Issuu on Google+

Rabu

29 Januari 2014 Edisi-093 / Thn-2 Harga Eceran : Rp.3.000,-

.

Membangun Semangat Baru

Kantor KPU Diserbu Massa

Kabar Haluan

Simulasi Pengamanan Pileg April 2014

OLEH : Hengki Ahmat Jazuli

Mustafa Ketua Golkar Lampung Wakil Bupati Lampung Tengah Mustafa telah dilantik sebagai Ketua DPD Tk II Partai Golkar disaksikan Ketua DPP Aburizal Bakri dan Ketua DPD Tk I Lampung Alzier Dianis Thabrani di Gunung Sugih kemarin. Pelantikan yang sangat luar bisa meriah ini dihadiri 10 ribu massa dan kader beringin yang datang dari seluruh penjuru Kabupaten Lampung Tengah dan dari propinsi. Yang melantik Mustafa justru dilakukan oleh Ahmad Pairin yang juga bupati sebagai Ketua I DPD Golkar Provinsi Lampung, sekaligus pasangan nya dalam pilkada lalu. Tak dapat dipungkiri bahwa Lampung Tengah merupakan basis massa Golkar yang sangat diperhitungkan. Pada pemilu legislatif lalu untuk kursi DPRD Tk I Lampung, kabupaten ini mendapat dua kursi, sedangkan kabupaten lain cuma satu kursi. Begitu pula kursi DPR-RI mampu meraih dua kursi dengan digabung kabupaten lainnya. Dilantiknya Mustafa sebagai tokoh muda asli putra daerah Lampung

Baca “ MUSTAFA ” Hal -11

Oknum Anggota DPRD Terlibat Kasus Asusila B a n d a r l a m p u n g , HLKapolda Lampung, Brigjen Heru Winarko mengatakan kasus asusila terhadap anak p e r e m p u a n berumur 14 tahun yang diduga melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) akan diusut sampai t u n t a s , tidak akan tebang pilih dalam penanganannya. “Untuk perkara asusila memang penyelidikannya dilakukan secara tertutup, meskipun begitu kasus ini akan diusut tuntas hingga penetapan tersangka,” kata Kapolda. Ia mengatakan penyelidikan kasus ini harus hati-hati, sebab ini m e n y a n g k u t pisikologis korban. Namun demikian, menurut dia, kasus ini tetap berjalan sesuai dengan tahapan penyelidikan dan saat ini tengah dilakukan pemeriksaan oleh tim. “Apabila semua unsur terpenuhi tersangkanya akan ditetapkan, sebab un-

tuk kasus a s u s i l a tidak harus terbuka penyelidikannya,” katanya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulityaningsih mengatakan untuk kasus asusila yang dilakukan terhadap korban sebut saja bunga umur 14 tahun yang dilakukan oleh 11 orang, salah satunya diduga oknum a n g g o t a DPRD Lamtim dan saat ini tengah masuk tahap pemeriksaan saksi. “Sejumlah saksi tengah kami periksa dalam tahap penyelidikan, untuk kasus seperti ini membutuhkan waktu yang cukup lama,” katanya. Ia menyebutkan hasil visum terhadap korban, baru diketahui hari ini oleh penyidik. Saksi dari beberapa pihak telah dipanggil. “Dua orang saksi telah kami periksa, kami juga telah m e l a y a n g k a n surat panggilan kepada sejumlah

Baca “ OKNUM ” Hal -11

Hal - 4

Website : haluanlampung.com

Alumni FH Unila Launching Karyanya

.

Sekaligus 100 Buku Karya Dosen

Sidang Perdana ‘Istri Berlian’

.. .

Kuasa Hukum Mewakili Tergugat Sidangnya Berlangsung 30 Menit Hakim Lanjutkan Sidang 4 Februari

c m y k

SIDANG perdana gugatan perdata Sahala Lumban Gaol terkait tuntutan ganti rugi tanahnya seluas 5000 m2 yang terletak di pamatang Asahan Kelurahan Sukabumi I Kecamatan Sukarame, Bandarlampung. Tidak dihadiri tergugat. Pasalnya, Hj Ida Novianty yang juga istri Sekdaprov Lampung, Berlian Tihang sebagai tergugat dan Walikota Bandarlampung, Herman HN sebagai pihak tergugat tidak menghadiri sidang.“Dari 17 orang tergugat dan turut tergugat yang hadir cuma 10 orang saja. Ida Novianti dan Walikota Bandarlampung tidak bisa hadir dan diwakilkan kuasa hukumnya,” kata Ketua Majelis Hakim Poltak Sitorus dalam persidangan perdata yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Selasa (28/1). Poltak berharap ada perdamaian dalam masalah ini. Jangan sampai Baca “ SIDANG ” Hal -11

Jeritan Nenek Sadiyem

.. Tanahnya Pejabat BBWSM Dituding Berbohong Untuk Pembangunan Embung . Anggaran Proyek Rp707 Juta Pringsewu, HL-Rakyat kecil kembali menjadi korban, oknum pejabat plat merah. Kali ini, j e r i t a n ketidak adilan disampaikan oleh Nenek Sadiyem (70) warga Pekon Totokerto, Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu. Pasalnya, tanah miliknya seluas ¼ hektare telah dicaplok oleh oknum pejabat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung untuk pembangunan proyek embung atau l u m b u n g air tahun 2013. “Pejabat itu sudah berbohong, janjinya akan memberikan ganti-rugi tanah saya yang digunakan untuk pembangunan embung ini. Tapi, sampai saat ini janji itu belum juga diberikan,” kata Sadiyem kepada HL, kemarin. Dikatakan dia, ada pejabat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung berjanji akan m e m b e r i k a n ganti rugi bila

proyek e m b u n g dapat dibangun di lahan seluas ¼ hektare tersebut. Namun, sampai proyek selesai belum ada yang nongol untuk menepati janjinya,” imbuh dia. Sadiyem menyatakan, selain menggunakan tanah milikinya pengelola proyek embung/lumbung air juga sudah menebangan Pohon kelapa sebanyak 60 batang, pohon sawit 50 batang, pohon duren 2 batang dan pohon bambu satu rumpun. Jadi, lanjut dia, diharapkan kepada Pejabat Balai besar, pelaksana dan Kakon Totokerto dapat menepati janjinya untuk m e m b e r i k a n ganti rugi tanah m i l i k i n y a yang digunakan untuk pembangunan embung. “Mereka jangan tutup telinga, mana janjinya karena tanah itu di beli bersama almarhum suami saya,” tukas Sadiyem. Sadiyem

Baca “ JERITAN ” Hal -11

Proyek Gedung Indoor Bermasalah

.. Pejabat PU Bandarlampung Mangkir Hearing Melanggar Perpres 70 dan PP 58 . Komisi CAmbil Sikap Tegas

Alamat Redaksi

H. ZULKIFLI ANWAR Anggota DPR - MPR RI Dapil Lampung 1

Hal - 9

in depth n ews news

Berlian Mansyur

Haluan Lampung Email : haluanlampung@gmail.com

M E N Y I K A P I carut-marut proyek fisik dan dugaan penyimpangan proyek pembangunan gedung Indoor (Lapangan Tenis) di Pahoman yang dikelola melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandarlampung Tahun 2013, Ketua Komisi C DPRD Kota Bandarlampung, Berlian Mansyur, m e n g a t a k a n jika pekerjaan proyek tersebut melanggar aturan dan pihaknya segera akan

mengambil sikap. Dikatakannya, bahwa pihak PU sebelumnya sudah diundang untuk diadakan Hearing terkait permasalahan tersebut, namun hingga saat ini tidak satupun dari mereka yang menmghadirinya. “Bagaimana kita akan bertanya, diundang hearing saja mereka tidak datang,” ujar Berlian Mansyur, Selasa (28/1). Terkait dengan pembangunan gedung Indoor yang

: Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

molor dan telah diresmikan Walikota, Ketua Komisi C ini dengan tegas mengatakan jika proyek pembangunan itu telah melanggar aturan. “Itu jelas melangga Perpres 70 dan PP 58 tentang pengelolaan keuangan daerah. Dan kami akan segera m e n i n d a k l a n j u t i n y a kembali guna mengundang pihak

Baca “ PROYEK ” Hal -11

Kepsek Akui Gunakan Baja Ringan PT SBK

..

Ternyata KPUTD Terima Fee Harga Baja Ringan Rp175 Ribu

B a n d a r l a m p u n g , HLSejumlah kepala sekolah (Kepsek) SD di Kabupaten Pringsewu yang menerima kucuran Dana A l o k a s i Khusus (DAK) tahun 2013, mengakuipembangunan rehap atap sekolahnya menggunakan baja ringan milik PT Surya Baja Kencana (SBK). “Memang benar, sekolah kami menggunakan baja ringan milik SBK. Harganya Rp175 ribu/meter dengan volumen 390 meter untuk tiga ruang kelas,” kata salah satu Kepsek SD di Kecamatan Pringsewu yang minta namanya tidak disebutkan dalam koran, Selasa (28/1). Namun, lanjut dia, dirinya tidak tahu jatah fee yang diberikan pihak PT SBK kepada KUPTD. “Saya tidak

tahu jumlahnya, tapi semua kepala sekolah dikumpulkan oleh KPUTD. Soal jumlahnya pastinya saya tidak tahu, tapi K U P T D tetap diberikan fee dari hasil pembelian b a j a r i n g a n itu,” ujarnya. Ditempat terpisah, Kepsek SMPN 2 Gadingrejo Timbul Suseno menyatakan, pembangunan atap gedung di sekolahnya tidak membeli baja ringan dari PT SBK. “Memang benar, ada tiga perusahaan baja ringan yang menawarkan kepada sekolah kami. N a m u n , dalam musyawarah bersama komite sekolah disepakati membeli baja ringan secara global di perusahaan CV Abadi yang ada

Baca “ KEPSEK ” Hal -11

dibalik layar

Seribu Tokoh GUB E R N U R Lampung, Sjachroedin ZP menghadiri acara silat u r a h i m antara Aburizal Bakrie (ARB) d e n g a n para tokoh adat dan a g a m a di aula Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Rycko Menoza SZP. “Saya datang Sjachroedin ZP ke sini s e b a g a i g u b e r n u r dan bangga terhadap Pak Aburizal, bukan kampanye,” kata pria yang lahir di Tanjungkarang pada 7 Februari 1947, Selasa (28/1). Namun, kata mantan Kapolda Sumsel itu,

Baca “ SERIBU ” Hal -11 Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

c m y k


EKONOMI

2

Rabu, 29 Januari 2014

HALUAN LAMPUNG

Pekerja Pelindo II Demo Kejati Minta Penetapan Tersangka Dikaji Berharap Kejaksaan Dapat Profesional GUNA mempertanyakan penetapan rekan mereka menjadi tersangka dalam kasus pencemaran lingkungan, puluhan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) II Pelabuhan Panjang Bandarlampung melakukan aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung. Puluhan orang yang berunjuk rasa di depan Kantor Kejati Lampung, di Bandarlampung, Selasa (28/1), meminta teman kerja mereka, Acmad Yoga Suryadharma selaku Direktur Teknik PT Pelindo II Lampung, yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas pencemaran lingkungan akibat pengerukan yang dilakukan PT Pelindo, agar dapat dipertimbangkan oleh Kejati Lampung. “Kami perlu sampaikan bahwa pengerukan yang dilakukan PT Pelindo II Cabang Panjang pada tanggal 17 November 2012, sedangkan kematian ikan di perairan Teluk Lampung terjadi 17 Oktober 2012 atau satu bulan sebelumnya,” kata Ketua SPPI II Pelabuhan Panjang Mursadi.

Dengan alasan itu, kata dia, pihaknya meminta penegak hukum untuk mengkaji kembali apakah pengerukan dimaksud layak diduga mengakibatkan kematian ikan milik para petani keramba jaring apung di perairan Laut Tegal Kabupaten Pesawaran. Dia menjelaskan bahwa seluruh anggota SPPI II Cabang Panjang yang juga bagian dari masyarakat Indonesia bertekad mendukung serta mengawasi proses hukum terkait dengan masalah pengerukan yang dilakukan perusahaan tempatnya bekerja. “Penegak hukum harus mengungkap seluruh fakta hukumnya, untuk dapat menilai secara jujur, benar, dan adil dalam

penyelesaian perkara tersebut. Kami juga tetap menjunjung tinggi objektivitas proses hukum yang sedang berjalan agar terpenuhi rasa keadilan bagi semua pihak,” kata dia lagi. Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Lampung Heru Widjatmiko menanggapi aksi demo itu mengatakan bahwa pihaknya telah menampung semua yang disampaikan oleh mereka. “Kami sudah menampung semua apa yang disampaikan, mereka juga menyampaikan bukti-bukti baru dari perkara tersebut. Intinya, pengunjuk rasa meminta penegak hukum untuk lebih profesional dan berkeadilan,” kata dia. Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Kelompok Kerapu Lampung (Fokkel) Ringgung Ali Al Haidar mempersilakan saja memprotes atau berunjuk rasa terkait dengan pengerukan yang dilakukan PT Pelindo II tersebut. HL-04/nt

DEMOSejumlah pekerja PT Pelabuhan Indonesia (PT Pelindo) II akan berdemonstrasi menentang kebijakan Direktur Utama (Dirut) RJ Lino terkait dugaan penyimpangan administrasi dan keuangan perusahaan pada Senin (27/1). Ketua Umum Serikat Pekerja Pelindo (SPPI) II Kirnoto mengatakan aksi unjukrasa SPPI II didukung para pengguna jasa karena ketidakpuasan pelayanan yang tidak profesional. Foto Ist

Sembilan Jembatan Rawan Ambles Penyebabnya Beban Tonase Muatan Harus Ada Larangan Truk Batubara Bandarlampung, HL- Sebanyak sembilan jembatan di jalan lintas Sumatera rawan ambles, sehingga sangat membahayakan lalu lintas. Kasus jembatan di Terbanggi besar, Lampung Tengah yang ambles, merupakan contoh jembatan Provinsi Lampung sangat rawan karena kelebihan beban tonase muatan truk yang melintas, khususnya batubara. Hal itu diungkapkan Darwin Rusli Nur anggota Komisi IV DPRD Lampung dari PDIP, pada HL Selasa. Seraya menyatakan harus ada larangan tegas bagi truk batubara dengan muatan melebihi tonase. Menurut dia, kesembilan jembatan di Jalinsum Lampung

tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. “Jembatanjembatan tersebut kondisinya sudah tidak layak dan nyaris ambles karena usianya sudah mencapai 30 tahun lebih,” ujar dia. Jembatan-jembatan yang dimaksud, di antaranya jembatan Tegi Neneng, Pesawaran; jembatan Gunungsugih, Lampung Tengah; jembatan Gunungbatin,Lampung Tengah; dan jembatan di Tulangbawang. Selain itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Lampung juga harus berani menutup jembatan timbang yang tidak memiliki manfaat apa pun dalam pemeliharaan jalan dan jembatan. “Seharusnya adanya jembatan tim-

IKLAN

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

bang ini jalan dan jembatan masih bagus. Tapi buktinya semua jalan rusak. Makanya saran kami lebih baik jembatan timbang ditutup,” kata dia. Mengenai penanganan jembatan Terbanggibesar yang ambles pekan lalu, dia menyarankan Pemerintah Provinsi Lampung segera berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat. “Harus ada langkah cepat bersama Pemerintah Pusat mengingat pengalihan arus sementara tidak efektif dan dikeluhkan pengguna jalan karena menyebabkan kemacetan panjang,” katanya. Ia juga mengkhawatirkan jembatan di jalur alternatif yang melewati Terminal Betansubing

jika terus dilewati kendaraan besar. “Segera surati Pemerintah Pusat. Karena jika tidak segera diperbaiki jembatan Betansubing juga bisa roboh karena semua kendaraan lewat situ,” ujarnya. Berdasarkan pemantauan, petugas pun sering tidak memedulikan beban yang bisa ditanggung jembatan. Di jembatan Tegineneng, misalnya, saat macet sering sejumlah truk memenuhi badan jembatan sehingga membuat jembatan bergoyang. Kemarin, Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. juga meninjau kondisi jembatan Terbanggibesar. Dalam peninjauan itu, Gubernur meminta jajarannya

segera berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat. Gubernur sempat menanyakan kekuatan jembatan lama yang ada di Kampung Induk, Terbanggibesar. Beberapa pejabat yang ada dan Kapolres Lamteng AKBP Yulias serempak menjelaskan jembatan itu tidak memadai lagi jika dilewati kendaraan berat. Sementara itu, walaupun sudah ditimbun batu dan pasir bantuan dari sejumlah perusahaan, jalur tersebut tetap ambles. Tak sedikit kendaraan roda empat jenis kecil tersangkut dan harus ditarik. Hingga kini hanya kendaraan roda dua saja yang boleh melintasi jembatan yang ambles tersebut. HL 08

HUB: 0856 - 6990 - 2082

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


SIGER

3

Rabu, 29 Januari 2014

HALUAN LAMPUNG

Pemetaan Sekolah Rawan Bencana Penting Guna Tanggap Bencana Bandarlampung, HL- Akademisi Universitas Lampung (Unila) yang juga anggota tim ketahanan kota terhadap perubahan iklim Bandarlampung Maulana Mukhlis mengungkapkan pentingnya pemetaan sekolah rawan bencana terkait wacana pemberian materi mitigasi atau tanggap bencana alam di lingkungan sekolah. “Hal penting yang perlu dilakukan adalah memetakan sekolah-sekolah rawan bencana, baik dari banjir, kekeringan, longsor, maupun bencana alam akibat perubahan iklim lainnya. Saat ini anak-anak kita, pada umumnya di sekolah, masih rentan terhadap bencana,” kata Maulana, Selasa (28/ 1). Dosen Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila ini mencontohkan, sekolah yang terpetakan rawan banjir nantinya, baik guru maupun siswa, perlu ditingkatkan kapasitasnya untuk tanggap terhadap banjir. Baik dari upaya pencegahan maupun antisipasi jika terjadi banjir. Menurutnya jika terjadi banjir, siswa sekolah semestinya bukan diliburkan melainkan tetap datang ke sekolah. Mereka harus melihat secara langsung dampak dari banjir sehingga bisa turut berperan merehabilitasi sekolah sesuai den-

gan kemampuannya. Usai melakukan studi komparasi di Batam beberapa waktu lalu, tim ketahanan kota terhadap perubahan iklim di Bandarlampung telah mengupayakan melakukan pemetaan sekolah rawan bencana, terutama pada empat sekolah uji coba penerapan materi terhadap perubahan iklim di Kota Tapis Berseri. Setiap sekolah uji coba yakni, SMPN 7, SMPN 27, SD 1 Karangmaritim, dan SDN 1 Langkapura, memiliki karakteristik potensi bencana alam yang berbeda-beda. “SMPN 27 Bandarlampung misalnya yang berlokasi di daerah pesisir tentu rawan banjir sehingga materi mitigasi yang cocok diberikan di sana adalah mengatasi banjir,” kata dia. Sebelumnya diberitakan media ini, Ketua Lembaga Penelitian (Lemlit) Universitas Lampung Admi Syarif mengimbau pentingnya memberikan materi mitigasi kepada siswa di sekolah mengingat potensi bencana akibat fenomena alam sebagai akibat cuaca ekstrem makin menggejala, termasuk di Lampung. Admi berpendapat, dengan antisipasi yang tepat maka kerugian yang kemungkinan terjadi dapat diminimalisir. HL-04/10.

Komisi A Minta Operasional Provider Tri Dihentikan Bandarlampung, HL- DPRD Kota Bandarlampung merekomendasikan kepada Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) setempat untuk menghentikan sementara operasional tower provider Tri (3) yang ada di Jalan Mangkubumi, Gang Kencana, Kelurahan Gunung Agung, Segalamider, Langkapura. “Kita rekomendasikan agar operasional provider 3 yang ada di Segalamider itu dihentikan. Kalau pun sudah ada izinnya kami minta dievaluasi karena sampai sekarang kita belum tahu

ada izin atau tidak, karena BPMP tidak hadir hearing tadi,” ujar Ketua Komisi A DPRD Bandarlampung Wiyadi usai hearing dengan warga Segalamider, Selasa (28/1). Politisi PDIP itu mengatakan, pihaknya akan mengundang kembali pihak provider 3 dan BPMP untuk mengetahu kejelasan perizinan tower tersebut. “Pihak provider, harus tanggungjawab jangan lepas tangan. Bagaimana pun persoalan ini harus selesai. Dari 16 warga ada satu yang tidak setuju adanya

pembangunan tower tersebut. Ini ada persoalan apa, jangan sampai tidak ada penyelesaian,” kata Wiyadi. Sementara itu, warga Kelurahan Gunung Agung, Naza Irsan mengaku bahwa dia tidak menandatangani kesepakatan antara warga dengan pihak provider 3. Menurut dia, awalnya pihak provider ingin membeli tanah dan rumahnya yang berdekatan dengan tower tersebut. “Sebelumnya memang saya mau jual ketika ada rencana pembangunan tower tesebut. Apa

salahnya saya tawarkan, sekalian karena saya tidak nyaman kita nego dengan pihak tower, buka awal Rp 600 juta, tapi dari pihak tower tidak ada komunikasi lagi sampai sekarang. Rupanya jawaban dari perusahaan tidak ada mau beli-beli rumah,” paparnya. Makanya, lanjut dia, ia akan terus menuntut sejauh mana tanggungjawab perusahaan, karena dia dan keluarganya sudah tidak nyaman. “Dari awal November saya ngadu ke RT tapi tidak ada tangapan. Lalu ke perizinan taunya belum ada izin.

