Page 1

Rabu, 9 Oktober 2013

Membangun Semangat Baru

Edisi-027 / Thn-1 Harga Eceran : Rp.3.000,-

Pilgub Limbung Prabowo Pasrah KIP Kritik Sikap Bungkam PDAM

. Semua Kandidat Merasa Rugi . Belum Mau Gugat KPU . Amalsyah Anggap Takdir

PELAKSANAAN pemilihan gubernur (Pilgub) Lampung benar-benar limbung. Jangankan digelar 2013, bahkan untuk 2014 pun belum jelas. Namun Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto hanya bisa pasrah dan sabar.

. Laporkan ke Ombudsman

“Ya, sabar saja. Kita serahkan ke KPU sebagai penyelenggara,” kata Prabowo Subianto usai bertemu pedagang pasar dan pedagang Bambu Kuning Square (BKS) di Bandarlampung, Selasa (8/ 10). Bahkan, mantan anggota TNI berpangkat Letnan Jenderal itu, belum bisa mengambil sikap apakah partainya akan menggugat KPUD Lampung, jika pilgub digelar usai pileg 2014 dan terjadi kocok ulang. “Nanti saja, kita lihat perkembangan ke depan,” kata mantan Danjen Kopassus itu singkat. Sementara, di tempat yang sama Ketua DPD Partai Gerindra, yang juga bakal calon (balon) wakil gubernur dari jalur independen, Gunadi Ibrahim, mengaku merasa dirugikan dengan ketidakpastian jadwal pilgub. Sebagai kandidat wakil gubernur, ia bersama pasanganannya Mantan Danrem 043/ Gatam, Kolonel CZI, Amalsyah Tarmizi telah mengeluarkan tenaga, pikiran dan biaya untuk sosialisasi pencalonannya. Meski demikian, kata dia, DPD Partai Gerindra Lam-

Bandarlampung, HL - Sikap bungkam jajaran direksi PDAM Way Rilau Bandarlampung dalam menyikapi berbagai permasalahan seputar pelanggaran jabatan Direktur Utama (Dirut) serta dugaan sambungan gelap tahun 2007 senilai Rp13.440.000.000 sebagaimana diberitakan Haluan Lampung sebelumnya, menuai kritik Komisi Informasi Publik (KIP). Menurut Ketua KIP Lampung Juniardi, PDAM harus bisa bersikap transparan terhadap program-program kerja yang ada dalam lembaga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung itu. PDAM, kata dia, harus menjunjung tinggi transparansi dalam mengelola program-program kerjanya. Terlebih, jika wartawan hendak mengkonfirmasi terkait program kerja, PDAM harus bersikap transparan. Sehingga semua program kerja bisa diketahui publik melalui adanya pemberitaan di media. “Mereka itu kan lembaga pelayanan publik, seharusnya bisa bersikap transparan. Apalagi terhadap wartawan yang

Baca “ KIP ” Hal -11

Indonesia Bantai Laos 4-0 Jakarta, HL- Indonesia akhirnya memenangi pertandingan versus Laos dengan skor 4-0 dalam babak kualifikasi Piala AFC Grup G di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (8/10). Empat gol pintar, dua dari Mukhlis Hadi Ning Syaifilloh serta masing-masing satu dari Paulo Oktavianus Sitanggang dan Evan Dimas Darmono, membawa Indonesia unggul dengan skor 4-0 versus Laos. Gol pertama pada menit ke-10 menunjukkan kecerdasan Mukhlis. Mendapat umpan lambung dari tendangan bebas kapten tim Evan Dimas Darmono, Mukhlis menanduk bola ke bawah, ke arah tanah, tepat di pojok kiri bawah gawang Laos. Dia tidak menyundul bola sebagaimana lazim dilakukan yakni ke atas. Lagi-lagi, gol keduanya pada menit ke-50 juga menunjukkan kecerdasannya. Mendapat umpan terobosan dari Evan Dimas, Mukhlis tidak menendang bola dengan keras, melainkan cukup melob bola melewati kepala kiper Laos Bonpaseuth Niphavong. Gol ketiga Indonesia dari Paulo Sitanggang setelah menerima umpan dari Maldini Pali pada menit ke-83. Gol bagus karena Sitanggang tidak terburu-buru menendang setelah menerima bola dari Maldini, Sitanggang menggocek bola

Baca “ INDONESIA ” Hal -11

AKUR - Sekretaris Pemprov Lampung Berlian Tihang menerima cendera mata dari Ketua HKTI Pusat Prabowo Subianto ketika menghadiri pelantikan pengurus HKTI Lampung 2013-2018 di Lapangan Merah Enggal Bandarlampung, Selasa (8/10). Dalam acara itu, dua calon gubernur ikut hadir yakni Berlian Tihang, Walikota Bandarlampung Herman HN. foto: iwan_kodrat/HL)

Kejari-Polres Kompak Tiarap

. Korupsi Alkes BPLHD Tuba . Beli Kotak Sampah Rp 25 Juta Tulang Bawang, HL- Polemik penanganan dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2012 di Badan Pengelolaan Lingkungan Daerah (BPLHD) Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) makin mak jelas. Bahkan dua institusi yang semula ‘balapan’ yakni Kejaksaan Negeri (Kejari) Menggala dan Kepolisian Resort (Polres) Tuba, kini sama-sama tiarap. Bukan hanya itu, kedua lembaga penegak hukum itu pun saling lempar bola. Kejari Menggala menyatakan kasus dugaan korupsi Dana DAK 2012 BPLHD tersebut ditangani oleh Polres Tuba. Namun Polres Tuba justru merasa tidak pernah melakukan penyelidikan maupun penyidikan terhadap kasus tersebut. Hal ini dijelaskan Kapolres Tuba Agus Soejadi Soepraptono, SIK melalui Wakil Kepala Polres Tuba Kompol Priyanto PH. kepada HL di ruang kerjanya Selasa (8/10) pagi. Kompol Priyanto bahkan sempat merasa kaget atas konfirmasi tersebut sehingga langsung menghubungi petugas jaga untuk menanyakan apakah ada laporan polisi (LP) terkait kasus tersebut. “Itu, kan tidak ada LP-nya. Soalnya semua disposisi masuk lewat sini,” ujar man-

tan Kasat Intel Polres Lampung Tengah ini. Lebih jauh menurut Kompol Priyanto mengatakan kemungkinan Polres Tuba hanya sekedar melakukan introgasi konfirmasi karena tidak ada pelapornya. Kalau ada pelapornya baru Polres Tuba akan menindak lanjuti. “Nggak ada, kita nunggu laporan dari siapa. Kalau ada pelapornya silahkan. Sampeyan juga bisa jadi pelapor, silah-silahkan saja,” ujar Priyanto seraya menjelaskan wartawan juga warga Negara sehingga berhak melaporkan bila ada indikasi korupsi. Sebagaimana diketahui, DAK 2012 yang dikelola BPLHD Tuba sebesar Rp. 1,5 miliar digunakan untuk membangun Taman Kehati yang terletak di samping belakan Universitas Megou Pak Tuba. DAK senilai Rp1,5 miliar tersebut di antaranya digunakan untuk pembuatan mushola dan MCK senilai Rp196 juta, pembuatan sumur bor satu titik senilai Rp163 juta, pengadaan lampu taman 15 titik senilai Rp185 juta, pengadaan bibit kayu 800 batang seniai Rp545 juta, pengadaan lampu jalan senilai Rp945 juta, pengadaan kotak sampah senilai Rp25 juta dan pembuatan taman halaman Kantor BPLHD Tuba senilai Rp150 juta. HL-03/HLD-14

in depth n ews news

Siksa Pembantu Bak Hewan, Tan Sekeluarga dihukum Ringan

. Disuruh Makan Kotoran Manusia . Diikat Rantai Anjing . Disiram Air Panas

Ilustrasi : Siksa Pembantu

PERLAKUAN biadab keluarga Tan Fang May terhadap Alamat Redaksi

pembantunya, Marlena benar-benar keji dan di luar

batas kemanusiaan. Namun ternyata pengadilan hanya menghukum ringan terhadap warga keturunan itu. Bahkan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya mengkorting hukuman dr Ronny dan Erza dari 4 tahun menjadi 9 bulan dan 20 hari penjara. Padahal

kejahatan keduanya membuat heboh Surabaya, yaitu merantai leher pembantunya Marlen (16) dengan rantai anjing dan memasukkan ke toilet semalaman serta menyuruhnya makan (maaf) tai cucunya. Ronny melakukan tinda-

: Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

kan itu usai mendengar dari keluarganya bahwa Marlena mencuri perhiasan, yang belakangan terbukti hanya bualan belaka. Mendengar ini, dr Ronny yang baru pulang kantor pada 13 Mei 2011 langsung naik pitam. “Sekitar pukul 00.00 WIB, dr Ronny dan Erza mengikat Marlena dengan rantai anjing yang dililitkan di leher. Badan serta tangan ditaruh

pung tidak hanya memanfaatkan sosialisasi itu untuk ajang pilgub. Selain agenda pilgub, ada dua agenda lainnya yang perlu sosialisasi dan perlu kerja keras untuk mengambil simpati masyarakat. “Saya rasa kalau bicara dirugikan, saya sebagai calon pasti dirugikan. Tapi bagi kami Partai Gerindra tidak ada yang rugi. Sebab, ada tiga target yang mau kita capai yaitu pilgub, pileg dan pilpres. Kalau pilgub lebih dulu, pilgub yang kita capai. Itu semua perlu kerja keras jadi tidak ada yang rugi. Untung semua bagi Gerindra,” kata Gunadi Ibrahim. Meski dirugikan, Gunadi Ibrahim tidak berencana untuk menggugat KPUD Lampung jika terjadi kocok ulang peserta pilkada perebutan BE 1. Bagi dia dan partainya, tidak ada persoalan kapan pilgub akan digelar 2 0 1 3 , 2 0 1 4 a t a u 2015 sekalipun. “Tidak ada gugat menggugat. KPU sudah jelas, tahapannya juga sudah

c m y k

Baca “ PILGUB ” Hal -11

Pemprov Tinggalkan KPU

. Bahas Anggaran Pilgub . Takut Dicokok KPK Bandarlampung, HL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung semakin menunjukan sikap tidak harmonis dengan lima komisioner KPU setempat. Ketidakharmonisan dua lembaga negara di provinsi ini mencuat ke publik, ketika pemprov Lampung tidak mau mengalokasikan anggaran pemilihan gubernur (pilgub) 2013 untuk KPU, dengan alasan ABPD tahun ini defisit hingga mencapai Rp366 miliar. Kali ini, pemprov kembali menunjukan sikap ketidakharmonisannya itu, dengan tidak akan melibatkan lima komisioner penyelenggara pemilu yang dipimpin Nanang Trenggono, dalam pembahasan anggaran pilgub di APBD 2014. “Ini kan pembahasan anggaran, jadi ko-

misioner KPU tidak terkait soal itu,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Berlian Tihang usai menghadiri pelantikan pengurus DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lampung di Lapangan Merah, Enggal, Bandarlampung, Selasa (8/10). Berlian Tihang yang juga bakal calon (balon) gubernur Lampung dari koalisi PDIPerjuangan, PKB, PPP dan beberapa partai non parlemen itu, mengatakan, pembahasan anggaran pilgub tidak perlu melibatkan komisioner KPU. Sebab, yang melaksanakan anggarannya adalah sekretarias KPU yang merupakan satuan kerja (satker) Pemprov Lampung.

Baca “ PEMPROV ” Hal -11

dibalik layar

Hakim Goblok SETELAH tertangkap dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terungkap banyak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang diketuai Akil Mochtar ‘bermasalah’. Salah satunya adalah pembatalan keputusan Dewan KehorJimly Asshiddiqie matan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP). Hal itu membuat berang Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie. Bahkan Jimly sampai mengeluarkan kata-kata kasar yaitu goblok dan bodoh atas putusan itu. Kasus itu bermula saat DKPP meloloskan dua pasang peserta untuk bertarung di Pilwakot Tangerang sehingga jumlah peserta menjadi 5 pasang. Pilwakot Tangerang digelar 31 Agustus 2013 dan diikuti lima pasangan calon. Hasil rapat pleno KPU Provinsi Banten Jumat (6/9) lalu memutuskan, pasangan Arief Wismansyah-Sachrudin sebagai pemenang Pilkada Kota Tangerang

Baca “ SIKSA ” Hal -11

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Baca “ HAKIM ” Hal -11 Email : haluanlampung@gmail.com

c m y k


EKONOMI

2

Rabu, 9 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Devisa Ekspor Kopi Lampung Capai 103,5 Juta USD Dibayangi Stok yang Kian Menipis AS Target Utama Ekspor Kopi Lampung

Butuh 800 MW, Lampung Bebas Pemadaman Listrik Jumlah Pelanggan PLN 2013 Capai 1,5 Juta Kemampuan Pembangkit Listrik Cuma 524 MW

Bandarlampung,HL-Devisa ekspor kopi Lampung hingga bulan September 2013 telah mencapai 103,5 juta dollar AS, meningkat 72% dibanding bulan sama tahun 2012 yang hanya mencapai 61 juta dollar AS (USD). Sedangkan realisasi ekspor kopi telah mencapai 55.385 ton. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua AEKI Lampung Mochtar Lutfie pada HL, Selasa (8/10) di kantor AEKI Telukbetung. Ekspor bulan September merupakan tertinggi selama sembilan bulan tahun ini, meskipun musim panen kopi telah berakhir tiga bulan lalu. Apalagi stock kopi ditangan petani sudah menipis, dan banyak di simpan di gudanggudang para eksportir. Dikatakan, peningkatan volume ekspor kopi Lampung karena para eksportir telah melepas seluruh stock kopinya ke pasar ekspor khususnya ke AS karena dikhawatirkan terjadinya kelesuan perekonomian negara adi daya tersebut. Selain itu eksportir kopi khawatir akan terjadi penurunan harga kopi di pasar dunia. “Sehingga para eksportir mengejar target volume sesuai permintaan importir dan konsumen, selain kekhawatiran soal ketidak pastian ekonomi AS yang terjadi konflik anggaran antara Presiden Obama dengan DPR AS,” ujar Mochtar Lutfie. Dia menambahkan, AS merupakan pasar ekspor kopi Lampung yang mencapai 60%, 40 % ke negara-negra Uni Eropa, Jepang, Timur Tengah dan lainlain. Sehingga ketergantungan ekonomi Indonesia khususnya ekspor komoditas pertanian sangat bergantung pada pasar di AS. Menurut dia, selama ini Lampung hanya mengekspor kopi biji saja, kecuali Nestle yang telah mengekspor produk kopi olahan yakni kopi instan ke Pakistan dan Timur Tengah. “Karena itu kedepan harus banyak ekspor produk kopi bubuk agar memiliki nilai tambah,

sekaligus para produsen kopi dan petani kopi perlu didorong untuk memproduksi kopi bubuk dengan rasa khas seperti rasa coklat, strawberri, rasa pedas (spacy) yang dihasilkan dari kalangan petani Sekincau,Way Tenong, Sukau, Pulau Panggung, Balikbukit, dan Tegal Binangun Tanggamus,” ujar dia. Sebelumnya BPD AEKI Lampung akan gencar mempromosikan kopi luwak Lampung ke mancanegara, sebagai kopi yang memiliki cita rasa khas, sekaligus mendorong pada kelompok tani untuk memproduksi kopi luwak dalam jumlah besar. Menurut Mochtar Lutfie, produksi kopi luwak baru mencapai 10% dari seluruh produksi kopi Lampung secara keseluruhan yang mencapai lebih kurang 180 ribu ton. Pihak eksportir Lampung memang sudah ada yang mengekspor biji kopi luwak meskipun jumlahnya belum besar, yakni ke AS dan Eropa Barat. Dikatakan, memang sejumlah kafe-kafe atau kedai kopi di AS dan Eropa seperti Star Buck para konsumennya menikmati kopi asal Indonesia, khususnya Lampung. Selain itu ada pula kopi Toraja, kopi Gayo, kopi Jawa (Java Coffe) dari Jember Jatim dan kopi Wamena papua banyak disukai konsumen di AS dan Eropa. Diakui, kopi luwak harganya lebih mahal dari harga kopi biasa, namun di Indonesia sudah ada perusahaan besar yang memproduksi “white coffe” (kopi putih) yang merupakan jelmaan dari kopi luwak dengan harga terjangkau di masyarakat. Mochtar juga menyatakan, hingga bulan Juli 2013 realisasi ekspor kopi baru mencapai 189.462,579 ton dengan nilai US 366,269 juta dollar. Kemungkinan menurun dari ekspor pada 2012 yang mencapai 247.201, 772 ton dengan nilai US 519,823 juta dollar. HL-08

PROVINSI Lampung saat ini membutuhkan daya listrik mencapai 800 MW, untuk bebas dari pemadaman bergilir. Apalagi pada saat beban puncak kebutuhan listrik sudah mencapai 774 MW dengan jumlah pelanggan mencapai 1,5 juta pelanggan pada tahun 2013. Bahkan pada 2015 jumlah pelanggan listrik bisa mencapai 2 juta KK, suatu peningkatan yang fantastis hampir mencapai 40% per tahun. Hal tersebut diungkapkan Made Artha GM PLN Wilayah Lampung pada HL Selasa (8/10).

Dikatakan, kemampuan pembangkit listrik di Lampung hanya 524 MW, ditambah 250 MW transfer daya dari jaringan interkoneksi Sumbagsel, sehingga defisit daya kita telah mencapai 300 MW pada saat beban puncak. “Karena itu, kita harus upayakan membangun pembangkit yang baru atau menyewa pembangkit dan membeli listrik swasta. Pemerintah pusat sudah setuju kita mau menyewa pembangkit dengan keuatan daya 2X100 MW, untuk memenuhi kebutuhan Lampung,” katanya. Selain itu, ujar dia, PLN Pitkitring (pembangkit dan jaringan) Sumbagsel merencanakan pembangunan jaringan transmisi baru yang menghubungkan Seputih Banyak- Menggala - Gumawang

- Kayu Agung - Mariana - Palembang. Saat ini pembangunan transmisi telah mencapai 50,8%, sehingga nantinya ada dua jalur transmisi yakni jalur tengah dan jalur timur. Namun ada kendala dalam pembangunan transmisi yakni pembebasan lahan milik masyarakat di wilayah Seputih Banyak Lampung Tengah, saat ini masih dalam proses negoisasi, katanya. Made Artha menambahkan, PLN Lampung juga akan membangun 18 gardu listrik baru di Blambangan Umpu, Bukit kemuning, Kotabumi, Menggala, Sribawono dan Tegineneng. Selain itu di kota Bandarlampung juga akan menambah tiga unit lagi gardu induk untuk memperluas jaringan, katanya.

