Issuu on Google+

EDISI : 171 TAHUN LXIII

SELASA 1 NOVEMBER 2011 M / 4 DZULHIJAH 1432 H

HARGA ECERAN

Rp2500

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI

UMP Sumbar Tahun 2012 Naik

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orangorang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al Baqarah 2:218)

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISHA

04.40 12.01 15.21 18.04 19.15

WIB WIB WIB WIB WIB

http://www.pkpu.or.id

REFLEKSI

APBD Seharusnya untuk Rakyat

PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2012 sebesar Rp1.150.000 per bulan atau naik Rp95.000 dari UMP sebelumnya. UMP itu ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar Nomor 840 tahun 2011 tertanggal 26 Oktober 2011. Ketetapan tersebut akan diberlakukan awal Januari 2012. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Sumbar,Syofyan menyebutkan, keputusan yang diambil Gubernur Sumbar itu sebagai jalan tengah setelah beberapa pihak pengusaha dan pekerja, seperti Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumbar dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) tidak menemukan kata sepakat dalam pembahasan UMP hingga dilakukannya tiga kali perundingan. Dalam pembahasan tersebut, pihak Apindo mengusulkan UMP per bulannya sekitar Rp1.126.000. Sedangkan tawaran yang diajukan pihak SPSI jauh lebih tinggi yakni senilai Rp1.174.000 per bulan.

ANTARA

DUA MANTAN MENDAGRI — Dua mantan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto (kiri) dan Hari Sabarno (kanan) bersalaman saat sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (31/10). Mardiyanto yang juga mantan Guberner Jateng itu menjadi saksi bagi terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran, Hari Sabarno.

„ Bersambung ke Halaman 11

OLEH: IDRAL

OPTIMISME DPR

ANGGARAN Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selalu menjadi sorotan berbagai pihak.

„ Bersambung ke Halaman 11

KTP Elektronik Tepat Waktu

PELAKSANAAN KTP elektronik bisa diselesaikan tepat waktu. Masalah teknis yang ditemui di lapangan akan dapat diatasi.

JAKARTA, HALUAN — Komisi II DPR optimistis jika implementasi Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik bisa

BERPOTENSI RUGI

DPRD Tolak Ranperda PT PKP

PADANG, HALUAN — DPRD Sumbar menolak rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang pendirian Perseroan Terbatas (PT) Penjaminan Kredit Daerah untuk dijadikan peraturan daerah di Sumatera Barat. Gagasan A DAMHOERI di ruang perpustakaannya. Semasa hidupnya, ia memiliki koleksi buku yang cukup banyak yang kini berada di rumahnya Nagari Batu Payuang.

MAKAM pengarang Angkatan Balai Pustaka itu, sekonyong-konyong ramai. Semasa Balai Pustaka terang menderang di eranya, sosok A Damhoeri, yang terkenal dengan novelnya

„ Bersambung ke Halaman 11

„ Bersambung ke Halaman 11

D

Laporan: Andika Destika Khagen

UNIA telah berpenduduk tujuh miliar pada 31 Oktober 2011. PBB mencatat telah lahir 267 bayi, 51 di antaranya lahir di India. Di Kota Padang, belum ada rekap data pasti. Namun, bayi dari anak pertama Ismayzar (37) dan Mulyana (36) adalah salah satu dari bayi-bayi dalam angka tujuh miliar tersebut.

WAGUB SUMBAR

Ketersediaan Pangan Mencukupi PADANG, HALUAN — Harga pangan yang cenderung naik merupakan ancaman besar bagi keamanan pangan di negaranegara berkembang, termasuk Indonesia. Meski demikian, ketersediaan pangan di Sumbar mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Krisis pangan yang terjadi hanya pada titik-titik tertentu dan jumlahnya sangat kecil, seperti di Mentawai dan sebagian kecil Pesisir Selatan (kawasan Lunang Silaut). Penyebabnya terkendala akses transportasi yang tidak lancar terutama daerah terisolir, sehingga distri-

fraksi yang ada di DPRD Sumbar menyatakan ketidaksetujuan mereka untuk menjadikan ranperda ini sebagai peraturan daerah.

Selamat Datang Bayi Ketujuh Miliar

DOK

Ziarah Mengenang Sastrawan A Damhoeri

Gubernur Sumbar ini dikhawatirkan akan menggerogoti Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (APBD) karena berpotensi untuk rugi. Putusan penolakan ini diambil setelah enam dari delapan

diselesaikan sesuai jadwal. Keyakinan itu dikatakan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Hanura Akbar Faisal dan anggota Komisi II dari Fraksi Golkar Nurul Arifindi Jakarta, Senin (31/10). Namun pelaksanaan KTP elektronik Tahap I pada 9 kabupaten/kota di Sumbar dikhawatirkan tidak akan tercapai sesuai target yang ditetapkan semula, tuntas akhir Desember 2011. Keterlambatan mobilisasi peralatan pendukung pelaksanaan KTP elektronik menjadi salah satu penyebabnya. Akbar Faisal mengapresiasi komitmen Gamawam Fauzi untuk merealisasikan KTP elek-

busi pangan menjadi tersendat. Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim didampingi Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumbar Syahrial Syam kepada wartawan Senin (31/10), usai Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-31 Tingkat Sumbar di Padang menjelaskan, meski harga pangan cendrung naik namun masyarakat masih mampu membelinya. Hal ini tak terlepas dari penetapan Upah Minimum Regional (UMR) bagi para pekerja ditetapkan berdasarkan standar hidup layak. „ Bersambung ke Halaman 10

Bayi yang lahir lewat operasi cesar di Rumah Bersalin Bunda itu belum diberi nama. Menurut Ismayzar, ia lahir 15 menit sebelum pukul 12.00 WIB. “Ini anak pertama saya,” kata pengusaha rangka baja ringan ini. Bayi tersebut berberat 3,1 kilo. Harapan terbesarnya, bayi perempuannya itu berguna bagi nusa dan bangsa. „ Bersambung ke Halaman 11

Ilustrasi

tronik. Optimisme itu bisa digaransi melalui pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawam Fauzi akan mundur apabila KTP elektronik tak selesai hingga 2012. Ia mengharapkan KTP elektronik membawa manfaat besar bagi masyarakat, termasuk penataan pembangunan di Tanah Air. Karena itu, DPR melalui Komisi II akan intensif mengawasi pelaksanaan KTP elektronik. Implementasi KTP elektronik jangan sampai kendor akibat persoalan yang terjadi di lapangan. „ Bersambung ke Halaman 11


2 UTAMA LINGKAR AJI Padang Dukung Uji Materi UU Intelijen

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

PERKARA UMRAH GAGAL

Lima Rekening Al-Haram Disita Polisi

PADANG,HALUAN — Jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Barat hingga kini telah menyita lima rekening milik perusahaan perjalanan umrah PT Al-Haram Islamic Wisata yang tersandung kasus penipuan dan penggelapan uang calon jamaah mencapai miliaran rupiah.

PADANG, HALUAN — Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang mendukung upaya pengajuan uji materi UU Intelijen ke Mahkamah Konstitusi (MK). Rekomendasi tersebut dihasilkan dalam Konferensi AJI III Sabtu (29/10). Menurut Ketua AJI Padang Hendra Makmur, UU tersebut bertentangan dengan UU No 40 tahun 1999 tentang kebebasan pers. Dalam pasal 26 UU Intelijen disebutkan, “Setiap orang atau badan hukum dilarang membuka dan/atau membocorkan rahasia intelijen. Pasal 26 ini bisa dikenakan kepada jurnalis yang mempublikasikan informasi atau melakukan tugas jurnalisme investigasi dan menyebarkan laporannya kepada publik. Lebih jauh disebutkan, pasal ini berpotensi mengancam kebebasan pers yang dijamin Pasal 4 ayat (3) UU Pers yang berbunyi, “Pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.” Juga, bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 28F yang berbunyi “Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.” Ia juga mengimbau, kalangan pers untuk senantiasa waspada terhadap berbagai Rancangan Undang-Undang dalam beberapa tahun ini yang sering memuat pasal-pasal yang berpotensi mengancam kemerdekaan pers. (h/adk)

SIDANG MANTAN KAPOLRES AGAM

Berlangsung Singkat

PADANG, HALUAN — Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk Mapolres Agam tahun 2009 dan 2010 senilai Rp378 juta dengan terdakwa mantan Kapolres Agam, Maulida Gustina, berlangsung singkat. Sidang yang rencananya digelar dengan agenda tanggapan (eksepsi) atas dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Tindak Pidana (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Padang, Senin (31/10) tidak jadi dilakukan, karena penasihat hukum (PH) dari terdakwa Maulida Gustina beralasan eksepsi itu tidak perlu disampaikan. Semestinya pula pada sidang lanjutan itu, juga diagendakan pemeriksaan saksisaksi. Tapi karena JPU belum menyiapkan saksi-saksi, maka majelis hakim yang diketuai Asmuddin beranggotakan Jon Effreddi dan Zalekha menjadwalkan sidang lanjutan minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Sebelumnya diberitakan, dalam dakwaan JPU Ihsan dan Oktaviandri, pada sidang perdana Senin (24/10) lalu, terdakwa dijerat Pasal 3 jo pasal 18 ayat 1 huruf b ayat 2 ayat 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana dirubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001, dan diduga telah memperkaya diri sendiri dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun penjara. Dari total dana DIPA yang diajukan sebesar Rp841 juta untuk keperluan Reskrim di Polres Agam tahun 2009 dan 2010, hanya direalisasikan terdakwa sebesar Rp343 juta. Begitu juga dengan dana DIPA untuk keperluan Bina Mitra yang diajukan sebesar Rp356 juta hanya direalisasikan sebesar Rp90 juta. Jumlah yang tidak diberikan terdakwa untuk keperluan semestinya di bagian Reskrim dan Bina Mitra tersebut dipergunakan terdakwa untuk keperluan pribadi sejak 31 Januari 2009 hingga Juni 2010. Salah satunya digunakan terdakwa untuk keperluan cicilan rumah di Bank BRI. Pada sidang perdana itu, majelis hakim juga mengeluarkan penetapan serta perintah penahanan terdakwa. (h/dla)

HASWANDI

KANTOR Al-Haram di Padang.

Kabag Humas Polda Sumbar AKBP Kawedar di Padang, menyatakan, hingga kini pihak penyidik telah menyita lima rekening milik direktur perusahaan itu dan istrinya. “Pihak penyidik sebelumnya menemukan empat rekening, namun dalam dua hari terakhir terungkap rekening yang dimiliki tersangka ada lima dan saat ini sudah disita sebagai barang bukti,” kata Kawedar, Senin (31/10). Hanya saja, kelima rekening yang disita pihak kepolisian tersebut semuanya sudah dalam keadaan kosong dan aliran dananya hingga kini belum bisa terungkap. Sebelumnya dari pengakuan tersangka hanya empat rekening yang dimilikinya, dan setelah penyidikan baru pihak kepolisian menemukan adanya lima rekening meski sudah dalam keadaan kosong dan diduga sudah dipindahbukukan. Tersangka direktur perusahaan bernama Herman ditangkap di Apartemen Point Center Bekasi, Jawa Barat dan istrinya Novianti diamankan usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrim Polda Sumbar. Penahanan terhadap tersangka Herman dilakukan aparat kepolisian agat tidak menghilangkan barang bukti. Sama halnya dengan Herman, Novianti juga disangka terlibat kasus dugaan penggelapan dan penipuan terhadap 250 calon jamaah umrah. Kejahatan yang diduga dilaku-

kan tersangka tidak hanya merugikan masyarakat yang berharap dapat diberangkatkan ke Tanah Suci, namun juga secara materil diperkirakan uang yang berhasil digelapkan mencapai lebih Rp3 miliar. Secara terperinci pihak kepolisian menjelaskan, dari lima rekening tersebut tiga di antaranya di Bank Mandiri, dimana satu rekening atas nama Herman dan dua lainnya atas nama PT AlHaram Islamic Wisata. Sedangkan tiga rekening lainnya masing-masing satu di Bank BII atas nama Novianti dan satu lainnya atas nama Herman di Bank BNI. “Kita hingga sekarang terus mempelajari kemana aliran dana yang ada, sebab dari pengakuan tersangka uang sudah habis untuk bayar hutang, tiket pesawat dan penginapan, namun kita tidak bisa percaya begitu saja meski dia mengaku bertanggung jawab atas semuanya,” jelas Kawedar. Kawedar menambahkan, tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka baru mulai dari pihak yang melakukan penarikan di tiga bank itu atau penikmatnya. Kasus penggelapan dan penipuan tersebut saat ini menjadi fukus penyelidikan pihak kepolisian setempat, sebab telah banyak masyarakat yang menjadi korban. Namun demikian, penyitaan atas aset yang dimiliki tersangka hingga kini belum dilakukan pihak kepolisian karena masih harus menunggu keterangan lebih lanjut dari saksi-saksi. (h/nas/ant)

SERTIJAB KAKANWIL KEMENAG SUMBAR

Fundamen Telah Ada, Tinggal Melanjutkan

PADANG, HALUAN — Serah terima jabatan kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumbar dari pejabat lama Darwas kepada pejabat baru, Ismail Usman, Senin (31/10) berlangsung meriah. “Saya optimis tugas ini bisa saya laksanakan, karena Pak Darwas telah membuat sebuah

fundamen yang kuat dan tugas saya untuk melanjutkannya,” kata Ismail Usman kepada Haluan, Senin (31/10) usai serah terima jabatan tersebut. Sebagai orang lama di jajaran Kanwil Kemenag Sumbar, Ismail Usman juga berharap kerja sama dan koordinasi yang telah terbangun selama ini bisa terus

dilanjutkan dan ditingkatkan. Ismail yang sebelumnya adalah Kabid Pendidikan Agama pada Masyarakat (Penamas) menambahkan, saat dilantik oleh Menteri Agama Suryadharma Ali di Jakarta, pekan lalu, dia diamanahkan untuk bisa mengembangkan pendidikan madrasah. Ada sejumlah program yang

dirancang Ismail Usman di lembaga Kanwil Kemenag Sumbar, selain meneruskan program Gemmar Mengaji, juga merancang program Gemmar ke Masjid. “Pak Ismail Usman telah melalui serangkaian proses seleksi dan saya optimis beliau akan mampu memajukan Kanwil Kemenag Sumbar lebih baik lagi ke

depannya,” kata Darwas. Boy Lestari, Ketua Persatuan Tarbiyah Islamiyah Sumbar, Syamsul Bahri Khatib dari MUI Sumbar, dan Darlis Ilyas dari Muhammadiyah Sumbar sepakat mengatakan Ismail Usman adalah nama yang tepat untuk membangun dan membesarkan Kanwil Kemenag Sumbar. (h/ted)

SIDANG MARK UP TANAH BUKITTINGGI

JPU Pertanyakan Kesaksian Notaris Tesi Levino

PADANG, HALUAN — Dua saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi mark-up tanah untuk pembangunan Kantor DPRD dan Kantor Sub-dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Bukittinggi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Padang, Senin (31/10). Kedua saksi itu adalah notaris, yakni Tesi Levino dan Djanur Manalu. Keduanya memberikan kesaksian yang tak jauh berbeda bagi dua terdakwa yakni mantan Walikota Bukittinggi Djufri dan mantan Sekdako Bukittinggi Khairul. Kendati demikian, kesaksian Tesi Levino untuk kedua terdakwa (Djufri dan Khairul) sempat dipertanyakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena keterangannya dinilai tidak sama dengan keterangan saksi-saksi pada persidangan sebelumnya. Tesi Levino, mengatakan Atis Mayuti pemilik tanah di Manggis Ganting dan Mursal sebagai kuasa tanah yang juga ada hubungan

keluarga dengan Atis Mayuti pernah mendatangi Tesi Levino untuk mengurusi akta kuasa jual terhadap tanah milik Atis Mayuti tersebut. Wanita ini menjelaskan, kedua orang itu (Atis Mayuti dan Mursal) mendatanginya dengan maksud untuk dimintai membuat akta kuasa jual terhadap sertifikat hak milik atas tanah Atis Mayuti di Manggis Ganting. Tanah itu adalah tanah yang dijual ke Pemko Bukittinggi untuk pembangunan Kantor DPRD Bukittinggi. Tanah itu, sebut Tesi Levino luasnya 2.746 meter persegi. Dia hanya mengetahui dalam pembuatan kuasa tanah itu, total tanah dijual sekitar Rp440 juta. Dia mengaku tidak mengetahui berapa tanah itu dijual ke Pemko Bukittinggi per meternya. Sebab yang dia lakukan hanya sebatas pembuatan akta kuasa jual saja dari Atis Mayuti sebagai pemberi kuasa kepada Mursal sebagai penerima kuasa.”Saya tidak pernah melihat sertifikat itu. Saya hanya

membuat sebatas kuasa jual atas tanah bersertifikat Nomor 23 itu saja,” kata Tesi Levino di depan majelis hakim yang diketuai Asmuddin. Akta kuasa jual ini dilakukan setelah suami Atis Mayuti yakni Jamaran Sutan Lembang Alam sebagai pemilik tanah meninggal dunia. Tesi Levino, menjelaskan, informasi yang diperoleh dari Atis Mayuti dan Mursal (keponakan dari Jamaran Sutan Lembang Alam) saat pengurusan akta jual tanah itu, secara materil sudah beralih hak kepada Atis Mayuti yakni hak kepemilikan tanah pada 1 Mei 2007 atau setelah Jamaran meninggal. Kemudian, surat kuasanya keluar tanggal 28 November 2007. Sedangkan sertifikatnya beralih tanggal 17 Desember 2007. Keterangan Tesi Levino, dipertanyakan JPU, Muhammad Irsyad. Menurut JPU ada kejanggalan antara keluarnya surat kuasa dengan peralihan sertifikat. Semestinya menurut JPU perali-

han sertifikat terlebih dahulu keluar sebelum surat kuasa. Tapi tidak demikian dengan keterangan dan bukti-bukti yang diajukan Tesi Levino di persidangan. Ditambah lagi, kata JPU, pada sidang sebelumnya, Atis Mayuti dan Mursal mengaku tidak pernah bertemu dengan Tesi Levino. Karena kejanggalan ini JPU, Muhammad Irsyad meminta dilakukan pengecekan ulang keterangan Tesi Levino dengan keterangan dari Atis Mayuti dan Mursal. Majelis hakim menyepakati, akan mengkonfrontir keterangan Tesi Levino ini dengan keterangan Atis Mayuti dan Mursal pada sidang Rabu (2/11) ini. JPU juga menegaskan, akan menjadikan ini catatan-catatan penting atas kejanggalan keterangan saksi dalam kelanjutan kasus ini ke depan. “Tentunya kami akan mempelajari hal ini dan melaporkan ke pimpinan,” kata M Irsyad. Hasil konfrontir keterangan Tesi Levino dengan Atis Mayuti

dan Mursal pada sidang Rabu (2/ 11) nanti akan menjadi pertimbangan-pertimbangan dari JPU langkah apa nanti yang akan diambil bagi Tesi Levino. Sementara itu, keterangan saksi Djanur Manalu, menyebutkan, hanya mengurusi turun waris atas tanah milik almarhum Jamaran Sutan Lembah Alam kepada istrinya Atis Mayuti. “Saya datang ke rumah Atis Mayuti. Di sana juga ada Mursal keponakan dari Jamaran,” kata Djanur. Dia mengaku hanya mengurusi peralihan hak waris dari Jamaran ke Atis Mayuti kedalam sertifikat sekitar 17 Desember 2007 lalu. Tanah itu bukanlah tanah pusako, tapi tanah pribadi milik Jamaran sesuai dengan nama yang bertanda tangan didalam sertifikat tersebut. Dia mengaku, untuk turun waris tidak dikenakan pajak. Tanah itu seluas 2.764 meter persegi. Tanah itu baru diketahui dijual ke Pemko setelah ada pemberitaan di media massa. (h/dla)


NASIONAL 3

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

“Uang Keamanan” Freeport ke Polri Harus Diaudit

LINGKAR Survei LSI Membunuh Karakter Tokoh Muda JAKARTA, HALUAN — Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bahwa politisi muda buruk, dinilai tendensius. Apalagi, hasil tersebut digelontorkan berdekatan dengan isu pencapresan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie. “Secara teknis, metodologi dan momentum survei itu tendensius. Ada kemungkinan survei itu diluncurkan untuk pembunuhan karakter tokoh-tokoh muda tertentu, dan untuk memuluskan kandidat tertentu,” ujar Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto sep[erti dilansir laman micom, Senin (31/10). Menurut Bima, persepsi publik saat ini memang sedang tidak berpihak pada politisi partai secara umum. Namun tidak bisa diartikan bahwa yang senior lebih dipercaya. “Karena kan tergantung figurnya. Kinerja politisi tidak bisa diukur dan dinilai melalui survei saja yang rawan akan pengkondisian dari lembaga survei. Apalagi momentum peluncuran hasil survei berdekatan dengan isu pencapresan Aburizal Bakrie di Golkar.” Namun demikian, lanjut dia hasil survei tersebut tetap harus dijadikan refleksi serius oleh para politisi muda. “Sentimen muda jangan lagi dijadikan motif untuk bersaing di pentas politik. Politisi muda sekarang harus bersaing dengan menunjukkan integritas, kapasitas dan rekam jejak,” tukasnya. (mic)

GOLKAR

Prabowo Pantas Presiden RI JAKARTA, HALUAN — Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, mengakui, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, berpotensi menjadi presiden. “Prabowo punya potensi, tapi buktikan saja tahun 2014,” kata Santoso di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin. Dia meminta semua pihak, termasuk dari tokoh-tokoh Gerindra untuk tidak saling menjatuhkan, terutama kepada Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau Ical. “Kami hormati Prabowo Subianto, kita saling hormatmenghormati saja,” kata Priyo. Dikatakan Wakil Ketua DPR RI itu, semua kemungkinan bisa terjadi pada tahun 2014 terkait calon presiden dan calon wakil presiden. Ia menyebutkan, bukan tak mungkin tokohtokoh dari Partai Gerindra akan menjadi wakilnya Ical sebagai cawapres. “Siapa tahu keduanya (Prabowo dan Ical) bertemu. Siapa tahu tokoh-tokoh Gerindra menjadi wakilnya Pak Ical sebagai cawapres,” kata Priyo. Sebelumnya, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, menyatakan, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie lebih pas dan pantas menjadi calon wakil presidennya Prabowo Subianto. Bahkan, Martin menyebutkan, bila Ical maju sebagai cawapres, nasibnya akan sama seperti Jusuf Kalla yang akhirnya kalah dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pilres 2009 lalu. (ant)

GP Ansor Desak Kapolda Minta Maaf JAKARTA, HALUAN — Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Nusron Wahid mendesak Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Hadiatmoko untuk meminta maaf. Menurut Nusron, Polda Jawa Timur menyebut korban tewas penembakan di Sidoarjo yang juga anggota GP Ansor, Riyadis Sholikin, melawan sebelum ditembak oknum polisi Briptu Eko Ristanto, anggota Reskrim Polres Sidoarjo. “Polda harus mencabut pernyataan bahwa korban melawan dan mengeluarkan celurit. Bila tidak, kami mendesak Kapolda untuk mundur,” kata Nusron, Senin (31/10). Riyadis yang juga seorang guru ngaji itu tewas ditembus peluru panas pada Jumat dinihari, 28 Oktober 2011. Peristiwa tragis itu terjadi usai dia mengantar pulang sejumlah karyawan pabrik sepatu PT Ecco yang menjadi langganannya. Wakil Sementara Kabid Humas Polda Jatim AKBP Elijas Hendrajana membenarkan penembakan dilakukan petugas. Menurut dia, itu karena korban melawan dengan celurit saat hendak ditangkap. Pernyataan inilah yang membuat GP Ansor meradang. Bila Kapolda Jawa Timur tidak juga menarik pernyataan anak buahnya itu, Nusron menyatakan dia khawatir akan terjadi tindakan anarkis di lapangan. Padahal, masih kata Nusron, polisi yang menembak korban itu dalam keadaan mabuk. “Ini bukan ancaman. Tapi kami khawatir akan terjadi eskalasi yang lebih luas,” kata Nusron yang juga politisi Fraksi Partai Golkar DPR RI ini. Rencananya, Selasa ini k pengurus Ansor di Jawa Timur akan menggelar demonstrasi di masingmasing Polres. (vvn)

nggak sempat baca

JAKARTA, HALUA — Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk segera melakukan audit terhadap “uang keamanan” yang diberikan PT. Freeport kepada pihak Polri sebesar 14 juta dolar AS. “Kepolisian kan institusi pemerintah, sehingga dana bisa diaudit dengan gampang oleh BPK. Kalau ada temuan, BPK bisa memberikan ke DPR RI sebagai pengawas kepolisian. Kalau ada tindak pidana korupsi, serahkan ke KPK,” kata Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/10). Menurut Pramono, setoran uang keamanan dari Freeport ke Polri itu bukan hal baru, karena dari dulu praktek tersebut sudah ada. Tapi, karena sekarang merupakan era keterbukaan, maka dana 14 juta dolar AS itu harus dipertanggungjawabkan ke publik. Terkuaknya dana setoran ke Polri bisa memicu menguatnya ketidakpuasan masyarakat, khususnya karyawan Freeport yang selama ini memperjuangkan nasib mereka. Pasalnya, mereka akan menilai Polri menerima dana dalam jumlah besar, sementara kesejahteraan mereka tidak mengalami peningkatan. “Akuntabilitas dana itu harus dilakukan Polri. Ini ujian, kalau uang kemananan itu tidak bisa dipertanggungjawabkan maka akan merugikan kepolisian. Meskipun pada kenyataannya, jika dilihat dari operasional dana sebesar itu sepadan untuk menggerakkan pasukan seperti untuk keamanan,” kata Pramono. Secara terpisah, anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo juga mempertanyakan setoran uang keamanan dari PT Freeport untuk Polri. “Saya setuju uang keamanan yang disetorkan Freeport untuk Polri harus dipersoalkan dan dipertanyakan. Pada waktunya nanti, Komisi III DPR akan meminta penjelasan dan pertanggungjawaban dari Kapolri mengenai uang keamanan itu,” kata Bambang kepada Haluan. Namun ia tidak setuju isu uang keamanan dari Freeport itu dijadikan prioritas persoalan, Saya khawatir hal itu akan meruntuhkan moral para prajurit di lapangan. Sebab, sama artinya mereka dipersalahkan saat sedang menjalankan tugas dengan risiko tinggi,” ujar Bambang. Padahal kata Bambang, tanggungjawab atas setoran uang keamanan yang terasa janggal dari Freeport itu ada di pundak para perwira tinggi Polri di Jakata. Namun, persoalan utama di Papua saat ini adalah serangan bersenjata oleh pihak tertentu yang menewaskan warga sipil tak berdosa,” jelasnya. “Jadi suasana tidak

kondusif di Papua harus secepatnya diakhiri. Itulah prioritas persoalannya. Dukungan moral semua pihak kepada prajurit Polri maupun prajurit TNI amat dibutuhkan agar mereka bisa memukul mundur kelompok-kelompok bersenjata yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum di Papua,” kata Bambang. Aneh, KPK Ragu Dalam pada itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa turun langsung mengusut aliran dana dari PT Freeport senilai US$14 juta kepada instansi Polri. KPK menunggu hasil audit dan informasi resmi. Apakah itu dana resmi, bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility), atau gratifikasi? “Website Freeport bilang itu resmi ke pemerintah. Kalau dana resmi, bukan gratifikasi,” kata juru bicara KPK Johan Budi ragu seperti dikutip vivanews, Senin. Menurut Johan, harus ditelusuri apakah dana-dana itu masuk bagian dari dalam kontrak karya pemerintah pusat ataupun otonomi daerah setempat, termasuk Muspida dan aparat keamanan di Papua. Bila memang terbukti dana resmi, maka diharuskan ada hasil auditnya. Audit dilakukan lembaga resmi negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Kita lihat dulu perjanjian Freeport dengan pemerintah. Bukan tunggu ada yang laporkan, tapi paling tidak, ada audit penelusuran,” kata Johan. KPK tidak bisa serta-merta masuk dan mengusut. Johan menegaskan, memang ada banyak informasi hilir-mudik yang menyebut status dana Freeport ke Polri. Tetapi, KPK tetap menunggu keterangan resmi dari Freeport dan pemerintah. “Ada yang desak KPK turun tangan, KPK tidak bisa didesakdesak,” tegas Johan. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo sendiri tidak membantah adanya pemberian uang dari PT Freeport Indonesia kepada para personel Polri. Kapolri menilai itu merupakan hal lazim dan bisa dipertanggungjawabkan. “Kalau ada bantuan dari salah satu instansi yang diamankan tentunya itu bagian dari uang saku. Tapi itu sekali lagi bisa dipertanggungjawabkan,” kata Timur Pradopo. (h/sam/dn/vc)

Banyak Survei Pesanan Belaka

JAKARTA, HALUAN — Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menegaskan, partainya tak mau ambil pusing dengan sejumlah rilis survei belakangan ini yang mengatasnamakan “rakyat” atau “publik”. “Banyak survei pesanan dan bersifat sensasional belaka. Motivasinya macam-macam. Kami tidak mau terkecoh dengan survei-survei itu. Itu akal-akalan, dan datanya dicocokcocokkan. Kami tidak mau habis energi untuk bahas survei yang tidak jelas,” kata Ramadhan kepada VIVAnews, Senin. Ramadhan mengaku heran dengan berbagai rilis survei soal calon presiden dan calon wakil presiden untuk pemilu 2014, termasuk survei Lingkaran Survei Indonesia yang kemarin menyimpulkan politisi muda seperti Anas Urbaningrum dan Eddhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)

belum mendapatkan apresiasi publik sebagai calon presiden 2014. Anas dan Ibas kebetulan adalah Ketua Umum dan Sekjen Partai Demokrat. “Wong Demokrat itu baru akan memikirkan soal capres tahun 2013 akhir nanti. Berdiskusi soal capres pun tidak kami lakukan, karena jalan masih panjang menuju Pemilu 2014. Demokrat fokus kerja saja,” ujar Ramadhan. Ia mengatakan, kekecewaan publik terhadap politisi tidak hanya ditujukan kepada politisi muda semata. “Demokrat tak kenal dikotomi politisi tua-muda, lakiperempuan. Semua politisi Demokrat harus serius memperbaiki kinerja, baik tua atau muda,” tegas Ramadhan. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Minggu, merilis survei yang menyebutkan, para politisi muda hanya mendapat dukungan di bawah 3 persen sebagai kandidat Presiden 2014.(vvn)

Way of Life!

30jt, nt s/d Discou 9% nga 3,9 gan/bu DP rin

DP klik kami di www.harianhaluan.com

PT. ELANG PERKASA MOTOR : Jl. Khatib Sulaiman No.87 Padang Telp. (0751) 7051422, 7051423 Kantor Cabang : = PAYAKUMBUH : Jl. St. Usman No.14, Kampung Cina Telp. (0752) 91795 = DHARMASRAYA : Jl. Lintas Sumatera Koto Baru KM.218 Dharmasraya Telp. (0754) 71245 HARI MINGGU / LIBUR SHOWROOM TETAP BUKA

8jt-an

ANTARA

KERAJIAN KERAMIK. Petenis Jerman, Sabine Lisicki, membuat kerajinan keramik di pabrik keramik Jenggala, Jimbaran, Bali, Senin (31/10). Sejumlah rangkaian acara pra turnamen diikuti para peserta sebelum bertanding dalam Commonwealth Bank Tournament of Champions 2011 pada 3-6 November 2011 di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali.

71 Meminang MAMAK-mamak duduk berapat di kepala rumah yang dihilir, perempuan-perempuan duduk di dekat jalan ke dapur, mendengarkan buah mufakat dari jauh. Orang semanda, yaitu suami dari kemenakan-kemenakan, dari pagi sudah sengaja tidak pulang, sebab “orang” akan musyawarat dalam sukunya, padahal mereka hanya urang semanda, mengebat tidak erat, memancung tidak putus, lengau di ekor kerbau, debu di atas tunggul, lecah lekat di kaki. Walaupuan kadang-kadang anaknya sendiri yang akan dipertunangkan atau dikawinkan, Dia hanya kelak akan diberi kata yang telah masak saja.Setelah hadir semuanya, mulai Datuk...membuka kata, “Demikianlah maka tuan-tuan saya hadirkan dalam rumah nan gedang ini, yaitu elok kata dengan mufakat buruk kata di luar mufakat, tahi mata tak dapat dibuangkan dengan empu kaki. Yaitu kemenakan kita si Hayati, rupanya telah ada orang yang meminta buat menjadi pasangannya. Yaitu orang dari sebelah ke ujung (sebelah Padang Panjang, dan sebelah Batipuh; Gunung dan lain-lain disebut puhun). Namanya Aziz, anak dari Sutan Mantari, seorang yang termasyhur dan berpangkat semasa hidupnya. Karena menurut adat yang biasa, tentu kita kaji lebih dahulu, hereng dengan gendeng ribut dan mendingin, renggas nan melanting, dikaji adat dan lembaga, yang tidak lapuk dihujan, nan tidak lekang dipanas, jalan raya titian batu, nan sebaris tidak hilang nan sehuruf tidak lupa.” Maka mulailah menjawab satu persatu di antara yang hadir memperkatakan asal dan usul, mengaji hindu dan suku, menyelidiki dari manakah asal usul Aziz, adakah dia peranakan orang dari luar Minangkabau, karena maklumlah di kota Padang Panjang orang telah banyak bercampur gaul. Seorang di antara yang hadir, Sutan Muncak gelarnya, mengatakan bahwa dia telah menyelidiki silsilah orang itu, rupanya asal dari Batu Sangkar juga, berbelahan ke Pariangan Padang Nan Panjang, tinggal di Padang Panjang sejak Pasar Lama bertukar dengan Pasar Baru.

Ilustrasi Marwan

Lalu diuji pula kekayaannya, hartanya yang berbatang, sawahnya yang berbintalak, dikaji sasap jerami, pendam pekuburan, bekas-bekas harta yang telah dibagi dan yang belum dibagi di negerinya. Karena memang nyata bahwa dia orang asal, patut dijeput kita jeput, patut dipanggil kita panggil. Meskipun adat nan usali tidak boleh menerima menantu di kampung sendiri, aturan ini dikecualikan terhadap kepada menantu orang berasal usul, orang berbangsa, atau orang alim besar yang ternama. Bagi golongan yang dua ini, biasa juga dipakai adat. “Pinang di bawah sirih di atas,” namanya. Kalau diterima menjadi tunangan, tandanya ialah keris. Penjeput marapulainya, ialah keris, pedang bersentak, tombak berambut dan memakai pesemandan, yaitu pengiring. Orang-orang yang berbangsa ini tidaklah membayar mahar yang diwajibkan agama, melaindakn sekadar seringgit atau dua rupiah yang diucapkan di muka kadi. Yang membayar uang jeputan ialah pihak yang perempuan, menurut derajat kemuliaan bangsa di laki-laki pula.***


4 OPINI

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

JELANG REUNI AKBAR AFTA 11-11-11

Haluan Kita Otonomi Nagari dan Masalahnya DI PROVINSI Sumatera Barat saat ini, ada 500-an lebih nagari-nagari bermekaran. Dan kemungkinan jumlah itu akan bertambah seiring dengan “keinginan” beberapa kepala daerah, seperti Kabupaten Pesisir Selatan, yang akan memekarkan nagari-nagari di wilayahnya. Ada beberapa hal yang menjadi masalah mendasar terkait dengan pemekaran nagari-nagari itu. Pertama, soal sumber daya manusia yang akan mengelola nagari baru itu, kedua, soal sumber dana untuk mengembangkan nagari tersebut, dan ketiga, tujuan politis yang berujung pada pemekaran kabupaten, kelak. Dulu, kehidupan nagari memang berhasil menjadi tempat penggodokan anak nagari sebelum sungguh-sungguh menjadi pempimpin di tengah masyarakat. Tak perlu pula kita beberkan tokoh-tokoh yang besar dan melegenda yang berhasil diterpa di nagari. Kini, semenjak Sumatera Barat menakdirkan dirinya kembali ke nagari satu dasawarsa lalu, pemerintahan nagari belum memberi makna yang signifikan bagi manusianya. Kehidupan nagari masih sebatas administrasi belum menyentuh pada aspek kultural dan nilai-nilai agama Islam. Satu dasawarsa itu pula, nagari-nagari yang ada di Sumatera Barat seperti “sibuk” merawat dirinya dengan romantisme masa lalu, kebesaran masa silam, dan lain sebagainya, yang tak terkait sama sekali dengan upaya mengembangan potensi yang dimiliki nagari-nagari itu. Secara umum, kita melihat ada empat tantangan terkait dengan pengembangan nagari pada saat sekarang ini. Pertama, bagaimana orang Minang bersikap kompromistis terhadap format pemerintahan nagari yang berbeda dengan self-governing community. Kedua, bagaimana merevitalisasi serta memperkuat kepemimpinan “tali tigo sapilin, tungku tigo sajarangan” (ninik mamak, alim ulama dan cerdik pandai) yang kini tampak tak berjalan di nagari-nagari. Ketiga, mengembalikan sumber daya lokal, terutama tanah ulayat milik nagari, dan keempat, membangun partisipasi masyarakat agar semakin kritis. Pada kehidupan sosial nagari pascareformasi, terlihat rasa kepemilikan lokal lemah akibat demikian mencekam demikian kuatnya Orde Baru. Problem ini kita rasakan sangat mendasar dan krusial. Tentu menjadi sebuah keniscayaan untuk disinergikan dengan keluaran kebijakan, baik eksekutif maupun legislatif sebagai pembuat peraturan daerah. Selama inikatakanlah sejak kembali kepada pemerintahan nagari pada tahun 1999 nyaris nagari tak pernah sama sekali dijadikan sebuah gerakan bersama untuk mengembalikannya sebagai “republik kecil”. Selama ini yang terlihat hanya menyentuh aspek ekonomi yang berujung pada PAD. Otonomi semula menjanjikan harapan optimistik bagi bagi semua pihak. Nagari yang memiliki otonomi, dikesankan mampu tumbuh dan bisa member kesejahteraan rakyat, namun kemudian ternyata menjadi merisaukan kita. Nagari saat sekarang tentu tak pula kita bayangkan hadir seperti dulu lagi. Itu jelas mustahil. Namun, suasana jenuh tanpa dinamika yang kini tampak di setiap nagari di Sumatera Barat, jelas memprihatinkan. Kehidupan surau dan basis-basis keagamaan lainnya, tak begitu menggembirakan hidupnya di nagari. Sasaran-sasaran anak nagari, yang diproyeksikan mampu memberi arti bagi anak nagari untuk belajar adat dan agama, juga tak mekar. Malah sekarang, beberapa nagari narkoba kian menjadi, anak nagari yang putus sekolah juga terus meningkat, dan banyak lagi. Untuk itu pula, peran semua pihak, terutama anak nagari yang merantau, diharapkan bisa urun rembuk untuk mencari solusi persoalan anak nagarinya. Pemerintah tentu didesak agar lebih banyak membuka peluang-peluang yang mampu mengembangkan potensi nagari. Selain itu, pemerintah juga harus mempunyai basis data yang lengkap yang dimutakhirkan secara berkala semua nagari-nagari yang ada di Sumatera Barat. Basis data inilah yang akan dijadikan modal awal untuk meyakinkan para investor dan juga pihak-pihak yang berkeinginan mengembangkan usaha di nagari terkait. Selama ini, jujur saja, kita sangat sulit memperoleh datadata lengkap sebuah nagari. Dan sudah saatnya kita berkerja dengan bukti konkret. „

„ Pelaksanaan KTP Elektronik di Sumbar diperkirakan tak sesuai target „ Itukan di Sumbar… „ UMP Sumbar tahun 2012 naik „ Beras juga naik…

Kekuatan Ekonomi untuk Kesejahteraan Petani OLEH: MOEHAR DANIEL Anggota AFTA, BPTP Sumatera Barat

