Page 1

Selasa

24 Desember 2013 Edisi-077 / Thn-1 Harga Eceran : Rp.3.000,-

Paranormal Banjir Kabar Haluan Order Caleg

Membangun Semangat Baru

Pegawai Pungli Akan Dicopot

OLEH : Hengki Ahmat Jazuli

Website : haluanlampung.com

Baca Hal - 8

Carut Marut Proyek PU Kota KETAKUTAN sebagian masyarakat kota bandar lampung pada musim penghujan tahun ini kembali menghantui, dikarenakan masih banyaknya infrasterktur penangulangan banjir yang masih kurang siap menghadapi curah hujan yg semakin tinggi, hal ini dapat dilihat dibeberapa titik jalan jalan protokol dan daerah yg memang rawan banjir. Masih saja tergenang banjir walau pun pemerintah kota bandar lampung sudah menganggarkan ratusan milyar untuk dinas pu kota balam... sayangnya program walikota yang menginginkan kota bandar lampung yang bebas banjir dan bebas kemacetan tidak diimbangi oleh satker dinas terkait, apa lagi dapat dilihat dari banyaknya proyek proyek yang tidak sesuai dengan rap. Hal ini dapat kita lihat dari kwalitas pekerjaan... boro boro transparansi anggaran, ratusan proyek yg ada dikota balam ini tidak ada plang proyek yang jelas jelas dalam aturan perpres no 70/ 2013 disalah satu pasal menyebutkan ‘ setiap proyek yang dianggarkan oleh negara wajib untuk memasang plang proyek ‘ untuk memudahkan masyarakat mengawasi anggaran tersebut. Bahkan untuk pembuatan plang proyek tersebut negara memasukkan anggarannya dalam kontak kerja. tapi kenyataan dilapangan tidak satu pun p r o y e k

pan usaha itu, karena ini berdampak pencemaran lingkungan yang berakibat fatal bagi warga setempat,” ujar Agus S. Lebih lanjut dikatakannya, jika tidak segera melakukan p e n u t u p a n , maka dimungkinkan pihak terkait ada main dengan pemilik usaha tersebut. “T o l o n g l a h ... m a s a l a h ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Tolong jangan karena kepentingan sepihak, mengorbankan masyarakat setempat,” tandasnya. Ditambahkan Ketua LSM LIPR ini pula, bahwa sebelumnya pihak BLHD telah m e m a s t i k a n jika usaha tersebut tidak memiliki izin resmi. “Jadi sudah jelas kalau usaaha itu tidak berizin.

untuk melakukan inventarisir,” tambahnya. Lebih jauh, Budiman juga m e m a s t i k a n pihaknya sudah memediasi antara warga korban longsor dengan managemen perusahaan tersebut. Meski kenyataannya, janji akan memberikan kompensasi Rp3 Juta per KK, hingga kini tak terealisasi. “Kalau memang benar sampai saat ini mereka belum merealisasikan janjinya, ya kita minta komisi terkait untuk mengambil sikap. Panggil k e m b a l i kalau masalah ini tidak juga selesai. Intinya, kami sebagai dewan akan terus mendorong permasalahan ini segera tuntas,” t a n d a s n y a .

c m y k

Baca “ DPRD ” Hal -11

Nanang Bantah Langgar Aturan

.

Baca “ LIPR ” Hal -11

Gunungsugih, HL-Demi mengungkap kebenaran, untuk kepentingan umum, korban pungli BSM di SMPN I Selagailingga, siap memberikan k e s a k s i a n . “Ya, kami siap menjadi saksi sampai dimana saja, karena korbannya banyak,” kata Hasan, beberapa waktu lalu. Menurut Hasan warga Kampung Negeriagung, Kecamatan Selagai-lingga, L a m p u n g Tengah (Lamteng), yang turut menjadi korban pungutan liar (Pungli) dana Bantuan Siswa Miskin (BSM). Setelah ada pang-

gilan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Lamteng, pihak SMP Negeri I Selagailingga, dan p e n g u r u s Komite sekolah terlihat mulai blingsatan. Semuanya bergerak untuk m e n c a r i cara, guna mendapatkan alasan pembenaran pada t i n d a k a n mereka yang salah. Meski d e m i k i a n , para korban pungli ini tidak khawatir. Hasan bersama warga lainnya siap dipanggil pihak terkait, untuk memberikan kesaksian. Seluruh orang tua siswa korban pungli BSM ini,

tidak akan terpengaruh dengan cara dan tipu daya pihak Komite sekolah. Sepanjang Disdik Lamteng dan instansi terkait lainnya, berkeinginan untuk mengungkap kebenaran. “Kalau kami m e m a n g diperlukan, kami siap untuk memberikan keterangan itu,” imbuhnya. Yang membuat wali murid disana gerah, ternyata tindakan pungli dan sejenisnya, sudah terlalu sering terjadi. Mulai dari t e r a n g -

Baca “ KORBAN ” Hal -11

in depth n ews news

Proyek Swakelola PU Bandarlampung Amburadul

..

Alamat Redaksi

Komisi C Iventarisir Korban Longsor Budiman Minta PT BAS Jangan Bohong Korban Diberikan Kompensasi Rp3 Juta

Ketua DPRD Bandarlampung Budiman AS memastikan, pihaknya terus mendorong agar PT BAS merealisasikan janjinya terkait kompensasi ganti rugi rumah-rumah w a r g a Bumiraya, Kecamatan Bumi Waras, yang hancur akibat penggerusan bukit camang oleh PT BAS. “Ya kita dari awal kita sudah mendorong agar PT BAS menepati j a n j i n y a , dalam rangka membantu korban longsor,” kata Budiman AS, Senin (23/12) melalui sambungan telepon. Dikatakan, pihaknya bahkan telah menginstruksikan Komisi C untuk menginventarisir permasalahan yang terjadi. “Sudah kita dorong komisi yang membidangi

LIPR Desak BLHD Tutup PT WBS

Inilah, salah satu proyek pemeliharaan jalan di Jl Pulau Damar Kelurahan Waykandis, Kecamatan Tanjungseneng yang diduga dikerjakan asal jadi oleh Dinas PU Kota Bandarlampung.

.. .

DPRD Kota Bandarlampung mendesak PT Bukit Alam Surya (BAS) yang melakukan eksploitasi Bukit Camang jangan membohongi warga yang menjadi korban longsor. Dan, perusahaan perumahan milik Artalita Suryani alias Ayin itu diminta untuk segera menepati janjinya membantu korban longsor.

Baca “ CARUT ” Hal -11

Bandarlampung, HL-Menyikapi usaha tak berizin milik PT Wahana Bumi Selatan (WBS) di Dusun Cimuli Desa Way Muli Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung S e l a t a n (Lamsel), Agus S Ketua LSM Lembaga informasi Peduli Rakyat (LIPR), m e n d e s a k agar Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) setempat segera menutup dan menghentikan eksploitasi bukit batu dan pembangunan dermaga tersebut. Menurutnya eksploitasi yang dilakukan PT WBS di Dusun Cimuli Desa Way Muli Kecamatan Rajabasa Lamsel tersebut, berdampak negatif bagi warga sekitar karena pencemaran lingkungan yang dilakukan. “Saya minta pihak BLHD segera melakukan penutu-

H. ZULKIFLI ANWAR Anggota DPR - MPR RI Dapil Lampung 1

Bayu: Ada 90 Foto Syur Brigpol RS Berbagai Pose

Baca Hal - 5

Haluan Lampung Email : haluanlampung@gmail.com

Pekerjaan Proyek Dilakukan Malam Hari PPK Sibuk Ngurus PHO Rekanan

KEBERADAAN proyek pemeliharaan jalan yang dikerjakan melalui swakelola dan dianggarkan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung tahun anggaran 2013 menelan dana miliaran rupiah, diduga dikerjakan asal jadi alias Amburadul dan terjadi tumpang tindih serta diduga pula fiktif. Hal ini seperti diungkapkan Ir. Okta Resi Gumantara, Ketua LSM Tgakkan Amanat Rakyat (Tegar) Provinsi Lampung, Senin

: Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

(23/12), menyikapi pekerjaan proyek swakelola yang dikerjakan sendiri oleh pihak Dinas PU Kota Bandarlampung. D i k a t a k a n n y a , bahwa pihak Dinas melakukan pekerjaan pemeliharaan, asal jadi dan tidak mengacu pada spesifikasi aturan yang telah ditentukan. “Kalau tidak percaya, silahkan turun lapangan dan lihat hasil pekerjaan yang diakui telah

Baca “ PROYEK ” Hal -11

Pengamat Diminta Kaji UU No 15/2011

Bandarlampung, HL-Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono, menolak dikatakan SK perpanjangan KPU 14 kabupaten/kota yang diterbitkannya menyalahi aturan. Pernyataan Nanang itu membantah pernyataan sejumlah akademisi Unila yang menyatakan SK perpanjangan KPU kabupaten/ kota menyalahi aturan. Nanang m e n g a t a k a n , p e n g a m a t politik untuk mengkaji lebih dalam Undang-Undang Nomor 15 tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu serta memahami tatacara kerja KPU. Menurut Nanang Trenggono, SK perpanjangan komisioner KPU 14 kabupaten/ kota tidak menyalahi dan sesuai aturan perundangundangan dan perintah KPU RI. “Sebutkan pasal mana yang saya langgar? Dimana salah saya. Emang pilgub bukan pilkada yah? Supaya gak salah paham ini kita ngobrol pakai undang-undang,” ujar Nanang di ruang kerjanya, Senin (23/12). Pengamat, kata Nanang, bisa saja tidak utuh mema-

Nanang Trenggono

hami pasal-pasal Undangundang tentang penyelenggara pemilu. Menurutnya, pasal 132 UU No 15/2011 m e n y e b u t k a n kalau tahapan pemilukada berjalan, jabatan KPU kabupaten/kota yang b e r a k h i r diperpanjang. “Pengamat itu harusnya melihat juga pasal 130, 131, dan 132. D a s a r kami melakukan perpanjangan itu selain undang-undang, juga karena ada surat dari Ketua KPU RI Nomor 389/ KPU/VI/2013 tanggal 10 juni

Baca “ NANANG ” Hal -11

dibalik layar

Bersikap Tegas TERKUAKNYA pel a n g g a r a n Garis Sepadan Bangunan (GSB) yang dilakukan Restoran Soerabi Bandung ENHAii, menjadi sorotan t a j a m DPRD Kota Bandarlampung. Wakil K e t u a Komisi A DPRD Bandarlampung Benson Wertha m e n d e s a k PeBenson Wertha merintah K o t a (Pemkot) dalam hal ini satuan kerja (satker) terkait untuk bersikap tegas dalam menyikapi permasalahan tersebut. “Ini kan jelas pelanggaran, masak dibiarkan begitu saja.

Baca “ BERSIKAP ” Hal -11 Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

c m y k


EKONOMI

2

Selasa, 24 Desember 2013

HALUAN LAMPUNG

Yamaha Segera Produksi Mobil Jepang, HL- Produsen sepeda motor Yamaha Motor Co. berambisi untuk terjun ke industri roda empat, dan pekan lalu presiden perusahaan menginginkan agar realisasi rencana itu dipercepat dari target semula yaitu 2020. “Kami ingin beraksi lebih cepat,” kata Presiden Yamaha Hiroyuki Yanagi seperti dikutip The Japan Times. Pada Juni tahun depan, Yamaha Motor akan memutuskan kapan bisa mulai menjual mobil buatannya, lokasi produksi dan harga mobilnya, setelah perusahaan membentuk divisi bisnis automobile awal tahun depan, kata Yanagi. Sebelumnya Yamaha Motor berencana akan meluncurkan mobil bensin dua kursi bermesin 1.000cc dan mobil listrik kecil pada

2020. “Kami bisa memproduksi (mobil) dengan fleksibel tanpa melakukan investasi skala besar, bahkan ketika skala produksi kami mungkin kecil saja,” kata Yanagi. Dua jenis mobil Yamaha itu nanti akan diberi harga yang bersaing dibandingkan model sekelas dari produsen lain yang sudah lebih dulu mapan, tambahnya. Dalam industri mobil, Yamaha Motor sudah bertahun-tahun menjadi pemas o k u n t u k To y o t a M o t o r Corp. “Kami telah membersihkan penghalang-penghalang yang besar” ketika model percobaan menjalani tes sebelum ini, kata Yanagi, untuk menggarisbawahi produknya nanti akan bisa dengan cepat terjun ke pasar. HL-07/bs PRODUKSI MOBIL-Produsen sepeda motor Yamaha Motor Co. berambisi untuk terjun ke industri roda empat, dan pekan lalu presiden perusahaan menginginkan agar realisasi rencana itu dipercepat dari target semula yaitu 2020. Foto: Ilustrasi

Mandiri Kuasasi 80% Saham InHealt Jakarta,HL-PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bakal menguasai 80% saham PT Asuransi jiwa InHealth Indonesia (InHealth), dan sisanya akan dimiliki oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk, masing-masing sebesar 10%. Total nilai akusisi InHealth tersebut mencapai Rp 1,75 triliun. Proses akuisisi anak perusahaan milik PT Askes (Persero) tersebut untuk mendukung program pemerintah dan menguatkan sinergi BUMN. InHealth merupakan perusahaan jasa layanan asuransi kesehatan dengan jaringan terluas di Indonesia. Per September 2013, InHealth memiliki 1,1 juta pemegang polis dengan premi bruto Rp 1,1 triliun lebih. Akuisisi InHealth ini adalah inisiatif Bank Mandiri untuk menyukseskan implementasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sekaligus memanfaatkan peluang di sektor asuransi kesehatan. Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sebagai tahap awal, Bank Mandiri akan memiliki 60% saham InHealth, 20% masih dimiliki oleh Askes, 10% oleh Jasindo, dan 10% oleh Kimia Farma. Sedangkan tahap kedua, akan dilakukan setelah masa transisi peralihan Askes menjadi BPJS Kesehatan selesai, untuk memastikan segala sesuatu dalam periode transisi, khususnya setelah penerapan BPJS Kesehatan berlangsung lancar. Sebelum akhir periode transisi tersebut, sisa 20% saham Askes di InHealth yang sudah diperjanjikan, akan dijual ke Bank Mandiri. “Nilai Rp 1,75 triliun itu untuk 100% nilai akuisisi InHealth. Pada tahap pertama, kami akan memiliki 60% saham

InHealth dan 20% masih dimiliki oleh Askes. Dalam waktu satu tahun dari sekarang, kepemilikan 20% dari Askes itu akan diserahkan ke Bank Mandiri,” kata Budi Gunadi di sela acara penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat dalam rangka pengambilalihan saham InHealth di Jakarta, Senin (23/12). Budi menjelaskan, pascaakuisisi tersebut, InHealth tetap menjalankan bisnisnya di asuransi kesehatan (managed care). Ke depan, produk-produk asuransi kesehatan InHealth akan diperkaya dengan berbagai manfaat. Menurut dia, potensi bisnis asuransi kesehatan di Indonesia cukup besar. Sebab, biaya kesehatan masyarakat mencapai Rp 300 triliun untuk biaya rumah sakit, apotik, dan dokter. Dari jumlah tersebut, baru 2,5% masyarakat yang terkover oleh asuransi, sisanya masih membayar secara langsung. “Kami harapkan porsi biaya kesehatan dari asuransi itu bisa naik. Kami memperkirakan bisnis asuransi kesehatan InHealth tumbuh 20% per tahun,” kata Budi. Secara regulasi, mulai 1 Januari 2014, Askes akan bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan, sehingga Askes tidak bisa lagi memiliki perusahaan asuransi. “Dalam proses akuisisi ini, Bank Mandiri bersama Kimia Farma dan Jasindo berkomitmen untuk memperkuat sinergi untuk menjadikan InHealth sebagai market leader di sektor asuransi kesehatan, khususnya dalam hal akuisisi nasabah dan layanan bagi pemegang polis. Di saat yang sama kami yakin akan menjadi rekanan terbaik bagi BPJS Kesehatan dalam mengimplementasikan Jaminan Kesehatan Nasional,” pungkasnya. HL-07/bs

520 Perusahaan Nunggak Jamsostek Tunggakan Capai Rp 8 Miliar Umumnya Perusahaan Menengah SEBANYAK 520 perusahaan di Lampung menunggak pembayaran iuran Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Jumlah tersebut terdiri dari 363 perusahaan berada di kantor wilayah PT Jamsostek Lampung II dan 157 perusahaan di PT Jamsostek Lampung I yakni Bandarlampung, Metro, Lamsel dan Pesawaran. Total tunggakan mencapai Rp 8 Milyar. Kepala Kantor Wilayah PT Jamsostek Lampung Rinaldi Damora mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) masingmasing kabupaten/kota yang menjadi cakupan kerja perusahaannya yakni Lampung Tengah, Lampung Utara, Mesuji, Tulang Bawang, Tulangbawang Barat, way kanan, dan Lampung Barat. Kemudian Bandarlampung, metro, Lamnsel dan Pesawaran. “Total tunggakan dari 363 perusahaan ini sekitar Rp8 miliar,” kata Rinaldi, Senin (23/12) di Bandarlampung. Dia mengatakan, perusahaan yang menunggak iuran Jamsostek sudah ada yang berlangsung selama satu tahun. Umumnya, perusahaan tersebut merupakan skala menengah kebawah. “Kami sudah rekomendasikan masalah ini ke Disnaker kab/kota terkait dan pengadilan untuk mengantisipasi jika perusahaan tersebut tidak juga menyelesaikan tunggakannya,” katanya. Menurutnya, dampak dari tunggakan Jamsostek yang dilakukan perusahaan, secara otomatis merugikan para pekerja karena hak sebesar 5,7% yang seharusnya disetorkan ke PT Jamsostek tidak diperoleh karyawan. “Gaji pekerja dipotong 2% untuk iuran jamsostek tiap bulan, sedangkan 3,7 persen disubsidi perusahaan. Jika perusahannnya nunggak, artinya potongan iuran dari peker-

ja tidak disetorkan,” kata dia. Dikatakan, berdasarkan data dari PT Jamsostek Lampung I, terdapat 157 perusahaan yang menunggak pembayaran iuran. Adapun wilayah kerja PT Jamsostek Lampung I diantaranya meliputi Bandar Lampung, Metro, Lampung Selatan dan Pesawaran. Kadisnaker Kota Bandarlampun Dhomiril Hakim mengaku terkejut dengan banyaknya perusahaan nunggak Jamsostek.Jika nantinya ada perusahaan di Bandar Lampung yang tidak membayar Jamsostek, pihaknya akan segera memanggil dan memberikan sanksi berat. “Kalau benar itu urusan nggak bayar Jamsostek, sanksinya berat, bisa bisa kami tutup dan dikenakan pidana mereka,” kata Kadis Naker Kota Bandarlampung Dhomiri saatt dihubungi terpisah. Berdasarkan UU No.3 Tahun 1992 Tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja, dalam pasal 29 disebutkan Perusahaan yang melakukan pelanggaran dalam bentuk mengabaikan Jamsostek, tidak membayarkan iuran atau membayar iuran tetapi tidak sesuai dengan nilai sebenarnya, serta memanipulasi jumlah karyawan, bisa dikenakan sanksi berupa kurungan maksimal enam bulan atau denda Rp50 juta. Kepala Kantor Wilayah PT Jamsotek Lampung, Rinaldi Damora menambahkan, jumlah

tenaga kerja formal di Lampung per 30 Oktober 2013 yang sudah tergabung ke PT Jamsostek baru sebanyak 129.610 orang. Sementara berdasar data BPS Lampung 2012, potensi tenaga kerja di Lampung sebanyak 257 ribu. “Artinya masih banyak yang belum menjadi peserta Jamsostek. Bisa lebih dari 50%,” kata Rinaldi. Menurut dia, untuk saat ini pihaknya belum bisa memberikan sanksi kepada perusahaan yang belum mendaftar ke Jamsostek karena hal tersebut masih menjadi ranah Disnaker. “Tapi jika nanti kami sudah bertransformasi menjadi BPJS pada 2014, kemungkinan besar kami bisa memberi sanksi administratif atau tidak memperpanjang izin perusahaan tersebut,” ujarnya. Kepala Kantor Wilayah PT Jamsostek Sumbagsel, Iwan Kusnawan menambahkan, masih banyaknya tenaga kerja formal yang belum terdaftar Jamsostek tersebut akan menjadi salah satu kendala transformasi PT Jamsostek ke BPJS. Secara nasional, kata Iwan, dari kalangan informal terdapat potensi 70 juta tenaga kerja yang belum tersentuh Jamsostek. Umumnya, kalangan informal ini bekerja sebagai nelayan, petani dan jasa. “Setiap pelaku usaha wajib mendapat perlindungan melalui BPJS dan ini dilindungi pemerintah,” kata dia. HL-08

