Page 1

Rabu

5 Februari 2014 Edisi-097 / Thn-2 Harga Eceran : Rp.3.000,-

Kabar Haluan

KPU dan Pemprov "Ngadu" ke Mendagri

.

OLEH : Hengki Ahmat Jazuli

Pak Gub Kecewa Pemerintah Pusat Betapa sangat kecewanya Pak Gub atau Gubernur Lampung Sjachroedin ZP melihat fakta rencana pembangunan mega proyek jalan tol dan JSS hingga sekarang belum ada kabar beritanya. Kecewa bercampur marah dan kesal adalah wajar sebagai ekspresi seorang pemimpin terkait program pembangunan proyek yang sangat diharapkan rakyat Sumatera, ternyata hampa atau janji kosong. Rencana pembangunan jalan tol yang sudah diteken MOU dengan pihak PT Hutama Karya beberapa waktu lalu, hingga sekarang tidak ada kabar atau informasi dari pemerintah pusat. Padahal proyek ini tinggal selangkah lagi untuk dibangun. Para pelaksana dan daerah hanya menunggu kapan Keppresnya diteken. Nyatanya Presiden SBY hingga sekarang masih sibuk dan belum menanda tangani keppres jalan tol Trans Sumatera, apa lagi JSS. Rencana mega proyek jalan tol misalnya, kalau jadi dilaksanakan jelas akan menyerap lapangan kerja ribuan warga Lampung. Bahkan rakyat Lampung pemilik lahan pun sudah bersedia lahannya dibebaskan untuk proyek besar.Sangat berbeda antara

Membangun Semangat Baru

Website : haluanlampung.com

Haluan Lampung Email : haluanlampung@gmail.com

Kejati Tahan PPK Alkes RSUD Tjokrodipo

Soal Pasal MoU Dana Hibah Hal - 5

H. ZULKIFLI ANWAR Anggota DPR - MPR RI Dapil Lampung 1

Hal - 8

Ida dan Haidar Tihang Diminta Hadiri Sidang .. . Sidang Gugatan Perdata Hanya 10 Menit Tidak Bisa Diwakili Kuasa Hukum Sidang Dilanjutkan 10 Februari

SIDANG mediasi gugatan perdata Sahala Lumban Gaol yang diajukan Sahala Lumban Gaol, warga Panjang Kota Bandarlampung terhadap Hj Ida Novianti terkait tanah miliknya seluas 5000 m2 yang terletak di pamatang Asahan Kelurahan Sukabumi I Kecamatan Sukarame, Bandarlampung yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang Kota Bandarlampung, Selasa (4/2) berjalan singkat hanya 10 menit.

Baca “ PAK ” Hal -11

Pasalnya, dua tergugat yakni, Ida Novianty istri Sekdaprov Lampung, Berlian Tihang dan H a i d a r Tihang tidak datang dalam mediasi itu. “Mediasi ditunda, karena dalam mediasi harus frinsipal (tergugat) yang harus hadir sidang mediasi. Dalam pesidangan ini frinsipal tidak bisa diwakilkan kepada kuasa hukumnya,” ujar Hakim Mediator FX Supriyadi, pada saat

agenda mediasi yang dilakukan di lantai II PN Tanjungkarang, kemarin. FX Supriyadi meminta para tergugat yang tidak hadir dalam persidangan yakni, Ida Novianty, Haidar Tihang dan Saman untuk bisa hadir dalam persidangan mediasi yang digelar kembali, Senin (10/2) mendatang. “Saya minta Ida

c m y k

Baca “ IDA ” Hal -11

Kasus Kredit Macet BRI Melin Jadi Tersangka Bandarlampung, HL-Kepolisian D a e r a h (Polda) Lampung telah mengirimkan Surat Pemberitahuan D i m u l a i n y a Penyidikan (SPDP) kasus pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh PT Natar Perdana Abadi (NPA) yang menyebabkan kredit mancet sebesar Rp95 miliar di BRI. Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Melin H a r y a n i Wijaya, Owner PT NPA sebagai tersangka. Kasipenkum Kejaksaaan Tinggi (Kejati) Lampung, Heru Widjatmiko, Selasa (4/ 2) membenarkan bahwa pihaknya telah menerima SPDP atas n a m a M e l i n Haryani Wijaya dari Polda Lampung. “Benar mas hari ini (kemarin, red), SPDP atas nama Melin Haryani Wijaya sudah dikirim Polda Lampung ke Kejati,” kata Heru. Sementara itu, Kepala

Bidang Humas Polda Lampung (Kabid) Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih saat dihubungi ponselnya tidak aktif. Sedangkan, Osep Dodi, Penasehat Hukum Nizam selaku Senior Account 0fficer BRI Telukbetung yang saat ini sedang melakukan upaya kasasi di Mahkamah Agung mengatakan penetapan tersangka Melin Haryani Wijaya sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan dokumen ini membuktikan putusan terhadap Nizam yang tersandung dalam kasus tipibank mengandung kriminalisasi. “Perkara Tipibank yang diusut Polda Lampung terlebih dahulu, perkara pemalsuan dokumen diusut b e l a k a n g a n . Harusnya, yang diusut lebih dahulu

KORUPSI ALKES Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Selasa (4/2) menahan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wondo terkait kasus pengadaan alat kesehatan (Alkes) Diskes Bandarlampung senilai Rp15,5 miliar yang diperuntukkan bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bandarlampung A Dadi Tjokrodipo. Sebelumnya, Senin (3/2) Kejati juga telah menahan Direktur PT Terala Inter Nusa (TIN) Luqman dan Ketua Panitia Pengadaan M Noor, yang terjerat dugaan korupsi pengadaan Alkes untuk RSUD kota tapis tersebut. Foto: andersen/HL

Baca “ KASUS ” Hal -11

KPU Protes, Dana Pilgub Batal

.. .

Pilih Konsultasi ke Mendagri Pemprov Mengacu SE Mendagri Staf Ahli Gubernur Dipersoalkan

Bandarlampung, HL-Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dana hibah sebesar Rp145 miliar antara Pemprov Lampung, KPU, Bawaslu dan Polda Lampung yang sejatinya dilaksanakan, Selasa (4/2) terpaksa dibatalkan. S e k d a p r o v Lampung, Berlian Tihang mengatakan penandatangan MoU dana hibah pemilukada dengan ketiga lembaga tersebut, terpaksa ditunda karena ada KPU Lampung belum

in depth n ews news

sepakat dengan beberapa poin yang ada dalam pasal MoU tersebut. Kata-kata yang belum disepakati KPU, kata Belian, seperti dalam Pasal lima (5) ayat satu (1) poin a berbunyi, pemerintah daerah dapat mencairkan dana hibah p e m l i k a d a kepada KPU Provinsi, Bawaslu dilakukan sekaligus atau secara bertahap maksimal dua kali sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan dana pemerintah daerah. Kemudi-

an, pada ayat b yang mengatakan pencairan dana hibah dilakukan paling lambat satu bulan tahapan persiapan dimulai sesuai biaya yang diajukan kpu provinsi. Selanjutnya, pada ayat c dalam hal pemilukada dilaksanakan p u t a r a n kedua maka pencairan dana hibah p e m i l u k a d a kepada kpu provinsi/kabupten kota dilakukan satu kali. Oleh karena itu, terus dia, pemprov

Baca “ KPU ” Hal -11

.

Penggalangan Uang ‘Koin Peduli’ Nenek Sadiyem

..

Uang Koin Terkumpul Rp131 Ribu Pemkab dan DPRD Jangan Tutup Mata

Suttan Paksi Kelana Kecam Pejabat BBWSMS

Ketua Pemuda Tiuh Tuha Pekon Margakaya Kabupaten Pringsewu, Almutakin dengan gelar Suttan Paksi Kelana memimpin langsung aksi damai penggalangan uang ‘koin peduli’ Nenek Sadiyem, warga Pekon Totokarto Kecamatan Adiluwih kabupaten setempat.

Alamat Redaksi

SEJUMLAH warga dari T i u h Tu h a Pe k o n Margakaya Kabupaten Pringsewu menggelar aksi damai penggalangan uang ‘koin peduli’ Nenek Sadiyem, warga Pekon Totokarto Kecamatan Adiluwih yang harus kehilangan tanah se-

l u a s ¼ h e k t a r e , karena dibangun embung/lumbung air oleh Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) dengan kucuran dana sebesar Rp707.135.000 dari APBNP 2013. Aksi penggalangan uang ‘koin peduli’ Nenek Sadiyem yang di-

: Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

gagasi Pemuda Tiuh Tuha Margakaya tersebut, merupakan bentuk kritik terhadap pejabat pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pringsewu yang terkesan ‘tutup mata’, terhadap nasib

Baca “ SUTTAN ” Hal -11

Warga Polisikan Hotel Horizon Bandarlampung, HL-Hotel Horizon Lampung dilaporkan ke Polresta Bandarlampung atas kasus pengrusakan rumah dan perabotan yang menyebabkan kerugian sebesar Rp100 juta. Pasalnya, fihak hotel tersebut tidak ada etikat baik untuk mengganti rugi barang yang sudah rusak akibat tumpahan material cor semen milik Hotel Horizon. Menurut Ahmad Risky, kuasa hukum dari Ikrom HG

alias Eki, menjelaskan bahwa kliennya menjadi korban pengrusakan yang dilakukan oleh Hotel H o r i z o n Lampung. “Pada saat pembangunan hotel Horizon tersebut, semen cor menimpa rumah korban Eki hingga mengakibatkan kerusakan yang cukup parah,” ujarnya, usai melapor di Polresta B a n darlampung, Selasa (4/2).

Baca “ WARGA ” Hal -11

dibalik layar

Buka Rahasia KEHIDUPAN selebriti tidak lepas dari terpaan gosip miring. Isu perceraian dan k e r e t a k a n rumah tangga juga tidak pernah lepas dari kehidupan para figur publik. B a n y a k di a n t a r a n y a telah menjalin ikatan pernikahan selama puluhan tahun n a m u n a k h i r n y a kandas. Tidak jarang pula, ada yang

c m y k

Bunga Citra Lestari

Baca “ BUKA ” Hal -11 Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891


EKONOMI

2

Rabu, 5 Febuari 2014

HALUAN LAMPUNG

Bersatunya Ekonomi Sumatera-Jawa Jadi Penentu Ekonomi Nasional JSS Harus Segera Diwujudkan

Harga Beras Masih Tinggi Akibat Cuaca dan Panen Belum Merata Bandarlampung, HL- Hasil panen yang masih belum merata dan cuaca yang kurang mendukung minggu-minggu ini menyebabkan harga beras di beberapa pasaran tradisional di Bandarlampung masih tinggi. Hampir semua jenis beras mengalami kenaikan berkisar 510% per kilogram. Seperti harga beras biasa yang awalnya dijual dengan harga Rp.7.000 per kilogram sekarang harganya menjadi Rp.8.000 per kilogram sedangkan harga beras dengan kualitas menengah ke atas mengalami kenaikan bertahap Rp.200 per kilogram sekali naik. “Sekarang harga beras pada

naik semua kalo beras yang paling murah itu beras asalan harganya cuma Rp.8.000 per kilogram kalo yang paling mahal merk AA sampai Rp.11.000 per kilogram, meski harganya mahal setiap hari bisa jual satu Ton karena di sini jualnya gak cuma jual eceran tapi jual ke pedagang kecil,” papar pemilik toko beras Indah Jaya. Meskipun harga beras terus naik secara berkala tapi tidak mengurangi minat beli konsumen, “setiap hari kan orang butuh makan, jadi ya enggak mengurangi jumlah beras yang dijual setiap harinya,” ujar pak murni. Pedagang yang menjual

beras di Bandar Lampung biasanya mendapat pasokan beras dari Pringsewu, Metro, Lampung Selatan, dan Lampung Tengah. Untuk wilayah Bandarlampung pedagang tidak menjual beras import asal Vietnam hal ini dikarenakan tidak adanya penyaluran beras import Vietnam oleh pemerintah setempat, jikapun ada hanyalah dijual di supermarket dengan harga yang tinggi. “Dari dulu memang gak pernah jual beras impor, karena kalau mau pesan beras impor harus dengan jumlah yang banyak, disini juga gak ada yang pasok beras impor,” ungkapnya. HL-04

Pembukuan Minyak dan Gas Pertamina Angkanya Melampaui Target Yang Ditetapkan

Foto Ilustrasi

PEREKONOMIAN di Pulau Jawa dan Sumatera bila bersatu menjadi kekuatan penentu ekonomi nasional yang memberikan kontribusi hingga 80%. Bersatunya Jawa Sumatera akan menjadi penyumbang PDRB. Karena itu rencana pembangunan proyek jembatan Selat Sunda (JSS) harus diwujudkan, kata pengamat ekonomi Universitas Lampung Asrian Hendicaya pada HL di kampus Unila, Selasa. Menurut Asrian, dalam konsep Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Koridor Ekonomi Sumatera sebagai Sentra Produksi dan Pengolahan Hasil Bumi dan Lumbung Energi Nasional, saat ini secara nasional perekonomian di Pulau Jawa memberikan kontribusi mencapai 60 persen dan Sumatera 20-

an persen. “Karena itu bila Sumatera dan Jawa disatukan dengan adanya Jembatan Selat Sunda, perekonomian nasional akan ditentukan dari Sumatera dan Jawa dengan kontribusi hingga 80 persennya,” ujar dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (Unila) itu. Asrian menegaskan bahwa keberadaan Jembatan Selat Sunda (JSS) itu menjadi sangat penting untuk menyatukan potensi ekonomi kedua wilayah dan memperkuat basis ekonomi nasional. “Dampak positif adanya Jembatan Selat Sunda akan sangat berpengaruh bagi perekonomian di Sumatera dan Jawa yang akan

bertumbuh makin cepat, sehingga pada akhirnya juga akan memberikan kontribusi dalam percepatan pertumbuhan ekonomi nasional untuk menyejahterakan masyarakat,” kata dia pula. Secara terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Tony OL Tobing menyatakan, saat ini secara nasional perekonomian Sumatera adalah yang terbesar kedua dengan kontribusi 23,77 persen dalam pembentukan Produk Domestik Bruto Nasional tahun 2012. Menurut dia, sumbangsih tersebut didukung oleh kondisi alam dan geografis yang menjadikan Sumatera sebagai penyumbang produksi nasional, yaitu 72,1 persen produksi kelapa sawit, 74,24 persen produksi karet, dan 50 persen cadangan nasional batu bara, serta beberapa komoditas penting lainnya,

Rendang Padang Tetap Diminati Ciri Khas Rempah-Rempah Alami

Bandarlampung, HL- Rumah makan padang identik masakan rendang, tapi tidak selamanya masakan rendang menu menu

spesial, misalnya Mili (47) pemilik rumah makan padang Birugo menu spesialnya adalah Ayam Goreng dengan bumbu

rempah-rempah yang alami, yang dibrandol Rp14 ribu, sudah digelutinya sejak 5 tahun lalu letak lokasi di Jln. H. Endro Suratmin Bandarlampung. “Alhamdulillah mas, sejak awal saya buka rumah makan ini ayam goreng adalah menu spesial yang disukai oleh pelanggan, ayam goreng ini bisa saya menghabiskan rata-rata 80/porsi,” jelas ibu 3 anak. Selasa (04/02). Salah satu pelanggan tetap ibu mili adalah Wirda (55) ibu rumah tangga Jln. Penghijuan No.26 Way Dadi Sukarame Bandarlampung.“Sejak rumah makan ini

seperti kopi yang menyumbang 77,22 persen dan lada 72,56 persen dari produksi nasional. Lampung memiliki 50 persen penduduknya hidup dari sektor pertanian dalam arti luas, dengan menyumbang sekitar 30 persen PDRB Provinsi Lampung. Dia menegaskan bahwa Lampung berperan cukup penting dalam menyumbang produksi nasional, untuk beberapa komoditas unggulan, yaitu padi, jagung, ubi kayu, gula, kopi robusta, nanas kaleng, dan pisang. “Agenda MP3EI juga musti dikawal agar pencapaiannya sejalan dengan tujuan untuk memakmurkan dan menyejahterakan rakyat, terutama pula para petaninya. Jangan sampai ekonomi tumbuh pesat tapi petani dan rakyat tetap masih miskin dan belum makmur kehidupannya,” ujarnya. HL-04/08

buka saya tiap hari beli ayam goreng, mas. Keluarga saya sangat suka ayam goreng buatan bu mili ini,” Akunya Ibu asal Lampung ini. Selasa (04/02). Disela-sela senggang waktunya, Mili menjelaskan menu lain selain ayam goreng. Contohnya Asam pakdeh Rp12 ribu, lele goreng Rp11 ribu dan lele bakar Rp.12 ibu, rempla Rp9 ribu, telur dadar Rp8 ribu ini sudah sama nasinya. Mili juga menjelaskan masakan yang saya buat, memakai bumbu rempa-rempa dan juga masih tradisional dari ayam goreng dan masakan lainnya. Mili ternyata juga, mengaku bisa menerima pesanan nasi kotak ayam goreng komplit yang dibrandolnya Rp16 ribu. HL-04/12

Anda Ingin Pasang IKLAN . . . .

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Jakarta, HL- PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), unit kerja PT Pertamina yang menjadi operator di blok ONWJ, membukukan produksi minyak dan penjualan gas pada 2013 sebesar 38.300 barel minyak per hari (BOPD) dan 181 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Angka itu melampaui target yang ditetapkan SKK Migas pada revisi Work Program & Budget (WP&B) tahun 2013 sebesar 38 ribu BOPD dan 175 MMSCFD. Peningkatan produksi itu merupakan hasil positif yang didapat melalui berbagai aktivitas eksplorasi dan pengembangan yang dilakukan PHE ONWJ.

“Tahun ini, sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan lifting minyak dan gas bumi nasional, PHE ONWJ terus melakukan berbagai upaya optimasi produksi, pemboran sumur eksplorasi, perawatan fasilitas dan pengembangan lapangan baru untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi,” ujar Jonly Sinulingga, Executive VP/GM PHE ONWJ dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (4/2). Di tahun lalu, PHE ONWJ telah berhasil menyelesaikan proyek LIMA Subsidence Remediation yaitu proyek pengangkatan anjungan di lapangan LIMA yang mengalami penurunan dasar

laut akibat kompaksi batuan di dalam tanah. Ini merupakan aplikasi teknologi terbaru dengan skala terbesar pertama di dunia. Pengangkatan anjungan ini berhasil menjaga kelangsungan produksi di area tersebut yang menyumbang produksi 4.000 BOPD dan 20 MMSCFD. Selain pemeliharan fasilitas, PHE ONWJ juga melakukan beberapa pengembangan untuk meningkatkan produksi di tahuntahun mendatang seperti pengembangan lapangan UL. Pada Februari 2014, lapangan UL siap untuk beroperasi dan diharapkan mampu menambah produksi minyak sebesar 2.200 BOPD dan 9,5 MMSCFD. HL-04/nt

Menjamurnya Sepeda Motor Membuat Bengkel Kebanjiran Order Bandarlampung, HL- Sepeda Motor atau kebanyakan menyebutkan motor, sudah banyak yang menggunakan dari roda sampai roda tiga, namun sejumlah pengguna motor jarang merawat motornya, padahal sudah banyak bengkel dijumpai dipinggir jalan. Perawatan ringan (TuneUp) contohnya bersihkan karburator yang utama, ganti oli, cek air aki, cek lampu-lampu, cek rantai, cek rem dan cek tekanan angin. Dari awal tidak ada perawatan ringan tersebut bisa langsung perawatan berat (Over Houl) seperti bongkar mesin. Contohnya Ami (31) pemilik bengkel motor ricky, yang sudah digelutinya sejak 1 April 2013 mulai dari jam 09.00-17.30 lokasi di Jalan Pramuka Kemiling Bandarlampung. “Alhamdulillah mas, saya baru buka bengkel motor ini sudah banyaklah yang datang perawatan ringan atau disebut tupe-up seperti bersihkan karburator yang utama, ganti oli, ganti oli banyak juga yang banyak ganti oli tapi ganti oli tidak sesuai waktu ganti oli atau sudah waktu ganti oli tapi belum diganti, ini terlihat olinya sudah kental atau berkurang oli, berkurang oli ada yang sparknya yang sudah bocor, perawatan ringan juga ada yang meliputi cek rantai, cek rem, cek lampu-lampu dan lain-lain. Jika ada yang tidak layak pakai, dianjurkan diganti. Jika dari awal

ORDER- Karena kebanjiran order, Ami (31) pemilik bengkel motor rRcky, yang sudah menggeluti sejak tahun 2013 di Jalan Pramuka Kemiling Bandarlampung, terlihat sedang memperbaiki motor konsumennya. Foto Robin

tidak ada perawatan ringan, motor akan langsung perawatan berat atau over houl contoh bongkar mesin, biasanya kerusakannya seperti ganti stang seher, ring seher dan ganti klep, perawatan berat ini memakan waktu 1 hari jika spark motor komplit, jika tidak komplit dan susah mencari sparknya akan memakan waktu perbaikan 2-3 hari,” jelas Bapak anak satu, Rabu (04/02). Adapun pelanggan yang sering servis perawatan ringan, misalnya Hendra (25) karyawan swastayang tinggal di Jalan Randu kemiling Bandarlampung, “Saya sering servis perawatan ringan, dibengkel ini dari ganti oli, cek lampu atau ganti lampu, cek ban atau ganti ban bahkan pelek. pelek baru 3 hari yang lalu saya ganti dibengkel ini, banyak yang dianjurkan spark yang harus di-

ganti, rem dan rantai. servis disini sangat memuaskan, mas. Makanya saya datang kembali kesini,” Akunya yang masih lajang. Ami juga menjelaskan bengkel motornya 60% peralatan hampir sama bengkel resmi, seperti hal dalam membuka baut-baut mesin menggunakan IPEK atau menggunkan peralatan tekanan angin ini yang dipakai oleh bengkel-bengkel resmi agar kencangan baut-baut sesuai standar. Disela-sela kesibukannya, ternyata Ami mengaku pernah bekerja di bengkel resmi TL Yamaha di Telukbetung. Waktu ditanya kenapa berhenti bekerja, Ami mengatakan ingin mengembangkan bakat yang ada pada saya, jadinya saya buka bengkel sendiri dengan modal sendiri. HL-04/12