Dalam tulisan sebelumnya telah dikemukakan sekilas wacana untuk menciptakan kekuatan ekonomi berlandaskan kedekatan sosial yang sudah terbangun sejak awal masuk kampus pertanian. Berikut tulisan ini mencoba membahas keberadaan dan kemungkinan kesepakatan para alumni untuk membangun kekuatan ekonomi. Dan lebih jauh akan dibahas bagaiman sebaiknya kiprah lembaga atau kekuatan ekonomi yang dibentuk diarahkan? Terutama untuk keberdayaan para alumni dan petani serta rakyat kecil. Kita harus peduli, petani dan rakyat kecil adalah sosok yang telah menyekolahkan dan memperjuangkan kehidupan untuk anak dan bangsa yang besar ini. Antara Kedekatan Sosial dan Kekuatan Ekonomi Selama ini, kerinduan untuk bertemu, kerinduan untuk berkumpul, kerinduan untuk bercengkrama serta kerinduan untuk bermain bersama teman seperjuangan dulu, selalu menjadi buah bibir para alumni FP-Unand yang sudah saling berjauhan. Sekarang datang kesempatan untuk dapat mewujudkannya bersama. Kerinduan itu akan ditumpahkan pada awal bulan November nanti, tepatnya pada tanggal sebelas, bulan sebelas dan tahun sebelas, serta puncaknya mungkin direnungkan pada jam sebelas pula. Angka sebelas hanya merupakan sebuah pilihan yang lebih bermakna dan mudah diingat untuk melakukan suatu moment besar yang bersejarah. Seluruh alumni yang berada diseantero wilayah Indonesia akan berdatangan, bahkan kabarnya juga ada yang akan datang dari luar negeri. Hebatnya, sistem pemanggilan atau undangan dikoordinir oleh masing-masing dedengkot angkatan. Dengan demikian, kedekatan dan kerinduan akan semakin dirasakan karena banyaknya teman yang dulu seperjuangan akan berkumpul. Di dalam kedekatan sosial dan kekerabatan tersebut terkandung suatu potensi yang sangat besar, yaitu potensi ekonomi bagi para alumni. Potensi tersebut selama ini sudah pernah dihimpun, tetapi belum mampu menarik per_hatian sebagian besar para alumni, karena belum memberikan dampak yang nyata

dan prospek yang jelas. Katakanlah adanya BPR (Bank Perkreditan Rakyat) yang butuh waktu dua tahun lamanya untuk mendirikan, dan sekarang sudah berjalan. Keberadaan BPR ini sampai saat ini belum banyak memberikan manfaat kepada alumni dan masyarakat kecil. Kontribusinya dalam menunjang pertumbuhan ekonomi kerakyatan masih belum nyata, karena mungkin mempunyai modal yang kecil. Begitu juga kontribusinya dalam pemberdayaan para alumni juga belum berhasil. Baru sekitar dua-tiga orang alumni yang bisa dipekerjakan dan mungkin belum sampai sepuluh orang alumni yang bisa dibantu usahanya. Kemudian para alumni juga sudah membangun sebuah perusahaan konsultan bidang pertanian. Nasibnya juga sama, belum banyak berkiprah dan belum bisa memberikan dampak positif bagi para alumni dan masyarakat. Mungkin perusahaan ini belum dikelola secara profesional, atau mungkin juga belum memperoleh kepercayaan dari para pengambil kebijakan, yang kebetulan juga banyak dari alumni FP-Unand sendiri. Terlepas dari kenyataan diatas, mungkin ada sesuatu yang tersembunyi diantara kedekatan sosial para alumni tadi. Saking dekatnya, sehingga urusan ekonomi tidak bisa dikaitkan dengan kedekatan sosial. Apakah benar demikian adanya?. Disadari memang, urusan ekonomi sebaiknya diurus secara profesional tanpa adanya campur tangan kedekatan sosial. Penulis sebagai salah seorang alumni, tidak yakin adanya gejala yang demikian. Barangkali perkembangan diatas hanya merupakan sebuah kebetulan atau kehebatan tekad para alumni, tidak akan melakukan nepotisme dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi yang diembannya. Tetapi, dibalik itu, kedekatan sosial juga bisa dimanfaatkan untuk membangun kekuatan ekonomi. Dan kedepan, kekuatan ekonomi yang menyentuh sampai kepada rakyat kecil dan petani, merupakan suatu kekuatan politik yang tiada taranya. Keduanya

bisa dimanfaatkan untuk tujuan mulia dalam mengembangkan perekonomian rakyat dan kemajuan bangsa. Nah beranjak dari kenyataan dan perkembangan tersebut, sudah saatnya pada saat berkumpul nanti, para alumni membicarakan potensi adanya “kekuatan ekonomi” yang besar didalam kedekatan sosial tersebut. Lembaga Ekonomi Alumni Dalam acara pertemuan nanti, para alumni mungkin bisa memulai untuk berdiskusi dan memikirkan secara matang serta membuat sebuah lembaga ekonomi bersama. Lembaga yang paling tepat dan paling mudah untuk dievaluasi adalah sebuah koperasi. Modal awal bisa dikumpulkan melalui koordinator angkatan berupa simpanan pokok dan simpanan wajib. Dalam acara diskusi ini merupakan kesempatan untuk menentukan dan menetapkan. Sekaligus juga untuk memilih pengurus dan pengelola koperasi yang dibentuk. Lembaga ekonomi yang bisa dibentuk tidak hanya koperasi, bisa juga pembentukan kebun bersama milik alumni dan keluarga, kebun milik angkatan tertentu atau perusahaan yang bisa memberdayakan alumni lainnya. Sedapat mungkin semua itu bernaung dalam induk usaha yang berbentuk koperasi tersebut. Misi utama pembentukan Koperasi adalah untuk “Pemberdayaan alumni dan petani serta masyarakat kecil”. Pemberdayaan alumni, dengan adanya koperasi dan lembaga ekonomi lainnya para alumni yang belum punya pekerjaan tetap bisa diberdayakan. Begitu juga dengan para alumni yang baru selesai kuliah dan bahkan adik-adik mahasiswa. Disini para alumni juga bisa dilatih dan dibimbing untuk menjadi seorang profesional, baik dibidang usaha koperasi maupun dibidang pemberdayaan dan fasilitasi kerjasama dengan masyarakat kecil dan petani. Untuk pengurus atau pengelola dipilih dan ditetapkan alumni yang terampil dan

berpengalaman serta kredibel dan punya komitmen untuk pemberdayaan alumni dan petani. Mereka digaji sesuai dengan usaha yang dilakukannya. Karena lembaga ini adalah lembaga ekonomi yang punya misi pemberdayaan tetapi juga berusaha mencari keuntungan. Lembaga ini akan menempati sebuah kantor permanen yang kondusif karena sekaligus akan berfungsi sebagai pusat pertemuan dan perkumpulan para alumni. Pusat informasi para alumni, sebagai jembatan antara sesama alumni dan dilengkapi dengan Mess, sebagai wadah penampung para mahasiswa yang baru menyelesaikan kuliah. Pemberdayaan Petani dan Masyarakat Kecil Dana yang dihimpun tidak hanya untuk menjalankan usaha koperasi, tetapi juga disisihkan sebagian besar untuk pemberdayaan petani dan masyarakat kecil. Dalam kegiatan ini Koperasi akan membentuk satu tim kerja yang terdiri dari para alumni yang punya jiwa pemberdayaan dan perhatian terhadap petani dan masyarakat kecil. Tim ini akan memfasilitasi jalan dan perkembangan usaha yang dilakukan petani dan masyarakat kecil dari hulu sampai kehilir. Dimulai dengan pendampingan yang berkelanjutan, diteruskan dengan penguatan modal, sampai pada penampungan hasil. Jadi misi pemberdayaan yang dilakukan juga bernuansa bisnis syariah yang sama-sama menguntungkan. Petani akan terbantu, usahanya maju, produknya tertampung serta hutangnya terbayar dan keuntunganpun bisa diterima. Begitu juga dengan usaha yang dilakukan oleh masyarakat lainnya. Misalnya membantu modal pedagang kecil, pengrajin makanan dan pengusaha lainnya. Dalam menjalankan usaha, koperasi akan mendapat keuntungan disamping penumpukan dan penguatan modal dari simpanan wajib yang bertambah setiap bulannya. Dengan demikian semakin lama dana koperasi semakin besar dan suatu saat bisa memulai membangun kebun atau usaha-usaha yang dimulai dari kecil. Misalnya membangun kebun kelapa sawit untuk kemudian dijual kepada para alumni yang berminat, kemudian membangun kebun kakao dan melakukan perdagangan kakao dan lain sebagainya. Khusus untuk usaha penampungan hasil kakao, koperasi bisa melakukan pembinaan petani untuk melakukan fermentasi. Dengan memberikan ban-

Haluan Aspirasi

082170625544/ 08163253248

Usut JPU yang Terima Rp2,5 Juta SEBAGAI Koordinator Gerakan Lawan Mafia Hukum, saya menyampaikan tanggapan atas berita “JPU Dituding Terima Rp2.5 Juta”, sebagai berikut: 1. Berita harian Haluan tanggal 31 Oktober 2011 tentang pernyataan terpidana Syafrial Safar tentang pemberian uang sebesar Rp 2.5 juta berkaitan dengan perkara pidana narkoba yang dihadapinya mesti ditindaklanjuti secara serius, baik oleh institusi kejaksaan maupun aparatur penegak hukum. Secara internal institusi kejaksaan harus mencari tahu kebenaran informasi yang disampaikan oleh Syafrial Safar tersebut dan memberikan sanksi kelembagaan sesuai dengan aturan internal kejaksaan yang berlaku. Sementara itu, aparat penegak hukum (dalam hal ini) polisi dan kejaksaan sendiri juga harus proaktif menindaklanjuti informasi tersebut. Informasi yang disampaikan oleh Syafrial Safar harus ditindaklanjuti dengan serius oleh aparat penegak hukum, secara bersamaan.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

tuan peralatan dan advis petani bisa menjalankan proses fermentasi agar biji kakao yang dihasilkan mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi. Atau bisa juga koperasi menampung kakao basah atau buah kakao untuk diproses lebih lanjut. Misi ini dijalankan sekaligus dengan memberikan advis kepada para petani, terutama dalam hal melakukan pemangkasan dan pengendalian serangan hama dan penyakit. Salah satu kegiatan yang akan sangat positif adalah dalam mengembangkan usaha pertanian organik, mulai dari hulu sampai ke hilir. Usaha pertanian organik bisa dikerjasamakan dengan para petani bersamaan dengan jalannya misi pemberdayaan. Pembangunan outlet dan semacam sub-terminal agribisnis juga merupakan usaha yang punya misi pemberdayaan dan keuntungan ekonomi. Kedua model ini merupakan lembaga yang sangat dibutuhkan oleh petani dan konsumen barang pertanian. Para alumni pertanian akan bekerjasama dengan para petani untuk memenuhi kebutuhan dan melayani para konsumen. Outlet produk organik mulai dari beras, sayuran sampai pada daging segar akan sangat membantu pemerintah dalam penyediaan pangan sehat dan bergizi. Usaha inipun juga mempunyai prospek ekonomi yang cerah serta bisa menampung tenaga kerja. Bila kekuatan ekonomi sudah terbangun dan dikembangkan, maka kekuatan lain akan muncul dengan sendirinya. Para alumni yang punya minat dalam politik dan pembangunan masyarakat juga bisa ikut terjun langsung untuk berbuat. Mereka dituntut lebih dulu berbuat untuk rakyat kecil sebelum ikut dalam pertarungan politik. Sebaiknya mereka dikenal lebih dulu oleh para pemilihnya, sebelum ikut terjun untuk bersaing dengan kandidat lainnya. Dukungan para alumni dan rakyat kecil merupakan kekuatan yang sangat besar dan menentukan dalam setiap pemilihan, baik pemilihan calon legislatif maupun calon eksekutif. Tetapi harus diingat bahwa, kekuatan politik hanya merupakan hasil ikutan dari pembangunan kekuatan ekonomi berdasarkan kedekatan sosial, dan bukan merupakan tujuan dari pengembangan wacana ini. Selamat bereuni semoga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi para alumni, masyarakat kecil dan petani. „

2. Informasi seperti yang disampaikan oleh Syafrial Safar bukanlah hal baru dalam proses hukum terutama dalam perkara narkoba. Sungguh banyak aparatur penegak hukum, mulai dari polisi, jaksa dan hakim yang terlibat mempermain-mainkan hukum demi mendapatkan uang. Praktikpraktik semacam ini jarang terungkap ke permukaan karena tidak banyak ‘korban’ yang sekalian juga ‘penikmat’ permainan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum yang tak bertanggung jawab. Meminta sejumlah uang kepada terdakwa merupakan salah satu modus mafia hukum. 3. Kami, Gerakan Lawan Mafia Hukum Sumbar, selalu memantau praktik-praktik mafia hukum termasuk kasus yang disampaikan oleh Syafrial Safar ini. 4. Kami mendorong media massa senantiasa memberitakan ketimpanganketimpangan yang dilakukan oleh para mafia hukum demi perbaikan penegakan hukum di masa datang. Demikian, terima kasih atas kerja samanya. Hormat kami, Gerakan Lawan Mafia Hukum Sumbar Miko Kamal, PhD Koordinator

Bravo Haluan SEBELUMNYA kami mengucapkan Selamat Ultah Haluan yang ke-63. “Melebur dan Berbagi dengan Masyarakat” ini artinya Haluan mendapatkan tempat di publik terutama warga Padang. Sebagai harian tertua di Sumbar, ke depan diharapkan kegiatan tersebut digilir di setiap kota. Tujuannya agar warga di luar kota Padang ikut pula menikmati kemeriahan acara tersebut. Bravo Haluan dan sukses selalu. Saryoni, Padang Panjang

KTP Elektronik Tak Akan Capai Target

PENUKARAN KTP lama dg KTP baru elektronik diprediksi tdk mencapai target 100%. Ada bbrp penyebab antara lain pemanggilan jml penddk yg tdk mempetmbngkan alat yg tersedia hny dua buah shg tmbul antrian panjg dan tdk pakai no urt akbatnya mrk bnyk yg plg krn tdk tahan menungg smpai larut mlm trutma manula,org krg sehat uzur dpt kecelakaan,pekerja ful time,gol mngah keatas yg ingin plynan purna dan kebetulan sdg brd

diluar kota dll.Utk solusi ini km usul terhtung 1 jan 2012 dibenarkan menukar KTP kembali secara bebas waktu dg membayar biaya dg tarif relatif murah/wajar. Jd terhindar unsur paksa namun merupakan keharusan memiliki utk semua urusan adm. Sistim yg amburadul skg utk kejar target waktu,cari prestasi dan juara antar kecamatan guna mdpt sanjungan atau mungkin naik pangkat krn prestasi ttp rakyat smtara jd korban.Sgr evaluasi utk memberi kesempatan atau susulan wkt bagi mrk yg blm sempat dtg krn alasan tsb diats wlpn tlh terpanggil. Tks smg dpt dijdkan bhn kajian masa mendatang +6281266844***

JTO hanya Simbol

APA yang disampaikan ketua DPRD Sumbar Yul Tekhnil di Haluan, tindak tegas oknum yang terlibat gerakan penambah pendapatan, sangat luar biasa tapi bapak jangan asal ngomong saja, tapi coba bapak turun ke lapangan atau Kiliran Jao, bapak akan melihat ratusan mobil truk yang melebihi tonase melenggok-lenggok di jalan lintas, kalau memang ada tindakan dari petugas JTO, tentu tidak aka nada mobil yang melibihi tonase itu. 6281947514***

Jangan Aniaya Pedagang MEMANG Kota Padang ini harus dibenahi segala dini. Pasar Raya dibangun oleh Wako H. Zainoel Abidin, ST Pangeran, dilanjutkan oleh H. Hasan Basri Durin, kemudian H. Syahrul Ujud. Baru dua Plaza zaman Wako sekarang, sayingnya yang dibangun Wako sekarang hancur kena gempa, Anehkan, silakan bangun pasar jangan siksa pedagang lagi yang udah lama teraniaya Wali. +6281947990***

Agar Takut Korupsi

Assalamualaikum kalau boleh kami menyampaikan aspirasi tolong Gubernur Wali Kota Bupati untuk mengangkat kepala Dinas Badan dan Kantor orangorang yang mengerti agama dan pandai baca Al-Quran supaya takut korupsi atau mencuri uang Negara sekian terima kasih. +6285278266***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Pemimpin Redaksi: Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan: Irfan Jasri, Wakil Pemimpin Redaksi: Eko Yanche Edrie, Dewan Redaksi : H. Hasril Chaniago (Ketua), Zul Effendi, Eko Yance Edrie, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Aci Indrawadi, Koordinator Liputan Daerah: Syamsu Rizal, Asisten Koordinator Liputan: Rudi Antono, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Perdana Putra, Rahmatul Akbar, Reporter Padang: Gusni Yenti Putri, David Ramadian, Gustedria, Haswandi, Andika Destika Khagen, Ade Budi Kurniati, Suswinda Ningsih, Mice Angelasari, Devi Diani, Defil, Nasrizal Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim, Trisnaldi (Pariaman/Padang Pariaman), Ilham Yusardi, Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert (Payakumbuh/Limapuluh Kota), Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina (Pasaman), Miazuddin, Kasra Scorpi (Agam), Iwan DN, Darwin Danin, Maison (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal, Aldoys (Tanah Datar), M. Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman (Pesisir Selatan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago (Kabupaten Solok/Kota Solok), Icol Dianto (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Ferry Maulana (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafruddin Al (Koordinator), Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: Yon Erizon Tim Kerja Usaha: Isbadri Bakri (Koordinator Sirkulasi), Nofriza Zaniyar, Alfarino Ikhsan (Koordinator Promosi), koordinator Iklan : Yunasbi, Tata Letak/Desain: Andri Idra (Koordinator), Syafrizal, Nurfandri, Rahmad Doni, Rahmi, David Fernanda, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi Jamal, Keuangan : Bedhendri, Kasir : Desy, TI : Teguh, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Syamsul Hidayat, Cetak : Mardianto (Koordinator), Elvin Devino, Afandi, Rudi Kurniawan, Prasetyo, Jecky Jekcson. Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: FC: Rp25.000/mm kolom, Produk BW: Rp 10.000/mmkolom, Spot Colour: Rp20.000/mmkolom, Display: Rp 10.000/mmkolom, Sosial BW: Rp 8.000/mmkolom, Sosial FC: Rp 15.000/mmkolom, Iklan Mini(Max 1kolom X50mm) Rp 100.000/1 kali muat, Iklan Baris: Rp 10.000/baris Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


5

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M / 4 DZULHIJAH 1432 H

MAKIN “PEDE”

LONDON, HALUAN — Arsenal kini sedang di atas angin, apalagi tombak andalannya Robin Van Persie kembali menemukan form-nya. Di laga domestik terakhir, mereka membungkam tim sekota, Chelsea, 5-3, pekan lalu.

bermodal hasil bagus dari ajang La Liga pekan lalu ketika menggulung Mallorca 5-0. Namun, Keita mengaku timnya tidak punya target skor lawan Viktoria dan cuma bertekad main bagus dan menang. "Kami selalu

bermain untuk menang, tapi kami tak bisa selalu menang dengan skor 5-0 karena ini akan sangat sulit. Yang penting adalah bermain bagus dan meraih hasil baik dari sekarang hingga akhir musim," tutupnya.(dtc)

André Ayew

Barca Siap Menang

PLZEN, HALUAN — Seydou Keita menekankan pentingnya Barcelona menundukkan Viktoria Plzen di matchday 4 Liga Champions tengah pekan ini. Pasalnya, itu akan membantu usaha Barca lolos sebagai juara grup. Barca saat ini mengoleksi poin tujuh, setara dengan AC Milan, di mana kedua tim raksasa Eropa itu menduduki dua tangga teratas Grup H. Pada matchday 4 Liga Champions, Barca akan bertandang ke markas Viktoria, Rabu (2/11/2011) dinihari WIB. Hasil di laga itu dapat menjamin tiket lolos untuk Barca, meski klub Catalan itu tak sekadar mengincar lolos saja. "Kami pergi ke sana untuk menang, karena kemenangan akan membantu kami untuk lolos dengan menjadi juara grup," tegas Keita seperti dikutip oleh ESPN Star. Menghadapi tuan rumah Viktoria, pasukan Pep Guardiola

Arsenal. Saat menghadapi Dijon Deschamps telah mengubah formasi 4-4-2 menjadi 4-3-3. Hal ini memberi efek bagus, meski ia mengorbankan gelandang kunci Alou Diarra dan Lucho Gonzalez di bangku cadangan. Meskipun Diarra kemudian dimainkan dan mencetak gol ke82 di Dijon. Kapten Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998 ini memberi indikasi kalau ia akan memainkan formasi andalannya saat menghadapi Arsenal. (h/mat/net)

Arsenal

di Stade Velodrome pada matchday 3. Modal ini menjadi modal berharga seka-

balas kekalahan 0-1 atas Arsenal yang terjadi dua pekan silam. Kemenangan itu memberi pelatih Didier Deschamps ruang untuk bernafas, sebelum ia meracik strategi untuk menghadapi Arsenal. Juara Liga Champions 1993 ini, memulai perjalanannya dengan baik di Olympiakos. Mereka kemudian menang saat menjami D o r t mund, sebelum kemudian takluk 0-1 di Stade Velodrom e atas

Marseille

Van Persie

Moral yang membaik itu membuat mereka tak gamang menjamu wakil Prancis, Marseille di Matchday 4 Liga Champions 2011-2012, nanti malam, Rabu (2/ 11) dinihari pukul 02.30 WIB di Emirates Stadium. Tim London Merah, kini nangkring sebagai tim teratas di klasemen grup F setelah menang atas Marseille 0-1

ligus mempertahankan rekor menang atas tim asing. Terakhir, mereka dikalahkan Inter Milan di London 17 September 2003 lalu dengan skor pahit 0-3. Wenger tahu pasti, jika anak asuhnya menang, maka jalan menuju babak knock out terbuka lebar. Van Persie yang dianggap sedang on fire justru makin pede. "Aku merasa aku bisa bikin gol setiap kali turun ke lapangan. Tidak masalah siapa yang akan kami hadapi, kami selalu menciptakan peluang sehingga artinya aku pun punya kans. Setelah itu tergantung kepadaku untuk mengubahnya jadi gol," serunya seperti dikutip ESPN Soccernet. "Aku bisa luput memaksimalkan peluang, tapi (di saat lain) aku juga akan mengubahnya jadi gol. Memiliki perasaan seperti itu adalah salah satu hal terbaik dalam hidup," lanjut Van Persie. Catatan yang dikumpulkan Haluan di UEFA. com, Marseille datang ke Inggris bukan tanpa asa, Kemenangan atas Dijon 31 di Ligue 1 pada Sabtu lalu menjadi modal di tengah trend mereka yang juga sedang berkembang di kompetisi domestik. Kejutan besar tetap akan terjadi andai mereka bisa mem-

Chelsea dan Leverkusen Berpeluang

CHELSEA dan Bayer Leverkusen dapat memastikan tiket lolos ke fase knockout jika sama-sama meraih kemenangan di matchday 4 Liga Champions tengah pekan ini. Sampai dengan mathcday 3, Chelsea memuncaki Grup E dengan poin tujuh hasil dari dua kemenangan dan satu kali imbang. Leverkusen membuntuti di posisi dua dengan poin enam berkat dua kemenangan dan satu kali kalah. Di matchday 4, Rabu (2/11/2011) dinihari WIB, Chelsea dan Leverkusen akan samasama memastikan tempat di babak 16 besar, jika keduanya bisa meraih kemenangan di partainya masing-masing. Chelsea akan bertamu ke Kristal Arena markas Genk, yang di matchday sebelumnya mereka hantam 5-0, sementara Leverkusen melawat ke Stadion Mestalla untuk berduel dengan Valencia. Sebagaimana dicatat Reuters, Chelsea juga akan tetap lolos jikapun mereka menang dan Leverkusen hanya berimbang lawan Valencia. Hal ini berlaku sebaliknya, di mana Leverkusen akan tetap lolos jika meraih kemenangan sementara Chelsea berimbang. (dtc)


6 OLAHRAGA

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

PSSI Limapuluh Kota Gelar Kompetisi SSB KU 12 dan 17

01. Man. City 02. Man. United 03. Chelsea 04. Newcastle 05.Tottenham 06. Liverpool 07. Arsenal 08. Norwich 09. Stoke City 10. Queens PR 11.Aston Villa 12 West Brom 13 Everton 14.Sunderland 15.Swansea 16.Wolverhampton 17.Fulham 18.Bolton 19.Wigan Athletic 20.Blackburn

10 10 10 9 9 10 10 10 9 10 10 10 9 10 10 10 10 10 10 10

9 7 6 5 6 5 5 3 3 3 2 3 3 2 3 2 2 2 1 1

1 2 1 4 1 3 1 4 3 3 6 2 1 4 3 2 4 0 2 3

0 1 3 0 2 2 4 3 3 4 2 5 5 4 4 6 4 8 7 6

(36-8) (27-12) (23-15) (12-7) (18-14) (14-10) (20-21) (14-15) (7-10) (7-17) (13-13) (9-13) (10-13) (13-10) (11-15) (9-17) (13-12) (13-27) (6-17) (13-23)

28 23 19 19 19 18 16 13 12 12 12 11 10 10 12 8 10 6 5 6

kegiatan antar SSB itu bakal diawali pertarungan tim SSB KU 12 Tahun berbagai kecamatan di lapangan Ampang Gadang Minggu 13 Nopember dan Minggu (20/11). Pria yang juga pengurus PSSI Limapuluh Kota menyebut, 23 SSB yang terdaftar dilingkungan PSSI Limapuluh Kota diharapkan ambil

LIMAPULUHKOTA, HALUAN — Pengcab PSSI Kabupaten Limapuluh Kota akan menggelar kompetisi antar SSB KU 12 dan 15 di lapangan Ampang Gadang, Kecamatan Guguk, Lapangan Pilubang dan Tigo Alua Kecamatan Harau. Menurut Ketua ISSB ( Ikatan Sekolah Sepak Bola ) Afrizal Zein

bagian. Dijadwalkan, Kompetisi KU 12 Tahun yang berlangsung 2 hari, Minggu (13/11) dan Minggu ( 20/ 11 ) itu akan selesai, dan melahirkan juara I,II,III, IV, dan V atau 5 besar. Khusus KU 17 Tahun, katanya menggunakan sistem setengah Kompetisi. Jika diikuti 24 klub, mereka

JAKARTA, HALUAN — Pelatih tim nasional senior Wim Rijsbergen memanggil 26 pemain yang akan bergabung dalam pelatnas timnas senior di Solo pada Selasa (1/11), untuk persiapan laga melawan timnas Qatar dalam Pra Piala Dunia di Doha, 11 November mendatang. Satu dari 26 nama yang dipanggil, terdapat nama Samsidar, kiper Utama Semen Padang.

Everton Vs Man. United 0-1 Chelsea Vs Arsenal 3-5 Man.City Vs W’hampton W. 3- 1 Norwich C Vs Blackburn R 3 - 3 Sunderland Vs Aston Villa 2 - 2 Swansea C Vs Bolton W. 3-1 Wigan Athletic Vs Fulham 0 - 2 West Bromwich Vs Liverpool 0- 2

Saat dihubungi tadi malam, Sam menyebut dirinya sudah berada di Solo. Menurut Samsidar, dirinya berangkat dari Padang dengan penerbangan pagi. Setelah transit di Jakarta, Sam, sapaan akrabnya, langsung bergabung bersama tim lainnya. “Saya sudah di Solo. Besok (hari ini, red) sudah mulai latihan bersama teman-teman yang lain,”kata Samsidar seraya menyebut dirinya sudah bertemu dengan pelatih Wim Rijsbergen. “Saya hanya bersalaman saja. Tak ada pesan-pesan khusus yang disampaikan pelatih,”kata Sam lagi. Sementara itu, Humas Timnas, Desy C, yang dihu-

Minggu, 30 Oktober 2011 Tottenham H. Vs QPR 3-1 Jadwal Pertandingan Selasa, 1 November 2011 Stoke City V Newcastle 02.00

9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9

5 5 5 5 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 2 2 1 1 0

4 3 3 2 2 5 4 4 1 0 3 3 2 1 3 3 2 4 2 3

0 1 1 2 3 1 2 2 4 5 3 3 4 5 2 4 5 4 6 6

(15-7) (11-3) (12-8) (19-14) (13-7) (12-12) (11-6) (9-9) (11-11) (12-17) (10-8) (13-12) (11-11) (8-13) (12-12) (7-11) (11-16) (12-17) (7-16) (3-12)

19 18 18 17 14 14 13 13 13 12 12 12 11 10 9 9 8 7 5 3

Hasil Pertandingan Sabtu, 29 Oktober 2011 AS Roma Vs AC Milan 2-3 Catania Vs Napoli 2-1 Minggu, 30 Oktober 2011 Inter Milan Vs Juventus 1-2 Siena Vs Chievo 4-1 Bologna Vs Atalanta 3-1 Fiorentina Vs Genoa 1-0 Lecce Vs Novara 1-1 Parma Vs Cesena 2-0 Udinese Vs Palermo 1-0 Senin, 31 Oktober 2011 Cagliari Vs Lazio 0-3

01. Madrid 02. Barcelona 03. Levante 04. Valencia 05. Sevilla 06. Malaga 07. Espanyol 08. Real Betis 09. Osasuna 10. Bilbao 11. Atletico 12.Vallecano 13. Villarreal 14. Zaragoza 15. Mallorca 16. Sociedad 17. Gijon 18. Getafe 19. Santander 20. Granada

10 10 10 10 9 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 9

8 7 7 6 4 5 5 5 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 0 1

1 3 2 3 5 1 0 0 5 4 4 3 4 3 3 2 2 4 5 2

Hasil Pertandingan Sabtu, 29 Oktober 2011 Valencia Vs Getafe Villarreal Vs R.Vallecano Minggu, 30 Oktober 2011 Barcelona Vs Mallorca Sociedad Vs Madrid Gijon Vs Bilbao Osasuna Vs Levante SantanderVs Betis Senin, 31 Oktober 2011 Atletico Vs Zaragoza Malaga Vs Espanyol

1 0 1 1 0 4 5 5 2 3 3 4 4 5 5 6 6 5 5 6

DENI PRIMA

PEKANBARU, HALUAN — Ketua Umum PSPS H. Herman Abdullah masuk di jajaran komisaris Indonesia Super League (ISL) yang diputuskan dalam (RUPS) di Jakarta, beberapa hari lalu. "Kita tetap ISL bukan di IPL. Bahkan, ketua umum PSPS H Herman Abdullah masuk dalam jajaran komisaris

RD Masih Rahasia 20 Pemain Inti

25 24 23 21 17 16 15 15 14 13 13 12 10 9 9 9 8 7 5 5

3-1 2-0 5-0 0-1 1-1 2-0 1-0 3-1 2- 1

Jadwal Pertandingan Selasa, 1 November 2011 Sevilla Vs Granada 03.00 WIB (Live TV One)

bungi dari Jakarta, Senin, Selain memanggil Samsidar, kiper kawakan yang kini membela Mitra Kukar, Hendro Kartika juga dipanggil untuk masuk tim. Hanya saja, kiper nomor satu Indonesia yang menjadi langganan Alfred Riedle saat melatih, Markus Haris Maulana, dicoret dari timnas. Irfan Bachdim yang menuai sanksi dari Komisi Disiplin PSSI, juga dibuang mantan pelatih PSM Makassar ini, termasuk Ferdinand Alfred Sinaga karena membela timnas U-23. Pemain naturalisasi Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo masuk dalam skuad timnas senior, namun nama Jhonny van Beukering tidak dipanggil

Daftar Pemain yang Tergabung dengan Timnas Senior di Solo

1. Feri Rotinsulu 2. I Made Wirawan 3. Hendro Kartiko 4. Samsidar 5. Zulkifli Syukur 6. Muhamad Roby 7. Hamka Hamsah 8. Beny Wahyudi 9. Purwoko Yudi 10. Richardo Salampessy 11. Supardi 12. Wahyu Wijiastanto 13. Fandy Muhtar 14. Mahyadi Panggabean 15. Victor Igbonefo 16. Tony Sucipto 17. Hariono 18. Firman Utina 19. Ahmad Bustomi 20. Muhammad Ridwan 21. Muhammad Ilham 22. Samsul Arif Munip 23. Christian Gonzales 24. Bambang Pamungkas 25. Boas Solossa 26. Greg Nwokolo.

karena alasan kesehatan. Selain itu, Mahyadi Panggabean dan Fandy Mochtar juga mendapat panggilan mengikuti latihan di Solo. (h/mat/ant)

Ketum PSPS Jadi Komisaris LSI

DIPANGGIL TIMNAS — Kiper Utama Semen Padang, Samsidar dipanggil Timnas Senior menyusul dicoretnya mantan Kiper Utama Timnas Markus Harison dari skud merah putih jelang menghadapi Qatar

(32-6) (32-4) (17-7) (15-7) (10-6) (12-14) (8-13) (11-14) (13-17) (17-12) (12-11) (10-13) (9-17) (12-20) (6-15) (8-14) (8-14) (7-13) (9-13) (2-11)

Diantara SSB yang akan ambil bahagian disebut,SSB Sarbun Jaya,Porsa Fc, Peru Utama, Bintang Muda, Golden,Aroma, Mungo Fc, Sari Gumilang, Venus,Dinamika, Tan Malak, Porseta, Putra Gunesa, Simpati Fc, Sago Putra, Ball Star, P3D, Boca Katulistiwa,dan Putra Remaja. (h/snt)

Markus Dicoret, Wim Panggil Samsidar

Hasil Pertandingan Sabtu, 29 Oktober 2011

01 Juventus 02 Udinese 03 Lazio 04 AC Milan 05 Napoli 06 Catania 07 Siena 08 Cagliari 09 Palermo 10 Parma 11 Fiorentina 12 Genoa 13 AS Roma 14 Bologna 15 Atalanta 16 Chievo 17 Inter Milan 18 Novara 19 Lecce 20 Cesena

akan dipecah dalam delapan grup akan memakan waktu 1 bulan di lapangan sepakbola Pilubang dan Tigo Alua. Untuk melangsungkan kedua Kompetisi KU ( Kelompok Umur ) itu, PSSI cabang juga tidak bakal mengalami kesulitan lagi, sehubungan Limapuluh Kota sudah memiliki pengurus ISSB yang tangguh.

JAKARTA, HALUAN — Pelatih kepala Timnas SEA Games XXVI Rahmad Darmawan (RD) masih merahasiakan nama-nama pemain inti yang akan diterjunkan ke multi event dua tahunan itu, Senin. "Untuk menentukan nama pemain ke SEA Games, mungkin saat hari pertandingan (7 November -Red) teman-teman akan tahu siapa 20 pemain itu," ujar Rahmad Darmawan ketika dihubungi, Senin. Sebagaimana diketahui, dalam perjalanan Pelatnas selama ini, beberapa nama pemain baru telah direkrut RD --sapaannya-- seperti Yericho Christiantoko dan Syamsir Alam sehingga memunculkan spekulasi tentang skuad tim Merah Putih di ajang SEA Games nanti. Pada babak penyisihan tim Indonesia berada di Grup A bersama juara bertahan Malaysia, Singapura, Thailand dan Kamboja. Menghadapi laga pertama melawan Kamboja pada 7 November nanti, Rahmad memandang pertandingan tersebut sebagai pertandingan penting dan tak bisa dianggap remeh meski Kamboja diperhitungkan sebagai tim "underdog" atau terlemah di grup. "Kamboja adalah salah satu kontestan di SEA Games, bagi saya sama saja. Pada SEA Games terakhir kita tak memperhitungkan Laos, tapi ternyata kita bisa kalah," ujarnya. Berkaitan dengan itu RD mengaku tak ingin kejadian serupa terulang dengan memandang remeh Kamboja

LOWONGAN GELOMBANG KE DUA Perusahaan Perkebunan yang terbesar di Daerah PekanBaru, Jambi serta Palembang , membutuhkan tenaga survey pemetaan untuk ditempatkan Di Wilayah Kepulauan Riau , Jambi, Sumatera selatan , melalui TOPOGRAPHY TRAINING CENTRE BUKITTINGGI, jika anda yang kami cari, memiliki kepribadian yang menarik, ramah, energik, berkomitmen serta semangat kerja yang tinggi.Mari bergabung untuk posisi:

1.PLANNING SURVEY 2.WATER MANAJEMENT Persyaratan Umum: 1. Melampirkan copy Ijazah terakhir 1 lembar 2.Wanita / Pria umur 18 ~ 27 Tahun 3. Pendidikan Min SLTA sederajat 4.Pengalaman Tidak diperlukan 5.Bagi yang lulus seleksi akan diadakan pelatihan selama 2 bulan di Topography Training Centre Bukittinggi 6.Diutamakan bagi warga yang kurang mampu dibuktikan dengan surat keterangan 7.Pas foto warna 3 x 4 sebanyak 4 lembar 8.Foto copy KTP 9.Foto copy KartuKeluarga

Lamaran diantar langsung pada hari kerja dari tanggal 24 Oktober 2011 ke Topography Training Centre Jalan Veteran No.202 Jirek, Bukittinggi Telp. ( 0752.33891 ) Layanan SMS ( 0813 6311 6527 )

dan ia sangat respek memandang semua lawan. Kamboja memang menjadi tim yang dianggap terlemah di Grup A, apalagi Kamboja sama sekali belum pernah merebut gelar juara di SEA Games. Timnas sendiri pada Senin sore kembali berlatih di Lapangan C Gelora Bung Karno Senayan Jakarta dengan diikuti 24 pemain dan mem-

prioritaskan latihan pengkondisian. Tiga pemain yang absen adalah Lucas Mandowen, Mahadirga Lasut, dan Ferdinand Sinaga yang absen atas seizin RD untuk urusan keluarga. RD memastikan pada hari Selasa mereka sudah bergabung. Rahmad memutuskan untuk membawa seluruh (27) pemain yang mengikuti Pelatnas, meski hanya 20 yang akan masuk dalam tim inti.(ant)

ANTARA

Pesepakbola Timnas U-23, Titus Bonai (tengah) bersama dua rekannya bergembira setelah berhasil mencetak gol saat ujicoba melawan Persiba Bantul di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (16/10) malam. Jelang berlaga di SEA Games, pelatih Rahmad Darmawan masih merahasiakan nama-nama calon pemain Timnas U 23

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : CANON NP 6050 CANON IR 5000 CANON IR 6000 CANON IR 5020 CANON IR 6020 CANON IR 8500 CANON IR 6570 CANON IR 2200 CANON IR 3300 CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

ISL. Inilah bentuk komitmen kami," kata Boy Sabirin, Asisten manajer PSPS kepada ANTARA di Pekanbaru, Senin. Nama Herman Abdullah masuk dalam rapat RUPS yang dilakukan PT Liga Indonesia. Rapat yang dihadiri 13 klub dari peserta ISL serta perwakilan dari Komite Eksekutif (Exco) PSSI diantaranya Roberto, Erwin dan Tomi Afriani juga menentukan direktur PT LI. Jabatan direktur dipegang Syafril Taher, sedangkan posisi Komisaris Utama Harbiansyah Hanafi. "Masuknya Herman Abdullah dalam jajaran Komisaris ISL suatu kehormatan bagi kita," tambah Boy lagi. Pelatih PSPS Pekanbaru Mundari Karya mendukung Herman Abdullah masuk dalam jajaran Komisaris ISL karena ini merupakan suatu kehormatan untuk PSPS sendiri. "Ini sebuah kehormatan bagi kita yang ada di PSPS Pekanbaru, dan harapannya Dia bisa juga memberikan kontribusi untuk kemajuan persepakbolaan Tanah Air, khususnya putra Riau," ujarnya. Sementara itu, PSPS yang tetap berkompetisi di ISL ini mendapat dukungan penuh dari pelatih PSPS Pekanbaru. Ia mengaku sangat puas dengan keputusan PSPS yang memilih jalur di ISL karena secara

hukum ini yang sah. "Kalau kita tetap mendukung keputusan pengurus PSPS, kompetisi mana pun yang diikuti kita siap mendukung dan menjalankannya, namun jalan yang diambil PSPS sudah benar," terang mantan Pemain Timnas ini. Menurut Mundari, PSSI telah melakukan kesalahan dan tidak menjalankan aturan yang telah ditetapkan oleh AFC dan FIFA. Ia menambahkan, PSSI perlu melakukan pembinaan yang baik yang sudah ada stratanya dan semua sudah ada aturannya. Menurut Mundari, PSSI seharusnya tetap menjalankan ISL seperti musim lalu, jangan menambah dan mengurangi klub yang ada, seluruh klub berusaha untuk masuk di ISL, mulai dari Divisi III, Divisi II, Divisi I, dan Divisi Utama baru bisa masuk ke kasta tertinggi persepakbolaan nasional. "Semua ada aturannya. Ikutilah sesuai dengan strata yang telah ditetapkan. Kita menyayangkan sikap yang telah diambil PSSI, tapi yang jelas kita siap dan menjalankan kompetisi. Saat ini kita fokuskan ke persiapan tim," ujar Mundari Karya yang juga pernah menjadi Asisten Pelatih Timnas U-23. (ant)


OLAHRAGA 7

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

Andra Siap Kembali ke Formula Pilota Shanghai JAKARTA, HALUAN — Pebalap wanita nasional Alexandra Asmasoebrata segera kembali ke Shanghai, China untuk tampil pada Formula Pilota Seri 5 race 9-10 yang akan digelar di Sirkuit Tianma pada 5-6 November nanti. Ini merupakan kelanjutan kiprahnya setelah pekan lalu berhasil naik podium kedua pada Asian Formula Renault (AFR) di Sirkuit Internasional ALEXANDRA Shanghai, China pada ASMASOEBRATA 22-23 Oktober. "Hasil saya di Shanghai yang meraih podium kedua belum yang terbaik, tapi cukup spesial, karena baru kali ini saya meraih piala disana. Sedangkan untuk ke Formula Pilota berikutnya saya belum berani pasang target," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Senin. Andra menambahkan lomba pada Formula Pilota Seri 5 memiliki tantangan khusus karena digelar di Sirkuit Tianma yang merupakan sirkuit baru dan ia belum pernah menjajal sirkuit tersebut. Menurutnya, kondisi sirkuitnya agak lebih kecil, tidak terlalu lebar dan banyak disekat dengan dinding tembok sehingga harus mewaspadai terjadinya senggolan, apalagi cuaca dikhawatirkan lebih banyak turun hujan. "Banyak 'race in peace' akhir-akhir ini. Mudah-mudah hal itu tidak terjadi pada saya," ujarnya. Atas keberhasilan naik podium kedua di Shanghai, Andra pun Senin menggelar acara tasyakuran di rumah kediamannya. Namun sebelum acara syukuran, Andra lebih dulu mengajak hadirin untuk mengheningkan cipta bersama atas meninggalnya pebalap MotoGP asal Italia, Marco Simoncelli dan juga pebalap Indycar Dan Wheldon yang tewas dalam kecelakaan saat membalap baru-baru ini. Meski demikian, mengenai tewasnya Simoncelli, Andra mengaku tidak trauma dengan kejadian tragis di Sirkuit Sepang pada pekan lalu itu. Andra pun sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam menekuni karirnya seperti Adaro Energy, Bank Mandiri, Telkomsel, Pemprov IMI DKI Jakarta dan Pertamina Fastron yang merupakan benderanya dalam berlomba.(ant)