Sebelumnya, Made Artha menyatakan dalam kondisi defisit daya, PLN Lampung banyak menolak permintaan sambungan baru untuk kalangan industri besar, karena khawatir akan mengganggu pasokan listrik pada masyarakat umum terutama untuk skala rumah tangga. Dijelaskan, pihaknya siap melayani pelanggan industri besar, dengan catatan mereka memiliki genset sendiri dan tidak bergantung pada suplai PLN. Selain itu genset dihidupkan pada saat beban puncaK antara pkl 05.00 hingga pkl 10.00. “Diluar itu silahkan industri melakukan penyambungan kembali pada PLN,” ujar dia. Pihaknya tidak sanggup lagi memenuhi kalangan industri besar, karena saat ini defisitnya cukuop besar

pula. Bahkan PLTU Sebalang yang akan direncanakan operasional, hanya uni1 saja, sedangkan unit 2 masih dalam taraf uji coba. PLTU Sebalang kapasitas 2X 100 MW, diharapkan untuk mencukupi kebutuhan wilayah Lampung. Diakui, saat ini Lampung memang dalam kondisi krisis defisit energi.Seringnya perbaikan pembangkit dan terjadinya kerusakan pada jaringan, sehingga sangat mengganggu konsumen masyarakat, yang setiap tahun pihaknya selalu melakukan perbaikan pembangkit. Menurut dia, perbaikan pembangkit wajib dilakukan agar usia mesin bisa lebih tahan lama. Kalau mesin pembangkit sering dilakukan perbaikan berkala maka bisa awet, dan tidak gampang

rusak. Made Artha mengaku, persoalan listrik tidak saja di Lampung, hampir sebagian wilayah Sumatera pasokan terganggu. Apalagi kemampuan pembangkit listrik yang ada di Lampung hanya mampu memenuhi kebutuhan 70%, kekurangan daya terpaksa disuplai dari jaringan interkoneksi Sumatera Selatan. Bahkan interkoneksi Sumatera untuk suplai kebutuhan Lampung mencapai 300 MW, pada saat beban puncak. Sedangkan pembangkit listrik yang ada di Lampung kapasitasnya masih terbatas hanya 250 MW. “Sedangkan kebutuhan konsumen terus melonjak yang tidak lagi bisa dipenuhi oleh PLN Lampung,” tandasnya. HL-08

Prabowo Dukung Pangembangan Bank Tani Diproyeksi Bantu Usaha Petani-Nelayan HKTI Lampung Harus Inovatif

Prabowo Subianto

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Bandarlampung,HL-Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Pusat, Prabowo Subianto menyatakan dukungan terhadap pengembangan bank tani dan nelayan untuk membantu usaha para petani serta nelayan menjadi lebih maju. “Saya sangat mendukung pembangunan usaha yang membantu petani dan nelayan, karena sekarang ini sangat sulit mendapatkan kredit usaha,” kata Prabowo, pada acara pel-

antikan pengurus HKTI Provinsi Lampung, Selasa (8/10) di Bandarlampung. Ia menilai, inovasi dari pengurus HKTI Lampung sangat bagus dalam rangka mendukung perkembangan usaha para petani dan nelayan setempat. “Para petani saat ini masih memerlukan banyak bantuan dari kita, bantuan dari segi advokasi dan pengetahuan tani, termasuk bantuan usaha jangan sampai mereka mendapatkan pinjaman dari rentenir,” katanya. Karena itu, Prabowo berharap pengurus HKTI Lampung yang umumnya masih muda, diharapkan dapat membantu para petani dan nelayan agar usahanya dapat maju serta berkembang hingga mencapai skala nasional. Lampung menurutnya, merupakan daerah yang subur dan kaya akan hasil perkebunan dengan skala nasional, seperti lada, kopi, dan kakao, sehingga perlu dipertahankan dan dapat lebih dikembangkan lagi. “Tetapi masih banyak petani dan nelayan yang belum bisa menikmati hasil perke-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

bunan mereka, karena banyak pengepul memberikan harga murah atas komoditas tersebut. Di sini lah peran HKTI untuk dapat memberikan penyuluhan serta wawasan terhadap mereka,” katanya pula. Prabowo mengingatkan agar HKTI Lampung harus bersatu untuk membantu pembangunan di daerahnya, sehingga dengan melihat pengurus yang masih muda, profesional dan berpendidikan tinggi, diharapkan semua itu akan tercapai. “Dengan dibantu para tokoh pemuda, saya yakin HKTI Lampung dapat membantu para petani di sini. Saya akan menjadi nasabah pertama dari Jakarta untuk menyokong Bank Petani dan Nelayan itu,” kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu pula. Menurutnya, lahan pertanian di Provinsi Lampung yang subur dan dibantu dengan dukungan pendanaan dari kredit usaha, akan mendorong para petani di daerah ini makin maju seiring dengan hasil panen dan harga yang baik mereka dapatkan. HL-07/ant

Email : haluanlampung@gmail.com


SIGER

3

Rabu, 9 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Herman HN Lantik Tim Posdaya

LANTIK POSDAYA-Walikota Bandarlampung Herman, HN, Selasa (8/10) melantik pengurus tim penggerak Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) kecamatan dan kelurahan sekota Bandarlampung di Gedung PKK kota Bandarlampung. Foto: Humas Pemkot Bandarlampung

Posisi Dirut PDAM Terancam! Raperda PDAM Disahkan Pekan Depan Pemkot Bandarlampung Harus Taati Perda MUNCULNYA pro-kontra terhadap rencana pengesahan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang struktur dan organ PDAM Wayrilau menjadi peraturan daerah (Perda), tak menyurutkan semangat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bandarlampung. Pansus memastikan pengesahan Raperda PDAM akan dilakukan pada pekan depan. Ketua Pansus Raperda PDAM Barlian Mansyur menegaskan, jika Perda tersebut telah resmi berlaku maka seluruh elemen baik Pemerintah Kota (Pemkot) maupun PDAM sendiri harus menjalankan amanat yang tertuang dalam Perda

tersebut. Utamanya terkait batas usia jajaran direksi yang diatur dalam Perda tersebut. “Kami sudah sampaikan rekomendasi (pemberhentian Dirut PDAM,red) berkali-kali kepada Pemkot terkait pelanggaran jabatan direksi. Bukannya

PuSSbik: 778 Warga Keluhkan Layanan Kesehatan Hasil Survey Desember 2012-Maret 2013 Tingginya Biaya Pengobatan Jadi Sorotan Bandarlampung,HL-Pusat Studi Strategi dan Kebijakan Publik (PuSSbik) Lampung merilis, sebanyak 778 warga Bandarlampung mengeluhkan pelayanan kesehatan. Itu berdasarkan survey yang dilakukan PuSSbik sejak Desember 2012 hingga Maret 2013. Direktur Eksekutif (DE) PuSSbik Lampung Aryanto Yusuf mengatakan, terdapat lima hal yang menjadi keluhan masyarakat Bandarlampung terhadap pelayanan kesehatan dari hasil survei tersebut,. “Ini terjadi baik yang dilakukan oleh rumah sakit pemerintah maupun swasta, dan Puskesmas,” beber Aryanto, saat acara diskusi tematik Potret Kualitas Standar Pelayanan Kesehatan Kota Bandarlampung tahun 2013, Selasa (8/10) di Hotel Marcopolo. Dijelaskannya, dari kelima keluhan tersebut yakni, pertama warga mengeluhkan tingginya biaya pengobatan. Kedua, sikap perilaku dokter, paramedis, dan petugas rumah sakit atau Puskesmas yang tidak menyentuh. Ketiga, keterbatasan sarana dan prasarana kesehatan. Keempat, warga mengeluhkan prosedur administrasi yang berbelit-belit dan tidak adanya kepastian waktunya. Dan kelima, persyaratan yang dibutuhkan pihak layanan cenderung menyusahkan. “Dari kelima keluhan diatas, rumah sakit yang paling banyak mendapat komplain masyarakat adalah rumah sakit umum daerah (pemerintah). Kemudian Puskesmas dan rumah sakit swasta,” tukasnya. Aryanto menjelaskan, berkaitan dengan tingkat kepuasan terhadap petugas pelayanan, terdapat sebanyak 21 persen responden dari 778 menjawab kurang puas atas sikap petugas pelayanan kesehatan. Dan hanya empat persen yang menjawab puas terhadap sikap petugas pelayanan. Kemudian terhadap fasilitas kesehatan. Dari hasil survei didapatkan bahwa keterbatasan peralatan medis di rumah sakit Kota Bandarlampung mendapat perhatian serius masyarakat sebagai pengguna layanan, yaitu sebanyak 17 persen responden menjawab tidak puas. Kondisi ini baik terjadi di rumah sakit pemerintah maupun swasta dan Puskesmas. Selanjutnya terhadap prosedur pelayanan kesehatan, sebanyak 21 persen responden menjawab tidak puas dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. “Masyarakat Bandarlampung sebagai pengguna jasa kesehatan menilai bahwa mekanisme dan prosedur dalam mendapatkan pelayanan dianggap terlalu berbelit-belit,” kata Aryanto. Aryanto menambahkan, seharusnya ada alternatif yang terbaik adalah dalam hubungannnya dengan sasaran atau tujuan yang hendak dicapai bagi pemecahan masalah di bidang pelayanan kesehatan di Bandarlampung. Salah satu alternatif tersebut yakni penyusunan standar pelayanan dan maklumat pelayanan kesehatan yang partisipasif yang ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. “Serta memisahkan peran petugas pelayanan adiministratif, keuangan dengan petugas pelayanan medis sesuai dengan spesialisasi dan tupoksi. Hal ini untuk meningkatkan profesionalitas tenaga medis dan mengurangi tumpang tindih pekerjaan atau beban layanan,” tandasnya. HL-07

pihak pemkot sadar, namun pihak pemkot malah menuding pihak kami tendensi negatif kepada mereka,” terang Barlian mansyur. Barlian mengaku secara pribadi ia sangat menghormati sikap pemkot yang di pimpin oleh Herman HN. Bahkan ia mengakui Herman HN merupakan orang yang sangat ia hormati. “Saya amat sangat menghormati beliau (Herman HN, red). Sangking hormatnya saya kepada dia, saya harus menegakkan aturan-aturan yang ada, tidak bisa dong sewenang-wenang dalam menjalankan aturan,” sergah-

nya. Disisi lain, barlian memandang bahwa pengesahan raperda PDAM kelak merupakan payung hukum yang dapat mempermudah pimpinan PDAM dalam mengelola perusahaan tersebut. Namun dirinya juga berpendapat jika raperda telah menjadi perda maka wajib bagi pihak-pihak terkait mentaatinya. “Wajib mentaati perda yang sudah disahkan, karena perda sendiri merupakan payung hukum bagi pemkot dan pihak-pihak yang terkait,” imbuhnya. Sebelumnya, pansus menolak dengan keras, bahkan sempat

mengecam pihak-pihak yang terkait dengan pengangkatan direktur PDAM Wayrilau, pansus pun menilai bahwa pengangkatan dan rekruitmen yang dilakukan managemen perusahaan ber-plat merah tersebut telah melanggar peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) No.2 Tahun 2007. “Saya menyayangkan aturan main dari pusat yang telah dilanggar terang-terangan oleh pemerintah kota (Pemkot), seharusnya mereka menaati permendagri tersebut, mereka kan mengerti aturan,” tandasnya. HL-07

2014, Jamkesda Tak Berlaku Lagi Pengelolaan Diserahkan ke PT Askes Dinkes Bandarlampung Tetap Mengawasi Bandarlampung,HL-Mulai 1 Januari 2014 mendatang pengelolaan program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) yang semula dikelola Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi diserahkan kepada PT Askes. Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung Hilda Fitri mengungkapkan, penyerahan pengelolaan tersebut merupakan bagian dari langkah menuju era Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS), termasuk yang juga akan diterapkan di Kota Bandar Lampung. Hilda memastikan, Dinkes Bandarlampung tetap akan berperan aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tersebut seperti melakukan pendataan. “Nanti akan berganti BPJS, akan dikelola oleh PT Askes. Kami juga akan melakukan verifikasi ulang dan pendataan, termasuk di Kota Bandar Lampung,” kata Hilda, Selasa (8/10). Dikatakan, jika nantinya BPJS sudah diterapkan pada 1 Januari

2014 mendatang, Jamkesda yang sudah dibagikan dan sudah dijalankan di Kota Bandar Lampung ini sudah tidak akan berlaku lagi. “Kalau untuk Jamkesda itu dikhususkan bagi warga kurang di daerahnya masing-masing. Hal ini untuk meng-cover warga yang belum mendapatkan Jamkesmas. Namun mulai tahun depan, pemakaian Jamkesda ini sudah almarhum (tidak berlaku lagi, red), dan akan digantikan dengan BPJS, ” kata Hilda. Hilda menambahkan, euforia atau keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan menggunakan jaminan kesehatan tertentu ini sangat tinggi. Bahkan tak jarang, warga yang sebelumnya tidak mau diobati, malah ingin cepat-cepat diobati dengan menggunakan kartu jaminan kesehatan tertentu. Selain itu, warga kurang mampu yang seharusnya layak mendapatkan jaminan kesehatan tertentu malah tidak dapat dan bahkan didapatkan oleh warga yang berkecukupan. “Sehingga nanti dengan adanya BPJS, kami akan benar-benar men-

datanya agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari dan mengurangi keluhan-keluhan,” kata dia. Sementara itu, Komisi D DPRD yang membidangi kesehatan pesimis penyelenggaraan BPJS ini berjalan tepat pada 1 Januari 2014. “Karena ini masa peralihan dari jaminan kesehatan yang sudah ada dan muncul yang baru, apalagi dikelola oleh PT Askes. Dan masyarakat pun masih banyak yang belum tahu,” ujar Ketua Komisi D DPRD Nandang Hendrawan. Meski begitu, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, tetap mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat mengeluarkan program BPJS ini. “Idealnya memang semua jaminan kesehatan dikelola oleh badan tersendiri, termasuk pelaksanaan secara teknisnya. Namun kita belum tahu apakah pelaksanaannya benar-benar efektif dan seperti apa teknisnya. Karena belum tentu, semua warga kurang mampu mendapat pelayanan di program BPJS ini,” tandasnya. HL-07

Bandarlampung,HL-Walikota Bandarlampung Herman, HN, Selasa (8/10), melantik pengurus tim penggerak Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) kecamatan dan kelurahan se-kota Bandarlampung di Gedung PKK kota Bandarlampung. Dengan dikukuhkannya tim penggerak, Walikota berharap Posdaya dapat membantu keluarga yang kurang mampu ditingkat kelurahan dan kecamatan untuk menuju keluarga yang lebih sejahtera. Menurut Herman HN, Posdaya merupakan forum silatuhrahmi, advokasi, komunikasi, informasi, edukasi dan sekaligus dapat dikembangkan wadah koordinasi kegiatan penguatan fungsi kekeluargaan secara terpadu. “Fungsi-fungsi utama tersebut, diharapkan setiap keluarga dapat membangun dirinya menjadi keluarga sejahtera, mandiri dan bahagia yang mampu menghadapi tantangan masa depan yang lebih baik,” katanya. Dikatakannya, Posdaya sebagai lembaga yang baru dibentuk di kota Bandarlampung, maka dibutuhkan komitmen seluruh aparatur untuk melakukan pembinaan secara intensif, koordinasi dan kerjasama yang harmonis antar lintas sektor, merupakan modal yang sangat berharga bagi kelangsungan Posdaya ditengahtengah msyarakat. “Komitmen itulah yang membuat saya semakin yakin dikukuhkannya pengurus tim penggerak Posdaya hari ini 8 oktober 2013 (red-kemarin), merupakan titik awal bagi kita semua, dalam pemberdayaan dibidang KB, kesehatan, pendidikan, wirausaha dan gotong royong akan ber-

hasil guna dan berdaya guna khususnya ditingkat RT, lingkungan dan kelurahan akan lebih baik lagi,” jelas Herman. Ia melanjutkan, bahwa Posdaya tidak saja berupaya membina kelompok-kelompok kegiatan dalam masyarakat secara intensif, tetapi juga berupaya menghidupkan dukungan social budaya, seperti gotong royong untuk menolong keluarga lain yang kurang mampu. “Saya berharap adanya Posdaya ini dapat membantu keluarga yang saat ini kurang beruntung, akan bangkit dan berupaya mengejar ketertinggalan untuk menuju keluarga yang lebih sejahtera,” harapnya. Oleh karena itu dikatakannya, ukuran keberhasiln pembangunan keluarga bukan diukur berapa milyar dana yang masuk kewilayah kelurahan, akan tetapi seberapa banyak warga masyarakat yang ikut aktif berpartisipasi, dan berapa banyak warga yang ikut dalam kegiatan pembangunan. “ Ukuran keberhasilan pembangunan bukan diukur berapa banyak dana yang masuk kewilayah kelurahan tetapi dilihat juga dari pengikut Posdaya bukan hanya keluarga belum mampu saja, akan tetapi berapa banyak keluarga yang mampu sudah menolong keluarga yang belum mampu,” kata Herman. Ia menekankan, langkah pertama dalam pembentukan Posdaya adalah membangun karakter dan budaya keperdulian serta karakter kebersamaan. Sesuai dengan Inpres nomor 3 tahun 2012, semua pejabat harus pro-rakyat. Artinya pembangunan itu harus dilakukan secara berkeadilan untuk semua. HL-07

BPMP Siapkan Surat Teguran Dikirim ke Ratusan Pengusaha Beri Keringanan 30% Biaya HO Bandarlampung,HL- Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Kota Bandarlampung berencana mengirimkan surat teguran kepada pemilik usaha yang masa berlaku izin gangguan (HO) tempat usahanya telah habis. Ini dilakukan agar para pemilik usaha segera memperpanjang izin HO tempat usahanya yang telah habis masa berlakunya. Dengan begitu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi perizinan bisa tercapai 100 persen. Kepala BPMP Nizom Ansori mengatakan, surat teguran tersebut saat ini tengah dikonsep oleh tim pengawasan BPMP. Direncanakan, kata Nizom, surat teguran tersebut akan dikirimkan ke masing-masing pemilik usaha usai Hari Raya Idhul Adha mendatang. “Ya sekarang sedang kami konsep dulu suratnya. Karena banyak sekali perusahaan yang masa berlaku HO-nya sudah habis. Dan kemungkinan habis lebaran baru bisa kita kirim,” kata Nizom Ansori, Selasa (8/10) diruang kerjanya. Dikatakan Nizom, pihaknya sudah menyiapkan tim yang nantinya ditugaskan mengirimkan surat teguran tersebut. Ada 8 tim yang tergabung dalam misi jemput bola dari BPMP itu. Masing-masing tim terdiri dari 2 orang pegawai lapangan yang dimiliki BPMP. “Kita juga siapkan mobil operasional untuk tim yang akan turun nanti,” tambahnya. Nizom memastikan, dalam surat tersebut pihaknya tidak akan menyebutkan rincian besaran retribusi yang wajib dibayar pemilik usaha seperti yang telah dilakukan Dinas Pendapatan

Daerah dalam menagih tunggakan PBB terhadap wajib pajak. Sebab, kata dia, penentuan nilai retribusi perizinan yang masa berlakunya lima tahun sekali itu, harus berdasarkan survey lapangan terhadap kondisi tempat usaha tersebut. “Tidak. Kami tidak sebutkan nilai retribusi yang harus dibayar, karena bisa saja luasan tempat usaha mereka bertambah dari sebelumnya. Dan tentunya jika luasan usaha mereka bertambah, maka nilai retribusi yang harus dibayar bertambah juga. Itu disesuaikan dari hasil pengukuran ulang yang dilakukan tim survey kami,” terangnya lagi. Nizom juga menyampaikan, BPMP memberikan keringanan sebesar 30 persen bagi pemilik usaha yang melakukan perpanjangan HO sebelum jatuh tempo. Pemilik usaha, lanjutnya, hanya dikenakan 30 persen dari nilai retribusi, jika memperpanjang izin sebelum jatuh tempo. Namun bagi tempat usaha yang masa berlaku HO-nya telah melewati jatuh tempo maka akan dikenakan 100 persen biaya retribusi. “Kalau mereka bayar sebelum jatuh tempo, hanya bayar 30 persennya saja. Tapi kalau lewat, ya harus bayar 100 persen penuh,” sergahnya. Lebih jauh Nizom menghimbau kepada seluruh pengusaha yang masa berlaku HO-nya akan dan telah habis, agar segera mengurus perpanjangan izin. Sebab, bagaimanapun retribusi yang dibayarkan oleh pengusaha tentunya berpengaruh pada PAD Kota Bandarlampung. Utamanya, bagi pelaksanaan programprogram pemerintah kota yang mengandalkan dana APBD. HL-07

Dishub-Devis Kompak Langgar Kepmenhub Bandarlampung,HL-Dinas Perhubungan (Dishub) dan CV Devis Jaya tampaknya sudah tak lagi mengindahkan peraturan yang berlaku. Pasalnya, meski kecaman terhadap pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang melanggar Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) No. KM 65 1993 tentang fasilitas pendukung kegiatan lalu lintas dan angkutan jalan, namun tak membuat keduanya bergeming. Buktinya, dari data Dishub Bandarlampung dalam waktu dekat akan membangun JPOdi jalan Ahmad Yani, Tanjung Karang dan JPO yang ada di Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa (depan Mall Robinson) yang dikerjakan oleh CV Devis.

