Issuu on Google+

Kamis, 19 September 2013

Edisi-013/ Thn-1 Harga Eceran : Rp.3.000,-

Membangun Semangat Baru

c m y k

Krakatau International Festival 2014

. .

Pemkab Lamsel Gandeng Republik Seychelles Gunung Anak Krakatau ‘Ikon’ Dunia

Kalianda, HL-Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) bekerjasama dengan Republik Seychelles berencana menggelar “Krakatoa International Fesitival” pada 2014 sebagai kegRycko Menoza SZP iatan promosi potensi sektor pariwisata daerah ini. Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Rycko Menoza SZP, Rabu (18/9) mengungkapkan bahwa pemerintah daerah setempat dapat belajar dari Republik Seychelles dalam mengemas dan memaksimalkan potensi sektor pariwisata sekaligus memperkenalkan keanekaragaman budaya yang ada kepada masyarakat internasional. Meskipun negara kepulauan kecil, kata Rycko, Republik

Baca “ KRAKATAU ” Hal -11

JALAN RUSAK Sejumlah warga Kampung Gunung Tapa, Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulangbawang (Tuba) mengelukan kondisi jalan yang rusak seperti ‘kubangan kerbau’, karena tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan perusahaan di kabupaten setempat. Gambar dibidik, Rabu (18/9). (Foto : Darjono/HL)

.

Kisruh Jadwal Pilgub

Herman HN Desak KPU Bikin Pernyataan Tertulis

.. .

Jamin Pilgub Digelar Tahun Ini Tidak Akan Kocok Ulang Cagub KPU Minta Cagub Kompak

Wacana adanya kocok ulang calon gubernur dan wakil gubernur jika sampai pemilihan gubernur (pilgub) Lampung batal digelar tahun ini, membuat resah sejumlah calon. Bahkan Herman HN, salah satu bakal calon gubernur Lampung, meragukan pernyataan Ketua KPUD Lampung Nanang Trenggono yang menjamin para cagub dan cawagub yang sudah mendaftar tidak akan dikocok ulang. “Dalam bentuk apa jaminan itu? Bagaimana jika ternyata meleset?” sergah Herman HN usai mengikuti acara wisuda sarjana di GSG Unila, Rabu (18/9).

..

Untuk itu, Herman HN meminta seluruh komisioner KPUD Lampung membuat pernyataan secara tertulis dihadapan para cagub dan cawagub bahwa tidak akan ada kocok ulang cagub. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. “Harus dibuat perjanjian terlebih dahulu. Sebab jika pilgub benar mundur sampai 2014 atau 2015, partai sudah berubah ada 12 di DPRD Lampung,” kata Walikota Bandarlampung ini. Meski demikian, Walikota Bandarlampung itu belum berencana akan menggugat penyelenggara pemilu itu, jika tahapan yang sudah berjalan dibatalkan. Herman HN masih meyakini jika pilgub tetap berjalan sesuai rencana KPU yakni di tahun ini. Sebagai peserta, lanjut dia, saat ini masih mengikuti aturan main yang diterapkan oleh KPU. “Kita serahkan pada penguasa-

Asintel Kejati Siap Diperiksa Jamwas

Sarjono Turin

yang mengatasnamakan masyarakat Kabupaten Pesawaran dan ditandatangani oleh Joshua B Sinaga, bahwa saya menerima Rp350 juta. Silakan periksa seluruh harta yang saya punya,” kata Sarjono Turin di Bandar

Baca “ ASINTEL ” Hal -11

Kepala BPN Tuba Tunggu Bukti Bandarlampung, HL-Menanggapi adanya tuntutan masyarakat Tulangbawang (Tuba) agar segera dilakukan ukur ulang lahan usaha PT Garuda Panca Artha (GPA), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tulangbawang menyatakan akan berada digaris paling depan untuk membela kepentingan warga. Namun, langkah itu diambil bila warga dapat menunjukan bukti kepemilikan tanah yang sah. “Kami siap digaris depan, bila

masyarakat bisa menunjukan bukti-bukti riil tentang kepemilikan tanah yang diminta ukur ulang tersebut,” kata Kepala BPN Kabupaten Tuba, Agung Purnomo saat dihubungi HL melalui ponselnya, Rabu (18/9) malam. Bahkan, lanjut dia, upaya pihaknya untuk mengembalikan hak milik warga tersebut

Baca “ KEPALA ” Hal -11

in depth n ews news

.. .

PuSSbik Desak Pemkot Benahi PDAM Jadi Perusahaan Keluarga Salahi Aturan dan Nepotisme Seleksi Pegawai Libatkan Pihak Ketiga

Bandarlampung,HL-Pusat Studi Strategi dan Kebijakan Publik (PuSSbik) Lampung mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Bandarlampung segera mengambil langkah kongkrit terkait pelanggaran struktur dan tata organisasi yang terjadi di PDAM Way Rilau.

Direktur PuSSbik Aryanto menilai, kasus pelanggaran tersebut sejatinya tidak akan terjadi jika dari awal Pemkot dan DPRD setempat bersikap tegas. Terlebih, kata dia, dalam peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) Nomor 2 tahun 2007 jelas mengatur struktur

dan tata organisasi bagi BUMN maupun BUMD. Utamanya, soal batas maksimal usia jajaran direksi serta aturan kekerabatan (nepotisme) dalam lembaga tersebut. “Ini kan seharusnya tidak terjadi, jika Pemkot maupun DPRD merujuk pada Permendagri tersebut. Sebab, bagaimanapun jika dibiarkan akan menjadi preseden buruk bagi Pemkot dan DPRD. Kenapa tidak dari awal dilakukan penataan jajaran direksi di PDAM,” kata Aryanto, Rabu (18/9) melalui

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Baca “ HERMAN ” Hal -11

.

MA Hukum Wendy 10 Tahun Lebih Tinggi dari PN dan PT

Suap Jembatan Way Sekampung Tuding Keterlibatan Orang Dalam Bandarlampung, HL- Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Lampung Sarjono Turin mengaku siap diperiksa Jaksa Agung Muda Pengawasan terkait dugaan dirinya menerima uang senilai Rp350 juta. “Silakan periksa saya terkait isi dari surat laporan

penguasa di provinsi ini. Kita ikut aturan KPU sebagai penyelenggara pemilu. Sebagai cagub saya menunggu saja, kalau kata pak gubernur anggarannya siap kita siap,” ujar Herman HN. Secara terpisah, Ketua KPUD Lampung Nanang Trenggono mengatakan, KPU tidak akan merubah lagi jadwal pilgub yang sudah ditetapkan pada 2 Desember 2013. Artinya, tahapan yang sudah berjalan pun tidak akan ada perubahan. Jadi, kata Nanang, KPU tidak perlu membuat perjanjian secara tertulis seperti yang diinginkan oleh Herman HN. “Para cagub tidak perlu khawatir karena KPU tidak mewacanakan perubahan jadwal pilgub. Jadi tidak perlu ada perjanjian segala macam,” kata Nanang melalui

sambungan telepon. Aryanto juga sependapat dengan pernyataan panitia khusus (pansus) rancangan peraturan daerah (raperda) soal sistem seleksi jajaran direksi melalui pihak ketiga. Sebab, itu salah upaya agar kinerja jajaran direksi bisa lebih profesional dalam melaksanakan tugas-tugasnya. “Idealnya, untuk seleksi jajaran direksi dilakukan oleh lembaga independen. Karena nantinya akan

Bandarampung, HL- Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan kasasi jaksa dalam kasus pengadaan tanah pembangunan PLTU Sebalang. Bahkan MA menambah hukuman mantan Bupati Lampung Selatan Wendy Melfamenjadi 10 tahun penjara. Dalam amar putusan MA bernomor :1322 K/ Pid.Sus/2013 Wendy Melfa dinyatakan terbukti secara meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersamasama menghukum terdakwa selama 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana 6 bulan kurungan. Tak hanya itu, terdakwa juga diharuskan membayar uang pengganti Rp30 juta dikompensasikan dengan uang yang disetor oleh terdakwa ke rekening PT PLN sebesar Rp30 juta.

Baca “ MA ” Hal -11

dibalik layar

Pipik Mimpi Sedih ISTRI mendiang ustad Jeffry Al Buchori, Pipik Dian Irawati, kaget ketika melihat makam mendiang suaminya ternyata sudah direnovasi. Sebelum mengetahui makam Uje telah berubah bentuk, ia sempat memimpikan sang suami tengah bersedih. “Aku sempat mimpi nggak enak, mimpi bePipik Dian Irawati liau sedih. Setelah itu aku ngajak teh Haji Lin, yuk kita ziarah ke makam,” ujar Pipik, Rabu (18/9). “Jumat lalu subuh kita jalan berdua sama teh Haji. Pas sampai kita bingung, kaget, kok? Kapan diubahnya?” lanjutnya. Dari penjaga makam, Pipik mengetahui bahwa proses renovasi belum lama rampung. Setelah direnovasi, makam Uje memang nampak berbeda dengan makammakam yang berada di TPU Karet Tengsin, Jakarta.

Baca “ PUSSBIK ” Hal -11 Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Baca “ PIPIK ” Hal -11 Email : haluanlampung@gmail.com

c m y k


EKONOMI

2

Kamis, 19 September 2013

HALUAN LAMPUNG

Hatta: Mobil Murah Harus Berorientasi Ekspor

Bank Mandiri Incar Rp500 Miliar Dari Layanan Cargolink Jakarta, HL- PT Bank Mandiri (Persero) mengincar 102 dari seribu perusahaan pengguna jasa pelabuhan untuk menggunakan layanan cargolink. Potensi dana simpanan dari perusahaan-perusahaan tersebut mencapai Rp 500 miliar. “Perusahaan yang kami incar adalah perusahaan-perusahaan besar dan kami prioritaskan,” jelas Direktur Commercial and Business Banking Bank Mandiri Sunarso usai penandatanganan kerjasama dengan KSO TPK Koja dan PT Electronic Data Interchange (EDI) di Plaza Mandiri, Rabu (18/9). Sunarso mengungkapkan, melalui cargolink, sistem pembayaran akan terintegrasi dengan layanan cash management Bank Mandiri. Sehingga para pemilik barang dan pengguna jasa pelabuhan tidak perlu datang ke TPK Koja atau cabang Bank Mandiri untuk melakukan pembayaran. “Inovasi yang kami lakukan menyangkut proses pembayarannya,” kata Sunarso. Direktur Utama PT Electronic Data Interchange (EDI) Budi Susilo menambahkan, sebelum menggunakan cargolink, sistem pembayaran membutuhkan waktu yang lebih lama. Namun setelah ada sistem ini, semua jenis pembayaran menjadi terintegrasi, mulai dari biaya untuk terminal handling, pajak ekspor-impor, dan biaya-biaya lain seperti biaya pengapalan dan asuransi. Sunarso melanjutkan, layanan perbankan lain yang juga bisa dikembangkan oleh Bank Mandiri meliputi pemberian jasa advisory (mengenai regulasi pengapalan internasional, risiko dan mitigasinya), pembiayaan pra pengapalan, pembiayaan pasca pengapalan serta pembiayaan deferred payment (penundaan pembayaran impor). Dengan adanya layanan cargolink ini, aktivitas logistik bisa menjadi lancar. Bahkan, Sunarso menyebutkan, layanan ini bisa menekan biaya logistik yang saat ini bisa mencapai 28% dari total GDP. Sementara itu, untuk Bank Mandiri sendiri, layanan ini dapat mendorong penambahan transaksi cash management. Hingga Saat ini transaksi melalui layanan cash management Bank Mandiri mencapai 13,7 juta transaksi dengan nilai sebesar Rp 1.249,9 triliun hingga Juli 2013. Nilai transaksi itu naik 57% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 796,1 triliun. Adapun, jumlah pengguna layanan Mandiri Cash Management pada Juli 2013 sebanyak 78.117 pengguna. Jumlah itu diharapkan bertambah menjadi 103.899 pengguna pada akhir 2013. HL-07/nt

Pengembang Respon Aturan ‘Indent’ Rumah Kedua Untuk Menekan Biaya Produksi Berdampak Bagi Kalangan Menengah Jakarta,HL- Rencana Bank Indonesia (BI) menerapkan aturan larangan indent bagi rumah kedua dalam kredit pemilikan rumah (KPR) mendapat respons beragam. Terkait dengan masih diberlakukannya sistem indent bagi rumah pertama, dianggap cukup bagus bagi pengembangan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Diperbolehkannya indent bagi rumah pertama dianggap bisa mengurangi beban harga rumah Demikian hal itu mencuat dari tanggapan yang diberikan oleh Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto, dan Ketua Umum Asosiasi Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo, yang dihubungi terpisah oleh Investor Daily, di Jakarta, Selasa (17/9). Bagi Himawan, kebijakan BI yang memperbolehkan rumah pertama dengan sistem indent, sesuai progres pembangunan atau bangunan fisiknya, dianggap bisa membantu para pengembang di sektor rumah murah. Sistem itu bisa menekan biaya produksi rumah, sehingga pengembang bisa lebih banyak lagi membangun rumah. “Saya dukung usulan itu karena Perumnas membangun rumah bagi MBR dan rumah pertama. Sistem itu bisa menekan biaya rumah,” kata dia. Menurut dia, aturan itu bisa membuat Perumnas dan pengembang lainnya membangun rumah lebih banyak lagi. “Kalau rumah pertama tidak boleh indent memang cukup berat juga,” ujar dia. Terkait soal rumah kedua dan ketiga yang tidak diperkenankan indent, kata Himawan, pihaknya tidak terlalu terkena dampaknya. Hal itu mengingat selama ini 80% rumah yang dibangun Perumnas adalah untuk rumah murah dan rumah pertama. “Mungkin paling terasa dampaknya untuk kelas menengah atas. Saya kira kebijakan ini juga dalam rangka mengatasi potensi bubble,” ujarnya. Bagi Eddy Ganefo kebijakan pemerintah soal rumah indent tidak terkait soal Loan to Value (LTV). “Rumah indent sangat kecil sekali dampaknya, kalaupun ada sangat terbatas. Apalagi rumah buat kalangan MBR,” kata Eddy. Dia menilai, kebijakan tidak boleh indent bagi rumah kedua dan seterusnya, hanya berdampak bagi rumah menengah atas. Sedangkan untuk rumah murah dan bersubsidi rata-rata pembeliannya untuk rumah pertama. “Bahkan, kami tidak melakukan indent untuk rumah pertama, apalagi rumah kedua dan ketiga,” kata Eddy. Anggota Apersi mayoritas membangun rumah tipe kecil yaitu 21 dan 28 di Pulau Jawa dan tipe 36 untuk luar Jawa. HL-07/nt

Ilustrasi : Mobil Murah

Kunjungan Wisman Melonjak Sejak 2010 Lampung Perkenalkan Wisata “Coffe Walk” Jumlahnya Capai 2.581.165 Orang KUNJUNGAN wisatawan asing dan nusantara ke Lampung melonjak sejak 2010 dengan kenaikan hampir 40%, yakni 37.503 orang, pada 2011 menjadi 47.103 orang wisman dan wisatawan nusantara dari 2.650.603 menjadi 2.581.165 pada 2011. Pada 2013 diharapkan kunjungan wisman mencapai 50 ribu lebih dan wisnu 3 juta orang bersamaan dengan digelarnya Festival Krakatau dan event-event wisata lain. Kadis Budaya dan Pariwisata Lampung Masri yahya pada pers, Rabu (18/9) menyatakan hal itu, usai pelantikan anggota Saka Pramuka Pariwisata di kantor Dinas Pariwisata, Pahoman. Dikatakan pula, pihaknya akan berupaya meningkatkan arus kunjungan wisatawan baik asing maupun domestik dengan pola peningkatan kualitas pelayanan obyek wisata di Lampung. Karena itu ada tiga hal yang ditingkatkan yakni obyek wisata, akses dan cost atau biaya perjalanan yang bisa diketahui setiap wisman atau wisnu. Kemudian perbaikan infrastruktur, sarana dan pariwisata,

rasa nyaman dan keamanan berkordinasi dengan instansi lainnya. Karena itu kami tidak bisa bekerja sendiri harus melibatkan pihak lain termasuk kalangan stake holder dan pers dalam melakukan sosialisasi pada masyarakat. Masri menyatakan pula bahwa tolok ukur kemajuan pariwisata dilihat dari makin bertambahnya jumlah hotel di Lampung baik hotel bintang maupun melati. Bahkan ada lima hotel sedang dibangun pihak investor. Dalam konsep pariwisata, menurut Masri yahya pihaknya akan memperkenalkan pada wisman maupun wisnu yakni pari-

wisata “Coffe Walk” yaitu para wisatawan diajak mengenal lebih dekat dengan budaya budidaya kopi yang merupakan Lampung daerah produsen kopi terbesar di Indonesia. Konsep Coffe Walk adalah para wisman diajak mengunjungi kawasan sentra perkebunan kopi rakyat di Lampung barat, mulai dari lereng Gunung Pesagi, Sumber jaya, menikmati keindahan alam, sambil minum kopi dan menikmati jagung bakar, pisang rebus dan lain-lain. Kemudian wisman diajak mengunjungi pusat budidaya kopi milik AEKI yakni P3K (Pusat Pendidikan Penyuluhan dan pelatihan Kopi) di Hanakau. Wisman bisa melihat berbagai jenis tanaman kopi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia baik kopi robusta maupun arabika. Wisman bisa melakukan praktek memetik kopi, melakukan sangrai (menggoreng kopi) dan menyedu kopi sendiri. Dari sana wisman diajak mengunjungi pengrajin kopi luwak di Liwa maupun Balik Bukit sekali-

gus melihat proses pembuatannya dengan melihat binatang musang jinak yang menjadi ikon kopi luwak. Pada awalnya kopi luwak adalah kotoran binatang liar luwak yang memakan kopi merah lalu diambil masyarakat, setelah dibersihkan diproses menjadi kopi luwak yang sangat enak. Sekarang luwaknya bukan liar namun jinak dipelihara masyarakat, dikembang biakkan diberi makanan kopi, dan kemudian kotorannya diproses menjadi kopi luwak yang dijadikan atraksi wisata. Jadi usaha pembuatan kopi luwak oleh masyarakat sudah berkembang dan menjadi komoditas ekspor ke mancanegara. “Wisman juga bisa memilih obyek wisata lain saat di Lambar yakni mengunjungi Danau Ranau, Danau tiga warna di Suoh dan kawasan selancar Tanjung Setia di Krui. Apalagi sekarang sudah ada penerbangan perintis ke bandara Serai Krui sehingga akses perjalanan ke Lampung Barat menjadi lebih mudah dan cepat,” kata dia. HL-08

Asus Kuasai 32 Persen Pasar Notebook Nasional Penjualan Capai 913.652 Unit

Jakarta,HL-IDC, lembaga analis data perusahaan teknologi, mengatakan pada kuartal kedua 2013, secara total, penjualan notebook di Indonesia mencapai 913. 652 unit. Angka ini sedikit mengalami penurunan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang sebesar 976.513. Dari total penjualan itu, sebanyak 291.236 unit di antaranya adalah produk notebook ASUS. Menurut IDC, catatan tersebut membuat ASUS menjadi produsen notebook terbesar di In-

donesia dengan 31,87 persen pasar. Catatan penjualan ini juga cukup jauh meninggalkan angka penjualan produsen yang kini berada di posisi kedua dengan penjualan sebanyak 181. 510 unit atau sekitar 19,87 persen. Sebagai gambaran, dibanding kuartal sebelumnya, ASUS berhasil meningkatkan penjualan produk notebook. Menurut IDC, jika pada kuartal pertama 2013 ASUS berhasil memasarkan 261.520 unit notebook ke pasaran Indonesia, pada kuartal kedua 2013 ang-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

kanya bertambah sebanyak 29.716 unit. Dengan kata lain, ASUS berhasil mendongkrak penjualannya sebesar 11,3 persen menjadi 552.756 unit. Serupa dengan analisa yang dilakukan oleh lembaga riset Gartner yang telah diumumkan sebelumnya, peningkatan penjualan ini dicapai di saat terjadi penurunan penjualan notebook di seluruh Indonesia. IDC mencatat, pada kuartal pertama 2013, penjualan notebook di seluruh Indonesia mencapai 976.513 unit. Adapun pada kuartal kedua 2013, penjualannya mencapai angka 913.652 unit. Turunnya angka total penjualan notebook tersebut dipicu oleh melemahnya penjualan sejumlah produsen notebook utama di Indonesia. Sebagai contoh, IDC menyebutkan, produsen notebook yang kini menempati posisi ke dua dan ke tiga di Indonesia mengalami penurunan penjualan sebesar 35,8 persen dan 7,46 persen dibanding kuartal pertama 2013.

