Page 1

Selasa

4 Februari 2014 Edisi-096 / Thn-2 Harga Eceran : Rp.3.000,-

.

Membangun Semangat Baru

Enam Bulan Pejabat Bolos

Kabar Haluan

Diduga Langgar PP Disiplin

OLEH : Hengki Ahmat Jazuli

Website : haluanlampung.com

Haluan Lampung Email : haluanlampung@gmail.com

Hari Ini Pemprov MoU Soal Dana Pilgub

Hal - 4

H. ZULKIFLI ANWAR Anggota DPR - MPR RI Dapil Lampung 1

Hal - 7

Tanah Hibah Proyek Nestapa sangat pedih dialami seorang nenek renta Sadiyem yang menuntut ganti rugi tanah miliknya yang dijadikan embung. Proyek embung di desa Totokarto tersebut menurut pihak BBWSMS (balai besar wilayah sungai mesuji sekampung) adalah tanah hibah. Ini kan lucu dan pihak PU khususnya BBWSMS dalam suratnya pada Haluan Lampung menyatakan, pembangunan embung atau lumbung air di Pekon Totokerto Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu dilaksanakan berdasarkan usulan masyarakat melalui kepala kampung dan camat. Dalam k l a r i f i k a s i n y a yang diteken pejabat BBWSMS Ridwan Djahri, dia menyatakan, pembangunan embung tersebut tidak ada dana pembebasan lahan. Hal ini dikarenakan partisipasi aktif masyarakat dalam bentuk hibah tanah. Pihaknya juga mengungkapkan bahwa sudah melakukan peninjauan lapangan dan sosialisasi. Selain itu diduga adanya keterlibatan oknum kades atau kepala pekon Totokerto Sunarsih dan Camat Sukri. Mengapa tanah warga yang cuma satu-satunya itu, dihibahkan begitu saja tanpa persetujuan pemiliknya. Berati oknum kades dan camat harus ikut bertanggung jawab. Bisa saja pejabat tersebut

Mance Resmi ‘Tinggalkan’ PAN Lampung

Abdurachman Sarbini

Bandarlampung, HL-Abdurachman Sarbini yang akrab disapa Papi Mance secara resmi ‘meninggalkan’ PAN Lampung. Kepastian diberhentikannya, mantan Bupati Tulangbawang (Tuba) itu dari jabatan Ketua DPW PAN Lampung sesuai dengan surat keputusan (SK) DPP PAN No: 121/ XII/2012 tentang Pemberhentian Ketua DPW PAN

.. .

Baca “ TANAH ” Hal -11

Oknum LSM Forsil Mencuri Ditangkap Polair Bandarlampung, HL-Tasmin (43) warga Bratasena Mandiri, Blok 71 jalur 13 No: 17 Dente Teladas dan Rahmat Sidik (28) warga Blok 12, 07, 10, Bumi Dipasena Sejahtera, Kecamatan Rawa Jitu Timur Kabupaten Tu l a n g b a w a n g (Tuba) ditangkap anggota Direktorat Polisi Perairan (Dit Polair) Polda Lampung. Keduanya anggota LSM Forum Silaturahmi (Forsil) tersebut, ditangkap aparat kepolisian karena membawa hasil curian di dekat Kanal Blok 12, Desa Bumi Dipasena Sejahtera, Kecamatan Rawa Jitu Timur Kabupaten Tuba, S e n i n (3/2) sekira Pukul 07.30 WIB. Ditangkapnya kedua tersangka tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai satu unit

.. .

in depth n ews news

Kasus Korupsi Alkes RSU Bandarlampung Rp 15,5 Miliar

Alamat Redaksi

pakan dua dari tiga tersangka dugaan korupsi pengadaan alkes Diskes Bandarlampung Tahun 2012 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp6-7 miliar. Sementara satu tersangka lain yakni, Wondo mangkir dari panggilan penyidik. Rencananya, penyidik akan memeriksa tersangka

Baca “ KEJATI ” Hal -11

: Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

terkesan membodohi rakyat miskin,” kata Ketua Pemuda Tiuh Tuha Margakaya Kabupaten Pringsewu, Almutakin kepada HL, Senin (3/2). Dikatakan dia, aksi pengumpulan sumbangan yang dinamakan ‘Koin Peduli Nenek Sadiyem’ itu dilakukan secara spontan, sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap sikap kakon dan camat serta pihak BBWSMS yang menggunakan lahan milik warga miskin untuk pembangunan embung/lumbung air dengan alasan tanah itu

Baca “ KOIN ” Hal -11

Oedin Sindir Pemerintah Pusat

Sadiyem

KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Lampung menahan Direktur PT Terala Inter Nusa (TIN) Luqman dan Ketua Panitia Pengadaan M .Noor terkait kasus pengadaan alat kesehatan (Alkes) Diskes Bandarlampung senilai Rp15,5 miliar yang diperuntukkan bagi Rumah Sakit Umum (RSU) Bandarlampung A Dadi Tjokrodipo, Senin (3/2). Kedua tersangka yakni Luqman dan M.Noor meru-

Baca “ MANCE ” Hal -11

c m y k

Ternyata Surat Pernyataan Bukan Hibah Tanah Dikasih Pihak Rekanan Rp500 Ribu Pekerjaan Proyek Rp707 Juta

Pasalnya, hari ini (Selasa, 4/2) masyarakat Kabupaten Pringsewu beramai-ramai akan mengumpulkan uang koin sebagai bentuk k e p e d u l i a n terhadap Nenek Sadiyem yang menjerit, karena merasa dibohongi oleh pejabat BBWSMS yang tidak menepati janjinya untuk memberikan ganti-rugi tanah milik-nya. “Besok (hari ini, red), kami akan menggalang dan mengumpulkan uang koin peduli untuk nenek Sadiyem. Aksi ini, dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pejabat BBWSMS dan kepala pekon (Kakon) Totokerto serta Camat Adiluwih yang

Baca “ OKNUM ” Hal -11

Rugikan Keuangan Negara Rp7 Miliar Wondo Mangkir Panggilan Penyidik

pung, Senin (3/2). Menurut Jon Cik, pemberhentian terhadap Mance tiidak serta merta dilakukan begitu. Hal itu dilakukan setelah DPP PAN melakukan evaluasi kinerja dan kepemimpinan yang bersangkutan. Ada dua hal yang sangat mendasar yakni disiplin partai, dan asas kepatutan pada masa kepemimpinan Mance. “Banyak dilanggar. Anaknya saja

SIKAP nyleneh pejabat Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) yang mengklaim bahwa tanah seluas ¼ hektare milik Nenek Sadiyem (70) warga Pekon Totokerto, Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu telah dihibahkan untuk pembangunan embung/lumbung air, mendapat simpatik masyarakat kabupaten setempat.

mobil Suzuki Future Pick Up. Mendapatkan informasi itu, petugas langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil meringkus tersangka Rahmat Sidik. Menurut pengakuan salah satu tersangka Rahmat Sidik , dirinya hanya menjalankan perintah tersangka Tasmin yang beraktifitas di LSM Forsil Tuba. Direktur Polisi Air, Komisaris Besar Polisi Edion mengatakan, atas dasar pengakuan tersangka tersebut, pihaknya langsung meringkus tersengka Tasmin di rumahnya. Kini kedua t e r s a n g k a berikut barang buktinya berupa, satu unit Hp merk Nokia tipe E63, satu unit

. Kejati Tahan Direktur PT TIN ..

Lampung dan Pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) DPW PAN Lampung periode 2010-2015. “DPP PAN resmi memberhentikan Saudara Abdurahman Sarbini atau yang akrab disapa Mance, serta mengangkat saudara Alimin sebagai Plt sampai dengan waktu Muswil digelar 2015,” kata Ketua DPP PAN, Jon Cik Muhammad kepada sejumlah wartawan di kantor DPW PAN Lampung, Jalan dr. Susilo Pahoman Bandarlam-

Soroti Pembangunan Jalan Tol Pembangunan JSS Belum Jelas Pemerintah Pusat Dituding Lambat

Bandarlampung, HL-Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP semakin tidak percaya dengan kebijakan pemerintah pusat. Hal itu, karena beberapa program pembangunan pemerintah pusat yang akan diterapkan di Lampung. Misalnya, pembangunan jalan tol dan jembatan Selat Sunda ( JSS) sampai saat ini masih belum ada kejelasan. “K a t a n y a tinggal menunggu keputan presiden (Kepres) dari Desember. Nyatanya, sampai sekarang nggak jelas. Makanya kalau belum pasti jangan ngomong dulu, jadi kita yang di daerah jadi payah,” kata Sjachroedin usai breffing dengan pejabat eselon

II dan III di Balai Keratun, Senin (3/2).Oedin-sapaan akrab gubernur mengatakan, pemerintah pusat sangat lambat menyelesaikan adminitrasi pembangunan jalan tol yang akan dibangun di Lampung. Padahal, kata dia, pemerintah pusat sudah menunjuk perusahaan BUMN PT Hutama Karya sebagai kontraktor pelaksananya. Menurutnya, seharusnya pembangunan jalan tol di Lampung sudah menjadi skala prioritas pembangunan nasional. Dijelaskan

dia, pemerintah pusat sudah tidak lagi mempersoalkan beberapa pemasukan yang akan didapat dari jalan tol tersebut andai sudah beroperasi. Akan tetapi pembangunan itu merupakan murni bantuan pusat ke daerah. Akan tetapi birokrasi di kementerian yang berbelit sehingga pembangunannya hingga kini belum dapat terlaksana. “Sedangkan kita (daerah) sudah m e r s e p o n cepat sudah me l a k u k a n n o t a

Baca “ OEDIN ” Hal -11

dibalik layar

Masih Culun AKTRIS Luna Maya mengaku cukup bangga bisa ikut ambil bagian dalam film garapan Mo Brothers, Killers. Dalam film yang bergenre thriller itu, Luna mendapatkan peran sebagai istri Bayu yang diperankan Oka Antara. “Senang banget d i t a w a r i film sama mereka, pas diceritain filmnya kerja sama Luna Maya dengan Jepang lebih s e m a n g a t lagi, senang banget. Prosesnya panjang, dari obrolan itu ke syuting setahun, rambutnya masih pendek, masih culun,” ujarnya saat dijumpai di screening Killers

Baca “ MASIH ” Hal -11 Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

c m y k


EKONOMI

2

Selasa, 4 Febuari 2014

HALUAN LAMPUNG

PTPN VII Jual Saham ke Publik Jakarta, HL- PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII berharap bisa melakukan privatisasi dengan menjual 30% saham ke publik. Pemerintah sedang memproses BUMN perkebunan yang berkantor pusat di Bandarlampung tersebut. Menko Perekonomian Hatta Rajasa memimpin rapat privatisasi PTPN VII dan PTPN V pada akhir pekan lalu. Kedua BUMN tersebut ingin melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas saham minoritas. Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang memimpin rapat tersebut mengatakan pada prinsipnya pemerintah sudah sepakat mengenai initial public offering (IPO) dua perusahaan tersebut. Namun, ada tiga catatan yang harus dilakukan sebelum secara resmi izin tersebut diberikan. “Yang pertama holding BUMN perkebunan harus diselesaikan terlebih dahulu. Oleh karena itu, akan segera kami rapat karena rencana itu sudah diajukan kepada presiden,” papar Hatta pada wartawan. “Yang kedua, diperlukan pembenahan managemen, efisiensi meningkatkan kinerja, memang-

kas ongkos-ongkos. Ketiga adalah timing, pricing, sizing menjadi penting, apakah saat ini tepat atau tidak,” katanya. Syarat pertama yang diajukan Hatta ialah pekerjaan rumah Kementerian BUMN sejak lama. Sejak periode sebelum Dahlan Iskan menjabat sebagai menteri, pemerintah sudah mengajukan pembicaraan mengenai pembentukan induk usaha bagi seluruh PTPN, yakni holding BUMN perkebunan. Namun, keputusan mengenai holding terus ditunda. PTPN VII pada 2012 lalu sudah pernah mengajukan izin untuk melepas sebagian sahamnya di BEI. Namun, pada kala itu perusahaan tersebut juga terkendala rencana holding. Dalam pemberitaan sebelumnya, PTPN VII sudah menyampaikan bahwa total dana yang bisa diraup dari publik oleh perusahaan pelat merah itu mencapai Rp1,7 triliun. “Pertama digunakan untuk replanting, kedua untuk membeli lagi lahan-lahan baru, untuk membangun pembangkit listrik berbahan baku limbah, keempat untuk perkuat equitynya. Dana juga dipergunakan untuk pabrik minyak goreng,” kata Hatta. HL-04/nt

Pembangunan Jaringan Gas Bumi Untuk Distribusi 20 Ribu Rumah Tangga

Foto Ilustrasi

Jakarta, HL- Tahun ini pemerintah berencana membangun jaringan distribusi gas bumi untuk 20 ribu rumah tangga di lima kota yang rencananya akan dibangun di Semarang, Batam, Bulungan, Sidoarjo, dan Bekasi. Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Edy Hermantoro mengatakan program pembangunan jaringan distribusi gas bumi dilakukan di kota atau daerah yang memiliki atau dekat dengan sumber gas bumi. Diutamakan daerah yang telah memiliki fasilitas jaringan gas bumi karena akan meringankan pembiayaan dari APBN. Pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga dilakukan pemerintah karena badan usaha tidak tertarik melakukannya akibat minim keuntungan. Kementerian ESDM mendapat penugasan penyediaan infrastruktur ini melalui Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2009 tentang Rencana Kerja Pemerintah tahun 2010 dan Inpres Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010 serta melalui rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR. Pengelolaan jaringan distribusi gas itu menggunakan mekan-

isme penyertaan modal negara dalam badan usaha milik negara (BUMN). “Pembangunan ini merupakan merupakan upaya pemerintah menyediakan gas bumi sebagai energi bersih, murah dan aman. Pada 2013, jaringan gas dibangun di empat kota yaitu Sorong, Subang, Ogan Ilir, dan Blora meliputi 15.623 rumah, ujar Edy seperti dikutip dari siaran pers, Senin (3/2). Program pembangunan jaringan distribusi gas untuk rumah tangga merupakan prioritas ESDM di samping konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas (BBG) demi mengurangi impor minyak, baik minyak mentah maupun BBM. Sebelumnya, Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan masalah infrastruktur dan fasilitas gas yang kurang memadai masih mengganjal program konversi BBM ke BBG. Selama 2013, pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) sebanyak 4 unit terdiri dari 3 SPBG di Kalimantan Timur yang dibangun Direktorat Jenderal Migas dan 1 SPBG di Bekasi yang dibangun PT PGN. Selain itu, selama 2013 juga telah dilakukan pembangunan sejumlah ruas pipa gas bumi serta pembagian 1.518 konverter kit di Jabodetabek, Jawa Timur, Bali, dan Sumatra Selatan. HL-04/nt

Harga Telur Terus Meroket Pedagang Terancam Gulung Tikar Sejumlah pedagang telur dipasar Dekon Kotabumi Lampung Utara terancam gulung tikar, pasalnya, harga telur yang terus meningkat sejak tiga hari terakhir membuat pedagang dan peternak menjerit. Diketahui kenaikan itu, berasal dari harga pakan ayam yang juga melonjak naik.

Dari pantauan Haluan Lampung Para pedagang membeli dari peternak ayam dengan harga Rp 17.500 perkilogramnya dan dijual ke pengecer dengan harga Rp 20 ribu/ kg nya. “Harganya naik Rp 3500 perkilonya dari sebelumnya hanya Rp 14.000 ribu saja. Tapi sekarang modalnya saja sudah Rp 17.500/ kg-nya. kalau begini terus menerus bukan hanya para peternak saja yang akan gulung tikar namun para pedagang juga akan gulung tikar,” Ujar Jamilah (48) pedagang telur di Pasar Pagi Kotabumi Kemarin (3/2). Jamilah Mengatakan, Akibat naiknya harga telur saat ini sangat berpengaruh dengan omzet penjualannya sehari hari. saat ini dirinya hanya mampu menjual ke konsumen dengan jumblah yang sedikit yakni 20 kg saja. padahal sebelum kenaikan harga dirinya mampu menjual sebanyak 50 kg telur per harinya. “Saat ini hanya pelanggan setia saja yang membeli. orang lebih memilih

NAIKAkibat kenaikan harga telur, sejumlah pedagang telur dipasar Dekon Kotabumi Lampung Utara terancam gulung tikar, pasalnya, kenaikan harga telur yang terus meningkat sejak tiga hari terakhir membuat harga pakan ayam yang juga melonjak naik. Foto ist

ga pakan naik kak kalau kami tidak jual RP 17.500 perkilonya nanti kami tidak bisa beli konsentrat supaya ayam bisa betelur,” akunya seraya mengatakan harga Konsentrat naik. Harga konsentrat pakan ayam agar menghasilkan telur mengalami kenaikan Rp 25 ribu per saknya karena sebelumnya hanya Rp 355 ribu kini sudah Rp 385 ribu/saknya. Sementara kalau ayam tidak diberi makan konsentrat maka ayam tidak akan

bertelur. “Kami jual harga telur segitu hanya cukup untuk membeli pakan ayam saja namun untuk merasakan untung saat ini saya tidak tahu karena mana uang hasil jual telur selalu habis untuk beli pakan ayam,” terangnya. Dirinya berharap kepada pemerintah daerah setempat (Pemkab) untuk dapat memberikan pinjaman modal bagi para peternak ayam dan pedagang telur. karena harga telur dan pakan yang kian hari-kian naik. “ kami

hanya bisa pasrah sekarang dan meminta sedikit perhatian kepada pemerintah agar peternak ayam dan pedagang telur tidak gulung tikar karena kehabisan modal,” harapnya. Yati (35) warga Kelurahan Sindang sari mengaku kaget dengan naiknya harga telur. “Wah harganya naik bukan main. biasanya hanya Rp 16 ribu sekarang sudah Rp 20 ribu. mau tidak mau harus beli 1/2 kg saja karena uangnya tidak cukup,” tungkasnya. HLD-04/18

Inflasi Bandarlampung Tinggi

adanya kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan yang naik sebesar 1,75 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar serta transportasi naik 0,93 persen. Kelompok sandang naik 0,49 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau naik 0,20 persen; dan kelompok perumahan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan yang naik 0,18 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga dan kelompok kesehatan tidak mengalami perubahan indeks. Inflasi Kota Bandarlampung, ujarnya lagi, berada pada peringkat ke-63 dari 82 kota yang

diamati perkembangan harganya. Sebanyak 78 kota dari 82 kota di Indonesia mengalami inflasi dan hanya empat kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Pangkal Pinang sebesar 3,79 persen, sedangkan inflasi terendah di Pontianak sebesar 0,04 persen. Deflasi terbesar dialami Kota Sorong sebesar 0,17 persen, sedangkan deflasi terkecil terjadi di Kota Manokwari sebesar 0,07 persen. Kota Bandarlampung, pada Januari 2014 berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) sebesar 0,74 persen dan inflasi year on year (yoy) adalah sebesar 7,05 persen. HL-04/08.

membeli ikan dibandingkan beli telur karena harganya mahal,” jelasnya. Sementara Ashari (44) Peternak Ayam di Dusun Pringgondani I Desa Madukoro kecamatan Kotabumi Utara. membenarkan dengan adanya kenaikan harga telur ayam tersebut. Harga telur memang naik sudah tiga hari ini. ini di sebabkan para peternak ayam petelur harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit dalam memberi pakan bagi ayam petelur sehari-hari. “Har-

Hasil Catatan BPS Januari 2014 Bandarlampung, HL- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, mencatat Kota Bandarlampung pada Januari 2014 mengalami inflasi cukup tinggi yakni sebesar 0,74 persen. Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Lampung Bambang Widjonarko, pada pers di kantornya Senin, mengatakan lima kelompok pengeluaran memberikan andil dalam pembentukan inflasi di Kota Bandarlampung. Kelima kelompok pengeluaran

itu yakni bahan makanan yang memberikan andil sebesar 0,39 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar serta transportasi memberikan andil 0,25 persen. Kemudian, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,04 persen; kelompok sandang sebesar 0,03 persen; kelompok transpor,komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen.“Sedangkan kelompok kesehatan dan kelom-

Jajanan Cireng Ayam Citarasa Aneka Ragam Bandarlampung, HL- Berbagai aneka jenis makanan ringan khususnya makanan khas kedaerahan bandung seperti cireng dan gehu sudah banyak di Bandarlampung. Cireng ini makanan aci (tepung sagu) yang didalamnya bisa diisi, adapun isinya ada kornet, ayam, chicken terayaki, bakso, sosis dan digoreng, dengan demikian dinamakan Cireng (Aci di Goreng). Cireng ini dibandrol Rp1250/buah, sedangkan makanan jenis gehu pedas (Toge dan Tahu) ini memakai kulit lumpia isinya campuran wortel,

toge, kol, dan rebon yang direkatkan dengan putih telur dan digoreng. Gehu ini dibandrol Rp1000/buah. Misalnya Astri (28) pedagang cireng dan gehu baru digelutinya sejak 5 Januari 2014 buka jam 11.00-19.00 WIB yang dilokasi Jln. Kimaja Way Halim Bandarlampung. “Alhamdulillah, mas. baru buka jual cireng dan gehu ini sudah banyak pelanggan, dalam sehari saya dapat menghabiskan 400/buah. Dengan rincian 250/ buah cireng dan 150/buah gehu,” jelas ibu satu anak.

Anda Ingin Pasang IKLAN . . . .

