Issuu on Google+

Senin, 25 November 2013

.. ..

Bunga Bangkai dipagar

.

Warga Mesuji Dibuat Geger

Mesuji, HL-Warga K a b u p a t e n Mesuji m e n j a g a lokasi m e k a r n y a bunga bangkai atau Rafflesia a r n o l d i i yang baru saja ditemukan. Hal ini adalah bentuk kecintaan warga terhadap flora terancam punah itu. Untuk keamanan bunga bangkai tersebut, warga memagari dan menjaga lokasi penemuan bunga Rafflesia agar bunga tersebut tidak rusak atau mati akibat ulah tangan jahil. Gegernya temuan bunga bangkai itu membuat sejumlah warga di Kabupaten Mesuji antusias melihat secara langsung keberadaan bunga yang mengeluarkan aroma tidak sedap ini. Penemu keberadaan bunga Raflesia di Mesuji, Sudirman Simanjuntak tak sengaja menemukan bunga tersebut. “Saat itu saya melintasi jalan setapak dan mencium aroma tak sedap. Saya mengira bau menyengat tersebut berasal dari bangkai hewan,” kata Sudirman, Minggu (24/11). Aroma tak sedap itu membuat dirinya untuk mencari dan ternyata ada bunga langka di sisi jalan setapak Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpangpematang. “Saya menemukan bunga mirip Raflesia ini secara tidak sengaja. Bunga bangkai yang masih kecil itu berukuran tinggi sekitar 45 cm dari tanah, lebar daunnya sekitar 15 cm dan juga belum mekar dan masih kuncup,” ujarnya. HL-03/net

Elektabilitas Demokrat Melorot

..

Terancam Jadi Partai Penonton di bawah 60 persen, sedangkan pesaing capres dari partai lain memiliki popularitas di atas 70 persen,” kata Rully Akbar, peneliti LSI dalam konfrensi Pers bertajuk “Terancamnya Konvensi Demokrat; Dari Hero ke Zero-kah Nasib Demokrat” di Jakarta. Rully menuturkan, survei ini dilakukan 12 September 2013 hingga 5 Oktober 2013.

Baca“ ELEKTABILITAS ” Hal-11

TIDAK LAYAK Warga di Desa Mulang Maya Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mendesak pemerintah daerah setempat untuk segera memperbaiki jembatan ayun yang menghubungkan dusun Titigalih dan Curup Boncel. Pasalnya, jembatan ayun yang sudah tidak layak tersebut satu-satu jalan yang digunakan warga untuk mengangkut hasil bumi. Gambar dibidik, Minggu (24/11). Foto: Heri/HL

Pilgub Lampung Ditunda?

.. .

Bawaslu Minta KPU Tegas Berpotensi Rawan Gugatan Penyelenggaraan Pemilu Diambil Alih

Bandarlampung, HL-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Muhammad menilai legalitas penyelenggaran pemilu 2014 di Provinsi Lampung seolah-olah menunggukan ”Bom Waktu” yang siap meledak kapan pun dengan menyisakan banyak persoalan. Muhammad mengatakan, KPU Lampung yang tidak mampu melaksanakan pemilihan gubernur (pilgub) pada 2013 sesuai rencana, berimbas pada keabsahan perpanjangan masa jabatan lima komisionernya oleh KPU RI, yang juga berdampak pada legalitas penyelenggaraan pemilu 2014. Menurutnya, dasar KPU pusat m e m p e r p a n j a n g masa jabatan komisioner KPU Lampung yang semestinya habis pada September lalu, dikarenakan tengah m e n j a l a n k a n tahapan Pilgub Lampung yang semula akan digelar 2 Oktober 2013. Dikarenakan adanya

Muhammad

perbedaan pendapat antara KPU dengan Pemerintah Provinsi Lampung soal jadwal, akhirnya KPU mem u n d u r k a n n y a pada 2 Desember waktu dekat ini.

“Pencermatan Bawaslu saat ini pelaksanaan pilgub tidak bisa dilanjutkan. KPU tidak mungkin bisa melaksanakan pilgub dalam waktu yang terbatas ini, atau 2013 ini tidak mungkin bisa dilaksanakan,” kata Muhammad usai memberikan materi pelatihan pengawasan pemilu bagi media dan ormas di Hotel Novotel, Sabtu (23/11). Untuk itu, kata Muhammad, tim kuasa hukum Bawaslu sudah mempersiapkan rekomendasi kepada KPU pusat, terkait jabatan lima komisioner KPU Lampung. Bawaslu RI sudah mengetahui k r o n o l o g i konflik pilgub Lampung, berdasarkan surat laporan yang diterima dari Bawaslu Provinsi Lampung. Melihat situasinya yang terbatas, kata dia, Bawaslu akan menyampaikan kepada KPU pusat agar

Baca “ PILGUB ” Hal -11

Total Anggarannya Capai Rp7,9 Miliar Terancam Jadi Temuan BPK

Alamat Redaksi

Silakan Pemkot Tinjau Ulang

. .

c m y k

dimaksud oleh Dishub adalah Pasal 8 dalam MoU dimaksud. “Kalau di Pasal 9 tidak ada, tapi yang dimaksud bahwa kami harus menyerahkan bukti setoran kepada Dishub itu ada di Pasal 8. Mungkin itu maksudnya bunyi Pasal 8 itu,” sergahnya. Reny menjelaskan, kewajiban untuk menyerahkan bukti s e t o r a n kepada Dishub sejatinya telah dilakukan PT MBP. Namun, kata dia, dikarenakan beberapa kendala yang terjadi, PT MBP tidak setiap hari selalu m e n y e r a h k a n bukti setoran dimaksud.

Baca “ PT ” Hal -11

Tujuh Hotel Bermasalah

Jatah Bagi Hasil Pajak Tanggamus Mandek di Pemprov PEMERINTAH K a b u p a t e n (Pemkab) Tanggamus ternyata belum menerima dana bagi hasil pajak provinsi untuk triwulan II dan III tahun ini. Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Tanggamus Hilman Yoscar, mengaku, pihaknya tidak tahu pasti penyebab dana yang

Masalah ini, Jangan Dibesar-besarkan

Direktur PT MBP Hermalia Reny memastikan, perusahaannya telah melaksanakan mekanisme setoran retribusi parkir sesuai MoU antara kedua belah pihak. “Kami tidak pernah terlambat dalam menyetorkan retribusi parkir. Setiap hari selalu menyetorkan langsung hasil retribusi parkir yang kami kelola,” kata Armalia Reny, Minggu (24/11) melalui sambungan telepon. Menurut Reny, sapaan akrab Armalia Reny kewajiban penyerahan bukti setoran kepada Dishub tidak tertuang dalam Pasal 9 bab II dalam MoU tersebut. Hanya saja, kata dia, yang

in depth n ews news

..

Bantah Langgar Kesepakatan Kantor Dishub Bandarlampung Sepi

PT Mitra Bina Persada (MBP) selaku pengelola retribusi parkir di Kota Bandarlampung membantah telah melanggar Memory of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat terkait tidak diserahkannya bukti setoran kepada Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Survei LSI Dibawah 10 Persen

Jakarta, HL-Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Minggu (24/11) merilis konvensi calon Presiden partai Demokrat, terancam menjadi sebuah tragedi. Sebab, pemenang konvensi nantinya tidak cukup dukungan untuk maju sebagai capres pada pemilu 2014 mendatang. “Konvensi Demokrat terancam tragedi. Karena hasil survei popularitas tokoh konvensi Demokrat berada

Edisi-056 / Thn-1 Harga Eceran : Rp.3.000,-

Membangun Semangat Baru

merupakan hak kabupaten tersebut belum cair. “Selama tahun ini baru menerima dana di pembagian triwulan I. Saat itu Tanggamus menerima Rp7,9 miliar dan untuk triwulan II dan III sampai sekarang belum cair, padahal secara tahap pencairan, sekarang ini masuk triwulan IV,” katanya, Minggu (24/11).

Dana bagi hasil pajak tersebut merupakan dana yang ditarik dari tiap kabupaten/kota, selanjutnya dikumpulkan oleh Pemprov Lampung dan hasilnya diberikan lagi ke daerah asal. Itu tertuang dalam Perda Provinsi Lampung No: 2/2011 tentang Pajak Daerah, Pasal 84 berisi kewajiban bagi hasil pajak terhadap kabupaten/kota di Lam-

: Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

pung. Pajak daerah meliputi, pajak kendaraan bermotor (objeknya pajak pembelian kendaraan baru), bea balik nomor kendaraan bermotor (objeknya balik nama kendaraan bermotor), pajak bahan bakar kendaraan bermotor (objeknya SPBU) pajak air permukaan

Bergabung ke PHRI Kantongi IPPT Izin Lokasi Sesuai Luas Hotel

B a n d a r l a m p u n g , HLBadan Pengurus Daerah (BPD) PHRI Lampung memastikan, tujuh hotel yang dalam pembangunannya belum mengantongi Izin Perubahan P e n g g u n a a n Tanah (IPPT) atau izin lokasi, bukanlah anggota PHRI. Sekretaris BPD PHRI Lampung, Prihandi Indrawan mengatakan, dari 8 hotel yang terungkap belum mengantongi IPPT atau izin lokasi, hanya hotel Pelangi di Jalan Tulangbawang yang telah t e r g a b u n g dalam PHRI. “7 hotel itu, memang belum jadi anggota kami. Tapi mungkin kalau sudah beroperasi, bisa saja mereka gabung ke PHRI,” kata Prihandi, Minggu (24/11) melalui sambungan telepon. Prihandi menjelaskan, jika pun nantinya ketujuh hotel tersebut akan bergabung sebagai a n g g o t a , maka mereka harus memenuhi

persyaratan yang ditentukan oleh PHRI. Salah satunya, kata dia, IPPT atau izin lokasi dimaksud. “Pada akhirnya memang s e m u a izin-izin h a r u s lengkap. Terutama ketika mereka akan bergabung menjadi anggota. Kita punya syarat-s y a r a t yang harus dipenuhi, ya salah satunya IPPT atau izin lokasi itu. Setelah s e m u a n y a lengkap, baru kita terima menjadi anggota,” jelas Prihandi. Menurut Prihandi, IPPT atau izin lokasi merupakan bagian penting dalam proses pembangunan hotel. Sebelum pengurusan izin-izin lain, lanjutnya, industri hotel harus terlebih dahulu mengurus IPPT atau izin lokasi sesuai dengan luasan hotel bersangkutan. “IPPT atau izin lokasi itu merupakan pintu m a s u k

Baca “ TUJUH ” Hal -11

dibalik layar

Bernyanyi SEPTI Sanustika diminta seorang pengusaha sapi asal Cimanggis Depok Jawa Barat, untuk menghibur ratusan anak yatim, Minggu (24/11). Dalam balutan gamis putih dengan dandanan k h a s n y a , Septi meny u m b a n gkan suara di acara santunan. Istri Ahmad Fathanah, terdakwa kasus p e n g u r u s a n impor Septi Sanustika daging sapi di Kementerian Pertanian itu, diminta pengusaha sapi bernama Ramdoni mengisi acara santunan. Septi mengaku sudah mengenal pengusaha sapi itu sejak lama. “Sudah seperti saudara sendiri, karena kebetulan masih kerabat dari saudara

Baca “ JATAH ” Hal -11 Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Baca “ BERNYANYI ” Hal -11 Email : haluanlampung@gmail.com

c m y k


EKONOMI

2

Senin, 25 November 2013

HALUAN LAMPUNG

Stok BBM Lampung Harus Aman Permintaan Hiswanamigas Lampung Jelang Libur Natal dan Tahun Baru Bandarlampung,HL-Ketua Umum Hiswana Migas Lampung Toto Herwantoko menyatakan, Pertamina agar melebihi kuota BBM Lampung jelang libur Natal dan Tahun Baru selama bulan Desember, karena pasokan solar sering kekurangan dan terjadi antrean kendaraan truk dan kendaraan niaga lainnya di SPBU. Toto menyatakan hal ini saat dihubungi Haluan Lampung, Minggu (24/11) terkait pasokan BBM Pertamina khususnya solar yang sering dikeluhkan para pengusaha SPBU, sehingga terjadi antrean kendaraan truk dan mobil niaga lainnya di sejumlah SPBU sepanjang Jalan lintas Sumatera. Diakui, memang pernah terjadi kekosongan namun sudah bisa diatasi saat ini. Bulan Desember, katanya volume kendaraan sangat melonjak apalagi jelang libur Natal dan Tahun Baru, sehingga Pertamina harus meningkatkan pasokan BBM, khususnya solar, ujar anggota Fraksi Demokrat DPRD Tk I Lampung ini. Secara terpisah Deny Sukendar Sales Executive Pertamina Wilayah II yang dihubungi terpisah menyatakan, pihaknya berupya mencukupi kebutuhan BBM di Lampung khususnya solar dan premium bersubsidi. Namun kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Lampung tahun ini dipastikan tidak akan cukup sesuai kebutuhan. Mes-

kipun demikian, PT Pertamina Lampung menjamin penyalurannya tetap aman sampai akhir tahun ini,katanya. Deny Sukendar mengatakan dari total kuota solar subsidi tahun ini, sebanyak 479.695 kiloliter (kl), hingga 31 Oktober 2013 penyalurannya sudah berjumlah 442.544 kl. Ia menjelaskan rata-rata penyaluran solar bersubsidi setiap harinya hingga kini masih stabil sebanyak 1.600 kl. “Memang dari sisi kuota diperkirakan tidak akan cukup. Tapi masyarakat tidak perlu khawatir, kami tetap menjamin penyaluran solar subsidi aman sampai akhir tahun dan tidak akan terjadi kekosongan,” kata Deny. Dia menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Lampung dan DPRD Lampung untuk meminta tambahan kuota solar subsidi ke Pemerintah Pusat. Menurut dia, kondisi saat ini tidak seperti tahun lalu saat pemerintah mengacu berdasarkan kuota sehingga Pertamina perlu untuk menghitung ulang sisa BBM subsidi. “Sekarang isu kuota tidak lagi menjadi acuan utama karena pemerintah dan Pertamina menjamin ketersediaan BBM subsidi,” ujarnya. Kondisi serupa juga dijamin PT Pertamina terhadap penyaluran BBM subsidi jenis premium. “Kami jamin, di lapangan (SPBU) pasokan tetap lancar dan aman,” kata Deny. HL-08

CP Bahari Mulai Beroperasi

Situasi Mulai Kondusif Pasca Konflik Internal Untuk Tingkatkan Produksi Udang Ekspor

Bandarlampung,HL-Setelah sempat dilanda konflik internal sesama petambak plasma, situasi mulai kondusif untuk tingkatkan produksi udang di lokasi tambak udang terpadu Bratasena Menggala. Bahkan CP Bahari segera normal kembali untuk ekspor seperti sediakala. Head of Corporate Communication CP Prima, George Basoeki yang dihubungi Haluan Lampung Sabtu (23/11) mengemukakan, bahwa berkaitan pemulihan tambak PT Central Pertiwi Bahari (CPB/ dulu Bratasena) saat ini terus berlanjut dan diharapkan dalam waktu dekat dapat melakukan penebaran benih kembali. “Mudah-mudahan proses pemulihan tambak CPB berjalan lancar dan didukung para petambak maupun karyawan, serta semua pihak yang terkait usaha pertambakan ini,” ujarnya. Dia menegaskan bahwa keberadaan salah satu usaha pertambakan CP Prima berupa PT CPB atau tambak Bratasena di Dente Teladas Kabupaten Tulangbawang Provinsi Lampung ini memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat khususnya dan daerah Lampung umumnya. Kawasan tambak udang ini memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarn-

ya, dengan banyaknya pasar dan pemasok bahan makanan ke kawasan CP Bahari, katanya. Menurut George, areal pertambakan PT CPB sekitar 8.000 hektare, termasuk infrastruktur dan petambakan yang terdiri dari empat blok (Blok 2, Blok 1, Blok 71/Tanjung Krosok, dan Blok 81), terbagi dalam dua kampung (Bratasena Adiwarna dan Bratasena Mandiri). Total petambak plasma semula mencapai 3.333 orang, namun setelah dikurangi yang mengambil tali asih sebelumnya sebanyak 994 orang, sehingga jumlah petambak perusahaan kini sebanyak 2.339 orang, dengan jumlah karyawan tetap mencapai 1.900 orang ditambah karyawan outsourcing sebanyak 5.915 orang. Pada areal pertambakan Bratasena ini, sebelumnya sempat terjadi perselisihan sikap antara dua kelompok besar organisasi petambak, yaitu Petambak Pro-Kemitraan (P2K) dan petambak Forum Silaturahim (Forsil). Namun mayoritas petambak mendukung P2K, dan kini diharapkan keduanya dapat menyatu kembali untuk bersama perusahaan mengelola usaha tambak udang modern yang makin berkualitas dan berkontribusi pada pasar udang di dalam dan di luar negeri. HL-08

Kurangi Kandungan Pestisida Kopi! AEKI Lampung Himbau Eksportir-Petani Agar Tidak Ditolak Negara-negara Konsumen AEKI Lampung meminta kalangan eksportir dan petani kopi mengurangi kandungan pestisida dan karbaril (sejenis bahan kimia) pada biji kopi yang diekspor ke mancanegara.Agar kopi tidak ditolak oleh kalangan negara-negara konsumen kopi di AS dan Eropa. Menurut Mochtar Lutfie Ketua Perencanaan, Penelitian dan pengambangan AEKI Lampung, negara-negara konsumen menerapkan standar mutu barang seperti Jepang, AS dan Eropa. Karena itu pihak eksportir harus melakukan uji kandungan pestisida dan karbaril terlebih dahulu sebelum dikirim ke negara-negara tersebut, agar barangnya tidak ditolak. Dikatakan, “Negara-negara tersebut menerapkan syarat kandungan bahan kimia itu pada kopi, jika melebihi ambang batas maka komoditas kopi kita yang telah dikirim ke negara tujuan akan ditolak,” kata Mochtar, Jumat (22/ 11) lalu. Ia mengungkapkan sejak tiga tahun lalu ekspor kopi robusta dari Sumatera melalui Pelabuhan Pan-

jang ke Jepang sering ditolak karena kandungan zat kimia pada kopi melebihi ambang batas yang disyaratkan negara tersebut. Kini Amerika Serikat berdasarkan pemberitaan di media massa juga menolak ekspor kopi dari Sumatera khususnya Lampung karena komoditas itu juga mengandung karbaril dan bahan kimia lain seperti pestisida yang melebihi syarat yang telah ditentukan. Menurut dia, penolakan tersebut bukan karena kesalahan petani saja dalam perlakuan terhadap tanaman kopi seperti pemberian pupuk dan penggunaan bahan kimia seperti pestisida dan karbaril yang tidak sesuai atau melebihi ambang batas.Namun kata dia, eksportir juga harus bertanggungjawab atas penolakan terse-

Foto : Ilustrasi but karena seharusnya komoditas kopi yang akan diekspor ke negara tujuan melakukan uji kandungan bahan kimia tersebut. “Penolakan itu jangan hanya disalahkan ke petani tetapi juga eksportir yang tidak melakukan uji kandungan karbaril dan pes-

tisida. Padahal negara tujuan ekspor tersebut menerapkan syarat kandungan bahan kimia sangat ketat pada kopi,” jelasnya. Muchtar menambahkan penolakan itu juga bakal merusak citra perkopian Lampung yang hingga sekarang dinilai cukup bagus kual-

itasnya. “Kita tidak tahu apakah kopi yang ditolak itu benar berasal dari Lampung atau bukan?, mengingat Bengkulu dan Sumatera Selatan ekspor kopinya melalui Pelabuhan Panjang, Lampung,” katanya pula. HL-08

Butuh 3 Kebijakan, Indonesia Bisa Jadi Negara Maju Jakarta,HL-Indonesia bisa menjadi negara maju apabila pemerintah menerapkan 3 kebijakan. Deputi Bidang Ekonomi Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Prasetijono Widjojo mengatakan ketiga kebijakan tersebut adalah Pertama, Mendorong pertumbuhan ekonomi (growth), Kedua, Menjaga Stabilitas Ekonomi (Stability) dan Ketiga, Meningkatkan pemerataan hasil pembangunan (equality). Menurutnya, stabilitas ekonomi merupakan hal yang harus dijaga agar ada kepastian usaha, stabilitas ekonomi itu mencakup inflasi dan nilai tukar rupiah. Prasetijono menilai khusus untuk inflasi, otoritas moneter atau Bank Indonesia akan mengendalikan inflasi melalui pengaturan tingkat suku bunga sesuai tingkat inflasi yang ditargetkan (inflation

targeting), semakin ketat kebijakan moneter maka pertumbuhan ekonomi akan semakin melambat karena suku bunga yang tinggi cenderung menurunkan hasrat investasi, persoalannya adalah seberapa tinggi tingkat suku bunga agar pertumbuhan ekonomi cukup memadai untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. “Disinilah diperlukan koordinasi antara kebijakan moneter dan fiskal agar sektor riil tetap bergerak sehingga investasi tetap tumbuh, kesempatan kerja tercipta dan kemiskinan turun,” ujar dia, Sabtu (23/11) di Jakarta. Dia mengatakan selain itu kebijakan yang dilakukan juga dihadapkan pada persoalan kesenjangan, sejauh pemerataan hasil hasil pembangunan dapat mengurangi kesenjangan yang terjadi baik kesenjangan pendapatan yang diukur den-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

gan gini ratio maupun kesenjangan wilayah dan kesenjangan dalam akses terhadap pelayanan dasar infrastruktur dan pembiayaan. Dia menuturkan pemerataan pembangunan ibarat kue yang bisa dinikmati semua rakyat Indonesia sehingga kemakmuran dan kesejahteraan bisa terwujud dengan demikian akan terjadi trade off antara mengejar stabilitas pertumbuhan dan stabilitas pemerataan. “Agar Indonesia menjadi negara maju maka momentum pertumbuhan harus tetap dijaga sehingga memberikan kepastian usaha,” ungkap dia Dia mengatakan dari sisi pemerintah upaya mendorong sektor riil harus terus didorong, perdagangan dan investasi serta konsumsi harus dijaga dengan meningkatkan daya beli masyarakat artinya pendapatan per kapita harus ditingkatkan, pemerataan dapat dilakukan dengan lebih mendorong industri yang labor intensive padat karya dan berorientasi ekspor. Menurutnya penyediaan pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan harus ditingkatkan kuantitas maupun kualitasnya agar produktivitas tenaga kerja juga meningkat, pada saat yang sama Iptek harus semaksimal mungkin dimanfaatkan serta industri manu-

faktur terus didorong. Prasetijono mengatakan infrastruktur juga harus terus ditingkatkan pembangunannya untuk mendorong iklim usaha dan investasi dan biaya biaya transkasi terus diturunkan agar lebih bersaing karena menurut sebuah sur-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

vei proses demokratisasi dapat dijaga stabilitasnya bila pendapatan per kapita mencapai sekitar 6000 USD/kapita/tahun, angka ini bisa saja bersifat relatif tergantung bagaimana kondisi masing masing negara. HL-07/bs

