Page 1

Harian Umum MEDIA GROUP

I klan 0751 4488700 Berlangganan 082388441221 Pengaduan 0751 4488701

JUMA JUMATT

1 FEBRUARI 2013 M / 20 RABIUL AWAL 1434 H

TERBIT 24 HALAMAN 107 TAHUN KE 65

Harga Eceran Rp3.500/eks, Harga Langganan Rp78.000/bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. (QS Al Anfaal Ayat 45)

05.10

12.35

15.57

18.40

19.51

KHAS

80 Kg Heroin Disembunyikan dalam Kurma KEPOLISIAN Malaysia berhasil menggagalkan penyelundupan heroin seberat 80,1 kg! Nilainya ditaksir mencapai 3,2 juta ringgit atau setara Rp9,9 miliar. Heroin ini disembunyikan dalam kurma demi menghindari kecurigaan petugas. Tidak disebutkan lebih lanjut jumlah kurma tersebut, namun diperkirakan mencapai ribuan butir. Heroin tersebut sengaja disembuyikan di dalam kurma dan diselundupkan menggunakan kapal dari Pakistan.

>> 80 KG HEROIN hal 07

TIKET — Seorang calon penumpang memperlihatkan tiket Batavia Air di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (31/1). Batavia Air dinyatakan pailit setelah adanya keputusan dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, sehingga seluruh kegiatan operasionalnya dihentikan. RIVO SEPTI ANDRIES

DIUMUMKAN DPP PKS HARI INI

Presiden PKS Diganti SETELAH ditahan KPK, Luthfi Hasan Ishaaq sudah memberikan sinyal akan mundur dari jabatannya sebagai Presiden PKS. Para pimpinan PKS sendiri cenderung menyetujui. Pengantinya tergantung pilihan Majelis Syuro.

JAKARTA, HALUAN — Besar kemungkinan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq akan diganti. Indikasi itu dapat dilihat dari pertemuan mendadak para petinggi PKS di rumah Ketua Majelis Syuro

PKS, Hilmi Aminuddin di Lembang Jawa Barat kemarin. Kabarnya, sudah ada sinyal dari LHI inisial populer Luthfi bahwa dirinya berencana mundur dari jabatannya sebagai Presiden Partai. Apalagi alasannya kalau

bukan untuk berkonsentrasi menghadapi perkara yang sedang membelit dirinya sejak dua malam silam. Dua malam lalu, ia ‘diambil’ oleh penyidik KPK dari

>> PRESIDEN hal 07

Keluarga Mr Moh Rasjid Syukuran JAKARTA, HALUAN — Keluarga besar Mr Sutan Moh Rasjid mengadakan syukuran atas ditetapkan nama Mr Sutan Moh Rasjid untuk nama ruas ja-

lan Simpang Duku - Bandara Internasional Minangkabau (BIM), di kediaman Arwin Rasyid, putra bungsu Mr Sutan Moh Rasjid, di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (31/1) tadi malam. Hadir dalam acara syukuran tersebut Ketua DPD Irman Gusman, Mantan Menko Kesra Azwar Anas, Mantan Kapolri Awaludin Jamin, Dirut Bank Muamalat Indonesia Alvian Arifin,

Ketua TP PKK Agam

PADANG, HALUAN — Sejak keputusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat No. 77/pailit/2012/PN. NIAGA. JKT.PST tanggal 30 Januari 2013 yang menjatuhkan putusan pailit kepada Batavia Air, maka Batavia Air resmi berhenti beroperasi. Hal tersebut membuat banyak pihak kaget, terutama para agen penjualan tiket dan penumpang. Berdasarkan pantauan Haluan di Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (31/1), puluhan penumpang Batavia Air

terlantar di bandara. Beberapa dari mereka ada yang menunggu di depan kantor Batavia Air, tidurtiduran di lantai bandara, dan juga menggerutu kesal. Situasi tersebut membuat aparat keamanan terus berjaga di lokasi bandara demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. General Manager PT. Angkasa Pura II, Rian Hadihito yang hadir untuk memberikan informasi kepada penumpang Batavia

>> PENUMPANG hal 07

5 DAERAH DI SUMBAR TAK PUNYA SPBU PERTAMAX

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menyerahkan Perda tentang pengesahan nama Mr Sutan Moh Rasjid sebagai nama jalan Simpang Duku-Bandara International Minangkabau (BIM), Sumatera Barat, kepada putra Mr Sutan Moh Rasjid, Arwin Rasyid di kediaman CEO Bank CIMB Niaga ini di Jakarta, Kamis (31/1) malam. HMG

Mulai Hari Ini, Kendaraan Dinas Wajib Pertamax

TP PKK Agam Menang Beragam Lomba

Ny Vita Indra Catri

Penumpang dan Agen Batavia Kecewa

>> KELUARGA MR hal 07

Advertorial

AGAM, HALUAN — Ketua TP PKK Agam Ny.Vita Indra Catri mengemukakan, program pembinaan PKK dilakukan secara menyeluruh, rutin dan merata. Oleh karena itu keberhasilan kegiatannya dengan memenangkan berbagai lomba merupakan keberhasilan bersama. Hal itu dikemukakan Vi-

SETELAH DINYATAKAN PAILIT

ta pada penilaian nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya dalam Lomba PKK KB Kes tingkat Sumbar Kamis (31/1). “Dengan kebersamaan itu PKK Agam telah banyak meraih prestasi, pada lomba tahun 2012 lalu Agam mengutus PKK nagari Selaras Air untuk lomba tingkat provinsi, ternyata berhasil meraih

juara pertama dan mewakili Sumbar ke lomba nasional, di tingkat nasional juga memperoleh penghargaan dalam kategori PHBS. Sekarang kita yakin keberhasilan nagari Salareh Aia tahun lalu akan diikuti oleh Nagari Koto Malintang tahun 2013, karena sama-sama bersemangat walau berbeda nagari,” kata Vita.

Keyakinannya bahwa nagari Koto Malintang akan meraih prestasi terbaik Sumbar setelah melihat kenyataan yang ada dimana berkat program PKK fasilitas kesehatan dan kondisi lingkungan di nagari itu semakin membaik, bahkan semua rumah sudah memiliki WC yang layak.

>> TP PKK hal 07

PADANG,HALUAN — Mulai hari ini, Jumat, 1 Februari 2013, kendaraan dinas milik pemerintah daerah dan institusi pemerintah vertikal, termasuk kendaraan dinas BUMN dan BUMD di wilayah Sumatera dan Kalimantan diwajibkan menggunakan Pertamax (bahan bakar minyak/BBM non subsidi. Tanpa kecuali, semuanya wajib mengikuti aturan tersebut. Keputusan itu tertuang

di dalam Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengendalian BBM Bersubsidi tahun 2013, pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk kendaraan dinas dan kendaraan BUMN, BUMD di wilayah Sumatera dan Kalimantan mulai 1 Februari 2013.

>> MULAI HARI hal 07

LONGSOR MANINJAU

2 Korban Masih Dicari, 50 Orang Diungsikan AGAM, HALUAN — Hujan yang turun di Kecamatan Tanjung Raya, Kamis (31/ 1) siang kembali menyulitkan tim evakuasi gabungan untuk mencari korban longsor di Jorong Data Kampung Dadok Nagari Sungai Batang Ke-

camatan Tanjung Raya. Pada hari kelima satu korban atas nama P St Sinaro (40) berhasil ditemukan. Sementara sekitar 50 penduduk diminta untuk mengungsi.

>> 2 KORBAN hal 07

Otak Penyandera Kapolres Diciduk................>> 02 80 Persen APBD untuk Bayar Gaji...................>> 09 Citilink Incar Rute Batavia............................... >> 15 >> Editor : Yon Erizon, Ismet Fanany MD

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

KILAS Maiyasyak Johan Tinggalkan PPP JAKARTA, HALUAN - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maiyasyak Johan menyatakan keluar dari PPP dan sekaligus mundurkan diri sebagai anggota DPR. Namun, pengunduran diri Maiyasyak ternyata tidak begitu dipersoalkan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. Pernyataan pengunduran diri Maiyasyak disampaikannya saat rapat kerja atau raker Komisi I DPR RI dengan Menkominfo, Rabu (30/1). MAIYASYAK JOHAN “Saya perlu sampaikan bahwa sejak hari ini saya sudah memasukkan surat pengunduran diri sebagai anggota PPP dan sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014,” kata Maiyasyak. Meski demikian, anggota DPR dari daerah pemilihan Sumatara Utara itu tidak menyebutkan secara tegas alasan pengunduran dirinya. Dia hanya mengatakan sudah sangat lelah sehingga perlu istirahat sejenak. “Saya sudah agak capek. Mau istirahat sebentar. Barang kali itu saja yang saya sampaikan khusus pada Pak Menteri, yang kebetulan hadir dalam raker ini,” ujarnya. Ketua ditanya Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq, kemana dia setelah mundur dari PPP, Maiyasyak menyebutkan dua alternatif, yaitu bergabung dengan Golkar atau NasDem. “Ada dua kemungkinan. Kemungkinan pertama ke tetangga sebelah kanannya Pak Mahfudz (Wakil Ketua Komisi I Agus Gumiwang Kartasasmita/Golkar) atau ke NasDem karena kelihatannya tren politik ke depan berdasarkan perubahan politik sosial itu lebih cenderung ke pertumbuhan nasionalisme yang lebih menyanggupi kebutuhannya ke depan. Kedua partai itu memiliki identitas kearah situ,” ujarnya. Namun bagi Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, mundurnya Maiyasyak tidak begitu dipersoalkannya karena hal tersebut menjadi hak politik bagi semua orang. “Kepindahan itu hak politik, tidak bisa dicegah,” katanya. Bahkan Suryadharma Ali optimis, mundurnya Maiyasyak tidak akan mempenguhi perolehan suara PPP pada Pemilu 2014 mendatang. “Suara tidak akan menurun,” kata Suryadharma dengan penuh keyakinan. Meski ada kader partai yang keluar, namun partai yang dipimpinnya juga mendapat kader baru untuk menjadi calon legislatif pada Pemilu 2014 nanti. Diantara kader PPP yang baru masuk tersebut adalah aktivis Front Pembela Islam (FPI) Munarman yang akan mewakili dapil Sumatera Selatan dan Yusron Ihza Mahendra untuk dapil Bangka Belitung. (h/sam)

Otak Penyandera Kapolres Dharmasraya Diciduk PADANG, HALUAN—Tim Reksrim Polres Dharmasraya kembali menciduk satu tersangka lagi dalam kasus penyanderaan dan penganiayaan Kapolres Dharmasraya AKBP Chairul Aziz dan sebelas anggotanya.

CURANMOR— Riki (19), spesialis pencuri kendaraan bermotor (ranmor) , dibekuk di depan Bofet Rajawali Sungai Rumbai, Rabu (30/1) sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku tertangkap tangan oleh warga, saat melarikan sepeda motor milik Amin, warga Jorong Cahaya Murni Sungai Rumbai yang parkirnya di depan sebauh warung. Tampak pelaku tengah diperiksa petugas dio Polsek Sungai Rumbai. Berita terkait di halaman 4. RAKHMAN JAROT

Simulasi, SPBU Coco Terbakar PADANG, HALUAN—Pengamanan fasilitas penting dalam penyaluran seperti di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terus diperkuat. Setelah di terminal pe-ngisian BBM Teluk Kabung dan depot BBM di Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (31/ 1) kemarin PT Pertamina menggelar simulasi antisipasi, dan penanganan bencana kebakaran terhadap SPBU Coco di Mata Air Padang, yang diikuti pemilik dan Pengawas 102 SPBU lainnya se Sumbar. Sirene me-raung. Dari pengeras suara, ter-dengar kabar pompa pengisian terba-kar. Seluruh karyawan diminta ber-lin-dung di tempat aman. Beberapa petugas bergegas mengejar racun api, dan segera menyemprotkan racun api. Security langsung menutup pintu gerbang dan mengusir pengunjung keluar dari SPBU, untuk mengindari korban jiwa. Karyawan lain tampak berla-rian untuk diungsikan. Aksi yang sempat menghebohkan sejumlah pengendara ini sesungguhnya memang hanya simu-

lasi. Tujuannya untuk mengantisipasi sekaligus penanggulangan jika terjadi kebakaran di SPBU Coco Mata Air Padang. Pelatihan keadaan darurat atau medivac drill ini sempat membuat kaget para pengandara mobil dan motor serta warga sekitar di kawasan tersebut. Latihan memang sengaja didesain seolah-olah terjadi kebakaran yang sebenarnya. SR Wilayah VIII, Ziko Wahyudi mengatakan, simulasi ini dimaksudkan untuk melihat kesigapan sumber daya manusia (SDM), dan mengecek keandalan sarana dan fasilitas di instalasi tersebut. “Dengan simulasi ini, kita harapkan seluruh personel siap melakukan antisipasi dan tindakan penanganan secara cepat dan tepat,” ujar Ziko kepada war-tawan usai menyaksikan simulasi tersebut. Dalam simulasi kemarin, diasumsikan salah satu pompa minyak di SPBU Coco Mata Air, Kecamatan Padang Selatan terbakar. Tindakan responsif segera dilakukan petugas dengan memadamkan

kebakaran. Saat kejadian, seluruh sistem pengisian minyak yang sedang dilakukan segera dihentikan. Mobilmobil pengunjung dan mobil tangki di dalam areal diungsikan. Kegiatan yang sempat mem-buat kaget dan panik pengunjung SPBU itu, sengaja di desain seperti terjadi kebakaran sebenarnya. Skenarionya seolah-olah SPBU terbakar. Kemudian diumumkan keadaan darurat melalui pengeras suara komunikasi, disusul bunyi sirene tanda keadaan bahaya. Seluruh karyawan yang sedang beraktivitas di dalam perkantoran langsung dievakuasi ke tempat berkumpul yang aman atau muster poin. Selain dila-kukan pihak safety dan security internal SPBU, petugas terlihat dengan sigap mengeluarkan selang, dan langsung menyemprotkan air dari hidran di sekitar tanki. Selain disiram air, dalam si-mulasi sekitar 45 menit itu, pemadaman juga dilakukan menggunakan racun api atau foam. (h/ hri)

Empat Pengedar Sabu Ditangkap BATUSANGKAR, HALUANPolisi gagalkan peredaran narkotika jenis sabu, dari dua wilayah Polres berbeda dan berhasil mengamankan empat orang tersangka. Satu tersangka, seorang ibu muda, diamankan oleh jajaran Polres Sawahlunto, Rabu (30/1). Sementara tiga tersangka lainnya diamankan anggota Polres Tanah Datar saat melintas dengan mobil Xenia nomor polisi BA 2183 TG di jalan raya Jorong Lareh Nan Panjang, Nagari Atar, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (30/1) lalu. Penangkapan ketiga pelaku, dua diantaranya warga Provinsi Sumatera Utara ini, merupakan hasil pengembangan dari ditangkapnya pengedar sabu, Veri Kurnia-

wan (29), warga Jorong Pinang Balirik, Kecamatan Lintau Buo, di rumahnya beberapa hari yang lalu. Kapolres Tanah Datar AKBP. Lutfi Martadian didampingi Kasat Narkoba AKP Bakhlis di Batu Sangkar, mengatakan, dalam operasi yang dilakukan Sat Narkoba Polres Tanah Datar ini, polisi berhasil mengamankan tiga tersangka dan barang bukti sabu seberat 13 gram yang dibagi dalam empat paket, uang tunai Rp2,3 juta, mesin timbangan elektronik, dan satu alat hisap (bong). “Dua diantara tiga tersangka merupakan warga Sumatera Utara. Masing – masing Mujiman (47) dan Yuswadi (40. Dan seorang lagi bernama Desprianto (31) warga Nagari Kampung Baru, Kabupaten

Sijunjung,” ucap Kapolres. Ia menambahkan, penangkapan ketiganya juga hasil dari pengembangan dari penangkapan pelaku sebelumnya yakni Very dengan barang bukti lima paket kecil sabu yang dijual tersangka sebesar Rp200 ribu per paket. “Sekira pukul 15.00 WIB pada Selasa (29/01) lalu, kita terlebih dahulu mengamankan tersangka Very. Dan pelaku ini mengakui jika sabu tersebut ia dapatkan dari temannya Desprianto. Dan polisi berhasil memancing tersangka serta melakukan penangkapan,” tutur Lutfi Martadian. Keempat tersangka saat ini berada dalam sel tahanan Mapolres Tanah Datar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya telah menyimpan dan mengedarkan narko-

tika jenis sabu. “Mereka melanggar Pasal 114 ayat (1) jo 116 ayat (1) jo 111 ayat (1) Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati dan minimal 4 tahun penjara dengan denda Rp8 miliar,” tambah mantan Kapolres Solok ini. Wanita Muda Diringkus Polisi Sementara itu, setelah lama menjadi target operasi, DE (29), akhirnya dibekuk jajaran Satuan Narkoba Polresta Sawahlunto, dengan satu paket sabu, di kawasan Taman Satwa Kandih ‘Kota Arang’, Rabu (30/1) sore. Wanita muda tersebut, menurut Kabag Ops. AKP Sumintak, terbilang sangat piawai dalam menjual barang

haram tersebut. Ketika pelaku diciduk, polisi kesulitan menemukan sabu bawaannya. Saat digeledah, di dalam mobil Xenia milik DE, polisi tidak menemukan barang bukti. Namun, polisi tidak kehilangan akal. Pemeriksaan pun dilanjutkan pada bagian luar kendaraan bernomor polisi BM 1275 CE tersebut. Benar saja, ketika dilakukan pemeriksaan di bagian luar, polisi menemukan satu paket sabu senilai Rp1 juta, pada spion bagian kiri mobil tersebut. Warga Lubang Panjang Sawahlunto tersebut, harus pasrah ketika digelandang ke markas Polresta Sawahlunto. “Saat ini, DE dalam pemeriksaan kepolisian, untuk dilakukan pengembangan terhadap kasus tersebut,” ujar Sumintak. (h/doy/dil)

Cemungud….

s

EJAK ‘virus’ bbm (blackberry messenger) melanda, aneka kosa kata aneh pun mulai bermunculan. Bahasa gaul ala anak muda alias bahasa ‘alay’ seperti tak pernah habisnya. Hampir tiap hari ada saja kosa kata baru, yang meskipun bunyinya aneh, tetap saja bisa dimengerti oleh kaum muda. Dari sekian banyak kata tersebut, dua kata yang paling banyak digunakan adalah ciyusss (serius), dan cemungud (semangat). Saat sedang sendiri memeloti BB, terkadang kita tak sadar senyum-senyum sendiri membaca istilah tersebut. Apalagi bila istilah itu disebutkan di tengah berlangsungnya rapat yang serius. Sejenak, pastinya peserta rapat menjadi tersenyum mendengarnya. Suasana yang tegang

Oleh: ATVIARNI sejenak menjadi kendur oleh istilah yang disampaikan dengan nada guyon tersebut. Terlepas dari bahasa Indonesia yang baku, tentunya kaidah-kaidah yang ada dalam bahasa ini tak memenuhi standar sedikitpun. Saya tak akan membahasnya, di sini, karena saya bukanlah seorang ahli bahasa. Yang saya amati hanyalah, betapa kreatifnya anak muda sekarang. Menciptakan berbagai macam istilah yang akhirnya justru menjadi lebih ngetop dibanding bahasa yang baku. Bulan bahasa setiap Oktober, sepertinya tak mampu membendung fenomena ini. Dari anak kecil, ABG hingga dewasa tak terkecuali, kadang menikmati bahasa gaul tersebut. Justru kalau yang berbi-

cara menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar seolah-olah ia menjadi aneh. Meski demikian, saya berharap, istilah-istilah baru ini tak menjadikan Bahasa Indonesia baku semakin ditinggalkan. Seperti kata pepatah, bahasa menunjukkan bangsa. Jangan sampai bangsa kita kehilangan jati diri, hanya karena bahasa gaul yang selalu dipakai dalam pergaulan agar tak dianggap ketinggalan zaman. Ah, semoga saja nilai bahasa Indonesia para generasi muda sekarang bukan nilai ala kadarnya. Saya tak berani membayangkan jika di masa depan, justru istilah-istilah itulah yang makin mengemuka. Jauh meninggalkan bahasa asli negeri sendiri, bahasa

Indonesia. Sebab semua begitu ‘cemungud’ untuk menggunakan bahasa ini. Entahlah… Ciyusss… saya cemungud… miapah??? ***

Tersangka AS diciduk di rumah temannya di Muaro Bungo, Jambi, Senin (28/1) sekitar pukul 08.00 WIB, setelah dua bulan melarikan diri. AS ini diduga adalah otak pelaku dari kasus tersebut. Maka dia dibawa ke Mapolda Sumbar untuk diperiksa lebih lanjut oleh penyidik Polda Sumbar, Selasa (29/1) sekitar pukul 16.00 WIB. “Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, kami mengetahui satu tersangka lagi di daerah Muaro Bungo. Untuk itu, sekitar lima petugas Reskrim langsung menuju ke lokasi tersebut untuk diamankan,” kata Kapolres Dharmasraya AKBP Chairul Aziz melalui Wakapolres Kompol Ari Yuswan Triono, Rabu (30/1) malam. Dikatakannya, setelah terjadi peristiwa tersebut AS ini langsung melarikan diri meninggalkan Jorong Aur Jaya Sitiung V, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya. Setelah diselidiki, ternyata dia ini bersembunyi di rumah temannya di Muaro Bungo. Tersangka tiba di Polres Dharmasraya sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polres Dharmasraya. Dari hasil pengakuan tersangka ini, dia mengakui telah melakukan aksi tersebut. “Setelah diinterogasi secara intensif, kemungkinan tersangka ini adalah provokator dari kasus tersebut. Selain itu, kasus ini pun juga telah dilimpahkan ke Mapolda Sumbar, sehingga AS ini dibawa ke Polda Sumbar untuk proses lebih lanjut,” ujar Ari. Dari belasan warga yang telah diamankan, kata mantan Kabag Ops Polresta Padang ini, kemungkinan masih ada beberapa pelaku lagi dalam peristiwa penyanderaan Kapolres Dharmasraya dan hingga saat ini masih dilakukan pencarian. Ari mengimbau kepada masyarakat yang terlibat dalam kasus penyanderaan Kapolres tersebut agar segera menyerahkan diri secepatnya. “Kami meminta kepada pelaku agar menyerahkan diri ke polisi terdekat,” harapnya. Berkas Telah Dilimpahkan Ari Yuswan Triono mengungkapkan, 11 pelaku yang diduga terlibat dalam kasus tersebut telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hingga sekarang berkas tersebut masih di tangan jaksa untuk diteliti. “Mereka ini masih diamankan di sel tahanan Dharmasraya dan kami pun menunggu hasil dari jaksa terkait berkas tersebut,” jelasnya. Kata Ari, apabila nantinya berkas tersebut dinyatakan belum lengkap oleh jaksa, maka penyidik Reskrim akan kembali melengkapinya sesuai dengan perintah dari jaksa. “Mudah-mudahan berkas tersebut dinyatakan lengkap oleh jaksa dan kami akan segera melimpahkan tersangka dan barang bukti,” ungkapnya. Sementara itu, Pjs Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Mainar Sugianto, penyidik masih memeriksa AS secara itensif untuk dimintai keterangan bahwa siapa saja pelaku lainnya dan dimana keberadaannya. Kapolres Dharmasraya AKBP Chairul Aziz bersama anggotanya disandera warga selama lima jam dan empat orang anggota Polres menjadi korban di Jorong Aur Jaya Sitiung V, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasrya, pada Sabtu (24/11/2012) lalu. Peristiwa ini bermula saat Kapolsek Koto Baru bersama anggotanya melakukan razia illegal minning yang selama ini marak. Ketika itu petugas mengamankan 2 orang pekerja tambang emas. Rencana Kapolsek Koto Baru bersama anggotanya mau mengambil barang bukti dari tempat lokasi tambang emas, ternyata ratusan warga dan para pekerja tambang datang untuk menghadang. Melihat kondisi yang kurang kondusif, Kapolsek Koto Baru bersama anggotanya mencoba menyelamatkan diri. Kapolsek juga meminta bantuan ke Mapolres Dharmasraya. Mendengar informasi dari Kapolsek Koto Baru, Kapolres Dharmasraya bersama anggota Polres sekitar jam 16:00 WIB menuju ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Melihat kedatangan Kapolres bersama anggotanya, warga menghadang dan diduga melakukan pelawanan, sehingga empat anggota Polres menjadi korban dan Kapolres Dharmasraya AKBP Chairul Aziz bersama anggotanya di sandera oleh warga dari pukul 16:00 WIB hingga pukul 21:00 WIB atau selama lima jam. (h/nas)

Mutasi Bergulir di Polres Pasbar PASBAR, HALUAN — Untuk penguatan institusi Polri, Polres Pasaman Barat melakukan mutasi perwira di jajaran Polres Pasaman Barat. Serah terima jabatan (Sertijab) para perwira Polres Pasaman Barat itu dilaksanakan di halaman Mapolres Pasbar yang dilaksanakan oleh Kapolres AKBP Prabowo Santoso, Kamis (31/1). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perwira dan bintara di jajaran Mapolres Pasbar. Menurut Kapolres Prabowo, mutasi atau pun rotasi disamping dalam rangka menguatan institusi Polri, juga dalam rangka peningkatan karir, kinerja, dan penyegaran di tubuh Polri. Sebab, tantangan ke kedepan semakin kuat. Oleh karenanya Polri dituntut lebih profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom masyarakat, apalagi seiring dengan semakin dinamisnya masyarakat. Dengan demikian Polri dituntut bekerja ekstra dalam menciptakan Kantibmas, serta penegakan hukum. Diantara, pejabat Polres yang dimutasi itu adalah, Kasat Intekam AKP Andi P, dirotasi menjadi Kapolsek Kinali, menggantikan AKP Asnomi Nanda. Sedangkan jabatan lama Andi digantikan oleh AKP Muzhendra yang sebelumnya menjadi Kasat Intel di Polres Tanah Datar. Asnomi sendiri melaksanakan tugas barunya di Polda Sumbar. Selanjutnya Kapolsek Gunung Tuleh AKP Syofyan Effendi digantikan oleh Iptu Mulkani yang sebelumnya berdinas di jajaran Polsek Agam. Syofyan Effendi sendiri menerima tugas barunya di Polres Pariaman. Selanjutnya, Polsek Ranah Batahan yang dijabat oleh AKP Boy Agustianto mutasi menjadi Kasat Intelkam di Polres Tanah Datar menggantikan AKP Muzhendra. Selain itu, Kapolsek Air Bangis AKP Perial juga mutasi ke Polda Sumbar dengan posisi barunya Ka-SPK. Dia digantikan oleh pejabat Polres dari Pariaman. Suasana Sertijab dilaksanakan secara kekeluargaan, serta dilanjutkan pula dengan sertijab ibu bhayangkara masing-masing di aula Mapolres setempat. (h/nir). >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Jefli


JUMAT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

3

SUASANA saat penyerahan bantuan bedah kampung di Gedung LKKS Sumbar, jalan Pramuka Raya Nomor 10.

LEMBAGA KOORDINASI KESEJAHTERAAN SOSIAL

Membedah Kampung Atasi Kemiskinan D

alam rangka mewujudkan Kesejahteraan, pelayanan sosial, dan penanganan masyarakat miskin, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak henti-hentinya melakukan berbagai kegiatan, dan program. Kegiatan itu mulai dari Care Social Responsibility (CSR), pengembangan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dan lain sebagainya. Dari berbagai program itu, ada satu program yang sangat berbeda dengan program-program sebelumnya, yaitu program Bedah Kampung dari Kementerian Sosial. Pemprov Sumbar melalui Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumbar, berhasil menggaet Kementerian Sosial untuk mengalokasikan program bedah kampung di Sumbar, khususnya di Kota Padang, dan Kota Payakumbuh. Kegiatan bedah kampung tersebut, merupakan pengembangan kegiatan dalam rangka mengatasi masalah kemiskinan, secara terkonsentrasi, terpadu dan berkelanjutan. Dengan sasaran kegiatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin, peningkatan kualitas lingkungan sosial melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni, maupun penanganan masalah sosial lainnya, seperti lanjut usia, kecacatan, keterlantaran, korban bencana. “Keberhasilan Pemprov

Sumbar dalam menggaet program bedah kampung tersebut, tidak terlepas dari pencanangan bedah rumah yang dilakukan Menteri Sosial RI pada tanggal 14 Januari 2013 lalu,” ujar Ketua LKKS Sumbar Ny Hj Nevi Irwan Prayitno, bersama Kepala Dinas Sosial Sumbar Abdul Gaffar, saat menerima bantuan program bedah kampung dari Kementerian Sosial RI, yang diwakili oleh Kasubid Penataan Sosial Lingkungan Kumuh Drs Mangara Simanjuntak, bersama Kasubid Identifikasi dan Analisis Kementerian Sosial RI Dra Etty Rachmiyati S MSi, disaksikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Padang Hariadi Dahlan, serta camat, dan lurah dari Kecamatan Padang Barat, Koto Tangah, dan Padang Utara, di kantor LKKS jalan Pramuka Raya Nomor 10, Kamis (31/1). Dikatakan, sebelum Kota Padang, dan Payakumbuh ditunjuk oleh Menteri Sosial, untuk program bedah kampung tersebut, LKKS sebelumnya telah mengajukan permohonan kepada menteri untuk mengalokasikan bedah kampung, kepada delapan kabupaten/kota yang ada di Sumbar, seperti Pasaman Barat, A g a m , Sijunjung, Solok, Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Dharmasraya, dan Padang.

“Dari delapan kabupaten/kota yang di ajukan oleh LKKS itu, ternyata hanya dua daerah yang disepakati oleh menteri untuk dijadikan lokasi bedah rumah, yaitu Padang, dan Payakumbuh. Meskipun hanya mendapat jatah dua wilayah, namun hal sangat membahagiakan sekali. Karena, dari 20 wilayah yang dicanangkan oleh Menteri Sosial, Alhahdulillah Sumbar medapat dua jatah,” ungkapnya. Ditambahkan, khusus di wilayah Kota Padang, Kementerian Sosial memberikan bantuan bedah kampung sebanyak 200 rumah, dengan dana sebesar Rp2,150 miliar, dan akan dialokasikan kepada tiga kecamatan, yaitu Padang Barat sebanyak 60 rumah , Padang Utara sebanyak 60 rumah, dan Koto Tangah sebanyak 80 rumah. “Dari 200 rumah itu, masingmasing rumah akan mendapat dana sebesar Rp10 juta, dan bantuan untuk pembukaan usaha sebesar Rp50 juta setiap bulan. Namun, bantuan usaha itu bersifat kelompok, dimana setiap kelompok terdiri dari 10 orang,” tukasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Padang Hariadi Dahlan mengatakan, keberhasilan Pemprov Sumbar mendatangkan bedah kampung tersebut, sangat membantu, dan berarti untuk Kota Padang. Karena, dengan program bedah kampung tersebut, beberapa masyarakat yang memiliki tempat tinggal tidak layak huni, mejadi terbantu, dan bisa menempati rumah yang layak huni

nantinya. “Program ini harus disyukuri. Oleh karena itu, saya mengharapkan ketiga kecamatan yang telah di tunjuk itu bisa memberikan data-data yang akurat kepada Dinas Sosial nantinya. Agar, seluruh bantuan yang telah diberikan bisa dipergunakan dengan maksimal,” katanya. Dengan bantuan bedah kampung itu, Ny Hj Nevi Irwan Prayitno berharap, tingkat kemiskinan di Sumbar akan menjadi berkurang. Agar, percepatan pert u m b u h a n ekonomi Sumbar semakin maju di masa mendatang. Selain itu, dengan b e d a h kampung tersebut diharapkan juga a k a n tercipta pelayanan perumahan yang layak huni bagi keluarga miskin. Termasuk meningkatnya kemampuan keluarga dalam melaksanakan peran dan fungsi keluarga, untuk memberikan perlindungan, bimbingan dan pendidikan keluarga.***

KETUA LKKS SUMBAR NY HJ NEVI IRWAN PRAYITNO

MENTERI Sosial RI diwakili Kasubid Penataan Sosial Lingkungan Kumuh Kemensos RI Drs Mangara Simanjuntak, dan Kasubid Identifikasi dan Analisis Kementerian Sosial RI Dra Etty Rachmiyati duduk bersama dengan Ketua LKKS Sumbar Ny Hj Nevi Irwan Prayitno, Kepala Dinas Sosial Sumbar Abdul Gaffar, dan Kepala Dinas Sosial Kota Padang Hariadi Dahlan, dan Ketua Harian LKKS Sumbar Drs H Parlagutan Nasution, sebelum dimulainya acara penerimaan bantuan bedah Kampung.

KASUBID Penataan Sosial Lingkungan Kumuh Kemensos RI Drs Mangara Simanjuntak

MENTERI Sosial RI diwakili Kasubid Penataan Sosial Lingkungan Kumuh Kemensos RI Drs Mangara Simanjuntak bersama-sama dengan Kepala Dinas Sosial Sumbar Abdul Gaffar, disaksikan langsung oleh Ketua LKKS Sumbar Ny Hj Nevi Irwan Prayitno mendandatngani surat peryataan bantuan bedah kampung untuk kota padang dengan jumlah 200 unit.

