Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

25 Shafar 1434 H - 27 Cap It Gwee 2563

Jelang Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur

Gedung DPRD Provinsi Kalbar Berbenah Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

APBD Kalbar TA 2012 Terserap 95 Persen Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH mengatakan, mencermati hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Tahun Anggaran (TA) 2012 yang lalu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat terserap kurang lebih sebesar 95 persen.

SEPEKAN menjelang Pelantikan dan pengukuhan Drs Cornelis, MH sebagai Gubernur Kalbar dan Drs Christiandy Sanjaya, SE,MM sebagai Wakil Gubernur Kalbar, Periode 2013-2018, Senin (14/1) mendatang, berbagai persiapan terus dilakukan di Gedung DPRD Provinsi Kalbar. Pantauan Borneo Tribune, Senin (7/1), kesibukan nampak terjadi di Ruang Rapat Paripurna. Para pekerja nampak tengah melakukan berbagai persiapan seperti penataan meja, kursi, mikrofon serta membersihkan karpet lantai. Sementara, di luar gedung terlihat beberapa pekerja sedang melakukan pengecatan atap gedung DPRD Kalbar.

Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak ”INI merupakan pembelanjaan dan tolak ukur bagi kita bersama dalam menyosong dan melaksanakan APBD TA 2013,” kata Gubernur, Senin (7/ 1) dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie pada Apel Awal Bulan Januari di Halaman Kantor Gubernur Kalbar. Berkenaan dengan hal ini, masih menurutnya, dalam

....Ke Halaman -11

BERBENAH. Jelang pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar terpilih Drs Cornelis, MH dan Drs Christiandy Sanjaya, SE, MM Senin (14/1) mendatang, persiapan terus dilakukan di Gedung DPRD Provinsi Kalbar. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune

B uah Bibir Jangan Golput

Ir. Muhammad Said

WAKIL Bupati KKU, Muhammad Said, mengharapkan masyarakat KKU untuk berpartisipasi secara aktif guna mendukung sekaligus menyukseskan perhelatan pesta akbar demokrasi Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati KKU yang akan berlangsung 28 Maret mendatang. Hal tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa ....Ke Halaman -11

Keledai Kesepian SEEKOR keledai sedang kesepian, ia mencari rusa untuk memperoleh saran. Rusa berkata: “Kini, singa dan harimau sedang main catur, bila kamu berani dengan terang-terangan menendang papan catur mereka sehingga terbalik, maka nanti suasananya tentu akan berubah menjadi sangat ramai.” ....Ke Halaman -11

PT. ANZON AUTOPLAZA Kantor Pusat: Jl. A. Yani No. 89 Telp. (0561) 734280 Cabang: Singkawang : Jl. A. Yani No. 08 Telp. (0562) 637000; Sampit : Jl. Jend Sudirman Km. 1

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

800 Personil Polresta Siap Amankan Pelantikan Gubernur Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak SEBANYAK 800 personil Polresta Pontianak diturunkan, yakni dalam rangka pengamanan pelantikan Gubernur Kalbar yang terpilih dalam Pilgub 2012 kemarin, yakni Cornelis dan Cristiandi Sanjaya. Kapolresta Pontianak Kombes Pol. Muharrom Riyadi saat dijumpai di Polresta Pontianak, dirinya mengatakan ada dua pengamanan yang sudah disiapkan untuk bulan Januari 2013 ini, yakni pengamanan Budaya

Robok - Robok di Kecamatan Kakap Kabupaten Kubu Raya dan pengamanan pelantikan Gubernur Kalbar yang terpilih dalam Pilgub kemarin. ”Untuk acara Robok Robok, pihak kita sudah melakukan pengamanan, dimulai pada hari ini, dan selain dilakukan pengamanan secara khusus oleh Polsek Kakap, Polresta juga mem-back up pengamanan disana,” ujar Kapolresta, Senin (7/1).. Sementara itu untuk pengamanan pelantikan Gubernur ....Ke Halaman -11

Banyak Warga Tak Mau Lapor Polisi Kapolresta: Saya Janji Tindak Tegas Polsek Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak MASIH banyak warga yang tidak mau melapor kepada pihak kepolisian ketika telah menjadi korban tindak kejahatan. Terhadap hal ini Kapolresta berjanji akan menindak Polsek maupun anggota Polsek ....Ke Halaman -11

percepatan penyerapan APBD TA 2013, maka diminta Kepada seluruh Kepala SKPD/Unit Kerja untuk segera menyiapkan administrasi pengajuan anggaran masing-masing berupa dokumen SPP dan dokumen SPM kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah selaku Satuan Kerja Pengelolaan Keuangan Daerah. ”Saya ingatkan, seluruh Pimpinan SKPD untuk segera menyusun mekanisme pengajuan ....Ke Halaman -11

APEL AWAL BULAN. Sekda Kalbar, Drs M Zeet Hamdy Assovie menjadi Pembina pada Apel Awal Bulan mewakili Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH di Halaman Kantor Gubernur Kalbar. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune

BNNK Siap Sidak Sejumlah Instansi Tahun Lalu Ditemukan PNS dan Polisi Konsumsi Narkoba Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak BADAN Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pontianak di tahun 2013 ini akan melakukan sidak (inspeksi mendadak) di sejumlah SKPD serta Polri. Sidak ini dijamin tidak akan diketahui sama sekali oleh pegawai yang ada di Instansi tersebut. Menurut Kepala BNNK Pontianak, AKBP Harun AR, Senin (7/1) dirinya mengatakan bahwa di Tahun 2013 ini, pihak-

nya akan melakukan tes uirnei secara mendadak di sejumlah Instansi terutama di lingkungan Pemkot. Dilakukan secara mendadak, dan yang mengetahui hanya Kepala SKPD saja. ”Jadi itu program kami di tahun 2013 melakukan sidak mendadak berbeda di tahun 2012 kami sosialisasi telebih dahulu, selain itu prgram kita adalah melakukan Tes Urine ditingkat pesantren maupun SD serta SLTP,” ungkapnya. ....Ke Halaman -11

Lukisan Hiu Sahabat Manusia Sepasang ikan Hiu terlihat belum utuh wujudnya di atas satu kertas putih di ukuran A4. Terdapat garis melengkung yang belum pas bentuknya untuk badan Hiu. Di lain garis, perlu dihapus lagi agar menghasilkan satu ekor Hiu yang menarik perhatian. Satu penghapus hitam menjadi kawan setia bila gambar tersebut tak sesuai hati.

Sabet Emas Hadiah Ultah Ferica Viodeogo Borneo Tribune, Pontianak SEPASANG hiu itu digambar oleh Ferica Tali Tan (9th), peraih award of excellence dengan capaian medali emas pada ajang final Beauty of Sharks Art Competition. Ferica bilang sama Borneo Tribune, dua ikan Hiu itu sedang menari di dalam laut bersama dengan hiuhiu lainnya. Gambar itu merupakan lan-

jutan imajinasi Ferica tentang keindahan spesies ikan Hiu, setelah sebelumnya dengan gambar bertema yang sama berhasil memenangkan medali emas di ajang Beauty of Sharks Art Competition, di Resolt World Sentosa, Singapura pada 29 Desember 2012. Di lomba itu, Ferica mengirim gambar seorang anak kecil lengkap dengan peralatan renangnya sedang memeluk ikan Hiu, seolah-olah seperti

memeluk boneka di dalam laut. Dengan gambar itulah, selain meraih emas tadi, Ferica juga memperoleh plakat dan piagam certifivate of achievement awarded inrecognition of shark ambassador 1.000 kids one message event yang diserahkan langsung oleh Michael AW. Seorang fotografer laut handal yang karyanya sering muncul di media BBC Wildlife, National Geographic, Asean ....Ke Halaman -11

Menyambut Natal & Tahun Baru Banjir Hadiah Langsung

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

Selasa, 8 Januari 2013


Selasa, 8 Januari 2013

Kayong Utara

Borneo T Tribune

2

Tahapan Pilkada KKU 2013

Lima Kandidat Pasangan Calon Periksa Kesehatan

Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Kelima pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati KKU periode 2013– 2018, mulai menjalani pemeriksaan kesehatan secara serentak di RSUD dr. Soedarso dan Rumah Sakit Khusus di Jalan Aliayang, Pontianak, Se-

nin (7/1). Kelima pasangan calon tersebut diperiksa serentak oleh tim dokter di dua tempat pemeriksaan kesehatan yang telah disepakati. Yakni RSUD dr. Soedarso Pontianak dan RS Khusus. Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dilakukan selama dua hari berturut-turut, dimana kelima pasangan mendapatkan giliran

Salam. Redaksi mengundang pembaca Borneo Tribune untuk mengirim tulisan untuk rubrik “Citizen Journalism”. Bentuk tulisan dapat berupa laporan kegiatan, opini, surat pembaca, puisi, cerita pendek. Panjang tulisan maksimal 500 kata. Kirimkan tulisan ke email: yusriadii@yahoo.com. Terima kasih.

