Issuu on Google+

Harian Umum

I klan Berlangganan Pengaduan

MEDIA GROUP

JUMA JUMATT

0751 0751 0751

4488700 9559333 4488702

TERBIT 24 HALAMAN NOMOR 008 TAHUN KE 64

1 JUNI 2012 M / 11 RAJAB 1433 H

Harga Eceran Rp2.500/eks, Harga Langganan Rp57.000/bulan

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

SARIMAN

BENNY

Warga Kinali Pasaman Barat (Kasus Uang Palsu)

Warga Koto Laweh (Kasus Pencurian)

BADAI HUJAN DERAS LANDA PADANG

ALPEN ARDI

DEKY A

Warga Bukittinggi (Kasus Pencurian)

Warga Banuhampu Agam (Kasus Narkotika)

JERUJI SEL DIGERGAJI

Empat Tahanan Kabur BUKITTINGGI, HALUAN — Empat tahanan Polresta Bukittinggi kabur dari sel tahanan, Kamis (31/5) sekitar pukul 03.00 dini hari. Mereka kabur dengan cara memotong dan membengkokkan jeruji besi tahanan. Kuat dugaan tahanan itu memotong jeruji besi dengan gergaji, karena ditemukan serbuk besi di sekitar sel.

40 Karyawan Bank Nagari Nyaris Hanyut PADANG, HALUAN — Hujan deras disertai badai yang melanda Kota Padang, sejak sore hingga malam, Kamis (31/5), nyaris sebagian ruas jalan lumpuh. Selain banjir di beberapa titik, pepohonan di pinggir jalan tampak bertumbangan dan beberapa menimpa rumah warga. Papan reklame ukuran besar juga roboh menghimpit kendaraan. Kapal nelayan yang tertambat di Pantai Muaro, hanyut dibawa gelombang ke tengah

laut. Bahkan di Pampangan Lubuk Begalung, satu rumah tertimbun longsor. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Sementara jumlah kerugian belum bisa dipastikan. Pantauan Haluan di

>> 40 KARYAWAN hal 11

SEDIKIT tujuh titik pepohonan tumbang dan menimpa rumah warga, banjir dan arus deras nyaris menelan korban jiwa. Reklame juga roboh. Perlu ditinjau lagi usia pepopohan di pinggir jalan.

BENCANA — Badai disertai hujan deras melanda Padang sepanjang sore, Kamis (31/5), merobohkan pepohonan, papan reklame, dan banjir parah di beberapa titik, serta longsor. Tak ada korban jiwa dalam bencana ini.

>> EMPAT hal 11

AMIR/RIVO

Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat sebelum kamu, ketika mereka berbuat kezaliman, padahal rasul-rasul mereka telah datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka sekali-kali tidak hendak beriman. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat dosa.

(QS Yunus Ayat 13) 04.54 WIB

12.19 WIB 15.44 WIB

18.21 WIB

19.35 WIB

KHAS

PRESDIR BANK CIMB NIAGA ARWIN RASYID

Terima Penghargaan dari Pemerintah Italia JAKARTA, HALUAN — Arwin Rasyid, urang awak yang kini menjadi Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk , menerima penghargaan Ordine della Stella d’ Italia (0SI) dari pemerintah Italia. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Duta Besar Italia untuk Indonesia, Federico Failla, mewakili pemerintah

Italia di sela-sela resepsi perayaan Hari Besar Nasional Italia di Italian Residence, Kamis (31/5) malam. Hadir ratusan tamu undangan dari negara sahabat Italia, wakil pemerintah Indonesia, dan sejumlah pengusaha nasional, seperti Sofyan Wanandi.

PRESIDEN Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk, Arwin Rasyid (kanan) dan Duta Besar Italia untuk Indonesia, Federico Failla, Kamis (31/5) di Jakarta . Arwin menerima penghargaan Ordine della Stella d’ Italia (0SI) dari pemerintah Italia. HMG

>> TERIMA hal 11

seputaran Bukit Lampu, Bungus, Padang. Kepala POM TNI AL G. Gultom mengakui, memang ada oknum marinir AL yang membeking usaha warung remang-remang di Bukit Lampu. Pembeking inilah yang menjadi biang kerok dari tragedi penyerangan terhadap sejumlah warga dan wartawan yang sedang berada di lokasi penggusuran warung remang-remang oleh Satpol PP bersama warga dan SK4.

MANADO, HALUAN — Walikota Padang Panjang dr H Suir Syam M. Kes, MMR kembali menjadi pembicara pada workshop nasional bidang kesehatan. Bertempat di Hotel Swis-bel Maleosan Manado Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (30/5), Suir Syam memaparkan materinya di hadapan bupati dan walikota seIndonesia, Dirjen SUIR SYAM PMD Kemendagri, Dirjen P2PL Kemenkes dan puluhan peserta lainnya. Kepada Haluan, Suir Syam yang sebelumnya juga telah memberikan materi kesehatan di hadapan sejumlah kepala negara Asean di Myanmar beberapa waktu lalu mengatakan, undangan sebagai pembicara pada rangkaian workshop tersebut, antara lain untuk memaparkan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengendalian masalah kesehatan akibat tembakau,

>> WARUNG hal 11

>> SUIR SYAM hal 11

KWAK BANTAH PERNYATAAN PANGLIMA TNI AL Masjid Muhammadan di Kampung Keling, Padang. Masjid ini sebagai simbolisasi akultrasi India-Arab dengan Minangkabau yang kini masih berlangsung. DARA

Masjid Muhammadan, Merawat Ritual Islami APA yang Anda bayangkan ketika berada Masjid Muhammadan, yang berada di Pasar Batipuh, Kelurahan Pasar Gadang, Kecamatan Padang Selatan, yang lebih dikenal dengan sebutan Kampung Keling itu? Paling tidak, saat Ramadan, tentu Anda bak serasa menjalankan ibadah salat Tarawih seperti di Masjidil Harram Mekkah. Di sini salat Tarawih 23 rakaat. Sama dengan di Mekkah itu. Posisi Masjid

>> MASJID MUHAMMADAN hal 11

Warung Remang Memang Dibeking Marinir PADANG, HALUAN — Proses dan pemeriksaan terhadap 11 orang prajurit marinir Lantamal II Padang, yang diduga terlibat langsung

dalam aksi kekerasan dan perampasan alat perlengkapan kerja jurnalistik, Selasa (29/5) lalu, terus diperdalam Polisi Militer (POM)

Lantamal II Padang. Dari hasil pemeriksaan sementara, satu orang marinir terbukti membeking kegiatan mesum di pondok-pondok di 11 PRAJURIT marinir Lantamal II Padang yang kini ditahan karena diduga terlibat dalam tindak kekerasan terhadap wartawan dan masyarakat, Selasa lalu. Kini kesebelas prajurit itu intensif diperiksa POM AL. RIVO

Suir Syam Pemateri Kesehatan di Manado

Siswa MAN 2 Bukittinggi Diterima di Jerman BUKITTINGGI, HALUAN — Tiga orang lulusan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bukittinggi tahun 2012, masing-masing Anwar Syarif, Muhammad Teguh dan Eko

Putra dari Jurusan IPA berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Germany University di Jerman.

>> SISWA MAN 2 hal 11

>> 02 HGU dan IUP Potensi Konflik Sosial......................... >> 07 Jatah BBM untuk Mobil Dinas Dikurangi.................. >> 13 Warga Tak Percaya PJOK...........................................


2 UTAMA KILAS Calo PNS Divonis Percobaan 2 Tahun PADANG, HALUAN — Pengadilan Negeri Padang memvonis Destriani (49) dengan hukuman pidana enam bulan percobaan dua tahun. Terdakwa terbukti bersalah melakukan penipuan Rp17,3 juta dan mengaku bisa memasukkan korbannya jadi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemko Padang. Putusan yang dibacakan majelis hakim yang dipimpin Asmar beranggotakan Astriwati dan Fahmiron ini lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irawati yakni hukuman selama empat bulan percobaan. Hakim Asmar menilai perbuatan terdakwa Destriani telah melanggar pasal 372 dan pasal 378 KUHP. “Terdakwa telah melakukan penipuan kepada korbannya Anita Komala Sari dengan menjanjikan bisa memasukkan korban menjadi PNS di Kota Padang,” tutur Asmar. Usai mendengar putusan majelis hakim, terdakwa Destriani menerima putusan tersebut dan berjanji tak akan mengulangi perbuataannya. Terdakwa telah berdamai dengan korban Anita dan mengembalikan uang yang diterima dari korban sebesar Rp17,3 juta. Terdakwa dipidana karena tidak bisa memasukkan korban jadi PNS. Kasus ini berawal pada 26 Oktober 2009 pukul 10.00 WIB dan tanggal 14 November 2009, bertempat di rumah korban Anita Komala Sari di Komplek UNAND Blok D1, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Terdakwa datang ke rumah korban dan mengatakan bisa memasukkan korban jadi PNS. Terdakwa mengatakan mengenal orang yang bekerja di pusat (Jakarta) yang bisa mengeluarkan SK PNS untuk korban. Selanjutnya, terdakwa mengatakan untuk menjadi PNS, korban harus membayar uang sebesar Rp20 juta. (h/dla)

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

JIKA TAK DIKELOLA BAIK

HGU dan IUP Potensi Konflik Sosial PADANG, HALUAN — Penyisiran yang dilakukan Polda Sumbar menemukan sebanyak 41 hak guna usaha (HGU) di Sumbar berpotensi memicu konflik berupa keributan di tengah masyarakat dan kerusuhan dari 161 HGU yang ada.

PERTAMINI — Pedagang mengisikan bensin ke kendaraan bermotor, di kios Pertamini, Muaro Sunur, Kab.Padang Pariaman, Kamis (31/ 5). Kios bensin eceran dengan tangki bisa mencapai 200 liter tersebut terus bermunculan di wilayah Sumbar, mengadopsi bentuk SPBU Pertamina. Menurut pedagang tidak sulit membeli bensin dengan jeriken untuk mengisi tangki serta handel selang layaknya di SPBU. Bensin eceran dijual paling rendah Rp5.500/ liter. ANTARA

Mapolres Gelar Pasukan PAM TdS LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Apel Gelar Pasukan PAM Tour De Singkarak 2012 berlangsung di lapangan Mapolres Limapuluh Kota, Kamis (31/5). Kegiatan tersebut dipimpin Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo, dan dihadiri sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Limapuluh Kota, Ketua DPRD Darman Syahladi, instansi terkait lainnya, TNI dan Polri beserta jajarannya. Bupati dalam sambutannya menyatakan, Kabupaten Limapuluh Kota kembali dipercaya sebagai salah satu rute yang dilalui iven berskala internasional, yaitu Tour De Singkarak ke–4 tahun 2012. Ini merupakan kali ke dua iven ini lewat di Kabupaten Limapuluh Kota. Insya Allah 5 Juni 2012 nanti, para pembalap yang berasal dari 18 negara akan sampai di sini sebagai tempat finish Etape II Lembah Harau. “Iven ini harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya agar salah satu tujuan kita untuk mempromosikan kepariwisataan daerah terwujud. Untuk Stage atau Etape II secara resmi akan di lepas pada hari Rabu 4 Juni 2012 oleh salah satu Menteri KIB II Republik Indonesia di Sawahlunto,” ujar bupati menginformasikan. Menurutnya, apel gelar pasukan dilakukan dalam rangka menyatukan pemahaman, sikap, tindak dalam operasional untuk mengamankan dan menjaga ketertiban, kelancaran dan kesuksesan jalannya rangkaian kegiatan iven Tour De Singkarak 2012, terutama selama berada di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota. Dikatakan, kekuatan pesonil yang dilibatkan pada pengamanan balap sepeda Tour De Singkarak 2012, diperkirakan 222 personil, yang terdiri dari Polri 160 personil, TNI 15 personil, Dinas Perhubungan 25 personil, Satpol PP 20 personil dan Subdenpom Payakumbuh 2 personil. Bupati dalam kesempatan itu meminta, agar ditanamkan di hati masing-masing, bahwa tugas yang diemban sekarang dalam mengamankan Tour De Singkarak 2012 ini merupakan tugas mulia. Karena itu, perlu dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, kejernihan dan kebersihan hati, tanpa pamrih apapun, semata-mata demi menciptakan situasi yang kondusif di daerah ini. (h/zkf)

KASUS PSDH MENTAWAI

Penerima Dana Insentif Mengaku Bertambah Semangat PADANG, HALUAN — Sejumlah saksi kasus dugaan korupsi dana Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) Kabupaten Mentawai tahun 200, kemarin Kamis (31/5) mengatakan, dana insentif yang mereka telah meningkatkan semangat kerja. Mereka beranggapan dana yang mereka terima merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan kepada mereka atas kerja yang mereka lakukan selama menjadi Pegawai Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Salah seorang saksi, Rosneli, yang merupakan Kepala Bagian Keuangan Dinas Kehutanan Kabupaten Kepulauan Mentawai menerangkan, telah menerima dana insentif sebesar Rp10 juta. Ia beranggapan pembagian dana insentif tersebut merupakan hal yang biasa saja karena sebelumnya ia juga pernah menerima dana insentif. “Sebelumnya saya juga pernah menerima dana insentif dari dinas,” kata Rosneli yang sekarang telah menjalani masa pensiunnya. Demikian juga yang disampaikan oleh saksi lainnya, Syafruddin. Saksi yang pada tahun 2005 menjabat sebagai staf Bidang

Program Dinas Kehutanan Mentawai ini mengatakan, ia menerima dana insentif tersebut sekitar Rp10 juta. Dana tersebut diterima dari Bendahara Dinas Kehutanan. Syafruddin merasa dana insentif yang diterimanya adalah haknya walau sebenarnya ketika ditanya oleh majelis hakim, mereka tidak memiliki SK atau tugas khusus dalam mengelola dana upah pungut dana PSDH itu. “Tidak Pak. Saya tidak ada SK khusus,” katanya di hadapan majelis hakim yang diketuai Jon Effreddi, didampingi Zalekha dan Perry Desmarera. Hal yang sama juga disampaikan staf Dinas Kehutanan lainnya, Yulimbur. Mereka juga berjanji akan mengembalikan uang tersebut walau sebenarnya uang tersebut telah terpakai. “Uangnya sudah habis Pak Hakim. Dibelanjakan. Nanti kalau memang diminta kembalikan, akan kami kembalikan. Mungkin dengan berutang atau meminjam,” kata Yulimbur. Terkait pengadaan satu unit Toyota Fortuner dengan dana PSDH dan empat unit sepeda motor trail, ketiga saksi menerangkan bahwa untuk sepeda motor

diparkirkan di kantor Dinas Kehutanan. Namun untuk satu unit mobil Fortuner diparkir di Kantor Bupati Mentawai. Siapa yang mengoperasikan mobil tersebut, saksi tidak mengetahui. “Saya tidak tahu siapa yang menggunakan mobil Fortuner tersebut. Tapi pernah saya lihat parkir di Dinas Kehutanan,” kata Syafruddin lagi. Sebelumnya dalam dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tua Pejat, Atma, Elan, Edmon Rizal mengatakan bahwa dana PSDH Mentawai tahun 2003-2004 senilai Rp1,57 miliar mengalir ke 111 orang pejabat di Pemkab Kepulauan Mentawai. Dalam kasus ini, JPU menetapkan dua orang terdakwa, mantan Bupati Mentawai Edison Saleleubaja dan mantan Kepala Dinas Kehutanan Samuel Panggabean. Kedua terdakwa diancam pidana Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat 1 huruf b, ayat 2 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001. (h/dla)

Ibu Mertua Bupati Solok Meninggal SOLOK, HALUAN — Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Keluarga besar Bupati Solok Drs H Syamsu Rahim dan Hj Erlinda Syamsu Rahim berduka. Ibu mertua Bupati Syamsu Rahim bernama Hj Nafian Jamal (81 tahun) berpulang ke rahmatullah dengan tenang pada hari Kamis (31/ 5) sekitar pukul 11.00 WIB di kediaman keluarga Jorong Bawah Duku, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung. Ibu kandung Hj ErlindaSyamsu Rahim itu meninggal dunia karena sakit usia lanjut yang dideritanya. Erlinda Syamsu Rahim yang juga adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok dan Bunda PAUD itu adalah anak kedua dari lima bersaudara putra putri almarhumah Hj Nafian Jamal. Kabar duka tersebut langsung menyebar ke lingkungan Pemkab Solok di Arosuka dan masyarakat Nagari Koto Baru sekitarnya. Tak lama berselang, ratusan pelayat sudah datang berbondongbondong silih beganti ke rumah duka, untuk melayat dan menyampaikan ucapan turut berduka cita kepada

keluarga besar Bupati Syamsu Rahim dan Hj Erlinda Syamsu Rahim. Tampak hadir di rumah duka Wakil Bupati Desra Ediwan Anan Tanur dan Hj Iriani Desra Ediwan, Ketua DPRD Syafri Dt Siri Marajo dan unsur muspida, Sekda Asrizal, Rektor UMMY Solok Prof Elfi Sahlan Ben, Kabag Humas Dodi Osmond dan para pejabat di ingkungan Pemkab Solok lainnya. Juga tampak hadir Sekwan DPRD Kabupaten Solok Drs Hamdani Hasnam MSi, dan sejumlah anggota dewan, para tokoh partai politik di Kota dan Kabupaten Solok dan puluhan rekan-rekan wartawan dari media cetak dan elektronik serta tokoh masyarakat dan warga nagari Koto baru sekitarnya. Deretan karangan bunga tanda ikut berbela sungkawa juga tampak berjejer rapi dan memanjang di kiri kanan jalan ke arah rumah duka di Jorong Bawah Duku tersebut. Di antaranya dari Walikota Solok Irzal Ilyas, Wakil Wali Kota Zul Elfian dan Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar Ir Israr Jalinus ML.

Usai disemayamkan di rumah duka, Kamis sore jenazah almahumah Hj Nafian Jamal dikebumikan di tempat peristirahatannya yang terakhir, pandam perkubuan keluarga Sawah Parik, Jorong Bawah

Duku, Nagari Koto Baru dengan diiringi derai air mata dan lafas doa dari keluarga besar Bupati Syamsu Rahim dan Hj Erlinda Syamsu Rahim serta ratusan pelayat lainnya. (h/ris)

BUPATI Syamsu Rahim dan Hj Erlinda Syamsu Rahim (kiri) memanjatkan doa kehadirat Allah SWT di hadapan jenazah almarhumah Hj Nafian Jamal (81 tahun) yang meninggal pada hari Kamis (31/05) jam 11.00 WIB di Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. RISWAN JAYA

Di samping itu, terdapat 16 izin usaha pertambangan (IUP) yang juga berpotensi menimbulkan masalah. Kapolda Sumbar Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari dalam paparannya pada apel gabungan lurah/kepala desa/wali nagari, Babinkamtibmas, Babinsa dan Ketua KAN se-Sumbar dalam rangka deteksi dan cegah dini di tingkat kelurahan/desa/nagari, Kamis (31/5), di Padang menjelaskan, baik HGU maupun IUP itu semuanya terkait masalah lahan. Soal HGU berlatar belakang warisan penerbitannya di masa lalu karena HGU yang bermasalah itu umumnya dikeluarkan sebelum 1998 atau sebelum reformasi. “Dulu, tidak ada yang berani mencegah ketika tanah ulayat disertifikatkan. Lalu di era reformasi ini, muncul sanggahan bahwa sertifikat atau HGU yang dikeluarkan itu tidak benar. Potensi kasus banyak di daerah Pasaman Barat dan Agam,” kata Wahyu Indra Pramugari. Untuk masalah IUP, terdapat 16 IUP yang berpotensi memicu kerusuhan dan semuanya terkait persoalan lahan. Potensi kasus banyak terjadi Solok dan Solok Selatan. Untuk penyelesaiannya, Polda Sumbar membentuk tim mediasi yang akan membantu kedua belah pihak menemukan kata sepakat atau perdamaian. “Kita sudah lakukan mediasi ini dengan melibatkan Polres setempat. Contohnya pada kasus Kinali dan terakhir masalah Mutiara Agam,” ujar Wahyu Indra Pramugari. Untuk itu, pihaknya meminta agar para pimpinan pemerintahan terdepan di nagari, desa maupun kelurahan mampu melakukan deteksi dan cegah dini potensi kerusuhan seperti ini agar tercipta keamanan dan ketentraman di tengah masyarakat. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya

menyebutkan, mendapatkan ketertiban dan ketenteraman adalah hak asasi masyarakat. Kemajuan suatu daerah, baik pembangunannya, ekonominya maupun budayanya disebabkan kenyamanan dan keamanan yang terjamin di daerah itu. Para investor juga akan berdatangan. Saat pertemuan Muspida beberapa waktu lalu, terungkap adanya 10 potensi masalah yang akan muncul di Sumbar selama tahun 2012. Semuanya terkait soal lahan. Dan satu persatu, perkiraan itu terbukti. Untuk itu agar terciptanya suasana tenteram dan aman di tengah masyarakat, pihaknya meminta agar KAN, LKAAM, wali nagari, ninik mamak memainkan perannya masingmasing karena hanya mereka yang paling tahu duduk masalahnya. “Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Semua bisa dimusyawarahkan, jangan langsung dibawa ke pengadilan,” katanya. Lain halnya bila sudah masuk ke ranah hukum dan memiliki putusan yang inkracht, maka jangan pula dimusyawarahkan lagi. Hendaknya segenap pihak memiliki komitmen yang sama untuk penegakan hukum ini. Bagi putusan yang inkracht atau sudah berkekuatan hukum tetap, tidak ada ruang lagi untuk berdamai. Sementara Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil meminta agar setiap institusi di masyarakat itu memahami tupoksinya masing-masing. Kasus maling adat atau maling kecilkecil hendaknya dapat diselesaikan saja di tingkat bawah dengan adanya KAN, Babinsa dan Babinkamtibmas serta wali nagari. Ini juga menjadi bagian dari penegakan wibawa ninik mamak di nagari. Apel gabungan itu sendiri diikuti lebih dari 1.000 orang yang diakhiri dengan diskusi. (h/vie)

Praperadilan Kapolda Mulai Disidangkan PADANG, HALUAN — Sidang praperadilan yang diajukan bos batu bara Suwandi Candra (57) terhadap Kapolda Sumbar digelar di Pengadilan Negeri Padang, Kamis (31). Dalam permohonannya, kuasa hukum Suwandi Candra menyebut kalau polisi sengaja merekayasa dugaan tindak pidana yang dijeratkan kepada Suwandi Chandra. “Kepolisian sudah merekayasa dan memanipulasi perkara perdata menjadi perkara pidana. Penahanan lanjutan yang dilakukan oleh kepolisian tidak sah dan tidak berdasarkan hukum yang jelas,” tegas Vino Oktavia, kuasa hukum Suwandi Candra di hadapan hakim tunggal Kamijon. Selain Kapolda Sumbar, Suwandi Candra juga mempraperadilankan Kajati Sumbar karena menerima limpahan kasus dari Polda Sumbar. Dituturkan Vino, dari awal penangkapan, kejanggalan kasus sudah terlihat jelas. Suwandi ditangkap di Labuanbatu, Sumatera Utara. Kala itu, Suwandi Candra mengaku tidak tahu alasan polisi melakukan penangkapan terhadap dirinya. “Memang, polisi yang melakukan penangkapan membawa surat perintah penangkapan. Tapi, hanya diperlihatkan sekilas. Suwandi tidak diperkenankan membacanya. Padahal, sebagai orang yang akan ditangkap, Suwandi memiliki hak membacanya. Jangankan itu, ter-

sangka saja tidak tahu apa kasus yang menyeretnya,” ucap Vino yang juga menjabat sebagai Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang. Sebelum ditangkap, polisi terlebih dahulu mengeluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun, dikeluarkannya surat DPO, juga dianggap tim kuasa hukum Suwandi menyalahi aturan. Alasannya, polisi baru dua kali melayangkan surat pemanggilan. Hal ini bertentangan dengan Peraturan Kapolri nomor 12 tahun 2009. “DPO baru bisa diterbitkan kalau seseorang tidak memenuhi panggilan tiga kali. Ini baru dua kali, kenapa sudah terbit DPO-nya? Surat pemanggilannya juga dialamatkan bukan ke rumah klien kami. Sangat aneh,” lanjut Sahnan Siregar, kuasa hukum lain Suwandi Candra. Atas dasar itu, kuasa hukum Suwandi berharap hakim tunggal Kamijon menyatakan kalau surat pemanggilan dan DPO terhadap Suwandi batal demi hukum. Termasuk surat penahanan dan perpanjangan penahanan. Kuasa hukum Suwandi juga yakin kalau kasus ini masuk ke ranah perdata, bukan pidana seperti yang gemboskan pihak kepolisian. Suwandi ditangkap 24 April lalu. Dia ditetapkan sebagai tersangka sejak 2001 dalam kasus pencurian batu bara dan memberikan keterangan palsu. (h/dla)


EKONOMI BISNIS 3

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

PT ASTRA INTERNATIONAL PEUGEOT

107 Dibanderol Rp184,9 Juta JAKARTA, HALUAN— Satu lagi citycar sporty baru hadir di Indonesia. Peugeot 107, produk asal Perancis ini dibanderol Rp184,9 juta (otr). Meski tergolong mahal dikelasnya 1.000 cc yang rata-rata dibanderol Rp150 jutaan, namun PT Astra International Peugeot optimis produk andalannya itu di sambut baik oleh pasar otomotif tanah air. CEO PT Astra International-Peugeot, Constantinus Herlijoso di sela-sela launching Peugeot 107 di Jakarta, Rabu (30/5) mengatakan, 107 itu dihargai cukup mahal, karena produk ini merupakan CBU langsung dari Perancis. Apalagi saat ini, Eropa sedang dalam masa krisis dan kurs Euro tinggi sehingga mempengaruhi harga mobil yang cukup laris di Eropa tersebut. Namun demikian, Astra optimis 107 disambut baik di Indonesia. “Kami optimis 107 dapat menjadi alternatif pilihan citycar di Indonesia, saat ini kebutuhan citycar di Indonesia cukup baik,” ujarnya. Di samping kebutuhan pasar, 107 juga didukung keunggulan kualitas di kelasnya serta menerapkan teknologi baru standar Eropa dan emisi Euro-5. “Disamping itu, produk ini memiliki beberapa keunggulan berupa fitur canggih yang tak ditemui pada kompetitornya,” jelas Herlijoso. 107 sendiri memiliki beberapa keunggulan. Diantaranya sistem keselamatan penum-

PEUGEOT 10 — -Setelah diluncurkan Rabu (30/5) di Jakarta, Peugeot 107 siap meramaikan pasar otomotif tanah air. PT Astra International Peugeot membanderol citycar asal Perancis ini Rp184,9 juta. IST pang, ABS dan EBD standar, empat buah airbag dan side impact door. Lalu untuk menunjang handling disematkan sistem cornering stability control dan electric assist power steering. Sektor pendongkrak style diwakili paddle shift dan LED day running light. Serta transmisi 2-Tronic yang menggabungkan kemudahan khas mobil matic dan kehandalan berakselerasi ala sistem girboks manual. Sayangnya, Peugeot justru lupa menambahkan beberapa

fitur yang justru menjadi standar citycar di Tanah Air. Seperti power window di kaca samping belakang dan spion elektrik. Sementara dari dimensinya, 107 memiliki karakter yang lincah dikendarai, namun masih dapat menghadirkan ruang kabin yang lega. Terbukti dari ukuran panjangnya yang mencapai 3.430 mm, lebar 1.630 mm dan tinggi 1.470 mm. Kemudahan mengemudi juga diwakili oleh ukuran wheelbase yang mencapai 2.340 mm.

Sedangkan kabin lima penumpangnya menghadirkan ukuran bangku yang sepintas lebih lega dari citycar sekelasnya. Apalagi, akomodasi kabin juga didukung beberapa ruang penyimpanan yang memiliki total volume 18 liter. Di balik kap nya, mobil CBU asli Perancis ini dibekali dengan mesin 998 cc bertenaga 68 dk di 6800 rpm. Mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi unik, 2Tronic otomatis yang mirip dengan transmisi pada Smart Fortwo. (h/otc)


4 EKONOMI BISNIS KOMUNIKASI Axiata Gratiskan SMS Sesama XL JAKARTA, HALUAN — Mulai hari ini, 1 Juni 2012, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) resmi menerapkan peraturan baru, melarang SMS gratis lintas operator. Namun, XL Axiata sebagai salah satu operator selular terbesar tanah air tetap menerapkan SMS gratis untuk sesama pengguna XL. Direktur Marketing XL, Joy Wahyudi di Jakarta, 30/5) mengatakan, perseroan telah siap menyambut aturan baru tersebut. “Itu adalah aturan jadi harus dilaksanakan. Pada intinya adalah pemerintah tidak ingin ada SMS spam yang mengganggu masyarakat,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, XL juga memastikan tidak akan menaikkan tarif SMS. Tapi sebagai konsekuensinya XL kemungkinan akan mengurangi jumlah SMS gratis kepada sesama pengguna XL. Diketahui XL memberikan SMS gratis sebanyak 1.000 kali SMS setelah pelanggan melakukan SMS berbayar sebanyak 10 kali. “Kami akan lihat dulu dampaknya pada satu atau dua bulan ke depan. Tetapi yang pasti XL tetap tidak akan menaikkan tarif SMS,” ujarnya. Menurut Joy, nantinya XL akan memberikan SMS gratis kepada pelanggan dalam jumlah yang wajar. Meski demikian, jumlah yang wajar saat ini masih diperdebatkan. “Mungkin antara 100 hingga 200 SMS ke sesama operator, SMS gratis sebanyak itu mungkin bagi satu orang masih terlalu banyak, tapi ada orang lainnya yang mampu mengirimkan sebanyak itu dalam satu hari,” tambahnya. (h/trn)

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

KONFERENSI GSMA ASIA PASIFIK

Axis Dipercaya Tuan Rumah JAKARTA, HALUAN — Operator GSM Nasional dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan “35th GSMA Asia Pacific Conference” 2012. Acara itu digelar di Nusa Dua, Bali, 5 – 7 Juni nanti. Konferensi tersebut akan membahas berbagai topic seputar telekomunikasi. Diantaranya bagaimana memaksimalkan pendapatan di pasar yang kompetitif dan kemajuan pesat dan berbagai kegiatan evolusi telekomunikasi seluler. Di samping itu, konferensi yang berlangsung selama dua hari ini akan diisi dengan presentasi oleh para ahli dari berbagai bidang yang akan menyampaikan informasi-informasi penting mengenai produk dan layanan berbasis GSM serta isu mengenai layanan suara dan data pada layanan jelajah internasional. Diantaranya, mendapatkan solusi bagaimana menghadirkan tarif terbaik pada layanan jelajah internasional, tanpa kehilangan margin serta tetap

dapat meningkatkan trafik panggilan keluar dan pasar layanan jelajah internasional secara keseluruhan. Chief Marketing Officer AXIS, Daniel Horan melalui pers relisnya diterima redaksi Haluan, Rabu (30/ 5) mengatakan, AXIS sangat bangga dan gembira menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan ini, bekerja sama dengan GSMA Asia Pacific. “Kami juga senang mengetahui banyak sekali pembicara dan peserta ternamalkioo yang telah menyatakan dukungannya pada penyelenggaraan ini. Partisipasi kami menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan konferensi ini menunjukkan komitmen AXIS untuk memainkan peranan penting dalam pertumbuhan industri telekomunikasi yang cepat di Indonesia dan Asia Pasifik,” katanya. GSMA Asia Pacific, kelompok GSM Association di wilayah Asia Pasifik, beranggotakan lebih dari 200 operator GSM dari sekitar 60 negara. Kelompok Asia Pacific ini meliputi wilayah Pasifik dan termasuk Australia, Selandia Baru, Cina, dan Asia Tenggara termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Hong Kong. Semakin terkenal, GSMA Asia Pacific Conference kini telah menjadi konferensi tingkat dunia, di mana hadir juga peserta dari negara-negara di luar wilayah Asia Pasifik, seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah. (h/vid)

TOKO FAREL MOTOR

Bisnis Helm SNI Menggembirakan

LISA, Owner Farel Motor di Jalan Gajah Mada padang. HELDI PADANG, HALUAN —Diberlakukannya peraturan wajib menggunakan helm bagi pengendara motor roda dua di seluruh Indonesia, membuat para pedagang helm kebanjiran rejeki. Tak ayal, para penjual helmpun semakin menjamur. Salah satunya, Toko Helm “Farel Motor” di jalan Gajah Mada Gunung Pangilun Padang. Menurut owner Farel Motor, Lisa, kepada Haluan, meski penjual helm di Kota

