Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Sabtu, 9 Maret 2013

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

26 Rabiul Akhir 1434 H - 28 Chia Gwee 2564

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

Hablumminallah + Hablumminannas = Kawah Candradimuka (5) Syarif Ibrahim Alqadrie* KOTA Mekah yang terletak lebih kurang 73 Km sebelah Timur Jeddah (wilayah terbesar kedua setelah Ibu Kota Riyadh. Kota Suci (Holly City) ini terus berbenah diri dalam menerima tamu Allah yang tak pernah putus-putusnya: membludak terutama pada Musim Haji, antara

Zulqaidah, ZulHijjah, dan Awal Muharram. Tahun 2012 Musim Haji bersamaan dengan Awal Oktober, November dan Awal Desember. Kegiatan ini terus disambung sepanjang tahun dengan kegiatan Umrah. Komitmen terhadap Kebersihatan dan Lingkungan

Tekad kuat dan komitmen para pemimpin Pemerintah Kota (Pemkot) Makkah yang dipimpin oleh Walikota Osama al-Bar, didukung sepenuhnya oleh Gubernur Provinsi ini, untuk menata Kota Suci ini termasuk Masjid Haram dan lingkungannya, dalam rangka melayani Jamaah Haji sedunia, tampak sangat jelas. Di kota

Makkah saja, terutama disekitar kawasan perhotelan, pasar, Mall, pasar Swalayan (super market), penginapan, tempat pemukiman, dan tempat berinteraksinya para Jamaah Haji sedunia dengan penduduk dalam radius lebih dari 20 km dari pusat Kota Makkah, pemerintah menyediakan para petugas dan fasili-

tas transportasi bagi Jamaah (khususnya bis); keamanan dan pengamanan; kesehatan dan pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK); upaya membantu para jamaah yang tersesat; dan kebersihan. Penyediaan fasilitas dan petugas kebersihan disiapkan 24 jam non-stop dengan

jumlah lebih dari 50.000 orang petugas. Mereka harus melayani lebih dari 5,500,000 orang (penduduk Kota Mekkah 2,053,912 tahun 2007, dan Jamaah Haji terdiri dari sekitar 3,500,000 orang). Urusan kebersihan dan kesehatan ditangani dengan baik oleh Pemerintah. ....Ke Halaman -11

Danlantamal Kenalkan Danlanal ke Wagub Hari Ini Upacara Sertijab Danlanal Pontianak

KOMANDAN Pangkalan Utama IV TNI-AL (Danlantamal) Laksamana Pertama TNI Agus Heryana melaksanakan audiensi sekaligus memperkenalkan Kolonel Laut (P)

Dwika Tjahya Setiawan kepada Wakil Gubernur (Wagub) Kalbar Christiandy Sanjaya. Kehadiran Danlantamal IV yang memiliki 6 Lanal, yakni, Lanal Batam, Lanal Tanjung Balai Karimun, Lanal Dabo Singkep, Fasharkan Mentigi, ....Ke Halaman -11

S uara Enggang Sengkuni vs Bela Rasa Anakku Setia Nugraha, Dalam SMS yang kau kirim tertulis “Apa itu Sengkuni?. Kenapa belakangan ini banyak dibicarakan orang?” Betul anakku, kata ’sengkuni’ memang sedang ’booming’ dalam dua minggu terakhir ini. Kalau tidak salah, sekitar pengunduran diri Anas Urbaningrum dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat, Sengkuni,

Leo Sutrisno

....Ke Halaman -11

Kolomnis

B uah Bibir Main Film MUNGKIN tidak salah bila sosok Paryadi, S. Hut yang kini menjabat sebagai Wakil Walikota Pontianak sedikit disamakan dengan sosok Mahfud MD. Terutama dalam hal jabatan di beberapa tingkatan. Kalau Mahfud MD, dalam buku yang ditulis salah seorang wartawan dengan ju-

Antisipasi Insiden Pembakaran Kantor PLN Kapolresta Temui Pimpinan PLN Untuk mengantisipasi insiden pembakaran Kantor PLN dan Gedung DPRD di Tarakan, Kalimantan Timur oleh massa, agar tidak terjadi di Kota Pontianak, Kapolresta Pontianak AKBP Hariyanta M.Si, mengambil langkah antisipatif. Kapolresta menemui Pimpinan PLN Kota Pontianak.

Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak KAPOLRESTA berkunjung dalam rangka bersilaturahmi, sekaligus menanyakan kondisi pelayanan listrik di Kota Pontianak, Kamis (7/3). ”Saya sudah bersilaturahmi dengan Manager PLN, dan saya juga sudah menanyakan tentang kondisi pelayanan listrik di Kota Pontianak untuk para pelanggan,” ungkapnya.

Zulkarnaen Siregar Lamar Demokrat Jalur Perseorangan Terus Dipersiapkan

....Ke Halaman -11

Polisi Tetapkan Jalur Roda Dua di Jembatan Kapuas

....Ke Halaman -11

Paryadi, S. Hut, MM

Tempat Mencari Emas Guru: “Bisakah kamu memberitahu diriku tempat mencari emas yang dijamin pasti dapat?”

Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak KEPOLISIAN Resort Kota (Polresta) Pontianak melalui Satuan Lalu Lintas, menetapkan kendaraan roda dua tidak

boleh melewati badan jalan Jembatan Kapuas I. kendaraan roda dua hanya diperbolehkan melalui oprit (jalan samping) jembatan. Jumat (8/3), Sat Lantas Polresta Pontianak sudah me-

masang tanda, bahwa roda dua harus mengguna jalur sebelah kiri, sedangkan roda empat menggunakan jalur jembatan tengah atau seutuhnya. Dimana hal ini berlakukan dari ....Ke Halaman -11

Dari Bedah Buku Kalbar Berimajinasi (Bagian 5 - Habis)

Selamat Buat Kalbar Berimajinasi

Murid: “Bisa Pak.” Guru: “Di mana?” Murid: “Di dalam kamus Pak.”

FOTO BERSAMA. Wakil Gubernur Christiandy Sanjaya bersama Staf Ahli Gubernur Togi L Tobing, Kepala Badan Kebangpol, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Agus Heryana, Kolonel Laut Putu Juli, Danlanal Pontianak Kolonel Laut (P) Dwika Tjahya Setiawan (kedua kanan) berkesempatan foto bersama. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune

o

Oleh: Nur Iskandar BEBERAPA hari terakhir ini saya mengikuti pemberitaan soal dilaunching dan dibedahnya buku antologi cerpen dengan titel “Kalbar Berimajinasi” yang diselenggarakan paguyuban Club Menulis dan STAIN Press di Toko Buku Karisma, Ayani Mega Mal Pontianak. Saya terus terang salut dan bangga karena deret proses penulisan dimulai dengan imajinasi sehingga tagline ....Ke Halaman -11

Salam Komando, Calon Walikota Pontianak, Zulkarnaen Siregar, SH melakukan salam komando dengan ketua DPC Partai Demokrat Kota Pontianak, Hartono Azas, di Sekretariat DPD Partai Demokrat Kota Pontianak, Jumat (8/3). FOTO Andry/Borneo Tribune Andry Borneo Tribune, Pontianak KANDIDAT calon Walikota Pontianak, Zulkarnaen Siregar, SH didampingi sejumlah tim sukses mengembalikan berkas formulir pendaftaran sebagai calon Walikota Pontianak melalui Partai Demokrat (PD) di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Pontianak, Jumat (8/3). ....Ke Halaman -11

Paryadi: Tak Ada Pilihan Nomor Dua Ubay KPI Borneo Tribune, Pontianak

Suasana bedah buku Kalbar Berimajinasi di TB Karisma, Sabtu (2/3/2013). Foto Farninda Aditya

WAKIL Walikota Pontianak, Paryadi, telah pasti pecah kongsi dengan Walikota Pontianak Sutarmdiji pada Pilwako Pontianak 19 September mendatang. Iapun kini menyatakan sikap politiknya secara tegas. Hanya ada satu pilihan, yakni di nomor satu alias calon walikota. “Sejauh ini saya tetap optimis, dan tidak ada kepikiran un....Ke Halaman -11

PT. ANZON AUTOPLAZA Kantor Pusat: Jl. A. Yani No. 89 Telp. (0561) 734280 Cabang: Singkawang : Jl. A. Yani No. 08 Telp. (0562) 637000; Sampit : Jl. Jend Sudirman Km. 1

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak


Sabtu, 9 Maret 2013

Kayong Utara

Borneo T Tribune

2

Pildaka KKU Dibagi 4 Zona T

Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana

AJUK

Ujian Akhir Bagi Siswa Tersangkut Kasus Hukum Keputusan Ketua Panitia Ujian Akhir SMA Sub Rayon 1 Landak Asuordi menghentikan pelaksanaan ujian akhir sekolah atas nama Ad menarik perhatian kita dalam sehari dua ini. Keputusan ini telah menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat. Masyarakat sangat mengerti mengapa ketua rayon mengambil keputusan seperti itu. Beliau, seperti diberitakan mengatakan keputusan diambil karena Ad tersangkut kasus hukum berat yaitu susila. Dia membandingkan, jangankan kasus seperti itu, anak-anak mereka di SMAN 1 Ngabang yang tertangkap membawa CD porno saja dikeluarkan dari sekolah. Karena itulah Ketua Rayon menganggap bahwa menghentikan Ad dari keikutsertaannya dalam ujian sekolah merupakan keputusan yang tepat. Bahkan dia mengatakan berani bertanggun jawab sepenuhnya atas keputusan yang dia ambil. Masalahnya adalah mengapa SMA Pelita tempat Ad belajar tidak lebih dahulu mengambil keputusan itu? Mengapa lembaga itu tidak memberikan hukuman seperti yang diterapkan di SMAN 1? Apakah hukum mereka terhadap Ad, seorang anak yang melakukan perbuatan asusila? Apakah SMA Pelita begitu longgar dan toleran untuk kasus-kasus pelanggaran hukum? Pertanyaan ini berkelindan dengan pertanyaan lain: mengapa dunia pendidikan tidak menerapkan peraturan standar etika dan moral dalam dunia pendidikan? Apakah masing-masing sekolah berbeda dalam memandang konsep etika dan moral? Selain itu, persoalan di Ngabang ini juga mengundang tanya: Mengapa keputusan menolak Ad ujian tidak dilakukan sejak awal? Mengapa keputusan baru muncul di hari ke-3 –sehingga memunculkan kesan terlambat dan kecolongan? Apa yang terjadi di balik keterlambatan dan kecolongan itu? Apakah ini petanda ketua rayon dan panitia tidak tahu dan tidak terkordinasi sejak awal? Kini, persoalannya sudah terjadi. Ad tidak mengikuti ujian secara penuh. Itu tandanya dia tidak akan lulus ujian kali ini. Pihak panitia pasti akan bertambah urusan karena soal ini. Semua tentu sangat sibuk. Persoalan ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga untuk semua pihak. Ad belajar mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kini dia harus merenung kembali korban tindakan yang dilakukannya. Dia harus menyadari bahwa tindakannya telah berdampak sangat besar bagi korban. SMA Pelita, SMAN 1 dan Dinas Pendidikan Landak menjadikan ini pelajaran bagaimana mensinergikan keputusan-keputusan penting dalam mendidik anak. Semua pihak yang peduli pada dunia pendidikan juga dapat menjadikan kasus ini sebagai bahan untuk memperbaiki system pendidikan kita. Semoga!

S

ENGET

Ad, siswa di Ngabang, distop saat ikut ujian sekolah di hari ke-3 *Kita berdoa, semoga lulus saat ujian hidup di sel Bang Tribune

Salam. Redaksi mengundang pembaca Borneo Tribune untuk mengirim tulisan untuk rubrik “Citizen Journalism”. Bentuk tulisan dapat berupa laporan kegiatan, opini, surat pembaca, puisi, cerita pendek. Panjang tulisan maksimal 500 kata. Kirimkan tulisan ke email: yusriadii@yahoo.com. Terima kasih.

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

Memasuki masa kampanye, 11 - 24 Maret ini, KPU KKU membagi 4 zona untuk 4 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara. Pembagian zona tersebut dijadikan langkah aman un-

tuk memaksimalkan kampanye para pasangan calon di masa 14 hari yang telah ditentukan KPU. “Selain itu, juga agar tidak ada benturan kawasan kampanye antara pasangan satu dengan pasangan lainnya,” kata Ketua KPU KKU Dedi Efendy SH, Jumat (9/3). Zona yang ditetapkan oleh KPU meliputi zona 1 di Keca-

matan Sukadana, zona II meliputi wilayah Kecamatan Simpang Hilir, zona III meliputi Kecamatan Teluk Batang dan Kecamatan Seponti dan zona IV meliputi Kecamatan Pulau Maya dan Kecamatan Kepulauaan Karimata. “Masing-masing zona setiap pasangan memiliki tiga hari untuk melakukan kampanye,” imbuhnya.

Terkait waktu kampanye, Ketua KPU yang akan berakhir masa jabatannya pada Juni mendatang ini menyebutkan ada tiga model kampanye yakni rapat terbuka, pertemuan terbatas dan tatap muka atau dialogis. Untuk rapat terbuka dan pertemuan terbatas, KPU menujukan pukul 08.00 17.00 sebagai waktu yang

diperbolehkan melakukan kegiatan itu, dan untuk kampanye dalam bentuk tatap muka dipersilahkan menggunakan waktu antara pukul 08.00 - 17.00 dan pukul 19.00 - 22.00. “Ini semua hasil kesepakatan antara KPU dan para ketua tim sukses dan juga disaksikan pihak Polres Ketapang dan Panwaslu,” katanya.

Sportivitas. Sikap sportivitas sudah digalakan sejak dini,hal ini memberikan contoh yang positif untuk generasi muda. FOTO Fahmi Ichwan Borneo Tribune

Seponti Akan Bangun Puskewan Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Kembangkan program pro rakyat, Pemkab Kayong Utara mulai gencar mengurai beragam simpul masalah pada sentra potensi kawasan. Seperti yang baru-baru ini dirintis, dimana Kecamatan Seponti, merupakan kecamatan terujung di daratan negeri bertuah ini akan segera dibangun sebuah kawasan pusat kesehatan hewan (Puskeswan). Bahkan pem-

bangunan ini nantinya akan menjadi sebuah kawasan percontohan pengembangan ternak dalam skala besar. Seperti dituturkan Kadis Pertanian dan Peternakan KKU, Ir. H. Rudi Rustaman bahwa modernisasi dan pengenalan pola pengembangan peternakan di KKU harus dimulai dan menjadi program yang berkelanjutan yang disesuaikan dengan potensi masingmasing wilayah. Seperti di Kecamatan Seponti, dimana sempat di-

jadikan sentra produksi sapi di KKU akan dikembangkan lagi menjadi kawasan percontohan pengembangan ternak dengan pola terpadu. “Seponti memiliki potensi peternakan sapi yang besar, jadi kita jadikan itu benar-benar menonjol tingkat keberhasilannya dengan dukungan program,” kata Rudi. Lebih jauh dijelaskan drh. Ludi Nurmala, kawasan Puskeswan tersebut akan dikombinasikan dengan berbagai jenis ternak.

Mulai dari ayam, kambing sapi bahkan hingga kolam ikan. Dimana pola pemanfaatan lahan serta pemanfaatan sumber-sumber protein menjadi salah satu nilai lebihnya, selain deretan potensi yang sangat potensial lainnya. “Kawasan sudah dipatok, dan siap dijadikan kawasan terpadu,” kata Ludi Meski sebelumnya di Seponti juga pernah berdiri Puskeswan, namun itu peninggalan Pemkab Ketapang yang sudah tidak terurus, sehingga memerlu-

kan dukungan besar jika harus mereduksi lagi, sehingga demi efisiensi Puskeswan yang baru akan lebih efektif karena juga model dan fasilitasnya jauh berbeda. Di Seponti sendiri saat ini banyak sekali jenis-jenis ternak yang sangat potensial, bahkan jenis sapi brahman yang memiliki postur badan tinggi dan besar yang merupakan sapi keturunan sapi India ini dapat berkembang biak dengan baik disamping sapi Madura dan sapi Bali.

Inspirasi

Jaga Kelestarian Langsat Punggur Oleh : Mahmuda Beberapa hari yang lalu, saya bertemu dengan seseorang yang baru saya kenal. Saya memperkenalkan diri, mulai dari nama, hingga tempat saya dibesarkan. Ia pun langsung tersenyum ketika mendengar saya mengucapkan kata “Punggur”. “Banyak langsatlah,” katanya. Saya hanya tersenyum mendengar pertanyaan itu. Punggur, memang terkenal dengan langsatnya yang manis. Bukan hanya itu, buahbuahan lain pun dapat dijumpai di sana. Seperti buah durian, manggis, rambutan dan buah musiman lainnya. Meskipun begitu, langsatlah yang lebih dominan.

Buah mungil nan manis itu memang membawa berkah tahunan bagi si pemiliknya. Hal itu dapat dilihat dari perkembangan beberapa desa di Punggur, di mana perkembangan pembangunan rumah penduduk semakin baik. Selain itu, perkembangan tingkat pendidikan juga semakin membaik. Dapat dijumpai di beberapa desa, anak-anak setempat bisa sampai ke perguruan tinggi. Meskipun demikian, tidak semua orang yang berdomisili di Punggur memiliki penghidupan yang baik, ada juga masyarakat yang belum merasakan kehidupan yang layak. Beberapa anak harus putus sekolah atau bahkan tidak menyelesaikan pendidikan di sekolah dasar lantaran tak ada biaya.

