Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Rabu, 24 Juli 2013

15 Ramadan 1434 H - 17 Lak Gwee 2564

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

PENGUMUMAN http://kalbar.kpu.go.id

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Pastikan Anda Terdaftar Sebagai PEMILIH Jika anda belum terdaftar, hubungi PPS setempat mulai 11 Juli s/d 1 Agustus 2013

DAFTAR PEMILIH SEMENTARA (DPS) 2014

11 - 24 JULI 2013 di setiap Kantor Desa/Kelurahan

PEMILU DPR, DPD, dan DPRD

*Pemilu di Luar Negeri 30 Maret-6 April 2014

Sudirman: Pembelajaran Peristiwa Parampokan 2009

Bank Kalbar Pasang ‘Topan’ Upaya meningkatkan keamanan Bank maupun simpanan nasabah, Direktur Utama PT. Bank Kalbar dan Kapolda Kalbar Brig jend Pol Tugas Dwi Apriyanto melaunching Tombol Panik (Topan) kepada seluruh staf maupun karyawan yang ada di Bank Kalbar, Selasa (22/7) kemarin sekitar pukul 16.30.

Jadwal Imsakiyah Untuk Wilayah Pontianak dan sekitarnya Tanggal R M

Imsak

15

24/7

04.16

04.26

11.51

15.15

17.55

19.08

16

25/7

04.16

04.26

11.51

15.15

17.55

19.08

Subuh Zhuhur Ashar Maghrib

Isya

BANK KALBAR Mengucapkan

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak MENURUT Direktur Utama PT. Bank Kalbar, Sudirman HMY, pemasangan Topan ini untuk meningkatkan keamanan dan kenyamana para Nasabah saat melakukan transaksi, karena dengan adanya Topan dipasang di kantornya tersebut, ketika ada tindak pidana perampokan atau penodongan, pihaknya bisa langsung memberitahukan kepada pihak kepolisian, yakni hanya dengan menekan Topan saja. “ Jika dilihat dari simulasi yang dilakukan oleh pihak Polda Kalbar dan DSIP selaku pembuat Topan tadi, tidak sampai lima menit, polisi terdekat sudah langsung datang, untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku perampokan di dalam Bank, dan dengan adanya Topan di Bank Kalbar, maka akan lebih meningkatkan keamanan,” jelas Sudirman. Sudirman juga mengatakan bahwa untuk saat ini yang memasang Topan, baru Kantor Pusat Bank Kalbar di Kota Pontianak, dan kedepannya Ia juga berharap kepada ....Ke Halaman -11

TOMBOL PANIK dilaunching perdana di Kantor Pusat Bank Kalbar. Sudirman HMY sebagai Direktur Bank Kalbar yang juga turut menjadi sponsor dalam peluncuran Topan, menjadi orang pertama menekan tombol tersebut. Salah satu fungsi Topan, adalah memberikan informasi kejahatan dan lainnya kepada pihak kepolisian, yang kemudian melalui server, informasi yang otomatis ter-update lokasinya tersebut di-broadcas ke seluler dan monitor pihak kepolisian. Senin (22/7) sore. FOTO: Ubay KPI/Borneo Tribune

Jadwal Imsakiyah Imsak Subuh Zhuhur Ashar Maghrib Isya

15 24/7

04.16

04.26

11.51

15.15

17.55

19.08

16 25/7

04.16

04.26

11.51

15.15

17.55

19.08

PTPN13 (Persero) Mengucapkan www.ptpn13.com

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Kapolda Minta Jangan Segan Tembak Pelaku Kejahatan Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak KAPOLDA Kalbar Brigjend Pol Tugas Dwi Apriyanto memberikan perintah kepada jajarannya di Kalbar,

5

untuk menembak para pelaku kejahatan yang mengancam nyawa korban maupun anggotanya. Apalagi, menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti ini, rawan akan suatu tindak kejahatan, Rabu (23/7) kemarin.

B uah Bibir

“ Saya tegaskan kepada seluruh Kapolres serta seluruh anggota yang ada di Kalbar, kepolisian itu dididik dalam menembak bukan untuk menembak burung, tetapi untuk me....Ke Halaman -11

Berbagi Silaturahmi Wagub Safari Ramadan di Ketapang dan KKU Anggota DPRD Prov. Kalbar l Wakil Ketua DPD Partai GOLKAR Prov. Kalbar l Ketua DEKOPINWIL Prov. Kalbar l

Ketua PW Mathla’ul Anwar Kalbar l Ketua Penasehat PKMW KAHMI Kalbar l Sekretaris Umum DPP MABM Kalbar l

BANTUAN. Wakil Gubernur Drs. Christiandy Sanjaya, serahkan bantuan kepada Wakil Bupati Ketapang Boyman Harun. FOTO : Ist

Andika Lay Borneo Tribunem Pontianak BULAN suci Ramadan 1334 H, tahun 2013 M ini bagi umat Islam memiliki nilai yang sangat strategis dan hikmahnya sangat teramat dalam, biasanya digunakan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan ke-

RSU Antonius Mesti Miliki Korintus 13 RUMAH Sakit Umum (RSU) memiliki kontribusi dalam pembangunan. Di Kalbar, kehadiran RSU Sto. Antonius yang dahulu bernama Rumah Sakit Sei Jawi telah membantu Drs. Cornelis, MH Pemerintah Daerah Kalbar, khususnya peningkatan kesehatan masyarakat. Gubernur Kalbar, Drs. Cornelis, MH, Sabtu (20/7) lalu meminta agar pelayanan di rumah sakit tersebut ditingkatkan. “Menjadi tugas Direksi ....Ke Halaman -11

....Ke Halaman -11

1434 H/2013 M Dr. Drs. NICODEMUS R. TOUN, MM CALEG DPR-RI DAPIL PROV. KALBAR NO. URUT 7

Perintahkan Tindak Tegas Ormas Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak KEPALA Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kapolda Kalbar) Brigjend Pol Tugas Dwi Apriyanto menegaskan Ia tidak segan – segan mengambil tindakan tegas terhadap seluruh Organisasi Masyarakat (Ormas) atau sekelompok masyarakat yang coba – coba bergerak sendiri, sweeping serta bersifat anarkis sepanjang Bulan Suci Ramadan ini. “ Siapapun yang mencoba merusak atau menggangu Kamtibmas Bu-

DIR TELAH HA GGAU TA SAN DI KO udir man enderal S

Adik Nangis

lan Suci Ramadan di Kalbar, baik itu Ormas atau sekelompok masyarakat, mereka akan berhadapan dengan saya, dan saya akan tindak tegas mereka serta menangkap mereka, karena Ormas maupun masyarakat tidak boleh bergerak sendiri seperti sweeping apalagi sampai bertindak anarkis,” tegas Kapolda Kalbar Brigjend Pol Tugas Dwi Apriyanto kepada awak media. Menurut Kapolda, hal ini pun ditegaskannya, terkait kasus masyarakat di Kendal Jawa Tengah beberapa ....Ke Halaman -11

Brigjend Pol Tugas RR Dwi Apriyanto

Suatu pagi jono bermain dengan adiknya dan tak lama dengan tergesa-gesa, dia menghampiri ibunya jono: bu’ adik maen air terus tuh ! Ibu: biarin aja..yg penting dia gak nangis jono: tapi dia nangis bu’ ibu: yaudah kasih uang jajan aja biar diem jono: udah bu’ tpi masih nangis.. Ibu: bandel banget adek kamu… Dimana dia..(mulai jengkel) jono: itu di dalam sumur ibu: O.O lari sambil jingkrak-jingkrak style. o

CABANG: - Singkawang : Jl. A. Yani No. 08, Telp. (0562) 637000 - Ketapang : Jl. R. Suprapto, Telp. (0534) 31841 - Sintang : Jl. M.T. Haryono, Telp. (0565) 24222

Jl. J Semboja) (Turunan

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

Tanggal R M


Rabu, 24 Juli 2013

Kayong Utara

Borneo T Tribune

2

Dewan Sesalkan Pencemaran Sungai Matan Tinjau Ulang Izin Kebun Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Wakil Ketua DPRD KKU, M. Sukardi SE MM menyayangkan pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit dan pabrik pengolahannya yang membuat pencemaran air di Sungai Matan Kecamatan Simpang Hilir dan bahkan terdengar kabar adanya indikasi pembunuhan satwa langka yang dilindungi. Dikatakannya dengan adanya pembukaan lahan perkebunan yang berdampak kepada kerusakan, pencemaran dan ancaman terhadap satwa endemic

dikawasan tersebut perlu mendapatkan perhatian lebih serius dari berbagai pihak, terlebih khusus lingkungan hidup. “Saya sangat menyayangkan jika benar sampai demikian kejadiannya,” kata M Sukardi, Selasa (23/7). Dikatakannya, walau belum mendapat data pasti dan keterangan dari pihak yang seharusnya memberikan keterangan resmi terkait dugaan adanya pecemaran lingkungan tersebut, namun dirinya merasa miris jika hal tersebut benar sampai terjadi. Karena dengan tidak adanya informasi yang seharusnya rutin diupdate terkait

T AJUK Sweeping Ormas Terhadap THM Kasus bentrok Fron Pembela Islam (FPI) dan warga di Kendal menyita perhatian publik beberapa hari ini. Polisi menjadi kasus itu sebagai atensi khusus. Lantas, keluarlah imbau-imbauan agar kejadian sama tidak terulang. Polisi baik secara tersurat maupun tersurat menyampaikan pesan, permintaan dan juga peringatan kepada FPI agar tidak melakukan sweping tempat hiburan malam (THM). Polisi minta ormas ini agar tidak mengambil sikap sendiri dalam menindak tempat hiburan yang membandel. Polisi minta, jika menemukan THM yang bandel, FPI hendaklah melaporkan pada polisi. Tindakan sipil terhadap orang lain dalam negeri ini merupakan pelanggaran. Tindakan hanya boleh diambil oleh aparat hukum. Aparatlah yang boleh menindak pelaku pelanggaran. Tindakan di luar pihak berwenang dianggap sebagai main hakim sendiri. Tindakan main hakim sendiri berpotensi mendatangkan kekacauan. Sudah tentu, yang ditindak tidak akan terima dan melawan. Perlawanan itu yang akan membuat masalah. Apatah lagi jika kemudian masalah itu ditarik ke sana ke mari. Di balik sikap FPI yang sering melakukan sweping semestinya, pihak kepolisian juga melihat diri. Mereka harus mendengar keresahan publik yang didengar oleh FPI. Publik sering menyuarakan keresahan mereka karena sering kali ada pelanggaran tempat hiburan malam (THM) selama bulan Ramadan. THM, terutama pemiliknya, sepertinya tidak menghormati umat yang sedang menyambut Ramadan. THM yang melanggar jelas tidak menghargai pemerintah dan tidak juga takut pada hukum. Malangnya, petugas sering kali seperti tidak mendengar keluhan ini. Petugas seperti tidak tahu bahwa ada THM yang melanggar. Petugas tidak mengambil tindakan. Petugas seperti tidak merasa bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh THM adalah sebuah pelanggaran dan pencabaran terhadap hukum di Negara ini. Semoga, di balik gencarnya imbauan yang dikeluarkan, kepolisian benar-benar peduli pada keluhan masyarakat, terutama masyarakat muslim yang ingin ketenangan dan dihargai bulan yang mulia ini. Kalau polisi peduli, kalau THM peduli, pasti tidak ada kemungkaran yang (seharusnya) dijadikan sasaran sweping. Kita yakin, kalau sudah begitu tidak perlu lagi kita mempersoalkan aksi sweping itu.

S

ENGET

Polisi mengimbau ormas agar tidak sweping THM - Kita mengimbau THM yang melanggar secepatnya ditindak Bang Tribune

· Wartawan, Kontributor, Intensive Programme and Freelancer “ Borneo Tribune” selalu di bekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima / meminta apapun dari narasumber · Setiap artikel atau tulisan berupa laporan kegiatan, cerita pendek, surat pembaca, puisi dan resensi yang dikirim ke redaksi hendaknya di ketik dengan spasi rangkap, maksimal 500 kata, ditandatangi dan disertai identitas ( No Telp / Fax jika ada ) dikirim ke alamat borneotribune@yahoo.com atau yusriadii@yahoo.com. Terimakasih

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

perkembangan dan bahkan kerusakan suatu wilayah akibat pembukaan lahan merupakan sebuah pertanda ada sistem yang tengah tidak berfungsi atau berjalan sebagaimana mestinya dan hal tersbeut perlu mendapat perhatian. Politikus asal partai

berlambang mercy ini menegaskan seharusnya dengan telah dikeluarkannya izin oleh pemerintah, perusahaan wajib mengutamakan amdal yang telah dikeluarkan. “Kalau sudah seperti ini kita mesti tinjau kembali terhadap izin yang telah dikeluarkan pemerintah sesuai dengan aturan didalamnya yang lebih berpihak kepada masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Walau tidak menyebutkan kapan akan melakukan upaya lebih lanjut, namun anggota DPRD asal Pulau Maya ini menegaskan bahwa kondisi demikian tidak adapat terus dibiarkan, karena jika terus dibiarkan maka akan berdampak lebih buruk baik bagi lingkungan maupun makhluk hidup yang ada diibataran sungai Matan tidak terkecuali manusia. “Dampak negatifnya pas-

ti ada ganguan kesehatan pada masyarakat akibat pencemaran aliran sungai serta lingkungan termasuk fauna yang ada di sana,” kata Sukardi. Tidak menutup kemungkinan, dengan adanya kasus yang terjadi di Sungai Matan tersebut merupakan sebuah contoh soal dari sekian banyak permasalah di KKU, dimana akan ada dampak lain yang ditimbul-

kan sebuah perusakan atau hilangnya keseimbangan alam yang diakibatkan hal sedemikian, sehingga kedepan pihaknya akan berupaya melakukan pendalaman dan kajian terkait perusahaan dan perkebunan lain didaerah yang lebih luas. “Jika memang ada aturan yang dilanggar, maka bukan suatu hal yang mustahil, izin akan direkomendasikan untuk dicabut,” katanya.

Bupati: TPA Baru Akan Dibangun Infrastruktur Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Kabupaten Kubu Raya yang ada di Kecamatan Rasau Jaya sudah penuh. Dengan demikian, penambahan luas areal TPA akan dilakukan dengan pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan sesuai program yang akan di susun nantinya. “Pembangunan infra-

struktur untuk TPA baru akan segera di lakukan agar bisa dipergunakan dengan baik. Karena hal itu sifatnya mendesak dan harus segera dilaksanakan,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, Senin (22/7). Menurutnya penumpukan sampah yang terjadi dapat segera teratasi dengan pembanguan infratruktur terhadap tanah yang sudah di bebaskan di sebelah TPA Rasau Jaya.

“Sebenarnya masih cukup, karena sebelahnya sudah kita beli dan dibebaskan lahannya. Hanya pengaturan limbahnya saja yang harus dibenahi agar masyarakat tidak merasakan keberatan lagi,” ucapnya. Bupati menuturkan persoalan sampah tersebut dapat diselesaikan bersama antara Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang di fasilitasi Pemerintah Provinsi Kalbar.

Karena menurutnya permasalahan sampah ini tidak harus saling menuding satu sama lainnya. “Semuanya membutuhkan lingkungan yang bersih dan manfaat untuk bagaimana mencari jalan keluarnya dari permasalahan sampah yang ada,” tuturnya. Muda menghimbau kepada masyarakat sekitar TPA untuk bisa berfikir besar dalam memahami jika persoalan sampah dampaknya ke

masyarakat daerah lainnya. Dirinya juga memiliki program jangka pendek untuk percepatan pengambilan dan jadwal yang di perketat untuk pengambilan sampah ini. “Saya juga sudah perintahkan cipta karya untuk melakukan upaya yang tidak mengganggu masyarakat seperti limbah yang mengganggu. Mudahmudahan ada alat yang bisa di gunakan untuk mengatasi permasalahan sampah ini,” imbaunya.