Padang cukup menjamur, namun penjualan helm di tokonya itu lumayan bagus. “Setidaknya sekitar 5-10 helm terjual setiap harinya. Lumayan stabil lah,” katanya menjelaskan. Tidak hanya menjual helm, Lisa juga menyediakan penjualan aksesoris berkendara seperti, sarung tangan, masker, jas hujan, dan sebagainya. Tentunya hal ini akan lebih menarik perhatian para pembeli, karena kelengkapan produk yang ada

di Farel motor ini. “Helm dan aksesoris berkendara yang tersedia di toko kami, didatangkan dari Jakarta melalui distributor yang ada di Padang. Setiap minggu sampai 2 kali pengiriman barang. Bisnis helm relatif stabil, karena kuantitas motor di Padang khususnya. Setiap tahun semakin meningkat, hampir setiap rumah memiliki sepeda motor,” ucapnya. Produk Dari Dana Persada Raya seperti GM, NHK dan MAZ di Farel Motor ini, dikatakannya lagi, adalah produk paling laris. Untuk harganya tergantung pada tipe masing-masing helm. Harga terendah adalah untuk helm Standar Nasional Indonesia (SNI) asli seperti Hiu dan Bion yang hanya kisaran harga Rp 100 ribuan. Produk SNI asli seperti Hiu dan Maz ini masih yang terlaris di tokonya. “Untuk harga tertinggi di Toko Kami ini adalah helm dengan merek NHK Terminator, yaitu Rp 450 ribuan,”

jelasnya lagi. Omset yang dihasilkan perharinya, dikatakan pemilik 3 toko helm yaitu di Ulak Karang, Siteba dan Gunung Pangilun ini, masing-masing toko helm miliknya adalah minimal Rp 1 juta. Untuk mengantisipasi permintaan konsumen, Lisa mengaku mempunyai gudang yang akan menyimpan stok helm yang akan dijual. “Kita memesan barang dalam jumlah besar yang disimpan di gudang, ini untuk mengantisipasi kekosongan barang yang akan kita jual,” ucapnya. Biasanya, lanjut Lisa, menjelang hari raya Idul Fitri, penjualan helm akan meningkat drastis. Kebutuhan masyarakat untuk persiapan Mudik Lebaran menjadi faktor utama peningkatan penjualan helm tersebut. “Mudah-mudahan lebaran kali ini, penjualan helm dan aksesoris motor bisa selancar tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (h/cw-hel)

AXIS — Operator Selular Axis terus meningkatkan kualitas layanan untuk memberikan kenyamanan bagi konsumennya. Tahun ini, Axis dipercaya sebagai tuan rumah Konferensi GSMA Asia Pasifik di Nusa Dua, Bali. IST

PADANG - JAKARTA

Batavia Air Hadirkan Armada Baru Airbus 320 JAKARTA, HALUAN — Batavia Air akan menghadirkan lima pesawat baru Airbus 320 untuk rute Padang-Jakarta, Jakarta Medan dan Jakarta-Merauke. Airbus ini pengganti empat pesawat yang sempat dikurangi, sekaligus peremajaan armada sebelumnya. Manajer PR Batavia Air, Elly Simanjuntak dalam relisnya, Kamis (31/5) mengatakan, penambahan dan pengurangan pesawat bagi Batavia Air adalah proses yang wajar dan rutin dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Langkah itu bagian dari strategi bisnis, sekaligus untuk peremajaan armada dan penyesuaian jumlah SDM. Kedatangan lima pesawat tersebut, lanjutnya, sedang disiapkan oleh tim terkait. Pada Maret 2012, Batavia Air sempat mengurangi jumlah armadanya, dari 37 menjadi 33 unit. Ada empat pesawat Batavia Air yang dikembalikan ke lessor, yaitu dua Boeing 737-400, dan Airbus 320-200. Alasan dikembalikannya Boeing 737400, karena kondisi jumlah pilot yang tidak seimbang dengan total jumlah pesawat. Elly mengungkapkan, pengembalian dua Airbus 320 disebabkan harga sewa pesawat tersebut terlalu mahal, dan sudah tidak sesuai dengan harga pasar. “Jadi, bukan karena adanya krisis

finansial dalam perusahaan Batavia Air,” terangnya. Langkah tersebut juga dilakukan dalam rangka penyeimbangan, antara sumber daya manusia yang ada seperti pilot dan pramugari, dengan jumlah armada yang sesuai. Pengurangan armada tersebut bertujuan meningkatkan On Time Performance, delay bisa ditekan, produktivitas dimaksimalkan sesuai SDM, dan profit bertambah. Menurut data sementara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, selama periode Januari-November 2011, dari enam maskapai di Tanah Air, tercatat ada tiga maskapai yang memiliki On Time Performance di atas 70 epsen, yaitu Garuda Indonesia (84,36 persen), Batavia Air (72,08 persen), dan Air Asia (71,09 persen). Saat ini, Batavia Air memiliki 33 armada. Rinciannya, 15 Boeing 737-300, sembilan Boeing 737-400, satu Boeing 737500, satu Airbus 321, lima Airbus 320, dan dua Airbus 330. Batavia Air akan lebih fokus mengembangkan secara optimal pasar domestik, yang secara tidak langsung ikut mendukung dan meningkatkan perekonomian daerah, khususnya di sektor industri pariwisata. “Sedangkan untuk rute internasional, Batavia Air akan lebih mencari peluang di kawasan Asia Pasifik,” tambahnya. (h/trn)

Ekonomi Kreatif HANUM LAUNDRY

Awalnya Kalangan Mahasiswa, Sekarang Dipercaya Perhotelan PADANG, HALUAN — Usaha bisnis laundry di Kota Padang kian merebak. Bisnis ini memiliki prospek cerah, karena untung yang diperoleh lumayan. Laundry yang ditawarkan ada yang per bulan dan ada yang kiloan. Usaha laundry kiloan, “Hanum Laundry” yang berlokasikan di Jalan Gajah Mada nomor 10 Padang atau tepatnya sebelah SPBU Gunung Pangilun Padang tampaknya bisa menjadi salah satu tujuan untuk mencuci pakaian dan pernak-pernik lainnya. Pengelola Hanum Laundry,

Sukma Irwati mengatakan, usaha laundry yang sudah ada sejak tahun 2011 lalu cukup menjanjikan, pasalnya usaha laundry mempunyai peluang yang sangat menjanjikan. Untuk pegawai kantoran yang disibukkan dengan rutinitas kerja mulai Senin-Jumat hendaknya di hari SabtuMinggu bisa dimanfaatkan untuk bersantai bersama keluarga. “Kita memanfaatkan peluang itu, bagi yang telah bekerja seharian, apakah Sabtu-Minggu juga harus disibukkan dengan aktivitas mencuci. Selain itu, bagi tamu

dari luar daerah yang menginap di Padang sehari atau dua hari, pakaiannya tinggal dilaundry saja,” ujar Ir, begitu ia biasa disapa. Sejak dibuka pertengahan 2011 lalu, Hanum Laundry kini telah memiliki pelanggan tetap. Seperti dari kalangan mahasiswa Bung hatta, Mahasiswa STKIP PGRI Padang, PNS dan masih banyak lagi. “Kalau saya lihat prospek usaha laundry kiloan di Padang ini lumayan. Meski sekarang sudah banyak saingan, namun sudah punya pelanggan masing-masing,” paparnya.

Untuk ongkos laundry pakaian biasa, dihargai sebesar Rp 5.000/Kg, bed cover Rp 8.000/Kg, gorden Rp 7.000 ribu/Kg, dengan jadwal pengerjaannya selama 3 hari. “Bed Cover dan Gorden memang sedikit lebih tinggi dibandingkan pakaian biasa, hal ini salah satunya dikarenakan faktor resiko pengerjaan,” tuturnya. Dalam sehari, dikatakannya, Hanum Laundry bisa mengerjakan 40-50 kilogram pakaian. Untuk harga ekspres, laundry ini juga menawarkan dengan harga yang relatif murah, yaitu Rp 8.000/kg.

“Layanan ekspres ini bisa selesai dalam satu hari, kalau konsumen mengantarkan pakaian yang akan di laundry pagi, sorenya bisa langsung dijemput,” jelasnya lagi. Untuk memperkuat bisnisnya, Hanum Laundry juga sudah bekerja sama dengan beberapa hotel antara lain hotel Bunda, Pangeran dan beberapa hotel lainnya. “Hingga sekarang omzet yang diperoleh lumayan sudah bisa menutupi biaya operasional sehari-hari. Namun untuk modal, belum balik karena tidak sedikit modal yang dikeluarkan,” tutupnya. (h/cw-hel)

SUKMA Irwati Pengelola Hanum Laundry Jalan Gajah Mada Padang Bidik mahasiswa dan Pegawai. HELDI


NASIONAL 5

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

Mobil Gubernur Atut Sedot BBM Subsidi

NOTES

Pancasila

JAKARTA, HALUAN — Sinyaleman bahwa banyak mobil pejabat menggunakan premium bersubsidi untuk rakyat, bukan isapan jempol. Adalah mobil pribadi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang diduga kuat menggunakan BBM subsidi ini.

PADA 1 Juni 1945 “Pancasila” dikemukakan pertama kalinya oleh Sukarno lewat pidato “Lahirnya Pancasila” di sidang Dokuritsu Junbi Cosakai sebagai Dasar Negara Indonesia. Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni ditetapkan diperingati sebagai hari lahirnya (Harlah) Pancasila. (h)

LINGKAR FDR Sukhoi Ditemukan

Tere Mundur dari DPR RI JAKARTA, HALUAN — Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Theresia Pardede (Tere), mengajukan surat permohonan mengundurkan diri sebagai anggota dewan. Mantan penyanyi tersebut ingin lebih berkonsentrasi pada masalah keluarga. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Assegaf di Jakarta, Kamis (31/5). Nurhayati mengungkapkan pengunduran diri Theresia Pardede sebagai anggota DPR dari Fraksi Demokrat disebabkan masalah keluarga. “Masalah keluarga sehingga lebih konsentrasi mengurus orang tuanya, tidak bisa berkiprah di DPR,” kata Nurhayati. Sebagai tindak lanjut atas pengunduran diri itu, Nurhayati mengatakan pihaknya masih sedang memproses pengganti Theresia, yang merupakan penyanyi top sebelum menjadi anggota DPR. “Sedang kami proses, karena saya baru dapat kemarin, Tere mengundurkan diri mengajukan surat. Saya sebagai ketua fraksi yang baru, tadi sudah ketemu saya,” kata Nurhayati. (h/bsc)

PONDOK PESANTREN

SALAT — Menteri Kabinet Inggris , Sayeeda Warsi (kanan) salat sunah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (31/5). Menteri kabinet Inggris ini seorang muslimah dan menyempatkan waktu ke Masjid Raya dan setelah itu meninjau Rumah Pompa, proyek penanggulangan banjir di daerah yang didanai Multi Donor Fund (MDF) pasca tsunami. ANTARA

Kejagung Stop Kasus Sisminbakum JAKARTA, HALUAN — Kejaksaan Agung akhirnya menghentikan penyidikan kasus korupsi biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum). Pernyataan penghentian kasus yang menyeret mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra disampaikan langsung oleh Jaksa Agung Basrief Arief. “Saya sudah dapat laporan tadi pagi. Sudah dilakukan penghentian,” kata Basrief saat ditemui di kantornya, Kamis (31/5). Namun Basrief tak mau menyebutkan alasan dan pertimbangan Kejaksaan menghentikan kasus tersebut. “Nanti ya,” katanya. Sejumlah terdakwa kasus Sisminbankum dibebaskan dalam putusan kasasi Mahkamah Agung. Mereka adalah Romli Atmasasmita, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, dan Direk-

Departemen Kehakiman. Dari 10 persen jatah koperasi itu, sebanyak 60 persen untuk direktorat dan 40 persen untuk pegawai koperasi. Dengan vonis bebas ketiga terdakwa tersebut, Yusril meminta Kejaksaan segera menghentikan penyidikan kasus korupsi biaya akses tersebut yang diduga merugikan keuangan negara Rp420 miliar. “Sudah tidak ada alasan bagi Kejaksaan untuk meneruskan kasus ini,” kata Yusril. “Kejaksaan harus segera mengeluarkan surat penghentian penuntutan perkara.” Kejaksaan lalu mengkaji putusan bebas ketiganya. Saat itu, Basrief menyatakan ada dua kemungkinan putusan kasus Sisminbakum, yakni terus melanjutkan kasus ke pengadilan atau malah menerbitkan surat ketetapan penghentian penuntutan. (h/tmp)

Sultan Siap Beberkan Sabdatama YOGYAKARTA, HALUAN — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyatakan siap menjelaskan sabdatama pada rapat dengar pendapat dengan Panitia Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat. “Saya siap menjelaskan jika diundang panitia kerja (panja) atau komisi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mempunyai relevansi dengan pembahasan Rancangan Undang-undang Keistimewaan (RUUK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” katanya di Yogyakarta, Kamis (31/5). Menurut dia, dirinya pasti datang memenuhi undangan tersebut. Namun, hingga kini belum mendapatkan informasi terkait dengan rencana Panja Komisi II DPR yang akan menggelar rapat dengar pendapat untuk mendengarkan pema-

SUMATERA THAWALIB PARABEK - BUKITTINGGI MENERIMA SANTRI BARU

tur PT Sarana Rekatama Dinamika, Yohanes Waworuntu, rekanan proyek Sisminbakum. Terakhir, Zulkarnain Yunus, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum pengganti Romli. Dalam kasus ini, Kejaksaan menetapkan bekas Menteri Hukum dan Perundang-undangan Yusril Ihza Mahendra dan Komisaris PT Sarana Rekatama Hartono Tanoesoedibjo sebagai tersangka. Dalam dakwaan jaksa disebutkan, Romli, Yohanes, dan Zulkarnain diduga melakukan korupsi bersama Yusril dan Hartono. Menurut versi jaksa, dalam kasus ini disebutkan adanya perjanjian antara PT Sarana Rekatama dan Departemen Kehakiman. Isinya, 90 persen pendapatan Sisminbakum masuk kas PT Sarana dan 10 persennya ke Koperasi Pengayoman Pegawai

paran mengenai sabdatama. “Sampai saat ini belum ada pihak mana pun yang menghubungi saya untuk mengonfirmasikan hal itu. Jadi, saya belum tahu mengenai hal itu, karena sampai saat ini tidak ada undangan untuk menghadiri rapat dengar pendapat dengan Panja Komisi II DPR terkait sabdatama,” katanya. Oleh karena itu, pihaknya belum menyusun materi yang akan dipaparkan pada rapat dengar pendapat dengan Panja Komisi II DPR. “Saya belum menyusun poin apa yang akan saya sampaikan jika memang Panja Komisi II DPR meminta klarifikasi tentang sabdatama,” kata Sultan. Sebelumnya, anggota Panja Komisi II DPR Edi Mihati mengatakan, Komisi II DPR berniat mengundang Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY Paku Alam IX untuk menjelaskan sabdatama yang disampaikan beberapa waktu lalu. (h/rol)

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) SJECH M. DJAMIL DJAMBEK – BUKITTINGGI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PERIODE 2012 JALUR TES, PMDK dan SPMB p

I.

HARI

Selasa, 19 Juni 2012

Alamat :

Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Kec. Banuhampu Kab. Agam Sumatera Barat 26181 Telp. (0752) 31079, 627229. Fax. (0752) 31079 Website : www.thawalib-parabek.sch.id CP. 081363392445 - 081363268386 - 081288561707

PRIORITAS FASILTAS 1. Pelatihan praktek dan teori manasik untuk umrah Gratis untuk semua calon umroh 2. Calon dari luar kota Padang 10 hari sebelum berangkat disediakan penginapan telah di tanggung PT Al-Mabrur (Gratis) 3. Pemberangkatan jamaah Padang - Jakarta (PP) antar jemput didampingi oleh pembimbing dari Sumbar 4. Mengenai Jadwal Umrah silahkan datang ke kantor Al- Mabrur 5. Tas, Pakaian Ihram Pria/Wanita dan pakaian seragam biro (Gratis) Biaya Domestik, Padang - Jakarta, PERSYARATAN UMROH Jakarta-Padang Akomodasi Hotel VIP Makkah : Zamzam Tower ***** Madinah : Dallah Taiba **** Jeddah : Holiday Inn ***** Akomodasi Umrah Reguler Hotel Syafira **** Akomodasi Umroh Ramadhan Apartemen dekat dengan Masjid Akomodasi Umroh Khusus Makkah : Al-Aulian *** Madinah : Dallah Taiba **** Catt* Untuk Umroh Khusus tidak ada tambahan biaya lagi, kecuali suntik Meningitis

1. Pasport RI yang masih berlaku minimal 7 bulan Nama minimal 3 suku kata 2. Pas Photo Warna 4x6=5 lbr dan 3x4=5 lbr (Background Putih tampak muka 80%) 3. Surat Nikah asli bagi suami istri dibawah usia 46 tahun dan akte kelahiran + KK asli bagi anak 4. KTP asli bagi wanita berusia diatas 45 tahun 5. Pembayaran biaya Umroh 1 bulan sebelum berangkat lengkap dengan persyaratannya.

Airport Tax, Service Bandara Pdg-Jkt-Jed-Pdg dan lain-lainnya Rp 2.500.000

dto Hj. IMNANIAR USMAN Direktris HP : 081267527251

PT. WISATA AL-MABRUR USMANIAH TOURS & TRAVEL PENYELENGGARAAN HAJI PLUS & UMROH Jl. Kali Porong No. 1 Padang Baru, Padang (Belakang Balai Diklat Depag Sumbar) Telp & Fax (0751) 7056308 - HP. 0811664326 - 081374442868 - 08126752725 - 0813633331617 e-mail : wisataalmabrurimnaniar@yahoo.com

1

Syari’ah / Al-ahwal al-Syakhshiyah (AH)

Regular

2

Syari’ah / Mu’amalah (M)

3

Syari’ah / JinayahSiyasah (JS)

4

Syari’ah / Ekonomi Islam (EI)

5

Tarbiyah / Pendidikan Agama Islam (PAI)

6

Tarbiyah / PendidikanTeknik InformatikaKomputer(PTIK)

7

Tarbiyah / PendidikanMatematika(PMtk)

8

Tarbiyah / BimbinganKonseling (BK)

9

Tarbiyah / PendidikanBahasaInggris (PBIng)

10

Tarbiyah / PendidikanBahasa Arab (PBA)

11

Diploma 3 / PerbankanSyari’ah

p p p p p p p p p p p

KETERENGAN

Non Reguler

Kelanjutan Studi

IZIN

p

p

Perpanjangan izin: DJ.I/385/2008, tgl 27 okt 2008

-

-

Perpanjangan izin: DJ.I/385/2008, tgl 27 okt 2008

-

-

Perpanjangan izin: DJ.I/385/2008, tgl 27 okt 2008

p p p p p p p p

p p p

Perpanjangan izin: DJ.I/385/2008, tgl 27 okt 2008

-

Izin: DJ.I/788/2009, tgl 23 Des 2009

-

Izin: DJ.I/107/2012, tgl 20 Jan 2012

-

Izin: DJ.I/107/2012, tgl 20 Jan 2012

Izin: DJ.I/422/2007, tgl 1 Nov 2007 Izin: DJ.I/7302009, tgl 26 Nov 2009

-

Izin: DJ.I/52/2011, tgl 14 Jan 2011

-

Perpanjangan izin: DJ.I/385/2008, tgl 27 okt 2008

Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK): Pendaftaran Ulang s/d tanggal 28 Mei 2012

II. SeleksiPenerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPMB PTAIN secara Nasional). a. Persyaratan 1. Lulusan SMA, MA, SMK, MAK atau yang setara tahun 2010, 2011, 2012. 2. Lulus Pondok Pesantren Mu'adalah tahun 2010, 2011, 2012. 3. Lulus Paket C (dibuktikan dgn Surat Keterangan Lulus & FC rapor 3 tahun terakhir yang telah dilegalisir. 4. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di PTAIN. 5. Tidak buta warna bagi program studi tertentu. b. Pendaftaran 1. Pembayaran dapat dilakukan di Bank Mandiri seluruh Indonesia pada tangga 1 Mei - 15 Juni 2012 melalui Mandiri 2. Internet, Mandiri ATM dan seluruh kantor cabang Bank Mandiri. 3. Calon peserta menyebutkan Nomor Induk Mahasiswa Nasional (NISN) pada saat pembayaran di Bank Mandiri. 4. Jika calon peserta tidak memiliki NISN, maka harus membawa identitas diri lain (KTP/Kartu Pelajar/Kartu Keluarga) pada saat pembayaran biaya ujian di Bank Mandiri. 5. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp. 150.000.- (seratus lima puluh ribu rupiah) 6. Setalah melakukan pembayaran, calon peserta menerima bukti pembayaran dari Bank Mandiri yang mencantumkan User ID dan Password calon peserta. User ID dan Password ini bersifat sangat rahasia, tidak boleh diperlihatkan pada orang lain, dan hanya dapat dipergunakan untuk pendaftaran online satu kali saja. 7. User ID dan Password dipergunakan untuk pendaftaran secara online melalui website http://www.spmb-ptain.ac.id 8. Kartu tanda peserta ujian, album dan bukti hadir, dapat diunduh dan dicetak bila isian formulir pendaftaran sudah lengkap. 9. Kartu tanda peserta ujian dan album bukti hadir tercantum nomor pendaftaran, nama peserta, program studi yang dipilih, lokasi, ruang, dan jadwal ujian. Kartu tanda peserta ujian harus dibawa pada saat mengikuti ujian tertulis. 10. Peserta menempelkan pasfoto warna terbaru, 3x4 di tempat yang disediakan pada kartu tanda peserta ujian dan album bukti hadir. 11. Peserta memisahkan kartu tanda peserta ujian dan album bukti hadir. c. Tes

A. Tamatan SD/Sederajat Biaya masuk Rp. 7,2 juta B. Tamatan MTs/SMP/Sederajat 1. Biaya Masuk Rp. 3,5 juta 2. Program Studi : Keagamaan, IPA dan IPS C. Waktu Pendaftaran & Tes 1. Pendaftaran : Sekarang s/d 23 Juni 2012 2. Tes : 24 Juni 2012 3. Daftar Ulang : 26 - 28 juni 2012 D. Syarat Pendaftaran 1. Mengisi formulir pendaftaran 2. Membayar uang pendaftaran Rp. 150.000,3. Foto copy rafor kelas VI/IX semester I (legalisir) atau foto copy ijazah SD/MI/SMP/MTs (legalisir) 4. Pas foto 3 X 4 sebanyak 3 lembar (berwarna)

PROGRAM MAHASISWA JURUSAN / PROGRAM STUDI

PENDAFTARAN DAN TES A. Program Reguler

Tahun Pelajaran 2012/2013

Dengan Kriteria :

Atut juga akan mengeluarkan surat imbauan kepada asosiasi–asosiasi seperti Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, dan juga masyarakat yang memiliki kendaraan mewah untuk tidak mengisi BBM bersubsidi. Namun Atut membantah tudingan bahwa mobil pribadinya menggunakan BBM bersubsidi jenis premium. Menurut Atut, dia tidak pernah memerintahkan sopir pribadinya untuk mengisi bahan bakar berjenis premium. “Sejak tahun 2009 mobil itu digunakan, Ibu sudah mempersiapkan alokasi dana untuk pembelian BBM dengan harga pertamax atau pertamax plus. Karena mobil tersebut memerlukan kecepatan dan tenaga yang tinggi sehingga bahan bakar yang digunakan pun harus berjenis pertamax atau pertamax plus,” kata Atut. Atut mengaku tidak pernah memerintahkan sopir pribadinya untuk mengisi bahan bakar jenis premium. “Ibu sangat menyesalkan atas tindakan sopir pribadi Ibu,” kata Atut. Sementara itu, Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin enggan berkomentar terkait mobil pribadi Atut yang menggunakan premium. “Mobil saya yang jelek saja pakai pertamax. Masa mobil gubernur pakai premium? Gak mungkinlah. Mungkin kerjaan sopirnya saja,” kata Aeng. (h/ dn/tm)

KEMENTRIAN AGAMA RI

Nomor

JAKARTA, HALUAN — Flight Data Recorder (FDR), satu bagian komponen kotak hitam (black box) pesawat Sukhoi Superjet 100 yang mengalami kecelakaan di Gunung Salak Bogor, Jawa Barat, telah ditemukan. Komisi V DPR meminta Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) yang bertugas menginvestigasi penyebab kecelakaan itu, untuk menolak segala bentuk intervensi Rusia yang diketahui berkepentingan terhadap rekaman data penerbangan tersebut. “Untuk itu, sekali lagi kami meminta ke pihak KNKT agar tetap menjaga independensi serta jangan mau diintervensi oleh pihak manapun, termasuk dari pihak Rusia. Hal ini agar hasil investigasinya benar-benar objektif ,” ujar anggota Komisi V Saleh Husein, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/5). Komisi V juga mengharapkan agar KNKT tidak terlalu lama mengumumkan hasil investigasinya agar masyarakat luas dapat mengetahuinya sebab-musabab pesawat buatan Rusia itu mengalami kecelakaan di Gunung Salak pada 9 Mei 2012 lalu dan menelan 45 korban jiwa. “Semoga dengan ditemukannya FDR, maka proses investigasi musabab dari kecelakaan pesawat Sukhoi SJ 100 segera terungkap,” imbuhnya. Sejauh ini, KNKT telah berhasil mentranskrip Cockpit Voice Recorder (CVR) atau rekaman percakapan di dalam kokpit pesawat. CVR yang juga bagian komponen kotak hitam pesawat itu lebih dahulu ditemukan di lokasi pada 15 Mei 2012. (h/trb)

Mobil jenis sedan Lexus LX 460 L dengan nomor polisi B 16 RAC milik oarang nomor satu di Provinsi Banten itu kepergok warga sedang mengisi BBM jenis premium di salah satu SPBU di Kota Serang. Tepatnya, di SPBU 344213, di Jalan Ki Ajurum, Cipocok Jaya, Kota Serang. Berdasarkan foto-foto yang beredar, tuas pengisi bahan bakar atau nozzel yang dipakai mobil pribadi Atut berwarna kuning. Artinya, jenis premium, bukan pertamax yang berwarna biru. Ratu Atut seakan kaget saat wartawan mengkonfirmasi soal mobil pribadinya yang menggunakan BBM bersubsidi jenis premium tersebut.”Premium. Yang mana ya?” tanya Atut . Tetapi ketika sejumlah foto mobil miliknya yang sedang mengisi BBM jenis premium dipelihatkan, Atut malah buru-buru menghindar. “Nanti Ibu tanya sopir yah? Kan urusan bensin mah bukan urusan Ibu,” ujar Atut enteng. Ironisnya, peristiwa itu terjadi di saat Pemprov Banten akan mengeluarkan regulasi kebijakan larangan bagi kendaraan pemerintah provinsi untuk mengisi bahan bakar minyak bersubsidi. Larangan ini, menyusul adanya evisiensi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah. Tidak hanya itu, Gubernur

WIB 07.30 – 08.30 08.30 – 09.30 09.30 – 09.45 09.45 – 10.45 10.45 – 11.45 11.45 – 13.00

WITA 08.30 – 09.30 09.30 – 10.30 10.30 – 10.45 10.45 – 11.45 11.45 – 12.45 12.45 – 14.00

WIT 09.30 – 10.30 10.30 – 11.30 11.30 – 11.45 11.45 – 12.45 12.45 – 13.45 13.45 – 15.00

MATA UJIAN Tes Potensi Akademik Tes Bidang Studi Dasar Istirahat Tes Wawasan Keislaman Tes Bidang Studi IPA Tes Bidang Studi IPS

d.Pengumuman Hasil Ujian Hasil ujian akan diumumkan pada tanggal 13 Juli 2012 melalui website http://www..spmb-ptain.ac.id atau situs masing-masing PTAIN yang dapat diakses mulai pukul 00.00 WIB. e.Registrasi Ulang Mulai tanggal 16 - 20 Juli 2012 f. Orientasi Pengenalan Kampus (OPAK) Mulai tanggal 13 - 15 Agustus 2012 III. Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru STAIN Bukittinggi (SPMB STAIN Bukittinggi) Syarat 1.Lususan SMA, MA, SMK, MAK, Pesantren atau setara tahun 2010, 2011, 2012 2.Pasfoto 3x4 sebanyak 5 (lima lembar 3.Uang pendaftaran Rp. 150.000.- (seratus lima pulu ribu rupiah) 4.FC ijazah dan NEM 1 (satu) rangkap yang telah dilegalisir Jadwal a.Pendaftaran : 20 Juni - 20 Juli 2012 b.Ujian : 24 - 25 Juli 2012 c. Pengumuman Hasil Tes : 30 Juli 2012 d.Registrasi Ulang : 31 Juli - 3 Agust 2012 e.OPAK : 13 - 15 Agust 2012 B.