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

pok pendidikan, rekreasi dan olahraga, pada Januari ini tidak memberikan andil inflasi,” katanya. Ia menyebutkan, beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi di antaranya bahan bakar rumah tangga, bayam, cabai merah, telur ayam ras, ikan kembung segar, kangkung, sawi hijau, sate, mobil, dan daging sapi. Berdasarkan penghitungan indeks harga konsumen (IHK), inflasi Kota Bandarlampung terjadi karena

Astri juga menjelaskan asal dan cara meracik Cireng dan Gehu. Cireng dan gehu ini asal khas makanan bandung. Cireng dan Gehu tidak saya buat sendiri tapi saya pesan berupa bahan mentah saja, kalau isinya saya buat sendiri. Jadi saya masukan saja isinya yang sudah diracik tersebut dan digoreng. kalau isi cireng ini, ada isi kornet, ayam, chicken terayaki, bakso dan sosis. Gehu ini isinya campuran wortel, toge, kol dan rebon. Gehu ini digulung memakai kulit lumpia dan direkatkan dengan putih telur, memakai putih ini supaya rapat dan tidak keluar isinya waktu digoreng. Gehu ini makanan memakai cabai supaya pedas, yang suka pedas ya suka gehu pedas. HL-04/12

HUB : Johan 0857 - 8863- 9560

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


SIGER

3

Selasa, 4 Febuari 2014

HALUAN LAMPUNG

Presiden Tinjau BPJS RS Sumedang Jakarta, HL- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bidang kesehatan di Sumedang, Senin (3/1). Seusai meninjau industri makanan khas setempat, tahu Sumedang, Presiden Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono melanjutkan perjalanan menuju RSUD Sumedang yang terletak di Jalan Palasari Sumedang. Di RSUD itu, Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, memperoleh nomor antrean ke-250 di loket pendaftaran pasien untuk BPJS kesehatan. Pada kesempatan itu Presiden menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan layanan kesehatan. “Kita tingkatkan terus layanan kesehatan bagi rakyat.” Kepala Negara kemudian berkeliling RSUD untuk melihat fasilitas dan pelayanan di tempat itu. Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan para pegawai RSUD dan beberapa pasien yang tengah dirawat atau mengantre untuk memperoleh perawatan. Di rumah sakit itu dapat dijumpai sejumlah penjelasan terkait BPJS kesehatan untuk memudahkan para pasien. Turut dalam kunjungan Presiden kali ini antara lain adalah Menteri Kesehatan

Nafsiah Mboi, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh. Pada awal Januari 2014, Presiden Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono juga meninjau kesiapan pelaksanaan BPJS bidang kesehatan di Surabaya, tepatnya di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pucang Sewu dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo. Presiden Yudhoyono melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat (Sumedang, Majalengka dan Kuningan) serta Jawa Tengah selama empat hari, 2-5 Febuari. Presiden beserta rombongan yang menggunakan jalan darat memperoleh sambutan meriah dari warga yang tinggal di sepanjang jalan yang dilalui oleh rombongan presiden. Ribuan warga masyarakat dan anak sekolah turun ke jalan-jalan untuk menyambut rombongan presiden sekalipun di beberapa lokasi terjadi hujan gerimis. Pada hari kedua kunjungan kerjanya, Presiden bermalam di Kuningan, Jawa Barat, sebelum kemudian melakukan sejumlah kunjungan di Kuningan dan bertolak menuju Pekalongan, Jawa Tengah. HL-06/ant

Kemenakertrans Panggil BUMN Soal Outsourcing Jakarta, HL- Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) memanggil ulang pemimpin 13 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait upaya penyelesaian kasus-kasus alih daya (outsourcing) di perusahaanperusahaan tersebut. “Kita terus upayakan percepatan penyelesaian kasus-kasus outsourcing yang terjadi di BUMN. Kami terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan Kementerian BUMN dan Komisi IX DPR RI untuk mengatasi permasalahan outsourcing di BUMN ini,” kata Menakertrans Muhaimin Iskandar saat mengadakan Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Senin (3/2). Pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN itu dijawalkan dipanggil bergiliran pada awal Februari untuk klarifikasi dan mencari solusi terbaik atas kasuskasus outsourcing yang melibatkan pekerja dan manajemen perusahaan masing-masing. Dalam Raker Komisi IX DPR RI dip-

impin langsung oleh Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning, Menakertrans mengatakan pihaknya tetap berkomitmen menyelesaikan masalah outsourcing di BUMN dan menjalankan rekomendasi Panja outsourcing. “Kita terus lanjutkan pemanggilan, klarifikasi, dan pembuatan nota pemeriksanaan terhadap kasus-kasus pelanggaran outsourcing yang terjadi di perusahaan BUMN dan di lingkungan perusahaan swasta lainnya,” kata Muhaimin. Sedangkan mengenai pelaksanaan rekomendasi panja outsourcing BUMN, Muhaimin memaparkan ada tiga tahap yang telah dilalui, pertama, sebagian perusahaan BUMN telah menyelesaikan beberapa permasalahan dan kasus-kasus outsourcing. Sedangkan tahap kedua, kata Muhaimin, beberapa manajemen perusahaan BUMN dan pekerjanya tidak menemukan titik temu penyelesaian sehingga masuk ke ranah peradilan hubungan industrial. HL-06/ant

BREFFING BULANANPejabat eselon II dan III di lingkungan Pemprov Lampung usai mengikuti breffing bulanan. foto-iwan kodrat

Warga Sukaraja-Garuntang Minta PT SBR Ditutup Warga Sukaraja dan Garuntang terus mendesak agar PT Sumatera Bahtera Raya (SBR) pindah dari lokasi saat ini. Dari hasil pertemuan warga bersama sejumlah lembaga swadaya masyrakat (LSM), dan Komisi C DPRD Kota Bandarlampung, kemarin (3/2), warga meminta DPRD segera merekomendasikan PT SBR pindah. Salah satu warga, Muhidin mengatakan, pihaknya berharap DPRD Kota bisa menyalurkan aspirasi warga agar keberadaan PT SBR segera ditutup atau pindah dari lokasi saat ini, yang berada di dekat kawasan perumahan warga. Akibat keberadaan PT SBR, kata dia, menganggu aktifitas warga. “Mulai dari sumur, sekolah rumah ibadah, tempat usaha, dan rumah warga sudah terganggu akibat debu stockpile PT. SBR. Kami bukan mengadaada, kalau tidak percaya silaha-

kan cek, kebenaran omongan kami ini,” kata Muhidin. Muhidin yang terus menunjukan sejumlah foto-foto dampak dari debu stockpile itu mengatakan, Warga Sukaraja dan Garungtang tidak punya tujuan menganggu keberadaan PT SBR, namun jika keberadaan perusahaan itu mengusik dan menganggu, maka warga akan melawan. “PT SBR silahkan berusaha dan kami tidak pernah ingin menganggu, tapi jika keberadaan mereka menganggu tentu kami akan melawan. Warga bukan ingin uang, tapi ingin ketenangan,” pungkasnya. Sementara Supriyanto perwakilan Walhi Lampung menyoroti izin dan amdal perusahaan PT SBR yang selama diketahui banyak melanggar Undang-

undang tentang lingkungan hidup. “Paktanya hingga hari ini PT SBR tidak pernah meiliki amdal, padahal dalam UU nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Penggelolaan Lingkungan hidup, perusahan wajib menyediakan amdal. Nyatanya sampai saat ini amdal mereka tidak pernah ada,” kata Supriyanto. Supriyanto yang juga bersama perwakilan LSM Mitra Bentala, Kawan Tani Serikat Tani, LBH Bandarlampung berencana menggugat keberadaan izin PT SBR yang dinilai ilegal, karena pembangunan lebih dulu dilakukan padahal proses izin sampai saat ini belum selesai. Edi perwakilan dari Mitra Bentala menyayangkan respon DRPD terhadap permasalahan PT SBR. Padahal kata dia, sejak November 2012, pihaknya ber-

Herman HN Bela Kondisi Fly Over

Herman HN

Bandarlampung, HL Walikota Bandarlampung, Herman HN angkat bicara terkait banyaknya sejumlah pihak termasuk kalangan anggota DPRD setempat yang mengkritisi ruas jalan layang (Flyover) di Jl Gajah MadaIr Djuanda yang baru diresmikan namun sudah mulai mengalami kerusakan. Herman HN menegaskan bahwa jalan layang ruas Jl Gajah Mada-Ir Djuanda masih dalam tahap pemeliharaan hingga enam bulan ke depan, sehingga sejum-

lah permasalahan dan kerusakan yang terjadi sedang dalam pembenahan. “Aspal yang rusak beberapa waktu lalu penyebabnya hujan dan telah dilakukan pembenahan,” kata Herman, di Bandarlampung, Minggu (2/2). Dia mengatakan, seharusnya waktu penyelesaian jalan layang (fly-over) ini pada saat itu, akan tetapi pemerintah kota setempat ingin segera meresmikannya agar cepat dapat dipakai oleh masyarakat. “Pengerjaan pengaspal-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

an jalan juga memang sengaja dipercepat karena untuk mengejar target peresmian pada akhir tahun lalu,” kata dia. Ia menjelaskan bahwa pembangunan jalan layang tersebut sudah sesuai standar dan tidak asal jadi. “Jalan layang tersebut sudah sesuai speknya, kami tidak sembarangan membuat jalan tersebut,” katanya. Dalam pengerjaannya pun, ujar Herman, selalu dalam pantauan dan tidak benar bila dikatakan kualitas materialnya tidak sesuai. “Pembangunan jalan layang tersebut selalu saya pantau tiap harinya, tidak benar kalau kualitas materialnya tidak sesuai,” katanya menegaskan. Menurutnya, sejumlah anggota DPRD Bandarlampung yang menyebut jalan layang tersebut tidak berkualitas atau tidak sesuai spesifikasi tidaklah benar. “Kalau tidak sesuai spek, bongkar saja dan buktikan. Jangan sembarangan ngomong, mana buktinya,” kata dia lagi. HL-06/ant

sama sejumlah warga dan LSM telah melakukan hearing di komisi, tempat dan pemrasalahaan yang sama. Namun faktanya, sambung dia, hingga hari ini permasalaan tidak kunjung selesai. “Saya November 2012 lalu di tempat yang sama, komisi yang sama juga menggelar rapat dengan permasalahan yang sama. Faktanya permasalahan ini tidak juga selesai. Kami berharap hearing kali ini bisa hasil,” jelasnya. Pertemuan warga dengan komisi C yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Bandar Lampung dan tiga anggota komisi C, tidak dihadiri perwakilan PT SBR dan BPPLH, akan dijadwalkan ulang, pada tanggal 10 nanti. Cari Solusi Terbaik Ketua DPRD Kota Budiman AS menyambut baik aspirasi

warga Sukaraja dan Garuntang, namun dirinya mengaku legislatif bukanlah eksekutor. “Kita apresiasi aspirasi warga, dan tentu ada mekanismenya. Karne akami ini bukan eksekutor, karena ini wewenang eksekutif,” kata Budiman. Budiman mengaku akan segera mencari solusi terbaik bagi permasalahan warga dengan PT SBR. “Kami akan segera cari solusi, karena dari PT SBR dan BPLH tidak hadir maka akan kita jadwalkan rapat ulang pada 10 februari nanti,” bebernya. Terkait keingginan warga agar DPRD segera mengeluarkan rekomendasi agar PT SBR ditutup atau dipindah politisi partai Demokrat ini mengaku siap, namun semua keputusan ada ditangan eksekutif. “Ya kita siap saja mengeluarkan rekomendasi, tapi semua ada ditangan eksekutif,” pungkasnya. HL-06 (*)

Selama Januari Sudah Terjadi 203 Bencana Jakarta, HL- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 203 bencana terjadi di berbagai daerah di Indonesia selama Januari 2014. “Selama 1-31 Januari 2014 ada 203 kejadian bencana dengan 178 korban meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Senin (3/1). Selain itu, BNPB juga mencatat terdapat 1,2 juta pengungsi akibat berbagai bencana alam yang terjadi. “Pengungsi terbesar di Sulawesi Utara, kebutuhan rehab rekon hampir Rp2 triliun yang diusulkan. Kita akan lakukan pendataan detil,” tambah dia. Terdata beberapa bencana alam berdampak besar seperti banjir Jakarta yang menyebabkan 30.784 harus mengungsi di 140 titik pengungsian dan tujuh orang meninggal dunia karena sakit, tersengat listrik atau ter-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

bawa arus banjir. Bencana lainnya yaitu erupsii Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara, tercatat 15 orang meninggal dunia akibat semburan awan panas dan tiga orang luka-luka. “Tim sebanyak 170 personel masih terus menyisir tempattempat yang diperkirakan masih ada korban. Ini tidak bisa cepat dilakukan karena sampai saat ini masih juga terjadi erupsi,” tutur Sutopo. Diperkirakan masih ada korban yang tertimbun abu vulkanik dengan ketebalan 30 centimeter. Erupsi Sinabung menyebabkan 30.117 jiwa atau sekitar 9.388 kepala keluarga harus mengungsi. Bencana berdampak besar lannya adalah banjir bandang di Manado Sulawesi Utara menyebabkan 40 ribu jiwa harus mengungsi karena kehilangan tempat tinggal dan 19 orang meninggal dunia. HL-06/ant

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

4

Selasa, 4 Februari 2014

HALUAN LAMPUNG

Kutipan Uang Bantuan BSM Kabid Ngaku Pemberian Terimakasih Kepsek Ngaku Bantuan Walimurid Untuk Dibagikan ke Siswa Miskin Kotabumi, HL-Terkait adanya pemberitaan mengenai Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang terindikasi dikutip oleh pihak sekolah, mendapat tanggapan dari Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampura, yang menyatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap Kepala Sekolah (Kepsek) dan diakui sebagai ucapan terimakasih. Semetara Kepsek SDN 2 Kalicinta, membenarkan adanya pemberian dari walimurid, yang nantinya akan digunakan untuk membatu siswa yang tidak mampu. Kabid Dikdas Disdikbud Lampura, menyatakan bila pengambilan dana yang dilakukan pihak sekolah itu tidak benar dan tidak merasa memotong. “Kepala Sekolah SD Kalicinta Itu sudah saya panggil atas perintah kadis tapi kepala sekolah itu menyanggah bila itu tidak benar, bila ingin permasalahan ini ingin tuntas silahkan aja tanya sama kepala sekolah tersebut,” terang Kholil Kabid Dikdas, Senin (03/02) Kemarin, Ia juga menjelaskan kalau di Sekolah Dasar Negeri 2 Kalicinta itu memang ada pememberian sejumlah rupiah dari walimurid. “Kalau ngasi memang ada, tapi itu untuk ucapan terimakasih dari walimurid disana,” jelas Kholil yang menirukan bahasa Kepsek,

melalui sambungan telepon kemarin sore. Sementara itu, saat awak media Haluan Lampung ingin mengkonfirmasi melalui telepon Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Kalicinta kemarin, membenarkan adanya penerimaan dana BSM dari beberapa walimurid. “Memang benar ada pemberian dana dari beberapa walimurid di sekolah kami, tapi itu kami gunakan bukan untuk keperluan kami. Duit yang sudah terkumpul kami bagikan ke siswa siswi yang memang tidak mampu,” kata Nur Hayati,A.Ma.Pd, Kepsek SDN 2 Kalicinta. Ia menyatakan kekecewaan terhadap pemberitaan yang ada, karena dinilai terburu buru, dan tidak langsung menemui dirinya. “Kalau dibilang kecewa saya kecewa, karena masalah itu, tapi saya ngerti mungkin saat kalian (awak media) datang ke sekolah itu, mendapat tanggapan kurang baik dari guru. Kalau pemberian dana dari wali murid itu relatif ada yang Rp.20.000, sampai Rp.50.000 rupiah, tapikan jelas kami tidak meminta dan kegunaan uang itu jelas. Ada kwuitansinya juga,” jelasnya kemarin. Serta menyatakan, “Kemarin itu wali murid langsung ambil ke bank, jumblahnya Rp.425. 000 dan itu ada juga yang dapat Rp.225.000, saya ga tau kok bisa begitu,” tutupnya. HLD-04/18

Enam Bulan Pejabat Bolos Diduga Langgar PP Disiplin

PEMBUKAAN MTQ- Bupati Way Kanan Hi Bustami Zainudin S.Pd. MH didampingi Wakil Bupati Way kanan DR Hi. Rafen Nasution, memukul beduk, sebagai tanda dimulainya pelaksanaan MTQ Kecamatan Negara Batin Minggu (02/02/14) yang bertempat di Kampung Bumijaya Kecamatan Negara Batin. foto Yasir Subagio

PMI Tubabar Gelar Diklat KSR Diikuti Peserta dari Berbagai Kecamatan Kerjasama PMI Bersama PM Kanada Siapkan KSR PMI Untuk Tugas Khusus KETERLIBATAN para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam setiap upaya penanggulangan bencana, termasuk menghadapi dampak dan resiko bencana itu sendiri, telah diakui semua pihak. Dalam melaksanakan tugas dan kegiatan pelayanan kepalang merahan, PMI sangat tergantung pada keberadaan sumber daya manusianya, khususnya relawan yaitu Korps Sukarela (KSR) dan Tenaga Sukarela (TSR) Palang Merah Indonesia.

Rully Rinaldi, ST. Menggala, HL- Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) bila diterapkan secara tepat dan berkesinambungan, maka tidak ada alasan bagi seorang PNS untuk tidak maksanakan tugasnya, baik secara tertib administratif dan Disiplin kerja. Karena didalam PP 53 tahun 2010 ini Disiplin PNS sudah diatur demikian rinci dan terukur karena disiplin PNS dihitung secara kumulatif, tidak seperti Peraturan Disiplin PNS sebelumnya. Di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) ada Pejabat Esselon IV yang sering sekali bolos tidak masuk kerja secara berturut-turut sampai 6 bulan, sejak tahun 2013 sampai saat ini. Yaitu Rully Rinaldi, ST. Pejabat Kepala Seksi Tata Bangunan dan Tata Ruang, Bidang Cipta Karya, Dinas PU Kabupaten setempat. Menurut Mulyadi, Sekretaris LSM. Laskar Merah Putih, Tuba, Rully Rinaldi yang merupakan Kasi Tata Bangunan dan Tata Ruang sudah 6 bulan tidak pernah masuk Kantor. “Berdasarkan pengamatan saya, mungkin lebih dari 6 bulan Rully Renaldi ini tidak pernah masuk Kantor,” ujar Mulyadi kepada HL saat di Dinas PU Tuba (22/1) siang kemarin. Berdasarkan pantauan HL, setidaknya selama bulan Januari 2014 Kasi Tata Bangunan dan Tata Ruang, Bidang Cipta Karya Dinas PU Tuba ini tidak

masuk kerja. Ini dapat dilihat dari Daftar Absensi Dinas PU Tuba, dalam Daftar Absensi Dinas PU setempat, Nama Rully Renaldi, ST. NIP. 19740717 2005011006, Jabatan Kasi Tata Bangunan dan Tata Ruang, tercatat pada nomor urut ke 8; tidak ada satu paraf-pun sebagai TANDA Rully Renaldi masuk kerja. Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Rully Renaldi, saat ditemui di ruang kerjanya (3/2) kemarin; Rully membantah dengan keras, karena menurutnya kalau mau memantau Disiplin Pegawai di Dinasnya, banyak yang lebih parah dari dirinya. “Ada yang lebih lagi, gak pernah masuk !, di Dinas ini banyak.” ujar Rully Renaldi sambil merengut. Namun saat ditanya siapakah Pegawai yang dimaksudkannya tidak masuk tersebut, Rully Renaldi tidak bersedia menyebutkan namanya. Untuk itu Mulyadi mengingatkan kepada Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya, sebagai Atasan Langsung dari Kasi yang tidak Disiplin ini agar membina PNS yang menjadi bawahannya sesuai dengan PP. 35 Tahun 2010 secara tepat dan berkesiambungan agar terciptanya Disiplin kerja yang dapat menghasilkan kinerja yang baik. Dan kepada Bupati Tuba yang diketahui sebagai Birokrat dengan Disiplin tinggi, agar dapat menegur Kepala Dinas yang bersangkutan, agar Disiplin PNS di jajaran Pemda Tuba dapat ditegakkan sebagaimana mestinya. HLD-04/14

Tenaga sukarela ini adalah pribadi-pribadi yang secara sukarela dan sadar meluangkan waktu, menyumbangkan tenaga, pikiran dan pengetahuan atau keterampilan khusus yang dimilikinya, baik yang diperoleh dari pendidikan formal, maupun non formal. Mereka adalah dari kalangan masyarakat yang memiliki profesi atau ketermpilan tertentu misalnya dokter, perawat, ahli gizi, sanitasi, akuntan, logistik, teknisi, pertanian, teknologi komunikasi, psikolog, guru, tukang dan lain-lain. Didalam menjalankan kegiatan kepalangmerahan tersebut PMI memilik unit andalan sebagai ujung tombak kegiatan yaitu Korps Sukarela (KSR) PMI. Sebagai wadah kesatuan atau unit di dalam perhimpunan nasional PMI, yang merupakan wadah pengabdian bagi Anggota Biasa dan pribadi-pribadi yang atas kesadaran sendiri menyatakan diri menjadi anggota KSR. Unit KSR PMI bisa dibentuk di lingkungan Markas Cabang PMI, Perguruan Tinggi, lingkungan satuan kerja (kantor, pabrik/ perusahaan) serta lingkungan masyarakat umum. Kegiatan PMI Tulang Bawang Barat (Tubabar) yang selama ini sudah membaur dengan masyarakat dan koordinasi dengan badan/instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan

Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Kesehatan, POLRI/TNI, Satpol PP, RAPI, Pramuka dan lainlain. Dalam rangka mewujudkan PMI Tuba Barat sebagai organisasi yang profesional, tanggap dan dicintai masyarakat. PMI bekerjasama dengan Palang Merah Kanada (Canadian Red Cross) menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Dasar KSR dalam Program Pengurangan Risiko Terpadu Berbasis Masyarakat (PERTAMA) melalui Penguatan dan Pengembangan Kapasitas Organisasi/Organization DevelopmentCapacity Building (OD-CB). Diklat berlangsung dari 27 Januari s/d 5 Februari 2014, pelaksanaan kegiatan berlangsung di Markas PMI Tuba Barat Jl. Jendral Sudirman Kamp. Murni Jaya Kec. Tumijajar dan aula kecamatan setempat. Pelatihan berlangsung selama sepuluh hari (120 jam) yang dibagi dalam dua kegiatan utama, yaitu Teori (in class) dan Praktek (simulation). Diikuti tidak kurang dari 30 peserta dari berbagai kalangan utusan dari beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Tubabar. Materi selain disampaikan oleh aktifis dan jajaran pengurus PMI setempat, penyelenggara juga menghadirkan tiga orang instruktur, masing-masing ; Aris Suharyanto, staf Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Umar Chotib Staf PB dan Sumiyanto, Kepala Bidang Penanggulangan

