Page 3

cmyk

Serba Serbi

Jumat, 6 Juni 2014

Borneo T Tribune

3

Kabupaten Sambas Cetak Sawah 300 Ha Borneo Tribune, Sambas Rapat Koordinasi dalam dangka pelaksanaan kegiatan perluasan sawah kerjasama TNI AD ( TMKP ) di Aula Rapat Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Sambas, Selasa ( 3/6 ) mendapat pengarahan dan pemaparan dari Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalbar di wakili Kabid PLA dan Alsintan A. Irom, SP MM, Kadis Distannak Kabupaten Sambas, serta Kapten Dudung mewakili perwira penghubung ( Pabung ) Kodim 1202 Singkawang. Kabid PLA dan Alsintan Provinsi Kalimantan Barat, A. Irom, SP MM mengatakan kegiatan ini salah satu upa-

ya meningkatkan produksi beras. Melalui cetak sawah itu biar ada penambahan Kalbar dengan targetnya 800 ribu Ton untuk tahun 2014 ini. Menurutnya ini juga merupakan salah satu upaya menyumbang 10 juta ton beras untuk tingkat Nasional, melalui kegiatan produksi ini bisa dicapai dengan intensifikasi dan eksentifikasi. “ Intensifikasi itu berupa pengelolaan usaha tani yang ada dengan intensif contohnya dengan SLPTT, sedangkan Eksentifikasi melalui perluasan sawah yaitu produksi itu bisa dicapai apabila luas tanam yang ada ditambah lagi jadi panennya ikut bertambah kalau luasnya

bertambah otomatis meningkat produksinya, “ katanya. Irom juga menngungkapkan itulah tujuannya dilakukannya cetak sawah atau perluasan sawah, dimana ini merupakan program dari pusat, kita di Provinsi hanya memfasilitasi sedangkan Kabupaten yang melaksanakan. “ Sasaran untuk Kabupaten Sambas ada 300 Hektar terdiri dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Galing, Teluk Keramat, Jawai, Jawai Selatan yang meliputi 5 Desa, masingmasing kegiatan pelaksaannya akan di koordinir oleh Kabupaten yaitu Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Sambas sebagai pengawas serta pengontrol, “ tukasnya.

PANTI ASUHAN MURAH HATI Jl. Trans Kalimantan Km.50 Pontianak - Tayan Kalimantan Barat

YAYASAN CI XIN Rekening : Bank Mandiri 120 000 781 8888 BCA 428 1679729 Rekening ditandatangani 4 orang Pengurus di lokasi : Bpk. Suwandi Hp. 0857 8716 0065 Sukarelawan di Pontianak : Ibu Martha Hp. 0812 5807 8003

Alfred dan Jony, dua abang-adik, dilahirkan oleh ibu mereka yang berasal dari Indonesia di Taiwan. Tidak tahu mengapa setelah ayah mereka meninggal keluarga ayah mereka tidak menerima mereka. Setelah kembali ke Indonesia, ibu mereka tidak berhasil dapatkan pekerjaan yang memadai, bahkan Alfred yang telah kelas empat terpaksa disekolahkan mulai kelas satu. Syukurlah, baik Alfred maupun Jony kemudian bisa ditampung di Panti Asuhan Murah Hati (Ci Xin). Alfred dan Jony hanyalah contoh dari kemalangan yang dihadapi sejumlah anak-anak yang ditampung Panti Asuhan Ci Xin. Mereka menjadi anak-anak Panti Asuhan bukan kesalahan mereka, bahkan mereka lahir ke dalam dunia pun bukan kemauan mereka. Mereka berharap pada belas kasihan Bapak/Ibu sekalian. Melalui uluran tangan Bapak/ Ibu seorang sedikit kiranya mereka bisa bertumbuh besar dan bersekolah dengan baik. Mereka ingin seperti anak-anak lain, menggapai cita-cita. Sesungguhnya ada banyak anak yang memerlukan pertolongan. Dengan seorang ambil bagian sedikit, maka jika kita kumpulkan, ada banyak anak yang bisa kita tolong, kita berikan mereka harapan masa depan yang lebih baik.