T

AJUK

Ketika Sanggau Rapat Rutin Mempertanyakan Sosek Malindo Wakil rakyat di Sanggau mempertanyakan kesepakatan forum social ekonomi Malaysia – Indonesia, khususnya ketika membicarakan persoalan perbatasan. Mengapa Sosek Malindo tidak melibatkan Sanggau? Pertanyaan ini muncul karena selama ini Sangau merasa tidak pernah diajak bicara, diminta pendapat dan didengar aspirasinya dalam pertemuan yang kononnya membahas persoalan perbatasan. Menurut orang Sangau, seharusnya ketika membicarakan perbatasan maka itu artinya membicarakan mereka. Kala membicarakan mereka, seharusnya, mereka juga diajak dan didengar. Rasanya, pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan yang wajar. Bahkan teramat wajar disampaikan. Kita bisa merasakan situasinya. Kita bisa merasakan kepatutannya. Jika pemerintah ingin mengangkat taraf hidup rakyat, pemerintah harus mendengar suara rakyat. Rakyat harus dilibatkan. Sudah cukup banyak peringatan tentang betapa buruknya kinerja yang diperoleh ketika pemerintah membuat program tanpa melibatkan masyarakat yang akan menjadi sasaran program itu. Sudah banyak kita dengar kritikan tentang program yang berangkat dari atas, dan mengabaikan suara dari bawah. Demikian juga sebaliknya. Sudah banyak kita dengar saran disampaikan kepada para perencana dan para pengambil kebijakan. Dengarkanlah suara rakyat. Malah ada adagium: Suara rakyat adalah suara tuhan. Lalu, mengapa saran baik itu tidak didengar? Mengapakah pengambil kebijakan tidak mengajak rakyat bicara mengenai rakyat? Mengapakah mereka mengabaikan suara orang yang konon mereka perjuangkan nasibnya? Apakah semua ini sinyal dari adanya ego sektoral antar lembaga? Apakah ini pembuktian bahwa dalam soal-soal tertentu, ada pihak yang ingin jalan sendiri dan menikmati hasil sendiri? Apakah semua ini petanda bahwa kordinasi belum berjalan dengan baik? Kita berharap situasi seperti yang dikeluhkan sekarang ini segera diakhiri. Apapun alasannya, pemerintah harus melibatkan masyarakat. Sekalipun kerja sama luar negeri adalah kewenangan pusat, tetapi kordinasi kepada daerah harus tetap dilakukan. Senyampang dengan hal itu, daerah juga harus pandai-pandai menempatkan diri dalam konteks harapan dan regulasi. Daerah, yang sering dianggap sebagai ‘orang kecil’ harus belajar bagaimana dapat bersuara di antara orang yang merasa dirinya besar. Pada akhirnya, kita berharap semoga harapan baik dapat berbuah baik. Semoga kemajuan ekonomi yang diharapkan dapat tercapai. Semoga kerjasama yang terjalin antara dua Negara serumpun ini berjalan mulus dan sukses.

S

ENGET

Sanggau merasa tidak diajak bicara soal perbatasan dalam Sosek Malindo - Bole’ sido’ bah. Kediri’ am.

Bang Tribune

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

untuk diperiksa. Sekretaris IDI Wilayah Kalbar, dr. Martiyanti yang juga salah satu tim dokter mengatakan pada hari pertama tiga pasangan dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD dr. Soedarso Pontianak, sedangkan dua pasangan lain dijadwalkan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan di RS Khusus. Untuk jadwal Selasa (8/ 1), pasangan yang telah

melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD dr. Soedarso akan beralih menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Khusus. Dan begitu sebaliknya untuk dua pasangan lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk memaksimalkan pemeriksaan terhadap pasangan calon. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan para pasangan calon bupati dan wakil bupati KKU tersebut ditangani oleh 19 tim dokter.

Mereka memeriksa 12 item pemeriksaan. Mulai dari panca indera, organ dalam hingga psikologis termasuk indikasi penggunaan obatobatan terlarang. “Batas waktu penyerahan laporan hasil pemeriksaan dari tim dokter kepada KPUD KKU diperkirakan tanggal 12 Januari 2012,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua IDI Kalbar, Nursyam menambahkan bahwa tahapan pemeriksaan

kesehatan yang dilakukan oleh tim dokter tersebut menggunakan standar yang disyaratkan untuk pemeriksaan para calon pejabat sehingga standar tersebut akan sama dengan standar yang ada di Indonesia. “Hasil pemeriksaan hanya boleh diketahui oleh KPUD KKU dan tidak akan diserahkan kepada pihak lain,” terang Nursyam. Seperti diketahui, hasil pemeriksaan kesehatan para pasangan calon bupati

dan wakil bupati KKU tersebut akan menjadi salah satu syarat yang akan dijadikan pertimbangan bagi KPUD KKU untuk menyatakan pasangan tersebut lolos atau tidak dalam tahapan selanjutnya di Pilkada KKU 2013. Dari tahapan Pilkada KKU, mulai dari 9-11 Februari mendatang merupakan tahapan pengumuman dan penetapan pasangan calon peserta Pilkada KKU.

69 Mahasiswa STAI Al Haud PKLT Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Sebanyak 69 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Haud Ketapang melaksanakan Praktek Kuliah Lapangan Terpadu (PKLT) di KKU. PKLT tersebut dimulai setelah penyerahan secara resmi ke-69 peserta dari Ketua STAI Al Haud Ketapang, H.M. Mansyur kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara (KKU) yang diterima oleh Wakil Bupati KKU, Muhammad Said, di Balai Praja, Senin (7/1). Mansyur mengatakan para mahasiswa Al Haud merupakan generasi muda yang tengah dalam masa pengemblengan dan peningkatan kemampuan dalam mengaktualisasikan ilmu yang diperoleh dibangku kuliah untuk diimplementasikan di lapangan. “Mereka bukan seorang yang super bisa atau bisa segala sesuatu, karena mereka adalah mahasiswa yang tengah mencari bekal untuk peningkatan kualitas,” timpalnya. Di dalam pelaksanaan PKLT yang direncanakan

akan berakhir pada 31 Maret mendatang, Mansyur sangat mengharapkan peran serta dan dukungan dari Pemerintah KKU untuk melakukan bimbingan dan arahan dalam pelaksanaan PKLT tersebut. Karena segala sesuatu akan semakin baik jika dapat dikomunikasikan dan dikerjakan secara bersama-sama. Sementara itu, Wakil Bupati KKU, Muhammad Said mengatakan pihaknya dalam salah satu visi pembangunan menggaris bawahi betapa pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang cerdas yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga apa yang dilakukan STAI Al Haud Ketapang tersebut sejalan dengan program Pemkab Kayong Utara. “Peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya seperti PKLT ini, adanya transfer informasi dari para mahasiswa dengan masyarakat. Demikian juga sebaliknya akan memberi sebuah kontribusi dan memperkaya pengetahuan diantara keduanya,” ujarnya. Wabup menambahkan,