PTPN7 Siap Go Public Bandar lampung, HLPTPN7 akan melakukan “Go Public” pada 2014, persiapannya telah dilakukan oleh jajaran direksi. Menkeu telah menyetujui penawaran umum perdana atau IPO (Initial Public Offering), sebanyak 30% saham akan dijual ke masyarakat, termasuk kalangan koperasi BUMN dan karyawan. Hal itu dikatakan Sonny Sudiastanto Sekretaris Direksi PTPN7 pada wartawan, Senin mendampingi Manager Humas PTPN 7 Sandri. Dikatakan, Kementerian BUMN dan Menkeu sebagai pemegang saham telah memberikan lampu hijau agar PTPN 7 mempersiapkan diri bisa melakukan penawaran saham perdana atau IPO pada 2014. “Dana yang diperoleh dari hasil penjualan saham sebanyak 30% akan digunakan untuk pengembangan produksi dan revitalisasi pabrik,” ujar Sonny, Senin (23/12). Sonny menjelaskan, Menteri BUMN Dahlan Iskan telah merespon usulan ireksi PTPN7 untuk IPO. Karena itu kami melakukan sejumlah persiapan agar bisa IPO tahun tahun depan, setelah mendapat persetujuan dari para pemegang saham. Dikatakan, dalam proses IPO ini, masih tahap persiapan yang diawali dengan meminta persetujuan para pemegang saham. Setelah itu dilanjutkan dengan penunjukan penjamin emisi serta lembaga profesi penunjang pasar. Sonny berharap tahun depan setelah tercatat sebagai emiten bursa, kinerja PTPN7 akan melejit dan kami optimis akan berhasil. Diakui, untuk meningkatkan kepercayaan pasar, direksi juga

telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis. Ada lima pekerjaan besar yang harus dilakukan yaitu optimalisasi sumber daya modal, optimalisasi sumber daya keuangan, optimalisasi sumberdaya manusia, optimalisasi sistem dan optimalisasi kemitraan dan lingkungan. Selain itu, PTPN7 juga mengembangkan produksi teh hitam di unit usaha Pagaralam dengan membangun unit pengolahan teh CTC (crushing, tearing, curling). Penambahan unit pabrik baru sebagai upaya memenuhi tuntutan pasar dan selera konsumen. Pembangunan unit pengolahan teh CTC dimulai sejak awal tahun lalu dan pada September 2013 diresmikan. Dua bulan kemudian teh ini diluncurkan di Jakarta bekerjasama dengan PT Karisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) sebagai produk teh CTC Gunung Dempo. Sonny menjelaskan terkait sengketa lahan PG Cinta Manis dengan masyarakat OKI, pihaknya sudah melakukan ganti rugi pada masyarakat pada 1984. Jadi kalau mereka masih melakukan tuntutan dan klaim tidak ada dasar hukumnya. Terkait keberadaan pabrik karet Pematang Kiwah Natar, menurut Sonny akan direlokasi pada 2015. Kemungkinan pabrik akan dipindah ke Bekri, Rejosari atau Kedaton, masih dalam perencanaan. Pabrik karet Pewa ini sudah ada sejak jaman Kolonial Belanda, namun karena perkembangan kota dan kawasan sekitarnya padat penduduk, pabrik ini dianggap mengganggu lingkungan sehingga akan dipindahkan. HL-08

Batalkan Pembelian BBM Nontunai! Jakarta,HL-Pengamat energi Komaidi Notonegoro meminta pemerintah membatalkan program pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi secara nontunai atau memakai kartu elektronik. “Saya kira sebaiknya dibatalkan saja karena tidak efektif,” katanya di Jakarta, Senin (23/12). Menurut dia, program BBM nontunai berpotensi menjadi masalah tersendiri baik saat sink-

ronisasi data dengan perbankan maupun sosialisasi ke masyarakat. Ia meminta, pemerintah fokus mempercepat rencana pengendalian pemakaian BBM dengan perangkat teknologi informasi (TI) berbasis radio (radio frequency identification/RFID). Pemerintah mestinya menyelesaikan dulu program RFID dan kemudian melakukan evaluasi. “Toh, programnya serupa yak-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

ni memperbaiki data penjualan BBM. Kenapa tidak fokus saja mempercepat RFID’,” kata Wakil Direktur Eksekutif ReforMiner Institute. Jika program yang satu belum berjalan dan ada program lain yang tujuannya sama, saya kira tidak tepat baik dilihat dari sisi anggaran maupun aspek lainnya. HL-07/bs

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


SIGER

3

Selasa, 24 Desember 2013

HALUAN LAMPUNG

Jumat, PNS Harus Masuk Kerja

Segera Evaluasi PT MBP! Dewan Minta Dishub Tegas

Pemerintah Berikan Libur 2 Hari BKD Siapkan Sanksi PNS Bolos Bandarlampung,HL-Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung memberikan waktu libur kepada seluruh PNS selama dua hari yakni 25-26 Desember. Berdasarkan surat dari pemerintah pusat, bahwa tanggal 25 Desember adalah libur nasional Hari Raya Natal dan 26 Desember adalah cuti bersama. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bandarlampung M Umar. “Semua PNS akan libur selama dua hari, yaitu 25 Desember sebagai libur nasional dan tanggal 26 Desember itu cuti bersama. Nah, untuk tanggal 27 atau Jumat, masuk kembali seperti biasa,” kata M Umar, Senin (23/12) di kantornya. Umar memastikan pihaknya tak akan memberikan toleransi jika ada PNS yang membolos di hari Jumat mendatang. Meski di hari Sabtu dan Minggu PNS kembali libur kerja. “Tidak ada istilah hari kejepit. Jumat harus kerja lagi. Kecuali, sakit atau sedang mengambil jatah cuti tahunan. Tapi kalau tanpa keterangan nanti ada sanksi,” sergahnya. Ditanya terkait penambahan usia bagi pensiunan PNS di golongan tertentu seperti yang tertuang dalam Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN), Umar belum bisa mengomentarinya. “Belum ada surat resmi terkait UU tersebut kepada pihak Pemkot Bandarlampung. Jadi saya belum bisa komentar. Itu kan ada juklak dan juknisnya. Saya sendiri searching di internet juga belum ada rincian jelasnya, hanya baru pengesahannya saja,” tambahnya. Diketahui, dalam UU ASN yang disahkan oleh DPR pada Kamis (19/12) disebutkan, jika sebelumnya PNS level administrasi atau setingkat eselon III akan pensiun pada usia 56 tahun, maka diperpanjang 2 tahun menjadi 58 tahun. Usia pensiun lebih lama mencapai 60 tahun diberikan untuk PNS eselon II dan I, sedangkan PNS dengan jabatan fungsional pensiun lebih lama lagi. HL-07

Alay Cari Pinjaman Bank? Renovasi Pasar Smep dan Tugu Mandek

MUNDUR-Untuk kedua kalinya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung urung mengumumkan hasil test CPNSD hari ini. Tampak dalam gambar Kepala BKD Lampung Syarif Anwar sedang menyampaikan kabar mundurnya pengumuman CPNSD tersebut, Senin (23/12) diruang rapat BKD. Foto: Hendra_Saputra

Pengumuman CPNSD Mundur Lagi BKD Berdalih Ada Kesalahan di Pusat Pengumuman Tunggu Hasil Koreksi BADAN Kepegawaian Daerah (BKD) tampaknya tak konsisten terhadap janjinya yang akan mengumumkan hasil test CPNSD hari ini. Pasalnya, Senin (23/12) kemarin untuk kedua kalinya BKD kembali memundurkan pengumuman hasil test CPNSD 2013.

Bandarlampung,HL-Pembangunan Pasar Tugu dan Pasar Smep oleh PT Prabu Makmur, hingga kini masih jalan ditempat. Dari hasil pantauan di lokasi pembangunan kedua pasar, tak satu pun pekerja yang terlihat melakukan aktivitas pembangunan pasar milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung itu. Di Pasar Smep sendiri, tampak terlihat genangan air di tempat pengerukan tanah. Terhentinya renovasi pasar rakyat tersebut dibenarkan oleh Ian, salah seorang pedagang di pasar tersebut. “Sudah dari bulan Oktober lalu udah nggak ada yang kerja lagi sampai sekarang. Sekarang sudah jadi genangan air,” ungkap Ian yang pedagang sembako ini, Senin (23/12). Meski begitu, Ian mengaku tidak mengetahui secara persis alasan pihak pengembang terkait mandeknya renovasi pasar tersebut. Menurut kabar yang beredar, kata dia, Alay selaku direktur PT Prabu Makmur, kekurangan dana untuk melanjutkan renovasi tersebut. “Nggak tau apa alasannya, tapi denger-denger kabar si Alay kekurangan dana. Tapi pembangunan akan dilanjutkan di tahun depan,” kata Ian. Sementara Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Khasrian Anwar membenarkan, bahwa pembangunan dua pasar ini memang terhenti sementara waktu. Khasrian memastikan, terhentinya renovasi kedua pasar ini disebabkan direktur PT Prabu Makmur Ferry Soelistyo atau akrab disapa Alay Prabu, sedang mencari pinjaman untuk melanjutkan pembangunan perenovasian pasar. “Setahu saja si Alay lagi cari pinjaman untuk melanjutkan perenovasian Pasar Tugu dan Pasar Smep. Makanya sekarang pembangunan dipending dulu, nanti dilanjutkan di awal tahun mendatang,” ujar Khasrian, di kantornya. Khasrian juga tidak mengetahui secara persis keberadaan Alay saat ini. “Apakah ada di Bandung atau Jakarta, saya nggak tahu,” tandasnya. Dikonfirmasi terpisah, Direktur PT Prabu Makmur Ferry Soelistyo atau akrab disapa Alay Prabu mengaku, pihaknya sedang mengupayakan pencarian KPR ke bank untuk jangka panjang sekitar 10 tahun mendatang. Sejauh ini, kata dia, hingga saat ini belum ada bank yang sanggup mewujudkan permintaannya tersebut lantaran pihak bank hanya sanggup memberikan jangka waktu sampai lima tahun saja. “Saya sudah berupaya mencari bank tersebut secepatnya. Kalau sudah nendapatkan KPR untuk para pedagang, maka kita sebagai pengembang akan memberikan fasilitas kepada pedagang untuk membayarkan kredit KPR-nya kepada bank tersebut,” terangnya. Setelah para pedagang melunasi KPR kios ini, lanjutnya, pedagang bisa mendapatkan sertifikat hak milik sesuai dengan masa berlaku HGB yang ada. Untuk HGB Pasar SMEP berlaku selama 30 tahun dan untuk HGB Pasar Tugu selama 20 tahun. “Kemungkinan pembangunan perenovasian dua pasar ini akan kita lanjutkan pada 8 Januari 2014,” pungkasnya. HL-07

Kepala BKD Lampung Syarif Anwar beralasan, mundurnya pengumuman CPNSD tersebut dikarenakan terjadi kesalahan teknis dari data hasil pengumuman yang disampaikan oleh pihak pusat. Dimana, kata dia, terjadi 3 kesalahan fatal yang membuat BKD Lampung urung mengumumkan hasil test CPNS tersbeut. “BKD daerah menerima saja, kalau CD tidak bisa dibuka atau print out tidak ada itu sumbernya dari pusat. Karena kami terima semua masih dalam segel dis-

aksikan perwakilan dari 8 kab/ kota,” kata Syarif Anwar, Senin (23/12) diruang rapat BKD Lampung. Dikatakannya, berdasarkan surat Gubernur Nomor 800/ 2900/II.09/2013 yang ditujukan kepada Kemempan, dan BKN bahwa telah terjadi kesalahan dalam pengumuman CPNSD untuk provinsi Lampung dan 8 Kab/kota lainnya. Bahwa BKD lampung dan 8 kab/kota telah melakukan penerimaan dan pemeriksaan hasil test TKD, dari data yang diteri-

ma terdapat ketidak sesuaian yaitu untuk Pemprov Lampung tidak ada hasil print out untuk informasi nutrision pendidikan DIII dan CD tidak dapat dibuka. “Kemudian untuk pemkab Lambar tidak ada formasi guru seni formasi S1/akta IV dan CD tidak dapat dibuka. Sedangkan untuk Pemkab pesisir Barat tidak ada formasi Perancang Perundang-undangan kualifikasi S1 Hukum ( berita acara terlampir),” tambahnya. Syarif memastikan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Kemempan dan BKN namun mereka tetap melimpahkan kepada Tim Konsorsium yang terdiri dari 10 Universitas terpilih di pulau Jawa yang dimandatkan sebagai pembuat soal dan melakukan koreksi. “Saya sudah kontek via telpon pak Afrizal Asiten deputi SDM

Pemprov-Pemkot Masuk Zona Merah Hasil Riset Ombudsman Lampung Bandarlampung, HL- Hasil Riset Lembaga Ombudsman Kantor Perwakilan Lampung (2013) mengungkapkan bahwa sebagian besar pelayanan instansi Pemprov Lampung dan Kota Bandarlampung masih buruk dan berada pada zona merah. Kondisi faktual lainnya juga memperlihatkan masih buruknya pelayanan publik di berbagai sektor dan bidang. Meski UU Pelayanan Publik telah memasuki usia 5 tahun, namun lebih dari 95% penyelenggara pelayanan publik di pusat dan daerah tidak patuh. Ini terlihat dari rendahnya pelaksanaan lima mandat utama UU Pelayanan Publik, yakni, (1) Penetapan standar pelayanan dan maklumat pelayanan (2) Mekanisme pengaduan (3) Penguatan penyelenggara layanan (4) Partisipasi dan pengawasan masyarakat dan (5) Pelayanan kelompok berkebutuhan khusus. “Pelayanan publik masih sering tidak efektif, tidak efisien, berbelit, kurang profesional, prosedurnya tidak jelas, tidak ada kepastian waktu dan biaya. Termasuk, belum juga optimal memanfaatkan teknologi informasi, sektoral, pangkalan datanya lemah, rentan KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), partisipasi masyarakat kurang, sikap aparat yang tidak menyenangkan, tidak adanya reward and punishment, diwarnai budaya paternalisme, dan diskresi dalam pemberian pelayanan lemah,” kata Direktur eksekutif Pussbik Lampung, Aryanto, Senin (23/12) dalam diskusi refleksi akhir tahun pelayanan dan korupsi. Dikatakannya, praktik penyelenggaraan pelayanan publik di kabupaten/kota di Lampung

masih penuh dengan ketidakpastian biaya, waktu dan cara pelayanan. Ketidakpastian ini, kata dia, mendorong warga untuk membayar suap dan pungli kepada petugas agar pelayanan bisa segera diperoleh. Akibatnya suap dan pungli menjadi fenomena yang semakin diterima dan dianggap wajar. “Fakta yang dijumpai saat ini, pelayanan sektor publik merupakan salah satu sektor di mana tindak pidana korupsi terutama dalam bentuk penyuapan, pemerasan maupun gratifikasi masih banyak terjadi. Bahkan hal tersebut sudah mulai dilakukan secara sistematis serta semakin meluas dan semakin canggih dalam proses pelaksanaannya,” sergahnya. Pengalaman korupsi yang langsung dirasakan masyarakat, lanjutnya, dalam mengurus layanan bisa ditunjukkan dalam bentuk biaya-biaya lebih yang harus dibayarkan oleh masyarakat pengguna layanan di luar biaya resmi yang ditetapkan. Survey Integritas yang dilakukan oleh KPK menunjukkan bahwa dari 3611 masyarakat yang mengurus layanan, 33 persen pernah mengeluarkan biaya/imbalan tambahan di luar biaya yang berlaku. Hasil survei Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah menempatkan Kota Bandarlampung di urutan dua dari bawah dalam hal integritas pelayanan publik. “Buruknya pelayanan publik di Bandarlampung yang mendapat nilai 4,54 mengindikasikan adanya korupsi dengan modus praktik suap-menyuap antara publik dan petugas di pelayanan. Bahkan, camera milik investigator KPK menangkap aksi petugas di enam kantor pelayanan publik di kota tapis berseri ini.

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Masyarakat ternyata bisa dengan leluasa memberikan suap untuk memperlancar urusan administrasi,” terangnya lagi. Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa reformasi birokrasi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih ternyata mandeg. Para birokrat tidak bisa cepat berubah ke arah paradigma modern sebuah lembaga layanan publik yang harus dijalankan dengan efektif, cepat, dan transparan,” katanya. Di sejumlah kantor layanan publik, kita menyaksikan orang bisa langsung mengurus administrasi perizinan dan pembuatan dokumen kependudukan begitu bebas. Mereka menyelipkan uang di dalam map berisi berkas. Calo yang biasanya bekerja dengan jaringan ”orang dalam” juga bebas berkeliaran menjalankan aksinya. Buruknya sistem birokrasi adalah peluang mendapatkan uang tambahan bagi petugas. Pada birokrasi yang korup, layanan publik kepengurusan sebuah perizinan akan diperlambat dengan dalih dokumen belum lengkap, petugas sedang sibuk, atau tidak berada di tempat. Selain itu, masyarakat juga sulit mengikuti alur pengurusan perizinan karena tidak adanya petunjuk di kantor pelayanan. Pada kondisi seperti ini, calo dengan mudah berkolusi dengan petugas. “Selama ini, reformasi birokrasi sering dipahami secara keliru oleh para kepala daerah. Mereka beranggapan reformasi birokrasi adalah melakukan ”bongkar-pasang” pejabat atau perubahan tour of duty secara cepat. Setiap berganti kepala daerah, seolah kepala daerah yang baru datang untuk membawa angin reformasi birokrasi,” tandas Ariyanto. HL-07

Kemenpan soal adanya kesalahan ini, kita sudah utus perwakilan dari BKD Provinsi untuk ke kantor sekretariat konsorsium di Jl Garu Jakarta, tidak ada perubahan tapi hanya melengkapi, kecuali untuk pesisir barat,” jelasnya. Untuk itu lanjut Syarif pihaknya belum bisa memastikan kapan pengumuman CPNSD di lampung bisa publikasikan kepada masyarakat. Sebab, lanjut dia, pihaknya masih menunggu hasil pembenaran kesalahan teknis dari pusat. “Belum tahu ya, kita masih tunggu pusat, tapi kemungkinan besok ada di web Kemenpan dan BKN, coba dicek saja. Kalau untuk di media cetak kita menunggu kepastian dulu dari web pusat, kalau sudah keluar kita tegaskan di media cetak,” tandasnya. HL-07

Bandarlampung,HL-Ketidakmampuan PT Mitra Bina Persada (MBP) dalam memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir sebesar Rp6 miliar sesuai memorandum of aggreement (MoA), menuai reaksi kalangan DPRD Bandarlampung. Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, diminta segera melakukan evaluasi terhadap kinerja PT MBP terkait baru tercapainya setoran retribusi sebesar Rp 4,2 miliar dari yang ditargetkan Rp6 miliar. Anggota Komisi B Hamonangan Napitulu mengatakan, evaluasi yang dilakukan harus secara mendalam. “Apa alasan mereka (PT MBP,red) tak mampu memenuhi target setoran, ini yang perlu dikaji lebih dalam. Apakah bisa dimaklumi atau tidak,” kata Hamonangan, Senin (23/12) melalui sambungan teleponnya. “Mereke ngaku punya alasan tersendiri kenapa sampai target ini tidak tercapai di akhir tahun. Dan tugas dishub lah untuk mengecek kebenaran ini, apakah alasan mereka bisa dimaklumi atau tidak?,” kata Monang, sapaan akrab Hamonangan Napitupulu. Monang menyarankan agar pihak dishub menganalisis kembali apakah angka Rp6 miliar tersebut sudah sesuai untuk capaian retribusi di tahun 2013. “Atau memang angkanya terlalu tinggi dengan kondisi seperti sekarang,” jelasnya. Jika memang nantinya setelah dilakukan pengecekan oleh tim dishub, memang tidak sesuai, lanjutnya, pihak pemkot harus segera memutus hubungan kerja dengan pihak ketiga ini. “Mengenai kesanggupan pihak dishub untuk mengelola kembali perparkiran, ya harus dilihat bagaimana kesanggupan pihak dishub untuk melebihi target retribusi parkir yang dibebankan kepada PT MBP sebesar Rp 6 miliar. Kalau dishub tidak sanggup melebihi diatas Rp 6 miliar, tentu hal ini tidak membawa perubahan terhadap capaian PAD Kota Bandarlampung. Intinya dalam mengecaluasi PT MBP, dishub harus melakukannya dengan benar. Sehingga dapat diambil keputusan setelahnya,” tandas Politisi PDIP ini. HL-07

Kebudayaan Lampung Masuk Kurikulum Sekolah Bandarlampung,HL-Kebudayaan Lampung dalam kulikulum lokal disetiap sekolah tampaknya semakin hilang. Hampir seluruh sekolahan yang ada di Kota Bandarlampung, kini sudah tak lagi menerapkan muatan lokal kebudayaan lampung dalam kurikulum sekolah. Hal ini yang mengundang keprihatinan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat. Kepala Disbudpar M Harun mengaku sangat prihatin dengan kondisi ini. Untuk itu pihaknya mendorong, agar kebudayaan Lampung bisa menjadi muatan lokal dalam kurikulum di tiap sekolah. Ini dilakukan, kata dia, agar kebudayaan Lampung ini bisa terus dilestarikan dan memiliki regenerasi. Sehingga, kebudayaan lampung tak hanya dikuasai oleh kalangan tua tetapi juga kalangan remaja. “Disbudpar akan mendorong terus bagaimana agar kebudayaan Lampung menjadi muatan lokal di sekolah. Sebab saat ini banyak remaja kita yang tidak mengetahui kebudayaan Lampung. Ini yang sangat disayangkan, bisa punah kalau tidak ada regenerasi,” ujar M Harun, di Pasar Seni, Enggal, saat memantau perlombaan sastra lisan Lampung, Senin (23/12). Harun menjelaskan, lomba sastra lisan yang digelar ini sudah disosialisasikan ke sekolah-sekolah yang ada di

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Provinsi Lampung ini. Namun kenyataannya, banyak siswa yang tidak mengetahui tentang sastra lisan dimaksud. “Bahkan, guru-guru keseniannya juga banyak yang tidak menguasai,” timpalnya. Diakuinya, perlombaan lomba sastra lisan yang digelar ini bukannya didominasi oleh kalangan pelajar, melainkan kalangan umum. Dan dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung kecuali Kabupaten Mesuji, hanya diikuti 105 peserta. “Harapan kita di tahun depan para pelajar khususnya SMA bisa mengikuti lomba sastra lisan Lampung ini. Karena tujuannya untuk melestarikan kebudayaan Lampung supaya tidak punah,” tandasnya. Sementara, Tajudin yang merupakan peserta lomba sekaligus anggota Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) mengatakan, pihaknya mendukung penuh jika kebudayaan Lampung masuk dalam muatan lokal di sekolah. “Ya kita dukung. Karena seharusnya perlombaan seperti ini diikuti oleh siswa. Jadi ada regenerasi. Yang tua-tua bisa menurunkan ilmunya ke yang muda. Semoga saja di tahun depan responnya lebih baik lagi,” tukas Tajudin, sambil menunggu giliran unjuk kebolehan sastra lisan Lampung di hadapan dewan juri. HL-07

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

4

Selasa, 24 Desember 2013

HALUAN LAMPUNG

Sekda Buka Bimtek LAKIP Agar Pemahaman SKPD Sama Waykanan, HL- Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) bertujuan untuk memberikan kesamaan visi dan persepsi serta kesamaan pemahaman dan keterpaduan langkah-langkah pada semua satuan kerja. Hal tersebut dikemukakan oleh Sekdakab Way Kanan Ir. Hi Bustam Hadori.MM, dalam sambutannya pada acara Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2013 bertempat di ruang Rapat Utama Setdakab Waykanan, Senin (23/12). Hadir dalam acara tersebut para Kepala SKPD yang ada di jajaran Pemerintah Kabupaten Waykanan. Dalam acara Bimtek Lakip tersebut diikuti perserta sebanyak 43 orang yang terdiri dari para Kasubag Perencanaan atau petugas pelaporan LAKIP dari semua SKPD yang ada di jajaran pemerintah kabupaten Way Kanan. Adapun pemateri Lakip berasal dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Propinsi Lampung yaitu Bachtiar dan Jhoni. Dalam sesi materinya Bachtiar menjelaskan gambaran umum tentang apa dan bagaimana Lakip tersebut, dimana Lakip adalah merupakan instrumen penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) yang sudah mempunyai dasar Hukum. adapun dasar hukum tentang perlunya Lakip diterapkan di instansi pemerintah yaitu

Inpres No 7 tahun 2003 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, SK Kepala LAN No 239 tahun 2003 serta Permen PAN dan RB No 29 Tahun2010 tentang Panduan Penyusunan, Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Sementara itu dalam sesi materinya Jhoni pemateri dari BPKP menjelaskan tentang penyusunan Lakip secara tepat dan benar, sehingga apa yang menjadi tolak ukur suatu SKPD dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dapat dilihat secara jelas melalui LAKIP nya, yang disusun secara tepat dan benar dan LAKIP ini dibuat oleh masing-masing SKPD yang ada. Dalam acara penutupan Bimtek Teknis Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2013 yang ditutup oleh Asisten III setdakab Waykanan yang diwakili oleh Kabag Organisasi dan Tata Laksana Pemerintah Setdakab Waykanan Hadi Waluyo AKS mengatakan, dengan telah dilaksanakannya Bimtek Teknis Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2013 ini diharapkan semua SKPD nantinya dapat menyusun pelaporan kinerja instansinya dengan baik dan benar sehingga pertanggung jawaban terhadap pelaporan yang telah dibuat oleh para petugas penyusunan Lakip di SKPD masing-masing ini dapat dipertanggung jawabkan. HLD-04/16

Bedah Rumah Mbah Syah Dissosnaker Upayakan Realisasi

HIBAH- Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi didampingi Kabid Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpustakaan Nasional RI Drs.Upriyadi, S.S, M.Hum, secara simbolis menyerahkan bantuan hibah dari Perpustakaan Nasional RI kepada Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Pringsewu Drs.Sunargianto, M.Pd, saat upacara di halaman Pendopo Pemkab setempat, Senin (23/12). foto Heranto

Kepsek SMPN 1 Diduga Pungli Pungut Biaya Untuk Semester Siswa Dipaksa Harus Lunas KEBIJAKAN Pemerintah RI, baik itu Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/ Kota meng-alokasikan Dana Pendidikan untuk membantu pihak Sekolah, bukan saja membantu pihak orang tua miskin, tetapi efeknya membuat para Kepala Sekolah menjadi lupa daratan, materialistik dan merasa selalu kekurangan Dana.

