Page 1

Rabu, 30 Oktober 2013

Membangun Semangat Baru

Edisi-040 / Thn-1 Harga Eceran : Rp.3.000,-

Lelang MLTS Secara Sederhana .. ..

Dana Proyek Cuma Rp335, 95 Juta Termasuk untuk Pelatihan dan Modul

KPKAD Tagih Janji BPN

Demikian penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Lampung Drs Tauhidi, MM melalui Surat No: 800/8152/III.01/ DP.3/2013 tertanggal 29 Oktober 2013. “Pengadaan barang/jasa sudah kami lakukan sesuai dengan Perpres No: 70/2012 perubahan kedua dari Perppres No: 54/2010,” tegas Tauhidi yang mengantarkan sendiri hak jawab itu ke redaksi Haluan L a m p u n g . Dalam klarifikasinya ter-

Batalkan 7 Sertifikat Griya Sukarame

Jangan Omong Doang!

Gindha Ansori Wayka

Bandarlampung,HL- Koordinator Presedium KPKAD Lampung Gindha Ansori Wayka mendesak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandarlampung untuk membuktikan janjinya untuk membatalkan 7 sertifikat

tanah diatas lahan fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum/fasos) P e r u m a h a n Griya Sukarame. Seperti diketahui, sebelumnya BPN berjanji akan membatalkan ke-7 sertifikat tanah, jika dalam waktu satu pekan P e m e r i n t a h Kota (Pemkot) serta pihak terkait tidak dapat menyelesaikan persoalan tersebut. “Mana janji m e r e k a (BPN,red)? Harus dibuktikan, jangan cuma omong doang. Batalkan saja sertifikatnya. K e n a p a mesti harus menunggu kepastian dari Pemkot. Kan sudah jelas lahan itu peruntukkannya fasum dan f a s o s ,” kata

Kotaagung, HL- Kesatuan Pelindungan Hutan Lindung (KPHL) Kotaagung Utara K a b u p a t e n Tanggamus mengakui, telah menghentikan p e m b a n g u n a n jalan Batu Brak-Suoh oleh Pemkab Lampung Barat. Menurut Kepala KPHL Kotaagung Utara Suratman, pemberhentian itu didasari SK Mentri Kehutanan no 379/ II/2011 tentang kewenangan KPHL Kotaagung Utara dan Peraturan Daerah Provinsi Lampung no 1/2010 tentang RT/RW. “Aturan itu menga-

tur batas-batas wilayah hutan lindung, khususnya Register 39. Dari dua aturan itu, Register 39 dimiliki Tanggamus seluas 84.463 hektare dan Lampung Tengah seluas 17.647 hektare. Sedangkan Lampung Barat tidak mempunyai kewenangan,” kata Suratman, Selasa (29/10). Namun saat KPHL Kotaagung Utara melakukan operasi rutin beberapa waktu lalu di wilayah kerjanya

Baca “ PROYEK ” Hal -11

DEMO MLTS-Puluhan anggota BATIK Lampung yang merupakan gabungan sejumlah LSM, termasuk JAMPI dan LANDA, Selasa (29/10), menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan Lampung dan Kejati Lampung. Mereka meminta Kejati mengusut dugaan korupsi dalam proyek Motorcycle Life Trainer Stand (MLTS) berbahan bekas. foto: Hendra_Setiawan/HL

KPK Geledah Rumah Walikota

.

.

Terkait Sengketa Pilkada

Jakarta, HL- Penyidik KPK menggeledah kantor dan rumah wali kota Palembang terkait pengembangan kasus dugaan suap terhadap ketua MK nonaktif, Akil Mochtar. Dalam penggeledahan itu penyidik mengamankan 3 HP, bukti transfer dan beberapa dokumen lain. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa (29/ 10), bukti transfer yang diamankan adalah berupa struk bank BCA. Nominal uang yang ditransfer adalah Rp 500 juta. Diduga uang Rp 500 juta itu ada kaitannya dengan kasus Akil M o c h t a r yang tengah dikembangkan oleh KPK. Selain itu penyidik juga mengamankan SK pengangkatan w a l i k o t a oleh Mendagri. Dokumen-dokumen terkait Pilkada Palembang juga ikut diamankan. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang dikonfirmasi sebelumnya soal penggeledahan ini belum mau berkomentar banyak. Dia menyebut, penggeledahan adalah upaya untuk mengungkap lebih jauh proses hukum. “Penggeledahan itu sebagai bagian dari upaya paksa untuk mengungkap lebih jauh proses pemerik-

Beredar Foto Bugil Sespri Kapolda Diunggah Mantan Pacar

san sesuai sprindik,” tegas Bambang di KPK. Seperti sengketa pilkada Palembang bergulir di MK pada bulan Mei 2013 lalu. Akil kala itu sudah jadi ketua dan memimpin sidang panel. Yang menjadi pelapor dalam sengketa ini adalah pasangan Romi Herton dan Harno Joyo. Mereka menggugat KPU dan pasangan pemenang yang ditetapkan KPU, Sarimuda dan Nelly Rasdiana. Kala itu, pasangan Sarimuda-Nelly menang dengan selisih 8 suara dari RomiHarno. Ketika dibawa ke MK, kep u t u s a n K P U pun berubah. Pasangan RomiHarno b e r b a l i k jadi pemenang atas SarimudaNelly d e n g a n selisih 23 suara. Akil yang memutuskan perkara t e r s e b u t . “Mengabulkan permohonan Pemohon untuk sebagian,” ucap Akil kala itu. Hasil ini didapat setelah MK melakukan pemeriksaan dan penghitungan terhadap lima kotak suara dari empat kelurahan. Lima kotak suara yang diperiksa oleh MK ialah TPS 13 Kelurahan Karya Jaya, TPS 5 Kelurahan Ta-

Baca “ KPK ” Hal -11

Alamat Redaksi

Di dalam salah satu foto yang kemudian beredar di dunia maya itu ada baju dinas polisi yang ikut terjepret. Tidak begitu jelas pangkat yang terlihat, apakah brigadir satu atau brigadir. Begitu pula dengan lambang satuan Polda wilayah juga tidak terlihat. Kemungkinan foto tersebut diambil sendiri oleh yang

bersangkutan dengan telepon genggam. Belakangan diketahui oknum polwan tersebut diduga Brigpol RS. Kapolda Lampung Brigjen Polisi Heru Winarko, s e p e r t i dikutip detik.com membenarkan foto perempuan bugil adalah staf sekretaris pribadinya. Hingga saat ini Bidang Propam Polda Lampung masih mendalami kasus tersebut. “Itu lagi diproses penyelidikan. Kami juga baru tahunya kemarin. Langsung kami proses di Bidang Propam Polda Lampung,” kata Heru

: Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Bandarlampung, HL - Ancaman demo menuntut pengusutan dugaan penggelembungan dana dalam program Motorcycle Life Trainer Stand (MLTS) di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi L a m p u n g senilai Rp 355.950.000 (bukan Rp 2 miliar sebegaimana ditulis selama ini) yang dilontarkan Barisan Anti Korupsi (BATIK) Lampung, akhirnya terbukti. Puluhan anggota BATIK Lampung yang merupakan gabungan sejumlah LSM, termasuk JAMPI dan LAN-

DA, Selasa (29/10) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Disdik dan Kejati Lampung. Mereka menuntut aparat Kejati Lampung mengusut dugaan korupsi dalam proyek pengadaan motor bekas tersebut. “Sampai saat ini kami masih menunjukan eksistensi dalam menyikapi b e b e r a p a p e r m a s a l a h a n korupsi di Provinsi Lampung. Termasuk dugaan korupsi proyek bantuan Trainer Set di Dinas

Baca “ BATIK ” Hal -11

Cukup Keterangan Domisili

Jakarta, HL- Belum terdaftar sebagai pemilihan pada Pemi-

lu 2014? Jangan khawatir. Komisi Pemilihan Umum (KPU) merancang aturan yang memungkinkan semua warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2014. KPU siapkan 3 model daftar pemilih tambahan bagi warga yang tak masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT). Pertama, Daftar Pemilih Khusus (DPK) yaitu diperuntukkan bagi pemilih yang tak terdaftar di DPT namun punya hak suara. Bagi pemilih ini harus melapor kepada Panitia Pemungutan Suara di kelurahan dengan menunjukkan surat keterangan

Astaga? Yang Bener? Udah Liat Belum?

UNGKAPAN ketidakpercayaan bercampur penasaran masyarakat Lampung sontak merebak begitu mendengar beredar foto-foto bugil yang diduga Sekretaris Pribadi (Sespri) Kapolda Lampung Brigjen Polisi Heru Winarko. Sedikitnya ada tiga foto syur oknum polwan itu yang beredar di masyarakat.

Baca “ LELANG ” Hal -11

Solusi Bagi Pemilih Tak Terdaftar

in depth n ews news

..

c m y k

.

Baca “ KPKAD ” Hal -11

Tabrak Hutan Lindung

hadap pemberitaan sebelumnya, Tauhidi juga menjelaskan jumlah dana pengadaan MLTS s e b e s a r Rp355.950.000 dengan perincian 21 sekolah penerima bantuan X Rp16. 950. 0 00. “Uang sebesar Rp16.950.000, diperuntukan bagi pengadaan alat dan pelatihan bagi guru/operator SMK di masing-masing sekolah penerima bantuan berikut modul

BATIK Demo Proyek MLTS Diserahkan ke Intel Kejati

Proyek Jalan Batu Brak – Suos Dihentikan Paksa

.

Dinas Pendidikan Provinsi Lampung mengaku metode pelelangan pengadaan Motorcycle Life Trainer Stand (MLTS) dilakukan dengan metode sederhana melalui LPSE Lampung. Pelelangan dilaksanakan pada Februari 2013 lalu dengan cara entendring.

usai prosesi Serah Terima Jabatan Kapolri, di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, Selasa (29/10). Untuk saat ini Polwan tersebut dalam status dibebastugaskan, terhitung sejak merebaknya peredaran foto seronok sejak tadi malam. “Kan ada prosedurnya, jelas itu,” kata Heru. Disinggung mengenai satuan tugas sang Polwan, Heru membenarkan bila foto perempuan bugil itu bertugas sebagai staf

domisili dari RT/RW. “DPK ditetapkan (paling lambat) 14 hari sebelum hari H di tingkat propinsi dan akan diturunkan ke TPS, DPK akan ditempelkan di TPS-TPS,” kata komisioner KPU Hadar Nafis Gumay dalam rapat KPU di Hotel Oria Jakarta Pusat, Selasa (29/10). Kedua, Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) yaitu pemilih y a n g tak terdaftar d a l a m DPT maupun DPK. Bagi pemilih ini dapat menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga atau paspor pada saat hari p e m u n g u t a n suara. “DPKTb ini lanjutan DPK, pemilih yang pada hari pemungutan suara memang dibolehkan memilih sepanjang membawa KTP atau paspor yang landasan awalnya keputusan MK. Mereka

ini harus warga setempat,” papar Hadar. DPK dan DPKTb itu berpengaruh bagi ketersediaan surat suara di TPS yang harus disiapkan panita, yang oleh Undang-undang ditetapkan hanya sejumlah DPT dan 2% sebagai cadangan. Sementara DPT yang akan ditetapkan pada 4 November kepentingannya adalah untuk keperluan jumlah dan anggaran logsitik Pemilu 2014 yang harus segera dimulai. Sehingga pemilih yang tak masuk DPT bisa masuk DPK dan DPKTb. Terakhir, KPU menyiapkan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yaitu diperuntukkan bagi warga yang sudah terdaftar sebagai pemilih namun ingin memilih di TPS yang berbeda pada hari-H. Bagi pemilih klasifikasi ini cukup mengisi form mereka masuk daftar pemilih tambahan. HL-02

dibalik layar

Siap Jenderal BUKAN rahasia umum jika ada oknum Korps Brimob Polri yang melakukan pelanggaran. Untuk itu, Kepala Korps Brimob Irjen M Rum a k a n pasang badan untuk pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan bawahannya. Irjen M Rum “Karena secara teknik yang bertanggungjawab terhadap anggota Brimob itu saya. Pelanggaran apapun yang dilakukan oleh Brimob itu adalah kembali kepada kita,” ujar M Rum saat disinggung maraknya aksi kekerasan yang melibatkan oknum-oknum Brimob. Pernyataan jenderal bintang dua itu disampikan usai sertijab Kapolri di Markas Komando (Mako) Korps Brimob, Kelapa Dua Depok Jawa Barat, Selasa (29/10). Dalam beberapa hari terakhir saja ada sejumlah insiden yang melibatkan anggota Brimob. Jumat (18/10) lalu, seorang warga sipil dianiaya seorang personel Brimob Bripka DP di Jl Gardu Jati, Bandung. Wilayah ini memang terkenal

Baca “ ASTAGA ” Hal -11 Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Baca “ SIAP ” Hal -11 Email : haluanlampung@gmail.com

c m y k


EKONOMI

2

Rabu, 30 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Pelindo Rombak Pelabuhan Panjang Antisipasi Era Globalisasi

Bandarlampung,HL-Manajemen PT Pelindo II Panjang kini sedang melakukan perombakan total terhadap tata ruang wilayah dalam pelabuhan Panjang sebagai antisipasi menjelang era globalisasi di Indonesia, sekaligus melakukan pembenahan sebagai pintu keluar masuk barang impor ekspor ke wilayah Indonesia bagian barat. Manajer Humas PT Pelindo Panjang Banu Astuti, membenarkan hal itu, sehingga banyak sekali bangunan-bangunan gudang dan kantor yang dibongkar untuk ditata kembali. Bahkan beberapa gedung tua juga dibongkar yang lahannya akan dijadikan lokasi penumpukan barang-barang impor, baik barang padat maupun cair. “Penataan dan perombakan tata ruang Pelabuhan Panjang merupakan program Pelindo Pusat, sebagai antisipasi menjelang program perdagangan bebas ASEAN maupun Asia. Bahkan akses jalur rel KA baru juga dibangun menuju pelabuhan Panjang untuk angkutan petikemas dan angkutan barang yang menuju langsung ke dermaga,” ujar Banu Astuti, Selasa (29/10). Ini untuk fleksibilitas dan memperpendek jarak agar arus bongkar muat barang dari dan ke kapal bisa langsung diangkut ke gerbong KA, kata dia. Khususnya barang-barang berat seperti mesin, petikemas dan lain-lain. Sehingga tidak diangkut dengan truk karena merusak jalan raya. “Apalagi kondisi jalan raya di Lampung masih banyak yang rusak, sehingga Pelindo akan memprioritaskan angkutan barang menggunakan KA,” katanya. Sebelumnya PT Pelindo II akan memperluas areal dermaga pelabuhan Panjang untuk menampung barangbarang tambang seperti batubara, pasir besi atau produk tambang lainnya, selain barang-barang ekspor konvensional dari Lampung dan barang cair padat maupun barang impor lainnya. Menurut Banu Astuti, perluasan areal dermaga panjang dengan cara mela-

kukan reklamasi disebelah timur areal dermaga Pertamina dan pembebasan lahan Pelindo yang diduduki masyarakat. Menurut dia, akan banyak warga masyarakat yang direlokasi ke tempat lain, karena lahannya akan digunakan untuk proyek dermaga baru. Dia memastikan proyek ini masih dalam studi kelayakan dan perencanaan, namun maket dan desain sudah dibuat pihak konsultan. Selain itu, ujarnya, pelabuhan Panjang akan memiliki jalur KA masuk ke dermaga Panjang yang saat ini sebagian sudah dibangun untuk angkutan petikemas (kontener). Bahkan nantinya jalur rel akan memanjang ke dermaga baru yang akan dibangun dari hasil reklamasi dan lahan milik Pelindo, untuk angkutan barang tambang maupun benda cair dan padat. Banu menjelaskan, pelabuhan Panjang merupakan pelabuhan ekspor impor bertaraf internasional atau pelabuhan samodra sesuai keputusan IMO (International Marine Organization). Sehingga konsekuensinya seluruh jajaran dan stake holder maupun instansi terkait harus tunduk pada ketentuan pemerintah dalam pengelolaan pelabuhan dan bisnis bongkar muat barang. Diakui, memang pernah ada gejolak dikalangan pengusaha bongkar muat barang yang mengancam mogok sehingga kapal-kapal tidak berani sandar ke dermaga Panjang. Termasuk pemogokan kalangan sopir truk barang konvensional yang menolak kehadiran dump truck yang dianggap mengambil rezeki mereka. “Namun kalau barang tambang seperti batubara tidak mungkin diangkut truk engkel dengan bak terbuka, harus dengan dump truck,” ujarnya. “Karena itu para sopir yang tergabung dalam Organda pelabuhan Panjang berbagi tugas dalam angkutan barang, yakni untuk barang tambang dan sejenisnya dengan dump truck dan barang-barang konvensional dengan truk engkel dengan sistem dikemas dalam karung (bag),” kata dia. HL-08

1300 SapiAustralia Masuk Lampung Untuk Memback-up Stok Daging Lokal Harga Tinggi Karena Ulah Mafia SEBANYAK 1300 ekor sapi potong yang diimpor dari Australia tiba di dermaga B Pelabuhan Panjang, Selasa (29/10), diangkut dengan kapal MV Ocean Drover. Sapi ini akan dikirim ke beberapa sentra penggemukan sapi potong (feeatloter) di Lampung untuk penyangga kebutuhan daging Indonesia umumnya dan Lampung khususnya. Dalam sebulan diperkirakan dua kali pengapalan sapi impor masuk Lampung. Menurut Eddy Junardi staf Badan Karantina Hewan pelabuhan Panjang pada Haluan Lampung, sapi-sapi yang baru datang ini tetap akan dilakukan pemeriksaan kesehatannya, dan dikarantina di lokasi featloter beberapa hari untuk diperiksa kesehatannya, apakah sehat atau ada yang sakit. Sapi-sapi impor ini merupakan pesanan beberapa perusahaan feeatloter di Lampung, di lokasi sapi-sapi ini akan digemukkan beberapa bulan, kemudian dijual kembali ke pasaran umum untuk memenuhi kebutuhan daging lokal di Lampung. Dia enggan menyebutkan perusahaan feeatloter mana saja yang akan dipasok sapi eks Australia ini. Guna menjaga stabilitas stock dan harga daging, Pemprov Lampung dalam waktu akan buat aturan baru terkait keberadaan sapi. Ya, Pemprov melarang adanya pengiriman sapi hidup keluar Provinsi Lampung. Aturan ini juga untuk mencegah spekulasi dan per-

mainan harga pihak featloter (pengusaha penggemukan sapi). Asisten Bidang Perekonomian Arinal Junaidi yang dihubungi Haluan Lampung, Senin (28/ 10) mengatakan, Pemprov sedang menggodok aturan terkait larangan pengiriman sapi hidup keluar wilayah Lampung. “Sangat ironis, Lampung lumbung ternak dan produsen sapi justru harga daging di wilayah ini sangat tinggi,” katanya. Senada dikatakan Kusnardi Kepala Ketahanan Pangan Daerah, bahwa proteksi terhadap kebutuhan daging sapi segera dicanangkan Pemprov Lampung. Salah satu langkahnya adalah melarang sapi hidup keluar Lampung. “Nantinya, sapi yang keluar sudah dalam bentuk olahan. Karena potensi pendapatan yang diperoleh Lampung dari program ini sngat besar. Sebab pengiriman daging olahan jauh menguntungkan dibanding sapi hidup,” tukas Kusnardi. Bahkan, kata dia, Pemprov akan menjalin MOU dengan Pem-

prov Banten, dengan cara kita memasok daging olahan ke daerah tersebut. Pemprov Banten sendiri, lanjutnya, telah menyambut positif rencana ini, terkait kondisi Banten yang sangat padat sebagai daerah industri. “Apalagi untuk mendirikan pusat pengolahan daging, mereka menyerahkan ke Pemprov Lampung, karena lahan disini sangat luas untuk pembangunan industri pengolahan sapi,” jelasnya. Menyikapi ini, Pemprov Banten juga akan membantu mendirikan RPH di areal pusat terminal agribisnis Lampung Selatan yang sedang dibangun. Ketua YLKI Lampung Subadra Yani sangat setuju sapi hidup dilarang keluar Lampung, mengingat harga daging sangat tinggi di Lampung. “Selama ini sangat ironis, kita lumbung ternak, banyak sapi, harga daging sangat tinggi,” kata Subadra Yani. Pihaknya berharap Pemprov membuat aturan melarang kiriman sapi hidup keluar Lampung. “Kecuali kalau sudah di-

olah dalam bentuk daging beku, silahkan,” pungkasnya. Dinas Peternakan dan Keswan provinsi Lampung sendiri menyambut baik rencana aturan baru tersebut. Kabid Produksi Dinas Pereternakan dan Keswan Lampung Agust Arubusman mengungkapkan, pihaknya setuju saja sapi hidup dilarang keluar Lampung. Selama ini ribuan sapi hidup dikirim keluar Lampung setiap tahun, sehingga pada saat kelangkaan harga daging naik. Dikatakan, tingginya harga daging sapi saat ini merupakan permainan pedagang pemasok termasuk dari pihak perusahaan featlot. Jadi sudah semacam mafia. Awal gejolak naiknya harga daging sapi karena adanya pembatasan impor dan sistem kuota. Kemudian para pemasok manaikkan harga, dan harga daging sapi langsung melonjak di pasaran hingga diatas Rp 110 ribu. “Hingga sekarang harga daging sapi tidak pernah turun. Meskipun pemerintah melaku-

kan operasi pasar dengan menjual daging beku impor, tetap tidak bisa menurunkan harga,” ujar dia. Agust Arubusman menyatakan, pemerintah dalam hal ini kementerian Pertanian yang mentargetkan swa sembada daging pada 2014 akan gagal. Banyak faktor yang melatar belakangi kegagalan program swa sembada daging, ujar dia. Sebab, sebagian besar daging sapi masih diimpor terutama untuk konsumsi hotel, restoran dan super market. Ditambah lagi dengan kasuskasus kuota impor daging yang dipermainkan dan sarat KKN, yang menjerumuskan oknum petinggi partai PKS, sangat runyam dan mengacaukan tata niaga daging sapi saat ini, ujar pejabat asal NTT ini. Agust menambahkan saat ini stock daging sapi dikalangan petani peternak mencukupi dan tidak mungkin terjadi kelangkaan. Bahkan kran impor sudah dibuka pemerintah, toh harga daging sapi tetap tinggi,” ujar dia. HL-08

motor dan Rp 1 juta untuk kendaraan roda empat atau lebih pun, sebenarnya sudah dijelaskan dalam Pasal 287 ayat 1 dan 2 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. “Itu sudah ada di Undang-undang Lalu Lintas. Jadi, tinggal melaksanakannya saja,” katanya. Rikwanto menyampaikan, selama ini sanksi denda Rp 100.000 buat kendaraan roda empat dan Rp 50.000 untuk sepeda motor, ternyata tidak membuat jera para pengendara. Pasalnya, masih banyak pengendara yang melalui jalur itu. “Ternyata tidak ada efek jera meski denda sudah dikurangi, masih saja banyak yang melanggar,” bilangnya. Dikatakan Rik-

wanto, Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta telah sepakat dengan kebijakan itu. Bahkan, sudah disampaikan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. “Nanti pihak kejaksaan yang memutuskan dan meminta hakim untuk menerapkan sanksi denda maksimal bagi para pelanggar,” jelasnya. Rikwanto menegaskan, peraturan ini juga berlaku buat aparat penegak hukum yang menerobos jalur busway, tanpa kecuali. Tim gabungan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Garnisun TNI, sudah dibentuk dan akan bertugas untuk menindak para aparat nakal itu. HL-07/bs