Opini

Ramadan: Bulan Komunikasi Oleh : Dr. Moh. Haitami Salim RASULULLAH Muhammad SAW pernah mengingatkan ummatnya: “Jika ingin dipanjangkan umur dan dimurahkan rezki, maka pertautlah silaturrahiem”. Sabda tersebut tentu saja erat kaitannya dengan firman Allah dalam Al-Quran: “Kegagalan (kecelakaan) akan menimpamu di manapun kamu berada, kecuali (jika) kamu memelihara hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia” (QS Ali Imran: 112) Silaturrahiem atau silaturrahmi pada dasarnya adalah membangun dan memelihara hubungan dengan sesama manusia (human relation). Hubungan (relasi) akan baik, jika komunikasi terbangun dengan baik. Bulan Ramadan sangat memungkinkan setiap orang untuk melakukan komunikasi, lebih-lebih bagi para pasangan kandidat kepala daerah dan calon legeslatif yang pasti memerlukan dukungan banyak orang, banyak pihak. Bulan Ramadan adalah moment yang sangat tepat dan sangat beralasan untuk membangun komunikasi antar sesama, baik untuk kepentingan social keagamaan, politik, maupun kepentingan bisnis dan sebagainya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membangun dan memelihara komunikasi pada bulan Ramadan, di antaranya melalui pesan singkat (sms), berkunjung ke rumah, mengundang berbuka puasa bersama, mengajak santap sahur bersama, melakukan salat taraweh keliling, shalat subuh dari

masjid ke masjid dan sebagainya. Di akhir bulan Sya’ban dan menyambut Ramadan hingga hari-hari minggu pertama bulan Ramadan ini, banyak SMS yang kita terima untuk menyatakan selamat berpuasa atau menyampaikan permohonan maaf. Mulai dari ucapan dengan kata-kata sederhana, dalam untaian pantun dan sajak hingga persembahan do’a. Kita yang menerima SMS tersebut tentu saja senang, tidak saja merasa diperhatikan dan merasa dikenal oleh si pengirim, tetapi juga dengan SMS tersebut kita telah mendapatkan sesuatu, yaitu informasi, wawasan dan berbagai khasanah ilmu. Dan yang sangat menyenangkan adalah dido’akan oleh si pengirim pesan, yang kemudian kita berharap semoga do’a itu ijabah oleh Allah SWT untuk kita dan untuk si pengirimnya tentu saja. Setiap SMS tentunya selalu kita balas, paling tidak untuk mengucapkan terima kasih dan mengamin-kan do’anya. Itu tandanya bahwa komunikasi lewat SMS itu berfungsi. Karenanya berkomunikasi dengan teknologi ini sangat penting. Saya pernah menyarankan kepada salah seorang calon anggota legeslatif pemula setelah saya menerima SMS ucapan selamat berpuasa dan permohonan maaf darinya, bahwa cobalah Anda buat SMS serupa dengan memadukan pengenalan diri sebagai calon legislative dengan identitas yang tepat !. Tentu ini menjadi “iklan politik” yang baik, dengan kerja yang tidak sulit. Bak pepatah “sekali mendayung dua-tiga pulau terlampau”. Hal yang sama bolehlah saya

sarankan juga untuk para pasangan kandidat kepala daerah yang sebentar lagi akan mengikuti pemilihan Bupati/ Wali Kota. Tebar pesona dengan mengunjungi basis-basis pendukung tentu saja boleh diteruskan, karena berjumpa secara langsung akan memberikan arti tersendiri bagi yang dikunjungi maupun bagi yang mengunjungi. Raut wajah, gerak tubuh (bahasa tubuh) dari orangorang yang kita kunjungi akan memberikan pesan atau jawaban dari harapan yang kita inginkan. Bahkan dengan tutur kata dan sikap mereka ketika menerima kehadiran kita, akan memberikan arti yang dapat kita prediksikan. Karenanya berkunjung ke rumahrumah atau ke kelompok masyarakat tertentu adalah bentuk kmomunikasi langsung yang juga efektif, sekalipun belum tentu efisien. Mengundang untuk berbuka puasa bersama, adalah momentum yang hanya ada setahun sekali, yaitu pada bulan Ramadan. Membangun komunikasi dalam bentuk ini di bulan suci Ramadan tentu saja sangat beralasan dan tidak terkesan tendesius, karena memiliki landasan normative agama. Bukankah Rasulullah pernah menganjurkan dalam haditsnya, bahwa “orang memberi makan (untuk berbuka) orang yang berpuasa, akan mendapat pahala seperti orang yang mengerjakan puasa itu”. Maka semakin banyak orang yang kita ajak untuk berbuka puasa bersama—tentu saja dengan ikhlas hati—maka, semakin banyaklah pahala yang kita dapat, dan semakin banyak jaringan komu-

nikasi yang terbangun. Lebih hebat lagi, jika kita bias membangun komunikasi lewat “santap sahur bersama”. Hebat, bukan hanya karena tak lazimnya, tetapi memang membutuhkan perjuangan berat, baik bagi yang mengajak dengan segala persiapannya maupun bagi yang mau datang bersama. Dari komunikasi bentuk ini jelas akan mudah diukur kekuatan ikatannya, karena jika orang yang diundang mau datang setidaknya telah menandakan bahwa ia memperhatikan komunikasi itu dan memperhatikan kita yang mengundang. Sejak hari pertama hingga hari ini setiap pagi pukul 03.00 hingga 03.30 saya selalu menelpon teman-teman, adik-adik, tetangga dan siapa saja yang dapat saya telpon sekedar mengecek apakah mereka sudah bangun atau sahur. Alhamdulillah, tidak ada yang complain apalagi merasa terganggu karena saya telpon pagi-pagi “buta”, justru mereka berterima kasih, karena tidak jarang ada di antara mereka yang merasa terbantu dibangunkan dan nyaris terlelap tidur tidak sahur. Dari sisi saya sebgai penelpon, ada kepuasan batin untuk berbagi kasih dan perhatian walau hanya dengan cara menelpon, yang itu hanya bisa saya lakukan di bulan suci Ramadan. Sebab menelpon pada waktu-waktu seperti itu di luar bulan suci Ramadan tentu tidak lazim, apalagi jika yang ditelpon istri orang, he he he bisa berabe, dan bisa mengacaukan dunia persilatan. Yah, mahal dan sulit memang memelihara silatur-

rahiem. Tapi inilah salah satunya dengan berkomunikasi melalui telpon sahur. Malam-malam bulan Ramadan memang khas, terutama dengan shalat tarawehnya. Pada aqal malam-malam pertama hingga pertengahan masjid=masjid umumnya penuh dengan jamaah yang melaksanakan shalat taraweh berjamaah, kesempatan ini juga memberikan peluang kepada kita untuk membangun komunikasi dengan cara datang dan ikut melaksanakan shallat taraweh berjamaah di masjid, apalagi dengan mengunjungi banyak masjid, insya Allah akan banyak sahabat dan saudara yang bertambah. Rasanya belumlah lengkap membangun komunikasi di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, jika hanya dengan cara-cara di atas. Bagi Anda yang memiliki kelebihan rezki, akan lebih baik jika komunikasi itu juga dipelihara dengan membagi infaq dan sadaqah kepada mereka yang berhak menerimanya, atau hadiah kepada siapapun yang kita inginkan. Insya Allah, akan jauh lebih baik. Yang ini, memang tak banyak orang mau melakukannya. Tetapi percayalah ini adalah bentuk komunikasi yang sangat berkesan, baik bagi yang memberi maupun yang menerima. Bukankah amal kebaikan termasuk infaq, sadaqah dan zakat akan berlipat ganda pahalanya di bulan suci Ramadan ini ?. Semoga !. Medio Ramadan 1434 H. Dr.H.Moh.Haitami Salim Direktur Program Pascasarjana STAIN Pontianak

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Direktur: Emiliana Sekretaris Direksi: Erika Sudiardjo Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Pimred: Hawad Sriyanto Wapimred: Yusriadi Sekretaris Redaksi : Aulia Marti Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering, Hairul Mikrad. Redaktur Pelaksana: Ukan Dinata. Wartawan Senior: Andry, Budi Rahman, Agus Wahyuni Wartawan: Andika Lay, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Jubeironi, Slamet Ardiansyah. Staf Redaksi: Fahmi Ichwan, Syam Abubakar, M Taufik, Fery Adeputra, Yulan Mirza.Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Biro Bengkayang: www.borneo-tribune.net Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). Singkawang: Rudi Hariyanto Alamat: Jl. Manggis Rt 026/Rw 009 Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah. TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505) Aditya ( 085349867788 ). Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Pemasaran: Fahri (085750296539 ) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2.Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Kapuas Hulu: Teofilusianto Timotius Jl. Pasar Inpres blok A No. 13 Kota Putussibau. Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Biro Kayong Utara : Abdul Khoir. Umum Fitriyana, Ardiansyah. Percetakan/IT: (Manajer) Iwan Siswanto, (Wakil Manajer) Supriyanto, Rustam. Marketing: (Manajer) Hesty Yosana, Kusnan, Aldi C.Sirkulasi : M. Danny, Mulawarman Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Husada Muin. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, halaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Asisten Dirut: Khairoedin Pasaribu. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com

Borneo Tribune


cmyk

Serba Serbi

Rabu, 24 Juli 2013

Borneo T Tribune

Bupati Sanggau Buka Latihan Rutin Paskibra Ratna Sari Borneo Tribune, Sanggau Sebanyak 29 orang siswasiswi yang telah lolos seleksi calon Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Sanggau akan memulai latihan rutinnya sejak tanggal 22 Juli hingga 15 Agustus 2013. Mereka merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Sanggau yang diberi kesempatan untuk menjadi Tim Pengibar Bendera Merah Putih pada pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-68. Hal itu diungkapkan Bupati Sanggau, H. Setiman H. Sudin saat memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi Latihan Rutin Paskibra Kabupaten Sanggau Tahun 2013, Selasa (23/7) pagi di ruang lantai I Kantor Bupati Sanggau. ”Setiap kali menerima kehadiran anggota Paskibraka ada rasa bangga di hati karena melihat adik-adik sekalian adalah orang yang terpilih yang diberikan kehormatan untuk mengibarkan bendera merah putih,” ujarnya. Sebagaimana dicetuskannya Kongres Pemuda di Jakarta pada 28 Oktober

1928 adalah tonggak dan penegasan perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia yang mengikrarkan pengakuan adanya bertanah air, berbangsa dan berbahsa satu yaitu menanamkan paham persatuan dan kesatuan yang berarti membebaskan suatu jiwa dan semangat kebersamaan yang kokoh dan tanggung. Dengan menyelenggarakan latihan rutin Pasukan Pengibar Bendera Pusaka merupakan usaha untuk ikut berperan serta dalam pembangunan Kabupaten Sanggau. Setiman menuturkan, bahwa dengan bergabungnya peserta ke dalam Pasukan Pengibar Bendera dapat memperkokoh jiwa dan semangat kebangsaan dalam bingkai NKRI dimana pemuda juga mencerminkan nama besar dari bangsa. ”Di tengah pergaulan masyarakat melalui latihan rutin Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ini, hendaknya dapat dijadikan sebagai momentum bagi para pemuda untuk ikut serta secara aktif dalam mengisi pembangunan Kabupaten Sanggau ini melalui berbagai kegiatan dimana pemuda harus memiliki keterampilan sehingga menjadi pemuda

Selama Perbaikan, Kapal Penyeberangan Gunakan Pemandu Kendaraan Ubay KPI Borneo Tribune, Pontianak

Penyematan tanda dimulainya latihan paskibraka tahun 2013 yang produktif dan berwawasan merupakan peserta terbaik sebagai Pasukan Inti Pasluas,” harapnya. Sementara itu, Plt Kepala kibraka Kabupaten Sanggau Dinas Pendidikan, Pemuda dan Tahun 2013 diantaranya 13 Olahraga (Disdikpora) Kabu- putra dan 16 putri. Mereka paten Sanggau, Drs. Jais me- berasal dari berbagai sekolah ngatakan bahwa tujuan latih- yang ada di Kabupaten an rutin ini dilaksanakan un- Sanggau yang dimulai dari setuk mempersiapkan Tim Pa- leksi rayon. Dimana krikeria sukan Pengibar Bendera pada dan persyaratan berpedoman peringatan HUT Kemerdekaan pada buku yang dikeluarkan RI ke-68 di Kabupaten Sanggau tahun 2013 dan juga untuk menanamkan jiwa patriotik kepada generasi muda akan cinta tanah air. Rais menjelaskan, bahwa ke 29 peserta yang telah terjaring

3

oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga Nomor: 0823/D.II/ Menpora/3/2012 tanggal 13 Maret 2013. ”Latihannya pun akan dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Sanggau. Bahkan, seleksi Kabupaten juga telah menetapkan Mufti Mahendra dari SMAN 2 Sanggau dan Brigina Adtriana P.

Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Pontianak memberikan ijin kepada pihak pengelola kapal penyeberangan Sungai Kapuas, menyeberangkan kendaraan roda enam di masa perbaikan dermaga yang saat masih dalam masa pengerjaan. “Kita bolehkan, sejak dua hari lalu sudah banyak kendarana (roda enam) yang lewat kapal penyeberangan,” ujar Kadishubkominfo Kota Pontianak Puji Hartadi, Selasa (23/7) kemarin siang. Diperbolehkannya kembali kendaraan roda enam menggunakan jasa kapal penyeberangan, lantaran kondisi dermaga tidak membayakan. Meskipun hanya menggunakan satu jalur di dermaga Siantan. Langkah ini, tutur Puji tak lepas dari siasat yang dilakukan pihak pengelola dan pemerintah. Yakni dengan penyediaan pemandu

kendaraan selama akan naik ke dermaga. “Ada petugas khusus memandu kendaraan. Setelah satu lepas, baru yang kendaraan satu per satu menyusul. Ini tak lepas dari pemandu,” timpalnya. Sebagaimana surat edaran yang dikeluarkan Dishubkominfo beberapa waktu lalu. Selama masa perbaikan dermaga direncanakan kendaraan roda enam tak boleh melewati kapal penyeberangan. Puji mengakui, dalam surat edaran tersebut memang ada ketentuan tersebut. Namun bukan berarti dengan diperbolehkannya kembali menggunakan jasa kapal penyeberangan surat edaran tidak berlaku. Selain itu, Puji Hartadi juga menjelaskan terkait perbaikan dermaga tersebut. Sampai hari kemarin, tahap satu pengerjaan dermaga sudah selesai. Yakni perbaikan dermaga di jalur sebelah barat di dermaga Siantan. Akan dilanjutkan pada tahap kedua perbaikan di sisi sebelah timur.

Solusi Tepat Terobosan Terbaru TCM

ATASI SEGALA MACAM PENYAKIT PRIA Ciri khas kemanjuran & keunggulan Hongkong Medistra TCM sangat jelas dengan resep kuno kekaisaran, resep rahasia turun temurun serta herbal Tiongkok alami, intinya adalah mengobati berbagai penyakit bandel yang susah disembuhkan, khusus menangani berbagai jenis penyakit kronis, begitu diobati langsung dapat dirasakan manfaatnya. Efektif mengobati berbagai penyakit kronis sampai akarnya, tanpa efek samping, setelah diatasi tidak mudah kambuh kembali. Menurut survey terbaru, disfungsi seksual pria termasuk penyakit yang sangat banyak diderita. Terutama persentase penderita impotensi, ejakulasi dini, radang prostat mengalami kenaikan pesat, berdampak jauh lebih parah bagi psikologi dan jiwa, dibanding penyakit pria lainnya, juga merupakan 30% alasan retaknya keharmonisan rumah tangga, menghancurkan kepercayaan diri pria. Penyakit fungsi seksual menimpa pria pada berbagai kalangan usia dan harus diobati sedini mungkin agar tidak memburuk hingga menimbulkan penyakit komplikasi bandel lainnya yang sangat parah dan berbahaya. Hongkong Medistra TCM ada konsultan Sinshe ahli TCM (Traditional

Chinese Medicine) ternama dari Tiongkok yang siap membantu Anda. Melalui pengalaman kerja keras puluhan tahun akhirnya berhasil menemukan terobosan terbaru, khusus mengatasi disfungsi seksual pria, seperti: Impotensi, Ejakulasi Dini, Radang Prostat, Sperma Mati, Tidak ada Sperma, Alat vital tidak normal, Kemandulan, dll. Hasilnya relatif cepat, aman dan tanpa efek samping. Terobosan metode TCM dengan herbal berharga alami yakni “Qiang Yang Bu Shen Liao Fa” ini dipadukan akupuntur elektroterapi sangat terkenal diberbagai Negara, berfungsi memperkuat ginjal & sperma, menyeimbangkan unsur yin & yang didalam tubuh, setelah diatasi bisa menormalkan fungsi seksual, masa berhubungan bisa lebih lama. Rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan, gejala penyakit seperti kencing terasa sakit, sering kencing, tidak tahan kencing, kencing tidak bertenaga, tidak tuntas, bernanah dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, sistem reproduksi kembali normal, bisa diatasi hingga ke akar penyakit dan tidak mudah kambuh lagi.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi :

HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak - Kalimantan Barat Telp. (0561) 733268 HP. 0821 5279 7888 Hari Senin - Sabtu Buka Jam 09.00 s/d 17.00 WIB Minggu & Libur Besar Jam 09.00 s/d 13.00 WIB


Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Rabu, 24 Juli 2013

4

Pasar Murah

Arta Graha Targetkan 32 Ribu Paket Naiknya harga beberapa barang pokok menjelang perayaan Idul Fitri 1434 H membuat PT Arta Graha Perwakilan Regianoal Kalbar bersama perusahaan makanan dan minuman lainnya mengelar pasar murah yang dilaksanakan di halaman kantor Camat Kubu Raya, Selasa (23/7) kemarin. ”Di Kecamatan Kubu Raya, kami akan membagikan 2000 paket. 1 Paket yang kami jual di pasar murah tetsebut terdiri dari susu Indomilk 2 kaleng, Beras 2 Kilo, Bimoli 1 Liter, Mihun instan 2 bungkus dan mei Instan 8 bungkus, dan satu paketnya kita jual dengan harga 20 ribu per paket,”ungkap Fajar Kepala Perwakilan Regianoal Kalbar. Untuk lebih menyuseskan kegiatan pasar murah ini, Fajar menambahkan PT Arta Graha bekerjasama dengan Indomilk. Bimoli,dan beberapa perusahaan lain. “Ada 32 ribu paket, target sembako yanga akan dijual dalam pasar murah ini. Ini

kami bagi-bagi dibeberapa daerah di Kalbar. Seperti di Kebun ada 16 titik, kemudian nanti di Kayong Utara, Teluk Melano dan terakhir di Kota Pontianak. Kita juga akan lakukan kerja sama dengan Kodan dan Korem dan Polda Kalbar. Fajar berharap dengan adanya acara ini dapat meringankan kondisi masyarakat dengan adanya kenaikan BBM. “Disini kita tidak mencari profit saja dan benar-benar untuk sosial dan membantu masyarakat,” pungkasnya. Di Kalimantan Barat, Artha Graha Peduli (PT CUS) ada beberapa titik posko pasar murah, paling banyak di Kabupaten Kayong Utara yang merupakan wilayah kerja perusahaan mereka. Kedua di Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan di Kota Pontianak akan mendirikan posko di masing-masing kecamatan. Perwakilan PT Cipta Usaha Sejati di Kalbar, Fadjar menyebutkan, jumlah paket tahun ini merupakan terbesar dari kegiatan sebelumnya. Dalam setiap posko pasar murah sembako, rata-

rata setiap hari menyiapkan 1000 paket. Dan posko berdiri selama dua hari. “Untuk di Kalbar, ada sekitar 30 lebih titik yang kita bangun posko pasar murah sembako dari kegiatan Artha Graha Peduli tahun ini. Dan ini merupakan terbesar,” ujar Fadjar. Sejauh ini menurut Fadjar, Artha Graha Peduli baru menyentuh 3 daerah, yakni Kayong Utara, Ketapang, dan Kubu Raya. Di Kubu Raya sendiri, selain di Sungai Raya Artha Graha Peduli juga akan membuka di Kecamatan Rasau Jaya setelah pelaksanaan di Sungai Raya. “Pelaksanaannya sama, dua hari. Setelah di Rasau Jaya nanti, bari kita pindah ke Kota Pontianak,” ungkap Fadjar. Lebih rinci, Fadjar menjelaskan setiap paket bila ditotalkan nominalnya sekitar Rp 50.000. Namun dalam pasar murah dijual hanya Rp 20.000 kepada masyarakat. Dari kegiatan tersebut, tak ada lain tujuan yang diharapkan Artha Graha Peduli, selain ingin memberikan keringan kepada masyarakat menjelang Idulfitri. o

SEMBAKO MURAH yang telah dikemas per paket dijual dengan harga Rp 20.000 kepada masyarakat pada acara Artha Graha Peduli, Selasa (23/7) kemarin. FOTO: Ubay KPI/Borneo Tribune

Sekali Lagi, Sutarmidji Minta Lurah Sisir Anak Putus Sekolah CMYK

Tidak Ada Alasan Anak Putus Sekolah Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Pendidikan menjadi salah satu sektor penting yang diberikan perhatian serius oleh Walikota Pontianak, Sutarmidji. Hal ini bukan tidak beralasan, Kota Pontianak sebagai kota yang tidak memiliki sumber daya alam (SDA) namun memiliki potensi besar dalam penyediaan sumber daya manusia (SDM) sehingga peningkatan kemampuan dan kualitas SDM yang handal menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Secara tegas, Walikota Pontianak memerintahkan setiap lurah untuk menyisir anak-anak yang putus sekolah di wilayahnya masingmasing. “Saya dalam waktu dekat akan memerintahkan lurah-lurah untuk sweeping dari rumah ke rumah, tidak boleh ada lagi anak yang putus sekolah,” kata H

H Sutarmidji di hadapan sejumlah anak-anak. Foto : Ist.

