Page 1

Harian Umum

MEDIA GROUP

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA IKLAN 0751 4488700 SIRKULASI 082388441221 REDAKSI 082390765000

KAMIS

1 AGUSTUS 2013 M /24 RAMADAN 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN EDISI 264, TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat ANUGERAH INDONESIA SATU 2013

Basko Hotel Terima Penghargaan

Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal." (QS At Taubah Ayat 51)

IMSAK SUBUH DZUHUR ASAR 04.54 05.04 12.27 15.50

MAGRIB ISYA 18.30 19.42

PADANG, HALUAN — Premier Basko Hotel mendapat penghargaan Anugerah Indonesia Satu 2013, dengan kategori “The Best Hotel With Exceptional Hospitality of The Year “. Demikian disampaikan Founder Anugerah Indonesia Satu Laksdya TNI (Purn) Gunardi, saat menyerahkan piagam penghargaan anugerah Indonesia Satu 2013, kemarin. “Selain Premier Basko Hotel, kami juga memberikan penghargaan kepada Bank Dana Raya, PT Bara Jaya

General Manager Premier Basko Hotel Rice Luxiana Basko dengan penghargaan Anugerah Indonesia Satu 2013.

Utama, Indonesian Inspire, CEO LMII, Medana Resort Lombok, Bank Sulut, PT Javatex, PT Capital Utama, Maritim Timur Jaya, dan Dirut Taruna Kusan Explosive,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, General Manager Premier Basko Hotel Rice Luxiana Basko mengatakan, anugerah yang diperoleh Premier Basko ter-

sebut, adalah suatu penghargaan yang bisa membuat dunia perhotelan di Sumbar, semakin maju dan semakin dikenal di seluruh penjuru dunia. “Penghargaan ini bukan hanya untuk Premier Basko Hotel saja, melainkan untuk perhotelan yang ada di Sumbar,” terang Rice. Dengan penghargaan itu, ia berharap dunia perhotelan di Sumbar maju dan berkembang. Karena, apabila perhotelan berkembang, maka

>> BASKO HOTEL hal 07

GAMAWAN MELARANG, JOKOWI IZINKAN

KPK: Mobnas untuk Mudik, Korupsi KHAS

KPK dan Mendagri melarang mobil dinas digunakan untuk mudik Lebaran. Penggunaan mobil dinas untuk Lebaran masuk kategori korupsi. Tapi beberapa kepala daerah sudah lebih dulu menyetujui mobil dinas ini digunakan untuk berlebaran, termasuk Gubernur DKI Joko Widodo dan Walikota Padang Fauzi Bahar.

Sulaman Bordir Tetap Bertahan MENDENGAR nama bordir, yang lantas terbayang di benak kita, khususnya para ibu-ibu adalah rajutan benang-benang halus di permukaan kain, yang dijalin menyesuaikan dengan model atau motif yang telah dipersiapkan.

>> SULAMAN BORDIR hal 07

TRUK DILARANG BEROPERASI — Truk melintasi jalan di Sitinjau Lauik, KM 25 Padang- Solok, Rabu (31/7). Mulai 1 Agustus atau H-7 Lebaran, seluruh kendaraan truk barang dilarang beroperasi. Hal ini guna mengantisipasi terjadi kemacetan di dalam kota. Selain itu Jembatan Timbang Oto (JTO) juga ditutup. RIVO SEPTI ANDRIES

>> KPK: MOBNAS hal 07

MASA UJI COBA

Zakat yang Tepat Guna Oleh: HM Ichlas El Qudsi Anggota DPR RI SAHABAT Nabi SAW, Ali bin Abi Thalib pernah berkata, “Seandainya kemiskinan berwujud seorang manusia, niscaya aku akan membunuhnya”. Ucapan yang cukup polpuler tersebut memiliki makna tegas atas deklarasi perang terhadap kemiskinan. Kebencian Ali bin Abi Thalib terhadap kemiskinan merupakan sikap yang sangat wajar

>> ZAKAT YANG hal 07

JAKARTA, HALUAN — Sejumlah pemerintah daerah (Pemda) seperti Kota Padang, Sumbar, DKI Jakarta, Bantul, Indramayu atau Pamekasan, menyetujui pejabat menggunakan mobil dinas untuk mudik lebaran. Tapi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pemakaian mobil dinas untuk mudik merupakan

HERMAN DARNEL IBRAHIM:

Kelok 9 Resmi Dibuka untuk Mudik Lebaran Atasi Krisis Listrik dengan Berhemat PADANG, HALUAN — Jalan layang Kelok 9 dibuka untuk mudik mulai Rabu (31/7) siang. Para pengguna jalan, baik dari Sumbar menuju Pekanbaru atau sebaliknya tidak perlu lagi kewalahan mendaki atau menurun serta terjebak macet di jalan Kelok 9 lama. Namun pembukaan jalan itu sifatnya

uji coba. Karena jalan akan ditutup kembali pada H+7 setelah Lebaran. Sebab masih akan ada sejumlah perbaikan dan penyempurnaan jelang peresmian oleh Presiden RI pada bulan September atau Oktober mendatang. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR

SELAMA RAMADAN

Empat Orang Menjadi Mualaf PADANG, HALUAN — Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan meningkatkan iman bagi kaum Muslim. Pada bulan yang penuh berkah

>> EMPAT ORANG hal 07

RI Mulyadi, Dirjen Bina Marga Kementerian PU, Joko Muryanto dan Kepala Dinas Prasjal Tarkim Sumbar Suprapto, usai soft opening Kelok 9, Rabu (31/7) mengatakan, secara konstruksi pengerjaan jalan dan jembatan Kelok 9 tersebut

>> KELOK 9 hal 07 Prince Thank God Aselemy berjabat tangan setelah mengucapkan dua kalimat syahadat disaksikan jemah Masjid Nurul Iman Padang, Rabu (31/7) siang. ALEX

PADANG, HALUAN — Krisis listrik yang terjadi di Sumatera saat ini hanya bisa diobati dengan cara mengadakan pembangkit baru, selebihnya memang harus dilakukan pemadaman bergilir. “Kalau pun pembangkit yang rusak sudah selesai diperbaiki pada Oktober

>> ATASI KRISIS hal 07

Solok Selatan Raih WDP............>> 02 6 Perusahaan Tidak Bayar THR >> 04 Kunker Dewan untuk Cari Modal >> 09

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

BANYAK ANGGARAN YANG MUBAZIR

Bupati Solok Minta DPRD Berhemat AROSUKA, HALUAN — Bupati Solok Syamsu Rahim meminta legislator Kabupaten Solok melakukan langkah-langkah penghematan dalam pembahasan RAPBD tahun 2014 mendatang.

BANTUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat menyerahkan bantuan kepada nelayan di Carocok, Pesisir Selatan. HUMAS

Gubernur Serahkan Bantuan Gepemp ke Carocok PADANG, HALUAN—Pemerintah Provinsi Sumbar terus menyalurkan program Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (Gepemp) di tujuh kabupaten/kota dengan jumlah masyarakat miskin terbanyak. Kali ini, Selasa (30/7), Gepemp disalurkan untuk masyarakat Carocok, Pesisir Selatan. Bantuan tersebut berupa 59 unit mesin long tail, 14 unit gill net, satu unit sepeda motor untuk pemasaran dan transplantasi terumbu karang sebanyak 60 unit. Bantuan ini berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumbar. Kemudian, dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, menyerahkan mesin jahit untuk istri nelayan sebanyak 16 unit, lengkap dengan pelatihannya. Sedangkan dari Disperindag Sumbar, bantuan yang diberikan berupa satu paket alat pengolahan ikan berupa mixer, timbangan, dan oven gas. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat menyerahkan bantuan mengatakan, bantuan tersebut bersifat rangsangan. Tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat miskin khususnya di wilayah pesisir yang terdapat di tujuh daerah. “Bantuan ini untuk mengentaskan

kemiskinan bagi masyarakat kita yang berada di kawasan pesisir. Sifatnya stimulan. Dengan begitu diharapkan perekonomian masyarakat kita bisa meningkat setelah menerima bantuan ini,” terang Irwan. Di Sumbar, menurut Irwan terdapat 5.680 KK miskin, yang hidup di kawasan pesisir. Bantuan Gepemp inilah yang dirasa paling tepat untuk masyarakat pesisir. Penyaluran bantuan ini sendiri sudah dilakukan sejak tahun 2012 lalu dan berlanjut sampai tahun 2015 dengan jumlah bantuan yang sama. “Pemerintah provinsi berharap, bantuan yang sudah diberikan pada nelayan bisa dijaga dengan baik. Tidak hanya itu, melalui bantuan tersebut perekonomian mereka bisa meningkat dari tahun ke tahun,” kata Irwan. Terkait persoalan kemiskinan di pesisir, Irwan berpendapat masalah mendasar yang dihadapi masyarakat pesisir adalah pendidikan dan karakter. Jika dua persoal di atas dapat teratasi, maka perekonomian masyarakat setempat akan lebih baik dari waktu ke waktu. Karena itu, pemerintah provinsi bersinergi dengan seluruh SKPD terkait dalam memberdayakan

masyarakat pesisir. Mulai dari dinas perekonomian, pendidikan, kesehatan dan instansi terkait lainnya. Kepala DKP Sumbar Yosmeri mengatakan, bantuan tersebut diberikan berdasarkan data BPS dan by name by adress. Penyaluran bantuan juga disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan nelayan. “Misalnya saja, seorang nelayan baru punya perahu. Kalau dia butuh mesin long tail, maka mesin lah yang akan kami berikan. Ada juga nelayan yang diberi lengkap. Mulai dari perahu, jaring penangkap ikan dan mesin long tail. Ini hanya untuk nelayan yang benarbenar tidak punya pekerjaan sampingan, sedangkan biaya hidup untuk keluarganya sangat tinggi,” ujar Yosmeri. Disebutkan Yosmeri, pemberian bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan nelayan tersebut, tujuannya agar bantuan itu benar-benar bermanfaat bagi setiap nelayan. Dengan begitu perekonomian mereka diharapkan meningkat dari tahun ke tahun. Misalnya saja, nelayan yang dulunya hanya menggunakan dayung, sekarang menggunakan mesin. Penghasilannya diharapkan bakal jauh lebih tinggi dari sebelumnya. (h/rel/eni)

Dengan langkah langkah penghematan itu diharapkan Kabupaten Solok segera dapat melepaskan diri dari prediket sebagai salah satu kabupaten tertinggal di Indonesia. Hal itu diungkapkannya saat memberikan keterangan pers sekaitan tiga tahun kepemimpinan Syamsu Rahim dan Desra Ediwan di Aro Suka, Rabu (31/7). “Postur APBD Kabupaten Solok sangat jauh dari kata ideal. Hampir 70% anggaran tersedot untuk belanja pegawai. Sementara untuk belanja modal hanya 30% saja. Untuk memperbesar belanja modal ini, kita coba lagi menyentuh hati nurani dewan untuk melakukan langkah-langkah penghematan, yaitu dengan memangkas anggaran-anggaran yang mubazir,” ujar Syamsu Rahim dengan raut wajah prihatin. Dijelaskan Syamsu Rahim,

langkah penghematan itu bisa dilakukan dengan memangkas anggaran studi banding, anggaran kunjungan kerja serta anggaran peningkatan SDM. Dan yang terpenting adalah kesepakatan bersama untuk membahas RAPBD di Aro Suka, bukan lagi di luar daerah. Selama ini, kata Syamsu Rahim, pembahasan RAPBD selalau dilakukan di hotel hotel berbintang yang ada di luar daerah Kabupaten Solok. Akibatnya dana yang tersedot untuk pembahasan sebuah Perda sangat besar dan mubazir. Ironisnya lagi, kata Syamsu Rahim, setiap ada pembahasan, maka yang pertama dibahas adalah masalah anggaran untuk studi banding, kunker dan workshop ke luar daerah dalam rangka peningkatan SDM anggota dewan. Sementara anggaran untuk mensejahterakan rakyat justru

seringkali terabaikan. Dan setiap pembahasan masalah studi banding, kunker dan peningkatan SDM itu, pihak eksekutif terpaksa untuk menyetujuinya karena takut RAPBD tak disetujui untuk menjadi APBD. Menurut mantan Walikota Solok ini, kalaulah legislator itu tersentuh nuraninya untuk melakukan penghematan, maka sangat banyak anggaran yang bisa dihemat dan dipindahkan pada pos-pos anggaran yang bisa mendukung terciptanya Kabupaten Solok yang lebih sejahtera. Dengan penghematan itu, maka anggaran untuk belanja modal bisa ditingkatkan. “Kita tahu semua, kalau workshop untuk peningkatan SDM itu bukanlah salah satu tugas wajib legislator. Akan tetapi yang terjadi saat ini, legislator kita lagi giat-giatnya melakukan workshop untuk meningkatkan SDM. Padahal masa jabatan mereka hanya tinggal delapan bulan lagi. Apakah ini tidak mubazir? Hari-hari mereka, hanya mereka habiskan untuk meningkatkan SDM,” tukas Syamsu Rahim. (h/cw-eri)

SETELAH 9 TAHUN TERPURUK

Solok Selatan Raih WDP SOLSEL, HALUAN — Sembilan tahun terpuruk dalam status disclaimer, kini Pemkab Solok Selatan menerima penghargaan laporan keuangan Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Ini prestasi tersendiri bagi Bupati H Muzni Zakaria dan Wakil Bupati Abdul Rahman. Penghargaan itu diterima Bupati H Muzni Zakaria dari Kepala Badan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumbar Betty Ratna Nuraeny, Rabu (31/7) di Kantor BPK Sumbar di Padang sekitar pukul 15.00 WIB. “Alhamdulillah, kita meraih WDP. Berkat upaya dan kerja keras semua pihak, akhirnya Pemkab Solok Se-

stakeholder. latan berhasil Yulius menyedievakuasi setebutkan, penyebab lah 9 tahun atau disclaimer Kabusejak lahir kabupaten Solsel dikapaten ini berada renakan adanya pedalam keterpunggunaan anggaran rukan. Hari ini yang tidak sesuai kita sudah pos, dan penyalahguterima laporan yang keuangan MUZNI ZAKARIA naan anggaran oleh oknum-oknum yang lebih baik,” pejabat yang tidak bisa ujar Muzni Zakaria. Informasi membuat dipertanggungjawabkan. Dana pejabat SKPD di lingkungan ini mencapai Rp22 miliar Pemkab Solsel tersenyum lebih. Aset di beberapa dinas sumringah. Kepala Dinas yang mencapai nilai Rp600 Pendapatan, Pengelolaan miliar belum terdata dengan Keuangan dan Aset Daerah baik. “BPK meminta agar ada Solsel Yulius menyebutkan, pejabat yang berwenang atau keberhasilan Pemkab Solsel yang bertanggung jawab atas untuk keluar dari disclaimer ketidakjelasan keuangan berkat dukungan semua dengan membuat Surat Keterangan Pertanggung Jawaban Mutlak (SKPJM),” sebutnya. Semua itu sudah dipertanggungjawabkan. Sudah ada Surat Keterangan Pembebanan Sementara melalui SKPJM. “BPK sudah melakukan audit atas laporan pertanggungjawaban keuangan daerah 2012. Mereka senang karena semua SKPD mampu bekerjasama dengan baik dalam memberikan data dan informasi yang diminta pihak pemeriksa,” jelas Yulius. Ia juga menjelaskan, persoalan anggaran yang disalahgunakan atau aset yang belum terdata, sudah ada surat bahkan DPPKAD mengunjungi dinas yang bermasalah untuk meminta jaminannya. Kalau tidak bersedia, tidak menutup kemungkinan akan bersentuhan dengan hukum. Mengenai aset Pemkab Solsel sudah mencapai Rp1 triliun dengan kondisi bervariasi. Mulai dari kondisi aset yang baik, rusak ringan dan berat. Jika sudah ada yang bertanggung jawab, Solsel bisa segera lepas dari disclaimer. “Mungkin untuk pengembalian keuangan negara tidak bisa cepat, bertahap. Tetapi sanksi atau teguran dari pimpinan bisa cepat. Soal pengembalian keuangan negara, itu akan diselesaikan oleh Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR),” pungkasnya. (h/col)

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

LINGKAR Polisi Amankan Ribuan Petasan PASBAR, HALUAN — Ribuan petasan berbagai jenis diamankan petugas Polsek Pasaman dalam rangka operasi cipta kondisi (Cipkon), Rabu (30/ 7). Kapolres Pasbar AKBP Sofyan Hidayat melalui Kapolsek Pasaman Iptu Syaiful Zubir kepada Haluan menyebutkan, bahwa ribuan petasan itu diamankan pada dua lokasi di Pasar Simpang Tiga, dan sekitar Bundaran Simpang Ampek sekitar pukul 14.00 WIB dari pedagang petasan. “Benar ribuan petasan telah kita amankan dalam sebuah razia. Kini petasan itu, telah berada di Polsek Pasaman, karena ledakan petasan yang cukup keras itu dapat menganggu kenyamanan warga saat melaksanakan ibadah Taraweh pada malam hari,” kata Syaiful Zubir. Razia itu, juga seiring dengan edaran Bupati Pasaman Barat untuk menjaga kenyamanan dan ketentraman masyarakat diimbau masyarakat agar tak berjualan petasan atau memasang petasan yang tidak dapat menganggu ketenangan dan kenyamanan pelaksanaan ibadah Ramadan. (h/nir)

Pintu Gerbang Sumbar Dijaga Polisi DHARMASRAYA, HALUAN — Menyambut Lebaran pada tahun ini, Polres Dharmasraya mengerahkan sekitar 200 personil yang tersebar pada empat pos pengamanan (Pospam).

Dua Pejabat Dituntut 6 Bulan Penjara PADANG, HALUAN - Sidang lanjutan dugaan pemukulan dan penganiayaan beberapa pedagang pasar raya oleh terdakwa Firdaus Ilyas dan Budhi Erwanto kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Padang, Rabu (31/7) dengan tuntutan. Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Asmar ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ira Yolanda menyatakan, kedua terdakwa yakni Firdaus Ilyas dan Budi Erwanto bersalah melakukan penganiayaan terhadap pedagang pasar sebagaimana diatur dalam pasal 170 ayat 1 KUHP. Keduanya dituntut masing-masing 6 bulan penjara dengan masa percobaan selama 1 tahun. Seperti diketahui, Firdaus Ilyas dan Budhi Erwanto terjerat kasus dugaan penganiayaan terhadap pedagang pada 31 Agustus tahun 2011 lalu. Terdakwa dituduh memukuli tiga pedagang dengan kayu yang menghalangi pemagaran. Ketiga pedagang itu Cici Azizah, Ermi Yanti, dan Yenis Marwanti. Saat itu, terdakwa Firdaus Ilyas masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo (Dishubkominfo) Padang. Sedangkan terdakwa Budhi Erwanto, hingga saat ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadaman Kebakaran Daerah (BPBPKD) Kota Padang. Menurut keterangan saksi-saksi pada sidang sebelumnya, aksi tersebut dilakukan oleh kedua terdakwa terhadap korban dengan cara menendang korban. Sementara, dalam pembelaannya, kedua terdakwa sempat menyangkal kalau mereka telah melakukan penendangan terhadap korban. Bahkan terdakwa juga sempat mengakui kalau yang mereka lakukan hanyalah mendorong korban untuk kepinggir agar proses eksekusi bisa dilakukan. Keterangan terdakwa ini berbeda dengan faksi dan bukti berupa rekaman video yang sempat dipertontonkan dipersidangan sebelumnya. Pada rekaman tersebut, terlihat jelas terdakwa Firdaus Ilyas menendan korban dengan kaki dengan sekuat tenaganya hingga menyebabkan korban mengalami luka memar. Usai dibacakannya tuntutan oleh JPU ini, kemudian majelis hakim menunda sidang hingga tanggal 21 Agustus 2013 dengan agenda pledoi. (h/hel)

CJH Dua Daerah Kloter 1 PADANG, HALUAN — Kelompok terbang (Kloter) calon jamaah haji (CJH) Sumbar Embaskasi Haji Padang, sudah ditetapkan. CJH Kabupaten Tanah Datar dan Padang Panjang mendapat kesempatan pertama terbang ke tanah suci. Pada jamaah Kloter 1 ini sudah harus masuk asrama tanggal 9 September. Dan dijadwalkan berangkat ke tanah suci tanggal 10 September. Mereka rencananya akan dilepas langsung oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. “Kloter itu, kita tetapkan setelah rapat dinas pemberangkatan haji dan penentuan kloter haji kabupaten/kota di Sumbar bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumbar, Jumat (26/ 7) lalu,” kata Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Ismail Usman. Sedangkan Kloter 2 terdiri dari JCH asal Bukittinggi. Kloter 3 dan 4, semuanya JCH asal Padang. Kloter 5, 6, dan 7, semuanya JCH asal Bengkulu. Kemudian kloter 8, gabungan JCH Bengkulu dan Sumbar. Kloter 9 dan 10, semuanya JCH asal Jambi. Kloter 11, gabungan JCH Jambi dan Sumbar. Dan kloter 12, 13, 14, 15, dan 16, semuanya JCH asal Sumbar. Dijelaskan Ismail, tahun ini Embarkasi Padang akan memberangkatkan 16 kloter. Jumlah kloter itu berkurang sebanyak 5 kloter setelah adanya pengurangan 20 persen kuota haji oleh Pemerintah Arab Saudi. JCH yang berangkat dari Embarkasi Padang tidak saja berasal dari Sumbar tapi juga dari Bengkulu dan Jambi. Khusus JCH Sumbar sebelumnya berjumlah 4.498 orang, berkurang sebanyak 899 orang karena ada pengurangan kuota tersebut. Ismail mengatakan, dampak dari pengurangan kuota itu menyebabkan pengurangan jumlah petugas haji. “Petugas TPHI (Tim Petugas Haji Indonesia) dari 24 orang berkurang 4 orang menjadi 20 orang. TPHD (Tim Petugas Haji Daerah) berkurang sebanyak 8 orang dari 41 orang,” sebutnya. Kemudian untuk pengurusan paspor, kata Ismail semuanya telah selesai diurus di seluruh kabupaten/kota di Sumbar. (h/vie)

3

TERJUN — Satu unit mobil Toyota Fortuner yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang terjun bebas ke bawah jembatan Hantu, X Koto Tanah Datar, Selasa (30/7). Beruntung dalam kecelakaan tersebut, tidak ada korban jiwa, dan empat penumpangnya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Padang Panjang. PARWIS

Bagan Tenggelam, 9 ABK Selamat PADANG, HALUAN — Bagan pencari ikan asal Teluk Kabung, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Bagan Pelangi 03, tenggelam dihempas ombak, di dekat Pulau Sinyaru, Selasa (30/ 7) sekitar pukul 22.00 WIB. Sembilan anak buah kapal (ABK) beserta nahkoda selamat dari peristiwa tersebut, karena mereka memakai pelampung. Sembilan ABK bagan tersebut masing-masing Ison (30) nahkoda bagan, Ipin (35), Ir (37), Bidai (32), Ipin (51), Eri (45), Supri (25), Ibus (37), dan Kimal (27). Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, kejadian tersebut bermula ketika Bagan Pelangi 03 ini hendak mencari ikan di laut. Saat dipertengahan jalan, ternyata hujan dan disertai badai. Maka dari itu, mereka memutuskan untuk kembali ke daratan. Saat tiba di lokasi, bagan tersebut langsung dihantam ombak setinggi tiga meter, sehingga membuat Bagan Pelangi 03 terbalik. Sedangkan sembilan orang tersebut, langsung memakai pelampung dan

mencoba berenang menuju ke tepi pantai. Semua ABK dan nahkoda berpencar untuk menuju ke daratan. Berpisahnya mereka ini, dikarenakan ombak yang tinggi, juga angin yang kencang. Tidak beberapa lama kemudian, tujuh diantaranya berhasil selamat sampai ke pinggir pantai Teluk Sirih. Sedangkan dua lagi belum sampai ke daratan. Kapolresta Padang Kombes Pol. Moch Seno Putro mengatakan, pihaknya memang mendapatkan informasi dari salah satu security PLTU Teluk Sirih, bahwa ada sebuah bagan tenggelam dihempas ombak. “Akibat peristiwa itu, tujuh orang selamat tersebut langsung melaporkan ke Satpam PLTU Teluk Sirih, bahwa ada dua orang lagi berada di laut berusaha menyelamatkan dirinya,” kata Seno, kemarin (31/7). Dari laporan itu, petugas Polsek Bungus berkoordinasi dengan Pol Air Polresta Padang dan Polda Sumbar. Namun, cuaca yang tidak me-

mungkinkan, maka pencarian akan dilakukan pagi harinya (kemarin,red). Sekitar pukul 07.00 WIB, dua buah kapal dan satu perahu karet milik Polresta Padang dan Polda Sumbar melakukan penyisiran ke lokasi tenggalamnya bagan tersebut, yang di mulai dari pintu Muaro Padang. Ketika melakukan penyisiran, lanjut Seno, ternyata dua ABK yang masih berada di laut yaitu Bidai dan Ipin, akhirnya tiba di pinggir pantai Teluk Sirih. Sementara bagan tersebut tidak bisa diselamatkan dan sudah tenggelam. Akibat peristiwa itu, bagan milik Upek Iskandar (39) mengalami kerugian sekitar Rp150 juta. Sementara itu, Kepala Satuan Patroli Daerah (Kasatrolda) Polda Sumbar AKBP Erman Djamal menyebutkan, pihaknya memang mendapatkan informasi tersebut dan langsung merespon laporan itu. “Kita langsung mengerahkan satu unit kapal dan perahu karet, dengan jumlah sekitar 18 personil,” ungkapnya. (h/nas)

Wawako Harapkan Masyarakat Satukan Langkah Pembangunan SAWAHLUNTO, HALUAN — Menjamu rekan pers dan masyarakat, Wakil Walikota Sawahlunto, Ismed mengajak masyarakat untuk menyatukan langkah dalam membangun ‘Kota Arang’ yang lebih baik ke depan. Dalam jamuan buka bersama, yang dihadiri anak yatim dan petugas kebersihan itu, Ismed mengatakan, masalah pemilihan kepala daerah sudah selesai dan ditutup, dengan kemenangan semua masyarakat Sawahlunto.

“Yang perlu kita pikirkan saat ini, bagaimana seluruh komponen masyarakat dapat ikut berperan serta dalam melanjutkan pembangunan Sawahlunto,” ungkap pria yang juga Ketua DPK Partai Keadilan Persatuan Indonesia Sawahlunto itu. Perbedaan dalam pilkada, ujarnya, itu merupakan hal yang biasa. Sebab, semua masyarakat berhak dan memiliki hak untuk menentukan siapa yang akan dipilih dan

diusungnya. Namun, saat ini pilkada telah usai, Sawahlunto telah memiliki pemimpin untuk pelaksanaan pembangunan lima tahun mendatang. Saatnya, untuk menyatukan langkah dan mendukung pembangunan yang akan dilaksanakan. “Mari kita ambil peranan dalam proses pembangunan ini, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang kita miliki masing-masing,” tambahnya.(h/dil)

Pengamanan, khususnya untuk mengawal arus mudik di gerbang Sumbar wilayah selatan jalan lintas Sumatera tersebut, akan dijaga 24 jam selama dua minggu dimulai dari H-7 sampai H+7. Kapolres Dharmasraya, AKBP Bondan Witjaksono kepada menyebutkan, akan menggelar upacara gelar pasukan bersama tim pengamanan lebaran tahun 2013 di Mapolres Dharmasraya, Kamis (1/8) hari ini. Kemudian langsung ditempatkan pada pos-pos yang ada pada tanggal 2 Agustus 2013. “Empat pos tersebut didirikan mulai dari Sungai Rumbai, dekat perbatasan Sumbar dengan Provinsi Jambi, di Koto Baru, Gunung Medan, dan di Sialang dekat perbatasan Dharmasraya dengan Sijunjung,” katanya, kemarin (31/7). Dikatakan Bondan, pihaknya mengharapkan petugas di lapangan agar memberikan pelayanan yang maksimal terhadap pemudik pengguna jalan raya. “Dalam mengisi bulan Ramadan, kami bersama anggota juga melakukan berbagai kegiatan keagamaan sebagai bentuk peduli terhadap masyarakat, seperti buka puasa bersama,

menyantuni anak yatim dan anak panti asuhan, memperingati Isra Mijrad, dan sebagainya,” sebut Kapolres didampingi Kasat Intelkam Nanang Irawadi. Mengenai pengamanan khusus untuk memaksimalkan Kamtibmas di Dharmasraya, satu pleton Brimob Polda Sumbar tetap siaga hingga siap lebaran di Dharmasraya, terutama di Kecamatan Sungai Rumbai, dan Koto baru yang merupakan daerah rawan kriminal bersenjata api seperti yang terjadi akhir-akhir ini. “Nanti jika masyarakat masih membutuhkan keberadaan Brimob Polda Sumbar untuk pengamanan khusus, kita akan segera perpanjang waktunya di sini. Kita harapkan masyarakat tetap waspada dengan berbagai kejahatan yang selalu mengintai kita,” harap Bondan. Dijelaskannya, mengantisipasi meningkatnya kecelakaan dan kiriminal menjelang Lebaran tahun ini, Polres Dharmasraya telah membentuk tim khusus yang akan bekerja secara prima guna menciptakan situasi Kamtibmas tetap terjaga di bumi ranah cati nan tigo ini. (h/fma)

H-8 Arus Mudik Masih Sepi SIJUNJUNG, HALUAN — Menjelang hari raya Idul Fitri 1434 Hijriah, kondisi arus mudik di jalan lintas sumatera (Jalinsum) yang membentang di Kabupaten Sijunjung masih sepi. Pantauan Haluan di lapangan menyebutkan, arus mudik yang melintas di jalinsum Kabupaten Sijunjung masih lengang, belum tampak peningkatan kendaraan, baik sepeda motor dan kendaraan pribadi. Begitu juga dengan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang datang dari Jakarta, Lampung, Palembang, Bengkulu, dan Jambi tidak jauh beda dari hari-hari sebelumnya. Kondisi arus mudik di Terminal Kiliran Jao masih sepi, dan belum ada lonjakan penumpang. “Hingga kini belum ada lonjakan penumpang,” kata Kepala Tata Usaha UPTD Terminal Kiliran Jao, Sumario kepada Haluan melalui via telepon selularnya, Rabu (31/ 7). Diperkirakan, puncak arus

mudik lebaran terjadi dua hari menjelang lebaran (H2). “Berdasarkan pengalaman tahun lalu, puncak arus mudik meningkat H-2,” ujar Sumario. Sementara itu, sejumlah titik ruas jalan nasional di Kabupaten Sijunjung yang mengalami terban sejak beberapa bulan lalu, mulai diperbaiki. Seperti, di kilometer tujuh dan enam Lubuk Tarok, Jorong Duri Pematang Panjang, Jorong Koto Tangah Pematang Panjang, dan di Kandang Baru. Perbaikan ruas jalan nasional yang rusak itu, sudah dimulai sejak beberapa hari lalu oleh Balai Prasarana Jalan Sumatera Barat. Meski perbaikan sejumlah titik ruas jalan yang terban sudah mulai diperbaiki, namun para pengguna atau pengemudi kendaraan yang melintas di jalinsum agar hatihati. Soalnya, perbaikan ruas jalan yang terban baru sebatas penimbunan dengan kerikil dan pasir yang dipadatkan. (h/azn)

Gubernur Imbau Warga Hadapi Lebaran Secara Sederhana PAINAN, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengingatkan masyarakat Pessel agar jangan berbelanja secara berlebihan dalam menghadapi lebaran, perbuatan tersebut memberikan dampak terhadap naiknya harga berbagai kebutuhan dipasaran, apalagi prilaku tersebut tidak baik menurut islam karena dinilai mubazir. Kepada masyarakat, seharusnya membeli barang sesuai dengan kebutuhan, maka manfaatkan suasana lebaran dengan penuh kesederhanaan. Demikian disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada kunjungan Tim Safari Ramadan (TSR) di Masjid Darussalam Ambacang, Kecamatan Bayang, Pessel, Selasa (30/7). Dalam kondisi yang serba komplek saat ini, bila harga barang naik dan mahal dipasaran tentu membuat ekonomi masya-

rakat akan semakin terjepit, terutama bagi masyarakat kurang mampu tentu akan menjadi beban yang cukup seius, maka diharapkan kepada masyarakat agar meriahkan suasana lebaran dengan penuh kesederhanaan. Pemborosan pengeluaran keuangan akan berpengaruh terhadap kebutuhan kehidupan, apalagi bagi mereka yang memiliki tanggung jawab besar tentu dapat memicu terjadi krisis ekonomi, terutama bagi mereka yang berpenghasilan di bawah standar. Upaya untuk mengantisipasi krisis ekonomi tersebut, meskipun bulan puasa diharapkan masyarakat jangan banyak santai, harus meningkatkan aktifitas kerja. Dengan adanya usaha tentu rezeki akan mengalir, setidaknya akan dapat mengatasi kebutuhan keluarga. Sedangkan bagi masyarakat banyak malas akan mem-

berikan dampak negatif sulit untuk berkembang bahkan dapat memicu kemiskinan. Kepada masyarakat diimbau supaya dapat memanfaatkan bulan Ramadan banyak beribadah, jangan pelihara komplik, dendam, malas, dan lainnya. Jadikan Ramadan untuk membentuk karakter iman dan taqwa, apalagi diisi dengan memperbanyak membaca Alquran. Kegiatan TSR Provinsi Sumbar cukup mendapat perhatian jemaah masjid dalam mengikuti ceramah agama oleh Ustad Muchlis Bahar. Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah SKPD Provinsi Sumbar, Bupati Pessel Nasrul Abit, Camat Bayang Alfis Basyir dan lainya. Serangkaian dalam kunjungan TSR provinsi tersebut, gubernur juga membuka secara resmi pelaksanaan Musyabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabu-

paten Pessel yang digelar oleh masyarakat Nagari Sawah Laweh, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan di Masjid Darussalam Ambacang, Sabtu (3/

8). Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, kemudian gubernur menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk pembangunan masjid tersebut. (h/mjn)

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno sedang menyampaikan pesan pembangunan dihadapan jemaah Masjid Darussalam Ambacang, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pessel, Selasa (30/7). M JONI >> Editor : Nasrizal >> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


4 SUMBAR LINGKAR Ratusan Alumni 8386 Akan Hadiri Reuni JAKARTA, HALUAN — Ratusan alumni SMP Dangung-dangung angkatan 83, SMA Limbonang dan SMA Dangung-dangung angkatan 86 dari berbagai kota di Indonesia akan hadir dalam acara Reuni “Taragak Basuo Kawan Lamo”, yang akan diselenggarakan, Sabtu (10/8) mendatang di GOR Bulutangkis Baruah Bakie, Talago, Kecamatan Guguk, Kabupaten 50 Kota. Pertemuan gabungan angkatan 8386 yang baru pertama kali terjadi itu, akan dikemas dalam acara silaturahmi dan hiburan. Penyanyi ibu Kota Jakarta, Yenny Rory yang merupakan alumni angkatan 8386 kemungkinan besar juga akan hadir pada acara tersebut. Ketua Panitia Pelaksana Reuni 8386, Desfandri mengatakan, ratusan alumni itu kini tersebar di berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Duri, Dumai, Batam, dan Padang. Bahkan ada yang di Malaysia. Profesinya pun beragam, mulai dari pedagang, pengusaha, guru, dokter, dosen dan pegawai swasta. Beberapa diantaranya sudah ada yang menempati posisi penting di perguruan tinggi, rumah sakit, dan perusahaan swasta. “Ini pertemuan gabungan pertama yang pernah ada di angkatan 8386, apalagi yang diorganisir oleh sebuah kepanitiaan. Yang ada selama ini hanya pertemuan-pertemuan spontanitas yang dimotori beberapa orang,” kata Desfandri, kemarin (31/7). Pelaksanaan reuni ini adalah salah satu hasil pertemuan beberapa alumni pada 23 Desember 2012 di Payakumbuh. Ketika itu disepakati Desfandri sebagai ketua panitia, dibantu Afriwaldi, M. Afdal, dan Nikmatul Akbar sebagai wakil ketua. Sedangkan sekretaris dan bendahara dipercayakan kepada Yendrita dan Yulmiati. Untuk mensosialisasikan acara reuni tersebut kepada semua alumni, ditunjuk koordinator wilayah seperti Masrialdi dan Fajriah Thabrani untuk wilayah Padang, Adli Zein dan Nikmatul Akbar untuk wilayah Riau, dan Kepulauan Riau, Elmida dan Ilda Idrus untuk wilayah Jabodetabek dan Bandung serta Misfit Putrina, dan Restu Afrida untuk wilayah Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota. Karena baru pertemuan pertama, agenda acara dibuat sangat sederhana yang intinya adalah silaturahmi. Desfandri yakin, pertemuan ini akan berlangsung meriah mengingat sudah banyak yang menyatakan kesiapannya untuk hadir. “Tapi kalau ada teman teman angkatan 83 dari SMP lain, seperti SMP Limbanang, SMP Suliki, SMP Mungka, dan MTSN yang mau bergabung di acara reuni tersebut, kami persilakan,’’ kata M. Afdal, wakil ketua panitia reuni. Mantan anggota DPRD Kabupaten 50 Kota dari PAN ini menyebut reuni adalah salah satu wadah untuk berkumpul dan menjalin silaturahmi. “Intinya kita menjalin kebersamaan untuk kemajuan bersama,” katanya. (h/dp)

Pemcat Bantu Penyaluran BLSM SOLSEL, HALUAN- Pemerintah Kecamatan Sangir membantu penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) ke Jorong Tandai yang memang jauh dari kantor pos setempat. “Kita bantu penyaluran BLSM ke Jorong Tandai, karena memang letak jorong ini sangat jauh. Yang diterima hanya Rp300 ribu, sedangkan ongkos dari Tandai ke kantor pos memerlukan biaya Rp100 ribu,” ujar Camat Sangir Alifis. Ia menyebutkan, penyaluran BLSM sudah dimulai, Sabtu (27/7) lalu. Hari ini (31/7), merupakan hari terakhir penyaluran secara nasional. Pada penyaluran terakhir ini, ada dua nagari yang disalurkan, yaitu Nagari Lubuk Gadang di Kantor Pos Sangir, dan Lubuk Gadang Selatan dilaksanakan di kantor nagarinya. Camat Sangir Alifis menyebutkan, sebanyak 2.214 keluarga yang menerima bantuan BLSM. Jumlah penerima ini sama dengan jumlah penerima beras miskin. Sedangkan, mengenai orang-orang yang tidak wajar menerima, untuk di kecamatan sangir belum ada laporan dari nagari atau jorong. “Verifikasi sudah kita lakukan, sampai saat ini masa verifikasi ini berjalan lancar. Tidak ada protes masyarakat sebagai bentuk gejolak. Artinya, verifikasi sudah mendekati fakta karena memang kami percayakan kepada kepala jorong dan wali nagari untuk melakukannya,” terangnya. Ia berharap, bantuan tersebut dapat digunakan oleh Rumah Tangga Sasaran (RTS) sesuai dengan tujuan program bantuan langsung ini diluncurkan. “Penyaluran tahap pertama ini untuk dua bulan, terhitung bulan dinaikkannya BBM. Karena memang BLSM adalah bantuan untuk masyarakat miskin atas kompensasi kenaikan harga bbm tersebut,” ucapnya. (h/col).