MENTERI Sosial RI diwakili Kasubid Penataan Sosial Lingkungan Kumuh Kemensos RI Drs Mangara Simanjuntak bersama Kasubid Identifikasi dan Analisis Kementerian Sosial RI Dra Etty Rachmiyati memberikan Cek senilai Rp2,150 tirlyun kepada Kepala Dinas Sosial Sumbar Abdul Gaffar, disaksikan langsung oleh Ketua LKKS Sumbar Ny Hj Nevi Irwan Prayitno, serta seluruh undangan yang hadir. >> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


4 SUMBAR

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

Residivis Perkosa Buruh PT TKA DHARMASRAYA, HALUAN — Polisi Sektor Sungai Rumbai Resor Dharmasraya membekuk satu orang pelaku pemerkosaan. Tersangka ditangkap aparat di Camp perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Tidar Kerinci Agung (PT TKA). Tidak ada perlawanan saat aparat melakukan penangkapan terhadap Syamsul

TERKENDALA — Pembangunan jalan lintas Padang-Solok di Air Dingin Kelurahan Balai Gadang, Kota Padang, hingga saat ini masih terkendala. Kamis (31/1). AMIR

DITUDUH MENGANCAM DJUNAIDI PERWATA

Ketua FKMTI Melapor ke Polda Sumbar PADANG, HALUAN — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Komunikasi Masyarakat Tionghoa Indonesia (LSM FKMTI) Kota Padang Valentinus Gunawan laporkan Kurnia Tjuaja alias Tjo Beng Koen ke Polda Sumbar. Kurnia dilaporkan atas tindakan tidak menyenangkan, Sabtu (18/1) lalu. Menurut Valentinus, kejadian ini bermula ketika pembicaraan bisnis yang dilakukan keduanya. Kemudian berujung dengan pembicaraan keluarga, dan Kurnia juga minta keterangan berapa jumlah laptop dan HP yang dimiliki Valentinus, Kamis (17/1). “Waktu itu tidak ada prasangka apa-apa,” katanya, di Redaksi Harian Haluan, Kamis (31/1). Seusai pertemuan tersebut, Jumat (18/1) pukul 19.30 WIB, kediaman Valentinus ditatangi Kurnia bersama 3 orang asing lainnya, yang mengatakan berasal dari Densus-88 Mabes Polri. Tiga orang asing ini hanya menunjukkan lencana kepolisian,

tanpa memperlihatkan surat tugas. “Waktu datang mereka buka pagar dan menghempaskannya, sehingga terdengar suara keras. Karena terkejut saya pergi ke pagar, mereka langsung mendorong saya ke dalam. Karena ada istri saya dan anak saya yang masih kecil, maka saya mengalah dan menurut saja,” ujarnya. Dilanjutkan, mereka menggeledah isi rumah dan memindahkan data dari HP dan laptop ke laptop yang mereka bawa. Dari pembicaarannya dengan Kurnia, Valentinus mengatakan, penggeledahan ini dilakukan karena ada short mesage service (SMS) ancaman yang masuk ke HP Ketua Kehormatan HBT Pusat Padang Djunaidi Perwata. Dikatakan Valentinus, keempat orang ini membujuknya untuk mengaku melakukan tindakan tersebut. “Mereka mengancam, jika tidak mengaku, akan datang lagi pasukan yang lebih banyak dengan peralatan yang lebih

canggih. Tapi saya tidak pernah mengirim SMS itu, makanya saya bersumpah demi langit dan bumi, barulah merea pergi, ” ujarnya, Kamis (31/1). Merasa tidak senang dengan aksi Kurnia, Valentinus melaporkan Kurnia Tjuaja alias Tjo Beng Koen ke Polda Sumbar dengan nomor surat LP/19/I/2013-SPKT Sbr tanggal 19 Januari 2013. Valentines mengaku dirinya sama sekali tidak pernah mengirimkan sms ancaman kepada Ketua HBT. Valentines juga meminta bantuan perlindungan dan pengamanan kepada Kapolda Sumbar, namun belum ditanggapi. Varlentinus pun akhirnya meminta perlindunagn hukum kepada Gerakan Lawan Mafia Hukum (GLMH) Sumbar, Klinik Hukum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Pusat, Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI), dan mitra FKMTI lainnya. Sementara Kurnia ketika dikonfirmasi via telpon, belum dapat tersambung, dan dimintai keterangannya. (h/cw-eni)

Kasus Pembunuhan Istri Direka Ulang PADANG, HALUAN — Kasus pembunuhan yang dilakukan Afrizal alias Ujang (32) terhadap istrinya Elfitri Dharmawati panggilan Fit (26) di PT Raj Dular Brother, Simpang Tiga Rambutan, Balai Baru, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dalam waktu dekat ini akan digelar rekon-

truksi (reka ulang) oleh pihak kepolisian dan kejaksaan. “Rencanannya, minggu depan kami bersama jaksa akan gelar reka ulang di tempat lokasi kejadian,” kata Kapolsek Kuranji AKP Masrial, kemarin (31/1). Dikatakan, rekontruksi ini dilakukan untuk memastikan,

dan mencocokkan pengakuan tersangka saat diperiksa dengan kejadian sebenarnya di lokasi peristiwa. Kemudian tidak tertutup kemungkinan, dalam rekontruksi nanti akan ada hal yang tidak terungkap pada saat pemeriksaan. Untuk melengkapi berkas kasus tersangka, kata Masrial, pihaknya telah memintai keterangan dari saksi-saksi, dan sudah mengumpulkan data melalui olah tempat kejadian peristiwa (TKP) yang telah dilakukan. Dari hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP, benar bahwa pelaku membunuh istrinya dengan sengaja. “Rekontruksi ini, bisa juga untuk melengkapi berkas yang sedang dilengkapi oleh penyidik saat ini,” ujarnya. (h/nas)

Bahri (32), mantan residivis kasus pembunuhan di Muaro Bungo itu. Korban adalah Arsini (30) buruh kebun PT TKA warga Jorong Sungai Betung Nagari Lubuk Besar Kecamatan Asam Jujuhan. Status Arsini yang merupakan korban pemerkosaan telah kawin. Kejadian nahas terhadap Arsini tersebut, berawal saat korban sama-sama kerja dengan Syamsul Bahri (32) di perkebunan PT TKA, tepatnya di camp 741. Karena situasi sepi, timbul niat Syamsul Bahri untuk memerkosa Arsini. Dari pengakuan pelaku, saat keadaan sepi di perke-

bunan itu, Arsini dipeluk dari belakang dan ditindih, dan terjadi perbuatan asusila layaknya perbuatan suami istri. Setelah pelaku melepaskan nafsu birahinya, kemudian korban ditinggalkan di kebun tersebut. Setelah korban pulang langsung memberitahu keluarga. Bersama keluarga, Arsini langsung melaporkan perbuatan tidak senonoh pelaku ke Polsek Sungai Rumbai. Setelah Polsek menerima laporan, Kanit Reskrim Ibda Mulyadi bersama anggotanya langsung terjun ke TKP dan berhasil menangkap pelaku Rabu (30/1). Setelah dilakukan peme-

Keluyuran, 10 Siswa Terjaring PASBAR, HALUAN — Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), berhasil menjaring 10 orang siswa SMA yang berkeliaran pada jam berajar, di Kecamatan Gunung Tuleh Pasbar sekitar pukul 10.30 WIB Kamis (31/1). “Ya mereka yang terjaring adalah, “AL”,”JD”,”YM”,”RO”,”EI”,”RM”,”AH”,”BR” dan ‘ES”, delapan orang siswa itu, sedang kedapatan memakai seragam sekolah yang sedang mandi-mandi di Sungai Batang Kenaikan,” ujar Kepala Badan Pol PP Pasbar Abdi Surya didampingi Komandan Pleton, Joko Triono, Kamis (31/1). Setelah terjaring, siswa SMAN 1 Luhak Nan Duo Pasbar itu,

LINGKAR

langsung digiring ke Markas Sat Pol PP Pasbar dan diberikan pengarahan untuk menyadarkan mereka akan pentingnya belajar. Disebutkan, razia yang dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2006 Pasal 12 tentang Tertib Anak Sekolah. Siswa terjaring, akan dibawa ke kantor Pol PP dan diberikan pembinaan serta membuat surat perjanjian. “Setelah membuat surat perjanjian mereka harus dijemput oleh orang tuanya masing-masing. Dengan demikian, orang tuanya akan mengetahui prilaku anak-anaknya, dan bisa memberikan pengawasan,” terangnya. (h/nir)

Rumah Kompos Atasi Masalah Pupuk Petani PADANG PARIAMAN, HALUAN — Rumah kompos Kelompok Tani (Keltan) Palanta Indah Sialangan Pulau Aie, Kenagarian Tandikek, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, sudah mulai digunakan untuk membuat pupuk kompos, serta sudah diresmikan oleh Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, Perternakan dan Kehutanan Padang Pariaman Erman, Kamis (31/1). Ketua Keltan Palanta Indah Siti Rosani mengatakan, semenjak didirikan pada tahun 2007 yang lalu, baru sekali ini mendapatkan bantuan pemerintah satu rumah kompos, serta mesin untuk membuat pupuk kompos. “Untuk membuat pupuk kompos, anggota mengunakan jerami dan daun yang sudah lapuk serta dari kotoran

riksaan terhadap pelaku, ternyata mantan residivis yang baru saja keluar dari LP Muaro Bungo, terpaut kasus pembunuhan dan pencurian dan divonis tujuh tahun dan barusaja keluar bulan Juni 2012 Kapolsek Sungai Rumbai, Kompol Gatot Istanto Kamis (31/1) menyebukan, akan mengembangkan kasus ini, karena tersangka mantan residivis, dan telah banyak terlibat dengan banyak kasuskasus kriminal sebelumnya. “Tersangka telah kita tahan dan kasusnya akan kita kembangkan lagi, jika masih terdapat tindakan kriminal lain yang dilakukan tersangka,” ujar Gatot. (h/fma/jrt)

ternak. Setelah diaduk, di implemintasikan sekitar sepuluh hari dan sudah itu baru bisa digunakan untuk memupuk padi,” kata Ketua Keltan Palanta Indah Siti Rosani Kamis (31/1). Untuk bahan pupuk ini katanya, semua anggota dianjurkan mencari bahan secara bersama, dan dikerjakan secara bersama pula. “Hasil pupuknya, akan diutamakan untuk semua anggota. Untuk membeli minyak mesin itu, diminta sumbangan kepada anggota,” ujarnya. Sementara itu, Rifa’i Marlaut salah seorang pembina dan pendiri Keltan Palanta Indah mengatakan, bantuan yang diberikan oleh Pemkab Padang Pariaman ini, akan membantu para petani. Karena hampir semua petani mengeluhkan keterbatasan pupuk. (h/cw-bus)

SITI Rosani ketua Kelompok Tani Palanta Indah sedang melakukan pengilingan jerami untuk membuat pupuk kompos. BUSTANUL ARIFIN.

Pelaku Curanmor Tertangkap Tangan DHARMASRAYA, HALUAN — Pelaku spesialis pencuri kendaraan bermotor jenis Suzuki Satria FU lintas provinsi, dibekuk di depan Bofet Rajawali Sungai Rumbai, Rabu (30/1) sekitar pukul 22.00 Wib. Pelaku Riki (19) tertangkap tangan oleh warga, saat melarikan kendaraan milik Amin, warga Jorong Cahaya Murni Sungai Rumbai yang parkirnya di depan warung. Saat itu, korban sedang berbelanja, dan kala itu tidak mencabut kunci kontak motornya. Tahu motor tinggal dengan kuncinya, pelaku langsung melarikannya. Saat pelaku melarikan motor itu, korban berteriak dan kontan warga memburu korban. Pelaku ternyata membawa senjata tajam, sebuah pisau dan pisau tersebut sempat dihadangkan kepada warga yang memburunya. “Di daerah perbatasan Sumbar - Jambi, korban meninggalkan motor curiannya dan mencoba melompat ke sebuah truk. Namun nahas bagi pelaku, warga berhasil menangkapnya dan memberikan hadiah beberapa pukulan. Pengakuan pelaku, ia telah beraksi di di tujuh TKP di Sungai Rumbai. Di antaranya, dua tempat di Jambi Waras dan satu TKP di Koto Baru Pelaku yang merupakan warga Pelayang Muaro Bungo tersebut, juga mengaku telah banyak menjual hasil curiannya ke Solok Selatan. Uang itu digunakan untuk mabuk-mabukan dan berfoya-foya bersama rekan-rekannya. Dalam belakukan aksinya, satu tahun ini tersangka mengaku sering pindah-pindah tempat. Kapolsek Sungai Rumbai Gatot Istanto menyebutkan, akan mengembangkan kasus ini, karena banyaknya kasus curanmor yang belum terungkap, dan Sungai Rumbai merupakan daerah perbatasan yang rawan terhadap curanmor, serta tindakan kriminal lainnya. (h/fma/jrt)

Desa Ampalu Dinilai Tim Sumbar PARIAMAN, HALUAN — Tim Penilai Kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Tingkat Sumatera Barat, nilai Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara, kota Pariaman, Rabu (30/1). Tim yang berjumlah 8 orang tersebut, dipimpin Ely Batiowi, diterima di Kantor Desa Ampalu, yang juga merupakan sentral penilaian dilakukan. Kepala BP2KB Kota Pariaman, Yutiardi menjelaskan, penilaian yang dilakukan kini, itu untuk tingkat Sumbar,dan kalau berhasil, Pariaman melaju ke tingkat nasional. Penilaian yang dilakukan tim tersebut meliputi 4 kategori, yakni, PKK-KB, PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan sehat), LBS (Lingkungan Bersih dan Sehat) dan Pos Yandu. Sementara Walikota Pariaman, Mukhlir R pada kesempatan itu mengatakan, penilaian yang dilakukan bisa menjadi motivasi untuk kemajuan yang lebih baik bagi kader-kader PKK-KB dan masyarakat di Kota Pariaman. Dia berharap, semoga saja penilaian yang dilakukan tim sumbar, membawa prestasi gemilang bagi Kota Pariaman ke depan. “Tidak mungkin walikota bekerja sendiri, tanpa dukungan dari semua elemen. Makanya, apa yang diraih dan dilakukan saat ini, merupakan kerja keras dari kader dan masyarkat keseluruhan,” katanya. (h/tri).

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Irvand


OPINI 5

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

Penipuan Calon PNS dan Budaya Menyuap ENIPUAN Lagi. Sejumlah warga Pasaman Barat ditipu orang yang mengaku pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pasbar. Orang itu meminta korban agar mentransfer sejumlah uang dengan iming-iming akan diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari tenaga honor daerah kategori I atau II di lingkungan Pemkab Pasbar. Tentu saja korban pun berjatuhan. Sejumlah orang yang mengaku sudah menyetor uang lalu mengadu ke Pemkab setempat. Tapi apa yang bisa dilakukan Pemkab Pasbar selain hanya menyesali kenapa masyarakat begitu mudah percaya dengan bujuk rayu para penipu itu. Tipu menipu untuk masuk jadi pegawai itu bukan sekali ini saja terjadi. Sudah ada banyak korban sebelumnya dari berbagai daerah. Tapi anehnya kejadian serupa terus berulang dan berulang lagi. Setiap kali diberi peringatan, setiap kali pula orang lupa dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya. Sesungguhnya apa yang menjadi masalah besar dari maraknya kasus tipu menipu seperti ini dalam lingkungan masyarakat kita? Tak bisa dipungkiri bahwa bagian dari budaya kita yang tak kunjung habis terkikis adalah budaya korupsi. Korupsi dimulai dari suap menyuap. Kejadian yang dialami warga Pasaman Barat itu lantaran semangat menyuap masih ada. Orang mau saja menyediakan uang untuk sebuah pelayanan atau sebuah fasilitas yang diberikan kepadanya secara tidak menurut aturan. Kasus Pasaman Barat itu, orang mau anaknya diterima jadi PNS dengan tidak mengikuti semua persyaratan yang ditetapkan. Cukup menyuap saja atau menyogok saja. Penyuapan dalam perspektif hukum positif di Indonesia dijelaskan oleh Kitab Undang-undang Hukum Pidana (Wetboek van Strafrecht, Staatsblad 1915 No 73), UU No. 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap (“UU 11/1980”), UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta diatur pula dalam UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (“UU Pemberantasan Tipikor”) Dalam UU Pemberantasan Tipikor soal suap dijelaskan sebagai berikut: “Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga, bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya, atau yang menurut pikiran orang yang memberikan hadiah atau janji tersebut ada hubungan dengan jabatannya (Pasal 11 UU Pemberantasan Tipikor) Jadi sudah jelas sebenarnya, apakah kasus di Pasaman Barat itu penipuan atau suap menyuap, meskipun untuk menarik kasus ini ke arah pasal 11 UU Tipikor memerlukan bukti-bukti dan saksi. Namun kita ingin mengingatkan kembali bahwa penipuan demi penipuan seperti itu sesungguhnya bisa diminimalkan dan korban tidak jatuh, kalau saja masyarakat makin menyadari bahwa penyuapan adalah juga korupsi. Untuk menjadi PNS, sudah ada syarat-syaratnya. Lha, kalau semua syarat sudah terpenuhi tinggal bertarung dengan fair untuk mengikuti ujian masuk. Apabila ujian masuk itu dapat dilewati dengan baik, Insya Allah tak ada lagi halangannya untuk jadi PNS. Perkara mulai tumbuh ketika yang mau masuk PNS tidak yakin dengan kemampuan dirinya. Seseorang berupaya mencari jalan lain yang bisa menyelimuti ketidakmampuannya mengikuti testing masuk tersebut. Di sinilah awal korupsi. Budaya suap sudah berkembang dari awal. Bahkan sejak masuk sekolah. Orang tua yang tahu anaknya tidak memenuhi syarat untuk masuk sekolah tertentu menyediakan uang untuk menyuap pihak sekolah. Hebatnya di bangku sekolah, ketika ujian tidak bisa dikerjakan, anak-anak menggunakan kertas contekan alias jimat. Waktu ujian ada bocoran soal-soal, sehingga anak yang benar-benar belajar dengan sungguh-sungguh bisa kalah oleh mereka belajar asal-asalan saja. Bocoran soal ujian seperti sering diberitakan diperjual belikan dengan harga jutaan. Dan sekali lagi, itulah bagian dari suap dan permulaan dari korupsi nasional. Kasus Pasaman Barat cukuplah menjadi pelajaran bagi kita semua. Seyogianya kalau nanti pihak penipunya ditemukan, maka perlu juga diberi semacam ganjaran pula kepada mereka yang mencoba menyuap petugas (sekalipun akhirnya terbukti bahwa petugas itu juga petugas palsu) untuk masuk PNS. Dimana-mana kasus suap untuk masuk PNS ini sudah sering kita dengar. Bahkan banyak PNS yang memang masuk lewat jalur ini. Dapat kita bayangkan, kalau masuk jadi PNS saja sudah korupsi bagaimana jadinya kalau sudah jadi PNS? Tentu soal suap menyuap bukan soal yang aneh baginya. Penyuapan yang yang lebih ‘profesional’ mungkin disebut gratifikasi. Sejumlah pejabat penting tersandung kasus ini. Sebut nama-nama Andi Mallarangeng, Angelina Sondakh, Zulkarnain Djabar. Dan yang terakhir ini Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaq juga kesrimpet tali sapi dalam kasus impor sapi. Malam kemarin Luthfi dijemput dari markas DPP PKS oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Kasus ini sedang dikembangkan, apakah Luthfi memang tersangkut atau bukan, yang jelas, cerita dimulai dari suap menyuap juga. Harus ada satu gerakan bersama yang lebih substantif dari gerakan antikorupsi yakni gerakan antisuap. Korupsi sering hanya dilihat dari besaran rupiahnya saja, sedang suap adalah cikal bakalnya. Jika cikal bakalnya dimulai dari bangku sekolah, maka mulailah gerakan antisuap itu sejak dini. Agar kelak setelah anakanak dewasa mereka terbiasa menghindari suap dan jauh dari budaya korup.***

P

„ Luthfi Hasan Ishaq dicekal ke luar negeri gara-gara daging sapi „ Ndeee…habeeeeeh politisi dek jaweeeei… „ Survei: publik lebih percaya pada media dibanding pada pemerintah „ Makanya pasang pariwara, wkwkwkwkwkwk

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Indonesia Keranjang Narkoba Dunia Oleh: ZAINAL ARIFIN Dosen STKIP Hidayatullah Batam

K

ASUS peredaran ramuan setan (narkoba, narkotika, ekstasi, marijuana, ganja, sabu-sabu, alkohol dan ramuan memabukkan lainnya) tiada hentinya memenuhi ruang media masa. Baik pria, wanita, tua, muda, kaya, miskin, dan siapapun dia telah banyak yang menjadi budak obat terlarang tersebut. Indonesia merupakan salah satu negara yang terbilang parah terjangkiti virus narkoba dan sejenisnya. Inikah penyebab dekadensi moral sebagian besar generasi bangsa Indonesia selama ini? Lingkungan selebritis begitu akrab menjalin hubungan dengan ramuan setan (narkoba dan lainnya). Mulai dari penyanyi, pemain sinetron, sutradara, artis lokal maupun nasional sudah banyak yang terbukti bercengkrama dengan barang haram tersebut. Faktanya, berita yang masih hangat di media masa beberapa hari ini terkait penemuan barang bukti narkoba saat petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek rumah presenter idola remaja, Raffi Ahmad. Meskipun belum jelas kepemilikan narkoba tersebut, namun penemuan ganja di rumah Raffi Ahmad telah membuktikan belum terputusnya hubungan antara narkoba dengan kehidupan selebritis. Dan, belum lekang dari ingatan kita terkait sederet nama selebritis pecandu narkoba, diantaranya Gary Iskak, Revaldo, Roy Marten, Sammy Kerispatih, Sheila Marcia, Imam S. Arifin, Doyok (pelawak), Ahmad Albar, Andika dan Izzy (Kangen Band) serta masih banyak lagi nama–nama artis yang terjerat kasus narkoba. Sementara itu, selebritis sekarang ini bagaikan dewa yang dipuja-puja penggemarnya. Para fans yang kebanyakan masih muda bahkan berusia belia tersebut merupakan generasi penerus kepemimpinan bangsa ini. Sungguh sangat berbahaya jika gaya selebritis yang doyan narkoba itu, kemudian ditiru para fans-nya. Apa yang akan terjadi pada negara Indonesia jika kelak dipimpin orang-

orang yang gemar sakau? Belum lagi banyaknya kasus pejabat pemerintahan di Indonesia yang tertangkap basah sedang pesta narkoba dengan koleganya. Tidak perlu disebutkan namanya karena terlalu banyak daftar nama pejabat yang muncul apabila kita searching di media masa. Banyaknya pejabat yang bermental korup bisa jadi dikarenakan terhinoptis ramuan setan tersebut, tentu tidak mengesampingkan faktor lainnya. Itulah sebabnya sekarang ini begitu sulit kita jumpai pemimpin-pemimpin yang pikirannya jernih, dan jikapun ada maka yang lain senantiasa meracuninya. Ada yang lebih parah lagi, yakni kasus beredarnya ramuan setan di lembaga pemasyarakatan atau penjara. Tempat yang digadang-gadang sebagai recoveri-nya orang bermasalah, justru menjadi sarangnya gembong pengusaha maupun penjaja ramuan setan. Bahkan, berdasarkan data terbaru dari Polda Metro Jaya, kepolisian berhasil menyita barang bukti berupa 6,4 kg shabu, 6.700 butir ekstasi, 2.300 butir ekstasi kapsul dan 1.100 butir happy five dari tiga napi di dalam lapas. Apabila dikonversi dalam rupiah mencapai Rp 13 miliar dan dapat menyelamatkan 71.500 orang (tribunnews, 28/1/2013). Menyimak uraian tersebut, masih pantaskah remisi diberikan kepada oknum sindikat narkoba sekelas Deni Setia Maharwa alias Rapi Mohammed Majid dan Meirika Pranola alias Ola? Keputusan dengan mengatas-namakan Hak Asasi Manusia (HAM) yang menolak keras adanya hukuman mati, meski pelaku kejahatan itu telah merusak bahkan membunuh banyak generasi bangsa ini. Lucunya, bukankah mereka sedang babak belur digebuki di negeri asalnya? Lalu, mengapa santunan “remisi” diobral kepada mereka yang sengaja membawa racun itu ke dalam negeri ini? Dimanakah tempat yang bersih untuk membina dan membesarkan anak bangsa kita? Inikah nasib yang selalu kita alami, terbungkam lemah dan tergiur

oleh rayuan materialis. Sampai kapan negeri ini menjadi keranjang sampah yang menampung limbah dunia tersebut? Jika di negara lain pengedar narkoba dan kroninya mendapat ancaman hukuman mati atau paling tidak babak belur dihajar petugas, sebaliknya di Indonesia banyak syafa’at bagi mereka yang telah terbukti menyelundupkan dan

juga tidak berbanding lurus dengan penurunan kasus narkoba di negara kita. Permasalahannya, mengapa Indonesia menjadi keranjang besar yang menampung sampah dan racun dunia itu? Keranjang sampah yang luar biasa besarnya dan menganga setiap saat tanpa penutup yang kuat. Beragam isinya datang dari berbagai penjuru dunia, mulai

mengedarkan narkoba. Wajar saja jika banyak kasus peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang katanya steril dijaga petugas, apalagi dalam dunia selebritis yang penuh kegemerlapan. Indonesia Keranjang Narkoba Peredaran narkoba di Indonesia sudah terlalu dalam dari sekedar tahap krusial. Maraknya upaya-upaya penyelundupan yang dilakukan oleh jaringan narkotika internasional, terungkapnya banyak pabrik narkoba di Tanah Air, penemuan ladang ganja dalam skala yang luas dan meningkatnya jumlah korban akibat over dosis mengkonsumsi narkoba adalah bukti peredaran narkoba begitu bebas di bumi pertiwi ini. Terlalu sering kita mendengar berita gagalnya upaya penyelundupan narkoba di beberapa bandara internasional kita. Tetapi ternyata hal itu tidak menurunkan nyali mereka untuk tetap menyelundupkan narkoba ke Indonesia. Setiap hari kita juga mendengar informasi tentang penangkapan-penangkapan bandar, pengedar dan pemakai narkoba. Ternyata penangkapan-penangkapan tersebut

dari nikotin, alkohol, heroin, kokain, sabu-sabu, ekstasi, dan marijuana. Ditambahkan lagi berbagai racun dan residu, erotisme dan vcd biru. Dengan kata lain, segala variasi sampah dunia masuk kedalam keranjang yang bernama Indonesia ini. Sungguh mereka yang terkait dalam bisnis narkoba tidak lagi takut karena mereka tahu persis bahwa hukum di negara kita juga merupakan bisnis yang dapat dikendalikan dengan uang. Mereka tidak akan pernah takut karena hukuman berat di dalam undang-undang hanya ideal di bibir dan ancaman saja yang tidak pernah dilaksanakan. Ancaman bagi kejahatan yang tidak lebih dari novel horor yang menakutkan hanya pada saat dibaca saja. Bandara, salah satu pintu yang semestinya rapat karena didukung teknologi yang serba canggih, namun karena tergiur dengan nikmatnya komisi dan upeti, maka dengan membungkuk-bungkuk laiknya di depan raja agung, aparatur yang bertugas di sana mempersilakan ramuan setan itu masuk Indonesia dengan melenggang tanpa hambatan. Wajar, jika kemudian Indonesia menjadi syurga bagi

penjaja dan pecandu ramuan setan seperti yang terjadi sekarang ini. Seharusnya kita marah karena negara kita telah dilecehkan oleh sindikat narkoba internasional. Bangsa kita telah dijajah oleh mereka tanpa ada upaya yang signifikan dari negara untuk menghentikannya. Berapa banyak warga Australia, Iran, Malaysia, Singapore, Taiwan, India, Nigeria dan warga negara lainnya yang telah memasukkan narkoba ke Indonesia? Mengapa mereka tidak dikenakan hukuman yang sama dengan hukuman yang diterima WNI bila melakukan sedikit saja kesalahan di negara mereka namun divonis hukuman mati? Peringatan tegas kepada seluruh elemen bangsa agar tidak menjadikan orang-orang yang bersahabat dengan narkoba sebagai public figure. Sekalipun dia seorang anggota dewan, pejabat eselon negara, terlebih-lebih selebritis. Hukuman pidana dan sanksi moral menjadi wajib diberikan kepada antek-antek pemuja ramuan setan tersebut. Terutama para pemilik kebijakan bangsa beserta jajarannya secara intensif mengkampanyekan anti-narkoba. Penolakan tanpa kompromi wajib disuarakan bersama ketika berhadapan dengan penjaja atau siapapun yang telah terkontaminasi ramuan setan. Karena mereka adalah musuh-musuh negara yang nyata dan sangat membahayakan setiap saat. Dengan tipu dayanya mereka akan terus mencekoki kita hingga terbius dan menuruti apapun kehendaknya. Alhasil, runtuhlah moral bangsa jika generasinya telah takluk dan diperbudak narkoba. Rehabilitasi besar-besaran menjadi harga mati apabila ingin menyelamatkan generasi yang siap mengangkat martabat bangsa. Dan Indonesia harus mampu menjadi negeri percontohan dunia dalam pemberantasan ramuan setan. Pemerintah menjadi palang pintu terdepan dalam memutuskan mata rantai peredarannya. Sementara rakyat dengan kesadaran tinggi berupaya semaksimal mungkin tidak berhubungan dengan ramuan tersebut. Niscaya generasi bangsa yang akan datang akan sehat jasmani dan rohaninya. Merdeka atau Narkoba? (*)

082390765000

Penyebaran Guru SMP dan SMA di Kota Padang Ass Pak Kadisdik. Kami mendengar akan ada penyebaran guru SMP dan SMA di Kota Padang diawali tahun ini. Untuk itu kami berharap: 1. Tidak merugikan guru dengan tidak cukup jam di tempat baru. 2. Tidak pilih kasih. 3. Tidak dijadikan ajang balas dendam kepsek dan Pemko. 4. Percepatlah, jangan dijadikan agenda ini untuk mempertakut guru dan membuat guru gelisah dan kasak kusuk dsb. Jika kebijakan ini dirasa tidak adil dikwatirkan akan munculkan gejolak di Kota Padang. Ini juga akan merugikan penduduk. +6283182408*** JAWABAN : Terkait masalah distribusi guru di Kota Padang, dilaksanakan dalam rangka penyelesaian proses sertifikasi. Kelak selesai didistribusikan, seluruh guru justru akan mendapatkan jam

mengajar sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam SKB 5 Menteri dan Surat Edaran Gubernur Sumbar. Terkait guru-guru yang akan didistribusikan, juga harus memenuhi persyaratan tertentu. Antara lain masih muda, belum menerima tunjangan profesi, serta belum memperoleh sertifikasi. Di luar ketentuan persyaratan yang ada, maka mereka tidak akan dipindahkan. Artinya, tidak mungkin terjadi pilih kasih, apalagi jadi ajang balas dendam. Karena menyangkut jumlah guru yang cukup banyak, maka juga membutuhkan proses administrasi yang cukup lama. Namun, dalam waktu dekat, kebijakan ini akan segera dilaksanakan. Untuk guru-guru muda, juga ditawarkan kesempatan untuk menjadi guru SD sehingga tidak perlu pindah

ke luar kota. Alternatif lainnya adalah mencari kesempatan untuk mengajar di sekolah swasta lainnya di Kota Padang. Kami berharap, para guru hendaknya juga mempelajari semua aturan formal dan tidak mudah terpancing untuk melakukan hal-hal yang bersifat destruktif. Karena semua kebijakan terkait masalah distribusi guru adalah kebijakan dari pemerintah. Wassalam Indang Dewata Kadisdik Kota Padang

Soal Kekerasan Oknum Aparat Terhadap Masyarakat Tanpa api tak akan ada asap. Begitulah polemik tentang terjadinya kekerasan oleh oknum aparat terhadap masyarakat. Jika masyarakatnya sadar akan aturan maupun hukum, semua tu tak akan terjadi. Wassalam. +6281363708***

SMS Suara Rakyat Bukan dari STIPER Sijunjung Assalamualaikum Wr. Wb. Yang terhormat Bapak/Ibu Redaksi Haluan. Saya dari Ir. Adrizal, M.Si, Ketua STIPER Sawahlunto Sijunjung menyatakan bahwa jika ada surat pembaca yang mengatasnamakan STIPER pada tanggal 28 Januari 2013, bukanlah dari pihak STIPER. Karena saya sebagai Ketua STIPER tidak tahu menahu dengan surat pembaca tersebut. Terimakasih. Wassalam. +628129728***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Pemimpin Perusahaan: Syafarudin Ariansyah. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Syafarudin Ariansyah, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Koordinator Minggu: David Ramadian, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Rudi Antono, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani, Meidella Syahni, Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala) Jon Indra (Non-Aktif), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Asongan), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Manajer Cetak: Mardius Caniago, Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Jefli


6

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

BISA BUNUH JUTAAN PETANI

Lawan Kebijakan Impor Pangan JAKARTA, HALUAN-Masyarakat Agribisnis dan Agriindustri Indonesia (MAI) melawan kebijakan pemerintah yang tetap mengimpor pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Pasalnya, impor itu berdampak buruk bagi jutaan petani negeri ini.

TERLANTAR — Calon penumpang Batavia Air menunjukan tiket pesawat saat akan meminta ganti rugi di terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (31/1). Para penumpang terlantar akibat putusan pailit terhadap maskapai tersebut oleh Pengadilan Niaga. TEMPO

Lagi, Buku Porno Masuk Sekolah JAKARTA, HALUAN —Dunia pendidikan kembali dihentak dengan ditemukannya buku tidak senonoh yang beredar di sekolah. Buku “Ngeunah Keneh Inem” yang isinya merupakan cerita dewasa diketahui beredar di beberapa sekolah SMP dan SMA di Bandung.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, menyayangkan terulangnya kejadian ini. “Kalau kecolongan kok sampai berkali-kali,” katanya jengkel. Seperti diketahui, sebuah buku dewasa berjudul “Ngeunah Keneh Inem” ditemukan

di perpustakaan SMAN 9, SMAN 12 Bandung dan beberapa SMU di Jawa Barat. Sebelumnya buku karangan Taufik Faturahman ini ditemukan di SMPN 23 Bandung. Buku ini dinilai isinya belum tepat untuk dikonsumsi oleh siswa sekolah.