Email : haluanlampung@gmail.com


SIGER

3

Senin, 25 November 2013

HALUAN LAMPUNG

Walikota Gagas Sekolah Kejuruan Pendidikan

KUNJUNGAN-Dekranasda Pemerintah Daerah (Pemda) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Sabtu (23/11) melakukan kunjungan kerja ke pusat produk-produk kerajinan dan aksesoris khas Lampung yang dikelola Dekranasda Kota Bandarlampung di Jalan Majapahit, Enggal. Foto: Hendra_Saputra

Pemkot Turunkan Tim ke THK Wayhalim Herman Tunggu Kepastian Hukum Aming Janji Kelola RTH Setelah Kasus Rampung

POLEMIK terkait status Taman Hutan Kota (THK) Wayhalim yang akhirnya menyeret Mintardi Halim alias Aming Direktur PT Hasil Karya Kita Bersama (HKKB) ke persidangan lantaran memalsukan surat kepemilikan THK, akhirnya disikapi serius oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung. Diketahui, Aming divonis bersalah dan dijatuhi pidana penjara selama 1,5 tahun karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 ayat (2) KUHP. Menyikapi ini, Pemkot langsung menurunkan tim untuk

mengetahui secara pasti dan melihat perkembangan mengenai kejelasan status kawasan atau taman hutan kota (THK), Way Halim. “Sudah saya perintahkan aparat saya untuk segera urus kalau sudah ada keputusan pasti. Dan saat ini kami masih melihat

perkembangan,” kata Walikota Bandarlampung Herman HN, Jumat (22/11) di ruang kerjanya. Meski saat ini Pengadilan Negeri Tanjungkarang sudah memvonis bersalah Mintardi Halim alias Aming dan dijatuhi pidana penjara selama 1,5 tahun, namun Herman mengaku masih menunggu kejelasan pasti mengenai status hukum dimaksud. “Ya dasar hukumnya harus jelas dulu. Kita kan enggak tau, apa dia (Aming) nanti mau banding atau tidak, kita masih menunggu proses hukum selanjutnya,” sergahnya. Meski begitu, Walikota memastikan kedepan pihaknya akan

tetap mengelola lahan tersebut sebagai ruang terbuka hijau (RTH). “Ya ruang terbuka hijau tetap, tapi kita menunggu kejelasan atau bukti sah sertifikat lahannya (tanah) dulu,” ungkapnya. Sebelumnya, pihak Walhi Lampung menyatakan, pasca putusan Pengadilan Negeri Tanjungkarang atas Mintardi Halim alias Aming membawa implikasi terkait status penguasaan lahan eks. Hak Guna Bangunan (HGB) yang dipegang oleh PT Way Halim Permai di Desa Jagabaya seluas 12,6 hektare. Aming terbukti bersalah melakukan pemalsuan surat peralihan hak keperdataan atas tanah

yang dibuat pada tanggal 23 Juli 2009 dari PT Way Halim Permai kepada PT Hasil Karya Kita Bersama (HKKB) . Aming divonis bersalah dan dijatuhi pidana penjara selama 1,5 tahun karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 ayat (2) KUHP. Berdasarkan fakta tersebut maka Walhi bersama Gerakan Penyelamatan Hutan Kota yang terdiri dari Walhi Lampung, LBH Bandar Lampung, Watala, dan lainnya melakukan diskusi di sekretariat Walhi Lampung, Kamis (21/11) lalu. HL-07

Pemkot Gratiskan Akta KI-GP Ansor Gelar Lomba Tulis Nikah Non Muslim Transparasi Anggaran PAD Terbesar Disdukcapil Hilang

Bandarlampung,HL-Ini kabar gembira untuk warga Kota Bandarlampung, khususnya warga non muslim yang akan melangsungkan pernikahan. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) setempat mulai menggratiskan pembuatan akta pernikahan non muslim, akta cerai dan akta kematian. “Ya, mulai saat ini Pemkot menggratiskan biaya pembuatan akta pernikahan non muslim,” kata Herman HN, saat menggelar konfrensi pers, Jumat (22/11) diruang kerjanya. Meski begitu Herman menghimbau agar dalam pengurusannya, warga diminta tidak melalui calo. “Hari ini akte kematian dan akte pernikahan non muslim semua digratiskan. Saya minta agar para warga untuk tidak melalui para calo-calo, semua harus melalui capil,” tegasnya. Herman tidak memungkiri, akibat digratiskannya pembuatan akte pernikahan dan kematian tersebut, mempengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandarlampung yang berkurang. “Paling cuma lima puluh juta, gak banyak,” ujarnya. Dia menambahkan, untuk menutupi PAD yang berkurang akibat penggratisan ini, pihaknya masih ada pos-pos yang lain untuk meningkatkan hasil PAD daerah. Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bandarlampung Syahrir Sanusi mengatakan, pembuatan akta perkawi-

nan non muslim, akta cerai, surat kematian, dan lainnya sebelumnya memiliki tarif yang berbeda-beda. Akta perkawinan non muslim misalnya, untuk WNI dikenakan tarif Rp 100 ribu, sedangkan WNA Rp 175 ribu. Pengurusan akta perkawinan yang hilang Rp 75 ribu untuk WNI dan Rp 125 ribu untuk WNA. Lalu pengurusan surat kematian Rp 20 ribu untuk WNI dan Rp 75 ribu untuk WNA. Pengurusan kartu yang hilang Rp 20 ribu untuk WNI dan bagi WNA dikenakan tarif Rp 75 ribu. Sementara untuk pengurusan akta perceraian bagi WNI Rp 125 ribu dan WNA Rp 175 ribu. Untuk pengurusan akta yang hilang dikenakan tarif yang sama. “Itu tarif sebelum digratiskan oleh walikota. Terhitung sejak hari ini tarif tersebut tidak berlaku lagi. Semua gratis,” kata Syahrir, di ruang kerjanya, Jumat (22/11). Menurut Syahrir, pengurusan akta perkawinan dan surat kematian merupakan penyumbang terbesar dalam PAD di Disdukcapil. Karena dalam setiap minggunya tercatat 10-20 dokumen yang diterbitkan. “Dengan penggratisan ini kedepan kita tidak ada PAD lagi. Tapi di tahun 2013 ini PAD kita sudah tercapai hingga 110 persen, dari target Rp 50 juta. Sehingga bisa menutup biaya penggratisan seluruh dokumen warga Bandarlampung ke depan, ” tukasnya. HL-07

Bertajuk “Menuju Masyarakat Melek Anggaran”

Bandarlampung,HL-Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Waykanan bekerja sama dengan Komisi Informasi Provinsi Lampung menggelar lomba menulis opini “Menuju Masyarakat Melek Anggaran” bagi pelajar SMA sederajat setempat guna mendorong transparansi anggaran. Tema lomba tersebut, ujar Ketua Komisi Informasi (KI) Lampung, Juniardi, di Bandarlampung, Sabtu, adalah “Perlunya APBN/APBD Terbuka untuk Publik”. “Juara I lomba tersebut berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan Rp1 juta, juara II uang pembinaan Rp750 ribu, juara III uang pembinaan Rp500 ribu, dan tujuh nominasi masing-masing mendapatkan uang Rp100 ribu,” katanya. Sepuluh opini terbaik berhak juga atas sertifikat dan paket buku (Antologi puisi Talang Sari, Hak Anda untuk Mendapatkan Informasi, Terasing di Negeri Sendiri, Kami Bukan Superman, Merajut Jurnalisme Damai, Menjadi Hakim Progresif, dan Pergeseran Paradigma Ilmu Hukum terbitan Indepth Publishing. Selain itu, karya-karya terpilih tersebut akan ditampilkan pada portal “lampungreview.com” sebagai kampanye publik pentingnya mengetahui informasi penggunaan APBN/ APBD.

“Seribu orang tua hanya bisa bermimpi, satu anak muda dapat mengubah dunia. Ini yang pernah disampaikan ‘founding father’ kita, Bung Karno. Anak muda harus berada di garis terdepan dalam mencegah korupsi dan menjadi generasi antikorupsi, di mana pun nantinya mengembangkan diri. Korupsi merusak moral, mental dan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Komisi Informasi Lampung menyambut gagasan positif PC GP Ansor Waykanan,” ujar Juniardi. Ketua PC GP Ansor Waykanan Supri Iswan menambahkan, tujuan kegiatan itu untuk meningkatkan pengetahuan mengenai UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP), anggaran negara dan daerah pada pelajar dan masyarakat Lampung, serta memberikan keterampilan literasi-jurnalistik bagi pelajar SMA/SMK/MA di wilayah setempat. Lomba ini juga untuk meningkatkan minat baca di kalangan pelajar dan masyarakat. Selain itu menumbuhkan sumber daya manusia berpengetahuan, terampil, kreatif dan inovatif, dan sampainya UU KIP kepada masyarakat luas, serta berbagi atau beramal untuk sesama, ujarnya. Supri menjelaskan, setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran (transfer) Rp10.000 per judul opini ke nomor rekening Bank Mandiri 114-00-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

094349-3 atas nama Yayasan Shuffah Blambanganumpu sebagai infak/sedekah bagi anak yatim piatu yang nantinya disalurkan melalui yayasan tersebut. “Bukti atau foto kopi transfer pendaftaran wajib dilampirkan bersama naskah yang dikirimkan kepada panitia, adapun untuk SMS banking, bisa dikirim ke email: gpnsorwaykanan@gmail.com. Keseluruhan hasil pendaftaran peserta berikut pengunaannya akan dipublikasikan melalui media massa nasional dan lokal, cetak dan online,” katanya. Literasi sebagai bagian ilmu bahasa dan komunikasi, menurut Ketua Penyelenggara Lomba Menulis Opini “Menuju Masyarakat Melek Anggaran” bagi pelajar SMA/SMK/MA se-Lampung, Gatot Arifianto, mempunyai beragam keunggulan yang membuat penekun disiplin ilmu tersebut bertambah wawasannya dengan berbagai informasi yang dicarinya. “Selain memiliki terapan keterampilan, literasi sejalan dengan hakikat pendidikan, yakni proses pencarian dari keberbagaian. Serapan-serapan dari proses literasi tidak saja berguna bagi individu, namun juga bagi khalayak,” kata Gatot yang juga Wakil Kepala Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna (Wakasatkorcab) Waykanan. HL-07/ant

Bandarlampung,HL-Guna menciptakan guru-guru yang berkualitas di Bandarlampung, Pemerintah Kota(Pemkot) setempat berencana mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang pendidikan. Untuk merealisasikan rencana tersebut, Walikota Bandarlampung Herman HN akan segera menerbitkan Surat Keputusan(SK) untuk pendirian SMK jurusan pendidikan ini. “Kalau dulu kan ada sekolah SPG (Sekolah Pendidikan Guru). Jadi nanti akan kita buat SMK bidang pendidikan. Dan nggak lama lagi akan saya terbitkan SK untuk SMK bidang pendidikan ini, dengan begitu kita mendahuli tingkat nasional,” kata Walikota, Jumat (22/ 11) diruang kerjanya. Herman mengakui, saat ini banyak sekali guru-guru yang sudah memasuki pensiun, dan belum ada penggantinya. Jadi, menurut dia, rencana pendirian sekolah kejuruan pendidikan tersebut merupakan pertimbangan atas kondisi yang ada saat ini. “Ya dasarnya kita bentuk

sekolah ini, untuk mendidik masalah kejiwaan para calon guru. Karena di STKIP PGRI dalam mendidik masalah kejiwaannya hanya 1 semester. Padahal idealnya harus 3 tahun, baru bisa menguasai dan mencetak anak-anak baik itu sopan santunnya dan ahlak yang baik,” jelasnya. Herman berharap, dengan adanya SMK jurusan Pendidikan ini, nantinya kualitas mengajar para guru di Bandarlampung semakin baik. Dan terpenting bisa menggantikan para guru-guru berkualitas di Bandarlampung yang telah memasuki masa pensiun. Walikota Bandarlampung, Herman HN meminta dihari jadi PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) tahun ini. Seluruh guru yang ada di Bandarlampung bisa lebih meningkatkan karirnya, guna mencetak generasi penerus yang cerdas dan beriman. “Ya saya minta, guru tingkatkan lagi kualitas dalam mengajarnya, untuk mendidik anakanak sekolah di Bandarlampung,” tandasnya. HL-07

Dekranasda Kukar Sambangi Bandarlampung Pelajari Sulam Usus Khas Lampung Bandarlampung,HL-Kota Bandarlampung saat ini tak hanya menjadi tujuan study banding sejumlah pemerintah daerah lain dalam bidang pengelolaan keuangan saja, potensi kerajinan yang dimiliki kota tapis berseri ini menjadi daya tarik tersendiri sejumlah daerah lainnya. Kerajinan tangan hasil dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Bandarlampung memikat Dekranasda Pemerintah Daerah (Pemda) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur ingin mendalaminya. Buktinya, Sabtu (23/11) lalu, Dekranasda Kukar mengunjungi pusat produk-produk kerajinan dan aksesoris khas Lampung yang dikelola Dekranasda Kota Bandarlampung di Jalan Majapahit, Enggal. Ketua Dekranasda Kutai Kartanegara Asih Kurnia Gufron mengatakan, pihaknya mengunjungi Dekranasda Kota Bandarlampung dikarenakan tertarik dengan sulaman usus Kota Bandar Lampung. “Kan sebelumnya ada acara Dekranasda di Jakarta, dan itu ada promosi kerajinan daerah masing-masing. Nah kami me-

lihat ada sulaman usus dari Kota Bandar Lampung. Makanya kami tertarik,” kata Asih yang juga istri dari wakil bupati Kukar tersebut. Sementara, Ketua Dekranasda Kota Bandarlampung Eva Dwiana Herman HN mengatakan, pihaknya mengapresiasi kedatangan Dekranasda Kukar ini. “Dan salah satunya juga untuk memperkenalkan kerajinan-kerajinan yang ada di Kota Bandarlampung terutama sulaman usus, sekalian juga untuk ajang promosi kepada mereka,” ujar Bunda Eva, sapaan akrab Eva Dwiana, saat ditemui di rumah dinas wali kota. Selain mengunjungi outlet Dekranasda Kota Bandarlampung, Dekranasda Kukar pun mengunjungi pusat tapis Lampung dan sulaman usus Aan Ibrahim di Kelurahan Kota Baru dan pusat penjualan keripik pisang di Jalan Pagar Alam, Segalamider. Sebelumnya pihak Dekranasda Kukar diterima oleh Ketua Dekranasda Kota Bandarlampung Eva Dwiana Herman HN di rumah dinas wali kota setempat di hari yang sama. HL-07

Jamsostek Mulai Bidik Mahasiswa

Gelar Even “Jamsostek Goes To Campus”

Bandarlampung, HLTransformasi PT Jamsostek (Persero) menjadi badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) rupanya bakal berdampak besar. Bagaimana tidak, pasca transformasi tersebut program-program Jamsostek (BPJS) makin melebar hingga menyentuh kalangan siswa maupun mahasiswa. Salah satu program terbaru yang diluncurkan Jamsostek, yaitu “Jamsostek Goes To Campus”. Direktur Pelayanan PT Jamsostek Ahmad Riyadi mengungkapkan, program tersebut dibuat sebagai bentuk apresiasi kepada kampus negeri di 11 kota se-Indonesia. Salah satunya Universitas Lampung (Unila). “Program ini kan sebagai bentuk kepedulian PT Jamsostek kepada mahasiswa/i yang berprestasi, maka bagi lima lulusan terbaik dengan nilai IPK 5 urutan teratas, akan direkrut menjadi karyawan Jamsostek setiap tahunnya. Program ini juga berlaku di setiap kota event Jamsostek Goes To Campus,” kata Ahmad Riyadi, saat konferensi pers, Jumat (22/11) di GSG Unila. Dalam acara ini, pihak PT Jamsostek khususnya di Lampung, memberikan 10 beasiswa kepada mahasiswa/i terbaik Universitas Lampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

(Unila), dengan total nilai sebesar Rp 50 juta. Serta bantuan dana bagi kampus senilai Rp 50 juta. Ahmad Riyadi menjelaskan, mahasiswa/i yang akan mendapatkan beasiswa ini nantinya melalui proses seleksi yang merupakan rekomendasi pihak kampus kepada PT Jamsostek. Setelah itu, akan dilakukan tes psikotes bagi mahasiswa/i tersebut. “Yang pastinya si mahasiswa/i ini merupakan aktifis kampus. Jadi backround keorganisasiannya aktif. Kita bantu mereka dalam menyelesaikan kuliah,” jelasnya. Ditambahkannya, dalam kegiatan “Jamsostek Goes To Campus” ini diharapkan PT Jamsostek dapat lebih dekat dengan mahasiswa, sehingga dapat lebih memahami betapa pentingnya Jaminan Sosial. “Misi dari PT Jamsostek adalah sebagai badan penyelenggara jaminan sosial yang memenuhi perlindungan tenaga kerja, serta menjadi mitra terpercaya bagi tenaga kerja, pengusaha dan negara,” terangnya. “Sedangkan visi dari PT Jamsostek yaitu ingin menjadi BPJS berkelas dunia yang terpercaya, bersahabat dan unggul dalam operasional dan pelayanan,” tandas Ahmad. HL-07

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

4

Senin, 25 November 2013

HALUAN LAMPUNG

15 KK Transmigrasi ke Kalteng

Dilepas Oleh Bupati Pringsewu Kerjasama Antar Pemkab

Wates, HL– Sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK) dari sejumlah Kecamatan di Kabupaten Pringsewu bertransmigrasi ke Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Ke-15 KK tersebut, masingmasing dari Kecamatan Gadingrejo (Pekon Tegalsari) sebanyak 1 kk, Pagelaran Utara (Pekon Giritunggal) 2 kk, Pringsewu (Kelurahan Pringsewu Timur dan Pekon Fajaragung) 2 kk, Pardasuka (Pekon Pujodadi dan Wargomulyo) 4 kk, Pagelaran (Pekon Gumukmas) 2 kk, Adiluwih (Pekon Enggalrejo) 1 kk, serta Kecamatan Sukoharjo (Pekon Waringinsari Barat, Sukoharjo II, dan Pandansurat) sebanyak 3 kk. Pemberangkatan para transmigran asal Kabupaten Pringsewu tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Pringsewu H.Sujadi, didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Drs.H. Zuhairi dan Kadis Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Pringsewu Ir.H.Achmad Alwi Siregar di Balai Pekon Wates Kecamatan Gadingrejo, Jumat (22/11). Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya berharap para transmigran dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat yang baru, serta berhasil menjadi keluarga transmigran yang sukses. “Saya ucapkan selamat menjalani lembaran hidup baru. Saya yakin saudara-saudara adalah SDM yang berkualitas, tangguh, tidak mudah menyerah, serta memiliki semangat berjuang untuk maju mengembangkan kawasan transmigrasi,” katanya. Bupati juga berpesan agar para transmigran dapat men-

yatu dengan kehidupan, adat istiadat dan masyarakat setempat, sebagaimana pepatah ‘di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung’, sehingga para transmigran dapat hidup nyaman dan damai. Sementara itu, Kadis Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Pringsewu Ir.H. Achmad Alwi Siregar menambahkan, para transmigran asal Pringsewu tersebut nantinya akan menempati Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Talangsiong, Kecamatan Pajuepat, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). “Pengiriman calon transmigran asal Pringsewu ini berdasarkan perjanjian kerjasama antara Pemkab Pringsewu dengan Pemkab Barito Timur No.PKS/ B.05/1.03/2012 dan No.138/ 475/BKB-BT/II/2013, serta SK Bupati Pringsewu No.B/351/ KPTS/D.10/2013 tanggal 16 September 2013 tentang Penempatan Calon Transmigran Kabupaten Pringsewu,” katanya. Sebelum diberangkatkan menuju lokasi transmigrasi, kata dia, para transmigran terlebih dahulu akan mengikuti Pendidikan Dasar Umum (PDU) selama 6 hari di Museum Nasional Ketransmigrasian di Bagelen, Gedongtataan, 22 hingga 27 November 2013. Selain dari Pringsewu, Barito Timur juga menerima calon transmigran dari kabupaten lainnya, yakni masing-masing Kabupaten Pesawaran (Lampung) 10 kk, Purwodadi (Jawa Tengah) 10 kk, Sukabumi (Jawa Barat) 15 kk, Bantul (DI Y) 15 kk, serta Kulonprogo (DIY) 10 kk, sehingga jumlah total yang ditempatkan di Barito Timur sebanyak 75 KK. HLD-04/13

Pilkades Wayhuwi Akan Digelar

Diikuti Lima Calon Kades Sistim Birokrasi Dikedepankan

Wayhuwi, Hl- Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wayhuwi Kecamatan Jatiagung Lampung Selatan (Lamsel), tinggal menghitung hari. Perhelatan yang berlangsung pada tanggal 02 Desember 2013 ini, akan diikuti lima (5) Kanidat Calon Kepala Desa (Kades) yaitu Marsis, Bagio, Cecep, Baharuddin dan Lenjar Siswokuncoro, untuk mendapatkan dukungan dari sekitar sembilan ribu mata pilih. Seyogyanya, pemilihan Kades Wayhuwi tersebut, akan dilangsungkan di Balai Desa setempat, namun karena lahan terbatas, rencananya pemilihan akan dilangsungkan di lapangan TVRI wilayah setempat. Marsis “Karena tempat di Balai Desa terbatas, kita rencanakan untuk diadakan pemilihan di lapangan samping kantor TVRI,” ujar Prayet, Panitia Pilkades, Sabtu (23/11) kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, bahwa anggaran yang akan digunakan untuk perhelatan tersebut, diambil dari masing-masing peserta sesuai kesepakatan bersama. “Anggarannya, merupakan partisifasi dari para calon dan diperkirakan mencapai seratus juta,” timpal Ketua Panitia ini. Pada kesempatan yang sama, Marsis, salah satu calon kanidat saat dijumpai dikediamannya, Minggu (24/11) kemarin, mengatakan, jika keikutsertaaanya dalam Pilkades, karena dorongan hati untuk mengembangkan desa dan dukungan dari masyarakat sekitar. “Saya dicalonkan masyarakat dan merasa terpanggil untuk turut serta

memajukan desa yang hingga saat ini memang diperlukan keser i u s a n ,” ujar Marsis. Ketika ditanya

KETERBUKAAN- Guna meningkatkan pemahaman para pejabat dalam hal Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Dinas Perhubungan Kota Metro melalui Bidang Komunikasi menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Jaringan Komunikasi dan Informasi yang dihelat dalam bentuk Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di Gedung Sinode Centrum, Mulyojati.