Masuk Jalur Busway Didenda Rp1 Juta Berlaku Mulai November

Jakarta,HL-Peraturan sanksi denda maksimal bagi pengendara yang nekat menerobos jalur Bus Transjakarta atau busway, bakal segera diberlakukan mulai bulan depan. Regulasi terkait denda Rp 1 juta buat kendaraan roda empat dan Rp 500.000 untuk sepeda motor, sejatinya sudah ada di

Undang-undang dan tinggal berkoordinasi antar-instansi untuk menjalankannya. “Aplikasinya dalam waktu dekat, menunggu pembahasan pihak terkait. Tidak lama lagi, tidak sampai tahun depan. Kalau tidak bulan ini, ya bulan November,” ujar Juru Bicara Polda

Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/10). Ia menambahkan, mekanisme pemberian bukti pelanggaran berupa surat tilang akan dilakukan seperti biasa dan tidak ada perubahan. Kebijakan denda maksimal Rp 500.000 bagi sepeda

Rumah Dijual Luas 400 M2. Lokasi Jl. Wolter Mongonsidi Gang. Garuda No.3. Hub: 081273427512

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


SIGER

3

Rabu, 30 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Baliho Dinamis ‘Makan’ Korban Satu Pekerja Tersengat Listrik Terkena Luka Bakar Serius Saat Mengerjakan Pembuatan Baliho

Bandarlampung,HL-Instruksi Walikota Bandarlampung Herman HN agar pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan kontraktor pelaksana segera merampungkan pembangunan Jembatan Layang (Fly Over) Jalan Gajah Mada Jalan Ir Djuanda, direspon cepat. PT Waskita Karya selaku rekanan pembangunan fly over pun terus mengebut pengerjaannya. Sebab, sesuai target Walikota, pembangunan faly over selesai pada akhir tahun ini. Humas PT Waskita Karya, Sudarya mengungkapkan, saat ini pihaknya telah menyelesaikan pembangunan fly over sekitar 80 persen. Karena hampir semua balok telah terpasang pada tiang pancang fly over. “Sudah dikerjakan sekitar 80 persen, kalau balokbalok sudah mulai dipasang semua, tinggal balok yang melintasi Jalan Sudirman saja yang belum,” kata

PEMBANGUNAN Baliho (papan reklame) milik CV Dinamis di wilayah Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan memakan korban. Satu pekerja dari CV Dinamis, Aditya Subardi (19) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka bakar akibat tersengat listrik saat sedang mengerjakan pembuatan Baliho di Desa Pal Putih Tanjung Bintang, Senin (28/10) sore. Aditya harus dilarikan ke RS Imanuel Wayhalim lantaran mengalami luka bakar serius dibeberapa bagian tubuhnya lantaran tanpa sengaja menyentuh kabel listrik saat mengerjakan pemasangan baliho merek sebuah rokok ternama ditempat tersebut. Menurut Wati (45) ibu kandung korban, kondisi Aditya saat pertama kali masuk ke RS Imanuel dalam keadaan kritis. Sebagian wajah dan dada mengalami luka bakar yang cukup serius. Aditya, kata dia, sempat tak sadarkan diri beberapa jam. “Saya juga baru dikasih kabar temannya Adit pada sorenya setelah kejadian, mereka ngasih kabar bahwa Adit kena setrum pas lagi ngerjain Baliho di Tanjung Bintang,” ungkap Wati, saat diwawancarai Haluan Lampung, Selasa (29/10) di RS Imanuel. Dituturkan dia, sebelum terjadinya kecelakaan tersebut, Adit yang tinggal di seputaran Pasir Putih itu bersama kelima rekannya saat itu sedang berada diatas konstruksi reklame untuk memasang bagian space iklan di Baliho tersebut. Namun, kata dia, saat kejadian hanya Adit saja yang tersengat listrik. Sedangkan kelima rekan kerjanya selamat dari sengatan listrik tersebut. Adit, kata dia, saat itu tak sengaja menyentuh bagian kabel listrik yang menempel pada bagian papan reklame tersebut. “Cuma Adit aja yang kena setrum, ka-

lau kawan-kawannya nggak kena,” bebernya. Wati masih merasa bersyukur meski dirundung musibah, sebab pihak CV Dinamis sendiri bertanggungjawab penuh atas insiden tersebut. “Sudah kok, mereka (pihak CV Dinamis,red) sudah menjenguk Adit. Dan mereka menanggung semua biaya pengobatan untuk Adit,” tandasnya. Dari pantauan koran ini, kondisi Aditya memang mulai membaik. Namun, Aditya tampak masih merasakan kesakitan akibat luka bakar dibeberapa bagian tubuhnya. Meski dalam keadaan sadar, namun Aditya belum mampu berbicara banyak. Pihak RS Imanuel pun meminta agar pasien diberikan waktu istirahat lantaran keesokan harinya akan menjalani operasi luka bakarnya. Saat dikonfirmasi, Branch Manager CV Dinamis, Hadiyono membenarkan terjadinya insiden tersebut. Menurut dia, insiden yang dialami Adit murni kecelakaan saat jam kerja. Namun, Hadiyono tak mengetahui secara persis kronologis bisa terjadinya insiden tersebut. Pasalnya, dirinya sedang berada di luar kota Bandarlampung. “Ya, saya sudah dengar kabar itu. Memang benar, Aditya terkena setruman listrik saat dirinya sedang bekerja,” ungkap Hadiyono melalui telepon. Meski begitu, Hadiyono memastikan pihaknya bertanggungjawab penuh

TMMD Bandarlampung Berjalan Sukses Bandarlampung,HL-Program TNI Manunggal Desa (TMMD) ke-91 yang belum lama ini digulirkan, di Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandarlampung, berjalan lancar dan tetap sasaran. Kegiatan ini sendiri dilakukan di Kampung Bukit Laban RT 04 Lingkungan II, Kelurahan Campang Raya. Komandan Kodim (Dandim) 0410 Kota Bandarlampung yang juga Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-91 tahun 2013 Efrijon Kroll mengatakan, sasaran kegiatan TMMD ini berupa sasaran fisik dengan melakukan rehabilitasi Masjid Nurul Amal dan rehabilitasi tempat wudhu. Lalu, kata dia, terdapat juga pembuatan Poskamling, pembuatan talud sepanjang 500 meter, pemasangan gorong-gorong tiga unit, pembentukan jalan dengan panjang 700 meter dan lebar 4 meter di Kampung Bukit Laban tersebut. Kemudian ada sasaran non fisik berupa penyuluhanpenyuluhan dan pembekalan yang dilaksanakan di Posko TMMD. “Waktu pelaksanaannya selama 21 hari dari 929 Oktober 2013,” kata Efrijon Kroll, Selasa (29/10). Hal itu disampaikan Efrijon dalam upacara penutupan kegiatan TMMD ke-91 tahun anggaran 2013 di Lapangan Kampung Bukit Laban, Perumahan Bukit Kencana Sejahtera, Kelurahan Campang Raya saat dirinya melaporkan hasil kegitan TMMD kepada inspektur upacara (Irup). Turut hadir dalam acara p e n u t u p a n t e r s e b u t Wa l i Kota Bandar Lampung Herman HN sebagai inspektur upacara, Komandan Korem (Danrem) 043 Garuda Hitam (Gatam) Kolonel Infantri Irwan Sihar Marpaung, Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Budiman AS, dan lain-

nya. Efrijon Kroll mengatakan, personil yang dilibatkan dalam kegiatan TMMD ini yakni SSK Satkowil 105 orang, 1 SSR Lanal Lampung 10 orang, 1 SSR Polresta Bandar Lampung 10 orang, 1 SSR Teknis 16 orang, tim penyuluh 3 orang, tim kesehatan 6 orang, dan masyarakat 75 orang per hari. Sementara itu, Inspektur Upacara Herman HN yang membacakan laporan Pangdam II Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Bambang Budi Waluyo mengatakan, Program TMMD ke-91 ini dapat berjalan lancar dan sukses berkat jerih payah, kesungguhan, ketekunan serta dedikasi yang tinggi dari para pelaksana di lapangan. Keberhasilan ini merupakan cerminan suatu sikap dan keinginan yang besar dari kita semua untuk senantiasa memberikan dan berbuat yang baik dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dalam segala segi kehidupan. “Dan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota juga kepada semua instansi dan berbagai elemen masyarakat. Sehingga penyelenggaraan TMMD ke91 ini berjalan lancar dan sukses,” kata Herman. Kegiatan TMMD ini pun diapresiasi oleh Komandan Korem (Danrem) 043 Garuda Hitam (Gatam) Kolonel Infantri Irwan Sihar Marpaung. Dirinya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kerjasama TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat. Hal yang perlu diambil dalam kegiatan ini adalah nilai-nilai kerjasama masyarakat yang dilakukan dengan gotong royong. “Kata manunggal berarti kebersamaan dengan masyarakat yang dilandasi dengan gotong royong bersama kekuatan TNI,” ujarnya. HL-07

Fly Over Gajahmada Rampung di Akhir 2013 Darya, Selasa (29/10) melalui sambungan telepon. Dijelaskan Darya, sejauh ini tidak ada kendala apapun dalam mengerjakan fly over ini. Bahkan pihaknya mengerjakan siang malam untuk mengejar agar fly over Gajah Mada dapat selesai sesuai dengan target. Namun, jika nantinya memang tidak dapat selesai sesuai target, masih bisa dilanjutkan pekerjaannya. Karena kontrak pekerjaan pembangunan ini sampai Mei 2014. Tapi, kata Darya, pihaknya optimis akan menyelesaikan pembangunan fly over ini sesuai target Walikota, pada akhir tahun 2013 ini. “Kita optimis bisa selesai sesuai target, karena siang malam kita kerjakan terus pembangunannya. Apalagi saat memasang balok, kita kerjakannya pada malam hari agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” pungkasnya. HL-07

Pemprov Lampung Evaluasi DAK

KORBAN BALIHO-Aditya Subardi (19) terpaksa harus dirawat RS Imanuel lantaran mengalami luka bakar akibat tersengat listrik saat sedang mengerjakan pembuatan Baliho milik CV Dinamis di Desa Pal Putih Tanjung Bintang, Senin (28/10) sore. Foto: Natasha

atas insiden yang terjadi. Semua biaya perobatan terhadap Adit, kata dia, ditanggung oleh pihaknya. Disinggung terkait sistem keselamatan kerja yang diterapkan perusahaannya, Hadiyono memastikan perusahaannya telah memiliki standar keselamatan

kerja. Semua pekerja yang membangun reklame, terusnya, telah dilengkapi dengan peralatan keamanan kerja seperti Helm, Sabuk Pengaman dan Pendeteksi Listrik. “Ini pengalaman pertama kita. Padahal kita sudah menyediakan alat pengamanan dan sudah men-

ganjurkan kepada semua pekerja untuk menggunakan alat yang kami berikan saat bekerja,” terangnya. Untuk itu, Hadiyono menghimbau agar kedepan, para pekerja bisa menaati aturan yang diterapkan dalam melaksanakan pekerjaannya. HL-07

Waspadai Pohon Tumbang Saat Hujan BPBD Mencatat 109 Insiden di 2013 Disbertam Himbau Warga Tak Dekati Pohon

Bandarlampung,HL-Guna mengevaluasi program Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2013, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Selasa (29/ 10) menggelar rapat evaluasi bersama, di Hotel Emersia. Rapat ini dilakukan untuk mengevaluasi dan memantau perkembangan pelaksanaan pemanfaatan DAK Tahun 2013 dalam rangka penguatan peran kelembagaan Provinsi melalui pengendalian, pelaporan dan evaluasi pelaksanaan DAK. “Tahun 2013 ini, alokasi DAK provinsi Lampung, Kabupaten/kota sebesar Rp 956.119.050.000. Itu terdiri dari 17 bidang “ kata Staf ahli Gubernur Bidang Pembangunan Ansyori MT menjelaskan, usai membuka rakor evaluasi DAK kemarin. Menurut Ansyori, realisasi anggaran DAK sendiri hingga saat ini sudah menunjukkan progress yang baik, meskipun dirasakan masih belum sesuai yang diharapkan. Ini terlihat dari masih rendahnya penyampaian

Pelaporan Kemajuan DAK Kabupaten/Kota yang tepat waktu,tambahnya. “Kadang-kadang penyaluran DAK ke provinsi selalu terhambat yang dikirim oleh pusat. Akibatnya DAK tidak sesuai dari pelaksanaannya “ terangnya. Evaluasi ini, lanjut Ansyori, juga bertujuan untuk memberikan gambaran secara umum sekaligus masukan untuk perbaikan pelaksanaan DAK pada tahun berjalan dan perbaikan perencanaan DAK di tahun yang akan datang,jelasnya. Maka itu, tentu diperlukan koordinasi dan sinergitas serta konsolidasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota terhadap pelaksanaan serta pengelolaan DAK,harapnya. Ditegaskannya, bahwa pelaksanaan kegiatan yang tepat waktu dan tepat sasaran sesuai dengan penetapan alokasi DAK dan petunjuk teknis masing-masing bidang DAK sangat diperlukan dalam rangka peningkatan perbaikan pengelolaan pemanfaatan DAK. HL-07

Lembar Soal Test CPNS Honorer K2 Sudah Tiba

Bandarlampung,HL-Memasuki musim penghujan tahun ini, masyarakat Bandarlampung di himbau untuk t i da k be r l i ndung di ba w a h pohon saat hujan datang. Pasalnya, telah banyak kejadian pohon tumbang saat musim penghujan. Himbauan ini disampaikan Kepala Dinas Kebersihan Dan Pertamanan (Disbertam) Kota Bandarlampung, Budiman, menyusul insiden sebuah mobil sedan yang terparkir di wilayah Pahoman, remuk akibat ranting pohon yang jatuh saat angin kencang dan hujan lebat. Tampaknya kejadian tersebut bukan kali pertama terjadi. Sebab, dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung, ditahun 2013 ini, musibah paling ter-

tinggi di Kota Tapis Berseri adalah pohon tumbang, yaitu sebanyak 109 kali kejadian. Budiman mengatakan, cukup banyak wilayah yang perlu di waspadai, agar terhindar dari pohon tumbang. Seperti seputaran jalan M Noor dan Jalan Imam Bonjol. “Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon yang lebat, ditakutkan ranting besar akan jatuh terkena angin dan menimpa diba wahnya,” kata Budiman, Selasa (29/10). Budiman menambahkan, tim dari Disbertam telah beroperasi setiap hari untuk memangkas pohon yang cukup lebat. Tim dibagi menjadi tiga bagian, Disbertam pun berbagi tugas dalam beberapa wilayah di Bandarlampung.

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

“Tidak hanya datangnya musim penghujan saja, tetapi jauh hari sebelum itu pun kami sudah memangkas pohon-pohon yang daunnya lebat, seperti kemarin, kamu sudah memangkas pohon diseputaran jalan kartini, dan saat ini kami memangkas pohon diseputaran pasar tugu,”ungkapnya. Dirinya melanjutkan, tidak hanya inisiatif sendiri untuk memangkas, namun Disbertam juga meminta masukan dan pengaduan masyarakat, baik itu datang langsung ke kantor Disbertam maupun dari media cetak dan elektronik. “Bagi masyarakat, yang disekitar wilayahnya ada pohon lebat, tolong adukan kepada Disebrtam, dan pihak Disbertam pun langsung mengerjakan di hari itu juga, ”tandasnya. HL-07

Bandarlampung,HL-Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung telah menerima kiriman soal untuk test CPNS baik honorer (K2) dan lembar jawaban komputer (LJK) umum. Lembar soal ini dikirim oleh PT. Baru Utama yang beralamatkan di Kudus (Jawa Timur). Kepala BKD Provinsi Lampung Syarip Anwar mengatakan bahwa selama LJK dan soal K2 di inapkan akan mendapatkan pengawal dari pihak keamanan baik dari kepolisian maupun polisi pamong praja selama 24 jam. Itu, kata dia, sesuai kesepakatan dengan CV Ganesja Baru, hingga nantinya disitribusikan 2 November. “Alhamdulilah soal dan LJK sudah datang , kita akan minta pengamanan dari aparat kepolisian yakni polda Lampung bersama unsur Pol PP, kita tidak ingin ada hal yang tidak kita inginkan selama proses di inapkan , ini semeata-mata agar masyarakat percaya dan tidak ada kecurigaan lagi pada test CPNS 2013 ini ” katanya saat meninjau proses penerimaan soal CPNS dan lembar LJK di halaman Ganesja Baru CV, Selasa (29/10) kemarin. Dalam proses peneriaman soal CPNS dan lembar LJK

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

di halaman Ganesja Baru CV disaksikan oleh pihak pengawas yang ditunjuk oleh pemerintah pusat yakni Ombusdman, BPKP, BKD provinsi, aparat kepolisian dan perwakilan BKD dari masing-masing kab/kota. Syarip menerangkan bahwa pihaknya selaku koordinator panitia provinsi meminta agar perwakilan setiap BKD ka/kota untuk menyaksikan jalanya proses penerimaan agar tidak terjadi kendala saat pelaksanan tiba,terangnya. “Hampir semuanya datang dari kabupaten/kota, sudah kita kabarkan ke mereka semua, bagi yang tidak datang itu urusan mereka, tapi saya harap mereka ikut menyaksikan proses penerimaan ini agar tidak binggung nantinya saat hari test CPNS” katanya. Hingga berita ini diturunkan Syarip sendiri belum tahu apakah semua soal dan LJK yang dikirimkan oleh pusat telah sesuai dengan kebutuhan yang ada. “ Wah kita nggak tahu isinya didalam itu sudah lengkap atau belum, kita hanya bisa lihat kode di tulisan kotak dari luar, di bukanya nanti saat pelaksanaan test nya, mudah-mudahan tidak ada kekeliruan” bebernya. HL-07

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

4

Rabu, 30 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Usut Tuntas Korupsi Dishub Pesawaran #Aksi Orasi Fokal di Kejati #Kejati Diminta Jangan Duduk Doank #LSM Minta KejatiTurun Lapangan MENILAI pekerjaan di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pesawaran, terkait kegiatan peningkatan Dermaga Pulau senilai Rp.800 juta Legundi Tahun 2012 dan Dinas Koperindak Kabupaten Pesawaran terkait Pembangunan Pasar Maja Kecamatan Punduh Pidada senilai Rp.760 juta Tahun 2013, yang diduga bernuansa Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), Forum Komunikasi Anak Lampung (Fokal), melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejari) Lampung, guna menuntut pihak Kejati agar mengusut tuntas dugaan tersebut. Dalam orasinya, Fokal yang dikoordinir langsung oleh Abzari Zahroni selaku Ketua Umum, meminta agar pihak Kejati jangan bisanya duduk dan diam doank. “Kami minta Kejari turun lapangan dan jangan hanya bisanya duduk doank,” teriak Roni. lebih lanjut dikatakan Ketua LSM ini, bahwqa adanya proyek yang menelan dana cukup besar tersebut hanya dilakukan dengan penambahan tiang dan penambahan badan dermaga yang lebarnya hanya 60 cm. sedangkan material yang digunakan, berasal dari bahan yang ada diareal pekerjaan. “Pasir dan batu untuk ngecor dermaga, seluruhnya menggunakan batu karang dan

pasir laut di areal itu,” katanya. Selain itu, adanya dugaan penyimpangan terhadap Pendapatan Aset Daerah (PAD) dari sektor pajak dan restribusi tahun 2012 yang juga terjadi di Dishub tersebut. “Dinas Perhubungan, hanya melaporkan menyumbang PAD sebesar Rp.107 juta. “Dari hasil investigasi lapangan, bisa dibuktikan bahwa pendapatan dari sektor pajak dan restribusi mencapai Rp.434 juta. Ini adea selisih yang begitu banyak. Lalu, dikemanakan uang itu kalau tidak dikorupsi,” ujarnya. Ketua LSM ini juga menyuarakan dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Koperindak setempat,

terkait pembangunan pasar Maja Punduh Pidada yang masih menggunakan bahan lama. “Bukan saja menggunakan bahan lama, tetapi kerangka baja yang digunakan juga tidak sesuai dengan ketentuan bahan maupun tehnik pemasangan,” timpalnya. Setelah beberapa lama melakukan orasi, Ketua LSM ini akhirnya menyerahkan laporan dugaan tersebut ke pihak Kejati guna ditindak lanjuti yang diterima oleh salah satu jajaran Kejati Lampung. Menanggapi aksi demo yang dilakukan LSM Fokal tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) melalui Heru Wijadmiko, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Ka-

