Page 1

Kamis

20 Maret 2014 Edisi-126 / Thn-2 Harga Eceran : Rp.3.000,-

Membangun Semangat Baru

..

Panitia Kebut Proses Tender

Kabar Haluan OLEH : Hengki Ahmat Jazuli

Rekanan Ikut Bantu Kerja Tender E-proc Dikesampingkan

Website : haluanlampung.com

Haluan Lampung Email : haluanlampung@gmail.com

Jalur Liwa Krui Lumpuh

Hal - 4

H. ZULKIFLI ANWAR Anggota DPR - MPR RI Dapil Lampung 1 Hal - 5

Pilihan Rasional ARB Ada Kelompok anak muda yang membentuk jaringan Epicentrum Kebangsaan (CenSa) mengajak anak-anak muda baik pemilih pemula atau sudah dewasa untuk memilih pemimpin secara rasional, jangan latah atau emosional semata. Mereka menyatakan, pilihlah partai yang kuat dan capres yang punya kapasitas, visi yang jelas, pengalaman dan mengerti anak muda. Untuk mengukur kapasitas seseorang itu bisa dilihat dari pengalamannya, sehingga mereka mendeklarasikan Gerakan Anak Muda Berani Memilih di Jakarta. Merujuk pada rekam jejak, ternyata mereka berpendapat Partai Golkar dengan capresnya Aburizal Bakrie atau ARB layak dipertimbangkan sebagai capres pilihan. Apalagi ARB sangat peduli dengan anak muda dan mendukung kegiatan anak muda, dan rekam jejak pengalamannya di pemerintahan, dunia usaha dan politik tidak diragukan lagi. Merekapun bahkan membangun jaringan komunitas di seluruh Indonesia, dengan jargon ARB jagonya anak muda Indonesia. Apalagi kelompok jaringan ini terdiri dari para aktivis mahasiswa, pelajar, anak muda kreatif berbagai kalangan dan lapisan sosial membangun jejaring komunitas untuk memperkuat

Pimpinan DPRD “Mentahkan” Jatah Umroh Gratis Bandarlampung, HL-Ketua DPRD Lampung, Marwan Cik Asan “Mentahkan” jatah umroh gratis yang dibagikan oleh Biro Mental kepada masing-masing koleganya di parlemen. Politisi Demokrat dengan tegasnya membantah jika anggota DPRD Lampung menerima jatah umrah gratis. “Tidak ada jatah umrah. Siapa yang jatah-jatahan, kayak apa aja,” kata Marwan kepada sejumlah wartawan. Intinya, kata Marwan, setiap masyarakat baik secara langsung maupun melalui anggota DPRD boleh mengajukan untuk ikut progam umrah yang telah disetujui anggaran-

nya d a r i APBDPemprov Lampung. Ajuan tersebut nantinya akan diseleksi oleh tim dari Biro Mental Setda Prov Lampung layak atau tidak untuk ikut. “Layak tidak orang itu untuk disantuni umrah. Masak kita mau umrah bohong, dimana nuraninya. M e n u r u t M a r w a n , seluruh masyarakat Lampung dapat langsung mengajukan diri ke Biro Mental, atau melalui wakil rakyat yang sedang reses di daerahnya.

Baca “ PIMPINAN ” Hal -11

Baca “ PILIHAN ” Hal -11

Pemberi Suap Akil Segera Jadi Tersangka

Jakarta, HL-Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan p e n d a l a m a n terkait dugaan suap dalam penanganan sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi. Abraham mengaku, komisi antirasuah kini tengah membidik para pemberi suap kepada mantan Ketua MK yang kini sudah duduk di kursi terdakwa, Akil Mo-

chtar. “Penerima suapnya sudah ditindak, bagaimana dengan pemberinya yang hampir sebagian besar adalah penyelenggara negara, b u p a t i d a n l a i n n y a . Sekarang tim penyidik KPK lagi mendalami,” ujar Abraham di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 19 Maret 2014. Menurut Abraham, dalam waktu dekat, pihaknya akan segera melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka lain dalam kasus ini. Dia pun memastikan bahwa pemberi suap Akil lebih dari satu orang. “Dalam 1, 2, 3 hari ke depan, kami akan ekspose siapa yang menjadi tersangka. Tersangkanya pasti lebih dari satu,” tegasnya. Akil didakwa menerima hadiah atau janji dari 15

Baca “ PEMBERI ” Hal -11

Harga Kursi DPRD Rp800 Juta HARGA satu kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ternyata sangat mahal untuk ukuran orang Indonesia. Kalkulasi sebuah lembaga, ongkos untuk mendapatkannya dengan proses politik yang sedang berlangsung ini sekitar Rp800 juta. Angka itu didapatkan Institute on Corruption Studies (ICS) Lampung yang melakukan penelitian harga ideal s e b u a h kursi DPRD di Provinsi. Mereka menghitung biaya komponen sebagai investasi politik. “Untuk memperoleh kursi itu butuh dana R p 7 0 0 j u t a Rp800 juta. Ini harga yang wajar,” kata

Sekretaris ICS Lampung, Juniardi, Rabu (19/3). Komponen-komponen yang dihitung ada lima item, yaitu alokasi untuk percetakan, tekstil, transportasi dan komunikasi, jasa komunikasi media, dan pengerahan massa. “Ko-

mponen ini di hitung berdasarkan pengeluaran tertinggi sesuai alokasi,” ujarnya. Dikatakan dia, ongkos sebesar itu masuk kategori pengeluaran yang wajar, karena bakal tertutupi dari pemasukan bila terpilih menjadi wakil rakyat. “Kewajaran ini berdasarkan perhitungan pengeluaran dan pemasukan yang diterima oleh anggota DPRD selama masa jabatan lima tahun,” imbuhnya. **Caleg Ambisius Menurut dia, angka 700800 juta itu baru dianggap rata-rata, merogoh kocek 1 miliar itu masih wajar. Namun, ungkap Juniardi, selama ini ada caleg yang mengeluarkan anggaran di atas Rp1 miliar. “Ini tidak rasional. Secara sederhana dari mana dia bisa menutup pengeluaran saat kampanye. Ini mempunyai kemungkinan saat te r pilih menjadi koruptor.

Baca “ HARGA ” Hal -11

Bandarlampung, HL-Seorang calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Lampung dari Partai Hanura, Hartono dilaporkan ke Polres Bandarlampung, karena diduga melakukan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp15 juta milik Sudarto (38) warga Jl Teuku Umar Gg. Murni Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kedaton, Kota Bandarlampung. Hal itu sesuai dengan laporan polisi (LP) No: LP/B/ 931/III/2014/LPG/RESTA BALAM tertanggal 13 Maret 2014, yang ditandatangani oleh Kanit SPKT I Polres Bandarlamung, Ipda Surawan Sakti. Sudarto menyatakan, dirinya menitipkan uang sebesar Rp15 juta kepada Hartono, dan sesuai perjanjian yang ada dalam kwitansi uang itu akan dikembalikan kepada dirinya pada September tahun 2012 lalu. “Namun, hingga kini Hartono, warga Jl DR Cipto Mangun Kusumo Gg Darussalam Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandarlampung tidak juga bersedia mengembalikan uang tersebut,” kata Sudarto saat bertandang ke redaksi SKH Haluan Lampung, Rabu (19/3).Dikatakan dia, titipan uang sebesar Rp15 juta diberikan, karena Hartono Caleg DPRD Lampung dari Partai Hanura, untuk daerah pemilihan (Dapil 4) meliputi Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat itu, berjanji akan memberikan proyek sumur bor pada tahun 2012 lalu. “Saya melaporkan dia (Hartono, red) ke polisi, karena dirinya tidak ada keinginan untuk mengembalikan uang

Baca “ CALEG ” Hal -11

dibalik layar

Sambangi Mabes

in depth n ews news

Polisi Usut Hilangnya Berkas Kasasi Bos BPR Tripanca KEPOLISIAN Resor Kota Bandarlampung telah memeriksa pegawai PT Intrasco terkait laporan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang atas kehilangan berkas kasasi mantan Komisaris Utama PT Bank Perkreditan Rayat (BPR) Tripanca Setiadana, Sugiharto Wiharjo alias Alay (56). “Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pegawai PT Intrasco yang menjadi jasa pengiriman barang untuk berkas kasasi Alay itu,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Derry Agung Wijaya, Rabu (19/3). Dia mengatakan, pemeriksaan dilakukan beberapa kali, yaitu pada Selasa (18/3) untuk pemeriksaan pegawai PT Intrasco itu, dan sehari sebelumnya juga telah diperiksa empat orang pegawai PN Tanjungkarang. Alamat Redaksi

Caleg Hanura Dipolisikan

: Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Menurut Kompol Derry, berdasarkan hasil pemeriksaan itu, masih ada perbedaan keterangan yang diperoleh pihak kepolisian. Pihak pengadilan memberikan bukti penerimnaan pengiriman. Tetapi, berdasarkan keterangan dari perusahaan bahwa berkas tersebut sempat diambil lagi. “Kami mempertanyakan berkas pengiriman, tapi kata perusahaan tersebut sudah dimusnahkan. PT Intrasco juga menyebutkan bahwa berkas sempat diambil lagi, tapi kami belum mengetahui siapa yang mengambilnya,” kata dia. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait dugaan penggelapan

Baca “ POLISI ” Hal -11

SETELAH mendatangi Komisi Yudisial, pedangdut Julia Perez menerima panggilan dari Mabes Polri terkait isu penyuapan terhadap Hakim Agung Gayus Lumbuun. Secara kooperatif, wanita yang akrab disapa J u p e i t u h a d i r ke Mabes sebagai saksi untuk dimintai keterangan. Jupe ditemani oleh kuasa hukumnya, Malik Bawazir. Selama diperiksa, pemain film ‘Gending Sriwijaya’ itu diberikan sekitar 21 pertanyaan. Menurut Malik, pemeriksaan berjalan lancar karena Jupe sangat kooperatif.

Baca “ SAMBANGI ” Hal -11 Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

c m y k


EKONOMI

2

Kamis, 20 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

Dishutbun Adakan Pelatihan SLPHT Kucurkan Dana Rp 1,624 Miliar Bantuan Alat Produksi Petani Kopi

GUNA meningkatkan Mutu dan Produksi Perkebunan di Kabupaten Tanggamus, sejumlah program akan digulirkan dalam waktu dekat ini seperti menyelenggarakan Pelatihan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) serta memberikan bantuan alat pengolahan alat produksi kepada Petani kopi. Menurut Kabid Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Tanggamus Sastrawinata, mendamping Kepala Dishutbut FB.Karjiono mengatakan, dana yang dikucurkan untuk berbagai program tersebut sebesar Rp 1,624 miliar. “Dana tersebut dari pusat hanya saja Pemprov Lampung yang mengelolanya dan kegiatannya ada di Tanggamus, dan ini merupakan usulan dari kita sejak bulan Febuari lalu,” kata Sastrawinata, Rabu (19/3). Ditambahkan Sastra, dari dana tersebut selain menggelar SLPHT dan bantuan alat pengolahan alat produksi juga akan dilaksanakan

pelatihan sumber daya petani, Permentasi kakao, Prasertifikasi lahan perkebunan, bantuan sarana produksi pertanian (Saprodi) seperti pupuk dan pestisida dan rehab lada. “Dari berbagai item tersebut baru rahab Lada yang kami ketahui sementara ini, untuk rehab Lada itu dana nya sebesar Rp800 juta untuk delapan kelompok tani yang akan menggarap Lada dilahan 100 hektar, pada saat pengajuan lalu kita ajukan 200 hektar. Kita hanya menyiapkan Calon Petani Calon Lahan (CPCL) saja, untuk keegiatannya sendiri diperkirakan bulan Juni sudah

jalan,” ujarnya. Rehab Lada itu, terus Sastra, akan dilaksanakan di kecamatan Air Naningan dan Pulaupanggung. Lada yang akan diekmbangkan sendiri merupakan Lada Hitam varietas Natar 1, Varietas ini merupakan varietas unggulan yang tahan terhadap hama pangkal batang atau dalam bahasa latin disebut Phytophtora Palmivora. Bibit sendiri akan disediakan oleh Direktur Jendral (Dirjjen) Perkebunan RI melalui Pemerintah provinsi Lampung. “Rehab Lada ini untuk mengembalikan pamor Provinsi Lampung sebagai penghasil Lada hitam (black pepper) nomor satu di Indonesia maka Tanggamus siapkan 100 hektar lahan siap tanam bibit lada hitam,untuk sementara ini baru dua kecamatan itu dulu, mungkin dikecamatan lain akan menyusul karena di Tanggamus ini cocok untuk ditanami Lada,” terangnya. HL-04/HLD-17

Pupuk Phoska Tiruan Beredar Petani Resah dan Merugi

Foto Ilustrasi

Gunungsugih, HL- Pupuk yang diduga tiruan beredar di Seputihmataram, Lampung Tengah (Lamteng), mengakibatkan banyak petani yang merasa dirugikan. Pupuk tiruan tak hanya membuat petani harus mengulang pemupukan karena tak

berfungsi, tetapi juga membuat petani harus mengeluarkan biaya tambahan. Sejumlah petani menduga pupuk merek Phoska (warna putih) adalah tiruan dari pupuk merek Phonska (warna merah). Pupuk Phoska beredar menyusul ke-

Banyak Desa Belum Dialiri Listrik

pung. Kepala Divisi Advokasi Pusat Studi Strategi dan Kebijakan (Pussbik) Lampung, Hidayat Pratama, di Bandarlam-

Pedagang Kaos Kaki Ramai Kaos Kaki Sekolah Diburu Siswa

langkaan pupuk menjelang musim tanam sawah di Seputihmataram Lampung Tengah yang dimulai sekitar Februari 2014. Seorang petani di Bumi Setia Seputihmataram, Lampung Tengah, Pilan(48), mengatakan biasanya dia menggunakan pupuk merek Phonska yang dibelinya dengan harga Rp140 ribu per 50 kg. Dengan pupuk itu, untuk lahan seperempat hektar hanya dibutuhkan satu kwintal pupuk. Tetapi sejak akhir Februari 2014 pupuk Phonska tak bisa diperoleh karena pengecer setempat maupun di pasar tidak memiliki stok. Di saat yang sama, lanjut Pilan, beredar pupuk Phoska seharga Rp125 ribu per 50kg. “Phoska sudah saya pakai. Tetapi tanaman padi saya tidak berubah sama sekali. Beda dengan Phonska,” kata Pilan. HL-04/nt

Sosialisasi dan Dialog Listrik Bandarlampung, HL- Hasil kajian Pusat Studi Strategi dan Kebijakan Lampung menyebutkan, masih banyak desa di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, belum dialiri listrik dari PLN, sedangkan pengajuan permohonan pemasangan telah dilakukan sejak 2007. Padahal, Bendungan Batu Tegi yang berada di Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu pembangkit listrik besar yang dimiliki PLN sebagai penunjang penerangan di Provinsi Lam-

Foto Ilustrasi

pung, Rabu (19/3), menyatakan, berdasarkan kajian sedikitnya ada dua pekon (desa) di kabupaten tersebut yang belum diali-

Bandarlampung, HL- Menjelang liburan sekolah pada saat ini, rezeki para pedagang khususnya pedagang buku dan perlengkapan sekolah seperti kaos kaki, sudah pasti akan laku keras. Untuk mengantisifasi kekurangan barang, biasanya pedagang jauh-jauh hari sudah menyiapkan stock masing-masing 10 lusin dari kaos kaki untuk anak SD, SMP dan SMA. Seperti keberadaan penjual kaos kali untuk anak sekolah yang berada di Pasar Bambu Kuning Jalan Imam Bonjol, Rabu (19/ 3). Para pedagang ini, rupanya sudah biasa menjual dengan harga khusus kisaran Rp10 ribu/ sepasang walau dengan berbagai ukuran dan bisa menghabiskan sebanyak rata-rata 100-200se-

pasang/hari kaos kaki. “Saya sudah stock masing-masing 10 lusin, ini terbagi untuk SD, SMP dan SMA. Alhamdulillah, mas. Biasanya menjelang liburan

sekolah yang sebentar lagi, bisa terjaul 100-200sepasang/hari. Saya brandol sepasang kaos kaki Rp10 ribu/sepasang,” Kata Fadel (20) yang baru menggelu-

tinya sejak 2 tahun lalu yang beralamat jalan Imam Bonjol Pasar bambu kuning Tanjungkarang Bandarlampung. Rabu (19/03) Siang. Yeni (17) seorang pelajar SMA swasta Bandarlampung, “Biasanya jelang pergantian pelajaran, saya menyetok kaos kaki 3 pasang untuk ganti-ganti tiap harinya,” Kata Yeni yang sedang memilih kaos kaki akan dibelinya. Fadel mengaku sebelum liburan sekolah, kaos kaki hanya terjual 20/sepasang tiap harinya. Kalau stocknya hanya masing-masing 2 lusin. selain menjual kaos kaki, fadel juga menjual tali pinggang untuk SD, SMP dan SMA, kaos kaki untuk umum bahkan kaos kaki untuk bayi ada tambah fadel. HL-04/12

ri listrik. Hal itu terungkap pada sosialisasi dan dialog tentang Pelayanan Kelistrikan di Pekon Way Harong Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus. Dalam sesi dialog sosialisasi tersebut terungkap, masih ada desa yang belum tersaluri listrik, yaitu pekon Sinar Jawa dan Pekon DatarLebuay Kecamatan Air Naningan. Dua pekon tersebut sudah mengajukan permohonan pengaliran listrik ke PLN Area Metro sejak 2007 namun kini belum dibangun jaringan dan belum teraliri listrik.“Miris di zaman yang sekarang sudah serba listrik, ternyata masih ada kampung yang belum teraliri listrik

di Provinsi Lampung,” kata Hidayat. Dia menjelaskan, pada dua Pekon tersebut terdapat kurang lebih ada 1.400 kepala keluarga yg belum menikmati listrik. Menurutnya, hal tersebut sepatutnya menjadi perhatian khusus PLN Distribusi Lampung, karena listrik juga merupakan salah satu hak dasar manusia untuk bisa mendapatkan penerangan. Masyarakat yang mengikuti sosialisasi di Pekon Way Harong Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus adalah masyarakat dampingan Pussbik. Dalam sosialisasi dan dialog ini PLN sebagai narasumber menjelaskan bahwa PLN akan membangun jaringan baru untuk men-

erima bantuan daya dari Pembangkit Gumawang Sumsel, melewati Kabupaten Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Tengah dan Lampung timur. Sayangnya sampai dengan saat ini PLN masih terhambat pembangunan jaringannya di wilayah Perkebunan Sugar Group Company. “Ada 90 tiang jaringan yang akan melewati perkebunan tebu Sugar Group, namun hingga detik ini PLN masih belum diizinkan membangun jaringan di dalam perkebunan itu, “ kata Manager PLN Area Metro, Sofin Hadi. Dia melanjutkan, saat ini Pemabangkit Unit 3 dan 4 PLTU Tarahan masih dalam Masa Major Overhaul (MO), sehingga terja-

di kekurangan energi untuk menerangi Lampung yang mengakibatkan pemadaman. Menurut dia, jika jaringan yg akan dibangun diberi izin oleh Sugar Group, maka pasokan listrik lampung akan cukup. Kepala Divisi Advokasi Pussbik itu mengatakan bahwa lembaganya akan terus melakukan pendampingan kepada masyarakat di Lampung dalam hal penyelenggaraan pelayanan publik di daerah ini. Hal tersebut sebagai bentuk pengabdian masyarakat dan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, salah satunya pendampingan warga dalam pelayanan kelistrikan. HL-04/nt

Anda Ingin Pasang IKLAN . . . .!!!