PKLT, Wakil Bupati KKU, Ir. Muhammad Said didampingi Ketua STAI Al Haud saat menerima para mahasiswa yang akan melaksanakan PKLT di KKU. FOTO: Abdul Khoir/Borneo Tribune. bersekolah hingga di bangdinas pendidikan terkait senada dengan program ku SMA. mekanisme dan teknis di pendidikan gratis di KKU, “Semoga masyarakat selapangan. Hal tersebut didimana Pemerintah KKU makin bersemangat dan maksudkan agar terjalin tengah melakukan investaberlomba-lomba menyekokeselarasan dan kelancarsi emas untuk jangka panlahkan putra-putrinya an dalam pelaksanaan tujang. Yakni menyiapkan hingga perguruan tinggi,” gas masing-masing bidang. generasi yang berpendidikharapnya. Ke-69 mahasiswa tersean dan berkualitas. SehingTerlepas jadwal PKLT but akan dibagi menjadi tiga ga diharapkan dengan yang cukup padat di lapangkelompok besar yang akan terjunnya para mahasiswa an nanti, Wabup berpesan disebar ke tiga kecamatan ke lapangan dapat semaagar dalam pelaksanaan di KKU. Yakni Kecamatan kin merangsang semangat PKLT untuk dapat berkoorSukadana, Kecamatan Simpara pelajar dan masyaradinasi dengan pemerintah pang Hilir dan Kecamatan kat KKU untuk tidak mekabupaten. Dalam hal ini Teluk Batang. rasa puas dengan hanya

Opini

Islam tentang Pendidikan Anak

Oleh: SHolihin H.Z Membicarakan tentang pendidikan anak, idealnya tentu berawal dari sejauh mana penanaman nilai-nilai dalam keluarga. Karena keluarga merupakan sekolah pertama dan utama sebelum anak-anak memasuki lingkungan pendidikan lainnya yaitu sekolah dan masyakarat, ia juga hakikatnya adalah miniatur dari masyarakat sesungguhnya. Di dalam keluarga juga terdapat interaksi sosial meskipun dalam ruang lingkup terbatas. Dalam membicarakan pendidikan anak dalam Islam kita dapat merujuk kepada tokoh pendidikan yang diabadikan dalam AlQuran yaitu Luqmanul Hakim (Aman, 2008:75). Konsep pendidikannya dikemas dalam bentuk nasehat dan pesan-pesan religius yang indah yang membang-

kitkan semangat hidup, memantapkan keyakinan dan memberi pencerahan baik secara spiritual, emosional maupun sosial. Saifuddin Aman (2008: 77) dalam bukunya Delapan Pesan Lukman Al-Hakim menyebutkan konsep pendidikan anak sebagaimana dapat ditemukan dalam Q.S. Luqman:12-19). Pesan pertama (ayat 12) adalah hendaknya mengajarkan syukur kepada Allah SWT karena hakikatnya syukur yang dilakukan adalah untuk dirinya sendiri (baca juga Q.S. Ibrahim:7). Syukur secara harfiah bermakna ucapan terimakasih. Tetapi yang dikehendaki adalah jauh dari itu bahwa syukur harus diaplikasikan dalam bentuk sikap dan tingkah laku. Sederhananya adalah seseorang yang diberi pakaian yang seharusnya digunakan untuk dipakai dengan baik namun diguna-

kan untuk yang bukan semestinya maka ia sudah menyalahi makna syukur itu sendiri. Pesan kedua (ayat 13) adalah janganlah mempersekutukan Allah karena ia termasuk kezaliman yang sangat besar. Konsep ini merupakan hal yang fundamen atau dalam istlilah keagamaan dinamakan dengan akidah. Tidak menyekutukan Allah adalah ajaran membuat kita konsentrasi dan fokus pada tujuan, yaitu hanya kepada Allah. Pesan ketiga (ayat 14), hendaknya membaktikan diri kepada kedua orang tua, terlebih kepada ibu yang telah mengandung dan menyapihnya, dalam kondisi lemah yang bertambah lemah. Pesan keempat (ayat 15), mempergauli kedua orang tua dengan cara yang ma’ruf. Meskipun dalam hal-hal tertentu adanya per-

tentangan, tapi sebagai seorang anak, diwajibkan untuk berkomunikasi dan berinteraksi positif. Pesan kelima (ayat 16) yaitu senantiasa menebarkan kebaikan dimanapun kita berada, karena perbuatan baik yang dilakukan sebenarnya adalah berbuat untuk diri sendiri. Pesan keenam (ayat 17), mantapkan mental dan spritual, yang dalam bahasa agama senantiasa mengajarkan yang baik dan mencegah dari kemungkaran. Pesan ketujuh (ayat 18), mengadakan komunikasi yang efektif dan positif sebagai bentuk shilaturrahmi dan menandakan danya hubungan baik. Tegur sapa adalah tanda adanya kasih sayang dan perhatian. Dan terakhir pesan kedelapan (ayat 19), yakni mengajarkan sikap hidup sederhana dan bertutur yang lemah lembut.

Demikianlah delapan pesan Al-Quran lewat lisannya Luqman Al-Hakim. Pesan ini sarat dengan nilai-nilai moral dan akidah sebagai pondasi dasar membentuk karakter seorang manusia. Masyarakat yang baik pasti berasal dari keluarga-keluarga yang menjunjung tinggi nilai-nilai edukasi, dan keluarga yang baik tentu berasal dari individu-individu yang memahami fungsi dan tugas masing-masing. Dalam konteks penanaman nilai-nilai edukatif di lingkungan keluarga dan masyarakat, pesan-pesan di atas selalu up to date untuk direfleksikan dalam kehidupan pribadi, kehidupan berkeluarga dan lebih jauh lagi dalam kehidupan bermasyarakat.** SHolihin H.Z Mahasiswa Pasca Sarjana STAIN Pontianak

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering. Wakil Pemimpin Redaksi: Budi Rahman. Redaktur: Andry, Agus Wahyuni, Aulia Marti, Hairul Mikrad, Yusriadi, Viodeogo. Reporter: Abdul Khoir, Andika Lay, Yulan Mirza, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Ubay. Biro Kubu Raya: Hanoto Jl. Sui Raya Dalam (081522711111). Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). www.borneo-tribune.net Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505). Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757), Saumin (Pemasaran) (085284291321) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2. Biro Kapuas Hulu: Jl. Kenanga, Ruko Pemda Blok B. 6 Putussibau Utara (08562569007). Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Fotografer: Ulla Asri Sekretaris Redaksi: Erika Sudiardjo Umum: Emiliana (Manajer), Fitriyana,. Percetakan/Pracetak: Ukan Dinata. Staf Pracetak: Fahmi Ichwan, Syam „ Wartawan, Kontributor, Intensive Programme dan Abubakar, M. Taufik,. Staf Percetakan: Andre, Nurhalis, Rustam. Marketing: Sisa Primashinta, Hesty Yosana, Aldi Chairudin, Ardiansyah. Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Ferry Ade Putra Freelancer Borneo Tribune dibekali identitas, surat Sirkulasi: Dhani, Suprianto. Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Kusnan, Husada, IT: Iwan Siswanto. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, tugas atau tanda pengenal (ID-Card) dan dalam mehalaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com laksanakan tugas jurnalistiknya tidak diperkenankan menerima suap atau amplop

Borneo Tribune


Serba Serbi

Borneo T Tribune

Selasa, 8 Januari 2013

3

Kenali Pemicu Aneh Sakit Kepala Borneo Tribune, Jakarta Stres, alkohol, dan mengkonsumsi makanan tak tepat dapat jadi pemicu munculnya sakit pada kepala Anda. Hal ini tentunya dapat berdampak pada ketidaknyamanan bagian tubuh lain, seperti bahu dan leher. Namun, pemicu sakit kepala dan migrain tak melulu hanya disebabkan stres dan alkohol saja. Ada pemicu lainnya yang sering kali tidak kita sadari. Berikut pemicu aneh sakit kepala dan migrain seperti dilansir

laman Prevention. - Sakit kepala karena baubauan Bagi beberapa orang akan terserang nyeri di kepala ketika sampai di pompa bensin. Ini disebabkan karena mereka memiliki kepekaan terhadap bau tertentu. “Bau yang paling umum memicu reaksi sakit kepala adalah bensin. Namun ada pula sakit kepala karena mencium aroma tembakau atau minyak wangi,” kata penulis buku What Your Doctor May

Not Tell You About Migraines, Alexander Mauskop. Bagi Anda yang mengalami sakit kepala karena hal ini, disarankan untuk selalu sedia sebotol kecil lavender organik murni yang dapat mencegah stres dan sakit kepala karena tegang. Atau sediakan minyak mint yang mampu membantu mengurangi nyeri di kepala Anda.

menemukan bahwa sebagian wanita mengalami ketegangan sakit kepala karena gaya rambut, seperti kuncir kuda. Menguncir rambut terlalu kencang dapat menyebabkan kulit kepala tertarik sehingga menyebabkan ketegangan dan berujung pada sakit kepala. Oleh karena itu, cobalah untuk tidak menguncir rambut terlalu ketat.