Program Non-Reguler I. Penerimaan Mahasiswa Baru Syarat 1.Lulus SMA, MA, SMK, MAK, Pesantren atau setara. 2.Pasfoto 3x4 sebanyak 5 (lima) lembar 3.Uang pendaftaran Rp. 150.000.- (seratus lima puluh ribu rupiah) 4.FC ijazah dan NEM 1 (satu) rangkap yang telah dilegalisir Jadwal 1.Pendaftaran : 26 Juli - 24 Agust 2012 2.Ujian : 28 - 29 Agust 2012 3.Pengumuman Hasil Tes : 3 Sept 2012 4.Registrasi Ulang : 4 7 Sept 2012 5.OPAK : 17 - 19 Sept 2012 II.Program Kelanjutan Studi (PKS) 1. Pendaftaran : 26 Juli - 24 Agust 2012 2. Pengumuman Hasil : 3 sept 2012

3. Registrasi Ulang 4. OPAK BIAYA PENDIDIKAN Program Reguler 1.SPP 2.Praktikum

: 4 - 7 Sept 2012 : 17 - 19 Sept 2012

- Rp. 600.000.- Rp. 900.000.- (untuk Pendidikan TIK) - Rp. 200.000.- Rp. 300.000.- (untuk Pendidikan Matematik, TIK, dan

BK) Program Non Reguler 1.SPP 2.Praktikum

- Rp. 900.000.- Rp. 1.200.000.- (untuk Pendidikan TIK) - Rp. 300.000.- Rp. 500.000.- (untuk Pendidikan Matematik, TIK, dan

BK) Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) - Opak : Rp. 250.000.- Jaket Almamater : Rp. 200.000.- Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) : Rp. 100.000.- Solidaritas dan Kesetiakawanan : Rp. 50.000.- Perputakaan : Rp. 100.000.- Internet : Rp. 100.000.C. KESEMPATAN BEASISWA 1.Beasiswa Supersemar 2.Beasiswa Bantuan Pendidikan Kementrian Agama RI 3.Beasiswa Mahasiswa Berprestasi 4. Beasiswa dari BAZ Daerah dan BAZ Prov. Sumbar D. ALAMAT & FASILITAS 1.Kampus I, Jl. Paninjauan Garegeh Kota Bukittinggi // Telp: (0752) 22875, 33136 Fax. (0752) 22875 2.Kampus II, Jl. Gurun Aur Kubang Putih Kab. Agam // Telp: (0752) 34320, 34370 Fax. (0752) 34310 3. Kunjungi juga Website: www.stainbukittinggi.ac.id // e-mail: webmaster@stainbukittinggi.ac.id 4.Lokal 9 (sembilan) gedung, 53ruangan, Laboratorium bagi seluruh program studi, Internet Wi-Fi, Perpustakaan, Sarana Olah Raga, Asrama Pa/Pi. 5. Berizin dan Berakreditasi dan telah menjalin berbagai kerjasama baik dalam dan Lengkap Lihat Brosur, atau datang luar negeri. Info langsung ke alamat. Bukittinggi, April 2012 Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Ketua, Dr. Ridha Ahida, M.Hum Nip. 197012051994032003


6 OPINI

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

Mari Berpancasila Lagi HARI ini adalah hari kelahiran Pancasila 1 Juni 1945. Rumusan lima dasar negara menjelang kemerdekaan didiskusikan oleh tokohtokoh nasional Soekarno-Hatta Cs di Jakarta. Tidak ada yang menyadari bahwa apa yang didiskusikan menjelang 1 Juni itu akan menjadi sesuatu yang sangat bernilai bagi perkembangan bangsa ini di kemudian hari. Tapi belakangan setelah reformasi, Pancasila mulai terasa agak terpinggirkan dari aktifitas berbangsa dan bernegara. Seolah menyebut Pancasila adalah menyebut sesuatu yang salah dan tabu. Sebenarnya kondisi itu adalah ekses dari penyalahtafsiran pengamalan dan pemahaman Pancasila selama 32 tahun pemerintahan orde baru. Pancasila ditafsirkan sendiri oleh penguasa sesuai dengan apa yang diinginkannya. Bahkan sempat-sempatnya ada pengertian keliru ketika ada yang mengkritik Presiden Soeharto maka oleh kelompok pendukung Soeharto diartikan mengkritik Pancasila. Melawan Soeharto diidentikkan melawan Pancasila. Sesungguhnya tidak ada yang salah dalam Pancasila. Bahkan butir-butir nya yang 36 buah itu adalah ajaran-ajaran yang luhur yang dapat menjadi pemersatu bangsa, membuat orang lebih santun, jauh dari sikap arogan. Pancasila juga mengajarkan bahwa korupsi adalah sesuatu yang sangat membahayakan sendi-sendi kesatuan bangsa. Korupsi bisa merubuhkan perekonomian negara. Sepanjang masa orde baru masyarakat memahami bahwa nilainilai Pancasila selalu menjadi salah satu satu senjata pemusnah korupsi yang paling ampuh. Sayangnya keyakinan tersebut tidak diimbangi dengan implementasi yang baik, sehingga praktik korupsi di Indonesia semakin merajalela. Salah satu penyebabnya adalah ketidaktahuan kita untuk mengimplentasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila hanya sekedar jargon dan kumpulan kata-kata indah belaka. Praktik-praktik korupsi di Indonesia yang terjadi mulai dari level terendah. Yang paling mengerikan adalah, ternyata para pelaku korupsi juga banyak yang berasal dari akademisi, para pejuang anti korupsi, dan kelompok-kelompok yang dianggap pengawal moral bangsa. Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan, Apakah orangorang tersebut tidak mengetahui Pancasila? Idealnya, ketika sebuah negara memiliki pandangan hidup dan dasar negara yang luhur (Pancasila) tentu akan memiliki sifat yang mulia. Kondisi di atas mengindikasikan telah terjadi pemarjinalan nilai-nilai Pancasila. 21% Produk Undang-Undang di Indonesia yang sama sekali tidak menuliskan Pancasila dan UUD 1945 dalam konsiderans maupun menimbang adalah contoh nyatanya. Yang lebih mengejutkan lagi adalah ada 23 Perda (baik propinsi maupun kabupaten) yang tidak menyebutkan Pancasila dalam konsiderans sebagai landasan ideologinya (data sementara CLDS FH UII, 20 Mei 2010). Berdasarkan hal tersebut maka sudah saatnya pembudayaan Pancasila dilakukan. Sungguh, kalau begitu kita semua telah dengan sadar meninggalkan senjata pamungkas yang dapat menghindari bangsa ini dari budaya koruptif. Buktinya dapat dilihat sepanjang 32 tahun masa pemerintahan orde baru, korupsi di level atas sampai bawah amat membuat kita prihatin. Dan celakanya ketika itu benar-benar yang di level atas itu masuk kategori untouchable. Kehebohan korupsi di masa lalu hanya pada level bawah alias koruptor kelas teri belaka. Ketika ordebaru terjungkal dan masuk orde reformasi, semangat mengahbisi korupsi menjadi-jadi. Tapi lebih kepada pembalasan sakit hati kepada penguasa sebelumnya. Akibatnya sementara kita sibuk mencari-cari penyakit orde baru, para koruptor baru pun tumbuh. Orde reformasi, lalu dicatat juga sebgai orde yang banyak korupsinya. Lihatlah sekarang lebih separuh Gubernur di Indonesia tersangkut kasus korupsi. Ratusan Bupati/Walikota juga dijaring Jaksa dan KPK. Sekali lagi, Pancasila yang memberi penuntunan kepada segenap apartur yang menjalankan pemerintahan telah dilupakan. Akibatnya menilep uang negara menjadi hal yang lumrah saja. Sebanyak suara yang menentang korupsi, sebanyak itu pula budaya koruptif tumbuh dan berkembang. Hari ini 1 Juni 2012, semestinya kita jadikan entry point untuk kembali berkontemplasi, merenungkan betapa dengan meminggirkan Pancasila, kita makin jauh dari tuntunan cara berbangsa dan bernegara yang benar. Kita menjadi tidak takut lagi berprilaku koruptif, kolutif, nepotis dan itu nyaris tak terhentikan oleh sistem hukum kita yang ada saat ini. Jadi, kembalilah kita kepada Pancasila.***

„ Panglima TNI klaim bahwa jurnalis Padang sudah berdamai dengan Marinir „ Ah aya aya wae Jenderal „ Faisal Basri berhenti merokok sejak kemarin „ Kalau sudah jadi gubernur DKI, merokok lagi

PEMBERITAHUAN Setiap artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Menyoal Pancasila yang Kian Pudar “Warnanya” Oleh: Raja Dachroni Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Riau (UR) dan Ketua Umum PD KAMMI Kepulauan Riau Masa Juang TEPAT pada 1 Juni kita memperingati hari lahir Pancasila. Sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila kini dianggap telah pudar pesonanya karena jujur perlu kita akui bangsa ini mulai melupakan sejarah masa lalunya. Beragam prilaku sebagian elit politik yang korup dan penyelewengan etika dan masyarakat yang sudah mulai lupa dengan semangat gotongroyong sungguh memberikan gambaran secara sederhana bahwa Pancasila sudah pudar pesonanya. Padahal, kita bersama-sama menyadari bahwa Pancasila adalah perekat bangsa yang terdiri beranekaragam warna suku, ras dan agama sehingga diraihnya kemerdekaan Indonesia. Hasil jajak pendapat Kompas Selasa (30/9) tentang penerapan atau aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat. Hasilnya, cukup mengejutkan karena telah timbul keraguan dibenak masyarakat dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai pandangan hidup. Ini dicerminkan dengan cukup banyaknya orang yang lupa dengan silasila yang terkandung dalam Pancasila. Padahal, entah sadar atau tidak pada 1 Oktober bangsa ini juga selalu memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang merupakan titik awal indoktrinisasi Pancasila yang dilakukan oleh Orde Baru yang selama 32 tahun belum dirasakan pemaknaannya oleh masyarakat karena ada keberagaman dan perluasan paham-paham dan sekte-sekte yang menggerogoti pemahaman masyarakat sehingga masyarakat seperti tidak peduli lagi dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Faktor yang lainnya adalah ketidakmampuan pemerintah dalam memenuhi dan mewujudkan nilai-nilai keadilan dan kesejahteraan kepada masyarakat setelah 63 tahun merdeka. Hal ini dicerminkan oleh jajak pendapat yang dilakukan Kompas. Sebanyak 79,8 persen masyarakat menilai pemerintah belum mampu menunjukkan sikap adil kepada masyarakat. Sebanyak 860 responden di sepuluh kota besar di Indonesia (Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Medan,

Padang, Pontianak, Banjarmasin, Makassar, Manado dan Jayapura) cukup banyak yang lupa dan hafal dengan silasila yang terkandung dalam Pancasila apalagi ditanya soal makna yang terkandung di dalam sila-sila tersebut. Kalau boleh jujur, mungkin penulis termasuk orang yang hafal, tetapi belum tentu menerapkan dan memahami sepenuhnya nilai-nilai Pancasila karena semenjak era orde baru mulai gamang, nyaris tidak adalagi pewarisan budaya tentang nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Dari survey yang pernah dilakukan Kompas saat responden ditanya tentang sila pertama yang mampu membacanya hanya sebanyak 90,8 persen yang hafal. Kemudian ditanya tentang sila kedua, hanya 72, 1 persen yang hafal. Begitu juga dengan sila-sila berikutnya. Pada sila ke-3 terdapat 23,8 persen yang tidak hafal. Sila ke-4 30,2 persen yang mengaku tidak hafal karena memang dilihat dari struktur kata-katanya sila yang keempat mempunyai kalimat yang relatif panjang dibandingkan dengan sila-sila yang lainnya. Sedangkan pada sila ke-5 hanya 70,8 persen yang mengaku hafal dengan sila yang berbunyi, “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Ini memang menjadi pertanyaan baru di dalam benak kita. Apakah masyarakat sudah tidak mempercayai lagi Pancasila atau ini adalah pertanda ancaman yang selama ini kita khawatirkan yaitu ancaman disintegrasi bangsa. Jika kita kaitkan dengan sejarah pada 1 Juni 1945, Bung Karno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia merdeka, yang dinamakannya Pancasila. Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai. Selanjutnya BPUPKI membentuk Panitia Kecil untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar dengan berpedoman pada pidato Bung Karno itu. Dibentuklah Panitia Sembilan (terdiri dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. AA Maramis, Abikusno Tjokrosujoso, Abdulkahar Muzakir, HA Salim, Achmad Soebardjo

Tindak Tegas Pelaku Tragedi Bukit Lampu ASS, kami dari PABB Indonesia, meminta pada sluruh pejabat di Sumbar, walikota, gubernur dan presiden SBY untuk menegaskan kpd komandan YOMAN M, jng pura-pura bodoh. Sebagai wakil komandan Lantamal II AL, tragedi Bungus tidak perlu harus dipelajari dulu kronologinya. Kita sebagai alat negara jangan pura-pura bodoh, harus jujur, brani, pintar dan tegas. Kalau tidak, negara kita pasti akan hancur dari negara lain dan bertambah buruk di mata PBB dan DUNIA. Jadi untuk apa harus dlihat-lihat dulu kronologisny, kan sudah pasti jelas, bahwa TNI Angkatan Laut membabi buta terhadap warga sipil, polisi pamong praja dan wartawan pers. Jadi TNI AL tragedi Bungus harus diberi sanksi seberat beratnya, harus didenda, dipenjarakan dan diPECAT SECARA TIDAK HORMAT. Kalau YOMAN M tidak bertindak tegas, langsung saja waka komandany dipecat secara tidak hormat. Kami dukung wartawan sampai ke PBB. +6287792542***

dan Muhammad Yamin) yang bertugas : Merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara berdasar pidato yang diucapkan Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, dan menjadikan dokumen itu sebagai teks untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia (www.untag-sby.ac.id). Artinya, Pancasila lahir dari proses yang sangat panjang. Yudi Latif, dalam bukunya, “Negara Paripurna: Historitas, Rasionalitas dan Aktualitas Pancasila” mengungkapkan bahwa ada tiga fase dalam mewujudkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa yakni fase pembuahan yang dimulai sejak 1924, Perhimpunan Indonesia (PI) di Belanda mulai merumuskan konsepsi ideology politiknya bahwa tujuan kemerdekaan politik haruslah didasarkan pada empat prinsip yakni persatuan nasional, solidaritas, non kooperasi, dan kemandirian (self help). Beranjak dari sini benihbenih untuk mendorong lahirnya Pancasila mulai kelihatan dimulai dari kesadaran pentingnya kesadaran untuk memiliki falsafah hidup bangsa. Kedua, fase perumusan. Perumusan dasar negara Indonesia merdeka sudah dibicarakan pertama sekali pada siding pertama BPUPK (29 Mei -1 Juni 1945). BPUPK yang didirikan pada 29 April 1945 berjumlah 69 orang yang merumuskan lima prinsip pandangan Bung Karno yakni kebangsaan Indonesia, Internasionalisme dan Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial dan Ketuhanan yang Berkebudayaan. Terakhir, fase pengesahan. Disinilah titik klimaks lahirnya Pancasila secara sah dan legal dimana pada 18 Agustus 1945, PPKI memilih Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI serta pada saat yang sama PPKI menyetujui naskah piagam Jakarta yang muatannya merupakan isi dari Pancasila yang kita kenal saat ini tanpa memasukkan “tujuh kata” yang sempat menjadi perdebatan panjang antara sebagian ulama Islam dan pendiri bangsa ini. Keragaman dan Demokratisasi Dari narasi panjang itu bahwasanya kita dapat menangkap bahwa kita patut bangga terhadap pendiri negeri ini yang telah dikaruniai ilham oleh Allah SWT untuk mencetuskan Pancasila kendati

sempat digunakan sebagai alat Orde Baru untuk memberangus upaya demokratisasi di negeri ini. Fragz Magnis Suseno (FMS) pernah mengungkapkan bahwa rezim Orde Baru dianggap menyalahgunakan Pancasila sekadar sebagai alat untuk memberangus berbagai upaya dan tuntutan demokratisasi. Selain FMS, tokoh lain yang menyatakan Pancasila bukanlah falsafah atau ideologi adalah Onghokham. Dia berpendapat Pancasila adalah dokumen politik dalam proses pembentukan negara baru, yakni kontrak sosial yang merupakan persetujuan atau kompromi di antara sesama warga negara tentang asas negara baru. Ia menyamakan Pancasila dengan dokumen penting beberapa negara lain seperti Magna Charta di Inggris, Bill of Right di Amerika Serikat atau Droit de I’homme di Perancis. Yang jelas dari pendapat yang mereka kemukakan, pesan yang ingin mereka sampaikan adalah ideologi bukanlah sesuatu yang dibentuk atas dasar paksaan. Akan tetapi, ideologi adalah sebuah keyakinan yang datangnya dari setiap individu satu ke individu yang lainnya. Keyakinan yang beraneka ragam itulah yang membuat the founding fathers saat membentuk negara ini menciptakan Pancasila sebagai kontrak sosial untuk tumbuhnya budaya saling menghargai keyakinan antara satu sama lain. Sehingga dalam tahap praktisnya Pancasila merupakan cermin dan sarana penyadaran bagi golongan-golongan yang fanatik dengan keyakinannya agar segera sadar bahwa masih ada golongan fanatik lainnya yang harus dihargai dan dihormati eksistensi dan aktifitasnya. Meskipun demikian, masih berdasarkan jajak pendapat Kompas, mayoritas responden tetap menghendaki Pancasila sebagai identitas bangsanya. 92,1 persen masyarakat mengegaskan Pancasila sebagai landasan terbaik untuk bangsa ini. Kita mengenal beragam agama dan kita juga tidak dibenarkan untuk memilih semua agama yang ada, tetapi cukup satu dan itulah agama yang kita anggap paling benar dan benarnya itu harus kita tularkan tanpa merusak hubungan kita dengan pemeluk agama yang lainnya. Bagi penulis, agama yang benar adalah Islam dan landasan yang penulis gunakan adalah

Butuh Penjelasan Soal Sampah ASLMLKM, yth bpak wali kota. Brhbgn dgn rencana pemanfaatn smph sbgai tnaga listrik, sya mau brtanya, kmnakah smpah yg tlah dgunakn sbg tnaga listrik trsebut? Apkh hbs digunkn ataukh mmpunyai sisa yg akn menimbulkn mslh bru. +6287895459***

Apresiasi Untuk Masyarakat Gaung dan Gates KAMI berterima kasih kpd tokoh dan masyarakat Gaung dan Gates nan XX yg punya niat dan usaha bersama pemerintah , DPRD dll memberantas maksiat dan membakar kafe esek-esek di Bukitlampu dan sekitarnya. Walau kafe2 ini dilindungi (oknum) Marinir/AL, ternyata masyarakat berani membakarnya. Teruslah diberantas maksiat ini. Maksiat harus dienyahkan dari sana. Kalau msh ada yg melindungi, minta pemerintah mengenyahkan pembeking tsb beserta lembaganya. Pemberantasan maksiat insyaAllah akan menghalangi tsunami ke Kota Padang. Klo maksiat tetap ada dan dilindungi oleh oknum, lalu tsunami datang, yg diterjang oleh tsunami bukan Lantamal saja, tapi kita semua akan kena. Tsunami tidak pandai memilih pemilik dan pembeking maksiat saja untuk dihantam. Tapi semua. +6285374441***

Firman Allah SWT yang meridhoi Islam sebagai agama satu-satunya yang Ia ridhoi. Ini adalah keyakinan penulis, tetapi penulis tidak mungkin memaksakan kehendak penulis kepada orang lain untuk bersama-sama meyakini apa yang telah penulis yakini. Nah, dalam konteks lain pudarnya pesona Pancasila adalah sesuatu yang wajar menurut penulis karena ianya bukan sebuah cara pandang bangsa atau alat navigasi untuk membawa kemana arah bangsa ini sebagai bangsa yang berketuhanan YME, bangsa yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, bangsa yang mengutamakan persatuan daripada perpecahan, bangsa yang mengatasi segala persoalannnya dengan permusyawaratan dan bangsa yang mampu menciptakan keadilan bagi rakyatnya. Faktor lain yang menyebabkan memudarnya nilainilai Pancasila menurut penulis antara lain adalah pola berpikir masyarakat yang relatif terbuka, beragamnya sekte-sekte atau pemahaman yang masuk ke dalam masyarakat, Pancasila hanya dijadikan sarana untuk beargumen tentang isu disentegrasi bangsa dan masyarakat juga tidak menganggapnya sebagai suatu ideologi. Sebagai alat navigasi tentu harus ada kelompok yang melihat dimana posisi bangsa Indonesia saat ini. Dalam hal ini adalah pemerintah. Pemerintah (tanpa bermaksud menyalahkan sepenuhnya) harus menyadari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila belum mampu diterapkan untuk menyejahterakan masyarakat. Saat ini, pemerintah tak ubahnya seperti pemerintah di rezim orde baru yang menjadikan Pancasila sebagai alat untuk menangkis wacana-wacana disentegrasi bangsa. Nilai-nilai seperti keadilan untuk seluruh masyarakat belum mampu ditegakkan sepenuhnya oleh pemerintah. Pemerintah masih berpihak pada kelompok-kelompok elitis daripada mementingkan kelompok masyarakat miskin. Pemerintah lebih memilih mengampu golongan-golongan konglomerat daripada bergaul dan berhadapan dengan masyarakat. Semoga melalui momentum bersejarah 1 Juni ini kita dapat bersama-sama meresapi dan mengaplikasikan setiap sila yang ada pada Pancasila. Semoga kita memahaminya. „

Saran Untuk Gubernur Sumbar ASS Wr Wb. Yth Bpk Gubernur Sumbar. Sehubungan dg tingkah laku anak2 kita yg baru LULUS UN baik tk SLTA/SLTP sdh menjadi tradisi yg MUBAZIR yakni dg CORAT CORET SRGM SEKOLAH / MOBIL serta dilanjutkan dg BALAPAN SEPEDA MOTOR di spnjg jln, dlm hal ini kami warga Kota Pdg punya saran, krn tdk MEMPANNYA LARANGAN UTK HAL TSB DI ATAS, YG TETAP TERJADI TIAP THN AJARAN, murid2 kls XII tsb diminta tdk ada yg memakai SERAGAM SEKOLAH atau diminta TDK HDR di sekolah saat PENGUMUMAN KELULUSAN DIKELUARKAN. Atau hanya diambil oleh wali murid masing2, TANPA KECUALI. Demikianlah harapan kami kpd bpk utk dpt ditindak lanjuti. Wass. Trm ksh. Dari IBRAHIM SE Pdg. +6281363464***

Ditilang Mencari-cari Kesalahan ASS yth Kasat Lantas Polresta Padang mohon tegur anggota Bapak yg brtgas di pos Ladang Padi pd hri Selasa 29 Mei 2012 sore pukul 16.20 krn kmi dtilang dtmpat sbnyak Rp10 rbu krna tdak sesuai wrna bisnya dg STNK pdahal wrnax memang sesuai dg STNK cm wrna tmbahan sj salahnya padahal wktu siangnya kami jg drazia d Arosuka, d Ladang Padi dan di jalan Sawahan tdak ada ksalahan sm skli, tp wktu kami kmbali ke Solok anggota bapak yg tdak kami kethui namanya mlah menilang kami, apa itu tidak mencemarkan nama baik Polri gaya kerja seperti ini? +6281374899***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan: Sofialdi, Wakil Pemimpin Umum: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Wakil Pemimpin Perusahaan: Syafarudin Ariansyah. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Sofialdi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Aci Indrawadi, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar, Andika Destika Khagen, David Ramadian, Haswandi. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Devi Diani, Nasrizal, Meidella Syahni Perwakilan Bukittinggi: Jon Indra (Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota:Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Darwin Danin, Maison, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Alamsyah Halim, Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Prisma Joni (Plt Manajer Sirkulasi), Efri Hanter (Plt Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Plt Manajer Keuangan), Junaidi (Plt Koord Eceran), Andiyanto (Plt Koord Asongan), Yunasbi (Plt. Koord Iklan Kota padang), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Plt Manajer Cetak: Irman S Rianto, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


SUMBAR 7

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

LINGKAR Pengumuman UN SD Dipercepat PADANG, HALUAN — Pengumuman hasil ujian nasional (UN) SD dipercepat, yaitu Sabtu (16/6). Semula, jadwal pengumuman UN SD akan dilaksakakan Rabu (20/6). Pengumuman UN SD, kata Kepala Bidang Pendidikan TK/ SD Dinas Pendidikan Kota Padang Musdek, kemarin, dilakukan serentak se-Indonesia. Pengumuman diberikan langsung oleh pihak sekolah kepada siswa. Musdek mengimbau kepada seluruh kepala sekolah agar melakukan kegiatan yang mendukung pada hari tersebut. Misalnya kegiatan keagamaan seperti doa bersama, sujud syukur atau pun kunjungan ke panti asuhan. “Dari dini kita tanamkan kepada anak-anak untuk menghargai sesama dan apa yang telah mereka dapatkan,” ujarnya. (h/cw-eni)

Ormas dan LSM Garda Terdepan Tanggulangi Bencana SIMPANG AMPEK, HALUAN — Organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Pasaman Barat, sepakat menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana di daerah itu. “Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak peduli terhadap bencana. Kesepakatan ini tentu menjadi sesuatu yang baik dalam rangka penanggulangan bencana di daerah,” kata ketua panitia hari ulang tahun (HUT) ORARI ke-10 Sumardi Harahap di Simpang Ampek, Rabu. Dia mengatakan, ormas dan LSM yang bersepakat itu adalah Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) Lokal Pasaman, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Pasaman Barat dan LSM Pasaman Barat Station (PBS). Dia mengatakan, kesepakatan itu diperoleh karena mereka merasa sama-sama peduli dengan masyarakat terutama terkait bencana alam. Pihaknya berharap dengan adanya kesepakatan ini akan membuat penanggulangan bencana dapat dilakukan dengan cepat. Ketua ORARI Pasaman Henrizon mengatakan, dilihat dari letak daerah Pasaman Barat yang memiliki garis pantai sepanjang 150 kilometer, perbukitan dan gunung sangat berpotensi ditimpa bencana alam. Menurut dia, kondisi itu membutuhkan kesatuan pendapat untuk bersama-sama peduli terhadap bencana. Kesepakatan itu didukung 300 anggota ORARI, RAPI dan LSM PBS di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat. Anggota ketiga organissi itu tersebar sampai ke daerah pedesaan. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama pada puncak HUT ORARI ke-10, RAPI ke-8, dan LSM PBS ke-5 beberapa waktu lalu. Kesepatan tersebut itu merupakan yang pertama terjadi di Indonesia. “Ini merupakan salah satu bentuk kekompakan untuk menyatukan sikap dan kesigapan untuk menghadapi bencana. Kita harus siap selalu sebagai penyedia informasi,” kata dia. Selain itu, Ketua ORARI Sumbar Martinus mengatakan, seluruh anggota ketiga organisasi itu harus bisa menjadi garda terdepan sebagai penyedia informasi saat bencana terjadi, apalagi pada saat jaringan informasi dan telekomunikan modern terputus. “Ini bertujuan membantu pemerintah khususnya BPBD baik yang ada di kabupaten, kota, provinsi dan pusat sebagai bagian dari penyedia informasi,” kata dia. (h/*)

SEBUAH becak motor yang membawa penumpang sejumlah siswa sekolah melebihi kapasitas. Kondisi ini bisa membahayakan keselamatan jiwa penumpang. AMIR

Jatah BBM untuk Mobil Dinas Dikurangi DHARMASRAYA, HALUAN — Bupati Dharmasraya Adi Gunawan mempersiapkan beberapa langkah sebagai upaya hemat energi yang telah dicanangkan oleh Presiden SBY beberapa waktu lalu. “Secara pribadi dan pemerintahan, saya mendukung apa yang dicanangkan Presiden SBY. Kita sebenarnya sudah melakukan antisipasi hemat energi. Salah satunya dengan mengurangi jatah BBM untuk mobil dinas. Kemudian mengurangi dinas luar daerah. Untuk kunjungan ke lapangan juga akan dipersiapkan mobil khusus untuk pejabat,” ungkap Adi Gunawan, ketika dihubungi Haluan lewat telepon selulernya, Kamis (31/5). Dijelaskannya, langkah awal yang sudah dilakukan Pemkab Dharmasraya untuk hemat energi adalah mengurangi jatah BBM untuk mobnas dalam APBD. Kemudian pihaknya akan mengurangi jumlah mobil dinas yang ikut dalam kunjungan bupati ke lapangan. Sebagai orang nomor satu di Dharmasraya, ia juga sudah memberikan contoh kepada bawahan yaitu memakai BBM non subsidi. Namun kendala yang dihadapi sekarang adalah kurangnya pompa bahan bakar untuk BBM jenis Pertamax di

AIR BERSIH - Dua orang ibu membawa air bersih dari aliran sungai di Jorong Padang Gantiang, Nagari Balai Baiak, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (28/5). Karena berada di dataran yang tinggi dan belum adanya aliran listrik di daerah tersebut, warga memanfaatkan sungai sebagai sumber air bersih.RIVO SEPTI ANDRIES

wilayah Dharmasraya. Ke depan, hal ini juga akan jadi perhatian khusus bagi Pemkab Dharmasraya. Mengurangi jumlah mobil pejabat yang ikut turun ke lapangan bersama bupati, katanya, juga merupakan ide cemerlang untuk mendukung

program penghematan BBM. “Nantinya para pejabat dibawa dengan satu mobil bus saja. Ketika bupati melakukan kunjungan lapangan, para pejabat perlu ikut karena banyak pertanyaan masyarakat di lapangan berkaitan dengan kegiatan SKPD terkait,” kata Adi.

PNS Dharmasraya Tak Taat Aturan Pakaian Dinas DHARMASRAYA, HALUAN — Peraturan bupati (Perbup) tentang pakaian dinas pegawai di lingkungan Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya masih diabaikan. Setelah berjalan beberapa bulan, ternyata masih banyak aturan tersebut dikangkangi oleh para pegawai. Dari pantauan Haluan di beberapa kantor atau SKPD di lingkungan Pemkab Dharmasraya, masih banyak para pegawai yang tidak mengindahkan aturan yang sudah dibuat tentang pemakaian pakaian dinas sehari-hari mulai dari hari Senin sampai Jumat. Yang paling sering terjadi pelanggaran adalah setiap hari Rabu, di mana para pegawai, honor maupun PNS, diwajibkan melakukan olahraga bersama dengan pakaian olahraga. Dalam aturan, pakaian tersebut harus diganti lagi sehabis olahraga dengan pakaian dinas safari. Namun yang terjadi di lapangan, pakaian olahraga tersebut dipakai sampai sore hari. Hal ini sangat janggal sekali dipandang mata. Para pegawai di lingkungan Pemkab Dharmasraya seolah tidak punya aturan berpakaian dinas. Sedangkan masyarakat yang akan dilayani saja pakaiannya lebih rapi dari yang melayani. Salah seorang pegawai Pemkab Dharmasraya yang enggan ditulis namanya, mengatakan, tidak digantinya pakaian olahraga pagi ke pakaian dinas safari, karena malas membawa gantinya dan beralasan

rumah jauh dari kantor. Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Kabupaten Dharmasraya Kapidis Rasyid yang dimintai komentarnya mengatakan, apabila sudah ada aturan yang jelas dikeluarkan oleh bupati, maka seharusnya bagi yang melanggar harus diberi sanksi yang jelas sesuai dengan pelanggarannya. Karena, katanya, hal ini terkait dengan wibawa pemerintahan di muka para pegawai. Jika tidak dilaksanakan aturan dengan sanksi yang jelas, maka wibawa pemerintah akan hilang. Pemerintah akan dicibirkan oleh masyarakat atau publik. “Seharusnya BKD menindak para pegawai yang melanggar aturan. Karena BKD akan berkaitan langsung dengan para pegawai, tentu secara teknis sanksinya pihak BKD akan tahu. Tidak ada alasan pegawai untuk tidak mematuhi aturan yang sudah dibuat,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini. Bupati Dharmasraya Adi Gunawan yang dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, ia akan mencari informasi dan di mana titik lemahnya aturan yang dibuatnya tersebut. Karena tentu ada kendala atau kelemahan dari aturan tersebut sehingga aturan itu tidak berjalan dengan baik. “Saya akan pelajari Perbup tentang pakaian dinas ini. Jika tidak berjalan efektif, di mana salahnya? Dan hal ini akan diperbaiki dan bukan dihilangkan,” tegas Adi Gunawan.(h/mdi)

Selain itu, ia juga mengajak para pengusaha atau perusahaan mengikuti jejak yang dilakukan oleh pemerintah yaitu memakai BBM non subsidi. Seperti perusahaan perkebunan atau pertambangan yang ada di Kabupaten Dharmasraya, serta perusahaan lainnya yang sedang melakukan

kontrak di wilayah Dharmasraya. Mudah-mudahan, kata Adi Gunawan, dengan beberapa langkah yang akan dan sudah dilakukan ini, akan dapat mencapai tujuan dari pemerintah yaitu mengurangi jumlah anggaran untuk subsidi BBM di APBN.(h/mdi)

Bonus TdS dari Pihak Ketiga AROSUKA, HALUAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, akan menggaet pihak ketiga sebagai sumber dana untuk pemberian bonus pada atlet Tour de Singkarak (TdS), yang menang pada etape V yang berlangsung di daerah tersebut. “Berhubung APBD kita tidak mencukupi, terkait bonus kita akan gaet pihak ketiga,” kata Bupati Solok Syamsu Rahim, di Arosuka, Kamis (31/5). Dijelaskan, untuk mendukung pelaksanaan TdS tahun ini, Pemkab Solok mengalokasikan Rp750 juta untuk penyelenggaraan balap sepeda TdS pada 4-10 Juni 2012. “Dari APBD, kita mengalokasikan Rp750 juta untuk pelaksanaan etape kelima tepatnya pada 8 Juni,” kata Syamsu Rahim. Menurut dia, dana yang telah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Solok 2012 tersebut akan digunakan untuk semua keperluan dalam menyukseskan TdS. “Seperti untuk perbaikan jalan, promosi, keamanan, konsumsi dan sebagainya,” ujarnya. Bupati mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat di daerah itu agar ikut andil dalam menyuksesan TdS. “TdS ini merupakan kegiatan kita bersama. Mari kita sama-sama ikut berpartisipasi,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, Jasman Rizal, menyatakan saat ini panitia TdS Kabupaten Solok sudah siap melaksanakan ajang tersebut. “Kita sudah siap untuk melaksanakan TdS. Segala sesuatu yang dibutuhkan sudah disiapkan,” katanya. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi lainnya, camat, dan wali nagari (kepala desa adat). “Perbaikan jalan yang akan ditempuh para pebalap sudah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU),” katanya.Sementara di tingkat nagari, imbuh dia, para wali nagari juga sudah menyatakan siap medukung dan menyukseskan TdS dengan mempromosikan kepada masyarakat dan sebagainya.