Bencana ketiganya adalah pengurus PMI Provinsi. Acara dibuka oleh Sekretaris PMI Tuba Barat, dr Edi Winarso, dihadiri beberapa pejabat dari dinas terkait. Tampak hadir Wakil Ketua PMI Tuba Barat yang juga adalah Kepala SMA Negeri 2 Tumijajar, Suharto, S. Pd, drg. Muhamad Ali Mamora. Edi Winarso dalam sambutannya pada pembukaan diklat tersebut sempat memberi motivasi dan mempertanyakan hilangnya marwah jati diri bangsa. “Nilainilai ‘kerelaan’ yang pernah bangsa ini miliki mulai pudar, jiwa kemanusiaan diganti prinsip materialisme, lalu dimana kebanggaan kita sebagai Bangsa Indonesia... yang dahulu kita banggakan dan diakui dunia? tanyanya kepada peserta yang hadir. Menurut Edi Winarso, pelatihan di KSR merupakan refleksi dari peran KSR dalam menjalankan semua pelayanan PMI yang berkualitas dan professional, sehingga kurikulum yang disusun pun berdasarkan analisa masa kini dan masa mendatang dengan menekankan pada kualitas relawan. “Saya ingin pelatihan ini menghasilkan personil KSR yang siap pakai, mereka kita didik untuk tugas khusus, siap diterjunkan di lokasi bencana kapan pun bila diperlukan,” katanya kepada Haluan Lampung, Senin (03/02) kemarin. HLD-04/15

Camat Sosialisasi Pencegahan Konflik Ajak Masyarakat Tertib Administrasi Mesuji, HL Pemerintah Kabupaten Mesuji, melalui jajaran Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) Kecamatan Tanjungraya, mengadakan Dialog pencegahan konflik agraria, dengan tema ‘Kita Cegah Potensi Konflik Demi Menciptakan Suasana Kondusif di Kabupaten Mesuji’ dengan seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Tanjungraya, bertempat di balai Desa Mekarsari, Kecamatan Tanjungraya, senin (3/2). Acara yang dipimpin langsung oleh Camat Tanjungraya, Almuzni. BA., juga dihadiri seluruh kepala desa beserta jajarannya, se-kecamatan tanjungraya, Perwira penghubung (pabung) Kodim 0426 Tulangbawang Mayor Infantri Hadi Mustofa, S.AG., Kapolsek Tanjungraya Iptu Kurmen Rubiyanto, SH., Kepala bagian Tata pemerintahan (tapem) pemkab mesuji, Drs. Ahkmad Fadli. Dalam sambutannya Camat Tanjungraya, Almuzni,BA memberikan penjelasan tentang pentingnya melakukan tertib administrasi pemerintahan desa, perencanaan pembangunan dan pembinaan yang dilakukan oleh para aparatur desa, selain itu dia juga menghimbau agar masyarakat di Kecamatan Tanjungraya bisa menjaga persatuan dan kesatuan untuk menekan konflik yang kerap terjadi. Serta dapat memahami bagaimana upaya untuk meningkatkan kinerjanya terutama demi kemajuan desa yang dipimpinnya. “Tak terkecuali bagi desa-desa pemekaran yang ada dikecamatan Tanjungraya ini, agar warganya dapat lebih tertib administrasi pemerintahan, pembangunan, terutama administrasi pertanahan, untuk menekan terjadinya konflik agraria, ditingkat Kecamatan Tanjungraya ini. Serta memiliki inisiatif untuk membuat perencanaan pembangunan didesa, dan selalu melakukan pembinaan terhadap warganya agar dapat menjaga kerukunan antar umat beragama,” tegasnya. Masih dikatakan Almuzni, Dia juga berharap agar mas-

yarakat bisa saling menghargai, tak terkecuali terhadap pemimpinnya baik itu pemimpin ditingkat desa, tingkat kecamatan maupun ditingkat kabupaten. Tujuannya agar hal-hal kecil, terlebih masalah konflik baik itu berupa konflik agraria maupun konflik dalam bentuk lain yang terjadi didesa agar dapat diselesaikan ditingkat desa, apabila tidak mampu, barulah diselesaikan ditingkat kecamatan, dan seterusnya. “Disamping itu, Para aparatur desa di 13 desa definitif, dan 8 desa persiapan (pemekaran. red)yang ada di kecamatan Tanjungraya ini, juga saya harapkan agar dapat melakukan upaya untuk mencegah terjadinya konflik agraria yang memang kerap terjadi di desa, agar bisa di selesaikan melalui musyawarah mufakat ditingkat desa, agar jangan sampai menimbulkan konflik dan perpecahan yang berkepanjangan,”tandas mantan sekretaris Inspektorat mesuji itu. Sementara itu, Perwira penghubung Kodim 0426 Tuba, mayor Infantri Hadi Mustofa dalam sambutannya menyampaikan, agar masyarakat juga dapat menjaga keragaman budaya yang ada di Kabupaten Mesuji, selain itu, menciptakan rasa kebersamaan. “Karena semua suku, dan agama itu sama tidak ada perbedaan, dengan demikian, barulah dapat tercipta persatuan dan kesatuan, sebagai salah satu bentuk upaya untuk mencegah terjadinya konflik ditingkat desa,” singkatnya. Hal senada juga diungkapkan Kapolsek Tanjungraya Iptu Kurmen, pihaknya menghimbau kapada seluruh masyarakat di Kecamatan Tanjugraya, agar dapat lebih teliti saat ada seseorang yang menawarkan lahan perkebunan, karena selama ini, banyak ditemukan kasus konflik agraria yang berawal dari kurang berhati-hatinya saat membeli tanah. Apakah dokumen kepemilikannya sudah lengkap, dan sah secara hukum, serta status lahan itu sedang sengketa atau tidak, tandasnya. HLD-04/23

Wabup Apresiasi Pegawai Pemkab Dalam Meningkatkan Kreatifitas Gadingrejo, HL- Upacara bendera di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Senin (3/ 2) digelar di lapangan kantor Pemkab setempat di Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, dengan pembina upacara Wakil Bupati (Wabup) Pringsewu Hi.Handitya Narapati SZP. Selain Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, para asisten, staf ahli, kepala satker perangkat daerah, upacara diikuti seluruh pegawai di lingkungan sekretariat pemkab dan DPRD, serta SKPD se Kabupaten Pringsewu. Wakil Bupati Pringsewu Hi.

Handitya Narapati SZP dalam amanatnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu terutama yang telah menggelar upacara dengan baik dan hikmat. Selain itu, Wabup mengatakan bahwa Pemkab Pringsewu terus berupaya menciptakan lapangan kerja sehingga dapat menyerap tenaga kerja. “Pemkab Pringsewu melalui Dinas Koperindag siap mengkoordinir kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan dan kreatifitas warga Kabupaten Pringsewu,” katanya. Salah satu kegiatan yang akan di-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

laksanakan, kata dia, adalah diklat operator mesin industri garmen dengan paket 3 in 1, yang terbuka bagi seluruh masyarakat. Selain diberikan pelatihan, peserta juga nantinya akan diberikan sertifikat dan disalurkan penempatannya. Usai memimpin kegiatan upacara, selanjutnya Wabup Pringsewu didampingi Sekdakab Pringsewu dan Kepala Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Pringsewu melakukan siaran langsung berupa Talkshow di studio Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu (Rapemda Pringsewu 107,2 FM). HLD-04/13.

UPACARA - Upacara bendera di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Senin (3/2) digelar di lapangan upacara kantor pemkab setempat, dengan pembina upacara Wakil Bupati Pringsewu Hi.Handitya Narapati SZP. Foto Mega Utama

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

5

Selasa, 4 Februari 2014

HALUAN LAMPUNG

LINTAS DAERAH LIWA

Satlantas Sosialisasi Lantas Beri Buku Panduan ke Pelajar SATUAN Lalulintas Polres Lampung Barat berkoordinasi dengan DPRD setempat untuk melakukan sosialisasi pembagian buku panduan aturan berlalu lintas dengan sasaran utama pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Dalam pertemuan antara Kasatlantas polres Lambar AKP Jafril bersama beberapa anggota dengan Ketua DPRD Lambar Dadang Sumpena di kantor DPRD Lambar yang ditutup dengan penyerahan secara simbolis buku panduan aturan berlalulintas yang di terbitkan oleh kepolisian RI, Senin (3-2). Sasaran utama dari penerbitan buku tersebut, ujar Jafril, pelajar SD, SMP dan SMA, tujuannya untuk memberikan pemahaman akan ketentuan berlalulintas guna mencegah dan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas di jalan raya. “Kita bertemu pak ketua DPRD supaya ikut membantu kepolisian dalam mensukseskan program polri Go to school,” ujar Jafril. HL-04/nt

KOTAAGUNG

Kemenag Ajak Pemkab Kumpulkan Zakat 2,5 % RUSAK PARAH- Karena selalu dilintasi kendaraan yang bertonase lebih, kondisi jalan yang menghubungkan desa bojong kecamatan kotabumi utara dengan desa kali cinta kec kotabumi utara kabaputen lampung utara kondisinya sangat parah. Foto Erfan

Jalan Lintas Sumatera Amblas Lalulintas di Bakauheni Terhambat AKIBAT amblasnya jalan Lintas Sumatera Kilometer 85 ruas Desa Hatta di Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), mengakibatkan lalu lintas dari Pelabuhan Bakauheni menuju Kota Bandarlampung dan sebaliknya mengalami kemacetan panjang. Menurut Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Rully Thomas di Bakauheni, amblasnya jalan lintas di Kilometer 85 ruas Desa Hatta pada Minggu (2/ 2) sore, disebabkan kucuran air hujan yang mengguyur daerah tersebut. Ia menyebutkan, amblesnya jalan itu terjadi pada bagian bawah badan jalan dengan kedalaman lima meter, panjang empat meter dan lebar lima meter, dan saat ini hanya menyisakan lapisan aspal bagian atas badan jalan. “Bagian bawah aspal hampir seluruhnya ambrol dan membahayakan jika dilalui oleh kendaraan berat karena lapisan aspal tidak akan mampu menahan beban kendaraan,” ujarnya, Senin (3/2). Saat ini, sejumlah petugas polisi satuan lalu-lintas sedang berjaga di lokasi itu sejak semalam untuk mengatur arus kendaraan karena jalan yang masih bisa dilalui sekitar dua meter, itu pun berbahaya karena bagian bawah terus ambrol sedikit-sedikit. Penyebab ambles jalan itu lanjutnya, karena gorong-gorong sudah rapuh dan tanah terkikis air saat hujan deras yang diameternya terus bertambah. Wadirlantas Polda Lampung AKBP Heri Setyawan mengatakan, saat ini pertugas mulai mengalihkan arus kendaraan yang melintas di jalan itu karena membahayakan keselamatan pengendara. Sejumlah kendaraan bus, truk bermuatan berat akan dialihkan melalui Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) kemudian melalui Simpang Ketapang menuju Simpang Gayam. Ia menambahkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan

Dinas Pekerjaan Umum setempat untuk memperbaiki jalan tersebut dengan melaporkan ke pemerintah pusat karena statusnya jalan negara. “Kami harap pengendara untuk memaklumi kondisi ini, dan kendaraan berat akan dialihkan sampai jalan tersebut diperbaiki,” ujarnya lagi. Saat ini kondisi ruas Jalan Lintas Sumatera di Lampung pada ruas lainnya juga sedang menghadapi masalah, yaitu jembatan di ruas Jalan Lintas Tengah Sumatera di Terbanggi Besar beberapa pekan ini tidak bisa dilalui kendaraan karena putus, sehingga kendaraan dialihkan melalui jalan ke Terminal Betan Subing. Begitupula kondisi Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera di wilayah Kabupaten Lampung Timur dari Bakauheni ke Tulangbawang mengalami kerusakan parah, dan masih ada bagian jalan yang belum dibangun karena lahannya belum diganti rugi. Jalan Lintas Krui-Liwa di Kabupaten Pesisir Barat ke Kabupaten Lampung Barat juga beberapa bulan ini dalam kondisi terganggu akibat terputus sebelumnya, sementara pembuatan jalan alternatif permanen melalui kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) sedang diupayakan bersama pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Provinsi Lampung dilalui sejumlah ruas Jalan Lintas Sumatera, yaitu lintas barat, lintas tengah, lintas timur, dan Jalan Lintas Pantai Timur yang setiap hari selalu dipadati kendaraan, baik angkutan penumpang maupun truk pengangkut barang dan kendaraan pribadi antarkota maupun antar provinsi dan lintas Jawa-Sumatera. HL-04/nt

Kepsek Binggung Sistim BSM Kalianda, HL- Fahyumu Lutpi, Kepala SMAN 1 Candipuro, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, bingung dengan sistem penyaluran bantuan siswa miskin (BSM). Pasalnya, orang tua siswa yang menerima BSM tidak langsung membayarkan ke pihak sekolah. Pada November tahun lalu, 22 siswanya menerima BSM sebesar Rp700 ribu. Dari 22 siswa penerima BSM tersebut baru sebagian yang sudah membayar uang sekolah, selebihnya belum membayar.

“Masih banyak yang belum bayar, padahal dana BSM tersebut peruntukan sudah jelas, untuk membayar biaya pendidikan selama setahun,” kata Fahyumi di ruang kerjanya, Senin (3-2). Semakin banyak siswa menerima BSM, pihak sekolah akan bertambah bingung mengatasi persoalan tersebut. Pasalnya, SMAN 1 Candipuro memiliki siswa berjumlah 228, dari jumlah tersebut sebanyak 140 siswa penerima BSM sebesar Rp 500 ribu pada tahun 2014 ini. HL-04/nt

Musrembang Tingkat Kecamatan Warga Harapkan Perbaikan Ruas Jalan Pringsewu, HL- Warga Pekon Bumiarum, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, mengharapkan perbaikan ruas jalan dari Pekon Bumiarum menuju tempat pembuangan akhir (TPA) Bumiayu. Untuk itu, Kepala Pekon Bumiarum Mukaril menyampaikan aspirasi warganya itu dalam musyawarah rencana pembangunan (musrembang) tingkat kecamatan, Senin (03/2) di Balai Kelurahan Pringsewu Utara. “Untuk itu, saya berharap jalan yang rusak menuju tempat pembuang sampah untuk diperbaiki tahun ini,” pinta Mukaril. Sebab, ruas jalan itu merupakan jalan alternatif yang diman-

faatkan warga tiga pekon menuju pasar Pringsewu. Selain Pekon Bumiarum sendiri, yakni warga Pekon Bumi Ayu dan warga Pekon Banjarrejo, Kecamatan Banyumas. Selain itu, Dwinarto, warga Pekon Bumiarum, mengatakan kondisi jalan yang rusak itu seringkali membuat sampah yang diangkut truk sampah berceceran. Ironisnya, sampah yang jatuh dari truk itu tidak dipungut kembali. Sehingga, warga Pekon Bumiarum yang dilalui truk sampah mendapat ceceran sampah yang mengakibatkan bau tidak sedap. “Setiap hari truk sampah lewat, pernah jatuh sampahnya satu ker-

anjang akibat melintas di jalan rusak itu. Akibatnya, ya warga di sini yang menghirup baunya tidak sedap,” ujar Dwinarto. Tidak hanya perbaikan ruas jalan, dalam musrembang itu juga terdapat beberapa usulan lain, seperti yang disampaikan Kepala Pekon Fajaragung Barat, Nanang Priutomo, yang menginginkan pembangunan kantor dan balai pekon. Ketua BHP Pekon Podomoro, Saleh Riyanto mengharapkan perbaikan bendungan di pekon setempat dan pelebaran jembatan yang menikung di ruas jalan Pekon Podomoro, menghubungkan Pekon Sidoharjo dan Kelurahan Pringsewu Utara. HL-04/nt

Pemkab Diminta Perhatikan AMPK Harapan LPA Usai Berikan Bansos

BANSOS- Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lamteng, poto bareng dengan Anak-anak Penyandang Masalah Khusus (APMK), usai penyaluran dana bantuan sosial (Bansos), di Lamteng, Minggu (2~2). Foto; Gunawan

Gunungsugih, HL- L e m baga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), mengharapkan perhatian khusus dari pemerintah setempat, kepada Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK), usai menyerahkan dana Bantuan Sosial (Bansos), untuk 211 AMPK, yang berlangsung di Sekretariat LPA Lamteng, di Kelurahan Yukumjaya, Terbanggibesar. “Seharusnya pemerintah dapat memberikan perhatian khusus kepada ana-anak ini,” k a t a K e t u a L PA , E k o Yu wono, Minggu (2/2) lalu. Ditambahkannya, besaran dana bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI. yaitu sebesar Rp800 ribu/ anak/ tahun. Anak-anak yang mengalami gangguan psykis ini, adalah korban HIV/AIDS, Kekerasan Seksual, Narkoba, KDRT dan lainnya. Menurut Eko, bantuan yang diberikan ini sebagai wujud perhatian dan kepedulian pemerintah. Karena anak anak AMPK ini, masih perlu perhatian serta bimbingan khusus, terutama psykologisnya. Terutama sekali bagi anak usia sekolah, diharapkan beban mental mereka tidak menjadikan si-anak menjadi minder atau terpinggirkan. “Perhatian dan perlindungan dari orang tua, lingkungan dan instansi pemerintah

diharapkan dapat mengobati trauma,” harap Eko. Khusus untuk anak yang masih duduk di bangku sekolah, bantuan ini dapat dipergunakan biasa pendidikan atau membeli peralatan sekolah, seperti pakaian seragam dan alat tulis. Dan bagi anak usia Balita, dapat dipergunakan orang tua si-anak membeli susu, atau perlengkapan kebutuhan bayi atau sejenisnya. Sebagai bentuk tanggung jawab dari penerima, para anak-anak atau orang tua yang menerima bantuan tersebut, agar menyerahkan bukti penggunaan dananya kepada LPA. “Sebagai bentuk tanggung jawab penggunaan dananya, kami harus tahu dipergunakan untuk apa saja,” jelas Eko. Sebenarnya, kata Eko lagi, diwilayah Lamteng anak korban kekerasan dari berbagai persoalan cukup banyak. Baik yang sudah terdata ataupun yang belum, totalnya sekitar 500 anak lebih. Namun karena keterbatasan dana, yang belum memungkinkan untuk dapat mengkafer seluruhnya. Maka untuk sementara ini baru 211 anak yang mendapatkan santunan. Pada tahun 2013 lalu, ada 83 anak yang dapat ditangani. Ditahun 2014 ini jumlahnya bertambah 128 anak. Melihat kenyataan ini, ke-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

luh Eko, seharusnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng, dapat memberikan sedikit perhatiannya. Bentuk perhatian yang dimaksudkan Ketua LPA, dapat berupa apa saja yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi, problem keluarga, atau yang lainnya, sehingga dapat meringankan beban korban dan keluarganya. Kepada dunia pendidikan atau pihak sekolah, yang memiliki siswa bermasalah pada AMPK, tentunya dapat bersikap arif dan bijaksana. Tidak lantas menyingkirkan dan mediskreditkan si-anak, yang menyebabkan korban merasa terpinggirkan. “Seharusnya pihak sekolah memberikan perhatian lebih, agar anak tidak minder,” harap Eko. Masih kata Eko, sebenarnya dana bansos untuk para penyandang trauma psykis ini, oleh Kemensos RI. disalurkan langsung ke rekening penerima. Namun untuk mempermudah penyaluran, dan tidak merepotkan anak-anak penerimanya, maka atas inisiatif Eko dan pengurus LPA lain, dananya ditarik secara tunai dalam waktu bersamaan, yang selanjutnya dibagikan kepada masing-masing penerima. “Jangan sampai mereka ikut repot, duitnya kita ambil dari Bank, lalu kita kumpulkan semua penerimanya dan langsung diserahkan,” HLD-04/11

GUNA membantu sesama umat muslim di Tanggamus, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) perwakilan Tanggamus, mengajak pemkab setempat untuk berinisiatif mengumpulkan wajib zakat penghasilan seluruh pegawai sebesar 2,5 persen untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Kepala Kemenag Tanggamus Bukri saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya terhitung sejak 2013 lalu, sudah menyepakati menarik zakat penghasilan bulanan seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Tanggamus. “Alhamdulillah selama setahun uang yang berhasil kami kumpulkan dari zakat penghasilan pegawai disini sebesar Rp198 juta,” kata dia, Senin (3-2). Dari jumlah tersebut, sudah tersalurkan kepada umat muslim Tanggamus yang memang dinilai membutuhkan bantuan sebesar Rp150 juta. Sementara sisanya berada di kas badan amil zakat daerah (Bazda) Tanggamus. HL-04/nt

PANARAGAN

Tubabar Anggarkan 7,6 Miliar Bantu Dana Rp.80 Juta/Kampung PEMKAB Tulangbawang Barat (Tubabar) menyiapkan dana sebesar Rp7,6 miliar untuk mendanai program ragem sai manggi wawai (RSMW). Program unggulan kabupaten ini rencananya akan digunakan untuk membangun kampung dengan alokasi dana sebesar Rp80 juta/ kampung Pada tahun sebelum, dana RSMW tersebut sebagian besarnya diperuntukkan untuk pembudidayaan kambing peranakan etawa (PE). Namun, tahun ini kegiatan lebih difokuskan pada kegiatan fisik yang menyetuh langsung masyarakat. “Kegiatan RSMW tahun ini banyak digunakan untuk fisik. Sisanya kegiatan ekonomi kerakyatan,”ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung/ Kelurahan (BPMPK), Bastari melalui Kabid Pemerintahan Kampung dan Kelurahan,Nurul Fuadi, Senin (3-2). HL-04/nt

