Issuu on Google+

Rabu

5 Maret 2014 Edisi-115 / Thn-2 Harga Eceran : Rp.3.000,-

Kabar Haluan

Membangun Semangat Baru

Kakam Kecam P3N Pulung Kecana

OLEH : Hengki Ahmat Jazuli

Website : haluanlampung.com

Oknum PNS dan LSM Bandar Sabu Dibekuk Polisi

Hal - 4

Byar Pet PLN, Rakyat Marah

Haluan Lampung Email : haluanlampung@gmail.com

H. ZULKIFLI ANWAR Anggota DPR - MPR RI Dapil Lampung 1

Hal - 8

Pesan Sjachroedin ZP Untuk Herman HN, Berlian Tihang, Bachtiar Basri dan Mukhlis Basri

Akhir-akhir ini rakyat Lampung dihinggapi rasa marah, kesal dan jengkel pada PLN, terkait byar pet dan pemadaman bergilir hampir setiap hari. BUMN yang dipercaya negara mengurusi listrik ini, menanggapi protes masyarakat, hanya menjawab enteng, lagi ada perbaikan mesin pembangkit dan pemeliharaan rutin. Masyarakat harus maklum dan sabar, jawabnya. Meskipun pemadaman berlangsung hingga lima jam lebih, dampaknya sangat buruk bagi ekonomi rakyat Lampung khususnya sektor usaha kecil mikro. Selain itu, pemadaman bergilir pada saat jam belajar anak-anak sekolah sangat merugikan, dampaknya luas sehingga bisa menurunkan prestasi belajar anak-anak mulai SD hingga perguruan tinggi. Bahkan karena seringnya pemadaman listrik, sering terjadi kebakaran rumah tinggal atau toko terkait lilin penerangan. Sehingga kerugian masyarakat sudah tidak terhitung lagi. Pejabat PLN tidak mau tahu terkait dampaknya bagi kerugian masyarakat sebagai akibat pemadaman bergilir saat ini. Ego PLN yang hanya beragumentasi demi pemeliharaan mesin pembangkit, semestinya

c m y

Baca “ BYAR ” Hal -11

Napi Narkoba Tewas Gantung Diri Dalam Sel Bandarlampung, HL-Rudi Hartono bin M Thamrin, seorang narapidana ditemukan tewas tergantung di dalam kamar tahanan enam Blok A1 L e m b a g a Pema s y a r a k a t a n (Lapas) Kelas IA Rajabasa, Bandarlampung, Selasa (4/3). Pada saat ditemukan, posisi Rudi yang t e r s a n d u n g kasus narkotika ini dalam keadaan leher terjerat sabuk kain yang diikat ke jeruji sel tahanan. “Padahal pukul 11.00 WIB, dia masih terlihat jalanjalan, namun jam satu lewat ini sudah k i t a t e m u k a n m e n g g a n t u n g menggunakan tali tas,” kata Kepala Lapas Kelas IA Bandarlampung P Kunto Wiryanto. Dia menambahkan, Rudi mulai masuk menjadi tahanan narkotika sejak tahun 2012 dengan masa hukuman lima tahun penjara. Semen-

tara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Bandarlampung Kompol Derry Agung Wijaya mengatakan p i h a k n y a telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), tapi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Rudi tersebut. “Kepolisian akan melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian Rudi. Kami juga meminta keterangan sejumlah saksi, yakni teman satu kamarnya dan petugas sipir,” katanya. Derry menambahkan dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan tali yang masih menjerat leher Rudi. “Diduga mati karena gantung diri,” pungkas Mantan Kapolsek Natar, Lampung Selatan itu. Ia mengatakan, pihaknya juga menemukan sebuah pot di kamar sel Rudi.HL-05

Herman HN

Bandarlampung, HL-Pertarungan politik pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) pada 9 April 2014 mendatang, menjadi perhatian Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP. Sjachroedin yang masa jabatannya berakhir Juni 2014 mendatang, menyoroti keikutsertaan Walikota

Berlian Tihang

B a n d a r l a m p u n g, Herman HN, S e k d a p r o v n o n - a k t i f , Berlian Tihang sebagai calon gubernur (Cagub) dan Bupati Lampung Barat (Lambar) Mukhlis Basri serta Bupati Tulangbawang Barat (Tubarat) Bachtiar Basri yang maju sebagai c a l o n w a k i l gubernur

(Cawagub). Gubernur yang akrab disapa Oedin itu mengatakan ketiganya merupakan teman baik ketika sama-sama menjadi pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Ia berpesan agar ketiganya dalam mencari dukungan tidak

Kejati Diminta Usut Embung Berantiraya .

..

Galak Minta Kejati “Turun Gunung”

Satker Harus Patuhi UU 14/2008

KIP Mencium Aroma Busuk Proyek Embung

KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Lampung diminta “Turun Gunung” untuk mengusut jebolnya bangunan Embung Berantiraya yang dibangun Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung pada tahun 2013 lalu. Pasalnya, proyek pembangunan embung yang menggunakan uang APBD tahun 2013 sebesar Rp500 juta itu, dibiarkan terbengkali dan belum juga diperbaiki.

“Kami minta pihak Kejati, jemput bola dengan turun langsung untuk mengusut jebolnya embung yang dibangun oleh Dinas Pengairan dan Pemukiman di Desa Berantiraya, Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel),” kata Koordinator LSM Galak, Suadi Romli kepada koran ini, Selasa (4/3). Romli menyatakan, sesuai informasi yang diterima sejak proyek embung yang dikerjakan CV Puspitasari itu jebol pada Oktober 2013 lalu, sampai saat ini belum ada pihak-pihak terkait yang memperbaikinya. “Kami akan melakukan aksi, Kamis (6/11) ke Kejati, tujuaanya agar pihak aparat hukum dapat mengusut proyek yang telah menghabiskan uang rakyat itu,” kata Romli. Sementara itu, saat wartawan koran ini ke kantor Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung di Jl Gatot Subroto Kecamatan Telukbetung Selatan sekitar pukul

11.15 WIB tidak berhasil menemui pejabat yang berwenang untuk dimintai klarifikasi, tentang jebolnya pembangunan Embung di Desa Berantiraya Kecamatan Natar, Kabupaten Lamsel yang dikerjakan CV Puspitasari tersebut. Menurut anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang berjaga di pos penerimaan tamu mengatakan Kepala Dinas Pengairan dan Pemukiman Lampung, Arief Hidayat dan sekretarisnya, Lianurzen tidak ada ditempat. “Kadis tidak ada mas, tadi datang cuma lima menit terus pergi lagi. Pak Sekretaris juga sedang keluar,” kata dia, kemarin. Sat Pol PP itu juga mengatakan, bahwa Kasie Perencanaan Dinas Pengairan dan Pemukiman, Hermawan sejak pagi hari belum datang. “Pak Hermawan juga belum keliatan dari pagi. Saya juga belum lihat mobilnya di tempat parkir, kalau mobilnya

Baca “ KEJATI ” Hal -11

in depth n ews news

Alamat Redaksi

Mukhlis Basri

memecah belah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemprov. “Boleh mencari suara untuk kemenangan dalam pilgub nanti, tapi pendekatannya secara pribadi saja, j a n g a n s a m p a i m e n c o l o k

Baca “ PESAN ” Hal -11

. Tamrin “Tantang” Tergugat .. . Sidang Kasus Tanah Sukabumi Indah

Jika Ada Bukti, Perlihatkan Dalam Sidang

Haidar Tihang Terbukti Bersalah Sidang Dilanjutkan 11 Maret

B a n d a r l a m p u n g , HLS i d a n g g u g a t a n Sahala Lumban Gaol di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang kembali digelar d e n g a n agenda m e n y a m p a i k a n replik dari penggugat, Selasa (4/3). Dalam repliknya, Tim Penasehat Hukum Sahala Lumban Gaol, menyatakan tetap pada gugatannya semula. “Kita menyatakan tetap pada gugatan semula,” ujar Tim Penasehat Hukum Sahala, Tamrin Leman, SH dan Zainuddin, SH, dalam persidangan gugatan perdata yang d i g e l a r P N Tanjungkarang, kemarin. Thamrin m e n j e l a s k a n , tanggapan tergugat bahwa jika benar para tergugat I, 1V, V, VI, VII, VIII, IX, X, XI, XII, XIII dan XIV menempati tanah tersebut berdasarkan warisan , pembelian atau hibah kiranya dapat disebutkan warisan atau pembelian dari siapa dan mana buktinya. “Jika ada buktinya, kami minta diper-

lihatkan dalam persidangan. Ada 7 macam foto copy alas hak yang katanya terlampir teryata tidak ada. Coba tunjukkan surat asli,” ujar dia. Penggugat mengajukan gugatan dalam perkara ini bukan semata mata untuk meresahkan warga Kampung S u k a j a y a , karena negara kita adalah negara hukum. “Jika benar para tergugat telah merasa d i r u g i k a n karena adanya gugatan penggugat, kami para tergugat mengajukan gugatan balik terhadap penggugat,” ujarnya. Dia menerangan bahwa penggugat “(Sahalared) betul mempunyai sebidang tanah seluas 5000M2 di Kelurahan Sukabumi Indah, sesuai sertifikat Ha Milik (SHM) No:142/SKB.I tanggal 04 Sepetember 1998. Bahwa sengketa atas tanah (obyek perkara) ini telah diselesaikan melalui proses

Baca “ TAMRIN ” Hal -11

dibalik layar

Menangis

ARB Berkeliling Lebih dari 350 Kabupaten dan Kota

Aburizal Bakrie naik angkot di Jambi

Bachtiar Basri

KETUA Umum yang juga Calon Presiden (Capres) Partai Golkar Aburizal Bakrie mengungkapkan bahwa dirinya telah berkeliling ke hampir seluruh wilayah Indonesia. Hal itu, menurut dia dilakukan untuk mendengar langsung suara rakyat dan menyerap aspirasinya. “Saya telah keliling Indonesia, lebih dari 350 kabupaten dan kota. Ini bukan hal yang gampang,” kata ARB, saat bertemu Chairul Tandjung dan berdiskusi dengan Forum Pemred, di kantor Chairul Tandjung, Menara Bank Mega, Jakarta, Sela-

: Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

sa (4/3). ARB, sapaan Aburizal, mengatakan bahwa slogan partainya adalah ‘Suara Golkar, Suara Rakyat’, karena itu mendengar suara rakyat penting dilakukan. “Mereka semua menginginkan kesejahteraan. Itulah yang diperjuangkan Partai Golkar,” ungkapnya. ARB juga m e n g a t a k a n di awal kepemimpinannya di Partai Golkar, ia sudah sering berkeliling Indonesia. Saat itu, tujuannya juga untuk konsolidasi partai. “Kami kehilangan lebih dari sembilan juta suara pada

Baca “ ARB ” Hal -11

PENYANYI Rossa mengaku senang diberi kesempatan untuk mengisi original soundtrack film mendiang Ustadz Jeffry Al Buchori. Ia mengatakan, lagu berjudul Hijrah Cinta garapan Melly Goeslaw itu sangat membuatnya tersentuh. Tak jarang ketika melakukan rekaman, Rossa tak dapat menahan air matanya, sehingga di beberapa bagian ia harus berhenti karena mengingat kenangan bersama sahabatnya itu. “Baru kali ini rekaman aku berhenti-berhenti. Mungkin saking dekatnya sama almarhum ya, jadi aduh, setiap bait berhenti.

c m y k

Rossa

Baca “ MENANGIS ” Hal -11 Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891


EKONOMI

2

Rabu, 5 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

Ekspor Manufaktur Tinggi Indonesia Siap Hadapi MEA MENTERI Perdagangan (Mendag) Muhamad Lutfi mengatakan data struktur perdagangan Indonesia telah menguat, dan siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015 mendatang. “Data struktur perdagangan Indonesia semakin sehat dan kuat untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN tahun 2015,” kata Lutfi di kantornya, Selasa. Salah satu indikator penguatan struktur perdagangan Indonesia, menurut Lutfi, adalah struktur ekspor yang semakin sehat. Ini ditunjukkan dengan dominasi ekspor di sektor manufaktur pada bulan Januari 2014. “Kontribusi ekspor produk manufaktur mendominasi ekspor non migas pada bulan Januari 2014. Jadi ekspor ke negara tujuan tradisional seperti China dan AS di Januari 2014 menguat signifikan, masing-masing naik 22,6 persen dan 1,5 persen dibandingkan Januari 2013 atau secara year on year,” papar mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini. Pemulihan ekonomi khususnya di AS dan China turut membuat Indonesia merasakan percepatan pertumbuhan ekonomi karena peningkatan permintaan dari kedua negara tersebut. Sementara itu, ekspor ke negara tujuan baru pun mengalami peningkatan. “Ekspor ke negara tujuan baru atau non tradisional, khususnya ke Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, Peru dan Nigeria pada Jauari 2014 juga terus menguat, masing-masing tumbuh 116 persen, 72 persen, 187 persen dan 117 persen,” ujar dia. Luthfi menjelaskan peningkatan ekspor tertinggi ditunjukkan oleh ekspor barang-barang manufaktur, khususnya yang bernilai tambah tinggi.“Seperti mesin, peralatan mekanik naik 33,7 persen year on year, perhiasan naik lebih dari 54 persen dan produk-produk kimia naik lebih dari 26,5 persen. Kertas juga naik 11 persen,” ungkapnya.HL08/net

Muhamad Lutfi

Merintis Bisnis Sepeda, Sambil Mengajar 19 WNI Masuk Daftar Terkaya Dunia Bandarlampung, HL- Populasi anak-anak saat ini meningkat untuk mengenal sesuatu pembelajaran, salah satu menyosialisasi sepeda kepada anak-anak sangat penting dalam kehidupannya. Dengan sepeda anak-anak dapat belajar mengayuh dan mengimbangi. Tapi tahap mengayuh dapat digunakan sepeda roda tiga, tahap selajutnya mengimbangi badan dengan menggunakan sepeda roda dua. ini yang diungkapkan oleh Karmono (52) merupakan pemilik sepeda yang baru coba-coba

berdagang sepeda ditahun 2013 lalu, yang buka jam 13.00-17.00. Paginya Karmono pengajar diSDN 2 Peteguhan Teluk Betung Barat Bandarlampung, kios sepedanya berlokasi Jln. Urip Sumoharjono Surabaya kedaton Bandarlampung. “Usaha sepeda ini saya cobacoba untuk dirintis. Saya memberanikan diri sebab sejak SD saya hobi bersepada, bahkan saya sudah mengenal seluk beluk sepeda dari memperbaiki rantai, jok, bongkar-pasang ban dari ban luar dan ban dalam. Modal

dari gaji saya mengajar. Saya Guru SDN 2 Peteguhan Teluk Betung Barat Bandarlampung. Saya beli sepeda langsung dari agen di Bandarlampung. Saya beli yang belum dirakit, dikios ini Untuk pembelajaran sepeda memperlukan 2 tahap, ini juga disesuaikan usia. Anak-anak yang belum bisa bersepeda harus dapat mengayuh pedal sepeda dan tahap selanjutnya jika sudah mengayuh baru mengimbangi badan dari sepeda. Mengayuh dapat dilakukan dengan sepeda roda

tiga dan mengimbangi badan menggunakan sepeda roda dua. Karmono juga menjelaskan, untuk mengenal sepeda ada 2 tahap, yaitu belajar mengayuh bisa menggunakan roda tiga, jika sudah dapat mengayuh tahap selanjutnya mengimbangi badan dari sepeda. Karmono juga menambahkan sepeda ini merupakan alat transportasi tradisional yang tidak akan lekang telan zaman, sepeda akan ada terus. Sepeda juga digemari oleh anak-anak dan dewasa. HL-04/12

Pemadaman PLN Ganggu Perekonomian Lampung Usaha Kecil Paling Terpukul Bandarlampung,HL- Tingginya intensitas pemadaman listrik (byarpet) oleh PLN di Lampung membuat masyarakat semakin resah. Kalangan dunia usaha menilai kebijakan PT PLN tersebut telah mengganggu perekonomian Lampung. Menurut Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung Bidang UKM, Yuria Putra Tubarad pada HL, Selasa, mengatakan seringnya pemadaman listrik yang dilakukan PLN, membuat produktifitas usaha kecil menurun cukup signifikan bahkan paling terpukul. Kondisi ini secara otomatis mengganggu ekonomi masyarakat Lampung. “Kami kecewa dengan pelayanan PLN. Dari tahun ke tahun selalu pelanggan yang dibebani. Pemadaman listrik ini dampaknya sangat masif. Terutama bagi UKM, sudah pasti mereka rugi karena produktifitasnya menurun,”kata Yuria, yang juga

Foto Ilustrasi

politisi Golkar ini. Ia menilai, PLN seharusnya bisa lebih bijaksana dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Jika pemadaman listrik dikarenakan adanya pemeliharaan pembangkit, seharusnya bisa diantisipasi PLN dengan solusi dan bukan terus-menerus membebani kepada pelanggan. Yuria mengatakan pemeliharaan pembangkit merupakan

tugas PLN yang semestinya sudah terjadwal. Sebab itu, BUMN ini seharusnya bisa mengimbangi permasalahan defisit daya tersebut. “Cari dong solusinya. Jangan cuma minta maaf. Masa iya, setiap ada pemeliharaan pelanggan yang menjadi korban. Kalau masyarakat rugi, memang cukup hanya dengan minta maaf,” tegasnya. Pemilik warung yang

menjajakan es krim, Suparno mengeluhkan usahanya merugi akibat seringnya pemadaman listrik. “Jadi nggak bisa terjual dagangan saya,” ujar warga Teluk Betung ini. Ia mengatakan, pemadaman listrik terjadi hampir sepanjang hari dengan waktu yang cukup lama hingga lima jam. “Saya terpaksa pakai genset, tapi itu juga hanya cukup sampai empat jam. Jadi tambah besar saja ruginya,” kata dia. Hal senada disampaikan pemilik Laundry di Rajabasa, Shinta warga Rajabasa. Menurutnya, akibat seringnya pemadaman listrik, sejumlah pekerjaan usaha laundry miliknya terpaksa tertunda. “Akhirnya, banyak pelanggan saya yang komplain,” keluhnya. Ia berharap, kondisi kelistrikan di Lampung dapat segera kembali normal, sehingga usaha yang dijalaninya bisa kembali lancar. “Kalau seperti ini terus, lama-lama bisa tutup usaha saya,” kata dia. HL08

Anda Ingin Pasang IKLAN . . . .