JELANG PORPROV SUMBAR 2012

Guru Penjas Hendaknya Giatkan Panahan

PADANG, HALUAN — Program kerja Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Sumatera Barat ke depan semakin intensif. Program Pengprov Perpani Sumbar terkait dengan dipertandingkannya cabang panahan di arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang akan berlangsung di Kabupaten 50 Kota tahun 2012 mendatang. Ketua Umum Pengprov Perpani Sumbar, Prof Dr Yanuar Kiram menyampaikan hal itu di sela-sela Selekda Perpani Sumbar 2011, Minggu (30/10) di Lapangan Panahan Sekora, Tabing Padang. Ketua Umum Pengprov Perpani Sumbar hadir untuk memotivasi pemanah menghadapi Kejurnas Pra PON Panahan yang akan berlangsung di Jakarta. Di Lapangan Sekora juga tampak pengurus Perpani Sumbar lainnya Ketua Harian Crishfison dan Sekum Aprinaldi. Menurut Yanuar Kiram, olahraga panahan Sumbar tengah menghadapi tantangan pemassalan dan pembibitan. Salah satu hal yang dilakukan adalah mengkonsolidasi organisasi

panahan ke kabupaten dan kota seluruh Sumbar. Olahraga panahan akan dapat dipertandingkan pada arena Porprov minimal diikuti enam kabupaten dan kota yang ambil bagian. "Saya mengajak jajaran pengurus Perpani Sumbar sebagai pegiat olahraga panahan untuk terus meningkatkan koordinasi dengan KONI atau Dinas terkait di kabupaten dan kota. Dengan adanya pengurus cabang Perpani di kabupaten dan kota meningkatkan pemassalan dan pembibitan panahan seraya melaksanakan penataran pelatih panahan," kata Ketum Perpani Sumbar Yanuar Kiram, yang sehariharinya Pembantu Rektor I UNP itu. Surat mandat yang dikeluarkan Pengprov Perpani Sumbar untuk pembentukan kepengurusan sudah ada tiga kabupaten yakni Kab Pasaman, Padang Pariaman dan Tanah Datar dan akan menyusul 7 kabupaten dan kota lainnya

XXVI Ayo SEA GamesIndonesia

Enam Kepala Negara Tinjau Pelaksanaan SEA Games PALEMBANG, HALUAN — Sebanyak enam kepala negara akan menghadiri penyelenggaraan SEA Games XXVI di Palembang, 1122 November mendatang. Ada enam kepala negara akan hadir untuk melihat penyelenggaraan SEA Games XXVI, kata Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan, MA Gantada di Palembang, Senin. Menurut dia, mengenai dari mana saja enam kepala negara itu, tadi tidak dijelaskan secara rinci dari pihak Indonesia SEA Games XXVI Organizing Committe (InaSOC) Sumatera Selatan. Akan tetapi, tentu saja kedatangan enam kepala negara itu disesuaikan de-

ngan kemampuan daerah mengenai keamanan dan kesiapan Sumsel, katanya. Ia mengatakan, selain itu ada sekitar 6.000 atlet dan official akan hadir di Palembang dalam rangka SEA Games XXVI mendatang. Sementara itu, Ketua Indonesia SEA Games XXVI Organizing Committe (InaSOC) Sumatera Selatan, H Muddai Madang menjelaskan, yang datang ke Palembang rencananya kepala negara itu lebih dari enam negara. Akan tetapi, yang akan menginap di Palembang itu sekitar 5-6 kepala negara, ujar dia. Ia menyatakan, kepala negara yang akan menginap itu antara lain

9

Malaysia, Brunnei Darussalam dan Wakil Perdana Menteri Singapura. Sementara itu, ia juga menuturkan, semua arena pertandingan (venues) SEA Games XXVI di Palembang sudah siap digunakan semuanya. Pada SEA Games XXVI Indonesia Kota Palembang (Sumsel) dan DKI Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggara pertandingan cabang olahraga. Khusus Kota Palembang selain sebagai tempat pertandingan 21 cabang olahraga juga mendapat kehormatan dari Pemerintah Pusat sebagai tuan rumah pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI pada 11-22 November mendatang.(ant)

RIO

BERSAMA PEMANAH — Ketua Umum Panahan Sumbar, Yanuar Kiram bersama pemanah yang mengikuti Selekda Pra PON Panahan di Lapangan Panahan SEKORA, Komplek Pasir Putih, Blok V/7, Tabing, Padang

dalam waktu dekat ini. Ketum Perpani Sumbar juga mengajak guru-guru Penjas di sekolah-sekolah untuk ikut memperkenalkan olahraga panahan kepada siswanya, sembari mengucapkan terimakasih

kepada pimpinan KONI Sumbar yang ikut mendorong cabang panahan dipertandingkan di arena Porprov Sumbar 2012 mendatang. Dalam arahannya kepada atlet panahan yang mengikuti seleksi, Ketum Per-

pani Sumbar, Yanuar Kiram mengintruksikan para atlet panahan yang mewakili Sumbar pada Kejurnas Pra PON Panahan nantinya mempersiapkan diri dengan sungguhsungguh.(h/rio)

24 Venue di Jakarta Siap Digunakan JAKARTA, HALUAN — Pemerintah DKI Jakarta menyatakan sebanyak 24 venue siap digunakan untuk perhelatan SEA Games XXVI di Jakarta, pada 11-22 November 2011. "Bahkan, Pemprov DKI juga telah menyiapkan rencana cadangan, apabila perbaikan venue yang ditangani oleh Inasoc pusat belum rampung diselesaikan," Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan kepada wartawan di Balaikota, Senin. Ia mengatakan perbaikan venue yang menjadi tangung jawab Inasoc DKI Jakarta telah siap 100 persen. Untuk venue mendayung di Cipule, Jawa Barat, juga telah selesai diperbaiki. "Tidak semua tanggung jawab Inasoc DKI. Khusus venue yang ditangani DKI sudah selesai," ujarnya. Untuk itu, lanjut Fadjar, me-

ngantisipasi belum selesainya perbaikan yang dilakukan oleh Inasoc pusat di Cipule, pihaknya telah menyiapkan rencana cadangan. "Kita siapkan 12 tenda untuk plan B karena itu yang dibutuhkan oleh panitia pelaksana di venue dayung ini. Langkah ini akan digunakan jika perbaikan yang dilakukan tidak selesai," tuturnya. Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto mengungkapkan, keseluruhan venue yang berada di Jakarta, telah dilakukan tes event. Kesemuanya juga telah mendapatkan legitimasi dari Team Technical Delegate. "Venue di Jakarta sudah oke, tidak ada masalah lagi," ungkapnya. Ia menambahkan untuk akomodasi kontingen juga telah dipersiapkan, baik yang berada di Jakarta, Jababeka, Depok, dan

Purwakarta. Sebanyak 54 hotel yang dijadikan tempat menginap kontingen SEA Games. Hotel yang akan ditempati diantaranya adalah Hotel Mulia, Hotel Atlet Century, Hotel Sahid, Hotel Maharaja, dan Hotel Mercure. Sementara venue pertandingan yang dijaga yaitu, GBK, Gedung Judo Kelapa Gading, Padepokan Silat TMII, dan GOR Ciracas. Jumlah kontingen yang akan datang ke Jakarta selama SEA Games yakni sebanyak 6.778 orang. Rinciannya yakni 3.766 atlet, 1.877 ofisial dan 1.135 wasit. Sementara itu, untuk membantu pengaturan arus lalu lintas, sebanyak 576 personel Dinas Perhubungan dikerahkan. Pemprov DKI Jakarta juga memberlakukan stiker khusus bagi kendaraan kontingen agar mendapatkan prioritas saat di jalan.(ant)

Hubungi Kantor Pemasaran Kami : Padang : Jl. Nipah No.10 Telp. 0751-28685/7841709/8500258 - 081363500284 Bukittinggi : Jl. Raya Kapas Panji No.15 Telp. 0752-21341/624415/31873 Payakumbuh : Jl. Imam Bonjol No.67 Telp. 0752-95343

. . AAM ALZUNAZ ANUGRAH MANDIRI

PT. ALZUNAZ ANUGRAH MANDIRI Jl. Veteran No. 98 Padang 25115 Telp. 0751 - 811 687 Fax. 0751 - 241 52 e-mail : alzunaz_anugrahmandiri@yahoo.co.id

E .W EAST WEST

COLLEGE

NGGAK LULUS UMPTN !? ANDA NGGAK PERLU PUTUS ASA.. SIAPAPUN ANDA... BELUM BEKERJA...

LET'S GO !!! BERGABUNG DENGAN EWC (East West College) Lembaga Pendidikan Perhotelan di Negeri 9 Malaysia Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”

LANGSUNG BEKERJA DI HOTEL BINTANG 5 MALAYSIA

PROGRAM SINGKAT 1-3 bulan tamat langsung bekerja di Hotel Bintang 5 di Malaysia dengan gaji standar Luar Negeri.

Uang kuliah bisa dicicil setelah bekerja. Tunggu apa lagi...

RA !!! DAFTAR SEGE

EAST WEST COLLEGE

Contact Person :

Pak Cik : 0812 675 9909 Pak Zul : 0813 7494 5555


8

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 4 DZULKAIDAH 1432 H

DANAU MANINJAU KIAN LETIH

Lagi, Ikan Mati Massal MANINJAU, HALUAN—Bebanyang mangkin sarat, akumulasi pencemaran dan cuaca ekstrim, kembali membuat ikan-ikan mengapung dalam kondisi mati massal di Danau Maninjau. Bencana kembali berulang, berbagai pidato pejabat dan dan teori pencegahan, tidak mangkus. Kenapa? Para petani ikan Keramba Jala Apung (KJA) di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, mengalami masa sulit. Kini ikan dalam KJA mulai banyak yang mati. Seperti disampaikan Camat Tanjung Raya, Syatria, S.Sos, M, Si, Senin (31/10) di ruang kerjanya. Penyebabnya, cuaca ekstrim sejak beberapa pekan terakhir memicu bertiupnya angin kencang. Kondisi itu diperparah dengan semakin berkurangnya siraman sinar matahari, sehingga perbedaan suhu air permukaan dengan air di lapisan bawah, menyebabkan situasi kurang kondusif untuk kehidupan ikan. “Di satu sisi, akibat pencemaran air danau oleh planton, menyebabkan kandungan oksigen dalam air semakin menipis. Walau demikian, kematian ikan belum begitu parah,” jelasnya. Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam, melalui Sekretaris DKP, Ir. Ermanto, M.Si. Menurutnya, hasil pemantauan Minggu (30/10), ikan yang mati ditemukan pada 3 lokasi, yaitu di Muaro Tanjung, Nagari Koto Kaciak, dekat Hotel Maninjau Indah Nagari Maninjau, dan di Nagari Tanjung Sani. “Kondisi terparah adalah di Muaro Tanjung,” ujar Ermanto. Upaya yang dilakukan petani ikan di Muaro Tanjung adalah dengan menambah oksigen ke dalam KJA, melalui pemompaan udara menggunakan mesin pompa. Upaya tersebut cukup berhasil. Buktinya, ikan yang semula mabuk, segar kembali. Upaya lain, yang dianjurkan pihak DKP Agam adalah meminta petani ikan mengurangi kepadatan populasi ikan dalam KAJ. Semula satu petak KJA berukuran 5 x 5 meter diisi benih ikan sampai 6.000 ekor, dikurangi menjadi 2.000 ekor. Kerugian petani ikan di Muaro Tanjung berbeda antara versi DKP Agam dengan pihak Kecamatan Tanjung Raya, dan Wali Nagari Koto Kaciak. Menurut DKP Agam kerugian berkisar antara 700 kg sampai 1 ton. Namun Camat Tanjung Raya, dan Wali Nagari Koto Kaciak, Herman Tanjung menyebutkan kerugian sekitar 2 ton. Di Muaro Tanjung terdapat sekitar 1.000 unit KJA, yang dikelola Kelompok Pembudidaya Ikan Muaro Tanjung. Biasanya, ikan dalam KJA di sana aman dari bencana. Tetapi kini, ikan dalam KJA di sana paling parah diterjang bencana matinya ikan. Herman Tanjung memperkirakan, penyebab kematian ikan adalah keurangan oksigen. Untuk itu diperlukan upaya memompakan udara ke dalam KJA. Mesin pompa yang ada, milik kelompok hanya 12 unit. “Kami perlu penambahan mesin pompa untuk kebutuhan penyelamatan ikan dalam KJA. Permohonan tambahan pompa sudah dsmpaikan lngsung kepada pihak DKP Agam, Minggu kemaren, saat rombongan Sekretaris DKP meninjau kondisi ikan di Muaro Tanjung,” ujar Herman. Permintaan batuan mesin pompa tersebut, menurut Ermanto bisa dipenuhi, 5 sampai 10 unit tahun anggaran 2012. Karena mesin pompa tersebut sangat dibutuhkan petani ikan. “Dulu sudah kita bantu 2 unit,” ujar Ermanto.Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Agam, Drs. Martias Wato Dt. Maruhun meminta petani ikan KJA di perairan Danau Maninjau mengurangi kepadatan isi KJA mereka. Kalau biasa diisi 5.000 benih ikan, kini kuragi mejadi 2.000 ekor. Wali Nagari Tanjung Sani, Y. St. Sarialam mengaku sudah mengingatkan petani ikan KJA, agar mematuhi anjuran tersebut. Mayoritas petani ikan sudah mematuhinya. Kalaupun ada yang membandel, jumlahnya tidak banyak. Bupati Agam H. Indra Catri telah mengingatkan petani ikan KJA di perairan Danau Maninjau, agar tidak menebaran benih ikan ke dalam KJANovember dan Desember 2011. Karena diperikirakan cuaca ekstrim pada bulan dimaksud akan sangat merugikan petani ikan. “Cuaca ektrim, sabar dulu. Jangan berjudi dengan nasb, karena kondisi lagi tidak memungkinkan,” ujarnya beberapa waktu lalu. (msm)

SESAR MENTAWAI BERGESER

Lima Hari, Lima Gempa AKIBAT TERCEMARIkan dalam keramba jala apung (KJA) Kelompok Perikanan Muaro Tanjung, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam sejak Minggu (30/10) banyak yang mati. Kondisi itu mencemaskan anggota kelompok tersebut. Dalam gambar nampak sebagian gugusan KJA, dari 1.000 unit KJA di Muaro Tanjung. MIAZUDDIN

HUTAN TERJAGA, BEBAS BENCANA

Sumbar Dapat SK Hutan Nagari Perdana

PADANG, HALUAN—Setelah lama diperjuangkan, akhirnya Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, mengeluarkan SK penetapan areal kerja hutan nagari di Sumatera Barat. Tepatnya di Nagari Simanau kecamatan Tigo Lurah Kabupaten Solok seluas 1.088 ha dan di Jorong Simancung Nagari Alam Pauh Duo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan seluas 650 ha. Dengan ini diharapkan, hutan menjadi terjaga dan masyarakat terbebas dari bencana. Keputusan Menteri ini terbit pada 3 Oktober lalu dengan SK 572/ Menhut-II/ 2011 untuk Simanau dan SK. 573/ MenhutII/ 2011 untuk Simancung. Rencananya SK ini, akan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat ke Kelompok Masyarakat Simanau pada Selasa (1/11) dan Simancung Rabu (2/11). “Keluarnya SK Areal Kerja Hutan Nagari, merupakan bagian dari pengakuan negara terhadap kemampuan pengetahuan dan tekhnologi lokal lokal yang telah tumbuh dan berkembang ditengah masyarakat nagari didalam mengelola sumberdaya hutan secara berkeadilan dan berkelanjutan dengan basis peraturan hukum lokal mereka,”sebut Direktur Eksekutif KKI Warsi Rakhmat Hidayat, salah satu Ornop yang akif mendampingi masyarakat untuk pengelolaan sumberdaya hutan berbasis masyarakat di Indonesia. Dalam siaran persnya, Senin (31/10), Rakhmat menyatakan, pengakuan ini merupakan bukti mulai bergesernya bentuk pengelolaan hutan dari pengusahaan berbasis kayu menjadi berbasiskan masyarakat. Dimana praktek masa lalu telah membuat terjadinya deforestasi dan degradasi hutan yang sangat parah, serta meningkatnya konflik dan kemiskinan. Sehingga paradigma baru pengelolaan sumberdaya hutan berbasis masyarakat akan mampu meningkatkan peran serta serta hak akses dan kontrol. “Walau ini baru permulaan dan luasan yang diberikan masih dalam skala kecil, akan tetapi sebagai langkah awal kita patut berbangga,”sebutnya. Disebutkannya dari Hutan Nagari yang berada di kawasan lindung seperti yang didapat masyarakat Simanau dan Simancung, masyarakat dapat memanfaatkan jasa lingkungan, hasil hutan bukan kayu, dan perdagangan

karbon. Disamping manfaat ekologi yang selama ini telah dimanfaatkan masyarakat, utamanya sebagai pengatur tata air dan pengendali iklim. Menurut Rakhmat, jauh sebelum keluarnya Permenhut No.49 tahun 2008 tentang Hutan Desa/ Hutan Nagari. Sebenarnya praktekpraktek terbaik pengelolaan hutan sudah ditunjukan sejak lama oleh masyarakat nagari di Sumatera Barat. Pendekatan Parak, rimbo larangan, rimbo hulu air merupakan salah satu bukti kemampuan masyarakat didalam mengelola hutan yang terbukti baik secara ekologi, namun juga bermanfaat secara ekonomi, sosial serta budaya. “Untuk proses perizinan hutan nagari ini, sudah berlangsung selama hampir 1,5 tahun, diawali dengan pengajuan oleh kepala nagari kepada bupati, bupati ke Mentri Kehutanan. Dalam proses pengajuan izin ini tentu akan ada verifikasi yang akan dilakukan untuk memastikan tidak terjadinya tumpang tindih dan persoalan lain dikemudian hari, dan kita bersyukur proses ini telah dilalui masyarakat Simanau dan Simancung,”sebut Rakhmat. Warsi, telah melakukan fasilitasi hutan nagari di Simanau dan Simancuang sejak Awal 2010, kegiatan yang dilakukan diantaranya kesepakatan penentuan areal, pembentukan kelompok, mekanisme kelompok, diskusi rutin kelompok, kebun bibit untuk rehabilitasi lahan, penyusunan draft rencana kelola hutan nagari. Ke depan diharapkan, pengelolaan hutan oleh masyarakat akan semakin luas, apalagi jika dilihat dari komposisi kawasan hutan Sumatera Barat yang kawasan hutan mencapai 2.600.286 Ha (61,48 %). “Semoga hadirnya SK perdana Hutan Nagari di Sumatera Barat ini, akan mendorong kelompok masyarakat lainnya untuk mengajukan usulan serupa, sehingga kawasan hutan yang dikelola masyarakat semakin luas dan harapannya tentu, supaya hutan terjaga masyarakat sejahtera dan kearifan serta teknologi juga pengetahuan lokal masyarakat tetap menjadi landasan pengelolaan,”pungkas Rakhmat. Jadi Pilot Projek Terpisah, Kepala dinas Kehutanan Sumatera Barat Ir Hendri Oktavia Msi, juga menyambut baik keluarnya SK hutan nagari ini, sejalan dengan program Dinas

Kehutanan Sumbar sekaligus menunjang program Kementrian Kehutanan dalam pemberian akses kepada masyarakat untuk mengelola kawasan hutan negara. Sebagaimana diketahui pemberian hak kelola hutan kepada masyarakat telah menjadi skala perioritas Kementrian Kehutanan. Seiring dengan terbitnya PP 6/ 2007 (yang kemudian direvisi dengan PP 3/ 2008) akses masyarakat terhadap pengelolaan sumber daya hutan mulai dibuka dan difasilitasi, melalui upaya-upaya pengembangan dan percepatan program pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Hutan Kemasyarakatan, Hutan Desa/nagari dan sebutan sejenis, Hutan Tanaman Rakyat dan Kemitraan, merupakan model yang dapat dipilih masyaralat dalam mengelola kawasan hutannya. “Dengan adanya hutan nagari ini, akan membuka akses kepada mayarakat yang berada disekitar kawasan hutan untuk mengelola kawasan hutan secara legal, jika sebelumnya masyarakat dilarang masuk kawasan kini sudah ada legalisasi, salah satunya dalam bentuk hutan nagari,”sebut Hendri. Dikatakannya melalui hutan nagari ini, masyarakat dapat mengelola kawasan hutan, guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip pengelolaan hutan yang berazaz pengelolaan kehutanan yang adil dan lestari. “Hutan Nagari merupakan hutan negara yang pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Hak Pengelolaan Hutan nagari diberikan pada kawasan hutan lindung ataupun hutan produksi yang belum dibebani hak, yang kawasannya berada di wilayah administratif nagari. Kawasan tersebut merupakan penyangga utama penghidupan masyarakat desa,”kata Hendri. Disebutkan Hendri, hutan nagari di Simanau dan Simancung akan menjadi pilot projek pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Sumatera Barat. “Ke depan kita akan terus mendorong nagari-nagari yang berbatasan langsung dengan hutan, baik hutan produksi ataupun hutan lindung untuk mengajukan hak kelola hutan nagari, tujuannya supaya masyarakat dapat sejahtera dengan hutan yang ada disekitarnya,”sebutnya. (dn/rel)

PADANG, HALUAN—Aktivitas gempa tektonik di Sumatra belakangan ini cenderung meningkat. Peningkatan aktivitas gempa ini diduga akibat pergeseran patahan di sepanjang Sesar Mentawai.

Namun pihak terkait belum memastikan sejauhmana pergeseran tersebut terjadi. Tapi dugaan sementara, pergeseran itu tidak terlalu signifikan. Sesar Mentawai tersebut tidak hanya berlokasi di sekitar Mentawai, tetapi mencakup seluruh Sumatra. Pakar gempa asal Sumbar Badrul Mustafa mengungkapkan, Sesar Mentawai dimulai dari sekitar anak Gunung Krakatau di Selat Sunda yang menuju ke sekitar megathrust dekat palung, kemudian ke utara sejajar dengan Sumatra yang melewati sisi kanan Pulau Enggano, Pagai Selatan, Pagai Utara, Sipora, Siberut, terus ke Nias. Di Pulau Nias Sumatra Utara, sebagian Sesar Mentawai masuk dalam pulau, hingga berakhir di Pulau Simeulue Aceh. Untuk pulau-pulau di depan Sumatra ini, aktivitas gempa dari Sesar Mentawai, jauh lebih besar terasa, dibandingkan darat Sumatra. Dari catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peningkatan aktivitas gempa dalam seminggu belakangan ini dimulai tanggal 26 Oktober 2011. Pada tanggal tersebut, gempa berkekuatan 5,4 SR mengguncang di wilayah 42 kilometer tenggara Sipora Mentawai sekitar pukul 10.38 WIB. Gempa ini berlokasi di 2.59 LS - 99.67 BT, dengan kedalaman 29 kilometer. Tanggal 28 Oktober 2011, gempa berkekuatan 4,9 SR mengguncang Aceh, dan terjadi di wilayah 152 kilometer barat daya Banda Aceh. Gempa yang terjadi sekitar pukul 15.14 WIB itu berlokasi di 5.06 LU 94.03 BT, dengan kedalaman 51 kilometer. Pada 29 Oktober 2011, gempa kembali terjadi di wilayah 15 kilometer barat daya Pagai Utara Mentawai. Gempa yang terjadi pukul 21.13 WIB itu berkekuatan 5,1 SR dengan kedalaman 25 kilometer di lokasi 2.83 LS - 100.01 BT. Tanggal 30 Oktober 2011, aktivitas gempa kembali bergeser ke Aceh. Gempa itu terjadi di wilayah 54 kilometer barat daya Sigli NAD, yang berkekuatan 5 SR dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa yang terjadi pukul 09.02 WIB itu berlokasi di 4.94 LU - 95.76 BT. Belum sampai 10 jam, aktivitas gempa kembali bergeser ke Bengkulu. Gempa yang terjadi sekitar pukul 18.52 WIB itu terjadi di wilayah 81 kilometer tenggara Muko-muko Bengkulu. Gempa tersebut lebih besar dibanding sebelumnya, dan mencapai 5,7 SR dengan kedalaman 10 kilometer di lokasi 3.28 LS - 101.33 BT. Bahkan gempa ini juga dirasakan oleh sejumlah masyarakat di Kota Padang. “Melihat episentrum gempa di blok atau segmen gempa di Sipora dan Pagai Mentawai dengan kedalaman yang dangkal, kemungkinan itu berasal dari pergeseran sepanjang Sesar Mentawai,” ujar Badrul Mustafa. Menurut Badrul, walau Sesar Mentawai tidak seaktif Sesar Sumatra, tapi ada bagian-bagian di Sesar Mentawai yang cukup aktif. Namun aktivitas gempa di sepanjang Sesar Mentawai ini menurut Badrul tidak beresiko besar terhadap aktivitas gempa darat di sepanjang patahan Sumatra, kecuali di daratan Kepulauan Mentawai dan Enggano Bengkulu. Meski tidak memiliki potensi tsunami dari aktivitas Sesar Mentawai, namun aktivitas gempa yang terjadi antara Sumatra, Sipora dan Pagai akibat Sesar Mentawai ini dikhawatirkan bisa memicu bagian sesar di Siberut. Tapi yang memicu tsunami di Siberut bukan dari Sesar Mentawai, melainkan tumbukan lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Eurasia (Sumatra). “Jika gempa terjadi di Siberut akibat subduksi lempeng Indo-Australia, maka ia berpotensi tsunami. Itupun kalau memenuhi empat syarat, yakni episentrum di dasar laut, kedalaman dangkal 30 kilometer ke bawah, kekuatan gempa 6,5 SR ke atas dan terjadi pergerakan batuan secara vertikal di daerah megathrust Siberut,” jelas Badrul. Jika gempa dan tsunami yang berpusat di Siberut terjadi, Badrul mengatakan, Pulau Siberut akan terangkat setinggi satu setengah meter hingga dua meter. Kejadian yang sama setelah tsunami ditemui ketika gempa dan tsunami terjadi di Pagai Utara tahun lalu. “Selama siklus gempa 200 tahun, daratan Siberut terbenam satu setengah meter hingga dua meter. Tapi jika gempa besar nantinya terjadi, maka pulau itu akan terangkat kembali. Tapi kalau untuk Kota Padang tidak mengalami perubahan yang signifikan,” tambah Badrul. (h/wan)


RIAU DAN KEPRI 9

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

BEA CUKAI TAMBAH 10 KAPAL PATROLI

LINGKAR JCH Solo Akhirnya Diberangkatkan BATAM CENTRE, HALUAN—Dua jamaah calon haji (JCH) kelompok terbang (kloter) 74 Embarkasi Adisoemarmo Solo yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Otorita Batam, Kepri (RSOB) telah diberangkatkan ke Makkah. JCH atas nama Wasilan Ahmad (74) dan istrinya, Sulanah bin Atmo tersebut diberangkatkan melalui Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (28/10) sekitar pukul 15.00 WIB. “Berdasarkan keterangan tim medis, kedua JCH yang sebelumnya dirawat di RSOB kesehatannya sudah membaik dan bisa diberangkatkan ke tanah suci,” kata Wakil Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Alikek kepada Haluan Kepri, Senin (31/10). Sebelumnya Wasilan Ahmad dirujuk dan harus menjalani perawatan di RSOB sejak Selasa (25/10), akibat menderita sesak nafas berat. Bersama Wasilan, pendamping yang merupakan istrinya tertunda diberangkatkan ke tanah suci pada hari itu. Menurut Alikek, keberangkatan Wasilan bersama istrinya ke tanah suci dilakukan melalui kloter 84 Embarkasi Adisoemarno Solo. Wasilan dan istrinya diterbangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia yang juga membawa jamaah kloter 84 tersebut saat transit di Bandara Hang Nadim Batam. “Kedua JCH asal Boyolali tersebut diberangkatkan dengan pesawat yang membawa JCH dari Embarkasi Solo saat transit ke Batam,” imbuhnya. Sementara itu terkait dengan jamaah haji asal Embarkasi Batam di tanah suci, Alikek menjelaskan bahwa kondisi para jamaah haji dalam keadaan sehat. Dan saat ini, seluruh jamaah haji asal Embarkasi Batam sudah berada di Makkah serta siap untuk menuju Arafah. “Informasi hingga saat ini, kondisi jamaah haji Embarkasi Batam dalam keadaan baik dan sehat,” lanjutnya. (hk/wan)

13 Titik Rawan Penyelundupan

KARIMUN, HALUAN — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menambah 10 kapal patroli berukuran 15 meter. Kapal ini disiapkan untuk Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun sebagai sentral di wilayah barat dan pangkalan sarana operasi wilayah timur.

Bea Cukai telah mengidentifikasi 13 titik, dan jalur laut di wilayah Provinsi Kepri yang rawan penyelundupan. Akhir tahun 2011 ini diprediksikan penyelundupan meningkat. “Untuk tahun ini telah disiapkan 10 kapal tambahan untuk

pengamanan perairan wilayah perbatasan dari upaya penyelundupan. Kita prediksi penyeludupan bakal meningkat akhir tahun 2011,” kata Rahmad Subagio, Direktur Penindakan Direktur Penindakan dan Penyelidikan Direktorat Jenderal Bea

IYAN

KECELAKAAN- Sebuah lori Mitsubishi BP 9267 TU dengan muatan pasir mengalami kecelakaan, dan terguling di Jalan Ahmad Yani,Tanjungpinang, Kepri, Senin (31/10). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,tetapi sempat menimbulkan kemacetan yang cukup panjang

Kartu Kontrol BBM Segera Diberlakukan TANJUNGPINANG, HALUAN— Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, akan memberlakukan kartu kontrol pada tahun ini. “Kemungkinan sebelum masuk tahun 2012 kartu kontrol atau kartu kendali BBM (bahan bakar minyak) sudah diberlakukan,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tanjungpinang, Efiyar M Amin, Senin (31/10) Kartu kontrol BBM tersebut untuk mengendalikan premium dan solar bersubsidi yang akhir-akhir ini mengalami kelangkaan. Pemerintah

juga berupaya mengendalikan penjualan dan penggunaan solar dan premium agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Pemerintah memiliki target jangka pendek yaitu mengupayakan agar premium dan solar tidak mengalami kelangkaan hingga memasuki tahun 2012. Sementara target jangka, kuota BBM yang diberikan Pertamina ditinjau kembali agar persediaannya sesuai dengan kebutuhan,” katanya. Efiyar mengungkapkan, Pemerintah Tanjungpinang belum memutuskan instansi yang bertang-

gung jawab melaksanakan kartu kontrol. Hingga sekarang pemerintah masih membahas apakah Bagian Perekonomian atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tanjungpinang yang bertanggung jawab melaksanakan kartu kontrol tersebut. “Dalam waktu dekat akan diketahui instansi yang bertanggung jawab mengelola kartu kontrol. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana mencegah terjadinya kelangkaan BBM,” ujarnya. Pemerintah serius menangani permasalahan kelangkaan BBM yang

Riau Butuh 1.400 Tenaga Penyuluh KB PEKANBARU, HALUAN—Pemerintah Provinsi Riau membutuhkan 1.400 tenaga penyuluh keluaga berencana untuk memenuhi tenaga penyuluh, karena yang ada saat ini hanya berjumlah 200 orang untuk 1.600 desa di daerah itu. “Kita sangat kekurangan tenaga penyuluh KB di daerah-daerah, khususnya di kawasan terpencil dan perbatasan, yang ada saat ini tenaga penyuluh kita di Riau hanya 200 orang, dan itu untuk 1.600 desa yang ada,” kata Kepala Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi Data BKKBN Riau Said Masri di Pekanbaru, Senin (31/ 10). Idealnya tenaga penyuluh itu satu orang untuk satu desa, namun yang terjadi di Riau, satu orang tenaga penyuluh memegang dua kecamatan. “Jadi bagaimana bisa sampai ke masyarakat kalau seperti ini, ditambah lagi lokasi daerah di Riau antara satu daerah dengan

daerah lain memiliki jarak yang lumayan jauh, jadi tidak mungkin bisa seorang tenaga penyuluh untuk dua kecamatan,” ujarnya. Selain itu, masih ditambah lagi banyaknya daerah Provinsi Riau yang masuk dalam daerah kepulauan-kepulauan kecil seperti di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Meranti. “Karena akses ke sana itu sangat sulit sekali, begitu juga dengan daerah-daerah perkebunan di Riau seperti daerah Ka bupaten Rokan Hulu Kabupaten Siak dan Rokan Hilir, jadi untuk memasuki daerah tersebut sangat sulit, itulah sebabnya pentingnya penambahan tenaga penyuluhan KB ini, untuk memudahkan masyarakat dan tenaga penyuluh tersebut untuk memberikan penyuluhan,” katanya. Sementara itu, untuk kesadaran masyarakat di Riau sendiri dalam mengikuti program KB sangat meningkat, meski masih banyak

kendala yang dihadapai didaerah tersebut, baik itu masalah minimnya Pendidikan wawasan dan pengetahuan. “Namun minat masayarakat Riau dalam mengikuti KB meningkat, dan ini merupakan poin yang harus diberikan kepada masyarakat pedalaman dan terpencil yang sudah sadar begitu pentingnya ber-KB,” ujarnya. Ia berharap peran pemerintah daerah, khususnya kabupaten/kota dapat berpartisipasi langsung dalam mewujudkan program KB pada masyarakat terpencil. “Kita juga sudah mengusulkan kepada pusat untuk penambahan jumlah tenaga penyuluh ini, mudah-mudahan dapat ditambah dan bisa membantu kita secepatnya dalam mewujudkan Program KB ini, agar terciptanya masyarakat yang sejahtera dan berpendidikan serta berwawasan,” ujar Said Masri.(kaki)

terjadi dalam satu bulan terakhir. Pemerintah juga akan mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada pihak-pihak terkait agar BBM dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Pemerintah Tanjungpinang serius menangani permasalahan kelangkaan BBM itu. Pemerintah juga sudah melakukan rapat terpadu dengan pihak-pihak yang terkait dnegan permasalahan itu,” katanya. Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Tanjungpinang, Surjadi, mengatakan, fungsi kartu

kontrol BBM hampir sama dengan kartu fasilitas. Namun rencana pemberlakuan kartu kontrol bukan karena kartu fasilitas yang ditangani Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) belum terlaksana di Tanjungpinang, melainkan kebutuhan yang mendesak. “Sebenarnya Pemerintah Tanjungpinang berharap kartu fasilitas yang dicanangkan sejak akhir tahun 2009 itu dapat difungsikan. Dengan adanya kartu fasilitas, diyakini penyaluran dan penjualan BBM teratur,” ujarnya.(hk/ant)

UMK Tanjungpinang Ditetapkan Rp1.015.000 TANJUNGPINANG, HALUAN— Pemerintah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, menetapkan upah minimum kota (UMK) 2012 sebesar Rp1.015.000, setelah disepakati oleh serikat pekerja dan pihak pengusaha. “UMK Tanjungpinang sebesar Rp1.015.000 untuk tahun 2012 ditetapkan setelah disepakati serikat pekerja, pihak pengusaha usai tiga kali pertemuan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram di Tanjungpinang, Senin (31/10). Juramadi mengatakan, besaran UMK 2012 itu telah ditandatangani oleh Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A Manan dan diserahkan ke Gubernur Kepulauan Riau. “Hari ini kami serahkan dan pemberlakukannnya menunggu pentapan besaran UMK dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” lanjutnya Penetapan UMK tersebut juga mengacu kepada tingkat inflasi Kota Tanjungpinang dari Januari-Oktober

2011 yang mencapai 4,16 persen selain memperhatikan masukan dari serikat pekerja dan kemampuan pihak pengusaha. “Dari pertimbangan itu, maka UMK Tanjungpinang untuk 2012 naik sebesar Rp40.000 dari Rp975.000 tahun 2011,” ujarnya. Juramadi menilai, kenaikan sebesar Rp40.000 itu juga sudah wajar mengingat di Tanjungpinang tidak ada perusahaan padat usaha seperti di Batam dan Bintan. Sebelum dicapai kesepakatan UMK sebesar Rp1.015.000, pihak serikat pekerja meminta UMK naik menjadi Rp1,1 juta, namun pihak pengusaha tidak bisa menyanggupinya. Berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL) Kota Tanjungpinang sebesar Rp1.290.000, menurut dia, besaran UMK yang disahkan itu mencapai 89 persen. “Diharapkan pada akhir November 2011 telah disahkan oleh Gubernur Kepri, agar Januari 2012 bisa diberlakukan,” katanya.(hk/ant)

Polisi Ungkap Jaringan Curanmor Antar Pulau

IYAN

Tiga anggota kepolisan Polreta Tanjungpinang memperlihatkan motor curian yang berhasil diamankan oleh jajaran Polresta Tanjungpinang, Senin (31/10). Otak tersangka curanmor masih dalam pengejaran

BATUAJI, HALUAN—Jajaran Polsek Batuaji, Kepri menangkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar pulau. Tiga orang komplotan pelaku Alfian (39), Marwan (30) dan Wilman (29) diciduk di tiga tempat berbeda. Kapolsek Batuaji, Kompol Jamaluddin SN mengatakan, ketiga pelaku ditangkap setelah melakukan aksinya di kawasan Top 100 Batuaji pada 7 Oktober 2011 lalu. Dari aksinya, pelaku berhasil menggondol sebuah sepeda motor Jupiter MX warna hitam dengan nomor polisi tidak resmi BP 3849 EE. Aksi ini dilakukan oleh Alfian dan Marwan yang masing-masing bertugas untuk memantau keadaan dan melakukan pecurian atau memetik. Hasil curian ini, selanjutnya dijual kepada Wilman Susilo dengan harga Rp900 ribu. Dari hasil penjualan tersebut, Alfian dan Marwan me-

ngaku mendapatkan bagi hasil masing-masing sebesar Rp200 ribu. Pihak kepolisian, awalnya menangkap Alfian di Setokok, Jumat (28/10). Dari hasil pengembangan, sehari setelah itu pihak kepolisian menangkap Marwan dan Wilman Susilo sebagai penadah. “Marwan ditangkap di perusahaannya di PT Batamec Tanjung Uncang dan Wilman ditangkap di rumahnya, Perumahan Arse Indah Blok F 23 Batuaji,” katanya. Menurut Jamaluddin, ketiga pelaku merupakan jaringan curanmor antar pulau yang pernah ditangkap Polsek Batuaji sebelumnya. Dimana pada beberapa waktu lalu, sebanyak 6 pelaku curanmor antar pulau berhasil ditangkap oleh jajaran Polsek Batuaji. Bahkan penangkapan ketiga pelaku tersebut juga berkat pengakuan dua dari 6 pelaku curan-

mor antar pulau, yakni Mus dan Rudi alias Kodok. Saat ini, jajaran Polsek Batuaji juga masih mengincar dua pelaku lagi yang masih buron. Yakni pelaku berinisial E dan K yang merupakan penghubung bagi jaringan curanmor antar pulau. “Atas tindakannya, ketiga pelaku diancam dengan pasal 363 junto pasal 480 dan junto pasal 55 KUHP, dengan hukuman selama 7 tahun penjara,” ujarnya. Sementara itu Mirwan, salah seorang pelaku curanmor mengaku bahwa aksinya kali ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan. Sebelumnya aksi yang sama pernah dilakukan di kawasan Sagulung dengan hasil sebuah sepeda motor Yamaha Mio yang dijualnya seharga Rp1,4 juta. ”Dari penjualan tersebut saya mendapat bagian Rp200 ribu,” ujar lelaki dengan tiga anak ini. (hk/wan)

dan Cukai (DJBC) di sela-sela Workshop Agen Perubahan (Workshop Change Agent) Bea dan Cukai di Pantai Pongkar, Karimun, Kepri. Dikatakan Rahmad, untuk mengamankan wilayah Indonesia dari kegiatan perdagangan ilegal yang terjadi di perairan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai diperkuat dengan keberadaan kapal patroli dari berbagai jenis seperti Fast Patrol Boat (FPB), Very Slender Vessel (VSV) maupun kapal jenis lainnya. Sampai saat ini kapal-kapal tersebut menjadi andalan dalam melakukan pengejaran, dan penegahan terhadap kapal-kapal yang membawa barang selundupan dari luar negeri ke wilayah Indonesia atau sebaliknya. “Untuk menjaga agar kapalkapal patroli tersebut dalam kondisi laik laut dan selalu siap setiap saat digunakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC yang mempunyai tugas melakukan kegiatan patroli laut, maka keberadaan Pangkalan Sarana Operasi (PSO) menjadi suatu hal yang sangat penting,” jelas Rahmad. Terkait pengawasan jalur perdagangan perairan perbatasan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berupaya meningkatkan pengamanan arus barang di 13 titik sekitar Selat Malaka Kepulauan Riau (Kepri) hingga Lautan Natuna. Pasalnya, maraknya barang-barang ilegal berpotensi merugikan produksi barang dalam negeri dan penerimaan negara. “Untuk itu kita terus berbenah mempersiapkan armada yang tangguh dengan melengkapinya dengan armada kapal patroli yang cukup. Saat ini pengerjaan kapal sudah hampir rampung sekitar 80 persen dan rencana disebar untuk Aceh dan Jayapura. Harapan tahun depan DJBC akan mengadakan lagi baik kapal ukuran 15 meter maupun yang 38 meter. Kita juga menginginkan kapal yang lebih panjang lagi sampai ukuran 60 meter,” ujarnya optimis. Rahmad juga menyampaikan, Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun mempunyai kejayaan dan historis tersendiri. Kejayaan Bea dan Cukai di Tanjung Balai Karimun sudah sangat monumental dan sangat dikenal luas. “Sampai ada anggapan kalau seorang Menteri Keuangan belum berkunjung ke Karimun dan belum melihat Pangkalan Sarana Operasi di Karimun, makan belum sah dikatakan sebagai Menteri Keuangan. Dan kita masih menunggu menteri yang sekarang. Sebetulnya beliau sangat berkeinginan kesini meninjau pangkalan sarana operasi disini, tapi belum ada waktu. Jadi saya mohon kita semua disini mempersiapkan diri,” kata Rahmad. Dijelaskannya, saat ini DJBC memiliki tiga Pangkalan Sarana Operasi yang tersebar di tiga wilayah yaitu PSO Tipe A Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau dengan Kantor Wilayah Atasan yaitu Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, yang memiliki wilayah operasi meliputi Kanwil DJBC DJBC Nangroe Aceh Darussalam, Kanwil DJBC Sumatera Utara, Kanwil DJBC Riau dan Sumatera Barat, Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Kanwil DJBC Sumatera Bagian Selatan, Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat dan Kantor Pelayanan Utama Tipe B Batam. Sedangkan PSO Tanjung Priok Tipe B Jakarta dengan kantor atasan Kanwil DJBC Jakarta, memiliki wilayah operasi meliputi Kanwil DJBC Banten, Kanwil DJBC Jakarta, Kanwil DJBC Jawa Barat, Kanwil DJBC Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Kanwil DJBC Jawa Timur I, Kanwil DJBC Jawa Timur II, Kanwil DJBC Bali, NTB dan NTT, serta Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok. Sementara PSO Pantoloan Tipe B, Sulawesi Tengah dengan kantor wilayah atasan Kanwil DJBC Sulawesi, memiliki wilayah operasi Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur, Kanwil DJBC Sulawesi dan Kanwil DJBC Maluku, Papua dan Irian Barat. (hk/hhp)


10 LUAR NEGERI

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

MENGEJUTKAN ISRAEL

LINGKAR Skandal Bantuan Asing Guncang PM Jepang TOKYO, HALUAN — Akhirnya Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihiko Noda Senin, meminta maaf karena telah menerima dana dari orang-orang asing menggemakan skandal sumbangan yang menjatuhkan seorang menteri sebelumnya. Noda mengaku telah “secara tidak sengaja” menerima 471.000 yen (6.000 dolar) dari dua orang berkebangsaan asing namun mengatakan dia sudah mengembalikan dana tersebut, lapor AFP. “Saya dengan tulus meminta maaf karena menyebabkan keprihatinan dan masalah,” kata Noda. “Saya akan memberikan perhatian penuh mulai sekarang sehinggakasus-kasus seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi.” Menurut Perdana Menteri itu, salah seorang pendonor asing yang tak diidentifikasikan telah memberinya 261.000 yen selama tujuh tahun hingga 2006, sedangkan yang lain memberinya 210.000 yen selama periode tiga tahun hingga 2003. Maret, waktu itu Menteri Luar Negeri Seiji Maehara mengundurkan diri sesudah partai-partai oposisi menumpuk tekanan atasnya soal uang yang diterimanya dari seorang penduduk Jepang asing, yang merupakan pelanggaran hukum. Undang undang pendanaan di Jepang melarang para politisi menerima sejumlah uang berapapun dari orang non-Jepang, bahkan mereka yang lahir di Jepang namun tidak memiliki kewarganegaraan Jepang sebab hukum kewarganegaraan yang tegas negara itu. (dd/ant)

10 Warga Palestina Tewas Diserangan Israel GAZA, HALUAN — Paling sedikit 10 warga Palestina telah tewas sejak Sabtu dalam serangan udara Israel - yang diluncurkan sebagai pembalasan atas serentetan serangan roket yang menewaskan seorang pria Israel. Koresponden Radioaustralia melaporkan, lebih dari 40 roket ditembakkan dari Gaza sejak Rabu, yang menewaskan seorang pria Israel di kota Ashkelon dan melukai banyak lainnya. Sebagai pembalasan, pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara di sejumlah sasaran penting di Gaza - menewaskan paling tidak 10 orang Palestina. Israel mengatakan, semua yang tewas itu terlibat dalam peluncuran roket dan mortir ke Israel. Kelompok militan Jihad Islami telah menyatakan bertanggung-jawab atas serangan tersebut. Namun mereka menegaskan akan menaati gencatan senjata jika Israel juga menaatinya. Mesir mengatakan sudah membantu menengahi gencatan senjata - tapi macet dalam beberapa jam setelah Israel melancarkan serangan udara baru terhadap Palestina yang dikatakannya sedang mempersiapkan serangan roket lagi.(rep)

KORBAN TEWAS GEMPA

Turki 601 Orang

ANKARA, HALUAN — Korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,2 SR yang menghancurkan Turki, Minggu, telah 601 orang, kata unit darurat pemerintah seperti dikutip AFP. Beberapa pejabat mengatakan sebelumnya bahwa 4.150 orang terluka, sementara 231 orang telah ditarik selamat dari puing. Udara yang membekukan merupakan masalah terbesar yang dihadapi orang-orang yang selamat dari gempa di provinsi Van karena kurangnya tenda dan pemanas. Para pejabat kesehatan di Ercis, yang menanggung beban terbesar dari gempa itu, memperingatkan mereka untuk tidak minum air kran karena telah tercemari kotoran, kata kantor berita Anatolia. Menteri Perancanaan Kota Erdogan Bayraktar mengatakan bahwa perumahan baru akan siap di kota Van pada September 2012 untuk orang-orang yang menjadi tunawisma akibat gempa. Dua pesawat Israel, yang membawa lima unit rumah yang tinggal dipasang, mendarat di provinsi Erzurum di Turki timur Miinggu pagi, kata pejabat kedubes Israel Nizar Amer. Israel sebelumnya telah mengirim lima unit. Turki telah menerima bantuan dari puluhan negara termasuk Israel dan Armenia, dua negara yang hubungannya sangat dingin dengan Turki. Wakil Perdana Menteri Besir Atalay berterima kasih pada masyarakat internasional atas keprihatinan mereka terhadap gempa di Turki, yang telah mengguncang provinsi Van dekat perbatasan Iran.(ant)

UNESCO Resmi Akui Palestina

PARIS, HALUAN — Badan pendidikan dan kebudayaan PBB atau UN Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) memutuskan memberi keanggotaan penuh lembaga tersebut kepada Palestina, Senin (31/10). Seperti dimuat Reuters Senin malam, keputusan ini akan menaikkan posisi tawar Palestina untuk mendapat pengakuan sebagai sebuah negara dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Pekik “Hidup Palestina!” dalam bahasa Prancis terdengar di Gedung UNESCO setelah lembaga ini memutuskan memberikan status keanggotaan penuh bagi Palestina, Senin. Ini tentu saja menjadi kabar menggembirakan bagi bangsa Palestina, yang terus memperjuangkan pengakuan sebagai sebuah negara. Keanggotaan di UNESCO akan menaikkan posisi tawar untuk mendapatkan pengakuan di PBB, sebagai negara berdaulat. “Majelis Umum memutuskan Palestina sebagai anggota UNESCO,” demikian isi resolusi yang diadopsi 107 negara. Hanya 14 negara yang menentang keanggotaan itu, sementara 52 lainnya abstain, dari total 195 negara. “Keputusan ini menghapuskan sebahagian kecil dari ketidakadilan yang selama ini dilakukan terhadap rakyat Palestina,” kata Menlu Palestina, Riyad al-Maliki, seperti dimuat Channel News Asia, Senin malam.