Sebelum ini, beberapa tahun lalu orangtua murid di Jakarta juga sempat dikejutkan materi ajar berupa cerita “Bang Maman dari Kali Pasir”, yang bertutur soal isteri simpanan, yang terselip dalam buku pegangan mulok PLBJ. Kemudian di Mojokerto ditemukan foto Miyabi dengan pakaian minim tercetak dalam lembar kerja siswa (LKS) mata pelajaran Bahasa Inggris. Sementara di Kudus, pada LKS mulok Bahasa Jawa termuat kisah “Resepe si Mbah” yang mencantumkan nyimeng (mengkonsumsi ganja, red), ngombe rong gendul (minum minuman keras dua botol, red). Masuknya buku ke lingkungan sekolah, kata Ledia, pastilah melalui saringan berlapis. Ada saringan dari penerbit, dari diknas, juga dari sekolah, baik itu meliputi kepala sekolah, guru maupun bagian kepustakaan. Maka, masuknya buku atau bahan ajar yang tak pantas dibaca apalagi diajarkan ke sekolah menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem pemilahan, pengawasan dan evaluasi bahan ajar.”Pada berberapa temuan, proses pemilahan, pengawasan dan evaluasi bahan ajar pada prakteknya hanya sampai di tahap formalitas seperti mengisi formulir dan berkasberkas. Tidak sungguh-sungguh dilakukan atau kadang diserahkan bukan pada ahlinya. Misalnya saja, menilai bahan ajar semestinya bukan hanya melibatkan ahli tema pelajaran tertentu tetapi juga harus dikonsultasikan pada ahli bahasa dan ahli psikologi anak, apakah semua materi sudah benar, tepat dan layak disajikan pada anak didik yang dituju. Untuk mencegah terjadinya kasus serupa, aleg PKS dari dapil Bandung Cimahi ini mengingatkan Dinas Pendidikan, guru dan penerbit bahwa tanggung jawab terhadap pendidikan anak, termasuk dengan menyediakan bahan ajar yang bermutu, yang mampu membantu anak didik menjadi cerdas, kreatif dan tentu saja bermoral dan berakhlak. (h/hdc)

Ketua Umum DPP MAI Fadel Muhammad mengatakan, impor pangan tersebut bertolak belakang dengan kondisi iklim Indonesia. Sebab, bangsa ini memiliki potensi yang luar biasa jika dimanfaatkan secara optimal. Bahkan, Indonesia seharusnya malah menjadi negara pengekspor bukan pengimpor terbesar di dunia. “Kita tolak kebijakan impor pangan. Karena akan mematikan jutaan petani Indonesia,” ujarnya usai melantik pengurus DPD MAI Sumsel Periode 20122017 di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (31/1). Fadel menjelaskan, pada 2011, hampir seluruh komoditi pangan di Indonesia berasal dari luar negeri, diantaranya impor beras sebanyak 3 juta ton, jagung banyak 2,8 juta ton, kedelai 1,8 juta ton, 600 ribu sapi induk, dan 2,8 juta liter susu. “Impor pangan ini harus dihilangkan, karena jumlah impor pangan Indonesia setiap tahun makin besar. Kita harus mandiri dan memaksimalkan potensi yang ada,” kata dia. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengungkapkan, memang agak sulit untuk merubah kebijakan pemerintah itu. Sebab, saat ini terdapat dua pola pikir yang berbeda dalam penanganan kebutuhan pangan di Indonesia. Pertama ada pemikiran untuk melakukan pe-

ngembangan pangan demi kepentingan rakyat dan kedua pemikiran yang menyatakan penyediaan pangan masyarakat harus tetap terpenuhi, bagaimana pun caranya. “Secara tegas saya dan MAI pilih yang pertama. Tinggal bagaimana kita mencari solusi terbaik, missal peningkatan kualitas benih atau menaikkan harga jual petani agar mereka semangat menjadi petani,” terangnya. Fadel menambahkan, setiap tahun pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 triliun untuk program impor. Hal ini menunjukkan pemerintah masih bersihkeras menjalankan program impor dari pada memaksimalkan lahan pertanian yang ada. “Kita harus beranikan diri untuk interpensi pasar dan tolak impor. Karena pemerintah malah tidak memikirkan nasib petani kita,” ajaknya. Dala pada itu, Ketua DPD MAI Sumsel Periode 20122017 Hendri Zainuddin mengungkapkan, pihaknya siap mensukseskan seluruh agenda MAI pusat demi tercapainya petani yang sejahtera. “Petani harus sejahtera. Kami siap laksanakan program MAI pusat pada masa mendatang,” ungkapnya. Sementara itu, Sekretasi Daerah Sumsel Yusri Effendi menambahkan, Provinsi Sumsel menjadi daerah penyumbang pangan, terutama beras nasional kelima setelah Jawa

Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi. Sumsel berhasil surplus beras sebesar 1,3 juta ton per tahun. Menurut dia, berhasilnya meraih predikat tersebut tidak terlepas dari tersedianya potensi sumber daya lahan yang cukup variatif, mulai dari lahan sawah irigasi, tadah huja, rawa pasang surut, lebak, dan lahan kering. Pertanian padi sawah di Provinsi Sumsel pada 2011 mampu menghasilkan gabah kering giling (GKG) 3.384.669 ton atau 2.139.111 ton beras. Kontribusi terbesar diperoleh dari lahan sawah yaitu 3.230.990 ton GKG (95,46 persen). Yusri mengatakan, agar tetap mampu mendukung swasembada beras berkelanjutan, pihaknya melakukan sejumlah program. Diantaranya, mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya lahan yang tersedia melalui peningkatan indeks pertanaman dari satu kali tanam (486.771 ha) menjadi dua kali tanam dan dua kali tanam menjadi tiga kali tanam dalam satu tahun. Kemudian, mengupayakan peningkatan produktifitas dari 4,25 ton/ha menjadi 4,46 ton/ ha melalui penggunaan benih bermutu, pemupukan berimbang, dan pendampingan. Tidak hanya itu, pembukaan lahan baru juga dilakukan melalui kegiatan cetak sawah serta perbaikan penanganan pascapanen untuk menurunkan tingkat kehilangan hasil. “Sarana dan prasarana transportasi, kredit pertanian, penyuluhan pertanian, pemberian pupuk, kepastian hak lahan, dan perbaikan irigasi, serta mengurangi terjadinya alih fungsi lahan juga sudah dilakukan Pemprov Sumsel,” jelasnya. (h/dn/spc)

MetroTV Menuding Rohis, Paling Banyak Diadukan ke KPI JAKARTA, HALUAN —Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menerima 43.552 pengaduan publik terkait isi siaran televisi. Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan 2011 lalu yang hanya sebanyak 3.856 pengaduan. Stasiun televisi MetroTV menjadi lembaga penyiaran yang paling banyak diadukan. Ketua Komisi Bidang Penyiaran KPI Nina Muthmainah Armando mengatakan kasus rohis (Sie Kerohanian Islam) di sekolah yang ditayangkan di MetroTV memecahkan rekor jumlah aduan. “Kasus infografis rohis ini paling banyak diadukan dengan 29.730 pengaduan,” katanya, Kamis (31/1). Menurut Nina, infografis MetroTV itu merupakan bagian dari siaran bertema terorisme. MetroTV menyebut ideologi terorisme banyak merasuk ke kalangan anak muda. Pintu masuknya adalah melalui kegiatan keagamaan disekolah-sekolah. “Yang itu diasumsikan sebagai rohis,” kata Nina. Siaran talkshow interaktif Indonesia Lawyer Club yang

ditayangkan TVOne mendapat pengaduan kedua terbanyak yaitu 3.297 pengaduan, disusul program Supertrap TransTV dengan 2.265 pengaduan dan tayangan foto Ustad Badri di TVOne dengan 1.897 pengaduan. Menurut Nina, jenis acara yang diadukan publik memang mengalami pergeseran. Jika tahun-tahun sebelumnya sinetron mendapat peringkat tertinggi, selama 2012 justru siaran berita yang diadukan paling banyak. Ada dua kemungkinan, kata Nina, sinetron yang berubah lebih baik atau masyarakat yang sekarang lebih suka menonton berita. Materi pengaduan yang dilanggar adalah kaidah jurnalistik dan norma kesopanan atau kesusilaan. Pemberian sanksi pada 2012 juga meningkat 100 persen. Dari 55 sanksi naik menjadi 110 sanksi teguran, penghentian sementara dan pembatasan durasi. Dikatakan Nina, ini dipengaruhi adanya pemberlakuan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran sejak April 2012. Menurutnya, aturan ini

>> Editor : Dodi Nurja

sebenarnya merujuk pada Undang-undang Penyiaran. Tidak hanya soal isi tayangan, Nina mengakui banyak hak-hak publik yang dirampas melalui lembaga penyiaran. Ia mencontohkan banyaknya intervensi pemilik media terhadap tayangan di televisi. Staf Pengajar Departemen Politik FISIP Universitas dr Soetomo Surabaya Redi Panuju mengatakan media saat ini tidak lagi berdiri di tengah antara negara dan masyarakat. Monopoli kepemilikan media menciptakan dominasi. Hal ini, kata dia, berimplikasi pada institusionalisasi lembaga penyiaran yang tidak sehat, terjadi komodifikasi penyiaran, homogenitas pesan, orientasi jurnalistik pada sosok mengakibatkan berkembangnya model pemberitaan opini atau talking news. Berita menjadi bias atau terjadi hiperealitas. “Banyak hal penting tidak terekspos sementara hal remeh terblow up seolah sesuatu yang penting,” ujar Redi. Lebih lanjut, intervensi pengusaha media terhadap pembuatan regulasi penyiaran. (h/tmp)

>> Penata Halaman: Syahrizal


SAMBUNGAN 7

JUMAT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

TP PKK Agam ................ Dari Halaman. 1 80 Kg Heroin .................Dari Halaman. 1 Vita Indra Catri menambahkan, di samping kebersamaan dalam pembinaan, PKK juga memperoleh bantuan dana dari berbagai pihak, dari masyarakat, pemerintah daerah sampai ke pemerintah pusat, oleh karena itu PKK Agam mengucapkan banyak terima kasih kepada yang telah memberikan kontribusi. “Ke depan saya berharap dalam pengembangan PKK guna menciptakan institusi keluarga yang kuat, sejahtera, dan diberkahi Allah SWT kebersamaan harus ditingkatkan,” lanjutnya. Selain berhasil dalam lomba PKK KB Kes, PKK juga memainkan peran dominan dalam berbagai program seperti menggerakkan Pos Yandu, Sayang Ibu dan sebagainya, bahkan Gerakan Sayang Ibu keca-

matan Palembayan juga meraih penghargaan di tingkat nasional tahun 2012. Gerakan ibu-ibu PKK yang juga cukup menonjol dan mendapat sambutan hangat masyarakat adalah gerakan di bidang pendidikan anak usia dini dengan mendirikan dan mengelola lembaga PUD yang jumlahnya telah mencapai 436 buah dan para bunda PAUD-nya sebagai pembina juga telah dilantik. Di akhir pidato eksposenya, Ketua TP PKK Agam menyampaikan sebuah pantun. “Palupuah Batang Malapari/Dibao Nak Urang Koto Malintang/Kok Buliah Pintak jo Pinto dari Kami/PKK KB KES Kami jadi Pamanang. Selain ketua TP PKK Agam juga menyampaikan ekspose Ketua TP PKK kecamatan

Tanjung Raya, Ny. Dewi Satria. Sementara itu Hj. Zulfidar pimpinan Tim Penilai dari TP PKK Sumbar menyatakan bahwa di Agam kebersamaan tidak diragukan lagi, sehingga dengan kebersamaan itu telah banyak diraih prestasi. Acara penilaian PKK KB KES nagari Koto Malintang yang berlangsung dalam hujan dilakukan dengan mendengar ekspose pihak terkait dan kunjungan lapangan. Acara dihadiri oleh Sekda Syafirman mewakili bupati Agam, kepala SKPD, ninik mamak dan jubelan masyarakat setempat. Rombogan tim penilai disambut dengan tari gelombang oleh anak-anak usia SD setempat yang juga binaan PKK Koto Malintang. (h/ks)

2 Korban....................... Dari Halaman. 1 P.St Sinaro (40) berhasil ditemukan sekitar pukul 09.45 WIB dalam keadaan sudah membusuk. P St Sinaro yang biasa dipanggil Buyung merupakan kepala keluarga, sedangkan istrinya Erni Astuti (38), Aldi (9), Fadmal (6) anggota keluarganya sudah ditemukan sebelumnya dalam keadaan sudah meninggal. Berarti tak seorang pun keluarga Sinaro yang selamat. Hingga hari kelima sudah 18 orang korban yang berhasil ditemukan. Korban yang diperkirakan masih tertimbun dua orang yaitu Padri (9) dan Nursidah (62). Tim SAR gabungan dijadwalkan akan terus melakukan pencarian hingga batas tanggap darurat habis pada Sabtu (2/2) mendatang. Hujan yang turun kemarin membuat warga semakin cemas.

Sekitar 50 warga diungsikan kepada areal dan bangunan yang berada di lokasi aman. Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda mengatakan, hujan sangat menyulitkan pencarian. Sebab, korban diperkirakan tertimbun cukup dalam. Akibatnya tanah yang basah mengakibatkan kerja relawan terganggu. Akibat cacua yang tidak bersahabat itu pula sebanyak 50 jiwa sejak Rabu malam (30/1) diminta untuk mengungsi ke daerah lebih aman. Wali Jorong Data Kampung Dadok Sutan Mangkudun mengatakan, sekitar 50 jiwa ini dievakuasi karena tinggal di tujuh unit rumah yang berada cukup dekat dengan bekas longsor yang terjadi Minggu. Mereka merupakan keluarga korban

yang datang dari luar daerah misalnya dari Pakanbaru, Medan yang dengan sengaja datang untuk melihat keluarga. “Sebanyak 50 orang ini dievakuasi ke gedung Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) yang berada tidak jauh dari lokasi longsor. Namun kemarin malam cukup banyak warga yang tidak mengungsi, mereka beralasan cuaca cukup cerah, tetapi masyarakat tetap bersiaga” katanya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam Bambang Warsito mengatakan evakuasi yang dilakukan kepada warga, berdasarkan kordinasi pihaknya dengan Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda dan Komandan Kodim 0304 Agam Letkol Trias Wijarnako. (h/yat)

Penumpang dan ............... Dari Halaman. 1 Air yang datang ke BIM mengatakan, sampai 28 April 2013 nanti, penerbangan Batavia Air akan dialihkan ke Maskapai Mandala. “Catatkan nama, no HP, dan tinggalkan tiket di sini maka para penumpang akan dihubungi soal pengalihan tersebut,” ujarnya. Salah satu penumpang, Yati mengatakan, dirinya sudah ada di bandara sejak pagi karena penerbangannya dijadwalkan pukul 13.00 WIB. Sayangnya, ketika di bandara dirinya baru mengetahui soal kepailitan Batavia Air. “Saya mau berangkat ke Jakarta pukul 1 nanti, ketika di sini baru tahu soal kabar tersebut, “ terangnya. Ia mengungkapkan, dirinya juga sempat disuruh menunggu sekitar satu jam untuk memperoleh informasi selanjutnya. Hal yang sama juga diungkapkan salah satu agen penjual tiket, Zalfri, ia baru mengetahui masalah tersebut ketika ia mencoba cek jadwal malam tadi. Pemandangan yang tidak jauh berbeda juga terlihat di Kantor Batavia Air yang berlokasi di Khatib Sulaiman, kantor tersebut terkunci dan tidak berpenghuni. Terlihat beberapa orang mondar mandir di depan kantor tersebut, mata mereka tertuju pada sebuah kertas kecil yang menempel di depan kantor. Tulisan tersebut memberitahukan soal kepailitan Batavia Air dan penumpang disarankan untk menghubungi beberapa nama kurator yang tertera di kertas. Salah satu orang yang berdiri di depan

kantor tersebut, Mira mengatakan, dirinya telah bolak balik sejak pagi tadi mengatakan karena mendapat kabar tersebut dari telepon adiknya yang di Jakarta pagi tadi. Oleh karena itu, ia langsung meluncur ke kantor Batavia Air demi mendapatkan penjelasan soal nasib tiket milik ibu dan adiknya. Ia benar-benar sangat kecewa dengan ketidakjelasan ini, dirinya sangat menyayangkan sikap Batavia Air yang seolah lepas tangan dengan nasib para penumpang yang telah membeli tiket. “Yah kalau memang sudah tahu ada masalah besar seperti ini, seharusnya Batavia Air tidak usah menjual tiket dahulu agar tidak merugikan para penumpang. Jika sudah seperti ini, akhirnya kami yang dirugikan,” keluhnya kepada Haluan. Ia berharap agar pihak Batavia dapat memberi konfirmasi selanjutnya kepada para calon penumpang. Dirinya secepatnya juga akan mengantisipasi untuk membeli tiket baru untuk ibu dan adiknya karena ada acara penting pada minggu ini yang harus dihadiri di Jakarta. “Saya masih mengusahakan penggantian tiket, tetapi kalau masih tidak jelas juga maka saya harus beli tiket baru karena acaranya akan dihelat pada hari minggu ini,” tuturnya. Hal senada juga diungkapkan Eddi Yanto. Ia telah membeli tiket penerbangan Padang – Jakarta, untuk keberangkatan 3 Februari dan kembali pada tanggal 14

Februari. Eddy baru mengetahui bahwa Batavia resmi dinyatakan Pailit, pada Kamis pagi kemarin melalui media televisi. Mengetahui Batavia pailit, Eddy langsung datang minta klarifikasi langsung dari pihak Batavia Air, tapi ternyata tutup. “Saya ingin diberikan solusi yang terbaik, karena saya sangat kecewa dengan hal ini. Sepertinya Batavia Air lepas tangan dalam masalah ini,” ucapnya. Beberapa agen tiket pesawat dari jauh-jauh hari telah menutup penjualan tiket Batavia Air. Hal ini disampaikan langsung oleh Ticketing Ero Tour, Desi kepada Haluan. Hal senada dijelaskan oleh Fitri, ticketing PT Anugrah Citra Illahi. “Kami telah menutup penjualan tiket sejak satu minggu yang lalu untuk Batavia Air,” ucap Fitri. Di Tangan Kurator Nasib calon penumpang saat ini di tangan kurator yang sudah ditunjuk. Salah satu kurator yaitu Andra Pasaribu mengatakan, pihaknya baru bekerja satu hari pasca pailitnya Batavia Air. Dia meminta calon penumpang yang menginginkan pengembalian tiket (refund) untuk bersabar. Soal pengalihan rute Batavia Air oleh Mandala Airlines, Sriwijaya Air, dan Express Air dan juga pergantian penerbangan para pemegang tiket Batavia Air seperti pengumuman Kementerian Perhubungan, Andra menyatakan itu bukan keputusan kurator. (h/cwncv/mg-fit/mg-mbe/met)

Mulai Hari .................... Dari Halaman. 1 “Pertamina Pemasaran Region I, siap mematuhi Permen ESDM yang melarang penggunaan bensin RON 88, untuk kendaraan dinas, instansi pemerintah, pemerintah daerah, BUMD, BUMN di wilayah Sumatra dan Kalimantan,” kata Sales Representative (SR) PT Pertamina (Persero) Wilayah VIII Sumbar, Ziko Wahyudi, kemarin di kantornya. Ziko Wahyudi mengatakan meski belum semua daerah di Sumbar yang memiliki outlet Pertamax, namun PT Pertamina akan mengupayakan dengan mendrop Pertamax dalam bentuk kemasan. ”Bagi daerah yang belum selesai pembangunan outletnya, sementara waktu akan didrop Pertamax dalam kemasan di daerah itu,’ sebut Ziko Wahyudi. Di samping itu Ziko juga mengatakan, saat ini Sumbar, baru memiliki 28 outlet depot Pertamax dari 102 SPBU yang ada di Sumbar. Untuk mematuhi peraturan menteri tersebut Pertamina akan terus menambah, outlet BBM non subsidi, Pertamax dan solar non subsidi. Saat ini kata Ziko, dari 685 SPBU di wilayah Sumbagut, (Aceh, Sumatra Utara, Sumbar, Riau) telah ada 248 SPBU yang menyediakan pertamak dan 36 SPBU yang menyediakan SPBU non subsidi. Untuk kendaraan BUMN dan BUMD, akan dipakaikan stiker dan stiker itu akan menjadi pedoman bagi Pertamina untuk memberikan BBM non subsidi. “Pertamina juga akan memberikan sanksi tegas, berupa sanksi administratif terhadap SPBU atau petugas SPBU, menyalurkan BBM subsidi, kepada kendaraan yang memiliki stiker tersebut,” sebut Ziko.

Berdasarkan Peraturan presiden, RI No 15/2012 terhadap pengaturan, pengawasan, dan verifikasi terhadap kelancaran dan ketepatan pelaksanaan pendistribusian jenis BBM tertentu, dilaksanakan oleh badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas), yang akan bekerja sama dengan instansi terkait, dan pemerintah daerah. “Pertamina siap melakukan kerja sama dengan seluruh pemerintah daerah aparat keamanan, dan stakeholder lainnya demi terlaksananya Permen tersebut,” ujar Ziko. Di samping itu, Peraturan Menteri ESDM ini juga melarang, penggunaan solar bersubsidi untuk mobil angkutan pertambangan, perkebunan dan kehutanan terhitung mulai 1 Maret 2013 mendatang. Meski ditentang banyak pemerintah kota dan kabupaten, Pemprov Sumbar tetap menerapkan kebijakan kewajiban menggunakan Pertamax untuk semua kendaraan dinas, mulai hari ini, Jumat (1/2). Kebijakan itu juga mengacu pada Peraturan Menteri ESDM No 1/ 2013 tentang Pengendalian Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Lima kabupaten/kota di Sumbar yang SPBU-nya belum memiliki outlet Pertamax yaitu Pariaman, Solok Selatan, Payakumbuh, Padang Panjang dan Pasaman. “Dari hasil pertemuan dan konsultasi kita dengan Dirjen Migas dan BPH Migas Senin (28/1), dikatakan bahwa, dalam pelaksanaan Permen Nomor 1 Tahun 2013 tersebut, tidak ada pengecualian,” kata Kepala Dinas ESDM Sumbar, Marzuki Mahdi. Dengan ini, apapun yang ada di Permen tersebut, wajib dilaksanakan seluruh daerah. “Bagi

kabupaten/kota yang belum ada outlet Pertamax, ditanggulangi dulu dengan secara kemasan dan drum,” katanya. Jika ada daerah tidak melaksanakan kebijakan sebagaimana diatur Permen ESDM No 1 Tahun 2013, kata Marzuki, daerah tersebut telah membangkang kebijakan pemerintah pusat. “Sebaiknya, pemkab/pemko ikut aturan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Jika ada pemeriksaan, jelas daerah juga terkena masalah,” ujarnya. Asisten II Setdaprov Sumbar Syafrial juga menilai aturan dengan kemasan tidak efektif serta memiliki resiko yang tinggi seperti kebakaran. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, Pemprov Sumbar dalam APBD 2013 sudah menganggarkan untuk BBM kendaraan dinas sesuai biaya BBM non subdisi. Untuk itu, ia berharap kabupaten/ kota lainnya, juga melakukan hal yang sama. Kalau kurang di APBD 2013, bisa dialokasikan pada APBD Perubahan. Bupati Tanah Datar, M Shadiq Pasadiqoe, menilai pemerintah, samo bakaja jo balari, dimana jika kendaraan dinas menggunakan Pertamax, maka juga akan menambah subsidi pemerintah pusat terhadap aturan tersebut. “Yang biasanya Rp.4.500/liter, karena dialihkan kepada Pertamax menjadi Rp10.500 perliter, nah malah akan menambah dua kali lipat dari anggaran sebelumnya,” kata Shadiq. Selain itu, Shadiq juga mengatakan jika hal ini tetap dilakukan maka ini akan menambah belanja Pemkab Tanah Datar menjadi Rp4,3 miliar. (h/cw-ri)

Selain menyita heroin dalam jumlah besar, polisi juga berhasil menangkap 11 orang yang diduga terlibat dalam penyelundupan heroin ini. Mereka adalah 8 pria asal Nigeria dan 3 orang lainnya, seorang pria dan 2 wanita asal Mongolia. Mereka ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan di tiga lokasi terpisah, yakni di Subang Jaya, Damansara dan Puchong. “Selama penggerebekan yang berlangsung pukul 01.30 waktu setempat di sebuah kondominium di SS12/1, Subang, seorang wanita

Mongolia ditangkap dan heroin seberat 78,76 kg berhasil disita. Dalam operasi lanjutan, seorang pasangan pria-wanita asal Mongolia juga berhasil ditahan di sebuah rumah di SS15/2, Subang-Jaya dan heroin seberat 1,22 kg berhasil disita,” jelas Kepala Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Bukit Aman, Datuk Noor Rashid Ibrahim, seperti dilansir Borneo Post, Kamis (31/1). Dalam penggerebekan lainnya, polisi berhasil menangkap 4 pria asal Nigeria di Puchong dan 4 pria

asal Nigeria lainnya di Damansara. Polisi juga menyita sejumlah narkoba dalam penggerebekan tersebut, namun jumlahnya dirahasiakan. “Para pelaku berusia sekitar 21 tahun hingga 38 tahun, 7 orang di antaranya memiliki visa pendidikan di Higher Learning Institution, Malaysia,” jelas Noor Rashid. Sindikat ini diduga menggunakan si wanita Mongolia sebagai agen untuk menjual narkoba mereka. “Penyitaan ini merupakan hasil kerjasama dengan otoritas Pakistan,” tandas Noor Rashid. (h/dtc)

Keluarga Mr Moh............Dari Halaman. 1 Wagub Sumbar Muslim Kasim, Basrizal Koto (CEO Basko Group), Bupati Padang Pariaman Ali Mukni, Ketua DPRD Pariaman Eri Zulfian, dan sejumlah anggota DPRD Pariaman. Pada kesempatan tersebut, Bupati Padang Pariaman menyerahkan Peraturan Daerah (Perda) Padang Pariaman atas penetapan nama Mr Sutan Moh Rasjid sebagai nama Jalan Simpang Duku-BIM kepada Arwin Rasyid mewakili keluarga besar Mr Sutan Moh Rasjid. Irman Gusman dalam sambutannya sangat mendukung diabadikannya nama Mr Sutan Moh Rasjid untuk nama jalan Simpang DukuBIM. “Jadi sangat layak dan pantas nama Mr Sutan Moh Rasjid diabadikan untuk nama jalan di Sumbar. Bahkan saya juga mendukung Mr Sutan Moh Rasjid diusulkan jadi pahlawan nasional,” kata Irman. Mr Sutan Moh Rasjid, lanjut Irman, hanya satu dari sederetan putra Minang yang jasanya begitu besar dalam perjuangan bangsa ini. “Komposisi orang Minang dari dulu hanya sekitar 2,5 secara nasional tapi perannya di tingkat nasional berkisar 7 sampai 12 persen. Ini modal besar Sumbar,” ungkap Irman. “Mulai dari era pemerintahan Soekarno sampai Soeharto, orang Minang selalu diperhitungkan di tingkat nasional karena selalu duduk di kabinet. Hanya di zaman Gus Dur saja tak ada orang Minang di kabinet”, sambung Irman. Sedangkan Wagub Muslim Kasim dalam sambutannya lebih banyak menyebutkan kegigihan dan ketangguhan Mr Sutan Moh Rasjid dalam menjalani kehidupan. Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menyebutkan bahwa dia-

badikannya nama Mr Sutan Moh Rasjid untuk nama Jalan Simpang Duku-BIM merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap tokohtokoh dan para pejuang Sumbar. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” kata Ali Mukhni sembari mengatakan bahwa masih ada beberapa nama tokoh lagi yang sedang diproses di DPRD. Ketua DPRD Padang Pariaman Eri Zulfian dalam sambutannya lebih banyak menyampaikan kronologis dari proses penetapan nama Mr Sutan Moh Rasjid yang banyak berperan aktif adalah H Basrizal Koto. Basko begitu pengusaha sukses asal Pariaman itu disapa, sangat konsen dan serius mendorong proses ditetapkannya nama Mr Sutan Moh Rasjid menjadio nama Jalan Simpang Duku-BIM. Sementara itu putra Mr Sutan Moh Rasjid, Arwin Rasyid yang juga CEO Bank CIMB Niaga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas ditetapkan nama ayahnya menjadi nama jalan Simpang Duku–BIM. “Ini kabar gembira bagi kami keluarga besar Mr Sutan Moh Rasjid. Ini bukan saja penghargaan bagi ayah kami, tapi juga bagi semua tokoh dan pejuang Sumbar,” kata Arwin Rasjid yang dulunya juga pernah menjabat sebagai Dirut Telkom dan Dirut Bank Danamon. Arwin mengungkapkan bahwa keluarga besar Mr Sutan Moh Rasjid tidak menyangka atas keputusan DPRD Padang Pariaman yang telah menetapkan Mr Sutan Moh Rasjid untuk nama ruas Jalan Simpang Duku-BIM. “Kami tak menyangka penghar-

gaan ini. Karena gagasan ini sudah lama digagas, yaitu ketika pak Muslim Kasim masih menjadi Bupati Padang Pariaman. Akhirnya perjalanan panjang ini menjadi kenyataan,” ujur Arwin Rasjid. Mr Sutan Moh Rasjid lahir di Jawi-jawi (sekarang Jl. Jend. Sudirman), Pariaman, Sumatera Barat, 19 November 1911 – meninggal di Jakarta, 30 April 2000 pada umur 88 tahun) . Ia adalah salah seorang pejuang dan Perintis Kemerdekaan. Pada saat perang kemerdekaan II (Clash II), Rasjid menjabat sebagai Gubernur Militer Sumatera Barat/ Tengah. Selain itu dalam Kabinet Darurat, dia menjabat sebagai Menteri Keamanan/Sosial dan Menteri Perburuhan dan Sosial. Latar belakang pendidikan Mr Sutan Moh Rasjid; setelah menamatkan pendidikan MULO di Padang tahun 1929, Rasjid berangkat ke Batavia dan masuk ke sekolah menengah atas AMS pada tahun 1930. Setamat dari AMS tahun 1933, Rasjid muda memilih melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Tinggi Hukum dan tamat tahun 1938 dan mendapatkan gelar Meester in de Rechten. Rasjid merupakan salah satu tokoh penting dalam Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di mana pada saat itu pada masa pemerintahan darurat ini beliau menjabat sebagai Gubernur Militer Sumatera Barat/Tengah, dan kemudian dalam Kabinet Darurat beliau menjabat sebagai Menteri Keamanan/Sosial dan Menteri Perburuhan dan Sosial yang berasal dari PSI. Mr Sutan Moh Rasjid wafat di Jakarta dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir. (h/sam/erz)

Presiden Luthfi ................ Dari Halaman. 1 markas PKS dan langsung ditahan setelah pada siangnya diumumkan sebagai tersangka oleh jurubicara KPK, Djohan Budi. Pertemuan ini tentu saja amat penting karena dari pagi sudah disebut-sebut akan ada pengumuman penting dari Majelis Syuro. Apalagi karena pertemuan itu dihadiri sejumlah petinggi teras PKS seperti Hilmi Aminudin, Pimpinan Harian DPP PKS, Ketua Bidang di DPP, dan Ketua Fraksi, Pembina Fraksi. Kemarin, para awak media mengerubungi rumah kediaman Hilmi di Lembang itu dan menanti penjelasan resmi dari Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin. Tapi kemudian yang tampil ke hadapan pers adalah Ketua Fraksi PKS di DPR, Hidayat Nurwahid. Kata Hidayat kepada pers, pertemuan itu membahas tentang adanya keinginan mengundurkan diri Luthfi Hasan Ishaaq sebagai Presiden Partai. Atas keinginan itu. Para pimpinan PKS cenderung menyetujui. Lantas kalau memang mundur, siapa penggantinya? Hidayat menyebutkan bahwa kewenangan itu ada pada Majelis Syuro. Menurut rencana hari ini akan diumumkan oleh Hilmi Aminuddin di Jakarta. Pernyataan bahwa hari ini Ketua Majelis Syuro partai akan mengumumkan pengganti LHI, bisa saja ditafsirkan oleh publik bermacammacam. Bisa untuk menghormati jalannya pemeriksaan agar Luthfi berkonsentrasi maka ia dibebaskan sementara dari jabatan sebagai Presiden PKS. Atau bisa juga ditafsirkan bahwa Majelis Syuro sudah memutuskan mengamputasi masalah agar tidak merembet sampai jauh melumpuhkan citra partai. Sebab baru kali ini Ketua Umum sebuah Partai Politik yang dijadikan tersangka kasus korupsi. Kalangan PKS dalam berbagai kesempatan menyampaikan pembelaannya. Bahkan di jejaring sosial (twitter dan facebook serta di grup BBM) berbagai pembelaan dan simpati disampaikan untuk LHI. Sebagian besar mereka menganggap bahwa ini adalah sebuah konspirasi besar untuk menjatuhkan PKS. Hidayat Nurwahid sendiri menyatakan “Apakah kemudian ada konspirasi atau tidak, akan kita lihat dalam perkembangan harihari ke depan. Karena memang ini adalah sesuatu hal yang sangat mengejutkan, dalam waktu yang sangat cepat terkait dengan seseorang yang jabatannya di partai adalah presiden. Saya yakin KPK menangkap bukan dalam kapasitas kepresidennnya, bahwa yang ditang-

kap adalah pejabat publik yang sekali lagi masih dituduh. Dia belum terbukti menerima suap sebagaimana yang dituduhkan,” ujarnya. Dari Malang Jawa Timur, keluarga LHI juga menyatakan ketidakpercayaan mereka kalau LHI terlibat kasus suap itu. Nasir, kakak sepupu LHI menyatakan sangat tidak mungkin adiknya tersandung kasus suap seperti yang disangka oleh lembaga antikorupsi KPK. Sebab di mata keluarga Luthfi dipandang keluarga sosok yang baik. “Kayaknya tidak mungkin lah,” sebut Nasir sebagaimana dikutip koran digital detick.com semalam. Fitnah Sementara itu dari Senayan, politisi PKS asal Sumatera Barat Refrizal menyatakan bahwa PKS telah mengantongi siapa sebenarnya Ahmad Fathanah (AF) yang mengaku-ngaku dekat dengan Luthfi Hasan Ishaaq. Fathanah, kata Refrizal merupakan salah satu tersangka kasus dugaan penyuapan terkait impor daging sapi. Luthfi ikut terseret. Tapi ia meyakinkan media bahwa AF bukan orang yang dekat dengan Luthfi. Perilaku AF yang mengaku-ngaku, sudah lama dilakukan dan dibiarkan. “AF bukanlah staf ahli Luthfi. Dia bukan aspri (asisten pribadi) LHI. Kalau staf ahli pasti kader PKS,” jelas Refrizal. Kader PKS yang lain yakni Ahmad Yani yang duduk di Komisi III DPR RI menduga kasus ini hanya untuk menutupi kasus korupsi yang melibatkan pemerintah dan partai penguasa. “Ini adalah dalam rangka yang bisa saja pengalihan isu dari kasuskasus korupsi, seperti Century, BLBI, Hambalang,” kata Yani kemarin. Karena Janji? Meskipun kalangan PKS menyangsikan niat KPK untuk menelisik setiap kasus korupsi dan menganggap ini masih tebang pilih, tapi KPK tetap bergeming. Kemarin KPK menyatakan alasan menjerat Luthfi adalah karena yang bersangkutan berjanji terkait impor daging sapi. Melihat pasal yang dijeratkan ke LHI (Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana) itu artinya KPK tidak sekedar melihat soal ada atau tidak uangnya. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menjelaskan penyuapan tidak hanya berupa uang atau hadiah.”Memberi atau menjanjikan sesuatu untuk pemberinya. Yang saya ingin kemukakan itu bahwa janji juga bisa menjadi bagian dari ini,” katanya kepada sindikasi berita haluan-inilah.com di kantor KPK, Jakarta, kemarin.