HUB : Johan 0857 - 8863- 9560

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


SIGER

3

Rabu, 5 Febuari 2014

HALUAN LAMPUNG

BMKG Ingatkan Kondisi Cuaca Perairan Lampung Bandarlampung, HL- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan pada Selasa hingga Rabu (5/2) pagi, diprakirakan kondisi cuaca buruk terjadi di wilayah perairan Lampung Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, Neneng Kusrini, di Bandarlampung, Selasa (4/2), menyampaikan prakiraan kondisi tinggi gelombang di perairan Lampung maksimum mencapai 2,0-3,0 meter. Cuaca buruk itu dapat terjadi di perairan Samudra Hindia barat Lampung dan Pantai Barat Lampung. Neneng menyampaikan pula kondisi cuaca buruk juga diperkirakan terjadi di perairan Selat Sunda bagian selatan dengan tinggi gelombang maksimum 2,0-3,0 meter. Pada perairan Samudra Hindia barat Lampung angin berembus dari barat ke barat laut dengan kecepatan 5—20 knot, cuaca hujan, tinggi gelombang 1,25-2,0 meter, dan tinggi gelombang maksimum 2,0-3,0 meter. Cuaca buruk di perairan Pantai Barat Lampung diperkirakan hujan, tinggi gelombang 0,75-2,0 meter, dan tinggi gelombang maksimum 2,0-3,0 meter, angin berembus dari barat laut ke utara dengan kecepatan 5-20 knot. Kondisi perairan Selat Sunda Foto Ilustrasi

RS A.Dadi Tjkrodipo Didemo AKSI keji oleh karyawan Rumah Sakit Daerah (RSD) A.Dadi Tjokrodipo Bandarlampung yang membuang pasien tak mampu bernama Suparman alias Mbah Darmo alias Edi hingga meninggal dunia mendapat simpati dari kalangan aktifis mahasiswa dan aliansi LSM. Ketua Humanika Lampung, Basuki mengatakan, aksi simpati ini dilakukan oleh beberapa elemen mahasiswa dan lembaga sosial seperti, HMI, LMND, PRD, Humanika, PKG, SHI, Forsikapi dan LBH Bandarlampung dengan membentuk Aliansi Pro Demokrasi dan Kemanusian. Sikap ini dilakukan untuk mengkritisi perbuatan pejabat dan beberapa karyawan RSD A.Dadi Tjokrodipo Bandarlampung yang tega membuang pasien hingga meninggal dunia. “Kita akan melakukan aksi simpati untuk pasien yang meninggal di Bundaran Tugu Gajah mulai dari pukul 9.00 Wib. Perbuatan yang dilakukan pihak rumah sakit Bandar-

lampung itu sangat tidak manusiawi,” kata Basuki melalui sambungan teleponnya, Selasa malam (4/1). Menurut Basuki, dalam aksi besok (hari, ini) ada bebepara tuntutan yang akan disampaikan. Pertama, kata Basuki, meminta kepada Walikota Bandarlampung, Herman HN untuk mencopot Direktur RSD A. Dadi Tjokrodipo, dr. Indrasari Aulia. Direktur RSD A. Dadi Tjokrodipo layak dicopot sebagai bentuk tanggungjawab terhadap oknumoknum pelaku yang merupakan bawahannya. “Kami juga meminta pemkot memperbaiki sistem pelayanan rumah sakit agar halhal keji ini tidak lagi terjadi,” kata

Basuki. Basuki juga mengatakan, Aksi juga untuk mendorong Polresta Bandarlampung agar mengusut tuntas kasus ini serta menangkap dalang pelakunya. “Kami akan mengawal kasus ini dan mendorong agar polisi menindak para pelakunya karena sudah melakukan kejahatan yaitu menghilangkan nyawa orang lain. Polisi juga harus segera menetapkan dalang intelektual pelaku kejahatan ini,” tegas Basuki. Dikritik DPR RI dan Komnas HAM Kasus pembuangan pasien lansia oleh petugas rumah sakit daerah milik Pemkot Bandarlampung juga mendapat kecaman dari DPR RI dan Komnas HAM. Para wakil rakyat di Senayan itu meminta pelaku pembuangan pasien dihukum berat dan pemerintah juga harus ikut bertanggungjawab.”Kami mendesak pemerintah pusat untuk mengevaluasi kasus pembuangan

pasien oleh rumah sakit,” ujar anggota Komisi IX DPR RI, Zuber Safawi, kepada wartawan, Senin (3/2). Ironisnya, kata dia, peristiwa memalukan ini terjadi di tengah gembar gembor program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).Tindakan tak manusiawi itu, terang Zuber, disinyalir adalah tindakan yang disengaja dan terstruktur oleh pejabat yang berkepentingan di lingkungan rumah sakit. Oleh karena itu penyidik kepolisian sudah mulai menarget pejabat yang lebih tinggi. Keterangan yang diperoleh, kata dia, pasien lansia dengan nama Suparman (64 tahun) ini diturunkan dari ambulans di gardu kawasan Sukadanaham, Tanjungkarang Barat, Lampung pada 21 Januari lalu. Warga yang menemukan pasien lansia itu, langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung.”Setelah diperiksa, kondisi pasien mengalami penyakit jiwa, dan pihak RSUD tidak memiliki dokter

jiwa, lalu dirujuk ke RSUD Abdoel Moeloek. Hanya bertahan beberapa jam nyawa Suparman ini tidak terselamatkan lagi,” ujarnya. Ketua Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) S.N. Laila menyatakan, pihaknya segera melakukan penyelidikan kasus pembuangan pasien yang menimpa Suparman atau biasa disebut mbah Darno atau mbak Edi di sebuah gardu di kawasan Sukadanaham, Tanjungkarang Barat oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung. Komnas HAM, kata Laila, menilai kasus ini tidak berprikemanusiaan. Komans HAM akan meminta penjelasan dari semua pihak terkait pembuangan pasien yang dilakukan pihak RS Dadi Tjokrodipo. “Kami segera turun dalam waktu dekat. Kasus ini sudah menjadi peristiwa nasional,” kata dia. HL-06(*)

bagian selatan, angin berembus dari barat ke utara dengan kecepatan 5-15 knot, cuaca hujan, tinggi gelombang antara 0,5-2,0 meter, dan tinggi gelombang maksimum 2,0-3,0 meter. Peraian Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni) tinggi gelombang mencapai 0,5-1,25 meter, tinggi gelombang maksimum 1,25-2,5 meter, angin berembus dari barat ke utara dengan kecepatan 5-10 knot, dan cuaca hujan. Kondisi cuaca di perairan Pantai Timur Lampung, angin berembus dari barat laut ke utara dengan kecepatan 5 -15 knot, hujan, tinggi gelombang 0,5 -1,25 meter, dan tinggi gelombang maksimum 1,25-2,0 meter. Keadaan cuaca diperkirakan hujan di wilayah perairan Indonesia kecuali di wilayah perairan Selat Sunda bagian selatan. Angin di atas wilayah perairan Indonesia, di utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari utara sampai timur laut, dan di selatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan angin antara tiga sampai 30 knot. Prakiraan cuaca dan gelombang laut itu berlaku 24 jam, mulai 4 Februari pukul 07.00 WIB hingga 5 Februari 2013 pukul 07.00 WIB. HL-06/ant

Nilai Ekspor Lampung Turun Bandarlampung, HL- Total nilai ekspor Provinsi Lampung pada Desember 2013 mencapai 362,3 juta dolar Amerika Serikat atau mengalami penurunan 7,22 persen dibandingkan ekspor pada November sebelumnya. Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Bambang Widjonarko, di Bandarlampung, Selasa (4/2), mengatakan bahwa nilai ekspor dari Lampung sejak Januari hingga Desember 2013 yang dibandingkan dengan periode sama tahun 2012 mengalami kenaikan 196,6 juta dolar AS atau 5,27 persen. Ia menyebutkan, lima golongan barang utama ekspor pada Desember, yakni golongan kopi, teh, rempah-rempah; lemak dan minyak hewani/nabati; bubur kayu/pulp; ikan dan udang serta olahan dari buah-buahan/sayuran. Menurutnya, penurunan ekspor terjadi pada golongan barang lemak dan minyak hewani/nabati sebesar 27,6 juta dolar AS (15,68 persen), kopi, teh, rempah-rempah turun 8,1 juta dolar AS (13,71 persen), ekspor ikan dan udang juga turun 0,1 juta dolar

AS (0,82 persen). Kenaikan ekspor, ujar dia lagi, terjadi pula pada bubur kayu/ pulp senilai 6,3 juta dolar AS (46,91 persen) serta olahan dari buah-buahan/sayuran 0,4 juta dolar AS (10,08 persen). Bambang menjelaskan bahwa kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor sejak Januari hingga Desember 2013 terjadi pada lemak dan minyak hewan dan nabati; kopi, teh, dan rempah-rempah; ikan dan udang; bubur kertas/pulp; olahan dari buah-buahan/sayuran yang memiliki kontribusi masing-masing 35,57 persen, 22,45 persen, 4,91 persen, 4,45 persen, dan 3,96 persen dari total ekspor Provinsi Lampung. “Peranan lima golongan produk ekspor tersebut mencapai 71,34 persen dari total ekspor periode yang sama,” katanya. Bambang mengatakan, negara tujuan utama ekspor Lampung pada Desember 2013, yakni India mencapai 75,2 juta dolar AS, diikuti Italia, Amerika Serikat, Belanda, dan China masing-masing 33 juta dolar AS, 27,9 juta dolar AS, 27 juta dolar AS, dan 26,3 juta dolar AS. HL-06/ant

Pengumuman CPNSD K2 Kembali Batal Bandarlampung, HL - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung memastikan bahwa pengumuman CPNSD honorer (K2) kembali batal diumumkan oleh pemerintah pada Rabu (5/2) untuk ke empat kalinya. Kepala BKD Provinsi Lampung, Syarip Anwar mengatakan, hingga saat ini BKD belum juga menerima surat resmi dari Kementrian Aparaturan Negara dan Birokrasi (Kemenpan RB) “Belum ada pengumunan, saya belum terima surat pemeberitahuan dari Kemenpan RB) jika akan ada pengumunan K2,” ujarya di ruang rapat gubernur, Selasa (4/2). Syarip mengaku heran jika pusat berani memberitakan di media bahwa pada Rabu ini akan melaksanakan pengumanan K2. Dijelaskan SYarip, bahwa pengumanan CPNS baik jalur umum atau K2 tentunya melalui prosedur yang berlaku dan ada dasarnya. “Saya juga

bingung, dasar pengumunan itu apa. Suratnya saja tidak berlanjut apa yang mau kita umumkan. Semua datanya kan dari pusat,

pemerintah daerah itu hanya menunggu saja,” jelasnya.Syarip melanjutkan, minimal 3 hari sebelum pengumunan BKD sudah

menerima surat pemberitahauan dari pusat jika akan ada pengumuman, seperti halnya pengumuman CPNS jalur umum. Diketahui

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

bahwa pengumuman CPNS K2 2014 sangat ditunggu oleh sekitar 605.179 orang. Pemerintah pusat melalui Kemenpan RB merencanakan melakukan pengumuman awalnya pada 17 Desember tahun lalu. Lalu, pengumuman tersebut ditunda menjadi 24 Desember 2013. Pengumuman kembali ditunda 4 Februari 2014. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) sendiri memang menjadwalkan jika pengumuman kelulusan honorer K2 akan digelar 5 Februari 2014. Menteri PAN-RB Azwar Abubakar berujar jika ada desakan pada dirinya dan pemerintah agar meloloskan semua honorer K2 menjadi CPNS. “Tetapi mau bagaimana lagi kemampuan anggaran negara hanya bisa membiaya 30 persen honorer itu,” jelasnya. HL-06

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

4

Rabu, 5 Februari 2014

HALUAN LAMPUNG

Kualitas Infrastruktur Pengairan Buruk Baru Dibangun Drainase Sudah Runtuh DPRD Lontar Kritikan Pedas Dinas Pengairan Cueki DPRD PENILAIAN miring hingga kritikan pedas yang dilontarkan anggota DPRD Lampung Tengah (Lamteng), sepertinya tidak lagi berpengaruh kepada Kepala Satuan Kerja (Kasatker) di lingkungan pemerintahan setempat. Hal ini terbukti dari argumentasi Ketua Komisi III Indrajaya, dan Sekretarisnya J. Natalis Sinaga, beberapa waktu lalu, yang melontarkan kritikan kepada Dinas Pengairan, terkait kualitas pembangunan infrastruktur yang dinilai buruk. Padahal sejumlah proyek tersebut, baru beberapa bulan lalu usai dibangun. Namun saat ini, keadaannya sudah kembali hancur dibeberapa bagian. Ambil saja contoh yang terdekat, yaitu proyek pembangunan drainase di seputar Kelurahan Yukumjaya, Kecamatan Terbanggibesar misalnya, akibat runtuhan temboknya menutupi aliran got, menyebabkan air tidak dapat mengalir. Indrajaya berharap kepada dinas dan perusahaan rekanan yang mengerjakan proyek tersebut, untuk memperhatikannya, sekaligus diperbaiki, agar tidak menciptakan genangan air pada badab jalan atau halaman rumah warga. “Saya minta semua rekanan di Lampung Tengah, yang pekerjaannya tidak bagus segera dirapikan, selama masa retensi,” harap Ketua Komisi III Indrajaya, belum lama ini. Politisi Partai Demokrat ini mengaku bingung, apa yang menyebabkan infrastruktur tersebut kembali hancur, apakah karena musim penghujan atau memang kualitas bangunannya yang buruk. Indra mengingatkan kepada seluruh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Lamteng, hendaknya hal

menjadi perhatian serius dari Satker terkait, agar pembangunan yang menggunakan dana APBD Lamteng tidak sia-sia. Karenanya, seluruh proyek yang dikerjakan tahun 2013 lalu, agar selalu diperhatikan dan diperbaiki bila terjadi kerusakan, selama masa perawatan atau retensi sampai enam bulan kedepan. “Selama masa retensi, saya imbau semua perusahaan agar merapihkan dan memperbaiki hasil pengerjaannya,” harap Indra. Meski begitu, anggota Fraksi Demokrat ini memaklumi penyebab kerusakan pada bagunan baru itu, Selain karena curah hujan yang masih tinggi, kendaraan roda empat bermuatan berat juga turut menyumbang kerusakan. Untuk menjaga kekuatan bangunan infrastruktur baru, masyarakat yang tinggal disekitar lokasi juga diminta partisipasinya. Bila terdapat genangan air pada badan jalan, atau aliran parit yang tersumbat, masyarakat diminta dapat mengalirkannya, sehingga tidak terjadi banjir. “Saya berharap kepada masyarakat untuk turut merawat fasilitas ini, demi kepentingan bersama,” harapnya. Kepada rekanan yang dinilai kurang baik dalam pengerjaannya, Pemkab Lamteng diminta dapat menindak tegas, dengan tidak mengikutsertakan lagi pada proses tender berikutnya. “Pemerintah daerah harus tegas, bila ada pemborong yang tidak beres, jangan boleh ikut tender lagi,” pungkas Indra. HLD-04/11

Kutipan Dana BSM di Sekolah Sekretaris Akui Ucapan Terimakasih Kepsek Ngaku Untuk Bantu Siswa Lainnya Kotabumi,HL-Menanggapi adanya kutipan dana Bantuan siswa Miskin (BSM) yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kalicinta, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Utara (Lampura), menyanggah adanya pemotongan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 2 Kalicinta dengan dasar surat pernyataan Walimurit. “Saat kami panggil kemarin, sudah jelas dari data data yang diberikan oleh guru kepada kami, itu tidak ada potongan dan tidak pernah ada pemungutan yang dilakukan oleh pihak sekolah, semua itu dibuktikan dengan adanya surat pernyataan dari walimurit yang menyatakan itu bukan pemotongan,” kata M. Salahhudin,SE.MM, Selasa (04/ 2) kemarin. Kepsek SDN 2 Kalicinta pula, saat ditemui Haluan Lampung, menapik adanya pungutan pihak dari sekolah, namun ia membenarkan jika pemberian tersebut merupakan ucapan terimakasih. “Kalau ngasi memang ada, tapi itu cuma sebatas ucapan terimakasi dari walimurit, dan itu juga bukan untuk keperluan kami, itu untuk siswa/i yang tidak mampu di sekolah itu,” ujar Nur Hayati,A.Ma.Pd, Kepsek SDN 2 Kalicinta kemarin. Nur Hayati juga mengaku jika pemberian tersebut, merupakan inisiatif Walimurid sendiri. “Sebenarnya masalah itu kemarin adalah Inisiatif dari walimurid untuk memberi. Yang saya sesalkan kenapa pemberian itu tidak saya tolak, tujuan kami bagus, kan ada beberapa yang tidak mampu ga kebagian, dari uang itulah kami beri ke mereka,” timpalnya. Pemberitaan sebelumnya, terkait adanya BSM yang terindikasi dikutip oleh pihak sekolah, mendapat tanggapan dari Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lam-

pura, yang menyatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap Kepala Sekolah (Kepsek) dan diakui sebagai ucapan terimakasih. Kabid Dikdas Disdikbud Lampura, menyatakan bila pengambilan dana yang dilakukan pihak sekolah itu tidak benar dan tidak merasa memotong. “Kepala Sekolah SD Kalicinta Itu sudah saya panggil atas perintah kadis tapi kepala sekolah itu menyanggah bila itu tidak benar, bila ingin permasalahan ini ingin tuntas silahkan aja tanya sama kepala sekolah tersebut,” terang Kholil Kabid Dikdas, Senin (03/02) Kemarin, Ia juga menjelaskan kalau di SDN 2 Kalicinta itu memang ada pemberian sejumlah rupiah dari walimurid. “Kalau ngasi memang ada, tapi itu untuk ucapan terimakasih dari walimurid disana,” jelas Kholil yang menirukan bahasa Kepsek, melalui sambungan telepon kemarin sore. Kepsek SDN 2 Kalicinta sebelumnya pula, membenarkan adanya penerimaan dana BSM dari beberapa walimurid. “Memang benar ada pemberian dana dari beberapa walimurid di sekolah kami, tapi itu kami gunakan bukan untuk keperluan kami. Duit yang sudah terkumpul kami bagikan ke siswa siswi yang memang tidak mampu,” kata Nur Hayati,A.Ma.Pd, Kepsek SDN 2 Kalicinta. Namun Kepsek ini merasa kecewa terhadap pemberitaan yang dinilai terburu-buru. “Kalau dibilang kecewa saya kecewa, karena masalah itu, tapi saya ngerti mungkin saat kalian (awak media) datang ke sekolah itu, mendapat tanggapan kurang baik dari guru. Kalau pemberian dana dari wali murid itu relatif ada yang Rp.20.000, sampai Rp. 50.000 rupiah, tapikan jelas kami tidak meminta dan kegunaan uang itu jelas. Ada kwuitansinya juga,” jelasnya. HLD-04/18

Dalam rangka menghadapi operasi Mantab Brata 2014, Polres Lampung utara bersama unsur TNI dan Pemerintah setempat, gelar apel konsulidasi bersama. Jajaran Kepolisian Polres melaksanakan upacara Gelar Pasukan itu dalam rangka pengamanan Pemilu dan pelantikan Bupati terpilih pada Pilkada Lampung utara September 2013 lalu, yang direncanakan pelantikan akan berlangsung pada bulan April mendatang. Foto : Defri

Polres dan Kodim Gelar Pasukan Persiapan Operasi Mantab Brata Kotabumi, HL- Polres Lampung Utara bersama Kodim 0412 gelar pasukan dalam rangka persiapan Operasi Mantab Brata tahun 2014 di Lapangan Stadion sukung Kotabumi Selasa pagi ( 4/2). Dalam rangka menghadapi operasi Mantab Brata 2014, Polres Lampung utara bersama unsur TNI dan Pemerintah setempat, gelar apel konsulidasi bersama. Jajaran Kepolisian Polres melaksanakan upacara Gelar Pasukan itu dalam rangka pengamanan Pemilu dan pelantikan Bupati terpilih pada Pilkada Lampung utara September 2013 lalu, yang direncanakan pelantikan akan berlangsung pada bulan April mendatang. Pengamanan itu berutujuan untuk mengawal dan mengamankan jalannya Pelantikan Bu-

pati maupun pemilu, mulai dari tahap, perencanaan sampai dengan purna pemilu yang merupakan agenda nasional. Upacara tersebut dihadiri seluruh unsur Forkopimda dan melibatkan 1500 pasukan dari Polri, TNI, PolPP , Dishub, Linmas dan anggota Damkar setempat. Kapolres Lampura AKBP. Helmy Santika yang bertindak sebagai Inspektur upacara menyatakan “Guna menjamin stabilitas kamtibmas selama Pelantikan Bupati dan pemilu 2014 Polri mengelar Oprasi Kepolisian terpusat dengan sandi Mantap Brata 2014 yang diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia “ Ujar Perwira berpangkat melati dua itu. Selain itu Helmy menjelaskan “Operasi tersebut mengutamakan kegiatan pencegahan yang didukung intelijen dan penegakan hu-

kum, sehingga terwujud situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di seluruh wilayah Lampura,” Tegas Helmy. Sementara untuk mewujudkan kondisi tersebut Helmy menyatakan,dibutuhkan sinergitas antara Polri, TNI, unsur pemerintahan daerah, lembaga penyelenggara pemilu dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan dan konflik pada pesta demokrasi mendatang. “langkah-langkah koordinasi dengan pihak-pihak terkait yang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mensukseskan pemilu 2014 harus dilakukan dengan cermat untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan dalam pelaksanaan pengaman pemilu nanti.” Ujarnya usai pimpin upacara operasi mantap Brata Pemilu tahun 2014. HLD-04/18

