Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Sabtu, 21 Desember 2013

18 Shafar 1435 H - 19 Cap It Gwee 2564

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

Haris Harahap Minta Kasus WNA Diproses Tuntas Disnakertrans Kalbar Panggil PT.CIP

B uah Bibir

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kalbar, Haris Harahap, meminta kepada Polda Kalbar untuk memproses hukum kasus 19 WNA asal China yang bekerja di PT. Cosmos Inti Persada (CIP) serta membabat kawasan hutan lindung di Boyan Kapuas Hulu Kalbar beberapa waktu lalu tersebut, Jumat (20/12) kemarin.

Atut Ditahan Selama 20 Hari

Borneo Tribune, Pontianak “ Kami berharap dengan sangat kepada Polda Kalbar untuk memproses hukum sampai tuntas PT. CIP, atas pembabatan hutan lindung tersebut, karena selain membabat hutan lindung, diduga pula PT CIP mempekerjakan 19 WNA asal China tersebut tanpa memiliki Izin Menggunakan Tenaga Asing (IMTA), seperti yang terjadi Daerah ....Ke Halaman -11

Haris Harahap

AKBP Mukson Munandar

Cegah Meningginya Eskalasi Konflik

Kesbangpol Gelar Lokakarya Hasil Pemetaan Konflik

Ratu Atut Chosiyah KOMISI Pemberantas Korupsi menahan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, di Rumah Tahanan Wanita Negara Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat, 20 Desember 2013.

Borneo Tribune, Pontianak Untuk dapat menambah dan memperluas wawasan dalam mencegah berkembangnya potensi konflik di Kalimantan Barat (Kalbar), Kesbang Pol Provinsi Kalbar mengelar acara lokakarya hasil pemetaan jenis dan sumber konflik yang terjadi di Kalbar. Acara ini di pusatkan di Hotel Kapuas Palace yang terletak di Jalan Gajah Mada Pontianak.

....Ke Halaman -11

Kamar Rapi Setiap Hari Suatu keluarga ingin menjual rumah mereka. Sang ibu menekankan dengan tegas bahwa anak-anaknya harus membuat tempat tidur mereka rapi setiap pagi. Sebelum berangkat kerja dan anak-anak berangkat ke sekolah, dan dia ingin memastikan bahwa rumah tampak rapi ketika agen menunjukkan kepada calon pembeli. Sang ibu terkejut dan terkesan bahwa tempat tidur anak 15 tahunnya sempurna dan sangat rapi setiap hari. Suatu malam ketika ia pergi ke kamarnya, dia menemukan rahasianya. Dia tertidur pulas di lantai dalam sleeping bag.o

....Ke Halaman -11

Parpol Belum Serahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Deadline Sebentar Lagi Borneo Tribune, Pontianak Meski sudah mendekati masa akhir penyampampaian laporan penerimaan sumbangan dana kampanye periode pertama bagi partai politik peserta pemilu dan calon DPD, namun hingga saat ini belum ada satupun Partai Politik yang menyerahkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye tersebut. “Periode pertama paling lambat tanggal 27 Desember 2013 harus sudah disampaikan ke KPU ....Ke Halaman -11

TIDAK TAHU KEMANA Mobil Dinas Bea Cukai yang diamankan Polresta Pontianak, lantaran diduga “bodong” kini sudah tidak ada diparkirannya. Padahal, sebelumnya Kamis (19/12) lalu terparkir dengan rapi., FOTO : Achmad Mundzirin/Borneo Tribune.

Harso Tolak Dicalonkan Kembali Munas DPP MABT Indonesia

Bea Cukai Diancam Lima Tahun Penjara Polda Kalbar Panggil Dirjen Pusat Borneo Tribune, Pontianak Pihak Bea dan Cukai terancam hukuman lima tahun penjara, lantaran plat berwarna merah KB 601 AX yang dipasang di Mobil Toyota Hilux oleh pihak Bea Cukai diduga plat palsu, dan Kapolda Kalbar Brigjend Pol Arie Sulistyo menegaskan pemalsuan plat adalah suatu pidana, Jumat (20/12) kemarin. “Jika memang mobil tersebut adalah mobil bodong atau mobil selundupan dari luar negeri, mobil ter-

hir Tahun Promo JelangaAnkgsung Hadiah L

ku entuan Berla *Syarat Ket

sebut tidak dapat dibalik nama atau dijadikan hak milik, kemudian jika menggunakan plat nomor polisi wilayah Kalbar, seperti KB 601 AX, itu tidak diperbolehkan, karena memang tidak bisa dilakukan, kemungkinan besar itu pemalsuan plat nomor,” tegas Kapolda Kalbar Brigjend Pol Ari Sulistyo saat dikonfirmasi mobil dinas Bea Cukai yang ditangkap Polresta Pontianak. Kombes Pol Rudi Hartono

....Ke Halaman -11

Harso Utomo Suwito Borneo Tribune, Pontianak Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Majelis Adat Budaya Tionghoa (DPP MABT) Indonesia periode lalu, Harso Utomo Suwito menolak untuk dicalonkan kembali dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ke III MABT Indonesia, Jumat (20/ 12), di Grand Kartika Hotel. ....Ke Halaman -11

PT. ANZON AUTOPLAZA Kantor Pusat : Jl. A. Yani No. 89 Telp. (0561) 734280 Singkawang : Jl. A. Yani No. 8 Telp. (0562) 637000 Ketapang : Jl. R. Suprapto Telp. (0534) 31841

Sanggau : Jl. Jend. Sudirman Telp. 0564 - 2025280 Sintang : Jl. MT. Haryono Telp. 0565 - 24222 Landak : Jl. Pulau Bendu No. 26, Kec. Ngabang

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -


Kayong Utara

Borneo T Tribune

Sabtu, 21 Desember 2013

2

Wanita Terhebat Seleksi Sekda Oleh: Vella Vandany Putri TIDAK terasa sebentar lagi kita akan memasuki hari yang begitu spesial, yaitu Hari Ibu yang tepatnya jatuh pada tanggal 22 Desember 2013 mendatang. Di hari yang spesial tersebut, pastilah orang tua kita, khusunya ibu kita sendiri sangat menantikan hari tersebut, karena ia berharap di hari yang spesial itu, ia mendapatkan sesuatu yang dapat membuat ia tersenyum bahagia. Di hari spesial itu, kita sebagai anak haruslah menjadi anak yang berbakti, berguna dan dapat membahagiakan kedua orang tua kita khususnya ibu kita. Tanpa kedua orang tua kita, kita tidak akan pernah berada di dunia ini terutama ibu kita. Seperti yang kita ketahui, yang kita lihat bahkan yang kita lakukan adalah kita sebagai anak terkadang melawan kedua orang tua, entah itu dari segi perkataan maupun tingkah laku. Padahal, kita tahu jika anak itu tidak boleh melawan orang tuanya terutama Ibu, karena surga itu di bawah telapak kaki Ibu. Dengan demikian, kita sebagai anak haruslah menghormati oarang tua kita jangan sampai kita melakukan hal-hal yang dapat menyakiti atau melukai mereka. Kita juga jangan sampai menyesal dan terlambat untuk meminta maaf, karena sewaktu-waktu orang tua yang kita sayangi bisa pergi jauh meninggalkan kita untuk selamanya. Tidak bisa dipungkiri juga bahwa kita tidak pernah melawan orang tua, pastilah setiap hidup yang kita jalani ada sebuah kesalahan yang kita lakukan kepada oarang tua kita. Di sisi lain kita juga tidak boleh durhaka kepada orang tua terutama Ibu kita. Sebagaimana, seorang Ibu merupakan orang yang sangat berjasa dan sangat penting untuk kita. Begitu banyak pengorbanan yang ia lakukan untuk kita, dari mulai kita dalam kandungan hingga kita besar sampai saat ini. Seorang Ibu rela sakit bahkan ia rela kehilangan nyawanya demi keselamatan anaknya agar dapat hidup dan tumbuh menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta berguna bagi Bangsa dan Negaranya. Pengorbanan seorang Ibu takkan pernah ada habisnya bahkan sampai akhir hayatnya. Apa dengan hal ini, kita masih tega mengecewakannyam membuatnya bersedih bahkan meneteskan air mata. Walaupun kita sering melukai hatinya, ia tetap sabar dan lapang dada untuk memaafkan kesalahan anaknya. Bagi seorang Ibu harta yang berharga untuknya adalah kebahagiaan dan kesuksesan anaknya. Apapun akan ia lakukan agar, karena kebahagiaan anak adalah kebahagiaan orang tua khususnya Ibu Menjadi seorang Ibu tidaklah muda, butuh banyak pengorbanan. Seorang Ibu telah menghabiskan waktu untuk anaknya. Terkadang ia tidak memikirkan kesehatannya, ia rela sakit asalkan anak yang ia sayangi dan ia cintai tetap dalam keadaan yang sehat dan baik bahkan ia juga tidak

tidur demi anaknya agar selalu terjaga dan terlindungi.Ibu memiliki sebuah kasih sayang yang tulus, di mana kasih sayang itu tidak akan pernah usai. Ketika seorang Ibu menasihati anaknya, anak tersebut tidak mendengar dan tidak mau menerima nasihat dari oarang tua terutama Ibunya yang sebagaimana telah merawat, menjaga, membesarkan dan mendidiknya tanpa mengharapkan imbalan dari anaknya. Apapun yang dikatakan maupun dilakukan seorang Ibu terhadap anaknya adalah jalan yang tebaik buat kita. Karena ridha Allah adalah ridho orang tua kita khususnya Ibu. Kita sebagai anak yang sholeh dan sholehah serta berbakti kepada orang tua, tidak lupa kita slalu mendoakan orang tua kita setelah melakukan ibadah dan buatlah hati mereka sejuk dan bahagia agar mereka dapat tersenyum saat melihatmu. Ibu adalah harta yang terpenting buat kita, yang sangat berharga, tanpanya kita bukan apa-apa. Ibu yang selalu mendukung kita, selalu ada buat kita dan selalu berdoa yang terbaik buat kita. Nah, ketika hari Ibu itulah kita bisa menyampaikan kasih sayang kepada Ibu kita, berikanlah kado yang terindah buat Ibu kita agar ia dapat tersenyum bahagia dengan menjadi seorang anak yang baik dan berguna untuk diri sendiri, orang tua dan orang lain. Doa seorang Ibu tidaklah pernah putus, doaitu slalu ada dalam setiap langkah kita, kita selalu terjaga dengan doa yang Ibu berikan kepada kita. Buatlah ia bangga dan bahagia akannya dirimu, jangan biarkan ia terluka dan kecewa lagi. Ibu akan selalu memberikan yang terbaik baik kita. Ingat, pengorbanan seorang Ibu sudah banyak bahkan sampai tak terhitungkan, kita takkan mampu membalas semuanya. Jadikanlah hari Ibu itu hari yang sangat special buat Ibu kalian, ucapkanlah kata maaf padanya dan bahagiakanlah dia dengan prestasimu. Luangkanlah waktu untuk Ibu kalian, temani dia, karena dia membutuhkanmu, jangan biarkan ia sendiri apalagi disaat masa tuanya.Ketika kalian dewasa, rawatlah Ibu kalian sebagaimana ia merawat kalian dari dalam kadungan hingga sampai saat ini. Ibu adalah pahlawan kita, pahlawan yang selalu ada buat kita. Dia rela bekerja demi menghidupi kita. Ia tidak pernah merasa lelah dalam melakukan apapun untuk kalian, ia tulus melakukannya tanpa mengharap balasan. Saya berharap, di hari Ibu nanti, tepatnya tanggal 22 Desember 2013 bisa menjadi hari yang special buat Ibu-ibu yang ada di dunia dan kita sebagai anak juga bisa memberikan yang terbaik buat Ibu kita serta menjadi anak yang sholeh dan sholehah dan bermanfaat bagi Bangsa dan Negara. Tidak hanya itu, kita sebagai anak lebih mau mendengarkan dan menerimanya naseha-nasehat orang tua kita terutama Ibu dan dapat membuatnya bahagia tanpa kita melukai dan membuatnya kecewa. Amin. Vella Vandany Putri Mahasiswa Jurusan Dakwah STAIN Pontianak

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

Bupati Cari Yang Bisa Koordinasi

Borneo Tribune, Sukadana Bupati Kayong Utara H. Hildi Hamid tidak ingin mengintervensi terkait calon Sekertaris Daerah (Sekda) KKU yang saat ini tengah memasuki tahapan assessmen center yang dilaksanakan selama 3 hari di Pontianak, Jumat (20/12). Dikatakan H. Hildi Hamid dirinya tidak ingin mendikte atau menunjuk salah satu kandidat sekda yang dirasa tepat atau dekat dengan dirinya, karena seluruh calon memiliki kemampuan masing-masing, dan siapa yang terbaik akan dipilih sesuai kemampuan dalam seleksi di assessment center tersebut. “Yang dibutuhkan dari seorang Sekda adalah yang mampu menkoordinasikan seluruh SKPD dan mampu

Opini Oleh: Levi Dara Juanti Hari ibu memang pantas untuk dijadikan momen yang sangat bersejarah sepanjang kehidupan manusia. Kenapa tidak, ibu adalah seseorang yang menjadi salah satu rumus kehidupan manusia ada di sini, ada di bumi ini. Selain juga peran ayah juga tak kalah penting. Ibu itu sosok wanita yang sangat kuat dan tangguh, sangat sabar dan penyayang. Mereka dianugerahkan rasa kasih sayang yang luar biasa oleh Allah, yaitu kasih sayang untuk anak-anaknya. Ibu adalah sosok yang luar biasa, selama Sembilan bulan sepuluh hari mengandung, mengandung kesusahan dan sakit yang semakin bertambah, setelah itu berjuang antara hidup dan mati untuk bisa melahirkan sang buah hati, mungkin banyak para ibu yang tidak mementingkan keselamatan nyawanya, demi buah hati keselamatan pun tidak difikirkan lagi. Tapi setelah sang bayi lahir dengan selamat, kesakitan yang dirasa seakan hilang saat itu juga karena telah terobati dengan kebahagiaan yang menurutnya tak sebanding dengan rasa sakit yang dirasakan. Perjuangan seorang yang bernama ibu tidak sampai disitu saja, tapi perjuangan yang penuh dengan kesabaran terus berlangsung hingga tahun per-

menkomunikasikan apa hasil koordinasinya kepada saya,” kata Hildi Hamid saat dijumpai usai pembukaan assessment center di Hotel Kini Pontianak. Siapapun yang mampu lolos dalam seleksi di Assessment Center tersebut, Hildi Hamid yakin bahwa mereka memiliki kemampuan yang cukup dalam dibutuhkan oleh seorang sekda. Hildi juga menyampaikan dengan kondisi KKU yang saat ini memiliki banyak prestasi yang diberikan dari dunia luar dibutuhkan seorang manajer yang mampu menjadikan prestasi tersebut sebagai sebuah potensi yang besar dalam menata sistem pemerintahan di KKU, karena Hildi Hamid menyadari, saat ini KKU memiliki banyak potensi namun

dalam sistem data dan pelaporan KKU masih sangat tertinggal dengan daerah yang lain tidak terkecuali dalam pelaporan keuangan. Selama ini, lanjut Hildi Hamid, SKPD KKU belum mampu menyajikan data yang mampu menjadi gambaran riil tentang KKU, dan demikian juga dalam pelaporan keuangan serta kinerja, sehingga dalam setiap akhir tahun anggaran, masalah yang muncul selalu terulang yakni masih banyaknya dijumpai permasalahan laporan data dan keuangan. Sementara itu, Kepala Bagian Kepegawaian Daerah (BKD) KKu sebagai Panitia Lelang Jabatan Sekda KKU, Romy Wijaya mengatakan, dalam seleksi Sekda ini, keenam calon sekda akan mengikuti seleksi

selama 3 hari dan selama tiga hari tersebut seluruh peserta dikarantina di Pontianak. “Dari enam calon akan dicari tiga calon terbaik yang selanjutnya akan diusulkan ke Gubernur Kalbar untuk diseleksi kembali, dan ketiga nama tersebut nantinya akan disulkan ke Kementerian Dalam Negeri,” kata Romy. Dalam tahapan Assesment center tersebut, BKD KKU melibatkan tim ahli dari Dimensi Solusindo Utama yang telah berpengalaman melakukan kegiatan serupa di Kalbar termasuk di kabupaten Sambas, Sangggau dan daerah lain. Dalam teknis seleksi tersebut, Direktur Dimensi Solusindo Utama H. Sukardi mengatakan, sedikitnya terdapat 18 item yang akan dija-

dikan poin dalam mengukur kemampuan keenam calon sekda tersebut, dimana diantaranya terkait tingkat kompetensi, lidership, kemampuan koordinasi, komunikasi dan sederet tes lainnya. Dalam penerapannya, terdapat metode pengujian kemampuan para peserta sekelsi baik secara interview, tes tertulis dan bahkan simulasi. “Kita akan cari tiga nama tertinggi dari hasil assessment center,” kata H. Sukardi. Seleksi assessment center ini akan dilaksanakan hingga Minggu (22/12), dan pada pembukaan kegiatan tersebut, hadir Bupati KKU H. Hildi Hamid dan Wakil Bupati Idrus, BKD KKU, Romy Wijaya dan keenam peserta calon sekda.(DL)

Emak Is The Best tama, kedua dan seterusnya setelah seorang bayi bisa mandiri. Di masa bayinya sang ibu selalu sabar menyapihnya, menggendong, memandikan secara rutin, memberi makan, menggantikan popok, membersihkan kotorannya. Ibu dengan penuh kasih saying dan kesabarannya melakukan itu semua dengan ikhlas tanpa pamrih. Meski harus terjaga di sepanjang malam, makan tak menentu, tidur tak nyenyak, rela menahan lapar dan hausnya dan segala kepentingan pribadinya selalu di nomor duakan demi sang buah hati. Ibu memang tak pernah selesai dalam hal kesabarannya, dia selalu diuji. Perjuangannya dalam membesarkan sang buah hati kadang tak berjalan dengan mulus seperti yang diinginkan. Meski seorang ibu sudah ekstra mendidik anaknya dengan penuh kasih sayang, perhatian dan pengertian. Namun lingkungan yang membentuk mereka untuk keluar dari didikan kita seorang ibu. Sehingga lingkungan yang kurang kondusif untuk pembentukan watak anak membuatnya kadang jauh dari harapan seorang ibu. Banyak fenomena yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari tentang beberapa persoalan hidup yang dialami oleh seorang ibu. Di usia remaja, biasanya se-

orang anak lebih menonjolkan sifat egoisnya. Segala apa yang diinginkan harus mau nggak mau dipenuhi oleh orang tuanya. Terutama ibu, ibu adalah orang yang sangat besar rasa iba dan simpatinya. Apalagi bila dia melihat anaknya sedih bila apa yang diinginkan tak bisa dipenuhi. Ibu dengan segala ketulusan dan kebaikan hatinya berusaha semaksimal mungkin untuk mememnuhi keinginan anaknya. Namun sebagian besar anak zaman sekarang lebih cepat lupa dengan jasajasa orang tuanya. Faktanya anak-anak remaja sekarang ini lebih dekat dengan media yang dekat dengan mereka. Karena media elektronik yang semakin hari semakin canggih juga berdampak buruk untuk hubungan anak dan ibunya. Media itu kadang mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Artinya, media sekarang membuat seseorang lebih merasa dekat dengan teman-temannya di media, disbanding orang yang duduk dekat disampingnya. Orang yang duduk disamping kita terkadang tidak kita perdulikan, seseorang yang memegang media elektronik seperti laptop. Handphone dan lainnya lebih diperdulikan disbanding orang yang disampingnnya. Ini tentu saja berdampak buruk terhadap perasaan seorang ibu. Bayangkan saja bila seorang anak

yang lebih sibuk dengan laptopnya tanpa memperdulikan ibu yang memanggil berkali-kali dari belakang. Ini sering kali terjadi di masa sekarang ini, ibu memanggil dengan penuh harap agar anaknya merespon panggilan sang ibu. Tapi yang terjadi malah seorang ibu dimarah karena telah mengganggu aktifitasnya yang sibuk dengan dunia mayanya. Selain itu efek negate yang ditimbulkan media adalah seseorang lebih merasa senang bila curhat dengan teman-temannya di dunia maya dibandingkan curhat dengan sang ibu. Tentang pentingnya menghormati kedua orang tua, Allah juga telah menjelaskan dalam QS. Luqman (31) :14 dan QS. Al-Ahqaf (46): 15 tentang perintah berbuat baik kepada ibu dan bapak. Di sini Allah juga telah menjelaskan tentang perjuangan ibu yang mengandung dan menytapihnya hingga dua tahun lamanya. Terlepas dari berbagai fenomena yang lebih mengisahkan betapa banyak ibu-ibu yang luar biasa dengan segala kesabarannya dalam menghadapi anaknya. Pada zaman sekarang ini ternyata juga banyak ibu yang tak punya perasaan terhadap anaknya sendiri. Mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita tentang fenomena di Indonesia tentang para ibu yang tega membuang anaknya baik ditemukan dalam

keadaan masih hidup dan terkadang bayi itu sudah tak bernyawa. Sebenarnya apa yang salah dengan ibu-ibu ini? Apakah hatinya sudah kaku dan beku? Sehingga tak ada lagi belas kasih kepada anaknya sendiri. Anaknya dibuang tanpa perasaan. Padahal kita bisa belajar melalui kisah-kisah wanita tegar dahulu. Seperti siti hajar dan Maryam ibu Nabi Isa. Siti Maryam dengan tegar menghadapi cobaan dan caci maki dari orang-orang di sekitarnya. Dia tidak berputus asa dan tidak pula membuang anaknya Nabi Isa. Dia tetap tegar menghadapi cobaan itu. Berbagai persoalan yang kita hadapi di kehidupan ini memberikan pelajaran untuk kita semua. Harapan kita untuk kedepannya adalah lebih menghargai seorang ibu yang jasanya tidak akan mampu terbalas dengan emas, intan dan berlian. Seorang ibu yang tulus tidak mengharapkan materi apapun dari anaknya. Mereka hanya ingin dihargai dan disayangi. Terkadang manusia akan menyesal setelah dia kehilangan sesuatu. Dan sebelum kehilangan lebih baik gunakan kesempatan yang ada untuk memperbaiki sikap yang selama ini salah terhadap ibu dan ayah. Levi Dara Juanti Mahasiswa BKI Jurusan Dakwah STAIN Pontianak