“Hasil laporan IDC ini mengonfirmasikan laporan Gartner beberapa waktu lalu terkait penjualan notebook di pasaran Indonesia,” kata Juliana Cen, Manager of Product Management and Marketing, ASUS Indonesia. “Kami menyambut gembira atas pencapaian yang berhasil kami raih. Meskipun sedang terjadi tren penururnan di pasar, kami tetap optimis bahwa kebutuhan pengguna atas perangkat notebook di Indonesia masih sangat tinggi,” sebutnya. Di Indonesia sendiri, IDC melaporkan, penjualan notebook ASUS dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan. Dari angka sebesar 598.019 unit di tahun 2011, ASUS berhasil meningkatkan penjualannya menjadi sebanyak 664.020 sepanjang tahun 2012. Di paruh pertama 2013 sendiri, secara total ASUS sudah memasarkan sebanyak 552.756 unit notebook di pasaran Indonesia. HL-07/nt

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Jakarta,HL- Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan produksi mobil murah ramah lingkungan seharusnya berorientasi ekspor. Selain memperkuat posisi Indonesia pada era Asean Economy Community, yang akan dimulai pada tahun 2015, juga dapat mendorong pertumbuhan usaha kecil menengah. “Saya sebetulnya lebih menginginkan adanya mobil low cost dan green car orientasinya ekspor. Sebab nanti kita akan menghadapi Asean Economy Community, pasar tunggal Asean,” kata Hatta di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/9). Hatta mengungkapkan adalah tepat menjadikan Indonesia sebagai basis produksi jika orientasinya ekspor. Apabila kebijakan itu yang ditempuh dipastikan akan mendorong tumbuhnya industri komponen di dalam negeri. “Jangan justru memenuhi pasar dalam negeri kita. Dengan adanya basis ekspor ke luar negeri, kita bisa mendorong tumbuhnya industri penunjang untuk otomotif kita,” kata dia. Ia optimistis usaha kecil menengah akan tumbuh subur, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Memang arahnya harus ke situ. Dorong UKM sebagai pemasok komponen otomotif. Dan roadmap-nya harus menuju kepada mobnas,” kata Hatta. HL-07/nt

Pemindahan Ibukota Belum Kongkrit Jakarta,HL- Wacana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta terus mengemuka dalam beberapa waktu terakhir setelah disebutkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kala berkunjung ke Rusia. Menurut Hatta Rajasa, Menko Perekonomian, sampai saat ini belum ada langkah konkret dari pemerintah seputar ide tersebut. “Ini sesuatu yang belum konkret. Kalau sudah konkret itu kan ada anggarannya,” ujar Hatta, Rabu (18/9). Meski demikian, Hatta sepakat dengan wacana pemindahan ibu kota. “Menurut saya bagus itu, tapi rakyat kita maunya apa didengarkan. Jangan maunya pejabat, tapi rakyat didengarkan semuanya,” katanya. Hatta berpendapat bahwa ada baiknya yang dipindah hanya pusat pemerintahan sementara Jakarta tetap menjadi ibu kota dan sentra bisnis. Hal ini serupa dengan yang dilakukan Malaysia. “Saya sendiri belum tahu sejauh mana. Tapi kalau di pikiran saya itu mungkin ibu kota biarlah di Jakarta. Pusat pemerintahan mungkin boleh lah, seperti misalkan Malaysia pusat pemerintahannya di Putra Jaya ibu kotanya ya Kuala Lumpur,” kata Hatta. Selain Hatta, sejumlah menteri sebelumnya sudah buka mengenai ide pemindahan ibu kota. Djoko Kirmanto, Menteri Pekerjaan Umum, berpendapat senada dengan Hatta yaitu yang dipindah hanya pusat pemerintahan sementara ibu kota tetap di Jakarta. Sedangkan Dahlan Iskan, Menteri BUMN, juga sepakat dengan wacana pemindahan ibu kota. Dia juga berpesan wacana ini tidak hilang setelah pemerintahan berganti pasca Pemilu 2014. “Jangan sampai sekarang pemerintahnya punya ide seperti itu, tapi pemerintah berikutnya tidak. Biar beban Jakarta tidak semakin berat,” tegas Dahlan. HL-07/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


SIGER

3

Kamis, 19 September 2013

HALUAN LAMPUNG

PAD Bandarlampung Baru Capai 50 Persen zOptimis Capai 100 persen zSatker Harus Maksimal PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandarlampung optimis realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2013 bisa tercapai 100 persen dari yang ditargetkan. Meski terdapat sejumlah satuan kerja (satker) yang hingga triwulan ketiga ini kesulitan untuk memenuhi capaian target pendapatan asli daerah (PAD), namun itu tak menyurutkan ambisi untuk mencapai target. “Kami sangat optimis target PAD Kota Bandarlampung akan tercapai 100 persen, bahkan bukan hanya mencapai target tapi bisa melampaui target,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Zaidirina, Rabu (18/9). Dikatakan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, realisasi PAD bisa mencapai 100 persen dari target. Itu, kata dia, tentunya didukung dengan semakin banyaknya potensi PAD yang masuk. Selain itu, kerja keras dari semua instansi dalam mengumpulkan PAD juga memicu tercapainya target. “Sekarang aja realisasinya sudah lebih dari 50 persen dari target. Ini belum semuanya masuk secara keseluruhan. Apalagi kalau sudah akhir tahun nanti, sebab biasanya banyak satker yang menyetor pada akhir tahun. Pokoknya kami sangat optimis PAD Bandarlampung bakal melampaui target,” jelas Zaidirina. Dipaparkan, PAD tersebut berasal dari 57 satker termasuk kecamatan. Zaidirina menghimbau, pihak satker terkait bisa bekerja lebih baik dalam menggapai target PAD. Jika memang telah terkumpul, lanjutnya, se-

baiknya satker segera menyetorkan ke kas daerah, sehingga bisa direkap secara keseluruhan. “Kan kalau PAD kita banyak, pembangunan juga akan semakin meningkat. Ini tentu akan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, dan seiring dengan obsesi bapak walikota Herman HN yang menginginkan bahwa tahun 2014 mendatang, Kota Bandarlampung bebas dari jalan berlubang, pendidikan gratis dan kesehatan gratis. Sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” terangnya. Disinggung mengenai rincian ke 57 satker tersebut, Zaidirina tidak dapat menyebutkan satu persatu. Sebab itu merupakan kewenangan dari pihak Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), sedangkan pihaknya hanya menerima rekapan dari instansi yang dinahkodai Yusron Effendi tersebut. Zaidirina pun enggan menyebutkan total PAD yang sudah masuk saat ini. “Masalah rinciannya, mungkin akan lebih tepat lansung ke pihak Dispenda. Karena yang lebih merinci mereka, kalau kita menerima laporan secara keseluruhan,” tukasnya. HL-07

Pembangunan JPO Berjalan Lamban zHerman HN Minta Dipercepat zJanji Perbaiki JPO yang Rusak

Bandarlampung,HL-Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ada di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam tepatnya di dekat Universitas Bandarlampung (UBL) terkesan lamban. Pasalnya, janji CV Devis Jaya akan merampungkan pembangunan JPO usai lebaran Idhul Fitri, hingga kini belum terealisasi. Melihat kondisi tersebut, Walikota Bandarlampung Herman HN langsung bereaksi dengan memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk mempercepat proses pembangunan JPO. “Saya minta Dishub mempercepat pembangunannya. Kasihan juga masyarakat yang mau menyeberang jalan, daerah sana kan banyak kendaraan yang lewat dan banyak juga mahasiswa maupun masyarakat yang mau menyeberang jalan. Kalau itu sudah dibangun kan enak juga mereka nyebrangnya,” kata Herman HN, kemarin (18/9). Dikatakannya, dalam pembangunan JPO tersebut, Pemkot telah bekerjasama dengan pihak ketiga. Dimana pihak ketiga membangun jembatan itu

dan pajaknya masuk ke kas daerah. “Pembangunan itu kan kita join sama pihak ketiga. Ya bertahap lah, yang pasti itu akan secepatnya akan kita selesaikan,” terangnya. Herman juga berjanji, akan segera memperbaiki sejumlah JPO lain yang kondisinya saat ini sudah mengalami kerusakan. Sebab bagaimanapun, jembatan penyeberangan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Kalau ada yang sudah rusak, ya kita perbaiki. Kalau rusak kan orang males naiknya, tapi kalau sudah bener kan masyarakat enak naiknya, yang penting bagaimana masyarakat itu nyaman saat menyeberang jalan,” jelasnya. Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandarlampung, Rifai mengatakan, pihaknya akan berusaha mempercepat proses pembangunan JPO yang hingga saat ini belum selesai dibangun. “Ya kita berusaha secepatnya lah, sekarang kan masih dalam proses pembangunan, bentar lagi juga selesai,” tandasnya. HL-07

zDishub Tak Serius Jalankan Gagasan zBelum Ada MoU dengan Pihak Terkait Bandarlampung,HL- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandarlampung tampaknya kurang serius dengan gagasan soal larangan membawa kendaraan bermotor bagi siswa sekolah yang pernah dilontarkan sebelumnya. Pasalnya, gagasan tersebut hingga saat ini belum terealisasi. Dishub pun ternyata sampai saat ini belum juga membahas secara terperinci soal gagasan tersebut bersama Satuan Kerja (Satker) terkait, seperti Dinas Pendidikan (Disdik) Polisi Lalulintas (Polantas) maupun dengan pihak sekolah-sekolah sebagai objek dalam program ini. “Kami sampai saat ini belum berkoordinasi secara serius dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Polantas terkait program ini. Sebab ini harus ada Memorandum of Understanding (MoU) terlebih dahulu,” ujar Kepala Dishub Bandarlampung Rifa’i, Rabu (18/9). Rifa’i menjelaskan, hal yang dilakukan selama ini hanya rutinitas penertiban seperti razia kepada anak sekolah yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). “Razia tersebut kita laku-

kan bekerjasama dengan pihak polantas,” jelasnya. Meski begitu, Rifa’i berjanji dalam waktu dekat pihaknya akan bertemu dengan Dinas Pendidikan (Disdik), polantas dan mengundang seluruh Kepala Sekolah se- Bandarlampung untuk membahas persoalan tersebut secara terperinci. “Kemungkinan pekan depan lah kita upayakan untuk melakukan pembahasan, kita berharap seluruh kepala sekolah hadir dalam pertemuan tersebut,” tukasnya. Meski program tersebut belum terealisasi, dirinya berharap agar para siswa memiliki kesadaran untuk tidak membawa kendaraan. Selain itu, dibutuhkan juga kepada kesadaran para orang tua maupun pihak sekolah melakukan teguran atau larangan kepada siswa tersebut. “Orang juga harus membantu, berikan masukan masukan kepada anak-anak supaya jangan membawa motor ke sekolah. Ada baiknya orang tua mengatar lansung kesekolahannya. Dengan demikian, orang tua juga secara tidak lansung menanamkan rasa kasih sayang,” pungkasnya. HL-07

Gelombang Selat Sunda Capai 2,5 Meter zTerjadi Hingga Hari Ini zKecepatan Angin 15-20 Knot

LARANGAN-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandarlampung pernah menggagas larangan bagi siswa sekolah membawa kendaraan bermotor. Sayangnya, gagasan tersebut hingga saat belum juga terealisasi. Foto: Ilustrasi

Sosok Anak Kolonis Yang Cemerlang zBedah Buku Lukman Hakim Bandarlampung,HL- Walikota Metro Lukman Hakim meluncurkan buku biografinya “Jejak Anak Kolonis” di gedung Rimbawan, Rabu (18/9). Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh lintas partai,tokoh masyarakat, anggota dewan, caleg serta aktivis mahasiswa. Hadir pula dalam acara itu Djadjat Sudradjat Wapimum Lampung Post sebagai moderator, Prof. Marzuki Noor guru besar Univ. Muhamadiyah Metro, Dr.Hamzah sebagai pembahas, dosen FH Unila, Dr.Benny Kisworo ekonom, dan Ricky Tamba aktivis 98. Marzuki Noor dalam pemaparannya menyatakan, secara historis sejarah kolonisasi di Lampung pada 1905 bermula dari Gedong Tataan, Pringsewu pada gelombang pertama. Kolonisasi yang merupakan perpindahan penduduk dari Jawa ke Sumatera pada jaman penjajahan Belanda, merupakan program penyebaran penduduk untuk pemerataan pemukiman ke wilayah yang masih kosong. Kolonisasi gelombang kedua pada 1937 inilah yang melahirkan Kota Metro, dari arti kata Midterm atau ditengah-tengah atau posisi KM nol. Keberhasilan kolonisasi di Lampung ini yang kemudian berkembang menjadi Kota Metro, banyak melahirkan tokoh-tokoh penting dan pejabat dari anak-anak keturunan para transmigran atau kolonis, diantaranya Walikota Metro Lukman Hakim, Muhajir Utomo mantan Rektor Unila, Sugeng Haryanto Rektor Unila, Mayjen Pur.Bambang Sudibyo dan lain-lain. Anak-anak keturunan warga kolonisasi saat ini meru-

Lukman Hakim

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. „ Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Larangan Siswa Bawa Kendaraan Cuma Wacana

pakan generasi ketiga atau keempat dari pendahulunya pada saat pioner pertama rombongan transmigran dari Jawa menginjakkan kaki di bumi Sumatera. “Pak Lukman adalah sosok pemimpin dari kalangan warga keturunan kolonis Jawa yang sudah merasa sebagai orang Lampung dan mengabdi membangun provinsi lampung,” kata Marzuki Noor. Dr.Hamzah memaparkan pula, pada waktu kolonisasi dan perpindahan penduduk dari Jawa ke Sumatera, Belanda sebagai pihak penguasa mempertemukan kaum transmigran Jawa dengan tokoh-tokoh adat Lampung sebagai warga asli pribumi untuk mengangkat saudara (Seangkonan). Pada saat orang Lampung menggelar begawi, orang Jawa yang warga kolonisasi menyumbang padi maupun hasil bumi lainnya untuk dimakan bersama-sama. Sehingga terjadi akulturasi budaya Lampung dan Jawa, dan kedua suku ini hidup berdampingan secara damai, tidak pernah terjadi benturan atau konflik. Justru provinsi Lampung semakin maju dan berkembang karena peranan suku-suku pendatang tidak saja dari Jawa namun juga daerah lain, sehingga Lampung sering disebut sebagai Indonesia mini. Masyarakat Lampung juga sangat welcome dengan kehadiran saudara-saudara dari luar Lampung, untuk bersama-sama membangun bumi rua jurai. “Karena itu L u k m a n

Hakim sebagai tokoh yang dilahirkan dari kalangan warga kolonis sangat berperan membangun kota Metro, bahwa dia adalah sosok birokrat yang menjadi pemimpin karena berkat kerja keras mulai dari bawah sebagai pegawai honorer,” ujar Dr Hamzah. Sementara Dr. Benny memaparkan keberhasilan Lukman Hakim sebagai walikota yang berhasil memajukan dan membangun Kota Metro dengan meraih berbagai penghargaan dari presiden RI. Diantaranya mewujudkan Metro sebagai kota pendidikan dan Adipura. Sedangkan Alzier Dianis Thabrani sendiri menyatakan, alasan dirinya memilih Lukman Hakim sebagai pasangan dalam pilgub mendatang, karena Lukman adalah sosok birokrat yang bersih, ulet dan banyak memiliki prestasi. “Dia meniti karier dari bawah sebagai PNS golongan I yang ekmudian tekun kuliah lagi hingga menduduki jabatan dan menjadi sosok walikota dua periode yang berhasil,” ungkap Ketua DPD I Partai Golkar Lampung itu. Karena itu, lanjutnya, memilih pemimpin harus dilihat dari rekam jejak, pengalaman pemerintahan, dan karier dia yang sangat cemerlang seperti pak Lukman. Buklan muncul tiba-tiba entah darimana mau menjadi pemimpin Lampung. Jadi pemimpin lahir bukan karena karbitan atau muncul tiba-tiba seperti orang sulap “Sim Salabim” nanti jadi gubernur malah kacau, katanya. HL-08

Bandarlampung,HL-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung memprakirakan selama 24 jam ke depan, kondisi gelombang di wilayah perairan Selat Sunda dan sekitarnya maksimum mencapai 2,5 meter. BMKG melalui prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, Rintiana, di Bandarlampung, Rabu, menyampaikan hingga hari ini Kamis (19/9) pagi diprakirakan tidak ada cuaca buruk di perairan Lampung tersebut. Dia menyebutkan, kondisi cuaca di perairan Selat Sunda, angin berembus ke tenggara dengan kecepatan 10—15 knot, cuaca berawan, tinggi gelombang laut 0,75—2,0 meter, dan tinggi gelombang maksimum 2,0—2,5 meter. Cuaca di perairan Pantai Barat Lampung, angin berembus ke tenggara dengan kecepatan 10— 20 knot, kondisi hujan, tinggi gelombang laut antara 1,25—2,0 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 2,5—3,0 meter. Kondisi cuaca di perairan Samudra Hindia barat Lampung, angin berembus ke tenggara den-

gan kecepatan 15—20 knot, berawan, tinggi gelombang laut antara 1,5—2,0 meter, prakiraan tinggi gelombang maksimum 2,5—3,0 meter. Sedangkan cuaca di Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni) ditandai angin yang berembus ke tenggara dengan kecepatan 5—15 knot, kondisi hujan, tinggi gelombang laut antara 0,75—1,25 meter, prakiraan tinggi gelombang maksimum mencapai 1,25—2,5 meter. Pada perairan Pantai Timur Lampung, angin berembus ke tenggara dengan kecepatan 5— 10 knot, kondisi berawan, tinggi gelombang laut antara 0,5— 0,75 meter, dan prakiraan tinggi gelombang laut maksimum mencapai 0,75—1,25 meter. Keadaan cuaca di wilayah perairan Lampung umumnya diperkirakan berawan dan berpeluang hujan. Angin di atas wilayah perairan Indonesia, di utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari tenggara sampai barat daya, dan di selatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah tenggara sampai selatan dengan kecepatan antara 3 sampai 25 knot. HL-07/ant

Disbudpar Gelar Lomba Pidato Berbahasa Lampung zBudayakan Bahasa Daerah Bagi Pelajar zAkan Diikuti 140 Siswa Sekolah Bandarlampung,HL- Untuk membudayakan kembali penggunaan bahasa daerah Lampung dikalangan masyarakat Kota Bandarlampung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat akan menggelar lomba pidato berbahasa Lampung. Kabid Destinasi Pariwisata Erni Suud mendampingi Kepala Disbudpar Kota Bandarlampung M Harun mengungkapkan, lomba pidato berbahasa Lampung rencananya akan digelar 24-25 September mendatang di Pasar Seni Enggal. Lomba ini, kata dia, nantinya akan diikuti sedikitnya 140 pelajar dari 70 SMP, SLTA dan SMK se-Bandarlampung. Untuk kategori pelajar SMP akan dilaksanakan 24 dan untuk kategori SMA/ SMK digelar 25 September. “Ya, ini salah satu upaya kita untuk membudayakan kembali penggunaan bahasa Lampung sebagai bahasa sehari-hari. Sebab kita ketahui, di era sekarang ini bahasa lampung sudah jarang digunakan, khususnya bagi kalangan remaja,” kata Erni Suud (18/ 9) diruang kerjanya. Dijelaskannya, kalangan remaja saat ini cenderung menggunakan bahasa nasional gaul sebagai bahasa sehari-hari. Disisi lain, lanjutnya, para remaja malah terkesan malu untuk meng-

gunakan bahasa lampung untuk berkomunikasi sehari-hari. “Mereka malah malu menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa sehari-hari. Ini kan yang perlu kita perjuangkan agar bahasa lampung bisa digunakan kembali sebagai bahasa seharihari,” tambahnya. Lebih jauh Erni menjelaskan, untuk sistem perekrutan peserta pihaknya telah melayangkan surat undangan kepada masingmasing sekolah. Masing-masing sekolah, nantinya akan mengutus 2 siswanya untuk mengikuti lomba ini dengan syarat utama harus menguasai bahasa lampung. Sementara bagi peserta yang akan mengikuti lomba ini, wajib melakukan registrasi ulang ke Kantor Disbudpar Bandarlampung tanpa dipungut biaya. Yang menarik, sambungnya, selain pihak panitia akan memberikan hadiah menarik serta uang pembinaan bagi pemenang lomba tersebut, gelaran ini juga bertepatan dengan hari pariwisata sedunia. “Pemenang kita berikan hadiah dan uang pembinaan. Ini salah satu upaya merangsang minat pelajar untuk mengikuti lomba ini. Yang jelas, subtansinya kita ingin bahasa lampung tetap dipertahankan sebagai bahasa sehari-hari,” tandasnya. HL-07

Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

4

Kamis, 19 September 2013

HALUAN LAMPUNG

Formasi Tenaga Guru Minim Peserta CPNS Mengeluh Penerimaan CPNS Hanya 40 Orang

Foto : Hermanto ASAL JADI- Karena Proses pekerjaan pembangunan RSUD Pringsewu tidak sesuai aturan, PPK mengancam akan menghentikan pekerjaannya sementara waktu hingga pihak kontraktor memenuhi aturan yang ditetapkan.

Bupati Gelar Halal Bihalal Jalin Kedekatan dan Kebersamaan Upayakan Progran Berkualitas Prioritaskan Daerah Terpencil

Pembangunan RSUD Akan Dihentikan Pekerjaan Tidak Sesuai Aturan Kontraktor Akan Dipanggil KARENA dinilai tidak mengacu pada ketentuan yang semestinya dan dikerjakan asal jadi, Proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tahap ll di kecamatan Pringsewu, akan dihentikan pekerjaaanya.