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

Enam Perusahaan Tidak Bayar THR PADANG, HALUAN — Sampai saat ini, Kopederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) wilayah Sumbar, sudah menerima sebanyak enam pengaduan permasalahan tunjangan hari raya (THR) keagamaan.

RPH WAKIL Gubernur Sumbar Muslim Kasim saat meninjau rumah potong hewan (RPH ) di Payakumbuh yang belum beroperasi. HUMAS

WAGUB MUSLIM KASIM KECEWA

RPH Modern Belum Beroperasi PAYAKUMBUH, HALUAN — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Muslim Kasim, menyayangkan rumah potong hewan (RPH) modern di Koto Panjang Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, masih belum beroperasi. Padahal pembangunan RPH ini sudah mulai sejak 2010 silam. Keterlambatan pengoperasional RPH ini pun diketahui, karena belum datangnya tim teknis untuk pemasangan alat yang akan memasang perangkat. Dan, beberapa proses administrasi yang harus segera diselesaikan. “Jika nanti alat tersebut sudah terpasang nanti, kita membutuhkan stok sapi yang berkesinambungan. Permasalahan pasokan sapi ini, apakah akan dibentuk

plasma dengan cara penggemukan, atau cara lain, nanti kita bicarakan bersama,” kata Muslim, Selasa (30/7) di Payakumbuh. Alat yang akan dipasang ini nantinya berupa alat termodern yang tidak banyak memerlukan sentuhan tangan manusia. Kecepatannya mencapai 10-18 ekor perjam. Percobaan perdana penggunaan alat ini, akan diujicoba secara langsung oleh orang Spanyol. Pembangunan RPH ini sendiri dibangun melalui bantuan pemerintah Spanyol senilai Rp23 miliar. Kemudian, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Payakumbuh mengalokasikan Rp6 miliar untuk pembangunan RPH tersebut. Pembangunan RPH ini memang sangat mendesak. Karena

RPH Pasar Ibuh hanya berkapasitas 16-18 ekor perharinya. Berbeda dengan RPH modern yang bisa mencapai 50 ekor per hari. Ikut mendampingi, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Suwandel Mukhtar, Plt Sekda Payakumbuh Benni Warlis, Kepala Dinas Peternakan Sumbar, Erinaldi, dan beberapa dinas terkait. Plt Sekda Payakumbuh Beni Warlis mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan sapi yang dipotong dari berbagai daerah. Bekerjasama dengan Kabupaten Agam, Limapuluh Kota, Tanah Datar, dan daerah lain. “Persiapan dengan peternak, kita bentuk kelompok. Nantinya, bisa menyiapkan lahan yang dapat diisi 15 ribu ekor sapi,” katanya. (h/rel/eni)

Hamili Anak di Bawah Umur, Pelaku Divonis 8 Tahun PADANG, HALUAN — Terdakwa Defrizal panggilan Zal Leget (39), divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Padang dengan kurungan penjara selama 8 tahun, karena terbukti secara sah dan meyakinkan menghamili anak dibawah umur. Zal Leget dituduh telah melakukan tipu muslihat atau serangkaian kebohongan terhadap korban berinisial “SR” itu. “Menghukum terdakwa dengan kurungan 8 tahun penjara, dan hukuman denda Rp60 juta. Jika denda tidak dibayar harus diganti dengan kurungan salama dua bulan,” kata Hakim Ketua Yus Enidar, saat membacakan vonis, Rabu (31/7). Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suriati pada sidang sebelumnya yang meminta kepada majelis hakim supaya menvonis

terdakwa dengan kurungan selama 9 tahun. Perbuatan terdakwa dijerat dengan pasal 81 ayat (2) Undang-undang No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dibawah umur. Terdakwa yang mendengar putusan hakim langsung terkejut dan menyatakan banding. Tidak puas dengan itu terdakwa sempat mengamuk di dalam sel tahanan pengadilan dan berkata kasar kepada petugas pengamanan. “Dimana letak keadilan, tidak ada keadilan di pengadilan ini, kami melakukannya dengan suka sama suka, saya akan bertanggungjawab. Saya akan menikahinya, kenapa saya harus dihukum 8 tahun,” kata terdakwa dengan nada lantang yang terdengar hingga ke dalam ruang sidang. Terdakwa sempat ditegur petugas pengamanan dari kejak-

saan. Antara keduanya terjadi percekcokan. Petugas, menyuruhnya diam, tapi tidak dihiraukan dan dia terus besorak-sorak. Hingga akhirnya ia ditegur salah satu pengamanan dari kepolisian dan terdakwa menghentikan sorakannya dan terlihat termenung. Kejadian ini berawal pada Oktober 2012 lalu. Yang mana saat itu, korban menghubungi terdakwa melalui telefon genggamnya. Kemudian terdakwa menjemput korban dengan sepeda motor untuk mutarmutar mengelilingi Kota Padang. Setelah penat berkeliling, terdakwa mengajak korban ke rumah kostnya (terdakwa) dan disana mereka melakukan pembicaraan serius. Terdakwa mempertanyakan keseriusan cinta korban terhadap terdakwa. (h/hel)

Wabup Solok Sidak Harga Sembako di Pasar

Wakil Bupati Desra Ediwan didampingi Kepala Kantor Ketahanan Pangan Syarkawi (kanan), dan Kadis Koperindag Harwendi (kiri) berdialog dengan pedagang ayam di Pasar Nagari Talang, Rabu (31/7). RISW AN JAYA SOLOK, HALUAN — Wakil Bupati Solok Desra Ediwan Anan Tanur melakukan inspeksi mendadak, meninjau harga kebutuhan sembilan

bahan pokok (Sembako) menjelang hari raya Idul Fitri 1434 Hijriah di Pasar Tradisional Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Rabu (31/7).

Saat melakukan sidak, Desra Ediwan didampingi Kadis Koperindag Harwendi, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Syarkawi, Kasi Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Zulfiarnadi, Camat Gunung Talang Syahrial, dan Plt Wali Nagari Talang Badriansyah. Selain memantau harga sembako, dan harga jenis komoditas lainya, Wabup Desra Ediwan juga sempat berdialog dengan sejumlah pedagang yang berjualan di pasar tradisional yang terletak di tepian jalan lintas Solok-Padang tersebut. Terkait kualitas dan kuantitas daging sapi, daging ayam termasuk ikan yang diperjual belikan, apakah ada yang menggunakan bahan yang mengandung pengawet atau tidak. Pasalnya, tegas Desra Ediwan, jika ada pedagang

yang menggunakan bahan pengawet untuk barang daganganya agar tahan lama, bisa membahayakan konsumen yang memakan daging tersebut. Kasi Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Zulfarnadi kepada Wakil Bupati Desra Ediwan mengatakan, bahwa daging maupun ikan atau sejenis lainnya apabila mengandung bahan pengawet, maka membahayakan kesehatan orang yang mengkonsumsinya. Adapun ciri-ciri bahan makanan yang menggunakan bahan pengawet, diantaranya adalah daging atau ikan akan berwarna ke biru-biruan atau terkesan tidak segar lagi, tidak akan dikerubungi lalat, dan bau pengawet akan mengalahkan bau asli dari daging atau ikan. Dalam kesempatan tersebut, Desra Ediwan mengim-

bau, kepada para pedgang untuk senantiasa jujur dan tidak sekali-kali ada yang menggunakan bahan pengawet untuk barang daganganya. “Karena jika bahan makanan yang mengandung bahan pengawet tersebut sempat terkonsumsi masyarakat pembeli, bisa membahayakan orang yang memakannya,” ingat Desra Ediwan. Sementara Kadis Koperindag Harwendi didampingi Kepala Kantor Ketahanan Pangan Syarkawi kepada Desra Ediwan Anan Tanur menyebutkan, bahwa sejauh ini harga sembako dan harga jenis barang dagangan lainya di pasar-pasar tradisional di wilayah Kabupaten Solok masih relatif stabil. “Stok bahan pangan untuk menghadapi hari raya Idul Fitri, dan kedepanya juga relatif aman pak,” pungkas Harwendi. (h/ris)

Demikian disampaikan Ketua KSPSI Sumbar Arsukman Edi bersama Kepala Dinas Transmikrasi dan Tenaga Kerja Sumbar Syofyan, saat melakukan konferensi pers di Kantor Nakertrans Sumbar, Jalan Ujung Gurun, Rabu (31/7). “Kalau nama perusahaannya tidak bisa kami beritahukan, namun untuk domisili perusahaan, satu perusahaan di daerah Pesisir Selatan, dan dua perusahaan di Kota Padang. Untuk tiga pelapor lagi, yakni tunjangan untuk tenaga honor di Dinas Kebersihan, Pertanian, dan terakhir di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemprov Sumbar,” ujar Arsukman Edi. Lanjutnya lagi, setelah pengaduan tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan perusahaan terkait. Dan saat ini perusahaan tersebut, sudah berjanji untuk melunasi pembanyaran THR. “Untuk Instansi pemerintah, kami agak kesulitan.

Karena, pemerintah tidak menyediakan THR, dan hanya tunjangan gaji, dan makan. Namun, kami akan tetap berusaha melakukan koordinasi dengan instansi yang bersangkutan,” terangnya lagi. Sementara itu, Kepala Transmigrasi dan Tenaga Kerja Sumbar Syofyan mengatakan, untuk perusahaan yang nakal, dan sering tersangkut kasus, akan langsung dipanggil oleh pihak Nakertrans. “Apabila tidak mengindahkan panggilan itu, maka kami akan langsung mencabut izin perusahaan yang bersangkutan,” katanya. Dikatakannya, untuk memudahkan masyarakat yang mengalami masalah terkait pembayaran THR tersebut, pihak Nakertrans telah membuka 30 posko pengaduan di seluruh wilayah Sumbar. “Setiap orang bisa mendatangi posko tersebut, kami telah membuka posko disetiap kantor dinas tenaga kerja pada seluruh kabupaten/kota se-Sumbar,” imbuhnya. (h/wis)

Bupati Imbau Aparatur Rayakan Lebaran Sederhana DHARMASRAYA, HALUAN — Bupati Dharmasraya Adi Gunawan meminta seluruh jajaran aparatur Pemkab Dharmasraya merayakan lebaran tahun ini secara sederhana dan wajar. Pasalnya, lebaran tidak akan kehilangan maknanya meskipun dirayakan secara sederhana. “Sederhana bukan berarti tidak boleh menyediakan kue lebaran, tidak boleh jalan atau pakai baju baru. Boleh saja, yang penting itu dilakukan secara wajar dan jangan dipaksakan, sesuai kemampuan,” ujar Adi. “Bukankah esensi Ramadan adalah agar kita ikut merasakan keprihatinan? Jadi, hendaknya hakikat itu tidak hilang justru di saat lebaran tiba,” imbuhnya. Secara khusus dirinya meminta agar aparatur ikut menunjukkan kepedulian dan keprihatinan terutama kepada mereka warga yang tidak mampu. “Jangan memaksakan diri membeli baju baru untuk lebaran, sementara mungkin ada tetangga kita yang masih

memakai baju yang lusuh. Justru dengan momentum lebaran inilah aparatur harus menunjukkan keteladanan dengan meningkatkan kesalehan sosial, seperti membayar zakat mal, menyantuni anak yatim piatu, dan berprilaku hidup sederhana di tengah masyarakat,” ulasnya. Sementara itu, terkait libur lebaran, bupati telah mewantiwanti agar aparatur Pemkab Dharmasraya tidak ada yang bolos pada hari pertama kerja usai libur Lebaran yakni tanggal 12 Agustus nanti. “Manfaatkan waktu libur yang telah diberikan untuk rehat berkumpul bersama keluarga, meningkatkan silaturahim, dan tetap menjaga kesehatan, agar dapat kembali bekerja dengan baik pada tanggal 12 Agustus nanti,” katanya. Dirinya akan memberikan sanksi tegas jika ada pegawai yang bolos usai libur Lebaran nanti. “Aparatur adalah orang terpilih yang memilih dan dipilih untuk menjadi abdi negara dan pelayan masyarakat. (h/mdi)

BUKITTINGGI, HALUAN — Terdakwa Ericko Ganda Putra panggilan Riko atau Erik dituntut 14 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tommy Gusnarma dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Bukittinggi, Selasa (30/7). Erik dituntut dalam kasus pembunuhan dengan korban Masrizal pada tanggal 16 Januari 2013 lalu. Dalam sidang tersebut, Majelis Hakim yang diketuai oleh Ahmad Taufik dengan anggota Cut Carrelia dan Roni Susanta mengundur sidang kasus ini pada 27 Agustus 2013 mendatang, dengan agenda pembacaan vonis. Peristiwa pembunuhan itu sendiri bermula tatkala terdakwa Erik mendatangi kedai korban Masrizal, yang akrab disapa Ujang, sekitar pukul 23.30 WIB, Sabtu (16/1). Terdakwa yang datang sendirian menghampiri korban, dan menanyakan keberadaan seorang lelaki, yang dulunya pernah menjadi tim kerja korban. Terdakwa mengaku, Ia terpaksa mencari pria itu, dengan maksud untuk meminjam uang sebagai modal pernikahannya. Namun entah kenapa, terdakwa dan korban akhirnya terlibat pertikaian,

sehingga terdakwa nekad menusuk korban dengan pisau. Akibat tusukan itu, korban mengalami luka serius pada bagian dada, yang membuat korban bersimbahan darah. Sementara, terdakwa langsung melarikan diri dan meninggalkan korban dalam keadaan sekarat. Diduga akibat terlalu banyak mengeluarkan darah, korban menghembuskan nafas terakhirnya saat dibawa ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina atau Rumah Sakit Yarsi Belakang Balok Bukittinggi. Sementara, terdakwa itu sendiri ditangkap petugas disaat terdakwa telah selesai melakukan prosesi ijab kabul pernikahan. Disaat kedua mempelai sedang duduk bersanding, mendadak pengantin pria diciduk polisi sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Pakan Kamih, Kamang, Kabupaten Agam, Minggu (17/2). Kejadian ini membuat seluruh pengunjung jadi bertanya-tanya. Namun berkat tindakan kepolisian yang datang secara baik-baik dan memberi penjelasan yang meyakinkan kepada kedua belah pihak keluarga pengantin, akhirnya pengantin pria itu digiring tanpa hambatan yang berarti. (h/wan)

Pembunuh Dituntut 14 Tahun Penjara

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


OPINI 5

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

Dana BAZ Jadi ‘Amunisi’ Politikus ENGELOLAAN Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) secara subtansial berada di bawah bayang-bayang pemerintah, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Karena lumayan banyaknya jumlah dana zakat yang dikelola oleh Baznas menyebabkan badan atau lembaga ini menjadi salah satu lembaga yang mencuri perhatian para politisi. Makanya tak heran banyak kepala daerah ikut campur aktif di dalam penempatan ketua umum dan direktur eksekutif Baznas. Kondisi ini juga bisa terjadi tingkat pusat. Dana Baznas berpeluang digunakan untuk kepentingan politik pihak tertentu, seperti kepala daerah yang kembali akan maju dalam Pilkada berikutnya, atau juga dimanfaatkan untuk kepentingan direktur eksekutif atau ketua umum Baznas itu sendiri. Memang dana tersebut tidak dikorupsi, seperti halnya pejabat melakukan penyelewengan terhadap dana proyek melalui pengurangan volume atau kekuatan pekerjaan fisik yang tengah dilaksanakannya. Tapi penyelewengan itu bisa berupa penyaluran dana zakat hanya untuk kelompok masyarakat tertentu saja. Misalnya yang mendapat bantuan dana Baznas hanya masyarakat miskin yang menjadi pendukung kepala daerah incumben saja. Atau hanya disalurkan kepada masyarakat yang mendukung Ketua Umum Baznas atau Direktur Eksekutif Baznas di dalam pemilu legislatif. Jika hal itu yang terjadi, tentu sangat mengganggu dan tidak adil. Masyarakat miskin yang tidak mendukung incumbent atau calon yang diarahkan Baznas tentu tidak kebagian dana zakat. Padahal masyarakat itu sangat butuh, misalnya untuk memenuhi kebutuhan lebaran dan lain sebagainya. Dana zakat Baznas memang sangat rawan dipergunakan untuk kepentingan politik praktis. Kerentanan terhadap penyelewengan dana Baznas untuk kepentingan politik akan semakin terasa mendekati pelaksanaan Pilkada di daerah terkait atau pun pemilu legislatif. Dana zakat Baznas dengan berbagai cara bisa saja dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Dana Baznas dijadikan sebagai amunisi untuk tebar pesona dan meraih simpatri masyarakat. Kecurigaan sejumlah pihak sangat tinggi atas penggunaan dana Baznas yang tidak sesuai dengan peruntukan. Di Kota Tarakan, Kalimantan Timur, Walikota Tarakan Udin Hianggio sempat memiliki kecurigaan terhadap Ketua Umum Baznas Kota Tarakan Syamsi Sarman atas pemanfataan dana Baznas di daerah itu untuk kepentingan politik. Lontaran walikota tersebut beredar ke mana-mana dan banyak masyarakat yang tahu, bahkan merasa curiga terhadap Syamsi Sarman. Beberapa donatur yang merasa curiga, sampai-sampai menghentikan kucuran dana zakatnya ke Baznas Tarakan. Karena merasa tidak nyaman dan tersudut dengan pernyataan Walikota Udin Hianggio, maka Syamsi Sarman saat diundang walikota pada suatu acara langsung menyampaikan unegunegnya atas pernyataan Walikota Tarakan. Karena tidak sanggup mengendalikan amarah, Syamsi Sarman membuka baju seragam Laznas Tarakan yang dipakainya dan menyerahkannya kepada Walikota Tarakan Udin Hianggio. Hal ini sebagai salah satu contoh, betapa dana Baznas menjadi salah satu amunisi politik bagi calon tertentu, sehingga menimbulkan kecurigaan antara kandidat yang satu dengan yang lainnya. Persoalan ini bukan tidak mungkin pula terjadi di Kota Padang yang notabene tengah bersiap-siap melaksanakan Pilkada. Mundurnya Direktur Eksekutif Baznas Kota Padang H Maigus Nasir beberapa bulan lalu, bisa jadi juga terkait dengan persoalan di atas. Apalagi beberapa bulan lalu, sempat dana Baz tak dicairkan oleh Pemko Padang dengan berbagai alasan. Meskipun Maigus Nasir dan pihak lainnya berupaya mengklarifikasi tentang alas an pengunduran diri tersebut, namun tepat saja menimbulkan berbagai prasangka. Karena berbetulan Maigus Nasir adalah salah satu calon walikota yang maju di Pilkada Padang Tahun 2014. Harapan umat Islam, terutama orang-orang yang membayarkan zakatnya melalui Baznas tentu sangat besar agar dana zakat tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Terkait dengan ini, anggota Komisi IV DPRD Sumbar Siti Izzati Azis setuju, jika zakat harus dikelola secara independen. Adanya anggapan yang muncul penyerahan zakat menjadi alat politik atau pencitraan bagi sejumlah pihak, menurutnya pengelolaan zakat itulah yang mesti dipahami oleh si pengelola. Menurutnya siapapun setuju pengelolaan zakat harus independen. Independen dalam artian tidak harus dikelola BAZ yang bukan milik pemerintah. Baik lembaga amil zakat milik pemerintah maupun swasta, keduanya harus menjaga independen. Kan, tidak ada jaminan amil zakat swasta itu tidak syarat kepentingan politik pula. **

P

„ Atasi Krisis Listrik dengan Berhemat „ Justru PLN yang ajarkan tak hemat „ 4 Orang Jadi Mualaf „ Berkah Ramadan bagi mereka

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Euro dan Oleng Eropa OLEH: SURYADI ETIKA mata uang tunggal Eropa Euro diluncurkan tahun 1999 di sebelas negara anggota Uni Eropa, publik larut dalam kegembiraan. Berbagai media meliput koaran mulut para petinggi Uni Eropa yang kelihatannya yakin benar akan kehebatan manuver moneter yang mereka ciptakan lewat pembentukan Zona Euro. Mereka yakin bahwa Euro akan memperkuat ekonomi Eropa dan akan lebih menyejahterakan rakyatnya. Tempat-tempat penukaran uang di Amsterdam, Paris dan Roma mematok kurs • 1 dalam kisaran US$ 1,75. Orang Eropa mengalami euforia penggelembungan semu nilai uang kertas ciptaan manusia ‘modern’. Ketika mereka berlibur ke luar negeri, mendadak semuanya terasa menjadi relatif murah. Dengan Rupiah Indonesia, nilai tukar • 1 ketika itu dipatok dalam kisaran Rp. 17.500 (bandingkan dengan ƒ 1–mata uang Belanda sebelumnya–yang hanya dihargakan sekitar Rp.7.500). Sebagai seorang imigran asing yang tinggal di Belanda, pada waktu itu saya langsung merasakan sindrom devaluasi: simpanan saya di sebuah bank Belanda yang jumlahnya mungkin hanya sepersekian dari jumlah uang belanja sehari seorang selebritas, tiba-tiba berkurang menjadi lebih setengahnya. Satu Gulden waktu itu hanya dipatok sekitar • 0,55. Ibarat seorang anak yang sedang makan kerupuk lalu diparo untuk temannya, saya didera perasaan rela sekaligus kehilangan. Anjlok Sejak dua tahun terakhir nilai tikar Euro terdepresiasi berat. Ibarat gelombang tsunami yang sudah berlalu,

K

OLEH: NOVA ANGGRAINI AJU baru, Alhamdulillah. Tuk dipakai di Hari Raya. Tak ada pun tak apa-apa. Masih ada baju yang lama.’’ Ada makna positif yang terkandung dalam lagu yang enak didengar dan diden-

B

sosial dan politik di Eropa. Namun, para politikus yang tetap merasa pintar seolah menyembunyikan kenyataan itu. Euro makin mempertajam friksi sosial dan politik di Eropa. Sentimen anti Euro makin meningkat di kalangan rakyat negara-negara yang tergabung dalam Zona Euro. Kini semakin sering terjadi demonstrasi di kota-kota Eropa menentang kebijakan rencana penghematan (austerity) yang dilakukan pemerintah yang tak jarang berakhir anarkis. Di Jerman partai anti Euro telah didirikan dan mendapat respon dari publik. Kesulitan hidup akibat resesi ekonomi telah memperkuat sentimen anti pendatang, yang dimanfaatkan oleh partai-partai politik yang beroposisi dengan pemerintah, termasuk kini di Jerman, negara utama pendukung Euro. Hal ini berbahaya karena potensial menggerus demokrasi, rasa solidaritas dan toleransi yang menjadi sokoguru penting kebudayaan masyarakat Eropa modern. Krisis yang terjadi telah melemahkan wibawa pemerintah di negara-negara anggota Zona Euro di mata rakyatnya. Jerman yang ekonominya mendominasi Eropa dianggap sebagai penjajah baru. Ini terefleksi pada poster-poster demontrasi di Athena yang menggambarkan Merkel memakai kumis Hitler. Eksperimen moneter politikus Eropa akhir abad ke20 dengan Euro telah membawa benua itu ke dalam bayang-bayang suram. Fenomena Euro adalah pelajaran penting bagi kawasan lain di dunia yang mau bereksperimen dengan sistem mata uang tunggal. *** Suryadi pengguna Euro (sebelumnya Gulden), tinggal di Leiden, Belanda. Pokok-pokok pikiran dalam esai ini adalah pendapat pribadi penulis.

dangkan, serta cukup akrab di telinga kita ini. Pencipta lagu berharap, anak-anak tidak kecewa dan berkecil hati jika tak punya baju baru saat Lebaran tiba. Jika anak-anak diminta tak selalu merengek minta baju baru saat Lebaran, remaja pun harusnya begitu pula. Termasuk juga yang sudah dewasa dan orangtua. Bahkan, tanpa harus disuruh pun kita harusnya sudah bisa menahan diri. Masalahnya, tak semua bisa menahan diri. Bahkan, kita yang sudah dewasa, yang sudah menjadi orangtua, terkadang juga tidak mampu menahan diri untuk tidak berlebih-lebihan dalam menyambut Lebaran. Beragam macam kebutuhan seolah dipaksakan

untuk dipenuhi saat menjelang Lebaran. Mulai dari baju baru, segala jenis makanan dan minuman, perabotan baru, mobil baru, gorden baru, dan masih banyak barang baru lainnya. Bahkan istri atau suami baru (tentunya bagi mereka yang baru saja menikah). Menghilangkan kebiasaan memborong semua hal yang baru-baru di kala Lebaran memang bukanlah hal yang mudah. Memang, ada di antara kita yang sudah bisa menahan diri atau menghilangkan kebiasaan itu. Dan inilah yang diharapkan, di mana memaknai Lebaran sebagai hari kemenangan, dan tak selalu harus disambut dengan kemewahan. Selain ditandai dengan hal-hal yang serba baru,

Lebaran selama ini juga diisi dengan tradisi mudik (pulang kampung). Pertanyaannya, apakah Lebaran cukup dimaknai dengan sesuatu yang serba baru atau dengan mudik saja? Jawabannya pasti tidak. Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri yang bermakna kembali ke fitrah, tentunya akan sempurna ketika terhapusnya dosa kita kepada Allah SWT, dengan memohon ampun pada-Nya dan diikuti terhapusnya dosa kita kepada sesama manusia. Khusus untuk dosa dengan sesama manusia, tentunya dengan jalan kita menyampaikan permohonan maaf untuk segala kesalahan yang pernah kita lakukan dan juga memaafkan segala kesalahan yang dilakukan oleh orang

lain terhadap kita. Nah, dengan momentum Lebaran, mari kita jadikan hari yang istimewa ini sebagai ajang untuk meminta maaf dan sekaligus memaafkan orang lain dengan bersilaturahmi. Baik kepada kedua orangtua, kepada suami atau istri, anak, keluarga, sanak kerabat, tetangga serta teman dan relasi. Mari kita jadikan Lebaran tahun ini berbeda dengan Lebaran tahun-tahun sebelumnya, karena kita telah memahami makna Idul Fitri yang sesungguhnya, dengan memaksimalkan silaturahmi untuk meminta maaf, memberi maaf dan menjadi seorang pemaaf. Selamat Lebaran, selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H. Mohon maaf lahir dan batin. ***

082390765000

Sepakbola Indonesia Harus Bangkit MESKI selalu menderita kekalahan dalam sejumlah laga persahabatan dengan timtim dari Liga Primer Inggris, harus kita akui bahwa selain sisi lemah yang telah menjadi catatan banyak pihak, Tim Nasional kita sesungguhnya tetap punya potensi yang bisa kita harapkan untuk membangkitkan kembali kejayaan sepak bola di Tanah Air.

Pemimpin Umum

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab Pemimpin Redaksi

: Zul Effendi, : Yon Erizon

Pemimpin Perusahaan

: Indra Helmi

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

memiliki ekonomi yang kuat, seperti Swiss, Swedia, Norwegia, Denmark, dan Inggris, masih saja belum mau bergabung dalam Zona Euro. Sudah beberapa kali diadakan refendum di negara-negara tersebut, tapi mayoritas rakyatnya tetap menolak Euro. Sejak semula mereka sudah menunjukkan keengganan bergabung dalam Zona Euro karena khawatir tingkat kesejahteraan mereka akan turun. Pemerintah negara-negara tersebut tidak mau otoritas mereka dipangkas jika bergabung dalam Zona Euro yang menerapkan kebijakan politik supra-nasional. Krisis Euro membuat rakyat keempat negara tersebut makin menunjukkan sentimen anti mata uang tunggal Eropa itu. Ini jelas berpengaruh besar terhadap eksistensi Euro ke depan. Kini para politikus Euro membuka peluang kepada negara-negara pecahan Yugoslavia dan negara-negara pecahan Uni Sovyet, yang sebenarnya belum begitu maju dari segi ekonomi, untuk bergabung ke dalam Zona Euro. Sementara Turki, yang warganya banyak merantau ke Eropa, yang sejak awal sudah ingin bergabung dengan Euro masih saja ditolak dengan berbagai alasan (politis). Mengancam kohesi masyarakat Eropa Euro mengalami apa yang oleh Zaim Saidi dalam http:/ /wakalanusantara.com/ sebagai fenomena ‘runtuhnya uang kertas’ karena nilainya yang semakin susut. ‘Uang kertas adalah pengkhianatan atas takaran nilai atau harga, yang diwujudkan sebagai alat tukar, dari fitrahnya semula berupa komoditas bernilai menjadi semata-mata simbol numerik.” Adanya Zona Euro di satu pihak dan Uni Eropa di lain pihak, yang anggotanya tidak sama, telah menimbulkan problem baru di bidang ekonomi,

Menyambut Lebaran dengan Bersahaja

Pendiri H. Kasoema

Terbit Sejak 1948

sekarang kelihatan tinggi permukaan laut yang sebenarnya. Hanya dalam rentang sekitar satu dekade, daya beli Euro sudah tergerus sekitar 24%. Sekarang • 1 dipatok hanya dalam kisaran US$ 1,30. Sementara itu harga barang-barang kebutuhan sehari-hari telah menjadi dua kali lebih mahal. Bahkan di beberapa negara harga barangbarang lebih tinggi lagi. Tampaknya Euro mulai menuai badai. Kenyataan yang dihadapi orang Eropa terbalik dengan prediksi semula para penggagas Euro. Maka lahirlah kelas orang miskin baru di Eropa, benua yang paling maju di muka bumi ini. Setiap hari semakin banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan tak mampu lagi memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan untuk diri dan keluarga mereka. Uang pensiun, jaminan sosial dan kesehatan, khususnya bagi lansia, terancam pemotongan. Angka bunuh diri meningkat karena stress dan frustrasi. Juga mereka yang kehilangan rumah akibat pembayaran hipotek yang macet. Bank-bank menyita rumah mereka tanpa menaruh belas kasihan. Kita seakan tak percaya melihat kenyataan semakin banyaknya gelandangan di kota-kota Eropa yang terancam mati membeku karena tidur di lorong-lorong stasiun kota di musim dingin. Untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II Eropa mengalami krisis keuangan berat. Sulit untuk tidak menghubungkan krisis ini dengan eksperimen Euro kreasi para politikus nyentrik Eropa zaman ini. Survei terbaru menunjukkan bahwa kebanyakan orang Eropa

menilai Uni Eropa kini bergerak ke arah yang salah. Efek negatif Euro telah dirasakan di Irlandia, Yunani, Italia, Spanyol, Portugal, dan kini Siprus. Gerak Euro yang makin liar tak terkendali membuat frustrasi para bangkir dan spion keuangan. Kabar terakhir memberitakan bahwa ekonomi Slovenia dan Estonia, salah satu negara pecahan Uni Sovyet yang bergabung dengan Zona Euro, juga mengalami kontraksi. Euro dan pluralitas budaya (politik) Uni Eropa Ada beberapa faktor budaya yang menyebabkan Euro yang semula digembar-gemborkan akan mampu menjadikan orang Eropa lebih sejahtera itu terjerembab. Pertama, kenyataan bahwa negara-negara yang tergabung ke dalam Zona Euro memiliki perbedaan budaya cukup besar. Perbedaaan budaya itu tentu termanifestasi dalam banyak segi kehidupan, seperti perbedaan budaya kerja, perbedaan budaya politik (tingkat korupsi di beberapa negara anggota baru Uni Eropa cukup tinggi), dan perbedaan sistem perbankan. Para penggas Euro telah mengabaikan dimensi antropologis benda budaya buatan manusia yang bernama uang. Adalah naif jika penggagas Euro mengabaikan eksesekses yang mungkin terjadi dari penggabungan bangsa Spanyol yang memiliki budaya tidur siang dengan bangsa Belanda yang pekerja keras dan suka hidup hemat. Atau sebuah negara seperti Siprus tempat banyak uang haram dari luar negeri disimpan dengan negara lain yang mendominasi ekonomi Eropa seperti Jerman, ke dalam satu sistem mata uang tunggal. Kedua, kenyataan bahwa rakyat beberapa negara Eropa yang paling sejahtera dan

: Eko Yanche E

Koordinator Liputan

: Rudi Antono

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Karena itu, semua pihak yang selama ini selalu menjadi penyebab munculnya konflik demi konflik di tubuh PSSI, harus sadar bahwa akibat perbuatan mereka telah menyebabkan sepak bola Indonesia tertinggal jauh dari negara-negara tetangga yang dulu justru berada di bawah kita. Semua pihak harus sepakat bahwa ke depan, sepak bola Indonesia harus bangkit. +6285263486***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Irvand


6

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

KPU BUKITTINGGI

Pemilih Ganda Ditemukan BUKITTINGGI, HALUAN— Komisi Pemilihan Umum (KPU) menemukan beberapa pemilih ganda dalam Daftar Calon Sementara (DSC) untuk Pemilu 2014 mendataang. Namun KPU Bukittinggi belum mengkalkulasikan jumlah pemilih ganda itu.

