Issuu on Google+

Harian Umum

I klan Berlangganan Pengaduan

MEDIA GROUP

KAMIS

0751 0811 0751

4488700 6666333 4488702

TERBIT 24 HALAMAN NOMOR 347 TAHUN KE 63

3 MEI 2012 M/11 JUMADIL AKHIR 1433 H Harga Eceran Rp2.500/eks, Harga Langganan Rp57.000/bulan

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

http://www.harianhaluan.com

MENKES NON-AKTIF BERPULANG

Bus Yanti Terbakar, 13 Tewas

Janji dengan Gamawan Batal JAKARTA, HALUAN — Setelah berjuang keras melawan penyakit kanker parunya yang sudah parah, non-aktif Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih (57) akhirnya tutup usia pada Rabu (2/5) siang pukul 11.41 WIB. Di mata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman, almarhumah merupakan sosok yang tangguh dalam menjalankan tugasnya, serta mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap perbaikan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. “Bangsa ini telah kehilangan sosok yang tangguh serta mempunyai pengabdian yang tinggi terhadap dunia kesehatan DOAKAN — Mendagri Gamawan Fauzi mendoakan almarhumah Menkes non aktif, Endang Rahayu Sedyaningsih di kediamannya Jalan Pendidikan, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (2/ 5). Almarhumah meninggal di RSCM, Rabu (2/5) pukul 11.41WIB karena penyakit kanker paru stadium lanjut. ANTARA

Dan andaikata tidak ada kurnia Allah dan rahmatNya atas dirimu dan (andaikata) Allah bukan Penerima Taubat lagi Maha Bijaksana, (niscaya kamu akan mengalami kesulitan-kesulitan) (QS An Nuur Ayat 10) 04.56 WIB

12.18 WIB

15.39 WIB

18.21 WIB

19.32 WIB

Sopir dan Kernet Bus Yanti Tersangka PAYAKUMBUH, HALUAN — Polisi menetapkan sopir dan kernet bus PO Yanti Group yang terbakar di Ulu Aia, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa lalu, sebagai tersangka.

Sopir bus Yandri (31 tahun) dan kernet Asbi (26 tahun) saat ini masih ditahan di Mapolres Limapuluh Kota dan terus -

>> SOPIR DAN hal 11

Istri Wawako Solok Terima Anugerah Utama W anita Indonesia 2012 Wanita SOLOK, HALUAN — Nama Kota Solok kembali bergema di tingkat nasional menyusul diberikannya anugerah utama wanita Indonesia 2012 oleh lembaga independen kepada Ny. Zulmiyetti Zul Elfian atas prestasinya dalam mendorong pembangunan dari berbagai aspek melalui Gerakan Organisasi Wanita

FIKRI (27 tahun) sedang ditelpon temannya, yang minta dirujuk ke RSI Yarsi dan RSUD Achmad Muchtar Bukittinggi, Rabu (2/5). SYAFRIL NITA

DIPANGGIL KEJATI TAK DATANG

Marlon Diduga Berada di Sumbar

(GOW) di Jakarta Jumat(27/4). Kaget dan penuh rasa syukur kepada Allah Yang Maha Kuasa, itulah kalimat utama yang meluncur dari mulut Ny, Zulmiyetti Zul Elfian ketika menerima undangan dari sebuah lembaga inde-

PERUPA muda perempuan, Sinta Tantra menembus pasar seni Inggris yang sudah mapan dan saat ini menggarap proyek lukisan dinding sepanjang 150 meter untuk sebuah jembatan yang akan diresmikan Juli saat Olimpiade London 2012.

Ajal Menjemput Sebelum Fero Bertemu Nenek lalu. Yang masih hidup di antara mereka hanya Buyuang Sidi Rajo yang kini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adnan WD Payakumbuh.

PADANG, HALUAN — Mantan Bupati Dharmasraya, Marlon Martua kembali tak mengindahkan panggilan Kejaksaan Tinggi Sumbar. Dalam surat panggilan tertanggal 18 April 2012, Kejaksaan Tinggi Sumbar kembali meminta terdakwa kasus korupsi pengadaan tanah untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh ini untuk hadir di kejaksaan guna memenuhi proses hukum dirinya, Rabu (2/5). “Kami mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan berada di Sumbar. Karena itu kita langsung lacak dan mengirimkan surat panggilan. Namun hingga saat ini yang bersangkutan masih belum datang dan tidak ada kabar dari keluarga maupun terdakwa tentang alasan ketidakhadirannya,” ujar Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi Sumbar, Ikwan Ratsudy kepada Haluan, kemarin. Ketidakhadiran Marlon kali ini merupakan kelima kalinya tidak mengindahkan panggilan Kejaksaan.

>> PERUPA hal 11

>> AJAL hal 11

>> MARLON hal 11

SINTA mengaku senang menggarap proyek besar seperti lukisan dinding di jembatan di Canary Wharf. BBC

Perupa Indonesia Lukis Jembatan Inggris

SINTA TANTRA

>> JANJI DENGAN hal 11

SUBUH MEMILUKAN DI ULU AIA

AKHIRNYA polisi menetapkan sopir dan kernet sebagai tersangka. Sementara itu, ketiga belas korban yang tewas telah dijemput keluarganya. Pengusaha angkutan belum tersentuh.

KHAS

di Indonesia. Di bawah kepemimpinan almarhumah, terdapat sejumlah kemajuan dalam perbaikan kesehatan maupun pelayanan kesehatan di Indonesia. Salah satunya adalah upaya melahirkan UU BPJS yang bermanfaat bagi jaminan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Irman. Irman menilai, Endang Rahayu adalah perempuan yang ramah, cerdas, dan bersahaja, serta profesional dalam menjalankan tugasnya. Hal ini terlihat dalam rapat-rapat kerja antara Menteri Kesehatan dan Komite III DPD yang membidangi masalah pendidikan dan kesehatan. “Menteri Kesehatan merupakan mitra penting Komite III DPD dalam memperjuangkan perbaikan kualitas kesehatan di daerah. Kami telah beberapa kali melakukan rapat kerja dengan Ibu Endang.

>> ISTRI WAWAKO hal 11

Ny. Zulmiyetti Zul Elfian

TIGA WARGA PALEMBAYAN KORBAN BUS YANTI DIKUBURKAN

Laporan:

KASRA SCORPI MUJUR sepanjang hari, malang sekejap mata. Itulah yang dialami empat orang warga Kecamatan Palembayan. Mereka adalah Buyuang Si-

di Rajo (63) dan istrinya Rosnida (60) dari Jorong Palembayan Tangah. Berikutnya, Sastra Hartini (30) dan anaknya Safero Insani Sulam (5) dari Jorong Sungai Pua, Nagari III Koto Sungai Pua, Kecamatan Palembayan, Agam.

Malang bagi mereka. Keempat warga Palembayan itu ikut terbakar dalam musibah Bus PO Yanti BA 3653 L di Ulu Aia, Kecamatan Harau, Kabupaten Limopuluh Kota, Selasa (1/5) pukul 04.10 WIB dini hari

Tak Punya ‘Stok’ Demokrat Lirik JK JAKARTA, HALUAN — Jusuf Kalla (JK) mulai dilirik Partai Demokrat untuk salah satu bakal calon (balon) presiden yang pantas didukung. Nama JK mulai disebut-sebut oleh beberapa kader Demokrat. Wajar jika JK masuk bursa balon presiden di internal Demokrat. Popularitasnya cukup tinggi, berbagai survei

menunjukkan hal itu. Sumber inilah com, menyebutkan, kalangan internal Demokrat memasukkan nama JK sebagai salah satu kandidat capres. Demokrat menganggap JK bagian dari keluarga partai. “JK dengan Partai Demokrat bukan orang lain.

>> TAK PUNYA hal 11

>> 02 Sumbar Kirim 19 Orang ke Jerman ......................................... >> 14 2014, Semua Sekolah Terakreditasi........................................ >> 17 Mahasiswi Ditemukan Tewas dalam Jurang.............................


2 U TA M A

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

PENGEMBANGAN ENERGI TERBARUKAN

Sumbar Kirim 19 Orang ke Jerman PADANG, HALUAN — Guna meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di daerah ini dalam pengembangan energi terbarukan, Pemprov Sumbar mengirim utusannya untuk mengikuti pelatihan di Negara Bavaria, Jerman.

FUNGSIONARIS Pusat Partai Golkar Azwir Dainy Tara saat menyerahkan santunan Asuransi kader yang meninggal dunia. Asuransi itu ditanggung Partai Golkar. FOTO : IWAN DN

Kader Golkar Diasuransikan ALAHAN PANJANG, HALUAN — Partai Golkar bikin terobosan untuk kadernya. Seluruh kader yang sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) mendapat polis asuransi PT Asuransi Jiwasraya. Jika terjadi kecelakaan dan meninggal dunia, dia akan menerima santunan asuransi maksimal Rp5 juta. Dalam kegiatan Diklat Karakterdes Kecamatan Hiliran Gumanti, Sabtu (28/ 4), Azwir Dainy Tara langsung menyerahkan santunan kepada ahli waris M Zulfen yang meninggal dunia akibat sakit. Santunan sebesar Rp2 juta itu diterima Afnita selaku ahli waris korban dalam kesempatan Diklat Karakterdes Partai Golkar kecamatan Hiliran Gumanti. Drs Rusli Intan sati MM, Pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Solok menjawab Haluan usai penyerahan santunan menyebutkan, asuransi untuk kader Partai Golkar di Sumbar dibayar juga oleh fungsionaris Partai. Di antaranya dibayar oleh Azwir Dainy Tara. Kader yang sudah memiliki KTA saat ini sudah sekitar 1.600 orang dari 19 ribu kader yang sudah mengisi formulir. Mereka diasu ransikan ke asuransi Jiwasraya. Ini dimaksudkan agar semua kader pendapat perlindungan asuransi jika terjadi musibah, kata Rusli Intan yang juga anggota DPRD kabupaten Solok 3 priode berturut turut. Menurut Azwir, asuransi itu merupakan cetusan Ketua Umum DPP Partai Golkar Pusat Aburizal Bakri. Hal itu dilakukan sebagai bukti kecintaan Partai terhadap kadernya di seluruh Indonesia sejalan dengan motto Golkar “ berbuat untuk rakyat, apalagi untuk kader sendiri “ ujar Azwir Dainy Tara dan Bonny Tara mengatakan kepada Haluan. (h/one)

WAKIL Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, pimpinan wilayah Pegadaian sumbar, Riau, Kepri Syamsul Bahri, Branch Manager Rumah Zakat Cabang padang Zeng Welf, bersama sejumlah penerima bantuan siaga gizi balita, di halaman kantor Pegadaian Tanjung Saba Pitameh Lubuk Begalung, Padang sRabu (2/5). RAHMAT HIDAYAT

Balita Kurang Mampu Dapat Bantuan Rp28 Juta PADANG, HALUAN — Pegadaian bekerja sama dengan Rumah Zakat Cabang Padang menyalurkan bantuan sebesar Rp28 juta kepada balita yang berasal dari keluarga kurang mampu, di kantor Pegadaian Tanjung Saba Pitameh Cabang Lubuk Begalung Padang, Rabu (2/5). Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, pimpinan wilayah Pegadaian Sumbar, Riau, Kepri, Syamsul Bahri, Branch Manager Rumah Zakat Padang Zeng Wellf, beserta masyarakat setempat. Samsyul Bahri mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian Pegadaian kepada masyarakat kecil. “Kami bekerja sama dengan Rumah Zakat Cabang Padang,

dalam program ini. bantuan yang disalurkan senilai Rp28 juta. Program ini akan terus berkelanjutan. Kedepan, boleh jadi kami akan memberikan bantuan di daerah yang lain,” katanya. Mahyeldi Ansharullah mengatakan, sinergi yang dilakukan Pegadaian dengan Rumah Zakat, dalam mendorong perbaikan gizi balita sudah sangat tepat. “Pada tahun 2015, diharapkan seluruh warga kota, khususnya anak-anak di kota Padang, telah terjamin kesehatannya, melalui gizi yang cukup. Oleh karena itu, para orang tua, sangat berperaran penting dalam memperhatikan kesehatan anak mereka,” katanya. Maraknya eksploitasi anak pada saat ini cukup mengkhawatir-

kan.Tugas orang tua adalah mendidik, memperhatikan kesehatannya, serta mendorong mereka untuk sekolah. Dengan terpenuhinya gizi sejak balita, maka akan membantu mereka nantinya saat masuk sekolah. Sementara itu, Branch Manager Rumah Zakat Cabang Padang Zeng Wellf menjelaskan, program peduli kesehatan dan siaga gizi balita, merupakan langkah awal yang dirintis oleh pegadaian dan rumah zakat, demi meyelamatkan anakanak bangsa. “Dalam kerjasama ini, Pegadaian sebagai menyandang dana, sedangkan Rumah Zakat selaku partner kerja, yang akan mendistribusikan bantuan. Mudahmudahan program ini akan berjalan baik lebih baik di masa-masa mendatang,” kata Zeng. (h/yat)

Jumlahnya sebanyak 19 orang, yang terdiri dari unsur legislatif dan eksekutif atau pejabat provinsi dan kabupaten/kota yang merupakan para pengambi kebijakan, unsur profesiona perwakilan berbagai perguruan tinggi di Sumbar serta perwakilan pihak swasta. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Haluan Rabu (2/5), di Padang, saat melepas keberangkatan rombongan menyebutkan, jika tidak ada aral melintang rombongan yang akan mengikuti Training Program Renewable Energy ini akan bertolak ke Jerman Minggu (6/5) dan mereka akan berada di sana selama sepekan hingga Minggu (13/5) mendatang. ”Pelatihan ini sangat penting untuk diikuti menginggat Sumbar memiliki potensi yang sangat besar di bidang renewable energy, mulai dari geothermal, hydro power, biomassa, biofeul dan lainnya. Potensi energy terbarukan itu sangat besar tetapi belum termanfaatkan dengan optimal karena beberapa hal, seperti kurangnya SDM handal dibidang itu, modalinfrastruktur penunjang dan kebijakan yang mendukung (birokrasi dan insentif)”, ujarnya. Dikatakan, kerjasama antara Pemprov Sumbar dengan Negara Bagian Bavaria, Jerman diawali dengan pertemuan Pemprov Sumbar dengan pejabat Pemerintah Negara Bagian Bavaria dikantor Pemerintah Negara Bagian Bavaria, kemudian dilanjutkan pertemuan dengan Mr Armin Scwimmbeck (Menteri Ekonomi Infrastruktur, Transportasi dan Teknologi Negara BagianBavaria Jerman) pada tanggal 5 November 2010 di Munchen. Dengan dukungan kedutaan besar RI di Jerman dan Kedutaan besar Jerman di Indonesia, telah dilakukan pertemuan resm dengan Ms Katja Hessel , State Secretari Kementria Ekonomi Infrastruktur, Transportasi dan Teknologi Negara Bagian Bavaria Jerman dan rombongan pada tanggal 4 Juli 2011 di Jakarta dan hasil dari pertemuan adalah engimplementasikan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sumbar dengan negara bagian Bavaria Jerman. Untuk menindaklanjuti kerja sama ini, ke dalam tahapan yang lebi teknis pemerintah Negara Bagian Bavaria mengundang Pemprov Sumbar pada bulan Desember 2011 yang lalu yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim dan Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil. Dari pertemuan tersebut Pemerintah Negara Bagian Bavaria sangat serius dalam melakukan hubungan kerjasam dengan Pemerintah Provinsi Sumbar. (h/vie)

MONITORING DAN EVALUASI SM3T DI ACEH

KORBAN BUS YANTI

Guru PNS Sering Bolos, Fasilitas Mengajar Minim

Hari Ini, Jasa Raharja Serahkan Santunan

Laporan: HAJRAFIV SATYA NUGRAHA Tugas seorang guru yang telah diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dirasa kurang berjalan secara efektif di Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Banyak di antara mereka yang bolos mengajar dalam jangka waktu yang lama. Sehingga Proses belajar mengajar menjadi terganggu dan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Harmon Hanafia Tanjung S.Pd, salah satu guru praktek program SM3T mengatakan, guru-guru PNS yang bertugas di sekolah gugusan Kepulauan Banyak, sebagian besar membolos berkerja dan bahkan banyak di antara mereka yang tidak masuk berbulan-bulan lamanya. “Keadaan pendidikan di daerah terisolir dan pinggiran seperti di Kepulauan Banyak, sudah memasuki tahap memprihatinkan. Ditambah lagi guru PNS di sini tidak menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Harmon kepada Haluan, Rabu (2/4). Harmon juga mengatakan guru-guru PNS yang ditugaskan ke daerah terpencil ini hanya masuk di saat tahun ajaran baru dan menjelang ujian. “Mereka masuk dua minggu dan libur 3 bulan. banyak kejadian seperti itu.” Dampaknya cukup besar, yakni membuat proses belajar dan mengajar menjadi terganggu dan para siswa juga menjadi malas sekolah dan memilih untuk berhenti sekolah. “Di daerah terpencil ini, bukan karena siswa yang tidak ada, namun guru yang ditugaskan di sini yang sebenarnya malas mengajar. Siswa sering datang ke sekolah, namun sering mendapati guru tidak ada. Hal ini yang mem-

buat siswa menjadi malas belajar dan memutuskan berhenti sekolah,” katanya lagi. Hal senada juga dikatakan oleh Arminsyah, Wakil Kepala SMP Negeri 1 Pulau Banyak yang menyayangkan perilaku guru PNS yang ditugaskan di daerah terpencil ini. “Kekurangan tenaga guru di Pulau Banyak ini memang sangat banyak. Namun, guru PNS yang ditugaskan ke sini, sering bertingkah dan banyak di antaranya yang tidak masuk,” katanya Dijelaskannya, banyak dari mereka yang memang dari awal tidak berniat untuk mengajar di daerah terpencil ini. Mereka mengajar di sini hanya untuk diangkat menjadi PNS. Setelah itu, mereka akan menghilang dan jarang masuk. “Sekolah biasanya terpaksa memanfaatkan guru honorer dan guru praktek semaksimal mungkin. Tidak jarang satu guru harus mengajarkan beberapa mata pelajaran dan bukan keahlian dari guru tersebut. Bahkan saya sendiri yang guru Matematika harus mengajarkan empat mata pelajaran (Matematika, Kesenian, Penjaskes, dan Bahasa Inggris) beberapa tahun belakangan ini, “ tambah Arminsyah. SMP Negeri 1 Pulau Banyak yang menampung dua guru praktek SM3T juga memberlakukan hal tersebut kepada mereka. “Ada dua guru praktek SM3T yang dipraktekkan di SMP Negeri 1 Pulau Banyak. Mereka juga diberdayakan untuk mengajar mata pelajaran lain yang bukan menjadi keahlian mereka. Seperti Aprima Siska Riski Amalia,

yang seharusnya menjadi guru Bimbingan Konseling. Namun sekarang ia mengajar juga IPA, Bahasa Indonesia dan BK,” kata Arminsyah. Arminsyah mengharapkan pemerintah mengutus PNS yang benar-benar ingin mengabdikan diri kepada masyarakat. Disamping itu, kapasitas guru yang akan dikirim ke daerah terpencil juga ditambah. Fasilitas Kurang Pulau Haloban Sementara itu, fasilitas yang serba kurang di daerah terpencil membuat proses belajar dan mengajar dilakukan secara apa adanya. Para guru selalu mensiasati segala kekurangan yang ada di sekolah. Bahkan, tidak jarang pula guru praktek SM3T harus membawa siswanya ke kontrakan untuk melangsungkan proses belajar dan mengajar secara lesehan karena tidak ada fasilitas yang memadai untuk menampung siswa. Ade Yatma, salah satu guru praktek SM3T di SD Pulau Haloban, Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh mengatakan ketiadaan sarana dan prasarana di sekolah membuat para guru praktek SM3T membuka kelas juga di rumahnya. Ade Yatma juga mengatakan sampai saat ini guruguru di Pulau Haloban masih berpandai-pandai untuk mensiasati kekurangan yang ada di sekolah. Mulai dari bangunan kelas, buku, laboratorium, kursi, meja, dan tenaga guru,” katanya. “Di sekolah saya hanya terdapat tiga ruangan yang berfungsi sebagai kelas. Bahkan ruang kepala sekolah dan guru tidak ada. Apalagi WC dan perpustakaan,” kata alumni UNP ini. Dijelaskannya, apabila

ruangan kelas penuh dipakai oleh guru lain untuk mengajar, ia mengajak siswa ke kontrakan dan disanalah PBM dilaksanakan dengan lesehan tanpa meja dan kursi. “Jarak kontrakan dengan sekolah hanya 200 meter, jadi saya bawa saja ke kontrakan agar mereka bisa belajar. Mau tidak mau siswa harus nyaman dengan kondisi seperti itu. Bersempit-sempit dan menjelaskan materi dengan papan tulis kecil sudah hal yang biasa,” katanya. Sementara itu guru tetap SD di Pulau Haloban, Arful (41) mengatakan dalam menjalankan proses belajar dan mengajar kita masih mengalami kesulitan sebab minimnya sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah. Bahkan dalam satu kelas PBM harus dilaksanakan oleh satu guru untuk mengajarkan dua tingkatan siswa. “Dalam satu kelas, guru mengajarkan dua materi dalam waktu bersamaan. Misalnya siswa kelas satu dan dua di masukkan dalam satu kelas dan guru mengajarkan materi untuk siswa kelas satu dan dua juga secara ber-

samaan tanpa ada yang pembatas,” kata pemuda asal kota Pariaman ini. Selain itu, sampai sekarang ini, sekolah yang telah berdiri selama 9 tahun ini hanya dilengkapi tiga ruang kelas dan satu buah plang sekolah yang telah kusam. “Yang ada sama kita sekarang ini Cuma semangat untuk mengajar saja. Melihat fasilitas yang seperti ini, mungkin tidak layak jika dikatakan sekolah, namun apa daya lagi. yang penting tujuan kita untuk mencerdaskan anak bangsa harus tetap berlangsung dan sekolah harus tetap ada walaupun dengan apa adanya seperti ini,” kata arful. Ia juga mengatakan fasilitas yang kurang bukan hanya dari segi bangunan. Namun, sejak sekolah ini dioperasikan siswa masih saja kesusahan mendapatkan buku paket pelajaran. “Buku paket pelajaran sangat susah didapat karena sangat sedikit buku peket tersebut disuplai ke pulau terpencil ini. jika buku saja susah, bagaimana kita mau membuat perpustakaan,” tambah Arful lagi. „

GURU-guru SMP Negeri 1 Pulau Banyak, Aceh Singkil, yang sebagian besar masih berstatus honor. Sementara guru berstatus PNS banyak yang bolos. Selain itu, fasilitas ajar mengajar juga sangat minim. ANGGA

PADANG, HALUAN — Dua hari setelah kejadian, Jasa Raharja Cabang Sumatera Barat siap menyerahkan santunan untuk korban Bus PO Yanti yang terbakar, Selasa (1/5) pagi. Santunan akan diserahkan langsung Direktur Utama PT Jasa Raharja, Diding S. Anwar didampingi Kepala Cabang Jasa Raharja Sumbar, Abdul Haris, Kamis (3/5) ini di Aula Utama Gedung DPRD Kabupaten Agam. Penyerahan santunan kepada ahli waris korban tersebut juga disaksikan Bupati Agam, Ketua dan Anggota DPRD Agam serta pihak terkait lainnya. “Sesaat setelah kejadian kemarin (Selasa-red), tim Jasa Raharja langsung turun ke lapangan, membantu korban sampai ke rumah sakit, sekaligus menghimpun data administrasi ahli waris. Makanya, setelah diproses peraturan dan UU, hak santunan korban keluar,” kata Kepala Cabang Jasa Raharja Sumbar, Abdul Haris, Rabu (2/5). “Kami keluarga besar Jasa Raharja turut berduka atas musibah Bus Yanti terbakar yang menewaskan 13 penumpang ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya. Seperti diberitakan Haluan sebelumnya, korban penumpang Bus AKAP PO Yanti Nopol BA 3653 L yang terbakar di Ulu Aia, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota akan mendapatkan santunan asuransi dari Jasa Raharja Cabang Sumbar. Santunan bisa cepat diserahkan, karena petugas dari perusahaan asuransi milik pemerintah itu sudah langsung “jemput bola’ turun ke lokasi kejadian, Selasa (1/

ABDUL HARIS 5) pagi, tak selang lama setelah bus naas itu terbakar. “Baik korban meninggal dunia maupun korban luka bakar yang dirawat, semuanya mendapatkan santunan dari Jasa Raharja, sesuai Undang-Undang No. 33 Tahun 1964,” ujarnya. Setiap korban meninggal dunia dan mempunyai ahliwaris mendapatkan santunan sebesar Rp25 juta, dan korban yang dirawat di rumah sakit akan mendapatkan santunan maksimal sebesar Rp10 juta. Jika biaya perawatan lebih dari Rp 10 juta, maka ditanggung masing-masing korban. “Sedangkan korban yang tidak mempunyai ahliwaris mendapatkan biaya penguburan sebesar Rp 2 juta,” katanya lagi. Dia menambahkan, Jasa Raharja turut prihatin atas mubisah yang menimpa penumpang bus PO Yanti Group, dimana berupaya pro aktif dalam setiap musibah kecelakaan yang dialami pemegang polis. “Jasa Raharja akan berikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat. Kami akan terus jemput bola, untuk mempercepat pembayaran santunan. Kami juga berterima kasih atas proaktif media memberitakan peristiwa kecelakaan, karena info media juga informasi dasar bagi kami untuk segera turun ke lapangan,” tambahnya.(h/vid)


EKBIS 3

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

BANK NAGARI, BANK BUKOPIN DAN DAMANDIRI TEKAN MOU

Kucurkan Dana Bergulir Rp2 Miliar PADANG, HALUAN—Untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Propinsi Sumatera Barat, Bank Nagari, Bank Bukopin serta Yayasan Damandiri menandatangani MoU Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di Bank Indonesia Padang, Rabu (2/5). Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berharap kerjasama itu segera terwujud, sehingga bisa menekan jumlah anka kemiskinan. “Pengentasan kemiskinan ini tidak

hanya tanggung jawab satu pihak, namun tanggung jawab bersama, untuk itu, kita bersama wajib untuk mengentaskan kemiskinan di Sumbar hingga habis,” tegas

Gubernur Irwan Prayitno dalam sambutannya saat menghadiri acara tersebut. Sementara itu, Direktur Utama Bank Nagari Suryadi menjelaskan, dana kredit yang dikucurkan untuk pertama kali bagi keluarga miskin berasal dari yayasan Damandiri. Jumlahnya adalah Rp2 milyar. Maksimum kredit nantinya akan diberikan kepada perorangan dari dalam kelompok maksimal Rp2 juta. Kelompok usaha itu dibina oleh mahasiswa-mahasiswa KKN dan juga dari LK2S yang diketuai oleh ibu Nevi Irwan Prayitno. Pengembalian kredit atau pinjaman ini maksimal bisa dilakukan selama 1 tahun, tergantung pada jumlah pinjaman yang dilakukan, sedangkan bunganya cukup rendah yaitu 6 persen, jadi sama sekali tidak memberatkan masyarakat. “Bank Nagari merasa terhormat karena dipercaya

oleh Yayasan Damandiri yang diketuai oleh mantan Menko Kesra dan Taskin Prof Haryono Suyono serta LK2S Sumbar untuk mencairkan kredit bagi keluarga miskin ini. Sejauh ini pihak Bank Nagari telah menyiapkan petugas lapangan yang handal untuk program ini. Isya Allah, dalam 6 bulan 2000 warga miskin bisa terbantu,” ujar Suryadi. Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Propinsi (LKKS) Propinsi Sumatera Barat Hj. Nevi Irwan Prayitno mengatakan, peran serta pihak ketiga dalam mengentaskan kemiskinan di Sumbar memang sangat diperlukan. Bantuan kredit dan kerja sama dari pihak yayasan Damandiri, Bank Nagari dan Bank Bukopin akan sangat membantu rakyat miskin dan tidak mampu, serta mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten dan Propnsi

PENANDATANGANAN — Perwakilan dari empat Provinsi Sumbagteng menandatangani kesepakatan 7 Usulan Pengendalian Inflasi Daerah oleh TPID Se-Sumbagteng. HUMAS Sumatera Barat. Sebagaimana diketahui, Yayasan Damandiri didirikan oleh mantan Presiden RI Soeharto pada 15 Januari

1996 berhasil menghimpun dana sumbangan para pengusaha guna menanggulangi jumlah penduduk miskin. Jumlah dana pada 1996 sebesar Rp1,2 triliun dan hingga saat ini jumlah masih tetap sama Rp1,2 triliun. Dana bantuan Rp800 miliar disalurkan secara bergulir kepada kelompok usaha ibu antara 10-15 orang yang kini tergabung Posdaya. Ketua yayasan Damandiri Haryono Suyono mengatakan Kredit kepada setiap Posdaya rata-rata Rp 10 juta, selanjutnya kredit digunakan sebagai modal meningkatkan usahanya, jika mereka berhasil dapat meminjan dana yang lebih besar lagi. Penyaluran kredit pundi dari Damandiri kepada Posdaya melalui bank-bank milik pemerintah, BPR dan Perum Pegadaian. Haryono menambahkan, Damandiri juga memberikan

bantuan pelatihan untuk para bidan desa, guru-guru dan relawan desa, sehingga mereka ikut memberikan sosialisasi dalam meningkatkan usaha pendapat pada Posdaya. Program pelatihan dimaksudkan mendukung pemerintah dalam menyukseskan tujuan pembangunan milenium (MDGs) 2015, antara laian mengurangi jumlah kematian ibu melahirkan, meningkatan kesehatan dan pendidikan anak. Sedangkan, perguruan tinggi yang ikut melaksanakan KKN tematik Posdaya perguruan tinggi pada lembaga pengabdian masyarakat (LPM). Posdaya yang merupakan wahana silaturahmi bagi sekelompok warga dapat dijadikan wahana menanggulangi kemiskinan, pengangguran, pendidikan, kesehatan dan meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan. (h/cw-hel)

PEDAGANG Kaki Lima merupakan salah satu usaha yang membutuhkan bantuan perkuatan modal, agar usahanya bisa maju. IST


4 EKBIS

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

KPR BNI Syariah JAKARTA, HALUAN — Edaran Bank Indonesia tentang kebijakan DP 30 persen membawa berkah bagi perbankan syariah. Pasalnya, aturan DP 30 persen itu baru berlaku untuk bank konvensional. BNI meruapakan salah satu perbankan yang berharap DP 30 persen tersebut belum diterapkan ke syariah, shingga BNI syariah bisa membantu masyarakat, khususnya fasiulitas kredit yang terkena dampak kebijakan tersebut, yakni Kredit Pemilikan Rumah (KPR). PT Bank BNI Syariah berharap bisa menyuarakan industri perbankan syariah dan meminta Bank Indonesia (BI) tidak segera menerapkan aturan uang muka (down payment/ DP) pembiayaan rumah (KPR Syariah) dalam waktu dekat. “Harapan kami lima tahun lagi lah baru aturan ini diterapkan ke bank syariah,” tukas Kepala Divisi Jaringan dan Layanan BNI Syariah Kukuh Rahardja, dalam Seminar “Siasat Bank dan Pengembang untuk Menopang Daya Beli Konsumen” di Jakarta, Rabu )2/5). Seperti diketahui, per 15 Maret 2012, bank sentral telah mengeluarkan Surat Edaran No.14/ 10/DPNP pada 15 Maret 2012, yang mengharuskan DP minimal KPR sebesar 30% untuk tipe rumah di atas 70 m2, yang masa berlakunya efektif pada 15 Juni 2012. Adapun aturan tersebut hanya mengatur perbankan konvensional, dan tidak mengatur perbankan syariah.(h/ibc)

DP 30%, KPR Menurun JAKARTA, HALUAN — Kekhawatiran sebagian pihak terhadap menurunnya minat beli khususnya rumah dan motor pasca diumumkannya surat edaran mengenai batasan uang muka (DP) kredit pemilikan rumah (KPR) mulai dirasakan. Bank Indonesia (BI) mencatat terjadi penurunan pertumbuhan KPR. Namun, angka pertumbuhan kredit KPR masih di atas ratarata total kredit yang disalurkan industri perbankan nasional. “Sudah ada penurunan pertumbuhan KPR. September 2011 pertumbuhan KPR mencapai 43 persen sementara rata-rata kredit pertumbuhannya 25 persen. Per Februari KPR tumbuh 35 persen sedangkan rata-rata kredit 24 persen,” ujar Deputi Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Yunita Resmi Sari, Rabu (1/5). Ia menambahkan, BI berharap idealnya pertumbuhan kredit KPR tumbuh sejalan atau kurang lebih sama dengan kredit lainnya. Ini akan menunjukkan adanya pemerataan dalam penyaluran kredit. BI menilai dengan mulai efektif diberlakukannya batasan uang muka KPR di bulan Juni 2012, pertumbuhan KPR sepanjang tahun ini akan turun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini lantaran terjadi penundaan pengumpulan DP dari konsumen untuk menyesuaikan dengan aturan yang baru selama 7-8 bulan. Namun, BI optimis di tahun berikutnya pertumbuhan KPR akan kembali (h/(trn)

CROSSOVER YANG ELEGAN

MMI Siap Luncurkan New Mazda CX5 JAKARTA, HALUAN — PT Mazda Motor Indonesia (MMI) segera menjawab rasa penasaran masyarakat, khususnya terhadap kehadiran varian barunya model crossover All New Mazda CX5. Westmall Grand Indonesia dalam waktu dekat. MMI bakal meluncurkan All New Mazda CX 5 di Kempinski Grand Ballroom Hotel, Peluncuran tersebut akan dihadiri Presiden Direktur PT MMI Keizo Okue, Masahiro Moro Executive Officer for Global Sales and Marketing Mazda Motor Corporation. All New Mazda CX-5 yang tergolong dalam segmen Sport

Utility Vehicle (SUV) atau lebih dikenal dengan istilah Crossover merupakan mobil dua medan baik di jalan aspal maupun non aspal. Mazda ini memiliki dimensi lebih kecil dari CX-7 maupun CX-9. Dimensi CX-5 ini lebih pendek 159 mm, lebih kecil 32 mm dan lebih tinggi 25 mm dibandingkan kakaknya CX-7. Kemasan terbaru ini, dilengkapi dengan Teknologi SKYACTIV, berkapasitas 2.000 cc, DOHC, 4silinder, 16 valve yang mampu mengeluarkan tenaga maksimal sebesar 153 ps di 6.000 rpm dan torsi maksimal 200 Nm di 1.600 rpm. Mesin SKYACTIV tersebut dilengkapi transmisi enam percepatan otomatis dengan torque converter. Interiornya menyajikan unsur kemewahan khas SUV Mazda, bisa dilihat dari penggunaan material jok, dashboard, doortrim dan juga setir yang tampak berkelas. Center cluster terdapat MID (Multi Information Display) berukuran cukup besar. Dan

MAZDA CX5 -- All New Mazda CX 5 siap mengaspal di Indonesia. MMI segera meluncurkan varian baru Mazda ini yang siap bersaing mobil tipe Crossover lainnya. ist setirnya juga dilengkapi dengan fitur kontrol audio dan lainnya. Tampak juga dalam gambar, ruang kabin penumpang depan dan belakangnya luas. Sedangkan eksterior CX-5

menghadirkan desain KODO-soul of motion yang terlihat fresh. Bagian buritan terdapat rear spoiler, rear wiper, dan sensor parkir. Lalu bagian depan, mengaplikasi grille sarang tawon yang dilengkapi dengan

DARI PERUM MENJADI PT PERSERO

Pegadaian Kembangkan 5 Lini Bisnis Gadai PADANG, HALUAN —Perubahan status badan hukum dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perseroan terhitung 1 April lalu merupakan langkah maju bagi Pegadaian. Perusahaan milik pemerintah ini siap mengembangkan 5 lini bisnis gadai untuk meningkatkan peran membantu masyarakat, baik untuk kebutuhan hidup maupun pinjaman modal kepada usaha menengah ke bawah. Lima lini bisnis itu adalah bisnis gadai, bisnis syariah, bisnis fidusia, bisnis emas dan bisnis lainnya seperti optimalisasi asset idle, transaksi payment dan

transfer uang pembiayaan listrik, telephon dan lain-lain. “Pegadaian menjadi Perusahaan Perseroan terhitung sejak 1 April 2012 bertepatan dengan HUT 111 tahun. Seiring perubahan itu, tentu hal ini menjadi momentum bagi kami sebagai perusahaan gadai yang telah berpengalaman 111 tahun untuk lebih baik lagi,” kata Kepala Wilayah II PT Pegadaian (Persero), Syamsul Bahri SH. MM didampingi Manager Area Padang, Firman Al Gazali SE. MM saat ramah tamah dengan insane pers terkait perubahan Pegadaian dari Perum menjadi PT

Persero di Restoran Suaso Padang, Rabu (2/5). Dengan status Persero, Pegadaian bisa mengembangkan usaha di bidang gadai dan fidusia, baik secara konvensional maupun syariah dan jasa lainnya di bidang keuangan. Untuk mencapai tujuannya itu, Persero Pegadaian melaksanakan tiga kegiatan utama berupa penyaluran pinjaman berdasarkan hukum gadai terma suk gadai efek. Kemudian penya luran pinjaman berdasarkan jaminan fidusia dan pelayanan jasa titipan, pelayanan jasa taksiran, sertifikasi dan perd-

agangan logam mulia. Sementara untuk bunga gadai, lanjut Syamsul, Pegadaian tetap memberikan yang terbaik kepada masyarakat dengan bunga sangat rendah yakni 0,55 persen sam pai1,20 persen, tergantung dari nilai taksiran gadai. Sedangkan tang gungjawab sosial kepada lingkungan, Pegadaian juga komitmen mela ksanakan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) atau CSR (h/vid)

HELNI, PENJUAL IKAN HIAS

Permai Tabing ini telah memulai usaha ikan hias sejak 2 tahu lalu. Ibu satu orang anak ini memulai usaha berdagang ikan hias sejak berstatus single parent. Karena sekarang sudah memiliki anak dan kebutuhan hidup cukup tinggi, ia memberanikan diri untuk memulai usaha ikan hias. Pada tahun pertama memulai usaha, ia mendatangi sekolah-sekolah untuk menjual ikan hias dengan tentengan satu baskom air berisi ikan. Seiring berjalannya waktu dan tingkat penjualan yang cukup tinggi, kini ia sudah bisa

KEMENTRIAN AGAMA RI

imbasnya pendapatan akan tinggi. Pendapatan Helfi tergantung cuaca dan tanggal, kalau cuaca lagi musim penghujan, ia hanya bisa mendaptkan uang Rp150 ribu perhari. Pada tanggal tua yaitu antara tanggal 23 sampai 30 dan bulan baru yaitu antara tanggal 1 sampai 15 pendapatan berkisar Rp200ribu perhari. Lain halnya pertengahan bulan, minat masyarakat untuk membeli ikan hias cukup tinggi mencapai Rp350ribu perharinya, “Bulan Ramadan pendapatan lebih besar dari yang biasanya,” ujarnya lagi. Adri (38) salah seorang pembeli ikan hias,” Harga ikan disini cukup murah dari pada beli di pasar raya, dan ikannya pun sangat bagus,” ujarnya. Helfi berharap pendapatan dari ikan hias bisa membutuhi keperluan anaknya, dan bisa menyimpan uang dari sisa keperluan keluarganya, “ seandainya usaha ikan hias ini terus berkembang, saya akan membuka usaha baru dengan mempertahankan usaha ikan hias ini sendiri,”ujarnya lagi. (h/cw-wis)

PENERIMAAN MAHASISWA BARU PERIODE 2012 JALUR TES, PMDK dan SPMB p

Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : BARU DATANG MESIN CANON IR 5000 & CANON IR 6000 DARI JEPANG DRUM BARU HARGA NEGO

AN PERSEDIA S A T A B R E T CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

TANAH DIJUAL DI PAYAKUMBUH DIJUAL TANAH 1150 M2 (1286 M2) SERTIFIKAT HAK MILIK, DI JL. SOEKARNO HATTA PAYAKUMBUH. COCOK UNTUK RUMAH TINGGAL, SHOW ROOM, CAR SERVICE, CLINIC, SARANA PENDIDIKAN, DLL. HARGA 1,3 M NEGO.