- Sakit kepala karena gaya rambut Para peneliti dari The City of London Migraine Clinic

- Sakit Kepala karena akhir pekan Bagi beberapa orang, kopi merupakan minuman wajib

Tomat, Atasi Kolesterol dan Jantung Borneo Tribune, Jakarta Khasiat tomat yang dikenal dengan kandungan vitamin C menjadikan buah ini banyak dicari untuk manfaat kesehatan. Menurut ilmu kedokteran, likopen dalam tomat juga terbukti melindungi gen dari kerusakan, selain itu asam amino-nya juga membantu pembakaran lemak tubuh. Konsumsi tomat segar ataupun olahan juga dapat menurunkan kolesterol dan mencegah penyumbatan pada pembuluh darah. Anda bisa mengonsumsinya secara langsung, atau mengolahnya dengan berbagai cara. Dikutip Shine, tomat juga dapat mengurangi resiko jan-

tung. Untuk kepentingan ini para ahli kemudian mengembangkan kapsul berbahan tomat sebagai obat yang meningkatkan aliran darah dan menjaga kesehatan arteri. Sebuah studi di Cambridge University menemukan bahwa kapsul ini meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah hinga 50 persen. Para ilmuwan percaya jika cara ini mampu menekan kerusakan tubuh yang disebabkan karena penyakit jantung. Mereka juga berharap kapsul ini juga bermanfaat bagi pasien arthritis, diabetes, dan bahkan memperlambat penyebaran sel kanker. Seperti dilansir Daily Mail, temuan formula ini juga

mengacu pada pola diet mediterania yang kaya akan tomat, ikan, sayuran, kacangkacangan, dan minyak zaitun, yang terbukti dapat mengurangi kolesterol dan mencegah penyakit kardiovaskuler. Temuan inipun sudah diujicobakan selama dua bulan kepada 36 pasien jantung yang berusia rata-rata 67 tahun dengan hasil kesehatan jantung yang signifikan. Ian Wilkinson, peneliti dari Cambridge University, mengatakan: “Hasil ini sangat signifikan, tapi kita perlu uji lebih detail untuk melihat apakah kapsul tomat ini dapat memangkas stroke yang diakibatkan oleh serangan jantung.” (eh/vivanews)

menyambut pagi. Namun ketika akhir pekan tiba, kadang kopi tak lagi dibutuhkan. Jika sakit kepala Anda muncul saat akhir pekan, kemungkinan ini merupakan akumulasi dari kafein. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya Anda tetap bangun pada jam yang sama setiap harinya. Bahkan saat akhir pekan sekali pun. - Sakit kepala karena layar komputer Menurut Ketua Eksekutif National Headache Foundation, Seymour Diamond,

umumnya mereka yang bekerja di balik meja otomatis berhadapan langsung dengan layar komputer. Ini dapat menyebabkan ketegangan pada mata yang berujung pada sakit kepala. Variasi warna yang dipantulkan pada layar komputer Anda dapat mengaktifkan retina dan saraf bagian belakang mata Anda. Oleh karena itu, sebaiknya setiap jam, selama 10 menit sekali mata Anda harus diistirahatkan. -

Sakit

kepala

karena

paparan sinar matahari Menurut pakar medis dari Headache Clinic California Utara, Kenneth Peters, sinar matahari dapat memicu sakit kepala atau migrain. Ini disebabkan terik sinar matahari dapat mengganggu thalamus —area yang mengirimkan sinyal sakit ke tubuh— otak Anda. Oleh karena itu sangat dianjurkan mengenakan kacamata yang terpolarisasi dengan baik serta memiliki UVA 100 persen dan perlindungan UVB. (vivanews)

Waspada Garam Tinggi pada Makanan Borneo Tribune, Jakarta Kini semakin banyak orang peduli dan sadar akan kesehatan. Anda mungkin salah satunya. Menghindari atau mengurangi beberapa bahan makanan pun dilakukan dan salah satunya adalah garam. Terutama, bagi mereka yang diketahui mengalami gangguan darah tinggi. Namun banyak yang tidak mengetahui bahwa garam, gula dan lemak dalam kandungan tinggi tersembunyi di berbagai makanan favorit bahkan yang sering dianggap sehat oleh banyak orang. Survei telah mengungkap, empat dari lima orang tidak

menyadari bahwa daging kemasan di supermarket dan keju mengandung garam lebih dari sebungkus keripik asin siap konsumsi. Hampir dua pertiga tidak tahu bahwa batas asupan harian garam yang dianjurkan hanya satu sendok teh. Temuan mengejutkan tersebut mengekspos ketidaktahuan yang luas tentang makanan yang sehat. Lebih dari setengah (58 persen) tidak tahu bahwa yogurt strawberry bebas lemak memiliki gula lebih dari semangkuk cornflake atau secangkir kopi dengan dua gula. Hal ini terungkap dalam penelitian

yang dilakukan oleh Change4Life, sebuah badan dan gerakan konsumsi makanan sehat “Sangat penting untuk menyadari apa yang tersembunyi di dalam makanan Anda. Jika mau sedikit lebih peduli, pasti akan ada perubahan sederhana,” kata Ainsley Harriott, seorang chef dan duta kampanye Change4Life, dikutip dari Daily Mail. Ia juga mengatakan bahwa untuk menghindari ketidaktahuan atas kandungan tersembunyi dalam makanan, sebaiknya selalu periksa label makanan atau rutin menyiapkan dan mengolah ma-

sakan sendiri di rumah. The Food Standards Agency Inggris, merekomendasikan batas 6 gram garam untuk orang dewasa. Penelitian menunjukkan orang yang membatasi asupan garam sebanyak 3 gram atau setara dengan enam potong roti, maka dapat mengurangi seperempat risiko mereka terkena penyakit kardiovaskular. Sementara, batas harian yang direkomendasikan untuk lemak jenuh adalah 30 gram untuk pria dan 20 gram bagi wanita. Sedangkan batas harian asupan gula yaitu 90 gram. (eh/vivanews)

Labu Kuning, Buah Manis Pencegah Diabetes Borneo Tribune, Jakarta Jika selama ini labu kuning tidak dianjurkan bagi penderita diabetes, nyatanya tidak demikian menurut ilmu kedokteran. Buah berasa manis ini justru dirujuk se-

bagai bahan alami untuk mengatasi tingginya kadar gula dalam tubuh. Indeks glikemik pada labu tergolong lebih rendah jika dibandingkan dengan makanan sumber karbohidrat

penghasil pati seperti kentang dan nasi. Dilansir Boldsky, labu bekerja memaksimalkan pankreas dalam menghasilkan insulin untuk menurunkan kadar glukosa.