Uji Kemampuan Bahasa Inggris SMAN 1 Kerjasama IETTI Pringsewu, HL- Guna menguji kemampuan berbahasa Inggris yang dimiliki para siswa, SMAN 1 Gadingrejo bekerjasama dengan International English Teflotesol Institute (IETTI) Jakarta, menyelenggarakan International English Proviency Test (IEPT) yang berlangsung di labotorium bahasa sekolah setempat, Minggu (2/2) kemarin. Kegiatan dengan menghadirkan pembicara (Speaking) dua orang juri (Native Speaker) dari Canada yakni Charles Ted Jhons dan Donald Jhonson selama dua hari mulai Sabtu (1/1) hingga Minggu (2/2). Kepala SMAN 1 Gadingrejo Jumani Darjo, Senin (3-2), mengatakan kegiatan IEPT berkerjasama dengan IETTI Jakarta merupakan program rutin yang di laksanakan setiap tahun. “Sasaran utama yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa kelas XII seban-

yak 274 orang”, ungkapnya. Dia menjelaskan beberapa siswa kelas X dan kelas XI yang ikut juga jumlah 244 orang, sehingga keseluruhn totalnya 519 siswa. Dijelaskan dia, untuk materi test yang diberikan dua orang pembicara dari Canada yakni Charles Ted Jhons dan Donald Jhonson diantaranya Wraiting, Listening dan Speaking. “Teaching English as a Foreign Language (TEFL) dan Teaching English to Speaker of Others Language (TESOL)”, ungkapnya. Dia menjelaskan kedepan untuk tahun pelajaran 20142015 akan menjadi salah satu program unggulan SMAN 1 Gadingrejo yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas XII. Bahkan kita berencana juga kedepannya program ini akan menjadi salah satu syarat kelulusan sekolah. HL-04/nt

Lambar Tunggak Rekening PDAM Jumlahnya Mencapai Setengah Miliar Liwa, HL- Jumlah tunggakan tagihan rekening pelanggan PDAM Limau Kunci Liwa, Lampung Barat (Lambar), hingga Senin (3/2) mencapai setengah miliar lebih yaitu Rp588,929 juta tersebar di seluruh cabang pelayanan. Kabag umum PDAM Limau Kunci Liwa, Suherman mendampingi Direktur, Pistorik saat diminta komentarnya kemarin menjelaskan, piutang pelanggan atau tunggakan rekening air bersih PDAM Limau Kunci Liwa yang mencapai Rp588,929 juta itu terhitung sejak tahun 2010—

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

2013 tersebar di 10 cabang pelayanan. Rincianya tahun 2010 mencapai Rp48,074 juta. Kemudian 2011 Rp98,252 juta. Tahun 2012 Rp93,065 juta dan tahun 2013 Rp349,536 juta. “Yang jelas jumlah pelanggan yang belum membayar tagihan rekeningnya setiap cabangnya umumnya mencapai ratusan pelanggan,” kata dia. Kedepan lanjutnya, bagi pelanggan yang menunggak hingga beberapa bulan pihaknya akan mengambil tindakan tegas dengan cara akan melakukan pemutusan sambungan. HL-04/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


Selasa, 4 Februari 2014

Ribut-ribut di TVRI

TAJUK

Oleh: Rhenald Kasali-Akademisi dan Praktisi Bisnis dari UI Jakarta Setelah lama menyaksikan pertarungan antara Dewan P e n g a w a s TVRI dengan Komisi I DPR, yang bak cerita silat karya Asmaraman S. Kho Ping Hoo, sengkarut itu kini memasuki babak baru. Komisi I akhirnya bersurat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, meminta pemberhentian Dewan Pengawas. Kita masih menunggu bagaimana reaksi Presiden atas surat tersebut. Apa pun keputusan Presiden kelak, buat saya, ributribut ini terasa sangat menjengkelkan. Apalagi setelah Komisi I membekukan anggaran TVRI—kecuali untuk biaya operasional dan gaji pegawai. Dengan dibekukannya anggaran, TVRI tak bisa membuat dan menayangkan program-program baru. Mereka hanya tak berani pada KPK Akhirnya sebagian acara TVRI adalah acara tayang ulang. Saya dan bersamasama rakyat pembayar pajak—yang dari uang pajak itulah dialokasikan untuk anggaran TVRI dan membayar gaji anggota Komisi I DPR—jelas sangat dirugikan dengan banyaknya acara tayang ulang. Setelah bersusah payah merebut kembali penontonnya yang telah berpaling ke programprogram TV sinetron dan berita politik tak bermutu, kini investasi itu seperti dibiarkan menguap, hanya demi syahwat politik dan acu kencang wibawa. Itu jelas kerugian yang harus kita tanggung akibat masing-masing pihak yang b e r s e n g k a r u t tersebut sudah mengusung semangat win-lose, bukan lagi winwin! Seperti yang anda ketahui, saya juga mengisi salah satu program di TVRI yang denyut nadinya mulai kita rasakan. Memang semula terus terang saya malas mengisi program di stasiun yang terkesan tua dan tak terurus ini. Namun ketika direksi dan dewan pengawas meyakinkan saya bahwa mereka benar-benar menghendaki perubahan, maka masuklah saya ke sana. Apalagi peluncuran tayangan-tayangan baru itu dilakukan dihadapan sejumlah anggota DPR yang seakan-akan setuju pentingnya perubahan. Itu dilakukan bersamaan dengan pesta emas TVRI yang saya yakini sebagai kebangkitan kedua sejak digelorakan Bung Karno. Maka ketika angga-

ran TVRI dibekukan, dan penonton program saya mempe r s o a l k a nnya, sayapun masih memberikan pandangan-pandangan netral, s a m p a i saya mengerti betul masalahnya. Namun sekarang saya kira sudah jelas betul, keributan ini tak ubahnya pertarungan kekuatan, dengan warna politik-kekuasaan yang amat dominan. Bahkan nyaris tak ada bedanya dengan pertarungan antara Komisi III dengan KPK yang ingin memangkas kewenangan atau kekuasaan KPK. Bedanya, KPK benar-benar dikawal masyarakat sipil dan para elit, sehingga sekalipun anggota dewan terus ditangkapi, mereka tak diberi ruang mengakali KPK. Bagaimana TVRI? Mungkin sebagian kita mengatakan, biarkan sajalah dia mati. Sudah tua pula dan banyak penyakitnya. Toh sudah banyak stasiun TV lain yang jauh lebih b e r m u t u sekalipun m e m b u a t kita tegang dan hanyut oleh opini yang diarahkan. Tapi benarkah I n d o n e s i a tidak membutuhkan stasiun televisi yang b e n a r - b e n a r membanggakan bangsanya seperti BBC atau NHK? Dapat kita benarkankah campur tangan politik yang berlarut-larut yang menyalahi UU? Bisakah stasiun TV menjadi besar kalau ia tak diperkenankan menyelesaikan masalahnya sendiri dan membangun governance-nya? Beda bungkus dan isi Bagi mereka yang mengikuti beritanya melalui media massa s e j a t i n y a tidak sulit untuk membaca ada apa di balik peristiwa ini. Saya mendengar ada bisik-bisik santer yang mengaitkannya dengan kian dekatnya Pemilu Legislatif. Namun, tentu saja bisik-bisik i t u i b a r a t , maaf, orang buang angin. Kita hanya bisa mencium baunya, tetapi tidak akan pernah bisa melihat wujudnya. Baiklah supaya agak lebih jelas, mari kita coba analisis sekilas b a g a i m a n a duduk perkara dari ributribut tersebut. Saya melihat dari kacamata independen, yang meski hanya sedikit, pernah bersentuhan dengan TVRI, mengikuti sejarah TVRI, dan membedahnya dengan kacamata manajemen. Kegusaran saya terutama adalah pada pemborosan yang terjadi, ancaman bagi keberlangsungan, dan p u d a r n y a masa depan. Dengan kata lain: buang uang dan hanya

Surat Kabar Harian

HALUAN LAMPUNG Penerbit

: PT. LAMPUNG JAYA ABADI

Komisaris

: Dra. Zuraida, M. M

Penasehat Hukum

: A. Rizkie, S.H & Partner

Dewan Redaksi

: Agus Sulendra

Pemimpin Umum

: Hengki Ahmat Jazuli

Pemimpin Redaksi

: Budimansyah

Pemimpin Perusahaan

: Indira Mauli

Wakil Pemimpin Perusahaan : Herwandi Agusta, S. Kom

melakukan langkah sia-sia yang menyakitkan. Saya mulanya menangkap kabar dari rapat dengar pendapat (RDP) di antara mereka yang terkesan konstruktif. Komisi I mendukung proses revitalisasi TVRI dan meminta Dewan Pengawas merumuskan rencana strategis (renstra) tahun 2011-2016. Komisi I juga meminta proses pemilihan dewan direksi TVRI dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Sesuai UU No. 32/2002 tentang Penyiaran dan PP No. 13/2005 tentang Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, kewenangan mengangkat dan memberhentikan direksi ada di Dewan Pengawas. Lalu, Komisi I juga meminta Dewan Pengawas mengawasi realisasi anggaran TVRI oleh Pelaksana Tugas Direksi TVRI. Betapa bagusnya gagasan-gagasan itu. Benih-benih persoalan mulai muncul pada RDP berikutnya. Komisi I menilai pemilihan direksi TVRI prosesnya kurang transparan, akuntabel dan profesional. Lalu, Komisi I meminta Dewan Pengawas menyerahkan semua d o k u m e n seleksi direksi TVRI. Padahal, bukankah itu domain dewan pengawas yang dilindungi oleh Undang-undang? Soal teman kita tak terpilih, di era governance ini saya kira biasalah. Tapi kalau karena tersinggung lalu bungkusnya adalah akuntabilitas, tentu saja bisa lain jadinya. Hubungan keduanya kian memanas dan intervensi beberapa anggota Komisi I pun kian dalam. Sekelompok orang dalam Komisi itu meminta Dewan Pengawas meninjau ulang keputusannya mengangkat direksi TVRI, meminta penjelasan p e n g g u n a a n dana non APBN TVRI, penggunaan anggaran non operasional, evaluasi k i n e r j a direksi TVRI, dokumen satuan tiga anggaran TVRI, dan dokumen kontrak manajemen dewan direksi TVRI. Di tengah s e n g k a r u t itu, ada masalah baru: TVRI menayangkan muktamar Hizbut Tahir Indonesia (HTI) yang membuat berang anggota Komisi I lainnya. Lalu, ketika direksi TVRI diberhentikan oleh Dewan Pengawas, Komisi I berbalik arah. Mereka meminta agar direksi TVRI—yang telah diberhentikan oleh Dewan Pengawas—tetap menjalankan tugasnya. Komisi ini juga mengancam akan membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk mengkaji persoalan-persoalan di TVRI, serta membekukan anggaran TVRI—kecuali untuk gaji dan operasional.

Sekarang bayangkan kalau anda yang menjadi Dewan Pengawas yang dilantik dengan penuh kemesraan, dan menghadapi persoalan yang sangat inkonsisten seperti ini. Menurut anda, adakah putra terbaik Indonesia ( ya, sebutlah keraskeras nama bangsa kebangganmu ini) yang mampu menjalankannya? Mumet, sakit kepala, tak bisa tidur, atau bahkan lebih baik tinggalkan saja? Seorang CEO bahkan mengatakan, “Suruh saja p o l i t i s i itu memimpin TVRI biar mereka tahu rasa mumetnya m i n t a a m p u n . � Kisruh tersebut jelas berimbas pada kinerja TVRI. LPP ini tak bisa menyajikan program-program terbaru dan akhirnya semakin ditinggalkan pemirsanya. Harapan yang sama Semua ribut-ribut tadi terasa aneh, sebab sebetulnya kita sekalian mempunyai harapan yang sama terhadap TVRI. Kalau saya bicara “kita� itu artinya saya, masyarakat luas, pihak internal TVRI dan tentunya juga semua pihak di Komisi I DPR. Kita punya harapan agar a c a r a - a c a r a TVRI bisa sekelas dengan tayangan BBC (Inggris), ABC (Australia), NHK (Jepang) KTV (Korea Selatan) atau CCTV dari China. Di BBC, misalnya, kita bisa menikmati acaraacara semacam BBC Knowledge, Undercover Boss, Extreme Fishing hingga Top Gear, atau Dragons Den dan High Street Dreams. Acaraacara tersebut, menurut saya, bukan hanya menghibur, tetapi juga mendidik. Kita juga berharap TVRI bisa go international, sehingga m e n j a d i acuan masyarakat dunia dalam mencari informasi tentang Indonesia. Dengan go international, TVRI dapat menjadi media untuk “menjual� Indonesia baik dari sisi pariwisata, keindahan flora-fauna, kekayaan alam dan budayanya. Intinya, melalui siaran internasionalnya, TVRI mampu membuat kita le b i h d i k e n a l oleh m a s y a r a k a t dunia dan menumbuhkan rasa percaya diri bangsa. Dan untuk itu TVRI tak bisa dibangun dengan cara-cara transaksional, reaktif, mudah marah, adu kekuatan, atau cara-cara jangka pendek. Televisi seperti itu hanya bisa dibangun dengan langkah-langkah jangka panjang yang visioner, yang kolaboratif dan saling respek. Kita juga berharap TVRI mempunyai kinerja finansial yang sehat, sehingga tak perlu lagi bergantung pada dana APBN. Itulah tiga

Gedung SD Nyaris Ambruk

harapan utama saya terhadap TVRI. Namun, kalau m e l i h a t f a k t a yang berkembang belakangan, harapan saya itu agaknya kian jauh panggang dari api. Solusi Baiklah saya tidak sekadar mengeluh dan menghadirkan masalah baru, tapi kalau bisa juga urun rembug merumuskan solusinya. Berikut beberapa tawaran saya. Pertama, sebagai Lembaga Penyiaran Publik, TVRI perlu diberi kepercayaan yang besar. Selagi menghadapi penetapan anggaran dari parlemen yang tak pernah lepas dari hengki-pengki dan tawar menawar anggaran, pinpinan TVRI tentu juga menghadapi masalah internal yang berat: SDM yang didominasi generasi tua ( yang bertentangan dengan spirit ekonomi kreatif), peralatan yang dikuasai pihak-pihak yang sudah nyaman dengan silosnya masing-masing, kultur kerja yang lama tak terbina, saling curiga dan persaingan internal yang kuat, serta kualitas manajerial yang tak bisa d i d a p a t dalam seketika (melalui metode seleksi dan imbal jasa yang biasa) Kedua, d a r i p a d a sengkarut terus, dan politik ya tak mendukung, sudahlah kita jadikan saja TVRI sebagai korporasi dan beri kebebasan melakukan berbagai corporate action bagi peningkatan kinerjanya. Misalnya, TVRI bisa merekrut o r a n g - o r a n g terbaik dengan imbalan profesional yang kompetitif. Lalu, TVRI j u g a b i s a bekerja sama dengan dengan pihak swasta untuk memanfaatkan lahannya yang luas. Di Jakarta saja luas lahan kantor pusat TVRI mencapai 3,4 hektar terletak di kawasan amat strategis. Belum lagi dengan stasiun-stasiun TVRI yang ada di daerah. P a d a h a l , dengan teknologi dan cara kerja sekarang, TVRI mungkin tak memerlukan lahan seluas itu. Selain itu, TVRI juga bisa menyewakan aset-aset lainnya. Misalnya, menyewakan menaranya untuk operator selular. Banyak aset TVRI yang bisa dioptimalkan sebagai sumber pendapatan. Dengan cara seperti itu, TVRI tak perlu lagi bolak-balik mengajukan anggaran ke DPR. Menjadi lebih independen dan bermartabat, keuangan sehat dan diisi orang-orang pilihan. Bukankah cara seperti ini sudah terbukti jalan di PT Kereta Api Indonesia (KAI). Kita lihat kinerja KAI meningkat luar biasa dan tidak

SEBUAH bangunan pendidikan di desa Cempaka Kecamatan Kotabumi Utara Lampung Utara yakni SDN Banjarwangi dibiarkan rusak nyaris ambruk oleh aparat kabupaten tersebut. Gedung yang dibangun tahun 1995 itu mengalami kerusakan sejak 2005, dan dibiarkan hancur. Tragisnya didalam ruang kelas yang rusak, tumbuh tanaman pohon kates (pepaya), karena bangunannya terlantar. Kebijakan Kepsek SDN Banjarwangi Sri Ida patut dihargai yakni mengosongkan tiga kelas yang nyaris roboh karena berbahaya. Tiga kelas itu ditutup rapat dan tidak difungsikan. Daripada tetap digunakan, namun nyawa murid-murid SDN ini terancam. Anehnya pula, menurut pengakuan kepsek, pihak aparat dinas dalam hal ini pejabat Dinas Pendidikan Lampung Utara menolak melakukan perbaikan dengan alasan muridnya cuma 69 orang. Pihak kepsek sudah berupaya mengusulkan, namun oknum pejabat pendidikan sudah menolak, ini namanya pejabat pendidikan yang arogan dan tidak peduli dengan kondisi sarana dan prasarana pendidikan di daerah tersebut. Pihak kepsek sudah menyatakan, kalau kondisi gedung direhab bagus dan bangunan dipugar kembali, maka akan menjadi magnit daya tarik bagi orang tua warga desa tersebut untuk menyekolahkan anaknya di SDN Banjarwangi. Sehingga bisa mencapai murid 400 orang disaat s e k o l a h itu be l u m r u s a k parah.Kenapa pihak orang tua enggan menyekolahkan anaknya di SDN Banjarwangi,karena kondisi sekolah sudah buruk dan nyaris ambruk tidak diperbaiki. Pihak orang tuapun enggan menyekolahkan anaknya di SD tersebut. Jadi pihak Kadis Pendidikan Lampung Utara maupun Bupati Lampura jangan berkilah berdasarkan jumlah murid kecil sebagai alasan gedung itu tidak direhab. Apalagi jumlah warga desa sekitar sekolah ini akan melonjak dan membutuhkan pendidikan dasar. Ditambah lagi dengan program wajib belajar sembilan tahun hingga 12 tahun, maka tidak ada alasan gedung itu dibiarkan hancur atau ditutup saja. Pihak pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat memiliki kewajiban untuk membangun sarana pendidikan termasuk melakukan rehab total bagi sekolah yang rusak, apalagi nyaris ambruk. Karena gedung SDN sebagai wahana pendidikan dasar untuk mencetak manusia-manusia pandai dan unggul, yang akan membangun negara dan penerus generasi sekarang, tidak boleh ada diskriminasi terkait jumlah murid yang belajar. Bupati Lampung Utara dan Kadis Pendidikan harus memiliki rasa sensitif terhadap masalah ini, yakni kepedulian soal pendidikan dasar. Harus memiliki rasa “SENSE OF EDUCATIVE LEARNING�, jangan “budeg� pura-pura tidak tahu. Ingat sebagai pejabat publik harus memuaskan keinginan rakyat, dan jangan memikirkan diri sendiri, apalagi bupati yang bakal dilantik nanti pasangan Agung Ilmu Negara dan Paryadi, diharapkan memikirkan hal ini. Agar rakyat yang memilih anda tidak kecewa.

membutuhkan subsidi pemerintah. Ketiga, meski menjadi k o r p o r a s i , kita harus menjaga agar acaraacara TVRI tetap berorientasi pada kepentingan publik dan non partisan. Maka, buat saja aturan untuk itu. Misalnya, ada TVRI 1 yang menyiarkan programp r o g r a m edukatif-entertaining tentang pertanian, perikanan dan peternakan, TVRI 2 berisi program pendidikan dan ilmu p e n g e t a h u a n , TVRI 3 a d a l a h channel khusus anak-anak, TVRI 4 menampilkan acaraacara olahraga, dan seterusnya. Keempat, sebagai modal awal, sebaiknya pemerintah memberikan semacam affirmative action. Misalnya,

meminta BUMN atau instansi pemerintah lainnya untuk mengalokasikan sebagian anggaran iklannya ke TVRI. Bukankah privilege seperti itu terbukti ampuh memajukan maskapai penebangan Garuda Indonesia yang wajib digunakan para pejabat publik dan PNS? Kelima, mewajibkan TVRI menerapkan standar governance yang setara dengan BUMN lainnya. Misalnya, dengan menerbitkan laporan k e u a n g a n di media massa, menerapkan e-procurement, dan sebagainya. Penerapan standar governance ini bukan hanya untuk meningkatkan kinerja TVRI, tetapi juga sekaligus menghindarkan TVRI dari berbagai intervensi.

Redaktur Pelaksana : Aan Lampung Redaktur : Andersen. S, Iwan Ariyanto, Ilham Jamhari Wartawan : Robin Katriansyah, S.T , Rudy Hardianto, Awaluddin, Raditya Mahardika, Biro Lampung Utara : Heri Setiawan (Kabiro), Arif (Kabag Pemasaran), Depri, Sujatmiko, Berkhin. S Biro Lampung Timur : Yanri (Kabiro), A.Rahman, Ilham Sanjaya, Ibrahim, Nova Wahyuni Biro Lampung Barat : Eko. S Biro Lampung Selatan : Agus Sri Yanto (Kabiro), Biro Lampung Tengah : Gunawan Biro Pringsewu : Mega Utama (Kabiro), Hermanto, Abraham Hasan, Zainal Prabu, Biro Tulangbawang : Darjono (Kabiro), Yahya Apit, Hidman, Heri Purwanto, Hermansyah (Marketing) Biro Mesuji : Herwin, Biro Tulangbawang barat : Elia Sunarto (Kabiro), Gati Susanto dan Aliyudin Biro Way Kanan : Yasir Subagio, Solihin Biro Tanggamus : Iwan Kurniawan Biro Pesawaran : Prayogi (Non Aktif), Abraham Hasan Biro Pesisir Barat : Rego (Kabiro), Agustiawan Biro Metro : Verry. S Layout dan Design Grafis : Andrian Saputra, S.T (Kabag Pracetak), Johansah, Alfian Saputra, S. Kom Kabag Sirkulasi : Karyanto Syam Marketing : Dwi Gita Fitriani, M. Arief, Percetakan : PT. SUBUR JAYA NIRWANA : Panca Ardhi (Kabag Percetakan) Abdullah, Ali Nurdin, Ari Desoni, Thomas Mathew, Dedi Kurniawan, M. Rohim.

( ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN ) Alamat Redaksi/Tatausaha : Ruko Nirwana Regency Blok. B/4, Jln. Pulau Morotai No. 99 Way Halim Bandar Lampung, Faksmili : 0721-708891, Email : haluanlampung@gmail.com BANK : BANK BRI No. Rek : 069901000014569 a/n HENGKI A. JAZULI WARTAWAN HALUAN LAMPUNG SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/ MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER.