MULAI MEWARNAI— Walau belum ditetapkan sebagai caleg tetap, bakal caleg untuk pemilu 2014 mendatang sudah mulai bersosialisasi lewat alat peraga. Seperti dengan baliho, yang terlihat di Jalan Bypass, Aia Pacah Kota Padang, Rabu (31/7). AMIR

TIGA KOMISIONER DIBERHENTIKAN DKPP

KPU RI Ambil Alih Pilkada Jatim JAKARTA, HALUAN— Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan sementara beberapa anggota KPU Jawa Timur. “Menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara atas nama Najib Hamid, Agung Nugroho, Agus Mahfud Fauzi, selama belum ada keputusan terbaru,” jelas Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie, dalam pembacaan putusan di persidangan, Jakarta, Rabu (31/7). Selain tiga anggota tersebut, DKPP juga memberikan sanksi kepada Ketua KPU Jawa Timur. “Menjatu-

hkan sanksi peringatan teradu satu atas nama Andri Dewanto Ahmad selaku ketua KPU. Merehabilitasi teradu 5 Sayekti Suwandi,” lanjutnya. Dalam akhir putusannya, Jimly menjelaskan saat ini KPU Jatim tersisa 2 anggota. Mereka yang dinonaktifkan akan kembali aktif saat KPU pusat merevisi aturan KPU yang membatalkan pasangan Khofifah Indar Parawansan dan Herman. Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjanji akan segera mungkin menuntaskan sengketa

pilgub Jawa Timur berdasarkan hasil keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). DKPP dalam sidang putusannya mengabulkan sebagian permohonan pasangan Khofifah-Herman. KPU harus mencabut SK KPUD Jatim soal penetapan cagub Jatim dan merevisinya dengan memasukkan pasangan KhofifahHerman. “Kami akan tindak lanjuti. Tapi tentu setiap keputusan diambil dalam rapat pleno apalagi strategis. Segera mungkin,” jelas Ketua KPU Pusat Husni

Kamil Malik, di kantor KPU, Jakarta, Rabu (31/7). Rapat nanti, akan membahas lebih lanjut keputusan DKPP. Karena ada beberapa poin juga yang mengharuskan KPU turun tangan. Jika memang malam ini bisa diputuskan, maka akan diputuskan. “Kalau rapatnya hari ini bisa keluar, malam ini, kalau diputuskan,” jelasnya. Namun, seperti apa keputusannya, Husni belum bisa memberikan kepastian. “Saya belum bisa sampaikan karena ini pendapat lembaga,” jelasnya. Hanya saja, kata dia,

yang sudah bisa dipastikan bahwa KPU Pusat mengambil alih tahapan pilgub Jatim. Karena, komisioner KPUD sudah dinonaktifkan oleh DKPP. Sementara, dua orang yang masih aktif tidak bisa mengambil keputusan hukum, karena tiga lainnya di berhentikan sementara. “Yang jelas keputusan rapat nanti salah satunya mengambil alih sementara penyelenggaraan pilkada Jatim. Semua keputusan strategis ada di KPU. Yang dua orang menjalankan kegiatan operasional saja,” jelasnya. (h/inl)

“Kami memang menemui sejumlah pemilih ganda yang namanya sama, tempat tanggal lahirnya juga sama. Namun saya belum tahu persis jumlahnya berapa, karena jumlahnya belum dikalkulasikan,” ujar Ketua KPU Bukittinggi Lemmasrizal, di selasela kegiatan buka puasa bersama antara KPU Bukittinggi dengan partai politik dan wartawan di Hotel The Hills Bukittinggi, Selasa (30/7). Menurut Lemmasrizal, dalam waktu dekat nama pemilih ganda itu akan diklarifikasi, sehingga tidak menimbulkan permasalahan disaat penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), serta disaat proses pemilihan nantinya. Saat ini, jumlah pemilih yang terdaftar melalui Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kota Bukittinggi berjumlah 82.110 orang. Dari jumlah DPS itu, pemilih di Kecamatan Gugukpanjang berjumlah 30.862 orang, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan berjumlah 33.428 orang, serta di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) berjumlah 17.820. Jika ditemukan pemilih ganda, berarti berkemungkinan besar jumlah pemilih bisa menurun dari angka 82.110. Tapi karena DPS itu sifatnya masih sementara, berkemungkinan juga jumlah pemilih jadi meningkat dan membengkak, yang bisa saja disebabkan oleh penambahan pemilih yang sebelumnya tidak terdaftar. Terkait maraknya alat peraga yang banyak terpajang di tempat terlarang seperti pepohonan, tiang listrik, taman kota dan sebagainya, Ketua KPU Bukit-

>> Editor : Rudi Antono

tinggi menyerahkan sepenuhnya kepada Panwaslu dan Satpol PP untuk bertindak tegas terhadap permasalahan tersebut. Pemko Bukittinggi dalam suratnya yang ditujukan kepada KPU Kota Bukittinggi bernomor 024/KPL-BKT/II-2013 perihal penetapan lokasi pemasangan alat peraga kampanye tertanggal 27 Pebruari 2013, menyebutkan bahwa, tidak diperkenankan memasang atribut pasangan calon dan alat peraga kampanye di sepanjang Jalan Protokol. Jalan Protokol itu meliputi Jalan Sudirman yang dimulai dari batas kota Jambu Aie sampai Simpang Kangkung Jalan Imam Bonjol atau depan Kantor DPRD Bukittinggi, Jalan H Agus Salim yang dimulai dari pendakian samping Hotel Ambun Suri hingga ke eks Bioskop Sovia, Bank Nagari, Hotel The Hills, Balai Sidang Bung Hatta, Gedung Tri Arga, Jalan Ahmad Yani, serta di sekitar Jam Gadang. Pemasangan alat peraga kampanye di Jalan Protokol tersebut hanya diperbolehkan khusus bagi partai politik (parpol) yang berkantor di Jalan Protokol, itupun hanya diperbolehkan di dalam lingkungan kantor. Selain itu, pemasangan atribut juga tidak dibenarkan di tempattempat ibadah, rumah sakit, gedung milik pemerintah, sarana/ prasarana TNI dan Polri atau juga di Tugu Polwan, Lapangan Kantin, lembaga-lembaga pendidikan baik perguruan tinggi maupun gedung sekolah, tempat fasilitas umum seperti tiang telepon, tiang listrik dan pohon perindang jalan. (h/ wan)

>> Penata Halaman: Jefli


SAMBUNGAN 7

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

Basko Hotel ................... Dari Halaman. 1 Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI Mulyadi dan Dirjen Bina Marga Kementerian PU Joko Muryanto serta jajaran terkait lainnya membuka jalan Kelok 9 untuk jalur mudik pada soft opening, Rabu (31/7). HUMAS

Kelok 9 Resmi................. Dari Halaman. 1 telah selesai 100 persen. Tinggal melengkapi rambu-rambu, pengaman dinding tebing dan uji kelaikan jalan yang dikerjakan pada tahap II. Pengerjaan jalan dan jembatan yang diapit hutan lindung dan hutan konversi tersebut membutuhkan waktu sekitar 10 tahun dengan dana sebesar Rp585 miliar. Pengerjaan dimulai sejak 2003 lalu, dengan panjang jembatan 959 meter dan panjang jalan penghubung 1.981 meter. Jalan dan jembatan itu merupakan hasil karya anak bangsa. Selain itu, Irwan juga berharap agar di sekitar Kelok 9 disediakan ruang yang bisa dijadikan lokasi parkir dan kawasan pariwisata. Sebab tidak bisa dipungkiri, dengan keberadaan jalan dan jembatan Kelok 9 tersebut, menjadi salah satu destinasi wisata bagi Sumbar. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Mulyadi mengungkapkan kebanggaannya karena pembangunan Kelok 9 sudah rampung. Karena pembangunannya, mulai dari perencanaan, feasibility

study (FS), DED adalah murni hasil karya anak bangsa, tidak ada campur tangan asing. “Kita berharap, akan lahir karya anak bangsa selanjutnya. Salah satunya yang tengah kita rencanakan adalah pembangunan terowongan jalan di Balingka dan disambung jembatan di Ngarai Sianok,” tukasnya. Seiring dengan megah dan indahnya panorama di sekitar Kelok 9, memunculkan potensi wisata. Dia berharap, Pemkab Limapuluh Kota bisa menangkap dan menggarap potensi wisata itu, dengan membangun fasilitas pendukung pariwisata sehingga bisa mendatangkan pendapatan asli daerah bagi Pemkab Limapuluh Kota maupun Pemprov Sumbar. Sedangkan Dirjen Bina Marga, Joko Muryanto, mengatakan keberadaan jembatan Kelok 9 akan memudahkan arus mudik dan balik saat lebaran dari Sumbar ke Riau maupun sebaliknya. Sebab saat melewati jalan Kelok 9 lama yang sempit dengan belokan tajam, selalu mengundang kemacetan tak jarang

juga menyebabkan kecelakaan. “Dengan lancarnya transportasi, juga akan membantu perekonomian di Sumbar. Serta akan mempermudah akses lintas barat dengan lintas timur,” terang Joko. Joko menjelaskan, penggunaan jembatan Kelok 9 pada H-7 hingga H+7 lebaran ini, sifatnya uji coba. Selanjutnya nanti akan dikeluarkan sertifikat laik fungsi jalan khusus untuk pengerjaan Tahap II oleh Bina Marga. Jembatan tersebut sudah diuji oleh tim yang berkomponen. Ada rekomendasi yang mesti diselesaikan seperti rambu-rambu. Sementara untuk umur desain jalan dan jembatan Kelok 9 ini diperkirakan tahan selama 100 tahun. Dengan catatan asal dipelihara dengan maksimal. Misalnya jika terjadi kerusakan-kerusakan kecil segera diperbaiki. Sebab seluruh konstruksi jembatan adalah beton. “Beban kendaraan melewati jembatan tersebut, sesuai aturannya maksimal 10 ton persumbu,” ujarnya. (h/vie)

Atasi Krisis .................... Dari Halaman. 1 nanti, tetap saja Sumatera ini memerlukan banyak pembangkit lagi mengantisipasi tingginya permintaan masyarakat terhadap sambungan listrik baru,” kata anggota Dewan Energi Nasional (DEN) H. Herman Darnel Ibrahim kepada Haluan kemarin seusai meninjau PLTU Teluk Sirih bersama Manajer Operasi PLTU Teluk Sirih Sujana. Karena mengadakan pembangkit baru dalam waktu cepat tidak memungkinkan (lantaran menyangkut pembiayaannya yang kuncinya ada di Bappenas, Kementerian ESDM dan DPR) maka pilihan berhemat dan mengalah adalah pilihan paling bijak. Menurut Darnel, yang dia maksud dengan mengalah di sini adalah, agar pelanggan-pelanggan besar (industri) mau membantu masyarakat dengan cara menyalakan pembangkitnya sendiri dan menyetop aliran dari PLN. “Saya dengar PLN Wilayah Sumbar sudah minta PT

Semen Padang mengalah dengan menggunakan pembangkitnya sendiri buat menggerakkan pabrik semen. Sedang daya yang selama ini dipakai PT Semen Padang digunakan untuk menutupi kekurangan pasok PLN ke masyarakat. Itu langkah bagus, tapi sekali lagi tergantung apakah PT Semen Padang mau?” kata mantan Direktur Transmisi dan Distribusi PLN itu. Pilihan kedua adalah dengan cara berhemat. Masyarakat memang diajak untuk bisa belajar mengkalkulasi kebutuhan listrik rumah tangga dengan baik. Ini memang pekerjaan sosialisasi, pekerjaan pulic relation yang didorong bersama-sama oleh PLN dan pemerintah di daerah. Darnel mencontohkan peristiwa sepuluh tahun silam di New York ketika tiga hari listrik megapolitan itu mati. Pers menyebutnya dengan istilah doomsdsay. Tapi orang tertinggi di New York, Bloomberg malah minta maaf kepada rak-

yatnya atas kejadian itu. Ia menganjurkan agar rakyat mau menerima kenyataan ini dan mau menghemat pemakaian energi listrik separuh dari biasanya. “Padahal Consolidated Edison Co (PLN nya New York) lah yang mesti meminta maaf dan menganjurkan pelanggan pakai separuh daya,” kata Darnel. Itu artinya, ajakan untuk berheman mesti datang dari pemerintah. Karena itu Bloomberg sebagai Walikota mengajak rakyatnya untuk berhemat,” kata dia. Persoalan krisis listrik di Sumatera ini memang bisa diselesaikan sejenak dengan PLT Teluk Sirih. Tapi ke depan pertumbuhan pesat di pulau ini akan menuntut pertumbuhan pembangkit listrik yang juga cepat. Kata anggota Dewan Energi Nasional itu, pemerintah daerah dan para anggota DPR dari Sumatera mesti ikut mendorong pengalokasian anggaran bagi pembangunan pembangkit baru di Sumatera. (eko)

KPK: Mobnas ................. Dari Halaman. 1 salah satu bentuk penyalahgunaan wewenang alias korupsi. “Pemakaian mobnas untuk mudik lebaran (termasuk) abuse of power (penyalahgunaan wewenang), abuse of amanah (penyalahgunaan amanah), masyarakat bisa melaporkan (ke KPK),” kata Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas dalam jumpa pers di kantor KPK, Jakarta, Rabu (31/7). Busyro menuturkan, Pemda yang menyetujui PNS-nya menggunakan mobil dinas untuk mudik, adalah hal yang tidak benar. Menurutnya, tujuan penggunaan mobil dinas adalah untuk melayani masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi pejabatnya. Pemakaian mobil dinas untuk mudik semakin diperparah jika para PNS meminta biaya bahan bakar dari kantor. Busyro menegaskan, hal itu adalah salah satu bentuk korupsi yang dilakukan penyelenggara negara. “Itu sudah korup berapa pun jumlahnya,” jelasnya. Dikatakan Busyro, KPK telah mengirimkan surat edaran kepada seluruh seluruh institusi pemerintahan agar pejabatnya tidak menerima pemberian dalam bentuk barang atau fasilitas, seperti penggunaan mobil dinas untuk mudik. Ia meminta agar institusi pemerintah ini merespon surat edaran KPK. “Fasilitas juga bisa misalnya bepergian ke luar negeri atau ke luar kota itu difasilitasi, itu juga nggak boleh. Karena itu kalau ada institusi yang mendukung pegawainya menggunakan mobil dinas plat merah untuk pulang mudik, itu nggak benar,” tegasnya. Jokowi Izinkan Sebelumnya, Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Fauzi Bahar, memperbolehkan PNS membawa kendaraan dinas untuk mudik lebaran ke kampung halamannya. “Saya memperbolehkan pejabat Pemko menggunakan mobil dinas untuk berlebaran ke kampung

halamannya, ini cara membantu mereka bertemu keluarganya,” katanya. Alasan lainnya jika mobil dinas tidak dipakai dan ditinggalkan di rumah atau kantor banyak dampaknya, bisa hilang dan bisa rusak. “Nanti kalau tidak dihidupkan mesinnya selama liburan lebaran itu, nanti mesinnya bisa rusak,” tuturnya. Ada sekira 150 unit mobil dinas yang digunakan kendaraan operasional Pemko Padang untuk bekerja. Tahun lalu Fauzi Bahar juga mengizinkan mobnas tersebut untuk mudik lebaran. Sama dengan Fauzi Bahar, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, menyatakan PNS bisa menggunakan mobil dinas selama mudik. Padahal tahun-tahun sebelumnya pejabat dan PNS di lingkungan Pemprov DKI tidak boleh mudik dengan menggunakan mobil dinas. Jokowi, mengisyaratkan pejabat bisa menggunakan mobil dinas selama mudik, meskipun dengan syarat yang cukup ketat. “Ya, tapi dengan aturan,” ujar Jokowi. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama mengatakan, PNS DKI Jakarta boleh menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran ke kampung halaman. Alasannya, hal itu dapat mengurangi pembelian mobil pribadi. “Buat Lebaran boleh,” kata Basuki beberapa waktu lalu. Senada dengan itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu mengizinkan para pejabat di lingkungan Pemkab Indramayu menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran. “Silakan digunakan (mobil dinas), tapi dengan syarat tertentu,’’ ujar Sekda, Ahmad Bahtiar. Bahtiar menyebutkan, syarat itu di antaranya bahwa mobil dinas harus tetap menggunakan plat merah. Karenanya, Mobnas wajib menggunakan BBM jenis pertamax dan pembeliannya pun harus dari kantong pribadi.

Bahtiar menjelaskan, diizinkannya penggunaan mobil dinas untuk mudik dimaksudkan agar para pejabat itu dapat kembali bekerja dengan tepat waktu. Dengan demikian, mereka bisa segera memulai aktivitas saat kembali masuk kerja. Gamawan Melarang Sikap Jokowi, bertentangan dengan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang melarang penggunaan mobil dinas untuk keperluan pejabat dan PNS berlebaran. Mendagri Gamawan Fauzi mengingatkan agar mobil dinas tidak digunakan untuk kepentingan mudik, karena peruntukan mobil dinas itu untuk keperluan pekerjaan. “Prinsipnya penggunaan untuk keperluan mudik keluarga tidak boleh. Mobil dinas itu tentu untuk mendukung kegiatan dinas. Aturannya sudah jelas seperti itu, maka jangan ditawar lagi,” kata Gamawan di Kemendagri, Rabu (31/7) siang. Gamawan menambahkan, kalaupun masih ada penggunaan kendaraan dinas di luar hari waktu kerja, tentu harus ada pengaturannya. Bila di daerah maka kewenangan kepala daerah untuk mengaturnya, misalnya untuk kebutuhan darurat. Namun jangan sampai aturan tersebut melanggar aturan yang lebih tinggi. “Ya jangan sampai dengan berbagai alasan dibolehkan, padahal hal itu melanggar aturan yang lebih tinggi, melanggar Keppres misalnya. Juga optimalkan fungsi DPRD daerah terkait untuk ikut mengontrol penggunaan mobil dinas yang termasuk aset daerah. Bisa juga melibatkan LSM untuk mengawasi,” tegasnya. Jadi soal sanksi bagi pelanggar di daerah, Gamawan menyerahkan ke daerah. “Tidak semuanya harus pemerintah pusat,” tegas mantan Gubernur Sumatera Barat tersebut. (h/dn/mdk/rol)

secara otomatis dunia parwisata juga akan turut berkembang pula. Selain itu, ia juga mengajak putra, dan generasi muda Sumbar, untuk terus berkarya. Sehingga, di masa yang akan datang, Sumbar bisa menjadi ikonnya Pulau Sumatera. Lanjutnya lagi, meskipun Premier Basko Hotel ditangani oleh putra dan putri Minang, namun, hotel berbintang lima satu-satunya

di Sumatera Barat ini bisa membuktikan bahwa putra dan putri daerah bisa mengelola perhotelan dengan baik. “Buktinya, dalam tahun ini saja, Premier Basko Hotel bisa meraih dua penghargaan. Karena, kami dari manajemen Premier Basko Hotel selalu menanamkan prinsip “No Superman, No Super Women, yang ada hanya super tim,” tukasnya. Premier Basko Hotel memang

menjadi pilihan bagi kalangan eksekutif, pengusaha dan para pejabat yang ingin menginap dan menggelar pertemuan, seminar dan lainnya di Kota Padang. Selain letaknya yang sangat strategis, berdampingan dengan Basko Grand Mall, fasilitas yang dimiliki oleh hotel ini terlengkap dan memang high class. Sehingga memberikan kenyamanan, keamanan dan kepuasan bagi para pengunjung. (h/wis)

Empat Orang .................. Dari Halaman. 1 ini, empat warga non-Muslim menjadi mualaf atau memeluk agama Islam. Salah seorang di antaranya adalah Prince Thank God Asselemy, kewarganegaraan Nigeria. Prince Thank God Asselemy resmi memeluk Islam setelah membacakan dua kalimat syahadat yang dipandu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar Buya Syamsul Bahri Khatib, disaksikan jemaah Masjid Nurul Iman Padang usau salat Zuhur, Rabu (31/7) kemarin. Sebelumnya juga masuk Islam Hendra Zebua warga Sebarang Pebayan Padang Selatan, Nasril Efendi warga Mentawai, Suriyani Laia warga Seberang Palinggam. Mereka masuk Islam sepanjang Ramadan dan bulan Juli ini di Masjid Nurul Iman. Ketua MUI Sumbar, Syamsul Bahri Khatib saat ditemui Haluan di Masjid Nurul Iman menyatakan

Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan bulan meningkatkan Iman bagi kaum muslim. Hal itu juga terjadi bagi non-muslim yang pindah agama ke agama Islam. Jelang Ramadan hingga Ramadan sampai saat ini ia mengislamkan empat orang non-muslim. “Mereka mengaku masuk Islam karena mendapat hidayah di saat Ramadan. Dengan kemauan sendiri dengan ikhlas ingin pindah ke agama Islam. Selain itu, juga karena ingin menikah sebagai penyebabnya. Namun hal itu merupakan hidayah yang nyata” katanya. Di tempat yang sama Prince Thank God Asselemy menyatakan, bahwa ia telah mempelajari Islam sebelumnya. Dan baru pada kesempatan Ramadan ini menyatakan masuk Islam setelah sebelumnya ia melakukan khitan. Selain itu, dikarenakan dalam waktu dekat

ini ia akan menikan dengan gadis muslim. Hal ini merupakan keputusan besar dengan resiko besar, iapun siap menjalani kehidupan secara islami. “Saya bersaksi tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah. Saya ikhlas dan tulus menjalankan Islam dengan menjalankan perintah ajarannya dan menjauhi larangannya. Saya akan senantiasa meninggalkan ajaran agama saya terdahulu, karena masuk Islam tanpa dipaksa dan dibujuk,” ungkapnya. Prince Thank God Aselemy adalah mahasiswa pascasarjana BsC (Hons) Chemical Engineering di Malaysia. Kedua orangtuanya masih beragama Kristen Protestan berada di Nigeria. Dalam waktu dekat ini akan menikah dengan gadis Minang di Padang. Prince sekarang tinggal di Hotel New House Padang. (h/cw-lex)

Sulaman Bordir ............... Dari Halaman. 1 Selain untuk asesoris atau tambahan mempercantik busana, bordir juga mulai “dimainkan” di berbagai jenis bahan dasar untuk keperluan pembuatan mukena, jilbab dan sebagainya. Adalah Sulaman Bordir Rahmat, satu dari sekian banyak usaha bordir di Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang Panjang, yang hingga kini masih eksis melahirkan berbagai jenis produk sulaman dan bordir. Pemilik sulaman, Roslindawati yang ditemui di showroomnya di bilangan Jl Bahder Johan kawasan Simpang Lapan Kota Padang Panjang kemarin mengatakan, usaha sulaman border ini dirintisnya sejak tahun 1985. “Sejak berdiri tak jarang dihantam pasang surut usaha, hingga akhirnya berada di puncak kejayaan dan masa-masa emasnya seperti sekarang,” katanya. Kecintaannya terhadap berbagai jenis hasil karya sulaman dan bordir, merupakan salah satu alasan dirinya untuk tetap bertahan dalam melakoni bisnis tersebut. Bahkan di Kota Padang Panjang sendiri kata Roslindawati, usaha miliknya termasuk yang tertua di tengahtengah kelangkaan usaha tersebut. “Banyak pengusaha yang memang sengaja memilih menutup usaha, karena ketidakpastian pasar dan omzet penjualan. Tapi Alhamdulillah, sampai saat ini saya masih sanggup bertahan, karena memang

sudah memiliki pasar dan pelanggan tersendiri,” ujar Roslindawati. Selain memproduksi sendiri berbagai jenis bahan kain dan produk pakaian jadi yang telah dihiasi dengan beragam motif bordir yang indah dan mempesona, di showroom miliknya itu Roslindawati juga menyediakan beraneka mukena dan jilbab. Baik dengan sulaman dan bordir produksi sendiri, maupun bahan-bahan jadi yang didatangkan dari luar. Roslindawati menggaransikan, jika hasil produksinya merupakan asli pekerjaan tangan manusia (100 persen purely handmade), yang memang dipekerjakan di showroomnya itu. “Kita punya beberapa orang karyawan atau anak jahit sendiri. Sehingga, pelanggan juga bisa dengan leluasa untuk memilih dan memesan sendiri motif-motif yang diinginkan. Setidaknya, ini merupakan salah satu kiat kami untuk memanjakan dan memberikan kepuasan maksimal kepada pelanggan,” pungkas Roslindawati yang diamini suaminya Syafrinal. Berbagai jenis hasil kerajinan sulaman dan bordir tersebut imbuhnya, rata-rata dipesan pelanggan untuk keperluan harian. Seperti halnya kebaya, pakaian wisuda, pernikahan, serta kebutuhan seragam PNS dan perusahaan. Selain itu, permintaan “dadakan” biasanya juga akan menunjukkan grafik peningkatan, terutama jelang masuknya lebaran Idul Fitri atau

Idul Adha. Baik permintaan akan pakaian jadi, mukena, maupun jilbab. “Seperti biasanya, permintaan akan meningkat jelang lebaran seperti saat-saat sekarang ini. Insya Allah, di showroom Sulaman Bordir Rahmat ini, kita siap untuk memenuhi permintaan pelanggan, tentunya dengan kualitas terbaik di kelasnya,” ujar Roslindawati. Menurut Roslindawati, penawaran harga untuk setiap jenis produk yang tersedia di showroom miliknya itu, juga bervariasi sesuai dengan jenis, motif, bahan kain dan ukuran. Dia merincikan, harga satuan untuk setiap produk mulai dari harga Rp70 ribu hingga mencapai harga jutaan rupiah. Selain menyediakan berbagai macam pilihan kain, corak dan motif, Sulaman Bordir Rahmat juga menyediakan beraneka jenis pilihan warna, yang bisa disesuaikan dengan selera pelanggan. “Khusus untuk produk yang dihiasi bordir kerancang dan sulaman, kita menjamin jika pengerjaannya dilakukan oleh tangantangan manusia. Sehingga, kualitas menjadi lebih terjaga dan mutu barang juga lebih tahan lama. Untuk menjawab kebutuhan lebaran tahun ini, kami mengundang anda untuk berkunjung ke showroom kami di Padang Panjang. Insya Allah anda tidak akan kecewa dengan produk yang kami tawarkan,” ujar Roslindawati berpromosi. (ryan syair)

Zakat yang..................... Dari Halaman. 1 mengingat kemiskinan mendekatkan diri pada kekufuran. Kemiskinan pada dasarnya berpangkal pada masalah distribusi kekayaan yang tumpang tindih dan tidak adil. Islam sendiri memiliki metode yang mengatur distribusi ekonomi secara adil yang ditegaskan oleh firman Allah SWT dalam surah Al-Hasyr ayat 7. “Supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu”. Metode tersebut akhirnya diaplikasikan dalam sebuah aksi bernama zakat dan sedekah. Sebuah gerakan yang masuk dalam rukun islam tersebut memiliki peran nyata dalam menunaikan azas keadilan berekonomi. Di Padang dan Sumatera Barat sendiri, metode zakat untuk memberangus kemiskinan sudah gencar dilakukan. Kebijakan pemotongan zakat langsung dari gaji PNS yang dilakukan kepala daerah sudah berlangsung dalam satu dasawarsa terakhir. Tercatat, pemerintah mampu mengumpulkan zakat mencapai miliaran rupiah. Terobosan ini patut diacungi jempol selama penyalurannya bisa memenuhi ketentuan dan kaedah yang ada tercantum dalam Alquran. Tidak hanya mengumpulkan, pendistribusian dan penggunaan zakat tentu menjadi pokok perhatian yang wajib diperhatikan. Yusuf Qardhawi dalam bukunya AlIbadah 1993 disebutkan, zakat merupakan ibadah sosio ekonomi yang memiliki posisi yang sangat penting, strategis dan menentukan. Baik dari sisi doktrin islam, maupun sisi pembangunan ekonomi

umat. Zakat yang tidak hanya menjadi tabungan akhirat bagi pemberi zakat, tapi dari urusan duniawi juga memiliki kekuatan dahsyat dalam membangun umat. Asumsi ini berkembang dari beberapa pokok pikiran diantaranya, terjadi pertumbuhan penduduk akan berimplikasi pada nilai total kuantitatif zakat yang terkumpul. Maka, hal ini juga akan menjadi indikator adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat dari tahun ke tahun. Karena zakat merupakan upaya untuk mengatasi kemiskinan, maka dana zakat tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya konsumtif, karena para fakir dan miskin nantinya hanya menggantungkan harapannya kepada zakat. Dana zakat itu bisa untuk biaya pendidikan orang-orang miskin dan modal usaha. Misalnya, zakat atau sedekah sebesar Rp1 juta yang diberikan kepada satu orang dan digunakan sebagai modal usaha, jauh lebih baik daripada diberikan Rp100 ribu kepada 10 penerima. Dengan berjalannya usaha tersebut, maka si penerima zakat ini berkemungkinan bisa terbebas dari kemiskinan dan tidak lagi menjadi penerima zakat pada tahun berikutnya. Zakat tidak bisa berjalan sendirian dalam upaya menyelesaikan berbagai permasalahan umat terutama di bidang perekonomian. Untuk bisa optimal, pelaksanaan zakat harus sesuai dengan posisinya dalam perspektif ekonomi Islam. Bekerja merupakan keharusan mutlak yang harus dilakukan oleh seorang muslim, guna memperoleh

rezeki yang telah disediakan Allah Swt. (Kasyono SHI, Zakat dan Kemiskinan). Seorang muslim diperintahkan untuk berjalan ke berbagai penjuru dunia untuk meraih rezeki yang halal. Sebagaimana firman Allah swt yang artinya: Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagimu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezekiNya (QS 67:15). Bekerja adalah senjata utama untuk memerangi kemiskinan, modal pokok mencapai kekayaan dan faktor dominan dalam menciptakan kemakmuran dunia. Ini berarti seorang muslim harus memiliki ilmu dan ketrampilan agar dapat bekerja dan membuka lapangan kerja serta menumbuhkan semangat untuk bekerja dan memiliki jiwa entrepreneur. Di Padang, tercatat lebih dari 30 ribu kepala keluarga (KK) masuk dalam kategori miskin. Hal ini terlihat dari penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang digelontorkan pemerintah pusat untuk meredam gejolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak beberapa waktu lalu. Angka tersebut belum mencakup kategori masyarakat yang berada diambang kemiskinan. Belum juga termasuk warga yang luput dari pantauan pemerintah. Saya memprediksi, masyarakat golongan ini berjumlah lebih banyak dari yang tercatat di buku pemerintah. Nah, dengan potensi zakat yang dimiliki Kota Padang, seharusnya angka tersebut bisa dikurangi. Dengan kata lain, dana umat tersebut tidak hanya diberikan tepat sasaran, tapi juga harus tepat guna. (***)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H


KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

9

PARA PENGAMAT KRITIK DPRD

Kunker Diduga untuk Cari Modal PADANG, HALUAN—Kunjungan kerja (kunker) yang rutin dilakukan anggota DPRD Kota Padang, menuai kritikan dari berbagai pihak. Apalagi dalam bulan ini saja, sudah dua kali anggota dewan itu melakukan kunker. Ada pula dugaan, kunker itu untuk mencari modal dalam pertarungan legislatif pada 2014 mendatang. Pengamat politik yang juga Dosen IAIN Imam Bonjol, M Taufik kepada Haluan Rabu (31/7) mengatakan, pelaksanan kunker diatur dalam undang-undnag. Persoalannya, apakah kunker atau studi banding yang dilakukan anggota dewan itu membuahkan hasil. Ia mencontohkan, kunker yang dilakukan ke Solo dan sekitarnya tentang pelayanan publik. Setelah kunker, apakah ada perubahan pelayanan publik di Kota Padang. Kesemrawutan dan ketidakjelasan layanan publik malah semakin menjadi. “Hampir setiap periode ada kunker. Seperti ke Solo yang terkenal dengan layanan publiknya yang cukup baik. Meskipun telah melakukan kunker ke sana, namun perubahan layanan publik di Kota Padang belum terlihat,” ujarnya.