Penelitian di Jepang juga mengungkap hal yang sama. Para ahli melakukan penelitiannya pada tikus penderita diabetes tipe 2 yang diberikan pasta labu. Bahan ini terbukti dapat meningkatkan toleransi glukosa dan resistensi insulin pada tikus-tikus tersebut. Untuk mendapatkan khasiat ramah labu, Anda juga harus memperhatikan cara pengolahannya. Pie labu misalnya, pengolahan ini merupakan cara konsumsi labu yang dianjurkan. Anda bisa menambahkan rempah kayu manis dan pala untuk membantu mengatasi diabetes. Sebagai makanan penutup, Anda dapat menyajikan labu dengan dipanggang atau mengukus, tanpa adanya penambahan bahan pemanis, karena hanya akan menambah jumlah kalori yang terkandung. Demikian juga dengan rasa pedas dari cabai yang akan merusak nutrisi labu. (vivanews)

“Metode Efektif Atasi Diabetes Hingga Tuntas”

PENGOBATAN SINSHE TCM YANG MANJUR, SATU-SATUNYA DI PONTIANAK Hongkong Medistra TCM Pontianak, Pengobatan dengan Metode TCM (Traditional Chinese Medicine) yang ternama, merupakan gabungan dari pengobatan, penelitian TCM, pencegahan penyakit kronis dan terapi penyembuhan. Didukung oleh konsultan Sinshe ahli TCM ternama dari Tiongkok yang sudah sangat berpengalaman; memanfaatkan resep TCM dan teknologi tinggi yang menghasilkan obat tradisional efektif, dengan system diagnose TCM yang tepat, obat tradisional terkini dari Tiongkok dan pengobatan elektroterapi, titik nadi, akupuntur, tuina, terapi lainnya, sangat efektif, khususnya bagi pasien yang menderita penyakit kronis. Waspadalah! jumlah penderita diabetes di Indonesia terus meningkat tajam, diprediksi ada jutaan orang terkena diabetes. jika tidak diobati sedini mungkin secara tepat dan efektif, beresiko merusak organ penting tubuh lain seperti: hati, paru-paru, ginjal, limpa, reproduksi, dan sistem syaraf, juga bisa menyebabkan uremia. Itulah sebabnya data WHO terkini menyatakan persentase angka kelumpuhan maupun kematian akibat penyakit diabetes dan berbagai macam komplikasi menakutkan ini terus meningkat pesat. Untuk mengatasi penyakit diabetes dan komplikasinya, Hongkong

Medistra TCM (Traditional Chinese Medicine) yang terdepan yakni “Bai Wei Hu Yi Liao Fa” mengatasi penyakit dengan ramuan herbal yang disesuaikan jenis dan kondisi penyakit penderita, dihasilkan dari 33 jenis obat berharga ditambah 28 jenis obat organik, daya serap obat sangat tinggi, rata-rata penderita diabetes setelah diobati sekitar 5-10 hari, gula darah menurun, gejala seperti kaki tangan kesemutan, seluruh badan tidak bertenaga, insomnia, dll berkurang secara nyata. Rata-rata setelah 40-60 hari, gula darah stabil, gejala komplikasi menghilang, daya tahan tubuh meningkat, keseluruhan tubuh membaik, sebagian pasien bisa berhenti konsumsi obat, fungsi insulin dan system sekresi normal kembali, fungsi reproduksi pria kembali normal, sudah bisa kembali merasakan kehidupan sehat yang normal. Sudah banyak penderita merasakan khasiat mujarabnya, tidak ada efek samping, tidak menimbulkan ketergantungan, tidak berpengaruh penderita menderita 10-20 tahun, kondisi penyakit parah/ringan, setelah diobati bisa menurunkan gula darah dan gula kencing hingga normal dan seimbang, sesudah diatasi hingga keakar-akarnya tidak mudah kambuh.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi :

HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak - Kalimantan Barat Telp. (0561) 733268 HP. 0821 5279 7888 Hari Senin - Sabtu Buka Jam 09.00 s/d 17.00 WIB Minggu & Libur Besar Jam 09.00 s/d 13.00 WIB


Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Selasa, 8 Januari 2013

4

BNN: Waspadai Paket Kiriman Narkoba Borneo Tribune, Jakarta Badan Narkotika Nasional meminta warga mewaspadai paket barang tak bertuan yang sengaja dikirim ke alamat rumah secara acak. Pengiriman paket yang diselipi narkoba kini tengah digemari para pengedar ba-

rang haram itu. “Yang terpenting, kalau kita merasa tidak ada kontak dengan pengirim, jangan diterima. Apalagi kalau paket itu dikirim dari luar negeri,” kata Kepala Bagian Humas BNN Sumirat Dwiyanto, Senin (7/1). Menurut Sumirat, sebetulnya memanfaatkan jasa ekspedisi ini bukanlah

modus baru. Para pengedar meminjam alamat yang mudah ditemukan di buku telepon. Berbekal itu, kurir penerima barang haram menunggu di depan alamat yang dimaksud dan menerima paket untuk selanjutnya diedarkan di masyarakat. “Atau bisa saja, paket itu dikirim dan ditujukan ke alamat itu dengan

penerimanya memang si pemilik rumah,” katanya Sebagai antisipasi, BNN menjalin kerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo). Kerja sama itu berupa pelatihan kepada para petugas untuk selalu memeriksa barang yang akan dikirimkan. “Kami bertukar informasi,

dan meminta perusahaan melaporkan jika ada yang mencurigakan. Pengirim biasanya pakai identitas palsu atau menggunakan identitas orang lain, atau menyuruh orang lain untuk mengirimkan barang,” kata Sumirat. Sumirat menuturkan, Desember lalu, BNN mengungkap dua kasus dengan

modus menggunakan perusahaan paket kiriman. Disita barang bukti narkoba golongan I jenis sabu 934,6 gram. Kasus pertama diselipkan pada paket yang berisi tiga tas wanita yang diimpor dari Thailand. Sabu tersebut diselipkan di gantungan tas. Dan yang kedua diselipkan pada paket yang berisi

10 footstep sepeda motor. “Dari hasil pemeriksaan, paket berisi tas itu ditemukan narkotika golongan I jenis sabu seberat 372,6 gram yang disembunyikan di dalam gantungan tas. Lalu dilakukan pemeriksaan terhadap 10 pasang footstep, ditemukan 562 gram bubuk,” ucapnya. (umi/ vivanews) o

PG Terbuka untuk Seluruh Partai

CMYK

Wakil Ketua I DPD Partai Golkar (PG) Provinsi Kalimantan Barat, Andry Hudaya Wijaya menyebutkan, sejauh ini partai berlambang beringin selalu terbuka bagi partai yang lain yang ingin berkoalisi dalam menghadapi pemilihan walikota dan wakil walikota Pontianak 2013 yang akan datang. “Kita terbuka terhadap partai yang lain untuk berkoalisi bersama dalam menghadapi Pilwako Pontianak 2013,” terang Andry, kemarin. Andry mengaku sejauh ini partainya baru melakukan tahapan survey untuk memilih para calon yang

Kemenag: Dana Penyelenggaraan Haji Cuma Rp 48,7 Triliun

Beragam kegiatan yang diperlombakan untuk memperingati HUT SMKN 1 Sambas. FOTO istimewa

HUT SMKN 1 Sambas Ke-47

Borneo Tribune, Jakarta

Selalu Eksis Amrul Borneo Tribune, Sambas Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sambas memperingati hari ulang tahunnya dengan berbagai macam kegiatan sejak tanggal 5-11 Januari 2013. HUT yang diperingati setiap tanggal 2 Januari ini, telah menginjak usia ke 47 tahun.