Pentingnya Pendidikan Anak di Usia Dini PENDIDIKAN merupakan asset yang penting bagi kemajuan bangsa, oleh karena itu setiap warga negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik pendidikan untuk anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun tinggi. Pendidikan anak usia dini adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilaku-

kan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan, jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal. Saat ini beberapa taman kanak-kanak sudah meminta anak murid yang mau mendaftar di sana sudah bisa membaca dan berhitung, oleh karena itu peran orang tua sangat penting untuk membantu anak

mengenal dunia pendidikan. Di masa TK pun sudah mulai diajarkan kemampuan bersosialisasi karena kemampuan itu sudah bisa dibentuk sejak anak usia dini. Pendidikan usia dini itu penting karena di usia inilah anak membentuk pendidikan yang paling bagus. Di usia inilah anak –anak harus membentuk kesiapan dirinya menghadapi masa sekolah dan masa depan. Investasi terbaik yang bisa anda berikan untuk anak adalah persiapan pendidikan mereka di usia dini.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan anak usia dini merupakan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia,begitu pentingnya pendidikan ini tidak mengherankan apabila banyak negara menaruh perhatian yang sangat besar terhadap penyelenggaraan pendidikan ini hingga pemerintah Indonesia pun memberikan layanan pendidikan gratis hingga tingkat smp. Generasi mudalah yang akan memimpin negara ini

ke depannya. Bila generasi muda tidak mendapat kualitas pendidikan yang memadai maka kita akan tertinggal dengan bangsabangsa lain. Kualitas pendidikan sangat penting bagi generasi muda, Mari kita tanamkan pendidikan pada anak sejak usia dini untuk meningkatkan kualitas generasi muda sehingga akan mampu untuk menghadapi persaingan global dunia. Mahasiswi POLTEQ: Novi Pontianak

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Direktur: Emiliana Sekretaris Direksi: Erika Sudiardjo Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Pimred: Hawad Sriyanto Wapimred: Yusriadi Sekretaris Redaksi : Aulia Marti Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering, Hairul Mikrad. Redaktur Pelaksana: Ukan Dinata. Wartawan Senior: Andry, Budi Rahman, Agus Wahyuni Wartawan: Andika Lay, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Jubeironi, Slamet Ardiansyah. Staf Redaksi: Fahmi Ichwan, M Taufik, Fery Ade putra, Yulan Mirza.Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Biro Bengkayang: Mujidi, www.borneotribunecom Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). Singkawang: Rudi Hariyanto Alamat: Jl. Manggis Rt 026/Rw 009 Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah. TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505) Aditya ( 085349867788 ). Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Pemasaran: Fahri (085750296539 ) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2.Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Kapuas Hulu: Teofilusianto Timotius Jl. Pasar Inpres blok A No. 13 Kota Putussibau. Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Biro Kayong Utara : Abdul Khoir. Umum Fitriyana, Ardiansyah. Percetakan/IT: (Manajer) Iwan Siswanto, (Wakil Manajer) Supriyanto, Rustam. Marketing: (Manajer) Hesty Yosana, Kusnan, Aldi C.Sirkulasi : M. Danny, Mulawarman Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Keuangan: Jumi Erlinasari,Linda, Husada Muin. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, halaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Asisten Dirut: Khairoedin Pasaribu. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com

Borneo Tribune


cmyk

Serba Serbi

Sabtu, 21 Desember 2013

Borneo T Tribune

3

Ibu Pahlawan Tanpa Pamrih Borneo Tribune, Sambas Pepatah mengatakan kasih ibu sepanjang jalan kasih anak sepanjang galah, itulah yang digambarkan Anggota Dewan DPRD Kabupaten Sambas, Hj. Muazah dari Fraksi Partai Golkar dalam rangka memperingati hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2013. Menurutnya bahwa peringatan hari ibu ini memang sangat penting dan perlu diperingati, mengingat perjuangan seorang ibu yang telah melahirkan anak-anaknya kedunia serta memberikan kasih sayang yang tak terbatas. Begitu besar perjuangan seorang ibu, sehingga seorang anak tidak mampu membalas akan ketulusan dan keikhlasan seorang ibu. Dikatakannya seorang ibu sama juga dengan seorang pahlawan. Pahlawan yang te-

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69

nyiakan orang tua yang telah melahirkan, merawat serta mendidik kita karena tanpa mereka siapalah kita, “ ungkapnya. Diharapkannya dengan kita memperingati hari ibu ini, setiap anak yang di dunia ini dapat menghormati, menghargai serta menyayangi orang tuanya, yaitu bisa dengan kita ciptakan prestasi yang positif, menjaga nama baik orang tua, menjadi anak yang soleh dan solehah. Disamping itu, Ni Ketut Anggota DPRD Kabupaten Sambas Hj.Muazah yang menggunakan Jilbab dari fraksi golkar menggandeng wakil ketua DPRD Kabupaten Sambas Niketut Indrawati, S.Sos dari fraksi Demokrat. lah mencetak generasi-gene- berkembang menjadi anak rasi penerus yang berprestasi, yang berguna bagi agama, bangberbakat, dan berkualitas. sa dan negara. “ Sosok seorang Pahlawan yang tak kenal de- ibu merupakan cerminan dari ngan arti lelah, selalu tegar lahirnya kasih sayang yang tudalam menjalani hidup agar lus tanpa pamrih, dengan beanak-anaknya dapat tumbuh gitu janganlah kita menyia-

Yasmin, S.Ag. F. Randroprassetianto. R, S.Ag. Seno Diaan, S.Ag. Darto, S.Ag. Natalia Herliana, S.Ag. Piter Sivester, S.Ag. Erna Triponia, S.Ag. Lusia Hartias Paskawati, S.Ag. Sumiati, S.Ag. Tiberius Venerando, S.Ag. Ellia Santi, S.Ag. Bernaderha Osa, S.Ag. Gergorius Ariyo, S.Ag. Juliana,S.Ag Kalviansen Tetel, S.Ag. Kasianus, S.Ag. Paskalis Yorlandianto, S.Ag. Rusmina Bayan, S.Ag. Sebasitana Mokis,S.Ag. Wulandasyarie,S.Ag. Noviani,S.Ag. Romanus Uri ,S.Ag. Antonius Sudarni, S.Ag. Apriyanti Yanti, S.Ag. Pirmus Domianto, S.Ag. Susana Kelumbik, S.Ag. Wiwin Dwi Suryani, S.Ag. Yuni Centiya, S.Ag. Antonia Titin, S. Ag. Asteria Iput, S.Ag. Desi Kristiani, S.Ag. Dubek Sebastiana, S.Ag. Feronika Mole, S.Ag. Herli, S.Ag. Elirena, S.Ag. Teresia Afila, S.Ag. Boni, S.Ag. Darmiyanti Susanti, S.Ag. Duwita, S.Ag. Kristina Julianti, S.Ag. Monica Anggraini Pane, S.Ag. Munika, S.Ag. Nikolas Mering, S.Ag. Patrisia Irnawati, S.Ag. Susi Susanti Katarina, S.Ag. Valeria Evi Vaniawati, S.Ag. Anisah Krisnawati, S.Ag. Baktiar Itam, S.Ag. Doni, S.Ag. Dwi Harianto, S.Ag. Erdiono, S.Ag. Extropia Mimik, S.Ag. Fransiskius, S.Ag. Kristina Meni, S.Ag. Maria Cinderela, S.Ag. Sainal, S.Ag. Theresia, S.Ag. Toni, S.Ag. Apra Ramani, S.Ag. Fetrus Anyim, S.Ag. Rosmini, S.Ag. Y. Sabinus, S.Ag. Jusnianto, S.Ag. Karonia Vivi, S.Ag. Lorensius, S.Ag. Lusiana, S.Ag. Nopiyanti, S,Ag. Veronika Hariyati, S.Ag. Yohanes Joni, S.Ag.

70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106

Yordanus Wawan, S.Ag. Yuliana, S.Ag. Kristina Marta, S.Ag Doniel, S.Ag. Dominikus Herman, S.Ag. Yuliana Tuti, S.Ag. Ludia, S.Ag. Baharun, S.Ag. Herkulana Asmaitiah, S.Ag. Agustina, S.Ag. Emelia Nauni, S.Ag. Febri Fransiskus, S.Ag. Fransiska Rina Binayanti,S.Ag. Herlina Sriemayanti, S.Ag. Joni Jefry, S.Ag. Kristiani Eton, S.Ag. Leo Santoso,S.Ag. Lusiana Repi, S.Ag. Natalia Eti, S.Ag. Noviana Sasarina,S.Ag. Pornia, S.Ag. Priska Laura,S.Ag. Rustiana, S.Ag. Sergio Tohe Teru, S.Ag. Tila Tasika, S.Ag Viktor Herianto, S.Ag Nurlaela, S.Ag. Ernawati, S.Ag. Ertini, S.Ag. Herawati Helena,S.Ag I R I N, S.Ag. Karlina, S.Ag. Marsiana Apia, S.Ag. Nana Lestari, S.Ag. Anita, S.Ag. Baun, S.Ag. Eva Yosefa, S.Ag.

107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143

Hilaria Lery Kristi, S.Ag. Ikalana, S.Ag. Keni, S.Ag. Oktaviana Juliana, S.Ag. Pius, S.Ag. Theodora Hansel Verawati, S.Ag. Tiamus, S.Ag. Hendriyanus, S.Ag. Katharina Nurlena, S.Ag. Marai, S.Ag. Winarti Nelly, S.Ag. Sri Yanti Dami, S.Ag. Mariana Lestari, S.Ag. Theresia Elvi, S.Ag. Natalia, S.Ag. Siti Balkis, S.Ag. Suliadi, S.Ag. Hendrikus Afo, S.Ag. Atik, S.Ag. Subani, S. Ag. Norani, S.Ag. Agustinus Suharmanto,S. Ag. Arkodius Angun, S.Ag. Nikodimus, S.Ag. S. Kalini, S.Ag. Yanti. S.Ag. F. Denni, S.Ag. Yubita Jini, S.Ag. Eni Susanawati, S. Ag. Kristiana Linawati, S.Ag. Selesius Adi Jabar, S.Ag. Anjas Asmara, S. Ag. Ida Wati, S. Ag. Unitasia,S.Ag. Sisilia Koreati, S.Ag. Anastasia, S. Ag. Maria Kornelia Nurhayati, S. Ag.

10 Besar Mahasiswa Reguler No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

NAMA DUBEK SEBASTIANA, S.Ag. YORDANUS WAWAN, S.Ag. DUWITA, S.Ag. DESI KRISTINA, S.Ag. DARMIYANTI SUSANTI, S.Ag. YOHANES JONI, S.Ag. MONICA ANGGRIANI PANE, S.Ag. NIKOLAS MERING, S.Ag. B O N I, S.Ag. KARONIA VIVI, S.Ag. ASTERIA IPUT, S.Ag. NOPIYANTI, S.Ag.

IPK

PERINGKAT

3.74 3.72 3.64 3.62 3.60 3.59 3.54 3,51 3.50 3.50 3.48 3.48

I II III IV V VI VII VIII IX IX X X

1 2 3 4 5

NAMA STEFANUS CAHYADI, S.Ag. M. SAMION, S.Ag. KRIS AYANG, S.Ag. ANA, S.Ag. HERIANTO AYUN, S.Ag.

IPK

PERINGKAT

3.57 3.48 3.43 3.37 3.32

I II III IV V

Ni Ketut juga mengungkapkan kesedihan pada zaman sekarang banyak generasi-generasi yang lupa akan memaknai arti ibu sebenarnya, dimana banyak anak-anak yang melawan serta durhaka kepada ibunya. Sehingga banyak dari anak-anak yang tidak mendengarkan orang tuanya berakibat negative, seperti bergaul bebas, mengkonsumsi obat terlarang dan lainlainnya. “ Hal ini yang menjadi perhatian bagi kaum ibu

khususnya di Kabupaten Sambas agar selalu siap siaga dalam menjaga dan memperhatikan anak-anak kita, karena dampak yang ditimbulkan dari pergaulan yang salah akan berakibat patal. Untuk itu dihari ibu ini bukan hanya kita kenang perjuangan ibu namun maknailah hari ibu ini dengan melakukan hal-hal positif sehingga seorang ibu akan merasa bangga jika anaknya menjadi anak yang baik, “ pesannya.(Rul)

Panwaslu Kabupaten Sambas Gelar Rakor Pengawasan Tahapan Kampanye Borneo Tribune, Sambas Rapat Koordinasi pengawasan tahapan kampanye 2014 bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengiatkan kembali tugastugas para anggota Panwascam seKabupaten Sambas dalam bertugas mengawasi Pemilu Legislatif 2014 mendatang. Rakor ini juga sebagai evaluasi kinerja Panwascam dan pemetaan masalah yang ada di lapangan,” ungkap Kepala Sekretariat Panwaslu Kabupaten Sambas, Deni Andriansyah, S. Kom dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 yang digelar Panwaslu Kabupaten Sambas berlangsung selama dua hari dari tanggal 18-19 Desember di Hotel Wella Sambas dengan diikuti oleh seluruh Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan berjumlah 57 orang seKabupaten Sambas. Deni juga berharap agar Rakor ini dapat benar-benar bermanfaat untuk memaksimalkan tugas-tugas seluruh elemen panitia pengawas baik di tingkat Kabupaten maupun di Kecamatan seKabupaten Sambas serta apa yang didapat oleh peserta rakor pada saat itu diteruskan kembali kepada panitia pengawas pemilu lapanga (PPL). “ Semoga

144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187

Bibiana, S. Ag. Theresia Ica, S. Ag. Beatrik Nirmala Sari, S. Ag . Yohanes Lingsun, S. Ag. Masniyati Martha,S. Ag. Musli, S. Ag. Wetik Supriati, S. Ag. Lidya Verawaty S. Ag. Minus, S.Ag. Rusnawati, S.Ag. Duet Irene,S.Ag. Epifania Nuriyani, S.Ag. Murni Sitinjak, S.Ag. Nelyana, S.Ag. Paulena, S.Ag. Rohani Aniwati, S.Ag. Frans Ahui, S.Ag. Yustina. S , S.Ag. Wenifrida Enni, S.Ag. Benut, S.Ag. Landai, S.Ag. Agustinus Rusliono, S.Ag. Yohanes Maman, S.Ag. Luther, S.Ag. Nopina Kartini, S.Ag. Makarius, S.Ag. Sebastiana, S.Ag. Dilin, S.Ag. Agustinus Puwianto, S.Ag. Lilis Suryani, S.Ag. Asna Nuraini, S.Ag. Khatarina Victoria Lenti, S.Ag. Katharina Elly, S.Ag. Sabarudin, S.Ag. Meriandani, S.Ag. Dayang, S.Ag. Arawati, S.Ag. Basillius, S.Ag. Yohana, S.Ag. Gelomba, S.Ag. Harmanto, S.Ag. Ermina, S.Ag. Gustambrin, S.Ag. Limun, S.Ag.

Ketua Panwaslu Kabupaten Sambas, Iskandar, SH menyampaikan Pengawasan Tahapan Kampanye pada Rapat Koordinasi Pemilu Anggota DPR, DPD Dan DPRD Tahun 2014 di Hotel Wella. Sambas, Senin (18-19/12/2013) kegiatan ini benar-benar bermanfaat dan memiliki makna yang baik bagi panwascam dalam menyukseskan pileg 2014,” harapnya. Ketua Panwaslu Kabupaten Sambas, Iskandar, SH mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan adalah untuk menyatukan persepsi pengawasan tahapan kampanye dalam upaya mewujudkan pemilu luber, jurdil dan bermartabat. Didalam rakor kali ini, kami melakukan simulasi, bedah kasus oleh Panwaslu Kecamatan

188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231

Tinjan, S.Ag. Iriyanti, S.Ag. Rositawati, S.Ag. Cencen, S.Ag. Sukarto, S.Ag. Arniti, S.Ag. Florentina Erny, S.Ag. Lusia Fatmawati, S.Ag. Linus, S.Ag. Mardi, S.Ag. Petrus P. de Rozary, S.Ag. Belita, S.Ag. Noberta Elly, S.Ag. Albertus Mardius, S.Ag. Jumila, S.Ag. Yulita, S.Ag. Monita Kurniawati, S.Ag. Bernadeta Endek, S.Ag. Hernawati, S.Ag. Jongnam, S.Ag. Amienti Marsiana, S.Ag. Benyamin, S.Ag. Clara Sarini Wahyuni, S.Ag. Petrus Jara, S.Ag. Helena Idawati, S.Ag. Acan Nazarius, S.Ag. Agnes Owa, S.Ag Imanuel Katjoi, S.Ag. Kamilus Leba,S.Ag. Marsia, S.Ag. Marsianus Icil, S.Ag. Monika Erna, S.Ag. Rimbon, S.Ag. Rita Sud, S.Ag. Samsunah, S.Ag. Suhardi, S.Ag. Tamaulina Sitepu, S.Ag. Vinsensia Lelu, S.Ag. Yosefina Pida, S.Ag. Stefanus Cahyadi, S.Ag. Veronika Sunin, S.Ag. Andreas Bungai, S.Ag. Adep, S.Ag. Amir, S.Ag.

Sungai Raya, 21 Desember 2013 Ketua STP St. Agustinus Keuskupan Agung Pontianak

Dr. Drs. Andreas Muhrotien, M.Si Pembantu Ketua I

Pembantu Ketua II

Drs. Yosef

Martinus, S.Ag.,M.Si

5 Besar Mahasiswa Program Dual Mode System (DMS) No.

Indrawati, S.Sos, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi Partai Demokrat membenarkan pernyataan Muazah, karena memang pada kenyataan itulah yang terjadi, dimana kasih sayang yang telah diberikan seorang ibu tidak mampu seorang anak untuk membalasnya. “ Bagi seorang ibu, anak adalah amanah yang wajib dijaga, dirawat dan di didik, karena anak adalah penerus generasinya, “ tuturnya.