Mustafa Tinjau Jalan Betansubing Pasca Banjir Kondisinya Rusak Parah

Tidak Ada Pemecatan Honorer Penataan Kinerja Tenaga Honor Jumlahnya Mencapai 2060 Orang Menggala, HL- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang (Tuba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), meluruskan berkembangnya kabar yang menyebutkan bahwa akan dilakukan pemberhentian tenaga honorer di lingkup Pemkab Tuba, khususnya yang diangkat terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Juli 2012. Kabar yang berhembus pasca dilaksanakannya kegiatan penataan administrasi Tenaga Honorer di lingkup Pemkab Tuba beberapa waktu lalu itu di Gedung R.A Kartini Kabupaten Tuba, tertanggal 27 s/d 29 Januari 2014. Menurut Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Tulang Bawang, Firmansyah, S. Sos, perlu diluruskan, agar tidak terjadi multi tafsir, baik di kalangan masyarakat, maupun tenaga honorer sendiri. Dijelaskan Kadis Kominfo, Firmansyah, bahwa saat ini jumlah tenaga honorer di lingkup Pemkab Tulang Bawang mencapai 2060 orang yang tersebar di beberapa satuan kerja (satker). Untuk itu tegasnya, Pemkab bukan akan dengan begitu saja melakukan pemberhentian terhadap tenaga honorer, melainkan tenaga honorer yang ada perlu dilakukan penataan administrasi, yang bertujuan dalam rangka pem-

binaan dan pemberdayaan tenaga honorer, agar lebih optimal dalam melaksanakan tugas. Oleh karena itu lanjut Kadis Kominfo, Bupati Tulang Bawang Ir. Hanan A Rozak juga telah memerintahkan kepada seluruh pimpinan satker, agar membuat rincian tugas dari masing-masing tenaga honorer yang ada dalam satuan kerja yang dipimpinnya. Hal ini dilakukan untuk lebih mengoptimalkan kinerja para tenaga honorer yang ada, serta untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang rincian tugas tenaga honorer, yang selama ini belum pernah dibuatkan bagi masingmasing tenaga honorer tersebut. Sehingga lanjut Kadis Kominfo, dari rincian tugas itulah, akan didapatkan bahan analisa kepegawaian apakah perlu diadakan pengurangan tenaga honorer atau bahkan dapat dilakukan rekrutmen kembali, tergantung dengan beban tugas yang ada di satket tersebut. Namun demikian, terang Kadis Kominfo, ke depan seluruh pimpinan unit kerja dilarang untuk menambah tenaga honorer, terkecuali setelah mendapat persetujuan dari Bupati Tulang Bawang. Hal ini juga dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kelebihan tenaga honorer di lingkup Pemkab Tulang Bawang,” pungkasnya. HLD-04/14

Polres Siaga Bencana TINJAU- Wabup Lamteng Mustafa, Selasa (4~2) terlihat berjalan menyusuri jalan terminal Betansubing, yang hancur berlubang, sejak dijadikan jalur alternatif pasca putusnya jembatan Terbanggibesar. foto; Gunawan-HL

Terbanggibesar, HL- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa, meninjau lokasi jalan di Terminal Betansubing, Terbanggi-besar, yang kondisinya rusak parah. “Begitu saya dapat informasi, kalau jalan disini rusak parah, maka kita langsung turun untuk melihatnya,” kata Wabup Mustafa, Selasa (4/2). Rombongan Wabup bersama Kapolres Lamteng dan Satuan Kerja (Satker) terkait, tiba dilokasi ruas jalan masuk ke terminal sekitar pukul 13.30 WIB, langsung memeriksa badan jalan yang hancur dan berlubang. Sesaat menyaksikan sejumlah kendaraan roda empat, dengan muatan berat yang terlihat kesulitan melintas, Wabup berkordinasi dengan Kepala Satker terkait, untuk mencari solusi mengatasi persoalan ini. Orang nomor dua di Lamteng ini, berinisiatif akan mengajak beberapa perusahaan yang ada diwilayahnya, agar dapat bersama-sama mengatasi kerusakan jalan tersebut. “Ini tidak bisa

dibiarkan terlalu lama, kita akan segera perbaiki,” katanya. Untuk diketahui, kerusakan badan jalan ini, akibat dilalui kendaraan roda empat bermuatan berat, yang melintas disana, sebagai alternatif karena jembatan utama pada jalinsum mengalami rusak dan tidak dapat dipergunakan. Pantauan dilapangan kemarin, ada beberapa alat berat sumbangan dari salah satu perusahaan, yang terlihat sedang merapikan beberapa bagian badan jalan. Menyaksikan pemandangan ini, Wabup Mustafa menyampaikan terimakasihnya kepada perusahaan tersebut, yang telah menurunkan peralatan untuk meminimalisir kerusakan jalan alternatif. “Saya sangat apresiasi sekali, dan mengucapkan trimakasih untuk perusahaan yang sudah membantu,” ucap Mustafa. Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran kepolisian dari Polres Lamteng, yang sejak beberapa waktu lalu, telah mengatur dan menjaga keamanan, selama pengalihan arus kendaraan berlangsung.

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Kerusakan jalan alternatif ini, dirasakan sangat mengganggu perjalanan pengguna jalan umum, terutama truk fuso yang akan menyeberang ke Pulau Jawa dan sekitarnya. Kerusakan badan jalan yang parah ini, berakibat pada lambatnya waktu tempuh. Dari waktu yang semula 30 menit mengulur hingga satu jam lebih. Salah satu sopir truk fuso Maskur mengatakan, dari pasar Bandarjaya sampai di terminal Betansubing butuh waktu hingga empat jam, belum lagi bila terdapat kendaraan yang terperosok. “Kita rugi mas, waktu semakin lama akan tambah biaya juga, kalau kondisinya begini terus, bisabisa kita kehabisan ongkos dijalan,” keluh Maskur. Menurut keterangan beberapa petugas dilapangan, dalam sepekan setidaknya ada 5-10 kendaraan roda empat yang mengalami patah as roda. Dan saat juga, masih ada satu unit truk cold diesel yang terguling disana, dan hingga petang kemarin belum diangkat. HLD-04/11

Respon Cepat Jika Terjadi Bencana Liwa, HL - Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), membentuk Unit Siaga Bencana (USB) beranggotakan 10 personil kepolisian di bawah satuan Sabhara guna merespon cepat saat terjadi bencana di wilayah setempat. Setelah di bentuk sekitar satu minggu yang lalu, dengan peralatan yang tergolong minim, personil siaga bencana bentukan polres Lambar tersebut mendapat bantuan peralatan dari polda lampung berupa dua unit perahu karet, satu unit Tano, seperangkat rompi air, senter dan peralatan penanganan banjir lainnya. Kapolres Lampung Barat AKBP Eko Widianto usai memeriksa peralatan bantuan polda Lampung di halaman mapolres setempat, Selasa (4/2) mengatakan, pembentukan personil siaga bencana ini tujuannya untuk melakukan tanggap darurat saat terjadi musibah seperti tanah longsor, pohon tumbang maupun banjir yang melanda wilayah Lambar dan Pesisir Barat. “Unit siaga ben-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

cana ini baru satu di bentuk satu minggu yang lalu, dengan anggota 10 personil di bawah sabhara. Alatnya juga minim, Alhamdulilah kita di bantu sama polda alat untuk penanganan banjir,” ujar Kapolres di selasela mengecak bantuan peralatan dari Polda kemarin. Dibentuknya, unit siaga bencana dengan peralatan seadanya mengingat Lambar merupakan daerah rawan bencana dan kerap terjadi musibah seperti pohon tumbang dan tanah longsor. “Awalnya alat kita cuma Lima unit Sinsao, Lori, Skop. intinya kalau ada pohon tumbang di pinggir jalan, USB langsung kelokasi memotong kayu. Gitu juga kalau longsor selagi bisa di bersihkan secara manual personil kita turunkan,” papar Kapolres. Dengan adanya bantuan dari polda tersebut, personil siaga bencana juga diharapkan bisa lebih maksimal melakukan penanganan saat terjadi musibah banjir.” Dari polda bantuan untuk menangani banjir, ada perahu karet, Tano, rompi, senter,” terangnya. HLD-12

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

5

Rabu, 5 Februari 2014

HALUAN LAMPUNG

Bangunan SDN Banjarwangi Nyaris Ambruk Pejabat Kabupaten Lampura ‘Tutup Mata’ Kondisinya Mengancam Keselamatan Siswa WALAU sudah beberapakali mengajukan permohonan perbaikan, namun hingga saat ini belum juga ada realisasinya, hingga membuat kondisi bangunan SDN Banjarwangi di Desa Cempaka, Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara (Lampura), terlihat makin parah dan mengancam keselamatan siswa dibawahnya. Pengakuan tersebut, disampaikan Sri Ida, Kepala Sekolah (Kepsek) menanggapi pertanyaan Wartawan mengenai keberadaan bangunan yang bisa mengancam keselamatan jiwa siswa dibawahnya tersebut. “Dari masuk di Sekolah ini sebagai kepala sekolah keadaan sudah seperti ini, ya kalau bisa kita usaha seperti dulu, banyak muridnya,” kata Sri Ida Kepsek SDN Banjar Wangi, Selasa (04/ 2). Ia juga menyatakan, jika tiga ruang kelas yang ada, tidak bisa dipergunakan lagi. “Tiga ruang kelas rusak parah, saya dan para guru tidak mau ambil resiko. Takutnya nanti kalau roboh, gimana, para siswa bisa jadi korban,” terangnya. Sementara itu pihak dinas terkait sebenarnya sudah melakukan pengajuan perbaikan namun belum juga realisasi, tahun ini mereka telah upaya melakukan kepusat terkait sekolah tersebut. “Soal sekolah SD Banjar Wangi itu, sudah kami lakukan permohonan kepusat supaya dibagusin, dengan berbagai pertimbangan,” kata M.Salahhudin, SE.MM, Selasa (04/02) kemarin. Pemberitaan sebelumnya, kondisi SDN Banjarwangi di Desa Cempaka, Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampura sangat memprihatinkan. Pasalnya, beberapa ruang kelas yang digunakan untuk aktifitas belajar kini sudah tidak layak pakai. Sementara pihak sekolah sudah pernah mengajukan bantuan kepada pihak terkait ditolak. Dengan alasan sekolah tersebut tidak memiliki murid banyak. Berdasarkan pantauan HL, sekolah yang dibangun pada era 1990 tersebut kini memiliki jumblah murid hanya 69 siswa saja.

Pihak sekolah menerangkan, dulu disekolah ini terdapat 400 murid sementara sekarang turun drastis karena keadaan sekolah yang tidak mendukung. “Dari masuk di Sekolah ini sebagai kepala sekolah keadaan sudah seperti ini, ya kalau bisa kita usahan seperti dulu, banyak muridnya,” kata Kepsek SDN Banjarwangi, Sri Ida. Diketahui dari tahun sebelumnya pihak sekolah sudah pernah mengajukan ke dinas terkait untuk mendapat perbaikan, namun ditolak dengan alasan jumlah siswa hanya sedikit. Padahal, kerusakan sudah di alami sejak tahun 2005 lalu. Sehingga pada awal tahun 2007 terpaksa tiga ruang kelas tersebut resmi ditutup dan tidak dipakai lagi. “Tiga ruang kelas ini tidak bisa di pergunakan lagi, saya dan para guru tidak mau ambil resiko. Takutnya nanti kalau roboh, gimana, para siswa bisa jadi korban,” ujarnya. Dikatakan dia, tadinya dipakai untuk belajar kelas 1,2 dan 3 karena sudah lama tidak dipakai. “Sekarang di ruang kelas, sudah tumbuh batang kates,” imbuhnya. Dirinya berharap kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampura agar mendapat bantuan renovasi untuk ketiga ruang kelas tersebut. Sehingga bisa dipergunakan kembali. Dengan tujuan para wali murid memiliki minat tinggi untuk menyekolahkan anaknya di SDN Banjarwangi. “Pengenya ada perbaikan, sehingga bisa menarik minat walimurid. Soalnya skarang ini, dari segi gedung kami memang tidak mendukung, gmna wali murid mau ajak anaknya sekolah di sini, lihat saja keadaanya coba kalau bagus, saya akan usahakan untuk mengajak siswa/i baru ke sekolah ini,” tukas Sri. HLD-04/18

Empat Raperda Disahkan Setelah Sempat Dua Kali ditunda Gunungsugih, HL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), mengesahkan empat rancangan peraturan daerah (Raperda), setelah melalui persidangan yang sempat dua kali ditunda karena tidak memenuhi kuorum. Sidang yang digelar di gedung DPRD Lamteng di Gunung Sugih, Senin (3/2), sempat tertunda hingga dua kali akibat kehadiran anggota DPRD yang tidak mencapai kuorum. Empat raperda yang disahkan tersebut, yaitu Raperda tentang Lembaga Penyiaran Publik (LPP) lokal radio pemerintah daerah, surat izin usaha perdagangan, penyusunan dan pengelolaan program legislasi daerah (Prolegda), serta pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun. Sidang paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Lampung Tengah Raden Zugiri SH ini, dihadiri 39 anggota dewam serta turut dihadiri Bupati H Achmad Pairin, dan seluruh jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) setempat. Kendati sidang paripurna tertunda hingga pukul 12.00 WIB, akhirnya para anggota DPRD Lampung Tengah dapat mengesahkan tiga raperda yang dibahas Badan Legislasi (Banleg) 2013, dan satu raperda lagi merupakan hasil pembahasan oleh Pansus DPRD setempat. Juru bicara Banleg DPRD Lampung Tengah H Kaswan Sanusi dalam laporannya mengatakan, Raperda Pendirian Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Siaran Pemerintah Daerah Lampung Tengah terdiri dari

12 bab dan 30 pasal. “Perda ini bertujuan memenuhi hak publik akan informasi serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” kata dia. Ia menjelaskan bahwa DPRD Lampung Tengah merekomendasikan pengelolaan LPP penyiaran itu dijalankan oleh unit pelaksana teknis daerah (UPTD) di bawah Dinas Perhubungan sebelum adanya satuan kerja tersendiri, dengan pembiayaannya ditentukan oleh APBD, iklan, sumbangan masyarakat dan sumber dana lain-lain. Berkaitan Raperda Prolegda, dia menjelaskan bahwa raperda tersebut sebagai acuan dalam penyusunan peraturan dengan skala prioritas, sedangkan Perda Izin Usaha dan Pendaftaran Kegiatan Perdagangan hanya memuat ketentuan mengenai persyaratannya, mengingat pengurusan izin usaha tidak dipungut biaya. Juru bicara Pansus Raperda Pengelolaan Limbah dan Bahan Berbahaya, J Natalis Sinaga menyatakan bahwa dengan adanya perda itu, pengelolaan limbah dapat lebih baik diawasi. Menanggapi empat raperda itu, Bupati Lampung Tengah A Pairin sangat mengapresiasi atas disahkan empat raperda tersebut. Bupati memberikan catatan khusus untuk Perda Prolegda yang diharapkan dapat mendorong penyusunan perda tepat waktu dan mengedepankan skala prioritas. “Adanya Perda Prolegda ini, diharapkan dapat mendorong penyusunan perda tepat waktu dengan mengedepankan skala prioritas,” kata dia. HL-04/nt

LINTAS DAERAH KALIANDA

Dinkes Sosialisasi JKN *Pasang Baleho di Tujuh Titik UPAYA memberikan informasi kepada masyarakat Lampung Selatan (Lamsel) tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamsel, memasang mulai memasang baleho di 7 titik di wilayah Kabupaten ini mulai dari Kecamatan Bakauheni hingga Kecamatan Natar. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Jaminan Sarana Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Selatan Sumedi, Selasa (4-2), ketika ditemui di ruang kerjanya. Menurut Sumedi, Baleho baleho berisi informasi tentang, JKN mulai di pasang di tepi jalan lintas sumatera (Jalinsum) mulai dari Bakauheni – Natar. Selain itu, ada juga yang dipasang di wilayah Kecamatan yang ada di daerah pedalaman seperti di wilyah Kecamatan Sragi dan Kecamatan Candipuro. HL-04/nt

GUNUNG SUGIH

Kriminalitas Kian Marak *Pasca Amblasnya Jembatan Terbanggi PASCA amblasnya jembatan Terbanggibesar di jalan lintas sumatera (Jalinsum), Terbanggi Besar, Lampung Tengah, arus kendaraan selalu macet serta aksi kriminalitas terhadap pengendara meningkat kian marak sedhingga diperlukan kepedulain aparat terkait. Setiap ada truk kendaraan yang terguling membuat arus kendaraan macet. Selain itu macetnya arus lalulintas semakin panjang lantaran dibeberapa titik jalinsum berlubang pada badan jalan. Badan jalan berlubang terdapat diantara simpang poncowati sampai pintu masuk terminal Bettan Subing. Beberapa warga heran dengan Pemkab Lamteng yang acuh dengan kondisi ini. Pasalnya sejak jalur terminal amblas belum sekalipun warga melihat kendaraan atau alat berat Pemkab Lamteng berada di lokasi. “Padahal Pemkab Lamteng punya alat berat dan truk,” ujar Hasan (40) warga Bandarjaya yang setiap hari melintasi terminal Bettan Subing. Selain itu informasi yang dihimpun Lampung Post aksi penodongan dan pembegalan pada pengendara sudah beberapa kali terjadi. HL-04/nt

LIWA

Dinas PPKAD Launcing Pajak NYARIS RUBUH- Kondisi bangunnan Sekolah Dasdar Negeri (SDN) Banjarwangi di Desa Cempaka, Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara (Lampura), terlihat kondisi atapnya nyaris rubuh dan terlihat semakin parah dan mengancam keselamatan siswa dibawahnya. foto Defri

Perizinan Akan Palajari Perdanya DPRD Warning Pengusaha Waralaba Pedagang Kecil Terancam Bangkrut Pringsewu, HL- Terkait warning Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu, terhadap sejumlah pengusaha waralaba yang membuat pedagang kecil di kabupaten setempat terancam bangkrut, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal Budi Heryanto, mengatakan akan mempelajari dan kroscek langsung ke lapangan. “Masalah toko modern di Pringsewu perizinannya akan dipelajari dan akan cek langsung kelapangan tapi yang jelas toko modern tersebut pasti ada izinnya dan akan mempelajari perdanya karena baru 2 minggu menjabat sebagai Kaban PPTSP&PM. Harus diakui dengan adanya Toko Modern juga ikut mengangkat perekonomian di Kabupaten Pringsewu,” ujar Budi Heryanto, Selasa (04/2). Sebelumnya, kehadiran franchise waralaba, Indomaret dan Alfamart yang semakin menjamur di pelosok desa telah menabrak Perda, tentang izin usaha waralaba tersebut. “Seyogyanya, pemda jangan mengumbar pemberian izin untuk usaha waralaba. Karena, bila dibiarkan akan merugikan sejumlah pedagang kecil. Jadi, peraturan yang telah ada harus dipatuhi,” kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pringsewu, Heri Ploretari Dwi KAZ, Senin (3/2). Menurut dia, bila keberadaan Indomaret dan Alfamart melang-

gar aturan izin usahanya jangan diterbitkan, karena usaha waralaba itu mengakibatkan banyak usaha kecil yang mati. “Sebenarnya, DPRD pada tahun 2013 sudah mengesahkan Perda tentang izin usaha waralaba. Perda itu, bukan melarang adanya pasar modern, tapi harus sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan, agar pedagang kecil yang untungnya kecil tidak bangkrut,” tukasnya. Seperti dirilis koran ini sebelumnya, kehadiran franchise waralaba, Indomaret dan Alfamart di Kabupaten Pringsewu benarbenar membuat pedagang kecil menjerit. Raksasa bisnis retail itu, benar-benar sudah melahap omset pedagang kecil yang ada di kota ‘Seribu Bambu’ itu. Pasalnya, keberadaan Indomaret dan Alfamart tersebut, awalnya hanya diperbolehkan di jalan protokol sekarang sudah merambah ke daerah- daerah pelosok. Akibatnya, membuat sejumlah pedagang kecil atau pedagang tradisional terancam bangkrut. “Sebelum ada Indomaret dan Alfamart, toko milik saya banyak pembelianya. Tapi, setelah adanya usaha waralaba itu toko menjadi sepi, dan usaha saya terancam gulung tikar,” kata wati salah satu warga di Kabupaten Pringsewu kepada HL, Minggu (2/2). Misalnya, toko Sembako Wijaya di Jl Jend Sudirman yang berada di kawasan Tugu Bambu

terancam gulung tikar, karena bersebelahan dengan Alfamart. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Pringsewu terkesan tutup mata. Pasalnya, kejadian ini nampaknya sengaja dibiarkan. Karena jarak antara bisnis waralaba dan pasar tradisonal tidak berjauhan, serta tidak tertata dengan baik. Bahkan ada yang saling bersebelahan. “Kami berharap agar pemerintah Kabupaten Pringsewu segera mengatur dan melakukan kajian kembali atas keberadaan Alfamart dan Indomaret ini. Jika dibiarkan berlarut-larut, maka berdampak kepada matinya usaha pedagang kecil di Pringsewu,” ungkapnya. Sebelum berdampak lebih jauh lagi, kita sarankan segera diatur kembali. Lakukan kajian, apa dan bagaimana dampak keberadaan ritel tersebut, baik dampak masa panjang maupun jangka pendek. Kejadian ini sungguh sangat miris melihat kebijakan Pemkab Pringsewu yang tidak tegas dalam mengawasi pertumbuhan bisnis ritel tersebut, sehingga berkembang kemana-mana dan mengancam keberadaan pedagang kecil. Pemkab Pringsewu, juga dinilai telah lengah. Sehingga, keberadaan Alfamart dan Indomaret ini tak bisa lagi direm. Apalagi, sebagai usaha yang akan terus berkembang dalam jangka panjang,” pungkasnya. HLD-04/13