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

HUBUNGI : Johan 0857 - 8863- 9560 Kantor : (0721) - 708891

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


SIGER

3

Kamis, 20 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

Dua Pelawak Kondang Hibur Warga Lampung

Doyok-Kadir cs

Bandarlampung, HL- Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mengundang pelawak terkenal Doyok-Kadir cs pada acara bak-

ti sosial rangkaian dari HUT Provinsi Lampung ke-50 di Mahan Agung, Rabu (19/3). Selain itu Doyok cs, Sjachroedin juga

menghadirkan artis-artis ibu kota lainnya untuk menghibur masyarakat Lampung. Warga Lampung merasa terhibut dengan banyolan-banyolan yang disuguhkan pelawak kawakan itu. Acara tersebut dirangkai pemberian paket sembako kepada warga kurang mampu di daerah ini. Sjachroedin secara simbolis menyerahkan bantuan kepada pensiunan pegawai negeri sipil (PNS), anggota Polri, dan anggota TNI. Gubernur Sjachroedin dalam pidatonya menyatakan bantuan tersebut untuk menghargai kinerja para aparatur pemerintah yang telah pensiun dan masyarakat yang telah berkontribusi untuk Provinsi Lampung. “Walaupun masih banyak yang kurang, tapi bantuan yang diserahkan merupakan bentuk untuk menghormati kinerja para pensiunan, dalam proses pembangunan Provinsi Lampung,” tukas Sjachroedin. Bantuan dari Pemrov Lampung itu berupa paket sembako yang diberikan kepada 250 pensiunan PNS, 150 pensiunan anggota Polri, dan 250 pensiunan anggota TNI. HL-06

Lampung Lolos Endemis HIV/AIDS

Listrik Tenaga Air Kembali Dilirik

Foto Ilustrasi

Bandarlampung, HL- Pemerintah kembali melirik sumber tenaga listrik dari air yang sempat dilupakan. Pemerintah mulai mempertimbangkan untuk kembali menggunakan pembangkit tenaga listrik dari 200 waduk lebih yanga ada di tanah air guna mengatasi kekurangan energi listrik. “Saat ini, pemerintah tengah mengkaji pemanfaatan lebih dari 200 waduk dan bendung yang menjadi aset Kementerian Pekerjaan Umum untuk dapat dimanfaatkan sebagai PLTA atau PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro),” kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/3). Djoko mengatakan, saat ini masih banyak potensi energi yang belum termanfaatkan di bangunan-

bangunan air utama dengan memanfaatkan kemajuan teknologi di bidang turbin dan pembangkit listrik. Menurutnya, potensi PLTA Indonesia sebesar 76.670 MW dan PLTM sebesar 770 MW merupakan aset yang dipercayakan dan harus dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Djoko mengungkapkan bahwa di balik manfaat air yang yang demikian besar, tersembunyi kekuatan daya rusak yang tidak kalah hebatnya. “BNPB memperkirakan bahwa kerugian finansial akibat banjir dan longsor di seluruh Indonesia pada awal tahun ini mencapai Rp10 triliun,” ujarnya. Ia menguraikan, kerugian tersebut dapat terbagi dengan jumlah terbesar kerugian dialami Jakarta sebesar Rp6 triliun dan Jawa

Tengah dengan Rp2,1 triliun. Sedangkan banjir di kawasan Megapolitan seperti Jabodetabek dinilai Menteri Pekerjaan Umum memerlukan penanganan yang “out of the box” (inovatif) seperti pendirian Tembok Laut Raksasa, proyek sodetan Ciliwung, perbaikan drainase perkotaan dan penegakan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). “Sebagai tambahan, guna memberikan dukungan terhadap pengendalian daya rusak air, pada 2010—2013 telah selesai dilaksanakan sepanjang 1.263 kilometer pembangunan kanal banjir dan pembangunan konstruksi pengaman pantai sepanjang 230 kilometer,” katanya. Sementara dalam rangka penyediaan air minum dan sanitasi untuk rakyat, berbagai upaya perlibatan masyarakat telah diimplementasikan melalui kegiatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Program yang telah dilaksanakan sejak 2008 dan sampai 2012 telah terbangun pada 6.855 desa itu. Program tersebut rencananya dilanjutkan pada 2013-2016 untuk 5.000 desa lagi. HL-06/ant(*)

KEMENTERIAN Sosial melangsir delapan provinsi, minus Provinsi Lampung yang merupakan daerah endemik Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome atau HIV/AIDS. Menteri Sosial RI, Salim Segaf Al Jufri mengatakan, delapan provinsi tersebut yakni, Provinsi Papua, Papua Barat, Sumatera Utara, Jawa Timur, Jakarta, Kepulauan Riau, Jawa Barat, serta Jawa Tengah. Di provinsi itu ada 79 daerah yang merupakan daerah endemik penyakit itu. Menurut dia, setiap tahunnya warga di Indonesia yang tertular atau terjangkit penyakit ini terus bertambah. Jumlah provinsi yang epidemi juga semakin meluas. Bahkan, dari data Kemensos dari 220 juta warga sebanyak 170 ribu sampai 220 ribu orang mengidap HIV/AIDS. Lebih lanjut, perkiraan prevalensi keseluruhannya adalah 0,1 persen di Indonesia dengan pengecualian Papua. Dimana angka epidemik diperkirakan mencapai 2,4 persen dengan cara penularan utamanya melalui hubungan seksual tanpa pengaman (pelindung). Bahkan dari data itu, kasus kematian akibat AIDS diperkirakan

mencapai 5.500 jiwa. Penularan utama terkonsentrasi di kalangan pengguna obat terlarang melalui jarum suntik dan pasangan intimnya, orang berkecimpung di dunia prostitusi serta pria penyuka sesama jenis. “Maka dari itu, pihaknya terus berupaya menekan angka penyebaran penyakit ini melalui progam penanggulangan AIDS dengan cara pencegahan melalui perubahan perilaku serta melengkapi dengan layanan pengobatan dan perawatan,” tambahnya. Sejak 30 Juni 2007 lalu, 42 persen dari kasus AIDS ditularkan melalui hubungan heteroseksual dan 53 persen dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Hingga akhir 2013 pengidap berjumlah sebanyak HIV 127.416 dan AIDS 52.348 tetapi saat ini mayoritas penularannya melalui hubungan seks. Salim mengatakan saat ini pihaknya juga tengah fokus dalam pencegahan penularan HIV/AIDS khususn-

ya dalam merehabilitasi orang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA). Bantuan ini ditujukan untuk mewujudkan pemberdayaan bagi ODHA karena bagaimana pun juga mereka adalah anak bangsa yang mempunyai hak dan kewajiban sama di mata negara. Lampung Meningkat Data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Desember 2013 lalu tercatat, penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) di provinsi ini meningkat hingga saat ini sebanyak 978 kasus, sedangkan penderita AIDS sekitar 439 kasus. Hal ini dijelaskan Ketua Pelaksana Hari AIDS sedunia Reihana, yang menjabat Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana pada Hari AIDS Sedunia yang di pusatkan di Pendopo Kabupaten Pringsewu, mengatakan kasus AIDS bagaikan gunung es yang terlihat di permukaan. Perkiraan World Health Organization (WHO) untuk setiap satu kasus infeksi HIV, maka kasus HIV yang “tersembunyi” adalah 100-200 orang. Menurut dia, dewasa ini kasus AIDS sudah bergeser ke kelompok umur yang lebih muda, dengan dua penyebab utama penularan HIV yaitu melalui cairan

kelamin lewat hubungan seksual dan melalui darahlewat jarum suntik di antara pengguna narkoba. Ia mengatakan, langkah kongkrit yang telah dilakukan pemerintah dalam turut serta memerangi penularan AIDSHIV diantaranya dengan pembentukan komisi penanggulangan AIDS (KPA) tingkat Provinsi Lampung. Peran KPA, terusnya,‘adalah menyediakan alat viral load dan CD4 untuk mengetahui tingkat keparahan infeksi virus HIV di dalam tubuh yang di letakan di labsekda Provinsi Lampung dan RSU Andoel Moeloek. Dia menjelaskan sampai saat ini provinsi telah membentuk 11 KPAD di 11 kabupaten/kota: Bandarlampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, LampungTengah, Metro, Lampung Timur, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Lampung Utara. Sedangkan empat kabupaten/ kota yang belum membentuk KPAD: Mesuji, Way Kanan, Lambar dan Pesisir Barat. Provinsi Lampung juga sudah membentuk lembaga pemerhati penderita HIV-AIDS yaitu dengan membentuk warga peduli aids (WPA). HL-06(*)

Peresmian Itera di Istana Presiden Bandarlampung, HL-Pemerintah Provinsi Lampung, terus mempercepat pembangunan Institut Teknologi Sumatera (Itera). Plt Sekda Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi saat memimpin rapat pembahasan peresmian dan pembangunan Itera mengatakan, pembangunan Itera diharap dapat dipercepat seusai peresmian. “Insya Allah tanggal 2 April 2014 sudah bisa diresmikan sebagai perguruan tinggi negeri di Istana Presiden,” kata Arinal di ruang rapat sekda, Rabu (19/3). Menurut Arinal, peresmian berkorelasi dengan keabsahan lahan. Oleh karena itu, pemerintah provinsi meminta kepada instasi terkait agar proses penyelesaiannya dipercepat. Hal ini untuk memberi keyakinan bahwa lahan

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

tempat pembangunan Itera tidak bermasalah. “Untuk itu akan dilakukan pertemuan di tingkat Kementerian Pendidikan yang menghadirkan Badan Pertanahan Nasional (BPN), PTPN 7, dan Pemerintah Provinsi Lampung,” jelas dia. Wakil Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Wawan Gunawan, yang merupakan penanggung jawab pembangunan Itera, berharap agar peraturan presiden tentang Itera sudah ada setelah peresmian dilakukan. “Mahasiswa ITB akan dipindah ke mari (Itera) setelah selesai semester karena mereka saat ini sedang ujian. Paling cepat Agustus nanti sudah bisa pindah, plus penerimaan mahasiswa baru,” ujar Wawan. HL-06/ist

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

4

Kamis, 20 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

Konsumen Buana Kredit Komplain

Taman Jalur Dua Gelap Gulita

Manager Akui Kelalaian Fendor Kotabumi, HL- Terkait komplain dari beberapa Konsumen terhadap barang yang diberikan Buana Kredit Cabang Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) beberapa waktu lalu, pihak Buana telah bertanggung jawab dengan mengganti barang Konsumen dengan yang baru. Buana Kredit merupakan Lembaga Perkreditan yang memiliki visi sebagai perusahaan professional, dengan mengutamakan produk-produk yang berkualitas tinggi dengan harga yang relatif sangat berkompeten. Peristiwa yang terjadi adanya Komplai dari Konsumen di Kotabumi atas buruknya barang yang diberikan Buana, bukanlah kesalahan dari Lembaga Perkreditan tersebut, namun diduga adanya kelalaian dari pihak Fendor selaku penyedia barang yang dipercaya oleh Buana Kredit. Hal itu dijelaskan Robi Desali selaku Branch Maneger Buana Kredit Cabang Kotabumi saat ditemui dikantornya, Rabu (19/3). Selain meminta maaf apa yang telah terjadi, Robi menyatakan dirinya baru mengetahui dua hari yang lalu adanya komplai dari konsumen, terkait kwalitas barang yang diberikan Buana kepada Desi dan Ardi warga setempat. ”Saya sangat menyesal kejadian ini baru saya ketahui dua hari yang lalu, Jika ada Komplain dari konsumen biasanya langsung kita sikapi,”

ujarnya. Selain itu Robi menjelaskan, Buana kredit adalah perusahaan pembiayaan yang bergerak dibidang Elektronik dan Furniture. Mungkin dengan usianya yang masih terbilang sangat muda, Buana kredit mencoba menjadi lembaga pembiayaan tercepat. Komitmennya dalam membantu konsumen dengan cepat dan mudah dalam memenuhi kebutuhan selalu dijadikan prioritas utama untuk menjadikan Buana kredit sebagai prusahaan yang berkembang. ”Kami selalu mengedepankan pelayanan yang terbaik untuk konsumen, Jika ada kelalaian pihak kami dibawah saya selaku pribadi dan atas nama perusahaan memohon maaf,” ujarnya seraya menyatakan akan menindaklanjuti persoalan itu ke pihak fendor. Sementara Desi warga Kebun Empat Kelurahan Tanjung Harapan, yang membeli kursi kepada pihak Buana kredit menyatakan. ”Kursi kami sudah diganti yang baru, setelah pihak kepala Cabangnya mengetahui Komplain dari kami,” ujar Desi. Hal senada juga disampaikan Ardi warga Tanah Rendah, Kelurahan Tanjung Harapan. ”Alhamdulillah kursi saya juga sudah diganti yang baru sama Pihak Buana,” ujar Ardi seraya mengucapkan trimakasih kepada Pihak Buana yang telah menanggapi Koplainnya secara professional. HL-04/HLD-18

1.216 Linmas Ikuti Pelatihan Agar Lebih Efektif Berkarya

PELATIHAN- Ketua Linmas Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa, disambut dengan hormat dan suka cita oleh seluruh anggota Linmas, yang mengikuti pembinaan dan pelatihan di LEG Seputihbanyak, Rabu (19/3). Foto: Gun/HL

Seputihbanyak, HL- Sebanyak 1.216 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), mengikuti pembinaan dan pelatihan, yang berlangsung di Gedung LEG Seputihbanyak. Pembukaan pelatihan dan pembinaan Linmas dibuka langsung oleh Ketua Linmas Lamteng Mustafa. Para anggota pengamanan masyarakat yang diikutkan dalam kegiatan ini, dibagi menjadi tiga gelombang. Yakni pada tahap pertama yang dilaksanakan tanggal 17-18 Maret 2014, dengan jumlah peserta sebanyak 428 orang. Gelombang II pada tanggal 19-20 Maret 2014, dengan diikuti peserta sekitar 404 orang. Sedangkan pada gelombang keIII, dilaksanakan pada tanggal 21-22 Maret 2014, yang melibatkan sebanyak 384 anggota Linmas. Kehadiran Wabup Mustafa disana, Rabu (19/3) kemarin, dalam rangka menutup pelatihan gelombang pertama, yang dilanjutkan dengan membuka pelatihan gelombang II. Wa b u p L a m t e n g M u s tafa, yang juga Ketua Linmas mengatakan, tujuan diadakannya pelatihan ini agar para anggota Linmas dapat lebih efektif dalam berkarya dan berbuat untuk masyarakat. Peran Linmas dalam masyarakat sangat penting, yaitu sebagai ujung tombak keamanan selain anggota kepolisian. “Pelatihan ini diharapkan

dapat membentuk karakter dan kepribadian seorang pengamanan, dan membuat anggota Linmas lebih handal diberbagai medan,” kata Mustafa. Selama ini, tambah orang nomor dua di Lamteng, anggota Linmas hampir tidak tersentuh, seolah tidak berguna. Padahal mereka ini memiliki kepercayaan dimata masyarakat, sebagai salah satu kekuatan keamanan, hal ini bila benar-benar di karyakan selayaknya. Dengan adanya pemilu dan pilgub tahun 2014 mendatang, keberadaan anggota Linmas sangat dibutuhkan, guna membantu tugas polri demi lancar jalannya pemilu nanti. Sehingga pelatihan ini akan menambah wawasan dan ilmu bagi para anggota Linmas. Wabup Mustafa berjanji akan membentuk Linmas di Kabupaten Lamteng, sebagai percontohan bagi daerah lain. Sebagai satu satunya organisasi yang berjalan sesuai aturan, sehingga tertata dengan baik dan dapat diperdayakan. Selain itu, Mustafa juga akan, memberangkatkan sebanyak tiga orang anggota Lainmas pergi ke Tanah Suci untuk ibadah Umroh. Anggota yang akan diambil nantinya, yaitu satu orang dari masing-masing gelombang pelatihan ini. “Kegiatan ini jangan dianggap berlebihan, ini hanya sebagai wujud kepedulian saya pribadi sebagai ketua Linmas,” ujar Mustafa. HL-04/HLD-11

Tanpa adanya Lampu Taman

KOMPLAIN- Karena pesanan purniture yang dikirim ke rumah tidak sesuai kesepakatan, konsumen Buana Kredit komplain dengan mendatangai kantor Buanan Kredit dan langsung mendapat tanggapan dengan mengganti barang konsumen dengan yang baru. Hal itu dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Buana Kredit. foto Beben

BPN Buka Layanan Sehari Terdiri Dari Empat Jenis Layanan Permudah Kepengurusan Berkas BADAN Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tanggamus, telah membuka layanan one day service (Pelayanan sehari) yang bertujuan untuk lebih memudahkan masyarakat dalam mengurus berkas-berkas seputar tanah. Kepala Bagian Tata Usaha BPN Tanggamus, Djohan Sjah menyebutkan, pelayanan yang diberikan dalam program one day service ada empat jenis, yakni pengecekan sertifikat, roya hak atas tanah, perubahan hak atas tanah, dan balik nama. “Keempat pelayanan ini bisa selesai dalam satu hari, pagi diajukan dan sore sudah bisa diambil, asalkan persyaratannya lengkap,” kata Djohan, Rabu (19/3). Selanjutnya dia mengatakan penerapan one day service sudah dilaksanakan BPN Tanggamus sejak Januari lalu, berdasarkan peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi no 13 tahun 2011 dan itu berlaku di BPN se-Indonesia. “Sebelumnya kami sudah rapat koordinasi secara nasional dan menentukan keempat jenis pelayanan itu bisa diselesaikan selama sehari. Maka diputuskan

diterapkan serempak. Dan kami disini memang mendukung pelayanan seperti itu,” ujar Djohan. Dalam hal ini memang keempat pelayanan itu diperlukan masyarakat, seperti pelayanan pengecekan sertifikat, ini ditujukan untuk membuat akte tanah dan itu biasanya sebagai bukti untuk jaminan di bank. Lalu pelayanan roya hak atas tanah diperuntukan bagi pemutihan setelah pemilik tanah melunasi hutang (biasanya di bank), maka kepemilikan roya menunjukan pemilik tanah tidak lagi berhutang. Untuk perubahan hak atas tanah, lebih ditujukan pada tanah yang disewakan. Tehnisnya perubahan nama dari pemilik tanah ke pihak yang menyewa tanah, atau hak guna lahan. Kemudian untuk pelayanan balik nama ditujukan jika tanah tersebut dijual atau beli maka nama pemiliknya berubah. Pelayanan ini bisa juga untuk pembagian tanah warisan atau pemecahan pemilik

tanah. “Untuk menikmati pelayanan sehari selesai, syarat umum yang harus dibawa adalah sertifikat asli, akte jual beli, KTP pemohon dan tanda lunas PBB. Namun ada juga persyaratan berkas lainnya dan itu bisa ditanyakan ke BPN atau bisa melalui telepon (0722) 21417, Jadi kalau masyarakat ingin satu hari selesai, sebelum berangkat tanya dulu persyaratan apa yang dibawa lewat telpon. Kemudian dilengkapi, maka sampai di BPN persyaratan sudah lengkap. Langsung ajukan dan langsung selesai,” papar Djohan. Diakuinya, untuk keempat jenis itu memang pelayanan tidak harus dalam one day service, sebab itu pelayanan kilat. Apabila memilih untuk pelayanan sesuai operasional prosedur (SOP), untuk masing-masing pelayanan diperlukan minimal waktu dua hari. “Jadi one day service memudahkan masyarakat yang rumahnya jauh sehingga mereka tidak bolak-balik. Jika persyaratan sudah lengkap langsung saja pilih saja one day service,” terang Djohan. HL-04/HLD-17.

Panitia Kebut Proses Tender Rekanan Ikut Bantu Kerja Tender E-proc Dikesampingkan Kotabumi, HL - Beberapa Kontraktor sepertinya merasa gelisah dengan adanya kinerja Panitia lelang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang merasa keteteran dengan Proses kerjaan tahun 2014 ini. Hal itu, di terbukti dengan adanya berbagai kendala di kinerja Panitia Lelang yang menjadwalkan harus rampung April mendatang. Saat dikonfirmasi oleh Haluan Lampung, Ketua Panitia Lelang menyatakan bila pada proses pekerjaannya itu dibantu oleh

rekanan, yang mendapat sejumblah imbalan kerja. “Sejauh ini, dalam pelaksanaanya dinilai bukan berarti tidak ada kendala, pihak panitia lelang dibantu juga oleh rekanan. Dengan mendapatkan 10 persen sebagai upah kerja tidak lebih,” jelas Khairil, Ketua Panitian lelang. Dijelaskan juga oleh Khairil, bila Kendala lain dinilai dari Sistem pengadaan barang atau jasa dengan menggunakan media elektronik seperti internet atau jaringan komputer. “Kalau E-proc ini, kendalanya terkadang ga mau kebuka-buka, kita upload juga kadang

kadang gagal, sementara pihak yang bersangkutan minta cepat cepat terus. Pusing juga saya dibuatnya,” akunya. Sementara panitia lelang menyatakan kelimpungan dengan pekerjaan tahun ini. “Seharusnya kalau pekerjaan itu mau lancar ia harus bertahap, 20, 10, 30, 40 dulu seperti di tempat lain baru jalan. Kalau tempat kita ini sudah kayak sunami, drup langsung berangkat semua. Keteter dibuatnya, kita ini manusia bukan robot jadi wajar wajar aja kalau ada yang sedikit molor,” jelasnya. HL-04/HLD-18

BP4K Kenalkan Kalender Waktu Bagi Tanam Padi dan Palawija Kotaagung HL - Badan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Tanggamus mengenalkan kalender waktu tanam untuk padi dan palawija. Menurut Kabid Penyelenggaraan, Kerjasama dan Tata Penyuluhan Muayin Zen, mewakili Kepala BP4K Zaenury, kalender tersebut berlaku online lewat situs www.litbang.deptan.go.id dan www. k a t a m . l i t b a n g . d e p t a n . go.id. Situs itu bisa diakses oleh penyuluh, petugas dinas tanaman pangan, kelompok tani dan petani. “Dengan

adanya situs itu maka penggiat pertanian bisa mengetahui jadwal, kapan untuk menanam padi dan juga palawija,” kata Muayin, Rabu (19/3). Dikatakannya, adanya situs ini diharapkan menjadikan para penggiat pertanian jadi mendapat informasi. Dengan begitu kelompok tani dan petani jadi mandiri, melek informasi pertanian yang disebarkan lewat dunia maya. “Tampilan situs juga mudah dimengerti maka harapannya petani mudah mengerti dan itu nantinya diterapkan oleh mereka dalam memulai siklus tanam, bisa menga-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

tur pola tanam dan tahu potensi luas tanam, baik padi dan juga palawija, “Terang Muayin. Menurut Muayin, situs itu tidak saja memuat informasi jadwal tanam, ada juga informasi perubahan iklim, wilayah rawan banjir dan kekeringan. Maka kelompok tani dan petani bisa mencegah kerusakan tanaman yang disebabkan faktor alam. Harapannya informasi itu menjadikan petani selalu bersikap sigap. Dan mengambil tindakan antisipasi sehingga kerugian akibat faktor alam bisa diminimalisir.

