Page 2

Kayong Utara Jumat, 6 Juni 2014

Borneo T Tribune

2

Pelabuhan Teluk Batang sampai saat ini belum beroperasi, lamanya pembangunan fisik dan pengoperasian ini membuat usia bangunan semakin bertambah dan mulai banyak dijumpai kerusakan disana-sini. FOTO: Fahmi Ichwan

Nekat Tidur di Polda Borneo Tribune, Pontianak Muhammad Dahril Laode warga Kelurahan Tanjung Hulu Kecamatan Pontianak Timur, nekat memilih tidur di Polda Kalbar, lantaran laporan yang dibuatnya atas tindak pidana fitnah yang dilakukan mantan istrinya, tidak diterima oleh Dit Reskrimum Polda Kalbar, Rabu (4/ 6) kemarin malam. Alasan petugas piket Dit Reskrimum Polda Kalbar, tidak menerima laporannya tersebut karena laporan yang dibuat mantan istri terhadapnya di Polsek Timur belum selesai di proses. ” Alasan anggota polisi yang piket disini, tidak menerima laporan saya, karena laporan yang dibuat mantan istri saya terhadap saya di Polsek Timur, belum selesaikan tidak perlu menunggu selesai proses hukum di Polsek Timur baru laporan saya diterima, ini mengada - ngada namanya,” ungkap M.D. Laode kepada sejumlah wartawan. ” Makanya saya nekat tidur di Polda, sampai laporan saya diterima oleh Polda Kalbar,” tegasnya. Ditegaskannya, atas aksinya akan tidur di Polda, akhirnya laporannya pun diterima oleh Polda Kalbar, tepat pada hari Kamis (5/6) dini hari kemarin, sekitar pukul 00.55 Wib, setelah laporan ditolak dari pukul pukul 16.00 wib (4/6) - 00.55 wib (5/6). ”Alhamdulillah baru pada Kamis (5/6) pukul 00.55 akhirnya laporan saya baru diterima,” ungkapnya. Laporan yang dibuatnya dengan terlapor mantan istrinya yang berpofesi sebagai dokter tersebut, lanjutnya, yakni berdasarkan fitnah yang dilakukan mantan istrinya yang melaporkan dirinya ke Polsek Timur atas tudingan melakukan penganiayaan. ”Saya dituding melakukan tindakan kekerasan berupa menarik dan mendorong Endang Hermingingrum mantan istri saya hingga terjatuh dan membentur kursi, itu tidak benar, makanya saya laporkan balik atas fitnah itu, alhamudulillah akhirnya diterima laporan saya di Polda ini,” katanya. Dikatakannya pula, atas laporan yang dibuatnya untuk mantan istrinya itu, dirinya memiliki 3 orang saksi, jadi cukup alat buktinya,” terangnya. Diceritakannya, dirinya memindahkan tempat tidur dari kamar ke gudang. Lalu Endang (mantan istrinya,red) datang sore hari tanpa salam dan marah – marah. ” Saat itu Terjadi debat dan dia mengusir saya dari rumah. Lalu saya memintanya keluar dan saya tarik tangannya, tidak jatuh tidak membentur kursi. Dan Itu terjadi pada 17 Februari 2014 kemarin, dan itu lah faktanya,,” ungkapnya lagi. Tetapi anehnya, mantan istrinya malah menambahkan atas pemberitaan di media yang berbeda dari fakta yang sebenarnya. ”Fitnah itulah yang saya laporkan ke Polda Kalbar, tapi sebelum laporan diterima sempat ditolak dengan alasan karena kasus penganiayaan masih berjalan di Polsek Timur. Tetapikan hak saya sebagai warga negara juga harus ada, maka saya merasa ada diskiriminasi. Walaupun akhirnya pada Kamis (5/6) dini hari pukul 00.55,” timpalnya. Dijelaskan pula olehnya, bukti penganiayaan yang diserahkan Endang Herminingrum ke Polsek Timur berupa visum diduga merupakan hasil rekayasa. (Zrn).