Penghidupan yang sejahtera di desa hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang memilki kebun, kebun kelapa dan kebun langsat. Sementara yang tidak memiliki kebun, harus bekerja keras menafkahi keluarganya dengan menjadi “kuli”. Seringkali orang-orang menganggap bahwa orang yang berasal dari Punggur adalah orang yang kaya, padahal angapan itu tidak sejalan. Memang dulu hingga sekarang Punggur merupakan sentra perkebunan langsat di Kalimantan Barat, namun kini beberapa kebun langsat itu berubah menjadi bangunanbangunan, mulai dari rumah pribadi, hingga perumahan. Jika melihat sejarah masa lalu, saya

masih ingat cerita-cerita orang tua ketika tahun 80-an. Ketika pembangunan belum terlalu pesat seperti saat ini. Daerah yang kininya sebagai kota padahal dulunya adalah hutan dan juga kebun langsat. Sebut saja daerah Jalan M Yamin yang dulunya adalah hutan, namun kini sudah menjadi pemukiman yang ramai. Harga jual tanah menjadi tinggi. Di pinggir jalan saja harganya bisa mencapai milyaran rupiah. Begitu juga di daerah Sungai Raya Dalam yang beken disebut Serdam. Dulunya di sana juga kebun langsat. Namun kini berubah menjadi pemukiman yang padat, bahkan seringkali jalanan di sana macet akibat banyaknya kendaraan bak kota metropoli-

tan (Jakarta). Bukan tidak mungkin suatu saat daerah Punggur juga akan menjadi pemukiman yang padat. Mengingat bertambahnya jumlah penduduk serta kurangnya lahan karena dijadikan pemukiman. Bukan tidak mungkin pohon-pohon langsat itu akan ditebang dan digantikan tiang rumah. Bukan tidak mungkin pemanasan global akan terus meningkat. Tapi semoga saja hal itu tidak terjadi dengan kebijakan pemerintah agar menertibkan bangunan yang akan dibangun, terutama di daerah perkebunan, seperti kebun langsat. Agar langsat punggur masih bisa dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Barat. Amin (*)

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering. Wakil Pemimpin Redaksi: Budi Rahman. Redaktur: Andry, Agus Wahyuni, Aulia Marti, Hairul Mikrad, Yusriadi, Viodeogo. Reporter: Abdul Khoir, Andika Lay, Yulan Mirza, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Ubay. Biro Kubu Raya: Hanoto Jl. Sui Raya Dalam (081522711111). Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). www.borneo-tribune.net Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505). Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757), Saumin (Pemasaran) (085284291321) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2. Biro Kapuas Hulu: Jl. Kenanga, Ruko Pemda Blok B. 6 Putussibau Utara (08562569007). Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Fotografer: Ulla Asri Sekretaris Redaksi: Erika Sudiardjo Umum: Emiliana (Manajer), Fitriyana,. Percetakan/Pracetak: Ukan Dinata. Staf Pracetak: Fahmi Ichwan, Syam „ Wartawan, Kontributor, Intensive Programme dan Abubakar, M. Taufik,. Staf Percetakan: Andre, Nurhalis, Rustam. Marketing: Sisa Primashinta, Hesty Yosana, Aldi Chairudin, Ardiansyah. Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Ferry Ade Putra Freelancer Borneo Tribune dibekali identitas, surat Sirkulasi: Dhani, Suprianto. Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Kusnan, Husada, IT: Iwan Siswanto. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, tugas atau tanda pengenal (ID-Card) dan dalam mehalaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com laksanakan tugas jurnalistiknya tidak diperkenankan menerima suap atau amplop

Borneo Tribune


Serba Serbi

Borneo T Tribune

Sabtu, 9 Maret 2013

3

Cargill Raih Sertifikat ISPO Indonesia Komitmen Kurangi Gas Rumah Kaca

Andry Borneo Tribune, Pontianak Cargill melalui anak perusahaannya, PT. Hindoli secara resmi mendapat sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai bentuk pencapaian standar produksi kelapa sawit yang lestari. Chief Operating Officer Cargill Tropical Palm, John Hartmann, mengatakan bahwa pemberian sertifikat itu merupakan bentuk pencapaian dari komitmen pihak perusahaan dalam memproduksi kelapa sawit yang bertanggung jawab. ”Seiring meningkatnya permintaan akan kelapa sawit di berbagai bidang, maka sangat penting dalam rantai suplai

kelapa sawit, yakni dari perkebunan ke peritel, bekerja dengan perilaku untuk melestarikan lingkungan dan memiliki tanggung jawab sosial,” ujar John Hartmann, di Pontianak, Jumat (8/3). Menurutnya, pihak Cargill sendiri mendukung penuh usaha yang dilakukan ISPO untuk mengembangkan mekanisme dalam memberikan keistimewaan produk kelapa sawit lestari di pasar. Penilaian dilakukan oleh auditor dari Sucofindo. Auditor didampingi oleh petugas dari ISPO dan Pemerintah Indonesia yang menilai seberapa besar perusahaan melaksanakan standar-standar ISPO, area pemerintahan serta panduan untuk petani. ISPO merupakan inisiatif yang diimplementasikan oleh

Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan dan Badan Pertanahan Nasional. Tujuannya, untuk meningkatkan daya saing kelapa sawit Indonesia di pasar global sekaligus diselaraskan dengan komitmen Presiden Indonesia guna mengurangi gas rumah kaca sekaligus menjawab masalah yang terkait di dalam lingkungan. PT. Hindoli dalam persiapan menjalani audit ISPO dan Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO) telah menjadi contoh dan dibuat film dokumenter. Saat ini, Cargill mengoperasikan dua perkebunan kelapa sawit. Yakni, PT. Hindoli sendiri yang berada di Sumatera Selatan dan PT. Harapan Sawit Lestari di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalbar. ”Bersama dengan petanipetani kami, kami berkomitmen untuk melindungi lingkungan kami serta membantu memenuhi permintaan dunia akan kelapa sawit yang semakin meningkat,” kata Presiden Direktur PT. Hindoli, Anthony Yeow. Dia melanjutkan, petani mereka termasuk yang pertama mendapatkan sertifikat di bawah prinsip dan kriteria smallholder RSPO pada

Agustus 2010. “Kami juga menantikan untuk berpartisipasi dalam skema yang sama di bawah

ISPO,” harapnya. PT. Hindoli merupakan salah satu perkebunan kelapa sawit pertama di Indonesia

yang menerima sertifikat RSPO 2009. Perusahaan itu juga menerima International Sustainability and Carbon

Certification (ISCC) untuk pasokan kelapa sawit lestari sebagai bahan bakar hayati di Uni Eropa (EU) 2010.

Solusi Tepat Terobosan Terbaru TCM

ATASI SEGALA MACAM PENYAKIT PRIA Ciri khas kemanjuran & keunggulan Hongkong Medistra TCM sangat jelas dengan resep kuno kekaisaran, resep rahasia turun temurun serta herbal Tiongkok alami, intinya adalah mengobati berbagai penyakit bandel yang susah disembuhkan, khusus menangani berbagai jenis penyakit kronis, begitu diobati langsung dapat dirasakan manfaatnya. Efektif mengobati berbagai penyakit kronis sampai akarnya, tanpa efek samping, setelah diatasi tidak mudah kambuh lagi. Menurut survey terbaru, disfungsi seksual pria termasuk penyakit yang sangat banyak diderita. Terutama persentase penderita impotensi, ejakulasi dini, radang prostat mengalami kenaikan pesat, berdampak jauh lebih parah bagi psikologi dan jiwa, dibanding penyakit pria lainnya, juga merupakan 30% alasan retaknya keharmonisan rumah tangga, menghancurkan kepercayaan diri pria. Penyakit fungsi seksual menimpa pria pada berbagai kalangan usia dan harus diobati sedini mungkin agar tidak memburuk hingga menimbulkan penyakit komplikasi bandel lainnya yang sangat parah dan berbahaya. Hongkong Medistra TCM ada konsultan Sinshe ahli TCM (Traditional

Chinese Medicine) ternama dari Tiongkok yang siap membantu Anda. Melalui pengalaman kerja keras puluhan tahun akhirnya berhasil menemukan terobosan terbaru, khusus mengatasi disfungsi seksual pria, seperti: Impotensi, Ejakulasi Dini, Radang Prostat, Sperma Mati, Tidak ada Sperma, Alat vital tidak normal, Kemandulan, dll. Hasilnya relatif cepat, aman dan tanpa efek samping. Terobosan metode TCM dengan herbal berharga alami yakni “Qiang Yang Bu Shen Liao Fa” ini dipadukan akupuntur elektroterapi sangat terkenal diberbagai Negara, berfungsi memperkuat ginjal & sperma, menyeimbangkan unsur yin & yang didalam tubuh, setelah diatasi bisa menormalkan fungsi seksual, masa berhubungan bisa lebih lama. Rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan, gejala penyakit seperti kencing terasa sakit, sering kencing, tidak tahan kencing, kencing tidak bertenaga, tidak tuntas, bernanah dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, sistem reproduksi kembali normal, bisa diatasi hingga ke akar penyakit dan tidak mudah kambuh lagi.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi :

HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak - Kalimantan Barat Telp. (0561) 733268 HP. 0812 5279 7888

Hari Minggu & Libur Tetap Buka


Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Sabtu, 9 Maret 2013

4

Pertahankan Kawasan Agro di Pontura Ubay KPI Borneo Tribune, Pontianak Satu-satunya kecamatan di Kota Pontianak yang memiliki kawasan lapangan dengan tanah yang luas tanpa bangunan adalah Kecamatan Pontianak Utara. Kawasan tersebut sangat potensial terus dikembangkan menjadi sumber pertanian dan agro di Kota Pontianak. Karenanya, hingga saat ini pemerintah Kota Pontianak terus mempertahankan kawasan utara sebagai kawasan agro yang nantinya dapat menjadi kawasan hijau. Wakil Walikota Pontianak Paryadi mengatakan, RTRW Kota Pontianak komitmen menjaga Pontianak Utara sebagai kawasan agro. Selain itu, Paryadi juga menginginkan di Pontianak Utara nantinya dapat menjadi kawasan wisata alam. “Kalau melihat ke daerah Jawa, lokasi wisata tak harus sebuah tempat yang mewah, namun dari pertanian bisa menjadi kawasan wisata. Contohnya menanam sayuran. Sebab di utara ba-

nyak sekali pertanian,” ujarnya. Hal-hal yang unik tersebut dapat dijadikan daya tarik untuk wisatawan. Terlebih lagi menurut Paryadi, di utara masih banyak sekali ladang lidah buaya yang bisa dijadikan daya tarik. Begitu juga perkebunan anggrek di Jalan Budi Utomo. Perkebunan pepaya dan sayuran masih sangat luas. “Jadi, inilah nanti yang akan kita pikirkan. Bagaimana hal unik ini bisa menarik perhatian banyak orang. Tak hanya orang lokal. Namun juga orang-orang luar juga bisa terpesona pada hal unik seperti ini,” ujarnya. Dikatakan pula oleh Paryadi, Tugu Khatulistiwa masih menjadi unggulan di Pontianak sebagai lokasi wisata. Setiap tahun selalu didatangi ribuan orang. “Kalau ada moment, sudah pasti kawasan ini (Tugu Khatulistiwa) sangat ramai. Namun jangan disangka, di hari biasa juga banyak kunjungan wisatawan ke sana. Khusunya dari negeri Jiran,” tuturnya. o

Wakil Walikota Pontianak, Paryadi menekankan, konsep pariwisata tak hanya mewah dan megah, namun dari hal unik juga dapat dijadikan sebagai kawasan wisata. FOTO: Ubay KPI/Borneo Tribune

CMYK

Amrul Borneo Tribune, Sambas

DIALOG Danrem121/Abw Kolonel Inf Binarko Sugihantyo sedang memberikan pengarahan kepada prajurit Pamtas. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

Danrem : Prajurit Pamtas Harus Jaga Disiplin Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Danrem 121/Abw Kolonel Inf Binarko Sugihantyo memberikan pengarahan kepada prajurit yang melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) agar selalu menjaga disiplin sebagai seorang prajurit dan menghindari pelanggaran yang dapat merusak citra TNI dimata masyarakat serta melaksanakan pembinaan teritorial terbatas di sekitar pos-pos satgas pamtas. “Saya menekankan untuk selalu mewaspadai setiap kegiatan illegal yang mungkin terjadi di sekitar wilayah perbatasan RI-Malaysia,” kata Kolonel Inf Binarko Sugihantyo, Kamis (7/3) saat via telpon genggam saat me-

ninjau Pos-Pos perbatasan yang berada di daerah Kabupaten Kapuas Hulu. Dalam kunjungannya ke pos-pos perbatasan, Danrem 121/Abw yang juga Komandan Komando Pelaksana Operasi Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia di Kalbar juga turut Mendampingi, Kasiterem 121/Abw Mayor Inf Nico, Kasilogrem Mayor Inf Mujiburrohman dan Pasiopsrem 121/Abw Kapten Inf Dedi. Rombongan berangkat dari Makorem 121/Abw pukul 10.30 wib dengan menggunakan Heli Bell 412 BKO Pangdam XII/Tpr dan mendarat di Kecamatan Embaloh Hulu belum lama ini. Sebelum mengecek pospos perbatasan, Danrem 121/Abw mengadakan tatap muka dengan masyarakat

yang berada di Kampung Banua Martinus Kecamatan Embaloh Hulu. Dalam acara tatap muka tersebut Danrem 121/Abw menghimbau kepada masyarakat agar bersama-sama TNI dan Polri untuk selalu bergandengan tangan dan bekerja bersama-sama untuk membangun dan menjaga keamanan khususnya di daerah perbatasan RI-Malaysia. Dikatakan oleh Danrem, TNI merupakan bagian dari masyarakat karena TNI berasal dari masyarakat, apabila ada hal-hal yang sekiranya memerlukan bantuan ataupun tenaga dari TNI, maka tidak perlu ragu-ragu untuk menyampaikan hal tersebut kepada aparat TNI yang berada di wilayah setempat.

Disamping itu, Danrem 121/Abw mengunjungi pospos pamtas yang berada di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu antara lain pos Kapar, pos Seriang, pos Ensanak dan pos Merakai Panjang dengan menggunakan jalur darat. Selain mengecek bangunan pos, sarana dan perlengkapan yang ada, “Saya berpesan untuk selalu mejaga kekompakan antar sesama prajurit dan tetap semangat dalam melaksanakan tugas,” pesanya. Selanjutnya Danrem berkesempatan memberikan cenderamata yang diserahkan oleh Dandim 1206/Psb Letkol Inf Jayusman kepada salah satu masyarakat yang berada di Kecamatan Puring Kencana sebelum bertolak kembali ke Makorem 121/Abw di Sintang. o

Menghadapi ujian sekolah dan ujian nasional yang akan digelar, Dinas pendidikan Kabupaten Sambas gencar melakukan sosialissasi dan rapat kerja. Hal ini dilakukan untuk mendorong para siswa mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam menghadapinya. Maklum, selama tiga tahun menempuh pelajaran di bangku sekolah, seluruh siswa berharap lulus. Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Ujian Akhir Sekolah SD/MI yang digelar oleh Dinas Pendidikan Bidang TK/SD Kabupaten Sambas berlangsung Kamis (7/3) bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas. Hadir beberapa pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, yaitu Seketaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, Kepala UPT Se-Kabupaten Sambas beserta Bendahara, Ketua Sekolah Dasar Penyelenggara se-Kabupaten Sambas. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, Drs. Karman, MSi, MH mengatakan legiatan ini sebagai bentuk untuk mengukur keberhasilan dan prestasi anak didik kita. Pada tahun pelajaran 2012/2013, Ujian sekolah dan ujian nasional sebentar lagi akan kita laksanakan untuk itu diperlukan koordinasi, pemahaman, kebersamaan sehingga menghasilkan tujuan yang sama yaitu sukses dan berhasil mengantarkan anakanak kita dalam ujian sekolah dan ujian nasional. “Saya mengingatkan agar pelaksanaan ujian tahun ini

harus lebih baik hasilnya dibanding tahun lalu. Saya sangat berharap ada peningkatan signifikan baik mutu maupun kuantitasnya,” jelasnya. Kata Karman, jadwal ujian tingkat SD/MI, paket A akan berlangsung pada tanggal 1 sampai dengan 4 April 2013. Kemudian untuk Ujian Sekolah dan untuk Ujian Nasional yaitu pada tanggal 6 sampai dengan 8 Mei 2013. Untuk tingkat SD Sederajat diikuti 10.212 pelajar dibagi 101 SDP dalam 15 subrayon. “Dengan adanya sosialisasi ini agar dapat memberikan penjelasan secara teknis dalam pelaksanaan ujian sekolah dan ujian nasional tahun 2012/2013 dan memberikan penjelasan secara teknis tentang laporan keuangan, kepada peserta sosialisasi dan rapat koordinasi yang hadir pada hari ini,” pintanya. Dirinya berharap kepada Kepala UPT se-Kabupaten Sambas beserta Bendahara dan Ketua SDP se- Kabupaten Sambas beserta Benda-

hara agar Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Ujian Akhir Sekolah SD/MI terlaksana dengan baik sehingga motto kita solid, mantap, hasil cemerlang pada ujian sekolah dan ujian nasional dapat menjadi kenyataan. Sementara itu, Ketua Panitia Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Ujian Akhir Sekolah SD/MI Kabupaten Sambas tahun 2013, Suparsito yang juga Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas mengatakan peserta kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi berjumlah 232 orang,dengan rincian unsur kepala UPT beserta bendahara sebanyak 30 orang,unsur ketua SDP beserta bendahara sebanyak 202. “Saya berharap dengan Sosialisasi ini akan dapat mengantarkan anak-anak kita dalam ujian sekolah maupun ujian nasional mencapai kesuksesan dan keberhasilan, disegala bidang mata pelajaran yang diujikan,” harapnya. o

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas Drs. Karman, MSi, MH

CMYK

Siswa Mesti Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Hadapi US/UN


Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Sabtu, 9 Maret 2013

5

Satpol KKR Terus Buru Usaha Tak Berizin Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya

Hari Sampah Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto, menanam pohon pada peringatan Hari Sampah di Pelabuhan Kuala Mempawah. Foto : Johan Wahyudi/ Borneo Tribune

Kabupaten Pontianak Hasil 40 Ton Sampah Perhari Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Peringatan Hari Sampah di Kabupaten Pontianak, diwarnai dengan pembersihan lingkungan dan penanaman pohon di Pelabuhan Terpadu Kuala Mempawah, Jumat (8/ 3), kemarin, yang dihadiri langsung Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto, Setda Kabupaten Pontianak, Gusti Ramlana, Kepala SKPD, pelajar dan masyarakat. “Saya mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat dilaksanakan tiap tahun. Apalagi ini, pertama kali dilakukan di Kabupaten Pontianak,” kata Wakil Bupati

Pontianak, Rubijanto. Untuk itu, Rubijanto, berharap seluruh element masyarakat bisa terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Seperti dengan memilih dan memilih sampah yang bisa didaur ulang dan tidak, sehingga kebersihan lingkungan selalu terjaga dengan baik. “Kabupaten Pontianak menghasilkan sampah 40 ton perhari. Ini angka yang sangat fantastik. Sedangkan TPA kita usah tidak layak menjadi tempat penampungan lagi, 2 tahun kedepan jika tak disikapi bersama sampah akan menjadi permasalahan di daerah kita,” ungkapnya. Apalagi biaya operasional

mengelolah sampah cukup besar, namun PAD melalui retribusi persampahan tidak memadai. “Jika kita tak menyadari untuk mengelolah sampah dengan baik, maka Mempawah tak akan dikenal lagi menjadi Kota Bestari. Untuk itu, komponen masyarakat harus bersama-sama mengelolah sampai ini,” katanya. Bahkan Rubijanto, sangat memberi apresiasi terhadap pemulung dan petugas kebersihan yang telah berasa memilih dan mengemas sampah, sehingga sangat membantu keberlangsungan TPA Kabupaten Pontianak. “Saya menilai petugas kebersihan adalah pahlawan tanpa tanda jasa, mereka

rela bekerja di pabrik bibit penyakitdengan upah yang minim, namun dengan ikhlas bekerja sehingga kebersihan lingkungan terjaga dengan baik,” katanya. Sedangkan Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LHPB) Kabupaten Pontianak, Syahrizal, mengatakan memperingati Hari Sampah, panitia tak hanya melakukan pemungutan sampah tapi juga melakukan penanaman 250 pohon di Pelabuhan Kuala Mempawah. “Selain itu, Sabtu (Hari ini-red) kita akan melaksanakan penanaman 1000 pohon mangrove di pantai Desa Malikian,” katanya. o