Jadi, intinya harus ada hal yang berubah setelah pelaksanaan kegiatan itu. Perubahan yang dimaksudkan adalah perubahan yang lebih baik. Bukan hanya sebatas kebijakan, tapi memang berubah dalam pelaksanaanya. Terkait ada dugaan kunker anggota dewan tersebut untuk mencari modal karena tahun depan akan ikut Pileg. Taufik beranggapan, hal itu bisa saja terjadi dan mereka lakukan. Pasalnya dari pengamatannya, belum terjadi perubahan yang positif dari kunker yang selama ini mereka lakukan. Bahkan ia menilai, kalau kunker atau studi banding dan sejenisnya merupakan cara anggota dewan mengambil uang negara dengan cara legal. Legal disini maksudnya, karena kegiatan kunker dan sejenisnya itu memang diperbolehkan. “Dugaan negatif bisa saja muncul, karena kinerja yang dilakukan anggota DPRD

dilihat langsung oleh masyarakat,” katanya. Begitu juga dengan Pengamat Kebijakan Publik yang juga Dosen UNP, Eka Vidia. Menurutnya, kunker itu pada prinsipnya membandingkan. Misalnya satu Ranperda yang akan dibuat, perlu pandangan dan pemahaman tambahan sebelum menjadikan Perda. Untuk itu perlu dilakukan kunker atau studi banding. Ia menegaskan, tidak seluruhnya harus di lakukan dengan kunker. Jika rancangan sudah jelas dan dinilai tidak ada persoalan, maka bisa dilakukan pembahasan. “Jangan selalu kunker untuk membandingkan. Bisa dilakukan pembahasan dengan mengundang yang ahli atau pakar,” ujarnya. Dari pandangannya, jika ada tanggapan negatif kunker yang dilaksanakan anggota DPRD ini memang wajar. Meskipun belum memiliki data pasti, tapi dugaan kunker hanya menghamburkan uang bisa dibenarkan. “Sewajarnya harus ada perubahan yang dirasakan. Bukan sekedar kunker saja. Jika itu yang dilakukan maka akan timbul pandangan buruk pada anggota dewan ini,” ujarnya. (h/ade)

MENINJAU — Wakil Walikota Padang, Mahyeldi meninjau pembangunan pusat pemerintahan Kota Padang di Aia Pacah, Rabu (31/7). HOLY ADIB

PENEMPATAN BALAIKOTA DIUNDUR OKTOBER

Pembangunan Sudah 95 Persen PADANG, HALUAN—Pusat pemerintahan Kota Padang di Aia Pacah, awalnya dijadwalkan dapat digunakan pada Agustus. Kemudian ditunda sampai September Karen amasih belum rampung pembangunannya. Namun ketika ditinjau kembali oleh Wakil Walikota Padang, Mahyeldi pada Rabu (31/7), gedung itu agaknya belum bisa digunakan September. Diperkirakan, bangunan baru tersebut baru bisa digunakan pada Oktober mendatang. “Kita berharap gedung baru ini dapat kita ditempati pada bulan September. Namun melihat kondisinya di lapangan, kita diperkirakan gedung ini baru dapat

digunakan pada Oktober. Meski begitu, kita usahakan secepatnya penyelesaian gedung ini,” ujar Mahyeldi saat meninjau pembangunan Pusat Pemerintahan Kota Padang di Aia Pacah, Rabu (31/7). Sementara itu, Dona, Bagian Teknis PT PP (Pembangunan Perumahan), kontraktor yang menangani pembangunan gedung tersebut mengatakan, pembangunan gedung sudah sekitar 95 persen. Saat ini tinggal penyelesaian akhir saja, seperti lantai, plester, cat, lampu dan kelengkapan lainnya. “Bangunan sudah 95 persen realisasinya. Tinggal finishing lantai, plester, cat, lampu dan sebagainya,” katanya.

Pada kesempatan itu, puluhan pekerja proyek pembangunan gedung sudah pulang ke kampung halamannya. Kepulangan pekerja tersebut akan berdampak pada bertambah lamanya penyelesaian pembangunan.

Menurut Dona, mereka akan kembali seminggu setelah lebaran. “Sebagian pekerja memang ada yang pulang, namun sebagian lagi masih terus bekerja, bahkan lembur sampai jam 12 malam,” jelasnya. (h/mg-dib)

>> Editor : Devi Diany

Penata Halaman: Syahrizal


10 PA D A N G LINGKAR Masyarakat Agar Segera Bayar Zakat Fitrah PADANG, HALUAN—Zakat fitrah merupakan kewajiban umat muslim yang ditunaikan sebelum Idul Fitri. Untuk itu, masyarakat diharapkan menyegerakan membayar zakar fitrah kepada orang yang berhak menerima zakat (mustahik). Karena sampai hari ini, masih beberapa orang saja yang sudah membayar zakat fitrah. Golongan yang berhak menerima zakat tersebut adalah fakir, miskin, mualaf, budak, orang yang berhutang, orang yang berjuang di jalan Allah (fisabilillah), orang yang dalam perjalanan (musafir), pengumpul dan manajemen zakat (amil). Kepala Kementerian Keagamaan Kota Padang, Yetrizal Khatib kepada Haluan kemarin mengatakan, puasa tinggal beberapa hari lagi. Masyarakat diingatkan untuk segera membayarkan zakat fitrah. “Zakat fitrah itu nilainya bervariasi, disesuaikan dengan kualitas beras yang dikonsumsi. Bila dikelompokkan terdiri dari 3 kategori, yaitu kelas satu Rp30.000, kelas dua Rp27.500 dan kelas tiga Rp25.000,” katanya. Lebih cepat pembayarannya dilakukan, maka dampaknya tentu lebih baik. Sehingga golongan yang berhak menerima zakat sama-sama dapat merasakan kebahagiaan di saat Lebaran. Karena zakat fitrah adalah penyucian terhadap harta dan jiwa sebelum Idul Fitri. Terpisah, Kepala Sekretariat Masjid Nurul Iman, Djamaluddin Djamal menyatakan, telah membentuk panitia pengumpul zakat fitrah. Namun sampai saat ini, baru hitungan jari saja masyarakat yang telah membayarkan zakat fitrah. Sehingga kerja panitia pengumpul zakat belum berjalan maksimal. “Bagi warga yang ingin membayar zakat fitrah dapat membayarkan kepada panitia yang ada. Biasanya tiga hari sebelum lebaran warga berduyun-duyun membayar zakat fitrah,” katanya. Kemenag Sumbar Salurkan Zakat Maal Sementara itu di tempat terpisah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar bekerja sama dengan Kanwil Kanwil Kemenag Sumbar, menyalurkan zakat maal kepada para mustahik di lingkungan Kanwil Kemenag, Rabu (31/7). Zakat yang dikumpulkan dari PNS Kemenag Sumbar itu diserahkan Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Ismail Usman didampingi Kabid Penais Zawa, Maswar dan Kasubag Humas HM.Rifki kepada Baznas Sumbar. Kemudian Baznas diserahkan lagi kepada mereka yang berhak menerimanya. Para penerima zakat yang juga berasal dari lingkungan Kemenag Sumbar ini menerima 43 paket Lebaran. Masingmasing paket nilainya Rp250.000. Zakat maal dari PNS Kanwil Kemenag Sumbar jumlah meningkat signifikan tahun ini. Karena itu, Baznas memberikan porsi untuk menyantuni mustahik dari lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar. (h/cw-lex/vie)

SEMARAK RAMADAN

Pemko Gelar MTQ Antar SKPD PADANG, HALUAN—Sebanyak 56 SKPD di lingkungan Pemko Padang mengikuti lomba MTQ antar SKPD. Peserta adalah perwakilan dari masing-masing SKPD yang sudah diseleksi sebelumnya. Lomba tersebut bertujuan untuk menyemarakkan Ramadan sekaligus ajang silaturahmi antar sesama SKPD. “Dengan lomba MTQ ini, kita berharap membaca Alquran itu menjadi kebiasaan di kalangan PNS dan menyemarakkan kantor dengan ayat-ayat Tuhan,” ujar Wakil Walikota Padang, Mahyeldi saat membuka Lomba MTQ tersebut, di bakal musala pusat pemerintahan Kota Padang, Rabu (31/7). Untuk menilai penampilan peserta, ditunjuk 3 orang juri yang diketuai Wardas Tanjung. Ketigahakim tersebut sudah bersertifikat Sumatera Barat. Mereka akan menilai beberapa kriteria, yakni tajwid, lagu, suara dan kefasihan melafalkan huruf. Selain itu, untuk menyemarakkan Ramadan, Pemko Padang juga akan mengadakan Lomba Cerdas Cermat antar santriwan/santriwati pesantren Ramadan se-Kota Padang. Menurut Kabag Kesra Kota Padang, Al Amin, lomba akan dimulai pada 10 Agustus mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan keagamaan yang dilakukan selama ini. “Lomba cerdas cermat nantinya akan diikuti 11 kecamatan. Masing-masing kecamatan mengirim 1 siswa SD, 1 siswa SMP, dan 1 siswa SMA. Jadi masingmasing kecamatan mengirimkan tiga perwakilan,” jelasnya. Pemenang lomba MTQ dan Cerdas Cermat juara 1, 2, dan 3 akan mendapatkan hadiah berapa sejumlah uang tunai dan tropi. (h/mg-dib)

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

Pansus Siloam Belum Bekerja PADANG, HALUAN—Hingga kini, panitia khusus (pansus) DPRD Kota Padang tentang pembangunan Rumah Sakit Siloam belum pernah bekerja. Alasannya banyak agenda lain yang lebih penting dibahas.

SUDAH LEBARAN —Suasana puasa di Pasar Raya Padang sama sekali tidak terasa, karena sebagian besar pengunjung dan pedagang tidak berpuasa. Mereka makan dan minum sesukanya, Rabu (31/7). OOS

MAKAN DAN MINUM TERANG-TERANGAN

Pasar Raya Sudah ‘Lebaran’ PADANG, HALUAN—Saling menghormati di bulan puasa di Kota Padang, agaknya sudah tidak ada lagi. Sepuluh hari jelang Lebaran, suasana di Pasar Raya Padang benar-benar tak seperti bulan puasa. Orang makan dan minum sesuka hati saja. Tidak terlihat rasa segan atau malu. Mereka tidak peduli perasaan orang lain yang sedang berpuasa. Pedagang makanan dan minuman pun juga leluasa menggelar dagangannya. Ada penjual pop ice dan sala lauak Piaman yang bisa ditemui di bundaran Aia Mancua. Padahal detik-detik penghabisan Ramadan ini merupakan ladang pahala puasa. Tetapi masyarakat sepertinya menyangka Lebaran sudah tiba. Seyogyanya, Lebaran hanya bagi orang yang berpuasa saja.

Sebab, arti dari lebaran itu sendiri selesai dari melaksanakan ibadah puasa. Tetapi yang terjadi, orang malah berlomba-lomba mencari rezeki dan tidak ada penghormatan untuk mereka yang berpuasa. Lebih anehnya lagi yang tidak menghormati itu justru umat Islam yang menggunakan hijab. Semoga saja itu tidak disengaja. Salah seorang penjual pop ice, Asni berujar, bahwa dia menjual dagangan pelepas dahaga itu untuk orang yang tidak berpuasa. Contohnya untuk wanita yang sedang haid. Sehingga kewajiban berpuasa tidak ada padanya. Kalau lelaki yang membeli dagangannya itu tergantung dosanya si lelaki tersebut. “Saya hanya mencari rezeki saja, terlepas dari siapa yang

membeli. Kalau bagi cewek semua orang sudah maklum. Kalau cowok yang membeli itu dosanya tanggung sendiri,” kilah Asni. Mungkin banyak pedagang lainnya yang berpikiran seperti Asni. Dengan berpijak kepada rezeki saja, kewajiban dan saling menghormati sudah tidak ada lagi. Padahal, Kota Padang yang katanya mayoritas umat Islam malah mengabaikan dan acuh tak acuh dalam menjalankan ibadah puasa itu. Fenomena yang ditampilkan tidak itu saja. Pedagang makanan yang awalnya ditutupi kelambu sehingga disebut warung kelambu, sudah mulai terbuka. Secara terang-terangan mereka menjual nasi atau ampera, seperti Ampera Mak Uwo.(h/cw-oos)

Hari Ini, Angkutan Lebaran Uji Kelaikan PADANG, HALUAN—Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Padang menurunkan 160 personel untuk pengamanan angkutan lebaran. Mereka mulai bekerja efektif mulai H-7 sampai H+7 dan tersebar pada tiga titik, masing-masing Pos TPR Lubuk Buaya, terminal Truk Koto Lalang dan Pelabuhan Penyeberangan Bungus. Personil yang dikerahkan tersebut antara lain jajaran Bidang Pengendalian Operasional 33 orang, Bidang Angkutan 13, Bidang Laut 10, Bidang Lalu Lintas 12, Sekretariat 7, UPT Terminal Angkutan Barang 32, UPT Terminal Angkutan Kota 12, UPT Perparkiran

10, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor 21 dan PUT Pelabuhan Penyeberangan Bungus 10 orang. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kota Padang, Raju Minrova Caniago usai apel pagi, Rabu (31/7) mengatakan, pengamanan angkutan Lebaran itu mulai berlaku hari ini Kamis (1/8). “Seluruh personel yang diturunkan itu akan melaksanakan tugasnya, mulai dari uji kelayakan angkutan darat yang berjumlah 1.366 armada dan angkutan laut khusus Mentawai 2 armada, serta tes urine sopir angkutan lebaran tersebut,” kata Raju. Kegiatan pengamanan arus

mudik dan balik ini akan bergabung dan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk saat melakukan uji petik ulang (Kir) bagi angkutan penumpang, Angkutan Kota Dalam Propinsi (AKDP) pada 3 lokasi, yaitu Pos TPR Lubuk Buaya, terminal Truck Koto Lalang dan Pelabuhan Penyeberangan Bungus. Pihaknya juga akan melaksanakan tes urine dan kesehatan para pengemudi angkutan umum bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang dan Badan Narkotika Padang. Selain itu mendata dan memonitor jumlah kendaraan dan penumpang yang masuk dan keluar Kota Padang H–7 sampai H+7.(h/cw-oos)

Pimpinan DPRD Kota Padang menjanjikan, pansus akan menuntaskan persoalan pembangunan Rumah Sakit Siloam seminggu setelah Idul Fitri. “Insya Allah, kalau tidak ada halangan pansus akan menuntaskan persoalan Rumah Sakit Siloam ini seminggu setelah Idul Fitri,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Budiman kepada Haluan, Rabu (31/7). Karena begitu banyaknya agenda lain yang lebih penting dibahas dewan, sehingga kasus Siloam belum bisa dibahas. Sebab DPRD diberikan tenggat waktu untuk pembahasan LHP BPK. Namun DPRD berjanji akan menuntaskan persoalan Rumah Sakit Siloam itu. Pihaknya akan memanggil pihakpihak terkait khususnya yang telah memasukkan surat

pengaduan ke DPRD Kota Padang, seperti MUI, Walikota Padang, tokoh masyarakat dan lainnya. Sementara itu Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Muharlion yang juga tergabung dalam Pansus Siloam mengakui, memang Pansus sejak terbentuk sampai kini belum pernah bekerja. “Pansus Siloam memang belum pernah bekerja. Karena padatnya agenda APBD yang lebih penting dan harus segera diparipurnakan. Ditambah lagi agenda kunjungan kerja anggota dewan dan target penyelesaian KUA-PPAS,” katanya. Namun dia yakin, tanggal 11-12 Agustus mendatang pansus sudah mulai membahas dan bekerja. Tetapi jadwal pastinya pimpinan yang memutuskan. (h/ade)

JELANG LEBARAN

Masjid Mulai Sepi PADANG, HALUAN—Semakin mendekati Lebaran, semangat beribadah masyarakat terus menurun. Hal itu terlihat dengan semakin berkurangnya jamaah salat tarwih. Begitu pula saat salat Subuh. Jamaah yang masih rajin ke masjid umumnya didominasi para orang tua lanjut usia. Dari pantauan Haluan di sejumlah masjid ketika saat salat tarwih, jamaah hanya beberapa baris saja. Tidak seperti sepuluh hari pertama saat Ramadan. Kala itu, masjid dan musala sangat ramai, baik kaum muda maupun tua serta anak-anak. Saking ramainya, mereka terpaksa salat di teras masjid. Kepala Sekretariat Masjid Nurul Iman, Djamaluddin Djamal saat ditemui Haluan kemarin mengatakan, penurunan jumlah jamaah itu disebabkan karena beberapa faktor. Seperti banyaknya masjid dan musala yang berdekatan. Sehingga masyarakat lebih memilih masjid atau musala yang lebih dekat dari rumahnya. Sehingga masjid besar seperti Nurul Iman, jamaahnya menjadi berkurang. “Jamaah Masjid Nurul Iman menurun hingga 30

persen dibandingkan saat awal Ramadan dan pertengahan Ramadan. Mungkin saja masyarakat disibukkan dengan aktivitas berbelanja jelang lebaran dan mempersiapkan aneka kue lebaran,” jelasnya. Selain itu, penurunan jumlah jamaah jelang Lebaran ini juga disebabkan penurunan kualitas iman. Masyarakat lebih suka menyibukkan diri dengan aktivitas duniawi. Hal tersebut juga terjadi pada tahun sebelumnya. Padahal Nabi Muhammad SAW menyatakan, bahwa 10 hari terakhir Ramadan adalah momen ibadah menjauhkan diri dari siksa api neraka. Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Padang, Yetrizal Khatib menyatakan, penurunan jumlah jamaah tidak signifikan. Ia menyadari, memang ada jamaah masjid dan musala yang menurun. Tapi penurunan tersebut tidak mengurangi semarak beribadah disaat Ramadan. “Memang ada beberapa masjid dan musala yang jumlah jamaahnya menurun. Namun di beberapa tempat lainnya jumlah jamaah masjid dan musala masih stabil,” ungkapnya. (h/cw-lex)

SELAMA LEBARAN

Waspadai Kebakaran dan Pencurian PADANG, HALUAN—Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budhi Erwanto, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kebakaran menjelang Idul Fitri 1434 Hijriah. “Saya berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Karena saat Lebaran sering terjadi kebakaran,” kata Budhi Erwanto kepada Haluan kemarin (31/7). Ia menjelaskan, bentuk kewaspadaan antara lain memastikan kompor telah dimatikan selesai memasak, menjauhkan bahan-bahan mudah terbakar, mematikan alat-alat listrik dan memperbaiki instalasi listrik yang sudah lapuk dan yang telah rusak. Selain itu mengisi air ke kolamkolam di sekitar rumah, sehingga airnya bisa digunakan saat terjadi kebakaran. Dia mengatakan,

selama Januari hingga Juli 2013, sebanyak 185 kasus kebakaran terjadi di Kota Padang dengan kerugian ditaksir Rp9,75 miliar. Selain waspada kebakaran, tambah Budhi, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan pencurian saat mudik. Ini mengingat bahwa kasus pencurian sangat tinggi jelang Lebaran dan selama mudik Lebaran. Karena rumah banyak ditinggalkan pemiliknya yang pulang kampung. “Titipkan rumah ke tetangga agar kebakaran dan pencurian tidak terjadi,” katanya. Untuk mengatasi kasus tersebut, pihaknya telah menyampaikan imbauan ini kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. (h/hri)

>> Editor: Devi Diany

>> Penata Halaman: Syahrizal


11

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

LINT AS NAGARI LINTAS BAZDA Santuni 2.120 Dhuafa PASBAR, HALUAN — Untuk membahagiakan fakir miskin di Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kabupaten Pasaman Barat memberikan bantuan kepada 2.120 kaum dhuafa sePasbar. Mereka terdiri dari 10 orang perjorong. Pemberian bantuan atau zakat Rp 500 ribu perorang tersebut sudah dimulai beberapa waktu lalu. Bupati Pasbar, H. Baharuddin R yang memberikan langsung kepada penerimanya. Rabu lalu giliran 420 warga miskin asal nagari di Kecamatan Lembah Melintang dan Kecamatan Koto Balingka, yang mendapat santunan itu. Sebelumnya juga sudah dilaksanakan di Kecamatan Kinali, Sasak, Pasaman, Luhak Nanduo, Pasaman, Gunung Tuleh dan Sungai Aua. Saat menyerahkan bantuan zakat itu, Bupati menyampaikan harapannya, agar seluruh masyarakat bersedia berbagi kebahagiaan, antara simiskin dan sikaya. Karena hal itu juga kewajiban bagi umat Islam, yang sangat singkron dengan Visi Misi membangun Pasbar di atas tadah agama untuk kemaslahatan umat dunia dan akhirat. “Kita harus berbuat banyak, agar tidak ada warga Pasbar yang ‘menangis’ di Hari Raya Idul Fitri nanti. Dari Bazda sudah berupaya untuk memberikan bantuan terhadap sejumlah fakir miskin di setiap kejorongan di kabupaten kita ini, selanjutnya para warga juga jangan lupa untuk menunaikan zakat fitrahnya”, sebut H. Baharuddin. Dengan adanya perhatian masyarakat dan pemerintah terhadap masyarakat miskin, akan sangat membantu mereka dalam mencukupi kebutuhan rumah tangganya. Hendaknya, hal itu bukan saja pada saat lebaran saja, tetapi juga dihari-hari biasa. Sehingga, motivasi simiskin ataupun modal hidupnya terjamin. Demi memaksimalkan perhatian terhadap warga miskin di Pasbar, kedepan ia sebagai bupati akan memaksimalkan pendapatan yang lebih pada Bazda, sehingga dapat menyalurkan zakat lebih banyak terhadap fakir miskin tersebut. Penyerahan zakat melalui Bazda itu selain langsung oleh H. Baharuddin, R, juga didampingi Ketua Bazda H. Nofdinal Yefri, Sekretaris H. Getri Hardenis, dan pengurus lainnya. (h/dka)

SUARA JORONG Warga Bandarjo Antusias Dukung Pesiapan MTQ PASBAR,HALUAN — MTQ Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan dihelat di Kabupaten Pasaman Barat tahun ini mendapat dukungan dan antusiasme besar dari lapisan masyarakat. Seperti masyarakat Jorong Bandarjo, Nagari Lingkung Aua, Kecamatan Pasaman. Alek gadang itu, sudah mereka nantikan, sebagai salah satu lokasi tempat pelaksanaan lomba, masyarakat Jorong Bandarjo sudah mempersiapkan diri. Baik kesiapan masyarakat menyambut tamu yang akan datang maupun kesipana lingkungan, seperti menjaga fasilitas dan kebersihannya. Begitu disampaikan Kepala Jorong Bandarjo, Inmasdiono kepada Haluan kemarin di Bandarjo. Ia katakan, antusiasme masyarakat tersebut ditunjukkan dengan kemauan masyarakat melakukan swadaya untuk membangun jorong itu. Kendati demikian, untuk kesiapan helat itu masih ada juga kendala. Yakni kondisi Masjid Raya Almukhlisin yang masih memprihatinkan. Padahal masjid itulah yang nanti salah satu masjid tempat pelaksanaan lomba. Menurutnya, masjid tersebut masih membutuhkan uluran tangan untuk menyelesaikan pembangunnya. Kondisi saat ini, lantai masih coran, flapon belum ada. Begitu juga dengan cat dan keindahan masjid itu pada bidang lainnya. “80 persen pembangunan masjid ini dari swadaya masyarakat, sudah sekitar Rp 1 miliar lebih dana yang sudah terbangunkan,” ujar Kepala Jorong. Lebih lanjut disampaikan, swadaya masyarakat untuk pembangunan masjid itu hingga sekarang terus berjalan. Setiap bulan, petugas kejorongan dan pengurus masjid meminta sumbangan dari warga Bandarjo.” Alhamdulillahh, banyak juga warga Kecamatan Pasaman yang berinfak ke masjid itu,” lanjutnya. Namun bila ditunggu dari swadaya itu saja, akan terlambat proses pembangunan masjid tersebut selesainya. Sementara mengingat pelaksanaan MTQ tinggal sebentar lagi. “Untuk itu, kita dari Jorong Bandarjo meminta uluran tangan pemerintah ataupun pihak-pihak lain, donatur agar persepatan pembangunan Masjid Almukhlisin cepat terelesiasi. “Kita sangat berharap, apalagi keberadaan masjid ini sangat penting bagi masyarakat Bandarjo, ini masjid raya Bandarjo. Apalagi untuk MTQ nanti, suksesnya pelaksanaan kalau tempatnya bagus, fasilitas mantap, sukses di jorong sukses pula di kabupaten,” timpal Inmasdiono.(h/dka)

RAMADAN BERTABUR BERKAH UNTUK MASYARAKAT

Tiap Hari Ada Buka Bersama di Kediaman Bupati Pasbar PASBAR, HALUAN — Masyarakat Kabupaten Pasaman Barat di bulan suci Ramadhan 1434 hijriyah ini bertabur berkah. Hari kemenangan itu memang dirasakan, selain puasa dan tarawih yang berjalan dengan khusuk serta aman. Juga perhatian pemerintah daerah yang begitu besar terhadap masyarakatnya di bulan ini. Bupati Pasaman Barat, Drs. H. Baharuddin R, MM setiap hari menggelar buka bersama di kediamannya, rumah dinas Bupati. Seluruh komponen masyarakat Pasbar diundang bergilaran berbuka puasa di kediaman bupati. Momen itu sebagai ajang silaturhami dengan Bupati serta para pejabat daerah lainnya. Momen bertatap muka langsung dengan pemimpin daerah Pasbar. Sedangkan bagi pemerintah daerah, momen itu menjadi jadwal untuk dekat dengan masyarakat. Pantauan Haluan, setiap acara buka bersama di rumah dinas bupati selalu dihadiri undangan dengan ramai. Bahkan, tidak bisa tertampung semuanya di dalam rumah, di halaman juga dipasang tenda. Warga Pasbar menyambut gembira dan antusias setip undangan Bupati itu. Betapa tidak, selain dapat berdampingan dengan bupati untuk buka bersama, setiap yang datang juga diberi bingkisan dari Bupati. Sesuai jadwal yang ada pada bagian rumah tangga rumah dinas bupati, acara buka bersama tersebut akan terus ada hingga akhir bulan Ramadhan. Bupati Baharuddin R kepada Haluan mengatakan, buka bersama setiap hari dikediaman bupati itu adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan pemerintah dengan rakyatnya. Makanya, hal itu rutin dilaksanakan setiap tahun. Seluruh komponen masyarakat di undang, organisasi masyarakat, kelompok-kelopok masyarakat, perangkat pemerintah mulai dari tingkat jorong hingga kabupaten, dai nagari dan juga Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), bahkan hingga ke petugas kebersihan. “Kita ingin bersama-sama dengan masyarakat, merasakan kebahgian yang sama untuk menyambut iduk fitri, hari kemenangan bagi seluruh umat muslimin dunia,” ujarnya. Diakui Bupati, acara buka bersama dikediamannya itu akan terus berlanjut hingga akhir bulan puasa tahun ini. Bahkan, jikapun ada kegiatan safari ramadhan bupati, tetap buka bersama di rumah bupati digelar. Bupati akan berangkat safari ramadhan setelah acara buka selesai. “Kecuali safari ramadhan pemerintah daerah yang sudah dijadwalkan sebelumnya secara resmi, “ jelasnya. Safari ramadhan yang dimaksud adalah tim safari ramadhan Pemda yang mengunjungi sekitar 35 masjid dibagi dalam delapan kelompok. Safari Ramadhan itu juga dalam rangka menyambangi warga Pasbar sekaligus memberikan bantuan kepada masjid yang dikunjungi. Terpisah, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Getris Ardenis mengatakan, undangan buka bersama dirumah Bupati bulan puasa tahun ini sekitar 6200 orang lebih. Mereka terdiri dari unsur masyarakat, ninik mamak, cadiak pandai, bundo kanduang, tokoh masyarakat, pucuk adat, Muspida, Kepala SKPD, petugas kebersihan, sopir dan juga wartawan. “Ini program Pak Bupati, setiap bulan Ramadhan selalu digelar,” tukasnya. (h/dka)

RANGKUL — Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin R merangkul ibu-ibu yang sudah berusia senja, saat pemberian bantuan dan zakat kepada mereka. Bupati berharap, orang-oranf fakir miskin di Pasbar di lebaran ini, merasakan kebahagian yang sama dengan kaum yang lebih berada. Pemerintah daerah mengupayakannya dengan memberikan bantuan. ANDIKA

PERDA HARUS DIPATUHI

Satpol PP Segel Sembilan Ruko PASBAR, HALUAN — Akibat pemilik bangunan melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2012 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Pasaman Barat menyegel 9 pintu Rumah Toko (Ruko) di Kinali. Kepala Satpol PP Pasbar, Abdi Surya kepada Haluan kemarin di kantornya menyebutkan, pemilik bangunan tersebut berinisial “JE”, warga Kinali. Berdasarkan informasi masyarakat, jika ada pembangunan di Kinali yang tidak sesuai dengan aturan dan tidak memperdulikan Perda di Jorong Langgam Sepakat, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Pasbar. Berdasarkan laporan tersebut, petugas Pol PP melakukan pengecekan kelapangan. Dan ternyata benar dan wajib untuk ditertibkan. Dipimpin Kabid Penegak PerundangUndangan Daerah, Syafrizal serta sekitar 10 personil Pol PP dan didampingi Kepala Jorong Langgam mendatangi bangunan itu serta

pemiliknya. “Dilokasi kita langsung konfirmasi kepada pemilik bangunan, ternyata dia tidak bisa menunjukkan dokumen perizinan yang sah. Sehingga kita putuskan, bangunan tersebut disegel,” kata Abdi Surya. Dia katakan, sebelum menuju lokasi penertiban, pihaknya juga sudah terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak jorong, nagari, kecamatan dan juga Linmas. Lebih lanjut ia sampaikan, pemerintah daerah tidak menghalang-halangi setiap pembangunan yang dilakukan masyarakat. Sebab, dengan pesatnya pembangunan yang terjadi juga menandakan kemajuan daerah yang semakin baik. Perekonomian yang lebih baik. Namun, kendati demikian, tentunya dalam melakukan pembangunan ada aturan dan perizinan yang mesti diurus. “Tidak mungkin dibiarkan melakukan pembangunan sembarangan saja tanpa izin, sebab dalam membangun ada pula aturan yang mesti dipenuhi,” timpal Abdi Surya.

Dia katakan, penyegelan yang dilakukan hanyalah bersifat sementara. Pemilik diminta mengurus izin, jika izin sudah keluar segel akan dibuka kembali dan diperbolehkan melanjutkan pembangunan kembali. Aksi penyegelan itu dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah menjalankan peraturan daerah. Dengan adanya penyegelan ini masyarakat harus mengurus IMB sebelum mendirikan bangunan. Dan pihaknya berharap agar penegakan perda dapat dipatuhi oleh setiap masyarakat, kalau masih ada yang mengangkangi perda akan ditindak tegas tanpa tebang pilih. Pihaknya akan terus menegakkan Perda, agar rasa aman tercipta bagi masyarakat. Maka untuk menegakkan perda ini, pihaknya juga telah diperbantukan dalam menjalankan keamanan penertiban masyarakat (Kantibmas), yakni 212 Kepala Jorong dan 424 petugas Linmas yang tesebar di 12 kecamatan yang ada di Pasbar. (h/dka)

JAGA KENYAMANAN BERIBADAH

Polres dan Pol PP Sita 70 Ribu Petasan

ANGGOTA Sat Pol PP Pasbar menyegel ruko yang masih dalam tahap pembangunan, karena tidak memiliki perizinan pembangunan yang lengkap. ANDIKA

DIHADIRI Asisten Bidang Pemerintahan, Sukarni AP, Kabag Humas, Mujiman, karyawan/i Humas Setda Pasbar menggelar buka bersama di salah satu rumah makan di Simpang Ampek, Selasa (30/7). Hal ini sebagai bentuk kekeluargaan dan kekerabatan yang kuat di tim kerja Humas Setda Pasbar. ANDIKA

PASBAR, HALUAN — Dalam menjaga kekhusukan puasa, tarawih serta ketertiban masyarakat, sekitar 70 ribu petasan dan mercon berhasil disita jajaran Polres Pasbar dan Sat Pol PP Pasbar selama bulan Ramadhan tahun ini. Saat ini Barang Bukti (BB) diamankan di Mapolres dan Kantor Sat Pol PP, Pasbar. Kapolres Pasbar, AKBP. Sofyan Hidayat didampingi Kapolsek Pasaman, Saiful Zubir kepada Haluan kemarin di Mapolsek Pasaman mengatakan, keberhasilan petugas dalam merazia petasan dan mercon pantas diberi apresiasi. Pasalnya, sekitar 50 ribu petasan berhasil disita hanya dalam dua hari terakhir saja yakni tanggal 30 dan 31 Juli. Mercon dan petasan tersebut terdiri beragam merek dan bentuk, mulai dari yang kecil hingga ukuran besar. Lokasi razia, mulai dari Pasar Simpang Tiga, Kecamatan Luhak Nan Duo hingga Bundaran Simpang Ampek, Kecamatan Pasaman. Bila ditaksir, harga petasan dan mercon yang disita itu mencapai Rp 35 juta. Dia katakan, razia yang dilakukan adalah dalam rangka penertiban dan menjaga kekhusukan bulan suci ramadan ini dari gangguang-gangguan petasan dan mercon yang menggelegar. Disamping itu, juga sebagai upaya mencegah tejadinya hal-hal kecelakaan yang tidak diinginkan di tengah masyarakat. “Misalnya kebakaran bangunan, terkenan ledakan mercon. Sebab mercon atau petasan itu sangat berbahaya bagi keamanan manusia. Bisa juga mematikan, seperti

bom,” terangnya. Menurutnya, bila dilihat dari jenis mercon dan petasan yang berhasil disita itu, memiliki daya ledak yang tinggi juga. Apalagi ada beberapa jenis mercon dengan ukuran besar. Bila diledakkan bunyinya menggelegar, bahkan bisa merusak bangunan. “Itu kalau tempat peledakannya dilapangan, jika dilokasi perumahan, bisa kebakarn dibuatnya,” tambah Kapolsek Zaiful Zubir. Paham lama, membunyikan mercon atau petasan dibulan puasa dan Ramadan kata Kapolres bukan zamannya lagi sekarang. Generasi muda, mesti didik untuk berprilaku positif. Sehingga dengan demikian, akan tercipta lingkungan yang aman dan nyaman. “Membunyikan mercon dan petasan adalah bentuk kenakalan juga, tugas kita untuk menertibkan, serta mendidiknya,” timpal Kapolres. Terpisah Kasat Pol PP Pasbar, Abdi Surya kepada Haluan mengatakan, pihaknya selama bulan Ramadhan berhasil mengamankan mercon dan petasan sekitar 20 ribu buah, terdiri dari berbagi jenis merek dan bentuk serta ukuran. Senada dengan Kapolres, Abdi Surya juga mengatakan, tujuan razia mercon dan petasan ini dalam rangka menertibkan masyarakat selama bulan ramadhan. Sebab peredaran petasan dan mercon sangat mengganggu kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah puasa dan tarawih. “Kita akan terus memantau peredaran petasan dan mercon di Pasbar, jika terlihat langsung kita sita,” tegas Kasat Pol PP. (h/dka)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Syahrizal


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

Perantau Usulkan Nama Jalan ke Bupati JAKARTA, HALUAN — Perantau Tujuh Koto Talago, Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota yang ada di Jakarta mengusulkan agar nama besar tokoh agama Syekh Abbas Abdullah dan Syekh Abdul Wahid diabadikan sebagai nama jalan utama di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota. Usulan itu, akan disampaikan dalam waktu dekat kepada Bupati Kabupaten Limapuluh Kota.