Perlu Aturan Dalam PSB Pertumbuhan Sekolah Melonjak Diharap Penegasan Disdik LAJU pertumbuhan sekolah di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubabar) terbilang melonjak tajam pasca penetapan definitif kabupaten ini, hal itu karena kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) setempat dinilai sangat konsen terhadap kemajuan pendidikan. Namun demikian, ada beberapa sekolah yang mengeluh kesulitan mendapatkan murid. Seperti yang dialami SMP Pancasila Tumijajar, sekolah yang berdiri tahun 1984 di Daya Sakti itu saat ini hanya memiliki puluhan siswa dalam rombelnya. Akibatnya, lima dari delapan kelasnya menganggur, dan guru yang sudah sertifikasi mengalami kendala dalam memenuhi tugasnya. Wakil Kepala SMP Pancasila, Gati Susanto, SE, mengatakan, tahun ini jumlah siswa baru di sekolahnya merosot drastis.

“Dari sekian banyak lulusan SD/MI, yang mendaftar di SMP Pancasila sangat minim, karena mereka lebih memilih sekolah negeri,” ujarnya, Jum’at (22/11). Berkurangnya jumlah siswa baru itu terasa sejak enam tahun terakhir. Dari delapan ruang belajar hanya tiga ruang yang ditempati, tiap tahun selalu bertambah kelas yang kosong. Menurut dia, faktor utama penyebab kekurangan murid bukan karena mutu pendidikannya rendah, namun karena di Kecamatan Tumijajar selalu bertambah sekolahan negeri.

“Banyak kepala sekolah swasta yang galau karena jumlah siswa tahun ini jauh menurun, maka kami mengharapkan kepada dinas pendidikan setempat untuk mengatur PSB bagi sekolah negeri setiap tahun pelajaran baru” ujarnya. Pengurus Lembaga Perlindungan Anak(LPA) Tulang Bawang Barat ini , menambahkan turunnya jumlah siswa baru di sekolah swasta ini telah ikut memangkas jumlah guru honorer. ”Sekarang dengan penurunan murid hampir 40 persen di sejumlah sekolah swasta itu, pengurangan guru honorer bisa mencapai 50 persen,” katanya kepada HL. Alasannya, sekolah dan yayasan tidak sanggup lagi membiayai honor guru. Menurut dia, sebab utama turunnya jumlah murid sekolah swasta karena

siswa tersedot sekolah negeri. Dirinya berharap bahwa sekolah negeri yang menerima siswa baru jangan sampai melampaui kuota sesuai aturan. Misalnya siswa baru per kelas mencapai 40 murid, padahal ketentuannya hanya boleh 36 orang. Sekolah negeri juga dituding menambah kelas baru, misalnya dari 10 menjadi 11 atau 12. ”Ini pelanggaran aturan penerimaan peserta didik baru. Kami akan mengajukan protes ke dinas terkait, jika dalam penerimaan murid baru tidak sesuai atuaran yang ada,” kata Gati mengancam. Diketahui di Kecamatan Tumijajar saja terdapat empat SMP Negeri, yakni SMPN 1 Tumijajar di Murni Jaya, SMPN 2 Tumijajar di Dayasakti, SMPN 3 Tumijajar di Margodadi dan SMPN 4 di kampung Sumber Rejo.

Sedangkan sekolah tingkat pertama swasta ada SMP PGRI di Murni Jaya, SMP Muhammadiyah di Dayamurni, SMP Pancasila di Dayasakti, dan SMP Islam di Murni Jaya. Untuk Madrasah Tsanawiyah ada MTS Hidayatul Mubtadiin Dayamurni, MTs Al-Munawwaroh Dayamurni, MTs Annur Makarti, dan MTs Muhammadiyah di Margodadi, Cerita minimnya jumlah siswa ini ternyata tak hanya dikeluhkan sekolah swasta saja, di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, SMPN 5 setempat juga mengalami nasip serupa. Sekolah yang dibangun tahun 2006 Itu saat ini hanya memiliki kurang dari 300 anak. “Setiap tahun kami hanya bisa menampung siswa dengan jumlah minim” keluh Harmiati, S. Pd Kepala Sekolah yang baru. HLD-04/15

ara yang berlangsung sangat meriah dan khidmad tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Hi.Idrus Effendi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan fokorpimda, ketua dan jajaran TPPKK serta DWP, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh ag-

ama, serta disaksikan ribuan warga dari berbagai penjuru Bumi Jejama Secancanan. Acara tersebut juga disiarkan secara langsung (live) oleh Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu (Rapemda Pringsewu). HLD-04/13

Peringatan Tahun Baru Islam Diisi Dengan Pengajian Akbar

Pringsewu,HL- Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1435 Hijriyah sekaligus peringatan dua (2) tahun kepemimpinan Hi. Sujadi dan Hi.Handitya Narapati SZP, sebagai Bupati Pringsewu dan Wakil Bupati Pringsewu, Pemerintah Kabupaten

Pringsewu menggelar berbagai kegiatan akbar. Berbagai kegiatan digelar, diantaranya pengajian akbar, lomba hadroh, pawai kendaraan hias bernuansa Islami pada malam hari, hiburan bernuansa religi, dan lain sebagainya. Acara-acara tersebut juga

digelar dalam rangka perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1435 Hijriyah, yang dipusatkan di alun-alun Pendopo Kabupaten Pringsewu, Jumat (22/11) malam. Selain Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Wakil Bupati Hi.Handitya Narapati SZP, ac-

Proyek Puskeswan Way Nison Telan Dana Rp 700 Juta Pekerjaan Diduga ASal Jadi

mengenai program yang akan dilakukan jika nanti terpilih menjadi Kepala Desa, Marsis yang diketahui warga dekat dengan urusan keagamaan ini, mengatakan jika nanti terpilih, sistim yang harus dibenahi. “Saya berharap pelayanan terhadap masyarakat secara keseluruhan harus dikedepankan baik itu kesehatan, pembangunan maupun bantuan bagi warganya,” ujar Marsis dengan yakin. Terkait dengan perkembangan desa, dirinya mengatakan jika bicara pendapatan desa, sudah seharusnya dapat meningkatkan perkembangan desa karena jika dilihat dari desa lainnya, desa Wayhuwi terbilang lebih dari yang lain. “Kalau dikelola dengan baik, semua bidang dapat ditingkatkan, sebab Wayhuwi seharusnya lebih maju dari desa lainnya,” tandasnya. HL-04

Pringsewu, HL- Proyek pembangunan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Pekon Way Nison Kecamatan Pagelaran, yang menelan dana sekitar Rp 700 juta, diduga pekerjaannya tidak sesuai mekanisme dan adanya keterlibatakan oknum anggota Dewan Kabupaten Pringsewu. Berdasarkan hasil pantauan dilapangan, terlihat pekerjaan dikerjakan asal jadi dan tanpa adanya plang papan nama kegiatan, sehingga jadi pertanyaan masyarakat sekitar mengenai ketahanan bangunan tersebut. “Kami sendiri tidak mengetahui bangunan ini untuk dibuatkan kantor apa. Tapi yang pasti, saya lihat dikerjakan oleh [ekerja dari luar,” ujar Rasmin. Penuturan senada diutarakan Tarsio, warga sekitar yang juga mempertanyakan keberadaan bangunan tersebut. Bahkan Tar-

sio sempat kebingungan ketika ditanya mengenai jumlah dana serta bangunan apa yang sedang dikerjakan diwilayahnya tersebut. “Saya endak ngerti kok mas,..yang saya tau itu dikerjakan saja,” kata Tarsio. Berdasarkan informasi lain yang enggan disebutkan namanya, bahwa pekerjaan bangunan kantor tersebut, menggunakan besi penyangga campuran dan adukan material bangunan tidak mengacu pada ketentuan yang sudah tertera. “Kalau saya lihat, itu besi yang diguanakan ketebalannya tidak sama, begitu pulu adukan campuran semennya. Kan di kantong semen sudah ada aturan pemakaiannya, tapi sepertinya melebihi aturan yang ada,” ujar sumber ini, seraya mengatakan jika ketebalan tripleknya juga rentan kerusakan (Triplek tipis-red). Tepisah, Wagiman, Kepala Pekon (Kakon) Way Nison, sebem-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

nya juga membeberkan hal senada terkait kurangnya kulitas bangunan, tidak adanya plang papan nama, bahkan adanya keterlibatan oknum anggota dewan. “Memang benar kalau kita lihat sendiri ke lapangan, bahkan rekanan yang benama Edwar, sebagai pelaksana proyek, pernah bejanji akan memberikan pekerjaan untuk mengesup barang matrial kepada pihak pekon way nison,’’ ungkapnya. Sementara, saat dilapangan ketika pihak pelaksana akan dimintai keterangan, Tata sebagai anak dari rekanan (Edwar-red), juga bungkam menerangkan kegiatan bangunan yang sedang dikerjakan tersebut dan hanya mengatakan jika nilai proyek pekerjaan bangunan sekitar Rp 700 juta. “Nilainya 700 juta. Pekerjaan sudah sesuai standar dan kualitas yang baik,” timpalnya. HLD-04/13

ASAL JADI- Karena tidak memasang plang nama dan tidak juga diketahui warga sekitar serta pekerjaan dipercepat, adanya proyek pembangunan pusat kesehatan hewan (Puskeswan) di pekon way nison kecamatan pagelaran, diduga dikerjakan asal jadi. foto Hermanto.

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

5

Senin, 25 November 2013

HALUAN LAMPUNG

Hut ke 30 Yayasan Ibnu Rasyd Adakan Berbagai Perlombaan Tingkatkan Kreatifitas Anak Didikuti TK/SD/MI se-Lampura

HUT YAYASAN- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 30, Yayasan Ubnu Rusid, mengadakan berbagai perlombaan. Terlihat dalam gambar pergaan busana yang diikuti siswa TK/MI/SD se-Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang diadakan di halaman gedung SD Yayasan Perguruan Ibnu Rusid, Minggu (24/11). Foto : Erfan

DALAM rangka Hari Ulang Tahun (Hut) ke 30 dan memperingati 1 Muharam 1435 H, Yayasan Perguruan Ibnu Rusyd Kotabumi, mengadakan kegiatan perlombaan dan gebyar uharam,yang diikuti dari berbagai tingkat TK dan tingkat MI/ SD se Lampung Utara (Lampura). Perlombaan yang digelar, meliputi lomba bahasa inggris yang diikuti tingkat MI/SD, bahasa lampung dan peraga busana muslim TK/SD memperebutkan hadiah piagam dan piala dari Yayasan Ibnu Rusyd yang ditanda tangani Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Lampura. Selain perlombaan, dibuka juga Bazzar dan seni lukis dari kreatifitas dan prestasi anak SD yang didukung pula oleh Indonesia Mencari Bakat (IMB) Susu Zee

dengan Ketua Pelaksanan, Sri Puji Astuti S.Pd, Mingggu (24/11). “Ini suatu kegiatan oven school yang diikuti sebagian anak-anak TK dan SD yang ada di kabupaten ini, dalam rangka tahunan yang di selanggarakan oleh Yayasan Ibnu Rusyd guna memperiati HUT ke 30 Yayasan. Acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri anak dalam menunjukan bakat dan prestasinya,’’ ujar Sri Puji Astuti, seraya menambahkan, karna banyak

Fani Sudah Sembuh

Sebelumnya Air Mata Kristal

Kotabumi, HL- Fani Maftuh Amin, bocah 13 tahun warga blok B, Desa kota Negara Lampura, yang sebelumnya mengeluarkan kristal berukuran pasir dari matanya, kini telah sembuh setelah berjuang berobat keberbagai macam pengobatan. Sebelumnya, Fani, anak pasangan dari Fatan dan Wahyuni dengan penyakit kristal dimatanya telah berjuang ke berbagai macam pengobatan di Lampung, Namun tidak juga membuahkan hasil. Akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk berobat ke salah satu rumah sakit di Bandung, setelah 1 minggu di rumah sakit, tidak juga ada perubahan.”Fani dirumah sakit sudah seminggu, tapi belum juga ada perubahan, makanya kami bawa pulang ketempat saudara disini (bandung, red)” ujar Fatan, ayahnya, Minggu (24/11).

Kemudian, kedua orang tua fani bertemu saudaranya di Bandung, dan memutuskan untuk membawa fani berobat ke alternatif atas saran saudaranya yudi, “iya, fani disini (bandung,red) memang berobat ke alternatif. Kan, kasian dia masih anak-anak, trus ke-2 matanya sakit akibat mengeluarkan kristal semua sampai tidak bisa melihat. sekarang alhamdulillah, sudah bisa melihat dengan normal”. Sambil mengungkapkan, “itu sekarang fani lagi bermain dengan ibunya” ujar yudi, paman fani saat d hubungi via telepon kemarin. Fani bocah malang itu, kini bisa tersenyum kembali setelah kedua matanya sembuh dan bisa melihat dengan normal, diperkirakan satu atau dua hari ini keluarga kecil fani akan pulang kekampung halaman, di Desa Kota Negara Lampura. HLD-04/18

anak-anak kurang percaya diri dalam mengembangkan bakat dan kemampuannya dalam bidang seni dan pendidikan. Ketua Pelaksana ini juga berharapm agar kegiatan yang diselenggaeakan ini dapat meningkatkan kreatifitas anak dalam meraih prestasi. “Saya haraf kegiatan ini selalu dilakukan tiap tahun, supaya kedepan anak-anak kita bisa berprestasi dalam dunia seni maupun pendidikan,” jelasnya. Kegiatan yang dimulai sejak pukul .09.00 WIB, dihadiri pula oleh pemilik Yayasan Drs.Hi. Azhar Ujang Salim, M.M, dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Lampura yang diwakili Kasi Diknas, Saidar,SE.MM, serta Kepala Sekolah TK/SD yang mengikuti lomba dan ketua komitenya.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Perguruan Ibnu Rasyd, Drs.Hi.Azhar Ujang Salim, berharap kedepan yayasan miliknya akan menjadi sekolah dan perguruan pilihan utama bagi masyarakat khususnya di kabupaten lampura. “Kita berusaha untuk terus meningkatkan kreatifitas dan bakat seni dan pendidikan supaya anak-anak jadi anak yang berprestasi,” katanya. Terpisah, Supriyono,Spd selaku Kepala Sekolah SD tersebut yang juga selaku penanggung jawab kegiatan, mengatakan bahwa kegiatan yang diselenggarakan, guna menyambut hari jadi Yayasan. “‘Kegiatan ini kita selanggarakan dalam rangka HUT ke 30 dan kita adakan GEBYAR MUHARAM serta berbagai perlombaan yang diikuti dari beber-

apa TK dan MI/SD se-Lampura,” ujar Supriyono. Diterangkannya pula, jika kegiatan yang dilakukan, untuk mengajak seluruh sekolah TK maupun SD meningkatkan dan mengembangkan bakat kreatipitas dan prestasi yang ada pada anak. “Dengan diadakan berbagai perlombaan ini kita tau, kita juga adakan BAZZAR yang dilaksanakan oleh panitia yang diambil dari hasil kreatipitas dan prestasi anak-anak SD Yayasan Ibnu Rasyd dari kelas 5 dan 6 , dalam hadiah yang diperebutkan itu hanya piagam dan piala yang ditanda tangani Kepala Dinas pendidikan. Saya harap kedepannya dengan diadakan kegiatan ini, anak-anak tidak lagi takut /gak PD dalam menunjukan bakat dan prestasinya,” terangnya. HLD-04/18

Aroma Tak Sedap Buat Geger Ternyata Bau Bunga Bangkai Warga Berbondong Melihat

GEGERKeberadaan Bunga Bangkai yang tumbuh di halaman perkebunan salah satu warga desa simpang mesuji, membuat warga sekitar geger karena mencium aroma tak sedap. foto yudi

Mesuji, HL - Warga Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpangpematang, Mesuji minggu kemarin (24/11) digegerkan bau bangkai. Namun, setelah ditelusuri ternyata bau tak sedap itu dikeluarkan oleh salah satu bungga yang baru tumbuh sekitar 45 CM di halaman perkebunan salah satu warga setempat. Bunga Bangkai jenis Raflesia Arnoldi memang terbilang langka, sebab, bungga ini jarang ditemui dan ditanam oleh masyarakat, karena bungga ini mengeluarkan bau tak sedap. Oleh karena itu, Bungga jenis Raflesia ini jarang ditemui disetiap perkarangan rumah warga. Akibat munculnya bungga Raflesia ini di desa Simpang Mesuji, mengundang keinginan masyarakat untuk melihat jenis bungga bangkai tersebut. Bahkan, meskipun bungga tersebut mengeluarkan bau tak sedap namun

keinginan masyarakat untuk melihat bungga bangkai itu tetap dilakukan. “Saya temukan bunga Raflesia berwarna ungu ini tanpa sengaja. Dimana saat itu dirinya melintasi jalan setapak dan mengira bau menyengat ini berasal dari bangkai hewan, tetapi setelah dicari ternyata ada bunga langka mirip seperti Raflesia disisi jalan setapak Desa Simpang Mesuji Kecamatan Simpang pematang,”jelas Drs. Sudirman Simanjuntak kemarin. Dikatakannya, Saya menemukan bunga mirip Raflesia ini secara tidak sengaja. Bunga bangkai yang masih kecil dan berukuran tinggi sekitar 45 cm dari tanah, lebar daunnya sekitar 15 cm dan juga belum mekar dan masih kuncup. Meskipun bungga ini masih kecil namun bungga ini bisa mengeluarkan bau yang begitu menyegat.