Ditambahkannya, pada etape V, para pebalap akan melewati tiga danau, yaitu Danau Singkarak, Danau Diatas, dan Danau Dibawah. “Pada etape V tanggal 8 Juni para pebalap akan melewati jalan di tiga danau dan medan yang menantang,” katanya.Menurut dia, pada etape V tersebut pebalap akan start di Kota Padang Panjang, kemudian melewati Danau Singkarak, langsung menuju daerah Muaro Paneh, berlanjut ke Danau Diatas, Danau Dibawah dan finish kembali ke Danau Singkarak. Medan yang akan ditempuh, lanjutnya, cukup berat karena terdapat tanjakan terjal. “Dari enam etape yang akan dilewati, pada etape V inilah yang paling menantang,” ujarnya. (h/*)

DANAU Singkarak yang akan dilewati peserta TdS. NET

spanduk - baliho - billboard sticker - backdrope branding car - x banner roll up - dll

Menyewakan Bando & Billboard lokasi strategis di Padang, Payakumbuh & Pariaman

Kantor Pusat : Jl. Gajahmada No.40 Gn. Pangilun Padang Telp. (0751) 447825, 40269

CALL CENTRE

0811663733|0819663733|08126733747

Cabang Payakumbuh : Cabang Padang : Jl. Soekarno-Hatta 123 Jl. Andalas 83 Telp. 890 383 Koto Nan Ampek Jl. Belakang Olo 46A (dpn Hotel Jakarta) Telp. 33 222 Telp. 0752 - 796 123


8 LUAR NEGERI

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

WNI DIEVAKUASI

Suriah kian Gawat JAKARTA, HALUAN — Krisis Suriah semakin gawat. Di tengah pertempuran pasukan Suriah dan oposisi, evakuasi warga Indonesia terus berlangsung.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, evakuasi dilakukan agar warga Indonesia tak panik. “Sudah sekian kalinya proses evakuasi warga Indonesia di Suriah dilangsungkan sesuai dengan keinginan mereka. Ada penampungan di kedutaan kita di Suriah,” kata Marty di Jakarta, Kamis (31/5). Bukti-bukti adanya kejahatan kemanusiaan di Suriah kembali terkuak. Tim misi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB menemukan 13 mayat dengan tangan terikat di belakang di Kota Deir al-Zor Timur, Suriah. Belasan korban tersebut tewas usai dieksekusi. Beberapa di antaranya ditembak dari jarak dekat. Tragedi Houla pada 25 Mei lalu menambah daftar panjang kekerasan berdarah atas warga sipil di Suriah. Perempuan dan anak-anak turut menjadi korban dalam insiden yang menewaskan sedikitnya 108 orang itu. Cemas akan terus bertambahnya korban jiwa, sejumlah negara meminta tindakan lebih tegas atas rezim Bashar Al Assad. Beberapa negara bahkan telah mengusir diplomat Suriah di negaranya sebagai bentuk protes insiden

NOTES

Gempa Pertama AS PADA 1 Juni 1638 untuk pertamakalinya gempa bumi tercatat telah terjadi di Amerika Serikat (AS). Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan lempeng bumi. (h)

UNJUK RASA — Pendukung Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD) yang berkaus kuning, mengibarkan bendera Thailand saat aksi unjuk rasa di luar gedung Parlemen di Bangkok, Thailand, Rabu (31/5). Kelompok “kaus kuning” Thailand, yang memaksa bandara di Bangkok tutup saat aksi protes tahun 2008, berunjuk rasa menentang rancangan undang-undang rekonsiliasi nasional yang dilihat sebagai cara untuk mengembalikan mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra dari pengasingan. Lebih dari 3.500 orang berkumpul di Royal Plaza di Bangkok sebelum kemudian berjalan ke arah parlemen, dimana RUU tersebut akan dibicarakan pekan ini. ANTARA Houla. Kendati demikian, pemerintah Indonesia justru mengedepankan komunikasi dengan perwakilan Suriah di Jakarta.(ASW/BOG) Pemerintah Indonesia juga mengecam adanya pembantaian warga sipil di Suriah yang menjadi bagian konflik pemberontakan terhadap Rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad yang sudah berlangsung sejak tahun lalu. “Kami mengikuti dengan seksama dan mengecam keras aksi pembantaian yang terjadi berapa waktu terakhir ini dan kita secara konsisten meminta pemerintah Suriah untuk menghentikan kekerasan warga sipil yang tidak berdo-

sa,” kata Marty Natalegawa. Menlu menjelaskan Indonesia tak hanya akan mengimbau dan menuntut pemerintah Suriah menghentikan aksi tersebut. Namun, lanjut dia, Indonesia merupakan bagian dari tim peninjau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di mana ada aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian yang menjadi observer khusus masalah Suriah ini. Ditemui terpisah, Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq menilai respons Indonesia cenderung lambat terhadap kasus-kasus di Timur Tengah. Menurut dia, melihat eskalasi pembantaian yang

meningkat di Suriah, maka Indonesia sebagai negara muslim terbesar diminta berinisiatif mengajak PBB dan negara Liga Arab untuk memberikan sanksi terhadap pemerintah Suriah. “Kalau perlu kita menarik duta besar kita untuk Suriah sebagai bentuk protes,” kata Ketua Komisi I yang mengurusi luar negeri dan pertahanan itu. Namun, kata Mahfudz, Indonesia tak perlu melakukan hal sebaliknya yakni memulangkan Duta Besar Suriah yang ada di negara ini. Dia juga meminta pemerintah segera menarik warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini berdomisili di Suriah. (h/rol/dn)

Obama Pernah Coba Ganja WASHINGTON, HALUAN — Gedung Putih tak menutupi masa lalu Barack Obama sebagai pacandu ganja. Dalam sebuah wawancara, Michelle Obama mengungkapkan bagaimana suaminya menjadi pecandu di usia muda dan berhenti dengan kesadaran sendiri. “Dia menyadari dia bisa berbuat lebih banyak dengan hidupnya,” katanya dalam acara The Daily Show untuk mempromosikan buku resep terbarunya. Dia menyatakan hal itu saat diminta oleh host Jon Stewart untuk menanggapi klaim terbaru bahwa Obama

pernah menjadi pecandu. Hal itu diungkap dengan gamblang dalam buku Barack Obama: The Story yang ditulis oleh David Maraniss. Ia mengatakan bahwa suaminya mengalami perubahan selama masa kuliahnya. “Pada saat ia masih kuliah, seperti begitu banyak anak muda, ia menyadari bahwa ia bisa berbuat lebih banyak dengan hidupnya,” katanya. Michelle memuji mertuanya sebagai motivator hebat. “Dia memiliki ibu yang selalu mengatakan: kau sangat berbakat, kau sangat

berbakat, kuasai dirimu’’,” katanya. Ketika Obama kehilangan ayahnya, kata Michelle, saat itulah kesadaran besar muncul dalam dirinya. Ia pindah sekolah ke Columbia, dan berpikir tentang bagaimana menggunakan hidupnya agar berarti. Presiden Barack Obama telah berbicara di masa lalu tentang masa mudanya dan mengakui ia pernah mengisap ganja. Dalam acara ini, Obama juga mengomentari hubungannya dengan Wakil Presiden Joe Biden, yang Stewart

gambarkan sebagai seorang paman yang membawa senjata dalam acara keluarga. “Aku mencintai Joe. Dia wakil presiden terbaik dan dia seorang teman baik. Anakanak saya menggantung di sekelilingnya dan aku senang dengan itu,” katanya. Ini adalah penampilan pertama Michelle pada The Daily Show sejak menjadi Ibu Negara. Penampilan terakhirnya adalah pada tahun 2008, ketika dia berbicara dengan Stewart dalam bulan terakhir kampanye kepresidenan suaminya. (h/tm)

YAYASAN BUYA NASKA

PONDOK PESANTREN MADINAH AL MUNAWWARAH PADANG SUMATERA BARAT- INDONESIA KAMPUS : Jln. Raya komp. Andalas Makmur - Filano KD Parak Karakah Kec. Padang Timur Kota Padang WEB SITE : yayasan -buyanaska.or.id TELP. 0751 - 7891717 HP. 081374984001/ 08116602036

MADRASAH PERINGKAT I (PERTAMA) UJIAN AKIR NASIONAL (UN) TAHUN 2011 SE SUMATERA BARAT DAN MADRASAH PERINGKAT PERTAMA UJIAN AKIR MADRASAH BERSTANDAR NASIONAL (UAM -BN) TAHUN 2011 DAN 2012 SE - SUMATERA BARAT

Menerima Baru Santriwan/ ti Tingkat

· Madrasah Tsanawiyah (MTs) 2 Kelas, Setiap Kelas 25 Santriwan/ ti · Madrasah Aliyah (MA) 1 Kelas, 30 Santriwan/ ti

ArMuNa TOUR Sabar dan Ikhlas Menuju Mabrur

PT. BUMI ARMUNA TOUR & TRAVEL Jl. Bandar Purus No.67/I Padang 25113 Hub.

Bapak ERIZAL NURDIN,SE HP.0813 6330 0909, Flexi : 0751 - 8228806 Wahyu Dyah Utami (HP. 0813 638 11973)

1. Tersedia Paket khusus umroh 15 hari dengan harga Rp20,5 juta, berangkat tgl 17 Mei 2012.

2. Umroh awal Juni 2012 9 hari Rp. 18,5 juta 3. Umroh Tengah Juni 2012 - 12 hari Rp.20,5 juta

Pesawat Garuda VISI Menjadi Pondok Pesantren unggul, Kompet itif dan Berkualitas Pada Bidang Imtaq dan Iptek Serta Terdepan Dalam P embangunan Dan Pengembangan Akhlakul K arimah (Islamic Character Building and Development Education) WAKTU PENDAFTARAN

SEKARANG - 15 JULI 2012, MENDAFTAR LANGSUNG TES INFORMASI PENDAFTARAN KAMPUS : Jln. Raya komp. Andalas Makmur - Filano KD Parak Karakah Kec. Padang Timur Kota Padang WEB SITE : yayasan -buyanaska.or.id TELP. 0751 - 7891717 HP. 081374984001/ 08116602036

Catatan : - Harga tersebut selain Garuda/SV - Persediaan Seat Pesawat Terbatas.

SUDAH BISA MENDAFTAR UMROH PAKET RAMADHAN 1. AWAL RAMADHAN - 9 HARI 2. AWAL RAMADHAN - 12 HARI 3. AKHIR RAMADHAN - 15 HARI 4. FULL 31 HARI Penginapan Hotel *4

: Rp. 21,5 Jt : Rp. 23,5 Jt : Rp. 27 Jt : Rp. 31,5 Jt

FULL RAMADHAN - 31 HARI : Rp. 31,5 Jt (PENGINAPAN

APARTMENT)

FULL RAMADHAN - 31 HARI : Rp. 36,5 Jt ( P E N G I N A P A N

H O T E L

* 3 )

MENERIMA TAMBAHAN ACARA DI LUAR PROGRAM / PAKET ( KE GOA HIRO)

PAKET HAJI KHUSUS 2013/2014 Makkah : Grand Zam-zam/Hilton/Setaraf *5 Madinah : As Sharaf/Movenvick/Setaraf *5

(Handled by Anata Consurtium, Izin Haji Khusus D/414-2007)

PT. BUMI ARMUNA TOUR & TRAVEL email : erizalnur@yahoo.com www.armunatour.blogspot.com


RIAU KEPRI 9

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

15 Imigran Bangladesh Dideportasi LINGKAR Polda Riau Musnahkan 3 Kg Sabu

ANTREAN BBM — Sejumlah kendaraan antre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Batu 10 Tanjungpinang, Kepri, Kamis (31/5). Pihak Pertamina menjamin ketersedian BBM di Kota Tanjungpinang dalam keadaan aman dan stok juga tersedia.

PEKANBARU, HALUAN — Direktorat Reserse Narkoba Polda Riaumemusnahkan barang bukti narkoba berupa tiga kilogram sabu-sabu,Rabu (30/5). Barang bukti itu didapatkan dari penangkapan terhadap Dedi Gunantara (45), warga Jalan Handayani Marpoyan Damai di Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau, Senin (8/5)lalu. Saat penangkapan diperkirakan berat sabu-sabu tersebut 11 kilogram. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium Balai Besar Pengawasan Obat dan Minuman (BBPOM) Riau ternyata yang benarbenar murni sabu-sabu hanya sekitar tiga kilogram atau 2918 gram. Sedangkan sisanya seberat 8,48 kilogram merupakan barang palsu yang mirip sabu. Pemusnahan tersebut dilakukan di Resnarkoba Polda Riau di Jalan Prambanan. Barang haram tersebut dimusnahkan dengan cara direndam ke dalam air hingga larut. (hk/dei)

SUTANA

UN SMK DI RIAU

Anak Tukang Parkir Raih Nilai Tertinggi PEKANBARU, HALUAN— Aprilla Shita Uli, siswi SMK 1 Pekanbaru, Riau mampu meraih nilai Ujian Nasional (UN) dengan rata-rata 9,5. Dengan nilai sebesar itu, siswi yang akrab dipanggil Lala ini berhasil memperoleh nilai terbaik se Provinsi Riau. Lala memang dikenal cerdas oleh teman-temannya. Bahkan dari kelas I sampai kelas III, ia selalu jadi juara umum di sekolahnya. Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Saud Parlindungan dan Fachriyah ini memang berasal dari keluarga tidak mampu. Namun, keadaan itu, tak membuat keinginannya

tukang parkir dan ibu kerja jadi tukang cuci,” ucapnya tegas. Dara kelahiran 2 April 1995 ini menyebutkan, selama ini ia juga tidak pernah ikut bimbingan belajar di luar di saat persiapan UN lalu. Jadwal belajarnya hanya diatur sendiri sesuai keinginannya. “Kalau pulang sekolah saya istirahat dulu. Sorenya baru belajar sampai dua jam. Setelah itu istirahat lagi untuk salat dan makan . Malam harinya baru saya sambung lagi belajarnya,”katanya. Ketika ditanyai tentang pembayaran uang sekolah,

surut untuk membuktikan dirinya bisa meraih prestasi cemerlang di sekolah. Terlebih untuk membanggakan kedua orang tuanya. Meski ayahnya hanya seorang tukang parkir yang seharihari bekerja di Jalan Pepaya dan ibunya hanya tukang cuci pakaian, namun sedikitpun ia tak pernah merasa malu di hadapan semua temantemannya. “Sebelum pelaksanaan UN, saya memang berkeinginan bisa mendapatkan prestasi nasional. Saya ingin sekali membanggakan kedua orang tua. Ayah saya hanya

Lala mengatakan pihak sekolahnya memberikan keringanan padanya, sehingga uang SPP dari kelas I sampai III tak perlu dibayarnya. Keadaan ekonomi keluarganya yang terbilang kurang mampu, justru menjadi penyemangat baginya untuk membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi yang terbaik, sehingga kedua orang tuanya juga merasa bangga atas prestasi yang diraih Lala. Selama di sekolah, lala menceritakan bahwa uang sakunya sehari-hari hanya Rp 7 ribu. Rp 5 ribu habis untuk ongkos pulang

pergi ke sekolah. Sisanya Rp2 ribu ia gunakan untuk jajan sehari-hari membeli 2 buah bakwan. “Jajan saya cuma Rp2 ribu untuk beli bakwan. Alhamdulillah saya cukup kenyang,” paparnya. Untuk biaya sekolahnya sehari-hari, Lala juga memiliki ayah angkat yang selalu memberikan bantuan sebesar Rp 350 ribu setiap bulannya. Meski berasal dari keluarga kurang mampu, namun semangat Lala juga tak pernah pudar. Bahkan, dengan prestasi selalu menjadi juara umum di sekolah.(hr/sar)

BATAM, HALUAN — Setelah menjalani pemeriksaan, akhirnya Kantor Imigrasi Khusus Kelas I Batam mendeportasi para imigran asal Bangladesh ke negara asalnya. Untuk proses deportasi tersebut, Imigrasi Batam menggunakan rute yang ditempuh 15 imigran saat tiba ke Batam. Para imigran tersebut diberangkatkan ke Pekanbaru, Riau dengan menggunakan maskapai Lion Air. Selanjutnya Kamis (31/5) pagi sekitar pukul 09.00 WIB semuanya akan dideportasi ke negara asal mereka, Dhaka, Bangladesh melalui Changi Airport, Singapura. Kabid Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Khusus Kelas I Batam Santosa mengatakan, dalam proses deportasi ini, pihaknya akan menerjunkan lima pegawainya untuk mengawal para imigran ini sampai dengan keberangkatan mereka menuju Bangladesh. “Untuk mengawal jangan sampai terjadi kecolongan, lima pegawai kita akan turut mendampingi mereka ke Pekanbaru, sampai para imigran tersebut berangkat menuju negara asalnya,” tutur Santosa. Untuk mempermudah proses deportasi ini pihaknya juga telah berkerjasama dengan Imigrasi yang ada di Pekanbaru. Hal itu dilakukan supaya Imigrasi Pekanbaru juga tahu ada imigran yang akan di deportasi melalui sana. “Sudah kita komunikasikan sama imigrasi Pekanbaru, kalau ada 15 imigran dari Bangladesh yang akan dideportasi lewat sana,” tuturnya lagi. Sejauh ini dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya semua dokumen imigran tersebut asli. Namun diduga adanya pemalsuan visa untuk berkunjung ke Indonesia. Selain itu keberadaan imigran tersebut memang tidak jelas, karena berusaha untuk masuk gelap lewat pelabuhan tikus. “Memang dari pemeriksaan visa yang mereka kantongi untuk masuk ke Indonesia terlihat palsu. Namun yang jelas semua dokumen milik imigran itu asli,” terangnya lagi. Kecurigaan lainnya adalah mereka juga mengantongi visa Malaysia. Seharusnya mereka tidak perlu ke Indonesia kalau hanya untuk ke Malaysia. Di samping itu kenapa mereka lebih memilih untuk menyeberang ke sana melalui pelabuhan tikus, tentunya ada sesuatu hal yang disembunyikan.(hk/cw62)

=

DIJUAL TANAH: Luas 120 meter persegi (8x15). Lokasi di Tanjung Pati samping SMAN 1 Harau Limapuluh Kota. Harga Rp 48 Juta cocok untuk Rumah anak kos, bisa dibangun 8 Kamar. Yang berminat hubungi: Syahrul ( 081374646599 )

= KEHILANGAN

.BPKB MOBIL MITSUBISHI L 300 TAHUN 2001. BA 8092 JL An PENTA VALENT. Hilang pada tahun 2009 di daerah Jln. Batang Lembang Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat.

=

DIJUAL TANAH BUKITTINGGI

= KEHILANGAN

BPKB BA 6740 SZ an Arviana Mandasari. . Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat. =

KEHILANGAN

STNK SEPEDA MOTOR SUZUKI FU, DGN PLAT BA 2046 BO an MAIDINER ELPENDI. Hilang antara rumah menuju Tunggul Hitam, Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat.

= LOWONGAN DIBUTUHKAN SEGERA : Satu orang Calon Manajer usaha coffe and juice. Wanita Minimal tamatan SMA / SMK yang sederajat atau D3 / Mahasiswi Tinggal skripsi, tidak dibutuhkan pengalaman kerja / akan dilatih, Inovatif kreatif dan visionaris, kirim lamaran berupa CV, fotocopy KTP ke PO BOX 260 Padang

=

KEHILANGAN

STNK BA. 7737 JQ, An. BPS Propinsi Sumatera Barat. Kehilangan antara Psr. Payakumbuh & Tanjung Pati. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat

PASANG IKLAN ANDA DISINI ..... ATAU HUB : KOMP. BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG. TELP. (0751) 4488700, 4488701, 4488702, 4488703 FAX. (0751) 4488704 email : haluan_iklan@yahoo.com

Luas Lantai 337 Meter persegi + penginapan lama. Lokasi Jln. Ahmad Yani. Sekitaran 500 Meter dari Jam Gadang. Yang berminat hubungi: ( 0818-18-5678 ) DIJUAL TANAH B.U. : Luas 1.115 M2 SHM, ada bangunan permanen ukuran 12 x 17 Siap 70%. Lokasi Sungai Lansek, Kec. Tj Gadang Desa Cilacap samp. SD depan lapangan bola kaki. Cocok sekali untuk Investasi, kantor, gudang dan ruko. + 70 M dari Jl. Lintas Sumatra. Hub : 082171861621 / 081363402603


10

KAMIS, 24 MEI 2012 M 3 RAJAB 1433 H

GUBERNUR SUMBAR IRWAN PRAYITNO

Target MTQ Nasional ke-24 di Ambon, Peringkat 3 Besar Kabag Agama Biro Bina Sosial Setdaprov Sumbar, Eko Faisal.

G

UBERNUR Sumbar Irwan Prayitno melepas secara resmi keberangkatan para kafilah Sumbar mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 24 Kamis (31/5), di auditorium Gubernuran Sumbar. Dijadwalkan MTQ berlangsung tanggal 8-19 Juni mendatang di Ambon, Provinsi Maluku. Harapan besar ditumpangkan kepada 44 kafilah agar dapat menorehkan prestasi gemilang. Keberhasilan pada MTQ Nasional ini merupakan dambaan rakyat Sumbar yang identik dengan filosofi Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah. Target yang hendak dicapai memang agak berat, menjadi peNO

JENIS/GOLONGAN MATA LOMBA

1

Cabang Tilawah Kanak-Kanak, Remaja dan Dewasa

2

Cabang Qiraat Sab’ah, Tartil dan Cacat Netra

3

Cabang Hifzil 1 dan 5 Juz

4

Cabang Hifzil 10 dan 20 Juz

5

Cabang Hifzil 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab

6

Cabang Tafsir Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia

7

Cabang Hahmil Qur’an

8

Cabang Syarhil Qur’an

9

Cabang Khattil Qur’an

10

Cabang M2KQ (Menulis Karya Al Qur’an

ringkat 3 besar. Namun bila usaha maksimal sudah dilakukan para kafilah tetapi hasil yang diperoleh kurang memuaskan, akan tetap dihargai. Sebab seluruh daerah juga memiliki target untuk menjadi yang terbaik. “Kita memang berharap kontingen Sumbar dapat mem perbaiki peringkat ketika MTQ Nasional di Bengkulu dulu yang berada pada peringkat ke 5. Namun bila kerja keras dan usaha maksimal sudah dilakukan para kafilah, tetapi hasilnya kurang memuaskan, kita akan tetap meng hargai. Keme- Ucapan selamat berjuang dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada para kafilah putra nangan bukan satu-satunya tujuan Ketua DPRD Sumbar Yulteknil yang hendak dicapai,” ujar Guber- yang tinggi, serta mengedepankan nur Sumbar Irwan Prayitno saat identitas kultural dan nilai-nilai dalam sambutannya menyebutkan, religius. Berlatih juga harus dilakukan ajang MTQ ini dapat dijadikan sebagai melepas para kafilah Sumbar. Hadir pada acara Silaturahmi setiap saat, termasuk sesaat sebelum wahana untuk mengharumkan nama sekaligus Melepas Kafilah Sumbar naik podium. Sesuai dengan moto Sumbar di tingkat nasional. Bila dilihat Mengikuti MTQ Nasional ke 24 tahun yang diusung kafilah ‘tiada hari tanpa dari persiapan yang cukup matang dan latihan prestasi merupakan tujuan’. lamanya waktu pelatihan, maka 2012 di Ambon, Provinsi peluang itu terbuka lebar. Maluku, Ketua DPRD “Kami selalu memberikan duSumbar Ir.Yulteknil, kungan untuk keberhasilan SumKepala Kanwil Kemenag bar. Harapan lain tentunya agar Sumbar Ismail Usman, para kafilah selalu menjaga nama Dirut PT Semen Padang, baik diri sendiri dan juga nama Dirut Bank Nagari dan baik daerah,” katanya. para bupati/walikota seMenurut Kepala Biro Bina Sosial Sumbar. Setdaprov Sumbar, Jefrinal Arifin, Harapan lain dari menyongsong MTQ Nasional ke 24 pelaksanaan MTQ ini ini persiapan sudah dilakukan adalah agar dapat memotivasi masyarakat pada Kepala Biro Bina Sosial Jefrinal Arifin menyampaikan semaksimal mungkin, yang terdiri sambutan saat melepas para kafilah MTQ Nasiona dari 4 kali Training Center (TC) umumnya untuk senandengan pelatih nasional dan pelatih tiasa membaca dan daerah, 2 kali TC di Pondok Al menghayati Al Quran. Quran danTC pemantapan di Jakarta Sebab membaca Al Qurjelang berangkat ke Ambon. an mampu meredam mRombongan kafilah Sumbar asalah sosial dan bersendiri berjumlah 87 orang yang bagai persoalan masyaterdiri dari peserta 44 orang, rakat lainnya, hati dan pelatih 12 orang, unsur pimpinan/ perasaan akan tentram pendamping 19 orang, unsur medan nyaman. dia massa 6 orang dan unsur LPTQ Gubernur Sumbar juga memotivasi para kafilah Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Ketua DPRD Sumbar 4 orang. Sumbar akan 10 cabang agar berlomba dengan Yulteknil dan Kepala kanwil Kemenag Sumbar Ismail Usman pada yang dipertandingkan dan 22 acara melepas kafilah Sumbar ke MTQ Nasional ke 24 di Ambon golongan mata lomba. semangat dan sportifitas

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyerahkan bendera Tuah Sakato kepada Kepala Biro Bina Sosial Jefrinal Arifin disaksikan Ketua DPRD Sumbar Yulteknil.

Ucapan selamat berjuang dari GUbernur Sumbar Irwan Prayitno kepada kafilah putri “Perkiraan prestasi yang akan diraih tak terlepas dari evaluasi prestasi MTQ di Bengkulu, diharapkan dapat meningkat dari posisi 5 besar,” katanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyerahkan bendera Tuah Sakato kepada Kepala Biro Bina Sosial Jefrinal Arifin. ***


11

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

Empat Tahanan ............... Dari Halaman. 1 Siswa MAN .................... Dari Halaman. 1 Empat tahanan itu adalah Sariman (31), warga Kinali Pasaman Barat, yang terjerat kasus uang palsu dan ditahan polisi sejak (28/ 5), Benny (40), warga Koto Laweh, yang terjerat kasus pencurian dan ditangkap polisi (21/4), Alpen Ardi (28), warga Bukittinggi, yang terjerat kasus pencurian dan ditangkap (21/4), serta Deky A (29), warga Banuhampu Agam yang terjerat kasus narkotika dan ditangkap polisi (21/5). Sariman, Benny, Alpen Ardi dan Deky A satu sel bersama dengan dua tahanan lainnya. Namun hanya mereka berempat yang kabur, sedangkan dua lainnya memilih bertahan di dalam sel berukuran 6 x 5 meter tersebut. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan terus melacak dari mana gergaji yang didapatkan tahanan. Polisi belum bisa menyimpulkan apakah gergaji itu diselundupkan pengunjung atau pihak lain. Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi AKP Rendra Eko Cahyono menduga setelah keluar dari sel, empat tahanan itu meninggalkan Polresta dengan lewat di gerbang depan Polresta. Karena tak mungkin bagi para tahanan kabur melalui

tembok belakang Mapolres yang tinggi dan berlapis. Pelarian mereka luput dari pantauan petugas piket, karena saat bersamaan tengah turun hujan deras. “Kondisi waktu itu tengah diguyur hujan, jadi kemungkinan tahanan itu memanfaatkan cuaca untuk kabur. Terakhir kali petugas mengecek tahanan sekitar pukul 02.00 WIB, tahanan masih ada, dan ketika dicek sekitar pukul 04.30 WIB, empat dari enam tahanan telah kabur,” jelas Rendra. Dari empat tahanan yang kabur, salah seorang di antaranya adalah resedivis, yakni Sariman, dengan kasus kriminal yang berbeda di beberapa titik yang berbeda-beda juga. Sementara tiga lainnya merupakan wajah baru, namun ketiganya telah sering meresahkan warga. Saat kabur, Rendra belum bisa memastikan pakaian apa yang dipakai keempat tahanan. Ia memastikan, keempat tahanan kabur tanpa alas kaki, karena di sel tidak disediakan sandal, atau pun sepatu. Kapolres Bukittinggi AKBP Eko Nugrohadi mengaku telah mengerahkan seluruh jajarannya untuk melacak dan memburu para taha-

nan yang kabur. Ia menduga, para tahanan kabur ke luar Kota Bukittinggi. Karena itu polisi memprioritaskan anggotanya untuk berjaga-jaga di setiap sudut perbatasan. Eko mengakui, kaburnya para tahanan murni karena kelalaian para petugas yang berjaga saat malam kejadian. Polresta Bukittinggi juga sedang mengumpulkan barang bukti, dan menghimpun keterangan dari berbagai sumber, baik dari dua tahanan yang masih berada di sel, maupun dari petugas jaga. Polisi masih belum menemukan barang bukti berupa gergaji yang digunakan para tahanan untuk kabur. Ia juga mengimbau keempat tahanan yang melarikan diri itu untuk kembali menyerahkan diri dan polisi akan memperlakukan mereka dengan baik. “Masyarakat yang melihat keberadaan tahanan yang kabur itu, diharapkan bisa menginformasikannya ke Polresta Bukittinggi, atau ke kantor polisi terdekat. Kepada para tahanan yang kabur itu juga dihimbau untuk kembali dan menyerahkan diri pada polisi,” ujar Kapolres Bukittinggi. (h/wan/sms)

Warung Remang .............. Dari Halaman. 1 “Pemeriksaan terhadap 11 orang prajurit yang menjadi tersangka tragedi Bukit Lampu, Selasa (29/ 5) lalu masih terus dikembangkan. Hasilnya, satu orang memang positif pembeking warung remang-remang tersebut,” kata Gultom kepada Haluan Kamis (31/5) di ruang kerjanya di Lantamal II Padang. Ia juga mengatakan beberapa tersangka memang mengakui melakukan penganiayaan terhadap warga dan wartawan. Namun, belum ada yang mengaku melakukan pengrusakan inventaris wartawan yang sedang meliput. “Kita akan terus melakukan pengembangan dan meminta keterangan dari tersangka. Sebagian dari mereka memang mengakui telah memukul warga dan wartawan, namun untuk pengrusakan keterangan mereka masih meragukan,” papar Gultom lagi. Untuk proses lebih lanjut, POM TNI AL dibantu oleh 4 orang dari Mabes TNI AL di Jakarta yang dipimpin Letnan Kolonel Suaf Yanu. Tim ini akan langsung bekerja mengumpulkan data dan investigasi perihal tragedi Bukit Lampu ini. “Kasus ini akan kita selesaikan secara transparan dan setuntastuntasnya. Tidak ada sedikitpun yang disembunyikan. Anggota TNI tidak kebal hukum, bagi mereka yang bersalah akan diproses melalui hukum juga. Lagi pula tindakan oknum marinir ini telah memalukan institusi TNI AL,” jelas Sauf Yanu. Sementara itu, Komandan Lantamal II Brigjen (Mar) Gatot Subroto mengakui ada beberapa oknum TNI AL yang melakukan pembekingan di beberapa jenis

usaha di beberapa tempat di Kota Padang, tidak hanya di Bukit Lampu saja. “Untuk pembekingan yang dilakukan oleh TNI AL memang ada dan masih ada beberapa anggota TNI AL yang membekingi beberapa tempat usaha. Tapi itu dilakukan untuk pengamanan si pengusaha dan jenis usahanya saja,” kata Gatot tanpa merinci lebih jauh. Untuk ke depan, tambah Gatot Subroto, Lantamal II akan membersihkan dan melarang seluruh anggotanya dari pembekingan dan jasa pengamanan. Selain rentan dengan ancaman, tugas tambahan tersebut dirasa akan menurunkan kinerja pasukan TNI AL untuk menjaga kestabilan laut dan NKRI. “Saya berjanji akan membersihkan seluruh anggota TNI AL Lantamal II dari pembekingan tempat usaha dan pengamanan pengusaha,” ucap Gatot Subroto. Ditambahkannya, jika ada rencana pemerintah Kota Padang untuk melakukan pembersihan tempat maksiat maupun kafé-kafé yang tidak memiliki izin di daerah Teluk Bayur hingga Bungus, pihak TNI AL akan sepenuhnya membantu jika diminta. Bantah Pernyataan Panglima TNI AL Sementara itu, Koalisi Wartawan Anti-Kekerasan (KWAK) Sumbar yang terdiri dari elemen wartawan antara lain Aliansi Jurnalis Independen (AJI Padang), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar, dan Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sumbar, PWI Sumbar serta wartawan korban kekerasan lainnya, membantah keras

pernyataan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, bahwa insiden kekerasan yang terjadi antara anak buahnya terhadap enam orang wartawan sudah selesai. “Tidak ada perdamaian, kita bertemu Danlantamal bukan melakukan perdamaian tetapi menyampaikan tuntutan agar kasus pemukulan wartawan oleh oknum marinir diungkap secara hukum dan transparan,” ujar Hendra Makmur, Ketua AJI Padang kepada Haluan, Kamis. Dalam surat pernyataan KWAK yang dikirimkan ke perlbagai media massa itu, disebutkan, kekerasan yang dialami 6 jurnalis di Sumbar merupakan pelanggaran UU Pers dan hukum pidana yang tidak mengenal istilah’damai���. Pernyataan Panglima sebagaimana dikutip media tersebut tendensius dan memperkeruh keadaan, karena merupakan klaim sepihak, tidak sesuai dengan kenyataan dan bertendensi melakukan kebohongan publik. “Tidak pernah ada kata damai untuk kekerasan pada jurnalis,” tegas Hendra Makmur. Budi Sunandar, wartawan Global TV yang menjadi korban paling parah dari aksi pemukulan marinir juga membantah melakukan perdamaian dengan pihak AL. “Tidak benar saya berdamai. Danlantamal Gatot Subroto memang datang ke rumah saya sebagai bentuk simpati dan minta maaf. Bukan berdamai,” ujar Budi Sunandar. Ia sendiri tak menginginkan adanya perdamaian tanpa proses hukum. “Ini harga diri saya dan profesi saya. Tidak semudah itu berdamai.” (h/ang/naz)