Prancis yang sebelumnya ragu, berbalik mendukung. Juga, hampir semua negara di Jazirah Arab, Afrika, Amerika Latin, dan Asia, termasuk China dan India. UNESCO adalah lembaga PBB pertama yang ditargetkan Palestina untuk mendapatkan status keanggotaan penuh, sejak Presiden Mahmoud Abbas mendaftarkan keanggotaan di PBB pada 23 September 2011. Ditentang Seperti diketahui, Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman menentang keanggotaan Palestina dalam PBB. Sementara, Brasil, Rusia, China, India, Afrika Selatan, dan Prancis mendukung. Inggris sementara masih abstain. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan UNESCO tidak berhak menerima Palestina sebagai anggota, karena belum diakui status negaranya oleh PBB. “Saya bingung, bagaimana bisa badan di PBB membuat keputusan status negara saat isu ini tengah digodok di PBB. Saya kira prosedur ini sangat aneh. Status negara haruslah ditentukan di PBB dan bukan oleh badan yang berada di bawah PBB,” tegas Clinton awal Oktober

.Status Palestina di UNESCO sejak tahun 1974 adalah pengamat. Selain keuntungan diplomatis, jika menjadi anggota UNESCO, pemerintah Palestina dapat mendaftarkan monumen atau daerah bersejarah di negara mereka untuk menjadi salah satu Situs Warisan Dunia. Dengan pengakuan ini, maka Palestina diperbolehkan untuk mendaftarkan sejumlah situs peninggalan bersejarahnya. Selain itu, pengakuan UNESCO secara simbolis juga dianggap kabar baik untuk Palestina yang masih berjuang untuk masuk keanggotaan PBB. September

lalu, Presiden Palestina Mahmud Abbas telah meminta Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon untuk mendaftarkan Palestina menjadi anggota PBB. “Ini kabar baik. Ini langkah lanjut ke arah yang lebih baik,” kata Husam Zomlot, anggota PLO yang juga Juru Bicara Pemerintah Palestina. “Kami terus berusaha mendapatkan status penuh di sistem internasional. UNESCO merupakan organisasi penting.” Keputusan UNESCO ini langsung mendapat respons negatif dari Israel. Perwakilan Israel untuk UNESCO, Nimrod Barkan, menyebut ke-

putusan UNESCO atas keanggotaan Palestina ini “tragedi untuk UNESCO dan penyimpangan hebat untuk hukum internasional”. Adapun Israel, AS, Kanada, Australia, dan Jerman berada di barisan penentang. Jepang dan Inggris memilih abstain. Pengakuan atas Palestina berisiko bagi UNESCO. Situs Boston.com, pembuat kebijakan di Amerika Serikat sebelumnya mengancam akan membekukan dana bantuan sebesar US$80 juta untuk UNESCO, jika lembaga tersebut memberikan status keanggotaan pada Palestina. (vvn/ant)

ASETUC Bermitra 351 WNI Overstay Dipulangkan dengan ASEAN

JAKARTA, HALUA — Dewan Serikat Pekerja Karyawan Sektor Jasa Asean (ASETUC) berupaya menjadi mitra ASEAN agar suaranya didengar para pemimpin di kawasan ini, kata seorang juru bicara ASETUC. “Saat ini ASETUC masih berada di luar ASEAN. Jika nantinya sudah menjadi rekan kerja maka suara pekerja dengan mudah bisa didengar oleh ASEAN,” kata Sekretaris Jenderal ASETUC Mohamed Shafie BP Mammal disela dialog sosial tenaga kerja yang dilangsungkan di Jakarta, Senin. Menurut Shafie, dialog sosial ini sebagai langkah awal untuk mewujudkan ASETUC menjadi bagian dari ASEAN menjelang konferensi tingkat tinggi ASEAN tahun depan. Selain itu, katanya, ASETUC juga mengupayakan adanya peraturan mengenai lalu lintas tenaga kerja di negara-negara ASEAN sebelum dilakukannya integrasi. “Baik pemerintah, pengusaha dan pekerja diminta untuk bahu- membahu menciptakan tenaga kerja yang mempunyai keahlian sehingga bisa bersaing jika integrasi berlangsung,” kata Shafie yang juga presiden Serikat Pekerja

Malaysia (UNI-MLC) ini. Sekretaris Regional Global Union Asia Pasifik Christoper Ng mengatakan dialog sosial ini diperlukan agar para pekerja di ASEAN bisa bekerja sama dengan baik dan tidak hanya menguntungkan satu pihak saja melainkan semua pihak baik pemerintah, pekerja dan pengusaha. “Untuk itu perlu dilakukan koordinasi antarpemerintah baik berupa pelatihan, pendidikan, kualifikasi hingga sertifikasi bagi para pekerja sebelum berlangsungnya sistem integrasi ASEAN ini. Ini semua bertujuan untuk melindungi para pekerja,” kata Christoper. Indonesia, lanjut dia, harus memainkan perannya karena merupakan negara dengan populasi terbesar di ASEAN. ASEAN beranggota Brunei, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand dan Vietnam. Tahun 2011, Indonesia menjadi ketua perhimpunan bangsa di Asia Tenggara. Para pemimpin ASEAN akan bertemu di Nusa Dua, Bali, pada pertengahan November. “Saya berpendapat jika sudah dilakukan integrasi pada 2015, ASEAN bisa melebihi Uni Eropa,” ujar Christoper. (ant)

Ketersediaan Pangan................................Sambungan dari Hal.1 “Harga pangan memang cenderung naik. Tetapi masyarakat masih mampu membelinya. Karena itu kita akan selalu perhatikan UMR yang diterima para pekerja agar sesuai dengan kebutuhan hidup yang layak,” kata Muslim Kasim. Begitu pula dengan ketersediaan pangan di Sumbar, secara umum mencukupi. Pada umumnya nagari mengalami surplus pangan. Hanya saja karena sarana dan prasarana transportasi yang kurang memadai menyebabkan akses pangan ini tidak lancar. Menurut Syahrial, Mentawai tercatat sebagai zona akses pangan yang tidak lancar. Distribusi pangan di kabupaten kepulauan ini terkendala transportasi, baik transportasi antar kabupaten/kota maupun transportasi antar kecamatan di daerah itu. Bila kondisi ini tak segera teratasi dapat menyebabkan terjadinya kerawanan pangan. Di daerah ini, lanjutnya, perlu dilakukan pembenahan pola konsumsinya. Dulu masyarakat setempat makanan pokoknya adalah talas. Sekarang telah beralih ke beras. Bila mereka masih mengkonsumsi talas, diyakini tak akan terjadi kerawanan pangan. “Ini masalah yang harus dihadapi. Pemerintah setempat harus memacu penggunaan pangan lokal agar tingkat konsumsi beras dapat diturunkan,”

REUTERS

ANAK PENGUNGSI — Seorang anak pengungsi, yang keluarganya melarikan diri dari operasi militer di Bara, melihat keluar dari tenda yang ditinggali keluarganya yang sedang mengungsi di Kamp Jalozai, yang didukung Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, Pakistan, Minggu.

katanya. Daerah lainnya adalah Lunang Silaut (Pesisir Selatan). Namun kondisinya tidak separah di Mentawai karena masih terjangkau akses transportasi. Namun jangan khawatir, penduduk yang bermukim di daerah terisolir maupun lokasi banjir, akan dibantu pemerintah daerah atau adanya jaminan ketersediaan pangan. Cintai Pangan Lokal Pada bagian lain, Muslim Kasim mengatakan, era globalisasi dan persaingan saat ini menuntut semua pihak untuk terus berfikir kreatif, inovatif dan visioner. Perlu diingat kembali, Sumbar tidak akan kekurangan sumberdaya hayati yang dapat dijadikan sebagai sumber pangan. “Dalam konteks global, selain mendorong aspek produksi kita harus selalu membangun sikap dan perilaku untuk mencintai produk sendiri dengan memproduksi sendiri dan seoptimal mungkin berbasis sumberdaya lokal,” katanya. Pengembangan kecintaan pada pangan local harus diiringi dengan peningkatan mutu dan penampilan yang menarik. Artinya pengembangan produk pangan lokal harus mencerminkan fenomena kehidupan masyarakat secara keseluruhan baik aspek selera, aspek gizi dan kesehatan serta aspek kecepatan penyajian. Untuk itu investasi di bidang pangan

harus terus ditumbuhkan. Yang jelas, bisnis pangan akan terus menarik, baik dari hulu sampai ke hilir. Sebab, hasil pertanian itu tidak lagi dijual dalam bentuk mentah, tetapi dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan. Produknya dapat pula dipasarkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Waspadai bencana terhadap ketersediaan pangan Terkait isu dampak perubahan iklim, Muslim Kasim minta segenap pihak mewaspadainya terutama soal cadangan pangan. Sebab ancaman bencana alam belakangan ini seakan silih berganti melanda sejumlah negara, tak terkecuali Indonesia. Thailand sebagai salah satu negara pengekspor beras terbesar, pasca banjir yang melanda negeri itu telah mengambil kebijakan untuk membekukan ekpsor berasnya termasuk ke Indonesia. “PBB sudah menyatakan, harga beras melonjak ke level tertinggi hanya sebulan setelah banjir menghancurkan tanaman di Asia Tenggara yang meningkatkan kekhawatiran adanya kekurangan pangan di daerah itu,” kata Muslim Kasim. Saat bersamaan diserahkan sejumlah Penghargaan Ketahanan Pangan Adhikarya Pangan Nusantara untuk aparat pembina Pemkab/Pemko dan kelembagaan masyarakat di Sumbar tahun 2011. (h/vie)

JEDDAH, HALUAN —Pemerintah telah memulangkan 351 WNI overstayer dari Jeddah, Arab Saudi, pada

melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah menggunakan pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA

akhir pekan lalu, dan sebagian besar dari mereka adalah wanita dewasa. Mereka yang terdiri dari 345 wanita dewasa, hanya 1 laki-laki, tiga anak-anak, dan dua bayi itu dipulangkan ke Indonesia pada Minggu (30/ 10) menggunakan pesawat penerbangan haji dari Jeddah, kata siaran pers Konjen RI di Jeddah, Senin (31/10). Ratusan warga negara Indonesia yang melewati ijin tinggal di Arab Saudi itu diterbangkan

9292 pada pukul 16.30 waktu setempat. Mereka dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta hari ini pukul 05.45 WIB, namun ANTARA News belum mengkonfirmasi mengenai kedatangan mereka. Menakertrans Muhaimin Iskandar dilaporkan sempat meninjau proses pemulangan WNI overstayer kelompok terbang pertama ini bersama Menteri Agama Suryadharma Ali, Duta Besar RI di Riyadh

dan Konsul Jenderal RI Jeddah serta Dirjen Binapenta Kemenakertrans, juga Dirjen penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag. Sebelumnya, disela kesibukannya sebagai Koordinator Harian Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Konjen RI Jeddah Zakaria Anshar menyempatkan diri melepas keberangkatan WNI overstayer dari Madinatul Hujjaj ke bandara. Kepada para WNI overstayer itu, Komjen RI berpesan agar pengalaman buruk sebagai overstayer dijadikan pelajaran untuk perbaikan pada masa mendatang. “Kedepan semuanya harus lebih baik.” Sekitar 1600 TKI/WNI overstayer di Jeddah akan dipulangkan ke Indonesia dalam 5 kloter, diantaranya 4 kloter pada hari ini (31/10). Semula ada 3000 lebih WNI bermasalah yang berkumpul di gedung Wakaf Ain Aziziyah atau biasa dikenal Madinatul Hujjaj yang akan dipulangkan dengan 10 penerbangan haji. Namun pada saat yang sama pemerintah Arab Saudi secara rutin melakukan pendeportasian sehingga jumlahnya terus berkurang. (ant)

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar & Pengurus Daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PTI) Sumbar

Mengucapkan Selamat & Sukses atas Dilantiknya

Drs.H. Ismail Usman Sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Sumbar

Oleh Bapak Menteri Agama RI, Bapak Drs. H. SURYADHARMA ALI, M.Si di Aula Kementerian Agama RI pada hari Senin, 24 Oktober 2011 di Jakarta "Terimakasih Kepada Drs.H. Darwas. Semoga darma baktinya selama ini mendapat berkah dari Allah SWT. Amin"

Tertanda, Ketua PWM Sumbar Drs.H. Dasril Ilyas

Sekretaris Drs.H. Nurman Agus

Ketua PTI Sumbar H. Boy Lestari Dt. Palindih

Sekretaris Yurisman, M.Ag


11

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

Selamat Datang ..........................Sambungan dari Hal.1 DPRD Tolak ...............................Sambungan dari Hal.1 Rencananya, Ismayzar berkeinginan lagi menambah satu orang bayi laki-laki. “Niat saya cukup dua orang anak,” katanya. Di Rumah Bersalin Bunda, pada 31 Oktober hingga pukul 14.00 WIB, lahir dua orang bayi. Sementara di RS M. Djamil Padang, pada pukul yang sama, tak ada seorang pun bayi yang lahir. Dari data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), seperti disebutkan Kasi Umum dan Humas Mardalena, pada hari yang sama direkap dua orang bayi lahir di Sumbar. Data itu, katanya, dari surat yang diedarkan BKKBN ke kabupaten dan kota untuk melaporkan bayi yang lahir pada 31 Oktober 2011. “Hingga pukul 15.00 WIB ini, baru dua bayi yang dilaporkan,” katanya. Kedua bayi itu berasal dari Pesisir Selatan. Satu bayi dari Lengayang pasangan Dodi Chandra dan Febriani berjenis kelamin perempuan. Satu lagi dari pasangan Indraweldi dan Isis Purnamasari.

10 Miliar pada 2050 PBB juga memperkirakan, pada 2050 penduduk dunia berjumlah 10 miliar. Dengan jumlah penduduk sebesar itu, perhatian utama dunia adalah bagaimana menyediakan kebutuhan dasar yang mencukupi untuk tambahan 2-3 miliar jiwa penduduk dunia hingga 50 tahun mendatang. Bank Dunia mencatat, kelangkaan makanan bergizi terjadi pada 925 juta orang di dunia sebagai akibat kenaikan harga pangan. Dan, yang paling merasakan kerasnya perjuangan bertahan hidup adalah mereka yang tinggal di negara berkembang. Di Sumbar, menurut Magdalena, Laju Pertumbuhan Penduduk 1,34 persen dari data sensus 2010. Dari data penduduk 4.845.998 jiwa, menurut Mardalena, rata-rata keluarga di Sumbar memiliki 3-4 orang anak. “Angka ini masih tinggi,” katanya. Analasis Mardalena, jika angka sebuah anggota keluarga 3-4 empat orang anak, kelonjakan pertumbuhan penduduk bisa melewati 1,34 persen

pada lima tahun mendatang. Penyebabnya, masih ada yang menikah di bawah umur 20. Menurut Mardalena, pengetahuan masyarakat tentang banyaknya anak masih rendah, terutama di daerah terpencil. Ironinya, 82 persen Peserta KB Aktif (PA) tinggal di daerah terpencil. Artinya, di daerah terpencil belum berkembang pemahaman tentang jarak usia bayi. Idealnya, kata Mardalena, jarak antara satu anak dengan anak lainnya minimal empat tahun. Ini, sambungnya, akan mempengaruhi terhadap kesehatan anak, hak atas pendidikan, pekerjaan, dan sebagainya. “Maka, sekarang kita aktif memberikan pemahaman ke daerahdaerah terpencil untuk memasang KB,” katanya. KB, menurutnya, mampu menekan angka kelahiran. Pada September 2010, peserta KB di Sumbar berjumlah 120.662, sementara Peseta KB Aktif berjumlah 608.044. Menurutnya, target pada 2011 meningkatkan peserta KB aktif, terutama di daerah-daerah terpencil. „

UMP Sumbar .............................Sambungan dari Hal.1 “Karena tidak menemukan kesepakatan antara kedua pihak, maka seluruh Dewan Pengupahan Provinsi Sumbar sepakat untuk menyerahkan penetapan UMP Sumbar 2012 sepenuhnya kepada gubernur,” kata Syofyan kepada wartawan, Senin (31/10). Nilai UMP sebesar Rp1.150.000 ini, meningkat sekitar 9 persen dari nilai UMP tahun sebelumnya yang sebesar Rp1.055.000. Mesti telah di SK kan oleh Gubernur Sumbar, namun pihak SPSI Sumbar tetap tidak bisa menerima keputusan tersebut, karena gubernur dinilai tak memiliki dasar dan tak mengacu pada Kebutuhan Hidup Layak (KHL) masyarakat dari 19 kabupaten/ kota. “Lagi pula dengan diusulkannya UMP dari pihak kami senilai Rp1.174.000 per bulannya merupakan kontribusi pengusaha kepada pekerjanya, serta juga membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan, walaupun tak keseluruhannya terhapus. Tapi yang terjadi justru keputusan yang tak jelas dasarnya,” kata Ketua SPSI Sumbar, Arsukman Edi yang dihubungi Haluan, Senin (31/10). Untuk menetapkan UMP terse-

but, telah diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 17 Tahun 2005 tentang KHL yang pelaksanaannya secara bertahap karena bergantung pada kemampuan perusahaan dan produktivitas pekerja setempat. “Artinya, sebelum menetapkan UMP, mesti berdasarkan pada KHL terendah yang ada pada 19 kabupaten/ kota, karena masing-masing kebutuhan yang ada disetiap daerah sangatlah berbeda,” ulasnya dengan tegas. Idealnya Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK) ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat. Jumlah KHL atau UMK yang ada di seluruh kabupaten/ kota di bagi 19, maka itulah UMP yang mesti ditetapkan, atau lebih dari jumlah hasil. “Namun, karena Dewan Pengupahan Kabupaten/ Kota tak ada di daerah-daerah dan UMK pun tak bisa ditetapkan. Maka mereka bisa berpatokan pada KHL masyarakat,” katanya lagi. Salah satu alasan pihak SPSI mengajukan UMP senilai Rp1.174. 000, karena berdasarkan hasil survey pihaknya, selainnya meningkatnya pertumbuhan ekonomi Sumbar sekitar

7 persen tahun ini, KHL terendah justru terdapat di Kabupaten Agam. “Tahun ini KHL agam rata-rata sekitar Rp1.174.000,” ujarnya. Lanjutnya, jika dibandingkan kebutuhan masyarakat Agam dengan Padang, sangatlah berbeda. “Jadi mana mungkin kesejahteraan itu akan tercipta, jika UMP tak sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Arsukman Edi. Ia melanjutkan, karena keputusan Gubernur tak berpihak pada acuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, maka pihaknya akan tetap membahas hal tersebut hingga mendapatkan jawaban dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar terhadap landasan-landasan yang dipikirkan Gubernur. “Jika kami tak memperoleh hasil yang rasional terhadap pembahasan kedepannya, maka berarti gubernur gagal memperhatikan kebutuhan rakyatnya,” ulasnya dengan ketus. Sebelum ditetapkan usulan UMP oleh pihak SPSI senilai Rp1.174.000, mulanya ia mengajukan senilai Rp1.200.000, karena ditolak asosiasi lainnya, maka diturunkan sebesar Rp26.000 hingga menjadi Rp1.174.000. (h/mce)

APBD Seharusnya......................Sambungan dari Hal.1 Ini suatu hal yang wajar, karena anggaran tersebut merupakan milik rakyat yang seyogyanya juga kembali kepada rakyat. Provinsi Sumatera Barat, secara APBD memang tidak sebanyak daerah seperti Riau ataupun Aceh. Provinsi Riau dan Aceh APBD nya diatas 4 triliun rupiah per tahun, sementara Sumatera Barat lebih kurang 1 triliun rupiah. Namun dalam konteks DIPA dari Pemerintah Pusat, Sumatera Barat cenderung mendapat porsi lebih besar dari daerah di atas. Besar kecilnya jumlah APBD suatu daerah sebenarnya tidak selalu menjadi patokan akan kesejahteraan rakyatnya. Karena yang menjadi sumber permasalahannya adalah seberapa efektif APBD tersebut dialokasikan untuk kepentingan rakyat banyak. Saat ini, APBN dan APBD sangat banyak terserap untuk belanja pegawai dan pembangunan fisik. Pembangunan fisik memang juga akan memberikan dampak kesejahteraan kepada masyarakat, namun efektivitas dan prioritas pembangunannya yang membuat banyak dana negara atau daerah yang terbuang percuma. Banyak contoh bangunan yang kita lihat terbengkalai setelah dibangun atau dibangun dengan dana yang besar tapi kualitas bangunan sangat buruk. Sinyalemen Menteri Keuangan Agus Martowardojo tentang beban pegawai yang harus dipikul anggaran negara layak mendapatkan tanggapan serius. Tidak sekadar di level pusat semata, tapi juga daerah. Sebab ini berkaitan dengan proporsi alokasi untuk pembangunan dan gaji pegawai pemerintah. Data menunjukkan jatah belanja pegawai lebih besar ketimbang belanja untuk rakyat. Anny Ratnawati (Wakil Menteri Keuangan) pernah menyampaikan bahwa dana dari APBN yang dikirim ke daerah berjumlah Rp393 triliun. Laporan dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mengungkapkan sejak tahun 2007 jatah uang untuk gaji pegawai daerah mencapai 44 persen dari APBD dan tahun 2010 meningkat menjadi 55 persen. Sementara belanja modal turun drastis dari 24 persen di tahun 2007 menjadi 15 persen di tahun 2010. Pada tahun ini, 2011 terdapat 124 daerah yang anggaran belanja pegawainya mencapai kisaran 70 persen dari APBD. Lebih mencengangkan lagi di Kabupaten Lumajang yang memiliki belanja pegawai hingga 83 persen, sementara Kabupaten Agam juga termasuk daerah yang tinggi alokasi belanja

pegawainya, yaitu di atas 70 persen. Data dari Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan memaparkan terhitung sejak tahun 2005 hingga 2011 belanja pegawai yang diambil dari APBN mengalami tren kenaikan. Tahun 2005 anggaran belanja pegawai hanya Rp54,3 triliun. Setiap tahun rata-rata lonjakkannya Rp15 triliun, hingga mencapai Rp180,8 triliun di tahun 2011 ini. Jika perkara ini terus terjadi dalam rentang waktu 2-3 tahun ke depan, duit APBN dan ABBD bisa keropos dan orientasi keberpihakan anggaran untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat luas ternafikan. Tingginya anggaran untuk pegawai sering tidak sebanding dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Banyak keluhan di tengah masyarakat ketika berurusan dengan proses pengurusan segala macam izin atau dalam pembuatan KTP dan lainnya. Sehingga telah muncul image di tengah masyarakat bahwa pelayanan publik di pemerintahan kita masih sangat rendah. Padahal salah satu kunci terwujudnya kesejateraan masyarakat, pelayanan publik merupakan instrumen yang sangat penting. Bagaimana masyarakat akan sejahtera, kalau untuk mengurus suratmenyurat saja di persulit, sedangkan surat menyurat dipergunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat. Jika ditelisik ada beberapa sebab yang menghajatkan pemerintah mengeluarkan anggaran sedemikian besar. Setidaknya anggaran tersebut terserap di Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) yang notabene memperoleh jatah lebih besar dibanding kementerian lainnya. Pertama, untuk prosesi dan gaji tambahan bagi pendidik yang lolos sertifikasi guru. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keprofesionalan pendidik dalam mengajar dengan konsekuensi mendapatkan gaji dua kali lipat selama sebulan. Bayangkan jika ada 10 juta guru bersertifikasi dan berupah dua kali dengan rasionalisasi 4 juta per bulan. Berapa duit yang dikeluarkan kementrian yang mengurus hajat hidup khalayak ramai ini? Kedua, iming-iming gaji berlipat membuat banyak orang khususnya sarjana nonkependidikan berlombalomba untuk mengikuti proses sertifikasi guru. Inilah kenapa pemerintah menghapus akta 4 dan mengharuskan mengikuti pendidikan profesi guru selama dua tahun. Ditambah lagi lahan pekerjaan yang tak menentu, membuat sarjanasarjana muda berebut menjadi PNS karena menggaransi gaji tetap selama

sebulan. Malangnya, hal ini disambut pemerintah daerah yang membuka rekrutmen PNS massal tanpa mempertimbangkan kebutuhan daerah seperti jumlah penduduk yang dilayani dan jumlah APBD yang dimiliki. Jika dibarengi dengan kuatnya kemampuan fiskal daerah dan rasionalisasi kebutuhan pelayanan masyarakat, penerimaan PNS semarak itu tak jadi soal. Namun, jika open recruitment PNS asal-asalan tanpa berpengaruh pada kualitas kinerja dan pelayanan, pajak dari masyarakat yang digunakan untuk gaji mereka akan terbuang sia-sia dan pembangunan daerah pun akan tertunda. Maka menggagas politik anggaran pro kemakmuran rakyat menjadi niscaya. Penulis berpendapat, ide moratorium (pemberhentian rekrutmen) pegawai dan pensiun dini bagi PNS patut diapresiasi dan dikaji sisi positif dan negatifnya. Dampak positifnya, pertama anggaran rutin untuk belanja pegawai akan sedikit berkurang dan dapat dialokasikan untuk pembangunan daerah atau memperbaiki pelayanan kesehatan dan meningkatkan operasional pendidikan. Sehingga jenjang jenjang SD dan SMP dapat bebas pungutan pembayaran sebagaimana konstitusi amanatkan. Jika ini terjadi, tentu mendukung wajib belajar 9 tahun yang digadanggadang pemerintah dan menyongsong wajib belajar 12 tahun. Kedua, dana kesejahteraan rakyat tak melulu untuk pembangunan fisik gedung. Meskipun hal itu juga dapat membuka lapangan kerja. Sisi lainnya ialah menganggarkan pinjaman lunak tanpa bunga untuk memberikan modal bagi unit usaha kecil mikro dan menengah (UKMM) untuk meretas roda ekonomi masyarakat dan dapat membuka lapangan kerja umat. Produk usahanya seperti kerajinan olah tangan seperti mebel, makanan, pakaian, tas, dan seni keramik dan kayu dapat dipasarkan ke level nasional bahkan luar negeri. Hal ini malah akan berpotensi memasok tambahan penghasilan pemerintah daerah melalui retribusi dan pajak penjualan serta menarik wisatawan karena keunikan produk kerajinan dan ketrampilan lokal daerah. Daerah seyogyanya dapat menginspirasi pemerintah kabupaten lainnya untuk mencari keunikan dan potensi masing-masing sehingga menjadi daya jual guna menambah APBD yang muaranya dialokasikan untuk kesejahteraan rakyat. „ Penulis Ketua KAMMI Wilayah Sumatera Barat-Riau-Kepri

Dalam penghitungan suara yang dilakukan dalam Sidang Paripurna, Senin (31/10), 35 dari 40 anggota rapat juga menyatakan menolak Ranperda tersebut. “PT Penjamin Kredit Daerah ini memang dimaksudkan untuk meningkatkan akses dunia usaha kecil dan besar terhadap jasa perbankan. Namun PT ini disinyalir berpotensi rugi. Dalam rancangannya UU tersebut meminta Kota/Kab harus memiliki saham minimal 40 persen di PT tersebut. Jika masyarakat tidak mampu membayar maka PT ini yang akan menangung resikonya. Karena itulah PT ini terancam menggerogoti APBD nantinya,”ujar anggota Komisi II Musmaizar Dt Gamuak. Selain itu, Partai Golkar yang diwakili Zailis Usman juga menya-

takan belum dapat menerima Ranperda PT PKD ini karena masih membutuhkan pengkajian lebih dalam lagi. “Kalau usaha yang kreditnya dijaminkan oleh PT ini macet, maka PT yang akan membayar utang. Utang itu diambil dari uang masyarakat, maka ini harus dikaji dengan baik dan matang. Ada tujuh referensi untuk dijadikan bahan pertimbangan bagi Pemda dan DPRD untuk menetapkannya menjadi Perda. Tapi untuk saat ini, kita tunggu dulu,”katanya. Penolakan ini, ditambahkan Zailis sama sekali bukan didasari rasa tidak suka terhadap pihak tertentu. “Bukan karena tidak senang atau tidak pas tapi ada daftar yang harus dipahami dulu. Kalau jelas tak masalah. Misalnya Jamkesda yang menyangkut hak hidup seluruh

masyarakat. Ini merupakan inisiaif DPRD karena ini jelas ditujukan untuk seluruh masyarakat. Sementara PT ini belum jelas akan memberikan jaminan untuk siapa. Dengan kata lain masih rancu dan perlu penajaman lebih dalam lagi,”tambahnya. Sementara itu Ranperda yang disahkan menjadi Perda adalah Ranperda tentang irigasi, Ranperda tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Sumbar Sakato, Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Sumbar Nomor 2 tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD Sumbar dan Ranperda Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Sumbar. (h/dla)

Ziarah Mengenang .....................Sambungan dari Hal.1 Mencari Jodoh ikut memarwai eksistensi sastra Indonesia. Pada Minggu (30/10) lalu, Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo, berserta rombongan melakukan ziarah ke makam A. Damhoeri, di Jorong Lurah Bukik, Nagari Balai Panjang, Lareh Sago Halaban. Semasa hidupnya, A Damhoeri sangat produktif menulis. Bukan hanya fiksi, buku pelajaran juga ditulisnya yang jumlahnya mencapai 150 judul buku. Bupati bersama rombongan berziarah ke makamnya dalam rangka merayakan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2011. A Damhoeri meninggal sebelas tahun lalu, tepatnya pada 6 Oktober 2000. Prosesi ziarah diawali dengan pembacaan riwayat hidup A. Damhoeri oleh Nusyirwan Damhoeri Dt Mangkudun. Kemudian tabur bunga dipimpin Alis Marajo diikuti Sekdakab Resman, sejumlah Kepala SKPD, para anggota keluarga almarhum dan tokoh masyarakat setempat. Menurut Nusyirwan Damhoeri (anak almarhum), nama lengkap pengarang ini adalah Ahmad Damhoeri yang dilahirkan pada 31 Agustus 1915 di Nagari Batu Payuang dan meninggal dalam usia 85 tahun. Dalam kehidupan sehariharinya, A. Damhoeri akrab dipanggil A. Dam, Bung Adam, Pak Adam dan A.Damhoeri Pengarang. Ketertarikan A. Damhoeri dalam dunai tulis menulis sudah terlihat sejak ia duduk di sekolah dasar. Pada usia 20 tahun, ia menyelesaikan novel pertamanya Mencari Jodoh yang diterbitkan Balai Pustaka tahun 1935. Mencari Jodoh sangat digemari banyak orang waktu itu dan berkalikali dicetak ulang. Selain menulis menulis novel, ia juga menulis cerita pendek, cerita anak, sajak serta buku pelajaran

sekolah dan pernah juga menulis tekateki silang sewaktu mengasuh ruang Kesusasteraan di majalah “Panji Pustaka”. Dalam riwayat hidupnya A. Damhoeri termasuk salah seorang pengarang pada tiga zaman, yakni zaman penjajahan Belanda, zaman penjajahan Jepang dan zaman kemerdekaan. Pada zaman Belanda menjajah negeri ini ini, A.Damhoeri menggunakan nama samaran, yaitu Aria Diningrat. Sementara di masa Jepang, A. Damhoeri menetap dikampung kelahirannya di Batu Payuang. Melihat masyarakat yang diperlakukan sewenang-wenang oleh Jepang, inspirasi mengarangnya meredup dan mandek dan semangatnya hilang. Ia sendiri dimata-matai Jepang. Meski demikian sekali-kali tulisannya masih muncul juga di Harian Sumatera Medan dan Harian Padang Nippo. Setelah kemerdekaan Indonesia, selama perang mempertahan kemerdekaan, Agresi II, A. Damhoeri ikut bergerilya di Payakumbuh Selatan. Ia aktif dalam barisan Penerangan Mobil Kewedangan Militer Payakumbuh Selatan. A Damhoeri dipercaya sebagai Wedana Militer Makinudin Hs. Pengalaman di masa gerilya itu direfleksikannya dalam novel Dari Gunung ke Gunung yang diterbitkan Penerbit Saiful Medan tahun 1950. A. Damhoeri mengawali pendidikannya di Sekolah Gobernemen, kelas dua di Bangkinang dan selesai tahun 1928. Pada saat itu, Sekolah Gobernemen terkenal dengan nama Jongen Vervoischool lamanya dua tahun dan merupakan sekolah lanjutan dari Sekolah Desa yang lamanya tiga tahun. Setelah tamat dari sekolah Gobernemen, Damhoeri melanjutkan Sekolah Normal di Padang Panjang,

pendidikan di sekolah normal ini diselesaikannya pada tahun 1943. Dari sekolah itu, ia memperoleh ijazah dan menjadi dokumen sangat berharga baginya. Pendidikan formal Damhoeri hanya sampai Sekolah Normal, selanjutnya dia belajar ilmu sastra, agama, dan lainnya secara atodidak. Ijazah yang diperolehnya adalah modal dasar untuk menjadi guru, sehingga pada tahun 1934 A. Damhoeri mulai bekerja menjadi guru. Selain terlibat aktif di dunia pendidikan, A. Damhoeri juga menggeluti bidang kebudayaan. Ia pernah menjabat kepala Inspeksi Kebudayaan di Sumatera. Di samping itu, juga aktif di dunia penerbitan. Karir A. Damhoeri di bidang tulis menulis berawal dari Majalah Taman Kanak-Kanak Panji Pustaka. Tahun 1932-1934 A. Damhoeri mulai membantu majalah Panji Pustaka untuk memajukan dunia kesusasteraan. Kemudian 1938-1939 menjadi redaktur Majalah Dunia Pengalaman, tahun 1934-1936 menjadi guru sekolah desa, tahun 1938-1940 mengajar di Sekolah Gemente Medan, 1940-1942 mengajar di HIS Medest Medan, tahun 1943 -1946 mengajar di Sekolah Sambungan Payakumbuh, tahun 1947-1956 Kepala Sekolah di Sitanang Payakumbuh, tahun 19561958 menjadi Kepala Seksi Kesenian Perwakilan Daerah Kebudayaan Sumatera Tengah Bukit Tinggi. Pada tahun 1960-1963 menjadi Kepala Seksi Kesenian Inspeksi Daerah Kebudayaan Sumatera Barat, tahun 1964-1971 Kepala Inspesi Kebudayaan Daerah I Kota Payakumbuh, tahun 1947 sebagai Ketua Komite Nasional Batupayung dan tahun 1946 menjadi anggota siding pengarang, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan di Bukit Tinggi. (h/zkf/dod)

KTP Elektronik...........................Sambungan dari Hal.1 Pada sisi lain, Akbar mengingatkan pemerintah agar menata Nomor Induk Kependudukan (NIK). Muaranya, NIK mempermudah implementasi KTP elektronik agar berjalan lancar. Berdasarkan NIK yang rapi, diharapkan realisasi KTP elektronik tak menemui kendala. “Hanura konsisten meminta pemerintah menata NIK,” kata dia seperti dilansir micom. Sementara itu, Nurul meminta koleganya Komisi II DPR tetap memberi semangat kepada pemerintah dalam melaksanakan program KTP elektronik. Dia meyakini reaalisasi KTP elektronik berjalan sukses. Dia menilai proyek KTP elektronik di Indonesia adalah program “gila” yang membutuhkan komitmen tinggi dan penanganan serius. Pasalnya, hingga akhir 2010 ditargetkan sebanyak 170 juta penduduk terlayani program KTP elektronik. Untuk itu, masyarakat, himbau Nurul, harus optimistis bahwa KTP elektronik bisa berjalan sukses. “Saya yakin, dan menurut saya keyakinan itu harus ditularkan supaya semangatnya tumbuh,” ujar Nurul. Terkait masalah teknis yang masih terus menghantui pelaksanaan program KTP elektronik, Nurul meyakini dapat teratasi. “Masalah teknis di lapangan, baik secara operasional dan DDM, bisa diberikan solusi dengan pendampingan di lapangan oleh Kemendagri atau distibutor alatnya,” tukas Nurul. Bahkan, lanjut Nurul, pernyataan Gamawan Fauzi terkait kesiapannya untuk mundur dari posisi Menteri Dalam Negeri sudah cukup memberikan garansi bahwa bekas Gubernur Sumatera Barat itu serius dalam menjalankan proyek senilai Rp5,9 triliun tersebut. “Kita sabar dulu, Pak Menteri kan sudah mengatakan jika 2012 tidak selesai maka dia akan mundur,” pungkas Nurul. Juru bicara Kemendagri Reydonnizar Moenek menghargai kritikan yang dilontarkan anggota DPR dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menilik dinamika yang terjadi di lapangan. Namun seyo-

gianya, kritikan itu jangan berlandaskan kepentingan kelompok. Dia mengatakan, kritikan terhadap KTP elektronik harus berdasarkan data dan fakta sehingga bisa dipertanggungjawabkan keakuratannya. Jika tak memenuhi kaidah itu, kritikan tersebut bisa dikateorikan sebagai fitnah dengan tujuan yang kurang baik. Ia menduga ada pihak tertentu sedang berupaya mengganggu pelaksanaan KTP elektronik. Padahal, pemerintah sedang mengintensifkan pelaksanaan itu hingga ke-197 kota/ kabupaten. Karena itu, pemerintah butuh dukungan dari semua komponen masyarakat untuk menyukseskan program itu. “Pemerintah tak mungkin bisa mengerjakan sendiri jika tak didukung semua pihak,” tegasnya. Dikhawatirkan Terlambat Sementara itu, pelaksanaan KTP elektronik Tahap I pada 9 kabupaten/ kota di Sumbar dikhawatirkan tidak akan tercapai sesuai target yang ditetapkan semula, tuntas akhir Desember 2011. Keterlambatan mobilisasi peralatan pendukung pelaksanaan KTP elektronik menjadi salah satu penyebabnya. Bahkan bagi kecamatan yang jumlah wajib KTP elektronik-nya lebih dari 30.000 orang, dibutuhkan tambahan alat untuk merekam data mobile, namun sampai kini alat yang dipinjamkan itu belum juga datang. Kepala Biro Pemerintahan dan Kependudukan Setdaprov Sumbar, Fachril Murad kepada Haluan Senin (31/10), di Padang mengatakan, target yang ditetapkan untuk 9 kabupaten/ kota pelaksana KTP elektronik tahun ini diyakini tidak akan tercapai, meski para petugas di setiap kecamatan telah bekerja hingga larut malam. “Kita pesimis, pelaksanaan KTP elektronik ini tuntas sesuai target akhir Desember 2011. Sebab peralatannya saja datangnya terlambat, otomatis kegiatan pendataan juga terlambat dimulai,” katanya. Menjawab pertanyaan wartawan, bila pembuatan KTP elektronik tidak selesai hingga akhir tahun ini,

apakah masih akan dilanjutkan pada 2012 untuk masyarakat yang belum mendapatkannya, Fachril tidak dapat memastikannya. Sebab hal ini berkaitan dengan anggaran. Pembuatan KTP elektronik itu digratiskan karena ditanggung oleh APBN. Tetapi bila waktunya telah lewat, tentunya perlu dibahas lagi proses pelaksanaannya. Yang pasti, tidak lagi ditanggung pemerintah pusat. Karena pada 2012, pelaksanaan KTP elektronik dilanjutkan untuk tahap II bagi 10 kabupaten/kota lainnya di Sumbar. “Kita belum bisa pastikan bagaimana kelanjutannya bagi masyarakat yang belum mendapatkan KTP elektronik hingga akhir tahun ini. Yang pasti, pembuatannya tidak ditanggung APBN lagi. Tetapi nanti akan dibahas, apakah dibebankan pada APBD masing-masing kabupaten/kota atau ada solusi lain,” katanya. Meski demikian untuk mengoptimalkan waktu yang tersisa, Pemprov Sumbar minta agar seluruh Pemko/ Pemkab yang terlibat dapat menginstruksikan seluruh camat di wilayahnya untuk membuat jadwal pelaksanaan rekam data bagi masyarakat wajib KTP per-kelurahan/nagari sampai akhir Desember 2011. Selanjutnya, petugas teknis kecamatan diharapkan pula tetap melakukan rekam data pelaksanaan KTP elektronik sampai malam hari sehingga seluruh masyarakat terjamin pendataannya secara menyeluruh, khususnya bagi masyarakat yang berada jauh dari pusat kecamatan. “Berdasarkan monitoring yang dilakukan ke kecamatan, tambahan alat yang dipinjamkan untuk kecamatan yang jumlah wajib KTP-nya 30.000 orang atau lebih, serta alat untuk rekam data mobile, sampai saat ini belum ada yang datang,” katanya. Bila alat-alat itu sudah datang nantinya, diharapkan masing-masing Pemko/Pemkab segera mempercepat rekam data. Walau waktunya sangat kasip, diupayakan untuk dapat menyelesaikan seluruhnya sesuai jadwal yang ditetapkan. (h/vie/dn/mi)


12 MOZAIK

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

Tujuh Miliar Mulut Menganga

D

ANICA May Camacho adalah bayi perempuan berbobot 2,8 kilogram yang lahir di Rumah Sakit Jose Fabella, Filipina, dari pasangan Camille Dalura (ibu) dan Florante (ayah).