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

“Untuk menjaga keamanan bunga bangkai dirinya bersama warga akan memagari lokasi penemuan bunga mirip Raflesia, sehingga bunga ini tidak rusak atau mati akibat ulah tangan jahil,”imbuhnya. Penemuan ini menarik perhatian warga lainnya, hingga banyak warga yang sengaja datang hanya untuk menghilangkan rasa penasaran melihat bunga bangkai mirip Raflesia yang sangat jarang ditemukan warga setempat. “Bunga bangkai ini memang jarang ditemui, karena penyebarannya tidak sembarangan. Bunga bangkai ini biasanya tumbuh saat musim penghujan tiba dimana musim semi tiba. Biasanya bungga bangkai ini yang kerap tumbuh dihalaman rumah warga atau tumbuh diperkebunan warga karena biji bunga bangkai ini diterbangkan oleh anggin sehingga dimana lokasinya jatuh maka bunga bangkai ini akan tumbuh,”tukasnya. HLD-04/23

Pejabat Harus Mengerti KIP Sosialisasi Keterbukaan Informasi Metro, HL- Untuk meningkatkan pemahaman para pejabat dalam hal Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Dinas Perhubungan Kota Metro melalui Bidang Komunikasi menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Jaringan Komunikasi dan Informasi yang dihelat dalam bentuk Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di Gedung Sinode Centrum, Mulyojati, belum lama ini. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut (21-22/11) diisi oleh beberapa nara sumber diantaranya adalah Ketua Komisi Informasi Propinsi Lampung J u n i a r d i , S I P, M H ; d o s en Ilmu Hukum Tata Negara Universitas Lampung DR. Tisnanta dan beberapa pejabat tinggi Kota Metro. M e w a k i l i Wa l i k o t a M e t r o , A s i s t e n I P e m e rintah Kota Metro R. Haru Nurdi dalam sambutannya mengharapkan agar para peserta mengikuti setiap materi dengan serius. Dengan begitu diharapkan mereka dapat menyerap dan memahami dengan baik apa yang dimaksud dengan keterbukaan Informasi Publik untuk kemudian diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas-tugas kedinasan sehari-hari. “S a y a m e n y a m b u t baik kegiatan seperti ini,” tegasnya. Juniardi yang men-

yampaikan materi tentang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Keterbukaan Informasi Publik mengatakan, Informasi Publik mestinya disampaikan dengan cara mudah, sederhana, berbiaya murah dan mudah dijang k a u . “ Wa r g a N e g a r a dan/atau badan hukum Indonesia dapat mengajukan permintaan informasi publik sebagaimana diatur dalam Undangundang Nomor 14 Tahun 2 0 0 8 Te n t a n g K e t e r b u kaan Informasi Publik,” katanya. Namun, ada sejumlah informasi yang menurut Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik termasuk informasi yang dikecualikan/atau di rahasiakan. Ada tiga jenis kerahasiaan dalam UU Keterbukaan Informasi Publik, yakni rahasia Negara, rahasia bisnis dan rahasia pribadi. Sementara Kabid K o munikasi Dishubkominfo Kota Metro Michael Suyono menjelaskan, Kegiatan Sosialiasi Keterbukaan Informasi Publik tersebut diikutioleh 70 peserta yang terdiri dari sekretaris-sekretaris Dinas, sekretaris Badan, sekretaris kantor, sekretaris kecamatan, sekretaris kelurahan dan kepalakepala bagian di Lingkungan Pemerintah Kota Metro. Para peserta inilah yang nantinya berperan sebagai Pejabat Pengelola Informasi Daerah. HLD-04/21

Disbunhud Kembangkan Kayu Albasia Keberadaannya Sudah Mulai Langka Sebelumnya Akan Study Banding Mesuji, HL- Masyarakat ditujuh Kecamatan se-Kabupaten Mesuji nampaknya dapat bernapas lega. Pasalnya, Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhud) Mesuji, tenggah berupaya untuk mengembangkan jenis kayu Albasia Acocia Crassicarva di Kabupaten Mesuji. Hal ini taklain karena berbagai jenis kayu di Mesuji mulai punah. Kepala Pelaksana tugas (Plt) Dibunhut Mesuji Murni SP.MM, mengatakan, saat ini berbagai jenis kayu di Mesuji sudah mulai langka dan sulit ditemui oleh itu kita akan mengembangkannya kembali ditahun 2014 mendatang. Namun, sebelumnya kita akan melakukan study banding terlebih dahulu jenis kayu yang cocok dikembangkan di mesuji. “Ditahun anggaran 2013 yakni apbd Perubahan, kita telah siapkan anggaran untuk melakukan stadi banding keluar daerah yang kondisinya sama dengan Kabupaten Mesuji, untuk pengembangan kayu Albasia Acocia Crassicarva. Dimana kayu jenis ini sagat cocok bila dikembangkan di Kabupaten Mesuji karena jangka waktunya sangat cepat,” imbuhnya. Dikatakannya, stadi banding yang dilakukan ini taklain agar kita dapat belajar sistem cara menanam kayu tersebut di Mesuji. Selain itu, stadi banding ini juga dilakukan agar melihat lokasi yang mendekti dengan Kabupaten mesuji. “Kita berharap di tahun 2014 dapat dikembangkan. Karena harapan kita bila cocok dikembangkan di Mesuji maka penyalur kayu terbesar di Provinsi Lampung adalah Mesuji, ”jelasnya. Dipaparkannya, hasil study banding yang dilaku-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

kan nantinya bila memang mesuji sagat cocok untuk dikembangkan kayu jenis Albasia Acocia Crassicarva maka ditahun 2014 akan kita realisasikan dengan sistem memberikan bantuan bibit kemasyarakat agar kayu itu dapat ditanam didepan halamnya masingmasing. “Dikembangkannya kayu ini taklain karena ada beberapa faktor salah satunya yakni berbagai jenis kayu telah langka di Mesuji, selain itu masuknya produk-produk luar di Indonesia terutama K a b u paten Mesuji sehingga masyarakat lupa dengan kekayaan alam yang dimiliki Mesuji sehingga PAD Mesuji juga masuk kenegara luar akibat produkproduk yang beredar di tenggah-tenggah masyarakat, ”imbuhnya. Untuk itu, bila kayu ini dapat dikembangkan kembali ditenggah-tenggah masyarakat maka secara tidak langsung dapat meningkatkan PAD Mesuji. “Budaya saat ini sudah banyak dijajah dari luar salah satu contoh masyarakat saat ini telah banyak membangun rumah dengan rangka baja, sedangkan kayu-kayu yang ada mulai ditinggalkan, padahal secara tidak langsung masuknya berbagai jenis bangunan infor secara tidak langsung meningkatkan PAD orang lain, ”paparnya. Kita yakin lanjut Murni, dengan alasan-alasan ini maka dapat terealisasi sebab, kayu ini banyak manfaatnya selain untuk bangunan rumah, kayu ini juga berguna untuk berbagai keperluan dan keindahan Mesuji sendiri. “Kita yakin bila kayu yang kita kembangkan ini dapat bermanfaatkan serta meni n g k a t k a n PA D M e s u j i kedepan,”jelasnya. HLD-04/23

Email : haluanlampung@gmail.com


Senin, 25 November 2013

Tebaran Sejarah di Taman Narmada

TAJUK

Oleh : Tri Vivi Suryani* SINGGAH di Narmada serasa menapak kembali ke masa lalu, di mana jejak-jejak sejarah bertebaran di setiap sudut dan lekuk, menguarkan aura silam yang tak pernah luruh tergilas waktu. Taman Narmada berada di sebelah timur Kota Mataram, tepatnya di Desa Narmada, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Letaknya tepat di seberang Pasar Narmada. Jarak Kota Mataram menuju Taman Narmada kurang lebih 11 km menuju arah timur. Apabila menggunakan kendaraan pribadi, maka perjalanan akan melewati rute: Mataram, Cakranegara, Sweta, Bertais dan akhirnya tiba di Narmada. Taman ini luasnya kurang lebih dua hektare dan memiliki bagian, antara lain: Pura Narmada, Bale Terang, Bale Loji, Telaga Kembar, Telaga Padmawangi, Bale Bancingah, Bale Pamerajan dan beberapa bagian lainnya. Objek wisata ini sekarang berada di bawah naungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan NTB dan telah ditetapkan sebagai benda cagar budaya. Antara kurun waktu 1980-1988, taman ini sudah mengalami beberapa kali renovasi. B e b e r a p a bagian yang sudah lapuk dan rusak, seperti tebing-tebing kolam, taman, pagar, dan pura telah diperbaiki, namun tetap dipertahankan keasliannya. Salah satu bangunan yang kondisinya masih terjaga adalah vila peristirahatan Raja, yang disebut Bale Loji.

membasuh muka atau bisa diminum langsung pengunjung usai bersembahyang. Apabila pengunjung tidak memiliki banyak waktu dan tidak sempat bersembahy-

da yang terlihat menawan dari Bale Terang. Bale Terang berbentuk rumah panggung yang terdiri atas ruang bawah yang berfungsi sebagai gudang. Bagi-

ang, bisa membeli air tersebut dengan harga Rp10 ribu per jerigen kecil. Mangku Komang Puji, pemangku di Pura Narmada dan sehari-hari bertugas di Bale Petirtan, menyebutkan air suci itu sudah lama tersohor di kalangan wisatawan. “S e t i a p a d a w i s a t a w a n berkunjung, hampir selalu mencari air suci untuk oleh-oleh bagi kerabatnya. Malah, beberapa kali saya bertemu artis Jakarta yang sengaja membawa air suci untuk dibawa pulang,� kata Mangku Komang Puji. Pantangan yang berlaku di Bale P e t i r t a n , kata Mangku Komang Puji, adalah menggunakan air suci untuk mencuci kaki. Selain itu, perempuan yang sedang berhalangan dilarang memasuki bale itu. “Setiap pengunjung yang masuk Bale Petirtan, tujuan utamanya a d a l a h membasuh wajah dan minum air suci. Bukan hanya pengunjung lokal, turis asing juga banyak yang tertarik dengan air suci ini,� ujarnya.

Surat Kabar Harian

HALUAN LAMPUNG

Redaktur Pelaksana

Tersohornya objek wisata Narmada, salah satunya karena keberadaan Bale Petirtan, di mana di dalamnya terdapat sebuah mata air yang merupakan pertemuan tiga sumber mata air: Suranadi, Lingsar dan Narmada sendiri. Bagi umat Hindu, air ini disakralkan sebagai tirta atau air suci. Pengunjung Narmada mempercayai air suci tersebut sebagai air awet muda. Bagi pengunjung yang ingin bersembahyang (umat Hindu) di Bale Petirtan, akan dikenakan p e m b a y a r a n Rp50 ribu sebagai ganti uang banten, yang akan disiapkan penjaga. Selanjutnya, dengan berselendang di pinggang, p e n g u n j u n g akan dipersilahkan m e m a s u k i bale untuk menghaturkan bakti. Pada Bale Petirtan ini, air suci mengalir bening, yang bisa digunakan untuk

Penerbit Komisaris Penasehat Hukum Dewan Pendiri PU/ Pimred Pemimpin Perusahaan Wakil Pemimpin Perusahaan Manajer Marketing

cendera mata, silahkan memilih beragam kalung dan gelang yang dijajakan pedagang di dekat Bale Petirtan. Beragam warna dan corak aksesoris itu terlihat memi-

Penyadapan dan Rahasia Negara Tak salah bila hubungan Indonesia-Australia digambarkan bak roller coster, selalu naik-turun dalam tempo yang cepat. Belum juga selesai masalah penanganan imigran gelap, heboh kasus penyadapan terhadap Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan orangorang terdekatnya, membuat panas hubungan kedua negara bertetangga ini. Dan Yudhoyono kemarin secara resmi menghentikan sementara kerja sama di bidang intelijen dan militer yang terjalin selama ini antara Indonesia dan Australia, sampai ada sikap resmi pemerintah Australia mengenai aksi penyadapan. Langkah ini menyusul penarikan Duta Besar Indonesia untuk Australia yang merupakan bentuk respon kongkret dari pemerintah terhadap negeri Kanguru tersebut. Hubungan kedua negara pun bisa disebut dalam titik paling kritis. Apalagi melihat sikap dari Perdana Menteri Australia, Tony Abbott. Di depan Parlemen Australia Abbott mengatakan bahwa Pemerintah Australia tidak perlu meminta maaf kepada Indonesia. Abbot yang baru saja terpilih sebagai Perdana Menteri hanya memberi penyataan penyesalan atas kejadian tersebut. Walau tak berhubungan secara langsung, keengganan Abbot meminta maaf dengan dalih kelaziman, seolah mendapat pembenar ketika mantan Kepala Badan Inteligen Negara (BIN) AM Hendropriyono mengemukakan bila Indonesia juga pernah melakukan hal serupa terhadap Australia. Kepada satu media massa kenamaan di Australia, Herald Sun, AM Hendropriyono dalam wawancara pada 2004 mengakui Indonesia pernah menyadap percakapan para petinggi pemerintahan Australia saat terjadi krisis Timor Leste, pada 1999 sampai 2004 silam. Kala itu, tutur Hendro, intelijen Indonesia menyadap komunikasi sipil serta militer Australia. Tak hanya itu, Indonesia juga menyadap sambungan telepon masuk maupun yang keluar dari alat komunikasi sejumlah politikus Australia. Terutama politikus yang gencar mendukung Timor Leste. Pernyataan ini tentu membingungkan bagi sebagian kalangan. Karena di saat Indonesia meminta pertanggungjawaban dari Australia atas tindakan penyedapan, justru ada dari pihak Indonesia yang justru mengakui aksinya yang masuk ranah rahasia negara. Dan bila ada sebagian pihak yang menilai sadap menyadap adalah hal lumrah dalam inteligen dan hubungan antarnegara, perlu diingat bahwa penyadapan selama ini cenderung dilakukan terhadap lawan, bukan kawan. Dan, tentu saja lawan atau kawan ini terkait dengan kepentingan dan kondisi politik. Pengakuan Hendropriyono memang terdengar janggal. Intelijen akan tetap tutup mulut selama kegiatannya tidak terendus dan bukan justru membeberkan keterangan kepada publik. Atau Hendropriyono justru berniat memberi gambaran inilah cara kerja intelijen ‘melayu’ yang selama ini dikenal sering kebobolan. Contoh paling gamblang ditunjukan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang meminta maaf kepada Kanselir Jerman Angela Merkel dan sejumlah pemimpin Eropa yang marah besar waktu telepon selulernya disadap intelijen Amerika Serikat (NSA). Padahal bila ingin berkilah, Obama bisa saja melempar tanggung jawab masalah penyadapan ke pemerintahan sebelumnya. Permintaan maaf ini menyiratkan bahwa kegiatan intelijen yang terbongkar mesti ditindaklanjuti melalui langkah diplomatik, karena menyangkut etika hubungan antarnegara. Kita tentu tidak akan ‘mengemis’ permintaan maaf dari Australia. Tapi langkah-langkah diplomatik dalam kerangka hubungan bilateral kedua negara harus ditata ulang, termasuk kerja sama intelijen selama ini, agar Indonesia tidak selalu menjadi permainan atau olok-olok bagi politisi Australia. Menyangkut hubungan diplomatik, disadari bahwa kedua negara akan sama-sama mengalami kerugian bila kasus ini makin memanas dan dilakukan pemutusan kerja sama secara permanen. Dengan posisi geografis yang saling menopang satu sama lain, kedua negara saling melengkapi dalam beberapa aspek sosial dan ekonomi. Tapi kita juga harus tegas bila Indonesia bisa mengambil tindakan apa pun apabila menyangkut harga diri bangsa. (*)

Taman Narmada. Foto : Ist

an atasnya terbagi atas tiga bagian, yakni dua bagian pada ujungnya (utara dan selatan) sebagai tempat tidur raja. Sementara, ruang tengahnya merupakan area terbuka sebagai tempat raja melihat pemandangan ke arah timur menuju arah meru. Bukan hanya meru, dari Bale Terang pengunjung pun dapat dinikmati kolam berair bening dan di kejauhan terlihat pepohonan berbunga merah tua, yang menghembuskan aroma segar khas bunga-bunga hutan. Keindahan p a n o r a m a Taman Narmada, menjadikan objek wisata digunakan sebagai tempat upacara Pakelem yang biasa diselenggarakan setiap purnama kelima tahun Caka ini menjadi salah satu favorit tempat berlibur bagi wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain Bale Terang, juga terdapat Bale Pawedayan yang berfungsi sebagai tempat membaca kitab Wedha dan Bale Loji, yakni bangunan rumah yang memiliki serambi terbuka, berfungsi sebagai tempat peristirahan raja dan permaisuri. Sementara, bangunan suci Pura Narmada juga tidak kurang mendapat perhatian dari pengunjung. Pura ini merupakan salah satu dari delapan pura tertua di Pulau Lombok. Tempat suci ini disebut-sebut sebagai miniatur Gunung Rinjani, yang dikitari tanaman menghijau yang

* Air Awet Muda

mengesankan hutan belantara dan hamparan danau membentang. Mengunjungi Taman Narmada, menghadirkan ketenangan batin yang mendamaikan. Biaya masuk

* Bale Terang Taman Narmada dibangun oleh Raja Anak Agung Ngurah Karangasem pada tahun 1727 M. Dahulu kala, setiap tiba musim kemarau, sang raja memboyong keluarganya untuk menikmati pemandangan alam Narma-

: PT. LAMPUNG JAYA ABADI : Dra. Zuraida, M. M : A. Rizkie, S.H & Partner : Yon Bayu Wahyono : Hengki Ahmat Jazuli : Indira Mauli : Herwandi Agusta, S. Kom : Mohammad Mulya

objek wisata ini sebesar Rp5 ribu. B e g i t u juga jika wisatawan ingin merasakan air dingin menyegarkan di kolam pemandian, akan diwajibkan membayar Rp5 ribu per orang. Kalau ingin

: Budimansyah

kat pandang. “Harganya hanya berkisar Rp5 ribu sampai Rp10 ribu. Kalung dan gelang ini dijamin tahan lama dan warnanya tidak luntur,� kata Udin, salah seorang pedagang.

Suasana salah satu arena Taman Narmada. Foto : Ist

Redaktur

: Aan Lampung, Andersen. S, Hendra Saputra, Iwan Ariyanto Wartawan

: Ilham Jamhari, Rudy Hardianto,

Awaluddin Biro Lampung Utara : Heri Setiawan (Kabiro), Arif (Kabag Pemasaran), Depri, Sujatmiko, Biro Lampung Timur : Yanri (Kabiro), Nasir, Herman, A.Rahman, Ilham Sanjaya

Biro Lampung Barat

: Eko. S Biro Lampung Selatan : Agus Riyanto Biro Lampung Tengah : Gunawan

Utama (Kabiro), Hermanto, Bambang Irawan, Biro Tulangbawang Mesuji

: Rifai Biro Tulangbawang barat

: Darjono (Kabiro), Yahya Apit, Hidman, Heri Purwanto, Hermansyah (Marketing) Biro

: Elia Sunarto Biro Way Kanan : Yasir Subagio, Solihin

Prayogi Biro Pesisir Barat : Rego Biro Metro

Biro Pringsewu : Mega

Biro Tanggamus

: Iwan Kurniawan Biro Pesawaran :

: Verry. S Layout & Design Grafis : Andrian Saputra, S.T (Kabag Pracetak), Johansah, Alfian Saputra, S. Kom

Koordinator Sirkulasi : Karyanto Syam Staf Marketing : Dwi Gita Fitriani, Yosi Cahya Dita, Yuni Anggraini, M. Arief Percetakan : PT. SUBUR JAYA NIRWANA : Panca Ardhi (Kabag Percetakan) Abdullah, Ali Nurdin, Ari Desoni, Thomas Mathew, Dedi Kurniawan, Rohim.

( ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN ) Alamat Redaksi/Tatausaha : Ruko Nirwana Regency Blok. B/4, Jln. Pulau Morotai No. 99 Way Halim Bandar Lampung, Faksmili : 0721-708891, Email : haluanlampung@gmail.com BANK : BANK BRI No. Rek : 069901000014569 a/n HENGKI A. JAZULI WARTAWAN HALUAN LAMPUNG SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/ MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER.