BEDAH RUMAH- Dissosnaker dalam waktu dekat mengupayakan uuntuk melakukan bedah rumah milik Upayakan Realisasi Tukisyah (Mbah Syah) (69) warga RT/RW 08/42, 29 Banjarsari Metro Utara. foto Verry

Metro, HL- Harapan seorang janda tua bernama Tukisyah (Mbah Syah) (69) warga RT/RW 08/42, 29 Banjarsari Metro Utara, yang berharap rumahnya dibedah karena sudah tak layak huni. Nampaknya mendapat respon dari Pemkot Metro melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissosnaker dan PM) setempat. Pasalnya, menurut Kadissosnaker dan PM Kota Metro, Yusuf Kota Alam, pihaknya akan berupaya membantu dan memberikan bantuan bedah rumah kepada Mbah Syah meskipun dalam keadaan mendesak lantaran berada dipenghujung tahun. “Kalau program bedah rumah tahun ini sudah berjalan semua. Tetapi, tetap akan kami upayakan untuk membantu warga yang rumahnya sudah tidak layak huni,” ujarnya Senin (23/12) kemarin. Dengan kondisi mendesak seperti keinginan dan harapan Mbah Syah saat ini. Pihaknya berjanji akan berupaya untuk secepatnya mamberikan bantuan bedah rumah pada rumah Mbah Syah. “Saya koordinasikan dengan sekda dulu terkait masalah ini. Yang pasti kita akan upayakan,” pungkasnya. Dengan kondisi rumah tua yang atapnya hanya ditopang batang bambu. Mbah syah, bercerita jika belakangan ini, ia kerap kedinginan pada malam hari lantaran air hujan yang masuk kedalam rumahnya melalui atap rumahnya yang bocor. “Saya kehujanan tiap malam karena atap rumah saya bocor. setiap kali hujan turun pada malam hari, saya tidak bisa ti-

dur karena kedinginan,” keluhnya. Sementara, harapan yang sama diungkapkan Ketua RT setempat,Sumani, kehidupan Mbah Syah dilingkungannya sangat memprihatinkan. Terlebih kondisi rumahnya yang sudah tua dan rusak parah pada atapnya. “Mbah Syah memang layak dibantu karena tergolong warga saya yang kurang mampu. oleh karena itu, saya membuat surat permohonan bantuan bedah rumah kepada pemerintah Kota Metro untuk membedah rumah Mbah Syah,” ujarnya. Karena tergolong warga kurang mampu, jelas Sumani, kebutuhan setiap hari Mbah syah seperti makan sehari-hari hanya mengandalkan lelesan/memungut sayur/lalapan milik warga setempat yang tumbuh liar dilahan milik warga. bahkan terkadang, warga yan merasa iba memberi makanan seadanya untuk kebutuhan sehari-hari Mbah Syah. “Makan sehari-hari Mbah Syah terkadang mencari sayuran dan lalapan seadanya dipinggir sawah milik warga,” jelasnya. Sumani berharap, dengan surat pengajuan bedah rumah yang ditujukan ke Pemerintah Kota Metro, dapat direalisasikan secepatnya oleh Pemkot setempat mengingat kondisi rumah Mbah Syah yang selalu kebocoran disaat musim hujan seperti saat ini. “Semoga dengan bantuan dari sosial kontrol melalui media ini, pemerintah Kota Metro, memberikan bantuan untuk memperbaiki kondisi rumah Mbah Syah, yang keadaannya sudah sangat memprihatinkan,” harapnya. HLD-04/21

Sebagaimana yang dilakukan Kepala SMPN1 Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba). Menurut pengakuan beberapa Wali Murid yang diinformasikan kepada HL. Yanto, Kepala Sekolah SMPN 1 Banjar Baru,

Kabupaten setempat telah melakukan Pungutan Liar (Pungli) untuk dengan alasan untuk Biaya Semester TAHUN pelajaran 2013-2014. Lebih jauh menurut salah satu Wali Murid, besarnya Pungli yang dilakukan Kepala Sekolah SMPN1 Banjar Baru bervariasi. Untuk kelas VII, dipungut sebesar Rp. 250 ribu, Kelas VIII dipungut sebesar Rp. 100 ribu; Dan untuk Kelas IX, Yanto sebagai Kepala Sekolah memungut sebesar Rp. 50 ribu. Tragisnya menurut salah satu Wali Murid, pelunasan Pungutan tersebut harus dilunasi sebelum Ujian Semester, bila tidak maka siswa yang tidak melunasi Pungutan tersebut tidak boleh ikut Ujian Semester. “Wah mas, bagaimana Sekolahan ini, katanya semua biaya sekolah sudah ditanggung Pemerintah; Kok kami disuruh bayar lagi. Saya sampai terpaksa jual ayam mas, karena

mau melunasi Pungutan tersebut.” Ujar salah satu Wali Murid yang meminta namanya dirahasiakan. Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Yanto, saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan setempat, (23/12) kemarin; Kepala Sekolah SMPN1 Banjar Baru ini tidak mau menjawab apa-pun. “Saya tidak mau dikonfirmasi,” Ujar Yanto berlalu begitu saja memasuki Ruang kerja Sekretaris Pendidikan Tuba. Untuk diketahui, bahwa untuk membiayai operasional sekolah, Pemerintah pusat telah mendanai lewat program BOS (Biaya Operasional Sekolah); Dan Pemda Kabupaten setempat-pun untuk TAHUN Ajaran baru 2013, telah menganggarkan Dana Bantua Pakaian sekolah untuk setiap jenjang pendidikan; Mulai dari Siswa baru SD sampai dengan SMU dan SMK yang ada di Kabupaten setempat. HLD-04/14

KERJASAMA- Penyerahan Basis Data PBB-P2 dan Penandatangan Naskah Perjanjian Kerjasama tempat pembayaran PBB-P2 oleh KPP Pratama Kota Bumi dan PT. Bank Lampung Cabang Pembantu Menggala dengan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kab. Tulang bawang, Senin (23/12) Foto Darjono

Jelang Natal dan Tahun Baru Wabup himbau Berjalan Baik Tanggamus HL - Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus. Hi. Samsul Hadi, M.Pd.i mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya di lingkup Kabupaten Tanggamus ini, untuk bersama-sama saling menjaga situasi dan kondisi serta Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtib-

mas) daerah selama bulan Desember ini hingga awal tahun 2014 mendatang. “Saya berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan tahun baru ini dengan aman dan damai, “Katanya, Senin (23/12). Selain dari itu juga, dirinya meminta kepada seluruh umat

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

kristiani di daerah ini dapat memaknaikan bulan suci Desember ini. Sambil menantikan lahirnya sang juru selamat Yesus Kristus (Natal) dengan penuh damai dan suka cita. Tak lupa, Wakil juga berharap dukungan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan di

Pekerjaan Talut Amburadul Telan Dana PPIP 250 Juta OMS Ngaku Dana Belum Turun Pringsewu, HL- Dengan alasan dana Proyek Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP), belum turun, pengerjaan talut sepanjang 600 meter di jalan Pekon Banjarejo Kecamatan Banyumas terkesan asal jadi. Proses pekerjaan asal jadi tersebut, dibenarkan Kepala Pekon Banjarrejo Herman, karena menggunakan dana dari swadaya masyarakat. “Hal ini terjadi karena dana proyek tersebut belum turun, untuk pengerjaan saat ini dengan menggunakan dana swadaya masyarakat saja, nanti setelah dana turun baru akan dibangun talut yang lebih bagus,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama Ketua OMS setempat Agus, juga mengatakan memang dana PPIP dipekonya belum turun dan pekerjaan saat ini baru dengan dana swadaya saja. Dari hasil pantauan dilapangan, terlihat pengerjaan talut sangat berkualitas rendah dengan adukan semen dan pasir yang tak seimbang, sehingga kualitas talut sangat rapuh, semenya lemes dan

mudah rontok, juga lebar talut jalan tersebut sangat kecil hanya selebar 15 centi saja, padahal seharusnya dengan kelebaran 50 centi yang dibawah dan dibagian atas 30 centi. Seperti diungkapkan seorang warga setempat yang minta dirahasiakan identitasnya dia merasa heran dengan hasil pengerjaan talut yang sedang berjalan saat ini, namun warga tetap saja bekerja sesuai perintah OMS setempat. Warga mengharapkan agar pekerjaan talut tersebut diperbaiki karena kondisi talut sangat tidak layak. “Diduga pengerjaan PPIP di Pekon Banjarrejo melanggar juklak dan juknis yang ada, padahal jika dilihat dari anggaran sebesar 250 juta selayaknya bisa dibuat talut yang lebih bagus dan layak, bisa jadi dana PPIP banyak yang dikorup oleh OMS setempat,” ujarnya. Sementara menurut tukang yang bekerja memang bagian dalam talut selebar 50 centi dan dibagian atas 30 centi dengan kedalaman galian 70 centi. HLD-04/13

BPBD Latihan Tanggap Bencana Masyarakat Diberi Pemahaman Terbanggibesar, HL- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah, memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar terlatih dan tanggap bencana. “Kita tidak pernah tahu, kapan bencana akan datang,” kata Bupati Lamteng, Jum’at (20/12). Dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Asisten Bidang (Asbid) Pemerintahan, Dila Azhari menyampaikan. Selain petugas perlu diberikan pelatihan, masyarakat juga penting diajak tanggap bencana. Kegiatan yang dimotori Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamteng, dipusatkan lapangan Prosida Bandarajaya Barat, Terbanggibesar. Acara dikemas dalam bentuk Geladi Management Penanggulangan Bencana, sebagai wahana simulasi atau praktek penanganan bancana. Perlunya memberikan pemahaman kepada masyarakat, bertujuan guna meningkatkan kemampuan Sumber Daya Masyarakat (SDM), agar lebih siap, cepat dan tanggap saat menghadapi bencana alam. “Kita dituntut, untuk selalu siap dan siaga, dalam kondisi apapun terutama saat musibah

datang,” harap bupati. Karena datangnya bencana, kita tidak pernah tahu kapan datang, dan bagaimana bentuknya. Karenanya, pemerintah daerah mengambil langkah untuk melaksanakan geladi menegemant tentang penanggu-langan bencana. Didalam kegiatan simulasi, yang berlangsung Jum’at pagi kemarin, dilibatkan juga beberapa unsur terkait. Seperti organisasi RAPI, Seskom, Tagana, Dinas Kesehatan, Dinas Sosnakertrans, PMI, TNI, Polri, dan Sat Pol-PP. Kepala BPBD Lamteng Ir. Abu Kosim mengatakan, sangat perlu sekali latihan penanggulangan bencana ini dilakukan, karena bencana bisa terjadi sewaktu-waktu. “Simulai ini sifatnya melatih, sebagai modal dalam menghadapi bencana,” tambah Abu Kosim. Seluruh petugas yang pada satuan kerjanya masing-masing, harus selalu siap siaga tanpa menunggu komando, semuanya bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi)-nya. Selain itu, lanjut Abu Kosim, simulasi ini dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme anggota dan tim dalam Satker terkait. HLD-04/11

Tanggamus. “Mari kita jaga sama-sama daerah ini dengan baik, bila keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga tentunya kegiatan pembangunan juga dapat terlaksana dengan baik. Mari kita bergadengan tangan membangun daerah ini apalagi saat ini memasuki bulan Desember yang merupakan bulan suci bagi kita umat kristiani,” ujar mantan UPT Pendidikan Sumberejo itu.

Dikatakannya, masyarakat juga jangan terprovokasi atau bahkan melakukan kegiatan memprovokasi masyarakat dan situasi keamanan daerah yang ada selama ini kita sudah menjaganya dengan baik. “Bulan ini adalah bulan suci bagi umat Nasrani, kita harus jaga dan pelihara dengan baik. Keamanan dan hal-hal lainnya juga sama-sama kita jaga bersama,” harapnya. HLD-04/17.

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

5

Selasa, 24 Desember 2013

HALUAN LAMPUNG

Diskominfo Harus Transparan FKWKP Beri Waktu Seminggu Dugaan Korupsi Berjamaah

SERTIJAB- Kapolres Lampung Utara (Lampura) AKBP Helmi Santika, memimpin upacara serah terima jabatan Kasat Lantas, Kapolsek Kotabumi Utara, dan Kapolsek Abung Selatan, dihalaman Mapolres setempat, berdasarkan Telegram Kapolda Lampung nomor ST/451/XII/2013, Tertanggal 03 Desember 2013, tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polda Lampung. Foto Heri

Latgab Simulasi Tanggap Bencana Kerjasama BPBD dan PMI Diikuti TNI/Polri dan Satker Panaragan, HL- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulang Bawang Barat bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat menggelar Latihan Gabungan (Latgab) Simulasi Tanggap Darurat Kabupaten Tulang Bawang Barat 2013. Kegiatan yang berlangsung di lapangan Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah itu melibatkan unsur TNI/Polri, dinas/badan terkait, PMI, RAPI, Satpol PP dan anak-anak sekolah. Kegiatan rutin ini sudah memasuki tahun kedua, Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Tuba Barat, Drs. Paryanto, MM mewakili Bupati membuka secara resmi acara dimaksud. Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Setdakab berharap dengan adanya simulasi ini membuat semua pihak yang terlibat dapat saling menguatkan, mengisi dan menjadi satu tim yang tangguh. Bupati juga meminta kepada Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dibentuk lintas satker dapat memaksimalkan perannya. Lebih jauh Bupati memaparkan tujuan dari penanggulangan bencana adalah ; a) Memberi perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana. b). Menjamin terselenggaranya penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinir dan menyeluruh. c). Membangun partisipasi dan kemitraan publik serta swasta. d). Mendorong semangat gotong royong dan kesetiakawanan. Dalam simulasi tersebut digambarkan terjadi tawuran pelajar SMK Negeri I Tulang Bawang Tengah, Pemerintah Daerah melalui Satpol PP berupaya

membubarkan tawuran antar pelajar tersebut dibantu pihak kepolisian dan TNI setempat, kerusuhan meningkat jadi anarkis terjadi pembakaran rumah penduduk. Sementara didaerah lain bencana angin ribut dan banjir juga melanda Kabupaten Tulang Bawang Barat. Akhirnya tenaga relawan PMI, RAPI, petugas pemadam kebakaran dan organisasi kepemudaan turun kelapangan, bahu membahu membantu. Posko PMI, TNI, Kepolisian dan RAPI didirikan, simulasi itu juga melibatkan semua kekuatan. Mulai dari ambulans dan perahu karet termasuk kendaraan pemadam kebakaran. Tampak juga penggunaan tenaga kendaraan roda dua. Diujung simulasi Sekretaris Daerah Kabupaten Tuba Barat dengan didampingi Sekretaris PMI setempat, dr. Edi Winarso, Danramil Tulang Bawang Tengah, Kapten Alimin dan sejumlah pejabat teras kabupaten berkenan melakukan kunjungan ke tenda penampungan, tenda logistik Dinas Sosial maupun Posko-posko Dinas Kesehatan, RAPI dan PMI. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Drs. Nur Budiman disela-sela kesibukannya mendamping Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulang Bawang Barat, Nakhoda, SH., MH mengatakan tujuan pelaksanaan latihan gabungan ini adalah untuk meningkatkanmemaksimalkan kesiapsiagaan bencana dan memupuk kekompakan kerja antar tim. Dirinya mengakui dalam simulasi tersebut masih jauh dari harapan. Namun setidaknya spirit kita untuk maju dan berubah cukup tinggi. HLD-04/14

Polres Gelar Sertijab Kasat Dasar Telegram Polda Lampung JADILAH Polisi penolong dan bersahabat dengan masyarakat, hal tersebut yang disampaikan oleh Kapolres Lampung Utara (Lampura) AKBP Helmi Santika, saat memimpin upacara serah terima jabatan Kasat Lantas, Kapolsek Kotabumi Utara, dan Kapolsek Abung Selatan, di halaman Mapolres setempat, sekitar pukul 09.00 WIB, kemarin (23/12). Serah terima jabatan perwira menegah tersebut berdasarkan Telegram Kapolda Lampung nomor ST/451/XII/2013, Tertanggal 03 Desember 2013, tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polda Lampung. Kasat Lantas AKP Surono dipindah tugaskan Baur BPKB Dirlantas Polda Lampung, dan digantikan AKP. Endhie Pratama, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Seputih Mataram (Lamtim). Kapolsek Kotabumi Utara, AKP Muji Sulihono dipindah tugaskan Tenaga Pendidik (Gadik) SPN Kemiling, dan digantikan Iptu. Samsuri yang sebelumnya menjabat Kasi Propam Polres Lamteng. Kapolsek Abung Selatan Iptu. Angga Harya Kusuma dipindah tugaskan Kepala KPPP Panjang (Lamsel), dan digantikan oleh AKP. Yuniarta yang

sebelumnya menjabat Kapolsek Daya Murni (Tubabar). Kapolres Lampura dalam sambutannya mengatakan bahwa mutasi dijajaran Kepolisian lingkup Polda Lampung adalah hal yang biasa. “Mutasi dalam lingkup Polda Lampung adalah hal yang biasa, itu dikarenakan adanya tuntutan organisasi, promosi jabatan, pemantapan, dan penugasan,” ujarnya. Dikatakannya, mutasi pada prinsipnya untuk kebutuhan organisasi dan mengembangkan pengalaman setiap anggota. “Mutasi akan memberikan manfaat bagi yang bersangkutan dan organisasi Polri tentunya,” katanya. Dalam kesempatan itu, AKBP Helmi Santika berharap didalam pelaksanaan petugasannya nanti, setiap pelaksana yang baru harus segera mengemban tang-

gung jawab dengan keikhlasan. ”Kepercayaan yang diberikan pimpinan harus diemban dengan penuh tanggung jawab, jadilah Polisi penolong dan bersahabat bagi masyarakat, ”pintanya. Dirinya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kasat Lantas, Kapolsek Kotabumi Utara, Kapolsek Abung Selatan sebelumnya atas pengabdian selama mengemban amanah di Polres Lampura. “Kepada Kasat Lantas, Kapolsek Kotabumi Utara dan Abung Selatan yang baru, saya mengucapkan selamat datang dan laksanakan amanah pimpinan itu dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” harapnya, seraya menambahkan semogga apa yg dilakukan oleh pejabat lama tetap dipertahakan dan ditingkatkan. HLD-04/18

GOW Peringati Hari Ibu Tegakkan Semangat Kaum Wanita

PAD Disprindag Nihil Dua Pasar Belum Ditarik Mesuji, HL- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Mesuji nampaknya harus bekerja ekstra untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditahun 2013. Bahkan, Disprindag memastikan PAD ditahun ini tidak dapat teralisasi seratus persen. Pasalnya, hingga saat ini Disprindag belum dapat melakukan penarikan distribusi terhadap dua pasar didua kecamatan tersebut. Kepala Dinas Prindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Mesuji, Drs. Nawawi Matni MH, mengatakan, hingga saat ini pendapatan asli daerah didua pasar besar di Kabupaten Mesuji belum dapat dilakukan penarikan. Ini taklain karena peraturan bupati (Perbup) masih digarap sehingga belum dapat dilakukan penarikan distribusi. “Hingga saat ini PAD belum ada distribusi yang masuk kekantor hingga akhir Desember 2013. Ini taklain karena, Peraturan

