrat, nanti itu diekspor. Berapa kerugian negaranya harus tergantung harian,” lanjut Thamrin. Meski demikian, Thamrin mengatakan tetap ada pasokan yang masih tersisa di pihak Freeport untuk dipasok ke pabrik pengolahan (smelter) dalam negeri di PT Smelting Gresik. “Khusus pembeli saat ini mereka sudah ada stok konsentrat. Tapi saat ini tidak bisa diekspor, Freeport umumkan force majeure ke pembelinya. Tapi masih ada stok diprioritaskan ke Smelter di Gresik. Itu masih berjalan,” katanya. Dirinya berharap agar kisruh di Freeport bisa segera terhenti. Sehingga produksi normal dapat berjalan seperti biasa. “Kita masih menunggu pihak mereka menyelesaikan permasalahan gaji di sana,” tukas Thamrin. Seperti diketahui, saat ini kisruh pemogokkan karyawan Freeport yang menuntut kenaikan gaji belum tuntas. Akibatnya pun berbuntut panjang, dari turunnya produksi hingga berhentinya produksi konsentrat. Sehingga terpaksa perusahaan yang sering menuai kontroversi tersebut mendeklarasikan force majeure. Pihak Freeport sebelumnya sempat menyampaikan, dampak

kerugian terhadap setoran ke negara akibat hal ini mencapai US$ 8 juta sehari. Sedangkan kerugian pihaknya mencapai US$ 18 juta sehari. Pejabat Mewah Menurut Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Komarudin Hidayat berbagai konflik di Papua bisa jadi dikarenakan Papua memiliki kekayaan alam yang sangat mewah namun rakyatnya hidup kurang sejahtera. Komaruddin mengatakan, kurang sejahteranya masyarakat Papua karena banyaknya pejabat yang seharusnya mengurus Papua, namun lebih banyak menghabiskan waktu di Jakarta. Dengan begitu, warga yang jadi korban. “Diduga ada kemandekan penyaluran (anggaran) sebab diduga memang ada pejabat-pejabat lokal yang lebih suka tinggal di Jakarta daripada di Papua,” katanya. Kabar lainnya yang berhembus kencang akhir-akhir ini, soal tudingan bisnis keamanan yang dilakukan Polri dengan Freeport Indonesia. Politisi PKB Lily Wahid menyatakan TNI/Polri menerima setoran hingga US$ 14 juta dari Freeport. Kemudian, dugaan tersebut dikuatkan oleh temuan Kontras yang menyebut tiap anggota Polri memperoleh honor hingga Rp1,2 juta/ bulan. Menanggapi tudingan itu, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono tidak mengetahui adanya dana dari Freeport sebesar US$ 14 juta untuk personel TNI di Papua. Agus menyebutkan, jika dana itu resmi, pihaknya akan memahaminya. Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo membenarkan adanya dana dari Freeport untuk personel Polri di Papua. Menurut Kapolri, dana itu seperti uang saku. “Kalau misalnya ada bantuan dari salah satu yang kita lakukan kegiatan pengamanan tentunya itu adalah bagian dari seperti uang saku,” ujar Kapolri. Persuasif Aksi blokade akses jalan menuju perusahan pertambangan PT Freeport sudah berlangsung selama satu bulan. Polri sendiri masih melakukan upaya persuasif dan belum ada upaya pembubaran paksa terhadap massa pengunjuk rasa di Timika, Papua, tersebut. “Belum ada rencana pembubaran paksa, masih negosiasi terus,” ujar Kabag Penum Polri Kombes Boy Rafli Amar, Rabu (2/11). Boy mengatakan pihaknya mengedepankan upaya dialog persuasif kepada para pekerja dan berupaya memberikan pemahaman bahwa kegiatan menutup jalan merupakan bentuk tindakan anarki karena mengganggu kepentingan umum. Belakangan kondisi keamanan di Papua kembali memprihatikan menyusul berbagai peristiwa penembakan yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal. Beberapa dari korban merupakan karyawan PT Freeport Indonesia. (sal/ant/dtn/dtf)

Kapolresta Janji ..........................Sambungan dari Hal.1 Kepada wartawan Haluan, Kabag Ops menyatakan, penyidik Reskrim Polresta Padang telah memeriksa satu saksi dalam kasus tersebut yakni saksi pelapor. Dijelaskan Ari, pihaknya akan memanggil saksi lain secepatnya dalam kasus tersebut untuk dimintai keterangan. Saksi yang akan dipanggil oleh penyidik yakni dari saksi ahli dan beberapa dari umum. “Kami telah menerima beberapa bukti seperti sertifikat tanah dan fotofoto saat PT KAI melakukan penyerobotan tanah,” ujarnya. Ditambahkannya, dalam waktu dekat ini kemungkinan penyidik Reskrim Polresta Padang akan memanggil pihak terlapor untuk diperiksa dalam kasus penyerobotan tanah dan memasang plang tiang baja. Sebelumnya, pihak Basko melaporkan PT KAI Sumbar ke Mapolresta Padang, Selasa (1/11) lalu, setelah tindakan PT KAI memasuki dan memancang plang di lahan parkir

Basko Hotel dan Mall. Dalam laporan yang tercatat dengan nomor 1797/K/xI/2011-Resta yakni dugaan penyerobotan tanah dan memasang plang tiang baja. Siaga Sehari setelah aksi penyerobotan di areal Hotel dan Mall Basko, suasana terlihat aman dan normal kembali. Plang dan pagar besi yang dipancang PT KAI di atas lahan bersertifikat sah itu, sore Selasa (1/11) sudah dicabut petugas hotel dan mall. Setelah mendapat penjelasan resmi dari pemilik Basko Hotel dan Mall, H Basrizal Koto tentang kepastian dan kekuatan bukti alas hak bangunan tersebut, segenap karyawan tampak penuh percaya diri bekerja sebagaimana hari biasanya. Sementara puluhan petugas keamanan hotel dan mall, terlihat penuh siaga menjaga situasi di lingkungan gedung yang terletak di Jalan Hamka, Air Tawar itu.

H Basrizal Koto sebelum berangkat pagi kemarin ke Jakarta, menyampaikan tekadnya untuk menghadapi PT KAI Divre Sumbar secara total, sesuai ketentuan dan aturan hukum yang berlaku. “Saya juga akan bawa persoalan ini ke pemerintah dan DPR. Masa sebagai investor yang diminta membangun kampung, saya diperlakukan semena-mena seperti itu,” kata Basko, panggilan akrab Basrizal Koto. Ketua Forum Silaturahim Saudagar Minang Indonesia yang memiliki group usaha media ini, juga mengingatkan agar pers tetap bekerja akurat dan profesional dalam meliput berita terkait masalah PT KAI dan manajemen Basko Hotel dan Mall. “Sebagai contoh, ada berita di salah satu media, judulnya ‘Hotel Basko Disegel’. Hotel mana yang disegel, siapa yang menyegel? Makanya media juga harus hati-hati,” kata Basko. (h/nas/rk)

Hasil Survei ................................Sambungan dari Hal.1 Pengamat Politik LIPI, Syamsuddin Haris saat ditemui di Gedung DPD, Senayan, Rabu (2/11). Syamsuddin mengatakan, bagi lembaga survei bukan hal yang tabu untuk mempublikasi sumber dana yang diperolehnya. Pasalnya, hasil survei adalah sebuah kegiatan dan penelitian yang bersifat alamiah. “Ada kode etik dan standar bakunya, kalau ada lembaga survei yang menutupi sumber dana, patut disesalkan. Kalau hasil survei dibuka ke publik, mestinya sumber dana dibuka kepada publik, supaya tidak menimbulkan persepsi macammacam,” imbuhnya. Bahkan, Syamsuddin mengatakan, jika ada sebuah lembaga survei yang tak mau membeberkan sumber pendanaan kegiatannya, maka lembaga survei itu patut dipertanyakan kredibilitasnya. Sebab nantinya akan menimbukan tudingan-tudingan negatif mengenai hasil survei tersebut. “Bisa saja muncul tuduhan demikian, apa sulitnya membuka sumber pendanaan. Saya juga merasa aneh kalau ada lembaga seperti itu (menutupi sumber pendanaan),” jelasnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam sisi pandangannya suatu lembaga survei harus dipisahkan fungsinya sebagai lembaga yang murni hanya mensurvei atau menjadi konsultan politik, karena hal ini untuk menjaga kredibilitas lembaga tersebut.

“Dalam kelaziman hal itu merupakan dua institusi terpisah meski berada dalam satu kepemilikan. Lembaga survei juga menghadapi ujian ke depan apakah tetap kredibel atau tidak. Lembaga survei juga mengalami seleksi alam.” Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tentang citra politikus muda sudah diarahkan oleh pihak donatur. “Survei itu apapun motivasinya, siapapun yang membiayai, siapapun yang melaksanakan, apapun tujuan atau tendensi politiknya yah kita hormati, namanya survei,” ujar Anas dalam acara Silaturahmi tim Tunas Garuda di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa. Anas mengatakan, hasil survei yang selama ini beredar dinilai sudah tidak menggunakan metodelogi keilmuan yang jelas, karena hasilnya juga tidak menunjukkan hasil survei yang sebenarnya. “Tapi survei kan kadang-kadang kalau metodologinya dari awal diarahkan, hasilnya juga terarah. Tetapi buat saya itu bukan soal, tidak apa-apa,” imbuhnya. Lebih lanjut, Anas mengaku tidak merasa terganggu dengan hasil survei yang dikeluarkan mengenai citra buruk para politisi muda. Pasalnya survei itu hanya cerminan sesaat saja. “Survei seperti itu kan potret

selintas aja kan. Kalau bikin survei lagi minggu depan mungkin potretnya akan beda lagi. Atau kalau ada survei pada waktu yang sama dilakukan oleh lembaga survei yang lain dengan metodologi yang beda, hasilnya juga mungkin berbeda,” ujarnya. eperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI), tiga politisi muda yang disebut-sebut berpeluang maju dalam Pilpres tahun 2014, hanya mendapatkan dukungna publik sekitar 3 persen. Tiga nama politisi muda yang mendapatkan dukungan publik adalah Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (42), Ketua DPP PDIP Puan Maharani (38) dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (31). “Politisi muda belum diapresiasi serius sebagai Capres 2014. Publik masih lebih percaya pada calon presiden dari golongan politisi senior dan berumur 60 tahun. Ada tiga tokoh di golongan ini yakni Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (64), Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (60) dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (65). Golongan ini mendapat dukungan di atas 10 persen,” jelas peneliti LSI, Adjie Alfaraby di Kantor LSI, Jakarta Timur, Minggu (30/10). (h/ naz/inilah.com)

Pengembangan Ekonomi ...........Sambungan dari Hal.1 Masyarakat mengelola sumber daya ekonomi apa saja yang dapat diusahakan atau dikuasainya, seperti berdagang dan jualan koran, bengkel sepeda, tambal ban, jual baju bekas, jual kertas koran, botol plastik bekas, ban bekas dan lain-lainya. Istilah ekonomi kerakyatan menjadi makin tampak oleh karena gagasan ini timbul dan berkembang sebagai upaya alternatif para ahli ekonomi Indonesia untuk menjawab kegagalan yang dialami oleh negara berkembang untuk mengejar pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju. Permasalahan di Indonesia yang terjadi adalah pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak serta merta dapat dinikmati oleh rakyat di lapisan masyarakat yang paling bawah hal ini dapat diukur dengan angka kemiskinan tidak pernah dapat dan bisa terkikis walaupun berpuluhpuluh program yang tumpang tindih untuk pengentasan kemiskinan telah dimunculkan oleh pemerintah setempat, bahkan kesenjangan antara golongan ekonomi si kaya dengan si miskin makin melebar yang secara merata hampir terlihat di sejumlah kota-kota besar di Indonesia. Melebarnya kesenjangan ini tak kunjung makin mengerucut, bahkan makin melebar karena arus demokrasi yang sudah tidak lurus. Hal ini ditandai semakin meningkatnya program yang kegiatannya berprioritas sekitar orang dekat, sekitar kelompok, sekitar golongan, maka rakyat kecil yang tak punya akses tak tersentuh sama sekali. Salah satu solusi permasalahan ini, yaitu melalui pengembangan ekonomi kerakyatan yaitu ekonomi yang tidak lagi berbasis kepada lokomotif paradigma berupa danadana grand atau hibah yang tidak terukur. Pendekatan pengembangan ekonomi rakyat tidak lagi bertumpu kepada uluran tangan pemerintah, modal asing, konglomerat, tapi penguatan ekonomi masyarakat dengan mengembangkan sumber daya yang ada pada masyarakat itu sendiri. Program ini telah membuktikan keampuhanya ketika para konglomerat berjatuhan ditimpa krisis dunia tetapi masyarakat dengan pola ekonomi kerakyatan tetap bertahan, malahan dapat menopang pertumbuhan ekonomi pemerintahan dari ancaman kelumpuhan. Bank Sampah Sampah adalah limbah padat yang berasal dari hasil sisa-sisa yang tak termanfaatkan oleh kegiatan manusia baik di perkotaan maupun perdesaan

yang semakin begitu konsumtif. Menurut hitung-hitungan, produksi sampah rata-rata diperkotaan mencapai 0,5 kg/orang/hari sampai 0,8 kg/orang/ hari. Dari konstanta tersebut, maka sudah dapat diperkirakan berapa banyak volume sampah yang dihasilkan oleh sebuah kota setiap hari mengalikan dengan jumlah penduduk yang ada. Jumlah sampah setiap hari dan rata-rata yang terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) hanya sekitar 60-70 persen, maka sisanya akan berakhir di tempat pembakaran atau sampah akan berada di sungaisungai sambil menunggu musim hujan. Hal ini yang kemudian menjadi sumber penyebab banjir dan sumber penyebaran penyakit. Salah satu cara mengubah perilaku masyarakat (social behavior) agar tidak membuang sampah ke sungai, selokan, membakar dengan cara penerapan strategi 3R (reuse, reduce dan recycle). Tapi konsep ini tidak berjalan dengan baik karena image yang tertanam bagi masyarakat “sampah “itu adalah barang tidak berharga, tidak bermanfaat, tidak mempunyai nilai ekonomi. Lalu jalan keluarnya yang paling mudah dan gampang adalah “buang” atau asal tak berada di lingkungan sendiri. Image atau stigma ini diyakini dapat diubah dengan menjadikan sampah menjadi berkah dengan upaya mengembangkan ekonomi kerakyatan diperkotaan melalui pengembangan bank sampah. Pelaksanaan bank sampah sesungguhnya mengandung potensi ekonomi (economic opportunity) kerakyatan yang cukup tinggi karena kegiatan bank sampah dapat memberikan output nyata bagi masyarakat dalam kesempatan kerja (job creation). Juga menjadi penghasilan tambahan bagi pegawai bank sampah dan masyarakat penabung sampah (nasabah). Dan yang paling terpenting lingkungan terjaga dengan baik terbebas dari sampah, penyakit malaria, sumber penyakit lainnya dan terbebas dari banjir/genangan serta tekanan volume sampah terhadap TPA semakin berkurang sehingga umur TPA bisa lebih panjang. Sebagai pembanding untuk kegiatan bank sampah Barokah Assalam di Komplek Perumahan Dangau Teduh-Indarung Kota Padang, yang mempunyai nasabah sebanyak 44 KK telah berputar uang sebanyak lebih kurang 2 juta/bulan, kegiatan teller hanya dibuka selam 2 jam dalam seminggu, yaitu Sabtu dan Minggu dengan memperkerjakan sebanyak 5 orang tenaga kerja.

Kegiatan ini dapat mengurangi volume sampah berupa botol plastik, kaca, kardus, koran bekas dan lain sebagainya yang dapat mengurangi sampah sampai 70-80% untuk tidak di buang ke TPA dan sampah telah dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi kerakyatan bagi masyarakat dalam bentuk tabungan bank sampah yang merupakan tambahan penghasilan. Kegiatan yang sama juga telah dilaksanakan oleh bank sampah Hidayah di Bandar Buek dan bank sampah Sahabat Alam di Pangambiran Kota Padang serta telah mengembangkan kegiatan bank sampah ke arah koperasi simpanpinjam antar anggota. Namun demikian walaupun kegiatan ini telah bekembang dari paradigm foundation tentu dengan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang ada pada masyarakat, maka sangat dibutuhkan bantuan pemerintah berupa pemberdayaan masyarakat di bidang manajemen, pelatihan kreasi, dan penjagaan mutu. Selain itu, menjembatani hasil kreasi dengan pasar diperlukan perhatian dunia usaha dalam frame corporate social resposibilty (CSR) sesuai dengan semangat UU No. 32/2009 tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Lewat prinsip polutant pay principle, yaitu pencemar wajib membayar, maka industri penghasil plastik, sampo, sabun mandi, kaleng, botol harus ikut mengsukseskan kegiataan perberdayaan ekonomi kemasyarakatan melalui bank sampah ini sebagai lambang tanggung jawab dunia usaha dalam pemulihan lingkungan yang telah dicemari. Tujuan membangun bank sampah sebenarnya bukanlah bank sampah itu sendiri, tetapi adalah strategi dalam megembangkan dan membangun kepedulian masyarakat agar dapat “berteman” dengan sampah bukan “bermusuhan”. Dengan mengembangkan ekonomi kerakyatan berupa penjualan hasil sampah serta mengembangkan kerajinan kreatif dan inovatif berupa pemanfaatan sampah menjadi kerajinan tangan, pembuatan kompos, usaha tanaman hias dan manfaat lain yang mempunyai nilai ekonomi kreatif. Penciptaan keadaan ini diharapkan tidak hanya mengembangkan ekonomi kerakyatan yang kuat tetapi juga pembangunan lingkungan yang bersih dan hijau untuk menciptakan masyarakat yang sehat. Amien. „ Penulis Kepala Bapedalda Kota Padang


12 LIPUTAN KHUSUS

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

KOMISI VII DPR-RI MINTA TELUK SIRIH DIKEBUT

Terlambat, Direksi PLN akan Dipanggil

KOMISI VII Dewan Perwakilan Rakyat DPR-RI melakukan Kunjungan Kerja (Kun ker) selama tiga hari di Sumbar, 31 Oktober-2 November 2011. Kunker yang dipimpin Azwir Dainy Tara tersebut beranggotakan Bobby Adhityo Rizaldi, Markum Singodimejo, Nazarudin Kiemas, Sugihono Karyosuwondo, dan HM Syafruddin. Komisi VII DPR-RI yang membidangi energi, sumber daya mineral, riset, teknologi dan lingkungan hidup mengunjungi beberapa perusahaan di Sumbar diantaranya PT Semen Padang dan pekerjaan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sirih di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang, Selasa (1/11). Saat berkunjung ke proyek pekerjaan pembangunan PLTU Teluk Sirih, Pimpinan rombongan Azwir Dainy Tara menilai pembangunan proyek mengalami banyak kemajuan. Ini terlihat dengan membandingkan hasil kunjungannya Juni lalu. Jika Juni lalu baru mencapai 67 persen, sekarang sudah mencapai 76 persen. “Ada kemajuan jika dibandingkan kami berkunjung sebelumnya. Namun demikian, dari rencana keseluruhannya telah mengalami keterlambatan selama satu tahun,” sebutnya. Menurutnya, keterlambatan itu terkait dengan persoalan administrasi, kontrak-kontrak pekerjaan, keuangan dari Cina sebagai mitra dalam proyek ini juga terlambat. Kebanyakan PLN terlebih dahulu mesti mengeluarkan uangnya sendri. Selain itu, penyebab lain adalah topografi dari areal pembangunan proyek itu sendiri, yang banyak perbukitan batunya yang harus di runtuhkan. “Ini membutuhkan waktu yang cukup panjang juga. Secara keseluruhan kendalakendala itu masih bisa kami maklumi,” ujar politisi senior Golkar itu. Oleh sebab itu, lanjutnya, dia meminta PLN proyek PLTU itu mempercepat pekerjaan, sehingga pembangunan proyek yang telah dilaksanakan sejak 2009 dapat selesai pada akhir 2012 mendatang. Sebab, lanjutnya lagi, sementara Teluk Sirih dibangun, dia

menyayangkan juga losis (kebocoran) yang terjadi di Koto Panjang, Singkarak dan Maninjau. Dari tiga daerah itu energi listrik terbuang sekitar 40 persen dengan percuma. “Jadi di satu pihak kita membangun, tapi di pihak lain, yang telah ada dibiarkan saja. Tidak dipelihara,” tutur Azwir. Kondisi demikian, sambungnya, kalau tidak segera diatasi akan menimbulkan kerugian yang besar terhadap masyarakat Sumbar. Khususnya, hak masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan terhadap energi listrik. “Kedepannya, ini tidak boleh terjadi lagi. Nantinya, kami juga akan memanggil para direksi PLN, untuk menanyakan, kenapa proyek PLN ini terlambat sekali dan kenapa yang sudah ada tidak dipelihara secara baik, sehingga menyebabkan losis yang cukup besar ini,” katanya. Lebih jauh, dia juga menyebutkan, program listrik dari cina tersebut juga memiliki kelemahan. Pembangkit listrik sebesar 2x112 megawat itu, ternyata tidak mampu menghasilkan energi listrik seratus persen. Paling hanya 70 persen dari kapasitas yang seharusnya dihasilkan. “Nah, ini oleh pemerintah juga tidak dihitung secara baik. Kami akan mempertanyakan juga hal tersebut,” ungkap Azwir. Jadi tegasnya, DPR RI, khususnya Komisi VII akan mendorong PLN untuk menyelesaikan proyek senilai Rp2,5 triluan rupiah dengan cepat, didesain secara baik, dihitung secara baik, supaya tidak ada lagi kerugian yang lebih besar lagi kedepannya. “DPR RI juga akan memberi dorongan terhadap keingin PLN yang akan memperbaiki sistem manajemen mereka kearah yang lebih baik,” tandas Azwir Dainy Tara. ***

Dirut PT Semen Padang Munadi Arifin menerima cenderamata dari Komisi VII DPR-RI usai pertemuan kunjungan kerja.

Azwir Dainy Tara saat kunjungan ke lapangan menyaksikan langsung progres pembangunan PLTU Teluk Sirih, Padang.

Pimpinan Rombongan Kunker Komisi VII DPR-RI, Azwir Dainy Tara bersam Dirut PT Semen Padang, Munadi Arifin saat pertemuan dalam rangka Kunker tersebut di Wisma Indarung.

Azwir Dainy Tara saat diwawancarai wartawan di sela-sela kunjungannya ke proyek PLTU Teluk Sirih beberapa waktu lalu.

Azwir Dainy Tara bersama Dirut PT Semen PAdang Munadi Arifin

Anggota Komisi VII DPR RI, Azwir Dainy Tara menerima penjelasan dari Manager Proyek PLTU Teluk Sirih,Arif Amirudin tentang progres pembangunan pembangkit listrik 2x112 MW itu.

Azwir Dainy Tara

Anggota Komisi VII DPR RI saat kunjungan kerja di PT Semen Padang.

KUNJUNGAN KOMISI VII DI SEMEN PADANG

PTSP Agar Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

Komisaris PTSP, Syarlinawati Akbar juga ikut menerima Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI di Wisma Indarung.

Direktur Litbang dan OperasionalAgous Boing Nurbiantoro foto bersama saat menerrima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI tersebut.