Pilkakon Pasir Ukir Direkayasa #Kinerja Panitia Dipertanyakan #Banyak Kejanggalan Saat Pemilihan #Minta Agar Pemilihan Ulang

gan suara nama saksi tidak sesuai dengan nama di berita cara. “Seperti Kartu suara pihak panitia di duga sengaja gambar sang calon pada kartu suara dalam lipatan gambarnya berada di luar bukan di dalam, seharusnya gambar berada di dalam lipatan. Jadi efeknya 1 tusukan 2 lobang,” bebernya. Dilanjutkannya, dalam pilkakon itu pada waktu pencoblosan tidak adanya sosialisasi pada TPS. Padahal pada waktu itu saya (calon,red) sudah mengusulkan namun tidak ditanggapi. Kemudian saya meminta contoh kartu suara tapi tidak diberikan oleh panitia. “Pada DPT mata pilih sebelum ditandatangani saya, namun kartu suara sudah dibuat, tanpa pengetahuan saya,” katanya. Atas dasar itu lah saya mengadu ke kecamatan untuk meminta petunjuknya, namun jawaban dari Camat Pagelaran, Maskur tidak memuaskan. “Kita harus sabar dan legowo menerima keputusan panitia sampai saatnya dilantik, dibikin masalah ini kondusif aja,” ungkap Sutikno menirukan perkataan camat Pagelaran. Setelah dari Kecamatan Pagelaran, kata dia lagi, saya mengadu ke Polsek Pagelaran dan menurut Kapolsek Pagelaran, Jupril mengatakan, kita menunggu rekomendasi dari kecamatan karena itu ranahnya pemerintahan Kabupaten

sipenkum) Kejati Lampung, membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan terkait aksi yang dilakukan. Namun pihaknya belum bisa memberi komentar lebih jauh dikarenakan masih akan mencermati laporan tersebut. “Memang benar tadi ada yang demo, tapi saya belum bisa ngasih komentar karena baru menerima

laporannya,” ujar Kasipenkum ini. ketika diminta tanggapan mengenai langkah yang akan diambil, Heru mengatakan jika pihaknya akan terlebih dahulu mempelajarinya. “Ya..nantilah...kita akan pelajari dulu. Inikan baru kami terima, jadi tolong jangan terlalu jauh bertanya,” timpalnya.

Saat didesak kapan akan melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut, Humas Kejati ini kembali mengatakan jika itu nanti akan dilakukan, namun pihaknya belum bisa melakukan karena baru saja mendapat laporan. “Kamu ini sepertinya tidak mengerti. Sayakan bilang, ini baru diteri-

ma. Jadi masih akan dicermati dan dikaji terlebih dahulu. Kalau didesak seperti itu, kamu saja yang disini,” timpalnya lagi dengan suara tinggi, seraya menambahkan bahwa setiap laporan yang masuk, pasti mendapat respon dan diterima guna ditindaklanjuti. HL-04

DPRD Kunjungi SMAN 1 Natar #Kepsek Minta Tambahan Ruang Kelas #Kapasitas Siswa Melebih Aturan

BELUM SAH- Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Pasir Ukir,yang saat ini menuai kontra di pihak kedua calon yang sampai saat ini dinilai belum Pilkakon di pekon setempat belum sah, dan kontak suara saat ini berada di Polsek Pagelaran dan blangko belum ditandatangani. sebagaimana kartu yang rusak sebanyak 315 suara yang sebagaian besar kartu suara berada di pihak calon nomor urut 2 berkisar 85 persen. terlihat dalam gambar calon nomor 2 saat saat mencoblos pada pilkakon setempat, di Balai Pekon Pasir Ukir, Rabu (23/10). Foto: Hermanto

Pagelaran, HL- Kemenangan calon No.1 Darwis Ekalaya, pada perhelatan Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu menimbulkan ketidak puasan bagi calon No.2 Sutikno, dalam perhitungan suara, karena Sutikno menduga adanya rekayasa oleh panitia, sehingga meminta agar diadakannya pemilihan ulang kembali. Menurut Sutikno kepada koran ini mengatakan, bahwa Pilkakon itu diduga adanya pengekarasaan untuk memenangkan calon No.1. “Tata cara kepanitian kerjanya, yang kurang professional. Bagi saya bukan soal menang atau kalahnya dalam perhelatan demokrasi itu sudah hal biasa. Namun, yang tidak menjadi kepuasan saya adalah jalannya Pilkakon itu menurut saya kerja dari kepanitiaannya tidak professional,” ujar Sutikno, kepada Koran ini, Selasa (29/10) di kediamannya. Dikatakannya,kami tidak puas dengan kinerja kepanitian, contohnya, keganjilan tersebut dilihat dari, perbedaan kartu kelipatan suara, saksi dari pihak nomor 2 tidak adanya pemberitahuan, kemudian tidak adanya sosialissasi pencoblosan kepada pemilih, disuruh menandatangani berita kosong sebelum penghitungan suara, dari panitian memaksa saksi untuk menandatangani berita acara perhitungan suara, dibender perhitun-

ORASI- Ketua LSM Fokal, melakukan orasi saat berada di depan gerbang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Guna menuntut Kejati agar segera turun lapangan penuntasan dugaan korupsi yang terjadi di Dishub Pesawaran. Foto : Aan

Prinsewu. Menurut pantauan Koran ini, perhitungan jumlah suara pemilih yang hadir sebanyak 1037 suara, jumlah kartu suara yang sah 720 suara, dan jumlah kartu suara yang tidak sah sebanyak 135 suara. Kemudian hasil perhitungan bagi calon-calon Pilkakon Pasir Ukir pada waktu tanggal 23 Oktober 2013 lalu sebagai berikut : pada Nomor urut 1. Darwis Ekalaya mendapatkan 533 suara, sedangkan nomor urut 2. Sutikno 187 suara. Sedangkan kalau dihitung akhir jumlah mata pilih sebanyak 2 suara yang tidak memilih. Saat di konfirmasi Kecamatan Pagelaran, Maskyur mengatakan, Pemilihan tersebut sudah berjalan sesuai dengan prosedur, dan berjalan dengan kondusif. Hal-hal yang mengenai ketidakpuasan dalam Pilkakon tersebut itu merupakan hak veto panitia. “Jadi dalam hal itu menang atau kalah pada Pilkakon itu itu hak dari pihak BHP. Kemudian mengenai soal kerusakan-kerusakan kartu suara memang itu betul karena itu masyarakat, bukan disengaja. Dan kalau adanyanya penemuan-penemuan kami tinggal menunggu laporan dan kita harapkan pilkakon ini berjalan kondusif,” tandasnya. Dilain pihak saat dihubungi lewat via telpon, Ketua Panitia Pilkakon Pasir Ukir, Parlan tidak aktif. HLD-04/13

Bandarlampung, HL- Sebanyak delapan orang anggota DPRD Lamsel Dapil Natar dalam rangka reses mengunjungi SMAN1 Natar, Selasa untuk melakukan peninjauan terkait dengan kondisi sekolah negeri yang pertama dibangun di kecamatan Natar 1985, namun memerlukan penambahan ruangan dan berbagai fasilitas lainnya seperti laboratorium yang belum lengkap. Menurut Suwarlan kepala sekolah SMAN 1 Natar, menyatakan, SMAN 1 Natar kini memiliki siswa 1036 orang dan guru sebanyak 82 orang. Lulusan sekolahnya kemarin pada UN (ujian nasional) lulus mencapai 100 persen. Hampir 70% diterima di berbagai perguruan tinggi negeri di Lampung maupun diluar Lampung, paling banyak diterima di Unila, ujar dia. Sekolahnya juga banyak memiliki prestasi dibidang olahraga, antara lain juara II invitasi basket pelajar seluruh Lampung dalam event O2SN, dan menjuarai beberapa cabang olahraga lainnya.

Karena itu prestasi yang diraih siswa sekolahnya diharapkan mendapatkan perhatian dari Bupati dan anggota dewan Lamsel, katanya pada rombongan anggota dewan yang dipimpin Muasri IH. Suwarlan berharap agar kalangan anggota Dewan bisa menyampaikan pada Bupati Lamsel Ricko Menoza dan Kepala Dinas Pendidikan untuk membantu pembangunan fasilitas ruang belajar yang baru sebanyak tiga lokal. Selain itu diperlukan satu gedung laboratorium IPA untuk menambah lokal lab yang sudah ada. Karena selama ini para siswa sangat berdesakan di ruang lab sehingga perlu ditambah lagi, agar proses belajar mengajar bisa lancar, katanya. Dikatakan, sekolahnya telah memiliki gedung olahraga (GOR) yang sangat megah dan terbesar di Lampung, seluas 1000 kali 500 meter. Dibangun secara swadaya oleh wali murid dengan menghabiskan dana sebesar Rp 800 juta. Namun, kata dia GOR ini

belum memiliki fasilitas tambahan seperti panggung, kipas angin, AC, sound system, meja kursi dan lain-lain. Karena itu pihaknya berharap pada Bupati Ricko untuk membantu penambahan fasilitas tambahan gedung tersebut, ujar Suwarlan. Diharapkan gedung GOR ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk resepsi perkawinan, acara olahraga dan lain-lain, kata Suwarlan. Bahkan, kata dia halaman sekolah SMAN 1 Natar akan dipasang paving block supaya saat hujan tidak becek dan air tergenang. Pihak Komite Sekolah dan wali murid sudah setuju untuk membangun paving di halaman sekolah. Ketua rombongan anggota dewan, Muasri IH dari Fraksi Demokrat menyatakan, sekolah SMAN 1 Natar ini diharapkan menjadi sekolah percontohan dan unggulan di Natar Lamsel. Selain itu, pihak dewan akan membahas kekurangan fasilitas apa saja yang masih kurang, seperti tiga ruang belajar dan sebuah laboratorium

yang segera dibangun. Bila perlu kepsek dan Komite Sekolah mengajukan proposal ke Gubernur Lampung dan Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten agar mendapatkan tambahan bangunan lokal baru dalam program pengembangan sekolah unggulan yang telah dicanangkan pihak provinsi. Pihak Dewan juga akan membahas dengan satker terkait seperti dengan Dinas Pendidikan Kab.Lamsel untuk menindak lanjuti penambahan ruang belajar dan pembangunan laboratorium yang baru, ujar Wakil ketua Fraksi Demokrat ini. Ke delapan anggota DPRD Lamsel Dapil Natar yang berkunjung ke SMAN 1 Natar kemarin yakni Muasri IH, Raden Ismail (demokrat), Supari (Golkar), Farida Ariyani (PDIP), Imam Subhi (PKB), Rini Romayawati (PAN), Komarodin (PKS), Sugiarti (Hanura), dan dihadiri Sekcam Natar Risco dan sejumlah kepala KUPTD Natar. HL 08

Sekda Buka Workshopdi STIE #Diikuti Sebanyak 80 Peserta #Terdiri Dari Berbagai Instansi Pringsewu, HL - Workshop bagi pengelola kearsipan Kabupaten Pringsewu 2013 secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi di kampus STIE Muhammadiyah Pringsewu, Selasa (29/10). Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 orang para pengelola arsip, masingmasing dari bagian di sekretariat daerah sebanyak 8 orang, bagian pada sekretariat DPRD Pringsewu sebanyak 4 orang, badan, dinas, kantor, inspektorat, RSUD, serta sekretariat pengurus Korpri sebanyak 27 orang, kecamatan dan pekon masing-masing 3 pekon per kecamatan sebanyak 36 orang, serta kelurahan sebanyak 5 orang. Workshop yang diselenggarakan selama 2 hari dengan nara sumber dari Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Lampung, Pustakawan Provinsi Lampung, serta Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pringsewu diselenggarakan berdasarkan program Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pring-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

sewu tahun anggaran 2013, sekaligus sebagai wujud implementasi amanat UU No.43 tahun 2009 tentang Kearsipan, serta PP No.28 tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU No.43 tahun 2009. Menurut Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pringsewu Drs. Sunargianto, M.Pd, tujuan workshop adalah meningkatkan pemahaman peserta tentang tata cara penyelenggaraan kearsipan yang baik pada satuan kerja masing-masing, peran dan fungsi arsip dalam meningkatkan dan memperlancar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, serta peningkatan kualitas pengelolaan dan pemanfaatan arsip untuk meningkatkan mutu pelayanan publik, sehingga muaranya adalah meningkatnya profesionalitas petugas pengelola arsip pada instansi pemerintahan atau swasta, terlaksananya tata kelola kearsipan yang handal, efektif, efisien dan mudah didayagunakan. Disamping itu, meningkatnya kinerjaSKPD dalam penyelenggaraan pelayanan publik, menuju Pringsewu

yang Bersenyum Manis (Bersih, Sehat, Ekonomis, Nyaman, Unggul, Maju, dan Mandiri, serta Aman dan Agamis). Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi berharap

hasil workshop dapat disimpulkan sebagai bahan kebijakan atau Standard Operating Procedure (SOP) tentang tata kelola kearsipan di Kabupaten Pringsewu. HLD-04/13

SEMATKAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi menyematkan tanda peserta workshop kearsipan Kabupaten Pringsewu 2013, Selasa (29/10). Foto HERMANTO

" Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

5

Rabu, 30 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Masyarakat Himbau Gunakan Hak Pilih Pada Pesta Demokrasi 2014 Dan Ciptakan Situasi Kondusif MENGHADAPI pesta Demokrasi 2014 mendatang, Bupati Kabupaten Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan memberikan himbauan kepada seluruh lapisan Masyarakat Tanggamus yang telah mempunyai hak pilih pada pemilu tersebut, agar menggunakan hak pilihnya dengan baik.

TANDA TANGAN- Bupati Tanggamus : Bambang Kurniawan saat menandatangani Prasasti PNPM pada acara gebyar PNPM Cluster III peresmian kegiatan tahun anggaran 2012 dan penyerahan Bantuan langsung Masyarakat (BLM) kegiatan anggaran tahun 2013, Selasa (29/10). Di Pekon Sukadadi, Kecamatan Wonosobo. Selasa (29/10). Foto: iwan_kurniawan/HL

Sosialisasi Ormas dan LSM Pemkab Berharap Kerjasama Sumbangsih Bangun Daerah

Liwa, HL - Pelaksanaan pembangunan daerah dan penyelenggaraan pemerintah yaitu tata kelola pemerintah yang baik, tentunya untuk mencapai hal tersebut terdapat tiga pilar yang harus terpenuhi yaitu masyarakat, pemerintah, dunia usaha atau swasta dan tokok tokoh perorangan. Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. Gison Sihite, pada sosialisasi dan pembinaan Ormas dan LSM. Selasa (29/10) di Gedung Pramuka Pemkab setempat. Menurut Gison, hal yang patut dicermati bahwa cukup banyak Ormas dan LSM yang ada di Lampung Barat (Lambar). Dengan kondisi tersebut tentunya sangat mengembirakan bagi kita semua, dan apala-

gi pilar Civil Society juga memberikan sumbangsih nyata bagi pemberdayaan masyarakat dalam kerangka mengawal proses dan keberhasilan pembangunan. Dijelaskannya, untuk pencapainnya ketiga pilar itu bukan dalam posisi yang saling melemahkan, melainkan saling bersinergi dan memperkuat dengan peran dan kedudukan masing-masing. Tentunya Pemerintah terus berusaha mendorong agar penyelenggaraan pemerintah berjalan dengan baik. Sementara itu dari pilar dunia usaha swasta dan tokoh tokoh perorangan, pemerintah daerah terutama daerah Lambar terus berupaya menjalin komunikasi dalam rangka men-

cari berbagai solusi atas persoalan pembangunan dan kemasyarakatan dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan lembanga swadaya masyarakat. Oleh karena itu kata Gison, peran aktif masyarakat tentunya harus dipahami dalam bentuk dukungan. Dukungan tersebut bukan saja terbatas pada persetujuan dan partisipasi atas berbagai program pemerintah akan tetapi dukungan dukungan juga dapat berupa saran atau kritik. Pihaknya berharap dari kalangan Ormas dan LSM yang ada di Lambar untuk terus berkiprah dengan menguasai berbagai persoalan yang dihadapi didaerah ini. Selain itu bahwa eksistensi sebuah organisasi atau LSM akan di akui

masyarakat jika mampu melakukan upaya upaya pemberdayaan dan penyadaran masyarakat dan berbagai kegiatan yang bermanfaat dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Untuk itu melalui sosialisasi dan pembinaan Ormas dan LSM ini diharapkan mampu menumbuhkembangkan nilai kebersamaan dan saling menghormati satu sama lain. “ Selain itu juga yang sangat penting bahwa sosialisasi ini sekaligus memberikan pembinaan wawasan dan pengtahuan yang dapat disebarluaskan kepada masyarakat di lingkunganya masing-masing dan sebagai wujud tanngungjawab sebagai warga yang baik,” jelas Gison. HLD-04/12

kanisme pengajuan prona tersebut, Suhardi menuturkan, pengajuan prona tersebut dilakukan secara kolektif melalui Kepala Desa (Kades) masing - masing yang selanjutnya akan diajukan ke BPN. Setelah itu, pihaknya akan memeriksa kelayakan pengajuan itu dengan membandingkan data yang dimiliki BPN dengan data pengajuan Prona yang masuk itu. ”BPN kan juga punya data, bila didaerah itu telah banyak warga yang memiliki sertifikat, maka tentunya pengajuan itu akan kita tolak atau dikurangi. Dan, jika dinilai layak, maka akan kita sampaikan ke BPN provinsi Lampung untuk ditetapkan wilayah mana saja yang layak mendapat Prona itu melalui Surat Keputusan (SK),” katanya. Sedangkan mengenai persyaratan apa saja yang harus dipenuhi oleh warga untuk mengikuti Pro-

na tersebut, ia menjelaskan bahwa syarat untuk mendapatkan sertifikat prona diantaranya telah memiliki surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tidak menjadi obyek sengketa. Dan tanah yang dibeli, harus menyertakan surat induk dan kwitansi pembelian. “Oleh karenanya, kita minta kepada masyarakat yang telah mendaftarkan lahan atau tanahnya untuk mendapatkan sertifikat prona agar lebih proaktif terutama dalam melengkapi persyaratannya. Sebab untuk pengajuan prona di tahun 2014 akan datang, pemohon yang telah masuk sekitar 1000 buku,”jelasnya Sementara untuk di tahun 2012 lalu, BPN Lampura telah membagikan sekitar 6000 buku sertipikat Prona terhadap 17 Kecamatan di 71 Desa berada di Kabupaten Lampura. HLD-04/18

Prona Terealisasi 40 Persen Kata Kasubag Tatausaha BPN Program Tersebut Gratis

Kotabumi, HL- Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kabupaten Lampung Utara (Lampura) memastikan bahwa Program Nasional (Prona) yang diperuntukan bagi masyarakat tidak mampu diwilayahnya telah terealisasi sebanyak 40 persen atau sekitar 2800 sertipikat dari 7000 buku atau bidang tanah, kepada masyarakat di dua Kecamatan yakni Tanjung Raja dan Hulu sungkai. Hal itu dikemukakan oleh Kepala Sub Bagian Tatausaha BPN Lampura, Suhardi, kepada wartawan diruang kerjanya, kemarin (28/10). Dikatakannya, sertifikat prona adalah program pemerintah pusat dan segala biaya yang dibutuhkan sudah dianggarkan melalui Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yakni senilai 2,8 Miliar.”Jadi, prona ini gratis karena untuk kalangan

masyarakat tidak mampu dan menengah,” kata dia seraya mengatakan dari 7000 buku sertipikat Prona milik masyarakat di 12 kecamatan yang tersebar di 41 desa. Ke 17 Kecamatan itu masingmasing yakni, Tanjug Raja, Hulu Sungkai, Abung Bara, dan Abung Tinggi. Selanjutnya, Abung Tengah, Sungkai Utara, Bukit kemuning, Abung Selatan, Muara Sungkai, Sungkai Tengah, Kotabumi Utara, dan Kecamatan Abug Kunang. ”Sisanya yang belum dibagikan, besar kemungkinan pada bulan Desember mendatang harus di serahkan keseluruhannya. Sebab, habis waktu penyerahan sertipikat prona itu di akhir tahun.”Ujarnya seraya menambahkan sertipikat di tahun 2013 yang belum di bagikan saat ini tahap pemberkasan sertipikat. Disinggung bagaimana me-

Kandepag Adakan Kegiatan NUPTK Guna Pendataan Sekolah

Kotabumi, HL- Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mengadakan kegiatan nomor unit pendidikan dan tenaga kependidikan (NUPTK) dan PERPAL, yang bertujuan kegiatan pendataan ke seluruh sekolah yang bernaung di departemen agama, yang meliputi pendataan data sekolah (tempat dan alamat sekolah), data murid, data guruguru dan data tenaga kependidikan, Selasa (29/10). Dalam kegiata meliputi mendata keseluruhan NUPTK yang dilakukan di sekolah-sekolah yang bernaung di departemen agama yaitu N.A (setingkat TK), M.I negeri dan swasta, MTS negeri dan swasta, M.A negeri dan swasta. seperti yang dijelaskan Ana Rosana.SPd.I sebagai

pelaksana PTK (pendidik dan tenaga kependidikan) di kantor departemen agama kab Lampura. Ia menjelaskan, pendataan ini dilakukan untuk mendata selain dari data sekolah, data murid dan data guru-guru, kegiatan ini juga mendata ke tenaga pendidikan baik yang sudah lama, maupun yang baru belum dapat NUPTK baru dapat PEX ID yang masa kerja nya di bawah 5 tahun, sedangkan yang masuk ke NUPTK masa kerjanya 5 tahun ke atas dengan dibuktikan surat keputusan (SK) pengangkatan. “Kalau dari swasta dari yayasan tempat dia berkerja dan kalau dari negeri dari departemen agama. kegiatan ini sudah di mulai sejak 5 september 2013 dan dimulai dari M.I, sedangkan M.A

akan dilaksanakan tanggal 21 Oktober 2013 karna belum mempunyai akun lembaga pengembangan mutu pendidikan (LPMP) Provinsi, kegiatan PERPAL dan UNPTK akan berakhir tanggal 31 oktober 2013,” jelasnya. Ana Rosana Spd.I menambah-

kan, bahwa jika untuk akretditasi mandrasyah dia menjelaskan ini dapat bantuan dari pihak Australia dalam bidang pendidikan dan ini dinilai dari kelayakan sekolah, fasilitas gedung, fasilitas pendidikan, kondisi kesehatan. HLD-04/18

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

“Jangan sampai masyarakat tidak menggunakan hak pilihnya pada Pileg dan Pilpres di 2014 nanti. Karena inilah kesempatan masyarakat untuk memilih caloncalon wakil rakyat yang sesuai dengan hati nurani,” kata Bambang saat memberikan sambutan pada acara gebyar PNPM Cluster III peresmian kegiatan tahun anggaran 2012 dan penyerahan Bantuan langsung Masyarakat (BLM) kegiatan anggaran tahun 2013, Selasa (29/10). Di Pekon Sukadadi, Kecamatan Wonosobo. Dikatakannya, masyarakat Tanggamus harus pintar dan cerdas dalam memilih siapa yang nantinya akan menjadi wakil rakyat yang akan mengayomi rakyat dan membantu mengembangkan perekonomian rakyat.