Pembantu Ketua III

Drs. Martinus Marthin, M.Si Kaprodi

Balitbangmas

Drs. Thomas Kuslin

Dr. A. Totok Priyadi, M.Pd

kemudian mereka meyampaikan hasil bedah kasus kepada peserta rakor, yaitu cara membedah kasus, serta penanganan pelanggaran yang telah di sampaikan oleh pengawas pemilu hasil pengawasan, Dikatakannya dari rakor ini peserta dapat memahami peraturan uu serta materi yang disampaikan pengawasan tahapan kampanye pengawasan terhadap pemasangan alat peraga, kemudian pengawasan terhadap peserta larangan kampanye yang dilarang uu untuk

232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301

Dasot, S.Ag. Elvita Tersila Wisang, S.Ag. Epi, S. Ag Godelifa Bainuan, S.Ag. Imusni, S.Ag. Katarina Ngole, S Ag. Meri. A. , S.Ag. Munika Nadona, S.Ag. Plagia, S.Ag. Rudianto Sambun, S.Ag. Setepanus, S.Ag. Thiarni Katarina Selli, S.Ag. Ully Isabela Ursula, S.Ag. Wenseslaus Peur Meko, S.Ag. Ana, S.Ag. F. Edy Sugiarto, S.Ag. Herianto Ayun, S.Ag. Kris Ayang, S.Ag. M. Samion, S. Ag. Abang, S.Ag Asteria, S.Ag. Badindang, S.Ag Bajin, S.Ag. Beno Suardi, S.Ag. Bontoi, S.Ag. Edo, S.Ag. Emanuel Woko, S.Ag. Fasifikus Karel, S.Ag. Fransiska Dominika Oneng, S.Ag. Fransiskus Gah, S.Ag. Harun, S.Ag. Hendrikus Ate, S. Ag. Heni Puji Astuti, S.Ag. Ignasius Untong Sujono, S. Ag. Kasim, S.Ag. Kristina, S.Ag. Kristina Ervina, S.Ag. Lambertus Balai, S.Ag. Leni Marselina Vuspasari, S.Ag. Linen, S.Ag. Manjen, S.Ag. Manseo,S.Ag. Monika Farida, Parida, S.Ag. S.Ag. Naiging, S.Ag. Nikander Nyiap, S.Ag. Paulinus Jawe, S.Ag. S. Wanti, S.Ag. Seman, S.Ag. Simon Petrus, S.Ag. Susana Salung, S. Ag. Terban, S.Ag. Theodatus, S.Ag. Yeremia Jelian, S.Ag. Yohanes Syahlim,S.Ag. Yulianti,S.Ag. Yuliati, S.Ag. Yusta Fatmawati, S.Ag. Akasius, S.Ag. Albina, S.Ag. Amir, S.Ag. Anastasia Sopiana, S.Ag. Anisetus Ani, S.Ag. Asim, S.Ag. Asnah, S.Ag. Bernadetha Kartini, S.Ag. Darius Awen, S.Ag. Domin , S.Ag. Edy Susanto, S.Ag. Filipus Janoko, S.Ag Gordianus G, S.Ag. Gontramus Dulin, S.Ag.

berkampanye sebagai contohnya PNS, TNI, dan Polri. Iskandar juga menghimbau kepada Calon Anggota Legislatif di Kabupaten Sambas dalam waktu melaksanakan kampanye harus benar-benar melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang telah diatur oleh uu. “ Seperti UU nomor 8 tahun 2012, tentang pemilihan anggota legislative, anggota DPR, DPD, DPRD Pemilu tahun 2014, apabila melanggar peraturan yang telah ditentukan maka akan mendapatkan sanksi, yakni sanksi pidana pelanggaran pemilu, “ tegasnya. Drs. Suhardi, MY, Divisi Penanganan dan Pelanggaran yang juga narasumber Rakor menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan adalah untuk mensingkronisasikan hasil pengawasan dari pada devisi pengawasan dengan studi kasus penanganan pelanggaran. Ketika sudah terjadi sinkronisasi maka antara Devisi Pengawasan dengan Devisi Hukum ada korelasi dalam menangani suatu kasus. “ Artinya setiap kasus yang terjadi harus kita hubungkan dengan hukum yang berlaku sehingga masalah atau kasus tersebut dapat diatasi sesuai ketentuan UU yang berlaku, “ jelasnya.(Rul)

302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370

Heronimus, S.Ag. Hieronymus Heron, S.Ag. Ikik, S.Ag. Jukim, S.Ag. Kapinah,S.Ag. Kartina Sudi, S. Ag. Katarina Paola, S.Ag. Lengki, S.Ag. Maria Lusia Suati, S.Ag. Martinus, S.Ag. Martinus Abong, S.Ag. Mimi, S.Ag. Ningsih, S.Ag. Nonong Milayana, S.Ag. Paulina Emerita, S. Ag. Philipus Philip N, S.Ag. Sutejo, S.Ag. Suzana Upik, S.Ag. Yosafat Sagitarius, S.Ag. Yosepha Avia, S.Ag. Yunita Carolena, S.Ag. Adelina Sadina, S.Ag. Adin Pudon, S.Ag. Alfonsius Ispi Wahyudi, S.Ag. Aloisia Adriana Katek, S.Ag. Alon, S.Ag. Cornellya Nelly, S.Ag. Dominika Balon, S.Ag. Herkulana, S.Ag. Ignasio Husno, S.Ag. Irene Tangkai, S.Ag. Lesen, S. Ag. Lorensius Jasmin, S.Ag. Paulus Saleh, S.Ag. Pelagia Kurniawati, Kurniati, S.Ag. S.Ag. Petronius Kardi, S.Ag. Petrus Tapsir, S.Ag. Sabinus Samson, S.Ag. Yosep, S.Ag. Yukianto, S.Ag. Yuliana Kisli, S.Ag. A. Suherman. A. , S.Ag. Afrosina Martini, S.Ag. Anit, S.Ag. Anyan Junaidi, S.Ag. Bernadus, S.Ag. Ciptanta Subekti, S.Ag. Darwis, S.Ag. Dombot, S.Ag. Fransiscus Paulus Dedi, S.Ag. Herlina, S.Ag. Kornelia Nina, S.Ag. Kristiana Ida, S.Ag. Lasarus Paulus Sinom, S.Ag. Lusia Emiliana, S.Ag. Mal Janadin, S.Ag. Maria Antonia,S.Ag. Maria Martha Anggraini, S.Ag. Mariaty, S.Ag. N. Mariana, S.Ag. Petranel, S.Ag Ratna Juita, S.Ag. Regina, S.Ag. Runjan,S.Ag. Silfanus, S.Ag. Sitali, S.Ag. Sumardi,S.Ag. Tatui,S.Ag. Veronika Pambutan, S.Ag.


Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Sabtu, 21 Desember 2013

4

DWP Ujung Tombak Implementasikan Program Pemerintah Peringatan HUT ke 14 Dharma Wanita Persatuan it dengan beberapa kegiatan atau program yang dilaksanakan. Diantaranya adalah dalam bidang pendidikan yang bekerjasama dengan Kemendikbud RI melalui program pendidikan formal dengan kegiatan-kegiatan penanganan Anakanak Usia Dini (PAUD), dalam bidang Ekonomi dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan melaksanakan pelatihan-pelatihan pengolahan hasil perikanan dan pelatihan budi daya ikan konsumsi/non konsumsi, dalam bidang Sosbud dengan kementrian kesehatan melalui program perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kegiatan yang dilaksanakan oleh DWP diarahkan untuk mengutamakan kegiatan untuk meningkatkan kualitas SDM, memiliki kegiatan sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, kesempatan organisasi, dalam

melaksanakan kegiatan mendahulukan yang skala prioritas, mengutamakan kualitas penanganannya daripada kualitas yang ditangani serta menjaga citra yang baik sebagai istri pendamping aparat pemerintah ditengah masyarakat yang dinamis,” jelasnya. Dalam kesempatan itu pula, Ketua Umum DWP Pusat masih dalam sambutanyan disampaikan agar seluruh anggota DWP mampu meningkatkan kinerjanya untuk menyambut pembangunan berkelanjutan. Dijelaskannya, selaku organisasi kemasyarakatan yang peduli akan kesehatan, perlu dilakukan usaha untuk mencegah agar anak-anak kita tidak memulai merokok sejak usia dini. Hal ini perlu didukung dengan membuat kawasan tanpa rokok, juga untuk melindungi perokok pasif, salah satunya adalah

bagi kaum perempuan yang sedang hamil. “Kita semua memerlukan udara bersih dengan membuat lingkungan yang asri. Di negara kita telah mulai membuat Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat-tempat umum dan alangkah baiknya bila hal ini diperluas sehingga kita semua berhak

pula untuk mendapat udara yang bersih dan terhindar dari polusi,” katanya. Disisi lain, isteri PNS yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan, Dharma Wanita Persatuan sesuai visi dan misinya melakukan kemitraan kerjasama, dimana DWP bisa menjadi ujung tombak untuk

mengimplementasikan program pemerintah di masyarakat. “DWP telah menunjukkan keberhasilan serta kejujuran dengan bekerja tanpa pamrih, semata-mata adalah kepuasan batin dan berdampak positif bagi kinerja PNS sebagai abdi pemerintah,” ujarnya. (Lay).

Diduga Memperkosa Anak Dibawah Umur

Warga Hakimi Pelaku Hingga Tewas Borneo Tribune, Pontianak Warga Desa Sungai Bulan Dusun Wonosari Kabupaten Kubu Raya, diduga menghakimi Sunaryo (48) warga Madiun Jawa Timur selaku pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur hingga tewas, diduga pula warga juga memasukan jenazah Sunaryo ke dalam karung kemudian dikuburkan di dalam tanah disekitar Desa Sungai Bulan Dusun Wonosari, kejadian diduga terjadi pada tanggal 14 Desember 2013 lalu. Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, tewas lantaran melakukan pencurian di salah satu rumah warga, tak mendapatkan barang berharga, pelaku memperkosa seorang anak di bawah umur, sebut saja ‘Bunga’ (14), namun aksi pemerkosaan tersebut, diketahui warga setempat, dan diduga lebih dari lima orang langsung menghakimi Sunaryo. Beni (32) salah satu bagian dari keluarga Sunaryo mengatakan, aksi warga yang menghakimi Sunaryo, dinilai tindakan yang sadis, bahkan dirinya menilai aksi warga yang menghakimi pamannya tersebut telah direncanakan, karena sebelumnya kasus yang dilakukan pamannya tersebut tidak dilaporkan kepada pihak berwajib. “ Anehnya ada orang yang mengaku – mengaku sebagai keluarga dari Paman saya tersebut, bahkan mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Mapolsek Sungai Raya, di mana laporan yang dibuat oleh oknum warga yang mengaku – mengaku tersebut, sudah diketahui oleh polisi. Saya tahu dengan silsilah keluarga kami, dan si pelapor bukanlah keluarga dari paman saya,” kata Beni yang mengaku dirinya sebagai keponakan Sunaryo. Dengan tewasnya Sunaryo ditangan warga, lanjut Beni, pihak keluarga sangat tidak terima atas aksi warga yang membuat pamannya samapi tewas, kemudian dikebumikan secara tidak wajar, bahkan jika pihak berwajib perlu bukti, pihak keluarganya siap membuktikan hal tersebut. “Kami sekeluarga sangat tidak terima, Sunaryo yang merupakan bagian dari ke-

luarga kami dihakimi seperti itu, belum lagi jenazah paman saya itu dikeroyok hingga meninggal, dan dikebumikan dengan cara tidak wajar,” kesalnya. Atas kematian pamannya tersebut, Beni pun mencoba melaporkan kejadian ini ke Polsek Sungai Raya, sesampainya ke Mapolsek Sungai Raya, Beni dikatakan salah satu anggota disana bahwa laporan dan cerita atas tewasnya pamannya tersebut adalah cerita karangan, dan Beni juga dianggap kepolisian di sana bukan lah keluarga dari Sunaryo. “ Polisi bilang sama saya mengarang – ngarang cerita kematian paman saya tersebut, karena menurut polisi di sana laporan sudah ada masuk sebelum saya melaporkan kasus ini, tapi ujung –ujungnya laporan saya diterima juga, tetapi semenjak laporan tersebut hingga kini belum ada ditindaklanjuti,”ungkapnya. Dirinya juga mengatakan, keluarga sangat berharap kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kematian pamannya tersebut, termasuk pada orang yang mengaku sebagai anggota keluarga Sunaryo yang meminta kasus ini untuk tidak dilanjutkan. “Tentunya kita berharap kasus ini cepat ditangani, dan mengungkap tersangkatersangka pelaku pembunuhan terhadap paman saya. Terkait jenazah paman saya yang telah dikebumikan itu untuk dibongkar kembali dan dikembalikan ke pihak keluarga, agar dapat melakukan pemakaman sebagaimana mestinya,” tuturnya. Sementara itu, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, saat kejadian pembunuhan tersebut terjadi, keluarganya melihat langsung aksi brutal yang dilakukan sekumpulan masyarakat. “Saat itu saya tidak berada di rumah, dan sedang ada di Pontianak, tapi orang rumah saya melihat kalau korban di pukuli lebih dari lima orang, kemudian dimasukkan ke dalam karung masih dalam keadaan hidup dan hendak meregang nyawa,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya

TVS Pontianak

: 0853 9320 2778

TVS Ketapang

: 0852 4945 5790

TVS Pinoh

: 0813 4557 8321

TVS Merdeka Motor PTK : 0821 5030 6989

TVS Rasau

: 0853 9355 5508

TVS Sintang

: 0812 5746 6666

TVS Putussibau

: 0821 5125 9567

TVS Tepuai

TVS Singkawang

: 0857 5069 6740

TVS BM Sintang

: 0852 5260 1948

TVS Anugrah Sekadau

: 0813 4540 2238

Hubungi dealer TVS terdekat atau SMS

: 0813 4528 6562

tersebut. Dirinya menyatakan, jika diperlukan untuk mengusut tuntas kasus ini, seorang warga yang merupakan saksi mata atas pengeroyokan yang dilakukan bersedia memberikan keterangan yang sebenarnya. “Kalau kepolisian hendak memeriksanya, saya siap, namun harus ada perlindungan terhadapnya, karena saya khawatir jika tidak ada perlindungan, aksi brutal tersebut juga akan terjadi kembali,” ucapnya. Sedangkan Kapolsek Sungai Raya AKP Sugionosaat dikonfrimasi membenarkan kejadian tersebut, bahkan pihaknya telah menerima laporan kejadian pembunuhan yang dilakukan sekelompok warga di Desa Sungai Bulan Dusun Wonosari, Kubu Raya tersebut. “Kami sangat menyayangkan tindakan aparatur desa di sana, mengapa tidak sigap membuat laporan secepatnya kepada kami, kalau seperti ini TKP sudah dalam keadaan rusak, bahkan untuk adanya laporan ini, kami yang meminta mereka untuk melaporkan kasus ini ke kami, yakni setelah kami mendapat informasi dilapangan,”ungkap AKP Sugiono. Lanjut AKP Sugiono, berdasarkan laporan yang diterima berbarengan informasi yang di dapat anggotanya di lapangan, pelapor hanya menyampaikan laporannya terkait aksi pelaku yang hendak melakukan pencurian di salah satu rumah warga. “Saya perintahkan anggota sebanyak lima orang untuk turun langsung ke TKP, setelah itu laporan baru masuk. Dan hasilnya laporannya lebih berat pada tindakan pencurian yang dilakukan Sunaryo, sedangkan pelaporan terkait kematian pelaku sangat minim,” jelasnya. Lebih jauh lagi Sugiono memaparkan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan atas kematian Sunaryo, di mana pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap ‘Bunga’ (14) anak di bawah umur diduga telah menjadi korban pemerkosaan beserta orang tuanya, serta Kepala Desa setempat, dan sudah dilakukan pemeriksaan.(Zrn).

CMYK

ujung tombak untuk mengimplementasikan program pemerintah di masyarakat serta merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bergerak dalam bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya. “Selama ini, DWP sudah menunjukkan keberhasilan serta kejujuran dengan bekerja tanpa pamrih, semata-mata adalah untuk kepuasan batin dan berdampak positif bagi kinerja PNS sebagai abdi pemerintah,” kata Ketua Umum DWP Pusat yang dibacakan Ketua DWP Setda Kalbar Ny H Suminah Ngatman saat perayaan HUT DWP ke-14 di Provinsi Kalbar. Dikatakannya, DWP Pusat telah membuat MoU dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta terka-

CMYK

Borneo Tribune, Pontianak Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-14 tahun 2013, DWP Setda Kalbar mengadakan acara syukuran. Kegiatan digelar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (19/12). Peringatan HUT DWP dengan tema Dharma Wanita Persatuan siap dan mampu berperan aktif menuju pembangunan berkelanjutan, dihadiri seluruh pengurus dan anggota DWP Unsur Pelaksana Dinas, Kantor dan Badan Se Kota Pontianak. Sekda Kalbar Drs M Zeet Hamdy Assovie selaku Penasehat DWP Kalbar hadir bersama Wakil Ketua TP PKK Kalbar Ny Karyanti Sanjaya hadir dalam accara syukuran HUT DWP Setda Kalbar. Menurut Ketua Umum DWP Pusat Ny Nila F Moeloek Dharma Wanita Persatuan (DWP) adalah


Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Sabtu, 21 Desember 2013

5

Warga Wajok Hulu Tolak Aktivitas PT MAS Borneo Tribune, Mempawah Kekecewaan masyarakat Wajok Hulu yang lahannya digarap PT Mitra Sawit Andalan (MAS) mendapat tanggapan serius Bupati Pontianak, Ria Norsan. Ratusan warga, Kamis (19/12), menggelar demonstrasi di Kantor Bupati Kabupaten Pontianak,. Bupati Pontianak, Ria Norsan, saat menerima perwakilan warga mengatakan menyambut baik aspirasi yang disampaikan warga, dan akan mengecek dokumen antara kepemilikan warga dengan PT MAS. “Saya harap warga sesegera mungkin mengumpulkan dokumen kepemilikan tanah, dan kami akan langsung memeriksa termasuk surat dari PT MAS, melalui bidang pemerintahan. Setelah itu baru melaksanakan pengecekan di lapangan,” kata Norsan. Sedangkan untuk keinginan warga agar aktivitas perusahaan dihentikan, Bupati tidak dapat memenuhi, karena masih belum ada kepastian dalam keputusan hu-

kum, sehingga masih harus dilakukan pemeriksaan secara terperinci. “Kita juga akan segera memanggil pihak PT MAS untuk meminta penjelasan. Namun yang pasti akan kita cek kebenarannya melalui surat kepemilikan tanah tersebut. Maka kita harus melihat dulu, sebab belum tahu siapa yang benar dan tidak, kalau putusan hukum sudah ada, akan kita tindaklanjuti,” tegasnya. Sedangkan menurut koordinator relokasi pengungsian warga, Aan Sari’an, pihaknya kecewa lantaran di lokasi yang mereka lakukan aksi sebelumnya telah di police line. Padahal warga merasa, tanah tersebut adalah milik mereka. “Sudah beberapa kali dilakukan mediasi, namun perusahaan (PT MAS) masih juga menggarap lahan masyarakat. Padahal kami mempunyai bukti kepemilikan lahan. Bahkan masyarakat sudah mengalah dengan menjual lahan tersebut, namun tidak menemukan jalan keluar karena harga yang

kami inginkan tidak dipenuhi perusahaan,” jelasnya. Untuk itu, dia berharap pemerintah Kabupaten Pontianak mau memfasilitasi permasalahan warga tersebut. Karena menurut dia, pemasangan Police Line di lokasi tersebut sudah tidak menunjukkan ketidakberpihakan kepada warga. “Itukan bukan tindakan pengerusakan, kenapa harus di police line. Lagian yang kami cabut tanaman sawit itu adalah tanah warga dan diganti pula dengan tanaman kebun. Kenapa seolaholah masyarakat yang menyerobot lahan perusahaan. Ini yang kami kesalkan,” ungkapnya. (JoE).