SILATURAHMI- Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Ir. Sutono, MM bersama Kapolres Lampung Selatan AKBP. Bayu Aji, S.Ik saat menghadiri acara Silaturahmi Bupati Lampung Selatan dan Pengajian Akbar, yang diselenggarakan di Masjid Nurul Hikmah Desa Kekiling Kecamatan Penengahan, Rabu (18/9). ist

Kalianda, HL- Bupati Lampung Selatan (Lamsel) H. Rycko Menoza SZP gelar halal bihalal bersama jajaran Dinas Pendidikan dan tenaga pendidik Kabupaten setempat di Lapangan Tennis Indor Kalianda, Rabu (18/9) dan menghimbau Dinas Pendidikan setempat agar, penggunaan anggaran tambahan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2013 dapat lebih memprioritaskan guru didaerah terpencil. Dalam sambutanya dikegiatan halal bihalal yang di ikuti ratusan kepala sekolah dan pengawas sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA/ SMK se- Kabupaten Lamsel Rycko berpesan, hendaknya upaya pemerintah yang telah mengalokasikan anggaran hampir menyentuh 40% dari alokasi APBD Kabupaten, guna meningkatan perbaikan sarana, murid, guru dan lainnya, hendaknya dapat dipahami oleh guru tentang tugas dan fungsinya masing-masing dalam hal meningkatkan mutu dan kualitas dunia pendidikan. “Saya bertanggung jawab untuk meningkatkan APBD. Dari waktu ke waktu anggaran kita terus meningkat. Nah tentunya dapat dipahami. Bagaimana fungsi guru untuk meningkatkan dunia pendidikan,” ucapnya. Selain itu Rycko meminta, seluruh guru harus dapat mengikuti norma-norma yang ada selain mengangkat martabat guru serta harus menjaga kode etik guru. “Saya tidak mau mendengar terjadinya kasus yang dapat mencoreng nama baik seorang guru seperti yang terjadi ditempat/daerah lain. Kalau mau sih, yang bagus-baguslah. Seperti guru mendapatkan penghargaan Taulada dan guru terbaik,” lanjut Rycko. Tidak hanya itu, ia menegaskan agar setiap guru tidak hanya mau mengajar di daerah tertentu. Namun, siap memajukan dunia pendidikan secara merata. “Ke depan, kita akan buat formula jitu. Agar sekolah-sekolah yang memiliki guru disekolah yang dapat dikatakan agak jauh atau didaerah pedalaman termasuk yang dipulau-pulau akan kita tambahkan insentifnya, supaya ada keseimbangan,” tambah Rycko Menoza. “Selain itu juga, guru harus mendukung secara penuh untuk keluarga atau siswa kita yang memiliki rumah yang jauh. Ini juga harus dibedakan. Ini akan kita berikan insentif juga. Karena mengingat tempat dan jarak yang jauh dan biaya yang cukup,” lanjutnya. Dalam kesempatan tersebut, H.Rycko Menoza berharap agar, prestasi yang telah diraih dan dianggap dapat mengharumkan nama daerah dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan. Sehingga dunia pendidikan di Kabupaten Lamsel dapat dirasakan oleh setiap anak bangsa dan secara merata. “Saya berterima kasih atas prestasi yang telah dicapai. Banyak hal yang telah dilakukan untuk meraih ini. Kita harus tetap semangat. Hari ini harus lebih baik dari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini,” pungkasnya. Pada kesempatan yangsama, orang nomor satu di Kabupaten Lamsel ini mengatakan, anggaran tambahan melalui APBD-P T.A 2013 untuk Dinas Pendidikan sebesar Rp 42,2 Miliar harus dapat diprioritaskan kepada guru di daerah pedalaman. Sebab ia menilai, guru pedalaman termasuk pulau-pulau memiliki perbedaan yang seknifikan dengan guru perkotaan. Karena, jarak tempuh dan waktu guru di daerah pedalaman untuk sampai ke sekolah membutuhkan perjuangan yang tidak ringan demi memberikan kewajiban dan tugas guru memberikan pendidikan kepada siswa. “Pendidikan ini tetap kita jadikan prioritas. Dan kita harapkan, Kepala Dinas dan jajaran seperti yang telah saya sampaikan, untuk memprioritaskan guru di daerah pedalaman. Dengan memberikan insentif tambahan dan terjadi pemerataan terhadap guru perkotaan dan guru yang jauh dari kota,” ungkapnya saat diwawancarai awak media seusai acara halal bihala di lapangan tennis indor kalianda, Rabu (18/ 9). Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Tri Kancono saat di konfirmasi terkait himbauan Bupati Lamsel untuk lebih memperhatikan guru daerah pedalaman, ia mengatakan akan mulai melakukan pendataan ulang untuk guru di daerah terpencil untuk mendapatkan insentif tambahan guna menambaha kesejahteraan guru tersebut. HLD-04/10

Hal ini dikatakan Samsul, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan RSUD tersebut. Diruang kerjanya Samsul mengatakan, akan memberhentikan pekerjaan untuk sementara waktu bila proyek RSUD Pringsewu ada penyimpangan dan ia juga akan memerintakan ke pihak kontraktor untuk memasang papan proyek. “Kita juga akan mengkordinasikan dengan pihak teknisi dari Dinas PU Pringsewu,”

katanya. Dari hasil pantauan dilapangan, Rabu (18/9), terlihat proses pembangunan RSUD Pringsewu banyak terjadi kejangalan seperti pemasangan batu pondasi hanya kurang lebih sedalam 20 cm dari bangunan gedung laboraturium dan juga bangunan yang lainya terlihat tidak mengacu pada aturan seperti gedung UGD, ICU,ruangan kls 3 dan yang lainya. Menurut keterangan dari salah

satu pekerja tukang ditempat proyek dengan inisial (skd), bahwa pondasi tersebut seharusnya kedalamanya 50 cm sesuai dengan RAB. “Seharusnya memang kedalaman 50 cm,” ujar Skd. Saat diminta keterangan mengenai siapa pelaksana pekerjaan dan berapa jumlah nilainya, Skd mengatakan jika dirinya tidak mengetahuinya. “Saya sendiri tidak tau Mas..saya cuma pekerja. mengenai Plang nama proyek, itu bukan urusan saya,” timpalnya. Ungkapan tersebut, dibenarkan juga oleh Harli, selaku pelaksana lapangan. bahkan Harli sendiri tidak mengatahui jumlah anggaran untuk pembangunan tersebut. HLD-04/13

Peran Hutan Lindung Penting Jaga Ekosistim Sungai Antisifasi Terjadinya Banjir Tanggamus HL - Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPLH) Kotaagung Utara Kabupaten Tanggamus, menyatakan, Peran hutan lindung register 30 sangatlah penting dalam menjaga eko sistim sungai Way Belu yang terjadi banjir diakhir pekan lalu. Kepala KPHL Kota Agung utara Suratman yang membawahi register 30 menyatakan, akibat perambah hutan yang membuka lahan di hutan lindung register 30 tersebut. Maka selayaknya hutan ini berguna untuk menahan air hujan menjadi tak berfungsi. Akibatnya bisa sangat fatal yaitu berupa banjir bandang di sungai Way Belu seperti yang terjadi di akhir pekan ini. “Karena hutan lindung register 30 ini sudah tidak maksimal lagi menahan curah hujan yang sangat tinggi intensitasnya. Akhirnya air turun kebawah menuju titik terendah yaitu alur sungai Way Belu. Nah air yang turun dari hutan lindung ini tidak hanya

berupa air saja. Tetapi juga membawa material-material alam. Dan akhirnya membentuk sedimen di dasar sungai yang semakin lama membuat pendangkalan sungai itu. Dan puncaknya karena ketinggian air sungai sudah seimbang dengan permukaan tanah pemukiman. Maka tanggul yang juga sudah menipis akhirnya jebol. Karena tidak dapat melawan kekuatan alam,” katanya, Rabu (18/9). Suratman menerangkan, sebenarnya pihaknya sudah maksimal melakukan sosialisasi masalah bahayanya membuka lahan di hutan lindung tersebut. Namun terkadang warga tak mengindahkan dengan alasan untuk mencari biaya penghidupan. Akhirnya dilakukanlah sosialisasi dengan cara persuasive dari hati kehati yang dilakukan pihak KPHL Kota Agung Utara. “Selanjutnya ada program hutan kemasyarakatan atau HKM, sebenarnya program

Ilustrasi : Hutan Lindung

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

ini guna mengantisipasi maraknya perambah. Dan juga sebagai bentuk pelestarian hutan lindung yang bermanfaat bagi masyarakat. Yang mana dalam program ini pemegang hak hkm harus menanam tanaman keras yang berfungsi tetap untuk menahan dan menjadi resapan air,” katanya. Suratman menambahkan, saat ini yang terpenting juga diadakannya program reboisasi hutan lindung di Kabupaten ini. Hal ini untuk mengembalikan peran dan fungsi hutan lindung itu sendiri. Suratman mengaku hutan lindung di wilayah KPHL Kota Agung Utara terdiri dari register 30,31 dan sebagian register 39. Ironisnya 50 persennya dari wilayah hutan lindung ini sudah di garap perambah.” Memang sangat di perlukan dan prioritas utama reboisasi hutan lindung di Wilayah KPHL Kota Agung Utara ini,” tukasnya. HLD-04/17

Tanggamus, HL - Kabupaten Tanggamus, merupakan Daerah yang sangat kekurangan guru pendidik, selain dari memang kurangnya guru pendidik, juga selama dua tahun dari tahun 2011 hingga tahun 2013 masa jabatan guru pendidik banyak yang mengalami masa pensiunan yang jumlah sangat pesat yakni terhitung sebanyak 873 guru pendidik. Sementara itu dalam penerimaan CPNS pada tahun 2013 ini, yang mana hanya mampu menerima 40 orang tenaga PNS, sehingga masyarakat yang akan mengikuti tes CPNS guru mengeluh, mengkhawatirkan pendaftarannya untuk mengikuti tes CPNS hanya sia-sia, meski tesnya lolos namun tetap tidak diterima, kendati minimnya jatah tenaga PNS yang diterima, dan ditakutkannya dengan cara saling geser menggeser. “Bagai mana kita akan mengkedepankan pendidikan di Bumi Begawi Jejama ini, kalau saja tenaga pendidiknya sangat minim, sudah banyak guru didik yang pensiun dari tahun 2011 lalu, sedangkan baru ada penerimaan CPNS tahun 2013 ini, itupun jumlah penerimaannya tidak setengahnya untuk mengganti posisi guru pendidik yang sudah pensiun,” kata salah satu peserta CPNS yang enggan disebutkan namanya, kemarin, Rabu (18/9) Namun meski demikian, perempuan yang berprofesi sebagai guru honorer disalah satu Sekolah Dasar (SD) di Kabu-

paten Tanggamus itu tetap tak gentar ikut mendaftarkan diri untuk uji kopetensi tes CPNS mendatang, walau diakuinya hanya dengan jalur murni (tanpa menggunakan uang yang dimaksut).” Ya, siapa tau saja ada peluang buat saya untuk lolos dalam tes CPNS nanti, walau penerimaannya cukup minim, tetapi kalau melihat dari posisi untuk harapan diterima sangat jauh,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jonsen Fanesa mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus sebelumnya telah mengajukan sejumlah dari 400 orang yang kita butuhkan, terdiri dari beberapa jurusan untuk guru pendidik, dan disindir saat melakukan pengajuan berkas, bahwa di Tanggamus sangat kekurangan tenaga PNS untuk guru. “Ya, memang di Tanggamus sangat banyak kekurangan guru pendidik, sebelumnya kita juga mengajukan setidaknya separo dari jumlah pensiunan dari tahun 2011 hingga 2013 ini, tapi keputusan pusat kita tidak bisa membantah, hanya saja kita bisa mengikutinya,” ujarnya. Sementara itu dilain sisi, isu yang berkembang ditengahtengah Bumi Begawi Jejama ini menyebutkan untuk menjadi PNS guru pendidik harus mengeluarkan biaya dimana nilai berkisar 150 samapi 250 juta rupiah. HLD-04/17

Disporabudpar Gelar Pelatihan Wirausaha Atasi Kemiskinan dan Pengangguran Agar Peserta Memiliki Ketrampilan Waykanan, HL- Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Waykanan, menggelar pelatihan kewirausahaan, 16 s/d 20 September 2013 di Islamic Center Blambanganumpu. “Ada manfaatnya. Saya berharap memiliki keterampilan setelah pelatihan ini,” ujar Nopri, warga Kampung Sidoarjo Kecamatan Blambanganumpu yang menjadi peserta kegiatan tersebut, di Blambangan Umpu, Waykanan, Rabu. Nopri mengakui, setelah lulus SMA tahun 2003 belum pernah mengikuti kegiatan pelatihan peningkatan sumber daya manusia (SDM), sehingga dia merasakan pelatihan ini sangat bermanfaat untuk dirinya. “Dana kegiatan ini bersumber dari APBD 2013 sebagai upaya mengatasi kemiskinan dan pengangguran sesuai visi misi Pemerintah Kabupaten Waykanan,” kata Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Waykanan Syahrul Munir. Ia menegaskan bahwa pelatihan dengan tema Peningkatan Upaya Pertumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup

Pemuda itu akan sangat berguna bagi pemuda untuk menentukan minat usaha yang akan dikembangan ke depannya. Menurut dia, saat ini banyak remaja dan pemuda terlibat aksi kekerasan seperti tawuran, sehingga perlu upaya yang nyata untuk menghindari hal-hal negatif tersebut. “Kami berharap pelatihan ini bermanfaat, mengingat narasumber dan praktisi yang dihadirkan memiliki kompetensi sesuai tema kegiatan, yaitu 30 persen teori dan 70 persen praktik. Kami mendorong agar peserta serius selama mengikuti pelatihan agar tujuan pelatihan ini tercapai,” katanya kepada 37 peserta kegiatan itu pula. Peserta pelatihan ini semula hanya 28 orang, namun tingginya animo sejumlah pemuda untuk menambah keterampilan sehingga pesertanya ditambah. Syahrul yang juga Sekretaris PC GP Ansor Waykanan mengajak peserta kegiatan untuk berani mengembangkan usaha produktif dan tidak gampang putus asa setelah memutuskan untuk berwirausaha. HL-04/nt

Direktur RSUD Terapkan Disiplin Benah Pegawai Berkualitas Tingkatkan Pelayanan Pasien Waykanan, Hl- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ZA Pagar Alam, mengatakan pembenahan di RSUD ZA pagar alam, terus digalakan terutama menyangkut disiplin pegawai dan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat. Hal ini, diungkapkan oleh dr Heru Susanto Mkes, di ruang kerjanya, menanggapi pola kerja dan pelayanan di RS tersebut. Dikatakannya, bahwaq pihaknya telah menerapkan disiplin dan kepribadian guna melayani masyarakat (pasien). “Jika tidak dibarengin dengan niat yang iklas, serta bagaimana meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, bagaimana pelayanan akan maksimal,” ujarnya. Heru juga mengatakan, disamping itu harus didukung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

dengan kuantitas, jumlah dokter, pegawai, dokter spesialis, dokter anak, dan bidan serta perawat, karena tanggung jawab rumah sakit bukan hanya pemerintah dan direktur akan tetapi kita semua. “Bagaimana dapat meningkatkan pelayanan jika tidak dibarengi dengan fasilitas dan tenaga medis yang berkualitas sesuai bidangnya,” katanya lagi Lebih lanjut dikatakannya, disiplin bukan berati kita mengisi absen yang ada atau absen elektronik, yang penting adalah bagaimana kedisiplinan pribadi para pegawai dokter dan bidan, karena disiplin pada diri sendiri adalah kunci utama untuk dapat meningkatkan kinerja secara keseluruhan, dengan disiplin kita merasa punya tanggung jawab yang besar terhadap pelayan dirumah sakit. HLD-04/16

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

5

Kamis, 19 September 2013

HALUAN LAMPUNG

Pembahasan APBD-P Ajang Politik Anggota Saling Rebut Program Perjuangkan Dapil Masing-Masing PANITIA Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) jadikan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) sebagai kepentingan politik dimana anggota saling berebut memperjuangkan program pembangunan bagi daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing. Pasalnya, saat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lamsel menyampaikan perubahan maupun penambahan dana untuk programnya pada APBD-P tahun anggaran 2013 diruang rapat panggar gedung DPRD setempat, banyak mendapatkan kritikan dari sejumlah panitia banggar. Tentunya hal ini sangat mencolok, dimana panitia banggar saling berebut dan memperjuangkan program pembangunan bagi daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing. Dan tidak jarang ajang ini seperti ajang perdebatan dengan kepentingan politik dimana sekarang ini mendekati masa Pemilihan Umum (Pemilu) pemilihan legislatif (Pileg) (Tahun politik_red). Seperti panitia banggar yakni Sutrimo. Dirinya mengatakan, untuk daerah dapilnya ada Lima desa yakni Desa Margodadi, Margo Mulyo, Margo Rejo, Gedung Agung, dan Sidodadi Asri, dimana hingga saat ini belum adanya pembangunan maupun perbaikan inprastruktur. Bahkan, Ia mengungkapkan pembangunan

tersebut sudah dijanjikan oleh Sekretaris Daerah Lamsel Ishak yang kini sudah pindah ke Kota Metro dimana akan dijanjikan pembangunannya pada tahun 2013 ini. “Saya sulit untuk menjelaskannya kepada masyarakat terkait kondisi jalan rusak ini, karena dari pihak PU belum merespon harapan masyarakat. Dan juga Sekda yang lama (Ishak_red) menjanjikan untuk dibangun pada tahun ini, namun hingga kini belum tersentuh,” beber Sutrimo kepada sejumlah jajaran PU dan SKPD lainnya diruang rapat panggar DPRD Lamsel, Rabu (18/9). Berbeda dengan politisi asal Partai Demokrat (PD) dari Komisi D DPRD Lamsel, Asmawati. Ia menyampaikan, Untuk asal dapilnya terdapat Dua desa yakni Desa Karang Pucung dan Desa Karya Tunggal pembangunannya tidak sesuai yang diharapkan. Dirinya membeberkan, pembangunan inprastruktur dimana sebelumnya dijanjikan pembangunan jalan sepanjang 4

Km pada kenyataan hanya dibangun sepanjang 2 Km untuk desa Karang Pucung pada tahun 2010 yang lalu.“Ditahun 2012 kemarin, pembangunan jalan sepanjang 4 Km di Desa Karya Tunggal hanya dibangun sepanjang 1 Km oleh Dinas PU Lamsel. Tentunya hal ini harus jadi perhatian Dinas PU,” beber politisi Partai Demokrat. Sementara panitia banggar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lamsel Nanang Hermanto, dirinya menuturkan untuk dapilnya disalah satu kecamatan, yaitu Kecamatan Tanjung Bintang pada pembahasan APBD-P tahun 2013 ini, tidak masuk dalam pembangunan fisik melalui dinas PU Lamsel. Tentunya ia menganggap dan menilai belum adanya pembangunan yang merata. “Jangan pembangunan ada pada Kecamatan Natar, Palas, Ketapang saja yang dibicarakan pada pembahasan ini. Masa? dari tadi yang saya dengar hanya Tiga kecamatan itu saja. Tentunya harus ada pembangunan yang merata. Disini panitia banggar mewakili dari masing-masing dapil kecamatan. Dan saya menilai penjelasan oleh dinas PU mengenai penempatan pembangunan (Fisik_red) seperti disembunyi-bunyikan dan pihak PU sepertinya belum siap untuk membahas ini,” ungkap Nanang Hermanto.

Foto : Agus BAHAS APBD-P- Sejumlah SKPD Pemkab Lamsel saat Membahas usulan penambahan biaya program APBD-P bersama panitia Banggar DPRD Lamsel diruang rapat banggar DPRD Lamsel, Rabu (18/09)

Lain lagi yang dilontarkan politisi asal partai PDIP dari Kecamatan Palas yaitu Ipni, Amd, menurutnya pembangunan oleh pemerintah dirasa sudah cukup merata. Dirinya juga mengatakan, pembangunan inprastruktur pada APBD-P

anggaran tahun 2013, dimana sasaran pembangunannya paling banyak di Tiga Kecamatan Natar, Palas dan Ketapang, khususnya pada Kecamatan Palas dikarenakan pada tahun sebelumnya kecamatan Palas lebih sedikit pembangunan fisiknya. Dan

Disnakeswan Tergetkan Bebas Rabies Terus Lakukan Vaksinasi Rabies Hewan Masih Tinggi

Foto : Iwan Kurniawan PASANG LENCANA- Wakil Bupati Tanggamus, Hi. Samsul Hadi, S.Pd.I, saat melakukan penyematan lencana kepada kedua Kepala Pekon (Kakon) yang telah dilantik berdasarkan pemilihan langsung oleh masyarakat setempat.

Banggar DPRD Geram Penjabaran Usulan Dinas PU Instan Diwakili Sekretaris PU Tanpa Ada Rincian Penjelasan Kalianda, HL- Penjabaran usulan program Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) secara instan dalam anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P), membuat sejumlah panitia badan anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamsel geram dan dihujani berbagai kritikan. Pasalnya, dalam pembacaan usulan program Dinas PU melalui dana APBD-P oleh sekretaris PU Lamsel Destrinal yang didamping Tiga kepala bidangnya, dengan cara instan tanpa adanya perincian penjelasannya membuat sejumlah panitia banggar timbul berbagai pertanyaan bahkan berkesimpulan seperti ada yang disembunyikan. Ketua panitia banggar DPRD Lamsel yang juga Plt Ketua DPRD Hendri Rosyadi menginginkan, penjabaran mengenai penempatanpenempatan pembangunan fisik (Proyek_red) oleh jajaran Dinas PU Lamsel haruslah secara mendetail. “Kami dikirimi surat oleh KPK, dimana setiap kegiatan maupun program harus secara terbuka dan jelas. Jadi dalam penyampaian program jangan secara glondongan.

Pembahasan dipanggar ini sifatnya final dan tidak bisa dibahas lagi. Bahkan, hal seperti ini tidak jarang membuat pertanyaan oleh semua kalangan masyarakat,” tegas politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) cabang Lamsel saat memimpin rapat pembahasan program SKPD dalam APBD-P diruang rapat DPRD Lamsel, Rabu (18/9). Sementara itu, tidak hanya mendapatkan kritikan dari pimpinan panitia banggar saja terkait penyampaian secara global oleh sekretaris Dinas PU. Pihak Dinas PU pun mendapatkan, hujatan kritikan dari anggota panitia banggar yang lain, yakni Nanang Hermanto dari F r a k s i P D I P. I a m e n i l i a i , program-program yang disampaikan oleh jajaran Dinas PU seolah-olah meragukan dan dianggap seperti ada yang disembunyikan. Program ini tidak jelas, seperti ada yang disembunyi-bunyikan. Dan Dinas PU seperti tidak siap untuk membahas program pembangunan dalam APBD-P,” beber Nanang Hermanto kepada sejumlah anggota panitia banggar dan SKPD. Berbeda lagi kritikan yang dilemparkan oleh anggota panitia banggar dari Komisi

D yakni Gurinda. Ia mengatakan, seharusnya dalam penyampai program tersebut, seharusnya disampaikan langsung oleh kepala dinas terkait. Pasalnya bila ada perihal yang harus diputuskan, tidak susah menentukannya. “Pembahasan ini bisa juga ditunda. seharusnya apa yang menjadi bahan masukan dari sejumlah anggota panitia banggar dapat diputuskan oleh kepalanya. Dan apa yang diberikan masukan oleh sejumlah panitia banggar harus menjadi bahan pertimbangan Dinas PU,” ucapnya. Menanggapi apa yang disampaikan kritikan oleh sejumlah panitia banggar, Sekretaris Dinas PU Destrinal mengatakan, terkait penempatan atau titik- titik pembangunan fisik yang menggunakan dana APBD-P tahun anggaran 2013. Dirinya mejelaskan, untuk penentuan tempatnya telah ditetapkan, namun untuk volume atau banyaknya jumlah bangunan yang akan dibangun disejumlah kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Lamsel, ia mengaku belum ditetapkan. “Untuk lokasi sudah ditentukan, namun untuk ajuan volume belum final atau ditetapkan,” tukasnya. HLD-04/10

Bandarlampung, HL- Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lampung, Desi romas menegaskan, akan terus berupaya menargetkan lampung sebagai daerah endemis tertinggi di Indonesia, benarbenar bebas rabies di tahun 2015 tercapai. “Kita berharap tahun 2015 Lampung bisa bebas rabies, makanya terus kita lakukan vaksinasi pada HRP (Hewan Penyakit Rabies) berkoordinasi dengan seluruh kabupaten/kota, memang sampai pertengahan September ini belum keseluruhan tapi minggu depan akan dilakukan kembali penyuluhan dan vaksinasi di pesawaran, tanggamus dan pringsewu, bahkan tanggal 25 nanti saya akan menyampaikan ini (tentang rabies) di Medan,”papar Desi diruangannya, Selasa (17/9). Ia menjelaskan vaksinasi dilakukan dengan menvaksin anjing-anjing di wilayah yang berpotensi rabies, vaksinasi yang dimaksud seperti ini misalkan disini endemik maka radius 10 km akan kita vaksin hewan dan pemberian vaksin hewan itu gratis “Yang jelas sekarang kami lakukan vaksinasi massal terus, terutama pada bulan ini, karena Bulan September merupakan Bulan Rabies, targetan kami 70 persen dari HPR harus di vaksinasi, artinya data yang tercatat dari populasi 104 ekor endemik, sedangkan kami baru tersedia vaksin 50100, jadi setidaknya walaupun tahun ini belum memenuhi semua, fokus kita target 70 persen itu pada hewan peliharaan yang berpemilik, jadi jangan sampai hewan terkena rabies diketahui setelah pemiliknya digigit oleh peliharaannya,”jelas Desi Seperti diketahui lima kabupaten/kota yang merupakan endemik rabies yaitu Bandar lampung, pesawaran, pesisir barat, metro dan Lampung tengah. Sedangkan Disnakeswan Lampung mencatat dari tahun 2010 hingga 2013 kasus positif rabies pada hewan di Lampung masih tinggi, pada tahun 2010 terdata 13 kasus, di tahun 2011 tercatat 8 kasus, di tahun 2012 sebanyak 25 kasus sedangkan sampai