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Bos Djarum Tetap Paling “Tajir” Jakarta,HL- Sebanayak 19 WNI masuk daftar orang terkaya di dunia.R Budi Hartono bos Djarum masih menjadi orang terkaya di Indonesia pada tahun 2014 meski menurut Forbes kekayaannya melorot hingga 900 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,62 triliun (kurs Rp 11.800 per dollar AS) dalam setahun terakhir. Dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes 2014 yang dirilis pada Selasa, terdapat 19 orang Indonesia yang masuk ke dalam 1.645 orang terkaya di

dunia tahun 2014. Total harta kekayaan orang-orang superkaya di dunia ini mencapai 6,4 triliun dollar AS atau sekitar Rp 75.520 triliun (kurs Rp 11.800 per dollar AS). Budi Hartono menjadi orang Indonesia dengan ranking paling tinggi dalam daftar tersebut dengan mengantongi total aset sebesar 7,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 89,68 triliun (kurs Rp 11.800 per dollar AS). Ia berada di urutan 173. Sementara saudaranya, Michael Hartono, menjadi runner up

orang terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan mencapai 7,3 miliar dollar AS (Rp 86,14 triliun). Secara keseluruhan, ia berada di urutan 184. Pundi-pundi kedua miliarder Indonesia ini antara lain berasal dari rokok dan perbankan dengan Djarum dan BCA. Di tempat ketiga adalah pendiri CT Corpora, Chairul Tanjung (CT), yang terus menanjak. CT memiliki aset 4 miliar dollar AS (Rp 47,2 triliun). Secara umum, dia berada di urutan 375, naik dibanding tahun lalu, di urutan 395.HL08/net

Berikut 19 orang Indonesia yang masuk dalam daftar orang terkaya dunia 2014 versi Forbes Nama & No Urut 173 R Budi Hartono 184 Michael Hartono 375 Chairul Tanjung 446 Sri Prakash Lohia 609 Peter Sondakh 687 Mochtar Riady dan keluarga 828 Sukanto Tanoto 869 Bachtiar Karim 973 Theodore Rachmat 973 Tahir 1.036 Murdaya Poo 1.046 Martua Sitorus 1.092 Achmad Hamami dan keluarga 1.284 Ciputra dan keluarga 1.284 Low Tuck Kwong 1.372 Edwin Soeryadjaya 1.372 Hary Tanoesoedibjo 1.465 Harjo Sutanto 1.565 Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

HUB : Johan 0857 - 8863- 9560

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Kekayaan 7,6 miliar dollar AS 7,3 miliar dollar AS 4 miliar dollar AS 3,5 miliar dollar AS 2,8 miliar dollar AS 2,5 miliar dollar AS 2,1 miliar dollar AS 2 miliar dollar AS 1,85 miliar dollar AS 1,85 miliar dollar AS 1,75 miliar dollar AS 1,7 miliar dollar AS 1,6 miliar dollar AS 1,3 miliar dollar AS 1,3 miliar dollar AS 1,2 miliar dollar AS 1,2 miliar dollar AS 1,1 miliar dollar AS 1 miliar dollar AS

Kantor : (0721) - 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


SIGER

3

Rabu, 5 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

Jalan By Pass Makan Korban Bandarlampung, HL- Kondisi lalulintas Jalan By Pass Soekarno-Hatta Bandarlampung ruas Panjang-Rajabasa Bandarlampung yang semakin ruwet akibat penyelesaian pembangunannya yang molor, mulai memakan korban. Sejumlah warga yang berdiam di kawasan Jalinsum itu, Selasa (4/3) sore, menyebutkan perbaikan jalinsum itu tak kunjung tuntas, begitu juga lampu penerangannya belum berfungsi, sementara pengendara cenderung melaju kencang melintasi jalan tersebut. “Tiga hari lalu kendaraan yang melaju kencang menabrak tiang lampu di median jalan saat hujan lebat. Minim penerangan, kondisi jalan mulus sehingga pengendara cenderung melaju kencang dan kurang memperhatikan median jalan,” kata salah satu penjual barang bekas di kawasan jembatan layang Wayhalim Bandarlampung. Sementara itu, sebuah

sedan pada Selasa siang yang melaju kencang dari arah Rajabasa ke Kalibalok, menabrak tiang lampu penerangan jalan di dekat RS Imanuel Bandarlampung. Tabrakan itu menyebabkan tiang tersebut rubuh dan mobil tersebut rusak parah. Kecelakaan itu menyebabkan arus kendaraan menjadi macet, namun tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Beberapa hari sebelumnya, tabrakan kendaraan juga terjadi di salah satu belokan Jalinsum di kawasan Sukarame, karena pengendara melaju kencang. Berkaitan itu, banyak pihak yang meminta pemerintah mendesak kontraktor pembangunan Jalinsum itu agar secepatnya menuntaskan pekerjaannya. Selain itu, material bangunan juga diminta dibersihkan dari badan jalan karena berpotensi menimbulkan kecelakaan. “Sisa tanah galian dan material lainnya

Nilai Tukar Petani Turun Bandarlampung, HL- Nilai Tukar Petani (NTP) Lampung pada Februari 2014 turun tipis 0,01 persen karena kenaikan harga berbagai komoditas pertanian. “Fenomena perubahan iklim yang tidak menentu cukup berdampak pada harga beberapa sektor pertanian terutama sub sektor tanaman hortikultura seperti cabai merah, cabai rawit, dan

sawi,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Adhi Wiriana di Bandarlampung, Selasa (4/3). Ia mengatakan, bahwa sub sektor tanaman perkebunan juga mengalami kenaikan seperti komoditas lada dan kakao. Pada subsektor perikanan terjadi peningkatan harga pada jenis ikan selar, gurame, dan kembung.

harus dibersihkan dari badan jalan. Rambu- rambu diperbanyak dan lampu penerangan jalan segera difungsikan,”kata Duan, salah satu warga setempat. Pelebaran Jalinsum sepanjang 18,5 km itu dibiayai Bank Dunia dan APBN, dan semestinya sudah tuntas pada Desember 2013. Namun hingga sekarang, pembangunan Jalinsum ruas PanjangKalibalok belum tuntas sehingga kontraktornya didesak banyak pihak untuk segera menyelesaikan pembangunannya. Dua pemenang tender adalah PT Conbloc Infratecno (CI) dan PT Duta Graha Indah (DGI). PT CI melakukan pengerjaan mulai Rajabasa sampai Tirtayasa sejauh 10 km dengan nilai proyek Rp133,4 miliar. Pengerjaan PT DGI mulai dari Tirtayasa sampai panjang sejauh 8,1 km dengan nilai proyek Rp97,2 miliar. HL-06/ant

Oedin Tunjuk Arinal Djunaidi Plt Sekda

Menurut dia, dengan kenaikan harga berbagai komoditas pertanian itu, menjadikan NTP Lampung pada Februari 2014 turun tipis 0,01 persen. Ia menjelaskan, secara keseluruhan NTP Lampung pada Februrai 2014 masing-masing subsektor tercatat sebesar 100,44 untuk padi dan palawija, 104,74 untuk hortikultura, untuk tanaman perkebunan rakyat 98,63, peternakan 108,51, dan 101,58 untuk perikanan. HL-06/ant

245 Orang Meninggal Akibat Bencana

Foto Ilustrasi

Jakarta, HL- Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan ada 245 orang meninggal akibat bencana yang terjadi sejak awal 2014. “Dari Januari hingga bulan ini saja, ada 372 kali kejadian. Korban meninggal mencapai 245 jiwa, luka-luka 1.523 jiwa dan korban mengungsi 1.044.990 jiwa,” kata Kepala BNPB Syamsul Maarif saat rapat dengar pendapat di Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa (4/3). Ber-

dasarkan data BNPB, sekitar 80 persen korban didominasi oleh bencana hidro meteorologi, seperti banjir, longsor, kekeringan, kebakaran lahan dan hutan serta gelombang pasang. Sejak awal tahun, pihaknya juga mencatat ada 3.000 unit lebih rumah yang rusak berat, 603 unit rumah rusak sedang, 5.637 unit rumah rusak ringan dan sebanyak 271.109 unit rumah terendam. Sementara itu, sebanyak 54 unit sarana pendidikan, 51 unit sara-

na peribadatan dan 17 sarana kesehatan juga mengalami kerusakan. Ada pun lahan pertanian yang rusak mencapai 54.972 hektar. “Tren ke depan akan terus meningkat, karena kebutuhan manusia yang selalu berkembang dan yang menjadi persoalan tersendiri untuk masalah kependudukan,” katanya. Dijelaskan Syamsul, pada 2014, jumlah kejadian banjir mencapai 148 kali dengan korban hilang dan meninggal hilang 66 jiwa serta 7 lainnya luka. Sebanyak 1.260.882 jiwa harus mengungsi karena ada 484 unit rumah yang rusak berat, 69 unit rumah rusak sedang dan 123 unit rumah rusak ringan. Sedangkan 269.903 unit rumah ikut terendam banjir. “Selanjutnya, tanah longsor menempati urutan kedua, dengan 99 kejadian. Korban hilang 72 jiwa, luka-luka 31 jiwa serta sekitar 14.296 jiwa lainnya harus mengungsi,” jelasnya. Ada pun rumah yang rusak berat akibat tanah longsor mencapai 1.474 unit, rumah rusak sedang 204 unit, rumah rusak ringan 741 unit dan 50 unit lainnya terendam karena longsor. Bencana longsor juga rusak sarana pendidikan dan 63 hektare lahan pertanian. Puting beliung menempati kejadian di peringkat ketiga, yaitu sebanyak 94 kali kejadian. Total korban meninggal mencapai 35 jiwa, luka-luka 34 jiwa, dan 1.509 jiwa mengungsi. Rumah rusak berat sebanyak 401 unit, eumah rusak sedang 267 unit, rumah rusak ringan 3.546 unit. Sementara itu, sarana pendidikan yang rusak sebanyak 12 unit, sarana peribadatan 19 unit, dan 3 unit sarana bangunan lain. Selanjutnya, bencana gelombang pasang terjadi 6 kali dan mengakibatkan 3.000 jiwa mengungsi karena 13 unit rumah rusak berat dan 642 unit rumah rusak ringan. “Letusan gunung api ada dua kejadian. Yang meninggal dan hilang 24 jiwa, korban luka-luka 1.423 jiwa dan sebanyak 120.839 jiwa harus mengungsi,” jelasnya. HL-06/ant

STRUKTUR ORGANISASIGubernur Lampung Sjcahroedin ZP menjelaskan struktur organisasi pemprov Lampung di ruang kerjanya. foto-iwan kodrat

TEKA-teki siapa pejabat eselon II dengan golongan kepangkatan IV D di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang akan ditunjuk Gubernur Lampung Sjachroedin ZP sebagai pelaksana tugas (Plt) sekdaprov menggantikan Berlian Tihang terjawab sudah. Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mengatakan, sudah men-

etapkan dan akan menandatangani SK gubernur Plt Sekdaprov

Lampung pengganti Berlian Tihang di depan para wartawan yang sejak kemarin menunggu informasi tersebut. Gubernur, Selasa (4/3) petang, usai menghadiri acara silahturahmi dengan Forum Ulama Lampung mengajak wartawan ke ruang kerjanya untuk menyaksikan penandatangan SK peneta-

Masyarakat tak Berdaya Hadapi PLN PLN Berlakukan Pemadaman Bergilir

GUNAKAN LILINSebagian masyarakat Bandarlampung terpaksa menggunakan lilin sebagai penerangan akibat pemadaman bergilir yang dilakukan PLN. foto-ist

Bandarlampung, HL-Masyarakat Bandarlampung yang menjadi konsumen listrik PT PLN di wilayah Lampung tidak

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

berdaya dengan pemadaman aliran listrik yang terjadi sepekan terakhir. Warga hanya dapat berkeluh ke-

sah karena terganggu kelancaran aktivitas maupun usahanya sehari-hari.Beberapa pelanggan PLN di Bandarlampung, Selasa

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

pan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi menjadi Plt Sekdaprov Lampung. Idealnya, menurut Oedin, pejabat yang tepat untuk mengisi posisi sekdaprov adalah para asisten yang terdiri Asisten I Bidang Pemerintahan , Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Assiten III Bidang Kesra dan Assiten IV Bidang Umum. Para asisten memiliki cukup pengalaman dalam mengkoordinasi satuan kerja di lingkungan pemprov.”Sudah ditetapkan, Pak Arinal Pltnya. Sekarang juga (kemarin petang), saya tandatangani SKnya ya di depan para wartawan. Ini baru pertama kalinya penandatangan SK pejabat di depan wartawan,” kata Sjachroedin. Sebenarnya, lanjut dia, tidak perlu terburu-buru dalam mencari plt sekda. Sebab, tugas sekda adalah mengkoordinasi kerja para asisten dan satuan kerja. Tugas tersebut sudah seluruhnya dibagi kepada empat asisten. “Sebenarnya ga penting amat buru-buru asalkan para asistennya kuat. Tapi wartawan kan seneng dan selalu itu yang ditanya,” kata dia. Oedin mengatakan, ia langsung yang akan mengendalikan tugas pemerintahan dibantu para asisten. Diketahui, pasca KPU menetapkan dan mengundi nomor urut calon gubernur Lampung, Senin (24/2) lalu, Berlian Tihang menyatakan mundur sebagai Sekda Provinsi Lampung pada Selasa (25/2). Berlian Tihang yang berpasangan dengan Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri mendapat nomor urut 1 pada pemilihan gubernur Lampung 9 April 2014 yang bebarengan pemilihan legislatif. “Saya mulai, Selasa (25/2), resmi mundur dari jabatan Sekda. Karena Pak Gubernur sedang menunaikan ibadahg umroh, makanya saya izin kepada wakil gubernur, Pak Joko Umar Said,” kata Berlian Tihang kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (27/2) siang. HL-06

(4/3), mempertanyakan kebijakan PLN setempat yang melakukan pemadam bergilir selama beberapa jam setiap hari, namun realisasinya di satu tempat dalam sehari bisa lebih dua kali terjadi pemadam aliran listrik PLN itu. Sejumlah pelanggan, di antaranya di kawasan Sukarame dan Tanjungkarang Pusat Kota Bandarlampung mengaku dalam sepekan ini, beberapa jam aliran listrik di rumah mereka mengalami pemadaman. “Di rumah saya di Sukarame malah dalam sehari bisa lebih satu kali terjadi pemadaman,” ujar Ria, warga pengguna listrik PLN itu pula. Pemadaman itu tak hanya terjadi di permukiman saja, juga menimpa rumah sakit, seperti RS Imanuel. Dia menyebutkan, pemadaman itu dilakukan pada pagi hari, siang maupun malam hari. Beberapa hari ini, pemadaman aliran listrik PLN dilakukan saat subuh, ketika aktivitas memasak dan menyiapkan diri untuk bekerja atau sekolah sedang berlangsung sehingga dirasakan sangat mengganggu. “Apalagi untuk memasak sekarang menggunakan magic jar yang bergantung pada aliran listrik PLN, juga mengisi air untuk mandi dan lain-lain pakai mesin air dengan daya listrik PLN,” katanya pula. HL-06/ant

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

4

Rabu, 5 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

Jalintim Kembali Macet Sukadana, HL-Ratusan mobil mengular di sepanjang jalan lintas timur (Jalintim) kemacetan terdapat di tiga titik ruas jalan, kemacetan diakibatkan karena buruknya insfratruktur jalan lintas nasional. Selain di akibatkan dengan kondisi jalan yang rusak parah, kemacetan di akibatkan dengan adanya penggalian pipa gas oleh PGN di Desa Labuhanmaringgai, Kecamatan Labuhanmaringgai, Lampung Timur. Tokoh Pemuda Kecamatan Labuhanmaringgai, Erlan Juanda mengatakan, dari arah Kecamatan Labuhanmaringgai menuju Kecamatan Wayjepara, lebih dari tiga ratus mobil besar, panjang kemacetan capai 10 kilometer. “Memang jalannya lambat itu sama juga dengan macet, dan kejadiannya sudah satu pekan ini semenjak adanya penggalian pipa gas di pinggir jalan nasional,” kata Erlan Juanda. Dijelaskan dia, kemacetan juga terjadi di Desa Rajabasabaru, Kecamatan Matarambaru, tepatnya di jembatan

yang nyaris putus, titig ketiga terjadi di Desa Jepara, Kecamatan Wayjepara, diakibatkan jalan sepanjang 300 meter mengalami kerusakan total hingga aspal terkelupas, ironisnya kerusakab itu sudah bertahun tahun tidak di benahi oleh pemerintah. “Pokonya kalau mengendarai mobil jenis Sedan jangan sekali kali melintasi, Desa Jepara, Rajabasabaru dan Labuhanmaringgai, pasti nyangkut karena banyak lubangan,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Bagian Oprasional (Kabag ops) Polres Lampung Timur, Kompol Fidelis Timoranto, saat di hubungi dia mengatakan kemacetan di akibatkan buruknya insfratruktur jalan nasional, sehingga dengan adanya kemacetan tersebut, Fidelis menerjunkan 35 anggota Shabara dan Intel, guna mengantisipasi adanya premanisme yang memanfaatkan kemacetan di jalan lintas timur tersebut”24 jam kami jaga ketat tentunya di ruas jalan yang menimbulkan kemacetan,” kata Fidelis. HLD-22

PNS Lampura Tolak KPE

Dharma Pertiwi Bantu Pengungsi Sinabung Jakarta, HL-Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Koes Moeldoko didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ibu Penny Marsetio dan Ketua Umum Pia Ardhya Garini Ibu Dewi I.B. Putu Dunia, menyerahkan bantuan kepada pengungsi bencana alam erupsi Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo Sumatera Utara, Senin (3/ 3). Ketua Umum Dharma Pertiwi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Tanah Karo Bapak Kena Ukur Karo Jambi bertempat di Kodim 0205/TK sebagai Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Sinabung. Bantuan tersebut disalurkan ke 30 titik pengungsian, dengan jumlah 1.878 Kepala Keluarga dan 5.741 jiwa. Jenis bahan bantuan yang disalurkan kepada para pengungsi berupa 2500 paket tas sekolah (10 buku tulis, 1 pensil, 1 penggaris dan 1 penghapus), 10 ton beras, 2500 dus mie instan, biskuit dan 2500 liter minyak goreng. Usai penyerahan bantuan, Ibu Koes Moeldoko dan rombongan mengunjungi beberapa tempat pengungsian diantaranya di Gereja Batak Karo Protestan Klasik, Kabanjahe Zentrum, Asrama Kodim dan Gedung Serbaguna KNPI. Kegiatan sosial ini mengangkat tema “Pendongeng Kemanusiaan Dharma Pertiwi”. Selain Dharma Pertiwi, TNI juga turut serta berpartipasi dan didukung oleh be-

SERAHKAN BANTUAN Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Koes Moeldoko didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ibu Penny Marsetio dan Ketua Umum Pia Ardhya Garini Ibu Dewi I.B. Putu Dunia menyerahkan bantuan untuk pengungsi Gunung Sinabung. Foto: Foto: Puspen TNI/HL

berapa artis cilik diantaranya Tegar serta pendongeng nasional dari seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua Umum Dharma Pertiwi mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghibur, memotivasi dan membangkitkan semangat keji-

waan para pengungsi khususnya kepada anak-anak dibawah lima tahun, TK dan SD. Para pendongeng disebar ke seluruh titik pengungsian yang berada di Kabupaten Tanah Karo selama tiga hari dengan harapan tercipta imajinasi anak-anak, sehing-

malisasikan kembali alam pikirannya untuk segera menyesuaikan dalam kehidupan sehari-hari, penuh ceria dan bergembira baik di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan sekolah nantinya”, ujar Ketua Umum Dharma Pertiwi. HLD-03/rilis

ga dapat berkreatifitas seperti semula setelah dihibur dengan cerita dari para pendongeng. “Para pendongeng adalah pasukan khusus yang akan memberi recovery kepada anak-anak supaya tidak ada lagi trauma, sehingga dengan cepat dapat menor-

Kakam Kecam P3N Pulung Kecana Kotabumi, HL- Sekitar 6 ribu PNS Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menolak untuk menggunakan Kartu Pegawai Elektronik (KPE) sebagai alat transaksi pengambilan gaji di ATM bersama di kabupaten setempat. Pasalnya, KPE yang diperuntukan bagi PNS tidak begitu bermanfaat, karena gaji mereka sudah habis digadai di Bank. Akibatnya, PNS di Kabupaten Lampura memilih untuk mengambil sisa gaji mereka di bendahara masingmasing satuan kerja (Satker). Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampura Chairun Abung melalui Kabid Kesejahteraan Pegawai Rosadi Usman mengatakan, pihaknya telah merampungkan sekitar 6.743 KPE dari total keseluruhan PNS yang berjumlah 9.743 orang. ”Enam ribu lebih KPE itu sudah kita bagikan kepada masing-masing pemiliknya. Tapi entah apa sebabnya, para PNS enggan mengunakan KPE sebagai kartu transaksi pengambilan gaji,” ujarnya. Rosadi menduga, para PNS malas mengambil gaji di ATM karena memakan waktu dan transportasi.” Kemungkinan itulah penyebab

PNS malas untuk menggunakan KPE. Apalagi kalau gaji sudah tinggal sedikit,” Terangnya. Sampai saat ini, pihaknya baru mengetahui ada tiga Satker yang telah memanfaatkan KPE sebagai kartu transaksi yaitu BPKAD, Bappeda dan BKD sendiri. Ada beberapa Satker lainnya yang mulai menggunakan KPE, tapi terbilang masih sangat renda. “Termasuk di kantor BKD ini belum seratus persen yang menggunakan KPE tersebut,” tambahnya. Selain itu Rosadi menjelaskan, untuk 3.000 KPE saat ini sedang dalam proses dan sudah diajukan ke Badan Kepegaiawan Nasional (BKN) untuk dicetak oleh PT Sucifindo.”Jadi sekitar tiga ribu yang belum terealisasi itu, sekarang sedang dalam proses,” ungkapnya. M.Isro salah seorang PNS di Lampura mengaku, dirinya beserta puluhan rekannya sampai sekarang belum menggunakan KPE sebagai kartu transaksi pengambilan gaji, lantaran KPE miliknya belum diaktifkan. ”Gak tau, para PNS di Satker saya pada males mengaktifkan KPE dan masih banyak yang memilih mengambil gaji dengan bendahara,” ujar Isro. HLD-18

JABATAN Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) Kampung Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubarat) yang dipegang Mujianto kurang lebih tiga periode kembali digoyang orang. Tak kurang Kepala kampungnya sendiri, Dul Radjak geram dengan sikap dan kebijakan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan TulangbBawang Tengah yang menjadi pimpinannya para Pembantu Pegawai Pencatat Nikah didaerah tersebut. Kepada Haluan Lampung, Dul Radjak bercerita bahwa kebijakan kampungnya sudah akan melakukan penyegaran terhadap aparatur pemerintahan di kampungnya, bahkan sejak periode pertama dirinya dipercaya memimpin di Kampung Pulung Kencana, hal ini diambil dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Terkait P3N di kampungnya, Dul Radjak tidak membantah jika disebutkan pernah ada gelombang protes, mosi tidak percaya atas jabatan strategis pemangku agama yang dipegang Mujianto tersebut. “Penyegaran

yang saya lakukan sudah prosedural, sesuai ketentuan. Tetapi semua mandeg, beku ditangan KUA. Rekomendasi kepala kampung diabaikan. Berlarutlarut sejak Oktober 2013 hingga hari ini, ada apa? Apa dasar KUA memperpanjang jabatan Mujianto? Serentetan pertanyaan terlontar dari lelaki yang sering dipanggil Mbah Dul ini. Untuk diketahui, surat pengajuan P3N yang baru sudah disampaikan pada 17 Oktober 2013 lalu. Rekomendasi pengajuan nama Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) Pulung Kencana atas nama Sulaiman, S. Pd.I bernomor : 590/ 13/PK.TBT/X/2013 tertanggal 10 Oktober 2013 itu dikirimkan ke Kepala KUA Tulang Bawang Tengah, diteken Kepala Kampung Dul Radjak dengan mengetahui Camat Tulang Bawang Tengah, Nur Muhammad, S. Sos., MM. Dasar pemberian rekomendasi itu sendiri atas surat Badan Per-