Kepala Bidang Teknis Sarana Dan Prasarana Dishub Bandarlampung Iskandarsyah mengatakan pembangunan JPO Ahmad Yani akan di kerjakan setelah lebaran Idhul Adha. “Sekarang sudah mulai menempatkan tiang pancang diatas trotoar oleh CV Devis,” kata Iskandarsyah saat diwawancarai, Selasa (8/10) diruang kerjanya. Iskandar menjelaskan tangga JPO nanti masih tetap akan bediri di atas trotoar, karena di nilai azas manfaatnya oleh masyarakat banyak. “Kami harap masalah pembangunan jalan trotoar jangan terus di konfrontir oleh berbagai pihak, karena tujuannya untuk mempermudah dan mengingatkan pejalan

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

kaki untuk menyebrang dan seluruh indonesia pun pasti ada pembuatan JPO diatas trotoar, ”ungkapnya. Dirinya mengatakan Pembangunan JPO tidak terlalu di targetkan. “Namun kami minta pembangunan tersebut dalam jangka waktu satu tahun,”tandasnya. Sebelumnya, Koordinator Presedium KPKAD Lampung Gindha Ansori mengecam perilaku pengusaha yang tidak taat aturan dalam melakukan pembangunan di kota tapis berseri ini. Sebab, kata dia, pembangunan JPO tersebut tentunya selain melanggar Kepmenhub juga secara jelas merusak proyek pembangunan trotoar berlantai keramik yang nilainya mencapai puluhan

miliar dan belum lama ini rampung. “Ini tidak bisa dibiarkan. Pemkot harus melakukan tindakan tegas dengan adanya pelanggaran yang terjadi. Jika tidak ini akan semakin menjadi preseden buruk bagi Pemkot Bandarlampung, dan ini harus dihentikan (pembangunan,red)” kata Gindha, Senin (7/10) melalui sambungan telepon. Gindah beranggapan, tidak ada alasan bagi pihak pengusaha untuk tetap melanjutkan pembangunan JPO. “Jangan asas manfaat karena untuk kepentingan publik selalu dijadikan alibi untuk menghindar dari pelanggaran hukum yang terjadi,” sergahnya lagi. Gindha juga menyayangkan

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

tidak adanya koordinasi antara satuan kerja terkait seperti Dinas Tata Kota, Dinas Perhubungan dan Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) setempat dalam berbagai bentuk pembangunan. Akibatnya, kata dia, banyak pembangunan yang menabrak aturan. Lebih jauh, Gindha berjanji dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan class action terhadap pelanggaran hukum dalam pembangunan JPO tersebut. “Kita sedang kumpulkan data dan foto-foto terkait pelanggaran JPO. Kita harus melakukan ini karena pelanggaran yang dilakukan sudah kelewat batas dan menabrak tatanan aturan yang berlaku,” tandasnya. HL-07

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

4

Rabu, 9 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Rycko Buka Rakor Kesehatan Bangga Peningkatan Pelayanan Penambahan Sembilan Puskesmas DALAM pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Tahun 2014, Bupati Lampung Selatan (Lamsel) H. Rycko Menoza SZP, merasa bangga atas keberhasilan di bidang Kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

RAKOR- Bupati Lampung Selatan H. Rycko Menoza, SZP, MBA memberikan arahan saat membuka Rapat Koordinasi Dinas Kesehatan se-Provinsi Lampung yang dilaksanakan di Grand Elty Krakatoa Resort Lampung Selatan, Selasa (8/10). Foto : Diskominfo

Hal tersebut pun diakui Rycko, pada saat membuka Rakor jajaran Kesehatan se-Provinsi Lampung di Aula Grand Elty, Selasa (8/10). Ia menyampaikan, Pemkab Lamsel sepanjang tahun 20102013 telah berhasil meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarkat berupa pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) rawat inap sebanyak 10 Puskesmas yang

tersebar dibeberapa kecamatan Kabupaten Lamsel. “Ini sudah jelas upaya kita untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dimana awalnya, puskesmas rawat inap ini hanya ada 1, kini telah ada 10 puskesmas rawat inap,” ucapanya saat diwawancarai awak media. Ia menambahkan, Rakor Tri Wulan jajaran kesehatan Provinsi Lampung tersebut di-

harapkan dapat meningkatkan kordinasi dan komunikasi antar jajaran kabupaten/kota dengan Provinsi Lampung. “Dengan adanya kegiatan ini, kiranya dapat ditemukan, mana yang dapat menjadi salah satu contoh minimal. Supaya apa yang diharapkan masyarakat semakin hari semakin mendekati kenyataan,” ucap Rycko. Bupati menekankan, agar peningkatan pelayanan kesehatan yang telah dilakukan oleh pemerintah bersama dinas kesehatan hendaknya dapat dijalani dengan sepenuh hati. Dimana ia meminta, tenaga kerja (Pegawai_red) harus siap memberikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat, baik di setiap Puskesmas maupun Rumah Sakit. “Karena masyarakat kita ini semakin kritis, jangankan masalah kesehatan seperti di Negara maju, ini kadang-kadang masyarakat yang datang kerumah sakit tetap saja mendapatkan kalimat yang seolah tidak dilayani. Ini menjadi atensi kedepan. Untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya. HLD-04/10

Kepedulian Pemkab Diharapkan Kondisi Warganya Memprihatinkan

Liwa, HL– Kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) terhadap warga miskin, rupanya belum sepenuhnya dilakukan, bahkan terlihat hanya setengah hati walau diketahui warga tersebut memang sangat membutuhkan kepedulian dari Pemkab setempat. Hal inilah yang dialami, Nawir (65) salah satu warga masyarakat lingkungan Sukamakmur 1, Kelurahan Waymengaku, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lambar, yang sangat mengharapkan bantuan dari pihak pemerintah. Warga yang hidup sebatang kara ini, selain rumah yang dimiliki sudah tidak layak huni lagi, penyakit juga sudah lama mengrogoti daging ditubuhnya terus, sehingga kondisi tubuhnya terlihat kurus pasi.

Menurut Ketua Lingkungan Sukamakmur 1, Ratno, sudah berkali-kali dirinya mengusulkan ke Statistik agar Nawir namanya dimasukkan dalam daftar penerima Raskin, namun menurut Statistik pihaknya sudah turun dan mengecek warga yang layak dan tidak layak untuk mendapatkan Raskin. “Saya sudah beberapa kali mengajukan nama Nawir ke statistik agar masuk dalam daftar nama yang mendapat bantuan raskin. Namun nampaknya hanya sia-sia karena hingga saat ini Nawir tidak masuk dalam dalam daftar nama yang mendapat bantuan raskin. Bahkan dulu pernah saya adu argumen dengan pegawai statistik, dan mereka mengatakan tim surve sudah turun dan sudah ada hasilnya yang tidak layak mendapat raskin sudah dicoret, malah saya membantah berarti yang turun

untuk survey itu memakai kacamata hitam karena tidak tahu yang mana masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata Ratno sedikit emosi. Masih kata Ratno, dilingkungannya banyak warga yang harusnya mendapat raskin ataupun BLSM, malah sebaliknya justru rumahnya sudah tembok dan mempunyai usaha justru malah masuk didaftar bantuan tersebut. Dia juga berharap, melihat keadaan Nawir yang sakit-sakitan kiranya pemerintah tanggap dan memberi bantuan seperti apa yang dibutuhkan olehnya. Ditempat terpisah, menanggapi masalah itu Dinas Sosial Kabupaten Lambar melalui sekertarisnya, Drs. Aspawi, MM merespon permintaan Nawir tersebut. Menurut Aspawi, saat dirinya memberikan tanggapan tentang BLSM dan raskin mengatakan, masalah tersebut sebenarnya sudah dilimpahkan oleh Menteri Sosial kepada TKSK di kecamatan masing-masing, jika memang terdapat perubahan dari pekon hal tersebut masih dapat dirubah dan diajukan. Menanggapi tentang keluhan Nawir tersebut, Aspawi berjanji, melalui timnya akan turun kelapangan untuk mengecek keadaan Nawir serta apa saja yang dibutuhkan, “Minggu depan saya akan mengirim tim dari Dinsos untuk memantau keadaan rumah Nawir sekaligus orangnya, jika benar adanya seperti yang diberitakan ini maka kami siap mengucurkan dana bantuan itu,” tutup Aspawi. HLD-04/12

Foto : Erfan RUSAK- Kurang pedulinya Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) terhadap perbaikan infrastruktur bagi kepentingan masyarakat, dapat terlihat dari keberadaan Gedung Olahraga Stadion Sukung Kotabumi yang tidak terawat ini.

Pembangunan Tower Dihentikan Tidak Disetujui Warga Izin Belum Dikeluarkan Menggala, HL- Setelah pembangunan tower tidak disetujui warga karena dinilai meresahkan, akhirnya DPRD Tulangbawang (Tuba) meminta kepada pihak perusahaan yang memiliki bangunan untuk menghentikan pengerjaan, sementara masih menunggu proses surat izin dikeluarkan. Sebelumnya, pertemuan baik masyarakat yang berada dilokasi pembangunan tower Indosat yang diketahui milik PT Korona tidak menyetujui pembangunan tower tersebut. Bahkan pihak DPRD Tuba juga telah melakukan pertemuan dengan beberapa pihak terkait mulai dari RT, RW, Lurah, Camat dan pihak terkait lain. Saat pertemuan di ruang rapat DPRD Tuba, Ketua RT lingkungan Gunung Sakti, Suparman menjelaskan, sebelumnya pihak perusahaan telah mengadakan pertemuan dengan beberapa masyarakat, saat itu warga meminta agar dapat dikumpulkan, tetapi perusahaan menolak permintaan tersebut. “Pada saat itu perusahaan hanya melibatkan masyarakat yang berada disekitar lingkungan 50 meter dari lokasi bangunan, pembangunan tower sudah beberapa kali pindah tempat tetapi masih dalam lokasi yang sama, karena banyak masyarakat yang melarang. meskipun demikian pembangunan terus dilanjutkan,” terang Suparman, Selasa (08/10) Hal yang sama diungkapkan oleh Lurah Menggala Selatan Musoli Ibrahim menerangkan, pihak perusahaan PT.Korona

pernah menghadap pada bulan Februari lalu dengan tujuan untuk mengajukan permohonan izin lingkungan yang diketahui tanpa melibatkan aparat RT/RW setempat, namun telah diizinkan oleh warga sebanyak 14 orang saja. setelah menentukan lokasi masih ada masyarkat yang tetap tidak setuju.”. Ujar nya “Pengajuan surat izin pun dilakukan melalui pak Selamet yang waktu masih menjabat sebagai Kepala BPMP,berkas tersebut diserahkan sekitar bulan Maret lalu,kemungkinan pada bulan Mei berkas itu baru diserahkan kepada Kepala BPMP yang baru menggantikan posisi pak Selamet.” Selanjutnya mulai ada gejolak dari masyrakat untuk mempertanyakan mengenai surat izin itu ke kantor BPMP setempat dan memang surat izin untuk mendirikan bangunan tower tersebut sampai saat ini belum dikeluarkan,” jelasnya. Pemilik tanah Lina Buyung menuturkan, lahan tersebut hanya dikontrak selama sepuluh tahun. “Baru dibayar oleh pihak perusahaan sebesar Rp.20 juta sedangkan menurut perjanjianya perusahaan akan membayar sebanyak 100 juta jika bangunan itu telah diselesaikan,” akunya. Kepala BPMP Els Fahrizal menjelaskan, untuk mendapatkan izin, sudah semestinya memenuhi aturan yang telah ditetapkan. “Bicara mengenai PT Korona ini, memang tidak ada izin dan kamipun tidak akan pernah memberikan izin terhadap pemban-

Foto : Hidman DIHENTIKAN- pembangunan tower yang dikeluhkan warga dan belum memiliki izin, akhirnya pembangunannya dihentikan.

gunan tersebut sebelum adanya penyelesaian permasalahan kepada semua pihak dan kita akan tetap konsisten,” kata Kepala BPMP. Pada kesempatan yang sama, Kabag Hukum Tuba Saud Sinurad mengatakan, sementara ini bisa menarik kesimpulan memang ada beberapa administrasi yang belum diselesaikan. “Kalau persyaratan tersebut belum terselesaikan, kenapa harus tetap dilaksanakan pembangunanya,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi A Hendriwansyah mengatakan, Inilah gunanya kita adakan pertemuan dengan duduk satu meja untuk saling mengeluarkan pendapat, menurut penilaian PT.Korona ini terkesan nakal karena memang selain menyepelekan masyarakat,aparat atau instansi terkait lainya. apabila tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan kita akan melakukan tindakan tegas,” pungkasnya. HLD-04/14

Tingkatkan Kinerja Jurnalis PWI Gelar Konferwil Kotaagung, HL- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Tanggamus menggelar Konferensi Perwakilan (Konferwil) V guna meningkatkan kinerja jurnalis di daerah itu. “Konferwil ke lima ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk demokrasi di lingkungan wartawan dalam melaksanakan tugas di kabupaten tersebut,” kata Ketua Panitia Konferwil V PWI Perwakilan Tanggamus Said, di Kota Agung, Senin (8/10). Menurutnya, kegiatan itu di-

harapkan dapat menjadi momentum peningkatan profesionalisme para insan pers di Kabupaten Tanggamus. “Kegiatan ini selain untuk mendengarkan laporan pertanggung jawaban ketua sebelumya, kita juga akan melakukan pemilihan ketua baru periode mendatang,” kata dia. Untuk itu, ia berharap, seluruh rekan-rekan anggota dapat menjaga sportivitas dan kondusifitas agar pelaksanaan konferwil dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Ketua PWI Perwakilan Tanggamus Sanusi meminta pemerintah tidak alergi dengan pemberitaan di media karena hal tersebut sudah sesuai sebagai fungsi kontrol sosial. Jadi, ia melanjutkan, dengan adanya pemberitaan yang mengkritisi tidak seharusnya pekerja media ini dijadikan musuh atau lawan para pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten setempat. “Kami hanya menjalankan fungsi kontrol sosial saja, jadi tidak benar kalau ada dasar suka atau tidak suka,” ujar dia menerangkan.

Ia menyebutkan, pemberitaanpemberitaan tersebut merupakan salah satu bentuk rasa sayang terhadap pejabat di lingkungan pemerintah. “Ini hanya sebagai bentuk ungkapan sayang kami ke daerah ini, jadi diharapkan para pejabat dan pegawai pemerintah tidak melakukan penyimpangan yang dapat merugikan daerah serta masyarakat setempat,” kata dia menegaskan. Kegiatan Konferwil V PWI Perwakilan Tanggamus diikuti oleh 16 anggota serta peninjau dari PWI Cabang Lampung. HL-04/ant

Disbudpar Ekspose Program Tingkatkan Sektor Parawisata Bangun Posko Informasi Kalianda, HL- Guna mewujudkan periwisata sebagai perekonomian daerah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) melakukan peningkatan pariwisata sebagai sektor utama pembangunan yang berorientasi kepada pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, hal tersebut diutarakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar), Yansen Mulia kepada awak media pada saat ekspose program kerja 2013 kantornya di Aula Diskominfo, Selasa (8/10).

Tidak hanya itu, pihaknya saat ini tengah meningkatkan peran aktif masyarakat dan seluruh ‘stakeholders’ dalam pengembangan kepariwisataan, meningkatkan aktivitas pemasaran pariwisata yang terpadu dan tepat sasaran, meningkatkan kompetensi SDM kepariwisataan dalam tatanan manajerial operasional dan meningkatkan sinergitas seluruh ‘stakeholders’ kepariwisataan di Kabupaten Lamsel. “Ini merupakan misi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam mewujudkan kepariwisataan sebagai penggerak

perekonomian daerah,” kata Yansen. Yansen memaparkan, untuk bidang pengembangan yang saat ini sedang dilaksanakan antara lain,pembangunan posko informasi pariwisata di Desa Tejang pulau sabesi, rehabilitasi objek wisata pesanggarahan pulau sabesi, pembangunan akses jalan menuju objek wisata pantai manangrua-batu alif-tanjung tuba desa kelawi, pembangunan kamar mandi di objek wisata pantai bagus dan peningkatan fasilitas objek wisata pemandin way belerang. Sementara itu, untuk program yang

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

akan dilaksanakan kantor Dinas Pariwisata dan Budaya tahun 2013 antara lain, pameran pariwisata Bali November mendatang serta menggelar acara Lampung Selatan Fair November. Tidak hanya itu, untuk bidang kebudayaan yang dalam waktu dekan akan dilaksanakan, yakni, supporting event Festival Krakatau XXIII, pagelaran seni budaya dalam rangka HUT Kabupaten Lampung Selatan dan penampilan kesenian di wisata kuliner dermaga Bom Kalianda. HLD-04/10

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

5

Rabu, 9 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

BPN Akan Ukur Lahan Pertamina Luasnya Mencapai 1.022 Hektar Kelompok PBB Klaim Miliknya Aparat Ikut Kawal Pengukuran BADAN Pertanahan Nasional (BPN) Tanggamus, akan ukur lahan PT Pertamina sebagai lokasi bakal Kawasan Industri Maritim (KIM) dan pengukuran akan dijaga ketat oleh anggota Polres Tanggamus, karena sebelumhya diklaim lahan tersebut milik kelompok Petani Batubalai Bersatu (PBB).

Foto : Defri PENYERAHAN- Sekda Kabupaten Lampura, Rifki Wirawan, menyerahkan dokumen kepegawaian berupa kartu pegawai (karpeg), kartu suami (karsu) dan kartu istri (karis) kepada 693 PNS, di Gedung Korpri Kotabumi.

PNS Tak Lengkapi Atribut Sekda Lampura Berang SKPD Segera Dipanggil Kotabumi, HL- Karena melihat hampir dari 50 persen Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura), tidak mengenakan atribut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampura, Rifki Wirawan, berang dan mengkritisi tingkat kedisiplinan PNS dilingkungan kerjanya. “Bedakan status anda sebagai pegawai negeri sipil dengan tenaga honorer,” kata Sekdakab Lampura, Rifki Wirawan. Hal tersebut diungkapkanya saat menyampaikan sambutan

Bupati Lampura pada acara penyerahan dokumen kepegawaian berupa kartu pegawai (karpeg), kartu suami (karsu) dan kartu istri (karis) kepada 693 PNS, di Gedung Korpri Kotabumi, Senin (7/10) Pada kegiatan tersebut, tampak lebih dari 50 persen PNS yang hadir tidak memasang atribut secara lengkap, seperti lam-bang Korpri, lambang daerah, tanda kepangkatan serta papan nama. “Selain harus berpenampilan rapi, lengkapi pemakaian atribut kedinasan saudara-saudara sebagai PNS sesuai aturan,” tam-

Protes Warga Terealisasi Jalan Provinsi Diperbaiki Penghubung Dua Kecamatan Pringsewu, HL– Setelah mendapat protes dari warga, jalan Provinsi di Pekon Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, yang menghubungkan Sukoharjo dengan Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, diperbaiki dan mulai ditimbun sabes. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pringsewu Tirta, S.T. menjelaskan, perbaikan itu dilakukan oleh provinsi. Penimbunan sabes merupakan tahap awal. ”Penimbunan jalan ini merupakan penanganan sementara. Perbaikannya bisa dilakukan pada Oktober 2013 atau 2014,” kata Tirta kemarin. Sementara warga berharap perbaikan tidak sekadar dilakukan dengan penimbunan. Pemprov harus memperbaiki jalan itu secara keseluruhan agar kerusakan tidak terjadi lagi. ”Tumpukan sabes belum diratakan seluruhnya. Ada yang masih menumpuk di pinggir jalan,” ujar Mujahidin, warga Pekon Keputran, Kecamatan Sukoharjo.

Marno, warga lainnya, juga berharap ada langkah lanjutan dari perbaikan itu. Sebab, ruas jalan itu merupakan jalur yang cukup vital, terutama untuk ekonomi dan pendidikan. ”Jalan ini tak hanya dimanfaatkan warga Sukoharjo. Warga dari kecamatan bahkan kabupaten lain menjadikan jalan ini sebagai jalur alternatif ke Lamteng,” ungkapnya. Diketahui, kerusakan jalan Pekon Sukoharjo III ini mendapat protes dari warga. Mereka menanami lubang di jalan dengan pohon pisang. Sementara di bagian depan jalan yang diblokir dibuat bentuk kuburan dilengkapi nisan dari kayu. Tak hanya itu. Warga menebar ikan lele di kubangan. Kerusakan jalan juga menyebabkan dua truk mogok. Truk Colt Diesel BE 9242 BV bermuatan tanah krokos patah as persneling saat melintas ruas jalan itu. Sementara truk Colt Diesel BE 9833 HF bermuatan pasir patah as roda belakang. HL-04/et

bah Rifki. Menurutnya, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, aparatur pemerintah dituntut kesungguhannya dalam bekerja. Kesungguhan tersebut dapat tercermin dari tingkat kedisiplinan. Baik disiplin waktu, disiplin melaksanakan tugas dan pekerjaan, maupun disiplin dalam pemakaian atribut sebagai PNS. “Kedepan PNS harus lebih meningkatkan kedisiplinan, baik terhadap hari kerja dan jam kerja maupun kelengkapan atribut, sebagaimana ketentuan yang telah di tetapkan. Sebab untuk meraih

sukses sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat, kata kuncinya adalah disiplin,” Tegas Rifki Menyikapi hal tersebut, Sekda secepatnya akan memanggil Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk meminta data PNS yang tidak disiplin. Hal itu sebagai langkah awal pembinaan. “Kita akan beri pembinaan terlebih dahulu berupa teguran. Namun bila tetap tidak diindahkan, maka akan ada sanksi yang lebih berat, sesuai aturan dan ketentuan kepegawaian yang ada,” tambahnya. HLD-04/18

belum tentukan apakah menantang atau menyetujui pengukuran, nanti akan koordinasi dengan pengacara dan PN Kota Agung,” ujarnya. Menurut Kapolres Tanggamus AKBP Adri Effendi, pihaknya siap melakukan pengawalan saat proses pengukuran dan nantinya akan berkoordinasi dengan Kodim 0424, dan Sat Pol PP Tanggamus. Apabila ada pihak yang menghalangi akan dilakukan tindakan tegas. “Ini hasil kesepakan, siapa pun yang menghalangi akan ditindak. Jumlah pengamanan tergantung BPN berapa memintanya dan juga jadwalnya kapan. Semakin cepat semakin baik,” katanya. Ia mengaku Polres Tanggamus hanya sebagai pihak untuk tempat mediasi. Lalu tidak mempermasalahkan gugatan perdata oleh PBB dan apapun nanti hasil putusan dari PN semua pihak harus legowo. “Sejauh ini kondisi di lapangan kondusif tidak ada masalah. Harapan kami, KIM bisa terealisasi sebab ini menumbuhkan iklim investasi yang manfaatnya juga ke masyarakat luas,”

ujar Adri. Menurut Joko Santoso, dari perwakilan PT Pertamina, pengukuran ulang untuk mengecek luas lahan yang sudah dimiliki BUMN ini sejak 1973. Terkait kenapa belum disertifikatkan, ia tidak mengetahui pasti masalahnya. Dan berhubung itu adalah aset maka diukur ulang untuk sertifikat. “Saya tidak tahu kenapa belum sertifikat, itu masa lalu, dan saya belum ada di Pertamina,” ujarnya. Joko pun membantah tidak adanya sosialisasi menyadarkan penggarap bahwa lahan disana memang milik Pertamina. Tugas sosialisasi diserahkan ke YKPP, KAPENA. Dan terkait gugatan dari PBB, Pertamina siap menghadapinya. Selanjutnya terkait Pertamina tidak membayar pajak, Joko membantahnya sebab pembayaran dilakukan tiap tahun dan ia langsung yang membayar. Sayangnya saat ditanya besaran pajaknya, ia tidak mengetahui pasti dengan alasan mengurusi pajak aset Pertamina se-Indonesia. HLD-04/17.