40 Karyawan .................. Dari Halaman. 1 lapangan, tampak tiga unit mobil yang sedang terparkir di depan Toko Fuji Film di Jalan Pemuda tertimpa papan reklame. Kondisi mobil penyot-penyot. Tim Basarnas, BPBD Padang, Rapi dan KSB se-Padang berjibaku di lapangan mengavakuasi warga yang terjebak. Sekian banyaknya kejadian, yang paling tragis adalah sedikitnya 40 karyawan Bank Nagari Cabang Padang, di By Pass, Ampalu, Kecamatan Lubuk Begalung, nyaris menjadi korban terseret arus yang deras. Selain itu, mobil salah satu milik karyawan Bank Nagari bernama Putra saat parkir di tempat parkir Bank Nagari dibawa arus hingga ke kolong jembatan. Beruntung di dalam mobil merek Toyota Avanza ini tidak ada orang. Salah satu relawan Rapi Provinsi Sumbar Herwin menyebutkan, saat hujan menguyur Kota Padang, pihaknya menerima laporan dari masyarakat bahwa ada 40 orang karyawan Bank Nagari terjebak dan satu unit kendaraan roda empat dibawa arus. “Di lokasi ini arus sangat deras dan tinggi air mencapai sedada orang dewasa, karena Kantor Bank Nagari ini dekat sekali dengan bandar sungai,” kata Herwin di lokasi kejadian kepada Haluan, Kamis (31/5) sore. Dikatakannya, untuk menyelamatkan karyawan tersebut pihaknya menggunakan tali dengan panjang 200 meter, sehingga para korban ini memegang tali tersebut untuk mencapai ke tepi jalan. “Empat puluh orang tersebut, terdiri dari 23 wanita dan 17 pria. Semua karyawan ini berhasil diselamatkan hingga pukul 20.15 WIB,” jelasnya. Namun selain dari petugas Rapi, kata Herwin, beberapa petugas lain dari Basarnas, BPBD Padang ikut membantu menye-

lamatkan mereka. Selain itu, satu unit mobil dan petugas dari Palang Merah Indonesia disiapkan di lokasi kejadian. Lebih kurang, ada tujuh titik pohon yang tumbang sepanjang jalan Kota Padang. Di dekat SMA Negeri 2 Padang, sebuah rumah tertimpa pohon. Kejadian serupa juga terjadi di depan Hotel Inna Muara, sebuah rumah mewah tertimpa pohon. Banyaknya pohon yang tumbang membuat kemacetan di beberapa titik seperti di Sawahan, di depan Puskesma Koto Tangah, depan Hotel Hang Tuah, di Jalan Mongonsidi, dekat Gor Prayoga, di Jalan Ujung Gurun, tepi laut dekat rumah makan Pujasera, Pasie Nan Tigo, Purus Tiga, dan Simpang Haru. Sementara itu di Pengambiran, dua warga terjebak di dalam rumah akibat banjir. Terlihat beberapa petugas dari mencoba mengevakuasi mereka. Sedangkan di Ampalu, sebuah mobil hanyut. Di Pantai Muaro, basisnya nelayang, banyak kapal yang hanyut ke tengah laut dibawa gelombang dan badai. Selain pohon tumbang, Kota Padang juga dikepung oleh banjir. Hampir seluruh kawasan Kota Padang tergenang air. Bahkan di depan SD 03 Alai, banjir mencapai ketinggian 1,5 meter. Air juga menggenangi Lapai, Air Tawar Barat, By Pass depan terminal Bengkuang, Maransi, Anduring, Sutan Syahril, Gurun Laweh, Banuaran, Jundul, Pondok, Lubuk Lintah, Jalan Aru. Sedangkan untuk pemadam listrik yakni di kawasan M. Yamin, Anduring, Sutan Syahril, dan Banuaran. Saat hujan dan badai berlangsung, listrik di sebagian wilayah kota padam dan banyak lampu lalu lintas yang tidak berfungsi sehingga menimbulkan kemacetan. Kepala BPBD Kota Padang Dedi Henidal mengugkapkan, saat Kota

Padang diguyur hujan pihaknya langsung memberikan informasi kepada petugas agar melakukan patroli di beberapa ruas yang dianggap rawan. Selain itu, kata Dedi, beberapa anggota KSB yang berada di setiap kecamatan agar mengontrol daerahnya masing-masing. Setelah itu diinformasikan kepada BPBD Kota Padang agar petugas dapat langsung turun ke lokasi. “Seluruh anggota saya dan KSB yang berada di setiap kecamatan turun semua untuk menyelamatkan masyarakat dengan terjadinya banjir, pohon tumbang,” ungkapnya. Lion Tujuan Padang Mendarat di Pekanbaru Sementara itu, pesawat Lion dari Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, tujuan Padang, terpaksa mendarat di Pekanbaru, Riau. Ini terjadi karena Padang sedang diguyur hujan deras. “Memang benar, ada satu pesawat Lion terpaksa mendarat di bandara kita. Ini disebabkan di Padang lagi guyur hujan deras,” kata OIC Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Ibnu Hasan saat seperti dikutip detikcom, Kamis (31/5) malam. Menurut Ibnu, pesawat Lion dengan nomor perbangan JT 923 terpaksa mendarat di Bandara SSK II sekitar pukul 18.00 WIB. Ada sekitar 3 jam penumpang terpaksa turun sampai menunggu kabar cuaca kembali normal. “Pesawat Lion akhirnya berangkat ke Padang lagi sekitar pukul 20.30 WIB. Ini setelah mendapat informasi dari bandara Padang bahwa situasi hujan sudah reda,” kata Ibnu. Sementara itu, pantauan detikcom, malam ini kota Pekanbaru juga mulai turun hujan. Angin kencang dan suara petir juga saling bersahutan. (h/nas/ang/naz)

“Ini merupakan lulusan pertama bagi MAN 2 Bukittinggi melanjutkan pendidikan keluar negeri khusus benua Eropa. Selama ini hanya berhasil melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di Arab Saudi, Libya dan Mesir,” ungkap kepala MAN 2 Bukittinggi Drs Aguslir di ruang kerjanya Kamis (31/5). Menurut Aguslir, Anwar Syarif putra dari Syafrudin (warga Kamang), Muhammad Teguh putra dari Jon Hendri (warga Gadut, Tilkam) dan Eko Putra asal Muaro Tebo Provinsi Jambi. Ketiganya selama menutut ilmu di sekolah yang dipimpin Aguslir selalu meraih prestasi terbaik, di samping menguasai Bahasa Arab dan Inggris. Ketika ada sosialisasi dari Universitas Jerman melalui kedutaannya di Jakarta, mereka diikut-

kan masuk seleksi bersama sejumlah siswa terbaik dari SMAN 1 Padang dan SMAN 1 Bukittinggi. Melalui seleksi cukup ketat itu, pihak universitas Jerman menyatakan ketiganya lulus dan berhak melanjutkan pendidikan di universitas ternama di negara itu. Namun sayang katanya, dari tiga yang lulus itu hanya dua saja yang berangkat ke Jerman, yakni Anwar Syarif dan Muhammad Teguh. Sementara Eko Putra asal Muaro Tebo, mengundurkan diri lantaran orang tuanya enggan melepas anaknya sekolah jauh-jauh. “Padahal, segala biaya mulai dari keberangkatan sampai menjalani pendidikan tak ditanggung oleh orang tuanya,” katanya. Biaya keberangkatan jelas Aguslir, ditanggung oleh negara melalui Kemendag, biaya pen-

didikan di tanggung universitas bersangkutan. Sedangkan biaya hidup mahasiswa ditanggung perguruan tinggi tersebut dengan cara mewajibkan mereka bekerja selama 60 menit sehari. Selain itu lanjutnya, untuk perguruan tinggi dalam negeri sebanyak 53 siswa berhasil diterima melalui jalur undangan berbeasiswa. Yakni di Presiden University (13 orang), Universitas Bakrie (2 orang), STIE Tazkia (37 orang) Polman (Politeknik Manufaktur) Bandung (1 orang). “Keberhasilan lulusan menembus universitas di benua eropa dan universitas dalam negeri selain menjadi kebanggaan pihak sekolah dan keluarga juga diharapkan menjadi memotivasi bagi siswa lainnya untuk lebih giat belajar,” ujar Aguslir menambahkan. (h/rdw)

Terima Penghargaan ......... Dari Halaman. 1 Arwin merasa terharu mendapat penghargaan itu. Apalagi tidak banyak warga negara Indonesia yang mendapatkan penghargaan OSI. Penghargaan itu, kata Dubes Italia, diberikan kepada Arwin karena Arwin dianggap telah memainkan peranan yang sangat penting dalam mempromosikan bisnis dan hubungan sosial diantara kedua negara. Dubes memang tidak menyebut spesifik peran peran yang dimainkan Arwin dalam hubungan kerjasama Indonesia dan Italia itu. Tapi menurut Arwin kepada Haluan Media Group (HMG), ketika menjadi Dirut PT Telkom pihaknya menjalin kerjasama dengan Telkom Italia untuk membuat jalur komunikasi ke negara-negara di Eropa melalui Telkom Italia. Penghargaan ini bukan tiba-tiba saja diberikan kepada Arwin. “Tiga bulan lalu saya dihubungi kedutaan besar Italia dan mengatakan saya

masuk nominasi penghargaan OSI,” kata Arwin kepada HMG. Di sisi lain, hubungan darah Arwin, pria penyuka lagu Chrisye, Lenny Kravitz, dan Whitney Houston ini, dengan Italia sangat kental. Arwin sendiri memang lahir di Roma, Italia pada 22 Januari 1957. Kemudian ayahnya, Mr Sutan M Rasyid pernah menjadi duta besar Indonesia di Italia pada tahun 1953-1958. Sutan M Rasyid, bekas Gubernur Militer Sumatera Tengah itu, pernah pula menjadi Sekjen Departemen Luar Negeri Indonesia. Sutan M Rasyid, sebelumnya juga pernah mendapat penghargaan dari pemerintah Italia. Sebelum menjadi orang nomor satu di Bank CIMB Niaga, Arwin pernah menjadi Presiden Direktur PT Telekomunikasi Indonesia Tbk selama sekitar dua tahun. Pria 55 tahun itu, yang hobi berolahraga golf itu, juga pernah menjabat

Wakil Presiden Direktur PT Bank Negara Indonesia Tbk dan Presiden Direktur PT Bank Danamon Tbk. Tahun 2000, alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tersebut juga sempat menjadi Wakil Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Arwin menjalani kuliah Master of Arts dan Master of Business University of Hawaii pada awal tahun 80an. Setelah itu, kariernya mulai meniti puncak ketika menjadi Direktur PT Bank Niaga Tbk pada 1994 - 1998, Wakil Presiden Direktur PT Bank Niaga Tbk selama setahun pada 1998 - 1999, dan Wakil Presiden Komisaris PT Bank Universal Tbk dari tahun 1999 sampai 2000. Selain Arwin, ada beberapa profesional Indonesia yang juga lahir di Roma, Italia antara lain Felia Salim, urang awak juga yang kini menjadi Wadirut Bank BNI. (h/ds)

Suir Syam...................... Dari Halaman. 1 serta penyakit tidak menular. Dalam kesempatan itu, Suir Syam juga membagikan kiat serta langkah nyata yang telah diimplementasikan Pemerintah Kota Padang Panjang, khususnya dalam upaya mewujudkan berbagai keberhasilan pembangunan bidang kesehatan di daerah berjuluk Serambi Mekkah itu. Di awal sambutannya, Suir Syam menyebutkan bahwa pengendalian dan penanggulangan masalah kesehatan akibat tembakau, memang banyak mendapat tantangan. Terutama menyangkut kelangsungan perusahaan yang berkepentingan, pengusaha, petani, pekerja dan para pemangku kebijakan lainnya. “Namun demikian, bahaya tembakau hendaknya bisa dijadikan sebagai topik untuk terus disuarakan di berbagai kesempatan. Tidak hanya WHO dan pemerintah, berbagai komponen masyarakat juga harus aktif dalam menginfor-

masikannya,” ujar Suir Syam. Dikatakan, selain melahirkan berbagai kebijakan dan regulasi positif dalam upaya penanggulangan dampak dan bahaya tembakau, seluruh pemerintah daerah juga diimbau untuk bekerja ekstra dalam upaya-upaya pencegahannya. Seperti di Kota Padang Panjang, imbuh Suir Syam, pemerintah daerah bahkan telah melahirkan sejumlah terobosan, di antaranya penerbitan Perda Larangan Merokok. “Secara tegas, kita di Padang Panjang juga tidak lagi menerima iklan dari perusahaan-perusahaan rokok. Meski dianggap tidak populer, namun langkah ini harus diterapkan, demi terwujudnya sasaran kota sehat dan bebas asap rokok,” pungkas Suir Syam. Sasaran untuk mewujudkan Padang Panjang Sehat 2012, imbuhnya, juga terus dimaksimalkan dengan dibentuknya berbagai organisasi dan lembaga kesehatan di daerah. Seperti Forum

Kota Sehat, Forum Penyakit Menular dan Tidak Menular, serta peningkatan intensitas kegiatan dalam rangka menciptakan lingkungan, kantor, fasilitas umum dan kawasan pemukiman yang sehat. “Alhamdulillah, kita sudah merasakan dampak langsung dari berbagai program kebijakan bidang kesehatan tersebut. Selain sederetan prestasi tingkat nasional dan internasional, namun yang terpenting derajat kesehatan masyarakat sudah jauh lebih baik,” jelas Suir Syam. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang dr H Mawardi MKM yang juga ikut mendampingi Walikota Suir Syam, dan Kabag Humas Setdako Padang Panjang Drs Ampera Salim SH, M.Si secara terpisah mengatakan, dalam kegiatan tersebut juga sekaligus disepakati “Deklarasi Manado”, yang salah satu misinya bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat dari bahaya rokok dan tembakau. (h/yan)

Masjid Muhammadan ........ Dari Halaman. 1 Muhammadan ini persis di jantung bangunan-bangunan tua Kota Padang. Selain itu, yang cukup menarik dan rutin dijalankan setiap tahunnya adalah perayaan Maulud. Di masjid ini terdapat tiga perayaan Maulud, yakni Maulud Rasulullah, Maulud Muhayaddin, dan Maulud Sahul Hameed. “Untuk perayaan Maulud Nabi Muhammad SAW dirayakan selama 12 malam. Kami akan membaca asyarakal (shalawat Nabi) dan mengucapkan janji yakni Maulud dengan sumber kitab India. Untuk Maulud Muhayaddin dirayakan tanggal 1 Rabiul Akhir akan dilakukan selama 11 hari,” kata Shahid Khalid, (75), Ketua Pengurus Masjid Muhammadan saat ditemui Haluan di kediamannya Rabu (30/5). Yang unik adalah perayaan Maulud Sahul Hammed yang dirayakan setiap tanggal 1 Jumadil Akhir sampai malam ke-10. Pada hari pertama akan dilakukan tradisi serak gula sore. “Menyumbang gula dari warga keturunan India ini sebentuk niat, tidak ada dipaksakan dan kemudian gula yang sudah dibungkus dilempar dari atas masjid untuk diperebutkan,” jelas Shahid Khalid. Dalam rentang perjalanan sejarah kota ini dan tradisi akultrasi di Minangkabau, eksistensi ras keturunan India memang cukup unik. Penyesuaian budaya dan Islam selaras dengan adat dan budaya Minangkabau. Bukti konkretnya adalah masjid yang keberadaan Masjid Muhammadan yang dibangun saudagarsaudagar asal India-Arab yang berdagang di Muaro Padang hingga menetap di kawasan tersebut.

Hingga kini, setelah 200 tahun lebih atau tepatnya pada tahun 1843, masjid itu sampai kini berdiri kokoh. Masjid yang ramai dengan jamaah keturunan India ini, sekarang juga diisi oleh beragam jamaah lain. Selain itu di masjid ini juga dimanfaatkan oleh jemaah tabligh, dimana mereka selalu berpindahpindah untuk memperbaiki diri dengan mengumpulkan para jamaah dan berkumpul di Masjid Muhammadan. Di sini jamaah tabligh yang datang dari India mencoba memakai Masjid Muhammadan sebagai tempat berkumpul. Maka, masjid ini yang selalu diramaikan oleh mereka keturunan India. Pada saat ini tidak banyak lagi keturunan India murni. Keturunan yang ada sekarang kebanyakan mereka yang lahir dan datang ke Kota Padang dan telah mempunyai istri dan anak-anak di Kampung Keling ini yang sekarang telah berganti nama menjadi Pasar Batipuh. Dalam salah satu ritual tradisi serak gula, dilakukan dengan tujuan memohon kepada Allah SWT agar segala penyakit yang diserita dapat disembuhkan Allah SWT. Selain itu untuk memohon permintaan agar cepat menikah bagi bujang dan gadis serta cepat memiliki anak bagi pasangan suami istri. Shahid menjelaskan, tradisi ‘Serak Gula’ telah dilaksanakan sejak ratusan tahun lalu di India berawal dalam rangka memperingati maulud seorang pemuka agama India bernama Sahul Hamid, yang merupakan keturunan Syekh Abdul Khodir Jaelani, salah satu keturunan Muhammad SAW. Tradisi ‘Serak Gula’ pertama kali digelar di sebuah perkampungan

kecil kediaman Sahul Hamid di Nagor, Naga Patinam, Madras, di daerah Tamil Nadi, India Selatan. Selanjutnya, warga muslim keturunan India melakukan doa dan memasang bendera pada bagian atas dan samping masjid tersebut. “Masing-masing dari bendera merupakan doa dari pemilik bendera,” kata Shahid. Setelah bendera terpasang, gula yang telah dibungkus dinaikkan ke bagian atas masjid, untuk selanjutnya dilemparkan kepada masyarakat yang telah menunggu di bawah. Tidak hanya warga dewasa, anak-anak pun ikut berebutan. Pada malam ke-10 akan dilakukan prosesi “turun cendana” di mana jemaah melakukan nazar. Ketika permintaannya terpenuhi maka dilakukan pengasahan kayu cendana yang diberi minyak wangi kembang. Segala tradisi yang ada pasti akan menghasilkan budaya. Shahid berharap tradisi Maulud Muhayaddin, dan Maulud Sahul Hameed tetap terus ada dan dipertahankan. Sekarang dia telah berusaha membentuk suatu badan yang beranggotakan anak-anak muda untuk melanjutkan tradisi ini. Untuk Indonesia tradisi ini cuma ada di Padang. “Dahulu ada orang yang menentang, dan tidak suka dengan tradisi ini pasti dia dapat bala (kesusahan), yang penting harus saling menghargai tradisi. Saya dengar ada juga warga yang tidak suka dengan tradisi Maulud Muhayaddin, dan Maulud Sahul Hameed, mereka bikin kekacauan dan akhirnya mereka mendapatkan musibah tahun 1970-an lalu. (Laporan Dara Purnama)


12

PARLEMENTARIA DPRD SUMBAR

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

KETUA DPRD SUMBAR IR. YULTEKHNIL, MM

Dari Keamanan Hingga Peningkatan Ekonomi Petani

Ir.H. Yuktekhnil, M.M INGKAT keamanan menjadi salah satu indikasi kesejahteraan masyarakat. Jika berada dalam kondisi yang kondusif, masyarakat akan bisa melakukan aktivitas untuk meningkatkan perekonomiannya.

T

Hal ini disadari benar oleh Ketua DPRD Sumbar, Ir.H. Yuktekhnil, M.M. Untuk itu, ia mengimbau kepada semua elemen masyarakat, mulai dari wali nagari, lurah, kepala desa, babinsa, bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, dan ninik mamak, untuk kembali menghidupkan tugas pokok dan fungsiya, dalam menjaga keamanan, serta keutuhan wilayah Sumatera Barat. “Saat ini terjadi perubahan yang signifikan terkait keamanan di berbagai daerah di Sumbar, misalnya di Pasaman Barat dan Tanah Datar. Padahal kebutuhan akan keamanan adalah kebutuhan dasar. Untuk itu perlu dihidupkan lagi budaya lokal dengan menghidupkan kembali peran semua elemen masyarakat sesuai dengan tupoksinya,” kata Yultekhnil dalam apel gabungan dengan lurah, wali nagari, kepala desa, TNI, Polri dan tokoh masyarakat Sumbar, Kamis (31/5) di Gedung Rangkayo Basa, Padang. Dalam menjalankan tugasnya, lanjut Yultekhnil, setiap tingkatan elemen masyarakat, harus bisa mencarikan solusi bagi setiap hal yang berpotensi mengancam keamanan masyarakat di sekitarnya. “Misalnya, di tingkat nagari, ninik mamak harus bisa menghidupkan kembali perannya dalam menjaga anak dan kemenakannya. Jika terjadi pelanggaran, seperti pencurian dalam jumlah kecil atau tindak pidana ringan lainnya, tak perlu dibawa ke pengadilan atau ke polisi langsung. Hendaknya tipiring bisa diselesaikan di tingkat kaum atau nagari oleh ninik mamak masingmasing,” katanya lagi. Untuk menyelesaikan masalah secara adat tersebut, katanya lagi, perlu ditingkatkan komunikasi antara elemen pemerintah, dengan tokoh adat yang ada di suatu daerah. “Jika memang harus diberi hukuman, diberikanlah hukuman yang memberikan efek jera dan tidak bertentangan dengan hukum

SERAHKAN — Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil menyerahkan hand tractor untuk petani di Kabupaten Solok. Batuan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap sektor pertanian positif negara,” katanya lagi. Pengembalian peran ninik mamak di nagari, lanjut Yultekhnil, harus diiringi dengan menghidupkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), peran Rukun Tetangga dan Rukun Warga. “Hidupkan kembali sistem tamu lapor 2x24 jam untuk menghindari konflik yang berpotensi timbul. Keberhasilan mewujudkan keamanan tidak akan

tercapai jika hanya dilakukan oleh elemen tingkat atas, tapi juga harus dilakukan oleh elemen terdepan,” tegasnya. Dorong Peningkatan Ekonomi Tak hanya masalah keamanan, berkurangnya lahan pertanian dengan jumlah yang signifikan setiap tahunnya, menjadi perhatian bagi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar.

Alih-alih menambah lahan produksi pertanian masyarakat, DPRD Sumbar lebih menyokong pemaksimalan potensi lahan produktif, yang telah ada dengan peningkatan mekanisasi pertanian. “Setiap tahunnya sekitar 200 hektar lahan pertanian berkurang karena dialih fungsikan menjadi lahan perumahan atau lahan industri. Oleh karena itu DPRD Sumbar menitipkan dana

SELEPAS apel gabungan dengan wali nagari, kepala desa, lurah, dan ninik mamak di Sumbar, Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dan Kapolda Sumbar Brigjen Wahyu Indra Pramugari

aspirasi anggota dewan kepada Dinas Pertanian Kota Padang untuk memberikan bantuan sarana pertanian, agar dapat mengurangi biaya produksi petani. Jika biaya produksi berkurang, maka kesejahteraan petani juga akan meningkat,” jelas ketua DPRD Sumbar, Ir. H. Yultekhnil, M.M saat memberikan bantuan mesin bajak hand traktor kepada 9 Kelompok Tani di Kabupaten Solok. Dalam penyerahan 9 unit mesin bajak hand tractor di Nagari Talang, Kab. Solok kemarin, Yultekhnil juga menyatakan bahwa ini adalah bentuk kepedulian pemerintah baik legislatif dan eksekutif terhadap peningkatan kesejahteraan petani. “Bantuan ini diberikan dengan melihat kebutuhan masingmasing kelompok tani. Tidak tertutup kemungkinan Keltan lainnya juga akan mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhannya,” katanya lagi. Tahun ini, DPRD Sumbar melalui dana aspirasinya menyalurkan 211 mesin bajak hand traktor untuk kelompok tani yang ada di Sumbar. (h/*)


PADANG 13

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

VALIDASI DATA DIULANG

Warga Tidak Percaya PJOK PADANG, HALUAN — Proses validasi data penerima bantuan gempa tahap IV rehab rekon perumahan, tidak berjalan sesuai jadwal. Alasannya, masyarakat atau warga korban gempa 2009, tidak mempercayai hasil validasi fasilitator, dalam hal ini Penanggung Jawab Operasional Kegiatan (PJOK) Padang. Hal itu membuat 180 fasilitator melanjutkan pendataan, hingga batas waktu yang

belum ditentukan. Semula validasi data dijadwalkan selesai pada bulan Mei 2012. Kepala PJOK Padang, Asnul Zainal Abidin membenarkan, bahwa masyarakat banyak keberatan atas validasi data yang dilakukan. Sehingga, fasilitator kelurahan (faskel) harus melakukan pendataan ulang di setiap kelurahan. “Mau tidak mau, kami harus turun lagi ke lapangan, dan memperpanjang waktu pendataan. Karena banyak masyarakat yang tidak menyetujui hasil Validasi PJOK,” kata Asnul kepada Haluan, kemarin (3/15). Setelah verifikasi data faskel tuntas, dilanjutkan

dengan sidang pleno di tingkat kelurahan. Tidak tertutup kemungkinan usulan faskel akan gugur dan bertambah di sidang ini. “Sebelum data dikirim ke PJOK, pihak kelurahan terlebih dahulu melakukan sidang pleno, untuk memastikan kelayakan penerima bantuan,” katanya. Sebelumnya, pemberitaan di Haluan tanggal 21 maret 2012, anggaran untuk bantuan dana gempa tahap IV ini sebesar Rp84,48 miliar. Dana ini akan diberikan kepada 7.225 Kepala Keluarga yang terkena dampak gempa 30 September 2009 lalu. Soal penentuan atau memastikan penerima bantuan, katanya dapat dilihat atau berdasarkan

data, seperti foto rumah, surat keterangan atau rekomendasi dari RT/RW dan lurah, serta keterangan tetangga. “ Ia juga menyampaikan, bahwa bantuan tersebut nantinya akan diberikan serentak. Berbeda dengan dulunya, Pokmas yang sudah selesai validasi dapat diberikan bantuannya. “Sekarang tidak demikian, ditunggu dulu Pokmas lain selesai semua, baru diberikan bantuan,” ujarnya. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir masalah, terutama demi teraturanya penyaluran bantuan. “Supaya semua jadi jelas kemana dana itu disalurkan, tanpa ada oknum yang bermain,” tuturnya. (h/ang)

PERBAIKAN JALAN — Jelang Tour de Singkarak, perbaikan jalan terus dilakukan oleh dinas terkait. Perbaikan dilakukan dengan menambal jalan-jalan yang berlobang, Kamis (31/5). AMIR


14 PADANG

Perda KTR Masih Dievaluasi PADANG, HAUAN — Peraturan daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR), hingga kini belum berjalan. Pasalnya, perda tersebut masih dalam proses evaluasi oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dalam hal ini ditangani Biro Hukum Pemprov Sumbar. “Saya secara resmi telah minta pada pimpinan dewan, untuk mengagendakan rapat dengan pihak terkait. Agar masalahnya tuntas, perda KTR dapat berjalan secara efektif,” kata Irwan Fikri, Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan Bulan Bintang (FPPBB) DPRD Kota Padang, Kamis (31/5). Perda tersebut, menurutnya, harus direalisasikan, karena keberadaannya penting bagi masyarakat. Apalagi perda itu juga bagian dari amanat UU Kesehatan, UU Lingkungan Hidup dan UU Pendidikan Nasional. Sementara itu, Kabag Hukum Pemko Padang Andri Yulika mengatakan, Perda KTR memang masih belum berlaku, meski sudah diparipurnakan di DPRD Kota Padang. Perda baru berlaku, setelah dievaluasi gubernur dan dibuat peraturan walikota (perwako). “Saat ini, kami menunggu jadwal dengan Biro Hukum Pemprov Sumbar, DPRD Kota Padang, membahas leebih lanjut soal perda tersebut,” ujarnya. (h/ade)

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

SAR Lakukan Simulasi Skala Internasional PADANG, HALUAN — Sebanyak 180 personil SAR dari 23 negara, kemarin melakukan latihan tanggap darurat berskala internasional di Padang.

Dipilihnya Padang sebagai daerah atau tempat melakukan simulasi, karena ibukota provinsi Sumbar ini dinilai telah menarik perhatian dunia. “Pelatihan yang berstandar internasional di beberapa titik di kota Padang, memang dihadiri oleh SAR dari negara lain,” kata Kabag Humas Basarnas Masrsma Gagah Prakoso, kemarin. Sumbar katanya, termasuk daerah yang diapresiasi dunia,

sewaktu terjadi bencana pada 30 September 2009 lalu. Karena dapat dengan cepat mensterilkan kondisi, memberikan pelayanan maksimal, terhadap tim SAR internasional. “Sistem manajemen penanggulangan bencana dan pendataan relawan asing, sudah baguss,” ujarnya. Pelatihan dilakukan dalam bentuk simulasi tanggap darurat, evakuasi, dan prosedur tetap pendataan relawan asing, yang

datang ke daerah sasaran atau terkena bencana. Karena bukan tidak mungkin, saat bersamaan menyusup pelaku teroris atau inter negara lain, yang memanfaatkan keadaan. “Meraih keuntungan di saat bencana, itu yang perlu diantisipasi,” ujarnya. Kegiatan tersebut, katanya juga dalam rangka berbagi pengetahuan, dalam penanganan bencana. Mengingat Indonesia berada dalam kampung dunai, maka

negara lain dapat saja membantu. Begitu juga negara lain yang terkena bencana, makan SAR dari Indonesia dapat juga membantu. Selain simulasi tanggap darurat, juga dilakukan workshop tentang penanggulangan bencana. Saat bersamaan, juga dilakukan peluncuran program SAR Goes To School. “Kami harap kegiatan ini, memang memberikan pengetahuan bagi semua anggota SAR,” tuturnya. (h/ang)

Izin Prodi Pakai Rekomendasi Kopertis PADANG, HALUAN — Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Wilayah VI Sumbar Makmur Syarif minta setiap perguruan tinggi swasta, untuk tidak menerima mahasiswa, jika belum mengantongi izin program studi (prodi). Agar nantinya perguruan tinggi agama Islam swasta (PTAIS), tidak bersingungan dengan masalah hukum. “Jangan paksakan diri untuk menerima mahasiswa, kalau tak ada izin prodi tersebut. Karena cukup banyak dampaknya, baik untuk PTAIS, mahasiswa, dan masyarakat,” katanya, Kamis (31/5). Menurutnya, saat ini mengurus izin prodi tidak seperti sebelumnya. Saat ini, pengurusan izin harus berdasarkan rekomendasi dari Kopertais. Jika rekomendasi itu tak ada, maka sulit untuk mendirikan satu prodi. “Jika terima dulu mahasiswanya, izin belakangan. Sekarang tidak boleh seperti itu. Makanya tanpa rekomendasi dari Kopertais, Dirjen Dikti Kemenag RI tak memberikan izin. Jika tetap dipaksakan, maka resikonya ditanggung perguruan tinggi bersangkutan,” katanya. Ia juga mengingatkan, agar semua perguruan tinggi swasta, untuk lebih hati-hati dalam mengelola lembaga pendidikan tinggi itu. Karena, jika melenceng dari aturan, akibatnya sangat buruk, seperti nama baik dan sebainya. (h/yat)

PARKIR PANJANG — Parkir sembarangan sepertinya sudah biasa dilakukan oleh sopir, termasuk memakai badan jalan untuk parkiran. Seperti terjadi di Jalan Veteran, badan jalan dipakai untuk parkir kendaraan roda empat. AMIR

Pengurus Karang Taruna Sumbar Dilantik PADANG, HALUAN — Pengurus Karang Taruna Sumbar periode 2011-2016, dilantik oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Kamis (31/5) di hotel Alana

BUMD

Padang. Pada kesempatan itu, gubernur mengimbau pengurus Karang Taruna, untuk tidak terkontaminasi dengan pihak-pihak tertentu, yang hanya memanfaatkan Karang Taruna untuk kepentingan pribadi. Karena, hanya akan merugikan organisasi tersebut. ”Seluruh Karang Taruna yang ada di Sumbar, hendaknya provinsi Sumbar, agar lebih profesional dalam menjalankan perusahaan. “Perusahaan swasta saja dengan modal terbatas dapat berkembang, kok perusahaan yang tiap tahun diberi modal tak dapat berbuat apa-apa,” tuturnya. Dari sisi anggaran atau modal, katanya lembaga legislatif provinsi selalu siap, untuk menambah modal. “Jangan karena selalu ditambah modal, usahanya tak berkembang. Harapannya, hotel yang ada di Jakarta, nanti jangan seperti itu pula,” ujar Sekretaris Partai Golkar Sumbar itu. (h/rud)

Modal Ditambah, Usaha Tak Berkembang PADANG, HALUAN — Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumbar Eldi Sutrisno mengatakan, badan usaha milik daerah (BUMD), belum banyak memberikan konstribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).Padahal, perusahaan tersebut sudah cukup lama berdiri, dan tiap tahun ditambah modalnya. Namun, lama berdiri dan penambahan modal tiap tahun, tidak jadi jaminan perusahaan tersebut punya konstribusi bagi daerah. “Artinya, keberadaan perusahaan daerah itu perlu ditinjau, efektifitas, dan bisnis yang dijalankan. Selain Bank Nagari,

memang tidak ada, apakah itu Grafika, Dinamika, ATS,” kata kader Partai Demokrat Sumbar itu, kemarin. Menurutnya, semestinya perusahaan milik daerah, harus bisa melakukan terobosan untuk mendatangkan pendapatan. Terobosan itu dapat dilakukan, karena yang dipikirkan menajemen hanya usaha. Karena modal sudah tersedia dan tinggal digunakan untuk ide atau usaha yang dilakukan. Hal senada juga dikatakan Ketua Komisi I DPRD Sumbar Zulkenedi Said. Ia minta BUMD milik pemerintah

selalu giat dalam melakukan kegiatan. Jika semakin banyak kegiatan yang dilakukan, maka pengembangan potensi daerah akan lebih maksimal,” ujarnya. Dia menyampaikan, salah satu kunci kesuksesan daerah, bukan karena pemerintahan itu sendiri, melainkan tingginya partisipasi masyarakat dalam membangun daerah tersebut. Partisipasi tersebut bisa dilakukan di Karang Taruna, yang nantinya mendukung percepatan program pembangunan.