Sutarmidji di hadapan jamaah shalat tarawih Masjid Darul Falah Jalan Prof Dr M Yamin dalam kegiatan safari Ramadan, Senin (22/7) malam. Sutarmidji kesal, lantaran dirinya sudah berkalikali mengingatkan para orang tua supaya menyekolahkan anak-anaknya teta-

pi masih saja ada orang tua yang mengabaikan pentingnya pendidikan bagi anakanak mereka. Bahkan, biaya masuk sekolah yang acap kali dikeluhkan oleh para orang tua sudah tidak beralasan lagi lantaran Pemkot sudah menggratiskan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga tingkat SMA/SMK.

“Sekarang apa alasan orang tua tidak menyekolahkan anaknya. Tidak ada biaya untuk masuk sekolah swasta, beritahu ke Pemerintah Kota. Ada 4 ribu beasiswa yang kita siapkan. Tidak mampu beli pakaian, ngomong saja sama guru atau kepala sekolahnya. Kita sudah siapkan seragam

berikut dengan topi, dasi, tas dan sepatunya, lengkap semuanya,” jelasnya. Midji menilai pendidikan merupakan faktor penting yang bisa mengubah perekonomian rumah tangga. Sebaliknya, apabila ada orang tua yang tidak menyekolahkan anak-anaknya maka itu akan menjadi beban selama-lamanya bagi keluarga. “Tetapi kalau ia sekolah, apalagi yang pintar dan punya prestasi maka dialah yang bisa mengubah ekonomi rumah tangga itu,” pungkasnya. Tak hanya memerintahkan para Lurah di jajarannya untuk menyisir anak putus sekolah di wilayahnya masing-masing, sebelumnya Walikota juga berencana akan memberikan sanksi tilang kepada orang tua yang tidak menyekolahkan anak-anaknya. Hal ini dilakukannya lantaran ada segelintir orang tua yang sengaja membiarkan anakanaknya putus sekolah. o

Berbagi Kasih Menuju Kemenangan Ubay KPI Borneo Tribune, Pontianak Moment bulan penuh rahmah, Ramadan yang mulia, bukan hanya kesempatan menambah kekuatan iman dan tak taqwa antara manusia dan Sang Pencipta. Namun, momen ini juga dijadikan kesempatan untuk berbagi dengan sesama. Kebersamaan ini menjadi

warna-warni tersendiri di bulan penuh berkah ini. Selain puasa dan tarawih, seperti yang dilakukan Majelis Taklim Jamiatul Khairot, Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Barat. Beberapa waktu lalu, Majelis Taklim tersebut membagikan bingkisan untuk tetangga yang kurang mampu. Bingkisan dimaksudkan untuk berbagi rasa menuju kemenangan, Idulfitri.

Salah satu pengurus Majelis Taklim Jamiatul Khairat Abdul Bashit mengatakan bingkisan tersebut merupakan hasil bantuan jamaah yang sengaja untuk diberikan kepada warga yang kurang mampu, khususnya di sekitar jamaah majelis taklim. Ada 48 bingkisan yang terdiri dari sembako dan bahan lainnya yang diserahkan Majelis Taklim Jamiatul Khairat.

Dalam penyerahannya, mayoritas jamaah majelis taklim hadir menyaksikan bersamasama senyum bahagia saudara-saudara yang mendapat bantuan tersebut. Begitu juga Wakil Walikota Pontianak, Paryadi. Turut hadir memberi dukungan semangat dalam bersama-sama menuju hari kemenangan. Kepada penerima bingkisan, Paryadi mengajak untuk bersama-sama men-

Kodam Siapkan Yonif 641 Jadi Raider Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Satuan khusus yang satu ini adalah pasukan versi up date dari jenis pasukan Raider yang ada terdahulu. Pasukan Raiders di TNI AD menjadi dikenal dan akrab di kalangan kombatan TNI sejak era 60-an karena Batalyon Infanteri berkualifikasi Raider saat itu menyisipkan nama Raider dibelakang nama Batalyonnya. Batalyon 641 Raider Kodam XII/Tpr di desain berkemampuan sebagai spesialis pemukul reaksi cepat, anti gerilya, perang berlarut, serangan Mobud dengan helikopter dan Gultor,” kata Kasilistra Pendam XII/Tpr Kapten Inf Drs. Umar Affandi, M.H, Senin (23/7). Dikatakan olehnya, kemampuannya setara 3 kali lipat Batalyon Infanteri Reguler. Saat ini jumlah The Raiders di Indonesia 10 Batalyon, terdiri dari 8 Yonif Kodam (Linud dan non Linud) serta 2 Batalyon Kostrad. Sedangkan Kodam XII/Tpr belum ada Raider. “Dalam waktu dekat ini akan segera membentuk Batalyon 641 Raider sebagai PPRC,”jelasnya. Batalyon 641 Raider Kodam XII/Tpr berkekuatan 747 prajurit dengan Alutsistanya, Senjata Serbu: SS 1 R5 (versi carbine) + scope, Pistol Sig Sauer, MP 5, AK 47, SS 1 + SPG1A, Daewoo K-7, Pistol Colt Remington M1911. Senjata Sniper : Accuracy International Arctic Warfare kaliber 7, 62 mm. Senjata Mesin : Minimi, Ultimax 100. Ranpur : Jip terbuka buatan TNI AD 4.000 cc dan Helikopter Bell Penerbad (Untuk Operasi Mobud). Kelengkapan tempur prajurit Raider meliputi, Rompi anti peluru, NVG (teropong malam), Helm ballistic anti peluru, pelindung siku dan lutut, maskara muka, PDL Acupat, PDL khusus anti teror hitam-hitam, sangkur Raider, Perahu karet untuk patroli pantai, peralatan Combat SAR, komunikasi/ telepon satelit dan rompi tempur khusus Raider. o

jaga kebersamaan. Terlebih lagi dibarengi dengan ibadah puasa. Menghindari prasangka yang buruk terhadap tetangga. “Mungkin ini jawaban dari Allah, ada tetangga kita yang masih peduli. Kebersamaan ini mari kita jaga hingga nanti. Jangan ada selisih paham. Rembukan bersama bila ada sesuatu yang dapat mengarah pada sisi negatif,” ujar Paryadi. o

Kasilistra Pendam XII/Tpr Kapten Inf Drs. Umar Affandi, M.H. FOTO Andika Lay/ Borneo Tribune

Hubungi dealer TVS terdekat atau SMS : TVS Pontianak

: 0853 9320 2778

TVS Rasau

: 0853 9355 5508

TVS Singkawang

: 0823 5178 4446

TVS Ketapang

: 0852 4594 6118

TVS Sintang

: 0812 5746 6666

TVS BM Sintang

: 0852 5260 1948

TVS Pinoh

: 0813 4557 8321

TVS Putussibau

: 0821 5125 9567

TVS Anugrah Sekadau

: 0813 4540 2238

TVS Merdeka Motor PTK

: 0821 5030 6989

TVS Tepuai

: 0813 4528 6562

CMYK

Slamet A /Ubay KPI Borneo Tribune, Sanggau


Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Rabu, 24 Juli 2013

5

Kades Desa Durian Tuding ada Propokator Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Kepala Desa Durian menduga, aksi yang di lakukan beberapa warganya tersebut ditunggangi oleh provokator. Sebab pada saat sebelum pembangunan dan Musyawarah yang diadakan proyek pembangunan tersebut telah di setujui enam kepala desa dan warga. Enam kepala desa sudah di sepakati, pada saat musyawarah di rumah saya semua warga dan pelaksana pun sudah tahu, 1,5 meter. Ok semua, selepas itu pulang semua karena tidak ada kendala dan masalah kembali,” ujarnya selasa (23/7). Menurutnya Kesapakatan untuk pembangunan pelebaran 1,5 meter dilakukan agar seluruh warga menikmati jalan tersebut. Dan juga

tidak cepat rusak lantaran dipastikan tidak bisa di lewati kendaraan berat. ”Seperti yang sudah-sudah ketika di lewati truk habis lagi. Karena sudah sepakat 1,5 meter jadi tidak bisa di lewati truk. Jadi hasilnya bagus,” terangnya. Ke enam desa yang mendapatkan proyek pembangunan jalan di antaranya Desa Durian, Simpang Kanan, Kubu, Bengkarek Dan Pasak Tiang yang kesemuanya bertetangga dan memiliki satu akses jalan di kecamatan Sungai Ambawang. “Kalau di desa saya rencananya selesai satu desa samapai ke Desa Simpang Kanan. Kalau 3 meter tidak samapai, sebagaian saja,” kata Usman Ia merasa berang kenapa tidak ada warga yang melapor kepadanya untuk melakukan aksi demo Dinas Bina Marga

dan Pengairan. “Sebelumnya kenapa yang tidak ada melapor, sebab sebelumnya sudah sepakat dan ditanda tangani enam kepala desa dan seluruh warga.Warga tidak ada yang menolak, mereka mensyukuri kalau 3 meter, hancur jalan itu. Mungkin ada propokatornya, kalau tidak, tidak bisa,” katanya. Setelah bertemu dengan kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, Ia akan segera melakukan musyawarah kepada warga untuk menyetujui pelebaran sepanjang 1,5 meter agar seluruh warga menikmati . “Selanjutnya saya akan memusyawarahkan 1,5 untuk di setujui supaya masyarakat menikmati, semua. Kita meminta jangan dihambat. Karena tidak ada laporan ke saya. Oleh karena itu akan kita tindak lanjuti dengan pemda siapa propokatornya,” kesalnya. o

Majelis Ta’lim Terima Bantuan Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Sebanyak 473 Majelis Ta’lim yang ada di Kabupaten Kubu Raya mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk bisa membantu para majelis ta’lim dalam menjalankan kegiatan mereka setiap waktunya. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan pembagian tersebut juga sekaligus untuk mendata ulang majelis ta’lim yang ada di Kubu Raya, mengingat jumlah yang ada cukup banyak. “Di konfirmasi kembali karena ternyata masih banyak yang ketinggalan, dari 473 lebih setelah di data ulang oleh camat dan desa. Kegiatan ini juga sekaligus pencairaannya dimajukan. Ini upaya untuk pemberdayaan dan mempercemat majelis ta’lim lebih eksis di masyarakat,”

kata Muda Mahendrawan. Ketua PKK Kubu Raya, Rosalina Muda Mahendrawan mengungkapkan bantuan tersebut pertama kalinya di berikan dalam bentuk uang, karena sebelumnya bantuan tersebut diberikan dalam bentuk barang. Menurutnya bantuan tersebut juga sebagai salah satu cara memberdayakan masyarakat. “Kami berharap majelis ta’lim berperan dalam pembinaan karakter masyarakat, mereka bisa memberikan pengetahuan kepada anak-anak. Karena kemajuan informasi harus di berikan, ini juga mempengaruhi karakter anak-anak yang di didik oleh orang tua nantinya. Ini pertama kalinya dalam bentuk stimulant ini, biasanya berupa alat kesenian dan sebagainya,” ucapnya. Ditempat yang sama, Kepala Bagian Kesos Setda Kubu Raya, Jakariansyah menuturkan bantuan yang

diberikan kepada majelis ta’lim beragam, karena nilai yang diberikan kepada masing-masing bidang berbeda. “Majelis ta’lim sekitar Rp 4 juta, TPA rata-rata Rp 10 juta, masjid Rp 10 juta, kalau masjid di pugar kemudian mau rehab berat Rp 25 juta. Madrasah dan sekolah swasta Rp 10 juta,” tuturnya. Jakariansyah menjelaskan pembagian tersebut sengaja dilakukan merata agar tidak terjadi kecemburuan di masyarakat nantinya. “Jadi pembagiannya tidak terlalu besar dan merata berkeadilan, ini hibah sekali bantuan saja. Total anggaran yang di siapkan 8 milyar dari APBD Kubu Raya, sistemnya masyarakat mengajukan proposal kepada bupati dan bupati menyetujui baru di verifikasi tim anggaran pemerintah daerah,” jelasnya. Nantinya uang tersebut bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari dari majelis ta’lim yang menerimanya. o

Safari Ramadan Rombongan safari Ramadan Provinsi Kalbar saat melaksanakan safari ramadan di rumah dinas Bupati Pontianak. Foto : Johan Wahyudi/Borneo Tribune

Safari Ramadan Pemprov kalbar

Gubernur Ingatkan Masyarakat JagaKeamanan Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (22/7), kemarin, melakukan kunjungan safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pontianak beserta masyarakat umat muslim di Rumah Dinas Bupati Pontianak. Dimana pada safari Ramadan tersebut dihadiri Asisten I Setda Kalbar, Sumarno, mewakili, Gubernur Kalbar, Cornelis . Dalam sambutannya, Asisten I Setda Kalbar, Sumarno, menghimbau masyarakat Kabupaten

Pontianak untuk menjaga kondisi keamanan dan ketertiban di masyarakat dan tidak terpengaruh isu-isu negatif yang menggangu stabilitas keamanan daerah, khususnya Kabupaten Pontianak dan umum di Kalbar. “Saya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Pontianak agar menjaga kondisi keamanan daerah. Apalagi tahun ini, Kabupaten Pontianak akan melaksanakan Pilkada. Untuk itu, saya berharap siapapun yang terpilih harus didukung, ini juga demi meningkatkan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata

Sumarno, membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalbar. Selain itu, Gubernur Kalbar, menjelaskan dilaksanakan safari Ramadan tidak lain bertujuan meningkatkan silaturrahmi antar pemerintah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/ kota se Kalbar, sekaligus juga memantau kondisi pembangunan daerah disetiap kabupaten/kota di Kalbar. “Safari Ramadan selain meningkatkan silaturrahmi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Kita juga meninjau langsung proses pembangunan disetiap daerah, dan jadikanlah bulan puasa

untuk lebih meningkatkan toleransi umat beragama sebagai cerminan transformasi kerukunan antar umat beragama,” katanya. Sedangkan Bupati Pontianak, Ria Norsan, sangat menyambut baik rombongan safari Ramadan Pemprov Kalbar dan juga menyampaikan bernagai agenda pemerintah daerah Kabupaten Pontianak selama bulan suci Ramadan. “Pemda Kabupaten Pontianak dibulan Ramadan ini, juga melaksanakan safari Ramadan disetiap masjid dan surau di setiap kecamatan dan pengajian rutin PNS dsetiap Jumat,” katanya. o

RSUD dr. Rubini Mempawah Ditarget Naik Tipe B Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Bupati Pontianak, Ria Norsan, menargetkan Ru-

mah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rubini Mempawah, naik dari tipe C ke tipe B dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kita akan berusaha RSUD Rubini Mempawah ini, bisa meningkat dari tipe C ke tipe B. Namun tentunya, masih banyak yang perlu dilengkapi. Baik dari tenaga medis, seperti dokter spesialis yang saat ini masih terbatas, ruang pelayanan, perawatan, maupun peralatan medis yang masih perlu dilengkapi,” kata Bupati Pontianak, Ria Norsan, saat membesuk pasien sekaligus meninjau langsung pelayanan RSUD Rubini Mempawah, selama bulan suci Ramadan, Selasa (23/7), kemarin, yang didampingi Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, Hartati Budiarsi. Selain itu, Bupati tdiak lupa menghimbau tenaga medis maupun perawat untuk membudayakan 3S (Senyum, Sapa dan Salam), sehingga

pasien yang dirawat merasa diperhatian dan senang saat mendapat perawatan. “Perawat wajib senyum, dengan senyum pasien pasti senang. Dan jangan lupa terus meningkatkan pelayanan dan bekerja dengan ikhlas,” katanya. Sedangkan Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, Hartati Budiarsi, dikonfirmasi terkait upaya kenaikan status RSUD dr. Rubini Mempawah dari tipe C ke B, diakui masih perlu banyak yang dilengkapi seperti peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit, seperti penunjang medis seperti laboratorium patologi anatomi, CSSD, CT Scan dan penambahan alat-alat laboratorium patologi. “Untuk meningkatkan sampai tipe B, RSUD dr. Rubini Mempawah, masih belum terpenuhi. Bahkan

tipe C saja belum lengkap karena kita masih kekurangan tenaga medis seperti dokter spesialis, bahkan ruang radiologi juga belum ada,” katanya. o

Tinjau Pelayanan Bupati Pontianak, Ria Norsan, didampingi Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, Hartati Budiarsi, saat berdialog dengan para perawat. Foto : Johan Wahyudi/Borneo Tribune


Bengkayang Borneo Tribune

Rabu, 24 Juli 2013

Lapas Klas II B Singkawang Kekurangan Petugas Jaga Rudi Borneo Tribune, Singkawang Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kota Singkawang, Setia Budi Irianto menyebutkan Lapas masih kekurangan petugas pengamanan untuk mengamankan 305 penghuni yang berada di Lapas Klas II B yang beralamat di Jalan Tanjung Batu Singkawang. Budi mengatakan, FOTO: Rudi / Borneo Tribune jika sejauh ini hanya Setia Budi Irianto ada enam orang petugas jaga yang standy dan berganti shift untuk melakukan pengamanan di Lapas. Dengan jumlah petugas yang tidak seimbang dengan banyaknya narapidana itu, maka dikhawatirkan dapat memicu penghuninya bersikap anarkis. “Kita masih kekurangan petugas jaga, karena yang ada hanya enam orang, sedangkan idealnya ada 10 petugas jaga di Lapas ini. Tetapi memang secara keseluruhan di Kalbar ini, lapasnya mengalami kekurangan petugas jaga,” jelas Budi. Budi mengakui, jika sejauh ini memang belum ada penambahan pegawai di lapas termasuk dengan petugas jaga. “Sejauh ini belum ada penambahan. Tapi memang sebelumnya sudah ada pengajuan secara global. Yang diajukan 14 ribu, tapi baru dipenuhi 6 ribu,” katanya. Kekhawatiran Budi akan peristiwa kericuhan yang terjadi di Lapas Tanjung Gusta beberapa waktu lalu, besar kemungkinan dapat menimbulkan dampak di Lapas Klas II B Singkawang. Menurut Budi, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk mencegah timbulnya konflik di dalam lapas. “Di lapas itu, yang menjadi pemicu memang masalah air dan listrik, di sini kita sudah persiapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jika listrik padam, maka kita sudah mengupayakan genset. Sedangkan untuk masalah air, sejauh ini tidak ada permasalahan,” ungkapnya. Dan sebaliknya, Budi menilai yang menjadi persoalan utama terjadinya kericuhan di Lapas Tanjung Gusta karena PP No 99 tahun 2012 yang telah ditandatangi Presiden SBY pada 12 Desember 2012 lalu. Meskipun itu semua akhirnya dipicu dengan padamnya aliran listrik dan tidak mengalirnya air. Terkait dengan itu, Budi mengakui jika dirinya pernah dihubungi via seluler oleh Kapolres Singkawang. Ia dihubungi, karena di saat yang bersamaan ada pemadaman aliran listrik di beberapa wilayah Kota Singkawang dari sebelum buka puasa hingga malam hari. “Kapolres ada menghubungi dan menanyakan ke saya, bagaimana keadaan di Lapas. Sejauh ini masih baik-baik saja. Ternyata dihubungi karena ada beberapa wilayah di Singkawang ada pemadaman aliran listrik, tapi saat itu aliran listrik di Lapas tidak padam,” jelas Budi. o