081387058899

PROGRAM MAHASISWA

Nomor

mengkredit sepeda motor untuk tempat penjualannya. Ikan hias yang di jual pun bermacam- macam mulai dari ikan Komet, Oi, Patin, Gurami, Bawal, dan banyak ikan hias lainnya. Harga ikan bevariasi, karena harga ikan dilihat dari segi ukuran ikan, mulai dari Rp2500 sampai Rp3 ribu per ekor. Sementara untuk lokasi berjualan, Helfi memilih batas Jalan Hamka, Tabing untuk lokasi berdagangnya, “saya berjualan disini sejak 1 tahun terakhir,” ujarnya. Menurutnya, tempat berjualan sekarang ini cukup strategis di bandingkan tempat-tempat lain seperti jalan Khatib Sulaiman dan Pasar Raya. Pasalnya, kalau daerah di Khatib Sulaiman sering menjadi sasaran Satpol PP menggelar razia. Begitu juga di Pasar Raya banyaknya pedang ikan hias yang menggunakan aquarium membuat daya saing menjadi tinggi. Beda halnya disekitar pinggiran jalan Hamka Tabing. Selain tidak ada pesaing pedangang ikan hias, pengendara pun banyak yang lewat

JURUSAN / PROGRAM STUDI

1

Syari’ah / Al-ahwal al-Syakhshiyah (AH)

Regular

2

Syari’ah / Mu’amalah (M)

3

Syari’ah / JinayahSiyasah (JS)

4

Syari’ah / Ekonomi Islam (EI)

5

Tarbiyah / Pendidikan Agama Islam (PAI)

6

Tarbiyah / PendidikanTeknik InformatikaKomputer(PTIK)

7

Tarbiyah / PendidikanMatematika(PMtk)

8

Tarbiyah / BimbinganKonseling (BK)

9

Tarbiyah / PendidikanBahasaInggris (PBIng)

10

Tarbiyah / PendidikanBahasa Arab (PBA)

11

Diploma 3 / PerbankanSyari’ah

p p p p p p p p p p p

KETERENGAN

Non Reguler

Kelanjutan Studi

IZIN

p

p

Perpanjangan izin: DJ.I/385/2008, tgl 27 okt 2008

-

-

Perpanjangan izin: DJ.I/385/2008, tgl 27 okt 2008

-

-

Perpanjangan izin: DJ.I/385/2008, tgl 27 okt 2008

p p p p p p p p

p p p

Perpanjangan izin: DJ.I/385/2008, tgl 27 okt 2008

-

Izin: DJ.I/788/2009, tgl 23 Des 2009

-

Izin: DJ.I/107/2012, tgl 20 Jan 2012

-

Izin: DJ.I/107/2012, tgl 20 Jan 2012

Izin: DJ.I/422/2007, tgl 1 Nov 2007 Izin: DJ.I/7302009, tgl 26 Nov 2009

-

Izin: DJ.I/52/2011, tgl 14 Jan 2011

-

Perpanjangan izin: DJ.I/385/2008, tgl 27 okt 2008

PENDAFTARAN DAN TES A. Program Reguler I.

Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK): Pendaftaran Ulang s/d tanggal 28 Mei 2012

II. SeleksiPenerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPMB PTAIN secara Nasional). a. Persyaratan 1. Lulusan SMA, MA, SMK, MAK atau yang setara tahun 2010, 2011, 2012. 2. Lulus Pondok Pesantren Mu'adalah tahun 2010, 2011, 2012. 3. Lulus Paket C (dibuktikan dgn Surat Keterangan Lulus & FC rapor 3 tahun terakhir yang telah dilegalisir. 4. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di PTAIN. 5. Tidak buta warna bagi program studi tertentu. b. Pendaftaran 1. Pembayaran dapat dilakukan di Bank Mandiri seluruh Indonesia pada tangga 1 Mei - 15 Juni 2012 melalui Mandiri 2. Internet, Mandiri ATM dan seluruh kantor cabang Bank Mandiri. 3. Calon peserta menyebutkan Nomor Induk Mahasiswa Nasional (NISN) pada saat pembayaran di Bank Mandiri. 4. Jika calon peserta tidak memiliki NISN, maka harus membawa identitas diri lain (KTP/Kartu Pelajar/Kartu Keluarga) pada saat pembayaran biaya ujian di Bank Mandiri. 5. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp. 150.000.- (seratus lima puluh ribu rupiah) 6. Setalah melakukan pembayaran, calon peserta menerima bukti pembayaran dari Bank Mandiri yang mencantumkan User ID dan Password calon peserta. User ID dan Password ini bersifat sangat rahasia, tidak boleh diperlihatkan pada orang lain, dan hanya dapat dipergunakan untuk pendaftaran online satu kali saja. 7. User ID dan Password dipergunakan untuk pendaftaran secara online melalui website http://www.spmb-ptain.ac.id 8. Kartu tanda peserta ujian, album dan bukti hadir, dapat diunduh dan dicetak bila isian formulir pendaftaran sudah lengkap. 9. Kartu tanda peserta ujian dan album bukti hadir tercantum nomor pendaftaran, nama peserta, program studi yang dipilih, lokasi, ruang, dan jadwal ujian. Kartu tanda peserta ujian harus dibawa pada saat mengikuti ujian tertulis. 10. Peserta menempelkan pasfoto warna terbaru, 3x4 di tempat yang disediakan pada kartu tanda peserta ujian dan album bukti hadir. 11. Peserta memisahkan kartu tanda peserta ujian dan album bukti hadir.

HARI

BERYL COPY CENTRE

SYAMSUL BAHRI

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) SJECH M. DJAMIL DJAMBEK – BUKITTINGGI

Awalnya di Sekolah, Sekarang Keliling

PADANG, HALUAN — Berdagang sebagai penjual ikan hias memang hasilnya tidak sebaik berdagang barang lainnya. Selain pemeliharaan ikan yang tergolong sulit dan ribet, peminat ikan hias pun masih tergolong rendah. Namun hal itu tak membuat niat Helfi (33) untuk berusaha surut. Bahkan, panas terik matahari dan lebatnya guyuran hujan dilalui penuh semangat oleh perempuan berjilbab ini. Helfi, begitu sapaan akrbnya. Warga Komplek Bunda

lampu kabut pada bumper depannya untuk penerangan di saat berkendara dalam cuaca berkabut. Diperkirakan kendaraan SUV ini bakal dibandrol dalam kisaran harga Rp 400 jutaan lebih. (h/trn)

c. Tes

Selasa, 19 Juni 2012

WIB 07.30 – 08.30 08.30 – 09.30 09.30 – 09.45 09.45 – 10.45 10.45 – 11.45 11.45 – 13.00

WITA 08.30 – 09.30 09.30 – 10.30 10.30 – 10.45 10.45 – 11.45 11.45 – 12.45 12.45 – 14.00

WIT 09.30 – 10.30 10.30 – 11.30 11.30 – 11.45 11.45 – 12.45 12.45 – 13.45 13.45 – 15.00

MATA UJIAN Tes Potensi Akademik Tes Bidang Studi Dasar Istirahat Tes Wawasan Keislaman Tes Bidang Studi IPA Tes Bidang Studi IPS

d.Pengumuman Hasil Ujian Hasil ujian akan diumumkan pada tanggal 13 Juli 2012 melalui website http://www..spmb-ptain.ac.id atau situs masing-masing PTAIN yang dapat diakses mulai pukul 00.00 WIB. e.Registrasi Ulang Mulai tanggal 16 - 20 Juli 2012 f. Orientasi Pengenalan Kampus (OPAK) Mulai tanggal 13 - 15 Agustus 2012 III. Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru STAIN Bukittinggi (SPMB STAIN Bukittinggi) Syarat 1.Lususan SMA, MA, SMK, MAK, Pesantren atau setara tahun 2010, 2011, 2012 2.Pasfoto 3x4 sebanyak 5 (lima lembar 3.Uang pendaftaran Rp. 150.000.- (seratus lima pulu ribu rupiah) 4.FC ijazah dan NEM 1 (satu) rangkap yang telah dilegalisir Jadwal a.Pendaftaran : 20 Juni - 20 Juli 2012 b.Ujian : 24 - 25 Juli 2012 c. Pengumuman Hasil Tes : 30 Juli 2012 d.Registrasi Ulang : 31 Juli - 3 Agust 2012 e.OPAK : 13 - 15 Agust 2012 B.

Program Non-Reguler I. Penerimaan Mahasiswa Baru Syarat 1.Lulus SMA, MA, SMK, MAK, Pesantren atau setara. 2.Pasfoto 3x4 sebanyak 5 (lima) lembar 3.Uang pendaftaran Rp. 150.000.- (seratus lima puluh ribu rupiah) 4.FC ijazah dan NEM 1 (satu) rangkap yang telah dilegalisir Jadwal 1.Pendaftaran : 26 Juli - 24 Agust 2012 2.Ujian : 28 - 29 Agust 2012 3.Pengumuman Hasil Tes : 3 Sept 2012 4.Registrasi Ulang : 4 7 Sept 2012 5.OPAK : 17 - 19 Sept 2012 II.Program Kelanjutan Studi (PKS) 1. Pendaftaran : 26 Juli - 24 Agust 2012 2. Pengumuman Hasil : 3 sept 2012

3. Registrasi Ulang 4. OPAK BIAYA PENDIDIKAN Program Reguler 1.SPP 2.Praktikum

: 4 - 7 Sept 2012 : 17 - 19 Sept 2012

- Rp. 600.000.- Rp. 900.000.- (untuk Pendidikan TIK) - Rp. 200.000.- Rp. 300.000.- (untuk Pendidikan Matematik, TIK, dan

BK) Program Non Reguler 1.SPP 2.Praktikum

- Rp. 900.000.- Rp. 1.200.000.- (untuk Pendidikan TIK) - Rp. 300.000.- Rp. 500.000.- (untuk Pendidikan Matematik, TIK, dan

BK) Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) - Opak : Rp. 250.000.- Jaket Almamater : Rp. 200.000.- Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) : Rp. 100.000.- Solidaritas dan Kesetiakawanan : Rp. 50.000.- Perputakaan : Rp. 100.000.- Internet : Rp. 100.000.C. KESEMPATAN BEASISWA 1.Beasiswa Supersemar 2.Beasiswa Bantuan Pendidikan Kementrian Agama RI 3.Beasiswa Mahasiswa Berprestasi 4. Beasiswa dari BAZ Daerah dan BAZ Prov. Sumbar D. ALAMAT & FASILITAS 1.Kampus I, Jl. Paninjauan Garegeh Kota Bukittinggi // Telp: (0752) 22875, 33136 Fax. (0752) 22875 2.Kampus II, Jl. Gurun Aur Kubang Putih Kab. Agam // Telp: (0752) 34320, 34370 Fax. (0752) 34310 3. Kunjungi juga Website: www.stainbukittinggi.ac.id // e-mail: webmaster@stainbukittinggi.ac.id 4.Lokal 9 (sembilan) gedung, 53ruangan, Laboratorium bagi seluruh program studi, Internet Wi-Fi, Perpustakaan, Sarana Olah Raga, Asrama Pa/Pi. 5. Berizin dan Berakreditasi dan telah menjalin berbagai kerjasama baik dalam dan Lengkap Lihat Brosur, atau datang luar negeri. Info langsung ke alamat. Bukittinggi, April 2012 Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Ketua, Dr. Ridha Ahida, M.Hum Nip. 197012051994032003


NASIONAL 5

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

NOTES Ultah Meutya

Meutya Viada Hafid dilahirkan di Bandung, Jawa Barat pada 3 Mei 1978. Kini Meutya adalah anggota Komisi I DPR RI dari Partai Golkar. Sebelumnya ia bekerja sebagai wartawan di Metro TV. Di Metro TV, Meutya membawakan berita serta menjadi presenter di beberapa acara. Meutya sempat popular ketika dia dan rekannya juru kamera Budiyanto diculik dan disandera oleh sekelompok pria bersenjata ketika sedang bertugas di Irak. Mereka akhirnya dibebaskan pada 21 Februari 2005. (h/wkp)

LINGKAR PD Belum Punya Capres JAKARTA, HALUAN — Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok mengatakan, saat ini tidak ada satu pun kader internal partai yang pantas untuk maju menjadi calon presiden (capres) di 2014. Karenanya, kemungkinan besar Demokrat akan mengusung capres dari luar partai. ‘’Kita akan pakai konvensi terbuka, membuka peluang dari luar partai. Siapa pun boleh daftar ke Demokrat. Bahkan yang kita pilih belum tentu dari Demokrat. Karena saat ini tidak ada tokoh yang mumpuni di Demokrat,’’ kata dia ketika dihubungi, Rabu (2/5). Partai pemenang pemilu itu pun menyatakan akan menunggu sampai saat-saat akhir dalam menentukan siapa capres yang diusung. Apalagi, ia memperkirakan, sosok yang layak dipilih baru akan muncul pada akhir 2013. Saat ini, belum ada satu pun tokoh yang dianggapnya pantas. Termasuk Jusuf Kalla (JK). ‘’Pak JK itu sangat cocok jadi mantan wakil presiden. Dia itu aktif di kegiatan sosial dan pernyataannya lugas. Ketika jadi wapres pun kurang pas. Karena terikat jabatan atau kepentingan,’’ papar dia. (h/rol)

Lagi, Geng Motor Makan Korban JAKARTA, HALUAN — Kali ini sebanyak enam orang remaja di Garut menjadi korban keganasan geng motor. Akibatnya, mereka mengalami luka di sekujur tubuhnya akibat benda tajam dan tumpul. Enam orang remaja itu adalah Yoga Swara (15) dan Dea (14) warga Bayongbong Garut. Feri Aprian (24), Nandar (25), Arif (24) dan Pramuji (25) warga Kampung Cihuni, Desa Cihuni, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Menurut kakak korban Yoga dan Dea, Yadi (20) bahwa kedua adiknya tersebut baru pulang dari sekolah akan pulang ke rumahnya di Bayongbong. Tiba-tiba mereka dihampiri beberapa orang gerombolan bermotor yang menggunakan empat sepeda motor di Jalan Pembangunan Kecamatan Tarogong Kidul Garut. Mereka langsung menghajar dan menyabet samurai ke arah keduanya hingga tak berdaya. “Jadi mereka menyerang adik saya tanpa alasan yang jelas,” ujar Yadi kepada wartawan di RSU dr Slamet Garut, Rabu petang. Sementara itu empat korban lainnya menjadi korban berandalan bermotor persis di tempat tinggal korban di Kampung Cihuni, Kecamatan Sukawening. Menurut Feri Aprian salah seorang korban saat itu dirinya bersama 3 orang rekannya sedang ngobrol didepan rumah, tiba-tiba beberapa orang pemuda yang tidak dikenalinya datang menghampiri dan tanpa banyak bicara langsung melakukan penganiayaan dengan mempergunakan sejata tajam golok. “Padahal kami tak punya masalah apa-apa,” jelas Feri Aprian. Kapolres Garut, AKBP. Enjang Hasan Kurnia membenarkan kedua kasus penganiyaan yang diduga dilakukan oleh gerombolan bermotor di dua lokasi berbeda. “Kami masih mendalami kasusnya dan melakukan pengejaran para tersangka,” ungkapnya.(h/dtc)

Kualitas Pendidikan Masih Jauh JAKARTA, HALUAN — Ketua DPR Marzuki Alie menilai, walau setiap tanggal 2 Mei diperingati Hari Pendidikan Nasional, kualitas pendidikan di Indonesia masih jauh dari harapan. “Kualitas pendidikan kita sudah mengarah kepada perbaikan, namun masih jauh dari harapan,” kata Marzuki di Jakarta, Rabu (2/5). Selain itu, Marzuki juga menyoroti persoalan kualitas guru. Secara kesejahteraan, Marzuki menilai sudah ada peningkatan dan hanya ada beberapa yang belum baik. “Percepatan peningkatan kualitas guru untuk pemerataan kualitas pendidikan, walaupun mayoritas guru sudah lebih baik kesejahteraannya, namun masih banyak persoalan dengan guru-guru tersebut,” katanya. Marzuki juga menyoroti manajemen pendidikan di bawah Pemerintah Kabupaten atau pemerintah kota. Menurutnya, pendidikan juga menyisakan banyak persoalan dikaitkan dengan konstelasi politik. “Fasilitas pendidikan yang masih belum merata, karena tidak samanya keberpihakan Kepala Daerah terhadap dunia pendidikan. Masih mahalnya pendidikan yang tidak terjangkau semua anggota masyarakat,” jelasnya. (h/inh)

BANTAH TUDINGAN WA ODE

Anis Siap Dipanggil KPK JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS M Anis Matta berjanji akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Kamis (3/5). Kedatangan itu terkait kasus dugaan suap alokasi anggaran Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) dengan tersangka anggota Banggar DPR Wa Ode Nurhayati.“Sebagai warga negara dan pejabat negara saya tentu akan memenuhi panggilan KPK. Dengan senang hati saya akan memenuhi undangan KPK untuk hadir sebagai saksi pada hari Kamis nanti,” kata Anis Matta kepada wartawan, di Ruang Wartawan DPR, Rabu (2/5). Menurut Anis, dalam kasus yang dihadapi Wa Ode, ada dua masalah yang harus didudukkan secara terpisah. Pertama, kasus Wa Ode Nurhayati yaitu kasus suap yang kemudian dikembangkan juga oleh KPK ke kasus TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang). Kedua, pembahasan PPID dalam konteks mekanisme dan siklus pembahasan anggaran

sebagai UU. Anis Matta mengaku telah menyiapkan sejumlah data dan dokumen yang akan dibawanya untuk memenuhi undangan KPK tersebut. “Saya akan membawa beberapa dokumen seperti kronologi pembahasan anggaran dana PPID di Banggar dan surat dari Menkeu soal permintaan klarifikasi dalam putusan pembahasan PPID di Banggar,” jelas Sekjen DPP PKS itu. Dikatakan Anis, dalam kasus suap yang dituduhkan KPK kepada Wa Ode Nurhayati tidak berkaitan dengan mekanisme pembahasan program PPID. “Kasus Wa Ode terkait suap, seharusnya yang diusut adalah pihak-pihak yang menerima aliran dana tersebut. Sementara terkait pembahasan program PPID yang berujung dengan permintaan klarifikasi dari Menkeu, itu tidak ada hubungannya dengan kasus suap yang dihadapi Wa Ode,” ucap Anis Pada kesempatan tersebut, Anis menuding Wa Ode Nurhayati telah pencemaran nama baik. Sebab, tuduhan bahwa dirinya sebagai pimpinan DPR yang meloloskan sekaligus meneken keputusan Banggar yang dinilai melanggar aturan itu justru tidak ada hubungannya sama sekali dengan suap yang diterima Wa Ode.(h/sam)

BERMAIN DI JALAN AMBLAS- Sejumlah anak bermain bola di jalanan yang amblas di Makassar, Sulsel, Selasa (1/5). Meskipun berbahaya lokasi jalan amblas yang perbaikannya terbengkalai ini menjadi tempat bermain baru bagi anak-anak akibat semakin minimnya lahan bermain untuk mereka. ANTARA

NasDem: Ical Bukan Negarawan

LAGI, AKSI KOBOI

15 Oknum Polda Mengamuk di Bar MANADO, HALUAN — Lagi-lagi aksi ‘koboi’. 15 Oknum Polda Sulut mengamuk di Club Deluxe Bar Hotel Sintesa Peninsula Ma nado, Sulawesi Utara. Mereka merusak fasilitas bar dan sempat menodongkan pistol ke karyawan. Peristiwa itu terjadi Selasa (1/ 5). Ke-15 oknum tersebut diduga dipengaruhi minuman keras. Informasi yang dihimpun, salah satu oknum berpangkat komisaris. Tindakan anarkis ini bermula dari keributan di area parkir saat bar akan ditutup. Sebuah mobil Toyota Fortuner putih bernomor polisi DB 3 QA menghalangi akses keluar mobil pengunjung lain. Rupanya mobil itu milik anggota Polda Sulut. “Teman saya hanya minta untuk memindahkan, tapi malah dipukul,” ujar karyawan Club Deluxe Bar, Michael Taribuka, kepada detikcom, Rabu (2/5). Dia dan beberapa temannya yang berusaha melerai, juga ikutan jadi sasaran pemukulan hingga mereka melarikan diri ke dalam ruangan. Semua karyawan pria yang memakai seragam kemeja merah jadi

sasaran pukul. Usai mengamuk, mereka meninggalkan lokasi dengan tiga mobil. “Kami sempat melawan tapi mereka keluarkan pistol dan ditodongkan ke kepala, terpaksa kami lari,” tambahnya. General Manager Club Deluxe Bar, Yosua Tongku, akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Wenang. Selanjutnya, karyawan yang jadi korban pemukulan divisum rumah sakit Bhayangkara Manado. Kabid Humas Polda Sulut AKBP Pdt Denny Adare STh saat dikonfirmasi tak menampik kejadian itu. Katanya, Polsek Wenang sudah menyerahkan kasus ini ke Bidang Propam Polda Sulut. “Sudah ditangani. Ini tindak pidana dan mereka sedang jalani pemeriksaan intensif,” tandas Adare, Rabu. Katanya, apabila terbukti, proses hukum akan dijalani sesuai perbuatan mereka. Juga bukan tidak mungkin mereka akan menjalani sidang disiplin di Propam. “Sanksinya bisa tidak naik pangkat bahkan bisa berujung ke pemecatan,” ungkap Adare. (h/dtc)

JAKARTA, HALUAN- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (NasDem) Saiful Haq menyayangkan ucapan Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Aburizal Bakrie yang menyebut Partai NasDem sebagai partai panas demam. “Kita sebenarnya cukup terkejut dengan pernyataan Ical, tidak mungkin dia tidak kenal NasDem,”kata Saiful seperti dilansir laman inilah.com, Rabu (5/2). Menurutnya, apa yang telah ditunjukkan Ical bukanlah bentuk seorang negarawan karena ia diketahui publik luas sebagai Ketua Umum Partai Golkar sekaligus digadang-gadang sebagai calon presiden 2014 mendatang. “Sebagai seorang yang punya niat maju sebagai capres, harusnya Ical menunjukkan sikap selayaknya seorang negarawan. Ical sebaiknya fokus untuk memuluskan dirinya sebagai satusatunya capres dari Golkar,” ucap Saiful. “Bahasa yang dipakai Ical bukanlah bahasa seorang negarawan. Sayang sekali seorang ketua umum partai besar dan terhormat seperti Golkar bisa menampilkan karakter bahasa politik seperti itu, bukan tingkatan

Partai SRI Protes UU Pemilu JAKARTA, HALUAN — Partai Serikat Rakyat Indonesia (SRI) mengkritik UU Pemilu yang disahkan DPR pada 12 April 2012 lalu. UU Pemilu yang baru itu dinilai menghalangi masuknya pemain baru dalam politik. “Benar bahwa diperlukan mekanisme untuk tujuan “penyederhanaan partai”, yaitu untuk mengefisienkan modus partisipasi politik. Tetapi motif yang sesungguhnya terlihat jelas dari UU itu adalah upaya sistematis untuk menghalangi masuknya peserta baru dalam lapangan politik,” demikian tegas Partai SRI dalam rilis yang diteken Ketua Umum Partai SRI D Taufan yang diterima, Rabu (2/5). Partai SRI mendukung prinsip penyederhanaan partai, tetapi dengan syarat bahwa semua ‘pandangan politik’ sudah ditampilkan di layar politik nasional. Dalam fakta hari ini, layar politik nasional belum memperlihatkan pluralitas pandangan politik nasional itu. Mengenai penetapan ‘parliamentary treshold’ (PT), yaitu ambang batas perolehan suara partai, yang diberlakukan secara nasional, UU tersebut jelas melanggar prinsip pluralitas politik yang merupakan fakta sejarah dan kondisi sosiologis bangsa ini. “Penetapan PT yang

bersifat nasional itu akan menghilangkan eksistensi partai-partai (dan aspirasi-aspirasi lokal), yang karena status minoritasnya, tidak mungkin mencapai ketentuan PT nasional tersebut. Diskriminasi ini jelas menghilangkan keanekaan politik bangsa, sekaligus potensial bagi konflik horisontal,” jelas Partai SRI. Penetapan sistem Proporsional Terbuka, membuka peluang praktek ‘politik uang’, karena persaingan individu dalam proses pen-calegan akan sangat ditentukan oleh kekuatan finansial si calon. Sekaligus karena sifat individual ini, pusat politik beralih dari institusi partai ke kepentingan pribadi si calon. “Tentu saja hal ini bertentangan dengan maksud utama reformasi, yaitu mengkon sol idasikan demokrasi dengan memperkuat institusi partai,” jelas Partai SRI. “Partai SRI ingin mengingatkan bahwa reformasi adalah ruang kebebasan yang kita upayakan untuk memungkinkan rakyat menempati rumah politik demokrasi. Oleh karena itu, janganlah ruang itu justru dikunci oleh mereka yang kita persilakan masuk menempatinya lebih dulu,” tandas Partai SRI. (h/inh)

Ketua Umum Golkar itu,” tambahnya. Sebelumnya, Ical ketika membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang Strategi Pembangunan Bidang Ekonomi dalam Rangka Penyusunan Blueprint Pembangunan Nasional di Kantor DPP Partai Golkar, menyebut Partai NasDem sebagai partai panas demam. “Apa itu NasDem? Panas Demam? Saya nggak tahu NasDem, jadi gimana mau gentar?” ucapnya. Ucapan disampaikan dia berkaitan dengan gencarnya manuver Partai NasDem belakangan ini. Namun ia berkeyakinan NasDem tidak akan menggungguli perolehan suara Golkar pada Pemilu 2014 mendatang. Lumpur Lapindo Terpisah, Ketua Umum Partai Nasdem, Rio Patrice Capella kepada republika, Rabu (2/5) menyentil balik Aburizal dengan menyebut Aburizal perlu lebih giat memperhatikan urusan rakyat, khususnya urusan dan masalah yang membuat rakyat sengsara. Sentilan Nasdem itu merujuk terkait lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur yang telah menelan beberapa desa. “Masih banyak urusan dan

problem yang membuat rakyat sengsara. Seperti Lapindo dan Bakrie Life. Sebaiknya itu dulu yang kita pikirkan,” sindir Rio. Pernyataan ini dikeluarkan menyusul komentar Ical, sapaan akrab Aburizal, yang memandang rendah Nasdem. Sebelumnya, Ical mengaku tak tahu mengenai Nasdem. Ia pun yakin kalau partai baru itu tak akan mengungguli Golkar pada pemilu mendatang. “Apa itu Nasdem? Panas demam?” tanya Ical. Rio berpendapat Ical mungkin saja terlampau sibuk sehingga tak mengikuti perkembangan yang terjadi. Jangankan mengenai sepak terjang Nasdem, kata dia, terkait aspirasi yang berbeda di Partai Golkar, khususnya soal Capres saja Ical tak tahu. “Jadi wajarlah,” sebut mantan DPW PAN Provinsi Bengkulu. Apalagi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu periode 2004-2009 itu menjelaskan, saat ini Ical masih berhadapan dengan banyak masalah. Seperti kasus Lapindo dan Bakrie Life. Padahal, Rio menilai, Nasdem pantas diperhitungkan. Antara lain, sebagai satusatunya partai yang lolos verifikasi. (h/inc/rol)

LEMBAGA PERSEKUTUAN PECINTA PENDIDIKAN KESEHATAN (LPPPK) (POLTEKES SITEBA)

STATUS TERAKREDITASI BAN - PT

SK.MENDIKNAS NO.212/D/0/2006- SK.BPPSDM DEPKES RI NO.HK.0.2.4.1.03834-6 SATU- SATUNYA POLITEKNIK KESEHATAN SWASTA DI SUMATERA

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2012/2013

PROGRAM STUDI

Proses Pendaftaran :

1. KEBIDANAN (D III)

* Mengisi Fomulir Pendaftaran * Photo Copy Ijazah diLegalisir 2 Lembar * Photo Copy Nilai UAN di Legalisir 2 Lembar * Pas Photo terbaru Hitam Putih 4x6 6 Lembar * Surat Keterangan Tanda Lulus

TERAKREDITASI BAN-PT NOMOR: 035/BAN-PT/Ak-X/Dipl-III/2011

2. TEKNIK ELEKTROMEDIK (D III)

TERAKREDITASI BAN-PT NOMOR:032/BAN-PT/Ak-X/Dipl-III/2011

3. FISIOTERAPI (D III)

TERAKREDITASI BAN-PT NOMOR:032/BAN-PT/AkX/Dipl-III/2011

4. FISIOTERAPI (D IV) (Sedang Proses) 5. TEKNIK ELEKTROMEDIK (D IV) (Sedang Proses) 6. ANESTESI (D III) (Sedang Proses) 7. TEKNIK GIGI (D III) (Sedang Proses) 8. TEKNIK RADIODIAGNOSTIK&RADIOTERAPI (D III) (Sedang Proses) 9. TERAPI WICARA (Sedang Proses) 10. TRANSFUSI DARAH (D III) (Sedang Proses) 11. KARDIOVASKULER (D III) (Sedang Proses) 12. AKUPUNTUR (D III) (Sedang Proses) 13. FARMASI DAN MAKANAN (D III) (Sedang Proses) 14. KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (D III) (Sedang Proses)

PENDAFTARAN Gelombang I : 02 April s/d 15 Juni 2012 Gelombang II : 25 Juni s/d 24 Juli 2012 Gelombang III: 30 Juli s/d 25 Agustus 2012 Syarat Pendaftaran : * Lulusan SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah * Lulusan Paket C * Untuk Lulusan SMK dengan Jur. Teknik Elektro dan Mesin * Berbadan Sehat dan Tidak Buta Warna * Tinggi Badan Minimal : untuk kebidanan 150 cm

Hubungi Sekretariat:

No. Telp. 0751- 445880 Fax : (0751) 445881 1. Drs. H. Lamizar Yoena, SH. MH : 08126622430 2. Drs. H. Amrin Tanjung, M.Pd : 081374338679 KETUA LP3K PADANG Ttd Drs. H. Lamizar Yoena,SH.,MH

Fasilitas Pendidikan * Gedung Milik Sendiri * Ruang Kuliah Yang Cukup * Ruang Labor Kebidanan * Ruang Labor Teknik Elektromedik * Ruang Labor Fisioterapi * Klinik Kebidanan * Klinik Fisioterapi * Perpustakaan Terpadu * Lahan Praktek Lapangan: Rumah Sakit, Puskesmas, Praktek Bidan Swasta. * Sarana Penunjang Kuliah, Phantom, LCD, Infokus,Laptop, Wireless.

100% Lulusan Fisioterapi & Teknik Elektromedik diterima pada Instansi Pemerintah & Swasta (Tahun 2011)

Alamat: 1. Jl. Jhoni Anwar No. 8 Lapai Padang 2. Jl. Jhoni Anwar No. 17 A Lapai Padang TELP. 0751 - 445880 / 0811669722 website: www.poltekes-siteba.ac.id email : poltekessiteba@yahoo.co.id

PENGURUS LP3K PADANG BID. OPERASIONAL PENDIDIKAN Ttd ERDI NUR,SKM.,M.KES

DIREKTUR Ttd DRS. AMRIN TANJUNG,M.Pd


6 OPINI

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

Hardiknas Kehilangan Momentum Kemarin kita peringati Hari Pendidikan Nasional. Baik di tingkat nasional maupun di tingkat provinsi dan kabupaten/kota rasanya tidak ada hal-hal spektakuler yang menandai momentum kelahiran Ki Hajar Dewantoro itu.. Hanya upacara bendera dan anak-anak sekolah berbondong ke lapangan (dan kemudian meliburkan diri) Di Jakarta, Hardiknas dirayakan secara kenegaraan di Kementerian Dikbud dengan pembina upacara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh. Pidato dan merilis sejumlah masalah pendidikan dan berbagai rencana ke depan. Hanya itu. Kita tak hendak mengatakan bahwa pada Hardiknas ini ada pesta yang gegap gempita. Tetapi hanya ingin ada hal yang monumental yang dimulai pada tanggal ini ke depan. Ada pencananganpencanangan perubahan yang dapat menghela dunia pendidikan kita ini menuju pendidikan yang benar-benar bisa menjawab permasalah masa depan anak bangsa. Ada hal yang memerlukan penjelasan lebih rinci oleh kalangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yakni seputar fair atau tak fairnya ujian nasional (UN) serta unian masuk perguruan tinggi negeri. Isu, bahwa UN dilaksanakan dengan penuh kecurangan bukan sekali dua kali jadi bahan perbincangan. Sudah berkali-kali. Tiap kali dilaksanakan maka tiap kali pula soal yang sepertinya sepele itu dibahas sampai berbusa-busa tetapi tidak kunjung dapat diselesaikan. Buktinya UN terakhir ini masih saja itu terjadi. PBB memang sudah memosisikan pendidikan Indonesia ini masuk ke target kedua program education for all yakni program yang digulirkan oleh UNESCO. Indikatornya adalah bahwa Indonesia berhasil membebaskan semua anak usia sekolah dari ketiadaan sekolah. Semua sudah bisa masuk sekolah tingkat dasar. Akan tetapi isu kecurangan UN juga akan jadi ukuran pula apakah secara keseluruhan pembangunan pendidikan kita sudah baik dan benar. Sejumlah pejabat pendidikan kadang begitu bangga mengatakan bahwa pengawasan ujian nasional sudah sedemikian rupa. Soal dikawal oleh polisi mulai dari mencetak sampai pengangkutan ke lokasi ujian. Sementara siswa yang mengikuti ujian diawasi oleh pihak independen, ada juga polisi di luarnya. Tidak cukup dengan itu, tiap ruangan pun ada yang dilengkapi dengan kamera CCTV. Hebat! Tetapi marilah kita pikir ulang lagi, bukankah itu sesungguhnya menunjukkan betapa tidak percayanya publik kepada pelaksana UN dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan? Anak didik kita secara tak sadar sudah tidak kita percayai pula akan dapat mengikuti ujian dengan fair. Seolah kita khawatir mereka akan melakukan kecurangan, oleh karena itu perlu diawasi sebegitu ketatnya? Lucunya, kita pun tak percaya lagi kepada guru-guru dan kalangan pendidik untuk mengawasi ujian itu. Maka perlu pula kita datangkan pengawas independen, guru dari sekolah yang berbeda, LSM, polisi. Secara keseluruhan itu adalah gambaran adanya ketidakpercayaan publik kepada sistem pendidikan nasional kita. Dan publik dengan mudahnya menjatuhkan stigma bahwa kecurangan, ketidak-fairan, budaya koruptif, kolutif sudah dimulai di bangku pendidikan. Kita berharap dalam momentum Hadiknas 2012 ini, ada langkah yang lebih progresif dari pemerintah mengembalikan kepercayaan publik kapada sistem pendidikan nasional kita. Hal-hal lain yang bersifat fisik memang penting juga dilaksanakan, akan tetapi segi-segi non-fisik seperti kejujuran dalam menempuh ujian bukankah itu juga amat fundamental untuk bangunan bangsa ini? Hal-hal fisik yang menyita perhatian Kemendikbud selama ini kan hanya sekitar infrastruktur pendidikan, program pendidikan dasar gratis, privatisasi dalam bidang pendidikan dan memberikan penghargaan yang layak kepada guru. Kita mempertanyakan lagi apakah untuk membuat anak-anak jadi jujur serta guru-guru jadi sungguh-sungguh memberi nilai sesuai kemampuan anak, masih memerlukan anggaran yang besar juga? Atau kita ganti pertanyaannya: “Apakah perlu biaya besar membuat murid menjadi jujur dan guru menjadi fair dalam menilai? Monentum Hari Pendidikan Nasional tahun ini terasa agak hambar, padahal kita berharap dunia pendidikan yang merupakan aufklarung atau pencerahan bagi peserta didik, bukan menjerumuskan mereka menjadi pembohong apalagi bersikap curang dengan berusaha mencari bocaran-bocoran soal ujian. Dan pada momentum Hardiknas inilah hendaknya ditekadkan bahwa itu semua harus berubah di masa berikutnya.***

„ Pangkas biaya perjalanan dinas, Dahlan Iskan budayakan rapat dengan BBM „ Nanti salah satu isi BBM nya: “Gmn seeh, udh di ping koq ga dibls? „ Nagari-nagari di Padang Pariaman akan dimekarkan jadi 100 nagari „ Ouwaiikkkk….. jadi nginyiang nagaghi wak dek e nyeh

PEMBERITAHUAN Setiap artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Pendidikan Kita, Mencerdaskankah? OLEH: MUHAMMAD KOSIM