Aspirasi Bupati Pontianak, Ria Norsan menerima aspirasi warga Desa Wajok Hulu di Aula Kantor Bupati Pontianak. Foto : Johan Wahyudi/ Borneo Tribune

Direktur PDAM Mempawah Ikut Nyaleg

Pengawas Belum Menerima Surat Pengunduran Diri Borneo Tribune, Mempawah Tahapan penyelenggaraan Pemilu Anggota DPRD Provinsi Kalbar diduga telah melanggar aturan dan ketentuan yang berlaku. Pasalnya, terdapat salah satu nama Calon Legislatif (Caleg), Zainul Arifin yang disinyalir pejabat aktif di kursi Direktur PDAM Mempawah, masuk dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) DPRD Provinsi Kalbar 2014. Zainul Arifin terdaftar sebagai Caleg dari Partai Gerindra dengan nomor urut 8 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat 2, Kabu-

paten Pontianak-Kabupaten Kubu Raya (KKR). Kebenaran sosok Dirut PDAM Mempawah itu semakin santer. Bahkan, beberapa masyarakat membenarkan kalau yang bersangkutan telah melakukan sosialisasi dengan membagikan kartu nama sebagai Caleg DPRD Provinsi Kalbar pada Pemilu 2014 mendatang. Sedangkan merujuk pada UU Nomor 8 tahun 2012 Tentang Pemilu pasal 51 huruf (k) dan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 tahun 2013 tentang pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan

DPRD Kabupaten/Kota pada pasal 4 huruf (k) menegaskan, harus mengundurkan diri sebagai kepala daerah, wakil kepala daerah, PNS, TNI/Polri, direksi, komisaris, dewan pengawas dan karyawan pada BUMN atau BUMD atau badan lainnya yang anggarannya bersumber dari keuangan negara yang dinyatakan dengan mengundurkan diri dan tidak dapat ditarik kembali. Untuk itu, Asisten II Setda Pemerintah Kabupaten Pontianak yang juga pengawas PDAM Mempawah, Ismail mengaku pihak-

nya sama sekali tidak mengetahui keikutsertaan Dirut PDAM Mempawah dalam bursa caleg DPRD Provinsi Kalbar 2014 mendatang. Padahal keputusan DCT telah ditetapkan sejak Agustus silam. “Yang bersangkutan tidak pernah berkoordinasi dan mengkomunikasikan kepada kami tentang keinginannya mencalonkan diri sebagai caleg. Jadi, kami tidak tahu kalau yang bersangkutan sudah terdaftar sebagai caleg di salah satu partai politik,” kata Ismail. Bahkan, lanjut Ismail

sampai saat ini pun pihaknya belum menerima surat pengajuan pengunduran diri dari Dirut PDAM Mempawah. Pihaknya pun tetap menunggu itikad baik dari yang bersangkutan untuk mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku. “Beliau (Dirut PDAM) harus menentukan pilihan. Jika memilih sebagai caleg, maka harus mengundurkan diri dari Dirut PDAM. Dan kita masih menunggu yang bersangkutan mengirimkan surat pengunduran diri untuk kita proses lebih lanjut,” tegasnya.(JoE).

5 SKPD Kubu Raya Dapat Anggaran Belanja Langsung Diatas 20 M

Muda: Anggaran Harus Tepat Sasarannya Borneo Tribune, Kubu Raya Pemerintah Kubu Raya pada 2014 mendatang akan lebih fokus dalam menangani segala permasalahan yang terjadi di wilayah Kubu Raya, baik itu di bidang infrastrukur, pertanian, pendidikan, meningkatkan mutu air bersih, perhubungan dan lain-lainya. ”2014 saya harapkan kubu raya lebih baik dan maju dari kabupaten/ kota lainya yang ada di Kalbar,”kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, belum lama ini. Muda mengatakan, untuk fokus dibeberapa bidang se-

perti, infrastrukur, pertanian, pendidikan, meningkatkan mutu air bersih, perhubungan dan lain-lainya. Pihak pemkab akan memantau alokasi anggaran belanja SKPD apakah benar tepat pada sasaran strategis. Menurut Muda, dalam RAPBD tahun 2014, terdapat lima SKPD yang akan mendapatkan alokasi anggaran belanja langsung program dan kegiatan di atas Rp20 miliar yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan, Dinas Bina Marga dan Pengairan

serta Dinas Pertanian dan Peternakan. ”Jadi segala anggaran belanja SKPD Kubu Raya akan kita pantau. Dan anggaran itu pun harus bernar-benar digunakan tepat pada sasaranya. Sehingga tidak ada lagi masyarakat Kubu Raya yang tidak merasakan akses pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Kubu Raya,”ujarnya. Disamping itu , Muda juga meminta kepada seluruh SKPD Kubu Raya untuk transparansi dalam pelayanan publik. Dimana sebagai aparaur pemerintahan dan

birokrasi negara republik indonesia ini kkita dituntut untuk transparan dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Lanjut Muda mentakan, Pemerintah Kubu Raya kedepanya, juga akan tetap memperkuat pelaksanaan program perlindungan sosial. Hl itu dilakukan dalam upaya menurunkan tingkat kemiskinan, termasuk penguatan program pro-rakyat dan sinergi antar klaster pengentasan kemiskinan dalam rangka mendukung rencana percepatan perluasan pengurangan kemiskinan di

Indonesia. ”Untuk program lainnya yang akan dilakukan adalah dengan memperkuat pembangunan dan penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang pendidikan, kesehatan, sosial budaya, pemerintahan, agama dan mental spiritual,”tuturnya. Muda mengatakan, Pemkab Kubu Raya akan memperkuat perekonomian masyarakat serta mengembangkan kewirausahaan dan potensi ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian kualitas lingkungan hidup. (Adex)

Pasar Murah Kubu Raya Ringankan Beban Masyarakat Borneo Tribune, Kubu Raya Sejumlah masyarakat Kabupaten Kubu Raya mengaku bahagia atas perhatian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Dimana harga pada barang kebutuhan pokok dalam menjelang natal dan tahun baru ini sangat melonjak signifikan. Satu diantara warga Kubu Raya, Yulianus mengaku senang atas perhatian Pemerintah Kubu Raya. Pasalnya dengan adanya pasar murah itu segala kebutuhan pokok dapat terbeli dalam menyambut natal dan tahun baru ini. “Ya kalau ikut harga pasaraan sangat jauh berbeda. Misalnya minyak makan perlikolnya Rp.11.000,-. Di pasr murah ini harganya lebih turun sedikit dari harag normalnya,”kata Yulianus, (20/12). Sementara itu, Indah satu diantara warga Kecamatan Sungai Raya mengucpkan terimakasih atas adanya psar murah di wilayahnya. Dimana dengan adanya pasar murah ini sangatlah membantunya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya. Meskipun dirinya tidak merayakan natal seperti kepercayaan umat non muslim. Namun untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam rumah tangga sangatlah penting. “Untuk ayam saja perkilonya saat ini sudah mengalami kenaikan,apa lagi untuk kebutuhan-kebutuhan lainya jelas mengalami kenaikan. Namun ia berterimakasih sekali kepada Disperindag dan Pemerintah Kubu Raya yang merespon segala keluhan masyarkat dalam menghadapi kenaikan segala harga kebutuhan pokok,”ujarnya. Sementara itu, Leydianto membenarkan , menjelang natal dan tahun baru ini, telah terjadi kenaikan harga sembako, namun harganya tidak terlalu tinggi.”Namun, kita prediksikan harga itu akan terus naik hingga menjelang H-3 Natal nanti. Namun, dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya harganya juga masih dalam batas normal,” tuturnya. Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya pun membuka pasar murah dengan melibatkan pedagang yang ditunjuk langsung oleh pemerintah desa. “Jadi polanya, pemerintah desa nanti yang menunjuk pedagang yang dipercaya untuk menjual sembako itu. Harganya nanti kita yang subsidi,” katanya. Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan, agar subsidi sembako tersebut tepat sasaran dan tidak dimainkan oleh pedagang. Leydianto menambahkan, pada pasar murah tetsebut akan menyediakan beberapa sembako seperti gula, telur, mentega dan lain sebagainya. “Kita harapkan pasar murah ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang merayakan Natal nantinya agar bisa mendapatkan harga sembako yang terjangkau,” katanya. (Adex)


Bengkayang Borneo Tribune

Sabtu, 21 Desember 2013

Awang: Banyak yang Harus Dicontoh dari Kanada

Awang Ishak

Borneo Tribune, Singkawang Banyak yang harus dicontoh Walikota Singkawang, Awang Ishak, ketika berada di Kanada selama 12 hari kemarin. Awang menceritakan kepada ribuan guru, bagaimana kisah dunia pendidikan di sana. Menurut Awang, tidak berlebihan jika kita yang berada di Singkawang belajar, mengamati atau membandingkan keadaan di sektor pendidikan dan peranan guru di Indonesia dengan kondisi di luar Negeri. Setelah berkunjung ke Kanada, Awang mempunyai gambaran tentang negara tersebut, dan ingin berbagi pengalaman dengan PGRI yang sedang merayakan HUT ke-68. “Kanada adalah Negara federasi yang terdiri atas sepuluh provinsi dan tiga teritori. Di bawah konstitusi Kanada, Pemerintahan Provinsi memiliki tanggung ja-

wab penuh di semua level pendidikan,” katanya di sela-sela acara Resepsi HUT PGRI ke-68 dan HGN di Gedung Happy Building Singkawang, Rabu (18/12) kemarin. Tidak ada Departemen Pendidikan di tingkat pemerintahan federasi di Kanada, kata Awang, Departemen Pendidikan hanya ada di tingkat Pemerintah Provinsi. “Berdasarkan Indeks Pembangunan Pendidikan, kualitas pendidikan di Kanada termasuk lima besar terbaik di dunia. Bandingkan dengan Indonesia yang pada urutan ke-65 dari 128 negara pada tahun 2007,” ujarnya. Menurut Awang, pendidikan di Kanada juga sama sekali tidak memungut biaya alias gratis sampai ke tingkat SMA. “Jenjang pendidikannya terdiri atas SD dan SMP selama delapan tahun, dan Pendidikan Menengah

tiga tahun,” katanya. Selain itu, cerita Awang, penerimaan siswa baru di sekolah tidak dilakukan dengan ujian masuk, tetapi berdasarkan kewilayahan atau rayonisasi. “Metode pengajaran di Kanada akan mempersiapkan murid dengan keterampilan yang diperlukan menghadapi pasar global,” papar Awang. Peran serta masyarakat melalui dewan komite sekolah dalam mengembangkan pendidikan, kata Awang, di Kanada sangat tinggi. “Dapat dilihat dari sumbangan dana yang diberikan langsung ke sekolah, untuk melengkapi fasilitas sekolah dengan nilai yang cukup besar,” katanya. Penghasilan gurunya juga tidak terlalu tinggi. Tetapi diberikan kemudahan atau subsidi oleh pemerintah dalam memperoleh perumahan dan kendaraan. “Kepindah-

an guru (mutasi) dari satu sekolah ke sekolah lain sangat jarang terjadi. Bahkan di Sekolah Dasar Oxford (SD Negeri) yang kami kunjungi, kebanyakan guru bertugas di atas 20 tahun. Bahkan ada mantan Kepala Sekolah yang melanjutkan karirnya menjadi pengawas sekolah di sekolah yang sama dan mengabdi hingga lebih dari 40 tahun,” ungkap Awang. Sementara untuk siswanya juga, tambah Awang, tidak berkewajiban menggunakan seragam sekolah. “Bukan maksud saya menilai atau membanding-bandingkan kondisi pendidikan Indonesia - Kanada untuk tujuan merendahkan martabat pendidikan di tanah air. Beberapa aspek yang kita amati sepanjang mungkin dilaksanakan di daerah kita, mengapa tidak kita adopsi, disesuaikan dengan budaya Indonesia,” pungkas Awang. (RH)

Jadwal Firzanur Fiyolanda Pengumuman Juara Nasional Anggar CPNS Diundur Lagi

H. Juandi Borneo Tribune, Singkawang Peserta ujian CPNS 2013 Pemerintah Kota Singkawang, diharapkan bersabar untuk menunggu pengumuman kelulusan. Pasalnya, kelulusan itu sebelumnya dikabarkan akan diumumkan pada tanggal 4 Desember, namun diundur hingga 17 Desember, dan kembali diundur lagi hingga 24 Desember. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Singkawang, H. Juandi saat dikonfirmasi, membenarkan mengenai ditundanya lagi pengumuman CPNS. Namun, ia menyebutkan jika itu sudah menjadi keputusan Pusat. “Memang benar diundurkan lagi, dapat dicek di situs resmi Kemenpan,” ka-

tanya. Dia mengakui, sampai saat ini belum menerima surat atau pemberitahuan yang menyebabkan pengumuman itu ditunda lagi. Namun dirinya hanya mengingatkan, agar peserta melakukan pengecekan di website resmi Kemenpan untuk mengetahui jadwal pengumuman CPNS. Juandi mengatakan, jika seleksi CPNS di Kota Singkawang kemarin menggunakan sistem baru yakni Computer Assisted Test (CAT). Dari sistem itu, ujar Juandi, Passing Grade kelulusan CPNS Kota Singkawang tidak memenuhi kuota yang ditetapkan. ”Jadi sistem CAT itu, Passing Grade kelulusannya tidak memenuhi kuota penerimaan CPNS di Singkawang,” ujarnya. Karena itu, lanjut Juandi, BKD meminta ke Pusat agar formasi yang dibutuhkan di Kota Singkawang tetap terpenuhi. ”Makanya kita juga masih menunggu, karena meminta ke Pusat agar formasi di sini terpenuhi. Soalnya dari passing grade, kuota kita tidak terpenuhi,” ujarnya. Namun, Juandi mengingatkan kepada peserta untuk mengecek pengumuman kelulusan itu ke situs-situs resmi. Karena dikhawatirkan, menjelang pengumunan itu mulai bermunculan situs-situs palsu. Selain pada website Kemenpan, untuk memastikan kebenaran jadwal pengumuman atau hasil ujian CPNS nantinya, dapat juga dicek di situs BKN atau situs Kementerian Komunikasi dan Informatika., (RH)

Borneo Tribune, Singkawang Firzanur Fiyolanda gadis kelahiran Singkawang, 25 November 1996 ini berhasil mempersembahkan medali perak degen puteri perorangan dan medali emas degen puteri beregu pada Kejurnas Cabang Olahraga Anggar antar pelajar seluruh Indonesia 2013 di Nangroe Aceh Darussalam, akhir November 2013 lalu. Sejumlah prestasi sudah diraihnya baik prestasi Nasional maupun Internasional, Juara II Sukan Borneo 2011 lalu di Kaltim, juara II Degen Kadet Puteri tingkat Nasional di Jakarta 2012, dan terakhir November lalu ia mempersembahkan medali untuk Kalbar di Tanah Rencong. Sejak 2007 tercatat 14 medali yang berhasil disabet Firza. Firza yang sudah menekuni Anggar sejak duduk di bangku Sekolah Dasar mengaku kalau anggar adalah olahraga fantastis. Menurutnya, kunci keberhasilan itu tekun, disiplin dan tanggung jawab. “Jika gagal jangan pernah putus asa dan menyerah, coba dan coba lagi, selalu ada jalan jika kita berusaha,” ujar puteri dari pasangan Hamidi Irwansyah dan Nur’aini ini. Prestasi yang diraihnya itu tidak lepas dari dukungan sang Ayah, Hamidi Irwansyah, yang sejak kecil selalu mengantar dan menjemputnya latihan anggar. Selanjutnya, siswi SMAN 2

6

Dua Pencuri Gudang Pabrik Penggilingan Padi Diringkus Polisi Borneo Tribune, Singkawang Ja dan Tu yang beraksi di sebuah Gudang Pabrik Penggilingan Padi, Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Rabu (17/12) diringkus Polsek Singkawang Timur dan Satuan Reskrim Polres Singkawang, Rabu (17/12). Penangkapan itu dilakukan setelah polisi menerim laporan jika gudang tersebut dimasuki tamu tak diundang alias maling, pada Minggu (8/12) pukul 22.00 WIB. “Kejadiannya, Minggu, 8 Desember 2013,” kata Kapolres Singkawang, AKBP A. Widihandoko melalui Kasat Reskrim, Bermawis. Dari laporan atas kejadian itu, polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap keduanya. Ja ditangkap di kediamannya di Singkawang Timur, sedangkan Tu ditangkap di Jalan Veteran. Dari tangan keduanya, lanjut Bermawis, didapatkan barang bukti tabung gas isi 3 kilo beserta kompornya, mesin penjahit dan dua karung beras. “Barang bukti yang kita dapatkan, kompor sekaligus tabung gas isi 3, mesin penjahit dan dua karung beras,” katanya. Penangkapan ini menambah deretan kasus yang sudah diungkap polisi atas kasus pencurian dengan pemberatan (Curat). Dimana, sebelumnya juga pelaku sudah menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan atau jambret dan curat. Bermawis mengatakan, tidak menutup kemungkinan pelaku kejahatan beraksi secara komplotan apalagi yang baru saja ditangkap ini. Pasalnya, lanjutnya, saat ini polisi juga sedang memburu tersangka lainnya. “Pelaku beraksi tidak sendiri tapi diduga berkomplotan. Dan kasus yang sudah terungkap tetap kita kembangkan lagi,” jelasnya. (RH)

Lampu Jalan Tanggung Jawab Pemerintah Borneo Tribune, Bengkayang Pemasangan lampu jalan menjadi tanggung jawab Pemerintah kabupaten Bengkayang. Demikian dikatakan Kepala Ranting PLN Bengkayang, Sulaiman. ”Untuk lampu jalan, ada atau tidaknya bukan tanggung jawab kita,” jelasnya saat ditemui di kantor PLN Bengkayang. Tambahnya, bukan saja pengadaan, pemeliharaan lampu jalan juga menjadi tanggung pemerintah. ”Untuk lampu jalan tersebut, wewenang PLN hanya mengambil pajak penerangan jalan. Hasil pungutan itu kemudian diserahkan ke pemerintah daerah,” katanya. Sulaiman menerangan, pajak penerangan lampu jalan itu diserahkan ke Pemerintah melalui rekening dan dilakukan setiap bulan. ”Kalau berapa besar ppj yang masuk dalam tiap bulannya silahkan hubungi pemerintah saja,” katanya. (Mu).