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

dengan Agustus 2013 terdata sebanyak 10 kasus. Terkait adanya kasus HPR menggigit di pesisir barat, Desi mengatakan saat ini sudah mengirimkan timnya (Tim Komda Zoonosis) untuk permasalahan tersebut. “Tim kami sudah ke pesisir barat, kalau memang terpaksa, hewan endemiknya dibunuh nanti kita analisa di balai veteriner melihat hasil laboratorium seperti apa?”ujarnya Ditambahkannya, bila penyakit tersebut sudah terkena pada manusia maka hal itu sudah masuk pada ranah kesehatan masyarakat karena Disnakeswan hanya pada tindakan preventif saja, oleh karena itu, dalam tim tersebut biasanya ada orang kesehatan manusianya. Disnakeswan mencatat tahun 2010 tercatat 1225 orang tergigit HPR, tahun 2011 sebanyak 1045 orang, tahun 2012 sebanyak 1289 orang, sedangkan jumlah orang meninggal akibat penyakit rabies tahun 2010 sebanyak 3 orang dan 2012 sebanyak 2 orang, sedangkan sampai Agustus 2013 tercatat 104.250 ekor populasi HPR di Lampung, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yaitu 103.643 ekor. Kepala Seksi Penyidikan dan Pemberantasan Penyakit Hewan (P3H) Disnakeswan Lampung, Leylan Mardia menjelaskan bila menemukan hewan dengan tanda klinis seperti takut, galak, suka menyendiri, nafsu makan hilang, air liur meleleh tak terkendali, kejang kemudian lumpuh serta ekor disisipkan diantara dua paha diindikasikan positif rabies. “Apapun hewan berdarah panas bisa terkena rabies seperi anjing, kucing, kera, sapi maupun kambing. Vaksinasi rabies hanya dapat memberikan perlindungan terhadap symptom dan mengendalikannya tapi tidak dapat mencegah terpaparnya individu dari agen penular. Sehingga siapapun yang mengalami gigitan hewan atau terpapar rabies harus segera dibersihkan lukanya dengan sabun, kemudian berikan alkohol 70 persen atau yodium tincture dan segera menemui dokter dan jangan membunuh hewan yang menggigit,” tandasnya. HL-04/et

ia juga menambahkan pada APBD murni tahun 2013 ini, Kecamatan Palas tidak masuk sasaran pembangunan. “Sebenarnya pembangunan sudah terakomodir dan pembangunan dirasa merata. Kalau pun di Kecamatan Palas banyak pem-

bangunannya pada APBD-P kali ini hal yang wajar, karena tahun kemarin saja Kecamatan Palas lebih sedikit pembangunannnya. Pada APBD murni tahun anggaran 2013 hanya sedikit pembangunannya,” pungkasnya. HLD-04/10.

Open Turnamen WATES CUP Masih Menerima Pendaftaran Pendaftaran di Pekon Wates Pringsewu, HL- Guna memeriahkan Turnamen Vo l l y B a l l d a l a m r a n g k a menyambut Hari Ulang Tah u n ( H U T ) P e k o n Wa t e s yang ke 95, Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, hingga saat ini masih menerima pendaftaran bagi peserta yang akan m e n g i k u t i t u r n a m e n WAT E S CUP dengan menghubungi sekretariat di Balai Pekon Wa t e s a t a u k e n o h p . 085279469579 a/n Hadi Sutomo. Dikatakan Hadi Sutomo, bahwa biaya pendaftaran untuk mengikuti turnamen hanya sebesar Rp. 11 ribu untuk setiap club baik itu untuk putra maupun putri. se-Provinsi Lampung. Turnamen Volly Ball tersebut, akan dilaksanakan di l a p a n g a n B a l a i P e k o n Wa tes. Dikatakan Sutomo, selaku panitia penyelenggara, bahwa open turnamen t e r s e b u t t e l a h d i b u k a p e ndaftarannya sampai tanggal 2 1 S e p t e m b e r 2 0 1 3 . “ P e ndaftaran bagi peserta yang akan mengikuit turnamen Volly Ball, silahkan datang

ke sekretariat di Balai Pek o n Wa t e s , a t a u m e n g h u bungi saya langsung ke no hp. 085279469579,” kata Hadi Sutomo. Lebih lanjut Hadi Sutomo mengatakan, jika penyelenggaraannya akan dimulai pada tanggal 22 September sampai dengan tanggal 06 Oktober 2013. Penuturan senada diutarakan Kepala Pekon (Kak o n ) Wa t e s , I w a n K r i s tiono, yang menyatakan jika turnamen tersebut diadakan guna menyambut H u t P e k o n Wa t e s y a n g k e 95. “Kita mengadakan ini, untuk memeriahkan Hut Pekon disini,” kata Iwan Kristiono. Ditambahkannya pula, bahwa dalam turnamen tersebut, pihak panitia telah menyediakan berbagai hadiah. “Kita menyediakan hadiah total mencapai Rp 6 juta guna memeriahkan turnamen ini,” tandasnya, seraya mengatakan jika pada pembukaan nanti, rencanaya akan dibuka ol e h B upa t i P r i ngse w u. HLD-04/13

WATES CUP Pendaftaran Turnamen Volly Ball Sekretariat Balai Pekon Wates Biaya Pendaftaran Rp.100.000 Bisa Menghubungi HADI SUTOMO Dengan NO: 085279469579 Batas Akhir Pendaftaran 21 September 2013 Pertandingan 22 September06 Oktober 2013

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


6

OPINI Kamis, 19 September 2013

HALUAN LAMPUNG

Negara Preman

TAJUK

Oleh : Fritz E Simandjuntak Kasus penyerbuan dan meninggalnya empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengundang beragam pandangan di masyarakat. Ada kelompok masyarakat yang merasa lega atas terbunuhnya empat orang tahanan yang memang sering mengganggu kenyamanan masyarakat di Yogyakarta. Ada pula yang mengutuk tindakan semena-mena tersebut yang dianggap telah melanggar Hak Azasi Manusia. Peristiwa tersebut mengukuhkan bahwa hukum di negara ini belum menjadi ujung tombak keadilan di masyarakat. Lembaga yang berkaitan pada penegakkan keadilan, seperti polisi, hakim, jaksa, kehilangan kepercayaan karena terlibat begitu banyak kasus pelanggaran penegakkan hukum sendiri. Terlepas dari pro dan kontra pendapat di atas, satu hal yang patut menja-

di renungan kita semua bahwa sikap “premanisme� memang telah terjadi di segala lapisan masya-

saja terjadi. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memperkirakan bahwa dari 536

tas kelapa sawit itu untuk membayar denda ke negara Rp2,5 triliun. Berkaitan dengan penggelapan pa-

rakat Indonesia. Kita mulai dari preman birokrasi. Korupsi di kalangan birokrasi melalui penggunaan anggaran, baik itu APBN maupun APBD, masih

Kabupaten dan Kota yang ada saat ini, sudah ada 291 Kepala Daerah jadi tersangka korupsi. Fakta ini sangat memprihatinkan. Sementara salah satu menteri dalam ceramahnya di Singapura menyatakan bahwa penghamburhamburan masih sering dilakukan oleh kepala daerah. Anggaran lebih banyak digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti kebutuhan rumah tangga, pakaian, acara-acara seremonial, kendaraan dan perjalanan ke luar daerah. Hal ini memang tercermin dari alokasi anggaran di mana lebih dari 60 persen untuk biaya personil sementara yang dialokasikan untuk pembangunan hanya sekitar 12 persen. Preman birokrasi ternyata sangat erat kerjasamanya dengan preman politisi di perwakilan rakyat. Baik itu tingkat DPR maupun DPRD. Kasus korupsi pembangunan gedung olahraga Hambalang yang dimotori Nazaruddin, mantan bendahara Partai Demokrat, telah membongkar besarnya jaringan preman korupsi di kalangan politisi. Awalnya kasus itu menjerat Angelina Sondakh, yang kemudian merambat ke Anas Urbaningrum, man tan Ketua Umum Partai Demokrat dan Andi Mallarangeng, mantan Menpora. Masih yang berkaitan dengan olahraga, Gubernur Riau Rusli Zainal sudah dijadikan tersangka atas pemberian dan penerima suap pembahasan Perda PON Riau 2012, disamping kasus Pelalawan. Ada dugaan bahwa kasus suap menyuap ini juga melibatkan petinggi dari asal partainya. Tentu saja preman suap menyuap dan korupsi itu juga melibatkan pengusaha. Baik yang aktif maupun tidak aktif di politik. Hartati dituduh melakukan penyuapan terhadap Bupati Buol Amran senilai Rp3 miliar sebagai kompensasi agar Amran mengeluarkan izin guna pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan miliknya di Buol. Baik Hartati maupun Amran telah divonis pengadilan. Kasus lain yang mengejutkan adalah masalah pajak yang dilakukan oleh Asian Agri. MA memutuskan perusahaan papan a-

jak, kita tentu masih ingat nama Gayus Tambunan. Mantan pegawai negeri sipil di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Indonesia dan lulusan STAN tahun 2000 ini dituduh oleh Komjen Susno Duadji mempunyai uang Rp25 miliar di rekeningnya plus uang asing di brankas bank atas nama istrinya dan itu semua dicurigai sebagai harta haram. Lebih kaget lagi kita ketika KPK berhasil mem bongkar dugaan korupsi proyek simulator SIM di Polri yang telah mengakibatkan kerugian negara miliaran rupiah yang diduga dilakukan mantan Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo. Nilai kekayaan jenderal berbintang dua ini diduga sampai Rp 100 miliar dan KPK telah melakukan pembekuan atas aset aset yang dimiliki oleh Djoko Susilo. Tentu saja temuan ini mengingatkan kita akan isyu rekening gendut di lembaga Polri. Salah satu majalah di Indonesia pernah mengung kapkan data data enam jendral polisi yang memiliki rekening gendut tersebut. Sayangnya tidak ada upaya lanjut untuk melakukan pemeriksaan atas jumlah kekayaan yang bisa saja mirip-mirip dengan Djoko Susilo. Institusi kehakiman juga tidak lepas dari preman korupsi. Baru baru ini Wakil Ketua PN Bandung, Setyabudi Tejocahyono, tertangkap tangan oleh KPK karena diduga menerima suap sebesar Rp150 juta dari total Rp1 miliar yang dijanjikan. Diduga, dugaan suap itu terkait pengurusan kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sebesar Rp66,6 miliar. Sementara itu Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Imam Anshori Saleh mengatakan dalam dua tahun terakhir sebanyak delapan hakim telah dipecat karena suap dan lebih dari 20 hakim kena sanksi tidak menyidangkan perkara selama jangka waktu tertentu atau dikenal dengan sanksi non-palu. Pada saat pelantikan jajaran Kabinet Indonesia Bersatu I tahun 2004, SBY menyatakan agar para menteri dan pembantu Presiden lainnya menjadi pejabat yang bersih, bebas dari korupsi dan segala

Surat Kabar Harian

HALUAN LAMPUNG Penerbit Komisaris

: PT. LAMPUNG JAYA ABADI : Dra. Zuraida, M. M

Penasehat Hukum

: A. Rizkie, S.H & Partner

Pemimpin Umum : H. A Jazuli Pemimpin Perusahaan : Indira Mauli Wakil Pemimpin Perusahaan : Herwandi Agusta, S. Kom Manajer Marketing : Mohammad Mulya Pemimpin Redaksi : Yon Bayu Wahyono Redaktur Pelaksana : Budi Mansyah Redaktur : Aan Lampung Andersen. S Hendra Saputra Iwan Ariyanto Wartawan

: Eko Nur Chabibah Ilham Jamhari Rudy Hardianto

Biro Lampung Utara Biro Lampung Barat Biro Lampung Selatan Biro Pringsewu

: Heri Setiawan : Eko. S : Agus Riyanto : Mega Utama (Kabiro) Hermanto, Bambang Irawan : Darjono (Kabiro) Yahya Apit, Hidman, Hermansyah (Marketing) : Elia Sunarto : Yasir Subagio, Solihin : Iwan Kurniawan : Prayogi

Biro Tulangbawang

Biro Tulangbawang barat Biro Way Kanan Biro Tanggamus Biro Pesawaran Layout & Design Grafis

Koordinator Sirkulasi Staf Marketing

Percetakan

: Andrian Saputra, S.T (Kabag Pracetak) Alfian Saputra, S. Kom Johansah : Karyanto Syam : Dwi Gita Fitriani Yosi Cahya Dita Yuni Anggraini : PT. SUBUR JAYA NIRWANA Abdullah Jaja Sumarja Panca Ardhi Ali Nurdin Ari Desoni Thomas Mathew Anip Prasetya

( ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN ) Alamat Redaksi/Tatausaha : Ruko Nirwana Regency Blok. B/4, Jln. Pulau Morotai No. 99 Way Halim Bandar Lampung, Faksmili : 0721-708891, Email : haluanlampung@gmail.com BANK : BANK BRI No. Rek : 069901000014569 a/n HENGKI A. JAZULI WARTAWAN HALUAN LAMPUNG SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/ MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

bentuk penyimpangan. “Saya pun akan melakukan hal yang sama dengan Saudara, untuk menegakkan pemerintahan yang baik untuk m e l a k u k a n pencegahan dan pemberantasan terhadap segala bentuk penyimpangan, marilah kita mulai dari diri kita sendiri, dari lingkungan kita, dari jabatan kita, dan utamanya sebagai seorang presiden, dari diri Pemerintah Republik Indonesia,� itu yang dinyatakan oleh Presiden SBY. Dari peristiwaperistiwa di atas, kita bisa melihat dengan jelas bahwa dalam hal korupsi, Presiden SBY gagal menjadikan negara ini yang bebas korupsi. Preman, mulai dari tingkat jalanan sampai yang bersafari dan memakai dasi, semakin menggurita bahkan melibatkan orang-orang dekat Presiden SBY sendiri. Kembali pada topik penembakan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sepatutnya kita berharap lebih jauh lagi, bukan saja kepada prajurit Kopassus tapi mungkin juga aparat anti teror di POLRI. Agar mereka bukan saja bersikap tegas terhadap preman tingkat jalanan, tetapi juga bersikap tegas terhadap preman-preman di birokrasi, berdasi, dan profesional. Karena rasa keadilan di masyarakat sudah terusik oleh kelakuan preman-preman negara di segala tingkatan. Kalau tindakan itu yang terjadi, meskipun melanggar HAM, tetapi preman preman yang mengambil duit negara akan langsung kapok. Dan tindakan akan berhasil mentransformasikan negara Indonesia dari negara preman menjadi negara aman. Untuk ituk para prajurit tersebut patut kita berikan bintang mahaputera.

TANPA GUBERNUR JIKA pemilihan Gubernur Lampung batal dilaksanakan pada tahun 2013 ini, maka pilgub baru bisa terlaksana tahun 2015 mendatang. Sebab, sesuai aturan, tahun 2014 tidak boleh digelar pilkada mengingat tahun tersebut akan digelar hajat demokrasi berskala nasional yang pemilu legislatif dan pemilihan presiden. Untuk itu bagi kepala daerah yang habis masa jabatan di tahun 2014, seperti Provinsi Lampung, dipersilahkan untuk menggelar pilgub sebelum 2014 atau sesudahnya. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung awalnya ngotot ingin menggelar pilgub pada Oktober 2013. Bahkan sejumlah tahapanya sudah dilaksanakan, termasuk menerima pendaftaran dan menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung. Tercatat ada lima pasangan calon yang sudah memenuhi persyaratan yakni Herman HN-Zainudin Hasan, Berlian Tihang-Mukhlis Basri, Ridho FicardoBachtiar Basri, Alzier Dianis Thabranie- Lukman Hakim, serta Amalsyah Tarmizi-Gunadi Ibrahim yang maju dari jalur independen. KPU rupanya tidak menghiraukan keberatan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP yang sejak awal mengatakan pilgub tidak bsia digelar 2013 karena jabatannya masih lama. Lebih baik pilgub digelar 2015. Seperti diketahui, pilgub Lampung lalu juga diundur dari seharusnya 2009 menjadi tahun 3 September 2008 karena tahun 2009 digelar pemilu legislatif dan juga pilpres. Karena saat itu Sjachroedin masih bisa ikut pilgub dan berposisi selaku petahana, situasi agak berbeda dengan sekarang. Kebetulan Sjachroedin keluar sebagai pemenang dalam satu putaran sehingga meski pelantikannya cukup lama karena menunggu habis masa jabatan Sjachroedin periode pertama, situasinya tidak terlalu memanas. Dalam pilgub kali ini Sjachroedin tidak bisa lagi maju karena sudah dua kali menjabat sebagai gubernur. Ada kekhawatiran, situasi politik akan memanas manakala hasil pilgub sudah diketahui, sementara gubernur definitif masih lama menjabat. Tentu saja akan muncul gubernur kembar antara yang definitif dan terpilih. Sjachroedin tentu tidak menginginkan hal itu terjadi. Namun di lain pihak, seperti ditudingkan banyak elemen masyarakat, KPU menginginkan pilgub digelar 2013 juga karena bisa menjadi alasan perpanjangan masa jabatan mereka. Seperti diketahui sebenarnya masa jabatan komisioner KPU Lampung sudah berakhir September 2013. Namun karena tengah ada proses pilgub, masa jabatan mereka pun kini telah diperpanjang. Kini tanda-tanda pilgub akan digelar 2013 semakin jauh. Dengan alasan tidak ada dana, Pemprov Lampung (baca: gubernur) tidak mengajukan APBD Perubahan 2013. Padahal KPU berharap sumber pendanaan pilgub bersumber dari situ. Dari pertarungan ini, siapa yang kemudian dirugikan? Komisioner KPU sudah mengambil untung karena masa jabatannya sudah diperpanjang. Demikian pula dengan Sjachroedin ZP karena setidaknya sampai habis masa jabatannya di 2014 mendatang, tidak akan ada ‘pesaing’. Jadi yang paling dirugikan tentu para kandidat dan masyarakat Lampung secara luas. Para kandidat yang sudah tabur janji, tabur uang (untuk iklan dan kegiatan sosial), gigit jari. Demikian pula masyarakat Lampung yang sejak 8 bulan terakhir diriuhkan dengan akrobatik politik yang tidak mendidik. Dengan tidak adanya APBD Perubahan, lagi-lagi masyarakat yang akan menjadi korban karena proyek rutin seperti perbaikan jalan serta fasilitas umum lainnya akan terbengkalai sampai tahun depan. ***

SURAT PEMBACA SULITNYA MEMBUAT SIM ass. kepada kepala polisi samsat tanggamus... saya sangat kecewa dengan pelayanan pembuatan SIM disana,saya mau buat SIM masa harus di persulit,,, mohon di tertibkan petugasnya,, biar masyarakat merasa nyaman...jangan karna masyarakat orang yang tidak berpangkat cuman bisa di bentak... terima kasih (081369415XXX) REL YANG TINGGI Kepada Kepala stsiun kereta api tanjung karang, kami warga Kelurahan rajabasa raya. merasa perlu untuk memberitahukan hal yang agak mengusik kami: beberapa waktu yg lalu rel kereta api yang melewati rajabasa b. lampung telah ditinggikan, sehingga agak mengganggu kendaraan bermotor yang melewati rel resebut. Biasanya melewati rel itu lancar sekarang kendaraan melewati rel tesebut menjadi merangkak karena rel lebih tinggi dari jalan. untuk itu kami berharap kalau rel itu ditinggikan kami mohon kepada PJKA/ PT KAI untuk juga meniggikan jalan yang melintasi rel tersebut.Bagi pihak PT KAI memang enak karena kereta apinya lancar lewatnya. yang tidak bagi warga yang lewat disitu. sebaiknya enak bagi pt kai enak bagi warga juga . terima kasih. (087799943XXX)Jalan Rusak.

No. Telepon Penting  Hotline Polisi

: 110

 Polsekta Teluk Betung Selatan

: 481283

 Ambulans

 Polda Lampung

: 485841

 Polsekta Kedaton

: 7691110

 Polsekta Teluk Betung Barat

: 485383

 PMI

: 253452

 Polsekta Panjang

: 31383

 Kebakaran

: 113/252741

 Polsekta Sukarame

: 7624250

 Dirpolair

: 31310

 RS Abdoel Moeloek

: 702455, 703312

 PDAM

: 483855

 RS Bumi Waras

: 254589

 PLN

 ULPK BBPOM

: 123

: 254888

 RS Urip Sumoharjo

: 771322

 Gangguan PLN

 Poltabes Bandar Lampung

: 263206

: 254110

 RS Advent

: 703459

 Gangguan Telkom

: 147

 Polsekta Tanjungkarang Timur

: 253783

 RS Immanuel

: 704900

 Penerangan Telkom

: 108

 Polsekta Tanjungkarang Barat

: 255015

 RS Graha Husada

: 240000

 Pemprov Lampung

: 481166

 Polsekta Teluk Betung Utara

: 482083

 RS Bintang Amin Husada

: 273601

 Pemkot Bandar Lampung

: 252041

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

: 118

Email : haluanlampung@gmail.com


POLITIK

7

Kamis, 19 September 2013

HALUAN LAMPUNG

Atap KPU Dinaiki Pendemo KETUA KPU Lampung, Nanang Trenggono angkat bicara soal aksi demo yang dilakukan Gerakan Masyarakat Lampung Bersatu (GMLB) dan Front Anti Gratifikasi (FAGAS). Nanang menganggap aksi demo dua elemen pimpinan CH Burmeli, sudah berlebihan dan di luar etika. Ini, kata Nanang, dampak dari kegagalan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP menjalankan fungsinya sebagai pembina politik di Lampung.”Demo GMLB dan FAGAS sampai menaiki genting dan memasang spanduk di atas gedung KPU Lampung sudah sangat berlebihan. Ini kegagalan gubernur pembina politik di provinsi ini,” kata Nanang, Rabu (18/9). Nanang menegaskan, KPU Lampung sudah sesuai dengan konstitusi/UUD 1945, UU nomor 15 tahun 2011 tentang penyelenggara pemilu, dan UU nomor 32 tahun 2004 yang sudah dirubah menjadi UU nomor 12 tahun 2008 tentang Pemerintahan Daerah dalam menjalankan tahapan pilgub. Aksi massa hari ini, kata dia, bukan lagi menyalurkan aspirasi. Akan tetapi, ada upaya memaksakan kehendak serta menyerang personal komisioner, bukan lagi sebagai lembaga. Menurut Nanang, tindakan yang dilakukan massa bisa dikatagorikan tindak

pidana, karena memasuki pekarangan orang lain tanpa izin. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melaporkan tindakan massa tersebut ke aparat kepolisian, karena sudah menganggu dan menginjak-injak kehormatan KPU Lampung. “Kita akan laporkan ke aparat kepolisian. Untuk tindakan selanjutnya akan saya bicarakan dulu dengan rekan-rekan siang ini. Saat ini kami masih sibuk menyelesaikan rapat koordinasi (rakor) tentang perencanaan anggaran pileg 2014 untuk tahun 2014,” tandasnya. Terpisah, Kordinator GMLB dan FAGAS, CH Burmeli, menantang KPU Lampung untuk mempolisikan mereka. CH Burmeli menganggap, aksi memanjat atap KPU Lampung untuk memasang spanduk tuntutan, sebagai puncak kekesalan, karena aksi mereka tidak ditanggapi KPU Lampung. “Silahkan saja kalau KPU ingin mempolisikan kami, hal-hal seperti itu bagi kami sudah biasa. Justru kami yang akan balik melaporkan KPU ke polisi, karena sudah melalaikan tugas dan tidak masuk kantor tiga hari,” ujarnya.