Sementara Ketua Karang Taruna Sumbar Dal Alwi mengatakan, dari seluruh nagari yang ada di kabupaten/kota di Sumbar, baru 605 Karang Taruna saja yang terdaftar. Sedangkan sebagian lagi, tidak terdata dengan baik di pemerintah daerah atau kabupaten/kota. ”Karang Taruna yang sudah tidak terdaftar itu, akan kita rangkul kembali. Karena Karang Taruna tersebut, masih banyak melakukan kegiatan-kegiatan, hanya saja mereka tidak terdaf-

tar,” ujarnya. Selain itu, beberapa upaya telah dilakukan, untuk mengajak Karang Taruna yang ada di seluruh daerah. Agar bergabung dengan Karang Taruna Sumbar. ”Belum resmi dilantik, kami sudah melakukan Road Show kebeberapa daerah, untuk tahap sosialisasi,” ujarnya. Ia juga mengatakan, akan memaksimalkan peran Karang Taruna, dalam mendorong percepatan pembangunan. (h/ cw-wis)

BODY SLIM 100% HERBAL....SUDAH TERBUKTI HASILNYA & AMAN


OLAHRAGA 15

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

Jelang Euro, Spanyol Hajar Korsel BERN, HALUAN — Dalam laga ujicoba jelang Piala Eropa 2012, yang berlangsung di Stadion Suisse Wankdorf, Kamis (31/5) Dinihari WIB, Timnas Spanyol berhasil meraih hasil positif dengan mengalahkan Korea Selatan. Spanyol mampu unggul ketika pertandingan memasuki menit ke12. Adalah Fernando Torres yang mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan terukur

dari David Silva. Tim besutan Vicente del Bosque lebih mendominasi permainan di lini tengah dengan memperagakan kolektifitas tim dan umpan-umpan

akurat yang sudah jadi ciri khasnya. Jelang turun minum, tapatnya di menit ke-42, Korea Selatan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sepakan keras Kim Do-Heon dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau oleh kiper Spanyol, Pepe Reina.Tak lama berselang, wasit menutup babak pertama dengan skor 1-1. Lima menit babak kedua berjalan, 'Tim Matador' mendapatkan hadiah penalti akibat

hand ball bek Korsel, Hyo-Jin Choi.Xabi Alonso yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya, dan merubah kedudukan menjadi 2-1. Keunggulan Spanyol bertambah lima menit kemudian, tepatnya di menit ke-55, berkat tendangan bebas menyusur tanah Santi Cazorla yang meluncur deras ke gawang Korea Selatan. Diawali dengan sebuah tusukan, David Silva nyaris saja memperbesar skor, tapi sayang sepakan kerasnya di menit

ke-60 melambung tipis di atas mistar. Korsel memiliki peluang emas untuk membobol gawang Spanyol di menit ke-70. Sayang sontekan Koo Ja-Cheol yang sudah berhadapan dengan Pepe Reina belum tepat sasaran. Alvaro Negredo, yang baru masuk di babak kedua menggantikan Fernando Torres, berhasil menambah gol bagi timnya di menit ke-79, setelah menuntaskan umpan terobosan yang dilepaskan

Roberto Soldado dari sektor kiri pertahanan Korsel dengan tendangan kaki kirinya, seperti yang diulas inilah.com—sindikasi media Harian Haluan—. Spanyol terus menekan di sisa pertandingan, sementara Korsel berusaha keluar dari tekanan dengan melakukan serangan balik. Namun, begitu waktu memasuki menit ke-90, wasit langsung meniupkan peluit panjang, dan Spanyol berhasil memenangi laga dengan skor 4-1. (h/net)


16 OLAHRAGA POJOK ARENA Atlet FPTI Riau Latihan di Harau

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

Nil Terapkan Total Football JAKARTA, HALUAN — Pelatih Nil Maizar optimistis bisa kalahkan Filipina. Dia mengaku sudah mengantongi strategi untuk menjinakkan The Azkals di Manila pada 5 Juni mendatang.

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Tidak kurang 17 atlet panjat tebing FPTI Pekanbaru Riau, sejak Rabu (30/5 ) berlatih pada bukit–bukit terjal Lembah Harau Kota Sarilamak kabupaten Limapuluh Kota, didampingi 2 pelatih Asep Prihadi dan Hajar Dewantara. Menurut Asep, kegiatan latihan di bukit – bukit Lembah Harau yang sudah memiliki jalur olahraga panjat tebing ini, mereka akan berlatih selama 20 hari untuk melatih lebih percaya diri lagi atlet–atlet muda berbakat ini. Kegiatan latihan panjat tebing di bukit – bukit terjal Lembah Harau dekat “echo “, merupakan lokasi terbaik dan posisi bukitnya mirip dengan tebing buatan yang akan dipertandingkan pada PON XVIII yang kebetulan Riau sebagai tuan rumah. Selain itu bagi kami kata Asep dan Hajar, kegiatan latihan di Lembah Harau Sumatera Barat juga sebagai pengisi masa transisi dari TC berjalan menjelang masuk TC penuh yang dijadwalkan panitia PON Riau 26 Juni 2012 dimuka ini. Menjawab Haluan tentang target, jago–jago panjat tebing dari Riau ini, mematok 2 emas dan 2 perak, mudah– mudahan latihan selama ini bakal membuahkan hasil itu, tutur Asep.(h/snt)

SMA 7 JUARA — Pemain SMA (putih) berusaha melewati pemain SMA 8 dalam babak Final Liga Pendidikan Indonesia (LPI) 2012 tingkat Kota Padang. Pertandingan ini dimenangkan SMA 7 dengan skor 1-0 dan berhak mewakili Sumbar ke ajang LPI tingkat Sumbar. PARWIS

PSBS Buayan ke Final PBC

FINAL LPI KOTA PADANG

Juara Baru Wakili Padang ke Sumbar

PAYAKUMBUH, HALUAN — Tim asal Buayan Pasar Usang, Kabupaten Padang Pariaman, PSBS lolos ke final turnamen sepakbola Putra Buana Cup (PBC) setelah unggul dramatis atas PS Gucci, Batusangkar dalam drama adu penalti. Pertandingan ini berakhir dengan skor 10-9, setelah di waktu normal, dua tim ini bermain imbang 2-2. Dalam fase adu penalti awak, lima algjo PSBS dan Gucci sama–sama berhasil menjaringkan bola kegawang lawan.Hasil imbang ditambah jatah finalti wasit Israr dari PSSI Kota Payakumbuh sampai terjadi selisih angka 8–7 untuk PSBS. PSBS Buayan yang juara pool A itu, menunggu pemenang antar PKS Fc Kota Payakumbuh melawan Wahana Dumai Riau Jum’at sore 1 Juni ini dilapangan Sawah Padang yang berebut tiket juara pool, untuk penentuan juara sepakbola HUT Putara Buana ke – 30 disponsori pasangan Ir. H. Almaisyar – Dedrizal calon walikota dan wakil walikota .(h/snt)

PADANG, HALUAN — Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Kota Padang, menghadirkan juara baru pada tahun 2012, yakni SMA 7 Padang dan SMP 5 Padang yang sukses menang pada partai final yang dihelat Kamis (31/5) di Stadion Haji Agus Salim Padang. Final SMP yang mempertemukan SMP 5 menghadapi juara bertahan SMP 22, sukses dimenangkan oleh SMP 5 dengan skor 2-1. Gol tim asuhan Salmanir tersebut, masingmasing diciptakan oleh Afira pada menit 23, dan kapten tim Rahmad menit 25. Sedangkan gol balasan dari skuad asuhan Johan Syafril dilesakkan oleh Novanda pada waktu tambahan babak kedua tepatnya menit 60+1. Sementara SMA 7 Padang pastikan

tiket untuk berlaga pada LPI tingkat Sumatera Barat usai menaklukkan SMA 8 dengan skor tipis 1-0. Laga yang dilangsungkan oleh kedua SMA tetangga tersebut bisa dibilang cukup ketat dari menit ke menit. Gol dramatis yang sukses dibukukan oleh SMA 7 lahir pada penghujung laga, melalui kaki Taufik menit ke-70. Pelatih SMP 5 Salmanir menargetkan bahwa anak asuhnya harus mampu mencapai babak semifinal pada LPI tingkat Sumbar yang akan dihelat 2 Juli mendatang. “Anak-anak harus bermain maksimal, masih banyak yang harus dievaluasi jelang berlaga di tingkat Sumbar. Kami sangat berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah mendukung penuh anak-anak,” terangnya didampingi Kepala SMP 5 Haslinda.

JELANG PON

Pelatih Diingatkan Entry By Name PADANG, HALUAN — Dalam rangka validasi form aplikasi akreditasi atlet dan pelatih peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012, Komite Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat, Kamis (31/ 5) mengingatkan para pelatih cabang olahraga untuk melaksanakan kewajibannya menyampaikan data entri by name Atlet PON XVIII Kontingen Sumatera Barat. Wakil Ketua II KONI Sumbar, Handrianto usai pertemuan sosialisasi form aplikasi akreditasi atlet Sumbar di Gedung Serbaguna KONI Sumbar, Kamis (31/5) mengatakan, selaku pimpinan KONI Sumbar yang mengurus prestasi, pihaknya tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi tentang kewajiban pelatih yang menguasai data atlet untuk didaftarkan dalam kontingen PON XVIII Sumbar. Ia berharap, jika semua pelatih menguasai tekonologi terkini, maka semua kegiatan entri by name kontingen Sumbar tidak ada masalah.

Dia mengatakan, karena masih pelatih yang belum maksimal menguasai teknologi pihaknya akan melakukan pelayanan khusus, yaitu secara proaktif memberikan layanan akreditasi. "Agar data yang dibutuhkan secara otomatis juga akan tersedia dengan validitas yang dapat dipertanggungjawabkan," katanya. Menyinggung soal Pelatprov, Handrianto mengatakan KONI Sumbar terus berupaya untuk meningkatkan Pelatprov, salah satunya dengan memfasilitasi try out bagi atlet cabang olahraga yang meraih tiket PON. Menurut Handrianto, tahun 2012 ini seluruh jajaran pengurus KONI Sumbar mulai dari wakil ketua dan ketua bidang dan anggota melakukan maskimalisasi persiapan kontingen PON XVIII Sumbar. Melalui upaya tersebut, diharapkan realisasi target 12 medali emas akan tercapai. Dijadwalkan pengisian Form Aplikasi Akreditasi atlet dan pelatih sudah tuntas 9 Juni mendatang.(h/rio)

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : BARU DATANG MESIN CANON IR 5000 & CANON IR 6000 DARI JEPANG DRUM BARU HARGA NEGO

AN PERSEDIA S A T A B R E T CANON IR 8500 = Rp.

28 juta BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

LPI tingkat Kota Padang ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, yang disertai dengan penyerahan piala beserta uang pembinaan bagi tim SMP maupun SMA. Wawako mengharapkan, wakil-wakil Kota Padang tersebut mampu memberikan hasil yang terbaik di LPI Sumbar. Ketua panitia Yuherdi mengumumkan pemain yang sukses menjadi pencetak gol terbanyak yakni, di tingkat SMP, Rahmad Ferdian dari SMP 5, serta di tingkat SMA M Haviz dari SMA 8 Padang. dengan demikian SMP 5 Padang, dan SMA 7 Padang akan menjadi wakil Kota Padang untuk berlaga pada Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Sumatera Barat awal Juli mendatang. (h/rio)

Nil Maizar menyatakan, dia akan meminta anak asuhnya untuk bermain Total football, menyerang dan bertahan secara bersama. Ia juga menyebut akan memasang formasi 4-4-2, namun tak menutup bakal berubah menjadi 4-4-2 atau 4-2-3-1. "Skema dasar tetap 4-4-2 akan saya pakai lawan Filipina. Untuk kombinasinya menyesuaikan kondisi di lapangan. Apakah jadi 4-3-3 atau 42-3-1," terang Nil, Kamis (31/5). Dikatakan Nil, komposisi pemain yang dipanggil ke Jakarta sesuai dengan kebutuhan strategi. Nil mengaku akan persiapkan tim dengan matang karena Filipina bukan lawan ringan. "Meski sepakbola di Filipina bukan olahraga favorit, tapi mereka berusaha maju. Buktinya, dengan menaturalisasi pemain keturunan. Usai pakai pemain berdarah Inggris, kini mereka rekrut pemain berdarah Jerman. Direktur Teknik pun dari Jerman." "Jadi pemain tidak boleh meremehkan Filipina. Apalagi di AFF lalu mereka menyulitkan Indonesia. Sementara kekuatan mereka kemungkinan besar tak jauh beda saat di Piala AFF," paparnya. Meski waktu persiapan minim, pelatih Nil Maizar percaya tim arahannya mampu memenangi pertandingan itu. "Baru besok sore mulai latihan. Tanggal 3 Juni kami sudah berangkat ke Filipina. Tentunya dengan persiapan sedikit tentu kami harus optimis menanglah. Tetapi kepastian itu tentunya ada pertandingan nanti. Secara umum kami siap menang," ujar Nil Maizar kepada detikSport. Indonesia akan berhadapan dengan Filipina pada 5 Juni di Manila. Sebanyak 20 pemain akan diberangkatkan termasuk trio Papua Titus Bonai, Oktavianus Maniani dan Pattrick Wanggai, yang keterlibatannya sempat menuai "kontroversi" karena klub-klub ISL-nya tidak merestui. Soal kekuatan lawan Filipina, mantan pelatih Semen Padang itu mengaku sudah mendapatkan bocoran. Dengan banyaknya pemain naturalisasi, dirinya akan mempersiapkan taktik khusus. "Saya sudah tahu mereka banyak pemain naturalisasi juga. Cukup tahulah kekuatan mereka. Dari permainan-permainan mereka. Saya lihat dari internet beberapa kali. Nanti kemungkinan saya persiapkan strategi dan taktik khusus kepada anak-anak saat latihan," paparnya.(h/net)

Tim Futsal Sumbar Kembali Jalani TC PADANG, HALUAN — Usai menjalani masa rehat selama satu minggu setelah menjadi juara di PEFI III 2012, tim futsal Sumbar kembali masuk Camp untuk menjalani Training Center (TC). Trio Pelatih Syafrianto Rusli, Zulmaidi Ben, dan Robby Mariandy langsung menggembleng fisik pemain yang sedikit mengalami penurunan seusai masa liburan. Pelatih Kepala PON Sumbar Syafrianto Rusli kepada wartawan Rabu (30/ 5) mengatakan tim futsal PON Sumbar telah mulai menjalani sesi latihan. Untuk 15 hari ke depan, tim Futsal Sumbar akan terfokus pada latihan fisik. Karena fisik pemain sedikit menurun.

Futsal PON Sumbar selama lebih kurang 15 hari mendatang menggelar latihan dari Senin-Sabtu di Hall Futsal Rafhely Ulak Karang Padang. Program latihan yang akan dijalankan yakni pagi latihan fisik, dan sore latihan teknik. Pelatih fisik Futsal PON Sumbar Zulmaidi Ben mengatakan program latihan fisik akan dilakukan selama 2 minggu, dan program latihan teknik juga dilakukan selama dua minggu. Zulmaidi Ben sangat bersyukur VO2Max pemain futsal PON Sumbar tidak turun drastis. Setelah dhitung, rata-rata VO2Max pemain 50. “Meski sudah libur satu minggu, rata-rata VO2Max anak-anak tidak

mengalami penururan,” ungkapnya. Sementara Manejer PON Sumbar Yasman Yanusar mengatakan, latihan pemain Sumbar saat ini akan dimulai dengan kondisi umum seperti sebelum mengikuti kejuaraan PEFI. Artinya program latihan yang diberikan pelatih dimulai dari program baru yang dirancang oleh tim pelatih. Pemilik Rafhely Futsal ini menjelaskan, Randi “Akank” Satria Mushar dan kawankawan rencananya akan berlatih satu bulan ini di Padang, selanjutnya memantapkan permainan lapangan di Jakarta hingga PON mendatang. Mengingat pada PEFI lampau Futsal Sumbar harus beradaptasi dengan lapangan

baru dan harus mengalami satu kekalahan dan dua seri pada tiga pertandingan perdana. Tentunya Yasman berharap KONI Sumbar dapat merealisasikan harapan dari tim futsal PON Sumbar. Karena untuk mencapai target emas tersebut membutuhkan perjuangan yang super keras. Apalagi tim futsal PON dari daerah lain juga mulai menampakkan taringnya. “Kami sangat mencemaskan penyesuaian lapangan di laga awal permainan. Seperti yang terjadi di laga awal PEFI beberapa waktu lalu. Kita tentu takut sebelum bangkit dari penyesuaian, PON Sumbar yang diharapkan meraih medali emas telah gugur terlebih dahulu,” Tukas Yasman. (h/rio)


HUKUM DAN KRIMINALITAS 17

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

PATROLI Delapan Wanita Terjaring Razia PADANG, HALUAN — Delapan perempuan yang diduga PSK terjaring razia di kawasan Atom Center, Padang, Kamis (31/5). Razia yang dilakukan Satpol PP Sore kemarin berlangsung cukup menegangkan. Sejumlah wanita yang diduga adalah penghibur di beberapa kafe yang ada di Atom Center, kalang kabut saat mengetahui kedatangan petugas. Bahkan ada wanita yang tertangkap menangis histeris karena takut dibawa ke Kantor Sat Pol PP. Agar sasaran tak lepas, semua pintu masuk dan pintu keluar dari dalam Atom Center dijaga petugas. Aksi kejar-kejaran di dalampun terjadi. Sejumlah pengunjung yang sedang berada di dalam Atom Center terdiam saat petugas mencek seluruh ruangan yang ada di lokasi tersebut, sehingga, suasanya terasa menegangkan. Ada belasan kafe tempat hiburan di dalam bangunan Atom Center, ternyata masingmasing kafe memiliki karyawan wanita-wanita yang bertugas memberikan hiburan kepada pengunjung. Wanita-wanita yang diduga sebagai PSK ini ditangkap anggota Satpol PP saat sedang menunggu tamunya. “Ada delapan wanita yang diamankan dalam operasi yang dilakukan di Atom Center,” kata Nasrul Sugana, Kepala Satpol PP usai melakukan operasi tersebut. Sugana juga menyebutkan diduga delapan wanita yang diamankan itu berprofesi sebagai PSK. Setelah dilakukan pendataan di Kantor Satpol PP Padang, terindikasi kedelapan wanita tersebut adalah PSK. Dari data yang diperoleh, sebelumnya mereka juga pernah tertangkap dalam kasus yang sama. Karena itu, lanjut Sugana, kedelapan wanita tersebut direncanakan akan dibawa di Panti Sosial Andam Dewi Solok untuk diberikan pembinaan lebih lanjut. ”Mereka akan dikirim, sekitar pukul 19.00 WIB nanti (tadi malam-red),” kataSugana, Dia juga berharap dengan pembinaan di Andam Dewi nanti, mereka bisa kembali sadar dan berusaha dengan cara halal. (h/nas)

Lima Pria Disidangkan PADANG, HALUAN — Lima pria paruh baya diseret ke pengadilan karena tertangkap tangan main kartu remi dengan menggunakan taruhan. Para terdakwa masing-masing Almanar (59), Zamril (46), Syafrizal (45), Fernandes (37) dan Khairul Amri (44). Mereka mengaku melakukan taruhan sebagai penyemangat dalam permainan. “Taruhan yang dilakukan Rp1.000 per orang untuk penyemangat saja,” kata terdakwa Almanar dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Padang, Rabu (30/5). Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Astriwati beranggotakan Sapta Diharja ini, kelima terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya. Kasus ini berawal pada Selasa 20 Maret 2012 pukul 00.15 WIB di Jalan Padang Pasir I nomor 47 Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Waktu itu anggota Polsek Padang Barat, Hendri Effendi dan Hendra mendapat laporan dari masyarakat bahwa sering terjadi perjudian di daerah Padang Pasir Kemudian patroli rutin kepolisian mengitari wilayah hukum Polsek Padang Barat itu. Saat patroli tersebut, mereka melihat sekelompok laki-laki (para terdakwa) sedang bermain kartu remi disalah satu warung di tepi jalan. “Kemudian mereka berhenti dan mengawasi selama 20 menit dengan jarak 15 meter dari lokasi. Waktu mengawasi terdakwa ini, terlihat beberapa terdakwa mengeluarkan uang taruhan dari saku dan diberikan kepada terdakwa lainnya sebanyak dua kali,” kata Hendri. Selanjutnya, pihak kepolisian melakukan penangkapan kepada kelima terdakwa dan menyita barang bukti kartu remi yang berjumlah 108 lembar dan uang taruhan Rp73 ribu. Dalam dakwaan Jaksa penuntut Umum (JPU), Irisa Nadeja disebutkan perbuatan kelima terdakwa ini diatur dan diancam pidana pasal 303 ayat (1) ke 1 KUHP dan 2 KUHP. ( h / dla)

BONGKAR — Satpol PP Kota Padang membongkar sejumlah bangunan liar di Jalan Prof Hamka, Air Tawar Padang beberapa waktu lalu.PARWIS

Dugaan Suap Segera Dilimpahkan PASBAR, HALUAN —Polres Pasaman Barat segera melimpahkan kasus dugaan suap yang dilakukan Humas PT Anam Koto, Sofial Lukman terhadap anggota DPRD Pasaman Barat, Jendri kepada Kejaksaan Negeri Simpang Ampek. “Insya Allah dalam waktu dekat berkasnya akan kita limpahkan ke kejaksaan,” ujar Kapolres Pasbar Prabowo Santoso di dampingi Kasat Reskrim AKP Burahim Boer, Kamis (31/5). Dugaan suap itu terjadi

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peristiwa ini berawal ketika rapat Komisi A DPRD Pasbar bersama Manajemen PT Anam Koto 29 Desember 2011 lalu. Saat itu hadir Divisi Pengembangan, Tomas Kurnia, Manager PT Anam Koto, Diril Artrian, dan Humas PT Anam Koto, Syofial Lukman. Selain itu, juga hadir perwakilan Dinas Perkebunan, Kabag Tapem. Rapat dimulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB membahas Hak Guna Usaha (HGU) PT Anam Koto yang ditelantarkan seluas 1.500

hektare dan 459 hektare yang dikuasai masyarakat. Usai rapat tersebut, staf komisi A DPRD Pasbar, menyampaikan kepada dirinya bahwa ada titipan uang dari Humas PT Anam Koto. Dalam kondisi amplop tertutup, sekitar pukul 17.00 WIB Jendri langsung melapor ke Polres. Di Polres, pihak kepolisian disaksikan staf Komisi A dan anggota Komisi A, Anwir membuka amplop tersebut. Isi amplop, uang pecahan Rp50.000 sebanyak 30 lembar. Totalnya Rp1.500.000. (h/nir)

BERAKSI DI BATAM

Tersangka Rampok Dibekuk di Padang BATAM, HALUAN — Polisi menangkap tersangka pelaku perampokan di Kompleks Perumahan Villa Pesona Asri, Batam, Kepri yang terjadi sekitar dua minggu yang lalu. Perburuan tersebut usai setelah Dopri Antoni (25) dibekuk di Padang, Rabu (30/5). Pelaku perampokan tersebut tiba ke Batam sekitar pukul 16.00 Wib setelah digiring dari Padang. Drama penangaapan tersebut berlangsung selama satu hari satu malam setelah berhasil melacak keberadaan pelaku. Proses penangkapan pelaku melibatkan tim gabungan Polsek Batam Kota dan Satreskrim Polresta Barelang. Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Ipda Mangiring Hutagaol mengatakan dengan tertangkapnya perampok

Aksi Pencurian Kian Mengkhawatirkan PADANG, HALUAN —Tindak pencurian di Kota Padang kian mengkhawatirkan. Sejak Kamis (31/5) dinihari hinga pagi harinya, tigas kasus pencurian terjadi di lokasi dan waktu yang berbeda. Satu kasus merupakan tindak pencurian dengan kekerasan. Dari ketiga kasus ini, kerugian korban di perkirakan mencapi puluhan juta rupiah. Idham (57), warga Wisma Indah VI, Blok D1, Kelurahan Balai Baru, Kecamatan Kuranji menjadi korban pencurian dengan kekerasan yang dilakukan dua pria tak dikenal. Berawal dari niat baik untuk menunjukkan alamat yang ditanyai dua orang pelaku mengggunakan mibi bus jenis Xenia, Kamis sekitar pukul 09.45 WIB. Katanya, kejadian ini berawal saat ia sedang berada di depan Ratulangi Foto, Jalan Permindo Kecamatan Padang Barat. Tiba-tiba saja dua orang laki-laki dengan menggunakan

sekitar akhir tahun 2011 lalu. Jendri yang saat itu menjabat Ketua Komisi A DPRD Pasbar, melaporkan Humas PT Anam Koto ke Mapolres usai rapat di gedung DPRD Pasbar, karena ada yang mencoba menyuapnya

dengan uang sebesar Rp1,5 juta. Menurut Jendri, ia juga telah menerima hasil penyidikan dari Polres Pasbar. Terkait kasus penyuapan tersebut. “Saya harap agar persoalan ini cepat tuntas sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” katanya Ia juga membantah pemberitaan sejumlah harian yang menyebutkan, ia sering menelpon Humas PT Enam Koto untuk meminta uang dengan alasan ada urusan ke Jakarta. “Saya tidak pernah meminta uang kepada Sofial, dan saya juga tidak ada merasa sakit hati,” tegasnya.

mobil Xenia menghampirinya. Dari dalam mobil pelaku memanggil korban, dan menyakan alamat, untuk menunjukkannya, korban dimintai masuk ke dalam mobil. Dalam perjalanan, ternyata dua pelaku tersebut berniat buruk, handpone Nokia E90, miliknya diambil paksa, setelah handpone nya didapatkan sesampai di Jalan Patimura mobil dihentikan dan korban didorong keluar dari mobil tersebut. Karena tak terima korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Padang. Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 3,5 juta. Tidak hanya Idham, Hendi Gustiwar(20) , mahasiwa, warga Jalan, M Yunus, No 23, RT IV, RW IV, Kelurahan Anduring , Kecamatan Kuranji, juga menjadi korban pencurian. Katanya, pelaku diduga masuk ke dalam kamar kosanya sekitar pukul 03.00 WIB, saat korban sedang tertidur pulas. (h/nas)

yang kedua ini, selesai sudah untuk pengungkapan kasus perampokan Villa Pesona Asri, karena sebelumnya otak pelaku perampokan sudah diciduk. Penangkapan terhadap pelaku berawal dari aktifnya pin BB milik korban. Mulai dari situlah pihaknya menelusuri keberadaan pelaku. Karena selain merampas emas, uang tunai, pelaku juga membawa kabur ponsel BlakcBerry korban. Pelaku perampokan Dopri mengaku dia disuruh Yudi untuk melakukan perampokan tersebut. Dan atas dasar itu dia hanya mendapatkan bagian sebesar Rp3 juta dan sebuah kalung emas serta ponsel Blackberry. (hk/cw62).

Dewan Komisaris, Direksi, Beserta Karyawan/Karyawati

TURUT BERDUKA CITA YANG SEDALAM DALAMNYA ATAS BERPULANGNYA KE RAHMATULAH

Hj. NAFIAN JAMAL (81 Tahun) Ibu Mertua Bupati Solok H Syamsu Rahim

Meninggal dunia pada Hari Kamis, 31 Mei 2012, jam 11.00 wib di Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Dimakamkan Pada Hari Kamis, di Pandam Pekuburan Keluarga Sawah Parik, Jorong Bawah Duku, Nagari Koto Baru

"Semoga Amal Ibadah Almarhumah diterima oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan tawakal dalam menghadapi cobaan ini. Amin"

Tertanda, Prof. Dr. FIRMAN HASAN, SH, LLM Komisaris Utama

H. SURYADI ASMI. SE. MM Direktur Utama


18 BUKITTINGGI DAN AGAM SANJAI

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

DINILAI SENTRALISTIK

Forwana Sumbar Tolak RUU Pemdes

Warga Zona Merah Minta Perbaikan Pustu MANINJAU, HALUAN — Warga yang tinggal di zona merah, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, sepakat meminta Pemkab Agam untuk memfungsikan fasilitas kesehatan yang ada di kawasan tersebut. Kesepakatan itu lahir dalam pertemuan Rabu (30/5) malam, di kantor Camat Tanjung Raya. Gedung fasilitas kesehatan berupa puskesmas pembantu (Pustu) di Nagari Tanjung Sani, seperti di Jorong Pandan, Batu Nanggai, dan Sigiran (Dalu-Dalu), mengalami kerusakan akibat bencana gempa dan galodo, Rabu (30/9) tahun 2009 lalu. Namun, bila diperbaiki, semua fasilitas tersebut masih bisa dimanfaatkan. Dalam pertemuan itu juga disepakati, kalau rencana pembangunan Pustu di Pandan, Batu Nanggai, dan Sigiran, tetap dilaksanakan di lokasi semula. Karena pihak Bank Pembangunan Asia ((ADB), selaku pihak penyandang dana tidak menyetujui pembangunan di lokasi zona merah, maka akan diajukan permohonan ke pihak berkompeten di Pemprov Sumbar, agar pihak ADB menyetujui pembangunan di lokasi zona merah tersebut. “Kami hanya bisa mengajukan permohonan kepada Pemprov Sumbar, agar bisa melobi pihak ADB menyetujui pembangunan di lokasi gedung Pustu yang rusak. Dalam artian tidak dipindahkan ke lokasi lain,” ujar Camat Tanjung Raya, Syatria, S.Sos, M.Si. Pembangunan Pustu tersbut, menurut kemauan pihak penyandang dana dipindahkan ke tempat lain, yang lebih aman. Maka pembangunan Pustu di Jorong Pandan dipindahkan ke Batung Panjang, Nagari Sungai Batang. Yang diperuntukkan semula untuk Jorong Batu Nanggai dipindahkan ke Pantas, dan untuk Sigiran dipindahkan ke Koto Panjang. Kebijakan tersebut sempat menimbulkan gejolak di tengah warga zona merah. Mereka tidak setuju dengan rencana pemindahan Pustu dimaksud. Sementara pihak Pemkab Agam juga tidak bisa berbuat apa-apa, karena pihak penyandang dana tidak mau membangun Pustu di zona merah,seperti disampaikan Kepala Dinas Kesehaan, dr. H. Indra. (h/msm)

BUKITTINGGI, HALUAN — DPRD Sumbar harus lebih aktif mendesak pihak DPR-RI yang sekarang sedang membahas Rancangan Undang-Undang Pemerintah Desa (RUU Pemdes), agar undang-undang tersebut tidak mengarah kepada sistem pemerintahan terbawah yang sentralistik.