Kegiatan tersebut, seperti jalan santai keluarga besar SMKN 1 Sambas dan alumni, lomba menghias kue ulang tahun, lomba olahraga dan seni yakni fashion show, dancer, badminton, futsal dengan perlawanan antar kelas, serta menampilkan kegiatan-kegiatan program sekolah melalui pameran yang dibuka di area sekolah, yang diikuti dewan guru, staf TU,

siswa dan alumni SMKN 1 Sambas. Kepala Sekolah SMKN 1 Sambas, H. Robiman berharap SMKN 1 Sambas selalu eksis, bukan hanya di Kabupaten Sambas, namun di Provinsi Kalimantan Barat dan nasional. “ Semoga SMKN 1 Sambas selalu berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dan selalu eksis di masyarakat sesuai dengan

motto SMKN 1 Sambas, kita wujudkan siswa SMKN 1 Sambas yang berdikari,“ katanya. Tazmi Musytari S. Pd selaku Waka Kesiswaan, sekaligus Ketua Panitia HUT SMKN 1 Sambas ke47 mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara guru, staf TU, siswa dan alumni sehingga

dapat membangun SMKN 1 Sambas ke depan secara lebih baik. “Kita berharap masyarakat, alumni dan Pemerintah Kabupaten Sambas dapat mengetahui tentang keberadaan dan aktivitas dan kreatifitas siswa yang ada di sekolah melalui pameran sekolah salah satunya menerima servis gratis seperti komputer dan laptop,“ pesannya. o

Polisi Telusuri Iklan Penjualan Bayi di Tokobagus.com Borneo Tribune, Jakarta

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sufyan Syarif, mengatakan polisi sedang menelusuri penjualan bayi pada situs penjualan barang, tokobagus.com. Dalam situs tersebut terpampang iklan penjualan bayi

dengan harga mencapai Rp10 juta. “Kami sedang dalami kasus ini dan masih melakukan penyelidikan. Penyidik sudah melakukan koordinasi dengan tokobagus.com,” ujar Sufyan, Senin (7/1). Sementara itu, Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Audie Latuheru, mengatakan

meski laporan kasus penjualan bayi ini belum diterima, polisi tetap melakukan penelusuran. Sebab, kasus ini sudah meresahkan masyarakat. “Penjualan bayi itu merupakan suatu tindak pidana. Sejak isu tersebut beredar di media massa, kami menelusuri hingga saat ini,” jelas Audie. Situs tokobagus.com terpantau memasang iklan

penjualan dua bayi berusia 18 bulan. Kedua bayi dijual di akun milik Farkhan, dan diberi nilai Rp 10 juta masing-masing. Pihak Toko Bagus telah melapor ke Polda Metro Jaya terkait dengan hal ini. Sementara itu, Humas tokobagus.com, Ichwan Sitorus, mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan polisi untuk mengusut kasus pengiklan

nantinya akan didukung Partai Golkar. Namun, pihaknya masih belum mengungkapkan sosok figur yang diinginkan PG. “Sejumlah persoalan yang ada di Kota Pontianak sudah kita inventarisir. Jadi kita menginginkan sosok ataupun figur yang dipilih Partai Golkar itu mampu berjalan seiring dalam mengatasi sejumlah persoalan yang telah kita inventarisir,” ucap dia. Ketika ditanya, apakah Partai Golkar akan berkoalisi dengan Petahana (PPP-Demokrat, Andry enggan berkomentar. Dalam rekam jejak politik di Kota Pontianak, Partai Golkar belum pernah melakukan koalisi dengan PPP ataupun dengan yang lainnya. o

bayi ini. “Kami sejak awal sudah bekerja sama dengan poliai,” kata Ichwan saat dikonfirmasi VIVAnews. Namun, dia enggan menjelaskan bagaimana iklan penjualan bayi itu bisa lolos ke situstokobagus.com. “Nanti setelah ada izin dari kepolisian, kami akan jelaskan,” tutur Ichsan. (ren/vivanews) o

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Anggito Abimanyu menegaskan total dana setoran awal terkait biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) per 19 Desember 2012 berjumlah Rp48,7 triliun. Angka ini setelah dikurangi biaya operasional dan ditambah nilai manfaat. Pemaparan Anggito tersebut sekaligus membantah temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sebesar Rp80 triliun. “Rp80 triliun itu tidak ada, yang ada itu Rp48,7 triliun,” kata Anggito usai melakukan rapat tertutup di gedung PPATK, Jakarta, Senin (7/ 1). Anggito menjelaskan dana Rp48,7 triliun tersebut saat ini diinvestasikan di Sukuk sebesar Rp35 triliun, dan sisanya disimpan di perbankan. “Nilai manfaat itu berasal dari giro, deposito,

dan imbal hasil Sukuk tahun ini sebesar Rp2,3 triliun. Itu nilai manfaat dari dana setoran awal Rp48,7 triliun. Itu yang sudah dihitung oleh auditor internal dan eksternal,” tegas dia. Ia menjelaskan bahwa selama ini bunga dana haji digunakan untuk penurunan biaya perumahan di Makkah dan Madinah, dan pelayanan di embarkasi. “Saya menyesalkan kenapa kok saya nggak diberitahu dulu sehingga muncul angka Rp80 triliun itu, padahal hitungannya sama. PPATK hanya menggunakan metodologi uang yang masuk ke bank saja. Tapi kalau PPATK menemukan penyelewenangan silakan diproses,” ungkap Anggito. Untuk penyelenggaraan haji 2013, Kementerian Agama akan menerapkan Peraturan Menteri Agama mengenai komponen direct cost (langsung berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji) dan indirect cost (bunga). “Kita akan memilah mana pendanaan dari BPIH dan APBN,” kata dia. (umi/vivanews)o

CMYK

Yulan Mirza Borneo Tribune, Pontianak


Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Selasa, 8 Januari 2013

5

Waspadai Musim Penghujan Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pontianak, Herman AP

Memasuki awal tahun 2013, curah hujan terbilang relatif tinggi, bahkan sudah terjadi sejak masih Oktober, Nopember dan Desember 2012 lalu. Hal ini, pantas diwaspadai masyarakat, karena berbagai jenis penyakit mengintai. Seperti diare dan DBD. “Semua pihak musti mewaspadai tingginya curah hujan. Terutama di sektor

Dinas Kesehatan. Belakangan diketahui, banyak balita dan anak-anak yang mulai terserang beberapa penyakit ringan,” kata Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pontianak, Herman AP. Namun walaupun akhir tahun 2012, curah hujan cukup tinggi. Kabupaten Pontianak termasuk beruntung karena siklus penyakit tahunan seperti DBD tidak terjadi begitu signifikan. Tapi kondisi itu jangan sampai membuat Dinas Kesehatan dan

Puskesmas yang ada menjadi lengah. “Kami melaksanakan fungsi kontrol dan pengawasan. Wajar jika kita ingatkan. Jangan sampai terdengar, ada warga yang membawa anak-anak ke Puskesmas, tidak dapat dilayani, lantaran petugasnya tidak ada ditempat. Selain itu, dinas juga harus rutin menghimbau dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya-bahaya disaat musim hujan,” katanya. o

Lelang Proyek Tahun 2013 Jangan Telat Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Proses pelaksaan pekerjaan proyek infrastruktur jalan dan bangunan setiap tahun pasti ada yang tidak selesai dilaksanakan tepat waktu. Hal ini, mendapat sorotan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pontianak, HM Amin H Aminin, yang menyarankan pemkab Pontianak melaksanakan lelang proyek tahun 2013 tidak terlambat. “Jika bisa pelaksanaan lelang proyek dilaksanakan lebih awal. Apalagi pengesahan APBD 2013, su-

dah kita laksanakan. Sehingga penanganan kegiatan proyek fisik bisa lebih cepat dan proyek bisa selesai tepat waktu,” katanya. Untuk itu, Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, menyarakan dinas terkait, terutama Dinas Pekerjaan Umum (PU), bisa membangun komitmen dan mengerahkan seluruh kemampuan manajerial yang ada untuk menyusun konsepsi kebijakan dan program kerja yang baik. Terutama dalam proses pelelangan atau tender. “Mulai saat ini SKPD sudah harus menyiapkan seluruh persiapan tender. Semua

HM Amin H Aminin proses tender 2013, kalau bisa rampung paling lambat Maret,” katanya.