Bupati Prediksi Jalan Paket Rampung 2015 Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Warga yang berdomisili di Paket A, B, C dan D Kecamatan 17 Kabupaten Bengkayang merindukan kondisi jalan yang mulus beraspal. Keinginan tersebut pastinya timbul karena kondisi jalan pada daerah yang didiami transmigrasi tersebut mengalamai rusak parah. Saat ini kondisi jalan Paket terbilang parah. Sepanjang jalan dipenuhi dengan lobang baik berukuran kecil ataupun besar. Kedalaman lobang tersebut ada yang mencapai dua puluh hingga empat puluh centi meter. Kondisi jalan bertambah parah di saat hujan turun. Jalan digenangi air mengakibatkan pengguna jalan harus berhati-hati memilih lintasan. Parahknya kondisi jalan tersebut menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Bengkayang. Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot mengatakan, pihaknya tidak tutup mata dengan kondisi jalan. Pihaknya akan terus melakukan perbaikan jalan walau dengan anggaran yang sangat terbatas. Dengan anggaran yang dimiliki Pemerinta Kabupaten Bengkayang tersebut, Bupati Bengkayang meminta masyarakat Paket untuk bersabar. Hal itu dikatakan Bupati agar warga Paket bisa memahami kondisi keuangan daerah. Karena kondisi keuangan tersebut, Bupati memprediksi, perbaikan jalan tersebut akan baru selesai hingga tahun 2015 mendatang. “Saat ini yang bisa perbaiki hanya jalan masuk kandasan. Perbaikan jalan akan kita lakukan secara bertahap mengingat keungan yang kita miliki,” demikian dikatakan Buapti saat menyampaikan pidatonya pada acara buka puasa bersama beberapa waktu yang lalu. Bupati mengatakan, ia harus mengatakan secara jujur kepada masyarakat akan kertebatasan anggaran untuk membangun. Jujur dalam artian mengatakan apa adanya sehingga waraga bisa paham dengan kondisi yang ada. “Saya sampaikan ini karena seperti inilah kondisi kita, saya berkata jujur walaupun harus dimarahi masyarakat,” ucap Bupati lagi. o

6

30 Formasi CPNS untuk Kota Singkawang Rudi Borneo Tribune, Singkawang Lebih dari 300 formasi CPNS yang diajukan oleh Pemerintah Kota Singkawang, namun Menpan hanya mengabulkan 30 formasi CPNS bagi Kota Singkawang pada penerimaan CPNS tahun 2013. Seperti yang diungkapkan

FOTO: Rudi / Borneo Tribune

Juandi

Kepala BKD Kota Singkawang, Juandi, Menpan hanya mengabulkan 30 formasi CPNS saja bagi Kota Singkawang. 30 formasi ini, kata dia, adalah hanya formasi tenaga pendidik (guru), sedangkan untuk formasi lain, seperti tenaga kesehatan Singkawang tak kebagian jatah. “Padahal kita telah mengajukan formasi sesuai

kebutuhan Pemkot Singkawang,” ujarnya. Hal ini sesuai dengan surat Menpan No : R/317/ M.PAN-RB/07/2013 tentang persetujuan prinsip alokasi penerimaan CPNS 2013. “Mengapa Singkawang hanya dikabulkan 30 formasi saja, kita pun tidak tahu, karena semua sudah diputuskan oleh Menpan,” terang Juandi.

Sedangkan untuk pengangkatan tenaga honorer kategori K2, Juandi menjelaskan bahwa khusus untuk K2 akan ada 70 formasi yang waktu pelaksanaan perekrutannya sama dengan CPNS. Jika mengacu pada jadwal, waktu pelaksanaan perekrutan CPNS dan tenaga honorer K2, akan pihaknya gelar antara bulan September- Oktober 2013 nanti. o

Kadis Pendidikan Kabupaten Bengkayang, Dr. Yan bersama Camat Jagoi Babang dan pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang meninjau Lokasi Pembangunan TK Perbatasan. Foto Mujidi/Borneo Tribune

Rencana Bangun TK Negeri Perbatasan Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang berencana akan mendirikan sekolah Taman Pendidikan Kanak Kanak berstatus negeri daerah perbatasan antara Indonesia dengan Serikin Malaysia. Rencananya, TK Negeri perbatasan itu akan didirikan di lingkungan SDN 08 Jagoi Babang. Lokasi untuk pembangunan TK juga telah

ditinjau oleh Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Yan dengan didampingi camat Jagoi Babang, M. Idrus. “Kita berencana mendirikan TK di sini. Tapi lokasi ini belum pasti karena masih dilakukan peninjau beberapa lokasi lainnya,” kata Dr. Yan memberikan penjelasan. Penjabat yang pernah mendjadi orang tertinggi di Badan Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Kabupaten Bengkayang tersebut menjelaskan, pembangunan TK tersebut bertujuan untuk menjawab kepentingan ma-

syarakat perbatasan yang menginginkan TK. “Saat ini ada beberapa TK di daerah perbatasan, tapi keberadaan TK TK tersebut dinilai belum mencukupi kebutuhan masyarakat,” kata Yan. Yan mengatakan, pembangunan TK perbatasan tersebut akan segera dilakukan. Pembangunannya menggunakan anggaran yang telah disiapkan pemerintah. “Kalau permasalahan lokasi selesai pastinya pembangunan akan segera kita laksanakan,” ucap Yan mempertegas. o

Ortu Siswa Protes Disdik dan SMPN 1

Frans: Siswa Itu Dipastikan Akan Sekolah Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Orang tua siswa melakukan protes ke Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya. Lantaran adanya aturan penerimaan siswa -siswi baru dengan menggunakan nim dan bina lingkungan sehingga anaknya pun tidak bisa masuk ke sekolah SMP N 1 Kabupaten Kubu Raya tersebut. ”Dari tanggal 15 Juli lalu hingga sekarang anak saya tidak sekolah. Karena adanya problem di SMP N 1 Sungai Raya itu. Masalahnya yang terjadi tidak juga saya tau persis yang jelas saya mendengar adanya dua aturan yakni, penerimaan siswa melalui nilai nem dan penerimaan melalui bina lingkungan,”kata Winarti yang merupakan orang tua siswa. Ia pun berharap kepada pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan ini agar dapat menerima anaknya untuk menuntut ilmu pendidikan. Karena ia sudah tidak tahu lagi harus lari ke sekolah mana sementara tahun ajaran baru sudah berjalan sejak satu minggu lalu. Namun anaknya belum juga sekolahsekolah. ”Kami ini orang tidak punya. sudahlah kami ini orang

susah janganlah bikin susah juga anak saya untuk masuk sekolah ini,”ungkapnya. Sementara itu, Tokoh Masyarakat Sungai Raya, Akang mengatakan, anak yang tidak sekolah tersebut diharapkan agar bisa sekolah semaksimal mungkin seperti anak-anak biasanya. “Kami minta dinas pendidikan dan pihak sekolah terkait dapat menampung anak tersebut. Karena anak ini tergolong anak tidak mampu,”ungkapnya. Menurutnya, kondisi tersebut sangan memprihatinkan sekali,dimana siswa-siswi yang lain sudah masuk sekolah dan belajar seperti biasanya. Sementara anak ini tidak dapat merasakan hal tersebut. ”Banyak syarat dan ketentuan dalam proses penerimaan siswa baru pada tahun ini, sehingga masih ada anak tidak sekolah,”katanya . Ditempat terpisah, Kepala Sekolah SMPN 1 Sungai Raya, Slamet Riyadi mengatakan, bahwa dalam proses penerimaan siswa baru ada yang bisa diterima dan ada juga yang tidak. Untuk SMP N 1 penerimaan siswa baru yang melalui bina lingkngan itu kita prioritaskan. “ Dalam penentuan penerimaan siswa baru itu dinilai dari beberapa point yakni ditentukan secara nem dan bina

lingkungan. Dan hal ini sudah kita rapatkan dengan komite sekolah sebelum penerimaan siswa baru berjalan,”tuturnya. Ia pun menegaskan, untuk anak-anak tidak mampu kita prioritaskan akan masuk sekolah. “Untuk anak ini juga akan kita usahakan masuk sekolah dalam waktu dekat ini. Jadi dalam hal ini telah terjadi miskomunikasi saja antara pihak orang tua siswa dan pihak sekolah,”ngkapnya. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya, Frans Randus menegaskan, anak - anak Kabupaten Kubu Raya tidak boleh tidak sekolah. Karena kita wajibkan mereka sekolah semuanya. “Program pendidikan sudah jelas wajib belajar 12 tahun. Jadi tidak ada yang tidak sekolah,”tegasnya. Terkait siswa baru yang hingga saat ini belum bisa masuk sekolah SMPN 1 ia pun menegaskan, bahwa anak itu akan tetap sekolah. Bagaimana pun caranya anak itu tetap kita prioritaskan agar sekolah dalam waktu dekat ini. Menurutnya, dalam penerimaan siswa baru di SMPN 1 Sngai Raya itu berdasakan dua syarat, yakni dilihat dari nilai nemnya dan bina lingkungan. Untuk bina lingkungan ini khusus warga kubu raya. o

Kapolres: Ormas Jangan Lakukan Sweping Terhadap THM Rudi Borneo Tribune, Singkawang Polres Singkawang meminta agar ormas tidak melakukan sweping terhadap sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada di Kota Singkawang ini. Namun sebaliknya, serahkan saja sepenuhnya persoalan penertiban THM itu kepada pihak kepolisian dan aparat pemerintah. Permintaan yang bersifat himbauan itu disampaikan, demi mengantisipasi bentrok yang terjadi FOTO: Mujidi / Borneo Tribune antara, ormas FPI dengan AKBP Andreas masyarakat di Kendal, 17 Widihandoko Juli 2013 kemarin, agar tidak meluas di Kota Bumi Bertuah Gayung Bersambut ini. “Percayakan kepada polisi dan Satpol PP untuk melakukannya, karena itu kami berharap ormas di Singkawang tidak melakukan sweping terhadap THM yang ada di kota ini,” pinta Kapolres Singkawang, AKBP Andreas Widihandoko, dalam press rilisnya di Balai Kemitraan Polres Singkawang, Selasa (23/7). Disamping itu, Widhihandoko juga berterima kasih kepada elemen masyarakat dan ormas yang telah saling bersinergi menjaga situasi Singkawang agar tetap kondusif. Agar situasi itu tidak tercoreng, Widihandoko berharap, agar masyarakat maupun ormas dapat sepenuhnya menyerahkan kepada polisi dan Satpol PP untuk menindaklanjuti, diantaranya mengawal Surat Edaran yang sudah dikeluarkan Walikota Singkawang tentang pengaturan jam operasional, tempat hiburan diskotik, karaoke, billyard, cafe (live music), restoran/rumah makan serta tempat hiburan lainnya, selama bulan suci Ramadan. Widihandoko mengakui, jika pihaknya memiliki konsekuensi serta tanggung jawab moral dalam menindaklanjuti rapat koordinasi yang dilakukan bersama instansi pemerintah, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat beberapa waktu yang lalu. Oleh karena itu, katanya, jika masyarakat maupun ormas merasa ada yang kurang pas dalam pelaksanaan, sebaiknya tidak melakukan tindakan individual, seperti sweping. Melainkan melaporkannya ke Polres Singkawang agar segera ditindaklanjuti. “Secara peraturan perundang-undangan tidak dibenarkan jika ormas melakukan sweping. Justru saat ini, karena situasi sudah kondusif, makanya harus dipertahankan,” pintanya. Widihandoko mengaku jika pihaknya sudah jauh-jauh hari melakukan pendekatan terhadap ormas maupun para tokoh untuk mengantisipasi agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. “Semua ormas sudah kita rangkul kemarin, termasuk elemen lainnya. Karena itu, polisi dan Satpol PP akan menyikapi dengan serius, terhadap persoalan-persoalan yang ada di kota ini,” ujarnya. o


Rabu, 24 Juli 2013

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

7

Koperindag akan Sidak Pasar Borneo Tribune, Ngabang Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Landak merencanakan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar yang ada di Kota Ngabang. Hanya waktunya yang belum disebutkan kapan sidak tersebut akan dilakukan. Kepala Diskoperindag Landak, Marius Baneng mengatakan dalam pelaksanaan sidak

tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Satpol PP Landak, Bagian Perekonomian Setda Landak, Dinas Kesehatan Landak dan sejumlah instansi terkait lainnya. ”Dalam sidak nanti, kita juga akan meneliti asal barang makanan maupun minuman yang dijual pedagang, apakah berasal dari dalam negeri atau dari luar negeri seperti Malaysia. Namun di-

Marius Baneng. FOTO Ya’ Syahdan/ Borneo Tribune

karenakan sudah diberlakukannya perdagangan bebas, kita sulit juga untuk membatasi produk luar negeri yang masuk ke kita,” ujar Marius, Senin (22/7) di kantornya. Sampai saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap harga dan stok barang yang ada di pasar Ngabang. Secara intern merekapun sudah turun ke pasar untuk memantau harga dan stok barang ketika harga

BBM naik. “Kemudian, satu minggu setelah memasuki bulan Ramadhan, kamipun secara internal juga melakukan peninjauan ke pasar untuk mengantisipasi stok dan kenaikan harga barang,” katanya. Ia menambahkan, dari hasil pantauan sejumlah pasar di Kota Ngabang tersebut, memang belum ada kekurangan stok bahan pokok. “Selama inipun kita belum mendengar

keluhan dari konsumen jika ada stok bahan pokok yang kurang. Jadi kami simpulkan bahwa bahan pokok di pasar Ngabang ini masih stabil. Palingan terjadi kenaikan harga terhadap sejumlah bahan pokok itu, terutama harga daging sapi yang mencapai Rp. 120 ribu per kilo gram,” katanya. Mengenai pasar murah jelang hari raya Idul Fitri ini, Marius sendiri belum bisa me-

mastikan apakah Diskoperindag Landak akan menggelar pasar murah tersebut. “Sebab di Diskoperindag Landak sendiri persediaan anggaran untuk pasar murah pada tahun anggaran 2013 ini memang tidak tersedia. Tapi tentunya ada kegiatan pasar murah dari pihak lain seperti TP PKK Landak, perusahaan BUMN dan perusahaan swasta lainnya,” harapnya .(Kiriman Ya’ Syahdan)

Januari-Juni 2013

Imigrasi Sanggau Terbitkan 3348 Paspor

Ratna Sari Borneo Tribune, Sanggau

Masyarakat Desa Sepangah ngadu ke DPRD terhadap masalah BLSM yang salah sasaran. FOTO. Ya’ Syahdan/ Borneo Tribune

Masyarakat Desa Sepangah ke DPRD

“Bagi Rata BLSM, atau Tidak Sama Sekali!” Borneo Tribune, Ngabang Masyarakat Desa Sepangah Kecamatan Air Besar, Kemarin, 22/7, mendatangi DPRD Landak guna melaporkan BLSM yang salah sasaran di Desanya. Masyarakat meminta agar BLSM jangan dibagikan sebab akan menimbulkan konflik, dan kalaupun harus dibagikan maka lebih baik di bagi rata saja. Menurut, Habijan, selaku pendamping masyarakat mengatakan, bahwa keluarga miskin Desa Sepangah yang menerima BLSM sebanyak 120 KK, dari 400 KK penduduk Desa Sepangah, namun mereka yang mendapatkan BLSM ini hidupnya tergolong mampu dalam hal perekonomian. Untuk menindaklanjuti BLSM yang salah sasaran ini, selaku masyarakat meminta agar DPRD dapat menindaklanjutinya dengan mencari jalan keluar yang terbaik. Menurut Syahdan

Anggoi, Ketua Komisi C DPRD Landak, menyarankan kepada masyarakat agar melakukan koordinasi dan bermusyawarah dengan Pemdes, dan Dinas Sosial untuk mencarikan jalan keluar yang terbaik terhadap KK miskin yang tidak mendapatkan BLSM. “Kami dari pihak DPRD tidak dapat memutuskan untuk kebijakan seperti itu, sebab masalah penyaluran BLSM bukan domainnya DPRD. Bapak-bapak kami persilahkan menghadap Pemdes untuk membicarakan masalah ini, “ ucap anggota DPRD tersebut. Menurut masyarakat bahwa mereka tetap akan meminta agar BLSMitu dibagi rata saja agar tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Namun menurut DPRD agar sebaiknya masalah itu dibicarakan dulu dengan pihak-pihak terkait,seperti Pemdes, Camat, dan para tokoh masyarakat. (Kiriman Ya’ Syahdan )

Penerbitan Paspor untuk Kabupaten Sanggau terbilang paling kecil yakni 3348 Paspor mulai dari Januari hingga Juni 2013. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Sanggau, Ari Tri EM ketika ditemui Senin (22/7) kemarin. ”Pada semester pertama tahun 2013 ini kita mener-

bitkan sekitar 3348 paspor. Itu terbilang kecil,” ujarnya. Ari menuturkan, meskipun sejauh ini penerbitan paspor per tahunnya di Kantor Imigrasi Sanggau masih tergolong sangat kecil, walaupun tidak ada standar dalam penggolongan tersebut, tetapi hal itu dapat dilihat dari setoran kepada negara. Menurutnya, kecilnya angka tersebut dikarenakan minimnya jumlah pemohon

untuk penerbitan paspor dan juga bisa dikarenakan sedikitnya warga yang memiliki keperluan untuk ke luar negeri. ”Dari paspor yang dikeluarkan tahun 2013, itu sudah termasuk dalam paspor haji. Kecilnya penerbitan paspor mungkin bisa dilihat dari setoran kepada negara yang berasal dari penerimaan bukan pajaknya jika dibanding dengan Kantor Imigrasi yang lainnya,” jelasnya.