VAKSINASI — Suasana vaksinasi hewan ternak anjing oleh petugas Dinas Pertahornak Agam. MIAZUDDIN

Kasus Rabies di Agam Cukup Tinggi

Puluhan Ribu Benih Nila Unggul Ditebar

AGAM, HALUAN — Kabupaten Agam merupakan salah satu daerah dengan kasus rabies cukup tinggi di Sumbar. Makanya pihak Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dipertahornak) Agam selalu berupaya melakukan upaya antipasi secara intensif. Kegiatan yang dilakukan untuk menantisipsi merebaknya kasus rabies di daerah itu, bekerjasama dengan pihak terkait lainnya, ungkap Kadispertahornak Agam, Ir. H. Andry, Kamis (31/5) di ruang kerjanya, antara lain vaksinasi hewan pembawa rabies (HPR), pendataan, penertiban, dan pengawasan pemeharaan HPR serta eliminasi. Kemudian juga dilakukan sterilisasi, observasi, pengawasan lalulintas HPR, dan kegiatan strategis lainnya. Berkat semakin intensifnya kegitan antisipasi rabies, kasus temuan setiap tahun bisa dikendalikan dan ditekan. Tahun 2010, ditemukan kasus gigitan anjing yang diduga mengindap rabies sebanyak 29 kasus. Tahun berikutnya berhasil ditekan menjadi 18 kasus. Tahun 2012, kondisi April, baru ditemukan 8 kasus. Kegiatan pemberantasan, dan pencegahan rabies di daerah itu, tahun 2012 didukung dana APBD Agam Rp50 juta. Dana dimaksud digunakan untuk pengadaan vaksin Rp17 juta, racun strichnine Rp9 juta, biaya operasional Rp2 juta. Untuk upah penguburan anjing hasil eliminasi Rp7,5 juta, honor petugas eliminasi Rp4,5 juta, dan honor

TANJUNG RAYA, HALUAN — Sedikitnya, 60 ribu benih ikan jenis nila unggul, bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kamis (31/5) ditebar di perairan Danau Maninjau. Benih ikan tersebut ditebarkan di perairan dalam wilayah Nagari Koto Malintang, Koto Gadang, Duo Koto, dan Sungai Batang. Sebelumnya juga sudah ditebarkan benih ikan bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, sebanyak 100 ribu ekor, jenis yang sama. Menurut Camat Tanjung Raya, Syatria, S.Sos, M.Si, penebaran benih ikan dimaksud bertujuan untuk memperbanyak jumlah ikan di perairan Danau Maninjau. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari program pembangunan berbasis lingkungan di kecamatan itu, yang dikenal dengan Gerbang Pensi Maninjau. “Sudah banyak benih ikan yang ditebarkan ke perairan Danau Maninjau,untuk mendukung sukses Program Gerbang Pensi Maninjau,” ujar Syatria. Sedangkan Wali Nagari Koto Malintang, N. Dt. Palimo mengatakan, bantuan benih ikan untuk ditebar di perairan Danau Maninjau mendapat sambutan hangat anak nagari. Karena bantuan dimaksud diyakini dapat mendukung mata pencaharian nelayan tradisional di kawasan itu. Hal senada disampaikan Wali Nagari Tanjung Sani, Y. St. Sarialam, dan Wali Nagari Koto Gadang, E. DT. Bandaro. Menurut mereka, nelayan tradisional selama ini mulai kesulitan mendapatkan hasil tangkapan. Dengan intensifnya penebaran benih ikan ke perairan Danau Maninjau, diharapkan ke depan, penghasilan nelayan tradisional semakin membaik. Namun benih ikan yang ditebarkan tersebut harus dipelihara, dan tidak ditangkapi selagi kecil. (h/msm)

petugas vaksinasi Rp10 juta. “Agam sudah memiliki Perda nomor 19 tahun 2003, tentang pencegahan dan pemberantasan rabies,” ujarnya. Setiap tahun di daerah itu dibentuk Tim Operasional Pemberantasan Penyakit Rabies. Pembentukan tim tesebut melibatkan stakeholder terkait di daerah itu. Saat ini Agam memiliki SDM yang memadai untuk melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan rabies. Di antaranya, 8 dokter hewan, 20 paramedis, dan 80 relawan kesehatan hewan nagari. Tingginya kasus rabies di Agam, menurut Andry akibat tingginya lalulintas HPR, dan hobi warganya berburu babi juga sangat tinggi. Populasi HPR, khususnya anjing di daeah itu tahun 2011 tercatat 30.645 ekor. Tahun 2010 meningkat jadi 32.407 ekor. Mungkin karena tingginya kasus rabies, dan tingginya populasi anjing di Agam, dalam Rakor Tim Penanggulangan Rabies Tingkat Sumbar, Selasa (29/5) sampai Rabu (30/5), di Bukittinggi, utusan Agam dalam Rakor tersebut dipercaya sebagai nara sumber. Pada kesempatan itu, Andry menyampaikan pengalamannya dan kawan-kawan, seputar upaya pencegahan dan pemberantasan rabies di Agam. Sedangkan Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan pada Dinas Kesehatan Agam, dr. H. Bakhrizal, MKM, menyebutkan kasus kematian akibat rabies di daerah itu tahun 2010, mencapai 2 orang. Keduanya

Perpisahan Siswa MIS Al-Ikhwan Pintu Kabun Semarak BUKITTINGGI, HALUAN — Perpisahan siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Ikhwan Pintu Kabun, Kota Bukittinggi, Kamis (31/5), berlangsung semarak. Selain dimeriahkan dengan pawai taaruf keliling kota, perpisahan ke-4 kali ini juga diisi dengan perayaan Tamat Baca Tulis Alquran (TPQ), lomba lagu bernafaskan Islam, penampilan silat serta kesenian tradisional Minang lainnya. Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al Ikhwan Sukmawati, A Ma, pada acara pembukaan yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bukittinggi diwakili pengawas pendidikan Drs. H.M. Azwir, M.Pd mengatakan, digelarnya kegiatan perpisahan sebagai wujud syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebab, dari tiga lulusan yang dihasilkan dan melanjutkan pendidikan ke- sekolah lanjutan pertama (SLTP/MIN), ternyata mampu mengukir prestasi, baik tingkat kota maupun provinsi. Menurut Sukmawati, sekolah setingkat SD yang bernaung di bawah yayasan Ikhwanul Muslim didirikan tahun 2002. Hingga tahun ini sudah meluluskan siswa untuk keempat kalinya dengan

menggunakan kurikulum dinas pendidikan dan kurikulum kemenag. “Kita berharap, agar sebanyak 11 siswa kelas VI yang tamat tahun ini juga mampu bersaing setelah diterima di SLTP,” tambah pimpinan sekolah memiliki 15 guru dan 153 murid ini. Sementara H.M Azwir

selaku pengawas dalam sambutannya mengaku gembira dengan kelebihan serta apa yang diraih MIS Al Ikhwan. Tidak hanya sekedar memiliki gedung yang megah tapi juga dilengkapi sarana prasarana. Tak hanya itu, pelajaran yang diberikan tidak hanya masalah keduniaan tapi juga ten-

tang akhirat. “Karena itu, untuk pengembangan sekolah ini selanjutnya, kementerian agama telah memberi sinyal, agar sekolah ini segera dinegerikan jadi MIN 2 Bukittinggi. Sebab di kota ini hanya baru ada MIN 1 Gulai Bancah,” ujarnya. (h/rdw).

digigit anjing miliknya sendiri, dan terlambat melaporkan kejadian kepada petugas kesehatan. Tahun 2011, tidak ada kasus kematian akibat rabies. Sedangkan tahun 2012, kondisi saat ini, sudah jatuh 1 korban meninggal dunia. Korban Agus (75), adalah warga Padang Mardani, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung. “Agus digigit anak anjing miliknya sendiri. Karena yang menggigit anak anjing, dianggap tidak berbahaya. Makanya tidak melaporkannya ke petugas kesehatan,” ujar Bakhrizal. Ia mengimbau segenap warga Agam, agar secepatnya melaporkan kejadian gigitan anjing kepada petugas kesehatan terdekat, agar bisa menapat pertolongan pertama. Atau langsung melaporkan kejadian ke petugas Dinas Pertahornak Agam, dan juga ke puskesmas terdekat. Di puskesmas disediakan vaksin anti rabies (VAR) secara gratis. Bila kasus gigitan cukup parah, seperti di bagian tubuh yang sensitif, korban gigitan anjing dan HPR lainnya harus secepatnya mendapat suntikan VAR dan serum anti rabies (SAR). “Jangan menganggap enteng gigitan anjing dan HPR lainnya, karena bisa menyebabkan kematian,” ujarnya lagi. HPR, disamping anjing, juga piaraan lainnya seperti monyet, kucing, dan kera. Selama ini warga hanya lebih memperhatikan gigitan anjing. Padahal gigitan kucing, monyet, dan kera juga bisa menyebabkan rabies. (h/msm)

Ini semacam penyakit lama pihak pemerintah pusat yang cenderung menggerogoti kewenangan pemerintahan terbawah, sehingga akibatnya pemerintahan nagari sebagai hak asal usul di Sumatera Barat, tidak lagi otonom. Sebab dalam draf Undang-undang Pemerintah Desa tersebut, pada prinsipnya cenderung menjadikan pemerintah desa atau dengan nama lain, seperti pemerintahan nagari di Sumatera Barat, hanya sebagai pemerintahan administratif belaka. Ini jelas sangat bertentangan dengan pemerintahan nagari sebagai pemerintahan terbawah yang melekat dengan sistem hukum adat yang berkedaulatan rakyat. Terkait masalah ini, pihak Forwana Sumbar telah mengajukan draf tambahan dan pengurangan terhadap rancangan undang-undang tersebut yang didasari kajian akademis, yang pada prinsipnya adalah dalam upaya penyelamatan eksistensi otonomi pemerintahan nagari sebagai hak asal usul di tanah Minang. “Jika undang-undang ini diloloskan, jelas menimbulkan kekacauan dalam sistem pemerintahan nagari, yakni wali nagari dan badan musyawarah nagari sebagai alat kontrol mewakili masyarakat adat sekali gus mitra kerja sebagaimana eksekutif dan legislatif. Sebab dalam draf Undang-undang Pemerintah Desa tersebut, lembaga setara Bamus di Sumbar, tidak lagi menjadi bagian dari sistem pemerintahan terbawah,” kata Ketua Forwana Sumbar Anwar Maksum didampingi Sekretaris Budi Febriandi, SP dan Asraferi Sabri kepada pers kemarin. “Ini artinya, kecenderungan pihak pemerintah pusat untuk menjadikan sistem pemerintahan terbawah sebagai pemerintahan administratif belaka di bawah camat. Artinya tidak lagi sebagai pemerintahan terbawah yang otonom. Sebab dalam draf tersebut jelas dicantumkan bahwa perangkat desa (perangkat nagari di Sumbar) diangkat atau di SK-kan oleh camat. Ini menjadi kekhawatiran terhadap nasib dan eksistensi pemerintahan nagari di Sumbar,” tambahnya. Dalam hubungan pihaknya berharap kepada DPRD sebagai wakil rakyat Sumatera Barat, dapat mendesak Pansus DPR-RI, agar dalam pembahasan Undang-undang Pemerintahan Desa tersebut dapat mengakomodir aspirasi masyarakat Sumatera Barat yang memiliki sistem pemerintahan nagari yang otonom sebagai hak asal usul, sebagaimana rekomendasi Forwana Sumbar. Menurut Anwar Maksum, jika undang-undang ini diloloskan begitu saja, tidak saja menimbulkan masalah besar dalam eksistensi sistem pemerintahan nagari. Tapi pada gilirannya akan berakibat terjadinya kekacauan dan perpecahan dalam sistem hukum dan nilai adat-istiadat. Sebab dalam sistem pemerintahan administratif belaka yang cenderung sentralistik, lebih berifat top down, dengan sendirinya peranan ninik mamak dalam Bamus sudah tidak ada lagi. Karena Bamus tidak lagi menjadi bagian dari sistem pemerintahan nagari. Oleh karena itu, pihak Forwana Sumbar sangat berharap dukungan DPRD Sumbar, termasuk para elite yang duduk di berbagai lembaga. Terutama lembaga adat-istiadat agar pembahasan RUU ini dapat mempertimbangkan draf tambahan dan pengurangan yang diusulkan Forwana sebagai aspirasi masyarakat Sumatera Barat dalam usaha penyelamatan eksistensi sistem pemerintahan nagari yang berkedaulatan rakyat. (h/sms)

Yayasan Pendidikan Wira Surya Mandiri

SMK TEKNOLOGI PLUS

SMM : ISO 9001 : 2008 TERAKREDITASI B MENERIMA PENDAFTARAN SISWA BARU Tahun Ajaran 2012/2013

Kompentensi Keahlian : TEKNIK ELEKTRONIKA (MoU Kerjasama dengan McTRONIC INDUSTRIES SDN BHD Johor Malaysia)

PUSAT PENGOBATAN INDIA

DARI INDIA MELAYANI PRIA/WANITA Mengobati berbagai macam penyakit mata seperti : Katarak MIN/Plus

Glukoma Mata Merah

Berair Berlemak

Silinder Dll

PENGOBATAN TRADISIONAL INDIA KHUSUS PRIA

+

Mengobati berbagai macam penyakit, seperti : Lemah Syahwat, Impotensi, Ejakulasi Dini, Kurang Gairah, Sperma Encer, Lemah Akibat Diabetes (Kencing Manis), Tidak Mempunyai Keturunan yang lama maupun yang baru, Ambeien, Asam Urat, Reumatik, dll

HUB : Jl. Lubuk Begalung No. 24 Padang, HP. 081374688787 (no SMS) Cukup 1-2 Kali Berobat, Anda akan sembuh dengan Ramuan India "KAMI MEMBERI BUKTI, BUKAN JANJI" Cukup 1-2 Kali Berobat, Anda akan sembuh dengan Ramuan India "KAMI MEMBERI BUKTI, BUKAN JANJI"

BUKA JAM : 08.00 - 20.00 WIB IZIN Depkes 4179/DKK/XII/2001

TEKNIK OTOMOTIF (MoU Kerjasama dengan PPIBM Kuala Lumpur Malaysia)

TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA (MoU Kerjasama dengan BPD HIPMI Sumatera Barat)

TEKNIK AUDIO VIDEO TEKNIK KENDARAAN RINGAN TEKNIK SEPEDA MOTOR TEKNIK MULTIMEDIA

Waktu dan Tempat Pendaftaran : 1. Mulai sekarang s/d Juli 2012 setiap hari kerja dari pukul 07.30 s/d 17.00 WIB 2. Tempat Kampus : SMK TEKNOLOGI PLUS PADANG JL. BELANTI INDAH NO.5 KHATIB SULAIMAN PADANG Praktek Kerja Industri TELP (0751) 7051030 FAX (0751) 446907 Luar Negeri di Malaysia Email : teknologipluspadang@ymail.com

Fasilitas Belajar : 1. Gedung sekolah milik sendiri luas dan nyaman 2. Mushola 3. Labor dasar Elektronika 4. Labor Praktek Teknik Audio Video 5. Labor Bahasa 6. Labor Komputer

7. Work Shop Teknik Otomotif 8. Work Shop Pabrikasi / Las 9. Studio Gambar / Studio Design Grafis 10. Perpustakaan 11. Aula (Ruang Serba Guna) 12. Toko Sekolah

Fasilitas Pemberian Beasiswa : AWAS TIRUAN !!! PENGOBATAN MATA INDIA LAINNYA KAMI YANG PERTAMA & SUDAH 11 TAHUN DI KOTA PADANG SAMPAI SEKARANG

1. Beasiswa kepada keluarga kurang mampu 2. Beasiswa BAZDA 3. Beasiswa Dompet Dhuafa Singgalang 4. Beasiswa dari yayasan dan instansi terkait

Dengan Teknologi Plus Kami Tampil Beda


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 19

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

5 BOTIAH Wawasan Kebangsaan Disosialisasikan LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Konflik horizontal dan vertikal yang terjadi dalam kehidupan sosial merupakan salah satu akibat dari semua krisis yang terjadi, yang akan melahirkan ancaman disintegrasi bangsa. Krisis ekonomi yang tak kunjung berhenti, berdampak pada krisis sosial dan politik. Hal itu dikatakan Bupati Limapuluh Kota, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Don Adonis, pada kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan di kantor camat Kecamatan Payakumbuh, Rabu (30/5), sekaitan perkembangan ideologi, politik, sosial, ekonomi, budaya, pertahanan dan keamanan di Indonesia yang cenderung memprihatinkan. Kegiatan dilaksanakan untuk menghindari memudarnya wawasan kebangsaan yang akan mendorong terjadinya disorientasi dan perpecahan. Kepala Badan Kesbangpol Lima Puluh Kota Erminas melaporkan, tujuan sosialisasi wawasan kebangsaan nusantara membangkitkan rasa dan semangat kebangsaan di kalangan masyarakat, sebagai cara pandang, arahan, pedoman, acuan dan tuntunan yang tercermin pada pola pikir, pola sikap dan pola tindak. Sosialisasi diikuti MUI, LKAAM, bundo kanduang, pemuda dan aparatur kecamatan se Kabupaten Lima Puluh Kota. Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Afrizal, S.Sos, M Si selaku panitia melaporkan, kegiatan ini dilaksanakan di 7 (tujuh) kecamatan yakni Kecamatan Lareh Sago Halaban, Payakumbuh, Mungka, Suliki, Bukik Barisan, Guguak dan Harau. Narasumber terdiri dari Dandim 0306/50 Kota, Asisten Pemerintahan, Kepala Badan Kesbangpol dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Limapuluh Kota. (h/zkf)

Kantor Pustaka Gelar Lomba Baca Puisi LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi menggelar Lomba Baca Puisi Tingkat SLTA dan SLTP se Kabupaten Limapuluh Kota, di penginapan Sago Bungsu, km 7 Tanjung Pati. Tema yang diangkat dalam lomba puisi kali ini “Kita Apresiasikan Karya Sastra Guna Melestarikan Warisan Budaya, Memperkuat Nilai Kemanusiaan dan Memperkokoh Semangat Kebangsaan”. Panitia pelaksana Plh Kepala Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Rosy Efrina, dalam keterangannya kemarin menyebutkan, lomba digelar Rabu (30/5), dengan tujuan ikut serta dalam mewujudkan tujuan negara “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”, menumbuhkembangkan kegemaran membaca melalui berbagai bacaan dan media, untuk menanaman cinta dan bangga menggunakan bahasa Indonesia, sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara. Selain itu untuk menarik minat baca siswa terhadap karya sastra dan untuk memperluas wawasan. Lomba ini diikuti SLTP/SLTA se Kabupaten Lima Puluh Kota, terdiri dari 14 SLTA, masing-masing mengutus 2 (dua) orang peserta (pa dan pi) dan untuk SLTP 1 (satu) utusan dari 48 SLTP se Kabupaten Limapuluh Kota. Acara ini dibuka Staf Ahli Bupati Amriul Dt. Karayiang. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dilaksanakan dan dicetuskan bersama oleh Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi ini yang merupakan mitra Dinas Pendidikan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menggerakkan dan mengembangkan program pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan yang merupakan satu kegiatan publikasi dan sosialisasi minat dan budaya baca. Lomba ini diharap akan meningkatkan minat baca di kalangan anak didik. Selain itu juga dapat untuk mengenal karya sastra penyair nasional, terutama yang berasal dari Sumbar dan Lima Puluh Kota yang cukup terkenal. Semoga dengan mengenal karya-karya penyair tersebut dapat memotivasi siswa pula untuk berkarya dan melestarikan nilai-nilai budaya di dalam karya sastra, jelasnya. (h/zkf)

LANSIA

Payakumbuh Acuan Nasional PAYAKUMBUH, HALUAN — Warga kota golongan lanjut usia (Lansia) Payakumbuh, memang hebat. Komite Nasional (Komnas) Lansia Pusat, merekomendasi, seluruh Komda Lansia di seluruh provinsi, kota dan kabupaten di Tanah Air, untuk belajar ke Payakumbuh.

SOSIALISASI — Kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan di kantor camat Kecamatan Payakumbuh, Rabu (30/5). ZULKIFLI

Posyandu Tambago Masuk 5 Besar Sumbar PAYAKUMBUH, HALUAN — Selangkah lagi, Posyandu Kelurahan Tambago, Kecamatan Payakumbuh Utara, tampil sebagai juara Sumatera Barat dalam Lomba Posyandu terintegrasi dengan Bina Keluarga Sejahtera (BKB) dan PAUD Tingkat Sumatera Barat, 2012. Untuk kedua kalinya, tim penilai provinsi, di bawah pimpinan Zenita, SH, datang ke Tambago, untuk melakukan penilaian ulang, Kamis (31/5). Dalam penilaian tahap kedua ini, Payakumbuh bersaing dengan Kota Padang, Padangpanjang, Kota Sawahlunto dan Bukittinggi. Pengakuan ketua tim penilai, di depan kader Posyandu Terpadu Tambago, penilaian benar-benar objektif. Tidak ada pemenang titipan. Sesuai indikator, Posyandu terbaik akan menjadi pemenang. Kabid Pemberdayaan Masyarakat Zulhasrul, mengatakan,

dalam lomba ini yang menjadi catatan penting, keterpaduan program posyandu, BKB dan PAUD sangat menentukan. Sehingga, program ini benar-benar memberikan pendidikan positif sedari dini buat balita yang ditunjang dengan pemeliharaan. Posyandu Tambago, yang mendapat dukungan penuh seluruh elemen masyarakat, mengembangkan Posyandu dengan PAUD. Sehingga, pendidikan terhadap anak balita dan pemeliharaan kesehatannya, terjaga dengan baik. Keterangan Ketua LPM Kelurahan Tambago, Fasli Putra, S Pd, dengan luas wilayah 12 hektare, Tambago punya produksi pertanian unggulan, berupa sayur-sayuran, seperti bayam, kangkung dan kacangkacangan. PAUD berintegrasi dengan Posyandu Ceria, didukung empat kader dengan sasaran 77 bayi dan

balita, lima ibu hamil. Kegiatan Posyandu aktif berupa penimbangan serta pemberian makanan tambahan buat balita. Pembiayaannya didukung oleh warga setempat. Sementara itu, PAUD Ceria, punya 36 murid dengan tiga tenaga pengajar. Seluruh kegiatan, dikatakan, juga di bawah pembinaan dan bimbingan Camat Payakumbuh Utara Novriwandi, SH serta petugas puskesmas kecamatan. Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny Yusnani Syamsul, di tempat terpisah mengatakan, warga Tambago cukup serius menghadapi lomba ini. Menurutnya, lurah dan LPM serta seluruh elemen masyarakat setempat, pro aktif membenahi lingkungan serta fasilitas umum lainnya yang berkaitan dengan lomba. “Kita optimis, Tambago bakal menjadi yang terbaik di Sumatera Barat,” katanya. (h/smt)

Di kota ini, Komda Lansianya, dinilai, benar-benar melakukan pembinaan Lansia dengan baik, memelihara kesehatan dan aktif melakukan wirid pengajian. Ketua Harian Komda Lansia Payakumbuh Syamsuar, BA didampingi Sekum Lansia, Helmi, SH, di Payakumbuh, Kamis (31/5) menginformasikan, pengakuan Komnas Lansia itu, disampaikan langsung saat pengurus Komnas Lansia berkunjung ke Payakumbuh, setahun lalu. Dampaknya, sepanjang tahun ini, beberapa Komda Lansia, terutama dari Jambi, Riau dan Kepri, berdatangan ke Payakumbuh, guna tukar menukar informasi seputar persoalan Lansia. Di Payakumbuh, sedikitnya 8% dari total penduduk kota sekitar 130 ribu jiwa, adalah berusia Lansia. Mereka terdaftar pada lima Komite Wilayah (Komwil) di lima kecamatan se-Kota Payakumbuh. Masing-masing Komwil, aktif menggalakkan senam jantung sehat, pemeriksaan kesehatan, serta wirid pengajian. Untuk kegiatan keagamaan, para Lansia pun ikut melakukan kegiatan khatam Quran setiap tahun. Setiap bulan, seluruh anggota Lansia kecamatan, berkumpul bersama-sama melakukan senam jantung sehat, di bawah pengawasan Dinas Kesehatan dan PT Askes Payakumbuh. Kese-

hatan para Lansia Payakumbuh, sebut Kepala Dinas Kesehatan dr. Hj. Merry Yuliesday, pada saat seminar kesehatan Lansia, awal Mei lalu, cukup terpelihara. Hasil pemeriksaan tensi mereka, tidak terlalu over. Banyak yang berada dalam ambang batas yang wajar. Dalam rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2012, Komda Lansia Payakumbuh, menggelar sejumlah kegiatan yang semuanya bermuara kepada kepentingan Lansia. Di antaranya, seminar jantung sehat, wirid pengajian, senam jantung sehat serta gerak jalan. Kegiatan itu, ditutup dengan pentas hiburan ala Lansia, sambil memperingati hari puncak HLUN 2012, di aula SMKN 2 Payakumbuh, Selasa (29/5). Semangat Komwil Lansia dari lima kecamatan melakukan aktivitas itu, ditunjang dengan dukungan Pemko Payakumbuh. Setiap kegiatan, Wakil Walikota H. Syamsul Bahri yang merupakan Ketua Umum Komda Lansia Payakumbuh, berbaur bersama Lansia. Sementara itu, dukungan hadiah, berupa doorprize alat-alat kebutuhan rumah tangga dari PT Askes, bernilai jutaan rupiah, tetap mengucur, setiap kegiatan gerak jalan jantung sehat. “Kami besar, karena dukungan dari pemko dan stakeholder lainnya,” ucap Syamsuar. (h/smt)

KEJAR PUS BER-KB

TNI dan IBI Gelar Bakti Sosial PAYAKUMBUH, HALUAN — Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Payakumbuh, bergandengan tangan menyukseskan program pemerintah di bidang kependudukan. TNI dan IBI di bawah koordinator Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Payakumbuh, selama 4 bulan ke depan, menggelar kegiatan bakti sosial, merekrut pasangan usia subur (PUS) untuk ikut KB dan pemeliharaan kesehatan. Pencanangan kegiatan Bakti Sosial TNI-IBI KB/Kes itu, dilakukan Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Isdon Handoko, dalam acara di halaman Koramil 01 Payakumbuh, Kamis (31/5). Dan Ramil 01 Kapten

Inf. Sunarko, bersama ratusan anggota TNI, ibu-ibu Persit KCK serta anggota IBI, menghadiri acara tersebut. Usai dicanangkan, puluhan ibu-ibu dari berbagai penjuru kota, langsung mendapat pelayanan KB secara cuma-cuma. Kepala BPMP-KB Yoherman didampingi Kabid KB, Drs Suratman, menginformasikan, selama bakti sosial itu, pihaknya menargetkan 2.386 akseptor baru. Yang menjadi sasaran, selain keluarga besar TNI, juga masyarakat kurang mampu yang berada di 76 kelurahan pada lima kecamatan di kota ini. Pelayanan diberikan pada seluruh puskesmas, pustu dan juga pada mobil pelayanan KB milik BPMP-KB Payakumbuh. Dandim Isdon Handoko, me-

minta anggota TNI dan IBI serta petugas KB kelurahan, sama-sama terlibat aktif merangkul warga untuk ber-KB. “Target 2.386 akseptor baru itu, harus terealisir selama kegiatan bakti sosial itu,” tegasnya. Sepanjang tahun ini, menurut Yoherman, BPMP-KB Payakumbuh, dibebani Pemprov Sumbar, merangkul pasangan usia subur (PUS) ber-KB sebanyak 3.286 akseptor. Data di BPMP-KB, dari 20.043 total PUS, per April 2012, 14.604 (72,86%) jiwa, di antaranya sudah menjadi peserta KB. Angka tersebut, dinilai lebih baik, di atas rata-rata nasional dan provinsi yang baru mencapai 71%. PUS yang belum ber-KB, karena ingin punya anak lagi dan pasangan suami-isteri muda. (h/smt)

PERPISAHAN siswa SMPN 1 Suliki berlangsung meriah. ZULKIFLI

Ir.H.ALMAISYAR AAAIK.,MM (Calon Walikota Payakumbuh) & DEDRIZAL (Calon Wakil Walikota Payakumbuh)

Berniat Baik Berfikir Yang Baik Dan Berbuat Yang Terbaik Untuk Payakumbuh Yang Lebih Baik


?

20

AUDITOR

ENGINEER

Tidak perlu bingung..

Dapatkan info

SUPERVISOR

LOW

MARKETING

ACCOUNTING

NGAN D

isini

MANAGER

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H


JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

LINGKAR Bertekad Raih Anugerah Wahana Tata Nugraha 2012 SOLOK, HALUAN — Kota Solok bertekad meraih anugerah Wahana Tata Nugraha sebagai tanda tertib lalu lintas tahun 2012. Kepala Bagian Humas, Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Heppy Dharmawan di Solok, Senin mengatakan, tahun lalu daerah itu hanya meraih plakat dan piagam Wahana Tata Nugraha atau setingkat di bawah anugerah Wahana Tata Nugraha. “Kegagalan kita meraih anugerah Wahana Tata Nugraha tahun lalu lebih disebabkan kurang tertatanya rambu-rambu lalu lintas dan banyaknya kendaraan yang masih parkir di pinggir jalan,” katanya. Untuk itu, kata dia, secara bertahap Pemko Solok terus melengkapi rambu lalu lintas dan menyediakan sejumlah lahan parkir tambahan sekaligus memberikan pengarahan kepada pemilik kendaraan untuk tidak memarkir kendaraan di sembarang tempat. “Kita berharap langkah tersebut meningkatkan poin Kota Solok sehingga memenuhi persyaratan meraih anugerah Wahana Tata Nugraha tahun 2012 ini,” katanya. (h/net)

SMKN 1 Gelar Workshop Bahan Ajar SOLOK, HALUAN — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Solok menggelar workshop pembuatan bahan ajar video power point interaktif berbahasa Inggris bagi guru produktif di sekolah itu, Jumat. “Kegiatan ini merupakan kegiatan SMK Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) dan menjadi contoh bagi sekolah yang ada di Sumatera Barat,” kata Kepala SMKN 1 Kota Solok Zuhilmi didampingi instruktur workshop Afrinaldi di sela-sela kegiatan. Dikatakannya, kegiatan itu dibiayai dana bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp100 juta, dimana Rp50 juta digunakan untuk pembelian buku, Rp40 juta biaya pelatihan dan Rp10 juta untuk koordinasi. “Kita berharap dengan pelatihan ini SMK RSBI mampu membuat bahan ajar sendiri,” katanya. Selain itu, tambah dia, dengan adanya pelatihan itu ke depan SMKN 1 Kota Solok diharapkan mampu meningkatkan pembuatan bahan ajar, tidak hanya dalam bentuk power point biasa, tetapi juga dalam bentuk video interaktif. Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Rafatli merespons positif langkah SMKN 1 Kota Solok yang menggelar workshop pembuatan bahan ajar vidoe power point interaktif berbahasa Inggris tersebut. “Kegiatan ini merupakan yang pertama di Kota Solok. Kita berharap sekolah lainnya di Kota Solok juga mengikuti langkah SMKN 1 ini,” ujarnya. (h/net)

Bareh Tanamo

KOTA SOLOK

21

Lahan Pertanian Terus Menyusut LINDUNGI lahan pertanian dengan Perwako. Ada kemungkinan Kota Solok mengimpor beras. SOLOK, HALUAN — Tiga hektar lahan pertanian produktif di Kota Solok tiap tahunnya hilang. Hal tersebut terjadi semenjak lima tahun terakhir, akibat pesatnya perkembangan pembangunan fisik oleh masyarakat setempat ataupun pengembang. Kota Solok memiliki luas lahan 1.254 hektare. Dengan produksi mencapai 19 ribu ton gabah kering atau setara 12 ribu ton beras. Belum ada data pasti, berapa hektare lahan sawah yang terpakai untuk perumahan. Upaya melarang masyarakat tidak mendirikan bangunan di atas lahan pertanian produktif sudah dilakukan dengan cara memberikan sosialisasi tentang arti pentingnya lahan pertanian. “Lahan pertanian produktif harus dipertahankan untuk menjaga nama baik Kota Solok sebagai penghasil produk pertanian yang berkualitas,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Solok, Jhonni. Bareh Solok, bareh tanamo merupakan kalimat membanggakan yang didapat masyarakat Solok sejak puluhan tahun lalu. Cita rasa dan kualitas beras yang dihasilkan, telah tertanam dalam hati orang yang mengkonsumsinya. Namun masyarakat Kota Solok zaman sekarang memiliki pemikiran yang cerdik untuk mengelabui pihak Dinas Tata Ruang Kota dan Dinas Perizinan Kota Solok. Mereka mencari akal untuk membuat lahan yang awalnya produktif menjadi tidak produktif. “Jika lahan persawahan tidak dialiri air, maka lahan tersebut tidak akan bisa diolah lagi dan disemakkan oleh tumbuh-tumbuhan yang tidak berguna,” kata Jhonni. Mereka akan mudah mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di atas tanah yang telah mereka buat tidak

MENANAM — Seorang petani sedang menanam padi di sawah. Di Kota Solok, luas areal sawah terus berkurang sebanyak 3 hektare per tahun. NET produktif. Begitupun dengan lahan pertanian yang telah dikelilingi bangunan, lambat laun lahan tersebut akan kekeringan karena aliran irigasi yang tersumbat akibat bangunan. “Seperti yang terjadi di Kelurahan Aro KTK dan Tanah Garam Kota Solok. Kedua kelurahan tersebut merupakan kawasan paling pesat perkembangannya, di segi pembangunan rumah dan rumah toko masyarakat,” jelasnya. Penyempitan lahan pertanian oleh masyarakat memang sulit dihindarkan. Pertumbuhan penduduk dengan luas daerah yang tetap dari dulu sampai sekarang tidak akan mampu ditampung oleh bangunan yang ada. “Otomatis masyarakat akan mendirikan bangunan baru, karena bangunan yang lama tidak mampu lagi menampung jumlah anggota keluarga yang bertambah banyak,” ungkapnya. Tak peduli apakah tanah tersebut

merupakan lahan pertanian produktif atau tidak, yang jelas mereka akan berusaha membangun di sana. Buat Perwako Kalangan masyarakat dan ninik mamak di Kota Solok juga mengaku cemas akan penyusutan lahan sawah produktif di daerah itu yang beralih ke bangunan. Jika pemerintah dan DPRD Kota Solok tutup mata dikhawatirkan masyarakat Kota Solok nantinya akan membeli beras. Menurut salah seorang ninik mamak Kota Solok M. Dt. Ganjie, harus ada peraturan yang jelas sejak dini dilahirkan Pemko Solok supaya penyempitan lahan sawah produktif bisa ditekan. Sebab, sebutnya, bagaimanapun perkembangan sebuah kota, sektor pertanian tidak digusur begitu saja. Menurutnya, memang Kota Solok dalam arah pembangunannya banyak ke sektor jasa dan perdagangan.