Nur yang turun ke Penambangan batu milik H Zuhri kemarin telah mengetahui kondisi penambangan dengan menjelaskan, kalau Erosi itu sementara karena alam, dan siapapun bisa memanfaatkannya. “Dampak dari pengerukan ini adalah unsur alam, dan kita lihat sendiri Yang namanya kekayaan alam itu bisa dimanfaatkan sebesar besarnya, jadi siapapun boleh untuk mengeruk hasil bumi di lokasi ini,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya bila Pertambangan batu Krokos milik H.Zuhri Sampurna Jaya tersebut, telah di keluhkan warga Cempaka Barat dan Cempaka Timur yang merasa di rugikan akibat penambangan itu. Namun, sejauh ini pemilik tambang batu itu siap melakukan ganti rugi asal kerusakan itu memang benar dari penambangan. HLD-18

rankan. Masih menurut Dul Radjak, dirinya sudah menyuruh orang yang ia tunjuk bakal menggantikan Mujianto untuk menelusurinya ke KUA di Panaragan. Kabarnya masih ada persyaratan yang harus dilampirkan kurang. “Syarat apa lo Mas yang kurang?” sergah kepala kampung ini geram. Belakangan tersiar kabar bahwa nama pengganti Mujianto terlambat dalam pengajuan, sehingga Kepala KUA minta ditangguhkan dulu, terlanjur di-SK-kan gak enak dicancel. “Lo...perpanjangan waktu Mujianto itu atas rekomendasi sopo..... mbahe opo? cetus Dul radjak dengan logat jawa kentalnya. Prasangka beredar Kepala KUA sudah terima suap bawahannya yang dipandang loyal pada pimpinan ini. Reaksi kepala kampung dan masyarakat setempat bisa dimaklumi, menurut masyarakat pelayanan Mujianto yang juga berprofesi sebagai tukang gigi ini dinilai kurang baik. Banyak pungutan liar (pungli). Sementara itu salah satu aparatur kampung pulung Kencana yang enggan disebut namanya,

kepada Haluan Lampung mengatakan Mujianto orangnya terlalu ‘tinggi’ akunya. “Selalu terlambat datang, padahal sudah ditentukan jam akad nikahnya jauh-jauh hari, pake minta dijemput segala, kayak pejabat tinggi saja,” celotehnya. Permasalahan Kementerian Agama menyangkut Mujianto sebagai P3N Pulung Kencana yang dipertanyakan legalitasnya oleh warga itu dianggap sebagai puncak dari gunung es permasalahan sesungguhnya. Karena kasus semacam ini dianggap jamak, hampir menyeluruh di setiap kampung di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pasalnya prosedur pengangkatan P3N tersebut hanya yang bersangkutan, kepala kampung dan Pejabat KUA yang tahu. Bertahun-tahunpetugas tidak pernah ada penyegaran. Sementara persoalan terkait pelayanan petugas nikah ini semakin bertumpuk ; mulai dari buku nikah yang gak terbit, biaya nikah yang melambung dan persyaratan yang diada-adakan. Kita tunggu langkah Kementerian Agama (Kemenag) Tulangbawang Barat lakukan gerakan bersih-bersih. HLD-15

Budiman Butuh Uluran Tangan Dermawan

Tinjau Penambangan Batu Kotabumi,HL-Pertambangan batu di Sri Agung Kecamatan Sungkai Jaya Lampura yang disinyalir merusak lahan warga Selasa (4/3) kemarin ditinjau oleh pihak Kecamatan dan pemilik tambang serta warga setempat guna mencari titik temu permasalahan tersebut. Dari pantauan tim Haluan Lampung kemarin, beberapa warga yang mengaku memiliki lahan di lokasi penambangan menuturkan bila mereka selama ini tidak mempermasalahkan erosi tersebut. “Ya kalau sejauh ini saya secara pribadi ga ada rasa mau nuntut atau yang lainya, karena kali disini setiap tahun kadang pindah kesana kadang kesini, ga tentu juga alirannya,” kata Yusrom warga Cempaka Barat, sekaligus pemilik lahan di lokasi penambangan. Camat Sungkai Jaya, M

wakilan Kampung (BPK) Pulung Kencana, nomor : 37/08/BPKPK/TBB/2013 yang terbit 18 Agustus 2013, perihal peninjauan masa bhakti Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) Pulung Kencana atas nama MUJIANTO yang berakhir pada Oktober 2013. Pergantian pegawai ini dimaksudkan untuk perbaikan pelayanan pada masyarakat untuk kedepannya per Oktober 2013, merupakan langkah penyegaran pada aparatur pemerintahan kampung sebagaimana amar ke-3 Instruksi Dirjen Bimas Islam tanggal 10 februari 2009. Namun langkah dan kebijakan Pemerintahan Kampung pulung Kencana yang ingin meningkatkan pelayanan pada warganya dan mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa tersebut tidak sejalan dengan kebijakan Kantor Urusan Agama setempat. Buktinya rekomendasi kepala kampung atas pengajuan P3N diabaikan. “Kepala KUA Tulang Bawang Tengah lebih mengakui rekomendasi syetan,” kata salah satu tokoh agama Pulung Kencana yang keberatan namanya diko-

Budiman, penderita perlengketan usus terbaring di rumah sakit

Gunungsugih, HL-Untung tak dapat diraih, malang tak dapat dihindar, begitulah sepenggal kalimat untuk menggambarkan takdir kehidupan, yang sedang dijalani Budiman bin Suhaili (25), warga Kelurahan Yukumjaya, Kecamatan Terbanggibesar Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Budiman (25) pasien penderita perlengketan usus, yang saat ini sedang terbaring lemah di rumah sakit, sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan. Sudah memasuki bulan ke empat, putra ketiga pasangan Suhaili-Faridawati ini, hanya ter-

baring tak berdaya di ruang Kenanga IV. RS Mitra Mulia Husada, Bandarjaya Timur. Saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan, tubuhnya kurus kering tinggal kulit membalut tulang, dengan warna kulit menghitam, lemah dan tak bertenaga. Keadaan ini sangat kontras dengan Budiman sebelumnya, yang oleh keluarga, tetangga dan temanya dikenal sebagai pribadi yang gesit, dan tidak bisa diam. Ny. Faridawati (54) yang ditemui saat sedang menjaga putranya ini menceritakan, anak bujangnya menderita perlengketan usus yang mengharuskannya beberapa

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

kali menjalani operasi. Awalnya, sekitar tahun 2010 lalu, Budiman di diagnosa terkena usus buntu dan menjalani operasi. Hasilnya, sakit perut karena tak bisa buang air besar (BAB) sembuh, dan BAB-nya juga sudah lancar, setelah sepekan dirawat, Budiman sudah diperbolehkan pulang kerumah. Tetapi hanya sekitar empat hari, sakit perut Budiman kembali kambuh, dan memaksa orang tuanya untuk membawa kembali ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan kedua, dokter mendiagnosa Budi mengalami perlengketan pada usus, yang selanjutnya dilakukan operasi kedua. Sehari pasca operasi kedua dan menjalani perawatan, dokter menyatakan pasien mulai berangsur sembuh. Namun baru sehari di rumah Budi kembali mengerang kesakitan, selanjutnya tindakan operasi ketiga kalinya kembali dilaksanakan tom dokter bedah. Kegembiraan terpancar diwajah Budi dan anggota keluarganya, karena setelah operasi ketiga, Budi berangsur sehat hingga satu setengah tahun lamanya. “Setelah operasi ke tiga itu, Budi sempat sehat sekitar satu setengah tahun,” ulas Ny. Farida sembari sesekali menyeka air matanya. Namun ternyata cobaan kelu-

arga Suhaili (65) belum berakhir, hingga pada pertengahan tahun 2013 lalu, Budiman kembali merasakan sakit yang sama. Sehingga harus menjalani operasi yang ke empat kalinya, dan kali ini kesehatan pasien hanya bertahan beberapa bulan saja. Sekitar pertengahan November 2013, Budiman harus kembali ke rumah sakit, untuk menjalani operasi ke lima dengan diagnosa yang sama. Tak juga sembuh, terakhir dilakukan operasi yang ke enam kali. Karena usus besar pasien sudah mengalami penyusutan jauh, maka tim dokter membuatkan saluran pembuangan lain, yang diletakan dibawah lambungnya. “Kata dokter ususnya sudah tidak bisa menyerap nutrisi. Sekarang ususnya hanya tersisa satu jengkal,” kata ibu kandung Budiman Ny. Faridawati. Penderitaan ini tidak hanya dirasakan oleh Budiman sendiri, tetapi juga berdampak pada anggota keluarganya yang lain. Ayah Budiman, Suhaili (65) yang sudah berusia senja, tak lagi mampu mengayuh becaknya yang selama ini menjadi sumber penghidupan. Hingga memaksa sang ayah beralih profesi menjadi pemulung barang bekas. Sayangnya pekerjaan ini tidak banyak membantu, akibat kondisi Suhaili yang

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

mengidap penyakit sesak nafas, sampai diputuskan untuk berhenti bekerja. Sementara ibunya tidak dapat berbuat banyak, karena kesibukan mengurus Budiman di rumah sakit, dan merawat suami di rumah, akhirnya pekerjaan sebagai buruh cuci, yang selama ini dilakoninya terpaksa ia tinggalkan. Kakak Budiman yang sulung, Anton (30), dengan profesi sebagai pengumpul barang bekas, juga tidak terlalu banyak membantu, lantaran sudah memiliki tanggungan istri dan dua orang anak. Dan kakaknya yang nomor dua, Hari (27), tidak memiliki pekerjaan tetap dan saat ini sedang menganggur, dialah yang setia menemani dan mengurus Budi di rumah sakit selama ini. Budiman masih memiliki seorang adik, yang saat tamat SMP tahun 2013 lalu, adiknya inilah yang bergantian dengan kakaknya Heri, menjaga dirinya diruang perawatan rumah sakit. Seolah tak terbendung, air mata Ny. Farida terus mengalir sembari bercerita. Sejak beberapa bulan terakhir, ekonomi keluarganya hampir lumpuh, sehingga ia dan keluarganya masih dapat bertahan dari pemberian para dermawan. HLD-11

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

5

Rabu, 5 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

Nasib Iwan, Bocah Miskin Penderita Gizi Buruk Liwa, HL- Kondisi tak beruntung menimpa Iwan, bocah berusia 10 tahun asal Pekon Pampangan, Kecamatan Sekincau Kabupaten Lampung Barat (Lambar). Iwan terkulai lemas di rumah sakit, akibat menderita gizi buruk. Iwan yang sejak kecil hidup bersama kakek dan neneknya, sejak divonis terkena gizi buruk oleh ahli gizi, sampai saat ini baru dua kali berobat ke rumah sakit setempat. Karena, miskin Damanuri (63) kakek Iwan pasrah dengan keadaan cucunya tersebut. Menurut Damanuri, selama ini upaya yang dilakukan hanya kontrol kondisi kesehatan cucunya di Puskesmas Pekon Pampangan. “Selama ini, saya hanya membawa Iwan ke puskesmas. Karena, kami tidak ada biaya untuk membawanya ke rumah sakit,” ujarnya. Damanuri menyatakan, selama kontrol di puskesmas cucunya hanya diberikan obat syirup. “Kami berharap, pemerintah daerah dapat memberikan bantuan kepada Iwan yang sudah divonis menderita gizi buruk. Dengan adanya bantuan itu, mungkin cucu saya bisa sembuh,” imbuhnya. Ditempat terpisah, Kepala Puskesmas Pampangan, HM Aminuddin menjelaskan, sejak berusia 3 tahun Iwan sudah pernah diantar ke puskesmas. Bahkan, sejak tahun 2011 sudah beberapa kali di rujuk ke RS Liwa, dan selama berobat di puskesmas sudah melakukan terapi, diberi roti, dan susu. “Iwan juga ikut po-

MESUJI

Mesuji Dapat Bantuan Kapal

TERKULAI LEMAS Iwan Saputra didampingi kakenya, Damanuri warga Pekon Pampangan Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat terkulai lemas, karena menderita penyakit gizi buruk. Foto: Very Partawijaya/HL

syandu seperti layaknya anak lain,” imbuh dia. Menurut keterangan Dokter Spesialis Anak, wawan saat ini usaha yang dilaku-

PT HK Garap Trans Sumatera PT Hutama Karya (HK) selaku perusahaan konstruksi pelat merah bersedia menggarap proyek jalan tol Trans Sumatera walaupun dinilai tidak menguntungkan. Namun, demi peningkatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera, proyek ini harus didukung. Direktur Utama Hutama Karya Tri Widjajanto, Senin (3/ 3) menyatakan bisa memahami alasan pemerintah menunjuk perseroan yang dipimpinnya untuk mengerjakan proyek jalan tol sepanjang 2.700 kilometer ini. “Kan kalau ditender dan dikerjakan dengan skema public private partnership, tidak ada yang berminat. Karena tidak feasible,” ujar Tri di Jakarta. Oleh karena itu, ia melanjutkan, pemerintah menunjuk BUMN seperti Hutama Karya sebagai kepanjangan tangannya untuk mengemban tugas ini. Namun, menurut Tri, pemerintah juga harus memberikan jaminan kepada demi proyek ini bisa berjalan lancar. Dengan

adanya jaminan dari pemerintah, bank akan mudah mengucurkan pinjaman kepada Hutama Karya selaku pelaksana proyek tol Trans Sumatera. Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mengungkapkan bahwa ia diminta untuk merevisi draft Perpres yang menunjuk Hutama Karya sebagai pelaksana proyek Trans Sumatera. Alasannya Perpres itu mandek di Sekretaris Kabinet. Gangguan dan hambatan mungkin terjadi terkait pelaksanaan proyek ini perlu diantisipasi. Oleh karena itu, pemerintah akan memasukkan klausul-klausul yang mengatur bahwa proyek ini akan dikerjakan hingga selesai. “Jadi kita takut kalau sudah diberikan ke Hutama Karya dan akhirnya mangkrak dan tidak dikerjakan karena berbagai alasan,” ujar Djoko. Usulannya, menurut Djoko adalah pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum bisa melakukan cara-cara lain jika dianggap bisa memberikan realisasi lebih cepat. HL-03/net

kan pihak rumah sakit terhadap Iwan penderita Gizi Buruk yakni, dengan melakukan Fisioterapi dan memberikan asupan gizi guna

meningkatkan sensor saraf motorik, agar kondisi badan yang kaku perlahan bisa digerakkan. “Kalau sembuh total sangat

sulit, tapi kami akan tetap berusaha agar Iwan sembuh dari penyakit gizi buruknya,” tandas dia. HLD-12

Buaya Resahkan Petambak Dipasena PETAMBAK Bumi Dipasena Kabupaten Tulangbawang (Tuba) mulai resah karena buaya-buaya muara mulai masuk ke permukiman warga akibat maraknya pencarian ikan dengan jaring setrum. “Itu akibat ulah empat orang pelaku yang kemarin di Polair Polda Lampung. Mereka merusak habitat buaya sehingga merusak ekosistem dan mengancam budi daya udang-udang kami,” kata salah satu warga Bumi Dipasena, Arie Suharso, Selasa (4/3). Menurut Arie, warga kerap menemukan buaya mendarat di permukiman. Temuan paling besar terjadi Senin kemarin saat buaya sepanjang tiga meter didapati di lokasi tersebut. Reptil itu sebenarnya sahabat bagi para petambak karena mampu menjaga kestabilan ekosistem. “Kalau ekosistem terganggu, proses budi daya juga terganggu. Set-

rum yang digunakan dapat membunuh ikan-ikan kecil yang menjadi filter untuk mencegah penyakit udang lebih meluas,” ujar Ari.Melihat gejala itu, akhirnya para petambak mengambil kesepakatan untuk menggelar patroli kanal. Saat patroli itulah ditemukan empat pelaku penangkapan ikan dengan menggunakan setrum. “Kami menyerahkan empat lelaki itu kepada petugas Polairud di Rawajitu Timur,” kata dia lagi. Sebelumnya, polisi pun menahan empat pelaku penangkap ikan dengan jaring yang bermuatan setrum di Perairan Kanal Dipasena, Kabupaten Tulang-

bawang, Lampung. Penangkapan ini, menurut Dir Polair Polda Lampung Kombes Edion, berawal dari pengaduan masyarakat yang merasa resah banyaknya nelayan yang menangkap ikan dengan setrum. “Satu hari sebelumnya sudah ada pengaduan dari masyarakat yang resah, telepon ke sini, banyak masyarakat melakukan penyetruman ikan. Ini dilarang karena menggunakan alat tangkap tak ramah lingkungan,” kata Edion. Empat tersangka itu ialah Rodi (25), Munsir (42), Saili (28), dan Saini (20). Dari tersangka, polisi mendapatkan alat bukti berupa dinamo berkekuatan 2.000 sampai 3.000 watt, ikan campuran sebanyak 16 kilogram, dan kapal klotok 15 Pk. Atas perbuatannya itu, Saili dan tiga tersangka lainnya diancam hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 1,2 miliar. HL-03/net

KS Perhitungkan Kurs Dalam Penjualan Baja Banten, HL-PT Krakatau Steel Tbk akan memperhitungkan kurs dalam hal ini dolar AS dalam penjualan baja di dalam negeri untuk menghindari kerugian akibat fluktuasi nilai tukar pada akhir 2013. “Produk tetap kami jual dalam rupiah tetapi sudah diperhitungkan dengan nilai dolar AS yang berlaku saat itu,” kata Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk Irvan Kamal Hakim di Jakarta, kemarin. Irvan mengatakan, kebijakan tersebut tidak menyalahi peraturan dan perundangan sebagai antisipasi agar tidak mengalami kerugian apabila rupiah kembali melemah. Irvan yang didampingi Direktur Keuangan Sukandar mengatakan, perusahaan mengalami rugi bersih sebesar 13,9 juta dolar AS pada tahun 2013 disebabkan hilangnya nilai penjualan sebesar 39,4 juta dolar AS akibat rugi kurs. Irvan juga menunjuk belum beroperasinya anak usaha Krakatau Posco dianggap sebagai kerugian yang dimasukan ke dalam pembukuan sebesar 11,49 juta dolar AS. Irvan mengatakan, Krakatau Posco baru beroperasi pada awal 2014, sehingga baru diperhitungkan sebagai keuntungan yang dimasukan ke dalam pembukuan perusahaan pada periode tersebut. Kerugian juga disumbang faktor di luar negeri (global loss-

LINTAS DAERAH

es) sebagai akibat jatuhnya harga jual rata-rata produk baja di luar negeri yang tentunya juga mengimbas harga di dalam negeri, ungkap Irvan. Irvan menjelaskan, dalam satu ton produksi baja KS sebanyak 70 persennya menggunakan komponen dolar AS sehingga memang perlu dilakukan penyesuaian agar kerugian tidak terus berlanjut. KS sendiri memegang pangsa pasar terbesar produk baja di dalam negeri seperti HRC 41 persen, CRC 28 persen, dan Wirerod 22 persen sehingga dapat dibayangkan kalau seluruhnya mengalami penurunan, kata Irvan. Irvan mengatakan, perbaikan iklim khususnya industri baja dunia memang sudah mulai pada tahun 2014 namun belum kelihatan, pemulihan diperkirakan baru akan terjadi pada tahun 2015, serta perbaikan struktural baru akan dilakukan pada 2016. Dalam upaya mengurangi kerugian sebagai dampak eksternal, KS secara pararel juga akan mendorong anak usaha yang dimiliki 90 sampai 99 persen sahamnya untuk meningkatkan pendapatan. “Kami akan berdayakan anak usaha yang terbagi dalam empat kelompok usaha yakni infrastruktur, utilitas, energi, dan pemanfaatan limbah agar dapat meningkatkan pendapatan bahkan akan didorong agar bisa go public,” kata Irvan. HL-03/ant

TINJAU TAMBANG Camat Sungkai Jaya, M Nur bersama warga meninjau lokasi tambang batu di Desa Sri Agung Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Foto: heri/HL

PEMKAB Mesuji kini memiliki kapal cepat “Air Bus” yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan. Keberadaan kapal tersebut sangat membantu Pemkab Mesuji dalam melakukan tugas-tugas pelayanan. Hal ini karena Kabupaten Mesuji memang wilayah perairan yang cukup luas, sehingga transportasi air sangat di perlukan oleh Desa-Desa yang berada di sepanjang tepi Sungai Mesuji. Kapal cepat tersebut tiba di dermaga Tanjung Mas Mulya Sekitar pukul 5 sore hari senin, 3 maret 2014 dan diterima langsung oleh Bupati Mesuji Khamami di dampingi Kadis Perhubungan setempat, Taufik Almubarok. Menurut Safarudin sang nahkoda, ia berangkat dari galangan kapal Tangerang menempuh jarak kurang lebih 120 mil menuju Kab Mesuji dalam waktu 7 jam dengan kecepatan rata” 20 knot/jam. Kapal yang bernilai 1,5 miliar ini dapat memuat 20 orang penumpang, memiliki panjang 10,5 meter dan lebar 3 meter.Serta dilengkapi dengan 2 buah mesin suzuki berkekuatan 115 HP, toilet, ac, dan berbagai alat keselamatan, seperti pelampung, liferap, lifejacket,dan apar (alat pemadam kebakaran). Ditemui saat melakukan running test dari dermaga Tanjung Mas Mulya menuju dermaga Wiralaga. Bupati Mesuji Khamami mengungkapkan bahwa kapal ini sangat dibutuhkan untuk menunjang kinerja Pemerintah Kab Mesuji dalam memberikan pelayanan secara cepat kepada masyarakat Desa tua yang ada di sepanjang aliran sungai. “Kami Pemkab Mesuji sangat berterimakasih kepada Kementerian Perhubungan atas bantuannya, kapal ini sangat kita perlukan untuk memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat Desa tua yang ada di sepanjang aliran sungai. HLD-23