Kotabumi, HL - Warga disekitar Taman Jalur Dua, kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara (Lampura), mengeluhkan lampu taman yang tidak berfungsi sebagai Penerangan. Sejak pertama taman tersebut dibangun Pemerintah terkait terkesan mengabaikan dan tidak pernah memberikan penerangan secara maksimal. Mirisnya lagi, penerangan tersebut di pasang oleh warga sekitar sebagai bentuk peduli. “Satu Lampu dijalan ini saya yang pasang, saya yang beli boklamnya, karena selama ini gak ada lampu, kalo malem gelep bener egak ada penerangan, kalo terus-terusan kayak gini, ya saya yang rugi, emangnya egak ada tah anggaran dari pemerintah untuk lampu taman ini, taman ini kan taman kota juga,” ujar Heri, salah satu warga yang rumahnya dipingiran jalan Jalur Dua, saat dimintai keterangan Rabu (19/3) kemarin. Dirinya mengharapkan, adanya pemerintah yang memberikan penerangan pada ta-

man Jalur dua tersebut, pasalnya jika malam hari sering terjadi tindak Premanisme. “Kalo jalan ini terang kan enak juga, yang lewat jalan ini gak usah takuttakut lagi,” harapnya. Sementara itu, pihak Dina Tatakota (Distako) saat dimintai keterangan mengatakan pihaknya sudah pernah melakukan pemasangan lampu taman di daerah Taman Jalur Dua, akan tetapi kabel Listrik tersebut hilang dicuri. “Pada tahun 2012 kita sudah pasang lampunya tetapi kabel listriknya hilang dicuri dan akhirnya kami memindahkan lampu tersebut ke tempat lain,” ujar Kasi Penerangan Juhardi saat ditemui di kantornya. Ia mengatakan pihaknya akan melakukan kordinasi ke pihakpihak terkait untuk mengusulkan lampu taman Jalur Dua. “Kita tunggu Angaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), kita akan usaha mengusulkan, gak mungkin kan kita Beli lampunya pakek duit kantong sendiri,” jelasnya. HL-04/HLD-18

Idrus Resmikan Seragam STIkes Kemampuan Perawat Bidan Diasah

SEMATKAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi menyematkan atribut dan pakaian seragam kepada salahsatu mahasiswa pada acara caping day mahasiswa STIKes Muhammadiyah Pringsewu, Rabu (19/3). Foto Mega Utama

Pringsewu, HL- Profesi bidan dan perawat merupakan salah satu profesi tertua di dunia yang hingga kini masih sangat dibutuhkan keberadaannya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Karenanya mereka harus terus dibina dan diasah kemampuannya, agar memenuhi kebutuhan dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pringsewu Drs.H.Idrus Effendi pada acara peresmian

pemakaian seragam mahasiswa STIKes Muhammadiyah Pringsewu, Rabu (19/3). Dikatakannya,mahasiswa STIKes yang merupakan calon bidan dan perawat harus meningkatkan kemampuan dan intelektualitasnya untuk dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat selama duduk di bangku kuliah. “Tunjukkan sikap santun kepada siapapun, sehingga dapat mencerminkan profesi bidan dan perawat yang berkepribadian dan berbudi pekerti luhur,” katanya. HL-04/ HLD-13.

Jalur Liwa Krui Lumpuh Liwa, HL- Jalur Liwa Krui kembali lumpuh, ini disebabkan kendaraan truk trailer yang mengangkut alat berat yang berbobot 45 ton melintang dan menutup seluruh badan jalan pada Rabu malam. Kejadian ini bermula saat truk trailer dari Ja karta tujuan Manula (perbatasan Propinsi Lampung dan Propinsi Beng kulu) yang di kemudikan Supardi asal Jakarta yang bernopol B 9280 QJ yang sedang melaju kira kira 2 km dari arah Liwa melewati tikungan tajam terperosok keluar dari badan

Situs pun memuat informasi ganguan dari organisme penggangu tanaman (OPT). Maka petani bisa menyiapkan segala keperluan pencegahan agar hama tidak menyerang tanaman mereka. Ini pun dapat mengantisipasi kerugian yang bakal dialami petani. “Selama ini banyak petani yang menerapkan siklus tanam dan panen berdasarkan kebiasaan saja, dan itu harus dirubah, dengan mengupayakan tindakan pencegahan dibanding penanganan, “Terang Muayin. Kemudian juga ada rekomendasi varietas dan kebutuhan padi serta palawija. Tentunya ini disesuiakan dengan iklim yang akan terjadi. Sebab selama ini banyak petani lebih

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

jalan sehingga tidak dapat kembali ke badan jalan, sedangkan bagian paling belakang truk masih berada di bagian sebelah kiri. Akibatnya seluruh badan jalan tertutup sehingga kendaraan roda dua pun tidak dapat lewat. Kapores Lampung Barat AKBP Eko Widiyanto SIK dan Kasat Lantas Polres Lampung Barat AKP M Jafril telah meninjau lokasi kejadian. Menurut informasi truk akan di tarik kendaraan derek yang akan di datangkan dari Jakarta. HL-04/HLD-12

menyukai suatu jenis varietas tanam berdasarkan hasilnya saja, tidak ketahanannya terhadap iklim, dan serangan OPT. Semua informasi itu diberikan berdasarkan skala kecamatan, sebab tiap kecamatan berbeda kondisinya, berdasarkan kondisi tipografi dan arah angin. BP4K sudah mengenalkan situs ini kepada 60 penggiat pertanian dari mulai Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Kelompok Jabatan Fungsional (KJF), Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) dan Kepala UPT Pertanian dari tiap kecamatan, penyuluh, dan petani. HL-04/HLD-17.

Email : haluanlampung@gmail.com


DAERAH

5

Kamis, 20 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

LINTAS DAERAH MESUJI

Pengesahan RAPBD Lamban

TUMPENG- Bupati Lampung Tengah (Lamteng), menerima nsi tumpeng setelah dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD Kabupaten Lamteng, Agustian Ahmad Fadillah, usai memimpin Rapat Paripurna Istimewa HUT ke 50 Provinsi Lampung. foto Gunawan

Pengunjung Meninggal Dikolam Renang DPRD Minta Tingkatkan Pengawasan KETUA Komisi II DPRD Kota Metro, Solehan meminta pengusaha kolam renang Palem Indah (PI) Kota Metro untuk lebih serius dalam meningkatkan pengawasan dan keamanan yang dikelolanya. Sehingga, kejadian yang telah menyebabkan meninggalnya pengunjung tidak terulang kembali. “Pertama, kami (Komisi II DPRD) turut belasungkawa atas peristiwa dalam kejadian ini. Ya mudah- mudahan orangtua dan keluarga korban almarhum dapat menerima serta sabar. Sehingga dari kejadian ini pula menjadikan pembelajaran, agar orang tua lebih memperhatikan anak dalam hal belajar, bergaul dan dalam bermain,” tutur Solehan, Rabu (19/3). Ia juga menyampaikan, bahwa

kejadian tersebut agar dijadikan sebagai pembelajaran bagi pengusaha kolam renang Palem Indah, termasuk kepada pengusaha kolam renang lainya. “Ini sebagai pembelajaran. Dan saya berharap ini yang terakhir dan tidak akan terulang kembali, serta tidak memakan korban pengunjung lainya. Oleh karena itu, pengusaha kolam renang agar lebih serius lagi dalam melakukan pengawasan dan keamanan demi

kenyamanan pengunjung,” tegasnya. Solehan pun mengakui, bahwa kolam renang palem indah adalah salah satu kolam yang ramai dikunjungi pengunjung. “Kolam renang palem indah memang satusatunya wisata yang banyak diminati oleh pengunjung. Sehingga kenyamanan harus dijaga dengan baik. Sebab, jika kolam tersebut tidak nyaman tentu berpengaruh pula terhadap usahanya,” tandasnya. Sebelumnya, seorang bocah berusia 7 tahun yang masih duduk dibangku kelas I SD tewas tenggelam di Kolam Renang Palem Indah yang berada di Ganjaragung Metro Barat, sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (18/3). Orangtua korban Pancabumpita mencerita-

Juara MTQ Kalifah Sewaan Keluarkan Dana Cukup Besar KUA Nilai Tidak Bermasalah

warga Muhajirun Natar, keduanya juga merupakan santri di ponpes Al-fatah,” kata Sumber minta tidak dikorankan. Sumber juga menerangkan pelaksanaan MTQ seperti yang digelar kemarin itu merupakan ajang menggali bakat para anak-anak Kabupaten Pringsewu. “MTQ itu, bukan untuk berkompetisi dan bermewah-mewahan, juga untuk pembinaan kafilah kita menganggar dana yang cukup besar sehingga bila peserta kafilah yang mendapat juara ini anak dari luar Kabupaten Pringsewu bukankah ini kita rugi biaya pembinaan,” kata sumber. Hal tersebut dibantah oleh camat ambarawa sukri sebagai pembina MTQ dikecamatan ambarawa yang diadakan di Margadadi hal tersebut membenarkan hal bukan warga pringsewu akan tetapi kafilah tersebut perna mondok di pesanteren KH Rois, Ia juga menganggap hal tersebut tidak menjadi masalah karna Ia juga termasuk warga Ambarawa, Ia juga berharap pihak media jangan

cari sudah tenggelam di kolam renang. “Dengan tubuh yang sudah membiru kami bergegas membawanya ke rumah sakit Mardiwaluyo, namun nyawa anak saya sudah tidak tertolong lagin,” ujar Panca sambil tersedu. Sementara menurut pantauan dirumah duka yang berada di jalan Merica No.36 Iringmulyo 15 A Metro Timur Kecamatan Metro Timur ini nampak sejumlah kerabat dan tetangga bertaziah. Bahkan mulai dari pukul 19.00 WIB anggota kepolisian Polres Metro pun turut datang kerumah duka. Harapan keluarga korban Amin untuk kemanan di tempat kolam renang tersebut harus lebih ditingkatkan lagi agar tidak menambah korban jiwa. HL-04/HLD-21

Realisasi IMB Over Target Hasil Kinerja Turun Lapangan

SEWAAN- Dua Kalifah yang mewakili Kecamatan Ambarawa dan meraih juara umum, rupanya bukan berasal dari Kecamatan setempat. Melainkan kalifah sewaan yang merupakan santri di ponpes Al-fatahwarga Muhajirun Natar Lamsel. foto Ist

Pringsewu, HL- Berbagaimacam cara untuk melakukan penipuan demi kepentingan sendiri dan kelompok, bukan saja terjadi di lingkungan masyarakat, namun pada perhelatan keagamaan seperti adu ketrampilan dan bakat di ajang Musyabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ). Seperti keberadaan 12 Kalifah yang mewakili Kecamatan Ambarawa yang berasal bukan dari Kecamatan setempat, melainkan Kabupaten lain dan mendapat peringkat juara umum MTQ yang ketiga kalinya. Pada perhelatan yang dilaksanakan tanggal 11 sampai 13 Maret 2014 di lapangan Margodadi Kecamatan Ambarawa kemarin, kalifah yang mewakili Kecamatan Ambarawa merupakan kalifah sewaan yang merupakan warga Muhajirun Natar. “Diketahui dari ke 12 kafilah yang disewa jasanya ini ternyata yang mendapat juara umum 1 dan 2 adalah para Kafilah sewaan tersebut, kafilah atas nama KN dan SW tersebut merupakan asli

kan, sepulang sekolah anaknya mengajak orangtuanya berenang di kolam renang Palem Indah. Ia beserta istri dan anak-anaknya tiba di kolam renang sekitar pukul 15.00 WIB. Lalu keluarga ini terlebih dahulu menghidangkan makan. Namun, pada saat selesai makan orangtua tidak melihat anaknya yang bungsu bernama Gaga Fabela. Karena semakin gelisah kedua orangtua pun langsung mencari anaknya. “Sekitar 30 menit kami kehilangan pantauan anak kami, semua sekitar area kolam sudah kita cari tapi tidak juga ketemu,” ungkap Panca yang bekerja sebagai PNS di Disnakersos Kota Metro. Akhirnya, tak lama kemudian ia mendengar istrinya menjerit dan meminta tolong anaknya yang di-

bepikiran yang negatif. “Coba beritanya yang positif aja yang bisa membangun,” tegasnya saat di kofirmasi diruang kerjanya, Senen kemarin. Sementara KUA Kecamatan Ambarawa, Afrijal,S.Ag, mengakui memang benar kafilah yang mendapat juara umum itu bukan warga Kabupaten Pringsewu melainkan dari Ponpes Al-fatah Natar Lampung Selatan. “Ini tidak jadi masalah karena masih dari Lampung yang tidak diperbolehkan bila kita menyewa jasa kafilah dari luar Propinsi Lampung seperti pulau jawa,” kata dia. Afrijal juga mengakui jika dua kalifah yang menjuarai MTQ tersebut bukan warga dari Kecamatan Ambarawa. “KN dan SW ini memang dari Muhajirun Natar, ini tidak masalah karena nantinya anak ini tetap mewakili Propinsi Lampung,” ujarnya seraya menambahkan jika anaknya juga memang sedang belajar di Ponpes Al-fatah Natar tersebut. HL-04/HLD-13

Metro, HL- Realisasi retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Metro tahun 2013 telah mengalami over target. Sebab dari target pencapaian realisasi IMB yang hanya Rp600 juta, faktanya realisasi retribusi IMB mencapai Rp700 juta lebih. Hal ini dikemukakan oleh Kepala Dinas Tatakota dan Pariwisata (Distakopar) Kota Metro, Ir. Rudianto, M.M melalui Kepala Bidang Tataruang, Syahrizal, Rabu (18/3). Ia menjelaskan, dalam hal ini Distakopar adalah tim teknis yang merekomendasikan IMB. Artinya Distakopar yang terjun langsung ke lapangan dalam hal pemeriksaan kelengkapan persyaratan dan kondisi dilapangan berdasarkan peraturan dan Perda Nomor 05 tahun 2012 tentang perizinan tertentu. “Perda ini di dalamnya mengatur tentang IMB, Izin gangguan (HO), dan izin Trayek,” terangnya. Masih dikatakannya, pencapaian ini bisa terjadi karena Distakopar selalu berkoordinasi dengan para kasi pembangunan di

tiap kelurahan dan kecamatan yang ada di Kota Metro. Disamping itu, keterbatasan personil Distakopar terkait IMB juga terjadi. Sebab staf yang mengurus tentang rekomendasi IMB hanya mencapai 6 orang itu pun dua diantaranya diperbantukan ke Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPM dan PTSP) Kota Metro. “Terkait dengan IMB, Distakopar hanya sebagai tim teknis yang merekomendasikannya. Namun yang menerbitkan dan diministrasinya adalah KPM dan PTSP. Artinya pembayaran dilakukan di sana bukan di Distakopar,” ujarnya. Mengingat realisasi retribusi IMB mengalami over target pada 2013, maka dai itu pada tahun ini realisasi akan terus digenjot. Beberapa upaya untuk mensukseskan hal ini adalah dengan mensosialisasikan kepada masyarakat melalui para pamong RT dan RW. “Sebelumnya kami juga mengumpulkan para ketua RT dan RW guna menggenjot realisasi IMB, hal ini ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui mereka,” tutupnya. HL-04/HLD-21

TERKAIT keterlambatan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) kabupaten Mesuji 2014, Sekretaris daerah Kabupaten (sekdakab) Mesuji Agus Salim,MAP., saat disambangi wartawan koran ini diruang kerjanya mengatakan, Jika sejauh ini jajaran pemerintah Kabupaten Mesuji terus berupaya untuk mempercepat proses pengesahan APBD itu. “Saat ini, RKA seluruh satker sudah selesai, dan saat ini kita sedang mengadakan hearing dengan komisi B didewan. Sementara hearing dengan komisi A agak tertunda, memang kita akui sebelumnya memang kita terlambat dalam hal penyusunan RKA, pada waktu itu pihak legislatif sudah menunggu. Tapi sekarang RKA seluruh Satker sudah selesai, yang terget kita dibulan ini harus sudah disahkan,”Ungkapnya, Rabu(19/3) kemarin. Selain itu lanjut Agus, Bupati juga sudah bersurat ke Kementrian Keuangan Negara agar dapat mempertimbangkan supaya Kabupaten Mesuji tidak sampai terkena finalti, karena keterlambatan ini. Sehingga, dapat mengakibatkan daerah otonomi baru itu, akan ditunda Dana Alokasi Umum (DAU) nya sebesar 25 persen. “Bahkan, bupati sampai turun langsung ke- kementrian keuangan untuk meminta kebijaksanaan dari kementrian agar penundaan itu tidak sampai terjadi, meskipun kita mengalami sedikit keterlambatan,” tandas Agus. HL-04/HLD-23

KRUI

Petani Harapkan Talud PETANI di Pekon Bambang dan Pekon Pagar Dalam Kecamatan Lemong, Pesisir Barat, mengharapkan Pemerintah membangun talud atau bronjong penahan arus air di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Melesom. Pasalnya, saat ini luas sawah petani yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Melesom terus berkurang akibat terus tergerus air aliran sungai tersebut. “Ya itu pak, kami berharap sekali pemerintah membangun talud atau beronjong di sepanjang tempat ini, karena sudah bertahun-tahun sawah kami disini terus terkikis oleh aliran air apalagi kalau datang banjir yang mempercepat pengikisan yang terjadi,” kata Musran, seorang petani ditempat itu, kepada Lampung Post, saat ditemui di pekon itu, Rabu (19/3). HL-04/nt

GUNUNGSUGIH

Honorer Tunggu Pemberkasan HONORER katagori II (K2) Lampung Tengah yang dinyatakan lolos seleksi masih menunggu proses pemberkasan selanjutnya. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamteng sejak kemarin sudah menempel daftar nama honorer K2 yang lolos seleksi beberapa waktu lalu. Sejak ditempel hampir setiap hari terutama jam kerja puluhan tenaga honorer terlihat berkerumun didepan papan pengumuman. Beberapa tenaga honorer mengaku datang bukan sekedar melihat namanya tercantum, namun memastikan kapan proses pemberkasan selanjutnya. “Kata staf BKD tadi saat ini baru nempel daftar nama yang lolos saja. Belum tahu kapan pemberkasannya,” ujar salah satu guru SD di Padangratu yang lolos seleksi. “Kalau nama lolos sudah tahu melalui online sejak diumumkan. Kami berharap pemberkasan secepatnya,” tambah dia. HL-04/nt

KOTABUMI

Pembangunan Tugu Rusak Jalan DAMPAK dari pembangunan Tugu Alamsyah Ratu Prawira Negara (ARPN) senilai 1,4 M tahun 2012 di Lampung Utara (Lampura), membuat ruas jalan Nasional di seputaran tugu tersebut rusak parah. Dinas PU setempat pun nampaknya tidak dapat berbuat banyak dalam memperbaiki ruas jalan itu. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bidang Cipta Karya Dinas PU Lampura, Eki, mengatakan bahwa memang benar akibat dari pembangunan itu, ruas jalan nasional di seputaran Tugu ARPN rusak parah. Namun, terus dia, pihaknya sudah melakukan upaya-upaya dengan menggunakan dana pemeliharaan yang ada untuk memperbaikinya. “Akan tetapi, ruas jalan tersebut rusak kembali. Setelah pemeliharaan dilaksanakan, tentunya kami tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Dan semuanya dikembalikan ke Pusat, karena itu jalan Nasional”. ucapnya saat ditemui diruang kerja, Rabu (13/3) kemarin. Dia menambahkan, kalau pihaknya sampai terlalu detail memperbaiki ruas jalan tersebut tentunya menyalahi aturan yang ada. “Takutnya, kami terkesan mengangkangi. Makanya setelah masa pemeliharaan selesai, kami tidak dapat berbuat banyak,” katanya seraya mengakui juga bahwa pihaknya tidak pernah berkoordinasi ke Bina Marga Provinsi terkait pembangunan Tugu ARPN diruas Jalan Nasional. Seperti di beritakan sebelumnya, kenyataan itu rupanya sangat disayangkan oleh Kepala UPTD wilayah II Binamarga Provinsi Lampung, Mega Asli. HL-04/HLD-18