BPD dan Kades Harus Harmonis Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) diminta Bupati Pontianak, Ria Norsan, agar menjalin hubungan sinergis dan harmonis dengan kepala desa (kades) terutama dalam bekerjasama membangun desa. “BPD merupakan legislatif-nya tingkat desa dan merupakan partner pemerintah desa dalam membuat produk hukum desa. Jadi, bekerjasamalah dengan baik demi terciptanya pemba-

ngunan yang diharapkan,” kata Bupati Pontianak, Ria Norsan, saat melantik 33 Anggota BPD di tiga desa, yakni Pasir Palembang, Sungai Bakau Kecil, dan Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, di Kantor Camat Mempawah Timur. Selain itu, Norsan, juga mengharapkan BPD dan kepala desa, serta elemen masyarakat bekerjasama menumbuh kembangkan serta memanfaatkan segenap potensi sumber daya yang ada baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. “BPD juga bisa menjadi wadah untuk demokrasi ter-

utama dalam melaksanakan fungsi dan tugas dalam menyerap, menghimpun dan menindaklanjuti aspirasi yang berkembang di masyarakat,” katanya. Dan tidak lupa Bupati meminta hubungan antara BPD dan kades dapat terus terjalin harmonis, serta tidak terlibat perselisihan hanya garagara permasalahan mengenai proggram pembangunan seperti PNPM dan ADD. “Banyak terjadi perselisihan antar kades dan BPD dalam pengelolaan ADD dan PNPM. Itu tidak boleh terjadi. Jika ada masalah musyawarahkanlah,” ucapnya. o

FOTO: Johan W / Borneo Tribune

Ria Norsan

SMA/SMK Bakal Terima Dana BOS Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Selain menerapkan kurikulum baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Pontianak, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) juga mempersiapkan pelaksanaan wajib pelajar 12 tahun yang sudah dicanangkan pemerintah pusat melalui Kementerian

Pendidikan dan Kebudayaan. “Program wajib belajar 12 tahun, yakni SD, SMP dan SMA/SMK direncanakan dimulai pada 1 Juli mendatang. Diharapkan melalui program ini tidak ada lagi anak bangsa kita yang tidak memiliki ijazah minimal SMA/SMK,” kata Kepala Disdikpora Kabupaten Pontianak, Zulkifli Salim. Melalui program wajib belajar 12 tahun ini, diharapkan

tidak ada lagi masyarakat yang mengalami kendala biaya untuk menyekolahkan anaknya hingga tingkat SMA/ SMK, karena semuanya sudah ditanggung pemerintah melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Dulu waktu wajib belajar 9 tahun, hanya pelajar SD dan SMP yang ditanggung dana BOS, sekarang dengan wajib belajar 12 tahun pelajar tingkat SMA/SMK juga bisa

mendapatkannya,” ujarnya. Lanjutnya lagi, dengan adanya wajib belajar 12 tahun ini maka tidak ada lagi pungutan liar, terutama saat proses penerimaan siswa baru di setiap satuan pendidikan. “Jika masih ada ditemukan sekolah melakukan pungutan liar, maka kita persilahkan laporkan ke Disdikpora. Kita akan tindak tegas,” ucapnya. o

Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kubu Raya terus memburu usaha yang melanggar peraturan daerah. Selama dua hari terakhir menggelar razia antara lain di Desa Sui Raya Dalam, Desa Parit Baru, Desa Teluk Kapuas dan Desa Pal IX, ditemukan puluhan usaha yang masih tidak memiliki perijinan lengkap. ”Di Jalan Perdamaian (Desa Pal IX,red) ada 27 usaha yang tidak memiliki ijin lengkap. Kebanyakan mereka bergerak dibidang usaha perdagangan,” kata Kasi Perda Sat Pol PP Kubu Raya, Sudarmadi. Kebanyakan perijinan yang tidak dimiliki yakni SIUP, IMB, UUG serta TDP. Mereka antara lain PD

Agung Bangunan, CV Sumber Alam, MM Baru Lestari, Sinar Kobar, Monggo Mampir, Sari Bundo, Mancar, Bunga Mas, Mitra Jaya, Hades, Yola Colection, Dila Fashion, Upik Minang, Karmono, Rizki Busana, Berjaya Motor, Cahaya Mini Market dan Salon, Efata Mini Market, Noves toko pernak-pernik, Sinar Kobar Keramik, Vindo Sel, toko aksesoris, Mahdi toko sembako serta Harapan Mak. Sementara di Jalan Adi Sucipto Desa Teluk Kapuas ada dua gudang yang tidak miliki ijin yakni gudang pembuatan garam serta pangkalan pasir. “Mereka beralasan masih belum mengetahui apalagi ada ijinnya yang masih status di kabupaten lama. Tapi kita sudah berikan sosialisasi dulu sebagai pembinaan agar segera diurus. Pada dasarnya mereka

berniat untuk mengurus ijinnya. Jadi kita berikan kesempatan untuk mengurus selama 1 atau 2 bulan. Jika tidak akan kita keluarkan SP I,” tegas Darmadi. Selain itu disebutkan Darmadi, pihaknya juga telah memberikan Surat Peringatan (SP) II terhadap 17 pemilik usaha yang terletak di Desa Sui Raya. Mereka merupakan usaha yang telah lakukan razia waktu lalu. Dan telah diberikan SP I namun hingga kini belum mengurus perijinannya. “Kita berikan interval waktu satu bulan. Karena itu nanti kita akan menunggu hasil dari BPMPT. Jika masih juga diabaikan kita terbitkan lagi SP III. Masih juga tidak mau kita akan koordinasikan dengan pimpinan (bupati,red). Apakah sanksinya ditutup atau bagaimana nantinya,” tuturnya. o

Pangan Rumah Masa Depan KKR Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berupaya menjaga dan mengembangkan kawasan pertanian tanaman pangan dan holtikultura di Kubu Raya sebagai daerah penyangga pangan untuk Kalimantan Barat. Sebagaimana yang menjadi kebijakan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang sangat memberikan perhatian serius terhadap pengembangan pertanian di Kubu Raya sebagai salah satu ikon daerah termuda di Kalimantan Barat tersebut. Seiring dengan tingginya perhatian pemerintah terhadap pertanian di Kuburaya telah menghasilkan beberapa merek beras lokal di Kubu Raya dan telah membuka sentra penjualan beras lokal Kubu Raya untuk memudahkan pemasaran beras tersebut masuk pasar masyarakat Kubu Raya, Kota Pontianak dan wilayah Kalimantan Barat lainnya. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat menghadiri panen raya bersama ditjen pengembangan dan perluasan areal sawah Kementerian Pertanian dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kubu Raya di Dusun Cabang Rouan, Desa Batu Ampar yang merupakan lokasi Pengembangan Food Estate Kubu Raya. Muda mengatakan Batu Ampar Khususnya beberapa Dusun di Padu Empat sebagai wilayah pengembangan Food Estate merupakan rumah masa depan. Mengingat didaerah tersebut tersedia juga sumberdaya alam yang sangat mendukung untuk pengembangan persawahan abadi dengan ketersediaan air bersih yang baik dari pegunungan yang bisa dikelola dengan membuat irigasi yang baik. Dan hal itu ditegaskan Muda harus dijaga. “Kita terus berupaya optimal memajukan bidang pertanian di Kubu Raya sebagai

salah satu program utama pemerintah Kubu Raya. Hal ini kita lakukan sebagai upaya untuk menjaga dan memandirikan pangan masyarakat, sekaligus untuk mensejahterakan masyarakat petani lokal. Kita harus menyiapkan rumah masa depan, yaitu masa depan pangan kita. Ini adalah lokasi yang akan kita terus kembangkan untuk itu. Di lokasi ini ada sekitar 500 ha yang sudah kita tetapkan sebagai kawasan pertanian,” jelas Muda. Muda Mahendrawan selaku Bupati pertama Kubu Raya merasa bangga dengan semangat dan kerja keras dari petani Kubu Raya yang ada di Padu Empat yang telah berupaya maksimal dan terus berupaya dengan berbagai terobosan untuk meningkatkan hasil produksi petani khususnya beras. Menurut Muda, dengan menjaga keamanan pangan dengan cara meningkatkan produksi petani terlebih telah munculnya berbagai varian beras lokal saat ini sebagai gambaran semakin tingginya hasil produksi dan semakin terjaganya pangan bagi masyarakat di Kubu Raya. Menurut Muda yang terpenting adalah pangannya aman dan wilayah pengembangan pangannya juga aman. “Hasilnya Alhamdulillah sangat maksimal, kita bangga dengan petanipetani kita di sini, ini kan wilayah baru pengembangan tentu harus melewati beberapa proses pengolahan baru akan mendapatkan hasil yang lebih baik, karena areal yang baru dibuka untuk padi tidak bisa langsung hasilnya besar tetapi dengan mencapai 3-4 ton per hektar ini sudah maksimal kita bangga dengan petani kita disini. Perberasan di kubu raya terus bertumbuh masive, kita terus meningkatkan produksi dan melakukan pembukaan lahan-lahan sawah baru,” ungkap Muda. Muda optimis produksi

pertanian Kubu Raya akan terus bertumbuh sebagai penyangga pangan bagi Kota Pontianak dan sebagian wilayah Kalimantan Barat. Kubu Raya harus terus menjaga kestabilan hasil produksi pertanian terutama tanaman pangan. Sementara untuk menangani kemungkinan timbulnya serangan hama oleh karena perubahgan cuaca dan lain sebagainya, pemerintah akan selalu berupaya membantu penangannya bersama tim penyuluh pertanian dan instansi terkait. Sementara itu Husni Selaku Kasubdit Perluasan Cetak Sawah Kementerian Pertanian yang turut hadir di Batu Ampar mengatakan pemerintah pusat dalam hal ini kementerian pertanian sangat mendukung penuh wilayah-wilayah pengembangan pertanian yang dicanangkan oleh pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Termasuk wilayah pengembangan pangan berkelanjutan food Estate yang ada di Batu Ampar tersebut. Menurut Husni apa yang menjadi Kebijakan Bupati Kubu Raya terkait dengan pengembanngan pertanian adalah sangat tepat. Ia bahkan mengaku salut dan bangga. Ia meminta kepada para petani untuk terus bekerjasama baik dengan pemerintah maupun sesama kelompok tani dan masyarakat sekitar. Menurut Husni masyarakat Kubu Raya sepatutnya berbangga hati memiliki Bupati seperti Muda Mahendrawan yang memiliki perhatian serius mengembangkan kawasan pertanian dan tanaman pangan. Menurutnya tidak banyak kepala daerah di Negeri ini yang melakukan hal serupa. Menyikapi hasil produksi yang belum memadai di kawasan tersebut Husni berjanji akan segera mengutus tim dari balai kajian untuk mempelajari tata kelola kesuburan tanah di lokasi tersebut. o


Bengkayang Borneo Tribune

Sabtu, 9 Maret 2013

Januari-Maret

Pengawasan Ketat BBM

5 Bayi Seluas Meninggal Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Lima bayi di Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang meninggal dunia dalam kurun waktu tiga bulan, Januari- Maret 2013 ini. Demikian yang terungkap saat perbicangan pertemuan antara LPSS, PKBI, Dinas Kesehatan, Bapeda Kabupaten Bengkayang dengan pengelola Peskesmas Kecamatan Seluas, Kamis (7/3). Berdasarkan data sementara dari Puskesmas Kecamatan Seluas, lima kematian itu terjadi di beberapa wilayah, dan diantaranya terjadi di wilayah yang terletak jauh dari Puskesmas ataupun rumah sakit. Wenseslaus, Kepala Puskesmas Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang saat pertemuan itu mengatakan, kematian bayi tersebut terjadi setelah proses persalinan selesai dilaksanakan. Kematian bayi itu terjadi dengan penyertaan. Didampingi beberapa stafnya, Wenseslaus menuturkan, lima bayi yang mening-

Rudi Borneo Tribune, Singkawang Selama disparitas (perbedaan) harga yang jauh antara subsidi dan non subsidi, masih akan terjadi penyimpangan Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain itu kondisi tersebutlah yang merupakan salah satu penyebab kelangkaan yang kadang terjadi. Hal tersebut dikatakan Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota

Singkawang, Hendryan ketika ditanya mengenai kondisi masih adanya antrian pembeli BBM di beberapa SPBU di kota ini. Menurut Hendryan, guna mengurangi adanya penyimpangan, memang diperlukan adanya pengawasan. Tapi memang kondisi di lapangan, para pengantri BBM, banyak diantaranya dari kalangan penjual eceran dengan alasan mencari makan. “Jika mereka mengantri minyak kemudian dijual kembali masih bisa dikata-

kan dapat ditolerir, namun jika yang ada pengantri tersebut mendapatkan BBM subsidi di SPBU tapi kemudian dijual ke industri, hal inilah yang tidak diperbolehkan,” katanya. Jika ingin mengurangi adanya penyimpangan, dikatakan Hendryan, pihak pemerintah bersama tim, masyarakat dipersilahkan melaporkan ke pihak kepolisian jika menemukan hal tersebut. “Jika melihat dan disinyalir ada penyimpangan, laporkan ke pihak terkait,” katanya. o

Pangka Gasing Meriahkan Syukuran Panen Raya Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Pengelola Puskesmas, Bapeda, Dinas Kesehatan, PKBI dan LPSS Berfoto bersama///Mujidi

gal tersebut tiga diantaranya telah dirujuk ke rumah sakit, dua diantaranya didampingi oleh bidan kampung. Satu dari lima bayi yang meninggal, terpaksa harus dikuburkan sesuai dengan kebudayaan atau kepercayaan warga setempat. Wen menuturkan, di Kecamatan Seluas ada enam desa. Masing masing desa sudah memiliki Puskesdes.

Cuma disayangkan, ada beberapa Puskesdes yang kondisinya tidak layak untuk digunakan. Puskesdes tersebut adalah Puskesdes desa Bengkawan. ‘Selain ada Puskesdes yang tidak layak guna, permasalahan kesehatan di Kecamatan Seluas adalah masih adanya Puskesdes yang tidak memiliki petugas. Seperti Puskesdes Desa Kalon,” ujar Wenseslaus.

Karena problema bidang kesehatan tersebut, Wenseslaus merasa beruntung karena Puskesmas yang dipimpinnya menjadi salah satu puskesmas yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten Bengkayang untuk didampingi oleh USAID-Kinerjas. Pelaksanaan program kesehatan di Kabupaten Bengkayang sendiri dipercayakan kepada PKBI sebagai organisasi pelaksana. o

TNI-Polri Singkawang Gelar Pertemuan di Sun Moon Rudi Borneo Tribune, Singkawang Seluruh jajaran TNI dan Polri menggelar silaturahmi dalam rangka memelihara soliditas keluarga besar TNI-Polri se-Kota Singkawang di Gedung Sun Moon, Jumat (8/3). Latar belakang digelarnya pertemuan TNI-Polri itu adalah semata-mata untuk menyikapi konflik yang terjadi antara TNI dan Polri Ogan Komering Ulu (OKU) Baturaja, di Sumatera Selatan, Kamis pagi kemarin, agar tidak meluas di berbagai daerah. Kapolres Singkawang, AKBP. Prianto, mengawali sambutannya, mengatakan kalau pertemuan dalam rangka menjalin silaturahmi antara TNI-Polri ini bukan baru pertama kalinya digelar, namun sudah kesekian kalinya. Dikatakan Prianto, digelarnya silaturahmi ini pula, adalah berdasarkan kesepakatan Komandan Brigif 19 Khatulistiwa, Dandim 1202, Dan Rindam XII Tanjung Pura serta Dan Yon 641 Beruang Singkawang. “Latar belakang dari pertemuan ini, adalah menindaklanjuti atas kejadian yang terjadi Kamis pagi kemarin, tepatnya di Mapolres OKU Sumatera Selatan. Secara garis besar, tentunya kita masing-masing sudah mengetahuinya akar dari permasalahan yang terjadi. Harapan kita, baik dari jajaran TNI maupun Polri agar tidak mudah terpengaruh atas kejadian yang sudah terjadi,” harap Prianto. Diakui Prianto, antara TNI/Polri yang ada di Singkawang ini sebenarnya sudah solid. Jadi bukan baru mau menciptakan, namun harus dipelihara dan dipertahankan. “Karena polisi tidak akan mampu bisa bekerja sendiri tanpa dibantu TNI. Seperti contoh, berbagai event besar yang sudah kita lalui bersama, berakhir dengan kesuksesan berkat adanya kerjasama antara TNIPolri serta lapisan masyarakat,” ujar Prianto. Untuk itulah, pinta Prianto, hubungan yang solid antara TNI-Polri ini akan selalu terjaga dan harus dipertahankan. “Segala permasalahan yang muncul, saya jamin akan bisa diselesaikan dengan baik, dengan catatan antara TNI-Polri

6

Minggu (3/3) kemarin, permainan gasing diperagakan/ dimainkan oleh warga Bakati di Desa Bengkuang, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang. Permainan gasing di wilayah itu, baru dapat terlihat seketika warga setempat usai melaksanakan panen raya padi. Usai melaksanakan panen raya, warga petani di Desa Bengkuang memanjatkan doa syukhur atas hasil panen pada siklus tahunan. Dimana warga di desa itu, mulai mengadakan musyawarah, guna menjadwalkan kapan acara syukuran itu digelar. Setelah musyawarah, kata mufakat didapati untuk menentukan hari baik kapan acara syukuran atas hasil panen itu dapat segera dilak-

sanakan. Pada hari syukuran itu pula, warga setempat menyebutnya ‘makan padi baru’. Serangkaian kegiatan makan padi baru itu pula, warga setempat mengelar perlombaan kelihaian bermain gasing. Dimana beberapa warga berkumpul pada sebuah lokasi, di halaman rumah warga cukup luas. Sementara itu, perlombaan adu kelihaian bermain gasing dilaksanakan pada dua regu. Masing-masing regu mewakili desa mereka, dengan dilengkapi sebuah gasing. Setiap satu regu, dimainkan 5 - 6 orang. Selanjutnya, regu pertama dipersilakan untuk meluncurkan gasingnya, hingga berputar bak kipas angin. Sementara regu lawan diharapkan bisa menghentikan laju putaran gasing itu dengan melontarkan gasing mereka (pangka). Kemudian, jika regu lawan mampu menghentikan laju

putaran gasing pihak lawan, maka regu tersebut dianggap sebagai pemenang. Seperti halnya, permainan gasing di Desa Bengkuang, Minggu lalu, antara regu Desa Bengkuang melawan Desa Melabu/Bengule, pada Kecamatan yang sama. Pada perlombaan itu, Desa Melabu dianggap sebagai pemenang atas perlombaan adu gasing tersebut. Dan mereka berhak mendapatkan sejumlah uang. Menurut salah seorang penonton saat perlombaan berlangsung,Ujang, perlombaan gasing di Desa Bengkuang digelar setelah petani setempat usai melaksanakan panen, dimana desa lain mendatangi Desa Bengkuang. Selain mengadakan syukuran makan padi baru, warga meramaikan kegiatan itu dengan mengadakan perlombaan adu kelihaian bermain gasing, atau biasa disebut setempat ‘pangka gasing’. o