Setiap 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas). Hari ini menjadi momen penting bagi kita untuk menelaah perkembangan pendidikan yang diberlakukan, apakah sudah sesuai dengan cita-cita bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana yang ditegaskan dalam UU Sisdiknas Tahun 2003. Manusia cerdas bukanlah pintar secara kognitif semata, tetapi sikap dan perbuatannya juga mencerminkan perilaku yang benar dan bertanggung jawab. Orang cerdas adalah orang yang berpikir jangka panjang, tidak sesaat, berorientasi masa depan, bahkan sadar akan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan yang kelak mempertanggungjawabkan segala perilakunya. Kecerdasan seperti inilah yang mampu membentuk wajah bangsa yang berkeadaban melalui proses pendidikan. Namun, sudahkah pendidikan yang diterapkan di negeri ini mampu mencerdaskan kehidupan bangsa? Beragam kasus yang tidak mencerminkan manusia berpendidikan justru menjamur di negeri ini.Korupsi, kolusi, nepotisme, pornografi/aksi, kekerasan, mafia hukum, serta saling memaki dan menyalahkan saban hari disuguhkan di media.Ironisnya para pelakunya justru orang-orang yang pernah mengenyam pendidikan, bahkan hingga pendidikan tinggi.Mereka “pintar”, tetapi kepintarannya dimanfaatkan untuk menipu, mencuri, lalu merekayasa kebenaran untuk kepentingan pribadi dan golongan. Kita tidak dapat memungkiri bahwa tidak semua out put pendidikan kita berperilaku negatif.Akan tetapi, fenomena di atas demikian nyata dalam kehidupan kita sehingga patut mempertanyakan pelaksanaan pendidikan nasional, apakah mencerdaskan atau justru hanya membuat orang pintar. Akibatnya, pendidikan kehilangan spirit-nya dalam mencerdaskan dan memerdekakan umat lalu berubah menjadi pendidikan yang membelenggu hati nurani manusia dengan rantairantai keserakahan, pragmatisme, materialisme, hedonisme, dan nafsu syahwat

akan kenikmatan sesaat. Apa yang salah pada praktik pendidikan kita? Setidaknya ada dua hal yang patut dikritisi terhadap pelaksanaan pendidikan di negeri ini. Pertama, orientasi pendidikan yang lebih menekankan pada aspek kognitif. Secara teoritis, setiap proses pembelajaran yang dilakukan mesti memperhatikan aspek kognitif, apektif, dan psikomotor peserta didik. Namun kenyataannya, ranah kognitif selalu mendapat porsi yang lebih besar dibandingkan dengan ranah yang lain. Akibatnya, peserta didik hanya memiliki kompetensi “tahu” (knowledge), tetapi tidak berdampak kepada sikap dan perbuatannya. Orientasi pendidikan terhadap kognisi yang tidak seimbang ini juga dapat dilihat dari kebijakan Ujian Nasional yang banyak menimbulkan korban. Meskipun telah ditetapkan penentu kelulusan siswa ada empat kriteria (berakhlak mulia, tuntas seluruh program semester, lulus ujian sekolah, dan lulus UN), akan tetapi dalam kenyataannya hasil UN menjadi penghalang banyaknya siswa yang tidak lulus. Sistem UN yang menyamakan sekolah elit berfasilitas mewah, memiliki guru yang professional, mendapat pembinaan berkelanjutan, dengan sekolah marginal/ pinggiran yang terisolir, jumlah guru yang memprihatinkan dan nyaris tidak tersentuh dengan pembinaan, sesungguhnya telah mengusik rasa keadilan. Akibatnya, ada yang nekat menggadaikan idealisme dengan melakukan kecurangan. Parahnya lagi, kecurangan itu justru diorganisir oleh oknum guru demi memperjuangkan nama baik sekolah atau pimpinan semata. Semua seakan menutup mata terhadap persoalan yang setiap tahun men-

jadi berita media, tapi hilang begitu saja. Praktik seperti ini pasti berdampak besar di kemudian hari, berbekas pada kepribadian anak didik untuk berlaku curang dan menghalalkan segala cara demi mencapai keinginannya.Seakan mereka di ajarkan, “jangan berlaku curang, kecuali dalam keadaan terpaksa”. Kedua, pendidikan yang masih bercorak sekuler-materialistik.Sekularisme pendidikan tampak dari ketidakseimbangan antara kompetensi setiap mata pelajaran yang ditawarkan dengan sikap keberagamaan sesuai dengan keyakinannya. Meskipun setiap sekolah memiliki visi dan misi yang bercorak religius, seperti adanya kata-kata iman dan taqwa (Imtaq), akan tetapi program dan kegiatan Imtaq di sekolah tersebut seringkali tidak kongkrit sehingga Imtaq hanya sekedar cover atau polesan semata. Begitu pula tanggungjawab guru terhadap sikap keberagamaan siswa, kerapkali diserahkan kepada guru agama an sich. Padahal setiap ilmu yang diajarkan sarat dengan nuansa ukhrawi sehingga ilmu yang diperoleh peserta didik sejatinya mendekatkan dirinya kepada Sang Khaliq. Akibat dari sekulerisme pendidikan akan menimbulkan pula sikap materialisme yang berlebihan. Motivasi peserta didik untuk menuntut ilmu lebih didominasi oleh materi sehingga ketika mereka terjun ke dunia kerja, materi pun menjadi tujuan utama.Nilainilai kemanusiaan pun dikalahkan oleh materi, termasuk nilai-nilai agama.Korupsi, kolusi, nepotisme, dan bentuk manipulasi lainnya tentu menjadi pilihan. Oleh karena itu, pendidikan yang diterapkan telah membelenggu hakikat manusia itu sendiri.Sebab manusia adalah makhluk yang memiliki potensi ruhaniyah di samping potensi aqliyah dan jasmaniyah. Ketika pendidikan yang dikembangkan lebih berorientasi kepada kognitif (aqliyah) maka dimensi ruhaniyahnya akan terbelenggu. Begitu pula dimensi fitrah keberagamaannya telah digeser oleh paham materialisme dan sekulerisme yang dianutnya. Menyikapi persoalan

tersebut, dituntut keberanian bangsa ini untuk melepas rantai-rantai yang membelenggu kebebasan manusia itu sendiri sehingga memiliki kecerdasan yang sesungguhnya. Pelaksanaan pendidikan mesti didesain sedemikian rupa untuk memerdekakan pendidikan dari rantai-rantai yang membelenggunya. Dalam hal ini ada beberapa hal yang patut direkomendasikan.Pertama, pertegas kembali orientasi pendidikan nasional dengan landasan filosofis yang utuh tentang hakikat manusia. Artinya, manusia yang menjadi subjek sekaligus objek pendidikan, mesti dipandang secara utuh, bukan sekedar aspek akalnya, tetapi ia juga memiliki dimensi ruhaniyah yang sangat menentukan perilakunya dalam menggunakan ilmu yang dimiliki. Tegasnya, pendidikan mesti melahirkan kualitas insan yang memiliki iman, ilmu, dan amal secara integral dan holistik. Kedua, mendidik dengan hati (qalbiyah approach).Para pelaku pendidikan harus melaksanakan tugasnya dengan melibatkan dan mengaktifkan potensi qalbiyah (hati).Seorang pendidik, misalnya menerapkan pendekatan qalbiyah untuk menyentuh hati peserta didik sehingga ilmu yang diajarkan tetap sejalan dengan hati nuraninya yang sarat dengan nilai-nilai insaniyyah (kemanusiaan) dan ilhahiyyah (ketuhanan). Ketiga, menerapkan pendidikan berbasis tauhid (nondikotomik).Paradigma ilmu yang dikembangkan, baik di sekolah maupun perguruan tinggi, mesti dikembangkan dengan basis tauhid. Maksudnya, semua ilmu mesti diyakini berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT. Dengan begitu, setiap ilmu yang dikuasai oleh peserta didik akan mengantarkannya kepada kedekatan (taqarrub) kepadaNya. Dalam hal ini, semua guru mesti memiliki rasa tanggungjawab mendidik sikap keberagamaan peserta didik sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Keempat, menerapkan pelaksanaan pendidikan dengan prinsip keadilan. Adil memang tidak harus sama rata, akan tetapi proporsional dan profesional. Pendidikan bukanlah milik kaum ningrat atau yang kaya

Halte Sudirman, kok, Dibongkar?

Mohon Penjelasan Kekeliruan Indeks Badrul Mustafa Haluan

PAK wako Pdg, kenapa 2 buah halte di Jalan Sudirman depan Bank Mandiri dan Bank Mega dibongkar, sehingga anak2 kami kepanasan nunggu angkot, padahal bapak berkoar2 angkutan massal. +62811660***

KPD.yth Bapak Badrul Mustafa, apa benar pulau-pulau kecil di depan pantai Sumbar bisa menahan gelombang tsunami seperti yg ditulis Indrawadi,S.PI tgl.25-26/4 di Haluan? Mohon tanggapan dan penjelasan bapak.Terima kasih. +6281374305***

Jalan TiramKataping Kapan Diaspal?

Judul Aspirasi Keliru

SEHARUSNYA anggota DPR Kab. Pd. Pariaman yg berasal dari Ketaping, Ulakan, Sunur, benar2 memperjuangkan kpd bupati/ Dinas PU, supaya jalan hub. Tiram ke Kataping itu segera diperbaiki dgn pengaspalan, bukan hanya dgn timbunan pasir kerikil saja. +6281363368***

YTH Haluan. Kenapa isi suara rakyat kemarin, judul Air PDAM Kota Solok Bermasalah, tapi isinya tentang BPN Kota Solok? +6285274126*** Redaksi: Terimakasih koreksian pembaca, memang terjadi kekeliruan.

SAYA bingung baca INDEKS Haluan tgl 1 Mei 2012 halaman 1. Saya jadi pusing mencari halaman indeks dimaksud. Apa Haluan tidak punya korektor? Tks. +628197529*** Redaksi: Mohon maaf atas ketidaknyamanan pembaca akibat keteledoran kami. Tks

Cek Fisik Truk Dipersulit YTH Bapak Dirlantas Polda Sumbar. Tolong bapak jangan mempersulit masyarakat dalam membayar perpanjangan pajak, khususnya mobil truk. Masa iya, cek fisik perpanjangan mobil

dan ber-IQ tinggi saja, akan tetapi kaum miskin pun memperoleh hak yang sama. Konsekuensinya, guru-guru di sekolah ‘pinggiran’ mesti mendapat perhatian dan pembinaan yang lebih dibandingkan sekolah-sekolah yang elit. Dengan begitu sekolah bukanlah memintarkan orangorang yang sudah pintar lagi hidup mewah, akan tetapi mencerdasan orang-orang yang bodoh, miskin menjadi sejahtera, jahat menjadi baik, hina menjadi mulia, terbelakang menjadi maju dan berperadaban. Kelima, pemerintah harus menyerahkan pengelolaan pendidikan kepada yang ahlinya; berjiwa visioner, punya idealisme, paham dan bepengalaman tentang pendidikan, antikorupsi, antikecurangan, dan berorientasi pada pendidikan yang mencerdaskan.Jika ingin memajukan pendidikan yang mencerdaskan, penguasa sejatinya tidak melakukan “pendekatan politik” dalam pengelolaan pendidikan. Pendekatan politik yang dimaksud adalah menjadikan jabatan struktural dalam pendidikan sebagai jabatan politik. Tidak sedikit kasus yang menunjukkan penguasa bongkar-pasang kepala dinas hingga kepala sekolah berdasarkan kepentingan politik; pribadi atau golongan sang penguasa. Bahkan ada pula sekolah yang dalam dua tahun dipimpin oleh 2-4 kepala sekolah. Bisa saja pengelolaan pendidikan dilakukan dengan pendekatan politik, tapi mengarahkan pendidikan kepada tujuan yang ideal, bukan justru menjadikannya sebagai alat kekuasaan. Ketika pendidikan diperlakukan sebagai alat kekuasaan, maka bangsa ini akan tetap terpuruk dan terbelakang. Sebab, tak satu pun bangsa yang maju di dunia tanpa pendidikan yang berkualitas. Dengan upaya seperti ini diharapkan kita mampu membenahi system pendidikan nasional dalam mencerdaskan dan memerdekakan manusia dari belenggu nafsu keserakahan, kebodohan, kemiskinan, dan kemunafikan. Peringatan Hari Pendidikan Nasional di tahun 2012 ini sejatinya menjadi renungan bagi kita untuk mengaca diri, berbenah dan meraih prestasi. Semoga saja. „

truk, mobil harus dihadirkan di Padang, tidak berlaku cek fisik bantuan di Samsat terdekat. Apakah Samsat di daerah berbeda dengan Polda Sumbar? Bapak dirlantas, sekarang sudah zaman online, tirulah daerah Jambi dan Palembang yang sudah online. Tolong carikan solusi yang baik, pak. Ini menyangkut pendapatan daerah. Terima kasih . +6282169943***

Kursi Tunggu di BRI Teluk Bayur Kurang YTH Pimpinan BRI Teluk Bayur, tlng kursinya ditambah, kasihan kita pd lansia yg ngambil uang pensiun byk yg berdiri & duduk di lantai. Trims +6285263715***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan: Sofialdi, Wakil Pemimpin Umum: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Wakil Pemimpin Perusahaan: Syafruddin. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Sofialdi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Aci Indrawadi, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar, Andika Destika Khagen, David Ramadian, Haswandi. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Devi Diani, Nasrizal, Meidella Syahni Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim, Trisnaldi (Pariaman/Padang Pariaman), Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert (Payakumbuh/Limapuluh Kota), Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina (Pasaman), Miazuddin, Kasra Scorpi (Agam), Iwan DN, Darwin Danin, Maison (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal, Aldoys (Tanah Datar), M. Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman (Pesisir Selatan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago (Kabupaten Solok/Kota Solok), Icol Dianto (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Maryadi, Ferry Maulana (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Prisma Joni (Plt Manajer Sirkulasi), Jeffry Sony (Plt Kabag Sirkulasi), Nofriza Zainyar (Plt Koord Pemasaran) , Junaidi (Plt Koord Eceran), Andiyanto (Plt Koord Asongan), Yunasbi (Plt. Koord Iklan Kota padang), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, Zikri, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Plt Manajer Cetak: Irman S Rianto, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/ mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


SUMBAR 7

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

Siswa SMP 2 Payakumbuh Kunjungi SPAN PADANG, HALUAN — SMK Penerbangan SPAN Padang mendapat kunjungan ratusan siswa SMP Negeri 2 Payakumbuh, Selasa (1/5). Kunjungan 166 siswa SMP kota Batiah tersebut menjadi pertanda bahwa teknologi kedirgantraan semakin merakyat dan memasyarakat. “Kami menyambut baik kunjungan siswa SMP 2 Payakumbuh ini, dengan ini kami yakin teknologi kedirgantaraan dan penerbangan semakin merakyat. Semoga di SPAN Penerbangan siswa mendapat wawasan dan pengalaman berharga tentang kedirgantraan dan penerbangan,” kata pimimpin SMK Penerbangan SPAN Padang Lamizar Yoena Tingginya minat siswa di kedirgantraan dan penerbangan ini seiring dengan banyaknya kebutuhan SDM di bidang kerdirgantaraan dan penerbangan di Indonesia. Pria yang telah membangun beberapa sekolah dan sekolah tinggi di Padang dam Medan ini mengatakan peluang kerja di dunia kerdirgantaraan dan penerbangan sangat terbuka luas. Seperti tenaga teknisi, pilot, pramugari dan maskapai . Namun dibutuhkan SDM yang berkualitas dan mumpuni untuk bisa terjun di kedirgantaraan. SPAN Penerbangan Padang menyadari hal itu, untuk itulah dirinya sengaja mendirikan SMK Penerbangan SPAN di Kota Padang guna melahirkan SDM Penerbangan dan kedirgantaraan yang berkualitas dan siap pakai. Berkat dukungan beberapa pihak SMK Penerbangan SPAN Padang terus berusaha meningkatkan kualitasnya, salah satu dukungan penuh diberikan Lanud Padang. Dan kerjasama terus dijalin dengan beberapa pihak dan instansi kedirgantraan seperti halnya beberapa maskapai dan lainya. Dukungan Lanud Padang terlihat dari hadirnya Komandan Lanud Padang Fairlyanto saat menerima kunjungan. (h/lex)

FESTIVAL LANGKISAU X

Rabab Tak Masuk Agenda, Bupati Berang PAINAN, HALUAN — Iven atau mata kegiatan Festival Langkisau (FL) X yang disodorkan panitia di sanggah Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit. Soalnya panitia pelaksana FL X tidak memasukkan iven yang menjadi ciri khas Pesisir Selatan. Kegiatan yang tidak masuk dalam agenda FL tersebut adalah festival Rabab Pasisia. Bupati bahkan sempat berang kepada panitia yang seolah-olah sengaja meninggalkan agenda tersebut sebagai salah satu iven dalam kegiatan tahun ini. Disebutkan Nasrul Abit, mestinya rabab pasisie tidak boleh terlupakan. “Apakah ini disengaja ? Kegiatan ini harus diutamakan dibandingkan kegiatan kesenian yang lain,” katanya menyoal tidak masuknya Rabab Pasisia sebagai salah satu iven FL X, Rabu (2/5). Menurutnya, panitia perlu merevisi seluruh iven-iven FL X yang disodorkan ke bupati. Perlu pengkajian matang terhadap kesenian kesenian yang menjadi ciri khas daerah. Sehingga FL tidak meninggalkan muatan lokal. Rabab Pasisia menurutnya mesti ada dalam kegiatan ini karena merupakan seni budaya spesifik daerah. Selain menyentil agenda per agenda, Nasrul Abit juga meminta kepada panitia untuk bekerja lebih cepat, soalnya jadwal pelaksanaan FL sudah semakin dekat. (h/har)

Kemarau Melanda, Lahan Pertanian Kekeringan PAINAN, HALUAN — Kemarau yang sudah berlangsung semenjak Januari hingga awal Mei ini, telah berdampak kepada lahan pertanian warga di Pesisir Selatan. Lahan pertanian tampak rengkah dan menganga. Selain itu, kekeringan juga terjadi pada sumur warga. Berdasarkan Pantauan Haluan Rabu (2/5), di Sungai Nyalo, IV Koto Mudiak, Batang Kapas, 30 hektar lahan pertanian kering dan tidak mendapat pengairan. Soalnya, kawasan itu tidak memiliki irigasi teknis. Wali Nagari Sungai Nyalo Ulil Amri menyebutkan, di sepanjang jalan raya yang melintasi nagari itu sudah kelihatan padi yang barusan ditanam mulai menguning. Penyebabnya, saluran irigasi non teknis tidak dialiri air lagi. Benih di persemaian bahkan ada yang belum sempat dicabut dan ditanam. Menurutnya, kawasan itu terancam gagal panen sebesar 120 ton gabah. “Hingga hari ini sejak tiga bulan terakhir memang tidak turun hujan secara merata. Sementara itu, dari tiga puluh hektare lahan, hanya sebagian lahan merupakan tadah hujan. Di Kecamatan Sutera, kekeringan lahan selain disebabkan oleh kemarau, juga tidak beroperasinya irigasi di Ampalu. Sekitar lima ribu hektare lahan di kawasan ini sedang dalam keadaan kering. Camat Sutera Yespi Nawiarsih menyebutkan, saat ini sedang ada pengerjaan pembangunan irigasi sepanjang 13,5 km. Akibatnya irigasi belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. “Irigasi dibuka pada hari Sabtu dan Minggu saja. Sementara dari Senin hingga Jumat ditutup untuk pengerjaan proyek. Dari irigasi ini biasanya men-

POMPA — Di saat musim kemarau, Iwel (38), petani di Talang TS Kambang terpaksa mengairi sawahnya dengan menggunakan pompa. HARIDMAN suplai air untuk dua nagari, yakni Surantiah dan Amping Parak,” katanya. Namun demikian menurut Yespi Nawiarsih, akibat lamanya pelaksanaan proyek pembangunan irigasi maka kepada petani diinstruksikan untuk menanam jenis tanaman lain di sawah. “Misalnya jagung, kedelai, kacang tanah dan berbagai tanaman sayuran lainnya,” kata Yespi. Di Kambang Kecamatan Lengayang, kekeringan juga melanda sejumlah kampung misalnya Tebing Tinggi, Talang TS, Medan Baik, Padang Panjang dan Lubuk Sarik. Iwel (38), Petani di Talang

TS menyebutkan, kekeringan telah terjadi semenjak dua bulan lalu. Air dari irigasi Koto Kandis tidak sampai ke Talang TS. Ia terpaksa memanfaatkan air yang tergenang di saluran irigasi untuk mengairi sawahnya. “Saya terpaksa menyewa mesin pompa air untuk memindahkan air yang tergenang di saluran irigasi ke dalam sawah. Untuk satu hari peminjaman, saya mengeluarkan sekitar Rp100 ribu. Itu sudah termasuk sewa mesin dan beli BBM,” katanya. Menurut Iwel, jika tidak dilakukan hal tersebut, maka benih yang sudah terlanjur disemai terancam tidak bisa

dimanfaatkan. Selain itu, sawah juga tidak dapat diolah dan akan merugikan dirinya. Selanjutnya di Balai Selasa, kekeringan hebat telah tejadi semenjak November 2011 lalu pasca bencana banjir bandang. “Irigasi Koto Salapan Balai Selasa telah mengalami kerusakan hebat sehingga lahan pertanian warga menjadi kering,” kata Nuzirwan, Camat Balai Selasa. Akibat jebolnya irigasi Koto Salapan, sekitar 8.000 hektar lahan telah mengalami kekeringan. Lahan pertanian di sana kini tidak bisa ditanami tanaman padi sawah. Namun pada beberapa tempat petani menanam komoditas jagung dan

semangka. Kekeringan lahan juga terjadi dikawasan Indera Pura. Di Indrapura ratusan hektar lahan juga tampak mengering. Luasnya lahan yang mengalami kekeringan disebabkan banyaknya lahan tadah hujan di sana. Kekeringan lahan di Indrapura akan berdampak kepada terhambatnya musim tanam ke dua. Kekeringan juga terjadi pada sumur warga. Berdasarkan pantauan Haluan, kekeringan sumur juga terjadi di Sutera, Batang Kapas dan Balai Selasa. Warga yang sumurnya kering harus memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan rumah tangga. (h/har)

RS di Sumbar Bisa Saingi RS di Malaysia dan Singapura

Pemenang Olimpiade Sains SMA Terima Hadiah

PADANG, HALUAN — Rumah sakit yang berada di Sumbar diprediksi akan mampu menyaingi kualitas pelayanan rumah sakit di luar negeri, terutama di Malaysia dan Singapura dalam beberapa tahun mendatang. Namun, untuk mencapai tahapan itu, segala elemen terkait harus bekerja keras, baik dalam pelayanan maupun sarana dan prasarana. Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Pusat Sutoto saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus Persi Sumbar periode 2012-2015, mengatakan, Sumbar sebenarnya mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai di bidang medis, terlebih lagi letak geografisnya tidak terlalu jauh dari Malaysia. Dikatakannya, sebenarnya banyak lulusan fakultas kedokteran di Sumbar yang membuka praktik di luar negeri, terutama Malaysia. Maka dari itu,

PASBAR, HALUAN — Sebanyak 24 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri dan swasta se Pasaman Barat berhasil meraih prestasi pada Olimpiade Sains tingkat SMA tahun 2012. Mereka mendapat hadiah dari Pemkab Pasbar yang diserahkan usai upacara Hardiknas Pasaman Barat. Para peraih juara dan cabang lomba yang diikuti, yaitu Puput Afri Yunita (siswa SMA Al-Istiqamah Simpang Ampek) juara I bidang studi ekonomi. Juara II diraih Dewi Hindun (SMA Al-Istiqamah), juara III diraih Ani Risnawati (SMA Negeri 1 Luhak Nan Duo). Bidang studi matematika, juara I diraih Sonia Fikra (SMA Negeri 1 Pasaman),

diharapkan mampu menjadi etalase dari kualitas pelayanan rumah sakit di Indonesia dalam menyaingi kualitas rumah sakit luar negeri. “Bayangkan saja, orang Indonesia saja berobat ke Malaysia, ternyata dokternya orang Indonesia juga kebetulan buka praktik di Malaysia,” ujar Sutoto. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno meminta rumah sakit tidak melakukan diskriminasi terhadap pasien dari keluarga miskin atau pasien yang menggunakan layanan Jamkesmas dan Jamkesda. Irwan mengatakan, setiap rumah sakit harus memberikan pelayanan prima terhadap pasien tanpa melihat latarbelakang pasien tersebut. Jika pelayanan prima sudah terlaksana, dapat meningkatkan kepuasan pasien dan keluarganya. “Keberadaan rumah sakit vital dalam meningkatkan kualitas

masyarakat, tentunya dengan bantuan seluruh pihak,” kata Irwan. Saat ini di Sumbar sekitar 60 persen masyarakat miskin telah mendapat jaminan kesehatan. Diharapkan beberapa tahun mendatang seluruh masyarakat dapat menikmati kemudahan dalam pelayanan kesehatan. Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Persi Sumbar yang baru, Aumas Pabuti mengharapkan seluruh rumah sakit dapat meningkatkan rasa melayani terhadap pasien. Karena salah satu penyebab banyaknya pasien yang berobat ke luarnegeri adalah ingin merasa nyaman dan mendapat pelayanan yang baik. “Kita ingin setiap tahun angka orang Indonesia yang berobat ke luarnegeri berkurang. Salah satu caranya meningkatkan rasa melayani,” kata Aumas yang juga Direktur Utama Rumah Sakit M Djamil Padang. (h/nas)

PPS AUTOSHINE atisss ...!!! Disc 20% + gr KARAOKE ..... di

Hub : 0751

- 841555

Jln. W.R. Mongisidi No.2 BB, PADANG

juara II Muhammad Syafiq (SMA Negeri 1 Pasaman), juara III Ridha Revika (SMA Negeri 1 Parit Koto Balingka). Bidang studi fisika, juara I Amanda Putra (SMA Negeri 1 Pasaman), juara II Riski Ahmad (SMA Negeri 1 Lembah Melintang), dan juara III Shahnaz Annisa (SMA Negeri 1 Lembah Melintang). Bidang studi kimia, juara I Ahmad Fajar (SMA Negeri 1 Pasaman), juara II Widia Handayani (SMA Negeri 1 Pasaman), dan juara III Hetti Herlina (SMA Negeri 1 Pasaman). Bidang studi biologi, juara I Intan Neira (SMA Negeri 1 Pasaman), juara II Gesla Dwi Puspa (SMA Negeri 1 Lembah Melintang), dan juara III Fitri Yuliani (SMA Negeri 1

Pasaman). Bidang studi astronomi, juara I Khaira Rahmah (siswa SMA Negeri 1 Lembah Melintang), juara II Eti Evi Yulita (SMA Negeri 1 Luhak Nan Duo), dan juara III Andripa (SMA Negeri 1 Kinali). Bidang studi kebumian, juara I Angrila Putri (SMA Negeri 1 Lembah Melintang), juara II Egie Nofrida (SMA Negeri 1 Pasaman), dan juara III Yuqifmal (SMA Negeri 1 Pasaman). Bupati Pasbar Baharuddin, kepada penerima hadiah Olimpiade Sains se Pasaman Barat, Rabu, menyampaikan, yang patut menjadi perhatian bagi peraih juara olimpiade sains tingkat SLTA adalah meningkatkan kualitas dan potensi diri.(h/gmz)


8 LUAR NEGERI

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

NOTES Kasparov vs Komputer

Gerry Kasparov adalah grandmaster pecatur utama dunia dan mungkin manusia paling tangguh dalam bermain catur. Pada 3 Mei1996 Kasparov berhasil mengalahkan komputer Deep Blue dengan hasil 4-2. Ini merupakan kemenangan manusia pertama mengalahkan kompetr catur. Kemudian Kasparov melakukan pertandingan dengan sistem 6 babak melawan komputer Deep Junior dengan hadiah $ 1 juta. Pertandingan ini disebut sebagai pertandingan “Man vs Machine”. Deep Junior mampu mengkalkulasi langkah hingga 3 juta posisi per detik. Setelah bermain dengan 3 kali seri dan 1 kali menang. Kasparov menawarkan permintaan draw kepada mesin DeepJunior. (h/wkp)

KAPAL TENGGELAM — Warga menonton para petugas keselamatan yang mencari korban tenggelamnya sebuah kapal di Sungai Brahmaputra, desa Buraburi, distrik Dhubri, Assam, India, Selasa (1/5). Setidaknya 103 orang tewas dalam kecelkaan itu. REUTERS

Terry Jones Pengabdi Zionis TEHERAN, HALUAN-Aksi pastor Amerika Serikat Terry Jones dengan membakar Alquran, dianggap merupakan bagian dari proyek Islamphobia dan dalam rangka berkhidmat kepada Zionisme internasional, serta untuk memantik kemarahan umat Muslim dunia.

LINGKAR Napi AS Disuntik Mati OKLAHOMA, HALUAN — Otoritas negara bagian Oklahoma, Amerika Serikat (AS), menyuntik mati seorang narapidana berusia 57 tahun. Pria tersebut telah divonis mati atas kasus pembunuhan yang terjadi pada tahun 1975 silam. Michael Selsor dinyatakan meninggal dunia usai disuntik mati pada Selasa (1/5), sekitar pukul 18.06 waktu setempat. Demikian seperti disampaikan oleh juru bicara penjara negara bagian Oklahoma, Jerry Massie kepada AFP, Rabu (2/5). Selsor dinyatakan bersalah karena menembak mati seorang pria manajer toko, saat tengah melakukan perampokan di Tulsa. Seorang wanita yang merupakan penjaga kasir juga terluka dalam insiden tahun 1975 tersebut. Pada tahun yang sama, Selsor dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan. Namun pada tahun 1976, hukuman mati tersebut dicabut karena undang-undang yang mengatur hukuman mati dinyatakan tidak konstitusional oleh Mahkamah Agung. Hukuman bagi Selsor pun diganti dengan hukuman penjara seumur hidup. Terhadap hukuman tersebut, Selsor mengajukan banding. Tapi kemudian pada akhir tahun 1990-an, hukuman Selsor diperberat menjadi hukuman mati yang kembali diperbolehkan. Eksekusi mati terhadap Selsor tersebut merupakan yang ketiga kalinya dilakukan di negara bagian Oklahoma pada tahun ini. Sementara di seluruh wilayah AS, Selsor merupakan narapidana ke-17 yang dieksekusi mati tahun ini. (h/inh)

Hal ini diungkapkan Humas dan Urusan Internasional Lembaga Wakaf dan Amal Iran,

Selasa waktu setempat. “Pembakaran Alquran di negara yang mengklaim sebagai pionir dalam

mendukung kebebasan berpendapat dan HAM, menunjukkan proses ketergelinciran setan besar dan liberalisme. Mereka tidak sanggup melawan bahasa logis Islam dan perspektif penuh cahaya hidayah Alquran. Mereka tidak dapat berbuat apa-apa kecuali menghina dan menistakannya.” Lembaga Wakaf dan Amal Iran lebih lanjut menjelaskan bahwa pembakaran Alquran itu merupakan lanjutan dari proyek

penistaan terhadap Alquran yang dilakukan sebelumnya oleh oknum yang sama. “Para perancang proyek tersebut setiap kali mengemukakan alasan klaim bohong dan aksinya didukung oleh media massa dan propaganda pemerintah. Karena pemerintah Amerika Serikat memberikan perlindungan penuh terhadap aksi dungu tersebut. Jika pemerintah Amerika Serikat menindak tegas pelaku penistaan

Mesir Jamin Keamanan Dubes Saudi KAIRO, HALUAN — Mesir membantah laporan bahwa Duta Besar Arab Saudi di Kairo Ahmad Abdul Aziz Katan mendapat ancaman pembunuhan oleh warga Iran. "Sejak datang ke Kairo hingga kepulangannya pada akhir pekan lalu, keamanan Dubes Arab Saudi itu terjamin dan tidak ada ancaman pembunuhan," kata seorang pejabat Mesir seperti dikutip suratkabar semi-pemerintah Mesir, Al Ahram, Rabu. Dubes Katan meninggalkan Kairo pada Sabtu (28/4) lalu karena dipanggil pulang oleh Riyadh untuk konsultasi terkait aksi unjuk rasa di Kedubes Arab Saudi di Kairo atas desakan pembebasan seorang pengacara dan aktivis Mesir, Ahmed Al Gezawi, yang ditahan di Arab Saudi. Gezawi ditahan pada awal

April di Bandara Jeddah, Arab Saudi -- saat kedatangan bersama istrinya dari Kairo untuk beribadah umrah -- atas tuduhan penyelundupan obat terlarang. Ketua Dewan Nasional Wilayah Makkah, Arab Saudi, Hussein Sharif sedang menyediakan pengacara Arab Saudi untuk membela Gezawi. Para pengunjuk rasa di Kairo tidak menerima penahanan itu karena dianggap tuduhan terhadap Gezawi itu hanya rekayasa pihak keamanan Arab Saudi. Aksi protes tersebut mendorong Arab Saudi memanggil pulang Dubes Kattan dan menutup kantor Kedubesnya di Kairo dan dua konsulat di kota Iskandariyah dan Suez sejak pekan lalu hingga waktu yang belum ditentukan. Beberapa media di Timur Tengah mengutip penasehat hukum

Kedubes Arab Saudi mengatakan, pihak keamanan Mesir menggagalkan rencana pemubunuhan terhadap dubes Kattan oleh tiga warga Iran di Kairo. Ketua Dewan Tertinggi Militer Mesir yang berkuasa, Marsekal Hussein Tantawi telah melakukan pembicaraan telepon dengan Raja Arab Saudi Abdullah Bin Abdul Aziz terkait pemanggilan pulang Dubes Kattan. Raja Abdullah dikutip mengatakan pemanggilan pulang Dubes Kattan itu hanya untuk konsultasi dan persoalan itu akan dipecahkan dalam beberapa hari mendatang. Sementara itu, Dubes Mesir untuk Arab Saudi, Mahmoud Auf, telah kembali ke Riyadh pada Selasa setelah cuti beberapa hari di Kairo. (h/rol)

Turki Sulit Bendung Tren Berjilbab ANKARA, HALUAN — Semarak berjilbab kalangan muslimah di seluruh dunia, turut berimbas ke Turki. Meski dibentengi paham se kularisme, Turki tidak bisa lagi mengelak. Hasil survei yang dirilis Yayasan Studi Ekonomi dan Sosial yang berbasis di Istanbul, menyebutkan 60 persen perempuan Turki mengenakan jilbab. Fakta itu, menurut Yayasan tersebut, mengindikasikan muslimah Turki tidak lagi larut dalam paham sekularisme guna menunjukan identitas mereka sebagai muslim.

Pengamat Fesyen, Merve Buyuk mengatakan saat ini muslimah Turki tidak lagi menampilkan jilbab sebagai hal yang kaku. Mereka mulai memperhatikan sisi modis dalam berjilbab. “Mereka tidak lagi sebatas mengenakan jilbab berwarna hitam atau coklat polos saja. Perkembangan ini jelas menyenangkan,” kata dia seperti dikutip alarabiya.net, Rabu (2/5). Merve mengatakan, perubahan itu juga diikuti dengan menjamurnya produk busana muslim di TUrki. Dengan demikian, kata Merve, muslimah Turki

juga dapat menciptakan tren. “Akses muslimah terhadap produk Turki m e m b u a t m er e k a l e b i h dekat pada tren,” kata dia. Pakar Komunikasi Universitas Galatasaray, Nilgun Tutal, mengatakan kondisi Turki saat ini memperlihatkan adanya proses adaptasi dari kelas menenangah dan atas Turki terhadap identitas keislamannya. Nantinya, adaptasi ini akan menjadikan Turki sebagai pihak yang mampu membedakan Islam dengan Barat. “Untuk memperlihatkan perbedaan itu, dapat ditilik dari munculnya

kelompok sosialita Muslim,” kata dia. Editor majalah Ala, Hulya Aslan, mengatakan perubahan dalam tata cara muslimah Turki dalam berjilbab juga diimbangi dengan narasi media massa Turki untuk mengarahkan isu normalisasi penggunaan jilbab. “Bahkan dalam satu iklan dalam majalah kami, ada slogan berbunyi “Jilbab itu Indah” lalu diikuti dengan kalimat “Cara saya, pilihan saya, hidup saya, kebenaran saya dan hak saya,” kata dia. Seperti diberitakan, penggunaan jilbab secara bebas

mulai memasuki wilayah pendidikan. Melalui perjuangan yang cukup keras, mahasiswi muslim Turki bebas masuk ke perguruan tinggi dengan mengenakan jilbab. Meski demikian, tantangan terhadap pengenaan jilbab secara bebas belumlah tuntas. Berulang kali, sejumlah pihak seperti lembaga peradilan Turki dan kejaksaan berupaya untuk melarang jilbab di pusat pendidikan lantaran dianggap bertentangan dengan doktrin sekularisme dan Undang-undang Dasar (UUD) Turki. (h/rol)

itu maka aksi tersebut tidak akan terulang kembali,” tegasnya. Dalam pernyataan Lembaga Wakaf dan Amal Iran, selain ditekankan penindakan tegas terhadap pelaku aksi penistaan tersebut dan ditegaskan bahwa salah satu cara melawan aksi penistaan itu adalah dengan mencetak, menyebarkan, dan memperluas budaya Alquran serta menyampaikan seruan langit qurani. (h/rol)

Jalur Gempa Kepung Thailand BANGKOK, HALUAN-- Para ahli geologi Thailand menemukan dua jalur patahan geologi di Mai Ing di provinsi Chiang Rai dan Phayao serta di Petchabun. Dengan demikian, sudah ada 14 jalur patahan geologi di seluruh Thailand dan sejumlah kajian di wilayah lainnya sedang diteliti. Dinas Sumberdaya Mineral sedang menganalisa Patahan Nakhon Nayok untuk menentukan apakah patahan ini aktif dan hasilnya akan diumumkan tahun depan, ujar Lertsin Raksasakulwong, direktur Divisi Geologi Lingkungan, Selasa. Patahan Mae Ing dan Petchabun akan masuk dalam list Dinas Sumberdaya Mineral tahun ini, ujar Lertsin lagi. Patahan Mae Ing mengalami getaran lebih kuat dari 4.0 skala Richter, sedangkan Patahan Petchabun terguncang gempa berkekuatan 5.0 skala Richter (SR). Sementara itu Patahan Tha Kaeg yang sebagian besar berada di Laos yang aktif selama 30 tahun yang lalu, telah dikeluarkan dari “hot list” Dinas Sumberdaya Mineral Thailand. Ada 13 jalur patahan yang berada di 22 provinsi di seluruh Thailand. Seperti diberitakan sebelumnya, Dua gempa yang pernah terjadi bersamaan di Phuket adalah hasil gempa Aceh yang berkekuatan 8.9 dan 8.2 SR, yang diikuti oleh lebih dari 40 gempa-gepa kecil. Gempa Phuket melintas jalur patahan Ranong dan Khlong Marui yang masuk dalam hot list dari 14 jalur patahan. Setidaknya ada sembilan gempa kecil menyusul gempa Phuket yang pernah merusak 35 rumah penduduk. Gempa-gempa kecil susulan tercatat hanya berkekuatan 2,1-2,7 SR, yang dirasakan di seluruh provinsi Phuket, sedangkan gempa Senin terkuat terjadi di Tambon Si Sunthorn di Distrik Talang. Setelah gempa Aceh berkekuatan 9,1 SR pada tahun 2004 dan menyebabkan tsunami yang mebinasakan ratusan ribu orang di anak benua Asia, beberapa gempa berhubungan dengan patahan Ranong dan Khlong Marui juga tercatat oleh Dinas Sumberdaya Mineral Thailand. Tiga gempa lebih besar tercatat 5,0 SR terjadi di distrik Sam Roi, yang terletak di timur provinsi Prachuap Khiri Khan pada 2006, 3,2 SR di distrik Muang provinsi Surat Thani pada 2008 dan getaran 2,7 SR di distrik Takua Pa provinsiu Phang Na pada Februari tahun ini.Di balik jalur gempa yang mengular di Thailand, terkandung kesuburan tanah yang menghasilkan produk-produk buah tropis Thailand yang laku di seluruh dunia. (h/mdk)


RIAU DAN KEPRI 9

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

LINGKAR Pegawai PT Wijaya Karya Diperiksa Terkait Korupsi PON Riau JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap karyawan PT Wijaya Karya, Ade Wahyu. Dia diperiksa sebagai saksi yang diduga mengetahui suap Rp900 juta ke sejumlah anggota DPRD Riau terkait pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional XVII Riau “Yang bersangkutan dimintai keterangan sebagai saksi untuk pengembangan kasus PON ini,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (2/5/2012). Namun, belum jelas apakah KPK sedang memeriksa Ade Wahyu. Hingga berita dikumpulkan, belum terlihat tanda-tanda kehadiran Ade Wahyu di gedung anti-korupsi tersebut. Kasus dugaan korupsi PON Riau bermula dari penangkapan tujuh anggota DPRD Riau, dua pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, dan empat pegawai swasta pada 3 April lalu. Dari pemeriksaan mereka, KPK menetapkan empat tersangka. Masing-masing adalah dua anggota DPRD Riau, Muhammad Faisal Anwan dan Muhammad Dunhir, staf PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero, Rahmat Syahputra dan Kepala Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dispora Riau, Eka Dharma Putra. Para tersangka tersebut diduga melakukan korupsi pada pembahasan Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2012 tentang Venue Lapangan Lembak. Belakangan, KPK juga mengendus korupsi mereka terjadi pada pembahasan Perda nomor 5 tahun 2008 tentang pelaksanaan pembangunan stadion utama untuk PON XVII. KPK menjerat dua anggota DPRD yang berstatus tersangka itu dengan Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 5 ayat (2) jo Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b dan atau pasal 13 UU pemberantasan korupsi. Staf PT Pembangunan Perumahan (PP) dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi, sedangkan pegawai Dispora dijerat dengan pasal Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau b dan atau pasal 13 UU Pemberantasan Korupsi. (hr/okz)