Setahu saya tower itu keberadaanya minimal radius 40 meter dari pemukiman, kenapa perusahaan melangar. Kondisinya saat ini jarak dari rumah saya ke tower hanya 4 meter,” terangnya. Lurah Gunung, Agung Parizi Talib mengatakan, pihaknya memberikan izin karena sudah ada persetujuan dari warga terlebih dahulu. “Dari 16 warga yang hadir saat rapat sebelum pembangunan satu yang tidak setuju, makanya saya tandantangani izin pembangunan tower tersebut,” ujarnya. HL-06

Perbaikan Jembatan Terbanggi TungguAPBN Perubahan Bandarlampung, HL-Perbaikan jembatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah yang amblas beberapa waktu lalu baru bisa dilakukan secara menyeluruh pada APBN-Perubahan 2013. Sebab, kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Berlian Tihang, jalan dan jembatan itu masuk skala jalan nasional yang merupakan tanggungjawab pemerintah pusat.”Insyaallah awal bulan ini (Februari) atau bulan depan sudah ada rangka bajanya untuk diatasi sementara.Untuk perbaikan secara keseluruhan tunggu perubahan APBN karena bukan dari APBD perbai-

kannnya karena itu jalan nasional,” kata Berlian Tihang di ruang rapatny, Selasa (29/ 1). Berlian mengatakan, pemprov Lampung belum bisa memastikan apakah saat ini pemerintah pusat akan menggunakan dana tanggap darurat bencana yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) untuk memperbaiki jembatan yang ada di jalan lintas tengah tersebut. “Kita lihat dulu apakah ada dananya atau tidak, kalau ada dananya tidak menutup kemungkinan Kementerian PU akan menggunakan dana tanggap darurat bencana di BPBN tersebut,” tandas dia.HL-06

Gubernur Masih Berhak Rolling Pejabat

Foto Ilustrasi

GEPAK Layangkan Surat ke Disbertam Klarifikasi Dugaan Mark-up Pengadaan Ban GERAKAN Pembangunan Anti Korupsi (GEPAK) hari ini, Rabu (30/1) melayangkan surat ke Dinas Kebersihan dan Pertanaman Kota Bandarlampung untuk meminta klarifikasi proyek pengadaan ban di dinas tersebut yang diduga bermasalah. Ketua Umum Dewan Perwakilan Daerah (DPD) GEPAK Lampung, Wahyudi SE. mengatakan, proyek pembelian ban di Disbertam dari APBD 2014 dengan pagu anggaran Rp 1,4 miliar lebih dinilai tidak realistis. “Besok (hari ini, red) kita akan menyurati Disbertam untuk meminta transparansi proyek pengadaan ban tersebut,” kata Wahyudi saat ditemui di

sekretariatan GEPAK, Selasa (28/ 1). Selain sebagai bentuk pengawasan terhadap pengadaan barang yang menggunakan uang negara, lanjut dia, pihaknya juga akan menyampaikan keluhan dari masyarakat terkait pejabat yang jarang ada di tempat tanpa alasan yang jelas. “Kami akan sampaikan surat ke walikota untuk menyikapi persoalan ini. Supaya

pelayanan publik bisa berjalan dengan maksimal,” tegasnya. Sebelumnya, sambung Wahyudi, proyek pengadaan ban memang sudah pernah bermasalah pada 2012 lalu. Pada pekerjaan pembelian ban dengan nilai Rp 862 juta yang dimenangkan oleh CV Tiga Putra Prima, terindikasi adanya korupsi kolusi dan nepotisme (KKN). Sebab, kata dia, pemenang cadangan CV Siabarta Tangguh Artha dinyatakan gugur tanpa sebab. “Mungkin agar terlihat tidak mencolok, makanya CV Sibarta Tangguh Artha dinyatakan gugur,” jelasnya. Selain pengadaan ban, lanjut dia, instansi yang dinahkodai Budiman itu juga pernah menja-

di sorotan publik, lantaran dalam pengadaan dump truk senilai Rp 1,6 miliar lebih dan trul amrol Rp 1,7 miliar lebih. Proyek itu dinilai syarat dengan korupsi. “Dua pengadaan proyek tersebut dikerjakan oleh CV Sibarta Tangguh Arta dengan cadangan CV Tiga Putra Prima. Kedua CV tersebut memiliki alamat yang sama. Disinilah terlihat sekali persekongkolan antara pemborong pekerjaan itu dengan panitia. Selain itu, panitia juga tidak memperhatikan kemampuan dasar perusahaan. Diduga kegiatan ini hanya satu orang pemiliknya dengan nama perusahaan yang berbeda, ini jelas menimbulkan pertanyaan

besar,” paparnya. Sementara, Kepala Disbertam Kota Bandarlampung, Budiman, tidak berada di tempat. Meski wartawan sudah mendatangi kantornya dua kali, siang dan sore hari. Bahkan sudah berulangkali berupaya dihubungi melalui telepon selulernya, tapi dari beberapa nomor tersebut tidak ada yang aktif. Pesan singkat yang dikirim ke nomor tersebut juga tidak ada jawaban. “Tadi pagi ada mas, tapi cuma sebentar. Sekarang bapak sedang keluar, semua kabid juga tidak ada,” ujar staf yang berada di depan ruangan Budiman itu. HL-06

Kemendag Telusuri Impor Beras Vietnam

Berlian Tihang

Bandarlampung, HL- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Berlian Tihang menyatakan meskipun masa jabatan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP berakhir lima bulan lagi masih berha untuk merooling jabatan di lingkungan Pemprov Lampung. Menurut dia, rolling jabatan merupakan hak pregrioratif kepala daerah. ”Walau masa jabatannya tinggal satu hari lagi, gubernur masih berwenang merolling jabatan,” kata Berlian saat melakukan pelantikan susulan kepada Asisten III dan IV Setda Prov Lampung di ruang rapatnya, Selasa (29/1). Menurut Berlian, kepala daerah yang dilarang melakukan kebijakan strategis seperti merolling jabatan ketika masa jabatannya berakhir enam bulan lagi, berlaku bagi kepala daerah yang akan mencalonkan

diri kembali. Sedangkan Sjachroedin tidak mencalonkan diri lagi sebagai gubernur Lampung. ”Yang ga boleh incumbent gubernur, bupati/walikota nyalon lagi. Pak gubernur kan tidak nyalon lagi jadi masih punya hak untuk merolling jabatan sampai berakhirnya jabatan beliau. Pelantikan susulan ini dikarenakan saat rolling kemarin Pak Asisten IV Adeham berhalangan hadir karena ada tugas luar di Jakarta,” ujar dia. Berlian mengatakan, diakhir masa jabatan gubernur masih terbuka adanya rolling jabatan kembali. Hal itu dilakukan apabila ada hal yang mendesak seperti adanya kekosongan jabatan, ada pejabat yang memasuki masa pensiun. “Atau ada hal yang mendesak lainnya. Jadi tidak menutup kemungkinan ada rolling kembali,” ujar dia. HL-06

Sragen, HL- Kementerian Perdagangan tengah melakukan penelusuran masuknya beras impor asal Vietnam yang ditengarai merupakan beras ilegal karena diimpor tidak sesuai dengan ketentuan. “Izin impor memang diberikan oleh Kementerian Perdagangan, tapi hanya untuk beras khusus. Saat ini masih ditelusuri, di mana permasalahannya,” kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, seusai menghadiri Peringatan Hari Pasar Bersih Nasional ke-6 di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (29/1). Bayu mengatakan, memang ada izin yang diberikan untuk impor beras kurang lebih sebanyak 16.000 ton yang diperuntukkan bagi beras khusus, namun, yang jadi masalah adalah adanya laporan beredarnya beras non-khusus yang datang dari Vietnam itu. “Jumlah importasinya benar, importirnya juga benar, tapi itu hanya untuk beras khusus,” tegas Bayu.

Foto Ilustrasi

Bayu menyatakan pihaknya akan melakukan investigasi mengenai keberadaan beras impor dari Vietnam yang bukan berjenis khusus tersebut bersama-sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta pihak-pihak terkait lainnya. Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan izin im-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

por beras jenis khusus sebesar 16.832 ton pada tahun 2013. Jenis beras yang diizinkan pemasukannya adalah beras jenis Basmati dan Japonica, dengan rincian sebanyak 1.835 ton beras jenis Basmati dan 14.997 ton beras jenis Japonica. Seperti diketahui, selama ini impor beras diatur dalam Peraturan

Menteri Perdagangan Nomor 06/M-DAG/PER/2/2012 tentang perubahan ketiga atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 12/M-DAG/PER/ 4/2008 tentang ketentuan impor dan ekspor beras.Sebelumnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai merilis impor beras dengan pos tarif atau HS 1006.30.9-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

9.00 asal Vietnam. Jumlahnya sebanyak 83 kali impor dengan keterlibatan 58 importir selain Perum Bulog. Total kuota yang diberikan Kemendag sebanyak 16.900 ton melalui Pelabuhan Tanjung Priok dan Belawan. Keseluruhan impor beras dengan Kode HS dimaksud telah dilengkapi dengan Laporan Surveyor (total sebanyak 83 Dokumen PIB dan 83 Laporan Surveyor) yang telah diterbitkan dan dikirimkan oleh Kementerian Perdagangan melalui Portal Indonesia National Single Window. Impor beras tersebut telah dilengkapi dengan perizinan yang diperlukan berupa SPI (Surat Persetujuan Impor) dari Kemendag. Walaupun semestinya perijinan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor: 06/ M-DAG/ PER/2/2012. Namun, perizinan tersebut sah dan dikeluarkan secara resmi oleh Kementerian Perdagangan. HL-06/ant

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

4

Rabu, 29 Januari 2014

HALUAN LAMPUNG

Watala Gelar Pekan Kesehatan Pentingnya Kesehatan Lingkungan BETAPA pentingnya kesehatan lingkungan kepada masyarakat, Keluarga Pencinta Alam dan lingkungan Hidup (WATALA) Lampung, menggelar Pekan Kesehatan dengan tema Penyadartahuan Kesehatan Lingkungan bagi Perempuan Usia Produktif melalui Pemeriksaan Kesehatan di Pekon Teba, Kecamatan Kotaagung Timur, Tanggamus. Dalam acara Pekan Kesehatan tersebut, Yayasan Watala Lampung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam hal ini Dinas Kesehatan (Diskes) Tanggamus dan juga PT Tirta Investama yang juga menjadi narasumber pemahaman akan pentingnya kesehatan. Manager Advokasi dan lingkungan Watala Suhendri dalam sambutannya mengatakan, pembangunan kesehatan sebagai bagian dari upaya membangun manusia seutuhnya, melakukan pembinaan kesehatan anak sejak dini melalui kegiatan kesehatan ibu dan anak. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memonitoring balita dengan melihat naik atau tidaknya berat badan dan pemeriksaan golongan darah yang mana sering kali dianggap remeh oleh masyarakat. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan penyadartahuan arti pentingnya kesehatan lingkungan bagi masyarakat terutama perempuan pada usia produktif yang ada di pekon teba ini. Karena memang tidak dipungkiri, masalah kesehatan dimasyarakat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang disebabkan kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan,” ujar Suhendri, saat sampaikan sambutannya dalam acara tersebut, Selasa (28/1). Kedepannya ia berharap, dengan digelarnya kegiatan pekan kesehatan ini, masyarakat sadar akan betapa pentingnya menjaga kesehatan lingkungan, dan diri.

“Karena dengan pola hidup sehat maka, segala aktifitas akan berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan,” terangnya. Sementara itu, Kadiskes Tanggamus Dr.Hj.Nur Indrati,M.Kes. yang diwakili oleh Kabid Binkesmas suhartono mensuport adanya kegiatan Pekan Kesehatan yang diselenggarakan Watala dan PT Tirta Investama. Karena kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian dari masyarakat bersama PT Investama, Watala dan Dinas Kesehatan dalam mewujudkan derajat Kesehatan Masyarakat yang Optimal. Karena perilaku hidup bersih dan Sehat (PHBS), lanjut dia, adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri dibidang kesehatan dan tentunya berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan dimasyarakat. Dengan cara berperan aktif dalam mewujudkan pekon sehat. “Melalui gerakan yang akan dilakukan seperti gerakan Bank Darah Hidup, Gerakan Cuci Tangan pakai Sabun, Gerakan pemeriksaan dan pemberantasan jentik nyamuk, gerakan makan sayur dan buah, gerakan aktifitas fisik/ senam/olahraga bersama, gerakan jamban sehat dan gerakan tidak merokok didalam rumah. Sehingga kedapannya dapat menciptakan masyarakat yang sadar akan kebersihan yang berdampak pada kesehatan diri,” tukasnya. HLD-04/17.

Pekon Patoman Dapat Bantuan Pembuatan Talut darr BPBD Pringsewu

SOSIALISASI- Pentingnya kesehatan lingkungan masyarakat, Keluwarga Pencinta Alam dan lingkungan Hidup (Watala) Lampung dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam hal ini Dinas Kesehatan (Diskes) Tanggamus, menggelar Pekan Kesehatan dengan tema Penyadartahuan Kesehatan Lingkungan bagi Perempuan Usia Produktif melalui Pemeriksaan Kesehatan di Pekon Teba, Kecamatan Kotaagung Timur, Tanggamus. foto Iwan Kurniawan

11 Ketua PKK Kecamatan Dilantik Pelantikan Dilakukan Ketua PKK Lambar Liwa, HL - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Hj. Helwiyati Mukhlis Basri melantik 11 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan seKabupaten Lambar, Selasa (28/ 01), di Aula PKK setempat. Ke - 11 Ketua TP PKK yang dilantik tersebut adalah ketua tim penggerak PKK tingkat Kecamatan dan merupakan istri dari camat yang dilantik pada awal Januari 2014 lalu. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KB dan PP yang diwakili oleh Sekretaris KB dan PP Sandarsyah, Wakil Ketua TP PKK Yulita Nirlan, Camat Lumbok Seminung, Camat Sukau, Camat Belalau, Camat Pagardewa, Camat Gedung Surian, Camat Suoh, Batu Ketulis, serta kader-kader PKK kecamatan lainnya. Kegiatan yang dimulai dengan pembacaan doa oleh jhon Siregar dilanjutkan dengan acara pelantikan yang dimulai dengan pembacaan naskah pelantikan, penandatanganan naskah pelantikan dan juga penyerahan buku sebagai pertanggungjawaban, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Dewan Pembina Kecamatan oleh Camat Belalau, dan sambutan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten. Dalam sambutannya Ketua Dewan Pembina Kegiatan Pembina Kecamatan Syahril menyambut baik kegiatan PKK serta mendukung program-program yang akan dilaksanakan oleh PKK kecamatan. Menurutnya, Pemerintah

kabupaten memberi apresiasi besar terhadap kinerja dan peran PKK, baik dalam keluarga, kehidupan bermasyarakat, maupun pembangunan daerah ini. Untuk itu, pemerintah akan terus mendukung semua aktivitas maupun kegiatan PKK di waktu-waktu mendatang. Sementara itu, Ketua tim penggerak Tim PKK Kabupaten Hj. Helwiyati Mukhlis Basri mengatakan, PKK merupakan lembaga kemasyarakatan yang berperan meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai macam kegiatan keterampilan, hidup sehat, pendidikan keluarga yang dimulai dari lingkungan terbawah rumah tangga. Oleh karena itu, PKK dibentuk untuk menumbuhkan, menghimpun, mengarahkan, dan membina keluarga guna mewujudkan keluarga sejahtera. “Tim Penggerak PKK sebagai motivator, fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak dalam pelaksaan kegiatan dibentuk dari tingkat kabupaten sampai ke pekon yang diketuai oleh istri camat secara fungsional,” terangnya. Selain itu, pihaknya mengemukakan PKK sebagai gerakan perempuan harus senantiasa menunjukkan eksistensinya dalam berbagai bidang sebagai mitra Pemkab Lambar dalam ikut serta mensukseskan program-program pembangunan. “Diharapkan para ketua tim penggerak PKK kecamatan yang dilantik ini dapat bekerja dengan baik mensukseskan program-program PKK,” ujarnya. Pihaknya juga mengharapkan

Yang Belum Silahkan Mendaftar

untuk ibu-ibu PKK agar dapat aktif dalam kegiatan tersebut sehingga dapat meningkatkan kinerja dan mendukung programprogram pemerintah sehingga Kabupaten Lambar diharapkan dapat terlepas dari kabupaten tertinggal. “Ketua TP PKK Kecamatan benar-benar harus siap dalam menjalankan kegiatan PKK jangan hanya hadir apabila akan diadakan lomba-lomba saja, Bapak bupati telah mendukung kegiatan PKK jadi jangan ada alasan untuk tidak siap dan tidak hadir dalam kegiatan-kegiatan yang dimaksud,” kata Helwiyati. Berikut daftar Ketua TP PKK Kecamatan yang dilantik, Ny. Kusumadewi Hamrawi sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Lumbok Seminung, Ny. Sri Maryatun Haiza Rinsa sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Sukau, Ny. Yuyun Munandar sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Batu Ketulis, Ny. Masnita Helmi sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Sekincau, Ny. Lisda Lusiana Agung sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Suoh, Ny. Kartini Pinur sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Way Tenong, Ny. Dr. Indramayanti Warga Negara sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Air Hitam, Ny. Siti Aisyah Spd. Sebagai Ketua TP PKK Gedung Surian, Ny. Yuliati Amrul sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Sumberjaya, Ny. Mediawati Muzakar sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Pagar Dewa, dan Ny. Farida Wati Syahril sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Belalau. HLD-04/12

Rencana Pembangunan Pasar Ternak Setelah Ada Kesepakatan Bersama SERAHKAN - Bupati Pringsewu Hi.Sujadi didampingi Ketua TP-PKK Pringsewu Hj.Nurrohmah Sujadi, menyerahkan bantuan kepada para ketua TP-PKK Kecamatan se Kabupaten Pringsewu saat rakon di pendopo pemkab setempat, Selasa (28/1). Foto Mega Utama.

Pringsewu, HL- Proyek pembangunan talut di Pekon Patoman Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) merupakan bantuan perdana yang dikucurkan dari pemerintah pusat. “Biaya anggaran APBN sebesar Rp.294 juta dengan pajang talut 250 M dan lebar 1 M sebangai proyek pencegahan bencana bajir/ penangulan siaga banjir di desa setempat,” ujar Kepala BPBD Pringsewu Drs Junaidi, diruang kerjanya, Senin (27/1). Dikatakannya, bahwa proyek tersebut berasal dari anggran APBN dan dikerjan secara transparan, begiut pula dengan keberadaan papan proyek. “Baik papan proyek kami pasang saat pengerjan dari awal itupun selalu kami pantau baik penggunaan fisik dan mutu banggunan agar proyek tersebut lebih

baik dan sesuai dengan aturan. Karena proyek lalut tersebut gunanya untuk mencegah terjadinya banjir di desa setempat, oleh sebab itu pembangunanya harus kokoh agar pihak masyarakat tidak lagi ada yang kebanjiran,” ujarnya. Hal senada dibenarkan oleh Suwandi sebagai PPTK Proyek talut di pekon patoman kecamatan pagelaran. Bahkan PPTK ini mengaku jika pihaknya selalu memantau proyek tersebut agar lebih baik karena ini proyek untuk menanggulangi luapan air dari atas daratan sawah agar tidak memasuki perumahan penduduk. “Maka dari itu kami upayakan lebih baik dan kokoh,” tandas Suwandi melalui selulernya. Masyarakat desa setempat merasa bersukur atas dibangunnya talut sebagai mencegah banjir yang selama ini sering kali kebanjiran. HLD-04/13

Kotaagung, HL- Guna merealisasikan pasar ternak di Kabupaten Tanggamus, terlebih dahulu perlu ada kesepakatan dari para pedagang ternak atau belantik dan juga para peternak di Kabupaten Tanggamus untuk melakukan transaksi jual beli di dalam pasar ternak tersebut kelak. Feri Oktariawan, S.Pt Kepala Bidang Usaha Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tanggamus mengatakan, kesepakatan dan perjanjian tersebut menghindari mubazirnya anggaran dan investasi yang dilakukan pemerintah yang diakibatkan pasar ternak sepi transaksi. “Kami sudah mengadakan pertemuan dengan para belantik pada akhir Desember tahun lalu membahas pasar ternak ini. Namun saat itu belantik yang datang baru 30 orang belum mewakili seluruh belantik yang ada di Kabupaten ini. Namun pada saat itu belantik yang hadir semua setuju dibangunnya pasar ternak di Kabupaten Tanggamus, namun belum ada kesepakatan tertulis. Nah wacananya dalam waktu dekat kami akan

duduk bersama kembali dengan seluruh belantik, asponak dan para peternak sendiri untuk membuat kesepakatan tertulis bersedia bertransaksi dalam pasar ternak jika sudah terwujud nanti,” katanya, Selasa (28/1). Selain kesepakatan dan kesungguhan dari para belantik dan para peternak sendiri. Untuk merealisasikan pasar ternak juga diperlukan analisa kelayakan dari para pakar dan akademisi. Uji kelayakan ini penting untuk memastikan secara terapan ilmu pengetahuan mengenai prospek kedepan pasar ternak di Tanggamus. Baik dari segi bisnis dan kelayakan serta dampak paling dirasakan oleh peternak sendiri apakah dapat lebih mensejahterakan mereka atau tidak. “Ya tahapan itu semua penting di lakukan jangan sampai pasar ternak ini tidak jalan setelah di bangun nanti kan pasti masyarakat kecewa,” ujarnya. Menurut Feri, rencana didirikannya pasar ternak mulai dirintis dari tahun 2013 lalu dan memang harapannya di tahun ini sudah terealisasi. Namun setelah dilihat dari fakta di lapangan masih harus dilakukan pembahasan dan kajian kajian agar pasar ternak ini benar benar bermamfaat dan di

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

RS Demang Layani JKN

mamfaatkan oleh belantik dan peternak. Sehingga dapat meningkatkan taraf kesejahteraan dan perekonomian mereka dan masyarakat. “Nah setelah melihat itu semua realisasi pasar ternak kami harapkan di tahun depan. Memang untuk lahan sudah kami survey berdasarkan masukan dari para belantik, asponak dan peternak sendiri yaitu apakah didaerah Kecamatan Gisting atau Kecamatan Gunung Alip. Ya bagaimana hasil dari pertemuan nanti saja,” terangnya. Fakta yang miris saat ini menurut Feri lagi, adalah 80 persen ternak kambing yang di perjual belikan di pasar ternak Kabupaten Pringsewu adalah kambing asal Tanggamus. Bahkan tidak jarang kambing yang dibawa para belantik ke pasar ternak Pringsewu jenis kambing unggul yang harganya dapat berlipat dari harga belinya dari peternak Tanggamus. “Dari pantauan kami setiap satu kali pasaran ternak dalam sepekan di Pringsewu, belantik membawa antara 300-400 ekor kambing dari Tanggamus untuk di perjualkan belikan di pasar ternak setempat. HLD-04/17.