Ceritanya sebagaimana sudah diungkap media sejak kemarin, selepas menciduk Ahmad Fathanah dan Maharani berikut Rp1 miliar uang, KPK juga menangkap dua direktur PT Indoguna, Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi di rumah masingmasing. Kemudian, KPK menggeledah kantor perusahaan tersebut. Ketiganya diperiksa, hasilnya menurut KPK, ada tali temali dengan Luthfi. Karena itulah penyidik KPK mendatangi markas PKS untuk menyita sejumlah dokumen sekaligus melengkapi diri dengan surat penangkapan untuk Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaag. “Sebab dari pemeriksaan ketiganya, kita menemukan alat bukti yang cukup untuk menjemput LHI,” kata Bambang Wodjojanto. Luthfi diduga akan menggunakan pengaruhnya untuk mempengaruhi tahap pengurusan izin impor daging sapi. BK DPR Belum Memeriksa Kalau Luthfi sudah ditahan KPK, dan bahkan posisinya sudah dibahas oleh Majelis Syuro Partai, lalu bagaimana nasibnya di DPR? Sejauh ini Badan Kehormatan DPR belum berniat mengambil tindakan. “Beliau masih aktif, kalau sudah terdakwa baru kita tindak lanjuti,” kata anggota BK Abdul Wahab Dalimunthe. Hak-hak Luthfi sebagai anggota DPR juga masih diberikan. Hanya, beberapa hak yang ditahan akibat status ini. “Masih terima gaji, cuma barangkali uang jalan tidak,” katanya. Abdul Wahab mengatakan, kasus yang menimpa orang nomor 1 di PKS ini akan tetap diproses selama ada ketetapan hukum. “Kita tunggu saja proses hukumnya, kita serahkan ke penegak hukum. Jadi jangan double-double, setelah ada putusan hukum baru kita tindak lanjut. Sama seperti yang lain,” jelas dia. Hanya saja Ketua DPR Marzuki Alie amat prihatin dengan kasus yang menimpa Luthfi. Menurutnya kasus ini bisa makin memperburuk citra DPR. “Apalagi PKS selama ini selalu mencitrakan diri sebagai partai Islami dan bersih. Kalau pak Luthfi benar terlibat, maka DPR RI makin terpuruk, wajah DPR semakin suram dan kelam,” ujar Marzuki dengan nada prihatin kepada wartawan di Gedung DPR, kemarin. Menjawab pertanyaan wartawan Haluan tentang harapan dia, Marzuki mengatakan meski sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, namun Marzuki berharap Luthfi tidak terbukti terlibat. “Saya sangat prihatin dengan kasus yang menimpa PKS ini. Mudah-mudahan beliau tidak terlibat,” ujar dia. (h/ sam/inc/dtc/eko)

>> Editor : Yon Erizon, Ismet Fanany MD

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

PDAM Padang Bantu Korban Longsor Agam

Ir Suloko

Ir H Azhar Latif

H Edwar SE

Direktur Teknik

Direktur Utama

Direktur Umum

K

eluarga besar PDAM Kota Padang menyerahkan bantuan kepada korban bencana longsor di Kampung Dadok, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Bantuan senilai Rp20 juta itu diserahkan langsung oleh Direktur Utama PDAM Padang, Ir. H. Azhar Latif didampingi Direktur Teknik, Ir. Suloko MT ke korban longsor di lokasi bencana, Kamis (31/1). “Kami keluarga besar PDAM Padang turut berduka atas musibah longsor yang menelan korban jiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah, dan segera bangkit kembali,” kata Azhar Latif saat penyerahan bantuan di lokasi bencana. Bantuan senilai Rp20 juta tersebut merupakan program CSR PDAM Padang Peduli, terutama untuk korban bencana alam. Tak hanya untuk korban longsor Agam, PDAM Padang juga peduli korban bencana banjir bandang di Padang dan korban kekeringan di Kuranji beberapa waktu lalu. Selain itu, juga memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu, seperti beasiswa, bantuan ekonomi lemah, air gratis, pembinaan olah raga, dan beragam bantuan lainnya. Bantuan yang diserahkan ke Agam tersebut berupa beras Solok satu ton, Indomie 50 dus, dan minyak goreng 250 kg, serta bantuan biaya pendidikan berupa uang tunai Rp 5.000.000. Secara simbolik bantuan tersebut diterima Pemkab Agam yang diwakili Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Drs. M. Khudri, MPd di Posko induk Sungai Batang, Danau Maninjau. “Bantuan ini merupakan spontanitas PDAM Kota Padang. Ini bagian dari peduli Kita semua kepada korban. Jangan lihat nilai nominal dari bantuan ini, tapi lihat ini sebagai bentuk kepedulian kita semua,” ujar Azhar Latif. Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, M. Khudri sendiri menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga besar PDAM Kota Padang. Meski PDAM merupakan Perusahaan Daerah yang berada di Kota Padang, namun kepedulian PDAM ini sangat dirasakan warga Agam. “Bantuan ini akan langsung kami distribusikan kepada warga yang berada di pebukitan. Kami tidak menumpuk bantuan, setiap bantuan yang datang langsung, Kami bagikan kepada korban,” sebut M. Khudri yang juga pengurus Ikatan Keluarga Padang Kabupaten Agam ini. (h/*)

Direksi PDAM Kunjungi Lokasi Longsor

DISTRIBUSI BANTUAN- Tim Relawan PDAM Padang Peduli saat mendistrubsikan untuk korban korban longsor Agam di Posko Darurat Utama.

DIRUT Azhar Latif menyerahkan bantuan secara simbolis diterima Kadis Sosnaker Agam, M. Khudri di Posko Darurat.

DIREKTUR Utama PDAM Padang, Azhar Latif berkomunikasi dengan keluarga korban longsor Agam

TAK hanya menyerahkan bantuan, Direksi PDAM Padang dipimpin Direktur Utama Azhar Latif ikut turun ke lokasi mengunjungi korban longsor di Kampung Dadok, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Di tengah gerimis, rombongan PDAM Kota Padang turun langsung berbaur dengan relawan yang masih bekerja mengevakuasi korban. Sampai kemarin, sudah 18 jenazah yang ditemukan. Dari informasi, masih dicari dua jenazah lagi yang masih tertimbun. “Korban hampir seluruhnya satu keluarga tewas,” Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, M. Khudri. (h/*)

POLITIK

KOMPAK — Petinggi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipimpin Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menunjukkan kekompakan untuk membawa PKB sukses pada Pemilu 2014 nanti. Tekad DPP PKB ini juga diikuti dewan pimpinan di seluruh daerah. IST

PEMILU 2014

PKB Pariaman Rapatkan Barisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pariaman siap bertarung pada Pemilu 2014 mendatang. PARIAMAN, HALUAN — PKB Pariaman merapatkan barisan seluruh jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dan bakal calon legislatif untuk menyongsong Pemilu 2014. Ketua DPC PKB Kota Pariaman Amril Anapia mengungkapkan hal itu pada pertemuan dengan DPW PKB Sumatera Barat, Rabu (30/ 1/) di kantor DPC PKB Pariaman, Nareh, Pariaman Utara. Dari DPW PKB hadir Sekretaris Drs. Azwar Abbas, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LP2) M. Husni Nahar, Wakil Ketua Drs. Akhiardi

dan Armaidi Tanjung, Ketua DPC PKB Padangpariaman Zulhelmi Tuanku Sidi, Pengurus DPC, PAC dan bacaleg PKB se-Kota Pariaman. Dikatakan Amril Anapia, dari caleg sebanyak 20 orang di Kota Pariaman, ternyata di PKB Kota Pariaman melebihi kuota tersebut. Sehingga DPC PKB Pariaman melakukan seleksi terhadap bacaleg yang lebih kompeten dan memiliki peluang meraih suara. “PKB Pariaman bertekad bisa mengirimkan wakilnya ke DPRD Kota Pariaman pada Pemilu 2014 mendatang. Dilihat dari tekad dan

semangat kader dan bacaleg PKB Pariaman, kita optimis bakal meraih prestasi,” kata Amril. Terkait dengan kewajiban 30 persen caleg dari unsur perempuan, DPC PKB Kota Pariaman bisa terpenuhi. “Kita tidak kekurangan kader perempuan. Malah ada yang ditolak karena sudah terpenuhi kuota perempuan,” tambahnya. Kemudian, lanjutnya, konsolidasi partai PKB terus berjalan hingga ke tingkat ranting. Saat ini DPC PKB Kota Pariaman menyerahkan 71 plang pengurus Ranting PKB se Kota Pariaman kepada 4 Ketua DPAC PKB di Kota Pariaman. Plang nama tersebut bantuan dari salah seorang bakal caleg DPRD Sumatera Barat dari Kota Pariaman. (h/cw-bus) >> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

Tiga Pejabat Struktural UBH Dilantik PADANG, HALUAN — Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Fachri Achmad,MSc melantik dan mengambil sumpah tiga pejabat struktural baru di lingkungan Universitas Bung Hatta. Mereka adalah Ir.Hendri Warman, MSCE sebagai Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Yuhelmi,SE,MM sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Ir. Arlius,MS,Ph.D sebagai Ketua Program Studi PSP2K Program Pascasarjana, di Aula Balairung Caraka Kampus I Ulak Karang, Kamis, (31/1). Fachri mengatakan, penggantian dan pelantikan pejabat struktural merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi, dan akan dapat menimbulkan suasana baru dan akan lebih mudah mengintrospeksi diri dari apa yang telah dilakukan selama ini. Sehingga ke depan pejabat baru tersebut diharapkan mampu melahirkan program-program baru untuk kemajuan UBH ke depan. Ia mengingatkan, untuk tetap meningkatkan etos kerja dan menerapkan disiplin, kekeluargaan, keberanian, komunikasi terbuka, inisiatif dan inovatif, meningkatkan kepercayaan tim dan luwes disamping terus memberikan pelayanan yang baik terhadap mahasiswa maupun masyarakat umum lainnya. “Sehingga akan tercipta image di masyarakat bahwa Universitas Bung Hatta merupakan salah satu Perguruan Tinggi bermutu. Sehingga orang lain pun akan bercerita tentang Universitas Bung Hatta,” tutup Fachri. Terima Mahasiswa Baru Tanpa Tes Ditempat yang sama Wakil Rektor I UBH Dr. Eko Alvarez.MSAA mengatakan, akan menerima 2.500 orang mahasiswa baru TA 2013/2012, tanpa melalui seleksi ujian masuk. Melainkan menjaring calon mahasiswa baru melalui nilai rapor, hasil Ujian Nasional (UN) dan prestasi akademik maupun non-akademik siswa selama di tingkat SMA/SMK/MA. Selain itu, UBH juga menerima mahasiswa baru melalui jalur prestasi non-akademik seperti seni atau olahraga, siswa yang bersangkutan wajib melampirkan sertifikat atau piagam sebagai bukti prestasi. “Jadi, kami akan menerima mereka tanpa tes dengan merujuk pada hasil Ujian Nasional dan Rapor, tentunya kami memberlakukan sistem rangking untuk mendapatkan `input` yang terbaik pula,” pungkas Eko. (h/ita)

LINGKAR 80 Persen APBD untuk Bayar Gaji PADANG, HALUAN — Selama kepemimpinan Walikota Padang Fauzi Bahar, anggaran belanja Kota Padang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dalam data Rencana Pembangunan Jangka Menengah yang diliris Bapedda Kota Padang. Dari data itu, terlihat bahwa anggaran belanja Kota Padang tahun 2009 lalu hanya sekitar Rp282 milyar. Kemudian tahun 2010 naik menjadi Rp354 milyar, dan tahun 2011 kembali naik menjadi Rp368 milyar. Pada tahun berikutnya, yaitu tahun 2012 lalu, anggaran kembali naik menjadi Rp447 milyar. Sedangkan pada tahun 2013 ini, anggaran belanja kembali naik tajam menjadi Rp538 milyar. Dan pada 2014 nanti, direncanakan naik mencapai Rp692 milyar. “Kenaikan anggaran belanja daerah tersebut di pengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya kenaikan gaji pegawai, kenaikan inflasi, dan banyaknya program pembangunan infrastruktur,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Padang Syahrul, saat diminta kejelasan terkait kenaikan anggaran belanja tersebut, Kamis (31/1). Dikatakan, dari seluruh belanja daerah tersebut, sekitar 80 pesen diantaranya digunakan untuk membayar gaji pegawai. Selain itu, salah satu pembengkakan anggaran untuk belanja pegawai tersebut disebabkan banyak para pegawai yang mendapat kenaikan pangkat dan golongan. “Saat ini, jumlah pegawai Kota Padang mencapai 14 ribu orang. Dari jumlah itu, hanya beberapa orang saja yang tidak mengalami kenaikan pangkat dan golongan. Kondisi itulah yang menyebabkan tingginya anggaran belanja pegawai,” ungkapnya lagi. Namun, saat dicocokkan dengan data Bappeda, belanja pegawai sangat berbanding terbalik dari belanja barang dan jasa, serta belanja modal. Dimana dari tahun 2011, belanja untuk pegawai Kota Padang hanya berkisar Rp30 miliar, sedangkan untuk belanja barang dan jasa mencapai Rp182 miliar, dan belanja modal sekitar 153 miliar. Begitu juga dengan tahun 2012, belanja kepegawaian hanya sekitar 36 miliar, dan sebelbihnya dialokasikan untuk belanja barang, dan belanja modal. (h/cw-wis)

9

MASYARAKAT TAK PERLU RESAH

Jatah Raskin 2013 Berkurang PADANG, HALUAN – Tahun 2012 lalu, Kota Padang mendapat jatah bera suntuk keluarga miskin (raskin) 6.000 ton lebih 15 kg.

RASKIN — Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyerahkan beras raskin secara simbolis yang diterima salah seorang RTS, didampingi Kabag Kesra Al Amin dan Kadivre Bulog Sumbar, Abdullah Djawas. DAPITALEXSANDER

RAPAT KERJA PANSUS III ZAKAT

Kepengurusan Baznas Terlalu Gemuk PADANG, HALUAN — Pansus III Zakat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang mempertanyakan struktur kepengurusan Baznas Padang yang terlalu gemuk. Padahal menurut Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 tentang Badan Amil Zakat, idealnya kepengurusan hanya diisi empat orang per divisi. “Memang tidak disebutkan batas maksimal dalam Perda itu, tetapi sekarang ini kepengurusan Bazda terlalu gemuk,” kata Ketua Pansus III Zakat, Hadison usai dengar pendapat Pansus III dengan Bazda Padang, kemarin (31/1). Pansus III menggelar dengar pendapat untuk mengetahui tugas pokok dan fungsi Baznas, kepengurusan, sumber pendanaan, program, hingga pendistribusian. Persoalan itu kata Hadison, harus diurai satu persatu untuk mengetahui permasalahan yang ada di Baznas. Saat ini kepengurusan Baznas diisi 61 orang anggota, yang terdiri dari 13 orang Dewan Pertimbangan, 12 orang Komisi Pengawas, dan sisanya Badan Pelaksana. “Ini bertahap, kami mulai dari struktur kepengurusan terlebih dahulu. Usulan kami, kepengurusan dirampingkan, nanti akan ada hearing lanjutan,” kata Hadison. Saat dengar pendapat, Ketua Umum Baznas Padang, Salmadanis mengatakan, untuk menjalankan program kerja mereka membentuk tim kerja yang terdiri dari seorang Direktur Eksekutif dan dua orang direktur. Tim kerja ini lah yang memprogramkan dan mendistribusikan dana zakat. Namun, keberadaan tim kerja ini justru membentuk Baznas seperti memiliki dua kepengurusan. Sehingga menimbulkan tanda tanya, seperti apa pertanggung jawaban kepengurusan tersebut. Sebelumnya santer diberitakan, Baznas Padang tidak transparan dalam pembuatan program dan pendistribusian bantuan. Sebab, sepanjang 2012

mereka berhasil mengumpulkan dana zakat senilai Rp12 miliar. Namun, tidak ada kejelasan alokasi dan distribusi anggaran tersebut. “Soal pembukuan, kami punya catatan lengkap. Kami akan berikan semuanya jika diminta bapak Pansus yang terhormat,” kata Salmadanis, ketika ditanya soal transparansi program. Namun hearing Pansus III Zakat dengan Baznas Padang hanya sebatas mengurai struktur kepengurusan dan sistem pendistribusian zakat. “Hearing ini akan ada lanjutan lagi,” katanya. Sementara itu, beberapa PNS yang ditemui Haluan mengaku tidak terima jika zakat 2,5 persen yang dipotong dari gaji mereka tidak jelas pembukuannya. “Kami ingin kejelasan, uang yang kami berikan sampai ke tangan orang yang membutuhkan. Kalau tidak jelas, lebih bagus saya keluarkan sendiri beri langsung kepada orangnya,” kata Oyon enggan dituliskan nama aslinya. (h/cw-sal)

Namun tahun ini terjadi pengurangan, sehingga jatah raskin yang akan dibagikan untuk masyarakat Rumah Tangga Sasaran (RTS) hanya sebanyak 5.485 ton lebih 320 kg. Pengurangan alokasi raskin ini berdasarkan hasil kajian Bulog Sumbar melalui Surat Keputusan Gubernur Sumbar dan Surat Keputusan Walikota Padang, serta hasil rekomendari Bulog Sumbar berdasarkan pengajuan data Badan Pusat Statistik (BPS). Sedangkan harga jual raskin masih sama seperti biasanya, Rp1.600/kg. Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya saat Launching Distribusi Raskin 2013 di halaman Kantor Camat Pauh, Kamis (31/1) mengatakan, dari data tersebut terdapat kekurangan raskin untuk Kota Padang sekitar 500 ton. Kekurangan ini rencananya akan diatasi melalui raskin otonom.

“Kita akan tanggulangi dengan menerapkan kebijakan raskin otonom yang bersumber dari dana APBD dan dana BAZNAS Kota Padang. Program ini sudah dimulai sejak 2010 lalu. Selain itu kita akan tetap bekerja sama dengan Koperasi KJKS maupun BMT untuk menanggulangi pelunasan program raskin,” ulasnya. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada camat dan para lurah yang telah menjalankan program raskin dengan sebaik-baiknya. Ke depan harus ada keterbukaan dan sinergi dalam menetapkan masyarakat kategori miskin ini, baik di tingkat kelurahan dan kecamatan. Supaya masyarakat yang benar-benar miskin memperoleh beras raskin ini. Sementara Abdullah Djawas, Kadivre Bulog Sumbar mengatakan, Kota Padang termasuk salah satu daerah yang dinilai sukses dalam pendistribusian raskin dan juga lancar pembayarannya selama 2012. “Selain itu, Padang juga paling cepat dalam pelunasan raskin dengan membayar Rp7 miliar kepada kas negara. Atas dasar itu, kita berikan piagam penghargaan kepada 11 camat yang ada di Kota Padang ini,” tambahnya. (h/cw-lex)

Anak Nagari Pauh V Segel Kantor KAN PADANG, HALUAN — Perpecahan di tubuh Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh V kian meluas. Puluhan masyarakat Anak Nagari Pauh V yang anti pengurus KAN saat ini, menyegel Kantor KAN Pauh V di Pasar Baru, Limau Manih, Kamis (31/1). Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa menukar kunci pintu masuk dan menggembok pagar kantor KAN Pauh V. Mereka menuntut agar dilakukan pergantian pengurus KAN, sebab para pengurus itu tidak menghiraukan aspirasi dari anak kamanakan Pauh V. Syahrial, salah seorang Anak Nagari Pauh V mengatakan, aksi yang mereka gelar ini merupakan aksi damai untuk mendesak agar 50 Pengurus KAN Pauh V dipilih kembali. Karena pengurus saat ini dinilai tidak menanggapi aspirasi anak kamanakannya. Untuk sementara waktu, maka Kantor KAN itu terpaksa disegel sampai masalah internal KAN ini diselesaikan. “Penyegelan ini dikarenakan Pengurus KAN telah banyak menyimpang dari yang diharapkan oleh masyarakat khususnya anak kamanakan. Saat ini kunci dari penyegelan akan diserahkan kepada mamak

dubalang” kata Syahrial. Dikatakan, konflik berkepanjangan ini kembali mencuat dengan pengaduan Ketua KAN Dusli Chan kepada polisi 1 Desember lalu, yang menyebutkan salah seorang anak kamanakan melakukan pengrusakan di kantor KAN. Salah satu permasalahan internal dari KAN ini adalah kebijakan pengurus tentang proyek limbah besi dari Semen Padang Indarung dan proyek di kampus UNAND yang cendrung menguntungkan sebagian kelompok dan tidak mempertimbangkan usulan dari anak kamanakan. (h/cw-lex)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman : Irvand


10 PADANG LINGKAR

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

PELETAKAN BATU PERTAMA PASAR SIMPANG HARU

Warga Teluk Bayur Belum Sejahtera PADANG, HALUAN — Warga Teluk Bayur mengeluhkan kondisi mereka yang dirasa masih belum sejahtera. Karena itu, mereka berdiskusi dengan Andre Rosiade, yang diharapkan, mampu memberikan jalan keluar bagi mereka. Organisasi pemuda yang tergabung dalam Anak Nagari Telukbayur di bawah KAN (Kerapatan Anak Nagari) Niniak Mamak Nan Salapan Suku, Nagari Padang (2012-2013), pun bersilahturahim dengan Andre Rosiade dan tim. Masyarakat dengan leluasan menumpahkan uneg-unegnya atau curhat kepada sosok muda yang mengusung perubahan untuk Kota Padang itu. Ketua Anak Nagari Teluk Bayur, Arismanto didampingi Ade Chandra (Sekretaris), mengatakan mereka sudah kerap mendengar nama Andre Rosiade. Mereka pun berharap Andre bisa menjadi mediator dengan pihak pelabuhan. “Kami mengharapkan Pak Andre bisa menjadi mediator antara kami dengan pihak pelabuhan. Karena, sampai saat ini, kami belum mendapatkan kepastian tentang proses ganti rugi dan sosialisasi pengembangan kawasan pelabuhan,” kata Ade Chandra yang menyebut, warga setempat, tidak pernah menolak pembangunan dalam bentuk apapun. Menurutnya, semua warga di Teluk Bayur mendukung pembangunan pelabuhan, jika ada dampak positif kepada mereka. Apalagi, jika mampu membuka lapangan kerja, dan meningkatkan perekonomian mereka. Mereka berharap, setiap kebijakan yang dibuat hendaknya penguasa pelabuhan dapat memprioritaskan masyarakat Teluk Bayur. “Kami melihat, dana CSR yang diturunkan masih terlalu rendah buat warga. Kami sempat mempertanyakan, kemana saja CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Teluk Bayur ini. Malah perusahaaan swasta lain yang menunjukkan kepedulian dibanding pengelola resmi pelabuhan,” katanya. Ade menyebutkan, sebagai orang muda, Andre diyakini bisa menjadi penengah dan penyampai aspirasi mereka. “Kami sadar Telukbayur adalah gerbang ekonomi Sumbar, tapi kenapa warganya tidak sejahtera. Karena itulah, kami membentuk wadah anak nagari, untuk mencari solusi terbaik,” katanya diamini para pentolan Teluk Bayur lainnya. Andre Rosiade mengaku prihatin dengan pengakuan warga Teluk Bayur itu. Menurutnya, jangan sampai pelabuhan terus dikembangkan, tapi masyarakat dirugikan. Dia berjanji, akan memfasilitasi dialog antara penduduk yang merasa dirugikan di pelabuhan, dengan pengelola pelabuhan, dalam hal ini PT Pelindo. “Ini adalah persoalan yang dialami banyak pelabuhan di Indonesia. Insya Allah, kami akan membantu memperjuangkan. Jangan sampai masyarakat Telukbayur yang sudah lama berdiam di pelabuhan dan termarjinalkan (terpinggirkan). Kami membantu dan menyelesaikan masalah. Apalagi, CSR harusnya diprioritaskan untuk warga sekitar, begitu juga dengan perekrutan karyawan harus ada porsinya untuk lokal,” katanya. Menurut Andre, bersilaturahim dengan warga Kota Padang adalah langkah yang diambilnya, untuk memperkenalkan gagasangagasan perubahan. Menurutnya, ini adalah awal untuk terus melakukan komunikasi, untuk membuat perubahan di Kota Padang. “Kami terus menampung aspirasi warga, dan membantu memfasilitasi dengan pemko. Sebagai seorang pemuda Kota Padang, kami harus bisa mengayomi masyarakat. Momentum pilkada 2013, marilah kita manfaatkan untuk momentum perubahan,” katanya. (h/atv)

Kembangkan Konsep Pasar Tradisional-Modern PADANG, HALUAN—Pembangunan Pasar Simpang Haru yang mengusung konsep tradisional-modern segera terwujud. Kamis (31/1), Walikota Padang Fauzi Bahar memulai pembangunannya yang ditandai dengan peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti.

TANTA TANGAN — Walikota Padang Fauzi Bahar menandatangani prasasti yang menandai dimulainya pembangunan Pasar Simpang Haru Kamis (31/1), didampingi Pimpinan PT Adhiwara Ikaputra, Dasrul Lamsudin. HUMAS

PERKUMPULAN MARGA ETNIS TIONGHOA

Jalin Kerjasama dengan Hospital Pantai Malaysia PADANG, HALUAN —Perkumpulan marga etnis Tionghoa menandatangani Nota Kesepahaman (Mou) dengan Perwakilan Hospital Pantai Malaysia. Perkumpulan marga tersebut masing-masing Himpunan Keluarga dan Marga Gho, Huang, Kho, Lie- Kwee, Lim, Ong, Tan, Tjoa Kwa dan Vihara Budhawarman, Masato (Maria Sakato dan Lions Club Padang Ceria), di Café Tung-tung, Jalan Adinegoro. “Kerjasama tersebut sengaja kita laksanakan jelang Imlek, sekaligus sebagai ajang silaturahmi. Penandatangan kontrak ini adalah untuk yang kedua kalinya antara perkumpulan marga dengan Hospital Pantai Malaysia,” kata Petrus Hendra Tjuatja, Koordinator Acara Perkumpulan Marga, Kamis (31/1). Dikatakan, selama ini Hospital Pantai sudah ada di Malaysia, Singapura, India dan Turki dan

pusatnya di Kuala Lumpur. Ke depan untuk di Indonesia akan dibuka pula dalam bentuk kerjasama. Saat ini masih dalam tahap perencanaan. Yang sudah terealisasi baru kerja sama di bidang pelayanan pasien yang di bawa ke Malaysia. Sementara itu, Vincent wan, Direktur Pantai Hospital Holding mengatakan, Hospital Pantai adalah rumah sakit yang berada di Pantai Malaysia. Seluruh unit rumah sakit berada di sekitar pantai dan merupakan unit pelayanan kesehatan baik dalam negeri maupun luar negeri. Hospital Pantai berdiri sejak 1974, dengan 86 kamar dengan 20 tenaga kerja medis spesialis. Kini berkembang menjadi 332 kamar pasien dan 170 tenaga medis. Dengan lokasi yang strategis berada di kawasan Dermaga Pantai Bangsar Malaysia. Merupakan

rumah sakit berbasis berobat sambil liburan dan wisata. Dengan penandatanganan MoU kedua kalinya ini, diharapkan perkumpulan marga lebih paham lagi dengan visi dan misi dari Hospital Pantai. Selama ini sudah banyak Warga Negara Indonsia (WNI) yang berobat di Hospital Pantai Malaysia. Dengan 11 unit gedung Hospital Pantai dan hingga kini sudah berumur 39 tahun melayani kesehatan masyarakat. Pengobatan dan perawatan banyak pada penyakit jantung, kanker dan penyakit tulang belakang. Selain itu, banyak membantu pasien yang sudah bersifat emergency. Dengan kesepakatan ini diharapkan hubungan Hospital Pantai dengan perkumpulan marga lebih dekat lagi, khususnya dalam pelayanan kesehatan diluar negeri, ulasnya (h/cw-lex)

Profil Kelurahan Dadok Tunggul Hitam ANGKA KEMISKINAN TINGGI

Program Pembangunan Ekonomi Sangat Minim

ERMON Lurah Dadok Tunggul Hitam

PADANG, HALUAN — Tingkat Kemiskinan di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam sangat tinggi. Betapa tidak. Dari 5.126 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk sekitar 16 ribu jiwa, sekitar 3.617 KK diantaranya tergolong masyarakat miskin. Hal itu di perparah dengan luas wilayah kelurahan yang sangat sempit, hanya sekitar 70 hektar saja. Sehingga, warga yang tinggal di kelurahan tersebut, sangat sulit untuk mendapatkan lapangan pekerjaan, bahkan lapangan pertanian sangat sulit untuk didapatkan.

“Kami di pemerintahan sangat sulit untuk mengangkat tingkat perekonomian warga. Selain itu, program pemerintah yang masuk ke kelurahan untuk membantu perekonomian warga pun sangat sedikit,” ujar Lurah Dadok Tunggul Hitam, Ermon kepada Haluan, Kamis (31/1). Dikatakan, program pemerintah lainnya yang bisa membantu perekonomian masyarakat seperti KJKS pun, terkesan sangat sedikit memberikan kontribusi kepada masyarakat. Karena, dari seluruh penduduk yang ada di Dadok Tunggul Hitam,

hanya sekitar 200 orang yang masuk ke dalam program KJSK tersebut. Selain itu, program raskin yang diberikan pemerintah pun sangat minim, hanya sekitar 5 ton setiap periode. Belum lagi, masyarakat yang mendapatkan program kesehatan seperti Jamkesmas, dimana masyarakat yang mendapat program Jamkesmas tersebut hanya berkisar 1.275 KK, dan penerima Jamkesda hanya 342 KK. “Kami terus berupaya membuat permohonan ke kecamatan untuk penambahan bantuan, namun sampai

saat ini penambahan bantuan tersebut belum juga kunjung datang,” ungkapnya lagi. Ditambahkan, meskipun tergolong dalam wilayah miskin, namun dari sudut kriminalitas, wilayah Dadok Tunggul Hitam terbilang aman, sangat minim tingkat kriminalnya. Hal itu terbukti, dari satu tahun terakhir, tingkat kriminal di daerah tersebut, hanya hitungan jari saja. “Alhamdulillah, meskipun wilayah kami miskin. Namun masyarakat disana, sangat tertib, dan bisa dikatakan tidak terlibat kriminalitas,” katanya. (h/cw-wis)

Mayarakat akan dilayani dengan one stop shopping center. Semua kebutuhan tersedia, baik untuk ayah, ibu dan anak. PT Adhiwira Ikaputra pun mengucurkan dana untuk pembangunannya sebesar Rp150 miliar. Walikota Fauzi Bahar dalam sambutannya mengatakan, Pasar Simpang Haru atau dinamakan juga Domestic Commercial Center (DCC) juga akan dilengkapi dengan game center, elektronik solution, fashion serta akan hadir juga di sana Bioskop 21. Kehadiran pasar ini diyakini akan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan pedagang dan warga sekitar Simpang Haru Kecamatan Padang Timur. Selain itu, Pasar Simpang Haru yang tadinya terlihat tidak teratur karena lokasinya yang sangat mepet ke jalan, nantinya akan digandeng pasar modern yang tertib dan asri. “Pedagang yang memiliki kedai akan ditampung di tempat ini. Bagi mereka yang telah memiliki kartu kuning akan diberikan kemudahan untuk memiliki kios tanpa

uang muka,” ujarnya. DCC Simpang Haru dinilai terletak pada posisi yang strategis karena dekat dengan stasiun kereta api. Prospek ke depannya akan sangat bagus karena seiring dengan rencana pemerintah provinsi yang akan membangun stasiun dan mengoperasikan bus massal tahun ini. Fauzi Bahar juga menganjurkan pedagang untuk membentuk koperasi pasar dengan manajemen yang lebih baik, sehingga keberadaan koperasi ini dapat meringankan beban seluruh anggotanya. “Selain pembentuk koperasi sebagai wadah bagi pedagang untuk mengatasi kesulitan modal, Pemko Padang juga akan mendorong perbankan untuk mengucurkan KUR kepada pedagang,” katanya. Pimpinan PT Adhiwara Ikaputra, Dasrul Lamsudin mengatakan, akan selalu memberikan perhatian terhadap pedagang dan penduduk sekitar. Kehadiran DCC Simpang Haru ini nantinya diharapkan benar-benar merupakan kebanggaan masyarakat Kota Padang. (h/vie)

Pemko Bantu Korban Longsor Agam PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang menyerahkan bantuan uang sebesar Rp50 juta dan beras sebanyak 3 ton untuk korban longsor Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Kota Padang atas musibah yang menimpa saudaranya, diserahkan langsung kepada Bupati Agam Indra Catri di Posko Bantuan Bencana Alam di Lubuk Basung. “Bantuan kami berikan ini hendaknya dapat disalurkan segera mungkin kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga warga yang mendapat musibah bencana alam tanah longsor segera bangkit lagi dari rasa kesedihannya,” ujar Wakil Wakilkota Padang Mahyeldi Ansharullah saat menyerahkan bantuan Rabu (30/1). Sejak hari pertama terjadi bencana Minggu (27/1), Pemko Padang telah mengirimkan 30 orang relawan untuk membantu evakuasi dan pencarian korban. Relawan yang diterjunkan ini terdiri dari 16 orang dari BPBD Kota Padang dan 20 orang dari KSB Kota Padang. Dikatakan, semua pasti tahu bahwa Kota Padang termasuk daerah yang paling rawan berbagai macam bencana alam, baik dari daratan, laut, perbukitan dan sebagainya. Jadi apa yang dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Agam saat ini, tentu dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Padang. “Kita berharap sekali pada warga yang langsung merasakan akibat dari musibah bencana tanah longsor di perbukitan Sani Kenagarian Sungai Batang Kabupaten Agam, agar segera bangkit kembali dan membangun harapan baru yakni sebuah kehidupan yang lebih baik dan layak nantinya,” katanya. Jangan sampai terlena dengan musibah dan bencana alam tersebut yang telah jatuh korban jiwa sebanyak 17 orang dan masih ada lagi warga tertimbun. Selanjutnya, Bupati Agam Indra Catri mengungkaprasa terima kasih atas bantuan dan kunjungan Pemko Padang. “Kami segera menyalurkan bantuan yang diserahkan kepada warga yang ditimpa musibah bencana alam tanah longsor di Bukit Sani karena data-data dari korban sudah lengkap dan mencukupi, sehingga tim kami hanya bekerja menuju alamat untuk menyalurkan bantuan, baik makanan dan pengobatan,” katanya. (h/vie)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman: Irvand


DARI NAGARI KE NAGARI 11

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

LINGKAR Pasbar Siap Helat HPN Tingkat Sumbar PASBAR, HALUAN — Kabupaten Pasaman Barat yang ditunjuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumatera Barat sebagai tuan rumah perhelatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Sumatera Barat di bulan Maret mendatang, kini semakin siap. Berbagai persiapan serta kegiatan yang akan diselenggarakan dalam tahap pematang oleh pantia pelakasana. Ketua Pantian Pelaksana, Basrinal kepada Haluan kemarin di Simpang Ampek mengatakan, tim sudah menyelesaikan pembentukan pantia dan merumuskan kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka HPN nanti. Kendati tanggal pelaksanaan belum ditetapkan, namun HPN Tingkat Sumbar dipastikan akan berlangsung bulan Maret mendatang. “Kita rencanakan, pada peringatan HPN kali ini akan mendatangkan Menteri dan Ketua PWI Pusat, Margiono dan juga gubernur Sumbar,” katanya. Disinggung struktur kepanitiaan Basrinal mengatakan, melibatkan seluruh unsur pers yang ada di Pasbar. Baik anggota PWI maupun non PWI, termasuk Humas setda Pasbar. Hal ini ia katakan, sebagai bukti insan pers di Pasbar kompak dan selalu bekerja bersama-sama kendati bernaung dalam organisasi yang berbeda. “Kita libatkan semua wartawan yang ada di Pasbar, baik anggota PWI ataupun non PWI. Ini sebagi kekompakan kita untuk mensukseskan HPN tahun ini di Pasbar,” ungkapnya. Berbagai kegiatan sebelum hari puncak akan dilaksanakan, seperti berbagai lomba, bhakti sosial serta melakukan seminar nasional. “Kita usahakan narasumbernya langsung menteri,” tukasnya. Secara terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Pasbar, Yulrizal Baharin kepada Haluan kemarin mengatakan, dipilihnya Pasbar sebagai tuan rumah HPN tahun ini merupakan kebanggan bagi daerah. Pemda Pasbar katanya siap mendukung pelaksanaan HPN tersebut. “Merupakan kebanggan bagi kita, dipercaya untuk melaksanakan alek besar HPN, ini pantas kita banggakan apalagi akan hadir menteri. Tentu akan berimbas positif bagi daerah,” ungkpanya. Katanya, Pemda dengan segenap institusi yang ada juga ikut merasa bertang-gungjawab, agar pelaksanaannya berjalan sukses sesuia kesepakatan yang telah dimusyawarahkan panitia sebelumnya. “Pemda juga siap bertanggungjawab. Untuk itu marilah secara bersama kita laksanakan sekaligus sukseskan semarak peringatan HPN tingkat Sumbar ini dengan maksimal,” ujar Sekda.(h/dka)

Bandara Pusako Anak Nagari Jadi Percontohan

PASBAR, HALUAN — Kendati Bandara “Pusako Anak Nagari” Kabupaten Pasaman Barat, masih berusia seumur jagung, bahkan masih dalam tahap pembangunan, tapi sudah dijadikan percontohan bagi daerah lain.