‘’Ya minimal jalan sepanjang Padang Jopang sampai Lampasi, Payakumbuh, bisa diberi nama Syekh Abbas Abdulah. Sedangkan nana Syekh Abdul Wahid bisa dijadikan nama jalan di daerah Tujuh Koto Talago,’’ kata Ketua Pemuda Ikatan Warga Djorong Koto Kociak (IWDK) Jakarta, Yon W

Anwar, kemarin. Upaya pemberian nama jalan itu dilakukan untuk mengenang perjuangan dan kejadian nasional PDRI di Kenagarian Tujuah Koto Talago. Kedua tokoh agama ini dinilai sangat berperan semasa melawan penjajah. Bahkan Ir Soekarno (mantan presiden) pun sangat

mengenal kedua tokoh itu. “Ir. Soekarno pernah datang menemui Syeikh Abbas Abdullah di Perguruan Darul Funun El Abbasiyah Padang Jopang, tahun 1943 untuk meminta petuah dan berdiskusi. Bahkan Syeikh Abbas Abdullah juga diangkat oleh Majelis Tinggi Islam (MTI) sebagai panglima/Imam Jihad untuk melawan penjajah di Minangkabau” kata Ketua Pemuda Tujuah Koto, Putra Satria Very, menambahkan. Sekolah Darul Funun di Baruah Puncak Bakuang – Padang Jopang didirikan oleh Syekh Abbas Abdullah dan Syekh Mustafa Abdullah pada tahun 1927. Dan pada tahun 1906 Syekh Abdul Wahid AsSholihi yang sering disebut sebagai Baliau Tobek Godang mendirikan Madrasah Tarbiyah Islamiyah Tobek Godang.

Institusi pendidikan Islam, Darul Funun dan Madrasah Tarbiyah ini telah banyak melahirkan cerdik pandai dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia, bahkan sampai ke negeri Malaysia. Syekh Abbas sudah lama meninggal dunia dan PDRI pun sudah selesai melaksanakan tugasnya menyelamatkan NKRI. ‘’Tidak terbayangkan apa jadinya NKRI tanpa PDRI. Tokoh dan perisitiwa penting ini harus tetap hidup dalam sanubari kita dan dalam hati sanubari generasi muda Tujuah Koto Talago” Kata Yon W. Anwar. Padang Jopang dan Tujuah Koto Talago dari dulu sangat terkenal karena memiliki surau Syekh Abdullah yang didirikan tahun 1854. Surau ini merupakan cikal bakal Sekolah Darul Funun di Baruah Puncak Bakuang – Padang Jopang yang didirikan oleh Syekh Abbas Abdullah dan Syekh Mustafa Abdullah pada tahun 1927. Selain itu ada Surau Munggu di Padang Kandi, yang didirikan oleh Syekh Muhammad Shaleh (bergelar Beliau Munggu). Surau Munggu adalah cikal bakal dari Madrasah Tarbiyah Islamiyah Tobek Godang yang didirikan oleh Syekh Abdul Wahid AsSholihi, anak Buya Munggu dari istrinya di Sikumbang Padang Jopang tahun 1906. Untuk mengenang kebesaran nama kedua tokoh agama itu, pada 9 Agustus mendatang akan diselenggarakan kuliah umum dasar dasar adat Tujuah Koto dan peranan Tujuah Koto pada masa perjuangan. Acara yang diselenggarakan di Islamic Center Koto Kociak itu digagas oleh Pemuda Perantau Tujuah Koto Talago, Pemuda Tujuah Koto Talago dan Bundo Kanduang Kenagarian Tujuah Koto Talago. ‘’Acara ini sengaja kita buat untuk memberikan pandangan dan pengetahuan kepada generasi muda, bahkan Tujuah Koto memiliki peran penting dalam pentas politik nasional,’’ kata Adri Salim, salah seorang penggagas acara tersebut. (h/dp)

KUNJUNGAN — Bupati Alis Marajo dan Wakil Bupati Asyirwan Yunus dalam kunjungan ke Maek, berpose bersama sejumlah kepala SKPD di lokasi menhir di negeri Seribu Menhir itu. HUMAS

PEMBUKAAN FLY OVER KELOK SAMBILAN

Pengguna Jalan Dilarang Berhenti SARILAMAK, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno serta wakil bupati Asyirwan Yunus dan dibantu petugas kepolisian Polres Limapuluh Kota secara resmi membuka jalan layang Kelok Sambilan yang terletak di nagari Hulu Aia, kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Rabu (31/7) kemaren. Pembukaan jalan layang tersebut, rencanakan bakal digunakan semenjak hari ini atau 7 hari menjelang lebaran dan ditutup kembali pada 7 hari setelah lebaran nanti. “Jalan layang Kelok Sambilan ini, resmi dibuka untuk mengurangi kemacetan ruas jalan nasional Sumbar-Riau selama arus mudik dan arus balik lebaran. Dengan dibukanya akses jalan layang ini, perantau yang memasuki Sumbar, baik dari Riau akan merasa nyaman selama di

perjalanan. Mudah-mudahan jalan layang ini, bisa dimanfaatkan selama arus lebaran nanti,”ujar Irwan Prayitno, ketika membuka secara resmi jalan Layang Kelok Sambilan. Irwan menegaskan, jalan layang Kelok Sambilan tersebut, dibuka selama arus lebaran, yakni mulai dari H-7 hingga H+ 7 nanti. Dan setelah memasuki H+7, jalan layang balak ditutup kembali untuk melanjutkan pekerjaan jalan layang hingga rampung nantinya. Sementara itu, Wakil bupati Asyirwan Yunus, berharap, dengan dibuka jalan layang Sambilan ini, bisa mengatasi kemacetan yang tiap tahun terjadi di ruas jalan kelok sambilan lama. Secara terpisah, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Cucuk Trihono melalui kasatlantas AKP Agus Tober melarang setiap pengendara yang melewati

>> Editor: Dodi Nurja

ruas jalan layang Kelok Sambilan untuk berhenti. Bahkan, ia menghimbau kepada pengguna jalan agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas. “Untuk mengatasi kecelakaan di ruas jalan layang Kelok Sambilan, dilarang kepada pengguna jalan untuk berhenti, apalagi mengambil photo di jalan layang tersebut. Hal itu sengaja dilakukan, agar terhindar dari kecelakaan sewaktu melewati jalan layang tersebut. Begitupun dengan rambu-rambu lalu lintas, kita sudah memasangnya disepanjang jalur jalan layang dan kita harap pengguna jalan untuk mematuhinya,” ujar AKP Agus Tober. Begitupun dengan petugas lalu lintas, Polres Limapuluh Kota telah mendirikan posko lebaran yang berada di lokasi jalan layang Kelok Sambilan. (h/ddg)

>> Penata Halaman: Irvand


KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

LINGKAR Dinkes Sidak Produk Makanan BUKITTINGGI, HALUAN — Untuk menjamin rasa aman masyarakat saat memenuhi kebutuhan komuditi pangan menjelang lebaran, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Bukittinggi melakukan operasi mendadak (sidak) ke sejumlah swalayan yang ada di Bukittinggi. Sidak yang dilakukan semenjak Senin (29/ 7) lalu melibatkan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) dan aparat kepolisian, dalam rangka pengawasan barang makanan yang beredar di tengah tengah masyarakat, dengan tujuan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat/ konsumen. Kepala Dinas Koperindag Bukittinggi, Gustav menyebutkan, menjelang lebaran kebutuhan masyarakat terhadap kebutuhan pangan sangat tinggi, apalagi bagi masyarakat yang suka berbelanja ke sejumlah swalayan. Untuk menjamin rasa aman masyarakat terhadap komoditi pangan yang dijual tersebut, pihaknya sengaja melakukan sidak ke sejumlah swalayan yang difokuskan kepada makanan kedaluwarsa dan makanan tanpa label yang tidak memiliki izin dari Dinas Kesehatan. Dalam sidak yang digelar itu, ditemukan bumbu kacang dan bumbu masak yang sudah kedaluwarsa serta tidak memilik tanda ekspayer. “Untuk barang yang habis masa berlakunya ini kita minta kepada pengelola swalayan untuk menariknya dan tidak menjualnya lagi,” ungkap Gustav. Untuk itu lanjut Gustav, diharapkan kepada masyarakat atau konsumen untuk berhati-hati dalam memilih barang belanjaan dengan memeriksa label dan masa kedaluwarsa. “Dalam razia yang dilakukan itu di setiap swalayan ditempelkan himbauan BPSK, dengan tujuan untuk perlindungan konsumen. Jika terjadi permasalahan produk makanan di swalayan yang bersangkuta,n konsumen bisa menghubungi BPSK tersebut,” tambah Gustav. (h/cw-tot)

Saayun Salangkah

13

Pemudik Disarankan Tempuh Jalur Alternatif

BUKITTINGGI, HALUAN — Untuk mengantisipasi kemacetan saat mudik Lebaran dan arus balik, Polresta Bukittinggi merekayasa sejumlah jalur alternatif, agar kepadatan arus tidak terkosentrasi pada jalur utama saja.

MACET — Seperti inilah kondisi Kota Bukittinggi jika mengalami kemacetan, seperti yang terjadi di Jalan Jendral Sudirman Bukittinggi. Untuk mengantisipasi kemacetan saat mudik lebaran dan arus balik, Polresta Bukittinggi menghimbau kepada warga yang hanya melintasi Bukittinggi,untuk melintasi jalur alternatif yang tidak memasuki Kota Bukittinggi. HASWANDI

Lebaran, PDAM Turunkan Petugas Khusus BUKITTINGGI, HALUAN — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bukittinggi persiapkan tenaga khusus untuk melayani ketersediaan air bersih disaat lebaran. Petugas khusus itu akan mulai bertugas dari tanggal 3 hingga 11 Agustus 2013, dan siap menerima keluhan serta memperbaiki sistem pendistribusian air bersih yang macet. “Ada dua shift petugas yang piket, yaitu piket siang dan malam, yang akan bertugas melayani masyarakat saat

BUKITTINGGI

lebaran. Masing-masing shift ditempatkan sekitar dua atau tiga petugas,” ujar Direktur PDAM Kota Bukittinggi, Murdi Tahman, Rabu (31/7). Menurut Murdi Tahman, penempatan petugas piket itu dipandang penting, karena disaat lebaran, kebutuhan air bersih akan meningkat, sehingga perlu dijaga kestabilan pendistribusian air di Kota Bukittinggi. Cara ini harus dilakukan, mengingat pasokan air bersih yang tersedia tetap normal seperti biasa, tanpa ada peningkatan.

Murdi Tahman menjelaskan, saat ini kebutuhan air bersih di Kota Bukittinggi mencapai 300 liter perdetik. Namun pasokan air bersih yang bisa didistribusikan PDAM Bukittinggi hanya mencapai 180 liter perdetik. Itu artinya, Kota Bukittinggi kekurangan air bersih sebesar 120 liter perdetik. Jika dikalkulasikan, masingmasing pelanggan membutuhkan sekitar 27 meter kubik perbulan dengan asumsi lima orang untuk satu pelanggan.

“Pasokan yang minim dengan kebutuhan sangat besar, membuat kami melakukan pendistribusian bergilir tiap harinya. Untuk lebaran, kami juga terpaksa melakukan pendistribusian bergilir. Namun kami akan terus berusaha untuk menstabilkan pendistribusian air bersih untuk melayani kebutuhan pelanggan,” jelas Murdi Tahman. Murdi Tahman mengakui, selain permasalahan minimnya pasokan air, diduga ada beberapa kebocoran pipa air,

yang membuat pendistribusian air kepada warga jadi tersendat. Selama ini, pihaknya menemukan beberapa pipa air yang bocor di beberapa titik, namun diakuinya telah ditangani dengan baik. “Selain itu, kami juga menduga ada kebocoran pipa di beberapa titik lainnya, yang saat ini agak sulit untuk dideteksi, karena pipanya tesebar di banyak titik, bahkan di sekitar lokasi persawahan juga ada,” tambah Murdi Tahman. (h/wan)

Para pemudik yang tidak ke Bukittinggi atau hanya melintasi Kota Bukittinggi, dihimbau untuk melintasi jalur alternatif yang tidak memasuki Kota Bukittinggi. Untuk pengendara dari arah Kota Padang menuju Kota Payakumbuh misalnya, disarankan untuk melintasi jalur Koto Baru yang bisa tembus ke kawasan Tanjung Alam, Biaro atau Baso tanpa masuk Kota Bukittinggi. Dari Kota Padang Panjang juga ada jalan yang tembus ke Baso atau Payakumbuh yang juga tidak harus melewati Kota Bukittinggi. Begitu juga sebaliknya dari arah yang berlawanan diharapkan memanfaatkan jalur alternatif tersebut. Sementara dari arah Maninjau-Bukittinggi juga disarankan melalui jalur alternatif di Simpang Fanta yang tembus ke kawasan Ngarai tanpa harus melintasi kawasan Padang Lua dan Jambu Aia. Untuk di dalam atau di jantung Kota Bukittinggi, ada tiga skenario yang direncanakan Polresta Bukittinggi. Kasat Lantas Polresta Bukittinggi AKP Mochammad Sajarod Zakun menjelaskan, skenario pertama akses menuju Jam Gadang ditutup dari segala jenis kendaraan, jika pengunjung padat. Penutupan itu dilakukan di kawasan Simpang Kangkung atau depan Kantor DPRD Bukittinggi, Jika pengunjung kurang padat diberlakukan skenario kedua, yang hanya memperbolehkan kendaraan roda dua atau sepeda motor melintas. Namun jika pengun-

>> Editor : Afrianita

jung membludak hingga ke Simpang Kangkung, maka polisi akan memperluas akses penutupan jalan, yang bisa saja ditutup mulai dari Tugu Polwan, atau Simpang Stasiun depan Kantor Pos. “Untuk permasalahan parkir, kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Kami berharap kantorkantor pemerintahan atau swasta yang memiliki lahan parkir agar dibuka untuk umum,” ujar Mochammad Sajarod Zakun. Mochammad Sajarod Zakun menambahkan, beberapa titik rawat macet dan keramaian di Kota Bukittinggi akan terus dipantau. Rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut bersifat situasional, artinya tergantung kondisi dan siatuasi saat itu. Jika memang padat, tak mustahil akan diberlakukan sistem buka tutup atau satu jalur. Untuk Pos Pam, Polresta Bukittinggi akan membangun 6 posko pengamanan lebaran yang diantaranya berada di kawasan Padang Lua, kawasan Jam Gadang, Mandiangin, Aur Kuning, Tanjung Alam dan Pasar Baso, dengan melibatkan 335 personil, ditambah instansi samping sebanyak 200 personil. Posko tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengurai kemacetan, tetapi juga berfungsi sebagai rest area bagi masyarakat. Jika pengendara sepeda motor atau mobil lelah, bisa beristirahat di posko itu. Jika butuh informasi atau mau lihat peta perjalanan mudik, para pemudik juga bisa masuk di Pos Pam. (h/wan)

>> Penata Halaman : Rahmi


14 PENDIDIKAN Anak-anak Panti Asuhan Dapat Santunan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Sebanyak 310 orang anak-anak dari panti asuhan/ anak yatim yang ada di Padang Pariaman buka puasa bersama dengan bupati di rumah dinas, Selasa (30/7). Di samping bersama anak-anak panti, juga hadir para wali nagari dan pengurus panti. Bupati yang diwakili H Damsuar mengungkapkan, buka puasa bersama dengan para anak panti bukanlah hal pertama, karena bupati sangat peduli terhadap anak panti/yatim. Kepedulian bupati terhadap anak panti/yatim, kata Damsuar, dibuktikan dengan hampir setiap bulan bupati selalu punya agenda khusus dengan kaum duafa ini. “Marilah sama-sama menjaga tali silaturahim dengan baik,” pinta Damsuar. Pada kesempatan itu juga dilakukan tausiah oleh Tk Ali Basar. Dalam tausiahnya, Tk.Ali B a s a r, mengajak untuk tidak kasar terhadap anak yatim. “Peliharalah anak yatim dan kasihilah anak yatim, karena anak yatim merupakan anak kita bersama,” ujarnya. Pada kesempatan itu wakil bupati memberikan bantuan secara simbolis paket lebaran pada anak panti berupa uang tunai, pakaian dan kebutuhan di panti. (h/ded)

566 Siswa Calon Bintara Polri Ikut Latihan Dasar SOLOK, HALUAN — Sebanyak 566 orang siswa calon Bintara Polri angkatan I Tahun 2013 mengikuti kegiatan Latihan Penutupan Dasar Bhayangkara Tahap I di Nagari Jawi-Jawi Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok, mulai Selasa (30/7) hingga Kamis (1/8). Mereka gabungan siswa Bintara Polri dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumbar di Padang Basi sebanyak 262 orang, kemudian dari Polda Metro Jaya 78 orang dan dari Polda Jawa Tengah 247 orang. Para siswa calon Bintara Polri tersebut tergabung dalam kemuatan 2 Batalyon siswa atau terdiri dari 24 Pleton dalam 6 Kompi pasukan siswa. “ Para siswa calon Bintara Polri tersebut baru 2 bulan mengikuti masa pendidikan dan kini memasuki Latihan Penutupan Dasar Bhayangkara Tahap I nya,” tutur Kepala SPN Polda Sumbar di Padang Besi AKBP Ali Absar Said didampingi Wakil Kepala SPN Kompol Yunizar Yudistira kepada Haluan di Nagari Jawi Jawi. Dalam rangkaian kegiatan tersebut ujar Ali Absar Said mengemukakan, para siswa calon Bintara Polri itu juga akan menggelar Karya Bhakti di tengah-tengah masyarakat sekitar. Seperti kegiatan goro massal di sekitar Nagari Jawi-Jawi lalu membersihkan Taman Hutan Kota Arosuka pada esok harinya dan sejumlah kegiatan aksi sosial kemasyarakatan lainnya. AKBP Ali Absar yang sebelumnya adalah Kapolres Solok itu menambahkan, setelah bermalam dan menggelar rangkaian kegiatan siswa dengan mendirikan sejumlah tenda di lapangan sepak bola Nagari Jawi-Jawi, rangkaian kegiatan siswa esok harinya menuju kawasan Arosuka lanjut ke Lubuk Selasih. ( h / r i s )

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

DANA HIBAH BINA DESA

Unes Dapat Rp90 Juta untuk Olah Sampah Pasar PADANG, HALUAN — Fakultas Pertanian Universitas Eka Sakti (Unes) Padang memperoleh dana hibah bina desa sebesar Rp90 juta dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dalam program Pembelajaran Kemahasiswaan. Dana tersebut untuk Produksi Pupuk Organik Sampah Pasar di Korong Kiambang, Kabupaten Padang Pariaman. Hibah bina desa tersebut dimulai dari 24 Mei dan berakhir 30 Desember 2013 mendatang. Menurut Ketua Pelaksana Pembelajaran Kemahasiswaan, I Ketut Budaraga ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin, salah satu indikator kemajuan satu bangsa dapat diukur dari kualitas mahasiswa, memiliki multi kecerdasan, dan kecerdasan intelektual. “Potensi yang dimiliki mahasiswa harus dikembangkan melalui wadah kurikuler dan ekstrakurikuler untuk menumbuhkan dan meningkatkan potensi, penalaran, minat dan bakat secara konstruksi dan bertanggungjawab, dan lebih penting berguna dalam masyarakat,” papar I Ketut Budaraga. Apalagi, kata I Ketut Budaraga, daerah pasar terutama yang berhubungan dengan sampah sudah susah untuk didaur ulang. Tempat untuk membuangnya pun saat ini sudah mengalami pengurangan lahan,

seperti yang terjadi di TPA Kota Padang, serta TPA kabupaten lainnya. “Sampah merupakan hal yang sangat membutuhkan kejelian untuk mengolahnya. Termasuk membuangnya pun butuh tempat yang luas, sementara jumlah penduduk semakin padat. Mau tidak mau sampah semakin banyak. Untuk itu, gerakan mahasiswa Unes ini merupakan salah satu perhatian kepada sampah sehingga bisa dimanfaatkan kembali seperti pupuk organik,” jelas I Ketut Budaraga. Program hibah bisa desa yang dilakukan oleh mahasiswa Unes merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui organisasi, seperti Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS). Unit kegiatan mahasiswa (UKM) serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). “Diharapkan mahasiswa tersebut mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera,” ujar I Ketut Budaraga.

ATUR LALU LINTAS — Sejumlah anak di bawah umur, turun ke jalan untuk membantu mengatur lalu lintas, di Jalan Khatib Sulaiman, Rabu (31/7). Mereka mengabaikan keselamatan diri demi mendapatkan uang. PARWIS Adapun tujuan diadakan kegiatan ini, tambah I Ketut Budaraga untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa berperan aktif dalam

pembangunan, menumbuhkan empati dan kepedulian mahasiswa pada lingkungan. Menerapkan Iptek dalam tim kerja yang bersifat interdisipliner.

Menanamkan nilai kepribadian, keuletan, etos kerja dan tanggungjawab, serta karakter bangsa yang berdasarkan Pancasila. (h/cw-oos)

KEPALA SMKN 9 PADANG

Pertama Jadi Kepsek, Raymon Langsung Terima Penghargaan dari Presiden PADANG, HALUAN — Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 9 Padang, Raymon, meraih juara pertama sebagai kepala sekolah (Kepsek) berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat. Sebelumnya, Raymon merupakan peraih juara pertama kepala sekolah tingkat berprestasi di Kota Padang. Raymon pun berhak menghadiri acara kenegaraan pada 17 Agustus mendatang. Sejumlah penghargaan pun akan dilekatkan padanya secara langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Mulai 14-21 Agustus mendatang saya akan dikarantina di

Jakarta. Selama di dikannya layak sana, peserta yang menjadi kepala dikarantina akan sekolah berprestasi. dinilai sehingga Seperti, sewaktu ditetapkan menjadi pertama kali guru berprestasi menjadi kepala tingkat nasional. sekolah, Raymon Seperti menjadi Miss memberikan buku Universe saja, setiap gratis bagi seluruh gerak-gerik kami akan siswa baru. Buku Raymon dinilai. Menjadi guru tersebut berjudul berprestasi tingkat “Siswa Bisa Jadi provinsi saat ini saja, sudah Pengusaha”. Menurutnya dengan merupakan suatu kebanggan pemberian buku ini, dirinya bagi saya,” kata pria yang baru sudah menjadikan ini suatu hal pertama kali menjabat kepala yang akan diingat siswa. sekolah ini, Selasa (30/7) di Hal ini pun akan memudahgedung SMKN 9 Padang. kan untuk mengajak siswa Beberapa hal pun menja- berwirausaha. Karakter kewira-

usahaan ini pun akan selalu diceritakan kepada siswa dan akan menjadi motivasi bagi siswa hingga dirinya tamat. “Hal ini menjadikan SMKN 9 Padang menjadi sekolah yang bermoto The Real Entrepreneur School,” ucapnya. Di masa kepemimpinannya selama 2 tahun 2 bulan, Raymon pun sudah membawa SMKN 9 menjadi SMK terbaik ketiga tingkat Sumatera Barat tahun 2012, yang piagamnya diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional, Musliar Kasim. Tidak hanya itu, di tahun 2013 ini, Raymon juga membawa SMKN

9 Padang menjadi SMK terbaik di kota Padang. Para alumninya pun sudah bekerja di berbagai tempat baik dalam dan luar negeri. Termasuk juga, yang sedang menempuh kuliah di Swiss. “Karena permintaan untuk tenaga kerja dan pendidian ini, saya pun sudah banyak menjajaki negara di Eropa, Asia dan Asia Tenggara,” ujar bapak tiga orang anak ini. Raymon sendiri terlahir dari keluarga sederhana, ayahnya pedagang dan keluarganya pun pedagang. Hanya dirinya seorang menjadi PNS. Menurutnya, keputusan menekuni profesi guru ini tidak muncul ketika tamat SMA. (h/eni)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Irvand


EKONOMI BISNIS 15

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

Bazar Murah Banjir Pengunjung KILAS EKONOMI

PADANG, HALUAN — Bazar murah yang digelar oleh Bidang Perekonomian Setdaprov Sumbar di halaman kantor Gubernur Sumbar dibanjiri pengunjung.

Stok Sembako Lebaran Aman PADANG, HALUAN — Selama Ramadan, harga sembako terus berfluktuasi. Kurang seminggu jelang Lebaran, harga cabai kini Rp35.000 per kilogram. Kentang naik dari Rp5.000 per kilo menjadi Rp12.000. Harga minyak goreng curah menjadi Rp11.000 per kilo naik dari sebelumnya Rp9.000. Tono pemilik toko P&D di Pasar Raya Padang, mengatakan perubahan harga sembako serta lonjakannya tidak akan terlalu tinggi menjelang lebaran nanti. Sebab, stok yang tersedia di pasaran masih stabil dan mencukupi. Kecuali harga daging. “Harga sembako menjelang lebaran tidak akan sampai melonjak tinggi, atau naiknya tidak lebih dari 10 persen. Karena stok di pasaran masih tergolong aman,”papar Tono. Tono menjual gula awal ramadan Rp13.000 per kilo, kemudian naik menjadi Rp14.000 per kilo. Disusul dengan harga tepung terigu Rp11.000 per kilo. Sementara itu, untuk harga ayam sudah mulai turun. Harga ayam menjelang ramadan dari Rp30.000 se ekor naik menjadi Rp50.000 per kilo atau dari Rp15.000 per kilo naik menjadi Rp24.000 per kilo. Sekarang harga ayam di Pasar Raya Padang sudah kembali stabil. Satu ekor Rp30.000 per kilo atau Rp15 per kilo. “Diperkirakan harga ayam akan stabil menuju lebaran nanti. Sebab, sudah sempat membubung tinggi mencapai Rp50.000 satu ekor,”ungkap Angga, salah seorang penjual ayam di pasar inpres, Pasar Raya Padang. Menyusul harga daging yang sempat menginjak harga Rp120.000 per kilo. Saat ini kembali stabil ke harga Rp90.000 per kilo. (h/cw-oos)

Hal itu seiring murahnya harga yang dibuat oleh para stand di bazar tersebut. Pantauan Haluan, Rabu (31/7), beberapa komiditi kebutuhan pokok jauh berbeda dari harga yang ada di pasar. Seperti, minyak goreng misalnya, harga di bazar tersebut, hanya berkisar antara Rp5253 ribu saja. Sedangkan di pasar, harga minyak goreng tersebut, mencapai Rp58 ribu. Lalu, untuk barang yang harganya di bawah Rp10 ribu, seperti Rinso, Ekonomi, dan lainnya lebih murah Rp1.000 dari harga pasar. Namun, untuk harga pakaian, dan kain lainnya, tidak beda jauh dari harga pasar. “Memang harga kain di bazar ini, sedikit lebih mahal dari harga pasar, namun dari sisi kulaitas pakaian di bazar ini jauh lebih bagus dari kualitas yang dijual di pasaran,” ujar salah seorang pengunjung, Relita (45). Pada bazar tersebut, Bank Nagari bersama PT Semen

Listrik MAL PENUH— Pengunjung berbelanja di salah satu mal di Kota Padang, Selasa (30/7). Mal penuh jelang Lebaran. RIVO SEPTI ANDRIES

LKS SINAR JAYA

Tuntaskan Pelatihan Stir Mobil dan Montir Dasar PADANG, HALUAN — Sebanyak 20 orang yang berasal dari warga kurang mampu telah berhasil dilatih secara khusus sebagai tenaga pengemudi di LKS Sinar Jaya. Dengan dibekali pelatihan Stir Mobil dan Montir Dasar diharapkan bisa mencari pekerjaan yang pantas untuk meniti masa depan yang cerah. Mereka telah dilatih selama dua minggu lebih sejak 8 Juli lalu hingga 24 Juli 2013. Melalui Program Pelatihan Kerja 2013 yang diberikan Direktorat Jenderal Pembina Pelatihan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar, ke-20 orang tersebut mendapat kesempatan pelatihan gratis

Padang menyumbangkan 350 voucer untuk warga yang kurang mampu. Namun, jumlah voucher tersebut, masih sangat sedikit, dan belum mampu mengcover masyarakat miskin yang ada di Sumbar. “Kalau hanya 350 voucher, saya rasa masih sangat kurang. Karena, satu orang penerima hanya mendapat 10 voucer, dan bila diuangkan hanya mendapat Rp100 ribu saja. Oleh karena itu, kami berharap donatur bisa menambah kuota voucer tersebut,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Paryitno. Bazar yang digelar oleh Bidang Perekonomian Setdaprov Sumbar di ikuti sebanyak 120 stand, yang terdiri dari UMKM binaan SKPD Provinsi, seperti Dinas Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, dan Disperindagtamben. Selain itu, turut juga dari Dekranasda, Bank Nagari, PT Semen Padang, Bulog dan lainnya. (h/wis)

sebagai tenaga pengemudi yang telah dibekali sebagai montir dasar. ”Mulai hari ini kami lepas para siswa untuk bisa mencari lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kemahiran yang telah diberikan. Semoga bermanfaat sebagai awal dari langkah hidup selanjutnya,” pesan Hendra Kuswoyo, Pimpinan LKS Sinar Jaya saat penutupan pelatihan pada Rabu (25/7) sore. Di Lembaga Keterampilan Swasta (LKS) Sinar Jaya yang dikelola Hendra, ada beberapa jenis mobil yang disediakan sebagai sarana pelatihan, mulai jenis sedan, hatchback, dan minibus dengan transmisi manual dan matic. “Setiap siswa akan men-

coba jenis mobil yang beragam dengan transmisi berbeda sampai mahir,” papar Hendra yang buka kursus di Jalan Sisingamangaraja No.1, Padang ini. Semua siswa yang lulus diberikan sertifikat pelatihan sekaligus Surat Izin Mengemudi (SIM A) agar dapat langsung mencari lowongan kerja. “Ini menjadi kesempatan baik bagi siswa yang beruntung mendapat pelatihan gratis, sebab yang berminat cukup banyak,” ungkap Rosnandar, SE selaku Kasi Pelatihan di Disnakertrans Sumbar. Bagi LKS Sinar Jaya, pelatihan serupa siap dilaksanakan di kemudian hari

FOTO Bersama usai penutupan pelatihan stir mobil dan montir dasar di LKS Sinar Jaya. sebab memang di lembaga setiap program yang dibuat inilah tempat pelatihan pemerintah demi kemajuan sebagai pengemudi dan montir generasi muda,” tutup Hendra dasar disediakan. yang juga masih berusia “Kami siap membantu muda.(h/ita)

Lebaran, Pemakaian Listrik Turun 15 % JAKARTA, HALUAN — Konsumsi listrik diperkirakan bakal turun 10 persen sampai 15 persen pada hari raya Idul Fitri, lantaran berkurangnya aktifitas industri. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik mengatakan periode penurunan konsumsi listrik diperkirakan terjadi pada H15 hingga H+15. “Kalau libur Lebaran kawasan-kawasan industri kan, pada libur, sehingga pemakaiannya turun antara 10 sampai 15 persen,” jelasnya di terminal BBM Plumpang, Rabu (31/7). Jero menerangkan, kondisi sistem kelistrikan pada periode bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dalam kondisi normal. Ia mengatakan untuk kebutuhan pasokan listrik pada hari-hari biasa bisa mencapai 40.000 mega watt. Sementara itu pada periode Ramadhan dan Idul Fitri, daya pembangkit listrik dapat

menyalurkan sebesar 30.880 mega watt, dan beban puncak sebesar 20.405 mega watt. Melihat masih tersedianya cadangan daya, itu akan dialirkan ke sejumlah daerah agar tidak terjadi kekurangan daya kelistrikan. Jumlah cadangan daya yang masih tersedia sebesar 10.475 mega watt. “Untuk kondisi listrik sistem Jamali (Jawa, Madura, Bali) masih dalam kondisi normal. Sedangkan untuk sistem luar Jamali secara umum juga dalam kondisi normal,” kata Jero. Sampai saat ini, kondisi kelistrikan pada umumnya berada pada kondisi normal, tetapi terdapat beberapa sistem yang berada pada kondisi siaga serta kondisi defisit. Kondisi sistem yang mengalami defisit adalah sistem Mahakam, karena terjadi gangguan pada PLTD Karang Asam, PLTD Keledang dan PLTD Batakan. (h/kcm)

“Biasanya, penjualan akan meningkat sepekan menjelang lebaran. Tahun lalu, rata-rata penjualan perhari sepekan menjelang lebaran mencapai diatas 3 juta rupiah, mudahmudahan lebaran tahun ini bisa lebih,” ucap pria yang mengaku pernah bekerja serabutan ini kepada Haluan. Disinggung mengenai alasannya berjualan di lokasi ini, dia mengaku karena lokasi yang strategis, lahan yang cukup luas serta di dukung dengan kawasan ini merupakan salah satu kawasan yang padat penduduk. Untuk membantu kelancaran aktifitas perdagangan di lokasi ini, rata-rata masing-masing pedagang kali lima ini menggunakan genset

sebagai alat untuk penerangan dagangan yang mereka gelar di malam hari. “Kita sama sekali tidak dipungut sewa tempat untuk berjualan, berjualan disini free alias gratis, namun satu hal yang harus kita lakukan sebagai pedagang disini adalah selalu menjagi kebersihan dilokasi berjualan ini,” tambah cepot. Kehadiran petugas parkir yang didominasi oleh pemuda setempat ini ternyata sangat membatu bagi kelancaran arus lalu lintas dikawasan SD 03 Alai Padang ini pada Sore hari sekitar pukul 17.00 Wib hingga pukul 24.00 Wib. Pasalnya, pada jam ini, para pedagang mulai menggelar lapak dagangan mereka. (h/hel)

PEDAGANG DI DEPAN SD 03 ALAI

Omset Hingga Rp2 Juta Semalam

PEDAGANG kaki lima di kawasan Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun Padang atau tepatnya di depan Sekolah Dasar (SD) 03 Alai. HELDI PADANG, HALUAN — Momen menjelang masuknya Idul Fitri dimanfaatkan oleh

pedagang untuk mengais rezeki. Beberapa lokasi mulai beralih fungsi menjadi tempat

berjualan bagi pedagang musiman. Seperti halnya yang dilakukan oleh para pedagang kaki lima di kawasan Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun Padang atau tepatnya di depan Sekolah Dasar (SD) 03 Alai. Dilokasi tersebut, hampir setiap hari terlihat puluhan pedagang kaki lima yang mulai membuka lapak dagangan untuk menjajakan berbagai macam dagangan mereka. Suasana areal parkir SD 03 Alai ini dijajali oleh para pedagang pakaian. Tanpa disadari, kehadiran pedagang kaki lima (PKL) dikawasan jalan Gajah Mada ini sedikit banyak sudah membantu perputaran ekonomi dikalangan masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, omzet penjualan mereka sampai di atas dua juta setiap malamnya. Setidaknya ini diakui oleh Alek, 17, salah seorang pedagang pakaian di sepanjang jalan di kawasan SD 03 Alai tersebut, kepada Haluan, Alek yang tinggal di Ibnu Sina Gunung Pangilun Padang ini mengaku bahwa dalam satu hari, omzet penjualan pakain di lapak miliknya bisa mencapai angka satu hingga dua juta rupiah. Pelanggannyapun tidak hanya berasal dari kalangan menengah kebawah saja, namun juga ada yang berasal dari kalangan menengah keatas. Hal ini dapat dilihat dengan kedatangan pelanggan

yang menggunakan kendaraan roda empat. “Harga cukup bervariasi, mulai dari Rp30 ribu rupiah, hingga diatas Rp 100 ribu,” jelas Alek. Pakaian yang ia jual tidak hanya di datangkan dari Bukittinggi saja, namun sebahagian juga diambil dari Bandung, sebagai salah satu pusat mode di Indonesia serta pusat penjualan pakaian berkualitas. Hal senada juga di ucapkan Nasril atau yang lebih akrab dipanggil cepot, 30. Menurut pria berkulit hitam ini, meski hanya menggunakan bahu jalan untuk sarana berjualan, namun omzet penjulan para pedagang rata-rata di atas satu juta rupiah setiap malamnya.