Oknum BPN Hilangkan Sertifikat Kepala BPN Enggan Ambil Sikap Ngaku Urusan Pribadi

17 Ribu RTSM Dapat Bantuan Terdapat di 16 Kecamatan Kalianda, HL– Kecamatan Waypanji dan Candipuro akhirnya diusulkan mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun depan. Dengan begitu, bantuan diperuntukkan rumah tangga sangat miskin (RTSM) bakal diterima 16 kecamatan yang ada di kabupaten itu. ”Dengan bertambahnya kecamatan penerima PKH, berarti jumlah penerimanya akan bertambah. Jika sebelumnya hampir 15 ribu RTSM, akan menjadi sekitar 17 ribu,” kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dissosnakertrans) Lamsel Zubaidi, S.H. Selasa (08/10). Menurut dia, diusulkannya Waypanji dan Candipuro karena kedua kecamatan itu dianggap telah memenuhi kriteria mendapatkan program tersebut. Baik dari RTSM maupun jumlah siswa SD, SMP, dan balita yang berasal dari RTSM. ”Pihak kecamatan telah mengusulkan dan kami telah memverifikasinya. Ini akan kami sampaikan ke Kemensos,” ujarnya.

Usulan kecamatan penerima PKH ini rencananya dilakukan pada Desember setelah program PKH 2013 selesai. ”Kalau sekarang ini kan masih berjalan untuk 2013. Makanya usulan akan kita ajukan program tahun ini rampung,” ungkapnya. Di sisi lain, mantan kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) ini mengaku tidak mengetahui besaran dana yang akan diterima pada 2014. ”Kami hanya mengusulkan. Mengenai realisasinya, semuanya merupakan kebijakan pusat,” ucapnya. Ta h u n i n i s e b e s a r R p 4.403. 500.000 yang dikucurkan pada 14.894 RTSM di Lamsel. Sementara tahap kedua sebesar Rp7.377.300.000 yang dikucurkan pada 14.867 RTSM. Program ini masih berjalan dan akan rampung pada Desember 2013. ”Program ini merupakan bantuan dari Kemensos yang dikucurkan kepada masyarakat,” ungkapnya. HLD-04/et

Bupati Tidak Pernah Berurusan Terkait Penangkapan Susi Tur Akui Susi Tur Penasehat hukum Kalianda, HL- Terkait dugaan aliran dana yang diberikan pengacara Susi Tur Andayani kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif Akil Mochtar pada 2010, Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza S.Z.P, menegaskan, tidak pernah berurusan dengan Akil Mochtar Apalagi menyangkut sengketa Pilkada Lamsel 2010. ”Saya tidak tahu-menahu soal itu. Saya nggak pernah keluar duit soal sengketa pilkada,” kata Rycko. Ia membenarkan, Susi memang merupakan penasihat hukum dirinya pada sengketa Pilkada Lamsel 2010. Namun, kata Rycko, Susi sebenarnya merupakan pengacara Pemprov Lampung. ”Pada waktu pilkada, memang Susi yang menjadi penasehat hukum. Namun, saya tidak mengetahui sama sekali soal aliran dana itu. Apalagi ketika putusan pilkada itu, saya sedang menunaikan ibadah umrah,” akunya. Ketua DPD KNPI Lampung ini menambahkan, kalaupun mengeluarkan uang, itu untuk mengurus pemberangkatan saksi-saksi ke MK terkait sidang sengketa pilkada. ”Selebihnya tidak. Uang yang dikeluarkan paling untuk ongkos pemberangkatan saksisaksi saja,” ucapnya. Rycko mengaku, dirinya memang mengenal Akil Mochtar yang merupakan salah satu pengurus Pemuda Pancasila (PP) Pusat.

Pengukuran lahan seluas 1.022 hektar tersebut terkait kepengurusan sertifikat tanah yang selama ini belum dimiliki PT Pertamina. Lantas karena selama ini kelompok PBB mengklaim tanah tersebut milik mereka maka saat pengukuran akan dikawal oleh polisi. Untuk hal ini Polres Tanggamus, PT Pertamina, PT Rapindo Jagat Raya dan PBB melakukan pembahasan tertutup di Polres Tanggamus. “Dari hasil pembahasan disepakati ada pengukuran ulang lahan yang waktunya belum ditentukan kapan, namun akan dilakukan secepatnya. Dan kesepakatan juga selama proses pengukuran, BPN akan dikawal oleh anggota dari Polres Tanggamus,” kata Kasi Pengukuran Tanah, BPN Tanggamus, Selasa (8/10). Sedangkan menurut Zainudin, Ketua PBB, mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan tim pengacara menyikapi pengukuran tanah. Selain itu mereka pun akan berkonsultasi dengan Pengadilan Negeri Kota Agung sebab selama ini sudah mengajukan gugatan atas lahan yang bakal diukur. “Kami

”Namun, hubungan khusus dengan Akil, baik hubungan bisnis apalagi pilkada, tidak ada. Saya yakin, keputusan sengketa Pilkada Lamsel oleh MK ketika itu telah sesuai ketentuan. Versi KPU saja, kami memang pemenang,” ungkapnya. Putra Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. ini menjelaskan, untuk biaya transpor itu, dia menghabiskan sekitar Rp15 juta. ”Nggak banyak amat. Itu juga murni biaya selama di sana,” ujarnya. Meski demikian, jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menelusuri aliran dana itu, Rycko mengaku siap diperiksa. ”Siap banget,” tegas pria yang digadang-gadang kelak bakal menggantikan M. Alzier Dianis Thabranie sebagai ketua DPD Partai Golkar Lampung. Sama seperti Rycko, Sjachroedin Z.P. juga mengaku tak mengetahui aliran dana itu. ”Wah, saya nggak tahu,” singkat Oedin – sapaan akrab Sjachroedin Z.P.– melalui pesan singkatnya kepada wartawan koran ini kemarin. Terpisah, Eki Setyanto belum mau berkomentar banyak terkait aliran dana dari Susi ke Akil itu. ”Saya no comment dahulu. Tapi, benar Susi itu kuasa hukum kami. Kita dulu pernah bertemu di Hotel Redtop (Jakarta) sebelum putusan MK,” ungkap Eki. HL-04/et

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Menggala, HL- Tidak ada kejelasan terkait hilangnya Buku Sertifikat tanah nomor 1732 milik Ny. Nani Mujaenah yang terletak di Kampung Balai Murni Jaya, Kecamatan Banjar Margon Kabupaten Tulangbawang (Tuba), membuat Notaris Indah Nopalia, SH. Mkn. meminta pertanggung jawaban Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tuba. Sayangnya, pihak BPN Tuba, sepertinya tidak mau peduli dengan hilangnya buku sertefikat tanah tersebut bahkan mengatakan jika pihaknya banyak pekerjaan dan sudah biasa mengalami hal seperti itu. “Silahkan dilaporkan saja karena bukan kasus itu saja dan bany-

ak pekerjaan dia yang sudah saya selesaikan,” timpal Drs. Agus Purnomo. Ketika hal ini dikonfirmasikan ke Kasubag TU BPN Tuba, Bustami diruang kerjanya pada (8/10) kemarin, Bustami dengan nada garang menyatakan persoalannya dengan Notaris Indah Nopalia sudah selesai. “Itu urusan pribadi saya dengan Indah, sudah selesai. Jangan photo-photo, nanti saya tonjok.” ujar Bustomi. Yang lebih unik lagi, Bustomi seakan tidak menghiraukan pertanyaan terkait dugaan penggelapan buku sertifikat yang dilakukan olehnya, bahkan menyurus awak media untuk memberitakan perbuatan penyimpang yang dilakukannya.

“Silahkan tulis gede-gede, saya di Lambar dulu biasa dikoranin orang, bukan koran-koran sembarangan yang ngoranin saya, Lampung Post,” ujar Bustami dengan garangnya. Menurut penelusuran HL, permasalahan yang dipertanyakan Notaris Indah Nopalia kepada Drs. Agus Purnomo tersebut adalah kasus penghilangan Buku Sertifikat tanah nomor 1732 milik NY. Nani Mujaenah yang terletak di Kampung Balai Murni Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten setempat yang dihilangkan oleh Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Tata Usaha (TU) Kantor BPN Tuba, Bustami bin Sepia sejak bulan Februari 2013 lalu. HLD-04/14

Kota Metro Jadi Sample Uji Emesi Polusi Udara Metro, HL- Guna mengetahui tingkat pencemaran polusi udara, Kota Metro menjadi salah satu kota yang dipilih menjadi sample uji emesi di Provinsi Lampung, oleh Kementrian Lingkungan Hidup RI dan menunjukkan hasil bahwa di Kota Metro, memiliki udara yang baik. Kegiatan yang dimulai barubaru ini dilakukan disekitaran Pasar Tejoagung Kecamatan Metro Timur Kota Metro. Kepala Lingkungan Hidup (KLH) Kota Metro, Dra. Maria Fitri Jaya Singa mengatakan, kegiatan ini adalah uji emisi udara untuk mengetahui tingkat pencemaran polusi udara di Kota Metro.

”Alasan Metro terpilih menjadi sample uji emesi karena Metro memiliki sisi prestasi dan Visi Kesehatan yang baik,” ucapnya. Oleh sebab itu, hasil dari uji emesi ini menunjukan bahwa Metro memiliki udara yang baik, dan belum terjadi pencemaran. Target dari kigiatan ini adalah memeriksa sebanyak 1.500 unit kendaraan, sebab sasaran uji emesi adalah pemeriksaan pencemaran udara melalui asap kendaraan dan pabrik. “Jadi harapannya beberapa perusahaan yang memiliki kendaraan agar bersedia dilakukan pengujian pada kendaraannya. Hasilnya masih memuaskan dan

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

bagus, yang jelas kegiatan ini dilakukan selama 3 hari dan melibatkan mahasiswa, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Metro, dan Polres Metro,” paparnya. Masih diutarakannya, bagi kendaraan yang telah diuji, maka akan diberi tanda atau setivikat baik. Ia juga berharap dengan adanya kegiatan adalah upaya untuk menuju langit biru. Artinya mencegah pencemaran yang ada di udara. “ Sebab kalau ada pencemaran udara maka dampaknya akan terjadi pemanasan global dengan keadaan ozon yang semakin rusak,” paparnya. HLD-04/21

Email : haluanlampung@gmail.com


6

OPINI Rabu, 9 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Hai ABG, Teladanilah Adnan Januzaj

TAJUK

Oleh : A.A. Ariwibowo Adnan Januzaj. Andaanda, anak baru gede (ABG) yang ingin mengeja nama Januzaj dengan "nginggris", bakal berucap "Yan-you-zi? Jan-you-say? Yan-a-sigh?" Tidak ingin berlama-lama kepleset me ngeja nama Januzaj, silakan anda kawula ABG lekas-lekas bertanya kepada guru bahasa Inggris masing-masing, bagaimana mengeja nama bintang muda dari Manchester United itu. Sesudah fasih mengeja nama Januzaj, silakan kini menjawab pertanyaan, sia pa Adnan Zanuzaj? Julukan bagi pemain berusia 18 tahun itu tidak tanggungtanggung lho. Kini, dia digadang-gadang sebagai pahlawan anyar skuad Setan Merah. Usia Januzaj seperti anda, tujuh belas tahun tambah satu tahun. Muda belia, berwajah imut kemerahan, berambut awut-awu-

tan manakala berlari sana-sini di lapangan sepak bola, dan tentu bercukur rapi agar bertampang mo dis. Bagi ABG puteri, tampang pemain berdarah Albania kelahiran Belgia itu bisa-bisa saja dinominasi menjadi model "gebetan masa depan". Setidaktidaknya, poster pemain kelahiran 5 Februari 1995 itu bisa saja melekat dan menghiasi kamar masingmasing. Silakan mencatat rincian data diri Januzaj. Dia bermain sebagai gelandang, bernomor punggung 44, tinggi badan 180 centimeter, berat badan 75 kilogram. Idealkah dia untuk anda? Ya, paling tidak teladanilah dia sebagai sosok yang punya cita-cita menatap hari depan berbekal optimisme dan kerja keras. Yang muda, yang punya cita-cita. Ya, anda, yang masih bertengger di usia

Surat Kabar Harian

HALUAN LAMPUNG Penerbit Komisaris

: PT. LAMPUNG JAYA ABADI : Dra. Zuraida, M. M

Penasehat Hukum

: A. Rizkie, S.H & Partner

Pemimpin Umum Pemimpin Perusahaan Wakil Pemimpin Perusahaan Manajer Marketing Pemimpin Redaksi Redaktur Pelaksana Redaktur

: Hengki Ahmat Jazuli : Indira Mauli : Herwandi Agusta, S. Kom : Mohammad Mulya : Yon Bayu Wahyono : Budi Mansyah : Aan Lampung Andersen. S Hendra Saputra Iwan Ariyanto

Wartawan

: Eko Nur Chabibah Ilham Jamhari Rudy Hardianto

Biro Lampung Utara Biro Lampung Timur Biro Lampung Barat Biro Lampung Selatan Biro Pringsewu

: Heri Setiawan : Sudarto : Eko. S : Agus Riyanto : Mega Utama (Kabiro) Hermanto, Bambang Irawan : Darjono (Kabiro) Yahya Apit, Hidman, Hermansyah (Marketing) : Elia Sunarto : Yasir Subagio, Solihin : Iwan Kurniawan : Prayogi : Rego : Verry. S

Biro Tulangbawang

Biro Tulangbawang barat Biro Way Kanan Biro Tanggamus Biro Pesawaran Biro Pesisir Barat Biro Metro Layout & Design Grafis

: Andrian Saputra, S.T (Kabag Pracetak), Johansah, Alfian Saputra, S. Kom

Koordinator Sirkulasi Staf Marketing

: Karyanto Syam : Dwi Gita Fitriani, Yosi Cahya Dita, Yuni Anggraini

Percetakan

: PT. SUBUR JAYA NIRWANA Abdullah, Jaja Sumarja Panca Ardhi, Ali Nurdin Ari Desoni, Thomas Mathew Anip Prasetya

( ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN ) Alamat Redaksi/Tatausaha : Ruko Nirwana Regency Blok. B/4, Jln. Pulau Morotai No. 99 Way Halim Bandar Lampung, Faksmili : 0721-708891, Email : haluanlampung@gmail.com BANK : BANK BRI No. Rek : 069901000014569 a/n HENGKI A. JAZULI

WARTAWAN HALUAN LAMPUNG SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/ MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

belasan tahun, atau orang menyebutnya sebagai ABG, biasanya mengidolakan seorang pahlawan sebagai sosok yang gerakgeriknya ditiru. Mereka yang duduk di bangku perguruan tinggi khususnya fakultas psikologi menyebutnya sebagai pencarian sosok bagi model yang menjadi anutan bagi perilaku seseorang atau kelompok. Beralasankah pemain berdarah Albania kelahiran Belgia itu diidolakan atau diteladani? Ini buktinya, bukan isapan jempol belaka, bahwa Januzaj telah mencetak dua gol ke gawang Sunderland, Sab tu (5/10), memastikan kemenangan MU di Stadium of Light. Ya, dua gol dikoleksi pemain muda itu di tengah haru biru MU. Skuad asuhan pelatih David Moyes itu mengoleksi tiga kekalahan. Sontak, pengamat bola Inggris yang ketus itu berkoar bahwa hasil kerja pelatih asal Skotlandia itu sungguh memilukan bagi United dalam 24 tahun terakhir. Layaknya, anak seusia anda, yang ingin mencipta dan menemukan hal-hal yang baru, Januzaj justru memberi bukti. Memasuki menit ke-55, ia mencetak gol perdananya untuk MU. Umpan silang Evra dengan secepat kilat disambar Januzaj dengan sepakan kaki kanan yang keras dengan helaan sepenuh tenaga. Jebret...gol! Skor 1-1, karena lawan lebih dulu menjebol gawang United. Posisi 1-1 tidak bertahan lama. Jala Sunderland bergetar pada menit ke-62. Kronologi singkatnya, berawal dari umpan umpan panjang yang dilepas Luis Nani. Kemudian, ia meneruskannya kepada Januzaj. Tidak berlama-lama, ia melepas tendangan voli yang melesat ke gawang Sunderland. Gol! MU menang 2-1 hingga pertandingan berakhir. Melihat dan menyaksikan aksi menawan idola anyar anda itu, kini silakan bertepuk tangan. Kalau bintangnya terus bersinar di bentangan langit sepak bola Liga Inggris (Premier League), maka negara mana yang akan ia bela di masa depan? Ia dapat saja berkostum Albania dan Kosovo, sementara ia lahir di Belgia. Tidak ingin terus terombang-ambing dengan masa depannya di timnas beberapa negara, Belgia menjadi pilihan pertama bagi Zanuzaj, meski ia sendiri pernah mengutarakan berminat bermain untuk Albania. Pelatih Albania, Gianni De Biasi mengendus bakat cemerlang dalam diri Zanuzaj. Federasi sepak bola Albania kini terus berusa-

landang atau sebagai pemain sayap. Tampil melawan Sunderland, ia mampu menggunakan kaki kanan dan kaki kiri untuk melepas umpan dan melepas tembakan ke gawang lawan. Sebagai pemain sayap, ia bahkan mampu berperan sebagai penyerang, ciamik melepas umpan, dan cemerlang me ngambil "set-pie ce". Ini semua membuat d i a tampil percaya diri. Ya, kepercayaan diri.