DI BANDARA — Ketua Komisi C DPRD Kota Payakumbuh dan rombongan saat di Bandara Pusako Anak Nagari Pasbar, melakukan studi banding didampingi Asisten I, Sukarni AP dan Kadis Perhubungan Pasbar, Mardani. ANDIKA

MTsN Simpang Ampek Gelar Turnamen Sepakbola Antar OSIS PASBAR, HALUAN — Guna mengasah kemampuan serta menumbuhkan kembangkan bakat, Madrasyah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Simpang Ampek mengadakan pertandingan bola kaki antar club OSIS MTS dan SLTP se-Kabupaten Pasaman Barat di Lapangan Hijau Batang Biyu, Nagari Lingkung Aua, Kecamatan Pasaman, Pasbar. Kegiatan ini juga dalam rangka menjalin silaturrahmi dan menjalankan program kerja tahunan OSIS MTsN dan KKM MTsN Simpang Ampek tahun 2013. Kepala MTsN Simpang Ampek, Syamsul Bayan di-

dampingi Ketua Pelaksana Ronny Candra kepada Haluan di kantornya kemarin mengatakan, pertandingan kali ini memperebutkan piala bergilir Turnamen Sepakbola Club OSIS MTS ke-II tahun 2013. “Dengan adanya pertandingan ini, kita berharap akan semakin mengasah kemampuan anak bermain bola dan melahirkan atlit bolakaki yang handal dan mampu bertanding di kancah sepakbola yang lebih tinggi,” tuturnya. Adapun pertandingan akan dimulai tanggal 1 hingga 18 Februari mendatang. Direncanakan, pembukaan turnamen akan dilakukan oleh Wakil Bupati Pasbar, Syahrul Dt. Marajo. Ia juga katakan, dilaksanakannya pertandingan dengan harapan dapat diikuti seluruh MTS baik negeri maupun swasta serta SMP sePasbar. Sehingga, pertandingan akan berjalan seru serta berkualitas. “ Peryaratan peserta, harus

terdaftar sebagai siswa MTs Negeri, swasta, SLTP yang dibuktikan rapor Asli dan foto copy rapor, laporan bulan data siswa dan pas photo,” ungkap Syamsul Bayan. Peraturan permainan mengacu pada peraturan PSSI, sistem pertandingan system gugur dan dipimpin oleh wasit PSSI Kabupaten Pasaman Barat. Sedangkan utusan per sekolah atau madrasyah adalah satu kontingen, terdiri dari ketua kontingen, pelatih, official dan pemain sebanyak 18 orang akan bermain pada babak penyisihan sampai final harus terdaftar dari awal. “Harapan kita, pertandingan akan berjalan dengan lancar dan sukses, diakhir pertandingan PSSI Pasbar mendapatkan pula bibit atliet sepakbola yang berkualitas dan akan dilatih selanjutnya untuk mengikuti pertandingan serupa sebagai utusan Pasbar nantinya,” harapnya.(h/dka)

Rabu (30/1) Komsi C DPRD Kota Payakumbuh melakukan studi banding ke bandara tersebut. Rombongan yang diterima Sekretaris Daerah (Sekda), Yulrizal Baharin didamping Asisten Bidang Pemerintahan, Sukarni AP dan Kadis Perhubungan dan Kominfo Pasbar, Mardani beserta sejumlah pejabat daerah lainnya sejenak berhenti di rumah dinas Bupati Pasbar, kemudian baru melanjutkan perjalanan ke lokasi bandara di Laban, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo. Pantauan Haluan, Ketua Komisi C DPRD Pasbar, Zul Amri beserta anggota yang ikut dalam rombongan begitu masuk pada lokasi bandara termangutmangut juga melihat kondisi bandara Pusako Anak Nagari. Betapa tidak, pembangunan bandara yang hingga saat ini masih melalui anggaran APBD Pasbar sudah rampung sekitar 90 persen. Pembangunan itu dilakukan hanya kurang lebih satu tahun. Peswatpun sudah pernah mendarat di bandara itu saat ujicoba. Kepada wartawan, Ketua Komisi C DPRD Pasbar, Zul Amri mengatakan, kedatangan rombongan komisi C ke Pasbar dalam rangka studi banding ke Bandara Pusako Anak Nagari Pasbar. Sebab, Kota Payakumbuh tahun ini juga berencana mendirikan bandara perintis. “Kita akui, pembangunan bandara ini sangat cepat, pantas untuk ditiru Kota Payakumbuh yang akan mendirikan bandara serupa,” katanya. Beroperasi Tahun Ini Sementara itu Kadis Perhubungan dan Kominfo Pasbar, Mardani mengatakan, tahun ini Bandara Pasbar akan mulai beroperasi. Segala izin dan persyaratan lainnya

>> Editor : Dodi Nurja

sudah selesai. Tinggal menunggu pembangunan fisik bandara selesai. Ia katakan, tahun 2013 ini juga akan ada bantuan dari pemerintah pusat lanjutan pembangunan bandara, yakni untuk perpanjangan runway bandara. “Saat ini panjang runway kita 600 meter, akan dijadikan 1000 meter,” kata Mardani. Ia katakan, lokasi banadar berada pada koordinat, LU. N.00.04'.35,6" BT.099.47'.005". Berada pada ketinggian 40 meter dari permukaan laut. Berjarak sekitar 110 kilomter dari Bandara International Minangkabau (BIM) arah 150 derajat. Arah baratnya berjarak sekitar 16 kilomter dari laut dan arah timur berjarak sekitar 70 kilomter dari gunung. Arah bentangan 245 derajat. “Jika dari BIM bisa ditempuh dengan waktu sekitar 30 menitlah,” jelasnya. Sedangkan kecepatan angin berkisar antara 1,9 hingga 7 knot, arah angin 280 sampai 300 bertipe angin barat. Slots barat 5 derajat, slot timur 3 derajat dan mempunyai temperatur rata-rata 32 derajat. Sementara panjang untuk runway yang sudah tersedia saat ini sepanjang 600 meter dengan lebar 65 meter dan stop run masing-masing pangkal dan ujung runway 60 meter. “Dengan kondisi yang sekarang ini sudah bisa dioptimalkan agar bedaya guna untuk menjadi sebuah bandara dengan pembiayaan minimum,” katanya. Soal tipe bandara nantinya, sesuai dengan kondisi yang ada saat ini bisa dibangun bandara anatara tipe 1A sampai 1C. Dengan jenis pesawat yang mempunyai tempat duduk 30 kebawah. “Misalnya seperti Twin Otter atau Kassa 212,” terangnya. (h/dka)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

BOTIAH Sekdako Irwandi Dapat Kejutan PAYAKUMBUH, HALUAN — Begitu sampai di Kantor Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Sekdako H. Irwandi, dibuat terkejut oleh pegawainya, Kamis (31/1). Sebuah kue dengan angka 57 di atasnya sudah berada di meja kerjanya. Tiba-tiba, satu persatu pegawai memberikan ucapan selamat kepada Irwandi, yang saat itu (Kamis, Red) genap berusia 57 tahun. Karena ruang sekdako tak cukup menampung karyawan, akhirnya acaranya dipindahkan ke ruang lobby Walikota Payakumbuh. Setelah menyanyikan Happy Birthday, dan meniup lilin dan pemotongan kue, didahului Walikota H. Riza Falepi, memberikan ucapan selamat ulang tahun, diiringi do’a semoga panjang umur kepada Sekdako Irwandi. Untuk selanjutnya, diiringi oleh Asisten II Ir. H. Benny Warlis, MM, Kepala BKD Dra. Ruslayetti, Asisten I Yoherman, SH, S.Sos, Staf Ahli Walikota Mediar Indra, Edvianus, Hendri Refdinal, Kepala DPPKA Syafwal, serta seluruh kabag di Balaikota, dan sejumlah pimpinan SKPD. Walikota Payakumbuh Riza Falepi, dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang mampu memelihara semangat kebersamaan di jajaran pemko. Terhadap Irwandi, walikota mengaku, banyak dibantu olehnya, selaku sekdako dalam menjalankan roda pemerintahan, “Saya banyak belajar dari pak Sekdako tentang menjalankan pemerintahan dan seluk beluknya. Semoga saja, kerjasama ini terus berlangsung langgeng dan visi kita menjadikan Payakumbuh lebih baik lagi akan terwujud,” ucap Riza. Menurut walikota, walau terlihat sederhana, tapi kehadiran dan perhatian yang diberikan pegawai, cerminan rasa kekeluargaan yang kuat. Tak ada kesan dan perbedaan, antara atasan dan bawahan. Semuanya tampak mencair dan menyatu, ungkap walikota. Sekdako Irwandi, SH, mengaku, sangat terharu dengan spontanitas pegawai merayakan hari kelahirannya itu. “Tak terbayangkan dari rumah, kalau setiba di kantor ini, pegawai sudah menanti Saya dengan kue ulang tahun. Mudah-mudahan, kebersamaan ini tetap abadi hingga nafas ini berpisah dengan badan,” ucap sekdako dengan mata berkaca-kaca.(h/smt)

Ketua DPRD Payakumbuh Bezuk Syafril Nita PAYAKUMBUH, HALUAN — Ketua DPRD kota Payakumbuh Wilman Singkuan beserta istrinya kunjungi ketua PWI kota Payakumbuh Syafril Nita yang terbaring lemas serta dirawat di RSUD Adnan WD, Selasa pagi. Kedatangan ketua DPRD Payakumbuh di salah satu unit ruangan perawatan RSUD Adnan WD itu, disambut pihak keluarga Syafril Nita dengan penuh rasa haru. “Semoga bapak cepat sembuh dan dapat kembali melakukan aktifitas seperti biasanya,” kata Wilman Singkuan politisi partai Demokrat itu. Syafril Nita sekaligus kepala perwakilan Haluan Payakumbuh dan Limapuluh Kota itu mengaku, stamina tubuhnya mulai menurun selesai mengikuti gotong royong untuk membersihkan semak belukar pandam pekuburan dekat rumahnya di kelurahan Payolansek kecamatan Payakumbuh Barat. Dan malamnya langsung dilarikan ke rumah sakit Adnan WD kota Payakumbuh. Setelah diperiksa dokter, ternyata wartawan senior Haluan tersebut didiagnosa terserang demam berdarah, ini setelah dilihat gejalagejala yang ditimbulkan dibagian tubuh Syafril Nita. “Kita masih melakukan penelitian serta penyecekan terhadap pasien yang diduga terserang demam berdarah tersebut. Hingga kini, kita belum bisa memastikan, apakah benar pasien tersebut terserang DBD atau bukan,” kata Dr.Elista Yosepha pelayanan Rumah Sakit Umum Adnan WD Payakumbuh. (h/ddg)

SERTIJAB — Serah terima jabatan Camat Situjuh Limo Nagari dari Adria Fala kepada Herman Azmar disaksikanWakil Bupati Limapuluh Kota , Kamis (31/1) di kantor Camat Situjuh Limo Nagari. MUS

Sembilan Camat Sertijab LIMAPULUH KOTA, HALUAN- Sebanyak sembilan orang Camat di jajaran Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yang terkena mutasi mulai melakukan serah terima jabatan (sertijab) secara maraton. Sekdakab Limapuluh Kota, Yendri Thomas didampingi Kabag Humas dan Protokoler, M.Siebert dalam keterangannya mengatakan, serah terima jabatan camat di Luak nan Bungsu

ini, di awali oleh Camat Kecamatan Situjuah Limo Nagari (Simona), Kamis kemarin di kantor camat setempat. Disusul Camat Fiddria Fala, S.STP, M.Si yang alih tugas ke

Kecamatan Akabiluru, menggantikan Camat Herman Azmar, S.STP, M.Si, putra Payakumbuh. Hari itu juga dilakukan serah terima Camat Kecamatan Harau dari Elfi Rahmi, S.Sos kepada Deki Yusman, S.STP eks Camat Kecamatan Luak. Menurutnya, hari ini (1/2) direncanakan serah terima jabatan Camat Kecamatan Guguk dari Andri Yasmen, S.Sos kepada Drs.Yuhendri eks Sekcam Mungka yang memperoleh promosi. Siangnya serah terima Camat Kecamatan Pangkalan

Koto Baru dari Arwital, S.Sos, kepada Yatmiko, S.STP, M.Si eks Camat Lareh Sago Halaban. Sementara itu (5/2) dilaksanakan serah terima jabatan Camat Akabiluru dari Herman Azmar, S.STP,M.Si kepada Fiddria Fala, S.STP, M.Si dan siangnya Camat Kecamatan Bukik Barisan dari Edy Zein, S.Sos kepada Andri Yasmen, S.Sos Sedangkan tanggal (6/2) mendatang akan dilaksanakan di Kantor Camat Luak, dari Deki Yusman, S.STP yang alih tugas ke Kecamatan Harau, kepada

Irigasi Sungai Batang Pulau Diperbaiki PAYAKUMBUH, HALUAN — Kawasan Kelurahan Parambahan, Parik Muko Aia dan Sungai Durian, di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), selama ini terbilang daerah rawan banjir di Kota Payakumbuh. Bila hujan deras, akibat pendangkalan yang terjadi di Sungai Batang Pulau, airnya meluap ke permukaan, sehingga membawa musibah banjir diseputar kelurahan setempat. Tahun ini, Pemprov Sumatera Barat membantu program normalisasi Sungai Batang Pulau, dengan anggaran tersedia Rp1,2 M. Dana tersedia, menurut Kabid Pengairan Payakumbu Ir. Muslim, belum mampu menyelesaikan masalah. Karena itu, Ketua Komisi III DPRD Yulman Hadi, menjanjikan akan membantu tiap tahun, hingga normalisasi sungai ini rampung. Signal itu disampaikan Yulman Hadi kepada Walikota Payakumbuh

H. Riza Falepi, saat meninjau pekerjaan proyek di Kelurahan Sungai Durian, Rabu (30/1) sore. “Kita akan kawal pendanaan proyek ini tiap tahun Pak Walikota,” ucap Yulman Hadi sambil melihat pekerjaan proyek di lapangan. Walikota Riza Falepi, sangat senang dengan pernyataan Ketua Komisi III DPRD, Wilmam Hadi itu. “Terimakasih Pak Wilman,” ucap walikota. Menurutnya, perhatian Pemprov bersama DPRD Sumbar, terutama wakil rakyat Dapil Payakumbuh, terbilang cukup tinggi ke kota ini, sebutnya. Kunjungan Ketua Komisi III Yulman Hadi ke Payakumbuh, didampingi Kadis PSDA Sumatera Barat Ali Musri. Saat meninjau proyek di lapangan, juga hadir Camat Latina Doni Prayudha, S.STP dan Camat Payakumbuh Utara Nofriwandi, SH. Laporan Kabid Pengairan

Muslim, fungsi Sungai Batang Pulau sebagai sumber air bagi sekitar seribuan hektar sawah dan kolam ikan masyarakat. Mulai dari Kelurahan Pakan Sinayan, Payolansek, Koto Tangah, Seberang Betung dan Padang Datar di Kecamatan Payakumbuh Barat, hingga ke kelurahan-kelurahan Parik Muko Aia, Parambahan, Sungai Durian dan Payonibung di Kecamatan Payakumbuh Utara. Kondisi sungai itu, selain terjadi pendangkalan akibat sendimen yang sudah tinggi, pada beberapa titik juga terjadi reruntuhan tebing, akibat abrasi. Sementara itu, elevasi sungai juga mendatar, sehingga arus air tak kencang dari hulu ke muaranya di Sungai Batang Lampasi di Payonibung. “Kita butuh dana mencapai puluhan milyaran rupiah untuk membenahi Sungai Batang Pulau ini, ungkap Muslim. (h/smt)

SETELAH PKL DITERTIBKAN

Lalulintas Terbukti Bisa Lancar PAYAKUMBUH, HALUAN — Kesemrautan jalan A.Yani, Gajah Mada maupun jalan Arisun di Kota Payakumbuh, berkurang drastis. Setelah anggota Trantib pasar kota ini bergerak setiap hari untuk menertipkan pedagang keatif lapangan (PKL) yang berjualan tidak pada tempatnya, utamanya yang menggangu kepentingan umum. Tidak saja menata para pedagang di pinggiran jalan, Anggota Trantib juga menertibkan trotoar di sepanjang jalan A.Yani mulai dari simpang empat Bopet Sianok sampai ke arah Batang Agam. Dilokasi itu cendrung dimanfaatkan pedagang untuk menggelar dagangannya, sehingga pejalan kaki terpaksa turun ke jalan.

Kepala Bidang Pasar, Isman didampingi Kasi Trantib Pasar, Syafrizal,ST dan Humasnya, Antonio Nazar ketika dihubungi Kamis kemarin menuturkan, penertiban yang dilakukan anggota trantib di seluruh kawasan pasar, mulai dari simpang Kasda sampai simpang Benteng, terminal sago, trotoar jalan A.Yani, sehingga membuat puluhan pedagang menutup jualannya. Dikatakan, pedagang buah dikembalikan ke lokasi buah yang sudah ada sebelumnya. Sedangkan pedagang yang berjualan sayur mayur dan kebutuhan dapur lainnya, tidak berjualan lagi di siang hari di tempat terlarang, mereka sudah di pindahkan ke pasar sore Ibuh Barat .”Jika pedagang tersebut membandel, kembali berjulanan ketempat semula akan kita tidak tegas, sesuai dengan peraturan yang berlaku,”sebut Isman dan Antonio. (h/smt)

penggantinya Elsiwa Fajri, S.STP eks Camat Kapur IX. Siangnya dilakukan acara serah terima jabatan camat di Lareh Sago Halaban, dari Yatmiko, S.STP, M.Si kepada Drs.Muftil Wahyudi yang promosi dari Sekcam Bukik Barisan. Untuk Camat Kecamatan Kapur IX, Ersiwa Fajri, S.STP diserah terimakan kepada Septi Ilwendri, AP Kamis mendatang (7/2). Pejabata yang satu ini sebagai pejabat impor, namun dia merupakan putra asli Kabupaten Lima Puluhkota. (h/zkf)

Alokasi Dana Perikanan Meningkat LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Alokasi dana untuk pembangunan perikanan di Kabupaten Limapuluhkota setiap tahun cendrung meningkat. Dalam tahun anggaran 2013 Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, mengalokasikan dana pengembangan sektor perikanan Luak nan Bunngsu ini sebesar Rp4,3 Miliar. Jumlah tersebut meningkat sebesar Rp100 juta dibanding tahun 2012 yang hanya berjumlah Rp4,2 Miliar. Kepala Dinas Perikanan Limapuluh Kota, Ir.Refilza dalam percakapan dengan Haluan di Tarantang Kecamatan Harau, Kamis kemarin menginformasikan, peruntukkan dana tersebut untuk empat program pengembangan perikanan yang berkaitan erat dengan ekonomi masyarakat utamanya petani ikan. Dana DAK yang sudah masuk ke APBD sebelumnya, dipergunakan untuk program pengembangan budidaya perikanan yang tersebar di sejumlah kecamatan, termasuk penyediaan bibit ikan unggul untuk calon induk. Pembibitan ikan tersebut, akan dikelola oleh anggota Pokdakan yang mempunyai legalitas serta terpilih melalui seleksi. “Kita serahkan pengelolaan pembibitan ikan calon induk kepada Pokdakan, dengan harapan dua tahun ke depan diharapkan daerah ini mampu menghasilkan bibit ikan bermutu. Sehingga para petani pembesaran ikan di kolam, sawah maupun di perairan umum akan diuntungkan, ikan yang dipelihara cepat panen,”ulasnya Dikatakan, selain masyarakat petani ikan yang akan menikmati bantuan, juga dikucurkan dana untuk penyaluran ikan dengan sarana prasarana bergerak untuk mempercepat ikan sampai ketempat pemasaran. Kemudian program pengembangan kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar. Khusus di Limapuluh Kota, potensi yang ada pengembangan kawasan perikanan air tawar, dengan kegiatan pengembangan kawasan pelestarian sumber daya perikanan. Pengelolaan lubuk larangan di perairan umum, seperti lubuk larangan Nagari Daya bangun di kapur IX yang meraih prestasi di tingkat nasional. “Di lokasi lubuk larangan yang ada Pemkab Limapuluh Kota, secara bertahap akan melaksanakan pembangunann satu unit pos jaga. Komitmen itu, berdasarkan peraturan nagari (Pernag) yang dikuatkan dengan peraturan bupati (Perbup) nomor 123 tahun 2011 tentang pedoman umum pengelolaan kawasan konservasi perairan umum, daratan daerah,” ujarnya menambahkan. (h/zkf)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Irvand


BUKITTINGGI DAN AGAM 13

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

KORBAN LONGSOR JORONG DATA

Bupati Janji Biayai Kuliah si Kembar AGAM, HALUAN— Siapa yang tidak terenyuh jika 9 anggota keluarganya termasuk ayah bunda meninggal secara mendadak dalam kondisi mengenaskan, kita tidak dapat membayangkan betapa dalamnya luka hati yang mengalaminya. Tetapi itulah yang dirasakan sikembar Nana (21) dan Nani (21) warga Kampuang Dadok Jorong Data Nagari Sungai Batang yang kampungnya telah porak poranda,hanya tinggal bubur lumpur akibat longsor Minggu (27/1)lalu. Ayahnya Asril (58) dan ibundanya Rosda (55) meninggal dalam peristiwa itu, menyusul keluarga satu rumahnya yang

lain Indah (6), Aldi (9), Juliati (26), P. ST. Sinaro (40), Erni Astuti (38), Kamal (1,5) dan Rani (8), masih Dengan mata berkaca-kaca kepada bupati Agam yang mengunjunginya Rabu (30/1) Nana berucap, kami tidak punya kampung, rumah, tanah pertanian dan saudara dekat yang tinggal hanya abang Feri(26). Si kembar kini tinggal di rumah kakaknya Feri itu yang letaknya tidak jauh dari kampuang Dadok. Nana dan Nani yang keduanya masih kuliah di salah satu perguruan tinggi di Bukittinggi, sebelumnya menyatakan tidak punya firasat apa-apa, bahkan beberapa hari sebelum bencana mereka masih sempat bertemu, semua dalam

keadaan sehat. “Sungguh kami tidak menyangka bencana ini datang secara mendadak, kami pada malam naas itu di Bukittinggi, tidak pulang kampung karena sedang menjalani ujian semester. Kami tahu bahwa kampung kami dilanda bencana setelah diberitahu kakak pada minggu pagi, lalu langsung pulang, tetapi sesampai di kampung yang kami lihat di kampung hanya lumpur dan gelimpangan batang kayu,” ucap Nana kemudian dia menahan nafas. Dilanjutkanya,”waktu itu kami sangat sok pak kami tidak tahu lagi bagaimana kehidupan kami hari esok, apakah kami masih

dapat kuliah atau tidak, kami tidak tahu, yang lebih kami cemaskan dimana lagi akan tinggal, harta dan rumah sudah hancur, kami merasakan tidak ada lagi tempat mengadu, tetapi kami tak putusputusnya berdoa agar mendapat petunjuk dan semua keluarga kami yang meninggal mendapat tempat terhormat di Allah Maha Kuasa,” tuturnya. Mendengar paparan si kembar dengan pendekatan mamak dan kemanakan berusaha menenangkan perasaan keduanya.”Semua ini atas kehendak Allah, semuanya kita jadikan pembelajaran, kita harus bangkit dan berjuang, jangan putus, harus selalu

BUPATI Agam Indra Catri di tengah sikembar Nana dan Nani. KASRA SCORPI berdoa, Allah maha pengasih, insyaAllah akan mengabulkan doa kita. Sedangkan untuk dana kuliah jangan dipikirkan, kami akan membantu sampai tamat nanti, sementara itu untuk tempat tinggal

kami telah mengupayakan anggaran untuk mereloaksikan dana untuk membuat satu perumahan, “ujar Bupati dengan wajah terharu pada akhir pertemuan mengharukan itu. (Kasra Scorpi)

18 FEBRUARI MENDATANG

Survei Filariasis Dilaksanakan AGAM, HALUAN— Dinas Kesehatan Kabupaten Agam akan menguji tingkat berhasilan pengobatan Filariasis yang telah dijalankan selama lima tahun.

RAWAN LONGSOR— Tebing curam di Muko-Muko Nagari Koto Malintang Tanjung Raya dekat komplek SMAN Agam Cendekia juga rawan longsor, sehingga warga yang tinggal di sekitarnya perlu waspada di musim hujan. KASRA SCORPI

LINGKAR 5.000 Pohon Ditanam di Malalak AGAM, HALUAN— Untuk memperkuat ketahanan tebing yang sering longsor di sepanjang Jalan Malalak Balingka kini sedang dilakukan penanaman pohon sebanyak 5.000 batang. Tebing jalan Malalak itu kini masih banyak yang botak karena digerus untuk pelebaran jalan dan kondisinya rawan longsor, sehingga perlu pengijauan dengan tanaman tua berakar tunggang yang mampu memperkuat tanah tebing. ”Namun selain di wilayah pinggiran jalan penanaman juga dilakukan pada lokasi lain yang rawan longsor dan berada di sekitar pemukiman rakyat,” kata Camat Malalak Hendra Putra. Jenis pohon yang ditanam berupa bibit trambesi, pinang, mahoni, surian, madang dan lainya. Untuk melindungi tanaman yang baru ditanam itu ancaman ternam dan tagan-tangan jahil dibuatkan pagar pengaman. Program penanaman tersebut mendapat bantuan dari Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Agam dalam menyediakan bibit membuat demplot pembibitan. (h/ks)

Warga Garagahan Perbaiki Jalan 119 Koperasi Tak Aktif AGAM-HALUAN- Warga Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, mengharapkan memperbaiki jembatan gantung dan jalan. Dengan adanya jembatan gantung yang baru, diharapkan membantu untuk meningkatkan aktivitas perekonomian dan akses anak-anak pergi sekolah menjadi mudah. Atas usaha keras masyarakat, pada tahun 2013 warga Nagari Garagahan mendapatkan PNPM di beberapa jorong. Seperti di Jorong I Jalan Padang Tagak, Jorong II Mendam jalan, Jorong III Jalan Taratak, Jorong IV membangun jembatan gantung Lubuak Tambiriang, pengerasan Jalan Labu Pacah, dan Rabat Beton Koto Manampuang. Masyarakat cukup bersyukur dengan hal itu. Namun, mereka masih sangat berharap perbaikan jalan di mereka tetap menjadi prorioritas bantuan PNPM. Sebab, masih banyak jalan yang belum perlu diperbaiki di Nagari Garagahan. “Kami akan terus berupaya untuk bisa minta bantuan pada PNPM. Namun untuk mendapatkan tidak mudah. Jembatan gantung yang akan dibangun terletak di IV Sangkir. Dana PNPM sudah turun, kita akan

melibatkan masyarakat untuk bersamasama memperbaiki jembatan gantung tersebut,” kata Wali Nagari Geragahan F.Dt.Nagari Basa, kepada Haluan, Kamis (31/1). Pembangunan di nagari kami ini cukup bergantung kepada dana PNPM, maka dari itu, kami juga mewajibkan bagi setiap kepala jorong untuk mendata jalan maupun jembatan yang perlu diperbaiki. Data dilaporkan pada kenagarian, dari kenagarian baru bisa mengajukan untuk mendapatkan bantuan dana PNPM. “Akses jalan maupun jembatan sangat diperlukan. Sebab, tanpa adanya jalan yang baik maka kampung kami ini akan tertinggal. Kami selalu mewanti-wanti warga, kepala jorong supaya selalu melakukan pendataan kepada setiap kebutuhan yang dirasa perlu,” jelasnya. Jembatan yang dibangun diharapkan bisa memperlancar kegiatan perekonomian masyarakat, sehingga masyarakat tidak terganggu lagi dengan fasilitas jalan yang kurang memadai. Selain itu, masyarakat sangat berharap jalan yang masih rusak tetap menjadi perhatian pemerintah untuk diperbaiki. (h/yat)

AGAM, HALUAN— Jumlah koperasi di Agam terus mengalami peningkatan namun jumlah yang tidak akif juga masih tinggi. Diungkapkan oleh Kasi Bina Lembaga Koperasi Dinas Koperindag Agam Mairizal, pada tahun 2010 jumlah koperasi sebanyak 267 namun yang aktif hanya 137 unit. Tahun 2011 koperasi bertambah menjadi 272 unit, namun yang aktif hanya 146 unit.Sedangkan di tahun 2012 jumlah koperasi naik menjadi 275 unit, tapi yang aktif cuma 156 unit. Usaha lembaga ekonomi itu sebanyak 22 jenis, seperti bidang usaha pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan,kerajinan, simpan pinjam dan sebagainya. Masih banyaknya diantara koperasi itu yang tidak aktif disebabkan oleh berbagai faktor seperti kekurangan modal dan salah urus. Untuk memberdayakan koperasi sebagai soko guru perekonomian rakyat Dinas Koperindag Agam menjalankan sejumlah program peningkatan manajemen diantaranya dengan melakukan pelatihan-pelatihan terhadap pengurus.(h/ks)

“Pengujian akan dilakukan dalam waktu dekat,” kata Bakzrizal Kepala Bidang Pemkes Dinkes Agam kepada Haluan, Kamis (31/1) di Lubuk Basung. Dikatakannya, sejak 2005 hingga akhir 2010 Dinkes telah melakukan pengobatan untuk memutus mata rantai Filariasis. Pengobatan ini dilakukan untuk mencegah penderita kaki gajah tidak bertambah. Ada beberapa tahapan untuk menguji keberhasilan pengobatan Filariasi Bakrizal menjelaskan, untuk memastikan sudah tidak ada masyarakat Agam yang terjangkit Filariasis akan dilakukan pengujian dua tahap. Pertama, melakukan repeat diagnostik test (RDT), hal ini telah dilakukan kepada 1.325 sampel yang tersebar di 18 puskemas dan 35 SD di Kabupaten Agam. Dari jumlah sampel tersebut ada 102 sampel diperkirakan positif terjangkit Filariasis, tetapi kakinya belum membesar. Setelah dilakukan (RDT), ada satu lagi tahapan untuk memastikan keberhasilan pengobatan Filariasis. Tahap kedua adalah, survei darah Jari (SDJ). Tahapan ini dilakukan kepada 102 orang sampel yang diduga positif mengidap Filariasis. Menurutnya, penderita Filariasis paling banyak berada di Kecamatan IV Angkek. Di daerah ini ditemukan sebanyak 13 penderita Filariasis dari 54 orang yang postif di Agam. “ Dinkes akan melakukan survei darah jari kepada 102 orang sampel yang diduga positif. Jika satu persen, di antara satu orang saja dari 102 orang dipastikan mikrofilaria positif dalam darahnya, maka pengobatan masal akan ditambah dua tahun lagi. Jika seluruh sampel dinyatakan negatif maka pengobatan selama lima tahun kepada seluruh masyarakat Agam dianggab berhasil,” katanya. Menurutnya, Survei darah jari akan dilakukan pada 18 Februari mendatang. Mudah-mudahan tidak ada warga yang positif. Pengobatan masal selama 1 tahun untuk seluruh masyarakat Agam menghabiskan dana sekitar Rp350 juta. “Kita berharap masyarakat merespon upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Filariasisi. Sebab, penyakit ini bisa menyebabkan cacat seumur hidup,” ujar dia. (h/yat)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