Jangan sampai, masyarakat nantinya salah pilih yang berakibat pada pertumbuhan perekonomian. Lihat dulu track recordnya dari calon tersebut, jika memang bagus dan sesuai dengan pilihan hati, maka dipilih. “Kebanyakan dimasyarakat sekarang ini, tergiur akan imingiming dari para calon. Padahal iming-iming atau pun janji dari para calon tersebut tidak semuanya benar. Dan jangan jadikan pemberian dari para calon itu sebagai tolak ukur untuk memilih calon tersebut. Kalau sudah jadi, apa mungkin dia akan melihat masyarakat yang memilihnya. Ini dikasih gula 1 kg, minyak goreng 1 liter dan mie 3 bungkus, mulai berpaling,” ujar Bambang. Tentunya, lanjut Bambang,

pada Pemilu nanti jangan pernah ada yang namanya keributan apalagi sampai menimbulkan tindakan anarkis, karena hal tersebut tidaklah akan ada gunanya. Tanggamus sendiri sudah pernah mengalami pemilu dan berjalan dengan aman dan damai. “Kondisi seperti itulah yang harus kita jaga, jangan mudah terprofokasi oleh isu-isu yang beredar diluar. Dan saya percaya, bahwa masyarakat Tanggamus sudah menjadi masyarakat yang demokrasi dan dewasa dalam menentukan calon wakil rakyat yang berpihak pada rakyat, mau bersosialisasi kepada rakyat dan tentunya menumbuhkembangkan perekonomian rakyat,” imbuhnya. HLD-04/17

Disdik Klaim Pencairan BOS Tepat Triwulan ke IV Cair Pekan Depan

Kotaagung, HL- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus menyatakan bahwa Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) untuk triwulan IV akan cair dalam satu pekan kedepan. Disdik mengklaim bahwa untuk pencairan di triwulan terakhir ini tepat waktu. Menurut Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Drs.Alfian, besaran dana BOS triwulan IV ini sebesar Rp 12,4 miliar dengan rincian jenjang sekolah dasar (SD) Rp 9,034 miliar atau sebanyak 62.310 siswa dan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp 3,4 miliar yang diperuntukan bagi 62.310 siswa. “Untuk Siswa SD besaran dana BOS Rp145 ribu persiswa pertriwulan, sedangkan SMP Rp 177.500 persiswa, untuk jumlah penerima sudah sesuai dengan apa yang telah kita usulkan, dan pencairannya pun tepat waktu. “Kata Alfian mendampingi Kepala Disdik Drs. Anas Anshori.M.Si. Selasa (29/ 10).

Ditambahkan Alfian bahwa ada perbedaan jumlah antara BOS Triwulan III dengan IV, hal ini karena jumlah siswa dari setiap sekolah yang mengalami perubahan.”Untuk Triwulan III jumlah penerima SD lebih banyak yakni sebanyak 62.434 siswa, sedangkan untuk jenjang SMP cenderung lebih sedikit ditrulan III yakni sebanyak 19.227 siswa, ” ujarnya. Adapun sekolah penerima BOS untuk Triwulan ke IV ini SD Negeri sebanyak 399 sekolah, dan 7 SD Swasta, kemudian untuk SMP sebanyak 76 sekolah. Menurut Alfian, prosesnya percepatan pencairan BOS, selain bergantung pada pemerintah pusat juga tergantung pada cepat atau tidaknya Surat Pertanggung Jawaban (SPj) yang dibuat oleh pihak sekolah. “Kalau untuk triwulan ke IV ini proses peng SPJan lebih tepat waktu, karena kepala sekolah sudah mengikuti workshop tentang pengelolaan BOS dan juga sekarang menggunakan sistem

online yang langsung dikirim kepusat, selain itu juga secara SPJ manual diserahkan ke kita,” ucapnya. Alfian berharap penggunaan dana BOS ini dapat digunakan sebagai mana mestinya dan sesuai dengan Juknis yang ada. “Setiap triwulan tentu akan ada evaluasi, kalau ada temuan yang melanggar hukum tentu akan diproses secara hukum, jadi kepada sekolah jangan mencoba-coba untuk melakukan mark up jumlah siswa, sudah ada buktinya seorang kepsek masuk penjara gara-gara mark up,” ujar dia. Peruntukan dana BOS tersebut adalah untuk membiayai pembelian buku di sekolah, pendaftaran siswa baru, kegiatan ekstrakulikuler, ulangan atau semester, alat tulis kantor, jasa listrik, air, biaya perawatan ringan sekolah, pembayaran honor di sekolah, pengembangan profesi guru , pembiayaan pengurusan, pembelian komputer, dan alat peraga. HLD-17

Tubabar Minim Penerangan Rawan Terjadi Kecelakaan Aksi Kejahatan Meningkat

Panaragan, HL, Masyarakat seputaran ibukota K a bupaten Tulang Bawang Barat (Tubabar) ramai perbincangkan minimnya lampu penerangan jalan. Pasalnya dibeberapa titik ruas jalan utama sepanjang Kantor Pemda – Panaragan Jaya – Simpang PU ke Daya Murni atau ke Mulya Asri kalau malam gelap gulita. Padahal jalur tersebut hampir dipastikan ramai lalu lalang kendaraan dari pagi hingga malam hari. Dibeberapa titik rawan sering terjadi kecelakaan lalu lintas bahkan tindak kriminal. Suryana, warga Suku 06 Kampung Candra Kencana Kec. Tulang Bawang Tengah mengeluhkan kondisi penerangan jalan di sekitar jembatan Kali Miring yang selalu gelap gulita. “Sudah sejak tahun 2007 lalu, warga sini mendambakan adanya lampu jalan,” katanya. Hal senada disampaikan oleh Supadi, pelanggan PLN yang tinggal di Daya Asri Kecamatan Tumijajar. “Kami selaku pelanggan PLN setiap bayar rekening listrik selalu dipotong pajak penerangan jalan, terus kemana uang tersebut?” tanya pria pedagang pakaian ini. Ketika hal ini dikonfirmasi ke pihak PLN, Rusdi, Assisten Analis Pemeliharaan dan Distribusi yang menjadi Kepala Kantor Jaga (Kanja)

Pulung Kencana berkilah. “Kami tidak pernah menarik pungutan PPJ, sebab yang menarik dan menampung Pajak Penerangan Jalan itu langsung Pemerintah Daerah.” Namun ketika ditanya berapa sebenarnya jumlah PPJ yang menjadi beban konsumen, Rusdi menyebut sekitar 7 persen dari jumlah tagihan rekening pelanggan. Sementara data yang bisa dilihat dipapan pantau yang ada dikantor PLN ini, jumlah konsumen PLN di Tuba Barat sampai dengan bulan Oktober ini sudah mencapai 38.035 pelanggan. Menurut pengakuan Rusdi, Kanja Pulung Kencana sekarang hanya berperan sebagai kantor jaga pelayanan distribusi dan pemeliharaan saja. Sejak pelayanan PLN on-line semua bisa diakses langsung oleh calon konsumen dan pelanggan, termasuk pembayaran tagihan rekening bisa online dan melibatkan pihak ketiga sebagai rekanan. “Jadi kalau tanya soal lampu penerangan jalan langsung aja ke Dinas Tata Kota,” sarannya. Sementara itu, Kepala Din a s Ta t a K o t a K a b u p a t e n Tulang Bawang Barat, Drs. Totok Sulistyo, MM ketika ditemui dikantornya, kemarin (28/10) mengatakan yang menarik PPJ itu bukan dinasnya, tetapi Dispenda

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Tuba Barat (red ; Dinas Pendapatan Daerah). “Disana semua ditampung sebagai Pendapatan Asli Daerah,” lebih lanjut Totok menjelaskan, bahwa harus dipahami antara pajak dan retribusi. PPJ tersebut masuk kategori pajak pendapatan daerah dan pajak tidak bisa digunakan langsung, peruntukannya disesuaikan skala prioritas. Sementara Kabupaten Tulang Bawang Barat ini adalah kabupaten baru yang tentu saja PADnya belum memadai dibanding kebutuhan anggaran. Terkait pemasangan lamp u j a l a n , m e n u r u t To t o k , “Pemkab. Tuba Barat sudah mulai menganggarkannya pada APBD-Perubahan 2013 lalu, insya’Allah pada APBD Murni 2014 nanti rencananya akan kita tingkatkan lagi jumlah pemasangan lampu jalannya. Ini sudah menjadi keinginan Bapak Bupati kita terutama dijalan-jalan utama agar malam hari bisa terang sehingga nampak ada denyut kehidupan,” katanya. Sejak dilakukan penertiban lampu jalan oleh pihak PLN, lampu-lampu jalan yang dipasang atas inisiatif warga tersebut diputus sehingga ruas-ruas jalan utama dan strategis di Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali sepi dan gelap. 0

Email : haluanlampung@gmail.com


OPINI

6

Rabu, 30 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Menanti aksi “Cuci Bersih� Sang Jenderal

TAJUK

Oleh : Riza Fahriza

Jangan Buta Hukum Akhirnya Komisaris Jenderal Pol Sutarman resmi dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Kapolri menggantikan pejabat sebelumnya Jenderal (Pol) Timur Pradopo. Pengangkatan m a n t a n Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 67 Polri 2013 yang ditandatangani pada 24 Oktober 2013. Pelantikan itu menjadi “pintu gerbang� bagi Komjen Pol Sutarman melakukan berbenah di tubuh Polri. Segudang “pekerjaan rumah� sudah ada di hadapan matanya. Pekerjaan rumah itu mau tidak mau harus diselesaikan secara perlahan-lahan guna meningkatkan kembali citra kepolisian di mata masyarakat setelah sebelumnya tersudutkan dengan banyaknya permasalahan dari kasus korupsi di Korps Lantas (Korlantas) Polri yang menyeret komandannya, Irjen Pol Djoko Susilo.

Belum lagi pengungkapan aksi teror terhadap anggota kepolisian seperti penembakan t e r h a d a p Bripka Sukardi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sampai sekarang belum terungkap siapa pelaku penembakan itu. Dua “PR� itu hanya sebagian kecil saja, dan masih banyak segudang tugas yang harus diselesaikannya. Terlebih lagi, saat ini Indonesia tengah menyongsong hajat demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) pada 2014 mendatang. Yang jelas, pimpinan baru Polri itu, harus mampu menjaga netralitasnya dalam pemilu tersebut.Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal (Pol) Sutarman yang baru dilantik. “P e r t a m a -tama kami mengucapkan selamat ke-

Surat Kabar Harian

HALUAN LAMPUNG Penerbit Komisaris

: PT. LAMPUNG JAYA ABADI : Dra. Zuraida, M. M

Penasehat Hukum

: A. Rizkie, S.H & Partner

Pemimpin Umum Pemimpin Perusahaan Wakil Pemimpin Perusahaan Manajer Marketing Pemimpin Redaksi Redaktur Pelaksana Redaktur

: Hengki Ahmat Jazuli : Indira Mauli : Herwandi Agusta, S. Kom : Mohammad Mulya : Yon Bayu Wahyono : Budimansyah : Aan Lampung Andersen. S Hendra Saputra Iwan Ariyanto

Wartawan

: Ilham Jamhari Rudy Hardianto Natasha

Biro Lampung Utara

: Heri Setiawan (Kabiro), Depri, Sujatmiko : Yanri : Eko. S : Agus Riyanto : Mega Utama (Kabiro) Hermanto, Bambang Irawan : Darjono (Kabiro) Yahya Apit, Hidman, Hermansyah (Marketing) : Elia Sunarto : Yasir Subagio, Solihin : Iwan Kurniawan : Prayogi : Rego : Verry. S

Biro Lampung Timur Biro Lampung Barat Biro Lampung Selatan Biro Pringsewu Biro Tulangbawang

Biro Tulangbawang barat Biro Way Kanan Biro Tanggamus Biro Pesawaran Biro Pesisir Barat Biro Metro Layout & Design Grafis

: Andrian Saputra, S.T (Kabag Pracetak), Johansah, Alfian Saputra, S. Kom

Koordinator Sirkulasi Staf Marketing

: Karyanto Syam : Dwi Gita Fitriani, Yosi Cahya Dita, Yuni Anggraini, M. Arief

Percetakan

: PT. SUBUR JAYA NIRWANA Abdullah, Jaja Sumarja Panca Ardhi, Ali Nurdin Ari Desoni, Thomas Mathew Anip Prasetya

pada Pak Sutarman telah dilantik menjadi Kapolri, tetapi ada banyak tantangan besar yang sedang menunggu di depan,� katanya. N e t a men g a takan, tantangan paling berat justru yang berada d a l a m int e r n al Polri, yakni me m b e rantas mafia-m a f i a proyek, jabatan, pendidikan serta gratifikasi. “I n t i n y a dalam 100 h a r i kep e m i m pinan Sutarman n a n t i , h a r u s bisa melakukan pembersihan di tubuh Polri,� katanya. Dia mengatakan, tantangan lainnya yakni netralitas Sutarman dalam Pemilu 2014. Neta berharap Sutarman bisa menciptakan netralitas dalam Pemilu 2014 karena menurut dia penentuan calon tunggal Kapolri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyiratkan pemilihan yang politis. Karena itu, dia meminta, kepada Komisi III DPR serta masyarakat untuk mengawasi jalannya Pemilu 2014. “P e n g a w a s a n ini yang diperlukan agar netralitas Polri terus terjaga, terutama dari Babinkamtibmas,� katanya. Sementara itu, anggota Kompolnas Hamidah Abdurrahman m e n a n t a n g Kapolri yang baru dilantik Komjen Pol Sutarman untuk memberlakukan lelang jabatan agar s u m b e r daya manusia di tubuh Polri betul-betul kompeten. “Tergantung Pak Sutarman apakah berani melelang jabatan untuk posisiposisi strategis di jajaran kepolisian,� katanya. Hamidah mengemukakan, kalau pun tidak ada pelelangan jabatan di masing-masing tingkat satuan Kepolisian, Kapolri harus betul-betul menerapkan transparansi dan netralitas. “Agar tidak ada lagi sistem `eksklusivisme` dan `koncoisme` dalam perekrutan jabatan,� katanya. Menurut dia, selama ini perekrutan jabatan di tubuh Polri masih cenderung tertutup. “Jangan hanya istilahnya orangorang dekat Pak Sutarman saja yang `tertimpa durian runtuh`,� katanya. Dia berharap transparansi dan netralitas Polri terwujud dalam penganggaran, mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek.

“Saat ini kan terkesan segi tiga terbalik, anggaran yang besar hanya di Mabes Polri saja, di Polres atau di Polsek hanya mendapat `tetesan-

jaran Polri. Nasir Jamil menilai dua hal itu memiliki dampak yang terkait langsung dengan kepercayaan publik.

tetesannya` saja,� katanya. Hamidah juga mengatakan, transparansi anggaran diperlukan untuk menjamin sarana dan prasarana di setiap tingkat satuan kepolisian masing-masing yang dinilai masih kurang memadai. Terkait penegakan hukum, dia berharap tidak ada kolusi dan diskriminasi dalam penanganan kasus. Dia juga mengimbau agar Kapolri baru bisa menjalin kerja sama yang sinergis dengan lembaga hukum lainnya, seperti Komisi Pemberantasan K o r u p s i (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kejaksaan, dan lainnya. “Agar bisa diselesaikan satu atap untuk menyelesaikan kasus bersama,� katanya.

Ia menjelaskan, cukup banyak kasus-kasus hukum berskala besar yang ditangani Polri tapi tanpa penyelesaian, salah satunya soal adanya sinyalemen rekening gendut polisi.Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menilai, pada proses penyidikan kasus-kasus hukum yang ditangani oleh penyidik kepolisian sering terjadi kurang fokus antara kasus dengan pasal yang dikenakan terhadap tersangkanya. Nasir Jamil mengusulkan, agar Sutarman setelah menjadi Kapolri d a p a t meningkatkan kemampuan para anggota kepolisian yang bertugas sebagai penyidik melalui program-program pendidikan dan pelatihan sehingga bisa bekerja lebih optimal. Ia juga mengusulkan agar nantinya Sutarman bisa menempatkan pejabat di jajaran Polri secara objektif dengan mempertimbangkan aspek kemampuan, rekam jejak yang baik, dan memiliki komitmen kuat dalam penegakan hukum, sehingga kinerja Polri dapat meningkat. Nasir menambahkan, Sutarman menjadi Kapolri pada saat bangsa Indonesia menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden pada 2014, sehingga diharapkan dapat membawa lembaga Polri bersikap netral. Hal tersebut, kata dia, juga disampaikan Sutarman pada saat uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, pada 17 Oktober lalu. Menurut dia, DPR RI sangat mengharapkan Sutarman bisa bersikap netral dan m e m b a w a Polri menjadi lembaga yang netral. “Kalau ternyata Pak Sutarman tidak netral, maka bisa saja diusulkan untuk diganti,� katanya. (*)

* Ingatkan konsisten Anggota Komisi III DPR RI Nasir Jamil mengingatkan Komjen Pol Sutarman konsisten pada janji menuntaskan kasus-k a s u s hukum yang terbengkalai dan menempatkan pejabat yang tepat di jajaran Polri. “Dua dari 10 janji yang disampaikan Pak Sutarman pada saat uji kalayakan dan kepatutan di DPR RI jika dilaksanakan secara baik, akan dapat meningkatkan k e p e r c a y a a n publik terhadap lembaga Polri,� katanya. Menurut dia, pada saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI, Komjen Pol Sutarman menyampaikan 10 poin janji dalam program kerja untuk memperbaiki kinerja Polri. Dari 10 p r o g r a m kerja tersebut, Nasir Jamil menilai, ada dua hal y a n g mendesak untuk dilaksanakan yakni menuntaskan kasus-kasus hukum yang terbengkalai dan menempatkan pejabat yang tepat di ja-

SURAT PEMBACA

( ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN ) Alamat Redaksi/Tatausaha : Ruko Nirwana Regency Blok. B/4, Jln. Pulau Morotai No. 99 Way Halim Bandar Lampung, Faksmili : 0721-708891, Email : haluanlampung@gmail.com BANK : BANK BRI No. Rek : 069901000014569 a/n HENGKI A. JAZULI WARTAWAN HALUAN LAMPUNG SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/ MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