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Rahmi


16

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

Sriwijaya Air Kandangkan 4 Pesawat Tua JAKARTA, HALUAN— Maskapai Sriwijaya Air dipastikan menyingkirkan (phase out) empat unit armada Boeing 737-200 pada tahun ini. Hal itu dilakukan sebagai langkah peremajaan pesawat yang dilakukan perusahaan sejak tahun lalu. “Empat pesawat tersebut bakal dijual. Kalau dilihat, pesawat 737-200 masih banyak dipakai di wilayah Afrika, namun hingga saat ini belum ada perusahaan yang melakukan penawaran,” katanya, Rabu (31/7). Rencananya, Sriwijaya bakal melepas empat unit Boeing 737-200 tersebut seharga 750 ribu dollar AS per unitnya. “Karena sudah melakukan pemeriksaan CCheck, maka kami banderol dengan harga itu,” ujarnya. Sebagai bonus, Sriwijaya juga bakal menyertakan simulator Boeing 737-200 kepada maskapai yang berani membeli empat pesawatnya tersebut sekaligus. Seperti diketahui, empat pesawat tuanya tersebut kerap digunakan perseroan untuk menerbangi rute Tanjung Karang. Sementara itu, manajemen Sriwijaya juga enggan mengubah konfigurasi pesawat 737-200 tersebut menjadi pesawat kargo. Sebab, biaya yang dibutuhkan perseroan untuk merubah pesawat komersial menjadi kargo harganya cukup mahal. “Kalau mau dijadikan kargo mahal, harganya sekitar 700 ribu dollar AS. Lagipula yang bisa membuatnya hanya dua negara yaitu Swedia dan Israel,” katanya. Sebagai informasi, hingga saat ini Sriwijaya Air memiliki 38 pesawat dengan 41 kota tujuan dan tiga rute diantaranya adalah rute internasional yaitu Singapura, Penang, dan Malaysia.(h/kcm)

JIKA MASIH SEKOLAH

Tunjangan Anak Pensiun Sampai Usia 25 Tahun BUNGA AKRILIK— Seorang calon pembeli melihat kerajinan tangan bunga akrilik di Disperindag tamben, beberapa waktu lalu. Kerajinan bunga akrilik merupakan kerajinan yang masih baru dan mempunyai prospek untuk berkembang. RIVO SEPTI ANDRIES

Avrist Targetkan Premi Rp4,5 di Sumbar PADANG, HALUAN— PT Avrist Assurance (Avrist) membuka Kantor Pemasaran Avrist (KPA) di Padang, dengan sebutan KPA Be One System Padang di Jl. Dr. Hamka No.12A (Air Tawar), Padang. KPA Be One System Padang diresmikan oleh Rudiman (VP & Head of Agency Avrist). Dengan diresmikannya KPA Be One System Padang, maka Avrist telah memiliki 2 (dua) KPA di wilayah Padang, Sumatera Barat.

KPA Be One System Padang didirikan berdasarkan prinsip kepemilikan sehingga dapat membina dan menciptakan jiwa wirausaha yang mandiri dan professional. “Kami berupaya untuk menciptakan enterpreneur yang profesional dan mandiri dengan prinsip kewirausahaan dalam menyediakan solusi perencanaan keuangan dan investasi yang memiliki nilai tambah bagi nasabah kami,” jelasnya.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis Avrist di wilayah Sumatera Barat, peresmian KPA Be One System Padang ini juga memberikan edukasi arti penting berasuransi untuk masa mendatang, serta memberikan peluang bagi masyarakat agar dapat berwirausaha secara mandiri melalui jaringan keagenan. “Diharapkan dengan hadirnya KPA Be One System Padang ini dapat memperkuat jaringan

pelayanan dan pemasaran Avrist di Sumatera pada umumnya dan Sumatera Barat pada khususnya, agar semakin mudah terjangkau oleh nasabah, lebih responsif dan jeli melihat kebutuhan masyarakat,”tutur Rudiman menambahkan. Berdasarkan data perusahaan hingga akhir tahun 2012, keseluruhan wilayah Sumatera memberikan kontribusi premi sebesar 31% terhadap perolehan premi nasional. Pada tahun 2013

ini, pendapatan premi bisnis baru Avrist di wilayah Sumbar ditargetkan mencapai sebesar Rp4,5 miliar. Secara keseluruhan, Avrist kini memiliki 50 kantor pemasaran yang tersebar di seluruh Indonesia dan 13 diantaranya berada di wilayah Sumatera (data per Juli 2013). Pada kuartal kedua 2013, Avrist memiliki lebih dari 1.850 tenaga pemasaran di wilayah Sumatera. (h/rel/ita)

Indosat Siap Layani Pelanggan Selama Lebaran PADANG, HALUAN — Indosat siap melayani kebutuhan telekomunikasi pelanggan menjelang Ramadan, Mudik dan Lebaran 2013 melalui peningkatan kualitas dan kapasitas jaringan terutama di kota-kota tujuan mudik dan wisata Lebaran. Kesiapan jaringan ini dibuktikan melalui kegiatan uji jaringan (drive test) yang dilakukan di Solo dan Yogyakarta. Peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan ini juga didukung oleh program Modernisasi Jaringan yang prosesnya masih terus berlangsung. “Komitmen kami untuk memastikan pelanggan tetap men-

dapatkan pengalaman penggunaan terbaik dan ketiadaan kendala selama berkomunikasi di masa-masa kenaikan trafik seperti saat Ramadan, mudik dan lebaran. Di tahun ini Indosat menggelar modernisasi jaringan yang mengedepankan adanya peningkatan kekuatan sinyal, jangkauan sinyal yang lebih luas, dan layanan data yang lebih baik,” ujar Adrian Prasanto, Division Head Public Relations dalam siaran persnya Rabu (31/7). Peningkatan Kapasitas jaringan Mengantisipasi kenaikan trafik selama Ramadan, mudik

dan lebaran 2013, Indosat meningkatkan kapasitas seluruh layanan telekomunikasinya baik suara, sms, maupun data. Untuk kapasitas trafik suara menjadi 1.080 juta menit/hari, untuk SMS kapasitas ditingkatkan menjadi 1,45 miliar SMS/hari, sementara untuk data, Indosat meningkatkan kapasitas menjadi 150 Terabyte/hari. Secara nasional, hingga triwulan pertama 2013, Indosat melayani 55,9 juta pelanggan, dengan didukung total BTS yaitu 22.097. “Peningkatan kapasitas ini didasarkan pada pengalaman pada Ramadhan, Mudik dan Lebaran tahun-tahun sebelumnya serta prediksi kenaikan trafik

yang akan terjadi pada tahun ini sehingga kapasitas ini diharapkan mampu mengantisipasi kenaikan trafik yang terjadi,” tambah Adrian. Modernisasi Jaringan Berbeda dengan tahun sebelumnya, upaya meningkatkan kesiapan jaringan Indosat menghadapi ramadan, mudik dan lebaran, juga didukung dengan program modernisasi jaringan yang masih terus berlangsung. Modernisasi jaringan ini memberikan kekuatan sinyal, jangkauan yang lebih luas, dan layanan data yang lebih baik. Berdasarkan pengalaman dari Lebaran 2012, daerah yang akan mengalami kenaikan trafik

tertinggi adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera Selatan. Adapun upayaupaya khusus yang dilakukan untuk menjaga standar kualitas layanan telekomunikasi Peningkatan kapasitas jaringan untuk mengantisipasi kenaikan trafik baik layanan voice, SMS maupun Data (termasuk MMS dan Blackberry Services). Kapasitas voice ditingkatkan menjadi sekitar 1080 juta menit / hari, kapasitas SMS ditingkatkan menjadi sekitar 1.450 juta SMS / hari, kapasitas Data ditingkatkan menjadi sekitar 150 TeraByte / hari, dan menyediakan layanan kepada pelanggannya selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. (h/atv)

PADANG, HALUAN – PT Taspen (Persero) tidak hanya pelaksana program pembayaran pensiun, namun juga memberikan tunjangan anak pensiun. Bahkan, tunjangan anak dari sampai batas usia 21 tahun dapat diperpanjang sampai 25 tahun, apabila sang anak masih melanjutkan pendidikan. Bagi pensiun yang memperpanjang tunjangan anaknya, penyampaian surat keterangan sekolah/ kuliah diatas untuk Tahun Ajaran 2013/ 2014 dan sudah diterma di PT Taspen (Persero) Cabang Padang pada akhir bulan Oktober 2013. Jika penyampaian surat keterangan sekolah/kuliah tersebut melewati batas waktu yang ditetapkan, maka pembayaran tunjangan anak plus tunjangan beras akan dihentikan sementara dalam Daftar Pembayaran Pensiun (Dapem) bulanan bulan berikutnya. “Syaratnya yang pertama tentunya bukti si anak masih sekolah dengan menunjukkan surat keterangan dari kepala sekolah/ perguruan tinggi yang menyatakan anak tersebut masih bersekolah/kuliah. Masa pelajaran pada sekolah/kursus/perguruan tinggi tersebut sekurang-kurangnya satu tahun pelajaran,” kata Kepala Cabang PT Taspen Padang, Mohamad Djuri didampingi Kepala Bidang Umum dan SDM, Zabirin kepada Haluan, kemarin. Selain itu, lanjut Djuri syarat lainnya surat keterangan belum pernah kawin/nikah yang dikeluarkan oleh lurah, surat keterangan tidak mempunyai penghasilan sendiri dari kelurahan, surat keterangan tidak menerima bea siswa dari pihak sekolah/perguruan tinggi. Untuk mempermudah mengakses ke database, penerima pensiun menyertai foto copy Kartu Identitas Pensiun (KARIP). Lebihlanjut dijelaskan bahwa, pengurangan tunjangan anak akan berdampak kepada pengurangan tunjangan beras. Adapun besarnya tunjangan anak adalah dua persen dari besarnya pokok pensiun. Sedangkan untuk tunjangan beras saat ini adalah Rp67.500 per jiwa. “Berdasarkan Surat Edaran Direksi PT Taspen (Persero) No. SE-16/DIR/2003 tanggal 13 Agustus 2003 perihal Pembayaran tunjangan anak diatas usia 21 tahun yang masih sekolah disebutkan bahwa pembayaran tunjangan anak dapat dibayarkan kembali sejak diterimanya Surat Keterangan Sekolah/ kuliah oleh KC PT Taspen (Persero) Padang dan tidak berlaku surut,” tambahnya. (h/vid)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman: Jefli


KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

17

VS

Casillas Siap Bersaing dengan Lopez MADRID, HALUAN — Iker Casillas kembali harus berjuang untuk mendapatkan status kiper nomor satu Real Madrid dan harus bersaing dengan Diego Lopez. Casillas menyambut hal ini dengan sikap yang positif. Madrid mendatangkan Lopez dari Sevilla pada awal tahun ini. Saat itu, pelatih Jose Mourinho butuh kiper baru setelah Casillas mengalami cedera tangan. Tapi, setelah Casillas pulih, Mourinho tak mengembalikan statusnya sebagai kiper utama. Dia lebih memilih untuk terus

Spurs Tolak Tawaran Madrid LONDON, HALUAN — Real Madrid menunjukkan keseriusannya untuk mendapatkan Gareth Bale menyusul penawaran yang sudah mereka ajukan ke Tottenham Hotspur. Tapi proposal senilai Rp 1,3 triliun yang diajukan ditolak. Kabar Madrid mengajukan penawaran dalam jumlah sangat besar pada Spurs untuk mendapatkan Bale dimuat oleh media olahraga kenamaan Spanyol AS. Disebutkan kalau baru-baru ini Los Merengues datang ke London mengajukan penawaran senilai 98,5 juta euro (sekitar Rp 1,3 triliun) demi memboyong Bale ke Santiago Bernabeu. Disebutkan kalau paket 98,5 juta euro tersebut terdiri dari uang tunai dan penyerahan dua pemain sebagai bagian dari transaksi. Uang tunai yang menjadi mahar transfer disebutkan bernilai Rp 816,8 miliar, sementara sisanya terdiri dari Angle Di Maria dan Fabio Coentrao. Bale disebutkan akan sudah berada di London lagi dalam waktu dekat untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Daniel Levy terkait masa depannya di White Hart Lane. Media-media Inggris beberapa hari lalu menyebut kalaiu Bale sudah menyatakan keinginan untuk dijual, namun belum ada tanggapan dikeluarkan pihak Spurs terkait isu tersebut.(h/net)

memainkan Lopez, dengan alasan Lopez menunjukkan performa yang lebih baik. Alhasil, Casillas pun harus banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan. Kini, Mourinho sudah pergi. Jabatan pelatih Madrid sekarang dipegang oleh Carlo Ancelotti. Ancelotti sendiri sejauh ini belum menentukan siapa kiper utama Madrid. Dia menegaskan bahwa dirinya akan memainkan pemain yang memang lebih layak tampil. Saat ditanya soal persaingannya dengan

Lopez, Casillas tak mempermasalahkannya. Penjaga gawang berusia 32 tahun itu siap memperjuangkan tempatnya di tim inti Los Merengues. "Kompetisi selalu sehat. Di sini ada kiper-kiper yang sangat bagus dan kami harus belajar untuk menerimanya," tutur Casillas yang dikutip Football Espana. "Ada banyak kompetisi untuk posisi saya. Tapi, di area lainnya juga ada dua atau tiga pemain yang memperebutkan satu posisi," katanya.(h/net)

DEBUT NEYMAR

Barca Ditahan Lechia GDANKS, HALUAN — Barcelona meraih hasil kurang maksimal dalam lawatan mereka ke Polandia yang juga jadi laga debut Neymar. Menghadapi Lechia Gdanks, Los Cules yang sempat dua kali tertinggal cuma mampu meraih hasil seri 2-2. Pada laga yang dihelat di PGE Arena, Rabu (31/7/2013) dinihari WIB, Barca tertinggal lebih dulu di menit 14. Lechia mendapatkan korner yang

dieksekusi Pawel Dawidowicz dan bola ke kotak penalti ditanduk Jaroslaw Bieniuk yang menembus jala Jose Pinto. Di menit 25 Barca men-

yamakan kedudukan lewat gol Sergi Roberto. Akselerasi Martin Montoya di sisi kanan berhasil merangsek ke kotak penalti lawan dan dituntaskan dengan umpan ke depan gawang, Sergi dengan mudah menyontek bola ke jala. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum dan Barca mendominasi jalannya laga di babak pertama dengan beberapa kali membuat tembakan ke gawang tuan rumah. Di babak kedua Barca tetap mendominasi lawannya

itu tapi sayangnya mereka harus kebobolan lagi di menit 50. Diawali keteledoran Montoya dalam mengawal barisan pertahanan, bola kemudian dicuri Piotr Grzelczak dan kemudian dituntaskan dengan sepakan ke pojok atas gawang Oier. Tujuh menit setelahnya Lionel Messi mencetak gol dan membuat Barca menyamakan kedudukan. Kerjasama Jonathan Dos Santos dan Alexis Sanchez memudahkan Messi menjebol jala Lechia setelah

menerima umpan pendek Alexis di kotak penalti. Di babak kedua asisten pelath Jordi Roura yang masih mendampingi tim, menarik keluar beberapa pemain dan memasukkan salah satunya Neymar yang juga melakoni debutnya dalam seragam Blaugrana. Sayangnya selama 12 menit berada di lapangan, Neymar tak bisa berbuat banyak memberi kemenangan untuk timnya. Skor akhir tetap 2-2. (h/net)

IMBANG — Debut penyerang muda Brasil, Neymar belum membuahkan kemenangan bagi tim barunya, Barcelona. Dalam laga ujicoba , Rabu (31/1) dini hari, juara La Liga 2012-2013 ditahan tim Polandia, Lechia. NET

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA POJOK ARENA Lapangan Bola ISG Pakai Rumput Gajah PALEMBANG, HALUAN — Menjelang begulirnya perhelatan Islamic Solidarity Games (ISG) III pada 22 September - 1 Oktober 2013, pembenahan terus dilakukan oleh panitia terutama rumput lapangan Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Palembang. “Saat ini sudah memasuki penanaman rumput paitan (gajah mini) yang sudah berjalan hampir lebih dari separuh lapangan,” kata Kepala Bidang Penataan dan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Provinsi Sumatera Selatan Aminuddin di Palembang, Selasa (30/7/13). Aminuddin menerangkan, pembenahan stadion itu telah dilakukan sejak pertengahan Juli lalu, yang diawali dengan penanaman rumput paitan yang bisa tumbuh dengan cepat. Kemudian, dilakukan pengecatan tribun penonton hingga perbaikan-perbaikan umum lainnya. “Jenis rumput paitan ini cepat tumbuh dengan subur sehingga cocok dengan keperluan mengingat pelaksanaan ISG akan digelar kurang dari dua bulan. Jenis rumput ini memang berbeda dengan jenis rumput seperti di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, tapi sebelum dipilih telah berkoordinasi dengan PSSI pusat agar tidak menyalahi aturan,” katanya. Sementara Sekretaris Umum Pengprov PSSI Sumatera Selatan Augie Yahya Bunyamin mengatakan, renovasi stadion tersebut diperkirakan mengeluarkan dana Rp750 Juta. “Dana ini akan dipergunakan untuk beberapa item perbaikan. Mulai rumput hingga perbaikan lampu stadion,”katanya. (h/net).

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

Persipura Juara ISL JAYAPURA, HALUAN — Persipura Jayapura akhirnya merengkuh gelar Liga Super Indonesia (ISL) untuk kali ketiga. Mutiara Hitam mengalahkan Persiwa Wamena dengan skor 0-2. Tim besutan Jacksen F Tiago berhasil menyabet gelar ISL di Stadion Pendidikan, Wamena, Rabu (31/7/2013) WIT.

JUARA ISL — Tim Mutiara Hitam Persipura Jayapura, sukses memastikan gelar juara ISL, kendati masih menyisakan beberapa pertandingan. Kepastian ini diraih Persipura setelah mengalahkan Persiwa Wamena 2-0. NET

Bellaetrix Ingin Balas Wang Yihan JAKARTA, difokuskan,” ujar HALUAN — Di Bellaetrix, Rabu Kejuaraan Dunia (31/07/13). Bulutangkis Cina, Dia juga tunggal putri Inberniat bakal badonesia, Bellaetrix las dendam deManuputy ingin ngan Wang membalaskan Yihan. Kala itu dendam kepada Ballaetrix kalah pebulutangkis di babak seCina, Wang mifinal oleh peBALLAETRIX Yihan. bulutangkis Cina Kejuaraan Dutersebut. nia Bulutangkis ini bakal Namun, Bellaetrix harus berlangsung pada 5-11 Austus menghadapi Sandra Maria mendatang. Indonesia yang Jensen dari Denmark, pada menurunkan 28 atlet bakal babak pertama sebelum meberangkat Kamis (1/8/2013), langkah ke babak kedua yang pukul 13.00 WIB. berpeluang bertemu Wang Yihan. Di ajang tersebut, Bal“Babak pertama bertemu laetrix memasang target tinggi. Denmark dulu. Lalu kalau Dia ingin meraih emas di menang kemungkinan bertemu Kejuaraan Dunia Bulutangkis. Wang Yihan di babak kedua. “Optimis pasti ada untuk Saya mau mengalahkan dia mendapat emas, tapi usaha dulu biar kedudukan 1-1,” dia dulu dan persiapan lebih mengakhiri. (h/net)

Di laga itu, Jacksen menurunkan seluruh pemain intinya. Pelatih berkebangsaan Brasil itu menduetkan Parrich Wanggai dan Boaz Salossa di lini depan. Benar saya, kedua penyerang itu mampu mencetak dua gol kemenangan dan mengantarkan Persipura menjuarai ISL. Pada babak pertama, tim Mutiara Hitam gagal memanfaatkan peluang menciptakan gol. Dua peluang emas dari Boaz gagal membuahkan gol. Peluang pertama Boaz didapat pada menit ke-19. Sepakan kerasnya dari depan kotak penalti masih bisa dibendung kiper Persiwa, Rio Reyaan. Peluang kedua bomber timnas Indonesia itu lahir di menit ke-31, sepakan dari jarak dekatnya melambung tipis di atas mistar gawang. Persiwa bukannya tanpa perlawanan. Duet penyerang Wamena, Hisage dan Junior sempat merepotkan pertahanan Persipura. Sayangnya masih kandas di kaki Bio Paulin dan kawan-kawan dan babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, Persipura meningkatkan intensitas serangan. Di menit ke-62, Boaz sukses memberikan gol pembuka untuk Persipura. Dia lolos dari perangkap offside. Dengan mudah dia berhasil mengirimkan bola ke gawang Reyaan. Sepuluh menit berselang, Wanggai berhasil menggandakan kemenangan Mutiara Hitam. Sepakan jarak dekatnya tak bisa digagalkan Reyaan. Skor 2-0 pun bertahan hingga wasit Muslimin meniup peluit akhir. Persipura pun berhasil menjadi juara ISL. Boaz dan kawan-kawan mengumpulkan 73 poin dari 30 laga. Jumlah poin tersebut sudah tak bisa dikejar oleh Arema Malang dan Persib Bandung yang sama-sama mengumpulkan 56 angka. Hasil itu membuat Persipura menjuarai kompetisi sepakbola di Indonesia sebanyak empat kali. Rinciannya, satu kali juara Liga Indonesia di tahun 2005 dan 3 kali jura ISL (2008-09, 2010-11 dan 2012-13). (h/net)

Spasojevic Pilih Hengkang dari PSM MAKASSAR, HALUAN — Putaran kedua Indonesian Premier League (IPL) bakal dilalui PSM Makassar tanpa striker asing. Pasalnya Mirko Spasojevic, satu-satunya penyerang asing yang dimiliki PSM, memutuskan mengundurkan diri dari tim. Mantan pemain Timnas U-19 Montenegro itu bakal pulang kampung ke negaranya. Keputusan Mirko itu diambil sebelum manajemen PSM melakukan evaluasi yang berujung perampingan tim. "Terima kasih kepada manajemen, pelatih, ofisial, rekanrekan pemain, dan seluruh suporter atas kebaikan dan dukungannya selama saya bermain di PSM. Saya tidak akan pernah melupakan Makassar yang penuh dengan kehangatan," pamit Mirko setelah menyampaikan keputusannya kepada CEO PSM, Rully Habibie. Mirko bergabung dengan Pasukan Ramang pertengahan Januari 2013 lalu, menyusul sang kakak Ilija Spasojevic yang lebih dulu berkostum merah-merah. Namun Spaso-panggilan akrab Ilija Spasojevic--juga lebih dulu meninggalkan PSM untuk ber-

>> Editor: Rahkmatul Akbar

SPASOJEVIC gabung dengan sebuah klub besar di Kalimantan. "Mirko mau pulang dulu ke negaranya. Nanti kalau sudah benar-benar siap baru balik lagi ke Indonesia untuk cari klub," tambah Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina, Rabu (31/7). Perginya dua Spaso itu membuat PSM hanya menyisakan deretan striker lokal seperti Andi Oddang, M Rahmat, Kaharuddin dan Made Aryadana. Selain itu, sekarang Febre Santis menjadi satu-satunya pemain asing di tim. Pemain asal Chile itu menjadi andalan di barisan pertahanan PSM. (h/net)

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

SILATURAHMI RAMADAN DI RUMAH BUDAYA FADLI ZON

Menikmati Anugerah Alam dan Warisan Budaya

Peringati 91 Tahun Chairil Anwar

IMAN Sholeh, Ati Ismail, Evawani Alissa Chairil Anwar, Fadli Zon, Jodhi Yudono berfoto dengan patung perunggu Chairil Anwar

Chairil Anwar Penyair Ranah Minang

IMAN SHOLEH

TAUFIQ ISMAIL

C

HAIRIL Anwar meru pakan salah seorang tokoh penyair dan tokoh sastra di Indonesia. Karya sastra dan puisinya yang menyentuh serta mempunyai nilai etika tersendiri menjadikan beliau sosok legenda penyair yang sangat mendunia, sehingga beliau dinobatkan sebagai pelopor Angkatan 45 dan puisi modern Indonesia. Chairil Anwar berasal dari Minangkabau yang dilahirkan di Medan Sumatera Utara 26 Juli 1922 dan wafat pada 28 April 1949. Ayahnya berasal dari Taeh Kabupaten lima Puluh Kota, dan ibunya berasal dari Koto Gadang, Kabupaten Agam Sumatera Barat (Sumbar) Masa kanak-kanak hingga remajanya dihabiskan dikota kelahirannya di Medan. Dari SD, Chairil Anwar sudah menampakkan diri sebagai siswa yang cerdas dan berbakat menulis, hingga karya sastra dan puisi yang dibacakan menghasilkan karyakarya yang menyentuh dunia. Nama Chairil Anwar mulai terkenal setelah tulisannya dimuat di majalah Nisan pada tahun 1942. Saat itu ia baru berusia 20 tahun. Semua puisi-puisi yang dilahirkannya merujuk pada kematian dan individualitas. Sebelum menginjak usia 27 tahun, sejumlah penyakit menimpanya sehingga Chairil meninggal dalam usia muda di rumah sakit CBZ (sekarang rumah sakit Dr Cipto Mangunkusomo) Jakarta pada tanggal 28 April 1949. Selama hidupnya Chairil telah menulis sekitar 94 karya termasuk 70 puisi. Karyanya yang paling terkenal berjudul Aku dan Kerawang Bekasi. “Untuk mengenang dan menghormati sastrawan yang besar yang telah melahirkan pemikiran, karya, sastra sebagai penyair legendaris di nusantara ini, maka Rumah Budaya Aia Angek Cottage membuat patung Chairil Anwar karya Bambang Winaryo pematung asal Jogja. Untuk

memberikan penghormatan kepada Chairil Anwar hingga sekarang karya-karyanya masih dijaga,” ungkap Fadli Zon dalam memperingati 91 tahun Chairil Anwar. Dijelaskan Fadli, Chairil Anwar adalah penyair yang sungguh-sungguh dalam menciptakan sajak-sajaknya. Untuk mencari kata-kata yang tepat dalam satu baris sajaknya saja sampai memakan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. “Wajar saja bila akhirnya karya cipta puisi Chairil Anwar sangat berkualitas dan mendunia, karena disinilah letak kecerdasan Chairil meramu intuisinya dalam berpuisi. Dan Fenomena ini menegaskan bagaimana Chairil memiliki wawasan intelektual yang mumpu membuka mata dunia terkait karya-karya sastra yang dihasilkannya, baik karya sastra Indonesia maupun karya sastra dunia. Dengan wafatnya sang penyair legendaris itu, karya karyanya masih terus dikenang. Bahkan hingga sekarang hari kelahiran dan kematian pengarang yang wafat di usia muda ini masih sering diperingati oleh berbagai kalangan dan dideklarasikan sebagai Hari Lahir Puisi. Untuk itu, Fadli Zon mengajak untuk tidak melupakan sejarah sastra yang telah banyak diukir Chairil Anwar. Dan ini seharusnya ditiru oleh penulis-penulis pemula, mahasiswa terutama dari kalangan generasi muda saat ini. “Mengenang Chairil tidak hanya berhenti dalam bentuk peringatan saja. Namun juga mempelajari karya-karya Chairil tersebut dengan menelusuri proses kreatifnya dalam berkarya serta mempelajari semua karyakarya sastra khususnya puisi yang ada, baik yang terkenal atau pun yang tidak,” paparnya. (*)

Jumat (26/7) lalu, Pukul 15.30 WIB, bertepatan dengan tanggal kelahiran Chairil Anwar (26 Juli 1922), Rumah Budaya Fadli Zon, Aie Angek Cottage, yang terletak di Jalan Raya Padang Panjang, Bukittinggi KM 6, Sumatera Barat, menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi Ramadan dan Peringatan 91 Tahun Chairil Anwar, seorang penyair terkemuka Indonesia. Dalam acara tersebut, Evawani Alissa Chairil Anwar (putri mendiang Chairil Anwar) meresmikan patung perunggu Chairil Anwar karya Bambang Win yang akan dipajang di Rumah Budaya Fadli Zon. Sejumlah tokoh penyair dan budayawan seperti Taufiq Ismail, Iman Sholeh, Joserizal Manua, Upita Agustin, Iyut Fitra, dan Fadli Zon membacakan berbagai puisi karya Chairil Anwar. Ada pula musikalisasi puisi dari Jodhi Yudhono. Sebagai puncak acara diisi konser mini “Shalawat” dari Maestro Biola Indonesia, Idris Sardi.

IDRIS SARDI

PARA audience

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Rumah Budaya Fadli Zon terhadap Chairil Anwar yang sudah berjasa dalam dunia kesusasteraan Indonesia. Banyaknya tokoh dan seniman yang terlibat dalam kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa Chairil Anwar sangat dicintai sampai saat ini” ujar Fadli Zon yang merupakan pendiri Rumah Budaya Fadli Zon. Selama hidupnya, Chairil Anwar telah menulis sekitar 94 karya, termasuk 70 puisi. Puisi terakhir Chairil berjudul Cemara Menderai Sampai Jauh, ditulis pada tahun 1949.