MENGGALA

Pengakuan Isteri Siri BAGI Santri, warga Kampung UGI Tiuh Tohow, Kecamatan Menggala Kabupaten Tulangbawang (Tuba) mungkin merupakan pengalaman pahit saat menjadi isteri siri salah satu pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten setempat. Hingga Santri merasa kapok dan menyesal telah memutuskan pernikahan sirinya dengan Bustami, Kasubbag TU BPN Kabupaten Tuba. Santri mengakui bahwa dirinya memang pernah dinikahi secara siri oleh Bustami. “Memang benar, saya pernah menjadi isteri siri Bustami yakni, pada tahun 2008 lalu. Tapi, sekarang sudah tidak lagi,” kata Santri. Janda yang sudah memiliki cucu ini, mengaku sejak dinikahi siri oleh Bustami dirinya tidak mendapat perhatian. “Dia (Bustami, red) tidak pernah menginap di rumah, hanya datang terus pergi lagi. Mungkin, tinggalnya ditempat Rosidah istri siri-nya juga,” jelasnya. Bahkan, Santri juga mengetahui, bahwa saat ini Bustami Polres Tulangbwang. “Katanya Bustomi, sekarang ditahan polisi,” tandasnya. HLD-14

KOTABUMI

Petani Kembali Tanam Padi SEJUMLAH petani di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) kembali menanam bibit padi di sawahnya yang rusak akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu. Pasalnya, pada saat banjir kemarin, beberapa herktare sawah milik para petani terendam sehingga menyebabkan benih padi yang baru saja di tanam para petani rusak. Rusdi (48) petani padi di Desa Sri Agung Kecamatan Sungkai Jaya mengatakan, dirinya dan petani lainnya saat ini sedang mengganti bibit padi yang mati akibat terendam banjir beberapa hari lalu. Bahkan dirinya sudah 5 kali mengganti bibit padi di sawahnya akibat selalu terendam banjir. “Sudah lima kali Mba saya ganti bibit padi ini dalam waktu dua bulan bayangkan saja saya harus mempersiapkan benih_benih padi yang baru untuk mengantisipasi kejadian seperti ini,” ujarnya, Selasa (4/3). Rusdi mengatakan, kalau terjadi banjir sekali lagi dan tanaman padi miliknya banyak yang mati seperti sekarang ini mungkin dirinya tidak mampu mengganti bibit padi lagi karena untuk bibit unggul dirinya sudah kehabisan Stok . Sementara kalau menggunakan bibit biasa itu tidak akan berhasil jadi percuma saja sebab padi yang di hasilkan tentunya mengecewakan jadi lebih baik tidak kita tanam sebab kalau kita menanam padi itu tidak sembarangan. “Kalau diganti dengan benih yang baru terus kwalitasnya asalan kan sama saja itu merugikan petani sementara kita kan mau untung bukan buntung,” katanya. Hal senada dikatakan Imron (43) petani padi lainnya mengatakan, hari ini (kemarin, red) mulai mengganti padipadi yang rusak akibat terjangan banjir beberapa hari lalu. “Alhamdulilah untuk tanaman padi milik saya hanya separuh saja yang terendam banjir jadi hanya menggantinya setengahnya saj,” terangnya. Dirnya dan petani lainnya sangat berharap besar kepada pemerintah daerah melalui dinas instansi terkait untuk dapat memberikan bantuan benih padi berkwalitas unggul, obat-obatan serta pupuk. Sehingga dapat menghasilkan padi yang berkwalitas. Sebab kalau kwalitas pasinya bagus tentunya dapat menghasilkan beras KW 1. HLD-18

Industri Baja Masih Terpengaruh “Global Losses” Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (IISIA) Hidayat Trisepoetro mengatakan industri baja dunia memprihatinkan yang terbukti dengan kerugian yang dialami perusahaan baja terkemuka di dunia. “Kerugian yang dialami industri baja dunia disebabkan kondisi ekonomi yang belum membaik sepanjang 2013,” kata Hidayat di Jakarta, Selasa (4/3). Kondisi demikian, kata Hidayat, membuat industri baja di dalam negeri saat ini hanya mampu bertahan (survival) agar tidak

mengalami kerugian lebih besar lagi. Bahkan Hidayat mengkatakan, IISIA sampai saat ini belum berani memprediksi kapan industri baja akan kembali pulih karena semua itu sangat bergantung kepada kondisi ekonomi dunia. Menurut Hidayat, industri baja erat kaitannya dengan nilai tukar dolar AS dan harga baja dunia, kondisi saat ini harga bahan baku tinggi, sedangkan harga jual tertekan. Krakatau Steel misalnya untuk produk HRC andalannya penjua-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

lan tertekan 13 persen, CRC 9 persen, wirerod 11 persen, baja profile 13 persen sebagai akibat belum membaiknya harga baja dunia ditambah fluktuasi nilai tukar dolar AS. Hidayat mengatakan, kondisi ekonomi dunia yang belum pulih menjadi penyebab kerugian industri baja dunia saat ini belum ada yang dapat memprediksikan kapan akan membaik. Ia mengatakan, dengan kondisi ekonomi dunia yang kurang mengutungkan seharusnya pemerintah mengambil langkah-langkah

antisipasi untuk meringankan tekanan. Dalam jangka pendek, menurutnya, seharusnya dapat dilakukan penataan pasar agar industri di dalam negeri dapat bertahan (survival). Salah satunya bersama-sama pemerintah mengatasi persoalan perdagangan curang (unfair) yang dilakukan sejumlah produsen baja untuk menghindari kerugian. Saat ini banyak produsen baja besar dunia yang membanjiri produknya ke negara dunia ketiga dengan harga jauh lebih mu-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

rah dibanding harga di dalam negeri. Seperti transaksi non PPN yang marak terjadi di dalam negeri, baja non standard/banci, penyimpangan kode HS dan lainnya. Analis dari Trust Securities Reza Priambada mengatakan, kerugian sejumlah produsen baja global akibat penurunan permintaan baja dan tertekannya harga baja karena kapasitas produksi baja berlebih (over capacity) terutama di China sebagai produsen terbesar. HL-03/net

Email : haluanlampung@gmail.com


Rabu, 5 Maret 2014

VIP-kan Guru-Guru Kita

TAJUK

Oleh: Anies Baswedan-Rektor Universitas Paramedina Jakarta BERAPA jumlah guru yang masih hidup?� itu pertanyaan Kaisar Jepang Tenno Heika sesudah bom atom Amerika dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki tanah Jepang. Kisah itu beredar luas. Bisa jadi itu mitos, tetapi narasi itu punya konteks yang valid: pemimpin �Negeri Sakura� itu

sional, jangan harap masa depan akan bisa kuat, mandiri, dan berwibawa. Kunci kekuatan bangsa itu pada manusianya. Jangan hanya fokus pada infrastruktur penopang kehidupan bangsa. Sesungguhya kualitas infrastruktur kehidupan sebuah bangsa semata-mata cermin kualitas manusianya !

memikirkan pendidikan sebagai soal amat mendasar untuk bangkit, menang, dan kuat. Ia sadar bukan alam yang membuat Jepang menjadi kuat, melainkan kualitas manusianya. Pendidikan jangan pernah dipandang sebagai urusan sektoral. Pendidikan adalah urusan mendasar bangsa yang lintas sektoral. Hari ini 53 persen penduduk bekerja kita hanya tamat SD atau lebih rendah, yang berpendidikan tinggi hanya 9 persen. Pendidikan bukan sekadar bersekolah, melainkan fakta itu gambaran menampar yang membuat kita termenung. Dari sisi kuantitas, penduduk Indonesia di urutan keempat dunia, tetapi dari segi kualitas di urutan ke124 dari 187 negara. Bangsa ini telah secara �terencana� membuat sebagian besar penduduknya dicukupkan untuk berlevel pendidikan rendah. Tak aneh jika kini serba impor karena memang sebagian besar penduduk bekerja kita hanya bisa menghasilkan produk bernilai tambah yang rendah. Selama bangsa dan para pemimpinnya bicara pendidikan secara sambil lalu, dan selama masalah pendidikan dianggap bukan masalah kepemimpinan na-

Pendidikan adalah soal interaksi antarmanusia. Interaksi antara pendidik dan peserta didik, antara orangtua dan anak, antara guru dan murid, serta antara lingkungan dan para pembelajar. Guru adalah inti dari proses pendidikan. Guru menjadi kunci utama kualitas pendidikan. Berhenti memandang soal guru sebagai �sekadar� soalnya kementerian atau sebatas urusan kepegawaian. Soal guru adalah soal masa depan bangsa. Di ruang kelasnya ada wajah masa depan Indonesia. Gurulah kelompok yang paling awal tahu potret masa depan dan gurulah yang bisa membentuk potret masa depan bangsa Indonesia. Cara sebuah bangsa memperlakukan gurunya adalah cermin cara bangsa memperlakukan masa depannya! Ya, penyesuaian kurikulum itu penting, tetapi lebih penting dan mendesak adalah menyelesaikan masalah -masalah terkait dengan guru. Guru merupakan ujung tombak. Kurikulum boleh sangat bagus, tetapi bakal mubazir andai disampaikan oleh guru yang diimpit sederetan masalah. Tanpa penyelesaian masalah-masalah seputar guru, kurikulum nyaris tak

Surat Kabar Harian

HALUAN LAMPUNG Penerbit

: PT. LAMPUNG JAYA ABADI

Komisaris

: Dra. Zuraida, M. M

Penasehat Hukum

: A. Rizkie, S.H & Partner

Pemimpin Umum

: Hengki Ahmat Jazuli

Pemimpin Redaksi

: Budimansyah

Pemimpin Perusahaan

: Indira Mauli

Wakil Pemimpin Perusahaan : Herwandi Agusta, S. Kom

dan berikan akses bagi guru untuk mengembangkan potensi diri dan kemampuan mengajar. Bukan sekadar mendapatkan gelar pascasarjana, melainkan soal guru makin matang dan terbuka luas cakrawalanya. Ketiga, kesejahteraan guru tak memadai. Dengan sertifikasi guru telah terjadi perbaikan kesejahteraan, tetapi ada konsekuensi administratif yang sering justru merepotkan guru dan perlu dikaji ulang. Selain soal guru honorer, guru bantu yang masih sering diperlakuan secara tak honored (terhormat). Semua guru harus dijamin kesejahteraannya. Melihat kondisi sebagian besar guru hari ini, kita seharusnya malu. Kita titipkan masa depan anak-anak kepada guru, tetapi Ilustrasi Guru Sedang Mengajar Murid diruang Kelas. Foto : Net kita tak hendak peduli nasib guru-guru itu. Nasib anak-anak kita serahtif membuat murid mencinkan kepada guru, tetapi natai pelajarannya. sib guru amat jarang menKita pasti punya banyak jadi perhatian kita, terutama guru yang dulu mengajar. kaum terdidik, yang sudah Ada yang masih diingat dan merasakan manfaat keterada yang terlupakan. Artindidikan. Bangsa Indonesia ya, setiap guru punya piliharus berubah. Negara dan han, mau jadi pendidik yang bangsa ini harus menjamin dikenang karena inspirasinnasib guru. ya atau menjadi pendidik yang terlupakan atau malah Menghormati guru diingat karena perilakunya Mari bangun kesadaran negatif. Guru harus sadar kolosal untuk menghormatidiri. Ia pegang peran besar, mendasar, dan jangka pantinggikan guru. Pemerintah jang sifatnya. Jika seseorharus berperan, tetapi tangang tak mau menjadi pengung jawab besar itu juga didik yang baik, lebih baik ada pada diri kita setiap berhenti menjadi guru. Terwarga negara, apalagi kaum lalu mahal konsekuensi terdidik. Karena itu, VIP-kan negatifnya bagi masa depan guru-guru dalam semua anak dan masa depan bangurusan! sa. Ini statement keras, tetaGuru pantas mendapat pi para pendidik dan penkehormatan karena mereka gelola pendidikan harus saselama ini menjalankan pedar soal ini. Kepada para ran terhormat bagi bangsa. guru yang mendidik dengan Saya ajukan dua ide sederhati dan sepenuh hati, banghana menunjukkan rasa sa ini berutang budi amat hormat kepada guru: jalur besar. negara dan jalur gerakan masyarakat. Pertama, negaTiga persoalan besar ra harus memberikan jamiPaling tidak ada tiga pernan kesehatan bagi guru soalan besar mengenai dan keluarganya, tanpa guru kita. Pertama, distribukecuali. Kedua, negara si penempatan guru tidak menyediakan jaminan penmerata. Di satu tempat didikan bagi anak- anak kelebihan, di tempat lain serguru. Bangsa ini harus malu ba kekurangan. Kekurangan jika ada guru yang sudah guru juga terjadi di kota dan mengajar 25 tahun, lalu di desa yang dekat kota. Ini anaknya tak ada ongkos unharus dibereskan. Kedua, tuk kuliah. Jaminan kesehakualitas guru yang juga tan dan pendidikan keluargtidak merata. Kita harus anya adalah kebutuhan mencurahkan perhatian tomendasar bagi guru. Kita tal untuk meningkatkan harus mengambil sikap tekualitas guru. Mudahkan gas: amankan nasib guru ada artinya. Guru juga manusia biasa, dengan plusminus sebagai manusia, guru tetap kunci utama. Seorang murid menyukai pelajaran bukan sekadar karena buku atau kurikulumnya, melainkan karena gurunya. Guru yang menyebalkan membuat murid menjauhi pelajarannya, guru yang menyenangkan dan inspira-

Redaktur Pelaksana

: Aan Lampung Redaktur

dan keluarganya sehingga guru bisa dengan tenang mengamankan nasib anak kita. Di jalur masyarakat, Gerakan Hormat Guru harus dimulai secara kolosal. Misalnya, para pilot dan awak pesawat, gurulah yang menjadikanmu bisa �terbang�, sambutlah mereka sebagai penumpang VIP di pesawatmu, undang mereka boarding lebih awal. Para dokter dan semua tenaga medis, gurulah yang mengajarimu sehingga bisa berseragam putih, sambutlah mereka sebagai VIP di tempatmu merawat. Pada pemerintah dan dunia usaha di berbagai sektor, semua prestasi yang dikerjakan adalah buah didikan guru di masa lalu, VIP-kan guru, jadikan mereka customer utama, berikan mereka kemudahan, berikan mereka diskon. Bukan hanya besaran kemudahan atau diskon, melainkan ekspresi kepedulian itu yang menjadi bermakna bagi guru. Dan semua sektor lainnya, ingatlah bahwa guru merupakan modal awal untuk meraih masa depan yang lebih baik, lebih sejahtera itu dibangun. Di setiap kata dalam pesan pendek (sms) yang ditulis, di sana ada tanda pahala guru. Bangsa ini akan tegak dan disegani saat guru-gurunya terhormat dan dihormati. Bagi anak-anak muda yang kini berbondong-bondong memilih pendidikan guru, ingat tujuan menjadi guru bukan cari tingginya rupiah. Anda pilih jalan mulia, menjadi pendidik. Jangan kemuliaan dikonversi sebatas urusan rupiah, itu cara pintas membuat kemuliaan alami devaluasi. Kesejahteraan Anda sebagai guru memang harus terjamin, tetapi biarkan sorot mata anak didik yang tercerahkan atau cium tangan tanda hormat itu menjadireward utama yang tak ternilai bagi anda. Indonesia akan berdiri makin tegak dan kuat dengan kualitas manusia yang mumpuni. Para guru harus sadar dan teguhkan diri sebagai pembentuk masa depan Indonesia. Jadilah guru yang inspiratif, guru yang dicintai semua anak didiknya. Bangsa ini menitipkan anak-anaknya kepada guru, sebaliknya kita sebangsa harus hormati dan lindungi guru dari impitan masalah. Ingat, jadi guru bukanlah pengorbanan, melainkan kehormatan. Guru dapat kehormatan mewakili kita semua untuk melunasi salah satu janji kemerdekaan republik ini: mencerdaskan kehidupan bangsa. Jadikan kami sebangsa makin bangga dan hormat pada guru!

Embung Jebol Embung yang berlokasi di desa Berantiraya Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan tiba-tiba jebol, sejak hujan deras mengguyur kemarin. Embung yang dibangun dengan dana APBN senilai Rp 500 juta ini, dengan kontraktor CV Puspitasari, diduga adanya pengurangan volume material bangunan, sehingga tidak berkualitas. Atau proyek dibangun asal-asalan, bahkan ada indikasi penyimpangan anggaran. Kalangan anggota dewan baik DPRD kabupaten dan provinsi langsung bereaksi terhadap jebolnya embung yang didanai dari pusat tersebut. Apalagi pada awal proyek dibangun, masyarakat sekitar sudah mempe ringatkan pihak proyek agar dibangun pintu keluar air, ternyata tidak ditanggapi. Anehnya lagi, begitu embung jebol, pihak pemilik proyek dalam hal ini Dinas Pengairan dan Pemukiman Propinsi Lampung, sulit dimintai konfirmasi, termasuk Kadis Arif Hidayat dan PPTK (pejabat pelaksana teknis kegiatan) Hermawan. Anggota Dewan Suyatno dari PAN menyatakan, kasus ini jangan dibiarkan, harus dicek dan diusut, apalagi petugas dan pejabat teknis lebih tahu terkait kualitas bangunan embung. Semua pihak yang terkait dengan proyek embung harus bertanggung jawab, kata dia. Selama ini kita tahu, setiap proyek pemerintah baik proyek jalan, bangunan sekolah, embung, puskesmas, irigasi dan lain-lain selalu menuai masalah. Muaranya terkait kualitas bangunan yang tidak memenuhi standar atau dibawah standar terkait pengurangan volume material bangunan, seperti perbandingan antara semen, pasir, batu, besi, kayu dan lain yang sangat kontradiktif sekali. Alias proyek tersebut asalasalan sehingga bangunan mudah jebol, ambruk atau rusak. Dalam proses pembangunan pun, baik perencanaan, lelang hingga pembangunan fisik, sudah muncul kong kalikong, kolusif diantara kontraktor dan oknum pejabat teknis yang menjadi penanggung jawab proyek. Pihak kontraktor juga saat mendapat pekerjaan sudah setor 20% dari nilai proyek bangunan pada oknum pejabat PU, belum lagi harus dipotong pajak saat pencairan, bahkan ada uang jatah preman dan LSM. Kasus jebolnya embung di desa Berantiraya Natar merupakan contoh proyek yang dibangun pemerintah tidak sesuai kualitas alias asal -asalan. Selain itu, lemahnya pengawasan dari pihak PPTK atau pimpro, sehingga pihak rekanan membangun seenaknya sendiri, dengan mengurangi volume material bangunan, terkait hasil keuntungan yang diperolehnya. Kalau proyek dibangun sesuai standar, untungnya kecil, namun kalau proyek dibangun asal-asalan atau dibawah standar, keuntungannya sangat besar. Namun dalam jangka beberapa bulan langsung jebol atau ambruk saat hujan turun. Karena itu pihak BPK dan BPKP sebagai auditor sering membuat laporan keuangan anggaran proyek pemerintah yang sarat penyimpangan. Inilah buah simalakama proyek diera reformasi sekarang ini, sarat dengan penyimpangan, korupsi, kolusi dan nepotisme. Apalagi sekarang begitu mudahnya menjadi kontraktor, sehingga muncul kontraktor kagetan yang dilakukan oknum preman, LSM, wartawan MJ, yang muaranya bagi-bagi duit APBD, karena pejabat tidak berdaya, sangat takut sama mereka yang selalu direcoki atau dirongrong. Sehingga banyak proyek dikerjakan oleh kontraktor yang tidak profesional dan bancaan proyek jatuh pada orang-orang yang tidak ahli yang penting dapat duit untuk memperkaya diri.