ADA diskusi publik yang sebenarnya menarik, terkait dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang tentang Mahkamah Konstitusi (Perppu MK) yang ditandatangani presiden beberapa hari lalu. Perppu ini segera diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk memdapatkan persetujuan. Peristiwa ini penting untuk membuka mata khalayak awam terhadap tata hukum, pelaksanaan, dan penegakannya di Tanah Air, terutama setelah tsunami kasus Akil Mochtar mengguncang dan merontokkan harapan serta kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Sayang sekali publikasi pergulatan pemikiran di antara para ahli, para praktisi, dan para akademisi mengenai hal itu, terganggu oleh heboh tak penting, manakala pemimpin tertinggi negara ini dengan emosional menanggapi rumor tentang sosok Bunda Puteri, yang secara substansial tidak terkait langsung dengan kepentingan masyarakat. Sosok yang disebut-sebut dalam kesaksian di tengah persidangan atas para koruptor itu, sekadar menampilkan gambaran nyata betapa saling-silangnya persekongkolan canggih pihakpihak yang terlibat itu untuk membobol uang negara. Muara dari semua ini adalah penegakan hukum. Namun ketika lembaga tinggi dalam penegakan hukum seperti Mahkamah Konstitusi terkotori orang bermental korup, maka hancurlah harapan masyarakat terhadap tegaknya hukum di Tanah Air. Jebolnya benteng moral MK oleh perilaku Akil Mochtar, melengkapi runtuhnya kepercayaan publik terhadap hampir semua institusi penegak hukum. Tak ada satu pun institusi itu yang tidak tercemari personel-personelnya yang bermental korup. Bahkan, proses hukum atas kasus korupsi pun dijadikan arena suap-menyuap sebagaimana terungkap dalam peristiwa penangkapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung beberapa waktu lalu, yang kemudian menyeret mantan wali kota dan mantan sekretaris daerah setempat ke balik jeruji tahanan KPK. Ada situasi sangat genting yang sedang melanda penegakan hukum di negeri ini. Ada situasi yang oleh banyak pihak dinilai sebagai saat yang memerlukan langkah-langkah d a r u r a t untuk mengatasinya. Masyarakat perlu diajak serta mempelajari dan memahami situasi yang sedang terjadi agar mereka makin terbuka matanya. Bahwa penegakan hukum bukan semata tanggung jawab para penegaknya, melainkan tanggung jawab bersama. Dalam konteks inilah kontroversi mengenai Perppu MK menjadi hal penting sebagai pembelajaran kepada masyarakat. Ada pihak yang setuju terhadap langkah kepala negara mengeluarkan Perppu ini, tak kurang pula yang menolak dengan berbagai argumentasi. Baik argumentasi akademis, maupun argumentasi yang sangat bersifat politis belaka, sekadar menunjukkan bahwa yang bersangkutan punya kemampuan untuk menolak. Pihak yang setuju menyatakan, tidak ada yang salah dengan substansi Perppu itu yang antara lain mengatur tambahan syarat menjadi hakim konstitusi, mekanisme proses seleksi dan pengajuan hakim konstitusi, serta perbaikan sistem pengawasan hakim konstitusi. Adalah tepat jika calon hakim konstitusi disyaratkan tidak menjadi anggota partai politik dalam kurun tertentu. Lalu, tidak ada salahnya pula jika proses seleksi dan pengajuan calon hakim konstitusi melibatkan panel ahli independen yang dibentuk oleh Komisi Yudisial. Pelibatan panel ahli tidak akan membatasi kewenangan Presiden, Mahkamah Agung, dan DPR dalam mengajukan calon hakim konstitusi. Pihak yang menolak Perppu ini menyandarkan argumentasi pada dasar hukumnya, apakah bertentangan dengan UUD, atau tidak. Bahkan, ada yang secara ekstrem menyatakan menolak karena menilai Perppu ini menyalahi aturan. Sebaiknya Perppu hanya dibuat dalam situasi genting, sesuai kebutuhan yang berkaitan dengan isu kesejahteraan. Bukan isu yang menyebabkan tata negara dicederai. Misalnya wewenang yudikatif dan legislatif yang diserobot eksekutif. Sepatutnya tim panel bekerja sebelum pengambilan keputusan oleh DPR, MA, presiden sebagaimana praktik tim seleksi untuk hakim MA selama ini. Sejak amandemen UUD, keberadaan lembaga-lembaga tinggi negara setara, tidak ada yang lebih tinggi. Jika tim panel dibentuk tanpa melalui proses demokratis, melibatkan rakyat secara langsung. Lalu, bagaimana mau ‘menilai’ putusan politik DPR sebagai perwujudan kedaultan rakyat? Demikian argumentasi mereka. Dalam konteks inilah publik perlu diberi keleluasaan memperoleh akses informasi, baik terhadap pendapat pihak-pihak yang setuju, maupaun yang tidak setuju dan menolak terbitnya Perppu MK. Di luar itu semua, masyarakat kita sudah tahu seberapa ideal pun proses pemilihan anggota MK, ternyata tak luput meloloskan ahli hukum yang juga ternyata ahli memanipulasi hukum demi kepentingan pribadinya. Dengan atau tanpa Perppu, penegakan hukum di Tanah Air akan tetap terseok-seok, sepanjang orangorang yang dipercayai untuk menegakkannya malah membengkokkannya sekehendak hati sesuai kepentingan diri dan kelompoknya. Gejala seperti inilah yang terus menerus berlangsung dan disaksikan rakyat tanpa bisa berbuat banyak. Keadaan sudah genting sejak lama, namun kita seperti dininabobokkan, dibiarkan buta hukum, agar dengan mudah diperdaya oleh mereka yang mengerti hukum. (*)

No. Telepon Penting  Hotline Polisi

: 110

 Polsekta Teluk Betung Selatan

: 481283

 Ambulans

 Polda Lampung

: 485841

 Polsekta Kedaton

: 7691110

 Polsekta Sukarame

: 7624250

 Dirpolair

: 31310

 ULPK BBPOM  Poltabes Bandar Lampung

 Polsekta Teluk Betung Barat

: 485383

 PMI

: 253452

 Polsekta Panjang

: 31383

 Kebakaran

: 113/252741

 RS Abdoel Moeloek

: 702455, 703312

 PDAM

: 483855

 RS Bumi Waras

: 254589

 PLN

: 123

: 254888

 RS Urip Sumoharjo

: 771322

 Gangguan PLN

: 263206

: 254110

 RS Advent

: 703459

 Gangguan Telkom

: 147

 Polsekta Tanjungkarang Timur

: 253783

 RS Immanuel

: 704900

 Penerangan Telkom

: 108

 Polsekta Tanjungkarang Barat

: 255015

 RS Graha Husada

: 240000

 Pemprov Lampung

: 481166

 Polsekta Teluk Betung Utara

: 482083

 RS Bintang Amin Husada

: 273601

 Pemkot Bandar Lampung

: 252041

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

: 118

Email : haluanlampung@gmail.com


POLITIK

7

Rabu, 30 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Reperda tentang TKI Masuk Prolegda 2014 Bandarlampung, HL- Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yandri Nazir, mengatakan Raperda tentang penempatan dan perlindungan TKI Provinsi Lampung di luar negeri akan masuk dalam program legislasi daerah (Prolegda) 2014 mendatang. Raperda itu sengaja dibuat sebagai salah satu upaya dalam memberikan perlindungan kepada seluruh TKI asal Provinsi Lampung. Menurut Yandri Nazir, Raperda yang akan dibahas bersama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Lampung akan mengatur tentang perlindungan, penempatan serta pemberangkatan TKI asal Lampung, yang akan bekerja di luar negeri. “Selama ini hampir seluruh TKI asal Provinsi Lampung yang akan bekerja ke luar negeri, tidak berangkat melalui Provinsi Lampung. Namun, para TKI asal Lampung yang jumlahnya diperkirakan ribuan orang tersebut lebih memilih berangkat ke luar negeri melalui sejumlah daerah lain. “Itu sebabnya Provinsi Lampung sudah harus mengeluarkan aturan tentang perlindungan dan penempatan TKI asal Lampung. Sebagai tahap awal, kita sudah melakukan koordinasi dengan Disnakertrans Provinsi Lampung. Langkah koordinasi sengaja dilakukan DPRD untuk mendapatkan data awal, yang akan dijadikan bahan pembahasan Raperda tersebut,” kata politisi Demokrat itu. HL-06

Soal Capres Golkar tak Ada Plan B Jakarta, HL- Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Nurdin Halid mengatakan tidak punya rencana memunculkan kader potensial sebagai capres alternatif pengganti Aburizal Bakrie (Ical). Menurutnya pencapresan Ical sudah final karena diputuskan dalam forum rapat pimpinan nasional (rapimnas). “Tidak ada kemungkinan itu. Soal capres Golkar hanya ada plan A tidak ada plan B,” kata Nurdin, Selasa (29/10). Nurdin membantah, elektabilitas Golkar di bawah kepemimpinan Ical cenderug stagnan dan bahkan merosot. Sebaliknya elektabilitas Golkar di bawah Ical justru cenderung meningkat. Nurdin mencurigai lembaga survei yang menempatkan elektabilitas Golkar di posisi rendah. “Siapa bilang elektabilitas Golkar stagnan? Itu tergantung siapa yang survei,” ujarnya. Golkar tidak melihat hasil survei yang menyebut ada tokoh potensial lain di internal Golkar selain Ical sebagai bentuk ancaman. Mungkin saja, kata dia hasil survei itu merupakan manuver yang dilancarkan kader Golkar. Namun, hal itu dinilai wajar sebagai sebuah dinamika politik. “Tidak, bukan ancaman. Itu bagian dari politik internal. Itu justru membuktikan SDM Golkar handal,” katanya. HL-06/nt

PKB Wacanakan Duet JK-Mahfud MD Jakarta, HL- Jelang pemilu 2014, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus menjaring calon presiden dan memunculkan sejumlah nama seperti Mahfud MD, Rhoma Irama dan Jusuf Kalla (JK). Wakil Sekretaris Jenderal PKB Abdul Malik Haramain menyatakan tidak menutup kemungkinan tiga nama calon itu bakal dipadukan. “Bahkan kemungkinan figur-figur itu bisa dipadukan atau dipaketkan,” ujar Malik dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (29/ 10).Dia mengatakan, paduan yang sudah di-sounding ke konstituen JK-Mahfud. Menurutnya, keduanya punya akseptabilitas yang sama-sama kuat. “Faktornya karena publik menganggap dua-duanya berpengalaman baik di legislatif maupun eksekutif. Dua-duanya juga dianggap relatif clear, setidaknya duaduanya belum pernah terjerat masalah hukum yang serius,” ujarnya. Dia mengakui sejumlah DPW PKB memang mengusulkan Jusuf Kalla (JK) untuk menjadi capres dari PKB. Komunikasi PKB dengan Jusuf Kalla (JK) memang sudah lama terjalin. Malah, belakangan komunikasi keduanya makin intens. “Beberapa DPW mengusung JK. Posisi DPP masih menginventarisir nama-nama yang muncul,” katanya. HL-06/nt

Warga Moro-moro Terdiskriminasi Dianggap Warga Ilegal Tidak Mendapatkan Hak Pilih KETUA Komisi I, DPRD Provinsi Lampung, Ismet Roni, menegaskan kepada pemerintah untuk tidak mendiskriminasi 7000 warga Register 45 Moro-moro Mesuji, dengan tidak memberikan hak suaranya pada pemilu 2014. “Itu hak mereka sebagai warga negara dan dia juga warga Indonesia, jadi jangan diperlakukan diskriminasi seolaholah mereka warga liar atau stateless (tanpa warga negara),” kata Ismet Roni di kantor DPD I Golkar Lampung, Selasa (29/10). Untuk itu, Ismet mengingatkan Bupati Mesuji, Khamamik untuk melakukan pendataan dan memasukkan warga Moro-moro sebagai penduduk sah Kabupaten Mesuji. Meskipun hal itu prosesnya masih panjang dan rumit, apalagi pemindahan pen-

duduk pendatang atau perambah register 45 Sungai Buaya ini illegal. “Kedatangan mereka bukan melalui proses yang biasa, melainkan secara gelombang menduduki sebuah lahan tanah Negara, lalu terjadi sengketa dengan aparat dan pihak perusahaan pemegang HGU. Yang jelas ribuan warga Moro-moro harus diberdayakan sebagai WNI, tidak ada diskriminatif, apalagi anggapan penduduk illegal. Stigmanisasi ini yang membuat terjadi konflik horizontal makin nampak antara penduduk asli dan pendatang,” ujar dia. Menurut Ismet, Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan sudah men-

setujui lahan seluas 8000 ha yang telah diduduki warga perambah, dikonversi sebagai lahan masyarakat. Karena itu proses registrasi penduduk menjadi wewenang aparat Kabupaten Mesuji. “Warga Moro-moro sudah ribuan orang dan mereka punya hak untuk memilih dan dipilih, sehingga jangan dijadikan polemik. Persyaratan untuk memiliki lahan ini adalah warga yang telah lama menggarap lahan tersebut dan tidak diperjual belikan,” jelas Sekretaris DPD I Golkar Lampung itu. Sebelumnya, Kementerian Kehutanan bersama Pemda setempat akan melakukan seleksi apakah warga yang menduduki lahan benar-benar petani yang tidak memiliki lahan, atau orang-orang suruhan oknum perambah berdasi dari kalangan pengusaha atau birokrat. “Karena itu proses reg-

istrasi bagi warga perambah harus jelas dan memenuhi syarat atau kriteria, “kata Menhut Zulkifli Hasan pada wartawan disela-sela Work Shop Peranan pers dalam pelestarian hutan yang digelar PWI Lampung, baru-baru ini. Panglima Kodam Sriwijaya, Mayor Jenderal, Bambang Budi Waluyo, menegaskan terdapat 7000 lebih perambah hutan yang menduduki kawasan register yang sewaktu-waktu bisa meledak memicu konflik horizontal di daerah ini. Karena itu kami telah menempatkan dua peleton anggota TNI AD dari Kodim dan Koramil Mesuji untuk berjagajaga. Selain itu juga dari temanteman Polres dan Polda juga menempatkan anggotanya, untuk pengamanan. Kami tidak ingin terjadi konflik sesama warga

masyarakat yang bisa menghancurkan sendi-sendi persatuan dan kerukunan bangsa. Kasus Mesuji memang seperti bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meledak. “Kami sangat khawatir sehingga merupakan prioritas untuk diselesaikan segera dengan kordinasi semua pihak termasuk dari kementerian Kehutanan, pemprov dan Pemkab Mesuji,” kata Bambang.Menjawab pertanyaan wartawan terkait adanya perambah berdasi atau oknum pemilik modal yang menggerakkan warga untuk menduduki lahan register, Pangdam mengatakan, masih melakukan penyelidikan melalui petugas intel. “Kalau memang ada kelompok perambah berdasi baik dari pengusaha, oknum PNS, TNI, Polri yang terlibat dalam penguasaan lahan register pasti kami tindak tegas,” ujar dia. HL-06/08

Bawaslu Minta KPU tak Saling Serang Prabowo Masih Bergaya Militer Soal DPT Bermasalah Harusnya Temuan Diperbaiki Bandarlampung, HL-Perseteruan antara KPU dan Bawaslu Lampung soal daftar pemilih tetap (DPT) terus bergulir. Ketua Bawaslu Lampung, Nazarudin menyesalkan pernyataan KPU setempat, menuding lembaga pengawas pemilu itu hanya mencari-cari kesalahan soal DPT. “Seharusnya mereka menindaklanjuti temuan itu Bawaslu agar DPT Lampung bisa lebih baik. Silakan saja KPU berkomentar begitu, menuduh kita sengaja mencari-cari kesalahan, tapi yang jelas temuan Bawaslu bahwa masih banyak data pemilih bermasalah itu adalah fakta,” Nazarudin disela-sela rapat koordinasi dengan Panwaslu kabupaten/ kota, se-Lampung, Selasa (29/10).

Nazarudin mengatakan, temuan jajarannya berdasarkan hasil pengawasan dari Panwaslu dan panitia pengawas lapangan (PPL). Menurutnya, data jumlah pemilih bermasalah sangat valid dan bisa dibutktikan. Bahkan kata Nazarudin, tugas dari lembaga pengawas adalah mengawasi kinerja KPU yang belum maksimal dalam melakukan pendataan pemilih. “Ya, memang kita tugasnya mengawasi dan mencari kesalahan. Kalau DPT itu sudah baik maka kita tidak perlu mengawasi lagi,” ujarnya. Seharusnya kata Nazarudin, KPU se-Lampung menindaklanjuti temuan DPT bermasalah hasil rekomendasi lembaganya itu dengan baik. Agar DPT Lampung semakin baik dan akurat. Pihaknya

juga meminta jajaran Panwaslu dan KPU kabupaten/kota meningkatkan koordinasi agar setiap temuan langsung bisa ditindaklanjuti. “Mudah-mudahan koordinasi Panwaslu dan KPU kabupaten/kota semakin baik. Bukan saling serang maupun saling tuding,” jelasnya.Nazarudin menambahkan, rapat koordinasi kali ini membahas dua persoalan sekaligus, yakni temuan daftar pemilih bermasalah dan menindaklanjuti temuan alat peraga kampanye yang melanggar. Menurut Nazarudin jajarannya masih mendapatkan temuan baru pemilih siluman. “Daftar pemilih bermasalah ini masih kita temukan. Meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak namun tetap harus dibersihkan,” tandasnya.HL-06

KPU Gandeng Pelajar dan Mahasiswa

Bandarlampung, HL- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung akan menggandeng pelajar, mahasiswa serta tenaga pendidik dalam menyosialisasikan jadwal dan tahapan pemilu bagi kalangan pemilih pemula. Ketua Kelompok Kerja Sosialisasi, KPU Lampung Handi Mulyaningsih, mengatakan berbagai elemen tersebut

sengaja dilibatkan dalam sosialisasi kepada pemilih pemula. Menurut Handi, selain pelajar dan mahasiswa, KPU juga akan melibatkan tenaga pengajar mulai dari guru hingga dosen yang ada di perguruan tinggi negeri dan swasta di Provinsi Lampung. Dikatakan Handi Mulyaningsih, nantinya metode sosialisasi yang akan diberikan kepada pemilih pemula diserahkan sepenuhnya kepada pelajar, mahasiswa, guru dan dosen, yang akan dilibatkan. “Hanya saja metode serta teknis sosialisasi yang akan diberikan tersebut harus disampaikan terlebih dahulu dalam bentuk proposal kepada KPU. Langkah tersebut dilakukan agar ada persamaan persepsi antara KPU dan elemen yang dilibatkan, dalam

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

memberikan sosialisasi kepada pemilih pemula,” kata Handi Mulyaningsih baru-baru ini. Ia menegaskan, dilibatkannya berbagai elemen tersebut, diharapkan partisipasi pemilih pemula pada pemilu tahun 2014 mendatang bisa lebih meningkat dibandingkan pada pemilu tahun 2009 yang lalu. Selain akan memberikan sosialisasi secara formal, KPU juga sudah memberikan sosialisasi dalam bentuk kegiatan di luar gedung kepada kelompok pemilih pemula. “Sosialisasi kepada kalangan pemilih pemula tersebut sengaja dikemas dalam bentuk permainan, agar para pelajar dan mahasiswa tidak jenuh selama mengikuti kegiatan sosialisasi yang diberikan KPU,” ujarnya. HL-06

Jakarta, HL- Mantan Komandan Kopassus dan Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat, Letjen (purn) Prabowo Subianto masih seperti tentara dan selalu tampil tegas dan garang dalam bercakapcakap. Walaupun ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu sudah 14 tahun pensiun dari militer. “Tidak ada tentara yang lemah gemulai. Misalkan memberi aba-aba, pasukan seraaang...” ujar Prabowo menirukan gaya seseorang yang gemulai, Senin pekan lalu. Bekas menantu Presiden Soeharto ini bicara blak-blakan tentang banyak hal. Mulai dari strategi memenangi pemilihan presiden pada tahun depan, hingga urusan hobinya memelihara sejumlah binatang. Hewan yang dia pelihara antara lain kuda, elang, kambing, dan anjing. Prabowo juga berterus terang mengungkap jati diri sebenarnya. “Saya tipe orang yang enggak suka frustasi. Saya ini kesatria, pendekar. Anda harus dalami filosofi pendekar, siap mati untuk negara, bangsa, dan kebenaran,” ujar Prabowo, yang menggemari model baju dengan banyak saku itu. Cerita masa mudanya pun dia kisahkan dalam pertemuan selama berjam-jam tersebut. “Saya sudah mau mati sejak usia muda. Bertugas di Timor Timur (kini Timor Leste) ketika masih letnan. Saya sudah hitung enggak mungkin saya selamat. Saya sudah ucapkan dua kalimat syahadat (bersumpah dalam agama

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

Islam). Tapi saya masih lolos, saya bersyukur,” katanya. Ketika Timor Timur menjadi bagian dari provinsi RI, Prabowo pernah bertugas di sana. Banyak cerita heroik tentang dia, di antaranya berhasil menangkap sejumlah pentolan Fretelin, lawan TNI dan pemerintah Indonesia. Fretelin menolak Timor Timur menjadi bagian dari RI. Karena itu, kelompok yang pernah dipimpin Xanana Gusmao ini memilih jalan gerilya. Sebagai mantan komandan dan kini menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo punya gaya sendiri dalam memimpin banyak orang. “Kepada semua anak buah, saya selalu ajarkan prinsip sepi ing pamrih, rame ing gawe (Sedikit bergunjing, banyak bekerja). Pangkat itu sampiran, akan dipasang dan dilepas. Harta atau bondo donyo (harta dunia), kekayaan, itu pinjaman dari Tuhan. Begitu pula nyowo (nyawa) itu titipan. Pada saatnya, nyawa kita akan diminta lagi sama Tuhan,” tutur Prabowo.Dengan falsafah itu, kata dia, dirinya tak perlu terlalu frustasi. Sebab, sifat gampang frustasi sama dengan mudah putus asa. “Saya berusaha untuk tidak putus asa, berpikir positif, berbuat positif. Kalau sebagai pendekar dan harus bertarung, itu risiko. Kalau masuk ring tinju kelas berat, menghadapi final dan jatuh, misalnya. Masalahnya adalah apakah jatuh terus atau berdiri lagi. Bukan soal jatuhnya yang penting, tapi setelah jatuh bisa beridir lagi enggak,” tandasnya. HL-06/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