19

DUET kakak-adik, Fadli Zon (pemilik) dan Elvia Desita (Direktur Rumah Budaya Fadli Zon)

Sedangkan karyanya yang paling terkenal berjudul Aku dan Krawang Bekasi. Karya kompilasi pertama berjudul Deru Campur Debu (1949), kemudian disusul oleh Kerikil Tajam Yang Terampas dan Yang Putus (1949), dan Tiga Menguak Takdir (1950, kumpulan puisi dengan Asrul Sani dan Rivai Apin). Tak mengherankan jika Chairil Anwar bersama Asrul Sani dan Rivai Apin dinobatkan oleh HB Jassin sebagai pelopor Angkatan 45 dan juga pelopor puisi modern Indonesia. Chairil Anwar meninggal di Jakarta, 28 April 1949 pada usia 26 tahun. (*)

RUMAH Budaya Fadlizon Aia Angek Cottage yang menempati luas lahan sekitar 6.500 M2 berdiri megah di Nagari Aia Angek Kecamatan X Koto Tanah Datar Sumatera Barat. Tepatnya di jalan raya Padang Panjang Bukittinggi KM 6, sekitar 80 KM dari Bandara Minang Kabau (BIM). Rumah Budaya Fadlizon Aia Angek Cottage yang diapit 3 gunung yakni Gunung Merapi, Singgalang, dan Tandikek yang mempunyai atmosfer alam pegunungan yang segar serta suasana alam yang masih alami, apalagi diselimuti kebut tebal yang membuat udara disekitarnya terasa sangat dingin. Keindahan alam dan udara yang segar disertai letaknya yang berada di atas 1,100 meter di atas permukaan laut menjadi nilai lebih terhadap rumah budaya Fadlizon dan Aia Angek Cottage yang hadir sebagai pilihan tepat untuk berlibur dan menginap serta merasakan budaya minang di rumah Budaya Fadli Zon ini. Di Rumah Budaya ini, berbagai sajian koleksi benda kuno serta beragam lukisan dan patung dijumpai yang menjadi koleksi tersendiri. Kesemuanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, khususnya warisan yang terkait dengan benda-benda kuno kebudayaan Minangkabau tempo

dulu. Menurut pengelola Rumah Budaya Fadli Zon dan Aia Angek Cottage Edin Hadzalig, beragam jenis lukisan yang terpajang di rumah budaya ini sengaja dibeli Fadli Zon langsung dari pelukisnya dari berbagai negara. Begitu juga dengan patung Mahatma Gandi yang kesemuanya itu menjadi bagian dari keindahan dan seni di Rumah Budaya ini. Untuk koleksi berbagai jenis warisan seperti keris dan tombak semuanya berasal dari kerajaan, mulai dari kerajaan Majapahit hingga kerajaan Minangkabau. Begitu juga dengan koleksi berbagai buku tua mulai dari abad 17 hingga sekarang ini. Rumah Budaya Fadli Zon diresmikan pada 4 Juni 2011. Di Rumah Budaya ini terdapat setidaknya lebih dari 100 keris Minang kabau yang dikumpulkan dari berbagai daerah di Sumatera Barat selama bertahun-tahun. Koleksi keris ini juga diresmikan keberadaannya di Rumah Budaya pada Minggu, 21 Mei 2011.(*)

JOSERIZAL MANUA

FADLI ZON, Taufiq Ismail, Idris Sardi, Elvia Desita, Iman Sholeh, Upita Agustin pada sesi foto bersama

Sesi foto bersama

Jodhi Yudono

EVAWANI Alissa, putri mendiang Chairil Anwar membuka selubung patung sang ayah, Chairul Anwar bersama Fadli Zon. >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Irvand


20

TANAH DATAR

LINGKAR Warga Diimbau Segera Rekam Data e-KTP BATUSANGKAR, HALUAN — Camat Batipuh Selatan, Yusnen menghimbau agar masyarakat yang belum merekam data e-KTP agar dapat segera melakukan perekaman ke Kantor Camat untuk proses pembuatan Kartu Indentitas Penduduk resmi elektronik. Himbauan ini dilakukan Camat Yusnen terkait masih terdapat masyarakat yang belum melakukan pendataan identitas untuk pembiatan e-KTP, padahal dimana ada kegiatan dan acara pemerintah Batipuh Selatan selalu memberikan penjelasan akan pentingnya kartu e.KTP bagi warga dewasa. Menurut Yusnen, bagi masyarakat yang wajib Kartu Penduduk seharusnya memahami bahwa eKTP merupakan identitas resmi yang sangat penting dimiliki warga, apalagi kalau untuk mengurus apa saja kebutuhan mulai 1 Januari 2014 syarat utama adalah e-KTP. “Pada waktnya nanti, apabila masih terdapat warga yang belim memiliki kartu pendiuduk elektronik ini tentu akan kesulitan untuk mengurus berbagai urusan, karena pada tahun 2014 itu setiap urusan dilihat data yang akurat dengan sistem elektronik yang kuncinya hanya ada di e-KTP,” ungkapnya. “Kepada masyarakat dihimbau agar dapat meluangkan waktunya sebentar, tidak sampai setengah hari mengurusnya, saya rasa sekitar 10 menit sudah selesai proses pendataannya,” ajak Camat Yusnen.(h/ydv)

Pesantren Ramadan Berjalan Lancar BATUSANGKAR,HALUAN — Pesantren Ramadan yang dilaksanakan di MTsS Balimbing Kecamatan Rambatan berlangsung lancar. Penyelenggaraannya diprakarsai oleh Ikatan Mahasiswa Tanah Datar / Padangpanjang ( Imatar). Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe ketika membuka pesantren Ramadan itu Minggu lalu menharapkan, agar peserta yang terdiri dari para siswa sekolah lanjutan pertama itu dapat menjalani semua program yang telah direncanakan. “Selama bulan Ramadan, para siswa dan generasi muda diharapkan mampu melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat, terutama dalam mengisi kegiatan keagamaan,” tuturnya. Pasantren Ramadan yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Tanah Datar/Padang Panjang (Imatar) Padang dan IAIN Padang bekerjasama dengan MTSS Balimbing, bertempat di Mesjid Baitul Aman Balimbing, Minggu (28/7). Kepada orang tua Shadiq juga mengharapkan agar selalu melakukan pengawasan kepada anak, sebab saat ini sangat besar sekali pengaruh negatif kepada kalangan generasi muda, seperti kenakalan remaja, terlibat narkoba, minuman keras, kebutkebutan dijalan dan sebagainya. Saat ini angka kecelakaan itu yang tertinggi dikalangan remaja, mereka sering kebut-kebutan dijalan raya tanpa memikirkan akibatnya, siapa lagi yang mengawasi mereka kalau tidak orang tua. Untuk mengawasi dijalan raya itu jelas Polisi, tetapi tenaga polisi itu juga sangat terbatas. Untuk itu marilah sama-sama meningkatkan pengawsasan kepada anak agar terhindar dari segala bentuk perbuatan negatif. Pada kesempatan itu Ketua Imatar Padang Yonarlis melalporkan, kegiatan parasntern ramadhan ini berlangsung selama satu minggu mulai 21 Juli sampai 27 Juli 2013. Kegiatan pasantren ramadan ini kerjasama Imatar Padang, Imatar IAIN Padang dengan MTsS Balimbing.( h/emz )

Panitia HUT RI ke-68 Terbentuk BATUSANGKAR,HALUAN —.Kabupaten Tanah Datar, membentuk Panitia Penyelenggara HUT RI ke-68 tingkat kabupaten Tanah Datar. Hal itu ditetapkan dengan Keputusan Bupati Tanah Datar Nomor 003/355/Kesra-2013, tanggal 23 Juli 2013, dengan menetapkan Sekretaris Daerah Muzwar.M selaku Ketua Umum. Dalam kepanitiaan Ketua Umum dibantu oleh ketua I, II, III dan IV masingmasing Kasdim 0308 Mayor Inf Defi Deflijun, S.Sos, Waka Polres Kompol Aksal Madi SH, Asisten Ekobang Helfi Rahmi Harun dan Asisten Pemerintahan Hardiman. Untuk Sekretaris umum dipercayakan kepada Asisten Administrasi Ali Nursal dan bendahara Fredy Khazbullah. Kepanitiaan dilengkapi dengan empat bidang dan masing-masing bidang dilengkapi pula dengan seksi-seksi, sehingga rangkaian kegiatan HUT RI ke68 tahun 2013 ini sudah terbagi habis pada kepanitiaan yang telah terbentuk. Rangkaian kegiatan HUT RI ke68 di Tanah Datar sudah dimulai pada bulan Ramadhan ini, seperti persiapan untuk Pasukan Paskibraka pembawa bendera Merah Putih, sedangkan secara intensif latihan akan dimatangkan setelah lebaran. Kegiatan lomba yang juga dilaksanakan pada bulan ramadhan yaitu lomba MTQ antar SKPD dengan panitia penyelenggara Kantor Kemenang Tanah Datar dan tempat pelaksanaan juga pada Kantor Kemenag. Untuk lebih suksesnya rangkaian kegiatan HUT RI ke-68 tahun 2013 ini juga telah dilangsungkan rapat panitia yang dipimpin Asisten II Helfi Rahmi Harun di Aula Kantor Bupati, Senin (29/ 7). Juga hadir Kasdim 0307 Mayor Inf Defi Deflijun, Wakapolres Tanah Datar Kompol Aksal Madi (h/emz)

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

Luhak nan Tuo

RSIA Datangkan Motivator Bertaraf Internasional BATUSANGKAR, HALUAN — Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Ibu Batusangkar mendatangkan motivator bertaraf Internasional, Nanang Qosim Yusuf.

Ia diundang untuk memberikan pencerahan kepada petugas RSIA Sayang Ibu, para tenaga Medis se Tanah datar dan sejumlah pejabat Pemkab Tanah Datar, Sabtu di Aula RSIA. Kehadiran motivator kondang yang pernah meraih Rekor Muri tahun 2013 asal Cirebon ini di Sumatera Barat dimanfaatkan oleh pemilik RSIA Sayang Ibu Batusangkar, Hj.Suryatina Ali bertujuan untuk memberi pencerahan guna menambah motivasi bagi karyawan beserta sejumlah dokter dan bidan dilingkungan Pemkab Tanah Datar untuk lebih bersemangat dan percaya diri untuk melaksanakan tugas dengan baik. Menurut keterangan Hj. Suryatina kesempatan ini sulit untuk diperoleh. “Mumpung Bapak Nanang sedang berada di Padang, saya minta kesediaannya untuk memberikan motivasi di Batusangkar,” ungkap Hj, Ina. “Kesempatan ini saya manfaatkan untuk menambah pengetahuan dan motivasi semangat bekerja bagi karyawan RSIA, bukan itu saja saya beritahu para bidan dan tenaga kesehatan lainnya untuk datang mendengarkan motivasi dari Nanang Qosim yang sulit mendapatkan kesempatan untuk mendatangkan motivator ini,” imbuh Hj. Ina. Pada acara yang dihadiri Staf Ahli Kantor Bupati Tanah Datar, H. Adrion Nursal itu, motivator, Nanang Qosim menyampaikan pencerahan tentang kehidupan yang penuh tantangan dan kesulitan untuk tidak dihadapi dengan keputus asaan, akan tetapi didalam menghadapi kesulitan kita bisa mengatasinya dengan obtimisme. Hidup itu tidak terlepas dari tantangan, tantangan itu berbentuk cobaan, kesulitan, walau hidup penuh dengan permasalahan, banyak berhutang sekalipun dan walaupun bentuk kita buruk akan tetapi kita harus bisa menampakkan Aura yang akan memancarkan cahaya yang dapat memberi motivasi untuk bangkit dari permasalahan Kunci sukses disimpulkan dalam tulisan Great, yaitu Gairah, Rencana, Evaluasi, action dan Terbuka yang didukung oleh GILA yaitu Giat, Inovatif Lues dan Aktif, sebagai pedoman untuk menjadi maju, ungkap Nanang Qosim (h/ydv)

BAZ — Bupati Tanah datar, M. Shadiq Pasadigoe menyerahkan Zakat Konsumtif BAZ Tanah Datar secara simbolis bagi 2017 fakir miskin, Rabu (31/7) di Pagaruyung. YULDAVERI

2.017 Fakir Miskin Terima Zakat BATUSANGKAR, HALUAN — Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe menyerahkan zakat kepada sebanyak 2.017 orang fakir miskin se kabupaten Tanah Datar, masing-masing menerima Rp400.000/orang dengan nilai Rp801.300.000.- Bantuan tersebut diserahkan rabu kemaren secara resmi di Mesjid Nurul Amin Pagaruyung. Bantuan zakat konsumtif merupakan salah satu program dari BAZ Tanah Datar yang rutin dilaksanakan setiap tahun, bantuan ini diberikan agar saudara kita itu ikut merasakan lebaran bersama masyarakat lainnya. Menurut Bupati Shadiq Pasadigoe, zakat yang terkumpul melalui BAZ tersebut sebagian besar berasal dari kalangan PNS. “Sebanyak 98 % bersumber dari PNS, sisanya baru dari kalangan lain. Sementara masih banyak potensi zakat itu dari masyarakat lainnya, seperti dari pengusaha,

perantau, pedagang dan sebagainya. Kalau semua itu menyalurkan zakatnya melalui BAZ maka akan lebih maksimal lagi pendistribusian zakat ini yang diserahkan kepada yang berhak menerimanya,” ungkap Bupati. Dijelaskan bahwa, pada tahun 2011 terkumpul zakat melalui BAZ Tanah Datar sebesar Rp5,63 miliar, dan tahun 2012 terkumpul sebesar Rp7,8 miliar, dan pada tahun 2013 ini akan meningkat terus. Pada tahun 2012 BAZ Tanah Datar juga telah membantu anak yang lulus di PTN karena Pemda Tanah Datar tidak bisa membantu karena tidak sesuai dengan Permendagri No.32 Tahun 2011 tentang bantuan sosial dan bantuan hibah. Namun pada tahun 2013 ini Pemkab sudah dapat dibantu kembali karena Permendagri No.32 tersebut telah dirobah menjadi Permendagri No.39 tahun 2012.

Bupati Shadiq menghimbau kepada masyarakat Tanah Datar, sesulit apapun ekonomi masyarakat, namun pendidikan anak tolong diperhatikan, jangan biarkan anak putus sekolah karena pendidikan merekalah yang akan menggiring mereka kepada arah yang lebih baik. Pada tahun 2011 dan 2012 Tanah Datar menerima penghargaan dari Gubernur Sumbar karena siswanya terbanyak diterima di PTN, pada tahun 2011 lulus sebanyak 914 orang, tahun 2012 sebanyak 1.174 orang dan pada tahun 2013 ini sampai 31 Juli 2013 telah lulus sebanyak 1.413 orang. Kepada warga yang menerima zakat ini diharapkan dapat digunakan sebaikbaiknya sesuai dengan kebutuhan dalam menghadapi lebaran tahun ini, jangan dipaksakan untuk memenuhi keinginan, tetapi rayakanlah lebaran itu dengan sederhana dan hikmad dan penuh kekeluargaan dan kegembiraan. (h/ydv)

Harga Sembako Stabil

Bupati Ajak Awasi Anak Berkendara

TANAH DATAR, HALUAN — Dua minggu menjelang lebaran tahun ini 4 Tim Monitoring Pemda Tanah Datar yang turun meninjau harga pasar khususnya kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Pasar Batusangkar dan seluruh pasar di kecamatan hasilnya cukup mengembirakan. Dari pantauan keempat tim tersebut menyatakan rata-rata harga sembako stabil, bahkan ada yang turun dari harga sebelum Ramadan. Hal ini terungkap pada rapat Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dipimpin Asisten II Helfi Rahmi Harung di Aula kantor Bupati setempat, Kamis lalu. Rapat ini selain dihadiri Tim juga dihadiri pimpinan SKPD di Tanah Datar. Empat tim Monev yang turun masing-masing diketuai oleh, Tim I Kabag Perekonomian Zaratul Khairi, Tim II Kabid Perdagangan Bustamar, Tim III Sekretaris Koperindagpastam Syafril Abdullah dan Tim IV salah satu Kasi Dinas Koperindagpastam Gusti Amor. Disamping stabilnya harga Sembako di Tanah Datar juga ketersediaan pangan melebihi dari cukup, seperti yang dilaporkan kepala Kantor Ketahanan Pangan Yulfiardi. Menurut Yulfialrdi, saat ini ketersediaan beras selama Ramadan sebanyak 12.120 ton, sementara kebutuhan hannya 3,425 ton, begitu juga cabai merah

TANAH DATAR, HALUAN — Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe mengajak masyarakat terutama orang tua untuk selalu mengingatkan anak-anak dalam mengemudikan kendaraan terutama kendaraan roda dua. Hala tersebut disampaikan pada cara buka bersama dalam rangka silaturahmi jamaah masjid Ikhsan Solok jorong Kapuak Koto Panjang nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru Kamis (25/7) usai pelaksaan salat tarawih berjamah. Hadir pada cara tersebut Kepala Dinas PU, Camat Tanjung Baru Suhardi, SH, Walinagari Barulak H. Syahrul.Dt. Mangun Sati beserta unsur nagari, Niniak Mamak dan tokoh masyarakat setempat. Menurut Bupati, para remaja sangat rentan dengan terpengaruh lingkungan, untuk itu agar selalu mentaati tertib berlalu lintas, terutama pada kalangan remaja yang belum mendapatkan izin untuk mengemudi, karena akhir-akhir ini kecelakaan lalu lintas itu terbanyak dikalangan remaja, mereka sering ugal-ugalan dijalan raya, untuk itu diperlukan pengawasan yang ketat dari orang tua, apalagi selama bulan Ramadan ini para remaja itu banyak yang keluyuran pada malam hari.

melebihi kebutuhan masyarakat Tanah Datar. Namun menurut Yulfiardi yang perlu diwaspadai ketersediaan bawang merah, selama Ramadhan kebutuhan 227 ton, sementara ketersediaan hannya 96 ton, sehingga banyak mendatangkan bawang merah dari luar daerah dengan harga tinggi. Pada rapat Monev masingmasing tim melaporkan, secara umum tidak terjadi kenaikan harga dan hal ini memang harapan masyarakat dalam menghadapi lebaran tahun ini. Dari pantauan tim pada setiap pasar ternyata harga Sembako itu lebih murah di pasar kecamatan dan pasar nagari dari pada pasar Batusangkar, seperti beras di pasar Batusangkar Rp9.500/kg sementara di pasar kecamatan hannya Rp8.500. Daging ayam potong di pasar Batusangkar Rp20.000/kg dan di pasar kecamatan Rp18.000/kg. Untuk daging sapi di pasar Batusangkar Rp100.000/kg dan di pasar kecamatan Rp18.000/kg. “Dari hasil monitoring tim dan hasil rapat Monev tersebut disimpulkan, untuk menghadapi lebaran tahun ini tidak perlu dilakukan operasi pasar karena harga cukup stabil, kalau nantinya harga pasar sembako melonjak menjelang lebaran maka operasi pasar memang diperlukan,” ulas Rahmi. (h/hms)

Ajak mereka untuk beribadah menunaikan salat tarawih ke masjid dan mendengarkan santapan rohani, dengan demikian diharapkan para remaja itu akan dapat dibekali keimanannya agar dapat menyaring informasi yang sangat bebas saat ini. Bupati menghimbau, agar selalu mentaati tertib berlalu lintas, terutama pada kalangan remaja yang belum mendapatkan izin untuk mengemudi, karena akhir-akhir ini kecelakaan lalu lintas itu terbanyak dikalangan remaja, mereka sering ugal-ugalan dijalan raya. Untuk itu Bupati M.Shadiq menghimbau seluruh masyarakat Tanah Datar untuk selalu menggiatkan kehidupan beragama disetiap

Nagari, ramaikan masjid dan musala, giatkan TPA/TPSA, Majelis Taklim dan wiridwirid pengajian, sehingga suasana aman dan nyaman akan tercipta pada setiap nagari di Tanah Datar. Sementara itu Wali Nagari Barulak H. Syahril melaporkan, bahwa Nagari Barulak terdiri dari 1016 KK yang sebagian besar bergerak di bidang kerajinan rumah tangga sangkar burung. “Untuk itu sangat membutuhkan bantuan dari Pemda Tanah Datar dan mengampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Pemda Tanah Datar khususnya pimpinan daerah yang telah membantu pembangunan masjid kami ini,” harapnya. (h/hms)

BUPATI ajak orang tua awasi anak di Masjid Ikhsan.

PHBI Siap Sukseskan Salat Idul Fitri BATUSANGKAR, HALUAN — Panitia Hari Besar Islam Kabupaten Tanah Datar siap menyukseskan untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri 1434 H tahun 2013 M di Kota Batusangkar. Kesiapan PHBI untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan Sholat Idul Fitri 1434 H diawali dengan rapat pusra PHBI Kabupaten Tanah Datar, yang dihadiri Ketua Umum, H. Hendri Arnis beserta pengurus dan SKPD terkait, Selasa (30/

7) di Hotel Yoherma, Batusangkar. Ketua Umum PHBI Tanah Datar, H. Hendri Arnis mengemukakan agar pelaksanaan kegiatan Idul Fitri agar dapat terlaksana dengan baik, oleh sebab itu segaga sesuatu yang menjadi kendala sekecil apapun pada tahun yang lalu perlu menjadi perhatian untuk diatasi sehingga tidak lagi terulang kembali. Bahkan kalau perlu kita buat perencanaan untuk menjadikan

pelaksanaan Idul Fitri tahun ini jauh lebih baik, kepada peserta rapat agar menyampaikan permasalahan yang lalu untuk diantisipasi dan memunculkan ide baru yang dapat meningkatkan kesuksesan pelaksanaannya. Dari hasil rapat tersebut, forum memutuskan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1434 H, yang dipusatkan di Lapangan Cindua Mato, kalau pada tahun lalu terjadi perbedaan hari pelaksanaan Salat Id yang

difasilitasi PHB masih ada warga yang kesulitan mendapatkan tempat salat, maka kemungkinan bisa saja jalan raya didepan SD 08 di gunakan untuk mimbar. PHBI memutuskan tidak memprogramkan takbiran keliling di jalanraya, akan tetapi mengajak warga Takbiran di Masjid dan Mushalla masingmasing, dan PHBI akan mengadaklan acara penampilan seni Takbiran di Gedung Nasional yang akan diikuti oleh untusan

Kecamatan se Tanah Datar. PHBI berharap keputusan jatuhnya Idul Fitri 1434 H tidak ada perbedaan sehingga pelaksanaan Salat Idul Fitri dapat dilaksanakan satukali, akan tetapi apabila terdapat perbedaan maka PHBI akan tetap memberikan fasilitas untuk dua keyakinan tersebut, dan PBHI juga menyiapkan 7 m a s j i d d a l a m k o t a B a t usangkar untuk menampung jamaah salat Id, apabila hari hujan, (h/ydv)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


PADANG PARIAMAN Saiyo Sakato 21

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

Jembatan Sungai Durian Rusak Parah LINGKAR Stok Ternak Lebaran Melebihi Kebutuhan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Stok ternak untuk kebutuhan lebaran di Padang Pariaman melebihi dari kebutuhan. Rata setiap lebaran, Padang Pariaman membutuhkan sekitar 600 ekor ternak kerbau/sapi. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Pertenakan Kehutanan Padang Pariaman, Akhiruddin pada Haluan, Senin (30/7) di Pariaman. Menurut Akhiruddin, sebagian besar ternak yang disemblih dalam merayakan lebaran di Padang Pariaman merupakan ternak kerbau. “Untuk kebutuhan ini, Padang Pariaman memiliki stok yang cukup bahkan berlebih,” ujar Akhiruddin. Bahkan diakui Akhiruddin, untuk kebutuhan ternak saat lebaran pada daerah lain juga didatangkan dari Padang Pariaman. Hal itu dapat dilihat dari kondisi dibeberapa pasar ternak yang ramai dikunjungi oleh pembeli dari kabupaten kabupaten tetangga. “Ramainya kunjungan pembeli ternak untuk kebutuhan lebaran dari daerah tetangga ini tidak terlepas dari hasil sensus statistic yang menetapkan Padang Pariaman sebagai daerah nomor dua penghasil ternak di Sumatera Barat,” ujar Akhiruddin. Pada kesempatan itu Akhiruddin juga memperkirakan, bahwa harga daging kerbau/ sapi saat dalam menyambut lebaran tidak akan berbeda dengan harga daging saat Ramadan yakni berkisar Rp90 ribu/kg. (h/ded)

TSR Kunjungi Masjid Al Iklas PADANG PARIAMAN, HALUAN — T i m I Safari Ramadan (TSR) Padang Pariaman yang dipimpin Bupati, H. Ali Mukhni kunjungi Masjid Al-Iklas Nagari Ketaping Kecamatan Batang Anai, Minggu (28/7). Kedatatangan tim ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, Bupati H. Ali Mukhni meminta maaf pada jamaah masjid, karena kunjungan ini tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Hal tersebut, disebabkan jadwal yang sama dengan beberapa agenda daerah di Pemerintah Pusat. Seperti, Rencana pembangunan Asrama Haji, Pembangunan Sekolah Cendikia serta rencana peletakan Batu Pertama Pembangunan Pelabuhan di Tiram. Seluruh agenda tersebut, guna kemajuan pembangunan di Padang Pariaman, yang letaknya sebagian besar di Nagari Ketaping dan sekitarnya. “Hal ini patut kita syukuri bersama,” ajak Bupati. Dengan adanya beberapa pembangunan berskala nasional ini di nagari Ketaping, hendaknya didukung penuh oleh masyarakat, dengan cara membantu dan mensukseskan pembangunan tersebut. Salah satu bentuk bantuan tersebut, yakni memfasilitasi pembebasan lahan yang dilalui oleh kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan, bahwa tujuan tim safari Ramadhan untuk mengunjung masyarakat menjalin tali slahturahim. Sehingga kebersamaan pemerintah dan warga terjalin dengan baik. Disamping itu, tim safari Ramadan juga bertujuan untuk menyampaikan berbagai program pembangunan yang telah dilakukan, yang sedang berjalan dan yang akan dilakukan. Serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Dalam kunjungan tersebut Bupati memberikan bantuan sebesar Rp3juta dan satu paket bantuan Alquran dan tafsir. (h/ded)

Rayakan Lebaran dengan Sederhana PADANG PARIAMAN, HALUAN — Menyongsong hari Raya Idul Fitri 1434 H, Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni masyarakat untuk merayakan lebaran dengan penuh kesederhanaan dan saling berbagi. Hal tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni waktu bincang bincang dengan Haluan, Minggu (28/7), sehubungan penyambutan lebaran di Padang Pariaman. Bagi kalangan kenerasi muda, juga diharapkan untuk tidak melakukan perayaan Idul Fitri dengan cara cara yang dilarang oleh agama. Seperti minuman yang memabukkan, serta hiburan orgen yang menampilkan penyanyi berpakai seronok. Menurut Bupati, Idul Fitri merupakan hari raya yang suci yang juga harus dirayakan dengan kegiatan kegiatan yang bersih. Seperti, saling bersilahturahim saling memaafkan, saling berbagi, meningkatkan kegiatan sosial, sehingga dalam merayakan lebaran tidak terjadi kesenjangan social di tengah-tengah masyarakat. Dingatkan Bupati, sebulan kita melakukan ibadah puasa Ramadan yang menuntun kita pada ketakwaan sehingga kita kembali terlahir dengan suci di Idul Fitri. HaL hendaknya tidak kita kotori dengan perbuatan perbuatan yang mengundang dosa pada perayaan Idul Fitri. Perayaan lebaran dengan kesederhanaan, aku Bupati memiliki dampak yang besar terhadap kehidupan bermasyarakat, serta mampu menangkal perbuatan kriminal. “Kalau kita, merayakan lebaran dengan perhiasan yang berlebihan, hal ini pasti akan mengundang copet dan rampok yang juga dapat mengancam keselamatan kita,” ajak Bupati. Untuk itu Bupati sekali menekankan agar perayaan lebaran tahun ini dilakukan dengan kesederhanaan dan tidak menonjolkan perhiasan yang berharga saat berpergian. (h/ded).

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Kondisi lantai jembatan penghubung antara Dusun II dengan Dusun III di Korong Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, makin hari semakin parah. Pasalnya, untuk dilewati kendaraan roda dua saja sangat susah apalagi untuk kendaraan roda empat, karena semua papan lantainya sudah mulai lapuk. Wali Nagari Sungai Durian, Nusyirwan mengatakan, bahwa kondisi lantai jembatan tersebut memang sudah lapuk, jembatan yang panjangnya lebih kurang enam puluh meter itu dipenuhi oleh lobang. “Jangankan untuk kendaraan roda dua, jalan kaki saja harus hati-hati, kalau tidak bisa terjatuh kedalam sungai,” ujar Nusyirwan kepada Haluan Senin (30/7). Kondisi jembatan yang semua lantainya sudah mulai lapuk itu sudah dilaporkan kepada Bupati Padang Pariaman. Atas nama masyarakat Sungai Durian sangat mengharapkan bantuan pemerintah untuk bisa menganggarkan untuk perbaikan lantai jembatan ini. “Kalau bisa dicor saja lantai

RUSAK — Beginilah kondisi lantai jembatan di Korong Sungai Durian, sudah banyak lantai yang lapuk, seolah-olah tidak ada perhatian pemerintah untuk memperbaikinya. BUSTANUL ARIFIN jembatan ini, kalau belum bisa dianggarkan untuk itu, bantu saja seng plat untuk mengatasi di hari raya, karena dihari raya sangat banyak masyarakat yang menggunakan jembatan

tersebut,” katanya. Menurut masyarakat setempat yang sering menggunakan jembatan itu, jembatan ini memang banyak yang menggunakan, karena jembatan

Pembangunan Jalan Koto Hilalang Akan Dilanjutkan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Lanjutan peningkatan pembangunan jalan dari Simpang Pangguang Korong Koto Hilalang Utara menuju Durian Gadang Nagari Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam, akan dilanjutkan tahun 2014. Hal tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni di hadapan jamaah Surau Baru Koto Hilalang Utara Nagari Sikucur Kecamatan V koto Kampung Dalam, Minggu (28/7) dalam kegiatan Safari Ramadan.

Menurut Bupati, dengan keterbatasan anggaran APBD Padang Pariaman ruas jalan tersebut baru dapat diaspal sepanjang lebih kurang1,5 km, sedangkan lanjutannya akan dilakukan pada APBD 2014. Jalan jalan ini sengaja diaspal Hot Mix karena dengan aspal hot mix ketahanannya lebih lama. Agar jalan yang telah diaspal ini dapat bertahan dengan cukup lama, Bupati berharap, agar masyarakat lebih meningkat kebersamaan dan kekompakan dengan melaksanakan gotong-

royong secara rutin. Baik membersihkan sarana umum maupun membersihkan selokan jalan. Dalam memelihara jalan yang telah diaspal ungkap Bupati, yang paling perlu diperhatikan yakni, selokan (Bandar) jalan jangan sampai tertutup, sehingga air mengalir diatas jalan. Kalau hal ini dibiarkan maka jalan yang telah dibangun tidak akan bertahan lama. Disamping itu, juga sangat perlu diperhatikan yakni, rumput rumput liar yang ada di pinggir jalan.(h/ded)

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Dalam rangka memperingati nuzul Al-Quran dan menyemarakkan bulan suci Ramadan, masyarakat beserta pengurus Masjid Raya Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuak Aluang mengadakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Acara tersebut diadakan dimasjid kampung itu Sabtu (27/7). “Acara MTQ ini diadakan setiap tahun, pelaksanaannya diadakan setelah shalat tarwih bersama, dan lomba tersebut hanya satu malam saja, yaitu sampai waktu sahur,” ujar ketua panitia pelaksana Ir. Ambrial kepada Haluan saat acara berlangsung.

Menurutnya, selain mencari bibit qori dan qori’ah didaearh ini, juga untuk membudayakan baca Al-qur’an kepada masyarakat serta sesuai juga dengan himbauan pemerintah, yaitu kembali kesurau. Peserta MTQ ini katanya, berasal dari seluruh TPA/TPSA di Kecamatan Lubuak Aluang, ada sekitar dua puluh surau yang aktif TPA/TPSA nya diundang. “Untuk para juara, panitia menyediakan hadiah bintang emas, untuk juara satu setengah emas, juara dua seperempat emas, juara tiga uang dua ratus ribu rupiah. Semua hadiah dari sumbangan masyarakat serta

donatur lainnya,” ulas Ambrial. Nuzul Qur’an dan MTQ di Masjid Raya Pungguang Kasiak ini dihadiri oleh H. Beny Saswen Nasrun caleg DPRD Sumbar daerah pemilihan Sumbar 2 nomor urut 2 dari Partai Bulan Bintang, ia berkunjung bersama anggota DPRD Provinsi Sumbar dari Partai Bulan Bintang, Syahrul Ramadhan Tanjung Sinaro yang juga maju sebagai caleg DPRD Sumbar dari daerah pemilihan Sumbar 4 dengan nomor urut 1 dan Zaldi Heriwan maju untuk caleg DPRD Sumbar dari daerah pemilihan Sumbar 3 dengan nomor urut 1 serta rombongan lainnya. (h/cw-bus)

Masjid Raya Pungguang Kasiak Gelar MTQ

ini adalah penghubung yang alternatif menuju pasar. Kondisi lantai jembatan sudah sekitar satu tahun yang lalu mulai rusaknya, tapi untuk parah seperti ini sekitar lima bulan

terakhir ini. Bahkan, sudah ada nampak pejabat wakil rakyat yang melihat, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya, entah mencari simpati atau sekedar melihat saja. (h/cw-bus)

Wabup Kunjungi Musala Nurul Hidayah PADANG PARIAMAN, HALUAN — Kunjungan tim Ramadan Wakil Bupati Padang Pariaman, H.Damsuar ke Musala Nurul Hidayah Koto Padang Kecamatan V Koto Kampung Dalam Hanya diterangi oleh cahaya senter. Wakil Bupati yang didampingi Kepala KB dan BPM, Rasyid dan Kepala BP3KP, Yusri awalnya listrik masih hidup. Baru saja protokol akan membuka acara listrik langsung mati. Wabup Damsuar, pada kesempatan tersebut langsung menerangkan penyebab seringnya listrik mati. “Dan solusinya telah terang oleh menteri BUMN, Dahlan Iskan yang berkunjung ke Pariaman baru baru ini,” terang Wabup. Untuk itu Wabup, meminta warga untuk bersabar, insya Allah dalam waktu dekat ini, listrik PLN akan

dapat kita nikmati seperti sedia kala. Sementara itu Wali Nagari Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Masril menyampaikan, bahwa bangunan darurat yang dijadikan mushala ini merupakan, bekas bangunan sekolah darurat pasca gempa 2009 lalu. Sedangkan mushala yang juga ikut roboh oleh gempa, masih dalam tahap pembangunan, yang saat ini baru dalam pembangunan pondasi. Pada kesempatan itu Wali Nagari juga berharap pada Wabup Damsuar, untuk lebih memperhatikan nagari Sikucur, khususnya Koto Padang. Karena jalan ke Koto Padang yang dulunya aspal, kini telah jadi jalan kerikil kembali. Untuk itu atas nama warga, Masril berharap jalan tersebut dapat proyek peningkatan dalam wwaktu yang dekat. (h/ded)

Warga Sungai Durian Tak Dapat Jamkesda PADANG PARIAMAN, HALUAN — Wali Nagari Sungai Durian, Kecamatan Patamuan merasa dianak tirikan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Hal itu disebabkan tidak dikeluarkannya kartu Jamkesda untuk masyarakat Nagari Sungai Durian, padahal semua data sudah dimasukan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman. “Sampai sekarang, belum ada keluar kartu Jamkesda untuk masyarakat nagari ini, untuk mendapatkan kartu tersebut

semua pesyaratan sudah diserahkan ke dinas kesehatan,” ujar Wali Nagari Sungai Durian, Nusyirwan Nazar kepada Haluan Senin (29/7). Dikatakannya, dahulu pihak nagari ini sama memasukan persyaratan untuk mendapatkan kartu jamkesmas bersama Nagari Tandikek dan Nagari Tandikek Utara. “Yang menjadi tanda tanya bagi saya, kenapa didaerah lain sudah keluar kartu jamkesmasnya, sementara persyaratan untuk mendapatkan kartu itu sama-sama dimasukan pada hari

yang sama pula,” jelasnya. Dijelaskannya, jumlah kepala keluarga (KK) di Nagari Sungai Durian dari tiga korong yang ada dinagari itu berjumlah sebanyak 490 KK dengan jumlah penduduk 2193 jiwa. “Di Korong Koto Mambang ada 210 KK dengan penduduk 1008 jiwa, Korong Kampuang Tanjuang 150 KK dengan jumlah penduduk 616 jiwa, Korong Sungai Durian 130 KK dengan jumlah penduduk 569 jiwa. Apakah semua masyarakat ini tidak berhak untuk mendapatkan kartu jamkesda ini,” ulasnya. (h/cw-bus)

BUPATI Padang Pariaman, H. Ali Mukhni sedang berdialog dengan kaum ibu di Masjid Raya Toboh, Kenagarian Campago, Ali Mukhni berkunjung ke masjid itu dalam rangka safari ramadan. BUSTANUL ARIFIN

Peduli Dakwah, Sembilan Tokoh Dapat Penghargaan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Sembilan tokoh di Padang Pariaman mendapatkan penghargaan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Kabupaten Padang Pariaman, karena kesembilan tokoh tersebut telah dinilai memiliki kepedulian terhadap kegiatan dakwah Islamiyah di daerah ini. Penghargaan tersebut diserahkan bersamaan pada acara Tablig Akbar dengan menghadirkan tiga ustaz kondang dan ternama di Padang Pariaman, bahkan di Sumbar yaitu Drs. H. Bgd. M Letter, M. Djali Sadana Tk. Sinaro dan Zainal, Tk Mudo,

S.Sos, MAg di Masjid Raya Punggung Kasiak, Kecamatan Lubuak Aluang, Sabtu (27/7). Ketua DPD MDI Padang Pariaman Rahmat Tuanku Sulaiman, S.Sos, S.Ag, MM, mengatakan, mereka yang diberikan penghargaan ini karena dinilai memiliki perhatian yang lebih tinggi terhadap kegiatan keagamaan Islam di Padang Pariaman ini. Kesembilan kesimbilan tokoh yang mendapatkan penghargaan itu adalah Bupati Padang Pariaman Drs. H.Ali Mukhni, Ketua DPRD Padang Pariaman H.Eri Zulfian, S.Pt, SH, MM, Kapolres Padang Pariaman AKBP Amirjan, SIK, Kepala Kemenag

Padang Pariaman Drs. Masrican Tk. Marajo Basa, Pembina Fatayat NU Padang Pariaman Dra.Hj. Siti Izati Aziz, Ketua MUI Padang Pariaman Zainal Tuanku Mudo, S.Ag, M.Ag, Ketua Pembina MDI Padang Pariaman H. Faisal Arifin SIP Rky Majo Basa, Camat Lubuk Alung Padang Pariaman Drs.H. Azminur, Ketua Majelis Taklim Indonesia Kabupaten Padang Pariaman Endarmy. Dikatakan Rahmat, kesembilan nama tersebut dinilai giat mendorong kegiatan Islam rahmatan lil alamin. Islam yang penuh dengan kedamaian, jauh dari tindakan anarkisme, keke-

rasan dan fitnah yang selama ini mulai menggeroti sebagian umat Islam. Penyerahan penghargaan juga dihadiri ibu-ibu majelis taklim dan peserta pesantran ramadhann di Masjid Raya Punggung Kasik. Sementara itu Drs. H. Bgd. M Letter, M. selaku penceramah tablig akbar lebih menekankan pada akan pentingnya silaturrahmi, apalagi di bulan suci Ramadan ini, dengan silaturahmi berbagai manfaat dan kemudahan yang dapat di peroleh umat Islam diantaranya saling maaf dan memaafkan, sehingga dosa dan kesalahan yang telah diperbuat sebelum ini dapat

dimaafkan. Hal itu juga dikatakan M. Djali Sadana Tk. Sinaro dan Zainal, Tk Mudo, S.Sos, MAg bahwa momentum menyambut bulan suci Ramadan tahun ini sangat besar sekali keuntungannya bagi umat Islam, dengan bulan suci Ramadan membuat umat Islam sadar akan manfaat dan keunggulan bulan Ramadan tersebut, diantara membentuk karakter yang disiplin, sadar dan tahu akan hari pembalasan, dan banyak bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, semoga kita semua selamat dunia dan akhirat. (h/cw-bus)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


22

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

MASYARAKAT BERTERIMAKASIH KEPADA BUPATI DAN DIREKTUR PDAM

Air PDAM Mengalir ke Padang Sago

Bupati Padang Pariaman memutarkan kran untuk masyarakat yang mengambil air di depan rumah Sanih Peto Burahin.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni merasakan kuatnya kucuran air PDAM, didampingi Camat Padang Sago, Syamsunar dan Direktur PDAM Padang Pariaman, Dasril Basyir.