Membeli Rumah Idaman Lewat KPR SAAT ini, banyak sekali keluarga yang ingin memiliki sebuah rumah melalui KPR. Namun, urusan KPR terkadang tak semudah yang dibayangkan. Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk memiliki sebuah rumah melalui KPR. 1. Jangka Waktu Pengambilan KPR. Di Indonesia saat ini, jangka waktu maksimal KPR yang ditawarkan adalah 15 tahun. Makin panjang jangka waktu kredit, makin besar pula total bunga yang harus dibayarkan. Meskipun demikian, lebih baik jika Anda mengajukan jangka waktu kredit terpanjang supaya cicilan per bulannya kecil. Dengan demikian Anda masih

Lontong Kikil Bahan: 600 ml air, didihkan 200 g kikil sapi, potong-potong 4 lonjor lontong, potong-potong 2 batang daun bawang, iris 1 buah jeruk nipis, ambit airnya Sambal cuka secukupnya Bumbu, goreng, haluskan: S butir bawang merah 2 siung bawang putih 2 cm jahe 2 buah cabai merah 2 cm kunyit 2 lembar daun jeruk 2 buitr kemiri garam dan merica secukupnya Cara membuat: 1. Masukkan kikil ke dalam air mendidih, masak hingga empuk. 2. Masukkan bumbu halus ke dalam rebusan kikil, masak hingga bumbu meresap dan kuah mengental. 3. Letakkan lontong di mangkuk saji, siram dengan kikil dan kuah.Taburkan daun bawang, air jeruk, dan sambal cuka. ***

memiliki sisa penghasilan yang bisa digunakan untuk keperluan dan investasi lain. Pengambilan jangka waktu kredit terpanjang juga disarankan mengingat investasi properti (rumah& tanah) nilainya selalu meningkat dari tahun ke tahun. 2. Menentukan Besarnya Kredit & Cicilan. Jika Anda memutuskan untuk mengambil KPR, Anda tentu harus menentukan besarnya KPR yang akan diambil, Anda harus menyesiakan dana uang muka rumah sebesar 30% dari harga rumah, sedangkan yang bisa dipinjam dari bank berupa KPR sebesar 70% dari harga rumah. Penentuan besarnya KPR ini akan mempengaruhi jumlah cicilan per bulan. Anda bisa memperoleh keterangan mengenai jumlah cicilan yang harus Anda bayar dari Account Officer di bank. Sangat disarankan bahwa besaran cicilan KPR -jika digabungkan dengan aneka kredit yang Anda ambil saat ini- tidak lebih dari 30% dari penghasilan Anda. Hal ini penting agar keuangan keluarga tidak tergerus hanya oleh cicilan hutang. Ingatlah pula, bahwaAnda masih harus mengeluarkan biaya-biaya ekstra untuk renovasi, aneka perabotan dsb. Hati-hati jika permohonan kredit Anda ternyata cicilannya melebihi 30% penghasilan Anda. Besar kemungkinan Bank akan menolak permohonan kredit Anda, karena meragukan kemampun Anda dalam mengembalikan pinjaman. 3. Fasilitator Kredit KPR. Melalui Bank Atau Developer? Saat ini developer pun aktif menawarkan KPR yang langsung bisa diurus oleh calon pembeli rumah. Keuntungannya: Tujuannya jelas, menawarkan kepreaktisan bagi si calon pembeli rumah. Biasanya developer bekerja sama dengan saru atau beberapa bank untuk menjadi rekanan dari developer tersebut. Cara ini memberikan kepraktisan bagi si calon pembeli rumah, karena tidak perlu repot mungurus sendiri KPR ke bank dan biasanya surat-surat terkati rumah yang akan dibeli sudah disiapkan pihak developer. Kelemahannya: KPR ini hanya bisa digunakan untuk membeli rumah (baru) yang ditawarkan oleh developer yang bersangkutan. Demikian pula biasanya jika mengajukan kredit via developer, Anda harus menggunakan KPR

daribank yang mereka tunjuk sehingga Anda tidak dapat memilih bank lain yang mungkin menawarkan bunga lebih rendah atau lebih familiar dengan Anda. Sebaliknya, mengajukan kredit langsung ke bank menawarkan fleksibilitas dalam memilih bank. Namun dengan konsekwensi sedikit repot mengurus semua persyaratannya termasuk surat-surat rumah yang diperlukan. 4. Biaya-Biaya KPR. Meskipu bank meluluskan permohonan KPR Anda, bukan berarti Anda bebas melenggang tanpa uang tunai. Anda masih memerlukan uang tunai dalam jumlah lumayan dalam pengurusan KPR ini, antara lain

untuk:1) Biaya-biaya administrasi dari bank, terdiri atas booking fee, biaya penilaian jaminan, administrsi kredit dan provisi kredit. 2) Biaya Asuransi, antara lain berupa asuransi jiwa untuk mengcover debitur dan asuransi kebakaran untuk meng-cover rumah yang dijadikan agunan KPR tersebut. 3) Biaya pengikatan kredit secara hukum, terdiri atas biaya Akta Pengakuan Utang dan Perjanjian Kredit, Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT), Akta jual-beli biaya bea balik nama sertifikat, BPHTB dan jasa notaris. 5. Perbandingan. Selalu bandingkan paket-paket KPR yang ditawarkan antar bank dan pilihlah

yang paling ringan untuk Anda. Pilihlah bank yang mempunya riwayat hubungan dengan Anda sebagai nasabahnya. Ini akan mempermudah penyelesaian seandainya terjadi masalah dengan KPR Anda. 6. Track Record. Jagalah track record pembayaran kredit Anda di bank manapun tetap baik. Catatan pembayaran kredit yang kurang baik di salah satu bank akan bisa dilacak oleh bank Anda dan cukup bisa menjadi alasan ditolaknyapermohonan KPR Anda. Ingatlah bahwa bank bisa melakukan crosscheck antarbank melalui Bank Indonesia, tepatnya melalui fasilitas Daftar Hitam Nasabah (DHN). 7. Persiapkan Formal dan Non

Formal. Perbaiki “penampilan� keuangan Anda dengan cara menampilkan saldo yang cukup dan pergerakan keluar-masuk dana yang aktif di rekening kora/tabungan sehingga kreditor yakin akan kemampuan Anda dalam mengembalikan kredit rumah tersebut. Sedangkan beberapa persyaratan formal yang perlu Anda ketahui adalah : usia pemohon KPR antara 21 s/d 60 tahun (pada waktu berakhirnya pinjaman), fotokopo KTP pemohon (suami/istri/penjamin), fotokopi kartu keluarga/kartu nkah, fotokopi rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir, slip gaji (untuk karyawan), fotokopi ijin praktek (untuk kaum profesional). (h/prp)

=

RUMAH

DIJUAL RUMAH

1 BH BPKB BA 2491 AR ATAS NAMA IKBAL. HILANG ANTARA BALAI GADANG - TANJUNG AUR. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR POS POLISI TERDEKAT.

1 BH BPKB DAN STNK SUZUKI FU BK 6357 ABV A/N ELVI SUSANTI. HILANG DI KOTA SAWAHLUNTO. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR POS POLISI TERDEKAT.

1 BH BPKB VESPA TAHUN 1976. (TIDAK BERLAKU LAGI) BA 7074 JC. A/N IFTICHAR AHMAD. HILANG BLN MAI 2012 PERJALANAN PULANG DARI MEMBAYAR PAJAK DARI SAMSAT MENUJU RUMAH. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR POS POLISI TERDEKAT.

1 BH STNK SEPEDA MOTOR YAMAHA MIO BA 3729 AW ATAS NAMA FIRDAUS FAUZI HILANG KEMBALI DARI SEKOLAH ANAK. BAGI YANG MENEMUKANHARAPLAPORPOS POLISI TERDEKAT.

BPKB AVANZA BA 2165 PE & STNK KIJANG BA 1791 LD. HILANG DISEKITARAN ULAK KARANG-SITEBA KOTA PADANG. BAGI YANG MENEMUKANHARAPLAPORPOS POLISI TERDEKAT. >> Editor : Atviarni

JLN. AZIZI II NO. 1 ANDALAS. PADANG. LUAS TANAH LEBIH KURANG 226 M2. LUAS BANGUNAN LEBIH KURANG 120 M2. 3 KAMAR TIDUR, 2 KAMAR MANDI. JARAK 150 M DARI JALAN ANDALAS. HUBUNGI NO HP: 081275248817 >> Penata Halaman: Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

Mentan: Jangan Makan Buah Impor JAKARTA, HALUAN— Menteri Pertanian Suswono meminta masyarakat Indonesia tidak mengonsumsi buah impor. Hal ini untuk membantu petani lokal agar tetap bisa bertahan di tengah serbuan buah impor.

“Untuk bisa melindungi petani lokal, jangan makan buah impor. Jika masyarakat mau serentak melakukan itu, maka dengan sendirinya buah impor tidak akan laku dan kita tidak perlu impor buah,” kata Suswono saat Diskusi Publik Stop Impor Hortikultura di kantor PB Nahdlatul Ulama Jakarta, Kamis (31/1). Menurut Suswono, cara ini memang terlalu ekstrem bila dilakukan. Apalagi harus

menekan impor dengan pemaksaan kepada masyarakat untuk tidak memakan buah impor. Sebab, selama ini Kementerian Pertanian dituding melakukan pelarangan impor 13 produk hortikultura. Hal itu untuk melindungi petani lokal apalagi sebentar lagi di dalam negeri akan ada panen raya, khususnya buah-buah lokal. “Tapi kami tegaskan sekali lagi, kami bukan melarang, ini hanya

membatasi impor secara temporer. Pembatasan impor produk hortikultura tersebut kecuali buah kiwi atau pearyang memang selama ini tidak diproduksi di dalam negeri,” tambahnya. Seperti diberitakan, kebijakan larangan impor hortikulura ini dilakukan karena melihat para petani cukup tertekan dengan membanjirnya buah impor. Sehingga pemerintah memandang perlu un-

tuk mengatur jenis buah apa saja yang boleh masuk, waktu sekaligus volume impornya. Suswono juga menjelaskan bahwa kebijakan larangan impor ini hanya sementara (sekitar enam bulan) dan akan dibuka sewaktu-waktu bila ada kebutuhan di dalam negeri. Sebab, pihaknya tidak menginginkan saat ada panen raya di dalam negeri justru buah impor malah membanjiri di dalam negeri.

“Ini juga untuk melindungi konsumen agar tidak keberatan. Petani juga untung, konsumen juga tidak diberatkan dengan harga produk yang mahal,” tambahnya. Pemerintah juga terus membuka kran impor khususnya buah-buah subtropis yang tidak bisa diproduksi di dalam negeri seperti kiwi, pir dan lain-lain. Pemerintah menghentikan impor 13 jenis produk hortikultura mulai Jan-

uari 2013. Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan masa panen di dalam negeri yang pasokannya melimpah sehingga tidak perlu tambahan pasokan hortikultura dari impor. 13 jenis produk hortikultura tersebut adalah kentang, kubis, wortel, cabai, nanas, melon, pisang, mangga, pepaya, durian, bunga krisan, bunga anggrek dan bunga heliconia.(h/kcm)

LINGKAR Citilink Incar Rute Batavia JAKARTA, HALUAN- Maskapai Citilink Indonesia tertarik untuk mengambil sejumlah rute Batavia Air yang ditinggalkan setelah berhenti beroperasi. Batavia Air per hari ini (kemarin, red) berhenti beroperasi setelah Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dalam putusan bernomor 77/ pailit/2012/PN.NIAGA.JKT.PST tanggal 30 Januari 2013 menjatuhkan putusan pailit kepada Batavia Air. Aristo Kristandyo, VP Marketing and Communications PT Citilink Indonesia, mengatakan, Citilink tertarik menerbangi rute yang dimiliki Batavia Air. “Semua maskapai mungkin akan mempunyai jawaban yang sama jika ditanya tertarik atau tidak mengambil rute Batavia,” kata Aristo kepada Tribunnews.com, Kamis (31/1). Saat ditanya rute mana yang menjadi incaran Citilink, Aristo mengatakan, “Kalau bisa semuanya, kenapa tidak? Masalahnya bisa atau tidaknya mendapatkan rute tersebut,” kata Aristo. Aristo menuturkan, perusahaannya akan mengikuti prosedur untuk mendapatkan rute yang ditinggalkan Batavia Air. Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti S Gumay, Batavia Air memiliki 44 rute. Sebelumnya Batavia Air memiliki 64 rute, tetapi berkurang 20 rute. “Hingga sebelum pailit, Batavia Air memiliki 44 rute,” ujar Herry Bakti semalam. (h/kcm)

Mandala Siap Tampung Penumpang Batavia JAKARTA, HALUAN- Maskapai Mandala Airlines siap menampung penumpang maskapai Batavia Air yang kini sudah dipailitkan. Mandala akan menyiapkan mekanisme akuisisi penumpang tersebut. Direktur Komersial Mandala Airlines Brata Raffly menjelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan pembicaraan dengan Batavia Air terkait hal ini. “Kita memang mau mencoba membantu Batavia untuk menampung sebagian penumpang mereka, sesuai kapasitas dan rute,” kata Brata kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (31/1). Menurut Brata, kabar akuisisi penumpang ini memang masih baru bagi Mandala Air. Sehingga pihaknya belum tahu secara jelas berapa penumpang termasuk rute mana saja yang bisa diambil alih. “Kita sedang dalam tahap persiapan untuk bisa set up sistem untuk bisa membantu pelanggannya,” katanya. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti, memang telah meminta kepada pihak Mandala untuk mengisi beberapa rute yang ditinggal Batavia Air. Dengan demikian, penumpang yang sudah memiliki tiket Batavia bisa menumpang Mandala. Selain itu, Kemhub juga meminta bantuan maskapai lain untuk menerbangkan penumpang Batavia dengan harga paling minimum. Sikap pemerintah itu demi keselamatan dan pelayanan penumpang Batavia. Apalagi, pihak pemilik pesawat (lessor) telah menarik pesawat Batavia, sehingga dari 14 pesawat, Batavia hanya mengoperasikan tujuh pesawat. (h/kcm)

LANGKA— kebutuhan warga yang semakin meningkat menyebabkan tabung Gas LPG mulai langka dan sulit ditemukan di pasaran, Kamis (31/1). AMIR

Ekonomi Kreatif PLANET FURNITURE

Dari Salesman Jadi Bos Furniture PADANG, HALUAN—Belajar dari pengalaman dan bisa mengaflikasikan dengan kehidupan selanjutnya. Motto itulah yang diterapkan oleh Riky, pemilik Planet Furniture yang masih terbilang muda. Antara umur toko dengan usianya memang keduanya masih belia, Riky yang baru berumur 22 tahun dan usahanya baru dirintis lebih dari 2 tahun. Setelah beberapa tahun menjalani profesi sebagai salesman di sebuah perusahaan yang bergerak dibidang furniture, hati Riky tergerak untuk menjadi bos. Artinya bisa membuka usaha sendiri, tanpa bergantung kepada pihak lain. Selama menjalani kehidupan sebagai salesman, Riky mempelajari trik-trik dan ilmu untuk berwirausahan dan bisa memanajemen sebuah perusahaan. Walaupun usaha yang dirintisnya masih

muda, namun omset yang diraih Riky tidak kurang dari Rp5 juta per minggu.“Membuka usaha memang membutuhkan keberanian dan kejelian untuk melihat peluang. Kalau sudah mendapat peluang jangan membuang waktu,”tutur Riky. Awal membuka usaha memang banyak rintangan dan hambatan yang siap menghadang di depan mata. Namun, Riky dengan yakin bisa mengelola usaha rintisannya itu. Dengan ketekunan dan keyakinan itulah usaha Riky bisa hidup sampai sekarang. Saat ini Riky sudah mempunyai 2 orang karyawan yang dipercaya untuk menjaga tokonya. “Waktu menjadi salesman dulu memang berat, namun saya yakin dan percaya bisa mengejar impian saya untuk berdiri di atas kaki sendiri. Awalnya memang takut

Planet Furniture di Jalan M. Yunus No. 25 Kp. Kalawi Padang. Disini tersedia berbagai macam perlengkapan rumah tangga, seperti kursi tamu, lemari, spring bed dan perlengkapan rumah tangga lainnya. OSNIWATI

untuk di bilang meniru atau mencuri ilmu, tapi kita manusia berhak untuk menjadi lebih baik,”ucap Riky. Di Planet Furniture tersedia berbagai macam perlengkapan rumah tangga, seperti kursi tamu, lemari, spring bed dan berbagai macam perlengkapan rumah tangga lainnya. Saat ini toko Riky berada di Jalan M. Yunus No. 25 Kp. Kalawi Padang. Ke depan Riky berharap usaha yang dirintisnya bisa lebih maju, kalau mampu bisa membuka cabang perusahaanya. Walaupun berada di tempat yang jauh dari keramaian tidak membuat Riky patah arang jika takut tidak ada pembeli. “Semua tergantung Tuhan, bagaimanapun dan dimanapun kita membuka usaha tidak tertutup kemungkinan untuk maju pesat. Siapa tahu kan? Yang jelas saya ingin usaha saya lebih maju dan bisa membuka cabang,”tutur Riky dengan penuh semangat. Ketika disinggung alasan membuka usaha yang jauh dari keramaian dengan santai Riky menjawab, kalau sudah reski tidak akan pergi kemana. Apalagi soal furniture itu menyangkut soal kepuasan pembeli. Jadi, kalau sudah langganan dan puas dengan produk perusahaan tidak akan beralih ke lain hati. “Soal harga, biar konsumen yang menilai, apalagi konsumen sekarang tidak bodoh. Sebelum membeli mereka akan tanya-tanya dulu harga ke berbagai toko furniture,”tutup Riky.(h/cw-oos)

Pasokan Jeruk Mandarin Tersendat JAKARTA, HALUAN— Pasokan buah impor ke pasar domestik menjelang Hari Raya Imlek berpotensi terhambat. Pasalnya, pemerintah baru membuka pendaftaran Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) pada medio Januari. Ketua Umum Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (Aseibssindo) Kafi Kurnia, menilai, proses pengajuan RIPH untuk memenuhi kebutuhan produk hortikultura pada semester satu tahun ini cukup telat. “Padahal pertengahan Februari ada perayaan Imlek,” ujar dia. Menurut Kafi, proses pendaftaran untuk memperoleh RIPH dari Kementerian Pertanian dibuka pada 17 Januari-25 Januari. Padahal setelah mendapat RIPH, para importir masih harus melengkapi dokumen impor berupa Persetujuan Impor (PI) dari Kementerian Perdagangan. Importasi produk hortikultura dari China, Thailand, Malaysia, Selandia Baru, dan Australia setidaknya membutuhkan waktu satu hingga dua minggu. Apabila produk hortikultura berasal dari Amerika Serikat atau Afrika Selatan bahkan butuh waktu selama tiga sampai enam minggu. Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Satria Hamid menambahkan, sejak peraturan pembatasan impor hortikultura terbit, kepastian suplai untuk kalangan pengusaha ritel tidak terjamin. Kebijakan yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 60 Tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 60 Tahun 2012 tentang Ketentuan RIPH. “Padahal tiga bulan sebelum perayaan hari besar keagamaan seperti Imlek, kami biasanya sudah dapat memprediksi pasokan,” keluh Satria. Namun pada tahun ini, Aprindo belum mendapat kepastian jumlah maupun ketersediaan barang. Meski ada pasokan, menurut Satria, jumlahnya terbatas. Seperti diketahui, setiap peritel harus melalui perusahaan distributor untuk mendapatkan produk hortikultura impor. Sehingga antar pengusaha ritel saling berebut untuk mendapat produk. Permintaan produk buah yang melonjak saat Imlek adalah jeruk mandarin. Satria menghitung, permintaan jeruk dapat meningkat hingga 40 persen dari rata-rata normal yang sebanyak 5.600 ton per bulan.(h/kcm)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


16

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

Promo Imlek di Suzuya PADANG, HALUAN – Dalam rangka menyambut imlek, beragam promo menarik ditawarkan oleh Suzuya, promo tersebut diantaranya berupa diskon untuk produk fashion dan aksesoris imlek.

SUZUYA DISKON— Pengunjung Suzuya ramai. Dalam rangka menyambut imlek, beragam promo menarik ditawarkan oleh Suzuya, promo tersebut diantaranya berupa diskon untuk produk fashion dan aksesoris imlek. CITRA

Menurut Store Manager Suzuya Rocky Plaza, Anel, promo imlek sudah digelar Suzuya mulai tanggal 10 Januari lalu dan akan berlangsung sampai 13 Februari besok. “Untuk memeriahkan imlek, Suzuya tidak ketinggalan untuk menghadirkan promo kepada pembeli. Kami menawarkan diskon untuk produk fashion mulai 20 sampai 70% dan juga barang-barang imlek,” ungkapnya kepada Haluan, Kamis (31/1). Ia mengatakan, produk fashion yang Suzuya Department Store hadirkan yaitu baju-baju bertemakan imlek. Sementara itu, produk lainnya yang ditawarkan yaitu produk makanan serta aksesoris-aksesoris imlek. “Buah kaleng dan Jeruk Lukam merupakan produk makanan favorit menjelang imlek, selain itu kami juga mendesain stand buah untuk menambah kesan imlek,” ujarnya. Anel mengatakan, puncak belanja akan jelang Imlek akan terjadi pada akhir minggu ini, Ia juga memprediksikan peningkatan kunjungan akan terjadi sekitar 30%. “Kemungkinan sekitar 30% kunjungan akan meningkatan pada akhir minggu ini,” katanya. Tidak ketinggalan, dalam rangka menyambut 24 tahun Suzuya, maka diadakan undian dengan

hadiah utama satu unit Suzuki Ertiga, lima unit sepeda motor Yamaha Fino, dan sepuluh sepeda elektrik. Undian ini berlaku untuk semua outlet Suzuya mulai tanggal 29 November 2012 sampai 3 Maret 2013, dengan mekanisme undiannya yaitu setiap belanja tunai sebesar Rp150.000, pembeli akan mendapatkan satu kupon undian dan berlaku kelipatan. Selain itu, untuk belanja Rp150.000 menggunakan kartu kredit atau debit, pembeli akan mendapatkan dua kupon undian. “Untuk setiap belanja Rp150.000 yang didalamnya terdapat produk Unilever maka akan dapat satu kupon ltambahan,” tambah Anel. General Manager Suzuya, Mirwazi mengatakan, animo masyarakat sangat besar terhadap undian ini. Dengan adanya undian ini ternyata sangat efektif dalam mendongkrak kehadiran pelanggan di semua Toko Suzuya dan Romp. Ia berharap undian ini dapat memenuhi harapan dan kepuasan bagi semua pengunjung Suzuya di seluruh daerah. “Undian ini merupakan cara kami mendekatkan diri ke semua pelanggan, di samping belanja murah pelanggan juga dapat memenangkan hadiah-hadiah menarik yang kami tawarkan,” ujarnya. (h/cw-ncv)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman: Jefli


JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

17

Rooney Bikin MU Jauhi City MANCHESTER, HALUAN — Dua gol dari Wayne Rooney membuat Manchester United menang 2-1 atas Southampton. Hasil tersebut pun membuat 'Setan Merah' menjauh dari kejaran Manchester City. Pada laga yang berlangsung di Old Trafford tersebut, Kamis (31/1) dinihari WIB, United tampil dengan menurutunkan Wayne Rooney, Robin van Persie, dan Danny Welbeck di lini depan. Amunisi tersebut membuat mereka tampak menjanjikan. Namun, Southampton mengejutkan tuan rumah lewat Jay Rodriguez. Pada menit ketiga, Michael Carrick melepaskan backpass setengah lambung kepada David De Gea. Sial bagi De Gea, bola yang hendak diterimanya dicuri Rodriguez di tengah jalan dan pemain Southampton itu pun langsung mencetak gol. 1-0 untuk Southampton. Keunggulan itu hanya bertahan Wayne Rooney sampai menit kedelapan. Umpan yang dilepaskan oleh Shinji Kagawa di depan kotak penalti Southampton berhasil diterima Rooney. Bomber asal Inggris itu pun dengan mudah menaklukkan kiper Artur Boruc. 1-1. Berhasil mencetak satu gol, United langsung menekan pertahanan Southampton. Semenit berselang, gantian Kagawa yang mendapatkan peluang. Namun, tendangan gelandang asal Jepang itu masih membentur tiang gawang. Van Persie juga mendapatkan satu kesempatan. Dia melepaskan tendangan kaki kiri dari sudut favoritnya. Sial baginya, tendangannya membentur bek dan akhirnya bola melenceng di samping gawang. United akhirnya berbalik unggul di menit ke-27. Tendangan bebas Van Persie disambut dengan sundulan oleh Patrice Evra di tiang jauh. Sundulan Evra itu kemudian disambut Rooney, yang berada tepat di depan gawang, dengan satu sontekan sederhana. 21 untuk tuan rumah. Keunggulan tersebut bertahan sampai babak pertama habis. Namun, di babak kedua, Southampton mendapatkan momentumnya. Pada separuh pertama babak kedua, The Saints tampil mengurung pertahanan United. Rickie Lambert sempat mendapatkan peluang di menit ke-50. Tapi, tendangannya diblok. Begitu pula dengan peluang dari Jay Rodriguez beberapa saat sebelumnya. Tekanan Southampton itu memaksa Sir Alex Ferguson memainkan Rio Ferdinand untuk menstabilkan lini belakang. Ia juga memasukkan Rafael da Silva dan membuat Phil Jones yang sebelumnya bermain sebagai bek kanan menjadi gelandang bertahan. Hasilnya, United mulai keluar dari tekanan. Van Persie sempat mendapatkan peluang, tapi sundulannya tepat di depan gawang Southampton ditepis oleh Boruc. Penyerang asal Belanda itu kemudian sempat mencetak gol lewat sundulan usai menerima umpan Rooney. Sial baginya, gol itu dianulir lantaran dirinya sudah berada dalam posisi offside. De Gea sempat membuat penyelamatan gemilang. Lambert melakukan tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti United. Tendangannya melewati pagar betis dan De Gea melompat untuk menghalaunya. Sampai akhir pertandingan, tak ada lagi gol tercipta. United pun mendapatkan tambahan tiga poin. Hasil ini membuat United unggul tujuh angka atas Manchester City. United mengoleksi 59 poin, sementara City, yang ditahan imbang 0-0 oleh QPR kemarin, mengoleksi 52 poin. Sedangkan Southampton kini berada di posisi 16 dengan nilai 23. (h/net)

RAPHAEL VARANE

Selamatkan Madrid MADRID, HALUAN — Bek Real Madrid Raphael Varane menjadi bintang di El Clasico dinihari tadi. Varane menunjukkan performa apik di sepanjang laga dan menutup dengan sebuah gol yang menyelamatkan timnya. Partai semifinal leg pertama Copa del Rey antara Madrid melawan Barcelona di Santiago Bernabeu berakhir dengan skor akhir 1-1. Ini adalah El Clasico pertama bek muda Prancis itu sejak didatangkan pada musim panas 2011. Varane dimainkan sebagai starter, berduet dengan Ricardo Carvalho, menyusul cederanya Pepe dan absennya Sergio Ramos akibat skorsing. Varane tak mau men-

yianyiakan kesempatan yang diberikan kepadanya. Pesepakbola berusia 19 tahun ini tampil solid di lini belakang dengan membuat sejumlah tekel penting yang menyelamatkan gawang Madrid. Selain itu, sebagaimana ditunjukkan Opta, Varane menjadi satu-satunya pemain di atas lapangan yang membuat catatan 100 persen sukses dalam melepas operan, yakni sebanyak 12 kali. "Aku akan selalu me-

ngingat pertandingan ini, ini sebuah mimpi yang menjadi kenyataan bagi seorang bocah berusia 19 tahun," ucap Varane yang dikutip AS. "Aku pulang pada malam ini dengan perasaan sangat senang baik dengan performaku sendiri maupun tim. Sekarang aku hanya butuh terus bermain seperti ini." "(Jose) Mourinho bilang kepadaku untuk memberikan segalanya dan setelah pertandingan rekan-rekan setimku memberi ucapan selamat," imbuh pemain yang direkrut dari Lens itu. Laga semifinal leg II akan digelar di Camp Nou pada 27 Februari mendatang. Dengan hasil imbang ini, Varane percaya Madrid punya kesempatan besar untuk lolos ke final.

"Ini bukan hasil terbaik tapi hasil ini masih tetap

BOBOL — Cesc Fabregas bersuka cita usai membobol gawang Real Madrid yang dikawal Diego Lopez. UEFA

membuka kans," dia.(h/net)

ujar

GOL Varane menyelamatkan Madrid dari kekalahan di leg I semifinal Copa Del Rey. NET

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA POJOK ARENA Yordania Hajar Indonesia 5-0

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

KEJURDA INKANAS SUMBAR

Perebutkan 70 Keping Emas PADANG, HALUAN — Dojo Kampus IPDN Baso, Kabupaten Agam akan jadi tuan rumah pelaksanaan Kejurda Inkanas Sumbar IV, 810 Maret mendatang.

AMMAN, HALUAN — Yordania menghajar Andik Cs 5-dalam partai persahabatan di Stadion Internasional King Abdullah, Amman, Yordania, Kamis (31/1). Setelah unggul dua gol di babak pertama, tuan rumah semakin jauh memimpin melalui titik putih yang berawal dari pelanggaran yang dilakukan Handi Ramdan pada menit ke-50. Abdallah Deeb sukses menjadi algojo. Gol tersebut tampaknya menjatuhkan mental skuad "Garuda". Pasalnya, Yordania memimpin 4-0 hanya selang delapan menit dari gol ketiga. Pemain bernomor punggung 6 dengan mudah menanduk bola hasil umpan silang. Endra Prasetya pun hanya terpaku melihat bola masuk ke gawangnya. Jelang pertandingan berakhir, tuan rumah menambah satu gol lagi. Indonesia tertinggal 0-2 dari Yordania di babak pertama dalam partai persahabatan itu. Mahmoud Za'tara menjadi aktor terciptanya gol perdana bagi Yordania. Khalil Bani Attiah menggandakan keunggulan tuan rumah lima menit jelang turun minum. Attiah menciptakan gol cantik dengan men-chip bola, setelah Endra sudah terdorong ke depan. (h/mat)

Daud Yordan Berlatih di Kalbar JAKARTA, HALUAN — Juara dunia kelas bulu IBO, Daud Yordan tetap fokus latihan di dalam negeri untuk persiapan menghadapi perebutan gelar sekitar akhir Maret mendatang. "Saya memang diminta berlatih ke Australia, tetapi saya dan tim tetap fokus latihan di Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat," kata Daud dikutip dari Bolanews, kemarin. Pemegang rekor bertarung 30 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah menambahkan, latihan dilanjutkan di tempat pertarungan sekaligus untuk penyesuaian kondisi dengan tempat pertarungan. "Sampai kini memang belum dibicarakan karena waktu pertarungan juga belum resmi," tambah Daud. Daud mengakui, memang sampai kini belum ada pengumuman resmi dari manajemen soal pertarungan mendatang, tetapi diperkirakan sekitar akhir Maret mendatang. Ia menambahkan, sekarang ini dirinya memasuki latihan dengan mitra latih tanding untuk persiapan menghadapi pertarungan perebutan gelar juara yang kedua mendatang.(h/net)

TANPA EDU — Melawat ke Kelantan, tim Semen Padang FC tak bisa memboyong Edu karena persoalan Visa. Pada pertandingan yang akan digelar besok, Sabtu (2/2) itu, Semen Padang memboyong 18 pemain ke negeri tetangga itu untuk melakoni laga bertajuk Unity Cup. RIVO SEPTI ANDRIES

AFC Cek Kesiapan Semen Padang PADANG, HALUAN — Tim AFC akan melakukan inspeksi terhadap fasilitas Semen Padang yang akan digunakan pada kompetisi AFC Cup Maret 2013 mendatang. Pihak Semen Padang sendiri optimis hasil inspeksi ini tak akan mempengaruhi faktor tuan rumah yang sudah ditetapkan sebelumnya. Hal ini dikatakan Media Officer Semen Padang Ronny J Suhatril usai pertandingan persahabatan antara Semen Padang FC dengan Persisko Tanjung Jabung Barat di Stadion H Agus Salim, Padang Pada hari inspeksi itu, tim AFC ini akan mengecek kesiapan stadion yang jadi homebase ini, serta lokasi latihan, yakni lapangan UNP. Selain lapangan latihan dan stadion untuk

pertandingan, tim tersebut juga akan mengecek kondisi hotel. “Standarnya akan tetap memperhatikan standar AFC yang mengacu kepada standar Eropa. Beberapa perubahan dan perbaikan akan kami perhatikan hingga mereka datang. Salah satu persiapan itu adalah lokasi ruang ganti, ruang media, lalu sarana penerangan,”kata Ronny. Tim AFC akan didampingi pihak PSSI pada Senin (4/2). Sepanjang hari, mereka mengecek lokasi-lokasi yang akan digunakan untuk pertandingan di grup E AFC Cup. Semen Padang yang berstatus juara Indonesia Premier League (IPL) musim 2011-2012 menempati Grup E bersama dengan Kitchee (Hongkong),

Singapore Armed Forces FC (Singapura), dan Churchill Brothers (India). Tanpa Edu Sebanyak 18 pemain Semen Padang sudah berada di Kelantan. Dari daftar yang diterima Haluan, dari 18 pemain itu, tak ada nama Edwar Wilson Junior dalam rombongan ini. “Edu terkendala persoalan Visa,”kata Ronny. Semen Padang sendiri direncanakan akan mencoba lapangan Sultan Muhammad IV, kandang Kelantan FA yang akan digunakan untuk pertandingan dengan tuan rumah, juara Malaysia ini. “Kami akan mencoba menerapkan beberapa strategi yang disiapkan pelatih dengan tim terkuat di Malaysia ini,”kata Ronny. (h/mat)

Diperkirakan, 800-an karateka dari seluruh dojo Inkanas se Sumbar akan ambil bagian untuk memperebutkan 70 medali emas. “Kejurda ini mempertandingkan 70 kelas yang terdiri atas 8 kategori, yakni kategori usia dini dan pra pemula masing-masing 6 kelas, pemula 7 kelas, kadet 10 kelas, junior (11), senior (13), TNIPolri (13) serta kelas veteran (4),”kata Ketua Panitia Kejurda, Erdi Janur saat audiensi dengan Ketum Pengda Inkanas Sumbar, Ir H Soeprapto, MSi, Kamis (31/1). Inkanas kata Erdi Janur, sebelumnya sudah menggelar tiga Kejurda pertama kali 2005, memperebutkan Piala Bupati Solok, lalu tahun 2007 memperebutkan Piala Kasat Brimob, dan tahun 2009 lalu memperebutkan Piala Kapolda. “Kali ini memperebutkan Piala Gubernur. Pada pembukaan Kejurda ini, kami juga akan memberikan sabuk ke-

hormatan kepada pak gubernur, menyusul perhatian beliau kepada karate, khususnya Inkanas, dimana beliau berkenan menjadi Pelindung Inkanas masa bhakti 2012-2016, pernah menjadi karateka saat sekolah di SMA 3 Padang dan berpartisipasi dalam iven ini,”Ketua Pengda Inkanas Sumbar Suprapto yang didampingi Sekum Indra Yurmansyah dan beberapa pengurus lain. Pria yang juga menjabat sebagai Kadis Prasjal Tarkim ini, menilai Kejurda ini menjadi salah satu upaya mencari bibit-bibit karateka handal. Pihaknya berharap pelaksanaan Kejurda ini dapat memperbaiki regenerasi tersebut menjadi berkesinambungan dan pada akhirnya menghasilkan bibit handal. “Karenanya kami komit untuk mendukung pelaksanaan Kejurda, termasuk meringankan dojo mengirim atletnya ke lokasi Kejurda,”kata Suprapto. (h/mat)

Panitia Kejurda Inkanas beraudiensi dengan Ketum Pengda Inkanas Soeprapto di ruang kerjanya, Kamis (31/1). RAKHMATUL AKBAR

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Irvand


LUAR NEGERI 19

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

NOTES

Kolombia Hancur 01 FEBRUARI 2003 — Pesawat ulanga l i k Columbia hancur di langit Texas saat kembali memasuki atmosfer Bumi. Pesawat ulang-alik Columbia (kode pesawat NASA: OV-102) adalah pesawat ulang-alikpertama dalam armada pengorbit NASA. Misi pertamanya, STS-1 berlangsung dari 12 April hingga 14 April 1981. Pada 1 Februari 2003, pesawat ini meledak dalam misi ke-28nya, STS-107, menewaskan seluruh awaknya yang berjumlah tujuh orang, yaitu Rick D. Husband (Komandan), William C. McCool (Pilot), David M. Brown, Kalpana Chawla (Orang IndiaAmerika pertama di luar angkasa), Michael P. Anderson, Laurel B. Clark dan Ilan Ramon (Orang Israel pertama di luar angkasa) Sepanjang sejarahnya, Columbia t e l a h melakukan 28 penerbangan, menghabiskan masa selama 300,74 hari di luar angkasa, menyelesaikan 4.808 orbit, dan terbang sejauh 201.497.772 km, termasuk misi terakhirnya. (h/wkp)

LINGKAR

PARA suami di Jepang ungkapkan cinta pada pasangannya dengan berkumpul di sebuah taman di Tokyo dan bersama-sama meneriakka rasa sayang.