Aspek Pendidikan Jadi Perhatian Pemprov PEKANBARU, HALUAN — Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit mengingatkan pentingnya 4 aspek pendidikan. Menurut Wagubri, keempat aspek tersebut juga menjadi perhatian Pemprov Riau dalam upaya peningkatan mutu sumber daya manusia masa depan. “Ada 4 aspek yang perlu diperhatikan dalam dunia pendidikan yaitu unsur guru, siswa, sistem pendidikam dan infrastruktur pendidikan. Dari keempat unsur itu sendiri, menurut saya hal yang paling utama adalah unsur guru baru diikuti unsur lainnya,” ucap Mambang Mit, Rabu (2/5) di kantornya. Lebih jauh diungkapkannya, khusus untuk unsur guru, hal yang paling penting mendapat perhatian saat ini adalah masalah distribusi guru yang belum tersebar dengan merata. Kendati jumlah ratio siswa dengan guru mencukupi, namun menumpuknya jumlah guru di wilayah perkotaan membuat jumlah tenaga pendidik di pedasaan minim. “Distribusi guru ini tentu menjadi perhatian kita. Kurangnya minat guru mengajar di daerah terpencil, membuat anak-anak di pedesaan tidak mendapatkan mutu pendidikan yang bermutu. Karena itu, distribusi guru ini harus kita perhatikan lagi,” ucapnya. Sementara, ketika ditanya sarana prasarana pendidikan di Riau masih banyak yang jauh dari harapan, Wagubri mengatakan ratio kecukupan sarana pendidikan sangat penting disamping mutu dan kuaitas sarana pendidikan itu sendiri. “Saat ini, kita terus menggesa dan melengkapi sarana dan infrastruktur pendidikan melalui anggarab yang cukup besar, yaitu diatas 20% dari APBD Riau,” paparnya. Lebih jauh dikatakannya, jika aspek guru yang mampu memberikan teladan bagi murid terpenuhi dengan baik, ditambah aspek infrastruktur yang mendukung, maka penerapan sistem pendidikan bisa berjalan sesuai dengan harapan dan tujuan pendidikan itu sendiri. (hr/dis)

KEBAKARAN BUS YANTI GROUP

Tiga Warga Duri Tewas DURI, HALUAN — Musibah terbakarnya bus PO Yanti Group BA 3653 L trayek Dumai tujuan Solok, Selasa (1/ 5) menyisakan duka mendalam bagi sejumlah warga Duri. Pasalnya tiga dari 13 penumpang yang tewas dalam musibah itu dipastikan adalah warga yang berdomisili di Duri. Ketiga korban diantaranya Sunita (32) warga Jalan Siak RT 4 RW 05 desa Balai Makam, Ali Surdani (38) beserta putranya Suryandi Darmawan (9) warga Jalan Tenaga RT 1 RW 3 Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau. Tidah hanya itu, musibah kebakaran juga menyisakan duka yang sangat dalam bagi Desmawati (28) dan suaminya Alek (30) warga Jalan Wonosobo RT 3 RW 10, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau. Ibunda beserta ayahanda tercinta baru saja pulang menjenguk kelahiran putra pertamanya di Duri. Malang tak dapat ditolak, sang bunda, Rosida (50) yang bertolak menuju kampung halaman itu tewas dalam kebakaran. Sementara ayahanda, Buyung Sidi (55) selamat setelah keluar dari kaca jendela. Ditemui di kediamannya di komplek SD 14 Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Desmawati yang baru dua minggu melahirkan putra pertamanya ini terlihat sangat shock. Tak banyak kata yang terucap dari bibirnya. Dia hanya bisa merenung mengingat saat-saat bahagia ketika ayah dan ibunda tercinta samasama menyaksikan kelahiran dan merawat putra pertamanya. “Dia (Deswati-red) masih sangat lemah. Untuk memberitahu kondisi ibu saja kami harus perlahan-lahan. Ini pun dia memaksa pulang ke kampung, tapi kondisinya tak memungkinkan untuk pulang,” jelas suaminya Alek. Menurut Alek, sekitar sebulan lalu, kedua mertuanya datang

berkunjung ke Duri. Kondisi kehamilan Desmawati yang makin mendekati proses persalinan, membuat keduanya khawatir. Maklum Desmawati merupakan putri satu-satunya dari lima bersaudara. Kelahiran cucu pertama dari anak perempuan satu-satunya pun dihadapi sukacita. Almarhum Rosida beserta suaminya dengan telaten merawat cucunya. Namun karena cukup lama meninggalkan kampung, keduanya pun pulang, Selasa (1/ 5) dengan menumpang bus Yanti. Namun ternyata kepergiannya malam itu, merupakan kepergiannya yang terakhir. Rosida tak bisa keluar dari kepungan asal dan api yang membakar bus Yanti, sementara suami Buyung Sidi lolos dari maut “Ibu paling sayang dengan cucunya. Beliau sangat telaten merawat si kecil. Namun ternyata kepergiannya malam itu, menjadi saat-saat terakhir bagi kami untuk melihatnya,” jelas Alek. Kendati harus kehilangan orang yang sangat dicintai, ungkapnya, namun keluarga bisa tabah menghadapi musibah itu. Korban Rosida di makamkan di pekuburan keluarga di Palambayan pada Selasa malam (1/ 5) sekira pukul 23.00 WIB. Sementara korban Buyung masih terbaring di RSUD Payakumbuh. “Kondisi Bapak berangsurangsur pulih. Beliau selamat setelah berjuang keluar dari kaca jendela. Tidak ada luka bakar, tapi kondisi badannya panas akibat tersekap dalam api,” jelas anak korban Syamsuar yang dihubungi via seluler di RSUD Payakumbuh. Dikisahkan Syamsuar, detikdetik menjelang mobil terbakar, ayah ibunya yang duduk berdampingan di bangku 33 dan 34, tengah tidur. Begitu asap muncul di sertai percikan api, Buyung langsung berinisiatif memecahkan kaca jendela. Tapi kondisi badannya waktu itu sudah panas terpapar api. Saat berhasil keluar, Buyung pun menjangkau istrinya yang tertinggal di dalam. Namun sayang, api sudah berkobar hingga istrinya tak tertolong lagi.

“Bapaki berupaya mengapai ibu. Tapi api sudah sangat besar, hingga ibu tak tertolong lagi,” kisah Syamsuar pilu. Keluarga Korban Bertolak ke Sumbar Sementara itu, tak banyak hak yang diperoleh dari keluarga korban yang tinggal di Duri. Ratarata keluarga korban langsung bertolak ke Sumatera Barat untuk mengetahui kondisi keluarga masing-masing. Seperti di kediaman korban Sunita (32) warga Jalan Siak RT 4 RW 05 desa Balai Makam. Suaminya Erianto (34) sudah lebih dahulu berangkat ke Sumbar untuk memastikan kondisi istrinya yang berangkat sendiri ke Sumbar itu. Hal sama juga terjadi pada keluarga korban Ali Surdani (38) beserta putranya Suryandi Darmawan (9). Rumah korban di Jalan Tenaga RT 1 RW 3 Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau terlihat kosong ditinggal penghuninya. “Istri beserta dua anaknya

sudah berangkat ke Sumbar, kemaren (Selasa-red). Mereka berangkat tergesa-gesa setelah mengetahui musibah itu,” ujar Asnidar yang merupakan istri Ketua RT setempat. Asnidar yang kenal lama dengan korban tak kuasa menahan air mata, saat menceritakan kebaikan korban Ali dan anaknya yang merupakan teman bermain cucunya. “Dia orang baik. Kami sudah lama kenal dengan dia,” ujarnya sembari menyeka air mata. Menurut Asnidar, jelang musibah kebakaran bus itu, korban Ali yang sehari-hari berjualan kain di Pasar Mandau Raya itu kerab melintasi rumahnya. Tak ada tanda-tanda aneh mengiringi kepergiannya malam itu. “Dia hanya bilang, mau ambil pakaian bu. Saya bilang lebaran saja, carikan pakaian anak-anak,” jelasnya. Menurut Asnidar, musibah itu sontak membuat tetangga berduka. Kabar duka yang disampaikan melalui pengeras

TERPAMPANG - Spanduk cawako dikeluhkan masyarakat .SUS

Selat Malaka Aman Perompakan TANJUNGUNCANG, HALUAN — Kemanan laut di Selat Malaka Indonesia, dari tahun ke tahun mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Sebagai perbandingan, pada tahun 2009 lalu masih ada puluhan perompakan terjadi diperairan tersebut, namun sepanjang tahun 2011 angka perompakan dapat ditekan dan tercatat hanya 5 perompakan sepanjang tahun. Hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh Kepala Pelaksana Harian Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla), Laksamana Madya Didik Heru Purnomo di sela-sela acara pemberian nama kapal Patroli Bakorkamla 48 meter, di PT Palindo Marine Shipyard, Tanjunguncang, Rabu (2/5). “Kondisi Selat Malaka saat ini sudah aman, dan kita berupayakan agar diperairan tersebut tidak ada lagi perompakan yang dapat memberikan citra buruk keamanan laut di Indonesia,” ujar Didik. Lebih lanjut disampaikan Didik, bahwa untuk mewujudkan Zero perompakan di Selat Malaka, pihaknya terus meningkatkan intensitas partroli dan

juga koordinasi dengan semua satuan pengamanan laut yang ada. Salah satu upaya kongrit yang dilakukan, lanjut Didik, pihaknya terus mengupayakan adanya penambahan armada patroli di wilayah tersebut setiap tahunnya. Salah satunya, pengadaan kapal patroli “Kamla 48-01” yang dibangun oleh PT Palindo Marine Shipyard, Tanjunguncang. “Keberadaan kapal patroli baru “Kamla 48-01” dengan panjang 48 meter, menjadi jawaban upaya yang dilakukan oleh Bakorkamla,” tambahnya. Kapal patroli pertama Bakorkamla tersebut, kata Didik, cukup refresentatif karena ukuran cukup besar dan bisa berfungsi sebagai kapal induknya kapal-kapal patroli kecil yang sudah dimiliki oleh Bakorkamlah. “Dengan bobot mati 300 ton, lebar tujuh meter dan 82 persen komponen berasal dari dalam negeri dengan biaya sekitar Rp58 miliar. Kedepan bisa difungsikan sebagai kapal induknya kapal patroli kecil lainnya,” ungkapnya.

suara di Mesjid itu membuat warga mendatangi rumah duku. Tapi ternyata semua kerabat korban sudah berangkat ke Sumbar. “Semua keluarga korban sudah berangkat ke Sumbar. Rumahnya kosong,” ujar Asnidar sembari mengenang kini istri korban Nilawati harus hidup berdua putranya. Jasa Raharja Data Korban Sementara itu, pihak Jasa Raharya yang mengetahui tiga korban asal Duri itu langsung mendatangi satu persatu rumah korban. Selain mengumpulkan data-data ahli waris, pihak Jasa Raharja juga mengumpulkan data-data pendukung korban dan ahli waris, seperti KTP dan KK. “Kita sudah dapat konfirmasi dari Sumbar, kalau ada tiga korban asal Duri. Makanya hari ini kita kumpulkan data-data korban dan ahli waris. Kemungkinan penyerahan santunannya akan dilakukan di Sumbar,” ujar Penanggung Jawab kantor pelayanan Jasa Raharja Duri, Okto Arif. (hr/sus)

Masih kata Didik, dari data yang dimiliki, hingga saat ini Bakorkamlah telah memiliki 20 kapal patroli, namun semua masih belum mumpuni untuk melakukan patroli pengamanan. Dia mengatakan, 10 kapal yang dimiliki berukuran 12 meter dan jenis Rigid Inflatable Boat (RIB) berjumlah 10 unit. “Ini baru kapal pertama, setiap tahun mulai 2012 akan dibangun dua kapal dengan jenis yang sama,” kata dia. Direktur Palindo Marine Shipyard Batam, Harmanto mengatakan bahwa kapal patroli berukuran 48 meter tersebut, memiliki 42 tempat tidur dan dengan dua tempat tidur untuk krew. Untuk pengerjaan proyek tersebut, pihaknya melibatkan kurang lebih 80 pekerja secara intens. “Kapal ini sangat mirip dengan kapal KCR Clurit yang kita buat, dimana ada 42 tempat tidur,” ujarnya. Jika tidak ada hambatan, Harmanto atau yang akrab disapa Aha ini, menggaransi bahwa seluruh pengerjaan kapal tersebut sudah selesai pada September 2012. (h/ays)

Mantan Kadiskes Pelalawan Diadili PEKANBARU, HALUAN — Mantan Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, Bakhtiar Ismail (54) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), M Yanis (43), diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Keduanya didakwa korupsi pembangunan Puskesmas di Kecamatan Bunut, kabupaten Pelalawan dengan pagu dana Rp2,1 miliar tahun 2010. Jaksa Penuntut Umum, Ade Indrawan, SH, dihadapan majelis hakim yang diketuai Pasti Tarigan, SH, Rabu (2/ 5), dalam dakwaannya menyebutkan, terdakwa Bakhtiar Ismail yang masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Pelalawan dan Yarnis, dijerat dengan pasal berlapis yakni melanggar pasal 2, 3 dan 9 UndangUndang Nomor 31 Tahun 1999, Tentang Pembrantasan Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas

spanduk - baliho - billboard sticker - backdrope branding car - x banner roll up - dll

UU Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 juncto pasal 64 ayat 1 KUHPidana. Kedua terdakwa, menurut JPU Ade Indrawan, memperlancar penerbitan surat membayar kepada Bendahara Umum Daerah (BUD). Akibat perbuatan terdakwa itu, negara dirugikan sebesar Rp984 juta. Perbuatan terdakwa yang telah ditahan sejak dari proses penyidikan di Kejari Pelalawan, diawali dengan pencairan dana sebesar 95 persen pada akhir Desember 2010, padahal sesuai realisasi fisik pekerjaan baru 46 persen. Pekerjaan pembangunan Puskesmas di Kecamatan Bunut, Pelalawan terus dikerjakan hingga Februari tahun 2011. Usai mendengarkan dakwaan dari JPU, majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru kemudian menunda sidang pekan depan. (hr/war)

Menyewakan Bando & Billboard lokasi strategis di Padang, Payakumbuh & Pariaman

Kantor Pusat : Jl. Gajahmada No.40 Gn. Pangilun Padang Telp. (0751) 447825, 40269

CALL CENTRE

0811663733|0819663733|08126733747

Cabang Payakumbuh : Cabang Padang : Jl. Soekarno-Hatta 123 Jl. Andalas 83 Telp. 890 383 Koto Nan Ampek Jl. Belakang Olo 46A (dpn Hotel Jakarta) Telp. 33 222 Telp. 0752 - 796 123


10 LAPORAN KHUSUS

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

PRODUKSI Jagung Agam kian meningkat. Dalam gambar Bupati AGam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah sedang melakukan panen perdana jagung di kebun kelompok tani Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari

TAHUN 2011 ERA KEBANGKITAN AGAM

Menuju Masa Depan nan Cerah S

ecara perlahan namun pasti, kini Kabupaten Agam melangkah menuju masa depan nan cerah dengan menjalankan berbagai program yang ‘membumi’ dan dilakukan secara bertahap. Program yang dirancang benar-benar pas dengan kondisi masyarakat Agam itu sendiri. Pernyataan manis tersebut bukan keluar dari mulut Bupati Agam Indra H. Catri Dt. Malako Nan Putiah, tetapi dari seorang Ketua LSM yang selama ini dikenal kritis, yaitu Ketua LSM Komite Masyarakat Agam (KOMA), Anizur. Program yang mendapat acungan jempul dari seorang Anizur adalah Program ‘Agam

Menyemai’. Agam Menyemai merupakan program sederhana, namun mengena di hati warga Agam, pasalnya program tersebut tidak mulukmuluk, namun dampaknya jadi luar biasa. Anizur menyebutkan, dengan hanya menanam sebatang pohon jeruk di halaman rumah, sudah mampu memasok kebutuhan buah-buahan bagi sebuah keluarga sederhana. Bila yang ditanam tiga batang, sudah bisa sebagai jembatan hati bagi sebuah keluarga dengan kerabatnya. Betapa tidak. Bila ada tamu dari kerabat dekat yang datang berkunjung, ketika hendak pulang tuan rumah

sudah bisa memberi oleh-oleh berupa buah jeruk yang sehat. Bila sebuah keluarga memelihara ikan di kolam samping rumahnya, diyakini kebutuhan protein dari sumber ikan yang sehat sudah tidak perlu dipusingkan kepala keluarga. Begitu pula bila seorang ibu menanam tanaman bumbu dapur di pekarangannya, diyakini mampu menekan biaya rutin keluarga. “Itu baru contoh kecil, bagaimana kalau dilakukan gerakan menanam secara massal,” ujar Anizur. Yang membanggakan, menurut Drs. MS. Dt. Marajo, salah seorang perantau ketika ditemui saat pulang kampung, Minggu kemaren, adalah cara berpikir pembuat kebijakan di Agam. Ia menilai, kebijakan tersebut lahir dari sebuah pemikiran seorang pimpinan yang memahami dan sangat mengerti dengan kondisi masyarakat Agam. Gerakan berupa program Agam Menyemai bukan sekedar program di atas kertas. Karena program tersebut diyakini bisa, dan mampu

dilaksanakan warga Agam di segenap lini strata. “Menyemai dalam artian menyemai kebaikan merupakan sebuah program yang lahir dari pemikiran nan bernas dan jernih. Makanya, walau saya tinggal di rantau, akan mendukung sepenuhnya program tersebut,” ujar perantau itu yang mengaku tinggal di Luhak 50 Kota itu. Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, dalam perbincangan singkat dengan Haluan, Rabu (2/5), usai pelaksanaan senam bersama pegawai di jajaran Pemkab Agam, menjelaskan kalau Program Agam Menyemai merupakan sebuah program yang mengajak segenap kalangan masyarakat di daerah itu untuk menyemai (menebar) kebaikan. Kebaikan itu bisa saja dalam bentuk pelayanan yang ramah dari para aparatur terhadap masyarakat, memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan semaksimal mungkin. Pemanfaatan itu bisa saja dalam bentuk menanami

lahan dengan tanaman bermanfaat, baik jenis kayukayuan, maupun tanaman MPTS, aneka sayuran, bumbu dapur, tanaman obat, dan lainnya. Juga bisa saja dalam bentuk menebar benih ikan ke perairan yang memungkinkan untuk tempat memelihara ikan. “Pemkab Agam hanya membantu membangkitkan semangat warga, dan pengadaan bibit tanaman dan benih ikan. Penanaman dilakukan warga, bersama aparatur pemerintah,” ujarnya. Sejak dicanangkannya program Agam Menyamai, Juli 2011, Pemkab Agam, dan Pemprov Sumbar telah memberikan bantuan bibit padi unggul untuk 5.300 lahan, jagung (450 ha), durian 1.244 dalam bentuk biji, mangga, sawo, dan pokad 48 batang, manggis 4.596 batang, jeruk 1.212 batang. Sedangkan benih dan calon induk ikan yang telah diberikan kepada warga berjumlah 1.437.000 ekor. Jenis ikan dimaksud beragam, seperti ikan Nila hingga Lele.

Namun yang lebih membanggakan adalah bangkitnya semangat warga untuk melakukan gerakan menanam aneka tanaman, dan menebar benih ikan. Nyaris seluruh perairan sudah dimanfaatkan sebagai tempat usaha pemeliharaan ikan. Di aliran kali dan bandar telah tumbuh menjamur lubuk larangan pemuda dan nagari. Kolam-kolam ikan,yang semula dibiarkan terlantar,kini sudah difungsikan kembali. Sebuah gerakan yang luar biasa, yang hasilnya mulai dinikmati warga. Tanaman buah-buahan di lingkungan perkantoran di ibukota Kabupaten Agam, Lubuk Basung, sudah mulai menghasilkan. Terutama pepaya dan mangga. Bahkan di pekarangan rumah dinas bupati sudah banyak tanaman pepaya dan mangga yang telah berbuah. Di sisi lain, Program Agam Menyemai juga mampu menjangkau rumah ibadah, perkantoran, gedung sekolah, objek wisata, dan rumah tangga yang ada di daerah itu. Jangkauan dimaksud dalam bentuk kebersihan dan kein-

dahan. Gerakan Thaharah Mesjid, WC Bersih, dan Magrib Mengaji semakin menyemarakan kehidupan warga di daerah itu. Satu lagi yang perlu dicatat, seperti disampaikan pemuka masyarakat Lubuk Basung, Drs. M. Dt. Maruhun, adalah terjalinnya kebersamaan melalui pelaksanaan program Agam Menyemai. Karena dalam pelaksanaan program memang dilakukan secara bersama, terpadu, dengan landasan kekeluargaan. Makanya tidak mengherankan bila tahun 2011 lalu merupakan era kebangkitan Agam secara menyeluruh. Bukan hanya aparatur Pemkab Agam saja yang bangkit, tetapi juga warga masyarakatnya. Hal itu merupakan modal strategis untuk melangkah lebih lebar menuju keberhasilan dan kemajuan. “Saya yakin, ke depan Agam akan meraih kemajuan yang pesat, dan kemajuan itu berasal dari kerja keras aparatur pemerintah bersama segenap warga,” ujar Anizur, Dt. Marajo, dan Dt. Maruhun senada. ***

PEGAWAI Pemkab Agam berebutan bibit tanaman gratis usai senam pagi bersama

GUBERNUR Sumbar Irwan Parayito dan Bupati AGam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah melakukan penanaman perdana padi dalam lounching Padi Tanam Sebatang 2012 di Kamang Magek BUPATI Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah menebarkan benih ikan di Danau Maninjau

KEPALA DKP Sumbar Ir. Yosmeri ikut tebarkan benih ikan ke Danau Maninjau

Siswa dan guru SMKN 2 Lubuk Basung ikut berkebun melon

KETUA Tim Penggerak PKK Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri ikut menanam bibit pohon penghijauan

PARA pelajar ikut berpartisipasi dalam gerakan massal tanam pohon di Ambun Tanai, Matur


11

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

Perupa Indonesia ....... Sambungan dari Hal.1 Tak Punya ............... Sambungan dari Hal.1 Sinta Tantra keturunan Indonesia ini terpilih untuk menangani lukisan dinding jembatan sepanjang 150 meter lebih, yang membentang di atas Sungai Thames, London. Jembatan tersebut rencananya akan diresmikan pada bulan Juli menjelang, bertepatan dengan pelaksanaan Olimpiade London 2012. Menurut Sinta, lukisan dinding di jembatan menuju kawasan pusat keuangan Canary Wharf mencerminkan denyut kehidupan pusat keuangan yang hampir tidak pernah tidur selama 24 jam sehari. Jadi lukisan didominasi warna cerah seperti merah jambu dan biru. Proyek skala besar seperti ini membuat Sinta merasa tertantang. “Saya suka bikin proyek yang besar sekali. Saya suka kolaborasi

sama orang lain, sama orang yang ada expertise (keahlian) yang saya tidak tahu,” kata Sinta Tantra. Penghargaan Sinta Tantra dilahirkan di New York dan mengenyam pendidikan di Inggris. Seniman kelahiran New York, Amerika Serikat ini menuturkan semula tidak mudah menembus pasar seni Inggris yang sudah mapan. Kesulitan utama adalah mencari rumah seni yang mau menggandengnya. “Susah sekali, tetapi saya percaya kunci utama sebagai seniman muda adalah produksi sendiri dan sebanyak mungkin ikut pameran,” tutur seniman berusia 30 tahun itu. Melalui berbagai pameran Sinta mendapatkan masukan dari para kolega dan guru seninya. Pameran

pula yang mengantarkannya membuka peluang-peluang lain. Studinya di Slade School of Fine Art dan Royal Academy of Arts, London, ia anggap juga ikut membuka jaringan. “Di sini kita bisa belajar dari guru terbaik dan bikin network sama kurator, artis terkenal di dunia,” kata Sinta Tantra. Peluang bagi Sinta semakin terbuka ketika dia memperoleh penghargaan bergengsi “Deutsche Bank Award in Fine Art” pada 2006. “Untuk jadi orang seni, orang harus memahi kreativitasnya tetapi juga harus punya otak bisnis. Waktu saya dapat Deutsche Bank Prize saya bisa bikin karya saya dari seni ke bisnis,” jelasnya. (Sumber: BBC)

Ajal Menjemput ......... Sambungan dari Hal.1 Sedangkan tiga lainnya tewas saat peristiwa naas itu terjadi. Total jumlah korban tewas dalam kejadian naas ini 13 orang penumpang. Jenazah Rosnida Selasa (1/5) malam sesampai di rumah duka langsung dikuburkan di pemakaman keluarga Palembayan Tangah. Sementara jenazah Sastra Hartini dan anaknya Safero Insani Sulam baru dimakamkan di pemakaman keluarga Jorong Sungai Pua, Rabu (2/5) pagi kemarin. Turut mengantar seluruh jenazah itu ke pemakaman Camat Palembayan Aryati dan wali nagari masing-masing, diikuti barisan panjang masyarakat dengan perasaaan sedih dan duka mendalam. Keluarga, sanak saudara dan masyarakat Palembayan pada umumnya sangat sedih dengan kejadian itu, karena di dalam musibah tersebut jenazah para korban tidak dapat dikenali lagi. Sebelum dishalatkan jenazah hanya dapat ditambahkan kain kafan, tidak bisa dimandikan seperti jenazah biasanya. Menurut salah seorang cucu Buyuang Sidi Rajo, Ape, kakeknya itu memikiki enam orang anak, lima lelaki dan satu perempuan yakni yang paling bungsu, yang perempuan bernama Des tinggal di Pekanbaru ikut suami. Sekitar dua bulan lalu dia melahirkan anak pertamanya di Pekan Baru. Karena kangen dengan cucu dari anak perempuan, lantas Buyuang dan istrinya Rosnida dengan hati berbunga-bunga pergi melihat cucunya ke kota minyak tersebut. Setelah seminggu di Pekanbaru Buyuang Sidi Rajo pulang duluan untuk memanen padi yang telah masak di kampungnya, Palembayan Tangah. Sementara Rosnida tinggal bersama anak dan cucunya di Pekanbaru. Setelah padi selesai dipanen, Jumat pekan lalu Buyuang Sidi Rajo kembali menjemput istrinya karena sang istri tidak bisa pulang sendirian.

Lantas pada Selasa malam mereka pulang bersama ke kampung halaman di Palembayan menumpang bus PO Yanti. Betapa bahagianya Buyung dan istrinya waktu itu. Kenapa tidak, sudahlah dapat cucu baru dan sempat menimangnimangnya di kampung padi sudah panen pula. Tetapi sayang tak lama berselang rupanya nasib berkata lain, ketika Selasa (1/5) dini hari saat masih gelap dan mata sedang mengantuk mobil yang ditumpangi terbakar, semua penumpang gaduh untuk menyelamatkan diri. Buyuang masih untung sempat menyelamatkan diri walau dalam kondisi punggung terbakar, tetapi sang istri tak sempat keluar mobil, hingga tewas terbakar bersama belasan penumpang lainnya dengan kondisi mayat mengenaskan. Lain lagi cerita mengenai Sastra Hartini dan putra keduanya Fero. Putri Wali Jorong Sungai Pua, Sabrun itu, telah lama tinggal di Duri bersama suaminya yang bekerja sebagai juru masak sebuah perusahaan katering yang memasok makanan untuk pekerja tambang minyak, namun status kependudukannya masih warga Nagari Sungai Pua, karena dia belum memiliki surat pindah ke Duri dan diapun belum mengurus KTP Elektronik. Menurut sekretaris wali nagari Sungai Pua Darul Iskandar kepada Haluan kemarin, salah satu tujuan Hartini pulang kampung untuk mengurus KTP Elektronik, selain untuk melepaskan rindu terhadap kampung halaman. Ada lagi cerita lain dari warga Sungai Pua kemarin. Fero dibawa pulang kampung oleh ibunya Hartini karena kakek dan neneknya juga sangat rindu dengan cucunya. ”Kalau Rosnida ke Pekanbaru karena kerinduan terhadap cucu, Hartini membawa Fero pulang kampung untuk mengobati kerinduan kekek nenek terhadap cucu. Inikah korban kerinduan terhadap cucu?”kata

seorang warga Sungai Pua. Sementara Camat Palembayan Aryati berserta jajaran Pemerintah Kecamatan Palembayan menyatakan rasa duka yang mendalam terhadap musibah yang merenggut tiga nyawa warganya. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini. Sebagaima diberitakan sebelumnya, Sulam (32) warga Jalan Obor Duri kaget begitu mengetahui kabar dari televisi tentang peristiwa terbakarnya Bus Yanti yang ditumpangi istri dan anaknya. Merasa cemas, Sulam pun mendatangi Loket Yanti yang berada persis di belakang pos polisi Sebana Duri, Selasa (1/5) sekira pukul 13.00 WIB. Namun sayang informasi yang diharapkan sangat minim. Di loket tersebut tak ada data valid namanama penumpang. Hanya ada dua nama penumpang yang tercatat lantaran memesan tiket melalui telepon, selebihnya sama sekali tidak ada. Hal itu membuat keluarga penumpang panik. Sulam siang itu datang dengan mengendarai sepeda motor ingin mengetahui kondisi istrinya Sastri Hartini dan anaknya Safero Insani Sulam yang berangkat menggunakan bus Yanti dengan tujuan Palembayan, Agam. “Saya tahunya bus itu terbakar dari berita televisi. Makanya langsung datang ke sini untuk mengetahui kondisi anak dan istri saya. Ternyata di sini juga tak ada informasi sama sekali,” ujarnya. Menurut Sulam, kepanikannya terjadi lantaran putus komunikasi dengan anak dan istrinya. Beberapa kali dihubungi, nomor istrinya tak aktif lagi. Nomornya (HP-red) sudah tak bisa dihubungi. Saya tak tahu lagi harus hubungi ke mana. Rencananya saya langsung saja berangkat ke sana,” ujar Sulam sembari bergerak dengan sepeda motornya. Ternyata, istri Sulam, Sastri Hartini dan anaknya Safero Insani Sulam tewas dalam kebakaran tersebut. „

Sopir dan ................ Sambungan dari Hal.1 diperiksa intensif untuk melengkapi berkas kasus yang menelan korban jiwa sebanyak 13 orang ini. Menurut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Partomo Irianto, selain memeriksa keduanya, polisi juga telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi mata lainnya, terutama korban yang berhasil menyelamatkan diri. “Keduanya, sopir dan kernet sudah ditetapkan menjadi tersangka,” kata Partomo Irianto kepada Haluan di Payakumbuh, Rabu (2/5). Keduanya dijerat dengan pasal 359 jo pasal 187 tentang kebakaran yang mengakibatkan orang lain meninggal. Dijemput Keluarga Sementara itu, tiga belas orang korban tewas hangus terbakar sudah dijemput keluarga masingmasing dari kamar mayat RSUD Adnan WD Payakumbuh. Korban terakhir yang dijeput keluarga, Deni Sasra (29 tahun) asal Jorong Taratak Baru Kanagarian Salipat Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, pukul 22 WIB malam, dan diserahkan kepada keluarga korban. Dirut RSUD Adnan WD Payakumbuh dr.Henrjon,M.Kes didampingi Direktur Umum Orion Ali,SE, Direktur Pelayanan dr.Hj.Elista Yoshepa dan Kabag Umum Irdam kepada Haluan, Rabu (2/5) kemarin mengatakan, dari 11 orang yang dirawat di RSUD Payakumbuh, saat ini hanya tinggal empat orang lagi, masing–masing Buyuang Rajo (53) warga Palembayan Agam, Yurnani (54) asal Kambang Pesisir Selatan yang menetap di Sibolga, Elli ( 27) asal Ampek Angkek Agam, serta Fikri (27) asal Duri Riau. “Sedangkan tujuh korban luka dan luka bakar lainnya, sudah bisa keluar rumah sakit untuk rawat jalan,” kata dr.Hj.Elista Yoshepa. Ia mengatakan, penyerahan mayat korban terbakar dilakukan ekstra hati – hati. “Jangan sampai korban atau mayat tersebut dijemput orang yang tidak berhak.

Petugas, sewaktu menjeput juga ditanya bagaimana hubungan keluarga, dan alamat yang tepat,” tambahnya. Sementara petugas kendaraan ambulance yang mengantar juga dibantu ambulance RSUD Adnan WD, DKK, serta Dinas Kesehatan Limapuluh Kota. Semua mayat korban terbakar dibawa dari lokasi kejadian ke rumah sakit dengan mobil pemadam kebakaran. Satu kantong mayat berisi tiga sampai empat orang. Setelah diindentisifikasi tim forensik sudah satu kantong satu mayat. “Tindakan itu dilakukan hanya karena darurat,” kata Elista. Buyuang Rajo ( 53 tahun ) dan Fikri ( 27 tahun ) yang satu kamar Teratai III B Rabu kemarin minta dirujuk ke RS Yarsi dan Achmad Mukhtar Bukittinggi agar dekat dengan kelurga mereka. Fikri minta ke Yarsi dan Buyuang ingin di rawat di RSUD Achmad Muchtar Bukittinggi.” Kalau dapat saya ke Bukittinggi kini,” kata Buyung yang kehilangan isterinya, Rosida (63). Buyung mengaku nyawanya selamat hanya dalam hitungan detik. Kalau dia tidak cepat keluar bus, mungkin dia sudah meninggal. Sewaktu dijumpai dua korban lain yang juga dirawat di ruang Teratai RSUD Adnan WD Payakumbuh, Elli (27) asal Ampek Angkek Agam yang mau difoto. “Ndak usah pak,” katanya sambil menutup wajah dengan kain panjang, namun tingkah isterinya Edo yang baru nyampai Selasa siang di Payakumbuh, hanya ketawa dan arif sehubungan isterinya masih stress. Yurnani ( 54 tahun ) yang mengalami luka bakar cukup serius, seharusnya dioperasi Rabu (2/5) pukul 14.00 WIB. Namun ternyata ada pasien gawat yang perlu dioperasi lebih dahulu. “Ibu Yurnani besok saja ya,” kata petugas Rumah sakit kepada Ireh (34) anak yang menggendong cucu dan baru sampai

dari Dumai, Riau, Selasa ( 1/5 ) pukul 17.00 WIB. AKDP dan AKAP Diperiksa Sementara itu, agar tak terulang kejadian serupa, pihak Dinas Kebakaran (Damkar) Kota Padang melakukan pemeriksaan terhadap alat kelengkapan angkutan umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP). Pemeriksaan dilakukan di pool ALS, ANS dan Family Raya, di kawasan By Pass, Rabu (2/5). Menurut Budhi Erwanto, Kepala Dinas Damkar Kota Padang, pemeriksaan alat kelengkapan bus tersebut, antara lain adalah tabung racun api serta humer glass (martil pemecah kacah). Hal ini berguna untuk menimalisir kebakaran dan jantuhnya korban.”Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, ternyata masih banyak yang belum melengkapi dua alat proteksi kelengkapan di angkutan,” kata Budhi. Bagi yang tak melengkapi, pihaknya telah memberi teguran dan perintan kepada para sopir atau pengusaha angkutan umum yang belum melengkapi alat pemadam kebakaran. Salah satu proteksi yang harus dilengkapi itu adalah tabung racun api, humer glass, martil pemecah kaca. Dengan adanya humer glass, bila terjadi kecelekaan atau kebakaran dengan mudah penumpang bisa memecahkan kaca untuk menyelamatkan diri. “Kita tidak ingin insiden yang terjadi di Payakumbuh kemarin, terjadi di Kota Padang. Untuk itu, kita mengimbau kepada pengusaha dan sopir angkutan umum agar melengkapi alat proteksi kebakaran tersebut,” terang Budhi. Di samping itu, kata Budhi, pihaknya pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan pengawasan kepada pihak pemilik dan sopir angkutan umum supaya dapat melengkapi antisipasi kebakaran di kendaraannya. (h/snt/zkf/nas)

Kalau ada itu (JK cocok dengan PD) sah-sah saja bagusnya diusung oleh PD,” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua, saat dihubungi, Rabu (2/5). Kedekatan JK dengan Demokrat sudah terjalin cukup lama. Pada 2004-2009, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpasangan dengan JK. “Sah-sah saja, toh JK pernah diajukan dengan SBY dan sudah berbuat untuk bangsa

ini sebagai wakil presiden,” ujar mantan persenter televisi ini. JK menjadi Wakil Presiden periode 2004-2009. Ketika maju sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden 2009, ia dikalahkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Namun, kekalahannya tersebut tidak menenggelamkan popularitasnya. Justru setelah tidak menjadi wakil presiden namanya semakin harum. JK memilih menjadi Ketua Umum Palang Merah Indonesia

(PMI). Dan kini JK baru terpilih menjadi ketua umum Dewan Masjid Indonesia (DMI),” ujar sumber itu. Sebelumnya, anggota Dewan Pembina (Wanbin) Partai Demokrat Ahmad Mubarok menyebutkan, Partai Demokrat membuka peluang calon presiden (Capres) dari pihak nonkader. Sebab, saat ini belum ada kader Demokrat yang mumpuni untuk diusung menjadi capres. “Di Demokrat tidak ada tokoh yang mumpuni,” kata Mubarok. (h/dn/inh)

Istri Wawako ............ Sambungan dari Hal.1 penden di Jakarta atas prestasi yang dilaksanakannya selama dua tahun terakhir selaku Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Solok. Istri Wakil Walikota Solok Zul Elfian dinilai memiliki reputasi yang baik dalam memimpin GOW Kota Solok, tanpa disadari rupanya kerja keras dan usaha yang dilaksanakan dinilai oleh tim independen non partai politik, sehingga tanggal 27 April lalu yang bersangkutan menerima anugerah utama sebagai wanita Indonesia 2012. “Saya tidak menduga diberikannya penghargaan karena apa yang diperbuat bagi masyarakat dan daerah di Kota Solok selalu berlandaskan keihklasan dan penuh rasa tanggung jawab selaku ketua GOW dan Wakil Ketua TP-PKK,” jelas Zulmiyetti ketika dihubungi

Haluan di rumah dinas Wakil Walikota, Rabu(2/5). Prestasi yang diraih Ny Zulmiyetti bersamaan dengan peringatan hari Kartini 2012, dimana peranan kaum ibu dalam mengisi pembangunan cukup diperhitungkan yang mewarisi perjuangan Ny.R.A Kartini yang berjuang di zaman penjajahan. Memang kata Ny Yet sapaan akrabnya, dalam mengerakan organisasi wanita di setiap unit selalu berkoordinasi dengan baik, program yang dilaksanakan selalu dimusyawarahkan tanpa memaksakan kehendak. Program yang dibuat tidak muluk-muluk, namun harus ada realiasinya. Sejalan dengan itu apapun program yang dilaksanakan harus seirama dengan visi dan misi pemerintah daerah, dengan demikian GOW itu harus berbuat untuk rakyat dan pemerintah.