No. Telepon Penting  Hotline Polisi

: 110

 Polsekta Teluk Betung Selatan

: 481283

 Ambulans

 Polda Lampung

: 485841

 Polsekta Kedaton

: 7691110

 Polsekta Teluk Betung Barat

: 485383

 PMI

: 253452

 Polsekta Panjang

: 31383

 Kebakaran

: 113/252741

 Polsekta Sukarame

: 7624250

 Dirpolair

: 31310

 RS Abdoel Moeloek

: 702455, 703312

 PDAM

: 483855

 RS Bumi Waras

: 254589

 PLN

 ULPK BBPOM

: 123

: 254888

 RS Urip Sumoharjo

: 771322

 Gangguan PLN

 Poltabes Bandar Lampung

: 263206

: 254110

 RS Advent

: 703459

 Gangguan Telkom

: 147

 Polsekta Tanjungkarang Timur

: 253783

 RS Immanuel

: 704900

 Penerangan Telkom

: 108

 Polsekta Tanjungkarang Barat

: 255015

 RS Graha Husada

: 240000

 Pemprov Lampung

: 481166

 Polsekta Teluk Betung Utara

: 482083

 RS Bintang Amin Husada

: 273601

 Pemkot Bandar Lampung

: 252041

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

: 118

Email : haluanlampung@gmail.com


POLITIK

7

Selasa, 4 Febuari 2014

HALUAN LAMPUNG

Hari Ini Pemprov MoU Soal Dana Pilgub PEMERINTAH Provinsi Lampung hari ini, Selasa (4/1) akan melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan KPU Lampung, Bawaslu Lampung dan Polda Lampung tentang dana hibah untuk pelaksanaan pemilihan gubernur (pilgub) Lampung periode 2014-2019. Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP mengatakan, MoU merupakan prosedur penggunaan anggaran pilgub Lampung yang benar. Menurut Oedin-sapaan akrab gubernur, alokasi dana pilgub sebesar Rp145 miliar bukan hanya diperuntukan untuk KPU Lampung. Akan tetapi dana tersebut ingklude untuk pengamanan Polda Lampung Rp10 miliar, Bawaslu Lampung Rp15 miliar dan sisanya Rp120 untuk KPU Lampung.”Ini prosedur namanya. Penyerahan uang dengan KPU harus ada MoU-nya. Karena uang itu termasuk untuk keamanan dan pengawasan. Jadi teken semua,” kata Oedin usai breffing dengan pejabat eselon II dan III di Balai Keratun, Senin

(3/1). Menurut Oedin, APBD Lampung bukan semata hanya untuk KPU Lampung menyelenggaraka pilgub. Akan tetapi APBD lebih besar digunakan untuk pembangunan seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang dibutuhkan rakyat.”Bukan cuma KPU yang nunggu APBD, masyarakat juga nunggu. Tapi kan pengunaan APBD harus ada perdanya sebagai dasar hukum,” ujar dia. Oedin menyarankan KPU untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan DPRD Lampung soal jadwal pilgub. Jangan sampai penyelenggara pemilu itu membingungkan

masyarakat dengan bolak-balik menjadwalkan pelaksanaannya namun tidak terlakasana. ”Sampai salah satu calon gubernur mundur, ini salah siapa coba kita kaji bersama. Dari awal saya bilang KPU duduk bersama, janga nentukan jadwal sendiri,” jelas dia. Oedin juga mengatakan, selama ini bukan dirinya tidak mau menganggarkan pilgub 2013 lalu. Akan tetapi adanya kesepakatan Hotel Sheraton bahwa pilgub tidak digelar 2013, maka pemprov Lampung tidak menganggarkannya. “DPRD setuju, Kemendagri juga setuju. Jadi salah siapa, gubernur? Ini kan orang yang banyak omong tapi tidak tahu persoalannya sebenarnya,” tukas dia. Diketahui KPU Lampung menjadwalkan pelaksanaan pemilihan gubernur (pilgub) Lampung jilid tiga pada 27 Februari

JELASKAN MoUGubernur Lampung Sjachroedin ZP menjelaskan kepada sejumlah wartawan tentang MoU dana Hibah untuk penggunaan pilgub Lampung. foto-iwan kodrat

2014. Akan tetapi rencana ini terancam gagal lagi. Sebelumnya pilgub 2 )ktober dan 2 Desember yang dijadwalkan KPU tidak dapat terlaksana karena ketiadaan anggaran. KPU Lampung juga hingga kini belum juga bisa menggelar tes kesehatan calon gubernur (cagub) dan calon

wakil gubernur (cawagub) yang dijadwalnya berakhir pada Senin (13/1) lalu. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) periode sebelumnya, Torry Duet Irianto mengatajan, pihaknya belum mau menggelar

pemeriksaan para kandidat cagub karena masih menunggu dasar hukum pelaksanaan tes kesehatan tersebut, terkait dengan penggunaan anggaran dalam APBD. Menurut dia, dasar hukum dimaksud Perda dan Pergub APBD 2014. Setelah itu, kata dia,

baru akan melaksanakan tahapan kesehatan tersebut. “Bila ada dasar hukumnya, baru bisa dilakukan (tes kesehatan kandidat),” katanya. RSUDAM, lanjut dia, akan bekerja jika sudah ada nota kesepahaman (MoU) dana hibah

untuk KPU Lampung yang ditandatangani oleh Gubernur Lampung Sjcahroedin ZP. “Saat ini belum ada kesepakatan KPU dan gubernur, sehingga belum ada dasar hukum yang dapat dipegang,” tukas dia. HL-06

Bawaslu Tolak Pilgub Bareng Pileg Tiga Kali Tertunda Empat Raperda Disahkan Bandarlampung, HL- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung menolak wacana yang berkembang tentang pelaksaan pemilihan gubernur (pilgub) daerah ini yang bersamaan dengan pemilu legislatif, apabila pilgub kembali gagal dilaksanakan pemungutan suaranya sesuai jadwal pada 27 Februari 2014. “Wacana yang tidak masuk akal, karena secara sistem dan teknis tidak mendukung dan bisa berimplikasi buruk bagi demokrasi apabila betul-betul dilaksanakan,” kata Anggota Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, di Bandarlampung, Senin (3/2). Selain itu, lanjutnya, potensi konflik horizontal akan sangat besar apabila dilaksanakan bersamaan, dan dapat mengancam keberlangsungan hajat yang leb-

ih besar yaitu pemilu legislatif. Menurutnya, banyak potensi kericuhan apabila pilgub dan pemilu legislatif diselenggarakan serentak, karena tidak ada panambahan sumber daya manusia dan petugas yang ada harus menambah beban pekerjaan mereka dengan menambah item penghitungan. “Beban penghitungan bertambah, siapa yang bisa jamin petugas tidak khilaf memasukan angka karena `overload` tersebut” ujarnya. Mengenai jadwal pilgub yang akan diselenggarakan pada 27 Februari 2014, dia melihat adanya kemungkinan akan diadakan penjadwalan kembali untuk yang keempat kalinya, karena mustahil berlangsung apabila dengan kondisi seperti sekarang. Karena itu, dia mendesak KPU seg-

era melakukan pembicaraan dengan Pemerintah Provinsi Lampung mengenai kemungkinan terbaik, agar pemilu tetap bisa dilaksanakan sebelum pemilu legislatif. “Semua ada resikonya, mau sebelum, bersamaan, ataupun sesudah pemilu legislatif, namun hendaknya KPU bisa memutuskan yang risikonya paling kecil,” kata dia. Meski demikian, ia menegaskan, Bawaslu akan menolak apabila wacana pilgub dilaksanakan bersamaan dengan pemilu legislatif, karena akan beresiko konflik horizontal paling besar. “Pelaksanaannya akan sangat repot, jumlah maksimal pemilih dalam TPS saja berbeda, jumlah TPS berbeda, belum lagi aturan lain terkait pelaksanaannya,” tandasnya. HL-06/nt

Gunungsugih, HL- Setelah tiga kali tertunda, akhirnya DPRD Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) berhasil mengesahkan empat rancangan peraturan daerah (raperda), Senin (3/1). Tertundanya pengesahan peraturan daerah (perda) tersebut karena anggota DPRD Lamteng yang hadir dalam rapat paripurna tidak mencukupi jumlah minimal (tidak kuorum), sebagaimana diatur dalam Tata Tertib (Tatib) DPRD Lamteng. Empat Perda tersebut diantaranya, Perda tentang Pengelolan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Perda tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Pemerintah. Perda tentang Surat Izin Perdagangan. Dan Perda tentang Penyusunan dan Pengelo-

laan Program Legislasi Daerah (Prolegda). Juru bicara Badan Legislasi (Banleg) DPRD Lamteng, Kaswan Sanusi dalam sambutannya memaparkan, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pendirian Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Pemerintah Daerah, terdiri dari 12 Bab dan 30 pasal. Perda ini bertujuan memenuhi hak publik akan informasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. “Kami merekomendasi pengelolaan LPP oleh UPTD dibawah Dinas Perhubungan (Dishub), sebelum ada satuan tersendiri. Sementara pembiayaannya oleh APBD, Iklan, Sumbangan masyarakat dan lain-

lain,” Kata Kaswan. Terkait Raperda Program Legislasi Daerah (Prolegda), Kaswan juga menjelaskan bahwa Perda tersebut sebagai acuan, dalam penyusunan peraturan dengan skala prioritas. Sedangkan Perda Ijin Usaha dan Pendaftaran Kegiatan Perdagangan, hanya memuat ketentuan mengenai syarat, karena ijin usaha tidak dipungut biaya. Sementara juru bicara Pansus Raperda Pengelolaan Limbah dan Bahan Berbahaya, Natalis Sinaga menyampaikan, dengan adanya raperda itu, pengelolaan limbah dapat diawasi secara ketat, agar dapat dikelola dengan baik. Natalis juga mengatakan bahwa pengelola wajib mendapat ijin, perda sudah cukup menga-

komodasi persooalan pengelolaan limbah, mulai pelaksanaan. Bupati Lamteng A. Pairin dalam sambutannya menyampaikan, bahwa siaran Radio Pemerintah Daerah (Rapemda), yang sudah berjalan semakin jelas. Raperda ijin ini diharapkan dapat mendorong kemajuan dan kebutuhan informasi. Menanggapi empat raperda yang telah disahkan, Bupati Pairin juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD Lamteng. “Atas nama pemerintah daerah saya menyampaikan terima kasih, atas kesediaan saudara saya anggota DPRD, yang bersedia hadir mengesahkan ke empat perda ini,” ucap bupati. HLD-11

Dana Saksi Berpeluang Dibatalkan Surya Paloh Minta Dukungan Ulama Madura

Gamawan Fauzi

Jakarta, HL- Rancangan Peraturan Presiden tentang dana saksi sudah dipegang Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Namun, meski draf Perpres sudah jadi, rencana dana saksi bisa saja dibatalkan karena polemik yang terjadi di antara partai-partai politik. “Saya cenderung pertimbangkan kalau begitu (partai masih ada yang menolak). Kami

cenderung harus sepakat semuanya,” ujar Gamawan di Kompleks Parlemen, Senin (3/2). Gamawan menuturkan, sudah menerima draf Perpres dana politik. Namun, dia belum sempat membacanya. Dia menyatakan draf Perpres itu baru akan dibahas esok hari dengan jajaran Kementerian Dalam Negeri. Presiden Susilo Bambang Yudhoy-

ono pun belum mengetahui soal dana politik ini. “Belum saya laporkan ini. Kan baru masuk ketika kita bahas dengan Menko dan Komisi II tapi kita mendengar banyak pendapat setuju dan tidak setuju,” ucap Gamawan. Sebelumnya, Kementerian Keuangan telah menyetujui anggaran pengawasan pemilu legislatif kepada Bawaslu sebesar Rp1,5 triliun. Dari jumlah itu, Rp800 miliar untuk pembiayaan pengawasan pemilu. Adapun Rp700 miliar untuk pembiayaan saksi partai politik pada saat hari pemungutan suara. Setiap saksi nantinya akan dibayar Rp 100.000. Akan tetapi, rencana pemberian dana saksi parpol ini akhirnya ditunda setelah sejumlah partai masih berbeda pandangan soal asal-usul dana. Selain itu, mekanisme dan regulasinya juga belum jelas. Partai peserta pemilu yang menolak dana saksi itu yakni PDI Perjuangan dan Partai Nasdem. HL-06/nt

PDI-P tak Mau Didikte Soal Koalisi Jakarta, HL-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan masih fokus dalam mencapai kemenangan pada Pemilu Legislatif 2014. PDI-P menargetkan bisa mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden tanpa harus didikte oleh rekan koalisi. Demikian disampaikan Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan, Arif Wibowo, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/2). “Kami konsentrasi untuk memenangkan pileg biar tidak tersandera seperti Pemilu 2009. Kurang 3 persen saja terpaksa koalisi,” ujar Arif. Arif mengatakan, PDI-P bukannya tidak mau berkoalisi.

Namun, partainya tidak mau terkekang saat menentukan partai koalisi. “Kalau kami menang mandiri, maka kami bebas. Begitu kami kurang suara, nanti kami didikte,” ucap Arif. Wakil Ketua Komisi II DPR tersebut mencontohkan, pada Pemilu 2009, PDI-P mengalami peristiwa pahit saat harus berkoalisi. Menurut Arif, saat itu PDIP didikte oleh koalisi. Seperti diketahui, pada Pemilu 2009, PDI-P berkoalisi dengan Partai Gerindra dengan mengusung duet Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto. “Pada tahun 2009 lalu, kami didiktenya macam,” ucap Arif.

Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyarankan Partai Golkar dan PDI-P melakukan koalisi di pemerintahan selanjutnya. Saran tersebut merujuk pada hasil survei terakhir LSI. Berdasarkan survei terakhir LSI, elektabilitas antara Partai Golkar dan PDI-P bersaing ketat dengan perolehan suara 18,3 persen dan 18,2 persen. Golkar dan PDI-P, menurut LSI, akan sangat kuat jika berkoalisi. Mereka hanya membutuhkan koalisi dengan satu partai papan tengah untuk menguasai lebih dari 50 persen suara di legislatif.HL-06/nt

Bangkalan, HL- Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh bertemu dengan para ulama se-Madura di Pondok Pesantren Syaichona Cholil, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (3/ 2), dan meminta untuk mendukung partainya dalam Pemilu 2014. Surya Paloh mengatakan bahwa dukungan dari masyarakat Madura sangat penting bagi perjuangan Partai NasDem pada pemilu mendatang. “Kami mengharapkan dukungan dari masyarakat Madura dengan empat kabupaten yang ada. Target kami paling tidak dua kursi DPR RI dari sini,” ujarnya. Bos Media Grup ini mengakui gagasan atau landasan pemikiran Partai Nasdem diadopsi dari pemikiran pendiri Pondok Pesantren Syaichona Cholil, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. “Konsisten dengan semangat kebangsaan dan pluralisme atau keanekaragaman itulah pemikiran besar pendiri pesantren ini. Inilah yang memberikan inspirasi NasDem yang

Surya Paloh

menyongsong Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia. NasDem akan menjalankan apa yang belum tercapai dari Kyai Sya-

ichona Cholil,” tutur Surya. NasDem, kata Surya, terus memperjuangan gagasan pemikiran Syaichona dan memperjuangkan cin-

ta bangsa melalui Gerakan Perubahan. “Cinta kebangsaan harus diperjuangkan dan dipertahankan,” ujarnya. HL-06/nt

Disurvei Rendah, PKS Optimis Masuk Parlemen Jakarta, HL- Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali tetap mengapresiasi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyebut bahwa partainya terancam tidak lolos ke parlemen periode 2014-2019. Mardani mengaku bahwa pihaknya akan menjadikan hasil survei itu sebagai masukan yang obyektif. Dalam survei terakhir LSI per Januari 2014, ada empat parpol yang terancam tak lolos ambang batas Parlemen sebesar 3,5 persen. Keempat par-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

pol itu yakni PKS (2,2 persen), Nasdem (2 persen), PBB (0,7 persen), dan PKPI (0,5 persen). Namun, menurut Mardani, survei LSI itu serupa dengan survei pada pemilu sebelumnya. Menjelang Pemilu Legislatif 2004 dan 2009, kata dia, PKS diprediksi hanya mendapatkan sekitar 2 persen suara oleh banyak lembaga survei. “Kita selalu disurvei rendah. Tapi kenyataannya di 2004 kita bisa mendapatkan 7,4 persen, di 2009 kita bisa mendapatkan

7,8 persen,” kata Mardani, Senin (3/2). Hal tersebut, menurutnya, bisa terjadi karena PKS memiliki militansi kader yang kuat. Soliditas para kader itu juga terus terjaga dengan baik hingga pemilu legislatif dilangsungkan. “Jadi kita tetap optimis untuk lolos meskipun hasil survei menyebutkan demikian,” lanjut Mardani. Meskipun menerima dengan lapang dada, tetapi Mardani juga mempertanyakan hasil

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

survei LSI. Pasalnya, survei lain banyak menyebutkan bahwa elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan lebih tinggi dari Partai Golkar. Sementara hasil survei LSI menunjukkan bahwa Golkar unggul tipis dari PDI-P. Golkar mendapatkan suara 18,3 persen dan PDI-P mendapatkan suara 18,2 persen. “Jujur ada pertanyaan besar, kok Golkar (yang menang). Publik berhak untuk bertanya, dan publik menggugat,” pungkasnya. HL-06/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

8

Selasa, 4 Februari 2014

HALUAN LAMPUNG

Residivis Kambuhan Kembali di Tangkap Bandarlampung,HL- Agus Syahri, 36 tahun, warga Jalan Raya Pinang Jaya Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling Bandarlampung, ditangkap anggota Satuan Narkoba Polresta Bandarlampung, saat bertransaksi narkoba dirumahnya pada Senin (3/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Ditangkapnya tersangka bermula dari informasi masyarakat yang resah karena sering melihat transaksi dan pesta narkotika. Setelah mendapatkan informasi tersebut petugas langsung ke tempat kejadian perkara (TKP), dengan cara melakukan pembelian secara terselubung (under cover buy) Menurut pengakuan tersangka Agus Syahri, shabu-shabu itu didapat dari rekannya berinisial YD (DPO) seharga Rp 10.500.000,- perpaket besar. Barang haram tersebut kemudian dijual kembali seharga Rp12.500.000,-. Tersangka merupakan residivis yang pernah di tangkap

dan pernah menjalani hukuman selama satu tahun di Lapas Way Hui, Bandarlampung Pada tahun 2009 dengan kasus yang sama. “Saya nekat berbisnis shabushabu, Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari karena tidak memiliki pekerjaan yang tetap, sebab itu saya berbisnis shab u- shabu,” Ungkap Agus Syahri. Kasat Narkoba Polresta Bandarlampung , Komisaris Polisi, Sunaryoto mengatakan, telah mengamankan tersangka berikut satu paket sedang shabu, tiga buah unit timbangan digital, satu buah pipet,tersangka dan barang bukti telah diamankan di mapolresta Bandarlamping. Sementara tersangka berinisial YD, masih dalam pengejaran petugas. “Akibat perbuatannya, tersangka Agus Syahri akan di kenai pasal 112 Jo pasal 114 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukumannya selama 20 tahun penjara.” Ungkap Sunaryoto. HL-05/HL-14

Notaris Lakukan Penipuan Tanah

Korban Rugi Rp284 Juta

UNGKAP KASUS : Direktorat Polisi Air Polda Lampung menangkap dua orang tersangka pencurian gear box dan dinamo milik PT Central Pertiwi Bahari (CPB). Tampak, Dirpolair Polda Lampung Kombes Pol Edion, sedang menunjukkan barang bukti pencurian.

Tuntutan JPU Ringan, Keluarga Tidak Puas Ahmad Satria : Tidak Ada Etikat Baik Pelaku dan Keluarga KELUARGA korban belum puas atas tuntutan ringan 3 tahun dan 6 bulan penjara terhadap Fernando Robin Aditya, terdakwa kasus pembakaran rumah Kasi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan (Diskes) Pringsewu Ahmad Satria. Pasalnya, tidak ada etikat baik dan permohonan maaf dari pelaku dan keluarganya.