Karena dengan percepatan proses tender ini, HM Amin, menilai agar penyerapan anggaran pembangunan tahun 2013, bisa lebih maksimal. Selain itu kata dia, diharapkan dengan cepatnya proses tender, tidak ada lagi proyek pembangunan yang terlambat. “Tidak ada alasan lagi tahun 2013, bahwa proyek itu terlambat dikerjakan karena proses tender juga terlambat. Apalagi jika semua proses tender bisa rampung Maret, maka agenda perubahan APBD juga bisa dilakukan lebih awal, yakni sekitar bulan Agustus,” ungkapnya. o

Gepeng di Perempatan A Yani Bikin Resah Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Pengguna Jalan Ahmad Yani Dua tepatnya pada perempatan lampu merah perbatasan Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak saat ini resah dengan semakin banyaknya gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang meminta-minta di kawasan tersebut. Dari pantauan di lapangan memang tidak dapat dipungkiri sejumlah Gepeng memanfaatkan perempatan lampu merah untuk meminta-minta kepada pengguna jalan. Bahkan tidak jarang, para gepeng menggendong anak kecil untuk menarik perhatian. Johan pengguna jalan mengaku sangat resah dengan keberadaan sejumlah gepeng tersebut. Menurutnya selain meminta-minta uang kepada pengguna jalan, keberadaan para gepeng juga dapat menimbulkan insiden kecalakaan. “Biasanya mereka kalau sudah

lampu merah langsung mengejar kendaraan, ini yang membahayakan. Kalau di. tabrak siapa yang akan bertanggungjawab,” katanya, Minggu (6/1). Johan mengatakan seharusnya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya segera mengambil tindakan tegas terhadap para gepeng. Jika gepeng-gepeng dibiarkan begitu saja tanpa ada tindakan, tentu keberadaan gepeng akan semakin bertambah dan akan semakin meresahkan. Johan menuturkan, saat ini jika dilihat setiap hari keberadaan gepeng semakin bertambah. Biasanya yang meminta-minta tidak lebih dari satu dan saat ini mencapai tiga orang, bahkan semuanya adalah wanita. “Kalau bisa Pemkab Kubu Raya segera menertibkan. Jangan dibiarkan begitu saja,” tuturnya. Tidak jauh berbeda dengan Johan, Abdul pengguna jalan meminta kepada Pemkab Kubu Raya untuk membangun kerjasama dengan Pemerintah Kota Pontianak terkait untuk

menangani keberadaan gepeng di perbatasan antara Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak. Menurut Abdul, seharusnya pemerintah kabupaten segera mengambil tindakan dan jangan terkesan membiarkan. Jika sudah ditertibkan dan diberikan pembinaan yang cukup tentu mereka akan merasa jera ataupun malu. “Kita punya aturan, tapi kalau tidak dijalankan dan diterapkan tentu tidak akan berjalan efektif. Aturan dibuat untuk ditegakan,” tegasnya. Abdul berharap bukan hanya kepada pemerintah kabupaten, akan tetapi masyarakat pengguna jalan untuk tidak memberikan sedekah atau uang kepada gepeng. Karena pada dasarnya uang yang diberikan bukanlan membantu melainkan akan memanjakan para gepeng tersebut. “Kalau masyarakat mau nyumbang lebih baik langsung ke tempat-tempat yang membutuhkan, seperti panti asuhan, panti jompo,” ucapnya. o

P2BN KKR untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melakukan pertemuan P2BN KKR 2013. Hal itu dilakukan dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan Nasional pada tahun 2011. Sementara itu, Kementerian Pertanian telah menetapkan target produksi padi sebesar 70,60 juta ton GKG hingga dengan tahun 2014. Bupati Kabupaten Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan, bahwa pertumbuhan produksi ditargetkan meningkat sebesar 5,22% pertahun atau diharapkan terjadi surplus sekitar 10 juta ton GKG. Instrumen yang digunakan untuk mencapai target tersebut adalah yakni dipicu dengan perluasan areal, Peningkatan Produktifitas, Rekayasa teknologi dan Sosial. “ sesuai dengan instruksi Presiden No. 5 tahun 2011, tentang peningkatan produksi beras nasional P2BN, agar semua instansi terkait mengambil kebijakan sesuai dengan

fungsi dan wewenangnya untuk mengamankan produksi beras, katanya, Senin (8/1). Menurutnya, untuk meningkatkan sinergisitas dan koordinasi dalam rangka pelaksanaan peningkatan program P2BN perlu dibntuk tim pengendali di tingkat pusat, tim pembina ditingkat provinsi dan tim pelaksana ditingkat kabupaten/kota dan kecamatan. Hal itu pun didasari dari permen nomor 45/permen/ OT.140/8/2011, dan perbub nomor: 93/distanak/2012, tanggal 24 April 2012, tentang tim pelaksana dan tim sekretariat peningkatan produksi beras nasional di kabupaten KKR. “Program peningkatan produksi beras nasional merupakan program pemerintah dalam rangka peningkatan produksi beras nasional. Dengan bentuk hubungan kerja yang mengatur terselenggranya kerjasama yang harmonis antar unit kerja sehingga terhindarnya tumpang tindih atau tidak tertanganinya suatu pekerjaan dalam bentuk kelembagaan kementerian

pertanian dan dinas yang menangani tanaman pangan,”tuturnya. Lanjut Muda mengatakan, pembentukan P2BN Kubu Raya bertujuan untuk memberikan acuan bagi kelembagaan teknis, kelembagaan penelitian dan pengembangan serta kelembagaan penyuluhan pertanian di KKR guna meningkatkan koordinasi dan sinergisitas program dan kegiatan antara dinas teknis pertanian yang membidangi tanaman pangan, peneliti pendamping dan kelembagaan penyuluhan ditingkat kabupaten. Meningkatkan kerjasama antara kelembagaan terkait untuk pendampingan dan penyuluhan. “Sasarannya adalah untuk meningkatkan secara nyata pencapaian produksi gabah di KKR sebesar 228,750 ton GKG atau setara dengan 148,687 ton beras pada tahun 2013. Ketersediaan bibit padi unggul bermutu secara tepat waktu sesuai kebutuhan lapangan dengan sinergi terhadap lembaga terkait,” ungkapnya. o

Kabel dan Lampu LPJU Dicuri Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Pencurian kabel listrik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), milik Pemerintah Kabupaten Pontianak sering terjadi. Kali ini, LPJU di Desa Galang Kecamatan Sungai Pinyuh. Sedikitnya kabel TC sepanjang 20 meter raib dan 3 lampu 5 watt dan ornamentnya. “Kami datang kelokasi untuk mengecek laporan warga yang menyebutkan LPJU dilokasi itu tidak menyala. Begitu tiba dilokasi, terlihat

tali rentangan pada empat gawang tiang listrik raib. Tak hanya itu, ornamen dan lampunya juga digasak,” kata petugas perbaikan LPJU, yang disampaikan kepada Kasi Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Sawadi. Lanjutnya, jaringan yang dipasang di sekitar lapangan sepak bola Desa Galang tersebut, guna mendukung pelaksanaan lomba Karapan sapi. Sebenarnya, pihak Dinas PU berharap warga sekitar bisa ikut menjaga, agar LPJU yang ada tetap menyala.