Di Kota Solok cukup banyak organisasi wanita yang ada di lintas sektoral seperti Bhayangkari, Kejaksaan, Pengadilan dan Kementerian Agama. Semua organisasi wanita itu selalu merapatkan barisan dalam mendukung kerja kepala daerah. “Kami membuat perencanaan kegiatan selalu melihat dampak positif terhadap masyarakat, “ jelas Ny. Yet. Melihat dari aktivitas yang dilaksanakan selama dua tahun mendampingi Zul Elfian sebagai Wakil Walikota Solok, rupanya diam-diam ada tim independen yang turun ke Kota Solok memantau kinerja ketua GOW. Alhasil pada peringatan Hari Kartini 2012, Ny. Zulmiyetti mendapat anugerah sebagai wanita Indonesia, bahkan untuk Sumatera Barat satu-satunya mewakili dari Kota Solok. (h/alf)

Marlon Diduga .......... Sambungan dari Hal.1 “Tim penyidik akan terus melakukan upaya agar terdakwa bisa dihadirkan dan proses hukumnya segera diselesaikan,” kata Ikwan saat ditanya langkah Kejati selanjutnya terkait hal ini. Marlon Martua diduga menjadi aktor dugaan mark-up harga tanah pembangunan RSUD Sungai Dareh tahun 2009. Dalam kasus ini, hanya Marlon yang belum dihadapkan ke persidangan. Empat pejabat Dharmasraya yang juga terlibat, sudah divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Padang. Mantan Sekretaris Kabupaten Dharmasraya Busra, divonis empat tahun penjara. Sedangkan Agus Akhirul (Kabag Administrasi Pemerintahan Umum), divonis 3 tahun 6 bulan (3,5 tahun), dan Agustin Irianto (Kasubag Tata Pemerintah Umum), diganjar 3 tahun penjara. Untuk mengungkap kasus ini, Kejati Sumbar yang waktu itu dikepalai Bagindo Fachmi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Mindo Rosalina Manulang. Sesuai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Mindo Rosalina Manulang yang pernah diperlihatkan mantan

Kajati Sumbar Bagindo Fachmi, disebutkan kalau Marlon beberapa kali bertamu ke kantor PT Duta Graha Indah (PT DGI) dan bertemu dengan Nazaruddin. Keterangan diberikan Mindo ketika diperiksa pertengahan Agustus lalu di Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu. Pengakuan Mindo Rosalina, namanya dicatut dalam proyek land clearing RSUD Sungai Dareh. Dalam pengerjaan proyek, Kasipenkum dan Humas Ikhwan Rastudy menyebut kalau sebelum tender dilakukan, PT DGI sudah terlebih dahulu mengerjakan land clearing. Terjadinya mark-up tanah dalam proyek yang dibiayai melalui APBN itu, setelah harga tanah yang semestinya Rp360 juta diperkirakan di mark-up menjadi Rp4,2 miliar. Setelah itu, kemudian dilakukan land clearing dengan anggaran sebesar Rp19.011.000.000 yang dikerjakan oleh PT Duta Graha Indah Tbk (PT DGI) bekerjasama dengan PT Anak Negeri, yang belakangan diketahui saham terbesarnya dimiliki Nazaruddin. Dalam land clearing itu ada pembagian saham yakni sebesar

66,4 persen untuk PT DGI dan 33,6 persen untuk PT Anak Negeri. Kemudian, selanjutnya, tanpa adanya laporan kemajuan pekerjaan dan laporan termen-termen, uang sebesar Rp19,011 miliar dicairkan ke rekening PT Anak Negeri atas nama Minda Rosalina Manulang. Dokumen penyimpangan tersebut didapat dari intelijen Kejati Sumbar. Anehnya lagi, pertanggung jawaban dana Rp19 miliar tersebut, ditulis berupa SPJ yang dipergunakan untuk pembelian alatalat kesehatan. Marlon sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat pada bulan Juli 2011. Namun dia ‘menghilang’ dan tidak memenuhi panggilan penyidik. Sejak itu, Marlon dinyatakan sebagai buron. Istri Marlon Martua, Rafneli Rafki, kepada wartawan di Hotel Mercure Padang, Senin (8/8/2011) menyatakan siap mendatangkan mantan Bupati Dharmasraya itu untuk menjalani pemeriksaan Kejati Sumbar asal ada jaminan dari Kajati pemeriksaan sesuai prosedur hukum. (h/dla)

Janji dengan............. Sambungan dari Hal.1 Selama rapat tersebut, Ibu Endang berusaha memberikan pemaparan dengan sebaik-baiknya dan banyak pula ide-ide cerdas yang ia sampaikan. Beliau bisa disebut sebagai salah satu ‘Kartini’ di abad ke-21 ini,” ungkap Irman. Menurut Irman, pengganti Endang Rahayu Sedyaningsih nantinya juga harus mempunyai dedikasi yang tinggi, serta kemampuan yang baik dalam mengurusi masalah peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di daerah-daerah. Praktis Batal Sementara itu dengan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, sebelum wafat Menkes Endang Rahayu memiliki satu janji yang belum terpenuhi. “Kami janji akan ke Mojokerto karena kami mengundang walikota yang berhasil menekan angka demam berdarah sampai nol, dan saya hadir memberikan penghargaan dengan bu Menkes, janji kami mau mengunjungi,” kenang Gamawan. Namun tak disangka, hingga sekarang janji tersebut tidak mungkin untuk dipenuhi. Endang telah tiada, dan praktis janji itu batal. “Saya merasa sangat menyesal tidak bisa memenuhi janji itu,” lanjut Gamawan. Dalam pada itu, Endang ternyata masih sempat memberikan pesan terakhir bagi koleganya di Kementerian Kesehatan. Sekjen Kementerian Kesehatan Ratna Rosita mengatakan, pesan SMS itu dikirimkan oleh Endang Rahayu Sedyaningsih saat dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, pada 30 Maret lalu. Ratna mengatakan Menkes non aktif itu ingin semua staf di Kementerian Kesehatan bisa menjaga persatuan dalam bekerja. “Dia SMS saya terakhir 30 Maret, saya masih simpan. Dia manggil saya Bu Yos. Dia bilang Bu Yos ayo kita merapatkan barisan, semakin kompak, jangan terpecah belah. Karena saya kan Sekjen Kemenkes ya jadi harus mengkoordinasikan semua,” ujarnya. Terkait berpulangnya Endang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

(SBY) belum menetapkan menteri kesehatan definitif penggantinya. “Positif menkes belum ada yang definitif,” ujar Juru Bicara Presiden RI Julian Aldrin Pasha. Surat Keputusan Presiden No 46/P/2012 tentang pemberhentian Endang Rahayu dengan hormat, ditandatangani SBY 30 April lalu. Julian menjelaskan, dalam surat keputusan tersebut tidak dipaparkan menteri definitif pengganti Endang. “Kepres No 46/P/2012 menetapkan, memutuskan, memberhentikan Ibu Endang Rahayu Sedyaningsih. Dalam Kepres tidak disinggung untuk posisi menteri kesehatan, maksudnya tidak digantikan oleh siapa. Hanya betul-betul memberhentikan dengan hormat, dan berlaku sejak ditetapkan 30 April,” papar Julian. SBY telah menugaskan Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti, untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi jabatan menteri kesehatan, sampai SBY menunjuk menteri kesehatan definitif pengganti Endang. Menteri Kontroversi Almarhumah Menkes Endang lahir di Jakarta pada 1 Februari 1955. Endang menjadi Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Bersatu II, sejak 22 Oktober 2009. Namun pengangkatan Endang oleh SBY dinilai penuh kontroversi. Publik tak mungkin lupa betapa yang paling berpeluang itu adalah Nila Djuwita F Moeloek SpM(K) dibanding Endang . Nila Djuwita bahkan terlanjur dipanggil Presiden ke kediaman SBY di Puri Cikeas untuk wawancara. Perempuan berdarah Minang ini diberikan arahan oleh SBY agar Millenium Development Goals tercapai pada tahun 2015. Hal ini termasuk mengurangi kemiskinan dan angka kematian ibu dan anak. Sepertinya istri dari mantan Menkes Anfasa Meoloek ini sudah pasti jadi Menkes.Tapi yang terjadi tiga hari kemudian adalah SBY mengumumkan Endang yang jadi Menkes, bukan Nila. Nama Endang Rahayu Sedyaningsih muncul dengan tiba-tiba,

lalu dinyatakan lulus tes kesehatan dan langsung diangkat SBY jadi Menkes. Ironisnya, setahun kemudian ia ternyata memiliki penyakit kanker paru-paru stadium empat sejak tahun 2010 lalu. Penunjukkan Endang yang begitu mendadak, memunculkan dugaan-dugaan Endang disebut sebagai titipan AS karena pernah bekerja di lembaga penelitian Namru milik AS. Bahkan mantan Menkes sebelumnya, Siti Fadilah Supari yang mempertanyakan kenapa bekas anak buahnya itu yang menjadi penggantinya. Siti kala itu sempat mengatakan pernah mencopot jabatan Endang sebagai sebagai Kepala Puslitbang Biomedis dan Farmasi dan diturunkan menjadi peneliti madya dan naik lagi menjadi peneliti utama pada Agustus 2008 karena dugaan terlibat penelitian virus dengan AS. Saat menjabat Menkes, Siti memang dikenal sangat vokal terhadap keberadaan lembaga yang secara lengkap bernama Naval Medica Research Unit 2 itu. Dia bahkan secara tegas meminta agar lembaga Asing itu segera ditutup. Siti menyinyalir NAMRU melakukan hal-hal rahasia di tempat yang notabene merupakan aset Depkes. Sedangkan Presidium Medical Emergency Rescue Comittee (MerC) Joserizal Jurnalis menilai, pengangkatan Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai Menteri Kesehatan (pada waktu itu) akan menjadi persoalan baru. Apalagi, dia berencana akan melanjutkan lagi penelitian dengan Namru 2. Bahkan Jurnalis secara tegas menyatakan bahwa permasalahan Departemen Kesehatan bukan sebatas persoalan kesehatan ibu dan anak, tapi juga keamanan negara. Sebab, pihak asing bisa menggunakan ‘senjata kesehatan’ demi menghancurkan sendi perekonomian Indonesia.Terlepas dari itu semua, semoga almarhumah Endang Rahayu Sedyaningsih, diampuni segala dosanya oleh Allah SWT dan diterima amal baiknya. Amin. (h/ dn/emc/kcm)


12 LAPORAN KHUSUS

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

PERINGATAN HARDIKNAS BERLANGSUNG MERIAH

Kebudayaan Telah Kembali ke Rumah Besar P

eringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kamis, 2 Mei 2012 diperingati dengan meriah di Bukittinggi. Peringatan Hardiknas dilangsungkan di halaman Balai Kota Bukit Gulai Bancah. Bertindak sebagai inspektur upacara walikota Bukittinggi Ismet Amzis. Ismet Amzis membacakan pidato Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhammad Nuh di hadapan seluruh stakeholder Pemko Bukittinggi. Kata Ismet Amzis, peringatan Hardiknas tahun patut disyukur karena bidang kebudayaan telah kembali ke “rumah besar” pendidikan setelah terpisah lebih dari sepuluh tahun. Kementerian ini terhitung sejak 20 Oktober 2011 lalu telah berubah menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayan (Kemdikbud), sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 91 tahun 2011 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara. “Kebudayaan memang tidak bisa dipisahkan dari pendidikan. Demikian pula sebaliknya, pendidikan tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan. Ibarat dua keping mata uang. Yang satu dengan yang lainya memiliki makna dan nilai yang sama tidak bisa dipisahkan dalam proses pendidikan ada penanaman nilai-nilai budaya yang menyertainya,” kata Ismet Amzis. Sudah tentu tambahan amanah ini jangan diartikan

sebagai beban melainkan kesempatan untuk menyempurnakan dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. “Kita semua telah memahami bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan mobilitas fisik dan nonfisik (termasuk kebudayaan dan peradaban) semakin tinggi. Mobilitas yang tinggi tersebut memunculkan dominasi peradaban tertentu. Benturan antarperadaban atau terbentuknya konvergensi peradaban. Dalam kaitan dengan inilah peran dunia pendidikan menjadi penting dalam membangun peradaban bangsa yang didasarkan atas jati diri dan karakter bangsa,” jelasnya. Peringatan Hardiknas kali mengangkat tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2012 Ini adalah Bangkitnya Generasi Emas Indonesia. Tema ini sejalan dengan hakikat pendidikan yang telah ditekankan oleh Bapak Pendidkan Nasional yaitu Ki Hajar Dewantara, yang pada hari ini kita peringati hari kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional. “Kita semua harus bersyukur bahwa pada periode tahun 2010 sampai 2035, bangsa kita dikarunia oleh Tuhan Yang Maha Kuasa potensi sumber daya manusia berupa populasi usia produktif yang jumlahnya luar biasa. Jika kesempatan emas yang baru pertama kalinya terjadi sejak Indonesia merdeka tersebut dapat kita kelola dan

manfaatkan dengan baik, populasi usia produktif yang jumlahnya luar biasa tersebut insya Allah akan menjadi bonus demografi (demographic dividend) yang sangat berharga. Di sinilah peran strategis pembangunan bidang pendidikan untuk mewujudkan hal itu menjadi sangat penting. Akan tetapi sebaliknya bukan mustahil kesempatan emas tersebut menjadi bencana demografi (demographic dizester) bila kita tidak dapat mengelolanya dengan baik. Sudah tentu hal ini tidak kita inginkan,” papar M Nuh. Pada periode tahun 2010 sampai tahun 2035 kita harus melakukan investasi besarbesaran dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai upaya menyiapkan generasi 2045, yaitu 100 tahun Indonesia merdeka. Oleh karena itu kita harus menyampaikan akses seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa untuk memasuki dunia pendidikan; mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai keperguruan tinggi. Tentu perluasan akses tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan, sekalipun kita semua memahami bahwa pendidikan itu adalah system rekayasa sosial terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan, keharkatan dan kemartabatan. Untuk mempersiapkan generasi emas tersebut telah disiapkan kebijakan yang sistematis yang memungkinkan terjadinya mobilitas

Jamsostek Berikan Beasiswa Rp300 Juta kerja peserta Jamsostek yang berprestasi. Jumlah beasiswa yang diberikan oleh PT Jamsostek (Persero) Cabang Bukittinggi tahun 2012 ini sebanyak Rp300 juta untuk 156 dari 65 perusahaan, yang terdiri dari SD sederajat sejumlah 108 orang dengan total bantuan Rp194.400.000, SMP sederajat sejumlah 16 orang dengan total bantuan Rp28.800.000, SMA sederajat sejumlah 14 orang dengan total bantuan

Rp33.600.000, dan universitas sederajat dengan total bantuan Rp43.200.000. “Semoga bantuan ini bisa membantu para siswa peserta Jamsostek,” katanya. Walikota Bukittinggi berterima kasih kepada PT Jamsostek yang ikut andil memperhatikan dunia pendidikan. “Mudah mudahan aksi yang sama juga dikuti oleh perusahaan yang lain,” harap Ismet (h/jon/adv)

WALIKOTA Bukittinggi Ismet Amzis menyerahkan beasiswa dari Jamsostek kepada salah seorang murid SD.

Pembinaan Siswa Oleh: Drs NOFRIZAL USRA, M.Pd PENDIDIKAN merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat dalam usaha mencerdaskan bangsa. Hal ini sesuai dengan Pembukaan UUD RI 1945 alinea ke empat yang menjelaskan bahwa salah satu tujuan dari kemerdekaan bangsa Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Sehubungan dengan itu sekolah formal negeri maupun swasta dari tingkat dasar maupun perguruan tinggi berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikan tujuan yang dimaksud. Keberhasilan suatu sekolah dalam upaya mencerdaskan para siswanya dapat dilihat dari berbagai prestasi yang diraih oleh sekolah tersebut. Ada sebagian orang berasumsi bahwa cerdas itu bila seorang peserta didik memperoleh nilai yang tinggi di bidang akademik. Menurut penulis asumsi tersebut tidaklah salah, namun orang sering melupakan satu hal penting bahwa selain kecerdasan intelektual, kecerdasan sikap dan emosional question. Untuk dapat mencapai kecerdasan sikap dan emosional seorang manusia terutama peserta didik perlu mengikuti berbagai kegiatan di luar kegiatan akademik. Kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan ekstrakurikuler yang diprogramkan sedemikian rupa oleh sekolah dan guru pembimbingnya. Melalui kegiatan ini peserta

JONI

vertikal secara massif. Untuk itu mulai tahun 2011 telah dilakukan gerakan pendidikan anak usia dini, penuntasan dan peningkatan kualitas pendidikan dasar, penyiapan pendidikan menengah universal (PMU) yang insya Allah akan dimulai tahun 2013.

kamu tahu esok akan mati. dan siapa yang menanam,dia yang akan memetik. Marilah kita berlomba-lomba menanam kebaikan. Insya Allah kita dan anak cucu kita akan memperoleh kebaikan itu,” ajak Ismet Amzis. (h/jon/adv)

Di samping itu perluasan akses ke perguruan tinggi juga disipkan memalui pendirian perguruan tinggi negeri di daerah perbatasan dan memberikan akses secara khusus kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonoi, tetapi ber-

kemampuan akademik. “Semoga apa yang kita tanam dan semai dalam dunia pendidikan selama ini, menjadi bagian dari amal kebajikan. Kata semua ungkapan bijak Semai dan tanamlah biji dari tumbuhan yang kamu miliki, meskipun

SMA Negeri I Bukittinggi Bangun Asrama

PERINGATAN HARDIKNAS

DI hari peringatan pendidikan nasional yang jatuh, Kamis, 2 Mei kemarin, Jamsostek memberikan beasiswa terhadap empat orang anak didik di kota Bukittinggi. Mereka yang dberikan beasiswa adalah orang tua mereka yang ikut program Jamsostek. Mereka yang mendapat beasiswa tersebut adalah, Bima Razaqi Haropanta dari SD Perguruan Andalan Generasi, Rizka Refina Josha Intan dari SMP Negeri 2 Bukittinggi, Muharsa Farhan dari SMK Negeri 2 Bukittinggi dan Al HAdid Guci mahasiswa semester II dari Politeknik Negeri Padang. Penyerahan beasiswa tersebut langsung diserahkan Pps Kepala Cabang Jamsostek Bukittinggi Sirus Gultom, S.Sos didampingi Walikota Bukittinggi Ismet Amzis di halaman Balai Kota Gulai Bancah usai upacara peringatan Hardiknas kemarin. PPs Kepala Cabang Jamsostek Bukittinggi Sirus Gultom, S.Sos menjelaskan, bahwa beasiswa tersebut diberikan kepada anak tenaga

UPACARA peringatan Hardiknas yang dipimpin Walikota Bukittinggi Ismet Amzis Kamis 2 Mei 2012, berlangsung khidmat.

“GURU MENULIS” didik bersosialisasi dengan guru pembimbing dan teman-temannya, melakukan komunikasi yang bertujuan untuk meraih prestasi dan juga melatih cara-cara bersikap dan beremosi. Cerdas intelektual dan sikap serta emosi menandakan bahwa ada keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan seseorang. Menurut penulis masih ada lembaga pendidikan yang kurang memperhatikan kecerdasan otak kiri dari peserta didiknya. Atas dasar itulah penulis selaku konselor di sekolah memberikan layanan informasi tentang bakat dan minat siswa, lalu konselor beserta pimpinan sekolah memberikan himpunan data berupa angket pada siswa untuk mengetahui arah bakat dan minat siswa. Berdasarkan himpunan data tersebut konselor beserta pimpinan sekolah mengelompokkan siswa sesuai dengan pilihannya lalu menyalurkannya pada kegiatan ekstrakurikuler yang pada akhirnya membantu sikap dan emosional siswa serta mencapai prestasi di bidang non akademik. Atas dasar keyakinan kita pasti bisa, kegiatan ekstrakurikuler yang telah diselenggarakan melalui prorgam yang terencana dengan baik akan menghasilkan peserta didik yang mempunyai mental dan karakter yang baik sesuai keinginan orang tua dan masyarakat untuk itu penulis sangat mengharapkan kepada sekolah ,pemerintah dan masyarakat untuk mendukung secara penuh kegitan ekstrakurikuler di lingkungan sekolah. „

SESUAI komitmen Pemko Bukittinggi dalam bidang pendidikan, di samping terus memacu kemampuan akademik, sekali gus membentuk kepribadian anak didik yang berbudi luhur, berakhlak dan dilandasi akidah yang kuat, sehingga dapat menghasilkan lulusan anak didik yang andal dan berakhlak sebagai generasi penerus bangsa. “Maka untuk mendukung pelaksanaan misi ini, SMA Negeri I Bukittinggi membangun sebuah asrama di sekolah tersebut dengan perencanaan biaya sebesar Rp1,5 miliar. Kesepakatan rapat komite yang mendapat dukungan penuh Walikota H Ismet Amzis, pembangunan tahapa awal sudah dimulai dengan nilai Rp350 juta,” kata Kepala Sekolah SMA Negeri I Bukittinggi Taswar, dalam percakapannya dengan Haluan. Menurutnya, kemajuan sekolah secara akademik, dari tahun ke tahun, SMA bersejarah dan sarat dengan berbagai prestasi ini, selalu mendapat ranking terbaik di Sumbar. Namun, untuk mewuujudkan pendidikan yang berbasis akidah sebagaimana misi pemko dan selalu menjadi perhatian khusus Wali-

kota Ismet Amzis, ini diperlukan sebuah asrama yang memadai, sehingga diharapkan efektif membentuk akidah anak-anak didik . “Memang tujuan utama asrama dibangun adalah membentuk akidah para pelajar dengan berupaya menciptakan suasana lingkungan sekolah sebagai lingkungan anak-anak terdidik yang berakhlak atau berbudi luhur. Misi pemko ini dengan sendirinya menjadi tugas dan tanggung jawab para pengelola sekolah di SMA Negeri I ini,” kata Taswar menambahkan. Oleh sebab itu, dari perencanaan biaya yang mencapai Rp1,5 miliar tersebut, selain mengharapkan bantuan APBD Pemko Bukittinggi, APBD Provinsi Sumbar, juga kesediakan para alumni SMA Negeri I. Kini, pembangunan tahap awal yang mencapai Rp350 juta adalah murni dana dari komite sekolah. Bantuan para alumni untuk kemajuan anak didik di SMA ini sudah tidak diragukan lagi. “Karena itu dalam hal pembangunan asrama ini, saya katakan Insya Allah mereka sudah siap membantu,” imbuh Tasrwar. Asrama ini dibangun un-

tuk tahap awal sebanyak 16 kamar dengan bangunan berlantai dua. Sementara areal yang akan dibangun asrama di lingkungan SMA landbaw ini masih tersedia cukup luas. Mengingat begitu pentingnya fungsi asrama bagi sebuah sekolah dalam membentuk kepribadian anak didik, maka pihak komite bersama sekolah tidak ragu-ragu harus dimulai pelaksanaannya. Sebab, menurut Taswar, sudah menjadi rahasia umum, banyak para orang tua atau masyarakat yang mengkhawatirkan kenakalan para pelajar akhir-akhir ini. Hal ini, tidak lain karena mereka tidak mendapatkan pendidikan tentang pemahaman akidah secara intensif baik di lingkungan sekolah maupun di pihak orangtua sendiri. Sebagai ujung tombak pemerintah dalam bidang pendidikan, maka pembentukan karakter anak didik yang berakhlak mulia, pihak sekolah di satu sisi tentu punya tanggung jawab moral sebagaimana tanggung jawab yang sama di pihak orang tua siswa di sisi lain. Dalam hubungan ini peran asrama sangat efektif dalam melaksanakan program-pro-

gram yang berkaitan dengan akidah, sekaligus komunikasi yang intens yang saling memahami, akan terbangun antara sekolah dengan pihak orang tua. “Kami sudah membahas dengan berbagai pihak, termasuk dinas pendidikan dan gagasan ini mendapat dukungan penuh walikota, maka harus kita mulai untuk mewujudkan sebuah asrama,” ungkap Taswar. SMA yang banyak melahirkan sejumlah tokoh ini, secara akademik, menurut Taswar, juga sudah membangun sebuah sistem teknologi komunikasi yang pada hakikatnya mendorong kemajuan prestasi siswa dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Seperti sistem internet online, sistem komputer dan dilengkpai teknologi CCTV di setiap ruangan. “Sedikit lagi, sistem perpustakaan kita juga didukung oleh sistem teknologi komputer online. Tinggal sekarang sedang proses pembuatan sistem tersebut, sehingga dalam waktu dekat ini, para siswa sudah dapat memanfaatkan sistem perpustakaan computer ini,” jelas Taswar. (h/sms/adv)

LULUSAN UN YANG KURANG MAMPU

Disdikpora Tampung 150 orang Peserta Bimbel Gratis TIDAK ada istilah tidak mampu bagi lulusan SMA/MA/ SMK di Bukittinggi untuk mengikuti SNMPTN tahun 2012 ini. Pasalnya, sejak lima tahun terakhir Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi melakukan terobosan membantu siswa tidak mampu itu untuk mengikuti Bimbingan Belajar (Bimbel SNMPTN) dengan cara menggelar Bimbel gratis walaupun jumlahnya terbatas. “Untuk tahun ini, kita anggarkan dalam DIPA Dinas Pendididikan dana untuk melaksanakan Bimbel sebanyak 150 orang yang terdiri dari 75 orang jurusan IPS dan 75 orang jurusan IPA yang

dipilih oleh masing masing sekolah di Bukittinggi,” kata Kadisdikpora Bukittinggi, Dra. Ellia Makmur, MM kepada Haluan, Rabu (2/4). Kata Ellia Makmur, program dilunoleh Disdikpora Bukittingi untuk membantu lulusan SLTA yang tidak mampu. Namun, untuk membantu biaya kuliah bagi siswa tidak mampu, memang belum ada dianggarkan dalam Dinas Pendidikan. “Tapi, guru-guru di sekolah bersama alumni dan komite biasanya membantu mencarikan jalan untuk biaya masuk kuliah ke perguruan tinggi. Jadi, siswa kurang mampu tidak usah telalu

cemas dalam masalah ini, karena dimana ada kemauan pasti ada jalan. Yang penting bagi siswa kurang mampu segera memberitahukan pihak sekolah dan Dinas,” kata Ellia Makmur.

ELLIA MAKMUR

Selain bantuan komite, guru dan alumni, Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Bukittinggi, biasanya juga memberikan bantuan zakat beasiswa bagi siswa kurang mampu. Biasnya BAZ juga memiliki data tersendiri untuk siswa kurang mampu ini. Jadi sekali lagi kalau memang benar benar mau kuliah jangan jadikan kesempitan ekonomi sebagai penghalang. Menjawab Haluan, apakah tidak bisa ditingkatkan jumlah peserta SNMPTN Bimbel gratis, Ellia menjawab, tahun 2013 nanti, anggarannya akan coba dinaikan dan ditambah jumlah pesertanya. (h/jon/adv)


PADANG 13

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

MOMEN HARDIKNAS

Mahasiswa Tuntut Biaya Pendidikan Murah PADANG, HALUAN — Belasan mahasiswa dari Universitas Andalas, lakukan aksi di DPRD Sumbar. Mereka menuntut pemerintah, agar tidak mempersulit rakyat dalam memperoleh pendidikan yang layak. Salah satunya dengan melakukan komersialisasi lembaga pendidikan, yang dapat menghambat rakyat miskin memperoleh pendidikan. Komersialisasi pendidikan, menurut mereka membuat orang miskin kain terpuruk, dan sulit untuk bangkit. Sebab, bagaimana mungkin bisa bangkit, jika masyarakat tidak pernah

mengecap pendidikan sampai ke perguruan tinggi. Makanya perlu pendidikan harus murah, agar terjangkau. Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Pendidikan itu, mendesak DPRD Sumbar untuk bersikap, dan menyatakan sikap penolakan terhadap rancangan undang-undang (RUU) Perguruan Tinggi (PT). "Sebagai negara berdaulat, mestinya pemerintah dapat menentukan sikap terbaik untuk rakyatnya, terutama dalam bidang pendidikan. Bukannya malah menyengsarakan rakyat, dengan tidak dapat mengecap pendidikan yang layak," kata Korlap Muhdizar Siagian, saat melakukan orasi di Kantor DPRD Sumbar. Aksi mahasiswa saat peringatan Hari Pendidikan Nasional itu, diterima oleh Ketua DPRD Sumbar Ir. Yultekhnil. Ketua dewan itu berupaya mengajak mahasiswa untuk berdialog, mengu-

rai aspirasi yang ingin disampaikan. "Apa yang menjadi aspirasi dari mahasiswa, sudah tentu bagian dari perjuangkan kami. Namun, agar perjuangan aspirasi itu betulbetul terencana, tentu perlu didiskusikan. Mana saja masalah yang harus diperjuangkan itu, tentu harus dipilah-pilah," katanya. Ajakan dari Yulteknil langsung ditepis oleh para mahasiswa, mereka malah mengajak Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Sumbar itu, untuk duduk bersama di pelataran parkir DPRD. Entah kena tolak, Yulteknil juga menolak ajakan mahasiswa untuk duduk di pelataran parkir tanpa alas itu. Namun dialog tetap dilanjutkan, antara mahasiswa dan ketua. Mahasiswa juga menuntut DPRD, untuk mengagendakan pemanggilan perguruan tinggi negeri (PTN), untuk menyikapi masalah pendidikan tingkat perguruan tinggi itu. Me-

ngingat Komisi IV DPRD Sumbar tak ada di tempat, terpaksa Yulteknil minta mahasiswa untuk bersabar. "Pertemuan seperti itu, perlu diagendakan secara kelembagaan, dan saat ini komisi yang menanganinya tidak ada di kantor. Jadi kami minta adek-adek bersabar," ujarnya. Setelah berdialog cukup lama, akhirnya mahasiswa membubarkan diri. Ketua DPRD Sumbar pun menandatangani pernyataan penolakan terhadap komersialisasi pendidikan di perguruan tinggi. "Kami sangat paham akan hal itu, dan sangat wajar kalau disuarakan oleh mahasiswa," tuturnya. Untuk sektor pendidikan, katanya Pemprov Sumbar sudah memprioritaskannya. Bahkan anggarannya, sudah cukup besar di bidangin anggaran untuk program pembangunan lainnya. "Artinya, kita memang serius dalam peningkatan kualitas pendidikan," ujarnya. (h/rud)

KETUA DPRD Sumbar Yulteknil Membubuhkan tanda tangannya sebagai bentuk ikut memperjuangkan aspirasi Mahasiswa dalam menolok RUUPT. DOC

629 Siswa Terima Beasiswa Semen Padang PADANG, HALUAN —Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang (PTSP) memberikan kenangan terindah bagi 629 siswa kurang mampu berprestasi di Kota Padang, saat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2012, Rabu (2/5). Mereka menerima Bea Siswa dari pabrik semen tersebut yang diserahkan simbolis oleh Direktur Utama PTSP, Munadi Arifin. “Terima kasih Semen Padang. Terima kasih bapakbapak ibu di sekolah, sehingga anak saya bisa mendapatkan

bea siswa ini,” kata Hamidar (42), orang tua Anisa Mutiara Sari (siswa SD 17 Batu Gadang), salah seorang siswa yang menerima bea siswa tersebut kepada Haluan, usai acara. Ibu rumahtangga tersebut sangat berharap bantuan berkelanjutan dari PTSP yang berada dekat tempat tinggalnya itu, karena memang dengan profesi suami sebagai petani sangat butuh bantuan biaya untuk menyekolahkan tiga anaknya. “Sekarang Anisa kelas empat di SD 17. Kakaknya

sudah SMA, dan saya mengharapkan kakanya juga dapat beasiswa ini, sehingga anakanak saya bisa menyelesaikan pendidikan,” kata warga BAtu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan ini. Sementara itu, Anisa dengan prestasi rangking 4 di kelas itu berharap mendapat beasiswa selanjutnya, sehingga dia bisa melanjutkan pendidikan sampai kuliah. “Saya mau meraih cita-cita membahagiakan orang tua. Saya akan belajar rajin agar mendapat nilai baik,” kata Anisa.

Pada kesempatan itu, Dirut PTSP, Munadi Arifin mengatakan, pemberian bea siswa merupakan salah satu kegiatan CSR rutin yang dilaksanakan PTSP setiap tahun. Perusahaan mengalokasikan anggaran Rp700800 juta setiap tahun khusus untuk beasiswa yang diserahkan dua kali setahun atau setiap semester. “Beasiswa ini sekaligus memacu motivasi siswa meraih prestasi. Sebab, seleksi penerima beasiswa ini yaitu meraih prestasi dan harus

mempertahankan prestasinya,” kata Munadi pada acara yang juga dihadiri Direktur Keuangan PTSP Epriliono Budi, Direktur Pemasaran Benny Wendry, Sekretaris Perusahaan, Firdaus dan Kepala Biro CSR Ampri Setyawan serta Kepala Dinas Pendidikan Padang dan Ketua KAN Lubuk Kilangan, KAN Limau MAnih dan KAN Pauh. Kepala Biro CSR Ampri Setyawan menambahkan, penerima beasiswa Pada semester I 2011/2012 yakni 629 orang siswa yang terbagi

merata di tingkat SD, SLTP/ sederajat, SLTA/sederajat dan Perguruan Tinggi serta para

atlit binaan FKKSP yang berprestasi, dengan nilai ± Rp 381 juta. (h/vid)


14 PA D A N G

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

2014, Semua Sekolah Terakreditasi PADANG, HALUAN — Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Syamsulrizal menargetkan, pada tahun 2014 telah menyelesaikan akreditasi semua sekolah yang ada di Sumbar, dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.

LINGKAR Pelaksanaan Perda RTRW Dikawal Ketat PADANG, HALUAN — DPRD Kota Padang bakal melakukan pengawasan ketat, terhadap jalannya perda RTRW Kota Padang. Pengawasan dilakukan, agar tidak terjadi lagi benturan-benturan, dalam penggunaan atau pemanfaatan wilayah. “Konsisten itu sangat penting, agar perda RTRW dapat berfungsi secara maksimal. Dengan sendirinya, pembangunan di kota ini menjadi lebih tertata, dan tidak asal bangun saja,” kata Ketua Fraksi PPBB DPRD Kota Padang Irwan Fikri kepada Haluan, Rabu (2/5). Ia minta Pemko Padang, tidak melakukan terobosan, kalau hanya bertentangan dengan RTRW. Misalnya, kawasan terebut ditetapkan akan dijadikan kawasan pendidikan, tapi malah dibangun industri, atau lainnya. Artinya, terjadi disfungsional penggunaan kawasan. “Untuk menghindari pelanggaran Perda RT/RW, kami dari DPRD akan melakukan pengawasan secara terus menerus. Agar Kota Padang nantinya tidak semberawut,” kata Anggota Komisi III DPRD Kota Padang ini. Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang Erison mengatakan, Pemko Padang harus mensosialisasikan Perda RTRW yang sudah ditetapkan secara luas. Agar masyarakat juga mengetahui, setiap kawasan dengan fungsinya masing-masing. “Dinas TRTB harus sosialisasikan perda itu, agar tidak hanya menjadi dokumen yang dibungkus. Jalankan dan sosialisasikan,” ujarnya. (h/ade)

Hal ini disampaikannya dalam pembukaan pameran pendidikan yang digelar dipelataran parkir Dinas Pendidikan Sumbar, kemarin, Rabu (2/5). “Hingga saat ini baru 55 persen dari total semua sekolah yang ada yang telah terakreditasi,” ujarnya disela pembukaan pameran yang dimeriahkan oleh 18 Kota/Kab yang ada di Sumbar. Dalam pameran ini, lanjutnya, Dinas Pendidikan Sumbar juga berupaya terus mendorong perkembangan sekolah-sekolah dengan dukungan pemanfaat informasi dan teknologi. “Selain lomba pidato, debat Bahasa Inggris, dalam pameran pendidikan ini juga ditampilkan berbagai hasil karya siswa diberbagai daerah di Sumbar, seperti pengoperasia lift oleh SMKN 1 Sumbar,” katanya lagi. Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kemarin juga secara langsung membuka Gebyar Sumbar Expo Bidang Pendidikan Tahun 2012 ini. Pada kesempatan itu Gubernur juga menyampaikan beberapa hambatan yang dihadapi Pemprov Sumbar dalam memajukan pendidikan di Sumbar. “Pemprov memiliki keterbatasan dalam memajukan pendidikan. Keterbatasan itu bukan menyangkut soal anggaran dan tenaga SDM, tapi disebabkan karena terbatasnya wewenang provinsi,” katanya. Selama ini, lanjutnya, pemerintah provinsi tidak bisa langsung ikut campur membantu sekolahsekolah yang membutuhkan bantuan. Misalnya untuk sekolahsekolah madrasah yang langsung berada dibawah Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) kewenangan langsung itu berada di kabupaten/ kota. “Dengan itu pemprov tidak

bisa masuk maksimal baik di lingkungan sekolah Kemenag maupun sekolah yang berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas). Tapi dampaknya tetap langsung dirasakan Pemprov. Lagi-lagi ketika nilai UN rendah tentu yang disorot Gubernurnya,” ungkap Gubernur. Hampir ribuan sekolah berada dibawah kewenangan kabupaten/ kota. Kalaupun ada sekolah yang dikendalikan Pemprov jumlahnya hanya sedikit yakni SMAN 1 Sumbar di Padangpanjang dan SMKN 1 Sumbar di Padang. “Kewenangan ini sudah diatur pusat,” tuturnya. Pemprov, katanya, hanya bisa memiliki sedikit

kewenangan saja yakni terhadap Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). “Kewenangan Pemprov disini hanya memback-up bantuan saja. Sementara kewenangan penuh tetap berada di kabupaten/kota. Ketika menyangkut fisik, kita tidak bisa masuk membantu sekolah,” tuturnya. Di bidang pendidikan, Pemprov lebih banyak punya kewenangan pada bagaimana peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai, bukan pada fisik sekolah. Atas dasar itu, Pemprov melakukan program-program yang lebih kepada peningkatan mutu tersebut. Program itu dilaksanakan melalui pelatihan-pelatihan dan

beberapa sharing dana provinsi dengan kabupaten/kota. Dengan keterbatasan wewenang propinsi itu Gubernur meminta Kepala dinas Pendidikan Sumbar berfikir kreatif membantu kabupaten/kota agar pendidikan di Sumbar lebih baik lagi. Seperti misalnya menyangkut persiapan UN. Jika sebelumnya hanya dilakukan dua kali Try Out (TO) saja sebelum pelaksanaan UN, maka kedepan persiapan ini dapat diperbanyak lagi melalui pembekalan kepada kabupaten/ kota agar mereka siap melaksanakan UN. “Ini diperbanyak supaya kualitas UN tinggi. Disamping itu juga dilakukan peningkatan kualitas guru,” pesan

Gubernur kepada Dinas Pendidikan Sumbar. Disamping program diatas, Gubernur juga meminta agar pendidikan karakter terus ditingkatkan dan diperbanyak. Gubernur menyadari untuk dapat memenuhi target alokasi APBD sebesar 20 persen untuk bidang pendidikan atau sebesar Rp 500 miliar setahun, bisa didapat Sumbar dengan membuat program-program terobosan. Hal lainnya, dari sekitar Rp17,4 triliun anggaran yang akan dikucurkan Kemdiknas untuk membantu fisik sekolah, pihaknya berharap Kemdiknas dapat memprioritaskan juga sekolahsekolah di Sumbar. (h/dla)

JALAN TERKENDALA — Sampai saat ini pembangunan jalan tembus Lubuk Minturin-Painggahan masih belum ada lanjutannya. Kondisi ini membuat masyarakat sering bertanya-tanya, kapan jalan itu dilanjutkan. AMIR