Perkumpulan Fotografer Bidik Sambas Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang

Jajaran TNI dan Polri menggelar silaturrahmi dalam rangka memelihara soliditas keluarga besar TNI-Polri se-Kota Singkawang di Gedung Sun Moon, Jumat (8/3).Foto Rudi

bisa menjalin hubungan dan komunikasi dengan baik,” pungkasnya. Dan Rindam XII Tanjung Pura Singkawang, Kolonel Inf. Budi Nugroho, juga mengatakan hal yang sama. Dengan adanya konflik antara TNIPolri di OKU Baturaja, SumSel kemarin, dia katakan kalau kejadian itu sangat memilukan dan memalukan. Untuk itu, pinta Budi, kita yang berada di kota ini jangan sampai mau diprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. “Jangan sampai mau ikut-ikutan, yang pada akhirnya ditertawakan oleh rakyat,” sarannya mengingatkan. Budi juga mengingatkan, bahwa gaji yang mereka terima setiap bulannya itu adalah uang dari rakyat. Jadi, jangan sampai selaku aparat menunjukkan sikap yang arogan, yang pada akhirnya menimbulkan kebencian dari rakyat. “Tetapi tunjukkanlah sikap tauladan yang baik kepada masyarakat,”

pinta Budi. “Saya lebih senang kalau antar sesama TNI-Polri serta masyarakat bisa kompak, serta menunjukkan sikap saling menghargai satu sama lain. Taat, patuh serta loyalitas yang ditanamkan pada diri seorang prajurit itulah harapan kami selaku pemimpin,” tambahnya. Dia menyebutkan selaku pemimpin, sangat sering menjalin komunikasi baik secara internal maupun eksternal dengan kepolisian. Maka dari itu, diharapkan sesama prajurit juga harus demikian. Untuk itu, sambung Budi, mengajak merapatkan barisan, saling bergandeng tangan untuk menciptakan keamanan dan kedamaian di Kota Singkawang. Dan Brigif 19 Khatulistiwa Singkawang, Kolonel Inf. Asep Sarifudin, mengatakan antara TNI dan Polri punya tugas yang berbeda tetapi punya tujuan yang sama, yakni menjaga keutuhan dan

ketahanan NKRI. Untuk itu, pinta Asep, jika ada permasalahan antara TNI dan Polri, guna penyelesaiannya sebaiknya bicarakan langsung kepada pimpinannya masing-masing. Dandim 1202 Singkawang, Letkol Inf. Parjiyo, meminta kepada seluruh jajaran TNIPolri yang ada di kota ini, agar bisa mengambil hikmah yang positif dan membuang yang negatif. Segala sesuatu yang sudah terjadi kemarin, sebaiknya menjadi evaluasi bersama. Soliditas yang sudah tercipta antara TNI-Polri ini sebaiknya dijaga dan dipertahankan. “Disamping mempunyai tugas yang berbeda, namun kita harus saling memahami dan menghargai tugas kita masing-masing,” pinta Parjiyo. Nah, kalau semua itu sudah tertanam pada diri kita masing-masing, kata Parjiyo lagi, jangankan perkelahian, saling ejek, dan maki memaki pun tidak akan pernah terjadi antara TNI dan Polri. o

Lebih kurang dua belas orang fotografer dari Kabupaten Bengkayang akan berkunjung ke Kabupaten Sambas untuk hunting bareng atau bersama. Kegiatan tersebut rencanakan akan berlangsung selama dua hari dengan tiga lokasi berbeda, Sabtu-Minggu (9-10/3). “Data terakhir, anggota fotografer dari Kabupaten Bengkayang yang akan berkunjung ke Sambas sebanyak dua belas orang,” kata Desta Trauser, koordinator kunjungan ke Sambas. Desta menjelaskan, fotografer Bengkayang yang tergabung dalam komunitas exposure ini berencanakan akan berangkat ke Kabupaten Sambas, Sabtu (9/3) pagi. Rombongan Bengkayang berangkat ke Sambas dengan rombongan dari Kabupaten Landak. Dua rombongan bersatu menuju

UPT Kebersihan Tambah 15 Honorer Rudi Borneo Tribune, Singkawang Kepala UPT. Kebersihan Kota Singkawang, H. Rustam Effendi mengatakan tahun ini, di intansinya akan mendapatkan tambahan tenaga honorer sebanyak 15 orang. Direncanakan mulai bulan

depan sudah mulai bekerja mengurusi persampahan di kota ini. “Kita sebenarnya mengajukan lebih dari jumlah itu, tapi kita hanya mendapatkan 15 tambahan tenaga honorer, jadi untuk total keseluruhan pasukan kuning sebanyak 217 dimana sebelumnya 202 orang,” kata Rustam.

Menurut Rustam, dengan adanya penambahan ini bisa membantu menutupi kekurangan tenaga kebersihan atau pasukan kuning yang masih kurang selama ini. Terlebih volume sampah setiap harinya selalu ada peningkatan. “Adanya tambahan ini dapat meningkatkan kinerja kami,” katanya. o

Exposure Bengkayang///Ist

Sambas melalui rute Jalan Sanggau Ledo, Jalan LedoSubah hingga terus ke Kabupaten Sambas. Rute ini lebih dekat apabila dibandingkan dengan rute Bengkayang, Singkawang, Pemangkat dan Sambas. Bukan hanya fotogarfer dari Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak saja yang akan membidik Sambas. Diperkirakan ada enam puluh sampai tujuh puluh orang fotografer dari beberapa Kabupaten Kota di Kalimantan Barat yang ikut bergabung. Sesuai yang dinformasikan panitia hunting di Sambas, peserta peserta yang bakal hadi tersebut diantaranya fotografer dari Kota Pontianak, Mempawah Kabupaten Pontianak, Kabupaten Landak, Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang dan fotografer Sambas sebagai tuan rumah. “Kami mendukung kegiatan positif ini, Sambas merupakan salah satu wilayah

yang bagus untuk dijadikan objek fotografi baik landscape, model, maupun macro. Sehingga secara tidak langsung momen hunbar ini bisa menjadi informasi bagi masyarakat kita akan kekayaan alam dan tempat wisata yang ada di Sambas. Juga bisa semakin menggiatkan para pecinta fotografi untuk semakin giat berkarya dan menjadikan fotografi sebagai hobby yang menyenangkan,” demikian komentar, Irfan Marindra, Ketua KOMKA, perkumpulan fotografer Kota Pontianak. M. Lucky, ketua panitia hunting di Kabupaten Sambas menerangkan, peserta hunting membidik Sambas mencapai tujuh puluh orang. Semua fotografer tersebut menyatakan siap datang untuk membidik. “Hunting di Sambas memanfaatkan tiga lokasi, pantai Jawai, Danau Sebedang dan juga Keraton Sambas,” demikian dijelaskan Lucky. o


Sabtu, 9 Maret 2013

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

7

Disdik Landak Belum Terima Laporan tentang Ad

Peserta Ujian Mengacu POS Ujian Bukan Aturan Sekolah dan Dinas

Sat Lantas Landak Giatkan Penertiban Lalulintas Borno Tribune, Ngabang Guna meminimalisasi terjadikan kasus kecelakaan yang selalu mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar bahkan nyawa, Polisi Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Landak kini giat-giatnya melakukan penertiban kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Landak. “Kita beberapa waktu lalu telah melakukan penertiban khususnya kelayakan jalan kendaraan baik itu kendaraan angkutan barang, travel maupun bis. Penertiban ini juga akan terus kita lakukan untuk seluruh jenis kendaraan menyangkut keamanan dan keselamatan di jalan,”ujar Kasat Lantas AKP Sunarno saat ditemui, Jumat (8/3) siang kemarin. “Kita juga minggu depan akan memasang bennerbenner yang bertuliskan peringatan kepada pengemudi. Benner-benner ini akan dipasang mulai dari Kecamatan Mandor hingga di daerah Sidas sebanyak 25 lembar. Dan benner-benner ini sengaja kita isi dengan tulisan yang sangat menarik untuk kita diliat dan dibaca tanpa mengurangki maksud isi peringatan yang kita sampaikan kepada masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat tidak hanya tertarik membacanya tapi juga mau mengikuti ajakan tertib berlalu lintas melalui tulisan yang ada di benner tersebut,”ujar Sunarno. Selain pemasangan benner, pihak Sat Lantas Landak kata Sunarno lagi juga akan memasang beberapa spanduk yang bertuliskan peratutan tentang pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan BPKB. “Untuk perpanjangan SIM harus dilakukan sebelum SIM yang lama mati. Dan untuk STNK dan BPKB karena saat ini dalam pembuatannya masih ditenderkan di Jakarta. Maka perpanjangan STNK akan diganti dengan resi atau surat pembayaran pajak yang ada stempel di belakangnya untuk sementara sah digunakan. Sedangkan untuk BPKB akan diberikan surat keterangan dan bisa dipergunakan serta tidak akan terkena tilang saat dirazia,”tandas Kasat Lantas Landak. (Kiriman Slamet Ardiansyah)

HO TEL HOTEL

… sepanjang keikutsertaan Ad dalam ujian tidak menyalahi aturanaturan di dalam Pelaksanaan Operasi Standar (POS) pelaksanaan UAS dan UAN maka dapat dilaksanakan… Bukan aturan sekolah induk, bukan aturan dinas.

Lantas Polres Landak sedang memasang salah satu benner yang berisikan tulisan ajakan patuh berlalu lintas, Foto Slamet Ardiansyah

Borneo Tribune, Ngabang Persoalan Ad yang distop ujiannya oleh Ketua Sub Rayon 1 Ujian Akhir Nasional Landak baru diketahui Dinas Pendidikan Landak melalui wartawan. Belum ada laporan resmi diterima. Demikian dikatakan Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kabupaten Landak Jongki saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/3). “Kami belum mendapat laporan baik dari pihak Ad, kepala SMA Pelita tempat Ad sekolah dan ketua sub rayon. Malah saya tahunya dari wartawan bahwa Ad mengikuti UAS hanya dua hari saja ,”ungkap Jongki. Namun lanjut Jongki, menyangkut distopkanya kegiatan Ad dalam mengikuti ujian dia belum bisa berbicara lebih jauh, karena kami belum dapat laporannya. Ia juga mengatakan pihaknya telah memberikan masukan kepada mereka yang di lapangan. Selama masalah tersebut tidak ada masalah dan hambatan penyelenggaraan ujian

bagi Ad ya silahkan laksanakan. Dan sebelum pelaksanaan ujian kita juga telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak termasuk dengan pihak Polres. “Yang bersangkutan ini dari hasil laporan pihak penyelenggara ujian tidak mengikuti try out. Tapi sepanjang keikutsertaan Ad dalam uji-

Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kab. Landak Jongki. Foto-Slamet A an tidak menyalahi aturanaturan di dalam Pelaksanaan Operasi Standar (POS) pelaksanaan UAS dan UAN maka dapat dilaksanakan. Ini kita mengacu dan berpedoman ke POS 2013. Bukan aturan sekolah induk, bukan aturan dinas tetapi itu POS dan peserta ujian juga berpedoman pada POS ini,”paparnya lagi. Salah satu ketentuan POS

yang dimaksud kata Jongki ada poin yang menyatakan bahwa peserta UAN dalam mengerjakan soal-soal ujian harus di ruang UAN dengan tidak menambah ruangan lain di luar yang telah ditentukan. “Ketentuan ini telah kita sampaikan kepada sekolah penyelenggaran dan ketua sub rayon. Tidak boleh lagi dilakukan di luar ruang UAN. Tapi tahun lalu masih ada toleransi dan boleh. Nah kalau untuk UAS tergantung pada teloransi dari sekolah penyelenggara atau sub rayon. Karena tanggung jawab penuh dalam penyelenggaraan ujian ini adalah sekolah penyelenggara ini, mulai dari try out, UAS dan UAN. Seperti dalam hal ini SMAN 1 inilah yang mempunyai kewenangan dan otonomi sepenuhnya kita serahkan. Namun demikian aturan pelaksanaan ujian ini harus mengacu kepada aturan POS sebagai panduannya,”ujar Jongki. Jongki berharap kepada pihak sekolah penyelenggara

dapat memberikan laporan termasuk dari Ad sebagai peserta dan SMA Pelita tempat Ad berasal. “Kita meminta konfirmasi apa alasan distopnya keikut sertaan Ad yang memang sah sebagai peserta UAS dan UAN tingkat SMA tahun 2013 ini. Dan nantinya kita akan melihat hal ini berdasarkan panduan POS. Dan bila memang dapat dilaksanakan maka harus dilaksanakan sesuai petunjuk POS ini. Dengan mekanisme mengikuti UAN yaitu orang tua peserta ini mengajukan ke pihak sekolah, pihak sekolah akan mengajukan ke Polisi dan ditembuskan ke Dinas Pendidikan serta ketua sub rayon. Sedangan untuk UAS kewenangan dan otonomi pada pihak sekolah penyelenggara atau sub rayon. Kami hingga hari ini (Jumatkemarin) tidak mengetahui bahwa anak ini sudah distopkan. Setahu kami Ad masih mengikuti ujian,” pungkas Jongki. (Kiriman Slamet Ardiansyah)

Jaga Keharmonisan

Di Sanggau TNI – Polisi Jalan Pagi Bersama, di Landak Aerobic

Ratna Sari/Slamet Ardiansyah Borneo Tribune, SanggauNgabang Salah satu bentuk tetap harmonisnya hubungan antara Polres Sanggau dan Kodim 1204 Sanggau, kedua instansi tersebut melakukan jalan pagi bersama, Jumat (8/3) pagi di dalam Kota Sanggau. Kapolres Sanggau, AKBP Winarto mengatakan kegiatan olahraga pagi bersama tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Polres, Kodim dan Kompi. Hal itu dilakukan selain menjaga stamina, juga untuk meningkatkan keakraban antar sesama aparat pemerintah sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. “Hal ini juga dilakukan oleh Polri-TNI tingkat kecamatan. Kapolsek dan Koramil sehingga terjalin komunikasi sesama aparat keamanan. Kita perlu sadari bahwa selain menjaga stabilitas kamtibmas aparat Polri dan TNI adalah sebagai warga masyarakat yang harus bertanggung jawab dengan keluarga, seca-

ra pribadi insan prajurit Polri maupun TNI juga harus menjaga citra bahwa di tengah masyarakat mampu memberikan yang terbaik, baik disiplin, etika maupun dalam sosial kemasyarakatan,” ungkapnya. Sementara itu, Dandim 1204 Sanggau, Letkol Inf Zulkifli mengatakan kegiatan tersebut wujud nyata dari terjalinnya hubungan baik dan keharmonisan TNI-Polri melalui kegiatan bersama seperti olahraga, kerja bakti, dan lain-lain. Hal itu untuk mencegah niat provokasi ke hal-hal negatif terkait memanasnya hubungan TNI-Polri dari orangorang yang tidak bertanggung jawab. “Kita harus selalu berkoordinasi dan kompak dalam penyelesaian permasalahan di lapangan secara tuntas yang tentunya didasari oleh peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku sesuai tingkat kewenangan masing-masing. TNI akan selalu menyambut baik hal-hal yang positif yang terkait dengan. Polri, instansi Pemerintah dan Swasta serta masyarakat luas,” pung-

kasnya. Aerobic Bersama Dalam rangka meningkatkan keakraban dan soliditas TNI- Polri di Kabupaten Landak, Polres Landak beserta Yon Armed Ngabang, POM dan Koramil menggelar acaranya aerobic, hiburan dan sarapan pagi bertempat di Mapolres Landak, Sabtu (9/3) pagi ini. Demikian hal ini diungkapkan Kapolres Landak AKBP Hotma Viktor Sihombing saat ditemui, Jumat (8/

3) siang kemarin. Kapolres berharap dengan digelarnya acara olahraga bersama TNIPolri yang ada di Kabupaten Landak ini dapat lebih meningkatkan jalinan kekompakan dan solidaritas sesama aparat di Bumi Intan ini. “Kita berharap acara ini dapat menumbuhkan keakraban, keharmonisan dan solidaritas antara seluruh anggota Polres Landak, anggota Armed Ngabang, POM TNI dan Koramil Ngabang. Selama ini kita selalu melakukan

koordinasi yang baik menyangkut pemeliharaan kamtibmas. Kerjasama menjaga keaman kamtibmas yang sudah kita lakukanpun selalu melibatkan semua unsur keamanan baik itu dari kami Polisi maupun pihak TNI, dari POM dan Koramil. Ya, acara ini kita harapkan lebih meningkatkan keakraban kita hingga yang kita harapkan kita akan semakin silid dalam memerangi musuh bangsa dan negara ini,”tandas Hotma VS.

BP4K Komitmen Tingkatkan Penghasilan Petani Ngabang, Borneotribune Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K), Kabupaten Landak, Paiman, menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan peran penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Landak. Menurutnya, pertanian adalah penghasilan andalan masyarakat, terlebih negara Indonesia adalah negara agraris, maka tentu peran penyuluhan akan sangat penting guna meningkatkan

penghasilan masyarakat. Seirama dengan kemajuan zaman di era globalisasi dan tuntutan kebutuhan hidup yang semakin meningkat maka peran penyuluhan pertanian semakin dibutuhkan. Paiman menjelaskan bahwa dari tahun ke tahun penyuluhan terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat, baik terhadap kiat-kiat tentang pertanian, perikanan, dan bentuk pelestarian hutan sebagai sumber penghidupan. Melestarikan hutan di mana hutan tempat tumbuh kembangnya berbagai species yang mutlak dilindungi guna menjaga

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK, KB 3397 LE NK: MH1HB62108K481464 NS: HB62E-1475486 AN: MASDI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK, KB 2560 LF NK: MH35D90019J324644 NS: 5D9-324697 AN: WIWIN ABIDIN Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

NGL

NGL

keseimbangan alam. Dalam hal pertanian dan perikanan disamping untuk melestarikan berbagai jenis tumbuhan dan ikan yang dibutuhkan manusia, juga dapat menjadi mata pencaharian masyarakat lewat pembudidayaannya. “Berangkat dari dua keuntungan dan sekian banyak keuntungan yang diraih dalam mendongkrak perekonomian masyarakat maka peran penyuluhan lebih dominan, sebab dari masyarakat akan sangat terbantu dengan informasi-informasi yang disampaikan oleh para penyuluh guna meningkatkan penghasilan petani kita. Apalagi di era globalisasi ini maka peran penyuluhan menjadi ujung tombak keberhasilan petani dalam meningkatkan penghasilan petani,” ucap Paiman. (Kiriman Yohanes Ngalai)


Sekadau Borneo Tribune

Sabtu, 9 Maret 2013

8

FOTO: Istimewa

Lembaga Sosial Terima Bantuan dari Pemkab Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Pemerintah Kabupaten Sekadau menyalurkan sejumlah bantuan kepada sejumlah asrama, pesantren dan panti asuhan. Bantuan kemanusiaan yang dihelat

Yayasan Filipi GKNI, Jumat (8/3), dihadiri langsung oleh Bupati Sekadau Simon Petrus, sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis. Tampak sejumlah kepala SKPD menghadiri kegiatan seremonial itu. Ada pun penerima bantuan di antaranya pesantren

Ar-Rahmah, Asrama Putra St Dominikus Savio, Asrama Putri St Maria Goreti, Asrama Aliyah dan panti asuhan Filipi. Masing-masing menerima bantuan berupa kompor 20 buah, matras 20 buah, mie instan 25 dus, makanan siap saji 6 paket, lauk pauk 6 paket, tempat nasi 5

buah, teko 5 buah, panci 5 buah, serta wajan 5 buah. Sementara Pesantren ArRahmah dan panti asuhan Filipi mendapat porsi lebih berupa seragam SD masingmasing 5 stel dan 15 stel. Bupati Sekadau Simon Petrus mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk atensi Pemkab terhadap

lembaga pembinaan siswa sekolah. "Jangan lihat nilainya, tapi maknanya. Ini menunjukkan bahwa Pemkab peduli terhadap semua aspek sebagaimana diamanahkan UU 1945," kata Bupati, dalam sambutannya sebelum penyerahan bantuan. Bupati ingin agar ada atur-

an baku dibuat oleh dinas terkait agar jelas mengelola soal bantuan. Karena belum adanya aturan baku yang mengatur tentang pemberian bantuan kepada lembaga-lembaga sosial. Menurutnya, alangkah lebih baik jika bantuan serupa dapat diserahkan secara rutin (tahunan).