Bupati Padang Pariaman memutarkan kran untuk masyarakat yang mengambil air.

MENGALIRNYA air PDAM di Kecamatan Padang Sago, membuat masyarakat sekitar sangat gembira. Betapa tidak, selama ini masyaraSanih Peto Burahin (tengah) berbincang-bincang kat hanya dengan Bupati Ali Mukhni disaksikan oleh Direktur bisa menikmati air DAM, Dasril Basyir. hujan saja, dengan membuat bak besar di setiap rumah. Ketika musim kemarau dan bak air tidak berisi lagi, masyarakat harus berjalan sekitar satu atau dua kilometer untuk bisa mendapatkan air bersih. Amiruddin Tk Majolelo mengatakan, ia sangat berterima kasih kepada Direktur PDAM dan Bupati Padang Pariaman, karena telah mengalirkan air ke daerah ini. Selama ini, masyarakat sangat susah untuk mendapatkan air. Utamanya ketika musim kemarau. "Terima kasih kepada Direktur PDAM Dasril Basyir dan Bapak Ali Mukhni, karena telah membantu mengalirkan air PDAM untuk masyarakat. Air PDAM ini sudah lama diidamkan masyarakat," ujar Amiruddin. Hal senada juga dikatakan Yulismar (50). Dengan masuknya air PDAM ini, ia sangat berterima kasih. Karena selama ini ia harus berjalan sekitar satu kilometer hingga dua kilometer untuk mendapatkan air bersih. "Sebelum air PDAM masuk ke sini, saya harus bolak balik hingga tiga kali dalam satu hari untuk menjemput air, karena dirumah kami banyak membutuhkan air untuk keperluan sehari-hari," ujarnya. Sementara itu, Direktur PDAM Kabupaten Padang Pariaman, Dasril Basyir mengatakan, untuk saat sekarang air PDAM sudah bisa dinikmati masyarakat Padang Sago. Dan sekarang juga masih berlangsung

perbaikan jaringan menuju Padang Sago. "Sekarang masih ada perbaikan jaringan menuju Padang Sago. Dan intake nya belum permanen. Dengan kondisi sekarang, ketika air hujan dan air bah, terpaksa air PDAM dimatikan. Setelah itu dilakukan pengurasan agar air bisa normal kembali," ujarnya. Intake tersebut katanya perlu dipermanenkan. Agar ketika air bah datang, maka tak perlu dikuras lagi. "Saya sangat mengharapkan kepada bupati, untuk bisa mempermanenkan intake yang ada sekarang ini," harap Dasril Basyir. Bupati Padang Pariaman H Ali Mukhni mengatakan, kerja Direktur PDAM sangat bagus, karena telah bisa mengalirkan air ke Padang Sago dalam waktu yang singkat. Dan semua ini terbukti dari hasil kerjanya. "Untuk itu, sudah sepatutnya dibuat jaringan dengan pipa yang bagus, supaya masyarakat puas," ujarnya. Selain itu, pascamengalirnya air PDAM ke Padang Sago, pemerintah akan membuatkan fasilitas umum di Pasa Padang Sago. "Di pasar ini akan dibuatkan MCK umum. Semoga hasil kerja yang kita lakukan ini menjadi ibadah di sisi Allah SWT. Karena ini adalah pekerjaan baik di bulan suci Ramadan,� ulasnya. (***)

Karya Nyata Direktur PDAM SETELAH tiga puluh dua tahun menunggu air masuk ke dalam rumah, baru Direktur PDAM Kabupaten Padang Pariaman sekarang yang bisa memberikan jawabannya. Semua keresahan yang dialami oleh Sanih Peto Burahin telah terobati. Betapa tidak, selama ini ia harus mengeluarkan biaya sekitar Rp20.000 satu hari, untuk biaya menjemput air.

"Sebelumnya, saya setiap hari selalu menjemput air, karena dirumah sangat banyak membutuhkan air untuk keperluan. Untuk satu kali menjemput air saya harus mengeluarkan biaya yang cukup banyak," ujar Sanih Peto Burahin. Dulu katanya, pada tahun 1981 yang silam sudah ada air yang mengalir di Padang Sago, yang dibuat oleh AMD. Namun airnya hanya mengalir sekitar dua

tahun, setelah itu terputus. "Sekarang, air PDAM sudah mengalir dan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk menjemput air. Terima kasih kepada Bapak Bupati Padang Pariaman dan Direktur PDAM, karena telah bisa mengalirkan air ke Padang Sago. Sehingga telah memberikan yang terbaik untuk masyarakat sekitar sini," ulasnya. (***)

Seorang ibu sedang mengambil air gratis yang disediakan PDAM untuk masyarakat, disaksikan Bupati Padang Pariaman dan Direktur PDAM.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mencoba memutar kran air PDAM di salah satu rumah masyarakat di Padang Sago.

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Jefli


RAMADAN 23

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

MASJID LUBUK BAUK TANAH DATAR

Konsep Simbiosis yang Harmonis tANYA JAWAB

Diasuh Oleh:

Buya Mas’oed Abidin

Salat Setelah Merokok

Tanya: Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Buya, saya mau bertanya tentang sah salat. Pernah saya lihat seseorang waktu khatib memberikan ceramah, dia enak merokok di dalam masjid. Setelah ceramah selesai, dia langsung salat Tarawih, tidak ber wudu kembali. Apakah salat Tarawih itu sah Buya? Terima kasih Buya. Wassalamualaikum Ridwan Jawab: Alaikum salam saudara Ridwan. Salat tarawih atau salat apa saja sunat ataupun wajib, tidak sah bila tidak wudu. Kalau dia merokok (sebenarnya merokok itu tidak baik, sebab rokok adalah teman setia yang akan jadi pembunuh temannya dan orang yang di sekitarnya) dan masih ada wudunya, sebenarnya dia boleh ikut salat. Tapi kalau wudunya telah batal dan dia langsung salat, maka salatnya itu tidak sah. Demikian saudara Ridwan. Wassalam Rubrik yang diasuh oleh Buya Mas’oed Abidin ini terbuka bagi pembaca Haluan untuk mengirimkan pertanyaan seputar ramadan dan hal lainnya. Pertanyaan bisa dikirim lewar e-mail haluanpadang@gmail.com dan bisa juga lewat SMS 081267063020 atau 082390765000

Masjid Nurul Huda Baru Sekali Dikunjungi Tim Safari Ramadan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Tim Safari Ramadan yang dipimpin Wakil Bupati Padang Pariaman mengunjungi Masjid Nurul Huda Korong Kayu Mudo Nagari Gunung Padang Alai. Sejak masjid ini berdiri, baru kali ini dikunjungi oleh tim Ramadan. “Kami warga Kayu Mudo mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini, karena kunjungan ini yang pertama kali oleh tim Ramadan pemerintah,” ujar pengurus Masjid Nurul Huda Kayu Mudo Ali Nusir, Selasa (30/7). Alinusir yang juga tokoh masyarakat setempat juga berharap pada wakil bupati, agar memberikan perhatian khusus pada Korong Kayu Mudo, karena hingga kini Kayu Mudo masih terisolir (sulit dilewati kendaraan bermotor). Untuk itu, Alinusir berharap jalan ke Kayu Mudo ditingkatkan jadi jalan aspal. Wakil Bupati H. Damsuar, menanggapi permintaan tersebut, mengakui bahwa, memang beberapa daerah di bagian utara Padang Pariaman masih banyak yang terisolir. “Pemerintah daerah telah memprogramkan peningkatan pembangunan tersebut,” kata Damsuar. Damsuar berharap pada warga Kayu Mudo untuk bersabar, karena dengan keterbatasan anggaran, tentu yang didahulukan adalah yang paling dibutuhakan masyarakat. (h/ded)

LUBUK Bauk merupakan nama sebuah kecamatan yang bertetangga dengan Rao-Rao, Kabupaten Tanah Datar. Di tempat tersebut terdapat sebuah masjid. Nama masjid tersebut mengikuti nama desa di mana masjid itu berdiri, yaitu Masjid Lubuk Bauk. Tahun didirikannya tidak diketahui secara pasti, kemungkinan besar didirikan pada abad XIX atau awal abad XX. Arsitektur Masjid Lubuk Bauk sangat spektakuler, unik kemungkinan besar tidak ada yang menyamainya baik di Sumatera Barat maupun di lain tempat. Aliran arsitekturnya sangat jelas di sini, yaitu vernacular. Vernacula adalah istilah dalam teori bahasa yang artinya “bahasa setempat” sebelum mendapat pengaruh dari luar. Dalam arsitektur istilah tradisional dipakai untuk bangunan yang asli setempat, misalnya rumah, lumbung, pemujaan, dan lain-lain. Arsitektur masjid bukanlah unsur asli dan dibangun berdasarkan tradisi, di Minang namun pengaruh dari luar. Karena mambangun masjid dengan memakai elemen konstruksi rumah adat, maka di sini disebut arsitektur Vernakuler karena kurang tepat disebut tradisional. Gaya arsitektur yang terlihat mulai dari corak, bentuk, konstruksi, bahan hingga dekorasi dan detail setempat. Di depan masjid Lubuk Bauk terdapat kolam cukup luas, berfungsi majemuk : untuk wudhu, memelihara ikan yang hasilnya untuk pemeliharaan

masjid dan kegiatan sosial lain, selain itu juga sebagai unsur penyejuk lingkungan. Denah masjid ini berbentuk bujur sangkar, konstruksi dari kayu. Masjid Lubuk Bauk ini terdiri dari 3 lantai : lantai bawah berupa kolong elemen yang selalu ada dalam rumah adat minang, lantai pertama adalah ruang salat dan lantai tiga untuk surau, susunan itu Seperti masjid lain yang ada di Sumatera barat yang didirikan pada masa tersebut, dan bahkan konstruksi modern hingga saat ini, bentuk atap masjid sangat khas model minang, mencuat ke atas berkemiringan tajam. Di antara atap lantai satu dan lantai dua terdapat blustrade dan jendela. Di atas atap dari lantai dua yang berbentuk pyramidal, dihias dengan mahkota berupa atap berdenah silang, kemiringan sangat tajam ke empat arah dan meruncing pada ujung-ujungnya, khas atap model minang. Di atas mahkota ini ada lagi elemen berupa semacam gardu, berdenah segi delapan, pada sisisisnya berjendela kaca. Unit yang unik di puncak dan tengah atap ini berfungsi sebagai minaret (menara), untuk naik terdapat tangga spiral di dalam. Atap minaret pyramidal sesuai dengan denahnya bersisi delapan, pada puncaknya dihiasi dengan cunduk sangat tinggi dan indah, dihias dengan lempenganlempengan, bola, kelopak daun mirip padmanba pada bangunan Hindu. Dalam tataran tertentu, arsitektur masjid ini merupakan simbol dari simbiosis yang harmonis, antara konsep masjid yang berasal dari luar Minang, dengan penggunaan arsitektur yang memanfaatkan seni bina masyarakat lokal. Nuansa lokal sudah tampak jelas pada bagian luar masjid. Di halamannya, sebagaimana pada masjid lainnya di Sumatera Barat, terdapat sebuah kolam yang memiliki berbagai fungsi, di antaranya sebagai tempat berwudu, memelihara ikan, menyejukkan lingkungan dan berbagai kegiatan sosial.

MASJID Lubuk Bauk Tanah Datar. Dalam bahasa setempat, kolam yang memiliki fungsi seperti ini disebut luhak. Denah masjid berbentuk bujur sangkar, terdiri dari tiga lantai: kolong, lantai satu dan dua. Jika kolong tidak dianggap sebagai bagian dari tingkatan lantai, maka masjid ini sebenarnya hanya memiliki dua lantai. Sebab keberadaan kolong merupakan konsekuensi logis dari konstruksi bangunan tradisional di Sumatera Barat –dan juga beberapa daerah lainnya di kawasan Melayuyang menggunakan tiang (tongkat). Lantai satu masjid digunakan untuk sembahyang, sedangkan lantai dua untuk surau. Bahan konstruksi masjid dari kayu, karena bahan ini memang banyak tersedia di daerah itu pada masa dulu, dan atapnya dari seng. Konstruksi atap masjid sangat tinggi dan berkemiringan sangat tajam, ciri khas arsitektur Minang. Atap tersebut bertingkat

empat, semakin ke atas semakin kecil. Atap lapisan pertama (lantai satu) dan lapisan kedua (lantai dua) berbentuk piramidal, sedangkan lapisan ketiga berbentuk mahkota, menyilang keempat arah dengan kemiringan yang sangat tajam. Bentuk ujung setiap silangan atap meninggi dan semakin meruncing pada ujung-ujungnya. Lagi-lagi, menunjukkan ciri khas Minangnya. Antara lapisan atap pertama dan kedua terdapat balustrade, sehingga kedua lapisan atap tidak menyatu. Sedangkan lapisan atap paling atas adalah elemen serupa gardu, berdenah segi delapan dengan jendela kaca pada setiap sisi-sisinya. Karena berbentuk segi delapan, maka atapnya dibentuk seperti piramid, pada pucuknya dihiasi cunduk yang tinggi dan indah, dihiasi lempengan-lempengan seng, bola dan kelopak daun mirip padmanba (lotus) pada bangunan Hindu. Unit yang berbentuk gardu ini

berfungsi sekaligus sebagai menara. Saat ini, di salah satu sisinya diletakkan alat pengeras suara, sehingga suara azan maupun pengajian bisa terdengar dari kejauhan. Untuk naik ke ‘menara‘ ini, terdapat tangga spiral di dalam masjid. Tidak diketahu siapa perencana atau arsitek masjid ini. Data dari sejarah lisan mungkin bisa mengungkap siapa perencananya, namun data sejarah lisan tersebut juga belum diungkap. Belum didapat data yang lengkap mengenai proses renovasi yang pernah dilakukan di masjid ini. Hanya saja, tangga masjid yang terbuat dari semen dan pagar yang bertiang semen dan berjeruji besi tampaknya elemen baru yang ditambahkan, ataupun menggantikan elemen lama yang sudah lapuk. Dari situ, bisa disimpulkan bahwa sebenarnya masjid ini pernah direnovasi. (h/berbagai sumber)

RAPI Tanah Datar dan Padang Panjang Buka Puasa Bersama

SUASANA buka puasa bersama keluarga besar RAPI Tanah Datar di Kantor Wali Nagari Koto Laweh X Koto, Selasa (30/7). KOTO LAWEH, HALUAN — Kapolsek X Koto Iptu Jumadi meminta dukungan sosialisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Tanah Datar dan Kota Padang Panjang terkait pengalihan jalur lalu lintas dari arah Padang Panjang- Bukittinggi

guna mengatasi kepadatan arus lalu lintas pada H-9 dan H+9 lebaran tahun ini. Dan dari H-3 hingga H+7 atau melihat perkembangan, semua truk dikandangkan dan masuk kantong-kantong yang disediakan. Artinya tidak

diizinkan berjalan agar tidak memperparah kemacetan yang sudah menjadi langganan di kawasan Koto Baru selama ini. “Dukungan kawan-kawan RAPI dan radio sangat dibutuhkan agar masyarakat pengguna jalan mengetahui dan membantu mengarahkan guna menghindari kemacetan selama lebaran ini,” kata Jumadi, dalam acara berbuka bersama pengurus dan anggota RAPI Tanah Datar dan Kota Padang Panjang di Kantor Wali Nagari Koto Laweh X Koto, Selasa (30/7). Berbuka bersama tersebut disponsori Wali Nagari Koto Laweh In St Majo Nan Sati dan Pengurus RAPI Tanah Datar di bawah pimpinan Asril dihadiri juga Ketua II RAPI Sumbar Suri Hamdazir, Camat X Koto, RAPI Solok, Wali Nagari se Kecamatan

KEMANA ANDA TARAWIH MALAM INI

X Koto dan undangan lainnya. Berbuka bersama ini, kata Ketua RAPI Asril dan Afrizal, Ketua Bidang Operasional RAPI Tanah Datar adalah untuk menjalin komunikasi dan silaturahim secara langsung dengan seluruh anggota RAPI dan masyarakat. Menurut Jumadi, pengalihan jalur lalu lintas selama lebaran itu sudah dirumuskan dalam rapat koordinasi di bawah komando Kapolres Padang Panjang dan seluruh jajaran, instansi terkait, dan RAPI dalam rangkaian “Operasi Ketupat”. Jalur yang ditetapkan itu antara lain, dari arah Padang Panjang semua kendaraan roda empat dialihkan di Pasa Rabaa menuju Koto Laweh dan keluar ke Koto Tinggi. Kendaraan dari arah Padang bisa juga masuk lewat jalan

Lubuk Mata Kucing, Singgalang dan keluar ke Koto Tinggi Sedangkan dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang tetap melalui jalur biasa. “Pengalihan jalur ini akan dilaksanakan dengan tegas. Jika ada yang mencoba menerobos, mereka tidak akan ditilang atau dikasari, tetapi disuruh mundur saja meski jauh,” kata Jumadi. Dalam operasi ketupat ini, ditetapkan 6 Poskotis masingmasing Koto Baru, Air Mancur, Tanjung Mutiara, rumah makan Pak Datuk, Simpang Bak Air, dan Posko Gabungan di Silaing Kariang. Wali Jorong Tanjung Irwan St Sinaro meminta agar Pemda Tanah Datar segera memperbaiki jalan yang menjadi jalur alternatif tersebut. Pasalnya banyak jalur itu yang mengalami kerusakan. (h/one)

Kamis, 1 Agustus 2013 / 24 Ramadan 1434

NO NAMA MASJID / MUSALA

ALAMAT

PENCERAMAH

NO NAMA MASJID / MUSALA

ALAMAT

PENCERAMAH

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25.

Jl. Padang Pariaman No.10 A Siteba Jl. Surabaya No.15 Kel. Ulak Karang Selatan Jl. Imam Bonjol Padang Kel. Mata Air Kec. Padang Selatan Kel. Jati Kec. Padang Timur Padang Pasir Batuang Taba Nan XX Kec. Lubeg Jl. Jhoni Anwar III, Ulak Karang Utara Simpang Piai Kel. Cupak Tangah Kec. Pauh Belanti Tanjung Sabar Lubuk Begalung Jl. Perintis Kemerdekaan No.144 Tk. Jl. Banda Olo No.57 Komp. Arai Pinang Pagambiran Ampalu Nan XX Parak Gadang Jl. Dr. Sutomo 1 Blok A/1 Kel. Kubu Marapalam Simpang Gia Tabing Kec. Lubuk Begalung Komp. Tarok Indah Permai BT. Batung Taba Asrama TNI-AD Terandam Kec. Padang Timur Kel. Seberang Padang, Kec. Padang Selatan Perum Bungo Bumi Indah, Koto Tangah Kel.Koto Baru Bl. Janggo KEc.Payakumbuh Utara Jl.Sri Gunting No.24 Air Tawar Barat, Padang Berok Siteba kel Surau Gadang,Kec.Nanggalo

Darman, S.Pdi H. Muslim Yatim Drs. Mukhtar Nurdin Malim Sholeh, S.Ag Kijal Tanjung Drs. H. Rusli Malin Mudo H. Jawahel, Lc, MA Ramadhanil Lailul Jamil, Lc Drs. H. M. Jarir, NA, M.Ag Mizwar Lubis, S.Ag H. Lahmuddin Taher Ali Hasmi MS, S.Pdi Amirwan, MA H. Zafrul Jamal, SH Lukman, S.Ag Hamrizoni Alhamzah, S.Pdi M. Zalnur, M.Ag Dra. Djusmaniar Salam Bahagia, S.Ag Untrizal, S.Ag Drs. H. Mardanis Drs. Qari Sinaro Drs. Syaiful Arifin Dt. Parmato Dr. Wakidul Kahar, M.Ag Roli Yandri, M.Pd

26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 50.

Jl.Musi No.32 A Padang Kompk. Filano Jaya II Kel.Kubu Dlm Prk,Karakah Jl.Palangkaraya No.S/1 Kel.Karang Selatan Jl.Adinegoro KM 13 Arang Perahu Ganting Purus II Tepi Laut Padang Komp. Permata Biru-Singgalang Padang Perumdam III/4 Tunggul Hitam RW.05 Kel. Bt. Taba Nan XX Kec. Lubeg Jl. Gajah Mada No.23 RT.02 RW.II Kel. Kmp. Olo Komp. Griya Indah II Korong Gadang Kampung Ujung Tanjung Kel. Kampung Lapai Jl. Tunggang Kel. Ps. Ambacang Jl. Pulau Karam No.169 C Parak Gadang Air Mati Jl. Kubang Badak, Jawa Gadut, Limau Manis Kampung Jua Kec. Lubeg Komp. Cendana Tahap VIII Koto Baru Lubeg Jl. Beringin No. 23 Kec. Lubeg Komp. Pratama II Lubuk Buaya Komp Taruko I Kel Korong Gadang Kec Kuranji Jl.Bandes Gn.Nago RT 03/RW IV Kec.Pauh Kel.Parak Laweh Pulai Aie Nan XX Lubeg,Padang Jl.Limau Manih No.22 Lapai RW III Kel.Kpg Lapai Bawah Bungo, Kelurahan Alai Parak Kopi

M. Zulkhair, S.Ag Firdaus gani, S.Pdi Afrizal Basyir, S.Pdi DR. Hj. Fitriyeni Dalil, Lc, MA Muhadi, S.Ag Zaiful Jasman, S.Sos Drs. Basril Alinur IM Abd. Arif Fauzan, S.Ag Israwendi, S.Hum DR. Zulheldi Hamzah, M.Ag Tasman, S.Pdi Syafril, MM Afrizal Rasyid, S.Ag, M.Pd Marzuki Jamal, BA Ahmad Fauzan, S.Pd Salman, S.Ag Putra Erison, S.Ag Kondrital, S.Pdi Herman Efendi, S.Pdi Kasim, SIQ Wildanum, S.Ag H. Yon Amri, MA Ahmad Lahmi, S.Pdi, M.Pd Fanhayus, S.Ag Syahirman M, S.Ag

Masjid Al-Hijriyah Masjid Nurul Islam Masjid Nurul Iman Sumbar Masjid Muhajirin Masjid Barkah Masjid Sahara Masjid Darul Hikmah Masjid Ar-Raudhah Masjid Nurul Huda Masjid Nurul Yaqin Masjid Raya Muhammadiyah Masjid Baitul Mukminin Masjid Abrar Masjid Nurul Ihsan Masjid Istighfar Masjid Al-Hijrah Masjid Al-Muzakkirin Masjid Raya Banuaran Masjid Arrahman Masjid Al-Irsyad Masjid Ihsan Masjid Al-Kautsar Masjid Baitussalam Masjid Ikhwanul Muslimin Masjid Nurul Yaqin

Masjid Istiqlal Purus Padang Masjid Baitul Jihad Masjid Nurus Sakinah Masjid Nailus Sa’adah Masjid Jami’ Al-Kamil Masjid Al-Muttaqin Masjid Nurul Ihsan Masjid Imaduddin Masjid Mukhlishin Musala Baitul ‘Arafah Musala Jihadul Muslimin Musala Al-Jadid Kabun Musala Nur Munfiqin Musala Baitul Huda Musala Assa’Adah Musala Al-Muqorrobin Musala Darul Amal Musala Bahrul ‘Amal Musala Amal Sejati Musala Al-Hidayah Musala Nurul Jihad Musala Nur Ilham Musala Jihadul Muslimin Musala Baiturrahim Musala Nurul Hadi

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


24

KAMIS, 1 AGUSTUS 2013 24 RAMADAN 1434 H

TSR Provinsi Kunjungi Pariaman PADANG, HALUAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengharapkan bantuan yang diberikan agaknya dapat menyentuh langsung terhadap pembangunan, termasuk pembangunan Mesjid. “Jadi pembangunan harus menyentuh kalangan masyarakat bawah sekalipun, sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh nasyarakat itu sendiri, ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Ir. Mudrika saat memimpin Tim Safari Ramdhan di Mesjid Raya Al Falah Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman. Lebih lanjut disampaikan Mudrika, pemerintah provinsi terus memberikan fasilitasi dalam membantu pembangunan di daerah termasuk Kabupaten Padang Pariaman yang salah satu fasilitas stragis yang ada disana adalah Bandara Internasional Minangkabau. “BIM merupakan pintu Gerbang untuk masuk ke Sumatera Barat, apabila Bandara ini mempunyai kenyaman, ketertiban serta keamanan berarti pula Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempunyai peran penting yang telah ikut menjaga itu semuanya,” ujar Mudrika. Ikut memberikan sambutan, Wakil Bupati Kabupaten Padang Pariaman Damsuar disampaikannya, seperti biasa di bulan ramadhan ini mesjid selalu di penuhi oleh masyarakat di Padang Pariaman. Hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. Yosmeri, Kepala Dinas DPKD Sumatera Barat, Zainuddin, Wakil Bupati Padang Pariaman Damsuar, Kabiro Organisasi Onzukrisno dan bebarap SKPD lainnya. Pada Kesempatan itu Wakil Gubernur Sumatera Barat memberikan bantuan untuk pembangunan Mesjid Raya Al Falah sebesar 10 juta rupiah, ditambah Alquran dan Tafsir . Bantuan harapnya Wakil Gubernur untuk dapat dipergunakan kelanjutan pembangunan Mesjid itu sendiri serta membantu pendidikan bagi generasi muda dalam menuntut ajaran agama Islam. (h/rel)

SAFARI RAMADAN HALUAN DI LIMAPULUH KOTA

Warga Sampaikan Aspirasi Melalui Koran Haluan PADANG, HALUAN—Tim Safari Ramadan Harian Umum Haluan, melakukan kunjungan ke Masjid Al Hidayah, dan Musala Nurul Hidayah, Dusun Kubu Nenas, Desa Talang, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (31/7).

BANTUAN – Kabag Iklan sekaligus Ketua Panitia TSR Haluan Yunasbi, bersama Pimpinan Redaksi Yon Erizon, dan Perwakilan Haluan Kota Payakumbuh Syafril Nita menyerahkan dari donatur kepada pengurus Masjid Al Hidayah Dusun Kubu Nenas, Desa Talang, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (31/7). PARWIS

RAMADAN BERBAGI

Altara Bantu 115 Yatim di Agam

MUHAMMAD Khomeiny Tara menyerahkan bantuan kepada Yatim Piatu yang berada di Kecamatan Palupuh, Rabu kemarin. IWAN DN PALUPUH, HALUAN – Ramadan penuh berkah dirasakan seratusan anak yatim di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, kemarin. Adalah Altara yang berbagi dengan menyantuni 115 anak yatim piatu yang tersebar di daerah tersebut. Bantuan tersebut diantar langsung oleh calon anggota

DPD-RI HM. Yamin Ferryanto Tara, calon anggota DPR-RI dari Partai Golkar untuk Dapil II Sumbar nomor urut 6 Hj. Ananda Mutiara Rezeky Tara dan calon anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Dapil III Muhammad Khomeiny Tara serta anggota DPR-RI HM Azwir Dainy Tara dalam

rangkaian kunjungannya ke Palupuh. Santunan yang disalurkan tersebut merupakan sebagaian rezeki keluarga Altara yang sudah disisihkan untuk membantu masyarakat di Sumatera Barat. “Mudah-mudahan bantuan bermanfaat, apalagi menjelang hari raya Idul Fitri, masyarakat khususnya Anak Yatim tentu ingin pula merayakannya,” sebut Azwir Dainy Tara. “Selain di Palupuh, kami juga menyerahkan bantuan serupa di berbagai daerah lainnya di Sumatera Barat. Karena, berkat dukungan dari seluruh masyarakat Sumatera Barat lah saya bisa menjadi Anggota DPR/MPR selama 5 periode berturut-turut dan akan dicalonkan lagi oleh Partai Golkar sebagai calon anggota DPR-RI dari Dapil I Sumbar nomor urut 2,” kata Azwir lagi. Neni (17), salah seorang

Dalam kunjungan itu, sekitar 1.500 Kepala Keluarga (KK) yang berdomisili di Talang, meminta Haluan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang ada di sana. Dimana, jalan lingkar sepanjang dua kilometer yang melewati desa Talang, dan juga sebagai pengubung lima dusun, sampai saat ini masih belum diaspal. “Desa Talang ini sudah berdiri sejak 1600-an. Dan baru bulan Juni 2013 lalu, jalan menuju Desa Talang ini diperbaiki. Namun, hanya sekedar perbaiki dengan kerikil, dan tidak diaspal,” ujar Kepala Jorong Kubu Nenas, Desa Talang Datuk Bijoruhun. Lanjutnya, buruknya akses jalan lingkar nagari tersebut, membuat harga hasil bumi warga menjadi menurun. “Di Talang ini, mata pencaharian masyarakat hanya bertani Gambir, Kakao, Aren, dan Prawija. Namun, yang paling dominan

adalah Gambir,” ungkapnya. Menanggapi hal tersebut, Tim Safari Ramadan yang di Pimpin langsung oleh Pemimpin Redaksi Haluan Yon Erizon bersama Kabag Iklan Yunasbi, dan Perwakilan Haluan Kota Payakumbuh Syafril Nita, serta Bagian Sirkulasi Yan Safri mengatakan, akan menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut dalam bentuk berita. Sehingga, tidak hanya Pemkab Limapuluh Kota saja yang membaca, melainkan seluruh kepala daerah yang ada di Sumbar. “Kabar yang kami dapat, wakil ketua DPRD Limapuluh Kota yakni Dr Herman berasal dari Talang ini. Dengan demikian, kami akan mencoba menghubunginya, dan meminta percepatan pengajuannya ke pihak Pemkab Kota,” ujar Yon Erizon. Di akhir kunjungan, TSR Haluan menyumbangkan sarung ke Masjid Al Hidayah sebanyak 30 helai, dan uang pembangunan masjid sebanyak Rp500 ribu. Lalu, tim juga menyumbangkan sarung ke Musala Nurul Hidayah sebanyak 20 helai. “Kegiatan Tebar Seribu Alquran dan Sarung ini, disponsori oleh PT Semen Padang, Bank Nagari, PT Sido Muncul, Anggota DPR RI, Azwir Dainy Tara, Anggota DPR RI, H. Sidi Hermanto Tanjung SE MM, Toko Emas Murni, Caleg DPR RI, Ananda Mutiara Tara, Mohammad Khomeiny Tara dan HM Yamin Ferrianto Tara SE. MBA, serta Caleg DPR RI Syukri Bey,” terangnya lagi. (h/wis)

penerima santuan menyampaikan rasa harunya atas bantuan yang disalurkan oleh keluarga besar HM.Azwir Dainy Tara untuk menghadapi lebaran Idul Fitri. “Kami tidak menyangka saja akan menjadi salah satu penerima bantuan, padahal sebelumnya kami tidak pernah membayangkan akan bertemu dengan Anggota DPR-RI, sementara kami hanya berada di kampung yang sangat jarang sekali dikunjungi oleh pejabat daerah, apalagi pejabat dari pusat,” kata Neni yang baru saja menamatkan pendidikan SMA nya. Selain memberikan bantuan untuk Yatim Piatu, rombongan Altara juga menyalurkan bantuan untuk sejumlah tempat ibadah yang menjadi lokasi kunjungan serta kelompokkelompok tani (h/one)

>> Editor: David Ramadian

>> Penata Halaman: Irvand

Haluan 01 Agustus 2013  

Haluan 01 Agustus 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you