Sjachroedin ZP

Bandarlampung, HL- Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mengagendakan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi di Jakarta pekan depan, untuk berdiskusi tentang beberapa persoalan dan anggaran di provinsi ini. Sjachroedin ZP mengatakan, diskusi sebagai langkah penyelesaian dan meminta pandangan Mendagri soal beberapa persoalan yang terjadi, seperti anggaran pemilihan gubernur (pil-

Panwaslu Tanggamus Inginkan Pemilu Bersih Tanggamus HL - Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan sarana kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Pelaksanaan pemilu yang demokratis dan akuntabel akan dapat terwujud apabila semua pemangku kepentingan bersinegi dalam melakukan pendidikan politik rakyat secara fair. “Bukan pemilu yang dilaksanakan secara kotor dengan melakukan politik uang terhadap konstitusinya,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanggamus Zulwani, S.IP, Rabu (18/9). Ia mengatakan, sebagai bagian dari penyelenggara pemilu yang diatur UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu, Panwaslu mempunyai tugas dalam mengawasi semua tahapan dan pelaksanaan peraturan yang dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut dia, apakah tahapan-tahapan itu sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada, dan juga memastikan tahapan-tahapan itu tepat procedural. “Selain itu tugas Panwaslu juga mengawasi peserta pemilu, seperti, partai politik (parpol), dan calon legeslatifnya

(caleg). Panwaslu memastikan apakah parpol peserta pemilu tersebut patuh dan taat terhadap tahapan-tahapan dan peraturan yang dibuat oleh KPU. Karenanya, ketaatan dan kepatuhan parpol itu merupakan tolak ukur keberhasilan penciptaan demokrasi di negeri ini dalam memilih wakil rakyat yang kredibel dan amanah,” ujar Zulwani. Menurutnya, terkait peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013, perubahan atas peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2013, tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu DPR, DPD dan DPRD, pada prinsipnya Panwaslu menyambut baik dengan dikeluarkannya Peraturan tersebut. Peraturan itu harus dipatuhi dan ditaati oleh peserta pemilu. “Alat peraga kampanye tidak boleh di tempatkan pada tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan lainnya, gedung milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung atau sekolah), jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana public, taman dan pepohonan. Untuk papan reklame (billboard) hanya diperuntukkan satu bagi parpol untuk desa/kelurahan,” imbuhnya. HLD-17

Hari Ini Lampura Memilih Pemimpin Lampung Utara, HL- Masyarakat Lampung Utara hari ini, Kamis (19/9) dipastikan akan mendatangi tempat pemilihan suara (TPS) di wilayahnya masing-masing untuk memilih kepala daerahnya periode 2013-2018. Komisioner KPU Lampura, Suheri mengatakan, masyarakat harus hati-hati dalam memberikan suaranya untuk memilih calon pemimpin. Jika saja terjadi kesalahan, maka masyarakat akan merasakan dampaknya selama lima tahun. Suheri menjelaskan, 1186 TPS yang tersebar di 23 kecamatan sudah siap digunakan sebagai tempat pemungutan suara bagi 441.981 mata pilih. “Semua logistic Pilkada lampura sudah siap digunakan termasuk kertas suara dan lainnya,” kata Suheri kepada sejumlah Wartawan, Rabu (18/9). Suheri mengimbau seluruh masyarakat Lampura dapat mengunakan hak suaranya dengan mendatangi TPS yang telah ditetapkan.”Ayo kita gunakan hak pilih kita sesuai dengan pilihanya masing-masing,” tandasnya. HLD-18

SBY Setuju Fraksi Demokrta Dirotasi

NAIKI ATAP- Puluhan massa GMLB dan FAGAS menaiki atap kantor KPU Lampung untuk memasang spanduk berwarna hitam dengan tuntutan meminta seluruh komisoner KPU Lampung mundur dari jabatannya. Foto ist

CH Burmeli merasa emosional dan kesal ketiak diberitahukan bila KPU Lampung tidak berada di tempat karena masih menggelar rakor di salah satu Hotel di Bandar Lampung, Menurutnya, seharusnya KPU Lampung bersedia menemui mereka.”Kan rapatnya

masih di Bandar Lampung, tidak terlalu jauh. Seharusnya mereka menemui kami, untuk mendengarkan aspirasi kami ini,” kata dia. Diketahui aksi puluhan massa GMLB dan FAGAS di KPU Lampung dengan menggunakan

mobil pickup. Massa sengaja membawa tangga dan memanjat atap KPU untuk memasang spanduk berwarna hitam dengan tuntutan meminta seluruh komisoner KPU Lampung mundur dari jabatannya. HL-06

Persoalan Lampung akan Didiskusikan ke Mendagri gub), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan 2013 (APBD-P) serta APBD 2014 yang belum selesai dibahas. “Ya, mungkin rencananya minggu depan. Saya akan temui Mendagri untuk berdiskusi,” kata Sjachroedin ZP usai mengikuti wisuda sarjana mahasiswa/i Universitas Lampung di GSG setempat, Rabu (18/9). Menurut gubernur, diskusi tersebut merupakan koordinasi pemerintah daerah dengan pusat. Jangan sampai situasi yang terjadi saat ini dimanfaatkan segelintir orang untuk memperkeruh suasana. Oedin sapaan akrab gubernur tidak menginginkan masyarakat diadu domba terkait persoalan jadwal pilgub dan tidak adanya APBD-P 2013. Jangan sampai pemerintah pusat dan pemprov Lampung mau diadu domba dengan pernyataan seg-

Lintas

elintir orang guna memperkeruh suasana,” ujar Sjachroedin Target Capaian Menurun Sebelumnya, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Lampung, Berlian Tihang angkat bicara terkait batas waktu yang diberikan DPRD setempat, mengenai draf kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD 2014. Menurutnya, para wakil rakyat itu meminta Pemprov Lampung menyerahkan KUA-PPAS APBD 2014 sebelum Oktober tahun ini. Ia menyatakan akan berupaya memenuhi permintaan dewan tersebut. ”Kami terus upayakan, mudah-mudahan akhir September draf KUA-PPAS sudah masuk ke DPRD,” ujarnya usai menghadiri sosialisasi program pembangunan infrastruktur perdesaan (PPIP) di Hotel Sahid Bandarlampung.

Menurut Berlian Tihang, belum diserahkannnya draf KUAPPAS dikarenakan pemprov tidak sembarang menyusun perencanaan pembangunan. ”Penyusunan draf KUA-PPAS itu perlu waktu dalam perencanaannya. Daripada asal-asalan, lebih baik hati-hati meski sedikit memakan waktu,” kata Berlian Tihang yang juga Sekda Provinsi Lampung itu. Calon gubernur Lampung asal PDIP-PPP, PKB dan beberapa partai non parlemen itu belum bisa memberi gambaran berapa besaran APBD pemprov 2014 untuk seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Ia hanya menyampaikan total target pencapaian APBD 2014 pencapaiannya di bawah Rp4,3 triliun. ”Ya menurun, karena kita tidak memasukkan rencana pendapatan dari penjuakan

tanah Way Dadi. Selain itu, ada pengurangan dari pemasukan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) yang tidak maksimal, diduga karena adanya pajak progresif. Kemudian, salah satunya lantaran adanya dana hibah untuk pilgub, anggarannya cukup menyedot dana yang ada,” ucapnya. Pada kesempatan tersebut, Berlian pun menyinggung pembahasan APBD-P 2013 yang juga masih belum jelas. Menurutnya, TAPD belum dapat memastikan apakah APBDP 2013 akan dibahas atau dilewatkan. ”APBDP 2013 belum ada kesimpulan. Tetapi, pak gubernur rencananya pada Senin (23/9) rapat dengan Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), kemungkinan dari rapat tersebut disimpulkan ada atau tidaknya APBDP di tahun ini,” ucap dia.HL-06

Ada ”Amplop” di Uji Kelayakan Hakim Agung

Ilustrasi

Jakarta, HL- Uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon hakim agung di Komisi III DPR RI diwarnai adanya dugaan pemberian amplop oleh salah satu calon Hakim Agung. Dugaan pemberian amplop itu terjadi di toilet Gedung Nusantara II DPR RI yang tak jauh dari ruang rapat. Pertemuan di toilet itu terjadi antara salah satu calon hakim agung dari Pengadilan Tinggi Pontianak, Sudrajad Dimyati dan anggota Komisi III dari Fraksi PKB Bahrudin Nasori. Sudrajad menjadi peserta pertama uji kelayakan. Usai menjalani uji kelayakan Sudrajad langsung keluar dan bergegas ke toilet. Namun tujuan Sudrajad ke toilet menunggu seseorang. Tak berapa lama datang seseorang masuk ke dalam toilet. Anggota Komisi III DPR yang sebelumnya menguji Sudrajad sebagai calong hakim agung, dari Fraksi PKB Bahrudin Nasori. Di dalam kamar kecil itu, keduanya bertemu. Mereka sama-sama berposisi seperti membuang air kecil di urion atau tempat kencing berdiri di toilet. Pada saat itulah Sudrajad menyerahkan sebuah benda mirip amplop ke Bahrudin. Perpindahan benda mirip am-

plop itu terjadi sangat cepat sekitar satu menit. Tidak ada pembicaraan apapun yang dilakukan, namun keduanya hanya terlihat keduanya sedang berbisik. Kejadian ini dipergoki oleh salah seorang saksi yang kebetulan sedang berada di toilet yang sama dengan kedua orang tersebut. “Saya melihat ada sesuatu yang diberikan dari orang itu ke anggota Komisi III,” kata salah seorang saksi mata tersebut berinisial MM di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9). Awalnya MM tidak mengetahui jika terjadi keanehan di pertemuan calon hakim agung dengan Anggota Komisi III itu. Namun, MM mendengar keduanya sedang berbisik dan memergoki ada sesuatu yang diberikan dari calon hakim agung ke anggota komisi III itu. Setelah benda yang mirip amplop itu berpindah tangan dari Sudrajad ke Bahruddin, maka kemudian Bahruddin langsung keluar lebih dahulu dan selang beberapa menit kemudian diikuti oleh Sudrajad. “Awalnya saya kira cuma buang air kecil saja, tapi dia memberikan sesuatu ke anggota itu,” imbuhnya. Bantahan

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Seperti orang yang tertangkap basah, ada kepanikan yang nampak dari gerak tubuh Sudrajad. Berkali-kali ia memilih menyibukkan diri dengan telepon genggamnya, dan tak menjawab pertanyaan dengan jelas. “Tidak ada (lobi khusus), saya ke kamar mandi karena ingin kencing,” kata Sudrajad kepada MM saat ditanya apa yang sedang dilakukannya di dalam toilet. Secara terpisah, Bahruddin juga membantah menerima sesuatu dari Sudrajad saat keduanya bertemu di toilet. Bahruddin mengaku hanya ingin menanyakan mengenai sejumlah calon Hakim Agung kepada Sudrajad. Setelah pertemuan dengan Sudrajad, Bahruddin tak nampak di ruang rapat Komisi III. Bahkan sampai uji kelayakan direhat sekitar pukul 13.00, Bahruddin masih belum kembali ke ruang rapat tersebut. “Nggak, saya cuma nanya ada berapa calon (Hakim Agung) yang perempuan, dan ada berapa calon yang nonkarier,” tandasnya. Menanggapi itu, Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika mempertanyakan kenapa anggotanya bertemu dengan salah satu calon Hakim Agung di tempat yang tak seharusnya. Bahkan lebih jauh, Pasek menyatakan bahwa data lengkap mengenai calon Hakim Agung telah dimiliki oleh semua anggotanya, sehingga pertanyaan-pertanyaan standar seharusnya telah bisa terjawab dalam data tersebut dan hanya diperkenankan melakukan pendalaman dalam forum yang disediakan, yakni dalam uji kelayakan dan kepatutan di ruang rapat komisi. “Dalam suasana ini seharusnya bisa saling menjaga marwah, jangan melakukan pertemuan yang bisa dibaca negatif, sebaiknya dihindari. Kalau mau menanyakan sesuatu, sebaiknya di dalam forum,” kata Pasek. HL-06/nt

Jakarta, HL- Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) setuju dengan rotasi di tubuh Fraksi Demokrat DPR RI. Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan menegaskan hal itu ketika ditanya pers di kantor Presiden Jakarta, Rabu (18/9). “Saya sudah laporkan (ke SBY). Saya laporkan, ada rotasi,” kata Syarief. Apakah SBY setuju dengan rotasi itu? “Setuju dong,” jawab Syarief. Rotasi di Fraksi Demokrat DPR membuat Saan Mustopa dicopot dari jabatan Sekretaris Fraksi Demokrat DPR. Sementara Gede Pasek Suardika dicopot dari jabatan sebagai Ketua Komisi III DPR RI. Gede Pasek digantikan oleh Ruhut Sitompul. Pergantian terkait bergabungnya mereka ke dalam Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang dicetuskan eks Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Menurut Syarief ini masalah reward and punishment serta loyalitas kader terhadap partai. Namun ukuran loyalitas seperti apa dimaksud, Syarief Hasan mengatakan,”Itu urusan internal partai”. Menurut Syarief Hasan rotasi di Fraksi Demokrat merupakan penyegaran di tubuh partai bukan karena Saan dan Gede Pasek menghadiri deklarasi bentukan Anas Urbaningrum. “Bukan cuma menghadiri kita kan sudah pelajari track record-nya selama ini. Pokoknya kita menegakkan kedisplinan,” kata Syarief. HL-06/nt

Ini Cara PKS Jaring Caleg Jakarta, HL- Ketua DPP PKS Nasir Djamil mengatakan partainya mempunyai mekanisme sendiri untuk menyeleksi calon legislator (caleg). Calon yang memutuskan untuk maju tidak mengusulkan diri, akan tetapi mereka dicalonkan kader lain yang kemudian dilakukan pemilihan umum internal. “Makanya tak pernah ada lobi-lobi dengan pimpinan pusat,” kata Nasir di kompleks parlemen Senayan, Selasa, (17/9). Kader PKS, kata dia, mempunyai standar untuk merekomendasikan calon legislator. Syaratnya, ujar dia, memenuhi akhlak moral, intregitas, mempunyai basis massa di daerah, dan kedekatannya dengan konstituen. Nasir menambahkan, mekanisme ini berlaku untuk calon legislator dari Dewan Perwakilan Rakyat daerah dan pusat. Nama yang memperolah suara paling banyak, kata dia, dipastikan mendapatkan urutan pertama dalam daftar calon legislator. Hasil pemilihan internal, Nasir melanjutkan, diserahkan ke dewan pimpinan pusat untuk disahkan. Dia membenarkan apabila pusat bisa mengganti urutan nomor calon yang sudah masuk dalam daftar calon legislator berbeda dengan pemilihan. Ada pertimbangan sendiri untuk mengubah penomoran. Pertimbangan itu, kata Nasir, melihat kebutuhan tokoh tersebut masih diperlukan di parlemen ke depan. “Baru ada satu tokoh yang namanya semula diurutan keempat, tapi karena diperlukan digeser ke urutan pertama,” ujar anggota Komisi Hukum DPR ini. Dia menolak menyebut nama tokoh tersebut. HL-06/nt

Kakon Jangan Urus Parpol Tanggamus HL - Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus, Hi. Samsul Hadi, S.Pd.I. mengingatkan, kepala pekon (kakon) untuk tidak terlibat sebagai pengurus partai politik (parpol). Kakon juga dilarang keras menjadi juru kampanye (jurkam) dari calon legislatif (caleg), calon gubernur (cagub) serta calon presiden (capres). “Tugas Kakon adalah fokus untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Kepada Kakon diingatkan kembali agar tidak menjadi pengurus parpol, kalau hanya menjadi anggota parpol dan simpatisan parpol dibolehkan hanya saja dilarang keras menjadi juru kampanye,” kata Samsul saat melantik dua Kakon Sidokaton dan Landsbaw Kecamatan Gisting, yang digelar di ruang rapat utama bupati, Rabu (18/ 9). Samsul berharap, Kakon untuk dapat menjalankan tugas dengan baik dan dapat menjadi panutan bagi masyarakatnya.”Kakon itu harus menjadi contoh yang baik bagi warganya, jadi bekerjalah dengan baik, patuhi norma yang berlaku jauhi perbuatan yang melawan hukum seperti terlibat penyalahgunaan narkoba sebab sudah banyak mantan kakon dan kakon yang terjerat kasus narkoba,” ujarnya. Menurut Samsul, Kakon adalah ujung tombak dari pemerintah daerah untuk itu dirinya berharap agar Kakon

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

dapat bersinergi dengan pemda dan instansi lainnya.” Kakon juga harus mampu untuk mengembangkan Sumber Daya Alam (SDA) dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) diwilayahnya, sebab pemerintah pekon itu merupakan ujung tombak dari pemda,” kata dia. Perlu diiketahui, dua kakon di Kecamatan Gisting, dilantik, keduanya Kakon Sidokaton, Suyud dan Kakon Landsbaw, Abdul Halim Sujarwo, pelantikan dipimpin wakil bupati Tanggamus Samsul Hadi, serta dihadiri pula oleh Sekdakab Tanggamus Ir. Gunawan TW dan sejumlah pejabat dilingkup pemkab Tanggamus. Abdul halim Sujarwo mengatakan bahwa dirinya siap menjalankan intruksi yang disampaikan wakil bupati untuk tidak terlibat sebagai pengurus parpol, program dirinya kedepan selama enam tahun kedepan yakni fokus dalam pembangunan pekon dan pengembangan bidang pemuda.” Saya siap menjalankan intruksi agar tidak terlibat sebagai pengurus parpol, sebagai seorang abdi masyarakat tentu harus bersikap netral, fokus saya adalah pembangunan infrasrtuktur seperti lapangan bola untuk pemuda mengembangkan bakatnya,” katanya Senada juga dikatakan Suyud, kakon dua periode ini menegaskan bahwa siap untuk tidak terlibat sebagai pengurus parpol. ” Kalau jadi pengurus parpol tidaklah, saya netral aja,” ujarnya singkat. HLD-17

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

8

Kamis, 19 September 2013

HALUAN LAMPUNG

Maklar Kasus Diganjar 8 Bulan Bui Rubah Pasal Bayar Rp 8,5 Juta Bandarlampung, HL-Janjikan bisa mengurus perkara sampai beres, Edi Endar Rahmat (39), terdakwa makelar kasus (markus) dihukum delapan bulan penjara di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (18/9) Terdakwa warga Jalan Marga, Gang Perintis, Sumber Rejo, Kemiling, Bandar Lampung, meminta uang kepada saksi korban Lisnawati dapat mengurus suatu perkara dengan cukup membayar Rp 8,5 juta. Dalam persidangan, Ketua majelis hakim Nursiah Sianipar, menyatakan Edi terbukti bersalah melakukan melakukan penipuan. Edi dinyatakan terbukti melanggar Pasal 378 KUHP.“ Men-

bermula pada 7 April 2013 hingga 6 Mei 2013 ketika saksi korban Lismawati bercerita kepada saksi Sutaryo untuk mengurus masalah temannya, Maman Setyawan yang lagi berperkara dalam kasus pencurian. Lalu Sutaryo mengenalkan Lismawati kepada Edi Endar sebagai seorang pengacara yang berkerja di sebuah LSMEdi yang memperlihatkan kartu anggota LSM KPP-HM kepada Lismawati membuat dirinya percaya. Setelah itu, Lismawati pada 10 April 2013 menyerahkan uang Rp 4 juta kepada Edi dengan alasan bahwa kepolisian meminta uang untuk merubah pasal perkara .HL05

jatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Edi Endar Rahmat selama delapan bulan dengan dikurangi masa tahanan yang telah dijalani,” ujar Nursiah. Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan hal yang memberatkan perbuatan terdakwa, yakni telah meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringankan terdakwa, yakni mengakui dan menyesali perbuatanya. Putusan tersebut lebih rendah empat bulan dari tuntutan jaksa penutut umum (JPU) Irfansyah. Atas putusan tersebut, Edi dan JPU Irfansyah menyatakan menerimanya.Terungkap dalam persidangan, perkara tersebut

Bripka Sukardi, anggota Mabes Polri yang tewas ditembak kelompok misterius. (FOTO: Wahyu Putro A/ant)