Daerah (Perda) no 3 tahun 2012, tentang distribusi pelayanan jasa umum baru selesai sehingga Perbup yang mengatur teknisnya masih digarap. Hal inilah yang menyebabkan PAD tentang distribusi pelayanan jasa umum belum masuk dan dapat dikatakan nihil,”jelasnya. Selain itu, lanjut Nawawi, kita juga masih mengarap dan membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) terhadap dua Pasar yakni Pasar Simpangpematang dan Gedung Ram, dimana pasar Simpangpematang telah menjadi pasar Kabupaten Mesuji sehingga potensi untuk PAD sagat siknitif dalam mendongkrak PAD. “Saat ini belum melakukan pemungutan untuk PAD, setelah diterapkan Perbup maka akan ada administrasi untuk peningkatan PAD. Sebelum ada aturan hukumnya maka belum dilakukan karena acuan kita UU no 28 tahun 2009, tentang pajak dan retribusi, ”tegasnya. HLD-04/23

POTONG KUE- Ketua GOW bersama ketua Darmawanita Lampura saat melakukan Pemotongan Kue Ulang Tahun Pada Puncak Peringatan Hari Ibu ke-85 di gedung Korpri kotabumi senin ( 23/12)

Kotabumi, HL- Gabungan organisasi perempuan (GOW) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), gelar acara dalam rangka peringati hari ibu ke-85 di Gedung Korpri Kotabumi senin (23/12). Puncak acara peringatan hari ibu ke-85 yang digelar GOW Lampura di gedung korpri itu dibuka oleh Asisten III Hamsir Arifyansyah, acara tersebut dihadiri oleh seluruh organisasi perempuan di Kabupaten setempat. Peringatan hari ibu merupakan guna mengenang tonggak perjuangan kaum wanita Indonesia yang pertama kali diikrarkan pada kongres perempuan di Yogyakarta 22

Desember 1928 silam. Momentum itu diharapkan, dapat menjaga semangat perjuangan kaum wanita bersama mitranya kaum laki-laki. Sehingga dapat mewujudkan kesetaraan Gender dalam rangka mewujudkan Demokrasi yang Partisipasif dan mendorong pembangunan yang Inklusif ditengah masyarakat. Dalam sambutannya Ketua GOW Lampura Dra.Agustina menyatakan,sebelumnya organisasi perempuan tersebut telah melakukan berbagai kegiatan dalam rangka peringati hari Ibu. Diantaranya mereka telah melakukan sosialisasi tentang kese-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

hatan kepada masyarakat serta melakukan Bhakti sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada warga yang menjadi korban diwilayah setempat. ”Kami telah melaksanakan berbagi kegitan dalam rangka memperingati hari ibu,” ujarnya. Dalam kesempatan itu GOW juga memberikan penghargaan berupa cendra mata kepada beberapa tokoh perempuan dikabupaten setempat. Acar tersebut diakhiri dengan pemotongan kue sebagai tanda peringatan HUT hari ibu yang ke -85 tahun 2013. HL-04/14

Pesawaran, HL- Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pesawaran (FKWKP), mendetlain (memberi waktu) Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) 1 minggu. Dan bilamana diskominfo tidak juga mau menggubris, maka melaporkan dugaan korupsi berjamaah ke aparat penegak hukum. Hal ini dikatakan FKWKP terkait dugaan penyimpangan anggaran APBD Tahun 20122013 oleh Diskominfo yang tidak dipublikasikan secara terbuka. “Secara resmi kami, pengurus FKWKP Senin (23/12) telah melayangkan surat kepada Diskominfo Pesawaran,”kata Feri Darmawan, saat ditemui dikantor FKWKP Senin (23/ 12) lalu. Pihaknya juga menambahkan sejak dilayangkanya surat Kami (FKWKP) ke Diskominfo maka kami mendetlain waktu Diskominfo 1 Minggu 2330 (satu minggu) dan bilamana diskominfo tidak juga mau menggelar dialok kami akan melayangkan surat ke pada Kajati Lampung, Polda dan Kajari Lamsel juga Polres Lamsel. “Kami beri waktu 1 minggu dari tanggal 23-30 dan bilamana diskominfo tidak juga mau mengelar dialok saya sendiri yang akan melaporkan dugaan korupsi Kominfo ke aparat penegak hukum,’’tegas Feri. Soheh ketika mendampingi Feri Ketua FKWK secara tegas menyampaikan selain adnya indikasi pemangkasan 30 persen oleh Kadis, serta beberapa bidang anggaran yang dengan sengaja tidak disalurkan (fiktiv) oleh Diskominfo setiap kali pencairan baik pembayaran dana koran dan ADV Hana bagian keuangan dan Sepri Menyodorkan SPJ tanpa ada anggka dan tertulis nilai order berlangganan koran yang dibayarkan tiga bulan sekali serta SPJ Adv yang juga tidak pernah tercantum anggka atau jumlah rupiah pada SPJ.

“Saya memastikan Diskominfo nantinya setelah diperiksa pihak penyidik Kajati atau mungkin polda Lampung akan kesulitan sendiri,”kata Soheh bendahara FKWKP. Ketidak transparanan dan diduga kuat adanya mainan yang dilakukan Diskominfo melanggar hukum, dengan cara memiktifkan beberapa kegiatan yang mengunakan dana APBD tahun 2012-2013.”Untuk ini kami meminta aparat penegak hukum dapat memberantas KKN di Diskominfo,”harapnya. Seharusnya setaf yang ada didiskominfo tidak lagi mengeluh bila layanan web belum dibayarkan. Jelas diskominfo 2013 mendapat dana anggaran sebesar 104 juta untuk 1 tahun. Belum lagi, difiktifkanya anggaran Pembuatan Baleho sebesar Rp. 541 juta, yang hingga saat ini wujut fisik baleho tidak pernah ada yang bertuliskan informasi dari kominfo. Kemudian Pembuatan majalah serta Kaleder yang belum juga dicetak. “Tidak ada alasan bila aparat penegak hukum bila tidak menetapkan tersangka oknum nakal didiskominfo, ”katanya. Meskipun wartwan koran ini berulang kali menghubungi kaDis kominfo dan Dwiyono kabah humas diskominfo tidka juga mendapat jawaban. “Saya tidak tahu bang, karna dari pagi masuk kantor belum melihat pak duwi dan kadis, ”kata seorang setaf kominfo. FKWKP selain melayangkan surat kepada Diskominfo juga melayangkan surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Toto Sumirat SH. Dan Bupati Aris Sandi DP serta Kabag Keuangan Yosa dan seluruh Organisasi Masyarakat (Ormas) serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Bumi andan jajama ini. Diberitakan sebelumnya pada koran ini, Dikominfo Salah gunakan Anggaran, FKWKP Tantang Untuk Dialog Minta Transpandi diInformasi. HLD-04/19

Pegawai Pungli Akan Dicopot Himbauan Disdukcapil ke Jajarannya Kotaagung, HL- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanggamus tegaskan akan menindak pegawainya yang ketahuan melakukan pungutan liar (pungli) dalam p e m b u a t a n K a r t u Ta n d a Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) ataupun dokumen lainnya. Kepala Disdukcapil Tanggamus,R Bambang Prahoro, SE mengatakan, bahwa ia tidak akan segan segan memberhentikan pegawainya yang berstatus Tenaga Kerja Sukarela (TKS), dan akan memberikan teguran berupa Surat Peringatan (SP) kepada bawahannya yang sudah PNS jika terbukti melakukan pungli kepada masyarakat. “Setiap ada pungli dalam pembuatan KTP, KK, akte nikah dan sebagainya yang dilakukan bawahan saya, masyarakat silakan segera lapor dengan membawa bukti otentiknya. Untuk yang TKS akan langsung saya berhentikan, dan yang PNS akan saya berikan SP, “Ungkap Bambang, Senin (23/ 12). Menurut Bambang, batas waktu untuk pembuatan KTP (diluar E-KTP,red) membutuhkan waktu paling lama 14 hari,dan jika lebih dari yang ditentukan masyarakat pun berhak menegur pihaknya. “Pembuatan KTP paling lama itu selama 14 hari, jika lebih dari itu masyarakat bisa komplain. Dan segala pembiayaan yang telah dikeluarkan masyarakat dalam pembuatan KTP akan kami ganti. Karena aturan tersebut sudah tertuang dalam UU no 23 tahun 2000 tentang administrasi kependudukan,”

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

ujarnya. Selain itu, dilanjutkan Bambang pihaknya masih disibukkan dengan perekaman Elektronik KTP (EKTP) bagi masyarakat Tanggamus yang belum melakukan perekaman,yang hingga saat ini baru mencapai 65%. “Perekaman bagi masyarakat yang belum terdata baru 65%dan kita pun belum mengetahui kapan pasti realisasinya karena banyaknya alat perekam di kecamatan yang rusak,” ucapnya. Dijelaskannya, sebayak 40 alat perekam E-KTP yang tersebar di 20 kecamatan banyak yang mengalami kerusakan, sehingga menjadi kendala pihaknya dalam perekaman identitas masyarakat. “Peralatan yang ada dikecamatan masih banyak yang rusak, sedangkan untuk memperbaiki peralatan itu harus dikirim ke pusat.Untuk mengirimkan kepusat kita masih terbentur dengan tidak adanya dana,” imbuh Bambang. Berdasarkan Perintah Mendagri, dilanjutkan Bambang KTP lama tidak berlaku lagi di bulan Januari 2014 mendatang. Namun dengan banyaknya masyarakat yang belum menyelesaikan perekaman ia pun belum berani untuk menarik KTP model lama dari masyarakat. “Tahun 2015 akan kita upayakan masyarakat Tanggamus sudah menggunakan KTP elektronik, Saya pun berharap tahun 2014 nanti EKTP akan dicetak di daerah, saya sangat optimis jika daerah yang mencetaknya maka saya yakin tahun depan masyarakat kita sudah menggunakan KTP model baru ini,” tuturnya. HLD-04/17.

Email : haluanlampung@gmail.com


Selasa, 24 Desember 2013

Kisah Bupati Ngada menutup Bandara Turelelo Soa

TAJUK

Oleh : Laurensius Molan Sabtu 21 Desember pukul 06.15 Wita, landasan pacu Bandara Turelelo di Soa, diduduki Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ngada.

dara tersebut sudah diketahuinya dari Bupati Marianus Sae pada Jumat (20/12) ketika upaya untuk mendapatkan tiket pesawat pulang

Ngada untuk memutuskan kebijakan pembangunan kabupaten ini setahun ke depan, termasuk bandara, namun pihak yang menik-

t a n g g u n g jawab yang sama,� kata Marianus. Di lain pihak, anggota Komisi V DPR dari daerah pemilihan NTT Saleh Husin

Aksi pendudukan tersebut membuat Kepala Bandara Turelelo Soa Ikhsan bingung karena anggota Satpol PP dengan sebuah kendaraan operasional sudah berada di tengah landasan pacu. “Saya mencoba mendekati mereka (Satpol PP) untuk memberikan pengertian, namun sambutan mereka sangat tidak bersahabat,� tutur Ikhsan menceritakan kejadian pada Sabtu pagi tersebut. Dia mengemukakan aksi itu b e r l a n g s u n g sampai pukul 09.00 Wita namun satu pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) dengan nomor penerbangan MZ-6516 batal mendarat serta terpaksa kembali ke Bandara El Tari Kupang. P e s a w a t itu sempat 40 menitberada di atas Pulau Flores, namun a k h i r n y a harus kembali mendarat di Bandara El Tari Kupang dengan membawa 54 orang pen umpang. Aparat kepolisian dari Polres Ngada bergerak menuju ke bandara, namun saat mereka tiba, Satpol PP sudah meninggalkan bandara menuju Kota Bajawa. Bandara Turelelo Soa letaknya sekitar 30 kilometer dari Bajawa, ibu kota Kabupaten Ngada di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) . Para Satpol PP itu ternyata menjalankan perintah Bupati Marianus Sae m e n y u s u l sang b u p a t i yang tidak mendapat tiket p e s a w a t Merpati untuk kembali ke Bajawa pada hari itu dari Kupang. Ikhsan mengakui bahwa rencana pemblokadean ban-

ke Bajawa, tidak membuahkan hasil. “Jumat bupati minta booking tiket pesawat Merpati, karena Sabtu pagi harus hadiri sidang di DPRD Ngada. Saya coba minta ke Merpati Kupang. R u p a n y a tetap tidak bisa bantu karena penumpang penuh,� ujar Ikhsan. Di tempat lain, Bupati Marianus Sae menjelaskan hal yang dia alami. “Pada Sabtu (21/12), saya harus kembali ke Bajawa karena ada paripurna penetapan APBD di DPRD Ngada, setelah m e n e r i m a DIPA tahun 2014 di Kupang pada Jumat (20/12). Kedua kegiatan ini sama pentingnya, sehingga saya harus hadir. Satu-satunya jalan, hanya dengan Merpati pada Sabtu pagi,� ujarnya. “Saya sampai mengemis minta bantuan agar Merpati dapat memahami keadaan ini, namun tidak digubris juga. Saya sama sekali tidak dihiraukan, malah dilempar kesana kemari. Saya sudah jelaskan bahwa saya ini bupati, namun tak ada yang peduli,� ujarnya. Bupati mengemukakan sarana dan prasarana dasar Bandara Turelelo Soa, mulai dari proses pembebasan lahan sampai perpanjangan landasan pacu, dibangun pada masa pemerintahannya. “Tetapi pada saat kami membutuhkan layanan untuk k e p e n t i n g a n rakyat, kami tidak dihiraukan. Kami tidak bertanya berapa keuntungan mereka. Kami tidak pernah meminta tiket gratis dan itu haram untuk kami.� Menurut dia, sidang DPRD

mati keuntungan dari kebijakan dan perjuangan ini tidak memiliki tanggung jawab sama sekali, bahkan sama sekali tidak peduli. “Ini yang saya tidak setuju. Mereka harus memiliki

menilai langkah yang ditempuh Bupati Ngada Marianus Sae dengan menutup bandara tersebut adalah sebuah tindakan yang keliru, sekalipun tidak mendapatkan tiket.

Surat Kabar Harian

HALUAN LAMPUNG Penerbit

: PT. LAMPUNG JAYA ABADI

Komisaris

: Dra. Zuraida, M. M

Penasehat Hukum

: A. Rizkie, S.H & Partner

Dewan Redaksi

: Yon Bayu Wahyono, Agus Sulendra

PU/ Pimred

: Hengki Ahmat Jazuli

Pemimpin Perusahaan

: Indira Mauli

Wakil Pemimpin Perusahaan : Herwandi Agusta, S. Kom Manajer Marketing

: Mohammad Mulya

“Menutup bandara bukan upaya untuk mencari jalan pemecahannya. Semua persoalan bisa dikomunikasikan dengan baik,� katanya. GM Merpati Kupang Djibrel de Hock mengatakan PT Merpati Nusantara Airlines cabang Kupang menyatakan persoalan dengan Bupati Ngada Marianus Sae telah selesai, meski insiden pemblokiran bandara tersebut sedikit m e m b u a t cemas maskapai p e n e r b a n g a n MNA yang hendak mendarat di bandara tersebut. “Ada pergerakan di Bandara Turolelo, sehingga kami tidak bisa mendarat dan kembali ke El Tari Kupang,� katanya dan menambahkan penumpang pesawat Merpati rute Kupang-Turelelo pada Sabtu (21/12) pagi itu memang penuh dan ada kemungkian miskomunikasi antara petugas Merpati dengan orang yang mengurus tiket untuk Bupati Ngada sampai memicu terjadinya aksi blokade tersebut. Pada Senin, M e r p a t i kembali terbang dan melayani rute p e n e r b a n g a n KupangTurelelo, pp seperti biasa.

Sadisme Terhadap Anak Dua hari berturut-turut kita dikejutkan oleh kekejaman manusia terhadap anakanaknya sendiri. Belum hilang di ingatan publik kasus Adit yang ditemukan dalam kondisi luka-luka akibat siksaan di Kabupaten Kampar, Riau, kasus kekerasan terhadap anak-anak kembali terjadi. Kali ini menimpa M Rizky Zacky (3). Anak balita (di bawah lima tahun) ini tewas setelah disiksa ibu tirinya, Rosalina binti M Tahan (23) dan ayah kandungnya Achen Saputra bin Mustofa di Perumahan Puri Mas Blok E3 No 13, Batam, Rabu (18/12). Akal sehat kita seolah tak mampu mencerna perbuatan yang dilakukan oleh manusia-manusia yang tega menyiksa dan bahkan membunuh anak-anak yang belum berdosa itu. Mari kita tundukkan kepala dan tadahkan tangan dan berdoa untuk keselamatan anak-anak di seluruh negeri bahkan dunia ini. Betapa teririsnya hati kita setiap kasus kekerasan yang menimpa anak-anak. Mereka tunas yang harusnya tumbuh dalam kasih dan sayang. Di mana di hati nuranimu? Hai pelaku, di mana imanmu? Pengakuan kekhilafan dan kekecewaan usai melakukan kekejaman itu tak mengubah apapun. Betapa dahsyatnya kemarahan orang terhadap para pelaku biadab ini. Ini bukan kejadian pertama dan boleh jadi juga bukan yang terakhir. Tingkat stres dan tuntutuan hidup yang makin tinggi membuat kasus serupa rawan terulang. Para orangtua dan dan masyarakat Indonesia diingatkan bahwa kekerasan terhadap anak di negeri kita ini sangat tinggi. Angka tersebut di atas menunjukkan peningkatan yang sangat fantastis. Bila menilik fakta, angka kekerasan terhadap anak di Indonesia tahun 2011 men-

capai 2.386 kasus. Angka tersebut meningkat 98 persen dari tahun lalu dengan jumlah 1.234 pengaduan. Tingginya angka kekerasan terhadap anak tersebut diungkapkan Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdekat Sirait, di Sekretariat Komnas Perlindungan Anak, Jakarta, ketika itu. Aris menuding negara, pemerintah, masyarakat dan orangtua telah gagal melaksanakan tugas untuk melindungi serta menghormati hak anak di Indonesia. Kegagalan itu terlihat dari meningkatnya pengaduan masyarakat terhadap berbagai bentuk pelanggaran hak anak. Tapi bentuk-bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh anak juga telah mengarah pada tindakan sadisme. Setiap bulan Komnas Perlindungan Anak rata-rata menerima 200 pengaduan kasus kekerasan terhadap anak. Perceraian orangtua, kata Aris Merdeka Sirait, juga mengakibatkan ratusan ribu anak di Indonesia terpaksa harus menjadi korban terpisah dari salah satu orangtuannya. Kasus-kasus anak terbengkalai dan masa depan perlindungan anak pun semakin buram. Sementara itu Seto Mulyadi alias Kak Seto mengajak semua pihak untuk merapatkan barisan demi kepentingan terbaik anak-anak Indonesia dan mendesak Pemerintah untuk melindungi anak dari kekerasan dengan cara stop kekerasan dan kekejaman terhadap anak. Harus ada kesadaran pemerintah bahwa kekerasan harus dihentikan pada anak. Ironisnya, kekerasan terhadap anak lebih sering dilakukan oleh para orangtua dan para guru di sekolah. Padahal, orangtua dan guru adalah komponen paling dekat dan terpenting bagi tumbuh kembang anak.***

Jangan Patah Semangat KEGAGALAN kembali dialami Tim Nasional Indonesia U-23, pada ajang sepak bola bergengsi di tingkat Asia Tenggara, SEA Games 2013. Pada pesta olahraga multieven dua tahunan, yang kali ini digelar di negara Myanmar, Garuda Muda hanya tampil sebagai runner up. Di final yang digelar di Zayyarthiri Stadium, Sabtu (21/12) malam, Indonesia menyerah 0-1 dari Thailand yang akhirnya merengkuh medali emas. Meski hanya meraih medali perak, perjuangan Garuda Muda patut kita hargai. Sebab, perjalanan mereka menapak final terbilang sulit, bahkan bisa bisa dibilang diwarnai keajaiban. Memulai dengan kemenangan 1-0 atas Kamboja di fase grup, Indonesia lalu digasak Thailand 1-4 di laga kedua. Selanjutnya bermain imbang tanpa gol lawan Timor Leste di laga ketiga, hingga Indonesia sempat berada di ujung tanduk. Beruntung, di laga penentu lawan tuan rumah Myanmar, tim besutan Rahmad “RD� Darmawan tersebut mampu unjuk gigi. Kemenangan 1-0 membuat Indonesia lolos sebagai runner-up Grup B, menyisihkan Myanmar dengan keunggulan head to head, dan menemani Thailand yang melaju sebagai juara grup. Pada laga semifinal, Kurnia Meiga cs kembali dihadapkan dengan musuh bebuyutannya, Malaysia. Walaupun kurang diunggulkan dalam rekor pertemuan, Indonesia akhirnya mampu meraih tiket ke partai puncak setelah memenangi duel adu penalti atas Malaysia. Sayang, harapan Indonesia melanjutkan kejutan di ajang sepak bola ini, tak dapat terpenuhi karena kalah dari Thailand. Kekalahan di partai puncak ini, mengulang peristiwa dua tahun lalu, ketika di final dikalahkan Malaysia lewat adu penalti. Kekalahan ini juga sekaligus menambah deret panjang puasa medali emas di gelaran SEA Games. Terakhir, Indonesia meraih gelar juara pada 22 tahun lalu, tepatnya pada 1991. Sementara raihan medali perak atau posisi runner up tersebut merupakan yang keempat bagi Indonesia, setelah sebelumnya dicapai pada 2011, 1997, 1979. Dari total tujuh kali masuk final sampai saat ini, baru dua medali emas bisa diraih yakni pada 1987 dan 1991. Rincian lengkap prestasi Indonesia selama keikutsertaan dalam ajang SEA Games yakni dua medali emas (1991, 1987), empat medali perak (2013, 2011, 1997, 1979), dan tiga medali perunggu (1999, 1989, 1981). Kecuali Timnas Indonesia U-19, yang mampu melangkah ke kejuaraan Asia, di ajang lainnya prestasi tim yang di bawah naungan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) ini, memang makin meredup. Pada ajang Piala AFF yang diikuti timnas se-Asia Tenggara, tim kita juga tidak pernah merasakan manisnya sebagai juara. Yang terakhir, pada penyisihan Grup C Pra-Piala Asia 2015, tim Indonesia yang diperkuat pemain naturalisasi, seperti Sergio van Dijk, Greg Nwokolo, Victor Igbonefo, Raphael Maitimo, juga tak mampu berbicara banyak. Meski masih menyisakan satu pertandingan lagi, tim Garuda dipastikan berada di posisi juru kunci di bawah Arab Saudi, Irak dan Cina. Masyarakat kita tentu sangat merindukan gelar bergengsi dari sepak bola ini. Kita berharap, PSSI terus belajar dari kegagalan demi kegagalan yang dialami timnas selama ini. Para pemain timnas juga perlu terus diberikan motivasi, agar mereka jangan sampai patah semangat untuk membela tim kebanggaannya. (*)

Redaktur Pelaksana : Budimansyah Redaktur : Aan Lampung, Andersen. S, Hendra Saputra, Iwan Ariyanto Wartawan : Ilham Jamhari, Rudy Hardianto, Awaluddin, Ana Zeen Messe Biro Lampung Utara : Heri Setiawan (Kabiro), Arif (Kabag Pemasaran), Depri, Sujatmiko, Biro Lampung Timur : Yanri (Kabiro), Nasir, Herman, A.Rahman, Ilham Sanjaya Biro Lampung Barat : Eko. S Biro Lampung Selatan : Agus Sri Yanto (Kabiro), Anwar Sanusi, Dirsah Dwi Natalia, Eko Widono Biro Lampung Tengah : Gunawan Biro Pringsewu : Mega Utama (Kabiro), Hermanto, Bambang Irawan, Biro Tulangbawang : Darjono (Kabiro), Yahya Apit, Hidman, Heri Purwanto, Hermansyah (Marketing) Biro Mesuji : Rifai Biro Tulangbawang barat : Elia Sunarto, Gati Susanto dan Aliyudin Biro Way Kanan : Yasir Subagio, Solihin Biro Tanggamus : Iwan Kurniawan Biro Pesawaran : Prayogi Biro Pesisir Barat : Rego Biro Metro : Verry. S Layout dan Design Grafis : Andrian Saputra, S.T (Kabag Pracetak), Johansah, Alfian Saputra, S. Kom Kabag Sirkulasi : Karyanto Syam Marketing : Dwi Gita Fitriani, M. Arief, Firmansyah, Rudi Kurniawan, Robin Katriansyah, S.T Percetakan : PT. SUBUR JAYA NIRWANA : Panca Ardhi (Kabag Percetakan) Abdullah, Ali Nurdin, Ari Desoni, Thomas Mathew, Dedi Kurniawan, Rohim.

( ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN ) Alamat Redaksi/Tatausaha : Ruko Nirwana Regency Blok. B/4, Jln. Pulau Morotai No. 99 Way Halim Bandar Lampung, Faksmili : 0721-708891, Email : haluanlampung@gmail.com BANK : BANK BRI No. Rek : 069901000014569 a/n HENGKI A. JAZULI WARTAWAN HALUAN LAMPUNG SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/ MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER.

No. Telepon Penting  Hotline Polisi

: 110

 Polsekta Teluk Betung Selatan

: 481283

 Ambulans

 Polda Lampung

: 485841

 Polsekta Kedaton

: 7691110

 Polsekta Teluk Betung Barat

: 485383

 PMI

: 253452

 Polsekta Panjang

: 31383

 Kebakaran

: 113/252741

 Polsekta Sukarame

: 7624250

 Dirpolair

: 31310

 RS Abdoel Moeloek

: 702455, 703312

 PDAM

: 483855

 RS Bumi Waras

: 254589

 PLN

 ULPK BBPOM

: 123

: 254888

 RS Urip Sumoharjo

: 771322

 Gangguan PLN

 Poltabes Bandar Lampung

: 263206

: 254110

 RS Advent

: 703459

 Gangguan Telkom

: 147

 Polsekta Tanjungkarang Timur

: 253783

 RS Immanuel

: 704900

 Penerangan Telkom

: 108

 Polsekta Tanjungkarang Barat

: 255015

 RS Graha Husada

: 240000

 Pemprov Lampung

: 481166

 Polsekta Teluk Betung Utara

: 482083

 RS Bintang Amin Husada

: 273601

 Pemkot Bandar Lampung

: 252041

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

: 118

Email : haluanlampung@gmail.com


POLITIK

7

Selasa, 24 Desember 2013

HALUAN LAMPUNG

PDI-P Pecah Gara-gara Jokowi? Jakarta, HL- Polemik soal calon presiden dari Partai demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memunculkan selisih paham di internal partai berlambang banteng gemuk tersebut. Isu masih akan tampilnya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di pilpres 2014 membuat sejumlah kelompok yang mengaku kader PDIP pendukung Joko Widodo (Jokowi) gerah. Mereka pada 21 Desember 2013 mendeklarasikan diri dengan membentuk PDIP Pro Jokowi (PDIP Projo). Dalam siaran persnya, Fahmi Alhabsyi salah satu inisiator Deklarasi Manifesto yang juga mantan caleg DPR RI 2009, mengatakan Organisasi ini bersifat gotong royong dan rencana nya akan tersebar di seluruh Indonesia dalam berbagai bentuknya. Mulai dari posko-posko rakyat hingga berbagai perhimpunan rakyat yang bertujuan mengantar kemenangan bagi Jokowi. ‘’Karena perubahan sejati hanya bisa terwujud oleh pemimpin yang memahami penderitaan rakyat dan mampu mengatasi berbagai problem rakyat. Pemimpin rakyat sejati hanya bisa terwujud melalui partisipasi politik, bukannya mobilisasi,’’ ungkap dia. HL-06/nt

Prabowo Ziarahi Makam Bung Karno Blitar, HL- Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto berziarah ke makam Sukarno di Blitar, Jawa Timur, Ahad (22/12). Saat berziarah, Prabowo ditemani sedikitnya dua kompi kader Gerindra untuk memberikan penghormatan kepada pahlawan nasional tersebut. Wasekjen Partai Gerindra, Sudaryono yang ikut mendampingi Prabowo menjelaskan, kegiatan nyekar di makam Bung Karno adalah rangkaian acara Prabowo di Blitar. Setelah sebelumnya bertemu dengan Bupati Blitar Herry Nugroho. Prabowo tidak sekali ini menziarahi makam Bung Karno. Sebelumnya mantan danjen Kopassus ini juga sudah pernah melakukannya dalam upaya menghormati Sang Proklamator. Berbagai lapisan masyarakat seputar Kabupaten Blitar berdatangan ikut nyekar menemani Prabowo. Yaitu setelah mendengar kabar Prabowo akan nyekar di makam Bung Karno. Setelah nyekar, Prabowo beserta rombongan bertolak ke Desa Kaweron, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Di rumah Jawoto, seorang pensiunan Kopassus, capres Partai Gerindra tersebut melakukan temu kader dan tokoh masyarakat setempat dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Sebelumnya, Prabowo melakukan pertemuan dengan beberapa kyai pengasuh pondok pesantren se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan. Di situ, dia didaulat menjadi anggota dewan kehormatan GP Ansor NU Jawa Timur. HL-06/nt

Tidak Ada Alasan untuk Tunda Pemilu Jakarta, HL- Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menyatakan tidak ada alasan untuk menggagalkan atau menunda pelaksanaan pemilu 2014. Termasuk persoalan daftar pemilih tetap (DPT). “Pemilu harus tetap berlangsung sesuai jadwal, tidak ada alasan untuk menunda. Apalagi menggagalkan, termasuk persoalan DPT,” kata Sekjen LPOI Lutfi A Tamimi di Jakarta, Minggu (23/12). Idealnya, kata dia, memang DPT pemilu 100 persen tidak bermasalah. Namun faktanya kondisi itu tidak dapat terpenuhi, baik untuk pemilu 2014 atau sebelumnya. LPOI, kata Lutfi, tidak menutup mata terhadap DPT yang masih dianggap bermasalah. Namun juga menghargai upaya yang telah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan perbaikan. “Bukankah yang sudah fixed jauh lebih banyak dari yang bermasalah? Lebih dari 100 juta. Masak karena ada yang bermasalah, yang jumlahnya jauh lebih sedikit, mengorbankan yang lebih banyak,” katanya. Karenanya, kata dia, persoalan DPT tidak boleh berlarut-larut dan dipersoalkan terus menerus. Sehingga mengancam pelaksanaan pemilu 2014. Ia mengatakan, di beberapa negara pemilu menjadi pemicu persoalan yang serius di dalam negeri. Baik karena faktor internal atau eksternal. Karenanya, LPOI tidak ingin hal serupa terjadi di Tanah Air. HL-06/nt

DKPP Diminta Tidak Campuri Urusan Penyelenggara Pemilu

Hamdan Zoelva

Jakarta, HL- Mahkamah Konstitusi (MK) meminta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) tidak terlalu mencampuri keputusan penyelenggara pemilu karena berpotensi menjadi perkara yang berakhir di MK. “Putusan DKPP harus fokus pada tugas dan wewenangnya yakni mengadili perilaku penyelenggara pemilu. DKPP jangan lebih jauh mencampuri putusan penyelenggara pemilu, karena putusan DKPP yang masuk pada aspek putusan penyelenggara pemilu ternyata potensial menimbulkan persoalan pada tingkat akhir di MK,” kata Ketua MK Hamdan Zoelva dalam konferensi pers Refleksi 2013 dan Proyeksi 2014 MK di Jakarta, Senin (23/12). Hamdan mengatakan sepanjang 2013 terdapat dua perkara sengketa pilkada yang harus dilakukan verifikasi ulang lantaran sebelumnya DKPP masuk terlalu dalam mencampuri keputusan KPU selaku penyelenggara. “Misalnya perkara pilkada Tangerang dan Tapanuli Utara. DKPP memerintahkan ada pasan-

gan calon yang diikutsertakan dalam dua pilkada itu, namun setelah diverifikasi dan diperiksa di MK ternyata pasangan calon itu tidak memenuhi syarat sehingga MK harus memerintahkan verifikasi ulang. ” Lebih jauh dia mengatakan secara kualitatif pelanggaran terstruktur, sistematis dan masif juga menonjol terjadi dalam perkara sengketa pilkada 2013 yang ditangani MK. Dari 196 perkara sengketa pilkada yang diuji sepanjang 2013, MK menemukan banyak pelanggaran terjadi akibat kurangnya independensi KPU dan Bawaslu. “Biasanya itu sering terjadi karena kebijakan penyelenggara pemilu yang memihak salah satu pasangan. Posisi rawan independensi ini paling menonjol pada panitia pemilihan kecamatan dan KPU kabupaten kota,” ujar Hamdan. Sementara itu pelanggaran lain yang menonjol adalah mobilisasi birokrasi oleh petahana dengan jalur birokrasi dan memanfaatkan dana bantuan sosial dan dana negara lain untuk memperkuat basis dukunganpemilihnya.HL-06/nt

Tender Logistik Pilgub Tunggu Pengesahan APBD 2014 KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Lampung akan menggelar pelaksanaan tender logistik untuk pemilihan gubernur (pilgub) setelah Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014 disahkan. Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono, membantah lembaganya akan melakukan tender hari ini, Selasa (24/12). “Ya belum lah. Tender 24 Desember itu kata siapa? Belum, kita tunggu dulu APBD disahkan. Kalau DPRD sudah sahkan anggarannya baru kita jadwalkan,” ujarNanang Trenggono,di ruang kerjanya kemarin. Menurut Nanang, KPU tidak mau berandai-andai soal kepastian anggaran pilgub sebelum ada kejelasan. “Saya tidak mau berandai-andai, pokoknya nanti setelah ketok palu baru kita bergerak, saya tidak mau berstatemen nanti malah buat runyam keadaan,” jelas Nanang.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Lampung, Hantoni Hasan, mengatakan pihaknya akan menggelar paripurna pengesahan APBD 2014 besok (hari ini). Namun begitu, politisi PKS ini belum dapat memastikan waktunya. “Kalau hasil rapat Banmus (Badan musyawarah), pengesahan APBD 2014 ya besok. Kalau soal waktunya nanti, karena kami masih membahas anggaran lagi di masing-masing komisi. Nanti jam 8 malam (kemarin), akan ada pembahasan lagi di Banang DPRD. Setelah itu Banang rapat lagi dengan tim anggaran eksekutif (TAPD). Kalau beres malam ini (kemarin), ya besok paripurna, kalau gak ya dilanjut lagi besok

KPU Mesuji tak Miliki Dasar Hukum Jadwalkan Pilwabup Mesuji HL - Sebelum ada surat secara resmi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mesuji tidak dapat begitu saja memproses pemilihan wakil Bupati (Wabup) Mesuji sebelum DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji. Ketua KPU Mesuji, Novi Ramadhona, mengatakan pemberkasan dapat dilakukan oleh KPU, bila kedua belah pihak melayangkan surat secara resmi, meskipun dana proses pemilihan wabup Mesuji telah dianggarkan sebesar Rp50juta. Menurut Novi, KPU bisa memeriksa berkas bila diminta secara resmi oleh DPRD maupun Pemkab Mesuji. “Kita bisa memperoses apalagi menjadwalkan pemilihan wabup. Bila mengacu pada PP 49 tahun 2008, tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah, yang berhak melakukan verifikasi berkas adalah DPRD sebagai mana usulan dua nama dari bupati. Namun, bila KPU diminta untuk melakukan verifikasi berkas maka KPU siap,” tegasnya. Dikatakan Novi, tidak adanya dasar hukum itulah maka KPU

tidak dapat membuat dan menjadwalkan pemilihan wabup sebelum adanya surat resmi. Tetapi, bila proses pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, maka KPU memiliki kewewenangan penuh sesuai dengan PKPU 13 tahun 2012 tentang Pencalonan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang Dipilih Rakyat. “Nah yang terjadi saat ini adalah pergantian, jadi yang memiliki kewewenangan penuh adalah kepala daerah dan DPRD Mesuji. DPRD maupun Kepala Daerah harus memberikan surat terlebih dahulu, karena KPU tidak memiliki dasar hukum,”tegasnya. Saat ditanya apakah DPRD maupun kepala daerah sudah memberikan surat secara resmi terkait pemeriksaan dan penjadwalan pilwabup? Dengan tegas Novi mengatakan, sampai saat ini belum menerima surat baik dari DPRD maupun dari Bupati. “Sampai saat ini belum meskipun dana anggarannya sudah disiapkan di APBD 2014,”tukasnya.HLD-23

Banyak Pemilih tak Tahu Cara mencoblos Jakarta, HL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta lebih gencar melakukan sosialisasi Pemilu 2014. Pasalnya, masih banyak pemilih yang ternyata tidak tahu bahwa pada pemilu nanti pemilih kembali mencoblos.”Beberapa pemilih punya pemahaman bahwa surat suara akan sah jika ditandai dengan cara bisa memilih antara dicoblos atau dicentang, bahkan ada pemilih yang memahami bahwa surat suara yang sah jika dicentang,” ujar Manager Research Polling Center Heny saat memaparkan hasil surveinya di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan, baru-baru ini.Dia mengatakan, dari total pemilih yang disurveinya, masing-masing ada 8,4 persen pemilih yang mengira pemilu mendatang tetap dilakukan dengan mencentang. Sementara pemilih yang menganggap sah, baik dicoblos maupun dicen-

tang, sebanyak 20,8 persen. “Namun, sebagian besar pemilih sudah paham bahwa surat suara akan sah jika ditandai hanya dengan cara dicoblos. Ada sekitar 69,5 persen,” ujarnya. Survei tersebut dilakukan pada enam provinsi pada 17-26 September 2013 lalu. Pada setiap provinsi, responden yang disurvei sebanyak 460 orang yang memiliki hak pilih. Tingkat kesalahan sebesar 4,5 persen. Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) M Afifuddin mengatakan, dengan adanya fakta bahwa masih banyak pemilih yang belum mengetahui cara memilih yang benar, KPU harus lebih gencar melakukan sosialisasi.Dia mengatakan, pemilih tidak cukup hanya tahu bahwa pemungutan suara untuk pemilu legislatif diselenggarakan 9 April 2014. HL-06/nt

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

pagi,” ungkap dia. Meski pengesahan APBD 2014 telah dilakukan, menurut Hantoni, pelaksanaanya tergantung pemprov. Selain itu, masih ada tahapan lagi yang harus dilalui yakni evaluasi Kemendagri dan diserahkan lagi di Banang untuk dibahas kembali. “Barulah selesai proses penetapan APBD. Mengenai pelaksanannya tergantung pemprov,” singkatnya. Susun Juknis DPT KPU Lampung sudah menyusun petunjuk teknis (juknis) pemutakhiran data pemilih untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung. Draft juknis ini tinggal menunggu paraf Ketua KPU Lampung dan diberikan nomor untuk kemudian dibagikan ke KPU 14 kabupaten/kota. Pokja Pemutakhiran Data Pemilih KPU Lampung, Firman Seponada, mengatakan dalam draft juknis itu KPU Lampung akan

menjadikan DPT pemilu legislatif sebagai basis penyusunan DPT pilgub untuk kemudian ditetapkan pada 13 Januari 201. Pemutakhiran DPT pilgub berbasis DPT pileg dilakukan berdasarkan asas penyelenggara pemilu yakni efisiensi dan efektivitas. “Karena gak mungkin lagi kita mengolah DPT pilgub dari DP4. Berdasarkan azas penyelenggara pemilu, kan proses pemutakhirannya sama. Hanya perlu dimutakhirkan lagi agar datanya akurat,” terang Firman saat ditemui di ruangan kerjanya di KPU Lampung, Senin (23/12). Proses pemutakhiran ini harus dilakukan karena dalam aturan penyusunan DPT pilgub terdapat ketentuan diantaranya pemilih setidaknya sudah berdomisili di Lampung selama enam bulan. “Datanya basenya kan ada pada saat pemutakhiran DPT pileg. Jadi gak terlalu sulit lagi,” terang

dia. Mantan Ketua AJI Lampung itu menjelaskan, seharusnya proses pengunduhan DPT Pileg di portal sidalih ini berlangsung sejak 8 Desember lalu. Namun dimajukan lagi dan dimulai sejak Sabtu (21/12) hingga Selasa (24/ 12). Menurut Firman, jumlah pemilih maksimal per TPS untuk pilgub ini sebanyak 600 orang saja. Dengan demikian diperlukan pemutakhiran data pemilih yang sudah diagendakan pada 26-28 Desember 2013. Firman menjelaskan jumlah DPT pilgub ini dipastikan lebih sedikit dari DPT pileg yang ditetapkan pada 4 November lalu yakni 5.883.383 pemilih. “Pasti kurang dari jumlah DPT pileg. Karena kan ada pemilih yang belum berusia 17 tahun pada saat pemilihan gubernur dan wakil gubernur berlangsung,” tandasnya. HL-06

PTUN Batalkan Pengangkatan Patrialis Akbar

Patrialis Akbar

Jakarta, HL-Pengadilan kepekaan hakim dalam mem- pada Pasal 19 Undang-UnTata Usaha Negara DKI baca hukum yang bergerak,” dang (UU) Nomor 24 Tahun Jakarta membatalkan Kepu- katanya. 2003 menyatakan, pencalotusan Presiden (Keppres) Sebelumnya, Koalisi nan hakim konstitusi harus No 78/P Tahun 2013 terkait Masyarakat Sipil Selamatkan dilaksanakan secara pengangkatan Patransparan dan partrialis Akbar setisipatif dan harus bagai hakim Mahdipublikasikan kekamah Konstitusi pada masyarakat. “Argumen hakim yang (MK). Tak hanya Keppres itu diberdasarkan kepada semangat terhadap Patrialis, nilai melanggar UU hal ini juga berdamMK Pasal 15, Pasal Perppu No 1 Tahun 2013 pak kepada hakim 19, dan Pasal 20 (2) mencerminkan kepekaan hakim MK lainnya, Maria soal integritas caFarida Indrati. lon sebagai negadalam membaca hukum yang Hal ini dikatakan rawan yang menbergerak,” katanya. salah satu anggota guasai konstitusi. tim advokasi KoalPresiden Susilo isi Masyarakat SipBambang Yudhoyil Selamatkan Mahkamah MK mendaftarkan gugatan ono menerbitkan KeputuKonstitusi, Erwin Natosmal permohonan pembatalan Kep- san Presiden Nomor 87/P Oemar, saat dihubungi, Sepres No 87/P Tahun 2013 di Tahun 2013 tertanggal 22 Juli PTUN Jakarta. Anggota Konin (23/12). 2013 yang memberhentikan Ia juga mengapresiasi alisi Masyarakat Sipil Sela- dengan hormat Achmad keputusan itu dengan men- matkan MK, Bahrain, menga- Sodiki dan Maria Farida Ingatakan bahwa kekuasaan takan, ada proses yang salah drati sebagai hakim konstikehakiman masih inde- dalam pengangkatan calon tusi. Presiden lalu mengapenden. “Argumen hakim hakim konstitusi. ngkat kembali Maria. yang berdasarkan kepada Dia mengatakan, penunjuSelain itu, diangkat juga semangat Perppu No 1 kan Patrialis ini cacat hukum. Patrialis untuk menggantiTahun 2013 mencerminkan Padahal, aturan tentang MK kan Achmad. HL-06/nt