No. Telepon Penting  Hotline Polisi

: 110

 Polsekta Teluk Betung Selatan

: 481283

 Ambulans

 Polda Lampung

: 485841

 Polsekta Kedaton

: 7691110

 Polsekta Teluk Betung Barat

: 485383

 PMI

: 253452

 Polsekta Panjang

: 31383

 Kebakaran

: 113/252741

 Polsekta Sukarame

: 7624250

 Dirpolair

: 31310

 RS Abdoel Moeloek

: 702455, 703312

 PDAM

: 483855

 RS Bumi Waras

: 254589

 PLN

 ULPK BBPOM

: 123

: 254888

 RS Urip Sumoharjo

: 771322

 Gangguan PLN

 Poltabes Bandar Lampung

: 263206

: 254110

 RS Advent

: 703459

 Gangguan Telkom

: 147

 Polsekta Tanjungkarang Timur

: 253783

 RS Immanuel

: 704900

 Penerangan Telkom

: 108

 Polsekta Tanjungkarang Barat

: 255015

 RS Graha Husada

: 240000

 Pemprov Lampung

: 481166

 Polsekta Teluk Betung Utara

: 482083

 RS Bintang Amin Husada

: 273601

 Pemkot Bandar Lampung

: 252041

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

: 118

Email : haluanlampung@gmail.com


POLITIK

7

Senin, 25 November 2013

HALUAN LAMPUNG

Cawapres Ical Diputuskan Usai Pileg Jakarta, HL- Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) V Partai Golkar belum memutuskan calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Aburizal Bakrie (Ical) yang akan mereka usung di Pilpres 2014. Ketua Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, mengatakan keputusan penetapan cawapres baru akan dilakukan dalam Rapimnas yang akan digelar setelah pemilu legislatif (Pileg) 2014. “Jadi belum ada usulan yang resmi dari daerah terkait dengan cawapres di rapimnas kali ini. Sehingga diputuskan akan digelar lagi rapimnas yang akan dilakukan setelah Pileg 2014,” jelas Priyo, Sabtu (23/11). Waktu pelaksanaan Rapimnas mendatang belum dipastikan, namun Priyo menyebut kemungkinan akan dilakukan setelah April 2014. Priyo menjelaskan, agenda untuk menyelenggarakan rapimnas yang akan datang merupakan penegasan dari rapimnas tahun lalu dalam penentuan cawapres. “Kita akan lihat elektabilitas tokohtokoh di luar Golkar atau bisa saja dari internal, untuk kita sandingkan dengan capres Partai Golkar,” kata Ketua Umum MKGR tersebut. Jika dalam Pileg 2014 mendatang suara Partai Golkar sangat tinggi, kata Priyo, maka terbuka kemungkinan cawapresnya berasal dari internal. Tapi kalau selisih suaranya dengan partai lain tidak jauh jaraknya maka cawapres bisa saja dipilih dari eksternal. HL-06/nt

Parpol Harus Beri Pendidikan Politik Surabaya, HL- Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo menegaskan bahwa partai politik (parpol) harus mengajarkan masyarakat pendidikan berpolitik. Semua pendidikan berpolitik tersebut harus dimasukkan kedalam kegiatan partai. “Tugas parpol tersebut merupakan kewajiban mendasar sebuah parpol dalam memberikan pengetahuan mengenai politik. Selain itu, pendidikan politik yang paling mendasar adalah mengelola negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara seuai dengan konstitusi,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/11). Dia mengatakan, dengan pendidikan politik masyarakat akan mengetahui hak dan kewajiban dalam berpolitik. Soekarwo mencontohkan saat masyarakat menyampaikan aspirasi dengan demonstrasi, mereka harus tahu hak dan kewajibannya seperti apa. Apabila dilakukan dengan penuh tanggung jawab maka akan berjalan lancar. Hak masyarakat adalah menyampaikan aspirasi kepada pemerintah melalui demonstrasi dan Pemprov Jatim memfasilitasi kegiatan tersebut. “Beberapa waktu yang lalu masyarakat berdemo di depan Kantor Gubernur Jatim dan Gedung Grahadi Surabaya. Kami memberikan respon positif dilakukan dengan memberikan tempat untuk menyampaikan aspirasi yakni panggung untuk berorasi dan selanjutnya perwakilan demo akan diterima oleh pejabat yang berwenang,” ujarnya. Sedangkan kewajibannya adalah tidak menganggu hak masyarakat lain. Sebagai contoh apabila saat berdemo dilakukan penutupan jalan atau fasilitas umum lainnya. Tentunya hal tersebut berdampak bagi kegiatan masyarakat umum. HL-06/nt

Data Kependudukan Akar DPT Bermasalah Bandarlampung, HL- Ketua Bawaslu RI, Nasrullah, menyebutkan akar kekacauan Daftar Pemilih Tetap (DPT) beberapa waktu lalu disebabkan buruknya pendataan kependudukan. Sebagai contoh, Nasrullah membuka Data Agregat Kependudukan Kecamatan (DAK 2) di Sulawesi Tengah. “DAK 2 di Sulawesi Tengah, Kota Palu, Kecamatan Mantikulore terdapat 10.081 orang, namun ketika di cek data online itu di salah satu kelurahan misalnya Kelurahan Layanan Indah terdapat jumlah Daftar Penduduk Potensial untuk Pemilu (DP4) sebanyak 2.671 orang, begitu juga dengan kelurahan yang lain di kecamatan itu,” kata Nasrullah, Sabtu (23/11/2013) dalam acara pelatihan pengawas pemilu bagi media massa dan ormas. Dia melanjutkan, data tersebut dapat diperiksa langsung secara online di situs web KPU yang datanya didapat dari pemerintah. Fakta inilah menunjukkan bukti dari bobroknya data kependudukan. Namun, lanjut dia, setelah Bawaslu melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan barulah didapat data riil Kecamatan Mantikulare sebesar 44.000 orang pemilih. Maka, Nasrullah mengusulkan agar sebaiknya perbaikan data kependudukan harus menggunakan nomor identitas tunggal individu layaknya nomor telepon selular setiap orang. HL-06/nt

BERI PELATIHAN- Ketua Bawaslu RI, Muhammad memberi pelatihan kepada media massa dan ormas di Lampung terkait pengawasan pemilu 2014 di Hotel novotel, Sabtu (23/11). foto-iwan kodrat/HL

Kualitas Pemilu Rendah KETUA Bawaslu RI, Muhammad, menilai tingkat dan kualitas partisipasi masyarakat terhadap pemilu dan pemilukada masih rendah. Muhammad mengatakan, pemilih yang datang ke tempat pemilih suara (TPS) atas dasar kesadaran sendiri masih sangat sedikit. Kebanyakan pemilih datang dikarenakan adanya mobilisasi dan suaranya sudah terjual kepada salah satu kandidat, baik kepala daerah atau pun calon anggota legislatife (caleg). “Mereka datang ke TPS hanya karena sudah menerima uang Rp 50.000 atau menerima istilahnya serangan fajar. Ini fakta temuan Bawaslu di beberapa pilkada,” kata Muhammad saat memberi materi pelatihan pengawasan pemilu bagi

media massa dan ormas di Hotel Novotel, Sabtu (23/11). Bawaslu, kata dia, akan memaksmalkan pengawasan agar terjadinya jual beli suara pada pemilu 2014 dapat diminimalisir. “Peran pengawasan masyarakat dan media massa sangat penting untuk menghindari terjadi pelanggaran dan kecurangan pada pemilu 2014,” tukas dia. Senada dikatakan Dosen Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) dan Ilmu Pemerintahan Universitas Hasanuddin (Unhas), Mulyadi.

Dia mengatakan, Demokrasi di Indonsesia belum bisa disebut demokrasi bersih (poliarki). Berbagai macam cara dilakukan elit politik untuk mengejar dan mempertahankan jabatannya, diantaranya membeli suara dari partisipan (rakyat) pemilu. Untuk meningkatkan kualitas pemilu, masyarakat juga harus mulai merubah budaya golongan putih (Golput). Golput adalahkelompok masyarakat yang menyatakan tidak akan menggunakan hak suaran pada pemiliu. Masyarakat harus sadar suaranya menenetukan baik buruknya demokrasi. “Kecenderungan meningkatnya jumlah Golput ini merupakan bukti gagalnya sistem demokrasi dalam memberi kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat,” kata Mulyadi.

Alat Kampanye di Angkot akan Ditertibkan PDI-P Koalisi dengan NasDem?

PDI-P Mesuji Siap “Bertarung” Mesuji HL - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI- P) Kabupaten Mesuji mulai mempersiapkan seluruh calegnya di masing-masing daerah pilih (dapil) untuk bertarung merebutkan suara pada pemiu 2014. PDI-P Mesuji memastikan akan berkompetisi secara sehat sekaligus bisa memberikan pembelajaran politik yang benar kepada masyrakat. Selain itu, seluruh caleg juga diharapkan dapat bertarung secara sehat dalam merebut simpatik masyarakat dan menjadikan Partai PDI-P sebagai partai Pemenang. Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mesuji Femi Yusapila, mengatakan, Secara partai maupun secara pribadi dirinya berharap kepada seluruh teman-teman yang akan maju pada pemilu legislatif 2014 mendatang bisa berkompetisi secara sehat dan menghindari money politik. “Mari kita berikan pembelajaran politik yang benar untuk masyarakat dan tidak dikotori dengan perbuatan yang merugikan masyarakat banyak,” terangnya baru-baru ini. Lebih lanjutnya Femi menjelaskan, seorang caleg akan mendapat suara jika sering turun kebawah. Bukan karena uang, sebab, uang bukan jaminan seorang Caleg akan menang,

karena saat ini masyarakat sudah cerdas dan tidak bisa di bohongi. “Saya menginginkan pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang seluruh caleg bisa berkompetisi secara sehat sekaligus menghindari adanya money politik. Untuk itu, pemilu ini harus kita jadikan sebagai pembelajaran kepada masyarakat dan jangan di kotori dengan hal-hal yang akan membodohi masyarakat itu sendiri,” tegasnya. Femi mengatakan, pada pemilu nanti uang bukan jaminan karena masyrakat akan menilai siapa yang dekat dengan mereka maka itulah yang akan dipilih, memang benar tidak semua masyarakat cerdas tetapi paling tidak kita sebagai caleg yang akan maju pada pileg 2014 harus mampu memberikan pemahaman dan pembelajaran politik agar masyarakat bisa kebuka siapa caleg yang bisa di beri amanah. Money politik itu akan menjatuhkan nama baik partai maupun dirinya sendiri. “Tidak akan ada partai politik jika tidak ada rakyat dan tidak akan ada wakil rakyat di DPRD jika tidak ada suara mereka jadi mari kita bersaing secara sehat dan jangan kotori diri kita sendiri dengan menggunakan jalan yang akan menjatuhkan nama baik diri dan partai kita,” lirihnya. HLD-23

Mulyadi menambahkan, kualitas pimilu dan pemilukada berkaitan erat dengan kualitas kepemimpinan. Kepemimpinan yang berkualitas hanya muncul dari pilkada yang etis dan berkualitas. Pemilu akan bermutu kalau diselenggarakan secara etis dan konstitutif. Pemilu yang bermutu akan melahirkan pemimpin yang bermutu untuk membangun manusia-manusia yang berkualitas. Untuk apa pemilu dengan jumlah partisipasi sampai dengan 90 persen jika didatangkan dengan memobilisasi. Kesadaran masyarakat yang datang untuk mengunakan hak suaranya dengan jumlah yang besar membuktikan bahwa kualitas pemilu itu baik,” tandas dia. HL-06

ALAT KAMPANYE DI ANGKOT- Calon anggota legilatif (caleg) DPRI RI, DPD dan DPDR tidak kehilangan akal untuk menyiasati PKPU nomor 15 Tahun 2013, dengan berbagai cara seperti menggunakan angkutan umum untuk bersosialisasi. foto-ist

Bandarlampung, HL- Peraturan Komisi Pemiluhan Umum (PKPU) No.15 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD mengatur pemasangan alat peraga kampanye dibolehkan dipasang di titik-titik yang telah disepakati dan tidak diperkenankan di jalan protokol. Meskipun aturannya begitu, calon anggota legilatif (caleg) DPRI RI, DPD dan DPDR tidak kehilangan akal untuk menyiasatinya, dengan berbagai cara seperti mengganti cat kendaraannya dengan logo partai dan gambar dirinya. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung sudah melayangkan surat ke Panwaslu kabupaten/kota untuk menindaklanjuti banyaknya pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye yang dilakukan caleg di angkutan umum. “Itu adalah pelanggaran dan kami sudah layangkan surat agar Panwaslu berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menertibkan kendaraan nakal. Karena ranah ini ada pada pemda, maka Bawaslu bekerjasama dengan Dishub untuk

menertibkan kendaraan berganti warna tersebut,” ujar anggota Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, Minggu (24/11). Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, kendaraan ini pada awal tercantum dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tertera warna kendaraan. Nah, jika kendaraan itu berganti warna, maka ranahnya adalah Dishub. “Kan dalam STNK itu ada warna kendaraan aslinya. Jika beralih warna serta ada logo dan foto caleg itu sudah pelanggaran. Makanya kita bekerjasama dengan Dishub untuk menertibkan ini,” jelasnya. Adanya kendaraan yang beralih warna, kata dia, berpotensi menjadi ajang kampanye terbuka. Pertanyaanya, bagaimana nanti jika kendaraan itu nongkrong di halaman sekolah, kampus, di rumah ibadah? “Seperti ini lah yang kita khawatirkan. Kita sudah amati betul soal pemasangan alat peraga ini. Mungkin masih banyak lagi modus-modus lain. Bawaslu akan terus menginventarisir, bahkan iklan di media masapun akan kita tertibkan,” tandasnya. HL-06

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Jakarta, HL- Pertemuan kedua orang nomor satu dari dua partai ternama dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Nasional Demokrat (Nasdem) yang berlangsung secara tertutup pada Kamis (21/11) telah memunculkan beberapa sinyalemen. Pengamat politik dan peneliti senior The Indonesian Institute, Hanta Yuda mengomentari bahwa pertemuan Lenteng Agung menunjukkan kemungkinan koalisi cukup besar karena ada tiga syarat koalisi yang bisa dipenuhi oleh kedua partai tersebut. Tiga syarat itu adalah kedekatan ideologi partai, kedekatan tokoh dan elit partai, dan adanya figur dengan magnet elektoral yang kuat. Di level kedekatan ideologi, NasDem dan PDIP sama-sama merupakan partai nasionalis. Sementara itu, tokoh dan elit kedua partai memang terkenal sudah dekat sejak dulu. Menurutnya, Surya Paloh adalah sahabat almarhum Taufik Kiemas, suami Megawati. Menyoal figur dengan magnet elektoral yang kuat, Hanta menyatakan jika PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres akan membuka peluang lebih besar

bagi NasDem memberikan dukungan. Lain lagi pendapat pengamat psikologi politik Prof. Hamdi Muluk yang mengatakan bahwa terdapat agenda yang cukup serius yang disiapkan oleh kedua partai tersebut karena pertemuan Lenteng Agung melibatkan elit tertinggi kedua partai dan berlangsung tertutup. “Dalam etika politik, jika seseorang telah dipersilahkan datang di situ ada makna yang cukup besar. Ibarat sebuah rumah, PDIP telah mempersilakan NasDem masuk ke halamannya,” ujar Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia ini bermetafora. Ketika ditanya soal peluang koalisi, Hamdi menyatakan bahwa memang koalisi antara kedua partai masih jauh tetapi yang tersirat dari pertemuan kemarin adalah kedua partai memiliki ambisi yang sama untuk pemilihan presiden.Koalisi hanya akan terjadi di pemilihan presiden, saat pemilihan legislatif semua partai politik berjuang sendiri-sendiri. “Politik itu cair, semua kemungkinan selalu terbuka hingga muncul hasil yang konkrit yaitu hasil pileg,” terang laki-laki yang juga ahli soal gestur politik ini. HL-06/nt

Puan Ingatkan Kader tak Main Dua Kaki Solo,HL- Ketua Harian Badan Pemenangan Bapilu PDIP Puan Maharani menargetkan saat pemilu nanti partainya mampu memperoleh 27,02 persen suara atau setara dengan 150 kursi DPR RI.Target tersebut jauh lebih tinggi dari perolehan kursi PDIP pada pemilu sebelumnya. Untuk itu, Puan menegaskan agar seluruh pengurus PDIP mulai dari DPP hingga tingkat anak ranting se-Indonesia tidak cobacoba bermain di dua kaki, namun getol berjuang menuju target kemenangan nasional pada Pileg 2014 mendatang. Puan optimistis mampu men-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

dapatkan 150 kursi. Target tersebut ungkap Puan bukan hanya mimpi belaka namun sangat relistis bisa tercapai. Ini bisa dilihat dari berbagai kajian dan kondisi riil serta konstalasi politik serta berbagai hasil survai nasional bahwa PDIP berpotensi menjadi partai pemenang pada Pileg mendatang. “Ini adalah kerja nasional tekad untuk mengembalikan kejayaan PDIP yaitu menang Pileg mendatang dengan target 150 kursi DPR RI” papar Puan saat membuka Rakerda ke-3 PDIP Jawa Tengah di Solo, Jawa Tengah, Minggu(24/ 11).HL-06/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

8

Senin, 25 November 2013

HALUAN LAMPUNG

Bawa Sabu, Andi Dibekuk Warga Bandarlampung, HL-Peran serta masyarakat dalam memberantas narkoba patut diapresiasi. Buktinya, warga di Perumahan Way Kandis, Tanjung Senang yang melaksanakan ronda malam berhasil meringkus satu orang yang kedapatan membawa sabu-sabu. Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung Komisaris Sunaryoto, membenarkan penangkapan Andi Irwansyah (36), warga Perumahan Nusantara, Sabtu (23/11) lalu, yang dilakukan warga Perumahan Way Kandis yang sedang melakukuan ronda. Awalnya, ujar Suyono, warga sedang ronda melihat orang melintas mengendarai sepeda motor. Karena bukan warga sekitar, lanjutnya, petugas ronda pun menghentikan laju sepeda motor Andi. Warga curiga dan melakukan penggeledahan. “Awalnya warga curiga Andi adalah maling,

Rampok Bercadar Beraksi di Lamteng Pelaku Gasak Uang Rp200 Juta Milik Korban Pelaku Tembak Kaki Korban

AKSI kawanan perampok kembali meresahkan warga Lampung Tengah. Kali ini, sebuah toko sperpat dikuras pelaku kawanan perampok yang berjumlah 10 orang. Para garong yang terlihat sangat sadis ini berhasil menguras uang korban senilai Rp200 juta. Irosnisnya, belum puas, pelaku yang mengenakan topeng dan bercadar tersebut juga menembak kali korban, Sabtu (23/11)Aksi kawanan penjahat ini juga diduga kuat beraksi di wilayah Mapolsek Punggur beberapa waktu lalu. Menurut Gusti Putu Kurnita (41) warga Kampung Sidobinangun, Seputihbanyak, yang menjadi korban, mengatakan dia mendengar suara dobrakan keras dari arah ruang tamu. Belum sempat mengetahui hal yang terjadi sejumlah pria mengenakan topi dan bertopeng cadar sudah berada dikamarnya. Korban langsung dit-

odong dengan senjata api dan diikat tanganya.Beberapa pelaku menyebar kebagian rumah mencari penghuni yang lain. Rumah dan toko korban kebetulan berada ditepi jalinpantim. Beberapa pekerjanya dikumpulkan dalam sebuah kamar dan diancam untuk tidak bertindak macam-macam. Sementara korban yang diikat dan ditodong senjata tak bisa berbuat banyak. Beberapa pelaku langsung memukulinya dan menanyakan uang simpanan. Gusti Putu Kurnita lalu menunjukkan tempat uangnya disimpan dan salah satu pelaku langsung mengambilnya. Selain itu perhiasan dan dua unit ponsel korban juga dijarah pelaku. Belum puas den-

Mantan Kadispora Terancam Dijemput Paksa Dua Kali Mangkir

Sugiarto

Bandarlampung, HL-Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung Sugiarto terancam dijemput paksa oleh jaksa. Pasalnya, Eks Kabag Humas Lampung Selatan tersebut dua kali mangkir sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Jhon Sipahutar (42). Padahal keterangan Sugiarto terkait kasus yang merugikan negara senilai Rp275 juta itu dinilai penting. Atas ketidak hadiran Sugiarto, sidang ditunda hingga pekan depan. ”Iya benar, sidangnya ditunda karena saksi yang dihadirkan JPU tidak hadir dalam persidangan. Rencananya, JPU melayangkan panggilan ketiga terhadap Sugiarto untuk hadir sebagai saksi pada sidang berikutnya,” ungkap ketua majelis hakim F.X. Supriyadi usai sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang kemarin (22/11). Nantinya, jika Sugiarto pada panggilan ketiga ini kembali mangkir? F.X. Supriyadi mengaku masih belum memutuskan. Ia menyatakan hal itu perlu dikonsultasikan dahulu dengan hakim anggota. ”Saya belum bisa memutuskan apa langkah yang akan kami ambil. Nantilah, kita tunggu saja sidang selanjutnya, apakah dia (Sugiarto, Red) hadir atau tidak. Kalau me-

mang tidak hadir lagi, saya akan diskusikan masalah ini dengan majelis hakim lain apakah dijemput atau tidak,” ujarnya. Sebelumnya, JPU Azrijal telah menghadirkan tiga orang saksi. Yakni Nilwan, Sujono Purwanto, dan Suryono. Dalam keterangan saksi, Sujono Purwanto mengaku ketika dirinya menjabat sebagai PPK tidak melakukan pengecekan terhadap semua kegiatan di lapangan. Sugiarto sendiri juga merupakan tersangka atas kasus dugaan korupsi itu. Diketahui, dalam dakwaan JPU menjelaskan, Jhon sebagai pemegang uang muka kegiatan (PUMK) pada program pembinaan dan pengembangan olahraga Dispora telah menyalahgunakan wewenang sehingga menyebabkan tindak pidana.Berawal pada Januari 2011, Jhon selaku PUMK di dalam program kegiatan pembinaan dan pengembangan olahraga pada pengembangan sentra keolahragaan melakukan perbuatan terhadap pengadaan konsumsi atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Mahasiswa (PPLM) 2011. Jhon mengondisikan seolah-olah pengadaan program itu telah dilaksanakan. Ia mendatangi rumah Nilwan, direktur CV Barokah. Tujuannya meminjam nama katering CV Barokah guna keperluan kegiatan makan minum untuk atlet PPLM.Lalu, pada 13 Januari 2011, Jhon membuatkan surat perjanjian kerja dengan nilai kontrak Rp193,05 juta. Namun, hingga September 2011, CV Barokah tidak pernah memberikan konsumsi kepada atlet.HL-05

gan hasil yang didapat pelaku terus memukuli korban didepan istri dan anaknya untuk menyerahkan harta lainnya. Puas dengan hasil yang didapat salah satu pelaku lalu menembak kaki korban pada bagian paha hingga tembus. Beberapa saat usai kawanan itu pergi sejumlah warga mulai berdatangan begitu juga aparat Polsek Seputihbanyak yang langsung melakukan penyelidikan. Hasil sementara diperkirakan kawanan ini mendatangi rumah korban menggunakan mobil yang belum diketahui jenisnya. Sesampainya disana pelaku berjumlah delapan orang langsung masuk kerumah dan seorang bersenjata api laras panjang berjaga diluar rumah. Usai beraksi mobil yang digunakan kembali datang menjemput kawanan itu dan langsung kabur ke arah Lampung Timur. HL-05