Pelabuhan Gerbang Perekonimian Baru KKU Menunggu Keseriusan Pusat Borneo Tribune, Sukadana Kabupaten Kayong Utara yang merupakan kabupaten kepulauan, menjadikan transportasi sungai dan laut menjadi sebagai sarana penghubung dan juga penunjang dalam percepatan roda perekonomian. Sebagai kabupaten kepulauan, KKU saat ini memiliki beberapa dermaga yang akan menjadi ikon kesiapan menyambut kemajuan dibidang transportasi salah satunya pelabuhan nasiona Teluk Batang. Pelabuhan Teluk Batang direncanakan sebagai pelabuhan untuk hasil bumi dari wilayah perhuluan Kalimantan Barat yang ingin dibawa langsung ke Pulau Jawa dan begitu juga sebaliknya. Namun sayang pelabuhan yang sudah berdiri beberapa tahun lalu dan lengkap dengan gudang itu tidak kunjung beroperasi lantaran belum adanya keseriusan dari pemerintah pusat untuk menyediakan fasilitas penunjangnya. Bupati Kayong Utara H. Hildi Hamid pernah menyampaikan lantaran pelabuhan tersebut merupakan pelabuhan nasional, semua kewenangan berada di kementerian perhubungan dimana segala sesuatunya juga harus dipersiapkan dari pusat mulai dari perkantoran dan juga

tenaga administrasi kepelabuhan yang juga merupakan kewenangan pemerintah pusat. ”Pemerintah pusat seharusnya cepat membangun fasilitas kantor dan juga menyediakan tenaga untuk mengelola pelabuhan itu, karena statusnya milik pemerintah pusat dan daerah tidak berwenang mengelonya,” kata Bupati Kayong Utara H. Hildi Hamid beberapa waktu lalu. Kondisi saat ini, pelabuhan yang dilengkapi penerangan tenaga surya sudah mulai banyak kerusakan, beberapa fasilitas yang mulai rusak itu seperti lampu yang sudah fasilitas kantor yang mulai banyak pecah dan rusak. Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sangat mengharapkan segeranya dioperasikan pelabuhan dengan status pelabuhan nasional tersebut, karena dengan beroperasinya pelabuhan itu akan mempercepat perputaran roda perekonomian di Kayong Utara dan termasuk perekonomian di wilayah lain di sekitar Kayong Utara. Diareal Kecamatan Teluk Batang itu juga terdapat satu pelabuhan yang melayani pelayaran antar kabupaten yakni Kayong Utara - Kabupaten Kubu Raya dan Kayong Utara - Kota Pontianak yang saat ini dilayani oleh kapal verry dan kapal motor.

· Wartawan, Kontributor, Intensive Programme and Freelancer “ Borneo Tribune” selalu di bekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima / meminta apapun dari narasumber · Setiap artikel atau tulisan berupa laporan kegiatan, cerita pendek, surat pembaca, puisi dan resensi yang dikirim ke redaksi hendaknya di ketik dengan spasi rangkap, maksimal 500 kata, ditandatangi dan disertai identitas ( No Telp / Fax jika ada ) dikirim ke alamat borneotribune@yahoo.com atau yusriadii@yahoo.com. Terimakasih

Sebagai Kabupaten yang menetapkan Kecamatan teluk Batang sebagai pintu gerbang perekonomian Kayong Utara pelabuhan yang melayani pelayaran antar kabupaten penyeberangan baik barang maupun penumpang bahkan saat ini trayek speed sudah semakin ramai dengan

melayani berbagai daerah tujuan dan tarif yang berfareasi. ”Ini membuktikan Kayong Utara menjadi salah satu tempat tujuan,” lanjutnya. Disisi lain, dengan telah dibangunya pelabuhan Nasional di Teluk Batang yag lokasinya tidak jauh dari pelabuhan very penyeberangan, maka akan se-

makin disibuk dan padatnya jalur transportasi laut di Teluk Batang. Dimana dermaga untuk bongkar muat kebutuhan PLTGB, Tanki Timbun CPO, Pangkalan Angkatan Laut menjadikan semakin potensialnya Kayong Utara dalam hal investasi. (DL)