SELAIN ke Teluk Sirih, Komisi VII DPR RI juga berkunjungan ke PT Semen Padang (PTSP). Saat berkunjung ke pabrik semen tertua di Asia Tenggara itu, Komisi VII yang diterima lengkap jajaran Direksi PTSP tersebut mengharapkan industri pertambangan seperti PTSP terus maju dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. “Semen Padang maju, lingkungan juga maju,” kata Pimpinan Rombongan Kunjungan Kerja Komisi VII DPR-RI, Azwir Dainy Tara dihadapan jajaran Direksi PTSP yang dipimpin Direktur Utama Munadi Arifin tersebut. “Sektor pertambangan ini berpotensi menimbulkan dam-

pak bagi masyarakat sekitar. Alhamdulillah, sejak PT Semen Padang berdiri, tidak masalah dengan Amdal,” kata Azwir pada kunjungan yang juga dihadiri Walikota Padang Fauzi Bahar, dari Pemprov Sumbar hadir Sudirman Gani, dan Mahmuda Rivai itu. Menurut dia, masalah lingkungan menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah pusat, daerah, perusahaan dan masyarakat lingkungan. Oleh sebab itu, lanjut Azwir, melalui hasil kunker ke Sumbar, Komisi VII mengharapkan mendapatkan informasi langsung tentang perkembangan perusahaan, dalam hal pengelolaan lingkungan hidup terkait operasi perusahaan,

pengelolaan Corporate social responsibility (CSR) sebagai dukungan perusahaan terhadap masyarakat sekitar, dan penggunaan tenaga kerja lokal. “Adanya informasi, dan penjelasan mengenai beberapa aspek tersebut di atas sangat dibutuhkan dan dijadikan masukan bagi kami. Sehingga nanti Komisi VII mengetahui hal-hal apa yang mesti dilakukan untuk ikut mendorong investasi dan optimalisasi pengelolaan sektor pertambangan,dan indusrti, serta pengelolaan lingkungan hidup di daerah ini,” katanya lagi. Terkait kontribusi PTSP yang dinilai DPRD Sumbar kecil, Azwir menilai biarlah dibicarakan di tingkat provinsi Sumbar.

Namun demikian, menurutnya keuntungan yang didapat Sumbar tidaklah sedikit dari keberadaan Semen Padang. Selain dari bagi hasil, juga ada dari CSR perusahaan atau serapan tenaga kerja. Apalagi nanti jika pabrik Semen Padang VI dibangun. Untuk ini, ia meminta Pemprov dan DPRD Sumbar segera membuat perda peruahan RTRW yang didalamnya terdapat pengalihan fungsi hutan seluas kurang lebih 400 hektar untuk pengembangan Semen Padang, yang secara nasional Kementrian Kehutanan dan DPR RI juga telah menyetujui pengalihan fungsi hutan itu. Direktur Utama PT Semen Padang Munadi Arifin menyam-

paikan terima kasih atas kunjungan Komisi VII ini. Hadir pada kesempatan itu Komisaris Semen Padang Shofwan Karim, dan Syarlina Wati Akbar, Direktur Litbang dan Operasi PT Semen Padang Agus Boing Nurbiantoro, Direktur Keuangan Epriliyono Budi, Direktur Pemasaran Benny Wendry, dan Direktur Produksi Toto Sudibyo, serta para staf pimpinan. Sebelum ke Semen Padang, rombongan melakukan pertemuan dengan Gubernur, DPRD, Bapeda, Bapedalda, Dewan Riset Daerah, Dinas Pertambangan dan instasi terkait, Senin (31/10). Komisi VII juga melakukan pertemuan Pertamina, perusahaan-perusahaan pertambangan. ***


13

KAMIS , 3 NOVEMBER 2011 M / 5 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Lelang Pembongkaran Gedung Eks Balaikota PADANG, HALUAN — Pemko Padang tak kuasa mempertahankan angka Rp180 juta yang telah mereka tetapkan sebagai pagu dana untuk proyek pembongkaran gedung baru eks balaikota Padang yang rusak berat akibat gempa 30 September 2009 lalu. Handoyo selaku pemenang, hanya sanggup menawar sebesar Rp150.900.000. Kabag Pembangunan Setdako Padang selaku ketua panitia lelang, Afrizal BR kepada Haluan mengakui, nilai yang ditetapkan memang tak bisa dicapai. Sebab peserta lelang sebanyak 13 orang hanya melakukan penawaran sesuai dengan kondisi terkini dari bangunan yang kuda-kuda bagian atasnya sudah diraib sejak beberapa waktu lalu. “Pagu yang ditetapkan Pemko Padang memang sebesar Rp180 juta. Akan tetapi, peserta hanya sanggup menawar sebesar Rp150,9 juta. Nilai ini menurut peserta sesuai dengan kondisi terkini dari objek lelang,” kata Afrizal menjelaskan. Dengan telah diketahuinya pemenang lelang, pekan ini juga kata Afrizal akan disiapkan kontrak kerja sehingga awal pekan depan kegiatan itu telah bisa dilakukan. Meskipun nilai penawaran tak sesuai dengan target sebelumnya, namun Afrizal cukup bangga dengan tingginya animo peserta lelang. Selain itu, peserta tak hanya berasal dari Kota Padang saja, bahkan ada yang berasal dari Pulau Jawa. Kadis Pasar Kota Padang, Asnel mengatakan tuntasnya pelaksanaan lelang tersebut, walau nilainya jatuh, namun senada dengan Afrizal, Asnel menganggap nilai yang didapat cukup realistis jika dikaitkan dengan kondisi bangunan. Jatuhnya penawaran peserta lelang hingga mencapai Rp29.100.000 dari pagu awal, memang sudah diduga jauh sebelum lelang dilakukan.. Setelah permintaan dari peminat lelang dipenuhi, Pemko Padang bersama balai lelang Padang kembali melakukan lelang tahap kedua yang menghasilkan Handoyo sebagai pemenang. (h/ted)

Pastikan Hewan Kurban Sehat PADANG, HALUAN — Hewan kurban benarbenar dipastikan dalam kondisi sehat. Pihak terkait harus memeriksanya secara saksama. Demikian dikatakan Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah didampingi Kepala Dinas Peternakan Sumbar Edwardi dan Kepala Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kota Padang Corry Saidan saat pemeriksaan kesehatan hewan kurban di tempat penampungan hewan kurban di Jalan Bandar Parak Jigarang Kelurahan Anduring No 54 Kecamatan Kuranji dan di Ponpes Subbihisma Kelurahan Anak Aie Kecamatan Koto Tangah, Rabu (2/11). “Kami memiliki pedoman, dalam penyembelihan hewan kurban. Hal tersebut harus dipahami secara bersama, agar pelaksanaan kurban berjalan lancar. Dan juga pembagian daging kurban, harus tepat sasaran,” ujar Mahyeldi. Pedoman penyembelihan hewan kurban terdiri dari, seleksi hewan kurban termasuk jenis kelamin (jantan), umur hewan (sapi/kerbau berumur minimal 2 tahun atau lebih, domba/ kambing berumur 1 tahun atau lebih), kesehatan hewan (tidak pincang, buta, telinga tidak rusak) serta waktu berkurban setelah sholat Idul Adha sampai dengan 3 hari setelahnya (harihari tasyrik). Lebih lanjut dijelaskannya, masyarakat harus berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap hewan kurban termasuk pada pelaksanaan penyembelihan hewan kurban oleh panitia pelaksana kurban di masjid-masjid. (h/ade)

BERPOTENSI LONGSOR — Kawasan Sitinjau Lauik Kota Padang, masih berpotensi terjadinya longsor. Masyarakat diharapkan berhati-hati saat melintasi kawasan ini di saat hujan lebat yang berdurasi lebih dari dua jam. Sepanjang pekan ini Sumatera Barat diguyur hujan lebat. HASWANDI

HINGGA 30 OKTOBER

Disdukcapil Buka Pelayanan Khusus

Telah 20,24 Persen Wajib KTP Didata

PADANG, HALUAN — Pemutakhiran rekam data wajib KTP elektronik hingga 30 Oktober telah mencapai 124,535 jiwa atau sekitar 20,24 persen dari jumlah penduduk wajib KTP, 615,299. Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melansir, dari total sebanyak 615,299 wajib KTP di Kota Padang, saat ini sebanyak 124, 535 atau sebesar 20,24 persen telah berhasil didata. Jumlah tersebut merupakan up date terakhir Disdukcapil pada 30 Oktober 2011 pukul 24.00 WIB. “Up date secara keseluruhan memang dilaku-

PARA wajib KTP di Kecamatan Padang Utara terlihat antre untuk pendataan diri mereka di Kantor Camat Padang Utara. TEDDY

kan per minggu. Dan dari data yang masuk, telah 20,24 persen yang berhasil di data,” kata Vidal Triza, Kadis Dukcapil Kota Padang, pada Haluan, Rabu (2/11). Meskipun dilihat dari pergerakannya belum maksimal, namun menurut Vidal kisarannya telah sesuai dengan program yang dicanangkan Pemko Padang. Pemko Padang sendiri, kata Vidal, bertekad untuk melaksanakan pendataan secara lebih maksimal. Kepada Haluan Vidal menyebutkan, dari 11 kecamatan yang ada di Kota Padang, hanya Kecamatan Bungus Teluk Kabung yang capaiannya belum berada di kisaran angka 10.000. Akan tetapi, jika dilihat dari kondisi geografis serta gangguan teknis yang ditemui, maka capaian tersebut telah maksimal Kecamatan Koto Tangah masih

berada paling depan jika dilihat jumlah masyarakat yang didata, namun dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 167.000, maka persentasenya terhitung kecil dibandingkan kecamatan lain dengan penduduk lebih sedikit. Pihaknya, kata Vidal, saat ini masih menunggu kedatangan sebanyak 23 unit mesin pencetak dan perekam data dari Kementerian Dalam Negeri. Kehadiran mesin tersebut, akan menjadi jawaban atas terbatasnya sarana prasarana pendukung berupa mesin yang selama ini masih menjadi hambatan untuk percepatan program tersebut. “Jika pada 12 November nanti mesin tersebut datang, target 75 persen pada akhir 2011 akan tercapai. Jika tidak, tentu hasil yang optimal tak bisa diharapkan,” katanya. (h/ted)

PADANG, HALUAN — Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang memberikan keringanan bagi penyandang cacat, orang jompo dan orang lumpuh dalam pelayanan pembuatan KTP Elektronik. “Keringanan yang diberikan bagi orangorang tersebut dalam bentuk mobile pelayanan. Dimana, mobile pelayanan langsung mendatangi orang-orang yang cacat dan lumpuh tersebut ke rumah masing-masing,” kata Kepala Disdukcapil Kota Padang Vidal Triza kepada Haluan, Rabu. Keringanan yang diberikan kepada penyandang cacat, orang lumpuh dan jompo itu karena mereka tidak bisa mengantri berlama-lama. Sehingga harus didatangi ke rumah orang-orang itu. Sedangkan, jadwal mobile pelayanan itu disesuaikan dengan kondisi daerah. Karena, mobile pelayanan itu harus dibagi-bagi per daerah. Ia juga mengatakan, mobile pelayanan itu tidak hanya untuk orang cacat, lumpuh dan jompo. Tapi juga, untuk orang-orang yang berada dalam kurungan LP Muara dan rumah sakit. Karena, mereka tidak mungkin akan pergi ke kecamatan atau kelurahan dalam membuat KTP. Menurutnya, mobile pelayanan itu biasanya dibagi perminggu per kecamatan. Dan, dilakukan door to door. Sementara itu untuk launching KTP Elektronik yang diperkirakan bulan Desember 2011, sudah menyurati Dirjen Depdagri, Mendagri dan Gubernur Sumbar. Agar, launching nanti dihadiri Mendagri. “Untuk itu, agar dalam launching nanti sebagian kecamatan tuntas diminta kelurahan segera melengkapi datanya. Karena, kami menargetkan tahun ini perekaman data tuntas,” katanya. Selain itu, dalam pembuatan KTP Elektronik pemerintah pusat menurunkan tim supervisinya sebanyak dua orang untuk menilai yang nantinya disampaikan ke pusat. (h/ade)


14 PADANG

RABU, 2 NOVEMBER 2011 M 5 DZULHIJAH 1432 H

PEMBAHASAN RANPERDA GELANDANGAN Polresta

0751-22317

Damkar

0751-92113

DPRD

0751-690960

BPBD

0751-91547

Walikota

0751-92202

RSUD

0751-93550

Perlakukan Mereka sebagai Saudara

LINGKAR 20 Pengacara Dampingi Pian Rambo PADANG, HALUAN—Pengadilan Negeri (PN) Padang telah mengeluarkan penetapan terhadap perkara gugatan praperadilan Ketua Pedagang Kaki Lima (PKL) Sofyan alias Pian Rambo yang menggugat Polresta Padang. Humas PN Padang, Jon Effreddi, Rabu (2/ 11) mengatakan, gugatan praperadilan tersebut telah didaftarkan ke PN Padang Senin (31/11) lalu oleh Tim Penasihat Hukum Pedagang Pasar Raya Padang. Dalam penetapan itu, sidang dijadwalkan akan digelar Kamis (10/11) depan. PN Padang juga telah menunjuk Hakim Tunggal Fitrizal Yanto SH untuk menyidangkan perkara ini. Gugatan tersebut terdaftar dengan Nomor 05/Pid.Pra/2011/PN.PDG, yang menggugat tentang penangkapan dan penahanan yang dilakukan Polresta Padang terhadap Pian Rambo. Selain itu, dalam sidang nanti, Pian Rambo telah siap didampingi 20 orang Tim PH yang berasal dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pengacara profesional yang peduli dengan masalah Pasar Raya, antara lain dari PBHI Sumbar, Qbar Padang, LBH Padang, serta Gerakan Lawan Mafia Hukum (Geram) Sumbar. Tim Kuasa Hukum Pian Rambo, menegaskan, Polresta Padang digugat karena proses penangkapan dan penahanan yang dilakukan terhadap Pian Rambo terkait aksi pembakaran baju dan topi bermerek Forum Warga Kota (FWK) Padang yang diklaim sebagai atribut organisasi FWK, tidak sesuai prosedur. Penangkapan dan penahanan yang dilakukan Polresta Padang terhadap Pian Rambo juga diduga cacat secara hukum baik formil maupun materil, karena bertentangan dengan Pasal 18 Ayat 1 KUHAP. Praperadilan yang dilakukan ini merupakan praperadilan kali keduanya, setelah pada praperadilan pertama Polresta Padang juga digugat terkait proses penahanan dan penangkapan yang dilakukan terhadap Pian Rambo cs dalam perkara pengrusakan pos penjagaan rumah dinas Walikota Padang pada saat demonstrasi 10 Februari 2010 lalu. Praperadilan waktu itu dikabulkan PN Padang melalui putusan Nomor 2/Pid.Pra/2010/ PN.PDG. (h/dla)

PADANG, HALUAN—Psikolog dan konselor Universitas Negeri Padang (UNP) Prayitno mengharapkan, pengemis, gelandangan, pengamen, pedagang asongan, dan anak jalanan dianggap sebagai saudara yang harus diperlakukan selayaknya.

HASWANDI

SAPI KURBAN—Seorang anak memberi makan sapi kurban di salah satu tempat penampungan sapi kurban di Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Panitia penyelenggara penyembelihan hewan qurban diharap melaporkan kegiatan penyembelihan ke Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kota Padang atau RPH Padang untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban di lokasi pemotongan.

DUGAAN CEMARKAN NAMA BAIK

Laporan Jaksa Diselidiki

PADANG, HALUAN—Penyidik Reskrim Polresta Padang masih menyelidiki dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Jaksa Anizar dengan terlapor Syafrial Safar (45), terpidana kasus penyalahgunaan sabu-sabu. Kepala Bagian Operasi Polresta Padang Kompol Ari Yuswan Triono di ruang kerjanya, Rabu (2/11) mengatakan, pihaknya masih menyilidi kasus tersebut dengan memeriksa para saksi. “Hingga sekarang baru saksi pelapor yang diperiksa.

Penyidik akan memeriksa beberapa saksi lain untuk dimintai keterangan dalam kasus tersebut katanya. Pihaknya juga akan memanggil terlapor Syafrial Safar untuk dimintai keterangan. “Syafrial ini akan diperiksa di Provost Polresta Padang walaupun dia ini sudah terpidana. Sebab, sampai saat ini dia masih anggota polisi,” lanjutnya. Sebelumnya, terpidana Syafrial Safar dalam kasus narkoba jenis sabu-sabu, dilaporkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Asnizar,

ke Mapolresta Padang, Sabtu (24/ 10), terkait dugaan pencemaran nama baik. Kejadian tersebut diduga terjadi saat sidang terlapor di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Padang, Jalan Khatib Sulaiman, Senin (24/ 10) lalu. Usai siding dengan agenda pembacaan putusan, dan ketika Syafrial akan dibawa kembali keluar ruang sidang, Syafrial yang masih anggota SPKT Polresta Padang ini menuding telah memberikan uang Rp2,5 juta ke jaksa tersebut.(h/nas)

DELAPAN TAHUN VAKUM

kebunan dan Kehutanan (DP3K) Padang di daerah Sungai Lareh itu, Firdaus Ilyas berjanji akan segera menuntaskan susunan kepengurusan DPP IARMI Sumatera Barat. “Setelah delapan tahun tanpa ketua, tentu tugas pertama kami adalah melakukan konsolidasi internal sembari menyusun kepengurusan yang definitif untuk selanjutnya di SK-kan oleh ketua pimpinan pusat (PP) IARMI, Bapak MS Ka’ban,” jelasnya. Di hadapan perwakilan alumni Menwa dari sejumlah perguruan tinggi seperti Unand, UNP, UBH, IAIN, UPI, UNES, ASKI dan perwakilan lainnya, Firdaus Ilyas menegaskan akan menjunjung tinggi semangat Menwa guna melahirkan generasi muda yang berkualitas dan cinta tanah air. “Semangat kebangsaan jangan sampai luntur, inilah yang menjadi sasaran saya,”

TEDDY

PADANG, HALUAN—Rapat alumni Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARMI) Sumatera Barat pada Minggu (31/10) secara bulat menunjuk Drs H Firdaus Ilyas MM sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) IARMI Sumatera Barat masa bakti 2011-2015. Dalam tugasnya, mantan personil Paskibraka nasional ini dibantu Fony Hutabarat SPi dan Zulhana SE sebagai bendahara. Dengan terpilihnya Firdaus Ilyas, maka organisasi yang selama delapan tahun dijalankan secara kolektif oleh senior resimen mahasiswa (Menwa) Sumbar ini pascameninggalnya H Marizal Umar akhirnya memiliki ketua baru yang diharapkan bisa membawa IARMI Sumatera Barat ke posisi yang lebih baik. Dalam rapat alumni yang dilaksanakan di aula Dinas Pertanian, Peternakan, Per-

DPP IARMI Kini Punya Ketua Ketua terpilih DPP IARMI Sumbar, Firdaus Ilyas bersama sekretaris Fony Hutabarat (kanan) dan bendahara Zulhana (tengah) bertekad membawa IARMI Sumbar ke arah yang lebih baik. katanya, Selasa (2/11). Dalam rapat yang juga dihadiri Komandan Menwa Maharuyung Fauzi Bahar dan Kasmen Dasril itu, Firdaus juga berharap mendapat dukungan dari semua pihak demi berja-

lannya organisasi IARMI Sumbar yang lebih baik dari waktu ke waktu. Tanpa dukungan segenap personil dan alumni Menwa lainnya di Sumatera Barat, Firdaus yakin apa yang telah

Sebab menurutnya, mereka hanyalah orang-orang yang kurang beruntung yang tidak bisa mengembangkan potensinya. “Artinya, dalam peraturan daerah yang mengatur pembinaan anak jalanan (anjal) dan sejenisnya haruslah berfalsafah memuliakan kemanusiaan manusia. Dengan kata lain, upaya yang dilakukan pemerintah adalah untuk menigkatkan kehormatan dan martabat mereka sebagaimana warga kota lainnya,” kata Prayitno dalam pembahasan rancangan pemerintah daerah (ranperda) tentang pembinaan anak jalanan (anjal), pengamen, pengemis, gelandangan dan pedagang asongan, Rabu (2/11) di Kantor DPRD Kota Padang. Menurutnya, para anak jalanan dan sejenisnya itu terjebak dalam kehidupan jalanan karena lima hal, yakni miskin dalam materi, miskin dalam pendidikan dan pelatihan, miskin dalam kondisi sosial, miskin dalam mental dan kebahagiaan serta miskin dalam masa depan. “Makanya, tugas pemerintahlah dalam meningkatkan taraf hidup mereka dengan berbagai upaya terutama mengembalikan harkat mereka sebagai manusia terhormat lainnya,” katanya di depan sejumlah anggota DPRD. Ia menyarankan, dalam upaya penertiban anjal tersebut perlu dilakukan dengan upaya bujukan tanpa ada kebrutalan, represif seperti menghadapi demo atau kriminal. “Mereka perlu dibujuk untuk diberi kesadaran agar kondisi mereka membaik. Sehingga mereka dengan keinginan sendiri mengubah hidup mereka bantuan pemerintah,” katanya. Dalam kesempatan itu, ia menawarkan jika Pemerintah Kota Padang memerlukan

lembaga konsuler ataupun lembaga pelatihan keterampilan, pihak Universitas Negeri Padang bersedia bergandeng tangan dengan pemko untuk mengatasi masalah sosial tersebut. Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang Mukhlis mengatakan, sebagian besar para pengemis atau anak jalanan di Padang memiliki tempat tinggal yang jelas. Hal itu dibuktikan, dengan penelitian yang dilakukan BPS terhadap orangorang malam yang tidur di emperan toko. “Dari penelitian kami, jumlah orang yang tidur di emperan sangat sedikit. Artinya, orang-orang jalanan itu habis melakukan aktivitas di jalanan kembali ke rumahnya,” urai Mukhlis. Namun begitu, ia mengaku pihaknya belum mempunyai data yang konkret jumlah anak jalanan di Padang, sebab mereka belum pernah melakukan pendataan.Sementara, Kasat Sabhara Polresta Padang Mustafa mengungkapkan, ada pengemis yang membawa balita yang disewa. Bahkan, ia sudah pernah melakukan penelusuran terhadap fenomena tersebut. “Kami sudah pernah melakukan penyidikan, terhadap orang-orang yang menyewakan bayi untuk para pengemis itu. Bahkan, kami sudah menangkap dan kasusnya sampai ke pengadilan. Ke depan, kami akan lebih punya kekuatan lagi dengan adanya perda pembinaan anak jalanan ini,” katanya. Pihak kepolisian, katanya siap bergandeng tangan dengan Satpol PP untuk melakukan patroli terhadap masalah sosial tersebut. Satpol PP, katanya, akan menangani persoalan sosialnya, sedangkan polisi akan ambil bagian menangani tindak kriminalnya, seperti eksploitasi anak, perdangangan anak dan sebagainya.(h/ade)

diprogramkannya tak akan berjalan dengan sukses. Karenanya, dukungan tersebut menjadi sesuatu yang sangat didamba Firdaus untuk mengharumkan organisasi IARMI Sumatera Barat. (h/ted)

menambah ukuran permanen

9


PADANG 15

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

PERDA NO 15 TAHUN 2011 DISOSIALISASIKAN

LINGKAR

Investor Harus Diberikan Kenyamanan

2012, IAIN Terapkan BLU PADANG, HALUAN — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang akan menerapkan pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) pada 2012. Hal itu ditegaskan Rektor IAIN Makmur Syarif setelah uji kelayakan oleh tim penilai BLU Kementrian Keuangan beberapa waktu lalu Menurut Makmur, BLU bertujuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan, meningkatkan kinerja keuangan, dan memberikan manfaat dalam layanan. Penguatan bidang keuangan sangat penting artinya untuk memacu program pengembangannya ke depan. Pengalaman selama ini, kata Makmur, dengan hanya mengandalkan keuangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) semakin terasa ketertinggalan IAIN dibandingkan dengan perguruan tinggi lain khususnya di daerah Sumatera Barat. “Prinsipnya sudah disetujui dan dan dianggap layak. Tinggal beberapa perbaikan yang mesti dilakukan setelah ujian itu,” lanjut Makmur Syarif ketika ditemui di ruang kerjanya. Ia juga mengatakan bahwa sistem BLU merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi IAIN untuk bergerak menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol. Beberapa pekerjaan yang segera diselesaikan menuju UIN tersebut, kata Makmur antara lain menyegerakan akreditasi institusi. “Saat ini kita sudah punya akreditasi program studi. Untuk akreditasi institusi minimal kita harus meraih grade-B. Syarat Akreditasi Institusi ini antara lain, semua prodi harus terakreditasi,” paparnya. Terkait dengan penerapan BLU dan pekerjaan yang harus disegerakan, Kepala Biro AUAK IAIN Imam Bonjol, Amrul Wahdi mengatakan akan mensosialisasikan kepada seluruh jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan unit kerja yang ada di IAIN Imam Bonjol. “Tidak dapat tidak, mulai 2012 kita akan bekerja dengan pola BLU. Semua pelaksana teknis harus tahu dan mampu melaksanakannya,” tegas Amrul. (h/adk)

SALAH satu sudut kampus IAIN Imam Bonjol Padang

PADANG, HALUAN — Peraturan Daerah (Perda) No 15 Tahun 2011 Tentang Izin Gangguan, payung hukum dari pemerintah kepada pengusaha yang akan berinvestasi di Kota Padang.

teddy

BAHAN SOSIALISASI — Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyerahkan bahan sosialisasi Perda No 15 Tahun 2011 kepada perwakilan peserta yang mengikuti sosialisasi di Kantor Camat Padang Utara, Selasa (1/11).