Ibu Rumah Tangga Dipolisikan Bandarlampung,HL-Minto, seorang ibu rumah tangga warga Jalan Manggris Perum BTN 3 Bandarlampung di laporkan ke Polsek Sukarame, dengan nomor : TBL/896-B/XI/2013/LPG/ RESTA BALAM/SEKTOR SKM. Laporan diterima oleh Aiptu RM. Zainuddin Jumat (22/11). Minto, dianggap lalai mengakibatkan korban Sudipto Wartawan Lampung Ekspres luka bakar atau melepuh dibagian kaki kiri dan kanan. “Saya terpaksa melaporkan ibu Minto kepolisi karena dia tidak punya itikad baik,” ujar korban Sudipto, di rumahnya jalan Penghijauan Waydadi Bandarlampung Minggu (24/11) kemarin. Dipto menjelaskan, awal mulanya pada Sabtu (16/11) sekira pukul 10.30 WIB, di lapangan SD AlAzhar 2 Bandarlampung bertemu dengan Muharsih warga BTN 3 Bandarlampung. Setelah itu Muharsih bercerita bahwa ada terapih didekat rumahnya (Rumah Bu Minto) untuk pengobatan kalau ada keluhan Kolestrol atau Asam Urat. Bahkan ia menganjurkan supaya di coba dulu, karena ia sudah 12 kali melakukan terapih tersebut. Dua hari kemudian tepatnya Senin (18/11) sekira pukul 08.30 WIB, korban mencari tempat terapih tersebut, tetapi sudah berkeliling tidak ketemu. Kemudian korban datang ke ru-

mah Muharsih dan diantarlah ke rumah Bu Minto. Setelah di rumah Bu Minto, korban langsung menanyakan apa benar tempat tersebut ada terapih. Bu Minto mengatakan memang benar ada terapih, bahkan waktu itu, ada yang sedang terapih. Tapi syaratnya harus bayar uang Rp 5.000 ribu, dan bawa sarung panjang dan handuk. Lalu korban pulang ke rumah untuk mengajak istri (Desmiati) untuk ikut Ke rumah Bu Minto. Setelah di rumah Bu Minto, korban bersama Istri sempat menunggu, karena masih ada yang terapih. Sekira pukul 8.50 WIB korban di terapih Bu Minto menggunakan Matras berwarna hitam yang menggunakan aliran listrik. Pukul 09. 20 WIB terapihnya selesai, langsung mengantar istri ke SD-Al-Azhar 2. Korban langsung pulang ke rumah. Satu jam kemudian kaki korban melepuh. Lalu korban meminta Istri untuk menghubungi Bu Minto menanyakan tentang Melepuh Kaki. Kata Bu Minto tidak apa, itu hanya reaksinya saja. Tepatnya Rabu (20/11) pukul 06.00 WIB, korban minta pertanggung jawabannya ke Bu Minto atas kejadian itu. Rabu pukul 08.00 WIB Bu Minto datang ke rumah korban, lalu korban langsung di bawah ke Senter Happy Dream di Jalan Urip Sumohardjo. Dan seorang Manager Happy Dream Vera menjelaskan bahwa tidak apaapa itu hanya reaksi, bukannya di bawah ke dokter. (HL-05/HL-04)

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

namun setelah digeledah, ditemukan dua paket sabusabu di saku celana Andi.Usai menangkap pelaku,” warga pun segera menghubungi polisi,” ujar Sunaryoto. Atas laporan itu, polisi segera datang ke Perumahan Way Kandis dan mengambil tersangka Andi. Dari interogasi, Andi mengaku hendak mengantar sabusabu itu ke rumah kawannya di Perumahan Way Kandis. Andi mendapatkan kristal haram itu dari Tomy Seraji. Mendapat informasi itu, ujar Sunaryoto, petugas langsung mengejar Tomy. Warga Goton Royong ini pun dibekuk aparat di daerah Kaliawi, Tanjungkarang Pusat. “Barang bukti yang kami temukan di Tomy satu paket sabu,” pungkasnya. Sementara itu, Tomy, mengaku ia sudah lama menjadi penjual sabu-sabu. Hal ini ia lakukan karena kesulitan mencari kerja. Sedangkan Tomy membeli sabu-sabu itu dari tersangka GB.HL-05

Jaksa Cuma Jerat PNS Biasa Bandarlampung, HL-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung prihatin atas dakwaan jaksa yang tidak mengikut sertakan nama pejabat dalam kasus korupsi ganti rugi tanam tumbuh, lahan, dan bangunan proyek jalan lintas pantai timur (Jalinpantim) dengan kerugian uang negara Rp 25,8 miliar. Pasalnya, ketiga terdakwa yaitu Muhammad Nasir (51), Yusman (53), dan Haryono (45) hanya, PNS golongan rendah di kantor Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Provinsi Lampung. “Kami prihatin atas dakwaan jaksa, karena tidak ada nama pejabat terlibat yang terlibat korupsi disebutkan di dalam dakwaan,” ujar Direktur LBH Bandar Lampung Wahrul Fauzi Silalahi, Jumat (22/11). Dia menilai sidang Nasir dkk menjadi pintu masuk bagi jaksa dan hakim untuk membongkar fakta-fakta lain tentang adanya keterlibatan sejumlah pejabat. Sebab, tanpa perintah atasan atau pejabat yang mempunyai kewenangan, mereka pasti tidak akan melakukan itu. Jaksa hanya mampu mengungkap peran korupsi dari Dwi Handojo Wahjudi yang telah meninggal dunia, padahal Dwi selaku PPK patut diduga

juga diperintah atasannya dalam melakukan korupsi tersebut,” bebernya. Selain itu, Fauzi juga berharap ketiga terdakwa bisa jujur dalam memberikan keterangan di persidangan. Sehingga seluruh fakta dapat terungkap secara terang dan jelas. “Bahayanya kalau semua terdakwa pasang badan dan tidak mau mengungkap siapa-siapa yang terlibat, dan jaksa pun setengah hati menjalankan tugasnya,” ujar advokat publik tersebut. Fauzi pun meminta kasus ini jangan sampai dilokalisir oleh penyidik Kejati Lampung. Jika terjadi tebang pilih dalam memberantas korupsi, maka ini menunjukkan Kejati Lampung sangat parsial dan tidak serius untuk memerangi korupsi. “Karena kita semua sudah sepakat dari kemauan yang tulus untuk menjadikan korupsi sebagai common enemy (musuh bersama),” tutur Fauzi. Fauzi juga menyayangkan tidak ada satu rupiah pun yang berhasil diselamatkan dari perkara korupsi jalipantim. Padahal, Kejati Lampung sudah tiga tahun menyidik perkara tersebut. “Salah satu tujuan pemberantasan korupsi adalah penyelamatan uang negara, tidak sekadar mencari pelakunya,” imbuhnya. HL-05/nt

Istri Anggota Polsek TBU Mangkir Bandarlampung, HL-Penyelidikan kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap Agung Budi Wibowo (11), siswa SD Kartika II/Persit terus berlanjut. Buktinya, Polresta Bandar Lampung memanggil istri Andi, Eny dan ibunya, Istiqomah, sebagai saksi. Namun, tanpa alasan yang jelas, kedua perempuan tersebut mangkir. “Pemanggilan istri Brigadir Satu Triandi Yulianto (Andi) lantaran dia sempat berkomunikasi dengan suaminya. Namun, kedua wanita tersebut tidak memenuhi panggilan penyidik,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Dery Agung Wijaya kepada wartawan, kemarin. Dery menyatakan, istri dan ibu Andi diperiksa sebagai saksi dalam perkara penculikan dan pembunuhan Agung. Keduanya juga perlu diperiksa untuk menggali keterangan seputar peristiwa penculikan Agung.”Kami ingin mengetahui apakah mereka (istri dan ibu Andi) tahu dimana keberadaan Andi pada saat Agung dinyatakan hilang,” ucap mantan Kapolsek Natar, Lampung Selatan ini. “Karena keduanya tidak memenuhi panggilan penyidik, kami akan kembali melayangkan surat panggilan pemeriksaan,” lanjut Dery. Sekadar mengingatkan, Agung yang juga

adik tiri Andi, dinyatakan hilang sepulang sekolah pada Kamis, 3 Oktober lalu. Dua hari kemudian, Sabtu, 5 Oktober, bocah malang tersebut ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di sebuah sungai di Tegineneng, Pesawaran. Dari penyidikan dan keterangan saksi-saksi, penyidik menetapkan Briptu Triandi Yulianto sebagai tersangka dalam kasus penculikan dan pembunuhan Agung. Namun, pengungkapan kasus ini nampak berjalan lamban karena Andi hingga kini, menurut penyidik, masih memilih bungkam. Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Dwi Irianto mengatakan, penyidik juga sudah melakukan prarekonstruksi kasus menghebohkan ini. Dari prarekontruksi diketahui banyak keterangan Andi yang nampak janggal.Dwi mengatakan, pihaknya mencocokkan keterangan Andi seputar keberadaannya saat Agung hilang, dengan hasil penyelidikan. “Ternyata, keterangan Andi banyak yang tidak sesuai dengan bukti yang kami miliki. Saat kami tanyakan, Andi pun terdiam,” tuturnya. Sampai saat ini, polisi belum dapat mengetahui motif dan penyebab kematian Agung. Dwi mengutarakan, petugas terus berusaha mencari petunjuk dan bukti untuk mengetahui penyebab dan bagaimana Agung dibunuh. HL-05/nt

Kejati Stop Kasus BOS Bandarlampung, HL-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menghentikan penyelidikan kasus dugaan markup bantuan operasional sekolah (BOS) Kota Bandarlampung TA 2011–2012. Padahal, kasus itu diduga telah menyebabkan negara merugi Rp250 juta. Asisten Intelijen Kejati Lampung Sarjono Turin berkilah, pertimbangan utama penghentian kasus itu lantaran seluruh kepala sekolah yang diduga terlibat markup telah mengembalikan kerugian negara. Terlebih, lanjut dia, perkara itu masih baru tahapan pulbaket (pengumpulan bahan keterangan). ”Kami telah menutup perkara itu dan kami tidak melanjutkannya. Karena proses itu kan masih pulbaket dan masih dalam tahap penyelidikan. Terlebih, mereka mengembalikan kerugian negaranya,” ujar Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut. Sekadar mengingatkan, perkara itu masuk kejati sejak 2012. Ditengarai, 65 sekolah dasar dan menengah pertama di Bandarlampung menerima kucuran BOS itu. Dugaan Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

markup mengemuka ketika pihak kejati menemukan dugaan markup di SDN 2 Kedamaian. Lalu, setelah dilakukan pengembangan, kejaksaan menemukan hal serupa di banyak sekolah. ”Besaran markup BOS berbeda di setiap sekolah berbeda. Mulai dari angka Rp15 juta– Rp30 juta,” ujarnya. Dari pengembalian 20 SD dan SMP penerima BOS, kejati mengklaim menerima Rp250 juta. Sedangkan tindak pidana dalam perkara itu dimaafkan oleh penyidik. ”Kasus ini kita gunakan asas progresif. Tidak perlulah perkara korupsi itu sampai pada persidangan. Kami memang menerima dana pengembalian kerugian negara dari dana kelebihan BOS itu dan yang lainnya diserahkan pada Inspektorat Kota Bandarlampung,” katanya. ”Perkara ini kan masih dalam proses penyelidikan, belum meningkat ke penyidikan. Makanya dihentikan perkara itu. Kami tak mengeluarkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) karena masih dalam tahap pulbaket dan data,” bebernya. HL-05 Email : haluanlampung@gmail.com


PENDIDIKAN

9

Senin, 25 November 2013

HALUAN LAMPUNG

Polda Gandeng FK Unila Terkait Kegiatan Kesehatan

Bandarlampung, HL- Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memilih Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) untuk diajak bekerja sama dalam hal kesehatan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Lampung, Brigadir Jendral Polisi Heru Winarko, saat kunjungannya ke Rektorat Unila Jum’at (22/11). “Banyak sekali kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat yang bisa dilakukan polisi bekerja sama dengan mahasiswa, dalam hal ini mahasiswa FK Unila,” ungkap Heru. Menurut Heru, Kerja sama dengan mahasiswa kedokteran Unila adalah sebagai bentuk tanggung jawab bersama aparat kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat. “Saya sering melihat ada mahasiswa kedokteran yang membuka posko kesehatan gratis. Men-

gapa kita (polisi) yang juga memiliki bidang kedokteran bekerja sama dengan mahasiswa membuka posko-posko tersebut untuk masyarakat,” papar Heru. Posko-posko itu nantinya juga bisa didirikan di wilayah yang kerap terjadi bencana alam. Namun, untuk permulaan, kerja sama polisi dan mahasiswa dalam membuat posko kesehatan bisa diadakan di pusat-pusat keramaian atau rumah ibadah. “Misalnya di masjid, gereja, pura, atau wihara. Selain pemeriksaan gratis dari dokter kepolisian dan mahasiswa, bisa juga bekerja sama dengan PMI untuk kegiatan donor darah,” terus Heru. Kegiatan tersebut, lanjut Heru, nantinya akan dilakukan berkelanjutan karena pasti akan banyak pihak yang bersedia untuk ikut bekerja sama. HL-04/10

FE UBL Jalin MoU Bersama Diharap Jadi Pelopor Asuransi

SOSIALISASI- Kampus STMIK Dharma Wacana mensosialisasikan pembelajaran sytem Penerapan Kuliah Jarak Jauh (PJJ), yang diselenggarakan di Aula STMIK setempat, Jum’at (21/11) lalu. Foto Verry

Ratusan Siswa SD Ikuti KOKO MIPA Kompetensi Dibuka Kadisdik Kota Bertujuan Menggali Potensi SEBANYAK 521 siswa sekolah dasar (SD) dari Banten, Bogor Jawa Barat, dan DKI Jakarta serta Lampung mengikuti Kompetisi Kompetensi Matematika-IPA (KOKO-MIPA) ke-3 tingkat SD 2013 di SMP Negeri 1 Bandarlampung. Lomba yang berlangsung selama satu hari itu dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung Drs Sukarma Wijaya mewakili Wali Kota Bandarlampung Herman HN, di halaman gedung SMP Negeri 1 di Bandarlampung, Sabtu (23/11). Acara dihadiri oleh Kepala SMPN 1 Bandarlampung Drs H Haryanto MSi, Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Mirwan Karim, dan para anggota pengurus Komite, serta para anggota dewan guru dan orang tua para peserta KOKO-MIPA. Kepala SMPN 1 Bandarlampung Drs. H.Haryanto,M.Si. didampingi Ketua Panitia Pelaksana Chairul Anwar menjelaskan, KOKO-MIPA tingkat SD tahun 2013 ini diikuti sebanyak 521 peserta, sebagian besar dari Kota Bandarlampung, dan sekitar 20 persennya dari luar Bandarlampung. “Sebanyak 521 peserta itu sebagian besar merupakan siswa kelas VI SD dari Bandarlampung, sekitar 20 persen lainnya dari luar Bandarlampung, seperti dari Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Utara, Tulangbawang, Kota Metro, dan daerah lainnya,” katanya. Menurut Haryanto yang juga didampingi Ketua Komite SMPN 1 Mirwan Karim menyebutkan, selain peserta dari Lampung, terdapat pula beberapa peserta dari Provinsi Banten, Bogor Jawa Bar-

at, dan DKI Jakarta. “Tidak tahu peserta dari Banten, Bogor, dan Jakarta itu mereka tahu dari mana, mungkin membuka website kita,” katanya lagi. Haryanto menambahkan, tujuan KOKO-MIPA SD 2013 itu adalah untuk silaturahmi dan saling kenal antarsiswa dan antarsekolah SD di Provinsi Lampung serta sebagai ajang pemetaan prestasi para siswa kelas VI SD di Lampung. Tujuan selanjutnya adalah menggali potensi peserta didik di Lampung yang memiliki kemampuan berpikir secara kritis, sistematik serta menjadi sumberdaya pelajar yang berkualitas dalam menghadapi era sains dan teknologi. Tujuan lain adalah tersedia pelajar yang siap berkompetisi, menumbuhkan minat pelajar mempelajari Matematika dan IPA, menjadikan kompetisi yang sehat, cerdas, dan sportif, serta mensosialisasikan keberadaan SMPN 1 Bandarlampung kepada para pelajar SD di Lampung, khususnya kelas VI yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.Pengumuman hasil kompetisi secara terbuka dan transparan itu, selanjutnya diberikan penghargaan kepada 20 peserta terbaik. “Kepada 20 peserta terbaik itu akan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke SMPN 1 Bandarlampung tanpa tes, karena akan diterima melaui jalur khu-

STIMIK Sosialisasi System PJJ Kegiatan Baru Pertama Kali Metro, HL- Corporate Account Manager Vmeet Nusantara Sekolah Tinggi Managemen Informasi dan Komputer (STMIK) Dharma Wacana 22 Hadimulyo Barat, bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Informasi dan Komputer (APTIKOM) Director konferensi/seminarpengurus pusat, Pengelola Magister PJJ konsorsium APTIKOM yang juga sebagai nara sumber Rangga Firdaus, M.Kom, menggelar sosialisasi penerapan system pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan Video meeting (Vmeet)/ Video Conforance. Sosialisasi tersebut berlangsung di Sekretariat pengabdian masyarakat Kampus STMIK D-W 22 Hadimulyo Barat Metro, Jum’at (21/11). Dalam sosialisasi tersebut dihadiri oleh BAPPEDA, Dinas

Perhubungan-Kominfo, Komisi III DPRD Kota Metro serta Forum Perguruan tinggi dan SMK se-Kota Metro. Pada kesempatan itu Ketua Yayasan STMIK DW 22 Heru Ponco Sutanto mengatakan, kegiatan sosialisasi dalam penerapan PJJ tersebut, baru pertama kali di gelar di Metro tepatnya di Kampus STMIK D-W 22 bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Informasi dan Komputer (APTIKOM). Dalam materi sosialisasi ini, dikatakan Heru Ponco, secara detail pemanfaatan Vmeet (video virtual meeting). Vmeet ini dimaksudkan adalah video conference, data collaboration, e-learning, E-ccordination. Artinya secara jarak jauh kita dapat menggunakan video virtual meeting yakni video con-

sus,” kata Haryanto lagi. Bagi 20 peserta terbaik itu panitia juga memberikan penghargaan berupa medali dan piala, yakni lima peserta terbaik mendapatkan medali emas, tujuh peserta terbaik selanjutnya mendapatkan medali perak, dan delapan peserta lainnya mendapatkan medali perunggu. “Sebenarnya tahun lalu yang diterima melalui jalur khusus dari hasil KOKOMIPA hanya sebanyak 10 orang, namun untuk tahun ini sesuai harapan Pak Wali Kota Bandarlampung Herman HN, dan harapan masyarakat karena tinggi minat yang ingin masuk ke SMPN 1, ditambah menjadi 20 siswa,” kata Haryanto menambahkan.Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung Sukarma Wijaya maupun Ketua Komite SMPN 1 Bandarlampung Mirwan Karim sangat mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan KOKO-MIPA yang ke-4 di SMPN 1 Bandarlampung tersebut. “Saya mengapresiasi KOKO-MIPA ini, dan perlu terus digalakkan di masa yang akan datang karena ini menjadi tolok ukur kemampuan para peserta sejauh mana bisa menyerap pelajaran, juga bagi para guru untuk mengetahui sejauh mana bisa menerapkan pelajaran kepada para siswanya,” kata Sukarma. Mirwan Karim menyatakan pula, semakin banyak orang tua siswa SD yang megikutsertakan anak-anaknya mengikuti KOKO-MIPA ini perlu disambut baik, karena menunjukkan bahwa kesadaran orang tua akan pentingnya ilmu pengetahuan bagi anaknya juga semakin tinggi. HL-04/10

ference (face to face), baik dalam pembelajaran, meeting (pertemuan), pemberitahuan data secara callborasi, dan berkoordinasi. Heru Ponco melanjutkan, Khusus dalam perkuliahan, ada perkuliahan/pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan adanya video conference ini antara dosen dan mahasiswa secara face to face dapat langsung melakukan pembelajaran, tanpa harus bertemu didalam kelas. “Dengan Vmeeting/ video conference ini, dimana saja tempat, mahasiswa dapat belajar dengan video conference ini dengan dosennya. Begitu juga dengan hal yang lain, seperti pertemuan dan kegiatan yang tentunya menghadirkan narasumber sebagai pemateri,”jelasnya. Dalam hal ini, masih menurut Ponco, Kota Metro khususnya, sebagai kota yang bervisikan kota pendidikan, dapat menerapkan Vmeet atau video conference ini, sampai pada basis kepemerintahannya. HLD-04/21

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Bandarlampung, HL- Fakultas Ekonomi Universitas Bandar Lampung (FE-UBL) bersama Lampung Sunrise Agency melalui PT. AIA Financial sepakat menjalin kerjasama melalui penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Andala Rama Putra Barusman, S.E., MA.Ec., Manager Lampung Sunrise Agency, Junaidi dan Agency Director Lampung Sunrise Agency, Adriana Sulung sekaligus sharing sukses bersama AIA pada Jum’at (22/11) di Aula Gedung (F) UBL. Dekan Fakultas Ekonomi, Andala Rama Putra Barusman, S.E., MA.Ec mengatakan, kerjasama yang meliputi kegiatan mulai dari pendidikan dan pelatihan hingga perekrutan alumni UBL oleh AIA Financial ini dan tentunya hal ini dapat berdampak positif terhadap perkembangan kegiatan akademik Sivitas Akademika UBL khususnya FE-UBL. “Diharapkan kesepakatan kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi FE-UBL maupun Lampung Sunrise Agency dan PT. AIA Financial,” katanya, Jumat (22/11).