Gunungsugih, HL- Pertanggal satu Januari 2014 lalu, Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya (RSUD-DSR), Gunungsugih, Lampung Tengah (Lamteng), sudah menerima dan melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bagi warga yang akan mendaftar, Ismu mempersilahkan untuk menghubungi Kantor Askes yang ada di wilayah Lamteng. Karena semua rumah sakit hanya akan melayani pasien miskin, yang mengikuti program BPJS “Rumah sakit ini sudah mulai menerima dan melayani pasien pengguna program JKN,” kata Direktur RSUD-DSR, Drg. Ismudijanto, Selasa (28/1). Ditambahkannya, secara nasional program JKN sudah dimulai sejak awal Januari 2014. Tidak terkecuali dengan Kabupaten Lamteng, juga mengikuti instruksi Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI. Program ini tidak hanya di khususkan pada rumah sakit umum (RSU) milik pemerintah saja, tetapi termasuk rumah sakit swasta, yang ada diseluruh Indonesia, juga diwajibkan mengikuti instruksi ini. “Semua rumah sakit di wilayah Lamteng dan seluruh Indonesia, diwajibkan menerima pasien peserta JKN, baik RSUD dan swasta,” jelasnya. Dijelaskan Ismu lagi, program JKN sebagai pengganti program Asuransi Kesehatan (Askes) PNS, Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), yang dikelola oleh Badan Program Jaminan Sosial (BPJS). “Bagi masyarakat yang semula mengikuti beberapa program askes, tapi sekarang cukup satu jenis saja, yaitu BPJS,” urai Ismu. Direktur RSUD-DSR Lamteng ini juga menghimbau kepada masyarakat, agar secepatnya mendaftarkan diri dan seluruh anggota keluarganya, sebagai peserta program BPJS. HLD-04/11

RAKOR - Bupati Pringsewu Hi.Sujadi didampingi sekkab dan para asisten saat memimpin rakor bulanan jajaran Pemkab Pringsewu di GSG Kecamatan Pardasuka, Selasa (28/1). Foto Mega Utama

Gadingrejo Miliki Potensi Unggulan Sebagai Pintu Gerbang Pringsewu Gadingrejo, HL- Kecamatan Gadingrejo kabupaten Pringsewu miliki beberapa potensi unggulan yang sangat khas, selain sebagai pintu gerbang untuk memasuki Pringsewu, Kecamatan ini juga tak kalah indahnya dengan ibu kota Pringsewu. Adapun berbagai potensi yang dimiliki di beberapa pekon di Gading yang sangat terkenal hingga luar kota ialah pembuatan keripik pisang dan kelanting, dimana sudah diakui kebeberapa daerah bahwa keripik pisang dan kelanting asal gadingrejo inilah yang mutu nya sangat bagus. “Gadingrejo selain memiliki res area dibeberapa pekon kami banyak home industrinya , ada pabrik kelanting, keripik, bahkan ada juga masyarakat kami yang menjadi pengrajin bambu,” ungkap Budi utomo, SSTP, Selasa (28/1). Budi menjelaskan, selain home industrinya , gading rejo juga hebat di sector pertanian dan peternakannya. “Disamping Usaha kecil menengah disini pun ada peternakan nya yaitu peternak ayam ras dan pengepul telur asin, serta di daerah pekon tambah rejo juga terkenal dengan bolu kecilnya,” jelas Budi. Lanjut Budi, disamping potensi unggulan, dibangunan infrastrukturnya pun Nampak hebat dan alhasil wilayah ini bisa dibilang sangat cepat dalam memajukan daerah. Ia menghimbau kepada seluruh masrarakat Gadingrejo agar bisa memajukan daerah dan dapat memunculkan kreativitasannya. “Karena kita akan buktikan bahwa kita harus bisa setara dengan kabupaten pringsewu,” pungkasnya. HLD-04/13

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

5

Rabu, 29 Januari 2014

HALUAN LAMPUNG

Disbudparpora Susun Rippda Guna Memajukan Sektor Parawisata

SIMULASI- Sekitar 700 personil dari berbagai satuan wilayah Polres Tulang Bawang, Lampung Barat, Way Kanan, Lampun Utara Dan juga Kodim 0412 serta Dishub, bersama-sama melakukan simulasi pengamanan Pilihan Legeslatif April 2014 mendatang. Foto : Ist

Kantor KPU Diserbu Massa Simulasi Pengamanan Pileg April 2014 RIBUAN warga Lampung Utara (Lampura) yang tergabung dalam organisasi Padi, Selasa (28/ 01) kemarin lakukan unjuk rasa guna menentang adanya pemilihan legeslatif yang tak transparan. Sebut saja Yanto yang diduga sebagai Provokator mengajak masa ke kantor KPU, DPRD dan berujung pada penjarahan pasar dekon. Semua itu dilakukan masa dan anggota Polisi sebagai simulasi pengamanan Pilihan Leges-

latif April 2014 mendatang. Jajaran aparat kepolisian yang datang untuk mengamankan Jalannya Pemilu Legeslatif itu berjumlah 700 personil dari berbagai wilayah. Antaranya adalah, anggota dari

Polres Tulang Bawang, Lampung Barat, Way Kanan, Lampun Utara Dan juga Kodim 0412 serta Dishub. Dimana dalam pelaksanaan Selasa (28/01) kemarin, masa melakukan aksi di depan kantor KPU dan meminta KPU ditutup, sementara mereka tidak mendapat tanggapan dan merapat ke DPRD setempat. Di depan kantor DPRD lampura masa kembali anarki dengan membuat aksi lempar dan mem-

bakar ban, di hadapan Puluhan anggota polisi yang menghadang, masa mulai melempari aparat yang berjaga sebagai bentuk kecewa. Di satu sisi ratusan masa juga melakukan aksi penjarahan dipasar dekon dan berakhir dengan pembubaran masal. Polres setempat menerangkan. “Ini sebagai bentuk latihan latihan untuk antisipasi bila terjadi konflik sosial dan kejadian yang lain, sekiranya memerlukan penanganan cepat, dan terlebih lagi

pengamanan pemilihan umum dan Legeslatif mendatang,” kata AKBP.Helmi Santika, Kapolres Lampung Utara usai menjalani Simulasi Selasa (28/01) “Dalam simulasi ini ada 3 titik yang kita jadikan untuk latihan, yakni di Kantor Komisi Pemilihan Umum, kantor DPRD lampura, dan sispam kota karena didengar ada penjarahan yang dilakukan masa di Pasar dekon,” tambah Kapolres. HLD-04/18

Harga Tiket KA Naik 100% SK Sekda Tidak Diindahkan Kenaikan Untuk Jarak Jauh Penumpang Tetap Bertambah Kotabumi, HL- Meski harga tarif Kereta Api (KA) Ekonomi naik hingga 100 persen, namun kenaikan tersebut tidak mempengaruhi peminat masyarakat untuk menggunakan jasa angkutan kereta api. Catur Susanto selaku Kepala KA Kotabumi mengatakan, semenjak harga tiket KA Ekonomi jarak jauh naik . lonjakan penumpang terasa sangat meningkat hingga 100 persen dari hari – hari sebelumnya. Lonjakan penumpang KA sudah dirasakan sejak tiga hari terakhir ini biasanya dalam sehari tiket KA jarak jauh hanya terjual sebanyak 150 tiket saja namun untuk tiga hari ini terakhir ini lonjakan pembelian tiket naik hingga 300 tiket habis terjual. “Penumpangnya meningkat dibanding satu minggu sebelumnya, bahkan permintaan tiket sampai melebihi batas,” ujarnya, kemarin (28/01). Catur menjelaskan, untuk tarif KA jarak jauh memang mengalami kenaikan sejak 1 Desember 2013 lalu. Namun kenaikan itu hanya berlaku untuk tarif kereta jurusan Karang - Kerta Patih dan jurusan Kotabumi - Kerta patih. Untuk harganya sendiri naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 65 ribu pertiketnya. Sedangkan untuk harga tiket Ekonomi lokal jurusan Kotabumi Tanjung karang Rp 7.500 per tiketnya berangkat pada pukul 10.30 WIB, dan untuk kereta AC harganya masih Rp 20 ribu/ tiketnya berangkat pada pukul 16.45 WIB. “Kalau

untuk KA Ekonomi dan AC lokal tidak naik yang naik hanya untuk jarak jauh saja,” jelasnya. Ia mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang menggunakan jasa kereta api karena saat ini kalau menggunakan angkutan lainnya akan terhambat karena macet di jalan di tambah mobil harus memutar arah lebih jauh karena jembatan Terbanggi ambruk jadi masyarakat banyak yang lebih memilih untuk naik kereta dibandingkan angkutan lainnya selain lebih aman dan tidak kena macet juga. Dirinya menambahkan, untuk tiga hari yang lalu kereta ekonimi local sempat di non aktifkan untuk beroprasi karena harus dilakukan perawatan dan perbaikan secara rutin untuk menghindari terjadinya kecelakaan maka dari itu kita adakan perawatan secara khusus. “Kita lakukan perawatan ini takutnya ada mesin kereta yang rusak, kan kalau ada yang rusak beresiko untuk keselamatan penumpang,” terangnya seraya mengatakan mulai Selasa pagi (28/ 01) kereta ekonomi local sudah di aktifkan kembali untuk beroprasi mengangkut penumpang . Sementara penumpang KA yang hendak jalan ke palembang mengatakan, meski harga tiket KA jarak jauh naik namun tidak mempengaruhi minatnya untuk tetap naik kereta. “Kan kalau naik kereta gak ada macet terus lebih aman lagi ,” Lia, warga Kelurahan Rejosari. HLD-04/18

Tetap Bertahan di Kantor Dispenda Menggala, HL- Sebagai janji seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), seharusnya selalui siap ditempatkan dimana saja sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat sesuai ikrar yang sebelumnya pernah diucapkan. Namun tidak demikian dengan Sofyan, SH. NIP. 198407242011009, salah satu Staf Sekreariat Panwas (Panitia Pengawas) Pemilu Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) yang sebelumnya Staf Sekretatriat Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten setempat. Menurut sumber HL, Sofyan SH. ini sejak bulan Desember 2013 yang lalu sudah dipindahkan sebagai Staf Sekreariat Panwas (Panitia Pengawas) Pemilu Kabupaten setempat melalui Surat Keputusan (SK) Sekretaris Daerah (Sekda), namun sampai saat ini tidak melaksanakan tugas, karena yang bersangkutan masih bertahan sebagai Staf Dispenda Tuba.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Devira, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Umum dan Kepegawaian Sekretariat Dispenda Tuba, pada Selasa (28/1) kemarin; Menurut Devira SK Sekda atas penempatan salah satu Stafnya ini ada kesalahan. “Yang saya tahu SK-nya salah,” ujar Devira sambil menghampiri Ardan salah satu Pejabat Esselon IV di Sekretaiat Dispenda Tuba. Lebih jauh ditekankan Devira, SK Sekda penempatan atas nama Sofyan tersebut memang salah karena hanya berbunyi diperbantukan; “SK-nya memang salah, oleh karena masih diminta diperbaiki di BKD,” tambah Devira yang diamini oleh Ardan. Untuk diketahui, pada bulan Desember 2013 yll. Sekda Tuba menerbitkan SK Penempatan Pegawai untuk 3 orang Staf dilingkup Pemda Tuba untuk ditempatkan sebagai Staf Sekretar-

iat Panwaslu Tuba, dua diantaranya sudah aktif meenjalankan tugas di Sekretariat Panwaslu setempat. Namun salah satu Staf Sekretariat Dispenda Tuba, Sofyan SH. tidak melaksanakan tugas dan masih aktif di Dispenda Tuba. Ditempat terpisah, saat dikonfirmasikan kepada Sofyan SH. menyatakan kepada HL. bahwa dirinya hanya diperbantukan saja; “Sayakan diperbantukan, kalau ada tugas kita bantu, kalau nggak, ya nggak. Terus, tambah Sofyan: “Kalau seandainya saya salah, kalau bagi saya tu sah-sah saja, silah-silahkan saja, saya siap dipulangkan (maksudnya dikembalikan ke Dispenda),” ujar Sofyan lantang tanpa merasa bersalah sama sekali karena tidak mngindahkan SK Sekda sebagai otoritas Pembina Kepegawaian di Kabupaten setempat. HLD-04/14.

ganan berkas oleh Kadiskes yang lama dan Kadiskes yang baru yang disaksikan oleh Sekdakab Lambar Nirlan, SH. serta pemberian cindera mata kepada mantan pegawai di kantor yang sudah berpindah tugas. Dalam acara tersebut dihadiri pula oleh Sekertaris Daerah, Asisten I, II , Staf Ahli dan sejumlah SKPD Di Lingkungan Pemkab setempat. Dalam sambutannya, Plt. Kadiskes. Daman Nasir, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran kesehatan Lambar yang telah bekerjasama dan dengan kompak dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pegawai di dinas tersebut. karena tanpa ada dukungan dari staf

dan semua pihak suatu program tidak akan berjalan lancar. Selain itu juga pihaknya mengharapkan agar setelah adanya Kepala Dinas yang baru dapat lebih meningkatkan kinerja dan terus menjalankan program-program yang ada sehingga tujuan dibidang kesehatan dapat tercapai dengan baik. Pada kesempatan tersebut juga Kepala Dinas Kesehatan yang baru Ismet Inoni, mengharapkan dukungan semua pihak dan dapat diteruskannya kerja sama antar unit di lingkup Dinas Kesehatan Lambar agar visi menjadikan masyarakat yang bersih dan sehat dapat terwujud. HLD-04/12

Pupuk NPK Palsu Beredar Warga Petani Mulai Resah Kotabumi, HL– Sejumlah petani di Lampung Utara (Lampura), mencurigai adanya peredaran pupuk jenis NPK palsu. Sebab, pupuk itu seperti pupuk yang biasa digunakan, sehingga membuat para petani resah. Noven (33), seorang petani di Dusun Karangsio, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, mengatakan, pihaknya menggunakan jenis NPK pada

tanaman kebun singkong seluas 1 hektare. Ternyata sudah satu minggu pupuk jenis NPK itu tidak cair. “Biasanya pupuk jenis yang sama bila ditebar pada sekitar tanaman dalam dua hari sudah cair dan menyatu dengan tanah,” katanya seraya mengatakan, pupuk itu dibeli dari toko pengecer di Jl. Soekarno–Hatta, tepatnya di Pasar Sentral Kotabumi, Ke-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

ngembangan objek-objek wisata daerah. Termasuk objek wisata yang selama ini masih dikelola oleh wargamasyarakat atau swadaya. “Kita akan buat kesepakatan-kesepakatan, bagaimana pemerintah daerah akan menarik retrubusi jika belum menyentuh dengan bantuan,” terang Samba. RIPPDA Tanggamus memprioritaskan objek wisata Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dan Teluk Kiluan yang berada di Kecamatan Kelumbayan. Hal ini karena dua objek wisata tersebut sudah menjadi objek wisata tingkat provinsi bahkan nasional. “RIPPDA akan dijadikan pedoman kita ke depan, karena TNBBS dan Teluk Kilaun masuk wilayah kita, maka kewenangaan kita juga untuk mempromosikan,” ujar Samba. Ditambahkan Samba bahwa, perlu diketahui kalau faktor keamanan di Tanggamus dewasa ini sudah kondusif. Para wisatawan diharapkan untuk tidak merasa khawatir ketika sedang berwisata ke daerah ini karena Disbudpapora juga telah ikut membina warga sekitar objek wisata untuk menjaga kenyamanan para pelancong. “Keamanan adalah salah satu faktor yang seharusnya dimiliki oleh setiap kawasan wisata,” tegasnya. HLD-04/17.

Hektare Padi Terancam Puso Akibat Cuaca Ekstrim di Lampung Kalianda, HL - Sebanyak 126,5 hektare tanaman padi di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, terancam gagal panen atau puso akibat banjir yang melanda daerah itu, kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Selatan Muverdi CH. Lahan yang gagal penen itu tersebar di sejumlah kecamatan daerah, kata Muverdi di Kalianda, Selasa. Ia mengatakan bahwa di Desa Mulyosari dan Bangunsari, Kecamatan Tanjungsari, tercatat seluas 100 hektare, dan sisanya ada di Desa Purwodadi, Kecamatan Waysulan. Ia menjelaskan untuk mengurangi dampak kerugian petani, Pemkab Lampung Selatan akan memberikan bantuan bibit padi sebanyak 25,5 kg/ha kepada petani yang gagal panen itu. Ia menambahkan bahwa data itu didapat dari petugas dari dinas pertanian di lapangan, namun jika masih ada tanaman padi petani yang gagal panen akibat rendaman air diharapkan segera melaporkan kepada petu-

gas untuk mendapatkan bantuan bibit. Sementara itu, salah satu petani di Desa Mulyosari Kecamatan Tanjungsari, Hermanto, mengatakan tanaman yang terendam itu disebabkan meluapnya Sungai (Way) Sekampung akibat hujan deras. Selain itu, karena sebagian bibir sungai masih ada yang belum di tanggul sementara sisi salin sudah dibangun tanggul penangkis banjir. “Kalau sebagian sudah dibangun tanggul sementara sisi lain belum maka air menerjang sawah penduduk yang berada dilokasi belum ditanggul,” kata dia. Selain itu, air yang meluap lama surutnya sehingga tanaman padi membusuk akibat terlalu lama terendam air. Ia menambahkan tidak hanya tanaman padi, tanaman jagung, tanaman kacang-kacangan, sayuran yang membusuk bahkan sampai tanaman perkebunan karet-sawit yang sementara tidak dapat dipanen karena terendam air. HL-04/nt

Napi Dapat Penyetaraan Pendidikan

Sertijab Kadiskes Lambar Liwa, HL- Serah terima jabatan (Sertijab), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Daman Nasir, kepenggantinya Ismet Inoni, yang semula menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Pekon (BPMPP). Selasa (28/01), di halaman kantor dinas kesehatan setempat. Sebagai rangkaian dari pelantikan tersebut, telah dilakukan acara serah terima jabatan Kadiskes Lambar dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Unit Kesehatan Lambar. Setelah dilakukan pembacaan berita acara serah terima jabatan dilanjutkan dengan penandatan-

Kotaagung, HL- Dalam rangka terus memajukan sektor pariwisata di Tanggamus, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Tanggamus, mulai menyusun Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA). Kepala Disbudparpora Tanggamus Supardi Syarkawi didampingi oleh Kabid Destinasi dan Pariwisata Marhasan Samba menjelaskan, RIPPDA adalah dasar-dasar pengembangan wisata di daerah serta uraian satu persatu rencana pelaksanaan objek wisata. “Berisi rencana kita terhadap seluruh objek-objek wisata yang berpotensi di daerah ini dan untuk menggambarkan objek tersebut akan dibuat seperti apa,” katanya, Selasa (28/1). Menurutnya, RIPPDA adalah salahsatu syarat untuk meminta dana alokasi khusus (DAK) dan tugas perbantuan (TP) di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Selama ini dinas tersebut belum pernah menyusun RIPPDA, dan apa sedang kami kerjakan ini bisa dipergunakan hingga 15 tahun ke depan,” ujarnya. Sementara Marhasan Samba mengaku bahwa Disbudparpora akan menyiapkan perangkat-perangkat yang akan dibutuhkan dalam pe-

lurahan Kotaalam, Kecamatan Kotabumi Selatan. Kecurigaan itu juga dialami petani lainnya yang menggunakan merek sama. Di mana, penyerapan pupuk berlabel Phonska ukuran 50 kilogram itu tidak sama dengan pupuk NPK sebelumnya. “Kami akan melaporkan dugaan pupuk palsu itu kepada petugas penyuluhan pertanian. HL-04/nt