Sepintas tidak ada yang istimewa pada Danica, yang digambarkan sebagai bayi cantik dengan wajah khas Filipina. Namun jika memperhatikan tanggal lahirnya yaitu 31 Oktober 2011, Danica menjadi istimewa karena Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memiliki hitungan bahwa bayi yang lahir pada awal tanggal tersebut akan menjadi penduduk bumi yang ketujuh miliar. Berdasarkan perhitungan itu PBB menetapkan Danica sebagai penduduk yang ketujuh miliar di muka bumi ini. Masa depan Danica relatif

cerah karena PBB menjanjikan beasiswa hingga kuliah. Orang tuanya juga memperoleh modal kerja untuk membuka toko kelontong. Tetapi di balik kecerahan nasib Danica, muncul ancaman bagi warga bumi lainnya yang jumlahnya telah mencapai tujuh miliar. Salah satu ancaman itu adalah persaingan tidak sehat akibat manusia yang berjejal di bumi ini. Pakar tentang kekerasan Erich Fromm dalam bukunya “The Anatomy of Human Destructiveness” yang membahas teori agresi Lorenz, menyebutkan bahwa untuk mendukung kelangsungan hidup individu, lahirlah agresi, di antaranya adalah gresi intraspesifik yakni agresi di antara anggota spesies yang sama untuk mempertinggi daya tahan hidup yang bersangkutan. Namun agresi yang semula sekadar memperkuat daya tahan hidup, tiba-tiba menjadi mengkhawatirkan lantaran berkembang menjadi agresi jahat. Kemudian agresi itu cenderung membinasakan atau mengalahkan yang lain. Banyak para ahli yang memberikan hipotesis dramatis bahwa saat agresi keberjejalan manusia memuncak, manusia akan mudah untuk saling bunuh karena kemiskinan yang meluas dan mencekik. Semua serba langka, dari bahan pangan hingga air bersih.

ANTARA

TUJUH MILIAR PENDUDUK — Aktivis Lembaga Kependudukan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNFPA) membubuhkan tanda tangan pada kain saat perayaan ‘World at 7 Billion’ atau tonggak kependudukan mencapai 7 miliar di Jakarta, Minggu (30/10). PBB memperkirakan warga ketujuh miliar dunia akan lahir Senin 31 Oktober 2011.

Sekarang saja bisa dibayangkan bagaimana orang dengan mudahnya membunuh yang lain karena persoalan materi. Contohnya, Di Jakarta pada Oktober 2011 terjadi perampokan sadis di mana tangan korban ditebas golok hingga putus. Atau ada pencuri motor yang menembak warga hingga tewas. Contoh-contoh itu menunjukkan upaya orang untuk bertahan hidup. Mereka miskin, tetapi keliru mengambil jalan keluar dari kemiskinan. Jalan kejahatan menjadi pilihan. Mereka merawat agresi jahat yang menakutkan sekaligus merugikan orang lain. Fakta Kemiskinan PBB pernah menyebutkan bahwa di dunia ini sebanyak 25.000 orang meninggal setiap hari karena kemiskinan dan kelaparan. Bank Dunia memberikan standar bahwa miskin identik dengan berpenghasilan kurang dari dua dolar AS per hari. Bisa dibayangkan jika

penduduk bumi terus bertambah, kian banyak lagi yang dicekik kemiskinan. PBB mencatat, saat ini setiap menit ada 267 bayi lahir. Dari jumlah itu, 51 di antaranya lahir di India. Wajar jika diramalkan bahwa pada 2025 India akan menjadi negara berpenduduk paling banyak di dunia. Saat itu, penduduk India mencapai 1,5 miliar jiwa, yang berarti menggeser China. Tujuh miliar bukan sekadar angka, tetapi persoalan kehidupan. Manusia sebanyak itu membutuhkan pangan yang cukup, ketersediaan energi, serta kesempatan kerja dan pendidikan. Selain itu manusia-manusia itu perlu perlindungan hak asasi manusia, menikmati makna kemerdekaan, bisa bersuara, dan membesarkan anakanak mereka dalam kedamaian dunia. Bagaimana dampak tujuh miliar penduduk bagi Indonesia? Sebagai negara padat penduduk persoalan kemiskinan menjadi bayangan

menakutkan. Berdasarkan standar Bank Dunia itu, 60 persen penduduk Indonesia berada dalam kemiskinan relatif. Sedikitnya 10 persen berada dalam kemiskinan absolut. Kemiskinan ini ditandai dengan kekurangan makan, air bersih, pakaian, pendidikan, kesehatan, listrik, transportasi, dan rumah. Dari Badan Pusat Statistik menunjukkan, jumlah penduduk Indonesia per Maret 2011 mencapai 237.556.363 jiwa dengan angka kemiskinan 12,5 persen atau sebanyak 29,7 juta jiwa. Pemerintah tentu saja berkewajiban memperkecil angka kemiskinan ini. Namun menurunkan angka kemiskinan akan menjadi sulit bilamana tidak disertai dengan partisipasi masyarakat. Banyak orang miskin ingin keluar dari kemiskinan itu, tetapi mereka tidak mampu melakukannya dengan kekuatan sendiri (Jeffrey Sachs, 2005).

Karena itu, orang-orang yang mempunyai kekuatan semustinya merasa bertanggung jawab untuk mengantarkan orang miskin menuju tangga kemakmuran sehingga mereka tidak terus menerus merangkak dalam jerat kemiskinan. Atas dasar itu bantuan pemerintah masih diperlukan, tetapi alangkah baiknya jika ada solidaritas dari orangorang yang telah mapan. Solidaritas bisa digambarkan dengan kalimat berikut, “Kita benar-benar menjadi manusia apabila mempunyai kepedulian dan tanggung jawab terhadap kehidupan manusia lain, terutama yang menderita dan yang paling miskin maupun tertindas.” Solidaritas ini kian dibutuhkan ketika bumi kian padat. Pada 1999 penduduk bumi masih enam miliar jiwa, tetapi kini meningkat menjadi tujuh miliar. Apa yang akan terjadi dengan bumi ini sepuluh tahun kemudian? (ant/nusarina)


13

SELASA , 1 NOVEMBER 2011 M / 4 DZULHIJAH 1432 H

PEDAGANG DIBERI BATAS WAKTU SEMINGGU

LINGKAR Tabrakan, Bapak Tua Meregang Nyawa PADANG, HALUAN—Kecelakaan antarsepeda motor di Jalan Adinegoro, Depan Villa Fakrizindo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, merenggut nyawa, Minggu (30/10) sekitar pukul 18.15 WIB. Seorang pria paruh baya bernama Markadijo (65), warga Perumahan Mutiara Putih SD 48 RT 05 RW 13, Ganting, Kecamatan Koto Tangah, tewas. Saat kejadian Markadijo, mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi BA 4752 A, bertabrakan dengan motor lainnya dengan nomor polisi BA 2350 FL yang dikendarai oleh M. Andre (15), seorang pelajar yang beralamat di Komplek Mutiara Putih Blok X, Kecamatan Koto Tangah. Menurut salah satu saksi di lokasi kejadian Syafrizal (54), kecelakaan nahas itu berawal ketika sepeda motor yang dikendarai Markadijo keluar dari Komplek Perumahan Fakrizindo dan ingin berbelok ke kiri menuju arah Simpang Kalumpang. Namun, sesampai di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai Markadijo ini tertabrak oleh sepeda motor yang dibawa Andre dari arah Simpang Tabing menuju Simpang Kalumpang. Akibat kecelakaan tersebut kedua korban mengalami luka parah dan korban Markadijo dibawa ke Rumah Sakit M Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan. Namun, malang baginya dia akhirnya tewas setelah sempat dirawat. Sedangkan Andre dibawa ke Rumah Sakit Yos Sudarso dan dirawat tim medis. Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Andiyatna didamping Kanit Laka Lantas AKP Eliswantri mengatakan, kecelakan sepeda motor yang terjadi oleh kedua korban ini sama-sama mengalami cidera di bagian kepalanya. Menurut Andiyatna, kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal ini, diduga disebabkan karena kelalaian dan kurang hatihatinya pengendara sepeda motor BA 4752 A, sewaktu keluar dari gang menuju jalan utama. “Selain itu, pengendara sepeda motor Markadijo ini kurang memperhatikan keadaan situasi arus lintas di Jalan Adinegoro sehingga tertabrak oleh sepeda motor yang dikendarai Andre,” ungkapnya. (h/nas)

Pasar Inpres Harus Dikosongkan

PADANG, HALUAN — Kios penampung yang disediakan Pemko Padang secara gratis belum maksimal diisi pedagang. Pedagang diberi tenggat seminggu agar pindah. Pedagang Pasar Inpres II, III dan IV diberikan tenggat waktu semiinggu untuk mengosongkan kiosnya dan pindah ke kios penampungan. Jika pedagang madar, maka kios akan diberikan kepada yang lainnya. Demikian dikatakan Effendi Firdaus, Ketua Tim Pemagaran Pasar Raya Padang. “Kami memberikan waktu seminggu kepada pedagang untuk pindah ke kios penampungan. Jika tidak juga pindah pada waktu yang ditentukan kiosnya akan diberikan kepada pedagang yang membutuhkan khususnya yang mempunyai Kartu Kuning (KK),” kata Effendi Firdaus kepada Haluan, Senin (31/10) di Pasar Raya Padang. Pemerintah Kota Padang menyediakan tiga titik lokasi kios penampungan dengan jumlah petak yang bervariasi. Di lokasi Lapangan Imam Bonjol jumlah kiosnya 160 unit, dan yang baru mendaftar sebanyak 16 pedagang. Ada juga dibangun di depan Matahari lama berjumlah 125 unit dan yang baru mendaftar baru mencapai 50 persen. Kemudian, di depan Balaikota Padang berjumlah 102 unit dan yang baru mendaftar

mencapai 10 persen. “Untuk kios penampungan yang berada di depan Balaikota Padang, ada penambahan los petak yang rencananya akan ditempatkan bagi 300 pedagang,” kata Effendi Firdaus. Sementara itu, jika ada kios yang rusak seperti yang berada di depan lapangan Imam Bonjol. Maka, diharapkan diperbaiki sendiri oleh pedagang karena mereka memiliki kios itu secara gratis. Pasalnya, untuk perbaikan kios yang rusak Pemko tidak punya anggaran. Sehingga, biaya perbaikannya dibebankan kepada pedagang. “Untuk pemindahan pedagang ke kios penampungan ini, kami sudah menyosialisasikan. Hendaknya, para pedagang segera mendaftarkan diri untuk menempati kios penampungan itu jangan sampai tidak mendapatkan tempat. Dan, kalau tidak mendapatkan tempat pada kios penampungan jangan disalahkan pemko,” tegasnya. Dikatakannya, kios penampungan yang ada saat ini bebas dari banjir dan sudah difasilitasi dengan listrik dan dua unit Sanyo yang akan dipergunakan airnya oleh pedagang ikan. (h/ade)

ERIOS RAHMAN DILANTIK

SATPOL PP RAZIA LAGI

Sekjen KPU Anulir SK Walikota

PADANG, HALUAN —Polemik seputar pelantikan Erios Rahman sebagai Sekretaris KPU Kota Padang menggantikan Sandra Imelda melalui SK Walikota Padang nomor 821.21/ 395-SK/BKD-2011 tangga 26 September 2011, akhirnya tuntas setelah Sekjen KPU Pusat dengan SK Nomor 513/Kpts/ Sekjen/2011 tanggal 24 Oktober 2011 menetapkan nama yang sama sebagai Sekretaris KPU Kota Padang. Meskipun yang dilantik sebagai Sekretaris KPU adalah orang yang sama, namun baik Sekretaris KPU Sumbar Hendrinal maupun Ketua KPU Kota Padang, Alison mengatakan pelantikan Erios Rahman tak ada hubungannya dengan pelantikan oleh Walikota Padang sebelumnya. “Justru pelantikan ini sebagai bentuk anulir terhadap SK Walikota Padang sebelumnya yang jelas menyalahi prosedural penetapan Sekretaris KPU kabupaten/kota sebagaimana diatur peraturan yang berlaku,” kata Hendrinal

kepada Haluan, Senin (31/10). Masalah nama yang sama menurut Hendrinal bukanlah sebuah hal yang perlu diperdebatkan asalkan semuanya sesuai dengan prosedural yang berlaku. Dan dengan adanya hal ini, ke depan diharapkan polemik serupa tak terjadi lagi. Senada dengan Hendrinal, Alison mengatakan karena prosedural penetapan sekretaris KPU berbeda dengan pelantikan pimpinan SKPD, maka diharapkan kesalahan yang sempat terjadi tak lagi muncul di kemudian hari. Erios Rahman sendiri, meski telah dilantik oleh Walikota Padang sebagai sekretaris KPU bulan lalu, namun sampai pelantikan kemarin, tak pernah menjejakkan kakinya di sekretariat KPU Kota Padang. Hal itu muncul karena tak sesuainya prosedural penetapan sekretaris KPU sebagaimana ditetapkan oleh peraturan dan perundangundangan yang berlaku. Saat ditanya tentang tugas pertamanya di KPU Kota

Terjaring Satu PNS Pemprov, 7 Wanita Tanpa Kartu Identitas

TEDDY

DILANTIK — Erios Rahman yang sebelumnya telah ditetapkan dan dilantik sebagai sekretaris KPU Kota Padang, akhirnya dilantik secara resmi oleh sekretaris KPU Sumbar mewakili Sekjen KPU Suripto Bambang Setiadi. Dengan pelantikan itu, maka keberadaan mantan Kakan Kesbangpol dan Linmas Kota Padang itu di KPU Padang sah dan sesuai dengan ketentuan. Padang, Erios memastikan selain melakukan koordinasi dan konsolidasi, dia akan menjalankan fungsi sebagai sekretaris KPU sebagaimana diamanatkan oleh sekjen KPU melalui sekretaris KPU Sumbar. Pelantikan Erios Rahman sebagai sekretaris KPU Kota Padang oleh Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah

HASWANDI

TEMPAT PENAMPUNGAN–Inilah kios sementara di Jalan Imam Bonjol Padang sebagai salah satu tempat penampungan pedagang. Tim Pemagaran Pasar Raya Padang memberikan tenggang waktu selama satu minggu bagi pedagang Pasar Inpres II, III dan IV untuk pindah ke kios penampungan.

bulan lalu, memang menuai polemik. Meskipun saat itu Wakil Walikota Padang dan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Hiptonius Damanhuri menyebutkan tak ada persoalan dalam penetapan Erios sebagai sekretaris KPU, namun sesungguhnya hal itu adalah sebuah ironi yang tidak pas dalam memahami sebuah ketentuan.(h/ted)

PADANG, HALUAN — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang kembali menggelar razia. Kali ini razia digelar di Jalan Veteran samping Hotel Sriwijaya dan kawasan GOR, pada Senin (31/10) sekitar pukul 13.30 WIB. Alasan razia ini digelar karena aparat sering mendapatkan informasi dari warga adanya dugaan perbuatan mesum di lokasi itu yang membuat warga resah. Dalam operasi ini, terjaring pasangan tidak jelas statusnya, yakni salah satu pegawai negeri sipil (PNS) diduga bertugas di Pemrov Sumbar yakni Ira Miranda (41) dan Yandri Martin (44), besar kemungkinan kekasihnya di Jalan Batang Kandis, Kawasan GOR Agus Salim . Selain pasangan ini, sebanyak tujuh orang wanita penghuni kost di samping Hotel Sriwijaya

terjaring tidak mempunyai kartu identitas dan ditambah dua orang pria. Ketujuh wanita itu yang diduga bekerja di tempat hiburan malam, yakni Egi (17), Tari (17), Suci (17), Dian (17), Neli (17), Caca (15), dan Leli (17). Sementara dua orang pria yakni Rendi (16), dan Muhamad Nur (29). Operasi itu berawal dari tempat kost yang disinyalir dihuni para wanita malam yang tempat kost itu sendiri tidak mempunyai izin. Setelah diamankan, semua yang terjaring itu langsung dibawa ke Kantor Pol PP di Jalan Bagindo Azis Chan dan dilakukan pembinaan. Kasat Pol PP Kota Padang Yadrison mengatakan, operasi itu dilakukan karena banyak sekali laporan yang meresahkan warga sekitar. Setelah mendapatkan laporan, petugas langsung ke lokasi dan

dilakukan penyelidikan, ternyata apa yang dilaporkan warga itu benar. Petugas langsung mengamankan wanita yang tidak bisa memperlihatkan kartu identitasnya. “Setelah mendapatkan laporan dari warga kami langsung ke lokasi unt u k m emastikan kebenarannya, setelah pasti kami langsung mengirimkan petugas untuk mengamankannya,” kata Yadrison kepada Haluan, Senin (31/10). Dikatakannya, setelah semuanya didata dan diberikan surat perjanjian pihaknya akan melepaskan semua yang terjaring tersebut, sementara pemilik kost akan dipanggil untuk dimintai keterangannya. “Kita akan memanggil pemilik kost tersebut, karena tidak memiliki izin. Diduga tempat kost tersebut liar dan telah melanggar Perda,” ungkapnya. (h/nas)


14 PADANG

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

Pemko Rencanakan Rekrut Tenaga Lepas PADANG, HALUAN — Sama seperti perusahaan swasta dan BUMN, Pemko Padang juga berencana merekrut tenaga lepas (outsourcing)

HASWANDI

PEREKRUTAN PEGAWAI — Sejumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengikuti ujian di Kampus Universitas Negeri Padang (UNP) beberapa waktu lalu. Pemko Padang berencana melakukan perekrutan pegawai melalui outsorching dengan alasan untuk meringankan beban belanja pegawai di lingkungan Pemko Padang.

Polresta

0751-22317

Damkar

0751-92113

DPRD

0751-690960

BPBD

0751-91547

Walikota

0751-92202

RSUD

0751-93550

“Perekrutan karyawan tenaga lepas ini merupakan bentuk dari keputusan moratorium pegawai dari pemerintah pusat. Banyak Pemda yang mewacanakan perekrutan pegawai outsorching ini,” kata Walikota Padang Fauzi Bahar kepada saat coffee morning di DPRD Padang, Senin (31/10). Perekrutan tenaga outsourcing diwacanakan menjadi solusi kebutuhan tenaga teknis untuk operasional kerja lingkungan Pemko. Keberadaan tenaga lepas diperkirakan, meringankan beban belanja pegawai. Pasalnya, belanja untuk gaji PNS di Kota Padang sudah mencapai 75 persen persen

lainnya, selain lebih efisien, penggunaan tenaga alih daya juga tidak bakal menuntut untuk diangkat menjadi CPNS,” katanya. Oleh sebab itulah, strategi ini diperlukan guna menyeimbangkan penggunaan dana APBD, antara belanja rutin pegawai dengan belanja publik untuk pembangunan daerah. Jangan sampai belanja rutin pegawai lebih besar daripada pembangunan yang akhirnya pembangunan daerah tidak diperhatikan. Terlebih dengan kinerja PNS yang belakangan sering disorot, karena dinilai tidak disiplin dan malas, maka sistem ini dapat memangkas pegawai malas karena pegawai outsorching hanya dikontrak selama satu tahun. Jika mereka malas, tentu terancam tidak diperpanjang kontraknya di

dari APBD 2011 yang mencapai Rp1,2 triliun, sehingga tidak memungkinkan ini menerima PNS tahun ini. Dengan sistem alih daya, maka pegawai yang diterima hanya bersifat kontrak. Jika memang diperlukan, maka kontrak dapat diperbaharui setiap satu tahun. Tenaga yang bisa diterima untuk sistem tersebut, cukup banyak. “Untuk menyelamatkan APBD, tentu cara perekrutan tenaga kerja secara alih daya cukup efisien menekan anggaran. Jika, direkrut dari jalur PNS, maka biayanya akan tinggi. Sedangkan kinerjanya tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Alasan

Penyelesaian PLTU Teluk Sirih Terkendala Hujan PADANG, HALUAN — Hujan yang sering mengguyur Kota Padang sejak beberapa hari terakhir menjadi kendala pekerjaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sirih. Namun demikian, PLN Proyek Pembangunan PLTU tersebut optimis pembangkit listrik berkapasitas 2x100 MW itu bisa mulai beroperasi Juli 2012 nanti. “Hujan memang menjadi kendala, karena pekerjaan banyak mengelas tiang-tiang baja. Namun kami terus menyisiasati pekerjaan agar PLTU ini bisa segera rampung sesuai jadwal yang ditargetkan,” kata Manager Proyek PLTU Teluk Sirih, Arif Amirudin kepada Haluan di Padang kemarin. Menurutnya, saat ini progres pekerjaan pembangunan PLTU itu sudah 80 persen lebih. Direncanakan mulai Februari nanti sudah bisa dimulai dilakukan pembakaran bahan baku untuk

mengoperasikan satu unit pada Juli nanti. Meskipun pekerjaan pembangunan PLTU tersebut optimis rampung sesuai target, namun kekhawatiran akan lancarnya pengoperasian pembangkit dengan bahan baku batu bara itu masih ada. Kekhawatiran terjadi yaitu pembangunan jaringan transmisi yang belum selesai, karena terkendala pembebasan lahan di titiktitik pembangunan tower, terutama jaringan transmisi Bungus—Indarung. General Manager PLN Wilayah Sumatera Barat Judi Winardi Widjaja dalam laporannya tentang kondisi terkini kelistrikan Sumbar kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat upacara Hari Listrik Nasional (HLN) ke-66 dua hari lalu, mengakui kendala pembebasan lahan tersebut. “Kami sampaikan kepada bapak gubernur, karena kami

memohon dukungan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menyelesaikan pembebasan lahan titik-titik tower Bungus-Indarung ini. Sebab, tower ini sangat vital. Apa jadinya jika PLTU selesai, tower belum. Kemana listrik dari PLTU ini kita alirkan,” katanya. Pembangunan PLTU Teluk Sirih tersebut perlu dukungan semua pihak, karena PLTU tersebut menjadi andalan kelistrikan Sumbar setelah PLTU Sijantang Ombilin. Sebab, Sumbar sebelumnya masih mengandalkan PLTA yakni PLTA Singkarak, Maninjau dan Koto Agam yang rawan terganggu operasi saat musim panas. “PLTU ini diharapkan segera beroperasi untuk mengatasi rawan defisit yang kita alami, terutama untuk wilayah selatan seperti Pesisir Selatan. Sebab, saat ini listrik ke Pessel dipenuhi mesin sewa kapasitas 3 MW dan 8 MW.

Namun ini belum cukup. Makanya, dengan hadirnya Teluk Sirih yang masuh ke sistem, pelayanan listrik bisa kita tingkatkan,” katanya. Manager Proyek PLTU Arif Amirudin juga mengakui kendala penyelesaian pembangunan transmisi tersebut. “Harusnya diiringi dengan pembangunan transmisi. Namun sampai saat ini, pembangunan transmisi kurang berjalan lancar, karena adanya masalah dengan masyarakat pemilik lahan. Sangat disayangkan nantinya, kalau PLTU sudah selesai, masyarakat justru tidak dapat menikmatinya, karena transmisinya belum siap, “ katanya. Pembangunan PLTU Teluk Sirih yang menelan biaya Rp 2 triliun itu dikerjakan dalam dua tahap. Tahap pertama Juni 2012 selesai satu unit, dengan daya 1 x 112 megawatt. Tiga bulan setelah itu, unit kedua juga akan dapat dioperasikan. (h/vid)

tahun depan. Jika sistem alih daya ini diterapkan, maka pegawai malas dan tidak disiplin pun bisa diminimalisir. Hanya saja, tentu dibutuhkan kemauan serius untuk melaksanakan perekrutan alih daya ini sebaik mungkin. Sistem perekrutan tenaga kerja alih daya, memang akan berdampak positif bagi pemerintah, tapi lain halnya dengan tenaga kerja itu sendiri. “Pada prinsipnya, wacana tersebut merupakan jurus jitu untuk mengefisienkan dana APBD. Sebab, cara ini cukup efektif dalam penghematan keuangan daerah. Memang kalau ada pekerjaan perkantoran yang bisa dilakukan dengan menggunakan jasa pihak ketiga, kenapa tidak dilakukan, sehingga tak perlu merekrut pegawai negeri. Persoalan pemerintah sebenarnya, bukan hanya jumlah PNS yang membengkak. Tapi juga simpang siurnya data base kepegawaian. Untuk itu, perlu perbaikan atau penyempurnaan data base kepegawaian, baik yang sudah menjadi PNS maupun yang masih berstatus honorer guna lebih memudahkan penataan kembali terhadap pegawai. Penataan dimaksud, baik secara kuantitatif (jumlah) maupun kualitatif (kualitas terkait kecakapan dan keahlian), sehingga tak kesan seenaknya rekrutmen calon pegawai negeri sipil. Sementara itu Ketua DPRD Kota Padang Zulherman mengatakan, dengan adanya moratorium PNS diharapkan kinerja PNS semakin maksimal bukannya semakin malas. Karena, selama ini PNS dinilai kinerjanya sangat kurang.”Saya mengharapkan moratorium PNS ini, dapat bermanfaat dan berguna. Sehingga, SDM yang dimiliki Kota Padang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. (h/ade)

Anggaran Pembinaan Penyandang Cacat Minim

HASWANDI

SEORANG pengemis cacat berjuang hidup di Pasar Raya Padang. Pada tahun 2011 ini, jumlah penyandang cacat berat yang bisa dibiayai dari program jaminan sosial (JS) pemerintah hanya sebanyak 1.042 orang. Padahal, jumlah penyandangnya mencapai lebih dari 2.000 orang.

PADANG, HALUAN — Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Sumbar, Estie Pratiwi menyebutkan, anggaran yang terbatas dalam penanganan masalah sosial, membuat pihaknya terkendala melakukan pembinaan. Namun demikian, dia bertekad untuk memaksimalkan pelayanan di tengah kondisi tersebut. “Harus diakui, anggaran untuk pembinaan bagi penyandang cacat sangat terbatas. Padahal jumlah penyandang cacat yang harus kami bina mencapai 29.427 orang,” kata Estie merinci. Meski tak merinci anggaran

yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut, namun Estie berharap bisa ditingkatkan dari tahun ke tahun. Apalagi saat ini, jumlah penyandang cacat yang bisa dibantu anggaran pembinaannya masih terbatas. Pada tahun 2011 ini saja katanyae, jumlah penyandang cacat berat yang bisa dibiayai dari program jaminan sosial (JS) hanya sebanyak 1.042 orang. Padahal, jumlah penyandangnya mencapai lebih dari 2.000 orang. “Harus diakui, memang belum maksimal. Namun setidaknya kami telah melakukan

sejumlah gebrakan agar mereka bisa diberdayakan melalui anggaran tersebut,” ujarnya. Untuk setiap penyandang cacat tetap tersebut, Pemprov Sumbar menganggarkan sebesar Rp300.000 per bulan. Walau anggarannya kecil dan terbatas, namun tidak semua penyandang cacat yang bisa menerima program jaminan sosial itu. Mereka yang bisa masuk program JS kata Estie adalah penyandang cacat yang benarbenar tidak bisa berbuat apa-apa dan hidupnya tergantung kepada orang lain. Dengan adanya JS,

diharapkan bisa meringankan beban dari si penyandang cacat itu sendiri. Saat disinggung menyangkut sebaran dari para penyandang cacat tersebut, Estie menerangkan hampir semua kabupaten/kota di Sumbar memiliki masyarakat penyandang cacat. Akan tetapi, Kabupaten Pesisir Selatan dan Tanah Datar lebih menonjol dari sisi jumlah. “Setiap daerah ratarata memiliki penyandang cacat, namun kedua daerah tersebut lebih menonjol,” tuturnya. Dalam program pembinaan terhadap penyandang cacat,

pihaknya kata Estie, selain terbentur pada anggaran yang terbatas, juga dihadapkan pada belum terbukanya masyarakat kepada petugas menyangkut anggota keluarga mereka yang mengalami cacat. “Masyarakat masih cenderung tertutup dan tidak membuka diri, akibatnya kami kesulitan dalam melakukan pendataan dan juga pembinaan,” imbuhnya. Melalui Haluan, Estie Pratiwi berharap masyarakat bisa lebih membuka diri sehingga program pelayanan dan rehabilitasi sosial bisa lebih mudah dilaksanakan. (h/ted)

CV. SAROHA ELEKTRONIK Jl. Alai Timur No.77 Ampang Padang Telp : (0751) 40874

Melayan

i

= PENJUALAN = PEMASANGAN = TUKAR TAMBAH = PERBAIKAN = BONGKAR PASANG = SERVIS

AC Kulkas Kipas Angin Dispenser Air Panas Baru & Bekas

LB. MINTURUN

LOKASI

Semua

Merk

Servis Resmi Elektroluc Wilayah Sumbar

-

Authorized Service Centre

BIM

RS. SITI RAHMAH

Tersedia : Type 37/96 Type 48/108 Type 70/130 Lokasi : Koto Panjang - Kec. Koto Tangah - Padang TERMINAL AIE PACAH

JL. BY PASS

SOSRO

TVRI

Miliki Segera Rumah Idaman Anda - Dekat Lokasi Rencana Pemerintahan Kota Padang - Dekat Sarana Pendidikan + Kesehatan - Jalan Komplek Aspal - Kuda2 Baja Ringan - Lantai Keramik - Cat Dulux

TELUK BAYUR

JL. ADINEGORO NO. 1 BK. GANTING - KEC. KOTO TANGAH - PADANG TELP. (0751) 7871449- 4855199 - 9004429 FAX. (0751) 4855199


PADANG 15

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

67 PASIEN DIRAWAT DI M DJAMIL

LINGKAR

Waspadai Demam Berdarah

Tas IRT Dirampas di RS BMC

Peningkatan pasien DBD selama Oktober telah terlihat di RS M. Djamil Padang. Saat ini dirawat pasien DBD sebanyak 67 orang. Bulan lalu, pasien DBD berjumlah 58 orang. Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Rosnini Savitri menyebutkan, DBD dapat dicegah melalui 3 M (menguras, menutup, dan mengubur). Langkah-langkah lainnya dengan lebih sering menguras bak mandi minimal sekali seminggu. Untuk, tempayan, gentong, drum, dan tempat air lainnya hendaknya ditutup rapat. Sehingga nyamuk tidak bisa masuk kedalamnya untuk bertelur. Kemudian untuk jenis kaleng bekas, ban bekas, dan benda-benda lain yang dapat menampung air hujan, sebaiknya dibuang atau dikubur. Itu merupakan tempat yang disukai nyamuk demam berdarah untuk bertelur. Got dan Sampah Selain kebersihan rumah, kebersihan lingkungan juga penting diperhatikan untuk mencegah DBD. Pantauan Haluan di beberapa tempat, kebersihan lingkungan masih diabaikan warga. Kebersihan yang paling mengkuatirkan adalah tersumbatnya got dan sampah. Sebelum Pasar Siteba (dekat jembatan) misalnya, masyarakat membuang sampah di jalan. Tidak ada tong sampah, namun masyarakat tak menyadarinya. Selain aroma tidak sedap, menurut Rosnini, sampah-sampah tersebut juga dapat menjadi pemicu munculnya jentik-jentik nyamuk. Sampah-sampah yang berserakan ini juga terlihat di Pasie Nan Tigo, Pasar Raya, dan Gunung Pangilun. Penyebab lain yaitu got-got yang tersumbat. Anto, warga di Kompleks Cemara Gunung Pangilun menyebutkan, got di depan rumahnya telah lama tak berfungsi sehingga membuat air tergenang. “Kita sering gotong royong. Namun, itu tak terlalu membantu,” katanya. Got-got yang tersumbat ini banyak dikeluhkan warga. Di Air Tawar misalnya, satu jam saja hujan turun, akan langsung tergenang. Menurut warga Yudi, sejak ia tinggal enam tahun lalu, got tersebut tak pernah lancar. Ironinya, tidak pernah dilakukan gotong royong. (h/adk)

HASWANDI

SEJUMLAH pengunjung menatap keindahan Pantai Padang. Cuaca buruk yang melanda Kota Padang belakangan ini membuat pihak terkait menghimbau masyarakat untuk tidak berenang di sepanjang pantai ini, karena sangat membahayakan keselamatan.

spanduk - baliho - billboard sticker - backdrope branding car - x banner roll up - dll

Menyewakan Bando & Billboard lokasi strategis di Padang, Payakumbuh & Pariaman

Kantor Pusat : Jl. Gajahmada No.40 Gn. Pangilun Padang Telp. (0751) 447825, 40269 Cabang Payakumbuh : Cabang Padang : Jl. Soekarno-Hatta 123 Jl. Andalas 83 Telp. 890 383 Koto Nan Ampek Jl. Belakang Olo 46A (dpn Hotel Jakarta) Telp. 33 222 Telp. 0752 - 796 123

Iklan Baris

HASWANDI

PADANG, HALUAN—Masyarakat diminta untuk waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Intensitasnya semakin tinggi karena musim hujan, yang memicu tumbuhnya jentik nyamuk.

PADANG, HALUAN—Tas seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Hamidah Sritanti (41) dirampas orang tak dikenal di Lantai III ruangan umum Wanita Rumah Sakit BMC, Jalan Proklamasi, Kota Padang, Senin (31/ 10) sekitar pukul 05.00 WIB. Akibat kejadian ini warga Jalan Hiligoo No. 45, Kelurahan Pondok, Kecamatan Padang Barat ini mengalami kerugian sekitar Rp17 juta. Keterangan korban di ruangan SPKT Polresta Padang, awalnya ia tertidur di lantai III ruangan umum wanita RS BMC. Ta situ diletakkan di sampingnya. Tak lama kemudian, tas yang disandangnya ditarik secara paksa oleh seorang pemuda. Setelah mengambil, pelaku kemudian kabur ke lantai I. Dengan spontan, dia pun berupaya mengejar pelaku. Namun usaha itu sia-sia, karena pelaku berhasil melarikan diri, dan kabur dengan menggunakan mobil merek Toyota Avanza warna silver dengan nomor polisi yang diketahui korban. “Setelah menarik tas saya, saya kejar hingga keluar sambil berteriak maling. Tapi tidak ada satu pun yang mendengar dan saya hanya mengetahui jenis mobil dan plat nomornya, namun kode yang belakang saya lupa,” kata Hamidah Ditambahkannya, tas yang dibawa kabur tersebut berisi berupa barang-barang berharga seperti, uang tunai sekitar Rp6,3 juta, dua buah handphone Blackberry, satu handphone Samsung, satu handphone Nokia, kalung emas, cincin dan anting. Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Agus Rusdi Sukandar mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban terkait kasus pencurian tersebut, dan hingga kini masih dalam penyelidikan. “Kami telah menyerahkan kasus tersebut ke bagian Unit Satuan Reskrim Polresta Padang untuk ditindaklanjuti,” katanya. (h/nas)

WASPADA PENYAKIT – Sejumlah mahasiwa terpaksa menenteng sepatunya ketika melintasi kawasan tergenang air di Gunung Pangilun Padang. Intensitas hujan yang terus meningkat di Kota Padang tiap harinya membuat pihak terkait menghimbau masyarakat untuk mewaspadai serangan penyakit, terutama DBD.

Walikota akan “PL-kan” Peruntuhan Balaikota

PADANG, HALUAN—Walikota Padang Fauzi Bahar akan melakukan penunjukkan langsung (PL), jika belum juga ada kontraktor yang mendaftarkan diri untuk tender peruntuhan bangunan balaikota. “Jika dalam minggu ini belum juga ada kontraktor yang mendaftarkan diri untuk peruntuhan bangunan balaikota, maka akan dilakukan penunjukkan langsung. Sebab, kalau menunggu kontraktor mendaftarkan diri sampai kapan belum jelas. Padahal, waktu sudah berjalan terus,” katanya kepada Haluan usai coffee morning di DPRD

ANDA BUTUH DANA CEPAT

PADANG, HALUAN—Reklame personal yang muncul di setiap sudut Kota Padang, malah tak jarang di lokasi resmi, harus segera ditertibkan pemerintah daerah. Sebab, kemunculan reklame tersebut akan merugikan daerah yang bisa “menjual” iklan di areal bersangkutan. “Pemko Padang dalam hal ini Dinas Pengelola Keuangan dan Aset (DPKA), harus tegas dengan reklame personal tersebut. Mulai dari reklame melalui spanduk hingga jenis reklame lainnya. Kalau tidak ditertibkan, maka pemerintah daerah yang akan mengalami

Pick Up Karimun Splash APV

DP 2,5jt-an DP 6jt-an DP 6jt-an DP 7jt-an

Swift SX4 Vitara

Jaminan BPKB Motor, Mobil & Truck, Proses 1 hari cair, aturan ringa, bunga rendah

DP 8jt-an DP 9jt-an DP 18jt-an

Proses cepat, data bisa dijemput menerima tukar tambah

RIZALUL FIQRI,S.Psi

081363001111

Smart

Hub : HERIANTO, 085278614040

ASTRA INTERNASIONAL-DAIHATSU

Hub :

FERRY - ASTRA

082173140240 / 0751 - 9846138

= PROPERTI

Iklan Baris Rp. 20.000,- / terbit

PIN BB : 32E4252D

COURIER & CARGO SERVICE

= OTOMOTIF

Rp.6 Jt

Syarat ketentuan berlaku

AYO BURUAN!!!