Pertanian Bagikan Bibit Padi Tingkatkan Stok Lumbung Padi Setelah Perbup dan Perda Disahkan Mesuji, HL- Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Pertanian, akan mulai membagikan bibit padi kepada petani di desa tua dan desa rawan pangan untuk di jadikan lumbung padi. Saat ini, Dinas Pertanian tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) dan Peraturan Daerah (Perda) mengenai pembagian bibit padi dan lumbung padi. “Kami tengah menyusun Perda dan Perbup-nya. Nanti, setiap petani yang dapat bantuan bibit harus setor 30 kilo untuk setiap satu hektar ke lumbung padi. 2014 ini kita bangun 12 titik lumbung

padi, dan satu titik lumbung padi di bantu bibit padi untuk luasan 200 hektar. Jika di kalkulasi, diperkirakan kita dapat mengumpulkan 72 ton pertahun stok beras,” jelas Anca Kepala Dinas Pertanian Mesuji, Selasa (4-2). Salah satu poin dalan Perbup yang akan disusun, tambah Anca, setiap petani harus membuat pernyataan kesanggupan menyisihkan sebagaian hasil panen untuk lumbung padi. “Selain sanggup menyisihkan, mereka juga tidak boleh menjual yang sudah di sisihkan. Selesai pengesahan APBD, program ini

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

langsung jalan bersamaan dengan pembagian bibit sayuran kepada masyarakat Desa Tua. Cadangan padi akan di jadikan cadangan pangan gratis untuk masyarakat nantinya,” tambah dia. Bupati Mesuji Khamamik saat di konfirmasi menginginkan program ini bisa berjalan dengan baik. “Jika berjalan dengan baik saya yakin nanti dapat membuat masyarakat lebih sejahtera. Saya berharap setiap elemen masyarakat bisa saling membantu untuk mendukung program ini,” jelas Khamamik. HL-04/nt

DINAS Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (PPKAD) Lampung Barat (Lambar) Maret mendatang, akan melaksanakan Launching pelaksanaan pelayanan pemungutan dan pengelolaan Pajak Bumi dan bangungan sektor perkotaan dan perdesaan (PBB-PP). Kepala Dinas PPKAD Lampung Barat, Sudarto, Selasa (4/2), menjelaskan terkait dengan dilimpahkanya pengelolaan PBB-PP dari kantor Pratama Pajak (KPP) Kotabumi, maka mulai tahun 2014 ini pemkab melalui Dinas PPKAD mulai melaksanakan pengelolaan pelayanan PBB-PP. Launching pelayanan dan penagihan PBB-PP oleh pihaknya direncanakan akan dilaksanakan pada Maret mendatang. Prosesnya saat ini sedang dalam tahap persiapan. HL-04/nt

BKD Bantah Ada Perolingan Hanya Isue Yang Tidak Benar

Mesuji, HL- Sempat beredar santer Isu bagi pegawai dilingkup pemerintahan kabupaten Mesuji, bahwasannya akan ada Roling besar-besaran, demi pembugaran struktural disetiap satuan kerja (satker) dilingkup pemerintahan sertempat. Dampak isu tersebut tak ayal jika pegawai mulai resah, bahkan sempat mencuat banyak pejabat eselon yang akan mengajukan mutasi, sebelum Roling tiba. Menanggapi isu tersebut Badan Kepegawaian Daerah setempat menjelaskan, bahwasanya isu tersebut hanyalah buah bibir belaka, tidak benar. “Kalau ada roling BKD tentu tau dong,” ujarnya. Namum tak hanya sampai disitu, BKD juga menekankan kepada pegawai dilingkup mesuji, agar tidak termakan isu, sehingga pekerjaan jadi terganggu. “Roling itukan melalui Baperjakat dulu, setelah itu barulah masuk ke BKD, nah sejauh ini kami belum menerima kabar dari instansi terkait, atau baperjakat, jadi saya tegaskan kembali, isu tersebut hanyalah isu yang tidak dapat penting,” paparnya. Selain isu akan adanya Roling, Maryuni selaku kepala BKDD Mesuji, mengata-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

kan, bahwasannya, jika ada pejabat Eselon, II, III dan IV, memang benar adanya, mereka mengajukan pindah tugas, atau mutasi kedaerah diluar kabupaten mesuji, dengan dalih memperdekat jarak tempuh dengan keluarga, dan ada juga yang memang sudah tua, sehingga mereka menganggap jarak tempuh yang begitu jauh, akan beerdampak buruk bagi keluarga, namun sejauh ini BKD Mesuji belum membenarkan isu roling besar-besaran. “Kalau isu akan ada roling dimesuji, untuk saat ini, kami dari BKD belum dapat tembusan, bahkan yang katanya 40 pejabat yang sebelumnya dikabarkan itu juga tidak benar, kalau yang akan pindah, mutasi kerja kedaerah lain, itu memang ada dan itu sudah masuk kemeja saya, itupun sekitar lima orang, dan alasan mereka pun telah dipertimbangkan oleh bupati, kami BKD hanya sarana administrasi, bukan penentu kebijakan, untuk itu saya berharap, bagi seluruh pegawai mesuji, agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas dengan baik, jangan takut akan adanya roling, kalaupun ada roling kami pasti tau,” tandasnya. HLD-04/23

Email : haluanlampung@gmail.com


Rabu, 5 Februari 2014

Rakyat Bukan Dagangan

TAJUK

Oleh: Rieke Diah Pitaloka, Anggota Komisi IX DPR F-PDIP SEORANG perempuan muda, dengan potret kemiskinan di wajahnya. Rambut tipis dan kusam. Wajahnya adalah luka yang pedih, tak ada p a n c a r a n masa depan di dua bola matanya. Dua tangannya disatukan borgol besi. Tertunduk di

bangku pesakitan, bersandal jepit hitam. Bibirnya tak henti lantunkan doa dalam syair lirih yang tak bersuara. �Yang Arif, perempuan muda ini adalah korban perdagangan manusia. Dia berasal dari daerah termiskin di Indonesia,� begitu kata sang p e m b e l a di ruang sidang M a h k a m a h Kota Bharu, Klantan, Malaysia. Perempuan muda itu bernama Wilfrida Soik, asal Belu, Nusa Tenggara Timur. Gadis miskin pencari batu, yang hanya sekolah sampai kelas lima sekolah dasar. Dikirim ke Malaysia manakala Indonesia sedang menyatakan moratorium, tak boleh ada pengiriman PRT ke Malaysia. Moratorium itu ditetapkan pemerintah pada 29 Juni 2009. Pada Oktober 2010 Wilfrida diberangkatkan ke Malaysia, usianya masih 17 tahun. Namun, dokumen resmi negara menyatakan saat itu ia berusia 21 tahun. Wilfrida tidak sendiri, pada bulan dan tahun yang sama, data membuka tabir. Tak kurang dari lima ribu PRT baru asal Indonesia datang dan bekerja di Malaysia.

Artinya, jalan yang ditempuh bukan jalan resmi meski dokumen seolah resmi. Jalan itu adalah jalur perdagangan manusia. Bonus atau bencana? Bonus demografi adalah tingginya angkatan usia produktif. Kabarnya, 20 hing-

ga 30 tahun ke depan Indonesia akan mengalami k e u n t u n g a n dalam peta ekonomi karena angka usia produktif yang besar. Jika sekarang satu orang pada usia produktif menanggung lima puluh satu orang, tahun 2020 hanya satu berbanding tiga puluh. Pertanyaannya sederhana, peta ekonomi yang dimaksud adakah akan membuka jalan ekonomi mandiri bagi rakyat? Bukankah para korban perdagangan manusia pun dipekerjakan, atau tepatnya dipaksa kerja tanpa jaminan perlindungan hukum, ekonomi, dan sosial? Hakikat apa yang ada di balik peta ekonomi seperti ini y a n g k a t a n y a akan memberi keuntungan karena bonus demografi? Jika demikian adanya, apa yang dibanggakan dari bonus demografi tak lebih sebuah fatamorgana. Seolah peta ekonomi yang diciptakan sistem ekonomi pasar adalah hal yang menakjubkan. Teori-teori akademis dari para pakar d i h a d i r k a n seolah memberikan harapan karena memberi kesan ilmiah. Membuai, tetapi ses u n g g u h n y a menindas.

Surat Kabar Harian

HALUAN LAMPUNG Penerbit

: PT. LAMPUNG JAYA ABADI

Komisaris

: Dra. Zuraida, M. M

Penasehat Hukum

: A. Rizkie, S.H & Partner

Dewan Redaksi

: Agus Sulendra

Pemimpin Umum

: Hengki Ahmat Jazuli

Pemimpin Redaksi

: Budimansyah

Pemimpin Perusahaan

: Indira Mauli

Wakil Pemimpin Perusahaan : Herwandi Agusta, S. Kom

Apabila sistem yang dijalankan dan dipertahankan di Indonesia adalah sistem yang berlaku pada masa kolonial, saya lebih percaya pada apa yang dikatakan Soekarno dalam Indonesia Menggugat tentang bonus demografi: � ‌tambahnya

jumlah jiwa yang pesat ialah berkembang biaknya rakyat katulistiwa yang korat-karit dan diperlakukan tidak semena-mena‌. Lagi pula, tambahnya penduduk tidak selamanya berarti kemakmuran, tambahnya penduduk tidak selamanya berarti k e s e j a h t e r a a n umum....� Pemikir globalisasi Thomas Friedman mengatakan, di era globalisasi dunia kian rata. The world is flat. Artinya, lalu lintas barang dan manusia berjalan tanpa hambatan. Saya khawatir jalan tol globalisasi justru akan melahirkan bencanabencana k e m a n u s i a a n . Dalam konteks peradaban yang disebut zaman globalisasi, komodifikasi perempuan dianggap hal yang lazim. Lahirnya kemajuan teknologi dan perkembangan kehidupan modern justru melahirkan persepsi yang miris bagi perempuan: komoditas yang bisa diperdagangkan dan diperjualbelikan. Tahun lalu PBB menyatakan Indonesia berada pada posisi kedua di dunia sebagai negara tempat terjadi tragedi perdagangan manusia. Indonesia dikenal sebagai negara pengirim, negara transit, sekaligus penghasil p e r d a g a n g a n

manusia. Sementara dari data yang disampaikan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Indonesia menempati urutan pertama. Yang teridentifikasi, selama periode 2005-2012 sebanyak 4.668 korban perdagangan manusia berwar-

ga negara Indonesia. Data ini tidak menunjukkan realitas yang sesungguhnya. Jumlahnya bisa berkali-kali lipat karena persoalan perdagangan manusia ibarat gunung es. Tak terungkap seluruhnya ke permukaan. Mayoritas korban perdagangan manusia adalah perempuan (80 persen) dengan tingkat p e n d i d i k a n mayoritas SD (30,64 persen). Provinsi dengan jumlah korban terbesar Jawa Barat 1.218 orang (26,9 persen), disusul Kalimantan Barat (15,62 persen), Jawa Tengah (12,62 persen), Jawa Timur (11,85 persen), NTB (6,11 persen), Sumatera Utara (5,85 persen), dan NTT (5,29 persen). Penyebab korban terperangkap, paling utama karena masalah ekonomi (8 7 , 6 5 p e r s e n ) . Mereka mengalami �kerja paksa� dengan b e r b a g a i kekerasan: e k o n o m i , fisik, psikologis, hingga seksual, bahkan tak jarang berujung p e n g h i l a n g a n nyawa. Wilayah kerja dan profesi para korban mayoritas sebagai PRT (56,99 persen), prostitusi (16,53 persen), nelayan ( 5 , 9 3 p e r s e n ) , perkebunan (5,15 persen), pelayan ( 2 , 3 8 p e r s e n ) , pabrik (2,22 persen), dan konstruksi (1,99 persen). N e g a r a y a n g menam-

pung dan mempekerjakan korban perdagangan manusia asal Indonesia adalah Malaysia serta beberapa negara di T i m t e n g dan ASEAN. Para korban dibawa melalui titik embarkasi Sumatera Utara, Riau, Jambi, Jakarta, Surabaya, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Para pelaku perdagangan manusia internasional bekerja sama dengan pelaku di Indonesia. Pelaku bisa calo a t a u broker, oknum di PJTKI, teman sendiri, anggota keluarga, t e t a n g g a . Tentu mereka tak bekerja sendiri, perlu �dokumen negara� untuk membawa korban, di dalam m a u p u n ke luar negeri. Dengan demikian, disinyalir ada keterlibatan oknum aparat pemerintah dari level desa hingga pusat. Dalam beberapa kasus, terindikasi k e t e r l i b a t a n o k n u m a p a r a t keamanan. Perangi perdagangan Tulisan ini sama sekali tidak untuk menyalahkan siapa pun. Tulisan ini sekadar mengajak semua pihak terlibat dalam memerangi perdagangan manusia. Wilfrida sedang menunggu vonis digantung hingga mati karena dakwaan pembunuhan terhadap majikan, tanpa diungkap kekerasan terhadap dirinya yang melatarbelakangi tindakannya. Biarlah proses hukum berjalan, tak boleh intervensi. Tapi, tentu saja, jangan biarkan ia sendiri. Pendampingan hukum dari pemerintah dan dukungan dari semua pihak di Indonesia sangat berarti bagi Wilfrida. Di sisi lain, Wilfrida telah membuka jalan bagi kita semua, khususnya pemerintah, untuk membongkar sindikat p e r d a g a n g a n manusia. Tak cukup retorika, tak cukup UNDANG UNDANG. Butuh kerja keras untuk menghadapi para pelaku. Beri sanksi berefek jera kepada siapa pun pelakunya. Tidakkah malu hati? Pertumbuhan ekonomi yang digembar-gemborkan ternyata menghasilkan kemiskinan yang m e n j a d i k a n rakyat komoditas. Ini bukan cacian, ini data dan fakta. Perdagangan manusia di Indonesia bukan rekaan belaka. Pilihannya, akhiri gurita sindikat p e r d a g a n g a n manusia atau Wilfrida-Wilfrida lain akan antre menuju tiang gantungan. Jelas, bukan peradaban seperti ini yang kita impikan sebagai bangsa merdeka. Jelas, kita butuh sistem ekonomi yang memberdayakan, bukan memperdaya rakyat!

Korupsi Alkes RSU Bandarlampung SEPANDAI-pandai tupai melompat, pasti jatuh juga, begitu kata kiasan ini diberikan pada sejumlah oknum pejabat Dinas kesehatan Kota Bandarlampung, terkait korupsi alkes dan dugaan mark up proyek senilai Rp 15,5 milyar, sehingga negara dirugikan Rp 7 Milyar. Aparat kejaksaan tinggi Lampung telah menahan dua tersangka masing-masing Luqman Dirut PT Tenala Inter Nusa (TIN) sebagai rekanan dan M.Noor Ketua Panitia Pengadaan Alkes RSU. Sedangkan satu tersangka lagi Suwondo masih mangkir, pihak Kejati akan menjemput paksa. Sebelumnya kasus ini telah melibatkan oknum Kadis Kesehatan Kota dr.Wirman, yang sudah ditahan dan dalam proses sidang. Sehingga penahanan tersangka makin menambah jumlah tersangka dalam kasus alkes (alat kesehatan) RSU dr.Dadi Cokrodipo. Terbongkarnya kasus korupsi alkes di Dinas kesehatan Kota tidak terlepas dari peran penyidik Kejati, yang begitu gigihnya berhasil mengungkap ketidak beresan dalam proyek pengadaan alkes RSU Kota. Apalagi proyek yang didanai uang rakyat dari APBD ini, oleh para tersangka, harganya di mark up atau besaran nilainya digedein berlipat dari harga standar. Mark up harga merupakan modus operandi yang sering dilakukan oleh para pelaku korupsi di lingkaran birokrasi pemerintahan, bekerja sama dengan oknum pengusaha yang memenangkan tender proyek tersebut. Kasus mark up harga juga dilakukan oleh Komjen Pol Joko Susilo dalam kasus peralatan simulasi alat lalu lintas Mabes Polri, dan tender proyek PLTU Sumatera Utara milik PLN, yang melibatkan sejumlah pejabat PLN. Bahkan pengadaan tanah PLTU Sebalang yang melibatkan mantan Bupati Lamsel Wendy Melfa, harga tanahnya juga di mark up. Seperti halnya kasus alkes di Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, dan sejumlah kasus alkes di berbagai wilayah lainnya di Indonesia, modus operandi ini merupakan ciri-ciri dalam pengadaan peralatan berbagai instansi di Indonesia. Bahkan di lingkungan militer juga pernah terjadi, meskipun tidak diungkap secara terbuka, dan tersangkanya langsung dipenjara. Perilaku korupsi di Indonesia terdiri banyak hal dalam cara dan modusnya, seperti mark up harga, mark up harga lahan untuk proyek, suap oknum pejabat, rekayasa kuitansi fiktip, pelaporan keuangan rekayasa tanpa pertanggung jawaban, bukti -bukti pengeluaran yang direkayasa, tender pura-pura, fee setiap transaksi proyek, setoran pada atasan sebagai tanda terima kasih, uang THR pejabat dan anggota dewan, uang perjalanan rekayasa. Kemudian kunker (kunjungan kerja) rekayasa fiktip, uang sewa rumah kalangan dewan fiktip, hadiah (gravitisasi) untuk oknum pejabat, politisi, suap pada pejabat berkedok hiburan (intertainment) berikut wanita penghibur, suap pada politisi dalam membahas anggaran dan RUU, pungli yang dilakukan oknum aparat polisi, jaksa, hakim, aparat sipil pada masyarakat, pungli perizinan, monopoli usaha, pungli urusan surat menyurat dimulai dari kantor kelurahan, pungli urusan paspor, KTP dan lain-lain. Kasus alkes menjadi contoh bahwa kalangan birokrasi selalu terlibat dalam berbagai kasus proyek yang bermasalah, sehingga korupsi berjamaah merupakan hal yang biasa di tanah air ini. Istilahnya uang bancaan (kenduri) yang dinikmati rame-rame, seperti kasus Hambalang yang menyeret Andi Malarangeng, Anas Urbaningrum dan Nazaruddin. Didalam sistem birokrasi, semua pelaku selalu terlibat mulai dari strata atas hingga bawah, dan para politisi. Jika kasus itu mencuat ke publik, berarti ada pihak yang tidak kebagian alias hujan tidak merata. Kalau semua kompak menikmati uang haram ini, maka kasus korupsi sulit diungkap, karena sangat rapih dan tertutup. Wajar Indonesia termasuk negara paling korup di dunia nomer dua setelah China.

Redaktur Pelaksana : Aan Lampung Redaktur : Andersen. S, Iwan Ariyanto, Ilham Jamhari Wartawan : Robin Katriansyah, S.T , Rudy Hardianto, Awaluddin, Raditya Mahardika, Biro Lampung Utara : Heri Setiawan (Kabiro), Arif (Kabag Pemasaran), Depri, Sujatmiko, Berkhin. S Biro Lampung Timur : Yanri (Kabiro), A.Rahman, Ilham Sanjaya, Ibrahim, Nova Wahyuni Biro Lampung Barat : Eko. S Biro Lampung Selatan : Agus Sri Yanto (Kabiro), Biro Lampung Tengah : Gunawan Biro Pringsewu : Mega Utama (Kabiro), Hermanto, Abraham Hasan, Zainal Prabu, Biro Tulangbawang : Darjono (Kabiro), Yahya Apit, Hidman, Heri Purwanto, Hermansyah (Marketing) Biro Mesuji : Herwin, Biro Tulangbawang barat : Elia Sunarto (Kabiro), Gati Susanto dan Aliyudin Biro Way Kanan : Yasir Subagio, Solihin Biro Tanggamus : Iwan Kurniawan Biro Pesawaran : Prayogi (Non Aktif), Abraham Hasan Biro Pesisir Barat : Rego (Kabiro), Agustiawan Biro Metro : Verry. S Layout dan Design Grafis : Andrian Saputra, S.T (Kabag Pracetak), Johansah, Alfian Saputra, S. Kom Kabag Sirkulasi : Karyanto Syam Marketing : Dwi Gita Fitriani, M. Arief, Percetakan : PT. SUBUR JAYA NIRWANA : Panca Ardhi (Kabag Percetakan) Abdullah, Ali Nurdin, Ari Desoni, Thomas Mathew, Dedi Kurniawan, M. Rohim.

( ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN ) Alamat Redaksi/Tatausaha : Ruko Nirwana Regency Blok. B/4, Jln. Pulau Morotai No. 99 Way Halim Bandar Lampung, Faksmili : 0721-708891, Email : haluanlampung@gmail.com BANK : BANK BRI No. Rek : 069901000014569 a/n HENGKI A. JAZULI WARTAWAN HALUAN LAMPUNG SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/ MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER.