Bantuan Bedah Rumah Dipertanyakan Warga Sudah Didata Ternyata Bohong Kotabumi, HL- Beberapa warga Dusun Talang Ogan, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara (Lampura), pertanyakan bantuan Pemerintah terkait Bedah Rumah yang diturunkan oleh Dinas Sosial Tenagakerja dan Transmigrasi ditahun 2013 Lalu. Sepengetahuan warga yang terbilang miskin bila dirumahnya sudah dilakukan pendataan oleh pihak Rukun Tetangga dan Kelurahan tetapi hingga tahun 2014 ini mereka belum mendapatkan kabar. “Waktu itu sudah didata, rumah saya sudah dipoto-poto, foto kopi

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Kartu Keluarga (KK) juga sudah diambil oleh pak RT tetapi sampek sekarang gak ada kabar, kalo gak salah pendataan itu bulan 1 kalo gak bulan 2 tahun 2013 lalu,” ujar Hartini (40) salah satu warga Talang Ogan saat ditemui di kediamannya Rabu (19/3) kemarin. Dirinya mengatakan, bukan hanya dirinya yang didata tetapi warga Dusun Talang Ogan yang lainnya pun telah didata dan dimintai Kartu Keluarga (KK) akan tetapi kabar bantuan dari Pemerintah yang sangat diharapkan oleh warga Talang Ogan tersebut tak kunjung ada kabar. “Kami sudah seneng kabarnya

mau dikasih dana bedah rumah, tapi sampek sekarang gak ada kabar, entah kemana macetnya uang bantuan itu,” terang Hartini dengan nada kecewa seraya menambahkan kalau di tempat. Lain semua sudah pada dapat. Keterangan Hartini (warga Talang Ogan) tersebut dibenarkan oleh Rukun Tetangga (RT) dusun setempat. “Ya kita dengan pihak kelurahan Kota Alam sudah lakukan pendataan terhadap beberapa warga didusun Talang Ogan, kita sudah mengambil foto keadaan rumah, kita juga sudah minta Kartu Keluarga (KK) yang ber-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

sangkutan. Pendataan itu tahun 2013 lalu, kalo gak salah bulan Januari, tapi saya gak tau gimana perkembangannya,” ujar Saparudin (RT) dusun Talang Ogan. Terpisah, Rahman selaku Lurah Kota Alam menampik dan tidak membenarkan pendataan dana Bedah Rumah yang dilakukan didusun Talang Ogan. “Bohong, kalo ada yang bilang sudah didata. Selama saya menjabat disini kurang lebih 3 tahun, saya belum pernah melakukan pendataan,” ujar Rahman saat ditemui dikantornya. HL-04/HLD-18

Email : haluanlampung@gmail.com


Kamis, 20 Maret 2014

Awas, Politik Genderuwo

TAJUK

Oleh: Sindhunata-Wartawan; Pemimpin Redaksi Majalah Basis, Yogyakarta Di perempatan sebuah kota terlihat dua baliho besar berjajar. Baliho itu bergambar lelaki dan perempuan, dandanannya mewah dan cantik. Orang tahu, mereka sepasang suami-istri yang sama-sama nyaleg untuk Pemilu 2014. �Mohon doa restu�, demikian tertulis pada baliho itu. Di manamana terlihat baliho atau poster caleg. Gambar-gambar caleg tak dikenal tibatiba muncul. Untuk meyakinkan dirinya, caleg mendompleng figur-figur terkenal. Maka di baliho-baliho atau poster-poster itu kecuali foto diri mereka terpampang foto Megawati atau SBY atau Hamengku Buwono IX atau Bung Karno. Gambar-gambar ini mengungkapkan, mereka sendiri tak seberapa yakin akan otoritasnya karena itu mereka perlu nunut otoritas. Muncul sebutan sinis: caleg bonek (modal nekat), caleg waton maju (asal maju), caleg nyuwun pangestu (bermodal mohon doa restu), caleg ojo lali jape methe coblos sedulur dhewe (pedomannya jangan lupa cobloslah teman sendiri), dan lain-lain. Banyak orang yang potongan ataupun auranya tak meyakinkan, tapi tak rikuh mengenalkan diri sebagai caleg. �Wong ingah-ingah ngono kok wani-wanine nyaleg yo? (Canggung dan wagu begitu kok berani nyaleg ya),� begitu komentar orang. Para caleg itu nyaris tak punya otoritas politik yang diharapkan masyarakat. Otoritas adalah fundamental bagi politik. Di zaman modern yang amat kompleks, memperoleh otoritas di bidang mana pun, apalagi politik, sesungguhnya bukan hal mudah. Otoritas adalah prasyarat bagi kepemimpinan. Tak mungkin pemimpin menjalankan tugasnya bila tak punya otoritas. Dalam hal ini otoritas adalah semacam inteligensi sosial yang mampu menyelesaikan dan mendamaikan pelbagai tuntutan sosial yang saling bertentangan. Ini mengandaikan, orang yang berotoritas sekaligus harus punya kematangan dan keterampilan psikologis untuk berempati dengan kepentingan yang berseberangan dengan kepentingan dirinya. Bagi kebanyakan orang, melihat keutamaan lawan bukanlah hal mudah. Biasanya orang hanya melihat apa yang negatif pada lawannya. Lain dengan or-

ang yang punya otoritas, apalagi otoritas politik. Ia dengan mudah melihat keutamaan lawan, mengakuinya, dan mempersatukan keutamaan yang ada untuk meraih tujuan bersama. Selain itu, otoritas juga mensyaratkan, orang mampu berpikir dalam kedalaman dan keluasan, bukan hanya untuk jangka pendek, melainkan juga jangka panjang. Kemudian ia mesti mampu mengoperasionalkan semuanya dalam kebijaksanaan dan langkah konkret. Karena itu, otoritas juga menuntut keterampilan-keterampilan praktis, seperti kemampuan organisasi, koordinasi, dan manajemen. Mudah pecah Dalam khazanah filsafat politik, otoritas diletakkan tidak dalam apa yang disebut die Politik, tapi dalam das Politische. Die Politik adalah politik praktis sehari-hari, sedangkan das Politische adalah politik sampai ke dasar-dasarnya. Das Politische bisa disebut fundamen yang memungkinkan politik bisa berjalan. Namun, sering die Politik atau politik harian dan das Politische atau fundamen politik saling bertentangan. Sebab, tak jarang politik harian terjerumus ke omong kosong, kebohongan, janji palsu, pendangkalan masalah, dan konsensus asal-asalan. Adapun fundamen politik menghendaki kejujuran, ketulusan, kebenaran, pendalaman masalah, dan pencapaian konsensus lewat pengambilan keputusan bermartabat. Fundamen politik itu tak pernah bisa direduksi melulu menjadi politik. Langkah politik pemerintah sebijak apa pun tetap belum bisa mengungkapkan secara memadai nilai-nilai yang terkandung dalam fundamen politik. Fundamen politik misalnya mengakui pertentangan antara kawan dan lawan sebagai fakta abadi. Tetapi, diakui sebagai nilai yang abadi pula bahwa manusia bisa menyelesaikan dan mempersatukan pertentangan itu. Politik yang mengingkari fakta dan nilai ini akan mengingkari fundamennya. Politik harus menerima dan menyelesaikan pertentangan kawan dan lawan, tapi disertai kesadaran bahwa politik takkan pernah bisa menyelesaikan masalah itu sampai tuntas. Menerima pertentangan sebagai fakta dan menyelesaikannya tanpa putus asa walau sa-

Surat Kabar Harian

HALUAN LAMPUNG Penerbit

: PT. LAMPUNG JAYA ABADI

Komisaris

: Dra. Zuraida, M. M

Penasehat Hukum

: A. Rizkie, S.H & Partner

Pemimpin Umum

: Hengki Ahmat Jazuli

Pemimpin Redaksi

: Budimansyah

Pemimpin Perusahaan

: Indira Mauli

Wakil Pemimpin Perusahaan : Herwandi Agusta, S. Kom

dar penyelesaian takkan pernah bisa setuntas-tuntasnya, itulah salah satu fundamen politik demokrasi. Fundamen politik macam itu lain dengan politik dangkal-dangkalan yang mendoktrinkan bahwa kesatuan itu ada sejak semula karena itu kesatuan mudah diusahakan. Bagi fundamen politik, bukan kesatuan, melainkan perbedaan dan pertentanganlah yang ada sebagai awal. Penerimaan akan perbedaan inilah dasar riil bagi politik sehingga politik dimungkinkan untuk mengusahakan kesatuan secara riil pula. Intelektual Perancis, Oliver Marchart, mengatakan, demokrasi bukanlah sesuatu yang pasti, melainkan sesuatu yang akan selalu datang. Karena itu, dengan demokrasi, kita harus selalu berani memulai hal baru dengan gairah, betapapun sulit dan perihnya. Karena itu, jalan menuju demokrasi sangatlah panjang. Di Eropa pun pada awalnya tiada demokrasi. Yang ada kekuasaan otoriter. Di Inggris, baru dengan lahirnya Magna Charta 1215, kekuasaan absolut para raja dibatasi. Di Jerman, tahun 1517 Martin Luther menyerang kekuasaan tanpa batas hierarki gereja. Inilah saat benih kebebasan ditaburkan. Baru pada abad-abad berikutnya lahir pikiran-pikiran baru, yang mengakhiri hak istimewa individu karena garis keturunan, baik di bidang sosial maupun politik, dan dari sinilah lahir demokrasi. Di Perancis, Revolusi 1789 menumbangkan monarki absolut. Toh baru seratus tahun kemudian muncul demokrasi yang relatif stabil. Demokrasi itu pun sempat diguncang dengan pelbagai cobaan dan gangguan: pemberontakan dan rezim teroris Robespierres, penumpasan perlawanan para petani di Perancis wilayah barat, munculnya dua kekaisaran yang saling berselisih dan menyeret seluruh Eropa dalam konflik dan peperangan, yang menghancurkan rakyatnya sendiri (Die Zeit, 11/7/2013). Di Cile, jalan menuju demokrasi juga harus didahului dengan tahuntahun kelam di bawah rezim diktator Augusto Pinochet. Hal sama dialami Indonesia. Sebelum merekah reformasi 1998, 30 tahun kita hidup di bawah rezim Orba yang menindas kebebasan dan memakan sekian banyak korban. Stres sosial Demokrasi memang nilai yang mahal. Dan, demokrasi itu sangatlah rawan. Tak ada hal yang demikian mudah pecah seperti

Redaktur Pelaksana

demokrasi. Sekali demokrasi itu pecah, suatu bangsa bisa diporakporandakan oleh kekacauan. Jalan termudah mengatasi kekacauan itu adalah otoriterisme atau diktatorisme, yang di mana-mana sudah terbukti senang menindas dan meneguk darah rakyat sendiri. Kita pun pernah mengalami itu. Betapapun rawannya, demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang paling tulus dan jujur karena hanya demokrasilah tempat di mana rakyat diakui martabatnya dan bisa menuntut hak dan menyalurkan aspirasinya. Karena itu, betapapun sulitnya, demokrasi harus tetap diperjuangkan. Dan, seperti terlihat di atas, tidaklah memadai jika kita memperjuangkan demokrasi hanya lewat die Politik, tanpa das Politische atau fundamen politik itu sendiri. Pada bangsa Indonesia, das Politische itu kiranya sudah dilihat secara intuitif dan dirumuskan dengan jelas, yakni empat pilar hidup berbangsa: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Seperti das Politische lain, empat pilar hidup berbangsa tak bisa diperjuangkan dengan tergesagesa, apalagi di tengah pertentangan dan perbedaan yang takkan pernah tuntas terdamaikan. Perlu kesabaran dan napas panjang memperjuangkannya. Das Politische itu melingkupi otoritas. Dan, hanya dengan otoritas, bukan melulu dengan politik praktis, das Politische bisa dihidupkan dan dijalankan. Empat pilar hidup berbangsa kita terkulai lemah dan nyaris lumpuh, mungkin karena politikus-politikus kita sangat tidak mempunyai otoritas dalam lingkup das Politische itu. Politikus kita, lebih-lebih anggota DPR, hanya pintar bermain dalam ranah die Politik, hingga mereka menjalankan tugasnya dengan dangkal, mengobral janji kosong, berbohong, dan membuat politik jadi politik uang. �Otoritas yang palsu membuat masyarakat stres dan sakit. Dan, di antara segala stres, stres sosial adalah yang paling jelek,� begitu dikatakan Andreas Meyer-Lindenberg, Direktur Pusat Kesehatan Jiwa Manusia, di Mannheim. Karena tiadanya otoritas berlingkup das Politische, kita juga mengalami pelbagai stres sosial tak tertanggungkan. Kekerasan, kriminalitas, dan pembunuhan, bahkan di kalangan remaja, seakan sudah jadi hidup harian kita. Hidup sosial kita jadi tidak nyaman. Belum lagi rasa tidak aman sosial karena keretakan sosial dan agama yang dis-

: Aan Lampung Redaktur

ebabkan miskinnya otoritas politikus kita dalam mengatasi gerakan kelompok yang mengancam fundamen politik kebinekaan dan kesatuan bangsa. �Nggege mangsa� Otoritas itu tidak datang dengan sendirinya dan tibatiba. Dalam rangka politik, apalagi berkenaan dengan fundamennya yang terdalam, otoritas itu sesungguhnya semacam kepercayaan. Artinya, otoritas itu bisa terjadi karena orang percaya akan pribadi yang memiliki otoritas itu, dan kemudian mengakuinya. Jadi, otoritas itu relasional. Maka tak mungkinlah otoritas itu dibeli dengan uang atau diobralkan hanya dengan kampanye politik. Untuk meraih otoritas itu, dibutuhkan waktu yang harus dilewati dengan penuh kesabaran dalam membangun kepercayaan dan pengakuan. Seperti demokrasi, otoritas juga perlu waktu dan kesabaran. Dalam hal ini benar jika orang berkata: �Kesabaran juga keutamaan demokrasi.� Jika demikian benar pula dikatakan, kesabaran juga salah satu das Politische dari demokrasi. Maka demokrasi bukan lagi sekadar politik, melainkan juga perihal yang menyangkut kehakikatan, kebudayaan, dan spiritualitas manusia, yang dalam hal ini adalah kesabaran. Khazanah kebudayaan Jawa punya ajaran yang dalam tentang kesabaran ini, yakni ojo duwe watak nggege mangsa. Banyak hal di dunia ini tak bisa di-gege mangsa, termasuk kuasa. Kuasa iku ora bisa digege, kuasa itu tidak bisa di-ageage, dimiliki dengan cepat dan tergesa-gesa. Masuk akal, karena kuasa, apalagi dalam arti otoritas, tak tergantung melulu pada kita yang ingin memilikinya, tapi tergantung kepercayaan, pengakuan orang lain terhadap kita, dan relasi mereka dengan kita. Otoritas dalam paham Jawa harus diraih perlahan-lahan. Orang yang ingin meraihnya harus sanggup melewatkan waktunya dengan sabar, menyucikan diri hingga pikirannya wening, bening, dan sanggup mengingkari kepentingan dirinya demi orang lain yang nanti harus dilayaninya. Otoritas mengandaikan askese dan pengorbanan tiada mudah. Pemilu 2014 sudah di ambang mata. Pemilu kali ini pun tampaknya dibayangbayangi defisit otoritas. Caleg-caleg tak menunjukkan diri punya kualitas berotoritas. Banyak pula yang kelihatan tak menawarkan apaapa kecuali citra. Maklum

Ngutang Rp. 3 Trilyun Ketua DPRD provinsi Lampung Marwan Cik Asan mengusulkan pada gubernur terpilih mendatang agar berani “ngutang� atau melakukan pinjaman sebesar Rp 3 trilyun untuk perbaikan infrastruktur jalan yang kondisinya amat parah, dan dikeluhkan masyarakat dan investor kepada lembaga yang berwenang seperti perbankan atau Proyek Investasi Pemerintah (PIP) sebuah lembaga dibawah Kementerian Keuangan RI. Marwan menyatakan, gubernur baru terpilih nanti disarankan melakukan pinjaman untuk mengatasi masalah infrastruktur yang belum terselesaikan di era Sjachroedin ZP. Solusi pinjaman ini untuk mengatasi pembangunan di Lampung secara langsung, khususnya infrastruktur jalan raya yang hampir 70% rusak. Marwan juga mengimbau agar caleg DPR-RI dapil Lampung yang terpilih nanti, diharapkan memperjuangkan anggaran pusat untuk digelontorkan bagi pembangunan infrstruktur Lampung. Usulan Marwan Cik Asan untuk pinjam uang (ngutang) Rp 3 trilyun patut diacungi jempol. Karena selama ini anggaran rehab dan pembangunan jalan di Lampung hanya mencapai Rp 600-700 milyar, sehingga sangat tidak memadai, apalagi supaya jalan mulus semua. Wajar saja, jalan propinsi atau kabupaten baru saja direhab, tiga bulan sudah hancur karena dilalui truk over load atau melebihi tonase beban kapasitas jalan. Kita yakin empat kandidat pasangan cagubcawagub merupakan pasangan yang ideal yakni kolaborasi pengusaha-birokrat, Berlian T-Mukhlis Basri, Ridho - Bachtiar, Herman Hn-Zainudin Hassan, dan Alzier Thabrani -Lukman Hakim. Seperti halnya Alzier Thabrani merupakan pengurus Kadin Pusat memiliki jaringan pengusaha besar, Ridho Ficardo dari lingkungan keluarga pengusaha perkebunan yang juga memiliki jaringan kuat, Berlian Tihang mantan Kadis Bina Marga dan Herman HN keduanya birokrat berpengalaman, juga berani dalam mengambil kebijakan untuk proyek pembangunan infrastruktur. Jadi kita yakin siapapun mereka yang terpilih pasti berani melakukan pinjaman Rp 3 trilyun, bagi mereka nilainya sangat kecil, belum lagi mereka juga mampu akan mendatangkan investor besar, semoga mereka berjuang dan berhasil. Rakyat Lampung akan mendukung siapapun yang terpilih nanti.

sebagian besar caleg nggege mangsa. Petuah Jawa, orang nggege mangsa biasanya pikirannya tak penuh, tak bisa bening, gampang kacau, orangnya tak pedulian dan tak berempati, akalnya menyimpang ke sana kemari, gampang terkena godaan, tak punya kemantapan, orang yang tak bisa dipercaya dan memang tak bisa dipercaya. Rincian watak nggege mangsa yang ditampakkan terang-terangan oleh banyak anggota DPR periode 2019-2014 akan nongol kembali karena 90 persen mereka mencalonkan diri lagi. Dalam suatu pentas dagelan, pelawak Marwoto Kawer pernah berkisah: dulu anak-anak kecil sering ditakut-takuti, jangan kamu dekat-dekat ke pohon-pohon yang rindang karena di sana ada genderuwo. Kalau dekat-dekat ke pohon-pohon itu, kamu bisa digondol genderuwo. Sekarang pohon-pohon itu malah banyak dipasangi dan dipenuhi gambar-gambar para caleg. �Kok, berani-beraninya, ya, mereka tinggal di pohon-pohon itu? Mereka itu siapa, ya? Jangan-jangan

: Andersen. S, Iwan Ariyanto, Ilham Jamhari Wartawan

mereka juga genderuwo,� kata Marwoto, yang disambut riuh tawa para penonton. Mungkin saja memang, karena miskin akan otoritas yang dibutuhkan oleh demokrasi, caleg-caleg yang nggege mangsa itu bakal menjadi �genderuwo politik�, yang menggelisahkan dan menakutkan masyarakat. Kita patut takut pada �politik genderuwo� itu karena politik itu pasti akan menyebabkan stres sosial, stres yang terjelek dari segala stres. Karena ulah mereka yang kurang berotoritas politik ini bisa-bisa bangsa ini dibawa pada depresi sosial yang sulit disembuhkan. Dan, bolehlah kita ingat bahwa mereka-mereka yang kurang berkualitas dalam otoritas tapi berkuasa biasanya cenderung otoriter dan bisa menjerumuskan bangsa ke dalam otoriterisme. Bahaya otoriterisme karena lemahnya otoritas demokrasi itulah �genderuwo politik� yang paling harus kita takuti. Maka, kita mesti ekstra kritis dan waspada kepada para �genderuwo politik� itu jika mereka berkuasa nanti.