Mewakili penerima bantuan, pengurus panti asuhan Filipi, Alfred Billy menyampaikan terimakasihnya atas bantuan yang disalurkan Pemkab Sekadau."Kami sangat mengapresiasi atensi Pemkab Sekadau. Bantuan ini sangat berarti bagi kami," tutur Alfred. o

INFO BANK BNI 46 Pontianak, Jl. Tanjung Pura No. 1 Telp. (0561) 736211, 732016, 732630, 732026 (0561) 736392 Capem Univ. Tanjungpura. Jl. Daya Nasional Telp. (0561) 736046 (0561) 764012 Capem Pasar Siantan, Jl. Khatulistiwa No. 81-83 Siantan Telp. (0561) 881419 (0561) 883263

BCA KCU PONTIANAK, Jln. A. Yani No. 1 Ptk, 0561-736305 (hunting) KCP Imam Bonjol, Jln. Imam Bonjol No. 457 Ptk, 0561-737984, 734524 KCP Rahadi Usman, Jln. Rahadi Usman No. 4 Ptk, 0561-733482, 740814-15 KCP Sei Pinyuh, Jln. Raya Terminal 05-06, Sei Pinyuh KCP Sultan Muhammad, Jln. Sultan Muhammad 136, Ptk, 0561-738051

BANK KALBAR CABANG UTAMA PONTIANAK Jl. Rahadi Osman No. 10 Pontianak 78117, Telp. (0561) 732148, 736723 Fax. (0561) 745149, Telex. 29174, 29129 CABANG SYARIAH Jl. A. Yani Pontianak, Komp. Perkantoran & Town House No. 5-6 (depan A. Yani Mega Mall) Telp. (0561) 733033, 7061800, Fax. (0561) 732599

BANK BRI Kantor Cabang Barito, Jalan Barito, Telp. (0561) 734009, Fax. (0561) 733019 Komplek Pertokoan Pasar Flamboyan Jalan Gajah Mada Blok C. 14 Ptk

BANK DANAMON Jl. Tanjung Pura No. 102, Ptk Telp. (0561) 737107 (H), 730898, Fax : (0561) 736264, 765595 Jl. St. Muhammad No. 173, Ptk Telp. (0561) 731156, Fax : (0561) 734462 Jl. KH. Wahid Hasyim No.24-26, Telp.: 0561-768599/765411, Fax : 0561-768599/765411

BANK MANDIRI SYARIAH PONTIANAK, Jl. Diponegoro No. 95, Telp. (0561) 745004, Fax. Ketapang, Jl. MT. Haryono No. 111-112 Ketapang, Telp. (0534) 34600 Fax. (0534) 34395 Kantor Kas Politeknik, Kampus Politeknik Negeri Jl. A. Yani No. 52, Telp. (0561) 583850 Kantor Layanan Syariah Bank Mandiri Pontianak-Sidas, Jl. Sidas No. 2, Pontianak, Telp. : (0561)7069797, Fax. : (0561) 763082

BANK BUKOPIN Cabang Jl. Ir. H. Juanda No. 55-56 Pontianak 78117 (0561) 745025 (Hunting) (0561) 734253 Cabang Pontianak Kal-Bar, Jl. Adi Sucipto Km. 7,5 (Gedung Kopkar Mekar PLN Wil Kal - Bar) Kabupaten Pontianak, Telp. 0561 722598, 0561 - 723158, Kantor Kas Adisucipto Jl. Sultan Muhammad No. 48, Pontianak 78117 , (0561) 730001/ 730077, (0561) 730132, Capem Sultan Muhammad

BANK BTN CABANG PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78123, Pontianak, Telepon: (0561) 740163 Fax: (0561) 740168 CABANG PEMBANTU JERUJU, Jl. Kom. Yos Sudarso No. 10, Jeruju Pontianak 78122, Telepon: (0561) 770567 Fax: (0561) 770567 KAS LAYANAN POS ONLINE PONTIANAK, Jl. St. A. Rahman No.49, 78116, Pontianak, Telepon: 0561-730641, 0561-730642, 0561730644 Fax: 0561-762146

BANK PERMATA Juanda KC, Jl. IR. H. Juanda No. 49-50 BB, Pontianak (781177), 0561-738323, 0561 -736411 Gajah Mada KCP, Jl. Gajah Mada no 69 C, Pontianak (78121), 0561747371, Tanjung Pura KCP, Jl. Tanjung Pura No. 370, Pontianak (78122), 0561764926

BANK BII KC Pontianak Jl. Tanjungpura No.20 (Pontianak) Telp. (0561) 39220

BANK MANDIRI

BANK BHI

Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 2 , Humaera B (0561) 734247, 734147 Jl. Achmad Yani No. 3 - 3 A, (0561) 765010, 767993 Jl. Tanjungpura No. 110, (0561) 734464, 734752 Jl. Sidas No. 2 (0561) 734670, 747495, 733672

BANK MEGA

Cabang PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No.567 , Telp. (0561)-762838; Fax. (0561) -76290

KC PONTIANAK, Jl. H. Agus Salim No. 10 - 12, Telp. (0561) 739822, (0561) 749078

Pemerintah Dukung Pembangunan Gereja Pantekosta Sei Ayak Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Pembangunan Gereja Pantekosta di Desa Sei Ayak III, Kecamatan Belitang Hilir kini sudah dimulai. Berjalannya pembangunan yakni ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Gereja oleh Bupati Sekadau Simon Petrus, Selasa (5/3) kemarin. Bupati Sekadau Simon Petrus, mengataan bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau sangat mendukung dibangunnya gereja tersebut. Bupati harapankan agar dengan dibangunnya gereja yang baru ini dapat meningkatkan semangat umat membangun dan meningkatkan kualitas keimanan umat kepada Tuhan. "Pemerintah Kabupaten Sekadau setiap tahunnya

memberikan bantuan untuk pembinaan umat beragama yang disesuaian dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Karena, bantuan tersebut juga harus bersifat merata kepada semua umat beragam," ungkap Bupati. Lebih lanjut dikatakan bantuan yang diberikan dalam pembinaan keagamaan dari Pemerintah Kabupaten Sekadau selama ini ada dua hal yaitu yang pertama diberikan untuk pembangunan rumah ibadah dan yang kedua diberikan kepada lembaga keagamaan yang mengurus pelasanaan kegiatan keagamaan. "Manfaatkanlah bantuan yang diserahkan agar dikelola dengan baik dan dimanfaatkan untuk lembaga,"imbaunya. Sementara itu Ketua Pantia Pembangunan gereja Sunyoto dalam laporan-

Saurip Kadi: Ini Bukti Negara Kacau

FOTO: Internet nya mengatakan bahwa gedung baru yang dibangun adalah melebarkan gereja yang sebelumnya dengan ukuran 12x12 meter termasuk untuk kantor 2 yayasan.

"Pembangunan memerlukan dana sebesar Rp 950 juta, dana yang ada terkumpul baru Rp. 200 juta dan murni sumbangan umat," rincinya. o

Haru Pisah Sambut Camat Belitang Hilir Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Mantan Camat Belitang Hilir Abang Muhammad Saleh, yang kini menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Sekadau mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Belitang Hilir karena membantu dalam melaksanakan tugas selama memimpin Kecamatan Belitang Hilir. “Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat

Belitang Hilir sehingga Pemerintah Kecamatan tidak mengalami kesulitan menjalankan tugas selama ini dan dapat menjalankan tugas dengan baik," ungkap AM Saleh, di Sei Ayak, pada acara perpisahan, Sabtu lalu. Camat Belitang Hilir Paulus Misi pada kesempatan sama memperkenalkan diri dan keluarga serta memohon dukungan dan kerja sama dari berbagai elemen masyarakat Belitang Hilir. Sehingga dalam menjalankan tugas-tugasnya di wila-

Bentrok TNI vs Polri di OKU

yahnya berjalan baik. "Sebagai orang baru saya minta masukan, bimbingan dan petunjuk dari para orang tua dan pemuka masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda," ungkap Misi, panggilannya. Menurutnya, penyelenggaraan kinerja pemerintah baik di tingkat kecamatan dan desa tidak dapat berhasil tanpa peran serta masyarakat. "Karena itulah peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam multi sektor pembangunan," katanya. Wakil Bupati Sekadau

Rupinus yang menyempatkan diri hadir pada acara pisah sambut Camat Belitang Hilir dalam arahannya mengatakan bahwa mutasi dan pergantian pimpinan PNS adalah hal yang biasa sesuai dengan kebutuhan organisasi Pemerintah Kabupaten Sekadau. Ditambahkan Wabup, disamping untuk memenuhi kebutuhan organisasi Pemerintah Kabupaten Sekadau juga, untuk promosi jabatan bagi mereka yang sudah memenuhi syarat yang telah ditentukan. o

Borneo Tribune, Jakarta Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi menegaskan perkelahian aparat TNI dan polisi di Oku, Sumatera Selatan (Sumsel) bukan gejala perkelahian biasa. “Ini membuktikan negara menghadapi masalah besar,” kata Saurip dalam diskusi di gedung DPR RI Jakarta, Jumat (8/3/2013). Menurut dia ini juga sekaligus bukti bahwa Indonesia tidak hanya akan terancam menjadi negara gagal tetapi negara kacau. “Bagaimana tidak kacau antara penjaga negara dan penjaga keamanan sudah saling sikut begitu,” kata Saurip. Menurut dia ini bisa membuat kondisi makin amburadul dan harus ada penyelesaian secepatnya. “Prajurit TNI itu sama dengan rakyat, sama-sama melihat polisi itu sudah getam-getam (gregetan). Ini dirasakan semua kok. Tentara merasakan seperti itu, jadi kalau ada pemicu kecil saja bisa menjadi besar,” kata Saurip. Dikatakan ini terjadi karena sistem kenegaraan yang dibangun sejak awal sudah salah. “Dari negara otoritas ke negara demokrasi kita tidak ubah platform negara dulu,” kata dia.(tribunenews.com)


Sintang-Melawi

Sabtu, 9 Maret 2013

Borneo T Tribune

9

Pembangunan Pasar Darurat Telan Dana Rp 1,4 Miliar Joni: Apabila Lebih, Kita Kembalikan ke Kas Daerah Pasar Darurat, pembangunan pasar darurat ini menelan anggaran Rp 1,4 miliar yang menutup badan Jalan Pasar Inpres Sintang. FOTO: Endang Kusmiyati/Borneo Tribune

Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang PASCA kebakaran Pasar Inpres Sintang yang menghangusakan 212 pintu, Pemerintah Kabupaten Sintang mengambil inisiatif untuk sementara membangun pasar darurat dengan menelan dana anggaran sebesar Rp 1,4 Miliar. Tak pelak, ang-

garan sebesar itu dinilai oleh sejumlah kalangan masyarakat tidak masuk akal. Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Potensi Daerah (Pisida) Syamsuardi mengatakan, dana alokasi untuk pembangunan pasar darurat pasca kebakaran yang menelan dana miliaran rupiah tersebut sama sekali tidak masuk akal. Jika dilihat dari kon-

Dribbling Bola Basket, Astrid Panji mencoba melakukan dribbling bola basket seusai membuka turnamen STM sekaligus meresmikan lapangan basket SMA Santa Maria. FOTO: Eko Susilo/ Borneo Tribune

Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

pertambangan batu bara, uranium, batu mica, emas dan biji besi. Khusus untuk uranium, berdasarkan hasil penelitian dari luar menyatakan bahwa uranium yang terletak di kawasan Kecamatan Menukung memiliki kualitas nomor satu di dunia sehingga potensi ini cukup menjanjikan untuk dikembangkan dalam rangka peningkatan pembangunan.

Khususnya dalam berkiprah membangun Melawi sesuai dengan bidang dan kemampuannya masing-masing

SALAH satu indikator untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Melawi adalah dengan menjaga nilai persatuan dan kesatuan dari semua elemen yang ada. Apabila itu terjalin dengan baik, maka Kabupaten Melawi akan cepat berkembang dan maju pesat. “Menyatukan tekad itu sangat penting. Demi tercapainya pembangunan seperti yang diharapkan. Tentunya dalam menggapai pintu kesejahteraan bagi rakyat,” ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Amri Kalam, belum lama ini. Menurutnya, dengan satu persepsi, satu tujuan dengan selalu memperhatikan nilainilai harmonis yang selalu ditonjolkan, maka daerah yang baru ini dapat menjadi cepat serta maju pesat proses pembangunannya. “Sudah sepatutnya kita jaga kebersamaan dan persatuan di Melawi. Dengan begitu saya yakin Melawi akan maju seperti kabupaten lain yang ada di Kalbar. Dan bukan hal yang mustahil, jika daerah ini dapat lebih maju dari daerah yang lain. Jika dilihat dari sumber alamnya yang berlimpah. Contohnya saja, uranium dan batu bara,” tegasnya. Kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang dimiliki dapat didayagunakan serta dapat digunakan secara bertanggungjawab untuk kemakmuran masyarakat. Meskipun bukan jaminan satusatunya bagi pencapaian kesejahteraan masyarakat, tapi paling tidak sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Melawi dapat dijadikan modal dasar dalam menunjang kegiatan pembangunan. Terdapat berbagai jenis sumber daya alam mineral yang sudah teridentifikasi di Kabupaten Melawi. Seperti

kap Syamsuardi, Kamis(7/3) lalu. Menurut Syamsuardi, untuk pembangunan petak yang berada di wilayah Terminal Pasar Inpres tersebut, jika dikalkulasikan per petak hanya membutuhkan dana Rp 5 juta rupiah yang ditambah instalasi listrik Rp 5 Juta. “Jadi, jika kita rinci sesuai dengan bangunan yang

penunjukan langsung, karena sifatnya darurat,” terangnya. Pembangunan kios darurat, kata Joni, murni dari pemerintah kabupaten. Para pedagang tidak akan dipungut biaya sepeser pun sampai bangunan permanen selesai. “Target kami pembangunan selesai dalam dua minggu. Mudah-mudahan satu minggu ke depan bangunan sudah bisa difungsikan,” ucapnya. Sementara waktu, sambung Joni, kios darurat yang dibangun sebanyak 95 unit. Namun tidak menutup kemungkinan bakal ditambah bila bangunan sebanyak 95 unit tersebut belum bisa menampung para korban secara keseluruhan. “Secara keseluruhan jumlah kios yang terbakar sebanyak 212 unit. Kita lihat dulu apakah jumlah kios yang kita bangun sekarang ini menampung atau tidak. Kalau memang tidak, kita usahakan bangunan kios ditambah,” bebernya. Joni mengimbau kepada para pedagang yang bakal menempati kios darurat agar tidak tertipu apabila ada calo yang memungut biaya sewa. “Khusus untuk kios darurat tidak ada pemungutan biaya. Pemerintah kabupaten menggratiskan, terkecuali bila bangunan permanen sudah selesai dan difungsikan,” tandasnya. †

Astrid Panji Buka Turnamen STM

Persatuan dan Kesatuan Modal Pembangunan Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

disi bangunannya yang serba ada. “Sangat tidak masuk akal jika hanya untuk membangun pasar darurat dengan kondisi bangunan seadanya tersebut mesti menghabiskan anggaran miliaran rupiah. Sepertinya ada oknumoknum yang sengaja memanfaatkan momen pasca kebakaran tersebut untuk meraup keuntungan pribadi,” ung-

ada per petaknya itu menghabiskan dana sekitar Rp 10 juta rupiah, termasuk di dalamnya upah tukang. Jadi jika petak yang dibangun tersebut sebanyak 140 petak maka total dana yang dibutuhkan berkisar 150 jutaan,” jelasnya. Dia menambahkan, “Saya mengatakan demikian karena saya ada bangunan yang baru saya bangun dengan bahan yang sama, dengan luas ukuran 4 x 8 meter, dana yang saya butuhkan tidak mencapai Rp 10 juta. Atas dasar tersebutlah saya mengatakan demikian, jelas Syamsuardi. Dengan kondisi tersebut, Syamsuardi menduga bahwa dalam proses pembangunan pasar darurat yang menghabiskan dana anggaran miliaran rupiah tersebut terindikasi terjadi mark-up. “Karena dana tersebut dikeluarkan tanpa ada pembahasan terlebih dahulu. Dengan alasan dana tanggap darurat maka mengalokasi-

kan dana tersebut seenak perutnya,” cetusnya. Seperti yang disampaikan pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Joni Sianturi mengatakan bahwa alokasi dana pembangunan kios darurat korban kebakaran Pasar Inpres Sintang mencapai Rp 1,4 miliar. Dan untuk pembayaran akan dilakukan sesuai hasil pekerjaan bangunan. “Jadi jika biaya pembangunan tersebut tidak mencapai dengan alokasi yang sudah kita anggarkan, tentu akan kita kembalikan ke kas daerah,” ungkap Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Joni Sianturi, kepada sejumlah awak media, belum lama ini. Joni menuturkan bahwa alokasi dana yang dianggarkan tersebut selain untuk pembangunan fisik kios juga diperuntukan untuk instalasi listrik ditiap masingmasing kios. “Untuk pemasangan instalasi listrik bajetnya cukup besar. Oleh sebab itu maka kita harus melakukan penganggaran, “jelasnya. Masalah dana Rp 1,4 Miliar, lanjut Joni, diperoleh dari dana tanggap darurat. Dengan sistem pembangunan yang menggunakan penunjukan langsung (PL). Dalam aturan tentang tanggap darurat itu bisa dilakukan

Selain itu pula, Amri menambahkan, dalam membangun daerah peran pemuda juga sangat penting. Apalagi jika pemuda daerah tetap memiliki semangat tinggi dalam membangun tanah kelahirannya. Untuk itu motivasi dari kalangan yang lebih tua sangat penting sekali bagi para pemuda saat ini. “Khususnya dalam berkiprah membangun Melawi sesuai dengan bidang dan kemampuannya masing-masing,” tambahnya. Selain itu, politisi PAN ini menginginkan agar legislatif dan eksekutif terus bahu membahu membangun Melawi ke depan. “Kedua elemen pemerintah ini sudah selayaknya tetap saling bahu membahu dalam merajut pembangunan di Melawi. Selain itu pula, dukungan dari semua masyarakat jugalah sangat penting,” ucapnya. †

KEHILANGAN

KETUA Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Melawi, Nurbetty Eka Mulyastri Panji membuka secara resmi turnamen basket dan voli STM (Santa Maria) sekaligus meresmikan lapangan basket serta bola voli milik SMA Santa Maria, Kamis, lalu. Turnamen basket ini diikuti oleh sejumlah tim dari beberapa SMP yang ada di Nanga Pinoh. Nurbetty Eka Mulyastri Panji mengatakan, tim-tim yang mengikuti turnamen ini tentunya akan berupaya untuk meraih kemenangan. “Namun yang terpenting, setiap tim juga menjunjung tinggi sportivitas serta pelaksanaan turnamen ini juga

HN

basket antarSMP ini juga bisa menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit atlet serta mengasah bakat-bakat terpendam dari para pelajar yang ikut andil di dalam turnamen tersebut.