PELUNCURAN NOVEL MENGURAI RINDU

WAWAKO MAHYELDI

Kritikan Ning Kepada Adat

Balita Butuh Asupan Gizi yang Cukup

PADANG, HALUAN — Pernikahan beda etnis, konflik perantauan, perempuan yang terlambat menikah, menjadi titik sentral dalam Novel Mengurai Rindu karya Ning Syamsudin, yang diluncurkan di Hotel Alana, Rabu (3/5). Irzen Hawer, pembedah buku mengatakan, ketiga wacana ini merupakan tema lama, meski masih dijumpai kasusnya hingga kini. “Bahkan ada yang menikah antar bangsa, tidak lagi beda etnis,” sebutnya. Meski, sebut penulis Novel Cinta di Kota Serambi ini, tantangan-tantangan di dalam ketiga wacana tersebut tetap sulit dan berliku. Dalam kasus perantauan misalnya, tokoh utama Lela, yang nyaris hidup sempurna, namun memiliki kerinduan akan kampung halamannya. Konflik muncul dalam diri

PADANG, HALUAN — Pegadaian bekerjasama dengan Rumah Zakat Cabang Padang, salurkan bantuan sebesar Rp28 juta kepada balita yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan diserahkan di Kantor Pegadaian Tanjung Saba Pitameh, Cabang Lubuk Begalung Padang, Rabu (2/5). Bantuan yang disalurkan tersebut berupa susu, vitamin, santunan tunai, serta kebutuhan balita lainnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Pimpinan Wilayah Pegadaian Sumbar, Riau, Kepri, Syamsul Bahri, Branch Manager Rumah Zakat Padang Zeng Wellf. Samsyul Bahri mengatakan, kegiatan ini merupakan

Lela. Ia terlibat dalam beberapa persoalan adat suku Koto urusan mamak-kemenakan, penghulu, rumah gadang, yang menurut Irzan, juga tidak ada kebaruan. “Novel-novel era Balai Pustaka, sarat dengan tema-tema ini,” tuturnya. Irzen menyebutkan, bagi masyarakat Minang, novel ini menjadi penting karena wacana yang diangkat, bukan karena kebaruan tema. “Kemenakan laki-laki dan perempuan terbaik selalu meninggalkan kampung. Distribusi mereka untuk membangun kampung hanyalah kiriman uang,” tuturnya. Persoalan ini, sebutnya, terus terjadi di Minangkabau hingga kini. Bagi Nang Syamsudin, novel ini merupakan karyanya yang ketiga, setelah Lagu Rindu dari Kampus Selatan dan Penari Kampus. Peluncuran yang digelar Alumni Don

Karena berdebu, seorang pedagang menyiram jalan di depan warungnya. Jalan Alai By Pass berdebu, karena masih dalam pengerjaan. AMR

Bosco itu, menurut panitia pelaksana Sastri Bakri, merupakan apresiasi terhadap penulis perempuan. “Kita berharap, ke depannya muncul penulis-penulis perempuan yang lain,” ujarnya. Sulit Menerbitkan Buku Sastri Bakri mengatakan, penulis-penulis di Sumbar belum banyak mendapat tempat, khususnya untuk penerbitan buku. “Salah satu alasan diterbitkan novel ini, untuk membalikkan persepsi tersebut,” kata penulis Novel Hatinya Tertinggal di Gaza ini. Padahal, sebutnya, penulispenulis terus bermunculan, yang tak hanya didominasi laki-laki, namun juga penulis perempuan. “Karyanya beragam, dari cerpen hingga novel,” tuturnya. Namun, sebutnya, sama dalam persoalan yaitu dana untuk menerbitkan buku. Novel Nang sendiri, katanya, diterbitkan atas swadaya Alumni Don Bosco. Nang, katanya, merupakan mantan guru Don Bosco selama 14 tahun. M. Subhan, pembedah lain menyebutkan, selain sulitnya menerbitkan buku, persoalan klasik di Indonesia adalah rendahnya minat baca. “Penyair Taufik Ismail pernah melakukan penelitian di beberapa negara dan mendapat kesimpulan, minat baca di Negara Indonesia nol,” tuturnya. (h/adk)

bagian dari kepedulian Pegadaian kepada masyarakat kecil. Menurutnya, kebutuhan gizi yang cukup, sangat diperlukan bagi para balita. Jika asupan gizi kepada balita bagus, akan berdampak kepada kecerdasannya. Cukup banyak balita, katanya tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup. Hal ini akan berdampak buruk kepada balita. Parahnya lagi, jika asupan gizi tidak terpenuhi sejak usia dini, akan berdampak buruk ketika bayi tumbah menjadi anakanak. Sebagian besar alasan yang dikemukan ketika anak kurang gizi, adalah masalah ekonomi. “Program ini akan terus berkelanjutan. Kedepan, boleh jadi kami akan memberikan bantuan di daerah yang lain,”

anak-anak mereka, untuk kepentingan tertentu. Tugas orang tua adalah mendidik, memperhatikan kesehatannya, serta mendorong mereka untuk sekolah. Sementara itu, Branch Manager Rumah Zakat Cabang Padang Zeng Wellf menjelaskan, program peduli kesehatan dan siaga gizi balita, merupakan langkah awal yang dirintis oleh Pegadaian dan Rumah Zakat, demi menyelamatkan anak-anak bangsa. “Dalam kerjasama ini, Pegadaian sebagai menyandang dana, sedangkan Rumah Zakat selaku partner kerja, yang akan mendistribusikan bantuan. mudah-mudahan program ini akan berjalan lebih baik di masa-masa mendatang,” kata Zeng. (h/yat)

BODY SLIM 100% HERBAL....SUDAH TERBUKTI HASILNYA & AMAN

nggak sempat baca

klik kami di www.harianhaluan.com

katanya. Wakil Walikota Padang Mahyeldi mengatakan, sinergi yang dilakukan Pegadaian dengan Rumah Zakat, dalam mendorong perbaikan gizi balita sudah sangat tepat. Menurutnya, program ini sangat membantu program Padang sehat tahun 2015. “Pada tahun 2015, diharapkan seluruh warga kota, khususnya anak-anak di kota Padang, telah terjamin kesehatannya, melalui gizi yang cukup. Oleh karena itu, para orang tua, sangat berperan penting dalam memperhatikan kesehatan anak mereka,” katanya. Mahyeldi menambahkan, eksploitasi anak pada saat ini cukup mengkhawatirkan,. Padahal tidak sepatutnya orang tua memamfaatkan

menambah ukuran permanen


OLAHRAGA 15

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

NAPOLI 2-0 PALERMO

1. Manchester City 2. Manchester United 3. Arsenal 4. Tottenham Hotspur 5. Newcatle United 6. Chelsea 7. Everton 8. Liverpool 9. Fulham 10.Westbrom

36 36 36 35 35 35 36 36 36 36

26 26 20 18 18 17 14 13 13 13

5 5 6 8 8 10 10 10 10 7

5 5 10 9 9 8 12 13 13 16

(88-27) (86-33) (68-44) (59-39) (53-46) (62-39) (47-39) (43-38) (46-48) (41-47)

83 83 66 62 62 61 52 49 49 46

Buka Peluang ke Champions

Hasil Pertandingan Rabu (2/5) Liverpool Vs Fulham 0-1 Stoke City Vs Everton 1-1 Jadwal Pertandingan Kamis (3/5) Chelsea Vs Newcastle 01.45 WIB Bolton Vs Tottenham Hotspur 02.00 WIB

1. Juventus 2. Milan 3. Napoli 4. Udinese 5. Inter Milan 6. Lazio 7. Roma 8. Catania 9. Parma 10.Atalanta

35 35 36 35 35 35 36 35 35 35

21 22 15 15 16 16 15 11 12 13

14 8 13 10 7 7 7 14 11 13

0 5 8 10 12 12 14 10 12 9

(62-18) (68-28) (64-43) (47-35) (52-47) (50-45) (55-50) (45-47) (48-52) (40-36)

77 74 58 55 55 55 52 47 47 46

HasilPertandingan Selasa (1/5) Chievo Vs Roma 0-0 Rabu (2/5) Napoli Vs Palermo 2-0 Jadwal Pertandingan Kamis (3/5) AC Milan Vs Atalanta 01.45 WIB Catania Vs Bologna 01.45 WIB Genoa Vs Cagliari 01.45 WIB Parma Vs Inter Milan 01.45 WIB Juventus Vs Lecce 01.45 WIB Fiorentina Vs Novara 01.45 WIB Lazio Vs Sienna 01.45 WIB Cesena Vs Udinese 01.45 WIB

1.Real Madrid 2.Barcelona 3.Valencia 4.Málaga 5.Levante 6.Athletic Madrid 7.Atlético Bilbao 8.Osasuna 9.Sevilla 10.Mallorca

35 35 35 35 35 35 35 35 35 35

25 26 15 16 15 13 12 11 12 12

4 6 10 7 7 10 12 15 10 10

2 3 10 12 13 12 11 9 13 13

(112-30) (104-26) (54-43) (51-47) (51-48) (49-44) (49-46) (39-55) (41-42) (39-42)

Hasil Pertandingan, Selasa (1/5) Getafe Vs Santender 1-1 Granada Vs Espanyol 2-1 Rabu (2/5) Gijon Vs Villarreal 2-3 Athtletico Madrid Vs Sociedad 23.00 WIB Jadwal Pertandingan, Kamis (3/5) Barcelona Vs Malaga 01.00 WIB Sevilla Vs Real Betis 01.00 WIB Mallorca Vs Vallecano 01.00 WIB Zaragoza Vs Levante 01.00 WIB Valencia Vs Osasuna 03.00 WIB Athletico Bilbao Vs Real Madrid 03.00 WIB

PEMAIN Napoli Marek Hamsik melewati dua pemain Palermo.

EURO 2012

Difavoritkan, Jerman Merendah 91 84 55 55 52 49 48 48 46 46

BERLIN, HALUAN — Jerman menjadi salah satu tim favorit juara di Euro 2 0 1 2 . Namun, sang pelatih Joachim Loew mengingatkan bahwa hal itu tidak mudah diraih mengingat Der Panzer akan bersaing dengan tim-tim kuat lainnya. Pada Euro 2012 nanti, Jerman berada di grup yang tak bisa dibilang mudah. Pasalnya, Philipp Lahm dkk. tergabung satu tempat dengan Belanda, Portugal, dan Denmark. Namun, dengan sederet pemain bintang seperti Thomas Mueller, Mesut Ozil, Sami Khedira, dan penjaga gawang Manuel Neuer yang tampil bagus di Piala Dunia 2010, Jerman tetaplah favorit. Toh,

tetap saja, Loew tak mau jemawa. "Jerman memang selalu menjadi favorit di setiap turnamen. Tapi, tidak hanya Jerman yang menjadi favorit. Masih ada Spanyol, Italia, dan Prancis. Mereka semua mampu menjadi pemenang," ungkapnya seperti dilansir Reuters. Catatan detiksport menunjukkan bahwa Jerman memang impresif. Mereka mampu meraih 10 kemenangan dari 10 laga di babak kualikasi Piala Eropa. Bahkan mereka juga mampu memenangi laga persahabatan melawan Belanda dan Uruguay.

Namun, sama seperti Loew, Lahm juga tak mau jemawa. Ia yakin Jerman menjadi salah satu tim kuat, namun masih ada Spanyol yang menjadi favoritnya. "Kami sudah belajar untuk memenangi ball possession sebanyak mungkin. Permainan kami juga sudah lebih berkembang. Tapi, tentu Spanyol masih menjadi favorit juara," ucapnya. Sebagai catatan, di Euro 2008 lalu, Jerman hanya mampu menjadi runner-up setelah ditundukan Spanyol 0-1 di babak final. Sepanjang keikutsertaannya di Piala Eropa, Jerman sudah tiga kali menjadi juara, yakni pada tahun 1972, 1980, dan 1996. (h/net)

NAPLES, HALUAN — Napoli terus menjaga peluang mereka lolos ke Liga Champions musim depan. Kemenangan 2-0 atas Palermo memantapkan posisi mereka di posisi ketiga klasemen sementara. Dalam laga di San Paolo, Rabu (2/5) dinihari WIB, tim tuan rumah memperoleh hadiah penalti pada menit ke16 menyusul handball yang dilakukan Milan Milanovic. Edinson Cavani dipercaya jadi eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Memasuki menit ke-35, Marek Hamsik menggandakan keunggulan Napoli. Memanfaatkan umpan terobosan Goran Pandev, pemain asal Slovakia ini menusuk ke kotak penalti dan selanjutnya melepaskan tendangan ke pojok gawang. Tambahan tiga poin membuat Partenopei bertengger di posisi ketiga dengan raihan 58 poin dari 36 partai. Mereka kini unggul tiga poin atas Udinese, Inter, dan Lazio yang baru akan bermain Kamis (3/ 5/2012) dinihari WIB. Palermo di urutan ke-15 dengan 42 poin. (h/net)


16 OLAHRAGA POJOK ARENA Piala Andre Rosiade Cup Diperebutkan PADANG, HALUAN — Setelah sukses dalam iven sepakbola pada Turnamen Siti Nurbaya Cup IV se-Kota Padang, ANDRE ROSIADE yang identik dengan nama Andre Rosiade Cup beberapa waktu lalu, sebuah iven baru kembali digelar. Kali ini, Selasa (1/5), piala Andre Rosiade Cup akan diperebutkan dalam lomba domino. Iven ini digelar di Sate Laweh, Jl. M. Yamin, Padang, dan diikuti para pecinta domino se-Kota Padang. Dalam kegiatan bertabur hadiah tersebut, panitia menyediakan tropi, hadiah serta uang tunai. “Kegiatan ini dalam rangka mempererat silaturahmi warga kota, serta meningkatkan interaksi. Di samping meningkatkan sportivitas,” ujar Andre Rosiade, salah satu tokoh muda Kota Padang yang juga Ketua Gerakan Ayo Jadi Pengusaha Wilayah Sumbar pada HIPMI Sumbar, Selasa (1/5). Menurut Andre, kegiatan lomba domino mesti dipandang positif karena punya sejumlah manfaat, seperti yang disebutkannya tadi. “Ini kan tergantung niatnya, jika niatnya positif maka hasilnya juga positif,” ungkapnya. Manfaat yang diperoleh dari lomba domino, yakni peserta dapatmengasah otak, permainan ini akan seru jika menggunakan strategi untuk memenangkan permainan. Kegiatan ini membutuhkan kecermatan memadukan antara analisa statistik dan intuisi, seperti halnya dalam berbisnis. Selanjutnya, kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan keharmonisan, permainan seperti ini secara tidak disadari akan meningkatkan keakraban. Pada permainan tersebut si kaya dan si miskin menjadi tidak ada jarak pemisah, bisa menyatukan berbagai keragaman sosial. Permainan seperti ini, katanya, akan tetap menyehatkan jika kita mengikuti ramburambunya, antara lain ingat waktu dan tidak memaksakan jika kondisi badan tidak sehat, membatasi hanya sebagai sebuah permainan yang tidak dilanjutkan ke arah perjudian, dan tetap memprioritaskan keluarga.(h/atv/*)

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

KONI Sumbar ke PT SP PADANG, HALUAN — Ketua umum KONI Sumatera Barat, Dr H Syahrial Bakhtiar, mendatangi secara resmi jajaran Direktur Utama PT Semen Padang Ir.Munadi Arifin, MM Ak. dalam rangka membawa misi khusus "Selebriti Endorsemen" untuk peningkatan nilai tambah baik sponsor maupun kontingen Sumbar pada PON XVIII, 9-16 September 2012.

UJIAN DA — Ketua Umum KONI Sumbar Syahrial Bakhtiar beserta pengurus Lemkari Sumbar foto bersama dengan para karateka yang akan ujian DA. RIO

120 Karateka Ujian Naik Tingkat PADANG, HALUAN — Sebanyak 120 karateka Lemkari se Sumatera ikuti ujian kenaikan DAN, serta sabuk hitam yang digelar Lemkari Sumbar Rabu (2/5) di Labor Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP). Para atlet karate Lemkari ini tergabung dari karateka sabuk coklat dan karateka sabuk hitam. Ujian tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat Syahrial Bakhtiar. Dalam sambutannya, Syahrial yang

juga karateka Lemkari ini mengatakan bahwa kesempatan ini harus mampu dimanfaatkan oleh para atlet untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. “Kami berharap para karateka Lemkari ini mampu menjalani ujian dengan meraih hasil yang bagus. Serta mudah- mudahan kalian bisa mengikuti jejak empat orang karateka Lemkari yang sukses meraih tiket untuk berlaga di ajang terbesar nasional yakni PON,” tegasnya. Sementara ketua umum Lemkari Sumbar Firdaus Ilyas, memberikan

suntikan semangat agar karateka Lemkari bisa lulus ujian. “Ini merupakan kesempatan yang bahagia bagi seluruh karateka. Karena mereka bisa naik tingkat. Hal ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebab kesempatan ini belum tentu kita peroleh dalam waktu dekat,” tukas Kadishub Kota Padang ini. Acara tersebut turut dihadiri oleh ketua Wanhat Lemkari Sumbar Leonardi, serta dewan guru PB Lemkari yang akan memberikan ujian kepada karateka. (h/rio)

Padang Tuntaskan Pelaksanaan O2SN PADANG, HALUAN — Kontingen Kecamatan Padang Barat yang meraih 10 emas dan dua perunggu, menempati posisi teratas dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD Kota Padang tahun 2012. Hasil tersebut, jauh di atas peringkat kedua yang ditempati Kecamatan Padang Timur yang hanya bisa meraih enam emas, tiga perak dan enam perunggu serta Kecamatan Kuranji dengan raihan lima

emas, 10 perak dan lima perunggu di posisi ketiga. Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah dan Intra Sekolah Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi pada hari pendidikan nasional kemarin mengatakan, kegiatan O2SN Kota Padang tahun 2012 diikuti seluruh pelajar SD yang berasal dari 11 kecamatan yang ada di Kota Padang. "Alhamdulillah, kegiatan O2SN tahun

ini berjalan lancar dan sukses dengan menempatkan Kecamatan Padang Barat sebagai yang terbaik," jelasnya. Keduanya juga menyebutkan, jika d tingkat SD Padang Barat menjadi yang terdepan dengan raihan yang sangat jauh dari peringkat di bawahnya, tidak demikian dalam kegiatan serupa untuk tingkat SMP. Dimana posisi pertama dalam setiap cabang olahraga yang diperlombakan dibagi rata.(h/rio)

Pertemuan Ketua Umum KONI Sumbar, Syahrial Bakhtiar dengan Dirut PT Semen Padang Ir.Munadi Arifin, MM Ak. didampingi Wakil Ketum II dan III, Handrianto, Sekum, Indra Jaya, Bidang Rena, Astronel dan Waka Medprom Agus Mardi. Sementara Dirut PT Semen Padang Munadi Arifin didampingi Jajaran Direksi diantaranya, Agus Boing, Dirut Igasar, Desri Ayunda yang juga Ketua Bapor FKKSP. Dalam perbincangan itu, Ketua Umum KONI Sumbar, Syahrial Bakhtiar menyampaikan bahwa melalui Bakti Olahraga PT Semen Padang bagi Kontingen PON XVIII Sumbar program Selebriti endorsemen memberikan peluang bagi PT Semen Padang memasang logo perusahaan di kostum kontingen Sumbar dan baju kaos yang berlogo PT Semen Padang. Ini Kali pertama dan bersejarah bagi olahraga Sumbar, bertepatan dengan pentingnya dukungan Kontingen Sumbar pada PON XVIII 2012 di Riau, "Ini terobosan baru dari KONI Sumbar. Mewujudkan partisipasi dan bakti PT Semen Padang dalam dunia olahraga diperkenankan memasang logo pada kostum dan pakaian atlet kontingen Sumbar pada PON XVIII/2012 mendatang. Kami berkeinginan agar logo Semen Padang jadi selebriti endorsemen kontingen Sumbar," ungkap Syahrial kepada Dirut PT Semen Padang, Munadi Arifin. "Alhamdulillah Pak Dirut PT Semen Padang dan jajaran merespon menyanggupi menjadi selebriti endorsemen Kontingen Sumbar," kata Syahrial Bakhtiar sembari tersenyum. Syahrial Bakhtiar mengatakan, tidak hanya PT Semen Padang diberikan peluang endorsemen atau lebelling brand equity. KONI Sumbar juga akan memberikan kesempatan yang sama kepada Bank Nagari. Pada kesempatan itu, Munadi Arfin, mengungkapkan dedikasi PT Semen Padang terhadap dunia olahraga dibawa kepemimpinannya terus berlanjut. Dengan pembinaan klub-klub olahraga dilingkungan PT Semen Padang, seperti Senam dan Angkat Berat yang memberi fasilitas modern bagi atlet muda berprestasi, semua demi terus mengangkat martabat dan kejayaan Sumbar.(h/rio)

ALDO CLAUDIO SEGERA KE REAL MADRID

Punya Titisan Sepak Bola, Tapi Sempat Dikhawatirkan Ibu

ALDO Claudio putra Minang yang terpilih untuk mengikuti pendidikan di Lipio Camp di Madrid Spanyol tengah Mei

mendatang, merupakan anak yang terlahir dari keluarga yang memang menekuni sepakbola. Sang ayah Yulkafli merupakan mantan pemain dari PS PLN Padang. Aldo juga merupakan keponakan dari mantan pemain PSP Padang era 70-an Ramli. Anak ke-dua dari tiga bersaudara ini diceritakan Yulkafli kala berbincangbincang dengan Haluan Rabu (2/5) sudah menekuni sepakbola sejak masih menduduki bangku Taman Kanak-Kanak. “Sejak berumur enam tahun, dia sudah meminta saya untuk memasukkannya ke Sekolah Sepakbola (SSB). Hal ini dikarenakan waktu saya masih aktif sebagai pemain, saya selalu mengajaknya untuk menyaksikan tim kami berlatih,” terang pria 44 tahun tersebut. Ketika ditanya mengenai perasaannya mendengar anaknya terpilih untuk berlatih di Madrid, karyawan PLN Padang ini mengaku tidak bisa mgnungkapkannya dengan kata-kata. “Seperti mendapat durian runtuh. Ini merupakan anugrah bagi keluarga kami, anak kami bisa mewakili

Sumatera Barat maupun Indonesia, untuk berkesempatan menimba ilmu di negri sepakbola seperti Spanyol,” jelasnya. Sementara Aldo Claudio yang dihubungi Haluan menjelaskan bahwa dirinya sangat bahagia ketika namanya termasuk menjadi salah satu wakil Indonesia untuk menimba ilmu di Negri Matador. “Saya bersyukur mampu memperlihatkan penampilan terbaik sejak dipanggil ke Jakarta pada Juli lalu untuk bergabung dengan tim Liga Pendidikan Indonesia (LPI) di SMP 223 Jakarta, dan termasuk kedalam salah satu pemain yang terpantau untuk berguru di Lipio Camp,” terang putra kealhiran Padang 2 Desember 1997 ini. Bersama delapan pemain lainnya putra pasangan Yulkafli dan Indriyeni ini menjalani latihan rutin selama berada di Semarang tempat dimana mereka diseleksi. Mereka digembleng oleh pelatih berkebangsaan Argentina Carlos Sapatta di SSB Terang Bangsa Semarang. “Selain mejalani latihan, kami juga

mendapat pelajaran bahasa Spanyol lima kali seminggu,” lanjut Aldo. Program pendidikan Lipio Camp sendiri merupakan program beasiswa untuk pesepakbola muda berbakat Indonesia yang didanai oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).Aldo Claudio sangat beruntung karena telah berhasil menyisihkan ribuan pese-pakbola di seluruh Indo-nesia yang juga mengikuti seleksi Lipio Camp. Dia sendiri berasal dari Kota Padang dan selama ini menuntut ilmu sepakbola di SSB PSTS Tabing Padang. Ketua Umum PSTS Tabing Padang Nofi Sastera mengaku sangat bersyukur Aldo dapat

lolos ke Madrid Spanyol untuk mengikuti pendidikan Lipio Camp selama dua tahun. Lolosnya Aldo ini menandakan pembinaan pemain usia muda di Sumatera Barat maju pesat. PSTS sudah mengirim dua pemain sebelum Aldo yang mengikuti pendidikan serupa diluar negeri. Seperti Bobby Satria yang mengikuti pendidikan di Belanda dan Davitra yang mengikuti pendidikan di Uruguay. “Aldo sudah dilepas oleh Walikota dan Wawako Padang untuk berkumpul bersama tujuh rekannya di Semarang sebelum berangkat ke Spanyol,” ujar Nofi yang ditemui terpisah. Orang Tua Sempat

PRIORITAS FASILTAS 1. Pelatihan praktek dan teori manasik untuk umrah Gratis untuk semua calon umroh 2. Calon dari luar kota Padang 10 hari sebelum berangkat disediakan penginapan telah di tanggung PT Al-Mabrur (Gratis) 3. Pemberangkatan jamaah Padang - Jakarta (PP) antar jemput didampingi oleh pembimbing dari Sumbar 4. Mengenai Jadwal Umrah silahkan datang ke kantor Al- Mabrur 5. Tas, Pakaian Ihram Pria/Wanita dan pakaian seragam biro (Gratis) Biaya Domestik, Padang - Jakarta, PERSYARATAN UMROH Jakarta-Padang Akomodasi Hotel VIP Makkah : Zamzam Tower ***** Madinah : Dallah Taiba **** Jeddah : Holiday Inn ***** Akomodasi Umrah Reguler Hotel Syafira **** Akomodasi Umroh Ramadhan Apartemen dekat dengan Masjid Akomodasi Umroh Khusus Makkah : Al-Aulian *** Madinah : Dallah Taiba **** Catt* Untuk Umroh Khusus tidak ada tambahan biaya lagi, kecuali suntik Meningitis

1. Pasport RI yang masih berlaku minimal 7 bulan Nama minimal 3 suku kata 2. Pas Photo Warna 4x6=5 lbr dan 3x4=5 lbr (Background Putih tampak muka 80%) 3. Surat Nikah asli bagi suami istri dibawah usia 46 tahun dan akte kelahiran + KK asli bagi anak 4. KTP asli bagi wanita berusia diatas 45 tahun 5. Pembayaran biaya Umroh 1 bulan sebelum berangkat lengkap dengan persyaratannya.

Airport Tax, Service Bandara Pdg-Jkt-Jed-Pdg dan lain-lainnya Rp 2.500.000

dto Hj. IMNANIAR USMAN Direktris HP : 081267527251

PT. WISATA AL-MABRUR USMANIAH TOURS & TRAVEL PENYELENGGARAAN HAJI PLUS & UMROH Jl. Kali Porong No. 1 Padang Baru, Padang (Belakang Balai Diklat Depag Sumbar) Telp & Fax (0751) 7056308 - HP. 0811664326 - 081374442868 - 08126752725 - 0813633331617 e-mail : wisataalmabrurimnaniar@yahoo.com

Khawatir Sejak dipanggil untuk menjalani latihan di Jakarta bersama SMP 223 pada Juli 2011, Indriyeni ibu Aldo Claudio, sempat mengkhawatirkan anaknya yang sendirian menjalani kehidupan di kampung orang. “Istri saya sempat mencemaskan Aldo waktu Aldo akan berangkat ke Jakarta. Namun saya memberikan pengarahan kepada istri agar jangan terlalu mencemaskan Aldo, karena ini merupakan untuk masa depan Aldo sendiri. Untungnya saat ini istri sudah tenang,” Yulkafli menambahkan. Yulkafli juga berpesan sebelum keberangkatan anak-

nya tersebut, bahwa Aldo harus berprilaku baik di negri orang. “Yang terpenting aldo tidak sombong, dan jangan melupakan untuk terus berdoa kepada Allah. Mohon doa restu dari masyarakat Sumatera Barat agar Aldo bisa berhasil disana,” tukasnya. Pemain PSTS Tabing yang berposisi sebagai libero ini akan menjalani pendidikan selama lebih kurang tiga rahun di Lipio Camp, Madrid, Spanyol. Delapan pemain yang terpilih tersebut merupakan perwakilan dari tujuh kota, yakni Aldo Claudio (wakil DKI Jakarta), satu pemain wakil Aceh, Pekan Baru, Jawa Timur, Banten, Jogja, serta dua pemain wakil dari Semarang. (h/rio)


H U K U M D A N K R I M I N A L I T A S 17

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

P A TROL I JPU Tetap Tuntut Arpen Bin Abbas PADANG, HALUAN — Himawan dan Dimas, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus dugaan korupsi dana pengadaan bibit padi non hibrida yang dilakukan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Pessel tahun 2007, bertetap pada tuntutannya kepada terdakwa mantan Kabid Sarana dan Prasarana Produksi Pertanian Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Arpen Bin Abbas, terkait Arpen dituntut 3 tahun 6 bulan kurungan penjara serta dipidana membayar uang denda sebesar Rp50 juta subsidair 3 bulan kurungan penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU), menjelaskan terdakwa terbukti bersalah secara bersamasama telah melakukan tindak pidana korupsi dana pengadaan bibit padi. Terdakwa dijerat pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf a, huruf b, ayat (2) dan ayat (3) UU R.I No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU R.I No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. “Tuntutan JPU telah jelas menguraikan pokok masalah. Untuk itu JPU bertetap pada tuntutan kepada terdakwa Arpen Bin Abbas. JPU meminta agar majelis hakim yang memimpin persidangan agar menolak seluruh pleidooi atau pembelaan terdakwa,” jelas JPU Himawan di Pengadilan Tipikor Padang, Rabu (2/5). Kasus ini berawal dari adanya pengadaan benih padi non hibrida sebesar Rp2,47 miliar. Sesuai dengan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK), anggaran sebesar Rp2,47 miliar untuk pengadaan benih padi non hibrida sebanyak 481.975 kilogram dengan harga perkilogram sebesar Rp5.125. Namun dalam melaksanakan kegiatan tersebut Arpen selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak bekerja sesuai prosedur yang ada. Akibatnya atas perbuatan terdakwa mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp35,6 juta yang di dapat dari hasil audit BPKP Sumbar tanggal 5 November 2010. (h/dla)

Tahanan Polda Sumbar Dirawat di Surabaya PADANG, HALUAN — Andi Wahab Ketua KUD Mutiara Sawit Jaya (MSJ), masih menghirup udara bebas setelah penangkapan lima bulan lalu di Jakarta oleh Polda Sumbar. Ketua ini ditangkap atas dugaan penggelapan hasil plasma sawit senilai Rp129 miliar di Tiku V Jorong, Agam. Mantan anggota DPR RI dari Partai Golkar periode 2004-2009 ini belum diperiksa oleh penyidik Direktorat Reksrim Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar dengan alasan masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Surabaya. Pjs Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Mainar Sugianto mengakui bahwa penyidik belum melakukan pemeriksaan terhadap Andi Wahab, dikarenakan kondisinya tidak normal atau masih dirawat di rumah sakit yang berada di Surabaya. “Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap Andi apabila keadaan kondisinya telah dinyatakan dokter sudah sehat,” kata Mainar, kemarin (2/5). Sementara itu, kata Mainar, Sekretaris KUD MSJ Lazuardi Erman tengah menjalani sidang di pengadilan Lubuk Basung, Agam. Sedangkan Bendahara KUD MSJ Ermal masih menunggu dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) apakah telah dinyatakan lengkap atau belum. Dikatakannya, apabila telah dinyatakan lengkap, maka penyidik akan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke JPU. Setelah itu, penyidik akan melanjutkan pemeriksaan terhadap Andi Wahab untuk melengkapi berkasnya. Sebelumnya, Andi Wahab ditangkap setelah mangkir dari panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Sumbar. Kemudian, penyidik menetapkan tersangka sebagai DPO. Selasa (20/12) tahun 2012, tersangka berhasil ditangkap di rumahnya di kawasan Pondok Indah. Penangkapan Andi Wahab berawal dari kasus plasma sawit yang dibangun pada 1994. Saat itu, ninik mamak Nagari Tiku V Jorong menyerahkan tanah ulayat seluas 200 hektare kepada PT AMP. Dalam kesepakatan awal, 70 persen untuk kebun inti dan 30 persen untuk kebun plasma masyarakat. Setelah ditangkap Andi wahab, kemudian penyidik melakukan penangkapan oleh Bendahara KUD MSJ yakni Ermal dan dilanjutkan terhadap Wakil Ketua DPRD Agam, Sekretaris KUD Lazuardi Erman, yang diduga ikut menggelapkan uang hasil plasma perkebunan sawit masyarakat. Kemudian Andi dirawat di Rumah Sakit Yos Sudarso selama dua bulan lebih. Setelah itu dipindahkan ke Rumah Sakit Siti Rahmah tanpa alasan yang jelas. Jika dilihat peralatan di Rumah Sakit Yos Sudarso tidak kalah canggih dengan Rumah Sakit Siti Rahmah. Hanya beberapa minggu Andi dipindahkan ke Rumah Sakit Karang Mejangan, Surabaya. (h/nas)

WARGA PANORAMA BARU BUKITTINGGI HEBOH

Mahasiswi Ditemukan Tewas dalam Jurang SEORANG Mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bukittinggi ditemukan tewas dalam jurang sedalam 150 meter. Penyebab kematian mahasiswi itu belum diketahui dan masih diselidiki kepolisian. BUKITTINGGI, HALUAN — Warga Panorama Baru kelurahan Kuriman, Kecamatan Mandiangin Koto Salayan Bukittinggi, digemparkan dengan ditemukanya mayat seorang gadis di dalam jurang kawasan Ngarai Panorama Baru sedalam 150 meter sekitar pukul 16.00 wib, Rabu (2/5). Hasil identifikasi sementara, mayat gadis itu diketahui bernama Afridarni, 21 tahun, mahasiswi semester IV Jurusan Tarbiyah program studi Bimbingan Konseling. Gadis itu berasal dari nagari Pematang Panjang nomor 10 Kabupaten Sijunjung. Informasi yang dihimpun Haluan di lapangan, menjelaskan, sehari sebelumnya korban bersama pacarnya berinisial “A”pergi ke sekitar lokasi. Setelah berpisah korban tidak kunjung pulang ke rumah kosnya. Sang pacar yang berusaha menghubungi korban tidak pernah bisa dan akhirnya sang pacar memberitahu kembaran korban bernama Afridarna dan akhirnya dilakukan pencarian ke Panorama Baru sejak pagi Rabu kemarin. Berkat bantuan penduduk sekitar, alhasil sekitar pukul 16.00 WIB sore kemarin mayat perempuan ditemukan dibawah jurang sedalam 150 meter. Kembaran korban yang ikut melakukan pencarian meyakinkan penduduk sekitar bahwa mayat yang ditemukan dalam jurang itu adalah saudara kembarnya. Tak mau mengambil resiko, warga sekitar segera memberitahukan pihak polisi dan BPBD untuk melakukam evakuasi. Tak berapa lama, petugas polisi dibantu BPBD dan PMI terjun ke jurang mengambil mayat korban dan mengevakuasi korban hingga menjelang magrib. Mayat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) untuk diotopsi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari pihak terkait, karena polisi masih melakukan olah TKP. Kabar tewasnya korban, sampai ketelinga keluarga korban. Menjelang magrib, ayah kandung korban bersama keluarga lainya datang ke ruang jenazah RSAM. Kontan saja melihat mayat terbujur dalam keranda dibungkus kain penutup, Yurnalis, 58 tahun ayah korban tak bisa menahan tangis. “Ndak ayah sangko cando iko nak. Sajak ketek ayah gadangkan, alun dapek mamakan pancarian anak. Anak lah pai, “ begitulah isak tangis Yurnalis dalam ruang jenazah anaknya. (h/jon)

MENANGIS — Yurnalis ayah kandung Afridarni yang ditemukan jadi mayat di dalam Ngarai Panorama Baru, ditangisi ayah dan adik korban saat berada di rumah sakit, Rabu (2/5). JON INDRA

Pledoi Terdakwa, KPA Tidak Bertanggung Jawab PADANG, HALUAN — Syusvida Lastri, Penasehat Hukum terdakwa dugaan korupsi pengadaan kincir air di Kabupaten 50 Kota, Faisal Fanani, mempertanyakan pertanggungjawaban Kuasa Penggunaa Anggaran proyek pengadaan kincir, Ir. Sulaiman dan rekannya Yamin SB. Syusvida menilai, KPA semestinya ikut mempertanggungjawabkan proyek pengadaan kincir tersebut. Hal ini disampaikannya dalam sidang lanjutnya kasus ini Rabu (2/5) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Padang. “Semestinya KPA ikut bertanggungjawab terhadap proyek ini karena KPAlah

yang menandatangani kontrak hingga membuat berita acaranya, sementara terdakwa dalam hal ini hanya menandatangani kwitansi kosong,” katanya. Perbuatan KPA, lanjuta Syusvida merupakan perbuatan yang tidak bisa dibenarkan secara adminitrasi. “Tapi mengapa hanya terdakwa sendiri yang harus mempertahankan proyek ini?” katanya. Lebih lanjut, Syusvida mengatakan bahwa terdakwa sama sekali tidak pernah mendapatkan untung dari proyek tersebut. “KPA lah yang menerima uang dan barang dan secara yuridis kerugian negara yang dimaksud telah diganti oleh Eltimona (terdakwa dengan

berkas telah diputus_red),” katanya. Selain itu, lanjutnya, proyek pengadaan kincir ini sudah berakhir pada tahun 2006. “Sedangkan tim audit baru turun pada tahun 2010. Kami harap ini menjadi bahan pertimbangan bagi majelis hakim,” katanya lagi. Melalui pledoinya, terdakwa melalui kuasa hukumnya, meminta majelis hakim untuk memutuskan perkara ini dengan adil, membebaskannya dan memulihkan nama baiknya. Sebelumnya, Faisal Fanani dituntut penjara 1 tahun enam bulan. Ketika diperiksa, di hadapan majelis hakim yang dipimpin Sapta Diharja beranggotakan M.Takdir dan