BERKAS DUGAAN PORNOGRAFI DILENGKAPI

Polisi akan Periksa Kembali Kepala Satpol PP

PADANG, HALUAN — Penyidik Polresta Padang masih melengkapi berkas pemeriksaan kasus dugaan pornografi dengan tersangka dua wanita yang kedapatan menyanyi telanjang di Fellas Café beberapa waktu lalu. “Untuk melengkapi berkasnya kemungkinan penyidik akan kembali memanggil Kasat Polisi Pamong Praja Kota Padang,” ujar Kepala Bagian Operasi Padang Kompol Ari Yuswan Triono di ruang kerjanya,

Rabu (2/11). Pemanggilan tersebut katanya, karena masih ada beberapa keterangan yang diperlukan dari yang bersangkutan. “Masih ada keterangan yang perlu ditambahkan. Jika berkas lengkap, segera kita kirim ke kejaksaan,” katanya. Pihaknya juga masih berupaya mengejar tiga pria yang diduga kuat yang membayar dua wanita itu untuk menjalankan aksinya. Identitas ketiga pria sudah dikantongi petugas.

Hanya saja keberadaan mereka belum diketahui. “Kami juga telah mendapatkan foto-foto saat penggerebekan yang dilakukan petugas Pol PP hingga digiring ke Mako Pol PP,” lanjutnya. Sebelumnya, dua wanita yang melakukan aksi pornoaksi ditangkap di Padang dan Bukitinggi. Penyidik juga telah memeriksa 14 saksi dalam mengungkap kasus ini, diantaranya KP2T, pemilik kafe dan dinas pariwisata. (h/nas)

Produk hukum daerah itu sekaligus sebagai bentuk perhatian kepada para pengusaha untuk merasa nyaman dalam berinvestasi. “Banyak nilai plus dari sebuah investasi. Tidak hanya pengusaha yang untung, masyarakat pun akan menangguk untung. Karena itu, sudah saatnya para pengusaha diberikan jaminan agar nyaman dalam menjalankan usahanya. Inilah salah satu alasan kehadiran Perda No 15 Tahun 2011,” kata Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat mensosialisasikannya di Kantor Camat Padang Utara, Selasa (1/11). Dengan adanya jaminan keamanan dan kenyamanan bagi sebuah investasi, maka iklim berusaha kata Mahyeldi akan tumbuh dengan subur. Dan tentu ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, dan kesejahteraan rakyat itu sendiri. Karena investasi tak hanya berkait pada satu komponen, Mahyeldi berharap semua instrumen yang ada di tengah masyarakat ikut menjaganya. Kalau masyarakat tak peduli dengan hak investor untuk berinvestasi, maka semuanya akan rugi. “Iklim investasi yang sehat tak hanya menjamin keuntungan untuk satu kelompok. Namun justru berhubungan dengan banyak pihak, karenanya mari kita sama-sama menjaganya,” imbuhnya. Pemko Padang sendiri kata Mahyeldi, serius memper-

CV. SAROHA ELEKTRONIK Jl. Alai Timur No.77 Ampang Padang Telp : (0751) 40874

Melayan

i

Menyewakan Bando & Billboard lokasi strategis di Padang, Payakumbuh & Pariaman

Kantor Pusat : Jl. Gajahmada No.40 Gn. Pangilun Padang Telp. (0751) 447825, 40269 Cabang Payakumbuh : Cabang Padang : Jl. Soekarno-Hatta 123 Jl. Andalas 83 Telp. 890 383 Koto Nan Ampek Jl. Belakang Olo 46A (dpn Hotel Jakarta) Telp. 33 222 Telp. 0752 - 796 123

Iklan Baris

ANDA BUTUH DANA CEPAT Pick Up Karimun Splash APV

DP 2,5jt-an DP 6jt-an DP 6jt-an DP 7jt-an

Swift SX4 Vitara

Jaminan BPKB Motor, Mobil & Truck, Proses 1 hari cair, aturan ringa, bunga rendah

DP 8jt-an DP 9jt-an DP 18jt-an

Proses cepat, data bisa dijemput menerima tukar tambah

RIZALUL FIQRI,S.Psi

081363001111

Hub : HERIANTO, 085278614040

Smart

Iklan Baris Rp. 20.000,- / terbit

ASTRA INTERNASIONAL-DAIHATSU

"OKTOBER CERIA" MILIKI Xenia DP 9jt-an, SEGERA Angsuran 3Jt-an MOBIL sudah termasuk angsuran 1, Asuransi all risk, subsidi rate 2,15jt DAIHATSU Bonus Kaca Film, Console Box dan aksesories lainnya ANDA Hub :

FERRY - ASTRA

PIN BB : 32E4252D

082173140240 / 0751 - 9846138

= PROPERTI

Sekarang paket air bersih ada pilihan Rp.13 Jt

Rp.9 Jt

Rp.6 Jt

Syarat ketentuan berlaku

AYO BURUAN!!!

Kalau bisa pakai PVC, Ngapain pakai besi Atau Rp. 1,5 Jt per batang (Pipa Gyp)

Hub : CV. BUDDY SUMUR BOR Komp. Gando Permata Cendana Mata Air Blok F No. 04 Padang (Depan Lapangan Voly) Gando Permata Telp. (0751) 765601 HP. (0751) 8212111, HP. 081266015111

Star

Dent

Removal

Mengembalikan Penyok (Pentok) Tanpa Proses Pengecatan dlm Waktu Singkat Mobil Anda Akan Kembali Mulus HANYA

15 MENIT SAJA

Joko (Jo) 0821 7457 1144 Jl. Ujung GurunNo. 147 Padang

Menerima : Salon Mobil Interior Eksterior Menghilangkan Baret Baret Halus CP : Remon : 081374962345, (0751) 9815553 Jl. Ujung Gurun No. 147

Menerima Pesanan Partai Besar & Kecil

Merk

Tas Seminar Tas Diklat Tas Kongres

Otomotif PAKET TOYOTA AVANZA E AVANZA G AVANZA S INOVA YARIS HILUX PU

DP. 18.793.000 DP. 20.816.000 DP. 22.308.000 DP. 29.462.000 DP. 23.187.000 DP. 17.800.000

Tas Penataran Tas Sekolah Pasang Roda Tas Jemaah Haji

Jln Gajah Mada No. 1 Simpang Olo, Nanggalo Gunung Pangilun - Padang

Servis Resmi Elektroluc Wilayah Sumbar

AKHIRUDDIN HP. 081363433198

Pasang Iklan Anda disini ... KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

Padang

ANGS 3.733.000 ANGS 4.146.000 ANGS 4.458.000 ANGS 5.907.000 ANGS 4.642.000 ANGS 4.600.000

BONUS KARPET DASAR & SARUNG JOK

Hubungi

ALJUFRI

081374991979 / 0751 7855179

=

= OTOMOTIF

=

ELEKTRONIK

ELOK Florist

CV. BUDDY SUMUR BOR

Konveksi

Semua

Smart

Lebih Cepat Lebih Baik

Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964

Cabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda

AC Kulkas Kipas Angin Dispenser Air Panas Baru & Bekas

Rp. 20.000,- / terbit Elang Perkasa Motor Discount s/d 30jt, DP ringan/bunga 3,99%

ATAKA Express COURIER & CARGO SERVICE

PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) EKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS

= PENJUALAN = PEMASANGAN = TUKAR TAMBAH = PERBAIKAN = BONGKAR PASANG = SERVIS

spanduk - baliho - billboard sticker - backdrope branding car - x banner roll up - dll

hatikan persoalan investasi, dan sebagai bentuk dukungan maka pemerintah memberikan sejumlah kemudahan. Baik kemudahan dalam pengurusan izin, kemudahan dalam koordinasi dan sejumlah kemudahan lainnya. Sebenarnya kata Mahyeldi, banyak pengusaha atau investor yang ingin menanamkan sahamnya di Kota Padang. Namun kondisi daerah yang tidak kondusif dalam investasi, membuat mereka jadi enggan untuk menanamkan modalnya. Melalui Perda No 15 Tahun 2011 Tentang Izin Gangguan, Mahyeldi optimis ke depan iklim investasi di Kota Padang akan semakin sehat dan maju. Sementara itu Kabag Perekonomian Setdako Padang, Afrizal Khaidir menyebutkan, sosialisasi izin gangguan tersebut tak hanya akan digelar di Kecamatan Padang Utara, namun di seluruh kecamatan di Kota Padang. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang sama kepada masyarakat, pengusaha dan juga aparat pemerintahan akan pentingnya kenyamanan dalam berusaha. “Kenyamanan dan keamanan dalam berinvestasi saat ini telah menjadi sebuah kebutuhan. Karenanya, melalui sosialisasi yang dihadiri aparat pemerintahan, pimpinan kelurahan, masyarakat dan sebagainya, diharapkan semuanya bisa memahami apa arti pentingnya sebuah investasi,” katanya singkat. (h/ted)

= PAPAN BUNGA PERESMIAN = PAPAN BUNGA PERNIKAHAN = PAPAN BUNGA DUKA CITA = BUNGA KALUNG, DLL

Kantor : Jl. Bandar Purus No. 72 Padang Telp. (0751) 8210666,22272 Fax. (0751) 27389 HP. 081263307033, 081809907272

KOMPUTER ALAT KOMUNIKASI = FASHION = BIRO JASA = RUPA RUPA = INFO BISNIS =

PUSAT GIPSUM Produksi, Distributor, Papan Gipsum Rangka Metal, Aksesoris, Lis Profil Gipsum Melayani Siap Pasang dalam dan luar kota

Pasang Iklan Anda disini ... KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

temukan juga e-paper kami di

www.harianhaluan.com sahabat informasi online ANDA

Jl. Andalas No.7 ptk 1 Simp. Haru Padang Telp. (0751) 38573 / 38555 Jl. By Pass Baru Km.9,5 No.2 Padang Telp. (0751) 495411 / 495412 Jl. By Pass Baru Km.11 Balai Baru Padang Telp. (0751) 497403 / 497406

DIJUAL TANAH

KEHILANGAN

KEHILANGAN

SHM, Luas 7.000m2, Lokasi Gurun Laweh Kalumbuk Kec. Nanggalo. Ada Rumah & Durian Unggul Nasional. Hub : HP. 08126708098

STNK BA.2325.NM An. Novi Fadyah Sari. Hilang di antara Padang Panjang menuju Solok. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat.

KEHILANGAN

BPKB BA.2200.SC An. Syahrial dan BPKB BA.5325.FQ An. Satri Rahmadani. Hilang di sekitar Jl. By Pass KM 10 Kuranji, Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat.

STNK BA.4174.VS An. Afrida Yul is. Hilang di sekitar Simpang Adabiah Jat i, Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat.

KEHILANGAN STNK BA.5569.WZ An. Mufrizal. Hilang di Jl. Sawahan Dalam I No.22, Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat.


16

PADANG PARIAMAN Saiyo Sakato

Gapoktan Teken Kontrak Rp1,1 Miliar dengan Pengusaha

LINGKAR Pembangunan USB SMPN 2 Dimulai PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 2 Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung di Nagari Sungai Asam, Rabu (2/11). Menurut bupati, hadirnya sekolah baru di nagari ini merupakan aspirasi masyarakat Nagari Sungai Asam. “Saya masih ingat pada 2008 lalu masyarakat berharap akan kehadiran SMPN di nagari ini dan impian itu telah terealisasi hari ini,” kata Ali Mukhni, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati Padang Pariaman. Dengan kehadiran SMPN ini, bupati berharap akan mampu menampung seluruh tamatan SD yang berada di nagari-nagari Sungai Asam dan nagari tetangga. Sebelum kehadiran USB ini, tamatan SD yang ada di Sungai Asam melanjutkan sekolahnya di SMPN 1 2 x 11 Enam Lingkung yang jaraknya cukup jauh dari Sungai Asam. Diakui bupati, untuk membangun USB sangat membutuhkan dana yang cukup besar yang tak mungkin tertampung dalam APBD Padang Pariaman. Maka dana untuk pembangunan USB tersebut, Pemkab Padang Pariaman akan berupaya untuk melobi dana pusat. “Untuk tahun ini, Padang Pariaman mendapat bantuan 3 unit USB yang dananya dianggarkan dalam APBN-P tahun 2011. Masing-masing sekolah mendapat dana sekitar Rp800juta,” ujar Ali Mukhni. Dua unit USB yang juga mendapat bantuan dari APBN-P 2011 ini, yaitu SMPN 4 Sungai Limau dan SMPN 5 IV Koto Aur Malintang. Pada kesempatan itu bupati mengajak warga untuk bersyukur sebagai ujud rasa syukur yang dapat dilakukan dengan selalu saiyo sakato dalam pembangunan USB yang ada. (h/ded)

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Para pengusaha berhasil melakukan kontrak transaksi dengan para petani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk pemasaran hasil pertanian, Kamis (27/10), dengan nilai mencapai Rp1,1 miliar. Kontrak itu dilakukan pada acara Pasar Lelang yang digelar oleh Dinas Pertanian Padang Pariaman di lokasi Pasar Lelang Padang Pariaman di Kasang Kecamatan Batang Anai. Menurut Kepala Dinas Pertanian Padang Pariaman Ali Amran pada Haluan, Selasa (1/11), pada agenda tersebut terjadi 21 kontrak transaksi antara petani/Gapoktan dengan pengusaha, dengan nilai kontrak sekitar Rp1,1 miliar lebih. Dari 21 transaksi tersebut sebagian besar merupakan transaksi jual beli biji kakao (coklat). “Yang paling banyak diminati oleh para pengusaha tersebut yakni biji kakao fermentasi,” kata Ali Amran. Hadir dalam transaksi tersebut, Direktur PT Mandala Prima Makmur David Koswara yang merupakan eksportir dari Jakarta, Direktur PT Mariesa Agung serta mengusaha makanan ringan dari Sumatera Barat, seperti Sherly, Christine Hakim. Dikatakan Ali Amran, kegiatan yang dilaksanakan tersebut untuk memfasilitasi petani/gapoktan dalam

memasarkan hasil pertaniannya dengan nilai jual yang bersaing, serta menjalin jaringan pemasaran hasil pertanian dengan para pengusaha nasional dan daerah. “Kegiatan ini bukan saja untuk memasarkan hasil pertanian, tapi petani juga mampu menjalin kerja sama bagaimana petani/gapoktan mampu mengolah hasil pertanian sendiri dengan produksi yang berkualitas,” kata Ali Amran. Dengan hadirnya pasar lelang tersebut, Ali Amran berharap, semua pihak saling meraskan keuntungannya. Terutama sekali akan keluhan para petani yang kesulitan tentang pemasaran. Sementara itu Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, sangat merespon pelaksanaan pasar lelang tersebut. “Untuk lebih meningkatkan perekonomian masyarakat, para pimpinan SKPD memang harus mampu mencari terobosan-teroboson di bidangnya,” kata Ali Mukhni, seraya berharap pasar lelang ini menjadi program yang berkelanjutan. (h/ded)

MTQ Harus Bersih dari Qari dan Qariah Sewaan

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Padang Pariaman diwakili Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Alti Sokla Espito, meresmikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- 39 tingkat Kecamatan IV Koto Aur Malintang di Batu Basa. Dia berharap tak ada aksi ‘sewa’ qari dan qariah dalam MTQ. Pada kesempatan itu, Alti Sokla Espito menyampaikan, bahwa MTQ bukanlah ajang

perebutan gelar juara mengaji semata, tapi banyak maksud dan tujuan lainnya, terutama untuk menyiarkan ajaran Islam. “Pada setiap pelaksanaan MTQ bupati selalu meminta para pengurus MTQ atau LPTQ kecamatan supaya tidak mengontrak qari dan qariah daerah lain untuk mewakili kafilahnya pada MTQ tingkat kabupaten ke-39, yang akan digelar di Kecamatan Padang Sago, dalam waktu dekat,” kata Alti.

DHARMASRAYA

LINGKAR

500 Penari Meriahkan Pembukaan MTQ DHARMASRAYA, HALUAN — Penampilan 500 orang penari massal akan memeriahkan pembukaan MTQ ke 34 Tingkat Sumbar. Mereka telah mendapatkan pelatihan khusus oleh 12 pelatih dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang dan TC penuh, Rabu (3/11). Penampilan tari massal ini terbagi menjadi enam, di antaranya Tari Dulang yang beranggotakan 75 orang, Tari Niru 75 anggota, Tari Selendang 75 anggota, aubade (paduan suara) 100 orang anggota, marawa 100 orang dan Tari Piring yang beranggotakan 75 penari. Kemudian untuk penutupan juga akan ditampilkan drum band dengan jumlah 250 orang anggota, serta marching band dari grup Karang Putih Semen Padang. Ketua Koordinator Kesenian MTQ Akrial mengatakan, untuk memeriahkan agenda pembukaan dan penutupan MTQ yang akan diselenggarakan tanggal 21 sampai 28 nanti, kesiapan saat ini telah berkisar 95 persen. “Kita setiap hari terus menjalankan latihan dengan pelatih yang didatangkan dari ISI Padang Panjang, serta bantuan pelatih yang ada di Dharmasraya. Nanti kita akan tampilkan konfigurasi di mimbar utama MTQ di Koto Padang, di mana penari akan memperagakan berbagai cabang tari. Dan terakhir, penari massal akan membentuk barisan dengan membuat huruf MTQ ke 34 Sumbar,” terangnya. Dikatakan, anggota tari massal yang berjumlah 500 orang itu berasal dari siswasiswa SLTA se-Dharmasraya. “Akhir-akhir ini kita laksanakan pemantapannya di lapangan bola kaki Tebing Tinggi. Pertimbangan penempatan latihan di lapangan ini agar jarak tempuh anggota berada di tengah-tengah wilayah Dharmasraya, karena penari tersebar di seluruh Dharmasraya,” ungkapnya. (h/fma)

Sebelumnya Alti Sokla Espito menyinggung adanya daerah yang memang sengaja menyewa qari dan qariah untuk tampil mewakili kafilahnya pada MTQ kabupaten. Hal itu, katanya, tidak bagus. Pemerintah berharap, qari dan qariah yang dikirim untuk tampil di arena MTQ mestinya benar-benar putra dan putri asli daerah, sehingga setelah mengikuti kejuaraan itu nanti, mereka diharapkan juga bisa

membimbing dan memotivasi masyarakat, terutama anak-anak untuk sama-sama mendalami ajaran agama. Lagi pula, tambah Alti Sokla Espito, dengan menyewa atau mengontrak qari dan qariah daerah lain, itu sama dengan membunuh bakat dan harapan saudara sendiri. “Ini jelas tidak bagus dan sangat tidak terpuji,” ujar Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Bupati tersebut. (h/ded)

DEDI SALIM

TINJAU JALAN — Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni bersama Plt Kepala Dinas PU Mulyadi dan Kepala Dinas Perhubungan Budi Utama meninjau jalan Sicincin - Malalak dan bertemu dengan masyarakat untuk upaya penyelesaian tanah warga yang dilewati jalan tersebut, Rabu (2/11).

PNS Diminta Patuhi Disiplin Kerja

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Wakil Bupati Padang Pariaman Damsuar mengungkapkan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus siap dan patuh terhadap ketentuan-ketentuan yang berlaku serta siap melaksanakan disiplin dalam bekerja. Hal tersebut diungkapkannya saat menutup LPj CPNS angkatan ke-4 tahun 2011, Senin (31/10), di aula SKB Rawang Pariaman. Wakil bupati meminta pada peserta LPj bersyukur karena bisa jadi PNS. Sebab tidak semua warga negara bisa menjadi PNS. “CPNS tak pernah diminta oleh negara/pemerintah, dan hanya wargalah yang berkeinginan untuk jadi PNS,” terang Damsuar. Menurut dia, dalam pemerintahan tidak ada istilahnya anak, sanak, kemenakan, orang kampung bupati, wabup ataupun sekda. Untuk itu jika ada yang punya hubungan dengan pejabat, jangan merasa lebih dari orang lain. “Yang punya anak atau sanak kemenakan

itu Ali Mukhni, Damsuar atau Mawardi Samah. Untuk itu banggalah pada diri sendiri jangan bangga pada orang lain atau pejabat,” ujar Damsuar. CPNS yang telah selesai LPj kali ini ratarata berumur di bawah 40 tahun yang berarti masih muda. Untuk itu diharapkan jangan tidak familiar dengan teknologi informasi. Masa depan, teknologi informasi (TI) sangat berperan dalam setiap bidang pekerjaan. Seperti di Pukesmas Sikabu dan Pekandangan telah mulai diterapkan Sistem Pelayanan Kesehatan dengan menggunakan TI sehingga bupati bisa memantau bagaimana pelayanan kesehatan di kedua Puskesmas tersebut. LPj CPNS Pemkab Padang Pariaman tahun 2011 terdiri dari 6 angkatan dengan jumlah peserta semuanya 316 orang, meliputi 4 angkatan dari golongan II dan 2 angkatan dari golongan III. (h/ded)

Ranah Cati nan Tigo

KAN Tetapkan Denda Rp2,5 Juta bagi Pelaku Maksiat

DHARMASRAYA, HALUAN — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kenagarian Sitiung keluar sebagai KAN terbaik Dharmasraya. KAN ini menetapkan denda Rp2,5 miliar bagi pelaku maksiat.