: Robin Katriansyah, S.T , Rudy Hardianto,

Awaluddin, Litbang : Agus Sulendra, Biro Lampung Utara : Heri Setiawan (Kabiro), Arif (Kabag Pemasaran), Depri, Sujatmiko, Berkhin. S Biro Lampung Timur : Yanri (Kabiro), A.Rahman, Ilham Sanjaya, Ibrahim, Nova Wahyuni Biro Lampung Barat : Eko. S (Kabiro), Zulfikar, Very Partawijaya, Biro Lampung Selatan : Agus Sri Yanto (Kabiro), Biro Lampung Tengah : Gunawan Biro Pringsewu : Mega Utama (Kabiro), Hermanto, Zainal Prabu, Abraham Hasan, Biro Tulangbawang : Darjono (Kabiro), Yahya Apit, Hidman, Heri Purwanto, Hermansyah (Marketing) Biro Mesuji : Herwin, Biro Tulangbawang barat : Elia Sunarto (Kabiro), Gati Susanto dan Aliyudin Biro Way Kanan : Yasir Subagio, Solihin Biro Tanggamus : Iwan Kurniawan Biro Pesawaran : Prayogi (Non Aktif), Abraham Hasan, Biro Pesisir Barat : Rego (Kabiro), Biro Metro : Hendi AS (Kabiro), Darto, Syah, Yuda, Layout dan Design Grafis : Andrian Saputra, S.T (Kabag Pracetak), Johansah, Alfian Saputra, S. Kom Kabag Sirkulasi : Karyanto Syam Marketing : Dwi Gita Fitriani, M. Arief, Percetakan : PT. SUBUR JAYA NIRWANA : Panca Ardhi (Kabag Percetakan), Abdullah, Ali Nurdin, Ari Desoni, Thomas Mathew, Dedi Kurniawan, M. Rohim, Aan Y Joesman.

( ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN ) Alamat Redaksi/Tatausaha : Ruko Nirwana Regency Blok. B/4, Jln. Pulau Morotai No. 99 Way Halim Bandar Lampung, Faksmili : 0721-708891, Email : haluanlampung@gmail.com BANK : BANK BRI No. Rek : 069901000014569 a/n HENGKI A. JAZULI WARTAWAN HALUAN LAMPUNG SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/ MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER.

No. Telepon Penting  Hotline Polisi

: 110

 Polsekta Teluk Betung Selatan

: 481283

 Ambulans

 Polda Lampung

: 485841

 Polsekta Kedaton

: 7691110

 Polsekta Teluk Betung Barat

: 485383

 PMI

: 253452

 Polsekta Panjang

: 31383

 Kebakaran

: 113/252741

 Polsekta Sukarame

: 7624250

 Dirpolair

: 31310

 RS Abdoel Moeloek

: 702455, 703312

 PDAM

: 483855

 RS Bumi Waras

: 254589

 PLN

 ULPK BBPOM

: 123

: 254888

 RS Urip Sumoharjo

: 771322

 Gangguan PLN

 Poltabes Bandar Lampung

: 263206

: 254110

 RS Advent

: 703459

 Gangguan Telkom

: 147

 Polsekta Tanjungkarang Timur

: 253783

 RS Immanuel

: 704900

 Penerangan Telkom

: 108

 Polsekta Tanjungkarang Barat

: 255015

 RS Graha Husada

: 240000

 Pemprov Lampung

: 481166

 Polsekta Teluk Betung Utara

: 482083

 RS Bintang Amin Husada

: 273601

 Pemkot Bandar Lampung

: 252041

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

: 118

Email : haluanlampung@gmail.com


7 Kamis, 20 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

KPUD Sahkan Pemilih Register 45 Pemkab Tidak Akui Status Warganya Mesuji, HL- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mesuji tetap mengakomodir hak konstitusi sekitar 2335 orang mata pilih dari warga moro-moro, yang masih merupakan kawasan Register 45 Sungai Buaya, Mesuji. Padahal jelas-jelas pemerintah Kabupaten (pemkab) setempat tidak mengakui keberadaan mereka yang statusnya adalah perambah kawasan hutan negara. Salah satu anggota Komisioner KPUD Mesuji, Saipul Anwar,SH., yang juga selaku ketua pokja data pemilih mengatakan, jika alasan KPU mengakomodir hak suara warga dari empat Desa di wilayah moro-moro itu, yakni Desa Moro Seneng, Moro Dewe, Suka Makmur dan Sinar Asahan. Berdasarkan undang-undang nomor 8 tahun 2012 tentang pemilu legislatif dan hak setiap warga negara untuk didata, peraturan KPU nomor 9 tentang pendataan dikawasan terlarang. “Kita hanya mengakomodir hak politiknya saja, itupun dengan dua ketentuan yang pertama dia benar-benar tinggal disitu artinya bukan orang yang hanya numpang garap lahan atau hanya sekedar mencari makan saja disitu. Dan yang kedua kita tidak akan mendirikan TPS disana, jadi pada saat pencoblosan mereka akan kita arahkan ke TPS yang ada didesa terdekat di kecamatan Way Serdang,” kata Saipul.

Selain itu, Saipul juga menghimbau kepada para PPS dan PPK yang ada di Kecamatan Way Serdang, agar dalam mendata para pemilih benar-benar faktual jangan sampai terdapat data fiktif atau pemilih siluman. Hal itu pula yang dia sampaikan kepada Sahrul selaku ketua persatuan petani moro-moro Way Serdang (PPMMWS). “Mereka yang mengusulkan untuk didata, oleh karena itu kami juga meminta siapa penanggung jawabnya?. Nah, si sahrul inilah yang akan bertanggungjawab atas kebijakan kita ini,” tambahnya. Masih dikatakan Saipul, jika pihaknya mengharapkan agar kedepan, para pemilih yang ada dikawasan terlarang itu dapat menggunakan hak pilihnya itu sebaik mungkin, dan sesusai dengan hati nuraninya agar tidak sampai salah memilih wakilnya nanti. “Kita mengharapkan kepada para warga moro-moro yang sudah kita data disana supaya jangan sampai golput, kita sudah susah-payah mendata, demi memperjuangkan hak konstitusinya, jadi kita harapkan jangan disiasiakan,” ujarnya. Awalnya pemda melarang pendataan disana lanjut Saipul, tetapi pihaknya terpaksa harus tetap melakukan pendataan disana, meskipun sebenarnya keberadaan mereka tidak diakui pemkab setempat.

Namun, Saipul menegaskan jika pada dasarnya pihaknya hanya mengakomodir hak politiknya saja, selebihnya tetap menjadi urusan pemerintah daerah untuk menanganinya. “Memang pemda selalu melarang kami melakukan pendataan disana. Sebab, kalau sampai gak kita data, nanti kita dianggap melanggar HAM. Tapi kita data pemkab takut nanti mereka menuntut hak yang lain, kalau memang keberadaan mereka dianggap ilegal, kenapa gak diusir aja,” tandasnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (sekdakab) Mesuji, Agus Salim,MAP., saat disambangi diruang kerjanya pada Rabu (19/3) kemarin, enggan berkomentar terkait hal itu, karena menurutnya selama ini KPUD Mesuji tidak pernah ada koordinasi dengannya,” Saya gak bisa komentar masalah itu, karena selama ini KPU gak pernah ada koordinasi atau komunikasi dengan saya, tapi gak tau kalo dengan Kesbangpol, atau Disdukcapil. Yang jelas sampai saat ini, kita tidak pernah mengakui mereka sebagai penduduk Mesuji, kalo terkait hak suara itu sudah menjadi kewenangan KPU sebagai lembaga pelaksana pemilu, jadi monggo aja sepanjang itu tidak bertentangan dengan aturan,” tegasnya. HL-04/HLD-23

Polda Jamin Kampanye Pilgub Aman

Polda Belum Bisa Bertindak KEPOLISIAN Daerah Lampung belum bisa bertindak banyak terkait kasus dugaan politik uang di pilgub Lampung karena belum ada bukti. Kapolda Lampung, Brigjen Heru Winarko menyatakan, tidak dapat melakukan penyitaan gula pasir hasil sitaan panitia pengawas pemilu dan masyarakat, karena belum ada bukti dalam kasus dugaan politik uang. “Kami tidak bisa langsung main sita, seperti kasus gula pasir yang ditemukan kemarin di Kecamatan Telukbetung Utara sebanyak 10 ton di rumah warga yang diduga untuk digunakan politik uang salah satu calon gubernur,” ujar Kapolda, di Bandarlampung, Rabu (19/3). Menurut dia, sebelum ada rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), persoalan itu belum bisa diteruskan ke kepolisian. Persoalan tindak pidana pemilu itu, Kapolda melanjutkan, merupakan kasus yang bersifat “lex specialis”, sehingga penanganannya tidak sama dengan kasus lain. “Semua laporan tentang pelanggaran tindak pidana pemilu itu diarahkan ke Bawaslu. Kami belum ada kewenangan untuk menangani kasus tindak pidana pelanggaran pemilu dan pilgub, sebelum mendapatkan pelimpahan dari Bawaslu,” ujar dia. Karena itu, menurut dia, kalau ada laporan ke Bawaslu akan diproses, selanjutnya dilakukan lanjutan proses di Gakumdu dan sudah cukup bukti baru bisa langsung dinaikkan ke pengadilan. Dalam kasus tindak pidana pemilu ini, Heru Winarko menyebutkan, untuk naik ke kepolisian itu harus ada rekomendasi dari Bawaslu. Sebelumnya, Panitia Pengawas Pemilu, Kota Bandarlampung mengaku menerima laporan bahwa salah satu panitia pengawas kecamatan di wilayah itu menyimpan gula di rumahnya dalam jumlah besar, yakni sebanyak empat ton. Anggota Panwaslu Bandarlampung, Yusrizal, di Bandarlampung, kemarin menyatakan gula tersebut terindikasi akan diedar-

kan untuk kampanye terselubung oleh salah satu pasangan calon gubernur di daerah itu yakni M Ridho Ficardo-Bakhtiar. “Kami sudah pegang namanya, bukti foto sudah ada, tinggal dipanggil dan dimintai keterangan,” kata dia. Gula yang disimpan tersebut dikemas dalam plastik satu kilogram dan disimpan dalam puluhan kotak kardus. Indikasi gula tersebut akan dipakai sebagai alat kampanye terselubung, kata dia, didasarkan atas temuan gula dengan ukuran yang sama di beberapa rumah penduduk lain dalam dua hari terakhir. “Ukurannya sama, kemasannya sama, plastiknya

sama, bukan hanya temuan di Bandarlampung, tapi juga di kabupaten lain di Lampung,” kata dia. Temuan gula dalam jumlah besar yang disimpan di rumah warga juga terjadi di beberapa Kabupaten, di antaranya Lampung Tengah, Pesawaran, Pringsewu. Panitia Pengawas Pemilu Bandarlampung mengindikasikan peredaran gula menjelang pilgub di sejumlah wilayah tersebut, terorganisir dan saling terkait. Panwaslu Bandarlampung dalam dua hari terakhir menemukan belasan ton gula kemasan siap edar pada sejumlah rumah masyarakat di kota tersebut. Sebanyak 10 ton di antara gula tersebut ber-

hasil disita di rumah salah seorang warga, Rochim, Rabu siang (12/3) jam 14.00 WIB, di Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandarlampung. Pada hari yang sama, Panwaslu Bandarlampung juga mendapat informasi tentang penyimpanan 4 ton gula di rumah warga di Kecamatan Panjang, Bandarlampung. Meski demikian, Panwaslu Bandarlampung gagal menyita temuan gula di salah satu rumah masyarakat di Kecamatan Panjang, Bandarlampung. Saat ini, Panwaslu Bandarlampung menindaklanjuti temuan gula tersebut dengan menyerahkan ke Sentra Gakumdu untuk diselidiki. HL06/ant

Bawaslu Kekurangan Relawan Brigjen Polisi Heru Winarko

Bandarlampung, HL- Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigjen Polisi Heru Winarko menjamin pelaksanaan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung tidak akan terjadi konflik antarmassa pendukung para pasangan calon kepala daerah. “Kami sebagai aparat kepolisian memiliki tugas untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah sehingga dengan koordinasi maksimal dapat memperlancar kegiatan pemilu di Lampung,” katanya.Menurut Kapolda kelancaran pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu gubernur di Lampung menjadi tanggung jawab bersama sehingga perlu adanya koordinasi dari berbagai pemangku kepentingan (stake-

holder) penyelenggara. “Ya, koordinasi ini dilakukan tidak hanya kepada Bawaslu, tetapi juga seluruh penyelenggara terkait, bahkan KPU perlu lebih intensif untuk meminimalkan terjadi konflik antarmassa peserta pemilu,” ujarnya. Kapolda menyatakan pula bahwa kegiatan kampanye pilgub tidak akan bersingggungan karena sudah ada koordinasi kepada masing-masing liaison officer (LO) Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. Ia menambahkan bahwa waktu pelaksanaan kampanye pilgub juga tidak berbenturan dengan kampanye partai politik maupun pemilu anggota legislatif. Berkait penganggarannya, Heru menegaskan bahwa aparat

kepolisian tidak akan menggunakan dua anggaran pada pelaksanaan pemilu ini. “Satu petugas hanya menggunakan satu anggaran, misalnya, penggunaan dana pemilu anggota legislatif, ya, satu saja, tidak boleh menggunakan anggaran lainnya,” kata dia. Anggaran hibah pemilu yang diterima pihaknya, kata Kapolda lagi, kalau masih terdapat sisa dana, akan dikembalikan kepada kas negara. “Jadi, tidak dibenarkan apabila kami menggunakan dua anggaran berbeda meskipun dalam dua agenda dalam satu kegiatan, seperti pemilu anggota legislatif dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung,” ujarnya.HL06/ant

KPAI Laporkan 12 Parpol ke Bawaslu Jakarta, HL- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengadukan 12 partai politik ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena melibatkan anakanak dalam kampanye. “Hampir semua parpol melanggar dan kami minta sedini mungkin parpol mencegah keterlibatan anak dalam kampanyenya. Kehadiran kami di sini untuk pemilu yang aman dan berintegritas,” kata Ketua KPAI Asrorun Niam di Jakarta, Rabu (19/3). Selama tiga hari melakukan pengawasan dan pemantauan aktivitas kampanye partai, KPAI menemukan 15 kategori pelibatan anak-anak dalam kegiatan politik. KPAI menemukan dua jenis pelanggaran besar yang dilakukan parpol terkait penyalahgunaan keterlibatan anak-anak yaitu

memobilisasi anak-anak dalam kampanye dan menggunakan hak anak dalam pemasangan atribut kampanye. Dalam kegiatan kampanye rapat umum terbuka sejak Minggu (16/ 3) hingga Selasa (18/3), KPAI mengawasi penyalahgunaan anak dalam pemilu, rekam jejak caleg terkait riwayat perlindungan anak dan kekerasan terhadap anak, dan kepedulian caleg terhadap upaya perlindungan anak “Anak-anak itu bukan calon pemilih dan bukan calon yang dipilih, (sehingga) pelibatan anak gugur di tesis kampanye seperti itu,” katanya. Kalaupun terpaksa orang tua harus membawa anak ikut kampanye karena tidak ada penjaga, menurut dia, sebaiknya anakanak ditempatkan di area khusus. Asrorun mengatakan KPAI su-

dah mengadakan sosialisasi dan menyampaikan peringatan dini agar parpol dan para kadernya mengutamakan perlindungan hak anak selama kampanye berlangsung. “Kalau kampanye sudah mengindikasikan ada anak-anak, maka harus ditempatkan di ruang khusus. Bukannya diajak ke area kampanye untuk pengerdilan penggunaan hak anak,” jelasnya.Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan akan menindaklanjuti laporan KPAI tersebut dan mengkajinya sebelum mengeluarkan rekomendasi tentang sanksi atas pelanggaran itu. “Semua temuan wajib ditindaklanjuti, maka Bawaslu akan menindaklanjuti itu sesuai UU dan Peraturan Bawaslu, karena laporan KPAI susbstansinya adalah laporan masyarakat,” kata Muhammad. HL-06/ant

Bandarlampung, HL- Badan Pengawas Pemilu, Provinsi Lampung tidak dapat memenuhi target mencari relawan pemantau pemilu. Bawaslu Provinsi Lampung hanya mempunyai 15.000an relawan dari target 32.000 orang. Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Nazarudin Togakratu mengatakan, aktivitas mereka juga hanya sebatas memberi penyadaran kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak mudah tergoda politik uang. “Mereka juga diminta proaktif melakukan pengawasan di lingkungan mereka terhadap hal-hal yang mencurangi aturan pemilu,” katanya. Ia mengakui terjadi perubahan fungsi terhadap relawan pemantau pemilu, yang awalnya dikonsep sebagai mitra Petugas Pengawas Lapangan (PPL) di tingkat TPS. Menurut dia, hal itu terjadi karena ketiadaan payung hukum terkait penggunaan dana pengelolaan mitra PPL untuk membantu pengawasan Pemilu. “Dananya ada jadi satu dengan dana saksi parpol, tapi karena Bawaslu menolak mengelola dana tersebut, jadi tidak ada Kepres yang diterbitkan terkait pengelolaan dana, hanguslah jadinya,” kata dia.Menurut dia, karena kondisi tersebut, fungsi relawan pengawas pemilu tidak lagi se-

bagai mitra PPL namun sebatas membantu Bawaslu menyosialisasikan pemilu berkualitas. “Namun kami tetap memberikan pelatihan dan saat ini sedang berlangsung,” kata dia. Keberadaan relawan pengawas pemilu dianggap sangat vital karena posisi mereka dapat membantu Bawaslu dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya Pemilihan legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 mendatang. Bawaslu hanya memiliki 8.520 pengawas yang disebar hingga ke seluruh pelosok Tempat Pemu-

ngutan Suara (TPS) di Lampung. Mereka terdiri atas tiga pengawas di level provinsi, 42 di level kabupaten/kota, 675 di level kecamatan, dan 7.800 pengawas lapangan. Jumlah tersebut sangat kecil dibandingkan jumlah TPS yang harus diawasi, yang mencapai 16.491 titik. Terkait hal tersebut, Bawaslu Lampung melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan tiga perguruan tinggi yaitu Universitas Bandarlampung, Universitas Lampung, Institut Agama Islam Negeri Raden Intan, dan dua or-

mas agama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. “Kami fokus pada pemilih pemula yang baru pertama kali memilih untuk menjadi relawan,” kata Fatikhatul. Para relawan yang terdaftar akan diverifikasi oleh Bawaslu, dan yang lolos verifikasi akan mendapatkan pelatihan khusus tentang pengawasan pemilu. Ia menambahkan berdasarkan wacana pada saat itu, mereka akan melakukan pengawasan di daerahnya masing-masing di bawah koordinasi petugas pengawas lapangan setempat. HL-06/ant

PDI-P Temukan Jutaan Data Pemilih Bermasalah Jakarta, HL- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menemukan jutaan data pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) masih bermasalah. Permasalahan terkait dengan nomor induk kependudukan (NIK), baik tidak ada NIK mau pun NIK ganda. “Jumlah total temuan data pemilih bermasalah pada DPT Pemilu 2014 versi 15 Maret 2014 adalah, pemilih dengan

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

NIK kosong sejumlah 1.083.676 orang dan pemilih dengan NIK ganda sejumlah 4.039.075 orang,” ujar Liaison Officer PDI-P Sudyatmiko Aribowo, di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (19/3) malam. Ia mengatakan, DPT dengan NIK ganda paling banyak ditemukan pada DPT di wilayah Jawa Barat yaitu mencapai 1.050.934 orang. Dia meminta KPU menyi-

sirnya kembali dan membersihkan data-data tersebut. “Temuan ini mengindikasikan masih tingginya potensi munculnya pemilih hantu dalam DPT terakhir yang diumumkan KPU,” kata dia. Menanggapi hal itu, Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah menduga, data yang digunakan PDI-P merupakan data lama. Menurutnya, KPU

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 773368

sudah memperbarui data pemilih per 15 Maret 2014 lalu. Sebelumnya, ia mengatakan, jumlah data pemilih yang masih bermasalah dalam NIK hanya tinggal 400 ribu. “DPT terakhir sesuai pemutakhiran 15 Februari 2014 ada sekitar 185,8 juta orang pemilih. Masih ditemukan 400 ribuan data yang NIK-nya invalid,” ujar Ferry, Selasa (19/ 8).HL-06/ist