No. Telepon Penting  Hotline Polisi

: 110

 Polsekta Teluk Betung Selatan

: 481283

 Ambulans

 Polda Lampung

: 485841

 Polsekta Kedaton

: 7691110

 Polsekta Teluk Betung Barat

: 485383

 PMI

: 253452

 Polsekta Panjang

: 31383

 Kebakaran

: 113/252741

 Polsekta Sukarame

: 7624250

 Dirpolair

: 31310

 RS Abdoel Moeloek

: 702455, 703312

 PDAM

: 483855

 RS Bumi Waras

: 254589

 PLN

 ULPK BBPOM

: 123

: 254888

 RS Urip Sumoharjo

: 771322

 Gangguan PLN

 Poltabes Bandar Lampung

: 263206

: 254110

 RS Advent

: 703459

 Gangguan Telkom

: 147

 Polsekta Tanjungkarang Timur

: 253783

 RS Immanuel

: 704900

 Penerangan Telkom

: 108

 Polsekta Tanjungkarang Barat

: 255015

 RS Graha Husada

: 240000

 Pemprov Lampung

: 481166

 Polsekta Teluk Betung Utara

: 482083

 RS Bintang Amin Husada

: 273601

 Pemkot Bandar Lampung

: 252041

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

: 118

Email : haluanlampung@gmail.com


POLITIK

7

Rabu, 5 Febuari 2014

HALUAN LAMPUNG

Caleg Golkar Lampura Terancam Terima Sanksi Bandarlampung, HL- DPD I Golkar Lampung bereaksi keras kasus dugaan penipuan yang dilakukan calon anggota legislatif (caleg) partai berlambang pohon beringin dari Lampung Utara (Lampura) Evi Susina. Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung, Ismet Roni mengatakan, caleg yang melanggar ketentuan hukum harus diberikan tindakan tegas. “Kita tidak akan intervensi penegak hukum, biarkan proses hukum jalan sesuai prosedurnya, yang pasti kalau pun nanti ada kader golkar melanggar pastinya akan diberikan sanksi tegas.Bila terbukti, maka yang bersangkutan terancam dipecat,” kata Ismet Roni, Selasa (4/2). Ketua Komisi I DPRD Lampung itu mengaku belum menerima laporan dari korban maupun aparat kepolisian terkait pemberitaan penipuaan yang dilakukan Evi Susina, warga Jalan Barokah Sukarame tersebut. Menurut dia, sanksi akan dilakukan jika calegnya itu terbukti

melakukan penipuan penipuan terhadap mantan suaminya M. Fatoni sebesar Rp10 juta. ”Yang pasti akan diberikan tindakan tegas, seperti pencopotan kartu tanda anggota (KTA) dan bisa juga dicopot dari caleg. Walaupun pencopotan itu yang punya ranahnya Komisi Pemilihan Umum. Tapi saya mau agar silahkan korban laporkan ke golkar terkait masalah ini,” ujarnya. Sebelumnya Senin (3/2) M.Fatoni, melaporkan Evi Susina atas dugaan penipuan terhadapnya sebesar Rp10 juta. Ia sudah berupaya menempuh jalan damai dengan terlapor. Namun hasilnya nihil, sehingga perkara ini dilaporkan ke Polisi. “Awal kejadian pada bulan Juli 2012 lalu, kalau peruntukannya saya tidak tahu pasti. Dia datang kerumah saya meminjam uang kepada saya dan memberikan jaminan sebuah cek, namun cek yang diberikan sudah diblokir pihak bank Mandiri,”tandasnya. HL-06(*).

Citra Demokrat Terus Menurun, SBY Diminta Mundur

BELUM SEPAKATSekda Provinsi Lampung Berlian Tihang menjelaskan kepada wartawan terkait batalnya MoU antara pemprov dengan KPU Lampung soal dana hibah pemilukada dikarenakan belum sepakat. foto-iwan kodrat

KPU dan Pemprov Ngadu ke Mendagri Soal Pasal MoU Dana Hibah PEMPROV Lampung dan KPU setempat belum menemukan kata sepakat soal pelaksanaan pemilihan gubernur.

Susilo Bambang Yudhoyono

Jakarta, HL- Partai Demokrat terus merosot elektabilitasnya dalam sejumlah survei yang digelar. Ini dikarenakan banyaknya kader yang tersangkut kasus korupsi disinyalir jadi penyebab utama terjun bebasnya elektabilitas partai ini. Selain itu, kemilau Susilo Bambang Yudhoyono juga dinilai tak lagi secemerlang dulu. Meski langsung memimpin ‘perahu’ yang dibentuknya, elektabilitas tak kunjung meningkat. Tak heran banyak yang menilai SBY tak pantas memimpin Partai Demokrat. “SBY suruh mundur. Masa elektabilitas partai masih 4 persen. Harusnya mundur karena nggak ada perubahan,” kata Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia, Ma’mun Murod di markas PPI, kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (4/ 2). Fungsionaris PPI lainnya, Sri Mulyono mengatakan, harusnya tak kunjung naiknya elektabilitas PD jadi introspeksi diri bagi SBY. Sebab, sampai saat ini SBY juga masih sibuk sebagai presiden. “Kepemimpinan SBY di Demokrat yang terburuk dari

sekian banyak ketua umum. Zaman Pak Subur Budhisantoso 7 persen, Pak Hadi Utomo sekitar 8 persen. Saat Mas Anas terakhir memimpin juga masih kisaran 8 persen. Sekarang, SBY hanya 4 persen. Jadi paling buruk lah,” ungkap Mulyono. Dia menambahkan, kondisi ini diikuti oleh posisi kader lainnya. Mulyono mencontohkan Syarif Hasan, Ketua Harian Partai Demokrat yang menurutnya harus menanggalkan jabatan lantaran sangat sibuk bekerja sebagai Menteri Koperasi dan UMKM. “Apalagi sekarang di kementeriannya ada kasus dugaan korupsi videotron dan pengadaan lift yang nilainya juga besar. Melibatkan anaknya juga. Jadi saya rasa penonaktifan Syarif Hasan juga mendesak,” lanjutnya. Mulyono melihat, unsur KKN juga sudah sangat mengkhawatirkan di tubuh pemerintah. Hal ini pula yang harus diselesaikan. “KKN itu lawan beratnya demokrasi. Kalau hal itu masih ada di Demokrat dan pemerintah, pemerintahan ini akan terus turun dan harus diamputasi,” tandas Mulyono. HL-06/nt

Polda Siap Amankan Pemilu

Bahkan, kedua institusi ini juga batal melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dana hibah pemilukada yang sudah dialokasikan pemprov sebesar Rp145 miliar. Sekretaris Daerah Lampung, Berlian Tihang mengatakan, Pemprov bersama KPU akan membawa berkonsultasi terkait persoalan ini ke Kementerian Dalam Negeri. Siang ini (kemarin), kata Berlian, Assisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Lampung, Fitter Syahbudin bersama Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono akan be-

rangkat siang ini (kemarin) ke Jakarta untuk berkonsultasi mengenai poin-poin dalam pasal MoU tersebut ke Mendagri Gamawan Fauzi.”MoU terpaksa ditunda karena ada ketidaksepakatan antara KPU dan Pemprov Lampung terkait bunyi salah pasal dalam MoU tersebut. Ini akan kita dikonsultasikan lebih dulu ke Mendagri di Jakarta,” kata Berlian Tihang di ruang rapat Wakil Gubernur Lampung, Joko Umar Said, Selasa (4/1). Menurut Berlian, KPU belum setuju bunyi pasal lima (5) ayat satu (1) poin a yang mengata-

kan, pemerintah daerah dapat mencairkan dana hibah pemlikada kepada KPU Provinsi, Bawaslu dilakukan sekaligus atau secara bertahap maksimal dua kali sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan dana pemerintah daerah. Kemudian pada ayat b yang mengatakan pencairan dana hibah dilakukan paling lambat satu bulan tahapan persiapan dimulai sesuai biaya yang diajukan kpu provinsi. Kemudian pada ayat c dalam hal pemilukada dilaksanakan putaran kedua maka pencairan dana hibah pemilukada kepda kpu provinsi/ kabupten kota dilakukan satu kali. Meski terjadi perdebatan yang alot, tidak ditemui kata sepakat karena KPU merasa sudah

menjalankan tahapan pilgub sejak 2013 lalu. “KPU mengartikan pasal tersebut bahwa tahapan pilkada akan diulang kembali. Sedangkan pemprov dalam pembuatan pasal MoU itu sesuai dengan Surat Edaran Mendagri. KPU minta pasal itu diubah. Kami tidak berani karena isi MoU dibuat berdasar aturan perundang-undangan yang berlaku. Kami takut dapat melanggar aturan yang ada,” ujar dia. Ditempat yang sama, Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono mengatakan, adanya perbedaan pendapat antara KPU dengan Pemprov Lampung soal redaksional isi MoU itu yang cukup krusial. KPU, kata Nanang,

meminta kalimat “serta” dalam pasal itu dihapus dan ditambah dengan kalimat “dapat”. Menurut Nanang, pihaknya juga mempertanyakan “Staf ahli Gubernur Lampung mengusulkan penambahan kata `dapat`, sehingga kalimatnya pencairan dana hibah dilakukan paling lambat satu bulan tahapan persiapan dimulai. Sedangkan KPU sudah memulai tahapan pilgub sejak April 2013 lalu. “Kita berharap penandatanganan MoU itu tidak tertunda terlalu lama agar tahapan pilgub Lampung bisa segera dilanjutkan dan pemungutan suara pilgub lampung dapat berlangsung sebelum pemilu legislatif 9 April 2014,” ujarnya. HL-06

Dino Patti Djalal Ancam Mundur dari Konvensi Bandung, HL- Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat Dino Patti Djalal menegaskan akan mengundurkan diri dari konvensi apabila ada peserta yang dijadikan “anak emas” dalam acara itu. “Setiap peserta harus diposisikan setara dan diperlakukan sama,” kata Dino dalam keterangan tertulisnya di Bandung, Selasa (4/1). Dino mengatakan bahwa peserta konvensi yang mendapatkan banyak dukungan elite bukan berarti yang bersangkutan menjadi “anak emas” apalagi pemenang konvensi. Dukungan elite demokrat, menurut dia, merupakan hak individu masing-masing dan tidak mencerminkan sikap partai. “Pemenang konvensi bukan ditentukan oleh titipan dari atas, tetapi berdasarkan hasil survei tiga lembaga survei independen,” ujarnya. Dino menegaskan bahwa dirinya tidak merasa gentar dengan para pesaingnya untuk bertarung dalam konvensi meski tanpa satu pun elite Demokrat yang masuk dalam tim su-

Dino Patti

ksesnya.Seperti diketahui beberapa peserta konvensi didukung elite Demokrat, seperti Pramono Edhi yang didukung Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono dan

juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Marzuki Alie didukung Wakil Ketua Umum Max Sopacua, Gita Wirjawan yang didukung Ketua DPP Partai Demokrat

Kastorius Sinaga, dan Dahlan Iskan yang didukung Sekretaris Majelis Kehormatan T.B. Silalahi. Konvensi Partai Demokrat akan mengadakan debat terbuka yang diikuti ke-11 peserta kon-

vensi di Harris Hotel and Conventions Festival CityLink Bandung, Rabu (5/2). Sebelas peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat akan hadir mengikuti “Debat Bernegara 11 Capres Konvensi Partai Demokrat” dan tidak kurang dari 1.000 undangan dari berbagai kalangan disebar untuk bisa menyaksikan debat ini. Tema politik dan ekonomi menjadi dua topik utama yang akan dibahasa karena disesuikan dengan karakteristik tempat berlangsungnya acara tersebut. Debat itu akan dibagi dalam dua sesi, yaitu lima peserta di sesi pertama dan enam peserta pada sesi kedua. Sesi pertama dilaksanakan pukul 15.30— 18.00 WIB, sementara untuk sesi kedua dilaksanakan pukul 19.4522.15 WIB. Ke-11 peserta yang akan bertarung itu nantinya, yakni Dahlan Iskan, Gita Wirjawan, Anies Baswedan, Dino Patti Djalal, Endriartono Sutarto, Ali Masykur Musa, Irman Gusman, Marzuki Alie, Pramono Edhie, dan Sinyo Harry Sarundajang. HL-06/ant

AKBP Sulistyaningsih

Bandarlampung,HL- Kepolisian Daerah Lampung (Polda) Lampung menggelar apel simulasi Pasukan Operasi Mantap Brata di Lapangan Saburai, Bandarlampung, Selasa (4/2) yang diikuti 2000 personil gabungan dari Brimob, Polresta Bandarlampung dan Polda Lampung. Simulasi guna siap mengamankan dan mensukseskan pemilihan umum (pemilu) 2014 dari tindakan anarkis.Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih mengatakan, kegiatan ini merupakan sebagian simulasi pengamanan Pemilu 2014. Simulasi ini dilakukan dengan kondisi riil yang terjadi di lapangan, terutama cara menghadapi kisruh

pemungutan suara yang dilakukan sekelompok massa. “Kita sudah persiapkan untuk meminimalisir kemungkinan kendala di lapangan. Sarana prasarana sudah kita persiapkan dari jauh hari, tinggal bagaimana penggelaran di lapangan,” kata Sulis, Selasa (4/2). Menurut Sulis, masing-masing daerah memiliki tingkat kerawanan tersendiri sesuai karakter dan kondisi. “Jadi tergantung ancaman masing-masing daerah. Nanti daerah itu akan selektif prioritas, dimana ditempatkan personil sesuai dengan kemampuan, kekuatan sarana dan prasarana yang ditampilkan,” jelasnya. HL14

Koalisi PDIP-Golkar Sulit Terwujud Jakarta, HL- Pengamat politik dari Charta Politica Yunarto Wijaya menilai koalisi antara Partai Golkar dan PDIP sulit terwujud karena kedua partai tersebut sama-sama ingin mengajukan calon presiden sendiri. “Hitung-hitungan politiknya tak masuk akal jika kedua partai politik itu berkoalisi,” kata Yunarto di Jakarta, Selasa (4/

1). Partai Golkar memutuskan mengusung ketua umumnya, Aburizal Bakrie, sebagai calon presiden, sementara PDIP belum memutuskan capres yang diusung dalam Pilpres 2014. PDIP diperkirakan akan mengusung ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, atau Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi).

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Menurut Yunarto, PDIP saat ini sedang naik daun lantaran efek Jokowi, sehingga tidak mungkin mau mengalah dengan menerima “jatah” calon wakil presiden. Koalisi Golkar-PDIP, menurut dia, hanya mungkin terjadi kalau Aburizal Bakrie mau mengalah menjadi calon wakil presiden mendampingi Megawati atau Jokowi. “Sangat kecil

(peluang koalisi), kecuali Aburizal Bakrie mau mengalah jadi calon wakil presiden,” kata dia. Yunarto mengatakan saat ini PDIP seharusnya tidak perlu berpikir untuk berkoalisi karena akan berpotensi tersandera dengan koalisi yang dibentuknya sendiri. Menurut dia, PDIP harus berhati-hati jika ingin berkoalisi. “Kalau partai-partai kalah

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

memang lazim mendekatkan diri ke partai pemenang untuk dapat berkuasa,” katanya. Sebelumnya Partai Golkar menyatakan ingin berkoalisi dengan PDIP karena Golkar merasa punya kesamaan platform dengan partai tersebut. Namun, PDIP menganggap terlalu prematur jika membicarakan koalisi secara konkret saat ini. HL-06/ant

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

8

Rabu, 5 Februari 2014

HALUAN LAMPUNG

Pengebom Kembali Tertangkap di Teluk Bandarlampung, HL- Direktorat Kepolisian Perairan Polda Lampung mengamankan pelaku bom ikan, di Jalan RE. Martadinata, Kota Karang, Telukbetung Barat, Bandarlampung pada Sabtu (1/2) sekitar pukul 00.30 WIB. Pelaku tersebut yakni, Hendri Oktavia (34) warga Desa Bangun Rejo Punduh Pidada yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan. “Kami mendapat laporan, bahwa ada seorang nelayan yang akan menangkap ikan dengan cara menggunakan bom. Atas laporan itu, anggota Gakkum melakukan penyelidikan dengan cara penyamaran dan membuntuti pelaku,” ujar Direktur Pol Air Polda Lampung, Kombes Pol Edion, Senin (4/2). Warga Jalan RE. Martadina-

ta, Kota Karang, Telukbetung Barat, pelaku diberhentikan petugas saat mengendarai sepeda motor. Kemudian, petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan. Alhasil petugas menemukan barang bukti berupa serbuk AMPO dan Detonator yang dibawa pelaku. “Karena barang bukti AMPO dan detonator itu ditemukan di motornya, jadi satu unit sepeda motor warna yang digunakan pelaku juga kami amankan,” kata dia. Pelaku akan dijerat pasal 1 ayat 1 UU darurat No 12 tahun 1951 tentang bahan peledak (Handak). “Ancaman hukumannya, hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya,” tandas Edion lebih lanjut. HL-05/HL14

Berkas Oknum Brimob Siap ke Kejari Bandarlampung,HL- Penyidik Polresta Bandarlampung, besok (5/2) berencana melimpahkan berkas tersangka oknum Brimob NTT, JF ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung untuk diteliti. Diketahui, JF tersandung kasus penganiayaan disertai pengancaman dengan senjata api terhadap korban Anindito sehingga mengakibatkan luka serius dikepala dengan 18 jahitan. “Rencananya, besok akan kami limpahkan berkas pelimpahan tahap I atas nama tersangka JF ke jaksa untuk diteliti,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Ko-

mpol Dery Agung Wijaya, Selasa (4/2). Saat ini, jelas Dery, penyidik masih melengkapi berkas tersebut, sebab masih ada beberapa yang harus dilengkapi. “Saat ini penyidik masih melengkapi berkas untuk dilimpahkan besok. Karena semua saksi sudah kami periksa dan gelar perkara sudah. Tinggal kelengkapan berkas untuk dikiriman ke jaksa,” jelasnya. Ia menjelaskan, untuk sementara ini, kata Dery, belum perlu dilakukan penahanan, akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan kami lakukan penahanan setelah ada petunjuk dari jaksa. HL-05/HL14

Polda Amankan Pemilu di Sumsel Palembang, HL-Polda Sumatera Selatan siap mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden 2014 di wilayah itu dengan menurunkan sebanyak 13 ribu personel. Anggota kepolisian itu nantinya akan menjaga seluruh tempat pemungutan suara yang tersebar di kabupaten dan kota, kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Saud Usman Nasution kepada wartawan usai melepas pengamanan Pemilu di Palembang, Selasa (4/2) Dalam pelepasan pengamanan Pemilu itu juga hadir Gubernur Sumsel Alex Noerdin serta unsur Muspida lain. Dikatakan Kapolda, pihaknya juga menurunkan anggota Brimob baik dari Markas Polda Sumsel maupun yang ada di Polres. Mengenai penjagaan di set-

iap TPS, dia mengatakan tergantung dengan kondisi tempat pemungutan suara tersebut dan kemungkinan ada dua dan satu anggota di setiap TPS yang berada di wilayah Sumsel. Selain anggota Polri pihaknya juga dibantu TNI serta petugas perlindungan masyarakat dalam pengamanan pesta demokrasi tersebut. “Kesemuanya itu dilakukan agar Pemilu nanti berjalan aman dan tertib sekaligus sukses,” katanya. Sementara, Gubernur Sumsel mengatakan kesiapan tersebut berarti Polri betul-betul ingin mengamankan pelaksanaan Pemilu, baik Legislatif maupun Presiden, secara maksimal. Gubernur berharap, pesta demokrasi pada tahun 2014 ini berjalan sukses sehingga pemimpin terpilih sesuai keinginan rakyat.HL-05/nt

DITANGKAP : Direktorat Kepolisian Perairan Polda Lampung mengamankan pelaku bom ikan, di Jalan RE. Martadinata, Kota Karang, Telukbetung Barat, Bandarlampung pada Sabtu (1/2) sekitar pukul 00.30 WIB. Pelaku tersebut yakni, Hendri Oktavia (34) warga Desa Bangun Rejo Punduh Pidada yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan. Foto : Radit

Kejati Tahan PPK Alkes RSUD Tjokrodipo KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Lampung tahan Suwondo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tjokrodipo, Bandarlampung. Suwondo menyusul dua rekannya, Muhamad Nur, Ketua Panita Lelang dan Luqman, kuasa direktur PT Terala Inter Nusa yang lebih dahulu masuk penjara. Penyidik awalnya memeriksa Suwondo yang menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung sejak pukul 10.00 WIB-18.30 WIB. Namun, setelah menjalani pemeriksaan yang melelahkan akhirn-

ya Suwondo langsung ditahan. “Suwondo ditahan selama 20 hari kedepan di Rutan Way Lampung Selatan,” ujar Kabag TU Kejati Lampung, Rudi, kapada wartawan usai penahanan tersangka kasus pengadaan alkes RSUD Tjokrodipo Kota Banda Lampung senilai Rp15,5 miliar. “Sementara dalam perkara ini, penyidik menetapkan tiga tersangka dan tidak menutup kemungkinan

masih ada tersangka lain. Soalnya mereka harus dikonfrontir tertelabih daluhu,” pungkasnya. Sementara itu, Penasehat Hukum Suwondo, Sukriadi Siregar, mengatakan bahwa kliennya hanya korban dalam masalah ini. “Kami dalam waktu dekat akan mengajukan penangguhan terhadap Kejati Lampung,” ujarnya. Sebelumnya, dua tersangka pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tjokrodipo, Muhamad Nur, Ketua Panita Lelang dan Luqman, kuasa direktur PT Terala Inter Nusa selaku rekanan kegiatan tersebut ditahan Kejati Lampung. Muha-

Polres Lampura Bekuk Bandar Sabu

Truk Fuso Rem Blong Empat Tewas Tiga Luka-Luka Kalianda, HL- Empat warga tewas dan tiga lainnya lukaluka akibat ditabrak sebuah truk fuso yang mengalami rem blong di Jalan Lintas Pantai Timur Dusun Muara Pilu Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Selasa (04/2), pukul 06.00 WIB. Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Rully Thomas, di Bakauheni, mengungkapkan kejadian kecelakaan menewaskan empat warga itu berawal dari sebuah truk fuso berplat nomor BA 8803 RM yang mengangkut minuman ringan kemasan dan dimudikan oleh Khoirul Azmi mengalami rem blong saat melewati turunan, sehingga menabrak lima buah warung yang berada di pinggir jalan. Ia menyatakan, tiga korban

warga yang tewas di tempat kejadian itu sedang duduk-duduk di depan warung itu, yakni Kasman (37), Sarimin (40), Suripto (30) warga Kecamatan Bakauheni, dan Baeno (47) warga Kecamatan Penengahan Lampung Selatan. Ke empat warga itu merupakan pengurus penyeberangan truk Pelabuhan Bakauheni. Sedangkan warga yang mengalami luka berat adalah sopir truk Khairul Azmi (40), dan kernetnya Dede (30), serta Sukarsih (30) pemilik salah satu warung yang ditabrak truk tersebut. “Semua korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bob Bazar Kalianda, baik korban meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka,” kata AKP Rully Thomas. HL-04/nt.