Adnan Januzaj

ha mencari momen tepat untuk menghubungi dia agar bersedia membela panji negeri itu di ajang Piala Dunia atau kejuaraan Eropa. Sementara, mantan pelatih timnas Belgia U-18 dan U-19, Marc van Geersom mengatakan Januzaj bakal berpaling ke Belgia. Pernyataan senada dilontarkan oleh pelatih timnas senior Belgia, Marc Wilmots. Dalam sebuah wawancara beberapa bulan lalu, W i l m o t s mengatakan, "Saya tidak ingin gegabah berkomentar soal masa depan dia. Januzaj tidak akan pernah bermain bagi 'Rode Duivels' (Red Devils, nama julukan bagi timnas Belgia)." Tak urung, manajer timnas Inggris Roy Hodgson ikut berkomentar, "Tidak diragukan ia pemain sarat talenta dan kami melirik dan meminati dia, jika ia memang beres dalam urusan kewarganegaraan." Lho, mengapa perjalanan karier Januzaj demikian njlimet? Besar di Brussels, sejak usia 10 tahun ia bergabung bersama klub Anderlecht. Setelah enam tahun bersama klub Belgia itu, ia dipinang oleh United. Ia kemudian menuntut ilmu dan kelak membela tim United U-21. Di akhir musim, manajer gaek Alex Ferguson memberi Zanuzaj nomor punggung 44. Penampilannya kemilau s e j a k tur pramusim United ke Asia dan Australia. Sejak itu, Moyes makin memberi perhatian kepada dia. Apa d a n bagaimana gaya permainan Januzaj? Selama ini, Moyes menempatkan dia sebagai ge-

Sebagai ABG, miliki dan suburkanlah kepercayaan diri dengan dilandasi ketrampilan dan kesungguhan selama me nuntut ilmu di bangku sekolah dan bangku perguruan tinggi. Apa s a j a komentar publik mengenai Januzaj? Mantan manajer MU, Alex Ferguson berkata, "Para pemain muda menjadi f o n d a s i bagi perkembangan lima atau enam tahun ke depan, salah s a t u n y a mendatangkan Adnan Januzaj, anak muda Belgia. Kemampuannya luar biasa." "Adnan pemain multi talenta. Usianya masih delapan belas tahun, dan masih punya masa depan. Ia punya akselerasi m e m a d a i , dan p e m a i n berteknik sangat mumpuni," kata Fergie. Bagaimana komentar Moyes? "Saya memberi kepercayaan Wayne Rooney untuk melakoni debut dalam usia 16 tahun. Saya memberi debut kepada Ross Barkely dalam usia 16 tahun. Sedangkan kepada Adnan, debutnya luar biasa," katanya. "Penampilannya hari ini menunjukkan bahwa ia punya masa depan menjanjikan. Ia tidak hanya mampu mencetak gol, melepas umpan dan melakukan pergerakan yang trengginas," katanya. "Ia pemain nomor wahid, saya b e r e n c a n a menurunkan dia dalam beberapa pekan mendatang, kalau ia benar-benar pulih dari cedera ringan," katanya juga. Pemain senior Rio Ferdinand menyatakan, "Saya tidak ingin banyak berkomentar mengenai dia. Ia pemain muda berbakat. Ia akan menjadi pemain berkelas. Ia akan menjadi modal bagi United di masa de p an. Ia p uny a k e p e rcayaan diri, tidak terlalu arogan juga." B e r h a d a p a n dengan sejumlah sanjungan itu,

Emas Hitam di Mata Dunia BATUBARA. Mineral ini mungkin menjadi tambang favorit beberapa tahun silam. Tepatnya pada 2005 hingga 2011, batu bara menjadi hasil bumi yang diincar sebagian besar pengusaha Tanah Air. Selain harganya yang menjulang tinggi, produksi emas hitam ini juga sangat berlimpah. Tak tanggungtanggung, pengusaha atau pelaku usaha bisa meraup untung miliaran rupiah. Wajar jika ketika itu, pengusaha emas hitam ini, terbilang paling sukses meraup rupiah dari perut bumi. Tapi, apa yang terjadi sekarang ini? Harga emas hitam mulai terpuruk hingga ke level paling rendah. Hal ini tepatnya terjadi di tiga tahun terakhir, sejak 2010. Harga pengiriman batu bara ke Rotterdam, Belanda, berada di level US$ 81,60 per ton. Dan sebelumnya hanya US$ 75,10 per ton yang merupakan harga terendah sepanjang 2013 ini. Tentu saja hal ini membuat pertambangan Tanah Air, tak terkecuali Lampung menjadi lesu, bahkan bisa dikatakan mati suri. Digali tak untung, dijual pun rugi besar. Padahal, secara normal, harga batu bara kalori rendah Rp 400 ribu sampai Rp 450 ribu per ton dan kalori tinggi sekitar Rp 1 juta per ton. Aspebindo juga pernah memprediksi, harga batu bara kembali normal ketika memasuki semester kedua 2013 ini. Nyatanya, harga batu bara tetap abnormal. Artinya, perdagangan ekspor batu bara ke sejumlah negara, termasuk Cina, India dan Jepang, masih surut, tak ada perubahan. Padahal, ketiga negara ini menjadi pengimpor terbesar emas hitam Tanah Air. Sebagian lagi negara bagian Amerika Serikat serta negara-negara Eropa yang selalu gencar mengimpor batu bara dari Indonesia. Sekarang, ini AS dan Eropa mulai menurunkan eksistensinya terhadap batu bara. Apalagi, Amerika Sekitar dan Eropa sekarang ini sangat gencar menggalakan program energi bersih. September 2013, AS telah mengumumkan beleid yang mewajibkan penurunan jumlah karbondioksida yang dihasilkan pembangkit listrik. Apalagi, meski murah, baru bara menimbulkan polusi yang sangat tinggi. Cina pun serupa. Negeri tirai bambu itu mulai menurunkan konsumsi batu bara menyusul adanya kebijakan penurunan energi bumi yang tentu saja berdampak pada berakhirnya masa keemasan emas hitam ini. Meski begitu, banyak menyebut, emas hitam kembali ke level normal bahkan lebih tinggi lagi lima tahun mendatang. Para analis juga menyebut, batu bara masih potensial menghasilkan triliunan rupiah. Tapi, level normal batu bara takan kembali jika negara pengimpor batu bara berpikir lebih cerdas untuk bisa mengendalikan polusi di negerinya sendiri. Ditambah lagi banyaknya alternatif energi dari perut bumi yang bukan hanya dari batu bara. Pemerintah pun tak bisa berbuat banyak. Sejauh ini hanya berupa imbauan yang membuat pelaku bisnis batu bara harus gigit jari. Rasanya sangat sulit, batu bara kembali ke level normal. Mengingat, kemajuan teknologi serta alternatif energi kekinian yang terus dikembangkan negara-negara maju, membuat emas hitam mulai dilupakan. Murah bukan berarti bisa menimbulkan atau menghasilkan dengan baik, tanpa polusi. Hingga perlu disadari, pertambangan batu bara yang selalu menimbulkan polusi dan masalah sosial, bisa berpikir kembali bagaimana mengembalikan alam yang terlanjur dieksploitasi. Bahkan, kerusakan bekas tambang terdapat dimana-mana. Saatnya kita bersama membangun negeri dan mengeruk kekayaan alam, tanpa harus merusak lingkungan dan ekosistem sekitar. Masih banyak cara yang lebih ramah dan membuat kita bertindak lebih bijak dan bersahaja. Lesunya tambang emas hitam, bukan berarti matinya nilai-nilai kemanusiaan seseorang. Bahkan, lebih dari itu, bisa menjadi pelajaran penting untuk bisa memperbaiki dan membersihkan diri dan keserakahan. Bantu sesama untuk bisa bangkit dari keterpurukan. Semoga. (*) apa komentar Januzaj? "Sejak saya berada di sini, saya suka bermain bola dan senantiasa b e r h a r a p m e n u a i dan mengembangkan bakat. Saya hanya ingin mewujudkan cita-cita menjadi pemain b o l a berkelas, karena saya benar-benar m e n c i n t a i sepak bola. Saya b e r h a r a p dapat mewujudkannya di masa depan," katanya. Anda para ABG, patut mencatat dalam buku harian masing-masing bahwa Januzaj suka bermain bola dan senantiasa berharap menuai dan mengembangkan bakat. Selain itu, Jan-

uzaj ingin m e w u j u d k a n cita-cita menjadi pemain bola berkelas, karena dia b e n a r -benar mencintai sepak bola. Hai ABG, cintailah Adnan Januzaj, karena awal dan rintisan menuju sukses adalah mencintai segala apa yang anda sedang dan akan kerjakan. Rumusnya, mencintai tanpa ingin berpaling kepada hal-hal lain, tetap memiliki kepercayaan diri dan kerendahan hati. "...usianya masih delapan belas t a h u n , dan m a s i h p u n y a masa depan...," kata opa Ferguson.

No. Telepon Penting  Hotline Polisi

: 110

 Polsekta Teluk Betung Selatan

: 481283

 Ambulans

 Polda Lampung

: 485841

 Polsekta Kedaton

: 7691110

 Polsekta Teluk Betung Barat

: 485383

 PMI

: 253452

 Polsekta Panjang

: 31383

 Kebakaran

: 113/252741

 Polsekta Sukarame

: 7624250

 Dirpolair

: 31310

 RS Abdoel Moeloek

: 702455, 703312

 PDAM

: 483855

 RS Bumi Waras

: 254589

 PLN

 ULPK BBPOM

: 123

: 254888

 RS Urip Sumoharjo

: 771322

 Gangguan PLN

 Poltabes Bandar Lampung

: 263206

: 254110

 RS Advent

: 703459

 Gangguan Telkom

: 147

 Polsekta Tanjungkarang Timur

: 253783

 RS Immanuel

: 704900

 Penerangan Telkom

: 108

 Polsekta Tanjungkarang Barat

: 255015

 RS Graha Husada

: 240000

 Pemprov Lampung

: 481166

 Polsekta Teluk Betung Utara

: 482083

 RS Bintang Amin Husada

: 273601

 Pemkot Bandar Lampung

: 252041

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

: 118

Email : haluanlampung@gmail.com


POLITIK

7

Rabu, 9 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Tak Dihadiri Prabowo Rakor Gerindra Batal Bandarlampung, HL- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Lampung membatalkan rapat koordinasi yang seyogyanya untuk membahas konsolidasi dan persiapan partai menjelang pemilu 2014. Rakor yang rencananya langsung dibuka oleh Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di kantor DPD yang beralamatkan di Jalan Cut Nyak Dien, Tanjungkarang Pusat pada pukul 15.00 Wib, Selasa (8/10) terpaksa dibatalkan, dikarenakan Prabowo Subianto batal hadir. Mantan Danjen Kopassus itu lansung bertolak ke Bandara Radin Inten II, usai menghadiri acara temu pedagang pasar dan pedagang Bambu Kuning Square (BKS). “Ya batal rakornya, mas,” kata Ketua Bidang Komunikasi DPD Gerindra Lampung, Gunawan Handoko kamarin. Gunawan Handoko mengatakan rakor sejatinya untuk pembekalan caleg DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/kota. Gerindra menargetkan tiga kursi di setiap daerah pemilihan (dapil). “Target itu untuk seluruh dapil di Lampung, baik untuk DPR-RI maupun DPRD,” ujar Gunawan Handoko. Pantauan di lokasi, ratusan kader Partai Gerindra terlihat berdatangan di kantor DPD setempat. Terlihat penjaga parker sibuk mengatur antrian puluhan kendaraan roda empat yang dikemudikan pengurus Gerindra dari berbagai daerah se-Lampung. Jalan Cut Nyak Dien dari dua arah padat merayap akibat banyak kendaraan yang dimiliki pengurus partai besutan Prabowo itu parker di bahu jalan. HL-06

Berlian Tihang Siap Ikut Tes Kesehatan

Prabowo Gerah HKTI Dipolitisasi Sindir Yel-yel Prabowo Presiden oleh Berlian Tihang HKTI tak Ada Kaitan dengan Politik KETUA Dewan Pimpinan Nasional (DPN), Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Prabowo Subianto, kurang terima kedatangannya ke Lampung melantik kepengurusan DPD HKTI setempat periode 2013-2018 dipolitisasi. Reaksi mantan Danjen Kopassus itu, menanggapi yel-yel yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah Lampung, BerlianTihang, saat menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP. Berlian Tihang yang juga bakal calon (balon) gubernur Lampung dari koalisi PDI-Perjuangan, PKB, PPP dan beberapa partai non parlemen itu, terprovokasi kader Gerindra, dengan semangat ia meneriakkan yel-yel “HKTI Sukses” “Petani Makmur” dan “Prabowo Presiden. Prabowo Subianto yang juga

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu, menolak jika HKTI dilibatkan dengan karier politiknya. Untuk itu, ia menolak yel-yel “Prabowo Presiden. Dia mengatakan pelantikan pengurus DPD HKTI Lampung tidak ada urusannya dengan politik. “Tadi ada yang terlalu bersemangat dengan yel yel! Saya harap tidak usah pakai yel-yel! Ini acara HKTI, jadi tidak ada sangkut pautnya dengan politik,” sindir Prabowo saat menyampaikan sambutannya di acara itu, Selasa (9/10). Mantan Danjen Kopassus itu bertekad bersama HKTI untuk

mengorganisir para petani dalam meningkatkan kesejahteraannya. Ia menilai, selama ini para petani di Indonesia belum difasilitasi oleh pemerintah untuk mendapatkan modal dalam menjalankan usahanya dari perbankan. Ia mengapresiasi ide cemerlang DPD HKTI Lampung yang berencana membuka Bank Tani dan Nelayan. Menurutnya, ia akan jadi orang yang pertama sebagai nasabah di bank tersebut. “Meski ide ini belum berjalan, saya orang pertama yang menjadi nasabah,” ujarnya. Sekedar untuk diketahui, HKTI merupakan himpunan bagi pelaku pertanian di Indonesia. Meski organisasi massa (ormas) ini dibentuk untuk mengadvokasi kaum tani dalam meningkatkan kesejahteraan, organisasi ini banyak beranggotakan pengusaha

dan elit politik. Ormas tani ini memiliki banyak simpul yang bisa saja dijadikan alat pemenangan dalam kompetisi pilgub bahkan pileg dan pilpres. Seperti halnya, pelantikan pengurus DPD HKTI Lampung periode 2013-2018 yang dihadiri langsung Ketua DPN HKTI, Prabowo Subianto yang dilaksanakan di Lapangan Merah, Enggal, Bandarlampung kemarin, (8/ 10). Acara tersebut juga dihadiri bakal calon gubernur Lampung, Herman HN yang saat ini sedang menjabat Walikota Bandarlampung. Herman HN yang berpasangan dengan Zainuddin Hasan diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan beberapa partai non parlemen. Selain Herman HN, acara itu juga dihadiri Sekda Provinsi Lampung, Berlian Ti-

hang yang mewakili Gubernur Lampung Sjachroedin ZP. Berlian Tihang merupakan bakal calon gubernur Lampung berpasangan dengan Mukhlis Basri yang diusung PDI-Perjuangan, PKB, PPP dan juga partai non parlemen. Tidak hanya dua bakal calon gubernur itu yang tertarik dengan acara HKTI. Ketua DPD Partai Gerindra Lampung, Gunandi Ibrahim juga hadir mendampingi Prabowo Subianto. Gunadi Ibrahim merupakan bakal calon wakil gubernur dari jalur indpenden berpasangan dengan mantan Danrem 043/Gatam, Kolonel CZI, Amalsyah Tarmizi. Dalam hal ini partai besutan Prabowo Subianto itu mendukung keduanya meski meski maju dari jalur independen. HL-06

MK Harus Miliki Lembaga Pengawas

Gusti Kanjeng Ratu Hemas

Jakarta, HL- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Gusti Kanjeng Ratu Hemas mengatakan Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai lembaga hukum tertinggi negara perlu segera diawasi, karena memiliki kekuasaan fi-

nal dalam memutuskan atau mengubah undang-undang. “Melihat kasus yang terjadi di MK saat ini memang perlu segera ada yang mengawasi, sebab segala keputusan produk politik bisa dibatalkan oleh MK,” kata GKR Hemas

dalam diskusi ‘Menyoal Kasus Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar’ di Yogyakarta, Selasa. Pengawasan, kata dia, harus segera dilakukan, sebab hakim MK yang saat ini masih menja-

bat belum memenuhi kriteria ideal yang diinginkan masyarakat, karena masih berpotensi diintervensi oleh berbagai konflik kepentingan. Intervensi kepentingan menurut dia terindikasi melalui persoalan putusan bagi hasil sumber daya alam (SDA) yang tercermin dalam sidang uji materi UU Nomor 33 Tahun 2004 yang pernah diajukan DPD tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang akhirnya dimenangkan pemerintah pusat. “Waktu itu DPD ingin memperjuangkan agar bagi hasil SDA juga dititikberatkan ke daerah, namun diputuskan yang terbesar masih ke pemerintah,” katanya. Menurut Hemas, MK harus

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

melakukan pembenahan struktur anggota hakim ke depan. Hakim konstitusi, menurut dia, tidak lagi berasal dari unsur legislatif, Mahkamah Agung (MA), serta pemerintah. “Saya meminta agar MK kedepan bukan wakil dari DPR atau pemerintah. Kalau sekarang kan tiga dari DPR, tiga dari pemerintah, dan tiga dari MA,” katanya. Namun demikian, kata dia, DPD hingga saat ini hanya dapat memberikan usulan, karena masih belum memiliki wewenang untuk turut memutuskan perbaikan sistem ketatanegaraan. “Kami masih belum diperkenankan duduk bersama lembaga yang dapat memperbaiki sistem tata negara di negara kita,” kata istri Sri Sultan Hamengku Buwono X ini. HL-06/nt

Bandarlampung, HL- Bakal calon (balon) gubernur Lampung, Berlian Tihang, menyatakan siap mengikuti tahapan tes kesehatan yang dilaksanakan KPU Lampung. “ Saya kan sebagai calon, ya siap mengikuti tahapan dan aturan yang dibuat KPU. Harus beda kan dong jabatan saya sebagai sekretaris daerah dengan masalah pencalonan saya, “ tegasnya usai menghadiri acara pelantikan pengurus HKTI dan acara IPSI Lampung di Lapangan Merah, Enggal, Bandarlampung, Selasa (8/10). Menurutnya, sebagai kandidat di pilkada Lampung, ia mengaku siap mengikuti rangkaian tes kesehatan tersebut. Sebagai salah calon gubernur, ia akan mentaati aturan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara Pemilu. “ Ya, kita harus ikuti aturan yang ditentukan KPUD, karena kita kan peserta, “ tandasnya. HL-06

Ruhut Mengaku Ditawari SBY Menkum dan HAM Jakarta, HL- Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang gagal menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR, mengaku tidak kecewa. Ia menyatakan sudah ditawarkan posisi yang lebih meggiurkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Ada jabatan yang terhormat untuk aku, tapi aku belum tahu. Itu langsung dari bapak (SBY),” kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/10). Ruhut mengaku, mendapatkan kabar tersebut dari Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hassan dan Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Amir Syamsudin. Meski belum mengetahui jabatan yang akan ditawarkan SBY, Ruhut mengaku sempat ditawari memangku jabatan Menteri Hukum dan HAM. “Sewaktu rapat pimpinan, Pak Amir bilang, adinda mau tidak menggantikan aku sebagai Menkumham. Aku bilang, bang, aku akan dukung terus abang sebagai Menkumham,” tandas Ruhut memeragakan percakapannya dengan Menkunham Amir Syamsuddin.HL-06/nt

Bawaslu Akui Penertiban Alat Peraga akan Lama Jakarta, HL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengakui penertiban alat peraga kampanye yang melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2013 tentang Pedoman Kampanye Pemilu Legislatif membutuh waktu yang panjang. Pasalnya, banyak calon anggota legislatif (caleg) yang tidak terpapar informasi soal pedoman kampanye. “KPU baru menetapkan petunjuk teknis (juknis) Peraturan KPU 15/2013. Kita berharap juknis itu menjadi pedoman untuk pengawas pemilu untuk menertibkan (peraga kampanye). Memang tidak bisa dalam waktu singkat segera tertib. Karena luasnya Indonesia dan informasi itu belum sampai ke caleg-caleg daerah,” ujar Ketua Bawaslu Muhammad di Jakarta, Selasa (8/10). Ia mengungkapkan, sementara ini pihaknya sedang melakukan rekapitulasi dan kajian atas masukan dan laporan masyarakat terkait pelanggaran pelaksanaan kampanye baik yang dilakukan

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

partai politik (parpol) maupun calon anggota legislatif (caleg). Dia menyampaikan, usai kajian tersebut, Bawaslu akan mengumumkan kepada publik siapa saja parpol dan caleg yang tidak tertib dalam pelaksanaan kampanyenya terutama dalam memasang alat peraga. “Pada waktunya kami akan mengumumkan siapa saja, caleg dan partai mana saja yang melanggar. Ini masih dalam proses. Banyak ratusan caleg melanggar, semua partai melanggar,” imbuhnya. Muhammad mengeluhkan, banyak caleg yang “nakal” dengan memasang kembali alat peraga yang melanggar aturan meski pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu telah mencopotnya. “Menurut laporan teman-teman (Bawaslu daerah dan panitia pengawas pemilu) (peraga kampanye) itu sudah diturunkan kemudian muncul lagi. Jadi mungkin dia (caleg) punya alat peraga berkontainer. Ini tantangan dan kunci kami bersama,” tutur Muhammad. HL06/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

8

Rabu, 9 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Kajari: Jaksa Eka Terima Amplop Bukan Uang KEPALA Kejaksaan Negeri (Kajari) Bandarlampung, Widiyantoro membenarkan jaksa Eka Aftarini menerima amplop tapi bukan berisi uang seperti yang dituduhkan.