8

Rabu, 30 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Sales Konsultan Gelapkan Uang Rp 70 Juta Bayu Divonis 22 Bulan Bui

Bandarlampung, HL-Bayu Saputra (29), warga Jalan Bahari, Panjang, Bandar Lampung, divonis 22 bulan penjara. Pasalnya, sales konsultan di Lautan Berlian, menggelapkan uang Rp 70 juta yang merupakan uang muka dari Joli Johanes untuk membeli mobil L 300 dengan cara kredit. “Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Bayu Saputra selama satu tahun dan 10 bulan dengan dikurangi masa tahanan yang telah dijalani,” ujar Ketua Majelis Hakim Nursiah Sianipar

di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (29/10). Dalam pertimbangannya majelis hakim menyatakan hal yang memberatkan perbuatan, yakni merugikan orang lain dan telah menikmati hasil kejahatannya. Sedangkan yang meringankan, yakni mengakui dan menyesali perbuatannya.Vonis itu lebih rendah dua bulan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Mery. Atas vonis tersebut, JPU Mery dan terdakwa Bayu menyatakan menerimanya.HL-05

Gelapkan Motor, Tono Dituntut 1,5 Tahun Bui Jaksa Minta Sepeda Motor Suzuki Dipulangkan Bandarlampung, HL-Tono Sabriyansyah (19), warga Perum BKP, Kemiling, Bandar Lampung, diganjar selama 1,5 tahun. Pasalnya, terdakwa Tono yang duduk ‘dikursi pesakitan’ tersebut terbukti menggelapkan satu unit motor. Jaksa penuntut umum (JPU) Anyk Kurniasih pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Selasa (29/10), menyatakan Tono terbukti melanggar Pasal 363 ayat 1 ke-3 KUHP. “Meminta majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menjatuhkan pidana penjara ke-

pada terdakwa Toni Sabriyansyah selama satu tahun dan enam bulan penjara dengan dikurangi masa tahanan,” ujar JPU Anyk. Anyk juga menyatakan barang bukti berupa satu unit motor Suzuki FU 150 CD BE 6971 USQ beserta STNK dikembalikan kepada saksi korban Ibrohim. Dalam pertimbangannya JPU menyatakan hal yang memberatkan perbuatan terdakwa, yakni merugikan saksi korban dan meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringankan terdakwa, yakni mengakui dan menyesali perbuatannya. HL-05

Digugat, Polda Menang Soal Penetapan Tersangka ITE Syamsul Bertatus DPO Polda Lampung menang telak atas gugatan perdata Mantan Ketua Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Lampung 2009–2013 Syamsul Arifin. Pasalnya, Majelis Hakim menyatakan gugatan Syamsul Arifin tidak dapat diterima karena tidak masuk dalam pokok perkara yang ditangani Polda Lampung. “Menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima karena tidak masuk dalam pokok perkara yang ditangani Polda Lampung,” kata Ketua Majelis Hakim Nursiah Sianipar dalam sidaang gugatan Syamsul Arifin melawan Polda Lampung, Selasa (29/10) Usai persidangan pembacaan ptusan yang berjalan selema 10 menit tersebut, Anggota Binkum Polda Lampung Kompol I Made Kartika, menyatakan Polda Lampung dalam menangani perkara

kasus perkara ITE dan menetapkan Syamsul Arifin sebagai tersangka sudah sesuai prosedur. “Penanganan perkara Syamsul yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Lampung dalam perkara tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE) sudah sesuai prosedur,” ujar Mantan Kapolsek Teluk Betung Utara, kepada Haluan Lampung, kemarin. Namun, meskipun kalah, Ujang Tommy, selaku Penasehat Hukum Syamsul Arifin, tetap memberikan selamat kepada Polda dengan bersalaman. Sebelumnya, Mantan Ketua Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Lampung Syam-

sul Arifin, yang juga berprofesi sebagai pengacara ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 9 September 2013 berdasarkan surat No. DPO/09/ IX/2014/Ditreskrimsus. Syamsul merupakan tersangka atas LP/84/II/2013/LPG/ SPKT pada 12 Februari 2013 tentang tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE). Ia dinyatakan telah melanggar pasal 27 ayat 3 jo pasal 45 UU RI No. 11/2008 tentang ITE atau pasal 335 KUHP dan/atau pasal 310 KUHP dengan ancaman maksimal 6 tahun serta denda Rp1 miliar.”Selain laporan polisi, terdapat dua surat juga yang menjadi rujukan untuk penetapan Syamsul sebagai DPO. Yakni surat perintah penyidikan No. Sp.Sidik/50/II/2013/Ditreskrimsus tanggal 15 Februari 2013 dan surat Kajati Lampung No. B-

2271.N.8.4/Euh.1/6/2013 tanggal 21 Juni 2013 perihal hasil penyidikan tersangka Syamsul Arifin dinyatakan lengkap,” ujar Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih kemarin. Ia menjelaskan bahwa berkas perkara warga Telukbetung Utara, Bandarlampung, ini dinyatakan lengkap oleh Kejati Lampung.Namun, pelimpahan berkas perkara ini terhalang oleh ketidakhadiran Syamsul. Penyidik Polda Lampung telah mengirimkan tiga kali surat panggilan, namun Syamsul tak kunjung hadir tanpa alasan jelas. ”Surat DPO ini disebarkan ke seluruh jajaran Polda Lampung. Diminta apabila yang bersangkutan berada di wilayah hukum polres masing-masing untuk dapat membantu mengawasi dan menangkap DPO itu. Jika ada masyarakat yang mengetahui, di-

minta untuk menginformasikan kepada penyidik,” paparnya. Ia mengatakan, penyidik telah menyebar foto Syamsul di beberapa titik. Salah satunya di bandara. Namun, penyidik tidak memastikan apakah telah melakukan pencekalan kepada Syamsul untuk ke luar negeri. Bahkan, penyidik pun terkesan setengah hati dalam penyebaran foto Syamsul. Sebab, foto yang disebar hanya tampak samping sehingga wajah Syamsul tidak terlihat jelas. Terpisah, S. Batubara, jaksa peneliti Kejati Lampung, menyatakan bahwa berkas perkara Syamsul memang telah dinyatakan lengkap sejak Juni 2013. ’ ’Kami juga heran, sebab penyidik tidak juga melimpahkan perkara ini kepada kami. Tidak tahu juga kalau ternyata sekarang masuk DPO si Syamsul ini,” katanya.HL-05

Cabjari Pringsewu Periksa 40 Saksi Perkara PNPM Pringsewu, HL-Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Kota Agung di Pringsewu terus mengusut tuntas kasus perkara korupsi PNPM Mandiri Perdesaan. Bahkan, penyidik Cabjari Pringsewu telah memeriksa 40 orang saksi. Kepala Cabjari Kota Agung di Pringsewu Rita Susanti menyatakan sampai saat ini pihaknya masih memeriksa saksi-saksi. “Sudah ada 40 saksi yang diperiksa, sebentar lagi selesai,” ungkap Rita, Selasa (29/10). Dia mengakau tidak dapat menjelaskan lebih banyak lagi karena akan mengikuti rapat koordinasi di Kejaksaan Negeri Kota Agung bersama Kajati Lampung Momock Bambang Samiarso. “Pokoknya sebentar lagi, sudah dulu, ya, saya mau rakor,” kata Rita, di kantor Cabjari Kota Agung di Pringsewu. Selasa pagi,Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Momock Bambang sempat berkunjug ke Cabjari Kota Agung di Pringsewu sebelum bertolak ke Kota Agung. Diketahui pemeriksaan saksi perkara itu untuk kepentingan penyidikan tersangka baru dari

perkara PNPM. Menurut Rita, tersangka baru dalam perkara itu sudah ditetapkan. Penyidikan perkara PNPM di Kecamatan Pagelaran ini merupakan pengembangan dari kasus korupsi lama. Sebelumnya, dua terpidana kasus korupsi ini adalah Misno, Ketua Unit Pengelola Kegiatan PNPM dan sekretarisnya Ponimin. Dalam putusan perkara Misno dan Ponimin disebutkan adanya keterlibatan pelaku lain, yaitu bendahara Ermawati dan Wahyu Sri Astuti. Kasus PNPM Mandiri Pedesaan ini terungkap saat Kacabjari Kota Agung di Pringsewu dijabat Indra Gunawan. Indra mulai insentif mengusut kasus korupsi PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Pagelaran mulai 8 Oktober 2012. Pada 15 Oktober 2012, Misno dan Ponimin diseret ke sel tahanan. Keduanya dianggap menyelewengkan dana Simpan Pinjam Perempuan periode 2008-2012. Sementara, belum ada perkara pidana khusus lainnya yang berhasil diungkap Cabjari Kota Agung di Pringsewu.HL-05

Polresta Bandarlampung Grebek Pesta Narkoba 7 Tersangka Diamankan Terancam 20 Tahun Bui Bandarlampung, HL-Kepolisian Resor Kota Bandarlampung menangkap tujuh warga yang sedang berpesta narkoba di Jalan Dr Sutomo, Kelurahan Penengahan, Kecamatan Tanjungkarang Pusat. Kasat Narkoba Polresta Bandarlampung Kompol Sonaryoto di Bandarlampung, Selasa (29/10), mengatakan tujuh tersangka pengguna narkoba tersebut yakni BS (28) warga Jalan Dr Sutomo Kelurahan Penengahan Kecamatan Tanjungkarang Pusat, FH (25) dan IZ (27) warga Jalan Nawawi Gelar Dalem Kecamatan Rajabasa, GG (17) warga Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kedaton, YN (43) warga Jalan Onta Kelurahan Sukamenanti Kedaton. Kemudian ER (48) dan GA (27) warga Jalan Onta Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kedaton. “Penangkapan tujuh orang ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa tempat tersebut sering dijadikan tempat berpestanarkoba,” katanya. Mereka ditangkap pada Minggu (27/10) sekitar pukul 22.10 WIB Pihaknya setelah mendapatkan informasi dari masyarakat segera melakukan penyelidikan dan pengintaian. Ketika tujuh tersangka itu tengah asyik berp-

esta narkoba, pihaknya langsung melakukanpenangkapan. Barang bukti yang diamankan yakni satu paket sabu-sabu sisa pakai, seperangkat alat isap, dan lima buah telepon genggam. Saat ini, para tersangka ditahan di sel Polresta Bandarlampung berikut barang buktinya. Akibat perbuatannya itu, para tersangka dikenakan pasal 112 ayat 1 subsider pasal 114 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Berdasarkan pengakuan tersangka Iz, dirinya membeli narkoba tersebut dari UDN yang saat ini telah masuk daftar pencarian orang (DPO), dengan membeli paket sabu-sabu seharga Rp200 ribu. “Saya pesan sama UDN untuk dipakai bersamasama kawan,” katanya. Dia mengatakan kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan, dan memakai narkoba ini untuk penghilang rasa lelah saja. Hal berbeda disampaikan BS, dirinya diajak oleh rekannya untuk menggunakan narkoba sebab selama ini tidak pernah memakai sabu-sabu ini.“Saya baru pulang kerja, tibatiba dijemput dan langsung diajak untuk menggunakan sabusabu,” katanya.HL-05/ant

Foto syur Polwan Bugil mulai menyebar melalui HP di Bandarlampung (Foto: Diki Hidayat/vivanews)

Polisi Bekuk Penyebar Foto Bugil Polwan Lampung Penyebar Mantan Pacar Motifnya Belum Jelas Bandarlampung, HL-Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, telah mengamankan pelaku penyebar foto syur anggota Polwan yang merupakan Sespri Pribadi (Sespri) Kapolda Lampung. Wanita cantil pada foto itu diketahui seorang Polwan berinisial RS, ia bertugas sebagai Sekretaris Pribadi Kapolda Lampung, Brigjen Pol Heru Winarko. “Pelakunya baru ditangkap, inisialnya saya belum tahu, belum ada laporan lengkap,” kata Irjen Pol Ronny Franky Sompie, Kepala Divisi Humas Polri di kantornya, Selasa (29/ 10) Berdasarkan keterangan dari Kapolda Lampung Brigadir Jenderal (Pol) Heru Winarko, kata Ronny, penyebar foto bugil Polwan itu bukan dari anggota Kepolisian. Namun, pelaku adalah bekas kekasih sang Polwan. “Tadi Kapoldanya ngomong, penyebar foto bugil bukan Polisi. Pelaku adalah mantan pacarnya,” ujar Ronny. Belum diketahui sejak kapan foto bugil itu diunggah di sosial media oleh pelaku. Pelaku kini ditahan oleh petugas Kepolisian Polda Lampung. Ronny menambahkan, dalam kasus ini polisi masih menganggap RS sebagai

korban. Sebab, foto bugil itu di luar persetujuannya. Hingga saat ini, RS masih berstatus sebagai polisi aktif di Polda Lampung.“Anggota itu kan tidak salah atas fotonya, ya jadi korban,” katanya. Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Lampung Brigjen Pol Heru Winarko mengatakan kepolisian akan menonaktifkan sementara sekretaris pribadi (Sespri) Kepala Polda yang diduga menampilkan foto bugil di jejaring sosial. “Ya jelas, sesuai prosedur, tapi kan baru tadi malam (ketahuan), masih diproses,” katanya di Depok, Selasa (28/10), ketika ditanya apakah Sespri Brigpol RS akan dinonaktifkan. Usai menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Polri di Markas Korps Brimob, Depok, Heru menjelaskan pula bahwa RK sudah lima tahun menjadi Sespri Kepala Polda Lampung. “Saya datang ia sudah jadi Sespri,” katanya. Menurut Heru, kasus tersebut langsung dilaporkan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polda Lampung. Sementara Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, polisi yang diduga berfoto tanpa busana dan menyebarkan fotonya melalui jejaring sosial tersebut telah diperiksa pada Selasa pagi.

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Kepolisian setempat tengah melakukan pemeriksaan untuk mengetahui keaslian foto-foto tanpa busana yang diunggah ke jejaring itu. “Ataukah fitnah atau foto asli, saya belum dapat hasil pemeriksaannya,” ucapnya. Sementara itu, saat koran Haluan Lampung menyambangi Polda Lampung, Sespi Brigpol RS sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polda Lampung. Namun, beberapa wartawan yang pencari keberadaan RS diperiksa diruang mana dia diperiksa, tidak diketahui. Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Budi Susanto yang mengatakan RS sedang menjalani pemeriksaan Propam Polda Lampung. “Saat ini Propam Polda Lampung sedang memeriksa RS untuk mengetahui kebenaran informasi yang diberitakan media massa,” kata Budi, saat ditemui di Mapolda Lampung, kemarin. Dia menambahkan, jika dalam pemeriksaan nanti ternyata foto RS terbukti benar beredar, tentu akan diberikan saksi tegas. “Kalau terbukti benar, sanksi tegas pasti akan diberikan terhadap RS,” pungkasnya. HL-05/ant

Waw!!!! Proyek Pelat Nomor Kendaraan Dimark-Up 1000 Persen Proyek TNKB pada 2011 Telan Anggaran Rp782 miliar.

Foto : Ilustrasi

Jakarta, HL-Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo Sastronegoro Bambang, menyatakan proyek pengadaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor alias pelat nomor digelembungkan seribu persen. Proyek tersebut, kata dia, sudah direkayasa oleh Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA), Budi Susanto, dibantu oleh Primer Koperasi Polri (Primkoppol). “Yang TNKB itu seribu persen (digelembungkan),” ujar Sukotjo usai bersaksi dalam sidang Budi Susanto, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (29/10) Sukotjo mengungkapkan, proyek TNKB pada 2011 itu menelan anggaran hingga Rp782 miliar.Menurut informasi, harga lembaran pelat alumunium alloy sebagai dasar pembuatan pelat nomor adalah Rp2.900, sesuai harga pasaran internasional. Tapi dalam proyek itu, pelat TNKB yang dibeli Primkoppol dan Korlantas dari PT CMMA menca-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

pai Rp31 ribu. “Yang mengatur Budi Susanto, pura-pura pakai nama Primkoppol. Yang terlibat lagi itu PT Pura,” katanya. PT Pura Agung Utama yang berbasis di Kudus, Jawa Tengah, juga disebut bermain dalam proyek pengadaan Surat Tanda Kendaraan Bermotor dan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor. Dalam persidangan Djoko Susilo, dua petinggi PT Pura mengaku pernah mengirim uang kepada Djoko Susilo, melalui mantan Bendahara Korlantas Polri, Kompol Legimo Pudjo Sumarto. Uang tersebut diduga terkait dengan pemenangan perusahaan itu dalam proyek BPKB dan STNK. Ketika dikonfirmasi, Budi Susanto membantah melakukan hal itu. Menurut dia, hal itu bisa dilacak dari data yang dimiliki oleh Pejabat Pembuat Komitmen proyek TNKB. “Silakan dilihat di catatan PPK-nya. Enggak ada itu,” tegas Budi. HL-05/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

9

Rabu, 30 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Oknum Brimob Pemilik Sabu Dituntut 8 Tahun Bui Udata Juga Diharuskan Bayar Denda Rp1 Miliar

Wiryanom (96) Warga Desa Papan Rejo, Kecamatan Abung Timur, Lampura,Korban Penembakan Prampok Sedang Menjalani Perawatan.(Foto : Heri Setiawan)

Rampok Bersenpi Tembak Wiryanom Kawanan Garong Masuk Rumah dengan Cara Mendobrak Dinding Aksi Kawanan perampok kembali hebohkan warga Kabupaten Lampung Utara. Kali ini yang menjadi korban, yakni Wiryanom (96) Warga Desa Papan Rejo, Kecamatan Abung Timur, Lampura, Selasa (29/10) sekitar pukul 03.00 WIB, dikediamannya. Akibatnya, korban mengalami luka tembak pada bagian dada kanan, hingga harus dirawat diruang intensif di RS Handayani Kotabumi. Menurut Suradal (33) anak korban ketika ditemui di Rs Handayani, menjelaskan peristiwa tersebut diketahui saat dirinya (Suradal) dan warga desa setempat sedang ronda malam terkejut mendengar letusan dari arah rumahnya .”Saya dan warga saat itu lagi ronda terdengar letusan besar yang mengejutkan kami, arah le-

tusan tersebut terdengar dari arah rumah saya,”Jelas Surandal saat di RS Handayani. Lanjutnya setelah dirinya menuju sumber suara terlihat pintu rumahnya terbuka dan motor honda Grand sudah diluar dan pada saat dirinya masuk melihat korban (bapaknya) terluka dan tanpa mengetahui apa yang sudah terjadi langsung membawa korban ke RS Handayani,”Saya tidak mengetahui apa yang terjadi namun menurut ketrangan Ali (17) ponakan yang saat itu dirumah bersama korban (bapak), menga-

Drs. H. Sjachroedin Z.P

takan ada lima pelaku yang sudah masuk rumah dan mencoba membawa kabur motor Grand dan Vixion, namun bapak dan Ali yang mengetahui kejadian tersebut menghalangi perapelaku naas salah seorang pelaku langsung menembak bapak. Tidak ada kerugian materi dalam kejadian itu, sebab para pelaku langsung melarikan diri mengunakan mobil,”pungkasnya. Sementara itu Dr jaga RSH ketika dikonfirmasi, dihadapan awak media menjelaskan bahwa korban mengalami luka tembak dibagian dada kanan nyaris tembus, dan kini korban menjalani oprasi guna mengeluarkan proyektil didalam dada korban yang masih bersarang,”Korban masih diriawat di RSH dan kini kondisi korban memperihatinkan karena paktor usia yang sudah tua seh-

ingga daya tahan tubuh korban berkurang,”Jelas Ajis diruang kerjanya. Terpisah Kapolres Lampura, AKBP Helmy Santika ketika s.i.k.dikonfirmasi dihadapan awak media membenarkan telah terjadi peristiwa perampokan tersebut. “tugas kami kepolisian tangkap tersangka Perampok masuk ke rumah dengan cara mendobrak dinding belakang,”ujar Kapolres.Dijelaskannya pelaku perampokan masuk ke dalam rumah ketika korban sedang tidur bersama cucu (Ali) dan menantunya Ayu (25). Setelah dinding belakang terbuka, pelaku perampok masuk dan menyecoba mengeluarkan motor yang berada didalam, korban akhirnya terbangun karena suara langkah yang takbiasa. Saat itu pula, korban berupaya

melawan orang tidak dikenalnya yang memakai sebo agar tidak bisa membawa kabur motor milik anak dan cucunya.” Ketika korban melawan, pelaku yang ada di dalam rumah korban memberitahu rekanya. Mendengar korban melawan, salah seorang pelaku lainnya ikut masuk ke dalam rumah korban. Akibat perlawanan itu, salah seorang dari perampok menembak korban.”Kata Helmy. Lanjut Kapolres korban yang sudah terluka kemudian ditinggal para pelaku karena terdengar keramayan warga, sehingga motor korban tidak dibawa kabur, “Kasus ini masih kami dalami dan kami akan memintai beberapa keterangan sehingga memudahkan pihaknya agar melakukan pengkapan,”ujar” Helmy. HL-05/HLD-18