: Andersen. S, Iwan Ariyanto, Ilham Jamhari Wartawan

: Robin Katriansyah, S.T , Rudy Hardianto,

Awaluddin, Litbang : Agus Sulendra, Biro Lampung Utara : Heri Setiawan (Kabiro), Arif (Kabag Pemasaran), Depri, Sujatmiko, Berkhin. S Biro Lampung Timur : Yanri (Kabiro), A.Rahman, Ilham Sanjaya, Ibrahim, Nova Wahyuni Biro Lampung Barat : Eko. S (Kabiro), Zulfikar, Very Partawijaya, Biro Lampung Selatan : Agus Sri Yanto (Kabiro), Biro Lampung Tengah : Gunawan Biro Pringsewu : Mega Utama (Kabiro), Hermanto, Abraham Hasan, Zainal Prabu, Biro Tulangbawang : Darjono (Kabiro), Yahya Apit, Hidman, Heri Purwanto, Hermansyah (Marketing) Biro Mesuji : Herwin, Biro Tulangbawang barat : Elia Sunarto (Kabiro), Gati Susanto dan Aliyudin Biro Way Kanan : Yasir Subagio, Solihin Biro Tanggamus : Iwan Kurniawan Biro Pesawaran : Prayogi (Non Aktif), Abraham Hasan Biro Pesisir Barat : Rego (Kabiro), Biro Metro : Hendi AS (Kabiro), Darto, Syah, Yuda, Layout dan Design Grafis : Andrian Saputra, S.T (Kabag Pracetak), Johansah, Alfian Saputra, S. Kom Kabag Sirkulasi : Karyanto Syam Marketing : Dwi Gita Fitriani, M. Arief, Percetakan : PT. SUBUR JAYA NIRWANA : Panca Ardhi (Kabag Percetakan), Abdullah, Ali Nurdin, Ari Desoni, Thomas Mathew, Dedi Kurniawan, M. Rohim, Aan Y Joesman.

( ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN ) Alamat Redaksi/Tatausaha : Ruko Nirwana Regency Blok. B/4, Jln. Pulau Morotai No. 99 Way Halim Bandar Lampung, Faksmili : 0721-708891, Email : haluanlampung@gmail.com BANK : BANK BRI No. Rek : 069901000014569 a/n HENGKI A. JAZULI WARTAWAN HALUAN LAMPUNG SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/ MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER.

No. Telepon Penting  Hotline Polisi

: 110

 Polsekta Teluk Betung Selatan

: 481283

 Ambulans

 Polda Lampung

: 485841

 Polsekta Kedaton

: 7691110

 Polsekta Teluk Betung Barat

: 485383

 PMI

: 253452

 Polsekta Panjang

: 31383

 Kebakaran

: 113/252741

 Polsekta Sukarame

: 7624250

 Dirpolair

: 31310

 RS Abdoel Moeloek

: 702455, 703312

 PDAM

: 483855

 RS Bumi Waras

: 254589

 PLN

 ULPK BBPOM

: 123

: 254888

 RS Urip Sumoharjo

: 771322

 Gangguan PLN

 Poltabes Bandar Lampung

: 263206

: 254110

 RS Advent

: 703459

 Gangguan Telkom

: 147

 Polsekta Tanjungkarang Timur

: 253783

 RS Immanuel

: 704900

 Penerangan Telkom

: 108

 Polsekta Tanjungkarang Barat

: 255015

 RS Graha Husada

: 240000

 Pemprov Lampung

: 481166

 Polsekta Teluk Betung Utara

: 482083

 RS Bintang Amin Husada

: 273601

 Pemkot Bandar Lampung

: 252041

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

: 118

Email : haluanlampung@gmail.com


7 Rabu, 5 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

KPK Periksa Sepupu SBY Jakarta, HL- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sepupu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sartono Hutomo selama delapan jam terkait keterangannya dalam kasus Pusdiklat Hambalang dengan tersangka mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. “(Saya diperiksa) untuk Mas Anas saja. Hubungan kami dengan Anas selama ini,” kata Sartono singkat usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (4/ 3). Pemeriksaan itu merupakan proses pengembangan kasus proyek pembangunan sarana dan prasarana olahraga Hambalang terutama terkait Anas yang diduga menerima hadiah atau janji dalam proyek tersebut.

Setelah itu dia tidak memberikan komentar banyak terkait Hambalang yang telah menyeret mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan bekas Anggota DPR RI Angelina Sondakh. Sartono tidak mau berkomentar banyak dan menyarankan wartawan agar bertanya kepada penyidik KPK atas pemeriksaannya pada Selasa. “Selanjutnya mohon tanya penyidik apa yang sudah dipertanyakan,” kata dia. Saat datang ke KPK dia juga irit berkomentar mengenai pemeriksaannya. “Diperiksa untuk mas Anas, soal kasus Hambalang,” kata mantan bendahara umum Partai Demokrat itu. Karirnya di partai berlambang bin-

tang mercy adalah menjadi pengganti bendahara umum partai yang sebelumnya dijabat oleh terpidana Muhammad Nazarudin. Pergantian tersebut merupakan penunjukkan langsung oleh Anas saat masih menjadi ketua umum Demokrat. Sebagai mantan bendahara, sedianya KPK berupaya mengumpulkan keterangan dari Sartono penggalian informasi dalam skandal Hambalang. Sartono merupakan paman dari putra SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Paman Ibas itu juga akan bersaing dalam bursa Pemilu 2014 sebagai calon anggota legislatif Partai Demokrat untuk Dapil Jawa Timur VII. HL-06/ant

Foto Ilustrasi

Wajar Golput Tinggi di Pemilu 2014 MANTAN anggota Dewan Pers Agus Sudibyo mengatakan Indonesia tidak perlu panik apabila angka golongan putih (golput) pada Pemilu 2014 meningkat dibandingkan pemilu sebelumnya. “Angka golput di negara-negara lain bisa mencapai 50 persen hingga 60 persen. Kalau angka golput di Indonesia masih 40 persen, tidak terlalu buruk,” kata Agus Sudibyo di Jakarta, Selasa (4/3). Agus mengatakan angka golput akan terlihat buruk apabila yang dijadikan perbandingan adalah tingkat partisipasi pemilih pada pemilu masa Orde Baru yang mencapai 80 persen hingga 90 persen. Menurut Agus, ada beberapa hal yang berpotensi menyebab-

kan angka golput menjadi tinggi. Salah satunya adalah pemilih tidak yakin dengan sistem pemilu yang sedang berlangsung. “Pemilih yang apatis dengan pemilu juga berpotensi meningkatkan angka golput. Selain itu, ada juga pemilih yang merasa tidak punya pilihan karena tidak mengenal caleg yang akan dipilih,” tuturnya. Selain itu, kesalahan saat menggunakan hak pilih atau kesalahan saat mencoblos juga bisa meningkatkan angka golput. Surat suara yang dianggap sah

adalah mencoblos satu atau lebih caleg dari partai yang sama, mencoblos partai dan caleg dari partai bersangkutan dan mencoblos satu partai saja. “Potensi yang lain adalah golput administratif. Meskipun hari pemilu diliburkan, tetapi pekerja sektor nonformal tetap bekerja dan berpotensi tidak menggunakan hak pilihnya,” ucapnya. Untuk meminimalkan angka golput, Agus mengatakan yang bisa dilakukan adalah media massa fokus untuk memberitakan pemilihan legislatif. Menurut dia, media massa terlalu asyik memberitakan wacana pemilihan presiden karena dinilai lebih menarik. KPU juga harus melakukan sosialisasi dan kampanye mengenai tata cara memilih yang be-

nar kepada masyarakat untuk mengurangi jumlah surat suara yang rusak dan dianggap tidak sah. Di sisi lainnya, media massa dan berbagai lembaga pemantau pemilu juga harus menyosialisasikan rekam jejak para caleg, serta mengawasi jalannya pemilu. Agus Sudibyo hadir sebagai pembicara dalam diskusi “Siapkan Kita Melaksanakan Pemilu” yang diadakan Masyarakat-Pers Pemantau Pemilu-Persatuan Wartawan Indonesia (MappiluPWI) di Aula Dewan Pers, Jakarta. Selain Agus, pembicara lainnya adalah anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya, Ketua Forum Masyarakat Peduli Pemilu Indonesia (Formappi) Sebastian Salang dan Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti. HL-06/ant(*)

Oedin Ajukan Cuti ke Mendagri Ditunjuk Sebagai Jurkam PDI-P Bandarlampung, HL-Gubernur Lampung Sjachroedin ZP belum mengetahui jika Dewan Pimpinan Pusat PDI-Perjuangan menunjuk dirinya sebagai juru kampanye partai berlambang banteng bermoncong putih pada pemilu 2014. Sjachroedin yang juga menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung menyatakan siap menjadi juru kampanye (jurkam) partainya dan

saya ditunjuk jurkam. Kalau gitu saya akan ajukan cuti. Kan ga mungkin ngilang-ngilang ga jelas,” kata dia kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (4/3). Namun sesuai prosedur, dirinya harus menyiapkan surat terlebih dahulu ke Kemendagri untuk cuti kampanye karena masih menjabat sebagai gubernur hingga tiga bu-

nangkan partainya pada Pemilu 9 April 2014 dan juga menyiapkan kader partai di daerah. Kader-kader partai di daerah, lanjutnya, harus pula bersiap bekerja dan berbuat untuk me-

Sjachroedin ZP

akan segera mengajukan surat cuti kepada Mendagri. “Ya apa,

lan ke depan. Ia mengakui siap menjadi jurkam untuk meme-

menangkan PDIP pada pemilu tahun ini. Sebelumnya diberita-

kan, PDIP siap memenangkan Pemilu dengan menurunkan seluruh kader terbaiknya jadi juru kampanye. Tak hanya Gubernur DKI Joko Widodo, empat gubernur lainnya juga siap menjadi jurkam Pemilu 2014. “Selain Jokowi ada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Kemudian Cornelis, Gubernur Kalbar, Teras Narang Gubernur Kalteng, Frans Lebu Raya Gubernur NTT, Rustam Efendy Gubernur Babel serta Gubernur Lampung Sjachroedin,” kata Wasekjen PDIP Eriko Sutarduga, beberapa waktu lalu. Menurutnya, penunjukan sebagai juru kampanye adalah hasil rapat partai di mana seluruh kader, baik di legislatif begitu juga di eksekutif maupun seluruh DPP wajib menjalankan tugasnya sebagai juru kampanye di tingkat nasional. Termasuk Wagub Kepri Suryo Respationo, Wagub Banten Rano Karno, Wagub Jateng Heru Sujatmoko, juga Ketua Fraksi Puan Maharani dan struktur DPP serta legislatif.HL-06/(*)

Hasil Pemilu 2014 Rawan Digugat Malang, HL- Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Sutiyoso, mengatakan, hasil pemilu 2014 rawan digugat bila mengacu pada keputusan MK yang mengabulkan pemilu legislatif dan pemilu presiden serentak. “Dengan keputusan MK dimana gugatan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu yang dikomandani Effendi Gazali itu dikabulkan, itu mengandung arti pemilu sebelumnya tidak sesuai dengan konstitusi kita,” kata Sutiyoso, usai mengisi kuliah tamu di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jatim, Selasa (4/ 3). Artinya, bila mengacu pada undang-undang, keputusan MK yang seharusnya bersifat langsung dan tidak perlu ada penundaan lima tahun, maka hasil pemilu 2014 rawan digugat. “Saya khawatir pelaksanaan pemilu 2014 yang mengeluarkan biaya dan tenaga cukup banyak, hasilnya bisa digugat, dan MK kalah bila mengacu pada undangundang keputusan MK yang seharusnya bersifat langsung,” katanya. Menurut Sutiyoso, seharusnya MK tidak perlu menunda keputusannya ter-

kait pelaksanaan kedua pemilu itu, pada 2019 atau lima tahun lagi, sebab sifat keputusan itu harusnya bersifat langsung. “Kalau pemilu sebelumnya, alasanya sudah terlanjur berlangsung. Maka untuk 2014 kan belum mulai, dan bisa diterapkan, tapi mengapa harus ditunda pada 2019, sehingga ini rawan untuk digugat,” katanya. Sebelum-

nya, Gazali bersama Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu menguji sejumlah pasal dalam UU Pilpres terkait penyelenggaran pemilu dua kali yaitu pemilu legislatif dan pilpres. Pemohon menganggap dua kali pemilu (legislatif dan eksekutif) itu boros dari banyak aspek, berakibat merugikan hak konstitusional pemilih. HL-06/ant

Sutiyoso

KPU Ingatkan Jurkam harus Terdaftar Jakarta, HL- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan penyelenggara kampanye pemilu, baik partai politik, calon anggota legislatif (caleg) DPR dan DPD untuk mendaftarkan juru kampanyenya ke KPU. Jika tidak, KPU setempat berhak membubarkan kampanye tersebut. “Kalau tidak menyerahkan juru kampanye, tidak bisa kampanye. Bisa dihentikan kegiatan kampanyenya atas rekomendasi Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum),” ujar Komisioner KPU Ida Budhiati di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (4/3). Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah menambahkan, penyelenggara kampanye

harus mendaftarkan nama jurkam kepada KPU paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan kampanye. “Identitas juru kampanye disampaikan ke KPU sesuai tingkatan paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan kampanye peserta pemilu. Identitas mereka ditandatangani pengurus parpol sesuai tingkatan atau calon bersangkutan dan calon anggota DPD RI,” kata dia. Menurutnya, parpol dapat menunjuk jurkam dari calon maupun pengurus parpol, calon anggota DPR RI, dan DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten atau Kota, perorangan atau organisasi penyelenggara kegiatan. Sedangkan, caleg DPD diselenggarakan oleh calon yang bersangku-

tan atau jurkam yang ditunjuknya. Bahkan, calon bersangkutan bisa juga mengangkat juru kampanye, perseorangan atau organisasi penyelenggara kegiatan. Kampanye rapat umum dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB. Kampanye dilaksanakan di lapangan atau stadion atau alunalun dengan dihadiri massa atau pendukung dan warga masyarakat lainnya. Dalam pelaksanaan kampanye, memperhatikan daya tampung lokasi, dilarang membawa atau menggunakan tanda gambar, simbol-simbol, panji, pataka dan atau bendera yang bukan tanda gambar partai yang sedang kampanye. HL-06/ant

Enam Parpol Berpeluang Rebut Tiga Besar

Foto Ilustrasi

Aktifis 98 Dukung PDI-P Jakarta, HL- Suhu politik menjelang Pemilu 2014 ini semakin meradang, tak pelak banyak politisi yang hanya memanfaatkan momentum demokrasi di Indonesia ini sebagai pilar kepentingan belaka. Akibatnya, masyarakat umumlah yang menjadi tumbal dari berbagai atribut janji-janji palsu. Setidaknya, demikian itulah yang menjadi kekhawatiran para mantan aktivis 1998 atau yang mengatasnamakan dirinya sebagai Generasi Aktivis

1998 (GEN 98). Melalui rilisnya kepada Selasa (4/3), GEN 98 mengatakan bahwa pihaknya memiliki kegelisahan terhadap nasib Bangsa kedepannya. Pasalnya, pascareformasi hingga kini, kesejahteraan masyarakat masih saja terbengkalai. “Hal ini disebabkan karena Pemerintahan yang terbentuk dari hasil pemilihan umum tidak berorientasi pada nilainilai keluhuran bangsa sendiri, melainkan berorientasi kepada mazhab ekonomi neolib-

eralisme yang menyerahkan seluruh kehidupan bernegara kepada orientasi pasar,” kata Taufan Hunneman perwakilan GEN 98 yang juga merupakan Alumni Universitas Jayabaya. Menurut Taufan, sistem ekonomi yang lebih mengutamakan kepentingan asing serta ekonomi yang menekankan pada investasi dari luar sama sekali tidak memberdayakan rakyat Indonesia secara umum. Terlebih, kata Taufan, Pemerintahan Susilo Bambang

Yudhoyono (SBY) justru menyebabkan kesejahteraan semakin jauh dari kenyataan. “Kebijakan impor menyebabkan petani terus menerus berada pada lingkaran garis kemiskinan, investasi asing menyebabkan buruh mempunyai bargaining position yang lemah. Belum lagi kekayaan sumber daya alam kita yang kian hari diekslorasi dan diekspolitasi yang menyebabkan 10 tahun kedepan kita kehabisan sumber daya alam,” jelasnya. HL-06/nt

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Jakarta, HL- Media Survei Nasional (Median) merilis enam partai politik (parpol) berpeluang memperebutkan posisi tiga besar pemenang pemilihan umum (pemilu) 2014. Keenam parpol itu adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Pendapat ini diungkapkan Sudarto, Direktur Riset Media Survei Nasional (Median), dalam konferensi Pers hasil survei Median pada Selasa siang (4/3), di Cikini, Jakarta Pusat. “Survei ini dilakukan dari 28 Januari hingga 15 Februari 2014, dengan

jumlah sampel 1500 orang, “Margin of Error” sebesar 2,57 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen,” jelas Sudarto. Sampel dipilih secara acak (random), lanjut Sudarto, dengan teknik “Multistage Random Sampling (MRS)” dan proporsional atas populasi provinsi dan gender di 33 provinsi. Berdasarkan hasil survei ini, papar Sudarto, parpol-parpol papan tengah bersaing sangat ketat dan hanya menunjukkan selisih jumlah suara yang sedikit. “Partai Gerindra memperoleh 6,2 persen suara, PKS 5,1 persen, PKB 5,0 persen, PPP 4,9 persen dan Hanura 4,8 persen,” tutur Sudarto. Adapun Partai Gerindra, lan-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

jut Sudarto, berada di peringkat ketiga, di bawah Partai Golongan Karya (Golkar), 17,8 persen, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, 21,4 persen. Berdasarkan hasil ini, jelas Sudarto, posisi Partai Gerindra belum aman karena selisih perolehan suara lima partai lainnya dengan Partai Gerindra masih di bawah Margin of Error 2,57 persen. Jadi, pungkas Sudarto, jika pemilu diadakaan saat survei berlangsung, peluang lima parpol selain Gerindra itu masih cukup besar. Apalagi pemilu 2014 masih tersisa sekitar 40 hari lagi, lanjut Sudarto, sehingga kemungkinan apa pun dalam politik bisa saja terjadi. HL-06/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

8

Rabu, 5 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

Polresta Siap Amankan Pilgub dan Pileg Bandarlampung, HL- Polresta Bandar Lampung mengerahkan sekitar 850 personil dalam pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) pada 9 April mendatang. ”Untuk pengamanan pemilu yang dijadwalkan berbarengan kita akan kerahkan 850 personel,”kata Kapolres Bandar Lampung Kombes Dwi irianto melalui Kasubag Humas AKP Titin Mayzunah,Selasa (4/3). Dalam selah-selah kegiatan persiapan pengamanan pileg dan pilgub di Polresta Bandar Lampung, Titin menuturkan selain itu juga pengamanan pileg april mendatang Polresta balam juga melibatkan unsur TNI,Brimob namun rincinya blm diketahui. Untuk Linmas masih dilakukan kordinasi dengan pemda.”Secara umum disampaikan Kapolres,bahwa polresta bandar lampung beserta mitra lainya siap melaksanakan pengamanan pemilu april di wilayah bandar lampung,”bebernya. HL-05

Pelajar Disetubuhi Pacarnya Liwa, HL-Polres Lampung Barat berhasil mecokok berinisial D (18) karena dua kali menyetubuhi mantan pacarnya yang masih berstatus pelajar. Pemuda yang tida bertanggung jawab ini ditangkap atas dasar laporan orang tua korban.Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lambar AKP M. Samsari, menjelaskan bahwa kasus persetubuhan berinisila D dengan mantan pacarnya yang masih dibawah umur itu dilakukan di bawah ancaman. “Tersangka dengan korban dahulu pacaran. Tetapi sejak Januari 2013 sudah putus,” ujar Samsari mendampingi Kapolres Lambar AKBP Eko Widianto, Selasa (4/3) Dia menambahkan, korban mengaku disetubuhi dua kali. Peristiwa kasus persetubuhan di bulan Februari. Awalnya, kasus persetubuhan di rumah korban. “Saat itu, orang tua korban tidak ada di rumah. Sambil mencekik, pelaku menyetubuhi korban,” kata Samsari. Selanjutnya kedua, terjadi di kebun kopi pada 27 Februari lalu. “Korban sempat menolak karena takut hamil dan masih sekolah. Tetapi pelaku terus memaksa dan mengancam korban akan dibunuh kalau sampai berceritera kepada orang lain,” pungkasnya. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku, D dijebloskan kedalam sel tanahan Mapolres Polres Lambar. HL-05/nt

Buruh Kurir Sabu Divonis 7 Tahun Bui Bandarlampung, HL- Haryono alias Alex (30) seorang buruh terdakwa kasus narkoba dihukum 7 tahun penjara. Pasalnya, Alex Warga Kyai Maja No 06 , Kecamatan Kedaton, Bandarlampung terbukti menjadi kurir barang haram narkoba. Selain itu, terdakwa juga didenda sebesar Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara dengan perintah terdakwa tetap ditahan. “Menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun penjara kepada terdakwa Haryono alias Alex,” ujar Ketua Majelis Hakim FX Supriadi, dalam persidangan yang pembacaan putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (4/3) kemarin. Pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1) UU RI No35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Putusan hakim ini sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Yetty Herawati dari Kejaksaan Tinggi Lampung yakni selama 7 tahun penjara. Diketahui, berawal pada Selasa 12 November 2013 sekira pukul 23.00 WIB bertempat di Jalan Ki Maja No 06, Kedaton, Bandarlampung Tim Opnsnal Direktorat Narkoba Polda Lampung berhasil menangkap Haryono dalam kasus narkoba jenis sabu. Penangkapan pelaku berdasarkan informasi masyarakat yang menyatakan bahwa ditempat tersebut sering dijadikan pelaku sebagai tempat transaksi narkoba. Atas inpormasi tersebut polisi langsung bergerak cepat dan ternyata informasi benar. Polisi akhirnya membekuk pelaku. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti satu paket sabu yang disembunyikan dibelakang rumahnya. Pelaku mengaku bawah barang haram tersebut dibeli dari Panji (DPO) didaerah Lebak Budi, Bandarlampung. HL-05