Yuni Daru Winarsih

“Jaksa Eka telah diklarifikasi dan dia mengakui telah menerima amplop tapi bukan berisi uang, melainkan surat berita acara tahanan rumah bagi terdakwa yang saat itu masih berstatus tersangka,” kata Widiyantoro, di Bandarlampung, Selasa (8/10) Padahal sebelumnya, Maryati istri pertama terdakwa Deka yang dikenai pasal 279 KUHP tentang menikah tanpa izin istri pertama, menuding Eka Aftarini sebagai jaksa yang menangani perkara tersebut telah menerima suap dari terdakwa untuk tidak memperpanjang status penahanan rumahnya. Hal tersebut disampaikan seusai hakim mengeluarkan penetapan penahanan bagi terdakwa. Widiyantoro menjelaskan,

dalam berita acara tersebut harus ada tanda tangan ketua RT di lingkungan tempat terdakwa tinggal dan ada stempelnya, sehingga surat tersebut dititipkan pada tersangka agar dikembalikan kepada jaksa tersebut. Pada pertemuan dengan Eka itu, Kajari Bandarlampung itu mengaku puas dan tidak akan meminta keterangan dari korban yang merupakan istri pertama terdakwa, mengingat keterangan bawahannya itu sudah dianggap mencukupi. “Saya sangat percaya terhadap anak buah, dan keterangannya pun sudah cukup karena dia sudah menyampaikan semuanya,” katanya pula. Jaksa Eka Aftarini yang diduga menerima suap dari perkara yang

ditanganinya, bukan hanya terjadi saat ini. Dia sebelumnya pernah bersama Kasi Pidsus Kejari Bandarlampung Teguh, dalam perkara korupsi di PDAM Way Rilau Bandarlampung dikabarkan menerima uang dari terdakwa untuk memperkecil tuntutan hukum. Dalam kasus tersebut, berawal dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Teguh Hariyanto yang dilaporkan telah menerima suap atas kasus dugaan korupsi PDAM Way Rilau sebesar Rp10 juta dengan terpidana Haris Munandar yang telah divonis 2,5 tahun penjara. Samsudin Sukarmin, mantan pengacara terpidana itu, mengaku telah memberikan uang sebesar Rp10 juta dari keluarga terdakwa Haris Munandar yang diserahkan di tempat parkiran depan salah satu bank di Jalan WR Supratman Telukbetung Utara pada bulan Juni 2012 sekitar pukul 16.00 WIB. Terungkap dalam kasus ini, ke-

tika Samsudin mendapatkan ancaman yang isinya, “Sam segera menghadap Eka Aftarini dan Elis jika masih ingin bertemu anak dan istrimu selesaikan.” Dia pun belakangan mengetahui uang tersebut digunakan untuk meringankan tuntutan yang akan dibacakan saat sidang Haris Munandar, setelah mendapatkan pesan singkat tersebut. Sejumlah pihak di Lampung mendesak adanya tindakan tegas bagi oknum jaksa maupun hakim di lingkungan kejaksaan di Bandarlampung dan Provinsi Lampung yang diduga memanfaatkan posisinya untuk mendapatkan uang dan keuntungan pribadi secara melanggar hukum. Mereka mendesak kasus seperti itu tidak dibiarkan saja atau malah dilindungi oleh institusi maupun atasan masing-masing, karena hanua akan memperburuk penegakan hukum dan merusak citra aparatur penegak hukum di daerah ini.HL-05/ant

Perkara Asusila di Lamsel Cukup Tinggi Kalianda, HL-Tingkat perkara asusila di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) harus mendapatkan perhatian khusus. Pasalnya, berdasarkan data yang masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kalianda kasus asusila cukup tinggi. “Menurut saya untuk sekup Kabupaten kasus asusila cukup tinggi karena itu menyangkut generasi muda, baik yang menjadi korban maupun menjadi pelaku,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kalianda, Yuni Daru Winarsih, SH usai membuka acara penyuluhan hukum penguatan jaringan anti KKN terhadap Kepala Sekolah di tiga Kecamatan yang dilaksanakan di aula SMA Negeri 2 Kalianda, Selasa (8/10). Menurut dia, banyaknya kasus asusila yang terjadi diwilayah hukum Kejari Kalianda merupa-

kan tanggungjawab semua pihak guna menekan angka asusila tersebut. “Jadi menurut saya ini harus semua pihak bertanggungjawab, kalau dari segi hukumnya kami berkeinginan melalui Kasi Intelijen Kejari Kalianda untuk melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Sebab asusila ini selain melanggar agam juga mengakibatkan pelanggaran hukum,” katanya. Dimana lanjut Yuni, mudahmudahan kedepan kasus asusila ini dapat berkurang bahkan bila perlu tidak ada lagi. Sebab para generasi muda yang terlibat dalam kasus ini jelas akan merugikan diri sendiri serta orang tua. “Jelas rugi semuanya, dimana dia (pelajar_red) rugi masa depan, rugi secara norma, secara hukum maupun secara norma susila yang

ada. Maka pihaknya berharap kalu bisa ini dapat jauh berkurang, tetapi akan lebih baik tidak ada kasus ini,” imbuhnya. Sementara ketika ditanya berapa jumlah kasus asusila yang masuk, pihaknya tidak bisa mengetahui pasti. Namun kata dia, setiap tahun asusila selalu terjadi dikalangan remaja. “Meningkat mungkin tidak tapi itu masih konstan jadi tidak berkurang. Bahkan ada korbanya yang masih kecil. Sehingga kami khawatirkan kepada anak-anak, sebab mereka kurang ada filter dengan penialain apakah sudah pantas melakukan hal ini. Seepeti contoh cabul, ketika kita memegang bagian sensitifnya, terus korban tidak terima dan langsung dilaporkan dan itu ada pidananya,” terangya. Kemudian, pihaknya meng-

himbau kepada para tenaga guru selaku pendidik anak-anak agar dapat terus melakukan upaya dengan memberikan pengetian bahaya jika berbuat dan bergaul melebihi batas kewajaran. “Pihaknya berharap kepada para Kepala Sekolah dan guru pendidik agar untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap anak didik tentang bahaya pergaulan bebas yang melebihi batas,” harapanya. Lebuh jauh kata Yuni, seperti yang diketahui saat ini sudah banyak remaja yang menjadi korban, dimana koraban rata-rata masih duduk dibangku sekolah ini akibat pergaulan yang tidak memiliki batas serta kurangnya pengawasan dari orang tua. “Sekaran ini banyak para remaja yang pergaulannya melebihi batas. Banyaknya dari anak-

anak sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Akhir (SMA). Maka untuk itu Kejari Kalianda selalu terbuka untuk umum jika masyarakat atau guru, Kepsek jika ingin berkonsultasi. Serta jika ada Sekolah yang ingin disekolahnya untuk dilakukan penyuluhan hukum dan penerangan hukumk kami siap melakukan sesuai waktu yang ada,” tukasnya. Sementara berdasarkan data yang masuk di tindak pidana umum (pidum) Kejari Kalianda sejak Januari-September 2013 sesuai Surat Pemberitahuan Dilakukannya Penyidikan (SPDP) tercatat sebanyak 31 kasus asusila yang terjadi diwilayah hukunya. HL-05/HLD-10

Brimob Lampung Buru Begal di Tanggamus Tanggamus,HL -Dalam rangka menekan angka kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Tanggamus. Kepolisian resort (Polres) Tanggamus menurunkan 30 personil anggota Brimob dari Polda Lampung. Kapolres Tanggamus AKBP Adrie Effendi mengatakan, nantinya para anggota Brimob tersebut akan melakukan operasi patroli Brimob C3 didaerah Barat Tanggamus yang dianggap rawan kriminalitas pencurian bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberat (curat). “Dan Operasi patroli Brimob ini akan berlangsung selama satu (1) bulan dan ini memang program dari brimob. Dengan sasaran penindakan C3 didaerah yang dianggap rawan kriminalitas,seperti didaerah Kecamatan Wonosobo, Semaka, dan Bandar negeri Semuong (BNS),”ujar Adrie, Selasa (8/10) Adrie berharap, dengan adanya operasi ini bisa membuahkan hasil yang memuaskan. Serta membuat jera para pelaku aksi kejahatan untuk selamanya. “jika memang dalam patroli ada tindak kriminal yang terjadi, maka lang-

sung dilakukan tindakan tegas saja,” katanya. Dalam hal ini, Adrie juga menghimbau kepada masyarakat, agar selalu senantiasa waspada terhadap kejahatan yang ada disekitarnya. Karena kejahatan bisa saja terjadi dimana-mana, tidak mengenal waktu dan tempat.”Serta jadilah polisi bagi dirinya sendiri. Kalau ada kejahatan langsung saja dilaporkan kepada aparat kepolisian terdekat. Karena keamanan hidup tugas kita bersama,” imbuhnya. Sementara itu, Komandan Batalion Kompol Hendri siahaan dalam kesempatan tersebut mengatakan kegiatan operasi patroli Brimob C3 ini dimulai sejak hari ini Selasa (8/10) (kemarin,red) dan dilakukan sebulan lamanya didaerah Tanggamus yang rawan tindak kejahatan. “Adapun kegiatan ini digelar, berdasarkan pengamatan inteligensi Polda Lampung. Bahwa, untuk kabupaten Tanggamus yang masih rawan akan tindak kejahatan C3 diwilayah Barat Tanggamus, diantaranya di Kecamatan Kotaagung Barat, Wonosobo, Semaka dan Bandar Negeri Semuong,” terang Hendri. HL-05/HLD-17.

Pakai Sabu, Deni Dihukum Satu Tahun Bui Terbukti Langgar Pasal 127 Deni Simpan 0,025 Gram Sabu. Bandarlampung, HL-Deni Hamzah (41) warga Jalan Laksamana Marta Dinata, Telukbetung Barat divonis satu tahun penjara karena terbukti bersalah menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu. Dalam persidangan yang dipimpin Ketua majelis hakim Nursiah Sianipar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (8/10) menyatakan terbukti terdakawa terbukti melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a UU 35/2009 tentang Narkotika. “Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Deni Hamzah selama satu tahun dengan dikurangi masa tahanan yang telah dijalani,” ujar hakim Nursiah. Dalam pertimbangannnya majelis hakim menyatakan hal yang memberatkan perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemberantasan narkotika. Sedan-

gkan yang meringankan terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya serta belum pernah dihukum. Atas vonis tersebut terdakwa Deni dan jaksa penuntut umum (JPU) Tri Wahyu Prateka menyatakan menerimanya. Vonis tersebut lebih rendah lima bulan dari tuntutan JPU. Terungkap dalam persidangan Deni ditangkap pihak kepolisian di daerah Olok Gading, Telukbetung Bara pada 26 Juni 2013. Deni ditangkap karena kedapatan memiliki satu bungkus kecil sabusabu seberat 0,025 gram sabusabu. Deni mendapatkan barang haram tersebut dari Kano (DPO) dengan membeli seharga Rp 350 ribu. Setelah itu Deni sempat menggunakan sebagian sabu tersebut dikediamannya. HL-05

Dana Siswa Miskin Senilai Rp40 Juta Digondol Maling Warga Mesuji Serahkan

Bupati Tulang Bawang Ir.Hanan A.Rozak menyambut kedatangan Mayjen Bambang Budi Waluyo dalam rangka kunjung pangdam II Sriwijaya di Makodim 0426 Tulang Bawang, Selasa (8/10). (Foto:Hidman)

Oknum Kelurahan Bakung Aniaya Pelajar SMPN 18 Lasman di Laporkan ke Polisi Bandarlampung, HL-Lasman, seorang Pegawai Kelurahan Bakung Kecamatan Teluk Betung Barat melakukan penganiayaan terhadap M.Ramadhani, siswa Kelas VIII A SMPN 18 Kota Bandar Lampung. Akibat dihajar tersebut, hidung korban mengelurakan darah. Berdasarkan informasi yang dihimpun Haluan Lampung, kasus penganiayaan terjadi pada Senin (06/10) sekitar 16.00 WIB, dimana M. Ramadhani sedang mengikuti mid smester dikelasnya Peristiwa berawal, saat ada orang yang melempari rumah Lasaman dengan batu. Lalu, Lasman keluar rumah dan mencari tahu siapa yang melempar. Kemudian, dia berkeyakinan jika orang yang melempar rumahnya dengan batu adalah pasti siswa sekolah SMPN 18, yang kebetulan rumahnya bersebelahan dengan sekolah tersebut. Kemudian, Lasman mendatangi kelas dimana berdekatan dengan rumahnya tersebut, tanpa pamit dengan guru pengajar dia

langsung masuk, kemudian yang dilihat pertama Alfurqon. Alfurqon dicekik lehernya, Alfurqon menjelaskan bahwa bukan hanya dia yang melempar dan menunjuk M.Ramadhani, kemudiaan M.Ramadhani dicekik, dan ditampar mukanya sebelah kiri dan kanan kemudin dijenturkan ketembok kepalanya hingga hidungnya mengeluarkan darah. Beruntung, kejadian itu cepat dilerai oleh Nurbaiti guru yang sedang mengawasi ujian mid semester dan mahasiswa yang sedang PPL. Selanjutnya, pelaku yang melihat korban M.Ramadhani hidungnya mengeluarkan darah dia langsung keluar ruangan kelas dan pulang kerumahnya. M. Ramadhani melempar dengan batu krikil tanpa sengaja lalu mengenai seng rumah Lasman, “ Jelasnya “, melihat hidung Ramdani berdarah fihak sekolah lalu membawanya kekantor untuk diberi pertolongan, dan membawanya ke RS Bumi Waras. Usai berobat, korban dibawa kesekolah dan fihak sekolah

menghubungi orang tua M. Ramadhani. Atas laporan tersebut, orang tua korban langsung melaporkan penganiayaan ke Polsek Teluk Betung Utara. Sementara itu, Lasman pada hari Selasa (8/10) mendatangi pihak sekolah untuk mengajukan perdamaian, serta mengakui semua kesalahan dan kehilafan yang telah dilakukan terhadap M. Ramadhani siswa SMP tersebut yang disampaikan kepada Waka Kesiswaan Herlan Nababan Spd,. “Silakan saja menghubungi pihak korban untuk menyelesaikan masalah ini, ujar Nababan. Beberapa warga yang mengetahui peristiwa itu mengatakan bahwa pelaku Lasman, mempunyai sifat cepat marah dan temperamen. Sedangkan, Rosmawati orang tua dari M. Ramadhani menyatakan dirinya tidak ingin cepat memutuskan mau berdamai. “Karna saya masih menunggu suami yang dinas diluar kota Sulawesi, mungkin besok dia pulang, semuanya biar hukum yang bicara,” bebernya. (HL-Rudy).

Kotabumi,HL-Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM), Madrasah Alia Negeri II Mulia Kecana Tulang Bawang Barat, senilai Rp. 40,495 juta raib digondol pencuri, Selasa (8/10) sekitar pukul 11.00 Wib di parkiran Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Kotabumi Lampung Utara (Lampura). Menurut korban Okta Kurniawan (32) yang juga merupakan bendahara pencairan MAN I Kencana Tulang Bawang Barat, yang juga Warga Jalan Raya Pulung Kecana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Barat tersebut menjelaskan, dirinya bersama Hani Murida (28) merupakan istrinya, dan Nurihman (12) anaknya, dengan mengunakan mobil Inova Silver B 8408 YN, usai mencairkan dana BSM di Bank Mandiri Kotabumi. “Saya dan anak istri saya dari Bank Mandiri untuk mencairkan dana BSM murit MAN II Tulang bawang Barat, karena saya selaku bendahara pencairan maka saya yang mengambil dan tersebut,” ujar Okta di Mapolres Lampura, saat melaporkan kejadian itu. Lanjutnya, usai dirinya dari Bank mandiri dia langsung menuju Kantor KPPN kotabumi, disitulah kejadian pencurian terjadi, dikatakanya saat itu dirinya

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

didalam kantor KPPN sementara anak dan istrinya didalam mobil sehingga mobil tidak dikunci, akan tetapi ternyata sang istri ikut keluar juga menuju ke Warung depan kantor.”Mungkin pencurian tersebut terjadi saat saya di dalam kantor dan istri saya diluar sedangkan posisi mobil tidak dikunci, uang didalam tas itu saya tarus di kursi tengah namun saat saya masuk kedalam mobil tas isi uang tersebut tidak ada lagi. “Posisi mobil tidak rusak atau kacanya pecah, karena pintu mobil tidak dikunci pencurian tersebut diduga hanya 20 menit saja,” bebernya. Sementara itu, Kapolres Lampung Utara AKBP Helmi Santika didampingi Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Bunyamin, ketika dikonfirmasi Selasa (8/10) dihadapan awak media membenrkan Okta menjadi korban pencurian dana BSM, kini korban masih kami periksa, dan akan kami dalami guna mengetahui identitas para pelaku,”Sementara kasus ini dalam pemeriksaan dalam pasal 362 pencurian biasa karena menurut keterangan korban sementara bahwa para pelaku tidak melakukan perusakan dan penodongan sehingga kasus ini dikenakan pasal 362,” pungkasnya. HL-05/HLD-18

11 Pucuk Senpi Rakitan Mesuji, HL-Warga di kawasan Register 45 Kabupaten Mesuji, Lampung, menyerahkan sebanyak 11 pucuk senjata api rakitan kepada aparat keamanan di daerah itu. Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayor Jenderal Bambang Budi Waluyo turut hadir menyaksikan acara penyerahan senjata rakitan itu di Koramil Simpang Pematang Kabupaten Mesuji, Selasa. Mayjen Bambang Budi Waluyo dalam kesempatan itu mengatakan, masyarakat dilarang memiliki senjata api ilegal termasuk penguasaan lahan di kawasan Register 45. “Masyarakat harus sadar bahwa memiliki senjata api ilegal di-

larang karena dikhawatirkan akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” kata dia. Di sisi lain, kata dia, penguasaan lahan Register 45 oleh masyarakat juga dilarang karena kawasan itu merupakan milik negara. Pangdam meminta warga di kawasan itu yang masih memiliki senjata api segera menyerahkannya kepada pihak berwenang. Jajaran Kodam II Sriwijaya akan selalu bersinergi dengan pihak terkait baik pemerintah daerah dan membantu Polri terutama menyangkut persoalan keamanan di daerah konflik seperti di Mesuji ini. HL-05/ant

Bantu Siram Air Keras, Tiga Pelajar Diperiksa Jakarta, HL-RD (18), aksi kejam penyiram air keras ke penumpang Bus PPD, dibantu oleh empat orang kawannya berinisial TG, DF, AR, dan FR. Hari ini, tiga rekan RD menjalani pemeriksaan di Mapolres Jakarta Timur. Sedangkan TG, sejak kemarin telah diserahkan oleh orang tuanya ke pihak berwajib. Mengenakan seragam sekolah, ketiga murid Sekolah Menengah Kejuruan di Jakarta Pusat itu diinterogasi penyidik. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar M Saleh, mengatakan pelajar tersebut masih berstatus saksi. “Itu karena kami masih melihat pembuktian selanjutnya,” kata M Saleh, Selasa,(8/10). Ke-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

jadian itu menyebabkan tiga belas penumpang Bus PPD 213 jurusan Kampung MelayuGrogol mengalami luka bakar setelah disiram air keras oleh RD pada Jumat lalu. Mereka disiram cairan berbahaya itu saat bus melaju pelan di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur. RD ditangkap di Babelan, Bekasi, Minggu dini hari kemarin. Dari tangan RD, polisi menyita barang bukti sebuah botol gelas yang digunakan untuk menyimpan dan menyiram air keras. Atas perbuatannya, RD dikenakan Pasal 351 KUHP, tentang penganiayaan dengan ancaman dua tahun kurangan dan hukuman maksimal lima tahun penjara, jika perbuatannya mengakibatkan luka berat.HL-05/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

9

Rabu, 9 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Mantan Bendahara Tanggamus Divonis Dua Tahun Penjara MUHAMAD Yusuf Burhan (59), bekas Bendahara Pengeluaran Sekkab Tanggamus, dihukum dua tahun penjara. Pasalnya, terdakwa Yusuf dinyatakan terbukti melakukan korupsi uang pembayaran listrik Pemkab Tanggamus tahun 2007 senilai Rp 563 juta dengan kerugian negara Rp 210,9 juta. Dalam persidangan putusan, Ketua Majelis Hakim Muchtar Ali menyatakan Yusuf terbukti

melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU 31/1999 yang diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 64 KUHP. Yusuf juga dituntut membayar uang denda Rp 50 juta Subsider 2 bulan kurungan. Tak hanya itu, dia juga diharuskan membayar uang pengganti Rp210 juta sub-

sider 6 bulan penjara. Putusan hakiam lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni selama tiga tahun penjara. Usai mendengarkan putusan tersebut, terdakwa dan Jaksa menyatakan pikirpikir. Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menyatakan hal yang memberatkan perbuatan terdakwa, yakni bertentangan dengan

program pemberantasan korupsi dan merugikan keuangan negara. Sedangkan yang meringankan, yakni terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya serta belum pernah dihukum. Dalam fakta dipersidangan terungkap, perkara tersebut bermula saat Januari-Juni 2007 terdapat tunggakan listrik Pemkab Tanggamus pada PT PLN sebesar Rp 334,3 juta.