Singkawang kelas 12 ini, akan berjuang mengikuti Southeast Asian Games Fencing Championships (SEAFC) di Kuala Lumpur Malaysia bulan Januari 2014 mendatang. Ia meminta dukungan dan doa dari masyarakat Kota Singkawang, khususnya penggiat cabang olahraga anggar. “Saya mengucapkan terima kasih kepada orang tua, saudara, Bapak Walikota Singkawang, Pak Sekda, Bu Lies, pelatih Emy Parniwati Ningsih, Ketua Almeka Fencing Club, Pengcab Ikasi Kota Singkawang beserta KONI, Kepala Sekolah, Guru-guru dan teman yang selalu mendukung, motivasi dan doa,” katanya. (RH)

Almumtaz Peduli Baksos Sunatan Masal Borneo Tribune, Bengkayang Almumtaz Peduli Kabupaten Bengkayang kembali melakukan bhakti sosial dengan menggelar sunatan masal yang dipusatkan di Dusun Semangak Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang, Kamis (20/12). Aris Winandar, Kepala Cabang Almumtaz Peduli Kabupaten Bengkayang mengatakan, sunatan masal tersebut diarahkan kepada anak -anak yang kurang mampu. ”Untuk tahun ini, anak -anak yang bisa kita layani untuk sunatan masal sebanyak 25 orang. Anak -anak itu berasal dari Dusun Sebalo dan Semangak Desa Setia Budi,” kata Aris menerangkan. Aris mengatakan, kegiatan sunatan massal itu disambut antusias warga. Pelayanan dilaksanakan di rumah salah seorang warga mulai pukul 10.00 sampai pukul 16.00. ”Sunatan massal ini melibatkan Dinas Kesehatan sebagai penyedia tenaga medis dan obatobatan,” jelas Aris. Dengan terlaksanakan sunatan massal tersebut, Aris mengucapkan terima kasih kepada pihak pihak terkait, seperti Dinas Kesehatah, Kecamatan Teriak, Kecamatan Bengkayang dan tentukan para warga. (Mu)

Ariswinadar


Sabtu, 21 Desember 2013

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

7

Wakapolda Kunjungi Menjalin Borneo Tribune, Menjalin Rabu (18/12) Wakapolda Kalbar Kombes Pol Hasanudin memantau kegiatan bhakti sosial dan mengunjungi masyarakat korban banjir di Kecamatan Menjalin. Kunjungan Wakapolda Kalbar, Kamis (19/12) ditindaklanjuti dengan kunjungan Kapolres Landak AKBP Frans Tjahyono yang memantau kegiatan sosial sekaligus memberikan bantuan

berupa sembako secara simbolis kepada masyarakat korban banjir di Menjalin. Rombongan Kapolres sendiri didampingi jajaran Muspika Menjalin. Kegiatan Polda Kalbar bekerjasama dengan Yayasan Dokter Peduli (Doctor Share) Jakarta dan Dominikan Awam Indonesia Regio Pontianak. Kegiatan bhakti sosial berupa pemberian ban-

Zulkarnain Terpilih Kembali Sebagai Kades Raja

Borneo Tribune, Ngabang Zulkarnain, Cakades Raja Kecamatan Ngabang, terpilih kembali sebagai Kades Raja untuk periode 2013-2019. Zulkarnain mengantongi suara sebanyak 1065 suara. Sementara lawannya, Purbono Hadi mendapat dukungan 503 suara. Pilkades yang digelar Kamis (19/12) dengan jumlah pemilih terdaftar 2.631 pemilih. Usai perhitungan suara, Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Raja langsung menggelar rapat pleno penetapan Cakades Raja terpilih. Kades Raja terpilih, Zulkarnain mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Raja yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin Desa Raja untuk kedua kalinya selama enam tahun ke depan. “Saya akan melanjutkan program kerja sebe-

lumnya yang masih kurang dan untuk kita benahi bersama. Diantaranya yakni yang berkaitan dengan masalah kebersamaan masyarakat yang lebih utama,” ujarnya. Sedangkan yang berkaitan dengan pembangunan di Desa Raja katanya, berdasarkan hasil Musrenbang Desa yang dikumpulkan dari aspirasi pembangunan di tingkat Dusun, tentu akan ditindaklanjuti pada Musrenbang tingkat Kecamatan. “Aspirasi tersebut seperti aspirasi di bidang fisik berupa pembangunan jalan lingkungan dan jembatan yang masih tertunda tentu akan kita kawal supaya bisa diperhatikan oleh Pemerintah,” katanya. Terpisah, Cakades, Purbono Hadi mengaku puas dengan hasil perolehan suara dalam Pilkades Raja tersebut. “Saya puas dengan hasil yang diperoleh dari Pilkades ini meskipun saya kalah dalam pesta demokrasi ini. Inilah wujud dari perjuangan kami. Meskipun kalah, kami tidak dendam dan tidak sakit hati,” ungkapnya. Ia sendiri legowo menerima kekalahan tersebut. Ia pun meminta kepada Cakades Raja terpilih untuk bersamasama membangun Desa Raja ke depannya. “Saya pun tetap mendukung visi misi dan program kerja yang akan dilakukan oleh Cakades Raja terpilih tersebut,” janjinya.(Syah)

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK KB 3808 LK NR: MH328D40BBJ398258 NM: 28D-3398220 A/N

STNK KB 2420 LM NR: MH35D9204CJ536205 NM: 5D9-1536287 A/N NIKO AMAN

Zulkarnain, Kades Raja terpilih. FOTO Ya’ Syahdan Borneo Tribune

Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK KB 2573 LG NR: MH331B002AJ315643 NM: 31B-315702 A/N ANTONIUS ALIM Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

STNK KB 2479 LF NR: MH31S70069K553742 NM: 1S7-553705 A/N SUKAISIH Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

tuan dan pengobatan gratis kepada warga di Kecamatan Menjalin paska tertimpa musibah banjir besar. Kegiatan dua hari, dimulai Rabu (18/12) dan Kamis (19/12), dipusatkan di Paroki Menjalin. Kapolres Landak mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut terhadap kepedulian dan kebersamaan untuk bisa berbagi dengan memberikan bantuan kepada masyarakat Menjalin yang tertimpa musibah banjir. “Bantuan berupa sembako bagi masyarakat korban banjir ini berasal dari Polda Kalbar. Berkenaan dengan kunjungan Wakapolda Kalbar itupun dalam rangka untuk melihat langsung situasi dan kondisi paska banjir di Menjalin serta melihat langsung kondisi masyarakat korban banjir di Menjalin,” ucapnya.

Opini Oleh: Muhammad Faisal Hari Ibu adalah salah satu hari yang banyak menyita perhatian dikalangan masyarakat, tapi apa makna hari ibu sebenarnya. Tentunya tiap orang memiliki pandangan yang berbeda tentang hari ibu. Hari Ibu adalah hari peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarga nya, baik untuk suami, anak-anak, maupun lingkungan sosialnya. Tepat pada tanggal 22 Desember Indonesia menetapkan sebagai hari nasional yaitu hari Ibu. Peringatan dan perayaan biasanya dilakukan dengan membebaskan ibu dari pekerjaan rumah tangga yang sehari-hari dianggap merupakan kewajibannya, seperti merawat anak, merawat suami, bekerja, memasak, membersihkan rumah, dan kegiatan lainnya. Seharusnya, meng-

Berkenaan dengan kegiatan ini, koordinator lapangan kegiatan bhakti sosial, Yulius Darmo mengucapkan syukur karena kegiatan pengobatan gratis tersebut banyak direspon positif oleh masyarakat. “Masyarakat pun sempat mengakui bahwa tanpa adanya kegiatan bhakti sosial ini, mereka kurang terbantu. Sebab pasca masyarakat terkena musibah banjir, belum ada kegiatan pengobatan gratis tersebut. Palingan ada pihak yang memberikan bantuan berupa sembako dan bantuan lainnya,” kata Yulius. Ia mengakui, Yayasan Dokter Peduli dan Dominikan Awam Indonesia merasa senang karena kegiatan kemanusiaan ini ramai dikunjungi masyarakat untuk berobat. “Kita juga memberikan bantuan beru-

Wakapolda Kalbar Kombes Pol Hasanudin foto bersama personil dokter peduli dan Wakapolres Landak serta Kapolsek Menjalin dalam rangka kegiatan bhakti sosial pasca banjir di Kecamatan Menjalin. FOTO Istimewa pa buku tulis kepada anak- (Sekcam) Menjalin, Dionisius matan Menjalin mengucapkan anak sekolah korban banjir. Joni mengakui, pasca banjir di terima kasih yang sebesar-beSebab buku mereka rata- Menjalin memang membawa sarnya. Mudah-mudahan kerata sudah rusak karena te- dampak yang besar bagi ma- giatan serupa bisa dilakukan rendam banjir,” ujar Sekre- syarakat korban banjir. “Tapi juga di daerah-daerah lain taris Dominikan Awam Indo- dengan adanya kegiatan yang terkena banjir di Kecanesia Regio Pontianak ini. bhakti sosial tersebut, saya matan Menjalin,” harapnya. Sekretaris Kecamatan atas nama Pemerintah Keca- (Syah)

Perayaan Hari Ibu ingat Ibu tidak harus pada tanggal penentuannya saja, sebagai anak yang berbakti, kapan saja kita harus selalu mengingat Ibu. Tidak ada yang salah dengan kemuliaan seorang Ibu. Islam, sejak keberadaannya dan sejak dibawa oleh Rasulullah, telah meletakkan posisi seorang ibu sangat tinggi. Ibu, Ibu, Ibu, baru kemudianlah seorang Ayah, yang wajib dihormati oleh seorang anak, begitulah hadist Rasulullah SAW yang sudah terkenal. Pemuliaan kepada seorang Ibu terjadi setiap waktu, bukan hanya satu hari saja. Tentu jika sekarang ada Hari Ibu, maka ada sesuatu yang lain di sana. Hari Ibu adalah hari peringatan atau perayaan terhadap peran seorang Ibu dalam keluarganya, baik untuk Suami, anak-anaknya, maupun lingkungan sosialnya. Peringatan dan pe-

rayaan biasanya dilakukan dengan membebas Ibu dari tugas kesehariannya yang dianggap merupakan kewajibannya, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. Padahal sebenarnya tidak hanya ketika hari Ibu saja kita mengenang jasajasa Ibu. Hari-hari lain kita juga harus mengenang jasajasa Ibu. Banyak diantara kita memaknai hari ibu dengan memberikan penghargaan kepada ibu mereka baik berupa ucapan selamat maupun berupa kado. Tapi apakah ucapan selamat dan kado ini cukup untuk membuktikan bahwa kita telah berbakti kepada ibu kita. Hari ibu seharusnya tidak hanya diperingati pada tanggal-tamggal yang sudah ditentukan saja, tapi diperingati tiap hari. Agar sebagai seorang anak kita sadar betapa ibu kita telah memperju-

angkan dan menyayangi kita lebih dari apapun di dunia. Ibu adalah sesosok figure yang memperlihatkan keanggungan dan kasih sayang yang tidak bisa diukur dengan apapun dan sudah sepantasnya kita selalu menanamkan kepada diri untuk berbakti kepada ibu. Surga ada di telapak kaki ibu, doa seorang ibu sangat mujarab bagi anakanaknya. Tapi tidak sedikit juga seorang ibu yang tidak paham akan hal ini. Mereka terkadang tidak berpikir dan tidak memperhatikan anak-anak mereka, anak adalah amanah yang harus dijalankan bukan disiasiakan. Jadi seorang calon ibu harus mengerti akan hal ini jauh sebelum mereka menjadi seorang ibu. Seperti pepatah mengatakan Sebuas-buasnya seekor Harimau tidak akan pernah memakan anaknya sendiri. Tapi dikehidupan

manusia terkadang kita dapatkan ada seorang ibu yang secara tidak sadar telah memakan anaknya sendiri. Percaya atau tidak hal tersebut sudah sangat sering terjadi, contoh seorang ibu yang selalu memaksakan kehendaknya kepada anaknya. Anak mereka bercita-cita menjadi seorang Guru, tapi ibu mereka malah memaksa anaknya menjadi seorang dokter karena dia berprofesi sebagai dokter. Kelihatannya hal ini sepele tapi secara tidak langsung ibu mereka telah memakan semangat hidup dan cita-cita anaknya sendiri. Hari ibu seharusnya digunakan untuk mengoreksi diri masing-masing, baik ibu maupun anak. Apakah mereka sudah menjalankan perannya dengan baik atau tidak selama ini dalam menjalani hidup berumah tangga. Maka pada perayaan ini, pada hari ibu ini, kita diharapkan bisa mengambil hikmah yang terdalam tentang pentingnya peranan ibu bagi kita, sosok yang tak tergantikan oleh siapapun, sosok yang selalu ada ketika kita membutuhkannya, sosok yang selalu rindu ketika kita melupakannya, sosok yang selalu memaafkan ketika kita berbuat salah padanya. Semoga hari ini menjadi momentum terbaik bagi kita untuk mengenang kembali jasa-jasa ibu sehingga kita bisa lebih menghargai beliau, lebih meng hormati beliau dan selalu untuk berbakti kepada beliau. Muhammad Faisal Mahasiswa Jurusan Dakwah STAIN Pontianak

KEHILANGAN STNK KB 2990 LJ NR: MH8BE4DUABJ-182393 NM: E470-ID-193670 A/N LOMPOT Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

KEHILANGAN STNK KB 3685 LI NR: MH1JBE314BK038574 NM: JBE3E-1038241 A/N BUSNI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

KEHILANGAN STNK KB 4259 LI NR: MH35D9204BJ244970 NM: 5D9-553705 A/N ANASDI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

KEHILANGAN STNK KB 4555 LH NR: MH8BF45SABJ-112413 NM: F496-ID-400902 A/N UDENG PARTRO Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL

KEHILANGAN STNK KB 4665 LH NR: MH1JBC213BK599581 NM: JBC2E-1586725 A/N AJILIP Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. NGL


Sekadau Borneo Tribune

Sabtu, 21 Desember 2013

Koneksi Internet “Lelet” Lagi Borneo Tribune, Sekadau Koneksi internet, khususnya di wilayah Kabupaten Sekadau mulai dari pusat kota hingga Kecamatan-Kecamatan akhir-akhir ini kerap dikeluhkan. Layanan internet kerap terganggu alias lelet. Untuk diketahui intensitas penggunaan internet di semua wilayah termasuk di Kabupaten sekadau semakin hari semakin meningkat. Tak hanya untuk layanan sosial media dan game online, bahkan layanan internet semakin diandalkan untuk menunjang pekerjaan seperti mengirim dan menerima data atau pesan singkat via email. Salah seorang pekerja swasta di Sekadau, Bagas, termasuk salah satu yang langganan menggunakan layanan internet. Demi menunjang pekerjaannya yang harus memberikan laporan rutin untuk perusahaan di Pontianak, Bagas sangat bergantung pada layanan internet. “Saya setiap hari kirim laporan ke kantor di Pontianak lewat email. Kalau internet ngadat, pekerjaan turut terganggu,” aku Bagas dijumpai di salah satu penyedia layanan hot spot (wifi) di kota Sekadau, kemarin. Bagas mengaku dalam satu bulan belakangan layanan internet memang kerap terganggu. Tidak hanya layanan internet tanpa kabel (wifi), akses internet via modem pun turut bermasalah. Bagas kerap dijengkelkan koneksi internet yang kerap mengalami gangguan tanpa pandang waktu. Apalagi saat-saat jam kerja. “Pas mau kirim file, internet lelet. Saya sudah dua kali gagal mengirim laporan gara-gara internet terganggu. Mau tidak mau laporan harus dikirim lewat angkutan darat,” kisah Bagas. Keluhan akan kurangnya pelayanan internet bukan lagi hal baru. Celakanya, meski kerap diberitakan oleh media massa, penyedia layanan internet seolah tidak mendengar keluhan pelanggan dan berupaya meningkatkan pelayanan mereka. “Sebelumnya saya juga pernah baca di koran bahwa ada yang mengeluhkan layanan internet, persis seperti yang saya alami. Tapi kok tidak ada perubahan. Apakah provider itu tidak punya telinga,” gerutu Bagas. (Mto).

8

Bupati Harap Verifikasi APBD Tidak Molor Simon Petrus, S.Sos, M.Si. Foto Bagus Kosminto/Borneo Tribune

Borneo Tribune, Sekadau Pemerintah Kabupaten Sekadau bersama DPRD baru saja mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2014 pada pekan lalu. Usai disahkan di tingkat Kabupaten, dokumen RAPBD kemudian akan diverifikasi kembali oleh Pemprov Kalbar.

Bupati Sekadau, Simon Petrus, berharap proses verifikasi RAPBD tidak terlalu memakan waktu. Hal itu dimaksudkan agar pelaksanaan pembangunan tahun 2014 dapat lebih awal. “Tentu kita semua berharap proses pembangunan dapat dilakukan lebih awal, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan

dilapangan. Tujuannya adalah supaya pelaksanaan pembangunan tidak lagi molor,” tutur Simon Petrus di ruang kerjanya, baru-baru ini. Dengan telah disahkannya dokumen RAPBD Kabupaten Sekadau TA 2014, artinya serangkaian tahapan penting nan rumit dalam proses pembahasan anggaran telah dilalui Pemkab Sekadau

bersama lembaga DPRD. “Kita bersama DPRD sudah menjalankan sejumlah tahapan yang penting dan panjang dalam proses pembahasan anggaran. Terimakasih untuk semua pihak yang sudah terlibat. Kita tinggal menunggu proses verifikasi. Dan berharap, bisa dituntaskan dalam waktu dekat,” ucap Simon Petrus. (Mto)

Sembako Naik, Namun Sayang Tak ada Bazar Murah Borneo Tribune, Sekadau Menjelang hari raya Natal, harga sejumlah barang kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan secara perlahan. Kondisi itu cukup dikeluhkan masyarakat, terutama warga yang akan merayakan Natal. “Sekarang barang-barang mulai naik. Susah juga kalau begini. Padahal sekarang kita sedang mempersiapkan untuk Natal,” tutur salah seorang ibu rumah tangga, Antonia dijumpai di pasar Sekadau, kemarin. Antonia berharap, pemerintah dalam waktu dekat menyediakan pasar murah seperti yang umumnya digelar menjelang hari-hari besar keagamaan. Dengan adanya pasar murah, Antonia berharap ongkos Natal dapat ditekan. “Mudah-mudahan ada pasar murah. Lumayan untuk ngirit ongkos belanja,” ucapnya. Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sekadau, Isdianto, memastikan tidak aka nada gelaran pasar murah di penghujung tahun 2013 ini. “Tidak ada pasar murah tahun ini,” kata Isdianto dijumpai di gedung DPRD Sekadau, kemarin. Kepastian itu, kata Isdianto, karena pihaknya tidak menerima kabar bahwa di Kabupaten Sekadau akan digelar pasar murah oleh Pemprov Kalbar. Dijelaskannya, pelaksanaan pasar murah merupakan gawainya Pemprov Kalbar. Setiap tahunnya, masing-masing tiga Kabupaten mendapat jatah pasar murah. Kabupaten Sekadau sendiri telah mendapat jatah pada tahun 2012 lalu. “Tahun ini kita tidak dapat jatah. Sudah tahun kemarin,” jelasnya. Kata Isdianto, Disperindagkop dan UKM sendiri, tidak memiliki pos anggaran khusus untuk melaksanakan asar murah bagi masyarakat. “Kita tidak bisa melaksanakan sendiri, tidak ada mata anggarannya,” ucapnya. Pihaknya, lanjut Isdianto, juga tidak melakukan koordinasi dengan BUMN atau BUMD yang ada untuk bekerjasama melaksanakan bazaar. “Biasanya Pemprov itu kerjasama dengan Bulog, atau BUMN lain. Kita tidak ada mengundang Bulog,” sebut Isdianto. (Mto).