Hasil Kunjungan Bupati Lamsel Kalianda, HL- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, memfasilitasi penyetaraan pendidikan Program Kelompok Belajar Paket A, B, dan C bagi para narapidana atau warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kalianda. “Program ini difasilitasi Dinas Pendidikan Lampung Selatan, mengingat semua warga negara memiliki hak yang sama untuk belajar dan mendapatkan pendidikan,” kata Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza SZP, saat berkunjung ke Lapas Kelas II A Kalianda, Senin (27/ 1). Bupati Rycko mengatakan, program penyetaraan pendidikan melalui kelompok belajar agar mereka setelah keluar dari lapas dapat meneruskan kehidupan secara normal dan bekerja sesuai keahlian masing-masing. Dia mengharapkan, meskipun para napi itu saat ini berada di dalam binaan diharapkan tidak menyurutkan minat untuk belajar, tetap kreatif dan penuh semangat serta motivasi agar berguna bagi masyarakat dan bangsa. Ia mengingatkan pula agar se-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

tiap warga binaan dapat berperilaku yang baik sampai masa hukumannya habis, dan jangan sampai membuat kegaduhan seperti yang terjadi di lapas lain. Kepala Lapas Kelas II A Kalianda Gunawan Setyadi menyebutkan, jumlah warga binaannya sebanyak 500-an orang sedangkan yang bakal mendapatkan pendidikan Kejar Paket A, B, dan C tercatat 300-an narapidana. Dia juga mengharapkan para warga binaan dapat belajar dengan baik, mengingat program pendidikan ini sudah diakui atau sama dengan sekolah-sekolah umum lainnya sehingga dapat bermanfaat untuk mereka saat keluar dari lapas. “Bahkan ada warga binaan yang usianya sudah 70 tahun, namun tetap bersemangat untuk mengikuti pendidikan penyetaraan tersebut,” kata dia. Bupati Lampung Selatan mengunjungi lapas itu untuk memberikan hibah kepada para napi berupa seperangkat alat organ tunggal beserta sound system sebagai media hiburan para napi agar tidak merasa jenuh terlalu lama berada di tempat itu. HL-04/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


Rabu, 29 Januari 2014

Korupsi: Monopoli dan Diskresi Tanpa Akuntabilitas

TAJUK

Oleh : Achmad Firdaus - Pengurus International Student Society NUS Singapore Abu Humaid As Saidi radhiyallahu ‘anhu, pernah menceritakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi tugas kepada seorang lelaki dari Kaum Al Asad yang dikenal sebagai Ibnu Lutbiyah untuk urusan sedekah. Setelah kembali dari menjalankan tugasnya, lelaki tersebut berkata kepada Rasulullah, Ini untuk anda dan ini untukku karena memang dihadiahkan kepadaku. Setelah mendengar katakata tersebut, Rasulullah lalu berdiri di atas mimbar dan beliau bersabda: “Adakah patut seorang petugas yang aku kirim untuk mengurus suatu tugas berani berkata: Ini untuk anda dan ini untukku karena memang d i h a d i a h k a n kepadaku? Kenapa dia tidak duduk saja di rumah bapak atau ibunya (tanpa memegang jabatan apa-apa) sehingga ia m e n u n g g u , a p a k a h dia akan dihadiahi sesuatu atau tidak? Demi Dzat yang Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah salah seorang dari kalian mengambil sesuatu darinya kecuali pada hari kiamat kelak dia akan datang dengan memikul di atas lehernya. (jika yang diambil itu seekor unta) maka seekor unta itu akan mengeluarkan suaranya atau seekor lembu yang melenguh atau seekor kambing yang mengembek.� (HR. AlBukhari dan Muslim). Dari hadits tersebut diketahui bahwa tindakan korupsi sebenarnya telah terjadi sejak zaman dahulu, tak t e r k e c u a l i pada masa kepemimpinan Rasullullah dan beliau pun telah menegaskan dalam haditsnya akan ancaman yang berat bagi para koruptor. Tindakan tersebut masih terjadi di Indonesia hingga saat ini, dimana orang-orang yang telah diangkat sebagai pejabat publik sangat rentan dengan tindakan korupsi, baik berupa suap-menyuap atau gratifikasi. Para pejabat publik dengan sengaja memanfaatkan jabatannya untuk m e m p e r k a y a diri dengan cara haram tersebut, menerima gratifikasi sebagai ‘salam tempel’ atas balas jasa atau ‘mark up’ anggaran dalam berbagai proyek pengadaan barang dan jasa pelayanan publik. Masalah korupsi telah menjadi salah satu wacana yang laris dan mendapat respons s e k a l i g u s kontradiktif dalam pemikiran masyarakat saat ini, bahkan setiap waktu selalu mencuat ke permukaan lalu gen-

car diperbincangkan publik, baik melalui media cetak, reportase, forum seminar, maupun dialog interaktif secara formal. Mulai dari para akademisi, politisi, n e g a r a w a n maupun rohaniawan tak urung ketinggalan. Hal ini terjadi karena kasus korupsi di Indonesia semakin menggurita, bahkan telah merasuk ke semua lini, institusi dan profesi apapun di negeri ini. Apalagi jabatan yang bersentuhan langsung dengan ranah birokrasi saat ini sudah disesaki oleh beragam kasus

Seakan tindakan korupsi sudah menjadi penyakit kronis yang menggerogoti negeri ini dan sangat sulit disembuhkan lagi. Saat ini, Indonesia merupakan salah satu diantara negara-negara yang menempati posisi teratas dalam deretan negara terkorup di dunia. Mengejutkan memang, sebagai negara yang beradab dan berbudaya, Indonesia menjadi sorotan dunia t e n t a n g hal ini. Meskipun pemerintah Indonesia, dalam hal ini KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sudah mulai menunjuk-

Mengapa Terjadi Korupsi? Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Mungkin ungkapan ini sangat tepat m e n g g a m b a r k a n para oknum yang memanfaatkan kekuasaan dan jabatannya untuk m e m p e r k a y a diri dengan jalan korupsi. Tindakan korupsi dilakukan oleh sejumlah pejabat karena adanya sistem kelembagaan birokrasi yang belum maksimal. Dengan kata lain reformasi birokrasi (eksekutif, l e g i s l a t i f dan yudikatif) masih berjalan

secara adil ditingkat tertinggi di Indonesia justru terbuai oleh iming-imingan rupiah. Begitu juga dengan tertangkapnya beberapa ‘orang penting’ di negeri ini, mulai dari lurah, bupati, gubernur, pimpinan parpol hingga menteri yang mempunyai track record akademisi yang cerdas justru terlibat dalam kasus suap yang merugikan negara hingga trilyunan rupiah. Kejadian tersebut menambah daftar panjang tindakan korupsi yang telah menjalar ke segala lini. Se-

korupsi. Tak ayal lagi, jika korupsi telah menjadi tindakan extraordinary crime (Kejahatan luar biasa) karena para pelakunya juga adalah orang-orang yang luar biasa. Korupsi telah melibatkan pejabat-pejabat yang notabene bertindak s e b a g a i kepala daerah, penegak hukum dan wakil rakyat yang seharusnya berjuang untuk kesejahteraan rakyat, tapi pada kenyataannya, kesejahteraan rakyat justru dipertaruhkan.

kan komitmen dan eksistensisinya sebagai lembaga anti k o r u p s i yang independen dalam mengatasi masalah korupsi. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa kasus korupsi yang merupakan masalah terpelik di negeri ini masih banyak menemui jalan buntu. Beberapa kasus pun diproses secara berkepanjangan hingga hilang begitu saja tanpa jejak. Bahkan masih banyak kasus s e r u p a yang belum mampu diangkat kepermukaan,mulai dari kasus korupsi puluhan juta sampai trilyunan rupiah.

setengah-setengah. Apalagi lembaga yudikatif yang diharapkan dan seharusnya ikut andil dalam memberantas korupsi secara adil justru terseret oleh dahsyatnya arus kedalam pusaran korupsi. Tentu masih segar dalam ingatan, peristiwa yang mengejutkan publik dan hampir tak bisa dipercaya ketika Ketua Mahkamah Kontitusi (MK) tertangkap tangan dan terbukti ‘bermain’ dalam kasus suap p e m e n a n g a n pilkada di Provinsi Banten. MK yang seharusnya bersikap tegas dalam menegakkan hukum

bagai masyarakat awam, mungkin kita mengenal korupsi yang berarti mencuri uang rakyat untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya. Namun pada hakikatnya korupsi itu terjadi karena adanya monopoli dan diskresi tanpa akuntabilitas. Dengan kata lain, kasus korupsi yang marak terjadi di negeri ini disebabkan karena adanya kekuasaan dan kewenangan yang tidak diimbangi dengan pertanggungjawaban. Oleh karena itu, agar para penguasa tidak menyalahgunakan k e k u a s a a n n y a

Surat Kabar Harian

HALUAN LAMPUNG Penerbit Komisaris Penasehat Hukum Dewan Redaksi Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Pemimpin Perusahaan Wakil Pemimpin Perusahaan Manajer Marketing

: PT. LAMPUNG JAYA ABADI : Dra. Zuraida, M. M : A. Rizkie, S.H & Partner : Yon Bayu Wahyono, Agus Sulendra : Hengki Ahmat Jazuli : Budimansyah : Indira Mauli : Herwandi Agusta, S. Kom : Danis Mulya

Perkosa Anak Kandung Perbuatan ini tak patut dicontoh, seorang ayah bejat tega memperkosa putri kandungnya sendiri hingga 17 kali, dimana perasaan seorang ayah yang seharusnya melindungi dan membesarkan buah hatinya yang juga darah dagingnya sendiri. Warga Sukabumi Bandar Lampung bernama Deden alias Asep (52) ini diduga ada kelainan sex atau hyper sex, sehingga anak kandungnya sendiri baru berumur 14 tahun diembat. Apalagi tersangka mengaku sudah lima kali kawin dan memiliki anak delapan. Pengakuan Asep pada polisi, pihaknya menggauli anaknya tatkala istrinya sudah tidur, lalu dia mengancam anaknya dengan golok, kalau anaknya menolak, dia mengancam mengutuk jadi monyet. Ini sudah keterlaluan dan kebablasan. Apalagi pelaku jelas merusak masa depan anak kandungnya sendiri yang masih belia. Sehingga sangat susah jodohnya, karena perbuatan ayahnya yang sangat biadab dan perilakunya seperti binatang. Dalam masyarakat yang sudah sangat maju akibat pengaruh modernisasi dan teknologi komunikasi, memberikan dampak yang sangat luar biasa. Apalagi pelaku tidak memiliki dasar iman agama yang kuat, dan perilaku incest (menyetubuhi hubungan sedarah) sering dilakukan masyarakat kelas bawah atau kalangan keluarga miskin. Apalagi pelaku pekerjaannya tukang rongsok atau pemulung. Selain itu didorong kondisi sosial dan faktor ekonomi kebanyakan perilaku melakukan perbuatan bejad karena ingin melampiaskan hawa nafsunya, dengan menyetubuhi anaknya sendiri. Menurut pakar psikologi sosial, kejahatan incest terjadi umumnya dilakukan oleh oknum masyarakat yang berlatar belakang pendidikannya sangat rendah, buta huruf dan agamanya tipis atau tidak taat beribadah. Perisitiwa kejahatan incest tidak saja terjadi di Indonesia, namun juga terjadi di n e g a r a sedang berkembang lainnya bahkan di negara maju. Kejahatan incest tidak saja memandang apakah perilaku merupakan perilaku sex yang menyimpang, atau perilaku sakit jiwa atau manusia normal. Faktor-faktor eksternal dan internal juga ikut mendorong kasus tersebut, misalnya sebuah keluarga miskin yang tinggal satu rumah berhimpitan dan berdesakan. Kasus incest selain dilakukan ayah memperkosa putri kandungnya, juga bisa saja memperkosa anak tirinya, iparnya, bahkan kakak laki-laki menyetubuhi adik kandungnya yang perempuan. Juga terjadi anak laki-laki menyetubuhi ibunya sendiri atau bibinya. Incest memang termasuk kategori sex yang menyimpang, apalagi kalau sudah memperkosa anak kandungnya sendiri berkali-kali, sehingga patut pelakunya dihukum berat dengan sangsi hukuman yang berlapis dan ancaman pidana hingga 15 tahun penjara. Sedangkan di negara yang menerapkan hukum Islam seperti di Arab Saudi, pelaku bisa dihukum mati dengan dirajam atau dilempari batu sampai mati, atau dipenggal kepalanya. Karena itu untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari, peran tokoh-tokoh agama atau ustad sangat dibutuhkan dalam rangka memberikan pencerahan dan kesadaran, moral dan akhlak yang baik bagi masayarakat. Beragama yang taat salah satu cara untuk mencegah penyimpangan tersebut.

perlu untuk merenungi perkataan Imam Al Ghazali, beliau pernah berpesan: “Agama dan kekuasaan ibarat saudara kembar, agama adalah pondasi sedangkan kekuasaan adalah penjaga. Sesuatu tanpa pondasi akan roboh dan sesuatu tanpa penjaga akan

terlantar.� P e r n y a t a a n tersebut menunjukkan betapa pentingnya seorang penguasa membekali dirinya dengan pemahaman agama, agar m e r e k a dapat mempertanggungjawabkan kekuasaan yang diamanahkan kepadanya. Wallahu a’lam bisshawaab.

Redaktur Pelaksana : Aan Lampung Redaktur : Andersen. S, Iwan Ariyanto, Ilham Jamhari Wartawan : Rudi Kurniawan, Robin Katriansyah, S.T , Rudy Hardianto, Awaluddin, Ana Zeen Messe, Raditya Mahardika Biro Lampung Utara : Heri Setiawan (Kabiro), Arif (Kabag Pemasaran), Depri, Sujatmiko, Berkhin. S Biro Lampung Timur : Yanri (Kabiro), A.Rahman, Ilham Sanjaya, Ibrahim, Nova Wahyuni Biro Lampung Barat : Eko. S Biro Lampung Selatan : Agus Sri Yanto (Kabiro), Biro Lampung Tengah : Gunawan Biro Pringsewu : Mega Utama (Kabiro), Hermanto, Abraham Hasan, Zainal Prabu, Biro Tulangbawang : Darjono (Kabiro), Yahya Apit, Hidman, Heri Purwanto, Hermansyah (Marketing) Biro Mesuji : Herwin, Biro Tulangbawang barat : Elia Sunarto (Kabiro), Gati Susanto dan Aliyudin Biro Way Kanan : Yasir Subagio, Solihin Biro Tanggamus : Iwan Kurniawan Biro Pesawaran : Prayogi Biro Pesisir Barat : Rego (Kabiro), Agustiawan Biro Metro : Verry. S Layout dan Design Grafis : Andrian Saputra, S.T (Kabag Pracetak), Johansah, Alfian Saputra, S. Kom Kabag Sirkulasi : Karyanto Syam Marketing : Dwi Gita Fitriani, M. Arief, Firmansyah, Percetakan : PT. SUBUR JAYA NIRWANA : Panca Ardhi (Kabag Percetakan) Abdullah, Ali Nurdin, Ari Desoni, Thomas Mathew, Dedi Kurniawan, M. Rohim.

( ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN ) Alamat Redaksi/Tatausaha : Ruko Nirwana Regency Blok. B/4, Jln. Pulau Morotai No. 99 Way Halim Bandar Lampung, Faksmili : 0721-708891, Email : haluanlampung@gmail.com BANK : BANK BRI No. Rek : 069901000014569 a/n HENGKI A. JAZULI WARTAWAN HALUAN LAMPUNG SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/ MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER.

No. Telepon Penting  Hotline Polisi

: 110

 Polsekta Teluk Betung Selatan

: 481283

 Ambulans

 Polda Lampung

: 485841

 Polsekta Kedaton

: 7691110

 Polsekta Teluk Betung Barat

: 485383

 PMI

: 253452

 Polsekta Panjang

: 31383

 Kebakaran

: 113/252741

 Polsekta Sukarame

: 7624250

 Dirpolair

: 31310

 RS Abdoel Moeloek

: 702455, 703312

 PDAM

: 483855

 RS Bumi Waras

: 254589

 PLN

 ULPK BBPOM

: 123

: 254888

 RS Urip Sumoharjo

: 771322

 Gangguan PLN

 Poltabes Bandar Lampung

: 263206

: 254110

 RS Advent

: 703459

 Gangguan Telkom

: 147

 Polsekta Tanjungkarang Timur

: 253783

 RS Immanuel

: 704900

 Penerangan Telkom

: 108

 Polsekta Tanjungkarang Barat

: 255015

 RS Graha Husada

: 240000

 Pemprov Lampung

: 481166

 Polsekta Teluk Betung Utara

: 482083

 RS Bintang Amin Husada

: 273601

 Pemkot Bandar Lampung

: 252041

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

: 118

Email : haluanlampung@gmail.com


POLITIK

7

Rabu, 29 Januari 2014

HALUAN LAMPUNG

KPU Susun Skema Pilgub KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Lampung kemarin, Selasa (28/1) menghadap KPU Pusat.

Foto Para Cagub

KPU Sinkronisasikan Pileg dan Pilpres Jakarta, HL- Komisi Pemilihan Umum berencana melakukan sinkronisasi terhadap sejumlah poin di Undang-undang Pemilu Legislatif yang dapat diaplikasikan pada pelaksanaan Pilpres, kata Komisioner Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Selasa (29/1) “KPU berpandangan bahwa di UU Pileg itu ada hal-hal yang sebetulnya baik untuk menyelenggarakan Pilpres yang berkualitas, namun di UU Pilpres tidak disebutkan,” kata Hadar ketika ditemui di Gedung KPU

Pusat Jakarta. Dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD terdapat beberapa pasal yang menurut KPU dapat diterapkan pada Pilpres 9 Juli mendatang. Salah satu poin yang perlu diterapkan dalam pelaksanaan Pilpres terkait pemungutan suara di luar negeri yang dilakukan mendahului hari pemungutan suara di dalam negeri. Untuk Pemilu Anggota Legis-

latif pada 9 April mendatang, pemilih yang berada di ratusan kantor perwakilan RI di luar negeri mencoblos surat suara terlebih dahulu, yaitu pada 30 Maret hingga 6 April. “Early Voting” tersebut dilakukan untuk mengakomodasi hak pemilih di luar negeri, sehingga partisipasi pemilih menjadi meningkat dibandingan pada Pemilu sebelumnya. Selain itu juga terkait daftar pemilih khusus (DPK), yang tidak diatur dalam Undang-un-

dang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Oleh karena itu, KPU ingin bertemu dengan Komisi II DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait sejumlah peraturan baru untuk pelaksanaan Pilpres. “Perbedaan-perbedaan semacam itu yang ingin kami diskusikan. Kami ingin mendapat dukungan terkait pengaturan yang lebih baru di Pileg tetapi tidak ada di Pilpres,” ujar Hadar. HL-06/ant

Dalam kesempatan itu KPU menyampaikan beberapa skema waktu pelaksanaan pilgub Lampung mulai dari pilgub sebelum pileg, berbarengan dengan pileg bahkan setelah pileg sebelum berakhirnya masa jabatan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP. Menurut Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono, kedatangannya ke KPU Pusat untuk mengonsulatasikan soal jadwal pilgub Lampung ini didampingi dua rekan komisionernya yakni Edwin Hanibal dan Handi Mulya Ningsih. “Sebelumnya juga kami sudah konsultasi kembali dengan KPU RI. Pada saat itu kami diperintahkan membuat skema-skema jadwal pilgub yang paling memungkinkan, kita sudah buat itu. Kami merujuk pada UU 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang mengatakan selambat-lambatnya pilkada digelar satu bulan sebelum berakhirnya masa jabatan kepala daerah,” terang Nanang, Selasa

(28/1). Nanang menegaskan dalam membuat skema jadwal pihaknya mengacu pada landasan normatif dengan sistem seperti undang-undang. “Jadi bukan karena kemauan kita tanpa dilandasi aturan. Itu (skema) sudah kita sampaikan,” jelasnya. Disisi lain, dalam konsultasinya kali ini, kata dia, pihaknya juga ditanyakan oleh KPU RI soal laporan ke Kejaksaan Tinggi oleh beberapa akademisi Unila, yang menyoal dugaan penggunaan dana pileg untuk membiayai tahapan verifikasi cagub-cawagub independen. Dalam kesempatan itu, dijelaskannya, bila KPU Lampung sudah melakukan konsultasi dengan BPK Perwakilan Lampung. “Hasil konsultasi kami, BPK Perwakilan Lampung mengatakan tidak ada yang salah dengan KPU Lampung. Jadi apa yang terjadi pada tahun 2013, sudah kita sampaikan pada BPK. Kata BPK,

sepanjang kegiatan ditahun 2013 itu tidak dibebankan pada anggaran di tahun 2014, itu gak ada persoalan. Kita konsultasi (dengan BPK) itu pada minggu kedua Januari, lengkap lima komisioner dan sekretaris KPU Lampung,” ungkap dia. Dalam pertemuannya kemarin, Nanang mengatakan, belum ada jawaban dari KPU RI. Meski begitu, pihaknya berharap dalam pertemuan selanjutnya yakni hari ini (29/1), KPU Lampung mendapat titik terang dari KPU pusat. Terkait waktu pilgub yang paling ideal dan tidak menyalahi aturan, Nanang belum bersedia memberitahu. Meski begitu, apapun hasil konsultasinya dengan KPU pusat akan langsung diplenokan pada Kamis (30/1) siang. “Kami gak mau mendahului. Kami kalau gak besok (hari ini) sore atau lusa pulang ke Lampung. Harapannya, Kamis pagi bisa sampai di Lampung, sehingga kita bisa melakukan rapat pleno soal pilgub. Kita mau lihat dulu perkembangannya,” jelas Nanang. HL-06

Amalsyah Tarmizi Siap Penuhi Tuntutan KPU Bila Ical Presiden Lampung akan Maju Bandarlampung, HL- Bakal calon gubernur dari jalur independen Amalsyah Tarmizi siap memenuhi persyaratan yang diajukan KPU Lampung soal surat penarikan dari pendukungnya jika ingin mundur di pilgub Lampung. “Tentu kami akan penuhi persyaratan ijin dukungan dari pendukung saya, seperti yang dinyatakan lembaga penyelenggara itu soal pengunduran diri saya. Tapi itu pun jika KPUD ada dasar aturannya, kan harus jelas,” ungkap Amalsyah melalui sambungan telpon saat sedang melaksanakan umroh, Selasa (28/1).