Ari mengungkapkan, bahwa salah satu kenyataan yang dihadapi adalah soal pemohon yang sedikit. Mungkin sebelumnya, pihaknya sudah ada upaya yang maksimal dalam memperbaiki kondisi tersebut. Namun kondisi riil yang ada belum dapat mendukung secara penuh. ”Ibaratkan seperti toko atau warung, kalau sudah berusaha tetapi pembelinya juga belum ada juga tidak

bisa maksimal. Kalau warung itu buka dengan pelayanan maksimal. Sudah promosi dan lainnya tetapi pembelinya tetap sedikit pasti barang yang terjual juga sedikit. Ini ibarat saja, tetapi kondisinya tetap sama. Ini kenyataan kita saat ini, tetapi saya bilang bahwa kita tidak boleh menyerah atau pesimis. Ini juga yang sedang kami lakukan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” tegasnya.

Landak Terima 214 Mahasiswa KKMPPL STKIP Pontianak Borneo Tribune, Ngabang Sebanyak 214 orang mahasiswa STKIP Pontianak melakukan KKM-PPL di Kabupaten Landak, belum lama ini diterima Bupati Kabupaten Landak. Acara Penyerahan mahasiswa KKM -PPL STKIP Pontianak tahun 2013-2014 dilaksanakan di Wisma Paroki Gereja Salip Suci Ngabang tersebut dihadiri Ketua STKIP Pontianak para Dosen dan Dosen pembimbing, Bupati Landak yang diwakili oleh staf Ahli, Marius,Kadis Pendidikan, Kabiddikmen dan kepala Sekolah SMPN,SMA,SMK, Para camat dan para mahasiswa. Ketua panitia KKM-PPL STKIP Pontianak, Fidelis Mawardi, mengatakan bahwa kegiatan kali ini adalah merupakan kegiatan tahun ketiga yang mana pelaksanaan kegiatan yang pertama kalinya di laksanakan pada tahun 2010 yang lalu “ Jumlah mahasiswa kita yang akan melakukan KKMPPL di Kabupaten Landal kali ini sebanyak 214 orang, dan semuanya berasal dari Kabupaten Landak,” ungkapnya. Oleh sebab itulah dalam rangka pelaksanaan program ini semua mahasiswa yang berasal dari 10 bidang studi ini akan melakukan kuliah kerja mahasiswa di berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Landak ini khususnya di 9 kecamatan masing-masing Kecamatan Ngabang,Sengah Temila, Sebangki, Manyuke, Mandor, Menjalin, Mempawah Hulu, Jelimpo dan Kecamatan Sompak. Di tempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Landak,Aspansius, mengaku dan merasa bang-

ga atas kehadiran mahasiswa STKIP PGRI Pontianak ini. Dimana menurutnya kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerja sama dan kepedulian lembaga pendidikan khususnya STKIP PGRI Pontianak dalam rangka memperbaiki mutu pendidikan di daerah ini dan Kalimantan Barat pada umumnya. Oleh sebab itulah kegiatan KKM-PPL ini juga salah satu kegiatan upaya peningkatan pengetahuan para mahasiswa untuk menunjang keahliannya dalam bidang pendidikan sehingga kedepan setelah menyelesaikan pendidikan nanti tenaga yang ada ini sudah siap melaksanakan tugasnya sebagai tenaga pendidik.

“ Keberhasilan kita dalam melaksanakan tugas kita apalagi sebagai tenaga pendidik, itu adalah karena adanya prestasi yang kita miliki misalnya dalam kemampuan kita terdapat 100 persen, dan sudah terisi 50 persen maka dalam melaksanakan tugas orang tersebut sudah tidak berat lagi karena pengalamannya sudah ada 50 persen sedangkan sisanya itu akan bisa di lengkapi sambil berjalan,” tuturnya. Seraya mengatakan bahwa tantangan yang akan dihadapi oleh para tenaga pendidik tersebut kedepan pasti akan selalu ada apalagi seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan teknologi yang dari tahun ketahun akan selalu beribah

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK KB 5463 LI NR: MH328D40CBJ120915 NM: 28D-3120679 A/N CULUT Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK KB 3437 LH NR: MH35D9203BJ027130 NM: 5D9-1027102 A/N SIAN Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK KB 3540 LH NR: MH35D9203BJ081475 NM: 5D9-1081547 A/N GUSMIANTO BENI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK KB 4153 LM NR: MH35D9204CJ652753 NM: 5D9-1652830 A/N SUHARDI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

KEHILANGAN STNK KB 3991 LM NR: MH1JF5136CK113608 NM: JF51E-3088197 A/N JAKARTA Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

Para mahasiswa STKIP PGRI Pontianak dalam kegiatan KKM - PPL Mahasiawa STKIP PGRI Pontianak di Kabupaten Landak, sedang mendengar pengarahan dari Kadis Pendidikan Landak, Aspansius dan maju, maka salah satunya ini adalah merupakan sebuah tantangan bagi para pendidik bagaimana agar para peserta didiknya mampu menyesuaikan perkembangnan tersebut. Hal serupa juga di pertegas oleh Bupati Kabupaten Landak, melalui staf ahli, Marius, mengatakan, bahwa kehadiran para mahasiswa dalam program KKM-PPL di Kabupaten Landak diterima dengan bangga oleh Pemda Kabupaten Landak yang mana dalam hal ini, setidaknya sekolah yang ada di 9 Kecamatan ini akan mendapat tenaga dalam rangka melaksanakan tugasnya. “Kami dari Pemda Landak berterima kasih sekali kepada STKIP PGRI Pontianak yang sudah mengirimkan mahasiswanya di sekolah yang ada di daerah kita ini artinya kita saling mengisi dan berbagi pengalaman dan shearing pendapat antara mahasiswa dengan pihak sekolah,” ungkapnya. Dengan demikian seraya

mengharapkan kepada para mahasiswa yang akan melakukan KKM-PPL di masingmasing sekolah di mana dia berasal agar dapat kiranya melakukan terobosan terbaik dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. Apalagi dalam melaksanakan tugas dimulai hari ini sampai dengan Januari 2014 mendatang di Kabupaten Landak dan melakukan KKM-PPL di daerah kelahirannya masing, para mahasiswa juga di tuntut menjadi teladan bagi masyarakatnya di daerahnya masing-masing bukan sebaliknya. “Yang kita inginkan adalah para mahasiswa dapat menjadi teladan bagi masyarakat dan memberikan terobosan terbaik bagi dunia pendidkan sehingga ketika selesainya tugas tersebut akan menjadi sebuah panutan dan teladan yang akan dikenang oleh masyarakatnya masing-masing,” ucapnya.(Kiriman Ya’ Syahdan)

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK KB 2510 LM NR: MH1JF5124CK NM: JF51E-2834437 A/N CINTOR Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK KB 2009 LM NR: MH35D9204CJ529060 NM: 5D9-1529153 A/N ARNISA Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK KB 2036 LM NR: MH35D9204CJ579857 NM: 5D9-1579731 A/N SUKIAH DIHIN Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK KB 2403 LI NR: MH35D9203BJ199315 NM: 5D9-1199306 A/N SELPANUS Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK KB 3649 LK NR: MH1JF0216BK163875 NM: JF02E-1167771 A/N SATION Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

STNK KB 2283 LH NR: MH1JF5112AK620985 NM: JF51E-1623449 A/N BONG CUN SANG Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

STNK KB 2860 LJ NR: MH1JF5124BK247815 NM: JF51E-2241025 A/N LUNCIN Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

STNK KB 5149 LI NR: MH1JBE318BK055264 NM: JBE3E-1055000 A/N SANTI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL


Sekadau Borneo Tribune

Rabu, 24 Juli 2013

8

STKIP Kirim 151 Mahasiswa KKM di Sekadau Wakil Bupati Sekadau, Rupinus menyerahkan sejumlah bantuan yang diterima Camat belitang Hilir, Paulus Misi di Gedung pertemuan Umum sungai Ayak, Senin Petang (22/7). FOTO Bagus Kosminto/Borneo Tribune

Safari Ramadhan Belitang Hilir Banjir Bantuan Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau PEMERINTAH Kabupaten Sekadau kemarin melaksanakan Safari Ramadhan ke empat di Kecamatan Belitang Hilir. Rombongan Bupati Sekadau, yang diwalikan oleh Wakil Bupati Sekadau Rupinus, Sekda Pemkab Sekadau, Yohanes Jhon, didampingi sejumlah utusan Forkompinda dan pejabat teras di Pemkab Sekadau berkumpul dengan masyarakat, Belitang Hilir di Sungai Ayak (22/7). Ikut Hadir dalam safari ramadhan itu, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Muhammad Dapil III Belitang, Asisten II serta kepala Dinas, Badan, Kantor, Bagian di lingkungan Pemkab Sekadau. Hadir juga Wakapolres Sekadau, perwakilan bank Kalbar, sejumlah Camat, dan para kepala Desa dan BPD Sekecamatan belitang Hilir, serta tokoh agama, dan tokoh masyarakat seKecamatan Belitang Hilir. Dalam arahannya Wakil Bupati Sekadau, Rupinus, berharap kepada masyarakat muslim dapat melaksanakan puasa dengan hati yang tulus, iklas dan beramal. “Sehingga dengan demikian puasa yang dilaksanakan selama sebulan mendapat berkat dan rahmat dari tuhan yang Maha Esa. Di hari kemenangan Idul Fitri terdapat sukacita,” ujar Wabup. Menyinggung soal datangnya bulan Ramadhan bagi umat Muslim yang sudah berjalan hampir 2

pekan, Wabup juga mengatakan bahwa Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh hikmah bagi umat Islam. Untuk itu kiranya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas keimanan diri. “Saya harapkan umat yang melaksanakan ibadah puasa bersabar karena nanti ada hari kemenangan yakni Idul Fitri nanti. Semoga nanti lebaran bisa dilakasanakan dengan sederhana,” pesannya. Camat Belitang Hilir, Paulus Misi, berharap kegiatan Safari Ramadhan sebagai moment bersilaturahmai khususnya umat muslim yang ada di Kecamata Belitang Hilir. Sebab, kegiatan seperti safari ramadhan menandakan persatuan, persaudaraan dan kekeluargaan antar masyarakat dan pemerintah. “Semoga moment safari ramadhan ini tidak disia-siakan masyarakat belitang hilir, kemudian diharapakan menjadi pemersatu dan mempererat tali kekeluragaan kita,” ucapnya. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan siraman rohani oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau M. Taufik serta dilanjutkan dengan berbuka Puasa bersama. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati, Sekda Kabupaten Sekadau, Kakandepag, menyerahkan sejumlah bantuan kepada surau dan masjid, termasuk pembagian bibit ikan yang diterima Camat Belitang Hilir.o

INFO BANK BNI 46 Pontianak, Jl. Tanjung Pura No. 1 Telp. (0561) 736211, 732016, 732630, 732026 (0561) 736392 Capem Univ. Tanjungpura. Jl. Daya Nasional Telp. (0561) 736046 (0561) 764012 Capem Pasar Siantan, Jl. Khatulistiwa No. 81-83 Siantan Telp. (0561) 881419 (0561) 883263

BCA KCU PONTIANAK, Jln. A. Yani No. 1 Ptk, 0561-736305 (hunting) KCP Imam Bonjol, Jln. Imam Bonjol No. 457 Ptk, 0561-737984, 734524 KCP Rahadi Usman, Jln. Rahadi Usman No. 4 Ptk, 0561-733482, 740814-15 KCP Sei Pinyuh, Jln. Raya Terminal 05-06, Sei Pinyuh KCP Sultan Muhammad, Jln. Sultan Muhammad 136, Ptk, 0561-738051

BANK KALBAR CABANG UTAMA PONTIANAK Jl. Rahadi Osman No. 10 Pontianak 78117, Telp. (0561) 732148, 736723 Fax. (0561) 745149, Telex. 29174, 29129 CABANG SYARIAH Jl. A. Yani Pontianak, Komp. Perkantoran & Town House No. 5-6 (depan A. Yani Mega Mall) Telp. (0561) 733033, 7061800, Fax. (0561) 732599

BANK BRI Kantor Cabang Barito, Jalan Barito, Telp. (0561) 734009, Fax. (0561) 733019 Komplek Pertokoan Pasar Flamboyan Jalan Gajah Mada Blok C. 14 Ptk

BANK DANAMON Jl. Tanjung Pura No. 102, Ptk Telp. (0561) 737107 (H), 730898, Fax : (0561) 736264, 765595 Jl. St. Muhammad No. 173, Ptk Telp. (0561) 731156, Fax : (0561) 734462 Jl. KH. Wahid Hasyim No.24-26, Telp.: 0561-768599/765411, Fax : 0561-768599/765411

BANK MANDIRI SYARIAH PONTIANAK, Jl. Diponegoro No. 95, Telp. (0561) 745004, Fax. Ketapang, Jl. MT. Haryono No. 111-112 Ketapang, Telp. (0534) 34600 Fax. (0534) 34395 Kantor Kas Politeknik, Kampus Politeknik Negeri Jl. A. Yani No. 52, Telp. (0561) 583850 Kantor Layanan Syariah Bank Mandiri Pontianak-Sidas, Jl. Sidas No. 2, Pontianak, Telp. : (0561)7069797, Fax. : (0561) 763082

BANK BUKOPIN Cabang Jl. Ir. H. Juanda No. 55-56 Pontianak 78117 (0561) 745025 (Hunting) (0561) 734253 Cabang Pontianak Kal-Bar, Jl. Adi Sucipto Km. 7,5 (Gedung Kopkar Mekar PLN Wil Kal - Bar) Kabupaten Pontianak, Telp. 0561 722598, 0561 - 723158, Kantor Kas Adisucipto Jl. Sultan Muhammad No. 48, Pontianak 78117 , (0561) 730001/ 730077, (0561) 730132, Capem Sultan Muhammad

BANK BTN CABANG PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78123, Pontianak, Telepon: (0561) 740163 Fax: (0561) 740168 CABANG PEMBANTU JERUJU, Jl. Kom. Yos Sudarso No. 10, Jeruju Pontianak 78122, Telepon: (0561) 770567 Fax: (0561) 770567 KAS LAYANAN POS ONLINE PONTIANAK, Jl. St. A. Rahman No.49, 78116, Pontianak, Telepon: 0561-730641, 0561-730642, 0561730644 Fax: 0561-762146

Sebanyak 151 orang mahasiswa sekolah tinggi keguruan ilmu pendidikan (STKIP) PGRI Pontianak akan melakukan kuliah kerja mahasiswa (KKM) di Kabupaten Sekadau.peserta KKM tahun 2013, lebih banyak dari peserta KKM tahun 2012 lalu, yang berjumlah 114 orang. Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau PELEPASAN KKM dilakukan di aula kantor Bupati Sekadau, yang dihadiri sejumlah pejabat penting di pemkab Sekadau. Wakil Bupati Sekadau Rupinus lansung melepas peserta KKM mahasiswa mahasiswi STKIP Pontianak tahun 2013.

Penandatanganan nota persetujuaan fraksi oleh ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Aloysius pada sidang paripurna pendapat akhir fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Sekadau, Selasa.// FOTO

Dua Raperda Disahkan

Enam Fraksi Setujui Raperda Hari Jadi Sekadau Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau

SIDANG paripurna DPRD Kabupaten Sekadau yang digelar pada 23 juli melahirkan dua buah peraturan daerah (Perda), yakni Perda Hari Jadi Kabupaten Sekadau dan Perda Retribusi Perpanjangan Ijin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing. Tak seperti biasanya, sidang paripurna kemarin berlangsung lancar. Sidang dimulai pukul 14.30 sore. Pimpinan sidang, Aloysius, mengatakan anggota DPRD yang hadir berjumlah 15 orang dan memenuhi quorum. Dari unsur eksekutif, hadir Wakil Bupati Sekadau, Rupinus beserta sejumlah jajaran SKPD. Fraksi PDI-P melalui juru bi-

BANK BII KC Pontianak Jl. Tanjungpura No.20 (Pontianak) Telp. (0561) 39220

BANK MANDIRI

BANK BHI

Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 2 , Humaera B (0561) 734247, 734147 Jl. Achmad Yani No. 3 - 3 A, (0561) 765010, 767993 Jl. Tanjungpura No. 110, (0561) 734464, 734752 Jl. Sidas No. 2 (0561) 734670, 747495, 733672

BANK MEGA

Cabang PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No.567 , Telp. (0561)-762838; Fax. (0561) -76290

KC PONTIANAK, Jl. H. Agus Salim No. 10 - 12, Telp. (0561) 739822, (0561) 749078

caranya, Radius Efendy, dalam pendapat akhirnya mengatakan Raperda Retribusi Perpanjangan Ijin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing layak disahkan menjadi Perda. Tenaga kerja asing yang ada di Sekadau masih dibutuhkan keberadaannya karena SDM lokal masih minim untuk bidang kerja tertentu. “Tenaga kerja asing dapat mengisi posisi-posisi khusus yang membutuhkan tenaga ahli, sementara SDM lokal kita masih cukup minim,” ujar Radius. Tenaga kerja asing diharapkan turut membawa dampak positif bagi tenaga kerja lokal melalui transfer pengetahuan. Juru bicara fraksi partai demokrat, Jeffray Raja Tugam, turut menerima pengesahan dua raperda itu. Menyikapi hari

jadi kabupaten sekadau, Jeffray meminta peringatan hari jadi yang ditetapkan tangal 18 desember itu mesti diperingati dengan upacara bendera. “Peringatan hari jadi daerah juga dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif yang bisa memberi manfaat untuk masyarakat dan daerah,” kata Jeffray. Wakil Bupati Sekadau, Rupinus, penetapan dua buah Raperda menjadi Perda merupakan hari yang bersejarah. Dengan disahkannya dua buah Perda tersebut, Pemda dapat memaksimalkan penarikan retribusi dari tenaga kerja asing serta mempersiapkan langkahlangkah strategis untuk pelaksanaan peringatan hari jadi Kabupaten Sekadau.o

Sekadau,” katanya. Dengan KKM, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman baru diluar kegiatan akademik di kampus. Para mahasiswa ini akan mengabdi di sejumlah sekolah yang tersebar di seluruh Kabupaten Sekadau. Samion juga meminta agar para Camat dan Kepala Sekolah tempat mahasiswa melaksanakan KKM agar turut membimbing mahasiswa. “KKM tentu tidak sama dengan kegiatan di kampus. Saya berharap bapak-bapak camat dan kepala sekolah sudi membimbing anak-anak kami saat melaksanakan kegiatan akademiknya,”

harap Samion. Wakil Bupati Sekadau, Rupinus, mengucapkan terimakasih kepada STKIP atas KKM PPL mahasiswanya di Sekadau. Kegiatan itu, kata Rupinus, akan sangat bermanfaat baik dalam pengembangan individu mahasiswa maupun dalam transfer ilmu kepada anak didik di sekolah-sekolah. Wabup juga berpesan agar mahasiswa dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan di sekitar tempat KKM. Terlebih mereka dipesan agar tidak hurahura dengan waktu KKM. “Jaga kesehatan, sesuaikan diri dengan lingkungan sekitar, dan jangan nakal,” pesan Rupinus.o

Pak Tarno Mengaku Akhirnya Nikahi Pramugari Cantik Jakarta - Masih ingat cerita Pak Tarno tentang pramugari cantik? Setelah sekian lama tak terdengar, kini pesulap kocak itu berkisah lagi tentang pramugari cantik bernama Sri Rahayu yang diaku sebagai kekasihnya itu. Cerita terakhir beberapa waktu lalu, ia batal melamar Sri. Namun, kali ini Pak Tarno mengaku bahwa dirinya telah resmi mempersunting sang pramugari. Wah, serius? ”Iya, sudah menikah,” ujarnya seraya malu-malu saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2013). Pak Tarno mengaku sangat bahagia bisa mempersunting Sri. Ia juga merasa senang kini sudah ada yang mengurus dirinya. ”Sekarang setiap sahur dan buka ada yang nyiapin makanan dan senang banget deh bahagia sekali,” paparnya seraya tersenyum. Namun sayang, pesulap yang juga komedian itu enggan mengungkapkan kapan dan di mana hari bahagia itu terselenggara. Pak Tarno berkilah, hal itu biar menjadi rahasia dirinya dan sang istri saja. ”Yang penting sekarang bahagia dan senang banget ada yang ngurusin,” tegasnya mengulang. Sri diketahui tinggal di Riau. Pak Tarno mengaku selalu berusaha untuk bertemu dengannya. Setiap dua minggu sekali Pak Tarno selalu mengusahakan mengunjungi Sri.