PH Minta Hakim Bebaskan Yusuf Burhan Kwitansi Uang Rp200 Juta Diserahkan ke Syariffudin Mu’as MUHAMAD Yusuf Burhan (59), Mantan Bendahara Pengeluaran, Sekertariat Kabupaten Tanggamus, tidak terbukti bersalah melakukan korupsi uang pembayaran listrik Pemkab Tanggamus tahun 2007 senilai Rp 563 juta dengan kerugian negara Rp 210,9 juta. sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Meminta majelis hakim membebaskan terdakwa dari segala dakwaan Jaksa.Perbuatan terdakwa tidak termasuk suatu tindak pidana,” kata Hasan Basri,SH ketika membacakan pleidoi atau nota pembelaan yang dimpimpin Ketua Majelis Hakim Muctar Ali, dengan hakim anggota Haridi dan Zaini Basir di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Rabu (18/9) Selain itu, Hasan juga meminta majelis hakim memulihkan harkat dan martabatnya terdakwa dimasyarakat. Pasalnya, terdakwa Yusuf Burhan sangat terpukul dengan tuntutan 3 tahun penjara oleh Jaksa Kejaksaan Negeri Kotaagung. Tak hanya itu, Yusuf Burhan juga dituntut membayar denda Rp 50 juta subsider tiga bulan penjara. Hasan Basri mengungkapkan

harapannya kepada majelis hakim tidak pidana korupsi agar vonis yang dijatuhkan adil. Menurutnya, tuntutan jaksa tidak sesuai fakta hukum di persidangan. Dalam pledoi setebal 22 halaman, Yusuf Burhan, bahwa melihat surat dakwaan dan surat tuntutan jaksa kita disuguhkan fakta yang memang seolah-olah memang terdakwalah yang berperan melakukan kejahatn tipikor dengan mengorupsi uang Rp210 jutasebagai pembayaran listrik dengan perencanaan sendiri. Namun, dalam fakta dipersidangan terungkap secara gamblang duduk permasalahan yang terjadi sehingga oleh jaksa dianggap terdakwa yang bertanggung jawab secara pidana. Inti dalam perkara ini adalah masalah uang Rp210 juta sebagai uang pembayaran listrik namun tidak dibayarkan oleh terdakwa.Hal ini telah diakui oleh saksi

MA Minta Diskes Metro Buka Kran Informasi BANDARLAMPUNG, HLMahkamah Agung (MA) tolak permohonan kasasi yang diajukan Dinas Kesehatan Kota Metro atas putusan Komisi Informasi Provinsi Lampung yang memerintahkan Dinkes Metro memenuhi permohonan informasi yang diajukan LSM Tiem 99 Pemburu Koruptor. Putusan yang dibacakan pada 18 Juni 2013 dan di-upload di website MA pada tanggal 17 September 2013, dengan Ketua Majelis Hakim Imam Soebechi dan dua Hakim Anggota Marina Sidabutar dan Hary Djatmiko. Menanggapi hal ini Ketua Komisi Informasi Lampung Juniardi mengaku pihaknya belum menerima putusan tersebut. Namun, menurut Juniardi, dengan

adanya putusan tersebut, maka Dinkes harus memberikan informasi yang diminta pemohon informasi, dalam hal ini LSM Tiem 99. “Adanya putusan tersebut, berarti putusan MA telah berkekuatan hukum tetap. Sehingga harus dipatuhi badan publik,” ujar Juniardi melalui rilis yang diterima Haluan Lampung, Rabu (18/9). Karena, putusan MA juga menguatkan putusan KI Lampung, papar dia, sudah tidak ada alasan lagi tidak memberikan informasi tersebut. Dalam peraturan MA pasal 9 ayat (3) disebutkan, MA wajib memutus dalam waktu paling lambat 30 hari sejak majelis hakim ditetapkan. HL05/ant

sendiri perihal kenapa uang Rp210 juta tidak dibayarkan oleh saksi ke bupati. Berdasarkan keterangan saksi Syariffudin Mu’as selaku Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus saat itu secara gamblang mengakui pernah memerintahkan terdakwa mencairkan uang Rp210 juta untuk diserahkan kepada dia untuk diberikan kepada saksi Syarifudin Muas dan Gunawan Tarwin untuk operasional penyusunan LPJ Bupati. Saksi Syarifudin Muas, mengatakan sekitar bulan Juni 2007 saksi bersama terdakwa bertemu diruangan saksi dimana terdakwa mengatakan akan menunggu saksi Gunawan Tarwin selaku Bappeda dan sekaligus sekertaris dalam pembuatan LPJ Bupati. Kedatangan terdakwa keruang saksi karena akan menyerahkan uang Rp210 juta yang saksi minta untuk dipakai untuk biaya pembuatan LPJ Bupati. Dia juga mengatakan bahwa uang yang dipinjam Rp210 juta tersebut merupakan dana untuk pembayaran listrik. Hal tersebut telah terdakwa sampaikan kepada saksi Syafiudin Muas yang saat itu selaku Sekeda Tanggamus dan juga selaku atasan terdakwa dengan janji akan dikembalikan

oleh bupati. Pada saat penyerahan uang Rp210 juta, kepada saksi Gunawan Tarwin diruangan saksi Syarifudin Muas, dihadiri oleh kedua saksi dan terdakwa sampai saat ini uang Rp210 juta belum dikembalikan oleh bupati baru, dikembalikan Rp5 juta. Saksi dan terdakwa telah berulang kali menanyakan prihal uang tersebut kepada bupati sebelum masalah ini muncul “Diperoleh fakta bahwa terdakwa tidak menikmati sepeserpun uang Rp210 juta sebagaimana yang didakwakan oleh jaksa.Terdakwa merupakan korban dari dua sekda Tanggamus,” beber hasan. Diketahui, perkara tersebut bermula saat Januari-Juni 2007 terdapat tunggakan listrik Pemkab Tanggamus pada PT PLN sebesar Rp 334,3 juta. Kemudian Roesidi, manager PT PLN Kota Agung, mengeluarkan kebijakan tunggakan tersebut dipotong dengan pajak penerangan jalan (PPJ), yang harus disetor kepada pemkab setempat. Pada tanggal 5 Juli 2007, Kadispenda menyampaikan nota dinas pada sekkab terkait tunggakan listrik bulan Januari-Mei 2007 senilai Rp 249,7 juta.HL05

Rizal dan Ali Maling Curi Aki di Bekas Tempat Kerja Uang dari Curian Untuk Kebutuan Hidup Bandarlampung, HL-Alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup hari-hari, dua pelaku kasus pencurian nekat mencuri bengkel mobil Senko Jaya Jalan Sukarno Hatta, Labuhan Dalam, Tanjung Senang pada Minggu (15/ 9) lalu. Kedua pelaku yakni Muhammad Rizal (20) dan Ali Rohman (19), mengaku menjalankan aksinya mencuri aki ditemat bengkel mereka bekerja merupakan yang kedua kalinya. Diketahui, tersangka Rizal, warga Jalan Pangeran Emir M Noer Gang Umbul Kluwek, dan Ali warga Yukum Jaya, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, .Kapolsekta Kedaton AKP Yohannes Agustiandaru mengutarakan, kedua tersangka melaku-

kan pencurian pertama kali pada 5 September. Ketika itu, Rizal dan Ali mencuri satu unit aki, suku cadang turbo mobil Mercy, dan lima jeriken oli merek Meditran isi 10 liter. Mereka kembali mengulangi aksinya pada Kamis (12/ 9). Pada pencurian kedua kalinya ini, Rizal dan Ali mengambil dua unit aki warna putih merek GS Astra, besi as mobil, suku cadang turbo mobil Mercy, lima jerikan oli merek Meditran isi 10 liter. Agustiandaru mengatakan, kedua tersangka menjual barang curian itu di tempat rongsokan di Jalan Bumi Manti Gang Mutiara. “Uang penjualan barang curian untuk membeli sepatu dan keperluan mereka sehari-hari,” papar Agustiandaru, Rabu (18/9). HL05/ant

Polisi Buru Bos Jasa Keamanan BJM JAKARTA, HL-Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Metro Taman Sari terus mengejar bos perusahaan penyedia jasa keamanan, PT Banteng Jaya Mandiri (BJM), yang terletak di Jalan Hayam Wuruk Nomor 120-D, Taman Sari, Jakarta Barat. Pasalnya, pria yang telah menjadi DPO tersebut diduga terlibat dalam aksi penyekapan dan penyiksaan terhadap dua warga di dalam ruko perusahaannya. “Saya tidak bisa memberitahukan inisialnya. Tim sedang bergerak, nanti bisa mengganggu tim. Nanti kalau ada hasil perkembangan, saya beri-

tahu,” ujar Wakil Kepala Polsek Metro Taman Sari, AKP Erick Frendriz, kepada wartawan Jakarta, Rabu (18/9). Erick, menjelaskan bahwa bos perusahaan penyedia jasa keamanan tersebut sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Selain itu, pihaknya juga akan mengajukan surat pencegahan bepergian ke luar negeri ke imigrasi untuk orang tersebut.“Rencananya hari ini kami ajukan cekal untuk dia agar dia tidak bisa kabur ke luar negeri. Karena kami tahu dia suka keluar negeri,” jelas Erick.Peny-

ekapan yang dilakukan perusahaan penyedia jasa keamanan ini terbongkar oleh kepolisian setelah adanya laporan warga. Setelah dilakukan penyelidikan, tim dari Polsek Metro Taman Sari menggerebek ruko tempat kantor PT Banteng Jaya Mandiri (BJM), yang terletak di bilangan Jalan Hayam Wuruk. Benar saja, dari lokasi, petugas mendapati dua warga, Ali Arifik (49) dan Ahmad Zamani, dalam keadaan disekap dengan tangan terborgol. Petugas mengamankan delapan orang, termasuk seorang oknum anggota TNI AL dan mantan anggota TNI, dari lokasi pengger-

ebekkan. Selain itu, petugas menemukan sepucuk senjata api lengkap dengan 15 butir peluru, air softgun, serta sembilan senjata tajam, termasuk mandau. Penyekapan yang dilakukan oleh orang-orang penyedia jasa keamanan ini diduga atas permintaan orang yang memiliki piutang terhadap Arifin dan Zamani. Selama disekap, kedua korban mengaku mendapat penyiksaan hingga ancaman akan dibunuh bila tidak segera melunasi utangnya. Bahkan, Zamani mengaku dipaksa untuk mengolesi balsem pada kemaluannya. HL05/ant

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Kibuli 6 Wanita, Polisi Bekuk Playboy Ada 100 Perempuan Pertemanan di Facebook LAMPUNG TENGAH, HLPetualangan seorang playboy, Siswanto (25), warga Kurnia Mataram, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah akhirnya berakhir. Pasalnya, pelaku berhasil dibekuk tim buser Polsek Terbanggi Besar, Rabu (17/9) kemarin. Terungkapnya kasus ini berdasarkan laporan korban AF, warga Bumi Kencana, yang mengalami aksi pelecehan seksual dan pencurian dengan kekerasan (curas) pada 23 Agustus lalu.Setelah melakukan penyelidikan dan pengembangan informasi dari beberapa saksi dan tempat kejadian perkara (TKP), polisi akhirnya mendapati Siswanto sebagai pelaku tunggal terhadap korban AF, yang bekerja di PT GGPC. Namun, aparat sempat kesulitan karena pelaku ternyata me-

gan badan. Dan ingin merawanin korban itu suatu kepuasan tersendiri buat saya,” ujarnya. Irosnisnya, selama enam bulan menjankan aksinya lewat Facebook, dia sudah memiliki pertemanan 100 orang wanita yang semuanya karyawan PT GGPC. Adapun para korban yang terkena bujuk rayu pelaku yakni MI warga Gotong Royong diperkosa, UM warga Kotabumi, tiga kali hubungan badan, SF, warga sukadana dua kali pelecehan seksual, F warga Bumi Kencana hanya pelecehan dan korban dibenturkan ke tanah oleh pelaku, IC warga Kotabumi korban loncat dari motor dan kabur, ID warga Tanjung Anom sempat pacaran dengan pelaku. Selain itu, handphone milik keenam korban juga dirampas Siswanto. HL05/ant

miliki nama yang berbeda saat berkenalan dengan korban. Belakangan terungkap, jika Siswanto memiliki tiga akun berbeda di situs jejaring sosial facebook untuk berkenalan dengan sejumlah wanita. Yakni Hakaito, Hery Chandra, dan Andika.“Ada tiga akun facebook. Buat kenalan dengan cewek. Semuanya dipakai. Cuma paling suka pakai nama Hakaito. Karena suka namanya. Artinya Hakaito itu benang merah. Bagus saja artinya, saya lihat di internet,” ujar lelaki yang sudah menikah dan punya satu anak tersebut. Pelaku Siswanto mengaku telah menjalankan askinya terhadap enam wanita yang merupakan karyawan dari PT GGPC. “Awalnya saya tidak ada niat. Cuma mau kenalan saja, ketemu, ngobrol-ngobrol. Tapi tiba-tiba terpikir ingin melakukan hubun-

Polisi Bekuk 3 Tersangka Narkoba Diciduk Berkat Laporan Masyarakat Pesta Sabu Dikost-Kosan Bandarlampung, HL-Tim Opnal Satuan Narkoba Polresta Bandarlampung berhasil meringkus tiga tersangka pelaku penyalagunaan narkoba di rumah kost-kosan. Ketiga pelaku yang diamankan yakni Cecep Maulana (22), Dewi Heryani (21), dan Rahmat Hidayat (29). Kasat Narkoba Polresta Bandarlampung Kompol Sunaryoto di Bandarlampung, Rabu, (18/9) bahwa ketiga tersangka ditangkap berkat informasi dari masyarakat. Pasalnya, sebuah rumah kontrakan yang sering dijadikan tempat berpesta dan bertransaksi narkoba jenis sabu. “Berdasarkan informasi tersebut, kami melakukan penyelidikan ditempat tersebut pada Kamis (12/9), sekitar pukul 15.00 WIB dan tim berhasil mengamankan dua orang yakni Cecep dan Dewi,” katanya. Ketika dilakukan penggeledahan di rumah tersangka ditemukan barang bukti yang berada dalam lemari yakni satu speaker warna hitam, sembilan paket sabu seberat 2,66 gram, dan seperangkat alat isap sabu (bong).

Polisi kemudian melakukan pengembangan kasus itu pada hari itu juga, dan Cecep mengaku narkoba tersebut milik Rahmat Hidayat, sehingga akhirnya mereka dapat ditangkap polisi. “Menurut pengakuan keduanya bahwa barang bukti tersebut didapatkan dari Rahmat,” kata Kompol Sunaryoto pula. Setelah mendapatkan informasi tersebut, kemudian polisi melakukan penangkapan terhadap Rahmat dengan cara menghubunginya melalui telepon genggam milik tersangka Cecep untuk datang kekontrakannya. “Rahmat pun datang dan langsung ditangkap,” katanya lagi. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap Rahmat, dia mengungkapkan narkoba tersebut didapat dari MBO yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO). “Rahmat dapat barang itu dari MBO dengan cara dititipkan yang rencananya akan dijual kembali,” ujarnya pula. Salah satu tersangka, Dewi Heryani (21) mengaku, memakai narkoba karena pengaruh pasangannya yang dikenalnya baru tiga bulan ini.

Berdasarkan pengakuan Dewi, di Mapolresta Bandarlampung, dirinya menggunakan narkoba jenis sabu sejak sebulan lalu setelah diperkenalkan oleh Cecep Maulana (22). “Pakai sabu juga, karena ingin kurus. Sebelumnya badan saya sangat gemuk,” kata dia. Ia mengaku sudah mengenal Cecep cukup lama, dan telah berpacaran sejak tiga bulan terakhir. Dia juga tengah bekerja di salah satu tempat karaoke sebagai pemandu lagu (PL). Atas perbuatan para tersangka, ketiganya akan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Sementara itu, Rahmat yang tidak mempunyai pekerjaan tetap mengaku dirinya mendapatkan barang tersebut dari MBO. “Barang tersebut sudah ada yang memesan, tapi dibatalkan dan saya titipkan di rumah kontrakan Dewi. Saya hanya disuruh mengantarkan,” katanya. HL05/ant

Cari Penmbak Polisi, Polda Siap Bantu Diduga Kelompok Begal asal Lampung BANDARLAMPUNG, HLPolda Lampung siap membantu Polda Metro Jaya melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan Briptu Ruslan, yang diduga kelompok begal asal Lampung. “Semua satuan kerja Polda Lampung membantu melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan disertai pembegalan yang menimpa anggota Shabara Polda Metro Jaya Briptu Ruslan, jika ada terindikasi melarikan diri ke daerah asalnya,” kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, di Bandarlampung, Selasa (18/9) Sulis menjelaskan saat ini pihaknya masih menunggu intruksi dari Polda Metro Jaya, jika sudah ada koordinasi

pihaknya segera melakukan tindakan. “Belum diketahui ada pemberitahuan terkait hal itu, jika memang benar tim pemburu begal akan melakukan pengejaran apa bila terindikasi berada di Lampung,” katanya. Polda Lampung pun saat ini tengah meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan kriminalitas, yang semakin membahayakan masyarakat dan juga anggota kepolisian. “Polda Lampung saat ini tengah meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan kriminalitas yang terjadi,” kata Sulistyaningsih. Dia mengatakan, semua jajaran Polda Lampung saat ini terus meingkatkan razia guna meningkatkan kewas-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

padaan, guna meningkatkan keamanan di tengah masyarakat. “Dengan kondisi seperti ini, masyarakat tidak merasa nyaman untuk beraktifitas berpergian bahkan tinggal di dalam rumah sendiri. Salah satu buktinya banyak pengaduan masyarakat melalui media masa,” kata dia. Karena itu, seluruh anggota kepoisian jajaran Polda Lampung agar dapat menyatukan persepsi langkah dan tindakan guna mengantisipasi kejahatan C-3 yakni curat, curas dan curanmor. “Setiap anggota kepolisian diminta meningkatkan kemampuan bela diri dan yang lainnya,” tambahnya. HL05/ant

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

9

Kamis, 19 September 2013

HALUAN LAMPUNG

Polda: Kriminalitas di Way Kanan Paling Menonjol BANDARLAMPUNG, HLKabupaten Waykanan tercatat sebagai daerah dengan tingkat kriminalitas paling tinggi di Provinsi Lampung, terutama untuk kasus pembegalan atau pencurian kendaraan bermotor dengan cara kekerasan. “Polda Lampung membentuk tim khusus pemburu begal, untuk menumpas tindak kejahatan itu,” kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, di Bandarlampung, Selasa (17/9) Ia menyebutkan, selain Kabupaten Waykanan, tiga kabupaten lainnya di Lampung juga rawan tindak kriminalitas yang sama, yakni Lampung Timur, Lampung Utara, dan Lampung Tengah. Dia menyatakan, aksi para pelaku begal saat ini tergolong sadis dan kejam. Selain merampas sepeda motor, tidak jarang pelaku melukai bahkan membunuh para korbannya tanpa belas kasihan. “Polda Lampung juga membentuk tim khusus pemburu begal untuk memberantas aksi pembegalan yang semakin men-

Pengungkapan kasus penyekapan di Hayam Wuruk (FOTO: Anhar Rizki Affandi/vivanews)

Penganiaya Wartawan Divonis Cuma 3 Bulan Penjara LEMBAGA Bantuan Hukum Pers mengecam putusan pengadilan militer yang menghukum terdakwa Letkol Robert Simanjuntak cuma tiga bulan penjara. Pasalnya, Robert didakwa atas tindak pidana penganiayaan, perusakan kamera, dan menghalanghalangi wartawan dalam meliput jatuhnya pesawat tempur TNI AU jenis Hawk 200 di Jalan Amal Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Kampar, Selasa 16 Oktober

2012. Atas vonis hakim tersebut, LBH Pers menilai tak adil karena tidak memasukkan UU Pers pasal 18 ayat 1 UU No. 40 Tahun 1999. Oditur militer hanya menuntut sanksi sesuai KUHP pasal 351 ayat 1.

Atas putusan itu Kepala Divisi Riset LBH Pers Asep Komarudin mengatakan akan mengirimkan surat protes kepada Panglima TNI Jenderal Moeldoko. “Kami ingin beraudensi. Panglima TNI harus bertanggung jawab,” kata Asep di Kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Jakarta, Rabu (18/9) Sementara itu, Direktur LBH Pers Nawawi Baharudin mem-

pertanyakan proses pengadilan. Diantaranya, bahwa tidak ada pemanggilan bagi para saksi dan korban. Selain itu, persidangan berlangsung sangat cepat, hanya dua hari. “Dan yang paling penting, dia tidak dijerat dengan UU Pers, padahal jelas menghalanghalangi tugas jurnalis,” katanya. “Peradilan militer semakin signifikan untuk direvisi. Ini tugas Panglima TNI.”

Kepala Divisi Impunitas Kontras Alex Argohernowo mengatakan sebelum ini ada kasus serupa di Sumatera Barat yang melibatkan prajurit Marinir. “Tersangka diganjar hukuman penjara tujuh bulan. Oditur militer mau menggunakan pasal 18 ayat 1 No. 40 tahun 1999 tentang Pers,” katanya. Dia mendesak agar reformasi pengadilan militer segera dituntaskan. HL05/ant

Mobil Karyawan Provider Digasak Kawanan Spesialis Pecah Kaca Marak BANDARLAMPUNG, HLAksi pencurian dengan dengan modus pecah kaca mobil seakan terus di Bandar Lampung. Pasalnya, aksi serupa beberapa hari lalu menimpa mobil seorang Pimpinan Prudential Budi.Saat ini, pelaku menggasak mobil milik Meli Apriani (25). Dalam menjalankan aksinya, kawanan pelaku spesialis pecah kaca ini memecahkan kaca tengah sebelah kiri mobil Daihatsu Terios warna putih BE 999 KN milik perempuan yang bekerja di salah satu perusahaan provider

ini. Kejadian berlangsung di Jalan Kartini, depan Raja Foto, pada Selasa (17/9) sekitar pukul 19.00 WIB.Pelaku menggasak sebuah dompet milik korban Meli yang berisi uang tunai sebesar Rp 500 ribu dan satu unit ponsel ikut ambals.Nasib sama juga dialami temannya bernama Rika Susanti, warga Jalan Indra Bangsawan, Rajabasa, juga menjadi korban. Dia kehilangan duit sebesar Rp200 ribu, satu unit ponsel Nokia E90 dan beberapa surat berharga miliknya juga ikut raib.HL05

Potensi Piutang, 4 Kementrian Tak Tertagih

Staf MA Djodi Supratman (FOTO:Rosa Panggabean/ant)

Pembantu Curi Uang Majikan Rp2,8 Miliar JAKARTA, HL-Hati-hatilah dalam memilih seorang pembantu rumah tangga. Pasalnya, jika salah memilih bukan keuntungan yang kita dapat malah sebaliknya justru malah kita jadi sasaran pencurian. Buktinya, seorang pembantu, bernama Fitri, mencuri uang Rp2,8 miliar dari rumah majikannya di Tanjung Priok. Dia beralasan jika dia mencuri karena ingin membantu orang tua yang sedang ada hutang di Bank sebesar Rp350 juta. “Bapak sudah lama punya hutang, katanya rumah mau disita kalau nggak bayar,” ujar Fitri, Rabu, (18/9) Atas alasan itu, dia nekat melakukan pencurian saat majikannya pergi mengantar anaknya kursus. Aksinya dibantu oleh rekannya sesama pembantu di rumah terse-

but, Komyati (40). Mereka masuk ke dalam kamar majikannya dengan menggunakan kunci cadangan yang biasa disimpan di atas lemari tamu. Setelah masuk kamar, mereka kemudian mengambil uang yang disimpan di dalam lemari ke dalam tas. Keduanya lalu naik ojek menuju ke terminal untuk melarikan diri. “Kami naik ojek ke terminal, terus pesen tiket ke Pekalongan, Jawa Tengah,” ungkapnya. Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Dady Hartadi, menuturkan, sang majikan ketika tiba di rumah merasa kaget karena lemari dalam kondisi terbuka. Dan setelah dicek uang yang terdiri dari berbagai jenis mata uang asing hilang.“Mereka langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kami, dan langsung kami lakukan olah TKP,” jelas Dady.