Tulang Bawang, HL-Amran SH. seorang Notaris, Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT) yang berkantor di bilangan Terminal Menggala, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) dilaporkan ke Kepolisian Resort (Polres) Tulang Bawang. Hal ini dijelaskan oleh Bandarsyah Husin (67), warga RT.01/02 Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung sebagai Pelapor saat ditemui di Kantor Reskrim Polres setempat pada (3/2) Senin pagi kemarin. Kedatangan Pelapor Bandarsyah Husin ke Reskrim Tuba, menurutnya untuk mengecek Laporannya kepada Penyidik Polres Tuba atas Tindak Pidana Penipuan dan Penyerobotan Tanah yang dilakukan oleh Deni Priamawan, seorang Pengusaha Dealer Honda dan Amran, SH. seorang Notaris dan PPAT. Lebih jauh menurut Bandarsyah Husin, laporan Pengaduan atas kedua terlapor ini dilakukannya lebih dari sebulan yang lalu dengan Laporan Polisi nomor : LP/562/XII/ 2013 tanggal 31 Desember 2013. Sementara kronologis ter-

jadinya Penipuan yang mengakibatkan kerugian puluhan juta ini, menurut Bandarsyah berawal dari transaksi penjualan Ruko miliknya yang dibeli oleh Deni Priamawan dihadapan Notaris/ PPAT. Amran, SH. senilai Rp. 2,5 Milyar. Dari pembayaran Rp. 2,5 Milyar tersebut, Notaris Amran, SH. melakukan memotong sebesar Rp. 115 juta untuk pembayaran Pajak PPH atau sebesar 5% dari nilai transaksi. Namun lanjut Bandarsyah, setelah dirinya mengecek ke Dispeda Tuba, ternyata PPH dari transaksi tersebut hanya disetorkan sebesar Rp. 31 juta; Dengan demikiian dirinya dirugikan sebesar Rp. 84 juta-an. Sementara untuk urusan tanah, pihaknya menghibahkan tanah seluas 5 x 11 meter kepada Pembeli Rukonya untuk digunakan sebagai jalan masuk, ternyata tanah tersebut telah dibuatkan Akte Jual Beli (AJB) oleh Deni Priamawan, dengan kejadian ini dirinya dirugikan Rp. 200 jutaan. “Jadi total kerugian saya sebesar Rp. 284 juta. Saya minta tolong supaya kasus ini dikawal sampai ke meja hijau.” Ujar Bandarsyah Husin. HL-05/HLD-14

Fernando Robin Aditya

“Kami belum puas atas tuntutan ringan dari Jaksa. Sebab, tidak ada etikat baik dan permintaan maaf baik dari pelaku maupun dari keluarganya,” ujar korban Ahmad Satria, kepada Haluan Lampung, usai persidangan pembacaan pembelaan (pledoi) ter-

Mesuji, HL-Sebanyak 50 lembar akte kelahiran palsu ditemukan beredar di Kabupaten Mesuji. Akibatnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Capil) Mesuji yang merasa kecolongan tersebut langsung melapor kepolisi. Sekertaris Disdukcapil Mesuji Drs. Sobirin, mengatakan, terdapat sebanyak 50 lembar akte kelahiran palsu yang telah ditemukan dan ini beredar ditenggahtenggah masyarakat Desa Sumber Makmur SP12. “Kami mengetahui adanya akte kelahiran palsu sebanyak 50 lembar. Nomor induk yang sama serta kertas yang digunakan/

blangko tidak sesuai dengan milik Disdukcapil. Persoalan ini tentunya sudah kita laporkan kepihak kepolisian untuk ditindak lanjuti, “jelas Sobirin kemarin. Dikatakannya, ditemukannya akte kelahiran palsu ini setelah masyarakat atas nama Kasno dan kawan-kawannya mendatangi dirinya didinas dengan tujuan menanyakan tentang akte kelahiran masyarakat Desa Sumber Makmur apakah asli atau palsu, namun angka terkejutnya setelah dilihat ternyata akte tersebut palsu dengan berciri khas hasil scening komputer. Sementara itu, Kepala Dinas

Ahmad Efendi (23). “Mereka diamankan di salah satu kontrakan di Jalan Penitis, Kelurahan Tanjung Aman, Kotabumi Selatan, Lampung Utara,” katanya. Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa 1 set kartu domino, 1 HP, dan uang tunai Rp 310 ribu. “Saat ini tersangka berikut barang bukti sudah diamankan di Polres Lampung Utara,” jelas Kanit Buser Polres Lampung Utara, Ipda Andri Gustami, Senin (3/1). Selain barang bukti tersebut, korps baju cokelat ini juga menemukan 5 plastik bekas sabu, 1 unit alat penghisap (bong), satu korek gas, dan tiga pirek. “Masih dilakukan penyelidikan atas kepemilikan narkoba itu,” bebernya. HL-05/nt

orang tua saya. Saya pasrah,” ujarnya dihadapan Ketua Majelis Hakim Ahmad Suhel, yang memimpin persidangan. “Perbuatan kami membahayakan orang. Nanti, kamu pertanggung jawabkan di dalam penjara,” ujar Hakim Ahmad Suhel. Sidang pembacaan putusan terdakwa ditunda satu pekan mendatang. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wahyu Agus Pratekta, SH menyatakan terdakwa Fernando Robin Aditya terbukti bersalah melakukan pembakaran rumah. “Fernando terbukti melanggar pasal 187 ke-2 KUHP,” ujarnya. HL-05

Caleg Lampura Dipolisikan atas Penipuan PNS

AWAS!!! Akte Kelahiran Palsu Beredar di Mesuji Disdukcapil, Mesuji M. Rum’ija berharap pihak kepolisian agar dapat segera menindak tegas pelakunya. Sebab, bila dibiarkan akan berdampak buruk bagi masyarakat mesuji itu sendiri dengan menyebar luas akte kelahiran palsu dengan hasil scening computer dengan tahaun pembuatan 2013 ditandatangani Mantan Kadisdukcapil terdahulu. Padahal, saya menjabat sejak tahun 2012,” tegasnya. Dia menambahkan, akte tersebut dibuat pada tahun 2013, dengan bertanda tangan atas nama Kepala Disdukcapil Syarkoti. HL-05/HLD-23

Pulangkan Sebagian Uang Korupsi Kerugian Negara Rp 55,6 Juta

Buser Lampura Ringkus 6 Penjudi Kotabumi, HL-Jajaran Polres Lampung Utara berhasil mencokok enam orang yang kedapatan sedang bermain judi di kontrakan di Jalan Penitis, Kelurahan Tanjung Aman, Kotabumi Selatan, Lampura, Minggu (2/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Kanit Buser Ipda Andri Gustami membenarkan pengamanan terhadap pelaku judi tersebut. Pelaku adalah Roma Saputra bin Maliki (23), Redi Candra bin Sudirman (23), Sabki bin Muslim, dan Dedi Irawan bin Sudirman(18). Keempatnya warga Jalan Penitis, Tanjung Aman, Kotabumi Selatan, Lampung Utara. Selanjutnya Iyon Saputra bin Ibrohim (25) Desa Banjar Ratu, Way Pengubuan, Lamteng, kemudian Joni Putra bin

dakwa Fernando di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (3/ 2). Ahmad menjelaskan pelaku telah menghancurkan harta benda mobil, rumah dan motor milik negara . Negara juga menuntut pergantian.

“Perbuatan pelaku juga membahayakan korban jiwa keluarga dan trauma yang mendalam bagi keluarga anak dan istri,” pungkasnya. Untuk itu, Ahmad meminta majelis hakim yang menyidangkan perkara ini dapat memvonis pelaku dengan seberat beratnya sehingga tidak mencederai rasa keadilan. “Saya minta pelaku divonis berat karena sudah melakukan percobaan perencanaan pembunuhan,” tegasnya. Sementara itu, terdakwa Fernando yang duduk di kursi pesakitan dalam pembelaannya meminta maaf sama keluarganya. “Saya minta maaf sama kedua

Bandarlampung, HL-Sidang pembacaan tuntutan Kadi Kuswoyo (48), mantan Kasubag Penyimpanan dan Distribusi Bagian Perlengkapan Sekretariat Pemerintah Kota Bandar Lampung, kembali batal. Penundaan yang kedua kali terdakwa korupsi penjualan atau penghapusan 24 randis operasional tahun 2011, karena terdakwa baru mengembalikan. Jaksa penuntut umum Elis Mustika pada sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (3/2/2014), mengatakan pe-

nundaan itu lantaran Kadi baru mengembalikan uang kerugian negara pada hari tersebut. “Kami (JPU) meminta penundaan pembacaan tuntutan karena harus melaporkan adanya pengembalian kerugian negara ini ke pimpinan (Kejari Bandar Lampung),” ungkap JPU Elis. Atas pengembalian kerugian negara itu, ketua majelis hakim Eko langsung meminta panitera membuat berita acaranya, dan majelis hakim memutuskan sidang ditunda hingga Kamis (6/2/2014) mendatang.

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Dalam persidangan, Kadi melalui penasihat hukumnya, Dina Adhreni, mengembalikan uang kerugian negara Rp 55,6 juta ke JPU Elis Mustika. Uang kerugian negara yang dikembalikan itu hanya sebagaian dari jumlah keseluruhan kerugian negara Rp 165,1 juta atas perkara tersebut. Sementara itu, Dina menjelaskan pengembalian kerugian negara Rp 55,6 juta sesuai dengan kemampuan Kadi. “Kalau inginnya semuanya dikembalikan, namun Pak Kadi hanya mampu segitu,” ungkap Dina. Dengan pengembalian kerugian negara tersebut, lanjut Dina, diharapkan dapat menjadi hal yang meringankan bagi JPU dalam menentukan tuntutan terhadap Kadi.“Selain itu kami juga berharap juga dapat dipertimbangkan majelis hakim sebagai hal yang meringankan. Karena Pak Kadi sudah memiliki iktikad baik memulangkan uang kerugian negara dalam perkara,” jelasya. HL-05

Drs. Fathoni menunjukan bukti-bukti penipuan yang dilakukan oleh Evi Susila Foto : Anderson

Bandarlampung, HL-Calon Anggota Legislatif (Caleg) Lampung Utara, Evi Susina (52) dilaporkan ke Polresta Bandarlampung atas dugaan kasus penipuan sebesar Rp10 juta milik Drs. Fathoni Warga Jalan Panglima Polim, Gg Randu Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung. “Saya datang untuk melaporkan kasus penipuan yang dilakukan Evi Susanti, Caleg di Kabupaten Lampung Utara yang menipu saya sebesar Rp10 juta,” ujar Fathoni, kepada wartawan usai melapor di Polresta Bandarlampung, Senin (3/2). Korban, melaporkan Evi Susina (52) Warga Jalan Barokah, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung dengan nomor kasus: LP/B/424/II/2014/LPG/RESTA BALAM tetanggal 03 Februari

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

2014 yang diterima KSPT III Ipda Evi Trianti, SH. Menurut Fathoni, korban kasus penipuan yang dilakukan Evi (mantan istrinya-red) terhadap dirinya berada di Jalan Laksamana Malahayati (Bank Mandiri) Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandarlampung. “Awalnya kami menjual harta gono-gini milik saya atas nama dia. Hasil penjualan harta gono gini sebesar Rp300 semua diambil olehnya. Selain itu, dia juga mempermalukan saya dengan mengatakan selama ini dirinya hanya numpang saja,” pungkasnya. “Saya diberikan cek kosong sebesar Rp10 juta,” imbunya, usai menjalani pemeriksaan diruang Unit Tipikor Polresta Bandarlampung. ”Saya minta polisi mengusut kasus ini sampai tuntas,” kata Fathoni. HL-05

Email : haluanlampung@gmail.com


PENDIDIKAN

9

Selasa, 4 Februari 2014

HALUAN LAMPUNG

Universitas Lampung Kerjasama Internasional

KERJASAMA- Dekan FEB Unila Prof. Dr Satria Bangsawan membuat jalinan kerjasama dengan Faculty of Economics and Management Universiti Kebangsaan Malaysia (FEM UKM) yang diresmikan dengan penandatanganan Letter of Intent dan dihadiri rombongan FEB Unila, sebanyak 19 orang mahasiswa Kelas Bilingual, Ketua Jurusan Manajemen, serta pengelola Program Internasional FEB Unila. foto Awaluddin

MKKS SMA ke Kota Malang Dalam Rangka Study Banding Ketua FMGI Nilai Pemborosan BESOK (hari ini-red) 4 hingga 8 Februari 2014 mendatang, para Kepala Sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA- Bandarlampung, akan mengadakan perjalanan (tour) ke Pulau Jawa dengan sasaran utama adalah kota Malang. “Perjalanan lima hari itu dikemas dengan nama ‘Study Banding dan Orientasi Pelaksanaan Kurikulum 2013’ dengan melihat implementasi kurikulum baru itu di salah satu atau beberapa sekolah di sana,” ungkap Ketua MKKS SMA Bandarlampung, Drs Sobirin M.Pd saat ditemui diruang kerjanya, Senin (3/2) kemarin. Tujuan Study Banding tersebut guna pembelajaran dan mengelola pendidikan yang diprogramkan disekolah disana,

dan selaku kepala sekolah akan membuat perbandingan ini guna mengikuti program yang lebih baik lagi. Sekalipun Study Banding merupakan program MKKS SMA Bandarlampung, tetap saja nuansa berjalan- jalannya seolah-olah lebih kental dari pada niat ingin belajar itu sendiri. Sementara Ketua FMGI Lampung, Aswandi Berawi, menilai kegiatan tersebut merupakan pemborosan, dari luar,

Sosialisasi Peran Komite Guna tingkatkan Mutu Pendidikan

SOSIALISASI- Guna menjalin kerjasama dalam meningkatkan mutu pendidikan dan operasional sekolah, Komite Sekolah SMAN 9 Bandarlampung, mengikuti sosialisasi dengan pembicara Kabid Dikdas Dinas Pendidikan kota Bandarlampung Drs. Tatang Setiadi, di ruang Perpustakaan SMAN 9 Bandarlampung. foto Awaluddin

Bandarlampung, HL- Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan di luar sekolah (Kepmendiknas nomor: 044/U/2002). Hal tersebut dikatakan, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan kota Bandarlampung Drs. Tatang Setiadi saat memberikan sosialisasi tentang peran komite sekolah di ruang Perpustakaan SMAN 9 Bandarlampung, Senin ( 3/2). Lebih lanjut dikatakannya, tujuan pembentukan Komite Sekolah Mewadahi dan menyalurkan aspirasi serta prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di satuan pendidikan. Meningkatkan tanggung jawab dan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan. Menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu di satuan pen-

didikan (Kepmendiknas nomor: 044/U/2002). Hal senada dikatakan, Ketua komite SMAN 9 Bandarlampung Dr. Ayi Ahadiyat M.M, bahwa fungsi komite juga sebagai pemberi pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan dan pelaksanan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan. Komite juga harus mendukung (supporting agency), baik yang berwujud finansial, pemikiran, maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan. Menurut Ayi, peran komite juga sebagai pengontrol (controlling agency) dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan. Ayi juga menambahkan bahwa komite disekolah sebagai mediator antara pemerintah (eksekutif) dengan masyarakat di satuan pendidikan. “Guna meningkatkan Mutu dalam konteks “hasil” pendidikan mengacu pada prestasi yang dicapai oleh sekolah pada setiap kurun waktu tertentu,” ujar Ayi usai mengikuti Sosialisasi peran komite sekolah, Senin (3/2) kemarin. HL-04/10.

pasti akan disimpulkan oleh masyarakat bahwa perjalanan yang memakan biaya transport sekitar Rp 3.850.000 ini dianggap sekedar berlibur saja. “Padahal ditambah biaya makan, minum dan lain-lain, jelas biayanya akan lumayan besar. Dan jika biaya itu sampai menggunakan anggaran yang tidak tepat maka akan dapat merugikan sekolah dan diri Kepala Sekolah itu sendiri,” tegas Aswandi. Pertanyaannya, masih kata Aswandi, dari rencana study

tour, study comparative atau apalah namanya adalah, apakah perjalanan ini bermanfaat untuk sekolah yang dipimpin? Sebagai Kepala Sekolah, kewajiban untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah masing- masing adalah harga mati yang tidak dapat ditawar-tawar. Misi utama mengantarkan peserta didik di sekolah masingmasing menjadi manusia yang mampu mandiri, cerdas dan berakhlak dengan pendidikan bermutu adalah sasaran utama setiap sekolah yang dipimpin. “Akankah perjalanan ini mampu membantu mewujudkan misi itu? Inilah kata kunci yang harus menjadi dasar perjalanan ini,” sindir Aswandi lagi. Menurutnya, Selama perjalanan yang tidak gratis itu memang berguna untuk kemajuan sekolah, akan tetapi, apa-

kah ini bukan pemborosan, dan ini salah satu yang perlu dicermati oleh masyarakat guna evaluasi para kepala sekolah yang sedang mengikuti Study Banding ke daerah jawa. Terkait hal tersebut, Sobirin mengatakan bahwa kegiatan Study Banding yang dilaksanakan tidak menggunakan dana sekolah tetap menggunakan dana pribadi. “Jadi tidak perlu dikhawatirkan. Bahwa Kepala Sekolah yang melaksanakan kegiatan ini bukan semata-mata jalan-jalan tetapi mempunyai misi yang jelas maksud dan tujuannya adalah untuk peningkatan mutu pendidikan yang ada di sekolah masing-masing, terutama dilingkungan sekolah yang mendapat amanah guna penggembangan,” timpal Sobirin. HL-04/10.

Tingkatkan Prestasi Seni Budaya SMPN 19 Beri Pelatihan Siswa Bandarlampung, HL- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 19 Bandarlampung, berupaya meningkatkan prestasi berbagai kegiatan diantaranya, seni budaya dengan melakukan Pengembangan Diri Seni Budaya (PDSB) melalui pembinaan sejak duduk dibangku kelas 7, “Dengan adanya peningkatan prestasi tersebut, diharapkan bisa membawa nama harum Kota Kudus di kejuaraan tingkat regional maupun nasional,” kata Guru Seni dan Budaya Mega Eliyana. S.Pd, saat memberikan pelatihan kepada siswa kelas 8, di halaman sekolah, Senin (3/2) ke-

marin. Ia mengakui prestasi yang ditorehkan sejumlah siswa di sekolahya, semakin meningkat setiap tahun. Hal itu, kata dia, dibuktikan dengan banyaknya siswa yang mencatatkan diri di berbagai kejuaraan tingkat kota maupun provinsi. Untuk menunjang target peningkatan prestasi sejumlah siswa yang mengikuti seni dan budaya , katanya, harus diimbangi pula dengan pembinaan secara matang sehingga saat tampil untuk mengikuti lomba, para siswa sudah siap untuk mengikutinya.

Ia berharap para siswa dan pelatih terus meningkatkan prestasinya dengan berlatih giat dan tidak kenal menyerah. “Target pencapaian juga harus selalu ditingkatkan. Kita juga harus punya mental baja dan semangat untuk maju dan tingkat sportivitas yang tinggi,” katanya. Dengan dukungan pihak sekolah dan orangtua, dia yakin, prestasi siswa dapat ditingkatan melalui bidang prestasi Seni dan Budaya, “Kami juga akan berupaya meningkatkan dana pembinaan terhadap siswa maupun pendamping guru seni lainnya,” katanya. HL-04/10

IBI Kembali Menangkan Kompotisi Sebanyak Tujuh Hibah Dimenangkan

Bandarlampung, HL- Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya Lampung, kembali berhasil memenangkan tujuh hibah kompetisi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud. Tujuh penelitian tersebut dari tiga kategori, yakni kategori Program Pengabdian Masyarakat (PPM), kategori Penelitian Kompetitif Nasional dan Penelitian Desentralisasi, dan kategori Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan, kata Rektor IBI Darmajaya, Dr Andi Desfiandi, SE, MA, di Kampus IBI Darmajaya, Senin (3 /2).

Dia menjelaskan, penerima hibah untuk kategori PPM dimenangkan tiga dosen, yakni Sushanty Saleh dengan judul “Pengembangan Kelompok Usaha Perajin Lidi di Desa Jati Baru Kecamatan Tanjung Bintang”, lalu Deli Maria dengan judul “IBM Komputer Akuntansi Bagi Kemandirian Gapoktan Penerima PUAP Lampung Selatan”, dan penelitian Citrawati Jatiningrum berjudul “Pelatihan Perempuan Pedesaan Dalam Bidang Usaha Kerajinan Sulam Usus Bandarlampung”.

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Sedangkan penerima hibah penelitian kompetitif nasional dan penelitian desentralisasi, yakni Dr Anuar Sanusi dengan judul penelitian “Desain Model Pemberdayaan Perubahan Manajemen Tata Kelola Perguruan Tinggi Berbasis Mutu di Bandarlampung” IBI Darmajaya juga menerima hibah penelitian lanjutan, yakni Dr Suhendro Yusuf Irianto dengan judul “Image Retrieval Berbasis Citra Wajah dan Posisi/Gerakan Anggota Tubuh untuk Mengetahui Kondisi Kejiwaan Manusia”, serta penelitian Nisar Zaidal, MKom berjudul “Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi Real Time Menggunakan Geomagnetism dan Total Electron Content dengan Fuzzy Logie di Lampung”. “Sedangkan penerima hibah PKM Kewirausahaan diterima oleh mahasiswa IBI Darmajaya, Deni Hari Setiawan, dengan judul “Penelitian Pemanfaatan Singkong Sebagai Bahan Utama Pembuatan ‘Si Ovi’ Singkong Onigiri Variasi,” kata Andi pula. HL-04/10.

Bandarlampung, HL- Jejaring kerjasama antar perguruan tinggi sebagai penghasil ilmu pengetahuan dan teknologi terkini mutlak diperluas dan diperkuat. Itu juga untuk untuk menyikapi tantangan global pendidikan. Begitulah, tak putus dilakukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FB Unila). “Kami baru saja membuat jalinan kerjasama dengan Faculty of Economics and Management Universiti Kebangsaan Malaysia (FEM UKM),” ungkap, Dekan FEB Unila Prof. Dr Satria Bangsawan, saat ditemui di Rektorat Unila, Senin (3/2) kemarin. “Adapun jalinan kerjasama tersebut diresmikan dengan penandatanganan Letter of Intent. Dengan dihadiri rombongan FEB Unila, sebanyak 19 orang mahasiswa Kelas Bilingual, Ketua Jurusan Manajemen, serta pengelola Program Internasional FEB Unila,” ujarnya. Acara yang dilaksanakan di Bangi, Selangor tersebut, kedua pihak sepakat untuk mengagendakan riset dan publika-

si, serta pertukaran mahasiswa, staff dan dosen serta transfer nilai akademis sebagai janji kerjasama. Terangnya. Sementara Kamis (23/1) lalu, juga disepakati kedua institusi akan melakukan semua program. Menurut Satria Bangsawan Kunjunganya ke FEM UKM ini bagian dari studi ekskursi di luar negeri ( International Field Study) untuk mahasiswa Kelas Bilingual FEB Unila. Mereka mengikuti perkuliahan umum dari Prof.Dr. Noor Ghani dan professor lainnya FEM UKM. Mereka juga mengunjungi negara Singapura, yaitu ke perusahaan New Water Company yang merupakan pengelola air bersih untuk rakyat Singapura. “Kunjungan itu untuk mengetahui bagaimana manajemen strategi perusahaan dalam menopang ketersedian air bersih negaranya,” ujarnya lagi, seraya mengharapkan, kedepan dengan kerjasama ini akan berkembangnya inspirasi dan inovasi ilmu dari studi banding untuk kelas yang dipersiapkan menjadi kelas internasional di FEB Unila. HL-04/10.