FERI MAULANA

TINJAU PERSIAPAN MTQ — Wakil Bupati Dharmasraya Syafruddin R bersama jajarannya meninjau jalan menuju arena pelaksanaan MTQ ke 34 Tingkat Sumbar yang akan diaspal sepanjang 700 meter, di MAN Koto Baru.

Bayi ‘Tujuh Miliar’ Juga Lahir di Dharmasraya

DHARMASRAYA, HALUAN — Tiga orang bayi di Dharmasraya lahir bertepatan dengan momentum ditetapkannya hari pertambahan penduduk dunia ke tujuh miliar oleh PBB, Senin (31/10). Bayi ketujuh miliar itu terdiri dari dua orang bayi putra dan satu orang putri. Mereka yaitu Maulana Khair, lahir pukul 02.30 wib, putra kedua dari pasangan suami istri Afrizal dengan Syafri Anita, warga Jorong Tanah Abang, Sungai Rumbai. Kemudian Okto Mubarak, lahir pukul 06.30 wib, anak kedua dari pasangan Iswandi dengan Rusdawati, warga Tebing Tinggi Kecamatan Pulau Punjung. Dan, Mir Atushaliha, lahir pukul 07.00

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

wib, putri ketiga pasangan Muslihardi dengan Yulia Fitri, warga Jorong Iradat, Sungai Rumbai. Ketiga bayi tersebut lahir dengan bantuan bidan di klinik dan rumah praktek bidan di dekat tempat tinggal mereka masing-masing. Bupati Dharmasraya Adi Gunawan saat membezuk ketiga bayi tersebut, Senin (31/ 10), mengatakan, seiring momentum bertambahnya penduduk dunia yang ke tujuh miliar ini, diharapkan putra-putri Dharmasraya yang baru lahir ini menjadi generasi yang berkualitas. “Kita juga akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui peningkatan sumber daya dan anggaran pada Dinas Kesehatan Dharmasraya,” katanya. (h/fma)

Posisi KAN Sitiung disusul KAN Nagari Silago dan Nagari Koto Baru sebagai peraih terbaik dua dan tiga. Selanjutnya, pada tanggal 14 November nanti akan dilaksanakan penilaian untuk tingkat Sumatera Barat oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar. Walinagari Sitiung Syafruddin, Selasa (2/11), mengatakan, KAN Sitiung berhasil meraih terbaik satu atas dasar kelengkapan struktur kelembagaan kantor, dan peran lembaga adat dalam menjalankan fungsinya sudah baik, “KAN Sitiung sudah berfungsi dengan baik dalam memberdayakan anak-anak nagari, seperti telah menetapkan sanksi bagi anak kemenakannya jika melanggar aturan adat, KAN mendenda sebesar Rp2,5 juta jika ada pasangan muda mudi Nagari Sitiung yang berbuat

maksiat sebelum menjalankan pernikahan, kemudian dalam jual beli tanah, KAN juga telah menetapkan harus ada rekomendasi KAN, Walinagari dan Ninikmamak, jika tidak, jual beli dinyatakan tidak sah,” terang Syafruddin. Dikatakannya, untuk mendukung kemajuan tersebut, ia sedang melaksanakan pembangunan balai-balai adat, yang baru berjalan tahap pertama, yaitu pembuatan pondasi sudah berjalan, “Keberadaan balai-balai adat ini nanti akan sangat mendukung eksistensi kerapatan adat nagari Sitiung ke depan, karena tanpa itu mustahil akan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan, untuk dana pembangunan itu warga berswadaya dengan penggalangan dana dari masyarakat dan orang-orang berpunya di Nagari Sitiung,” ungkapnya. (f/fma)

Jika ini bisa kita lakukan, hasil panen bisa tercapai sesuai yang diharapkan,” katanya. Hal senada juga dibenarkan anggota tani, Kristanto. “Kami juga berharap pemda bisa menempatkan penyuluh pertanian yang bisa membaur dengan masyarakat, agar berbagai kendala dalam bertani bisa diminimalisir,” katanya. Dia juga meminta bangunan irigasi pertanian yang mengairi persawahan di blok C bisa diperbaiki, karena bangunan yang sudah ada sekarang terkesan asal jadi. “Tebing-tebing di sepanjang tanggul irigasi tersebut banyak yang rusak dan retak,” katanya.

Bupati Dharmasraya Adi Gunawan yang didampingi Asisten I Irsyat mengatakan, akan mengupayakan kelancaran pupuk bersubsidi untuk petani, serta memberikan obat-obat tanaman dan pembasmi hama. “Warga Nagari Baturijal yang tinggal di Jorong Sungai Atang, yang telah berhasil menjadikan Kube Harapan menjadi Kube berprestasi di Dharmasraya, agar terus berupaya mengembangkannya supaya semakin baik dan lebih maju lagi. Pemkab sangat mendukung Kube ini untuk kemajuan petani di Baturijal, sehingga menjadi petani yang sejahtera,” harap Adi Gunawan. (h/fma)

Kube Harapan Diberi Bantuan Alat Pertanian

DHARMASRAYA, HALUAN — Bupati Dharmasraya Adi Gunawan memantau perkembangan kelompok usaha bersama (Kube) Harapan Jorong Sungai Atang Nagari Batu Rijal, Kecamatan Padang Lawas, Rabu (3/11). Berbagai fasilitas penunjang pertanian akan diberikan Pemkab Dharmasraya guna meningkatkan mutu hasil pertanian tersebut. Kube Harapan yang membidangi usaha pertanian, di antaranya padi sawah, perkebunan karet dan sawit serta tanaman palawija lainnya, meminta agar pemerintah membantu mengatasi berbagai kendala dalam menangani hama pertanian.

Pemerintah diharapkan bisa membantu kelancaran pupuk bersubsidi, obat-obat tanaman dan memperbaiki akses jalan menuju lahan pertanian. Pengurus Kelompok Tani Melati Maryanto, mengatakan, saat ini para petani di Jorong Sungai Atang mengalami kendala untuk memperoleh pupuk bersubsidi. “Hama tanaman juga sangat mengganggu petani, seperti burung pipit dan tikus yang akhir-akhir ini merajalela di sini. Kita berharap agar pemda bisa membantu jaring untuk memagar sawah agar tidak dimasuki tikus dan bantuan obat pembasmi hama lainnya.


EKONOMI DAN BISNIS 17

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

VW Golf TSI Masuki Pasaran Sumbar

LINGKAR Sinar Mulia Pameran di Plaza Andalas

PADANG, HALUAN — Sinar Mulia kembali memberikan penawaran menarik kepada masyarakat Padang, Mulai dari tanggal satu sampai dengan 13 November. Main Dealer Laptop merek terkenal tersebut menawarkan laptop merek Toshiba, Accer, HP, Lenovo, Dell dan Soni Vaio dengan harga khusus. Namun laptop dengan bandrol turun harga tersebut hanya bisa didapatkan di ajang pameran Sinar Mulia yang digelar di lantai I Plaza Andalas. Tidak hanya hanya Laptop, Sinar Mulia juga menawarkan printer merek Canon, hp dan Epson di ajang pameran. Diantara harga Laptop merek terkenal, Toshiba L740-1162 seharga Rp6.770.000, Acer Happy 570 Intel Atom N570 Rp2.799.000, HP 431 Rp4.870.000 dan masih banyak lagi yang lainya. Tidak saja mendapatkan laptop berkualitas, pelanggan juga akan diberikan bonus lainya. “ Harga lebih rendah, bisa dibuktikan dengan datang saja ke ajang pemeran, harga berbeda dengan apabila konsumen datang langsung ke Jalan Diponegoro No 17, alamat showroom Sinar Mulia. Pelanggan juga mendapatkan Souvenir cantik dan Snap On.” kata Diani, Penanggung Jawab Pameran, Selasa (2/10). Selain bisa mendapatkan, laptop merek terkenal plus bonus, bagi pengunjung yang ingin mendapatkan modem berbagai merek seperti Aha, Telkom Flash, xL, bisa diperoleh dua minggu kedepan di Pameran Sinar Mulia. (h/lex)

PADANG, HALUAN — Main dealer dengan merek Volkswagen (VW) varian The New Golf TSI kini mulai memasuki pasaran otomotif Sumbar. Mobil dengan penampilan elegan tersebut merupakan produk Eropa, khususnya dari Negara Jerman.

“Golf TSI pengeluaran Juni 2011, untuk daerah Sumbar dibandrol sekitar Rp359 juta per unit,” kata Sales, Service and Sparepart Toshio Motor, Gani Sudaryanto yang ditemui Haluan di Basko Grand Mall, Rabu (2/

MICHE ANGELA

MASUKI SUMBAR — Varian baru dari VW, The New Golf TSI, kini mulai dipasarkan di Sumbar. Main dealer VW Sumbar, menggelar pameran khusus produk ini, di Basko Grand Mall 2-6 November 2011.

JUARA 1 NASIONAL PSP-3, MAYA VALENTINA

Jadikan Nagari Sasak Produsen Lele Asap

MAYA VALENTINA

PADANG, HALUAN — Kerja keras Maya Valentina membangun kampung halamanya sejak 2009 lalu berbuah perstasi. Di samping sukses mengangkat kesejahteraan perekonomian masyarakat Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pesisir, Kabupaten Pasaman, Maya juga sukses meraih juara 1 nasional pada penilaian Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (PSP3) 2011. Perempuan kelahiran Padang, 31 Maret 1982 ini berhasil menggerakan perekonomian masyarakat di kampung halamannya sebagai salah satu desa/nagari produsen lele asap. Bahkan, berkat tangan dinginnya memacu motivasi masyarakat setempat, sekarang lele asap yang mereka produksi sudah merambah ke pasar

Jawa. “Cita-cita saya, lele asap yang diproduksi warga Nagari Sasak ini bisa diekspor menembus pasar luar negeri,” harap perempuan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu ini saat diwawancarai Haluan sesaat baru mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (2/ 11). Maya baru datang dari Jakarta setelah sukses meraih juara 1 nasional pemuda berprestasi bidang PSP-3 2011. Menurutnya, kesuksesan kegiatan PSP-3 yang dijalankannya di Nagari Sasak itu tak lepas dari proaktif masyarakat mendukung kegiatannya selama ini, terutama walinagari serta pemuda setempat. Dia mulai masuk ke Nagari Sasak 2009 lalu. Kala itu, dia melihat Sasak dengan potensi

perekonomian masyarakat yang bergerak di sektor perikanan darat dan nelayan. Namun waktu itu, potensi yang ada di nagari itu belum tergarap maksimal, sehingga hasil yang diperoleh masyarakat juga tak maksimal. Tak heran, kondisi perekonomian masyarakat masih banyak di bawah pra sejahtera serta anak dan pemuda juga banyak yang putus sekolah. “Karena potensi di sana perikanan, terutama perikanan darat seperti kolam lele, hal pertama teringat bagi saya yaitu bagaimana potensi lele ini bisa berdayakan lebih maksimal, sehingga bisa mengangkat pendapatan masyarakat. Salah satunya yaitu dengan membuat lele asap ini,” kata perempuan yang gemar berorganisasi ini. Dia mengakui, ketika baru masuk ke lokasi PSP-3-nya itu, masyarakat setempat terutama kalangan pemudanya masih buta atau belum begitu gemar tentang berorganisasi. Padahal, organisasi sangat penting untuk menjalankan program-program dalam membangun desa mereka. “Alhamduliullah, melalui pendekatan kekeluargaan serta sosialisasi yang saya jalankan bersama walinagari dan tokoh masyarakat setempat, pemuda setempat ikut proaktif. Dan dengan berorgansiasi itu pula, program-program PSP-3 yang telah saya susun lancar kami laksanakan bersama-sama. Hasilnya, sekarang Nagari Sasak lebih maju,” katanya. Selain sukses memberdayakan potensi lele tersebut, Maya juga telah membuka lapangan kerja sebagai salah satu upaya menekan pengangguran. Saat ini, usaha lele

asap yang mereka jalankan telah menampung sekitar 30 tenaga kerja. Kondisi itu juga terlaksana di tengah-tengah masyarakat yang telah membuka usaha lele asap tersebut. “Makanya, target kami ke depan yaitu membuka peluang ekspor ke laura negeri. Dengan demikian, usaha masyarakat akan berkembang pesat dan serapan lapangan kerja lebih besar,” tambahnya. Lele asap merupakan salah satu keberhasilan Maya dalam menggerak pembangunan pedesaan di Nagari Sasak, Pasaman Barat. Di samping itu, Maya juga sukses memberdayakan potensi perikanan Sasak diolah menjadi keripik ikan dan mengolah jagung menjadi kue sapik. Sedangkan bidang pend i d i k a n , p e s e r t a P S P- 3 angkatan XX tahun 2009 ini juga membangun Pustaka Desa dan Taman Bacaan Masyarakat. Keberhasilan Maya tersebut juga mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sumbar (Disdikpora). Kepala Bidang Pemuda Erten Munandar mengatakan, Maya berhasil menerapkan alihteknologi di Nagari Sasak dengan mengolah lele dengan harga jual yang besar. Begitu juga Jagung yang sebelumnya di jual tradisional seperti jagung rebus, sekarang diolah menjadi kue. “Sedangkan secara psikologi dan pendidikan, dia juga berhasil merubah mind set pemuda Sasak dari sebelumnya banyak waktu terbuat, sekarang proaktif memanfaatkan waktu lebih bernilai, seperti membaca untuk menambah pengetahuan serta melaksanakan usaha,” tambahnya. (h/vid)

11). Ia juga mengatakan, varian yang tengah dipromosikan di Basko Grand Mall, dari tanggal 2 hingga 6 November 2011, justru memberikan penawaran khusus kepada calon pembeli. “Selama pameran ini, mobil kita jual dengan harga Rp356 juta per unitnya atau memperoleh diskon sebesar Rp3 juta dari harga semula,” kata Gani yang akrab disapa Toto. Harga tersebut telah termasuk pada pengurusan balik nama untuk membawa mobil tersebut, tanpa dipungut biaya sepersen pun. Selama bulan Juni 2011 hingga saat ini, katanya, baru sekitar 10 unit Golf TSI yang laris terjual. Rata-rata pelanggannya berasal dari Padang, Payakumbuh, dan Bukittingi. “Bahkan, ada seorang pelanggan kami yang dari Surabaya yang khusus datang ke Padang hanya untuk membeli varian tersebut, dan itu menjadi apresiasi bagi kami sendiri, karena ada pelanggan yang datang jauh-jauh hanya untuk mendapatkannya,” ulas Toto sambil menunjuk mobil yang tengah dipamerkannya. Sedangkan mengenai bengkel resmi, Toto mengakui, pelayanan servis baru diadakan di main dealer VW. “Untuk sampai saat ini, kami baru buka di kantor saja, dan pembukaan cabang bengkel resmi mungkin masih dalam tahap

perencanaan pimpinan,” katanya lagi. Selain Golf TSI, juga ada varian New Polo dan New Touran, serta yang lainnya. Namun yang menjadi best seller saat ini masih dikuasai oleh varian Golf TSI. TSI atau Turbo Stratified Injection adalah istilah VW untuk mesin turbocharged FSI (direct petrol injection). Tenaga dahsyat Golf TSI dibarengi dengan teknologi transmisi kelas satu pula Dual Clutch Gearbox (DSG) dengan model 7 speed automatic triptonic. VW mengklaim teknologi ini selain membuat perpindahan antar gigi makin halus juga membantu penghematan konsumsi bahan bakar. mobil ini menggunakan 1 liter bahan bakar untuk menempuh 16,6 kilometer. Penampilan New Golf TSI makin segar dengan perubahan pada sisi grill dengan chrome hitam, desain baru headlamp yang dilengkapi hologen, lampu belakang cherry red, rear spoiler dan diffuser, roda dengan ban 205/55 R16. Fitur kelas satu lainnya adalah pemasangan 7 airbags termasuk inovasi baru airbag untuk lutut pengemudi. Sistem keamanan dilengkapi ESP (Electronic Stability Programme) generasi terbaru yang makin meminimalisir gejala oversteering dan understeering saat mengemudi. (h/mce)

CUSTOMER GATHERING ISUZU

Pemain Utama di Pasar Kendaraan Komersil PADANG, HALUAN — Pada penghujung 2011 ini, Isuzu kembali mengadakan program customer gathering. Acara tahunan ini diselenggarakan di 20 kota di hampir seluruh Indonesia, termasuk halnya di Sumatera Barat. Di Sumbar, customer gathering diadakan di Hotel Mercure Padang, Rabu (2/11). Mengundang para pelanggan Isuzu yang telah percaya dan loyal menggunakan produk Isuzu sebagai sarana penunjang bisnis mereka. “Dengan mengusung tema “Lebih Dekat Semakin Maju” PT Isuzu Astra Motor Indonesia ingin selalu mendekatkan diri kepada customernya,” ujar General Manager Marketing, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Edy Jusuf Oekasah. Dengan adanya kegiatan ini, Isuzu berharap antara Isuzu dan customernya dari tahun ke tahun akan semakin dekat dan dengan kerjasama yang terjalin, Isuzu dan customer akan bersama-sama maju ke depannya. Selain Edy, hadir juga saat itu Direktur marketing Takeo Shindo, GM Sales Daisuke Yamada dan Cliristhophorus Roni selaku Area Manager Sumatera. Isuzu di Pasar Otomotif Indonesia Pada Juli lalu, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, selaku ATPM (agen tunggal pemegang merek) Isuzu di Indonesia bekerjasama dengan Isuzu Motors Limited Japan selaku principal, memperkenalkan Isuzu F-series variant Medium Duty Truck Isuzu yang diberi nama Isuzu GIGA. “Setelah selama ini Isuzu di Indonesia memfokuskan diri dengan Elf, varian truk ringan Isuzu yang saat ini telah mendapatkan kepercayaan dari pelanggan Isuzu,” terang Edy. Peluncuran Isuzu GIGA ini dilakukan untuk makin melebarkan portofolio produk Isuzu di pasar kendaraan komersial di Indonesia, selain juga untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pasar akan truk medium seiring dengan meningkatnya pertumbuhan industri-industri yang berkaitan erat dengan transportasi dan distribusi barang. Sebelum diluncurkan secara resmi di

Indonesia, Isuzu terlebih dahulu melakukan ribuan jam kerja pengujian, baik di atas kertas maupun pengujian unit di lokasi penggunaan. Tes-tes yang panjang, melewati berbagai macam cuaca yang ekstrim, seperti udara dingin di kutub dan udara yang panas di gurun, dan dilakukan tes di berbagai kondisi jalan, baik yang mulus maupun kondisi jalan yang sangat sulit. Hal ini untuk mendapatkan data maupun masukan dari pengguna tentang performa Isuzu GIGA. Hasil dari tes dan pengujian ini dilakukan berbagai penyesuaian agar Isuzu GIGA sesuai dengan kondisi Indonesia. Hal yang sama juga dilakukan oleh Isuzu sebelum meluncurkan Isuzu GIGA di negara manapun. Dan, hasilnya Isuzu GIGA meraih posisi market share nomor satu di banyak negara di Asia, Australia, Oceania, Arab & Afrika, Amerika Utara & Selatan serta di Eropa. Bahkan tahun 2010 yang lalu, berkat kepercayaan konsumen atas Isuzu F-series, posisi No.1 di segmen medium truk di Jepang dapat diraih oleh Isuzu. Pada saat ini varian Isuzu GIGA yang diluncurkan adalah Isuzu GIGA FVZ dan Isuzu GIGA FRR. Dengan memperkenalkan Isuzu GIGA, merupakan bukti keseriusan Isuzu dalam berkiprah di segmen kendaraan komersial di Indonesia. Ada dua tagline yang digunakan Isuzu GIGA. Untuk tipe FVZ “Tenaga Perkasa, Untung Raksasa”, sedangkan FRR disebut sebagai “Volume Besar, Hemat Solar”. FVZ memiliki mesin sebesar 285 PS yang kuat bertenaga, namun irit, cocok untuk medan di Sumbar yang ekstrem. Isuzu terus meningkatkan jaringan penjualan dan purna jual yang luas. Yang pada saat ini meliputi 86 ruang pameran, 174 bengkel yang meliputi pemeliharaan dan perbaikan Isuzu, dealer, authorized workshop dan bengkel Mitra Isuzu serta lebih dari 1.400 spape part chanel yang tersebar di seluruh Indonesia. “Dengan semua itu , Isuzu optimis akan menjadi pemain utama di pasar kendaraan komersial di Indonesia,” ujar Edy lagi lebih jauh. (h/ita)


18 EKONOMI DAN BISNIS LINGKAR Pessel Kembangkan Ikan Keramba PAINAN, HALUAN — Usaha budidaya ikan air tawar dengan sistim keramba jala apung semakin diminati oleh masyarakat Pessel, karena hasil produksinya cukup dapat diandalkan sebagai sumber pendapatan ekonomi masyarakat dalam menggerakan berbagai pembangunan. Pengembangan budidaya ikan air tawar, tersebar hampir seluruh pelosok nagari yang ada di Pessel dengan memafaatkan aliran sungai. Termasuk juga sungai yang tidak aktif, yang airnya tidak lagi mengalir karena adanya pengalihan alur sungai ke daerah yang baru. Budidaya ikan air tawar dengan sistim keramba ini dilakukan oleh masyarakat secara berkelompok maupun secara individu. Hasil produksinya selama ini cukup mampu mengangkat pertumbuhan perekonomian masyarakat di daerah ini. Salah seorang anggota kelompok budidaya ikan air tawar Lubuk batu payung Pasar Baru Kecamatan Bayang Pessel memilih membudidayakan pengembangan ikan nila karena hasil produksinya cukup dapat dibanggakan dengan harga jual Rp 30 ribu perkg , sedangkan dalam satu keramba bisa menghasilkan 1,5 ton ikan nila dalam waktu 6 bulan. “Di Koto Baru Kecamatan Bayang Pessel masyarakat lebih memilih membudidayakan ikan majalaya dengan sistim keramba dengan memanfaatkan aliran sungai yang deras, hasil produksinya juga mengembirakan,” kata Camat Bayang Sutan Heriyardi. (h/mjn)

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

Listrik Sering Mati, Pengusaha Terpuruk PAINAN, HALUAN — Nasib pengusaha industri di Pessel berada di ujung tanduk karena ancaman krisis listrik yang berkepanjangan.

M JONI

BERHENTI KERJA — Aciak (46 th) pengusaha perabot rumah tangga di Gurun Laweh Bayang berhenti bekerja akibat listrik sering mati.