Kotabumi, HL-Satuan Narkoba Polres Lampung Utara (Lampura), berhasil mengamankan satu tersangka yang diduga sebagai bandar sabu. Tersangka tertangkap dikediamannya di desa Gedung Nyapah, kecamatan Abung Timur, Senin (03/2) sekitar pukul 21.00 WIB Kasat Narkoba Polres Lampung Utara AKP Jonh Khenedi mengatakan tersangka tersebut yakni Peri Reka Malinda (29), warga desa Gedung Nyapah, kecamatan Abung Timur, Lampung Utara, John juga mengatakan bahwa tersangka tersebut ialah salah satu Pegawai Honorer di Dinas Pasar Propau, selain men-

gamankan tersangka polisi juga mengamankan barang bukti (BB) berupa 3 paket sabu-sabu, 1 buah alat hisap (Bong), 5 pipet plastik, 1 buah pirek dan 2 korek gas. John menjelaskan, penangkapat terhadap tersangka berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat setempat , setelah dilakukan pemeriksaan dikediaman tersangka Peri, ternyata benar adanya bahwa tersangka tersebut memiliki narkoba jenis Sabu-Sabu, “Anggota kita berhasil menemukan 3 paket sedang Sabu-Sabu dikediaman tersangka Peri, kuat dugaan barang tersebut milik tersangka” ungkap John.

Atas perbutannya tersangka Peri dijerat dengan Pasal 112 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan minimal 4 tahun penjara atas kepemilikan narkoba. Sementara itu, menurut keterangan tersangka Peri, dirinya telah satu bulan menjual sabu-sabu dan dalam sekali pembelian bisa mencapai Rp. 7.000. 000. ia menjelaskan bahwa narkoba jenis Sabu-Sabu tersebut akan dipecah menjadi paket-paket kecil untuk dijual kembali kepada langanannya, ” uangnya buat kebutuhan sehari-hari bang’ ungkapnya kepada wartawan Haluan Lampung. HL-05/HLD-18

Kakak Adik Divonis 1,5 Tahun Bui Bandarlampung, HL-Dua orang kakak beradik kompak menggunakan sabu. Akibatnya, keduanya Andi Sopian (33) dan Anita Handayani (32) dijatuhi vonis 1,5 tahun penjara. Keduanya yang merupakan warga Jalan Yos Sudarso ,Gang Ketapang, Bandar Lampung, dinyatakan majelis hakim terbukti menyalahgunakan narkoba jenis sabu-sabu untuk dirinya sendiri. Ketua majelis hakim Nursiah

Sianipar pada sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (4/2/2014), menyatakan keduanya terbukti melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a UU 35/ 2009 tentang Narkotika. “Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Andi Sopian dan Anita Handayani, masingmasing satu tahun dan enam bulan dengan dikurangi masa tahanan yang telah dijalani,” ungkap Nursiah. Majelis hakim juga men-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

yatakan barang bukti berupa satu botol larutan penyegar, satu buah pirek, 11 lembar plastik klip bekas sabu dirampas untuk dimusnahkan. Dalam pertimbangannya, JPU menyatakan hal yang memberatkan perbuatan kedua terdakwa, yakni bertentangan dengan program pemberantasan narkoba. Sedangkan yang meringankan kedua terdakwa, yakni mengakui dan menyesali perbuatannya. HL-05

mad Nur ditahan berdasarkan surat perintah no Print-81/RT.1/ KJT/02/2014 dan Luqman Print82/RT.1/KJT/02/2014. “Hari ini kami menahan dua dari tiga tersangka pengadaan alkes RSUD Tjokrodipo Kota Banda Lampung senilai Rp15,5 miliar. Satu tersangka atas nama Suwondo tidak datang dan ada konfirmasi resmi dari kuasa hukumnya, dijanjikan Suwondo akan datang besok (hari ini,red),” kata Ketua Tim Penyidikan, Rudy Hartono yang juga menajabat sebagai Kabag TU Kejati Lampung diruang kerjanya. Untuk sementara, kerugian

yang ditimbulkan berdasarkan hasil perhitungan penyidik mencapai Rp6 miliar dengan modus operandi memark up beberapa item dari 42 item alkes yang dibeli dari tiga perusahaan pendukung. ”Kami juga sudah menyita beberapa bukti alkes yang hingga sekarang tidak digunakan secara maksimal seperti 80 unit matras atau kasur di kamar kelas III termasuk mesin rogncen. Sedangkan untuk beberapa alkes yang masih digunakan kami berikan ijin pinjam barang bukti kepada mereka,” kata dia. HL-05

Kapolres Minta Maaf Kepada Pol-PP Mesuji,HL- Terkait Insiden oknum anggota polisi Polres Mesuji yang menodongkan pistol kesalah satu anggota Sat Pol-PP kabupaten setempat saat menggelar Simulasi Pengamanan Kota (sispamkota) beberapa waktu lalu guna pengamanan jelang pemilu yang diadakan oleh mapolres mesuji. Polemik kesalahpahaman tersebut antara jajaran Kepolisian dan Pemerintah Daerah akhirnya menggelar silahturahmi diaula sekretariat pemkab setempat Selasa (4/2). Pada kesempatan itu Kapolres Mesuji AKBP. Trisna Adhiarsa. SIK. Mengatakan permintaan maaf, baik pribadi maupun institusi kepolisian resor mesuji. Selain permintaan maaf ia juga berharap kepada Pol-PP agar dapat bersinergi kembali dengan pihak kepolisian setempat, pasalnya itu dilakukan mengingat antara Polisi Pamong Praja dan Institusi Polri sangat berkaitan sekali, bahkan Trisna juga berharap hubungan emisional dapat terjalin lebih baik lagi kedepan, sehingga tidak terdapat suatu demdam, yang akhirnya menimbulkan perpecahan diantara keduanya.Sekretaris

Daerah Mesuji, Agus Salim. MAP, mengatakan pihaknya telah memaafkan dan telah menerima permintaan maaf, Kapolres Mesuji, Trisna, atas nama pimpinan maupun pribadi, terkait perilaku salah satu anggotanya beberapa waktu lalu. “Ya kami telah memaafkan, dan kami juga telah menerima pengakuan Kapolres Mesuji, yang artinya selaku kapolres Trisna patut diacungi jempol, sebab dia siap minta maaf didepan umum, singkat Agus Salim Sekda Mesuji itu. Sementara menurut Kasat Pol-PP setempat, Sumaryo, SPd, mengatakan seusai acara tersebut. “Ya benar, Kapolres tadi meminta maaf atas kejadian tempo hari, yang dilakukan oleh salag satu anggotanya, dan kamipun memaafkan, terlebih kapolres sendiri baik secara pribadi maupun institusi kepolisian, meminta maaf, dan kami sangat hargai itu, saat ini diantara kedua belah pihak, telah sepakat untuk saling memaafkan, dan membina hubungan baik lagi seperti sediakala, “pungkas Maryo. HL-05/HLD-23

Gelar Pra Rekontruksi Pembuangan Kakek Bandarlampung, HL-Polresta Bandar Lampung menggelar pra rekonstruksi kasus pembuangan kakek Suparman, Selasa (4/2). Polisi menggelar kontruksi di tempat kejadian perkara (TKP). Dalam rekronsruksi, Suparman dimasukkan ke dalam mobil ambulans dari pintu belakang. Lalu, di dalam mobil ternyata sudah ada Muhaimin (sopir), Andika, Rika, Andi, dan Adi. Mereka kemudian menjemput Rudi (tukang parkir) yang berada di tempat parkir. Keenam orang itu lalu langsung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

membawa Suparman pergi dan berhenti di sebuah gubuk di daerah Sukadanaham, Tanjungkarang Barat. Rudi lalu keluar mobil. Tak lama Andika turun dan ngobrol dengan Muhaimin yang masih berada di balik setir. Rika ikut turun. Lalu Rika, Andi, dan Rudi pun menggotong keluar Suparman keluar dari mobil. Mereka meletakkan Suparman di atas kursi kayu yang ada di dalam gubuk. Usai meletakkan Suparman, mereka pun pergi meninggalkan Suparman sendirian. HL-05

Email : haluanlampung@gmail.com


PENDIDIKAN

9

Rabu, 5 Februari 2014

HALUAN LAMPUNG

Seminar dan Workshop Cagi Kerjasama FKIP dan Hardware Bandarlampung, HL- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) bekerja sama dengan tiga perusahaan Hardware ternama di Indonesia, menyelenggarakan seminar dan Workshop “Creative Animation & Gaming Industry (CAGI)”, Selasa (4/2) di Gedung A FKIP Unila. Narasumber dalam seminar tersebut teknologi ini yaitu Auges Savara dari Heroges Creative Animation Industry, Jenny Susanto dari AMD Indonesia, dan Togie Verlianta dari Western Digital Indonesia. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Budi Kadaryanto S.Pd., M.A., selaku Ketua Unit Database dan Publikasi Ilmiah FKIP yang menaungi unit ICT Center FKIP Unila. Seminar berbasis teknologi tersebut merupakan pertama kalinya digelar bagi FKIP Unila yang dihadiri tidak kurang dari 220 orang peserta, yang terdiri dari

SAMBUT- Dosen IBI Darmajaya S Dodi Yudo Setyawan, S.Si., M.Ti, saat menyambut kedatangan tamu dari Autralia guna kerjasama dibidang bi

Permendikbud Tidak Berpengaruh

Nilai UN Pengaruhi SNMPTN)

Bagi Sekolah Dasar di Bandar Lampung Bandarlampung, HL- Penerapan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 101 tahun 2013, tidak begitu banyak membawa pengaruh bagi sekolahsekolah penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Bandarlampung, karena untuk SD di Bandarlampung dari 198 sekolah, tak ada satu pun yang memiliki siswa di bawah 80 orang. Seperti diberitakan, Penerapan Permendikbud No. 101/2013, itu menjadi angin segar bagi SD dan SMP kecil dengan jumlah murid sedikit. Sekolah yang siswanya kurang dari 80 orang untuk SD dan 120 bagi SMP, tetap mendapat dengan jumlah minimal tersebut. Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandarlampung Tatang Setiadi men-

gatakan, tidak ada perbedaan mendasar antara Permendikbud baru ini dan Permendikbud No. 76/ 2012. ”Perbedaannya hanya pukul rata jumlah siswa minimal, yakni SD 80 dan SMP 120,” ujarnya kemarin (4/2). Dia menerangkan, khusus di Kota Bandarlampung sekolah yang memiliki siswa di bawah 80 orang telah digabung dengan sekolah yang lain. Sebagai contoh, SDN 1 Kangkung dan SDN 2 Kangkung yang di-merger menjadi SDN Kangkung. Kemudian SDN 1 Sawahlama dan SdN 5 Sawahlama menjadi SDN 5 Sawahlama. Dia memaparkan, Permendikbud ini akan terasa di sekolah kecil seperti Lampung Utara dan Lampung Selatan. Di mana, satu sekolah masih ada yang memiliki siswa 60–70 orang. ”Hal ini ten-

tunya sangat membantu sekolahsekolah tersebut karena di daerah tersebut sekolah bersangkutan tidak bisa di-grouping karena letaknya berjauhan,” urainya. Permendikbud baru ini mengatur petunjuk teknis penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan dana BOS tahun anggaran 2104. Peraturan tertanggal 4 Desember 2013 tersebut ditandatangani langsung Mendikbud Mohammad Nuh. Dalam lampiran Permendikbud diterangkan, mulai tahun ini besaran dana BOS yang diterima sekolah dibagi menjadi dua. Yakni sekolah dengan jumlah peserta didik minimal 80 orang untuk SD/SLB dan 120 orang untuk SMP/SMPLB/SMPT/Satu atap. Siswa SD menerima Rp580 ribu per tahun. Sementara pelajar SMP mendapat Rp710 ribu per tahun. HL-04/10.

Bandarlampung, HL- Nilai Ujian Nasional (UN) turut mempengaruhi kelulusan siswa dalam proses Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 menyusul keputusan pemerintah mengintegrasikan sistem pendidikan Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi pada tahun ini. “Sebelumnya panitia hanya menjadikan kelulusan UN sebagai pertimbangan, artinya jika tidak lulus maka sistem secara otomatis akan mengunci dan dipastikan tidak akan lulus SNMPTN. Namun, mulai 2014 menjadikan UN sebagai acuan dengan menerapkan sistem pemeringkatan berdasarkan skor,” kata Pembantu Rektor I

Universitas Lampung (Unila) Prof. Hasriadi Mat Akin, Selasa (4/2). Ia menerangkan, pemeringkatan itu akan menempatkan siswa secara berurutan dari nilai tertinggi hingga terendah. “Pada akhirnya siswa yang tidak lulus akan terpotong sendiri mengacu pada kuota masing-masing program studi,” ujarnya. Ia menerangkan, penerapan sis tem baru dengan turut menjadikan nilai UN sebagai acuan ini bermaksud untuk semakin mendekatkan siswa dengan bidang ilmu yang disukai dan sesuai minat serta bakat. Pemerintah mengharapkan metode ini akan menghindari “salah masuk jurusan” bagi mahasiswa baru. “Sistem akan membuat suatu

pembobotan, semisal jika memilih Fakultas Teknik maka nilai UN matematika akan lebih diperhitungkan. Setiap mata pelajaran memiliki skor tertentu dan setiap program studi memiliki penilaian yang berbeda-beda,” ujarnya. Selain memperhitungkan nilai UN, pada tahun ini juga memperhatikan mengenai akreditasi sekolah dan prestasi siswa baik akademik maupun non akademik. “Semua ada pembobotannya, misalnya juara nasional suatu cabang olahraga tentunya akan memiliki bobot yang tinggi ketika memilih jurusan Pendidikan Kesehatan dan Jasmani,” katanya. HL-04/10.

Kadisdik Pringsewu Rakor Internal GUNA meningkatkan kreatifitas dan kinerja dalam mencerdaskan anak didik sekaligus bersilaturahmi memperkenalkan diri karena dipercaya menjadi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Hasan Basri,SE, selaku Kadisdik yang baru di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pringsewu, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) internal untuk yang pertama kali.

Salah satu peserta rapat sedang menyampaikan aspirasi dan pendapatnya tentang program kerja kedepan

Hal ini dilaksanakan dalam perkenalan secara langsung antara Kepala Dinas dengan para Staf Dinas dan KUPTD se-Kecamatan Pringsewu setempat karena memang belum pernah menggelar rapat semacam ini sebelumnya. Perkenalan awal antara Kepala Dinas dengan para staf dinas dan KUPTD se-Kecamatan Pringsewu ini bertujuan mempererat silaturahmi dalam rangka koordinasi internal dinas Kadis dengan seluruh staf dinas setempat yang tujuannya untuk mempermudah koordinasi tugas.

Memang Sejak dilantik pada 10/01 lalu sebagai Kadis Pendidikan Hasan Basri,SE belum pernah temu muka dengan para staf dinas setempat karena baru aktif 3 hari ini karena baru pulang dari umfoh, sementara Rapat Koordinasi digelar di aula rapat Dinas Pendidikan setempat, pada senin 04/02 kemarin. Selain Hasan Basri,SE Kepala Dinas hadir juga dalam rapat koordinasi tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Samsir Kasim,SE dan beberapa kepala bidang serta KUPT Pendidikan se Kabupaten Pringsewu, Per-

wakilan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) hadir juga koordinator pengawas, serta seluruh jajaran staf Dinas Pendidikan. Dalam sambutannya Hasan Basri,SE mengharapkan para pegawai dan guru tingkatkan disiplin kerja, artinya termasuk disiplin waktu dan disiplin berpakaian, karena dunia pendidikan itu sebagai tolak ukur kemajuan daerah. Dia juga mengharapkan. kedepan meningkatkan kedisiplinan karena dalam waktu dekat siswa akan menghadapi ujian akhir. HLD-04/13

Para peserta rapat koordinasi, KUPT Pendidikan Kecamatan se Pringsewu, MKKS dan Korwas serta para staf dinas pendidikan setempat.

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Unila Gelar Purnabhakti Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni

Jalin Silaturahmi Bersama Staf dan KUPTD

Hasan Basri,SE Kepala Dinas Pendidikan Pringsewu (tengah), sekretaris pendidikan Drs Hi Samsir Kasim,MPdI (kiri) Kabid Dikmen Disdik, Simbarani, (kanan).

kalangan siswa SMA, SMP, mahasiswa, dan umum. Acara tersebut bertujuan sebagai media update teknologi bagi para pelajar dan umum, khususnya bidang industri kreatif animasi dan game, guna menciptakan semangat Campus Entrepreneur. Ujar, Budi Kadaryanto S.Pd., M.A, saat ditemui usai seminar, Selasa (4/2) kemarin. Sementara, Togi Ferlianta selaku manager Western Digital menjelaskan spesifikasi hardware keluaran terbaru yang di luncurkan oleh WD Indonesia. Hardware tersebut antara lain hardisk yang memiliki 4 tipe yakni WD Blue, WD Green, WD Black, dan WD Red. Sedangkan update teknologi AMD terbaru disampaikan oleh Jenny Susanto. AMD memiliki keunggulan penggabungan dua otak prosesor dalam satu chip. Teknologi ini baru saja disempurnakan dan diluncurkan pada awal tahun 2014. Kata Togi Ferlianta. HL-04/10

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Bandarlampung, HL- Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Unila, menggelar acara purnabhakti yang dilaksanakan, Selasa, (4/ 2) di Gedung GSG Unila Bandarlampung. Kegiatan ini digelar sebagai penghormatan atas jasa para dosen yang telah mengabdi di Universitas Lampung. Di awal tahun 2014 ini, sudah terdapat tiga dosen yang memasuki masa pensiun. Mereka di antaranya yakni Dra. Edhita Gloria Simanjuntak, Drs. Imam Rejana, M.Si., dan Dra. Rosita S. Panjaitan, M.A. Dr. Muhammad Fuad, M.Pd. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, membuka secara resmi, acara purnabhakti dosen Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni tersebut. Dalam sambutannya tersebut, Fuad menyampaikan, bahwa saat ini terdapat tujuh belas dosen yang telah menyandang gelar doktor, tiga orang di antaranya adalah guru besar Universitas Lampung yang juga termasuk dalam jajaran anggota senat universitas. Tampak hadir dalam acara tersebut, Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Sugeng P Harianto, Prof. Djoko Kustono (Ketua SIPKD Pusat) dan beberapa staf Universitas Lampung, yang turur hadir memeriahkan acara tersebut. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Sugeng P Harianto mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini sangat berarti dan bermanfaat serta dapat dijadikan contoh. Rektor juga mengatakan seluruh civitas akademika Universitas Unila untuk melanjutkan perjuangan Dra. Edhita Gloria Simanjuntak dan mencontoh prestasi beliau, karena Universitas Lampung sebagai institusi pendidikan bertujuan menghasilkan insan yang cerdas dan berkualitas. HL-04/10. Email : haluanlampung@gmail.com


Rabu, 5 Februari 2014

Angka 8, Angka Cantik Sport,HL-Juan Mata membeberkan alasannya mengenakan jersey No 8 di Manchester United. Gelandang yang baru diboyong dari Chelsea ini mengaku sangat menyukai angka 8 yang dianggapnya sangat cantik. Awalnya, banyak kalangan yang sangat yakin Juan Mata akan mengenakan nomor keramat di MU, No 7. Maklum jersey dengan nomor ini selalu dikenakan pemain yang dianggap bintang di Old Trafford. Nomor keramat ini selalu dikenakan pemain yang akhirnya sukses menjadi legenda di MU. Jersey No 7 sempat mengibarkan nama George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, David Beckham dan Cristiano Ronaldo. Angka keramat ini menganggur setelah Antonio Valencia merasa ‘tak kuat’ menyandang status bintang. Sebelum Valencia, Michael Owen juga sempat mengenakan nomor ini, namun juga gagal. Mata dianggap sebagai sosok ideal untuk mewarisi angka keramat MU ini. Namun di luar dugaan Mata justru memilih nomor 8 yang ironinya, membuat beberapa pemain di MU bernasib “sial”. Sebelumnya, jersey No 8 MU dikenakan Anderson yang kini justru dipinjamkan ke Fiorentina. Sebelum Anderson, No 8 juga sempat dikenakan Wayne Rooney sebelum akhirnya memilih nomor 10. Angka Cantik Nomor ini juga sempat dikenakan Nicky Butt dan Paul Ince saat masih memperkuat MU. “Banyak yang bertanya kepada saya mengenai keputusan saya memilih nomor 8 di jersey saya,” kata Mata di blognya seperti dilansir Tribal. “Saya rasa ini angka yang cantik dan penting. Saya harap ini akan memberikan keberuntungan kepada saya,” lanjut pemain yang sukses memecahkan rekor transfer MU dengan nilai transfer mencapai 37,1 juta pounds ini. Namun, Mata dengan detail menjelaskan alasannya memilih nomor 8. “Secara kebetulan, itu menjadi hari ke delapan setelah saya meneken kontrak bersama MU. Hari yang sangat intens dan emosional.” Dalam kesempatan itu, gelandang mungil Spanyol ini juga mengaku sangat kerasan berada di rumah barunya, Old Trafford. “Saya sangat nyaman di lapangan bersama rekan setim saya,” tegas Mata.