SMAN 3 Kotabumi Target 100% Bagi Kelulusan Siswa Dalam UN

Kotabumi, HL- Menghadapi Ujian Nasional (UN) pada bulan April 2014 mendatang, SMAN 3 Kotabumi, sudah mempersiapakan siswa/I nya untuk ikut UN dengan target 100 persen lulus. Hal ini dikemukakan oleh Kepala sekolah SMAN 3 kotabumi Hj. Ruslini saat didatangi disekolah kemarin. ”Untuk persiapan UN nanti kami (pihak sekolah) sudah memberikan pelajaran tambahan bagi para siswa yakni dengan mengadakan les setelah pulang sekolah, agar mereka saat mengikuti UN nanti sudah benar-benar siap 100 persen,” ujarnya, kemarin (03/02). Hj. Ruslini menjelaskan, Sekolah sudah berusaha untuk memenuhi kebutuhan para siswanya dalam menghadapi UN nanti dengan cara memeberikan soal-soal . Selain itu kami juga memberikan pinjaman buku untuk para siswa kelas XII. Satu buku untuk dua orang siswa karena jumlahnya terbatas. jadi mereka bisa bergantian untuk belajar. “Para siswa tidak perlu membeli buku lagi karena di sekolah sudah kita berikan pinjaman buku untukmereka belajar,” kata dia. Ia menjelaskan, bila menyangkut pembiayaan pungutan soal les pihak sekolah kali

ini berusaha untuk memberikan keleluasaan pada siswa agar konsentrasi dalam belajarnya tidak terganggu. ”Kalau biasanya untuk les itu dibebankan kemurit, tahun ini Alhamdulillah tidak lagi. Kami pihak sekolah sudah berusaha memberikan yang terbaik bagi siswa/ i soal pinjaman terkait buku yang biasanya dibebankan kemurit kini mereka tidak harus bayar lagi, kita ambil anggaran dari dana komite, kan ada juga yang dari dana bos yang kita alokasikan ke persiapan Ujian Nasional tersebut,” katanya. Sementara itu Raden Hamdi ketua osis sekolah tersebut menerangkan, Dia berharap mudah-mudahan Seluruh siswa SMAN 3 Kotabumi bisa lulus 100 persen seperti tahun kemarin 2013. Karena melihat kakak tingkat sudah belajar semaksimal mungkin. “Mudah-mudahan seluruh siswa kelas XII bisa lulus semua,” harapnya. Sementara Yuko (XII Ipa 1) siwa lainnya mengatakan, dirinya sangat senang dengan diadakannya les tambahan dari sekolah selain itu para siswa juga diberikan buku pinjaman. “alhamdulillah sedikit banyak sekolah sudah membantu para siswanya untuk menghadapai UN nanti,” tukasnya. HLD-04/18

SDN 3 Siap Hadapi US Sekolah Berikan Les Tambahan Bandarlampung, HL- Terkait penghapusan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD), pihak sekolah telah siap untuk melakukan Ujian Sekolah (US) untuk mengevaluasi siswa ke jenjang yang lebih tinggi yakni, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kepala SDN 3 Labuhan Ratu Bandarlampung, Farida mengatakan, sebanyak 72 siswa kelas VI siap menghadapi US yang akan diadakan pada bulan Mei 2013 yang akan datang “Dalam menghadapi US pihak sekolah telah memberikan las tambahan kepada murid, agar saat ujian mereka tidak canggung dalam pengisian soal yang dihadapinya nanti,” katanya, Senin (3/2). Ia menambahkan, saat ini para guru telah siap dalam menghadapi US dan penilaian untuk kelulusan mutlak dari

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

guru kelas. Jadi dari pihak orang tua siswa tak lagi terlalu khawatir dengan kelulusan putra-putrinya. “Tak hanya memberikan pelajaran tambahan, pihak sekolah pun menganjurkan jika siswasiswinya mengikuti bimbingan belajar (Bimbel) diluar sekolah, ” ungkapnya. Lanjutnya, US yang akan dilaksanakan pada tanggal 05 Mei nanti tercatat sebanyak 72 siswa, sejak awal didaftarkan tak ada siswa maupun siswinya yang keluar ataupun mengundurkan diri. “Penghapusan UN ini digantikan dengan US sangat setuju agar untuk penilaian mutlak dinilai oleh sekolah, agar dapat mengetahui prestasi siswa sudah sejauh mana tingkat prestasi siswa selama ia menimba ilmu di bangku sekolah,” ujarnya. HL-04/10.

Email : haluanlampung@gmail.com


Selasa, 4 Februari 2014

Indonesian Super League (ISL)

Persebaya Terancam Denda Sport,HL-Baru menjalani pertandingan pertama di ISL, Persebaya Surabaya sudah terancam hukuman. Karena pendukungnya menyalakan kembang api di dalam stadion, mereka bisa didenda. Persebaya meraih kemenangan 2-1 saat menjamu Mitra Kukar di Stadion Gelora Bung Tomo pada di laga perdana ISL 2014. Dalam laga tersebut suporter Persebaya terlihat menyalakan kembang api di tribun penonton untuk merayakan kemenangan yang diraih timnya. Padahal aturan PT. Liga Indonesia untuk musim 2014 ini melarang keberadaan flare, bom asap dan sejenisnya masuk ke dalam stadion. “Kami ada catatan soal pertandingan (Persebaya Surabaya vs Mitra Kukar) kemarin, karena ini ada kaitannya dengan flare. Dan ini sudah melanggar kedisiplinan,” ujar Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono ketika ditemui di kantor PSSI, Jakarta, Senin (3/1/ 2014). “Karena ketidakdisplinan ini klub ini bisa terancam 5 sampai 10 juta rupiah. Sanksinya memang seperti itu, jika terjadi pengulangan, maka akan digandakan. Dan jika terjadi lagi klub bisa saja dikenakan Sanksi tanpa penonton,” ujarnya. “Tapi nanti Komisi Disiplin akan melakukan sidang untuk kasus ini, Sabtu (8/2/ 2014) depan,” tutupnya. HL-dtk/nt

Liga Italia

Terpaksa, Lazio Jual Hernanes Sport, HL-Operasi transfer yang dilakukan Internazionale untuk mendapatkan Hernanes dari Lazio menjadi pembelian terbesar di Italia dalam bursa transfer Januari ini. Nerazzurri kabarnya harus merogoh kocek sebesar 20 juta Euro untuk mendatangkan pemain berusia 28 tahun ini dari Olimpico. P r e s i d e n Lazio, C l a u d i o Lotito baru-baru ini buka suara soal situasi transfer yang melibatkan pemain asal Brasil tersebut. Menurut sang presiden, Biancocelesti ‘dipaksa’ untuk menjual Hernanes setelah Hernanes pemain yang bersangkutan menolak menyepakati tawaran kontrak baru yang sudah dinegosiasikan dalam beberapa musim terakhir. “Selama bertahun-tahun, kami sudah berusaha meyakinkan Hernanes untuk meneruskan kerja sama profesionalnya dengan klub. Kami mempercayainya sebagai seorang pemain dan juga pria yang hebat,” ungkap Lotito. “Kami bahkan siap menjadikannya sebagai kapten tim. Namun ia terus menolak tawaran hingga akhir, sehingga kami berada dalam situasi sulit untuk menjualnya sekarang ketimbang kehilangan ia dengan free transfer. Pada akhirnya kami harus mengambil keputusan yang menyakitkan untuk menerima tawaran Inter.” Meskipun kehilangan salah satu pemain terbaiknya, namun Lotito menyatakan bahwa injeksi dana 20 juta Euro dari hasil penjualan Hernanes sangat membantu kondisi finansial klub yang tengah dilanda kesulitan. HL-bl/nt

Liverpool Fokus ke Arsenal Liverpool tak mau lama-lama memikirkan kegagalan dalam meraih kemenangan di kandang West Bromwich Albion. The Reds bersiap mengalihkan fokusnya ke big match akhir pekan ini melawan Arsenal. M e l a w a t ke The Hawthorns, Minggu (2/2/2014) kemarin, Liverpool harus puas dengan hasil seri. Sempat memimpin lebih dulu lewat gol Daniel Sturridge, L i v e r p o o l harus pulang dengan raihan satu poin setelah West Brom membalas lewat gol Victor Anichebe. Usai laga melawan West

Sport,HL-Jose Mourinho membantah bahwa Chelsea akan tampil defensif demi mencari aman saat melawan Manchester City. Sebaliknya, Mourinho menegaskan The Blues akan tampi menyerang di Etihad Stadium. Selama ini Jose Mourinho memang dikenal sebagai pelatih yang mengedepankan pendekatan lebih di pertahanan. Demi mencatat hasil bagus, tak jarang Mourinho tampil lebih defensif. Namun tampaknya strategi t e r s e b u t tak bakal ditampilkan oleh The Special One. Menurutnya, The Blues akan tampil menyerang saat melawan City, Selasa (04/02) dini hari nanti. “Saya i n g i n menyerang mereka. Saya dapat katakan itu k e p a d a anda. Saya tak tahu apakah tim lain enggan melakukannya ataukah memang tidak bisa menyerang mereka,” ujarnya. Jose Mourinho “Saya berharap ini menjadi pertandingan bagus. Dan usai pertandingan, jika City lebih baik dari kami dan kami tak menampilkan permainan dan sepakbola kami, itu adalah cerita yang berbeda,” tandasnya. HL-bl/nt

tidak ada p e r t a n d i n g a n yang mudah. Sayangnya kami akhirnya kebobolan jadi harus puas dengan satu poin. Satu poin di Premier League tidak pernah jadi poin yang buruk,” ucap Mignolet di situs resmi klub. “Kami punya pertandingan besar (melawan Arsenal) di akhir pekan dan kami punya sepanjang pekan un-

tuk menyiapkan diri untuk laga itu dan kami akan mengalihkan fokus ke sana,” lanjutnya. Selain didekati Everton, hasil imbang melawan West Brom juga membuat Liverpool gagal memaksimalkan kesempatan untuk menjauh dari Tottenham Hotspur dan Manchester United —pesaing ke empat besar— yang

juga tak mendapat poin penuh. Mereka pun bertekad untuk menebus kegagalan itu di laga melawan The Gunners. “Seluruh tim kecewa gagal mendapat tiga poin melawan West Brom. Di k e s e m p a t a n berikutnya semoga kami mendapat hasil yang tepat,” seru Raheem Sterling. HL-oz/nt

Juan Mata : Angin Biang Kekalahan United Sport,HL-Pemain anyar Manchester United, Juan Mata menilai timnya tak pantas untuk pulang dengan tangan hampa saat melawat ke kandang Stoke City. Dalam kacamata Mata, timnya bermain baik dan mengincar kemenangan pada laga tersebut, namun faktor angin menjadi salah satu alasan men-

Liga Inggris

Mourinho: Chelsea Akan Menyerang!

Brom, Liverpool sudah ditunggu Arsenal yang akan datang ke Anfield, Sabtu (8/ 2/2014) malam WIB. Meski punya waktu lebih dari cukup untuk mempersiapkan diri, Simon Mignolet menyatakan bahwa timnya langsung fokus ke laga akhir pekan nanti. “Jika Anda bermain tandang di Premier League,

gapa dirinya menilai Setan Merah tak pantas kalah di Britannia Stadium. “Stadion yang aneh, dan angin tak membantu untuk memainkan sepakbola dengan baik. Tapi jujur saya pikir kami tak pantas untuk kalah,” ujar mantan pemain Chelsea tersebut. “Kami benar-benar tidak beruntung. Kami

punya peluang emas tapi tak mampu menciptakan gol. Saya berharap keberuntungan kami yang hilang akan datang kembali,” tandasnya. Dengan hasil tersebut, Setan Merah kini berselisih tujuh poin dari peringkat terakhir zona Liga Champions. HL-bl/nt

Kovacic jadi Kambing Hitam Sport,HL-M e l i h a t catatan pertandingan, satu gol pun tak dibuat Andrea Pirlo pada Derbi d’Italia dini hari tadi. Dari skor 3-1 untuk Juventus atas Inter Milan, Pirlo pun hanya tercatat hanya memberi satu kali assist gol. Tapi jangan sangka perannya begitu kecil buat memulangkan Inter dengan lesu. Tak hanya lesu, mental armada asuhan Walter Mazzarri itu pun juga terluka. Pasalnya mereka ingin bikin perhitungan setelah sambutan “hangat” para Juventini – fans Juventus, yang melempari batu ke arah bus mereka saat baru tiba di Turin. Namun pembalasan gagal dilakukan La Beneamat a di lapangan dan yang membuat lini kedua serta lini bertahan Inter gagal mencegal tiga gol Juve, tak lain gara-gara Pirlo bisa dikatakan bebas berkeliaran ‘mengacak-

acak’ barisan tengah Inter. Padahal Mazzarri sudah berusaha mengantisipasi peran Pirlo dengan menurunkan Mateo Kovacic sebagai gelandang jangkar di belakang Ricky Álvarez. Sayang, Kovacic gagal melakukan tugasnya – melumpuhkan Pirlo, hingga akhirnya ditarik keluar digantikan Ruben Botta di babak kedua. “Secara taktik laga ini cukup sederhana, apalagi terjadi banyak duel di lapangan. Dalam situasi itu, para pemain seharusnya sudah sadar untuk tampil terbaik dan memenangkan banyak duel. Dominasi tak dipegang Juve, tapi detail-detail laga memang bisa jadi pembeda,” tutur Mazzarri, seperti dikutip Football-Italia, Senin (3/2/2013). “Saya kira Kovacic berada di posisi yang ideal untuk bermain brilian, terutama karena dia punya ruang untuk bermain lebih ke dalam. Kami tahu dia punya kualitas itu. Setelah Botta masuk, barulah Pirlo tak bisa bergerak

bebas. Harusnya Kovacic yang bisa melakukan itu, tapi dia tak cukup berusaha,” ketusnya. Di sisi lain, Antonio Conte mengaku puas setelah melihat terapan “kontra-antisipatifnya” berjalan. Conte juga sudah sadar Pirlo akan mendapat “pengawal” dari Inter. Oleh karena itu, Conte sudah mempersiapkan Pirlo lebih matang untuk bisa melepaskan diri. “Kami menang dan itu hasil yang bagus. Kami mempersiapkan laga ini dengan detail-detail di tiap menit, termasuk soal apakah mereka akan memberi p e n g a w a l atau tidak, dengan menurunkan Mateo K o v a c i c dan Ricky Á l v a r e z ,” timpal Conte. HL-oz/nt

Kovacic

Siaran Langsung Sepakbola Tanggal Hari

Waktu

Event

Pertandingan

Live TV

05 Feb 2014

Rabu

02:45

Eredivisie

Vitesse Arnheim vs AZ Alkmaar

Fox Sport

05 Feb 2014

Rabu

02:45

FA Cup

Fulham vs Sheffield United

Bein Sport 2

05 Feb 2014

Rabu

19:00

Indonesia Super League

Persib Bandung vs Persita Tangerang

RCTI

05 Feb 2014

Rabu

20:30

Tur Nusantara

Persiba Bantul vs Indonesia U-19

SCTV

06 Feb 2014

Kamis

00:45

Eredivisie

Cambuur Leeuwarden vs PSV Eindhoven

Fox Sport

06 Feb 2014

Kamis

02:45

FA Cup

Preston North End vs Notyingham Forest

Bein Sport 2

06 Feb 2014

Kamis

15:30

Indonesia Super League

Pelita Bandung Raya vs Sriwijaya FC

RCTI

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


11

SAMBUNGAN Selasa, 4 Februari 2014

HALUAN LAMPUNG

Klarifikasi Renault Soal Jerez Masalah yang terjadi pada mobil RB10 milik Red Bull sepanjang uji coba pramusim Formula One (F1) di Jerez cukup menarik banyak perhatian. Renault sebagai pemasok mesin bagi Red Bull coba memberi klarifikasi soal permasalahan tersebut. Seperti diketahui, pada musim ini F1 mengubah regulasi mesin dengan menghentikan pemakaian mesin 2,4 liter konfigurasi V8 dan putaran maksimum 18.000 per menit (rpm) akhir musim ini. Sebagai penggantinya ada mesin 1,6 liter V6 dengan putaran 15.000 rpm. R e n a u l t sendiri sudah meluncurkan mesin terbarunya sejak akhir tahun lalu, yang diberi nama Energy F1-2014 dan memiliki kekuatan 600 tenaga kuda disertai sistem pemulihan energi atau ERS system yang akan memberi tenaga tambahan sebanyak 160 tenaga kuda lagi. Sayang, berbagai masalah malah menghampiri tim Red Bull. Mobil yang dikendarai oleh Sebastian Vettel dan Daniel Ricciardo hanya mampu melahap 21 lap/ 92kms saja selama empat hari. Sedangkan para rivalnya meraih hasil leb-

ih baik, seperti Mercedes berhasil melahap 3874kms selama empat hari , Ferrari melakukan 1966kms dan Renault hanya 668 kms. Wakil Direktur Renault, Rob White pun memberikan jawabannya. Mesin Renault pada tes

di Jerez tak begitu berjalan baik, kenapa? Penyebab yang mendasari tidak jelas, tidak ada satu komponen atau sistem yang telah menyebabkan kesulitan tertentu . Namun, beberapa hal terkait memang telah merepotkan, terutama mengenai kontrol dan operasi dari berbagai subsistem dari Power Unit pada mobil. M i s a l n y a pada hari pertama berjalan, kita punya masalah dengan s u b - s i s t e m di dalam penyuplai energi yang tidak men-direct secara baik kepada baterai maupun pengoperasian baterai. Kemudian kami memiliki masalah dengan turbo charger dan meningkatkan sistem kontrol dengan memberi tekanan pada sistem manajemen mesin yang terkait, kemudian memprovokasi kegagalan mekanik . HL-oz/nt

Koin ... telah dihibah. “Meski nilainya tak seberapa, tapi uang koin peduli yang kami kumpulkan itu akan diserahkan kepada Nenek Sadiyem untuk biaya hidupnya seharihari,” kata Almutakin. Ditempat terpisah Kakon Totokerto, Sunarti mengakui telah berkoordinasi dengan pihak BBWSMS terkait hibah tanah untuk pembangunan embung/lumbung air di desa setempat. Ironisnya, surat itu bukan hibah tanah untuk pembangunan embung, tapi surat pernyataan Nenek Sadiyem yang menghibahkan tanah itu untuk anaknya yakni, Sunarto. Bahkan, Nenek Sadiyem mengaku ada pihak rekanan yang memberikan uang Rp500 ribu, karena telah menggunakan tanahnya seluas ¼ hektare untuk p e m b a n g u n a n embung. “Ada yang m e m b e r i k a n uang Rp500 ribu, tapi saya tidak tahu uang itu untuk apa,” kata Nenek Sadiyem. **Klaim Hibah Seperti dirilis koran ini sebelumnya, Nenek Sadiyem (70) warga Pekon Totokerto, Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu harus kehilangan tanahnya seluas ¼ hektare. K a r e n a , tanah tersebut diklaim oleh pejabat Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) telah dihibahkan untuk proyek pembangunan

sambungan hal - 1 embung/lumbung air sebesar Rp707.135.000 yang dialokasikan dalam APBN 2013 lalu. Derita yang harus alami Nenek Sadiyem itu, disampaikan pihak oleh Besar W i l a y a h Sungai Mesuji S e k a m p u n g (BBWSMS) melalui surat klarifikasinya No: U M . 0 1 . 0 3 / S N V T-PJPAMS/AW/011 tertanggal 30 Janurai 2014, kepada SKH Haluan Lampung. Dalam surat yang ditandatangani oleh Ridwan Djahri S.Sos, selaku Pelaksana Administrasi a/n SNVT-PJPA Mesuji Sekampung dikatakan, bahwa pembangunan embung/ lumbung air di Pekon Totokerto Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu dilaksanakan berdasarkan usulan yang d i s a m p a i k a n masyarakat, berupa rencana kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Pekon (Kakon) Totokerto dalam suratnya No: 610/06/29/2000.02/ 2013, tertanggal 12 Januari 2013 yang ditandatangani oleh Kakon Totokerto, Sunarsih dan diketahui oleh Camat Adiluwih, Sukri. Dalam surat klarifikasi juga disebutkan, pembangunan embung/lumbung air tidak ada da n a p e m b e b a s a n l a h a n , hal ini d i k a r e n a k a n tidak ada alokasi dana untuk pembebasan lahan, karena dalam pembangunan embung diutamakan partisipasi aktif masyarakat dalam bentuk

hibah tanah. “Pada saat sebelum pelaksanaan pekerjaan embung, petugas lapangan BBWSMS dan penyedia jasa yang akan melaksanakan pekerjaan embung telah melakukan sosialisasi kepada a p a r a t p e k o n dan masyarakat,” kata Ridwan. K e m u d i a n , lanjut dia, p e m b a n g u n a n embung/ lumbung air pada saat ini dalam masa pemeliharaan, oleh karena itu saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan di lokasi embung. Dan, bila ada kerusakan akan segera disampaikan kepada penyedia jasa karena masih dalam masa pemeliharaan, sehingga berdasarkan kontrak masih tanggungjawab sepenuhnya dari penyedia jasa. **Kecaman Ilyasa Ditempat terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Ilyasa menyatakan, seharusnya pihak BBWSMS menepati janjinya untuk memberikan ganti-rugi kepada Nenek Sadiyem yang tanahnya telah dibangun embung. “Tidak m u n g k i n , dia (nenek sadiyem, red) menjerit di media, kalau tidak ada omongan dari pihak pengelola proyek kalau tanahnya akan diberikan ganti rugi. Ini adalah, perbuatan yang sangat memalukan,” kata politisi PDIP itu melalui ponselnya, Minggu (2/2).

Seharunya, kata Ilyasa, masyarakat jangan mudah percaya dengan s e g a l a bentuk janji manis yang diberikan penggelola maupun pejabat BBWSM, karena setiap pembangunan yang sifat-nya dikelola oleh pusat, pekon harus menyiapkan tanah dan itu sifatnya hibah. “Kami akan memanggil, aparat pekon dan kecamatan serta pejabar BBWSMS untuk memberikan penjelasan. Agar permasalahan ini tidak simpang siur, dan masyarakat kecil menjadi korban-nya,” tukas Ketua DPC PDIP Pringsewu itu. Namun, kata Ilyasa, seyogyanya penggelola dan pejabat BBWSMS agar berlaku arif dan tidak berbohong kepada warga kecil. “Secara logika, tidak mungkin Nenek Sadiyem yang rumah-nya gubuk, akan menghibahkan tanahnya seluas ¼ hektare untuk proyek embung, kalau tidak ada janji dari pihak terkait,” tukasnya. Seperti dirilis koran ini sebelumnya, Nenek Sadiyem (70) warga Pekon Totokerto, Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu menjerit. Pasalnya, tanah miliknya seluas ¼ hektare telah dicaplok oleh oknum pejabat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung untuk pembangunan proyek embung atau lumbung air tahun 2013.