Menurutnya, dengan ditolaknya surat penarikan pencalonannya tersebut, segera membicarakan hal tersebut dengan tim pemenangannya. Meski begitu, tentara berpangkat Kolonel itu menyatakan ada yang lebih penting meminta agar KPUD Lampung berkonsentrasi penyelenggaraan hajat nasional pilLeg dan pilPres. “Soal pilgub, KPUD supaya membuat tahapan dan jadwal lebih realistis. Dengan tidak mengganggu proses jadwal tahapan PilLeg dan PilPres,” tegasnya. Sementara Ketua KPUD

Lampung Nanang Trenggono mengatakan, pasangan Amalsyah Tarmizi-Gunadi Ibrahim itu dinyatakan sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Lampung bukan karena mereka berdua, tetapi karena didukung oleh 454 ribu rakyat Lampung. “Mereka berdua mendapat amanah atau kepercayaan dari rakyat yg mendukungnya. Meski pasangan Amalsyah-Gunadi ini disebut perseorangan. Tapi selama mereka belum ditetapkan sebagai pasangan calon masih dimungkinkan mundur, tapi tidak bisa diganti. Tapi tentu tidak

bisa sepihak, harus memperoleh persetujuan dari pendukungnya,” ungkap Nanang. Sementara penarikan pencalonan yang dilakukan pasangan Amalsyah-Gunadi, sambung Nanang, hanya sebatas mereka sendiri belum ada prsetujuan maupun ijin dari pendukungnya. “KPUD menerima pengunduran diri mereka sepanjang disetujui oleh rakyat yang memberikan amanahnya kepada pasangan ini. Kecuali untuk Bakal Calon dari jalur Parpol, sudah jelas bisa diganti bila berhalangan tetap,” terangnya. HL-06(*).

Kalianda, HL- Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) menyatakan bahwa bila presiden Indonesia merupakan putra daerah Lampung, maka daerah ini akan semakin maju. “Kalau presidennya nanti putra daerah Lampung, maka Lampung akan semakin maju. Apalagi kalau Mendagrinya juga orang Lampung,” kata Ical, saat menghadiri silaturahmi dengan tokoh masyarakat di aula rumah dinas bupati Lampung Selatan, di Kalianda, Selasa (28/1). Ical yang memang putra daerah Lampung itu, menye-

but pula Gubernur Lampung Sjachroedin ZP untuk menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) jika masa jabatannya habis dan dirinya terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2014 ini. Dia berjanji, jika nanti diberikan amanah untuk memimpin bangsa ini, akan membangun Indonesia termasuk Lampung dari berbagai sektor seperti pertanian dan pendidikan. Program pembangunan di sektor pertanian, lanjutnya, seharusnya masalah pupuk bisa diatasi agar petani mudah

mendapatkannya, sebelum tanam harus sudah mendapatkan pupuk tepat waktu. “Jangan sampai setelah tanaman dewasa baru mendapatkan pupuk, sehingga pertumbuhan tanaman padi menjadi tidak optimal akibatnya panennya juga akan berkurang,” kata dia pula. Selain itu, di daerah Lampung ini, ujar Ical, harus memegang teguh prinsip Bhinneka Tunggal Ika jangan sampai terjadi perselisihan yang pernah terjadi di Kabupaten Lampung Selatan beberapa waktu lalu.HL-06/ant

MK Jelaskan Putusan tentang Pemilu Serentak

Tidak Wajar Saksi Pemilu Dibiayai Negara

Ferry Mursyidan Baldan

Jakarta, HL- Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Ferry Mursyidan Baldan mengatakan adanya saksi tambahan yang mengawasi Pemilu menandakan keraguan terhadap penyelenggara pesta demokrasi itu. “Asumsinya begini, kalau ada saksi berarti ada keraguan dengan penyelenggara Pemilu. Kalau mereka (penyelenggara) layak dipercaya, tidak akan pakai saksi,” kata Ferry dalam diskusi bertajuk “Mendorong Akuntabilitas Parpol, Caleg, Capres dan Cawapres dalam Pemilu 2014” di Jakarta, Selasa (29/

1). Hal tersebut, menurut mantan anggota Komisi II DPR RI itu, menunjukkan adanya ketidakseriusan dalam Pemilu. Ferry mengatakan partainya tegas menolak dana tambahan untuk saksi parpol karena menilai dana tersebut tidak lumrah. Terlebih, dana untuk membayar saksi parpol merupakan dana kampanye yang harus menjadi tanggung jawab parpol. “Parpol itu dilarang terima dana APBN atau APBD, begitu pula dari BUMN atau BUMD,” tegasnya.

Ia juga berpendapat bahwa seyogyanya semua parpol dalam kondisi kosong menghadapi Pemilu. Artinya, sebelum bisa masuk dalam pemerintah, parpol tidak menerima suntikan dana apapun dari negara. Hal itu dikhawatirkan justru membuat budaya korupsi semakin marak. “Coba bayangkan, sekarang parpol masih di luar (pemerintahan) sudah bisa dapat Rp56 miliar (jika menerima dana saksi dari negara), bagaimana kalau sudah di dalam? Bisa jadi vacuum cleaner,” ujarnya sambil tertawa. Dalam kesempatan yang

sama, Direktur Eksekutif Forum Masyarakat Peduli Parlemen Independen (Formappi) Sebastian Salang menilai anggaran pengawasan tambahan untuk saksi merupakan cara yang keliru untuk meminimalkan pelanggaran Pemilu. “Diagnosa keliru, terapinya juga keliru. Belum lagi, kalau negara membiayai, itu artinya negara juga tidak percaya dengan penyelenggara Pemilu,” katanya. Ia menilai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) semestinya memetakan kerja pengawasan berdasarkan pengalaman Pemilu sebelumnya. Dengan pemetaan yang baik, lembaga pengawas itu diharapkan bisa meminimalkan pelanggaran yang terjadi selama pesta demokrasi berlangsung. Badan Pengawas Pemilu menganggarkan Rp1,5 triliun dana tambahan untuk kegiatan pengawasan Pemilu 2014 guna membiayai Mitra PPL dan saksi parpol di 545.778 TPS. Ketua Bawaslu Muhammad menyatakan, Bawaslu menganggarkan Rp800 miliar untuk program Mitra PPL, sedangkan untuk membayar honor saksi dari parpol diperlukan sekitar Rp700 miliar. HL-06/ant

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Jakarta, HL- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mahkamah Konstitusi (MK) Janedjri M. Gaffar menjelaskan mengenai kejanggalan putusan uji materi (judicial review) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang diajukan Effendi Gazali. Menurutnya, tak ada satupun hal yang janggal mengenai putusan itu. Menurutnya, permohonan Effendi telah selesai disidangkan pada 14 Maret 2013. Pada 26 Maret, Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) memutus bahwa Pemilu akan diselenggarakan secara serentak. “Tetapi saat itu belum ditentukan waktu penyelenggaraannya. Belum ditentukan juga masalah presidential treshold,” ujar Janedjri dalam konferensi pers di Gedung MK, Jakarta, Selasa (28/1). Pemilu serentak pada 2019

baru diputuskan pada RPH tanggal 28 oktober 2013. Sementara, putusan mengenai presidential treshold baru ditetapkan pada RPH terakhir tanggal 17 Januari 2014. Totalnya, dilaksanakan delapan kali RPH untuk memutus permohonan ini. Hal tersebut menurut Janedjri adalah sesuatu yang wajar. Apalagi jika permohonan yang diajukan membawa dampak yang besar bagi negara. “Itu tidak masalah. RPH memang bisa dilaksanakan berkali-kali. Sidang lain juga ada yang sampai berkali-kali,” jelas Janedjri. Lalu, mengapa dalam amar putusan tersebut, yang tertera adalah RPH pertama, bukan yang terakhir? Janedjri menjelaskan, hal itu dipilih sebagai waktu pengambilan putusan karena hakim MK masih lengkap. Saat itu, RPH masih diikuti sembilan hakim yang menyidangkan per-

Pasek Batal Gugat Ibas

Gede Pasek Suardika

Jakarta, HL-Politisi Partai Demokrat Gede Pasek Suardika mengurungkan niatnya menggugat Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan dan Sekretaris Jenderal DPP Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Alasannya, surat pemecatan dirin-

ya telah dikembalikan DPR ke DPP Partai Demokrat. “Jadi, kemarin sudah saya sampaikan bahwa surat itu dikembalikan karena tidak memenuhi formalitas surat. Kemarin batal kita ajukan gugatan, sekarang menunggu perkembangannya,” ujar Pasek di gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/ 1). Pasek menambahkan, bila surat pemecatan dirinya sesuai mekanisme, dirinya akan legowo atau menerima. Namun sebaliknya, jika ada kesalahan mekanisme, mantan Ketua DPP Partai Demokrat bidang komunikasi itu akan kembali melayangkan somasi. “Posisi kami mengkaji dan menunggu. Kita menginginkan, kalau ada putusan atau hukuman harus ada mekanisme yang benar,” tegasnya.

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

kara dari awal. Sebelum memasuki sidang RPH kedua, Ketua MK Mahfud MD dan Wakil Ketua MK Ahmad Sodiqi telah memasuki masa purna tugas. Sementara hakim anggota Akil Mochtar ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus dugaan suap sengketa pilkada. “Jadi tidak bisa kalau dipakainya yang di akhir, soalnya hakim tidak lengkap,” ujarnya. Penjelasan ini menurutnya disampaikan untuk menjawab berbagai tuduhan yang dilayangkan kepada MK selama ini. Menurutnya, berbagai pihak banyak yang menganggap putusan MK soal UU Pilpres janggal dan penuh kecurangan. “Semoga dengan penjelasan ini, semuanya mengerti, oh ternyata begini prosesnya. Jadi tidak ada bola liar lagi,” pungkasnya. HL-06/nt

Menurut Pasek, ada 2 alasan yang menjadi dasarnya melakukan somasi. Pertama, terkait aspek formalitas surat pemecatan. Surat tertanggal 13 Januari 2013 itu ditandatangani oleh Syarief dan Ibas. Surat itu, kata mantan Ketua Komisi III tersebut, seharusnya tidak diterima oleh pimpinan DPR. Pimpinan DPR sebaiknya mengembalikan surat tersebut kepada Partai Demokrat karena tidak sesuai dengan syarat. Pelanggaran kedua, Pasek menyebut Partai Demokrat memecatnya tanpa melakukan mekanisme yang ada di internal partai, seperti harus melalui Komisi Pengawas dan Dewan Kehormatan. Komisi Pengawas bertugas menginvestigasi dan menyampaikan hasilnya ke Dewan Kehormatan. Setelah itu, Dewan Kehormatan menyampaikan lagi ke DPP. HL-06/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

8

Rabu, 29 Januari 2014

HALUAN LAMPUNG

Penjaga Sandal Ditusuk Pakai Gunting Pelaku Dibekuk Polisi Bandarlampung, HL-Satuan Reskrim Poltabes Bandarlampung berhasil membekuk Deni, pelaku penusukan Novian, seorang penjaga sandal di Masjid Takwa Tanjungkarang. Penujahan dilakukan tetangganya sendiri bernama Deni. Polisi kini sudah menangkap Deni. Menurut Sriyati, ibu Novian, mengatakan bakwa aksi penusukan anaknya dikeroyok keluarga Joni. “Bapaknya Joni, ibu, anak semua mengeroyok anak saya,” ujarnya saat diwawancara wartawan, di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek, Selasa (28/1). Dia menambahkan peristiwa penusukan yang dilakukan Deni tersebut terjadi di depan mas-

jid Takwa, Selasa (28/1) sekitar pukul 12.30 WIB Selain itu, Joni memukul kepala anaknya memakai balok. Sedangkan anak Joni bernama Deni, menujah Novian menggunakan gunting. “Ada sekitar lima lubang di tubuh anak saya akibat tikaman gunting,” papar Sriyati. Penyebab pengeroyokan karena hal sepele. Sriyati mengatakan, anaknya meminta uang setoran masjid ke Darma, anak Joni. Darma tersinggung hingga keluar kata makian. Dari situ terjadi pertengkaran. Tidak berapa lama, Darma datang bersama ayah, ibu, dan kakaknya. Mereka langsung mengeroyok Novian. HL-05

Penembak Briptu Nurul Dibekuk Polisi

Sobri Pelaku Kasus Pembunuhan Dilimpahkan Bandarlampung, HL-Polsek Abung Barat melimpahkan kasus pembunuhan dengan tersangka Sobri, ke Kejaksaan Negeri Kotabumi, Selasa (28/ 1). Pasalnya, pelimpahan tahap dua yang dilakukan Satreskrim Polsek Abung Barat bersama dengan Kanit Reskrim Aiptu Irfan sudah P-21 alias lengkap. Ia menuturkan pelimpahan sudah dinyatakan lengkap oleh polisi. “Berkas perkara bersama dengan tersangka hari ini akan dilimpahkan ke kejaksaan,” jelasnya, Selasa (28/1). Diketahui, selama delapan tahun buron, Sobri (43), warga Slagai Lingga, Lampung Tengah, pelaku pembunuhan, akhirnya diringkus Polsek Abung

Barat dan Polres Lampung Utara, Minggu (3/11) sekitar pukul 08.00 WIB.Pria dengan perawakan tinggi besar itu terpaksa dihadiahi dua tembakan, karena berusaha melawan petugas saat akan ditangkap. Kapolsek Abung Barat AKP Rohmadi menerangkan, pihaknya mengamankan pelaku pembunuhan itu di daerah Selagai Lingga, Lampung Tengah. “Kami mendapat informasi tersangka sedang berada di kebun,” bebernya.Rohmadi menerangkan tersangka merupakan pelaku pembunuhan Umri, warga Dusun Talang Lewok, Desa Kotabumi Tengah Barat, Kotabumi, pada tahun 2005 lalu. “Sobri menghabisi korban dengan laduk,” pungkasnya. HL-05

Dihajar Bos Karet, Korban Masih Dendam Kotabumi, HL- Polres Kotabumi masih terus mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan Mulyadi Husen alias Bijai (37) terhadap anak buahnya Martin Losi (29). Pasalnya, saat ini polisi telah meningkatkan kasus ini kedalam tahap penyidikan. Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Bunyamin, membenarkan telah terjadi penaniayaan yang dilakukan oleh Mulyadi Husen terhadap Martin Losi, ia mengatakan kini kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi dan tahap penyelidikan.” saksi-saksi udah kita periksa dan korbannya juga sudah divisum” ungkap Bunyamin, kepada wartawan, Selasa (28/01). Namun, pada saat awak media menyambangi kediaman Bijai untuk keperluan konfirmasi, pihaknya mengatakan Bijai sedang tidak ada ditempat, “Sementara belum bisa komen, dia masih sibuk terus, kemarin ia

dapat musibah mertuanya meninggal, mungkin bos ditempat mertuannya,” ujar Giting, salah seorang karyawan Bijai, Selasa (28/01) kemarin. Seperti yang diberitakan beberapa hari lalu, bahwa Martin Losi Warga dusun Gilih Sari, desa Kembang Tanjung, kecamatan Abung Selatan, Lampura, telah dianiaya oleh Mulyadi Husen alias Bijai warga desa Kembang Tanjung, kecamatan Abung Selatan, Lampura, yang merupakan bos karet ditempat ia bekerja. Pada saat itu Martin (korban) ingin meminta uang kepada bosnya (Bijai) untuk keperluan pekerjaan, tiba-tiba Bijai menghampirinya dan tanpa alasan yang jelas Bijai memukul kepala korban mengunakan besi behel Sepanjang 30cm, akibat pemukulan yang dilakukan Bijai tersebut, korban mengalami luka robek dibagian Kepala sebelah kiri dan membuat korban hampir tak sadarkan diri. HL-05/HLD-18

Pembunuh Bocah Dihukum Seumur Hidup Palembang, HL- Pembunuhan bocah berusia tujuh tahun divonis majelis hakim hukuman pidana penjara seumur hidup setelah terbukti memenuhi unsur-unsur dalam Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. “Berdasarkan keterangan saksi dan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, terdakwa Fredy (37) terbukti melanggar Pasal 340 KUHP dan majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara seumur hidup ,” kata Ketua Majelis Hakim Denson dalam pembacaan putusan, Senin (27/1) Putusan pengadilan itu serupa dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Gunawan yang awalnya menjerat terdakwa dengan Pasal 340, Pasal 338, Pasal 351 ayat 3 KUHP, dan Undang-Undang perlindungan anak. Sementara, terkait dengan putusan pengadilan itu, terdakwa menyatakan menerima meskipun pada persidangan tidak didampingi kuasa hukum, karena sedang tertimpa musibah yakni orangtua meninggal dunia.

Senada, JPU juga menerima keputusan majelis hakim tersebut. “Artinya putusan pengadilan ini telah memiliki kekuatan hukum tetap,” ujarnya. Kasus pembunuhan ini sempat menjadi perhatian warga Palembang beberapa waktu lalu, karena terdakwa diagnosa menderita kelainan jiwa. Namun, setelah diperiksa sebanyak dua kali oleh tim dokter dari Rumah Sakit Ernaldi Bahar dinyatakan kondisi kejiwaan terdakwa dalam keadaan sehat. Terdakwa melakukan pembunuhan terbilang sadis terhadap korban pada bulan Mei 2013 dengan cara membujuk bermain “playstation” gratis. Lalu, korban dicabuli tersangka sebelum akhirnya dibunuh. Seusai melakukan pembunuhan atas korban, terdakwa melarikan diri ke Tangerang hingga diamankan pihak kepolisian setempat pada 29 Mei 2013, dan dibawa ke Palembang pada 30 Mei 2013 untuk menjalani proses hukum. HL-05/nt

TIM gabungan Mabes Polri, Polda Jawa Barat, Polda Metro Jaya, Polda Lampung, menangkap satu orang anggota kelompok penembak Briptu Nurul bernama Komarudin alias Kokom. Polisi meringkus Komarudin di Desa Negeri Agung, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur, Senin (27/1) subuh. Dari penangkapan terhadap Komarudin, petugas menyita satu unit sepeda motor yang diduga dipakai tersangka saat menjalankan aksinya. Direktur Kriminal Umum

Polda Lampung Komisaris Besar Purwo Cahyoko membenarkan adanya penangkapan oleh tim gabungan.”Ya, benar tim gabungan menangkap tersangka berinisial K di Lampung Timur,” katanya, kemarin. Dia menjelaskan bahwa sampai saat ini tim gabungan tersebut masih berada di lapangan untuk mengejar satu tersangka lain termasuk

eksekutornya. Sejak peristiwa penembakan Briptu Nurul di Bogor, tutur Purwo, pihaknya bersama dengan Polda Jawa Barat, dan Polda Metro Jaya langsung melakukan penyelidikan di wilayah Lampung Timur. Dari penyelidikan, diketahui, ada beberapa tersangka berasal dari Lampung Timur. Salah satunya adalah Komarudin. Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap para tersangka. Polisi akhirnya mengetahui dan menangkap Komarudin di tempat persembunyian tersangka K di Desa Negeri Agung,

Polres Musirawas Periksa Kades Diduga Terlibat Pengrusakan Mapolsek Musirawas, HL- Jajaran Kepolisian Resor Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan akan memeriksa salah satu kepala desa yang diduga terlibat perusakan kantor Polsek beberapa waktu lalu. “Kami sudah mengajukan izin ke Bupati Musirawas Dr H Ridwan Mukti untuk memeriksa Kepala Desa SP4 Mangunharjo, Kecamatan BTS Ulu BH yang diduga terlibat perusakan mapolsek setempat,” kata Kapolres Musirawas AKBP Chaidiri, Selasa (28/1) Ia mengatakan, permintaan izin itu sudah diajukan beberapa waktu lalu, namun belum juga turun, sekarang pihaknya kembali mengajukan permintaan izin yang kedua kalinya. Sebelum melayangkan surat yang kedua itu, pihaknya sudah berkomunikasi dengan sekretaris daerah agar surat izin tersebut dikeluarkan. Bila surat izin itu sudah disetujui bupati, maka penyidik

bisa melakukan pemeriksaan untuk meminta penjelasan terkait pengrusakan Mapolres BTS ULU tersebut. Berdasarkan keterangan beberapa saksi yang sudah diperiksa sebelumnya, kades ada indikasi terlibat dalam pengrusakan mapolsek tersebut. Untuk membuktikan dugaan itu, maka pihak penyidik akan mememriksa kades tersebut meskipun saat diperiksa statusnya sebagai saksi. Wakapolres Musirawas Kompol Tulus Sinaga menambahkan, pihaknya sangat berharap mendapatkan izin untuk memriksa Kades SP4 Mangunharjo Kecamatan BTS Ulu itu, untuk membuktikan keterangan saksi menyebutkan ada indikasi keterlibatan oknum Kades tersebut. “Sesuai dengan peraturan yang ada, untuk meminta keterangan dari seorang kades, harus ada surat izin dari kepala daerah sebagai atasan,” ujarnya. Dalam kasus perusakan Ma-