Bandarlampung, HL-Udata (33), anggota Brimob Kompi 3 Batalion B Menggala, dituntut delapan tahun penjara. Pasalnya, Udata, warga Jalan Imam Bonjol, Gang Hanoman, Bandar Lampung, terbukti memiliki dan menyimpan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu sebanyak satu paket besar dengan berat 7,577 gram. Jaksa penuntut umum (JPU) Sukaptono menyatakan Udata terbukti memiliki sabusabu bersama Hendro Riswanto (dituntut sembilan tahun penjara). “Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Udata selama delapan tahun dengan dikurangi masa tahanan yang telah dijalani dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara,” ujar JPU Sukaptono dari Kejaksaan Tinggi Lampung, saat persidangan pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (29/10). Jaksa Sukaptono menjelaskan perkara itu bermula saat pada Selasa, 28 Mei 2013 sekitar pukul 15.30 WIB, Udata bertemu dengan Hendro di Brebes, Kampung Sawah, Tanjungkarang Timur.Lalu Hendro meminjam motor Udata dengan alasan akan diisi bensin. Setelah itu Hendro meminta Udata mengantarkan dirinya ke Hotel Jokio di Jalan Urip Sumohar-

PEMERINTAH DAERAH PROVINSI LAMPUNG DINAS KESEHATAN

jo. Kemudian Udata membonceng Hendro dengan motor Yamaha Mio menuju hotel tersebut. Sesampai di hotel, Hendro meminta Udata untuk menunggu dihalaman hotel, lalu Hendro mau masuk ke dalam hotel. “Pada saat Udata menunggu tersebut, Hendro ditangkap petugas kepolisian. Lalu polisi turut menggeledah motor Udata dan menemukan satu paket besar sabu-sabu seberat 7,577 gram,” kata JPU Sukaptono. Lebih jauh JPU Sukaptono menjelaskan terbongkarnya kasus tersebut bermula dari tertangkapnya Jauhari (disidangkan terpisah) saat menginap di Hotel Jokio karena kedapatan membawa satu butir pil ekstasi. Setelah diintrogasi, Jauhari mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Hendro. Jauhari saat itu juga menyatakan Hendro akan kembali lagi ke hotel tersebut. Tidak lama kemudian Hendro kembali menemui Jauhari dan saat itulah polisi menangkapnya. Kepada polisi Hendro menyatakan satu paket besar sabu-sabu seberat 7,577 gram adalah miliknya.Di hadapan ketua majelis hakim Nursiah Sianipar, JPU Sukaptono juga menyatakan berdasarkan hasil tes urine kepada Udata positif mengandung metamfetamina.HL-05

dr Hj. Reihana, M.Kes ADVETORIAL

Upaya Penanggulangan DBD Di Provinsi Lampung Demam berdarah (DB) adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk (Aedes aegypti atau Aedes albopictus). Virus dengue merupakan virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae.[ Penyakit demam berdarah ditemukan di daerah tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, terutama di musim hujan yang lembab. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan setiap tahunnya terdapat 50-100 juta kasus infeksi virus dengue di seluruh dunia. Penyebab utama penyakit demam berdarah adalah virus dengue, yang merupakan virus dari famili Flaviviridae. Terdapat 4 jenis virus dengue yang diketahui dapat menyebabkan penyakit demam berdarah. Keempat virus tersebut adalah DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Gejala demam berdarah baru muncul saat seseorang yang pernah terinfeksi oleh salah satu dari empat jenis virus dengue mengalami infeksi oleh jenis virus dengue yang berbeda. Sistem imun yang sudah terbentuk di dalam tubuh setelah infeksi pertama justru akan mengakibatkan kemunculan gejala penyakit yang lebih parah saat terinfeksi untuk ke dua kalinya. Seseorang dapat terinfeksi oleh sedikitnya dua jenis virus dengue selama masa hidup, namun jenis virus yang sama hanya dapat menginfeksi satu kali akibat adanya sistem imun tubuh yang terbentuk. Virus dengue dapat masuk ke tubuh manusia melalui gigitan vektor pembawanya, yaitu nyamuk dari genus Aedes seperti Aedes aegypti betina dan Aedes albopictus. Aedes aegypti adalah vektor yang paling banyak ditemukan menyebabkan penyakit ini.Nyamuk dapat membawa virus dengue setelah menghisap darah orang yang telah terinfeksi virus tersebut.Sesudah masa inkubasi virus di dalam nyamuk selama 8-10 hari, nyamuk yang terinfeksi dapat mentransmisikan virus dengue tersebut ke manusia sehat yang digigitnya.[ Nyamuk betina juga dapat menyebarkan virus dengue yang dibawanya ke keturunannya melalui telur (transovarial). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa monyet juga dapat terjangkit oleh virus dengue, serta dapat pula berperan sebagai sumber infeksi bagi monyet lainnya bila digigit oleh vektor nyamuk. ~Manifestasi Klinis Demam Dengue Demam berdarah menunjukkan gejala yang umumnya berbeda-beda tergantung usia pasien. Gejala yang umum terjadi pada bayi dan anak-anak adalah demam dan munculnya ruam. Sedangkan pada pasien usia remaja dan dewasa, gejala yang tampak adalah demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, nyeri pada sendi dan tulang, mual dan muntah, serta munculnya ruam pada kulit. Penurunan jumlah sel darah putih (leukopenia) dan penurunan keping darah atau trombosit (trombositopenia) juga seringkali dapat diobservasi pada pasien demam berdarah. Pada beberapa epidemi, pasien juga menunjukkan pendarahan yang meliputi mimisan, gusi berdarah, pendarahan saluran cerna, kencing berdarah (haematuria), dan pendarahan berat saat menstruasi ~Manifestasi Klinis Demam Berdarah Dengue Pasien yang menderita demam berdarah dengue (DBD) biasanya menunjukkan gejala seperti penderita demam berdarah klasik ditambah dengan empat gejala utama, yaitu demam tinggi, fenomena hemoragik atau pendarahan hebat, yang seringkali diikuti oleh pembesaran hati dan kegagalan sistem sirkulasi darah. Adanya kerusakan pembuluh darah, pembuluh limfa, pendarahan di bawah kulit yang membuat munculnya memar kebiruan, trombositopenia dan peningkatan jumlah sel darah merah juga sering ditemukan pada pasien DBD. Salah satu karakteristik untuk membedakan tingkat keparahan DBD sekaligus membedakannya dari demam berdarah klasik adalah adanya kebocoran plasma darah. Fase kritis DBD adalah seteah 2-7 hari demam tinggi, pasien mengalami penurunan suhu tubuh yang drastis. Pasien akan terus berkeringat, sulit tidur, dan mengalami penurunan tekanan darah. Bila terapi dengan elektrolit dilakukan dengan cepat dan tepat, pasien dapat sembuh dengan cepat setelah mengalami masa kritis. Namun bila tidak, DBD dapat mengakibatkan kematian. ~Sindrom Syok Dengue Sindrom syok adalah tingkat infeksi virus dengue yang terparah, di mana pasien akan mengalami sebagian besar atau seluruh gejala yang terjadi pada penderita demam berdarah klasik dan demam berdarah dengue disertai dengan kebocoran cairan di luar pembuluh darah, pendarahan parah, dan syok (mengakibatkan tekanan darah sangat rendah), biasanya setelah 2-7 hari demam. Tubuh yang dingin,

sulit tidur, dan sakit di bagian perut adalah tanda-tanda awal yang umum sebelum terjadinya syok. Sindrom syok terjadi biasanya pada anakanak (kadangkala terjadi pada orang dewasa) yang mengalami infeksi dengue untuk kedua kalinya. Hal ini umumnya sangat fatal dan dapat berakibat pada kematian, terutama pada anak-anak, bila tidak ditangani dengan tepat dan cepat. Durasi syok itu sendiri sangat cepat. Pasien dapat meninggal pada kurun waktu 12-24 jam setelah syok terjadi atau dapat sembuh dengan cepat bila usaha terapi untuk mengembalikan cairan tubuh dilakukan dengan tepat. Dalam waktu 2-3 hari, pasien yang telah berhasil melewati masa syok akan sembuh, ditandai dengan tingkat pengeluaran urin yang sesuai dan kembalinya nafsu makan. ~Diagnosis Penyakit demam berdarah didiagnosis dengan melihat gejala yang muncul, seperti demam tinggi dan munculnya ruam..Namun, karena gejala penyakit demam berdarah kadangkala sulit dibedakan dengan penyakit malaria, leptospirosis, maupun demam tifoid maka biasanya pekerja medis atau dokter akan terlebih dahulu mengecek sejarah kesehatan dan perjalanan pasien untuk mencari informasi kemungkinan pasien tergigit nyamuk. Selain itu untuk mendapatkan ketepatan diagnosis yang lebih tinggi umumnya dilakukan berbagai uji laboratorium. ~Pencegahan Hingga kini, belum ada vaksin atau obat antivirus bagi penyakit ini. Tindakan paling efektif untuk menekan epidemi demam berdarah adalah dengan mengontrol keberadaan dan sedapat mungkin menghindari vektor nyamuk pembawa virus dengue. Pengendalian nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat, yaitu ~Lingkungan Pencegahan demam berdarah dapat dilakukan dengan mengendalikan vektor nyamuk, antara lain dengan menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali seminggu, mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali, menutup dengan rapat tempat penampungan air, mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah, dan perbaikan desain rumah.[1] ~Biologis Secara biologis, vektor nyamuk pembawa virus dengue dapat dikontrol dengan menggunakan ikan pemakan jentik dan bakteri

~Kimiawi

Pengasapan (fogging) dapat membunuh nyamuk dewasa, sedangkan pemberian bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air dapat membunuh jentik-jentik nyamuk. Selain itu dapat juga digunakan larvasida. Selain itu oleh karena nyamuk Aedes aktif di siang hari beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah menggunakan senyawa anti nyamuk yang mengandung DEET, pikaridin, atau minyak lemon eucalyptus, serta gunakan pakaian tertutup untuk dapat melindungi tubuh dari gigitan nyamuk bila sedang beraktivitas di luar rumah. Selain itu, segeralah berobat bila muncul gejala-gejala penyakit demam berdarah sebelum berkembang menjadi semakin parah.

Dari Grafik diatas menunjukkan rerata jumlah penderita DBD di Provinsi Lampung (dipantau dalam 5 tahun terakhir) menunjukkan bahwa puncak kasus DBD terjadi pada bulan Januari dan terendah pada bulan September, Kasus akan mulai naik kembali di bulan Oktober.

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Grafik diatas menunjukkan tren Kasus per 100.000 penduduk ( Insidens Rate : angka Kejadian) dimana kita mengenal siklus 5 tahunan untuk DBD yaitu terjadinya lonjakan kasus setiap 5 tahun sekali, namun demikian kita harus tetap waspada walaupun tahun 2013 ini bukan merupakan puncak 5 tahunan. (RH)

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

Email : haluanlampung@gmail.com


OLAHRAGA

10

Rabu, 30 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 pada lanjutan Premier League, Minggu (22/10). Sementara itu, Arsenal menundukkan Crystal Palace dua gol tanpa balas di Stadion Selhurst Park, satu hari sebelumnya. “Kami akan memberikan pertandingan yang orang mau s a k s i k a n di pertandingan pada Selasa nanti. Tetapi, jika mereka menginginkan pertandingan besar, kami tidak dapat memberikannya. Jika mereka juga menginginkan para pemain yang berlaga pada Minggu (melawan City), kami tidak dapat memberikannya,” ujar Mourinho

seperti dilansir Skysports. Mourinho mengungkapkan, d e n g a n adanya masalah jadwal mepet itu, Chelsea k e m u n g k i n a n bakal menurunkan pemainpemain muda. Namun, ia memastikan The Blues akan tetap tampil maksimal pada laga tersebut. Sedangkan, jika mereka menginginkan Arsenal memenangi trofi, itu (jadwal) adalah b a n t u a n , sebab apabila mereka (FA) ingin laga besar di antara dua klub London. FA seharusnya menempatkan j a d w a l pertandingan pada Rabu bukan Selasa. “Ini bukan rencana (utama) karena kami harus menghormati

fans juga. K a m i sudah mendiskusikan di klub. Tetapi kami harus melindungi pemain-pemain kami. Kami akan mencoba untuk menjalani pertandingan sebaik m u n g k i n dan melakukannya sebaik yang kami bisa,” kata Mourinho. Ketika ditanya apakah jadwal yang dinilai lebih menguntungkan Arsenal itu dipengaruhi dengan perseteruan masa lalunya dengan Wenger, Mourinho menegaskan. “Kami tidak ada masalah. Kecuali jika Anda mengatakan pada saya bahwa dia (Wenger) memang memiliki pengaruh dalam hal ini,” ujarnya. HL-06/nt

Martino: Wasit Mungkin Buat Kesalahan di El Clasico Sport, HL- Pelatih Barcelona Gerardo “Tata” Martino mengatakan, wasit Alberto Undiano mungkin melakukan kesalahan pada El Clasico di Camp Nou, 26 Oktober 2013. Ia pun menilai sahsah saja jika Real Madrid mengeluhkan hal itu. Laga itu berakhir 2-1 untuk Barcelona. Sementara gol tuan rumah dicetak Neymar (19) dan Alexis Sanchez (78), gol Madrid dicetak Jese RoTata Martino driguez (90+1). Pada menit ke-71, Ronaldo terjatuh di kotak penalti ketika dikawal Javier Mascherano. Namun, Undiano tak memberikan penalti untuk Madrid. Setelah laga, sejumlah penggawa Madrid mempertanyakan keputusan tersebut. “Mungkin ada kesalahan dari wasit. Namun, sebuah pertandingan dimainkan dan kami harus berkonsentrasi pada itu. Barcelona lebih baik pada babak pertama. Madrid lebih baik pada 25 menit pertama babak kedua dan kemudian, pada akhir laga pertandingan berjalan seimbang. Tak masalah mereka mengatakan bahwa wasit melakukan kesalahan jika mereka berpikir begitu,” ujar Martino. HL - 06/nt

RD Panggil Yandi Sofyan ke Timnas U-23 Sport, HL- Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Rahmad D a r m a w a n , akan memanggil Yandi Sofyan Munawar untuk bergabung dalam pemusatan latihan untuk persiapan SEA Games 2013 di Myanmar. RD (panggilan R a h m a d Darmawan) membutuhkan satu pemain lagi yang berposisi sebagai striker. Yandi dinilai sang pelatih cocok untuk bersaing dengan para striker lain yang sudah ada. “Akan ada penambahan pemain. Yandi Sofyan akan kami panggil,” ujar RD k e p a d a wartawan, Senin (28/10). Sebelumnya, RD memastikan ada beberapa pemain yang dicoret dari timnas Indonesia U-23. Nantinya, RD akan melakukan pemusatan lati-

Rahmad Darmawan

han dengan jumlah 26 pemain, termasuk Yandi. “Selanjutnya, 26 pemain itu akan melakukan pemusatan latihan lanjutan. Untuk ‘entry by name’, kami akan

memasukkan 30 pemain. Empat nama lainnya akan diambil dari pemain yang dilepas,” tambah RD. Dalam waktu dekat, timnas Indonesia U-23 akan melakukan

laga uji coba melawan Timor Leste, yang rencananya digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (30/10). HL-06/nt

Yaya Toure Bahas Rasisme dengan FIFA Sport, HL - Yaya Toure telah bertemu dengan ketua komisi anti-rasisme FIFA, Jeffrey Webb, membahas pelecehan rasial yang diduga dilakukan suporter CSKA Moskwa terhadap dirinya pada pertandingan Liga Champions, di Luzhniki Stadium, 23 Oktober 2013. Diskusi Toure dan Webb berlangsung dengan baik dan akan ada tindak lanjut. Webb juga telah bertemu direktur eksekutif badan anti-diskriminasi

Eropa, FARE (Football Against Racism in Europe), di London, Sabtu (26/10), untuk membicarakan insiden tersebut. UEFA juga tengah menyelidiki kenapa wasit pemimpin laga itu, yaitu Ovidiu Hategan, tidak menggunakan haknya menghentikan pertandingan ketika terjadi pelecehan rasial, sesuai prosedur baru. Sementara itu, Direktur Umum CSKA Moskwa Roman Babaev membantah bahwa suporter timnya melakukan pelecehan rasial ter-

hadap Toure. “Inggris terus-menerus mencoba untuk menemukan alasan untuk keburukan sepak bola Rusia. Saya membaca pemberitaan utama di Inggris dan mereka mengangkatnya secara nyata. Mereka menulis bahwa para penggemar mengejek hampir seluruh pemain berkulit hitam. Dan banyak wartawan kemungkinan tidak menyaksikan pertandingan,” kata direktur umum CSKA Roman Babaev. HL-06/nt

Moyes Pertimbangkan Lepas Zaha Sport, HL- P e l a t i h M a n c h e s t e r United David Moyes mengaku kesulitan member Wilfried Zaha (20) jam terbang. Ia pun mempertimbangkan melepas Zaha dalam status pinjam pada Januari 2014. “Kami harus memastikan ia mendapatkan jam terbang. Sayangnya, kami belum memberikan itu kepada Zaha. Jika hal itu tak berubah hingga J a n u a r i , kami akan mempert i m b a ngkan (ke m u n g k i n a n m eminjamk a n n y a ) . Saya

mengatakan kepadanya bahwa kami akan berusaha memberinya jatah bermain, tetapi di sektor sayap, kami punya Nani, Antonio Valencia, Ashley Yo u n g , A d n a n J a n u z a j , dan Shinji Kagawa,” ujar Moyes. Zaha direkrut MU dari Crystal Palace pada Januari 2013. Zaha kemudian b e r m a i n sebagai dalam status pinjam di Palace dan kembali ke MU pada Mei 2013. Sepanjang musim ini, ia sama sekali belum bermain d i P r e m ier League. K a m i k u a t di

sektor itu seperti di sektor lainnya. Bukan karena Wilf melakukan kesalahan, tetapi karena ada k o m p e t i s i (untuk mendapatkan jatah bermain) yang besar di sini. Ia masuk rencana saya dan selalu saya pikirkan. Kami tak ingin memasukkannya terlalu cepat. Saya telah mengatakan saya akan mempertimbangkannya pada Januari 2014 karena saya ingin ia berada di sini selama enam bulan untuk melihat bagaimana kami bekerja,” tutur Moyes. HL-06/nt

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


SAMBUNGAN

11

Rabu, 30 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Pedrosa Sesalkan Performanya di Paruh Kedua Musim

Pembalap Honda Repsol Dani Pedrosa sudah keluar dari persaingan perebutan titel juara dunia 2013. Pedrosa menyesalkan dengan performanya di paruh kedua musim. Persaingan perebutan gelar juara dunia kini tinggal menjadi milik Marc Marquez atau Jorge Lorenzo. Si kampiun akan ditentukan dalam seri pamungkas yang akan digelar di Valencia dua pekan lagi. Pedrosa sendiri terlihat tidak kuasa melawan Marquez dan Lorenzo pada delapan balapan di paruh kedua musim. Pembalap Spanyol ini cuma mengoleksi satu kemenangan yang direbutnya di Malaysia atau yang ketiga di musim ini. Sementara itu, Marquez di paruh kedua musim ini meraih tiga kemenangan atau enam secara keseluruhan sedangkan Lorenzo di paruh kedua musim ini meraih empat kemenangan atau tujuh secara total. "Kali ini aku tampil bagus di paruh pertama musim tapi di paruh kedua tidak begitu bagus dan aku tidak bisa lebih kuat lagi untuk bersaing di paruh kedua kompetisi," nilai Pedrosa kepada wartawan. "Semua yang bisa aku lakukan sekarang adalah mencoba untuk terus melangkah ke depan," imbuh dia. Pedrosa mengalami nasib sial yang tidak bisa dipungkiri membuat asa juaranya mengecil, yaitu saat retired di Aragon akibat bersinggungan dengan Marquez dan absen di Jerman. "Itu bukan masalah. Di dalam sebuah kompetisi Anda pasti memiliki saat-saat di atas dan di bawah dan bahkan hal-hal yang kecil bisa menentukan poin," lanjut Pedrosa. "Pada akhirnya Anda harus memaksimalkan momenmomen terbesar Anda dan meminimalkan momen-momen terburuk Anda," simpul tiga kali runner-up itu.