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

8

Selasa, 24 Desember 2013

HALUAN LAMPUNG

Isnaeni Divonis 1,5 Tahun Bui Korupsi Dispora Rp 88,1 Juta Bandarlampung, HL-Isnaeni (43), Pemegang Uang Muka Kegiatan (PUMK) pada program kegiatan kepemudaan di Dinas Pendidikan dan Pemuda Olah Raga Provinsi Lampung, dituntut 1,5 tahun oleh Jaksa di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (23/12) Pasalnya, terdakwa dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi Rp 88,1 juta pada program tersebut. Jaksa penuntut umum (JPU) Feriando, menyatakan terdakwa Isnaeni terbukti bersalah melanggar pasal 3 Jo Pasal 18 UndangUndang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). “Menuntut terdakwa Isnaeni selama satu tahun dan enam bulan penjara,” ujar Jaksa Periando dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (23/12). Selain kuruangan badan, JPU juga meminta terdakwa membayar uang denda sebesar Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan. Dalam fakta dipersidangan, terdapat pertanggungjawaban pengadaan alat tulis kantor (ATK) untuk 19 orang sarjana penggerak pembangunan di pedesaan. “Terdakwa Isnaini membuat laporan pertanggungjawaban terhadap pengadaan ATK tersebut seolah-olah telah dilaksanakan,” ujar JPU Feriando dari Kejaksaan Tinggi Lampung tersebut. Selain itu, Isnaini juga membuat nota fiktif pembelian snack Rp 6,5 juta dan biaya foto Rp 3,1 juta. Berdasarkan hasil audit BPKP Lampung dinyatakan ada pertanggungjawaban yang tidak didukung bukti yang sah Rp 20,02 juta, pertanggungjawaban

tidak sesuai standar biaya Rp 12,96 juta, pertanggungjawaban ATK yang tidak benar Rp 11,2 juta. Selain itu juga pertanggungjawaban sewa tenda tidak benar Rp 5,3 juta serta pertanggungjawaban biaya kegiatan BPAP yang tidak benar Rp 8,5 juta.”Sehingga terdakwa Isnaini telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi Rp 88.117.149,” ujar JPU Feriando. Mantan Kadispora Nikmati Rp130 Juta Sementara itu, Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Lampung, Sugiarto, tersangka, perkara dugaan korupsi di tubuh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung masih mandek di Polda Lampung. Kini Polda Lampung masih memeriksa Sugiarto, terkait kasus kasus itu. ”Tersangka (Sugiarto, Red) diduga menginstruksikan dan ikut menikmati uang yang harusnya diserahkan ke atlet,” kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih. Berdasarkan pemeriksaan awal, Sugiarto diduga menikmati uang hasil korupsi sebanyak Rp130 juta. Uang itu, lanjut Sulis –sapaan akrab Sulistyaningsih– harusnya disalurkan ke atlet. Namun, atas perintah Sugiarto, uang justru disetorkan ke dirinya. ”Uang itu digunakan untuk kepentingan pribadinya,” ujarnya. Sulis menjelaskan Sugiarto belum ditahan lantaran masih dinilai belum perlu. Sugiarto adalah orang ketiga yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Sebelumnya ada John Sipahutar dan Isnaini. HL-05

Mantan Kepala BPMPK Tuba Didakwa Korupsi Rp 11,96 M Bandarlampung, HL-Sidang perdana Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung/Kelurahan (BPMPK) Kabupaten Tulangbawang Hasan Basaribu didakwa melzakukan korupsi dana tunjangan penghasilan aparat pemerintah kampung (TPAPK) Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) dan tunjangan rukun keluarga (RK) serta rukun tetangga (RT) Rp 11,96 miliar.Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Sutaji, SH, Jaksa penuntut umum (JPU) I Kadek pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Senin (23/12) mendakwa Hasan Basaribu dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 ayat 1 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor yang diubah dengan UU 20/2001 pada dak-

waan primer.Dan Pasal 3 ayat 1 UU 31//1999 tentang Pemberantasan Tipikor yang diubah dengan UU 20/2001 pada dakwaan subsider. Dalam dakwaannya, JPU menjelaskannya dana TPAPK berasal dari tahun anggaran 2012 diperuntukan kepada 15 kecamatan di kabupaten Tulangbawang. Dana tersebut didistribusikan setiap tiga bulan sekali. Perbuatan pelaku dilakukan bersama-sama sengan anak buahnya, Mantan bendahara pengeluaran Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung/Kelurahan (BPMPK) Kabupaten Tulangbawang Harlan Andrianto (35). Dimana saat ini, terdakwa Harlan Andrianto telah menjalani vonis lebih dahulu. Dia hukum selama 32 bulan penjara oleh majelis hakim. HL-05

Kompol SR Pengguna Narkoba Dilimpahkan Bandarlampung, HL-Pelimpahan tahan kedua dari Direktorat Narkoba Polda Lampung ke Kejaksaan Tinggi Lampung Kompol Slamet Riyadi (SR) tersangka kasus ekstasi sebanyak 6.094 butir dan dua orang kurirnya yakni Hesti (45) dan Nurmaisyah (46) pada Selasa (24/12) pada hari ini. “Besok (hari ini-red) Kompol Slamet Riyadi tersangka kasus esktasi sebanyak 6.094 butir dilimpahkan,” ujar Kasi TPUL Kejaksaan Tinggi Lampung, M.Syarief, kepada Haluan Lampung, Senin (23/ 12).Selain Kompol Slamet Riyadi, masih ada dua orang tersangka anak buahnya yang ikut dilimpahkan pada pelimpahan tahap dua tersebut. Sebelumnya, berkas perkara Kompol Slamet Riyadi dan dua anak buahnya dipisah menjadi dua berkas. Pemisahan tersebut karena antara SR dan dua kurir mempunyia peran berbeda dalam melakukan tindak pidana. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu tim penyidik Kejati Lampung, Edwin. “Berkas dua tersangka Hesti dan Nurmaisyah terpisah dengan Kompol Slamet Riyadi. Untuk tersangka Hesti dan Nurmaisyah menjadi satu berkas, sedangkan berkas Ko-

mpol Slamet Riyadi sendiri,”kata Erwin. Sementara itu, Wakil Direktur Narkoba Polda Lampung AKBP K. Yani Sudarto mengatakan, kalau berkas tersebut sudah dinyatakan lengkap atau P21, maka kami nanti akan melimpahkan barang bukti dan para tersangka. ”Kalau memang sudah P21, ngapain menunggu lama-lama lagi, langsung kami limpahkan para tersangka dan barang bukti,” ujarnya.Yani memastikan, tak akan tebang pilih dalam penanganan kasus ini. “Penegak hukum harusnya memberantas narkotika. Namun, dia (Slamet) menjadi bandar,”kata dia. Rencananya, tersangka akan mendapat tambahan hukuman sepertiga dari ancaman hukuman yang dikenankannya. Mengingat, ia adalah penegak hukum. “Sehingga, diharapkan ada efek jera kepada penegak hukum lainnya jangan pernah bermain-main,” tegasnya. Kompol SR, kemungkinan tidak dikenakan hukuman seumur hidup. Namun, dijerat Pasal 112 Sub Pasal 114 UU RI No. 35/ 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.HL-05

Kapolsek Sungkai Selatan Kompol Adisastri menunjukkan senpi laras panjang jenis M16 dan puluhan amunisi aktif.

Polisi Amankan Pemilik 30 Butir Peluru Aktif Kotabumi, HL-Kedapatan simpan 30 butir peluru aktif, Rejo (43) seorang pria ditangkap jajaran Satuan Reskrim Polsek Sungkai Selatan. Dari tangan warga Desa Tulang Bawang Baru, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampura (Lampura), diamankan 30 butir peluru aktif jenis M16, dua jaket anti peluru, dua pucuk laras panjang jenis Sofghan, dan dua bilah senjata tajam (Sajam) jenis garpu. Menurut Rejo, senapan sofghan tersebut dipergunakan untuk jaga diri. Sebab disekitar lokasi perambah banyak kepemilikan senjata rakitan.”Saya gunakan alat itu semua, hanya untuk menjaga diri dikarnakan diwilayah saya, banyak perambah memiliki senpi rakitan,”kata dia seraya mengatakan peluru aktif telah dimiliki semenjak dua

tahun terakhir. Kapolres Lampura AKBP Helmy Santika, melalui Kapolsek Sungkai Selatan Kompol Adisastri mengtakan, penangkapan bedasarkan adanya laporan dari warga tentang seorang pperambah yang memiliki senjata api laras panjang jenis M16 dan puluhan amunisi aktif. Setelah kita melakukan penagkapan ternyata senpi yang diduga mirip M16 adalah sejenis Sofghan. Namun untuk pelurunya aktif sebanyak 30 butir, selain itu juga mengamankan beberapa barang bukti lainya yakni dua buah jaket anti peluru, dan dua bilah sajam.”Alat itu dipergunakan untuk menakuti dan diduga untuk tindak kejahatan,”kata dia. Hingga malam tadi, lanjutnya tersangka masih dimintai keterangannya untuk mengungkap asal peluru tersebut, termasuk kemu-

ngkinan adanya senjata api miliknya.”Kita. (Polisi, red) masih mengumpulkan keterangan darinya, tidak tertutup kemungkinan sudah ada peluru yang telah digunakan, mengingat terdapat dua unit pensir yang tidak ada selongsong pelurunya,”ujar perwira berpangkat melati satu ini. Ketika disinggung ada keterkaitannya dengan aksi teroris, dirinya menegaskan tidak ada keterkaitannya dengan teroris atau keamanan jelang Natal dan Tahun Baru. ”Tentunya untuk keterkaitan dengan teroris tidak ada. Namun kita masih tetap menyelidikinya,”tegasnya seraya mengatakan tersangka akan dikenakan Undang-undang darurat pasal 2 ayat 1 tahun 1951, tentang kepemilikan sajam dan senpi, dengan ancaman 12 tahun penjara “ujarnya” HL-05/HLD-18

Polisi Terjunkan Anjing Pelacak Buru Rampok Bandarlampung, HL-Tim Satwa Polda Lampung menerjunkan satu anjing pelacak untuk membantu mengungkap kasus perampokan yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Senin (23/ 12). Pasalnya, Anjing pelacak diharapkan dapat membantu aparat Polresta Bandarlampung untuk mengendus pelakunya. Sekadar engingatkan, Aksi kawanan perampok berbaju batik kembali beraksi di sebuah kantor kontraktor yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Senin (23/ 12) dinihari. Tak tanggung tanggung, para pelaku yang

diduga lebih dari satu orang tersebut sempat menyekap satpam dan membawa senjata api. Linda, warga sekitar tempat kejadian perkara, mengaku sempat melihat kondisi satpam yang disekap. “Muka satpam dilakban penuh hanya hidungnya yang tidak ditutup. Tangan dan kaki juga dilakban,” ujar Linda kepada wartawan, Senin (23/12). Dia menambahkan, berdasarkan keterangan cleaning service, para perampok mengambil brankas yang ada di dalam kantor. Namun belum diketahui berapa kerugian akibat perampokan ini.HL-05/nt

Bayu: Ada 90 Foto Syur Brigpol RS Berbagai Pose Bayu Dilimpahkan ke Kejaksaan Terancam 6 Tahun Bui BAYU Perdana, tersangka penyebar foto syur mantan kekekasihnya yang tak lain adalah Brigadir RS, ajudan istri Kapolda Lampung bukabukaan.

Bayu Perdana

Dia mengaku mendapatkan kiriman sebanyak 90 foto bugil Brigadir RS dalam berbagai fose.

“Saya sudah pacaran dengan Brigpol RS selama 3,5 tahun. Saya dikirim foto bugilnya ada sekitar 90 buah dengan berbagai fose, bukan tiga,” ungkap Bayu, kepada Haluan Lampung saat pelimpahan tahan kedua dari Polda Lampung ke Kejaksaan Tinggi Lampung, Senin (23/12). Dia menambahkan selama proses pacaran dengan Brigpol RS, dia juga mengaku kalau pacarnya itu sering mengajak berhubungan dengan cara sex bay pone. “Saat sex bay pone, RS selaku mengirimi dirinya foto bugil. Ka-

lau saya tidak pernah mengirim punya saya kepada dirinya,” ujarnya saat ditemui disel Kejaksaan Negeri Bandarlampung, kemarin. Ia menambahkan berdasarkan penyelidikan polisi Brigpol RS yang selalu mengirimkankan foto kepadanya. “Nanti kalau di pengadilan saya akan buka-bukaan,” ujar lelaki berkepala plontos tersebut. Sementara itu, Kasi TPUL Kejaksaan Tinggi Lampung M.Syarief, membenarkan pelimpahan tahap kedua dari Polda Lampung ke Kejaksaan Tinggi Lampung tersebut. “Benar. Hari ini, pelimpahan tahan dua, Bayu Perdana, tersangka penyebar foto syur Pol-

wan,” ujar M.Syarief, kepada Haluan Lampung, Senin (23/12) Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, telah menetapkan tersangka terhadap Bayu Perdana, penyebar foto syur mantan kekekasihnya yang tak lain adalah Brigadir RS, ajudan istri Kapolda Lampung. “Kami sudah menangkap saudara Bayu Perdana dan sekarang masih diperiksa. Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kami tahan di sel Mapolda Lampung,” kata Direktur Serse Kriminal Khusus Polda Lampung, Komisaris Besar (Pol) Reynhard. S P. Silitonga, kepada wartawan, Rabu, (30/10) Penangkapan dilakukan oleh polisi pada Senin (28/12) di ka-

wasan Way Halim Permai Bandar Lampung. Yang bersangkutan diketahui sebagai pegawai swasta. Saat diperiksa, ia mengaku terpaksa mengunggah foto Brigadir RS karena sakit hati ditinggal menikah oleh korban. “Polisi lalu menetapkan Bayu Perdana sebagai tersangka dan selanjutnya akan dilakukan penahanan di sel Polda Lampung terhitung sejak tanggal 30 Oktober 2013,” katanya.Terkait hal ini, tersangka diancam dengan Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 1 atau 4 UU RI Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. ”Ancamannya 6 tahun penjara atau denda maksimal satu miliar rupiah,” kata Reynhard.HL-05

Yonif 143/ Twej Lampung Gagalkan Penyelundupan Gula Bandar Lampung, HL-Yonif 143/Twej Lampung yang di pimpin oleh Mayor Ifantri Jamaludin berhasil menggagalkan 4 kegiatan penyelundupan gula asal Malaysia,Thailand dan Pakistan, Senin (23/12). Mayor INF Jamaludin, saat dikonfirmasi menjelaskan pada Sabtu pukul 10.00 WIB tanggal 14 Desember 2013. Anggota Pos Komando Utama Satuan penegasan pengamanan perbatasan yoni 143 Twej Lampung,saat melakukan kegiatan pemeriksaan rutin di Jalan Pamodis Lintas Malindo telah menggagalkan 4 kegiatan usaha penyelundupan gula asal Malaysia produksi Thailand dan Pakistan tanpa

surat dan dokumen resmi dari instansi terklait. Tegasnya. Jenis barang yang diselundupkan berupa gula sebanyak 175

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

karung (9 ton) yang dibawa dengan menggunakan kendaraan truk kol diesel No Polisi KB 9046 AB yang dikendarai oleh al huda bin

hermasyah (23) warga jalan swadaya 01 Rt.007-002 siantar Pontianak Kalimantan barat dengan membawa barang berupa gula 100

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

karung (5 ton),” ujar Jamaludin Sedangkan pelaku lain, dengan membawa kendaraan Toyota Avanza warna putih No Polisi KB 1751 SH yang dikendarai oleh Ngadimun Bin Rejo Dinomo (23) warga Banjir Rejo Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggan Kalimantan Barat dengan membawa muatan gula sebanyak 22 karung (1,1ton) dan kendaraan roda empat mobil Inova hitam No Polisi KB 1097 UL yang dikendarai oleh Mahmud bin Abu Bakar (31) Warga Desa Balai Karangan Kec. Balai karangan Kabupaten . Sanggau Kalimantan Barat, kemudian para pelaku diamankan petugas untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkasnya.HL-05/HL-11

Email : haluanlampung@gmail.com


PENDIDIKAN

9

Selasa, 24 Desember 2013

Sistim UN SD Dihilangkan Bantuan Dana Pusat Juga Hilang Daerah Anggarkan Dana Sendiri Bandarlampung, HL- Dihilangkannnya sistem ujian nasional untuk Siswa SD dan Madrasah menjadikan hilangnyanya bantuan pendanaan untuk pelaksanaan ujian di tingkat dasar tersebut dari pemerintah pusat. Hal ini mengacu pada kebijakan Menteri Pendidikan yang membebankan biaya US/M kepada Pemerintah daerah maupun kabupaten dan melarang sekolah melakukan pungutan kepada siswa. Sementara untuk Provinsi Lampung sendiri menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Tauhidi,M.M saat ini sedang di bahas pembagian anggaran US/M dengan Pemerintah daerah. “Lampung sedang dihitung pembagian anggarannya antara daerah dan provinsi,makannya saat ini sedang kami rapatkan,” ujar Tauhidi. Menurutnya kebijakan pengahapusan Unas untuk sekolah

dasar memang sedikit menyusahakan, karena daerah dituntut menyediakan anggaran untuk pelaksanaannya. “Kalau semua sudah sepakat pembagian antara provinsi dengan kabupaten maka segera dilaksanakan tander untuk penggandaan soalnya,” ujarnya. Sementara itu masih menurut Tauhidi,untuk Unas SMP dan SMA sejauh ini tidak ada perubahan sehingga tidak ada kebijakan baru untuk pelaksanaannya. “Kalau SMP dan SMA kan masih menggungunakan anggaran pusat jadi tidak ada kendala,” tandas Tauhidi. Sementara untuk Paket soalnya menurut Tauhidi masih menggunakan 20 paket soal seperti tahun lalu, dan Passing grade yang digunakan pun masih sama. “Yang berbeda hanya UN SMA tahun ini bisa menjadi acuan untuk meneruskan ke Perguruan tinggi,” pungkas Tauhidi. HL-04/10

Guru Bukan Pahlawan Tanpa Jasa Guru Pahlawan Insan Cendekiawan Bandarlampung, HL- Kualitas guru terus ditingkatkan dalam penerapan implementasi kurikulum 2013. Menggenjot guru yang kreatif, inspiratif, serta menginspirasikan guru, sesuai dengan kode etik dalam kurikulum 2013. “Simbol guru selama ini sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, tapi sekarang guru sebagai Pahlawan Insan Cendekiawan,” tutur Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kota Bandarlampung, Drs. Haryanto M.Si., saat ditemui diruang kerjanya, Senin (23/12) kemarin. Menurut dia, seorang guru yang kreatif harus mampu menemukan sistem pembelajaran yang efektif, sekaligus mampu membuat media pembelajarannya sendiri agar memudahkan anak didik

menguasai materi dengan baik. Selain itu, guru yang kreatif ternyata tidak hanya berada di kota besar saja. Di kota kecil atau setingkat kabupaten juga tidak kalah kreativitasnya. Terpisah Ketua MKKS- SMA Bandarlampung, Drs. Sobirin Mendukung hal itu, guru-guru kreatif tidak hanya ada di kota besar saja, tapi di Kabupaten juga termasuk di ujung Pesisir Barat pun pasti ada. Sebab guru kreatif adalah guru yang mempunyai ide dan wawasan yang sangat bagus dan cemerlang.Sobirin menambahkan, seiringnya perkembangan zaman guru juga dituntut untuk dapat melakukan pembelajaran tambahan diantaranya dengan pelatihan dan mengikuti workshop bidang study. HL-04/10

Organisasi Guru Wajib Advokasi Kata Tauhidi Kadisdik Prov Lampung

Tauhidi

Bandarlampung, HL- Semua organisasi guru apapun nama dan tempatnya, harus mampu melakukan advokasi terhadap guru yang mengalami masalah baik dalam proses belajar mengajar maupun lainnya. Persoalan guru menjadi tanggung jawab semua pihak, terlebih organisasi yang menaunginya. “Organisasi apapun harus membantu masalah yang sedang dihadapi guru,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Lam-

pung, Tauhidi, seusai membuka workshop di SMAN 9 Bandarlampung, Senin (23/12) kemarin. Ia mengatakan selama ini peran organisasi guru apapun namanya belum maksimal membantu dan mengadvokasi guru ketika menghadapi masalah dalam mendidik anak muridnya. Kasus-kasus yang menimpa guru di Lampung, ia mengatakan, hendaknya mendapat bantuan penyelesaian agar kasus ini tidak sampai naik ke pengadilan. Dalam tahun ini, di Kabupaten Waykanan terdapat kasus seorang guru mencubit anak didiknya, saat ini maju dalam pengadilan. “Seharusnya kasus guru cubit siswa ini tidak perlu sampai ke pengadilan,” kata Tauhidi. Untuk itu, menurut dia, peran organisasi guru yang ada sekarang sebaiknya juga konsentrasi membantu permasalahan yang sedang dihadapi guru, agar dapat diselesaikan dan baik tanpa ada yang dirugikan. HL-04/10.