Polresta Sita Sabu-Sabu Pelaku Bekerja Sebagai Eksekutor

polsek ini, pihaknya sudah menahan empat orang tersangka, imbasnya kini bangunan Mapolsek tidak memilki kaca jendela. Ia menjelaskan, perusakan Mapolsek itu terjadi, Sabtu (23/11) 2013 sekitar pukul 20.00 WIB, bermula polisi melakukan penangkapan terhadap seorang warga SP4 yang diduga terlibat kasus pencurian sepeda motor dan kepemilikan senjata tajam. Sekitar pukul 20.00 WIB datang sekelompok warga menanyakan perihal penangkapan tersebut, meskipun personel Polsek sudah menjelaskan bahwa yang bersangkutan terlibat kasus pencurian sepeda motor, namun warga marah. Sekelompok warga yang berjumlah sekitar 50 orang itu langsung melakukan pengrusakan kaca-kaca dipecahkan, begitu juga dengan atap genteng, peralatan kantor juga dirusak, selain itu juga satu set komputer dan Air Condinsioner (AC) rusak. HL-05/nt

Polisi menghitung pupuk palsu yang berhasil diamankan di Mapolsek Ngajum, Malang, Jawa Timur, Selasa (28/1). FOTO:Ari Bowo Sucipto/ant

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

berusaha mencuri motor Yamaha Jupiter MX milik korban yang diparkir di depan warung. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Reserse Kriminal Polisi Resor Bogor, Ajun Komisaris Polisi Didik Purwanto mengatakan, korban merupakan anggota Reskrim Polsek Kalapa Nunggal. ”Kami masih melakukan olah TKP, dan korban saat ini dibawa ke RS Polri Kramat Jati, untuk di autopsi. Korban tewas karena tertembus peluru dikepalanya,” katanya. HL-05

Kecamatan Gunung Pelindung. Diketahui, Briptu Nurul Affandi, anggota Reskrim Polsek Kalapa Nunggal ditembak dari jarak kurang dari 2 meter oleh pelaku. Hal itu disampaikan Titin (36) pemilik warung gadogado dan rujak dalam keterangannya kepada petugas. ”Jaraknya dekat, sekitar 2 meteran. Pas orang itu nembak, saya lagi motongin buah buat bikin rujak,” ujarnya kepada petugas, Jumat(10/1/2014).Titin mengatakan, saat kejadian korban sedang menyantap rujak. Tibatiba datang seorang pria yang

Bandarlampung, HL-Kepolisian Resor Kota Bandarlampung menyita sabu-sabu senilai Rp1 juta dari tersangka Sahat Parminggus (34) pada Senin (27/ 1) sekitar pukul 14.15 WIB, di Jl Sultan Agung, Kedaton, Bandarlampung. “Tersangka ditangkap saat sedang bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu,” kata Kasat Narkoba Polresta Bandarlampung Kompol Sunaryoto, di Bandarlampung, Selasa (28/1). Dia menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba di Jl Sultan Agung Kecamatan Kedaton. “Setelah dilakukan penyelidikan, terlihat seorang laki-laki yang sedang mengendarai sepeda motor skutermatik berwarna putih dengan gerak-gerik yang mencurigakan,” katanya. Pada saat sedang mengendarai motor tersebut, langsung diberhentikan oleh polisi dan dilakukan penggeledahan. Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa satu paket sabu-sabu yang disimpan di dalam kotak rokok dan diletakkan di bagasi sepeda motornya. “Hasil pemeriksaan terhadap

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

tersangka, sabu-sabu tersebut didapatkan dari rekannya bernama RD yang telah masuk daftar pencarian orang seharga Rp1 juta di Jl Teuku Umar Bandarlampung,” katanya lagi. Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari tersangka Sahat Parminggus, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap RD tapi dia sudah tidak ada di tempat atau melarikan diri. Atas perbuatannya tersebut, tersangka Sahat Parminggus akan disangkakan pasal 114 ayat 1 subpasal 112 ayat 1 Undang Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Sahat Parminggus mengaku dia menggunakan sabu-sabu untuk penambah stamina tubuh saat bekerja. “Saya ini kerjanya di leasing sebagai eksekutor. Saya kerjanya freelance, sehari kadang dapat upah Rp500 ribu dan dalam sebulan bisa menarik sepeda motor dua sampai tiga, agar semangat kerja, saya pakai sabu-sabu untuk stamina biar segar,” kata dia lagi.Ia mengakui sudah memakai sabu-sabu sejak tiga bulan lalu, dan membeli dari Rudi seharga Rp1 juta, untuk dipakai sendiri bukan dijual. HL-05/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


PENDIDIKAN

9

Rabu, 29 Januari 2014

HALUAN LAMPUNG

Akreditasi Penentu Masuk PTN Kata Ketua BAN SM Lampung Bandarlampung, HL- Akreditasi Sekolah merupakan syarat penentu bagi siswa untuk bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diinginkan. Apabila akreditasi sekolahnya A, peluang masuk PTN favorit lebih besar. Namun, sebaliknya maka siswa tersebut peluangnya kecil masuk PTN. Ketua BAN SM Lampung Maysari Berty, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (28/1), mengatakan pada tahun lalu Lampung memiliki tiga sekolah yang belum terakreditasi, secara langsung siswa yang mendaftar melalui jalur SNMPTN siswa tersebut akan mengalami kesulitan untuk masuk ke PTN. Karena untuk bisa masuk PTN jalur SNMPTN adalah sekolah sudah terakreditasi

dari Badan Akreditasi Sekolah Menengah Madrasah (BAN SM) Lampung. BAN SM sifatnya hanya mengakreditasi sekolah, jadi yang menilai untuk masuk PTN adalah panitia pusat. “Sekolah yang belum terakreditas, dikarenakan sekolah tersebut tidak mencapai nilai 56, karena penilaian akreditasi sekolah langsung dinilai oleh tim asesor BAN SM Lampung. Tahun lalu ada tiga sekoah sekolah yang belum terakreditasi, dua SMA dan satu Madrasah Aliyah (MA),” kata Berty. Adapun instrumen penilaiannya yakni untuk sekolah yang memiliki akreditasi C adalah sekolah tersebut yang memiliki rentang nilai 56-70, akreditasi B yakni 71-85 dan akreditasi A yakni 86-100. HL-04/10

Al-Kausar Gelar LCT Persiapan Generasi Unggul DIALOG- Jajaran Dinas Pendidikan kota Bandarlampung, Dirjen Pajak, Kabid Dikmen Kota Bandarlampung Riuzen. Praja Tuala, saat memberikan dialog Pendidikan guna pemantapan kinerja aparatur disdik kota Bandarlampung, yang dihadiri seluruh kepala sekolah baik SM maupun SMK sederajad, yang berlangsung Selasa, 28/1 kemarin. foto Awaluddin.

Unisab Jalin Kemitraan Tingkatkan SDM Susun Perda Bandar Lampung, HLUniversitas Saburai (Unisab) akan menjalin kerjasama kemitraan dengan seluruh kabupaten dan kota dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan bantuan teknis penyusunan Undang-Undang atau Peraturan Daerah (Perda). Hal itu diungkapkan Rektor Unisab Marsanuddin pada HL, di kantornya, Selasa (28/1). Dikatakan, saat ini lagi disusun draf kerjasama dan rencana MOU dengan Pemkab Lampung Selatan khususnya dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Pihaknya akan menjalin kemitraan serupa dengan sejumlah kabupaten dan kota seluruh Lampung. Menurut dia, program kemitraan dengan Pemkab Lamsel sudah dilakukan sejak 2013 lalu dan kini tinggal finishing teknis saja, sekaligus menunggu persetujuan DPRD Lamsel, karena terkait anggaran APBD. Diakui, program kemitraan dengan Pemkab adalah dalam rangka pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan sesuai

undang-undang tentang perguruan tinggi.Yakni pengabdian masyarakat sehingga diharapkan dapat meningkatkan dan membantu program pembangunan pemerintah daerah. Unisab, katanya diharapkan menjadi pelopor pembangunan daerah Lampung, sekaligus mengembangkan SDM kabupaten atau kota untuk mengikuti program pendidikan S2 di Unisab. Apalagi Unisab sedang mengirimkan sejumlah dosendosennya untuk mengikuti program S2 dan S3 di sejumlah perguruan tinggi di Jawa. Kedepan, ujarnya Unisab akan terus melakukan pengembangan dan pembangunan kampus, sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitasnya. termasuk pembangunan dan modernisasi gedung-gedung dan sarana maupun prasarana pendidikan. Unisab kini memiliki lima fakultas untuk program S1 dan program S2 dengan jumlah mahasiswa mencapai hampir 3000 orang. HL-04/08

Unila Targetkan 450 Sekolah Berpartisipasi dalam SNMPTN Bandarlampung, HL- Universitas Lampung (Unila) mensosialisasikan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014, tampak hadir dalam acara tersebut para kepala sekolah dan operator di 16 kabupaten/kota, yang berlangsung, di Gedung Serba Guna (GSG) Unila Selasa (28/1). Dalam kegiatan yang ini, Unila menargetkan 450 sekolah ikut berpartisipasi dalam jalur penerimaan mahasiswa baru tersebut. “Dengan sosialisasi kita harapkan tahun ini SNMPTN bisa lebih bagus, lebih jujur, dan yang ikut semakin banyak. Bayangkan saja di Lampung ini ada 900 sekolah, tapi tahun lalu yang ikut hanya 300. Target kita tahun ini ada peningkatan, minimal 450 sekolah,” ujar Ketua Penyelenggara SNMPTN 2014 Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin. Sosialisasi yang juga dihadiri Sekretaris I SNMPTN 2014 Habibullah Jimat, S.E., M.Si. dan Sekretaris II M. Komarudin, S.T., M.T. ini dibagi menjadi dua sesi. Sosialisasi tahap pertama dilakukan bagi para kepala sekolah dan operator yang berasal dari Kota Metro, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pringsewu, dan Kota Bandarlampung. Sesi kedua dilanjutkan bagi Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Tulangbawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Waykanan, dan Kabupat-

en Pesisir Barat. Hasriadi yang juga menjabat sebagai Pembantu Rektor I ini mengatakan, tahun ini proses penerimaan mahasiswa baru untuk perguruan tinggi, khususnya Unila, akan menerima 50 persen kursi melalui SNMPTN. Kuota tersebut akan diisi melalui penilaian prestasi selama di SMA. Artinya 50 persen kursi di perguruan tinggi (PT) dipercayakan sepenuhnya kepada kepala sekolah. “Kita berharap calon mahasiswa-mahasiswa terbaik akan masuk ke perguruan tinggi. Karena jika tidak kita akan kehilangan sesuatu yang berharga. Unila dan kepala sekolah bisa bekerjasama untuk merekomendasikan siswa-siswa terbaiknya masuk perguruan tinggi,” kata dia. Kuota penerimaan mahasiswa baru selanjutnya yakni sebesar 40 persen akan dijaring lewat ujian tulis jalur SBMPTN, 5 persen akan diambil dari Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP), dan sisanya dari kemitraan. Unila pada tahun lalu menerima sekitar 1.900 mahasiswa baru yang diseleksi dari sekitar 28 ribu pendaftar. Ini membuktikan Unila sudah sangat kompetitif. PMPAP, kata Hasriadi, diperuntukkan bagi mahasiswa miskin di mana program tersebut hanya diselenggarakan di Universitas Lampung. Unila akan mengirimkan undangan ke sekolahsekolah di 16 kabupaten/kota, diharapkan kepala sekolah bisa mengirimkan siswanya untuk masuk ke PTN Unila melalui jalur tersebut. HL-04/10.

Alumni FH Unila Launching Karyanya Sekaligus 100 Buku Karya Dosen TIDAK mau kalah, mungkin kalimat tersebut merupakan kata yang paling tepat untuk menggambarkan Fakultas Hukum Universitas Lampung (FH Unila), saat para Alumninya melaunching majalah karya Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FH Unila yang diberinama Majalah Otentik pada saat yang bersamaaan pula FH Unila melaunching 100 buku karya para dosen FH Unila yang selama ini dinanti-nantikan oleh para mahasiswanya. Ketua IKA FH Unila Abdullah Fadri Auli,SH atau yang akarab disapa Aab mengungkapkan munculnya majalah IKA yang diberinama Otentik tersebut adalah sebagai bentuk dan tanggung jawab moril para alumni FH Unila untuk membantu masyarakat memberikan informasi ditengah banyak Peraturan Pemerintah(PP) maupun Peraturan Derah (Perda) yang selama ini mungkin tidak dapat sepenuhnya diakses oleh masyrakat sehingga banyak masyarakat yang tidak mengerti peraturan,maupun undang-undang yang baru,maupun yang telah diamandemenkan. “Kalau kami bukan alumni FH mungkin kami tidak memiliki beban dalam mensosialisasikan setiap UU,PP maupun Perda yang ada disetiap wilayah, yang ternyata saat ini terus berkembang seiring adanya permasalahaan yang dihadapi pemerintah,nah dengan adanyaa masjalah ilmiah yang kami terbitkan ini kami berharapa maasyrakat dapat mem-

abca dan mengrti setiap UU,PP amupun Perda yang menjadi kebijakan pemerintah daerah untuk sampi kepada masyrakat,” ujar Aab yang juga anggota Komisi V DPRD Lampung tersebut. Sementara itu Dekan FH Unila Dr.Heryandi,SH.MH mengaku sengat mengapresisi langkah nyata yang dilakukan oleh IKA FH Unila tersebut, karena menurutnya dengan terbitnya majalah tersebut dapat menjadi sarana komunikasi dan silaturahmi antar alumni, selain itu juga menjadi bukti nyata bagi alumni FH Unila untuk memberikan manfaat nyata bagi masyrakat luas. “Tetapi yang yang paling penting para laumni,dosen dan mashasiswa mampu berkontribusi nyata, dengan adanya majalah terbitan IKA FH Unila tersebut juga diharapakan dapat menampung karya tulis para dosen khusnya dosen FH Unila dalam membjuat sebuah karya ilmiah yang memang menjadi tanggung jawab dosen sesuai Tridarma

Perguruan Tinggi, seperti hari ini juga FH Unila melaunching 100 buku karya para dosen kita,” ujar Heryandi. Sementra rektor Unila Prof. Dr.Sugeng P Haryanto,MS mengatakan menyambut baik dengan terbitnya Majalah IKA tersebut dirinya tidak lupa mengitkan jika memang Majalah IKA tersebut dapat menampung karya ilmiah para dosen Unila,ia mengingtakan untuk melakukan penelaahan dengaan penuh kehati-hatian terhadap setiap tulisan yang masuk, jangan sampai terjadi plagiatisme dalam memauat tulisan dosen tersebut. “Saya harus bangga dengan terbitnya majalah IKA ini tetapi kalau memang nantinya mampu mengangkat karya ilmiah para dosen saya berharap untuk mengecek dengan penuh hati-hati karena saya sangat tidak mentoleransi seorang dosen melakukan Plagiat,” pungkas Rektor Prof. Sugeng P Haryanto. HL-04/10

Mahasiswa IBI Ciptakan Sofware Berupa Alat Antrian Bank Bandarlampung, HL- Bermula dari hoby mengutak-atik komputer dan perangkat elektronika, Ranggasena Tranggana, mahasiswa Informatics And Business Institute (IBI) Darmajaya kini berhasil menciptakan software dan hardware antrian bank yang dapat dioperasikan lebih mudah dan praktis dibandingkan alat antrian bank pada umumnya. Perangkatnya yang sederhana, alat ciptaan Rangga ini juga jauh lebih terjangkau dengan harga pasaran hanya Rp.2.500.000 per unit. Rangga, demikian sapaan akrabnya, menjelaskan terciptanya software dan hardware antrian bank bermula dari perhatiannya terhadap perangkat antrian bank yang dia nilai tidak praktis dan cenderung beresiko. Ini karena alat antrian di bank pada umumnya masih terintegrasi dengan seluruh system yang ada. “Jika kita perhatikan, kenapa alat antrian di bank berukuran

cukup besar karena dibawahnya terdapat komputer yang terkoneksi dengan semua system pengoperasian di bank tersebut. Nah jika alat antrian mengalami gangguan, otomatis server yang lainnya juga akan terganggu. Itu kenapa saya sebut tidak praktis dan beresiko” jelas Rangga yang mengambil jurusan Sistem Komputer di IBI Darmajaya ini. Dia menambahkan, berbeda dengan alat antrian bank konvensional, alat ciptaannya dibuat terpisah tanpa memerlukan koneksi pada server lain. Dengan ini pengoperasian antrian bank cukup menggunakan satu komputer, sehingga tidak akan mengganggu proses dan sistem lainnya yang ada di bank tersebut. “Untuk pengoperasiannya, kami menggunakan mikrokontoler arduino uno, dapat digunakan 4-6 teller dan 4-6 costumer servis,” katanya. Selama proses pembuatan alat antrian bank ini,

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

diakui Rangga, dia mendapat pendampingan dan pengarahan dari dosennya yakni Dodi Yudo Setyawan, S.Si., M.Ti., Setelah dua bulan, dia akhirnya berhasil merampungkan karyanya untuk kemudian di uji cobakan. Tak hanya sekedar menciptakan, Rangga juga berupaya mengenalkan karyanya ke khalayak umum. Promosi dilakukan melalui media penjualan online, web dan menjalin kerjasama-kerjasama dengan relasi yang ia kenal. “Sejauh ini produksi yang dilakukan baru sebatas menerima pesanan, belum diproduksi secara missal karena memang butuh proses. Namun kedepan mudahmudahan alat ini bisa dipasarkan lebih luas lagi. Memang ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, namun saya optimis alat ini bisa diterima dipasaran,” ujar Rangga yang bercita-cita memiliki perusahaan hardware ini. HL-04/10

Bandarlampung, HL- Sekolah Menengah Atas (SMA) Al-Kautsar Bandarlampung, menggelar Lomba Cepat Tepat (LCT) dan Olimpiade se provinsi Lampung tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Adapun tema yang dipilih yakni, “persiapkan generasi yang unggul di era globalisasi dengan olimpiade sains dan Lomba Cepat Tepat (LCT) XVIII”, yang diselenggarakan pada tanggal 28 hingga 29 Januari 2014 di sekolah tersebut. Ketua Panitia LCT dan Olimpiade Sains, Ari Gunawan S.Kom mengatakan, ini perlombaan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Tujuannya untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat siswa terhadap sains, serta mencari bibit unggul daerah sumbagsel dan memperkenalkan yayasan al-kautsar beserta unit-unit yang ada di dalam naungannya terutama unit SMA Al-kautsar “Ya, agar siswa-siswi dapat mengembangkan minat terhadap sains ini dan memperkenalkan yayasan Al-kautsar kepada para siswa yang mengikutinya,” katanya, Selasa (28/1). Ia menambahkan, adapun kelompok LCT ini diikuti oleh

14 regu dari SMP se provinsi Lampung dan Untuk juara ke 1 dapat masuk ke SMA al-kautsar tanpa tes .Untuk lomba olimpiade sainnya di ikuti oleh 87 peserta olimpiade. Untuk lomba yang disertakan sebanyak 6 bidang “Ya, sekitar 14 regu yang mengikuti LCT dan 87 peserta yang mengikuti olimpiade. Untuk 6 bidang ya di lombakan untuk olimpiade sains yakni, olimpiade matematika, fisika, biologi, kimia, kebumian dan astronomi,” ungkapnya. Adapun, perlombaan ini dilaksanakan untuk mencari para siswa yang berprestasi supaya nantinya para pelajar yang juara 1 dapat masuk ke SMA Alkautsar tanpa ikut tes lagi. Tambahnya, untuk para pemenang akan diberikan piala, sertifikat dan uang tunai. Untuk juara 1 akan mendapatkan uang sebesar Rp.1.200.000, juara 2 sebesar Rp.1.000.000, juara 3 sebesar Rp.750.000 dan juara harapan Rp.500.000 “Ya, nantinya bagi siswa yang juara 1 akan kita ajak bergabung untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah Al-kautsar tanpa mengikuti test jadi, siswa tersebut akan langsung masuk dan belajar saja,” terangnya. HL-04/10.

Siswa Siap Hadapi UN Setelah Les dan Try Out

Bandarlampung, HL- Guna menghadapai Ujian Nasional (UN) yang April akan datang, SMP Negeri 23 Bandarlampung, telah mempersiapkan 257 siswa-siswinya dengan les tambahan dan Try Out. Adapun untuk menghadapi UN tersebut para siswa telah kami bekali dengan les tambahan dan Try out, Hal ini diungkapkan Kepala SMP Negeri 23 Bandarlampung Drs. Irwan Qolbi M.Pd, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (28/1). Pihak sekolah sudah mempersiapkan siswa-siswinya melalui bimbingan belajar dan ujian try out. “Pertama kami laksanakan bimbingan belajar, kemudian di ikuti ujian try out. Hasilnya memuaskan. Kami mendorong mereka dalam hal pengetahuan. Jam pelajaran ditambah untuk mata pelajaran yang akan di UN kan, sehingga mereka benar-benar konsentrasi,” kata Irwan. Selain meningkatkan pengetahuan bidang studi UN, tambah Irwan, pihaknya juga memberikan motivasi dan dorongan kepada peserta agar siap secara mental dan psikis. Sekolah menghimbau kepada orang tua siswa agar bekerja sama dengan pihak sekolah dalam memberikan bimbingan serta motivasi.