Kemudian Roesidi, manager PT PLN Kota Agung, mengeluarkan kebijakan tunggakan tersebut dipotong dengan pajak penerangan jalan (PPJ), yang harus disetor kepada pemkab setempat. Pada tanggal 5 Juli 2007, Kadispenda menyampaikan nota dinas pada sekkab terkait tunggakan listrik bulan Januari-Mei 2007 senilai Rp 249,7 juta. HL-05

Polda Belum Tetapkan Tersangka Korupsi Halte Rugikan Negara Rp132 Juta Status Kadishub Way Kanan Menunggu Waktu Bandarlampung, HL-Polda Lampung belum menetapkan Basri, Kepala Dinas Perhubungan Way Kanan, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembuatan halte di Dinas Perhubungan Way Kanan Tahun Anggaran 2010 Padahal, proyek pembanguan halte tersebut mengakibatkan kerugian negara senilai Rp132 juta. Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan, pihaknya belum memiliki dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan Ahmad Basri sebagai tersangka. Diketahui, Basri merupakan

Kadis Perhubungan Way Kanan saat tahun 2010. Masih kurang satu alat bukti,” papar Sulis kepada wartawan, Selasa (8/10). Ia mengutarakan, penyidik belum bisa menyimpulkan apakah proyek pembangunan halte itu melanggar Keputusan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Menurut Sulis, untuk bisa sampai pada kesimpulan tersebut, mesti ada pernyataan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). “Kami sudah menyurati LKPP tapi belum ada balasan,” ujar Sulis. HL-05

Selewengkan BBM Bersubsidi, Hartono Divonis 10 Bulan Penjara Hartono Juga Didenda Rp100 Juta Sub Dua Bulan Bui Bandarlampung, HL-Hartono D (49) warga Jalan Abdul Mutholib Gang Cetya, Gedung Air, Bandar Lampung dihukum 10 bulan penjara di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (8/ 10) Pasalnya, Hartono dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana pengangkutan niaga bahan bakar minyak bersubsidi tanpa izin. Dalam persidangan, Ketua majelis hakim Nursiah Sianipar, menyatakan Hartono terbukti melanggar Pasal 55 UU 22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. “Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Hartono D selama sepuluh bulan dengan dikurangi masa tahanan yang telah dijalani dan denda Rp 100 juta subsider dua bulan kurungan,” ujar hakim Nursiah Sianipar. Dalam pertimbangannya majelis hakim menyatakan hal yang memberatkan perbuatan terdak-

RD, pelajar penyiram air keras. Foto: Muhammad Adimaja/ant

BNN Uji Forensik Guna Tentukan Siapa Pemilik Ganja di ruang Akil Muchtar Jakarta, HL-Badan Narkotika Nasional terus mengusut siapa pemilik barang haram jenis ganja dan inex di laci kerja ruangan Akil Mochtar, meskipun Ketua MK nonaktif itu terbukti negatif narkoba dari hasl tes urine dan rambutnya, Selasa (8/ 10) Namun, BNN tetap akan memastikan siapa pemilik narkotika itu. “Kami tengah merencanakan pemeriksaan forensik untuk memastikan siapa pemiliknya. Dari uji forensik bisa ditemukan bekas air liur, bekas nafas, sidik jari, dan DNA (or-

ang yang menyentuh narkotika itu),” kata Ketua Penyidik BNN Kombes Pol Slamet Pribadi dalam sidang Majelis Kehormatan MK di Gedung MK. Sidang Majelis Kehormatan MK, agendakan pemeriksaan saksi dari unsur BNN, ajudan ketua, dan sopir Akil. Hasil uji laboratorium atas kepemilikan narkotika di laci Akil menjadi salah satu materi yang ditanyakan. BNN menghadirkan ketua tim pengambil sampel urine, dr. Amrita dalam sidang pemeriksaan ini. BNN mengatakan, uji forensik

dapat menemukan pihak yang memiliki atau menaruh barang haram tersebut ke laci Akil Mochtar, bahkan dapat mengetahui bila ada pihak yang telah menggeser narkotika itu. “Jadi belum tentu narkotika itu di bawah kekuasaan Akil Mochtar,” kata Slamet.Untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terkait kasus ini, BNN akan dibantu pihak kepolisian. “Ini untuk mengantisipasi penolakan kepemilikan dari pihak tertentu,”ujar Slamet. HL-05

Komplotan Begal Bacok Yudi di Jalinteng Empat Pelaku Pepet Korban Behenti, Dibacok, Trus...Motor Diambil Gunungsugih, HL-Aksi kawanan begal terus terjadi di jalan lintas tengah (jalinteng) Sumatera. Kali ini, Yudi Kurniawan, warga Yukum Jaya, Lampung Tengah, yang menjadi korban begal di jalinteng Panggungan, Selasa (8/ 10). Peristiwa berawal saat korban hendak menuju Gotong Royong dari rumahnya sekitar pukul 06.00 WIB menggunakan Yamaha Vega R BE 3486 HF. “Pelakunya itu sekitar empat orang. Jadi dia (korban) itu dipepet dulu. Sudah itu dipaksa berhenti dan dibacok. Itu kena di lengan kirinya. Lokasinya setelah

SPBU Panggungan. Korban memang berangkat sendiri,” ujar Thayib, kerabat korban. Dari pengakuan Yudi, terus Thayib, para pelaku berhasil membawa kabur kendaraanya, setelah dirinya terjatuh akibat luka bacok. “Karena luka itu enggak berdaya. Para pelaku langsung kabur,” tukasnya. Hingga saat ini korban dalam perawatan medis di RSUD Demang Sepulau Raya. Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Kasus tersebut kini dalam penanganan Polres Lampung Tengah. HL-05/nt

wa melakukan pengangkutan BBM bersubsidi tanpa izin dari pejabat yang berwenang. Sedangkan yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum dan menyesali perbuatannya. Atas vonis tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) Sukaptono dan terdakwa Hartono menyatakan menerimanya. Terungkap dalam persidangan perkara tersebut bermula saat Hartono menghubungi Heru alias Febri (DPO) melalui telepon untuk mengisi BBM bersubsidi pada 21 Juni 2013. Selanjutnya Hartono membawa mobil taft Roxy yang sudah dimodifikasi untuk menampung BBM bersubsidi jenis solar sebanyak 1000 liter. Kemudian Hartono membeli solar di SPBU Taman Sari, Gedungtataan, Pesawaran sebanyak 1000 liter dengan harga Rp 4.800 per liter. HL-05

Polisi ‘Dor’Kaki Pelaku Curas Kawanan Penjahat Lintas Provinsi Pelaku Lawan Petugas Kalianda, HL-Dua tersangka pelaku aksi tindak pencurian dengan kekerasan (curas) lintas provinsi yang meresahkan warga masyarakat diberi ‘hadiahi timah panas’ oleh Satuan Buser Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tegineneng Polres Lampung Selatan. Kedua pelaku ‘mengembat’ korban Indra Rudianto, sopir truk pengangkut gula milik PT. GMP di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng pada 18 September 2013 lalu. Menurut Kapolsek Tegineneng AKP Asril, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan saat hendak diamankan petugas di dua tempat terpisah. Petugas pun terpaksa menghadiahi timah panas pada bagian kaki keduanya. “Tersangka Khayun Amanu dan Hendri Setiawan warga Way

Bungur Lampung Timur terpaksa kita hadiahi timah panas. Karena keduanya sempat melawan dan hendak melarikan diri saat hendak diamankan,” ungkapnya saat ekspose perkara. Diketahui, komplotan curas Tegineneng berhasil menggulung tiga tersangka pelaku tindak pencurian dengan kekerasan lintas provinsi. Ketiga pelaku yang diamankan yakni Khayun Amanu, warga Dusun Tambah Subur Kecamatan Way Bungur Lampung Timur. Kemudian Hendri Setiawan, warga Way Bungur Lampung Timur dan Sujai, warga Banyu Lincir Musi Banyu Asin Sumsel.“Ketiganya diamankan di tiga tempat terpisah. Hendri diamankan di Cilegon, Khayun di Bandung dan Sujai di Banyu Lincir Palembang,” ungkapnya. HL-05/nt

Lubuklinggau, HL- IS, oknum penyalur kredit program kemitraan peningkatan pendapatan bidudaya ikan 2011 dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Lubuklinggau-Musirawas, Sumatera Selatan. Pasalnya, program kemitraan budidaya ikan gurami, nila dan lele bagi kelompok tani Lubuklinggau dan Musirawas 2011 itu bernilai Rp2,5 miliar diduga diselewengkan tersangka, kata Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau Kuntadi dihubungi, Selasa (8/10) Ia mengatakan, sebelum salah seorang oknum pejabat PT Pertamina (Persero) itu ditetapkan menjadi tersangka, pihaknya juga sudah memeriksa 25 orang saksi di wilayah tersebut. Hasil penyidikan sementara, bantuan kredit tersebut tidak layak disalurkan karena program yang sama tahun 2009 diduga diselewengkan oleh oknum pejabat di perusahaan itu.Kemudian bantuan kredit untuk petani ikan di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musirawas, tidak semuanya sampai pada penerima. Program kemitraan peningkatan pendapatan pembidudayaan ikan itu melalui farming manaje-

men PT Pertamina (Persero), program tersebut diduga diselewengkan Is sebelum menjabat Perencana Analisa SME&SR PP PT Pertamina (Persero) Regional I priode 2011-2012 dikeluarkan sebesar Rp2,5 miliar. Dalam kasus itu tersangka akan dijerat pasal 2 dan 3 UndangUndang No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang No, 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tidak pidana korupsi.Pada pasal 2 ayat I Undang-Undang tersebut dijelaskan, setiap orang yang secara langsung melawan hukum dengan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain merugikan uang negara bisa dijerat pidana seumur hidup atau paling singkat empat tahun penjara bisa didenda Rp200 juta atau paling tinggi Rp1 miliar. Ia menambahkan, dana bantuan kredit dari PT Pertamina (Persero) pusat sebelumnya dikelola PT Sang Hiyang Sri (SHS), namun dalam praktiknya diserahkan kembali ke anak perusahaan yakni PT E-Farm. Sementara, untuk kasus PT Sanga Hiyang Sri dan PT E-Farm saat ini sedang ditangani Kejaksaan Agung. HL-05

Polres Lahat Selediki Bocah Tertimbun Longsor IS Tersangka Penyalur Kredit

Kombes Pol Slamet Pribadi dan dr. Amrita dari BNN. (Foto: FANNY OCTAVIANUS/ant)

Polisi Ringkus Buron Pencuri 60 Karung Pupuk Selama Pelarian Tinggal di Pulau Jawa

Bandarlampung, HL-Sepandai pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Pepatah ini sepertinya pas disematkan kepada Febrizal, seorang buronan kasus pencurian pupuk.Buktinya,

Tim Buser Satuan Reskrim Polsek Panjang membekuk Febrizal di dekat Lapangan Baruna, pada Sabtu (5/10) lalu. Febrizal merupakan tersangka kasus pencurian pupuk yang

menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama satu tahun. Kapolsekta Panjang Kompol Kisron mengatakan, selama dalam pelarian, Febrizal berada di Pulau Jawa tempat kerabatnya. Menurut dia, Febrizal terlibat pencurian pupuk di Jalan Baru, Kelurahan Pidada, pada Januari 2012 lalu.Kisron menuturkan, Febrizal melakukan pencurian 60 karung pupuk bersama rekannya Iskandar. Keduanya mencuri pupuk yang berada di dump truk. Kedua tersangka memindahkan pupuk dari truk ke dalam karung. HL-05

Palembang, HL-Kasus tewasnya seorang bocah tertimbun longsor tanah bekas kegiatan tambang galian C di Desa Muara Maung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Senin (7/ 10) sedang diselidiki anggota kepolisian resor setempat. “Kasus tewasnya seorang bocah akibat tertimbun tanah longsor bukan sebagai bencana sehingga penanganannya tidak melalui pendekatan sosial tetapi dengan tindakan hukum,” kata Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sumatera Selatan MS Sumarwan, di Palembang, Selasa. Dijelaskanya, tanah longsor yang mengakibatkan tujuh bocah tertimbun dan satu diantaranya meninggal dunia atas nama Agustinus (7), merupakan lokasi tambang galian C bukan disebabkan faktor alam. Untuk mengungkap penyebab bagaimana terjadinya peristiwa tanah lokasi tambang galian C tiba-tiba longsor dan mengapa anak-anak sampai main ke tempat itu. Musibah yang terjadi di salah

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

satu desa di Kabupaten Lahat itu perlu dijadikan pelajaran dan perhatian para orang tua agar menjaga anak-anaknya ketika bermain sehingga tidak jatuh korban lagi, kata Sumarwan. Sementara sebelumnya Kapolres Lahat AKBP Budi Suryanto mengatakan pihaknya telah memerintahkan Kapolsek Merapi Barat AKP Fahrizon untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menghimpun keterangan saksi di lokasi bocah tewas tertimbun tanah longsor itu.Berdasarkan data awal, sebelum terjadinya peristiwa itu ada 10 anak usia sekolah dasar bermain di daerah aliran sungai Lematang Lahat, kemudian tujuh orang diantaranya mendekati tebing curam yang tiba-tiba tanahnya longsor. Dalam peristiwa itu enam orang bisa diselamatkan warga sekitar dan satu orang meninggal atas nama Agustinus berusia sekitar tujuh tahun. Untuk mengungkap kasus tersebut, sekarang ini anggota terus berupaya melakukan penyelidikan dan mengembangkan keterangan para saksi, katanya. HL-05

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

Email : haluanlampung@gmail.com


10

OLAHRAGA Rabu, 9 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

. .

Piala Tiger 2002 Timnas Menang 13-1

T imnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Jacksen F Tiago akan dijajal oleh timnas F ilipina asuhan Hans Michael Weiss dalam laga persahabatan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu malam (9/10). Masa lampau seakan mengekor kepada kemenangan tim Merah Putih yang membabat Filipina, 13-1 dalam turnamen Piala Tiger 2002 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam (23 Desember 2002 lalu. Kemenangan kala itu membawa tim asuhan pelatih Ivan Kolev melaju kebabak semifinal. Di babak pertama, Indonesia mendulang tujuh gol lewatkaki Bambang Pamungkas, Zaenal Arief, dan Budi Sudarsono. Filipina dibiarkan merana tanpa gol. Babak kedua, permainan tim Merah Putih “menggila”. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan menambah enam gol. Toh, akhirnya Filipina sempat menceploskan gol semata wayang ke gawang Indonesia hingga kedudukanberubah menjadi 13-1. Skor tersebut bertahan hingga akhir pertandingan. Dalam lintas sejarah pertemuan kedua tim, Indonesia tampil gagah setiap kali berhadapan dengan Filipina. Syaratnya satu, yakni motivasi bertanding untuk beroleh kemenangan. Ini yang berulangkali diungkapkan ketika pelatih asal Bulgaria itu membesut Bambang Pamungkas dan kawan-kawan. Motivasi, motivasi, dan motivasi! Masa lampau perlu ditinjau bahkan dibongkar agar ditemukan nilai baru bagi masa depan. Masa lampau bukan sekedar aksesoris yang dapat mempercantik penampilan, memoles atau menutupi kekurangan. Istilahnya, “aku yang sekarang dibaharui” terus menerus, ditinjau seluruhnya agar didapat hasil optimal. Filipina, yang pernah dikenal sebagai salah satu tim terlemah di Asia Tenggara, kini bukan sekedar bangkit melainkan menyeringai untuk meneror setiap lawan dengan bermodalkan pemain-pemain muda dan pe-

main-pemainnaturalisasi. Indonesia, yang pernah berjuluk sebagai tim “Samba Asia Tenggara”, kini perlu membaharui diri tiada henti dengan melakukan serangkaian evaluasi.Masa lampau ditinjau kembali seluruhnya agar didapat fenomena baru. Nah,inilah yang persis diterapkan dan ditempuh oleh Jacksen F Tiago. Kalau Kolev menyemangati Bambang Pamungkas cs. dengan motivasi, makaTiago memompa Boas Solossa dan kawan dengan kepercayaan diri. Memberiyang terbaik bagi rakyat Indonesia ketika melawan The The Azkals, julukan timnas Filipina. Yang sama dipandang secara berbeda, diangkat dalam perspektif yang berubah dan lebih luas. Di kantong Tiago, ada catatan sejarah kemenangan Indonesia melawan Filipina di masa lampau. Pelatih asal Brazil itu memotivasi diri dengan menyatakan, “Yang sama dipandang secara berbeda. Yang baru mendapat artinya yang lebih tepat.” Konkretnya? Tiago mengaku sudah mempelajari peta dan corak permainanFilipina, meskipun hanya melalui tayangan video rekaman pertandingan. “Kita sedikit mendapat gambaran cara bermain mereka, melalui video kita pelajari peta kekuatan mereka,” katanya kepada wartawan. Pompaan motivasi dari Jacksen bukan tanpa dasar. Ia tahu bahwa kedua negara sudah bertemu sejak era 1950-an, dalam 17 pertandingan. Indonesia menang 16 kali dan hanya sekali seri. Secara keseluruhan, Indonesia sudah menjaringkan 80 gol ke gawang Filipina dalam 17 laga atau rata-rata 4,70 gol setiap pertandingan. Silakan bandingkan dengan Filipina yang hanya me-

Masih Diasuh Ivan Kolev

lesakkan 8 gol selama setengah abad ini. Sifat mendasar sejarah. yakni tidak dapat dibalik, atau “irreversibilis”. Artinya, perkembangan tim Merah Putih diharapkan tidak justru menurun bahkan merosot. Timnas Indonesia perlu mengulang kemenangan melawan Filipina dalam pertandingan di Solo Manahan, Solo, pada Rabu malam nanti. Apakah kemenangan dapat diraih tim asuhan Jacksen dengan relatif mudah, mengingat Boas Salossa cs. baru memulai pemusatan latihan pada Minggu(11/8), di Stadion Manahan. Hanya dalam hitungan kurang sepekan, apakah bakal terjalin kerjasama tim yang kompak? Apakah bakal didapat kondisi fisik memadai setelah para pemain Indonesia menjalani libur Lebaran? Bagaimana cara men-

ingkat agresivitas pemain hanya dalam hitungan kurang dari sepekan? “Kami mengutamakan latihan fisik terhadap pemain Timnas, karena kondisi stamina mereka banyak yang menurun sehabis liburan Lebaran,” kata Jacksen usai latihan di Stadion Manahan Solo, Senin. Indonesia sendiri akan turun dengan koleksi pemain terbaiknya seperti Boaz Solossa, Victor Igbonefo, dan Titus Bonai. Laga uji coba ini merupakan persiapan tim besutan Jacksen sebelum tampil dalam laga Pra Piala Asia 2015 melawan China pada Oktober mendatang. Sebelumnya, Indonesia mendapatkan kesempatan berharga melawan Belanda serta tiga klub Premier League, yaitu Arsenal, Liverpool, dan Chelsea. HL-06/ant

Akhir Musim Maria Sharapova Mundur dari Turnamen ST Petersburg– Maria Sharapova membuat keputusan mengejutkan. Petenis berparas cantik ini memilih mundur dari turnamen akhir musim WTA di Istanbul. Alasannya, cedera bahu sebelah kanan masih belum sembuh. Diketahui, cedera ini sudah dialami Sharapova sebelum US Open dan membuatnya mundur dari turnamen itu. Petenis yang juga seorang model ini sangat kecewa tidak bisa berlaga di turnamen akhir musim WTA itu. “Saya sangat k e c e w a saya tidak mampu bermain di t u r n a m e n W TA t a h u n ini,” kata Sharapova,

yang baru saja berpisah dengan pelatihnya Jimmy C o n n o r s , setelah tiga pekan baru berlatih dengannya. Sharapova mengatakan fansnya di Istanbul telah menyambut kedatangannya setiap tahun yang dengan penuh gairah dan kehangatan. Ia merindukan energi itu dan kesenangan yang mereka bawa pada turnamen tersebut. “Saya ingin berterimakasih kepada Istanbul sebagai tuan rumah yang luar biasa dan berharap bisa bermain di Turki masa mendatang,” petenis 26 tahun itu menambahkan, diberitakan Sport24. HL-06/nt

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN : INDONESIA : I Made Wirawan (penjaga gawang), Hasyim Kipouw, Victor Igbonnefo, M. Roby, Ruben Sanadi, Ahmad Bustomi, Stefano Lilipaly, Rafael Maitimo, Boaz Solossa, Greg Nwokolo, Patrich Wanggai FILIPINA : Eduard Sacapano (penjaga gawang), Rob Gier (C), Amani Aguinaldo, Jerry Barbaso, Green Archers), Carli de Murga, Jeffrey Christiaens, Chris Greatwich, Mark Hartmann, James Younghusband, Phil Younghusband, Angel Guirado Head to Head: Laga internasional (FR) 5 Juni, 2012 Filipina 2 - Indonesia 2 Asia - Asean Football Championship (AFF) 19 Dec 2010 Indonesia 1 - Filipina 0 Asia - Asean Football Championship (AFF) 16 Dec 2010 Filipina 0 - Indonesia 1