Bahaya Kurang Tidur di Malam Hari: Alzheimer Dini ALZHEIMER merupakan kondisi matinya sel-sel otak secara bertahap. Alhasil, otak mengecil, sinyal-sinyal otak sulit ditransmisikan, hingga otak kehilangan fungsinya. Pukulan terbesar pada alzheimer adalah memori jangka panjang yang menghilang. Penderita Alzheimer bahkan tidak dapat mengingat informasi pribadi dan kehilangan kepribadiannya. Studi terbaru yang dilakukan Radboud University Medical Center menghubungkan alzheimer dini dengan kurangnya tidur di malam hari. Ketika anda tidak tidur malam, saat itu otak tidak dapat menjalankan fungsinya secara normal, karena kandungan protein tidak bekerja optimal. Ketua studi Dr Jurgen Claassen mengatakan, waktu tidur malam yang tidak teratur dapat menurunkan konsentrasi, yang pada akhirnya menjadi salah satu faktor perkembangan penyakit alzheimer. "Kami pikir waktu tidur malam yang cukup bisa membantu mencegah terjadinya alzheimer dini," kata-

nya, seperti dilansir Reuters Health. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS), Alzheimer adalah bentuk paling umum dari demensia dan penyebab utama kematian keenam di negara tersebut. Saat ini, tercatat 5 juta warga AS mengidap alzheimer. Berbeda dari bentuk demensia lain, alzheimer sebagian ditentukan oleh akumulasi di otak dari protein amiloid - beta. Hingga saat ini, penyebab utama Alzheimer masih belum diketahui, tetapi Claassen meyakini plak amiloid - beta telah lama berakumulasi dan memainkan peran penting di dalam otak dan menjadi salah satu penyebab alzheimer. Claassen dan rekan-rekannya memaparkan dalam JAMA Neurology bahwa penelitian pada tikus telah menemukan penurunan jumlah amiloid-beta dalam otak hewan yang cukup tidur. Itu menunjukkan tidur memainkan peran dalam membersihkan pembentukan protein amiloid-beta. Untuk melihat apakah hal

yang sama berlaku pada manusia, para peneliti merekrut 26 pria paruh baya dengan kebiasaan tidur yang normal memiliki kadar protein diukur sebelum dan sesudah tidur. Setengah pria ditugaskan secara acak untuk mendapatkan tidur malam yang baik sementara separuh lainnya tetap terjaga. Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang tidur malam dengan baik memiliki tingkat amiloid beta dalam cairan tulang belakang mereka sekitar 6 persen lebih rendah di pagi hari, Sedangkan orangorang yang tetap terjaga sepanjang malam tidak mengalami perubahan tingkat amiloid - beta mereka . Claassen mengakui bahwa hasil timnya tidak membuktikan bahwa mendapatkan cukup tidur akan mencegah penyakit alzheimer, atau bahwa pembentukan plak amiloid-beta di otak merupakan menyebabkan kondisi tersebut . "Kurangnya waktu tidur mungkin hanya salah satu dari banyak faktor risiko untuk alzheimer," katanya. (ren)

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Direktur: Emiliana Sekretaris Direksi: Erika Sudiardjo Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Pimred: Hawad Sriyanto Wapimred: Yusriadi Sekretaris Redaksi : Aulia Marti Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering, Hairul Mikrad. Redaktur Pelaksana: Ukan Dinata. Wartawan Senior: Andry, Budi Rahman Wartawan: Andika Lay, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Jubeironi, Slamet Ardiansyah. Staf Redaksi: Fahmi Ichwan, M Taufik. Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas www.borneotribunecom Bengkayang (085245247955). Singkawang: Rudi Hariyanto Alamat: Jl. Manggis Rt 026/Rw 009 Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah. Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Jl. Suka Mantri (085245527602). Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505) Aditya ( 085349867788 ). Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Pemasaran: Fahri (085750296539 ) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2.Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Kapuas Hulu: Teofilusianto Timotius Jl. Pasar Inpres blok A No. 13 Kota Putussibau. Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Biro Kayong Utara : Abdul Khoir. Umum Fitriyana, Ardiansyah. Percetakan/IT: (Manajer) Iwan Siswanto, Rustam, Andri Desi, Toni. Marketing: (Manajer) Hesty Yosana, Kusnan, Aldi C. Sirkulasi : M. Danny, Mulawarman Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Keuangan: Jumi Erlinasari,Linda, Husada Muin. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, halaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Asisten Dirut: Khairoedin Pasaribu. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com

Borneo Tribune

Harian Borneo Tribune 6 Juni 2014  

Harian Borneo Tribune 6 Juni 2014

Advertisement