Siap ...

sambungan hal - 1

dengan tempat hiburan malam. Keributan juga terjadi antara sekelompok personel Brimob Mabes Polri dengan sekelompok personel TNI AD di tempat karaoke Depok Town Square pada Sabtu (19/10) dini hari. Tiga orang dari kedua kelompok mengalami luka akibat pertikaian tersebut. Terkait dengan peristiwa pembunuhan terhadap Brigadir Syarif di Pasar Minggu lusa lalu, Rum mengatakan bila peristiwa tersebut sepenuhnya ditangani Polda Metro Jaya. Namun, di lain sisi Brimob pun menurunkan Propam di satuannya guna menelusuri penyebab peristiwa terjadi. “Karena menurut saya, hal tersebut tidak mungkin terjadi. Ketika terjadi itu ada apa? Sedang apa dia di Pasar Minggu? Apa ada masalah atau tidak?” ujarnya. Rum menjamin, pihaknya akan menahan diri terkait peristiwa yang menimpa Almarhum Syarif. “Brimob semuanya terkendali,” kata Rum. Siap, Jenderal! HL-02

Dani Pedrosa

Milan Diminta Jangan Jual Balotelli Sport, HL - Agen Mario Balotelli, Mino Raiola, melontarkan pernyataan yang membuat masa depan striker 22 tahun itu di AC Milan dispekulasikan. Rosoneri diminta tak menjual Balotelli. Setelah mengungkapkan peluang bahwa Balotelli tak akan mengakhiri karier di Italia pekan lalu, Raiola kembali membuat pernyataan mengejutkan. Dia menyebutkan kans bahwa Balotelli untuk kembali bereuni dengan Jose Mourinho di Chelsea. Sebelumnya, Balotelli dan Mourinho pernah bekerja sama di Inter Milan. Kala itu, keduanya mampu membawa sukses besar dengan mengantarkan Inter meraih treble di musim 2009/2010. Meski keduanya telah lama pisah sejak Balotelli hijrah ke Manchester City di awal musim 2010/ 2011, Raiola menyebutkan keduanya masih berhubungan baik. Oleh karena itu, dia

membuka peluang Balotelli untuk bereuni dengan Mourinho di Chelsea. Menanggapi spekulasi itu, eks pemain Milan Demetrio Albertini meminta klub asal kota mode itu agar tak membiarkan Balotelli pergi. "Kalau saya direktur Milan yang merekrutnya, maka saya akan menggengamnya dengan kuat. Saya tak akan menjualnya," kata Albertini seperti kepada Uno Mattina yang dilansir Football Italia. "Mario merupakan sebuah kepribadian. Dia merupakan talenta yang hebat, tapi dia mengisi halaman depan sebab hal-hal yang negatif." "Balotelli hanya hanya butuh di diberi waktu untuk sendiri, dan dia perlu untuk belajar untuk percaya hanya orang-orang itu yang mencintainya," ungkapnya. HL-Net

Astaga ... Sespri Polda Lampung. “Sudah lima tahun. Jadi, saya datang (menjabat Kapolda) sudah jadi Sespri,” jawab Heru. Ditangkap Polisi kemudian bergerak cepat untuk m e n y e l i d i k i kasus ini. Hasilnya, polisi berhasil m e n g i d e n t i f i k a s i dan menangkap pelaku yang mengunggah foto yang diduga Brigpol RK tersebut.

sambungan hal - 1 Pelaku tak lain adalah mantan pacarnya sendiri yang merupakan warga sipil biasa. “Sudah diketahui yang upload, mantan pacarnya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Ronny F Sompie, di Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, polisi pun kemudian mengejar pelaku.

KPK ... Talang Semut, TPS 20 Kelurahan Talang Aman, serta TPS 3 dan TPS 13 Kelurahan Suka Jaya. Dengan demikian, MK menyatakan, pasangan Romi-Harno jadi pemenang d e n g a n 316.919 suara. Sedangkan Sarimuda-Nelly mendapat 316.896 suara. B e r b e d a dengan keputusan KPU sebelumnya, yakni Romi-H a r n o mendapat 316.915 suara, Sarimuda-Nelly 316.923 suara Adakah s e s u a t u yang janggal dalam putusan itu? Salah satu anggota kuasa

sambungan hal - 1 hukum Sarimuda-Nelly, Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan dugaan itu. Terutama dalam proses penghitungan ulang. Menurut Yusril, hakim MK yang dipimpin Akil meminta agar kotak suara dibawa dari Palembang. Awalnya, kubu Yusril menolak, karena tak ada yang bisa menjamin keasliannya setelah diobokobok saat P i l k a d a lalu. “Sudah hampir 1,5 bulan lalu. Siapa yang jamin itu masih utuh,” kata Y u s r i l saat berbincang dengan detik-

com, Selasa (29/10/2013). Setibanya di Jakarta, kotak suara itu rupanya tidak dihitung secara bersama-sama di persidangan. Tak ada saksi atau berita acara perhitungan u l a n g . Tiba-tiba, hasilnya diumumkan saat putusan. “MK sudah menghitung sendiri. Di mana ngitungnya, kapan dan sama siapa nggak jelas. Nggak benar caranya,” tanya advokat senior ini. Belakangan, pasangan penggugat d i n y a t a k a n menang berdasarkan peng-

hitungan ulang MK. Klien Yusril pun kalah. Padahal, bila dihitung kembali, angka yang dibuat oleh MK tidak sesuai dengan jumlah pemilih. “M i s a l n y a yang milih 1.000 orang, kalau pakai hitungan MK, yang milih jadi 1.020. Mereka langsung mutus aja. Prinsip dasar dalam peradilan, alat bukti harus dibuka di sidang, dan dipanggil para pihak itu tak ada,” paparnya usril sempat berusaha mengajukan gugatan ulang

Batik ... Pendidikan Lampung ini,” seru Ikhwanuddin, selaku koordinator aksi saat menyampaikan orasinya. Dikatakan Ikhwan, Disdik Lampung sudah bertindak sewenang-w e n a n g dalam mengambil kebijakan dan program. Hal ini, kata dia, dibuktikan oleh hasil investigasi tim BATIK yang menemukan a d a n y a dugaan mark-up anggaran dalam k e g i a t a n yang menggunakan APBD P r o v i n s i Lampung Tahun Anggaran 2013 itu. B e r k a i t a n dengan persoalan ini, Ikhwan meng-

“Baru d i t a n g k a p ,” kata Ronny. Terkait motif, Ronny menduga pelaku nekat mengunggah foto mantan kekasihnya itu karena persoalan pribadi. Tak lain dan tak bukan karena hubungan asmaranya dengan polwan cantik itu tidak berakhir dengan baik. “Motifnya kan s u d a h b i s a diperkirakan, ya sakit hati,” ujarnya. HL-02

ke MK terkait salah hitung tadi, namun ditolak. Akhirnya kubu Sarimuda pun pasrah. Kejanggalan lainnya adalah sebelum putusan dibacakan, kubu lawan sudah menggelar perayaan. “Ini hampir sama dengan kasus di Tual,” imbuhnya. Apakah ada aroma suap di balik putusan ini? Yusril mengaku tidak tahu. Sebab tak ada yang pernah memintanya secara langsung. “Tapi kalau ke Pak Sarimuda, bisa saja, saya tidak tahu,” tegasnya. HL-02/dtk

sambungan hal - 1 harapkan kepada aparat penegak hukum mengambil langkah tegas d a l a m menyelesaikan persoalan hukum di Disdik Lampung. Gerak cepat aparat penegak hukum, kata Ikhwan, sangat ditunggu masyarakat agar dugaan k o r u p s i dalam proyek tersebut bisa menemukan titik terang. “Sejumlah indikasi adanya p e n y i m p a n g a n dalam proyek berbenderol 2 Miliar lebih tersebut sudah sangat gamblang. Salah satunya, harga trainer set berbahan baku barang bekas yang harganya mencapai Rp16 jutaan

per unit,” bebernya. Dia beranggapan, jika dilihat dari fisiknya, kondisi motor TS tidak sebanding dengan anggaran yang dikucurkan. “Kalau dilihat dari fisiknya tidak mungkin harganya sampai lima jutaan,” sergahnya. Untuk itu, Ikhwan kembali mendesak aparat penegak hukum dalam hal ini Kejati segera memeriksa dugaan mark up dalam proyek dimaksud. Selain itu, Ikhwan juga meminta agar Gubernur Lampung Sjachroedin ZP segera mengevaluasi kinerja satuan kerja di Disdik

Lampung. Bahkan, bila perlu Gubernur mencopot Kepala Disdik Lampung yang dinilai tak becus dalam menjalankan amanah. “Kami juga meminta kepada Kejati L a m p u n g agar segera menangkap dan memenjarakan oknum yang melakukan mark-up a n g g a r a n dalam kegiatan pengadaan Trainer Set di Disdik, dan memeriksa pihak CV Duta Bersaudara selaku penyedia jasa,” pungkasnya. Saat aksi di depan Kejati, para pendemo akhirnya diterima Kabag TU Kejati, Rudy Hartono. Kejati, menu-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

rut Rudy, akan segera menindaklanjuti persoalan ini secara serius. “Ya ini positif, ini adalah salaa satu peran masyarakat sebagai alat kontrol penyelenggara negara. Permasalahan ini akan diserahkan kepada yang berwenang di bagian intelejen dan koordinasi dengan seksi tindak pidana khusus. S e l a n j u t n y a , terserah pimpinan, disposisinya, apakah akan dilakukan pengumpulan data atas pengaduan dari masyarakat tersebut atau lainnya. Tapi, yang pasti akan ditindaklanjuti,” tandasnya. HL-07

KPKAD ...

sambungan hal - 1

Gindha, Selasa (29/10) melalui sambungan telepon. Dikatakan Gindha, BPN seharusnya tak masuk dalam peta konflik dalam masalah penyerobotan lahan fasum/fasos tersebut. Sebagai lembaga yang menangani legalitas pertanahan, BPN harusnya bisa memberikan keputusan sendiri tanpa adanya intervensi pihak lain. Terlebih dalam site plan awal, kata Gindha, lahan tersebut merupakan fasum/fasos milik perumahan. “Kan mereka sudah tahu kalau lahan itu fasum/ fasos, kenapa tidak langsung mengambil sikap. Kalau seperti ini kan bisa menimbulkan kecurigaan, ada apa dengan BPN yang masih menahan sertifikat tersebut,” tukas Gindha. Lebih jauh Gindha berharap agar semua pihak bisa menyelesaikan permasalahan fasum/fasos secepatnya. Agar, lanjutnya, jangan sampai banyak pihak yang dirugikan akibat persoalan tersebut. Utamanya, warga dan pihak pembeli tanah yang merasa ditipu oleh pihak pengembang awal yang telah menjual lahan fasum/fasos tersebut. Gindha juga mendesak agar DPRD setempat segera merubah rekomendasi yang dianggap tidak berpihak kepada warga setempat. Pasalnya, DPRD merekomendasikan kepada dinas terkait untuk merubah site plan awal perumahan itu. “Dewan ini kan wakil rakyat. Kok bukan membela rakyat, tapi malah seakan berpihak pada pengusaha yang jelas-jelas menyalahi aturan,” pungkasnya. **Panggil Pengembang Terpisah, kata Kasi Hak Tanah BPN Bandarlampung, Badaruddin Umar memastikan pihaknya akan segera mengambil keputusan setelah terlebih dahulu memanggil Acil selaku pihak pemohon sertifikat. Kemungkinan, kata dia, setelah bertemu dengan Acil selaku pengembang Perumahan Griya Sukarame itu, pihaknya baru bisa memutuskan untuk membatalkan ke-7 sertifikat tersebut. “Besok (hari ini,red) kita akan undang Acil melalui Lurah setempat. Karena kita sendiri tidak tahu dimana alamat Acil itu. Jadi kita panggil dulu lurahnya,” kata Badaruddin Umar. Badaruddin memastikan, pemanggilan kepada Acil ini sangat diperlukan lantaran Acil merupakan pemohon ke-7 sertifikat tersebut. “Besok kita buatkan suratnya (pemanggilan,red). Karena kita tidak ingin masyarakat berfikir yang tidak-tidak terhadap BPN. Intinya kita akan mengambil sikap sesuai dengan fakta yang ada,” pungkasnya. Sebelumnya BPN berjanji jika dalam satu pekan mendatang, pihak terkait tidak mampu menyelesaikan sengketa lahan fasum/fasos, BPN akan membatalkan ke-7 sertifikat yang telah diterbitkan sebelumnya. “Kami sudah lama menunggu penyelesaian permasalahan ini, tapi seperti tidak juga ada penyelesaiannya. Dan kalau sampai satu minggu kedepan memang tidak juga ada penyelesaiannya, terpaksa kami membatalkan tujuh sertifikat itu. Karena tidak ingin terlibat konflik ini,” kata Kasi Hak Tanah BPN Bandarlampung, Badaruddin Umar, Kamis (24/ 10), di ruang kerjanya. Badaruddin memastikan, pihaknya masih menahan sertifikat tersebut hingga konflik lahan fasum/fasos bisa diselesaikan oleh pemkot. Saat ini pun, kata dia, pemkot sudah memblokir penerbitan sertifikat itu. “Kan kasihan orang-orang yang sudah membeli tanah di lahan fasum/fasos. Selain merasa dirugikan mereka jelas menuntut kepastian hukum terkait status lahan yang sudah mereka beli dari Acil itu,” sergahnya. Badaruddin mengakui BPN benar-benar merasa kecolongan dalam penerbitan sertifikat dilahan sengketa itu. Bahkan, BPN merasa dikelabui oleh Acil selaku pemohon sertifikat. Pasalnya, saat mengajukan permohonan pembuatan sertifikat Acil melampirkan site plan Griya Sukarame yang palsu kepada BPN. “Kami tidak sembarangan menerbitkan sertifikat. Dasar kami menerbitkan sertifikat kan dari site plan yang diajukan. Setelah itu baru kami menerbitkan gambar. Nah, kalau kami tahu itu adalah lahan untuk fasum/fasos, kami tidak akan mau menerbitkan sertifikat itu,” jelasnya. HL-07

Lelang ...

sambungan hal - 1

pembelajaran, termasuk pembayaran pajak, packing dan ongkos kirim,” ujar Tauhidi dalam surat tersebut. Tauhidi menyayangkan pemberitaan SKH Haluan Lampung yang selalu memuat berita pengadaan MLTS karena cenderung membangun opini negatif terhadap Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. Apalagi mengaitkan dengan dirinya sebagaimana dikatakan sumber di Kejati yang menyebutkan bahwa Tauhidi masih memiliki hubungan kerabat dengan Petinggi di Kejaksaan Agung. “Saya merasa keberatan dengan nama saya disebut-sebut dalam pemberitaan di Haluan Lampung. Itu kan masalah pribadi saya, jangan kait-kaitkan dengan urusan kedinasan,” tegas Tauhidi. HL-02/03

Proyek ...

sambungan hal - 1

menemukan pekerjaan pembangunan jalan yang dikerjakan oleh dua perusahaan rekanan. Setelah ditelusuri pekerjaan itu digagas oleh Pemkab Lambar. Lantaran pembangunan tersebut tidak berdasar hukum dan sudah melampau batas khususnya masuk ke hutan lindung maka KPHL menghentikannya. “Kami lakukan penghentian didasari aturan-aturan yang ada, dan itu tugas kami, “tegas Suratman. Pada pekan lalu, ada sekelompok warga mendatangi Pemkab Lambar menyampaikan aspirasi tentang keberatan penghentian pembangunan jalan yang rencananya melintasi Batu Brak-Pekon Tugu Ratu-Rowo Rejo-Suoh dan bisa ke Kota Agung. Menurut mereka, telah lama berharap supaya di daerah tersebut ada jalan yang layak. Namun baru saja pelaksanaanya sudah dihentikan oleh Pemkab Tanggamus dengan alasan masuk hutan lindung. “Kami minta kepada masyarakat disana agar tenang, jangan terprovokasi dan menanti keluarnya aturan yang membolehkan pembangunan jalan di dalam hutan lindung. Nanti pun bagi masyarakat akan dicarikan solusi yang tepat. Sebab tidak mungkin melakukan pembangunan seandainya itu melanggar aturan, saya sendiri benar tidak mengetahui akan pasti maksud dan tujuan pembangunan jalan yang dilakukan oleh Pemkab Lambar tersebut, apakah mungkinan hanya kesalahan saja, “ujar Suratman. HLD-17

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


Http://www.haluanlampung.com

Rabu, 30 Oktober 2013

Membangun Semangat Baru

Lambar Fokus Kembangkan Kedelai Pencanangannya Dipilih Pekon Tanjung Raya Mukhlis Lanjutkan Instruksi Megawati

Lamsel Lumbung Ternak Pemkab Kembangkan Sektor Peternakan Kotoran Ternak Tunjang Pertanian Kalianda, HL-Pemda Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) terus meningkatkan pengembangan sektor peternakan untuk menjadikan lumbung ternak nasional khususnya ternak sapi peranakan ongole. “Sektor peternakan tidak lagi dianggap sub sektor pinggiran melainkan akan menjadi sektor unggulan dan sektor peternakan juga telah terbukti memiliki ketangguhan dalam menghadapi situasi krisis,” kata Bupati Lamsel, Rycko Menoza, Selasa (29/10). Ia menilai, produksi usaha peternakan, seperti sapi, diibaratkan sebagai penghasil emas yang tidak ternilai harganya seperti “emas merah” berupa daging, emas putih berupa susu yang kaya protein bagi tubuh serta emas hitam, berupa kotoran yang berguna untuk pupuk dan bahan energi alternatif biogas untuk mengurangi pencemaran lingkungan. “Kotoran ternak juga dapat menunjang sektor pertanian yang berkelanjutan dalam bentuk pupuk kandang (pupuk organik) yang memegang peranan yang sangat penting karena sangat ber-

guna untuk memperbaiki struktur tanah pertanian.Kemudain, sektor peternakan memberi indikasi bahwa komoditas ini yang sangat prospektif untuk dikembangkan serta menjadi potensi sumber pertumbuhan baru dalam pembangunan pertanian. “Sektor peternakan ke depan dapat menjadi sektor tersendiri yang sejajar dengan sektor-sektor yang lain,” ujarnya. Ia mengharapkan, ke depannya Lampung Selatan dapat menjadi salah satu lumbung ternak di Lampung bahkan nasional. Hal ini, kata dia akan terwujud dengan didukung mengembangkan sistem pembibitan yang baik dan terus menjaga populasi sapi betina produktif agar dari tahun ke tahun akan semakin meningkat.Selain itu semua pihak juga ikut mendukung kelanjutan pembangunan sektor ini melalui peningkatan usaha diversivikasi, intensifikasi dan ekstensifikasi ternak yang tentunya juga harus didukung dengan pengembangan serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi peternakan. HL-03/ant

c m y k

100 Kilogram Babi Dibakar Petugas Patroli Temukan Babi Hutan Ilegal Tidak Penuhi Syarat Dekomentasi PEMERINTAH Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mulai konsen mengembangkan budidaya tanaman Kedelai di kabupaten setempat. Hal itu dibuktikan Bupati Lambar, Mukhlis Basri bersama Kadis Pertanian, Noviardi Kuswan dan sejumlah pejabat pemkab setempat melakukan pencanangan penamanan kedelai di Pekon Tanjungraya, Kecamatan Sukau, Selasa (29/10). Acara nugal kedelai perdana yang diikuti sekitar 300 petani

tersebut Mukhlis Basri mengatakan, upaya pengembangan budi daya kedelai adalah untuk bisa memenuhi kebutuhan produksi kedelai khususnya untuk Kabupaten Lambar. Selain itu, lanjut dia, langkah tersebut juga merupakan upaya untuk mensiasati kerap anjloknya harga sayur mayur seperti

tomat, wortel dan sayuran lainnya yang menjadi komoditi petani setempat. Bahkan, Mukhlis menyatakan, langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut dari intruksi Ketua Umum (Ketum) DPP PDIP, Megawati Sukarnoputri kepada kepala daerah dari PDIP untuk konsen mengembangkan kedelai guna menekan angka ekspor kedelai yang merupakan bahan baku utama pembuatan tahu dan tempe. “Tanah kita ini subur, batang

singkong dibuang saja bisa tumbuh, tetapi kondisi kita saat ini harus impor kedelai. Jadi, instruksi Ketua DPP PDIP menanam kedelai dikembangkan di Lambar,” ujarnya. Menurut dia, produk olahan kedelai saat ini merupakan kebutuhan utama mayoritas masyarakat, karena hampir seluruh warga telah ketergantungan dengan tahu dan tempe, sehingga harus menjadi konsen untuk bisa memenuhi kebutuhan kedelai.

“Saya lebih baik makan tempe ketimbang ayam putih, tapi kalau kedelai mahal kita juga yang terkena dampaknya,” imbuhnya. Bahkan, Mukhlis menyatakan, bahwa wilayah Lambar cocok untuk dikembangkan tanaman Kedelai. “Tahun 1977 lalu, saya menanam Kedelai di Lambar dan hasilnya cukup bagus. Satu hektare bisa mendapat 1 ton hanya sampingan, dan tinggi batangnya mencapai 1 meter,” pungkas dia. HL-03/HLD-12

Bandarlampung, HL-Balai Karantina Kelas I Bandarlampung memusnahkan 100 kilogram daging babi hutan ilegal yang diduga akan diperdagangkan di Pulau Jawa. Pemusnahan daging babi dilakukan di Instalasi Karantina Pertanian Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Selasa (29/10). Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung, Bambang Erman mengatakan, daging tersebut tidak memenuhi syarat dokumentasi perizinan dan standar suhu pengemasan yang ditentukan. Idealnya, daging tersebut dikemas dalam suhu 8 derajat sampai mi-

nus 20 derajat.“Daging itu ditemukan petugas patroli gabungan di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lamsel pada Juli lalu, daging ini dititipkan melalui bus angkutan dari Sumatera Selatan menuju Pulau Jawa,” kata Bambang. Di-

tambahkannya, saat penangkapan, tak ada satu pun penumpang yang mengakui sebagai pemiliknya. Pemusnahan daging babi ilegal dengan cara dibakar secara simbolik itu disaksikan unsur Adpel Bakauheni, ASDP, Dinas Peternakan Provinsi Lampung, Dinas Peternakan Kabupaten Lamsel, Balai Veteriner Lampung dan kepolisian. HL-03/net

c m y k

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Email : haluanlampung@gmail.com

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891


Haluan Lampung, Rabu 30 Oktober 2013  

Haluan Lampung, Rabu 30 Oktober 2013

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you