Rumah Polisi Kembali Terbakar PADANG, HALUAN — Kebakaran rumah milik polisi kembali terjadi. Kali ini rumah milik Kanit Reskrim Polsek Koto Tangah Ipda Dayat di Ujung Pandan, Rt 04 Rw 02, Kelurahan Olo Ladang I, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Rabu (2/5) sekitar pukul 13.00 WIB. Rumah milik polisi yang dihuni tersebut ada empat keluarga dan tidak ada korban jiwa. Namun dalam peristiwa ini korban mengalami kerugian materil diperkirakan sekitar Rp30 juta. Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian mengatakan, salah seorang penyewa rumah yakni Imel (34) tengah memasak di dapur yang berada dibelakang rumah, sementara anaknya sedang tidur di dalam kamar. Kemudian Imel meninggalkan dapur beberapa menit, ternyata saat peninggalan tersebut dia mendengar teriakan anaknya dan terlihat asap telah membumbung tinggi ke atas seng rumahnya, sehingga dia langsung berlari ke dalam rumah untuk menyelamatkan anaknya itu. Setelah kejadian tersebut, Imel bersama penghuni lainnya terlihat trauma, dan mencoba mengais rumah yang telah menjadi abu tersebut untuk mencari barang berharga yang dapat dipakai. Salah seorang warga sekitar Ujang (45) menyebutkan, kejadian kebakaran rumah yang dihuni empat keluarga

tersebut berawal saat dia sedang duduk di warung yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Kemudian, dia melihat asap hitam keluar dari atap rumah dan mendengar tangisan anakanak. “Dari suara dan asap tersebut, saya langsung berlari ke lokasi itu dan sesampai disana ternyata api sudah membesar, sehingga terpaksa memberitahukan kepada warga lain untuk menolong,” kata Ujang. Tak lama kemudian, berbondong-bondong warga tiba dan mencoba memadamkan api dengan air seadanya yang berada di dekat lokasi kebakaran. Meski warga telah berupaya melakukan pemadaman api tidak dapat dipadamkan, karena banyaknya material bangunan yang terbuat dari kayu dan triplek, sehingga membuat api terus membesar. Melihat kobaran api yang semakin menjadi, masyarakat akhirnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang. berselang dari laporan itu, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi kejadian. Namun, mobil petugas tidak bisa sampai ke rumah terbakar itu dikarenakan gang sempit, sehingga tidak bisa menjangkau lokasi kebakaran. Walaupun demikian, petugas terpaksa menyambung dua slang air sekitar 100 meter untuk menjangkau rumah tersebut. “Kami berhasil menjinakkan sijago merah

sekitar seperempat jam, setelah dikerahkan dua unit armada dengan 15 personil,” ujar Kepala Dinas Damkar Budhi Erwanto. Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Sugeng Riyadi mengungkapkan, setelah dilakukan pemadaman oleh dinas kebakaran Kota Padang, pihaknya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Dugaan sementara kejadian tersebut akibat kelalaian penghuni rumah yakni meninggalkan kompor saat menyala. Untuk sementara para penguhuni rumah di evakuasi ke rumah warga tetangga,” ungkap Sugeng. Sebelumnya, Rumah Kasat Reskrim Polres Agam AKP Didik Pujianto di Jalan Jambrut 6, nomor 15, Rt 01 Rw 07, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lubug Begalung, Kota Padang terbakar, Selasa (24/4) sekitar pukul 16.55 WIB. beruntung kebakaran tersebut hanya menghanguskan bagian dapur. Diduga, penyebab kebekaran diabatkan kompor gas meledak. Meski dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapi Rp10 juta. Perumnas Agam Terbakar Sementara itu, kebakaran juga menghanguskan satu unit rumah permanen milik Fakhrides, 52 tahun di Komplek Perumahan Kubang Putih, Kecamatan Banuhampu, Agam. Hampir saja ratusan

rumah warga yang mayoritas didiami PNS Bukittinggi itu nyaris rata jadi bara. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Api diduga kuat dari korsleting arus listrik dari arah dapur rumah korban. Untung saja luapan api cepat diketahui warga, karena sebagian besar warga setempat sudah bangun untuk menunaikan salat subuh. Meskipun warga setempat bergotong royong melumpuhkan api,namun kobaran api lebih sigap dari warga sehingga tak satu pun isi rumah korban yang bisa diselamatkan dari lalapan sijago merah. Camat Banuhampu sekaligus merangkap jabatan Walinagari Kubang Putih Yunilson kepada Haluan menjelaskan, penyebab pasti kebakaran belum bisa diketahui Karen masih dilakukan olah TKP oleh pihak Polsek Banuhampu. Namun kerugian material korban mencapai Rp52 juta. “Untunglah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” kata Yunilson. Kata Yunilson, subuh kalam itu, api sudah mulai menjilati rumah warga lain. Tapi dengan sigap warga dan petugas pemadam kebakaran dari Bukittinggi dan Agam melerai api, hingga berhasil dilumpuhkan. “Kepada masyarakat lainya untuk selalu waspada dengan musibah kebakaran, karena saat ini musim panas. Waspadai kompor, kabel listrik dan lainya,” imbau Yunilson. (h/nas/jon)

Emria Fitriani terdakwa Faisal Fanani menyebutkan dia sempat memeriksa lima kincir air yang ada dalam proyek itu. Ketika itu dia mendapati hanya dua kincir air yang belum berfungsi. Hal itu disebabkan oleh belum adanya paralon tempat jalannya air. Untuk itu dia meminta pada rekanan untuk segera menyelesaikannya. Ketika itu, rekanan berjanji akan menyelesaikannya dalam waktu dua hari. Namun, pada tanggal 15 Desember, salah seorang anggota pengadaan bernama Jafri datang menemuinya dan menyodorkan berita acara yang isinya mengatakan bahwa proses pengerjaan telah selesai 100 persen. (h/dla)

Pengusutan Kasus Penganiayaan Masih Buntu PADANG, HALUAN — Tiga hari setelah kejadian penganiayaan terhadap tiga korban oleh puluhan pelaku bermotor, Sabtu (8/ 4) lalu, hingga kini Satuan penyidik Polresta Padang belum mengetahui siapa pelakunya. “Kami belum mengetahui pelaku bermotor tersebut. Sebab, saksi yang telah dimintai keterangan tidak mengetahui ciriciri pelakunya,” kata Kapolresta Padang Kombes Pol. Moch Seno Putro melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi. Dikatakanya Iwan, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi dilokasi kejadian, dari saksi tersebut tidak ada yang mengetahui indentitas dan plat motor pelaku. Maka dari itu, pihaknya agak kesulitan untuk mengungkapkanya. Korban yakni Jepi (20) penyidik belum memeriksanya dikarenakan masih dirawat di Rumah Sakit M Djamil Padang. Sedangkan dua korban lain yakni Rian (18), dan Wanul Safaat (24), juga belum dimintai keterangan. “Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap kasus tersebut,” jelasnya. Sebelumnya, tiga pemuda pengendara sepeda motor mengalami luka-luka oleh puluhan orang tidak dikenal menggunakan kendaraan roda dua di dua lokasi kejadian di wilayah hukum Polsek Padang Selatan, Sabtu (28/4) dinihari. Ketiga korban tersebut berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan yakni Rian (19) dan mamaknya Wanul Safaat (24), yang tinggal di pondokan Gina Gurun Laweh, Kecamatan Lubeg, Kota Padang, serta Jepi (20) yang bekerja di Counter Handphone gunung emas, Kecamatan Padang Barat. Jepi mengalami luka dibagian pipi sebelah kanan robek, punggung bawah sebelah kiri tertancap pisau, sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit M Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan. Dan Wanul mengalami luka akibat samurai di lengan sebelah kanan, pungung sebelah kanan, dipelipis kanan, dan telinga kiri, sehingga dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, sementara Rian hanya mengalami beberapa pukulan dibagian tubuhnya. (h/nas)


18 BUKITTINGGI, AGAM DAN PADANG PANJANG

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

SELESA — Bangunan baru kampus STPDN di Baso yang lokasinya di pinggiran jalan raya Bukittinggi-Payakumbuh hampir selesai. KASRA SCORPI

BASO

Potensial jadi Sentra Sapi Simental AGAM, HALUAN — Kecamatan Baso berpotensi menjadi sentra peternakan sapi simental di Sumatra Barat karena didukung oleh sumber daya manusia dan potensi alam. Demikian dikatakan UPT Peternakan Kecamatan Baso Nurha Siswan kepada Haluan , Rabu (2/5) ”Baso merupakan sentra ternak sapi simental

Agam. Peternakan sapi simental di sini baik pribadi maupun kelompok, berkembang pesat. Penguasaan teknologi peternakan juga makin dikuasai masyarakat, sehingga ke depan Baso berpotensi menjadi pusat peternakan sapi simental di Sumbar”kata Nurha. Cara beternak sapi simental kata Nurha memang agak berbeda dengan cara beternak sapi biasa. Peternak sapi simental harus mengetahui dan disipilin dengan pemberikan pakan, perawatan dan proses inseminasi. “Sementara di Baso karena masyarakatnya sudah lama mengenal sapi simental penge-

tahuan pemeliaraannya telah dikuasai, lahan untuk menyediakan pakan pun cukup tersedia. Masyarakat juga banyak yang menjadikan kotoran sapi untuk kompos yang digunakan lagi untuk pupuk rumput makanan sapi dan pupuk tanaman lainnya. Yang menjadi masalah adalah modal untuk pembelian induk sapi, ”lanjut Nurha. Untuk pengadaan bibit selama ini peternak asal Baso membeli induk sapi simental dari luar. Namun kini telah dapat dibeli di Baso karena makin banyak produk simental di kecamatan itu. Keuntungan yang dirasa-

kan peternak dari sapi simental adalah, perkembangan sapi yang relatif cepat dengan sistem inseminasi atau kawin buatan. Satu ekor induk sapi dapat melahirkan sebanyak 7 kali. Begitupun sapi simental jauh lebih besar dari sapi biasa. Sementara itu Ketua Asosiasi Peternak Sapi Potong (APSP)Agam, Zola Pandu mengatakan, selain di Baso perkembangan peternakan sapi potong jenis simental juga telah menjalar ke kecamatan lain yang ada di Agam. Saat ini terdapat sebanyak 45 kelompok peternak sapi simental dengan populasi lebih 200 ekor. (h/ks)

Taslim : Tindak Penyelundup Mita

AGAM, HALUAN — Anggota Komisi III DPR RI Taslim minta kepolisian dan Pertamina untuk mengambil tindakan terkait indikasi penyelundupan minyak tanah (Mita) ke luar Sumatera Barat. Jika pihak terkait tidak mengambil tindakan, jelas akan menambah kesulitan warga karena minyak tanah sulit didapat. “Saya mendapatkan la-

poran dari masyarakat bahwa ada minyak tanah jatah kabupaten/kota di Sumbar yang dibawa ke luar propinsi. Untuk itu saya sudah hubungi langsung pimpinan Pertamina yang ada di Medan agar segera mengusut tuntas kasus ini”, kata Taslim saat menghadiri Tabligh Akbar yang diadakan oleh Pengurus Cabang Muhammadiyah Palembayan Kabupaten Agam, Rabu

(2/4), di Mesjid Nurul Huda Nagari Salareh Aie. Ditenggarai minyak tanah (mita) yang dibawa ke luar propinsi Sumbar itu karena disana subsidi untuk minyak tanah tidak ada. Jadi oknumoknum yang menjual minyak tanah ke luar propinsi Sumbar itu bisa meraup untung besar karena mereka beli di Sumbar dengan harga bersubsidi. “Ini tidak bisa lagi ditolerir, mereka (red : oknumoknum) berladang di atas penderitaan masyarakat. Saya juga minta aparat kepolisian untuk cepat tanggap, karena perbuatan ini sudah membuat resah masyarakat”, ujar Taslim yang baru diwisuda sarjana hukum belum lama ini. Sebagai salah seorang Ketua DPP Pemuda Muhammadiyah, Taslim menekankan kembali bahwa peran Muhammadiyah sangat strategis di dalam pembangunan bangsa, karena ikut berjuang mendirikan NKRI. Peran itu diwujudkan dalam bentuk peran dakwah, sosial, dan pendidikan. Menjadi tanggungjawab Muhammadiyah untuk lebih meningkatkan kontribusinya di dalam mencerdaskan bangsa melalui bidang pendidikan.

Taslim bangga dengan pencapaian Nagari Salareh Aie yang saat ini masuk 6 besar lomba KB-KES bidang PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat) untuk tingkat nasional. “Mudah-mudahan bisa mengikuti jejak Nagari Simarasok yang sudah lebih dulu berprestasi di tingkat nasional yang juga dari Kabupaten Agam”, pungkas Taslim. Hadir dalam acara Tabligh Akbar yang diikuti oleh ibuibu Aisyiah, dan tokoh masyarakat Nagari Salareh Aie Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam tersebut Assisten III Pemkab Agam Isman Imran mewakili Bupati agam yang berhalangan hadir, Walinagari Salareh Aie Iron Maria Edi serta ustadz Syamsurizal SAg yang memberitakan tausiah. Diakhir acara Taslim yang juga putra Agam ini memberikan bantuan untuk Panti Asuhan Aisyiah Cabang Salareh Aie sebesar Rp4 jt yang diterima langsung oleh Ketua pantinya Elida, dan bantuan untuk Mesjid Nurul Huda sebesar Rp1 jt yang diterima pengurus mesjid Amiruddin Khatib Marajo. (h/rel/mat)

INILAH sapi simental hasil peternakan petani peternak di Baso. KASRA SCORPI

SENAM BERSAMA

Jangan Merasa Terpaksa AGAM, HALUAN — Banyak manfaat Senam bersama dimaksud juga bersenam pagi bersama bagi para pegawai fungsi sebagai penambah semangat dan di Pemkab Agam. Begitu juga dengan keceriaan. Dalam senam ada saja pemicu apel pagi bersama dilanjutkan dengan kegembiraan. Dengan senam, para pegawai wirid Korpri setiap Jumat pagi. jadi lebih sehat, lebih bugar, lebih Demikian dikatakan Bupati Agam H. bersemangat, dan silaturrahmi semakin Indra Catri Dt. Malako nan Putiah, dalam terjaga dan terjalin dengan baik. sambutannya pada acara senam bersama, “Dengan mengikuti apel pagi gabungan Rabu (2/5) pagi di halaman depan Kantor dan wirid Korpri setiap Jumat, para pegawai Bupati Agam. Makanya Indra berharap juga bisa bertemu, dan saling bersilaturrahmi. para pegawai di jajaran Pemkab Agam Kemudian daam mengikuti wirid pengajian, tidak merasa terpaksa mengikuti kedua rohani mereka mendapat siraman dari kegiatan yang sangat bermanfaat tersebut. ceramah para mubalig yang menyampaikan “Jangan sampai bila tidak diabsen, pengajian.Usai senam diserahkan hadiah mereka tidak lagi ikut senam pagi kepada pemuncak lomba senam jantung sehat, bersama dan wirid Korpri dimaksud,” yang digelar pekan lalu. (h/msm) ujarnya. Senam pagi bersama setiap Rabu dikatakannya, bukan saja bermafaat bagi kesehatan para pegawai, tetapi juga sangat berguna untuk meningkatkan silaturrahmi. “Bila tidak ada kegiatan senam bersama, entah kapan para pegawai bisa saling bertemu. Karena kantor tempat mereka bekerja ada yang saling berjauhan. Di sisi lain, DINAS Kesehatan Agam memperoleh seekor kambing, karena pesenam mereka juga selalu disibukan dinas pimpinan Dr. H. Indra Rusli itu terpilih sebagai pesenam Favorit. kegiatan pekerjaan rutin,” Sedangkan Juara I Lomba Senam Jantung Sehat tampil tim senam Badan katanya lagi. Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam. MSM

MUSIM TANAM CAWU II

9.500 Hektar Sawah dengan Program PTS

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno dan Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah melakukan penanaman perdana padi tanam sebatang, dalam acara launching Program Padi Tanam Sebatang (PTS) di Kamang Magek, Selasa (1/5). MIAZUDDIN

AGAM, HALUAN — Pemkab. Agam, melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Pertahornak) terus berupaya memacu peningkatan pangan, melalui berbagai cara dan kegiatan. “Antara lain dengan memacu perluasan program padi tanam sebatang (PTS), “ungkap kepala Dinas Pertahornak, Ir. H. Andry, Rabu (2/5) di Lubuk Basung. Musim tanam cawu II 2012, dilakukan kegiatan PTS

pada 9.500 ha (380 unit) sawah di daerah itu. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dana Rp3,7 Juta/unit. Sementara untuk kelompok model diberikan bantuan Rp64,85 Juta/kelompok. “Kelompok model PTS ada 10, masing-masing kelompok memiliki luas sawah 25 ha,” ujarnya. Dana bantuan untuk kelompok model sudah ditentukan kegunaannya. Antara lain untuk pengadaan 1 unit hand traktor/kelompok, penga-

daan pupuk, dan kebutuhan lainnya, seperti untuk biaya operasional sekolah lapang (SL) PTS. Sementara benih untuk kegiatan dimaksud dibantu pemerintah. Sedangkan bantuan bagi kelompok PTS lainnya dimaksudkan untuk pengadaan kebutuhan SL-PTS, dan penunjang pelaksanaan kegiatan PTS itu sendiri. “Pencanangan penamanan padi dengan sistem PTS telah dilakukan di Kamang Magek, Selasa (1/5),” ujarnya lagi.

Menyinggung pengadaan handtractor, menurut Andry adalah untuk memudahkan petani anggota kelompok melakukan perluasan lahan sawah. Di samping itu untuk memudahkan proses pengolahan sawah, sehingga memungkinkan melakukan tanam padi 2 kali setahun. Dikatakannya, banyak keuntungan program PTS bagi petani. Seperti meringankan biaya pengadaan benih, dan anakan produktif lebih banyak. Di sisi lain, produksi/hasil

panen lebih tinggi dari sistem konvensional. Namun untuk pelaksanaan sistem PTS juga dibutuhkan ketelitian petani, terutama dalam menjaga kedataran lahan, dan saat melakukan penanaman. “Petani Agam memang masih banyak yang belum terbiasa melakukan sistem pengelolaan sawah intensif. Ke depan kami akan terus berupaya mensosialisasikan sistem PTS, agar penghasilan petani padi lebih meningkat,” ujar Andry pula. (h/msm)


PAYA K U M B U H D A N L I M A P U L U H K O TA 19

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

TAHUN INI

Tujuh Jembatan Dibangun LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, melalui Dinas Pekerjaan Umum setempat, tahun anggaran 2012 ini bakal melanjutkan pembangunan 3 unit jembatan yang terbengkalai pengerjaannya. Selain itu juga merehabilitasi 4 unit jembatan yang rusak. “Sekarang ini ke tujuh unit jembatan tersebut dalam proses pelelangan melalui LPSE atau tender elektronik,” ujar Kepala Dinas

MENINGKAT. Kesibukan aktifitas perdagangan dan konsumen di sesudut pasar Ibuh Timur, kian meningkat .Zulkifli

Dikhawatirkan roboh ketika dilewati bus dan menimbulkan korban. Lainnya jembatan Tanjung Haro hubungan ke Rogeh Kecamatan Luak. Kondisinya terputus disapu galodo yang terjadi tahun 2009 lampau. Jembatan tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 1 miliar. Selanjutnya jembatan Piobang dan jembatan Titian Kudo. Lantai dan kedudukan jembatan tersebut sudah mengkhawatirkan, keduanya berlokasi di Kecamatan Payakumbuh, dengan dana sebesar Rp1,55 Miliar. Dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut nanti, diharapkan hubungan antar kecamatan, nagari dan desa semakin lancer, sehingga memudahkan masyarakat tani, pedagang membawa hasil pertanian mereka ke berbagai pasar di Sumbar maupun Propinsi Riau. (h/ zkf)

Jalan Sutan Usman Macet

PEMBANGUNAN GENCAR

Galugua Makin Bersinar LIMAPULUH dengan dana DAK KOTA, HALUAN senilai Rp880 — Kawasan Juta. G a l u g u a , N a g a r i G aKecamatan Kapur lugua yang dikeIX, diyakini akan nal sebagai pengsemakin tercelak hasil komoditi dimasa mendatang karet dan gambir, karena gencarnya juga bakal pembangunan di menampung seAFRIZAL banyak 200 sana. Kabid Bina Marga kepala keluarga Nagari Galugua transmigrasi. ke depan Dikatakannya lagi, berdiharapkan bisa menjadi p u s a t p e r e k o n o m i a n d i samaan dengan itu, juga Limapuluh Kota, karena pu- dibangun sejumlah paket nya akses ke Pasaman dan jalan kabupaten yang dibiayai dengan dana berjumlah perbatasan Riau. “Dengan gencarnya pem- miliaran rupiah. Ruas jalan tersebut mebangunan, ke depan nagari ini akan s e m a k i n liputi, Simpang Kapuak tercelak,”ujar Kepala Bi- kecamatan Mungka-Taeh dang Binamarga Dinas PU Bukik Kecamatan PayaLimapuluh Kota, Afrizal kumbuh, Hulu Aie-landai, Harau, pada Haluan di Tabek Kecamatan Andaleh-Mungo kecamatan Panjang, Rabu (2/5). Dikatakannya, Perbaikan Luak. Kemudian ruas Ambajalan Sialang-Galugua sudah dilaksanakan oleh cang- Labuah Basilang dePT.Statika dan saat ini ngan dana Rp800 juta, ruas s u d a h h a m p i r r a m p u n g Baliak Bukik-Sungai Pimping Kecamatan Pangkalan, dikerjakan. “Transportasi ke Galugua diperbaiki dengan dana dari Sialang sepanjang 20 Rp880 juta. “Selain itu tahun ini juga km yang biasanya ditempuh 4 jam dengan hartop, kini dikerjakan ruas jalan Tabisa ditempuh dalam dua l a g o - G u r u n - T i g o B a l a i , Kecamatan Harau dengan jam saja,” jelasnya. Tahun ini juga, Peme- dana ratusan juta,” tamrintah Kabupaten (Pemkab) bahnya lagi lebih jauh. Dikatakannya lagi, ruas Limapuluh Kota, akan menyempurnakan infra- jalan kabupaten yang konstruktur di pusat peme- disinya belum sempurna juga rintahan Nagari Galugua diperbaiki tahun ini. Seperti

PU Limapuluh Kota, Yusdianto Yuswar melalui Kasi Jalan dan Jembatan, Inasrul pada Haluan, Rabu (2/5). Tujuh unit jembatan itu adalah jembatan Taeh, Kecamatan Payakumbuh, sudah dua tahun terbengkalai dikerjakan dengan dana sebesar Rp600 juta. Kemudian jembatan Bumbung Situjuh, memperoleh alokasi dana sebesar Rp1,3 miliar pekerjaan lanjutan. Sementara jembatan Lubuak Kilangan, Kecamatan Kapur IX yang juga terbengkalai sebelumnya, akan dikerjakan lanjutannya dengan dana sebesar 1,5 miliar. Sedangkan 4 unit jembatan yang direhab tahun ini yakni, jembatan Baruah Gunuang, Kecamatan Bukik Barisan dengan dana sebesar Rp1,54 miliar. Kondisi jembatan tersebut, lantainya sudah banyak yang lapuk.

ruas jalan Pekan SinayanPekan Rabaa, dan Kecamatan Lareh Sago Halaban, dengan dana sebesar Rp440

juta dan ruas RogehSubaladuang, Kecamatan Luak, melalui dana sebesar Rp880 juta. (h/zkf)

PAYAKUMBUH, HALUAN — ulah parkir kendaraan roda dua di badan jalan dan bongkar muat barang, tak hanya Jalan Gambir yang menjadi macet, namun sudah merambah sampai ke Jalan Sutan Usman Payakumbuh. Di jalan protokol yang cukup lebar itu, diparkir kendaraan bermotor roda empat pada sisi kiri dan kanan jalan. Dampaknya, dari siang hingga sore terlihat kemacetan di sepanjang ruas jalan tersebut. Pantauan Haluan, jalan sudah menyempit akibat parkir pada dua sisi jalan. Apalagi lalulintas diberlakukan dua arah, ditambah lagi dengan hadirnya sejumlah

pedagang kreatif lapangan (PKL) buah dan makanan.. Mobil yang datang dari arah pasar Ibuh melalui jalan Gambir yang hendak menuju ke Koto nan Ompek berpapasan dengan kendaraan yang datang dari jalan Sukarno-Hatta, maupun jalan Sudirman. Kondisi itu, ditambah dengan mobil yang keluar masuk untuk parkir menjadikan kesemrautan sempurna di jalan tersebut. Ketua Forum Masyarakat Peduli Kota Payakumbuh, Sevindrajuta dan Forum Peduli Nagari Luak Limopuluah, Yudilfan Habib, mengatakan, sebaiknya Pemko Payakumbuh melalui dinas terkait turun melihat kondisi tersebut.

Bila perlu lalu lintas di kawasan itu dijadikan satu arah, separti yang sudah diberlakukan di jalan Ahmad Yani jalan utama dalam kota, sekalian dinas terkait melakukan pengawasan terhadap perparkiran yang ada di lokasi tersebut, sehingga kemacetan bisa diminimalkan. “Jika kemacetan berlangsung terus menerus tentu akan menggerogoti waktu dan biaya di jalan. Jalan A. Yani ke Labuah Basilang, melalui pasar Ibuah sudah diberlakukan satu arah. Kemudian, sebaliknya kendaraan yang datang dari Labuah Basilang satu arah lewat jalan Gambir dan Sukarno-Hatta,”ulas mereka. .(h/ zkf)


20 WA N I TA D A N K E L U A R G A

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

Mengisi Libur Akhir Pekan

Nasi Goreng Keju

ARYATI

Camat Wanita dari Agam

MENGHABISKAN liburan akhir pekan bersama dengan keluarga dan anak-anak, memang tidak selalu harus dilakukan diluar rumah, seperti contohnya ke mall atau ke tempat rekreasi.

Bahan: 6 siung bawang putih 200 gram bawang bombai 200 gram kacang polong beku 4 buah sosis 125 gram keju cheddar 4 butir telur 2-3 sdt garam 1 sdm minyak goreng ± 50 gram margarin 1 sdt merica bubuk 800 gram nasi putih

Dirumah pun Anda sekeluarga masih bisa merasakan nikmatnya menghabiskan kebersamaan dengan anak-anak dan suami tercinta. Banyak hal yang bisa direalisasikan untuk melewati liburan akhir pekan dirumah. Dan Anda pun tidak perlu takut membuat anak-anak bosan, karena dengan mengemas kegiatan yang menyenangkan dan syarat manfaat, pastinya liburan Anda sekeluarga menjadi liburan yang menyenangkan dan berkualitas. Berenang Ajaklah anak-anak untuk berenang bersama di rumah. Bagi Anda yang memiliki kolam renang sendiri, tentu tidak perlu repot lagi. Sedangkan Anda yang tidak memiliki kolam renang, tidak perlu khawatir. Anda bisa menggunakan kolam karet khusus anak. Untuk menciptakan kesan lebih seru, Anda Bisa meletakkan berbagai macam mainan anak di sekitar kolam atau memasukkan bola karet warna warni kedalam kolam. Selain itu, bisa juga dengan ber-BBQ bersama dengan suami atau anggota keluarga lainnya, sambil mengawasi si kecil yang tengah bermain di kolam. Berkebun Pastinya akan semakin

Cara Membuat 1. Cincang bawang putih, sisihkan, iris bawang bombai bulat ukuran ½ cm. Lelehkan kacang polong beku. Iris persegi sosis dan keju dengan ukuran ½ cm, sisihkan. 2. Kocok telur asal lepas, bubuhkan ½ sdt garam, bagi menjadi 4 bagian. Panaskan wajan dadar, olesi minyak goreng, masukkan 1 bagian telur kocok, buat dadar hingga matang, angkat. Lakukan hingga telur kocok habis. 3. Gulung masing-masing telur dadar, iris ukuran 1 cm, sisihkan. 4. Lelehkan margarin dalam wajan, tumis bawang putih hingga harum, masukkan bawang bombai dan kacang polong, aduk. Tambahkan sosis, merica dan garam. 5. Masukkan nasi sambil diurai supaya butiranbutirannya tidak menggumpal. Setelah bumbu rata, masukkan keju. Aduk terus sampai nasi berasap, angkat. 6. Pindahkan nasi goreng ke dalam piring saji, hidangkan dengan menaburkan telur dadar iris. Tambahan: Waktu memasak : 40 menit Untuk 4 orang Bumbunya sederhana tapi cita rasa istimewa. Cocok untuk sajian anak-anak maupun dewasa. Kecuali kacang polong, Anda bisa menambahkan sayuran beku lainnya, seperti wortel, jagung, dan buncis. Pilih keju yang lembut. ***

mengasyikan jika melihat anakanak tertarik menikmati keindahan bunga-bunga di pekarangan rumah Anda. Daripada hanya memandanginya, lebih baik ikutsertakan anak untuk “terjun” langsung merawat tanaman dan bunga di kebun. Dengan mengizinkan anak menyiramkan air ke pot-pot bunga dan tanaman lainnya, pastinya akan membuat anak bersemangat. Bukan saja karena bisa bermain air, tapi juga Anda bisa menyelipkan pengetahuan mengenai tumbuh-tumbuhan kepada si kecil sejak dini. Dengan begitu selain bemain Anda juga bisa mengajarkan ilmu-ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Berkemah Berkemah tidak harus di hutan atau tempat berkemah. Dirumah juga bisa. Kalau Anda memiliki tenda dan sleeping bag, cobalah untuk mengajak anak-anak berkemah di belakang pekarangan rumah. Ciptakanlah situasi seolah-olah Anda sekeluarga sedang berkemah di alam terbuka, seperti menyalakan api unggun, memasak di depan tenda,

bernyanyi dengan iringan gitar dan permainan seru lainnya. Memasak Mengajak si kecil turun langsung sebagai “koki” di dapur, pastinya akan memberikan sensasi tersendiri untuk Anda dan buah hati Anda. Berikanlah kepadanya tugas yang ringan, seperti mengaduk adonan masakan/kue, atau menghias kue, yang penting tugas yang tidak membahayakan dan tidak menggunakan peralatan yang tajam. Dengan hasil masakan atau kue yang dibuat dengan keikutsertaannya membantu Anda di dapur, pastinya akan timbul rasa bangga dalam dirinya dan selain itu, anak-anak bisa belajar menghargai makanan yang dimakannya, karena dengan begitu, ia mengetahui tidak mudah memasak makanan. Daripada hanya mendengarkan musik, mengapa tidak mencoba menjadi grup band dadakan! Pastinya akan semakin seru, jika Anda, suami dan anak-anak bisa memainkan peran bak pemain band sesungguhnya.

CAMAT kecamatan Palembayan Aryati merupakan satu-satunya camat wanita di Agam, pertama kali dia diangkat menjadi camat di kecamatan Palupuh semasa bupati Aristo Munandar, kemudian dimutasi menjadi Sekretaris Bapeda, lalu akhir tahun 2011 dilantik oleh bupati Agam Indra Catri menjadi camat di Palembayan. Dengan demikian putri kelahiran 1966 itu memimpin kecamatan sendiri dimana dia berasal dari nagari III Koto Silungkang Palembayan. “Menjadi camat agak beda dengan menjadi pejabat lain bedanya kita dalam bertugas banyak bertugas di lapangan menghadapi masyarakat, semisal menghadiri acara dan acaranyapun tanpa kenal waktu, bahkan sampai larut malam” sebut Aryati. Berhadapan dengan tokoh masyarakat seperti ninik mamak, alim ulama dan cadiak pandai yang semuanya laki-laki memang menimbulkan sem a c a m kekagetan

bagi seorang camat wanita, apalagi jika camat pula yang memimpin pertemuan itu dalam sebuah mesjid dalam kondisi duduk bersila. “Tapi itu cuma kekagetan budaya, saya harus menyadarinya dengan menanggap bahiwa tugas yang saya jalani merupakan tugas negara bukan tugas adat, tapi ya harus pandai-pandai juga” lanjut Aryati. Masalah lain yang bagi kebanyakan masyarakat adalah isteri yang kadang pulang larut malam dan jarang di rumah serta urusan rumah tangga. Kalau bagi Aryati hal itu tidak lagi masalah karena seluruh anggota keluarganya telah memahami tugas seorang camat. Suami yang bekerja sebagai swastawan dan anak-anaknya tidak memasalahkan jika dia sering tidak dirumah dan pulang pada waktu yang tidak ditentukan. Bahkan seluruh anggotanya pandai mengerjakan pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci serta menyapu. “Aturan kerjanya, siapa yang pulang duluan dialah yang mengerjakan pekerjaan rumah itu,memang beda dengan kehidupan rumah tanggal lain, tetapi ya begitulah, kita tidak dapat memiliki semua yang baik dan positif, kadang kita juga harus menerima yang kurang,” kata Aryati mengakhiri perbincangan dengan Haluan. (h/ks)

HP.085264741785

ALAMAT PRAKTEK MENETAP DITANGANI LANGSUNG OLEH : TB. MAKSUM A.MADJID Jl. Prof.DR.Hamka No.363 Kel. Parupuk Tabing Kecamatan Koto Tangah Kota Padang/ Samping Gerbang Asrama Haji (Depan AURI) Tidak masuk gang pinggir jalan raya

SPESIALIS GURAH THT dan TOTOK SYARAF

Ikuti Interaktif Kami di Televisi atau di Radio sekitar ANDA Info Situs : email : pengobatan_madinah@ymail.com

Smart PUSAT GIPSUM Produksi, Distributor, Papan Gipsum Rangka Metal, Aksesoris, Lis Profil Gipsum Melayani Siap Pasang dalam dan luar kota Jl. Andalas No.7 ptk 1 Simp. Haru Padang Telp. (0751) 38573 / 38555 Jl. By Pass Baru Km.9,5 No.2 Padang Telp. (0751) 495411 / 495412 Jl. By Pass Baru Km.11 Balai Baru Padang Telp. (0751) 497403 / 497406

RM RIFDAH MOTOR CASH & CREDIT JUAL - BELI - TUKAR TAMBAH KENDARAAN BERMOTOR

HONDA VESPA YAMAHA

SUZUKI KAWASAKI DLL.

SHOWROOM Jl. Khatib Sulaiman No. 32 Telp. (0751) 7871513 Jl. Prof. Dr. Hamka No. 364 Tabing Padang Telp. (0751) 7051768

DP mulai Rp

10 jt*-an

Cash Back s/d Rp

15

jt*

Bunga ringan mulai dari 3,99% pertahun

UNIT READY :

All New Xenia, Terios, Granmax, Luxio All New Sirion BONUS LANGSUNG : Kaca Film, Console Box, Talang Air, Karpet Dasar, Dll Informasi & Pemesanan Hubungi

FERRY : 082173140240

Iklan Baris Rp. 20.000,- / terbit

=

DIJUAL CEPAT : 2 kavling tanah luas 219 M2 dan 260 M2. Rumah T 80 / 187 M2. Lokasi strategis di Gunung Panggilun, Jl. Penjernihan II samping PDAM (masuk dari STKIP PGRI). Cocok untuk rumah Kos. Hub: 085271030854 =

= PROPERTI

= KEHILANGAN 1 (satu Buku Sertifik at Tanah yang terletak di Jondul V Blok K/10 Rt.004/013 Kel. Parupuk Tabing An. Prof.Dr. Nila Djuita Abbas. 1 (satu) buku Sertifikat Tanah yang terletak di Limau Manis Baru Luas 440 M2 No.Gs.3342 tanggal 16-91982. 1 (satu Rangkap Akta Jual Beli Tanah yang terletak di Limau Manis Baru No.82/JB/1991. H ilang pada Gempa 2009 Sumbar.

= TOYOTA

DIJUAL TANAH B.U. : Luas 1.115 M2 SHM, ada bangunan permanen ukuran 12 x 17 Siap 70%. Lokasi Sungai Lansek, Kec. Tj Gadang Desa Cilacap samp. SD depan lapangan bola kaki. Cocok sekali untuk Inves tasi, kanto r, gudang dan ruko. + 70 M dari Jl. Lintas Sumatra. Hub : 082171861621 / 081363402603

=

= OTOMOTIF

Cash Back s/d

MARCH G. LIVINA J U K E X-TRAIL

Rp DP DP DP DP

20

jt*

15 Jt/angs 18 Jt/angs 35 Jt/angs 30 Jt/angs

Informasi & Pemesanan Hubungi

ANDRI

- Paving Block ( K 125 - 300) (Bermacam) Model - Hollow Brick Press, Canstin - Bata Press, Biasa

Untuk Pemesanan Hubungi :

H. DARMON 08126712037 082174315079

H. DARMON AKT Leveransir Lokasi : 300 M dari Tugu Ikan Simp. Lubuk Alung arah Pariaman

DRY MORTAR

TECHNOLOGY

Pasang Iklan Anda disini ... KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

ATAKA Express

Dibuat oleh Tenaga Ahli & Profesional

DIJUAL : Toyota Fortuner, Manual Diesel Desember 2009. Hub : 081266583010

S3

1. Perekat bata ringan 2. Acian / skin coat 3. Perekat keramik dinding & lantai 4. Floor hordener / pengeras lantai 5. Grouting 6. Smart grout / tepung nat keramik

COURIER & CARGO SERVICE

PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) EKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS Cabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda

R

TOTAL

SEMIR BAN LITER KENTAL, TAHAN HITAM & LEBIH MENGKILAP

Jl. Pondok No. 90 E (Samping Panin Bank) Telp. 0751 - 35212 / 32402

SOLUSI PINTAR UNTUK BANGUNAN ANDA!!