DIRINGKUS : Tim Ranger Polres Lampung Utara (Lampura), berhasil mengamankan dua tersangka yang diduga sebagai bandar dan pemakai narkoba jenis sabusabu (SS). Kedua tersangka ditangkap ditempat terpisah sekitar pukul 11.30 kemarin (4/3). Foto : Defri

Tiga Pejudi Togel Online Ditangkap Bandarjaya, HL-Satuan Buser Polsek Terbanggibesar, berhasil mengamankan tiga orang yang diduga pemain judi Toto Gelap (Togel), Selasa (4/3), sekitar pukul 14.00 WIB. Ketiga pelaku yakni berinisial RS (30), warga RT. 09/03, Lk III, Kelurahan Bandarjaya Barat, YR (37) warga RT. 10, Lk V, Kelurahan Bandarjaya Barat, dan YBS (42) warga RT. 05, Lk IV , Kelurahan Bandarjaya Barat, Kecamatan Terbangggibesar. Kapolsek Terbanggibesar Kompol I Made Bayu Sutha, ketiga pelaku yang berhasil diamankan ini, adalah pemain judi togel jenis Online. Penangkapan para pelaku adalah menindaklanjuti pengaduan masyarakat, yang sudah sangat resah dengan permainan judi jenis ini. Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui, tersangaka RS yang mengaku berprofesi sebagai sales kerupuk, adalah seorang

Bandar togel yang mengedarkan permainan judi tersebut, kepada warga sekitar tempat tinggalnya. Sedangkan dua orang pelaku lainnya, hanya sebagai pemain atau pemasang saja. Dari tangan ketiganya polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB) diantaranya, satu unit laptop merk Accer yang digunakan sebagai sarana permainan, rekapan nomor togel, bukti pembayaran dari Bank, dan uang tunai sebesar Rp250 ribu. Ditambahkan Bayu Sutha, pihaknya sudah mencium gelagat perjudian di wilayah Bandarjaya dan sekitarnya sangat marak. Karenanya jajaran Polsek setempat segera melakukan penggerebekan di kediaman para tersangka. “Peredaran judi togel online di wilayah Terbanggibesar ini disinyalir sangat marak. Kami juga mendapat banyak laporan dari masyarakat, untuk itu kami melakukan penangkapan kepada

Wakapolri Badrodin Haiti Dilantik

Oknum PNS dan LSM Bandar Sabu Dicokok

Kotabumi,HL-Tim Ranger Polres Lampung Utara (Lampura), berhasil mengamankan dua tersangka yang diduga sebagai bandar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu (SS). Kedua tersangka ditangkap ditempat terpisah sekitar pukul 11.30 kemarin (4/3). Kedua tersangka yang diamankan Tim Binaan Wakapolres Kompol Deden Heksaputra terebut yakni, Joni dan Safei. keduanya merupakan warga dusun Tanah Miring, Kelurahan Kota Alam, kecamtan Kotabumi Selatan. selain menangkap tersangka Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 4,5 gram sabu, seperakat alat hisap (bong), henpon Black Berry, serta uang tunai Rp 2,5 juta. Kasat Narkoba Polres Lampura AKP Jhon Kenedy ketika di konfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua tersangka. Dia mengatakan keduanya di tangkap oleh Tim Ranger bentukan Wakapolres. “Keduanya ditangkap oleh

Tim Ranger” ujar Jhon di ruang kerjanya kemarin. Dia menjelaskan penangkapan terhadap kedua tersangka berdasarkan laporan dari masyarakat setempat, setelah mendapat informasi tersebut Polisi langsung melakukan penangkapan, “ tersangka Joni ditangkap disebuah kontrakan diblakang islamik senter kotabumi, dari tangan tersangka kita mengamankan barang bukti sabu-sabu, kuat dugaan tersangka joni ini merupakan bandar narkoba” ungkap john Setelah menangkap joni, lanjut John polisi langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersngka Safei, “ kami (polisi) juga berhasil menangkap Safei, tersangka merupakan penguna narkoba” tutup John seraya mengatakan untuk tersangka joni dijerat pasal 114 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun kurungan penjara, sedangkan tersangka Safei akan dikenakan pasal penguna dengan ancaman minimal 1 tahun penjara. HL-05/HLD-18

para tersangka ,” jelasnya. Salah satu pelaku yang bertindak sebagai penjual togel, RS mengaku dirinya menggeluti judi togel online baru sekitar dua bulan. Penghasilan dari hasil berjualan togel, penjaja kerupuk keliling ini berhasil meraup keuntungan antara Rp300 - Rp500 ribu perhari. Sedangkan dua pelaku lainnya, yakni YB dan YBS mengaku hanya sebagai pemain, dengan modal pasangan sebesar Rp5000 - Rp10 ribu perhari. Oleh aparat Polsek Terbanggibesar, ketiga sahabat penjudi ini sementara diamankan di ruang tahanan (Rutan) Mapolsek setempat. Dijelaskan Kapolsek Terbanggibesar Kompol I Made Bayu Sutha, atas tindakan melawan hukum tersebut, ketiganya dijerat dengan Pasal 303 tentang perjudian, dengan ancaman hukuman antara enam sampai tujuh tahun penjara. HL-05/HLD-11

Jakarta, HL-Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Pol Sutarman melantik Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol Oegroseno yang sudah memasuki masa pensiun pada 24 Februari 2014. Pelantikan dilaksanakan di Rupatama, Mabes Polri, Selasa, dan dihadiri oleh seluruh Kapolda, perwakilan Badan Narkotika Nasional, Komisi Kepolisian Nasional dan seluruh jajaran Polri. “Peran Wakapolri dibutuhkan untuk menetukan pola mengarahkan proses, baik manajerial maupun kepemimpinan Polri guna meningkatkan organisasi melalui visi yang telah ditetapkan,” kata Sutarman. Sutarman memerintahkan kepada Wakapolri baru Komjen Pol Badrodin untuk menyelesaikan konflik-konflik sosial di masyarakat yang menghambat pembangunan sosial, seperti kejahatan jalanan, penggunaan peledak dan senjata api hingga peredaran gelap narkotika serta terorisme. “Tuntuan masyarakat bukan hanya menindak, tetapi diharapkan bagaimana agar kita bisa mencegah, sehingga tidak timbul kerugian dan korban gangguan kamtibmas,” tukasnya. Dia juga memerintahkan untuk menghadirkan anggota polisi di

tengah-tengah masyarakat dan menciptakan transparansi serta akuntabilitas nyata dan peningkatan karakter untuk menjamin rasa aman. Sutarman juga menyoroti agar pelaksanaan “grand strategy” Polri 2005-2025, yakni membangun kepercayaan masyarakat, membangun kemitraan dan membangun organisasi bisa terus diwujudkan sebagai pedoman dan kebijakan untuk membangun organisasi yang unggul. “Bukan hanya teori dan konsep, tetapi dapat terlaksana secara optimal serta diperlukan evaluasi menyeluruh dan mendalam,” ujarnya. Dia juga memerintahkan pengamanan Pemilu 2014 yang dimulai 16 Maret mendatang dan berlangsung selama 224 hari. “Fokuskan pada pengamanan Pemilu 2014, tahapan sudah dimulai dengan baik agar sampai hingga titik terjauh,” ucapnya. Jenderal Polisi bintang empat itu juga memerintahkan untuk mengevaluasi kinerja internal Polri memasuk rencana strategi gelombang III, 2013-2015. “Sesuai dengan tugas pokok sebagaimana yang diamantkan undang-undang dan perudangundangan lainnya, melalui serah terima jabatan berdasarkan pada manajemen sumber daya manusia, keberadaan pejabat baru di-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

harapkan terus berpegang teguh memberikan pelayanan terbaik,” tandasnya. Sutarman juga berterima kasih kepada Komjen (Purn) Oegroseno atas kinerja selama mengabdi di kesatuan Bhayangkara tersebut, seperti program satu polisi satu desa, “qui c k r e spons” 110 serta teknologi dan informasi di tubuh Polri. “Saya menilai Komjen Oegroseno dan melaksanakan tugas dengan baik, tetapi kami masih memerlukan gagasan dan ide untuk kemajuan Polri,” katanya. Penunjukkan Wakapolri berdasarkan surat Telegram Kapolri nomor ST/478/II/2014 tanggal 27 Februari 2014 bahwa Komjen Pol Drs Oegroseno SH Wakapolri dimutasikan sebagai Pejabat Hati Pelayanan Markas Polri dalam rangka pensiun, kemudian Komjen Pol Drs Badrodin Haiti Kabaharkam Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolri. Badrodin Haiti lahir Jember, Jawa Timur 24 Juli 1958 dan angkatan kepolisian 1982. Dia pernah menjabat Kapolda Sulawesi Tengah (2006-2008), Kepolda Sumatera Utara (20092010), Kapolda Jawa Timur (2010-2011), menjabat sebagai Kabaharkam Polri (2013-2014) dan Wakapolri mulai 1 Maret 2014.Sementara itu, Oegroseno yang merupakan Akpol 1978 dalam karirnya pernah menjabat Kapolda Sulawesi Tengah (20052006), Kapolda Sumatera Utara (2010-2011), Kepala Lembaga Pendidikan Polri (2011-2012), Kabaharkam Mabes Polri (20122013) dan Wakapolri (20132014). HL-05/nt

Polsek Pringsewu Kumpulkan Bukti-Bukti Penipuan Nasabah Danamon SATUAN Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Pringsewu mengumpulkan barang bukti (BB) perkara dugaan penipuan nasabah cabang pembantu Danamon Simpan Pinjam Pringsewu. Bahkan, polisi menyatakan bahwa yang paling bertanggung jawab dalam perkara ini berinisial R. “Ada banyak saksinya yang akan kita panggil, hari ini suratnya sudah kami layangkan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pringsewu Ipda Rukmanizar mewakili Kapolsek Pringsewu Kompol Sukandar, Selasa (4/ 3). Dia menjelaskan bahwa mengatakan, yang paling bertanggung jawab dalam perkara ini, pelaku berinisial R, sedangkan untuk menjerat oknum karyawan bank, pihaknya masih mendalami dengan alat bukti lain. “Kita telah menerima laporan, dan sedang kami proses,” katanya. Sebelumnya, puluhan anggota Ormas Laskar Merah Putih mendatangi kantor unit Bank Danamon Pringsewu, Senin (3/ 3). Mereka mencari oknum karyawan bank itu karena telah dianggap menipu kerabat anggotan ormas berseragam loreng merah ini hingga ratusan juta rupiah. Korbannya, Hariyanto, warga Pekon Mataram; Isnaini Rosadi (38), warga pekon Kediri; dan Lasiminto (47), warga Tulungagung Kecamatan Gadingrejo. Para korban ini menceritakan, modus penipuannya sama. Mereka, sama-sama dijanjikan pencairan piutang dari Bank Danamon oleh R, yang mengaku memiliki koneksi di bank itu. Lantaran memerlukan uang, mereka pun menyepakati dengan menjaminkan sertifikat rumah dan tanah. Tapi, ketiga korban ini diarahkan oknum karyawan Bank Danamon berinisial Win, Jap, dan Pur, alasan peminjaman uang membeli mobil supaya cair. Mobil diarahkan untuk membeli pada R yang menurut para karyawan bank itu adalah mitra Danamon.

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Hariyanto mengaku memberikan Rp 79 juta kepada Win untuk mobil Suzuki Futura. Akan tetapi, saat itu dia belum menerima BPKB lantaran alasan Win masih menunggak pajak dan sedang diurus pajaknya. “Tapi beberapa hari kemudian ada orang bersama aparat mengambil mobil yang saya beli itu, dan menuduh saya sebagai penadah,” tukas Hariyanto. Ia menambahkan, terpaksa menyerahkan mobil tersebut karena aparat dan orang yang datang bisa membuktikan surat-suratnya secara lengkap. Selain itu, saat Haryanto menghubungi Win, menyarankan untuk menyerahkan saja mobil tersebut dan berjanji akan menggantinya dengan mobil lain. Tapi, Haryanto tidak kunjung mendapat ganti mobilnya sementara uangnya tidak kembali. “Saya melapor ke pihak bank, tapi pihak bank tidak bertanggung jawab. Padahal, yang memberi pengarahan ke saya kan karyawan bank,” bebernya. Sebaliknya, lanjut dia, rumahnya hendak disegel karena belum mengangsur. Kondisi yang sama dialami Isnaini dan Lasiminto. Akan tetapi, yang terjadi pada Isnaini sedikit berbeda. Dia mendapat mobil dengan Rp 90 juta, tetapi surat-surat mobil itu ternyata telah digadai. Sehingga supaya mobilnya tidak ditarik leasing, dia pun mengangsurnya setiap bulan. Sementara dia juga harus mengangsur ke bank. Selanjutnya, Lasiminto hanya memberikan Rp 30 juta dari pinjaman yang dicairkan Rp 60 juta. Ia pun menyerahkan uang itu kepada R melalui karyawan bank berinisial Pur. Ketiga korban ini mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada 2013 lalu dalam kurun waktu berbeda. HL-05/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


PENDIDIKAN

9

Rabu, 5 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

O2SN Cetak Atlet Berprestasi SEKOLAH Dasar se Kecamatan Tanjungkarang pusat menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), upacara pembukaan diselenggarakan di halaman sekolah SDN 1 Palapa Bandarlampung, Selasa (4/3) kemarin. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik kota Bandarlampung, Drs. Tatang Setiadi, secara resmi membuka O2SN dengan pelepasan balon ke udara, yang didampingi Kepala UPT Tanjungkarang pusat Eka Apriana, tampak hadir staf UPT, pengawas sekolah serta puluhan orangtua siswa menyaksikan pembukaan tersebut. Dalam sambutannya Tatang Setiadi berharap dengan terselenggaranya O2SN 2014 ini, Kecamatan Tanjungkarang pusat, dapat mencetak atlet yang unggul dan berprestasi di tingkat kota, provinsi serta ditingkat nasional bahkan internasional. Selain itu, Tatang juga berpesan kepada atlet dan offisialnya agar tidak hanya mengejar prestasi saja, namun juga membentuk karakter diri yang baik. ”Selalu tingkatkan prinsipprinsip pembelajaran dengan menjunjung tingggi kejujuran,

sportivitas dan kedisiplinan yang tinggi,” ungkapnya. Sementara, usai pembukaan koordinator Kecamatan Tanjungkarang pusat, Joko Purwanto, S.Pd yang juga selaku Kepala SDN 1 Palapa Bandarlampung mengatakan, bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini tidak hanya untuk mengembangkan bakat dan minat dalam bidang olahraga saja, tapi juga memilih dan menyeleksi atlet terbaik tingkat dasar. “Ini merupakan ajang pencari bakat diharapkan nanti bisa mewakili Kecamatan Tanjungkarang pusat ke tingkat Kota Bandarlampung,” pungkasnya. “Ada 9 cabor yang diperlombakan, meliputi atletik, renang, karate, pencak silat, bola voli mini, tenis meja, bulu tangkis, senam, dan catur. Nah, juara akan diadu kembali di tingkat kota,” paparnya. Kepala UPT Dinas Pendidikan Tanjungkarang pusat Eka Apriana

S.Pd menuturkan, kegiatan ini merupakan program kelompok kerja guru (KKG), koordinator kerja kepala sekolah (K3S), dan unit pelaksana teknis (UPT). Eka Apriana S.Pd menambahkan, rangkaian O2SN yang berakhir pada hari Kamis tanggal (6/3) diikuti 19 sekolah. Yang terdiri 10 sekolah dasar negeri 9 sekolah dasar swasta yang ada di Kecamatan Tanjungkarang pusat. “Kami optimistis akan menyabet gelar juara tahun ini untuk tingkat kota kelak,” yakinnya. Kepala SDN 1 Palapa Joko Purwanto, S.Pd, yang juga selaku koordinator kegiatan. sangat senang. Sebab, sekolah yang dipimpinnya dijadikan tempat O2SN. Segala persiapan dan upaya untuk berlangsungnya acara, tidak lepas dari kerja sama warga sekolah dan panitia O2SN,” ujarnya. HL-10

UGM Kembangkan Alat Sensor Banjir Yogyakarta, HL- Mahasiswa Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Andy Aulia Prahardika meneliti dan mengembangkan alat sensor banjir atau genangan air pada landasan pacu bandar udara untuk mendukung sistem keselamatan penerbangan. “Penelitian alat sensor banjir di landasan pacu pesawat terbang itu dilakukan selama tiga tahun di Bandar Udara (Bandara) Internasional Ahmad Yani Semarang,” kata Andy Aulia di Yogyakarta, kemarin. Menurut dia, penelitiannya menghasilkan beberapa rekomendasi sistem peringatan dini tentang keadaan landasan pacu bandara secara “real time” dan otomatis yang akan mendukung sistem keselamatan penerbangan maupun keselamatan otoritas bandara. “Sensor banjir itu akan bekerja ketika ada genangan air pada permukaan landasan pacu, bahkan sensor ini akan secara otomatis mengirimkan peringatan dini bahwa permukaan landasan pacu telah tergenang air pada ketinggian tertentu,” katanya.

Ia mengatakan sensor itu akan mengirim sinyal yang dapat membahayakan pesawat yang akan mendarat

kepada petugas Air T r a f f i c C o n t r o l (ATC). Selanjutnya pihak ATC dapat secara langsung memberikan arahan kepada pilot melalui media komunikasi mengenai keadaan landasan pacu. Dengan demikian, kata dia, peringatan tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan pesawat yang diakibatkan adanya genangan air di permukaan landasan pacu. “Namun, pemberian early warning tidak dapat memecahkan masalah utama yakni genangan air.

Meskipun demikian, pada saat yang sama, sinyal dari sensor juga akan secara otomatis menyalakan water pump untuk mensterilkan permukaan landasan pacu dari genangan air,” katanya. Menurut dia, “water pump” dapat bekerja secara otomatis tanpa menunggu pihak “ground staff” untuk mengecek atau memasang pompa untuk mensterilkan landasan pacu dari genangan air. “Sistem sensor itu akan fokus pada bagian landasan pacu tertentu, yakni pada bagian touchdown zone karena pada bagian ini pesawat akan menyentuh landasan pacu pertama kali,” katanya. Hasil penelitian Andy itu meraih penghargaan dalam ajang World Inventor Award Festival yang diadakan oleh Korea Invention News (Kinews) di Seoul, Korea Selatan. Pada ajang itu Andy mendapatkan penghargaan World Inventor Order of Merit, Traffic and Transportation Order of Merit atas kegiatan riset, pameran, publikasi, dan kontribusi karya penelitiannya kepada masyarakat yang dilakukannya selama ini. HL-03/net

LEPAS BALON Kabid Dikdas Kota Bandarlampung, Tatang Setiadi saat melepas balon tanda dibukanya kegiatan OSN tingkat kecamatan dan sekaligus kegiatan KKG guru Pelajaran Agama Islam yang berlangsung dihalaman SDN 1 Palapa Bandarlampung, Selasa (4/3). Foto: awaludin/HL

Zulkifli Canangkan Bakti Sarjana Kehutanan Jakarta, HL- Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan mencanangkan Program Bakti Sarjana Kehutanan (BASARHUT) tahun 2014. Manggala Wanabakti Kementerian Kehutanan, sekaligus membuka pendidikan dan pelatihan bagi 120 orang Sarjana Kehutanan yang lulus rekrutmen sejak bulan Nopember 2013 oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan. Acara pencanangan Program BASARHUT dihadiri dari berbagai mitra kerja Kementerian Kehutanan (BAPPENAS, BKN, dan LAN), Badan Koordinasi Penyuluhan Propinsi, Dinas Kehutanan Propinsi, serta Kepala Kesatuan Pengelolan Hutan. Tenaga BASARHUT selanjutnya akan ditugaskan pada 53 KPH di seluruh Indonesia terhitung mulai tanggal 1 Maret 2014 dengan masa penugasan selama dua tahun. Program BASARHUT Tahun 2014 diprioritaskan untuk mendukung operasionalisasi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). KPH tidak mungkin dapat optimal tanpa adanya dukungan SDM yang cukup dan Kompeten. Dengan perhitungan rata-rata minimal 25 orang per KPH, maka kebutuhan minimal SDM pada 600 KPH adalah 15.000 orang. Dalam rangka mengisi kebutuhan SDM Pengelola KPH tersebut, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan telah melakukan upaya terobosan penyediaan tenaga pengelola KPH melalui Program Bakti Sarjana Kehutanan (BASARHUT) sesuai Peraturan Menteri Kehutanan No: P.30/Menhut-II/2013 tentang Bakti Sarjana Kehutanan (BASARHUT) Dalam Pembangunan Kehutanan dan Peraturan Kepala Badan Penyu-

luhan dan Pengembangan SDM Kehutanan No: P. 3/IX-Set/2013 tentang Petunjuk Teknis Penye-

lenggaraan Bakti Sarjana Kehutanan. Program BASARHUT bertujuan untuk memberikan kesempatan dan pengalaman kerja di lapangan bagi para lulusan sarjana kehutanan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, sekaligus sebagai upaya pengembangan profesi rimbawan. Ke depan, Program BASARHUT tersebut, sangat penting dan strategis untuk terus dikembangkan menjadi “Program Bakti Rimbawan” mengingat kebutuhan minimal SDM Pengelola KPH belum terpenuhi. HL-03/net

**Tenaga BASARHUT wajib: a. melaksanakan tugas sampai dengan jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian kerja (2 tahun); b. melaksanakan tugas sesuai dengan bidang yang telah ditetapkan dalam keputusan penempatan tenaga BASARHUT; c. membuat laporan perkembangan tugas BASARHUT setiap triwulan dan tahunan dan menyampaikan kepada instansi atau unit pengguna tempat penugasan dengan tembusan kepada Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan. **Tenaga BASARHUT berhak mendapatkan: a. honorarium sebesarRp2.300.000, per orang/bulan; b. biaya perjalanan yang terdiri atas: biaya perjalanan dari tempat asal/domisili ke tempat tujuan penugasan dan biaya perjalanan dari tempat penugasan ke tempat asal/domisili setelah mengakhiri dua tahun masa penugasan. c. biaya operasional setiap bulansebesarRp. 500. 000,- per orang/bulan d. bantuan biaya pemondokan sebesarRp. 500.000,- per orang/bulan e. pendidikan dan pelatihan dan atau pembekalan f. surat keterangan sebagai tenaga BASARHUT g. penghargaan bagi yang berprestasi kerja h. biaya perjalanan dinas serta honor tim yang sah apabila ada penugasan khusus dari instansi pengguna.

Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini Oleh: Hj. Neti Ekowati, M.Pd Guru SMP Negeri 4 Bandar Lampung Beberapa waktu yang lalu, saya menyempatkan diri mengunjungi rumah seorang kerabat jauh. Sang anak yang sudah berusia sekitar 10 tahun sedang duduk tidak jauh dari pintu depan rumah, lalu saya sapa anak tersebut, “Nak, ibunya ada?” Sang anak hanya menoleh sebentar, lalu mengacuhkan pandangannya tanpa menjawab sepatah katapun. Saya tanya lagi untuk kedua kalinya, “Nak, ibunya ada? Boleh dipanggilkan.” Saya langsung bertanya demikian karena saya lihat kendaraan yang biasa digunakan sang ibu terparkir di depan rumah. Sang anak lagi-lagi tidak menjawab, alih-alih dia memanggil asisten rumah tangga dengan lantang, “Mbaaakk Juuumm, panggilin Umi. Bilangin ada tamu!” Sontak saya terkejut diperlakukan demikian, apalagi oleh anak yang sebenarnya sudah memasuki usia wajib paham dan tanggap akan sopan santun. Menurut George Herbert Mead, anak dengan usia setidaknya 7 tahun idealnya sudah memasuki fase Game Stage dalam bersosialisasi. Pada fase ini, kemampuan anak menempatkan diri pada posisi orang lain pun meningkat dan anakpun mulai menyadari adanya tuntutan untuk bek-

erja sama dengan orang lain. Pada tahap ini pula lawan berinteraksi semakin banyak dan hubunganya semakin kompleks. Individu mulai berhubungan dengan temanteman sebaya di luar rumah. Peraturan-peraturan yang berlaku di luar keluarganya secara bertahap juga mulai dipahami. Bersamaan dengan itu, anak mulai menyadari bahwa ada norma tertentu yang berlaku di luar keluarganya. Sebuah pertanyaan terngiang di benak saya saat itu, bagaimana mungkin seorang anak dengan latar belakang pendidikan orang tua yang terpelajar mengadopsi sikap kurang santun semacam itu? Ternyata benar saja, secara akademis anak tersebut tidak memiliki masalah intelegensia sama sekali. Justru secara akademis, ia adalah anak dengan peringkat terbaik di kelasnya. Bahkan beberapa kali menjuarai Olympiade Sains, tetapi mengapa kecerdasan emosionalnya tidak sebaik kecerdasan intelegensianya? Pertanyaan semacam ini sudah menjadi momok bagi hampir sebagian besar orang tua maupun pendidik saat ini. Tidak sedikit anak-anak yang memiliki kepekaan sosial dan kepekaan karakter yang minim. Pintar secara akademis namun tidak peka secara sosial. Tanggap terhadap pelaja-

ran namun tidak menganggap disiplin sebagai hal yang penting. Mampu menggunakan segala macam gadget elektronik namun tidak pernah merapikan kamar sendiri. Atau dalam tataran konsekuensi yang lebih ekstrim: budaya merokok yang dianggap wajar , tawuran antar pelajar yang tidak lagi mengenal kata takut, dan lazimnya seks bebas bagi anak usia sekolah. Apakah ini akibat dari pola pendidikan kita yang salah fokus dan tidak terlalu menganggap pembentukan karakter sebagai hal yang penting? Pembentukan karakter merupakan bagian dari pendidikan nilai (values education) yang mendesak untuk dilakukan. Bahkan orang tua dan sekolah bertanggungjawab bukan hanya dalam mencetak peserta didik yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga unggul dalam jati diri, karakter dan kepribadian. Dan hal ini relevan dan kontekstual bukan hanya di negara-negara yang tengah mengalami krisis watak seperti Indonesia, tetapi juga bagi negara-negara maju sekalipun (cf. Fraenkel 1977: Kirschenbaum & Simon 1974). Pada dasarnya, pendidikan karakter adalah suatu sistem

penanaman nilai karakter kepada individu yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, serta tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Menurut T. Ramli (2003), pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik. Adapun kriteria manusia yang baik, warga masyarakat yang baik, dan warga negara yang baik bagi suatu masyarakat atau bangsa, secara umum adalah nilai-nilai sosial tertentu, yang banyak dipengaruhi oleh budaya masyarakat dan bangsanya. Pendidikan karakter berpijak dari karakter dasar manusia, yang bersumber dari nilai moral universal (bersifat absolut) yang bersumber dari agama yang juga disebut sebagai the golden rule. Pendidikan karakter dapat memiliki tujuan yang pasti, apabila berpijak dari nilai-nilai karakter dasar tersebut. Menurut para ahli psikolog, beberapa nilai karakter dasar tersebut adalah: cinta kepada Tuhan dan ciptaan-Nya (alam dengan isinya), jujur, tanggung jawab, hormat dan santun, kasih sayang, peduli, dan

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

kerjasama, percaya diri, kreatif, kerja keras dan pantang menyerah, keadilan dan kepemimpinan, baik dan rendah hati, toleransi, cinta damai, dan cinta persatuan. Pendapat lain mengatakan bahwa karakter dasar manusia terdiri dari: jujur, tanggung jawab, dapat dipercaya, rasa hormat dan perhatian, peduli, kewarganegaraan, ketulusan, berani, tekun, disiplin, visioner, adil, dan berintegritas. Lalu pertanyaan utamanya, bagaimana menuntun anak agar memiliki karakter yang baik? Para pakar telah mengemukakan berbagai teori tentang pendidikan moral. Menurut Hersh, et. al. (1980), diantara berbagai teori yang berkembang, ada enam teori yang banyak digunakan, yakni: pendekatan pengembangan rasional, pendekatan pertimbangan, pendekatan klarifikasi nilai, pendekatan pengembangan moral kognitif, dan pendekatan perilaku sosial. Berbeda dengan klasifikasi tersebut, Elias (1989) mengklasifikasikan berbagai teori yang berkembang menjadi tiga, yakni: pendekatan kognitif, pendekatan afektif, dan pendekatan perilaku. Klasifikasi didasarkan pada tiga unsur moralitas, yang biasa menjadi tumpuan kajian psikologi, yakni: perilaku, kognisi, dan afeksi. Secara mudahnya, beberapa

langkah berikut dapat ditempuh oleh pendidik (orang tua maupun guru di sekolah) untuk membentuk nilai, perilaku, serta karakter anak sejak usia dini: Pertama, menerapkan pendekatan “modelling” atau “exemplary”, yakni membiasakan lingkungan rumah maupun sekolah untuk menghidupkan dan menegakkan nilai-nilai (akhlak dan moral) yang benar melalui pemberian contoh (model atau teladan). Setiap orang tua, guru, dan tenaga pendidik lain di lingkungan sekolah sebaiknya mampu menjadi “uswah hasanah” yang hidup dan mampu menjadi panutan(living exemplary) bagi setiap peserta didik. Mereka juga harus terbuka akan kritik dan siap untuk mendiskusikan dengan anak tentang berbagai nilai yang sebaiknya dipegang teguh tersebut. Kedua,tidak bosan untuk terus menerus menjelaskan dan menceritakan kepada anak tentang berbagai nilai yang baik. Tak lupa menjelaskan perbedaan bentuk dan konsekuensi anata nilai yang baik dengan nilai yang buruk. Usaha ini dapat dibarengi pula dengan langkah-langkah, sebgaia berikut: memberi penghargaan (prizing) dan menumbuhsuburkan (cherising) nilai-nilai yang baik, dan sebaliknya mencegah

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

serta tidak menjustifikasi (discouraging) berlakunya nilai-nilai yang buruk. Akan tetapi, pendidik juga sebaiknya memberi kesempatan kepada peserta didik untuk memilih sendiri berbagai alternatif sikap dan tindakan berdasarkan nilai serta melakukan pilihan secara bebas setelah mempertimbangakan secara matang berbagai konsekuensi dari setiap pilihan dan tindakan Ketiga, pihak sekolah dapat menerapkan character-based approach ke dalam setiap mata pelajaran nilai yang ada di samping mata pelajaran-mata pelajaran khusus untuk pendidikan karakter, seperti pelajaran agama, pendidikan kewarganegaraan (PKn), sejarah, Pancasila dan sebagainya. Dengan ketiga langkah mudah tersebut, selama orang tua, guru, dan tenaga pendidik lainnya membiasakan bersikap dan bertindak dengan pola-pola yang baik yang diulangi secara terus menerus dan konsisten, maka masalah karakter bukan lagi momok bagi kita. Menjadikan manusia cerdas dan pintar, boleh jadi mudah melakukannya. Akan tetapi, diperlukan pendidik yang bijak dan konsisten untuk mendorong manusia agar menjadi orang yang baik dan bijak.

Email : haluanlampung@gmail.com


Rabu, 5 Maret 2014

Porprov Lampung VII Lamsel Tambah Tiga Emas

Pangdam II Kunjungi Pelaksanaan Porprov Kalianda, HL-Pangdam II Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo menyempatkan diri melihat pelaksanaan pertandingan Porprov Lampung ke VII. Panglima itu memberikan jempol terhadap terselenggaranya event multiolahraga tersebut. Pangdam II Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo, dirinya menyempatkan diri berkunjung ke Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) itu untuk melihat pertandingan olehraga di Porprov VII Lampung yang di laksanakan di Kalianda. Kunjungan dirinya sebanarnya dalam rangka rencana kunjungan Presiden RI SBY ke Lampung. “Tapi kerena beliu berhalangan ada agenda khusus, maka saya sekaligus mengadakan kunjungan kerja ke Kodim,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (4/3). Dikatakan Bambang, dirinya sangat menyukai olahraga. Dan kebetulan di Kabupaten Lampung Selatan ada kegiatan Porprov Lampung ke VII. “Saya kebetulan suka olahraga, jadi di ajak keliling

dengan pak Rycko dalam kegiatan olaharaga Porprov dan ini sangat baik,” katanya. Dirinya juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lampung

Selatan, kegiatan-kegiatan olahraga tersebut jangan hanya di laksanakan di Porprov saja melainkan dilaksanakan rutin dan diadakan tingkat desa/ kelurahan agar mendapatkan bibit– bibit atlit yang lebih baik. “Sehingga saat pertandingan– pertandingan tingkat nasional dan internasional kita tidak kerepotan lagi,” harapnya. Bambang menambahkan, biasanya kesibukan akan terlihat dalam kegiatan seperti ini (Porprov), mulai mencari para atlit. “Intinya tingkat kelurahan dulu, nanti bibit atlit kelihatan,” tambahnya. Saat ditanya proses pelaksanaan pertandingan? Ia mengakui jika pelaksanaanya berjalan dengan baik. Bahkan wasit juga menilainya sangat obyektif. HL-10

Kalianda, HL-Atlit Kontingen Lampung Selatan Cabang Judo tambah 3 mendali emas. Dengan demikian Lamsel sementara mengumpul 4 emas 4 perak dan 6 perunggu, dri cabang tersebut. Sedangkan Metro sementara memimpin perolehan medali 6 emas 6 perak 7 perunggu. Medali emas pertama Lampung Selatan diraih Een Saputri di kelas 63 kg putra, dengan menaklukkan lawannya dari Bandarlampung Susriyawati yang harus puas meraih medali perak. Sedangkan medali perunggu bersama diraih Rini Anggraini Tharmizi dari Pesawaran, Berta Ayu dari Lampung Selatan. Medali emas kedua Lampung Selatan dipersembahkan Edi Kurniawan kelas 90 kg putra, sedangkan medali perak direbut Buyung Yudhanto Bandarlampung dan perunggu bersama Ricco Wibowo Lampung Selatan, Rio Hartono Metro. Emas ketiga Lampung Selatan diraih

Fransiska Aditia Astuti di kelas 70 kg putri, sedangkan mendali perak menjadi milik pejudo Way Kanan Pipin Suhestin. Medali perunggu bersama direbut dua pejudo Ban-

darlampung, atas nama Ika Praramita dan Putri Wulandari. Selain medali emas Lamsel juga meraih dua perak, masing-masing dipersembahkan Abdul Arvan dan Dewi Yantika Sari di kelas + 70 kg putri. Tuan rumah juga meraih lima medali perunggu, yang diraih melalui kelas 90 kg putra Ricco Wibowo, kemudian kelas 100 kg putra atas nama Adi Wiyono dan Nico Sahrian. Perunggu lainnya dari kelas 78 kg putri diraih oleh Marlina, medali perunggu terakhir di peroleh melalui kelas 63 kg atas nama Berta Ayu. Di hari kedua kemarin, cabang judo memperebutkan delapan med-

ali. Emas di kelas 81 kg putra direbut oleh pejudo asal Tulangbawang Yuli Riswanto, sedangkan medali perak direbut pejudo Kota Bandarlampung Taqwa Ardiyansyah. Untuk medali perunggu bersama masing-masing direbut pejudo Lampung Barat Auriq dan pejudo Kota Metro Syamsu Rizal. Fadilah Arif asal Kota Bandarlampung, berhasil menyabet medali emas di kelas -100 kg putra. Fadilah mengalahkan lawannya dari Kota Metro, yang harus puas membawa pulang medali perak. Medali perunggu bersma di kelas ini, masingmasing menjadi milik pejudo Lampung Selatan. Kemudian medali emas kelas 70 kg menjadi milik Nur Abina Sari Siregar dari Lampung Tengah, perak Indah Permata Sari Metro sedangkan perunggu direbut Marlina Lampung Selatan dan Malinda Cholsa Bandarlampung. Sedangkan Kota Metro yang di hari pertama meraih empat emas, di hari kedua kemarin kembali menambah dua emas masing-masing dipersembahkan oleh James Fernando di kelas +100 kg putra, perak menjadi milik pejudo Lampung Selatan sedangkan perunggu diraih Herwandi Lambar dan Allan Victoryzah Bandarlampung. Metro juga membawa pulang emas +78 kg atas nama Livia Susanty, sedangkan perak Dewi Yantika Sari Lamsel dan perunggu bersama Rizki Andini Metro, Linda Fitri Lestari Tulangbawang. HLD-10

KETERANGAN FOTO : 1. Bupati Lampung Selatan H. Rycko Menoza SZP, MBA saat menyambut Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen. TNI. Bambang Budi Waluyo di Makodim 0421 Lampung Selatan pada Kunjungan Kerja Pangdam II/Sriwijaya ke Lampung Selatan, Selasa (4/3). 2. Bupati Lampung Selatan H. Rycko Menoza SZP, MBA memberikan Cinderamata kepada Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen. TNI. Bambang Budi Waluyo di Makodim 0421 Lampung Selatan saat Kunjungan Kerja Pangdam II/Sriwijaya ke Lampung Selatan, Selasa (4/3). 3. Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen. TNI. Bambang Budi Waluyo didampingi Bupati Lampung Selatan H. Rycko Menoza, SZP, MBA menyaksikan Pertandingan Karate PORPROV VII Lampung di Aula Rimau Pemkab Lamsel, Selasa (4/3). 4. Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen. TNI. Bambang Budi Waluyo didampingi Bupati Lampung Selatan H. Rycko Menoza, SZP, MBA menyaksikan Pertandingan Volly Pantai PORPROV VII Lampung di Aula Rimau Pemkab Lamsel, Selasa (4/3).

Alex Patok Ronaldo Rp 2,9 Triliun

Liga Inggris

Isu Tak Sedap, CR7 Dibela Pique Sport,HL-Sosok megabintang sepak bola sekelas Cristiano Ronaldo tentu tak jauh dari rumor tak sedap. Dia kerap dicap sebagai pemain yang arogan. Hal ini rupanya langsung membuat bek Barcelona, Gerard Pique buka suara. Terlepas dari rivalitas panas di ajang Liga BBVA, Pique tak sungkan membela pemain Real Madrid tersebut. Dia menyatakan bahwa apa yang digembar-gemborkan publik mengenai Ronaldo tidak seperti yangs sesungguhnya. “Aku sangat mengena Ronaldo dan dia adalah pria ramah. Citra yang diketahui publik sangat berbeda dengan bagaimana dirinya dalam kehidupan nyata,” tutur Pique kepada Marca. “Mungkin dia hanya terlalu jujur saat berkata bahwa banyak orang yang cemburu karena dia tampan, kaya raya serta merupakan pemain yang hebat,” sambung kekasih Shakira tersebut. Hubungan Pique dan Ronaldo memang terbilang dekat. Keduanya sama-sama memperkuat Manhester United, sebelum akhirnya Pique hengkang terlebih dahulu ke Barca pada 2008 silam. HL-dns/nt

Sebuah pengakuan datang dari mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson yang kala itu mematok harga Cristiano Ronaldo sebesar 180 juta euro atau Rp 2,9 triliun. Hingga saat ini, Sir Alex mengaku masih menyesal. Pada musim panas 2009, Ronaldo resmi hijrah ke Real Madrid dengan dana transfer fantastis, 94 juta euro. Namun, Sir Alex menganggap nilai itu tak seberapa dibanding dengan kualitas Ronaldo. “Saya mengatakan kepada David Gill (eks CEO Man.United) untuk memberikan harga 150 juta pounds (180 juta euro) dan dia memberitahu saya untuk tak terlalu naif. Hal itu membuat saya khawatir kehilangannya,” ungkap Sir Alex kepada A Bola . “Saya masih penasaran apa yang akan diucap Florentino Perez saat kami meminta harga 150 juta pounds. Menilik transfer Gareth Bale sebesar 85 juta pounds, saya yakin mereka harus membayar 150 juta untuk Ronaldo,” keluhnya. Kendati demikian, Sir Alex kembali mengakui bahwa kepindahan Ronaldo mendapat restunya. Namun, legenda Man. United itu kecewa dengan harga yang diberikan Madrid untuk jasa CR7 . HL-dns/nt

Liga Italia

Juve dan Roma Gaet Wonderkid Sport,HL-Selain tengah diselimuti rivalitas untuk mendapatkan gelar Scudetto musim ini, Juventus dan AS Roma juga tengah bersaing di bursa transfer. Harian olahraga yang berbasis di Turin, Tuttosport, melaporkan bahwa Juve dan Roma tengah berebut winger muda asal Argentina, Juan Manuel Iturbe. Pemain berusia 20 tahun tersebut saat ini berstatus sebagai pemain Porto yang tengah dipinjamkan ke klub Serie A, Hellas Verona. Performa pemain kelahiran Buenos Aires tersebut meroket bersama Gli Scaligeri dengan tampil secara reguler di posisi inti. Iturbe sejauh ini telah tampil dalam 22 laga di kompetisi domestik dan mencetak lima gol serta dua assist. Penampilan apik tersebut turut melejitkan Verona yang merupakan tim promosi menjadi salah satu tim yang berpeluang lolos ke Eropa musim depan. Verona memiliki opsi pembelian pertama dari Porto senilai 15 juta Euro. Manajemen klub tengah menimbang untuk menebus harga tersebut dengan harapan meraih profit dengan langsung menjualnya ke klub besar yang meminatinya. Selain Juve dan Roma, Iturbe sempat pula dikaitkan dengan tim luar Italia seperti Liverpool dan Barcelona. HL-bl/nt