Dari hasil olah TKP, polisi kemudian menelusuri ke mana para pelaku melarikan diri. Dan diketahui bahwa kedua pelaku naik bus jurusan Pekalongan, Jawa Tengah. “Kami tangkap saat bus berhenti sekitar jam 01.00 WIB dinihari,” lanjutnya. Setelah digeledah, polisi mendapatkan uang tersebut berada di dalam tas dan tersangka pun mengakui bahwa uang tersebut adalah hasil curian. Kedua pelaku kini terancam dijerat Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. Barang bukti yang disita antara lain, uang 2,8 juta dolar Hong Kong, 1.420,75 dinar Kuwait, 1.090,5 dinar Bahrain, 1.170,5 real Omani, 293.500 real Arab Saudi, 19.070 dolar AS, 24.324 real Qatar, 1.715 dirham Uni Emirat Arab, dan 1.122 dinar Jordania.HL05/ant

JAKARTA, HL-Empat kementerian/lembaga (K/L) tercatat memiliki jumlah piutang dari pemasukan negara bukan pajak (PNBP) terbesar, dan berpotensi tidak tertagih kepada debitor. Peneliti Indonesian Corruption Watch, Firdaus Ilyas, mengatakan sebanyak 68 kementerian/lembaga mencatatkan piutang PNBP sebesar Rp28,251 triliun pada tahun 2012. Dari 68 K/L itu, empat K/L membukukan jumlah piutang terbesar, yakni mencapai Rp26,817 triliun. “Dari Rp28,251 triliun piutang PNBP K/L, ternyata 94,92% berasal dari empat K/L, yaitu, Kejaksaan Agung, Kementerian ESDM, Kementerian Kehutanan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika,” kata Firdaus di kantornya, Rabu (18/9) Firdaus menjabarkan, Kejaksaan Agung menyumbang piutang negara sebesar Rp12,570 triliun. Jumlah tersebut berasal dari uang pengganti perkara pidana khusus, perdata dan tata usaha negara. Sedangkan untuk Kemenkominfo menyumbang piutang PNBP sebesar Rp2,78 triliun, yang berasal dari Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi. Sementara untuk Kementerian ESDM menyumbang piutang sebesar Rp9,399 triliun. Jumlah tersebut bersumber dari piutang

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

iuran royalti dan iuran tetap Ijin Usaha Pertambangan (IUP), yang mayoritasnya adalah perusahaan tambang batubara. Kemenhut juga turut menyumbang piutang sebesar Rp2,067 triliun yang bersumber dari ijin usaha pengelolaan hutan. “Piutang ini berpotensi tidak tertagih, salah satunya ada upaya penyisihan piutang,” ujar Firdaus. Firdaus menegaskan, jumlah piutang yang berasal dari PNBP ini berpotensi tidak tertagih oleh kementerian/lembaga. Menurutnya piutang ini merupakan salah satu pemasukan negara yang selama ini kurang menjadi sorotan. Padahal hampir semua piutang negara terkait dengan korporasi besar yang saat ini masih aktif beroperasi.“Saya tidak tahu apa alasan K/L (sulit menagih). Apakah karena tata kelola keuangan yang buruk, atau memang tidak dilakukan penagihan untuk melakukan pemasukan negara yang optimal. Kami tidak menuduh,” tegasnya. Disamping itu, Firdaus menduga, suhu politik jelang pemilihan umum tahun 2014 juga menjadi deal politik oknum kementerian/lembaga untuk tidak menagih piutang kepada para debitur. Mengingat para debitur adalah korporasi besar dan ekspansif. “Yang kita takutkan dibalik ini ada perjanjian kongkalingkong tertentu, sehingga penerimaan negara tidak tertagih,” tandasnya. HL05/ant

ingkat di wilayah Lampung,” kata dia lagi. Ia melanjutkan, tidak hanya Polda Lampung yang membentuk tim khusus, bahkan seluruh polres dan polsek juga melakukan hal yang sama. “Di Polda tim khusus dibentuk dari bagian kriminal umum bersama seluruh jajaran seperti polres dan polsek,” katanya. Tim khusus ini dibekali senjata lengkap untuk melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku begal yang mencoba melawan petugas. “Tim khusus ini tidak segan untuk menembak mati secara langsung para begal jika membahayakan petugas dan masyarakat umum,” ujarnya pula. Menurutnya, kewajiban Polda Lampung menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan warga, agar mereka dapat beraktivitas dengan nyaman. Sesuai arahan Kapolda Lampung Brigjen Heru Winarko, Lampung harus kondusif dalam segala bentuk tindak kriminalitas, kata Sulistyaningsih lagi. HL05/ant

Jual Ganja, Pedagang Ikan Didenda Rp1 Miliar BANDARLAMPUNG, HLMiliki ganja satu Kg, Sugiarto (30) warga Pesawahan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung dituntut sepuluh tahun penjara. Selain itu, warga Jalan Ikan Sepat Pesawahan Teluk Betung Selatan ini, juga dikenakan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara. Demikian ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Diah Aprilia, dalam persidangan digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (18/9) Dalam persidangan yang dipimpin oleh Majelis hakim Nursiah Sianipar, Jaksa menjelaskan pada awalnya terdakwa Sugiarto ditangkap Direktorat narkoba Polda Lampung Tengah Dipinggir Jalan Sultan Badarudin Susunan Baru Tanjung karang Barat pada 1 mei 2013, berdasarkan informasi dari warga ,petugas yang menyamar sebagai pembeli ini berhasil mer-

ingkus korban yang keseharianya sebagai pedagang ikan ini dengan barang bukti (BB) yakni satu kilo daun ganja yang sudah siap diedarkan. Jaksa menyatakan Sugiarto bersalah karena memiliki narkotika golongan 1 Dalam bentuk tanaman A dengan barang bukti kurang lebih 1 kilo gram ganja, Berdasarkan fakta dipersidangan terdakwa mengaku bahwa daun memabukkan itu didapat dari seorang teman yang bernama Burhan yang kini masih buron . dan rencananya daun ganja tersebut akan dijual dua juta rupiah perpaket. Sugiarto juga mengaku ganja tersebut akan dijual kepada Cokro yang kini juga masih buron. Hal hal yang memberatkan terdakwa selain tidak mengindahkan program pemerintah dalam pemberantasan narkoba terdakwa juga pernah dihukum untuk kali kedua dalam kasus yang sama.HL05/08

Sidang Aming 2 X Gagal Bandarlampung, HL-Kali kedua sidang Mintardi Halim alias Aming gagal digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang. Pasalnya, Ketua Majelis Hakim FX Supriadi yang mengomandoi perkara ini sedang menderita sakit. “FX Suriyadi, Majelis hakim yang menyidangkan perkara Aming sedang sakit mas. Ini, merupakan kali kedua sidangnya ditunda,” kata seorang pengawal tahanan Kejaksaan Negeri Bandarlampung, kepada Haluan Lampung, Rabu (18/9) Diketahui, Aming pucat pasi usai mendengarkan perintah penahanan oleh Ketua Majelis Hakim FX Supriyadi pada dirinya dalam sidang perkara pemalsuan surat tanah hutan kota. Karena itu, Aming yang sudah memagar hutan kota, maka dia sekarang dipagari besi karena harus meringkuk di tahanan. Sebelumnya Aming didakwa dengan tuntutan hukuman enam tahun penjara.sidang dengan agenda pembacaan tanggapan JPU atas eksepsi penasehat hukumnya berakhir dengan perintah penahanan Aming oleh Majelis Hakim FX Supriyadi, Selasa (3/9). Aming ditahan di rumah tahanan negara Way Hui Lampung Selatan. Sebelumnya terdakwa Aming ditahan dengan tahanan kota. Majelis hakim beranggapan, jika terdakwa Aming tidak ditahan dikhawatirkan akan mempen-

garuhi saksi-saksi dan menghilangkan barang bukti. “Untuk kepentingan proses persidangan dan perkara ini telah menjadi perhatian masyarakat. dikhawatirkan terdakwa dapat mempengaruhi saksi dan menghilangkan barang bukti. Untuk itu, terdakwa Aming alias Mintardi Halim yang sebelumnya dengan tahanan kota, sekarang kami perintahkan untuk ditahan di rumah tahanan Negara,” kata FX Supriyadi Ketua Majelis Hakim. Secara terpisah, Gunawan Raka, Penasehat Hukum, terdakwa mengatakan bahwa kliennya mematuhi perinah majelis hakim. “Kami siap mematuhi apa yang telah menjadi putusan majelis hakim. Untuk itu, kami tidak ada upaya apa-apa selain akan mengajukan penangguhan penahanan terhadap klien kami. Tapi itu next ya,” kata dia. Diketahui Direktur PT Hasil Karya Kita Bersama (HKKB) Mintardi Halim disidangkan dengan agenda pembacaan tanggapan atas eksepsi yang disampaikan oleh penasihat hukum. Dalam tanggapanya Jaksa Penuntut Umum Tri Wahyu Pratekta tetap pada tuntutanya. Dijelaskan Tri, bahwa terdakwa Aming alias Mintardi Halim selaku Direktur PT HKKB telah melakukan pemalsuan surat menyurat berkaitan dengan pelepasan Hak Guna Bangunan terhadap tanah yang terletak di Jagabaya dengan luas 10,2 Hektar,” katanya. HL05

Sejoli Diringkus Lagi Nyabu BANDARLAMPUNG, HLMantab. Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung menangkap sepasang kekasih yang sedang isap sabusabu. Keduanya digerebek di tempat kos yang terletak di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Telukbetung Selatan, Kamis (12/9). Kedua pelaku yakni Cecep Maulana (22 ) dan Dewi Heryani (21). Keduanya merupakan

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

warga di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Telukbetung Selatan. “Mereka habis pakai sabusabu,” papar Kasat Reserse Narkoba Kompol Sunaryoto, kepada wartawan, Rabu (18/9).Sunaryo menambahkan, selain membekuk kedua pelaku, polisi juga ikut mengamankan barang bukti (BB) berupa empat paket kecil sabu-sabu, tiga plastik kecil berisi sisa sabu-sabu, dan seperangkat alat hisap sabu-sabu.HL05

Email : haluanlampung@gmail.com


10

OLAHRAGA Kamis, 19 September 2013

HALUAN LAMPUNG

Doping, Marin Cilic Dihukum 9 Bulan

Marin Clilic

SPORT, HL– Kabar tak sedap menimpa Marin Cilic. Petenis asal Kroasia itu mendapatkan larangan bermain selama sembi-

lan bulan dari Federasi Internasional Tenis (ITF). Cilic, yang saat ini menempati peringkat 24 dunia, sudah menjalani larangan bermain sejak 1 Mei 2013. Artinya, petenis 24 tahun itu baru kembali mengayunkan raket pada 1 Febuari 2014. “Federasi Internasional Tenis mengumumkan (Senin kemarin), Marin Cilic sudah dinyatakan melanggar Peraturan Anti Doping di bawah artikel 2.1 Program Tenis Anti Doping (kehadiran zat terlarang dalam sampel pemain),” demikian pengumuman ITF, Rabu (18/9/2013). Diketahui, Cilic dinyatakan positif telah menggunakan obat Nikethamide atau sejenis stimulant saat laga Munich Open, Mei 2013. Laboratorium WADA-terakreditasi di Montreal menemukan itu mengandung Nikethamide, yang dilarang di bawah bagian S6 (Stimulan) dari Daftar Zat Terlarang dan Metode Terlarang musim 2013. HL-Ant/Net

Jelang ISG, Meiga dan Okto Alami Cedera Ringan SPORT, HL– Kabar kurang mengenakan dialami tim nasional (timnas) U-23, jelang keikutsertaan diajang Islamic Solidarity

Oktovianus ‘Okto’ Maniani

Games (ISG) 2013. Setelah adanya kabar jika Kurnia Meiga dan Oktovianus ‘Okto’ Maniani mengalami cedera ringan setelah membela klubnya masing-masing di kompetisi Indonesia Super League (ISL). Indonesia yang tergabung dalam Grup B bersama Maroko dan Palestina, akan menjalani laga perdana kontra Maroko, Kamis (19/9). Sayang, jelang laga perdana, Rahmad Darmawan, harus diganggu dengan cedera yang dialami dua pemain andalannya tersebut. “Kondisi pemain secara umum bagus. Akan tetapi, Meiga dan Okto mengalami cedera ringan dibagian engkelnya. Tapi kedua pemain tersebut sudah dalam penanganan tim dokter,” ungkap RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, kemarin. RD, sapaan akrab Rahmad Darmwan, sudah memimpin langsung latihan timnas U-23 di Lapangan PUSRI, Palembang. Sebanyak 20 pemain telah bergabung sejauh ini. Akan tetapi, ada lima pemain yang baru menyelesaikan kompetisi ISL bersama klubnya masing, hanya menjalani latihan ringan. HL-Oz/Net

Lampung Raih Tiga Medali POPNAS SPORT, HL - Kontingen Provinsi Lampung meraih tiga medali dari cabang senam pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional ke-12/2013 di Jakarta. Berdasarkan hasil pertandingan di Jakarta, Selasa, tiga medali itu terdiri atas satu emas dan dua perak dari senam ritmik. Yuni Dwi Rahmawati atlet pelajar cabang olahraga senam ritmik dengan alat bola berhasil mendapatkan medali emas sedangkan rekannya Wahyu Yolanda Putri harus puas dengan perak di cabang yang sama namun dengan alat hulahup atau simpai. Sementara untuk beregu atau kompetisi I atlet senam ritmik pelajar ini hanya meraih angka di bawah

peroleh medali emas. “Alhamdulillah, hari ini cabang olahraga senam kembali menyumbang medali setelah sebelumnya Naufal berhasil mengawali perolehan emas di Popnas,” ujar Edi Sunarso, penanggung jawab kontingen Popnas Lampung. Ia berharap semua atlet Lampung dapat memberikan hasil maksimal sehingga perolehan medali bisa terus bertambah setiap harinya. “Mudah-mudahan atlet senam aerobik bisa mem berikan hasil maksimal pada Kamis (19/9),” kata dia. Edi juga menyebutkan, atlet senam aerobik itu juga memiliki peluang yang cukup baik untuk memperoleh medali bagi kontingen Lampung. Selain senam, penanggung jawab

kontingen lainnya, Sobri melanjutkan, perolehan medali emas untuk kontingen Lampung tidak hanya dari cabang tersebut melainkan juga bertambah melalui cabang olahraga angkat besi. Di angkat besi, Fena Yuliani lifter pelajar Lampung kelas 63 kilogram berhasil memecahkan rekor Popnas pada angkatan snatch 75 kilogram. Dengan hasil tersebut maka, Lampung sementara berada di urutan kedelapan Popnas ke 12 di DKI Jakarta. Perolehan medali semen tara Provinsi Lampung hing ga pukul 19.28 WIB sebanyak 14 medali, di antaranya emas sebanyak 5 medali, 5 medali perak, dan 4 medali perunggu. HL-Net

Atlet POPNAS Lampung Terus Kumpulkan Medali Sejumlah atlet pelajar kontingen Lampung terus mengumpulkan medali bagi daerahnya pada ajang Pekan Olahraga Nasional (Popnas) ke-12 tahun 2013 di DKI Jakarta. “Kami tidak mau kalah dari daerah lain yang mengikuti Popnas tahun ini, meskipun semuanya bertambah berat kami juga harus ekstra berjuang agar memberikan hasil yang maksimal,” ujar Heri Trianto, atlet pelajar voli pasir Lampung, usai pertandingan di lapangan ABC Senayan, Jakarta, Rabu. Menurutnya, lawan tanding tergolong berat semua, tapi dengan semangat serta usaha maksimal mudah-mudahan hal itu dapat dilalui dengan baik. “Alhamdulillah dengan tekad mengharumkan nama daerah, meski mendapatkan perak t e t a p harus disyukuri,” ujarnya pula. Ia juga menyebutkan, dalam set-

iap pertandingan pasti ada kalah dan menang, dan saat mengalami kekalahan harus tetap sportif untuk mengakui keunggulan lawan. Namun, ia melanjutkan, kekalahan kali ini akan menjadi motivasi untuk memperbaiki prestasi pada ajang olahraga lainnya ke depan. “Mudah-mudahan masih bisa turut serta di ajang olahraga khususnya voli pasir, sehingga ke depan bisa memperbaiki prestasi,” kata dia, didampingi rekan setimnya Jul Sapla Sera. Ketua Kontingen Lampung, Edi Sunarso menyebutkan, pada Rabu (18/9) ini, atlet Lampung kembali menorehkan prestasinya dengan menyumbangkan beberapa medali

pada Popnas tersebut. “Alhamdulillah, hari ini tiga medali lagi kita peroleh, masing-masing satu medali emas, perak maupun perunggu,” ujarnya lagi. Edi menambahkan, medali tersebut disumbangkan oleh Olan Saputra atlet panahan yang berhasil menyabet emas di ronde nasional olym pic perorangan, sedangkan perak diraih tim voli pasir, dan perunggu dari cabang olahraga angkat besi kelas 85 kilogram. Berkaitan perolehan medali sementara, ia menyebutkan, pihaknya optimistis masih ada penambahan me dali dari cabang olahraga lainnya, seperti senam, dan tenis meja. HL-Ant/Net

PEROLEHAN MEDALI SEMENTARA POPNAS 2013 SPORT, HL - Perolehan medali sementara Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XII/2013 di Jakarta hingga Selasa petang sebagai berikut :

No

Kontingen

Emas Perak

Perunggu

—————————————————————————————————— 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

DKI Jakarta Jawa Timur Jawa Barat Jawa Tengah Sumatera Barat Banten Lampung Bali Kalimantan Timur Sumatera Utara Sulawesi Selatan DI Yogyakarta Riau Bengkulu Nusa Tenggara Barat Papua Sumatera Selatan Maluku Sulawesi Tenggara Jambi

35 27 11 10 6 6 6 5 5 4 3 3 1 1 1 1 1 1 1 0

26 24 16 6 5 4 4 7 5 6 4 3 4 1 1 1 0 0 0 3

16 24 27 12 9 6 3 7 4 7 5 6 7 3 2 0 4 2 1 5

Di ISG, RD Akan Sering Lakukan Simulasi SPORT, HL – Tim nasional (timnas) U-23 isyaratkan keseriusan menjalani ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2013. Rahmad Darmawan, selaku juru ramu timnas U-23 pun mengaku, akan melakukan berbagai simulai dalam kesempatan kali ini. ISG sendiri memang dijadikan RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, untuk

Rahmad Darmawan

menempa anak-anak asuhnya. Dimana poin yang akan diambil dari ajang ISG ini adalah, sebagai salah pemanasan sebelum berlaga diajang SEA Games XXVII 2013 Myanmar, diakhir Desember mendatang. Isyarat akan memaksimalkan keikutsertaan timnas U-23 diajang ISG, dijelaskan RD dengan rencananya untuk melaku-

kan berbagai simulasi. Tidak hanya simulasi, pelatih yang masih terikat kontrak dengan Arema Crounus ini juga menjadikan ISG sebagai tolok ukur penampilan anakanak asuhnya diajang SEA Games. “Para pemain memang sudah lama tidak bersama. Jadi, kami harus sering melakukan berbagai simulasi. Yang jelas, kami berharap para pemain bisa menampilkan permainan terbaik di laga nanti. Karena ISG, akan jadi tolok ukur penampilan para pemain sebelum SEA Games nanti,” ungkap RD, Selasa (17/9). Timnas U-23 yang diisi oleh 23 pemain, tergabung dalam Grup B bersama Maroko dan juga Palestina. Pertandingan perdana sendiri akan digelar, Kamis (19/9), kontra Maroko. Adapun laga kedua kontra Palestina, akan dimainkan pada 24 September mendatang. HL-Oz/Net

Ilustrasi : Atlet POPNAS dari Provinsi DKI Jakarta

Persisam bungkam PSPS 6-1

Tommy Harus Digembleng

SPORT, HL - Tim Persisam Putra Samarinda menutup putaran kompetisi Liga Super Indonesia musim ini dengan hasil manis dengan keberhasilnya menundukan PSPS Pekanbaru 6-1, pada laga di Stadion Segiri, Rabu. Turun dengan skuad lapis keduanya tak membuat tim berjuluk "Pesut Mahakam" kehilangan gregetnya dihadapan tim PSPS yang menjadi juru kunci peserta kompetisi musim ini. Baru tujuh menit kick Off babak pertama berjalan, tim besutan Sartono Anwar sudah unggul tiga gol oleh Radiansyah pada menit 2, Kone pada menit 5 dan Lerby Leandry pada menit 7`. Tim tamu baru bisa membalas gol pada menit 20`, melalui tendangan bebas Khairunnas. Memasuki babak kedua skuad muda Persisam tidak mengendurkan alur serangan, meski telah unggul dalam jumlah gol. Melalui aksi individunya, pemain muda Persisam Fajar Legian berhasil menembus jantung pertahanan tim tamu, dan menyelesaikannya dengan tendangan keras dan berbuah gol keempat untuk tim Persisam pada menit 47`. Dua menit kemudian, penyerang muda Persisam Lerby Leandry mampu menggandakan skor melalui sundulan kepala memanfaatkan umpan Lancine Kone. Kone berhasil menutup kemenangan tim tuan rumah dengan golnya, memanfaatkan umpan tarik dari Ferdinand Sinaga sepuluh menit sebelum waktu normal berakhir. Pelatih Persisam Putra Samarinda Sartono Anwar memuji penampilan para pemainnya yang tidak kenal menyerah sepanjang pertandingan. "Saya patut mengucapkan terimakasih kepada semua pemain yang telah bekerja maskimal, sehingga bisa menutup pertandingan hari ini dengan kemenangan besar,"jelas Sartono. Sementara itu pelatih PSPS Pekanbaru. Afrizal Tanjung mengakui lawan punya materi pemain yang punya kecepatan dan sulit diantisipasi. "Tim kami sudah berupaya maksimal, namun lawan memang punya kualitas pemain yang lebih bagus, dan dibuktikan dengan tiga gol cepatnya pada babak pertama," terang Afrizal. HL- Ant/Net