Email : haluanlampung@gmail.com


KRIMINAL

8

Kamis, 20 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

Alay Janji Tepati Waktu

Kejar Pencuri Bonaji Kritis

Terkait Pembangunan Pasar Smep Bandarlampung, HL- Direktur PT Prabu Artha Ferry Soelistyo atau Alay, meminta kepada para pedagang Pasar Smep untuk tidak panik atau khawatir soal kelanjutan pembangunan pasar. Sebab dirinya menjamin seratus persen akan melakukan pembangunan pasar sesuai prosedur dan sesuai waktu yang disepakati antara pihaknya dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung. “Pedagang jangan panik atau khawatir. Kami tidak akan ke-

Diduga Adu Baku Hantam Sukadana, HL- Berniat melakukan pengejaran terhadap pencuri di rumah kosong milik Hasan warga Desa Gunung Terang, Bonaji warga Desa Bumi Agung, mengalami luka berat hingga kritis setelah diduga baku hantam dengan pelaku, sementara temannya terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit di Metro. Kejadian yang dialami korban pada kemarin siang sekitar pukul 11.00 WIB tersebut, berawal dari pengejaran terhadap dua pelaku yang telah berhasil kabur saat tertangkap basah sedang melakukan aksi mencuri di sebuah rumah kosong milik Hasan di desa gunung terang. Menurut keterangan salah satu warga tetangga korban Yudi, bahwa, sodara pendek yang berasal dari desa bumi agung dan beserta temannya yang bernama bonaji niat untuk mengejar kedua pelaku yang telah berhasil kabur saat tertangkap basah sedang melakukan aksi pencurian. Pada saat kejadian Yudi mengatakan bahwa pemilik rumah kosong tersebut sedang berada di Desa Kayu Tabuh Kecamatan Sukadana darat. “Kedua pelaku di kejar saat tertangkap

mana-mana kok. Pembangunan pasar pasti akan dibangun sesuai prosedur dan waktu yang telah disepakati,” kata Alay, yang dihubungi melalui telepon, Rabu (19/3). “Kita saat ini sedang fokus pada pengukuran pembuatan basement. Tapi kita masih menunggu alat pengukuran Theodolit. Alat ini kita pinjam dari Bandung Selasa kemarin, sampai sekarang belum datang-datang juga. Kalau sudah datang baru dilakukan pengukuran,” terang Alay. HL-04/nt

Nyabu Dalam Penjara Dua Napi Kepergok Sipir Menggala, HL- Ketika sedang asyik berpesta Narkoba jenis sabu-sabu, dua warga binaan Rumah Tahanan Bawanglatak, Menggala, Tulangbawang (Tuba), yakni Agus Setiawan dan Herman, terpergok, saat diadakan operasi rutin oleh petugas rutan setempat. Dari kedua tersangka, disita alat bukti berupa sabu satu paket kecil. Kemudian bong, pipet, (timah kertas) dan satu botol air minieral ukuran besar. Menurut Kepala Rutan Bawanglatak, Yuniarto, keduanya sudah langsung dilimpahkan kembali ke Polres Tulangbawang untuk ditindaklanjuti berdasarkan barang bukti yang diamankan petugas. Sebelum dibawa ke Polres Tulangbawang, kedua tersangka ditangkap di sel berbeda yakni fasilitas trapsel rutan tersebut. Kronologi penangkapan dua tersangka itu, kata Yuniarto,

pihaknya mendapatkan informasi dari dalam blok rutan. “Dari informasi tersebut kita kembangkan. Akhirnya setelah jelas ada warga binaan yang menggunakan narkoba. Kita lakukan razia ke dalam blokblok dan kamar-kamar,” ujarnya. Sweeping blok dan kamar dilakukan oleh petugasnya pada pukul 12.00 malam. Kemudian saat berada di Blok C kamar nomor 3, ditemukan dua warga binaan yang masih muda itu sedang asyik nyabu. Masih kata Yuniarto, kedua warga binaan warga Tulangbawang itu, masuk ke rutan karena kasus pemalakan dan pemerasan. Untuk tersangka atas nama Agus, menjalani hukuman selama 1 tahun 8 bulan karena melakukan pemalakan. Sedangkan Herman juga menjalani hukuman sama karena kasus pemerasan. HL-04/nt

Honorer Masuk Penjara Divonis Hakim Sembilan Bulan Bandarlampung, HL- Setelah dinyatakan bersalah dalam tindak pidana penyalahgunaan narkoba pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Muvinda Elvira (20), pegawai honorer protokoler Pemkab Pesawaran, harus merasakan dinginnya sel penjara. Muvinda bersama Ica Safitriyani (23) dan Okta Yusliya (21) divonis 9 bulan penjara. Sementara Rudi Hartawan (37) divonis 10 bulan penjara. Ica sehari-harinya diketahui berprofesi sebagai sales promotion girl produk susu. Sementara Okta adalah karyawati perusahaan swasta. Sedangkan Rudi dikenal sebagai direktur sebuah perusahaan. Pada sidang yang dipimpin Poltak Sitorus itu, keempatnya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 127 ayat 1 UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika. ”Menjatuhkan hukuman terhadap ketiga terdakwa masing-masing 9 bulan penjara,” katanya. Atas vonis itu, keempat terdakwa langsung menyatakan menerima. Vonis yang dibacakan Poltak itu sendiri memang lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum Venny Prihandini. Sebelumnya,

Venny menuntut Muvinda, Ica, dan Okta satu tahun penjara. Sedangkan Rudi dituntut 1 tahun 3 bulan. Dalam dakwaan dijelaskan, perbuatan ini bermula pada November 2013. Ketika itu, Okta mendapatkan telepon dari Muvinda yang memberi tahu dirinya akan datang ke kosan Okta. Lalu, Muvinda dihubungi Rudi agar ia dijemput di rumahnya, daerah Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandarlampung. Setelah menjemput Rudi, mereka pergi ke sebuah kosan di daerah Wayhalim Permai, Bandarlampung. Di kamar kos itu, Rudi menunjukkan satu butir ekstasi. Lalu, pada tengah malam, ia membuat sebuah alat pengisap sabu-sabu (SS) dari satu botol kecil berisi air. “Rudi kemudian mengisap duluan. Lalu, ketiga terdakwa perempuan mengikutinya. Mereka mengisap secara bergantian. Lalu, pada pukul 04.00 WIB, polisi melakukan razia,” ungkap Venny. Dari razia itu ditemukan barang bukti berupa narkoba jenis SS berikut alat pengisapnya. Rudi sendiri mengaku membeli SS dari temannya, Iskandar. Harga yang disepakati Rp500 ribu untuk SS seberat 0,25 gram. HL-04/nt

Produksi Senpi Ditangkap KRITIS- Berniat melakukan pengejaran terhadap pencuri, salah satu massa malah mengalami kritis diduga akibat baku hantam dengan pencuri. Foto Sudarno

Kejari Belum Bisa Sebut Nama Terkait Korupsi Dana Bansos Kerugian Diperkirakan Rp 1 Miliar SETELAH menetapkan beberapa orang yang terindikasi bertanggungjawab, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, akhirnya melakukan pendalaman terhadap pihak-pihak yang terkait dalam dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (bansos) kematian Kota Bandar Lampung tahun 2012 senilai Rp2,5 miliar. Dalam perkara tersebut, negara diperkirakan merugi hingga Rp1 miliar. “Kalau pihak-pihaknya sudah kita identifikasi, tapi kita belum dapat sebut nama. Ini masih terlalu prematur untuk sebut nama tersangka, karenanya kami lebih memilih menggunakan bahasa pihak yang paling bertanggungjawab,” kata Kepala Kejari Bandar Lampung, Widiyantoro, Rabu (19/3). Mantan Kabag TU Jaksa Muda Pengawasan Kejagung tersebut menjelaskan pihak-pihak tersebut sudah dilingkari oleh tim penyidik untuk diperdalam. Pendalaman pihak-pihak tersebut dengan mencari bukti pendukung dan penguatan keterangan saksisaksi. Hingga kemarin terdapat 30

saksi yang telah dimintai keterangan. “Kita sudah periksa sesuai dengan dokumen, kalau memang ada nama pihak yang bertanggungjawab tersebut adalah tugas tim untuk mendalaminya. Pokoknya, setelah ada surat resmi penetapan tersangka yang saya tandatangani baru kami dapat memastikan. Karena sebelum dikeluarkan surat penetapan kami juga masih harus menggelar perkaranya,” kata dia. Widi mengaku dari keterangan saksi dan alat bukti hanya sampai pada tingkatan Kepala Dinas Sosial. Karena dana bansos yang dikucurkan pada keluarga kematian ada dalam nomor rekening Satuan Kerja Perangkat Daerah

(SKPD) yang bersangkutan. “Jadi ini bukan anggaran dari badan pengelolaan keuangan daerah yang diberikan kepada dinas, tapi langsung anggarannya berada di SKPD. Kalau program memang ini adalah program Herman HN sebagai Walikota. Namun dalam pelaksanaanya kan terjadi penyimpangan,” kata dia. Ditegaskan, kejaksaan tidak akan menoleransi pelaku tindak pidana terlebih korupsi. Jika memang disebutkan saksi dan didukung alat bukti adanya keterlibatan penguasa, maka akan ditindaklanjuti. “Kalau kami profesional saja, sepanjang ada buktinya ya akan kami proses,” tegas dia. HL-04/nt

Penggelap Mobil Ditangkap Sedang Ngopi di Kota Tua

Pengedar Sabu Diamankan Barang Bukti Sabu Satu Paket Bandarlampung, HL- Kepolisian Resor Kota Bandarlampung menangkap pengedar narkoba jenis sabu-sabu, dengan tersangka Iqmal (22) yang diamankan Selasa (18/2) di Jl Nasir Kelurahan Kotabaru Kecamatan Tanjungkarang Timur sekitar pukul 17.00 WIB. Kanit I Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung Iptu Herlan Arfa, di Bandarlampung, Rabu, menjelaskan penangkapan tersangka atas laporan masyarakat ada seorang laki-laki yang kerap menggunakan narkoba dan sering menggelar pesta narkoba bersama rekan-rekannya. “Dari laporan tersebut dilakukan penyelidikan di lokasi tersebut. Dicurigai seorang lakilaki dari gerak-geriknya yang mencurigakan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan diketahui bernama Iqmal,” kata dia. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap dirinya, ditemukan satu paket kecil sabu-sabu yang dibungkus kertas alumunium foil bekas bungkus silet steril

yang dipegang di tangan kanan tersangka. “Tersangka berikut barang bukti sabu-sabu kini diamankan di Polresta Bandarlampung untuk dilakukan pengembangan kasusnya,” kata dia. Tersangka Iqmal yang merupakan warga Jl Nakib Kelurahan Kota Baru Tanjungkarang Timur Bandarlampung mengaku bahwa sabu-sabu itu benar miliknya, dan baru sekitar dua bulan mengonsumsi sabu-sabu. Narkoba tersebut didapat tersangka dengan cara membeli dari seorang rekannya bernama Bonang, kini buron dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO) kepolisian setempat. Tersangka Iqmal ini sudah beberapa kali membeli sabu-sabu dengan tersangka Bonang. Selain sering mengonsumsi sabu-sabu, tersangka juga merupakan kurir, dan sabu-sabu yang dibawa oleh tersangka akan diantarkan pada seseorang yang sudah memesan sebelumnya pada tersangka Bonang. HL-04/nt

basah sedang mencuri motor di rumah kosong tersebut hingga desa swikis lampung timur dan telah tertangkap satu orang pelaku pencuri motor oleh pihak berwajib dan langsung di bawa oleh kepolisian polres lamtim,” katanya. Setelah itu, rupanya kedua massa tersebut masih terus mengejar kedua pelaku hingga mengalami luka berat di sekujur tubuhnya. “Saya tidak tau apa yang terjadi terhadap kedua teman saya. Setau saya kedua teman saya di bawa kerumah sakit dalam keadaan pingsan oleh pihak kepolisian,” ucapnya. Setelah sampai di rumah sakit sukadana lamtim dan korban diperiksa yang bernama bonaji mengalami luka serius dibagian bahu dan telinganya. Menurut keterangan Dr Tiara, pasien harus dirujuk ke Rumah Sakit Wardi Maluyo Kota Metro untuk ditangani lebih lanjut. sedangkan salah satu korban yang bernama pendek sedang mengalami masa kritis di RS Islam Kota Metro. “Pasien yang bernama bonaji mengalami luka dibagian telinga akibat benda tumpul,” kata Dr Tiara. HL-04/HLD-22

PENGGELAPAN- Dua tersangka penipuan dan penggelapan mobil (wanita) serta seorang tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor roda empat dengan barang bukti tujuh unit mobil, terlihat sedang berjejer di sebuah mobil yang menjadi barang bukti. foto Ist

Bandarlampung, HL- Karena melakukan penggelapan mobil jenis truk fuso BE-9734-AO milik perusaaan ekspedisi Bintang Nusantara Raya Kota Bandarlampung, Aci Pratama (30), tersangka pengelapan mobil, warga Gisting, Tanggamus ditangkap petugas satuan reskrim Polresta Bandarlampung. Kasat resekrim Polresta Ban-

dar Lampung Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan tersangka ditangkap petugasnya atas laporan dari pihak perusahaan ekspedisi yang melaporkan mobil milik perusahaannya digelapkan oleh seseorang. “Atas lapran dari koraban (pihak perusahaan) pada tanggal (7/ 3) petugasnya melakukan pengejaran dan berhasil menangkap ter-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

sangka (15/3) di Kota Tua Jakarta Barat saat sedang duduk di warung kopi,” kata Dery Agung Wijaya, Rabu (19/3). Akibat perbuatannya, tersangka mendekam di sel tahanan Polresta Bandar Lampung dan dijerat pasal 373 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman selama-lamanya 4 tahun penjara. HL-04/nt

Bandarlampung, HLPhompi Armedi (33) tersangka pemilik rumah kontrakan industri produksi senjata api (senpi) di Jalan Gunung Tanggamus Raya, Perumnas Way Halim, Bandar Lampung, ditangkap oleh Polres Derah Istimewa Jogyakata (DIY) (polsek Godean red), Jumat (14/3) lalu. Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung mengatakan tersangka ditangkap oleh petu-

gas Polres DIY hasil kerjasama dengan pihaknya dan kebetulan petugas reskrim DIY kenal dengan anggota Polresta Bandar Lampung dan sering melakukan komunikasi. “Tersangka ditangkap oleh petugas Polres DIY. Penangkapan tersangka atas kerjasama dengan petugas DIY berdasarkan Laporan Polisi (LP) di Polresta Bandar Lampung,” kata Dery Agung Wijaya, Rabu (19/ 3). HL-04/nt

Dua Jaksa Diduga Terima Sogokan Bandarlampung, HL- Dua oknum jaksa Kejaksaan Tinggi Lampung yaitu Kasi Sospol Kejati Lampung DS dan Kasi Prodsarin Kejati Lampung KS, diduga menerima uang (Sogokan-red) senilai Rp300 juta, terkait kasus dugaan korupsi proyek fiktif pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung tahun anggaran 2013 senilai Rp2 miliar. Padahal dalam perkara tersebut Kejati Lampung sedang melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) sebagai alat bukti dalam kasus itu. Berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa uang tesebut diberikan kepada DS dan KS untuk menghentikan kasus tersebut agar tidak dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memanggil tiga pegawai Museum Transmigrasi di Kabupaten Pesawaran untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Lampung senilai Rp2 miliar. “Tadi kami panggil pegawai Museum Transmigrasi, tapi semua ini masih sebatas pengumpulan data dan keterangan serta belum masuk tahap penyelidikan,” kata Asisten Intelejen (Asintel) Kejati Lampung Sarjono Turin, Senin (17/3). Dia menjelaskan, pemanggilan mereka berdasarkan laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan korupsi di Disnakertrans Lampung tahun anggaran 2013 senilai Rp2 miliar. Ia mengemukakan bahwa besaran dana tersebut berdasarkan akumulasi dari 40 kegiatan yang telah dipecah-pecah dari pengadaan benda koleksi museum senilai Rp155 juta, angkutan transmigrasi dan barang bawaan sebesar Rp570 juta, pengadaan alat mesin pengolahan pupuk organik Rp1,5 miliar (termasuk dana pendamping), dan pengadaan pembekalan transmigrasi Rp114,4 juta. Menurut Sarjono, berdasarkan laporan masyarakat tersebut telah diuraikan dugaan korupsi terjadi pada kegiatan pekerjaan perlengkapan kantor Rp98 juta, sewa penginapan tempat belajar dan makan mi-

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

num peserta pelatihan tata graha TK bagi tiga angkatan yang masing-masing menelan dana penginapan sebesar Rp196 juta termasuk rehabilitasi tembok kantor sebesar Rp75 juta. “Dugaan sementara kegiatan itu fiktif. Karena itu kami masih mendalami dulu, menelaah apakah ada atau tidak tindak pidananya. Jika memang ada bukti awal yang kuat untuk dinaikkan ke tingkat penyelidikan, ya akan kami tindaklanjuti,” katanya. Pada tahun anggaran yang sama, Disnakertrans Lampung juga mendapatkan alokasi dana dari APBN untuk pembangunan dan pemeliharaan beberapa ruas jalan di sana, dengan anggaran mencapai Rp14,9 miliar. “Kami belum dapat bercerita banyak karena masih terlalu dini. Nanti juga akan berkembang,” ujarnya. Dia menegaskan, dalam kasus itu diduga ada beberapa kegiatan yang diduga tidak beres dikerjakan oleh tiga perusahaan. “Ada tiga perusahaan yang mengerjakannya, diduga tidak beres. Tapi saya lupa nama tiga perusahaan tersebut,” ujarnya. Terkait dugaan tersebut, kedua orang itu saat dikonfirmasi tidak bisa berkomentar banyak untuk masalah ini. “Kan ada Kasipenkum yang bisa menjelaskan soal itu, coba buktikan saja tuduhan itu. Emang berapa katanya. Kalau Rp300 juta, banyak itu mantap.” kata Kasi Sospol Kejati Lampung DS. Hal senada juga disampaikan oleh Kasi Prodsarin Kejati Lampung KS, seraya menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar. “Tidak benar itu, saya tidak tahu apa-apa soal itu,” kata dia lagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lingkungan Kejati Lampung, dua jaksa diduga menerima uang tersebut senilai Rp300 juta. Padahal dalam perkara tersebut Kejati Lampung sedang melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) sebagai alat bukti dalam kasus itu. Diduga penerimaan sejumlah uang tersebut untuk menghentikan pengusutan perkara tersebut, apabila benar mereka telah menerimanya. HL-04/nt

Email : haluanlampung@gmail.com


PENDIDIKAN

9

Kamis, 20 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

SMP Lampura Adakan Try Out Latih Peserta Didik Hadapi UN SELURUH Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mengadakan Try Out pertama yang dimulai sejak tanggal 19 hingga 22 Maret 2014 mendatang.