Antusias ibu-ibu rumah tangga memadati pasar murah tahun lalu.// foto Bagus Kosminto/Borneo Tribune

INFO BANK BNI 46 Pontianak, Jl. Tanjung Pura No. 1 Telp. (0561) 736211, 732016, 732630, 732026 (0561) 736392 Capem Univ. Tanjungpura. Jl. Daya Nasional Telp. (0561) 736046 (0561) 764012 Capem Pasar Siantan, Jl. Khatulistiwa No. 81-83 Siantan Telp. (0561) 881419 (0561) 883263

BCA KCU PONTIANAK, Jln. A. Yani No. 1 Ptk, 0561-736305 (hunting) KCP Imam Bonjol, Jln. Imam Bonjol No. 457 Ptk, 0561-737984, 734524 KCP Rahadi Usman, Jln. Rahadi Usman No. 4 Ptk, 0561-733482, 740814-15 KCP Sei Pinyuh, Jln. Raya Terminal 05-06, Sei Pinyuh KCP Sultan Muhammad, Jln. Sultan Muhammad 136, Ptk, 0561-738051

BANK KALBAR CABANG UTAMA PONTIANAK Jl. Rahadi Osman No. 10 Pontianak 78117, Telp. (0561) 732148, 736723 Fax. (0561) 745149, Telex. 29174, 29129 CABANG SYARIAH Jl. A. Yani Pontianak, Komp. Perkantoran & Town House No. 5-6 (depan A. Yani Mega Mall) Telp. (0561) 733033, 7061800, Fax. (0561) 732599

BANK BRI Kantor Cabang Barito, Jalan Barito, Telp. (0561) 734009, Fax. (0561) 733019 Komplek Pertokoan Pasar Flamboyan Jalan Gajah Mada Blok C. 14 Ptk

BANK DANAMON Jl. Tanjung Pura No. 102, Ptk Telp. (0561) 737107 (H), 730898, Fax : (0561) 736264, 765595 Jl. St. Muhammad No. 173, Ptk Telp. (0561) 731156, Fax : (0561) 734462 Jl. KH. Wahid Hasyim No.24-26, Telp.: 0561-768599/765411, Fax : 0561-768599/765411

BANK MANDIRI SYARIAH PONTIANAK, Jl. Diponegoro No. 95, Telp. (0561) 745004, Fax. Ketapang, Jl. MT. Haryono No. 111-112 Ketapang, Telp. (0534) 34600 Fax. (0534) 34395 Kantor Kas Politeknik, Kampus Politeknik Negeri Jl. A. Yani No. 52, Telp. (0561) 583850 Kantor Layanan Syariah Bank Mandiri Pontianak-Sidas, Jl. Sidas No. 2, Pontianak, Telp. : (0561)7069797, Fax. : (0561) 763082

BANK BUKOPIN Cabang Jl. Ir. H. Juanda No. 55-56 Pontianak 78117 (0561) 745025 (Hunting) (0561) 734253 Cabang Pontianak Kal-Bar, Jl. Adi Sucipto Km. 7,5 (Gedung Kopkar Mekar PLN Wil Kal - Bar) Kabupaten Pontianak, Telp. 0561 722598, 0561 - 723158, Kantor Kas Adisucipto Jl. Sultan Muhammad No. 48, Pontianak 78117 , (0561) 730001/ 730077, (0561) 730132, Capem Sultan Muhammad

BANK BTN CABANG PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78123, Pontianak, Telepon: (0561) 740163 Fax: (0561) 740168 CABANG PEMBANTU JERUJU, Jl. Kom. Yos Sudarso No. 10, Jeruju Pontianak 78122, Telepon: (0561) 770567 Fax: (0561) 770567 KAS LAYANAN POS ONLINE PONTIANAK, Jl. St. A. Rahman No.49, 78116, Pontianak, Telepon: 0561-730641, 0561-730642, 0561730644 Fax: 0561-762146

BANK PERMATA Juanda KC, Jl. IR. H. Juanda No. 49-50 BB, Pontianak (781177), 0561-738323, 0561 -736411 Gajah Mada KCP, Jl. Gajah Mada no 69 C, Pontianak (78121), 0561747371, Tanjung Pura KCP, Jl. Tanjung Pura No. 370, Pontianak (78122), 0561764926

BANK BII KC Pontianak Jl. Tanjungpura No.20 (Pontianak) Telp. (0561) 39220

BANK MANDIRI

BANK BHI

Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 2 , Humaera B (0561) 734247, 734147 Jl. Achmad Yani No. 3 - 3 A, (0561) 765010, 767993 Jl. Tanjungpura No. 110, (0561) 734464, 734752 Jl. Sidas No. 2 (0561) 734670, 747495, 733672

BANK MEGA

Cabang PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No.567 , Telp. (0561)-762838; Fax. (0561) -76290

KC PONTIANAK, Jl. H. Agus Salim No. 10 - 12, Telp. (0561) 739822, (0561) 749078

Harga Sembako dan Bahan Bangunan Naik Pengaruh Jalan Rusak dan Natal Borneo Tribune, Sekadau Kerusakan jalan ruas jalan Negara menuju Kabupaten Sanggau dan Sekadau berimbas kepada kebutuhan pokok dan bahan-bahan bangunan. Kenaikan harga sembako memang sudah menjadi tradisi menyonsong perayaan Keagaman seperti Idul Fitri dan Natal, bahkan Imlek. “Bukan hanya Harga sembako saja yang naik, tapi kebutuhan bangunan seperti semen, cat dan kemarik juga ikut naik, dipengaruhi biaya angkutan naik juga bang,” se-

but Jong Min, pengelola toko bangunan dibilangan jalan MerdekaTimur, Jumat (20/12). Pria yang akrab disapa Candra itu menyimpulkan kenaikan harga bukan hanya dipengaruhi perayaan Natal dan akhir tahun, namun yang menjadi penyebab utama adalah tingginya cost angkutan dari Pontianak-Sekadau. “Dulunya harga semen 76ribu per sak, jadi harga sekarang naik menjadi 80ribu per sak khusus semen tigaroda atau holcim,” papar pria ramah itu. Selain bahan bangunan be-

rupa semen, bahan bangunan seperti keramik dan granit juga turut ikutan melambung. Per kota harga keramik standar berkisar harga Rp 80-an ribu kini menjadi Rp 95000 bahkan Rp 100-an ribu per kotak. Sama halnya dengan harga granit untuk klas A per kota berkisar 280-an ribu, hingga mencapai 300-an ribu perkotak. “Kondisi yang memaksa barang-barang kita harus naik, karena biaya angkutan tadi,” sebut Chandra. Ia juga mengabarkan kalau akhir tahun bahan bangunan kerap langka salah

satunya material semen.”Bukan hanya akhir tahun ini saja yang susah cari semen, tahun-tahun dulu juga begitu, akhir tahun sudah biasa berebut-rebut semen,” katanya. Imbas kelangkaan material bangunan juga dirasakan warga, seperti yang dirasakan Yulius T. ia hendak merenovasi rumah tinggalnya terkendala akibat semen sulit didapat dari hari-hari biasanya. “Kita yang perlu belasan zak saja susah dapat, mau pesan,” sebut bapak dua anak itu. Terpisah, sejumlah kebutuhan

sembako juga dikabarkan naik. Sembako seperti mentega terjadi kenaikan walapun tak seberapa besar namun cukup membuat sejumlah ibu was-was. “Mau buat kue aja perlu tambah modal,” sebut Astri seorang warga dijumpai dikawasan pasar Sekadau beberapa hari lalu. Dari penuturan sejumlah pendagang, harga sembako terjadi kenaikan walapun tidak terlalu besar. “Memang, ratarata barang kebutuhan pokok ini harganya naik, terutama bawang, dan telur,” tutur seorang pedagang. (Mto).

Jelang Natal 2013

PLN dan Medis Diminta Sigap Borneo Tribune, Sekadau Puncak perayaan Natal, yakni misa kudus Natal yang akan dilangsungkan secara serentak oleh umat Kristiani di seluruh dunia pada Selasa malam, 24 Desember 2013. Guna melancarkan proses ibadah atau sembahyang Natal yang khidmad perlu antisipasi sedini mungkin terutama soal pelayanan listrik. Berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh umat kristiani, termasuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan perayaan Natal di Gereja. Masyarakat berharap, perayaan malam Natal tidak terganggu oleh pemadaman listrik seperti yang terjadi pada misa malam Natal tahun lalu. Harapan senada turut pula disampaikan WakilBupatiSekadau, Rupinus. Wabup menyatakan Pemkab Sekadau bahkan telah melayangkan surat resmi kepada

PLN Sekadau untuk mengusahakan agar saat misa Natal tidak terjadi pemadaman listrik. “Tahun lalu saya masih ingat misa malam Natal sempat terganggu mati lampu dalam waktu cukup lama. Bahkan, Gereja di beberapa wilayah yang tidak sempat menyiapkan genset, misanya mesti terhalang. Ini yang kita tidak inginkan terulang lagi. Karenanya, kita minta PLN mempersiapkan diri mengatasi faktor teknis maupun non teknis,” ujar Rupinus ketika dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (20/12). Surat resmi kepada PLN dilayangkan beberapa hari lalu. Rupinus mengaku, ia sendiri yang menandatangani surat permohonan tersebut. Itu menunjukkan, Pemkab Sekadau serius meminta perhatian pihak PLN agar memantapkan pelayanannya, terlebih saat hari-hari besar pada

Natal dan Tahun baru nanti. “Saya tandatangani beberapa hari lalu. Kita tentu berharap pihak PLN bereaksi positif menanggapi permohonan kita,” tutur Rupinus. Umumnya, PLN kerap berdalih pemadaman listrik secara tiba-tiba diakibatkan halhal non teknis seperti pohon tumbang, korsletting dan sebagainya. Untuk alasan tersebut, Rupinus meminta PLN semestinya telah mengantisipasi potensi gangguan non teknis, terutama di titik-titik rawan. “Saya kira PLN pun pasti sudah memikirkan hal itu (antisipasi). Saya lihat di jalur Sekadau-Rawak-Mahap sebagian sudah dilakukan pembersihan di sekitar tiang-tiang listrik. Kita tentu apresiasi hal itu,” tambahnya. Tak hanya itu, Rupinus turut meminta pelayanan kesehatan di RSUD sampai Puskesmas-

Puskesmas agar terus berjalan sekalipun saat hari-hari besar. “Orang sakit itu tidak kenal hari libur atau hari raya. Saya instruksikan RSUD dan Puskesmas harus ada petugas yang standby terutama medis yang tidak merayakan Natal, dan saya yakin ini semua juga sudah difikirkan pihak RSUD dan Puskesmas,” sebut Rupinus. Petugas dimaksud, lanjutnya, adalah tentu petugas yang tidak ikut merayakan hari Natal. Pemkab Sekadau, katanaya, dalam menempatkan pegawai di suatu instansi, telah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk pertimbangan soal kelengkapan pegawai. Hal itu dimaksudkan agar saat perayaan hari keagamaan suatu agama tertentu, pegawai yang tidak ikut merayakan dapat bertugas sebagaimana mestinya. Sedangkan pegawai yang ikut meraya-

Rupinus, SH, M.Si. Foto Bagus Kosminto/Borneo Tribune

kan akan diberi toleransi. “Pegawai atau petugas yang tidak ikut merayakan Natal diharapkan tetap bertugas seperti biasa. Jangan sampai rumah sakit atau Puskesmas kosong, tidak ada petugasnya,” pinta mantan Camat Nanga Mahap ini. (Mto).


Sabtu, 21 Desember 2013

Sintang-Melawi

Baru Diperbaiki Dua Bulan

Jembatan Selipau Kembali Jebol Jembatan Jebol, jembatan Selipau di Kecamatan Ella Hilir yang dipagari masyarakat karena sudah jebol dan membahayakan pengguna jalan. Jembatan ini sendiri baru diperbaiki sekitar dua bulan lalu. FOTO: Istimewa

Borneo Tribune, Nanga Pinoh Baru sekitar dua bulan direhab total, jembatan Sungai Selipau, Desa Pelempai Jaya, Kecamatan Ella Hilir sudah jebol kembali. Akibatnya jembatan tersebut tidak difungsikan dan dipagar oleh masyarakat agar tidak terjadi kecelakaan di lokasi tersebut. Jembatan berukuran lebar empat meter dan panjang 10 meter itu sudah seminggu dipagar warga setempat. “Kami melihat kekuatan dan kualitas pengerjaan yang dilakukan kontraktor kurang bagus sehingga terkena hujan pun langsung jebol. Itu kemungkinan campuran semen dan pasir tidak sesuai,” keluh Kepala Dusun

Pelempai Jaya, Yusni Johansyah, belum lama ini. Lebih lanjut Kepala Dusun Pelempai Jaya, Yusni Johansyah menambahkan, jika tidak dipagar jembatan tersebut mungkin akan mengakibatkan kecelakaan. Maka dari itu masyarakat secepatnya melakukan pemagaran. Namun masyarakat pun terpaksa harus membuat jalan alternatif agar bisa melalui jembatan tersebut. Sementara dalam pengerjaan jembatan tersebut tidak ada plang proyek. Sehingga masyarakat tidak tahu perusahaan apa yang mengerjakannya dan berapa pagu dananya. Namun masyarakat tetap meminta pi-

hak kontraktor pelaksana segera memperbaikinya. Karena jalan tersebut merupakan akses utama menuju ke desa tetangga. Yakni Lengkom Nyadom dan Desa Nuak. “Pemerintah dalam hal ini melalui Dinas Pekerjaan Umum segera meminta pelaksana pembangunan jembatan itu untuk memperbaikinya. Pihak inspektorat juga harus melakukan pemeriksaan dalam proyek pembangunan jembatan itu. Sebab seperti asal-asalan proyek pembangunan itu, baru sekitar dua bulan, terkena hujan deras lalu jebol. Ini yang kami minta pertanggungjawabannya,” tegasnya. (eko)

Borneo Tribune

9

Masyarakat Mulai Sadar Pentingnya Pencatatan Sipil Borneo Tribune, Sintang Kesadaran masyarakat membuat berbagai pencatatan sipil, seperti akta kelahiran, kematian dan pernikahan mengalami peningkatan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Sintang, Sy M Taufik. ”Sejak ada perubahan peraturan mengenai pembuatan akta tidak lagi harus melalui lembaga peradilan, kesadaran masyarakat terus meningkat. Sekarang untuk

membuat berbagai akta catatan sipil, masyarakat tinggal langsung datang ke kantor dukcapil saja,” ujar Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Sintang, Sy M Taufik, Kamis (19/12). Menurutnya, jelang akhir tahun berkas permohonan yang masuk, baik pengurusan akta kelahiran, kematian, pengakuan anak, kartu keluarga (KK) dan berkas kependudukan lain di instansi yang dipimpinnya mengalami peningkatan yang luar

biasa. ”Banyak berkas permohonan administrasi kependudukan baik dalam kepengurusan akta kelahiran, surat kematian, akta pengesahan anak hingga pengantar pembuatan kartu keluarga yang langsung ditindaklanjuti masing-masing kecamatan,” timpalnya. Kata dia, kesadaran masyarakat tersebut menjadi sebuah tanda bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya tertib administrasi. “Alhamdulillah tahun

ini kesadaran masyarakat tentang administrasi semakin baik. Ini juga tidak terlepas dari peran semua pihak,” ujarnya. Sebagai konsekuensi atas peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan. “Kami sangat berharap kepada masyarakat bagi berkasnya yang telah diselesaikan dapat segera diambil pada kantor disdukcapil,” ucapnya. (end)

Jembatan Sungai Nagan Ikut Putus Borneo Tribune, Nanga Pinoh Peristiwa putusnya sejumlah ruas jembatan sepertinya kerap terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Melawi. Tingginya curah hujan yang membuat sungai meluap menjadi salah satu penyebabnya. Setelah di wilayah Palus, jembatan penghubung antardesa terputus, kejadian serupa juga terjadi di wilayah Dusun Nagan, Desa Kerangan. Jembatan Sungai Nagan Dusun Nagan putus dan hanyut diterjang banjir. Akibatnya akses menuju ke Dusun Nagan sulit dijangkau. “Agar akses ke Dusun Sungai Nagan kembali bisa dijangkau, masyarakat di

sana membuat jembatan darurat yang sifatnya sementara dan tidak akan mampu bertahan lama. Ini mesti menjadi perhatian agar bisa segera diperbaiki,” ungkap anggota Komisi B DPRD Kabupaten Melawi, Franseda. Franseda menambahkan, pihaknya akan berusaha agar Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Melawi tahun depan bisa melakukan pembangunan jembatan baru menggantikan jembatan yang hanyut. Sebab melihat kondisi jembatan darurat, ketahanannya tidak bisa

diharapkan dan paling lama bisa bertahan hanya sekitar setahun. “Jembatan ini putus dan hanyut. Jembatan tersebut terbuat dari kayu belian,” jelasnya. Kurang lebih semingu ini, masyarkat terpaksa memanfaatkan jembatan darurat yang dibuat menggunakan kayu-kayu bulat. Kejadian ini juga mesti menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi agar ke depan bisa mengajukan anggaran untuk pembangun-

an kembali infrastruktur yang rusak karena terkena banjir. “Tahun inikan tidak ada anggaran penanggulangan dari pusat untuk pembangunan infrastruktur. Jadi ke depan pihak BPBD Melawi perlu mengajukannya ke pusat sehingga Melawi bisa mendapatkan kucuran dana dari pusat untuk penanggulangan bangunan yang rusak terkena bencana. Paling tidak dengan begitu bisa membantu PU dalam pembangunan,” ujarnya. (eko)

PBB-P2 Kini Dikelola Pemkab Melawi Borneo Tribune, Nanga Pinoh Kewenangan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kini resmi diserahkan pada Pemerintah Kabupaten Melawi. Pelimpahan pengelolaan PBB-P2 diharapkan akan menambah pendapatan daerah terutama dari sektor pajak. Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sintang, M Andi Setijo Nugroho menjelaskan, Pemerintah Pusat secara resmi menyerahkan pengelolaan PBB-P2 sebagaimana amanat UU No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dengan penyerahan PBBP2 dari Pemerintah Pusat ke daerah, kata dia, maka semua hal terkait pengeloaan PBB-P2 dilakukan oleh pemerintah daerah, menyangkut pendataan, penilaian, olah data, penetapan, pelayanan dan keberatan. “Terkait penyerahan kewenangan pengelolaan PBB-P2 kami juga menyerahkan basis data objek dan subjek PBB. Meliputi source code aplikasi SYS-MYOB dan peta digital objek PBB,” papar Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sintang, M Andi Setijo Nugroho usai acara penyerahan pengelolaan PBB-P2, di Pendopo Bupati Melawi, kemarin. Andi mengungkapkan, penyerahan kewenangan ini bertujuan untuk menggali potensi yang ada. Karena bagaimana pun pemerintah di daerah lebih mengetahui apa yang perlu ditingkatkan. “Jadi kalau mereka ingin menaikan potensi mereka punya power. Kalau Pemerintah Pusat, seperti saya di Sintang yang membawahi tiga kabupaten. Yakni Kabupaten Melawi, Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang tentu tidak akan bisa maksimal. Namun dengan pengalihan kewenangan ini nilai penetapan akan naik tidak hanya Rp 600 juta mungkin akan lebih tinggi,” katanya. Andi mengatakan, beberapa hal yang perlu disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Melawi. Antara lain, Perda, sarana dan prasarana, SDM, IT. Pemerintah juga harus mempunyai operator konsul yang bisa mengoperasikan SYS MYOB yang dipakai selama ini. “Makanya kita juga akan

Penandatanganan Berita Acara, penyerahan kewenangan pengelolaan PBB-P2 oleh Bupati Melawi bersama Kepala KPP Pratama. Mulai tahun depan, PBB-P2 akan langsung dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Melawi. FOTO: Eko Susilo/Borneo Tribune

lakukan pembinaan bagaimana cara pendataan yang baik, pelayanan yang baik dan penetapan dan kapan akan ditertibkan. Kemudian kerja sama notaris dan lelang serta tempat pembayaran PBB dan yang terakhir adalah penganggaran. Jadi harus ada anggaran dalam APBD,” ujarnya. Namun demikian, Andi memastikan, pihaknya masih tetap memberikan eksistensi jika diminta oleh Pemerintah Kabupaten Melawi untuk mendampingi dalam proses pengelolaan. “Kami selalu mendampingi teman-teman Pemda seperti menghitung penilaian dan lainnya,” timpalnya. Sementara itu, Bupati Melawi, Firman Muntaco juga optimis PAD Kabupaten Melawi akan semakin baik dengan adanya pelimpahan kewenangan ini. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Melawi akan melakukan beberapa upaya untuk mempersiapkan pengelolaan. “Diantaranya persiapan tenaganya, karena semua desa kita yang menangani dan kembalinya nanti akan ke kita sendiri,” ujarnya. Pemkab sendiri, kata Firman akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan kewenangan ini. Supaya potensi-potensi PBB yang ada di Kabupaten Melawi ini bisa didongkrak kembali. “Termasuk pembenahan SDM, teknis dan lain sebagainya, pokoknya semua akan kita benahi,” tuturnya. Bupati Firman melanjutkan, potensi PAD di Kabupaten Melawi ini cukup banyak terutama dari sektor galian C. Maka diharapkan kepada SKPD terkait bisa

memaksimalkan pendapatannya dari beberapa potensi yang ada. Opini senada muncul dari Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Melawi, Ramdha Suhaimi. Dia menyatakan, pihaknya sangat siap dan optimis untuk mengelola PBB-P2. “Namun kami tetap m e n g h a r a p k a n pendampingan dari DJP untuk lebih memantapkan kinerja pelayanan,” harapnya. Ramdha mengatakan, dengan pelimpahan kewenangan ini, pihaknya akan segera melakukan penataan ulang terhadap NJOP. Baik di kawasan perkotaan ataupun kawasan perdesaan. Namun demikian penarikan PBB tetap berdasarkan pada aturan lama. “Sebab sekarang inikan kondisi pemukiman penduduk sudah berubah. Misalnya dulu kebun namun sekarang sudah menjadi pemukiman maka perlu diatur kembali. Nanti kita akan pelajari masalah itu untuk melakukan penataan kembali,” ucapnya. Menurutnya, sampai dengan Senin kemarin realisasi PAD Kabupaten Melawi sudah mencapai 16,7 miliar dari target Rp 24 miliar. Bupati Melawi yakin sampai akhir tahun mendatang, PAD Kabupaten Melawi akan meningkat kembali. “Kalau dulu kan realisasinya hanya Rp 12 miliar dari target yang sama, sementara sekarang belum selesai kita sudah mencapai Rp 16,7 miliar. Apalagi nanti dengan adanya PBB ini maka PAD kita akan semakin meningkat,” ujar Bupati Firman Muntaco. (eko)


Kapuas Hulu Borneo T Tribune

Sabtu, 21 Desember 2013

10

UU Desa Disahkan

Jangan Sampai Banyak Kepala Desa Masuk Bui 7 Fakta Menarik Usai Indonesia Tekuk Malaysia

Borneo Tribune, Jakarta Timnas Indonesia U-23 sukses mengalahkan Malaysia pada laga semifinal SEA Games 2013 di Stadion Zeyar Thiri, Nay Pyi Taw, Myanmar, Kamis 19 Desember 2013. Tim Garuda Muda meraih kemenangan lewat drama adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Berikut ini adalah tujuh fakta menarik usai Indonesia mengalahkan Malaysia yang dikumpulkan VIVAbola: 1. Dari 4 gol yang baru dicetak Indonesia hingga babak semifinal, semuanya tercipta dari 4 pemain berbeda. Mereka adalah Yandi Sofyan Munawar, Andri Ibo, Alfin Tuasalamony dan Bayu Gatra.