18 Desember Hari Bersejarah Kabupaten Sekadau

BANK PERMATA Juanda KC, Jl. IR. H. Juanda No. 49-50 BB, Pontianak (781177), 0561-738323, 0561 -736411 Gajah Mada KCP, Jl. Gajah Mada no 69 C, Pontianak (78121), 0561747371, Tanjung Pura KCP, Jl. Tanjung Pura No. 370, Pontianak (78122), 0561764926

Ketua STKIP PGRI Pontianak, Samion AR, mengatakan, mahasiswa yang KKM adalah mahasiswa semester 7 yang berasal dari Kabupaten Sekadau. Mereka tergabung dalam 10 program studi yang ada di STKIP. Ratusan peserta KKM itu akan melaksanakan tugas mengajar dri 20 sekolah di selurun Wilayah Kecamat-

an di Kabupaten Sekadau. “Semua mahasiswa yang KKM di Sekadau merupakan mahasiswa asal Kabupaten Sekadau. Mereka dikembalikan ke daerah masing-masing agar dapat mengimplementasikan ilmu akademik yang diperoleh di daerah asalnya,” jelas Samion, Selasa (23/7). Ia berharap setelah sarjana Nanti 151 mahasiswa mahasiswi menjadi asset pembangunan di Kabupaten Sekadau yang kini ia nilai sedang maju dan berkembang pesat di berbagai bidang termasuk bidang pendidikan. “Mudahmudahan nanti setelah semuanya lulus bisa mengabdi di

Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau

PEMERINTAH Kabupaten Sekadau akhirnya menetapkan Peraturan Daerah tentang hari jadi Kabupaten Sekadau. Penetapan hari jadi Sekadau disepakati dalam rapat kerja Pansus Raperda Hari Jadi Kabupaten Sekadau dan pihak eksekutif, 22 juli kemarin. Pengesahan Perda tersebut dilakukan dalam sidang paripurna DPRD, (23/7). Ketua Pansus hari jadi Kabupaten Sekadau, Hasan, mengatakan penetapan tanggal 18 desember sebagai hari jadi Kabupaten Sekadau memperhatikan berbagai aspek, utamanya as-

pek yuridis yakni UU nomor 34 tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sekadau di Propinsi Kalimantan Barat. “Sudah ditetapkan, tanggal 18 desember akan menjadi hari jadi kabupaten Sekadau,” kata Hasan, Selasa kemarin. Pembahasan Raperda itu telah melalui serangkaian proses sebelum akhirnya ditetapkan menjadi Perda. Proses yang telah dilalui diantaranya hearing atau dengar pendapat bersama segenap tokoh masyarakat Sekadau serta rapat kerja bersama unsur eksekutif. Dikatakan Hasan, hari jadi Kabupaten Sekadau bukan hanya sebagai bentuk penghar-

gaan nilai-nilai historis dalam proses pembentukan Sekadau menjadi kabupaten, namun juga dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan integrasi sosial sekaligus sebagai wadah pengembangan kebudayan dan ekonomi daerah. Karena, dalam peringatan hari jadi daerah, diusulkan akan dirangkum dalam sebuah event rutin. “Tanggal 18 desember wajib diperingati dengan upacara. Selain itu, mesti dirangkai kegiatan khusus seperti perlombaan bidang olahraga, karnaval budaya, pentas seni, pameran dan sebagainya untuk memeriahkan hari jadi kabupaten Sekadau,” usul Hasan.o

Pak Tarno dan Sri Rahayu


Rabu, 24 Juli 2013

Sintang-Melawi

Borneo T Tribune

9

75 Persen Penerima BLSM di Ella Hilir Tergolong Mampu Orang Meninggal Juga Terdata Penerima BLSM DATA penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) memang kerap mendapat komplain dari masyarakat. Bukan hanya karena data yang dianggap tak valid sehingga banyak penerima BLSM tergolong mampu, namun juga sampai ada orang yang sudah meninggal masih terdaftar sebagai penerima BLSM. “Di Ella Hilir, Kartu Perlindungan Sejahtera (KPS) baru akan dibagikan mulai hari ini (kemarin). Jadi data penerima BLSM kita cek termasuk bersama pengurus desa. Dari sanalah kita mengetahui ternyata ada penerima BLSM yang orangnya sudah tak ada atau meninggal,” ujar Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ella Hilir, Sandi, kemarin. Sandi menambahkan,

pengurus desa sendiri banyak yang mempertanyakan keabsahan data yang digunakan untuk menentukan penerima BLSM. Hal ini dikarenakan masih banyak warga yang sebenarnya sangat layak mendapatkan bantuan. Namun ternyata tak masuk dalam daftar penerima bantuan kompensasi kenaikan BBM tersebut. Walau BPS menyatakan data yang digunakan merupakan data tahun 2011, dirinya mempertanyakan jangan-jangan data yang digunakan adalah data lama. “Masyarakat menuntut agar yang menerima BLSM adalah mereka yang benarbenar membutuhkan,” ujarnya. Kini, jelas Sandi, pihak pengurus desa dan kecamatan masih belum bisa mengambil kebijakan terhadap penerima BLSM yang sudah meninggal. Seandainya diberikan kebijakan untuk mengatur, pihaknya ingin menga-

lihkan penerima BLSM yang memang sudah meninggal atau tak layak menerima kepada masyarakat lain yang memang benar-benar membutuhkan.

Masyarakat menuntut agar yang menerima BLSM adalah mereka yang benar-benar membutuhkan

Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

“Hanya kan kita tak bisa mengatur soal pembagian BLSM, karena ini ditangani langsung oleh pusat melalui Kantor Pos,” katanya. Sementara itu, tokoh masyarakat Ella Hilir, Sajirin mengungkapkan, BLSM di Ella Hilir memang tak sesuai dengan kondisi di lapangan. Seperti Selasa (23/7),

warga miskin yang menerima BLSM, namun kenyataannya bukan orang miskin yang mendapatkan bantuan tersebut, melainkan sekitar 65 sampai 75 persen merupakan masyarakat yang tergolong mampu. “Ada yang punya kendaraan, punya rumah, punya kebun dan punya sapi. Bahkan ada yang sudah menjadi pekerja tetap terdaftar dalam penerima BLSM. Sedangkan mereka yang benar-benar miskin malah tak dapat BLSM,” keluhnya. Seharusnya pendataan penerima BLSM, tambah Sajirin, melibatkan pengurus desa. Karena mereka yang lebih mengetahui siapa yang benar-benar harus menerima bantuan untuk orang tak mampu tersebut. “Kasihan orang yang tak mampu itu, sudahlah hidupnya berada di garis kemiskinan, ternyata mereka juga masih tak mendapatkan bantuan dari pusat,” lugasnya. †

Sidak Kembali Temukan Makanan Kadaluarsa

SIDAK, pelaksanaan inspeksi mendadak (Sidak) oleh Wabup Panji bersama tim dari Diskoperindag serta Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi ke sejumlah mini market dan pasar. FOTO: Eko Susilo/Borneo Tribune Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

Raker, Komisi C DPRD Kabupaten Melawi menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Melawi membahas berbagai permasalahan investasi perkebunan di Melawi. FOTO: Eko Susilo/Borneo Tribune

Investasi Perkebunan Jadi Sorotan Dewan GUNA menjalankan fungsi pengawasan, Komisi C DPRD Kabupaten Melawi menggelar rapat kerja bersama Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Melawi, di ruang paripurna DPRD Kabupaten Melawi, Selasa (23/7). Rapat yang dipimpin Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Melawi, Iif Usfayadi tersebut, selain mempertanyakan realisasi APBD pada Dishutbun Melawi juga membahas seputar kegiatan investasi perkebunan di Kabupaten Melawi yang kerap menimbulkan kekisruhan ditengah masyarakat. “Kita sering mendengar banyak keluhan dari warga tentang masuknya investor perkebunan sawit di daerah mereka yang secara tiba-tiba masuk lalu menggarap lahan, tanpa sosialiasi terlebih dahulu. Pada akhirnya menuai masalah. Makanya, Dishutbun kita undang raker untuk menjelaskannya, mana saja perusahan yang telah mengantongi izin resmi di Melawi,” ujar Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Melawi, Iif Usfayadi. Legislator Partai Gerindra ini menjelaskan, ada beberapa persoalan penting yang harus segera diselesaikan terkait kegiatan investasi perkebunan yang mulai ramai masuk di Melawi. Yakni, masalah tapal batas wilayah antardesa dan kecamatan. Masalah perizinan perusahaan dalam pemanfaatan kayu di lokasi perkebunan serta pola pembagian plasma inti bagi masyarakat.

“Dalam hal ini dewan mendorong pemerintah agar persoalan tapal batas antardesa, kecamatan, kabupaten maupun provinsi dapat segera diselesaikan. Karena dapat memicu konflik. Seperti di dalam perkebunan misalnya. Karena masyarakat saling klaim menguasai lahan yang dimiliki untuk diserahkan kepada perusahaan,” timpalnya.

Mengenai IPK, yang sudah kita keluarkan baru empat IPK saja, yakni untuk PT. Rafi Kamajaya Abadi sebanyak satu IPK, PT. AKM sebanyak satu IPK dan Group Adau sebanyak dua IPK. Dan para perusahaan ini juga sudah membayar PSHDR

Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

Sementara itu, Agus Darius meminta agar masuknya investasi perkebunan di Kabupaten Melawi harus berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Bukan justru menimbulkan kericuhan-kericuhan yang pada akhirnya dapat mengganggu stabilitas keamanan di daerah. “Yang jelas, DPRD melalui Komisi C akan mengecek langsung ke lapangan, baik itu realisasi kegiatan APBD maupun kegiatan-kegiatan

investasi perkebunan yang sudah masuk dan beroperasi. Apakah sudah sesuai dengan izin yang diberikan atau tidak. Serta hal-hal penting lainnya, seperti pemberian jaminan keselamatan kerja bagi tenaga kerja di perusahaan,” ungkap Agus Darius. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Melawi, Wahidin mengatakan, pihaknya dalam menjalankan tupoksinya selalu berpegang dalam aturan yang ada. Sama halnya dalam pemberian izin kepada investor perkebunan yang akan masuk di Melawi, diakuinya harus melalui proses panjang dan melibatkan semua stakeholder terkait. Mulai BPN, Dinas Kehutanan Provinsi dan lainnya. “Dalam pemberian izin, kita tetap berdasarkan Undang-Undang yang ada. Bukan asal beri jak. Siapa yang mau masuk penjara. Sempat beredar isu bahwa pemerintah telah memberikan izin perkebunan di dalam kawasan. Kan sudah tidak benar isu tersebut dan menimbulkan fitnah,” tepis Wahidin. Ia menjelaskan, dari luas wilayah Kabupaten Melawi, tercatat sekitar 124 ribu hektar untuk izin lokasi perkebunan serta 107 hektar untuk IUP. Sedangkan untuk perusahan-perusahaan perkebunan, khususnya sawit yang telah mengantongi izin ada sekitar 10 group perusahaan yang tersebar di sejumlah kecamatan. “Mengenai IPK, yang sudah kita keluarkan baru empat IPK saja, yakni untuk PT. Rafi Kamajaya Abadi sebanyak satu IPK, PT. AKM sebanyak satu IPK dan Group

Adau sebanyak dua IPK. Dan para perusahaan ini juga sudah membayar PSHDR,” bebernya. Oleh karena itu, Wahidin mengimbau kepada seluruh investor perkebunan yang masuk di Kabupaten Melawi agar berinvestasi dengan serius serta mengedepankan aturan yang ada dalam bekerja. †

PEMERINTAH Kabupaten Melawi kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah swalayan dan pasar untuk mengecek keberadaan makanan dan minuman yang sudah kadaluarsa. Sidak yang dipimpin langsung oleh Wabup Melawi, Panji, Selasa (23/7), bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi tersebut, ternyata masih ada ditemukan makanan atau minuman yang sudah melewati batas kadaluarsa. Pelaksanaan sidak dimulai dari mini market Mitra Indah. Panji didampingi Kepala Dinkes, Simson dan Kepala Diskoperindag, Apelles Itang mengecek satu persatu makanan dan minuman yang dijual di mini market tersebut. Di tempat tersebut, hanya ditemukan satu botol minuman soda yang melewati masa kadaluarsa. Selain di mini market,

Panji juga mengecek makanan dan minuman di sebuah apotek, termasuk pertokoan dan pasar. Saat sidak, Panji juga berdiskusi kepada para pedagang sembari meminta agar mereka tak menjual barang yang membahayakan kesehatan. Salah satunya dengan menjual makanan dan minuman kadaluarsa. “Pelaksanaan sidak ini dilakukan untuk pengawasan pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu kita juga mengecek ketersediaan barang kebutuhan dan kestabilan harga,” lugasnya. Panji mengatakan, peme-

riksaan makanan dan minuman juga mengacu soal masa kadaluarsa barang. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi upaya pembinaan rutin dari pemerintah. Sementara itu, saat di Pasar Markasan, petugas Dinkes Melawi mengambil sampel terhadap ikan laut yang dijual oleh salah satu pedagang. Hal ini dilakukan untuk mengecek ada tidaknya formalin yang terkandung di dalam daging ikan tersebut, walau hasil sementara pengujian menunjukan adanya indikasi formalin. †

Wanjakti Belum Rekomendasi Nama Calon Pengganti Nanan JAKARTA - WAKAPOLRI Komjen Pol. Nanan Sukarna akan memasuki masa pensiun pada akhir Agustus 2013 mendatang. Rencana pergantian sepenuhnya akan ditentukan oleh Dewan Kebijakan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Polri. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Ronny F Sompie, mengatakan pengganti Wakapolri merupakan kebijakan Pimpinan Polri yang baru. Namun,

semua nama-nama baik calon Kapolri maupun calon Wakapolri berada di Wanjakti Polri. ”Sekarang sabar saja, semua ada di Wanjakti dan itu ada mekanismenya pasti nanti diumumkan,” jelas Ronny kepada wartawan di Gedung Humas Polri, Jakarta, Selasa (23/7/2013). Nantinya, sambung Ronny, jika sudah ditentukan nama pengganti Wakapolri akan diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

”Nanti dilaporkan ke Bapak Presiden. Untuk pejabat-pejabat yang sudah masuk di dalam pejabat utama akan dilaporkan ke Presiden selaku atasan Kapolri,” tambah Ronny. Saat disinggung apakah, Wanjakti sudah melakukan pemilihan calon pengganti Wakapolri, Ronny tampak enggan menjawab. “Belum (kasih rekomendasi). Sabar saja,” pungkasnya. Sebelumnya, Jenderal bintang tiga ini dikabarkan akan

pensiun sebagai anggota Polri pada Agustus 2013. Pria asal Purwakarta ini sudah menduduki berbagai jabatan strategis di Kepolisian, hingga akhirnya menjabat sebagai Wakapolri. Polri saat ini pun sudah menggodok sejumlah nama untuk menggantikan Nanan. Tentu saja posisi Wakapolri memeliki peran strategis untuk membangun Polri secara internal. (okezone) †

Biarkan Tempat Maksiat, Polisi Bisa Kena Sanksi JAKARTA - KEPOLISIAN terus berbenah diri menyusul banyaknya aksi main hakim sendiri oleh massa ormas tertentu kepada pelaku dunia usaha yang menyediakan fasilitas hiburan malam, terutama di bulan Ramadan. Kepada pihak yang memiliki informasi tempattempat perjudian, prostitusi atau pesta mi-

numan keras disarankan membuat laporan dan tidak melakukan aksi kekerasan atau sweeping. ”Kapolri mengimbau agar ormas memberikan informasi atau berikan data, lokasi dan tempat yang masih melakukan kegiatan maksiat atau melanggar hukum,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Ronny F Sompie kepada wartawan di Gedung Humas

Polri, Jakarta, Selasa (22/7/ 2013). Guna menjamin efektifitas skema ini, ditegaskan aparat kepolisian yang mendapat laporan tapi melakukan pembiaran akan mendapatkan sanksi tegas. “Jika Kapolsek Sukorejo membiarkan, laporkan ke Kapolres Kendal dan jika Kapolres Kendal (membiarkan), laporkan ke Kapolda,” Ronny men-

contohkan. Jenderal Polisi Bintang Dua ini menambahkan, pihaknya tidak akan melakukan pembiaran praktek prostitusi ataupun penjualan minuman keras secara ilegal seperti yang ada Alaska, Kendal, Jawa Tengah. Sebab, lokalisasi tersebut telah ditutup sebelum ada aksi sweeping oleh ormas. (okezone) †