Yayasan Diminta Perbaiki Jebolnya Pembuangan Air Warga Sekitar Mengeluh Tanjungkarang, HL– Warga Kelurahan Tanjung Agung Raya Kecamatan Tanjungkarang Timur Gang, Punai Bandarlampung, merasa dirugikan oleh pihak Yayasan SMA dan SMP Nusantara Bandarlampung. Pasalnya, tembok sekolah yang bersebelahan dengan tembok warga menjadi rusak akibat, jebolnya pembuangan air hujan dari atap sekolah. Ketua rukun tetangga setempat yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, kami sudah bosen dengan pihak yayasan sekolah, dikarenakan hingga kini pihak sekolah tidak mengindahkan batas sekolah dan tanah warga.Menurutnya, para warga sebelumnya sudah mengingatkan ke pihak yayasan terkait hal tersebut, tetapi hingga kini pihak yayasan tidak mengindahkan laporan kami, yang sebelumnya kami sudah kompermasikan, dengan kepala SMA Nusantara Bandarlampung, Drs. Yusril. “Kalau di hitung-hitung dari tahun 90-an hingga sekarang sudah mencapai 15 tahunan yus-

ril menjabat kepala sekolah, masa ya sih, tidak tahu batas sekolah dan tanah warga sekitar itukan lucu,”ucapnya, Senin (23/12) kemarin.Selain itu juga, Lanjutnya, setelah bangunan sekolah ditinggikan, warga setempat pada saat itu, meminta pihak sekolah, agar saat ditinggikan pihak sekolah untuk dapat memberikan talang yang tidak masuk air saat hujan ke rumah warga, tetapi hal tersebut oleh pihak sekolah permintaan warga tidak diindahkan hingga sekarang, Ujarnya kesal. Kami warga sudah melayangkan surat peringatan ke dua kepada pihak sekolah, bila hal ini tidak juga diindahkan maka dengan terpaksa hal ini kami akan laporkan kepada pak Walikota, tegasnya. Terkait hal tersebut, saat dikompermasi, Kepala sekolah, baik SMP dan SMA Nusantara Bandarlampung, tidak ada ditempat dan pintu sekolahpun tutup, dikarenakan pihak sekolah lagi libur usai pembagian raport kepada siswa, Sabtu lalu. HL-04/10

HALUAN LAMPUNG

Dua Guru Besar Dikukuhkan Keduanya Dosen FMIPA Unila UNIVERSITAS Lampung (Unila) mengukuhkan Prof. Warsito, S.Si., DEA., Ph.D. dan Prof. Dr. Buhani, S,Pd., M.Si., sebagai guru besar, Senin, (23/12) kemarin. Keduanya merupakan dosen dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unila. Melalui rapat senat luar biasa yang dipimpin Rektor Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., di Gedung Serba Guna (GSG) Unila, Warsito dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu fisika instrumentasi, sementara Buhani sebagai guru besar bidang ilmu kimia anorganik. Pada kesempatan tersebut, Warsito membacakan orasi ilmiahnya yang berjudul “Teknologi Nondestruktif, Tren Perkembangan Sistem Sensor dan Akuisisi Data”. Ia menjelaskan tentang perkembangan teknologi nondestruktif, khususnya dua contoh analisis dan pemerapan sistem sensor, yaitu sensor optocoupler dan sensor magnetik. Pada abstraknya, Warsito menerangkan, dalam kehidupan keseharian kita selalu bersentuhan dengan teknologi. Salah satunya sistem sensor untuk keperluan pengukuran besaran fisis atau pengendalian. Ia melanjutkan, latar belakang lahirnya suatu teknologi didominasi karena tuntutan kebutuhan. Dalam bidang sistem sensor, kebutuhan akan kecepatan respon,

mikro dimensi, multifungsi, konsumsi energi rendah, sederhana, independen, portable, terintegrasi (MEMS), low cost, simpel, high SNR, digital response, non-destructive, dan lain-lain menjadi perebutan para peneliti dan industri di bidang sistem sensor. Bahkan, kecenderungan perkembangan ke arah sistem deteksi ‘sekelas’ manusia, yaitu sistem sensor yang mampu merespon ‘standar rasa’ seperti layaknya manusia menjadi tren saat ini, yaitu dengan teknologi sistem cerdas.Pada kesempatan yang sama, Buhani juga membawakan orasi ilmiahnya dengan judul “Potensi Biomassa Alga sebagai Penyerap Logam Berat”. Buhani menjelaskan tentang hasil-hasil penelitiannya dalam memanfaatkan material alam seperti biomassa alga sebagai penyerap (adsorben) logam berat yang merupakan salah satu upaya dalam rangka mengurangi penyerapan dan menurunkan konsentrasi logam berat di lingkungan. Buhani menyimpulkan bahwa biomassa alga merupakan salah satu material alam yang memiliki

DIKUKUHKANRektor Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., di Gedung Serba Guna (GSG) Unila, mengukuhkan dua guru besar yaitu Prof. Warsito, S.Si, DEA, Ph.D. dan Prof. Dr. Buhani, S.Pd, M.Si, Senin (23/12) kemarin, di GSG Unila. foto Awaluddin

potensi besar sebagai penyerap logam berat. Biomassa alga dapat dimodifikasi untuk menghasilkan adsorben yang memiliki laju, kapasitas, selektivitas adsorpsi yang besar, stabil secara kimia

serta dapat digunakan secara berulang sebagai adsorben. Dengan demikian, adsorben hasil modifikasi biomassa alga dapat diaplikasikan sebagai material penyerap logam untuk ber-

bagai keperluan seperti pemisahan dan prekonsentrasi logam untuk tujuan analisis atau penyerapan logam berat dari limbah industri sebelum dibuang ke lingkungan.HL-04/10.

SMPN 2 Kemah Penggalang Isi Liburan Semester Panaragan, HL- Dalam rangka mengisi liburan semester ganjil siswa-siswi Gugus Depan (Gudep) SMPN 2 Tumijajar menggelar Kemah Penggalang di komplek SMPN 2 Tumijajar di Kampung Dayasakti Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat dari tanggal 21 hingga 24 Desember 2013. Pembina Gudep SMPN 2 Tumijajar , Tursiyo SC mendampingi Kepala SMPN2 Tumijajar Yudo Utomo, M.Pd mengatakan, gerakan Pramuka punya peran penting dalam upaya membina generasi muda. Terlebih moral anak bangsa saat ini sedang di uji dengan berbagai budaya serta tayangan televise yang berpengaruh terhadap pola fikir anak bangsa. Mereka harus dibekali dengan berbagai pengetahuan seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga tidak berdampak pada rusaknya moral. “Kegiatan kemah penggalang merupakan salah satu upaya pembinaan yang efektif untuk membekali generasi muda. Tidak sebatas kegiatan jasmaniah juga diberikan bekal rohani, karena dewasa ini pengaruh budaya serta tayangan yang tidak mendidik berpotensi terhadap perkembangan anak didik,” kata Tursiyo, Minggu (22/12). Sementara itu, Kepala SMPN2 Tumijajar Yudo Utomo, M.Pd dalam amanatnya saat apel pagi mengatakan pentingnya kegiatan pramuka bagi siswa baik tingkat SD, SMP maupun SMA. Karena ilmu pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan tersebut pasti bermanfaat bagi peserta didik.“Kegiatan Pramuka saat ini mengalami kemajuan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi kegiatan pramuka selalu digiatkan. Maka se-

laku kepala sekolah saya sangat mendukung kegiatan kemah yang dilakukan oleh alumni SMPN2 Tumijajar” ujarnya. Terpisah kepala kampung Dayasakti Sahri, SH mengatakan, kegiatan kemah penggalang sangat bermanfaat bagi pengetahuan peserta didik agar peserta mampu berprestasi, kreatif dan inovatif serta meningkatkan semangat persaudaraan dalam membangun bangsa. “Kami dari aparat kampong akan selalu mendukung kegiatan sekolah karena dampaknya sangat positif bagi kemajuan kampong. Dan kami mohon Kemah penggalang dimasukkan menjadi agenda tahunanan yang dilaksanakan SMP 2 Tumijajar,” ujarnya. Sahri menambahkan, semangat mencerdaskan anak bangsa yang dilakukan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan SMPN2 Tumijajar harus didukung semua pihak, agar proses kegiatan belajar mengajar(KBM) di sekolah berjalan lancar. “Mari kita dukung program yang telah dan akan direncanakan SMPN2 Tumijajar, dan jika ada kekurangan kami dari kampung siap membantu baik moril maupun materiil demi suksesnya acara tersebut,” ujar alumnus Fakultas Hukum UBL Bandarlampung. Acara diikuti seluruh siswa sekolah dasar (SD) dan SMP se kecamatan Tumijajar dengan materi pengetahuan umum, teknik kepramukaan, keagamaan, kepemimpinan, kewiraan, ketangkasan, hasta karya, orientasi lingkungan, P3K perlombaan, serta pentas bakat seni. HLD-04/15

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

PEMBELAJARANGuru bidang study Biografi mengikuti kegiatan pembelajaran MGMP Ruang Kelas Salah satu sekolah dibawah naungan Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung. foto Awaluddin

Pasca Tewasnya Mahasiswa Baru Ospek Mahasiswa Libatkan Aparat Bandarlampung, HL- Pasca tewasnya Fikri, mahasiswa baru di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, saat ospek menciderai dunia pendidikan. Betapa tidak, Fikri tewas akibat dugaan kekerasan yang dilakukan senior kampusnya. Di Universitas Lampung (Unila) pun pada September 2013 lalu, hampir saja terjadi, namun tidak sampai menewaskan mahasiswa baru, tentu hal-hal seperti ini tidak semestinya terjadi. Dekan Fakultas Teknik (FT) Unila saat itu, Lusmelia Afriani, sampai menghentikan seluruh kegiatan di luar perkuliahan selama dua pekan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi dugaan praktik perpeloncoan. Selain itu, terduga pelakunya diskorsing, tidak boleh kuliah selama beberapa waktu. Karenanya, dekan FT Unila yang baru, Suharno, ber-

janji akan mengetatkan peraturan saat ospek atau kini lebih dikenal dengan istilah propti (program orientasi pendidikan tinggi) tersebut. Agar tidak terjadi kekerasan, ia akan melibatkan Korem 043/Gatam dan angkatan laut. ”Sehingga kami punya standar pelatihan yang aman dan tak akan terjadi hal-hal buruk. Yang sudah lewat, akan menjadi bahan evaluasi sebagai modal untuk pembinaan ke depan,” ungkapnya, saat ditemui diruang kerjanya Senin (23/12) kemarin. Ia mengancam akan menempuh jalur hukum jika masih ada mahasiswa yang melakukan kekerasan terhadap juniornya. ”Sanksi secara akademik juga dikenakan. Kita lihat seberapa besar kesalahannya. Nah, ini yang dirangkum dalam sebuah peraturan,” tandasnya. Terpisah, Pembantu Rektor

III Unila Sunarto menjelaskan, kekerasan dalam ospek sama sekali tak dapat dibenarkan. Dia sepakat dengan Suharno harus ada sanksi tegas jika ada unsur kesengajaan menghilangkan nyawa. Baik sanksi pidana maupun akademik. ”Aturan kita jelas, jika pelanggaran ringan diberi skorsing akademik, sanksi putus studi, dan pembekuan nilai. Hal ini sesuai surat Dirjen Dikti mengenai anti kekerasan,” ingatnya. Program studi (prodi) yang terbukti melakukan kekerasan pun terkena sanksi. Akreditasinya bisa turun bahkan ditutup. ”Sejauh ini kita telah memberikan surat edaran ke pembantu dekan tiga untuk mengawal kegiatan sehingga tidak ada yang mencintai almamater dengan kekerasan,” tegasnya. HL-04/ 10

”Sehingga kami punya standar pelatihan yang aman dan tak akan terjadi hal-hal buruk. Yang sudah lewat, akan menjadi bahan evaluasi sebagai modal untuk pembinaan ke depan,” ungkapnya, saat ditemui diruang kerjanya Senin (23/12) kemarin. Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

Email : haluanlampung@gmail.com


Selasa, 24 Desember 2013

PSSI Kecewa Indonesia Gagal Raih Emas Sport, HL- Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, kecewa dengan kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala AFF 2016. Menurut Djohar, Indonesia di mata sponsor sebenarnya lebih menjanjikan dari segi bisnis jika menjadi menjadi tuan rumah. Pihak AFF telah memutuskan menunjuk Myanmar dan Filipina sebagai tuan rumah Piala AFF 2016. Sementara untuk babak kualifikasi, KamDjohar Arifin Husin boja ditetapkan sebagai tuan rumah. “Tentunya PSSI kecewa dengan keputusan ini. Pihak Sponsor juga kecewa karena Indonesia tidak menjadi tuan rumah,” jelas Djohar kepada wartawan, Senin (23/12). Dalam diskusi, Indonesia sebenarnya sempat menjadi kandidat terkuat. Tetapi, pertimbangannya karena Indonesia sering menjadi tuan rumah. AFF ingin memberikan kesempatan kepada negara lain yang belum pernah menjadi tuan rumah. “Sebenarnya, Indonesia didukung penuh oleh sponsor untuk menjadi tuan rumah. Mereka menilai, Indonesia lebih menjanjikan secara bisnis jika menjadi tuan rumah Piala AFF,” pungkasnya.

Pemain Pengganti Menangkan Real Madrid

MENANGKAN MADRID- Penyerang Real Madrid Jese Rodriguez merayakan golnya ke gawang Valencia, pada pertandingan Liga BBVA, di Mestalla, Minggu (22/12).foto-ist

Sport, HL- Jese Rodriguez mencetak gol yang menentukan k e m e n a n g a n Real Madrid 3-2 atas Valencia pada pertandingan Liga BBVA di Mestalla, Minggu (22/12). Dengan hasil tersebut, Madrid duduk di posisi ketiga klasemen dengan nilai 41 atau kalah lima angka dari Barcelona di puncak klasemen. Madrid mendapatkan gol pertama dari Angel di Maria pada menit ke-28. Setelah m e n g u a s a i umpan Marcelo di sektor kiri pertahanan Valencia, Di Maria menggiring bola masuk kotak penalti dan menembakkannya ke sudut kanan bawah gawang dengan tendangan kaki kiri.

Pablo Piatti mengubah angka di papan skor menjadi 1-1 pada menit ke-34. Dalam kawalan Sergio Ramos, ia melesatkan bola kiriman Juan Bernat dari tengah kotak penalti ke sudut kiri bawah gawang dengan sundulan. Lima menit menjelang turun minum, Cristiano Ronaldo memulihkan k e u n g g u l a n Madrid. Ia menaklukkan Vicente Guaita dengan sundulan dari tengah kotak penalti, memanfaatkan umpan Angel di Maria. Pada menit ke-62, Valencia kembali mampu menyamakan kedudukan. Gol kali ini dicetak Jeremy Mathieu dengan sundulan dari ten-

gah kotak penalti, memanfaatkan umpan Daniel Parejo. Madrid akhirnya mengunci kemenangan 3-2 berkat gol Jese R o d r i g u e z pada menit ke-82. Dari sudut sempit di tengah kotak penalti, Jese menembakkan bola k i r i m a n Luka Modric ke sudut kiri bawah gawang dengan tendangan kaki kanan. Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan Valencia menguasai bola sebanyak 31 persen dan melepaskan lima tembakan titis dari 12 usaha, sementara Madrid menciptakan lima peluang emas dari sebelas percobaan. HL-06/nt

Manajer Bontang FC Dihukum Seumur Hidup

Sport, HL- Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman larangan beraktivitas seumur hidup di sepak bola kepada manajer sekaligus pemain Bontang FC, Camara Fode. Hal itu dilakukan menyusul kasus pengaturan p e r t a n d i n g a n pada play-off Grup K Liga Prima

Indonesia 2013 antara Bontang FC kontra PSLS Lhokseumawe. L a g a itu dimenangi Bontang FC dengan skor 4-3. Camara d i p l o t sebagai pelatih, tetapi karena lisensi b e l u m mem e n u hi syarat, ia ditulis sebagai manajer tim pada laga tersebut agar tetap bisa duduk di bangku cadangan. Hukuman mengacu Kode Disiplin pasal 63 ayat 1, 2, 3, dan 4. Camara disebut sebagai pihak yang membagikan uang kepada pemain. Uang itu berasal dari pihak ketiga b e r n a m a

Michael, yang diduga mafia dari Malaysia. Uang itu diberikan melalui Yusuf, yang disebut berasal dari Surabaya. Camara kemudian membagikan uang kepada pemain di hotel. ”Camara mengakui itu semua kepada kami, meski dia menyebut kalau itu adalah sponsor. S a n k s i ini akan kami laporkan ke FIFA dan hukuman terhadap C a m a r a akan berlaku di seluruh dunia,” kata Ketua Komdis PSSI, Hinca Pandjaitan, di kantor PSSI Pusat, Jakarta, Jumat (20/12) malam. Komdis juga menghukum pemain Bontang FC dan PSLS dengan larangan beraktivitas di sepak bola selama 24 bulan. HL-06/nt

Siaran Langsung Sepakbola 24 - 29 Desember 2013 Tanggal

Waktu Pertandingan

Live TV

24 Des 2013

03:00

Arsenal vs Chelsea

Bein Sport 3

26 Des 2013

19:45

Hull City vs Manchester United

Bein Sport 3

26 Des 2013

22:00

Tottenham Hotspur vs West Bromwich

Bein Sport 2

26 Des 2013

22:00

Everton vs Sunderland

Bein Sport 1

27 Des 2013

00:30

Manchester City vs Liverpool

SCTV

28 Des 2013

19:45

West Ham United vs West Bromwich

Bein Sport 3

28 Des 2013

22:00

Everton vs Southampton

Bein Sport 1

28 Des 2013

22:00

Norwich City vs Manchester United

Bein Sport 3

28 Des 2013

22:00

Tottenham Hotspur vs Stoke City

Bein Sport 2

29 Des 2013

00:30

Cardiff City vs Sunderland

Bein Sport 3

29 Des 2013

20:30

Newcastle United vs Arsenal

Bein Sport 3

29 Des 2013

23:00

Chelsea vs Liverpool

Bein Sport 1, 3

Gol semata wayang Rodrigo Palacio sukses membawa Inter Milan menang 1-0 atas AC Milan pada l a n j u t a n Serie-A di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu atau Senin (23/12) dini hari WIB. Hasil ini membuat Inter berada di peringkat kelima klasemen Serie-A dengan poin 31, tertinggal 15 angka dari Juventus di puncak. Sementara itu, Milan masih terpuruk di posisi ke-13 dengan perolehan poin 19. Kedua tim sebenarnya mampu bermain dengan tempo cepat sejak menit-menit awal. Inter memperoleh peluang pertama melalui Rodrigo Palacio pada menit kedelapan. Namun, bola tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih dapat ditepis dengan baik oleh kiper Milan, Christian Abbiati. Milan langsung membalas. Kali ini giliran Kaka yang beraksi di dalam kotak penalti pada menit ke-12. Setelah melewati dua pemain belakang Inter, Kaka kemudian melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Namun, bola tendangannya itu masih dapat ditepis oleh kiper Inter, Samir Handanovic. Sepanjang babak pertama, kedua tim silih berganti melakukan serangan ke jantung pertahanan lawan masing-masing. Namun, para pemain belakang kedua kubu tampil cukup disiplin sehingga membuat sejumlah serangan itu gagal dikreasikan menjadi gol. Pada menit ke-34, Milan kembali mendapat peluang emas untuk mencetak gol melalui Nigel de Jong. Akan tetapi, lagi-lagi upaya itu belum membuahkan hasil karena bola sepakan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih dapat diblok oleh bek Inter. Lima menit sebelum babak pertama usai, giliran tuan rumah yang menekan Milan. Pada menit ke-41, Palacio dijatuhkan oleh Christian Zapata di kotak penalti seusai menerima umpan Saphir Sliti Taider. Sayang, wasit tidak melihat itu sebagai pelanggaran sehingga skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, tempo permainan masih berjalan tinggi. Pelatih Inter, Walter Mazzarri, pun memasukkan Zdravko Kuzmanovic dan Mateo Kovacic untuk menambah daya gedor skuadnya. Milan mengganti Kevin Constant dan Riccardo Saponara dengan Urby Emanuelson dan Alessandro Matri. Mario Balotelli mendapatkan peluang emas untuk membobol gawang Milan pada menit ke-55. Menerima umpan matang Sulley Muntari, Balotelli lolos dari jebakan offside. Namun, lagi-lagi upaya itu belum membuahkan hasil karena tendangannya masih

melambung tipis di atas mistar gawang Inter. Pada menit ke-80, giliran tuan rumah yang memberikan ancaman. Akan tetapi, Abbiati mampu m e m b u a t penyelamatan gemilang saat m e n a h a n bola t e n d a n g a n Kuzmanovic dari dalam kotak penalti. Sepuluh menit terakhir, Inter kembali menekan Milan. Gol yang ditunggu-tunggu publik Giuseppe Meazza pun tercipta ketika Palacio sukses mencetak gol cantik pada menit ke-86. Men-

Rodrigo Palacio erima umpan silang Fredy Guarin, Palacio menyontek bola dengan tenang yang masuk ke pojok kanan gawang Milan. Tensi pertandingan sempat meningkat pada injury time. Wasit pun memberikan kartu merah terhadap Muntari setelah terlihat mendorong Kuzmanovic hingga jatuh ke tanah. Meski Milan terus berusaha untuk menyamakan kedudukan, skor 1-0 untuk Inter tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Menurut catatan Lega Serie-A, sepanjang pertandingan Inter menguasai bola sebanyak 48 persen dan menciptakan tujuh peluang emas dari 15 usaha. Adapun tim tamu melepaskan tiga tembakan akurat dari 14 percobaan.

Balikkan Keadaan Barcelona Unggul 5-2 Sport, HL- Barcelona bangkit dari ketertinggalan dua gol melawan Getafe untuk kemudian menang 5-2 di Stadion Coliseum Alfonso Perez, Madrid, Minggu (22/12). Pada laga ini, Pedro Rodriguez menjadi bintang dengan mencetak tiga gol pada babak pertama. Kemenangan ini membuat Barcelona kembali menempati puncak klasemen Liga BBVA, menggeser A t l e t i c o Madrid yang sebelumnya bertakhta selama 24 jam. Barcelona dan Atletico samasama mengemas 46 poin, tetapi Barcelona unggul selisih gol k e t i m b a n g Atletico. Barcelona dikejutkan dua gol cepat tuan rumah. Pada menit ke-10, aksi individu Sergio Escudero dari sisi kini diteruskan tembakan mendatar yang bersarang di gawang Barcelona. Empat menit kemudian, Getafe kembali mencetak gol. Kali ini, umpan sepak pojok Pedro Leon disambut sundulan Lisandro Lopez yang t e r k a w a l d i depan gawang Barcelona. Kiper Jose Pinto pun hanya terdiam m e l i h a t gawangnya kembali bobol. Akan tetapi, Barcelona ternyata bangkit. Adalah Pedro yang bermain luar biasa untuk membalikkan skor pada babak pertama. Gol pertama Pedro lahir pada menit ke-34. Meman-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

faatkan u m p a n terobosan Cesc Fabregas, Pedro d e n g a n cerdik melambungkan bola ke arah gawang Getafe. Bola sempat mengenai tangan kiper Miguel Angel Moya, tetapi tetap masuk ke gawang tim tuan rumah. Pada menit ke-41, Pedro mencetak gol kedua. Dari sisi kiri, Pedro menusuk ke jantung pertahanan Getafe yang dilanjutkan t e m b a k a n keras dan menghujam pojok atas gawang Getafe. Skor kini 2-2. Dua menit berselang, Pedro lagi-lagi mencatatkan nama di papan skor. Dari s e b u a h kemelut, Pedro melepaskan tendangan kaki kiri yang m e n g g e t a r k a n jala Getafe untuk ketiga kalinya. Babak pertama berakhir 3-2 untuk keunggulan Barcelona. Pada babak kedua, Barcelona menambah dua gol lagi. Pada menit ke68, umpan Pedro diselesaikan tendangan voli kaki kiri oleh Fabregas yang m e n g o y a k j a l a Getafe. Tak lama kemudian, Barcelona mendapatkan hadiah penalti menyusul pelanggaran pemain Getafe terhadap Pedro. Fabregas yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-72, s e k a l i g u s menutup pertandingan dengan kemenangan 5-2.HL-06/nt

BANGKIT- Barcelona balikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu. Pedro Rodriguez (kiri), bersama rekan-rekannya merayakan gol ke gawang Getafe dalam laga Liga BBVA di Stadion Coliseum Alfonso Perez, Madrid, Minggu (22/12).