BMF

BRAKA

JASA ANGKUTAN PINDAH BARANG Dalam dan Luar Kota

0751 8275203 - 081374951214

Jaya Mandiri

0853 7447 3366 (0751) 780 9766 PIN BB 28206cbb

Lebih Cepat Lebih Baik

Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964

Hubungi :

RE AD Y STOCK

= TOYOTA

- Pasir, Sirtukil - Tanah Timbunan - Mesin Hidrolik Press - Cetakan Paving Block

Mutu Terjamin & Harga Bersahabat

0

DIJUAL : TAFT ROCKY 4x4 Thn.92, Pajak Baru, BA. Harga 58jt (Nego). Bagi yang berminat Hub : 081374320448

=

PAVING BLOCK

Bunga ringan mulai dari % pertahun

4 Jtan 4 Jtan 7 Jtan 9 Jtan

KOMPUTER ALAT KOMUNIKASI = FASHION = BIRO JASA = RUPA RUPA = INFO BISNIS

ELEKTRONIK

Produksi & Menjual :

NISSAN DAPATKAN BONUS ACCESORIES

=

DISTRIBUTOR

08126710533

EMERGENCY ........... SIAP ANTAR GAS ELPIJI 24 JAM RUMAH / KANTOR

temukan juga e-paper kami di

www.harianhaluan.com sahabat informasi online ANDA

www.harianhaluan.com


KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

LINGKAR Gedung TK Raudhatuljannah Diresmikan BATUSANGKAR,HALUAN — Camat Sungai Tarab Syahril meresmikan pemakaian gedung belajar Taman Kanak Kanak Raudhatuljannah di Jorong Luak Gadang Nagari Gurun Selasa (1/5). Pembangunan ruang belajar TK Raudhatuljannah Luak Gadang tersebut dilakukan dengan memanfaatkan dana PNPM terintegrasi sebesar Rp233 Juta tahun 2011 lalu dan baru selesai dibangun dan dimanfaatkan untuk belajar anak-anak pada awal tahun ajaran kali ini. Camat Sungai Tarab Syahril dalam kata sambutannya pada acara peresmian pemakaian gedung belajar TK Luak gadang itu mengharapkan, agar sarana pendidikan dasar ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. “Anak-anak TK yang selama ini belajar pada gedung darurat, sudah dapat lebih fokus belajar, sementara tenaga guru yang akan menghadapi anak-anak juga telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan,” tuturnya. Dikatakannya, proses pembelajaran di tingkat anak-anak TK juga sangat menentukan terhadap masa depan generasi yang akan datang, karena lokasi bermain bagi anak-anak di tingkat pemula itu sangat mempengaruhi perkembangan masa depannya. (h/emz)

Pendidikan Karakter Diperlukan BATUSANGKAR, HALUAN — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berikan kuliah umum pada acara Stadium General dengan topik Kebijakan Pemda Sumbar tentang Pendidikan Tinggi dan Pendidikan Berkarakter di hadapan dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Batusangkar itu, Jumat (27/4) di aula kampus STAIN Batusangkar. Pada kesempatan itu Irwan Prayitno mengatakan, bahwa dewasa ini masyarakat sering disuguhi berita yang merusak moral seperti ayah memperkosa anak kandung, ganasnya geng motor, adanya anggota dewan yang terlibat video porno, dan lain sebagainya. Dia mengingatkan dunia pendidikan agar menerapkan sistem pendidikan yang berkarakter yakni mengenal, mengetahui dan memahami sehingga dapat menerapkan perilkau positif dalam kegiatan sehari-hari. Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan kesepahaman bersama antara STAIN Batusangkar dan Kanwil Kemenag Sumbar tentang pendidikan yang ditandatangani Kakanwil Kemenag Ismail Usman dengan Ketua STAIN Batusangkar Hasan Zaini. (h/ydv)

Luhak Nan Tuo

DPRD: Kinerja SKPD Belum Optimal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Datar menilai kekurangan penyajian data program kerja SKPD menandakan pencapaian kinerja rendah. BATUSANGKAR, HALUAN—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Datar menilai, kurang baiknya kinerja Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) setempat, membuat Kepala Daerah harus meninggalkan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Evaluasi ini disampaikan Ketua DPRD Tanah Datar Zuldafri Darma ketika menyampaikan Catatan Strategis DPRD Tanah Datar terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tanah Datar, Senin (1/05) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Tanah Datar. Lebih lanjut Zuldafri menjelaskan, kekurangan penyajian data program kerja masing masing SKPD membuktikan pencapaian kerja beberapa SKPD masih rendah. “Kami minta pemkab mampu mencarikan solusi dan masalah yang dihadapi SKPD terkait agar pencapaian tujuan pembangunan berjalan dengan baik dengan memonitoring dan mengevaluasi kembali setiap satuan kerja di lingkungan pemkab Tanah Datar,” ungkap Zuldafri diepan sidang yang juga dihadiri Bupati M. Shadiq Pasadique dan Wakil Bupati Hendri Arnis. Adanya penyelengaraan urusan pembangunan daerah yang masih belum maksimal ini katanya, penga-

wasan pada setiap SKPD perlu menjadi perhatian setius pemkab untuk meningkatkan kinerja satuan kerja agar tidak berimbas kepada citra pemerintahan yang buruk. “Pihak eksekutif menilai, urusan wajib di bidang pendidikan dan bidang pekerjaan umum menjadi suatu persoalan yang harus segera ditindaklanjuti dengan mengontrol setiap kegiatan yang belum maksimal, seperti masalah guru sertifikasi yang belum sungguh sungguh menjalankan tugas dan masalah beberapa pengerjaan proyek yang dinilai masih menyisakan persoalan,” jelas Ketua DPRD. Sidang yang dihadiri seluruh anggota dewan dan kepala SKPD dilingkungan Pemkab Tanah Datar serta pimpinan kecamatan ini juga merekomendasikan agar peningkatan kinerja yang baik para pegawai negeri sipil di Tanah Datar yang masih rendah dan belanja pegawai di setiap SKPD ditemukan kelebihan dalam anggaran belanja. “Dengan memperhatikan perencanaan anggaran belanja pegawai yang didasari kepada kebutuhan riil, dapat membantu pemerintah dalam memperbaiki kinerja PNS di lingkungan pemerintah itu sendiri,” tambah Zuldafri Darma. Sementara itu Bupati M. Shadiq Pasadique dalam sambutannya mengatakan, saat ini pemkab berusaha menyelesaikan semua hal yang telah diprogramkan sehingga semua itu dapat berguna bagi masyarakat. “Memang masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan namun kita berusaha untuk menyelesaikannya. Dan masukan dari dewan ini sangat membantu pemkab sehingga apa yang menjadi tujuan utama dapat terwujud dengan baik,” harap bupati. (h/doy)

Tiga Orang Korban Bus Yanti dari Batusangkar BATUSANGKAR,HALUAN—Musibah terbakarnya bus PO. Yanti di Ulu Aie kabupaten 50 Kota pada Selasa (1/5) pukul 04.00 WIB dinihari, membawa duka yang mendalam tiga keluarga di Luhak nan Tuo. Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe Selasa (1/5), begitu mendengar berita duka tewasnya 3 orang warga hangus terbakar di atas bus PO. Yanti tersebut, langsung melayat ke rumah duka di Jorong Silambiak Nagari Saruaso. “Aatas nama seluruh lapisan warga Tanah Datar dan jajaran Pemkab, saya menyampaikan rasa belangsungkawa sedalam-dalamnya, kepada keluarga yang ditinggalkan diharapkan untuk bersabar menerima cobaan ini,” tutur Bupati M.Shadiq. Tiga warga Tanah Datar yang ikut meregang nyawa bersama terbakarnya bus Po.Yanti BA.3653 L itu adalah Ali Surdani (38) bersama putranya Randi (8) yang ingin menengok sanak keluarganya yang tinggal di Jorong Silambiak Saruaso Kecamatan Tanjung Emas. Sementara Rezi Kurniawan (24) warga Nagari Kumango Kecamatan Sungaitarab, juga ikut tewas bersama kecelakaan kebakaran yang menimpa bus Po.Yanti yang menambang dari Riau ke Padang itu. Wakil Bupati Tanah Datar H.Hendri Arnis usai menghadiri upacara Hardiknas di lapangan Cindurmato Batusangkar kemarin, juga menyempatkan diri untuk melayat ke rumah duka dan menyatakan turut berduka cita atas musibah yang menimpa korban. (h/emz)

Jalan di Nagari Simawang Terancam Putus B A T U S A N G K A R , HALUAN—Sarana transportasi di wilayah Nagari Simawang Kecamatan Rambatan saat ini terancam putus, karena bahu jalan menuju kantor Walinagari setempat terban masuk jurang. “Bila tidak segera diperbaiki dengan melakukan pendaman pada bahu jalan yang terban, dikhawatirkan aspal akan terjun masuk jurang dan sarana transportasi akan mengalami putus total,” tutur Walinagari Simawang M. Nur Dt.Rajo Tianso, Selasa (1/5). Selain ancaman bagi sarana transportasi, sepanjang 10 meter bahu jalan yang terban itu juga sangat mem-

bahayakan bagi pengendara kendaraan bermotor ketika melewati pinggiran jalan yang terban itu. Untuk merealisasi perbaikan bahu jalan yang terban itu, pihak pemerintahan Nagari Simawang juga telah melaporkannya ke pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanah Datar. “Kami kini masih menunggu, kapan bahu jalan yang telah terban masuk jurang itu diperbaiki, sementara untuk menjaga agar para pengendara tidak mengalami kecelakaan ketika melewati ruas jalan itu, telah dipasang rambu-rambu peringatan bahwa ada longsor bahu jalan,” tuturnya. (h/emz)

perekonomian masyarakat. “Dalam menjaga dan mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, gotong royong juga dapat menumbuhkembangkan kesejahteraan mayarakat yang terarah,” kata Hendri. Dia menambahkan, bahwa karya bhakti TNI dalam TNI Manunggal KB-Kes merupakan bagian dari upaya pembangunan nagari yang terpadu yang dilaksanakan antara pemerintah dan masyarakat dengan dititikberatkan pada pembangunan nagari, juga sebagai wujud dharma bhakti TNI

21

SALURKAN MITA — Penyaluran Minyak Tanah (Mita) bersubsidi oleh Yayasan Silek Lintau IX Koto kepada masyarakat, Minggu (27/4). ALDORIS ARMIALDI

Yayasan Silek Lintau IX Koto Bantu Distribusi Mita Bersubsidi BATUSANGKAR, HALUAN — Hilangnya Bahan Bakar Miyak (BBM) jenis minyak tanah bersubsidi di sejumlah pangkalan sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara beberapa watu lalu, menuai kritik di tengah di tengah masyarakat. Untuk mengantisipasi adanya dugaan penyelewengan Mita oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, Yayasan Silek Lintau IX Koto bantu pendistribusian mita bersubsidi kepada masyarakat, Minggu (27/ 04) lalu di Balai Tangah Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar. “Pengambilalihan ini bukanlah suatu saingan dalam mencari suatu keuntungan pribadi, namun yang dilakukan Yayasan Silek Lintau IX Koto tidak lain untuk pemerataan pendistribusiannya ke masyarakat,” ujar Yoeskal Noor Koordinator Lapangan Pendistribusian Mita bersubsidi. Menurutnya, dengan mundurnya agen sebelumnya merupakan suatu langkah awal yang dilakukan bersama pengurus yayasan untuk berinisiatif membantu membagikan

Mita ini kepada 720 lebih kepala keluarga di sekitar daerah ini. Dikatakan Yoeskal, agen sebelumnya mendapatkan jatah sering dibawah koarta yang ditentukan oleh agen pertamina, namun untuk pembagian perdana ini yayasan membagikan genap sesuai koarta yakni 5000 liter. “Orientasi Yayasan ini bukanlah hanya bisnis semata namun lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dengan pembagian yang merata sesuai dengan kebutuhan,” tambahnya. Hal ini diakui oleh Wat (43) warga setempat, dengan ikutnya yayasan mendistribusikan Mita bersubsidi ini kemasyarakat diakuinya cukup merata, dibandingkan dari sebelumnya yang hanya mendapatan jatah separoh dari sekarang ini. “Sekarang kita mendapatkan jatah 5 liter, dibandingkan sebelumnya untuk mendapatkan jatah 3 liter saja kita harus makan umpatan dari agen yang membagikan,” tutur Wat. (h/doy)

Jorong Aua Terapkan PTS B A T U S A N G K A R , HALUAN—Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama Wakil Bupati Tanah Datar H. Hendri Arnis dan Kepala Dinas Pertanian dan Hutbun Kab. Tanah Datar, Edi Arman, melakukan penanaman perdana Padi Tanam Sabatang (PTS) di Jorong Aua, Nagari Barulak dan menebarkan bibit ikan di Jorong Ampaleh, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru,Jumat kemaren. Gubernur melalui Gerakan Pengsejahteraan Petani (GPP) mengajak seluruh petani untuk menerapkan sistem pertanian PTS karena mampu meningkatkan produksi padi yang lebih baik dibandingkan sistem konvensional. Irwan Prayitno mengatakan bahwa panen padi sistem PTS dapat dicapai di atas 7 ton/Ha setiap ubinannya, sedangkan hasil padi sistem konvensional hanya se-

kitar 6 ton/Ha. “Jadi menerapkan sistem padi tanam sabatang terbukti hasilnya lebih menguntungkan,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Edi Arman mengatakan penerapan sistem PTS ini untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk buatan pabrik yang terjadi akhir-akhir ini, karena sistem ini menggunakan pupuk organik yang bahannya ada di sekitar lingkungan petani. Dia mencontohkan, pemakaian pupuk yang berasal dari jerami, selama ini petani selesai panen padi jeraminya dibakar bahkan sekarang dijual kepada pihak lain. ”Namun sekarang jerami dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik kompos yang kandungan unsur haranya hampir sama dengan pupuk buatan pabrik,” tutur Edi. Beliau menyebutkan

jerami padi sebagai sumber bahan organik hendaknya dikembalikan ke sawah. Untuk itu diperlukan perubahan perilaku yang selama ini masih banyak yang membakar jerami yang dapat merusak lingkungan dan bahkan ada yang menjualnya ke luar daerah, karena jerami padi tersebut dapat memperbaiki kesuburan tanah. Usai melakukan tanam PTS, Gubernur bersama Wakil Bupati Tanah Datar Hendri Arnis dan rombongan menebarkan sebanyak 2.000 bibit ikan nila arwana di kolam milik Kelompok Tani Gapoktan. Gubernur mengharapkan penebaran bibit ikan di kolam padat karya yang berasal dari bantuan Kementerian Sosial RI ini dapat menambah pendapatan petani yang akhirnya tujuan petani sejahtera dapat terwujud. (h/ydv)

Faurizal Pimpin PMI Tanah Datar PIHAK BPBD Tanah Datar tengah meninjau lokasi ruas jalan yang rusak bersama Walinagari Simawang Dt.Rajo Tianso. EMRIZAL

Bulan Bakti Gotong Royong Dicanangkan BATUSANGKAR, HALUAN — Wakil Bupati Tanah Datar Hendri Arnis buka hari pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke IX, Selasa (1/5) di Lapangan Bola Kaki Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan sekaligus pembukaan TNI Manunggal KBKes ke-26 tahun 2012 ini dikatakan Hendri, dengan ikut serta menerapkan gotong royong di tengah masyarakat akan menumbuhkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan dalam memajukan

TA N A H D ATA R

dalam merealisasikan kemanunggalan dengan masyarakat serta sebagai forum untuk mendinamisir peran masyarakat dalam pembangunan. “Dengan melibatkan elemen masyarakat, pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dan TNI sebagai gardu terdepan dalam memberikan motivasi kepada masyarakat dan harus dikembangkan kepada nagari lain,” tambahnya. Hadir dalam pencanangan tersebut Muspida Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, Kepala SKPD di lingkingan

Pemda Tanah Datar, Camat se-Tanah Datar, Wali Nagari se-Tanah Datar, karang taruna dan lembaga pemberdayaan masyarakat di seluruh nagari yang ada di Tanah Datar. Dalam kegiatan ini, bantuan penambahan modal usaha sebesar Rp80 juta dari PNPM-MP Kecamatan Batipuh Selatan kepada kelompok simpan pinjam perempuan Mawar Merah dari Jorong Batu Baraguang Nagari Sumpur dan bantuan rehab rumah keluarga miskin sebesar Rp7,5 juta kepada Keluarga M.Nur warga Nagari Guguak Malalo. (h/doy)

BATUSANGKAR, HALUAN — Kepengurusan PMI Kabupaten Tanah Datar periode 2011-2012 dikukuhkan Ketua PMI Sumatera Barat yang diwakili Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Sumbar, Muhammad Hadist, Sabtu (28/4) di Aula Gedung Dharma Wanita Kabupaten Tanah Datar. Pengukuhan pengurus PMI Tanah Datar yang diketuai PMI terpilih dr. H. Faurizal dihadiri Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe selaku pelindung dan pengurus PMI Kecamatan se Tanah Datar. Menurut ketua terpilih, H. Faurizal, kepengurusan yang baru ini akan terus melanjutkan program-program yang telah berjalan selama ini dan akan terus meningkatkannya

demi tercapainya tujuan utama PMI. Sementara itu wakil ketua PB PMI Sumbar, M. Hadist menyampaikan kepada pengurus PMI Tanah Datar agar meluruskan kembali niatnya untuk menjadi pengurus, karena organisasi PMI adalah suatu organisasi yang mutlak memerlukan pengorbanan tanpa ada imbalan. Dia menambahkan bahwa PMI harus berada di lokasi paling lambat 6 jam setelah kejadian bencana dengan membawa bantuan dan langsung melakukan pertolongan kepada korban, untuk itu pengurus harus siap mengorbankan waktu demi tugas kemanusiaan. Pada kesempatan yang

sama Bupati M. Shadiq menyampaikan bahwa Pemda sangat mendukung program kerja PMI Tanah Datar dan selalu mengingatkan agar PMI selalu berkoordinasi dan bekerjasama dan bahu membahu dengan pemerintah dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi terutama yang berkaitan dengan bencana dan pengurangan dampak bencana tersebut. M. Shadiq juga menyampaikan agar pengurus yang baru segera menyusun program kerja yang baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat sehingga kedepan PMI mendapatkan tempat dan perhatian khusus dari masyarakat. (h/ydv)


22

LAPORAN KHUSUS KANWIL DJP SUMBAR-JAMBI

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

DJP SUMBAR JAMBI LAUNCHING SPN

Peningkatan Pajak Capai 11 Persen D

IREKTORAT Jendral Pajak (DJP) Wilayah Sumbar Jambi dibebankan target peningkatan perpajakan sebesar 17 persen selama tahun 2012. Hingga April 2012, peningkatan pajak telah mencapai 11 persen, dan masih menyisakan 6 persen lagi. Untuk mencapai target 17 persen peningkatan hasil pajak yang diamanatkan kantor pajak pusat, DJP Sumbar kembali melaunching program Sensus Pajak Nasional (SPN) 2012, yang secara simbolis dilaksanakan di Kota Padang pada

hari Selasa (1/5) lalu. Secara intens, program ini akan dilakukan minggu ketiga Mei 2012 hingga Oktober 2012, yang merupakan lanjutan program SPN 2011. Saat ini, DJP Sumbar dibantu masing-masing Kantor Wilayah (Kanwil) di Sumbar dan Jambi terus menggiatkan kampanye simpatik

di berbagai daerah, agar masyarakat kian sadar dan tergerak untuk membayar pajak, karena sebagian besar hasil pembangunan di Indonesia bersumber dari hasil pajak yang dibayarkan para wajib pajak. Untuk Kota Padang, kampanye itu dilakukan di berbagai titik pusat keramaian, seperti di Basko Grand

Tim kampanye melakukan aksi simpatik dengan pembagian bunga

Mall Jalan Hamka, Jalan Pemuda, Jalan Sawahan dan kawasan Pondok serta tempat lainnya di Kota Padang. Tanpa hasil pajak, pemerintah sangat sulit memprogramkan berbagai pembangunan di pusat dan didaerah, seperti pembangunan fasilitas publik, karena semua pembangunan itu bertujuan untuk kepentingan masyarakat banyak. Terkait program SPN 2012 ini, para petugas SPN telah dibekali pengetahuan dan penglaman untuk menyadarkan masyarakat wajib pajak untuk membayar pajak, sehingga dalam masa sosialisasi dan masa pembayaran pajak, petugas bisa melayani masyarakat dan wajib pajak dengan penuh senyum dan ramah tamah. Masyarakat juga bisa menyampaikan berbagai keluhan atau pertanyaan yang selama ini selalu dipendam, sehingga masyarakat tidak khawatir dan tak perlu takut lagi untuk membayar pajak, karena hasil pajak yang dibayarkan benarbenar diperuntukan untuk kepentingan Negara dan masyarakat banyak. Kepala Kanwil DJP Sumbar Jambi Peni Hirjanto menjelaskan, program SPN yang kembali di launching ini merupakan salahsatu

program yang dijalankan, dan berhubungan dengan programprogram lainnya yang telah dipersiapkan, agar pertumbuhan hasil dan jumlah wajib pajak di Sumbar dan Jambi meningkat dengan pesat. Peni berharap, pertumbuhan untuk di Sumbar tahun 2012 ini bisa mencapai 99 ribu wajib pajak, karena banyak potensi yang belum dimaksimalkan. Berbagai perusahaan dan masyarakat wajib pajak saat ini masih ada yang belum sadar pentingnya membayar pajak, sehingga perlu didorong agar taat dan tepat waktu dalam membayar pajak. “Petugas SPN akan membawa identitas resmi, sehingga masyarakat atau wajib pajak tak perlu ragu untuk mengisi kuisioner yang telah disediakan. Namun jika memang ragu dan mencurigakan, silahkan saja hubungi Kanwil Pajak setempat,� tutur Peni. Menurut Peni, dalam melaksanakan tugas tersebut, para petugas SPN juga akan mendata diri dan lembaga, serta ada sedikit dialog yang dilakukan petugas. Masyarakat dan para wajib pajak diharapkan tidak merasa canggung ketika petuas SPN menemui dan menanyakan banyak hal tentang identitas wajib pajak. (***)

Kata sambutan kakanwil DJP Sumbar-Jambi

Kakanwil melepas rombongan kampanye simpatik

Pembacaan Doa oleh KASI P2 Humas

Foto bersama sebelum kampanye simpatik SPN tahap II digelar di lapangan

Pemasangan tanda peserta oleh Kakanwil Sumbar-Jambi

Foto bersama dengan maskot SPN


KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

LINGKAR 10 Nagari Dibantu Perangkat IT PADANG PARIAMAN, HALUAN — Ikatan Keluarga VII Koto Jaya Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi), berikan bantuan perangkat IT untuk 10 nagari yang berada di VII Koto. Bantuan yang diberikan untuk nagarinagari di kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Padang Sago dan Patamuan tersebut, dituangkan dalam bentuk MoU antara Pengurus IKK VII Koto Jaya Jabodetabek dengan 10 Walinagari, 3 orang camat yang disaksikan oleh Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, Wakil Bupati H. Damsuar, Minggu (30/4) malam di Balai Rakyat Rawamangun Jakarta. Sebelum MoU tersebut juga dilakukan pelantikan pengurus IKK VII Koto Jaya Jabodetabek priode 2012-2017, yang ketua dipercayakan pada M. Jhon prantau asal Bisati Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Menurut M.Jhon, untuk membangunan jaringan Teknologi informasi di nagari-nagari yang berada dalam kawasan VII koto lama yang saat ini secara administrasi telah menjadi tiga kecamatan, pengurus IKK VII Koto bekerjasama dengan LPM Marapalam telah sepakat untuk membantu masing masing nagari satu perangkat komputer beserta berangkat IT-nya. “Kami juga akan membantu pelatihan untuk anak anak nagari agar mampu mengperasionalkan, sehingga informasi kampung dan rantau dapat diakses di internet nagari tersebut,” terang M.Jhon. Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa perantau merupakan aset yang cukup besar dalam meningkatkan pembangunan di Padang Pariaman. Di samping menyampaikan program pembangunan raksasa yang sedang dibangun di Padang Pariaman, seperti pembangunan asrama haji, pembangunan pelabuhan dan diklat ilmu pelayaran. Bupati juga menginformasikan program sosial yang telah lama berjalan, seperti pengajian rutin serta gerakan gotongroyong. “Program pembangunan ini tidak akan dapat berhasil secara maksimal tanpa dukungan dan bantuan dari perantau,” kata Bupati. Hadir dalam acara tersebut, Anggota DPR-RI H. Refrizal, Ketua DPW PKDP DKI MUharmen, Camat Padang Sago, Camat Patamuan dan Camat VII Koto Sungai Sariak, Para Walinagari dari VII Koto Lama dan Kabag Humas Zahirman dan Kabag Pemerintah Nagari Hendri Satria. (h/ded)

Mesin Potong Rumput untuk Nagari PADANG PARIAMAN, HALUAN — Pemerintah Daerah Padang Pariaman fasiltasi beberapa nagari satu unit mesin pemotong rumput. Mesing ini diperuntuk sebagai pendukung pelaksanaan gotong royong di Padang Pariaman. Hal tersebut disampaikan Kabag Pemerintah Nagari dan Kemasyarakat Pemkab Padang Pariaman, Hendri Satria pada Haluan, Selasa (1/4) sehubungan program pemerintah nagari dalam menunjang gotong royong di Padang Pariaman. “Mesin ini merupakan bantuan Bupati Padang Pariaman untuk pemerintahan nagari,” kata Hendri Satria. Menurut nya, mesin pemotong rumput ini akan langsung dibeli oleh masing masing nagari sesuai dengan kebutuhannya. “Dana untuk pembeliannya kita transfer ke masing masing rekening pemerintah nagari,” ujar Hendri. Disampaikan Hendri, setelah dana ini dikirim ke rekening pemerintah nagari, pihak wali nagari diminta untuk segera membelikannya ke mesin tersebut dan dipergunakan secepatnya.” Dengan adanya mesin ini, tidak ada alasan bagi nagari untuk tidak bersih dan rapi,” ujarnya. (h/ded)

LPI Digelar PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Ali Mukhni, Sabtu (28/4) membuka Liga Pendidik Indonesia ( LPI ) tingkat Padang Pariaman, di Gelanggang Olahraga Sungai Sariak. Pembukaan LPI yang dihadir oleh anggota DPR-RI, H. Refrizal dengan main perdana SMA 1 Sungai Sariak berhadapan dengan SMA 2 Sungai Limau dengan skor 2-1 untuk SMA Sungai Sariak. Bupati menyampaikan bahwa LPI merupakan cikal bakal atlit atlit berprestasi. Untuk itu diminta pada para pemain untuk bermain dengan sportif dan mengeluarkan seluruh kemampuan. Saat ini aku Ali Mukhni, olahraga bukan lagi sebatas hobi tapi merupakan salah satu bentuk penghasilan, apalagi untuk atlit sepak bola. Menurut Bupati, kalau olahraga ini ditekuni dengan baik akan mampu membuat kita tenar. “Kalau kita telah tenar maka pekerjaan dan uang akan datang dengan sendirinya,” kata Bupati memberi motifasi. Dicontohkan Bupati, untuk melihat penghasilan pemain pemain nasional dan internasional yang jauh diatas gaji bupati dan gubernur. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan yang juga Ketua Panitia LPI, Bahari menyampaikan, bahwa LPI ini dilaksanakan dua tingkat, yakni tingkat SMA dan tingkat SMP yang diikuti oleh seluruh SMA/MA,SMK dan SMP negeri dan swasta di Padang Pariaman. Sedangkan untuk arena, digunakan 4 lapangan yakni, lapangan GOR VII Koto, V Koto Kampung Dalam, Pauh Kambar dan Kayutanam. Menurut Bahari, pelaksanaan LPI ini didukung oleh para donatur yang tidak mengikat. “Kita terpaksa cari donatur, karena kegiatan ini tidak ada dalam Rencana Kegiatan Anggara ( RKA ),” kata Bahari. (h/ded)

Saiyo Sakato

PADANG PARIAMAN

23

101 Nagari Dimekarkan DIRENCANAKAN sebanyak 101 nagari akan dimekarkan pada 2012. 41 nagari sedang dalam proses untuk menjadi daerah pemekaran. PADANG PARIAMAN, HALUAN — Program Pemerintah Daerah Padang Pariaman untuk pemekaran nagari menjadi 100 nagari pada tahun 2012 ini akan terujud. Karena masyarakat telah mengajukan 41 pemekaran nagari baru. Menurut data dari Kabag Pemerintah Nagari dan Kemasyarakat Padang Pariaman, Hendri Satria, pada tahun 2010 lalu Padang Pariaman memiliki 46 pemerintah nagari, pada tahun 2011 dimekarkan menjadi 60 nagari. “Sedangkan tahun 2012 ini juga diprogram untuk menjadi 100 nagari,” akunya. Dijelaskan Hendri, pemekaran ini sesuai dengan keinginan masyarakat nagari masing masing yang berpedoman pada Perda Padang Pariaman tentang Pemerintah Nagari dan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pemerintahan Desa. Diakui Hendri, hingga saat ini target 100 nagari tersebut telah melebihi menjadi 101 nagari. Dengan kata lain, sebanyak 41 nagari baru saat ini dalam proses. Sebagian dari nagari nagari baru yang diusulkan tersebut, menurut Hendri, telah dilakukan observasi (pencocokan data). “Setelah observasi ini, akan diajukan Rancangan Peraturan Daerahnya (Ranperda) pada DPRD,” terang Hendri. Diungkapan Hendri, sangat diperlukannya pemekaran nagari ini di Padang Pariaman, guna untuk peningkatan pelayanan masyarakat di tingkat nagari. Karena hingga saat ini masih banyak nagari yang memiliki wilayah sangat luas dan jumlah penduduk yang cukup banyak. “Dengan luasnya beberapa nagari tersebut, menyebabkan masyarakat kesulitan dalam urusan surat menyurat atau kebutuhan lainya dengan pemerintah nagari,” ulasnya. Salah satu upaya dalam mengatasi hal tersebut, yakni melakukan pemekaran terhadap beberapa nagari. “Namun pemekaran nagari ini juga harus diproses sesuai dengan keinginan masyarakat nagari bersangkutan,” ujar Hendri. Siap Dimekarkan Salah satu daerah termasuk wilayah pemekaran adalah Koto Mambang dan Kampung Tanjung Kenagarian Sungai Durian Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman. Usulan pemekaran, menurut tokoh masyarakat Koto Mambang - Kampung Tanjung, Zahardi A Dt.Sati, usulan pemekaran sudah dirapatkan pada Januari lalu. Dalam rapat perdana yang dihadiri seluruh elemen masyarakat Korong Koto Mambang - Kampung Tanjung di Aula Masjid Raya Koto Mambang Kampung Tanjung, Jumat (20/1), telah berhasil dibentuk panitia pemekaran, yang akan bertugas mengumpulkan aspirasi masyarakat serta membuat proposal untuk diajukan ke Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Menurut Zahardi, pekerjaan selanjutnya adalah panitia pemekaran yang sudah ditunjuk, untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, proposal usulan pemekaran nagari ini sudah dapat kita ajukan ke Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. “Karena kita memenuhi syarat untuk itu dan sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan menjadikan 100 nagari tahun 2012 ini, maka kesempatan ini tidak kita siasiakan,” ujarnya. (h/ded)

GOTONG ROYONG — Sepajang 5 km jalan baru berhasil dibuka melalui gotong royong di ruas jalan Durian Dangka Nagari Sikucur V Koto kampung Dalam menuju Korong Talau Nagari Kudu Gantiang Kecamatan V Koto Timur, Minggu (29/4). Pada gotong royong tersebut sebanyak 4 ribu warga. DEDI SALIM

Warga Kampung Dalam Goro Buka Jalan Baru PADANG PARIAMAN, HALUAN — Lebih 4 ribu orang masyarakat yang berada di Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan V Koto Timur ikuti gotong royong membuka jalan baru dari Korong Durian Dangka Nagari Sikucur Kecamatan V koto Kampung Dalam menuju Talau Nagari Kudu Gantiang Kecamatan V Koto Timur, Minggu (29/4). Jalan baru yang dibuka secara bergotong royong tersebut panjangnya 5 km yang merupakan jalan lingkar menghubungkan kedua kecamatan tersebut. “Dengan

dibukanya jalan ini, jarak tempuh sebelumnya 20 KM menjadi 5 km,” kata Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni yang hadir dalam gotong royong tersebut. Disamping diikuti oleh masyarakat, goro tersebut juga diikuti oleh pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemkab Padang Pariaman, serta para guru guru se Kecamatan V Koto Timur dan V Koto Kampung Dalam. Sementara para siswa SMA juga ikut menam pohon, sebagai penghijauan disepanjang jalan yang dibuka tersebut. Pada kesempatan itu

bukan saja bergotongroyong dengan tenaga membuat saluran air jalan dan mendatarkan badan jalan, tapi juga dilanjutkan gotong royong mencari dana atau badoncek. Menurut Bupati, dana hasil badoncek ini nantinya akan digunakan untuk biaya operasional gotong royong. Walinagari Sikucur, Masril pada Haluan menyampaikan, gotong royong ini hanya mengerahkan sebagian kecil dari warga yang diutus oleh masing masing korong. “Ternyata utusan korong lebih banyak hadir dari yang ditergetkan,” kata Masril.

Dengan banyaknya utusan korong yang hadir, kegiatan gotongroyong yang diperkirakan akan berjalan selama 4-5 jam, selesai dalam waktu 2 jam. Seperti yang disampaikan Walikorong Koto Hilalang Selatan Nagari Sikucur, bahwa warga korongnya diberi tugas untuk membuat saluran air jalan sepanjang 100 meter. “Dalam satu jam pembuatan saluran ini telah selesai oleh kami,” kata Hakimi. Melihat kondisi tersebut, Bupati berpendapat, bahwa gotongroyong ini benar benar telah mulai diterima oleh masyarakat. (h/ded)

Pemuda Diharapkan Kontrol Eksekutif PADANG PARIAMAN, HALUAN — Pemuda diharapkan dapat menjadi kontrol dalam jalannya pembangunan. Ia berguna agar tak terjadi salah tafsir ketika eksekutif mengeluarkan kebijakan. Yang sering terjadi selama ini, padangan dua arah itu tidak terjadi. Hal ini disebutkan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam Dialog Pemuda Padang Pariaman dengan Eksekutif dan Legislatif di Gedung Saiyo Sakato Pariaman, Selasa (1/ 5). Menurut bupati, kegiatan ini dinilai sangat bagus dalam rangka menjalin silaturrahmi dan komunikasi serta menyam-

paikan informasi tentang kebijakan pembangunan kepada generasi muda agar dapat ikut serta berperan dalam pembangunan. “Kadang-kadang kita salah menilai dan berfikiran negatif pada sebuah instituasi terhadap sebuah permasalahan, karena kita tidak mengetahui informasi dan persoalan yang sebenarnya. Untuk itu, melalui dialog seperti inilah kita dapat berbagai informasi serta menjemput informasi yang terabaikan tersebut,” ajak Bupati. Dikatakannyai, bahwa pelaksanaan pembangunan tidak bisa terlepas dari peran aktif

masyarakat. Termasuk generasi muda. Dan bahkan Pemuda sering menjadi pelopor terhadap beberapa terobosan dan inovasi dalam pembangunan. “Untuk itu, kami sangat berharap kepada pemuda agar dapat kembali menjadi pelopor dan motivator dalam setiap kegiatan pembangunan dilingkungan dimana mereka berada,” ujarnya. Besarnya manfaat kegiatan ini, bupati berharap, agar pelaksanaan dialog seperti ini, dapat melaksanakan secara rutin. “Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman siap membantu dan memfasilitasinya,”

ulas Bupati. Hadir dalam dialog tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, para Kepala SKPD, Ketua DPD KNPI Propinsi Sumatera Barat, Pengurus KNPI Padang Pariaman serta pengurus OKP, PK KNPI Kecamatan dan Generasi Muda. Menurut Ketua KNPI Padang Pariaman, Zahirman, kegiatan Dialog Pemuda Kabupaten Padang Pariaman terlaksana berkat kerjasama DPD KNPI Kabupaten Padang Pariaman bersama Dispora Propinsi dan DPD KNPI Propinsi Sumatera Barat. (h/ded)

SPI Harus Dipahami

UNTUK mempermudah pelayanan publik, Sekda Padang Pariaman, H. Mawardi Samah tidak harus dikantor melayani surat menyurat. Di punggung wargapun jadi. Dijepret baru baru ini di Kampung Dalam. DEDI SALIM

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Sekretaris Daerah (Sekda) Padang Pariaman Mawardi Samah mengungkapkan, Undang-undang di bidang Keuangan Negara dan Daerah membawa implikasi perlunya sistem pengelolaan keuangan negara dan daerah yang lebih akuntabel dan transparan. Hal ini baru dapat dicapai jika seluruh tingkat pimpinan melakukan kegiatan pengendalian atas keseluruhan kegiatan di instansi masing-masing, sampai dengan pertanggung jawaban, harus dilaksanakan secara tertib, terkendali, serta efesien dan efektif. Hal tersebut disampaikan Mawardi Samah pada pembukaan Diklat penerapan SPIP bagi pejabat eselon II dan III, serta Diklat Audit bagi Inspektorat Padang Pariaman di Bukittinggi, Senin (30/4). “Untuk itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat memberi keyakinan memadai bahwa penyelenggaraan kegiatan pada suatu instansi pemerintah dapat mencapai tujuannya secara efesien dan

efektif, melaporkan pengelolaan keuangan daerah secara handal, mengamankan aset daerah, dan mendorong ketaatan pada peraturan perundang-undangan,” ujarnya. Sistem ini, kata Sekda, dikenal sebagai Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang dalam penerapannya harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan serta mempertimbangkan ukuran, kompleksitas, dan sifat dari tugas dan fungsi instansi Pemerintah tersebut. SPI dalam peraturan pemerintah ini dilandasi pada pemikiran bahwa SPI melekat sepanjang kegiatan, dipengaruhi oleh sumber daya manusia, serta hanya memberikan keyakinan yang memadai, bukan keyakinan mutlak. Dikatakan berdasarkan keyakinan tersebut, dikembangkan unsur SPI yang berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan dan tolok ukur pengujian efektifitas pelaksanaan. Dijelaskan, acara Diklat Penerapan, SPIP dan Diklat Audit yang dilaksanakan saat ini merupakan

salah satu langkah yang harus dilaksanakan dalam upaya menindaklanjuti terbitnya PP. No. 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dalam hal ini telah ditindaklanjuti dengan menerbitkan Peraturan Bupati Padang Pariaman No. 14 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan SPI. Sementara itu panitia penyelenggara kegiatan, Kepala Inpestorat Padang Pariaman Dewi Roslaini menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini, untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman serta penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di masing-masing SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Nara sumber dari acara ini, tim BPKP Perwakilan Sumbar dengan peserta sebanyak 105 orang yang berasal dari Asisten I, II, III /Kepala Badan /Dinas/Sekwan /Direktur RSUD/Kantor Bagian Sekretaris/KTU SKPD dan Pejabat Fungsional Pengawasan Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman. (h/ded)


24 LAPORAN KHUSUS

KAMIS, 3 MEI 2012 M 11 JUMADIL AKHIR 1433 H

LAUNCHING KTP ELEKTRONIK

Wagub Sumbar Apresiasi Keseriusan Bupati Dharmasraya K

ESERIUSAN Bupati Dharmasraya H.Adi Gunawan dalam melaksanakan rekam data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Dharmasraya, perlu dicontoh dan diberikan apresiasi, seperti memberikan vitamin kepada petugas lapangan e-KTP, memberikan makanan bergizi oleh TP-PKK serta memberikan doorprize kepada masyarakat yang sudah melakukan rekam data e-KTP. “Artinya, dalam mensukseskan program nasional, ia melibatkan seluruh stakeholder,� kata Wakil Guber-

nur Sumbar Muslim Kasim Dt.Bandaro Basa dalam acara launching e-KTP Kabupaten Dharmasraya yang di pusatkan di kecamatan Sitiung. Perhatian tersebut kata Muslim Kasim, tidak bioleh dianggap sepele, karena kalau stamina petugas tidak fit, hal itu akan mengganggu kelancaran tugas, berarti akan mengganggu program nasional yaitunya mefalitkan d a t a

penduduk sesuai yang diamanatkan UU No 23 tahun 2006 tentang data kependudukan yang tidak boleh ganda, hal yang semacam itu mungkin kurang difikirkan oleh daerah lain, apalagi sampai melibatkan TP-PKK untuk mengontrol gizi petugas di tempat-tempat pembuatan KTP atau yang dipusatkan di kecamatan-kecamatan. Sebanyak 213 ribu penduduk Dharmasraya akan direkam data untuk menerbitkan KTP Eletronik yang mana akan menghilangkan identitas ganda dan penyalahgunaan identitas, perekaman data untuk penerbitan KTP tersebut tidak dipungut bayaran apabila warga yang datang tepat pada waktu yang ditentukan oleh petugas, tapi apabila warga yang datang ke Kantor Camat sehabis jadwal yang ditetapkan pemerintah, maka warga tersebut

akan dipungut sesuai dengan jumlah yang ditetapkan. Begitu pula kata mantan Bupati Padang Pariaman, masyarakat perlu juga mengetahui bahwa KTP Elektronik tidak bias langsung terbit katika dilakukan perekaman data, tetapi KTP akan dapat diterima setelah sekian bulan mendatang, alasannya adalah data tersebut akan diolah lagi secara nasional di Jakarta. Data tersebut katanya sangat banyak manfaatnya bagi pemerintah dan penduduk itu sendiri, kalau bagi pemerintah katanya, misalnya dapat dimanfaatkan untuk data Pemilu dan Pilpres, sedangkan manfaat bagi penduduk adalah mempermudah dalam kependudukan seperti tidak perlu lagi diman berdomisili ada KTP, yaitu satu identitas satu KTP. Dalam kunjungan Wagub Muslim Kasim selama dua hari di kabupaten anyer yang sudah kesekian kalinya ini, ia berkesempatan memberikan wejangan atau pandangan kepada pegawai di SKPD Kabupaten Dharmasraya di gedung pertemuan Umega, pagi Rabu (2/5), menjadi Inspektur Upacara Peringatan hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Bupati Dharmasraya, kemudian dilanjutkan dengan Lonching e-KTP dan peletakan batu pertama pembangunan mushala di Kecamatan Sitiung, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi jangan buang air besar sembarangan di kecamatan Kurnia Koto Salak.***

WAKIL Gubernur Sumbar H.Muslim Kasim mendampingi Bupati Dharmasraya ketika melakukan perekaman data di kantor Camat Sitiung, karena Adi Gunawan merupakan warga Kecamatan Sitiung

WAKIL Gubernur bersama rombongan dan Bupati Dharmasraya H.Adi Gunawan dalam acara Launching eKTP di Kabupaten Dharmasraya yang dipusatkan di Kecamatan Sitiung.

BUPATI Dharmasraya H.Adi Gunawan didampingi Wakil Gubernur H.Muslim Kasim melakukan pendaftaran ketika hendak melakukan perekaman data untuk e-KTP di kantor Camat Situng.


Haluan 03 Mei 2012