Rabu, 24 Juli 2013

Kapuas Hulu

Borneo T Tribune

8 Anggota DPRD Akan di PAW

Kades Harus Pedomani Aturan

Para Kepala Desa saat diambil sumpah pada pelantikan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kapuas Hulu. FOTO: Timotius/Borneo Tribune

Timotius Borneo Tribune, Putussibau

Usai dilantik puluhan Kades foto bersama dengan Bupati Kapuas Hulu dan Ketua DPRD Kapuas Hulu. FOTO: Timotius/Borneo Tribune

SEBANYAK 52 orang Kepala Desa (Kades) di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu resmi dilantik, dalam pelantikan tersebut Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir menekankan agar dalam melaksanakan tugas para Kades harus berpedoman pada aturan yang berlaku, terutama Peraturan Pemerintah No. 72 Tahun 2005 tentang Desa serta peraturan perundangan lainnya. Pelantikan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kapuas Hulu pada Selasa (23/07) sekitar pukul 09.30 wib ini dihadiri oleh Ketua

DPRD Kapuas Hulu Ade Muhammad Zulkifli, Ketua Tim Pengerak PKK Kapuas Hulu Erlinawati Nasir, sejumlah Pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Kapuas Hulu sejumlah Camat dan istri-istri Kepala Desa. “Pelantikan ini bukan hanya seremonial belaka, namun ini sebuah sejarah yang tidak boleh tercoreng akibat salah dalam menjalankan tugas yang tidak sesuai mekanisme, untuk itu laksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku,” ucap Nasir. Selain itu Nasir juga meminta agar para Kades yang baru saja dilantik dapat melakukan koordinasi dengan camat dan pihak lainnya terutama dalam beru-

Timotius Borneo Tribune, Putussibau

rusan Pemerintahan, sebab menurutnya seorang Kepala Desa berbeda dengan PNS. Bahkan untuk melaksanakan program kerja Kades juga mesti memberdayakan lembaga-lembaga di Desa dan terbuka terhadap masyarakat. “Yang melakukan pengawasan bukan hanya pimpinan dalam Pemerintahan, namun pengawasan langsung juga akan dilakukan masyarakat, karena saudara di pilih oleh masyarakat dan memegang amanah masyarakat, jangan malu bertanya apabila ada persoalan cepat lakukan koordinasi, sebab tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan,” pungkasnya. †

Batas Wilayah dan Peta Desa Mesti Jelas Timotius Borneo Tribune, Putussibau BUPATI Kabupaten Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir kembali mengingatkan kepada para Kepala Desa agar segera menyelesaikan batas wilayah di desannya

serta yang berkaitan dengan peta desa. Sebab yang menyangkut batas wilayah tersebut sangatlah penting, sehingga tidak muncul persoalan. “Pemerintahan Desa merupakan perpanjangantanganan dari Pemerintah, oleh karenanya dalam melaksanakan program pemba-

ngunan jangan sampai terjadi persoalan, terutama yang berkaita dengan batas desa,”ucap Nasir saat pelantikan Kepala Desa, di Aula Kantor Bupati Kapuas Hulu, Selasa (23/07). Oleh karenanya, Nasir mengharapkan para Kepala Desa dapat menyelesaikan

dan melaksanakan kerjanya dalam mendukung program pembangunan Pemerintah. Apalagi sejumlah Desa memiliki banyak potensi dan banyak terjadi pemekaran desa, apabila batas wilayah Desa tidak segera diselesaikan dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan

dikemudian hari. “Batas wilayah desa dan peta desa ini sangat penting, untuk program pembangunan kedepannya, yang bisa menimbulkan masalah ketika batas desa belum tuntas, padahal ini sangat penting, apalagi dengan masuknya sejumlah investor dalam mengali potensi yang ada,” tandasnya. †

SEBANYAK delapan orang Anggota DPRD Kapuas Hulu terancam diberhentikan dari jabatannya. Pasalnya kedelapan wakil rakyat tersebut sudah pindah partai politik dan menjadi Calon Legiatif dalam Pemilu 2014 mendatang. Salah satu syarat setelah masuk Daftar Calon Sementara (DCS) ke Daftar Calon Tetap (DPT) yaitu dengan mengundurkan diri dari DPRD Kapuas Hulu bagi calon yang pindah partai. Kedelapan orang Anggota DPRD Kapuas Hulu yang pindah Parpol tersebut yaitu Anton Pamero partai PNBK pindah ke PKPI , Manyu dari Partai Merdeka pindah ke PKPI, Pilipus Pian dari PPD pindah Partai Nasdem, Cosmas dri PPD pindah ke Partai PKPI Nurjanah Aini dari parpol PBR pindah ke Nasdem, Joni Kamiso dari Partai Kedaulatan pindah ke PPP, Kusfery Ac dari Patriot pindah ke Golkar, Hamdi Jafar dari PPI pindah Partai Gerindra. “Setiap Anggota DPRD yang sudah pindah partai wajib dig anti atau diberhentikan oleh partai sebelumnya, sebab ketika yang bersangkutan sudah pindah Partai tidak lagi mewakili Partainya di kursi Dewan,” kata Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu, Yusuf Habibie kepada Borneo Tribune, Senin (22/07) kemarin. Menurut Yusuf hal tersebut bukanlah pernyataan dirinya namun sudah tertuang didalam Undang-Undang No 2 tahun 2008, disusul dengan Undang-Undang No. 27 tahun 2009 tentang susunan dan kedudukan MPR, DPR,DPD dan DPRD, ditegaskan lagi dgn peraturan Pemerintah no 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG PENGUMUMAN LELANG No.PR.094/1/1/C.PTK-13

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

10

PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak akan melaksanakan Penjualan Umum (Lelang) Aktiva Tetap dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Pontianak, berupa : 1. 1(satu) unit Mobile Crane IHI, dengan harga limit Rp.64.000.000,(enam puluh empat juta rupiah), uang jaminan Rp.60.000.000,- (enam puluh juta rupiah). 2. 1(satu) unit Kapal Pandu MP.I-014, dengan harga limit Rp.78.400.000,-(tujuh puluh delapan juta empat ratus ribu rupiah), uang jaminan Rp.75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah). 3. 1(satu) unit Mobil Toyota Kijang tahun 1992 KB 1533 G, dengan harga limit Rp.16.600.000,-(enam belas juta enam ratus ribu rupiah), uang jaminan Rp.15.000.000,- (lima belas juta rupiah). Pelaksanaan lelang akan dilaksanakan pada : Hari Senin tanggal 29 Juli 2013 Pukul: 09.00 WIB s.d selesai bertempat di Aula PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak Jl. Pak Kasih No.11 Pontianak

Syarat-Syarat Lelang: 1. Peserta lelang wajib menyetorkan uang jaminan sebesar tersebut diatas ke Rekening Kantor Pelayanan Kekayaan Negara (KPKNL) Pontianak Nomor : 0076050464 pada PT. BNI (Persero) Cabang Pontianak paling lambat harus sudah efektif 1(satu) hari Kerja (hari jumat) sebelum pelaksanaan lelang. 2. Penawaran dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat/naik-naik.

Yusuf Habibie Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu Foto Timotius/Borneo Tribune

serta Peraturan DPRD Kapuas Hulu No 1 tahun 2010 tentang tata tertib DPRD Kapuas Hulu dan selain itu peraturan KPU, tentang PAW. Dijelaskan Yusuf bahwa kedelapan anggota DPRD Kapuas Hulu tersebut sudah resmi pindah partai, sebab sudah masuk dalam DCS, hanya saja untuk masuk dalam DCT yang bersangkutan harus menyampaikan surat pengunduran diri dari jabatannya di DPRD Kapuas Hulu, hal ini sesuai ketentuan yang berlaku hingga sampai batas 1 Agustus 2013 yang ditentukan oleh KPU. “Kami baru menerima dua orang yang sudah menyampaikan surat pengunduran diri, yiatu Joni Kamiso dan Kusfery Ac, namun enam orang lainnya sampai saat ini belum menyampaikan surat pengunduran diri,” cetusnya. Untuk itu bagi Anggota DPRD Kapus Hulu yang sudah pindah partai, Yusuf menghimbau kepada Partai Politik yang bersangkutan untuk melakukan tindakan dalam pemberhentian terhadap Anggotanya yang sudah pindah partai. Sebab yang memiliki kewenangan menggantikan dan memberhentikan tersebut hanyalah Parpol yang bersangkutan. “Saya tidak mau ini jadi polemik dan kesalahpahaman ditubuh DPRD Kapuas Hulu, oleh karenanya kami telah melakukan kaji terap ke Bali salah satunya membahas yang berkaitan dengan PAW , sebab ini merupakan aturan yang mesti ditaati,” ucapnya. †

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

3. Setiap peserta lelang yang sudah menyetor uang jaminan wajib mengajukan penawaran, pelanggaran terhadap hal tersebut akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. 4. Pemenang lelang wajib melunasi harga lelang secara tunai dalam waktu paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang. 5. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi di PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak Jl.Pak Kasih No.11Pontianak Pontianak, 24 Juli 2013 CABANG PELABUHAN PONTIANAK GENERAL MANAGER Ttd SEBULON BUTARBUTAR

IKLAN BARIS Dijual Bangunan

DIJUAL

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

Tanah Kavling lokasi strategis, siap bangun di Perbatasan Sungai Raya Dalam - Punggur Kecil (lurus Paris2), SHM - aman / tidak bertimpa, dll. Tersedia 62 kavling 10 x 20 m2 (25jt cash), 8 kavling Ruko 5 x 40m2 (50 jt cash). Untuk kredit DP 5jt, sisanya diangsur 3642 bulan. Hanya 5 Km dari Jl.Ayani 3 dan pinggir jalan raya Paris - Parit Buluh. Berminat Hubungi :

0812 5710 225

Biro Melawi: Eko Susilo (081256452946)

Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Biro Sekadau: Bagus Kosminto (085245743683).

Langganan Koran

Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757)

Ingin berlangganan Harian Borneo Tribune di daerah, hubungi: Biro Kubu Raya: Aldi (08971600688) Biro Mempawah: Johan Wahyudi (085654587038). Biro Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran) (085245527602). Biro Bengkayang: (085245247955).

Mujidi

Biro Landak: Yohanes Ngalai / Pemasaran (085822062880). Biro Sanggau: (085245904505).

Ratnasari

Biro Kapuas Hulu: (085654585775)

Herdi

Biro Ketapang: (08971600688)

Aldi

Biro Kayong Utara: Abdul Khoir (081345154592)

Ser vice Mobil

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

SUTOYO MOTOR. Service, Tune Up, Las/Cat Mobil. Jl. Letjen Sutoyo No. 11 Telp. 743690 Ptk

Kost Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-


Teras Borneo Tribune

Selasa, 23 Juli 2013

Maulana Gantung Diri di Kamar Mandi Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak Resna Maulana seorang pemuda kelahiran 1989 warga Gang Swasembada I Jalan Gusti Situt Mahmud Kecamatan Pontianak Utara, tewas gantung diri dengan seutas tali di kamar mandinya. Saat ini Polsekta Pontianak Utara masih melakukan penyelidikan dan penyidikan motif gantung diri yang dilakukan Maulana tersebut, Selasa (22/7) sekitar pukul 20.00 kemarin malam. “Yang mempertemukan Maulana tewas gantung diri di kamar mandi adalah pihak keluarganya,” ungkap Kapolsekta Pontianak Utara Kompol Catur Prasetyo. Dikatakan Kapolsekta Pontianak Utara, sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihaknya, keluarga Maulana sempat membawa Maulana ke RS. Yarsi Pontianak di Kecamatan Pontianak Timur, untuk memastikan Maulana masih hidup atau tidak, dan setelah mendapat keterangan medis dari pihak Rumah Sakit (RS) bahwa Maulana sudah meninggal dunia, pihak keluarga langsung membawa jasad Maulana ke rumah duka, setelah itu baru melaporkan kepada pihaknya.

MENANGISI Keluarga menangisi jenazah Maulana yang ditemukan tewas setelah gantung diri di kamar mandi. FOTO:Achmad Mundzirin/Borneo Tribune

“ Saat Maulana ditemukan gantung diri oleh keluarganya, kami belum mendapatkan laporan, melainkan Maulana yang ditemukan tergantung langsung di bawa ke RS Yarsi Pontianak, karena keluarganya berkeyakinan Maulana masih hidup, dan kita mendapat laporan setelah jenazah Maulana di bawa pulang dari RS Yarsi Pontianak, di mana pihak medis menyatakan Maulana telah meninggal dunia,” jelas Kompol Catur. Lanjut Kompol Catur, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan

motif Maulana gantung diri, apakah ada masalah dengan keluarga atau memiliki masalah pribadi, pihaknya belum juga dapat menyimpulkan, karena pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. “ Saya belum bisa menyimpulkan motif bunuh diri Maulana, karena sejumlah saksi masih kita periksa, apakah ada masalah dnegan keluarrga atau masalah pribadi juga belum diketahui, namun ditemukan dari Hp milik Maulana, Maulana ada mengirimkan pesan kepada seseorang, yakni de-

ngan kata – kata minta maaf, dan pesan itu ditujukan dengan siapa, kita belum ketahui karena nomor yang dikirim pesan Maulana tidak ada namanya,” tambah Kompol Catur. Lebih jauh lagi Kompol Catur mengatakan, motif bunuh diri Maulana akan diketahui setelah pihaknya usai melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, dan pihak keluarga sendiri enggan dilakukan otopsi jenazah Maulana, terkait ditemukannya Maulan yang tewas gantung diri. o

Bank Kalbar Pasang ‘Topan’ para pemimpin Kantor Cabang yang ada di daerah untuk memasang Topan ini, karena segala tindak kejahatan dapat diantisipasi, karena Topan membantu pihak kepolisian bergerak lebih cepat. Selain itu PT. Bank Kalbar juga mengatakan, bahwa Ia masih teringat dengan kasus perampokan yang terjadi di Kantor Cabang Bank Kalbar di Pasar Dahlia Sungai Jawi pada tanggal 16 Desember Tahun 2009 sekitar pukul 15.15 Wib, di mana saat itu pelaku perampokan melumpuhkan security pihaknya, terus melakukan penyekapan terhadap Pemimpin Kantor Cabangnya, kemudian membawa kabur uang senilai 270 juta, di mana saat itu pelaku membawa senjata api. “ Saya berharap dengan pemasangan Topan di Kantor Bank Kalbar ini, kejadian tersebut tidak terulang kembali, dan saya berfikir

Topan ini sangat penting, untuk Kantor - kantor Perbankan, karena untuk berkomunikasi dengan pihak kepolisian ketika ada tindak pidana perampokan cukup menekan Topan saja, tidak sampai lima menit polisi langsung datang mengamankan korban dan menangkap pelaku kejahatanya,” ungkapnya. Quick Respon Police “ Tombol Panik atau biasa disebut dengan Topan ini merupakan suatu alat yang dapat membuat pihak kepolisian dengan cepat memberikan respon, ketika ada suatu tindak kejahatan, baik itu dipemukiman warga, perkantoran dan di mana saya, atau alat ‘Quick Respont Police’,” ungkap Direktur Utama DSI Dei Zain, selaku penggagas atau pembuat Tombol Panik. Menurut Dedi Zain, alat komunikasi dengan pihak kepolisian ini, pertama di Indonesia, dan saat ini su-

11

Berbagi Silaturahmi pada Tuhan Yang Maha Esa. ”Bulan Ramadan adalah bulan tempat berbagi dan bersilaturrahmi, karena pada bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan banyak mengeluarkan Infaq Sadaqah kepada sesama dengan tujuan agar tidak terdapat kesenjangan yang sangat moncolok antara si kaya dan si miskin,” kata Christiandy Sanjaya, beberapa waktu lalu pada acara Silaturrahmi Ramadan 1334 H tahun 2013 M dengan jajaran Pemkab Ketapang di Pendopo Bupati Ketapang. Dikatakan Wagub, setiap menjelang masuknya bulan Ramadan, biasanya dibarengi dengan merangkak naiknya harga bahan pokok di ibukota provinsi, hal ini akan berpengaruh pada harga bahan pokok di beberapa Kabupaten dan kota. Ini terjadi, karena ada kenaikan harga BBM bersubsidi selain itu dipicu meningkatnya permintaan jelang bulan Ramadan sehingga menyebabkan kenaikan harga. Untuk mengendalikan harga tersebut, masih menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalbar, melalui Disperindag akan melakukan operasi pasar apabila kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok tersebut sudah tidak terkendali sejak adanya kenaikan harga BBM bersubsidi dan masuknya bulan Ramadan. ”Ini kita lakukan guna menekan lajunya kenaikan harga berbagai bahan kebu-

tuhan pokok,” jelasnya. Wagub juga menghimbau kepada khususnya para pedagang untuk tidak semaunya menaikkan berbagai kebutuhan pokok sehingga tidak meresahkan masyarakat, khususnya umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, apapun yang dilakukan Pemerintah. “Tidak akan berarti kalau jika sikap konsumtif masyarakat tidak dapat dikurangi atau dihilangkan,” Wagub berharap, agar para Ulama dan para Da’i dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa bulan puasa mengajarkan untuk hidup hemat. Hadir dalam kesempatan tersbeut Wakil Bupati Ketapang, Anggota Forkorpimda Kabupaten Ketapang, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat se-Kabupaten Ketapang, para Pimpinan SKPD Provinsi Kalbar dan Kabupaten Ketapang, masyarakat sekitar dan pengurus mesjid wilayah Kota Ketapang. Hal senada juga disampaikan, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Sekda Kalbar dalam sambutannya pada kesempatan kegiatan Silaturrahmi Ramadan di Kabupaten Kayong Utara yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Anggota Forkorpimda Kabupaten Kayong Utara, Pimpinan SKPD Provinsi Kalbar dan