Kalau bisa pakai PVC, Ngapain pakai besi Atau Rp. 1,5 Jt per batang (Pipa Gyp)

Hub : CV. BUDDY SUMUR BOR Komp. Gando Permata Cendana Mata Air Blok F No. 04 Padang (Depan Lapangan Voly) Gando Permata Telp. (0751) 765601 HP. (0751) 8212111, HP. 081266015111

balaikota itu maka bisa dilarikan ke ranah hukum. Sedangkan Wakil Ketua Komisi IV DPRD KOta Padang Maidestal Hari Mahesa mengatakan, untuk penunjukkan langsung hendaknya Pemko harus mendata aset bangunan balaikota itu baik sebelum gempa maupun setelah gempa, sehingga jelas nilai ekonomis dari bangunan balaikota itu. “Untuk itu DPRD akan mengevaluasi nilai ekonomis dari aset bangunan balaikota, yang rencana akan diruntuhkan dalam waktu dekat ini,” katanya.(h/ade)

PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) EKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS Cabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda

Otomotif PAKET TOYOTA AVANZA E AVANZA G AVANZA S INOVA YARIS HILUX PU

DP. 18.793.000 DP. 20.816.000 DP. 22.308.000 DP. 29.462.000 DP. 23.187.000 DP. 17.800.000

yang berlaku. Dan kalau memang bersifat sosialisasi, tentu yang bisa menentukan adalah pemerintah daerah dan bukan si pemasang reklame. Selama ini menurut Irwan Basir, pemerintah terlalu lunak dengan reklame-reklame personal. Padahal tidak semua reklame tersebut hadir untuk persoalan sosialisasi saja. “Reklame adalah sebuah peluang bagi daerah dalam meraup pendapatan. Nah kenapa hal ini tak menjadi perhatian dari instansi yang berkaitan dengan reklame tersebut,” imbuhnya. Kepala DPKA Padang, Syahrul yang dihubungi terkait

reklame personal tersebut mengatakan, pemerintah tentu selektif dengan reklame-reklame yang muncul dan bertebaran di jalanan. Tim khusus diterjunkan untuk menertibkannya. “Namun yang harus diingat, tak semua iklan atau reklame tersebut bisa ditagih retribusinya. Karena sesuai dengan Perda tentang reklame, ada sejumlah item iklan atau reklame yang dibebaskan dari retribusi,” imbuhnya. Terkait saran dari LPM tersebut, Syahrul memastikan akan menjadikannya sebuah masukan. Dan berjanji untuk meneruskannya di lapangan.(h/ted)

Konveksi Menerima Pesanan Partai Besar & Kecil Tas Penataran Tas Sekolah Pasang Roda Tas Jemaah Haji

Tas Seminar Tas Diklat Tas Kongres

Jln Gajah Mada No. 1 Simpang Olo, Nanggalo Gunung Pangilun - Padang

AKHIRUDDIN HP. 081363433198

Pasang Iklan Anda disini ... KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

Padang

ANGS 3.733.000 ANGS 4.146.000 ANGS 4.458.000 ANGS 5.907.000 ANGS 4.642.000 ANGS 4.600.000

BONUS KARPET DASAR & SARUNG JOK

Hubungi

ALJUFRI

081374991979 / 0751 7855179 = ELEKTRONIK

= ALAT KOMUNIKASI

Pasang Iklan Anda disini ...

= FASHION

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

= BIRO JASA = RUPA RUPA

FVZ 285PS

= INFO BISNIS

DIJUAL TANAH

Sekarang paket air bersih ada pilihan Rp.9 Jt

Lebih Cepat Lebih Baik

Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964

= KOMPUTER

CV. BUDDY SUMUR BOR Rp.13 Jt

kerugian,” kata ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Padang, Irwan Basir, Senin (31/10). Belakangan ini kata mantan Ketua KNPI Kota Padang itu, reklame personal sangat banyak bermunculan dari berbagai kalangan masyarakat. Meski reklame tersebut berbau sosialisasi, namun instansi terkait jangan mudah dikelabui oleh pemasang reklame. Irwan beralasan, kalau memang reklame personal tersebut bersifat sosialisasi, tentu tak perlu memunculkan gambar. Karena hal itu jelas tak sesuai dengan ketentuan

ATAKA Express

Smart

"OKTOBER CERIA" MILIKI Xenia DP 9jt-an, SEGERA Angsuran 3Jt-an MOBIL sudah termasuk angsuran 1, Asuransi all risk, subsidi rate 2,15jt DAIHATSU Bonus Kaca Film, Console Box dan aksesories lainnya ANDA

tuhan bangunan balaikota itu. “Tapi, hendaknya sebelum dilakukan penunjukkan langsung harus dilakukan pendataan nilai ekonomisnya. Apakah tidak lengkapnya bangunan balaikota itu karena gempa, dijarah, dijual atau lainnya. Sehingga jelas, ke mana saja aset Kota Padang ini. Pihaknya berencana akan memanggil DPKA Kota Padang untuk mempertanyakan aset bangunan balaikota yang kondisinya sudah tidak lengkap lagi. Karena, kalau Pemko Padang tidak tahu kondisi aset yang berada di bangunan

Pemko Diminta Tertibkan Reklame Personal

Rp. 20.000,- / terbit Elang Perkasa Motor Discount s/d 30jt, DP ringan/bunga 3,99%

Padang, Senin (31/10). Walikota mengaku tidak tahu kondisi balaikota yang saat ini kondisinya sudah tidak lengkap lagi, dimana atapnya sudah hilang dan kacanya yang tidak lengkap lagi. “Saya tidak tahu, kalau kondisi bangunan balaikota tersebut sudah tidak lengkap lagi. Tapi, nanti akan didata lagi sama staf saya,” katanya. Sementara itu anggota Komisi II DPRD Kota Padang Irwan Fikri mengatakan, boleh saja walikota melakukan penunjukkan langsung jika belum juga ada kontraktor yang mendaftarkan diri untuk perun-

Star

Dent

Removal

Mengembalikan Penyok (Pentok) Tanpa Proses Pengecatan dlm Waktu Singkat Mobil Anda Akan Kembali Mulus HANYA

15 MENIT SAJA

Joko (Jo) 0821 7457 1144 Jl. Ujung GurunNo. 147 Padang

KEHILANGAN STNK BA2002 TI Atas Nama MARIO YUANDA dan KTP Atas Nama, SULTA ALFI.Hilang antara Pulau Punjung Sijunjung. Mohon antar ke Pos Polisi Terdekat

Menerima : Salon Mobil Interior Eksterior Menghilangkan Baret Baret Halus CP : Remon : 081374962345, (0751) 9815553 Jl. Ujung Gurun No. 147

SHM, Luas 7.000m2, Lokasi Gurun Laweh Kalumbuk Kec. Nanggalo. Ada Rumah & Durian Unggul Nasional. Hub : HP. 08126708098

ELOK Florist

= PAPAN BUNGA PERESMIAN = PAPAN BUNGA PERNIKAHAN = PAPAN BUNGA DUKA CITA = BUNGA KALUNG, DLL

Kantor : Jl. Bandar Purus No. 72 Padang Telp. (0751) 8210666,22272 Fax. (0751) 27389 HP. 081263307033, 081809907272

temukan juga e-paper kami di

www.harianhaluan.com sahabat informasi online ANDA

PUSAT GIPSUM Produksi, Distributor, Papan Gipsum Rangka Metal, Aksesoris, Lis Profil Gipsum Melayani Siap Pasang dalam dan luar kota Jl. Andalas No.7 ptk 1 Simp. Haru Padang Telp. (0751) 38573 / 38555 Jl. By Pass Baru Km.9,5 No.2 Padang Telp. (0751) 495411 / 495412 Jl. By Pass Baru Km.11 Balai Baru Padang Telp. (0751) 497403 / 497406

GRAND TOURING


16

PASAMAN BARAT LINGKAR

Kepala SKPD Diingatkan PASBAR, HALUAN — Wakil Bupati Pasbar Syahrul mengingatkan kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pasbar agar menuntaskan pekerjaan tahun 2011 sebelum batas waktu akhir 2011. “Saya ingatkan kepala SKPD agar menyelesaikan pekerjaan, maupun administrasi keuangan tahun 2011 ini. Bodoh sekali kalau tak bisa menghabiskan anggaran yang telah ada, dan kalau itu terjadi itu namanya musibah bagi Pasbar,” kata Wakil Bupati Syahrul Dt Marajo saat memberikan sambutan dalam apel gabungan, Senin (31/10). “Tak bisa menuntaskan anggaran, bukan hemat namanya. Kalau tak bisa menghabiskan anggaran yang telah ada pada masing-masing SKPD, artinya kinerja pejabat yang bersangkutan perlu dipertanyakan,” ujar Syahrul. Selain itu, dia juga menekankan agar PNS selalu disiplin dalam melaksanakan upacara. “PNS perlu juga mengerti dengan aturan baris berbaris (PBB). Malu kita kalau pegawai tak paham dengan baris-berbaris,” tambahnya. Tak hanya itu, Syahrul juga mengintruksikan agar Sekda Pasbar membuat tim ekonomi Pasbar guna mendorong perekonomian masyarakat Pasbar agar lebih sejahtera. “Kita harapkan tim ekonomi itu bisa bekerja hingga akhir tahun 2011 ini, demi kesejahteraan masyarakat Pasbar di masa depan,” kata Syahrul. (h/nir)

Tuah Basamo

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

20 Truk Melebihi Tonase Terjaring Razia

SIMPANG AMPEK, HALUAN — Jajaran Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Pasaman Barat, bersama Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor setempat menjaring 20 truk yang melebihi tonase. Kepala Dishubkominfo Pasaman Barat Mardani di Simpang Ampek, Rabu (26/10), mengatakan truk-truk yang melebihi tonase itu dijaring dalam razia tonase yang

digelar secara intensif oleh Dishub bersama Satlantas Pasaman Barat sejak Senin (24/10). "Razia ini akan kami laksanakan di beberapa titik hingga 10 hari

lamanya. Dalam razia itu kami juga menertibkan kir dan perizinan operasional lainnya," katanya. Truk-truk yang dijaring tersebut akan ditilang dan diminta membongkar muatannya. Truk-truk tersebut dibawa ke Mapolres Pasaman Barat. "Kami berharap pihak perusahaan, pengusaha dan pemilik kendaraan agar menaati aturan tonase tersebut. Hal tersebut bertujuan untuk keselamatan

bersama di jalan raya," katanya. Dia mengharapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membangun jembatan timbangan oto (JTO) di Pasaman Barat untuk mendukung penertiban tonase ini. Dia menyebutkan, pihaknya mengalami kesulitan dalam penertiban tonase terkait penentuan muatan pasti truk-truk tersebut. "Truk-truk yang kami jaring ini jelas memuat melebihi tonase karena sangat mencolok," katanya.

Bupati Buka MTQ Kajai PASBAR, HALUAN — Musabaqah Tilawatil Alquran (MTQ) adalah salah satu aplikasi pelaksanaan peraturan daerah Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. “Wajib bisa baca tulis Alquran adalah salah satu visi dan misi Pemkab Pasbar yang harus kita terapkan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Bupati Pasaman Barat Baharuddin R saat membuka secara resmi MTQ di Nagari Kajai Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, baru-baru ini. Disebutkan, kegiatan MTQ seperti ini merupakan kegiatan yang harus mendapatkan dukungan dari pemerintah. Karena dengan kegiatan seperti ini masyarakat dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan. “Harapan saya kepada ninik mamak dan orang tua, didiklah anak dalam membaca Alquran karena mulai dari SD, SMP maupun SMA, sehingga mereka kelak menjadi anak yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter Alquran,” katanya. (h/nir)

Petani Diberi Bantuan Rp18 Miliar SIMPANG AMPEK, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, menyerahkan bantuan sekitar Rp18 miliar bagi petani di daerah ini. “Petani merupakan pilar penting dalam pembangunan dan perekonomian yang ada. Bantuan yang telah disalurkan berjumlah Rp18.408.000.000 dan disalurkan kepada 694 kelompok tani yang tersebar di seluruh wilayah Pasaman Barat,” kata Bupati Pasaman Barat, Baharuddin R saat menyerahkan bantuan pertanian secara simbolis di Silaping, Kecamatan Ranah Batahan. Ia menyatakan, bantuan itu merupakan sebagai bentuk bukti nyata perhatian pemerintah kepada petani. Targetnya, sesuai program swasembada pangan secara nasional pada tahun 2014 Pasaman Barat salah satu daerah lumbung pangan. Tidak hanya itu, katanya produksi jagung Pasaman Barat yang saat ini menguasai 60 persen dari total produksi Sumatera Barat, tahun depan ditargetkan menjadi 80 persen. Sehingga Kabupaten Pasaman Barat sebagai kabupaten jagung benar-benar terwujud. “Kita ingin petani di Pasaman Barat maju dan sejahtera. Pasaman Barat sebagai kabupaten penghasil jagung harus benarbenar terwujud,” tegasnya. Momen itupula yang menjadi pendrong bagi petani se-Pasaman Barat untuk mamacu diri terus maju dan mengembangkan diri serta produksi hasil pertanian. Sementara, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dipertahornak) Pasaman Barat Johniwar didampingi Sekretaris, Asmel mengatakan, penyerahan bantuan kepada petani merupakan agenda rutin setiap tahun dari dinas. Bantuan itu diberikan secara merata kepada kelompok tani yang ada di Pasaman Barat. Sedangkan pelaksanaannya diadakan bergiliran di kecamatan setiap tahun. Tujuan pemberian bantuan ini untuk pembangunan pertanian yang akan meningkatkan kesejahteraan petani. Sebagai komitmen bersama dan target pencapaian pembangunan yang maksimal di Pasaman Barat. (ant)

JUNIR

PENGHARGAAN — Bupati Pasbar Baharuddin R menyerahkan penghargaan kepada tokok masyarakat usai peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Investor Es Batang Dijanjikan Kemudahan PASBAR, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengundang investor es batang dari Padang, agar mau berinvestasi membuat pabrik es di tanah mekar tersebut. Pemkab Pasbar menjanjikan kemudahan bagi investor. Sebab, kebutuhan es batang di Pasbar bagi nelayan dirasakan sangat tinggi, sementara stok pabrik yang ada di Pasbar tidak mencukupi. “Nelayan kita butuh 50 ton es batang setiap hari untuk mengawetkan ikan laut, sementara pabrik di Pasbar hanya mampu memasok sebanyak 10 ton perhari. Jadi nelayan kita masih kekurangan pasokan es batang,” kata Kadis DKP Pasbar Syafrialis, kepada Haluan, Senin (31/10).

PASBAR, HALUAN — Ikrar persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia kembali bergema di seluruh pelosok Negara Indonesia, Jumat (28/10), melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda. Dulu ikrar tersebut diucapkan putra-putri Indonesia di tengah gejolak penjajah. Sekarang, penerus bangsa tinggal memperingati saja. Di Kabupaten Pasaman Barat peringatan Sumpah Pemuda berlangsung khitmad dan lancar. Bupati Pasbar Baharuddin R bertindak sebagai inspektur upacara. “Tantangan baru ke depan untuk

Parkiran di Pasar Simpang Ampek Ditertibkan Lagi

Menurut Syafrialis, investasi pabrik es batang di Pasbar cukup menjanjikan secara finansial. Harga es batang di Pasbar mencapai Rp25.000/batang, sementara kalau di Padang harga es batang hanya berkisar antara Rp12 ribu-Rp15 ribu. “Bupati dan wakil bupati akan memberikan kemudahan perizinan bagi investor yang akan inves di Pasbar,” terang Syafrialis. Seiring dengan itu, Pasaman Barat dengan kekayaan ikan lautnya sangat membutuhkan es dengan jumlah yang tinggi. Sehingga dengan demikian nelayan akan bisa memasarkan ikannya ke luar Pasbar, dengan pendinginnya es batang. (h/nir)

Peringatan Sumpah Pemuda Khidmat

Penertiban tonase tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Pasaman Barat No 550/605/.D.Hubkomin-2011 tentang Penertiban Muatan Kendaraan aAngkutan Barang yang mengacu pada Surat Edaran Gubernur Sumbar No 551.23/291/perekonomian-2011 tanggal 31 April 2011. Surat edaran berguna sebagai acuan dalam menertibkan tonase di Pasaman Barat sesuai dengan kelas jalan yang dilalui oleh kendaraan angkutan barang dan sejenisnya. "Surat edaran itu memerintahkan Dishub menindaklanjuti ketentuan yang berlaku dengan razia secara rutin dan berkala agar jalan di Pasaman Barat tidak rusak parah akibat truk dengan muatan melebihi tonase," katanya. Ia menyebutkan, sebagai tindak lanjut surat edaran tersebut, Dishubkominfo menyampaikan surat imbauan dan pemberitahuan kepada seluruh perusahaan perkebunan, jasa angkutan pengumpul sawit dan crude palm oil (CPO) serta pihak pengguna jasa angkutan lainya untuk mentaati ketentuan muatan. "Apabila pihak pengguna jalan bisa mematuhi aturan, keselamatan pengguna jalan lebih terjamin dan jalan tidak cepat rusak," katanya. Menurut Mardani, jika sanksi pembongkaran muatan terhadap truk bertonase tinggi itu masih dianggap sebagai hal biasa atau sekedar mempertakut pihak perkebunan kepala sawit saja, Pemda Pasaman Barat tak segan menutup beroperasinya perusahaan perkebunan kelapa sawit bersangkutan dan menyuruhnya hengkang dari tanah Pasaman Barat. Sejumlah kecamatan yang dijadikan ladang usaha bagi perusahaan perkebunan sawit, antara lain Kecamatan Sungai Beremas, Parit Koto Balingka, Lembah Melintang, Sungai Aua, Gunung Tuleh, Pasaman, Luhak Nan Duo dan di Kecamatan Kinali. (h/ant/gmz)

bangsa ini, khususnya untuk pemuda Indonesia, adalah membawa bangsa ini semakin jaya di masa mendatang. Kita perlu mempersiapkan orang muda untuk bisa berdaya saing dalam menghadapi globalisasi yang terus berjalan,” kata Baharuddin. Di Pasbar, dalam rangka memeriahkan hari Sumpah Pemuda tahun ini digelar beberapa rangkaian lomba. Salah satunya lomba lagu-lagu perjuangan yang dimenangkan oleh Vokal Group Luhak Nan Duo. Hadiah perlombaan itu langsung diserahkan Bupati Pasbar usai upacara peringatan. (h/nir )

PASBAR, HALUAN — Guna mengatasi macet dan kesemrawutan pasar di pusat bundaran Simpang Ampek, Minggu (30/10), Dishub dan Kominfo Pasbar mengintensifkan lagi penertiban lokasi parkir. Penertiban itu dilakukan petugas dari Dinas Perhubungan dan KominfoPasaman Barat dibantu Dinas Koperindag, petugas kecamatan, nagari serta pihak kepolisian. Pedagang yang masih nakal dengan menggelar dagangannya di tepi jalan ditertibkan, agar berdagang di dalam pasar. Begitu juga kendaraan roda empat dan dua yang parkir di tepi jalan disuruh pindah pada lokasi parkir yang sudah ditentukan. Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Mardani, kepada Haluan, Senin (31/10), menyebutkan masih saja ada pedagang atau pemilik kendaraan yang ’mada’, melakukan transaksi jual beli atau parkir di tepi jalan. Oleh petugas mereka langsung diberitahu dan disuruh masuk pasar, sementara kendaraan digusur ke tempat parkir yang sudah disediakan yakni di halaman gedung pertemuan Tuah Basamo. Tak hanya itu, petugas juga masuk pasar menertibkan pedagang yang menggelar dagangan di jalan-jalan pasar.

Mardani yang datang memakai sepeda, di sela-sela penertiban itu, mengatakan, akan terus melakukan upaya penertiban setiap hari pasar demi terciptanya Pasar Simpang Ampek yang teratur, bebas macet dan tak semrawut. Penertiban secara intensif akan terus dilaksanakan hingga para pedagang dan pemilik kendaraan benar-benar sadar dan memahami tujuan penataan itu. “Untuk minggu-minggu berikutnya, jika masih ada pedagang yang nekad menggelar dagangan di tepi jalan akan diberikan sanksi, seperti penyitaan dagangan,” ujarnya. Bupati Pasbar Baharuddin R yang dihubungi secara terpisah mengatakan, upaya yang dilakukan tim itu sebagai respon pemerintah daerah atas keluhan masyarakat karena macet dan Simpang Ampek semrawut setiap hari pasar. Ia juga menginstruksikan kepada Dishub, Sat Pol PP, Diperindakop, camat serta walinagari agar terus melakukan pengawasan setiap hari pasar, hingga kondisi pasar benarbenar tertata dengan rapi, tidak semrawut dan macet lagi. “Ini tanggung jawab kita bersama. Jadi saya intruksikan kepada dinas-dinas terkait, camat dan walinagari agar terus melakukan penertiban dan

pengawasan setiap hari pasar,” katanya. Disebutkan, sebelumnya, difasilitasi Pemda Pasaman Barat, tokoh masyarakat, Walinagari Lingkung Aua, kepala jorong, Pol PP, Dishub dan stakeholder lainnya sepakat akan melakukan pembenahan di Pasar Simpang Ampek agar lebih teratur dan tidak menyebabkan macet bila hari pasar. Langkah awal, dengan memindahkan lokasi parkir ke halaman gedung pertemuan Tuah Basamo, Simpang Ampek dan sekitarnya dan menertibkan pedagang lapaklapak yang berdagang di pinggir jalan. Hal lain pada penertiban tersebut, Kadishub Mardani datang ke pasar tidak seperti biasanya. Ia datang dengan memakai sepeda, berpakain dinas perhubungan lengkap dan memakai helm sepeda. Katanya, hal yang ia lakukan itu sebagai langkah awal kampanye kendaraan bebas polusi di Pasbar, yakni dengan bersepeda. “Kita ingin memasyarakatkan transportasi sepeda sebagai kendaraan yang bebas polusi. Mudah-mudahan dengan seringnya kita melakukan kampanye sepeda akan dapat pula ditiru oleh warga Simpang Ampek,” imbuhnya. (h/nir)

Pejabat Punya Anak Empat, Siap-siap Dicopot

GUSMIZAR

WAKIL Bupati Pasbar Syahrul Dt Marajo berdialog dengan Kepala Dinas Perhubungan Pasbar Mardani membahas pengamanan jalan dan pemberian sanksi pada truk yang melebihi tonase.

PASBAR, HALUAN — Bagi pejabat yang punya anak lebih dari empat orang siap-siap untuk dicopot dari jabatannya. Hal itu untuk mendukung program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Pasaman Barat. “Sebagai bukti kita mendukung KB di Pasaman Barat, pejabat yang punya anak lebih dari empat dicopot, setuju...?” kata Wakil Bupati Pasbar Syahrul Dt Marajo saat membuka Pencanangan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan tingkat Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (27/10), di Jambak. Pernyataan wabup itu dijawab setuju oleh para kepala SKPD yang hadir pada acara tersebut. Kata

wabup, saat sekarang ini untuk menjalankan program KB agar berjalan maksimal harus disertai juga dengan sanksi. Tahap awal dimulai dari pelaku birokrasi sendiri terutama para pejabatnya. “KB itu tidaklah diperingati sekali dalam setahun, tetapi harus selalu diingat setiap menjelang tidur,” ujar wabup yang disambut gelak tawa pengunjung. Ia juga mengatakan, atas nama pemerintah daerah dan Ketua Dewan Penyantun TP PKK Pasbar mengucapkan terima kasih kepada seluruh TP PKK beserta mitra terkait yang selalu bekerja dalam membangun kesejahteraan masyarakat. “Saya juga menaruh harapan

kepada tim operasional kesatuan gerak PKK KB-Kesehatan, untuk semakin giat dalam menyosialisasikan kepada keluarga dan masyarakat akan pentingnya program KB,” imbuhnya. Ketua TP PKK Pasbar Nina Baharuddin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan nasional, rutin setiap tahun diadakan. Tujuannya, untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “Gerakan PKK dari masyarakat, untuk masyarakat dan untuk kesejahteraan masyarakat,” tukas Nina. Kata Nina, semua elemen harus mendukung program KB.

Angka pertumbuhan penduduk harus ditekan seminimal mungkin dari kondisi saat ini, di mana angka laju pertumbuhan 49 persen. Lanjutnya, jika laju pertumbuhan penduduk ini dibiarkan terus meningkat akan sangat menjadi ironi. Bukan saja berakibat pada kepadatan penduduk tetapi akan terjadi krisis pangan. “Bayangkan saja, jika laju pertumbuhan penduduk Indonesia masih seperti saat ini, maka lima tahun mendatang, 20 dari penduduk dunia, 1 orang adalah warga Indonesia,” terangnya. Ketua Panitia acara, Yasri Uripsyah, yang juga Kepala BPMPPKB pada laporannya

mengatakan, tujuan acara tersebut untuk memotivasi masyarakat serta melakukan pelayanan kesehatan dan kontrasepsi bagi keluarga pra sejahtera dan sejahtera I dalam rangka peningkatan mutu pelayanan menuju keluarga yang berkualitas. Acara itu sekaligus pemberian hadiah lomba pencapaian peserta KB baru, lomba pencapaian peserta medis operasi pria (MOP), lomba hadiah petugas Puskesmas dalam pelayanan KB dan penyerahan hadiah dari PKK Pasbar. Kemudian penyerahan bantuan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasbar. Pemasangan alat kontrasepsi implan dan pengobatan massal gratis dari Dinas Kesehatan. (h/nir)


EKONOMI DAN BISNIS 17

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

Semen Gresik Group Tingkatkan Produksi

LINGKAR Harga Emas Berfluktuasi PADANG, HALUAN — Dalam seminggu terakhir, pergerakan harga emas selalu berfluktuasi. Pada Senin (31/10) sore, harga emas murni batangan sekitar Rp1.210.000 per emasnya (satu emas setara dengan dua setengah gram –red). Sedangkan harga emas perhiasan kadar 24 karat, untuk motif sederhananya senilai Rp1.200.000 per emas. “Sebelumnya, harga emas murni sekitar Rp1.225.000 per emasnya. Sedangkan harga emas perhiasan terakhir ini senilai Rp1.220.000,” papar salah seorang pedagang emas Toko Emas Wahyu Pasar Raya Padang, Eri Ridhwan kepada Haluan, Senin (31/10). Selanjutnya emas 75 persen dijual pada kisaran Rp450.000 per gram. Sebelumnya, senilai Rp455.000 per gram. Lain lagi dengan emas gram 70 persen, saat ini harga di pasaran senilai Rp400.000, dan harga sebelumnya Rp405.000. Ia juga mengatakan, selama seminggu terakhir, harga puncak emas terjadi pada Jumat (28/10) dan Sabtu (29/10) hingga mencapai harga Rp1.230.000 per emasnya. Sedangkan harga terendahnya hanya senilai Rp1.175.000 per emasnya. “Lalu,dalam seminggu terakhir ini, harga emas juga pernah mencapai harga Rp1.200.000 hingga Rp1.210.000 per emasnya,” paparnya. Menurut pembeli emas, Silvia yang tengah hunting emas pada Jumat dan Sabtu lalu, harga emas di Toko Jenewa Pasar Raya mencapai Rp1.260.000 per emasnya. Lain lagi di toko sebelahnya, Toko Cantik, yang menjual emas sekitar Rp1.245.000 per emas. “Yang pasti harga emas pada saat itu masih tinggi, walaupun sama-sama emas perhiasan, namun nilai jualnya kepada pelanggan berbeda-beda atau tergantung toko yang menjualnya,” paparnya kepada Haluan, Senin (31/10). (h/mce)

Foodmart Gelar Diskon Akhir Bulan PADANG, HALUAN — Foodmart di Gandmalll Basko kembali mengadakan diskon periode 31 okt sampai dengan 3 nov. Seperti biasa foodmart memberikan diskon, potongan harga dan harga special untk para pelanggannya. Hal ini dijelaskan oleh store manager foodmart M.Wahyu Hardani pada Haluan, Senin (31/10) “Di akhir bulan ini kita memberikan diskon bagi pelanggan Foodmart. Jadi tiadak hanya di akhir pekan saja,” ujarnya. Lebih jauh Wahyu menjelaskan untuk program diskon ini mulai dari susu, minyak goreng, hingga pakaian dalam. Untuk lauk pauk, ada daging yang juga turun harga. Untuk produk susu, diskon 10 persen untuk semua produk susu growing up maksimal pembelian 4 pieces. Produknya adalah susu Bebelac 3 dan 4, susu bendera 123 dan 456, susu Dancow 1 plus, 3 plus dan 5 plus. Tidak hanya itu Dancow Batita,Datita juga diskon 10 persen. Untuk produk susu Indomilk bio kids 1 plus dan 4 plus, susu Nutrilon Soya atau Royal 3 dan 4, serta susu Pediasure Complete, susu Procal atau Promise juga diskon 10 persen. Begitu juga untuk produk susu SGM 3 dan 4, Sustagen Junior, Sustagen Kid, Suatagen School, dan Enfagrow atau Enfakid A plus mendapat diskon 10 persen juga. Tidak ketinggalan Susu Chil Kid atau School, susu Vitalac 3, dan Curcuma plus juga diberikan diskon yang sama 10 persen. (h/win)

PADANG, HALUAN — Mengantisipasi meningkatnya permintaan semen di masa mendatang, Semen Gresik Grup (SGG) merencanakan peningkatan kapasitas produksi sekitar 25 juta ton per tahun mulai 2012.

IST

BONUS ISI ULANG — Pelanggan Telkomsel kini bisa menikmati kejutan bonus isi ulang Simpati. Dengan melakukan pengisian ulang pulsa minimal Rp10.000, para pelanggan Simpati di seluruh Indonesia dapat menikmati Bonus Surprise berupa gratis 100 menit nelpon ke lebih dari 105 juta pelanggan Telkomsel dan juga bonus internetan sebesar 100 MB.

Kejutan Bonus Isi Ulang Simpati dari Telkomsel

JAKARTA, HALUAN — Telkomsel menghadirkan kejutan bonus isi ulang Simpati. Dengan melakukan pengisian ulang pulsa minimal Rp10.000, para pelanggan Simpati di seluruh Indonesia dapat menikmati Bonus Surprise berupa gratis 100 menit nelpon ke lebih dari 105 juta pelanggan Telkomsel dan juga bonus internetan sebesar 100 MB. Pelanggan Simpati tidak perlu mendaftar untuk mendapatkan bonus surprise ini. Cukup melakukan isi ulang pulsa Simpati, selanjutnya pelanggan akan mendapatkan bonus sesuai dengan denominasi dan frekuensi isi ulang. VP Product Marketing Telkomsel Lindayanti Harjono dalam siaran persnya Senin (31/10) menyebutkan, “Kami ingin mengapresiasi para pelanggan setia Simpati dengan menyajikan kejutan bonus saat melakukan isi ulang pulsa. Selain gratis 100 menit nelpon ke sesama pelanggan Telkomsel, pelanggan Simpati juga dapat menikmati asyiknya chatting, browsing, social networking, email, upload, dan download di ponsel sepuasnya secara gratis dengan kuota 100 MB.” Pelanggan yang melakukan satu kali isi ulang pulsa dengan denominasi Rp10.000 dalam 1 hari, maka bonus surprise Simpati dapat berlaku keesokan harinya pukul 00:00 hingga 06:00 selama satu hari. Sedangkan pelanggan yang mengisi ulang pulsa denominasi Rp20.000 akan mendapatkan bonus selama 2 hari, Rp 50.000 mendapat bonus selama 4 hari, dan Rp100.000 mendapat bonus selama 14 hari. Bila frekuensi pengisian ulang pulsa pada

denominasi yang sama dalam satu hari dilakukan lebih dari satu kali, maka bonus surprise dapat digunakan setiap harinya pada pukul 00:00 hingga 09:00. Untuk mengecek sisa bonus maupun bonus lainnya, pelanggan dapat mengakses menu *889# langsung dari ponsel. Selain dapat bonus surprise dari isi ulang pulsa, para pelanggan simPATI juga berkesempatan untuk menyaksikan film favorit pilihannya sendiri di bioskop 21 dan XXI di 11 kota melalui program Simpati Zone Friday Movie Mania. Program ini merupakan rangkaian acara nonton gratis film blockbuster bagi pelanggan setia Simpati yang dilangsungkan setiap hari Jumat setiap bulannya. Cukup dengan menukarkan 100 Telkomsel poin dengan mengetik SMS: Simpatizone, lalu kirim ke 777. Kenyamanan dan kelancaran komunikasi pelanggan dalam memanfaatkan Bonus Gila-Gilaan Simpati didukung oleh jaringan terluas berkualitas Telkomsel melalui penggelaran lebih dari 44.000 Base Transceiver Station (BTS), termasuk 9.000 Node B (BTS 3G), yang tersebar hingga pelosok Indonesia. (h/win)

Pasokan Melimpah, Harga Kakao Turun

PADANG, HALUAN — Harga kakao di akhir Oktober 2011 di Padang, mengalami penurunan sebesar Rp300 per kilogram dibanding dengan harga beberapa pekan lalu. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pengumpul kakao di Pasa Gadang kawasan Pondok, Zul pada Haluan Senin (31/10). “Harga kakao karena pasokan dari petani saat ini terbilang banyak dibandingkan pekan lalu dan ketersediaan stok pada eksportir kakao juga cukup,” ujarnya Diakuinya Jika dibandingkan minggu sebelumnya, harga kakao di Sumbar terbilang cukup tinggi di kalangan eksportir. Namun, penurunan

sebesar Rp300 hingga Rp500 itu tidaklah terlalu berpengaruh pada pendapatan petani kakao, katanya. Lelaki ini mengatakan bahwa minggu lalu harga kakao berada pada Rp21.300 dan Rp21.500 untuk kualitas rendah dan Rp22.800 untuk mutu baik yang siap ekspor. Ia menambahkan, pengaruh cuaca penghujan pada produksi petani diperkirakan ikut mempengaruhi kualitas dari kakao tersebut yang menyebabkan harganya turun. Meskipun demikian hingga saat ini suplai kakao untuk eksportir yang dipasoknya masih lancar. Lebih Tujuan

ekspor utama kakao asal Sumbar, katanya, masih didominasi oleh Malaysia dan Singapura. Sementara itu, kepala Dinas Perkebunan Sumbar Ir.H.Fajarudin mengatakan, di beberapa kabupaten dan kota di Sumbar sebagai penghasil kakao terbanyak seperti 50 kota, Pasaman, Payakumbuh, Tanah Datar penjualan kakao masih stabil di kisaran harga Rp21 ribu hingga Rp22 ribu per kg. “Untuk harga kakao biasa di kabupaten 50 kota masih Rp21 ribu, namun untuk harga kakao permentasi Rp24 sampai Rp25 ribu per kg,” jelasnya. Dalam waktu dekat Dinas

Perkebunan akan mengajak salah satu perusahaan dari Swiss untuk melihat perkebunan kakao di Padang Pariaman dan di Kabupaten 50 Kota untuk penerapan biji permentasi. Biji permentasi ini merupakan standar produksi kakao Internasional. Tujuannya adalah agar kualitas kakao di Sumbar setara dengan kualitas di negara lain untuk ekspor. Untuk mendorong petani kakao melakukan olahan (fermentasi) sebelum biji kakao dijual ke pasaran, Dinas Perkebunan Sumbar menyediakan seribu lebih kotak alat fermentasi. (h/win)

Saat ini, SGG yang terdiri dari tiga industri semen terbesar tanah air tersebut memiki kapasitas produksi 1820 juta ton per tahun. Upaya peningkatan produksi dilakukan dengan membangun pabrik baru serta mengoptimalkan kerja pabrik. Ditargetkan, sampai 2015 nanti SGG yang terdiri dari Semen Gresik, Semen Padang dan semen Tonasa itu memiliki pabrik baru, atau totalnya tiga pabrik baru lagi. “Hingga saat ini kapasitas SGG adalah 20 juta ton per tahun. Insya Allah akhir tahun ini akan diselesaikan 1 proyek dan pertengahan tahun depan 1 proyek lagi sehingga tahun 2012 insya Allah kapasitas desain grup ini menjadi 25 juta ton,” kata Direktur Utama PT Semen Gresik, Dwi Sudjipto kepada Haluan saat menghadiri Peresmian Proyek WHRPG di PT Semen Padang. Dia mengungkapkan, kapasitas produksi Semen Padang, Semen Gresik dan Semen Tonasa pada awalnya 15,5 juta ton per tahun. Kemudian dengan usaha sinergi yang dibangun dalam 4-5 tahun terakhir, bisa dilakukan

penambahan kapasitas sebesar 3 juta ton per tahun. SGG merencanakan pada 2015 bisa ditambah lagi dua atau tiga pabrik, sehingga bisa dilakukan peningkatan kapasitas. “Diharapkan, target peningkatan produksi 25 juta ton itu bisa dimulai 2012 nanti, seiring mulai beroperasinya pabrik baru yang telah selesai pembangunannya,” katanya. Dia menambahkan, penambahan kapasitas produksi tak lepas dari isu terkait aspek energi dan aspek lingkungan. Sebab, dengan meningkatnya kerja pabrik tentu bertambah pula dampak terbadap lingkungan. Namun demikian, mantan Direktur Utama PT Semen Padang itu, pihaknya sudah mengantisipasi dengan mengkonversi dari bahanbahan yang kalori tinggi ke kalori lebih rendah. “Saat ini masih 50% kalori rendah dan 50% kalori menengah dan sedikit kalori tinggi. Kami berharap dalam 3 tahun kedepan sudah 100% berkalori rendah,” katanya lagi. Di samping itu, lanjutnya, SGG juga menargetkan peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif, pengganti batu bara , sebesar 10 persen pada tiga tahun mendatang. “Kami berharap tiga tahun ke depan penggunaan energi aternatif meningkat menjadi 10 %. Dan, salah satu upaya dengan diresmikannya Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Semen Padang,” tambahnya. (h/vid)


18 EKONOMI DAN BISNIS

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

TINGKATKAN PEREKONOMIAN PETANI

LINGKAR Harga Gambir Pessel Anjlok PAINAN, HALUAN — Petani gambir di Pessel kini mulai cemas karena anjloknya harga gambir di pasaran Rp18 ribu per kg. Padahal sebelumnya komoditi ini dijual mencapai Rp 24 ribu per kg, hal ini disebabkan kurangnya permintaan pasar. Dengan turunnya harga gambir tersebut sebagian petani terpaksa berhenti memproduksi karena harus menunggu harga gambir yang layak di pasaran. Kemudian sebagian juga harus menerima kenyataan kendatipun murah tetap memproduksinya karena tuntutan kebutuhan keluarga. Salah seorang petani gambir Siguntur Kecamatan Koto XI Tarusan Zulkifli mengatakan, hasil produksi gambir merupakan sumber ekonomi, bila tidak memproduksi terpaksa harus berhutang kepada touke yang juga sebagai pedagang pengumpul, kemudian hutang tersebut dibayar dengan hasil panen. “Dan lebih parah lagi sebagian ada juga yang terikat membayar angsuran kredit seperti kendaraan roda dua, kredit alat elektronik dan lainnya. Semua ini dibayar dari hasil produksi gambir yang mereka miliki, maka sebagian besar petani gambir di Pessel selalu dililit hutang kepada pihak lain,” ujar Zul. Sejak murahnya harga gambir banyak petani yang macet dalam pembayaran kredit kepada pihak lain akibat mereka tidak sangup membayar hutang. Akhirnya sepeda motor yang dikredit ditarik oleh pihak dealer di tempat mereka berhutang. “Kebiasaan petani di sana, ketika harga gambir mahal, mereka tidak segan-segan berhutang. Bahkan satu rumah ada yang memiliki kendaraan roda dua sampai 3 unit yang mayoritas kendaraan tersebut dikredit kepada pihak pengusaha dealer kendaraan,” kata Camat Tarusan Hadi Susilo, Senin (31/ 10). h/mjn)

Sijunjung Canangkan Gerakan Penanaman Ubi Kayu 2012

SIJUNJUNG, HALUAN — Tahun 2012 mendatang, dicanangkan Bupati Sijunjung Yuswir Arifin sebagai tahun untuk memulai Gerakan Penanaman Ubi Kayu. Hal tersebut diungkapkan Yuswir di sela-sela penarikan Undian Tabungan Sikoci Bank Nagari Cabang Sijunjung, di Gedung Pancasila, Sabtu (29/10). Menurut Yuswir, Kabupaten Sijunjung sebetulnya memiliki potensi yang sangat besar di bidang pertanian. Sekitar 70 persen roda perekonomian di Sijunjung, menurut Yuswir, berasal dari sector pertanian. Karena potensi lahannya yang sangat besar dan banyak yang belum termanfaatkan, maka Yuswir mulai mencanangkan gerakan ini untuk tahun 2012, dengan tujuan peningkatan perekonomian masyarakat setempat. “Sijunjung memiliki banyak potensi lahan sawah tadah hujan yang tak menjadi (selalu gagal panen –red). Jika potensi ini dimanfaatkan, maka tentunya penghasilan petani akan semakin meningkat,” kata Yuswir. Ia menyebutkan besaran potensi yang akan diterima petani dengan bertanam ubi kayu tersebut. “Jika satu hectare lahan menghasilkan 30 ton – 40 ton ubi kayu per tahun, dan harga

jual Rp820 per kg, coba bayangkan, berapa hasil yang akan dinikmati petani,” katanya sambil menyebutkan ubi kayu tersebut bisa menjadi bahan utama untuk tepung ubi. Sebagai gambaran, ia mencontohkan, untuk 8 hectare lahan, akan bisa mendatangkan hasil sekitar Rp20 juta per bulan. Tentu saja, jika yang ditanam adalah ubi kayu dari jenis yang tahan hama, terutama hama babi. Untuk itu, menurut Yuswir, Pemerintah Sijunjung akan berupaya untuk membantu petani, termasuk untuk pembinaan dan penyuluhan pertaniannya. Mengingat pentingnya gerakan penanaman ubi kayu ini untuk peningkatan perekonomian masyarakat setempat, Yuswir berharap Bank Nagari sebagai bank daerah kebanggaan Sumbar bisa memfasilitasi petani dengan kredit usaha rakyat (KUR) nya. “Kami minta dukungan Bank Nagari untuk hal ini, melalui kelompok tani yang akan dibentuk nantinya, untuk kemudahan penyaluran dana tersebut,” harap Bupati. (h/atv)

Harga Sembako di Bukittinggi Naik BUKITTINGGI, HALUAN — Harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar tradisional Kota Bukittinggi, menjelang Hari Raya Idul Adha 1432 Hijriah, mengalami kenaikan, terutama sejak sepekan terakhir ini. Kenaikan harga tersebut ungkap pedagang sembako, disebabkan pasokan dari sejumlah daerah tidak lancar ke kota itu. Dan kenaikan itu berlangsung secara bertahap. “Misalnya minyak goreng naik dari Rp8.000 perkilogram menjadi Rp10.000, gula pasir dari Rp10.000 perkilogram

menjadi Rp12.000 dan beras rata-rata naiknya Rp500 perkilogram,” ungkap Tari, salah seorang pedagang di pasar bawah Bukittinggi Senin (31/ 10). Beras kualitas baik lanjut Rani, pedagang beras, seperti kuriak kusuik sebelumnya Rp7.000 perkilogram naik menjadi Rp7.500 perkilogram. Harga beras kualitas sedang naik dari Rp6.500 perkilogram menjadi Rp7.000. Selain itu, harga daging ayam broiler atau ayam ras semua jenis ukuran naik ratarata Rp3.000 per ekor. Misal-

nya ayam ukuran sedang dari Rp15.000 per ekor menjadi Rp18.000 per ekor, ukuran menengah dari Rp27.000 per ekor menjadi Rp33.000 per ekor. Sementara harga daging sapi mengalami kenaikan harga Rp10.000 ribu perkilogram, dari Rp60.000 perkilogram menjadi Rp70.000 perkilogram. “Harga jual daging sapi diperkirakan akan menurun dua hari jelang Hari Raya Idul Adha 1432 hijriah karena kebutuhan warga akan daging sapi berkurang karena ada

pemotongan hewan kurban,” kata Mentari, penjual daging sapi di Pasar Bawah. Untuk harga bumbu-bumbu dapur, seperti bawang merah juga mengalami kenaikan dari harga Rp16.000 perkilogram menjadi Rp20.000 perkilogram. Harga umbi-umbian seperti kentang dari Rp6.000 menjadi Rp8.000 perkilogram. Kasi Pengawasan dan Perlindungan Konsumen Disperindagkop Bukittinggi, Refda Ningsih, mengakui harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Bukittinggi mengalami kenaikan. (h/rdw)

M JONI

BATU BATA — Pedagang bangunan di Pessel memilih menjual batu bata produksi luar daerah yang kualitasnya lebih bagus dari produksi lokal, karena diminati oleh masyarakat biarpun harganya lebih mahal.