Erick Thohir tak Merasa Jadi Pahlawan Sport, HL- Presiden Inter Milan, Erick Thohir, mengaku tak pernah bermimpi melihat I Nerazzurri memenangi dua laga derbi secara beruntun dalam waktu berdekatan. Namun, hal itu menjadi kenyataan pada akhir pekan lalu. Pada Sabtu (21/12), Thohir hadir menyaksikan laga antara Inter melawan Milan di ajang Coppa Italia untuk tim Primavera. Laga tersebut dimenangi Inter dengan skor 3-1. Sehari berselang, Minggu (22/12), Thohir melihat pertandingan yang lebih luar biasa saat tim senior Inter berhasil mengalahkan AC Milan 1-0 melalui gol tunggal Rodrigo Palacio di ajang Serie-A. Itu menjadi kemenangan pertama Inter sejak diambil alih oleh Thohir. “Saya tidak pernah bermimpi memenangi dua laga derbi secara beruntun. Tentu saja yang menjadi pahlawan kemenangan adalah pelatih, para pemain, dan pendukung klub, bukan saya. Saya hanya bagian kecil dari klub,” jelas Thohir seperti dilansir Sky Sport Italia. Saat ditanya mengenai rencana transfer Inter pada musim dingin, Thohir akan mempertimbangkan hal tersebut. Namun, kami harus hati-hati karena sekitar 60 persen pemain yang gagal bersinar saat transfer pada Januari,” tandasnya.HL-06/nt

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


11

SAMBUNGAN Selasa, 24 Desember 2013

HALUAN LAMPUNG

Doohan : MotoGP Tidak Seru Tanpa Rossi Valentino Rossi sudah lama tidak meraih kemenangan di MotoGP. Rumor Rossi pensiun sempat mencuat kepermukaan. Namun, balapan MotoGP dijamin tidak akan seru tanpa Rossi. Pembalap asal Italia itu m e r a i h hasil mengecewakan di MotoGP 2013. Rossi harus puas finis di belakang Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Dani P e d r o s a di klasemen akhir p e m b a l a p . Saat Lorenzo berhasil meraih delapan k e m e n a n g a n meski sedang cedera, Rossi tidak mampu finis yang terdepan sepanjang

musim ini. Bahkan, sempat muncul rumor Rossi akan mengakhiri karier balapannya di MotoGP 2014. "Rossi tidak suka tidak m e n a n g , meski olahraga ini membutuhkannya dan masih memiliki fans yang banyak. Olahraga ini akan sangat mengenaskan tanpa k e h a d i r a n n y a . Saya yakin posisi empat tidak

cukup dalam pikiran Rossi, tapi ini l e b i h baik ketimbang tahun lalu,” kata mantan pembalap MotoGP, Mick Doohan. Doohan, beranggapan Rossi bisa kembali bersaing dengan M a r q u e z , Lorenzo, dan Pedrosa untuk meraih kemenangan. Syaratnya, Yamaha harus bisa m e m p e r s i a p k a n mesin yang sesuai den-

gan keinginan The Doctor. “Saya rasa tidak perlu ragukan pengalaman dia mengenai bagaimana Rossi menyiapkan diri dan berapa lama dia ingin bertahan di olahraga ini. Tapi Anda tidak akan pernah ragukan Rossi. Saya tidak m e m i l i k i k e r a g u a n j i k a Ya m a h a

LIPR ... Kenapa belum juga dilakukan penutupan,” tambahnya. Pemberitaan sebelumnya, BLHD Kabupaten Lamsel, memastikan perusahaan tersebut, belum memiliki izin lingkungan dari pihaknya maupun instansi terkait. Hal itu dikatakan Kepala BLHD Kabupaten Lamsel, Jamal Naser melalui short message service (SMS) saat dikonfirmasi HL, Rabu (18/ 12). “Perusahaan yang belum mengantongi, Amdal, UKL dan UPL akan kami tindak tegas. Bahkan, PT WBS akan akan ditutup jika tidak mengurus izin lingkungan dan Amdal tersebut,” kata Jamal. Selain itu, lanjut dia, meski sudah mengantongi izin, jika kedapatan m e l a k u k a n pencemaran lingkungan, perusahaan tersebut akan dicabut izin operasinya, sesuai peraturan perundangan yang berlaku. “Ya, kalau nggak ada izin pasti akan kita tutup perusahaannya. Selain itu meski

sambungan hal - 1 mereka sudah mengantongi izin, kalau t e r n y a t a melakukan pencemaran lingkungan, izin operasionalnya bisa kita cabut,” ujarnya. Jamal juga meminta masukan dari pihak wartawan dan masyarakat bila ada yang m e n g e t a h u i keberadaan perusahaan di wilayah Kabupaten Lamsel yang ternyata tidak mengantongi izin atau melakukan pencemaran lingkungan, agar segera melaporkan ke pihaknya supaya dapat segera ditangani. Menurut dia, lemahnya pengawasan terhadap perusahaan yang tidak mengantongi izin tersebut disebabkan keterbatasan personil pengawasan. “Makanya hingga saat ini kami masih kekurangan banyak untuk tenaga bidang pengawasan ini. Harapannya ke depan jumlah kekurangan ini bisa segera ditutupi,” tandasnya. Pihak PT mengakui jika telah mengantongi Izin Usaha Pertamban-

gan (IUP) seluas 50 hektare dari Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Lampung Selatan. Namun, pembangunan dermaga dan pengerukan Gunung Batu di Dusun Cimul, Desa Way Muli Kecamatan Rajabasa Kabupaten L a m p u n g Selatan (Lamsel) yang dilakukan oleh PT Wahana Bumi Selatan (WBS) bermasalah, karena diduga belum mengantongi izin. Ironisnya, meski belum memiliki izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) tapi PT WBS sudah melakukan e k s p l o i t a s i di lapangan. Yakni, d e n g a n membangun dermaga dan menggerus Gunung Batu seluas 4 hektare milik Solihin, salah satu warga Desa Way Muli. Padahal, sesuai UU No: 32/ 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan, izin usaha pertambangan, baik izin eksplorasi maupun izin eksploitasi harus memiliki Amdal. Kemudian, sebelum melakukan aktivitas di lapangan, para in-

vestor t a m b a n g harus mengantongi izin. Ada dua jenis izin, yakni izin penelitian umum (ekslorasi) dan izin eksploitasi. Hal tersebut terungkap, setelah wartawan koran ini, serta beberapa koalisi LSM turun ke lokasi pembangunan dermaga, Selasa (17/ 12). Berdasarkan pengakuan beberapa warga yang ditemui, mereka mengatakan bahwa penggerusan Gunung Batu dan dermaga yang dibangun untuk tempat mengangkut batu melalui kapal tongkang, yang dilakukan oleh PT WBS tidak memiliki izin amdal, serta reklamasi pantai dari instansi terkait. Menurut salah seorang warga yang namanya enggan dikorankan menjelaskan, pembangunan dermaga dan penggerusan Gunung Batu miliki Solihin t e r s e b u t , tidak ada izin yang lengkap. “Parahnya lagi, sejak awal pembebasan lahan sampai den-

Carut ... yang menggunakan plang nama pekerjaan. bagaimana masyarakat kita dapat mengawasi pekerjaan tersebut. patut d i p e r t a n y a k a n memang... apakah memang disengaja seluruh pekerjaan di dinas pu kota balam tidak menggunakan plang proyek atau memang sengaja untuk menutupi jejak anggaran yang digunakan untuk disele-

bisa menyiapkan motor sesuai keinginannya, dia bisa terus mempersiapkan diri dengan maksimal,” lanjutnya. “Kendati d e m i k i a n , pengalaman Rossi berarti itu tidak cukup untuk terus bersaing dengan tiga p e m b a l a p papan atas,” tambahnya, diberitakan Supersport. HL-oz/nt

gan pelaksanaan pihak perusahaan tidak memberikan kontribusi kepada warga sekitar,” kata sumber itu. Sementara itu menurut data yang dihimpun HL, penggerusan Gunung Batu milik Solihin dan pembangunan dermaga yang dilakukan oleh PT WBS b e l u m memberikan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Selatan. Bahkan, berdasarkan informasi mulusnya IUP dari Distamben yang diperoleh PT WBS untuk melakukan eksploitasi di Dusun Cimul, Desa Way Muli Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan, karena jabatan direktur perusahaan tersebut adalah MH oknum pegawai Distamben kabupaten setempat. Namun, saat wartawan koran ini mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut, MH belum memberikan tanggapan. “Saya masih di Jakarta, nanti kita ketemu ya,” kata MH HL-03/04/HLD-10

sambungan hal - 1 wengkan. Seperti aparat aparat yang berwenang serta m a s y a r a k a t yang mengerti sepertinya diam atau pura p u r a tidak mengerti dengan ulah para oknum yang bermain... di dinas pu balam, kalau ulah para oknum ini di diamkan maka bukan tidak mungkin program program yang dicanang kan oleh walikota

bandar lampung tidak akan pernah terwujud.. infrasteruktur, pendidikan dan kesehatan adalah program andalan yang dicanang kan walikota bandar lampung. Hal ini dapat dirasakan oleh masyarakat kota bandar lampung dengan adanya fly oper jln sultan agung dan jln antasari sementara fly oper jln gajah mada tidak lama lagi

akan d i r e s m i k a n pada malam tahun baru ini. sungguh pencapaian yang patut dibanggakan dalam tiga tahun kepemimpinan beliau banyak perubahan yang telah kita rasakan. Untuk mengingatkan kepada kita semua masyarakat kota bandar lampung agar m e n g a w a s i dan mengkritisi anggaran yang

sedang berjalan ataupun yang akan berjalan karena berapapun anggaran yang diselewengkan akan berakhir dipenjara.. jangan beri kesempatan oknum oknum pejabat dinas pu balam untuk bermain dibalik program walikota bandar lampung yang akan maju dalam pemilihan g u b e n u r lampung tahun depan.

Proyek ...

sambungan hal - 1

dilakukan pemeliharaan,” ujar Okta. Lebih lanjut dikatakannya, selain pekerjaan yang amburadul, proses pekerjaaanya pula dilakukan pada tengah malam dengan maksud agar tidak menjadi sorotan masyarakat sekitar. “Pekerjaanya pemeliharaannya dilakukan malam hari. Pantas saja sudah hancur kembali,” lanjut Ketua LSM Tegar ini. Dijelaskannya pula, bahwa kerusakan yang sudah terbukti, seperti pekerjaan pemeliharaan Jalan Ratudibalau tepatnya dekat persimpangan jalur dua Waykandis dan jalan pulau damar depan perumahan bogenvil. Selain itu, diduga ada jalan yang dikerjakan tumpang tindih dan difiktifkan. Üntuk tiu, saya mengharapkan pihak terkait dapat menyikapinya dengan turun lapangan guna mendapatklan bukti kebenarannya,” tandas Okta, seraya menambahkan jika pihak terkait jangan bisanya duduk doank menunggu laporan saja. Menanggapi dugaan penyimpangan pekerjaan proyek swakelola di Dinas setempat, Syamsul, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek swakelola Dinas PU Kota, belum bisa dimintai keterangan dikarenakan sedang sibuk mengurus PHO rekanan diruang kerjanya. Hasil pantauan dilapangan terkait informasi yang disuarakan LSM tersebut, membenarkan jika pemeliharaan yang dilakukan sudah mengalami kerusakan dan kembali menjadi kubangan di tengah jalan. seperti yang terlihat di jalan Pulau Damar dan Jalan Ratudibaua Waykandis Tanjungseneng. HL-04

Bersikap ...

sambungan hal - 1

Mau jadi apa Bandarlampung ini kalau terus-terusan begini,” tegas Benson, Senin (23/12) melalui sambungan telepon. Benson bahkan meminta, agar Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) setempat untuk tidak terburu-buru dalam menerbitkan izin-izin untuk restoran waralaba tersebut, hingga pihak managemen restoran membongkar bangunan yang melanggar GSB tersebut. “Saya minta BPMP tidak mengeluarkan izin-izin restoran itu dulu. Karena ini sangat fatal, artinya kalau BPMP menerbitkan izin-izinnya, jelas melanggar aturan. Karena bangunannya saja melanggar GSB,” sergah Politisi Partai Golkar ini. Benson juga mendesak, Dinas Tata Kota (Distako) bisa bersikap tegas dengan pelanggaran yang terjadi di depan mata. Terlebih, kata dia, sanksi pembongkaran bangunan sudah diatur dalam peraturan yang berlaku. “Sesuai Perwali Nomor 03/2006 tentang daerah pengawasan jalan (dawasja), setiap pelanggaran GSB wajib ditindak. Bongkar saja, kalau mereka (restoran,red) masih juga tak mengindahkan aturan yang berlaku,” tandasnya. HL-07

Korban ...

sambungan hal - 1

terangan hingga sembunyi-sembunyi. Seperti diceritakan Hasan, di sekolah ini pernah mendapatkan bantuan rehab ruang kelas, yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK), namun oleh pihak sekolah tidak diwujudkan dalam bentuk bangunan, yang ada hanya pengecatan tembok saja. “Bentuk bangunannya tidak ada, hanya ada pengerjaan pengecatan pada tembok gedung sekolah,” urai Hasan. Selama ini, meski masyarakat tahu telah terjadi penyimpangan, namun warga lebih memilih bungkam. Alasannya mereka takut pada seorang oknum guru BP, yang baru berstatus CPNS, sebagai ketua komite sekolah, dan dia juga sebagai kepala kampung. Selain oknum ini diketahui banyak jabatan, dia juga dikenal cukup vokal. Bila ada warga atau wali murid yang tidak tunduk pada program sekolah, maka akan diambil tindakan tegas. Karenanya, warga disana lebih memilih membisu seribu basa, daripada mereka akan berurusan dengan pihak sekolah, yang akhirnya akan berbuah kekecewaan. Namun kali ini, nampaknya wali murid tidak akan tinggal diam lagi. Setelah terjadi pemotongan BSM yang dianggap melampaui batas kemanusiaan. “Selama ini kami hanya diam, tapi sekarang terserah apapun yang terjadi, kami hanya ingin semuanya transparan,” harap Hasan. HLD-11

Nanang ...

sambungan hal - 1

2013,” ujarnya. Surat dari KPU pusat, lanjut dia, untuk menindaklajuti Peraturan KPU Nomor 2 tahun 2013 tentang Seleksi Anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Poin 1 surat itu menyebutkan, dalam hal keanggotaan KPU kabupaten/kota, berdasarkan UU No 22 /2007 berakhir masa tugasnya pada saat berlangsungnya tahapan pilgub, maka masa keanggotannya diperpanjang hingga pelantikan gubernur terpilih. “Kalau ada pengamat yang bilang KPU 14 kabupaten/kota di SK-kan itu keliru, mesti dipahami dulu kerja KPU itu seperti apa sih?” tukas Nanang. HL-06

DPRD ... Sebelumnya, warga korban longsor Bukit Camang terus menjerit. Pasalnya, sampai sekarang warga yang menjadi korban longsor akibat penggerusan Bukit Camang oleh PT Bukit Alam Surya (BAS) belum mendapat ganti-rugi, padahal rumah mereka hancur. “Inikan sudah lama mas, dari kejadian tanggal 13 Oktober, sampai sekarang belum mendapat ganti rugi. Kami, mau dikasih PT BAS Rp1 juta. Uang itu cukup untuk apa mas, sementara rumah kami hancur, mana rasa kemanusian perusa-

sambungan hal - 1 haan perumahan itu,” kata Umy, warga Bumiraya, Kecamatan B u m i Wa r a s , yang rumahnya hancur akibat longsoran tanah urugkan PT BAS, kemarin. Setiap hujan turun, lanjut ibu rumah tangga (IRT) ini, dia dan keluarganya, serta warga lain, merasa was-was akan terjadinya longsoran susulan. “Dulu s e b e l u m ada pembangunan perumahan kami tidak merasa khawatir, tapi setelah ada urugkan tanah perumahan diatas, kami kena longsor. Seharusnya, pihak PT BAS

membuat pondasi supaya tidak longsor sehingga kami aman. Kami jangan dibuat was-was kalau hujan turun, lihat saja itu banyak batubatu, takut-lah kami,” ungkapnya. Senada diungkapkan Suyit, warga yang sudah mendiami wilayah lereng bukit Camang, sejak tahun 1980 an, ia mengaku sejak kejadian longsor yang mengkibatkan 15 rumah ambur dengan 9 rumah hancur dan sisanya rusak ringan. “Kami pas kejadian hanya diberi uang Rp3 juta itu buat posko dan diberi mie

instan serta beras, apakah itu saja perhatian dari perusahaan diatas, mereka tidak memikirkan kami yang dibawah, Sementara kami merasa ketakutan, rumah-rumah k a m i ini rusak, seenggak-engaknya kami diberi bantuan lah untuk p e r b a i k a n rumah, ini tidak sedah sebulan lebih kami menderita, tapi apa, tidak ada sama sekali perhatian dari perusahaan diatas itu, mana keadilan buat kami orang susah,” katanya dengan nada lirih. Dijelaskan dia,

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

beberpara rumah yang rusak berat bahkan tidak tersisa akibat longsoran tanah PT BAS, diantaranya milik Minah, Dayat, Said, Rahmat, Jujum, Udin, Triman dan Umy, rumah-rumah mereka itu yang hilang rata dengan tanah longsor. “Ya bersyukur saja, pas kejadian tidak ada korban jiwa. Kami tidak menuntut banyak, tetapi pihak PT BAS maunya memberikan tambahan untuk membangun rumah kami lagi, jangan Rp1 juta lah, dapat apa uang itu. Yang kami heran,

sejak kejadian sampai saat ini pun, tidak a d a perhatian dari perusahaan, bahkan batu-batu longsoran kami yang bersihkan, terus diatas itu hanya ditanam pohon, itu tidak akan lama, bagaimana kalau hujan lagi, coba kalau dibuat pondasi atau gimana lah,” papararnya. Semntara itu, dihubungi Humas PT BAS, Totong, mengaku pihak managemen bersedia memberikan ganti namun, dia enggan m e m a p a r k a n persoalan t e r s e b u t dan seolah-olah lepas tangan.

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

“Ya saya ini bisa apa, saya hanya karyawan biasa, semua kebijakan ada pada bos, kami s u d a h laporkan semua, tetapi belum ada tanggapan, makanya kami hanya sanggupnya memberikan ganti rugi Rp1 juta itu,” jelas Totong, Humas PT BAS. Diketahui, PT BAS merupakan perusahaan perumahan milik Artalita Suryani alias Ayin pengusaha yang sempat ditangkap Komisi Pemberantas Kor u p s i (K P K ) a t a s s u a p hakim. HL-03/07

Email : haluanlampung@gmail.com


Selasa,

Membangun Semangat Baru 24 Desember 2013

Haluan Lampung Website : haluanlampung.com Email : haluanlampung@gmail.com

Kejati Periksa Sekwan Lamtim TIM Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memeriksa Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Lampung Timur, Sahmin Saleh terkait kasus dugaan korupsi deposito kabupaten setempat sebesar Rp3 miliar. Pemeriksaan Sahmin, berlangsung secara tertutup dilakukan diruang Kasi Penkum Kejati Lampung sejak pukul 10.00 WIB sampai Pukul 14.00 WIB. “Benar, hari memang betul Sekwan DPRD Lamtim Sahmin Saleh dimintai keterangan terkait laporan dugaan dari pelaporan bunga deposito yang tidak sesuai dengan pelaporan pertanggungjawaban bupati pada tahun anggaran 2012 di bank BRI dan Bank Lampung,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Lampung, Heru Widjatmiko, SH, MH, kepada Haluan Lampung, Senin (23/12). Namun, saat disinggung berapa pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Sahmin? Heru enggan berkomentar banyak. “Itu sudah masuk dalam pokok materi. Yang pasti, kasus ini masih dalam proses lidik,” ujar Mantan Kasi Intelejen Kejari Menggala tersebut.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Lampung telah resmi meningkatkan perkara ini ketahap penyelidikan. Pasalnya, penydik telah menemukan dua alat bukti kuat. Kasipenkum Kejati Lampung, Heru Widjadmiko, SH, menjelaskan, kasus ini berdasarkan dugaan dari pelaporan bunga deposito yang tidak sesuai dengan pelaporan pertanggungjawaban bupati pada tahun anggaran 2012. Hal tersebut tertera dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2012 Bupati Lampung Timur, target pendapatan dari bunga deposito sebesar Rp3 miliar yang terealisasi hanya Rp458 juta. Tapi setelah dilakukan pengecekan pada rekening koran di bank, penerimaan daerah dari sektor bunga deposito mencapai Rp200 miliar lebih. Heru mengungkapkan, pihaknya

c m y k

mencurigai dana yang didepositokan pada dua bank tersebut tidak dikelola dengan benar.Laporan elemen masyarakat Lampung Timur menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mendepositokan dana pada dua bank, yakni PT Bank Lampung dan BRI Kantor Cabang Kota Metro untuk mengejar target pendapatan asli daerah bunga deposito melalui jasa giro atas penyertaan investasi jangka pendek. “Dalam pasal 193 ayat 1 UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah memang diatur APBD tidak boleh disimpan atau didepositokan di bank non-pemerintah, tapi ini berbeda. Kami melihat pengelolaan bunga depositonya bukan dari bank mana dana APBD itu didepositokan, tidak perlu melihat apakah bank sehat atau tidak direkomendasikan,” kata dia lagi.Ia menjelaskan bahwa ada dugaan pengelolaan bunga bank yang tidak benar itu saja yang perlu dicatat, dan yang paling penting, ini merupakan hasil pengembangan laporan masyarakat bukan dari temuan kejaksaan. HL-05

IKLAN

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

HUB: 0856 - 6990 - 2082

Email : haluanlampung@gmail.com

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

c m y k

Haluan Lampung, Selasa, 24 Desember 2013  

Haluan Lampung, Selasa, 24 Desember 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you