Juan Mata Pilih Angka 8 Juan Mata membeberkan alasannya mengenakan jersey No 8 di Manchester United. Gelandang yang baru diboyong dari Chelsea ini mengaku sangat menyukai angka 8 yang dianggapnya sangat cantik. Awalnya, banyak kalangan yang sangat yakin Juan Mata akan mengenakan nomor keramat di MU, No 7. Maklum jersey dengan nomor ini selalu dikenakan pemain yang dianggap bintang di Old Trafford. Nomor keramat ini selalu dikenakan pemain yang akhirnya sukses menjadi legenda di MU. Jersey No 7 sempat mengibarkan nama George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, David Beckham dan Cristiano Ronaldo. Angka keramat ini menganggur setelah Antonio Valencia merasa

‘tak kuat’ menyandang status bintang. Sebelum Valencia, Michael Owen juga sempat mengenakan nomor ini, namun juga gagal. Mata dianggap sebagai sosok ideal untuk mewarisi angka keramat MU ini. Namun di luar dugaan Mata justru memilih nomor 8 yang ironinya, membuat beberapa pemain di MU bernasib “sial”. Sebelumnya, jersey No 8 MU dikenakan Anderson yang kini justru dipinjamkan ke Fiorentina. Sebelum Anderson, No 8 juga sempat dikenakan Wayne Rooney sebelum memilih nomor 10.

Sport,HL-Striker belia Swedia, Valmir B e r i s h a akhirnya resmi b e r g a b u n g dengan AS Roma pada bursa transfer Januari lalu. Pemuda keturunan Albania yang namanya mencuat sejak keluar sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia U-17 tahun lalu ini mengaku memang sudah lama bermimpi untuk g a b u n g Roma. Ia bahkan menolak m i n a t d a r i sejumlah klub besar lainnya, t e r m a s u k Borussia Dortmund Valmir Berisha dan Juventus. “Saya selalu ingin bermain di Italia walau keluarga saya kurang mendukung pilihan saya. “Selain Roma dan Dortmund, ada juga tawaran dari Sunderland, Hammarby, Werder Bremen, dan Juventus. Jebolan akademi Berisha ingin mewujudkan ambisinya untuk bisa bermain bersama dengan legenda klub, Francesco Totti. HL-bl/nt

Liga Spanyol

Raul Gracia Optimis Kandaskan Madrid Sport,HL-Laga ketat El Derbi Madrileno antara Atletico Madrid kontra Real Madrid akan tersaji di babak semifinal Copa Del Rey 2013-14. Tengah pekan ini (05/ 02), laga leg pertama akan dihelat di Santiago Bernabeu terlebih dahulu sebelum pekan depan ganti Atletico yang bertindak sebagai tuan rumah. Gelandang Los Rojiblancos, Raul Garcia mengungkapkan keyakinan bahwa timnya akan mampu mengandaskan Madrid di babak empat besar. Pemain 27 tahun ini juga menyatakan bahwa bermain di partai final sudah menjadi target Atletico sejak awal. “Real Madrid adalah tim yang kuat, performa mereka semakin luar biasa belakangan ini. Namun kami akan bertarung habis-habisan demi lolos ke final,” ungkap pemain kelahiran Pamplona ini. Atletico sendiri memiliki kenangan manis saat bertanding di Bernabeu awal musim ini. HL-bl/nt

Mata dengan detail menjelaskan alasannya memilih nomor 8. “Secara kebetulan, itu menjadi hari ke delapan setelah saya meneken kontrak bersama MU. Hari yang sangat intens dan emosional.” Dalam kesempatan itu, gelandang mungil Spanyol ini juga mengaku sangat kerasan berada di rumah barunya, Old Trafford. “Saya sangat nyaman di lapangan bersama rekan setim saya,” tegas Mata. HL-nt

Chamberlain, Protagonis The Gunners

Liga Italia

Tolak Juve dan Dortmund

Angka Cantik Nomor ini juga sempat dikenakan Nicky Butt dan Paul Ince saat masih memperkuat MU. “Banyak yang bertanya kepada saya mengenai keputusan saya memilih nomor 8 di jersey saya,” kata Mata di blognya seperti dilansir Tribal. “Saya rasa ini angka yang cantik dan penting. Saya harap ini akan memberikan keberuntungan kepada saya,” lanjut pemain yang sukses memecahkan rekor transfer MU dengan nilai transfer mencapai 37,1 juta pounds ini. Namun,

Sport, HL-Baru pulih dari cedera di awal Januari setelah menjalani masa rehat sejak bulan Agustus akibat cedera lutut, perlahan namun pasti, Alex Oxlade-Chamberlain mampu mem p e r l i h a t k a n perkembangan yang signifikan. Saat m e n j a m u Crystal Palace di pekan ke-24 Premier League, pemain yang kerap disapa Chambo ini mencetak dua gol, yakni di menit 47 dan 73. Yang mana dua gol ini membawa The Gunners menang 2-0 dan berhak menggeser Manchester City dati puncak klasemen. Mencetak gol utama dalam kemenangan tim, tentu hal yang san-

Alex Oxlade Chamberlain

gat membanggakan bagi Chambo. Sehingga sangat layak bila pemain berusia 20 tahun asal Inggris ini, menyandang predikat Man of the Match. “Ini –mencetak gol- adalah sesuatu yang selalu saya ingin hadirkan di setiap pertandingan. Jadi saya sangat senang bisa mencetak dua gol di pertandingan ini,” ujar Chambo usai laga, seperti dilansir Sportinglife, Senin (3/1/2014). “Selalu ada suka cita yang luar biasa saat mencetak gol di markas sendiri. Dan saya sangat senang bisa membantu klub saya meraih kemenangan,” terusnya. Tak hanya membanggakan apa yang dilakukannya dalam pertandingan tersebut.

Chambo juga memberikan pujian kepada lawannya, Crystal Palace. Baginya, Palace bermain sangat bagus di babak pertama dan diakuinya menyulitkan Meriam London. “Melawan Palace adalah laga yang tidak mudah karena mereka m e m b u a t kami kesulitan berkembang di babak pertama. Tapi di babak kedua kami tahu apa yang harus kami lakukan, dan k a m i bisa mengatur tempo l e b i h baik,”. HL-oz/nt

Lolos Champions, Target Minimal MU Sport,HL-Bagi Manchester United, memastikan diri lolos ke Liga Champions 2014/15 merupakan target minimal yang wajib diraih musim ini. Hal tersebut diungkapkan oleh bek 24 tahun Red Devils asal Inggris Chris Smalling. Musim lalu, United bersama Sir Alex Ferguson sanggup menjuarai Premier League nyaris tanpa kesulitan berarti. Namun, sekarang keadaannya bertolak belakang. United besutan David Moyes bahkan diragukan bisa

tampil di kompetisi antarklub paling elit Eropa musim depan. “Kami tak terlalu memikirkannya (masuk Liga Champions 2014/15), tapi kami semua tahu bahwa itu adalah target minimal yang harus kami wujudkan,” kata Smalling seperti dikutip Inside Futbol. “Semoga pemain-pemain yang cedera segera kembali fit agar kemenangan demi kemenangan bisa lebih mudah diraih,” pungkasnya. Hingga pekan ke-24, United masih tertinggal tujuh poin dari Liverpool di batas empat besar klasemen liga. Bu-

tuh perjuangan keras bagi mereka untuk naik ke p a p a n atas. Opsi lain untuk lolos ke Liga Champions adalah dengan menjadi juara musim ini. United memang ‘cuma’ kebagian lawan bernama Olympiacos di babak 16 besar. Namun, peluang untuk melangkah lebih jauh pun bakal berat apabila mereka dihadapkan pada tim yang jauh lebih kuat. HL-bl/nt David Moyes

Siaran Langsung Sepakbola Tanggal

Hari

Waktu

Event

Pertandingan

Live TV

05 Feb 2014

Rabu

19:00

Indonesia Super League

Persib Bandung vs Persita Tangerang

RCTI

05 Feb 2014

Rabu

20:30

Tur Nusantara

Persiba Bantul vs Indonesia U-19

SCTV

06 Feb 2014

Kamis

00:45

Eredivisie

Cambuur Leeuwarden vs PSV Eindhoven

Fox Sport

06 Feb 2014

Kamis

02:45

FA Cup

Preston North End vs Notyingham Forest

Bein Sport 2

06 Feb 2014

Kamis

15:30

Indonesia Super League

Pelita Bandung Raya vs Sriwijaya FC

RCTI

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


11

SAMBUNGAN Rabu, 5 Februari 2014

HALUAN LAMPUNG

Suttan ... Nenek Sadiyem yang merasa d i b o h o n g i pejabat BBWSMS dengan mengklaim tanah miliknya sudah dihibahkan untuk pembangunan embung/lumbung air. “Penggalangan uang koin, kami lakukan serentak di tiga wilayah Kabupaten Pringsewu yakni, Jl Jend S u d i r m a n tepatnya di depan kantor Polsek, Pemkab dan DPRD Kabupaten Pringsewu. Dari tiga titik itu, uang koin yang terkumpul Rp131 ribu, dan besok (hari ini, red) akan diserahkan langsung kepada Nenek Sadiyem,” kata Ketua Pemuda T i u h Tu h a Margakaya Kabupaten Pringsewu, Almutakin kepada HL, Selasa (4/2). Pria yang mendapat Gelar Suttan Paksi Kelana ini menyatakan, penggalangan uang ‘koin peduli’ Nenek Sadiyem tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas warga Pekon M a r g a k a y a terhadap N e n e k S a d i y e m yang h a r u s k e h i l a n g a n tanahnya, karena dibangun embung/lumbung air oleh pihak BBWSMS. “Coba berfikir secara akal sehat, apa mungkin Nenek Sadiyem yang rumahnya gubuk menghibahkan tanah-nya seluas ¼ hektare tersebut, untuk pembangunan embung/ lumbung air,” ujarnya. Oleh karena itu, dirinya

sambungan hal - 1 berharap pejabat pemkab dan DPRD Pringsewu jangan hanya diam bahkan terkesan tutup mata, terkait persoalan yang dihadapi N e n e k S a d i y e m . “Kami minta anggota dewan, dan pejabat di Pringsewu jangan hanya diam. Seyogyanya mereka, mencari solusi untuk m e m b a n t u N e n e k Sadiyem,” tukasnya. Sebelumnya, Kakon Totokarto, Sunarti mengakui telah berkoordinasi dengan pihak B B W S M S t e r k a i t hibah tanah untuk pembangunan embung/lumbung air di desa setempat. Ironisnya, surat itu bukan hibah tanah untuk pembangunan embung, tapi surat pernyataan N e n e k S a d i y e m yang menghibahkan tanah itu untuk anaknya yakni, Sunarto. Bahkan, Nenek Sadiyem mengaku ada pihak rekanan yang memberikan uang Rp500 ribu, karena telah menggunakan tanahnya seluas ¼ hektare untuk p e m b a n g u n a n embung. “Ada yang memberikan uang Rp500 ribu, tapi saya tidak tahu uang itu untuk apa,” katanya. Bahkan s e b e l u m n y a , Nenek Sadiyem (70) menyatakan, tanah miliknya seluas ¼ hektare telah dicaplok oleh oknum pejabat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung

untuk pembangunan proyek embung atau lumbung air tahun 2013. “Pejabat itu sudah berbohong, janjinya akan memberikan ganti-rugi tanah saya yang digunakan untuk pembangunan embung ini. Tapi, sampai saat ini janji itu belum juga diberikan,” kata Sadiyem kepada HL, kemarin. Dikatakan dia, ada pejabat d a r i B a l a i B e s a r Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung berjanji akan memberikan ganti rugi bila proyek embung dapat dibangun di lahan seluas ¼ hektare tersebut. Namun, sampai proyek selesai belum ada yang nongol untuk menepati janjinya,” imbuh dia. Sadiyem menyatakan, selain menggunakan tanah milikinya pengelola proyek embung/lumbung air juga sudah menebangan Pohon kelapa sebanyak 60 batang, pohon sawit 50 batang, pohon duren 2 batang dan pohon bambu satu rumpun. Jadi, lanjut dia, diharapkan kepada Pejabat Balai besar, pelaksana dan Kepala pekon (Kakon) Totokerto dapat menepati janji-nya untuk memberikan ganti rugi tanah milikinya yang digunakan untuk pembangunan embung. “Mereka jangan tutup telinga, mana janjinya yang mau memberikan ganti rugi

karena tanah itu di beli bersama a l m a r h u m suami saya,” tukas Sadiyem. **Klaim Hibah Seperti dirilis koran ini sebelumnya, Nenek Sadiyem (70) warga Pekon Totokerto, Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu harus kehilangan tanahnya seluas ¼ hektare. K a r e n a , t a n a h tersebut diklaim oleh pejabat Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) telah dihibahkan untuk proyek pembangunan embung/lumbung air sebesar Rp707.135.000 yang dialokasikan dalam APBNP 2013 lalu. Derita yang harus alami Nenek Sadiyem itu, disampaikan pihak oleh Besar W i l a y a h Sungai Mesuji S e k a m p u n g (BBWSMS) melalui surat klarifikasinya No: U M . 0 1 . 0 3 / S N V T-PJPAMS/AW/011 tertanggal 30 Janurai 2014, kepada SKH Haluan Lampung. Dalam surat yang ditandatangani oleh Ridwan Djahri S.Sos, selaku Pelaksana Administrasi a/n SNVT-PJPA Mesuji Sekampung dikatakan, bahwa pembangunan embung/ lumbung air di Pekon Totokerto Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu dilaksanakan berdasarkan usulan yang d i s a m p a i k a n masyarakat, berupa rencana kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Pekon (Ka-

Ida ... N o v i a n t y d a n Haidar Tihang untuk hadir dalam sidang mediasi berikutnya,” tukasnya. Sementara itu, Sahala selaku penggugat dalam konsep perdamain menyatakan prinsipnya dirinya Meminta tanah miliknya dikembalikan secara utuh. Namun, jika sekiranya t e r g u g a t yang telah menguasai, menduduki dan mendirikan bangunan rumah ingin tetap menguasai tanah tersebut, silahkan para t e r g u g a t membeli tanah t e r s e b u t dengan pasaran umum. “Kalau mereka mau tetap tinggal disitu ya boleh saja, tapi mereka harus beli tanah sesuai harga umum yang b e r l a k u , ” ujar Sahala didampingi Penasehat Hukumnya Tamrin Leman, SH dan Zainuddin, SH, usai persidangan kemain. Dia menambahkan jika para t e r g u g a t bersedia m e n g e m b a l i k a n tanah t e r s e b u t atau bersedia membeli tanah tersebut, maka dirinya tidak akan menuntut ganti rugi. Sementara itu, Penasehat Hukum Ida Novianty, Sutan Syahrir dan Patner, menyatakan dia akan berusaha untuk mendatangkan kliennya dalam persidangan mediasi berikutanya. “Kami akan b e r u p a y a , menghadirkan Ida Novianty dalam p e r s i d a n g a n

sambungan hal - 1 berikutnya,” tukas dia. **Gugatan Sahala Adapun alasan gugatan Sahala, yakni bahwa dirinya selaku penggugat adalah pemilik tanah seluas 5000 m2 yang terletak di pamatang Asahan Kelurahan Sukabumi I Kecamatan Sukarame, B a n d a r l a m pung. Sekarang beralamat di Kampung Sukajaya Kelurahan Sukabumi Indah Kota B a n d a r l a m p u n g sesuai dengan sertifikat hak milik (SHM) d e n g a n n o m o r : 10076/SKB (dibukukan tanggal 29 Agustus 1998) Kemudian, dirubah nomornya menjadi nomor :142/SKB tanggal 4 Sepetember 1998. Tanah tersebut, diperoleh penggugat membeli dari Sohari (Alm) sesuai Akta jual beli no:79/ Akta/1997. Kasus ini berawal pada tahun 1998 penggugat ada membeli sebidang tanah seluas 5000 m2 dari almarhum Sohari yang terletak di Kampung Sukajaya, Kelurahan Sukabumi, Bandarlampung dengan harga Rp 10 juta. Pada saat itu, Sohari mengatakan bahwa luas lahannya 25 ribu m2 yang berasal dari warisan orang tuanya sambil menunjukkan surat bukti kepemilikan. Pengguat meminta Sohari agar membuatkan bukti kepemilikan surat keteran-

KPU ... dalam hal Assiten I Bidang Pemerintahan, Fitter Syahbudin dan Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono akan berangkat siang ini ke Jakarta untuk berkonsultasi mengenai hal itu dengan Mendagri, Gamawan Fauzi. “Penundaan ini akibat masih adanya ketidaksepakatan antara KPU dan Pemprov Lampung terkait bunyi salah pasal dalam MoU tersebut. Ini akan kita dikonsultasikan lebih dulu ke Mendagri di Jakarta,” ujarnya. Menurut Berlian, perdebatan terjadi dikarenakan KPU sudah menjalankan tahapan pilgub sejak 2013 lalu. KPU mengartikan pasal tersebut bahwa tahapan pilkada a k a n d i u l a n g kembali. Ia menyatakan, pemprov dalam pembuatan pasal MoU itu sesuai dengan Su-

kon) Totokerto dalam suratnya No: 610/06/29/2000.02/ 2013, tertanggal 12 Januari 2013 yang ditandatangani oleh Kakon Totokerto, Sunarsih dan diketahui oleh Camat Adiluwih, Sukri. Dalam surat klarifikasi juga disebutkan, pembangunan embung/lumbung air tidak a d a d a n a pembeb a s a n l a h a n , hal ini d i k a r e n a k a n tidak ada alokasi dana untuk pembebasan lahan, karena dalam pembangunan embung diutamakan partisipasi aktif masyarakat dalam bentuk hibah tanah. “Pada saat sebelum pelaksanaan pekerjaan embung, petugas lapangan BBWSMS dan penyedia jasa yang akan melaksanakan pekerjaan embung telah melakukan sosialisasi kepada a p a r a t p e k o n dan masyarakat,” kata Ridwan. K e m u d i a n , lanjut dia, p e m b a n g u n a n embung/ lumbung air pada saat ini dalam masa pemeliharaan, oleh karena itu saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan di lokasi embung. Dan, bila ada kerusakan akan segera disampaikan kepada penyedia jasa karena masih dalam masa pemeliharaan, sehingga berdasarkan kontrak masih tanggungjawab sepenuhnya dari penyedia jasa. HL-03/HLD-13

g a n t a n a h (SKT) yang dipecah atas nama Sohari seluas 5000 m2. Surat SKT itu ditandatangani oleh Lurah Sukabumi dan diketahui oleh Camat Sukarame pada 25 Februari 1998. Berbekal surat itu, penggugat bermaksud ingin menggarap tanah tersebut, namun dihalangi oleh Saman (tergugat 1) yang mengaku tanah warisan orang tuanya. Penggugat akhirnya melaporkan Sohari ini kepolisi. Dalam persidangan, Sohari dinyatakan tidak terbukti bersalah melakukan penipuan oleh karena itu Sohari dibebaskan. Oleh, karena Sohari dibebaskan, maka jual beli antara penggugat dan Sohari dinyatakan sah. Akhirnya, penggugat mendaftarkan tanah tersebut ke BPN Kota Bandarlampung guna diterbitkan sertifikat hak milik (SHM). Setelah terbit, Sahala menyampaikan foto copy SHM kepada terguggat 1 melalui Lurah Sukabumi (turut terguggat III) dengan maksud untuk dikatahui. Lalu, pada 2002 tergugat I (Saman) diminta oleh terguggat II (Haidar Tihang) supaya tanah miliknya dijual, maka dibuatkanlah surat kuasa untuk menjual tanggal 8 Mei 2002. Berdasarkan surat kuasa itu, maka tanah tersebut seluas

sambungan hal - 1 rat Edaran (SE) Mendagri. “KPU minta pasal itu diubah. Kami tidak berani karena isi MoU dibuat berdasar aturan perundangundangan yang berlaku. Kami takut dapat melanggar aturan yang ada,” ujar dia. Berlian yang juga mencalonkan diri sebagai gubernur Lampung dari Koalisi PDI-P,PKB, PPP dan beberapa partai non parlemen itu membantah alotnya pembahasan MoU dikarenakan a d a n y a upaya menunda-nunda pelaksanaan pilgub. “Kami ingin pilkada Lampung berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, demi Lampung yang lebih baik ke depan,” kata dia. Sementara Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono mengatakan, ada perbedaan pendapat antara