Pasalnya, listrik lebih banyak mati dari pada hidupnya, meskipun nyala, dayanya juga sangat rendah sehingga alat yang digunakan tidak berfungsi secara maksimal Seringnya padam listrik di daerah Pessel memberikan imbas terhadap ekonomi masyarakat semakin terpuruk. Apalagi mayoritas masyarakat menggunakan arus listrik untuk menggerakan usahanya, seperti, meubiler,warnet, laundry, dan kebutuhan rumah tangga. Dengan seringnya listrik mati justru pembayaran rekening masyarakat semakin membengkak, pasalnya alat elektronik seperti kulkas sering mati-mati hidup, akan menggunakan arus yang semakin besar, belum lagi peralatan lainnya. Salah seorang pengusaha perabot rumah tangga (meubiler) di Sago kecamatan IV Jurai Pessel, Wendri mengakui,

akibat listrik yang sering mati dan tidak bisa memproduksi sesuai dengan permintaan konsumen di tambah lagi pengeluaran lebih besar untuk bayar upah tenaga kerja yang dimilikinya. Krisis listrik yang berkepanjangan juga akan menambah biaya pengeluaran bagi masyarakat, bila hal ini terus berlangsung jelas akan dapat merugikan masyarakat disebabkan aktifitas usaha terganggu termasuk kinerja aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas di dinas instansi pemerintah tidak lagi maksimal. Arus listrik merupakan salah satu kebutuhan rumah tangga yang tidak bisa dielakkan. Seharusnya hal ini menjadi perhatian pemerintah serta PT PLN dalam mengatasi kekecewaan masyarakat, di samping juga mampu memberikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat. (h/mjn)

Sharp Raih Lima Penghargaan Netizen Brand 2011 JAKARTA, HALUAN — Sharp berhasil meraih penghargaan sebagai Indonesia Most Favorite Netizen Brand untuk kategori Televisi dan Lemari Es. Sharp juga meraih penghargaan sebagai Brand Champion of Indonesia Favorite Netizen Brand di tiga kategori yaitu Home Theater, AC (pendingin ruangan), dan Mesin Cuci. Lima Penghargaan diberikan kepada Sharp berdasarkan survey “Indonesia Netizen Survey 2011” yang dilakukan oleh Marketeers berkerjasama dengan lembaga riset MarkPlus Insight. Istilah Netizen yang ditemukan oleh Neuben mempunyai arti adalah

mereka yang menghabiskan waktu 24 jamnya, dengan terus tetap tersambung di dunia online lewat teknologi internet dan mobile internet. Gadget yang mereka bawa terus meng-up date informasi terkini, seperti melalui handphone atau pun smartphone. Survey yang dilakukan di 11 kota di Indonesia ini (Jakarta, Bodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Palembang, Denpasar, Makassar, Pekanbaru, dan Banjarmasin) melibatkan 2.161 responden dari golongan SES A/B/C. Di dalam survey sindikasi yang menggali insight mengenai fenomena values, attitudes, dan lifestyle netizen

Indonesia ini, Marketeers bersama MarkPlus Insight mencari 32 brand yang menjadi pilihan netizen Indonesia. Prestasi Sharp dalam meraih berbagai penghargaan memang terbukti dari penjualan produk-produk Sharp belakangan ini yang mampu menguasai dan menjadi pemain besar di pasar Indonesia. Untuk produk Televisi, Sharp menguasai 40% market share CRT TV di Indonesia dengan produk-produk televisi tabung berwarnanya, seperti Batique series, seri Bonito ataupun seri Alexander Slim yang sudah sangat dikenal masyarakat, khususnya konsumen setia

Sharp. Konsumen Indonesia pun juga sudah tak awam lagi dengan kualitas lemari es keluaran Sharp yang menguasai 33% pangsa pasar nasional. Pada survey Indonesia Netizen Brand 2011 untuk seluruh merek lemari es yang beredar, prestasi Sharp pun menunjukkan hasil yang memuaskan pada poin durable product (33.7%), high quality product atau produk berkualitas tinggi (15.3%), cooler atau pendingin terbaik (11.3%), dan power save atau hemat energi (11.5%), lemari es Sharp dengan teknologi one-of-a-kind, desain yang menarik, serta

kualitas yang terjamin deretan seri lemari es Sharp senantiasa menjadi idaman tiap keluarga Indonesia. Pada Survey Indonesia Netizen Brand 2011 menunjukkan produk home theatre Sharp seri Qwanza yang menawarkan kepada konsumen pengalaman menonton film dengan kualitas gambar tajam dan perangkat audio yang menghasilkan suara menggelegar layaknya di bioskop kesayangan menjadi salah satu produk favorit, dengan hasil survey 91.3% netizen berpendapat bahwa home theatre Sharp mempunyai kualitas clear sound (suara

jernih). Dalam kurun waktu hanya satu tahun, Sharp telah berhasil menguasai 25% pangsa pasar home theatre di pasar nasional. Begitu juga dengan produk mesin cuci Sharp, dengan seri andalan Super Aquamagic dan Eco-Drum, Sharp berhasil menguasai 28% pangsa pasar mesin cuci di Indonesia. Pada survey Indonesia Netizen Brand 2011, netizen berpendapat bahwa dari semua merek yang beredar di pasaran produk, mesin cuci Sharp mempunyai keunggulan dibanding produk sekelasnya yaitu durable product (28.2%), cleaner result atau hasil mencuci bersih

(9.0%), dan high quality product (16.3%). Sedangkan untuk produk AC, Sharp menguasai 21% market share untuk pendingin ruangan di pasar Indonesia, dan berhasil menunjukkan prestasi membanggakan pada survey Indonesia Netizen Brand 2011 dengan meraih prosentase cukup besar pada durable product (24.6%), cooler atau kesejukan (21.7%), high quality product (14.5%), serta well known product (8.7%). Belum lama ini Sharp telah me-release line up terbaru dari produk AC atau pendingin ruangan yang semakin memperkaya line up produk Sharp. (h/trn)


WANITA DAN KELUARGA 19 Sejahtera dengan Pendapatan Pasif

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

LINDAYANTI

MENU

Brownies Kentang Keju Bahan: 400 gram kentang 2 sdm tepung terigu ½ sdt baking powder 100 gram mentega 100 gram gula halus 3 butir telur 75 gram cokelat masak putih, potongpotong, tim hingga meleleh 50 gram keju parut Cara membuat: -Kupas dan potong-potong kentang. Cuci bersih. Kukus hingga matang. Angkat dan haluskan selagi panas. Sisihkan. -Campur tepung terigu bersama baking powder, aduk rata. Sisihkan. -Kocok mentega dan gula halus dengan mixer hingga lembut. Masukkan telur satu per satu sambil kocok terus dengan kecepatan rendah hingga adonan rata. -Masukkan campuran tepung terigu dan kentang halus, aduk rata. Tambahkan cokelat leleh, aduk hingga rata. -Tuangkan adonan ke dalam loyang tahan panas. Ratakan, taburi atasnya dengan keju parut. -Panggang dalam oven panas selama 2030 menit hingga matang. Angkat. Keluarkan dari loyang, potong-potong dan sajikan. (perempuan.com)

Tips Membersihkan Helm BUKAN hanya motor yang sering kita cuci dan rawat dengan baik. Tapi helm juga loh, jangan sampai helm yang Anda gunakan jamuran sampai menimbulkan bau apek. So, yuk cuci helm agar tetap bersih, wangi d a n nyaman saat di pakai. Berikut tipsnya: 1. Visor atau kaca helm, dicuci dengan air dan sabun cair. Gosoklah menggunakan telapak tangan, tidak perlu pakai lap atau sikat. 2. Jangan menggunakan cairan kimia (alkohol, dll). 3. Membersihkan batok atau shell helm juga sama seperti membersihkan visor. Gunakan cotton bud atau sikat gigi kecil untuk membersihkan ventilasi helm. 4. Busa bagian dalam yang dapat dilepas juga dapat dicuci menggunakan sabun cair atau shampo. Hindari menggunakan deterjen, karena dapat merusak lapisan perekat atau lem. Jangan direndam terlalu lama! 5-10 menit sudah cukup. 5. Untuk helm yang busanya tidak bisa dilepas, sebaiknya langsung direndam ke dalam seember air. Jangan lupa untuk melepas kaca / visornya terlebih dulu. 6. Hindari sinar matahari langsung ketika mengeringkan. Cara lainnya bisa memakai hembusan hawa panas dari belakang AC di rumah. Atau kalau mau lebih cepat kering bisa dibantu dengan menggunakan hair-dryer. (perempuan.com)

Orang Tua Tunggal

LINDA tersenyum menyaksikan ketiga buah hatinya yang kini beranjak dewasa. Mereka sangat mandiri dan saling menyayangi. Dan yang paling disyukurinya adalah, mereka jauh dari aktifitas negatif yang umumnya dilakoni anak muda seusianya. Karena itu dia percaya sepenuhnya pada mereka. Sebenarnya kegamangan itu sempat muncul direlung hatinya. Apalagi ketika wanita kelahiran Januari 1962 ini membesarkan anaknya seorang diri. Sang suami, Ir.Yan Aang Sudiana yang amat dicintainya, dipanggil sang pencipta pada tahun 2003. Ketika itu usia si sulung Ibnu Hardi Sudiana tepat 17 tahun. “Tuhan telah memanggilnya. Suami dulu bekerja sebagai PNS Dinas Kehutanan Sumbar. Dan otomatis sejak 2003, saya membesarkan anakanak seorang diri,” kata Lindayanti, begitu nama lengkapnya. Namun Staf Bapedalda Sumbar ini menyadari, kalau dia harus bangkit dan tidak boleh larut dalam kedukaan. Anakanak butuh perhatian

Bila Pria Menahan Diri

DALAM dunia kencan, ada aturan tak tertulis yang menyatakan bahwa harus pria yang mengejar-ngejar wanita. Padahal, terkadang kami frustasi apabila kalian tetap enggan didekati dan jual mahal. Kami percaya Anda memiliki alasan yang cukup kuat untuk melakukannya. Dan perlu Anda ketahui, kami para pria juga punya alasan untuk playing hard to get. Takut Memulai Pria sering dipersepsikan sebagai go getter yang tak ragu untuk mendapatkan hal apapun yang diinginkannya, termasuk wanita. Nyatanya, tak semua pria memiliki keberanian seperti itu. Sebagian dari kami sebenarnya takut memulai first move. “Saat pertama kali bertemu dengan si dia, awalnya saya tak tahu bagaimana cara mengajaknya berkencan,”

ujar Tian, 27 tahun. “Sebaliknya, saya justru sok jual mahal untuk menghindari resiko kekecewaan, seandainya gagal menjadikannya pasangan.” Tahap Demi Tahap Ketika pertama kali berkenalan dengan Anda, kami yakin bahwa tak mudah untuk menaklukkan Anda dalam waktu singkat. That’s why, bila kami terlalu intens, “menyerahkan diri” kepada Anda sejak awal, kami khawatir Anda malah menganggap usaha kami terlalu berlebihan dan ketertarikan Anda kepada kami pun menyusut. “Saya tidak pernah mencurahkan terlalu banyak informasi mengenai diri saya,” kata Gilang, 24 tahun. “Kalau dia justru ingin tahu lebih banyak tentang saya, berarti dia memiliki ketertarikan pada saya.” Ketidakyakinan Mungkin Anda tak menyadarinya namun jauh di dalam lubuk hati, kami merasa kurang yakin mengenai perasaan Anda yang sesungguhnya kepada kami, dan apakah Anda akan memberikan respon sesuai yang kami harapkan. Tak henti-hentinya kami mempertanyakan apakah

dan bimbingannya. Dia pun teringat pesan sang suami, yang menginginkan anak-anaknya maju di bidang pendidikan. Tak cukup sekedar meraih gelar sarjana, tetapi harus lebih tinggi lagi. Harapan yang suami yang belum terwujud adalah semangat bagi alumni SPP Padang ini untuk tetap tegar dan tabah menjalani hidup. Untuk ketiga anaknya, Ibnu Hardi Sudiana (25 tahun), Ibnu Lutfi Sudiana (21 tahun) dan si bungsu Della Angelia Sudiana (16 tahun), Linda menerapkan disiplin yang tegas terutama soal waktu bermain. Anak-anak tetap diperbolehkan bermain dengan teman-temannya, tetapi tetap diingatkan alangkah baiknya bila waktu itu dimanfaatkan untuk kegiatan

telah mengambil langkah yang tepat. Kalau keadaannya sudah demikian, jual mahal akhirnya kami lakukan untuk membuat Anda merasa apa yang sedang kami rasakan. Menjaga Ekspektasi “Satu-satunya tujuan kami mengejar Anda karena kami benar-benar tertarik dan ingin lebih dekat lagi dengan Anda,” jelas Indra 28 tahun. Ia menambahkan, “Tapi kami ingin agar Anda memiliki ketertarikan yang sama terhadap kami. Egois? Begitulah timbal balik perasaan yang kami inginkan. Bohong kalau kami mengejar Anda tanpa ada ekspektasi apapun.” Right ladies, bagi sebagian besar pria, aksi jual mahal sudah menjadi sebuah mekanisme pertahanan seandainya usaha kami gagal.(kpl)

yang bermanfaat. Waktu untuk bermain pun ada batasnya, menjelang Magrib anak-anak harus sudah dirumah. Teman bermainnya, dimana rumahnya serta nomor telepon rumah teman sang anak, harus diketahui. “Saya menerapkan disiplin buat anak-anak terutama soal waktu bermain. Saya berusaha mengenal semua temannya, dimana rumahnya serta telepon rumahnya, agar bisa dihubungi bila mereka terlambat pulang,” kata Linda yang mengawali karir PNS-nya tahun 1986. Seperti kebanyakan anak-anak lainnya, awalnya mereka merasa risih dan tidak nyaman. Namun dengan nasehat dan pengertian yang diberikan, apalagi diberitahu tentang kekhawatirannya sebagai orang tua tunggal ketika anaknya belum pulang juga, akhirnya anak-anak dapat memahaminya. Si sulung Hardi, alumni Universitas Trisakti Jakarta kini sudah bekerja di sebuah perusahaan swasta di Padang. Dengan mengumpulkan gajinya, Hardi berniat melanjutkan kuliahnya ke jenjang yang lebih tinggi. Putra keduanya, Lutfi masih kuliah di Universitas Putra Indonesia (UPI) tetapi sudah punya bisnis kecil-kecilan bersama temannya mendirikan Counter Handphone di kawasan Lapai Padang. Sementara si bungsu Della masih berkutat di SMA 12 Padang. Hardi sangat memahami dirinya sebagai anak tertua. Dia membimbing adik-adiknya dan sang adik juga patuh dengan kakaknya. Karena itu, setiap kali bertugas ke luar kota berhari-hari dan meninggalkan mereka di rumah, Linda merasa nyaman. Tak ada yang perlu dikhawatirkan. Meski demikian, telepon genggam tak lepas dari tangannya. Lewat alat komunikasi itu dia selalu memantau perkembangan anakanaknya di rumah. “Tugas kantor ke luar kota yang memakan waktu beberapa hari, mengharuskan saya meninggalkan mereka tiga beradik di rumah. Dan Insya Allah saya merasa yakin dan tidak terlalu khawatir dengan kondisi mereka. Yang penting komunikasi dengan mereka bertiga selalu terjalin,” ucap Linda bahagia. (h/vie)

PERNAHKAH Anda merasa heran melihat seseorang yang tidak memiliki aktivitas rutin seperti karyawan kantoran, tetapi memiliki kehidupan yang mapan dan bahagia? Mungkin Anda akan berpikir, mereka anak orang kaya sehingga semua biaya ditanggung orangtua. Atau mereka memiliki warisan yang sangat besar dan memakai warisan tersebut untuk membiayai seluruh kebutuhan hidup mereka. Financial planner, Freddy Pieloor, CFP, menjelaskan bahwa mereka bukan anak orang kaya atau mendapatkan warisan berlimpah. Mereka hanya memiliki passive income atau pendapatan pasif, yang dapat memberikan penghasilan rutin tanpa perlu bekerja banting tulang. Pendapatan pasif adalah sebuah penghasilan yang diterima secara rutin setiap bulan dari sebuah a t a u beberapa sumber investasi atau bisnis yang telah dibangun dan dimiliki di waktu yang lalu. Sesungguhnya sebagian besar dari mereka yang saat ini telah hidup nyaman dan bahagia berkat pendapatan pasif, dahulunya adalah karyawan kantoran. Namun sejak awal saat mereka menerima penghasilan aktif (kala bekerja), mereka selalu menyisihkan setiap uang yang diperoleh. Setelah mereka sisihkan, uang itu diakumulasikan, diinvestasikan, dan dikembangkan dalam berbagai jenis instrumen investasi dan bisnis. Awalnya bangunan investasi dan bisnis mereka juga merangkak dan bertahap. Setelah melalui satu dasawarsa, mereka mampu menghasilkan dan mendapat ganjaran penghasilan yang melebihi kebutuhan hidup bulanan. Setiap tahun, akumulasi pendapatan pasif bertumbuh dan berbuah. Mereka tidak langsung memanfaatkan pendapatan pasif tersebut, tetapi mereka gulung atau putar terus dalam berbagai investasi dan bisnis. Mereka menunda kesenangan dan kepuasan diri dalam beberapa waktu yang relatif lama, tetapi mendapatkan kebahagiaan dan kenyamanan diri untuk periode waktu yang lebih lama hingga menutup mata. Sekarang saat Anda menyisihkan setiap pendapatan yang diterima, dengan menunda kesenangan dan kepuasan diri sekarang, sisihkan pendapatan sebesar 20 persen dari setiap uang yang diterima. Uang itu untuk diakumulasikan dan diinvestasikan agar dapat memberikan hasil dan buah yang berlimpah pada waktu mendatang. Cobalah beberapa investasi dan bisnis ini untuk mendapatkan pendapatan pasif: 1. Obligasi yang memberikan kupon setiap bulan atau per tiga bulan sesuai kontrak. 2. Reksadana pendapatan tetap. 3. Rumah, rumah toko, apartemen, atau kios yang disewakan. 4. Usaha atau bisnis yang dijalankan sendiri atau dioperasikan pihak ke-3. 5. Usaha franchise. (kcm)

Persiapan Sebelum Cuti Hamil SAAT Anda hamil, bukan hanya baju-baju hamil, perlengkapan bayi, atau nama bayi, yang harus disiapkan. Apabila kondisi Anda sehat dan Anda sedang merencanakan kehamilan, pastikan juga kesiapan kantor Anda. Gunanya agar kantor tidak merasa “kehilangan” Anda saat tiba waktunya Anda cuti hamil. Anda tentu tidak ingin masa-masa bahagia ketika si bayi baru lahir, atasan dan rekan kerja Anda terusmenerus mengirimkan email atau SMS untuk menanyakan masalah pekerjaan, bukan? Nancy W. Hall, penulis buku Balancing Pregnancy and Work, berbagi tiga hal yang harus Anda siapkan ketika merencanakan kehamilan. Bekerja lebih awal, dan cari pengganti Ketika kehamilan sudah memasuki bulan ketujuh, mulailah

untuk mengerjakan pekerjaan dengan lebih cepat. Jika Anda termasuk karyawan yang memiliki tugas-tugas yang selama ini hanya Anda kuasai, saat inilah Anda harus mencari karyawan pengganti yang sifatnya sementara. Setidaknya, karyawan pengganti ini sudah harus ada di kantor saat kehamilan Anda memasuki bulan kesembilan. Dengan demikian, Anda bisa mengajarkan tugas-tugas Anda kepadanya. Jika tiba-tiba Anda melahirkan lebih cepat, atau harus bed rest karena kondisi kesehatan Anda tak memungkinkan untuk bekerja, Anda bisa lebih santai karena semua pekerjaan Anda sudah diambil alih oleh rekan kerja. Delegasikan tugas Delegasikan tugas-tugas Anda kepada rekan kerja yang lain, atau karyawan pengganti Anda. Apakah

Identifikasi Pribadi dari Bentuk Kuku JIKA mata adalah jendela hati, maka kuku adalah jendela kepribadian Anda. Let’s identify your personality dengan bentuk-bentuk kuku di bawah ini! Kuku berujung runcing Hey cat woman! Pemilik kuku dengan bentuk yang tough ini biasanya memiliki kepribadian yang kuat, fun dan berani mencoba hal-hal baru. Itulah yang menyebabkan pemilik kuku ini hobi bereksperimen dengan beragam warna nail polish. Tip Cosmo: kuku runcing akan terlihat semakin menantang jika dipulas dengan kuteks berwarna merah gelap, seperti brick red atau vixen. Kuku berujung persegi Wanita pemilik kuku yang satu ini, tidak menyukai hal-hal yang konvensional. Mereka juga sangat sophisticated, percaya diri, dan memiliki selera yang tinggi. Dan

yang paling penting, they really like to keep it simple and fabulous! Tip Cosmo: untuk tampilan kuku yang sophisticated, aplikasikan french manicure yang sempurna bila dipadukan dengan cocktail dress yang seksi. Kuku berujung oval Wanita yang menyukai bentuk kuku seperti ini bisa dikatakan memiliki kepribadian yang cenderung lembut, feminin serta independent dan unbeatable. Sering menjadi center of attention juga menjadi salah satu nilai lebih pemilik kuku ini. Tip Cosmo: aplikasikan warna lembut seperti baby blue atau soft pink yang akan membuat aura feminin Anda semakin menonjol. (kpl)

Anda orang yang memegang password untuk file tertentu, nomor kode brankas, atau apapun yang selama ini berada di bawah kekuasaan Anda? Pastikan pengganti Anda telah mendapat izin untuk mengakses file-file tersebut? Bereskan meja kerja Anda, dan tinggalkan benda-benda yang memang membantu pekerjaan karyawan lain. Susun jadwal dan tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh rekan kerja atau karyawan pengganti. Bahas pekerjaan Anda seusai cuti Menjadi ibu baru tentu akan mengubah seluruh kehidupan Anda, tak terkecuali cara Anda bekerja. Coba bicarakan dengan atasan dan divisi pengembangan sumber daya manusia di kantor Anda, apakah Anda dapat bekerja dengan waktu yang lebih fleksibel nantinya? Apakah dalam sebulan pertama Anda bisa pulang satu jam lebih cepat? Apakah kantor bisa mengusahakan ruang laktasi untuk memompa ASI? Apakah Anda bisa mengambil jatah cuti besar atau core leave sekaligus saat cuti hamil supaya bisa menyusui lebih lama? Anda tak a k a n pernah tahu bila tidak mendiskusikannya. (kcm)


20 POKOK & TOKOH DIDI PETET

Berat Badan Turun 20 Kg MEMPUNYAI berat badan berlebih memang menjadi momok yang menakutkan bagi setiap orang khususnya wanita. Nggak terkecuali selebritis Indonesia dimana harus tampil sempurna saat berada di depan kamera. Tapi jangan salah lho, Didi Petet juga termasuk orang yang memperhatikan penampilan. Terutama berat badan yang dinilai sangat berlebihan. Mungkin untuk menghindari penyakit yang berbahaya, Didi Petet pun melakukan diet ketat. Program diet yang dilakukan pria 55 tahun itupun atas saran dokter. Alhasil, Didi berhasil menurunkan berat badan sebanyak 20 kilogram. “Pola makannya, saya enggak makan nasi, enggak makan buah. Saya hanya makan sayur, ikan dan daging di waktu-waktu tertentu,” tutur pria kelahiran Surabaya, 12 Juli 1956 ini ditemui di studio Radiant Hall, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (01/11) sore Selain tidak makan nasi dan buah, aktor yang akrab disapa Om Didi ini juga mengimbanginya dengan olahraga. Biasanya dia bersepeda atau jalan-jalan. Semua dilakukan secara alami tanpa obat-obatan. Alasan dietnya ini karena dirinya merasa tak betah berbadan tambun. Capek dan ketika mengendarai mobil sering merasa ngantuk bahkan bisa ketiduran. Setelah berat badannya berkurang, dia meras sangat bugar, lincah dan bersemangat menjalani aktivitas. “Dunia cerah banget,” begitu komentar pemeran Emon dalam film Catatan Harian Si Boy ini. Kini Didi memasang target berikutnya, yakni menurunkan bobot hingga 10 kilogram lagi. Pola hidup Om Didi sepertinya bisa ditiru masyarakat pada umumnya. Murah, tanpa obat-obatan dan tentunya nggak ada efek samping walau butuh perjuangan keras untuk melakukannya. (ccm)

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

IRWAN BASYIR

Terbiasa Jadi Ketua JABATAN dan kedudukan merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan. Meski tak semua manusia bisa mendapat berkah berupa jabatan, namun tidak demikian halnya dengan Irwan Basyir Dt Rajo Alam SH, MH. Pria murah senyum ini, dalam perjalanan hidupnya selalu mendapatkan karunia berupa pucuk pimpinan setiap organisasi yang dimasukinya. “Mungkin ini berkah dan bisa pula

disebut rahmat. Dimana sejak kecil, dalam setiap organisasi yang saya masuki, posisi puncak alias pimpinan atau kerap disebut ketua selalu akrab dengan saya,” kata jebolan pasca sarjana UNP jurusan sumber daya manusia angkata 2006 ini tanpa maksud membanggakan diri. Jabatn yang disandang Irwan Basyir tersebut, dimulai dari ketua kelas, ketua OSIS, ketua senat, ketua pemuda hingga ketua asosiai LPM se-Kota Padang. Meskipun telah kenyang dengan jabatan-jabatan tersebut, namun tetap saja ada yang menawari pria kelahiran Padang pada 21 Oktober 1967 ini jabatan strategis lainnya dengan julukan “ketua suku” alias pimpinan pucuk. Semua itu jelas mampu mendekatkan sosok mantan ketua KNPI Kota Padang ini dengan beragam lapisan dan elemen maasyarakat. Mulai dari mereka yang usianya jauh di bawah Irwan, sebaya hingga jauh di atasnya. Karena terbiasa sebagai ketua, Irwan menjadi segan untuk mendaftarkan diri pada organisasi baru. Sebab, hampir dipastikan telunjuk anggota organisasi tersebut mengarah kepadanya. Dan hal ini menurutnya bukan satu dua kali dilaluinya.