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

“Selaku kepala sekolah, saya juga sudah menghimbau kepada para orang tua murid untuk selalu bekerja sama kami. Mereka juga perlu membimbing dan memotivasi anak agar selalu giat belajar di rumah maupun disekolah,“ ujarnya. Bimbingan belajar tersebut sudah kami lakukan pada 13 Januari 2014 lalu, dalam seminggu siswa diberi bimbel seminggu empat kali, yaitu Senin, Selasa, Rabu dan Kamis. Sebelum menghadapi UN, masih kata Irwan, kami juga mempersiapkan siswa untuk menghadapi LUN ( Latihan Ujian Nasional) yang akan berlangsung pada 17 Februari hingga 20 Februari 2014 mendatang. “Dari Hasil LUN nanti siswa kami akan kelihatan yang lulus maupun tidak lulus, sehingga kami pihak sekolah dapat mengukur kemampuan siswa dalam mengerjakan soal LUN yang akan di UN kan nanti,” terangnya. Irwan berharap, kepada orangtua siswa, agar senantiasa orangtua siswa untuk dapat memberikan motivasi kepada putra-putrinya agar jangan terlalu banyak bermain sehingga apa yang diharapkan sekolah dan orangtua akan senantiasa terwujud dan kami optimis pada UN yang akan datang lulus 100%. HL-04/10

Email : haluanlampung@gmail.com


Rabu, 29 Januari 2014

Pemain Cedera

Falcao Tak Buru-buru Sport, HL-Radamel Falcao masih menyimpan harapan sekecil apapun untuk bisa tampil di Piala Dunia 2014. Namun, Falcao tak mau buru-buru dalam proses pemulihan dan memilih mengikuti prosedur yang ada. Falcao saat ini dalam pemulihan pasca operasi ligamen lutut kirinya yang cedera pekan lalu. Cedera itu biasanya membutuhkan waktu minimal enam bulan untuk sembuh dan artinya Falcao akan melewatkan kesempatan tampil di Piala Dunia. K a b a r buruk ini tentu mengejutkan untuk Falcao dan juga timnas Kolombia yang berharap banyak kepada topskorernya selama di kualifikasi lalu. Namun, dokter yang merawat Falcao menyebut bahwa masih ada peluang untuk bisa ikut ke pesta sepakbola dunia itu. Hal ini yang memang diharapkan Falcao akan terwujud. “Aku yakin bahwa segalanya akan berjalan baikbaik saja dan aku bisa memberikan yang terbaik yang aku punya (di Radamel Falcao Piala Dunia),” ujar Falcao seperti dikutip ESPN. “Ketika mereka bilang padaku bahwa aku mengalami cedera parah dan kecil peluangku tampil di Brasil, aku tidak peduli apakah itu 10, 20, atau 50 persen. Sekecil apapun peluang aku masih yakin. Ini harapanku dan dengan mimpi ini, aku akan bekerja keras setiap hari. Ini sudah menguras banyak emosiku. Inilah sesuatu yang aku bisa lakukan setiap hari,” sambungnya. “Aku tak ragu berpikir bahwa saat itu aku sedang tak beruntung, tapi aku berpikir soal apapun kemungkinan dan di sanalah aku bisa menemukan harapan. Aku mencoba tak berpikir apakah ini berlangsung dua, tiga, empat bulan, tapi lebih baik fokus dari hari ke hari.” “Aku tak bisa melewatkan satu pun tahap (pemulihan). Yang terpenting adalah bahwa aku akan menjalani satu per satu proses pemulihan agar rehabilitasi berjalan baik. Aku tidak ingin memberi beban lebih untuk lututku agar cepat sembuh,” demikian dia. HL-ant/nt

Pirlo Pemain Terbaik Serie A Sport, HL-Gelandang Juventus, Andrea Pirlo dianugerahi penghargaan pemain terbaik laga Serie A pada musim 2012-2013. Penghargaan ini diberikan oleh Gran Gala del Calcio. Gran Gala del Calcio adalah sebuah penghargaan yang diberikan kepada semua pelaku di Liga Italia, seperti pemain, pelatih, klub hingga wasit. Dulu, Gran Gala del Calcio bernama Oscar del Calcio. Para pemenang mendapat suara terbanyak dari Asosiasi pemain, pelatih, wasit dan jurnalis olahraga. “Saya sangat menghargai penghargaan ini karena teman-teman saya memilih

BERIKUT ADALAH PEMENANG GRAND GALA DEL CALCIO MUSIM 2012-2013:

saya dan ini hal yang sangat membanggakan dipilih oleh teman sendiri. Mereka melakukan hal yang sama seperti saya dan mereka melihat hal yang lebih baik dibanding orang lain di lapangan,” kata Pirlo s e p e r t i dilansir Yahoosport, Selasa (28/12/ 2013). Ini merupakan penghargaan keduanya setelah penghargaan pertama dia raih pada musim lalu. Selain Pirlo pemain Juventus l a i n n y a yang m e n d a p a t k a n penghargaan dari acara ini adalah Gianluigi Buffon sebagai kiper terbaik dan Andrea Barzagli sebagai bek tengah terbaik. HL-oz/nt

Kiper terbaik: Gianluigi Buffon (Juventus) Bek kanan terbaik: Christian Maggio (Napoli) Bek tengah terbaik: Thiago Silva (AC Milan/PSG) dan Andrea Barzagli (Juventus) Bek kiri terbaik: Federico Balzaretti (AS Roma) Gelandang terbaik: Andrea Pirlo (Juventus), Antonio Nocerino (AC Milan), Claudio Marchisio (Juventus) Penyerang terbaik: Zlatan Ibrahimovic (Milan/PSG), Edinson Cavani (Napoli), Antonio di Natale (Udinese) Pemain terbaik: Andrea Pirlo (Juventus) Pelatih terbaik: Antonio Conte (Juventus) Pemain muda terbaik Seri A: Luis Muriel (Lecce/ Udinese) dan Stephan El Shaarawy (Milan) Klub terbaik: Juventus Pemain muda terbaik Seri B: Ciro Immobile (Genoa), Lorenzo Insigne (Napoli), Marco Verratti (PSG). (Ketiga pemain ini musim lalu memperkuat Pescara) Wasit terbaik: Nicola Rizzoli

Bantah Konspirasi Pemecatan Diogo Pelatih Sriwijaya FC, Subangkit membantah kabar yang menyebut dirinya menjadi otak di balik pemecatan Diogo Santos. Disampaikan oleh Subangkit, p e m e c a t a n Diogo tidak ada kaitannya dengan dirinya atau k o n s p i r a s i terhadap pemain Timor Leste tersebut. Pemecatan tersebut murni karena tindakan indisipliner Diogo Santos. “Sama sekali tidak ada konspirasi atau persekongkolan untuk memecat Diogo, ini murni kare-

na menyikapi tingkahnya yang tidak disiplin dengan tidak berlatih selama tiga hari,” kata Subangkit. “Sebagai pemain asing seharusnya Diogo mampu memberikan contoh, bukannya malah bertindak tidak profesional,” tambah mantan pelatih Persiwa Wamena ini. Ia pun membantah terjadi perselisihan antara dirinya

dengan Diogo sehingga pemain tersebut enggan berlatih bersama tim di Palembang. “Sedari awal tidak ada apa-apa antara pelatih dan Diogo, tidak ada cekcok atau apapun. Namun diakui memang sepulang dari Malang sudah tidak ada k o m u n i k a s i ,” tandasnya. HL-bl/nt Diogo Santos

Cedera Iniesta Bukan Masalah Besar

Sport,HL-Gelandang Andres Iniesta telah absen dalam beberapa laga terakhir Barcelona akibat cedera lutut. Masalah tersebut didapatkannya saat bermain satu babak dalam laga kontra Atletico Madrid pada 11 Januari 2014 tersebut. Manajer Gerardo Martino mengungkapkan bahwa pemain andalannya tersebut kini sudah mulai kembali berlatih. Namun ia masih terus memantau kondisi pemain Timnas Spanyol ini sebelum menurunkannya kembali sebagai starter.“Cedera Iniesta bukan masalah besar. Kami akan memantau perkembangannya beberapa hari lagi, seharusnya tidak lama lagi ia sudah bisa merumput,” kata pria asal Argentina ini. “Kami senang ia telah mendapatkan lampu hijau dari tim medis. Di sesi latihan pun ia juga mulai mendapatkan ritmenya kembali. Pekan ini ia mungkin sudah akan saya turunkan.” Musim ini Iniesta tetap menjadi komponen penting bagi taktik Martino dan selalu diturunkan di setiap laga La Liga sebelum mengalami cedera. Dalam 19 pertandingan di kompetisi domestik, pemain kelahiran Fuentealbila ini telah mengoleksi satu gol dan tiga assist. HL-dtk/nt

Create By : Andrian

1.000 Poin ‘Setan Merah’ di Old Trafford Sport, HL-Laga melawan Cardiff City akan terasa spesial untuk Manchester United. Tak hanya soal debut Juan Mata, namun ‘Setan Merah’ juga berjarak dua poin lagi

dari poin ke.1000 mereka di laga kandang di Premier League. Mata kemungkinan besar akan memainkan debutnya malam nanti di Old Trafford saat MU menjamu Cardiff. Tiga

Provokasi Pendukung, Balotelli didenda Sport,HL-Striker AC Milan Mario Balotelli didenda 10.000 euro (13.700 dolar AS) karena memprovokasi para pendukung Cagliari setelah dia mencetak gol dalam kemenangan 2-1 atas Cagliari pada Minggu waktu setempat. Komisi disiplin liga utama Italia, sebagaimana dilaporkan Reuters, mengatakan Balotelli telah membuat “marah penonton dengan memprovokasi dengan menghina,” setelah dia menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas. Insiden tersebut juga membuat Balotelli diganjar kartu untuk kedelapan kalinya dan dia bakal tidak bisa tampil pada pertandingan liga berikutnya di kandang sendiri melawan Torino karena akumulasi kartu kuning. Pemain berusia 23 tahun itu sudah menjalani larangan tiga pertandingan musim ini setelah diusir keluar lapangan karena menghina petugas pertandingan pada akhir pertandingan di kandang saat melawan Napoli.Pelatih Napoli Cesare Prandelli mengatakan, Senin, bahwa Balotelli perlu memperbaiki sikap dari kesalahannya itu. “Balotelli akan belajar, dia butuh disayangi, dia pemain penting bagi Milan,” katanya. HL-ant/nt

poin ini adalah harga mati untuk MU jika mereka tak ingin kian tertinggal dari tim-tim di atas.Saat ini MU masih berada di posisi ketujuh dengan 37 poin, selisih enam angka dari Liverpool di posisi keempat. Sementara Cardiff di urutan ke-18 alias zona degradasi dengan 18 poin. Berikut data dan fakta terkait pertemuan kedua tim seperti dilansir Opta. - Manchester United sudah meraih 998 poin di Old Trafford sepanjang sejarah Premier League, lebih banyak dari tim-tim lain. - 37 poin adalah jumlah poin terendah yang pernah didapat MU sepanjang sejarah Premier League ketika sudah berjalan 22 pekan. - The Red Devils menang dua kali dan kalah tiga kali dari lima laga kandang terakhir mereka. - Kemenangan t e r a k h i r Cardiff di Manchester United adalah April 1954

dengan skor 3-2. - Danny Welbeck mencetak enam gol dari tujuh penampilan t e r a k h i r n y a bersama Manchester United. - Cardiff tidak pernah menang dari delapan pertandingan tandang terakhir mereka dan sudah kalah enam kali. (0 menang 2 imbang 6 kalah). - Manajer Cardiff, Ole Gunnar Solksjaer, mencetak 91 gol dari 235 penampilan untuk Manchester United dari musim 1996/1997 hingga 2006/2007. - Cardiff jadi tim dengan rekor disiplin paling bagus musim ini dengan hanya mendapat 27 kartu kuning dan tak pernah mendapat kartu merah. - 35 persen gol Cardiff dicetak dari kepala; paling tinggi di antara tim-tim lain di Premier League musim ini. - Cardiff City selalu kebobolan di enam laga terakhir mereka, kebobolan 16 gol dengan prosentase 2,7 gol per laga. HL-dtk/nt

Siaran Langsung Sepakbola Tanggal

Hari

Waktu

Event

Pertandingan

29 Jan 2014

Rabu

02:45

Premier League

Swansea City vs Fulham

Fight Sport

29 Jan 2014

Rabu

02:45

Premier League

Southampton vs Arsenal

Bein Sport 1

29 Jan 2014

Rabu

02:45

Premier League

Manchester United vs Cardiff City

Bein Sport 2

29 Jan 2014

Rabu

03:00

Premier League

Liverpool vs Everton

Bein Sport 3

30 Jan 2014

Kamis

02:00

Bundesliga Jerman

Stuttgart vs Bayern Munchen

30 Jan 2014

Kamis

02:45

Premier League

Sunderland vs Stoke City

30 Jan 2014

Kamis

02:45

Premier League

Chelsea vs West Ham United

Bein Sport 2

30 Jan 2014

Kamis

02:45

Premier League

Tottenham Hotspur vs Manchester City

Bein Sport 3

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Live TV

Kompas TV / Telkom Vision Fight Sport

Email : haluanlampung@gmail.com


11

SAMBUNGAN Rabu, 29 Januari 2014

HALUAN LAMPUNG

Bonus 1 Milyar, Bagi Ahsan/Hendra

Mustafa ...

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menobatkan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sebagai Most Valuable Player (MVP) 2013. Penghargaan tersebut membuat Ahsan/Hendra berhak membawa pulang hadiah besar. Berdasarkan hasil voting tim juri yang beranggotakan Gita Wirjawan (Ketua Umum PP PBSI), Achmad Budiharto (Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI), Basri Yusuf (Kabid Pengembangan), Rexy Mainaky (Kabid Binpres), serta Yuni Kartika (Kasubid Humas), Ahsan/Hendra dianggap paling memenuhi kriteria penilaian berdasarkan pencapaian prestasi yang luar biasa. Ahsan/Hendra mengungguli nominasi lainnya, yakni ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Dengan gelar MVP 2013, Ahsan/Hendra akan mendapatkan hadiah senilai Rp 1 miliar dipotong pajak. “PP PBSI mengucapkan selamat kepada Ahsan/Hendra yang terpilih sebagai Most Valuable Players 2013. Berdasarkan hasil voting tim juri, Ahsan/Hendra dinilai paling memenuhi kriteria sebagai pemain-pemain terbaik tahun 2013,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, dalam rilis yang diterima detikSport, Selasa (28/1/2014). “Apalagi melihat perjuangan mereka dari pasangan baru sampai bisa jadi pasangan ranking satu dunia. Peranan Hendra yang lebih senior juga sangat penting dalam membimbing Ahsan sehingga mereka menjadi pasangan yang kompak dan solid,” imbuhnya. Berpasangan pada bulan September 2012, Ahsan/Hendra memulai debutnya di ajang Denmark Open Super Series Premier 2012. Kala itu Ahsan/Hendra merangkak dari

peringkat 129 dunia dan hanya dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun, keduanya berhasil menduduki ranking satu dunia. Ahsan/Hendra tercatat mempersembahkan enam gelar bergengsi bagi Indonesia pada tahun 2013, termasuk gelar Juara Dunia 2013 yang telah enam tahun dinantikan para pecinta bulutangkis untuk kembali ke tanah air.

Ahsan/Hendra mengawali tahun 2013 dengan naik podium juara di ajang Malaysia Open Super Series 2013. Di kandang sendiri, Ahsan/ Hendra juga menggondol gelar juara ganda putra di ajang Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013. Selang satu minggu kemudian, Ahsan/Hendra kembali mencetak prestasi dengan menjuarai ajang Singapura Open Super Series 2013. Puncak prestasi Ahsan/Hendra di tahun 2013 adalah membawa pulang gelar juara BWF World Championships 2013. Mereka juga menjadi kampiun di Jepang Terbuka Super Series. Ahsan/Hendra menutup tahun 2013 dengan sebuah prestasi membanggakan di BWF Super Series Finals 2013. Tak hanya jadi jawara di lapangan, Ahsan/ Hendra juga dinilai sebagai sosok teladan di Pelatnas Cipayung. Kedua pemain ini dinilai telah berkontribusi dengan menularkan nilainilai positif seperti semangat juang dan disiplin tinggi kepada rekan-rekan dan para juniornya. Penganugerahan gelar MVP ini diharapkan mampu menggugah semangat para pebulutangkis untuk lebih giat dan berprestasi. Ahsan/Hendra diharapkan bisa menjadi contoh yang dapat diikuti oleh para atlet lainnya. “Semoga ini bisa menjadi contoh bagi pemainpemain lainnya agar makin bersemangat untuk lebih berprestasi,” kata Budiharto. HL-dtk/nt

Kepsek ... di Telukbetung,” kata Timbul. Terkait pemberian fee, Timbul menyatakan, sekolahnya tidak mengetahui. “Mungkin di sekolah lain ada, tapi di sekolah kami pemberian fee dari perusahaan kepada pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) maupun KUPTD tidak ada sama sekali,” jelasnya. Seperti dirilis koran ini sebelumnya, Institute on Corruption Studies (ICS) Lampung mendesak pihak kejaksaan untuk mengusut dugaan kejanggalan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2013 di Kabupaten Pringsewu. Karena, pelaksanaan pembangunan rehap atap SD, SMP, SMA dengan menggunakan baja ringan t e r s e b u t bermasalah. “Kami minta pihak kejaksaan turun kelapangan, untuk mengecek apakah benar pembelian baja ringan untuk atap sekolah SD, SMP dan SMA sudah diarahkan oleh oknum pejabat dinas pendidikan (Disdik) kepada salah satu perusahaan. Jika terbukti, maka melanggar Permendagri No: 20/2009 juncto Permendagri No: 59/ 2010,” kata Ketua ICS Lampung, Juniardi, SH. MH melalui ponselnya, Senin (27/1). D i j e l a s k a n n y a , dalam Pasal 33 ayat (7) Permendagri No: 20/2009 juncto Permendagri No: 59/2010 tentang Pedoman Pengelolaan

sambungan hal - 1 DAK Daerah disebutkan, bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan secara swakelola oleh sekolah yang melibatkan komite sekolah. “Jadi untuk memberantas praktek KKN, pihak kejaksaan turun ke lapangan jangan hanya menunggu laporan dari masyarakat. Informasi yang disampaikan oleh media juga bisa ditindaklanjuti,” ujarnya. Juniardi berharap, pihak kejaksaan jangan sampai terkesan tebang pilih dalam m e n g u s u t dugaan KKN a n g g a r a n DAK untuk bidang pendidikan. Ditempat terpisah, kepala sekolah (Kepsek) SMPN 1 Pagelaran K a b u p a t e n Pringsewu, Suwardi menyatakan, sekolahnya mendapat bantuan pembangunan atap gedung sekolah dengan menggunakan baja ringan dengan harga Rp170 ribu/meter, dan volume 300 meter. Namun, Suwardi tidak memilih bungkam saat ditanya apakah pembelian baja ringan untuk atap gedung sekolah tersebut diarahkan kepada salah satu perusahaan. “Pembelian baja ringan itu, sudah kami musyawarahkan dengan komite sekolah,” ujarnya. S e b e l u m n y a , Kepsek SDN 2 Kecamatan Jatiagung, Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu,

Mudakir. “Saya tidak tahu mas, soal pembelian baja ringan itu, tanya langsung ke dinas pendidikan saja,” kata dia. Sedangkan, menurut salah satu Kepsek SDN di Kecamatan Sukoharjo, pembelian baja ringan untuk perbaikan atap sekolah sudah ada yang mengkoordinir-nya. “Pembelian baja ringan itu, sudah ada koordinatornya mas. Kalau tidak salah inisial namanya WG dengan harga Rp195 ribu/meter dengan volume 112 meter,” kata dia yang minta namanya tidak di korankan. Sebenarnya, lanjut dia, sejumlah sekolah penerima DAK menolak jika pembelian baja ringan itu di koordinir dan sudah ditentukan kepada salah satu perusahaan baja ringan. “Kami sudah menolaknya mas, tapi mau bagaimana lagi semuanya diputuskan oleh pejabat di Disdik. Dan, kalau tidak menurut sekolah kami tidak mendapat DAK untuk tahun berikutnya,” ujar dia. Sekedar mengingatkan, dalam pemberitaan koran ini sebelumnya pelaksanaan pembangunan rehap atap SD, SMP, SMA mengg u n a k a n baja ringan di Kabupaten P r i n g s e w u diduga bermasalah. Pekerjaan swakelola yang berasal dari DAK tahun 2013 ini disinyalir dikondisikan

oleh oknum pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. I r o n i s n y a , bantuan DAK yang bernialai miliaran rupiah itu diduga kuat dikondisikan pejabat Disdik mulai dari KUPT kecamatan hingga pengamanan ditingkat konsultan. Menurut data sumber HL, surat pemesanan baja ringan dikondisikan untuk satu perusahaan yakni PT Surya Baja Kencana (SBK) yang berkantor di Jl Pulau Legundi Bandarlampung, dengan komitmen komisi sebesar Rp7500/meter dari total pemasangan rangka atap baja di sekolah yang mendapat bantuan itu. Kesepakatan yang dilakukan di salah satu rumah makan di Sukarame Bandar Lampung beberapa waktu silam. Awalnya, kesepakatan pihak rekanan akan memberikan fee sukses sebesar Rp5000/meter untuk KUPT dan Rp10.000/ meter untuk kepala sekolah. Namun, pihak KUPT keberatan hingga ditemukan kesepakatan Rp7500 /meter untuk KUPT dan Rp7500 untuk Kepala Sekolah. Adapun jumlah sekolah yang mendapat bantuan ini yaitu 71 SD, 9 SMP dan 12 SMA. M a s i n g - m a s i n g sekolah mendapat bantuan perbaikan atap sebanyak 3 lokal. Rata-rata perlokal membutuhkan atap baja ringan s e p a n j a n g 120