“Semoga bakat-bakat atlet yang terpendam dalam anak didik kita nantinya bisa muncul. Selain itu, mereka juga kita harapkan nantinya bisa mewakili Melawi dalam ajang yang lebih besar. Seper-

Proses Perpanjangan SIM Alami Perubahan PENERAPAN aturan untuk proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) mengalami perubahan. Perpanjangan SIM sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 9 Tahun 2012, Pasal 28, Ayat 2 dan 3 menyebutkan bila perpanjangan dilakukan setelah lewat masa berlaku maka pengajuan SIM tersebut sama dengan proses pembuatan SIM baru. “Dalam Perkap di atas di-

sebutkan, perpanjangan SIM yang sudah lewat dari masa berlaku, maka pengajuannya sebagai SIM baru. Akan tetapi bagi pemilik SIM yang hendak memperpanjang SIM mereka, namun sebelum habis dari tanggal masa berlakunya, maka tidak terkena pengajuan SIM baru seperti yang dimaksud di dalam peraturan. Itu namanya diperpanjang. Untuk pemberlakuannya akan diinformasikan lebih lanjut,” ujar Kapolres Melawi melalui Kasat Lantas, AKP. Dedi Setiawan, kemarin. Menurutnya, perpanjangan

SIM tersebut maksimal satu hari sebelum masa berlaku SIM habis. Adapun penerapan aturan baru perpanjangan SIM seperti yang terdapat di dalam Perkap dikenakan bagi pemilik yang masa berlaku SIM nya sudah habis. ‘’Jadi kalau SIM yang sudah lewat masa berlakunya, maka harus membuat pengajuan baru. Oleh karena itu, kami mengimbau agar masyarakat segera memperpanjang SIM mereka sebelum habis masa berlakunya. Karena begitu sudah kadaluarsa (perpanjangan lewat dari masa berlaku SIM), maka dianggap me-

lakukan permohonan SIM baru,” terang Dedi. Dirinya juga mengungkapkan, dibutuhkan pula proses sosialisasi kepada publik. Sebab, kata dia, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui informasi ini. Sosialisasinya diberikan sampai batas waktu tertentu. Kepolisian tentu akan memberitahukan kapan kepastian peraturan baru perpanjangan SIM ini mulai diberlakukan. ‘’Nanti akan diberitahukan kapan tanggal dan bulannya,” paparnya. Dedi menambahkan, pi-

haknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Melawi, khususnya yang berkaitan dengan keterlambatan penerbitan STNK. Selain itu ia juga memohon maaf apabila terjadi keterlambatan penerbitan BPKB. Dan akan diberikan surat keterangan sementara yang fungsinya sama dengan aslinya. “Termasuk juga keterlambatan penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB atau plat motor). Semoga dalam waktu dekat segera dapat diatasi semuanya,” pungkasnya. †

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

STNK KB 3955 KG NR: MH8B841CAAJ387524 NM: G4201D447837 A/N THEDORA Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

KEHILANGAN

BPKB, KB 3731 WG NK: MH1JB511X5K006011 NS: JB51E-1001268 AN: PHANG SEN ON Dengan ini BPKB dinyatakan tidak berlaku lagi.

menambah tali silaturahmi kita serta kekompakan tim maupun dengan peserta lainnya,” ujarnya. Wanita yang akrab disapa Astrid Panji ini juga berharap pelaksanaan turnamen

ti OOSN yang memang digelar setiap tahun,” harapnya. Sementara itu, terkait dengan diresmikannya lapangan basket dan voli milik SMA Santa Maria, Astrid berharap nantinya fasilitas ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya sebagai tempat latihan dan menempa bakatbakat di bidang olahraga voli dan basket. “Kita harus berbangga karena SMA Santa Maria kini sudah memiliki fasilitas yang lengkap. Selain ada lapangan voli juga memiliki lapangan basket,” timpalnya. Sementara itu, ketua panitia turnamen, Lukas mengungkapkan turnamen basket dan voli yang digelar diikuti oleh sekitar 22 tim dari berbagai SMP yang ada di Melawi, khususnya di wilayah kota Nanga Pinoh. †

STNK KB 5184 T NR: MH328D204AK755197 NM: 28D1754973 A/N TOMI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 2907 KH NR: MH8BG41CAAJ462892 NM: G4201D523246 A/N ANWAR Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

KEHILANGAN STNK KB 5031 TG NR: MH328DBJ230893 NM: 28D320582 A/N THEN CIN KHIM Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 3115 TI NR: MH1JB11119BK123690 NM: JBH1E1121850 A/N HANDARI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

KEHILANGAN STNK KB 3978 TI NR: MH35D9204CJ515195 NM: 5D91515285 A/N HENDRI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 3890 TF NR: MH328D30CBJ860703 NM: 28D2860424 A/N TOMO Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

KEHILANGAN STNK KB 5061 KH NR: MF3VR158PBL001072 NM: YX161FMG11003460 A/N P. DANIEL Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 4830 KI NR: MH328D40CBJ10315 NM: 28D3103395 A/N UJANG Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

KEHILANGAN STNK KB 2081 KK NR: MH35D9204CJ516491 NM: 5D91516381 A/N ISMAIL ABDULLAH Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN


Sabtu, 9 Maret 2013

Kapuas Hulu

Borneo T Tribune

10

Pusat Wisata Kota Putussibau

Aksi Perampokan Marak

Bupati Minta Keamanan Diperketat

Timotius Borneo Tribune, Putussibau BELAKANGAN ini Kabupaten Kapuas Hulu digoncang dengan maraknya aksi perampokan yang terjadi sejumlah Kecamatan, bahkan para pelaku tersebut berasal dari luar Kapuas Hulu. Oleh karenanya pihak keamanan dan aparat terkait diminta lebih memperketat keamanan di Bumi Uncak Kapuas. “Kita minta baik itu aparat penegak hukum maupun Pol PP bahkan masyarakat untuk lebih mewaspadai dan meningkatkan keamanan di lingkungannya masing-masingg. Dari informasi yang saya dapatkan, para pelaku perampok ini menggunakan senjata tajam dan berasal dari luar Kapuas Hulu, saya rasa ini harus benar-benar disikapi,” tegas Abang Muhammad Nasir Bupati Kapuas Hulu, Jum’at (8/3). Menurut Nasir apabila ada warga yang mencurigakan perlu diwaspadai, sebab dengan akses yang sudah terbuka untuk Kapuas Hulu dan sarana transpor-

tasi saat ini, tentu akan menambah tugas kita, perlu kesinergisan semua pihak hingga kelapisan masyarakat dalam mencegah dan mewaspadai tindak kejahatan di Bumi Uncak Kapuas. “Ini baru perampokan, nanti bisa saja penyelundupan obat-obatan terlarang, untuk itu perlu kerjasama semua pihak. Saya yakin aparat juga kesulitan jika tidak dibantu masyarakat, artinya harus saling sinergis, diharapkan masyarakat dapat menyampaikan informasi mana kala ada hal-hal yang mencurigakan,” pintanya. Menyikapi kejadian terebut juga, Nasir mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI untuk melakukan Partoli bersama, bahkan untuk daerah pedalaman dilingkungan masyarakat hendaknya ronda malam kembali dilakukan . “Mari kita cegah dan waspadai agar tidak terjadi lagi kejadian-kejadian perampokan dan sebagainya yang dapat meresakan masyarakat, sebab ini untuk kepentingan kita bersama,” imbuhnya. †

Timotius Borneo Tribune, Putussibau OBJEK Wisata Mufa Kencana atau biasa disebut Danau Piang Kuak rencananya akan dijadikan sebagai pusat wisata Kota Putussibau, dilengkapi berbagai jenis permainan. Sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Objek Wisata Mufa Kencana tersebut secara resmi dioperasikan oleh Abang Muhammad Nasir selaku Bupati Kapuas Hulu, Jum’at (8/3). Tampak hadir sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu dan sejumlah masyarakat Dusun Mufa Desa, Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara. Kepala Dinas Kebudayaan

dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Hulu, Alexander Rombonang mengatakan bahwa pengoperasian objek Wisata Mufa Kencana tersebut merupakan salah satu untuk mewujudkan mimpi masyarakat yang selama ini sudah dibangun. Hal tersebut bisa terlihat dengan fasilitas bangunan yang beberapa tahun dibangun. “Objek Wisata Mufa Kencana ini sudah lama didamba-dambakan masyarakat untuk dikelola sebagai tempat rekerasi dan hiburan. Hanya saja selama ini mungkin ada kesalahan teknis sehingga baru saat ini bisa dioperasikan,” jelasnya. Dijelaskan Rombonang dalam pengelolaan Objek Wisata Mufa Kencana tersebut bekerjasama dengan pihak ketiga yaitu dengan CV Guliga serta melibatkan masyarakat di sekitar lokasi wisata. Ke depannya perlu menja-

Nasir: Objek Wisata Pelihara Kenyamanan Timotius Borneo Tribune, Putussibau ABANG Muhammad Nasir Bupati Kapuas Hulu mengatakan bahwa kondisi Objek Wisata Mufa Kencana sudah sejak tahun 2006 seperti hidup segan, mati tak mau. Tapi diharapkan pengembangan wisata dapat terus berjalan. “Seharian kita melakukan aktifitas yang melelahkan, sehingga dengan dibukanya Objek Wisata Mufa Kencana ini dapat menjadi tempat refersing keluarga, dengan berbagai permainan sehingga kita tidak jenuh,” ungkapnya, saat peresmian objek wisata

Mufa Kencana, kemarin. Menurut Nasri yang paling penting yaitu lay out atau penataan ke depan. Desain motif harus menunjukan ciri khas Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga dalam pengembangan wisata harus kreatif dan ada inisiatif. Nasir berpesan agar ada dukungan dari masyarakat dalam terus menjaga keamanan dan kenyamanan. “Tidak cukup Pemkab saja yang mengembangkan wisata namun masyarakat termasuk investor yang menanamkan invetasi di Kapuas Hulu juga turut berperan dalam pengembangan wisata,” pung kasnya. †

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

PALAPA TAXI

PONTIANAK - SINGKAWANG (PP) PONTIANAK SINGKAWANG

Jl. Arteri Supadio Ruko No. 1-2

Jl. Niaga No. 25

0561-717 8888 0562-333 9999 0821 4876 8888 0821 4876 9999 ARMADA INNOVA & YARIS ARMADA INNOVA & YARIS JAM JAM BERANGKAT :

BERANGKAT:

05-07-08-09-10-11-13-14-15-16-17-19.00 WIB 05.00 - 08.00 - 11.00 - 14.00 - 17.00 - 19.00

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

Kita masih memerlukan dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dan DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga pengembangan objek wisata ini benar-benar didukung oleh sarana dan prasana yang memadai

Tampak antusias para tamu undangan hendak mencoba sejumlah permainan yang saat ini menjadi sarana rekreasi baru di Kota Putussibau. FOTO: Timotius/Borneo Tribune

Objek Wisata Mufa Kencana Resmi Beroperasi

di perhatian terkait sarana dan prasarana yang dibangun Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sudah mengalami kerusakan. Namun hal tersebut bukan

Bupati Kapuas Hulu didampingi istrinya naik salah satu permainan yang ada di Objek Wisata Mufa Kencana. FOTO: Timotius/Borneo Tribune kendala dalam tekad untuk pengembangan objek wisata. “Kita masih memerlukan dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten Kapuas

Hulu dan DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga pengembangan objek wisata ini benar-benar didukung oleh sarana dan prasana yang memadai,”cetusnya. †

Satu Masih Buron

Tiga Pelaku Perampokan Diringkus

Tiga orang pelaku perampokan yang beraksi di Desa Buak Limbang Kecamata Pengkadan berhasil ditangkap Polisi. Satu orang lagi masih buron. FOTO: Timotius/Borneo Tribune Timotius Borneo Tribune, Putussibau TIGA orang pelaku perampokan yang terjadi di Desa Buak Limbang, Kecamatan Pengkadan beberapa hari lalu, berhasil diringkus. Sayang satu di antaranya yaitu Dodik masih menjadi buronan petugas. Ketiga pelaku yang berhasil diringkus Satreskrim Polres Kapuas Hulu yiatu Elvin Dian Santoso Als Tole berasal dari Puger Jember, Lindung Bin Tumin berasal dari Sleman, dan Muarif Als Arif Bin Sukidi dari Magelang. Seperti pada pemberitaan Borneo Tribune sebelumnya, bahwa kejadian perampokan tersebut terjadi Senin (4/03) sekitar pukul 02.00 wib di Desa Buak Limbang Kecamatan Pengkadan. Pelaku masuk dengan cara merusak pintu

belakang dengan menggunakan linggis. Setelah berada di dalam rumah pelaku melihat pemilik rumah sedang tertidur diruang TV, kemudian pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa uang dan perhiasan. “Nah, saat itu tiba-tiba pemilik rumah atas nama Samcuan terbangun, sehingga membuat pelaku panik dan melarikan. Namun Tole salah satu pelaku berusaha menyerang korban dengan menggunakan linggis dan obeng. Akhirnya korban berteriak dan tidak beberapa lama kemudian datang sejumlah warga dan berhasil menangkap Tole,” ungkap AKBP Dhani Kritianto Kapolres Kapuas Hulu, melalui AKP Oloan Siahaan Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, kepada wartawan, Jum’at (8/03). Dipaparkan Siahaan, dari

keterangan Tole, akhirnya mengungkap dua pelaku lainnya, hanya saja satu orang pelaku tersebut masih dalam tahap pengejaran. Selain tiga orang tersangka diamankan juga sejumlah barang bukti berupa 1 buah linggis, 1 buah obeng, 1 buah dompet milik korab, 1 buah tas selempang kecil warna coklat dan 1 buah penutup wajah. Saat ini ketiga tersangka tersebut ditahan di Polres Kabupaten Kapuas Hulu dengan mempertanggungjawabkan perbautannya berdasarkan pasal 365 KUHP. “Kami masih terus mengambangkan kasus ini dan akan segera menangkap satu lagi pelaku, titik terangnya sudah kita dapatkan hanya saja kita masih memastikan. Setelah itu kita akan melakukan penangkapan,” tegasnya. Sementara itu, menurut keterangan Tole salah satu tersangka perampokan tersebut mengaku sudah dua kali melakukan pencurian, yang pertama mereka merampok di Kecamatan Boyan Tanjung, dan yang kedua di Desa Buak Limbang Kecamatan Pengkadan yang akhirya tertangkap. “Sebenarnya tiga kali kami merencanakannya mas. Tapi dua kali yang terlaksana, saya di sini baru satu bulan lebih, dan mencari ongkos pulang ke Jawa, saya datang disini diajak kawan, hingga akhirnya saya diajak melakukan perbuatan seperti ini,” ucapnya kepada sejumlah awak media.†

IKLAN BARIS Dijual Bangunan

Ser vice Mobil

Taxi

Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

SUTOYO MOTOR. Service, Tune Up, Las/Cat Mobil. Jl. Letjen Sutoyo No. 11 Telp. 743690 Ptk

CV. TEGAR PRATAMA TRANS-

Dijual Tanah

Dicari

Jln.Purnama I Gg. Purnama Indah 1 No. 21. Menuju Komplek Dinasti Indah. Uk. 16 x 27 m. Bangunan L 14,5 m, P 18,5 m. Hub. Bpk. Gusti Hp. 081256983336 DIJUAL CEPAT TANAH SHM, tanpa perantara. * Jl. Gusti Situt Mahmud, Gg. Selat Makasar, Siantan (blkng BPAS) LT 1000 m2 Rp. 300 jt (nego). Hub. 0819 565 2794/0561 700 4977 Dijual tanah, 364 M 2, Jl. Danau Sentarum, Gg. Wonosobo, 50 Juta. Hub. Sri 081352269380 Dijual tanah, jl. Ujung Pandang, luas 4114 m2 sertifikat, Hub. 081384151188 tnp perantara.

SGR, Guru PAUD/TK, Bersedia Ikut Diklat, Lgsg Penempatan, Hub. Jl. Pancasila No. 207 Telp. 761562

Peluang Bisnis

PORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK

INVESTASI EMAS! Hari ini daftar mulai besok Dpt PROFIT (7%/hari) www.forecashier.com/ID.000833 /SMS “MINAT”.Hp.087775210833

INNOVASI TAXI. Melayani Antar

Kost

A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak

Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Disewakan Disewakan gudang 2 pintu, luas + 250 m2 dan 200 m2, cocok utk kndraan bermotor, alat telekomunikasi, di Jl. Adisucipto. Hub 081384151188 tnp perantara.