Oedin ... kesepahaman (MoU) dengan PT Hutama Karya, karena sudah pasti. Tapi nyatanya belum juga,” ujar dia. Diketahui pembangunan jalan tol trans Sumatera ruas Provinsi L a m p u n g akan dimulai pada April 2014. Hal ini menyusul penandatanganan kesepatakan antara PT Lampung Jasa Utama (LJS) dan PT Hutama Karya untuk penger-

sambungan hal - 1 jaannya. Penandatangan MoU antara PT LJU dan PT Hutama Karya berlangsung di ruang rapat utama kantor Gubernur Lampung di Bandarlampung, Juli 2013 lalu yang dihadiri Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, Direktur PT Hutama Karya Tri Wijayanto Yudho Sastro dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Lampung. Direktur PT Hutama

Karya Tri Wijayanto Yudho Sastro mengatakan, bahwa jalan tol Sumatera memiliki 23 ruas dengan perkiraan total i n v e s t a s i sebesar Rp355 triliun. “G r o u n d breaking’’ pembangunan jalan tol itu pada awal September 2013. Ia mengatakan jalan trans Sumatera mempunyai empat ruas yang masuk prioritas pembangunan pertama seperti,

ruas Bakauheni-Terbanggi besar sepanjang kurang lebih 150 km dengan estimasi total biaya investasi sebesar Rp16 triliun. Kemudian ruas Palembang-Indralaya sepanjang kurang lebih 22 km dengan estimasi total biaya investasi sebesar kurang lebih Rp3,6 triliun. Selanjutnya, ruas Pekanbaru-KandisDumai sepanjang kurang

Mance ... m e n c a l o n k a n diri dari partai lain. Ini juga soal etika,” ujar dia. Ia juga m e n g a t a k a n , DPP PAN menyerahkan sepenuhn ya k e p a d a D P W PA N Lampung untuk mengganti kepengurusan partai di DPD yang telah mengundurkan diri seperti halnya DPD PAN Kabuapten Pesawaran dan kabupaten

“Pejabat itu sudah berbohong, janjinya akan memberikan ganti-rugi tanah saya yang digunakan untuk pembangunan embung ini. Tapi, sampai saat ini janji itu belum juga diberikan,” kata Sadiyem kepada HL, kemarin. Dikatakan dia, ada pejabat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung berjanji akan m e m b e r i k a n ganti rugi bila proyek e m b u n g dapat dibangun di lahan seluas ¼ hektare tersebut. Namun, sampai proyek selesai belum ada yang nongol untuk menepati janjinya,” imbuh dia. Sadiyem m e n y a t a k a n , selain menggunakan tanah milikinya pengelola proyek embung/lumbung air juga sudah menebangan Pohon kelapa sebanyak 60 batang, pohon sawit 50 batang, pohon duren 2 batang dan pohon bambu satu rumpun. Jadi, lanjut dia, diharapkan kepada Pejabat Balai besar, pelaksana dan Kepala pekon (Kakon) Totokerto dapat menepati janji-nya untuk m e m b e r i k a n ganti rugi tanah milikinya yang digunakan untuk pembangunan embung. “Mereka jangan tutup telinga, mana janjinya yang mau memberikan ganti rugi karena tanah itu di beli bersama a l m a r h u m suami saya,” tukas Sadiyem. HL-03/HLD-13

lebih 135 km dengan estimasi total biaya investasi sebesar Rp12,5 triliun dan ruas Medan-Binjai sepanjang kurang lebih 17,1 km dengan estimasi total biaya investasi sebesar Rp1,5 triliun. “Kita akan mulai pembangunan dari muara yang berada di Lampung Selatan, dan tinggal menunggu legalitas Keppres,” kata Tri. HL-06

sambungan hal - 1 lainnnya. Sebab kata dia, hal itu menjadi kewenangan DPW PAN Lampung. Jon Cik optimistis pemberhentian tersebut tidak akan m e m p e n g a r u h i suara PAN di provinsi ini. Menurut dia, pemberhentian M a n c e i t u sudah ditandatangani sejak 10 Desember 2013, namun SK pemberhentian baru

bisa disampaikan saat ini kepada kader dan pengurus PAN di Lampung. “Saya dengan dua ketua DPP lainnya telah menemui Pak Mance Jumat (31/1) malam, dan setelah mendengar penjelasan kami, dia menyatakan m e n g u n d u r k a n diri,” ujarnya. Sementara itu, S e k r e t a r i s DPW PAN

Lampung, Hazizi meyakini meski Mance dicopot target PAN dua digit secara nasional akan tercapai. “Untuk L a m p u n g meinimail p e r o l e h a n suara PAN mencapai 10 persen. Hazizi m e m a s t i k a n pemberhentian terhadap Mance t i d a k a k a n ada aksi lanjutan eksodus dari

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

kader PAN yang loyal terhadap M a n c e . Ia juga menyatakan tidak ada kubu Mance di DPW PAN Lampung.”Ga ada kubukubuan,” kata dia. Sementara mantan Ketua DPW PAN Lampung Abdurachman Sarbini sampai berita ini diterbitkan belum dapat dihubungi. HL-06

Tanah ...

sambungan hal - 1

berkilah telah melakukan sosialisasi, namun informasinya tidak sampai ke telinga nenek Sadiyem karena dianggap buta huruf, bodoh dan sudah tua. Sehingga oknum kades dan camat mengakalinya, tanah hak milih ini dihibahkan tanpa persetujuan pemiliknya yang sah. Sebagai negara hukum dan negara yang berpegang teguh pada aturan birokrasi yang tertib dan transparan, perilaku oknum kades dan camat ini tak patut sebagai pemimpin masyarakat. Dia seenaknya saja membuat surat hibah tanpa persetujuan ahli waris atau pemilik yang sah, hal ini jelasjelas melanggar undang-undang khususnya KUHP dan peraturan pemerintah terkait hibah. Oknum kades dan Camat termasuk kategori melanggar tindak pidana yakni melakukan penyerobotan, penggelapan lahan dan perbuatan perampasan tanah milik pribadi masyarakat. Karena itu, pihak Bupati, Sekda, Inspektur Kabupaten Pringsewu harus melakukan pemeriksaan intensif pada kedua oknum yang dianggap bertanggung jawab, yakni merampas tanah rakyat. Bila perlu dikenakan sangsi pemecatan sebagai aparat negara, karena telah membodohi rakyatnya sendiri, untuk mencari pencitraan nama mereka dimata publik. Perilaku mereka seperti tuan penjajah Belanda jaman kolonial dibantu oknum demang,yang merampas tanah rakyat secara semena-mena dengan dalih untuk kepentingan umum. Hal ini tidak bisa dibiarkan perilaku oknum pejabat publik rendahan tersebut dijaman sekarang. Oleh sebab itu, Bupati Pringsewu Sujadi Saddat berunding dengan kalangan dewan, agar mencari jalan atau solusi untuk memberikan ganti rugi lahan milik nenek Sadiyem. Kalau toh pihak BBWSMS tidak ada anggaran pembebasan lahan, maka pihak Bupati dan dewan diharapkan menganggarkan dana untuk membayar tanah milik nenek Sadiyem tersebut. Dimasa mendatang kasus serupa jangan terulang kembali, dan peringatan pihak BBWSMS kalau ada usulan dari pihak kades atau camat terkait proyek partisipasi rakyat, sebaiknya diteliti secara detail, agar rakyat tidak dirugikan.

Oknum ...

sambungan hal - 1

mobil Pick Up jenis Suzuki Carry, 12 Gearbook dan Dinamo Listrik telah diamankan di Mako Ditpolair Polda Lampung. Perbuatan tersangka sudah berlangsung lama dan sangat meresahkan petani tambak PT CPB, Oleh karena itu, mereka sudah lama menjadi incaran petugas, sebelumnya petugas sedikit kewalahan menangkap tersangka karena keberadaannya selalu berpindah. Hingga terakhir melalui informasi masyarakat petugas patroli langsung menangkapnya. “Akibat perbuatannya, kedua tersangka akan di jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman selama 5 tahun penjara,” ungkap Edion. HL-14

Kejati ...

sambungan hal - 1

pada pekan depan. Tim Penyidik, awalanya, memeriksa kedua tersangka diruangan Kasi Ekonomi Moneter (Ekmon) Bagian Intelejen Kejati Lampung, Rustandi yang dimulai sejak pukul 10-00 WIB-15.00 WIB. Namun, usai menjalani pemeriksaan keduanya langsung dibawa menggunakan mobil tahanan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Way Hui Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Koodinator Tim Penyidik Kejati Lampung, Rudy Hartono mengatakan, kedua tersangka tersebut ditahan untuk 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Way Hui. “Surat perintah penahanan terhadap kedua tersangka ini ditandatangani Kepala Kejati Lampung (Momock Bambang Samiarso selama 20 hari kedepan terhitung sejak hari ini,” ungkap Rudy yang merupakan Kabag TU Kejati Lampung. “Penahan dilakukan karena para tersangka dikwatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” pungkasnya. Rudi menambahkan, dalam kasus ini penyidik terus mengembangkan kasus ini dan tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka lain. Sekadar mengingatkan, kasus korupsi ini berawal adanya temuan penyidik atas dugaan penyelewengan pengadaan alkes RSUD A Dadi Cokrodipo Bandarlampung. Penyidik menduga adanya mark-up harga yang dilakukan para tersangka yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp67 miliar rupiah. Selain, menahan para pelaku, penyidik juga melakuka penyitaan alat kesehatan sebanyak 42 item. Namun, alat tersebut dititipkan kembali sehingga masih bisa dipakai kembali oleh pihak rumah sakit. HL-05

Masih ...

sambungan hal - 1

di Djakarta Teater, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/2). Menjadi istri Oka cukup membuat Luna kesulitan untuk membangkitkan emosinya. Karakter Bayu yang depresi karena kehilangan pekerjaan dan keluarganya membuat Luna harus kerja ekstra keras untuk lebih dekat dengan Oka. “Kesulitannya gimana membuat emosi kehilangan suami, kalau kehilangan pacar kan biasa. Tokoh Dina, secara personal nggak mau kehilangan keluarganya. Emosional, gue masih cinta sama suami, keluarga, tapi kok gini,” ujarnya. Bagi Luna, untuk mendapatkan chemistry sebagai suami-istri cukup sulit karena hubungan suami-istri jauh lebih dalam dan lebih emosional. “Itu susah buat aku, karena hubungan suami-istri lebih dalam dan lebih kompleks. Ini kan keluarga, anak, kehidupan suami-istri kan susah, tapi ya sudah sih,” katanya. Film Killers garapan Mo Brothers tersebut memang banyak mengandung kekerasan dan darah. Akhirnya beberapa adegan pun terpaksa dihilangkan, namun tidak mengurangi isi cerita. Luna mengatakan tak masalah jika beberapa adegannya dipotong atau dihilangkan jika memang itu kebutuhan dari film. “Pertama bergantung kebutuhan filmnya, kita harus mengalah untuk keutuhan film. Nggak bisa harus memenangkan satu scene karena seseorang. Karena efeknya bisa saja durasinya jadi panjang, kalau keseluruhan film bagus, berarti itu porsi yang pas,” ucap mantan kekasih Ariel ‘Noah’ itu. HL-03/net

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


Selasa,

Membangun Semangat Baru

Haluan Lampung Website : haluanlampung.com Email : haluanlampung@gmail.com

4 Febuari 2014

DPRD Warning Pengusaha Waralaba Bisnis Retail Jangan Rugikan Pedagang Kecil Pemda Jangan Umbar Izin Usaha Disperindagkop-UKM Tutup Mata DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu mewarning sejumlah pengusaha waralaba yang membuat pedagang kecil di kabupaten setempat terancam bangkrut. Pasalnya, kehadiran franchise waralaba, Indomaret dan Alfamart yang semakin menjamur di pelosok desa telah menabrak Perda, tentang izin usaha waralaba tersebut. “Seyogyanya, pemda jangan mengumbar pemberian izin untuk usaha waralaba. Karena, bila dibiarkan akan merugikan sejumlah pedagang kecil. Jadi, peraturan yang telah ada harus dipatuhi,” kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pringsewu, Heri Ploretari Dwi KAZ, Senin (3/2). Menurut dia, bila keberadaan Indomaret dan Alfamart melanggar aturan izin usahanya jangan diterbitkan, karena usaha waral-

aba itu mengakibatkan banyak usaha kecil yang mati. “Sebenarnya, DPRD pada tahun 2013 sudah mengesahkan Perda tentang izin usaha waralaba. Perda itu, bukan melarang adanya pasar modern, tapi harus sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan, agar pedagang kecil yang untungnya kecil tidak bangkrut,” tukasnya. Seperti dirilis koran ini sebelumnya, kehadiran franchise

waralaba, Indomaret dan Alfamart di Kabupaten Pringsewu benar-benar membuat pedagang kecil menjerit. Raksasa bisnis retail itu, benar-benar sudah melahap omset pedagang kecil yang ada di kota ‘Seribu Bambu’ itu. Pasalnya, keberadaan Indomaret dan Alfamart tersebut, awalnya hanya diperbolehkan di jalan protokol sekarang sudah merambah ke daerah- daerah pelosok. Akibatnya, membuat sejumlah pedagang kecil atau pedagang tradisional terancam bangkrut. “Sebelum ada Indomaret dan Alfamart, toko milik saya banyak pembelianya. Tapi, setelah adanya usaha waralaba itu toko menjadi sepi, dan usaha saya terancam gulung tikar,” kata wati salah satu warga di Kabupaten

Pringsewu kepada HL, Minggu (2/2). Misalnya, toko Sembako Wijaya di Jl Jend Sudirman yang berada di kawasan Tugu Bambu terancam gulung tikar, karena bersebelahan dengan Alfamart. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Pringsewu terkesan tutup mata. Pasalnya, kejadian ini nampaknya sengaja dibiarkan. Karena jarak antara bisnis waralaba dan pasar tradisonal tidak berjauhan, serta tidak tertata dengan baik. Bahkan ada yang saling bersebelahan. “Kami berharap agar pemerintah Kabupaten Pringsewu segera mengatur dan melakukan kajian kembali atas keberadaan Alfamart dan Indomaret ini. Jika dibiarkan berlarut-larut, maka

Musni Pimpin Golkar Tanggamus Kotaagung, HL-Wakil ketua DPD I Partai Golkar Lampung, Rycko Mendoza SZP melantik Musni Nafis sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tanggamus di Aula Hotel 21 Gisting kabupaten setempat, Senin (3/2). Dalam pelantikan yang dihadiri pengurus DPD II dan Ranting Golkar se-Kabupaten Tanggamus tersebut serta calon legislatif (Caleg) yang akan bertarung dalam Pileg 2014 mendatang, jabatan Sekretaris DPD II disandang oleh Ahmad Bakhia dan Bendahara, H Muslimin. Seusai melantik, Rycko mengharapkan, pengurus dan simpatisan partai pohon beringin se-Tanggamus untuk menggerakan kekuatannya agar dapat meraih suara terbanyak dalam pemilu mendatang. “Sebagai kader partai, kita harus bersama-sama memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2014 mendatang,” kata Bupati Lampung Selatan (Lamsel) itu. Dikatakannya, dirinya sangatlah ambisi agar Golkar mampu meraih kursi di Pemerintah-

LANTIK Wakil ketua DPD I Partai Golkar Lampung, Rycko Mendoza SZP melantik Musni Nafis sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tanggamus di Aula Hotel 21 Gisting kabupaten setempat, Senin (3/2). Foto: iwan_setiawan/HL

an, baik Pusat, Provinsi dan Daerah pada pesta Demokrasi mendatang, hal tersebut tidak lebih dirinya berharap kepada seluruh kader Golkar agar besama-sama berjuang menjadikan Partai Golkar yang terbaik dari pada partai-partai yang lainnya. “Kalau soal Pilgub, sampai saat ini kepastiannya kita belum tahu. Tapi, sebagai pengurus dan

kader partai harus bersatu dengan tekat berkeja keras untuk berusaha agar Partai Golkar menjadi nomor satu dari partai lainnya. Alangkah teduhnya pohon beringin pada saat masamasa itu, tapi banyaknya rintangan dan halangan dimasa lalu, inilah yang akan menjadi tekat kebersatuan kita untuk menyuburkan pohon beringin

kembali,” ujarnya. Rcyko menyatakan, dalam survei Partai Golkar sudah cukup baik. Jadi, harus ditanamkan dan dipertahankan, karena sudah saya rasakan betapa bahagianya kalau sosok pengurus Golkar duduk di kursi nomor 1, bahkan wakil rakyat cukup. “Kalau itu tercapai, artinya, kita bisa duduk ditengah kekuasaan,” imbuh dia.

berdampak kepada matinya usaha pedagang kecil di Pringsewu,” ungkapnya. Sebelum berdampak lebih jauh lagi, kita sarankan segera diatur kembali. Lakukan kajian, apa dan bagaimana dampak keberadaan ritel tersebut, baik dampak masa panjang maupun jangka pendek. Kejadian ini sungguh sangat miris melihat kebijakan Pemkab Pringsewu yang tidak tegas dalam mengawasi pertumbuhan bisnis ritel tersebut, sehingga berkembang kemana-mana dan mengancam keberadaan pedagang kecil. Pemkab Pringsewu, juga dinilai telah lengah. Sehingga, keberadaan Alfamart dan Indomaret ini tak bisa lagi direm. Apalagi, sebagai usaha yang akan terus berkembang dalam jangka panjang,” pungkasnya. HLD-13

Sementara itu Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung, Ismed Roni menyatakan, peluang kantong suara dari Golkar sebelumnya sebesar 26 persen, dengan asumsi dapat dan mampu untuk mendudukkan Calegnya sebanyak tiga (3) kursi diparlemen. “Untuk di DPR-RI sendiri, Kabupaten Tanggamus merupakan wilayah pemilihan Lampung 1, dengan perolehan suara sebelumnya sebanyak 26,7 persen dan mampu mendudukan wakilnya diparlemen 3 kursi, ini yang menjadikan sangatlah luar biasa. “Jadi yang harus diketahui, musuh Caleg Partai Golkar bukanlah Caleg dari Partai Golkar, melainkan musuh kita adalah Caleg dari Partai lain,” ujarnya. Terpisah Ketua DPD II Kabupaten Tanggamus, Musni Nafiz mengatakan, jika tugas yang diembannya saat ini merupakan tugas bersama dirinya dengan kader dan caleg dari Partai Golkar. “Pileg tinggal menghitung hari, jadi kami harus bekerja ekstra karena hasil pileg menjadi penentu untuk menghadapi Pilgub dan Pilpres,” pungkasnya. HLD-17

c m y k

Kembangkan Bisnis Biofuel Pertamina Gandeng PTPN Jakarta, HL-PT Pertamina (Persero) menggandeng PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) untuk mengembangkan bisnis biofuel terintegrasi. Untuk tahap pertama, produksi biofuel akan dimulai pada level 10.000 barel per hari. Pada Senin (3/2) penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko (PIMR) Pertamina, M. Afdal Bahaudin, dan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis PTPN IV, Memed Wiramihardja, di Jakarta. Kerja sama kedua perusahaan akan diawali dengan pelaksanaan studi bersama untuk mengkaji nilai keekonomian bisnis biofuel kedua perusahaan. “Pada tahap awal, kapasitas produksi biofuel akan dimulai pada level 10.000 barel per hari. Dengan kerja sama ini, menunjukkan bukti komitmen perusahaan terhadap upaya pemanfaatan sumber daya energi terbarukan di dalam negeri sehingga impor BBM dapat dikurangi,” kata Afdal seperti yang dikutip dalam keterangan tertulisnya.

Dalam kerja sama ini, PTPN IV dan Pertamina akan mengintegrasikan bisnis hulu dan hilir perkebunan sawit. Dia mengatakan Indonesia menyimpan potensi besar untuk memenuhi kebutuhan energi nasional melalui produksi biofuel. Karena itu, untuk meminimalisir risiko bisnis karena fluktuasi harga, Memed mengusulkan pembentukan satu anak perusahaan yang bergerak dari hulu (kebun) sampai ke hilir (produk akhir). “Sehingga nanti produknya bukan crude palm oil (CPO), tetapi green diesel atau biofuel,” kata dia. Menurut Memed, studi bersama yang akan dibuat akan mengarah pada pembentukan anak perusahaan tersebut. Diperkirakan studi bersama selesai pada April 2014, dan jika disepakati bersama, Juni 2014 sudah bisa dieksekusi. Sebagai informasi, saat ini, produksi CPO PTPN IV mencapai sekitar 2.500 ton per hari. Diperkirakan, dalam 10 tahun ke depan, produksi CPO PTPN IV mencapai 3.500 ton per hari. HL-03/net

Makam Dibayar Rp2,5 Juta Banten, HL-Pihak kepolisian setempat telah mengamankan tiga orang tersangka yang membongkar makam di TPU Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten. Diketahui, setiap makam yang dibongkar itu dihargai jutaan rupiah. “Makam yang dibongkar itu dipindahkan ke Desa Cihuni dan atas persetujuan ahli waris per lubang dihargai Rp2,5 juta,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/2). Menurut dia, pembongkaran itu dilakukan oleh Irsyad (40) dan Durat (55) atas perintah lisan dari Sobri (40). Mereka yang membongkar makam itu pun juga diberi upah sebesar Rp250 ribu per lubang. Sobri dalam kasus ini bertindak sebagau perantara atau pen-

ghubung ahli waris dan dia hanya menerima komisi dari penghubung itu. Diduga makam itu dibongkar lantaran akan dibangun perumahan elit di kawasan itu. “Namun dari hasil penyidikan, baru diketahui 16 makam yang digali (dipindahkan ke dekat kantor Desa Cihuni),” kata Rikwanto. Hingga saat ini, warga dan pihak kepolisian masih mencari sisa jenazah yang hilang, meski sebagian ahli waris memang sudah mendapat ganti rugi dari pengembang. Sebelumnya, Said, Ketua RT setempat mengatakan beberapa waktu lalu ada warga yang ditawari ganti rugi pemindahan makam, namun mereka menolaknya. “Tahunya mereka sudah memindahkan sendiri,” kata Said. HL-03/net

c m y k

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Email : haluanlampung@gmail.com

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Haluan Lampung - Selasa, 4 Februari 2014  

Haluan Lampung - Selasa, 4 Februari 2014

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you