2. Ini adalah kemenangan pertama Indonesia atas Malaysia di SEA Games sejak 1999. Kemenangan terakhir diraih Indonesia saat melumat Malaysia 6-0 pada fase grup SEA Games 1999. 3. Indonesia memperbaiki rekor pertemuan dengan Malaysia di ajang SEA Games. Dari 15 pertemuan, kini Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 7 kemenangan dengan satu sisanya berakhir imbang. Satu-satunya hasil imbang terjadi pada fase grup SEA Games 1979 (0-0). 4. Pelatih Indonesia, Rahmad Darmawan, meraih kemenangan pertamanya menghadapi pelatih Malaysia, Ong Kim Swee. Dari dua pertemuan sebelumnya di SEA Games 2011, RD harus

menelan kekalahan dari pelatih 43 tahun tersebut. 5. Indonesia menjadi tim pertama sejak Thailand di SEA Games 1977 yang melangkah ke babak final dengan torehan gol minus (-1). Tim Garuda Muda juga menjadi tim pertama sejak Malaysia di SEA Games 1987 yang lolos ke babak final dengan hanya mencetak 4 gol. 6. Indonesia meraih kemenangan pertama atas Malaysia lewat drama adu penalti di ajang SEA Games. Dua tahun lalu, Indonesia kalah dari Malaysia 3-4 lewat adu penalti (1-1 waktu normal) di babak final. 7. Dari 14 pemain yang diturunkan pelatih Rahmad Darmawan saat mengalahkan Malaysia, kemarin, lima di antaranya juga bermain melawan Tim Harimau Muda pada final SEA Games 2011. Mereka adalah Kurnia Meiga, Diego Michiels, Egi Melgiansyah, Andik Vermansyah dan Ramdani Lestaluhu. (vivabola)

Borneo Tribune, Jakarta Angin segar bagi para kepala desa yang akan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp1,4 miliar dari APBN setelah Undang-undang (UU) Desa disahkan. Dana tersebut diharapkan menjadi pendukung untuk kemajuan desa-desa yang ada di seluruh Indonesia. Bupati Bantul, Sri Suryawidatin mengatakan, mengelola dana sebesar Rp1,4 miliar bukan perkara mudah. Apalagi saat ini belum semua perangkat desa paham pelaporan penggunaan dana APBN itu. Bila salah kelola, para kepala desa itu terancam masuk bui. ”Saya cuma pesan jangan sampai salah menggunakan anggaran,” kata Sri, Jumat 20 Desember 2013. Menurut Sri, para kepala desa harus paham penggunaan maupun pelaporan dana itu, terutama dalam pengadaan barang dan jasa. Apakah pengadaannya menggunakan lelang atau

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

tidak. Karena selama ini, pemerintah desa tidak mengadakan lelang pengadaan barang. Kendati begitu, Sri menyambut baik rencana pemerintah dan DPR mengucurkan dana Rp1,4 miliar untuk desa. Baginya, pengesahaan UU Desa itu merupakan aspirasi dari seluruh pemerintahan desa agar mereka dapat mempercepat akselerasi pembangunan. ”UU Desa patut disyukuri oleh para perangkat desa namun juga harus hati-hati dalam penggunaan anggarannya,” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Bantul, lanjut Sri, akan memberikan pelatihan kepada kepala desa atau perangkat desa lainnya (bagian keuangan) dalam menggunakan uang dan melaporkannya sesuai dengan aturan yang ada. “Masih ada waktu satu tahun sebelum anggaran desa itu cair maka akan kita manfaatkan untuk memberikan pelatihan bagi para perangkat desa agar tidak ada kesalahan dalam pelaporan penggunaan uang,” katanya. Sementara itu Paguyuban

Dukuh (Pandu) Kabupaten Bantul, DIY menyambut gembira disahkannya UU Desa yang selama ini disuarakan oleh para kepala dusun (kadus)/desa di seluruh Indonesia. Dengan disahkannya UU Desa ini, maka setiap desa akan mendapatkan dana dari APBN sebesar Rp 1,4 miliar disesuaikan dengan kondisi desanya masing-masing. ”Anggaran tersebut tentunya akan mempercepat akselerasi pembangunan desa yang di dalamnya terdapat dusun-dusun yang selama ini anggaran pembangunannya lebih banyak dari dana APBD kabupaten atau provinsi,” kata Sulistyo Admojo, Ketua Paguyuban Dukuh Kabupaten Bantul, DIY Tiga hal penting menurut Sulis yang perlu disiapkan aparat desa sebelum dana tersebut cair. Pertama, tata kelola pemerintahan desa perlu di persiapkan dengan matang. Kedua, mekanisme pertanggung jawaban penggunaan anggaran desa yang disederhanakan dengan tidak meninggalkan aturan yang ada. Ketiga, penguatan kapasitas pengelola desa (pamong).

”Dari tiga hal tersebut diharapkan akan muncul progran yang mengacu pada kebutuhan masyarakat bukan sekedar keinginan,” tandasnya. DPR akhirnya mengesahkan Undang-Undang Desa pada Rabu 18 Desember 2013. Dengan pengesahan ini, artinya setiap desa di seluruh Indonesia akan mendapatkan dana dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari belanja pusat dengan mengefektifkan program yang berbasis desa. Jumlahnya mencapai 10 persen dari dana perimbangan yang diterima Kabupaten/Kota dalam anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus. ”10% bukan diambil dari dana transfer daerah,” kata Wakil Ketua Pansus RUU Desa, Budiman Sujatmiko di Gedung DPR, Jakarta. Artinya, kata Budiman, dana sekitar Rp104,6 triliun ini dibagi sekitar 72.000 desa. Sehingga total Rp1,4 miliar per tahun per desa. “Tetapi akan disesuaikan geografis, jumlah penduduk, jumlah kemiskinan,” ujarnya. (vivanews)

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

IKLAN BARIS Dijual Bangunan Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

DIJUAL

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

Tanah Kavling lokasi strategis, siap bangun di Perbatasan Sungai Raya Dalam - Punggur Kecil (lurus Paris2), SHM - aman / tidak bertimpa, dll. Tersedia 62 kavling 10 x 20 m2 (25jt cash), 8 kavling Ruko 5 x 40m2 (50 jt cash). Untuk kredit DP 5jt, sisanya diangsur 3642 bulan. Hanya 5 Km dari Jl.Ayani 3 dan pinggir jalan raya Paris - Parit Buluh. Berminat Hubungi :

0812 5710 225

Langganan Koran Ingin berlangganan Harian Borneo Tribune di daerah, hubungi: Biro Kubu Raya: Aldi (08971600688) Biro Mempawah: Johan Wahyudi (085654587038). Biro Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran) (085245527602). Biro Bengkayang: (085245247955).

Mujidi

Biro Landak: Yohanes Ngalai / Pemasaran (085822062880). Biro Sanggau: (085245904505).

Ratnasari

Biro Melawi: Eko Susilo (081256452946) Biro Sekadau: Bagus Kosminto (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Biro Kapuas Hulu: (085654585775)

Herdi

Biro Ketapang: (08971600688)

Aldi

Biro Kayong Utara: Abdul Khoir (081345154592)

Ser vice Mobil

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

SUTOYO MOTOR. Service, Tune Up, Las/Cat Mobil. Jl. Letjen Sutoyo No. 11 Telp. 743690 Ptk

Kost Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-


Teras Borneo Tribune

Sabtu, 21 Desember 2013

11

Kasus Penipuan Ketua Bawaslu Kalbar

Polisi Masih Tunggu Petunjuk Kejari DKPP Enggan Komentar

Borneo Tribune, Pontianak Dalam menangani kasus penipuan penjualan rumah seharga 1 miliar lebih di Ja-

lan Adi Sucipto yang dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kalbar HR, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak

masih menunggu petunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Kota Pontianak. “ Kasus penipuan penjual-

Haris Harahap Minta Kasus WNA Diproses Tuntas Wajok Kabupaten Pontianak beberapa bulan yang lalu,” ujar Kadistransmigrasi Kalbar. Menurut Kadistransmigrasi, bukan hanya 19 WNA yang bekerja di perusahaan tersebut, tapi sebanyak 27 orang WNA asal China dan Taiwan. Ini diketahui pihaknya setelah menurunkan TIM khusus pada tanggal 19 September 2013 yang lalu. Bahkan, kami melayangkan surat kepada PT. CIP untuk tidak mempekerjakan WNA - WNA tersebut. “Kami mendapat informasi dari warga di sana, bahwa ada WNA yang bekerja di PT.CIP, kemudian kami turun langsung untuk melakukan pemeriksaan, dan ternyata terdapat 27 WNA asal China dan Taiwan dan tidak memiliki IMTA, maka kami minta PT.CIP untuk mengeluarkan para tenaga asing tersebut, karena melanggar peraturan dan perundang undang yang ada di Indonesia,” ungkapnya. Selain itu Kadisnakertrans Kalbar juga mengungkapkan, tepat tanggal 20 November 2013 lalu, Bupati Kapuas Hulu juga mengeluarkan surat peringatan kepada PT.CIP, untuk memberhentikan WNA untuk bekerja di PT.CIP tersebut, dengan dasar yang sama yaitu karena tidak memiliki IMTA. “ Disnakertrans dan Bupati Kapuas Hulu sudah mengeluarkan surat peringatan kepada PT.CIP ini, jadi ada dua kali peringatan yang dilayangkan untuk PT.CIP

atas menggunakan tenaga asing tanpa memiliki IMTA, namun menurut PT.CIP pihaknya memiliki IMTA untuk 12 WNA saja,”ungkap Haris Harahap lagi. Kata Haris Harahap, pihaknya yang mengetahui hal ini tidak bisa mengambil tindakan seperti melakukan penangkapan atau memproses hukum 19 WNA tersebut, tapi pihaknya hanya bisa melayangkan surat kepada PT.CIP untuk tidak mempekerjakan WNA - WNA yang bekerja di PT.CIP. “ Tentunya kita sangat memberi apresiasi kepada Dinas Kehutanan Kalbar yang cepat mengambil langkah, dan saya harap kepolisian memproses hukum PT.CIP ini tuntas, atau sampai ke Pengadilan, karena sebelumnya Polda Kalbar yang menangani kasus WNA yang ada di Wajok, sampai saat ini belum diketahui kejelasan dan tersangkapun belum ada, maka dari itu saya harapkan demikian,” tegas Haris. Bukan hanya itu Haris juga akan memanggil PT.CIP untuk melakukan pengecekan dokumen - dokumen atas penggunaan tenaga kerja asing di PT.CIP, dan dirinya juga akan mengevaluasi PT.CIP tersebut. “Kita akan panggil secepatnya PT.CIP ini, terkait mempekerjakan WNA, karena digua tidak memiliki IMTA, dan kita juga akan memastikan apakah PT.CIP ini tetap beroperasi atau tidak, usai dilakukan pemanggilan dan memeriksa doku-

men tersebut,” ujarnya lagi. ÿSelain itu, dirinya juga merasakan mendapat tamparan keras atas paparan Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH atas kasus pembabatan hutan lindung di Kapuas Hulu yang dilakukan 19 WNA tersebut. “ Saya selaku Kadisnakertrans Kalbar merasa mendapat tamparan keras atas paparan Gubernur Kalbar, tentunya ini juga tamparan untuk semua pihak, jadi disini perlunya ada penegasan untuk menindak perusahaan yang melanggar atau mengerjakan WNA di Kalbar tanpa memiliki IMTA,”timpalnya. ÿDirinya sampai bisa mengatakan proses hukum harus sampai di Pengadilan, karena jika melihat kasus WNA di Wajok, yang ditangkap pihaknya dan Polda Kalbar, kemudian ditangani Polda Kalbar, sampai saat ini kasus tersebut tidak ada kejelasan. “ Kalau kita berkaca dari kasus yang di Wajok, semuanya sudah jelas, terbukti melakukan pelanggaran, namun kasus yang ditangani Polda Kalbar ini tidak sampai ke pengadilan, bahkan tersangka juga belum ada, ini yang saya tidak maukan, jika kasus 19 WNA yang ditangkap ini, kedudukannya sama, yakni tanpa kejelasan, jadi benar benar harus tegas dan ketegasan itu harus dibuktikan, tentunya menyeret perusahaan itu sampai ke Pengadilan,” jelasnya lagi. Sementara itu Kabid

Humas Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar saat dikonfrimasi terkait hal ini, dirinya menegaskan bahwa kasus ini akan diproses hukum sampai tuntas, di mana saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan oleh pihaknya, siapa yang mendatangkan, memiliki IMTA atau tidak, dan sebagainya. “ Kita pastikan akan proses hukum sampai tuntas, dan kita jerat dengan UU RI. Tentang Kehutananm di mana pelaku diancam 5 tahun penjara, dan kita saat ini sedang menyelidiki yang mendatangkan para WNA ini, dan sebagainya, intinya masih dalam pemeriksaan,” tegas Mukson Munandar. Mengenai kasus penangkapan WNA di Wajok Kabupaten Pontianak, Mukson mengungkap, kalau tidak salah sudah di deportasikan para WNA tersebut, dan diharapkan tidak mengait ngaitkan kasus tersebut dengan kasus 19 WNA yang ditangkap di Kapuas Hulu beberapa hari yang lalu. “ Silakan Disnakertrans mengawasi dan menanyakan perkembangan kasus ini di Polda Kalbar, kalau tidak salah untuk yang di Wajok itu sudah di deportasikan WNA nya, dan jangan dikait - kaitkanlah dengan kasus 19 WNA ini,” jelas Mukson Munandar ketika ditanya mengenai statmen Kadisnakertrans Kalbar, Polda Kalbar yang tidak menuntaskan kasus penangkapan WNA yang di Wajok tersebut beberapa bulan yang lalu tersebut. (Zrn).

Kesbangpol Gelar Lokakarya Hasil Pemetaan Konflik Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Kebang Pol Provinsi Kalbar Aliuk, mengatakan Interaksi sosial yang terjalin secara natural antara orang perorang, orang dengan kelompok ataupun kelompok dengan kelompok, baik yang sifatnya internal maupun eksternal, fluktuasi tingkat kohesi sosial yang terjalin dalam relasi sosial masyarakat merupakan suatu yang tidak terhindarkan. Bahkan, adanya fluktuasi memberikan bukti yang tidak terbantahkan dinamisnya kehidupan sosial masyarakat. Ia menambahkan, dalam proses relasi sosial tersebut, tentulah tidak terhindar pula adanya perbedaan tujuan dan kepentingan dari setiap orang atau setiap kelompok. Sehingga terjadi suatu kondisi perkelompok individu yang saling bertentangan. “Apa bila kemudian komunikasi yang dilakukan tidak menghasilkan suatu kesama-

an kepentingan dan tujuan maka akan terjadi conflicting situation dalam bentuk pertentangan, perselisihan dan benturan. Dan situasi ini mudah sekali bertransformasi menjadi demonstrasi kerusuhan komunal, kekerasan sosial kerusuhan politik, pemogokan massal dan lainnya,”papar Aliuk. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi khususnya yang terkait dengan bentuk-bentuk perilaku konflikn juga menuntut dilaksanakannya fungsi pelayanan yang lebih baik dan harus dilakukan oleh pemerintah dan pemerintah daerah dalam bentuk percepatan. Penanganan dan penceegahan terjadinya perluasan skala dan pencegahan meningginya eskalasi konflik. Ditegaskan, terbitnya atau ditetapkannya Undang-undang namor 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial merupakan upaya atau kebijakan pemerintah bersa-

ma-sama dengan DPRD dalam upaya pencegahan dan menghentikan konflik sehingga upaya pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dapat terlaksana.ÿ ÿ “ Jenis-jenis konflik yang terjadi secara nyata dapat kita lihat melalui pemberitaan media cetak maupun. Elektronik, dapat kita indentifikasikan menjadi 4 jenis yaitu konflik lahan atau sumber daya alam, konflik bernuasa sara, konflik politik dan batas wilayah dan konflik industri,”jelasnya. Menurutnya konflik ini terjadi tidak terlepas dari akibat adanya ketidaksamaan tujuan dan kepentingan. Bahkan perselisian, pertentangan dan benturan yang terjadi seringkali juga melibatkan aparat pemerintahan dan tidak menunjukkan apa yang sebenarnya menjadi faktor penyebab utama. “Atau dengan kata lain

ilustrasi dan narasi berita melalui media masa hanyalah fakta yang tampak di permukaan dan merupakan varian perkembangan dari benturan atau komflik itu sendiri. Untuk itulah acara lokakarya ini di laksanakan,”ujarnya. Dijelaskan kembali, fokus utama kegiatan pemetaan ini adalah melakukan indentifikasi awal jenis dan sumber konflik yang paling menonjol yang ada di Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalbar. “Informasi dan data yang terdapat didalamnya tentulah harus diperkaya dan diperbaharui secara terus menerus oleh masing-masing pemerintah Kabupaten/ Kota yang tentunya juga harus didukung oleh seluruh pihak-pihak yang terkait guna mengupayakan terciptanya situasi aman dan kondusif demi kemajuan daerah itu sendiri khususnya, wilayah Provinsi Kalbar dan umumnya diseluruh wilayah NKRI,”tandasnya. (Slt)

an rumah di Jalan Adi Sucipto tepatnya di depan Dispenda Kalbar seharga 1 miliar yang dilakukan oleh HR oknum Bawaslu Kalbar, sampai saat ini terus diproses lebih lanjut oleh kami, walaupun penanahan terhadap yang bersangkutan sudah ditangguhkan,” jelas Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Heni Agus Sunandar belum lama ini. Menurut Kompol Heni Agus Sunandar, kasus penipuan yang dilakukan oleh HR , pihaknya sudah mengirimkan berkas kepada JPU di Kejari, yaitu dalam proses hukum tahap I, saat ini berkas yang dikirim pihaknya tersebut sedang dipelajari oleh JPU, apakah ada yang kurang dalam pemberkasan

tersebut atau sudah lengkap. “ Berkas yang kita kirim ke JPU di Kejari, saat ini sedang dipelajari JPU yang tunjuk menangani kasus ini, apakah ada yang kurang atau tidak dalam pemberkasan kami belum mengetahui, jika memang sudah lengkap, maka proses hukum akan lanjut ke tahap II yaitu mengirim berkas, barang bukti dan HR kepada Jaksa,” jelasnya. Kata Kasat Reskrim, namun jika JPU mengatakan belum lengkap atas pemberkasan yang dibuat oleh pihaknya selama proses penyidikan atau pemeriksaan, pihaknya akan melengkapi berkas tersebut. “ Ketika sudah dipelajari JPU, dan katanya belum lengkap maka kita akan me-