UJIAN- Peserta didik di SMPN 2 Sungkai Utara Lampura (Lampura) sedang fokus mengikuti Latihan Ujian Nasional (LUN). Foto Beben

Kisruh Pernyataan Terus Berlanjut Organisasi Non PGRI ke DPRD Bandarlampung, HL- Kisruh mengenai pernyataan yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kota Bandarlampung, Sukarma Wijaya beberapa waktu lalu rupanya masih terus berlanjut. Adapun sejumlah perwakilan dari para organisasi profesi guru yakni, Forum Guru Honor Bersertifikasi (FGHB), Forum Martabat Guru Indonesia (FMGI), Ikatan Guru Indonesia (IGI), Persatuan Guru Nusantara (Perguntara) dan Persatuan Guru Honor Murni (PGHM) mengadu kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi D Kota Bandarlampung guna untuk membahas terkait ucapan ataupun pernyataan dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kota Bandarlampung yang digelar di ruang rapat Komisi D, Rabu (19/3) kemarin. Ketua DPRD komisi D kota Bandarlampung, Nandang Hermawan S.E usai pertemuan saat ditemui para wartawan mengata-

kan, “Saya telah menerima laporan dari Organisasi guru yang ada di Bandarlampung, mungkin dalam dekat kami akan membahasnya dengan kawan-kawan guna kita tindak lanjuti pernyataan Kadisdik (Sukarma), yang jelas kami akan mediasikan agar permasalahan ini tidak berlarutlarut, Ujarnya Adapun, Ia menambahkan, untuk pengambilan keputusan di DPRD komisi D ini bukan hanya keputusan dirinya saja melainkan akan dirapatkan terlebih dahulu agar nantinya kita bisa menyepakati kapan waktunya untuk melakukan pertemuan antara Kadisdik dan forum guru tersebut “Ya, setidak-tidaknya dari 9 orang yang ada di DPRD komisi D ini setidaknya ada 5 orang lah yang akan hadir untuk membicarakan hal ini. Nanti akan kita sampaikan terus akan kita bahas langkah-langkah selanjutnya,” ujarnya. Mengenai kapan waktu untuk melakukan pertemuan (mediasi)

antara Kadisdik dan Forum Organisasi guru non-PGRI ini, saya belum bisa memastikan kapan akan dilakukan pertemuan/mediasi, tetapi yang jelas akan kami tindak lanjuti, ungkapnya. Adapun, salah satu dari permintaan dari forum guru itu kita akan panggil Kadisdik kota Bandarlampung. Lanjutnya, pihaknya akan memfasilitasi saja. Tambahnya, harapan dari Komisi D semoga akan menjadi lebih baik saja. “Ya masing-masing lembaga dengan liting sektornya lebih kondusif lagi suasananya,” jelasnya. Selain itu, Selain itu, Koordinator Forum Organisasi Profesi Guru yang juga, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Nurcholis menyatakan, ini merupakan pernyataan sikap organisasi guru bersatu baik dari FGHB, FMGI, IGI, Perguntara dan PGHM kota Bandarlampung mengadu ke DPRD komisi D kota Bandalampung terkait pernyataan Kadisdik mengenai seluruh guru

honor untuk kompak dan bergabung dalam organisasi guru yang sudah diakui pusat yakni, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Adapun pernyataan yang dilontarkan oleh Kadisdik Bandarlampung Sukarma, dalam pemberitaan yang dimuat dimedia harian lokal yaitu, “Secara tegas dikatakannya, beberapa waktu lalu, Ia meminta semua anggota organisasi guru non PGRI untuk rame-rame menjadi anggota PGRI dan meninggalkan rumah utama yaitu non PGRI, yang selama ini, telah membesarkan, menaungi, membela dan memperjuangkan hak-hak guru adalah PGRI bukan non PGRI yang dijarah atas nama birokrasi, karena selama ini FGHB, FMGI, IGI, Perguntara dan PGHM sudah banyak berbuat tidak baik bagi kehidupan guru itu sendiri, ini merupakan tindakan Pembunuhan karekter,” kata Nurcholis. Untuk itu kami dari organisasi guru non PGRI meminta agar Kadisdik kota Bandarlampungm

Sukarma Wijaya, untuk mencabut pernyataan tersebut melalui media lokal dan komitmen untuk tidak bertindak diskriminatif dan untuk menyempurnakan pernyataan tersebut. Organisasi guru bersatu kota Bandarlampung akan mengambil langkah yakni, Melalui Wakil rakyat ini, kami akan meminta para wakil rakyat yang ada DPRD kota Bandarlampung untuk memediasi dan memanggil Kadisdik Kota Bandarlampung, untuk mengklarifikasi ucapan-ucapannya tersebut. “Bila dalam waktu satu minggu dari sekarang pihak wakil rakyat tidak dapat memanggil Kadisdik Bandarlampung, maka kami berkesimpulan artinya tidak ada guna wakil rakyat seperti ini dipilih pada tanggal 9 April mendatang, dan kami akan orasi besar-besaran kekantor Walikota Bandarlampung atas kekecewaan terhadap kinerja Kepala dinas pendidikan kota Bandarlampung,” tegasnya. HL-04/10

Mahasiswa Gelar KPI Expo Sambut Hari Jadi KPI-FDIK IAIN Bandarlampung, HL- Menyambut hari jadi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (KPI-FDIK) IAIN Raden Intan Lampung ke19, mahasiswa KPI menggelar KPI Expo bertajuk Show Your Action, You Will Get Effect di lapangan FDIK IAIN yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 21 Maret mendatang. Ditemui saat acara, Dekan FDIK IAIN Raden Intan Achlami didampingi PD III Rini Setyowati mengungkapkan rasa bangganya. Dia juga berterima kasih kepada mahasiswa yang menyemarakkan hari jadi KPI ke-19 dengan perhelatan KPI Expo yang mendapat respons luar biasa dari masyarakat umum itu. Sementara Ketua HMJ KPI FDIK IAIN Raden Intan Robby Aditya Putra memaparkan, ada tujuh cabang perlombaan

kreatif. Di antaranya solo song, stand up comedy, presenter berita terbaik, Photography, foto Facebook, menulis opini, dan futsal. Masing-masing cabang memiliki sub tema kreatif dalam bidang pengembangan ilmu komunikasi. ”Seperti stand up comedy yang mengangkat tema social media. Di mana, bertujuan untuk mengomunikasikan hakikat peran media sosial yang sedang hangat berkembang,” papar Robby. Ada 300 peserta dari pelajar dan mahasiswa yang mengikuti pergelaran tersebut, ujar Robby lagi. Perhelatan semakin ramai disebabkan kehadiran Ivan Fadhila sebagai bintang tamu yang memberikan pemaparan terkait pengalamannya membangun komunikasi dalam dunia entertainment. Personel GSV Nasyid ini menjadi juri stand up comedy. HL-04/10

Kepsek Manipulasi Data BOS *Inspektorat Akan Tindak Tegas Menggala, HL- Terkait dugaan manipulasi data siswa miskin dan mark up dana BOS siswa miskin, Inspektorat Tulangbawang (Tuba) Drs. Holik Sahril M.Si, diruang kerjanya, Rabu (19/3) mengatakan akan menurunkan tim guna menyikapi dugaan tersebut. Menurutnya, jika ada masyarakat yang menuntut secara tertulis dan serta dapat mempertanggung jawabkan, maka dirinya akan mengambil tindkan tegas. “Saya akan mencabut SK guru tersebut sesuai Undang undang disiplin pegawai negeri sipil tersebut, maka saya akan memberhentikan secara tidak terhormat termasuk tindakan manipulasi tersebut tentunya hak wewenang yang berwajib,” un-

gkap Drs Holik Sahril, M.Si, Saat ditanya langkah apa yang akan dilakukan sementara terkait pemberitaan tersebut, Drs Holik Sahril, mangatakan jika dirinya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu. “Untuk sementara saya akan koordinasi dulu sama Kepala Dinas Pendidikan setempat , sejauh mana tindakan dari mereka atas perbuatan kepala sekolah tersebut, ”timpalnya. Pemberitaan sebelumnya, Kepala Sekolah SDS Sinar Palembang Kampung Sri Pendowo Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tuba, manipulasi data siswa miskin mark up dana bos, siswa miskin dari jumlah terinci sebanyak 108 menjadi 170 siswa. HL-04/HLD-14

RAPAT- Menjelang diadakannya Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN), para grur di SMAN 2 Bandarlampung, terlihat sedang mengikuti rapat guna mempersiapkan siswa didiknya. Foto Awaluddin

juga dengan siswanya. Sehingga nantinya bisa diberikan pola pembinaan yang tepat,” terangnya lagi. Sementara Kepala SMPN 29 Bandarlampung, Astuti, M.Pd menambahkan LUN ini tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi sampai dua kali. “Di mana yang pertama telah digelar pada 17 hingga 20 Februari lalu, kemudian LUN kedua yang (hari ini-red) kemarin, berlangsung dari tanggal 17 hingga 20 Maret,” kata Astuti lagi. Dengan begitu, akan ada kesinambungan dan tolok ukur sejauh mana penguasaan siswa terhadap materi yang akan diujikan. “LUN ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan mental mereka dalam menghadapi UN sesungguhnya,” ungkapnya. Guna kesiapan siswa telah melaksanakan LUN pertama hingga LUN kedua, para siswa juga siap menghadapi Ujian sekolah (US) berlangsung dari tanggal 1 hingga 7 April nanti, ujarnya lagi. Karenanya, Astuti meminta se-

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

mengerjakan soal satu mata pelajaran. Adapun mata pelajaran yang di-UN-kan adalah matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan ilmu pengetahuan alam (IPA). “Sejauh ini, kita lihat sudah 99 persen siswa siap menghadapi UN. Kalau untuk kendala, Alhamdulilah tidak ada karena sebelum try out dilaksanakan, kita sudah memeberi tahu siswa untuk belajar dan menjaga kesehatannya agar tidak sakit,” bebernya. HL-04/nt

Rencana Pendirian FIB Direspon Budayawan Lampung Bandarlampung, HL- Rencana pendirian Fakultas Ilmu Budaya (FIB) di Universitas Lampung mendapat respon positif dari masyarakat kalangan budayawan atas, beberapa budayawan Lampung semakin yakin dengan usulan tersebut. Salah satu budayawan tersebut adalah Juperta Panji Utama, ya membenarkan adanya pertemuan beberapa budayawan Lampung pekan lalu, di kafe Dawils untuk membahas usulan tersebut. “Kami berencana mengedarkan petisi pendirian FIB kepada 50 tokoh Lampung sebagai bentuk dukungan” ujarnya saat ditemui dirumah Adat Lampung Jalan Sepangjaya Kedaton Bandarlampung, Rabu (19/3) kemarin. Lima puluh menurutnya sengaja disesuaikan dengan moment ulang tahun ke-50 Lampung yang jatuh pada 18 Maret. Diantara mereka terdiri dari, budayawan, akademisi, jurnalis dan pegiat seni di Lampung yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. Akan tetapi menurut Panji petisi tersebut sebenarnya tidaklah penting. Inisiatif dari Unila sebagai universitas yang memungkinkan mendirikan FIB menurutnya jauh lebih penting. “Sebagai institusi pendidikan yang sudah sangat besar

seharusnya Unila paham kebutuhan pendirian FIB, dan tak perlu menunggu desakan dari masyarakat,” ujarnya. Menurut Panji jika sampai saat ini Unila hanya menunggu desakan masyarakat yang dituangkan dalam bentuk petisi tanpa berinisiatif, dirinya meragukan kredibilitas dan kapabilitas Unila sebagai universitas yang dianggap pusat kebudayaan di Lampung. “Jangan jangan unila memang gak punya niat untuk mendirikan FIB, “ ujarnya. Panji menganggap di usia Lampung yang telah memasuki usia emas, kekhawatiran akan punahnya bahasa dan budaya Lampung seperti penelitian beberapa ahli benar benar terjadi. Hal senada di utarakan tokoh budaya Lampung, Erwin AZ. “sudah saatnya FIB ada di Lampung,” ujarnya. Erwin juga menganggap berdirinya FIB bisa menjembatani perbedaan perbedaan yang selama ini ada di kalangan masyarakat lampung tentang presepsi budayanya sendiri. Menurutnya ranah akademiklah yang lebih kompeten untuk mengkaji itu semua. “Kajian dari para akademisi FIB lah yang akan lebih diterima masyarakat nantinya, “ ujarnya. Saat ini Bola ada di Unila, jadi sudah saatnya Unila memainkan perannya,” jelas Erwin lagi. HL-04/10

Kepsek SDN Teladan Dimutasi DPRD Harap Cari Pengganti

LUN SMPN 29 Capai 85% Bandarlampung, HL- Hasil latihan ujian nasional (LUN) yang dihelat 123 SMP/MTs baik negeri maupun swasta se-Kota Bandarlampung sekalipun belum memuaskan, namun bisa dikatagorikan pihak sekolah telah berupaya semaksimal mungkin buat siswa-siswinya dalam menghadapi UN yang akan digelar Mei mendatang. Salah satu contoh SMPN 29 Bandarlampung dalam melihat hasil LUN pertama yang dilaksanakan pada bulan Februari lalu, tingkat kelulusan siswa mencapai 85 % dari jumlah siswa 301 siswa yang mengikuti LUN tersebut, Ungkap, Waka bidang kurikulum Hj. Ina Mutmainah. S.Pd, saat ditemui Harian Haluan Lampung di ruang kerjanya, Rabu (19/3) kemarin. “Ini akan menjadi bahan evaluasi. Apalagi melalui LUN ini sudah dipetakan mana yang mendapat nilai bagus, sedang, dan mana yang kurang. Begitu

Tujuan try out adalah untuk melatih peserta didik agar siap menghadapi Ujian Nasional (UN) pada awal bulan Mei 2014 mendatang. “Kita latih anak mulai dari saat ini dengan memberi pelatihan soal-soal UN melalui try out yang kita selenggarakan,” kata Neneng, Kepala Sekolah SMPN 6 Kotabumi, Rabu (19/3). Neneng mengatakan, untuk soal yang diberikan ada 50 pilihan ganda yang dilaksanakan dalam waktu empat hari. Dalam satu harinya, para siswa

mua pihak mempersiapkan diri secara maksimal dari sekarang. Baik sekolah, siswa, orang tua, maupun masyarakat. “Karena kalau sudah pelaksanaan UN, kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain berdoa. Hanya siswa dan kemampuannyalah yang akan menentukan hasil ujiannya,” ucap wanita berkerudung tersebut. Apalagi, kata dia, saat ini sudah ada gambaran umum kemampuan siswa berdasarkan LUN. Kemudian juga telah dipetakan dan diklasifikasikan menjadi tiga kelompok. Yaitu kelompok anak yang aman, yakni yang bisa mengerjakan LUN dengan baik. “Mereka ini cukup kasih stimulus, berikan soal-soal, silakan diskusi, dan kerjakan,” ucapnya. “Siswa yang masuk kelompok ini perlu segera ditangani. Kemudian juga bisa dibantu temannya atau tutor sebaya,” terang Astuti lagi. HL-04/10

Bandarlampung, HL- Komisi D DPRD Kota Bandarlampung, mengharapkan agar pihak eksekutif segera mencari pengganti Kepala Sekolah SDN 2 Rawa Laut (Teladan) Andasia Malyana, yang sudah dimutasi oleh Pemkot Bandarlampung. “Harus cepat diputuskan dan dicari siapa pengganti kepala sekolahnya. Karena kan nanti akan berhubungan dengan kebijakan sekolah,” kata Albet Alam, anggota Komisi D DPRD Kota Bandar Lampung, Rabu (19/3) kemarin. Politikus Partai PPP ini mengatakan, memang saat ini, kepala sekolah SD tersebut masih dijabat oleh Kabid Dikdas Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandarlampung, Tatang Setiadi sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala sekolahnya. Diketahui, lantaran konflik antara Andes dan ketua komitenya tersebut Andes dipindah ke Sdn 4 Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, ”Kalau soal dari Kepsek menjadi guru biasa adalah hal wajar. Ini kebijakan dari wali kota dan tentunya sudah ada pertimbangan tertentu,” terangnya. Dari sumber yang didapat dilapangan Harian Haluan Lampung, calon Kepala SDN 2 Rawa Laut (Teladan), ada 4 bakal calon Kepala sekolah yang akan menduduki jabatan tersebut diantaranya, Kepala SDN 1 Rawalaut, Kepala SDN 1 Palapa, Kepala SDN 1 Susunan Baru, Kepala SDN 2 Sukajawa, keempat bakal calon tersebut tinggal kita tunggu kebenarannya, Ujar, sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya. HL-04/10.

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


Kamis, 20 Maret 2014

Liga Inggris

Krisis United Merembet ke Semua Level Sport, HL- Manchester United tengah dihantam masalah akut di Premier League, namun ternyata krisis tersebut tak hanya menimpa tim senior asuhan David Moyes semata. Tim reserve Setan Merah yang berstatus juara bertahan, harus tumbang di perempat final Lancashire Senior Cup kemarin (18/3). Unggul 1-0 hingga menit 88, tim asuhan Warren Joyce dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Bolton Wanderers sebelum tim tamu memenangi drama adu penalti. Tak hanya itu, tim muda United juga sudah dipaksa angkat kaki dari FA Youth Cup usai didepak Huddersfield Town di putaran kelima. Sementara di pentas Premier League U-21, United juga beresiko kehilangan mahkota juara yang mereka rebut musim lalu. Anak asuh Joyce masih terdampar di peringkat keenam klasemen dari 15 laga yang sudah mereka mainkan sejauh ini. HL-bl/nt

Prediksi 1-2 Buat Napoli

Intip Draxler, Moyes Siap Telikung Arsenal Sport,HL- Tak kunjung menemui kejelasan, Arsenal beresiko kehilangan Julian Draxler karena Manchester United pun kini dikabarkan mendekati wonderkid Schalke itu. The People mengklaim jika manajer Setan Merah, David Moyes sudah menggiatkan minatnya pada gelandang belia Jerman itu. Bahkan ia khusus mengirim matamata akhir pekan kemarin untuk memantau penampilan Draxler kontra Augsburg. Dan tim pemantau United diyakini pulang dengan laporan apik karena form pemuda 20 tahun itu begitu memikat saat membawa Koenigsblauen menang 2-1. Draxler bahkan mengemas satu assist untuk dua gol yang diborong Klaas-Jan Huntelaar. United kini dipercaya siap memasukkan nama Draxler dalam daftar target buruan, menyaingi The Gunners yang lebih dulu menabur minat namun gagal mencapai kata sepakat dengan Schalke dalam dua sesi transfer terakhir. HL-bl/nt

Liga Spanyol

Tak Ada Puyol di El Clasico Akhir Pekan Ini Sport,HL-Kapten Barcelona FC, Carles Puyol dipastikan tak akan ikut ambil bagian dalam el clasico menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu akhir pekan ini. Puyol yang akhir bulan lalu membuat keputusan mengejutkan dengan rencananya mengakhiri karir di Barca akhir musim ini, masih harus berjuang melawan cedera lutut berkepanjangan yang menggerogotinya. Puyol sendiri sejatinya telah berlatih secara terpisah dan disebut siap comeback dalam waktu dekat, namun berdasarkan laporan Mundo Deportivo, Puyol tampaknya masih belum akan siap bila dimainkan dalam laga dengan tensi tinggi seperti el clasico. Namun, harapan Puyol untuk merasakan atmosfer el clasico sebelum dirinya hengkang dari Barca masih belum pupus. Pasalnya kedua tim masih akan bentrok di final Copa del Rey bulan depan, atau bisa jadi saat babak perempat final atau semifinal Liga Champions, yang drawing-nya akan digelar Jumat mendatang. HL-bl/nt

Jese Cedera Parah, Madrid Bersedih Sport,HL-Winger Real Madrid, Jese Rodriguez menjadi bagian penting dalam perjalanan Los Blancos musim ini. Sayang, hal tersebut tidak bisa dilanjutkan kembali karena Jese mengalami cedera. Ya striker berusia 21 tahun ini mengalami cedera setelah dirinya mengerang kesakitan saat dilanggar oleh pemian Schalke 04, Sead Kolašinac, saat baru empat menit merumput. Hal ini terjadi saat timnya meraih kemenangan besar 3-1 (agg. 9-2) atas Schalke di leg kedua Liga Champions, Rabu dini hari tadi. Pihak klub telah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa winger muda asal Spanyol ini mengalami cedera serius pada lutut kanannya dan harus beristirahat hingga akhir musim. “Setelah menjalani pemeriksaan dan serangkaian tes yang dilakukan Rumah Sakit Sanitas La Moraleja, pemain kami Jese Rodriguez telah di diagnosa dengan cidera ligament anterior di lutut kanannya,” tulis statemen klub seperti dilansir Goal, Rabu (18/3/2014). Hal ini juga mengundang banyak simpati dan kehilangan dari berbagai kalangan, terutama bagi pelatih Carlo Ancelotti dan Cristiano Ronaldo rekannya setimnya. “Ini menjadi kehilangan yang besar. Kami berharap hal yang baik bagi dirinya,” ungkap Ancelotti “Saya akan mengirimkan banyak dorongan bagi pemain penting sepertinya. Jesse sudah melakukan banyak hal saat dia bermain dan cideranya berakibat buruk untuk tim. Ini merupakan berita buruk bagi kami,” tambah Ronaldo seusai laga. Tidak lupa pula dari pihak klub juga menyampaikan keprihatinan mendalam bagi Rodriguez yang harus menepi di 10 laga terakhir. “Ini seperti berita buruk bagi kami. Hal ini meninggalkan kekecewaan bagi banyak orang,” ujar Direktur Hubungan Kelembagaan Madrid, Emiliko Butragueno. Selain Ronaldo, tak ketinggalan Sergio Ramos dalam akun twitternya @SergioRamos juga mengucapkan keprihatinan atas cedera Rodriguez, “Cideranya merusak sedikit gelar kemenangan yang akan kami raih.” Jese juga memberikan ucapan terima kasih atas segala dukungan yang telah diberikan oleh rekan-rekannya lewat akun twitternya @JeseRodriguez10 “Terima kasih yang tulus untuk kalian semua dan terima kasih atas dorongan dan semangat yang diberikan.” Cedera pemain muda ini memang disayangkan oleh banyak kalangan, sebab pemain dengan nama lengkap Jesé Rodríguez Ruiz baru masuk skuad inti Real Madrid pada musim panas 2013 dan menciptakan perfoma maksimal dan sudah menyarangkan lima gol dalam 18 penampilannya. HL-oz/nt

Design : Andrian Saputra

Pertandingan kali ini akan mempertemukan antara Napoli vs Porto yang akan berlangsung pada tanggal 21 Maret 2014 Pukul 03.05 WIB. Napoli sudah pernah bertemu dengan Porto di pertandingan sebelumnya, yang dimana dalam sejarah pertandingan kedua tim ini Porto yang lebih di unggulkan karena Napoli dalam pertemuannya belum pernah mengalahkan tim Porto. Di dalam Pertandingan kali ini Porto selaku tim tamu yakin bahwa mereka akan kembali mempermalukan tuan rumah Napoli di kandang nya sendiri. Dalam lima pertandingan terakhir Napoli mereka telah memenangkan pertandingan sebanyak tiga kali, kalah satu kali dan ber-

main imbang satu kali. Sementara jika dilihat dari tim Porto yang di dalam lima pertandingan terakhir mereka telah mengoleksi kemenangan sebanyak dua kali, kalah satu kali dan bermain imbang dua kali. Dalam pertandingan kali ini Porto yang akan diunggulkan memenangkan pertandingan merskipun mereka selaku tim tamu dalam pertandingan kali ini namun mereka saat ini memiliki performa pertandingan yang cukup bagus. HL-bl/nt

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN :

Napoli : José Reina, Cannavaro, Britos, Armero, Hamsik, Mesto, Behrami, Inler, Insigne, Callejón, Goran Pandev. Porto : Fabiano, Danilo, Abdoulaye Ba, Roque, Sandro, González, Defour, Castro, Varela, Kelvin, Martínez.