Batu Bata Pesisir Selatan Kalah Bersaing PAINAN, HALUAN — Harga bahan bangunan, khususnya batu bata di Pessel mengalami kenaikan dari Rp600 menjadi Rp700 per buah untuk batu bata asal luar daerah. Kenaikan dipicu kurangnya pasokan dari masyarakat, apalagi permintaan pasar yang cukup tinggi. Sedangkan batu batu lokal hanya dipasarkan Rp550 per buah. Menurut pengamatan Haluan di lapangan, masyarakat yang mendirikan bangunan rumah lebih memilih membeli batu bata yang didatangkan dari luar daerah, meskipun harganya lebih mahal yaitu Rp700 per buah dibandingan bata industri lokal berkisar Rp 550, namun minat masyarakat tetap tinggi untuk membelinya. Erwin, 45, pemilik toko bangunan di

Pasar Baru Bayang Pessel mengakui, batu bata asal luar daerah sangat diminati oleh masyarakat karena kualitasnya yang baik. Terbukti bila terkena air hujan tidak mudah rusak dan patah. Ribuan potong batu bata asal luar daerah, dipesan pembeli setiap harinya. Setiap kali batu bata luar daerah datang, boleh dikata selalu habis dalam waktu yang singkat. “Kalau batu bata lokal dibuat dengan kualitas yang sama seperti batu bata dari luar daerah, biarpun harganya mahal, pasti akan tetap dicari konsumen,” kata Erwin. Ia berharap, produsen batu bata di Pesisir Selatan bisa meningkatkan kualitas batu bata produksi mereka. Dengan demikian, batu bata produksi lokal bisa bersaing dengan produksi luar. (h/mjn)


PENDIDIKAN 19

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR SLB Dibantu Kemendiknas AMPEK NAGARI, HALUAN — Tahun Anggaran 2011, Sekolah Luar Biasa (SLB) Kecamatan Ampek Nagari mendapat bantuan dari Dirjen Pendidikan Khusus/ Pendidikan Layanan Khusus (PK/PLK) Kemendiknas, melalui Disdikpora Sumbar, ungkap Kepala Sekolah Refni Nazwir, Sabtu (29/10) di Batu Kambing. Menurutnya bantuan sebesar Rp150 juta itu dimanfaatkan untuk pembangunan ruang keterampilan, dan sarana penunjang belajar lainnya. SLB yang terletak di Batu Kambing itu baru memiliki 2 unit gedung, yaitu gedung serbaguna, dan ruang belajar. Pembangunan gedung dimaksud merupakan bantuan Pusat tahun anggaran 2004 dan 2007. SLB tersebut saat ini memiliki murid 30 orang, yang belajar pada 6 rombongan belajar. Mereka dididik guru PNS (1), Guru Sukarela (3). Sekolah yang berdiri di atas lahan 6.075 M2 itu membutuh bantuan tenaga pendidik terampil, dengan latar belakang pendidikan luar. Refni mengaku. sudah sering mengajukan permohonan bantuan tenaga pendidik ke Pemkab Agam, melalui Dinas Pendidikan Agam. Namun sampai kini belum terkabul. Sekretaris Dinas Pendidikan Agam, Drs. Edi Osman, M.Pd, ketika dikonfirmasi membenarkan kalau belum ada bantuan guru untuk SLB Ampek Nagari. Masalahnya, saat ini tenaga pendidik untuk itu memang kurang. Untuk mendidik di SLB tidak bisa guru biasa, tetapi mereka yang memiliki pendidikan khusus untuk itu. (h/msm)

Dani Novia Ketua Mapastra FIB PADANG, HALUAN — Dani Novia Rialdi akhirnya terpilih sebagai Ketua Mahasiswa Pencinta Alam Sastra (Mapastra), Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas (Unand) periode 2011/2012. Dani terpilih dalam musyawarah bersama (mubes) Mapastra FIB Unand pada Sabtu dan Minggu ( 29-30/10) di di Sekretariat Mapastra “Diadakannya Mubes tersebut sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan Riko Julhasra (MPS/054/X) sebagai ketua periode 2010/2011,” ungkap Ari Fajri (MPS/ 064/XII) selaku ketua panitia kepada Halun, Senin (31/10). . Ada dua orang yang dicalonkan sebagai ketua selain Dani Novia Rialdi (MPS/061/XI), yaitu Rio De Putra (MPS/055/X). Dengan dihadiri oleh 15 orang anggota aktif dan pasif. Sementara itu Sekretaris terpilih ialah Ari Fajri, Bendahara Sari Gusmayeni, Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wahyu Rahmatika, Perlengkapan Gilang Tegar Raditya, Lapangan Deni Iskandar, Keanggotaan Rio De Putra, Humas Hari Hidayat, Divisi Rimba Gunung ialah Rio De Putra, Climbing (panjat tebing) Hari Hidayat, dan Caving (goa) ialah Gilang Tegar Raditya. Rangkaian kegiatan terdiri dari laporan pertanggungjawabang pengurus periode 2010/2011, pembubaran pengurus periode 2010/2011, peninjauan ulang/revisi AD (Anggaran Dasar)/ART (Anggaran Rumah Tangga), pembahasan masalah interen organisasi. Ari Fajri selaku ketua panitia menyampaikan harapannya terhadap acara tersebut. “Kepada ketua terpilih, diharapkan dapat membawa Mapastra lebih baik dan maju, serta menjadikan Mapastra berjalan sesuai AD/ART,” tuturnya. Sementara itu, Dani Novia Rialdi selaku ketua terpilih menyampaikan secara umum beberapa rencana kegiatan yang akan dilakukannya pada periode 2011/2012 itu. “Untuk meningkatkan kualitas anggota, saya mengadakan pemantapan-pemantapan, untuk Rimba Gunung, Caving, dan Climbing. Selain itu, mengadakan himbauan-himbauan terhadap masyarakat kampus, maupun masyarakat di luar kampus. Contohnya seperti kegiatan musik, aksi penanaman penghijauan, dan kegiatan kemanusiaan Donor Darah. (h/vin)

PESAT-Pembangunan fisik dan infrastruktur untuk melengkapi fasilitas ajar mengajar, semakin meningkat. Besarnya anggaran pendidikan yang dialokasikan dalam APBD dan APBN mendorong akselerasi pembangunan itu. Salah satinya SMK Swasta Teknologi Lengayang yang kini sedangn membangun lima lokal baru. ICOL

SAMBUT LKS SMK 2011

Dikpora Sumbar Kirim 31 Siswa Terbaik

PADANG, HALUAN — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Sumbar siap mengirim 31 siswa SMK terbaik untuk mengikuti Lomba Kreatifitas Siswa (LKS) SMK tingkat nasional yang akan berlangsung 20-25 November 2011 di Jakarta. Mereka merupakan para juara dari seluruh bidang pada LKS tingkat Sumbar yang dilaksanakan 4-8 Oktober lalu. “Di samping mencari yang terbaik tingkat Sumbar, LKS tingkat provinsi ini sekaligus seleksi, karena masing-masing juara di setiap bidangnya berhak mewakili sumbar ke tingkat nasional,” kata Kepala Dinas Dikpora Sumbar, Syamsulrizal didampingi Penanggungjawab Kegiatan Satker SMK Dinas

Dikpora, Dian Iskandar kepada Haluan, kSenin (31/10) Mereka para juara LKS tingkat Sumbar tersebut saat ini sedang mengikuti pembekalan di sekolah masing-masing. Dengan demikian, diharapkan mereka yang membawa nama besar Sumbar tersebut berhasil meraih juara 1 nasional atau meraih medali emas. “Kami memberikan motivasi kepada siswa, sehingga mereka berpacu dan bertekad meraih juara 1, dan tidak merasa dibebani. Kita

harapkan kabupaten/kota, teruma sekolah masing-masing bisa memberikan pembekalan khusus agar bisa tampil terbaik nanti,” katanya. Pada lomba yang masuk kalender rutin Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tersebut, Sumbar akan mengikuti 31 cabang yang diperlombakan nanti. Cabang tersebut sesuai dengan jumlah cabang yang diperlombakan pada LKS tingkat Sumbar yang dilaksanakan bekerjasama dengan Fakultas Teknik UNP beberapa waktu lalu itu. Bidang yang diperlombakan tersebut yaitu Autobody Repair, Automobile Technology, welding, CNC Milling, Production Machine, Electrical Instalation

Dikpora Agam Gelar Bintek Pengembangan Kurikulum

AGAM, HALUAN — Dinas memberikan bimbingan dan mengembangkan teknis pendidikan Pemuda dan Olahraga Agam menggelar pelaksanaan kurikulum Bimbingan Teknis (Bintek) kepada sekolah-sekolah yang bagi Tim Pengembangan berada di sekitar tempat Kurikulum 1-3 November tugasnya”jelas Erwin. Aktifkan Labor dan 2011 di aula kantor dinas tersebut. Pustaka Peserta berjumlah 20 Selain meningkatkan pemahaman terhadap kurikuorang berasal dari lum Erwin Umar juga mepengawas TK/SD, Kepala minta kepada sekolah-sekolah SD, Guru SMP,SMA dan ERWIN UMAR SMK dari berbagai sekolah agar mengaktifkan labor dan dalam kabupaten Agam. pustaka karena 2 komponen penting Menurut Kadinas Pendidikan sekolah tersebut belum berperan secara maksimal dalam proses pendidikan. Pemuda dan Olahraga Agam Erwin “Jujur saja saya katakan saya melihat Umar, Bintek tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan setiap labor maupun pustaka sebagai tempat praktik dan pusat buku belum berfungsi anggota tim pengembang kurikulum maksimal ,guru masih terfokus kepada dalam memberikan bimbingan kepada pemberian pelajaran dalam kelas, stuan pendidikan atau sekolahsekolah padahal keduanya sangat penting untuk di wilayahnya dalam menyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan(KTSP). mengembangkan potensi siswa”ungkap “Setelah mengikuti Bintek peserta Erwin kepada Haluan, Senin (31/10). (h/ks) diberi tanggung jawab untuk

(CW), Bricklaying, Joinery, Plumbing, Carpentry/Cabinet Making, wall and floor tiling, Grapic Design Technology, Restaurant Service, Cooking, Ladies Dressmaking,Ladies and Men’s Hairdressing, Hotel Accommodation, Wood Craft, Tourist Industry, Textille, Sofware Application, Auto Cad, Networking Support, Web Desaign, Electronic Application, Secretary, Marketing, Accounting, Nautica, Post Harvest Technology dan Agronomy. “Setiap bidang yang diperlombakan masing-masing diikuti peserta kita di Sumbar. Mereka adalah peraih juara 1 tingkat provinsi kemarin,” tambahnya. LKS-SMK tersebut merupakan

Kwarcab Pramuka Tanah Datar Gelar Pesta Siaga

BATUSANGKAR, Siaga tersebut juga dilaksanakan penyerahan hadiah bagi Kwaran HALUAN — Upacara Pembukaan Pesta Siaga tergiat tingkat Kabupaten Tanah Kwartir Cabang 04 GeraDatar dan penyerahan lencana kan Pramuka Tanah Datar, tanda jasa. Bupati Tanah Datar, Sabtu [29/10] dilapangan M. Shadiq Pasadigoe dalam sambutannya mengatakan, Cindua Mato Batusangkar berjalan sangat meriah. pesta siaga ini sesungguhnya Acara Pesta Siaga Kamempunyai nilai yang tinggi terutama dalam membentuk warcab 04 Tanah Datar karakter anak.-anak diselenggarakan selama 2 Bupati mengharapkan, agar hari , 29 -30 Oktober 2011. Mengikuti berbagai pesta siaga ini dapat rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan kepentingan perkembangan telah diseting panitia. anak didik dan masyarakat, Seluruh Kamabiran, untuk menambah pengetahuan Kakwaran dan Kamabigus serta para pramuka dan kecakapan yang kesemuaSHADIQ PASADIQUE nya berorientasi untuk Siaga, Panggalang, pembentukan sikap mental dan karakter anak. Penegak dan Pandega se Tanah Datar turut Dikatakannya lagi, memang dari usia siaga hadir dalam upacara yang pembina inilah yang lebih efektif pembentukan sikap upacaranya adalah Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe. mental sehingga akan membekas hingga dewasa nantinya. (h/ydv) Dalam rangkaian upacara pembukaan Pesta

SMA 1 MODEL AMPEK ANGKEK

Masih Terbatas dalam Fasilitas AGAM, HALUAN— Kendati dinilai telah memenuhi delapan standar pendidikan dan ditetapkan pemerintah pusat sebagai sebagai sekolah model, namun dari segi fasilitas, SMA Negeri 1 Model Ampek Angkek, Agam, masih belum lengkap. Diantaranya tidak memiliki jamban (tempat buang air) yang ideal, scanner (alat rekam data), serta tidak memiliki laboratorium bahasa. “Untuk itu kita berharap agar pemerintah daerah segera memberi pengakuan terhadap keberadaan sekolah model yang telah ditatapkan, sesuai peraturan pemerintah no 17 tahun 2010,” ungkap ketua Tim Pengembang dan pembina SMA Direktorat Kementrian Pendidikan

Nasional RI Muhammad Agus Nurdin menjawab Haluan saat mengakhiri tugasnya melakukan supervisi di SMAN 1 Ampek Angkek Sabtu (29/10). Menurut Muhammad Agus Nurdin bersama timnya yang telah berada selama 4 hari di sekolah itu, di Indonesia terdapat 11 ribu lebih SMA Negeri. Karena dinilai baik dan mampu melaksanakan 8 standar program pendidikan nasional, maka sebanyak 132 diantaranya ditetapkan sebagai sekolah model. Di Sumatera Barat ditetapkan lima sekolah yakni SMAN 1 Ampek Angkek, SMAN 5 Bukittinggi, SMA 3 Payakumbuh, SMA 1 Sawah Lunto dan SMA 1 Sijunjung. Berdasarkan supervisi yang

dilakukan jelas Muhammad Agus Nurdin SMAN 1 Ampek Angkek dinilai telah memenuh 8 SNP (Standar Nasional Pendidikan). Sebagai sekolah model di Indonesia, keberadaan SMAN 1 Ampek Angkek sudah setara dengan RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional). Namun sayang, salah syarat yang mesti dipenuhi sekolah ini, belum memiliki laboratorium bahasa, scanner serta jamban (water closs) memadai. Idealnya sebuah sekolah harus memili jamban 1 untuk 30 siswi dan 1 untuk 40 siswa. “Karena itu kita minta agar pemda segera memberikan pengakuan baik secara tertulis maupun pengakuan berupa kegiatan nyata untuk meleng-

agenda rutin yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi hingga ke tingkat nasional. Para juara di tiap tingkat lomba tersebut langsung mewakili sebagai peserta pada tingkat jenjang lomba berikutnya sampai puncaknya di tingkat nasional. Syamsulrizal menambahkan, LKS SMK tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan profesionalisme SMK sebagai pusat pemberdayaan kompetensi sumber daya manusia. Kemudian mengembangkan mutu, relevansi dan daya saing SMK di era globalisasi yang terus berkembang, sehingga membutuhkan tenagtenaga kerja yang siap pakai. (h/ vid)

kapi kekurangan sarana itu, sehingga sekolah ini dapat menjadi “Benckmark” atau rujukan sekolah lain,” ujar Muhammad Agus Nurdin yang mengakhiri kehadirannya dengan menggelar workshop bersama para guru sekolah itu. Sementara Ediosman mewakili kepala Disdikpora Agam Erwin berjanji segera mengajukan anggaran untuk itu, mudah-mudahan 2012 mendatang terlaksana. “Memang selama ini setiap pembangunan gedung baru sekolah, salah satunya, yakni pembangunan jamban (WC) kurang menjadi perhatian. Sehingga hal ini sering jadi keluhan, karena jauh dari ideal, yang mesti segera kita atasi bersama,” tambahnya.(h/rdw).

FIB Gelar Diskusi Terbuka

PADANG, HALUAN — Komunitas Mahasiswa Ilmu Budaya yang berdiri 31 September 2011 yang lalu menggelar diskusi terbuka di Cafe Uniang Kamek, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas, Senin (31/ 10). Diskusi tersebut bertemakan tentang “Dimana Dirimu Pemuda (dulu, sekarang, dan akan datang)”. “Acara ini diadakan dalam rangka Sumpah Pemuda yang ke 83,” ungkap Satria Putra ketua panitia acara itu kepada Haluan, Senin ( 31/ 10). Turut hadir dalam acara tersebut, beberapa mahasiswa dari Universitas Bung Hatta, Universitas Negeri Padang,

Institut Teknologi Padang, dan Universitas Andalas. “Sedangkan narasumbernya sendiri antara lain Fajar Rusvan (alumni Ilmu Sejarah dan aktivis HMI), Yogi Yolanda (Aktivis Ampepara atau mahasiswa Ilmu Sejarah Unand), dan Reno Fernandes (Badko HMI Sumbar),” tuturnya. Fajar Rusvan menerangkan tentang Mahasiswa Dulu, Sekarang, dan Akan Datang, Reno Fernandes tentang Gerakan Mahasiswa Melalui Media Massa, dan Yogi Yolanda tentang Mahasiswa Turun Ke Jalan. Acara dimoderatori oleh Budi Nando mahasiswa Sastra Indonesia 2007. (h/vin)


20 POKOK & TOKOH

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

RAFFI AHMAD

S

Break dengan Yuni

ETELAH sekian lama bungkam, presenter Raffi Ahmad yang ditemui di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (31/10) akhirnya mengaku bahwa dirinya dan sang kekasih, Yuni Shara sedang ada masalah. Bahkan menurut Raffi, hubungan mereka saat ini sedang break. “Saya sama Yuni suka berantem. Kali ini kebetulan aja ke-blow up. Gak tahu mesti bilang apa. Kalo saya ngomong ntar gimana-gimana, jadi diem aja lah. Saya sama Yuni emang lagi break belakangan ini.

ZASKIA MECCA

Tak Ingin Anak jadi Artis

Merintis karir sebagai seorang artis, Zaskia Adya Mecca justru nggak ingin anaknya menekuni pekerjaan yang sama. Ia lebih mengharapkan buah hatinya, Kanna Sybilla Bramantyo meneruskan bakat sang ayah sebagai seorang sutradara.

K

EINGINAN Z a s k i a tersebut bukan tanpa alasan. Istri Hanung Bramantyo ini berharap sang anak dapat berkarya tanpa menuai sensasi hingga dikenal publik. “Aku sih nggak mau dia jadi pemain, tapi mau dia di balik layar seperti bapaknya jadi sutradara, biar namanya saja yang dikenal banyak orang. Tapi mukanya nggak dikenali,” kata Zaskia ditemui di screening film Pengejar Angin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (31/ 10). Meskipun begitu, Zaskia dan hanung belum mengetahui apa bakat sang buah hati. Mereka mengaku tak ingin memaksakan keinginan sang anak ketika sudah besar nanti. “Bakatnya sih belum tahu, tapi kemarin dia sudah ikut syuting di salah satu ftv, yang mencengangkan dia enggak rewel sama sekali pas syuting,” ungkapnya. Lucunya, putri pertama Zaskia dan Hanung ini tak terganggu sedikitpun dengan kehadiran kamera. Mungkinkah ini menunjukan bakat sang anak yang tak sungkan untuk tampil di depan publik? “Buat dia kamera adalah hal yang biasa, dia nyaman saja, aku selalu bawa dia karena dia masih menyusui juga,” tutupnya. (ccm)

SHEZY IDRIS

Bukan karena saya boros, susah diatur, ato suka beli mobil,” jelas mantan kekasih Laudya Chintya Bella ini. Raffi juga menambahkan, bahwa dirinya cukup serius dengan hubungan yang sudah dijalaninya selama tiga tahun tersebut. Bahkan, baginya, hubungan pacaran dengan Yunilah yang paling panjang. “Biasalah kalo pacaran ada berantemnya. Entah kenapa kondisinya jadi begini, saya pegang komitmen. Ada rencana ke depan yang sudah kita omongkan. Kalo main-main

gak mungkin sampai tiga tahun. Banyak perbedaan kita, bahkan usia sampai berjarak 15 tahun. Katanya saya ini sudah diatur, kekanak-kanakan, ya gak lah, buktinya sampai tiga tahun,” ungkap mantan kekasih Bunga Zainal ini. Sebelumnya, Raffi Ahmad memang dikenal sebagai selebriti yang kerap gonta-ganti pacar. Dirinya juga pernah menjalin hubungan dengan Tyas Mirasih dan Ratna Galih. Dan dalam hubungannya yang saat ini bermasalah dengan Yuni Shara. (kpl)

Selalu Sedia Tes Pack

S

ETIAP bulan artis Shezy Idris selalu ngecek kehamilan, namun hingga saat ini belum juga menunjukkan adanya tanda-tanda positif tengah mengandung. Padahal berangsur-angsur berat tubuhnya terus bertambah, yang diyakini efek dari obat yang diminumnya.

“Dicek setiap bulan, kita kira bulan ini dapat, tapi belum juga. Itu dia hamil nggak, gemuk iya, aku juga makan terus, naik 5 kilo Dari 45-51. Masih usaha,” ungkap Shezy Idris. Shezy Idris saat itu datang bersama suami, Krishna Adhyata Pratama di pernikahan Intan Nuraini dan Donny Azwan Putra di Gedung Dhanapala Departemen Keuangan, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. “Kalau aku senang nggak terlalu gemuk. Dulu bajuku yang longgar sekarang jadi ngepas banget,” sambungnya. Shezy pun selalu sedia tes pack di rumah yang setiap saat akan digunakan ketika muncul ‘curiga’ dengan siklus bulanannya. Apalagi Shezy kerap telah hingga enam hari dari jadwal rutin, yang kadang membuatnya selalu menduga-duga. “Aku punya tes pack di rumah sampai selusin, kata dokter harus punya banyak persediaan, kalau isi biar tahu, kalau setiap bulan dites terus,” pungkasnya. (kpl)

BOB HASAN

D

Luncurkan Buku “Mengapa Saya Sehat”

I usianya yang kini 80 tahun, pengusaha Bob Hasan meluncurkan bukunya yang berjudul ‘Mengapa Saya Sehat’. Peluncuran buku ini dilakukan di Stadion Madya, Komplek Olah Raga Senayan, Jakarta. Buku setebal 250 halaman ini diterbitkan Gatra Pustaka dengan editor Suryo Pratomo, Heddy Lugito dan Trees Emir. Peluncuran buku ini dimoderatori oleh ‘Tomy’ Suryo Pratomo. Ikut terlibat di dalamnya para sahabat Bob Hasan yaitu dokter-dokter yang selama ini ikut merawat kesehatannya, antara lain: Prof. DR. Asikin Hanafiah Sp JP, Prof. Dr. Istiantoro SpM, Prof. DR. dr. Djoko Raharjo, Sp.Bu, Dokter Muhammad Munawar, SpJP (K), Dokter Alfa Ferry Santoso, Sp.BTKV ,dan Dokter Hari Sabardi. Dengan tamu undangan para sahabat dan kolega Bob Hasan dari mantan perwira tinggi, mantan pejabat, artis maupun pengusaha seperti BRA Mooryati Soedibyo, Putri K Wardhani maupun Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat. Tak heran jika PT Sido Muncul yang merupakan pro-

dusen jamu, makanan dan minuman tradisional dengan produk-produk unggulannya : Tolak Angin, Kuku Bima Energi, Kopi Kuku Bima Ginseng, Kopi Jahe dan produk terbarunya Jahe Susu ikut mendukung kelangsungan peluncuran buku ini dengan membagikan “free drink” pada tamu-tamu undangan. Pada uraian buku ini digambarkan tentang pengalaman Bob Hasan dalam menjaga kesehatan dimulai dengan penerapan kedisiplinan, pengalaman sehari-hari dalam menjaga kebugaran fisiknya, persahabatannya dengan dokter-

dokter muda yang banyak mengajarkan arti penting menjaga kesehatan, dan keyakinannya akan manfaat tanaman berkhasiat. “Kecintaan saya terhadap bangsa ini tidak usah saya sebutkan namun saya wujudkan dengan kekaguman akan tanaman berkhasiat yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit yang ada di alam Indonesia dan untuk menjaga kesehatan, saya selalu mempercayakan kemampuan dokterdokter Indonesia yang luar biasa dan berobat di Rumah Sakit Indonesia pula,” ungkap Bob Hasan. (h/atv)


Aloe jo P atuik Patuik

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

KABUPATEN SOLOK

21

LINGKAR Ketua TP PKK Sumbar Berikan Arahan SOLOK, HALUAN — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumbar Nevi Irwan Prayitno memberi pengarahan tentang 10 program pokok PKK, di Nagari Jawi-Jawi Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok, sepanjang Kamis (27/10). Kedatangan Nevi ke daerah penghasil bareh tanamo itu disambut Ketua TP PKK Kabupaten Solok Erlinda Syamsu Rahim beserta jajaran tim penggerak PKK setempat di Arosuka. Selain memberi pembinaan 10 program pokok PKK di Nagari Jawi-Jawi, Nevi Irwan Prayitno juga memberi arahan kepada jajaran TP PKK Kabupaten Solok. “Salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh jajaran TP PKK saat ini di antaranya adalah memperkuat manajemen dan kelembagaan gerakan PKK sampai ke kelompok Dasa Wisma,” papar Nevi. Selain itu katanya menambahkan TP PKK juga harus mengembangkan jaringan kemitraan secara sinergis dengan Dinas terkait serta lembaga kemasyarakatan lainnya. Seperti di antaranya dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat atau LPM, lalu dengan Majelis Taklim, Karang Taruna dan unsur elemen masyarakat lainnya. Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Solok Erlinda Syamsu Rahim kepada Nevi Irwan Prayitno antara lain mengatakan, TP PKK setempat selama tahun 2011 ini telah melaksanakan berbagai aktivitas program kerja. Di antaranya, kata Erlinda, melakukan pelatihan administrasi dan penyeragaman administrasi PKK mulai dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat nagari. TP PKK Kabupaten Solok, ujar Erlinda, juga memiliki program inovasi dengan membentuk pos daya yang bertujuan memberdayakan keluarga menuju keluarga yang mandiri dan sejahtera. Dalam bulan November ini, imbuh Erlinda Syamsu Rahim, pihaknya juga akan melakukan penilaian administrasi PKK dan administrasi Dasa Wisma. “Kepada pelaksana terbaik di program administrasi ini akan diberikan reward atau penghargaan,” katanya. (h/ris)

Petani Diajarkan Menggunakan Internet SOLOK, HALUAN — Untuk meningkatkan pengetahuan penyuluh pertanian dan petani di Kabupaten Solok yang tergabung dalam FMA (kegiatan penyuluhan yang dikelola petani ), dilakukan workshop epetani, Selasa dan Rabu (25-26/10) di aula Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Solok. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Solok dalam sambutannya mengharapkan petani Kabupaten Solok memanfaatkan teknologi internet seluas-luasnya untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi, serta mampu melaksanakan kegiatan agribisnis pemasaran melalui internet. Tidak ada alasan bagi penyuluh maupun kelompok tani untuk tidak tahu internet, karena sangat banyak membantu. Melalui internet, petani dapat memasarkan produksi sampai ke berbagai kabupaten/kota, bahkan ke luar negeri. Karena itu fasilitas e-petani yang telah diprogram oleh Kementerian Pertanian untuk petani secara gratis dapat dimanfaatkan sebaikbaiknya. Sementara itu, nara sumber Aryo Wicaksono dalam sambutannya menyampaikan, teknologi internet bukanlah suatu hal yang perlu ditakutkan, akan tetapi dimanfaatkan setiap peluang untuk kepentingan petani sebesar-besarnya. “Melalui e-petani akan sangat membantu petani dalam mendapatkan teknologi baru, pemasaran produksi dan mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi petani,” katanya. Pelatihan yang dilaksanakan selama satu hari untuk penyuluh dan satu hari untuk petani tersebut mendapat sambutan positif petani dan penyuluh. Bahkan sudah ada petani daerah ini yang memanfaatkan pemasaran produksinya melalui internet, sepetrti FMA Nagari Penyakalan kecamatan Kubung dan sejumlah FMA lainnya. (h/mit)

BERDIALOG — Ketua TP PK Sumbar Nevi Irwan Prayitno berdialog dengan seorang bocah saat memberi pembinaan 10 program pokok PKK dalam kegiatannya di Nagari Jawi-Jawi Kecamatan Gunung Talang, Kamis (27/ 10). RISWAN JAYA

Anggaran Khusus Dialokasikan untuk Penanganan Gizi Buruk

AROSUKA, HALUAN — Dinas Kesehatan Kabupaten Solok akan mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan kasus gizi buruk pada tahun 2012. “Untuk mengantisipasi dan penanganan gizi buruk kita akan berupaya untuk mengalokasikan anggaran khusus Rp40 juta agar penderita gizi buruk bisa tertolong dengan maksimal,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Solok Aida Herlina, Minggu. Dia menyatakan, selama ini di daerah itu belum teralokasi anggaran khusus untuk penanganan kasus gizi buruk, sehingga ketika ada masyarakat yang menderita penyakit itu agak sulit tertangani. “Walaupun begitu, ketika

Ditambahkan, dua orang penderita gizi buruk yang tengah dirawat tersebut adalah Febri Faizah (13 bulan), asal Kecamatan Hiliran Gumanti menderita kelainan tumbuh kembang (celebral palsy), dan Muhammad Alfarezi berasal dari Kecamatan Lembang Jaya menderita kelainan jantung. Menurutnya, saat ini kedua penderita tengah menjalani rawat jalan di rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat dan biayanya ditanggung Dinkes. Umumnya penderita gizi buruk tersebut, tambah Aida Herlina, berasal dari keluarga tidak mampu. Anak-anak mereka kekurangan gizi disebabkan ketidakmampuan orang tuanya memberi asupan gizi untuk anaknya. “Gizi buruk timbul pada

terdapat kasus gizi buruk, kita upayakan untuk memberikan pertolongan dengan maksimal,” katanya. Dia menyatakan terhitung dari Januari 2011 sampai bulan September terdapat 12 kasus gizi buruk. Umumnya penderita gizi buruk berasal dari keluarga tidak mampu yang sangat membutuhkan pertolongan dan pengobatan. “Sebanyak 12 kasus tersebut sudah ditangani pihak Dinkes, dan dua kasus sampai saat ini masih menjalani perawatan,” katanya.

keadaan kurang zat gizi tingkat berat yang disebabkan rendahnya konsumsi energi dan protein dalam waktu cukup lama yang ditandai dengan berat badan menurut umur,” ujarnya. Dikatakan, karena belum mempunyai anggaran khusus untuk itu, selama ini pihaknya terus mencari alternatif agar penderita bisa diberikan penanganan medis secara cumacuma. “Kita juga koordinasikan dengan pihak badan Amil Zakat Daerah (Bazda) untuk membantu biaya perawatan penderita gizi buruk ini,” katanya. Aida Herlina mengimbau masyarakat setempat agar terus menjaga asupan gizi untuk anaknya terutama yang masih balita, dan jika terjadi hal-hal yang

DPRD Bentuk Kaukus Awasi Daerah Terisolir

AROSUKA, HALUAN — Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Solok, membentuk kaukus parlemen terisolir guna mengawal pelaksanaan agenda pembangunan di nagari-nagari tertinggal di daerah itu. Kaukus parlemen terisolir itu diprakarsai Rusli Intan Sati anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar dengan anggotanya Marasal Syukur, Nazwirman, Hardi Hasmi, Marlis, Dasufal Temra, Marlon dan Nursyamsu. Menurut Rusli Intan Sati di Arosuka, Jumat, nagari-nagari terisolir selama ini masih kurang perhatian. “Kita mendorong agar masuk dalam rencana pembangunan jangka

menengah daerah (RPJMD), maka kaukus akan hadir untuk mengawalnya sehingga pembangunan daerah tertinggal ini bisa berjalan baik,” ujarnya. Ia menyatakan kauskus bukan bertujuan untuk memprotes atau mengkritisi kebijakan Pemkab, justru kita hadir untuk memberikan dorongan kepada Pemkab untuk lebih serius membangun daerah tertinggal. Dikatakan, Pemkab Solok bersama DPRD memang sudah mengagendakan pembangunan daerah tertinggal ini dalam RPJMD, terutama peningkatan kualitas jalan di kawasan terisolir, namun agar pembangunan ini bisa terealisasi dengan baik diperlukan

semacam pemantau dan pengawas. Menurut dia, pemantau ini akan melihat dan mengevaluasi setiap kebijakan program pembangunan di daerah terpencil apakah betulbetul sudah terlaksana dan tujuannya tercapai dengan baik. “Kita ingin Kabupaten Solok segera terlepas dari keterisoliran, jadi kaukus ini akan berupaya bekerja maksimal,”kata politisi Golkar itu. Hal yang sama juga dikatakan anggota Fraksi Partai Demokrat, Hardi Hasmi. Ia mengatakan kaukus parlemen terisolir ini akan bisa membangun koordinasi lebih baik antara eksekutif dan legislatif serta mendorong kinerja Pemkab Solok. (ant)

Enam Regu Satgas Damkar Perkuat BPBD SOLOK, HALUAN — Sebanyak enam regu satuan tugas (Satgas) Pemadam Kebakaran yang terdiri dari orangorang pilihan, siap memperkuat jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok. Keenam regu Satgas Damkar tersebut berjumlah 30 orang pria yang lolos seleksi ketat, dari 98 peserta calon anggota Satgas Damkar yang dilaksanakan oleh BPBD setempat.

Setiap regu Satgas Damkar terdiri 5 orang petugas yang akan bekerja nonstop 24 jam secara bergiliran, dan ditempatkan di dua Posko Damkar yakni di Arosuka dan Alahan Panjang. Selama ini petugas Damkar BPBD Kabupaten Solok itu hanya memiliki satu posko di Arosuka dengan 1 unit mobil pemadam kebakaran yang telah berusia cukup tua. Penambahan 6 regu Satgas

Damkar tersebut dan pendirian 2 posko Damkar di Arosuka dan di Alahan Panjang, dalam rangka memberi layanan maksimal kepada masyarakat bila terjadi musibah kebakaran. Dalam waktu dekat Satgas Damkar Kabupaten Solok itu segera dilengkapi1 unit lagi mobil pemadam kebakaran baru yang lebih representatif. “Mereka telah mendapatkan pela-

RISWAN JAYA

ENAM regu anggota baru Satgas Damkar mendengar arahan Kepala BPBD Kabupaten Solok Abdul Manan usai mengikuti pelatihan teknik-teknik pemadaman kebakaran selama 3 hari penuh di daerah Koto Baru.

tihan dasar dan pelatihan keahlian lainnya dari petugas Pemadam Kebakaran Kota Padang selama tiga hari penuh,” tutur Kepala BPBD Kabupaten Solok Abdul Manan kepada Haluan di Koto Baru, Senin (31/10). Abdul Manan didampingi Sekertaris Bujang Latif dan Kabid Kedaruratan dan Logistik Ilham Wahab, mengatakan, selain itu mereka juga mendapat tambahan pelatihan wawasan kebangsaan dan pelatihan tanggap bencana lainnya dari personel Kodim 0309 Solok yang sudah terlatih. Usai pelatihan itu, kata Abdul Manan, kelak diharapkan ke tiga puluh anggota Satgas Damkar yang terbagi dalam enam regu tersebut memiliki skill dan kemampuan penanganan musibah kebakaran yang mumpuni. Salah seorang petugas Satgas Damkar yang baru, Joni Adriano Viksal, kepada Haluan mengatakan, dia dan rekan-rekannya siap mendedikasikan diri sebagai pelayan masyarakat bila sewaktu-waktu terjadi musibah kebakaran. “Kami akan bekerja semaksimal mungkin saat bertugas dengan semangat pantang pulang sebelum api berhasil dipadamkan,” papar Joni, yang putra asli Koto Gaek Talang ini. (h/ris)

bisa menimbulkan penyakit berbahaya itu pihaknya mengharapkan masyarakat segera melaporkan kepada petugas kesehatan terdekat. “Sekurangnya dengan adanya laporan dini dari masyarakat penyakit tersebut bisa diatasi segera,” katanya. Anggota DPRD setempat, Patris Chan, mengharapkan Dinkes terus menyosialisasikan kepada masyarakat tentang penyebab dan gejala penyakit tersebut, sehingga kasus ini bisa dicegah. “Kita menyadari pada umumnya masyarakat yang miskin secara finansial itu banyak yang tidak mengerti tentang pemberian gizi terhadap anaknya, sehingga butuh penyuluhan yang ekstra dari Dinkes,” katanya. (ant)

PHRI Kembangkan Objek Wisata Convention Hall AROSUKA , HALUAN — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Solok, menggandeng Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dalam pengembangan objek wisata convention hall. Kepala Disbudpar Kabupaten Solok, Jasman Rizal, di Arosuka, Rabu, menyatakan PHRI Sumatera Barat (Sumbar) akan membantu mencarikan investor terkait pengembangan objek wisata itu. “Beberapa waktu lalu saya sudah berkoordinasi dengan PHRI untuk upaya pengembangan convention hall, hasilnya PHRI bersedia untuk membantu,” katanya.