Sementara itu, Sales Director PT. AIA Financial, Deni Darwoko menjelaskan, diharapkan melalui kerjasama ini UBL akan menjadi pelopor universitas swasta di Bandar Lampung dalam melakukan penerapan manfaat asuransi bagi mahasiswa dan masyarakat di Bandar Lampung. Dalam kegiatan penandatangan MoU ini turut hadir diantaranya Ketua Program Studi, Dosen, Mahasiswa FE-UBL, Senior Sales Director PT. AIA Financial, dan Head of Agency Recruitment and Development, Cicilia Nina Triana yang sekaligus sebagai narasumber dalam kegiatan sharing yang merupakan rangkaian kegiatan MoU ini. Cicilia menjelaskan dalam sharing ini generasi muda saat ini harus memiliki tujuan hidup untuk dapat mencapai kesuksesan karena saat ini, IQ hanya sedikit diperlukan dalam pekerjaan sekarang tetapi EQ lah yang penting. “Melalui AIA, banyak peluang usaha ideal dengan pangsa pasar yang luas. Mahasiswa dapat memanfaatkan waktu luangnya untuk memperoleh penghasilan bersama AIA,” terang Cicilia. HL-04/10.

Peringatan HGN dan PGRI Guru SMPN 29 Buat Persiapan Adakan Rapat Kegiatan Lomba

LATIHAN- Guna menyambut HUT guru dan HUT PGRI ke 68, para guru mulai melakukan latihan lagu wajib seperti yang terlihat. (Maklum Sudah Mulai Lupa-red) Foto Awaluddin

Bandarlampung, HL- Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN), seluruh dewan guru beserta staf Tata Usaha SMP Negeri 29 Bandarlampung, mengadakan persiapan Peringatan HGN yang akan dilaksanakan (hari ini-red), Senin, (25/11). Tanggal 25 November merupakan peringatan hari guru seluruh Indonesia sekaligus hari ulang tahun Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI) ke 68. Oleh karena itu SMP Negeri 29 Bandarlampung sebagai salah satu penyelenggara pendidikan mempersiapkan diri untuk memperingati hari istimewa tersebut. Rapat persiapan dipimpin oleh Kepala SMPN 29 Bandarlampung, Dra. Astuti.M.Pd. sekaligus berperan sebagai ketua panitia Peringatan Hari Guru Nasional. Dalam rapat tersebut dibicarakan tentang acara yang akan mengisi peringatan Hari

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

Guru selain Upacara Bendera. Oleh karena Hari Guru bukan merupakan hari biasa, maka acara yang akan mengisi hari peringatan tersebut masih tetap berhubungan dengan kegiatan akademik. Direncanakan acara pengisi berupa lomba antar kelas serta berbagai acara akademik lainnya yang tidak meninggalkan esensi peringatan tersebut. Menurut Kasek SMPN 29 Bandarlampung, Astuti, Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan setiap tahun, maka kesimpulan rapat, tadi, Sabtu (23/11), akan diisi dengan berbagai lomba-lomba diantaranya Lomba LCT (Lomba Cepat Tepat) bagi siswa kelas 7 dan kelas 8, lomba membuat nasi Tumpeng, lomba lari gigit sendok sambil diisi kelereng oleh para guru. “Pemilihan guru senior yang mengajar lebih dari 30 puluh tahun, serta guru yang disukai oleh para siswa selama mengajar,” tutur Astuti. HL-04/10 Email : haluanlampung@gmail.com


Senin, 25 November 2013

SIARAN LANGSUNG SEPAKBOLA Senin, 25 November 2013 Event : La Liga Spanyol 01:00 WIB Elche vs ValenciaStar SAKSIKAN DI STAR SPORT

Munchen Hempaskan Dourtmund 3-0

Event : Serie A Italia 02:45 WIB Bologna vs Inter Milan SAKSIKAN DI TVRI Event : Ligue 1 03:00 WIB Nantes vs Monaco SAKSIKAN DI B CHANNEL

Jacksen Batal Latih Klub China Sport, HL- Kekalahan 0-2 Indonesia atas Irak menjadi pertandingan terakhir Jacksen F. Tiago membesut Timnas Garuda Senior. Namun ada kabar bahwa pelatih Persipura tersebut mendapat tawaran dari salah satu klub divisi satu di China,. Jacksen membenarkan hal tersebut, namun pelatih yang sudah tinggal di Indonesia selama hampir 20 tahun itu menolak tawaran klub yang diketahui bernama Tianjin Songjian. Bahkan sempat ada pembicaraan mengenai kontrak tersebut. “Ada beberapa hal yang membuat saya keberatan, m e r e k a (Tianjin Songjian) m e m p u n y a i klausul di mana dalam lima kali p e r t a n d i n g a n saya harus mendapat minimal 12 poin,” ujar Jacksen, usai p e r t a n d i n g a n melawan Irak. Perbincangan mengenai tawaran kontrak itu terjadi saat Indonesia bertandang ke China, di mana Jacksen

sempat meminta klub divisi satu itu untuk memperbaiki tawarannya, namun akhirnya tak berujung pada kata kesepakatan. “Sedangkan tim ini punya sejarah yang buruk, mereka tidak pernah mencapai hasil yang seperti itu. Dan ada klausul lagi kalau saya tidak bisa mencapai hasil seperti itu maka saya akan ditempatkan di direktur teknik, itu yang menjadikan saya keberatan menerima tawaran mereka. Makanya kemungkinan besar saya akan tetap berada di mana saya berada saat ini. Saya sendiri tak tahu jabatan alternatif yang mereka tawarkan. Apalagi saya butuh adaptasi dengan bahasa, mengenal pemain, dan karakternya, saya bisa saja membeli pemain baru, tapi di china saya benarbenar buta. Beberapa hal itu membuat saya berat menerima tawaran mereka,” tegasnya. HL-06/nt

Main Jelek Andik Minta Maaf

Sport, HL- Gelandang tim nasional Indonesia, Andik Vermansah, mengaku b e r m a i n buruk meskipun ia mencetak satu gol dan satu assist saat Garuda Muda mengalahkan Laos 3-0 pada pertandingan MNC Cup 2013 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (21/ 11/2013). Andik merupakan aktor penting di balik gol Ramdani Lestaluhu pada menit ke-43. Dari sisi kanan pertahanan Laos, Andik melepaskan umpan ke dalam kotak penalti, bola kemudian disambut Ramdani dengan sepakan keras. Indonesia pun unggul 1-0. Andik kemudian mencatatkan namanya sendiri di papan skor pada menit ke-73. Menguasai umpan dari Fernando Pahabol, Andik melepaskan sepakan keras melalui kaki kirinya. Bola bersarang ke sisi kiri gawang Laos. Sementara

LEWATI PEMAINPemain Barcelona Cesc Fabregas mencoba melewati pemain belakang Granada dalam lanjutan Liga Spanyol yang akan berlangsung di Stadion Camp Nou, Sabtu (23/ 11) foto ist

itu, satu gol lainnya diciptakan Alfin Ismail Tuasalamony pada menit ke-76. Namun, pemain Persebaya 1927 tersebut kerap mudah kehilangan bola dan terpeleset. Terkait hal itu, Andik mengaku dirinya tampil kurang percaya diri pada pertandingan tadi. “Aku justru menyesal terhadap permainanku. Meski mencetak gol dan assist, hal itu belum cukup karena pemainanku jelek. Aku mungkin kurang percaya diri tadi. Aku mohon maaf kepada masyarakat karena permainanku kurang bagus,” ungkap Andik. Selanjutnya, Indonesia akan melawan Papua Niugini, Jumat (22/11). Andik berharap tim bisa k e m b a l i maksimal pada laga nanti. “Kami berusaha maksimal dan menampilkan permainan terbaik. Soalnya, turnamen ini merupakan salah satu persiapan SEA Games,” beber Andik. HL-06/nt

Bayern Muenchen mengempaskan Borussia Dortmund dalam lanjutan pertandingan Bundesliga yang berlangsung di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Minggu (24/11) dini hari WIB. Seluruh gol Munchen diciptakan pada babak kedua. Dengan kemenangan di pekan ke-13 ini, Muenchen terus mengamankan posisinya di puncak klasemen sementara. The Bavarian unggul empat angka dari Bayer Leverkusen, yang menang 1-0 atas tuan rumah Hertha Berlin. Sedangkan Dortmund harus rela berada di peringkat ketiga dan tertinggal tujuh angka. Pada awal pertandingan, Dortmund mendapat peluang emas pada menit ke13 lewat Marco Reus. Namun sayang, tembakannya masih tepat mengarah ke kiper Thomas Neuer. Pada menit ke-37, giliran Muenchen yang mendapat peluang. N a m u n Mario Mandzukic gagal memotong bola umpan silang dari Thomas Mueller. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum. Di babak kedua, pelatih Pep Guardiola memasukkan Mario Goetze pada menit ke-56. Mantan pemain Dortmund ini menggantikan Mandzukic. Masuknya G o e t z e sontak mengundang reaksi puluhan ribu suporter tuan rumah yang menyorakinya. Namun selang sepuluh menit kemudian, tepatnya pada menit ke-66, justru G o e t z e y a n g membungkam suporter tuan rumah saat s o n t e k a n n y a

memanfaatkan umpan dari Mueller, bersarang di sisi kanan gawang Thomas Weidenfeller. Pemain bernomor punggung 19 ini hanya mengangkat kedua tangan tanpa melakukan selebrasi apapun. Pada menit ke-71, Henrikh M k h i t a r y a n membuang peluang emas saat dia gagal memanfaatkan umpan dari Marco Reus.

Dua menit berselang, gil i r a n t e n d a n g a n keras Reus yang dipatahkan Neuer. Pada menit ke-87, giliran Mueller yang mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol ketiga Muenchen memanfaatkan umpan Philipp Lahm. Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan usai. HL-06/nt

Dortmund: 1-Roman Weidenfeller; 19-Kevin Grobkreutz, 25-Sokratis Papastathopoulos, 2-Manuel Friedrich, 37-Erik Durm; 6-Sven Bender (Lukasz Piszczek 79), 18-Nuri Sahin, 16-Jakub Blaszczykowski (Jonas Hofmann 71), 10-Henrikh Mkhitaryan (PierreEmerick Aubameyang 71), 11-Marco Reus; 9-Robet Lewandowski Pelatih: Jurgen Klopp Munchen: 1-Manuel Neuer; 27-David Alaba, 4Dante, 17-Jerome Boateng (Thiago Alcantara 65), 13Rafinha (Daniel Van Buyten 79); 21-Philipp Lahm, 10Arjen Robben, 39,-Toni Kroos, 8-Javi Martinez, 25Thomas Muller; 9-Mario Mandzukic (Mario Goetze 56) Pelatih: Josep Guardiola Wasit: Manuel Grafe

SELEBRASI GOL- Gelandang Chelsea Frank Lampard melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang West Ham United dalam lanjutan Premier League, Sabtu (23/11).

Chelsea Tempel Arsenal Sport, HL - Chelsea naik satu peringkat ke posisi ketiga dengan mengoleksi 24 poin. London Biru hanya terpaut empat poin dari Arsenal, sebagai pemuncak klasemen dan kalah produktivitas gol dari Liverpool di peringkat kedua. Gelandang Chelsea, Frank Lampard, mencetak dua gol yang m e n e n t u k a n kemenangan timnya 3-0 atas West Ham United dalam lanjutan Premier League di Upton Park, Sabtu (23/11). Chelsea unggul terlebih dulu berkat gol yang diciptakan Frank Lampard mela-

lui titik putih pada menit ke21. London Biru mendapatkan hadiah penalti setelah Oscar dilanggar kiper Jussi Jaaskelainen. Dipercaya menjadi algojo, Lampard melepaskan t e m b a k a n keras yang sulit dibendung Jaaskelainen. Lampard nyaris kembali mencetak gol pada menit ke-30. Gelandang asal Inggris tersebut b e r h a s i l menanduk bol dari umpan silang yang d i l e p a s k a n Eden Hazard. Sayang, bola hasil tandukan Lampard masih melenceng. Berselang empat menit

kemudian, Chelsea kembali sukses m e m b o b o l gawang tim tuan rumah. Kali ini, Oscar yang berhasil menaklukkan Jaaskelainen. Begitu menguasai bola dari umpan Hazard, Oscar membawa si kulit bulat ke dalam kotak penalti dan berhasil mengecoh beberapa pemain lawan. Mendapatkan ruang tembak, Oscar melepaskan tembakan keras dan gol. Pada menit ke-40, Chelsea kembali mengancam melalui tembakan keras yang dilepaskan Samuel

Eto’o. N a m u n kali ini, J a a s k e l a i n e n berhasil melakukan penyelamatan gemilang. Itu menjadi peluang terakhir yang dimiliki Chelsea dan pasukan Jose Mourinho tersebut menutup babak pertama dengan unggul 2-0. Selepas turun minum, Chelsea baru bisa menambah keunggulannya pada menit ke-82. Gol ketiga Chelsea kembali diciptakan Lampard. Kali ini, Lampard berhasil membobol gawang lawan melalui t e m b a k a n yang dilepaskannya dari

luar kotak penalti. Unggul 3-0, Chelsea tidak menurunkan intensitas serangannya. Bahkan, pelatih Jose Mourinho, menambah daya gedor pasukannya dengan memasukkan Andre Schuerrle dan Michael Essien. Demba Ba berhasil mencetak gol pada injury time. Namun, gol Demba Ba dianulir karena ia sudah terperangkap offside sebelum mencetak gol. Alhasil, Chelsea hanya mampu meraih kemenangan dengan skor 3-0. HL-06/nt

Barcelona Menang Telak atas Granada Sport, HL- Barcelona menang telak 4-0 atas Granada pada pertandingan lanjutan Liga Spanyol yang berlangsung di Stadion Camp Nou, Sabtu (23/ 11). Pada babak pertama, Barca unggul 2-0 hasil dua gol penalti yang masingmasing diciptakan oleh Andres Iniesta pada menit ke-18, dan Cesc Fabregas

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

pada menit ke-40. Anak asuh G e r a r d o “Tata” Martino memperbesar keunggulan pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-71 saat Alexis Sanchez mencetak gol usai sotekannya, hasil umpan dari Neymar, membawa Los Blaugrana unggul 3-0. Satu menit jelang waktu normal usai, Barca mem-

perbesar k e u n g g u l a n . Umpan Sergi R o b e r t o pada Fabregas, diteruskan ke Pedro Rodriguez yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang Granada. Skor 4-0 bertahan hingga pertandingan usai. Dengan hasil ini, Barcelona masih kokoh di puncak klasemen dengan nilai 40 dari 14 kali bertanding.

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Mereka unggul enam angka dari Atletico Madrid yang berada di peringkat kedua dan sembilan angka dari musuh bebuyutannya, Real Madrid, yang berada di peringkat ketiga. Kedua tim asal ibu kota t e r s e b u t baru akan bertanding dalam beberapa jam ke depan. HL-06/nt Email : haluanlampung@gmail.com


SAMBUNGAN

11

Senin, 25 November 2013

HALUAN LAMPUNG

Kalahkan Maladewa, Indonesia Juara MNC Cup T im nasional Indonesia U-23 menjadi juara MNC Cup edisi perdana. Dalam laga f inal yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (24/11/ 2013) malam WIB, 'Garuda M u d a ' menang 2-1. Bermain di depan pendukungnya sendiri, Indonesia justru lebih dulu tertinggal di menit 12 melalui aksi Ali Fasir. Sebelum turun minum I n d o n e s i a berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dilesakkan Yohanes Pahabol pada menit 21. Adalah Dendi Santoso menjadi penentu kemenangan Indonesia. Di menit 78 dia mengubah kedudukan menjadi 2-1 setelah menerima umpan yang dilepaskan Alfin Tuasalamony.

* Jalannya Pertandingan Berbekal kemenangan meyakinkan atas Laos dan Papua Nugini, Indonesia tampil percaya diri di laga final ini dan l a n g s u n g menggempur pertahanan Maladewa. Peluang pertama dikreasikan Ramdani

Lestaluhu saat tendangan keras yang dia lepaskan usai dapat umpan dari Andik masih gagal menemui sasaran. Di menit 12 gawang Indonesia justru kebobolan lebih dulu. Dari skenario tendangan b e b a s , Ali Fasir menanduk si kulit bundar ke

SUSUNAN PEMAIN : Indonesia: Kurnia Meiga, Alfin Tuasalamony, Andri Ibo (Muhammad Syaifudin), Manahati Lestusen, Roni Esar Beroperay, Dedi Kusnandar, Rizky Pellu (Nelson Alom), Andik Vermansyah, Rizki Ramdani Lestaluhu (Bayu Gatra), Yohanes Pahabol (Dendi Santoso), Fandi Eko Utomo. Maladewa: Imran Mohamed, Ahmed Numaan, Mohamed Samdhooh, Ali Amdhan, Akram Abdul Ghanee, Usamath Ibrahim, Yaamin Moosa, Ali Fasir, Abdulla Asadhulla, Adhuham Hussan, Imaaz Ahmed.

dalam gawang dan membuat Indonesia tertinggal 10. Namun skor tersebut tak bertahan lama karena di menit 21 Indonesia bisa menyamakan kedudukan. Yohanes Pahabol membuat skor kini imbang 1-1 setelah tendangan yang dia lepaskan usai dapat umpan dari Alfin Tuasalamony gagal dihalau kiper Maladewa Berhasil menyamakan kedudukan, I n d o n e s i a terus menggempur pertahanan Maladewa. Namun hingga turun minum papan skor belum berubah dari menunjuk angka 1-1. Di awal babak kedua, Indonesia terus menebar tekanan ke pertahanan lawan. Salah satu peluang yang

didapat adalah melalui Yohanes Pahabol, saat sepakan yang dia lepaskan masih luput dari sasaran. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan I n d o n e s i a akhirnya membuahkan hasil di menit 78. Aksi individu Alfin yang melewati dua pemain lawan berlanjut dengan umpannya pada Dendi Santoso. Dendi pun dengan mudah menceploskan bola ke d a l a m gawang. Pada sisa menit pertandingan, Indonesia punya beberapa kesempatan lain menambah jumlah golnya. Namun sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda laga tuntas, skor bertahan di angka 2-1. Timnas U23 pun jadi juara di turnamen ini. HL-dtk/nt

Andik : "Kadonya semoga bisa tampil baik di SEA Games dan membawa Indonesia juara," SPORT, HL - Andik Vermansah merayakan ulang tahunnya di hari ini. Pemain asal klub Persebaya 1927 itupun berharap emas di ajang SEA Gamses bulan depan menjadi kadonya. Pada 23 November tahun ini, Andik genap berusia 22 tahun. Dia pun berujar ingin meningkatkan prestasinya di dunia sepakbola. Andik juga berharap dengan seiring bertambahnya usia, dirinya bisa bertambah dewasa.

"Alhamdulilah, di tambah usia ini saya harus bisa lebih dewasa dan memikirkan masa depan. Secara pribadi saya berharap bisa lebih berprestasi lagi. Bisa meningkatkan karir di dunia sepakbola," ujar Andik ketika ditemui di Jakarta, Sabtu (23/11). Menurut Andik, sejauh ini dirinya belum puas dengan penampilannya. Dia menilai masih banyak yang harus diperbaiki. "Belum puas. Permainan saya harus bisa

lebih ditingkatkan lagi," ungkap Andik. "Saya s a a t ini cuma ingin m e n g e m b a n g k a n karier saya dengan bisa bermain di luar negeri dengan klub baru. Untuk di timnas, saya ingin selalu bisa membela timnas sekaligus mengembangkan cara p e r m a i n an saya," harapnya. Kendati di hari u l a n g tahunnya harus jauh dari keluarga karena harus menjalani persiapan di SEA

Games, Andik menilai hal itu tidak menjadi m a s a l a h . Dia lantas membidik m e d a l i emas SEA Games sebagai kado ulang tahun. "Yang penting doa orang tua. Mereka juga turut mengucapkan ulang tahun lewat telepon. Karena doa orang tua itu paling penting" ungkap Andik. "Kadonya semoga bisa tampil baik di SEA Games dan membawa Indonesia juara," harapnya. HL-Dtk/nt

PT ... “Yang jadi kendala kami itu, terkadang saat setor ke Bank itu sampai jam tiga sore karena Bank ramai. Jadi saat bendahara kami menyerahkan bukti setoran, kantor Dishub sendiri sudah sepi, k a r e n a pegawainya sudah pulang,” jelasnya. Meski begitu, Reny memastikan pihaknya sudah b e r k o o r d i n a s i dengan Dishub setempat terkait

sambungan hal - 1 keterlambatan penyerahan bukti setoran tersebut. Bahkan, lanjutnya, sudah ada kesepakatan antara Kepala Dishub dan PT MBP terkait penyerahan bukti setoran dimaksud. “Sudah ada kesepatakan antara Dishub dan PT MBP terkait persoalan teknis tersebut, dan Pak Rifai (Kadishub,red) juga sudah mengetahuinya. Jadi seharusnya masalah ini kan

tidak perlu dibesar-besarkan,” sergahnya. M e n y i k a p i ancaman Dishub, bahwa Pemkot akan meninjau ulang kerjasama dengan p e r u s a h a a n n y a lantaran dianggap melanggar MoU, Reny m a l a h menantang balik. “S i l a h k a n saja kalau Pemkot mau tinjau ulang kerjasama dengan kami, itu tidak masalah buat saya. Tapi yang perlu diperhati-

kan oleh Kepala Dishub, kami selalu setor setiap harinya,” tandasnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bandarlampung Rifai mengungkapkan, t e r d a p a t pasal yang dilanggar oleh PT MBP dalam MoU tersebut yaitu tidak dilaksanakannya Pasal 9 Bab II, yakni harus m e n y e r a h k a n bukti setoran r e t r i b u s i parkir ke Dishub setiap

Bernyanyi ... saya,” kata Septi di kediaman Ramdoni, di kawasan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Depok. Septi mengaku senang bisa hadir dalam acara santunan yang diadakan R a m d o n i dan

sambungan hal - 1 menyanyi di depan anakanak yatim. Dia pun ingin mengadakan acara serupa. “Insya Allah kalau ada rezeki, saya juga ingin mengadakan acara seperti ini,” katanya. Tak lupa, Septi

juga meminta doa dari anakanak yatim untuk mendoakan suaminya yang saat ini sedang terjerat kasus korupsi, agar diberi kelancaran. Dia dan keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran.