“Sehingga secara berseloroh, saya kerap mengatakan, kalau tidak ketua tidak usahlah. Karena saya tak ingin pamor ketua organisasi yang saya masuki jatuh,” katanya dengan mimik serius. Irwan mungkin satu dari sedikit individu yang cukup menonjol setiap kali masuk ke dunia baru yang digelutinya. Entah itu jabatan publik, maupun jabatan birokrat. Namun semua itu menurutnya bukanlah sebuah alasan untuk tidak mengapresiasasi individu lainnya. Organisasi bagi Irwan Basyir taks ekadar tempat untuk mentransformasikan ilmu dan pengalaman yang dimilikinya. Namun jauh dari itu, juga bisa menterjemahkan kepentingan masyarakat lainnya. Malah organisasi juga mampu mempererat tali silaturahim sesama makhluk Tuhan. “Jangan berpandangan minor pada organisasi, sesungguhnya dari organisasilah akan banyak pengalaman baru yang didapatkan. Sebagai orang organisasi, saya bangga dengan keberadaan organisasi. Apapun jenisnya, organisasi akan mendidik kita lebih mapan dan dewasa,” tuturnya dengan mimik serius. (h/ted)

ARUMI BACHSIN

KESULITAN PILIH JURUSAN KULIAH SADAR bahwa dirinya telah ketinggalan banyak pelajara semasa kuliah, Arumi Bachsin berencana untuk kembali melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah. Rencananya, keinginan Arumi ini akan diwujudkannya pada tahun depan. “Pending, insya Allah kuliah coming soon, secepatnya. Paling lama awal tahun depan,” kata Arumi saat ditemui di Hall The Radiant, Gintung Rempoa, Ciputat, Selasa (01/11). Menurut Arumi, sebelum dirinya kembali menyandang status sebagai mahasiswa. Arumi ingin mengatur jadwal kerjanya dengan baik lantaran ia ingin menjalani karir dan pendidikan secara seimbang. “Kebetulan memang belum ketemu jadwalnya, karena putuskan kuliah lagi nggak bisa setengahsetengah. Kalau sudah kuliah kan nggak hanya sehari dua hari tapi tiga

sampai empat tahun, sedangkan sudah ada jadwal pekerjaan terisi, jadi harus jauh hari untuk persiapan,” bebernya. Ketika ditanyakan mengenai jurusan kuliah yang akan dipilihnya kelak, Arumi mengaku belum dapat memutuskannya. Diakui cewek yang pernah kabur dari rumah ini bahwa ia kesulitan memilih jurusan kuliah karena banyak yang diminatinya. “Ah aku surprise saja, karena kalau aku kasih nanti ditagih. Inginnya sih banyak, karena terjun tari ingin tari, HI (hubungan internasional), psikologi, pokoknya nanti surprise,” paparnya. Keinginan Arumi untuk kembali melanjutkan pendidikan juga mendapat dukungan dari keluarganya. “Support saja, yang penting aku masih mau kuliah. Mereka sekarang maklumi, mereka kasih support untuk tetap kuliah,” tandasnya. (ccm)

DEWI PERSIK

Langganan Terima Teguran Hakim SIKAP santai Dewi Perssik menghadapi kasus perseteruannya dengan Julia Perez nampaknya tak hanya ditunjukan diluar ruang sidang, namun ia pun menerapkan sikapnya itu di persidangan. Bagaimana nggak, Depe kembali telat datang ke persidangan yang seharusnya dimulai pada Rabu (02/11), pukul 10.00 WIB, ia baru datang ke pengadilan pada pukul 12.25 WIB. Akibat keterlambatannya itu, Depe kembali mendapat teguran dari Majelis Hakim atas sikap tak disiplin yang ditunjukkannya. Secara langsung, Depe diminta untuk menghadiri sidang lanjutan pada pukul 09.00 WIB. “Untuk saudara terdakwa, untuk sidang besok, diminta kehadirannya tepat waktu jam

9 pagi sesuai jadwal sidang,” kata Hakim Ketua di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu, 2 November 2011. Selain itu, hakim juga meminta Depe untuk serius menjalani persidangan. Hal ini dilakukan bukan tanpa sebab. Selain sering telat datang ke persidangan, Depe juga pernah tertangkap basah sedang asyik bermain dengan handphone--

nya. Meski terlihat kaget mendapat teguran dari hakim, Depe berusaha untuk membalasnya dengan senyuman. Entah apakah pada sidang selanjutnya Depe akan kembali melakukan kesalahan yang sama atau sebaliknya. (ccm)


Luhak nan Tuo

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

TANAH DATAR

21

DINDING IRIGASI LONGSOR

LINGKAR Kafilah MTQ Pasang Target Juara Umum BATUSANGKAR, HALUAN — Tanah Datar menargetkan meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sumatera Barat yang akan diadakan pertengahan November mendatang di Dharmasraya. “Sebanyak 56 orang kafilah Tanah Datar telah dipersiapkan mengikuti MTQ tingkat Sumbar di Dhamasraya nanti, dan kita targetkan dapat meraih juara umum,” ujar Ketua Tim Persiapan MTQ Kabupaten Tanah Datar Yuhardi kepada Haluan, Selasa (1/11), di Batusangkar. Yuhardi menambahkan, seleksi berjenjang mulai dari tingkat kecamatan dan kabupaten juga melalui seleksi berjalan sudah dilakukan selama delapan kali yang dilatih oleh pelatih pilihan dari IAIN Iman Bonjol Padang Panjang dan STAIN Batusangkar. “Bahkan dukungan Pemkab Tanah Datar juga cukup besar seperti tahun-tahun sebelumnya, dan bagi pemenang lomba tersebut juga akan mendapatkan penghargaan dari pemerintah daerah. Berapa jumlahnya kita masih belum tahu, tapi kita harap masih sama seperti tahun sebelumnya,” tambah Yuhardi. Sementara itu, lanjut Yuhardi, lomba yang akan diikuti oleh 56 kafilah Tanah Datar nantinya terdiri dari cabang Lomba Tilawah, Tahfid, Tartil, Kitab Standar, Tafsir 3 bahasa, M2 K1Q, Khat Naskah, Dekorasi, Hiasan, Fahmil Quran, Azan dan Khutbah. “Mudah mudahan para qari/qariah yang mewakili Tanah Datar tersebut berhasil kembali sukses seperti pelaksanaan MTQ sebelumnya, karena sejak pada tahun 2005 sampai tahun 2007 lalu prestasi Tanah Datar di tingkat nasional selalu berada pada rangking ke II sesudah Kota Padang,” jelasnya.(h/doy)

Personel Pemula SAR Gelar Latihan Dasar

Ratusan Hektare Lahan Pertanian Kekurangan Air BATUSANGKAR, HALUAN — Dinding saluran irigasi Bandar Air Tabik yang berada di Jorong Kubang Kaciak Nagari Balai Tangah Kecamtan Lintau Buo Utara, Tanah Datar, longsor, Selasa (1/11).

Akibatnya, ratusan hektare lahan pertanian produktif di empat nagari terancam kekurangan air. Saluran irigasi bandar tersebut longsor karena struktur tanah di

bibir tebing bandar yang kurang baik, disertai curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari ini melanda daerah tersebut. Salah seorang warga, Jasman

PELUNCURAN TABLOID — Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe menandatangani berita acara peluncuran tabloid Pramuka Tanah Datar dengan nama Serumpun pada acara Pesta Siaga, baru-baru ini. YULDAVERI

IKPM Bantu Ambulan untuk Nagari EMRIZAL

KEPALA BPBD Tanah Datar Altri Suandi melepas keberangkatan navigasi 20 SAR pemula Tanah Datar. BATUSANGKAR, HALUAN — Sebanyak 20 orang personel tim SAR pemula Tanah Datar, menyelenggarakan kegiatan pemantapan kemampuan dasar, berupa keterampilan tali temali dan navigasi darat. “Kemampuan tali temali penting untuk kegiatan evakuasi korban bencana pada medan yang sulit,” tutur Senior Pelatih SAR Tanah Datar Dodi Susilo kepada Haluan , Rabu (2/11). Latihan pemantapan kemampuan dasar SAR tersebut diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 1 hingga 3 November. Kegiatan berlangsung di Posko BPBD Tanah Datar dan dilanjutkan dengan kegiatan navigasi darat, memanfaatkan rute objek wisata Bukik Shaduali hingga komplek Istano Basa Pagaruyung. Kepala BPBD Tanah Datar Altri Suandi ketika melepas kegiatan navigasi darat anggota tim SAR pemula tersebut kemarin mengharapkan, agar dengan bekal kemampuan mengenal wilayah darat, termasuk rawa, hutan dan sungai, akan mampu memberikan pertolongan secara cepat dan tepat bagi warga yang ditimap musibah. “Keselamatan diri pribadi merupakan suatu hal yang harus lebih diutamakan, selanjutnya dapat lebih meringankan beban musibah yang dialami warga dalam berbagai bentuk bencana,” tuturnya, ketika melepas keberangkatan kegiatan navigasi SAR yang menempuh jarah sejauh 10 km itu. (h/emz)

Sasaran Silat Diresmikan BATUSANGKAR, HALUAN — Atraksi seni budaya silat warnai ritual “baka kumayan” peresmian Sasaran Silat Taduang Bangkeh Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh yang berpusat di Jorong Ladang Laweh Nagari Batipuh Baruh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar, Minggu (30/10). Ritual “baka kumayan” itu dihadiri oleh Presiden Tuo Silek Minangkabau David Suhu Rajo Alam, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tanah Datar Ar. Dt. Penghulu Sutan, tuo silek, ninik mamak serta ratusan masyarakat Ladang Laweh. Dalam sambutannya David Suhu Rajo Alam menyebutkan, penampilan atraksi silek yang diperagakan oleh para pendekar silek tersebut merupakan salah satu bukti warisan budaya Minangkabau masih dipertahankan di Nagari Batipuh ini. Dan penampilan para pandeka ini wujud dari apresiasi yang diberikan kepada Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh yang telah membangkitkan kembali nilai tradisi di Jorong Laweh ini. Hal senada juga disampaikan Ketua IPSI Tanah Datar Ar Dt Pangulu Sutan, dibukanya sasaran silek ini oleh Yayasan Annur Abdul Rahman agar dapat dijadikan motivasi oleh generasi muda dalam mengembangkan tradisi budaya Minangkabau. (h/doy)

BATUSANGKAR , HALUAN — Masyarakat perantau Padang Magek, yang dipelopori Ketua Ikatan Keluarga Padang Magek (IKPM) Jabodetabek Maidasril bersama Alisyar, Ernivis dan pengurus serta perantau lainnya membuat program bantuan ambulan untuk nagari. Wali Nagari Padang Magek Syafril Jamal, Rabu (2/11), di Batusangkar, menjelaskan, rencana pemberian bantuan mobil ambulan tersebut merupakan hasil pertemuan dan musyawarah perantau pada 28 dan 29 Oktober yang lalu dalam rangkaian acara halalbihalal IKPM di Jakarta. Menurut Syafril Jamal, kendaraan mobil ambulan memang sangat berarti bagi masyarakat, terutama bagi keluarga miskin yang mengalami musibah, sakit mendadak atau ada

Perekaman Data KTP Elektronik Baru 27,5 Persen

keluarga yang meninggal dunia di rantau dapat dipakai oleh masyarakat, tanpa harus mengeluarkan biaya banyak. Kendaraan itu nanti, kata Syafril, dapat dipergunakan sewaktu-waktu dibutuhkan masyarat untuk kerperluan transportasi saat mengalami musibah, seperti sakit di tengah malam, tinggal mengambil mobil yang disiagakan sepanjang hari. Penyerahan mobil ambulan bantuam perantau ini direncanakan akan dilakukan akhir tahun ini di Padang magek. “Masyarakat Padang Magek tentu akan sangat berbahagia dan berterima kasih kepada perantau yang selama ini sangat punya perhatian yang lebih terhadap kemajuan nagari dan masyarakat Padang Magek,” imbuh Syafril. (h/ydv)

Bina Pemda Tantang Persepak di Final BATUSANGKAR, HALUAN — Tim sepak bola Bina Pemda Tanah Datar mengikuti babak final, Sabtu (5/11), pada kejuaraan sepak bola antar klub tingkat Sumbar, dalam rangka Bengkawas Cup II Balimbing, di Rambatan. Pada babak final itu Bina Pemda Tanah Datar akan berhadapan dengan Persepak Payakumbuh, karena keduanya telah berhasil memenangkan babak semi final sebelumnya yang dilaksanakan di lapangan Kinawai Nagari Balimbing. Pada babak semifinal Bina

(56), mengatakan, longsornya bibir tebing bandar Air Tabik ini akan mengakibatkan kekeringan pada areal persawahan warga di empat nagari di Kecamatan Lintau Buo Utara. “Selama ini, kami yang berada di daerah Lombang Nagari Tanjung Bonai sudah dari dahulu mengandalkan saluran dari bandar ini. Akibat longsor, areal persawahan kami, termasuk lahan warga Tepi Selo, Batu Bulek dan Balai Tangah akan kekeringan,” ujar Jasman, yang areal sawahnya dialiri air ini sebanyak 19 hektare. Ia menambahkan, sampai saat ini ia dan beberapa masyarakat bergotong-royong memperbaiki tali bandar tersebut. Mereka mendapati sekitar 20 lubang yang mengakibatkan hilangnya air menuju persawahan mereka. Sementara itu, Wali Nagari Tanjung Bonai Utama Johar mengakui jika bandar Air Tabik tersebut berasal dari mata air yang terdapat di Nagari Batu Bulek, namun sejak dahulu dimanfaatkan oleh empat nagari untuk pengairan. “Jika tidak ada upaya penangulangan dari pemerintah, kita khawatir persawahan produktif di empat nagari tersebut akan mengalami kekeringan, sehingga pasok kebutuhan ekonomi masyarakat yang mengandalkan dari sawah padi juga akan terganggu. Untuk itu kami atas nama masyarakat bermohon agar segera ada perbaikan,” ungkap Utama.(h/doy)

Pemda Tanah Datar berhasil mengalahkan Lintang Barat Kota Solok dengan skor akhir 4-2, dan Persepa mengalahkan Bengkawas B. Manajer Bina Pemda Yong Namara, mengatakan, pemain Bina Pemda akan mengerahkan semua potensi untuk menghadapi Persepa pada babak final. Yong Namara optimis timnya akan berhasil memenangkan kejuaraan ini. Oleh sebab itu dia mempersiapkan tim agar dapat tampil dengan baik pada final nanti. (h/ydv)

BATUSANGKAR, HALUAN — Proses perekaman data untuk pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik Kabupaten Tanah Datar, sejak awal September 2011 hingga saat ini baru sekitar 27,5 persen. “Dari 265.545 warga Tanah Datar yang terdata untuk pembuatan KTP elektronik, baru 73.029 orang yang selesai melakukan perekaman data di masing-masing kecamatan,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tanah Datar Azwar Rabain di Batusangkar, Sabtu. Dia menyebut target penyelesaian hingga 31 Desember 2011 dapat tercapai jika proses perekaman data penduduk di kecamatan berjalan lancar tanpa gangguan berarti, seperti listrik mati atau masalah teknis lainnya. “Dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Tanahdatar, rata-rata baru menyelesaikan perekaman data antara 19-40 persen,” ucapnya. Dia merinci untuk Kecamatan X Koto sudah 5.757 orang (19,5 persen) melakukan perekaman data, Kecamatan Batipuh 5.447 orang (21,8 persen), Kecamatan Batipuh Selatan 2.942 orang (33,56 persen). Kecamatan Pariangan 4.917 orang (30,96 persen), Kecamatan Rambatan 6.443 orang (22,27 persen), Kecamatan Limo Kaum 5.935 orang (21,61 persen), Kecamatan Tanjung Emas 5.678 orang (34,24 persen), Kecamatan Padang Ganting 3.683 orang (35,55 persen). Selain itu Kecamatan Lin-

tau Buo 3.344 orang (26,6 persen), Lintau Buo Utara 9.072 orang (34,01 persen), Sungayang 5.193 orang (39,43 persen), Sungai Tarab 5.570 orang (23,3 persen), Salimpaung 5.598 orang (34,42 persen), dan Tanjung Baru 3.450 orang (32,9 persen). Dia menjelaskan Kabupaten Tanahdatar merupakan satu dari 197 kabupaten/kota yang melaksanakan program kartu tanda penduduk elektronik (eKTP) pada 2011 ini. “Program KTP elektronik merupakan program nasional yang harus dilaksanakan sebaikbaiknya. Kita komitmen menyukseskan program ini dan jangan sampai gagal sehingga dapat mencoreng nama daerah,” kata dia. Untuk menyukseskan program e-KTP, tambahnya, pihaknya telah beberapa kali melakukan bimbingan teknis kepada instansi terkait seperti camat dan staf yang akan menjadi operator e-KTP. Dia mengatakan, kegiatan yang telah dilakukan adalah menyiapkan anggaran di setiap kecamatan, pembuatan database kependudukan yang akurat, meningkatkan daya listrik di kecamatan, desain ruangan pelayanan e-KTP yang nyaman dan aman. Juga penyusunan jadwal pelayanan yang termuat dalam surat panggilan, dan melakukan instalasi alat pendukung yang berisi surat panggilan, absensi, surat pengambilan dan laporan. “Sukses pelaksanaan KTP elektronik ini sangat penting bagi

pembangunan nasional dan daerah. Untuk itu data kependudukan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan akan terlaksana dengan baik jika ada kerja sama yang baik antara seluruh komponen pelaksana KTP Elektronik,” ucapnya. KTP elektronik merupakan penggabungan biodata dan biometrik pertama di dunia. Apabila Indonesia sukses melakukannya, maka telah membuat sejarah dalam perkembangan teknologi penerapan KTP elektronik. Penerapan KTP elektronik dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden No.26 Tahun 2009 tentang penerapan KTP berbasis NIK secara nasional dan telah diubah dengan Peraturan Presiden No.35 Tahun 2010 tentang perubahan atas Peraturan Presiden No.26 Tahun 2009. KTP elektronik yang berbasis NIK nasional, memuat kode keamanan dan rekaman elektronik sebagai alat verifikasi dan validasi jati diri seseorang, dan rekaman elektronik berisi biodata, pas photo, tanda tangan dan sidik jari tangan penduduk yang bersangkutan. Penerapan KTP elektronik ini dimaksudkan untuk digunakan sebagai identitas jati diri seseorang yang bersifat tunggal senantiasa dapat dikembangkan multifungsi untuk mempermudah penduduk mendapatkan pelayanan dari lembaga pemerintah maupun swasta karena tidak lagi memerlukan KTP setempat. (ant)

Sapi Bunting Jamaris Menunggu Dana Insentif

JAMARIS Sutan Mudo, warga Nagari Padangmagek Kecamatan Rambatan hidup sebagai petani

JAMARIS Sutan Mudo dan sapi bunting peliharaannya ini menunggu dana insentif yang dijanjikan pemerintah. EMRIZAL

penggarap lahan pertanian. Selain bercocok tanam, kesehariannya sebagai warga tani juga berke-

sempatan memelihara dua ekor sapi. Seekor sapi betina yang dipelihara Jamaris Sutan Mudo, saat ini sudah dalam keadaan hamil. Dalam beberapa bulan ke depan, sapi yang sudah dalam keadaan hamil tua itu diperkirakan akan melahirkan anaknya. Setelah mengetahui sapinya hamil, empat bulan lalu, Jamaris Sutan Mudo merasa gembira, karena ternak piaraannya akan berkembang biak. Tentu saja ini akan menambah pendapatannya sebagai petani yang berkehidupan cukup sederhana ini. “Saya sudah terbiasa hidup sederhana, tak banyak kebutuhan hidup yang saya dambakan, yang penting bisa beramal dan sehat hingga hari tua,” tuturnya, ketika dijumpai Haluan di kawasan

perkebunan tradisional wilayah Nagari Padangmagek Rambatan, Selasa (1/11). Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tanah Datar sejak beberapa bulan belakangan ini telah memberikan suntikan dana insentif kepada para petani pemilik sapi bunting. Untuk semua wilayah Kabupaten Tanah Datar dana tersebut sudah disalurkan ratusan juta rupiah. Namun, Jamaris Sutan Mudo yang dalam kesehariannya menetap di wilayah Nagari Padangmagek, mengaku tidak mengetahui sama sekali informasi tentang dana insentif yang telah dikucurkan oleh Dinas Peternakan untuk pemilik sapi bunting itu. “Saya tidak tahu sama sekali, apakah saya juga bisa menerima

dana bantuan itu. Bila saya bisa menerima, kepada siapa saya harus memintanya,” tutur Jamaris Sutan Mudo, dengan polos ketika berbincang-bincang dengan Haluan di depan kandang sapinya. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Tanah Datar Elizabeth yang dikonfirmasi Haluan, Rabu (2/11), membenarkan, bahwa para pemilik sapi bunting memang berhak menerima bantuan dana insentif masing-masing sebesar Rp500.000. “Untuk tahap pertama dana tersebut sudah dikucurkan pada sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Tanah Datar. Bagi pemilik sapi yang belum terdata, akan dilakukan pada kucuran dana tahap selanjutnya,” tuturnya. (h/emrizal)