Menurut dia, PHRI sangat mendukung dan akan membantu sepenuhnya, termasuk untuk mencari pihak ketiga dalam hal mengelola convention hall sehingga objek wisata andalan di Solok tersebut semakin maju. Menurut dia, objek wisata tersebut saat ini masih memiliki beberapa kekurangan yang harus direnovasi, seperti kekurangan air bersih karena pasokan air dari PDAM setempat belum memadai. Selain itu, katanya, juga diperlukan pengembangan seperti perbaikan villa dan upaya penambahan sehingga akan bisa menggenjot kunjungan wisatawan. (ant)

64 Ribu Warga Sudah Rekam Data KTP Elektronik

AROSUKA, HALUAN — Sebanyak 64 ribu warga Kabupaten Solok, sudah melakukan rekam data untuk pembuatan KTP elektronik (E-KTP) di daerah itu. “Total sasaran E-KTP di Kabupaten Solok sebanyak 262.804 jiwa dan sudah 64 ribu kita rekam datanya,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat, Deddy Permana, di Arosuka, Jumat. Dia meyakini bahwa pelaksanaan E-KTP di daerah itu rampung sampai akhir tahun 2011 ini, hal itu bisa dilihat dari tingginya antusias masyarakat mengurus KTP. “Kita optimis E-KTP di Kabupaten Solok bisa selesai sampai akhir Desember, karena 14 kecamatan di Kabupaten Solok

sudah sepakat untuk itu,” katanya. Melihat tingginya antusias masyarakat mengikuti rekam data untuk e-KTP di kecamatan, lanjut dia, pihaknya sangat optimis target ini tuntas hingga akhir Desember. Dikatakan, untuk mencapai target sampai akhir tahun tersebut pihaknya terus bekerja keras, bahkan sampai malam hari, mengingat sebahagian masyarakat tidak bisa datang pada siang hari. “Kita juga melayani masyarakat sampai malam, yang penting bagi kita bagaimana E-KTP di daerah ini bisa sukses,” katanya. Selama perekaman data yang dimulai semenjak September lalu belum ada terdapat permasalahan signifikan. (ant)


22 BUKITTINGGI DAN AGAM LINGKAR BUKITTINGGI, HALUAN — Program Kemanusian Peduli Umat (PKPU) Kota Bukittinggi yang membawahi delapan kabupaten/kota di wilayah Sumbar Bagian Utara (Sumbarut), untuk sementara sudah dipastikan akan menyebarkan hewan kurban ke daerah terpencil di wilayah Sumbarut. “Hewan kurban yang kita sebar itu, berasal dari orang yang berkurban di Bukittinggi dan Agam sebanyak 30 ekor dan disubsidi PKPU pusat sebanyak 25 ekor sapi,” kata Tomi Abdullah kepada Haluan, Senin (31/10). Dikatakan Tomi, motto yang diangkat PKPU, “Rp1,3 Juta Tanpa Mubazir” tahun ini, dimaksudkan, bahwa satu orang peserta kurban membayar hanya Rp1,3 juta dalam satu kelompok sebanyak 7 orang. Sementara maksud tanpa mubazir, PKPU mendistribusikan sapi kurban ke daerah terpencil dan miskin di delapan kabupaten/kota di Sumbarut. “Kalau kita distribusikan di daerah padat seperti Kota Bukittinggi ini, daging kurban banyak yang akan mubazir, karena setiap masjid dan musala dipastikan menyembelih hewan kurban lebih dari 5 ekor. Maka kita putuskan untuk membagikan ke daerah terpencil dan miskin. Bahkan daerah-daerah yang tidak bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat,” kata Tomi Tomi terus mengimbau, warga Bukittinggi dan Agam yang memiliki kemampuan, untuk menyalurkan kurbannya melalui PKPU Bukittinggi dengan harga Rp1,3 juta per orang. (h/jon)

NET

PKPU Sebar 55 Ekor Sapi Kurban

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

Bayi yang Dibuang Ibunya Masih Dirawat di RSAM

BUKITTINGGI, HALUAN — Bayi malang berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan Warga di Sarojo, Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS) Bukittinggi, di bawah pohon jambu, Minggu (30/10) siang, sekitar pukul 13.15 WIB, kini masih dirawat injeksi di ruang Perinatologi Rumah Sakit Achmad Mochtar.

DIRAWAT — Sesosok bayi malang berkelamin laki-laki yang ditemukan warga di Sarojo, Minggu (30/ 10) kini tengah dirawat di ruang Perinatologi Rumah Sakit Achmad Mochtar.

Tanah Warga Jalan Kusuma Bhakti Diduga Dikuasai Tetangga Tanpa Izin

BUKITTINGGI, HALUAN — Tanah milik Keluarga Heni Delita (46), seluas 320 meter per segi, yang berlokasi di jalan Kusuma Bhakti, Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS), diduga telah dikuasai tanpa izin oleh tetangganya yang bernama Isnaniar seluas 4 X 15 meter persegi. Sebelumnya, tanah seluas 320 meter persegi itu, dibeli almarhum suami Henita, H Hasrat Sutan Rajo Endah kepada pemilik tanah sebelumnya Drs Rudi Alandes dengan nomor sertifikat 132 tertanggal

30 November 1984, pada 5 Desember 1990 lalu. Proses pembelian berlangsung melalui familinya, almarhum Zawir, mantan seorang guru di Bukittinggi yang disaksikan mertua Rudi Alandes bernama Ermawati, seharga Rp6 juta. Dugaan penguasaan tanpa izin oleh Isnaniar terhadap tanah milik Heni Delita bermula sejak tahun 2007 lalu, ketika Isnaniar membangun kedai-kedai minuman kecil di atas tanah tersebut. Padahal, tanah seluas 4 X 15 meter itu, dipinjam pakaikan keluarga Heni Delita untuk

jalan masuk ke rumah Isnaniar, karena rumah Isnaniar persis berada di belakang rumah Heni Delita. Sementara jalan penghubung untuk masuk ke sana belum ada. “Nah, sekitar tahun 2007, Pemko Bukittinggi membuka akses jalan yang persis bersebelahan dengan jalan yang saya pinjam pakaikan itu. Namun tiba-tiba, tanpa sepengetahuan dan seizin saya, sudah berdiri bangunan warung milik Isnaniar dan mengenai dinding serta jendela rumah saya yang mengakibatkan kerusakan,” kata Heni Delita kepada wartawan,

Senin (31/10). Sejak itulah, Heni Delita merasa haknya dikuasai tanpa izin. Heni Delita mengaku telah mencoba membicarakan masalah tersebut secara persuasif kepada Isnaniar. Namun semua upayanya itu hanya sia-sia. “Bahkan saya sudah melapor kepada lurah, camat, tata kota, DPRD, Polres Bukittinggi serta Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sayangnya, pembangunan warung ternyata tetap berlanjut. Kuat dugaan proses pembangunan dilakukan tanpa adanya izin mendirikan bangunan (IMB). Bahkan

bangunan tersebut sekarang sudah menjadi dua warung dan dipermanenkan,” kata Heni. Sementara Isnaniar yang dihubungi Haluan via telepon rumahnya membantah tudingan bahwa tanah seluas 4 X 15 meter per segi itu dikuasainya tanpa izin. “Nggak ada penguasaan tanpa izin. Tanah itu memang milik saya yang saya beli tahun 1953 kepada Datuak Diateh, warga Gulai Bancah yang dilengkapi dengan akte pembelian dan sertifikatnya,” ujar Isnaniar dengan jelas dan tegas. (h/jon)

Kesehatan sang bayi yang belum diketahui siapa ibunya itu terlihat makin membaik. Bayi tersebut dirawat dr Rahmi Yetti, yang juga istri Wakil Walikota Bukittinggi. Kepala ruangan Perinatalogi RSAM, Elfida mengatakan, kondisi bayi malang itu makin membaik. Namun karena diduga bayi itu terinfeksi saat dibiarkan dan ditinggalkan ibunya di bawah pohon jambu, maka bayi tampan itu harus mendapat injeksi selama 3 hari. “Jika dr Rahmi Yetti telah mengizinkan pulang setelah 3 hari atau lebih, maka anak ini akan kami serahkan kembali kepada pihak kepolisian yang menitipkanya kepada kami,” kata Elfida. Elfida menduga, bayi itu sempat berkasih sayang dengan ibu kandung yang melahirkannya selama dua hari. Hal itu dibuktikan dengan tali pusarnya yang sudah kering atau layu, yang diikat dengan benang warna putih. “Ini pertanda, ibunya berada disamping sang bayi sekitar 2 atau 4 hari. Sebab dilihat dari tali pusarnya, anak ini sudah berumur antara 4 sampai 5 hari, baru kemudian dibuang,” terang Elfida. Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih menyelidiki, siapa ibu durjana yang tega membuang anak kandungnya sendiri itu.

Basamo Mako Manjadi

Kaji Ulang Keltan Penerima Pupuk Bersubsidi AGAM, HALUAN — Keanggotaan kelompok tani (keltan) penerima pupuk bersubsidi di Kabupaten Agam mendesak untuk dikaji ulang. Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil investigasi Haluan pada beberapa kecamatan di daerah itu, sepekan terakhir. Pasalnya, ada anggota Keltan yang tidak punya sawah, tetapi mereka tetap menerima jatah pupuk bersubsidi. Di sisi lain, ada anggota yang menerima jatah pupuk, tapi jumlahnya tidak sesuai dengan luas sawah yang mereka miliki. Akibatnya, terjadilah penjualan pupuk kepada petani yang tidak mendapat jatah pupuk bersubsidi. “Sudah tidak cocok lagi penjatahan yang berlaku sekarang,” ujar salah seorang petani di Palembayan, Khatib Sampono, kemarin di Palembayan. Hal senada disampaikan petani di Kecamatan Ampek Nagari, Lubuk Basung, dan Tanjung Raya. Menurut mereka, pendataan ulang diperlukan, agar jatah pupuk bersubsidi benar-benar sesuai dengan tujuan mulia pemerintah. “Sangat perlu, bila tujuan pemberian pupuk bersubsidi benar-benar untuk membantu petani, dan digunakan untuk meningkatkan hasil pertanian,” ujar Dt. Indo Marajo, dan Basri, ketika ditemui di Lubuk Basung. Kepala Dinas Pertahor dan Peternakan kabupaten Agam, Ir. Armansyah, ketika ditemui di Lubuk Basung mengatakan kalau informasi tersebut sangat berguna baginya, agar pupuk bersubsidi benar-benar sampai ke sasaran. Ia mengatakan akan menyusun rencana pendataan secepatnya. Menurutnya, tahun ini Agam memiliki jatah pupuk bersubsidi sebesar 4.987.850 ton, untuk jatah penyaluran Januari sampai Oktober. Januari sampai Agustus pupuk disalurkan pihak PT. Pusri, Palembang. Namun mulai September 2011, pupuk disalurkan PT. PIM (Pupuk Iskandar Muda) Aceh. Ia mengakui, kondisi Juli dan Agustus terjadi kelangkaan pupuk, akibat pergeseran penyaluran pupuk dari PT. Pusri ke PT. PIM. Namun kini penyaluran pupuk sudah mulai lancar. Bulan Septermber telah disalurkan pupuk sebanyak 322.425 ton, dan Oktober 1.040.150 ton. Penyaluran pupuk kepada pengecer di Agam dilakukan 3 distributor, yaitu CV. Gian Tani untuk Kecamatan Banuhampu, IV Koto, Lubuk Basung, Tanjung Mutiara dan Tilatang Kamang. Selanjutnya CV. Putra Area untuk Kecamatan Tanjung Raya, Ampek Nagari, IV Angkek, Palembayan, dan Sungai Puar dan CV. Dt. Kabasaran untuk Kecamatan baso, Canduang, Palupuh, Matur, dan Kamang Magek. (h/msm)

LANGKA AKIBAT KEBOCORAN

AGAM

Jatah Minyak Tanah Agam Diselundupkan ke Luar Daerah MIAZUDDIN

LINGKAR

Seperti diberitakan Haluan sebelumnya, bayi laki-laki yang diperkirakan baru berumur sekitar 4-5 hari itu, diduga ditinggalkan secara sengaja oleh ibunya. Bayi tersebut ditemukan di bawah pohon Jambu di atas onggokan kayu yang dialas dengan sebuah kain payung bekas, beserta dua kantong plastik warna hitam dan putih yang berisi perlengkapan bayi berupa popok dan kain kotor. Bayi tersebut ditemukan oleh salah seorang anak bernama Rizal (10) yang kemudian memberitahukan kepada temannya bernama Riska (17). Mengetahui hal itu, Riska lalu memberitahukan informasi tersebut kepada Dewi (33) untuk dibawa ke dalam rumah. Penemuan bayi malang itu membuat warga di Sarojo menjadi gempar dan bertanyatanya siapa ibu yang telah tega membuang bayi mungil tak berdosa itu. “Mungkin saja bayi ini adalah hasil hubungan gelap. Kemudian karena malu, bayi tersebut lalu di buang begitu saja,”ungkap Rita (35), salah seorang warga yang berada di tempat penemuan bayi. Petugas kepolisian kemudian membawa bayi malang tersebut ke RSAM Bukittinggi untuk diberikan perawatan medis. (h/jon)

MAPAN — Koperasi Perikanan Muaro Tanjung, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, merupakan salah satu koperasi perikanan yang mapan.

DI KABUPATEN AGAM

Hampir 50 Persen Koperasi Tidak Aktif AGAM, HALUAN — Hampir 50 persen koperasi yang ada di Kabupaten Agam kini sudah tidak aktif. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan, Hadi Suryadi, SH, di ruang kerjanya, kemarin. Dari 269 unit koperasi yang pernah ada, hanya 139 yang masih aktif. Sisanya, 130 koperasi sudah tidak lagi beraktivitas. Penyebabnya beragam. Ada yang karena salah urus, dan ada pula karena penyebab lainnya. Sedangkan yang melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) hingga 30 Agustus 2011 hanya 92 koperasi saja. Koperasi terbanyak jumlahnya adalah Koperasi Tani (Koptan), yaitu 70 unit. Yang sudah “koma” jumlahnya sangat menyedihkan, mencapai 61 unit. Jumlah terbesar kedua adalah Koperasi Unit Desa (KUD), yaitu 46. Yang sudah tidak

aktif tercatat 22 unit. Koperasi Pegawai Negeri (KPN) tercatat 41 unit, dan 5 unit diantaranya sudah tidak aktif. Di Agam terdapat 17 jenis koperasi, di luar Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS), yang mengelola BMT. Jumlah anggota koperasi tercatat mencapai 43.171 orang. Koperasi tersebut sudah mampu menyerap 462 tenaga kerja. 29 orang diantaranya bekerja sebagai manager (29), dan sebanyak 433 orang lainnya sebagai karyawan. Koperasi yang masih aktif saat ini memiliki modal sendiri Rp99. 849.172.000, modal luar (pinjaman) Rp111.000.759.000. Sedangkan volume usaha mencapai Rp177.524.617.000. Sisa hasil usaha (SHU) yang diperoleh selama tahun buku 2010 mencapai Rp7. 840.407.000. KPN merupakan koperasi yang terbesar mampu

mengumpulkan SHU, yaitu Rp4. 681.827.000. Untuk menggairahkan perkoperasian di Agam, Hadi mengatakan akan melakukan pendataan ulang secara lengkap. Pendataan meliputi kondisi koperasi, masalah yang dihadapi, berikut alternatif solusi terbaik yang mungkin diberikan. Di sisi lain, pengurus dan anggota koperasi diupayakan memperoleh pembekalan ilmu dan keterampilan, agar mereka mampu mengelola koperasi dengan sebaikbaiknya. Selain itu, anggota koperasi juga perlu memperoleh ilmu dan keterampilan berkoperasi, sehingga mereka benar-benar mengetahui hak dan kewajiban mereka. “Koperasi yang mampu bertahan hidup ternyata koperasi yang dikelola oleh tenaga profesional, dengan disiplin tinggi,” ujarnya. (h/msm)

AGAM, HALUAN — Kelangkaan minyak tanah di Kabupaten Agam ternyata akibat adanya kebocoran. Maksudnya, jatah untuk Kabupaten Agam dibawa ke luar daerah. Informasi tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Agam, Hadi Suryadi,SH, ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Bukti dari penyimpangan tersebut, salah satu pangkalan minyak tanah di Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, ketahuan melakukan penjualan minyak tanah kepada oknum pedagang, untuk dijual kembali ke daerah lain. Untungnya, perbuatan tidak terpuji itu cepat ketahuan sehingga minyak tanah jatah Lubuk Basung itu gagal diselundupkan ke luar Sumatera Barat. “Kami sudah menurunkan surat peringatan kepada seluruh pangkalan minyak tanah di Agam, agar tidak melakukan perbuatan yang merugikan rakyat itu,” ujarnya. Berawal dari seringnya pemberitaan media seputar kelangkaan minyak tanah pada beberapa kecamatan, pihak Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan kemudian menurunkan tim monitoring. Hasil temuan, pasokan minyak tanah ke Agam tidak mengalami pengurangan. “Artinya, pasti ada yang tidak beres. Maka ketidakberesan itu kami telusuri. Ternyata ada yang membawa minyak tanah untuk jatah Agam itu ke luar daerah,"

ujarnya lagi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini oknum yang melakukan pelanggaran itu sudah menjalani proses hukum. Agar tidak tersangkut masalah hukum, Hadi mengingatkan para pemilik pangkalan minyak tanah agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Mereka diingatkan agar melakukan penjualan minyak tanah di wilayah kerja mereka, sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam izin pangkalan yang mereka miliki. Pihak pangkalan juga diingatkan agar tidak menjual minyak tanah kepada perorangan secara borongan. Bila ada pemilik pangkalan melakukan pelanggaran ketentuan, mereka akan berhadapan dengan sanksi hukum yang berlaku. Bisa saja sangsi pidana, dan kemudian izin usaha pangkalan minyak tanah mereka juga dicabut. Di Kabupaten Agam, saat ini terdapat 82 unit pangkalan minyak tanah, yang tersebar pada 16 kecamatan. Sedangkan agen tercatat 14, dan itu berkedudukan di Padang. Harga eceran terendah minyak tanah di pangkalan minyak tanah resmi untuk Agam adalah Rp3.000 per liter, dan tertinggi Rp3.200 per liter. Harga eceran ditentukan oleh jauh dekatnya letak pangkalan minyak tanah dari tempat asal pendistribusian. (h/msm)


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 23 22 KK Korban Puting Beliung Terima Bantuan

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR

SYAMSUL BAHRI

PAYAKUMBUH, HALUAN — Wakil Walikota Payakumbuh H. Syamsul Bahri, membuka seminar adat, yang diadakan oleh Ikatan Keluarga Dewan (Ikade) Payakumbuh. Seminar yang berlangsung satu hari itu bertemakan “Keluarga Ideal Menurut Adat Istiadat Minangkabau”. Acara berlangsung di Aula Gedung DPRD, jalan Sukarno

Hatta, Minggu (30/10). Tampak hadir Ketua DPRD Payakumbuh, Wilman Singkuan, Ketua Ikade Ny. Wilman, diikuti 100 orang peserta dari sejumlah organisasi wanita, seperti pengurus TP-PKK Kota, kecamatan dan kelurahan, pengurus Bundo Kanduang se Kota Payakumbuh, Sekwan Atur Satria dan Ketua TP-PKK Jusnani. Wakil Walikota Payakumbuh H.Syamsul Bahri serta Ketua DPRD Wilman Singkuan memberikan aspresiasi kepada Ikade yang telah mampu menggelar seminar adat, sehingga anggota Ikade terbuka wawasannya sekaitan masalah adat istiadat Minangkabau. Menurut wawako, seminar ini bertujuan meningkatkan wawasan kaum ibu dan generasi muda tentang adat istiadat serta budaya daerah. “Mudah-mudahan dengan adanya seminar adat ini akan berdampak positif dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. Peserta kelak diharapkan mampu menciptakan keluarga ideal yang sakinah mawaddah warrahmah di dalam rumah tangga masingmasing. Ketua Ikade, Ny. Wilman menyebut, seminar adat ini akan membahas sejumlah topik, yang dibawakan dua narasumber. Topik yang dibahas antara lain mengenai adat istiadat Minangkabau oleh Maharnis Zul. Sementara Riwayati dari Bundo Kanduang menyampaikan materi, berbusana yang baik menurut adat Minangkabau. (h/zkf)

Tiga Sekolah Terancam Banjir PAYAKUMBUH, HALUAN — Tiga sekolah di Payakumbuh terancam banjir. Pasalnya, drainase yang melewati sekolah itu, sudah tinggi sedimennya. Begitu hujan deras, air menggenangi halaman sekolah dan masuk ke ruang kelas. Ketiga sekolah, masingmasing SDN 66 Labuah Baru, SMPN 2 di Kelurahan Kaniang Bukik, Payakumbuh Utara dan SMPN 8 di Jalan Pahlawan Payakumbuh. Di SDN 66 Labuah Baru, saat hujan datang, air bukan mengalir ke dalam drainase, melainkan sudah meluap ke badan jalan, dan menggerus tanah dasar trotoar. Dampaknya, trotoar terancam terban dan juga akan mengancam pagar sekolah. Kepala SDN 66 Labuah Baru, khawatir, jika tak segera diantisipasi, bakal merusak pagar dan sekolah tak mampu membangunnya kembali. Menyikapi kondisi tak elok itu, Wakil Walikota Payakumbuh H. Syamsul Bahri bersama Kepala Dinas Pendidikan Drs. Edvianus, langsung turun ke lapangan untuk meninjau ketiga sekolah itu, Senin (31/10). Wawako Syamsul, mengaku kaget dengan kondisi drainase yang sudah tak terawat di sekolah tersebut. “Dengan sedimen yang sudah menyumbat drainase, wajar saja air meluap, begitu hujan datang,” ucap wawako. Kepala Dinas PU Payakumbuh Ir. Muswendri Evites, diminta Wawako Syamsul Bahri, untuk segera menangani persoalan tersebut. “Saya sudah perintahkan Kadis PU untuk memperbaiki drainase tersumbat itu,” tegas wawako. Kepala Dinas PU Muswendri, dalam rapat koordinasi pemko, menyatakan, segera menurunkan petugas ke lapangan untuk mengantisipasi persoalan tersebut. (h/smt)

“Kita berharap dan berdoa kepada Allah SWT, supaya kejadian bencana alam yang banyak merusak rumah dan tanaman masyarakat itu, jangan sampai terulang kembali,” ulasnya. Wali Nagari Taram, Zulkifli melaporkan, Jumat 9 September, angin disekitar Nagari Taram cukup kencang dan mencemaskan masyarakat sekitarnya. Kemudian angin berputar kencang menerbangkan atap rumah penduduk dan batang kayu. Setelah didata, 22 Kepala Keluarga rumahnya rusak termasuk di Andaleh. Kerugian yang timbul ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (h/zkf)

ZULKIFLI

BUPATI Limapuluh Kota, dr Alis Marajo Dt Sori Marajo menyerahkan bantuan kepada 22 KK korban bencana alam angin puting beliung di Taram dan Andaleh.

Gagal P1, Gelar Adipura Lepas PAYAKUMBUH, HALUAN — Wakil Walikota Payakumbuh H. Syamsul Bahri, tak ingin gelar Adipura 2012 lepas dari genggaman Kota Payakumbuh.

ZULKIFLI

Ikade Payakumbuh Gelar Seminar Adat

Pemkab Limapuluh Kota dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, diserahkan secara simbolis kepada 2 orang perwakilan. Tampak hadir Sekdakab Resman, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tranmigrasi, Azwardi dan pejabat terkait lainnya. Bupati Alis ketika menyampaikan sambutan menyebut, bantuan yang diserahkan jangan dilihat dari nilainya, tapi lihatlah kepedulian pemkab terhadap masyarakat yang menjadi korban bencana alam. Dari segi nilainya mungkin belum seberapa, tapi diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terkena bencana alam angin puting beliung.

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo, membantu 22 kepala keluarga (KK) korban bencana alam angin puting beliung di kantor Wali Nagari Taram, Kecamatan Harau, Minggu 30/10. Bencana angin puting beliung tersebut terjadi Jumat, 9 September 2011 lalu, mengakibatkan rusaknya 22 rumah penduduk, 9 rumah di Taram, dan 13 rumah di Andaleh Kecamatan Luak. Bantuan yang diserahkan itu, berupa telur ayam, susu, supermi, biskuit, minyak goreng, teh, kopi, bawang, ikan kering, sarden, dan lain-lain. Bantuan berasal dari

WORKSHOP — Suasana kegiatan workshop guru matematika kelas 5 dan 6 se Kecamatan Harau, dengan nara sumber Bupati Limapuluh Kota, dr Alis Marajo Dt Sori Marajo.

Kelompok Kerja Guru Gelar Workshop

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, menggelar workshop matematika bagi guru kelas 5 dan 6 SD se Kecamatan Harau, di SDN 04 Sarilamak, Sabtu (29/10). Bupati Alis Marajo menjadi pemakalah dalam acara workshop tersebut. Workshop diikuti 80 orang guru, 40 orang kepala sekolah dan pengawas. Bupati Alis Marajo dalam arahannya mengungkapkan, orang yang menguasai matematika, merupakan orang-orang yang dianggap mampu berbahasa dengan baik. Matematika sering digunakan untuk mengetes kecerdasan. Namun matematika juga berguna untuk meningkatkan kecerdasan.

Kegiatan yang bertemakan “Revitalisasi Pembelajaran Matematika di SD” ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memberikan pengajaran kepada anak didik, sehingga logika dan kemampuan berbahasa anak didik dapat lebih berkembang. Bupati menilai, pengadaan kegiatan penataran tidak lagi menjadi jaminan untuk peningkatan kemampuan guru. Untuk itu, bupati menyarankan agar dibentuk sebuah tim perumus agar membantu merumuskan kebijakan untuk memperbaiki mutu pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota. “Guru-guru SD diharapkan agar berkolaborasi dengan guru SMP, khususnya pada mata pelajaran matematika.

Hal ini penting untuk menjaga kesinambungan materi ajar untuk peserta didik,” kata bupati menambahkan. Bupati yang diketahui menyukai bidang matematika berharap, guru matematika perlu melakukan pengajaran dengan menggunakan media. Sehingga peserta didik dapat lebih memahami materi pelajaran yang diberikan. Sementara itu, Kadis Pendidikan Limapuluh Kota, Indra Kesuma, yang ditemui kemarin menuturkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan, sejalan dengan keinginan untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. “Tahap awal, kegiatan workshop dilaksanakan di Kecamatan Harau, kemudian digilirkan di setiap kecamatan,” ulasnya. (h/zkf)

Gelar Adipura 2011 yang gagal diraih Payakumbuh, harus kembali menjadi milik kota ini, tahun depan. Karena itu, penilaian tahap pertama (P1), yang direncanakan berlangsung 11 November mendatang, harus berjalan sukses. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Walikota Payakumbuh H. Syamsul Bahri, dalam rapat koordinasi pemko, di aula Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Senin (31/10). Menurut wawako, gelar Adipura 2012 punya nilai strategis, karena merupakan penghargaan terakhir bagi pasangan kepala daerah Payakumbuh, yang akan mengakhiri masa baktinya, September 2012. Menyikapi penilaian tahap pertama itu, Sekdako Payakumbuh H. Irwandi, SH, meminta seluruh pimpinan SKPD, camat dan kelurahan, melakukan persiapan secara intensif. Titik-titik pantau yang akan dikunjungi tim penilai regional dari Pekanbaru, harus benar-benar sudah oke, sesuai dengan ketentuan dalam penilaian. Di antara titik pantau yang akan dikunjungi tim, adalah TPA Regional, lingkungan perumahan, lingkungan sekolah, perkantoran, terminal bus/ angkot, pusat pertokoan dan pasar tradisional. “Saya minta, pimpinan SKPD terkait dengan titik-titik pantau, sejak dini sudah melakukan persiapan. Merebut Adipura, bukan hanya tanggung jawab Kantor Lingkungan Hidup dan Dinas Tata Ruang Kebersihan saja,” tegas Irwandi. Penilaian Adipura tahun ini, dikatakan, tidak sama dengan penilaian tahun-tahun sebelumnya. Daerah yang gagal saat P1, langsung tersingkir dan tak lolos dalam P2 dan P3 berikutnya. Dalam penilaian Adipura tahun sebelumnya, daerah yang nilainya minus pada P1, masih punya kesempatan memperbaiki nilai pada P2 dan P3. “Karena itu, sangat malu rasanya, jika Payakumbuh gagal dalam P1 nanti,” ungkap Irwandi. (h/smt)

„“Botiah Demokrasi”

Payaku

JELANG MUSDA KNPI KOTA PAYAKUMBUH

mbuh

Adi Suryatama ST Bertekad jadi Ketua KNPI

PAYAKUMBUH, HALUAN — Tekad bulat sudah diproklamirkan oleh Adi Suryatama ST, untuk menjadi Ketua KNPI Kota Payakumbuh. Pria kelahiran 31 Juli 1980 di Payakumbuh ini memiliki modal kuat dan tekad nyata untuk membawa perubahan bagi pemuda di Payakumbuh. Musyawarah Daerah KNPI Kota Payakumbuh akan digeber besok, 2 November 2011 di Hotel Mangkuto. Putra asli Air Tabik ini telah memiliki segudang pengalaman berorganisasi. ”Alhamdulillah, tekad saya ini mendapat dukungan dari banyak tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan

sung jatuh ke tajuga para pemuda di Payakumbuh. ngannya. Vokal, berSaya tampil untuk energi dan penuh ide cemerlang yang membawakan asdiberikannya untuk pirasi pemuda Payakumbuh untuk kemajuan Kota Payasinergi yang lebih kumbuh. Tak banyak komentar tapi babaik,” aku Adi Suryatama. nyak solusi. Inilah Lulusan Teknik Adi Suryatama. Pertambangan Mantan Ketua Unisba 2006 ini, Himpunan Mahasiswa Minang sempat menekuni profesi pertamUnisba Bandung, bangan sampai ke Wakil Ketua DPC Kalimantan dan D e m o k r a t Tanjung Pinang. Ia Payakumbuh, ADI SURYATAMA kemudian pulang anggota Badan kampung ke Payakumbuh tahun Legislatif DPRD Kota Paya2009. Kepulangannya disambut kumbuh, ini kini bertekad kuat bahagia oleh kerabat dan pemuda memimpin pemuda di Payadi Kota Payakumbuh. kumbuh. Tekadnya yang kuat saja Amanah menjadi anggota sudah membuat tokoh pemuda legislatif di Payakumbuh lang- Sumbar, yang mantan Ketua

KNPI Sumbar, Marzul Very, berdecak kagum. ”Saya mendukung dan memberikan support bagi pemuda yang bertekad kuat. Saya sendiri selaku pemuda menginginkan agar kaum muda memiliki pemimpin yang amanah dan berdedikasi bagi kemajuan bersama, seluruhnya,” tukas Marzul Very yang Urang Sumando Payakumbuh ini. Adi Suryatama Wakil Sekretaris BPD HIPMI Kota Payakumbuh juga direspons positif oleh banyak kalangan. Tokoh masyarakat Sungai Pinago Pro Patria mengatakan bahwa pemuda perlu untuk kreatif dan inovatif. Pemuda harus dipimpin yang muda, belum terdikotomi oleh sikap malas, kurang energik dan jenuh berkreasi. Regenerasi! Inilah yang dimiliki oleh Adi Suryatama.

Menyenangi futsal dan bersepeda, serta mengagumi Muhammad Hatta, sebagai tokoh muda Minang yang mendunia. Ikon utamanya, justru Dr Sutomo, pendiri Budi Utomo yang menyemangati kaum muda Indonesia untuk berjuang. Menyenangi berorganisasi, suka berkreatifitas dan memimpin, Adi Suryatama bervisi menjadikan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) lebih berperan aktif dalam pembangunan di Kota Payakumbuh. Misinya menjadikan KNPI sebagai wadah kreatifitas dan berhimpun seluruh unsur pemuda. Tekad Adi Suryatama, mengawali Musda KNPI Kota Payakumbuh untuk pengurus 2011–2014. Tekad dan kesungguhan hatinya, sungguh luar biasa. (h/dod)

PUSAT PENGOBATAN TRADISIONAL INDIA MATA DAN KHUSUS PRIA MELAYANI PRIA DAN WANITA

TK TIARA KACA

= TANPA OPERASI =

MENERIMA PESANAN : BERBAGAI UKURAN KACA ETALASE ROLLING DOOR TANGGA ALUMINIUM FOLDING GATE RAK PIRING KUSEN ALUMINIUM

Mengobati Berbagai Penyakit Mata - Katarak - Min/Plus - Glukoma - Mata Merah - Berair - Berlemak - Silinder - Dll

Mengobati keluhan khusus Pria - Lemah Syahwat - Impotensi - Ejakulasi Dini - Kurang Gairah - Sperma Encer - Diabetes - Tidak punya keturunan - Ambeien - Asam Urat - Reumatik, Dll

anda tidak perlu cemas atau khawatir dengan ramuan tradisional india tanpa efek samping cukup 1 atau 2 kali pengobatan insyallah anda akan sembuh secara alamiah. kami berikan garansi

Hubungi :

Jl. A. Yani No. 134 Bukittinggi (dibawah jembatan Limpapeh) Hp. 081266469636 HARI LIBUR TETAP BUKA

Buka Jam : 08.00 - 20.00

Izin Depkes 11/DKK-yankes/stpt/11/2008

TOKO CERMIN

Hubungi :

Jl. A Yani No. 113 Ketaping - Ps. Ibuh Payakumbuh


24 SUMATERA BARAT Lima Koperasi Terima Bansos Rp500 Juta

SETAHUN TERAKHIR

Keltan di Ranah Pesisir Tidak Dapat Pembinaan

PAINAN, HALUAN—Kelompok Tani (Keltan) Bundo Sakato, WKPP Koto Baru, Kampung Koto Baru Rawang, Nagari Sungai Tunu Barat, Kecamatan Ranah Pesisir Selatan, tidak lagi memperoleh pendampingan dan pembinaan dari petugas . Hal ini telah berlangsung dua kali musim tanam atau selama satu tahun. Bahkan, untuk urusan benih unggul, pupuk dan teknik

bercocok tanam serta perawatan tanaman, kelompok tersebut sering kewalahan karena keterbatasan ilmu yang dimiliki.

Darwis (40), salah seorang anggota Keltan Bundo Sakato, Senin (31/10), di Koto Baru, Sungai Tunu Barat menyebutkan, selama setahun belakangan, bahkan kelompok yang pernah dapat bantuan benih SLPTT ini bak ayam kehilangan induk. “Penyuluh tidak pernah mampir ke kelompok atau lahan kami. Tidak jelas alasannya kenapa. Akibatnya, kelompok kami yang memiliki lahan sawah 35 hektare dan anggota 24

orang tidak mendapatkan informasi terkini terkait dunia pertanian,” kata Darwis. “Sebagai kelompok tani yang legal dan mengantongi SK resmi dari pemerintah, idealnya petugas pertanian memberikan bimbingan kepada Kelompok Tani Bundo Sakato,” kata Darwis. Sementara itu, Ketua Keltan Bundo Saiyo, Yusliani menyebutkan, selama setahun ini, sebanyak 24 orang anggotanya NET

PAYAKUMBUH, HALUAN—Tahun anggaran 2011 ini, lima koperasi di Kota Payakumbuh memperoleh bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Koperasi UKM RI, dengan total nilai Rp500 juta. Bantuan dikirim Kemenkop ke rekening masing-masing koperasi bersangkutan, setelah dokumen atau rencana penggunaan bansos diterima Kemenkop. Lima koperasi yang beroleh bansos itu adalah, Koperasi APKL (Asosiasi Pedagang Kaki Lima), Rp300 juta, kemudian KUD Setia Mulia Lampasi, KSU Beringin Bukit Sitabur, KSU Patria Balai Cacang dan KPN SMAN 1, masingmasing Rp50 juta. Dari lima koperasi itu, kecuali APKL, empat koperasi lainnya sudah menerima bansos Kemenkop. Sekdako Payakumbuh H. Irwandi, SH, didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Industri Perdagangan, Indra Syofyan, SE, MM, dan Kabid Koperasi, Ritawati di Balaikota Payakumbuh, Senin (31/10), menginformasikan, 4 koperasi yang sudah menerima bansos, karena proposal permintaan bansos, jauh hari sudah dikirim ke Kemenkop di Jakarta. Menyangkut bansos Rp300 juta buat APKL, proposal baru dajukan akhir bulan ini. Keterlambatan bukan dari pihak Dinas Koperindag atau Koperasi APKL sendiri. Tapi, bansos yang dialokasikan buat Payakumbuh, merupakan tambahan bansos, setelah dilakukan pendekatan oleh Kepala Dinas Koperindag Indra Syofyan, kepada Kemenkop RI, medio Oktober ini. “Proposal dan rencana penggunaan anggaran bansos Rp300 juta itu, sudah dibawa Pak Erdal, staf Kemenkop RI, yang datang ke Payakumbuh, selama dua hari, Minggu dan Senin (30-31 Oktober), jelas sekdako. Dikatakan, bansos buat APKL itu, direncanakan cair dan masuk ke rekening APKL dalam bulan November ini. Bansos diperuntukkan buat membangun tenda kanopi untuk sejumlah pedagang kuliner malam di Jalan Sukarno-Hatta dan Jalan Sudirman Payakumbuh. Dengan dana Rp300 juta itu, belum banyak tenda kanopi yang bisa dibangun. Tapi, dikatakan, sudah cukup lumayan sebagai tenda percontohan. Nantinya tenda yang sama diharapkan dapat dibangun oleh pedagang lainnya, atau lewat dana APBD Payakumbuh. Walau begitu, pihak pemko bakal berusaha mendapatkan bantuan yang sama ke Kementerian Koperasi dan kementerian lainnya, jelas sekdako. (h/smt)

SELASA, 1 NOVEMBER 2011 M 4 DZULHIJAH 1432 H

TANAM PADIsekelompok petani pada salah satu daerah di Kabupaten Pesisir Selatan tengah asyik menanam padi.

Kualitas Penyelenggaraan Pedati Makin Menurun

BUKITTINGGI, HALUAN—Pesta Budaya Promosi Dagang dan Industri (Pedati) ke-XI yang digelar di Lapangan Kantin Bukittinggi dari tanggal 24 Oktober s/d 2 November 2011, masih ramai dikunjungi masyarakat. Namun banyak pengunjung menenggarai bahwa kualitas penyelenggaraan tahun ini mengalami penurunan dibanding dengan penyelenggaraan ditahun-tahun sebelumnya. “Setiap tahun saya menyaksikan Pedati ini. Tapi saya lihat kegiatan ini seperti ekor tikus saja, makin ke ujung makin mengecil. Sama seperti rasa tebu saja, makin ke ujung makin hambar,” ungkap Sosfi, salah seorang pengunjung Pedati kepada Haluan kemarin. Malah, pengunjung yang mengaku dari Ampek Angkek itu menyebut, Pedati ke-XI sekarang hanya merusak rumput Lapangan Kantin dan memindahkan pedagang Pasar Atas dan Pasar Bawah ke Lapangan Kantin. “Coba saja lihat, yang banyak ikut dalam acara ini kan pedagang makanan dan minuman, pedagang barang antik dan kerajinan dari Pasar Atas. Lagi pula, harga dagangannya lumayan mahal dibanding harga pasar. Padahal dalam kegiatan promosi, harga kan harus dipasang menenggang,” lanjut Sosfi. Sementara menurut Winny, pengunjung lain yang mengaku dari Matur, Pedati sekarang tidak seme-

riah ketika dilaksanakan pertama kali 11 tahun lalu. Waktu itu kegiatannya diikuti peserta dari provinsi luar Sumbar bahkan dari negara jiran Malaysia. “Waktu itu, berbagai produk khas masing-masing daerah di Sumbar di gelar dan dijual pada stand masing-masing daerah. Berbagai kebudayan juga ditampilkan di pentas Pedati ini,” kata Winny. Tetapi kini, peserta dari luar Bukittinggi ternyata makin langka. Bahkan daerah tetangga saja ada yang tidak ambil bagian, sehingga banyak stand yang kosong tanpa penghuni. Ada yang menyebut hal itu disebabkan oleh harga stand yang mahal. Akibatnya, harga barang yang dijual pada stand juga jadi mahal. Akhirnya ajang yang semestinya sebagai tempat promosi dengan harga barang lebih murah malah berbalik menjadi ajang menaikkan harga. Cuma walaupun iven Pedati semakin kurang menarik dari segi promosi dagang dan industri, tetapi masih ramai dikunjungi khalayak Bukittinggi dan sekitarnya. Pengun-

jung masih tertarik untuk datang menyaksikan aneka budaya yang disuguhkan pada pentas di lokasi Pedati. Selain pertunjukan seni budaya, juga masih ada stand yang menyuguhkan berbagai informasi menarik seperti stand Bukittinggi Tempoe Doeloe. Pada stand tersebut dipamerkan foto-foto Bukittinggi di zaman Belanda dan Jepang. Ada foto

benteng tahun 1895, jam gadang zaman Belanda yang puncaknya seperti kubah dan jam gadang di zaman Jepang yang puncaknya ditukar seperti kelenteng, serta fotofoto Bukittinggi tempoe doeloe lainnya. Hal ini ternyata cukup menarik bagi pengunjung. “Tapi sayang penunggu stand tak banyak tahu soal sejarah Bukittinggi

sehingga tak mampu memberi penjelasan lebih panjang kepada pengunjung,” kata seorang pengunjung lainnya dari Pasaman. Tanggal 2 November 2011 besok, Pedati akan ditutup. Walaupun kualitas Pedati mengalami penurunan, iven itu perlu diteruskan dengan kreatifitas baru, sehingga lebih menarik lagi. (h/ks)

selalu mengeluh atas tidak adanya pendampingan dari pihak terkait. “Lebih parahnya lagi, akibat tidak ada penadampingan, kami di kelompok tidak memperoleh informasi dan akses terkait sejumlah bantuan pemerintah. Misalnya bantuan benih, pupuk, tekhnologi pertanian dan hal-hal lainnya. Rasanya kelompok kami ini dianak tirikan. Padahal kelompok tani lainnya selalu mendapat pendampingan,” kata Yusliani. Disebutkannya, tahun lalu, kelompok ini pernah mendapat bantuan benih yang didistribusikan kepada 24 orang anggota keltan, dan ditanam pada areal 35 hektare. Tapi kini tidak ada informasi lagi terkait hal itu. “Sebagai masyarakat awam, tentu kami hanya bisa menunggu pendampingan dari pemerintah melalui PPL. Dan tahun ini kabarnya kelompok tani lainnya telah mendapat realisasi bantuan benih unggul yang di drop dari PT Sang Hyang Seri. Sementara kami terpaksa membeli benih dengan harga tinggi di pasaran. Termasuk bantuan berbagai jenis pupuk lainnya,” kata Yusliani lagi. Ia berharap pemerintah memberikan sedikit perhatian kepada kelompok yang dipimpinnya. “Jangan ada penganak tirian. Jangan biarkan kami seperti ini,” katanya singkat. Terkait dengan persoalan tersebut, Kepala Dinas Dispertahornakbun Pesisir Selatan, Afrizon Nazar ketika di konfirmasi Haluan di Painan menyebutkan, pihaknya akan memintai laporan UPTD dan PPL serta petugas pertanian lainnya yang ada di lapangan. “Hingga saat ini saya belum mendapatkan laporan tentang adanya Keltan yang tidak terdampingi dan terfasilitasi oleh petugas. Jika ini kelalaian pendampingan PPL, maka segera akan kami carikan solusi terbaiknya,” kata Afrizon. (h/har)


Haluan 01 November 2011