“Kalau soal banding, itu bapak dan pengacaranya yang lebih paham. Sekarang saya fokus cari nafkah untuk keluarga,” tuturnya. Sementara itu, R a m d o n i menuturkan, acara san-

Jatah ... (objeknya tambak dan usaha yang memanfaatkan air permukaan). “Tiap kabupaten/kota berbeda-beda menerima dananya tergantung jumlah objek pajak yang ada di tempat masing-masing. Dan Tanggamus masuk kelompok sedang, untuk yang menerima banyak seperti Bandarlampung dan Lampung Tengah yang terima rata-rata diatas Rp10 miliar

harinya. Rifai memastikan, akibat tidak dilaksanakannya Pasal 9 Bab II dalam MoU tersebut, sistem administrasi k e u a n g a n di Dishub Kota Bandarlampung menjadi terganggu. Sebab, data perolehan dan capaian pendapatan daerah (PAD) dari sektor tersebut terganggu akibat tidak masuknya bukti setoran yang wajib diserahkan setiap hari. HL-03/07

tunan anak yatim sudah berlangsung sejak lama dan rutin dilakukan keluarga besar. “Ya Insya Allah dengan berbagi sedikit rezeki, hidup akan lebih berkah,” kata pria yang disapa Doni. HL-03/net

sambungan hal - 1 tiap triwulan,” jelas Hilman. Dampak belum cairnya dana tersebut, maka realisasi APBD 2013 di anggaran pendapatan jadi belum terisi. Dana itu masuk pendapatan selain PAD dan dana dari pusat. Semestinya memang dana itu dicairkan tepat waktu sebab digunakan untuk pembangunan. Kemudian dari waktu pe-

narikan pajaknya sudah terl a k s a n a dan tentu dana sudah terkumpul. Namun kabupaten ini masih ‘gigit jari’ berharap dana cepat dicairkan. “Kami disini sudah mengirimkan surat ke Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP yang ditandatangani Bupati Tanggamus, Bambang Kurniawan isinya meminta dana supaya cepat dicairkan. Ka-

lau tidak begitu, mungkin dana tidak cair dan jadi hutang pendapatan di LKPj APBD 2013,” ujar Hilman. Ia pun m e n g a k u , jika kabupaten ini belum menerima dana dana bagi hasil pajak provinsi maka bakal jadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Lampung. “Tiap tahun BPK melakukan audit anggaran, baik

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

belanja maupun pendapatan. Jika dana ini tidak masuk maka dipertanyakan dan jadi catatan mereka. Itu membuktikan jika daerah gagal dalam manajemen keuangan lalu mempengaruhi laporan hasil pemeriksaan (LHP) tahunan, terlepas pihak yang salah adalah Pemprov Lampung, namun BPK tidak perduli,” tambah Hilman. HLD-17

Elektabilitas ...

sambungan hal - 1

Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling, jumlah responden 1.200 dan margin error 2,9 persen. Menurut Rully, selain rendahnya popularitas para tokoh capres konvensi Demokrat, elektabilitas partai yang didirikan Presiden Susilo Bambang Yudoyono juga terus merosot. Partai pemenang Pemilu 2009, kini juga terancam jadi partai papan tengah. “Kini elektabilitas Demokrat di bawah 10 persen,” ujarnya. Rully memaparkan berdasarkan hasil survei yang sudah dilakukan LSI sebelumnya, Januari 2011 Demokrat meraih elektabilitas 20,5 persen. Pada Oktober 2011 turun menjadi 16,5 persen dan Oktober 2012 menjadi 14,0 persen. Sedangkan Maret 2013 menjadi 11,7 persen serta Oktober 2013 hanya 9,8 persen. Menurut Rully, pemenang konvensi bahkan terancam tidak dilirik menjadi cawapres. Sebab, peserta konvensi pamornya masih kalah dengan capres partai lain. Hasil survei LSI menunjukan, tokoh yang tingkat pengenalannya di atas 70 persen adalah Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDIP), Aburizal Bakrie (Ketua Umum Golkar), Prabowo Subianto (Dewan Pembina Gerindra), Joko Widodo (Gubenur DKI Jakarta), Wiranto (Ketua Umum Hanura) dan Hatta Rajasa (Ketua Umum PAN). Sedangkan tingkat pengenalan perserta konvensi capres Demokrat di bawah 60 persen. Di antaranya adalah Dahlan Iskan, Marzuki Alie, Pramono Edhie Wibowo, Gita Wirjawan, Hayono Isman, Anies Baswedan, Dino Patti Djalal, Irman Gusman, Sarundajang, Ali Masykur Musa dan Endriartono Sutarto. “Figur SBY belum tergantikan figur baru lewat konvensi ini,” kata Rully. HL-03/net

Tujuh ...

sambungan hal - 1

sebelum izin-izin lainnya diterbitkan. Artinya, yang pertama kali harus dimiliki oleh industri hotel adalah IPPT atau izin lokasi itu, bukan malah sebaliknya izin-izin yang lainnya duluan,” tambahnya. Meski begitu, Prihandi mengaku sedikit kecewa dengan Pemerintah Kota Bandarlampung dalam hal ini satuan kerja (satker) terkait. Sebab, menurut dia kurangnya sosialisasi dan koordinasi yang baik antar satker, menyebabkan industri hotel baru tidak mengetahui pentingnya pengurusan IPPT atau izin lokasi sebelum dimulainya pembangunan hotel. “Ini kan menjadi rancu, ketika IPPT atau izin lokasi ini dipermasalahkan. Yang jadi pertanyaan, kenapa kok izin-izin yang lainnya sudah dimiliki industri hotel, tapi IPPT atau izin lokasi malah belum. Artinya kan ada yang tidak beres dengan satker-satker terkait,” sergahnya. Prihandi menyayangkan, sikap satker yang terkesan menjadikan hotel tersebut sebagai objek untuk diserang dengan alasan belum mengantongi IPPT atau izin lokasi dimaksud. “Ini yang kami sayangkan. Satker terkait semestinya tidak perlu memblow-up masalah ini ke media, harusnya mereka (pihak hotel,red) dipanggil dan diajak berunding. Sehingga kesannya, tidak memojokan pihak hotel melalui pemberitaan di media,” tandasnya. Sekedar mengingatkan, hasil inventarisir Bagian Pemerintahan Pemkot Bandarlampung beberapa waktu lalu menemukan 7 hotel baru yang dalam pembangunannya belum mengantongi IPPT atau izin lokasi. Ketujuh hotel tersebut yaitu, Hotel Horizon yang berlokasi di Jl. RA Kartini, Hotel Tanjung Karang milik Toto Susilo di Jl. Wolter Monginsidi, serta Hotel Grand Dafan Rasuna Lampung Town Square milik PT Merak Jaya Kencana di Jl. Pulau Morotai. Kemudian, hotel milik PT Hawila Mujur Propertindo di Jl. Gatot Subroto, hotel milik PT Surya Anugrah Semesta di Jl. Gatot Subroto, hotel milik PT Puri Persada Lampung di Jl. Rasuna Said Telukbetung Utara dan Apartemen dan Hotel milik PT Bukit Berkat Propertindo di Jl Basuki Rahmat. Jumlah hotel “tak berizin” bertambah satu lagi setelah dalam sidak Komisi A pekan lalu menemukan Hotel Pelangi yang sudah beroperasi sejak 8 bulan lalu, juga ternyata belum mengantongi izin dimaksud. HL-07

Pilgub ...

sambungan hal - 1

membuat keputusan tegas bahwa tahapan pilgub Lampung ditunda untuk sementara waktu, ”Tapi dengan syarat masa jabatan lima komisioner tidak diperpanjang sampai waktu yang tidak jelas seperti sekarang. Harus diganti mereka itu, sebab nanti legalitasnya dipertanyakan. Tahapan-tahapan pemilihan legislative (pileg) yang dihadapi bukan hal sembarangan. Ini pekerjaan berat. Jangan sampai nanti berpotensi rawan gugatan,” ujar dia. Sementara itu, Akademisi Universitas Indonesia (UI), Mulyadi, mengatakan dalam kondisi darurat seperti ini, KPU pusat dapat mengambil alih pelaksanaan Pemilu 2014 di Provinsi Lampung. Dibutuhkan proses yang panjang untuk memberhentikan lima komisioner KPU Lampung. Sedangkan tahapan pemilu 2014 sudah berjalan. “Tidak masalah diambil alih KPU pusat. Itu bisa dilakukan, KPU provinsi itu cuma orangnya saja. Jangan karena ada persoalan seperti ini dianggap sudah kiamat. Saran saya seperti itu, kalau komisioner KPU Lampung diragukan legitimasinya,” kata Mulyadi. **Dasar Hukum Ditempat terpisah, KPU Pusat bersikukuh mempertahankan masa jabatan komisioner KPU Lampung. Juri Ardiantoro, salah satu komisioner KPU Pusat menyatakan, komisioner KPU Lampung tetap berhak menyelenggarakan pemilu 2014, selama belum ada produk hukum yang menyatakan jabatan kelima komisionernya diberhentikan. “SK perpanjangan yang dikeluarkan KPU pusat, merupakan dasar hukum yang sah untuk komisioner KPU Lampung menyelenggarakan pemilu 2014,” ujar dia saat dihubungi melalui ponselnya, kemarin. Juri mengatakan, legalitas mereka itu didasarkan pada SK perpanjangan jabatan yang dikeluarkan KPU pusat. Sepanjang SK itu masih berlaku bagaimana bisa disebut ilegal. “SK itu belum batal, kecuali ada produk hukum yang membatalkan SK itu,” imbuhnya. Namun, Juri belum mau berkomentar atas rencana Bawaslu RI yang akan memberikan surat rekomendasi agar KPU meninjau kembali SK perpanjangan masa jabatan KPU Lampung. “Semuanya kita kembalikan pada mekanisme hukum, mana kewenangan Bawaslu dan mana kewenangan KPU. Kaitannya dengan KPU Lampung seperti apa kita lihat saja nanti,” tukasnya. Sementara itu Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono mengatakan, SK perpanjangan masa jabatan KPU Lampung sudah benar dan sesuai dengan Undangundang yang berlaku. HL-06

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


Http://www.haluanlampung.com

Senin, 25 November 2013

Membangun Semangat Baru

Rebut Simpati Rakyat Target Golkar Menangkan Pileg Sekaligus Pilpres Rapimnas Putuskan Cetak Biru Pembangunan Nasional

c m y k

KADER, pengurus, dan caleg-caleg Golkar diminta untuk mengabaikan hal-hal kecil yang dapat mengganggu konsentrasi partai. Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) menyatakan, Pemilu 2014 kian dekat sehingga tak ada waktu lagi untuk meributkan hal-hal sepele. “Kader harus fokus dan tidak boleh melakukan tindakan-tindakan dan sikap-sikap yang kontraproduktif yang dapat mengganggu atau memecah konsentrasi dalam meraih target kemenangan pada Pemilu 2014,” kata ARB, panggilan akrab Aburizal Bakrie, pada penutupan Rapat Pimpinan Nasional V Partai Golkar, di Jakarta, Sabtu malam (23/11). ARB mengatakan, waktu yang dimiliki Partai Golkar sangat pendek dan karenanya harus digunakan sebaikbaiknya. Ia pun memerintahkan seluruh kader Golkar untuk memanfaatkan seluruh waktu yang ada guna mere-

but simpati rakyat. “Kita harus memimpin dalam opini, menjadi pelopor dan contoh dalam berpolitik yang berkualitas dan demokratis. Kita harus benar-benar berada di tengah-tengah rakyat dan senantiasa merasakan denyut nadi rakyat, aspirasi rakyat, dan memenangkan hati rakyat,” ujar ARB. Visi 2045 Penutupan Rapimnas V Golkar sekaligus mengesahkan cetak biru pembangunan nasional yang diusulkan Partai Golkar, yakni Visi Negara Kesejahteraan 2045. Konsep dan strategi pembangunan nasional itu menjangkau waktu hingga tahun 2045, ketika Indonesia tepat berusia satu abad. Cetak biru atau semacam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang bi-

asa disebut Visi 2045 itu berisi program jangka panjang pembangunan nasional di segala bidang hingga tahun 2045. Cetak biru itu dibagi dalam tiga tahapan dasawarsa, yakni dasawarsa pertama tahun 2015-2025, dasawarsa kedua tahun 2025-2035, dan dasawarsa ketiga tahun 2035-2045. Menurut ARB, pengesahan Visi 2045 benar-benar membuktikan bahwa Golkar adalah partai yang tidak berpikir jangka pendek dan terbatas, melainkan merupakan partai yang berpikir strategis jangka panjang. Golkar memiliki visi pembangunan yang visioner, terinci serta terukur. “Inilah hakikat Partai Golkar sebagai the party of ideas yang menjadikan ide dan gagasan sebagai instrumen politik,” kata ARB. HL-03/net

Meriahkan Hut Golkar ke 49

KPPG Gelar Lomba Nasi Tumpeng Bandarlampung,HL-Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kota Bandarlampung mengadakan acara lomba nasi tumpeng untuk memeriahkan HUT Golkar ke-49 di kantor DPD II Partai Golkar Kota Bandarlampung, Sabtu (23/11). Ketua Pelaksana sekaligus Ketua KPPG Kota Bandarlampung, Ny.Husna Purnama SE, M.EP, menyatakan lomba pembuatan dan menghias nasi tumpeng ini dimaksudkan untuk mengasuh ketrampilan dan kreasi di kalangan ibu-ibu dalam wadah

KPPG Kota Bandarlampung. Dikatakan dia, selain memperingati HUT Partai Golkar yang ke 49, lomba ini untuk menjalin tali silaturahmi di kalangan ibu-ibu dalam wadah KPPG kota Bandarlampung. Sekaligus melestarikan kekhasan budaya Indonesia dibidang kuliner. Karena nasi tumpeng adalah makanan khas Indonesia, kata dia.Husna Purnama yang juga caleg Partai Golkar Dapil VI (Tanjungkarang Baru, Langkapura dan Kemiling) menekankan bahwa dalam memperingati HUT Golkar ke 49

diharapkan seluruh kader partai baik tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota Bandarlampung dapat menyukseskan agenda nasional tersebut. “Tahun 2014 merupakan tahun terberat karena tahun itu akan diadakan tiga hajat besar yang akan dilaksanakan serentak dalam satu tahun yakni pemilu legislatif, pemilu presiden dan pemilihan gubernur. Karena itu wajib bagi setiap kader dan simpatisan Golkar untuk memenangkannya,” kata dia. HL-08

ADVETORIAL

Dua Tahun Sujadi dan Handitya Narapati SZP Memimpin Pringsewu

Tugu Selamat Datang di Kabupaten Pringsewu

Hi Sujadi Dan Hi Handitya SZP

TANGGAL 23 November 2013, kepemimpinan Hi Sujadi bersama Hi Handitya Narapati SZP sebagai Bupati Pringsewu dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu genap dua tahun. Selama kurun waktu tersebut, tentunya banyak dinamika yang terjadi, yang tentu saja mengarah untuk menjadi lebih baik dari waktu sebelumnya. Dalam rangka untuk mewujudkan masyarakat Pringsewu yang sejahtera, maka salah satu prasyarat yang harus di penuhi adalah melaksanakan pembangunan di berbagai sektor secara sistimatis. Patut disyukuri, jumlah pendapatan pada

APBD Kabupaten Pringsewu selalu meningkat. Jika pada tahun 2011 jumlah pendapatan pada APBD Kabupaten Pringsewu sebesar Rp.602 milyar rupiah lebih, maka pada tahun 2012 menjadi Rp.735,8 milyar atau meningkat 22,2 %, dan pada tahun 2013 menjadi Rp.802 milyar, meningkat 9 %. Pada tahun 2014 yang akan datang, berdasarkan hasil perhitungan terakhir juga direncanakan mengalami peningkatan menjadi Rp.840,2 milyar lebih. Dengan demikian, dari tahun 2011 hingga 2013, pendapatan APBD Kabupaten Pringsewu naik sebesar lebih dari 39,5 %. Kenaikan tersebut, diantaranya berkat keberhasilan menggali sumber-sumber dana pembangunan.

Hi Sujadi Dan Hi Handitya SZP

Khusus Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga cenderung meningkat, dimana pada tahun 2011, PAD Pringsewu sebesar Rp.18 milyar, tahun 2012 menjadi Rp.24,6 milyar, dan meningkat lagi pada tahun 2013 menjadi Rp.32,2 milyar. Dengan demikian, sejak tahun 2011 hingga 2013 PAD Kabupaten Pringsewu mengalami peningkatan sebesar 78,8 %. Pada tahun 2014 yang akan datang, ditargetkan PAD Kabupaten Pringsewu sebesar Rp.35,6 milyar. Perkembangan indeks pembangunan manusia di Pringsewu juga cenderung meningkat, dimana Pringsewu menempati urutan ketiga tertinggi dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, setelah Kota Metro

Kantor Pemkab Pringsewu yang baru

Bupati Pringsewu Hj Sujadi sedang memberi sambutan peringatan Tahun Baru Islam 1Muharram 1435H di Pendopo Kabupaten Pringsewu dan Kepemimpinan Hi Sujadi-Hi Handitya SZP.

dan Kota Bandar Lampung. Kemampuan Pringsewu juga ditunjukan dari keberhasilannya mengelola sistem pemerintahan. Saat ini struktur organisasi Pemerintah Kabupaten Pringsewu terdiri dari 2 sekretariat (pemkab dan DPRD), 12 lembaga teknis, 13 dinas, dan 4 lembaga lainnya. Keberadaan organisasi ini sudah mampu untuk mengelola 26 urusan wajib dan 8 urusan pilihan pemerintah daerah. Saat ini wilayah administrasi Kabupaten Pringsewu mencakup 9 kecamatan, 126 pekon (desa), serta 5 kelurahan. Seiring bertambahnya jumlah pekon, diimbangi oleh penyediaan Alokasi Dana Pekon (ADP) yang setiap tahunnya selalu meningkat.

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Pada tahun 2011 nilai ADP Pringsewu sebesar Rp.2,4 milyar rupiah, tahun 2012 naik menjadi Rp. 3,39 milyar, dan naik kembali di tahun 2013 menjadi Rp. 3.997.000.000. Berdasarkan evaluasi perkembangan penyelenggaraan pemerintahan Daerah Otonomi Baru (DOB) dari Kementerian Dalam Negeri pada tahun 2012, secara nasional posisi Pringsewu berada di urutan terbaik ke2, dari 57 DOB hasil pemekaran tahun 2009. Posisi tersebut naik dari tahun sebelumnya yang menempati posisi ke5 terbaik nasional. Beberapa prioritas pembangunan di Kabupaten Pringsewu, adalah bidang pendidikan, kebudayaan dan pariwisata, bidang kesehatan, bidang infrastruk-

Email : haluanlampung@gmail.com

tur, prasarana jalan dan irigasi, bidang pertanian, perkebunan dan kehutanan, bidang peternakan dan perikanan, bidang pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan, bidang keluarga berencana, bidang koperasi dan perdagangan, serta bidang keagamaan. Sejalan dengan visi ‘Pringsewu Unggul, Dinamis, dan Agamis’, yang menjadikan faktor Agama sebagai landasan utama, maka bidang keagamaan senantiasa mendapat perhatian serius. Untuk itu, selalu dijalin komunikasi aktif dengan para alim ulama, tokoh agama, pengasuh pondok pesantren, dan yang lainnya. Selain itu, juga selalu mendorong terciptanya peningkatan iman dan taqwa melalui program bantuan pembangunan sarana peribadatan, menfasilitasi kegiatan keagamaan, mendorong aktivitas lembaga-lembaga keagamaan, dan lain-lain. Hasilnya, pada saat ini geliat kegiatan keagamaan semakin bergairah, dimana salah satu indikatornya dapat diketahui dari keberhasilan kafilah Bumi Jejama Secancanan meraih peringkat ke-5 pada MTQ tingkat Provinsi Lampung 2013, padahal sebelumnya Pringsewu berada di peringkat akhir. Terkait jumlah penduduk miskin di Kabupaten Pringsewu yang berjumlah 45.417 jiwa atau 12,45 %, dengan jumlah tersebut Pringsewu menempati urutan ke-4 terendah se Provinsi Lampung, sehingga Pringsewu tidak termasuk kategori kabupaten tertinggal. Selama 2 tahun terakhir, telah dilaksanakan program-program kegiatan yang diarahkan dalam rangka mengurangi penduduk miskin, diantaranya adalah Program Nasional Pemberdayaan Masyrakat (PNPM) mandiri, program raskin, Program Keluarga Harapan (PKH), Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), Bantuan Operasional Siswa (BOS), Beasiswa Siswa Miskin (BSM), dan yang bersifat lokal, adalah program Gerakan Membangun Masyarakat Pringsewu (Gema Sewu) Bersenyum Manis.(ADV)

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

c m y k


Haluan Lampung, Senin, 25 November 2013