SPORT, HL- Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky menilai pebulu tangkis tunggal putra Indonesia berperingkat teratas Tommy Sugiarto masih harus digembleng mentalnya. Pemain nomor enam dunia itu langsung kandas pada putaran Jepang Terbuka 2013 saat melawan pemain non unggulan asal Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk, dengan skor 28-30, 13-21, Rabu. "Tommy saya lihat harus digembleng mentalnya. Sekarang dia menjadi ujung tombak," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky, yang disampaikan melalui humas PBSI Yuni Kartika kepada Haluan Lampung, Rabu. Pada game pertama, Tommy sudah harus menjalani pertandingan panjang yang ketat yang akhirnya lepas dari genggamannya hingga skor 28-30. Setelah pertandingan yang menguras energi di game pertama, penampilan Tommy pun menurun di game kedua sehingga akhirnya tertinggal jauh 13-21. Kekalahan telak dirasakan kembali oleh Tommy yang pada China Masters pekan lalu juga terjungkal di putaran pertama. Selain Tommy, Indonesia juga kehilangan dua tunggal putra lainnya yakni Sony Dwi Kuncoro, dan Dionysius Hayom Rumbaka. Hayom yang harus menghadapi pemain Jerman Marc Zwiebler menyerah setelah melalui pertarungan rubber game 21-16, 11-21, 12-21. Hasil ini memperpanjang kekalahan Hayom dari pemain peringkat 11 dunia itu dalam tiga kali rekor pertemuannya. Padahal Hayom mampu lebih unggul di game pertama, namun setelah Zwiebler berhasil mencuri game kedua, Hayom akhirnya takluk pada game ketiga. "Kalau saya lihat sepertinya Hayom masih kendala dalam fisiknya. Seharusnya pelatihnya sadar dalam area ini," tambah Rexy. Sony, ternyata juga gagal melanjutkan langkahnya usai dikalahkan oleh pemain India, Anand Pawar 17-21, 21-7, 1821. Padahal dalam tiga kali pertemuan sebelumnya dengan Pawar, Sony selalu unggul. "Saya lihat kalau Sony memang sudah agak berat, sudah beberapa turnamen selalu kalah di babak pertama," tutur Rexy. HL-Ant/Net

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


SAMBUNGAN

11

Kamis, 19 September 2013

HALUAN LAMPUNG

Casillas Cedera Saat Dimainkan Real Kapten Spanyol Iker Casillas harus digantikan setelah ia bermain selama 15 menit saat ia kembali memperkuat Real Madrid di pertandingan pembuka Liga Champions mereka melawan Galatasaray, setelah menderita cedera rusuk. Pemain 32 tahun itu bertabrakan dengan rekan setimnya Sergio Ramos ketika berusaha menangkap umpan silang menuju arena Madrid saat pertandingan baru berlangsung 60 detik, lapor AFP. Ia kemudian mampu melakukan penyelamatan dari sepakan voli jarak jauh yang dilepaskan Felipe Melo, namun ia merasa tidak nyaman dan, setelah mendapat perawatan dari fisioterapis Real, ia memutuskan untuk keluar dan digantikan Diego Lopez. Casillas melakukan penampilan perdananya untuk “Si Putih” di pertandingan kompetitif sejak Januari, setelah mengalami patah tulang di tangannya dan kemudian kehilangan tempat di tim utama. HL-Ant/Net

MA ...

sambungan hal - 1 Tim basket Indonesia jumpa Turki di ISG

Putusan Mahkamah Agung pada Rabu 21 Agustus 2013 itu diketuai oleh Dr. Artidjo Alkostar, SH, LLM dengan anggota Prof DR Muhammad Askin, SH, MH dan M.S. Lumme Mariana Sondang Panjaitan. Sementara, terhadap Hendry Angga Kesuma, rekan Wendy, MA melalui putusan bernomor: 1320 K/Pid.Sus/ 2013 menvonis 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta dengan ketentuan denda tidak dibayar diganti dengan pidan kuruangan enam bulan. Selain itu, terdakwa juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 14.228.000.000 dengan ketentuan jika terpidan tidak bisa membayar dalam waktu satu bulan, sesudah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, hartanya dapat disita oleh jaksa untuk dilelang. Jika harta untuk mengganti tidak cukup, maka diganti dengan kuruangan penjara selama lima tahun penjara. “Salinan putusan MA dengan terdakwa Wenddy Melfa baru kami terima kemarin,” ujar Panitra Muda (Panmud) Tipikor Tanjungkarang Renilda Biduri kepada Haluan Lampung, Rabu (18/9). Sebelumnya, tim jaksa penuntut umum (JPU) dalam dakwaannya menyatakan Wendy Melfa telah melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri yaitu Rp 35 juta atau orang lain atau suatu korporasi yaitu Henry Anggakusuma atau PT Naga Intan Rp 16,8 miliar atau setidaktidaknya Rp 2,48 miliar. Hal tersebut dibacakan tim JPU yang dipimpin Sarjono Turin perkara dugaan korupsi pengadaan tanah PLTU Sebalang, di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, (4/10/12). Diketahui, mantan Bupati Lampung Selatan, Wendy Melfa di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang divonis 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan. Lalu, dalam persidangan ditingkat banding Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang, Wendy Melfa divonis 6 tahun penjara dan denda 200 juta subsider 10 bulan bersama Hendry Anggakusuma selaku mantan Direktur PT Naga Intan berkas perkara terpisah. HL-03/05

SPORT, HL- Tim Nasional Bola Basket Indonesia akan bertemu Turki yang tercatat sebagai juara dunia di bawah usia 18 tahun (Under-18) pada ajang Islamic Solidarity Games III di Palembang Sport Convention Center, Rabu (18/9). “Bertemu dengan tim papan atas dunia merupakan kesempatan langka sehingga akan dijadikan ajang pembelajaran dalam rangka persiapan mengikuti SEA Games pada akhir tahun ini,”

Pussbik ...

Kepala ...

sambungan

berpengaruh pada kinerja para direksi tersebut. Kalau yang terjadi di PDAM Way Rilau selama ini kan sistem asal tunjuk dan tidak melalui tahapan seleksi,” tambahnya. Lebih jauh dirinya juga meminta kepada pansus raperda PDAM untuk membeberkan data soal keberadaan pasangan suami isteri (pasutri) yang sama-sama bekerja di tempat tersebut. Sebab, pernyataan pansus yang mensinyalir adanya 7 pasutri menjadi pertanyaan publik. Apakah benar atau tidaknya, itu kewenangan pansus untuk membeberkannya. “Ya minimal sebutin inisialnya lah. Jadi masyarakat juga tidak bertanya-tanya soal temuan pansus tersebut. Itu juga untuk menepis anggapan bahwa ada kesan pansus memiliki kepentingan tertentu dibalik kasus itu,” pungkasnya. Sebelumnya diberitakan, kasus pelanggaran Permendagri terkait usia Direktur Utama PDAM Way Rilau Bandarlampung Gusti Mego yang telah melampaui batas usia maksimal, menjadi perhatian Pansus Rancangan Perda PDAM. Pasalnya, Direktur Utama PDAM Gusti Mego telah memasuki usia 62 tahun. Sedangkan dalam Permendagri No: 2/ 2007 disebutkan batas usia direksi BUMN/BUMD maksimal 60 tahun. Apalagi, hasil kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan pansus ke PDAM Tirta Musi Banyu Asin menemukan fakta bahwa sistem managemen ditempat tersebut sudah sangat profesional dan transparan dan mengacu pada Permendagri tersebut. “Hasil kunker kami di PDAM Tirta Musi, Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ada perbedaaan antara penggelolaan PDAM Way Rilau, dengan pengelolaan yang dilakukan PDAM Tirta Musi. Mereka sudah sangat profesional mulai dari rekruitmen pegawai secara bersih dan transparan sampai dengan penandatanganan fakta integritas oleh para pejabat dan karyawannya,” kata Ketua Pansus Rancangan Perda PDAM DPRD Bandarlampung, Barlian Mansyur saat dihubungi melalui ponselnya, Selasa (17/9). HL-07

kata Pelatih Timnas Bola Basket Putra Tjetjep Firmansyah di Palembang, Selasa. Ia mengemukakan, meski mengakui keunggulan lawan tapi Tjetjep enggan menjadikan skuat besutannya bulan-bulanan pada pertandingan tersebut. Untuk meredam Turki yang tercatat sebagai peraih emas ajang Euro Basket 2011 dengan menaklukan Spanyol ini, Tjetjep menginstruksikan anak asuhnya untuk mengerahkan seluruh kemampuan dalam

mencetak poin, menghadang lawan, dan teknik lainnya. “Turki memang di atas kita tapi bukan berarti anak-anak tidak memiliki mental untuk menang, apalagi pertandingan digelar di negara sendiri,” ujarnya. Menurutnya, permainan Turki memiliki kemiripan dengan Thailand yang banyak mengandalkan kecepatan dan “drive” ke dalam. Sehingga, para pemain harus mampu menciptakan poin atau tidak hanya terfokus pada tujuh orang pemain andalan. “Pada pertandingan melawan Arab Saudi, Dhyaksa Andakara menjadi pencetak skor tertinggi dengan 16 poin, kemudian Cristian Ronaldo dengan 14 poin. Sementara Xaverius Prawiro, Bonanza Siregar dan Respati Ragil sama-sama menyumbangkan 9 poin dan 2 poin masing-masing dari Adhi dan Galank,” ujarnya. Sebelumnya, pada pertandingan perdana ISG, Ming gu (15/9), Timnas Indonesia dikalahkan Palestina dengan skor akhir 66-68. Sementara, pada pertandingan kedua meraih kemenangan 20-0 atas Arab Saudi berdasarkan keputusan wasit setelah lawan memutuskan meninggalkan lapangan saat skor 59-61. “Saya tidak pernah melihat hasil akhir tapi perjuangan anak-anak adalah yang terpenting, terlepas kemenangan itu karena aksi wo lawan,” ujarnya. HL-Ant/ Net

sambungan hal - 1

disampaikan saat mereka (warga, red) melakukan aksi demo di kantor BPN pada Juli 2013 lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, keinginan masyarakat Tuba agar segera dilakukan ukur ulang lahan usaha PT GPA, merupakan harga mati. Warga juga meminta agar Pemkab Tuba kembali mendesak hal yang sama mesti telah terjadi pergantian kepemimpinan di kabupaten tersebut “Tidak ada hal lain yang bisa menghalangi masyarakat untuk menuntut pengukuran ulang terhadap lahan usaha Gulaku. Sebab banyak masyarakat yang membutuhkan lahan yang kini dikuasai perusahaan multinasional itu secara illegal,” ujar Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Lampung (Gamapela) Toni Bakri, kemarin. Menurut Toni, pihaknya sudah lama menyerukan agar segera dilakukan pengukuran ulang lahan usaha PT GPA. Hal itu didasari hasil investigasi yang dilakukan sejak lama. Toni mengaku sudah memiliki cukup bukti tentang adanya lahan usaha illegal yang digunakan oleh PT GPA. “Kami sudah lama mencurigai adanya perluasan lahan usaha yang tidak sesuai ijin HGU (hak guna usaha) yang dimiliki PT PGA,” tegas Toni. Sayangnya, kata Toni, pihak perusahaan tidak pernah serius menanggapai hal ini. Akibatnya masyarakat pemilik lahan yang dikuasai perusahaan, kehilangan tempat usahanya tanpa kompensasi apapun. Kepada pemkab Tuba, Toni juga meminta agar menindaklanjuti kebijakan bupati sebelumnya yang telah melayangkan permohonan ukur ulang terhadap lahan PT GPA. “Kebijakan suatu pemerintahan tentu bersifat mengikat dan berkelanjutan. Sebab itu bukan kebijakan pribadi bupati, tapi kebijakan institusional pemerintah daerah. Jadi tolong, meski bupatinya sudah berganti, tapi kebijakan untuk menuntut ukur ulang dilanjutkan sampai ada hasilnya,” kata Toni. Toni Bakri mengaku heran mengapa PT GPA terkesan tidak mau mematuhi berbagai ketentuan yang telah dikeluarkan pemerintah, terutama menyangkut HGU dan kapasitas produksi. Hal terakhir menyakut besaran kontribusi yang harus diberikan kepada daerah dan masyarakat dalam bentuk CSR (company social responsibility). “Besaran CSR harus sesuai dengan jumlah produksi, bukan sekedar belas kasih perusahaan,” terang Toni seraya mengatakan dirinya akan terus memobilisir warga untuk berani menuntut hak-haknya. Persoalan luas lahan yang dikuasai PT GPA sebenarnya sudah sering dipersoalkan berbagai pihak, termasuk Pemkab Tulang Bawang. Dalam suratnya tertanggal 18 Februari 2011 dan disusul surat serupa tanggal 31 Maret 2011, Pemkab Tuba meminta agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) segera melakukan ukur ulang lahan PT GPA. Sebab berdasarkan keterangan BPN, luas areal tanam PT GPA mencapai 132.000 hektar. Sementara HGU yang dimiliki hanya untuk lahan seluas 32.000 hektar, sehingga harus dilakukan ukur ulang. Namun sampai saat ini pengukuran ulang itu belum dilakukan. Padahal selain merugikan masyarakat setempat, pemanfaatan lahan secara tidak prosedural tersebut juga merugikan negara. HL-03

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Krakatau ...

sambungan hal - 1

Seychelles mampu mengemas potensi negerinya menjadi salah satu destinasi pariwisata internasional yang banyak dikunjungi turis dari berbagai negara. “Kita perlu belajar banyak dari negara Seychelles dalam mengembangkan sektor pariwisatanya, sehingga kunjungan turis mancanegara dapat terus meningkat setiap tahun,” ujarnya. Bupati Lamsel sempat menerima kunjungan Duta Besar Republik Seychelles dalam rangka mensosialisasikan rencana gelar. “Krakatoa International Festival 2014” di Kalianda, Selasa (17/9). Menurut Rycko, pengembangan sektor pariwisata tidak akan lepas dari kearifan lokal yang dimiliki masyarakat di Kabupaten Lamsel. Ia mengemukakan bahwa nilai-nilai budaya lokal menjadi salah satu modal guna menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Bumi Khagom Mufakat, selain daya tarik kawasan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang telah mendunia. Karena itu, ia meminta kepada seluruh jajarannya di Kabupaten Lamsel untuk benar-benar mampu menjadikan berbagai kegiatan festival sebagai wadah mempromosikan potensi daerah tersebut. Promosi Kabupaten Lamsel itu, bukan hanya sektor pariwisata tapi juga potensi daerah lainnya. “Festival diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tapi harus mampu memberikan dampak lanjutan bagi promosi potensi daerah. Hal itu harus dilakukan pada ajang Festival Krakatau 2013,” ujarnya. Duta Besar Republik Seychelles, Nico Barito mengungkapkan banyak potensi yang bisa dipromosikan untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Kabupaten Lamsel. Salah satunya, menurut dia, yakni sejarah tentang letusan Gunung Krakatau yang telah mendunia dengan kedahsyatannya. Bahkan saat ini kawasan Gunung Anak Krakatau itu juga telah menjadi salah satu “ikon” dunia yang berada di Indonesia. Hanya saja, menurut pria kelahiran Kalimantan yang mahir berbahasa Indonesia itu, perlu adanya kemasan yang baik sehingga sejarah terkait kawasan Gunung Anak Krakatau itu dapat dijual sebagai destinasi pariwisata untuk skala internasional. Apalagi Kabupaten Lamsel, juga memiliki budaya lokal dapat menjadi daya tarik tersendiri. “Tentunya mengelola sektor pariwisata tidak hanya dalam bentuk penyediaan infrastruktur pendukungnya. Namun juga perlu adanya hal unik yang bisa menjadi satu daya tarik orang untuk datang, dengan kemasan yang baik,” ujarnya. Menurut Nico, perlu upaya untuk mempromosikan potensi pariwisata yang ada, selain mengikuti berbagai festival yang berskala nasional maupun international. Pemkab Lamsel perlu membuat kegiatan pariwisata yang melibatkan operator wisata international sebagai terobosan baru. Karena itu, diharapkan kerja sama yang dijalin antara pemkab setempat dengan Republik Seychelles dalam bentuk kegiatan pariwisata ini akan dapat menjembatani semua hal tersebut. HL-03/ant

Herman ...

sambungan hal - 1

sambungan telepon pribadinya. Nanang menegaskan, apa yang sudah dijalankan oleh KPU soal tahapan dan pendaftaran pilgub Lampung sudah sesuai amanat undang-undang yang berlaku. Seharusnya, para cagub kompak untuk menggugat Gubernur Lampung Sjachroedin ZP karena tidak menganggarkan pelaksanaan pilkada di tahun ini. ”Harusnya para cagub kompak tuntut gubernur, bukan meminta KPU buat perjanjian. Gubernur sudah jelas berencana menghalang-halangi pilgub 2013. Saya tegaskan KPU tidak akan memundurkan pilgub 2014 atau 2015,” tegas Nanang. HL-03/06

Asintel ...

sambungan hal - 1

lampung, kemarin. Uang Rp350 juta itu terkait dengan penanganan perkara pembangunan tahap II Jembatan Way Sekampung Kresnowidodo-Negara Saka Kabupaten Pesawaran 2012 senilai Rp8,64 miliar. Dia mengatakan bahwa dalam setiap penanganan tindak pidana korupsi dipastikan ada pihak tertentu yang ingin menghambat penyelidikan yang sedang dilakukan. Pihak tersebut lebih banyak dari internal kejaksaan sendiri. Terkait dugaan dana yang diterimanya untuk pengamanan kasus terebut, ia mengatakan tidak mau membela diri sebab persoalan ini telah diketahui Kejagung. “Secara logika hukum, kalau memang saya terlibat mengapa perkara tersebut tetap dilanjutkan hingga hari dan tidak mandek. Yang jelas dari intel sudah saya limpahkan ke bidang pidana khusus,” kata dia. Ia mengungkapkan, tidak pernah takut dengan surat yang melaporkan bahwa dirinya menerima sejumlah uang untuk perkara tersebut. Selama ini pihaknya selalu transparan dalam setiap menangani perkara hukum. Terkait indikasi adanya oknum dari Kejati yang melakukan pelaporan, ia pun meyakininya. “Pasti ini permainan orang dalam sendiri, itu asumsi saya,” katanya. Ia menambahkan, apabila memang harus diperiksa Jamwas, harus siap tapi tidak bisa berkomentar banyak yang akan diklarifikasi. HL-03/ant

Pipik ...

sambungan hal - 1

Makam itu terlihat lebih tinggi dari makam lainnya dan dibangun dengan bahan marmer berwarna hitam. “Saya sempat tanya sama orang-orang sekitar, katanya baru kemarin ini dibongkar,” ujarnya. Pipik mengakui bahwa dirinya telah memberi izin agar makam suaminya diperbagus. Namun, ia tidak menyangka bentuk makamnya akan seperti itu. “Saya memang mengizinkan karena dibagusin saja, saya mikirnya hanya datar kanan-kiri pakai keramik. Setelah lihat desainnya, ya seperti itulah,” jelas Pipik kini merasa kurang sreg dengan desain makam yang dibuat lebih tinggi dari makam-makam lainnya. Namun Fajar Sidiq, adik kandung Uje, yang melakukan renovasi mempunyai alasan sendiri. “Umumnya kan makam-makam Wali begitu ya. Dibuatnya lebih tinggi,” ujar Fajar Sidiq saat dihubungi terpisah. Menurut Fajar, ia bersama sang ibu telah menginformasikan niat untuk memperbagus makam Uje pada Pipik. Menurutnya, sejak Idul Fitri lalu Pipik sudah setuju. Hanya saja tak ada perbincangan mengenai desain dan ukuran makam yang akan dibangun. “Sudah diinfokan ke umi dan istrinya almarhum dan terakhir itu pertengahan Ramadan dan mau Lebaran mereka menginginkan sesuatu yang beda (di makam Uje),” ujar Fajar seraya membenarnya masalah tingginya makam memang tidak sempat dibahas. HL-02

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


Http://www.haluanlampung.com

Kamis, 19 September 2013

Membangun Semangat Baru

c m y k

KOTAK SUARA Pegawai KPU Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dengan disaksikan anggota kepolisian setempat sedang menyusun dan mengecek kotak dan kertas suara pilbup yang akan dikirim ke masing-masing kecamatan, Rabu (18/9). (foto:Heri_Setiawan/HL)

Tiga ”Sumber Dana” Caleg Pemilu 2014 Pengumpul Dana Tidak Halal Ditangkap PPATK Diminta Telusuri Transaksi PUSAT Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memberikan peringatan potensi politik uang jelang Pemilu 2014 terus meningkat. Hal itu ditandai, selama periode pemilu kecenderungan laporan transaksi mencurigakan dan transaksi tunai naik hingga mencapai 125 persen. Wakil Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW), Ade Irawan, di kantor ICW, Jakarta,

Rabu (18/9) mengatakan kecenderungan meningkatnya politik uang jelang pemilu disebabkan para politisi di republik ini tidak membangun relasi yang baik dengan para konstituen. Sehingga mereka membutuhkan banyak dana untuk membeli suara pemi-

lih. Dari mana mereka dapatkan dana itu? Menurut Ade, para politisi cenderung menggunakan kewenangannya, baik di legislatif maupun eksekutif untuk memperoleh dukungan dana. Di DPR misalnya, para politisi itu bisa ‘bermain’ saat merumuskan anggaran, penentuan aturan dan saat pemilihan pejabat publik. “Transaksi di tiga tempat ini yang saya rasa akan semakin meningkat,” ujar Ade. Oleh karena itu, Ade melanjut-

kan, penting bagi PPATK untuk menelusuri transaksi mencurigakan para politisi jelang pemilu 2014. “Kalau perlu mereka yang mengumpulkan dana tidak halal ini ditangkap untuk menimbulkan efek jera,” tegasnya. Sementara, ICW sendiri saat ini tengah membuat kajian tentang korupsi politik jelang pemilu 2014. Salah satu yang menjadi fokus adalah meningkatnya anggaran dana hibah dan bantuan sosial di beberapa kementerian dan lembaga. HL-03/ant

c m y k

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Email : haluanlampung@gmail.com

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891


HL 19 september 2013