Swansea Tak Akan Jual Michu Wales– Miguel Pérez Cuesta atau yang akrab disapa Michu untuk yang pertama kalinya mendapat panggilan dari tim nasional Spanyol. Tentu saja ini merupakan kabar gembira untuknya dan juga klubnya, Swansea City. Kabarnya Michu akan mengisi posisi kosong yang ditinggalkan oleh David Villa yang mengalami cedera. Striker Atletico Madrid itu menjadi tumbal kemenangan 2-1 kontra Celta Vigo, akhir pekan kemarin. Villa harus meninggalkan lapangan Estadio Vicente Calderón pada menit ke-58 karena mengalami masalah pada pergelangan kakinya. Alhasil peran mantan punggawa Barcelona itu pun harus digantikan oleh Óliver Torres. Selain itu penampilan menawan Michu selama kompetisi musim lalu tampaknya menjadi bahan pertimban-

gan sang pelatih, Vicente Del Bosque. Nama Michu melejit saat mencetak dua gol ke gawang Arsenal musim lalu, pasalnya dua golnya itu berhasil membawa The Swans mempermalukan The Gunners di Emirates Stadium. Presiden Swansea, Huw Jenkins percaya bahwa Michu kini sejajar dengan sederet striker top dunia. Jenkins pun menegaskan bahwa klub sama sekali tidak memiliki rencana untuk menjual aset berharganya dalam waktu dekat. “Kami telah melihat bagaimana Tottenham Hotspur melepas pemain top mereka, Gareth Bale. Namun, kami tidak masuk dalam golongan Tottenham yang menjual pemain penting klub. Kami menyadari hal itu,” ungkap Jenkins, seperti dilansir Sportsmole, Selasa (8/10). HL-06/nt

Inilah atraksi atlit silat remaja dari TTKDH Bandar Lampung. Foto : Iwan

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


SAMBUNGAN

11

Rabu, 9 Oktober 2013

HALUAN LAMPUNG

Tutupi Hutang,

Madrid Jual Ozil Mantan direktur olahraga Real Madrid, Jorge Valdano, mengungkapkan kondisi keuangan Los Blancos yang akhirnya menyebabkan kepergian Mesut Ozil dari Santiago Bernabeu. Disebutkan oleh legenda El Real tersebut, Ozil meninggalkan klub dalam kondisi keuangan yang kurang baik, tepat di saat bursa transfer akan segera ditutup. Arsenal ‘hanya’ mengeluarkan dana senilai 42.5 juta poundsterling untuk memikat pemain Jerman itu pindah ke Emirates Stadium, tepat sehari setelah Real menebus Gareth Bale dengan harga tak kurang dari 86 juta poundsterling. “Hal yang menjadi perhatian utama adalah bahwa saat ini klub berhutan sebanyak 541 juta Euro. Angka yang mereka keluarkan untuk membayar Bale nampak menakutkan jika dibandingkan dengan jumlah ini,” ungkap Valdano pada Daily Star. “Ozil dijual dengan harga yang terhitung murah. Ini dilakukan untuk memberikan dampak positif pada besarnya pengeluaran yang musti dikeluarkan oleh klub,” pungkasnya. Valdano kemudian mengungkapkan bahwa ia amat menyesal dengan keputusan klub menjual Ozil namun percaya bahwa Madrid masih memiliki ‘skuad yang fantastis’. HL-Net

Nasib Rahmad Darmawan Masih Teka-Teki

.

Mesut Ozil

Andik : “ Akui Enjoy di Jepang SPORT, HL - Dalam beberapa hari belakangan ini, Andik Vermansah tengah berada di Jepang untuk melakoni trial dengan salah satu klub J-League. Andik mengaku enjoy melakoni latihan di sana. Ventforet Kofu, klub di mana Andik menjalani trial tersebut, disebut Andik sebagai pilihan yang tepat untuk menjalani kariernya. Namun, terlebih dulu Andik harus berusaha keras demi mendapatkan tempat di sana. Awalnya, Andik diplot berlatih dan bermain bersama tim reserve dulu. Baru pada hari ini, Selasa (8/10/2013), dia berlatih dengan tim utama. Pada kesempatan pertamanya bermain untuk tim reserve, Andik sukses mencetak satu gol dan Kofu menang 5-1 atas Shimizu S-Pulse. Dia mengaku segalanya berjalan lancar, bahkan kendala bahasa pun tidak ada. "Menyenangkan, Alhamdulillah baik-baik saja," ujar Andik kepada HL. "Di sini pake bahasa inggris. Bisa dikit-dikit," lanjutnya seraya berseloroh. Andik akan melakoni trial sampai 11 Oktober mendatang. Sejauh ini, dia hanya berusaha sebaik mungkin untuk melakukan trial, tanpa berekspektasi terlalu jauh. HL-Net

SPORT, HL - Pelabuhan karir kepelatihan Rahmad Darmawan musim depan masih menjadi tanda tanya. Pelatih yang sukses mengantarkan Arema Indonesia meraih gelar runner up Indonesia Super League musim ini tersebut mengaku membuka komunikasi dengan semua pihak. “Untuk tahun depan, saya terus menjalin komunikasi dengan beberapa pihak, termasuk juga dengan manajemen Arema. Kita tunggu saja nanti, CEO Arema yang akan memberi keputusan mengenai hal ini,” ujar pelatih yang karib disapa RD ini. “Saat ini sampai dengan Desember mendatang, sesuai dengan amanat dari rapat Komite Eksekutif PSSI, saya akan berkon-

sentrasi menangani Timnas U-23,” sambungnya. Sebelumnya, banyak tersiar kabar bahwa Rahmad Darmawan tak akan membesut lagi Arema Indonesia musim depan. Bahkan, beberapa klub -termasuk Persebaya, mengaku tertarik menggunakan jasa pelatih yang juga merupakan perwira Marinir ini. Sementara itu, RD mengaku senang bahwa dalam karir kepelatihannya dia sempat menangani Arema. Menurutnya, pengalamannya menangani Greg Nwokolo dan kawan-kawan sangat berbekas di hati. “Saya bangga berada di sini. Luar biasa yang saya alami selama di Arema,” tandasnya. HL-BLA/Net

KIP ...

akan melakukan konfirmasi, seharusnya tidak boleh bersikap bungkam ataupun menolak untuk dikonfirmasi,” kata Juniardi, Selasa (8/10) melalui sambungan telepon. Dikatakan Jun,sapaan akrab Juniardi- jika memang sikap tersebut bisa menghambat arus informasi seputar program-program PDAM, masyarakat pun bisa melaporkannya kepada lembaga pelayanan publik seperti Ombudsman. Sebab, bagaimanapun permasalahan dala pelayanan publik merupakan domain dari Ombudsman. “Masyarakat bisa laporkan PDAM ke Ombudsman, ini kan konteksnya pelayanan publik,” tambahnya. Lebih jauh Jun menghimbau kepada PDAM untuk patuh terhadap Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Ya, harus

sambungan hal - 1

jelas, semua sudah jelas, apalagi yang mau digugat,” ujar dia. Sebagai peserta pilkada bersama pasangan bakal calon (balon) gubernurnya, Amalsyah Tarmizi, berharap pilgub Lampung sesuai keketentuan yang sudah dibuat KPU. Sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang resmi, KPU berhak menyusun dan menata kapan pilgub dilaksanakan. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada KPU, Pemprov Lampung dan DPRD setempat untuk menyelesaikan polemik tersebut. “Secara keseluruhan tiga lembaga resmi ini yang menyelenggarakan pilgub ini. Kita serahkan kepada mereka untuk menyelesaikannya. Sekali lagi bagi Gerindra, kapan pelaksanaannya tidak ada masalah,” tandas dia. Sementara itu, Amalsyah Tarmizi salah satu kandidat cagub dari jalur perseorangan menyatakan, bila pilgub batal dilaksanakan tahun 2013 maupun awal tahun 2014, pihaknya tidak akan menggugat KPU. “Kalau itu yang terjadi namanya takdir. Dan, marilah kita berkorban untuk perdamaian karena ‘damai itu indah,” ujarnya. Sebelumnya, balon gubernur dari PDI-Perjuangan, Berlian Tihang, juga mengatakan merasa dirugikan dampak dari jadwal pilgub yang tidak jelas. Terlebih kalau terjadi kocok ulang, jika pilgub digelar usai pileg 2014. Senada dengan Gunadi Ibrahim, ia yang merasa dirugikan, belum berencana menggugat KPU Lampung. “Saya tidak bisa kasih komentar lebih jauh soal kocok ulang atau tidak. Tapi kalau kocok ulang saya pasti dirugikan. Kita berpikir nantilah di belakang hari untuk menuntut KPU,” kata Berlian Tihang singkat. HL-03/06

Pemprov ...

sambungan hal - 1

“Nanti sekretaris berkoordinasi dengan komisioner,” ujar dia. Menurut Berlian Tihang, penggunaan APBD 2014 untuk pilgub bisa digunakan, apabila sudah disahkan oleh Pemprov Lampung, DPRD dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Meski APBD 2014 sudah disahkan, kata Berlian, pilgub dapat berjalan, jika anggarannya sudah tersedia. Pemprov tidak mungkin menerapkan sistem pendahuluan anggaran dikarenakan itu melanggaran aturan. “Itu menyalahi ketentuan, karena dalam Keputusan Presiden (Kepres) dilarang melakukan kegiatan mana kala dananya belum tersedia. Nanti jadi kasus! Supaya aman semua, jangan dululah, karena semua bakal kena nantinya. Ketua MK saja kena tangkap KPK,” tandas Berlian. Sementara itu, Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono, sampai berita ini diturunkan belum memberi tanggapannya. HL-03/06

Hakim ...

sambungan hal - 1

dengan meraih 340.810 suara, mengungguli 4 pasangan kandidat lainnya. Hasil ini digugat oleh pasangan peserta lainnya ke MK. Nah, dalam putusan MK itu, KPU harus melakukan verifikasi ulang dan melaporkan maksimal 21 hari setelah putusan MK. Bahkan MK menganulir keputusan DKPP itu dan memerinRahmad Darmawan

tahkan KPU Tangerang melakukan verifikasi ulang terhadap dua pasang calon yang diloloskan DKPP. “Kalau ada perin-

Indonesia ...

Andik Vermansah

Pilgub ...

sejenak, mengelabui pemain belakang lawan, dan melepas tendangan sangat keras dari dalam kotak penalti yang terlalu sulit dicegah kiper Laos. Satu gol lagi dari Evan Dimas yang lepas dari penjagaan pemain belakang Laos setelah menerima umpan jauh dari lapangan tengah pada menit ke-89. Namun, sebenarnya penampilan Evan Dimas Darmono dkk. pada babak pertama belum seapik ketika menjuarai Piala Asean Football Federation (AFF) U-19

sambungan hal - 1 September 2013 lalu. Baru memasuki babak kedua, permainan Evan Dimas dkk. mencapai puncaknya. Indonesia memang terus mengacak-acak pertahanan Laos melalui ‘trio macan’ Ilham Udin Armayn di barisan depan sayap kiri, Maldini Pali di sayap kanan, dan Mukhlis Hadi Ning Syai fulloh sebagai ujung tombak di tengah. Permainan Laos semakin menurun karena dua pemainnya terkena kartu merah pada menit 55 dan 79. Pertandingan Indonesia

sambungan hal - 1 dipatuhi dong. Kan sudah jelas ada aturannya dalam UU Keterbukaan Informasi Publik, bahwa hak untuk memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia,” pungkas mantan jurnalis itu. Sebelumnya diberitakan, meski menyandang predikat sebagai lembaga pelayanan masyarakat, namun PDAM Way Rilau justru terkesan tidak transparan terkait sejumlah programprogram kerjanya. PDAM Way Rilau tampaknya bungkam saat dimintai klarifikasi terkait dugaan kasus sambungan pipa air pada tahun 2007 lalu yang n i l a i n y a m e n c a p a i Rp13.440.000.000. Padahal, Walikota Bandarlampung Herman HN sendiri berulang kali menyerukan kepada jajaran dibawahnya baik satuan kerja d i l i n g k u p Pemkot maupun lembaga daerah agar

menjunjung tinggi transparansi kepada publik. Buktinya, sejak mencuatnya kasus pelanggaran jabatan Direktur Utama (Dirut) PDAM Gusti Migo, lembaga tersebut sulit dimintai komentarnya oleh wartawan. Beberapa kali wartawan berupaya menemui langsung ke kantor maupun lewat sambungan telepon, namun sikap direksi tetap bungkam dan enggan menerima wartawan. Saat wartawan gagal saat mencoba menemui Dirut PDAM, Senin (7/10) di kantor PDAM yang berlokasi di Jalan Pangeran Emir Noer No. 11 A Bandarlampung. Pasalnya, baik Dirut maupun jajaran direksi lainnya enggan menemui. “Bapak tidak bisa ditemui. Beliau sedang sibuk. Kalau bisa buat janji dulu Mas kalau ingin ketemu Pak Dirut,” kata salah satu staf dikantor PDAM tersebut. HL-03/07

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

versus Laos merupakan pertandingan kedua di Grup G babak kualifikasi Piala AFC 2014. Pada pertandingan pertama Selasa sore, 8 Oktober, Korea Selatan menang telak dengan skor 4-0 atas Filipina. HL-03/net

tah DKPP yang semua UU dilanggar, terus kita (MK) disuruh cuci dosa atas semua itu?” kata Akil Mochtar saat itu. Masih menurut Akil, keputusan DKPP yang serampangan memerintahkan KPU meloloskan calon,dianggap serampangan sebab hal itu bukan wewenang KPU. “Lalu dengan putusan MK semua perbuatan ilegal (keputusan DKPP-red) menjadi legal begitu?” tanya balik Akil. Putusan Akil Mochtar dkk itu membuat berang Jimly. “Kok MK menilai keputusan DKPP. Ini tolol. Hakimnya nggak ngerti etika. Goblok itu. Hang. Tapi kan saya nggak bisa bilang hakimnya goblok,” ujar Jimly, Selasa (8/10).HL-02

Saksi ... dibelakang dan diikat dengan rantai anjing,” dakwa jaksa p e n u n t u t umum seperti dikutip dari putusan kasasi yang dilansir website Mahkamah Agung (MA), Selasa (8/ 10). Adapun kedua kaki diikat dengan tali rafia dan mulut Marlena disumpel dengan kain pel yang diikatkan ke kepala. Selanjutnya Marlena dibawa ke lantai dua dan dimasukkan ke dalam kamar mandi. “Keesokan paginya Marlena dikeluarkan Dwi Fitri Noraini dan setelah itu disuruh Tan Fang May mengepel lantai,” papar jaksa. Marlena bekerja di rumah majikannya di Surabaya sejak 2008. Dalam rumah tersebut tinggal Tan Fang May dengan suaminya, Edy Budianto (50) dan ketiga anaknya yaitu Ezra Tantoro Suryaputra (27), Lidya Natalia dan Hosea Tantoro Suryaputra. Ikut tinggal di rumah tersebut menantu Tan yaitu Ronny Agustia Hutri (32). Keenam orang tersebut kompak

sambungan hal - 1 memperlakukan Marlena bak binatang. Mahkamah Agung (MA) menaikkan hukuman salah satu pelaku penyiksaan PRT Marlena (16), Lidya Natalia dari 2 tahun menjadi 6 tahun penjara. Lidya bersama-sama kelima anggota keluarganya menyiksa Marlena bak binatang di rumahnya di Surabaya. Berikut bentuk penyiksaan yang dialami Marlena : 1. Tan menyuruh Marlena memukul sendiri di bagian kepala, mulut, serta telinga dengan bergantian setiap hari. 2. Tan mencubit kedua payudara Marlena. 3. Marlena tidur di halaman rumah bersama anjing setiap malam. 4. Tan menyuruh Marlena memakan kotoran manusia, yaitu kotoran cucu Tan pada Maret 2011. 5. Tan menyuruh memakan koran pada April 2011. Koran itu terlebih dahulu direndam dalam air. 6. Tan menyiram air panas

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

dari termos dengan menggunakan tutup termos kepada tubuh Marlena pada April 2011. 7. Tan menginjak dan memukul paha dan kaki Marlena pada Mei 2011. Setelah memalui proses hukum, berikut vonis yang dijatuhkan kepada keenam pelaku : 1. Tan Fang May dihukum 10 tahun penjara oleh PN Surabaya. 2. Edy Budianto dihukum selama 3 tahun penjara oleh PN Surabaya. 3. Lidya Natalia dihukum 6 tahun penjara oleh Mahkamah Agung pada . 4. Hosea Tantoro Suryaputra dihukum selama 3 tahun penjara oleh PN Surabaya. diubah menjadi 9 bulan 15 hari 5. Ronny Agustia Hutri selama 9 bulan dan 20 hari penjara oleh PT Surabaya. 6. Ezra Tantoro Suryaputra selama 9 bulan dan 20 hari penjara oleh PT Surabaya. HL-02

Email : haluanlampung@gmail.com


Http://www.haluanlampung.com

Rabu, 9 Oktober 2013

Membangun Semangat Baru

ADVETORIAL

Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Barat ke-22

Bupati Lampung Barat Drs.Hi.Mukhlis Basri menyampaikan sambutan Kepada peserta Upacara HUT Lampung Barat ke-22

Bupati Lampung Barat Drs.Hi.Mukhlis Basri.MM Memberikan Penghargaan Kepada 10 Penerima Penghargaan Tingkat Nasional pada saat ramah Tamah memperingati HUT Lampung Barat ke-22

Bupati lampung barat Drs.Hi.Mukhlis Basri.MM menyanyi bersama Group Band Slank dalam rangka memeriah kan HUT Lambar ke-22 di lapangan Pemkab Lambar

c m y k

Bupati Lampung Barat lakukan pemotongan nasi tumpeng sebagai tanda memperingati hari jadi Lampung Barat yang ke-22

Drs. Hi.Mukhlis Basri, M.M Bupati Lampung Barat

Drs. Hi. Makmur Azhari

PERINGATAN HUT Lambar yang ke-22 mengambil tema “melalui hari jadi ke-22 Kabupaten Lampung Barat, kita mantapkan pelaksanaan pembangunan berlandaskan iman dan taqwa menuju Lampung Barat yang sejahtera dan berdaya saing�. Rangkaian peringatan ke 22 ini di awali dengan rapat paripurna istimewa DPRD kabupaten Lampung Barat, yang di langsungkan di ruang sidang paripurna DPRD setempat Se-

yang berasal dari luar seperti Lampung Tengah, Palembang, Jawa Tengah. Kemeriahan Peringatan HUT Lampung Barat ke-22 ditutup dengan pengajian akbar dengan menghadirkan Ustadzah kondang Mamah Dedeh yang dilaksanakan di PLTA Way Besai.Senin(30/ 9) di Kecamatan Sumber Jaya dimana belasan ribu pengunjung hadir dari berbagai Kecamatan se-Lampung Barat dan Kebupaten tetangga. (Adv)

Wakil Bupati Lampung Barat

Bupati Lampung Barat saat melepas peserta jalan sehat saat memperingati HUT Lampung Barat ke-22

Bupati Lampung Barat saat menyapa peserta jalan sehat dalam memperingati HUT Lambar ke-22 di Lapangan Pemkab Lambar

salah satu peserta jalan sehat yang dapatkan hadiah Umroh ke tanah suci mekah dari Bupati lampung Barat Drs.Hi.Mukhlis Basri.MM

Sekkab Lampung Barat memberikan doorprize kepada peserta jalan sehat

nin (23/9) dilanjutkan upacara HUT Lampung Barat yang di langsungkan di lapangan upacara depan kantor bupati Selasa (24/9), pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati Lampung Barat Drs. Hi. Mukhlis Basri. MM sebagai tanda memperingati HUT Kabupaten Lampung Barat ke-22 dan

acara ramah tamah sekaligus pemberian penghargaan kepada 10 penerima penghargaan yang berprestasi di tingkat nasional yang berlangsung di Lobby Bupati. Kemudian pada Jumat (27/9), di langsungkan kegiatan donor darah yang di ikuti oleh seluruh SKPD-

pemkab Lampung Barat, BUMN dan BUMD. Selanjutnya puncak acara yang di langsungkan pada minggu (29/9) digelar jalan sehat yang dimulai pukul 05.30, dengan start dari jalan Hamtebiu dan finish Lapangan Pemkab Lampung Barat yang berlangsung meriah. Acara pelepasan dilakukan

pukul 07.30 WIB pagi oleh Bupati Lambar. kemudian pesta sakura cakak buah dengan jumlah pinang sebanyak 33 batang. Sore harinya penampilan band slank yang berduet dengan Bupati Lambar Drs. Hi. Mukhlis Basri memukau para slanker baik dari Lampung Barat, bahkan slanker

c m y k

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Email : haluanlampung@gmail.com

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Haluan lampung, Rabu, 9 Oktober 2013  

Haluan lampung, Rabu, 9 Oktober 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you