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-


Teras Borneo Tribune

Sabtu, 9 Maret 2013

Antisipasi Insiden Pembakaran Kantor PLN Dikatakan Kapolresta Pontianak, bahwa disini kondisi pelayanan listrik masih berjalan normal, dan pemadaman pun tidak sampai berjam - jam. Jadi jika memang ada permasalahan dengan pelayanan, komunikasikan telebih dulu dengan baik, dan jangan terprovokasi. “Permasalahan - permasalahan terkait pelayanan PLN, pihak PLN berbicara dengan saya, bahwa per-

masalahan yang segera diatasi dan dikomunikasikan nantinya,” kata Kapolresta yang biasa disapa dengan sebutan Hari. Lanjutnya, Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Pontianak, untuk tidak mengambil tindakan gegabah dan tidak anarkis, serta terprovokasi dengan kejadian di luar daerah. “Untuk mengantisipasi insiden yang terjadi di Kaltim,

saya sudah mendatangi PLN, dan saya rasa di Kota Pontianak ini pelayanan listik dalam kondisi aman, jadi masyarakat diharapkan untuk berkomunikasi dengan baik, jika ada permasalahan,” imbau Kapolresta. Dan dalam acara Tatap Muka dengan masyarakat di kawasan Pelabuhan Dwikora Pontianak Jumat (8/3) sekitar pukul 09.00, Kapolresta Pontianak AKBP

Paryadi: Tak Ada Pilihan Nomor Dua Hariyanta, terpaksa menggunakan Mega Phone untuk memberikan kata sambutan, lantaran saat itu listrik dalam kondisi padam. Sebelumnya, masyarakat Kota Pontianak mengeluhkan pelayanan listrik yang diberikan PLN Cabang Kota Pontianak, lantaran pemadaman terjadi setiap hari khususnya wilayah jalan Tanjung Raya II Kecamatan Pontianak Timur.

ada di seberang sengkunisengkuni itu. Mereka ini adalah orang-orang yang tidak pernah kehilangan idealisme awal dan tidak pernah mau menggantinya dengan sekadar kekuasaan, gengsi, atau apa pun yang lain. Mereka bukan orang-orang oportunis atau sekadar puas dengan citra lahiriah. Mereka tergerak oleh bela rasa. Bela rasa adalah jati diri batinnya. Tergerak oleh bela rasa menunjuk pada inti pribadi, diri batin, pusat hidup manusia yang paling dalam. Atau dengan satu kata disebut ‘hati’. Dari hati itulah semua yang baik, menyejahterakan, yang menyelamatkan berasal, tumbuh, dan berkembang. Mereka ini adalah kontraskontras kecil, pribadi-pribadi yang jati dirinya tidak ditentukan oleh kekuasaan, kemenangan, dan keuntungan. Mereka ini adalah terang-terang kecil. Terang-terang kecil seperti ini ada banyak tersebar di seluruh negeri kita tercinta. Terang kecil itu tampak dalam diri sekian banyak relawan-relawati yang tanpa pamrih membantu saudarisaudara yang terdampak

oleh bencana; dalam diri pribadi-pribadi yang berusaha membebaskan saudari-saudara mereka dari isapan lintah darat; dalam diri orangorang yang dengan tekun mengusahakan pendidikan bagi masyarakat miskin atau terpencil; dan sekian banyak orang yang melakukan usaha mulia yang lain. Terang kecil dapat terjadi dalam diri pak Achmad, si tukang sampan. Juga terjadi pada nek Lung penjual sayur yang tiap tiga hari lewat di depan rumah kita. Mereka ini pekerja keras dan diam-diam dalam hati berkata, “Aku bukanlah kekuasaan, kemenangan, atau keuntungan yang dapat kuperoleh; aku adalah hatiku yang kubagikan kepada orang lain.” Kosa kata dalam bahasa Inggris yang setara dalam mengartikan ‘bela rasa’ adalah “Compassion”. Compassion hanya dimiliki manusia dan merupakan tanda keberadaban tertinggi dimana manusia merasakan dorongan begitu kuat untuk menolong mencarikan jalan keluar bagi orang lain. Manusia yang hatinya tergerak karena kesulitan orang lain.

Ia tidak bisa berdiam diri dan berhenti dengan katakata belas kasihan, ia akan terus berusaha mencari jalan ke luar sampai orang lain itu terselamtkan. Tidak berhenti hanya berharap dan mendoakan. Tetapi, terus dilanjutkan dengan perkataan dan perbuatan nyata. Termasuk juga berusahaÿ menggerakkan orang lain untuk turut bertindak. Pada umumnya, orangorang seperti ini ‘jauh dari ratu’ dan sebaliknya “dekat dengan batu’. Mereka tidak berada di dalam lingkaran kekuasaan. Sebaliknya, atas perbuatannya, justru sering memperoleh serangan, dilempari ‘batu’. Apa pun yang terjadi, dewasa ini, dunia semakin memerlukan orang-orang yang memiliki bela rasa. Ada baiknya, engkau juga memikirkan ulang hidupmu. Apakah bela rasa telah bersemi di hati? Bapak akhiri surat ini dengan doa semoga perlahanlahan sifat sengkuni di hatimu semakin terkikis. Hingga, di suatu saat kelak hatimu dan hati anak serta istrimu tumbuh semangat bela rasa. Jadilah terang-terang kecil bagi sekitarmu.

Polisi Tetapkan Jalur Roda Dua di Jembatan Kapuas pukul 09.00 - 15.00. Namun jalur kiri yang ditentukan kepolisian ini, banyak enggan digunakan masyarakat, bahkan ada yang langsung menyerobot ke jalur Jembatan seutuhnya. Menurut salah seorang pengendara yang hendak menyeberangi jembatan Kapuas I, Andi (22) warga Pontianak Timur, dirinya mengatakan bahwa jalur yang di sebelah kiri Jembatan Kapuas I itu kecil, jadi sulit untuk dilewati dan harus pelan, dan ketika pelan semua kendaraan roda dua lewat jalur kiri tersebut, maka nantinya juga akan macet juga. “Saya rasa untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi di Jembatan tol ini tidak efektif dengan menga-

rahkan roda dua lewat jalur kiri, karena jumlah kendaraan roda yang lewat di Jembatan sangatlah banyak. Jadi ujung - ujungnya macet lagi,” katanya. Sementara itu selain Andi, juga ada Zulkarnaen (26) warga Sungau Jawi, dirinya juga merasa enggan melewati jalur sebelah kiri, karena selain kecil dan sempit, juga dapat membahayakan pengendara ketika melintasi jalur tersebut pada hari Hujan. “Saya takut kalau lewat tepi jembatan, karena ada keluarga saya pernah jatuh lewat disitu, karena jalannya licin ketika hujan, selain itu juga sempit,” ujar Zulkarnaen. Sementara itu Nurul Imaniar (18), juga berharap sepeda motor tetap berada di jalur seperti biasanya, kare-

na selain melewati jalur jembatan itu, masyarakat juga biasa menggunakan jalur tepi, jadi sama saja. “Jika memang dipaksakan semuanya melewati jalur kiri jembatan, maka saya rasa juga akan terjadi kemacetan, dan saya takut jatuh kalau lewat jalu kiri, karena licin ketika hujan,” jelas Nurul. Sementara itu Kapolresta Pontianak AKBP Hariyanta, mengatakan jalur tersebut digunakan, guna meminimalisir kemacetan yang terjadi di Jembatan Kapuas I, khususnya di jam jam sibuk masyarakat. “Kami sebagai pihak kepolisian selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dan saya rasa perlunya jembatan baru untuk menekan angka

kemacetan di Kota Pontianak ini,” ungkap Kapolresta. Lanjut Kapolresta, pelebaran jalan, serta jembatan yang baru, serta diperbanyaknya ruang parkir di Kota Pontianak, Ia rasa akan meminimalisir kemacetan. Karena kendaraan roda dua maupun roda empat yang ada di Kota Pontianak, sangatlah banyak, sedangkan jalan masih ada yang belum dilebarkan, ada yang parkir sembarangan, serta Jembatan jatung Kota hanya satu yang difungsikan masyarakat. “Intinya kita berusaha semaksimal mungkin untuk mengantisipasi kemacetan, dan kita berharap masyarakat mentaati peraturan serta tata tertib lalu lintas,” tambah Kapolresta.

Hablumminallah + Hablumminannas = Kawah Candradimuka (5) Namun, dibanding dengan kota-kota lain di Arab Saudi, seperti Riyadh, Jedah, dan Madinah, Kota Makkah tidak sebersih tiga kota tersebut di atas, mengapa? Berbagai bentuk sampah: kotak-kotak, kertas, bungkusan, plastik bekas dan botol plastik, bekas makanan, besi, kayu, bongkaan batu, besi, sampah rumah tangga, dan sebagainya, memenuhi sudutsudut jalan, lorong-lorong, depan dan disekitar toko, pasar, hotel dan pemukiman. Jumlah besar petugas, fasilitas pembersih, seperti mobil pembersih jalan, diimbangi pula dengan penyediaan tempat/ tong sampah di tiap-tiap sudut jalan, halaman dan loronglorong mesjid, terutama Masjidil Haram. Di kawasan Masjid ini sendiri ada sekitar 5.000 petugas. Mereka memiliki tugas khusus tiap 30 menit memindahkan sampah yang sudah dibungkus dengan plastik besar dari tempatnya ke mobil sampah. Namun begitu banyaknya berbagai jenis sampah yang ditimbulkan oleh dan sebagai konsekuensi dari banyaknya pendatang, khususnya jemaah haji yang berasal dari berbagai bangsa, golongan, asal usul kawasan. Jamaah Haji yang memiliki tingkat pendidikan dan wawasan rendah. dan asal usul jauh dari kota, mengalami kesulitan dalam mengalami masalah persampahan. Mereka begitu saja membuang sampah yang bekas mereka pakai walaupun mereka berada tidak jauh dari tempat sampah. Beberapa Jamaah dari Kloter 17, yang tampaknya terbiasa dengan buang sampah ditempat tertentu, prihatin dengan ketidakbiasaan itu. Mereka merasa pesimis terhadap kebiasaan buang sampah di kalangan sejumlah orang Islam. Sejumlah besar bangsa yang berhasil dalam pembangunan bangsa dan karakter (national and character building) mereka dan menjadi bangsa dominan dan disegani justru dimulai dengan kebiasaan dasar: disiplin, kerja keras, kebiasaan buang sampah pada tempatnya dan menghargai perbedaan. Para petugas kebersihan tampaknya hampir kewalahan de-

ngan tugas mereka menghadapi sebagian terbesar Jemaah haji yang tidak terbiasa dan tidak memiliki disiplin membuang sampah di tempat tertentu. Karena Ibadah Haji adalah ibadah yang mengandung latihan diarahkan pada penyeimbangan antara Hablumminannas dangan Hablumminallah, Jamaah diharapkan mencapai Haji Mabrur yang meningkatkan juga kebiasaan lebih baik, kedisiplinan lebih tinggi dan keunggulan daripada kebanyakan orang lain. Ketidakbiasaan sebagian Jamaah Haji dalam membuang sampah ditempatnya dan ketidakpedulian terhadap kebersihan lingkungan disekitar mereka, menyebabkan Kota Makkah dan halaman Masjid Harram menjadi cepat kotor dan tidak teratur. Konsekuensinya para petugas kebersihan di lingkungan Masjid Harram berkerja ekstra keras. Melihat kondisi seperti ini beberapa orang Jamaah Kloter 17 prihatin bahwa ajaran pokok Islam tentang kebersihan dan lingkungan sehat yang menyatakan bahwa: ‘Kebersihan adalah sebagian dari Iman’ tidak dihayati dan tidak juga dilaksanakan dalam kehidupan sehari-harinya oleh sejumlah Muslim. Haji Mabrur = Hablumminallah + Hablumminannash Selama 41 - 45 hari di Tanah Suci, para Jamaah Haji masuk ke dalam proses “kawah candra dimuka” untuk memperdalam keimanan, ke-Esahaan Allah dan keTauhidan mutlak. Pada dasarnya ada 2 ( dua) jalur hubungan dalam Islam yang dilatih di dalam “kawah” itu: hubungan manusia dengan Pencipta-Nya (Hablumminallah) dan manusia dengan sesamanya. Dua jalur hubungan yang harus diseimbangkan dan dilatih di dalam “kawah” itu berkaitan dengan: Pertama adalah untuk tidak menyekutukanNYA, tidak menyamakanNYA dengan siapapun, tidak ada kekuatan dan kekuasaan apapun dapat menandingiNYA, dan manusia harus menyerahkan diri secara total kepada-NYA. Kedua ialah meng-

tuk nomor dua,” ujarnya dua hari lalu kepada wartawan usai membuka kegiatan sadar wisata dan sapta pesona, di Aula Kantor Camat Pontianak Utara. Menurutnya, dirinya optimis akan mendapat dukungan dari Partai Demokrat yang merupakan satu-satunya partai yang bisa mengusung kandidat tanpa koalisi. Hanya saja, menurut Paryadi,

Demokrat sangat standar dalam menetapkan siapa yang akan diusung. Proses atau mekanisme partai tetap harus dilakukan. Seperti pendaftaran bakal calon. Setelah itu menurut Paryadi baru akan dilakukan survey terhadap nama-nama yang masuk. “Dari hasil survey itu, akan menjadi pertimbangan Tim 9 begitu juga pusat. Jadi, saya tetap mengikuti

mekanisme partai yang telah menetapkan ketentuan seperti itu,” ujarnya. Sejak 7 Maret lalu, DPC Partai Demokrat Kota Pontianak telah membuka pendaftaran. Dan Paryadi mengatakan mengambil formulir di hari pertama tersebut. “Untuk pengembaliannya akan secepatnya. Mungkin satu atau dua hari ke depan,” ungkapnya.

rapa waktu lalu. Film yang berisikan untuk mempromosikan makanan khas Pontianak, seperti lempok tersebut, diakui oleh beberapa kalangan merupakan film yang cukup bagus. “Bagus ndak filmnya?” tanya Paryadi saat diwawancarai sejumlah wartawan dua hari lalu. Spontan saja, salah seorang staffnya menyahut dengan jawaban “bagus”. Ditanya soal perannya di film tersebut dan mimpi lain selain menjadi birokrat, Paryadi menceritakan kisahnya selama menjalani syuting film tersebut. Menurutnya, memerankan dan syuting itu dirasakan susah. Mulai dari menghapal skrip. Hingga memainkan peran.

“Selain ngapal di rumah, kadang di lapangan masih ngapal lagi. Dan tidak segampang yang kita pikirkan,” ulasnya. “Main di sinetron apa memang cite2 bapak?” tanya salah seorang wartawan. Paryadi enteng menjawab, “Saya menerima tawaran tersebut bukan karenanya cita-cita. Akan tetapi lebih kepada mengisi waktu luang saja,” ungkapnya. Paryadi juga menceritakan bahwa di waktu kuliah, dirinya pernah main drama teater. “Ya, walau tidak menseriusi, sedikit ada kemampuan di dunia acting. Pengalaman waktu kuliah main teater,” tandasnya. (Ubay KPI/Borneo Tribune)

Main Film

Sengkuni vs Bela Rasa tokoh pewayangan ini, muncul dalam status BlackBerry Messengernya, “Politik Para Sengkuni”. Sengkuni, dalam ejaan Sanskerta disebut Shakuni ([akuni) atau Saubala merupakan tokoh antagonis dalam epos Mahabharata. Dalam pewayangan Sunda, ia dikenal dengan nama Sangkuning, atau sangkuni. Ia adalah paman para keluarga Kurawa dari pihak ibu. Sengkuni dikenal sebagai tokoh licik yang selalu menghasut para Kurawa agar memusuhi Pandawa, sepupunya. Keluarga Pandawa adalah para ksatria yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kebenaran, serta keadilan. .Dalam salah satu seminar yang diadakan di Semarang dikatakan dengan lugas bahwa kondisi (sebagian) bangsa kita cenderung mengarah pada karakter Kurawa (Kompas, 28 November 2010). Itu berarti jelek, jahat, licik, serakah, arogan, culas, tidak punya hati-semuanya demi kekuasaan, kemenangan, dan keuntungan. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kita juga menemukan orang-orang yang ber-

11

hindari diri dari segala perbuatan aniaya terhadap orang lain dan merugikan masyarakat, bangsa dan negara; memperkuat rasa kebersamaan (egalitarianism) dan memperdalam keyakinan untuk menerima, menghargai dan menghormati segala bentuk perbedaan dalam masyarakat nasional dan global (masyarakat Madani/civil society) sebagaimana Allah menciptakan manusia dengan segala perbedaan. Proses pelatihan rokhani dan jasmani ini diwujudkan antara lain dalam pakaian Ihram untuk laki-laki. Pakaian serba putih terdiri dari 2 bagian: (1) kain menutup mulai dari pinggang ke bawah; (2) kain penutup dada dan belakang. Pakaian ini tidak berjahit, pemakainya tidak berpakaian dalam. Pakaian ihram menjadi lambang bahwa semua manusia dan kemanusiaan adalah sama walau berbeda bangsa, kelompok etnis, keturunan, warna kulit, jabatan, posisi, Raja, Presiden, Wakil Presiden, Profesor, Doktor, pegawai, polisi, tentara, buruh kasar, rakyat kebanyakan, dan perbedaan lain. Semuanya tunduk, bersimpuh dan bersujud di hadapan-NYA. Pakaian Ihram melambangkan juga kebersihan hati dan jiwa, persamaan di depan Sang Khalik dan manusia tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah daripada yang lain. Penyerahan mutlak pada jalur hubungan manusia dengan Allah (Hablumminallah) dan hubungan manusia dengan manusia (Hablumminannas) dilaksanakan secara ikhlas, pasrah dan bersungguh-sungguh selama di Tanah Suci terutama terhadap berbagai kemungkinan yang sedang dihadapi oleh para Jemaah Haji tanpa menyakiti orang lain dalam kondisi yang luar biasa ramai, berdesakan, bersenggolan, bertabrakan dan berhimpitan. Bahkan, mereka berlomba-lomba berbuat kebaikan kepada orang lain: berusaha menolong siapapun atau hewan sekecil apapun; setiap orang hendaknya menyerahkan kembali uang kepada penjual yang le-

bih mengembalikan uang kembalian dari harga yang ditetapkan saat pembelian barang; tidak mengambil uang, barang berharga yang ditemui di jalan tanpa menyerahkan barang tersebut kepada Badan Wakaf atau kepada orang miskin atau yang memerlukan dalam bentuk sadakah/infaq; memberi sedekah kepada siapapun yang meminta dan memerlukan; memberi tempat untuk sholat disamping Jemaah walaupun tidak ada tempat lagi; menerima apa yang terjadi dengan kesabaran dan tawakkal, dan kebaikan lainnya, tanpa mengeluh, membatin, menyumpah, sinisme, memarahi, membenci, menggosip dan merugikan orang lain. Penyerahan diri mutlak kepada Maha Pencipta dalam jalur Hablumminallah dan kesediaan menolong orang lain secara ikhlas, sebaliknya tidak merugikan orang lain dalam jalur Hablumminannas, sebagaimana diuraikan di atas, adalah karakter keperibadian dan moralitas orang-orang beriman yang diperlukan oleh pemerintah dan ditunggutunggu oleh rakyat. Setelah Jamaah Haji kembali ke Tanah Air mereka diharapkan menjadi Haji Mabrur. Ini bernakna bahwa mereka tidak hanya menjadi Haji lengkap dan sempurna dalam keimanan , ketauhidan dan kepatuhan terhadap peraturan agama dalam jalur Hablumminallah. Namun, mereka diharapkan berguna bagi keluarga, kelompok masing-masing, orang lain, masyarakat, bangsa dan negara. Inilah keinginan pemerintah dan Rakyat Indonesia. Kalaulah Jamaah Haji itu pemimpin, mereka adalah pemimpim yang amanah, jujur dan mengayomi. Kalaulah Jamaah itu tokoh masyarakat, mereka menjadi tenagatenaga pembaharuan (agents of social change). Kalaulah Jamaah itu rakyat biasa, mereka adalah pendukung negara yang disiplin, kerja keras dan patuh hukum. *Alqadrie, Dosen FISIPOL UNTAN, Pengamat Bidang Filsafat Agama Islam dan Sosiologi Agama

dul “Terus Mengalir”. Menuliskan beberapa tempat yang pernah dilalui oleh Mahfud MD. Seperti aktivis mahasiswa, politisi dan hakim di Mahkamah Konstitusi (MK). Ada sedikit persamaan dengan sosok Paryadi. Di masa kuliah, Paryadi, S. Hut juga merupakan aktivis mahasiswa, pernah duduk di kursi legislatif dan kini di eksekutif sebagai Wakil Walikota Pontianak. Namun, ada satu hal yang beda. Yakni, selain politisi dan birokrat, ternyata Paryadi juga memiliki kemampuan soal acting. Terbukti saat ini dirinya memerankan sosok Julio dalam film berjudul “Renjana” yang tayang di TVRI Kalbar bebe-