22 BUKITTINGGI DAN AGAM LINGKAR Ngarai Sianok Punya Potensi Wisata Off Road AGAM, HALUAN — Potensi wisata Ngarai Sianok masih bisa digali sebagai salah satu daya tarik pengunjung. Pasalnya akhir-akhir ini wisata olahraga off road mulai dirintis dan dikembangkan oleh pecinta off road di sekitar wilayah itu dan menjadi salah satu daya tarik wisata. Kondisi alam dan medan yang menantang, sangat menarik bagi off roader dan crosser. Sehingga selain tempat untuk menikmati pemandangan alam, tempat ini juga memiliki peluang menjadi magnet bagi para wisatawan untuk berkunjung ke Ngarai sianok. Pemerintah Kabupaten Agam sesungguhnya memiliki aset yang perlu selalu dimaksimalkan sebagai daya tarik bagi daerah itu. Pemkab sebaiknya tidak hanya terpaku pada sejumlah objek wisata yang telah ada. Pengembangan wisata olahraga merupakan peluang untuk meningkatkan nilai jual Kabupaten Agam ke depan. “Pada hari-hari tertentu, para pecinta olahraga ekstrem off road di Bukittinggi, bahkan dari provinsi tetanga, menikmati jalanan ekstrem di kawasan Ngarai. Kegiatan itu menarik minat banyak orang untuk datang ke sana untuk sekedar melihat atraksi para off roader,” ungkap Rizky, salah seorang warga Kota Bukittinggi pecinta olahraga off road. Secara tidak langsung, hal itu menggambarkan besarnya potensi wisata di Ngarai Sianok, Nagari Sianok, Kecamatan IV Koto Agam yang masih terpendam. Jika dibenahi dan di tata sedemikian rupa, Ngarai Sianok yang secara alami telah menghadirkan kein dahan alam, dan kemudian di padu dengan pertunjukan olahraga yang menarik, pasti akan mampu menjadi salah satu daya tarik tersendiri. “Sebenarnya Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi, menurut saya masih akan lebih menarik jika disentuh dengan pembangunan wisata yang lebih berani. Berfikir untuk puluhan tahun ke depan, serta menghadirkan hal-hal yang baru,” tambahnya. (h/jon)

Balon Ketua PP Mulai Menggelinding BUKITTINGGI, HALUAN — Menjelang Musyawarah Pimpinan Cabang (Muscab) Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kota Bukittinggi pada tanggal 27 November 2011 mendatang, bakal calon Ketua Pemuda Pancasila 2011-2015 di kota Jam Gadang, mulai menggelinding di kalangan pengurus dan anggota organisasi tersebut. Santer disebut-sebut, mantan Ketua MPC Pemuda Pancasila saat ini, Yontrimansyah, akan kembali bertarung memperebutkan kursi ketua. Selain itu, Hafrianto yang akrab disapa Luky, yang saat ini menjabat sebagai pelaksana tugas harian, juga akan maju untuk bersaing. Mantan Dankoti, Bos Marten RM Tanjung, yang saat ini juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Muscab, disebut-sebut juga bakal ikut mencalonkan diri . Ketua Panitia Muscab, Bos Marten RM Tanjung, mengatakan, organisasi Pemuda Pancasila dikenal sebagai organisasi yang sangat demokratis, dan membuka ruang seluas-luasnya bagi kader-kader terbaiknya untuk maju menjadi ketua. Dengan demikian, ke depan organisasi ini diharapkan akan lebih baik. “Bahkan, lebih banyak calon justru akan lebih baik. Karena dengan banyak calon, berarti banyak kader-kader terbaik Pemuda Pancasila di Kota Bukittinggi ini,” kata Bos Marten, Rabu (2/11). Bos Marten menambahkan, saat ini panitia Muscab sedang mempersiapkan pelaksanaan Muscab dengan sebaik mungkin. Panitia memasang baliho dan spanduk di setiap sudut kota Jam Gadang, agar acara Muscab nanti berlangsung meriah. Dikatakannya, siapapun yang terpilih menjadi Ketua Pemuda Pancasila Bukittinggi periode 2011-2015 mendatang, semua kader tentu harus memberikan dukungannya. “Tentu saja dengan harapan, empat tahun ke depan, organisasi Pemuda Pancasila akan lebih baik dari segi eksistensi dan finansialnya. Sebab tidak bisa tidak, sebuah organisasi, jika tidak ditopang oleh finansial, tidak akan pernah eksis. Akhirnya organisasi tersebut bisa mati suri,” katanya. (h/jon)

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

CALON PENGGANTI WABUP MULAI DISEBUT-SEBUT

Indra Catri Lebih Pantas Didampingi Pengusaha AGAM, HALUAN — Kalangan DPRD di Kabupaten Agam, akhir-akhir ini mulai disibukkan dengan kegiatan melirik siapa bakal calon pengganti Wakil Bupati Agam Umar ST, menyusul telah ditetapkannya vonis pidana kepada Umar oleh Pengadilan Tipikor di Padang selama 17 bulan penjara dengan dugaan pidana korupsi ketika Umar menjabat Kadis PU Agam dulu.

MIAZUDDIN

INSTALASI — Pengolahan air bersih PDAM Agam di Siguhung, Lubuk Basung,kini sudah mampu memproduksi air bersih sekitr 70 liter/ detik.

Distribusi Air PDAM Mulai Lancar

LUBUK BASUNG, HALUAN — Pendistribusian air bersih PDAM Agam ke rumah pelanggan di kawasan Lubuk Basung dan sekitarnya, mulai lancar. Bahkan pada beberapa kawasan sudah lancar 24 jam, seperti disampaikan beberapa konsumen, di Lubuk Basung, Rabu (2/11). Menurut keterangan sejumlah pelanggan PDAM di Perumahan Talago Permai, sejak Selasa (1/11), air sudah mengucur 24 jam. Begitu juga disampaikan pelanggan PDAM di Padang Baru Lubuk Basung. Namun di Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Agam, kucuran air PDAM masih ngadat.

“Ada sumbatan pada pipa tranmisi ke kantor Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan,” aku Direktur PDAM Agam, Hadi Suryadi, SH, yang juga merangkap menjabat Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Agam. Sebenarnya, sejak 10 hari lalu, pendistribusian air bersih PDAM ke rumah pelanggan sudah lancar 24 jam. Hanya beberapa kawasan yang masih tersendat, karena ada penyumbatan pada pipa distribusi. Kini sedang dilakukan pembenahan, agar kucuran air 24 jam ke rumah pelanggan bisa terwujud secepatnya.

Perbaikan pelayanan tersebut bisa dilakukan berkat selesainya pemasangan pipa induk dari instalasi pengolahan air bersih PDAM Agam di Siguhung. Kini produksi air bersih PDAM Agam di instalasi pengolahan air Siguhung sudah mencapai sekitar 70 liter/detik. Dengan demikian, sudah mampu melayani pelanggan 24 jam/hari. Pelanggan PDAM di Lubuk Basung saat ini mencapai 5.600 lebih. Selama ini banyak keluhan pelanggan, yang dipicu seringnya kucuran air macet ke rumah mereka. (h/msm)

WAKO ISMET DAN KELUARGA MENGINAP DI TEMPAT KHUSUS

Rangkaian Ibadah 335 JCH Asal Bukittinggi Berjalan Lancar

BUKIT TINGGI, HALUAN — Jamaah calon haji (JCH) Kota Bukittinggi yang berjumlah 335 orang, plus tiga orang petugas, hingga saat ini kondisinya dalam keadaan sehat. Penempatan dan pelaksanaan rangkaian ibadahnya masih berjalan dengan lancar. Informasi tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi, M Nasir kepada wartawan, di kantor Kemenag Belakang Balok, Bukittinggi kemarin. Menurut M Nasir, ada sejumlah jamaah yang saat ini dinilai rawan kesehatannya, seperti Darwis (60) yang mengalami luka akibat kecelakaan sebelum keberangkatan dan Upik (91), jamaah dengan usia paling tua dari Kota Bukittinggi.

“Hingga saat ini, berdasarkan informasi terakhir yang diterima, kondisi kesehatan dan penempatan jamaah calon haji asal Bukittinggi dalam keadaan baik. Rangkaian kegiatan hingga hari ini berjalan dengan baik dan lancar. Ibadah umrah juga sudah selesai dilaksanakan. Jamaah akan melakukan kegiatan ibadah selanjutnya di Arafah,” kata M Nasir. Tahun ini, penempatan JCH asal Bukittinggi, berjarak sekitar 2 km dari Masjidil Haram. Jarak ini merupakan jarak yang relatif cukup jauh dari Masjidil Haram. Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang bisa membahayakan keselamatan jamaah, petugas membatasi jamaah ke Masjidil Haram. Karena jamaah dari seluruh dunia mulai terlihat cukup padat. Diungkapkan, M Nasir, penginapan Walikota Bukittinggi, Ismet Amzis, tersendiri dengan keluarganya. Kondisi ini me-

miliki nilai plus dan minus secara psikologis dalam pelaksanaan ibadah haji. Sementara Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Rachmat Aris, terlihat bergabung dengan jamaah umum. Proses rangkaian ibadah yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat adalah wukuf. “Selesai salat Jumat (4/11), jamaah akan diberangkatkan ke Arafah untuk melaksanakan wukuf. Kemungkinan wukuf tahun ini akan sangat ramai. Sebab haji tahun ini disebut juga dengan Haji Akbar,” ujarnya. Ramainya orang berhaji tahun ini, tambah M Nasir, akan berpengaruh terhadap kelancaran ibadah. Sehingga kewaspadaan jamaah perlu ditingkatkan. Ditambahkannya, pelaksanaan ibadah haji dinyatakan sukses, jika proses keberangkatan, pelaksanaan rangkaian ibadah, dan kegiatan pemulangan jamaah secara lengkap, berlangsung dengan lancar. (h/jon)

Ketua Komisi D DPRD Agam, Amril Anwar menyatakan, dengan telah ditetapkannya vonis Wakil Bupati Agam, berarti sesuai aturan, Wakil Bupati Agam harus diganti melalui mekanisme pemilihan oleh pihak DPRD. “Namun secara konstitusi, kami di DPRD belum menentukan siapa bakal calon pengganti Wakil Bupati Agam Umar ST. Tapi saya melihat, pendamping Bupati Agam Indra Catri selayaknya seorang pengusaha,” kata Amril Anwar kepada Haluan, Rabu (2/11). Ditanya siapa pengusaha yang tampak di mata Amril Anwar, menurutnya pengusaha yang cocok untuk mendampingi Bupati Indra Catri selama tiga tahun ke depan, adalah H Idris Sanur, putra kawasan salingka Danau Maninjau. Alasan Amril Anwar

melirik Idris Sanur, karena dia memang putra Agam Barat. Sementara Indra Catri, sebagaimana diketahui adalah putra Agam Timur. Selain itu, Idris Sanur adalah seorang pengusaha sukses di Bukittinggi. Bahkan jaringan usahanya sudah sampai ke luar negeri. “Tentu dengan harapan, Idris Sanur akan mampu mencari investasi di luar negeri untuk dibawa ke Agam demi kemajuan masyarakat Agam ke depan,” katanya. Menyikapi pinangan anggota DPRD Agam Amril Anwar, Idris Sanur yang ditemui Haluan ternyata tidak mau banyak berkomentar dan hanya membuang senyum. ”Kalau memang masyarakat Agam menginginkan, kita akan pikul amanah ini,” katanya diplomatis. (h/jon)

MINTA DUKUNGAN MORIL DAN MATERIL

KNPI Audiensi dengan DPRD

BUKITTINGGI, HALUAN — Untuk mencari dukungan moril dan materil, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bukittinggi melakukan audiensi program kerja 2012 dengan DPRD setempat, Rabu (2/11). Pada pertemuan audiensi itu, rombongan pengurus KNPI dipimpin langsung Ketua DPD KNPI David Kasidi dan DPRD dipimpin Wakil Ketua DPRD Jusra Adek. Dalam paparannya, David Kasidi menjelaskan di hadapan anggota DPRD yang dihadiri, Yontrimansyah, Fauzan Haviz, Pardjono, Haji Anggun, Maderizal, Usmar Marlen dan Mukhsin, bahwa KNPI saat ini memiliki tanggung jawab moral yang sangat luar biasa, dengan maraknya dekadensi moral, pergaulan bebas, peredaran narkoba dan kejahatan lainnya. “Kami pemuda Bukittinggi merasa prihatin dan bertanggung jawab, terhadap saudara-saudara kami. Sebab kejahatan saat ini mayoritas dilakukan oleh anak muda,” kata David. Menurut David, organisasi KNPI sangat sadar, terjerumusnya pemuda dalam lingkaran setan kemungkaran, dikarenakan kurang kuatnya topangan akidah mereka dan minimnya kegiatan bermanfaat yang mereka lakukan

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”

dalam keseharian. “Maka kami rancang program untuk satu tahun selama tahun 2012, agar kegiatan pemuda di Bukittinggi padat. Dengan harapan kegiatan tersebut mampu meminimalisir kejahatan yang dilakukan anak muda,” kata David. Selain masyarakat umum, KNPI juga akan melakukan kerjasama dengan Disdikpora untuk melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah yang ada di Bukittinggi, khususnya SLTP dan SLTA. “Semua cita-cita besar kami akan berjalan dengan sukses dan lancar, jika DPRD memberikan dukungn moril dan materil,” kata David. Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi Jusra Adek, yang memimpin pertemuan menyatakan sangat mendukung dan mengapresiasi rencana KNPI ke depan. “Kami di DPRD akan memberikan dukungan moril dan materil, apabila program kerja KNPI logis dan terukur,” katanya. Jusra Adek berpesan sambil mengutip perkataan Saidina Ali bin Abi Thalib “Laisal Fata Kaana Abi, Walakinnal Fata, Ha Adza. Bukanlah disebut seorang pemuda sejati, jika masih membanggakan karya pendahulunya. Tetapi pemuda sejati itu, adalah orang yang mampu berkarya sendiri hari ini,” kata Jusra Adek. (h/jon)


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 23 Nilmayzar Raih Pemuda Award 2011

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Pekerjaan Jalan Lingkar IKK Lancar LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pekerjaan pembangunan jalan lingkar IKK (Ibukota Kabupaten) Limapuluh Kota, berjalan lancar sesuai dengan rencana sebelumnya. Sejauh ini, kegiatan tersebut belum terkendala dengan cuaca. Buktinya, saat ini perkerjaan jalan tersebut sudah terealisasi 20 persen lebih. Ruas yang dikerjakan itu sepanjang 4,5 kilometer lebih, yakni jurusan Sarilamak-Kompi Unit-Lubuak Batingkok-Gurun. Jalan tersebut dikerjakan PT. Bangun Daya Prima selaku pemenang tender. Sampai selesai, pekerjaan terrsebut akan menghabiskan dana sebesar Rp9,1 miliar. PLH Sekretaris Dinas PU setempat, Khairunas, didampingi Kasi Jalan dan Jembatan Inasroel, ketika ditemui di Tabek Panjang kemarin menuturkan, keseluruhan pekerjaan itu terdiri dari tiga paket. Pertama, ruas jalan Sarilamak-Kompi Unit, selanjutnya Simpang Pulutan-Padang Barangan dan ruas Lubuak Batingkok-Kompi Unit. Menurut dia, pekerjaan pembangunan jalan tersebut diharapkan rampung tepat waktu pada 31 Desember 2011 mendatang. Ruas jalan itu akan memperlancar hubungan antar nagari di kawasan IKK. Utamanya sebagai pendukung IKK Sarilamak untuk mempercepat perkembangan ibukota kabupaten itu. Bila jalan tersebut selesai nanti, akan menjadi jalan alternatif untuk mempercepat pemasaran produk usaha kecil dan menegah, hasil perkebunan dan sayuran, langsung dari kecamatan-kecamatan di Limapuluh Kota, ke Pekanbaru tanpa melewati Kota Payakumbuh. Sebab jalan raya Payakumbuh-Pekanbaru lewat Sarilamak kondisinya sudah dipadati berbagai jenis kendaraan, ulasnya. (h/zkf)

PAYAKUMBUH, HALUAN — Nilmayzar, Coach utama Semen Padang FC, meraih Pemuda Award 2011 dari KNPI Sumbar. Penyerahan award yang diberikan oleh Ketua KNPI Sumbar Adib Alfikri, berlangsung pada acara pembukaan Musda KNPI Payakumbuh di Hotel Mangkuto, Rabu (2/11) kemarin. ”Saya bahagia. Selaku putra asli Nunang Payakumbuh, dihargai tinggi di kampung halaman. Salut buat KNPI Payakumbuh,” aku Nilmayzar sontak bahagia. Coach utama Semen Padang FC ini berhasil mengantarkan klubnya ke jajaran elite Indo-

nesia. Semen Padang menjadi klub terbaik nasional. Nilmayzar juga berhasil mengantarkan klub yang di asuhnya ke posisi 4 di Indonesia Super League. Dedikasi dan komunikasi dengan peman dibangunnya. Ia tahu psikologis pemain dengan baik. Pria 42 tahun ini mengerti betul bagaimana mengelola timnya. Sehingga, namanya telah menasional. Secara khusus, KNPI berpandangan bahwa Nilmayzar juga sekaligus telah mengharumkan nama Payakumbuh ke pentas nasional. Sosoknya, mewakili kaum muda Payakumbuh, yang kini berada di level atas pelatih

tim sepakbola Indonesia. Pernah memperkuat Persepak Payakumbuh sebelum kemudian hijrah ke Semen Padang dan kini menjadi pelatih, Nilmayzar tetap low profile dan tidak banyak bicara. ”Sedikit bicara, banyak menang.” Bersama Nilmayzar juga diserahkan penghargaan Pemuda Award KNPI Payakumbuh 2011 kepada Yunil Yalri, senior KNPI yang terus berbuat demi masyarakat. Yufneni Away dari unsur birokrat juga diberikan penghargaan, serta tokoh lainnya. Tak lupa juga diberikan penghargaan untuk Walikota Josrizal Zain. (h/dod)

WAWAKO Payakumbuh Syamsul Bahri - Nilmaizar - Dodi SP - kiri - di Musda KNPI Payakumbuh

MASYARAKAT TAK USAH CEMAS

Limapuluh Kota Bebas Anthrax

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pada hari raya Idul Adha 1432 H, bertepatan dengan hari Minggu 6 Nopember 2011, ribuan ternak sapi, kerbau dan kambing bakal disembelih di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh.

Jalan Tan Malaka Lampasi-Suliki Rawan Bajir LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Jalan Tan Malaka ruas Lampasi-Suliki rawan banjir. Di sejumlah titik, terjadi genangan air di jalan. Penyebabnya diduga drainase di kawasan itu banyak yang tersumbat karena dipenuhi sedimen yang jarang dibongkar. Akibatnya, air mengalir ke jalan dan menggenangi jalan. Tak jarang, lalulintaspun sering terganggu. Pantauan Haluan ke lokasi kemarin, titik titik banjir terjadi selepas SMP Bunga Setangkai menuju Koto Baru, Kecamatan Payakumbuh. Kemudian lokasi banjir terjadi di jalan tidak jauh dari simpang Kuranji menuju Jorong Guguk, Kecamatan Guguk. Lokasi rawan banjir lainnya di dekat pasar Dangung-dangung. Genangan air sudah dapat dirasakan sebelum memasuki jalan di depan pasar Dangung-dangung. Bahkan di lokasi itu sudah banyak jalan yang berlobang yang sangat menggangu kelancaran lalulintas. Para pengguna sepeda motor harus menepi kalau tidak mau basah kuyup kecipratan air yang digilas roda mobil. Selain itu, genangan air terjadi selepas pasar di simpang arah ke Mungka sepanjang 30 meter. Di kawasan itu, selain drainase tersumbat, ukuran drainase juga dinilai kurang memadai, sehingga tidak mampu mengalirkan air. Air justru mengalir ke jalan dan menggenangi jalan Tan Malaka itu. Banyak kalangan di Kabupaten Limapuluh Kota, mendesak pemkab setempat maupun pihak Pemprov Sumbar, untuk memperbaiki saluran darinase, agar jalan terhindar dari genangan air. Utamanya pada jalan Tan Malaka, ruas Lampasi-Suliki. Jalan di lokasi itu sudah terasa sempit dan digenangi air. Pemuka masyarakat Guguk VIII Koto, Yulfian Azrial dan R. Junaidi, ketika diminta pendapatnya di tempat terpisah kemarin mengakui, jalan Tan Malaka rawan banjir. Karena itu, masyarakat berharap agar instansi terkait memperhatikan jalan yang selalu banjir ketika diguyur hujan. Pemuka masyarakat Limbanang, Ardi dan Jhonni menyampaikan hal yang sama. Pada ruas jalan Provinsi Sumatera Barat itu, hendaknya dibangun drainase yang baru. Sehingga kala hujan turun, air mengalir ke drainase. Bukan justru sebaliknya, dari dranase mengalir ke jalan, sehingga jalan tergenang air, ulas mereka. (h/zkf)

OKP Pesta Demokrasi Pilih Ketua KNPI PAYAKUMBUH, HALUAN — Organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) di Kota Payakumbuh, menggelar pesta demokrasi, Musda KNPI X di Hotel Mangkuto Payakumbuh, Rabu (2/11). Musda untuk memilih Ketua DPD KNPI Payakumbuh periode 2011-2015 itu, dibuka Wakil Walikota Payakumbuh H. Syamsul Bahri dan dihadiri Ketua DPD KNPI Sumatera Barat Adib Fikri serta pimpinan ormas dan OKP lainnya. Tiga kandidat ketua, masing Adi Suryatama, ST, Dipa Surya Persada, S. STP dan Muhammad Budi Ananda, SH, ketika berita ini naik cetak, masih bertarung memperebutkan kursi ketua. Tapi, banyak yang memprediksi, ketiganya akan bersinergi memimpin KNPI Kota Batiah, karena ketiganya adalah sosok yang pas, menempati kursi ketua, sekretaris dan bendahara. Adi Suryatama, adalah politisi Partai Demokrat yang kini duduk dui DPRD Payakumbuh. Dipa, menjabat Lurah Kotobaru Payobasung, Payakumbuh Timur dan Budi bertugas pada salah satu BPR di Payakumbuh. “Tak usah bersaing. Lebih baik bersanding saja, dalam memajukan KNPI Payakumbuh ke depan,” ucap Bakhtaruddin, mantan pengurus KNPI Payakumbuh. Wakil Walikota Payakumbuh Syamsul Bahri dan Ketua KNPI Sumbar Adib Fikri, sama-sama, mengajak pemuda Sumatera Barat dan khususnya Payakumbuh, untuk mencermati program pembangunan yang dilakukan pemerintah. Seyogianya, KNPI dan OKP lainnya, menjadi pressure group untuk mendesak pemprov, pemko/pemkab, dalam membuat program yang menyentuh kepentingan pemuda dan masyarakat banyak. Seperti peningkatan mutu pendidikan dan pemberantasan narkoba serta pembinaan olahraga, seni dan budaya. Wawako Syamsul Bahri mengingatkan, turun ke jalan dalam menyampaikan aspirasi, seyogianya tak dilakukan pemuda. Karena, akan menghabiskan energi. Sebaliknya, jika ada masukan dan kritikan buat pemerintah, disalurkan lewat komunikasi dua arah. Sehingga, setiap aspirasi yang disampaikan mampu memberikan dampak positif terhadap kelansungan pembangunan ke depan. (h/smt)

ZULKIFLI

DIRESMIKAN — Bupati Limapuluh Kota, dr Alis Marajo Dt Sori Marajo, meresmikan pemakaian Kantor Kas Bank Syariah Mandiri (BSM) Sarilamak.