Para Suami di Jepang Ungkapkan Cinta untuk Istri TOKYO, HALUAN — Ada-ada saja! Untuk mengungkapkan rasa cinta pada pasangan, para suami di Jepang berkumpul di sebuah taman di Tokyo untuk bersama-sama meneriakkan rasa sayang mereka kepada istri masing-masing. Mereka kemudian menyampaikan rasa syukur dan saling berpelukan erat dengan istri masing-masing. Bukan rahasia lagi kalau orang Jepang umumnya sulit mengungkapkan rasa cinta secara terbuka. Oleh karena itu, ada masa dalam setiap tahun di mana kaum pria di Jepang, terutama yang sudah berkeluarga, beramairamai mengungkapkan rasa sayang mereka. Kegiatan ini digelar setiap menjelang tanggal 31 Januari dan dalam bahasa Jepang, kegiatan ini seperti bermain kata dari kata ‘Beloved Wife’. Dalam kegiatan ini, para suami bebas mengungkapkan perasaan mereka secara terbuka. Bermacam deklarasi cinta diungkapkan para suami kepada istri-istri mereka. Mulai dari pernyataan cinta seperti ‘Aku akan mencintaimu selamanya’ hingga ungkapan terima kasih atas bekal makan siang buatan sang istri. “Maafkan aku karena bertambah berat badan selama 7 tahun terakhir,” teriak seorang pria kepada istrinya, seperti dilansir Reuters, Rabu (30/1/2013). “Tapi itu karena makanan yang kamu masak sangat enak,” imbuh pria tersebut. Melihat tingkah laku para suami mereka, para istri pun menanggapinya dengan beragam reaksi. Ada yang tertawa, ada yang bahkan menangis. Tepuk tangan pun membahana ketika salah seorang suami berlutut di hadapan istrinya sembari menyerahkan bunga. “Dia sangat luar biasa dan terlihat macho hari ini,” ucap Yuko Todo setelah menyaksikan aksi suaminya, Takeshi. “Ini mengingatkan saya betapa macho-nya dia, itu nyaris saya lupakan selama 8 tahun pernikahan kami. Hati saya berdebar” tutur wanita berumur 33 tahun itu. Kegiatan semacam ini sudah memasuki tahun kelima di Jepang. Kegiatan ini pertama kali dicetuskan oleh seorang pengusaha Tokyo bernama Kiyotaka Yamana. Dengan dukungan dari toko bunga lokal, Yamana mencetuskan kegiatan yang mengharuskan para pria Jepang mengungkapkan rasa cinta mereka secara terbuka dan blak-blakan. “Perekonomian di Jepang semakin membaik dan saya melihat banyak pasangan menikah di Jepang yang semakin aktif memperdalam hubungan mereka,” tutur Yamana. (*)

Mesir Minta Bantuan Ekonomi ke Jerman KAIRO, HALUAN — Presiden Mesir, Mohamed Morsi, berkunjung ke Jerman untuk meminta bantuan di tengah berlanjutnya unjuk rasa di negaranya. Dalam pertemuan dengan Kanselir Angela Merkel, Morsi berupaya meyakinkan bahwa Mesir tetap berkomitmen untuk demokrasi. Bantuan sebesar US$4,8 miliar dari Dana Moneter Internasional, IMF, dan Jerman dihentikan karena krisis politik yang melanda KlikMesir. Usai pertemuan Kanselir Merkel mengatakan keinginannya untuk melihat dialog antara semua kekuatan politik dan pemerintah harus menghargai hak asasi. “Satu hal yang penting bagi kami adalah garis dialog selalu terbuka untuk semua kekuatan politik di Mesir, bahwa kekuatan politik yang berbeda bisa memberi sumbangan, bahwa hak asasi ditegakkan di Mesir dan tentu saja kebebasan beragama dijalankan,” tutur Angela Merkel dalam konferensi pers bersama. Batal ke Prancis Selain mengupayakan pencairan bantuan, Presiden Morsi juga ingin agar Berlin bersedia menghapus hutang Mesir sebesar US$300 juta. Bantuan IMF dan Jerman amat diperlukan untuk proses pemulihan di tengah masalah sosial politik dan ekonomi yang memburuk. Peran Jerman amat dibutuhkan untuk meyakinkan IMF bahwa Mesir berada dalam jalur proses demokratisasi yang benar. Sebelum pertemuan Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle, mengatakan bahwa setiap bantuan dari Berlin akan tergantung dari kemajuan demokrasi di Mesir. Morsi sudah membatalkan kunjungan ke Prancis karena krisis politik yang berlanjut di dalam negeri namun kunjungan ke Jerman -walau hanya beberapa jam- menegaskan kembali pentingnya hubungan kedua negara. Sementara unjuk rasa terus berlangsung dan dua tewas dalam kekerasan di Lapangan Tahrir di Kairo, Rabu 30 Januari. Panglima Angkatan Bersenjata Mesir, Jenderal Abdel Fattah al-Sissi, sudah Klikmemperingatkan krisis politik Mesir saat ini bisa mengarahKlikpada ‘ambruknya’ negara. (h/bbc)

BLACKBERRY — Presiden dan CEO Research in Motion (RIM) Thorsten Heins meluncurkan dua Blackberry 10 di New York (30/1). REUTERS/SHANNON STAPLETON

RIM Ganti Nama, Luncurkan Dua Seri Blackberry NEW YORK, HALUAN — Setelah ditunda sekian lama, perusahaan Kanada Research In Motion Ltd. (RIM) meluncurkan dua seri telepon dengan sistem Blackberry 10 barunya: Q10 yang memakai papan ketik, dan Z10 dengan dengan papan ketik layar sentuh. RIM juga mengubah nama perusahaan yang telah dipakai sejak berdiri pada 1985 itu menjadi Blackberry untuk mempertahankan merek tunggal. CEO RIM Thorsten Heins menjadi tuan rumah peluncuran produk tersebut di New York, Rabu (30/1). Video acara juga dapat dilihat di acara-acara RIM lainnya di Toronto, London, Paris, Dubai, Johannesburg, New Delhi and

John Kerry Menlu Baru AS

John Kerry WASHINGTON, HALUAN — Senator partai Demokrat asal Massachusetts, John Kerry, resmi terpilih sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menggantikan Hillary Clinton yang berakhir masa jabatannya Januari ini. Konfirmasi ini diperoleh setelah sidang pemilihan pada Selasa, 29 Januari kemarin usai. Terpilihnya Kerry menjawab pertanyaan semua pihak tentang siapa yang akan mengisi posisi yang kini masih diemban istri Bill Clinton tersebut. Kerry berhasil terpilih dengan memperoleh 94 suara baik dari kubu Demokrat dan Republik. Hanya tiga suara dari partai Republik yang menentang pencalonannya. Mereka adalah Senator Texas Ted Cruz dan John Cornyn serta Senator Oklahoma, Jim Infoe. Senator Kerry merupakan sosok yang tak diragukan lagi kredibilitasnya di dunia politik. Dia

pun memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai isu internasional. Kerry pernah ikut dalam pencalonan Presiden dari partai Demokrat di tahun 2004 melawan George W Bush. Ketika berada di senat, dia mengabdi di Komite Hubungan Luar Negeri selama empat tahun. “Senator Kerry memiliki kualifikasi yang unik sebagai Menteri Luar Negeri,” ujar Senator New Jersey, Bob Menendez. Dia pun menyadari pengetahuan Kerry soal isu internasional terbentuk karena ayahnya adalah diplomat. Perhatian publik kemudian mengarah kepada sosok yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan Kerry. Beredar isu bahwa kursi ketua Komite Hubungan Luar Negeri di senat sedang diincar oleh Senator Edward John Markey. Senator yang mewakili Massachusetts dan New England itu sudah menyatakan niatnya tersebut. Rekannya dari partai Republik, Stephen Lynch, rupanya juga mengincar posisi Kerry. Pengganti Kerry rencananya akan diumumkan pada Kamis waktu setempat. Menurut juru bicara partai Demokrat, Scott Ferson, persaingan ketat antara Lynch dan Markey, justru akan melemahkan kubu Demokrat, karena Demokrat saat ini sedang membangun keberhasilan mereka dalam pemilu presiden barubaru ini. (h/vvn)

Jakarta, Indonesia. Awalnya, RIM mengatakan bahwa Blackberry 10 akan diluncurkan awal 2012, namun perusahaan mengubahnya menjadi akhir 2012, dan kemudian awal 2013. Blackberry 10 ini akan bersaing dengan iPhone dari Apple dan telepon lainnya yang menggunakan teknologi Android, keduanya memiliki penjualan jauh di atas Blackberry. RIM menjanjikan kecepatan yang lebih tinggi dengan produk baru ini, pengalaman mengetik yang lebih baik dan kemampuan untuk memisahkan identitas personal dan pekerjaan dalam telepon yang sama. Selain itu ada fiturfitur baru, seperti perpustakaan

aplikasi yang besar, termasuk untuk layanan-layanan seperti Skype dan permainan populer Angry Birds. Blackberry Z10 akan lebih dulu dijual, diawali di Inggris Kamis ini, sementara pasar Amerika Serikat baru mendapatkannya Maret. Model Q10, dengan papan ketik yang lebih kecil, akan diluncurkan secara global pada April. Harga di Amerika sekitar US$199 untuk dua tahun kontrak berlangganan telepon. Sebagian besar analis dan pengulas menyambut baik produk baru ini, yang menurut mereka memberi harapan bagi RIM, namun mungkin sulit baginya untuk kembali ke masa kejayaan. (h/AP/Reuters)

Uni Emirat Arab Janjikan Bantuan US$ 300 Juta untuk Suriah

kantor beritaReuters, Rabu (30/ 1/2013). Dikatakan sang Putra Mahkota, sejak awal terjadinya krisis Suriah, Uni Emirat Arab telah berkomitmen untuk memberikan bantuan bagi para pengungsi Suriah yang berada di negara-negara tetangga. Sebelumnya dalam konferensi tersebut, Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad alSabah menjanjikan bantuan senilai US$ 300 juta untuk warga Suriah yang menjadi

korban konflik berkepanjangan. “Dikarenakan hebatnya penderitaan rakyat Suriah dan untuk membantu memastikan keberhasilan konferensi ini, saya mengumumkan donasi Kuwait sebesar US$ 300 juta untuk rakyat Suriah,” ujar sang Emir dalam konferensi itu. Dikatakan penguasa Kuwait itu, “laporan-laporan kekerasan yang mengerikan” telah menimbulkan pertanyaan akan masa depan Suriah. Karenanya, upayaupaya untuk membantu pun harus dilipatgandakan. Dalam konferensi ini akan diupayakan untuk mencapai target bantuan sekitar US$ 1 miliar untuk negara-negara tetangga Suriah yang menampung sekitar 700 ribu pengungsi Suriah, serta sekitar US$ 500 juta untuk melakukan pekerjaan kemanusiaan bagi sekitar 4 juta warga Suriah di dalam negeri. Sejauh ini PBB baru menerima janji bantuan sebesar 18 persen dari target yang mulai ditetapkan bulan lalu tersebut. Namun diyakini bahwa konferensi ini akan membuahkan hasil. (h/dtc)

hidup ini merupakan pilihan Hernandez. “Saya mulai datang ke tempat ini ketika saya berusia delapan tahun. Saat itu saya ingin mengunjugi ladang Candelilla. Sejak saat itu saya menyukai tempat ini,” ujar Hernandez. “Saat itu saya belum menikah dan saya belum memiliki keluarga. Namun, saya menyukainya dan terus datang ke tempat ini untuk ‘menguasainya’. Tanah di tempat ini dapat ‘dimenangkan’ dengan cara mendudukinya,” tambahnya. Saat ini, Hernandez memiliki tanggungan seorang istri

dan tujuh anak. Keluarga besar ini memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan mengkonsumsi tanaman lokal dan bahan-bahan dari kota terdekat. Mereka memasak menggunakan kayu bakar. Selain itu, mereka juga mendapatkan air minum dari mata air di dekat rumah tersebut. Ia juga menggantungkan hidup keluarganya pada satu-satunya pekerjaan yang dapat ia lakukan. “Kami harus bersusah payah ke ladang Candelilla. Itu satu-satunya pekerjaan yang kami miliki. Dari sanalah kami dapat hidup,” kata Hernandez. (h/kcm)

KONFERENSI donor internasional untuk Suriah. NET KUWAIT CITY, HALUAN — Mengikuti langkah Kuwait, Uni Emirat Arab pun menjanjikan bantuan US$ 300 juta untuk membantu para pengungsi Suriah yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik berkepanjangan di Suriah. Hal tersebut disampaikan Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan dalam konferensi donor internasional untuk Suriah yang berlangsung hari ini di Kuwait City, Kuwait seperti diberitakan

Hernandez, 30 Tahun Hidup di Rumah Batu

DENGAN atap berdiameter 39.6 meter, Hernandez dan keluarganya seakan tinggal di dalam rumah jamur di gurun San Jose de Piedras. NYDAILYNEW.COM

MEXICO, HALUAN — Bagi sebagian orang, terjebak di padang tandus merupakan hukuman berat. Namun, bebatuan dan permukaan tandus merupakan rumah bagi keluarga Benito Hernandes. Hernandez dan istrinya, Santa Martha de la Cruz Villarreal, telah menghabiskan 30 tahun hidupnya tinggal di dalam rumah sederhana di bawah sebuah batu besar. Batu tersebut berada di Coahulla, Meksiko, sekitar 80,4 kilometer dari perbatasan Texas. Dengan atap berdiameter 39.6 meter, Hernandez dan keluarganya seakan tinggal di

dalam rumah jamur di gurun San Jose de Piedras. Namun, tak seperti di film Mario Bros atau Smurf, rumah dan kehidupan Hernandez sekeluarga tidak tampak penuh warna. Di dalam rumah ini, keluarga tersebut harus bertahan hidup tanpa sistem pembuangan limbah yang memadai, listrik stabil, dan mereka juga harus tinggal tanpa beralaskan lantai. “Tempat ini dapat menjadi sangat dingin, dan kami berjuang untuk mendapatkan makanan,” ujar Hernandez. Meski harus tinggal dengan berbagai keterbatasan, cara

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Rahmi


20

KOTA SOLOK Bareh Tanamo

LINGKAR Peluang Magang ke Jepang Terbuka SOLOK, HALUAN — Angin segar bagi generasi muda Kota Solok, saat ini terbuka kesempatan untuk melakukan magang ke Jepang guna menimba ilmu di berbagai bidang,. Bagi generasi muda yang berminat dapat megajukan permohonan ke Dinas Sosial tenaga Kerja (Sosnaker0 Kota Solok Jln Rajin Tanah Garam Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Solok di Candra dan Kepala bidang (Kabid) Ketenaga Kerjaan Khaidir Arief kepada “Haluan” di Kota Solok Kamis (31/1) mengatakan, berdasarkan surat dari pemerintahan jepang ke Indonesia yang disalurkan ke Dinas Sosial Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Barat, memanggil para pemuda khususnya laki-laki untuk magang ke Jepang. “Kami sudah menyebarkan surat pengumuman ke berbagai kelurahan di Kota Solok, bagi generasi muda dengan usia maksimal 26 tahun silahkan mendaftarkan diri untuk ikut magang ke Jepang, namun untuk diketahui tidak semua pelamar yang bisa dikirim, setiap calon diseleksi oleh tim Propinsi Sumatera Barat,” katanya. Siapapun berhak mengajukan lamaran namun yang menentukan nantinya tim Propinsi Sumatera Barat, Kita di Kota Solok hanya memberitahu dan menerima lamaran bagi yang berminat, calon yang mendaftar diteruskan ke Dinas Sosnaker Propinsi Sumatera Barat untuk mengikuti seleksi. Magang ke Jepang merupakan salah satu peluang yang sangat baik bagi pemuda Kota Solok karena di negara matahari terbit itu bisa menimba bermacam ilmu, ada 50 paket ilmu yang diberikan nantinya untuk bisa dilaksanakan di negara tersebut. Melalui kegiatan magang itu, generasi muda bisa memiliki skil dan kemauan untuk menjadi wiraswastawan yang tangguh dan mandiri. (h/alf)

Mediasi Afrijon-PAN Gagal Dilaksanakan SOLOK, HALUAN — Jalur mediasi yang ditawarkan hakim Ketua Yoserizal dari Pengadilan Negeri Solok atas gugatan Afrizon Dt Ganing Sati terhadap Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional dan Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPD dan DPP PAN) selaku tergugat I dan II gagal dilaksanakan Rabu (30/1) lalu. Sebelum sidang dilaksanakan, hakim Tri Margono dari Pengadilan Negeri Solok memanggil kedua belah pihak, baik itu penggugat melalui penasehat hukumnya Yusmanita dan tergugat I dan II melalui penasehat hukumnya Nofrizal Hakim. Dalam dialog antara hakim dan penasehat hukumnya diampaikan tentang tidak ada kata sepakat antara penggugat dan tergugat. Lantaran tidak adanya kata sepakat, Hakim Margono mengundur sidang 6 Februari nanti. Dalam sidang itu hakim membacakan gugatan dari Afrizon Dt Ganing Sati anggota DPRD kota Solok yang diberhentikan oleh DPP PAN dan melakukan Penrgantian Antar Waktu (PAW) pada Yasmarni. Baik kubu Afrijon melalui kuasa hukumnya Yusmanita dan DPD PAN Nofrizal Hakim mengakui jalan perundingan buntu, tidak ada kata sepakat sehingga ke 2 kubu melaju pada meja hijau 6 Pebruari depan sesuai yang dijadwalkan hakim pada Pengdilan Negeri Solok. Yusmanita dalam gugatannya mengatakan terhadap DPD PAN Kota Solok tergugat I dan DPP PAN pusat tergugat II tidak menerima kleinnya diberhentikan sebagai anggota PAN Kota Solok tanpa ada sebab dan sepengetauan penggugat. Tindakan tergugat II dinilai semenamena dan tidak sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, tanpa adanya rekomendasi dari DPD PAN Kota Solok dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sumatera Barat. Karena perbuatan semena-mena itu, pengugat nenuntut ganti rugi Rp5 miliar karena sudah mengalami kerugian moril yaitu rasa malu di tengah-tengah masyarakat Kota Solok, (h/alf)

Manasik Haji Perdana SOLOK, HALUAN — Walikota Solok H. Irzal Ilyas Dt. Lawik Basa membuka secara resmi kegiatan Manasik Haji Perdana Masal bagi calon jemaah haji Kota Solok tahun 2013 M /1434 H pada Selasa (22/1) di Masjid Agung Al Muhsinin Kota Solok. Kegiatan Manasik Haji perdana ini diikuti sebanyak 115 orang calon jemaah haji yang akan berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Manasik haji perdana ini diisi oleh Ustad Gusrizal Gazahar Lc, MA, seorang tokoh ulama terkemuka di Sumatera Barat. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok H.M. Nasir dalam laporannya menyampaikan tahun ini tercatat sebanyak 115 orang calon jemaah haji kota solok akan berangkat mengikuti ibadah haji. Manasik haji sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan bekal ilmu pengetahuan bagi para calon jemaah haji untuk menjalankan ibadah haji nantinya ditanah suci sehingga diharapkan sekembali ke tanah air akan mendapatkan predikat sebagai haji mabrur. Kompetensi para instruktur dan pembimbing calon jemaah haji akan dikontrol secara ketat oleh Kementerian agama dalam pelaksanaan manasik haji. Dalam kesempatan ini Walikota Solok menyampaikan, kesadaran umat islam dalam menunaikan ibadah haji dari tahun ke tahun cenderung meningkat, dan tidak terkecuali warga kota solok. Alhamdullilah pada tahun ini kita mendapatkan kuota sebanyak 115 orang calon jemaah haji kota solok akan mengikuti ibadah haji. (h/hms)

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

Pawai Tabur Uang Berlangsung Meriah SOLOK, HALUAN — Pawai tabur uang yang digelar Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) yang digelar di pusat Kota Solok Senin (28/1), mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Pawai dalam rangka peringatan hari Maulid Nabi Besar Muhammad SAW itu dilepas Wakil Walikota Solok Zul Elfian, dihadiri pejabat dari kantor Kementerian agama Kota Solok serta beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Wakil Walikota Solok Zul Elfian saat pembukaan memberi apresiasi pada PKDP Kabupaten/ .Kota Solok yang berpean aktif merayakan hari besar Islam, ini membuktikan adanya perhatian dari perantau Pariaman yang berada di Solok ikut memeriahkan hari Maulid Nabi. Di Solok cukup banyak persatuan perantau, bukan hanya PKDP tapi juga ada daerah lainnya, hendaknya perkumpulan tersebut ikut juga memeriahkan hari besar Islam maupun hari besar lainnya dengan menunjukan eksistensi bagi masyarakat Kota Solok, apapun kegiatan di Kota Solok hendaknya ikut berperan aktif sehingga kehadiran perantau daerah lain di Kota Solok ikut mendukung program pemerintah daerah. Sementara itu ketua pelaksana Herdiyulis menyebutkan, pawai tabur uang itu diikuti hampir 200 orang mengelilingi jalan-jalan utama dalam Kota Solok. Pawai yang dilaksanakan hari itu merupakan budaya

MOBNAS — Tiga unsur pimpinan DPRD Kota Solok mengadakan lagi tiga mobil dinas (Mobnas). Mobnas itu dibeli dari APBD Kota Solok 2012, dua mobil lama sudah dikembalikan ke Pemda Kota Solok, namun satu lagi masih dipakai. ALFIAN Pariaman yang sering dilaksanakan pada hari besar nasional maupun hari besar Islam. Sebelumnya kata Herdiyulis yang juga anggota DPRD Kota Solok dari Partai Persatuan Pembangunan(PPP) itu juga dilaksanakan malam badiki-diki (zikir) bersama di musala Almu-

taqin Kelurahan Nan Balimo, malam badiki-diki itu dihadiri hampir 300 orang keluarga PKDP. Sejalan dengan malam badiki juga dilaksanakan pengumpulan infak untuk kelanjutan pembangunan musala Almutaqin. Musala yang terletak di Kampung Baru Nan Balimo itu dibangun

Maret, Kegiatan Proyek Siap Dimulai SOLOK, HALUAN — Pemerintah Kota Solok siap merealisasikan harapan DPRD Kota Solok untuk bisa melaksanakan kegiatan proyek bulan Maret 2013 sehingga pekerjaan proyek tidak terkesan tergesa-gesa di akhir tahun anggaran. Walikota Solok Irzal Ilyas, Wakil Walikota Zul Elfian dan Sekretaris daerah Suryadi Nurdal dalam rapat koordinasi bersama kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah mengingatkan seluruh pimpinan SKPD untuk mempercepat penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA), jelas kepala Penyusunan Administrasi Program (PAP) Setda Kota Solok Jefrizal di Kota Solok Rabu(30/1) PAP yang juga menaungi Lembaga Pelayanan Ssistim Elektronik (LPSE) bagi seluruh kegiatan pengadaan, siap memfasilitasi pimpinan SKPD di Kota Solok dan rekanan yang ikut bertarung melaksanakan pembangunan melalui proses tender. Proses tender terhadap proyek di Kota Solok sejak tahun lalu melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP). Setiap paket kegiatan yang masuk dari SKPD ke LPSE siap diproses dan diumumkan ke publik. Proses tender tidak lagi membentuk

panitia di masing-masing SKPD melainkan sudah melalui jaringan elektronik, dengan demikian kemungkinan munculnya peluang monopoli dan kecurangan lainnya dalam proses tender diminimalisir. Kecurigaan-kecurigaan bagi rekanan yang mendapatkan proyek tidak ada lagi karena proses tender sudah transparan. Pemda Kota Solok jauh sebelum ini mengusung visi misi tentang pemerintahan yang bersih (Good Governance), sehingga demikian visi misi itu tidak sekedar semboyan namun dilaksanakan dalam setiap kegiatan pelayanan di Pemda Kota Solok. Bagi LPSE sendiri yang masih sepayung dengan PAP siap bekerja memberikan pelayanan pada rekanan dan SKPD yang memasukan programnya dari awal, petugas kita sudah stanby di posisi masing-masing untuk menyelesaikan administerasi terhadap proyek yang diluncurkan ke rekanan. Diakui Jefrizal, proses tender melalui ULP sering terlambat lantaran program yang dikirim dari masing-masing SKPD sering terlambat kalau pimpinan SKPD itu mengirim lebih awal, maka jelas proses lebih cepat pula di ULP dan dilempar ke publik yang punya perusahaan untuk mengerjakan kegiatan.(h/alf)

oleh warga Pariaman yang ada di Kota Solok serta bantuan dari masyarakat setempat. “Jumlah warga Pariaman yang ada di Kabupaten/Kota Solok lebih kurang 600 kepala keluarga, setiap tahun selalu mengadakan kegiatan hari besar Islam maupun hari besar nasional, bahkan

dalam kegiatan pembangunan di Kota Solok selalu berperan aktif. Sebaliknya perhatian untuk kampung halaman juga demikian, apapun kegiatan di kampung halaman juga ikut berpartisipasi,” terang Ketua Badan legislasi (Baleg) DPRD Kota Solok itu.(h/alf)

Empat Rekanan Dapat Kartu Kuning SOLOK, HALUAN — Pemda Kota Solok memberi kartu kuning pada 4 rekanan yang mengerjakan proyek yang dibiayai APBD Kota Solok 2012 karena tidak bisa menyelesaikan proyek sesuai kalender kerja yang ditentukan. “Kartu kuning itu terpaksa diberikan sebagai konsekwensi dari kelaiaian rekanan mengerjakan beberapa proyek tersebut dengan memberi tenggang waktu 50 hari untuk menuntaskan pekerjaannya,” jelas Kepala Pengendalian Administrasi Program (PAP) Setda Kota Solok Jefrizal menjawab “Haluan” Rabu (30/ 1). Rekanan yang mengerjakan 4 proyek tersebut masing-masing pembangunan sport hall, pembangunan pasar semi moderen, pembangunan SD 13 Simpang Rumbio dan pembangunan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Seluruh kegiatan pembangunan harus berakhir 20 Desember namun sampai kalender itu tak bisa diselesaikan. Sesuai Peraturan presiden (Perpres No 70/2012, bagi

rekanan yang terlambat sesuai kalender kerja diberi tenggang waktu 50 hari untuk menyelesaikan proyek bersangkutan, saa ini sudah hampir 1 bulan diberi tenggang waktu dan berakhir 10 Februari nantinya untuk menyelesaikan. Kecuali proyek pembangunan pasar semi moderen Batang Lembang eks kantor pos, yang bersangkutan melakukan argumentasi ke pemda Kota Solok melalui Dinas PU dan tidak menerima kartu kuning. Argumennya itu karena relokasi pedagang yang ada di lokasi proyek terlambat 2 bulan memindahkan oleh kantor Pengelola Pasar Raya Solok. Keterlambatan itu berbuntut tertundanya mengerjakan proyek. Setelah tim meneliti ke lapangan, diputuskan menerima keberatannya itu karena memang pembangunan proyek pasar semi moderen Batang Lembang awalnya ditempati Pedagang Kreatif Lapangan (PKL). Ketika jadwal kegiatan sudah masuk, PKL belum juga pindah ke tempat sementara. “Pemda Kota Solok mene-

rima dan memang masuk akal keberatan yang diajukan rekanan bersangkutan, makanya kartu kuning dianulir lagi terhadap rekanan pembangunan pasar semi moderen tersebut,” tambahnya. Bagi rekanan lainnya yang sudah diberi kartu kuning jika masih tidak mampu menyelesaikan proyek sesuai tenggang waktu yang diberikan, tidak ada pilihan harus dikeluarkan kartu merah dan di black list, kalau sudah kartu merah itu konsekwensinya, rekanan bersangkutan absen mengerjakan proyek selama 2 tahun di Kota Solok. Makanya, Pemda Kota Solok meminta rekanan untuk menuntaskan pekerjaan sampai batas waktu yang diberikan, dilain pihak, sanksi lain yang diberikan, rekanan harus membayar denda pada Pemda Kota Solok dari sisa pekerjaan, Pembayaran denda itu dilaksanakan bersamaan pembayaran tarmen terakhir. “Kita akan potong langsung uang denda itu diakhir pembayaran nantinya berdasarkan bobot yang tinggal,” jelas Jefrizal. (h/alf)

Jamur Tiram Dipanen Perdana

KEPALA Dinas Sosnaker Kota Solok Edi Candra bersam ketua kelompok Mutiara Tiram Keluraan VI Suku ketika berada di lokasi pembuatan Jamur Tiram sebelum panenSelasa (29-1). ALFIAN

SOLOK, HALUAN — Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Sosnaker) Kota Solok Edi Candra, SH melakukan panen perdana jamur tiram di kelompok Mutiara Tiram kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah Selasa (29/ 1). Panen perdana hasil binaan kelompok usia produktif oleh Dinas Sosnaker bekerjasama dengan Dinas Sosnaker Propinsi Sumatera Barat itu dilaksanakan sejak awal Desember 2012 lalu dengan mengalokasikan anggaran Rp 160 juta yang merupakan dana bantuan pusat melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja Propinsi Sumatera Barat Pada panen perdana itu selain Kepala Dinas Sosnaker juga hadir Kepala bidang ketenaga kerjaan Khaidir Arief selaku

pelaksana teknis, pejabat dari Dinas Sosial Tenaga Kerja propinsi Sumatera Barat dan kepala Kelurahan VI Suku. “Pada panen perdana uji coba pembuatan jamur tiram oleh kelompok Mtiara Tiram, hasil prduksi mencapai 20 kg per baskom, dari 4 buah paket yang dilakukan uji coba pembuatan jamur tiram. Total produksi hampir 100 kg,” terang Edi Candra dan Kabid Ketenaga kerjaan Khaidir Arief. Untuk tahun anggaran 2012, ada 2 kelompok usia produktif yang diberi bantuan pembuatan jamur tiram itu, masing-masing di Kelurahan VI Suku dan kelurahan Tanah Garam, kedua kelompok itu berhasil membuat jamur tiram. Sebelum kegiatan dilaksanakan, kelompok tersebut >> Editor : Atviarni

dilatih dulu oleh tim teknis. Untuk 1 kelompok, jumlah anggota 10 orang, dengan demikian ada 20 orang generasi muda usia produktif sudah mampu membuat jamur tiram, tim teknis tak hanya dari Kota Solok namun juga dari Kota Sawah Lunto yang sudah memproduksi jamur tiram itu. “Kami sengaja mendatangkan tim teknis sekaligus melakukan studi banding ke Kota Sawah Lunto agar pembuatan jamur tiram bisa berhasil dengan baik,” katanya. Kendati sudah mampu membuat jamur tiram, namun Edi Candra meminta pada kelompok yang sudah dilatih itu untuk menindaklanjuti di rumah masinfmasing, silahkan membuat sendiri jamur tiram untuk kemudian dipasarkan sehingga bisa menamah pendapatan keluarga. (h/alf) >> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

Mikirin Raffi Ahmad, Olga Nangis

Hamil, Artika Sari Devi Larang Suami Mendekat PASANGAN Artika Sari Devi dan Baim sedang menunggu kelahiran anak kedua mereka. Usia kandungan Artika sendiri sudah memasuki bulan ke-6. namun untuk kehamilan kali ini, Puteri Indonesia2004 ini mengaku banyak beraktivitas. “Memang dia sendiri yang pengen beraktivitas. Jalan-jalan, karena kalau di rumah terus juga jadi males. Kebetulan ada aktivitas ini. Dia bilang ke saya mau ikut. Kalau jaga kesehatannya ya dia yang ngerti tapi sampai sekarang masih kuat,” papar Baim yang ikut menemani Artika. Menurut Baim, kehamilan istrinya kali ini, Tika masih mengalami mual-mual sampai di bulan ke-5. “Hamil pertama maboknya lumayan. Yang kedua lebih parah.” “Tapi sekarang bulan 6 udah lumayan lah ya. Sudah bisa makan. Sudah bisa liat wajah suami saya sendiri.