Siaran Langsung Sepakbola Tanggal

Hari

Waktu

Event

Pertandingan

Live TV

20 Mar 2014 20 Mar 2014 21 Mar 2014 21 Mar 2014 21 Mar 2014 21 Mar 2014 21 Mar 2014 22 Mar 2014 22 Mar 2014 22 Mar 2014 22 Mar 2014 22 Mar 2014 22 Mar 2014 22 Mar 2014 22 Mar 2014 22 Mar 2014 22 Mar 2014

Kamis Kamis Jumat Jumat Jumat Jumat Jumat Sabtu Sabtu Sabtu Sabtu Sabtu Sabtu Sabtu Sabtu Sabtu Sabtu

17:00 19:00 01:00 01:00 03:05 03:05 20:30 02:30 19:45 22:00 22:00 22:00 22:00 22:00 22:00 22:30 23:00

Sultan Azlan Shah Cup 23 Sultan Azlan Shah Cup 23 Europa League Europa League Europa League Europa League Tur Nusantara (Rematch) Ligue 1 Liga Premier Inggris Liga Premier Inggris Liga Premier Inggris Liga Premier Inggris Liga Premier Inggris Liga Premier Inggris Liga Premier Inggris Bundesliga Liga Premier Inggris

Kanada vs Cina Korea Selatan vs Australia Fiorentina vs Juventus Benfica vs Tottenham Hotspur Napoli vs Porto Real Betis vs Sevilla Indonesia U-19 vs Persiba Balikpapan Lorient vs PSG Chelsea vs Arsenal Everton vs Swansea City Newcastle United vs Crystal Palace Cardiff City vs Liverpool Manchester City vs Fulham Norwich City vs Sunderland Hull City vs West Bromwich Albion Mainz vs Bayern Munchen Olympique Marseille vs Stade Rennais

beIN Sport 2 beIN Sport 2 SCTV Nex Entertainment Nex Entertainment SCTV SCTV B-Channel beIN Sport 3 beIN Sport 2 Nex Entertainment beIN Sport 1 Indosiar Fight Sport O-Channel [Nex Media] Kompas TV B-Channel

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


11

SAMBUNGAN Kamis, 20 Maret 2014

HALUAN LAMPUNG

Jelang MotoGP Qatar

Pilihan ...

Target Marquez di Qatar Berbeda dengan yang dilontarkan timnya, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez justru mengatakan kondisinya belum fit sepenuhnya pada seri perdana MotoGP 2014 di Doha, Qatar, akhir pekan ini. Marquez memang mengamini apabila pemulihan cedera patah tulang fibula di kaki kanannya berjalan cukup baik. Namun, dia tidak sependapat dengan pernyataan bos Honda Livio Suppo yang mengatakan, Marquez akan berada dalam kondisi fit 100 persen pada balapan perdana di Sirkuit Losail, Minggu malam nanti. Marquez merasa, dirinya masih butuh waktu untuk kembali ke kondisi prima dan beradaptasi dengan motor barunya, mengingat dia tak lagi memacu RC213V sejak 6 Februari lalu. Untuk itu, dia pun tak berani memasang target muluk di seri pembuka nanti. Mengingat dirinya absen pada dua sesi tes pramusim, juara dunia termuda ini hanya mematok target meraup poin pada seri pembuka nanti. “Memang, mengecewakan harus melewatkan dua sesi pramusim. Tapi, kabar baiknya saya sudah lebih baik dan tulang saya sudah membaik. Saya sudah bisa berlatih lebih banyak, jadi saya akan melihat sejauh mana saya bisa beraksi di Qatar. Saya tidak mengira akan berada dalam kondisi 100 persen fit, tapi saya akan mencoba sekuat tenaga,” tutur Marquez dikutip Eurosport, Rabu (19/3/2014). “Hal terpenting yang harus saya lakukan adalah mendapatkan poin berharga, kemudian pulih 100 per-

sen untuk melakoni seri kedua di Austin (Texas), tandasnya. Sirkuit Losail menjadi saksi debut Marquez di pentas MotoGP musim lalu. Di balapan perdananya, pembalap 21 tahun

ini langsung membuat gebrakan dengan finis di posisi tiga, di belakang duo Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang tampil sebagai pemenang. HL-oz/nt

Pahlawan Bangsa Raih Bonus Sport,HL-Dua unggulan Indonesia di sektor ganda putra Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan dan ganda campuran Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir menerima hadiah berkat prestasinya mengharumkan Indonesia di ajang All England Superseries 2014. Pasangan ganda Putra Ahsan/Hendra sukses meraih gelar juara di All England, setelah mengalahkan pasangan asal Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, dengan dua set langsung 21-19 dan 21-19. Sedangkan untuk pasangan Tantowi/Liliyana, gelar juara ini menjadi gelar juara ketiga mereka setelah menumbangkan pasangan nomor satu dunia asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei di final dengan dua game langsung 21-13 dan 21-17. Gelar All England ini juga menjadi gelara ke tiga mereka, yang telah mereka raih sebelumnya pada 2012 dan 2013. Berkat prestasi membanggakan tersebut, duo ganda unggulan Indonesia ini berhak menerima hadiah dengan total Rp 1 milliar yang dipersembahkan oleh Djarum

Foundation dan Yayasan Jaya Raya. Selain dua juara, pelatih pasangan ganda tersebut, Richard Mainaky dan Herry IP juga mendapat hadiah masing-masing sebesar Rp 10 juta Bonus ini diberikan secara langsung di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia Mall, hari ini, oleh Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosmini, Ketua Yayasan Jaya Raya, Bambang Bahagio, dan CEO blibli.com, Kusumo Martanto. “Bonus ini adalah bentuk apresiasi dan komitmen kami dalam menduku-

ng atlet untuk dapat terus meraih prestasi setinggi mungkin,” ujar Yoppy Rosmini dalam acara penyerahan pemberian bonus, Selasa (18/3/2014). Tantowi/Liliyana berhak menerima hadiah sebesar Rp 200 juta. Tak sampai di situ, ganda unggulan pertama Indonesia ini juga mendapatkan hadia tambahan masing-masing Rp 100 juta karena berhasil mempertahankan gelar juara sampai tiga kali. Sedangkan untuk Hendra/Ahsan mendapatkan bonus sebesar Rp 200 juta. HL-oz/nt

Polisi ... yang dilakukan perusahaan jasa pengiriman ini. Polisi menurut Derry, akan melakukan konfrontir keterangan dari pihak PT Intrasco dan pengadilan itu. “Memang terjadi dua perbedaan keterangan, sehingga untuk mengetahui lebih dalam mereka akan segera kami konfrontir,” ujarnya. Sebelumnya, PN Tanjungkarang melaporkan PT Intrasco ke Polresta Bandarlampung pada Senin (10/ 3) atas kasus dugaan kehilangan berkas kasasi mantan Komisaris Utama PT Bank Perkreditan Rakyat Tripanca Setiadana, Sugiharto Wiharjo alias Alay (56) dalam perjalanan menuju Mahkamah Agung (MA) dengan nomor laporan LP/ C-1/885/III/2014/LPG/Resta Balam tanggal 10 Maret

Caleg ...

dengan tuduhan pencemaran nama baik, tidak terbukti. “Jika Biro Mental mengabaikan permintaannya untuk mengklarifikasi persoalan ini, maka akan saya laporkan kepada Gubernur Lampung Sjachroedin ZP dan aparat penegak hukum atas perbuatan pencemaran nama baik. Saya ucapkan

sambungan hal - 1 2014. Ketua PN Tanjungkarang, Poltak Sitorus, menyatakan bahwa sebelum melaporkan PT Intrasco ke Polresta Bandarlampung, dia lebih dulu melakukan pengecekan terhadap seluruh stafnya yang berkaitan terhadap berkas itu. “Seluruh Staf sudah saya periksa dan benar berkas tersebut sudah dikirim ke Mahkamah Agung pada 8 Mei 2013 lalu melalui PT Intrasco,” kata Poltak Sitorus pula. Menurutnya, pihaknya telah mendatangi Panmud Pidana Khusus Tipikor Mahkamah Agung untuk melakukan pengecekan terhadap berkas tersebut. Namun, saat dilakukan pengecekan, ternyata berkas tersebut tidak sampai atau tidak ada di MA. “Saya sudah melakukan pengece-

sambungan hal - 1

sengketa Pilkada yang bergulir di Mahkamah Konstitusi. Ke 15 pilkada tersebut yakni, Pilkada Gunung Mas, Pilkada Lebak, Pilkada Empat Lawang, Pilkada Kota Palembang, Pilkada Lampung Selatan, Pilkada Kabupaten Buton dan Pilkada Pulau Murotai. Kemudian, Pilkada Kabupaten Tapanuli Tengah, P i l k a d a P r o p i n s i Jawa Timur, Pilada Kabupaten Merauke, Pilkada Kabupaten Asmat, Pilkada Kabupaten Boven Digoel, Pilkada Kota Jaya Pura, Pilkada kabupaten Nduga, dan Pilkada Provinsi Banten. Sementara nama-nama yang santer disebut antara lain Walikota Palembang, Romi Herton, Bupati Empat Lawang Budi Antoni, Bupati Tapanuli Tengah Bonaran Situmeang dan beberapa nama lainnya. HL-03/net

sambungan hal - 1 gitu,” kata dia. Begitu pun para anggota DPRD Lampung, Tony Eka Candra, Firman Yani dan Megaputri Tarmizi yang semula berang dan tidak terima namanya disebut Biro Mental mendapat jatah umrah gratis dua orang. Ancaman Tony Eka Candra akan melaporkan Biro Mental ke Polda Lampung

sekaligus menyosialisasikan “ARB for president”. Justru kepedulian anak-anak muda yang sangat polos dan murni sangat mengagumi sosok ARB, hal ini berbanding terbalik dengan sejumlah oknum elite di kepengurusan DPP Partai Golkar yang mempersoalkan kriteria ARB sebagai capres Golkar. Adalah Yoris Raweyai mantan tokoh Pemuda Pancasila asal Papua yang juga anggota DPR-RI meragukan elektabilitas ARB sebagai capres. Padahal sebagai fungsionaris DPP seharusnya Yoris berani untuk memperjuangkan ARB sebagai capres, bukan menggembosi dari dalam supaya pencapresan Ical gagal total. Yang aneh lagi, Yoris seperti halnya Akbar Tanjung meragukan kapasitas ARB terkait munculnya sosok Jokowi yang dicalonkan PDIP. Sehingga manusia semacam ini tak ubahnya tipe pengecut yang menikam dari belakang terhadap teman seiring dan sejalan. Kita harus bangga bahwa ARB putra daerah Lampung dan jago capres satu-satunya asal Sumatera yang berani menyatakan bertarung dalam pilpres nanti, ditengah dominasi jago-jago capres asal Pulau Jawa. Kalau ARB terpilih, kita pasti bangga bahwa dialah orang non Jawa atau tokoh Sumatera yang terpilih secara demokratis menjadi Presidin RI. ARB diibaratkan seperti Barack Obama capres kulit hitam pertama yang terpilih secara demokratis ditengah dominasi bangsa kulit putih Amerika. Siapa sangka Barack Obama seorang tokoh anak muda kulit hitam, ternyata menang pemilihan sebagai kandidat presiden. Apalagi dia juga memiliki hubungan sejarah dengan Indonesia, yakni di masa kecilnya selama enam tahun tinggal dan bersekolah di Jakarta mengikuti ibunya yang menikah dengan pria Indonesia etnis Jawa. Karena itu, ARB harus memilih wakil presiden etnis Jawa dari kalangan militer yang populer, kalau ingin menang satu putaran. Apalagi istri ARB Ny.Tatie Bakrie merupakan wanita etnis Jawa dari kota Pati Jawa Tengah bisa sangat membantu memperoleh suara dari kalangan orang Jawa. Sebab sebanyak 60% kantong suara seluruh Indonesia menumpuk di Pulau Jawa yang penduduknya sangat padat. ARB juga diharapkan tidak gentar menghadapi Jokowi dan Prabowo yang didukung massa sangat luar biasa besar. ARB adalah ketua umum Partai Golkar partai terbesar di Indonesia yang sarat dengan pengalaman selama 32 tahun berkuasa. Golkar diibaratkan Partai LDP di Jepang dan Partai Konggres di India yang sudah berpuluh-puluh tahun selalu memenangi pemilihan umum. Karena itu kalau Golkar menang telak dalam Pemilu Legislatif 2014 maka bakal menjadi jalan terang menuju pemenangan ARB sebagai presiden, meskipun harus melalui banyak rintangan.

Pemberi ...

Pimpinan ... “Misal ada yang nanya ke saya, Pak Ketua apa ada progam umrah gratis, pasti saya bilang ada. Saya suruh ajukan saja ke pemprov,” ujar dia. Marwan juga membantah adanya perbedaan jatah umrah di setiap komisi. Ia tidak terima ada istilah jatah DPRD dari progam umrah itu. “Kalau jatah-jatah itu seolah diplot-plot be-

sambungan hal - 1

kan ke MA dan PT Intrasco Jakarta, namun berkas tersebut memang tidak ada di sana. Jadi dalam hal ini berkas tersebut memang tidak pernah diterima oleh MA,” kata dia lagi. Dia menyatakan, hasil pertemuan antara dirinya dengan Direktur PT Intrasco Jakarta untuk mengecek resi penerimaan berkas dari Alay, namun tidak ditemukan. Selanjutnya, setelah pulang dari Jakarta, pihaknya mengecek kembali berkas tersebut ke PT intrasco Lampung dan resi pengirimannya ada dan sudah dikirim. “Kemudian PT intrasco mengatakan bahwa jika dalam waktu tiga bulan tidak ada komplain dari pengirim, maka berkas yang dikirim tersebut sudah dianggap sampai,” HL-03/ant

terima kasih kepada Ibu Sumiati Somad atas klarifikasinya,” kata politisi Partai Golkar itu saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu (12/3) lalu. Firman Yani yang namanya juga tercantum sebagai peserta umrah akan melakukan yang sama. Melalui pesan blackberry masenggernya kepada wartawan, Firman Yani mengatakan, akan melaporkan Biro Mental kepada polisi atas pencemaran nama baiknya. Selain itu, anggota dewan lainnya yang akan melaporkan hal yang sama yaitu anggota Komisi I Megaputri Tarmizi dan Imer Darius. “Mau lapor,” kata Firman Yani singkat. Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih menyata-

Harga ... Ini harus dicurigai. Biasanya, caleg ini sangat ambisius dan mempunyai keyakinan akan terpilih menjadi anggota dewan,” tukasnya. Bahkan, lanjut dia, ketidakwajaran juga muncul dari para caleg bermodal minim. Seperti tukang ojek. Tukang bakso, sopir angkot. “Bujet mereka rata rata di bawah Rp30

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

kan sampai hari ini belum ada anggota DPRD Lampung yang melapor ke pihaknya dengan tuduhan pencemaran nama baik. “Belum ada pak, anggota dewan yang lapor ke Polda. Kalau pasti sudah cek dan tindaklanjuti,” kata Sulis. Terpisah, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Lampung, Siti Fajariah mengatakan, seluruh biaya umrah menggunakan APBD, termasuk biaya 850 peserta umrah tahun ini juga menggunakan APBD 2014. Pemprov, kata dia, bersama DPRD Lampung sudah membuat peraturan daerah dan Peraturan Gubernur (Pergub) Lampung sebagai dasar hukum progam umrah gratis itu. “Aturan itu disahkan sejak 22 Januari 2014 lalu,“ kata Siti. HL-06

sambungan hal - 1 juta. Ini modal nekat. Namun, bukan berarti mereka tidak mempunyai peluang. Bila punya modal sosial tinggi, bisa menang. Misalkan mantan ketua RT, naik jadi RW dan seterusnya dimana kinerjanya baik dan mendapat perhatian dari masyarakat,” pungkas Ketua KIP Lampung itu. HL-03

sambungan hal - 1

titipan itu,” ujarnya. Hal senada juga dikatakan Usman, Warga Kelurahan Gunungsula Kecamatan Sukarame, Kota Bandarlampung, yang menjadi saksi penyerahan uang titipan itu. “Uang itu, saya yang menghitungnya saat di rumah terlapor di Jl DR Cipto Mangun Kusumo Gg Darussalam Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Telukbetung Utara,” jelasnya. Jadi, kata Usman, pilihan Sudarto membawa permasalahan ini untuk diselesaikan melalui jalur hukum, karena setelah beberapa kali dicoba untuk bermusyawarah tidak menemukan jalan keluarnya. “Hari ini (kemarin, red) saya sudah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Polres Bandarlampung terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Hartono terhadap Sudarto,” pungkasnya. HL-03

Sambangi ...

sambungan hal - 1

“BAP berjalan lancar, penyidik ramah, Julia kooperatif menjawab 21 pertanyaan, termasuk, siapa aktor di balik bukti transfer palsu ini. Siapa pihak yg mengedarkan dan menggembar-gemborkan,” ujar Malik yang ditemui usai pemeriksaan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (19/3). Jupe pun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan penyidik. Ia memang sangat mendukung untuk segera mengungkap siapa pelaku dibalik penyebaran transfer plasu tersebut. “Memang harus detail semuanya, karena kita kooperatif jadi memberikan keterangan sebenar-benarnya. Nanti penyidik yang melakukan tugasnya, saya memberikan apa yang saya lihat dan ketahui, baik dari twitter dan temanteman media,” kata Jupe. Malik menambahkan, pihaknya pun sudah mengantongi nama-nama yang diduga sebagai pelaku penyebaran bukti transfer palsu tersebut. “Kita sudah mengantongi beberapa nama, penyidik juga sudah mengantongi beberapa. Kita mendukung penuh laporan Pak Gayus. Setelah BAP, kita yakin sekali dengan apa yg dilakukan Bareskrim akan cepat terungkap,” ucapnya. Agenda selanjutnya, Malik mengatakan, pihak penyidik akan memanggil mentalis Deddy Corbuzier ke Mabes Polri untuk dimintai keterangan. Meski Jupe jarang lagi berkomunikasi dengan mentalis berkepala plontos itu, namun ia mengatakan mereka sama-sama menguatkan. “Nggak ada (komunikasi). Sama-sama menguatkan. Agenda berikutnya akan memeriksa Deddy. Mudah-mudahan semua cepet terungkap. Siapa aktor intelektual dibalik tersebut,” harap Jupe. HL-03/net

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Email : haluanlampung@gmail.com


Kamis,

Membangun Semangat Baru 20 Maret 2014

Haluan Lampung Website : haluanlampung.com Email : haluanlampung@gmail.com

c m y k

c m y k

Alamat Redaksi : Ruko Nirwana Regency Blok B/1 Jl. Pulau Morotai No. 99 Way Halim, Bandarlampung

Email : haluanlampung@gmail.com

Telp/Fax Iklan & Berlangganan : (0721) 708891

Haluan Lampung - Kamis, 20 Maret 2014  

Haluan Lampung - Kamis, 20 Maret 2014

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you