Cristiano Ronaldo

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Sir Alex Ferguson

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


11

SAMBUNGAN Rabu, 5 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

All England

Pemain Indonesia Beri Dukungan ke Rekan Para pemain Indonesia terlihat sudah berdatangan ke stadion National Indoor Arena, Selasa (4/3/2014) pagi waktu setempat, walaupun babak pertama All England belum dimulai. Mereka rupanya ingin memberi dukungan buat para kompatriotnya sekaligus menyaksikan caloncalon lawannya di pertandingan nanti. Saat ganda putri Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah bertanding di babak kualifikasi, setidaknya terlihat Nitya Krishinda Maheswari, Greysia Polii, Della Destiara Haris, Anggia Shitta Awanda, Richi Puspita Dili, dan Weni Anggraini di kursi penonton. Para pemain Indonesia ini beberapa kali meneriakkan dukungan ke arah Suci/Tiara yang pada akhirnya merebut tiket babak utama setelah menang 21-9, 21-15 atas Wang Rong/Zhang Zhibo (Makau) dalam partai yang berjalan selama 28 menit itu. “Kami memang sengaja ke sini untuk memberikan dukungan pada Suci/Tiara yang bermain di babak kualifikasi,” ujar Nitya yang dijumpai di stadion National Indoor Arena, sebagaimana rilis PBSI. Pemain-pemain Indonesia ini bukan cuma menonton rekan-rekannya yang sedang berjuang untuk meraih tempat di babak utama melainkan juga menyempatkan diri untuk menonton pertandingan calon-calon lawan mereka di babak utama. “Tim ganda putri memang sengaja saya arahkan untuk datang ke stadion di babak kualifikasi ini. Selain untuk mendukung temannya yang bertanding, mereka juga bisa mempelajari permainan bakal lawan nanti,” ungkap Endra Muliajaya selaku pelatih tim ganda putri. Tak hanya sektor ganda putri dan ganda campuran yang mulai mengintip permainan lawan di turnamen ini, para pemain tunggal putri seperti Linda Wenifanetri dan Bellaetrix Manuputty pun melakukan hal yang sama. Berdasarkan undian yang telah dirilis oleh Badminton World Federation (BWF), di babak pertama Linda akan bertemu dengan pemain jebolan kualifikasi 4, antara Kristina Gavnholt (Republik Ceko) atau pemain muda berbakat yang merupakan juara Japan Open Super Series 2013, Akane Yamaguchi (Jepang). HL-dtk/nt

Pemain Indonesia sedang memberikan dukungan kepada rekan seperjuangan dalam Stadion National Indoor Arena, Selasa (4/3/2014). Foto : detik.com

Bonus SEA Games Gagal Cair Sport, HL-Sempat disebut akan cair di awal Maret, bonus yang dijanjikan untuk atlet dan pelatih berprestasi di SEA Games dan Paragames 2014 dipastikan kembali tertunda. Pada awalnya, bonus untuk atlet berprestasi di SEA Games dan Paragames diprediksi Menpora Roy Suryo akan cair para Januari. Namun pemberian bonus tersebut ditunda lantaran saat itu masih digelar Paragames di Myanmar, jadwalnya pun digeser menjadi awal Maret.? Namun sampai waktu yang ditetapkan, ternyata bonus tersebut kembali belum datang. Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Djoko Pekik mengatakan bonus SEA Games bagi atlet berprestasi prinsipnya sesegera mungkin dicairkan namun saat ini terganjal penghitungan pajak dan pendataan nomor rekening atlet serta pelatih penerima bonus. ? “Saat ini masih dilakukan penghitungan pajak dengan cara berkonsultasi dengan kan-

tor pajak. Karena pajak akan ditanggung negara sehingga perlu perhitungan cermat dan teliti apakah menggunakan pajak flat atau progresif,” kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Djoko Pekik, lewat pesan singkat yang diterima wartawan, Senin (3/3/2014). Alasan lain terkait, pendataan nomor rekening atlet dan pelatih peraih medali. Djoko mengatakan, bonus akan langsung diterima oleh si atlet atau pelatih. Jadi tidak lagi melalui PB/PP cabang. “Di samping diperlukan juga NPWP atlet dan pelatih karena perhitungan pajak akan berbeda,” sebutnya. Yang terakhir, terkait waktu penyelenggaraan penyerahan bonus. Rencananya pemerintah akan berkonsultasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) lebih dulu. “Apakah bisa dibagikan sebelum pemilu agar tidak dianggap salah atau melanggar,” jelasnya. HL-dtk/nt

Tamrin ... peradilan pidana dengn terdakwa I Saman Bin Samin (tergugat I) dan terdakwa II Haidar Tihang (tergugat II) yang berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI No 1659 K/ PID/2007 tertanggal 30 Maret 2009. “Tergugat I Saman dan tergugat II Haidar Tihang telah dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana menyangkut tanah (stellionat) dan dijatuhi pidana penjara masing-masing selama satu tahun penjara. Menurut pertimbangan hukum, dalam putusan Mahkamah Agung (MA) bahwa ternyata ketika Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang memutuskan perkara a quo telah ada bukti SHM No:10076/SKB tertanggal 29 Agustus 1998, tetapi oleh Judex Facti

sambungan hal - 1 barang bukti tersebut dikesampingkan. “Mengingat sertifikat hak milik merupakan surat bukti kepemilikan tanah yang kuat, kecuali apabila dapat dibuktikan sebaliknya maka seharusnya putusan Judex Facti menyatakan perbuatan para terdakwa terbukti melanggar pasal 385 (1) KUHP dan karenanya para terdakwa harus dipidana setimpal dengan perbuatannya. Lalu, terhadap Replik atas eksepsi dari jawaban tergugat II Haidar Tihang dan III Ida Novianti, yang mendalilkan bahwa gugatan penggugat kabur tidak benar. Penggugat berpendapat bahwa gugatan penggugat adalah cukup terang dan tidak kabur. Sementara itu, bahwa turut tergugat I sebagai Walikota Bandarlampung yang

mempunyai tugas antara lain memberikan izin mendirikan bangunan (IMB) dalam wilayah Kota Bandarlampung dan menertibakan bangunan liar. Sebaliknya, penggugat mempunyai sebidang tanah sesuai SHM No 142/ SKB.I yang terletak di wilayah Kota Bandarlampung. Namun, diatas tanah tanah tersebut telah dibangun sebuah Masjid dan beberapa unit rumah oleh para tergugat tanpa seizin penggugat. Padahal, setiap kegiatan membangun dalam wilayah Kota Bandarlampung harus memiliki izin IMB yang diterbitkan Walikota Bandarlampung. “Berdasarkan ketentuan diatas, semula kami yakin bahwa bangunan masjid dan rumah rumah tinggal

yang ada diatas milik penggugat adalah atas izin turut tergugat tergugat I sebagai Walikota Bandarlampung. Apabila Walikota Bandarlampung, tidak pernah memberikan izin IMB untuk mendirikan masjid dan rumah-rumah tempat tinggal yang didirikan oleh para tergugat, maka menurut hemat kami bangunan masjid dan rumah-rumah tersebut adalah liar,” tegasnya. Nah, kalau bangunan liar maka tanggung jawab Walikota Bandarlampung untuk menertibkannya. Bahkan dengan adanya bangunan liar tersebut, penggugat juga telah menghubungi Lurah Sukabumi Indah untuk mencegah pembangunan masjid dan rumah-rumah tinggal diatas tanah penggugat dan secara tertulis penggugat

Kejati ... ada orangnya pasti ada,” kata dia. Kemudian, Pol PP itu menyarankan untuk menemui Kabid Konservasi dan Pemanfaatan Sumber Daya Air, Indra yang kantornya diseberang jalan dinas, jika ingin mencari informasi tentang pembangunan embung. “Kesana saja mas, sapa tahu ada orangnya,” kata dia. Hal yang sama di ketika ditanyakan orang yang dimaksud kepada pegawai yang asik ngobrol berkelompok di ruang depan. Petugas keamanannya dengan acuh mengatakan

juga melayangkan surat kepada Camat Sukabumi dan Walikota Bandarlampung. Namun, surat penggugat tidak digubris. “Atas tidak adanya tanggapan atas penertiban terhadap bangunan tersebut, berarti Walikota Bandarlampung telah melalaikan tugasnya. Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Poltak Sitorus, ada 7 tergugat yang tidak hadir tanpa keterangan yakni, Siti, Mardi, Herlan, Andi, Boang, Herina dan Candra,” tukasnya. Sementara itu, kata Thamrin, Camat Sukabumi dan Lurah Sukabumi Indah (turut tergugat) juga mangkir tanpa alasan. Sidang dilanjutkan Selasa (11/3) mendatang agenda mendengarkan duplik para tergugat terhadap replik penggugat. HL-05

sambungan hal - 1 Indra belum datang. “Ga ada mas belum dateng, coba ke kantor depan,” ujar dia. Secara terpisah, Ketua Informasi (KI) Provinsi Lampung, Juniardi mengatakan, Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung seharusnya lebih terbuka atas informasi publik, yang aman sudah diamanatkan UU No14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dinas tersebut tidak perlu takut untuk menjelaskan apa yang menjadi faktor utama jebolnya embung

itu. “Kenapa harus ditutuptutupi, kan dinas lebih terbantu untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Ini loh penyebabnya,” kata Juniardi melalui selulernya. Junairdi menyayangkan di era keterbukaan informasi, masih ada dinas yang tertutup, apalagi dinas itu memang harus bertanggungjawab atas kejadian jebolnya bangunan embung di Desa Brantiraya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Sikap tersebut, kata Juniardi, akan merugikan di-

nas pengairan sendiri. Publik akan menilai negatif bahwasanya kualitas pembangunan embung tersebut memang buruk. “Ini harus diusut, ada aroma busuk dan pasti ada apaapanya sehingga tidak mau memberikan keterangan,” ujar dia. Sebelumnya Komisi IV DPRD Lampung menyatakan akan menindaklanjuti informasi tentang embung yang jebol di Desa Brantiraya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Anggota Komisi IV DPRD Lampung Suyatno menga-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

takan, akan berkoordinasi dengan rekannya di komisi untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi embung tersebut. Politisi PAN itu juga mengatakan akan memanggil Dinas Pengairan dan Pemukiman, serta CV Puspitasari untuk diminta keterangannya penyebab ambrolnya embung itu. “Bisa juga karena kualitasnya buruk sehingga tidak kuat dan akhirnya jebol. Makanya akan segera kita bahas di komisi,” ujar Suyatno. HL-03/06

Byar ...

sambungan hal - 1

harus mencari solusi.Jangan rakyat terus dikorbankan, apalagi sering terjadi pemadaman, namun bayar rekening listrik tidak menurun, justru melonjak, ini kan ironis sekali. Rakyat menuntut pelayanan dan hak sebagai konsumen, sedangkan PLN sebagai perusahaan yang menjalankan jasa listrik dari pemerintah, harusnya mawas diri dan instropeksi. Bukan rakyat terus yang dikorbankan dan hak-haknya dikebiri. PLN tetap dengan sikapnya, kalau mau nurut ya begini, daripada kami rugi, begitulah argumentasinya. Karena itu pihak OMBUDSMAN paling sering menerima pengaduan masyarakat terkait sikap PLN yang sering merugikan rakyat. Namun, tetap saja tidak berubah, apalagi kalau sudah menyangkut masyarakat menuntut ganti rugi, akibat pemadaman bergilir. Kondisi saat ini bagi PLN seperti makan buah simalakama, kalau memberlakukan pemadaman bergilir rakyat pasti marah, sedangkan mesin pembangkit harus ada pemeliharaan agar tidak cepat rusak atau jebol pembangkitnya. Selain itu, kondisi PLN Lampung yang masih saja defisit daya, hingga 350 MW merupakan masalah yang dihadapi sekarang. Terutama pada saat beban puncak. Sedangkan untuk membangun pembangkit baru memerlukan dana sangat besar, terutama anggaran investasi yang mencapai diatas Rp 500 milyar. Baik PLTU, PLTA hingga PLTD. Alternatifnya pihak PLN harus mendatangkan investor swasta yang membangun mesin pembangkit listrik, seperti PLTP (panas bumi), PLTA, PLTU hingga tenaga angin, matahari, ombak laut dan lain-lain. Masyarakat desa juga perlu digerakkan membangun listrik mikro hidro atau PLTA skala kecil bahkan membuat mesin pembangkit listrik dengan tenaga bahan bakarnya ampas tebu, jerami maupun bahan bakar dari gas kotoran ternak sapi. Ini sangat membantu masyarakat dalam upaya swadaya pengadaan listrik mandiri. Pihak PLN dan Pemda juga harus membantu pendanaannya sebagai bentuk kepedulian pada rakyat.

ARB ...

sambungan hal - 1

pemilu lalu, maka perlu konsolidasi. Konsolidasi tidak hanya vertikal tapi juga horizontal,” ujarnya. ARB mengatakan bahwa saat ini, tujuan Partai Golkar dan dirinya yang maju menjadi capres adalah untuk melaksanakan ide demi kesejahteraan rakyat. Untuk itu, sejak dia memimpin Partai Golkar diarahkannya menjadi ‘The Party of Ideas’. “Tujuan berpartai adalah melakasanakan ide dan memberikan ide-ide untuk Indonesia maju dan sejahtera,” tuturnya. Salah satu Anggota Forum Pemred, Nurjaman Mochtar bertanya bagaimana feeling ARB saat mengunjungi mereka, apakah rakyat mau memendukung atau tidak. Juga bagaimana raspon masyarakat yang mayoritas Jawa sementara ARB bukan orang Jawa. Menjawab hal itu, ARB mengatakan tanggapan masyarakat baik terhadap dirinya. “Saya terharu melihat sambutan yang luar biasa. Orang Jawa di grassroot menerima,” ungkapnya. ARB mengatakan bahwa hal ini, karena keluhuran budi dan budaya orang Jawa. Mereka mau menerima seseorang pemimpin meski pun bukan sesuku. “Ini seperti saat orang Jawa yang mayoritas mau menerima bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Meskipun Melayu mayoritas. Ini keluhuran orang Jawa. Karena itu, keyakinan saya bisa menang,” tegas ARB. HL-03/net

Menangis ...

sambungan hal - 1

Ada satu bait saya nangis. Selalu nggak ada stok suara yang aku nggak nangis,” ujarnya ditemui di sela proses syuting video klip ‘Hijrah Cinta’ di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Selasa (4/3). Menurut ibu satu anak itu, lirik yang dibuat oleh Melly sangat dalam dan benar-benar menggambarkan kisah cinta yang tak pernah putus walau salah satunya telah tiada. “Liriknya memang dalam banget. Liriknya itu “segunung kepingan dinnar, tak bisa mengalahkan kilau cintaku, bahagiaku melihatmu, aku tersenyum...” Orang pikir kematian itu sedih ya, aku disini berpikir, saat kecelakaan tragis itu aku pikir Uje lebih senang ketemu sang penciptanya,” kata Rossa. Rossa juga mengatakan istri mendiang Uje, Pipik Dian Irawati sudah mendengarkan lagu tersebut. Dan reaksi Pipik pun sama dengan Rossa. “Sudah di-dengerin, dan dia mewek ya. Teh Melly dengerin sama mamanya dan mamanya nangis. Lagu ini lebih dari biografi Ustaz Jeffry. Lagu ini seperti momen di mana kita meninggalkan kegilaan dunia,” katanya. Ia juga berharap, lagu yang tak hanya tentang percintaan itu bisa bermanfaat dan menginspirasi bagi yang mendengarkan. “Semoga lagu ini banyak manfaatnya. Bukan hanya lagu percintaan. Tapi lagu cinta antara manusia dengan penciptanya. Saya kalau dengar lagu ini selalu tambah baik ya,” ucapnya. HL-03/net

Pesan ...

sambungan hal - 1

k eluar,” kata Oedin kepada para wartawan di ruang kerjanya usai mengumumkan Arinal Djuanidi sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekdaprov Lampung menggantikan Berlian Tihang, Selasa (4/3). Menurut Oedin, ketiga kandidat tersebut cukup lama mengabdi di pemprov dengan berbagai jabatan yang pernah diemban. Dipastikan, kata dia, banyak PNS yang pernah menjadi bawahan mereka berebut memberikan dukungan suara. PNS, kata dia, memiliki hak politik untuk mendukung salah satu calon gubernur nanti. “Ini juga, para PNS diam-diam saja kalau sudah menyatakan memberi dukungan kepada si A. Saat hari pencoblosan nanti tahu-tahu selesai saja mmilih di TPS. Ga usah koar-koar, saya dukung A, saya dukung B. Sebab akan terjadi pengkotakan-pengkotakan yang akan menimbulkan perpecahan,” jelasnya. Berbeda dengan dirinya, kata dia, secara kelembagaan, sebagai Ketua DPD PDI-P Provinsi Lampung sikap dukungan politiknya jelas. PDI-P yang berkoalisi dengan PKB, PPP dan beberapa partai non parlemen telah menyatakan sikap sebagai partai pengusung pasangan cagub dan cawagub Berlian Tihang-Muklis Basri. “Kalau kader partai pengusung jelas harus memberi dukungan untuk memenangkan siapa, kalau melanggar bisa dipecat sebagai anggota partai, termasuk saya,” tukas dia. HL-06

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


Rabu,

Membangun Semangat Baru 5 Maret 2014

Haluan Lampung Website : haluanlampung.com Email : haluanlampung@gmail.com

c m y k

Elektabilitas Jokowi Dibayangi Prabowo dan ARB GUBERNUR DKI Jakarta Joko Widodo masih menempati posisi tertinggi dalam survei elektabilitas calon presiden 2014. Hasil survei Median Survei Nasional (MSN) yang dirilis Selasa (4/3) Jokowi meraup 30,1%. “Survei ini untuk mengelaborasi tingkat dukungan terhadap partai politik. Segmentasi pemilih tiap partai politik dan efek permasalahan di DKI Jakarta terhadap elektabilitas Jokowi,” kata Direktur Riset Median, Sudarto, dalam jumpa pers di Jakarta. Berikut elektabilitas tokoh lain yang masuk dalam bursa calon presiden. Prabowo Subianto 18,0%, Aburizal Bakrie 10,0%, Megawati Sukarnoputri 8,3%,

Jakarta, HL-PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing diam-diam tengah menyiapkan motor gede (moge) terbaru untuk menambah line-up di Indonesia. Menurut GM Promotion & Community Development Yamaha Indonesia Eko Prabowo, moge itu akan diluncurkan tahun ini.“Untuk kapan waktunya tunggu saja. Saat ini kita lagi studi kira-kira kapan bisa diluncurkan,” kata Eko, Selasa (4/3). Menurutnya moge itu tidak mungkin dihadirkan dalam waktu dekat ini. Sebab tidak lama

Wiranto 7,3%. Selanjutnya, Anis Matta meraup 4,0% dibayangi Dahlan Iskan yang mendapatkan 3,0%, disusul Yusril Ihza Mahendra 2,6%, Hatta Rajasa 1,4%, Surya Paloh 1,3% serta Muhaimin Iskandar 1,0%. Tokoh lain seperti Suryadharma Ali dan Sutiyoso di bawah 1%. Khusus eletabiltas Jokowi, tim riset membagi sampel yang jumlahnya 1.500 orang menjadi dua kelompok tritmen dan non tritmen dengan masing masing kelompok terdiri dari 750 re-

sponden. Metode ini disebut uji Chi-Square dengan dua isu besar kemacetan dan banjir Jakarta. Hasil non tritmen elektabilitas Jokowi diposisi tertinggi dengan 30,1 persen. Prabowo Subianto 18,0 persen. Aburizal Bakrie 10,0 persen. Megawati Sukarnoputri 8,3 persen. Wiranto 7,3 persen. Anis Matta 4,0 persen. Dahlan Iskan 3,0 persen. Yusril Ihza Mahendra 2,6 persen. Hatta Rajasa 1,4 persen. Surya Paloh 1,3 persen. Muhaimin Iskandar 1.0 persen. Suryadharma Ali 0,3 persen. Sutiyoso 0.1 persen. Pada survei sampel yang di tritmen pada urutan pertama Prabowo Subianto 20,0 persen.

Moge Terbaru Yamaha

lagi akan digelar pemilihan umum. “Mungkin semester dua,” ujarnya. Eko tidak menjelaskan lebih detail moge terbarunya itu.

Namun dia mengklaim model anyar ini akan menjadi lebih gesit, karena bisa dikendarai di jalur off road atau perkotaan. “Pokoknya model ini baru

Megawati Sukarnoputri 16,0 persen. Jokowi 15,3 persen. Aburizal Bakrie 10,9 persen. Wiranto 7,5 persen. Anis Matta 4,3 persen. Dahlan Iskan 3,2 Persen. Yusril Ihza Mahendra 2,7 persen. Hatta Rajasa 1,8 Persen. Surya Paloh 1,5 persen. Muhaimin Iskandar 1,0 persen. Suryadharma Ali 0,4 persen. Sutiyoso 0.1 persen. “Walau dalam banyak survei Jokowi menempati posisi unggul, namun ternyata bila awareness publik di Jakarta dalam hal performa Jokowi yang belum memuaskan dalam menangani banjir dan macet, tingkat dukungan terhadap Jokowi bisa menurun drastis,” ujarnya. HL-03/net

saja diluncurkan di Eropa,” sebut Eko. Mengacu dari bocoran tersebut kemungkinan besar adalah motor naked bike yang hadir di EICMA Milan, Yamaha MT-07. Jika benar, maka Yamaha MT-07 akan ikut bersaing dengan Kawasaki ER6n. Yamaha MT-07 2014 mengusung mesin Twin-cylinder parallel 270-derajat berkapasitas 689cc yang sanggup melontarkan tenaga hingga 74,8 Hp dan torsi maksimum 50,1 lb-ft. Motor ini diklaim memiliki berat 179 kg.HL-03/net

c m y k

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Email : haluanlampung@gmail.com

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891


Haluan Lampung - Rabu, 5 Maret 2014