Dulu gak bisa,” tambah Tika. Artika juga mengalami ngidam, anehnya ia meminta untuk tidak dekat-dekat dengan suaminya. “Tika hamil pertama kedua gak ngidam. Saya juga bingung definisi ngidam. Dia minta yang khusus gitu nggak ada kok. Dia cuma minta jangan deketdeket gue, gitu aja,” pungkas Baim. Untuk kehamilannya ini, Artika dan Baim juga memberikan penjelasan kepada anak pertama mereka yang berusia 3 tahun. Menurutnya, anak sulungnya bahkan lebih antusias menunggu kelahiran adiknya. “Kalau sekarang sih udah lebih siap ya. Malah antusias banget. Anak saya Ebi kan sekarang udah 3 tahun. Jalan 3,5. Sudah kami kasih motivasi kalau punya adik itu menyenangkan. Tadinya kami khawatir kalau dia ngerasa kasih sayangnya akan diambil adiknya,” paparnya.(h/vvn)

ATIQAH HASIHOLAN

Cantik Bergaun Pengantin BINTANG akting Atiqah Hasiholan, hari itu, Selasa (29/ 1/2013) terlihat lebih cantik dari biasanya. Gaun pengantin warna putih dengan bagian punggung

terbuka, menambah kesan seksi dan elegan. Bagian bawah dengan bunga bertumpuk menyerupai bunga mawar putih, melengkapi keanggunannya. Penampilan Atiqah itu, hanya bagian dari perannya dalam video klip single milik Sandy Thema berjudul Forever Your’s. Disinggung soal kemungkinan gaun indah itu menjadi inspirasi pernikahannya nanti, anak Ratna Sarumpaet itu berusaha mengalihkan pembicaraan. “Cerita dalam lagu Sandy ini kita sepasang kekasih yang menikah dan hanya maut yang bisa memisahkan kita. Jadi aku pakai baju pengantin deh, cantik kan?” kata Atiqah saat di temui di Sentul City, Bogor, Selasa (29/1/2013). Kekasih aktor Rio Dewanto itu terbilang artis yang pelit jika bicara menyangkut ranah pribadi. Dia akan senang jika ditanya soal karirnya di dunia entertainment. (h/kpl)

OLGA Syahputra menjadi salah satu orang yang terpukul dengan masalah Raffi Ahmad kini. Ia pun terlihat kembali menangis saat disinggung lagi soal Raffi. “Sama saya dia bisa menangis. Suka sedih, kasihan aja,” ucapnya dengan air mata menetes di launching acara ‘Chit Chat Cuzz’ di gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2013). Olga tak bisa menampik rasa kehilangannya pasca Raffi ditangkap BNN. Ia pun berharap yang terbaik

untuk sang sahabat. Bahkan Olga sudah siap menasihati Raffi jika bebas nanti. “Berdoa yang terbaik aja. Raffi tetap semangat. Saya pasti akan omelin, marahin dia,” sambung Olga. “Kalau diomongin pelan dia akan mengerti, bukan langsung ditunjuk. Raffi mirip banget dengan saya karakternya,” tandasnya. (h/dtc)

OLIVIA CULPO

Kagum Produk Tradisional Indonesia MISS Universe 2012, Olivia Culpo melakukan serangkaian kunjungan di Indonesia. Perempuan asal Amerika Serikat ini mengawali kunjungan ke Java Princess dan Lembaga Pelatihan Pendidikan Mooryati Soedibyo (LPPMS) di Graha Mustika Ratu, Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (30/1/2013). Kedatangannya disambut oleh jajaran petinggi Mustika Ratu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia (YPI) Putri K. Wardani, dan Puteri Indonesia 2011, Maria Selena. Olivia menebar senyum sejak turun dari kendaraan yang ditumpanginya. Kunjungan Olivia merupakan kunjungan pertamanya ke Indonesia. Dia menerima penjelasan tentang produk Mustika Ratu yang menggunakan bahan dasar tradisional Indonesia. Beberapa kali Olivia menunjukkan kekagumannya. “It’s beautiful,” ucapnya sepanjang kunjungannya di Java Princess. Selama kunjungan Olivia mendapat penjelasan tentang kaplet penyubur rambut, oxigenated spray, pasta gigi dan mouthwash, foot series, zaitun body care, lulur kocok, sleepwell tea dan lain-lain. Sementara dalam kunjungannya ke LPPMS, Olivia disambut oleh founder YPI dan LPPMS, DR. BRA. Mooryati Soedibyo. Dia mendatangi kelas-kelas pelatihan, seperti kelas make up, kelas teori, kelas Cidesco International, kelas pengantin, dan kelas World Skill Competition yang merupakan pelatihan khusus kepada murid LPPMS untuk berkompetisi di ajang International. (h/kpl) >> Editor : Nova Anggriani

>> Penata Halaman: Rahmi


22

PASAMAN

LINGKAR KPRI Pasaman Gelar RAT LB SIKAPING, HALUAN — Rapat Anggaran Tahunan (RAT) tahun buku 2012, KPRI Kabupaten Pasaman berlangsung sukses dan lancar di Gedung Syamsiar Thaib Lubuk Sikaping, Rabu (30/1). RAT itu dibuka oleh Sekretaris Daerah Kab Pasaman Drs Syamsurizal, yang dihadiri seluruh jajaran pengurus dan ratusan anggota koperasi. Sekda Syamsurizal dalam arahannya menyebutkan, KPN Kantor Bupati Pasaman merupakan koperasi tertua di Kab Pasaman dan sepanjang usianya telah mengalami pasang surut. Koperasi Kantor Bupati Pasaman mempunyai anggota yang cukup banyak, selain anggota yang berasal dari pegawai Sekretariat, juga dari Dinas/Instansi dan termasuk dari 12 Kecamatan. Namun jelas Syamsurizal beberapa tahun terakhir telah mulai berkembang sesuai harapan, dibuktikan telah mampu memenuhi sebagaian kebutuhan anggota. Kedepan,koperasi kantor Bupati ini diharapkan terus dikelola dengan baik, sehingga bisa memberi keuntungan yang lebih besar lagi bagi anggota. Pada tahun 2012 KPRI Pemkab Pasaman berhasil meraup keuntungan senilai Rp.532.000.000 yang berasal dari laba kotor atas penjualan Rp.190 juta, pendapatan jasa simpan pinjam Rp. 296 juta, pendapatan jasa foto copy Rp.35 juta dan pendapatan jasa lainnya Rp.11 juta. Sementara biaya usaha selama tahun 2012 sebesar Rp.512.600.000, sehingga selama tahun 2012 KPRI Pemkab Pasaman memperoleh sisa hasil usaha Rp.19.400.000. (h/wel/tos)

Masyarakat Diajak Jadi Pelopor Keselamatan Lalin LB.SIKAPING, HALUAN — Demi terwujudnya masyarakat Pasaman yang tertib dalam berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di jalan raya, Satlantas Polres Pasaman, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk jadi pelopor dalam keselamatan berlalu lintas (lalin). Ajakan tersebut disampaikan Kasat Lantas, Polres Pasaman, AKP. Yuhendri melalui Kanit Regident, Iptu Eko Budi Darmawan, kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (28/1). Eko mengatakan, saat ini mereka terus melakukan sosialisasi terhadap para pengguna jalanraya untuk dapat menjadi pelopor keselamatan berlalulintas,dan menjadikan keselamatan tersebut sebagai kebutuhan utama dalam berkendaraan. Sosialisasi tersebut tidak lain dari tujuan untuk keselamatan dan kebaikan masyarakat semata dalam berkendaraan, khususnya bagi pengguna jalan raya. “Kami sangat berharap pada masyarakat untuk dapat menyadari dan mematuhi peraturan yang ada seperti, penggunaan helm standar, sabuk pengaman bagi pengemudi mobil dan melengkapi surat-surat kendaraan,” ujarnya. Namun lebih dari itu ia juga minta pengemudi untuk tidak menggunakan hend phon saat mengemudi serta saling menghormati sesama pengguna jalan tersebut, sebut Eko. Pelaksanaan sosialisasi ini sesuai dengan intruksi Korlantas Mabes Polri yang dilaksanakan di seluruh provinsi dan kota/kabupaten di Indonesia. Dengan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat bisa memahami pentingnya keselamatan berlalulintas.(h/wel/tos)

Sabtu, Pengurus PWI Pasaman Dilantik PASAMAN, HALUAN — Kepengurusan PWI Perwakilan Pasaman, bakal dilantik oleh Ketua Umum PWI Cabang Sumatera Barat Basyar, Sabtu (2/2). Kegiatan ini direncanakan dilaksanakan di balerong pusako anak nagari Lubuk Sikaping. Ketua panitia Atos Indria kepada wartawan Kamis (31/1) menyebutkan, beberapa rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh panitia diantaranya nanti ketua PWI cabang Sumatera Barat akan meresmikan pemakaian sekretariat PWI Perwakilan Pasaman, dan pertandingan sepakbola persahabatan antara PWI Sumatera Barat bersama unsur muspida dan PWI Pasaman yang bertindak sebagai tuan rumah. “Lokasi pertandingan sepakbola itu sendiri, dipusatkan di Gelora Tuanku Imam Bonjol, dan nanti bapak Bupati Pasaman akan langsung kita minta memimpin tim sepakbola Pemkab Pasaman dan unsur muspida,”terang Atos. Ditambahkan Atos, PWI Perwakilan Pasaman Rabu lalu telah melaksanakan konfrensi dan telah memilih kepengurusan baru dengan ketua terpilih secara aklamasi Rismainaldi. Seluruh anggota PWI Perwakilan Pasaman kembali menyepakati Rismainaldi memimpin tiga tahun mendatang. Adapun komposisi kepengurusan PWI Perwakilan Pasaman Periode 2012-2015,Ketua Rismainaldi, sekretaris Ahmad Zubeir, bendahara Atos Indria, dan dilengkapi dengan bidang organisasi Yunzar Lubis, Astoni, Zulkifli Rahman, bidang pembelaan wartawan Budhi Hermawan, Ibnu Hayat, bidang kesejahteraan Amri, Alfisayahrin Syawal, bidang pendidikan Ahdi Susanto, Asran, Hendra Saputra, bidang olahraga Yunefrizal, Herizon. Sedangkan penasehat Djoni Irdan Abidin, Masril dan Tafdhil. Direncanakan pelantikan nanti akan dihadiri langsung bupati Pasaman, ketua DPRD, muspida, kepala SKPD dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia dan sebagainya. (h/wel/tos)

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

Ranah Saiyo

Pembangunan Daerah Terpencil Diprioritaskan PASAMAN, HALUAN — Dalam tahun 2013 ini Pemerintah Kabupaten Pasaman Pasaman akan fokus menbangun daerah terpencil. Salah satu pembangunan tersebut diantaranya di bidang kesehatan akan “digempur” dengan berbagai program yang telah direncanakan.

GELAR DATUK — Syafrinal sandang gelar Datuk Bandaro Basa Kampung Melayu nagari Air Manggis Minggu (lalu). terlihat pucuk adat Datuk Sati memasang tanda kebesaran. ATOS INDRIA

Pasaman Bersiap Jadi Kabupaten Sehat PASAMAN, HALUAN — Persiapan jelang penilaian Kabupaten Sehat yang direncanakan dalam waktu dekat ini, tim Pembina beserta forum Kabupaten Sehat dan SKPD lakukan rapat internal. Pada rapat internal Kamis kemarin ketua tim Pembina Yosvarman berharap, seluruh unsur yang terlibat berperan aktif dan mendukung pelaksanaan kabupaten sehat, dimana waktu penilaian sesuai jadwal dan hasil rapat dengan pihak propinsi, dimana penilaian dari tim pusat rencananya sekitar bulan Juni 2013. Sedangkan tim penilai propinsi akan berkunjung melakukan penilaian ulang sekitar

bulan Februari-Maret 2013. Kabupaten Pasaman akan mengikuti tiga tatanan yakni kawasanpemukiman sarana dan prasarana sehat, kehidupan masyarakat sehat dan mandiri serta kehutanan sehat, atau yang penghargaan Sastisaba wawerda untuk tiga tatanan. Sementara itu Ketua Forum Kabupaten Sehat Atos indria menyebutkan, peran forum sendiri Peran Sebagai pelaku dan motivator untuk memotivasi masyarakat dalam interaksi sosial agar peduli dan mencintai lingkungan sebagai bagian dari kehidupan Fungsi sebagai advokator, inisiator dan fasilitator untuk

berkomunikasi dan berintegrasi dengan masyarakat serta menyusun kegiatan pengelolaan lingkungan berwawasan kesehatan. Tujuannya adalah tercapainya kondisi Kabupaten yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni dan tempat bekerja bagi warganya dengan cara terlaksananya berbagai program kesehatan dan sektor lain, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat. Sasaran Tercapainya program Kabupaten sehat yang dimulai dari pelaksanaan percontohan ditingkat nagari. Pembinaan berkelanjutan terhadap daerah-daerah percontohan sebagai pilot project untuk program Kabupaten sehat. (h/wel/tos)

Hal tersebut sesuai dengan program Bupati Pasaman, H. Benny Utama yang akan mensejahterakan rakyatnya. Tidak hanya dibidang kesehatan saja, tapi seluruh program pembangunan di Pasaman. Bupati Pasaman, H. Benny Utama melalui Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Desrizal, Senin (28/1) lalu di Lubuk Sikaping menuturkan, ada lima kecamatan dari 12 kecamatan yang ada di Pasaman sudah menjadi prioritas utama untuk di gempur pada tahun ini ini. Dikatakannya, pembangunan di bidang kesehatan itu disebar di lima kecematan yakni Kecamatan Mapattunggul, Mapattunggul Selatan, Rao Utara, Tigo Nagari, dan Duo Koto. “Adapun pembangunan yang diprioritaskan di lima kecamatan tersebut yakni, pembangunan di bidang fisik, dalam tahun 2013 ini direncankan akan membangun polindes dan puskesmas pembantu (Pustu),” terangnya. Dijelaskannya, hingga saat ini polindes yang sudah ada di Pasaman sebanyak 85 unit, ditambah Pustu 42 unit. Pada

tahun ini, pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Kesehatan Pasaman direncanakan akan ada pembangunan polindes dan Pustu sebanyak 13 lokasi di lima kecamatan tersebut. Polindes dan Pustu tersebut merupakan pusat pelayanan kesehatan yang ada di jorong-jorong yang ada di Pasaman. Disanalah masyarakat akan mendapatkan pelayanan, sehingga masyarakat tidak perlu jauh lagi untuk pergi berobat. Selain itu, pada masingmasing jorong tersebut Dinas Kesehatan menyediakan bidan yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Dari dulu diseluruh jorong yang ada di Pasaman sudah ada ditempatkan bidan, namun mereka masih tinggal di rumah masyarakat, dengan adanya polindes dan pustu tentu disanalah mereka nantinya dapat melayani masyarakat,” tutur Desrizal. “Pembangunan polindes dan pustu kita laksanakan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan. Sehingga terciptanya masyarakat yang sehat” sebut Desrizal. Jumlah jorong di Pasaman sebanyak 209 dan disana sudah disediakan bidan yang trampil dan cakap untuk memberikan pelayanan yang prima. Apalagi saat ini seluruh masyarakat tidak perlu lagi membayar untuk berobat karena sudah ditanggung dengan program Jamkesda. “Untuk itu kepada seluruh bidan yang ada di jorongjorong yang ada di Pasaman diharapkan agar dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Selain itu, kepada bidan dapat bertugas dengan baik untuk melayani masyarakatnya sehingga terjalin keharmonisan antara bidan dan masyarakat setempat,” pungkas Desrizal. (h/tos)

Mahasiswa Stikes Mercubakti Jaya Praktek di Pasaman

Kampung Melayu Baralek Gadang

PASAMAN, HALUAN — Kabupaten Pasaman kembali menerima Mahasiswa Stikes Mercubakti Jaya Padang untuk melaksanakan Praktek Klinik Kebidanan (PKK) III. Praktek Klinik Kebidanan III akan ditempatkan di 27 lokasi tempat praktek bidan swasta yang ada di Pasaman yang diikuti sebanyak 56 mahasiswa. Bupati Pasaman Benny Utama yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Desrizal pada penerimaan yang berlangsung di Lantai 2 Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Senin (28/1) lalu mengatakan , salah satu sasaran pembangunan Kabupaten Pasaman yaitu terwujudnya pelayanan kesehatan masyarakat yang diindikasikan semakin mudah, murah, memadai dan meratanya penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang mendorong kemandirian kemampuan dalam berpola hidup sehat. Hadir dalam acara penerimaan mahasiswa praktek klinik kebidanan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Desrizal, Seketaris Dinas Kesehatan Pasaman, Teddy Martha, Kabid-Kabid di Lingkungan Dinas Kesehatan Pasaman, Ketua Stikes Hj. Elmiyasna, SKP, MM, Ketua Prodi Devi

LUBUK SIKAPING, HALUAN — Kampung Melayu baralek gadang dengan menggelar gala adat Datuk Bandaro Basa dan Sako sara’ Pakiah Ibrahim, dimana resmi Syafrinal sandang gelar Datuk Bandaro Basa, melalui proses malewakan gala yang digelar oleh pemuka adat nagari Air Manggis Datuk Sati Minggu lalu di Lubuk Sikaping. Tidak hanya malewakan gelar data juga diresmikan pakiah Ibrahim yang disandang Yubsirwan. Dalam proses malewakan gelar Datuk Bandaro Basa, dihadiri oleh ribuan massa yang terdiri dari jajaran mamak bainduk, sumando, anak nagari, kelompok bundo kanduang yang berlangsung di Kampung Melayu Jorong Ambacang Anggang Nagari Air Manggis. Sebagai pucuk adat tertinggi Datuk Sati yang juga Ketua KAN Kenagarian Air Manggis berharap kiranya amanah yang telah diperoleh dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, serta menyebutkan gelar datuk Bandaro Basa yang disandang se-

Syarif, S.ST, M.Keb serta mahasiswa Stikes yang akan mengikuti Praktek Kebidanan di Pasaman. Salah satu upaya Pemkab Pasaman di bidang kesehatan, sebut Desrizal, di antaranya memberikan jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) dan jaminan kesehatan daerah (jamkesda) serta memberikan pengobatan gratis kepada seluruh masyarakat pasaman. Desrizal menerangkan, program yang dilaksanakan ini merupakan program pro rakyat yang memiliki arti penting dan strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan kesehatan masyarakat di Pasaman. Peningkatan dan penyempurnaan berbagai program di bidang kesehatan terus dilakukan dengan belajar dari pengalaman. Sehubungan dengan itulah, Desrizal menyambut baik atas dilaksanakannya Praktek Klinik Kebidanan III yang akan dilaksanakan mahasiswa Stikes Mercubakti Padang ini di wilayahnya. Desrizal menilai, praktek ini sangat membantu mendorong terwujudnya peningkatan pembangunan bagi Kabupaten Pasaman di bidang kesehatan.. Sementara itu, Ketua Stikes

Hj. Elmiyasna, SKP, MM, menilai pelaksanaan kegiatan praktek lapangan para mahasiswa Stikes Mercubakti Padang di Kabupaten Pasaman ini sangat mendukung pembangunan bidang kesehatan sebagai salah satu dari pengabdian di masyarakat. Di samping, bermanfaat bagi peserta untuk menerapkan ilmu serta mengaplikasikannya di lapangan. Sebab, lanjut Elmiyasna, dalam menggali ilmu pengetahuan tidak hanya diperlukan pada berbagai literatur tetapi juga banyak dijumpai di lapangan. Dan kenyataan sering menggambarkan banyak teori yang tidak sesuai di masyarakat. Dalam kaitan itulah, sebut Elmiyasna, dengan praktek yang dilaksanakan diharapkan para mahasiswa mempunyai pengetahuan serta wawasan dalam mempormolasikan antara teori yang didapatkan di bangku kuliah dengan kenyataan di masyarakat. Elmiyasna mengharapkan kegiatan praktek seperti ini dapat terus menerus secara bergiliran bisa dilaksanakan kerjasama, agar bisa memberi kiprah terhadap pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Pasaman.(h/tos/wel)

belumnya oleh Rahmat Ali tidak berlaku lagi. Antusias warga setempat yang menyaksikan peristiwa bersejarah bagi kampung melayu, karena hal itu terjadi dalam kurun waktu 38 tahun gelar datuk Bandaro Basa yang disandang oleh Rahmat Ali, kini di legakan. Syafrinal selalu Datuk Bandaro Basa mengemukakan, kalau amanah yang dia sandang sangat berat, akan tetapi jika dilakukan secara bersama-sama tentulah akan ringan, tanpa ada bimbingan dari para tetua tokoh masyarakat dan dukungan dari semua pihak khususnya empat induk yang ada di Kampung Melayu, pasalnya besarnya datuk Bandaro ada di cucu kemenakan kampong melayu sendiri. “Kami selaku yang membawakan gelar Datuk bandaro basa marilah secara bersamasama untuk membawa kampung Melayu dalam kemakmuran tentunya dilandasi oleh keikhlasan, yang ada di Nagari Air Manggis khususnya yang ada di Kampung Melayu”sebut dia.s (h/tos)

Pemkab Salurkan Rp82 Juta Untuk Korban Bencana

LOLI Fariza Yulga (Dinas Perhubungan dan Kominfo Kab Pasaman) berhasil memperoleh hadiah utama pada Rapat Anggaran Tahunan) KPN Kantor Bupati Pasaman yang diserahkan Ketua KPN Anwir Salam, S.Sos, Rabu (30/1). WEL

LB.SIKAPING, HALUAN — Sebagai bentuk kepedulian Pemkab Pasaman terhadap masyarakat yang ditimpa musibah korban bencana, sepanjang tahun 2012 telah disalurkan dana bantuan mencapai Rp82,480 juta. Demikian disampaikan Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Pasaman M. Nasir kepada wartawan di Lubuk Sikaping, Rabu (30/1). Dikatakan, dana sejumlah itu merupakan bantuan secara sosial yang merupakan santunan sebagai bentuk kepedulian daerah terhadap berbagai bentuk keluarga korban bencana. Secara keseluruhannya terdapat sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK)

yang menjadi korban bencana tersebut. Menurut M. Nasir, kroban bencana itu meliputi banjir, kebakaran,dan keganasan angin puting beliung. Tentunya dana dalam bentuk santunan tersebut, dapat digunakan keluarga korban sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga dana tersebut dapat pula meringankan beban keluarga yang tertimpa bencana dimaksud, katanya. Dikatakan, dalam pendistribusian bantuan tersebut dilakukan secara bertahap, dimana untuk tahap pertama sebasar Rp53,32 juta,- bagi 23 kk, sedangkan ditahap II Rp11 juta, untuk 5 kk dan tahap III

Rp18,2 juta,- bagi 12 kk pula, sebut Nasir. Dengan jumlah bantuan bervariasi. Disebutkan Nasir, dalam penanganan bencana yang terjadi di daerah ini, pihak BPBD, selain memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) juga dibarengi pula mengalokasikan dana APBD tiap tahunnya melalui pengalokasian Dana Tak Terduga (DTT). Kepala BPBD, juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada pada suasana cuaca yang cukup ekstrim saat ini, karena peristiwa bencana, terutama bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sangat mudah terjadi sewaktu-waktu. (h/wel/tos)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

IKLAN 23


24

JUMA JUMATT, 1 FEBRUARI 2013 M 20 RABIUL AWAL 1434 H

Lingkar SMAN 3 BATUSANGKAR

Raih Penghargaan Sekolah Berprestasi BATUSANGKAR, HALUAN — SMAN 3 Batusangkar program unggulan Kabupaten Tanah Datar memperoleh penghargaan sebagai juara 4 (harapan I) Sekolah Berprestasi pada jenjang Sekolah Menengah Atas Negeri se- Sumatera Barat tahun 2012. Meskipun sekolah ini baru beranjak usia 6 tahun d e n g a n kondisi sarana dan prasarana yang jauh dari sempurna, cukup berhasil memberi kontribusi terhadap penambahan prestasi Kabupaten Tanah Datar. Kepala SMAN 3 Batusangkar Rosfairil bersama pemenang lainnya menerima pengharaag berupa piagam dan uang pembinaan yang diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Musliar Kasim, Minggu (27/1), di aula kampus Unand Padang. Menurut Rosfairil, diperolehnya prestasi ini karena SMAN 3 Batusangkar berhasil memenuhi indikator penilaian sebagaimana ditetapkan oleh panitia. Indikator yang dapat terpenuhi itu adalah sekolah yang terakreditasi, perolehan NEM UN 2011/2012, kualifikasi guru, prestasi OSN, karya tulis guru, rasio guru dan murid, kompetensi kepala sekolah, sarana dan prasarana sekolah dan Adiwiyata Mandala. Dengan diperolehnya prestasi ini oleh SMAN 3 Batusangkar, walau berusia masih tergolong muda, sangat disyukuri dan membanggakan. Ke depan hendaknya prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan dengan adanya perhatian dan peningkatan kinerja para guru dan pegawai. “Satu harapan untuk menjadikan sekolah ini bisa mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang diperoleh adalah dengan dilengkapinya sarana dan prasarana sekolah yang sangat besar ketergantungan untuk mencapai prestasi yang diharapkan, yang tentunya harapan tersebut tertumpang kepada pemerintah dan masyarakat Tanah Datar,” ungkap Rosfairil. (h/ydv)

Sekolah Diminta Segera Daftarkan Siswa ke SNMPTN JAKARTA, HALUAN — Panita Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mendorong sekolah-sekolah segera mendaftarkan siswa untuk mengikuti seleksi yang mulai tahun ini digratiskan pemerintah.

MANFAATKAN SITUASI — Sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berkumpul dan bermain di Jalan Sudirman, Padang, Selasa (29/1). Mereka memanfaatkan situasi lengangnya transportasi di jalan raya karena ada aksi demonstrasi puluhan mahasiswa di depan Mapolda Sumbar. NASRIZAL

Tingkat Kelulusan Pra-UN SMP 86,33 Persen PADANG, HALUAN — Hasil Pra Ujian Nasional (UN) siswa SMP di Sumbar belum menggembirakan. Sekolah dituntut memperhatikan hasil analisa yang diberikan kepada pihak sekolah untuk melihat kekurangan siswa. Dari pra UN yang digelar November lalu, sebanyak 54.652 orang siswa dinyatakan tidak lulus. Jumlah peserta yang mengikuti UN ini sebanyak 63.307 orang. Artinya kelulusan di Sumbar 86,33 persen. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Bustavidia mengharapkan tidak hanya kabupaten atau kota

tertentu saja yang menggunakan analisa ini. “Kebanyakan hanya kabupaten dan kota peduli pendidikan saja yang mengunakan analisa ini,” katanya. Dari hasil pra UN ini, Kota Bukitinggi menduduki urutan pertama dengan total nilai yang di-UNkan sebanyak 21.53. Disusul Kota Payakumbuh dengan total nilai 20.00. Kemudian, Kota Padang Panjang dengan total nilai 19,28. Untuk kelulusan, tidak satu pun kota dan kabupaten di Sumbar yang melebihi angka 100 persen. Untuk Kota Bukittinggi persentase kelu-

lusan 38,88 persen atau 1.242 orang siswa dinyatakan tidak lulus dari 2.032 orang siswa. Soal yang diujikan dalam pra UN kali ini sebanyak 5 jenis soal. Sementara saat UN digelar jenis soal menjadi 20 soal. “Persaingan makin ketat, siswa dan sekolah diminta mempersiapkan diri,’ jelasnya. Terkait pelaksanaa UN, untuk tingkat SD akan diselenggarakan 6-8 Mei 2013. Tingkat SMP akan diselenggarakan 22-25 April mendatang. Sedangkan untuk tingkatan SMA dan SMK diselenggarakan 15-18 April 2013. (h/cw-eni)

Hingga saat ini, sekitar 50 persen SMA/MA/SMK yang memasukkan data siswa ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa di laman resmi SNMPTN. “Sekolah-sekolah sebenarnya sudah diundang untuk ikut SNMPTN. Terserah sekolah mau memanfaatkan atau tidak. Namun, sampai saat ini, Panitia SNMPTN tetap proaktif mengajak sekolah segera mendaftarkan siswa mereka,” kata Sekretaris Umum SNMPTN 2013 Rochmat Wahab yang dihubungi dari Jakarta, Kamis (31/1/ 2013). Menurut Rochmat, pendaftaran SNMPTN baru dilakukan 50 persen dari sekitar 28.000 SMA/MA/SMK di seluruh Indonesia. Pendaftaran siswa yang dilakukan sekolah dengan mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) berakhir 8 Februari. Namun, mulai 1 Februari, siswa yang direkomendasikan sekolah bisa mendaftar untuk memilih program studi yang diminati.

“Tetapi jumlah siswa yang didaftarkan sudah mencapai 2 juta orang,” kata Rochmat, yang juga Rektor Universitas Negeri Yogyakarta. Menurut Rochmat, SNMPTN tanpa tes secara online ini tetap mengedepankan prestasi siswa. Untuk itu, kejujuran sekolah dalam mengisi rapor dan merekomendasikan siswa sangat diutamakan. “Tiap perguruan tinggi punya sistem untuk bisa menilai siswa yang layak lolos. Dalam pendaftaran siswa, kami menganut sikap percaya pada data yang disampaikan kepala sekolah. Karena itu, kami berharap sekolah jangan macam-macam, misalnya memanipulasi data,” kata Rochmat. SNMPTN merupakan jalur masuk PTN tanpa seleksi untuk siswa berprestasi. SNMPTN ini hanya bisa diikuti lulusan tahun 2013. Kuotanya 50 persen dari daya tampung PTN. Selain SNMPTN, ada juga jalur seleksi mandiri bersama berupa ujian tulis yang diselenggarakan bersama-sama oleh sejumlah PTN dengan kuota 30 persen. Jalur lain, seleksi mandiri, dilaksanakan tiap PTN dengan kuota 20 persen. Retno Listyarti, wali kelas XII SMAN 13 Jakarta, mengatakan, sekolah mendaftarkan siswa yang berminat tanpa membatasi jumlahnya. “Tahun lalu hanya yang peringkat 1-10. Tahun ini terbuka untuk siapa saja yang berminat,” kata Retno sambil menyebutkan bahwa tahun lalu yang lolos SNMPTN undangan sebanyak 70 siswa. (h/kcm)

KETUA LPMP SUMBAR

Sulit Bebaskan Pendidikan dari Persoalan Kelas Rusak

DUA orang anak membuat menara dari pasir di Pantai Padang, Kamis (1/2). Selain sebagai tempat bermain, pantai juga bisa menjadi wahana belajar untuk anak-anak. PARWIS

PADANG, HALUAN — Keinginan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudoyono menciptakan dunia pendidikan bebas kelas rusak 2014 mendatang, akan sulit terpenuhi. Dikarenakan kualitas bangunan dan sarana yang digunakan sekolah tidak memiliki daya tahan cukup lama. “Menurut kebiasaan sekolah akan mengajukan perbaikan sarana dan prasana dalam rentang waktu 2 atau tiga tahun setelah diperbaiki. Dengan demikian keinginan menciptakan dunia pendidikan bebas dari kelas rusak jadi sulit terpenuhi,”

kata Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat, Jamaris Jamna, Rabu (30/1). Selain kualitas bangunan, hal lainnya yang menjadi kendala adalah tidak akuratnya data yang diberikan dinas terkait kepada kementerian. Rata-rata sekolah rusak memang mendapatkan bantuan dari pusat baik melalui BOS atau DAK. Pemberian bantuan dari pusat ini, kata Jamaris membuat kepala daerah tidak terlalu memikirkan kerusakan sarana pendidikan di tem-

patnya. Padahal, ini merupakan tanggung jawab pemerintah daerah (pemda). Menjadi tanggung jawab pusat, ketika pemda tidak mempunyai anggaran yang cukup. Terkait pemenuhan sarana pendidikan sesuai standar pendidikan nasional, menurut Jamaris membuka peluang bagi sekolah utnuk melakukan korupsi. “Caranya, dengan meminta sumbangan kepada orangtua murid yang diwajibkan untuk pembangunan sarana. Sarana yang akan dibangun, misalnya kelas, dipaksakan harus

tuntas dengan sumbangan orang tua murid yang ada. Akibatnya jumlah sumbangan meningkat. Tetapi setelah bangunan selesai dan diperiksa, ternyata uang yang digunakan jumlahnya tidak sampai dengan jumlah yang diminta. Lebih banyak digunakan untuk honor,” jelas Jamaris. Padahal, Jamaris menjelaskan untuk memenuhi standar bangunan sesuai standar pendidikan nasional bisa diselenggarakan bertahap. Prinsipnya sekolah harus menggunakan uang yang ada,

>> Editor : Nova Anggraini

tanpa meminta pungutan berlebihan kepada orangtua. Tindakan sekolah seperti ini juga berakibat lunturnya kepercayaan orangtua terhadap sekolah. Apalagi banyaknya kasus yang bermunculan di media massa. “Jadi, hal ini harus menjadi perhatian serius bagi kepala sekolah,” pungkas Jamaris. Selama 2013, sudah 530 sekolah SD dan SMA diperbaiki di Sumbar. Untuk tahun 2013, beberapa dinas pendidikan sedang melakukan monitoring terhadap sekolah yang rusak. (h/cw-eni)

>> Penata Halaman: Rahmi


Haluan 01 Februari 2013  

Haluan 01 Februari 2013

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you