Zulkarnaen Siregar Lamar Demokrat Sebelumnya, calon Walikota Pontianak yang merupakan kader Partai Golkar (PG) ini juga telah melamar di beberapa parpol lainnya, belum lama ini. Seperti di DPC PDI Perjuangan serta di DPD Partai Golkar Kota Pontianak. Yakni mencalonkan diri sebagai calon Walikota Pontianak pada Pemilukada Kota Pontianak, 19 September mendatang. “Saya sudah mengembalikan berkas formulir pendaftaran sebagai calon Walikota Pontianak di Partai Demokrat. Begitu pula berkas pendaftaran di PDI Perjuangan serta Partai Golkar. Oleh karena itu, kita mengharapkan koalisi ini agar terus berjalan dengan baik. Dan mudahanmudahan dalam waktu dekat Partai Golkar bisa segera menetapkan siapa balon yang akan diusung sebagai calon Walikota Pontianak,” lugas Zulkarnaen Siregar. Anggota DPRD Provinsi Kalbar daerah pemilihan (dapil) Kota Pontianak ini menjelaskan bahwa sampai hari ini tim sukses maupun para relawan serta simpatisan Zulkarnaen Siregar (ZS) kian hari jumlahnya kian bertambah besar. Bahkan eksistensi mereka terbilang militan di dalam menyosialisasikan beragam program pro rakyat ala Zulkarnaen Siregar kepada sejumlah lapisan masyarakat. Baik yang berdomisili

di kawasan perkotaan maupun di kawasan perbatasan Kota Pontianak. “Sejauh ini dukungan masyarakat dalam bentuk KTP yang difotocopy serta ditandatangani oleh pemiliknya sendiri sudah terkumpul sekitar puluhan ribu KTP yang berasal dari semua kecamatan di Kota Pontianak,” ucapnya. Dalam kesempatan itu, Zulkarnaen menyiratkan bahwa pihaknya ingin membentuk koalisi parpol guna mengantarkan dirinya menuju kursi Walikota Pontianak 2013. “Insya Allah, apabila Allah SWT merestui serta masyarakat Kota Pontianak mendukung saya sebagai Walikota Pontianak pada Pilwako Kota Pontianak 19 September mendatang, maka tahun depan di Kota Pontianak tidak ada lagi masyarakat miskin yang ditelantarkan saat hendak berobat ke rumah sakit. Tidak ada lagi masyarakat Kota Pontianak yang mengeluhkan persoalan air bersih atau sampai kini mereka masih belum bisa menikmati pelayanan PDAM Kota Pontianak, karena jaringannya belum ada,” lugasnya. Sementara itu saat disinggung siapakah gerangan kandidat calon Walikota Pontianak yang saat ini sedang ditimang-timang oleh Zulkarnaen Siregar untuk mendampinginya pada Pemilukada Kota Pontianak mendatang, mantan warta-

wan ini menjawab, “Saya tidak menafikan hal itu. Memang ada beberapa figur yang sedang dibidik untuk mendampingi saya. Namun yang penting bahwa siapapun calon wakil saya tentu harus punya nilai jual serta mampu mendongkrak peningkatan perolehan suara pada Pemilukada Kota Pontianak mendatang. Tapi tunggu saja tanggal mainnya. Pasti akan saya sampaikan kepada publik,” ujarnya seraya tersenyum. Dia kembali menegaskan bahwa menjadi pemimpin itu harus jujur serta terbuka kepada rakyat. “Jadi pemimpin itu bukan untuk kaya serta membeli tanah dan menyimpan tanah di manamana,” selorohnya. Sementara itu, ketua DPC Partai Demokrat Kota Pontianak, Hartono Azas yang juga berada di sekretariat partai mengatakan bahwa Partai Demokrat itu terbuka bagi siapa saja. “Siapa saja boleh menggunakan Partai Demokrat untuk mencalonkan diri sebagai calon Walikota Pontianak pada Pilwako Kota Pontianak mendatang. Apalagi Partai Demokrat tidak perlu berkoalisi untuk mengusung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pontianak. Karena Partai Demokrat mempunyai 8 kursi atau kalau diprosentasekan sekitar 16 persen suara,” tandasnya.

Selamat Buat Kalbar Berimajinasi “Kalbar Berimajinasi” sudah tepat dan selayaknya mendapatkan nilai A Plus. Frasa Kalbar Berimajinasi sangat pantas kita puji karena sebuah tulisan, apakah itu genrenya fiksi (hayalan) maupun nonfiksi (ilmiah) tetap saja membutuhkan ruang kreasi bernama imajinasi. Tanpa imajinasi sesuatu yang bagus lekas basi. Apalagi karya tulis ilmiah. Karya yang pure ilmiah tanpa sentuhan imajinasi, maka dia hadir seperti tiang listrik. Lurus. Kurus kering. Keras. Kaku. Jauh dari kesan indah dan menyentuh. Oleh karena itu diksi yang dipilih oleh para antolog alias cerpenis Kalbar Berimajinasi laik dipuji dengan nilai A Plus. Dengan nilai sapu jagad itu, pelan-pelan boleh kita angkat tangan untuk sebuah standing applaus. Yang meriah. Yang menyiratkan ketulusan, sehingga spiritnya tak lekang oleh panas, dan tak remuk oleh hujan. Ini semua vitamin dan gizi buat belajar kolektif dan sama sekali bukan basabasi. Sebab kata anak muda sekarang basa basi itu dah basi dah. Dwilogi kata Kalbar Berimajinasi membawa kita ke alam sadar bahwa dia terdiri dari dua bilangan kata, masing-masing Kalbar dan Imajinasi. Keduanya adalah kata yang sarat pesan. Pesan yang saya tangkap adalah bahwa Kalbar adalah wilayah teramat potensial. Secara geografis dia mempunyai luas laut tak terkirakan menghadap Laut China Selatan. Dari sisi geografis pula Kalbar berbatasan daratan langsung dengan Malaysia. Dengan demikian Kalbar adalah bagian dari gugusan pulau “internasional” dengan akses keluar masuk orang dan barang sangat terbuka. Belum lagi dari sisi luas yang setara dengan Jawa ditambah Bali hingga Madura. Agregat Jawa kerap dibuat perhitungan matematis sebagai 1,5 kalinya luas Kalbar. Sungguh benar lah

penilaian lembaga donor internasional bernama IMF (International Monetery Fund) yang mengatakan bahwa Kalimantan adalahÿ Indonesia masa depan. Atau sebaliknya Kalimantan adalah masa depan Indonesia. Data pernyataan IMF yang saya kutip dari Kepala Cabang Bank Indonesia Wilayah Kalbar Hilman Tisnawan ketika berpidato di depan khalayak tokoh Kalbar di even peresmian Bank Kalbar Cabang Jakarta di mana hadir Gubernur berikut Ketua DPRD maupun para petinggi lainnya (pemerintah/swasta) menyemburatkan pertanyaan, siapa yang akan mengelola aset sedemikian kaya di wilayah barat Kalimantan ini? Apakah bertumpu pada para pemimpin saat ini? Pasti tidak lah yauw. Karena pemimpin saat ini menyediakan kinerja buat pemimpin masa depan. Saya pun berfantasi. Fantasi itu luas sekali sampai akhirnya saya membaca Kalbar Berimajinasi. Maunya saya Kalbar begini-begini-begini. Barangkali maunya Hilman Tisnawan begitu-begitu-begitu. Begitupula Gubernur Cornelis mungkin maunya begini dan begitu. Duhai buanyak sekali. Belum lagi keinginannya Minsen sebagai Ketua DPRD Kalbar, para anggota legislatif provinsi, kabupaten maupun kota. Maunya para kepala dinas atau SKPD, para pengusaha hingga pelajar dan ibu rumah tangga. Kalau, sekali lagi kalau imajinasi mereka itu dituliskan? Wow. Saya sampai bilang “wow gitu”. Dapat dipastikan habis galau terbitlah kilau! Imajinasi saya sederhana. Bahwa imajinasi para tokoh, pelaku bisnis, pemikir, penulis, sampai kepada ibu rumah tangga itu dituliskan apa adanya. Yang sederhana. Yang bisa menulis dengan gaya artikel atau opini silahkan menuangkan dalam bentuk artikel dan opini.

Yang bisa biografi silahkan biografi. Yang bisa ilmiah populer seperti buku novel scientific berlatar kultural laksana Laskar Pelangi ya silahkan. Bahkan bisa jugaÿ imajinasi itu dituangkan dalam bentuk kearifan lokal kita semisal pantun dan syair. Baik pantun, puisi, syair berbahasa Melayu, Dayak bahkan China. Why not? Toh ini imajinasiku-bagaimana imajinasimu? Imajinasi berasal dari kata imaji alias khayal. Khayal ini sinonim dengan mimpi. Namun berapa banyak karya adiluhung dunia terwujud lantaran mimpi? Contohnya lampu pijar Thomas Alfa Edison. Suatu mimpi yang bermanfaat hingga kini. Mimpi yang berguna hingga 7,5 miliar penduduk bumi saat ini pun terus menikmati karya khayal dimana terwujud jadi kenyataan. Hingga kebaikan lampu pijar si pemimpi melahirkan pemimpi-pemimpi berikutnya. Pemimpi yang jadi pemimpin. Pemimpi jadi pemimpin karena lampu pijar menjelma sebagai habis gelap terbitlah terang! Dulu Thomas Alfa Edison bermimpi hasilnya dahsyat sekali. Bagaimana jika Kalbar berimajinasi? Ada 5 juta penduduknya. Wow luar biasa sekali. Akan lahir Edison Edison baru...akan terwujud Kalbar sebagai tanah harapan Indonesia karena habis gelap terbitlah terang. Habis galau Kalbar berkilau. Iya lah yauw... Sekali lagi selamat berimajinasi. Selamat juga buat cerpenis Kalbar Berimajinasi. Applaus buat kalian. Gunakan segenap potensi buat melipatgandakan Kalbar Berimajinasi. Melalui imajinasi buktikan penilaian IMF seperti dikutip Kacab Bank Indonesia Kalbar Hilman Tisnawan benar adanya. Selebihnya menjadi modal bagi terbitnya Kalbar Berimajinasi edisi revisi, atau edisi edisi selanjutnya. Selamat berimajinasi. (Habis)


CMYK

Seremonial www.borneotribune.com

Borneo Tribune

HUT Persit KCK ke 67 Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Dalam upaya memeriahkan Hari Ulang Tahun Persatuan Istri Tentara Kartika Chandra Kirana (HUT Persit KCK) ke 67 menggelar berbagai pertandingan. Menurut Ketua Seksi Kebudayaan Ny Christien Hutagaol didampingi Urusan Budaya Ny Wiwin Wawan Setiawan, menyatakan dalam rangka HUT Persit Kartika Chandra Kirana Ke-67 ini, akan dilaksanakan perlobaan dan pertandingan diantaranya perlombaan nasi Tumpeng yang diikuti seluruh Persit Cabang dan Ranting sejajaran Kodam XII/Tpr dan akan dilaksanakan di Aula

Makodam XII/Tpr. Dikatakan olehnya, sebelum pertandingan ini gelar, Panitia Perlombaan, Rabu (6/3) lalu melaksanakan Rapat Technical Meeting pertandingan di Kantor Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tpr. “Kita laksanakan Technical Meeting pertandingan bola volly dan dipimpin langsung anggota Jasdam XII/Tpr,” jelasnya. Ny Chiristien Hutagaol juga menambahkan, pertandingan volly ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sesama anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/ Tpr. Selain anggota Persit, Anggota Kowad juga ikut berpartisipasi dalam pertandingan volly ball terse-

but. Kegiatan pertandingan volly bola ini rencananya akan dibuka langsung oleh Ketua Persit KCK PD XII/Tpr Ny. Dra. Hj. Euis Ridwan. Sementara itu, Anggota Jasdam XII/Tpr, Sersan Mayor Sulis menjelaskan kepada perwakilan dari masing-masing Cabang Persit Kartika Chandra Kirana tentang peraturan pertandingan yang harus disepakati bersama. Pertandingan rencananya akan dimulai pada tanggal 13 Maret 2013 bertempat di Mapomdam XII/Tpr Jalan Rahadi Oesman Pontianak. Selesai Technical Meeting dilakukan pengundian peserta dari 12 tim voly Cabang dan penentuan waktu pertandingan. o

Motor tenaga listrik menggantikan peran motor bertenaga bensin.

TECHNICAL MEETING Pelaksanaan Technical Meeting dilakukan panitia kepada peserta yang akan mengkuti pertandingan.

Borneo Tribune, Jakarta Kendaraan tenaga listrik memang dikenal bebas emisi, namun belum semua pabrikan otomotif menerimanya. Terutama untuk pabrikan motor, seperti KTM. Menurut bos KTM Stefan Pierer, terlalu dini bagi motor tenaga listrik menggantikan peran motor bertenaga bensin. Banyak hal yang harus diperhatikan. Kendala terbesar adalah baterai. Selain besar dan berat, baterai untuk kenda-

raan listrik juga masih mahal. KTM sendiri sudah merasakan hal itu pada konsep motor listriknya, Freeride E. Komponen baterai yang digunakan di prototype Freeride E saja harganya mencapai 2.000 euro atau sekitar 25 juta rupiah. Dengan harga baterai yang tinggi, otomatis harga jual Freeride E nantinya juga ikut tinggi. Akibatnya, KTM kini mulai menurunkan pengembangan motor listriknya. (*r)o

Uji Coba KMC Rigid Bouyancy Boat Danrem 102/Pjg Kolonel Czi Irwan didampingi Kasrem beserta para Kasi dan juga para Dan/Kabalak Aju Rem 102/Pjg, Rabu (6/ 2) menghadiri kegiatan uji coba KMC Rigid Bouyancy Boat (RBB) di Pelabuhan Rambang Palangkaraya dan dilanjutkan dengan patroli sungai di wilayah Puntun. KMC RBB merupakan kapal cepat pengadaan dari TNI AD Tahun 2012 dan dalam penggunaanya langsung diserahkan kepada Denbekang XII-44-01 PLK. Dalam kesempatan tersebut Danden Bekang XII44-01 PLK Letkol Cba Frans Surya Ginting mengatakan KMC Rigid Bouyancy Boat ini merupakan kapal cepat yang berukuran sedang dengan panjang 9 meter, lebar 3,18 meter serta tingi 1,30 meter yang dilengkapi dengan mesin penggerak Motor Tempel (OBM) 250 HP 4 Tak Type F 250 GTEX dan motor tempel (OBM) 250 HP 4 Tak Type FL 250 GTEX. “KMC Rigid Bouyancy Boat berkapasitas tempat duduk 10 orang serta dilengkapi dengan peralatan yang terbilang modern seperti kelengkapan radio komunikasi, perlengkapan Navigasi yang menggunakan Satelit Global Positioning (GPS) perlengkapan listrik perlengkapan tambat serta dilengkapi juga Trailer (Trolly) dan alat kesela-

Sabtu, 9 Maret 2013

Dihadiri Persit Cabang dan Ranting

KTM: Era Motor Listrik Masih Jauh

Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

12

matan lainnya,” jelas Letkol Cba Frans Surya Ginting. Kata dia, dalam uji coba ini, Danrem 102/Pjg beserta jajaran juga berkesempatan menaiki KMC RBB bergerak menyisiri Sungai Kahayan kurang lebih 10 km, uji coba ini juga diikuti oleh satu regu dari anggota Yonif 631/Atg serta anggota Denbekang XII44-01 PLK. Danrem 102/Pjg Kolonel Czi berharap kepada anggota Denbekang XII-44-01 PLK agar supaya merawat KMC Rigid Bouyancy Boat

(RBB) tersebut sehingga masa pakainya bisa lebih lama/panjang. “Saya memerintahkan kepada Dandim 1016/Plk dan Komandan Yonif 631/ Atg untuk memanfaatkan kapal tersebut untuk patroli sungai di wilayahnya,” perintahnya. o

KCM RBB Danrem 102/ Pjg Kolonel Czi Irwan sedang mencoba KMC RBB sebelum dilaksanakan patroli sungai. FOTO Andika Lay/ Borneo Tribune.

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan busana batik bagi Anda dan Keluarga

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy untuk kegiatan formal maupun informal

CMYK

Isu Aktual Koperasi dan UKM Kalbar Dibahas Hawad Sriyanto Borneo Tribune, Pontianak

Permasalahan perkoperasian di Kalbar cukup pelik. Ada yang sukses, namun ada yang gagal. Ada yang menggelar RAT tiap tutup tahun buku, namun banyak pula yang belum mampu. Sebagian koperasi mendapat suntikan dana dari pemerintah, sebagian lainnya hanya mengandalkan hanya dari dana anggota. Belakangan, sejak dikeluarkannya r e g u l a s i perkoperasian yang baru, banyak masalah yang muncul kepermukaan. Kepala Dinas Koperasi Menghadapi masadan UKM Provinsi lah ini, Kepala Dinas Kalimantan Barat Koperasi dan UKM Drs. Ignatius IK, SH. Provinsi Kalimantan M.Si Barat Drs. Ignatius IK, SH. M.Si sungguh serius membahas permasalahan khusus yang dihadapi dalam pembangunan Koperasi dan UKM di Kalbar. Dalam Rapat Koordinasi di jajaran pejabat Koperasi di Lingkungan Provinsi dan Kabupaten/Kota, beberapa isu aktual dan strategis yang memberikan pengaruh terhadap proses pembangunan koperasi dan UKM segera diangkat kepermukaan. “ Kehadiran Narasumber dari Deputi Bidang Produksi dan Pejabat dari Biro Perencanaan Kementerian Koperasi dan UMKM RI serta Direktur Bisnis LPDB Kementerian Koperasi dan UMKM RI ini kiranya berkontribusi memecahkan akar masalah yang dihadapi insan perkoperasian di Kalbar,” Jelasnya.o


Harian Borneo Tribune 9 MAret 2013