Bea Cukai Diancam Lima Tahun Penjara Menurut Kapolda Kalbar, Dit Lantas Polda Kalbar yang bekerja sama dengan Dispenda Kalbar tidak pernah mengeluarkan plat nomor polisi untuk kendaraan yang bodong atau selundupan dari luar negeri, karena hal tersebut menyalahi prosedur. “ Dit Lantas Polda Kalbar tidak pernah mengeluarkan plat nomor, BPKB dan STNK untuk mobil selundupan dari luar negeri, makanya dari itu plat nomor di Mobil Dinas Bea Cukai tersebut diduga palsu, ada yang memalsukan, ini sudah masuk ranah pidana yaitu tentang pemalsuan, dan harus diusut sampai tuntas,” jelas Brigjend Arie Sulistyo. Dikatakan Kapolda Kalbar, penanganan kasus mobil selundupan dari Malaysia ke Indonesia, khususnya Kalbar, pihaknya sudah bekerja sama dengan Police Dir Raja Malaysia, tentunya Mobil yang digunakan Bea Cukai juga akan dikoordinasikan dengan Police Dir Raja Malaysia. “ Kita akan koordinasikan dengan Police Dir Raja Malaysia terkait Mobil Dinas Bea Cukai ini, apakah Mobil ini termasuk hasil kejahatan di Malaysia atau tidak, karena banyak mobil Malaysia yang dilaporkan hilang saat kita berkoordinasi dengan kepolisian di sana,” katanya. Kata Kapolda, bila mobil Bea Cukai tersebut telah dilakukan penangkapan oleh jajarannya, berarti ada permasalahan atau dugaan mengarah ke pidana. “ Kan sudah ditangkap, berarti ada dugaan tindak pidana disini, pasti diproses lah intinya,” jelasnya lagi. Sementara itu Dir Reskrimum Polda Kalbar Kombes Pol Rudi Hartono mengatakan, Mobil selundupan dari luar negeri melalui perbatasan, tidak dapat dijadikan hak milik seperti dibalik nama maupun diganti platnya dengan plat nomor polisi Indonesia, seperti Mobil Dinas Bea

Cukai yang diduga mobil ilegal tersebut. “ Tidak bisa, sangat tidak bisa, mobil luar negeri yang diselundupan ke Indonesia, tidak bisa dijadikan hak milik sendiri maupun hak milik negara, dan Dit Lantas Polda Kalbar yang bekerja sama dengan Dispenda tidak boleh mengeluar plat nomor tersebut, jadi disini ada indikasi pemalsuan plat nomor yang digunakan pada mobil dinas Bea Cukai itu,” jelasnya. Tentunya dengan penanganan kasus ini, lanjut Kombes Pol Rudi Hartono dirinya juga akan melakukan pemeriksaan dengan pihak Bea Cukai, kemudian memanggil Dirjen yang mengeluarkan surat atas mobil tersebut menjadi hak milik negara, untuk melihat dasar hak milik negara atas mobil yang diduga ilegal itu. “ Kita akan surati dan panggil Dirjen Bea Cukai pusat, untuk melihat dokumen yang katanya Mobil Dinas Bea Cukai yang diduga ilegal telah menjadi hak milik negara, karena kita ingin mengetahui dasarnya, lantaran mobil tersebut tidak boleh dijadikan hak milik jika memang benar - benar selundupan atau ilegal,” tegas Kombes Pol Rudi Hartono. Rudi Hartono juga menegaskan, pihaknya akan mengecek semuanya, atas pemasangan plat nomor polisi KB 601 AX berwana merah itu. “ Setahu saya Dit Lantas Polda Kalbar maupun Dispenda tidak akan mengeluarkan plat untuk mobil luar negeri, jadi kita akan cek semuanya, sampai sampai mobil yang diduga ilegal digunakan sebagai mobil dinas Bea Cukai bisa mendapatkan plat nomor polisi di Kalbar ini,” tambahnya. Sementara itu Rudi juga menegaskan, jika memang terbukti terjadi pemalsuan plat nomor polisi dalam hal ini, Bea Cukai akan dijerat dengan pasal 362 dan 366 KUHP, tentang tindak pida-

Parpol Belum Serahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye

Atut Ditahan Selama 20 Hari

sesuai tingkatan. Hingga hari ini (Jumat kemarin-red) belum ada Parpol yang menyampaikan laporan. Sementara untuk calon anggota DPD sudah ada beberapa calon yang sudah menyampaikan ke KPU provinsi,” terang ketua KPU Provinsi Kalbar, Umi Rifdiyawaty, SH, MH di Pontianak, Jumat (20/12) kepada wartawan. Umi lebih lanjut menjelaskan, penyampaian laporan tersebut harus dilengkapi dengan dokumen Formulir DK 1ÿ untuk penyumbang perseorangan,ÿ Formulir DK 2 surat pernyataan penyumbang perseorangan, Formulir DK 3 ÿuntuk penyumbang kelompok , formulir DK 4 surat pernyataan penyumbang kelompok, Formulir DK 5 untuk penyumbang perusahaan dan badan usaha non pemerintah dan formulir DK 6 surat pernyataan penyumbang perusahaan dan badan usaha non pemerintah, Formulir ÿDK 13ÿ laporan pencatatan peneri-

Sebelumnya, Ratu Atut menjalani pemeriksaan sebagai tersangka terkait kasus suap Pemilukada Kabupaten Lebak Banten di Mahkamah Konstitusi. Dia akan menjalani masa penahanan pertama selama 20 hari. Dari pantau VIVAnews, mobil tahanan KPK B 7772 QK, yang membawa Ratu

maan dan pengeluaran calon legislatifÿ dan daftar laporan sumbangan dana kampanye. “Pada periode pertama ini, calon legislatif juga harus menyampaikan laporan pencatatan penerimaan dan pengeluaran dana kampanyenya,” imbuh Umi. Dikatakan dia, bedanya Caleg, Caleg tidak menyampaikan langsung kepada KPU sesuai tingkatan. Melainkan disampaikan kepada Partai Politik (Parpol) yang mengusungnya. “Parpol kemudianlah yang merekap laporan Caleg dan menyampaikannya kepada KPU sesuai tingkatan, “ jelasnya. Sementara dokumen laporan penerimaan sumbangan dana kampanye calon DPDÿ meliputi, Formulir DK 1- DPDÿ untuk penyumbang perseorangan,ÿ Formulir DK 2- DPD surat pernyataan penyumbang perseorangan, Formulir DK 3- DPD ÿuntuk penyumbang kelompok , formulir DK 4-

DPD surat pernyataan penyumbang kelompok, Formulir DK 5-DPD untuk penyumbang perusahaan dan badan usaha non pemerintah dan formulir DK 6-DPD surat pernyataan penyumbang perusahaan dan badan usaha non pemerintah, dan daftar laporan sumbangan dana kampanye. Ditambahkan Umi, penyampaian laporan penerimaan sumbangan dana kampanye tersebut, untuk memastikan sumbangan yang diterima Parpol dan calon anggota DPD tidak menyalahi aturanÿ yang dilarang di dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Legislatif, seperti ÿpihak asing, LSM asing,ÿ penyumbang yang tidak jelas identitasnya, BUMN dan BUMD. “Setelah mengoleksi semua laporan penerimaan sumbangan dana kampanye itu dari semua partai politik dan calon anggota DPD, KPU akan mengumum-

kannya kepada publik melalui website KPU.” Ujarnya. Di dalamÿ UU Nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu dan ÿPKPU 17 tahun 2013 Parpol dapat menerima sumbangan dari perseorangan tidak boleh melebihi dari Rp 1 Miliar, dari kelompok dan badan usaha non pemerintan maksimal Rp 7,5ÿ Miliar. Sementara untuk calon anggota DPD dapat menerima sumbangan dari perseorangan tidak boleh melebihi dari Rp 250 juta, dari kelompok dan badan usaha non pemerintan maksimal Rp 500 juta. ÿ “Selain wajib melaporkan penerimaan sumbangan dana kampanye, parpol dan calon DPD juga berkewajiban melaporkan pembukaan rekening khusus dana kampanye, yaitu sumber perolehan saldo awal atau saldo pembukuan, rincian perhitungan penerimaan dan pengeluaran yang sudah dilakukan sebelumnya,” pungkasnya. (Slt).

lengkapi berkas tersebut sesuai dengan petunjuk Jaksa, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk Jaksa untuk memproses hukum lebih jauh kasus ini,” katanya. Dijelaskan Kompol Heni Agus Sunandar berkas yang dikirim dalam tahap I masih menggunakan pasal yang sama, yakni pasal 378 KUHP, tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman selama – selamanya 4 tahun penjara terhadap HR. Sementara itu Anggota Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP) RI, Nurhidayat saat dimintai pendapatnya terkait dengan kasus yang mendera akonum penyelenggara khususnya pengawas pemilu di Kalbar ini, dirinya enggan berkomentar. (Zrn).

Atut tiba di rutan pukul 17.15 WIB. Mobil tahanan ini dikawal cukup ketat oleh belasan polisi bersenjata yang naik sepeda motor. Di bagian belakang mobil tahanan, juga ada satu unit kendaraan baracuda yang ikut melakukan pengawalan. Terlihat Kapolsek Duren Sawit, Imron Gultom menga-

na tentang pemalsuan serta pemalsuan dokumen, dengan ancaman penjara selama lima tahun. Sedangkan Kapolresta Pontianak Kombes Pol Drs. Hariyanta, menegaskan mobil Dinas Bea Cukai tersebut menjadi hak milik negara adalah Menteri Keuangan, kemudian disampaikan Dirjen Bea Cukai pusat ke Bea Cukai yang ada di Kalbar ini. “ Kita masih melakukan pendalaman, terkait dasar kepemilikan tersebut, karena yang dimiliki Bea Cukai hanya surat dari Kementrian Keuangan yang diteruskan Dirjen Pusat kepada Bea Cukai yang ada disini,s ehingga Mobil yang diduga ilegal tersebut dapat dijadikan mobil dinas,” katanya. Kata Kombes Hariyanta, mobil Bea Cukai ini ditangkap, ketika sedang digunakan di jalan umum oleh petugas Bea Cukai, kemudian ketika ditanya mengenai surat - surat kelengkapan mobil tersebut, Bea Cukai hanya menunjukan surat atas kepemilikan negara tersebut. “ Kita mencurigai Mobil Dinas Bea Cukai tersebut, kemudian kita amankan dan kita lakukan pemeriksaan, begitu kronologisnya, apakah mobil ini dianyatakan milik negara dengan dasar lelang di pengadilan atau penyitaan oleh negara, kita juga sedang mempelajari hal tersebut, karena kasus ini masih di dalami, untuk lebih rincinya silakan tanyakan langsung dengan Kasat Reskrim Polresta Pontainak,” tambah Hariyanta. Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Heni Agus Sunandar saat hendak ditemui di ruang kerjanya, dirinya tidak berada ditempat, bahkan Mobil Dinas Bea Cukai yang diamankan Polresta Pontianak, dengan nomor polisi KB 601 AX juga tidak terlihat lagi di tempat parkiran Sat Reskrim Polresta Pontianak. (Zrn).

wal Ratu Atut masuk ruang tahanan. Seperti saat keluar dari Gedung KPK, saat tiba di rutan, Ratu Atut juga tidak mau memberi keterangan. Saat ini, ratusan personel dari Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, masih melakukan pengamanan di sekitar Rutan Pondok Bambu. (vivanews)

Harso Tolak Dicalonkan Kembali Kepastian Harso Utomo Suwito untuk tidak maju dan dicalon kembali dalam Munas DPP MABT Indonesia ini dikemukan usai membuka Munas DPP MABT yang dilaksanakan selama 2 hari di Pontianak. “Saya sudah pastikan betul-betul, bahkan sampai 1.000 persen tidak akan mencalonkan diri pada pemilihan Ketua Umum mendatang,” kata Harso Utomo Suwito saat ditemui usai

membuka Munas MABT Indonesia. Diakuinya, secara pribadi, dirinya mengakui sudah cukup waktunya mengabdikan diri untuk pembangunan DPP MABT Indonesia, harusnya Munas ke III DPP MABT masih menyisahkan dua bulan mendatang, mengingat dirinya banyak di luar Kalbar, sehingga Munas DPP MABT di percaya untuk memilih Ketua Umum DPP MABT Indonesia peri-

ode 2014-2019. “Saya pikir, waktu saya sudah cukup, makanya saya percepat Munas ini,” jelasnya. Disamping itu, masih menurutnya, dirinya memberikan generasi selanjutnya yang bertenaga muda untuk dapat tampil dan memimpin DPP MABT Indonesia kedepan agar dapat melengkapi kelemahan dan kelebihannya dalam masa 5 tahun memimpin DPP MABT Indonesia. (Lay).


CMYK

Borneo Tribune

Sabtu, 21 Desember 2013

www.borneotribune.com

12

Wisuda IV STP Keuskupan Agung Pontianak IPK Tertinggi 3.74 Diraih Dubek Sebastiana Borneo Tribune, Pontianak Untuk kali ke empat, Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Pontianak meluluskan generasi pendidik agama Kristen. Melalui dua programnya, yakni program regular dan program dual mode system, bertempat di aula STP Santo Agustinus Pontianak di Jalan Adi Sucipto, perguruan tinggi pendidikan agama Kristen tersebut akan melaksanakan prosesi wisuda, Sabtu (21/12) pagi. Prosesi wisuda hari ini, akan diikuti sebanyak 370 dari dua program. Selain prosesi wisuda, bersamaan dengan ini pula, pihak akademik STP Keuskupan Agung Pontianak juga akan memberikan tali asih kepada 10 mahasiswa terbaik pada program regular Jurusan Pendidikan dan Pengajaran Agama Kristen, serta 5 mahasiswa lulusan terbaik pada program Dual Mode System. Pembantu Ketua 2 STP Keuskupan Agung Pontianak Martinus, S. Ag saat dihubungi siang kemarin menjelaskan, lulusan mahasiswa STP sudah sangat siap mengabdikan dirinya kepada masyarakat, bangsa, dan agama. Khususnya dalam bidang pendidikan yang memiliki tugas mencerdaskan anak bangsa. Tak kalah pentingnya pula, Martinus menambahkan tugas guru saat ini tak hanya memberikan pendidikan sebagaimana yang diatur dalam kurikulum, namun pendidikan mental dan karakter, serta penanaman moral tak kalah penting di

tengah keadaan saat ini. Pendidikan agama yang menjadi virus positif dalam diri adalah modal penting di tengah keterbukaan informasi saat ini. “Tugas besar bukan hanya mendidik yang dibutuhkan saat ini, namun penanaman mental dan karakter anak didik menhadapi era saat ini juga sangat penting. Pembekalan agama dan kekuatan iman sangat, dan sangat dibutuhkan,” ungkapnya. Karena, Martinus berharap dari lulusan STP mampu menjawab dan ambil bagian dalam pembentukan karakter anak bangsa untuk masa depan. Prosesi wisuda melalui Rapat Senat Terbuka STP Keuskupan Agung Pontianak akan dipimpin langsung oleh Ketua STP Keuskupan Agung Pontianak Drs. Andreas Muhrotien. Dalam surat ketetapan yang telah dikeluarkan akademik, 10 nama mahasiswa terbaik Jurusan Pendidikan dan Pengajaran Program Regular, nilai tertinggi diraih oleh Dubek Sebastian, kemudian kedua atas nama Yordanus Wawan, terbaik ketiga Duwita. Selanjutnya terbaik ke empat sampai sepuluh Desi Kristina, Darmiyanti Susanti, Yohanes Joni, Monica Anggriani Pane, Nikolas Mering, Boni, Karonia Vivi, Asteria Iput, dan Nopiyanti. Sedangkan 5 mahasiswa terbaik dari program Dual Mode Sistem, dari terbaik pertama atas nama Stefanus Cahyadi, M. Samion, Kris Ayang, Ana, dan Herianto Ayun. (probis/Uby)

10 BESAR MAHASISWA REGULER No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

SENAT TERBUKA dengan acara wisuda mahasiswa STP Keuskupan Agung Pontianak.

I II III IV V VI VII VIII IX IX X X

No 1 2 3 4 5

Nama Stefanus Cahyadi M. Samion Kris Ayang Ana Herianto Ayun

IPK 3.57 3.48 3.43 3.37 3.32

I II III IV V

Peran Jurnalis Penuh Resiko Peran Jurnalis Penuh Resiko

KM/WC KERAMIK 20 X 20 SANITARY KLOSET JONGKOK (T 45) KLOSET DUDUK (T 70) FASILITAS LISTRIK PLN 1300 W LEBAR JALAN 5 METER AIR BERSIH PDAM PAGAR KELILING

HUBUNGI:

YONGKY 0852 4551 2773

TYPE 45 & 70 Denah Lokasi

POM BENSIN

Keraton Kadariah

DENAH T 70

Jl. Ya’ M Sabran

Jl. Panglima Aim

Jl. Tj Hilir

DENAH T 45

IPK 3.74 3.72 3.64 3.62 3.60 3.59 3.54 3,51 3.50 3.50 3.48 3.48

5 BESAR MAHASISWA PROGRAM DUAL MODE SYSTEM (DMS)

SPESIFIKASI PONDASI COR BETON SETEMPAT + PERKUATAN CERUCUK RANGKA BADAN BETON BERTULANG DINDING BATAKO PLESTER LUAR LANTAI COR BETON KERAMIK 40 X 40 (T 45 X T 70) TERAS COR + KERAMIK 40 X 40 RANGKA ATAP BAJA RINGAN ATAP SENG METAL PINTU JENDELA KUSEN ALUMINIUM, DAUN PINTU MULTIPLEK CAT LUAR DALAM PLAFON RANGKAALUMINIUM PENUTUP GYPSUM (DALAM) GRC (LUAR)

Nama DUBEK SEBASTIANA YORDANUS WAWAN DUWITA DESI KRISTINA DARMIYANTI SUSANTI YOHANES JONI MONICA ANGGRIANI PANE NIKOLAS MERING BONI KARONIA VIVI ASTERIA IPUT NOPIYANTI

Jl. Tanjung Raya

RS YARSI

Borneo Tribune, Pontianak Gubernur Kalbar Drs Cornelis, MH mengatakan, di era globalisasi transparansi atau keterbukaan sudah menjadi komitmen Pemerintah dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan sebagaimana yang diamanatkan UU 14/2008 tentang keterbukaan Informasi public. “Bagi rakyat Indonesia, UU ini merupakan regulasi yang dapat memberikan jaminan kepada rakyat untuk mendapatkan informasi yang valid,”jelasnya baru-baru ini. Dikatakannya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) adalah organisasi profesi yang didirikan tahun 1964 di Solo. PWI lahir karena aspirasi para pejuang kemerdekaan yang klimaksnya sampai pada perjuangan kemerdekaan tahun 1945. “PWI merupakan wahana perjuangan bersama para wartawan Indonesia yang tidak dapat dipisahkan dari perjuangan Rakyat Indonesia untuk mencapai kemerdekaan dalam wadah NKRI, PWI sebagai organisasi profesi terlepas dari aliran politik, suku, Ras, agama dan

Asisten III Setda Kalbar Kartius, SH, M.Si memberikan ucapan selamat kepada Pengurus PWI Kalbar. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune. golongan apapun,”tuturnya Keberadaan PWI adalah dalam rangka mewadahi kepentingan para wartawan di wilayah tugasnya, PWI merupakan mitra kerja pemerintah, PWI sangat membantu dalam rangka transformasi komunikasi dan informasi, bahkan sampai kepada desiminasi informasi yang dibutuhkan masyarakat, karena peran wartawan yang tergabung dalam PWI masyarakat luas dapat mengetahui program dan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah. “Kita sadari, tugas dan peran para jurnalis adalah satu tugas yang sangat berat, penuh tantangan, dan sangat beresiko, karena harus berhadapan dengan intimidasi, an-

caman, bahkan tidak jarang mendapat perlakuan yang sangat sadis,”jelasnya. Dijelaskannya, tugas jurnalis menjadi sangat mulia ketika aspirasi dan opini masyarakat yang terbangun melalui pemberitaan dapat terwujud. Tugas wartawan adalah membela golongan yang lemah, yang tergusur, yang terjalimi menentang penindasan dan penjajahan selanjutnya menegakan martabat kemanusian sebagai soko guru masyarakat yang bermoral dan berkeadilan. “Saya harap, keberadaan PWI mampu menjadi wadah yang dapat memfasilitasi sekaligus melindungi kepentingan para wartawan di wilayah tugasnya,” harapanya. (Lay).

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan busana batik bagi Anda dan Keluarga

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy untuk kegiatan formal maupun informal

Kertas Fotokopi Berkualitas

DISTRIBUTOR TUNGGAL

CV. DUTA UTAMA ADITYA Jl. Putri Candramidi No. 8 Pontianak-Kalbar Telp. 0561-767552/766199


Harian Borneo Tribune 31 Desember 2013