Kabupaten Kayong Utara, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda para pengurus mesjid, dan masyarakat muslim dai Kabupaten Kayong Utara. Ditambahkannya pula, kegiatan silaturrahmi ramadan yang dilaksanakan secara rutin pada bulan suci ramadhan setiap tahunnya adalah merupakan sarana untuk menjalin silaturrahmi dan komunikasi antara Pemerintah Provinsi Kalbar dangan masyarakat, dan kegiatan tersebut disinergikan dengan dengan program kegiatan Dinas/Instansi terkait di beberapa Kabupaten dan Kota se-Kalimanatan Barat, serta dalam rangka menyampaikan hasil pelaksanaan program-program pembangunan baik fisik maupun mental spiritual, dan kegiatan ini diharapkan agar dapat menambah semaraknya suasana bulan ramadhan serta dapat menjadikan kerukunan hidup umat beragama di Kalbar tetap harmonis dan terjaga serta berlangsung dengan baik, aman dan damai dalam bingkai NKRI. Dalam setiap kunjungan kegiatan Silahturrahmi Ramadan yang dilaksanakn oleh Pemerintah Kalbar sebagai ikatan silaturrahmi diserahkan berbagai sarana kontak berupa bantuan seperti alat pertanian, bibit tanaman, sarana olahraga, dan sarana lainnya yang dapat menunjang kegiatan masyarakat. o

Kapolda Minta Jangan Segan Tembak dah mencapai ratusan costumer yang memesan Topan dengannya, bahkan bukan hanya di Kalbar, melainkan dilauar Kalbar juga sudah banyak yang pesan, dan targetnya adalah seluruh Indonesia menggunakan Topan, sehingga segala tindak kejahatan dapat diatasi secepat mungkin, terutama di perkantoran atau di pemukiman warga. “ Bukan hanya Perkantoran yang bisa memasang Topan, melainkan secara perorangan juga bisa memasang Topan, jadi siapapun yang ingin memasang Topan, tetap akan dilayani, dan harga pemasangannya relatif murah, yakni dalam jangka satu tahun sekali pemasangan,” katanya. Ia juga memastikan kepada semua pihak, dengan Topan ini kepolisian akan bergerak lebih cepat, karena ini memang benar - benar alat yang langsung menghubungkan kepada pihak kepolisi-

an serta pejabat kepolisian setempat, sehingga begitu adanya kejadian costumer Topan menekan tombonya. “ Pejabat kepolisian seperti Kapolresta maupun Kapolda langsung mendapatkan sms tentang suatu tindak pidana ketika Topan ditekan, sedangkan polisi terdekat seperti Polsek atau Polresta langsung mendapat sinyal tanda bahaya yang dipertanda dengan bunyi alarm, dan dengan jelas di monitor tercatat TKP kejahatan yang sedang membutuhkan pertolongan,” jelas Dedi Zain. Percontohan Di Indonesia Sementara itu Kapolda Kalbar Brigjend Pol Tugas Dwi Apriyanto mengatakan Tombol Panik yang digagas oleh Direktur Utama DSIP Dedi Zain merupakan suatu alat yang tepat untuk membantu pihak kepolisian bergerak cepat, dan jika di Pontianak banyak memasang Topan di Kota Pontianak, maka itu sangat membantu sekali pihak kepolisian lebih cepat dalam memberikan pelayanan, pengayoman atau perlindungan kepada masyarakat. “ ÿKota Pontianak ini merupakan barometer keamanan di Kalbar, jadi jika Topan banyak di pasang di Kalbar, khususnya di Kota Pontianak, maka Ia yakin keamanan dapat diantisipasi secepat mungkin, bukan berarti tanpa Topan pihaknya tidak bergerak cepat, melainkan Topan merupakan membantu komunikasi antara kepolisian dengan korban kejahatan lebih cepat,” katanya. Dikatakan Kapolda, Ia berharap dengan pemasangan Topan terutama di Kantor Perbankan, serta Perusahaan - perusahaan, pertokoan emas dan lain sebagainya, yang rentan sebagai tempat kejahatan seperti perampokan, dan membuat kepolisian lebih bergerak cepat dalam mengantisipasi kejahatan tersebut, maka Ia yakin Kota Pontianak akan menjadi percontohan di Indonesia dalam meningkat keamanan. “ Topan adalah alat yang tepat untuk komunikasi cepat antara kepolisian dan korban kejahatan, dan saya yakin Kota Pontianak akan menjadi percontohan Kota yang aman di Indonesia, jika alat ini banyak dipasang di Kalbar, khususnya di Kota Pontianak,” pungkasnya. o

nembak manusia, namun harus mengetahui manusia yang mana dan kapan waktunya manusia itu harus ditembak,” tegas Kapolda Kalbar kepada sejumlah wartawan. Menurut Kapolda Kalbar, perintah tegas yang diberikannya kepada seluruh Kapolres serta seluruh anggota yang ada di Kalbar ini, agar anggotanya tidak ragu - ragu dalam mengambil tindakan tegas kepada pelaku kejahatan yang mengancam nyawa seperti pelaku kejahatan yang membawa sajam maupun senjata api. “ Kemanan bagi masyarakat itu adalah suatu hal yang hakiki, jadi saya minta kepada seluruh anggota untuk tidak ragu - ragu dalam mengambil tindakan tegas, karena ini perintah saya, saya yang akan bertanggung jawab atas tindakanÿ tegas anggota saya sesuai dengan saya perintahkan tadi,” jelasnya. Lanjut Kapolda, jangan

lah seorang anggota kepolisian memegang senjata, hanya untuk gagah - gagahan, karena tersebut tidak berguna, lebih baik ditarik senjatanya, apabila tidak bisa digunakannya sesuai dengan apa yang telah diberikan saat pendidikan Polri. Satu Tersangka Curanmor Ditembak Perintah tegas Kapolda Kalbar untukÿ menembak pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat itu pun, disambut manis oleh Kapolsekta Pontianak Utara Kompol Catur Prasetyo, lantaran Ia telah melumpuhkan satu orang tersangka Curanmor yang mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas, yakni saat membekuk, Sidik alias Badok (35) yang merupakan DPO kasus curanmor, belum lama ini di jalan Dharma Putra Pontianak Utara. “Sidik alias bacok ini yang sudah lama menjadi DPO, dan saat hendak ditangkap mencoba melawan anggota

serta hendak melarikan diri, dan atas perintah Kapolda Kalbar dan Kapolresta Pontianak kami lumpuhkan sang pelaku kejahatan tersebut,” tegas Kompol Catur. Menurut Kapolsek terungkap ÿpelaku curanmor ini berawal dari informasi dan penyelidikan yang dilakukan pihaknya, di mana pihaknya mendapatkan informasi bahwa Sidik alias Bacok ini berada di wilayah Pontianak Utara langsung dilakukan pengejaran, dan akhirnya berhasil ditangkap setelah dilumpuhkan dengan timah panas. “Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka, tersangka melaksanakan curanmor dengan rekannya bernisial SP, di mana SP sudah ditangkap Polresta Pontianak, dan tersangka yang kita lumpuhkan ini juga merupaka buronan Polsek Ambawang dan Polsek Kota,” jelas Kompol Catur Prasetyo. o

Perintahkan Tindak Tegas Ormas waktu, kemudian ditambah lagi Perintah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo untuk menindak tegas Ormas terkait insiden yang sama pula. “ Saya perintahkan seluruh Kapolres yang ada di Kalbar untuk menindak Ormas atau sekelompok masyarakat yang coba - coba berani untuk mengacaukan Bulan Suci Ramadan, karena Ormas atau sekelompok masyarakat tidak berhak untuk bertindak, karena sudah ada TNI/Polri yang menjaga Kamtibmas di Negara

ini, termasuk di Kalbar,” katanya. Lanjut Kapolda Kalbar, Ormas atau sekelompok masyarakat yang berniat untuk melakukan sweeping di Tempat Hiburan Malam (THM) , Ia minta untuk dihentikan niat tersebut, karena jika memang sweeping yang diniatkan terjadi nanti, pihaknya tidak akan tinggal diam, melainkan akan menangkap serta memproses hukum Ormas tersebut. “ Jika ada Ormas memang sudah ada yang meniatkan untuk sweeping, dengan tegas saya katakana, tolong

hentikan niat tersebut, sebelum kami mengambil tindakan setegas mungkin,” tambahnya. Lebih jauh lagi Kapolda mengatakan bahwa Ia sudah merangkul Ormas - ormas yang ada, namun jika memang masih mau melakukan sweeping dan bertindak anarkis, Ia tidak akan membiarkan hal itu terjadi, karena Ia secara langsung serta seluruh Kapolda yang ada di Indonesia diperintahkan untuk menindak tegas Ormas yang bertindak mengganggu Kamtibmas sepanjang Bulan Suci Ramadan. o

RSU Antonius Mesti Miliki Korintus 13 untuk meningkatkan sarana dan prasarananya, jika ada prasarana yang kurang memadai, bahkan ketinggalan mesti diusahakan untuk memperbaharuinya, demikian halnya dengan tenaga medis,” tuturnya. Orang nomor satu di Kalbar ini pula menuturkan RSU Sto. Antonius dibangun bukan langsung jadi seperti yang tampak sekarang. RSU Sto Antonius ini dibangun karena mengandalkan tiga hal, yaitu karena iman, pengharapan dan kasih. “Karena itu, jika dalam diri pelayanan baik itu di

level Direksi, Dokter, Karyawan dan tenaga pelayan lainnya, jika tiga hal ini tak ada, itu hanya omong kosong,” tegasnya. Kata sang Orator mengutip Kitab Suci, Ingat 1 Korintus 13 sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Rasul Paulus, lanjut Gubernur mengatakan sekalipun Rasul Paulus membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padanya, bahkan

menyerahkan nyawanya untuk dibakar, tetapi tidak juga mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya. “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar diantaranya ialah kasih. Karena itu, saudara yang bekerja sekarang yang tinggal melanjutkannya tolong bekerja dengan baik. Tingkatkan pelayanan, perbaiki fasilitas, beriman dan berharap sambil mengaplikasikan kasih yang sejati,”harapnya. (Hawad Sriyanto/Borneo Tribune) o


CMYK

Borneo Tribune

Rabu, 24 Juli 2013

www.borneotribune.com

12

CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA KOTA PONTIANAK PERIODE 2013-2018 Mengucapkan:

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1434 H/2013 M H Sutarmidji, SH, MHum

Ir H Edi Rusdi Kamtono, MM, MT

Hari Anak Nasional

648 Napi Anak Dapat Remisi Borneo Tribune, Jakarta Direktur Jenderal Pemasyarakatan Republik Indonesia Mochamad Sueb mengatakan, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, sekitar 648

narapidana anak yang menghuni sejumlah lembaga pemasyarakatan mendapatkan remisi hari ini. Pemberian remisi tersebut, kata Sueb, adalah untuk perta-

ma kalinya sejak 2013 selain remisi umum 17 Agustus 2013 dan remisi khusus hari raya keagamaan. (baca: Kado Hari Anak Ancaman Kekerasan Seksual) “Ini bertepatan dengan Hari

Anak Nasional dan dilakukan sebagai dukungan dalam upaya pemenuhan hak anak demi kepentingan terbaik anak,” kata Sueb di Hotel Royal Kuningan, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta

Selatan, Selasa, 23 Juli 2013. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, hingga Juli ini terdapat 2.209 tahanan anak, 3.541 narapidana anak, dan 1.238 klien anak yang men-

jalani pidana di lapas dan rutan. Secara umum mereka terlibat kasus pencurian, asusila, dan narkotik. Dalam acara tersebut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Amir Syamsuddin, se-

cara simbolis memberikan surat keputusan remisi kepada dua anak yang menghuni Lapas Salemba, Jakarta, dan Rutan Jakarta Timur. (galvan yudistira/tempo.com)

Prajurit Kodam XII/Tpr Ikuti Kegiatan Agama Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

BUKA PUASA. Danlanud Supadio Kolonel Pnb Novyan Samyoga bersama pejabat Utama Lanud Supadio berbuka puasa bersama anak. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

SPESIFIKASI PONDASI COR BETON SETEMPAT + PERKUATAN CERUCUK RANGKA BADAN BETON BERTULANG DINDING BATAKO PLESTER LUAR LANTAI COR BETON KERAMIK 40 X 40 (T 45 X T 70) TERAS COR + KERAMIK 40 X 40 RANGKA ATAP BAJA RINGAN ATAP SENG METAL PINTU JENDELA KUSEN ALUMINIUM, DAUN PINTU MULTIPLEK CAT LUAR DALAM PLAFON RANGKAALUMINIUM PENUTUP GYPSUM (DALAM) GRC (LUAR)

KM/WC KERAMIK 20 X 20 SANITARY KLOSET JONGKOK (T 45) KLOSET DUDUK (T 70) FASILITAS LISTRIK PLN 1300 W LEBAR JALAN 5 METER AIR BERSIH PDAM PAGAR KELILING

“KODAM yang dikenal dengan slogan, dekat dengan Tuhan-Nya dan Dekat dengan Rakyat-Nya,” dibulan suci Ramadhan 1434 H seluruh prajurit dan PNS Jajaran Kodam menambah pemahaman dan wawasan tentang ilmu-ilmu agama dalam rangka memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT”. Seluruh prajurit Kodam XII/Tpr diwajibkan untuk mengikuti diskusi agama sesuai dengan agama yang dianut. Untuk yang beragama Islam dilaksanakan di Masjid Nurul Ikhlas, agama Kristen di Gereja Syalom Oikumene sedangkan agama Hindu berlangsung di Pura Giripati Mulawarman, Senin (21/ 07) lalu. Ustad Dr. H. Wajidi Sayidi M.Ag dalam tausiahnya mengatakan karakteristik Islam yang terdiri dari Rabbaniyah (Ke-Tuhanan) Insaniyyah (Kemanusiaan) Syumuliyah (Universal)Al-wasthiyyah (Moderat) Al-waqiyyah (Kontekstual) Al-wudhuh (Jelas) dan memadukan antara Tsabat (Tetap) Tathawuwur (Perubahan). “Islam memiliki tujuan akhir dan sasaran yang jauh ke depan menjaga hubungan baik dengan Allah dan mencapai ridha-Nya. tujuan dan sasaran yang bersifat social humanity (kemanusiaan) dan social kemasyarakatan adalah dalam rangka memenuhi sasaran yang lebih besar

mardhatillah (keridhaan Allah) dan pahala (balasan) dari-Nya,” kata Ustadz H Wajidi Sayidi . Dikatakannya, Islam adalah realistis, Islam tidak bertentangan dengan realitas perkembangan zaman. Islam tidak membebani seorang muslim untuk terusmenerus beribadah. Islam sangat menjaga dan memperhatikan manusia dan kebutuhannya, Islam sangat memperhatikan kemampuan yang dimiliki mayoiritas manusia, kelemahan dan dorongandorongan kemanusiaan dan kebutuhan manusia. “Kejelasan dalam dasar-dasar islamiyah, meliputi aqidah, ibadah, moral, adab, syariat (halal/haram). kejelasan sumber-sumber hukumnya, yaitu Al-Quran dan Hadis. kejelasan sasaran dan tujuan, yaitu membentuk insan, keluarga dan umat yang saleh,” jelasnya. Islam merupakan agama yang sempurna. Islam memiliki karakteristik. Rabbaniyah menjadikan manusia berorientasi untuk beribadah dan mencari keridhoan Allah. Insaniyah memberikan akal pikiran untuk terus bereaksi dan berkarya dalam hidup dan sukses di akhirat. Universal merupakan karakter Islam sebagai risalah semua zaman. Wudhuh dalam Islam artinya berwawasan islamiyah yang meliputi akidah, ibadah, moral dan tidak bertentangan dengan syariat. Al-Waaqiyyah sebagai realitas alam ini sebagai suatu hakikat yang nyata.

HUBUNGI:

YONGKY 0852 4551 2773

TYPE 45 & 70 Denah Lokasi

POM BENSIN

Keraton Kadariah

DENAH T 45

DENAH T 70

Jl. Ya’ M Sabran

Jl. Panglima Aim

Jl. Tj Hilir

Kertas Fotokopi Berkualitas

DISTRIBUTOR TUNGGAL

Jl. Tanjung Raya

CV. DUTA UTAMA ADITYA

RS YARSI

Jl. Putri Candramidi No. 8 Pontianak-Kalbar Telp. 0561-767552/766199

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan busana batik bagi Anda dan Keluarga

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy untuk kegiatan formal maupun informal

CMYK

Al-Wasthiyyah mengantarkan manusia pada keseimbangan sebagai mahluk Allah yang sempurna. Tsabat dan Tathawuwur menyebabkan Islam cocok dengan tabiat manusia yang memiliki perbedaan tiap individunya. Sementara, Pdt Mayor CAJ Jaokang Pandapotan,S.Th dalam Khotbahnya menjelaskan isi dari Alkitab yang tertulis di Lukas 15:11-32 adalah seorang Bapa yang mempunyai 2 (dua) orang anak pada suatu saat anak yang bungsu meminta harta warisan yang menjadi bagian miliknya (yang seharusnya harta tersebut dibagikan ketika bapanya sudah meninggal dunia), kemudian dia pergi kenegeri yang jauh untuk berfoya-foya. Setelah uangnya habis, dinegeri dimana dia bertempat itu terjadi kelaparan pada dirinya dan berpikir sangat menyesal atas perbuatannya itu kepada ayahnya sehingga dia berniat bekerja sebagai penjaga babi, karna sangat kelaparannya si anak bungsu berniat untuk memakan Ampas makanan babi tersebut. “Kesimpulan daripada isi Alkitab yang tertulis di Lukas 15:1132 adalah Tuhan Yesus hendak menekankan bahwa seindah indahnya kenikmatan duniawi yang dapat di pandang mata, suatu saat itu akan terbalik menjadi jerat yang akan membuat seseorang meninggalkan Tuhan,” kata Pdt Mayor CAJ Jaokang Padapotan di Gereja Syalom Oikumene. Diingatkan olehnya, apabila kenikmatan itu dikejar melebihi apapun, bahwa kenikmatan yang kelihatanya tidak berdosa sekalipun, Yesus juga secara tidak langsung menyatakan bahwa “ Tempat Tinggal manusia yang sesungguhnya adalah berada di “Rumah Bapa” dalam artian selalu bersekutu dan berhubungan dengan Tuhan. Sementara kegiatan Letkol Cpl Made Marjayi dalam Pelaksanaan Pembinaan Mental menyampaikan diskusi Agama tentang “Ketidaksucian umat Hindu” dimana menurut konsep/falsafah “Rwa Bineda”(dua sisi yang berlawanan), ada suci dan ada kotor, baik-buruk, siang-malam, dll. “Cuntaka” yaitu berasal dari bahasa Jawa kuno berarti keadaan tidak suci, menurut objeknya seperti orang, benda, tanah, lingkungan dan sebagainya. Sedangkan orang cuntaka adalah orang yang mengalami keadaan batin yang tidak seimbang, terganggu ketenangan pikirannya,” kata Letkol Cpl Made Merjayi. o


Harian Borneo Tribune 24 Juli 2013