RW Peroleh Dana Stimulan Rp25 Juta

Kaum Perempuan Miliki Pekerjaan Alternatif

SOLOK, HALUAN — Seluruh Rukun Warga (RW) di Kota Solok memperoleh dana stimulan sebesar Rp25 juta untuk pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat/Goro badunsanak yang dilaksanakan selama satu bulan penuh. “Dana tersebut diberikan untuk mendukung pembangunan fisik dan non fisik melalui gotong royong di masing-masing RW bersangkutan,” kata Wali Kota Solok, Irzal Ilyas di Solok, Sabtu. Dikatakan, goro badunsanak merupakan salah satu upaya Pemko Solok untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah. Program ini diawali dengan penentuan objek pembangunan secara musyawarah oleh masyarakat dan juga dikerjakan masyarakat secara bersama-sama. “Pemerintah hanya sebagai fasilitator dan pendanaan. Meski dana stimulan hanya Rp 25 juta, namun karena dilaksanakan secara gotong royong, hasil yang dicapai mencapai tiga kali lipat bila dibandingkan dengan pelaksanaan kegiatan yang diproyekkan pemerintah,” katanya. Irzal Ilyas menjelaskan ia baru saja mencanangkan pelaksanaan goro badunsanak di Kelurahan Kampung Jawa beberapa hari lalu. Pencanangan ini menandai pelaksanaan goro badunsanak selama satu bulan penuh. (h/net)

SOLOK, HALUAN — Ketersediaan tenaga kerja wanita di Kelurahan VI Suku, terutama Gurun Bagan, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok mulai langka . K aum perempuan yang usia produktif lebih banyak memilih bekerja sebagai buruh di pabrik jagung yang ada di Ampang Kualo Kota Solok. Bekerja di pabrik jagung milik PT Citra Nusantara Mandiri (CNM) paling banyak digemari karena setiap sore langsung menerima upah sesuai pekerjaan yang digeluti. Biasanya kaum ibu lebih banyak bekerja sebagai buruh pemipil jagung secara tradisional. Setiap sore hasil yang dilaksanakan itu ditimbang dan langsung menerima uang lelah. Sekretaris Kelompok Tani Gurun Bagan Saiyo Kelurahan Vi Suku Efrida kepada Haluan mengakui sejak dibukanya lowongan pekerjaan bagi kaum ibu usia produktif di PT CNM Ampang Kualo, banyak diminati kaum ibu. Sejak pagi hingga sore

Sejak dibukanya lowongan pekerjaan bagi kaum ibu usia produktif di PT CNM Ampang Kualo, banyak diminati kaum ibu, sejak pagi hingga sore sudah beraktifitas sebagai buruh pemipil jagung di Ampang Kualo. sudah beraktifitas sebagai buruh pemipil jagung di Ampang Kualo. Akibat banyaknya kaum ibu usia produktif loncat pagar sebagai buruh di pabrik jagung, tak heran terjadi kelangkaan

Namun perlu digarisbawahi bahwa Kota Solok jauh sebelum ini terkenal dengan berasnya. “Produk asli dari Kota Solok jangan sampai hilang dan salah satu cara mempertahankan dengan membuat regulasi yang jelas sehingga sawah yang punya irigasi teknis tetap dipertahankan,” tuturnya. Sementara Ketua Badan Legislatif DPRD Kota Solok Herdiyulis yang ditanya Haluan tentang masalah tersebut tidak menutup mata karena tiap tahun areal sawah di Kota Solok terus menyusut dan beralih fungsi ke sektor bangunan pribadi maupun untuk bisnis. “Bolehboleh saja lahan sawah beralih fungsi. Tapi tentu yang sawah tadah hujan. Kalau irigasi teknis harus dipertahankan Walikota Solok harus mengeluarkan peraturan daerah untuk menekan beraih fungsinya lahan sawah beririgasi teknis ke bangunan, minimal diterbitkan

tenaga kerja wanita di Gurun Bagan. Biasanya untuk mencari tenaga bertanam dan bersiang sangat gampang. Bahkan yang sering menawarkan itu untuk bekerja malahan kaum ibu itu sendiri. Namun sejak adanya pekerjaan alternatif tadi, kaum ibu sudah konsentrasi bekerja di pabrik jagung. Kendati ada pekerjaan yang ditawarkan namun belum tentu dapat dikerjakan sesuai jadwal yang diinginkan. Kadang kala diminta bekerja hari besok tidak dapat dan harus dibuat dulu perjanjian bahkan tak tertutup kemungkinan kaum ibu tadi minta borongan saja, bukan lagi upah harian. Kelangkan tenaga kerja tak hanya dirasakan di golongan kaum ibu namun juga kaum bapak terutama yang usia muda. Sejak menjamurnya kegiatan ojek, banyak usia produktif yang banting stir dari petani ke tukang ojek. Pekerjaan tersebut paling banyak digeluti terutama sejak mudahnya mendapatkan sepeda motor di dealer resmi. (h/alf)

dulu peraturan walikota (Perwako sehingga demikian sawah di sepanjang jalan utama tetap dipertahankan. Ketua Komisi C DPRD Kota Solok Adi Purnama memandang, penyusutan lahan sawah produktif di Kota Solok tidak bisa dipungkiri karena dampak dari kemajuan sebuah kota. Menurutnya, di mana-mana di Indonesia kondisinya hampir sama. Areal sawah produktif beralih fungsi ke bangunan pemerintah, pribadi maupun swasta. Sebab kata politisi Partai Golkar itu, berdasarkan analisa, ternyata lebih beruntung membuka sektor jasa dibanding budidaya padi sawah dengan luas tertentu. Sawah dengan ukuran 0,25 hektare saja dijadikan bangunan ruko, penghasilan lebih banyak dari jasa ruko. Makanya pemilik sawah jadi tergiur menjual sawah atau mencoba usaha lain. (h/alf)

DPRD Nilai Realisasi Pembangunan Solok Hanya 70 Persen SOLOK, HALUAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solok menilai realisasi fisik kegiatan perencanaan pembangunan infrastruktur di daerah ini sepanjang tahun 2011 hanya mencapai 70 persen. “Untuk itu ditekankan kepada Wali Kota Solok agar dalam penempatan pejabat harus didasarkan atas keahlian dan kemampuan di bidangnya,” kata anggota DPRD Kota Solok, Irman Yefri Adang di Solok, Minggu. Dikatakan, DPRD Kota Solok telah membahas secara intensif Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota Solok tahun 2011. “Hasilnya kita telah merumuskan sebanyak 26 rekomendasi. Diantaranya Wali Kota Solok perlu menempatkan tenaga khusus yang ahli dibidangnya agar realisasi pembangunan

tercapai mengingat realisasi pembangunan infrastruktur saat ini hanya sekitar 70 persen,” tambahnya. Disebutkan, rekomendasi lainnya agar PDAM Kota Solok mematangkan setiap perencanaan kegiatan sehingga harapan masyarakat untuk mendapatkan air bersih tercapai. Dikatakan, PDAM Kota Solok menargetkan cakupan air bersih mencapai 98 persen, dari sekitar 70 persen cakupan layanan saat ini. Untuk itu PDAM Kota Solok menjalin kerjasama dengan PDAM Kabupaten Solok terkait pemanfaatan sumber air Batang Sumani di Koto Baru, Kabupaten Solok sebagai sumber air bersih PDAM Kabupaten Solok. “Namun hingga saat ini rencana ini belum terlaksana sehingga perlu dimatangkan,” katanya. (h/net)

Sopir Angkutan Barang Keluhkan Survey Load Factor

PEMKO Solok kini sedang merampungkan pembangunan sport hall di eks lapangan bola kaki Tanjung Paku. Sport hall itu sebagai wujud Kota Solok mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi nantinya. ALFIAN

SOLOK, HALUAN — Sejumlah sopir angkutan barang yang melintas di jalan bypass Kota Solok mempertanyakan aktifitas penghentian kendaraan oleh Dinas Perhubungan Kota Solok yang dibantu 2 orang petugas Satlantas Polres Kota Solok. Kegiatan survey penumpang angkutan umum (load factor) itu tidak sesuai dengan realitas di lapangan. Realitasnya, kegiatan yang terjadi, petugas menghentikan semua kendaraan. Zal, seorang

sopir mengatakan, semestinya hanya melihat berapa jumlah penumpang yang memanfaatkan jasa transportasi dari angkutan umum saja yang disurvey. Kagitan survey penumpang angkutan umum yang dilaksanakan Dinas Perhubungan sepertinya hanya kedok saja. Soalnya selain menghentikan angkutan barang juga memeriksa suratsurat kendaraan. “Ini bukannya survey melainkan pemeriksaan surat-surat kendara-

an, sama halnya dengan kegiatan yang dilaksanakan Satlantas di mana memeriksa surat-surat kendaraan, mulai STNK, SIM dan buku pengawasan,” tuturnya. Akibat melencengnya kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Kota Solok, sering dikeluhkan sopir karena bukan hanya kegiatan usahanya terganggu melainkan juga sering terjebak macet di jalan bypass Kota Solok. Menurutnya, biasanya

kalau survey penumpang angkutan umum petugas hanya melihat berapa jumlah calon penumpang suatu bus angkutan umum ke tempat tujuan, kemudian berlalu begitu saja, bukannya memeriksa surat-surat. Lagi pula, sambungnya, survey itu dimaksudkan untuk melihat sejauhmana pemanfaatan bus angkutan umum oleh masyarakat dari hasil load factor itu dirumuskan kebijakan kemungkinan penambahan armada ke suatu

jurusan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Solok Mon Suhendra yang ditanya Haluan melalui ponselnya membenarkan dilaksanakan load faktor di jln bypass itu, memang semua kendaraan dihentikan untuk melihat jumlah calon penumpang. “Namun demikian kegiatan itu merupakan program Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat dan kita hanya menfasilitasi saja,” tuturnya. (h/alf)


22

LAPORAN KHUSUS DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN SUMBAR

Budi Daya Nila Lestarikan Hutan Bakau S

ilvofishery merupakan suatu langkah baru yang dilakukan untuk melestarikan kawasan pesisir. Hal ini juga dilakukan oleh nagari Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Silvofishery merupakan teknologi budi daya tambak di wilayah mangrove (hutan bakau). Terlebih dahulu bakau ditanam, setelah besar ditebang, dan tanah yang timbul dari kegiatan penanaman dijadikan tambak. Setelah terbentuk tambak, pada pematang tambak ditanami lagi dengan bibit bakau. Bagi masyarakat Ampang Pulai, pada tambak tersebut sudah dibudidayakan ikan nila. Panen perdana nila pun dilakukan, Rabu (30/5). Setiap ekor ikan nila yang akan dijadikan pakan dihargai Rp17 ribu per kilogram. Tidak tanggung-tanggung. Panen perdana itu dilakukan langsung oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam kunjungannya ke Ampang Pulai, Rabu (30/5). Gubernur Sumatera Barat, merasa bangga sekali dengan perkembangan masyarakat tersebut. “Sekarang masyarakat sudah semakin menyadari bahwa mereka harus menghargai lingkungan, di samping memanfaatkan kesempatan yang ada untuk bertahan hidup,” katanya. Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar Yosmeri, budidaya ikan nila di kawasan hutan bakau ini memberikan dua keuntungan. Pertama, perekonomian masyarakat meningkat karena ditemukannya sumber-sumber pendapatan baru bagi masya-

rakat. Kedua, aspek perlindungan pantai tetap terjaga dengan mengembangkan hutan bakau di tepi pantai. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sangat mengapresiasi bahwa masyarakat telah mampu mencari sumber-sumber pendapatan baru, seperti budidaya ikan yang sangat dicari dan diminati konsumen. Selain kunjungan ke daerah budidaya ikan nila di kawasan mangrove, Irwan juga sempat mengunjungi kawasan budidaya ikan nila di kawasan tempat tinggal penduduk, di daerah Sungai Landai Kecamatan Koto XI Tarusan. Di daerah yang mengalami krisis air ini budidaya nila sukses dilakukan. Sawahsawah di sana bahkan hanya sawah tadah hujan. Namun masyarakat melalui kelompok tani Sungai Landai memanfaatkan kekeringan di daerah tersebut untuk budidaya ikan nila di dalam air tawar. “Ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah semakin pintar dalam memanfaatkan

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno, Bupati Pessel Nasrul Abit dan Kepala DKP Sumbar Yosmeri mengunjungi tambak lokasi budidaya ikan nila di kawasan mangrove, Nagari Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pessel. lahan yang dimiliki. Mereka tidak perlu lagi menunggu hujan untuk mengairi sawah, namun memanfaatkan air yang ada untuk beternak ikan secara bersama-sama,” kata Irwan Prayitno.***

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno, Bupati Pessel Nasrul Abit dan Kepala DKP Sumbar Yosmeri meninjau 299 unit keramba ikan kerapu di Mandeh. Sebanyak 99 unit keramba dikelola oleh kelompok petani setempat.

PANEN ikan kerapu sebanyak 2 ton di kawasan Mandeh. Ikan kerapu ini akan diekspor ke Hongkong.

KAPAL yang akan membawa ikan kerapu ke Hongkong sebanyak 1 ton.

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

Ekonomi Semakin Melaju dengan Budi Daya Kerapu PENINGKATAN perekonomian masyarakat di kawasan pesisir dilakukan dengan membudidayakan ikan yang diminati oleh konsumen. Salah satunya adalah ikan kerapu. Budidaya kerapu di kawasan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan (Pessel) telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Panen ikan kerapu sebanyak 2 ton dilakukan Rabu (30/5), yang dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat Yosmeri dan lainnya. Ikan kerapu Sumbar diminati masyarakat Hongkong dan Cina. Mereka memposisikan ikan kerapu tidak hanya untuk dikonsumsi tetapi juga bisa membawa keberuntungan. Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat, Yosmeri, biasanya menjelang Imlek masyarakat tersebut akan berlomba-lomba mencari ikan kerapu. “Ikan kerapu tersebut bagi masyarakat Tionghoa sama halnya seperti rendang ketika lebaran Idul Fitri bagi orang Minang,” ujar Yosmeri. Menurut Yosmeri, untuk peningkatan perekonomian masyarakat melalui budidaya kerapu, pihakpemerintah daerah maupun pemerintah provinsi siap membantu masyarakat. Seperti pihak pemerintah provinsi menyediakan benih dan pakan serta pemerintah daerah menyediakan keramba. “Untuk menekan biaya produksi, kita sangat berharap sekali keikutsertaan investor lokal dalam penyediaan benih. Saat ini pemerintah provinsi sudah menyediakan benih di Sungai Nipah dan Taluak Guo, Pesisir Selatan. Jika kita masih meminta benih dari Bali, tentu hanya sedikit yang bisa bertahan hidup,” ujar Yosmeri. Terkait investor, katanya, sudah ada investor dari Lampung yang tertarik dengan bisnis tersebut. Kelly, investor tersebut, akan bersedia membantu berapa pun benih yang dibutuhkan oleh petani. Keuntungan akan didapatkan Kelly dari sistem bagi hasil dengan petani. Kelly sendiri sudah memiliki tempat pusat pembenihan di Lampung, Bali dan Medan. Bisnis budidaya kerapu kini sangat menjanjikan. Hasil panen kerapu saat ini dihargai Rp350 ribu per kilogran untuk pengangkutan dengan kapal laut. Sementara untuk pengangkutan melalui pesawat dihargai sekitar Rp425 ribu per kilogram. Menurut Yosmeri, harga ini sudah mengalami peningkatan. Dulu, kerapu hanya dihargai sekitar Rp250 ribu per kg. Pengangkutan melalui pesawat ini merupakan metode terbaru dalam pengangkutan ikan kerapu. Hal ini pun sangat memudahkan petani. Petani bisa mengirim kapan saja dan sebanyak apa saja jika mereka ingin menjual, tanpa harus menunggu jumlah panen sudah mencapai 1 ton. Menurut Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit, saat ini jumlah lahan di Pessel yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya kerapu adalah sekitar 8.600 hektare. Sementara lahan yang sangat produktif seluas 47 hektare. Maksudnya sangat produktif adalah kondisi perairan di daerah tersebut sudah melalui tes, dan merupakan tempat paling cocok bagi ikan kerapu. Dengan 47 hektare tersebut, bisa diisi sekitar 1.000 keramba. Menurut Nasrul, budidaya ikan kerapu ini, memang sempat ditolak sejumlah masyarakat karena mereka belum paham. Termasuk soal lamanya waktu yang dibutuhkan menjelang panen, sekitar 8 sampai 10 bulan. Namun kini budi daya kerapu sudah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Saat ini sudah terdapat 299 keramba. Sebanyak 99 keramba dikelola masyarakat, yaitu 23 kelompok tani. ***


JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H

LINGKAR Pasaman Siap Capai Target MDG’S PASAMAN, HALUAN — Asisten Bidang Ekonomi dan pembangunan Setda Pasaman M. Saleh mengatakan, Kabupaten Pasaman siap melaksanakan target 7 C (air minum dan sanitasi) seperti yang ditargetkan MDG’S. “Targetnya untuk menyamakan akses air bersih dan sanitasi, baik di kota maupun pedesaan,” sebutnya di Hotel Hamco, Lubuk Sikaping, Rabu lalu. Dalam rangka pelaksanaan implementasi dan kebijakan tersebut, kata M. Saleh, membutuhkan sumber-sumber pembiayaan dalam bentuk investasi. Untuk itu, dalam dokumen rencana aksi ini tentunya harus memperhitungkan kebutuhan investasi pelayanan AMPL tersebut dengan menggunakan pendekatan kelembagaan, pemberdayaan masyarakat dan kombinasi antara keduanya. ”Dengan demikian RAD AMPL di harapkan memberikan hasil yang nyata bagi Kabupaten Pasaman dalam hal meningkatnya cakupan akses dan kualitas pelayanan air minum dan sanitasi daerah sesuai dengan target standar pelayanan minimal dan target 7C MDG2 S Tahun 2015 dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan dan produktifitas masyarakat yang lebih baik,” ujarnya. (h/tos/wel)

Tiga Pilar Penggerak PAUDNI PASAMAN, HALUAN — Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Kharil Anwar mengatakan, tiga pilar penggerak pada PAUDNI yakni pemilik, pamong belajar dan tenaga lapangan dikmas, merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam memajukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pernyataan itu di lontarkan Khairil Anwar saat menutup pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan non formal, informal PAUDNI se Kabupaten Pasaman Rabu (30/5) di Hotel Merpati Lubuk Sikaping. Dikatakan Khairil Anwar, PAUDNI merupakan bagian pendidikan yang saling mengisi dan menambah atau menguatkan untuk pendidikan di ranah Pasaman. “Kita berharap semua pilar tersebut mempunyai komitmen terhadap tupoksi yang diemban masing-masingnya, dan lebih banyak melakukan serangkaian kegiatan diskusi, pertemuan untuk kemajuan PAUDNI di Kabupaten Pasaman,” sebut Khairil. Sekaitan dengan prestasi tertinggi yang ditorehkan Kabupaten Pasaman pada hasil UN tingkat SMA tahun 2012, di mana untuk rangking empat besar Sumatera Barat, sementara untuk tingkat Kabupaten nomor satu, Pemkab Pasaman tahun 2013 mendatang akan melaksanakan pembukaan bimbel di setiap kecamatan. Hal itu nantinya akan mendongkrak prestasi Kabupaten Pasaman untuk lebih tinggi, termasuk juga seruan bupati Pasaman, setiap sekolah akan ditambah satu mata pelajaran yakni bahasa Arab. Sementara Kabid PAUDNI Noviartias mengatakan, kegiatan yang dilakukan pihaknya adalah program bidang PAUDNI yang melibatkan semua stakeholder yang ada di PAUDNI. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan penyelenggaraan kegiatan program PAUDNI, bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan PNF/PAUDNI di Kabupaten Pasaman, sehingga adanya sinkronisasi antara program PAUDNI di tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kecamatan. Sementara Ketua pelaksana Mulyadi menyebutkan, awalnya peserta yang ikut adalah sebanyak 30 orang, akan tetapi panitia kembali memberikan kesempatan kepada peserta lainnya untuk ikut dan hasilnya 51 peserta yang terdiri dari penilik, pamong belajar dan TLD se Kabupaten Pasaman mengikuti pelatihan yang dilaksanakan dari tanggal 28-30 Mei 2012. (h/tos)

Ranah Saiyo

23

Oktober, Lelang Energi Panas Bumi Rampung DUA perusahaan besar yang menjadi kandidat pemenang adalah Bakrie Group dan Chevron. PASAMAN, HALUAN — Proses lelang energi panas bumi di Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, ditargetkan rampung Oktober 2012. “Pemenang tender proyek panas bumi di kawasan Bonjol segera ditentukan dan akan beroperasi setelah proses pelelangan tahap dua selesai,” kata Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Kabupaten Pasaman Hasrizal di Lubuk Sikaping, Rabu (30/5). Dia mengatakan, saat ini proses lelang masih dalam tahap pertama, di mana pihaknya sedang mempersiapkan administrasi dan membahas teknis kerja. “Kita tengah memproses pelelangan tahap pertama, bahkan panitia lelang juga telah melakukan pertemuan bersama Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi di Jakarta, baru-baru ini,” kata dia. Menurutnya, pihaknya dalam waktu dekat akan menuntaskan proses lelang tahap pertama dan segera memasuki tahapan dua, di mana dalam proses lelang tahap dua masing-masing investor yang ikut akan mengajukan penawaran. Dia menyebutkan, saat ini sudah ada dua perusahaan besar yang menjadi kandidat pemenang tender proyek panas bumi yang berpotensi 200 megawatt (MW) tersebut. Dua perusahaan itu adalah Bakrie Group dan Chevron. Dia mengatakan, Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Panas Bumi Bonjol telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri ESDM No.1150.K/30/MEM/2011. Potensi panas bumi Bonjol 200 MW yang tersebar di empat lokasi yakni di Kambahan/Air Putih, Mudik Takih/ Mudik Bonjol, Sungai Limau, dan

Padang Baru. Menurut dia, potensi panas bumi di Pasaman diperkirakan tidak hanya di Kecamatan Bonjol, namun juga ada di beberapa titik yang tersebar di kecamatan lainnya. Seperti potensi panas bumi di Simisoh, Kecamatan Rao yang mencapai 100 MW, di Cubadak Kecamatan Duo Koto 100 MW dan di Rimbo Panti, Kecamatan Panti 150 MW. Selain itu juga ada potensi panas bumi di Kecamatan Lubuksikaping sekitar 100 MW dan di Tanjung Betung, Kecamatan Rao Selatan juga 100 MW. “Saat ini potensi panas bumi tersebut sedang disurvei oleh Badan Geologi,” katanya. Keuntungan Menurut Bupati Pasaman Benny Utama, pemerintah daerah akan mendapatkan royalti sebesar 32 persen dari seluruh hasil yang dikeluarkan oleh investor. Jumlahnya diperkirakan mencapai Rp100-200 milyar per tahun. Potensi panas bumi Bonjol ini tersebar di 4 lokasi yakni di lokasi Kambahan/Air Putih, lokasi Mudik Takih/Mudik Bonjol, lokasi Sungai Limau dan lokasi Padang Baru. Selain di Kecamatan Bonjol, di beberapa wilayah Pasaman juga terdapat sumber panas bumi yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai pembangkit tenaga listrik. Di mana pada saat ini sedang dilakukan survey terpadu oleh badan geologi pusat. Seperti potensi panas bumi di Simisoh Kecamatan Rao, potensinya 100 MWe. Potensi panas bumi Cubadak Kecamatan Duo Koto, potensinya 100 Mwe, potensi panas bumi Rimbo Panti Kecamatan Panti, potensinya 150 Mwe, potensi panas bumi Lubuk Sikaping Kecamatan Lubuk Sikaping potensinya 100 Mwe, dan potensi panas bumi Tanjung Betung Kecamatan Rao Selatan potensinya 100 Mwe. Jadi, total potensi panas bumi yang terkandung diperut bumi Pasaman sekitar 850 Mwe. (h/*/tos)

Cara Kerja Energi Geothermal 1. Sumur produksi digali untuk meneapai cadangan uap pa-nas bumi di dalam tanah. 2. Uap yang dimampatkan dilepaskan clan disalurkan lewat pi-pa ke pusat pembangkit listrik. Tenaga yang dihasilkan uap digunakan untuk memutar turbin. 3. Turbin menyuplai tenaga pada generator yang mengubah ener-gi putaran itu menjadi listrik. 4. Air yang dihasilkan dalam pro-ses ini disuntikkan kembali clan pembangkit listrik ke ca-lam reservoir untuk memeliha-ra sumber daya alam itu

Pembangunan Mesti Diimbangi KB PASAMAN, HALUAN — Bupati Pasaman Benny Utama menyebutkan, program pembangunan di semua sektor yang muaranya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat harus dibarengi dengan pengendalian pertumbuhan penduduk dengan melaksanakan program KB. Demikian disampaikan Benny Utama pada pencanangan TNI Manunggal KB Kes dan IBI KB Kesehatan tingkat Kabupaten Pasaman di Kecamatan Rao, Selasa (29/5). Dijelaskan juga bahwa kegagalan KB akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan pening-

katan kesejahteraan lainnya. Di lain pihak, program KB sangat berperan dalam pengaturan kelahiran akan memberi kesempatan bagi sebuah keluarga dalam pengaturan kebutuhan lainnya dalam mengatur kebutuhan lainnya dalam rangka pencapaian kesejahteraan keluarga terutama dalam bidang kesehatan ibu dan anak. Oleh karena itu jelas Benny Utama, kesuksesan program KB dan kesehatan harus didukung oleh semua elemen dan secara bersama untuk ikut serta melaksanakannya tampa membedabedakan wilayah maupun status sosialnya.

CAMAT TELADAN

Bupati juga mengapresiasi Kecamatan Rao Selatan yang merupakan kecamatan yang tertinggi persentasenya dalam merealisasikan Prakiraan Partisipasi Masyarakat (PPM), peserta KB baru. Yaitu sudah mencapai peserta KB baru sebesar 639 akseptor, atau sebesar 63,96%. Lebih jauh Benny Utama, mengharapkan, agar momentum pencanangan TNI Manunggal KB Kes dan IBI KB Kesehatan Tingkat Kab Pasaman tahun 2012 dijadikan sebagai pemicu semangat kebersamaan dan keterpaduan dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Pasaman. (h/wel/tos)

Mahasiswa Tanam Pohon di Simpati PASAMAN, HALUAN — Pasca terjadinya longsor dan banjir bandang di Kecamatan Simpati beberapa waktu lalu, yang mengakibatkan porak-porandanya lahan pertanian yang ada di sekitar area longsor, mahasiswa Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) Angkatan XVI STAI-YDI Lubuk Sikaping melakukan aksi penanaman pohon pelindung di sekitar area longsor, Minggu (27/5). Ketua LP3M STAI-YDI Lubuk Sikaping Bustanurdin.S,Ag mengatakan, program tersebut dimaksudkan untuk membantu masyarakat. “Mudah-mudahan dengan penanaman ini tidak terjadi lagi longsor,” tuturnya. Dalam melaksanakan program tersebut mahasiswa Kukerta bekerjasama dangan berbagai pihak, dari unsur ninik mamak, pemerintah, masyarakat dan organisasiorganisasi pemuda yang ada di Kecamatan Simpati. Salah satu organisasi pemuda yang mendukung adanya program ini adalah Satria Rimba, yang berbasis pada bidang kehutanan. Pemkab Pasaman melalui Dinas Kehutanan memberikan bantuan berupa bibit-bibit yang akan ditanam yang terdiri dari bibit mahoni, bibit manggis, bibit mangga, bibit tanjung dan bibit matoa yang masing-masing dari bibit tersebut sebanyak 100 batang. Walinagari Simpang Adek Jumailis berharap kepada masyarakat agar dapat menjaga apa yang telah di lakukan oleh mahasiswa. (h/tos)

PASAMAN

BUPATI Pasaman Benny Utama, SH saat menyerahkan sejumlah hadiah bagi pemenang lomba dalam rangka memeriahkan TNI Manunggal, KB Kes dan IBI tingkat Kab Pasaman, Selasa (29/5) lalu di Rao. ATOS INDRIA

Camat Rao Bersaing di Sumbar PASAMAN, HALUAN — Camat Rao mewakili Kabupaten Pasaman dalam penilaian camat teladan tingkat Sumatera Barat tahun ini. “Camat Rao dinyatakan termasuk camat berprestasi setelah dinilai oleh tim Provinsi Sumbar pada bulan April,” kata Kepala Bagian Humas Sekretariat Kabupaten Pasaman, Budi Hermawan, di Lubuk Sikaping, Selasa. Dia mengatakan, tim penilai dari provinsi telah menilai beberapa camat sebagai kandidat yang berasal dari beberapa daerah di Sumbar untuk dinyatakan sebagai camat teladan tahun ini. “Salah seorangnya adalah Camat Rao atas nama Hermansyah yang berasal dari Kabupaten Pasaman,” kata dia. Dia menambahkan, tim tersebut menilai camat terkait dengan program pembangunan di masingmasing kecamatan. Program itu meliputi bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Disebutkan, saat mengunjungi Kecamatan Rao, tidak heran jika tim menilai predikat camat teladan tingkat Sumbar tersebut pantas untuk diraih Hermansyah. “Selama

menjabat sebagai camat, Hermansyah telah bekerja dengan dedikasi tinggi, pekerja keras, berfikir lebih dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu sangat dirasakan sekali oleh masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Rao,” kata dia. Lebih jauh disebutkan, hal tersebut diperkuat dengan informasi yang disampaikan dari berbagai elemen masyarakat sesuai dengan kenyataan di lapangan. Selain itu, juga terlihat dari pemaparan camat pada beberapa tahap penilaian yang dilakukan tim sebelumnya. Dalam penilaian camat teladan dari 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman, hanya sembilan camat memiliki kriteria sebagai camat teladan. Sementara tiga camat lainnya belum dapat untuk mengikuti penilaian tersebut karena ada beberapa kendala. Dia menyebutkan, ketiga camat yang tidak memiliki kriteria itu, yakni Camat Lubuk Sikaping, Devi Alfriani Azhar, sudah pernah terpilih sebagai camat teladan, sedangkan Camat Rao Selatan dan Camat Simpati masa jabatannya belum sampai setahun. (h/net)

Bentuk Tim Pemantau Pangkalan Minyak Tanah PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman membentuk tim untuk memantau pangkalan minyak tanah bersubsidi. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pasaman Hasrizal di Lubuk Sikaping, Selasa (29/5) mengatakan, pembentukan tim pemantau itu bertujuan untuk mengantisipasi penyelewengan distribusi minyak tanah bersubsidi. “Tim dikerahkan ke lapangan untuk memantau 57 pangkalan

minyak tanah yang beroperasi di Pasaman,” kata dia. Menurutnya, dengan cara tersebut distribusi minyak tanah bersubsidi di Kabupaten Pasaman diyakini bisa berjalan baik. “Kami berharap masyarakat tidak lagi mengeluhkan kelangkaan minyak tanah bersubsidi,” kata dia. Dikatakan, sejak beberapa waktu terakhir masyarakat Kabupaten Pasaman mengeluhkan kelangkaan minyak tanah bersubsidi.

Padahal jumlah pasokan minyak tanah bersubsidi untuk Kabupaten Pasaman sudah sesuai dengan jumlah warga yang membutuhkannya. Untuk mengatasi persoalan kelangkaan minyak tanah ini, Pemkab Pasaman melalui Dinas ESDM menyikapinya dengan menelusuri ke lapangan. “Kami tidak menginginkan terjadi penyelewengan distribusi minyak tanah bersubsidi yang menyebabkan pembagiannya

tidak merata,” ujarnya. Dia menambahkan, tim pemantau tersebut dikerahkan ke setiap distributor minyak tanah itu secara bergantian. “Kami akan mengupayakan setiap pangkalan dievaluasi secara teratur,” ujarnya. Dia menyebutkan, jika ditemukan pangkalan minyak yang nakal akan diberikan sanksi yang setimpal sesuai dengan kesalahan yang dilakukan. Bila ditemukan ada

pangkalan atau agen yang menjual minyak tanah dengan harga di atas ketentuan yang berlaku, akan diberikan sanksi berupa peringatan. Bahkan sanksi terberat berupa pencabutan izin pangkalan dan agen hingga membawa perkara ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum. “Para distributor nakal harus diberikan sanksi agar menjadi pembelajaran bagi agen-agen yang lain,” tuturnya. (h/net)


24

JUMA JUMATT, 1 JUNI 2012 M 11 RAJAB 1433 H


Haluan 01 Juni 2012