KPU dengan Pemprov Lampung soal redaksional isi MoU itu yang cukup krusial. KPU meminta kalimat “serta” dalam pasal itu dihapus dan ditambah dengan kalimat “dapat”. Menurut Nanang, pihaknya juga mempertanyakan, staf ahli Gubernur Lampung mengusulkan penambahan kata ‘dapat‘, sehingga kalimatnya pencairan dana hibah dilakukan paling lambat satu bulan tahapan persiapan dimulai. Sedangkan KPU sudah m e m u l a i tahapan pilgub sejak April 2013 lalu. “Kita berharap penandatanganan MoU itu tidak tertunda terlalu lama agar tahapan pilgub Lampung bisa segera dilanjutkan dan pemungutan suara Pilgub Lampung dapat berlangsung sebelum Pileg 9 April 2014,” ujarnya. HL-06

12.000 m2 yang belakangan milik Sohari (Alm) dan bukan milik tergugat I dan didalamnya termasuk milik penggugat seluas 5000 m2 dijual kepada terguggat III (Ida N o v i a n t i ) seharga Rp125 j u t a y a n g pembayarannya diterima oleh terguggat II. Oleh Haidar Tihang, uang dibagi-bagikan kepada Lurah, tua tua kampung dan s i s a n y a diberikan kepad tergugat I sebesar Rp14 Juta dan Rp39 Juta diambil tergugat II. Merasa dirugikan, tanah miliknya dijual, penggugat akhirnya m e l a p o r k a n masalah ini kepolisi.Perkara ini berlanjut hingga pengadilan. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI nomor 1659 K/PID/2007 tertanggal 30 Maret 2009 yang aman putusannya menyatakan Saman (tergugat 1) dan Haidar Tihang (tergugat II dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyangkut

tanah. Keduanya divonis masing-masing selama satu tahun penjara, namun sampai putusan ini keluar kejaksaan belum melakukan eksekusi. Pada 2012, penggugat memeriksa tanah, namun t e r n y a t a tanah sudah dikuasai beberapa orang dan diatas lahan berdiri 10 bangunan rumah dan masjid. “ B a h w a untuk mendirikan bangunan rumah dan masjid tersebut atas izin Walikota Bandarl a m p u n g atas sepengetahuan Camat Sukabumi serta Lurah Sukabumi Indah sebagai pamong setempat. Akibat perbuatan tergugat dan t e r g u g a t , p e n g g u g a t mengalami kerugian material sekitar Rp1 miliar. Selain kerugian material, penggugat juga mengalami kerugian imaterial karena tersitanya waktu tenaga dan pikiran karena tidak dapat menguasai objek sengketa yang tidak dapat dinilai dengan uang. HL-03/05

Marquez Tercepat Sport, HL-Juara bertahan Marc Marquez keluar sebagai pebalap tercepat pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2014. Valentino Rossi tampil menjanjikan dengan menempati posisi kedua. Pada ujicoba yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (4/2/ 2014), Marquez mendapat persaingan ketat dari Rossi sebelum akhirnya menutup sesi dengan catatan waktu terbaik 2 menit 0,286 detik dan melahap 62 lap. Rossi sukses mempertahankan posisinya dengan 0,518 detik lebih lambat dari pebalap Honda Repsol itu, diikuti oleh Dani Pedrosa dan rekan setimnya Jorge Lorenzo untuk melengkapi empat besar. Pebalap-pebalap Forward membuat start impresif dengan menempatkan Aleix Espargaro di posisi ketujuh di belakang Alvaro Bautista dan Stefan Bradl.HL-dtk/nt

Pak ...

sambungan hal - 1

rakyat yang tinggal di Sumatera dan rakyat yang tinggal di Pulau Jawa. Kalau di Sumatera rakyat sangat welcome alias gembira kehadiran proyek besar apalagi jalan tol maupun jalan rel KA. Mereka pun merelakan tanahnya dibebaskan, bahkan ada yang dihibahkan. Namun sangat berbeda di Pulau Jawa, kehadiran proyek besar apalagi dengan pembebasan lahan pertanian atau perkampungan sering ditentang masyarakat. Karena lahan itulah satu-satunya sumber hidup. Kalau sampai digusur, rakyat setempat terpaksa harus berangkat transmigrasi ke luar Jawa. Sebab di Jawa penduduknya sangat padat dan lahannya sempit. Kalau sudah hadir proyek besar maka harus siap-siap bedol desa seperti yang dilakukan warga Wonogiri ke Sitiung Sumatera Barat, karena tanahnya terkena proyek waduk Gajah Mungkur maupun rakyat Boyolali terkena waduk Kedung Ombo. Di Lampung masyarakat justru sangat senang hadirnya mega proyek karena akan meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan penyerapan lapangan kerja baru. Justru harapan rakyat inilah sering dikecewakan oleh pemerintah pusat, tak terkecuali gubernur. Situasi sekarang memang sangat jauh berbeda dengan di jaman Orba Soeharto. Begitu proyek sudah dicanangkan langsung jalan, keppres keluar, proyek langsung digarap. Karena itu pembangunan fisik sangat majut pesat saat itu. Di era sekarang pemerintah pusat selalu berfikir KGB (Kagek Bae) dan banyak NATO (Not Action Talking Only) alias omong doang, tidak berani berbuat. Presiden SBY memang pemimpin yang sangat peragu dan sering mengeluh, sehingga wajar negeri ini banyak bencana.

Kasus ...

sambungan hal - 1

kasus pemalsuan dokumen dahulu, kalau sudah ada baru tipibanknya,” pungkasnya. Namun, demikian, Osep, mengaku polisi dalam mengusut kasus ini cukup profesional. “Saya menganggap polisi dalam mengusut kasus ini cukup profesional,” ujarnya. Dia juga berharap selain menetapkan Melin Haryani Wijaya sebagai tersangka, pejabat BRI yang menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dan fihak bank yang terkait dengan penyaluran pinjaman KBB Financing dari Bak BRI ke NPA yang dimulai sejak tahun 2006 juga harus ditetapkan sebagai tersangka. “Para pejabat BRI yang terlibat harus dijadikan tersangka, karena mereka juga melanggar prinsif kehati-hatian yang menjadi prinsif dasar disetiap bank,” beber Osep dari Kantor Penasehat Hukum Dedy Mawardi & Patner itu. “Polda Bakal periksa pejabat BRI,” tegasnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Melin Haryani Wijaya, sudah pernah dipanggil penyidik Polda Lampung untuk dimintai keterangan. Namun, dia tidak datang dengan alasan sakit. Untuk itu, penyidik berencana akan memanggil kembali Melin. “Jika tidak datang juga makan akan dijemput paksa,” ujar salah seorang penyidik. Selain temuan Polda, petinggi PT NPA ternyata juga dilaporkan Misno, Warga Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu dengan nomor laporan polisi: LP/B-625/XII/2013/LPG/SPKT tanggal 11 Desember 2013 terkait pemalsuan surat. **Pejabat BRI Kelima Pejabat BRI yang bakal diperiksa diantaranya Deni Apriyanto, selaku pemutus Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) Join Financing antara BRI Palembang dengan PT Natar Perdana Abadi (NPA), Santo Pariatmo, Kacab Bank BRI Telukbetung Tahun 2016, HM.Sutoyo, Mantan KaKanwil BRI Palembang (2006) dan Radiyanto, Mantan Kakanwil BRI Palembang (2007). HL-05

Buka ...

sambungan hal - 1

usia perkawinannya baru seumur jagung harus berujung di meja pengadilan. Mengantisipasinya, pasangan artis Bunga Citra Lestari dan Asraf Sinclair berusaha menjaga hubungannya agar tetap hangat layaknya masih berpacaran. “5 tahun lebih (menikah), sama hubungan jarak jauh 7 tahun lebih. Mau kayak gimana hubungan pasti ada kekurangan dan kelebihannya. Apalagi sudah nikah pasti sibuk sendiri-sendiri. Kami nggak mau larut sama hal-hal itu terus. Kami mau, terus seperti pacaran,” kata Bunga ditemui di Hotel Darmawangsa, Jakarta. Demi menjaga keharmonisan dan kehangatan hubungannya dengan sang suami, Bunga memperhatikan detaildetail kecil yang ternyata justru menimbulkan kesan tersendiri bagi Asraf. Kencan malam, mendengarkan lagu favorit bersama, atau sekedar tampil rapi di hadapan pasangan adalah salah satu cara keduanya menghangatkan hubungan. “Nikah itu bikin nyaman. Simple thing. Dia bangunin sudah rapi, sudah mandi, sudah wangi. Wow, it’s suprise,” kata Asraf. Menjadikan momen-momen special seperti anniversary, ulang tahun, atau Valentine sebagai saat yang romantis memang mutlak perlu. Namun, keduanya juga berpendapat bahwa lewat hal-hal kecil yang dilalui sehari-hari jauh lebih menjanjikan agar hubungan dengan pasangan tetap intim. “Itu penting bagi hubungan jadi nggak monoton. Adakalanya mengubah momen-momen rutinitas untuk survive agar hubungan rumah tangga tetap happy,” ujar Bunga. HL-03/net

Warga ... Risky menambahkan, akibat kejadian yang menimpa rumah Eki, saat ini korban merasa tidak nyaman dan usaha yang mereka kerjakan juga t e r h e n t i . “Seharusnya, Hotel Horison memasang jaring pengaman supaya rumah yang ada disekitarnya tidak terkena material gedung berlantai 14 tersebut. Tapi, standar tidak dilakukan oleh perusahaan,” tegasnya. Peristiwa hujan semen dari Hotel Horizon yang menimpa rumah Eki terjadi jadi pada Kamis 23 Januari

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

sambungan hal - 1 2014 lalu, sekitar pukul 17.00 WIB, di Jalan Jendral Suprapto No 78, Kelurahan Pelita, K e c a m a t a n Tanjungkarang Pusat. Akibatnya, korban menderita kerugian barang-barang berupa perabotan rumah tangga, alat-alat elektronik dan bangunan rumah hancur. Kerugian ditaksir sekitar Rp100 juta. Surat laporan polisi dengan nomor: TBL/B-1/441/ II/2014/LPG/RESTA BALAM tertanggal 4 Februari 2014. S e m e n t a r a itu, Ikrom alias Eki, pemilik rumah, pada saat kejadian mereka

sedang bedara di dalam rumah. Namun, entah kenapa pada sore hari tersebut, tiba-tiba curan semen cor dari Hotel Horison menimpa rumahnya. Akibatnya, mereka yang berada didalam rumah panik. Akibat siram semen t e r s e b u t , hampir semua barang yang ada dirumahnya rusak parak. “Ada lap top, ponsel, kipas angin tempat tidur dan masih banyak banrang lagi yang rusak parah tersiram semen tersebut,” ujar Ikrom saat ditemui Haluan Lampung, d i r u m a h n y a ,

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Minggu (2/2) sore. Dia juga menambahkan, saat kejadian ada juga 4 orang tersiram semen saat berada didalam rumah yakni Eka, Siska, Rika dan Mega. Kasus ini sudah dilaporkan ke Manajement Hotel Horison. Joni, selaku Manager Lapangan Hotel Horison menyatakan siap mengganti semua kerugian yang kami alami. Namun, faktanya janji-tinggal janji. “Barang kami yang sudah didata dan mereka bawa, tapi penggantinya nggak ada s a m p a i sekarang,” bebernya.HL-05

Email : haluanlampung@gmail.com


Rabu,

Membangun Semangat Baru 5 Febuari 2014

Haluan Lampung Website : haluanlampung.com Email : haluanlampung@gmail.com

Mobil Murah Agya-Ayla Jakarta, HL-Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai produsen mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC), terus berupaya meningkatkan kandungan lokal di Agya dan Ayla. “Komponen lokal Ayla dan Agya akan mencapai 88 persen sampai akhir tahun ini. Kami bakal terus meningkatkan komponen lokalnya di masa mendatang,” kata Presiden Direktur PT ADM, Sudirman MR dalam keterangan tertulis, hari ini. Menurut Sudirman dengan dimulainya ekspor Agya ke Fil-

ipina, menjadi bukti program pemerintah terkait LCGC telah berjalan baik untuk memenuhi pasar domestik maupun ekspor. “Pencapaian ini semakin mengukuhkan produk ADM telah memenuhi standar kualitas global sehingga bisa diterima pasar internasional,” ujar dia. Sebelumnya, Menteri Perindustrian RI, MS Hidayat berharap varian LCGC milik ADM harus mencapai konten lokal hingga 100 persen, baik untuk Ayla maupun Agya, dan diharapkan dapat tercapai dalam waktu lima tahun. HL-03/net

c m y k

Nissan Poles Tampilan Juke

PPATK Pantau Rekening Caleg KOMISI Pemilihan Umum (KPU) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengikat kerjasama dengan menandatangani nota kesepahaman, Selasa (4/2) . PPATK kini bisa lebih leluasa memantau rekening partai politik dan caleg peserta Pemilu 2014. “Kami bisa saja bekerja tanpa MoU, tapi akan butuh waktu lama dalam memperoleh informa-

si,” kata Kepala PPATK Muhammad Yusuf di Gedung KPU, Jakarta. Oleh sebab itu, PPATK merasa terbantu dengan nota kesepahaman ini. Yusuf mencontohkan, tanpa MoU, apabila ada laporan mas-

yarakat terkait seorang caleg yang diduga menggunakan dana kampanye ilegal, PPATK akan kesulitan melakukan pelacakan. PPATK bahkan harus menyebar surat ke seluruh perbankan di Indonesia hanya untuk mengetahui nomor rekening caleg yang dilaporkan itu. “Nomor rekening sangat penting bagi PPATK. Begitu informasi valid, kerja kami terbantu,” ujar Yusuf.

MoU dengan KPU juga memungkinkan PPATK menghubungi KPU jika menerima laporan tentang caleg bermasalah. Lewat KPU, PPATK langsung bisa mendapat data mengenai nama, nomor telepon, tanggal lahir, sampai alamat caleg terkait. “Kami juga sekarang bisa mendapat informasi rekening pengurus inti partai politik,” kata Yusuf. PPATK tidak mungkin bekerja sendiri dalam memantau

transaksi keuangan Pemilu 2014. PPATK butuh bantuan informasi dari penyelenggara pemilu dan media sehingga informasi yang mereka serahkan kepada penegak hukum bisa komprehensif. “Dengan MoU ini, kita bisa berhasil. Ada komitmen bersama mewujudkan pemilu jujur dan adil dengan orang-orang yang berintegritas. Pemilu tidak berhenti pada seremonial belaka,” ujar Yusuf. HL-03/net

Fenomena Letusan Enam Gunung Terhebat Jakarta, HL-Gunung layaknya pemimpin, berdiri paling tinggi membawahi semesta yang hidup tentram di bawahnya. Bentuk piramidnya, melengkapi lanskap dengan sempurna. Saat cuaca bersahabat, gunung ramah didaki, menjajakan wahana bagi petualang. Tiba pada satu titik, gunung mengeluarkan kepulan asap, seakan bersiap memuntahkan lahar panas mematikan. Letusan hebat pernah terjadi di Gunung Merapi, Indonesia. Dampaknya tak hanya menghampiri penduduk, tapi juga mempengaruhi iklim, mengubur peradaban yang dulu ada, serta mengacaukan perekonomian. Menjelajah gunung berapi di seluruh dunia, setidaknya ada enam fenomena letusan hebat yang pernah terjadi. Berikut ini ulasannya. Gunung Thera Gunung ini meletus pada

1600 SM, menghancurkan kotakota di sekitar, sekaligus memusnahkan peradaban Minoan. Ledakan hebat Zaman Perunggu itu mengirim abu vulkanik setinggi 22 mil ke atmosfer, kemudian berhembus hingga ke daratan Turki, Mesir dan Laut Hitam. Selanjutnya, rombongan abu panas terbawa arus ke Laut Aegean, menyebabkan tsunami besar dan menghancurkan wilayah pesisir pulau-pulau Yunani. Gunung Vesuvius Merupakan salah satu gunung berapi paling berbahaya di dunia, amarahnya pada tahun 79 SM, melenyapkan 3 juta populasi di dekatnya. Vesuvius telah menunjukkan tanda-tanda sebelum letusan besar, yang paling dramatis adalah gempa bumi kuat 17 tahun sebelumnya. Dalam beberapa jam setelah letusan, kota-kota dikubur abu

vulkanik, matahari terkurung hingga wilayah itu gelap gulita. Abu juga menimbun Kota Pompeii, menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Gunung Tambora Letusan dashyat berikutnya singgah di Indonesia. Kali ini datang dari Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat. Tahun 1815, Tambora memuntahkan magma yang mengakibatkan perubahan iklim. Volume magma sekitar 24 kilometer kubik, lalu ada beberapa juta ton sulfur dioksida yang dikeluarkan dari perutnya. Selama penggalian arkeologi tahun 2004, tim menemukan sisa kebudayaan yang terkubur oleh letusan tahun 1815 di kedalaman 3 meter, pada endapan piroklastik. Artefak ditemukan pada posisi yang sama ketika terjadi letusan pada tahun

1815. Ciri-ciri inilah yang menyebabkan temuan sering disebut sebagai Pompeii dari timur. Gunung Krakatau Masih berkutat di wilayah Indonesia, letusan berikutnya dimiliki Gunung Krakatau pada 1883. Kejadian ini menimbulkan kebisingan dan gelombang ke seluruh dunia. Letusan menciptakan awan abu setinggi 37 mil, “menutup” langit pulau Jawa dan Sumatera, serta menewaskan hingga 36.000 orang. Ketika gunung meletus, populasi manusia sudah cukup padat, sains dan teknologi telah berkembang, telegraf sudah ditemukan, dan kabel bawah laut sudah dipasang. Semua itu menunjukkan bahwa teknologi informasi sedang tumbuh dan berkembang pesat. Gunung Pelee Gunung Pelee di Pulau Ka-

ribia, Martinique, meletus pada 1902. Telah disebut sebagai bencana gunung berapi terburuk dari abad keduapuluh. Dilansir randomhistory, lebih dari 30 ribu orang diperkirakan tewas dalam letusan itu. Aliran lava piroklastik melesat menuju pusat kota St Pierre, di bawah waktu satu menit menghancurkan segalanya dengan seketika. Namun St. Pierre telah hidup kembali, dan berkembang pesat menjadi daerah pariwisata. Gunung Eyjafjallajökull Baru saja terjadi pada 2010, abu vulkaniknya membatalkan 10 ribu penerbangan yang membawa 10 juta penumpang selama beberapa minggu. Kekacauan perjalanan ini belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh Eropa dan dunia. Membuat kerugian miliaran Euro, serta merosotnya perekonomian. HL-03/net

Jakarta, HL-Nissan dikabarkan siap memamerkan crossover andalannya, Juke, dengan tampilan lebih segar di ajang Paris Motor 2014, Oktober mendatang. Melansir Worldcarfans dan Inautonews, Selasa (4/2) Juke versi facelift (perubahan ringan) tertangkap kamera sedang diuji coba oleh Nissan di jalanan. Meski diselimuti kamuflase kemungkinan besar Juke Facelift akan mengalami perubahan pada bagian depan (grille, bemper dan lampu) - membuatnya menyerupai generasi terbaru Nissan Qas-

hqai. Kemudian di ujung belakang (lampu dan bemper), spion, roda dan beberapa perubahan kecil di dalam kabin. Juke facelift dikabarkan mendapatkan revisi di sektor dapur pacu, yakni mesin baru 1.2 liter DIG-T bertenaga 115 hp dan torsi puncak 140 lb-ft. Mesin itu menggantikan 1.6 liter naturally-aspirated pada model sebelumnya. Juke terbaru ini diharapkan menjadi jawaban untuk menghindari kejenuhan konsumen terhadap suatu model. HL-03/net

GAK Berstatus Waspada Jakarta, HL-Indonesia tengah berduka, baru saja memasuki bulan kedua di tahun 2014 rentetan bencana alam sudah terjadi di sejumlah daerah. Korban jiwa, korban luka serta kerugian harta benda berjatuhan dan hanya menyisakan air mata. Mulai dari banjir bandang di Sulawesi Utara, banjir di Ibu kota Jakarta dan sejumlah wilayah lainnya hingga erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Indonesia juga terletak berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik aktif dunia yakni Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Ring of fire dan berada di pertemuan tiga lempeng tektonik menempatkan negara kepulauan ini berpotensi terhadap ancaman bencana alam. Tidak hanya bencana alam sebagai ancaman, tetapi juga bencana nonalam sering melanda Tanah Air seperti kebakaran hutan dan lahan, konflik sosial,

maupun kegagalan teknologi. Ditambah lagi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa 19 gunung api di sejumlah penjuru di Tanah Air tengah menggeliat dan berstatus waspada. Kepala Pusat Data Humas dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pada saat ini dari 127 gunungapi aktif di Indonesia, ada satu gunung berstatus Awas (level IV) yaitu Gunung Sinabung sejak 24 April 2013. Selain itu, ada tiga gunung berstatus Siaga (level III) yaitu Karangetang, Lokon dan Rokatenda. Ditambah lagi, ada 19 gunung status Waspada (level II) yaitu Kelud, Raung, Ibu, Lewotobi Perempuan, Ijen, Gamkonora, Soputan, Sangeangapi, Papandayan, Dieng, Seulewah Agam, Gamalama, Bromo, Semeru, Talang, Gunung Anak Krakatau (GAK), Marapi, Dukono, dan Kerinci. HL-03/net

c m y k

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Email : haluanlampung@gmail.com

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Haluan Lampung - Rabu, 5 Februari 2014  

Haluan Lampung - Rabu, 5 Februari 2014

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you