Rapat Koordinasi dalam rangka pelaksanaan kegiatan perluasan sawah Diharapkan produksinya jangan melewati tahun 2014 dan mudah-mudahan tidak ada gangguan seperti hama penyakit, tidak ada bencana banjir, kekeringan, sehingga pertumbuhan padi bagus, dan kontribusi cetak sawah itu peningkatan Produksi bisa tercapai. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sambas Ir. Musanif menyebutkan rapat koordinasi ini dalam rangka pelaksanaan kegiatan perluasan sawah kerjasama TNI AD ( TMKP )

TNI Mendukung ketahanan pangan. “ Kita mengharapkan dukungan semua pihak supaya kegiatan ini bise sukses dilapangan dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari karena sifat dari pedanaan ini adalah dana tugas pembantuan APBN Dana yang berupa dana Bansos ( bantuan sosial ) yang di bantukan langsung kepada rekening kelompok, “ ungkapnya. Munasif juga berharap dengan kerjasama TNI-AD sebagai pendampingan dan pembinaan, mudah-mudahan kita

bisa mengawal kegiatan ini lebih baik di lapangan dan mencapai sasaran sebagai mana diinginkan oleh kegiatan ini yaitu meningkatkan ketahanan pangan kita dan perluasan sawah ini diharapkan bisa meningkatkan produksi terutama produksi beras. “ Pada prinsipnya lahan ini harus bersih jadi lahan harus bersih saat pelaksanaannya terutama terkait dengan status kawasan, dimana kita tidak akan menggarap lahan yang masuk pada lahan yang ber-

sengketa, “ tegasnya. Menurutnya dengan diadakannya rapat ini semoga dapat membangun kerjasama dan persepsi yang sama lintas sektoral dalam pelaksanaan perluasan sawah ( cetak sawah ) tahun 2014 di Kabupaten Sambas. “ Dengan usaha penambahan luas baku lahan sawah pada berbagai tipologi lahan yang belum pernah di usahakan untuk pertanian dengan sistim sawah, diharapkan peningkatan produksi padi tahun 2014 ini akan tercapai, “ harapnya.(Amr)

Kubu Raya Permudah Bantuan Modal Masyarakat Pesisir Borneo Tribune, Kubu Raya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan kemudahan perolehan modal usaha bagi masyarakat pesisir untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan hidup masyarakat disana. ”Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kelautan dan Perikanan terus mendorong penguatan pemberdayaan masyarakat pesisir yang ada di kabupaten ini,” kata Kepala Bidang Pesisir dan Konservasi, Dinas Kelautan dan Perikanan Kubu Raya, Abdul Rani, Kamis (5/6).

Dia mengatakan salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat tersebut yakni dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat pesisir untuk mendapatkan akses modal untuk pengembangan usaha produktif tanpa agunan dan sejumlah syarat lain yang memberatkan masayarakat. ”Kemudahan peminjaman modal bagi masyarakat pesisir ini kita utamakan bagi masyarakat menengah kebawah atau masyarakat miskin dengan tujuan mempermudah masyarakat untuk bisa mengembangkan

potensi-potensi sumber daya alam yang ada disekitar lingkungan masing-masing,” tuturnya. Untuk memberikan modal bagi masyarakat pesisir tersebut, kata dia pemerintah daerah setempat akan bekerjasama dengan koperasi lokal seperti Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Grameen Pesisir yang membidik 54 kelompok masyarakat pesisir binaan pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kelautan dan Perikanan dengan instansi terkait lainnya. Terpisah, Ketua KSP

Grameen Kubu Raya, Norasari A Rani, dengan Grameen pesisir itu merupakan salah satu sistem pemberdayaan kepada masyarakat pesisir yang miskin atau sangat miskin guna mendapatkan akses modal untuk usaha produktif tanpa agunan dan syaratsyarat lainnya. ”Di masyarakat pesisir itu sendiri, total anggota koperasi kita sudah ada sebanyak 450 orang yang telah mendapat dukungan permodalan dengan jumlah bantuan bervariasi, mulai Rp3 hingga Rp10 juta,” kata Nora. (Adex)

Harian Borneo Tribune 6 Juni 2014  

Harian Borneo Tribune 6 Juni 2014

Harian Borneo Tribune 6 Juni 2014  

Harian Borneo Tribune 6 Juni 2014

Advertisement