Bupati Resmikan Kantor Kas Bank Syariah Mandiri Sarilamak

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo meresmikan pemakaian Kantor Kas Bank Syariah Mandiri (BSM) Sarilamak, di Jalan Raya Sarilamak–Pekan Baru, Kecamatan Harau, Selasa (1/11). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita. Acara tersebut juga dihadiri wabup Asyirwan Yunus, Muspida, Muspika Kecamatan Harau, nasabah dan karyawan BSM lainnya. Bupati dalam sambutannya menuturkan, Pemkab Limapuluh Kota mengucapkan selamat dan bangga atas berdirinya gedung yang megah ini. Pelayanan terhadap nasabah dan calon nasabah yang terus meningkat tentu membutuhkan ruangan yang lebih memadai. Pembangunan gedung baru BSM, menurut bupati, telah sesuai dengan rencana pembangunan kawasan Sarilamak sebagai Ibu

Kota Kabupaten (IKK) Limapuluh Kota, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 18 tahun 2002. Kawasan Ibu Kota Sarilamak terdiri dari 5 nagari dan 15 jorong dengan luas mencapai 228,7 km2. BSM Kantor Kas Sarilamak, diminta dapat memberi manfaat yang maksimal bagi masyarakat di kabupaten ini, terutama di Kecamatan Harau. Selain itu, BSM Sarilamak hendaknya terus berupaya meningkatkan sosialisasi terhadap masyarakat, sekolah dan juga kelompok tani. Tujuannya, agar BSM Sarilamak benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Direksi BSM, Rahmad Hidayat mengatakan, BSM adalah bank milik pemerintah, milik bangsa Indonesia. Pelaku Bank Umum Syariah Mandiri sebanyak 11, unit usaha syariah 23 dan Bank

Perkereditan Rakyat Syariah (BPRS) sebanyak 149. Dikatakan, spirit yang dibangun BSM dikembangkan dengan semangat nasionalisme dan profesional supaya bisa menjadi bank syariah kebanggaan bangsa, pro kesejahteraan, pro lingkungan, pro UMKM, serta membuka layanan di daerah minoritas Islam seperti Manado, Jayapura, Kupang serta Denpasar. BSM mempunyai aset keuangan awal tahun 1999, sebanyak Rp0,45 triliun. Sampai keadaan 24 Oktober 2011, selama 12 tahun, jumlah aset meningkat menjadi Rp43,63 triliun. Pembiayaan mencapai Rp35,17 triliun, laba pada tahun 1999 sebanyak Rp170 juta, sedangkan pada per 24 Oktober 2011 meningkat menjadi Rp466 miliar. BSM memiliki total pegawai sebanyak lebih kurang 7.000 orang. (h/zkf)

Tapi, sebagian masyarakat Luak Limopuluah, masih mencemaskan terjadinya serangan anthrax terhadap sapi dan kerbau yang akan dipotong untuk konsumsi masyarakat. “Kecemasan masyarakat tersebut bisa dimaklumi. Karena ternak yang mengandung penyakit anthrax, bisa menggangu kesehatan manusia yang mengkonsumsi dagingnya,” ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Limapuluh Kota, Ir.Priyadi Budiman, didampingi Kabid Keswan dan Kesmavet, Drh Devi Kusmira di Payakumbuh, kemarin. Menurutnya, sejauh ini ternak besar yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota, khusunya untuk kurban, diyakini masih aman untuk dikonsumsi dan terbebas dari serangan penyakit anthrax. Sampai saat ini tidak ada indikasi berjangkinya penyakit anthrax di daerah ini. Masyarakat yang mengonsumsi daging tidak usah cemas, karena pemasukan ternak dari daerah lain harus memiliki surat kesehatan hewan yang dikeluarkan instansi pada daerah asal ternak. “Jadi, kalau ternak yang dibawa pedagang dari daerah lain ke Limapuluh Kota mengadung penyakit, akan mudah sekali terdeteksi,” sebut Priyadi Budiman. Untuk mengantisipasi pemotongan hewan ternak besar yang terkena penyakit, maka petugas kesehatan hewan Limapuluh Kota yang ada di seluruh kecamatan, akan mengambil sample ternak kurban dua hari sebelum dilangsungkan pemotongan. Sehingga ternak yang dipotong benar-benar terbebas dari segala macam penyakit, ulasnya. Walau tidak ditemui kasus anthrax, namun semua pihak tetap perlu waspada dan berhati-hati dengan lalulintas ternak dalam rangka pengawasan. “Ketakutan terhadap anthrax, karena penyakit itu bisa pindah ke manusia bila manusia mengkonsumsi daging hewan yang terkena penyakit mematikan itu,“ tambah Kabid Keswan Devi Kusmira. Dikatakan Devi, gejala

anthrax yang perlu diketahui peternak dan masyarakat yang membeli ternak kurban secara umum adalah keluar darah berwarna hitam dari segala lobang yang ada pada ternak. Seperti hidung, telinga, anus dan kulit. Jika diperhatikan secara seksama, suhu tubuh hewan yang terserang anthrax panas, limpa yang membesar dan konsistensinya lunak. Menurut Devi lagi, daging hewan yang tertular penyakit anthrax tidak boleh dikonsumsi manusia. Pemicu timbulnya penyakit anthrax pada ternak besar, disebabkan bacillu anthracus, yakni kuman yang berbentuk spora yang tahan hidup di rerumputan selama 40 tahun. Jadi sangat sulit memberantasnya. Data pemotongan hewan kurban sapi, kerbau dan kambing tahun lalu pada 13 kecamatan mencapai 3.635 ekor. Kurban terbanyak di Kecamatan Guguk, 729 ekor, disusul Kecamatan Harau 466 ekor dan Kecamatan Akabiluru 303 ekor. Sedangkan pemotongan ternak terkecil terdapat di Kecamatan Gunung Omeh 142 ekor, Situjuah Limo nagari 150 ekor dan Kapur IX 174 ekor, lanjut Devi. Tahun ini, ternak kurban belum terdata jumlahnya. Namun, disinyalir akan meningkat dari tahun lalu. Buktinya, di Jorong Ampanggadang saja, salah satu jorong di Nagari VII Koto Talago Kecamatan Guguk, sudah terdata sebanyak 35 ternak yang siap dipotong. Belum lagi yang terdata pada enam jorong lainnya pada nagari yang sama, ulasnya. Salah seorang peserta kurban di Kota Payakumbuh, mengaku bernama Adli, ketika ditanya Haluan tentang anthrax, mengaku tidak mengerti dengan penyakit berbahaya itu. Karena itu, sebaiknya dinas terkait memeriksa hewan kurban yang hendak dipotong pada Idul Adha tersebut. Kadis Pertanian, Peternakan, Perkebunan, Perikanan dan Kehutanan (P4H) Kota Payakumbuh, Benny Warlis yang hendak ditemui di kantornya kemarin sedang tidak berada ditempat. (h/zkf)

Ibu Bayi ke-7 M Ditelepon SBY dan Terima Kado dari Pemko PAYAKUMBUH, HALUAN — Bayi perempuan mungil itu, hadir tak hanya menebar berita bahagia di tengah keluarga kecil pasangan Herri Wiharjo Kusumo (22) dan Yona Sastra Yetti (23), tapi juga membuat berita suka bagi warga kota Payakumbuh. Kehadiran bayi, dengan panjang 51 cm dengan berat badan 3,7 kg, yang dinobatkan sebagai manusia ke-7 milyar di dunia itu, mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono, ikut larut dalam suasana bahagia keluarga baru ini. “Kami sekeluarga ditelepon langsung oleh Presiden SBY dan Ibu Negara Adi Yudhoyono, Selasa (1/11), sekitar pukul 21.00 WIB,” aku Herri, orang tua bayi ini, ketika ditemui wartawan, di klinik bersalin bidan Yurleni, di Kelurahan Balai nan Duo, Payakumbuh Barat, Rabu (2/11). Melalui ajudan Presiden, kami disambungkan dengan

SBY. “Bapak SBY hanya memberikan ucapan selamat atas kelahiran puteri kami. Dan beliau, meminta kami, apakah bersedia bayi ini diberi nama oleh Presiden. Tanpa ragu-ragu, kami jawab, bersedia Pak,” papar Herri. Nama pemberian Presiden SBY itu, dikatakan masih ditunggu keluarga pengusaha mikro, agen kue ini. Padahal, keluarga ini mengaku, sudah punya nama terhadap bayinya, yaitu Chila Aqueen Wiharjo Kusumo. Kado Walikota Walikota Payakumbuh H. Josrizal Zain, Wawako H. Syamsul Bahri, Sekdako H. Irwandi, SH serta Ketua DPD KNPI Sumbar Adib Fikri, bersama Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Yoherman, SH, S.Sos, datang membezuk anak ke-7 miliyar pilihan Presiden SB ini. Menurut Yoherman, Senin

SOESILO BAMBANG YUDHOYONO

JOSRIZAL ZAIN

(31/10) itu, tercatat tiga bayi yang lahir di Payakumbuh, dan namanya dikirim ke Sekneg di Jakarta. Dari ratusan bayi yang lahir, ternyata bayi dari Payakumbuh, beruntung dinobatkan sebagai bayi ke-7 miliar dari Indonesia. Seorang lagi, bayi laki-laki dari

Surabaya, Jatim. Walikota Josrizal dan Wawako Syamsul Bahri serta Ketua DPD KNPI Sumbar Adib, bergantian menggendong bayi keramat ini. “Mudah-mudahan bayi ini menjadi anak yang salehah dan milyuner nanti,” ucap wali-

kota sambil memberikan kado kepada pasangan keluarga ini. “Bayi ini telah membawa keberuntungan bagi Kota Payakumbuh di seantero Tanah Air,” tambah wawako. Penetapan tanggal 31 Oktober 2011, sebagai hari penggenapan jumlah penduduk dunia sebanyak 7 miliar jiwa oleh PBB, di sebagaian negara di belahan dunia lain di sambut dengan gegap gempita. Mereka sepakat, setiap negara di dunia berhak mendaftarkan sepasang bayi yang lahir pada tanggal tersebut sebagai penggenap manusia ke 7 miliar. Dari Indonesia sendiri, ada sepasang bayi yang di daftarkan oleh BPMPKB. Mereka adalah bayi laki-laki dari pasangan asal Surabaya dan bayi perempuan yaitu Chila Aqueen Wiharjo Kusumo dari pasangan Herri Wiharjo Kusumo dan Yona Sastra Yetti dari kota Payakumbuh. (h/smt)


24 SUMATERA BARAT LINGKAR Perwaliko Dharmasraya Siap Sukseskan MTQ DHARMASRAYA, HALUAN — Menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-34 di Kabupaten Dharmasraya, paguyuban Payakumbuh dan Limapuluh Kota Dharmasraya akan menyambut secara resmi kedatangan kafilah Payakumbuh dan Limapuluh Kota di Kabupaten Dharmasraya pada tanggal 21 November 2011 mendatang. Rencana penyambutan tersebut terungkap dalam pertemuan Persatuan Warga Payakumbuh Limapuluh Kota (Perwaliko) Kabupaten Dharmasraya, Selasa (1/11), di Kantor Bupati Dharmasraya, yang dihadiri oleh warga Dharmasraya yang berasal dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Dalam pertemuan tersebut, ditunjuk sebagai Ketua Panitia Penyambutan Kafilah Payakumbuh Limapuluh Kota, Beny Mukhtar dan Sekretaris Maryadi serta sejumlah panitia lainnya. Menurut Beny Mukhtar, dilakukannya penyambutan oleh perkumpulan orang rantau terhadap kafilah MTQ dari Payakumbuh Limapuluh Kota ini, disamping merupakan tradisi yang juga sudah dilaksanakan oleh Perwaliko pada MTQ sebelumnya dan Porprov 2010 lalu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu Pemkab Dharmasraya dalam rangka memeriahkan MTQ tingkat Sumbar ini. “Kita berbuat apa yang bisa kita perbuat untuk memeriahkan MTQ tingkat Sumbar ini. Meskipun yang diperbuat tersebut tergolong kecil, tapi yang jelas warga Dharmasraya yang berasal dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota sudah berbuat untuk kesuksesan MTQ,” ucap mantan Wakil Walikota Payakumbuh ini. Kedatangan kafilah terlebih dahulu tetap akan disambut oleh Panitia MTQ di kantor Bupati Dharmasraya. Kemudian khusus untuk Kafilah Payakumbuh dan Limapuluh Kota, akan diboyong ke rumah salah seorang anggota Perwaliko di Sungai Dareh untuk dijamu makan siang dan kemudian baru diantar ke tempat pemondokan masing-masing yang sudah ditetapkan oleh panitia. Sedangkan untuk pemondokan kafilah, khusus untuk kafilah yang berasal dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota, terdapat di lima titik. Yaitu di Sungai Dareh, Sitiung, Koto Padang, Tiumang dan Sungai Rumbai Timur. Kegiatan penyambutan kafilah ini, tambah Beny Mukhtar yang juga Asisten II Setkab Dharmasraya, juga diharapkan Pemkab Dharmasraya dilakukan juga oleh paguyuban lainnya. seperti PKDP (Pariaman), IKPS (Pessel), Ikatan Keluarga Agam, Sulit Air Sepakat (Solok), Perwatar dan paguyuban lainnya. Hal itu sesuai dengan harapan Bupati Dharmasraya H. Adi Gunawan, agar semua paguyuban dapat berpartisipasi memeriahkan MTQ tingkat Sumbar kali ini. (h/srz)

KAMIS, 3 NOVEMBER 2011 M 6 DZULHIJAH 1432 H

BNN Tinjau Kesiapan Pembangunan URTN

PAYAKUMBUH, HALUAN — Pemerintah Kota Payakumbuh menyiapkan lahan seluas 5 hektare untuk pembangunan unit rehabilitasi dan terapi narkoba (URTN) yang dijanjikan Badan Narkotika Nasional (BNN) buat kota ini.

HUMAS

KUNKER — Tim Komisi V DPR RI yang diketuai Ir. Mulyadi mengunjungi Kelok Sembilan, Rabu (2/11). Jika tidak ada aral melintang, pelaksanaan pekerjaan tahap I akan selesai tahun 2011 ini. Tampak Ir. Mulyadi bersama Wagub Muslim Kasim.

Warga Bayang Janiah Masih Terisolir PAINAN, HALUAN — Akibat belum adanya sarana perhubungan yang memadai, sebanyak 47 kepala keluarga (KK) atau sekitar 200 jiwa warga Bayang Janiah, di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara (Bayu), Kabupaten Pesisir Selatan, masih terisolasi. Akibatnya, warga terpaksa berjalan kaki menuju ibu kecamatan melalui jalan setapak sekitar 3,5 jam perjalanan sampai di Nagari Koto Ranah. Padahal daerah yang subur itu juga dikenal sebagai daerah penghasil berbagai komoditi seperti, karet, nilam, kopi, casiavera dan padi sawah. Akibat belum lancarnya hubungan lalulintas, membuat biaya angkutan yang harus dikeluarkan oleh masyarakat

cukup tinggi. Tidak jarang, semua komoditas yang dihasilkan daerah tersebut harus dijujung dengan kepala, tentunya dengan kapasitas yang sangat terbatas. Munir, salah seorang warga setempat mengatakan, bagi muridmurid sekolah dasar (SD), mereka hanya bisa belajar hingga kelas V. Untuk melanjutkan ke kelas VI, mereka harus pindah sekolah ke Nagari Koto Ranah yang berjarak sekitar 5 km dari dari pemukiman mereka. Jarak sejauh itu juga harus ditempuh dengan menelusuri jalan setapak. Bagi murid yang sudah tamat SD, untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, seperti SMP dan SMA, mereka terpaksa harus meninggalkan kampung

halaman dan menyewa rumah di daerah dekat lokasi sekolah. Masalahnya, lokasi sekolah hyanya berada di ibu kecamatan yaitu di Asam Kumbang yang jaraknya sekitar 13 km dari kampung mereka. Selain masalah transportasi, masyarakat di daerah tersebut juga belum menikmati listrik. Semua itu perlu menjadi perhatian pemerintah, dengan cara segera membangun jalan yang memadai ke daerah tersebut. Camat IV Nagari Bayang Utara, Irjal, Rabu (2/11) mengatakan, untuk terbukanya akses perhubungan dan kelancaran lalu lintas, maka masyarakat setempat menerapkan pola gotong-royong yang secara rutin dilakukan minimal satu kali setiap bulannya. (h/mjn)

Kepala Biro Umum BNN Brigjen Pol. Bontor Hutapea bersama Biro Kepegawaian BNN, Sriyanto dan Deputi Bidang Rehab BNN, Kombes Pol drg. Aris, berkunjung ke Payakumbuh, Selasa (1/11) sore. Petinggi BNN ini datang, untuk memastikan keseriusan Payakumbuh, menerima bantuan pembangunan infrastruktur URTN senilai Rp65 miliar itu. Di Payakumbuh, rombongan BNN yang didampingi Kepala BNN Provinsi Sumbar Kombes Pol. Arnowo, diterima Walikota H. Josrizal Zain, Wawako H. Syamsul Bahri, Sekdako H. Irwandi, SH, Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. Richard Moesa dan Kadis Tata Ruang dan Kebersihan, Ir. Musdik Agus. “Pemko Payakumbuh siap memberikan tanah di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Payakumbuh Selatan, untuk lokasi pembangunan URTN, berapa pun diminta BNN. Pemko punya komitmen yang tinggi dalam meningkatkan kualitas SDM warga kota dan seluruh anak bangsa ini. Karena itu, pemko serius memerangi narkoba di kota ini. Kalau bisa, tahun 2012 nanti, BNN sudah memulai membangun URTN itu,” pinta walikota dan wawako. Menurut Walikota Josrizal dan Wawako Syamsul Bahri, pembangunan URTN di Payakumbuh sangat strategis sekali. Karena bermanfaat menyembuhkan anak bangsa ini dari kecanduan narkoba. Para pecandu narkoba, tak akan

sembuh dihukum dalam penjara. Tapi, yang bersangkutan harus menjalani pengobatan secara intensif pada URTN. Kepala BNN Kota Payakumbuh AKP Syamsir Alam menginformasikan, pihaknya akan terus menggiring rencana pembangunan URTN ke BNN di Jakarta. Seluruh persyaratan untuk mendapatkan URTN, akan dipenuhi. URTN tersebut, dikatakan, satu-satunya di Pulau Sumatera. Kecenderungan BNN memilih Payakumbuh membangun URTN, dinilai walikota sangat tepat sekali. Secara geografis, Payakumbuh berada di tengahtengah Pulau Sumatera, dan selama ini aman dari ancaman bencana alam. Tinjau Kantor Usai meninjau tanah lokasi pembangunan URTN, rombongan BNN bersama walikota dan wawako dan staf, meninjau pembangunan kantor BNN Kota Payakumbuh, yang tengah dipacu penyelesaiannya di Kelurahan Padang Karambia, Kecamatan Payakumbuh Selatan. Lokasi kantor tersebut hanya berjarak sekitar 2 Km dari rencana pembangunan URTN. Kantor senilai Rp3,3 miliar lebih itu, dikerjakan PT Buana Baru Nusantara (BBN), dijadwalkan rampung akhir Desember mendatang. Bangunan bertingkat dua, bantuan BNN lewat dana APBN itu, diminta Walikota Josrizal dan Karo BNN Bontor Hutapea, menjadi percontohan di Sumatera Barat. (h/smt)

Menyalakan Ponsel di Pesawat Udara Sangat Berbahaya

Catatan :

H Iwan Dn

P

ENUMPANG yang terhormat, mohon telepon selular dan peralatan elektronik lainnya dimatikan selama berada dalam pesawat karena akan mengganggu sistem komunikasi dan navigasi pesawat.” Itulah antara lain pesan pramugari saat kita berada dalam pesawat udara ketika pesawat tersebut hendak berangkat. Pesan yang sama biasanya juga akan kita dengar beberapa saat menjelang pesawat akan mendarat di bandara. Lalu apa kesan sebagian penumpang? Dalam perjalanan dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta beberapa waktu lalu, saya mencoba mengamati perilaku para penumpang

yang nota bene kebanyakan itu, pilot memerlukan komu- ponsel sebenarnya tak bisa adalah “urang awak” yang nikasi intensif dengan pihak berfungsi akibat terlalu cepatnya kebetulan saat itu sama-sama satu bandara melalui saluran gelom- pesawat meninggalkan satu base pesawat dengan saya. bang suara antara pilot dengan terminal station atau BTS ke BTS Pengumuman itu sepertinya bandara. berikutnya. Sinyal ponsel secara diabaikan saja oleh terus menerus tetap memansebagian penumpang. carkan sinyal elektro magnetis Menelepon di dalam pesawat, Buktinya, masih ada dengan BTS terdekat. Ini saja penumpang akan sangat beresiko dan membahayakan keselamatan yang bercuap-cuap mengganggu peralatan kopenerbangan dan juga berbicara dengan temunikasi dan navigasi pekeselamatan semua penumpang lepon genggamnya nerbangan. yang ada di dalam pesawat. ketika ia sudah Dalam Undang-undang berada di dalam No 1 tahun 2009 tentang pesawat. Menelepon penerbangan, regulasi medi dalam pesawat, kata pramugari, Sebagian pemakai ponsel ngatur pelarangan pemakaian membahayakan keselamatan mungkin tidak menyadari bahwa telepon genggam di dalam pesapenerbangan juga menyangkut ke- dalam kondisi stand by pun ponsel wat. Dalam BAB XXII Pasal 412 selamatan semua penumpang yang tetap memancarkan sinyal yang ayat 5-7 menyatakan bahwa setiap ada di dalam pesawat. memberi tahu komputer di orang di dalam pesawat udara, Penggunaan telepon genggam jaringan perusahaan operator selama penerbangan yang mengdi pesawat akan mengganggu telepon selular bahwa ponsel operasikan peralatan elektronika sistem komunikasi dan navigasi tersebut aktif dan dapat dihubungi. yang mengganggu navigasi penerpesawat, baik sebelum pesawat Ketika pesawat tinggal landas bangan (sebagamana dimaksud take off, atau disaat landing. Saat dan mendekati cruising altitude, dalam pasal 54 huruf f) dipidana

penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp 200 juta. Ayat berikutnya menyatakan bahwa apabila mengakibatkan kerusakan atau kecelakaan pesawat dan kerugian harta benda, Ia dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp2,5 miliar. Jika perbuatannya mengakibatkan cacat tetap atau matinya seseorang, Ia dipenjara paling lama 15 tahun. Oleh sebab itu, demi keselamatan Anda dan seluruh penumpang, Anda wajib mematikan ponsel begitu masuk pintu kabin pesawat. Dan bila Anda menyimpan ponsel dalam tas bawaan, pastikan bahwa ponsel tersebut sudah dimatikan. Dengan demikian, disamping menyelamatkan penumpang lain, Anda sesunguhnya juga telah menyelamatkan diri sendiri dari bahaya yang tidak diinginkan. ***

IWAN DN

SEORANG penumpang tengah menggunakan telepon genggamnya saat ia tengah berada di dalam pesawat udara. Ia tak menyadari jika tindakannya itu sangat berbahaya.


Haluan 03 November 2011