Proyek ... PU agar dapat menjelaskannya,” timpal Ketua komisi C DPRD ini. Pemberitaan sebelumnya, amburadulnya proyek pekerjaan fisik yang dikelola melalui DPU Kota Bandarlampung, bukan saja terlihat pada pekerjaan peningkatan jalan utama, lingkungan, namun terlihat pula pada proyek pekerjaan bangunan, seperti proyek pembangunan gedung Indoor (Lapangan Tenis) di Pahoman Bandarlampung. Proyek yang menelan dana sekitar Rp2 miliar tersebut, walau seharusnya sudah dinyatakan selesai pada akhir Desember 2013, namun h i n g g a saat ini masih dikerjakan pihak rekanan. Yang lebih unik lagi, Walikota Bandarlampung, pada 02 Januari 2014 lalu, telah melakukan serah terima pekerjaan dengan maksud

meter. Dalam RAP, harga satuan permeter dihargai Rp200 ribu. Dari alokasi itu, perusahaan penyuplai hanya menerima Rp132,5 ribu permeter. Dalam pekerjaan itu, rekanan juga diduga m e l a k u k a n permainan barang yakni dengan mengoplos baja berketebalan 0,55 milimeter (mm) dengan 0,65 mm. Padahal, pekerjaan itu harus menggunakan baja berketebalan 0,75 mm. Disisi lain, dalam RAB nasional kuda-kuda standar bangunan maksimal 1-1,2 meter saja. Namun, faktanya di lapangan hingga 1,5 meter. Rizal salah satu marketing dari perusahaan saat dihubungi belum bersedia memberikan tanggapan atas indikasi m o n o p o l i pasar dengan sistem fee sukses itu. “Aduh saya lagi rapat, nanti ya,” singkat Rizal menutup telepon dan tidak mengangkat sambungan telepon dari awak media lagi. Sementara Mantan Kadis Pendidikan Pringsewu Samsir yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bappeda Pringsewu m e m b a n t a h adanya o k n u m pejabat yang melakukan pengondisian dalam pembangunan atap baja ringan. “Tidak ada itu, gak benar. Kalau benar oknumnya ya diganti aja,” singkat dia. HL-03/06/HLD-13

sambungan hal - 1 bahwa pekerjaan tersebut dinyatakan selesai. Menyikapi Amburadulnya proyek tersebut, Ir Okta Resi G u m a n t a r a Ketua Umum LSM T e g a k k a n Amanat Rakyat (Tegar) meminta pihak terkait dapat menindaklanjutinya dengan turun l a p a n g a n guna melakukan penyelidikan dugaan p e n y i m p a n g a n anggaran. Ïni sudah nyata adanya penyimpangan pelaksanaan pekerjaan. Itu belum termasuk penyimpangan anggaran oleh pihak terkait,” ujar Ir Okta Resi Gumantara, Minggu (12/1) lalu. Lebih lanjut dikatakannya, bahwa s e h a r u s n y a jika proyek tersebut tidak selesai sesuai batas yang telah ditentukan, pelaksanaannya dihentikan dengan memutus kontrak (Pinalti). Ïni luar biasa, sudah diketahui jika proyek tersebut

b e l u m s e l e s a i , t api kok sudah diserah terimakan Walikota,” kata Ketua Tegar ini, seraya menduga jika adanya permainan antara pihak instansi terkait dengan rekanan guna menguras anggaran yang sebelumnya memang sudah disetujui pengeluarannnya. Untuk itu, tegas Okta, diharap pihak terkait dapat menyikapinya dan jangan hanya bisanya menunggu laporan saja. “Pihak Kejaksaan seharusnya sigap menyikapi ini, karena m e n y a n g k u t uang rakyat yang dihamburkan demi sekelompok orang guna ememperkaya diri sendiri,” tandas Ketua LSM ini. Sementara, DPRD Kota Bandarlampung, rupanya tidak tinggal diam dan berencana untuk memanggil rekanan serta Dinas PU Kota Bandarlampung.

Pasalnya, selain pengerjaannya t e r k e s a n asalasalan, juga sampai saat ini masih dikerjakan, padahal masa kerja (kontrak kerja) sudah habis di tahun 2013. Oleh sebab itu, Komisi C DPRD setempat untuk memanggil rekanan dan dinas terkait. “Kita akan cek itu. Setiap pembangunan yang dilakukan di Kota Bandarlampung ini m e n g g u n a k a n dana APBD yaitu uang rakyat, dengan demikian, pembangunan harus sesuai aturan/ spesifikasi yang ada. Jika ada p e m b a n g u n a n fisik yang tidak sesuai, kami akan panggil itu baik rekanannya atau pun satkernya,” jelas anggota DPRD Bandarlampung, Wahyu Lesmono, Kamis (16/1) kemarin. Apalagi, seperti proyek pembangunan gedung Indoor (Lapangan Tenis) di

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Pahoman Bandarlampung, ini kan sarana olahraga yang diperuntukkan untuk masyarakat, harus sesuai. “Enggak bener itu, kalau sampai saat ini masih kerja, itu tidak boleh. Karena masa kontrak itu habis per 31 Desember 2013 lalu. Dan tidak ada adendum. Jika memang demikian, nanti kita akan turun lapangan lah, kalau memang amburadul, itu gak bener, kontraktornya harus tanggungjawab,” jelas politisi PAN ini. Adendum (perpanjangan masa kerja) untuk pekerjaan rehabilitasi tidak ada. Apalagi untuk seperti perbaikan sarana olahraga. “Tidak ada adendum. Dinas PU harus hentikan itu, bayar sesuai pekerjaan yang dilakukna kontraktor per D e s e m b e r lalu, yang s e k a r a n g j a n g a n dibayarkan,” tandasnya. HL-03/04

sambungan hal - 1

Tengah sangat membanggakan. Apalagi Mustafa saat ini merupakan Ketua Umum Kadin Lampung, yang berlatar belakang pengusaha dan akademisi yakni dosen di UBL dan telah menulis beberapa buku soal konstruksi. Karena itu Mustafa kelak diharapkan posisinya akan naik menjadi bupati dan meningkat lagi kandidat gubernur Lampung. Sehingga propinsi ujung selatan Sumatera ini tidak bakal kekurangan bibit-bibit calon pemimpin daerah selevel propinsi diantaranya dia. Apalagi Partai Golkar yang dibentuk TNI dan Ormas lainnya merupakan partai yang sudah kenyang kekuasaan diera Orde Baru, dan tetap berkibar di era reformasi. Bahkan pasangan kandidat Ahmad Pairin- Mustafa adalah satu-satunya pasangan cabup yang menang pilkada dari Partai Golkar di Lampung. Dalam dua putaran selalu unggul. Sehingga Dwi Tunggal Pairin-Mustafa selain pasangan pemimpin daerah yang sangat harmonis, juga sukses memimpin pemerintahan dan masyarakat Lampung Tengah. Apalagi penduduk Lamteng sangat heterogin dan terdiri dari banyak etnis dan suku bangsa. Keberhasilan dalam memimpin daerah dan memimpin partai, Mustafa diharapkan mampu memperbesar kemenangan dalam pemilu legislatif, pilpres dan pilgub nanti. Apalagi dia sudah bertekad siap berkorban nyawa demi Golkar. Suatu pengorbanan yang sangat luar biasa, selamat bertugas sobat.

Oknum ...

sambungan hal - 1

saksi,” katanya. Terkait keterlibatan oknum anggota DPRD, ia mengungkapkan belum bisa berkomentar banyak untuk sebab masih dalam tahap penyelidikan. Ketika prosesnya sudah selesai dan telah menetapkan tersangka, Polda Lampung akan segera lakukan ekspos. HL-03/ant

Jeritan ...

sambungan hal - 1

**Melanggar RAB Untuk diketahui, proyek pembangunan embung/lumbung air di Pekon Totokerto Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu sebesar Rp707.135.000 yang digulirkan Kementrian Pekerjaan Umum Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung SNVT Pelaksanaan Jaringan pemanfaatan Air Mesuji Sekampung Kegiatan penyedia air baku tahun 2013 diduga bermasalah. Pasalnya, pekerjaan tersebut diduga kuat dikerjakan tidak sesuai dengan rencana pada Anggaran biaya (RAB) serta tidak sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis). Pekerjaan Pembangunan Embung/lumbung air Adiluwih dengan nomor kontrak HK.02.07/08/SNVT-PJPAMS/PAB/VIII/ 2013 dan tanggal kontrak 14 Agustus 2013, yang dilaksanakan selama 120 hari kalender oleh Cv Afendo terkesan asal jadi. Bahkan, dalam proses Pengerjaanya pun Nampak amburadul, terutama pada adukan semen dan ketebalan. HL-03/HLD-13

Seribu ...

sambungan hal - 1

secara fakta, apabila Presiden Republik Indonesia dari putra daerah Lampung maka akan memperhatikan pembangunan-pembangunan di daerah ini ke depan. Ia mencontohkan, pada masa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejumlah infratruktur jalan di Kabupaten Pacitan menjadi lebih baik, itu karena Presidennya berasal dari Pacitan. Begitu pula dengan daerah Lampung, jika presiden dari Lampung akan sama dan saya mengagumi ARB sebagai tokoh nasional sekaligus putra daerah. Menurutnya, seperti di Kabupaten Lamsel pembangunanpembangunan sedang berlangsung dan perlu ditingkatkan lagi untuk kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, pertemuan 1.000 tokoh Kabupaten Lamsel itu dihadiri oleh ARB, Gubernur Lampung Sjachroedin ZP dan Bupati Lamsel, Rycko Menoza SZP. HL-03/ant

Sidang ...

sambungan hal - 1

meninggalkan perkara ke anak cucu kita, berdamai samasama menang dan sama-sama kalah. “Ya cari Win-Win Solusionlah,” imbuhnya. Sidang agenda mediasi yang berlangsung selama 40 hari ini digelar 4 Februari 2014. “Saya tunjuk Hakim Mediator FX Supriadi dalam mediasi ini. Nanti setiap minggu saya minta laporan hasil mediasinya,” kata Poltak. Sidang gugatan perdata sendiri hanya berlangsung sekitar 30 menit saja. Penggugat atas nama Sahala Lumban Gaol didampingi Penasehat Hukumnya Tamrin Lema, SH. Sementara pihak tergugat orang nomor satu di Kota Bandarlampung dikuasakan pada Biro Hukum Kota Bandarlampung Wan Abdurrahman dan Ida Novianty dikuasakan pada pengacaranya dari Kantor Hukum Syutan Syahrir dan Patner. Dalam persidangan para tergugat yang hadir pada umumnya tidak mau berdamai. “Saya tidak masalah kalau mereka tidak mau berdamai dengan saya. Mari kita buktikan siapa yang benar,” ujar Sahala Lumban Gaol didampingi Kuasa Hukumnya Tamrin Leman, kepada Haluan Lampung usai persidangan. Selain itu, dia juga menegaskan bahwa selama 23 tahun pencari keadilan, sampai saat ini belum juga dia dapatkan. Untuk diketahui, alasan gugatan Sahala yakn, bahwa dirinya selaku penggugat adalah pemilik tanah seluas 5000 m2 yang terletak di pamatang Asahan Kelurahan Sukabumi I Kecamatan Sukarame, Bandarlampung. Sekarang beralamat di Kampung Sukajaya Kelurahan Sukabumi Indah Kota Bandarlampung sesuai dengan sertifikat hak milik (SHM) dengan nomor : 10076/SKB (dibukukan tanggal 29 Agustus 1998). Kemudian, dirubah nomornya menjadi nomor :142/SKB tanggal 4 Sepetember 1998. Tanah tersebut, diperoleh penggugat membeli dari Sohari (Alm) sesuai Akta jual beli no:79/ Akta/1997. HL-05

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


Rabu,

Membangun Semangat Baru

Haluan Lampung Website : haluanlampung.com Email : haluanlampung@gmail.com

29 Januari 2014

KPK Sita Aset Adik Atut Salah satunya motor Harley Davidson Jakarta, HL-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi membawa tiga mobil dan sebuah motor mewah yang disita dari kediaman adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, Senin (27/1) malam lalu. Pantauan, penyidik KPK membawa motor Harley Davidson jenis V-Rod warna silver bernopol B 3484 NWW, mobil sport Nissan GTR warna putih bernopol GTR B 888 GAW, Toyota Land Cruiser hitam bernopol B 888 TCW, dan Lexus warna hitam B 888 ARD. Sitaan tersebut tiba sekitar pukul 21.45 WIB di gedung KPK. Motor Harley milik Wawan diangkut menggunakan mobil derek. Sementara, tiga mobil mewah lainnya dikendarai oleh pe-

nyidik KPK. Kemudian, motor Harley tersebut dimasukkan ke dalam garasi yang terletak di samping gedung KPK. Tiga mobil mewah Wawan diparkir di samping gedung KPK. Selain itu, penyidik tampak membawa satu koper merah dan empat tas hitam dari penggeledahan yang dilakukan sejak pukul 11.00 WIB. Wawan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sengketa pilkada Lebak di MK, korupsi pengadaan alat kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, serta pencucian uang. Hari ini, Tim Penyidik KPK menggeledah 7 lokasi yang diduga terkait dengan kasus pencucian uang tersangka Wawan.

Berikut tujuh lokasi penggeledahan tersebut: 1. Rumah Wawan di Jl Denpasar IV No. 35 Jaksel 2. Rumah Wawan di Jl Denpasar II No. 43 Jaksel 3. Rumah Dinas Walikota Tangsel di Jl Sutera Narada V No. 16 Alam Sutera, Tangsel 4. Rumah Yayah Rodiah di Kompleks Grand Serang Asri Blok

Jakarta, HL-Sejak resmi dijual September 2013, mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) diperuntukkan bagi masyarakat yang pertama kali memiliki atau membeli mobil (first buyer), atau beralih dari sepeda motor. Tapi, setelah mobil murah beredar di pasar, pembelinya justru datang dari konsumen berkantong tebal yang sudah memiliki mobil. “Dari survei kami, hingga saat ini pembeli Ayla masih cukup banyak dari kalangan konsumen yang sudah memiliki mobil. Ya, bisa dibilang, mereka yang kebanyakan duit,” kata Hendrayadi Lastiyoso, Marketing dan Customer Service Division Head PT Astra International Daihatsu Sales di Jakarta, hari ini. Dia menjelaskan, konsumen Ayla first buyer cuma sekitar 30-40 pers-

Pembeli Ayla Konsumen Kaya

en, sedangkan sisanya mereka yang justru sudah memiliki mobil. Menurut dia, saat Ayla diluncurkan, target

first buyer sekitar 70 persen. Namun, hingga saat ini angka tersebut belum tercapai. “Dengan situasi ini, lebih

40 Persen Data Kematian Bansos Bermasalah BAGAIMANA perkembangan indikasi penyimpangan dana kematian yang disalurkan Dinas Sosial Kota Bandarlampung?. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung berjanji akan mengekspose perkembangan penyelidikan perkara dugaan korupsi dana kematian pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandarlampung. “Kami masih memeriksa data-data yang telah diambil dari Dinas Sosial Bandarlampung, kalau sudah selesai, baru kami ekspose,” kata Kajari Kota Bandarlampung, Widiyantoro, Minggu (26/1) lalu. Saat ini, kata dia, belum dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi berkaitan dengan penggunaan dana kematian yang berasal dari bantuan sosial (bansos) Pemkot Bandarlampung pada tahun anggaran 2012. Dijelaskannya, bahwa penyidik memperkirakan sekitar 40 persen data penyaluran uang kematian dari bansos tahun anggaran 2012 di Kota Bandarlam-

pung senilai Rp2,5 miliar itu bermasalah. “Kalau perkiraan kami, sekitar empat puluh persen data kematian yang setiap kasus kematian keluarga ahli warisnya menerima santunan Rp500 ribu, tidak bisa dipertanggungjawabkan,” katanya pula. Kejari Kota Bandarlampung sudah tiga pekan lalu melakukan penyelidikan atas perkara dugaan korupsi bansos yang digunakan untuk dana kematian tahun 2012 senilai Rp2,5 miliar. Dana tersebut digunakan untuk lima ribu kematian warga di Kota Bandarlampung sepanjang tahun 2012 dengan besaran Rp500 ribu per kematian. “Untuk pemeriksaan saksisaksi belum kita lakukan, pokoknya tenang saja yang pasti penyelidikan akan berjalan terus. Kami tidak mungkin bisa diintervensi oleh siapa pun apabila ditemukan tindak pidana ko-

rupsi siapa pun orangnya pasti kita proses,” katanya. Widiyantoro mengatakan, bahwa dana bansos yang digunakan untuk dana bantuan ahli waris keluarga yang meninggal dunia itu diperbolehkan karena sudah masuk dalam rumusan perda yang tergabung dalam struktur APBD Kota Bandarlampung tahun anggaran 2012. Namun, permasalahan bukan terletak pada dasar hukum atau legalitas dari penerima bansos yang ditujukan untuk perorangan, melainkan kebenaran dari penyaluran dana tersebut.“Yang jadi masalah apakah dana tersebut itu disalurkan secara keseluruhan atau apakah penerima dana kematian itu menerima utuh atau memang ada potongannya,” kata dia. Berdasarkan data yang diterimanya, disebutkan bahwa penerima dana tersebut disertakan dengan kuitansi. Oleh karena itu, perlu dicek satu per satu sehingga penyelidikannya memerlukan waktu lama untuk mengecek data tersebut. HL-03/ant

A3-4, Cipocok Jaya, Serang 5. Rumah Yayah Rodiah di Kompleks Griya Serang Asri K5 No. 7 Serang, Banten 6. Rumah Dadang Prijatna di Taman Graha Asri Blok H5-9, Serang, Banten 7. Rumah Dadang Sumpena di Taman Graha Asri Blok CC5 No. 13

Tak Daftar ke KPU, Lembaga Survei Matikan Diri Sendiri Jakarta, HL- Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigit Pamungkas memperingatkan kepada lembaga survei untuk segera mendaftarkan diri ke institusinya. Bila tidak mendaftar, itu akan merugikan lembaga survei. “Barangkali ada lembaga survei yang tidak mendaftar. Sebenarnya dia sudah mematikan lembaganya sendiri. Kami akan menyampaikan itu

lembaga yang tidak tertib KPU,” kata Sigit dalam diskusi di Media Center KPU, Jakarta, Selasa 28 Januari 2014. Sigit mengatakan survei merupakan bisnis kepercayaan. Oleh karena itu, mereka harus hati-hati. Terutama berkaitan dengan metodologi, tertib administrasi dan lainlainnya. “Sekali lembaga survei memberikan catatan kurang baik

itu berarti kematian. Mereka tidak akan bisa dipercaya masyarakat,” ujarnya. Sigit mengimbau agar lembaga survei mengikuti aturan yang sudah digariskan KPU. Bila diwajibkan mendaftar, lanjutnya, lebih baik mematuhinya. “KPU akan menegur, mengumumkan, atau melarang. Masalah denda sekian atau pidana, ruang itu ada di Senayan,” katanya.HL-03/net

banyak konsumen membeli Alya secara tunai daripada kredit. Komposisinya 60 lebih cash, sisanya kredit,” imbuhnya. Adapun penyebaran Ayla masih paling banyak di wilayah Jabodetabek, kemudian disusul kotakota lain di Indonesia, seperti Bandung, Medan, Yogya, Surabaya, Medan, dan Makassar. “Dari total jualan 3.000 unit Ayla per bulan, sekitar 40 persen ada di Jabodetabek,” kata Rio Sanggau, Head Domestic Marketing PT Astra Daihatsu Motor. Menurut Rio, ke depannya, penyebaran Ayla akan lebih merata, tidak hanya terfokus di Jabodetabek. Begitu juga soal target konsumen yang dibidiknya, yakni first buyer. “Mungkin karena masih baru, jadi orang yang sudah memiliki mobil pun terpikat membeli Ayla,” katanya. HL-03/net

c m y k

Ini Tampang Penjegal CB150

Jakarta, HL-Perusahaan sepeda motor asal Jepang, Suzuki, baru saja merilis produk terbaru di kelas motor sport dengan mesin kecil, yakni Suzuki Gixxer 150. Di tengah menurunnya penjualan motor Suzuki secara global, Gixxer 150 yang diperkenalkan di India digadang-gadang akan bersaing melawan Honda CB150R StreetFire dan Yamaha V-Ixion. Dilansir Motorbeam, Selasa (28/1) Suzuki Gixxer 150 telah membangkitkan reaksi beragam dan perusahaan mengklaim mesin motor serta chassis telah dikembangkan oleh para insinyur Suzuki yang merancang sepeda motor Suzuki dari seri GSX-R. Gixxer 150 diklaim memiliki bodi ringan dengan frame terlihat agak kaku. Namun, pada bagian mesin mengadopsi teknologi terbaru yang memanfaatkan teknologi SEP (Suzuki Eco Performance). Belum banyak informasi

yang dikeluarkan Suzuki mengenai produk terbarunya, yang dijadwalkan meluncur pada Juli 2014. Hanya saja, beberapa yang bisa dikorek antara lain untuk urusan dapur pacu. Suzuki mengklaim Gixxer 150 akan didukung mesin berkapasitas 150cc, satu silinder SOHC dengan pendingin udara dan masih mengusung sistem pembakaran karburator. Semmentara itu, untuk tenaga dan torsi, Suzuki enggan buka mulut. Hanya saja, perusahaan berlambang huruf “S” itu berharap tenaga yang dihasilkan dapat mencapai 13,8 Bhp dengan torsi 13,4 Nm torsi, dikawinkan dengan transmisi lima percepatan. Agar lebih ciamik, motor ini akan menggunakan suspensi teleskopik pada bagian depan dan monoshock di belakang. Pada bagian kaki, Gixxer 150 menggunakan ring 17 inci yang dibalut ban 100/80 (depan) dan 140/60 (belakang). HL-03/net

c m y k

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Email : haluanlampung@gmail.com

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891


Haluan Lampung - Rabu, 29 Januari 2014