“Kalau kondisi lampu bagus, tentu saat malam hari kondisi sekitar jalan Desa Galang menjadi terang. Sudah pasti sangat membantu masyarakat,” katanya. Selain itu, hal serupa juga terjadi di jalur jalan PenitiSegedong, dimana dilokasi kabel dan lampu LPJU juga raib. Itu terjadi semester akhir tahun 2012 lalu. “Kabel yang hilang sepanjang tiga tiang, berikut 9 bola dan cap pelindung lampu juga. Bahkan ada laporan di Masjid Senggiring, bola lampu di masjid juga raib,” katanya. o


Moment & Activity Borneo Tribune

Selasa, 8 Januari 2013

Ruang Kelas Terbatas, Disulap Jadi Kantor

SDN 4 Bengkayang

Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Manajemen SDN 04 Bengkayang terpaksa menjadikan kantor sekolah sebagai tempat belajar para siswa. Kondisi tersebut dikarenakan ruang belajar yang dimiliki tidak bisa menampung para siswa yang jumlahnya mencapai 400 orang. Bukan hanya ruangan, fasilitas lain yang memprihatinkan seperti ruang guru, tempat buang hajat baik kecil dan besar yang masih kurang serta pagar yang belum dibangun. “Sudah dua kali pak

kantor kami kemalingan,” kata Stepen, guru SDN 04 Bengkayang Senin (7/01/ 2013) sambil menunjukkan sebuah rumah dinas guru yang dijadikan kantor sekolah. Stepen menjelaskan, kantor dan ruangan guru yang ada saat ini dulunya bekas rumah dinas kepala sekolah kemudian disulap menjadi kantor dan ruang peristirahatan dewan guru seadanya. Dua kamar berukuran 2,5 x 2.5 meter untuk kantor kepala sekolah, sedangkan untuk ruangan para dewan guru menempati kamar berukuran 2,5 x 3 meter. “Sempit memang tapi itu

kenyataannya, para guru duduk saja tidak leluasa. Begitu juga, ada dapur dan kamar kecil yang ada kondisinya menunggu roboh. Karena kayu penyangga sudah lapik dimakan usia,” tambahnya. Enny Purwanto, Kepala Sekolah SDN 04 Bengkayang, mengakui kondisi sekolahnya yang serba kurang ini. Menurutnya, pihak sekolah sudah sering mengajukan rehab dan penambahan ruang kelas serta pembangunan kantor baru bagi kenyamanan dewan guru. Sambungnya, ruang istirahat guru sangat diperlukan, sehingga tidak heran jika para guru bergerombol di

e-KTP Diperpanjang Hingga 31 Oktober Borneo Tribune, Singkawang Masyarakat Singkawang kini bisa bernafas lega. Pasalnya, perekaman e-KTP yang sebelumnya ditargetkan harus selesai pada akhir 2012, kini pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan untuk memperpanjang perekaman e-KTP hingga 31 Oktober 2013 mendatang. Perpanjangan ini adalah berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri no 471.13/ 5184/SJ tanggal 13 Desember 2012 perihal pelaksanaan perekaman e-KTP secara regular serta memperhatikan Surat Gubernur Kalbar no. 470/3641/ Dukcapil A tanggal 30 November 2012 perihal pedoman pelaksanaan perekaman e-KTP pada point 3.

FOTO: Rudi/Borneo Tribune

Nur Sahid Kabid Pengelola Informasi, Disdukcapil Singkawang, Nur Sahid mengatakan terkait dengan adanya perpanjangan tersebut selalu mengimbau kepada warga Singkawang yang belum melakukan perekaman e-KTP. “Kepada masyarakat yang belum melakukan

perekaman, diharapkan untuk segera melakukan perekaman e-KTP di wilayah masing-masing,” pinta Nur Sahid. Berdasarkan surat no 470/ 002/DKPS/2013, lanjutnya, mengenai retribusi penggantian biaya cetak dokumen kependudukan diimbau kepada Camat dan Lurah seKota Singkawang, sesuai Peraturan Daerah Kota Singkawang no. 3 tahun 2011 tanggal 15 Juli 2011, perihal Retribusi Jasa Umum terhitung mulai 7 Januari tahun 2013 akan diberlakukan Perda dimaksud. Sebagai tindak lanjut, katanya, diharapkan para Camat dan Lurah untuk menginformasikan kepada RT dan warga masyarakat di wilayahnya masing-masing. (Freelancer/Rudi) o

kantin atau berbincang bincang di selasar kelas. Purwanto sangat mengharapkan pemkab Bengkayang dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten. Baik itu bangunan kantor, ruang UKS begitu juga perpustakaan dan WC untuk segera direalisasikan.

”Saya sangat mengharapkan sekali bangunan yang representatif, ya minimal nyaman untuk berdiskusi antar guru satu sekolah. Jangan, seperti sekarang, kami berdesakan di ruang kantor dan saat bincang masalah sekolah saja harus di kantin”, harapnya. o

SMP PGRI Jadi TPA Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah untuk warga Kota Bengkayang sangat diperlukan demi mendukung gerakan Bengkayang bersih, indah dan tertib. Sampai saat ini, keberadaan TPA atau Tempat Pembuangan Sementara (TPS) masih dipertanyakan warga, ada atau tidak. Kondisi itu kemudian memaksa banyak masyarakat membuang sampah sembarang tempat. Salah satunya disamping gedung SMP PGR Bengkayang di Jalan Baru dan di beberapa aliran Sungai Jembatan Pajan, Jembatan Kompi dan Jembatan Pasar Bengkayang. Alamsyah, Kepala Sekolah SMP PGRI Bengkayang mengatakan, kumpulan sampah itu menimbulkan bau yang sangat menyengat. Bau itu juga sangat mengganggu proses belajar meng-

ajar siswa. “Kita minta kepada dinas terkait supaya memikirkan TPA agar tidak berdampak pada pelajar,” katanya mengingatkan. Victor, guru Agama SMP PGRI juga menyampaikan jika banyak daerah aliran sungai (DAS) dijadikan tempat pembuangan sampah. Terlihat jelas di lokasi itu bertebaran sampah dan ini sangat rawan dapat membuat aliran sungai tersumbat dan bisa menyebabkan banjir. “Kami meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkayang, segera turun ke lapangan dan melihat kondisi yang ada di seputaran jembatan yang ada di kota ini,” ucap dia. Harapan kita kepada masyarakat, jangan membuang sampah di aliran sungai. Namun Victor yakin jika sudah tersedia bak pembuangan sampah, maka Kota Bengkayang akan teratur dan bersih. o

Angkutan Umum Sudah Normal Borneo Tribune, Singkawang Jelang tahun baru kemarin sejumlah tempat wisata di Singkawang dikunjungi oleh masyarakat. Baik itu dari Kota Singkawang maupun dari luar daerah. Kondisi tersebut ternyata berdampak pada pelayanan angkutan penumpang umum di Terminal Pasiran, Singkawang. “ Jelang tahun baru, saat tahun baru dan bahkan setelah tahun baru banyak mobil penumpang umum yang di carter, khususnya angkutan luar kota seperti mobil penumpang angkutan Pontianak dan Sintang. Mereka banyak yang di carter menuju tempat wisata seperti Pasir Panjang, Tanjung Bajau dan lain-lain,” kata Kepala Terminal Pasiran Singkawang, Saiful Bahri.

FOTO: Rudi/Borneo Tribune

Saiful Bahri Menurutnya, entu saja hal tersebut menyulitkan calon penumpang reguler yang sengaja menunggu mobil penumpang umum di terminal. Namun kondisi tersebut sudah biasa terjadi pada hari libur terutama pada saat tahun baru.

Saat ditanya dari arah mana mobil carteran paling banyak digunakan oleh masyarakat yang merayakan tahun baru kemarin, Syaiful menjelaskan, dari arah Bengkayang dan Sambas bahkan dari Singkawang sendiri. “Masyarakat yang menggunakan mobil angkutan penumpang umum banyak yang berasal dari arah Bengkayang, Sambas bahkan dari Singkawang dan kondisi tersebut berlangsung sampai tanggal 5 Januari 2013,” kata Syaiful. Baru Minggu (6/1), kondisi beransur normal dan bagi masyarakat yang ingin bepergian sekarang sudah bias langsung menunggu di terminal, katanya. (Freelancer/ Rudi) o

Tumpukan sampah di sekitar SMP PGRI Bengkayang

6

Jokowi: Tragedi Bocah RI Harus Jadi Peringatan GUBERNUR DKI Jakarta Joko Widodo meminta seluruh warga DKI Jakarta agar menjadikan peristiwa yang dialami RI, bocah kelas 5 SD yang meninggal pada Minggu, 6 Januari lalu sebagai peringatan bagi orangtua untuk menjaga anaknya. ”Memang masalah di Jakarta ini sangat kompleks, jadi semua saling kait-mengkait. Inilah sebuah realitas yang kita bersama-sama harus perbaiki,” ujar Joko Widodo usai menjenguk orangtua RI di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur, 7 Januari 2013. Ayah RI, Sunoto, menceritakan kondisi RI yang sakit sejak beberapa bulan lalu. Sebelum dibawa ke RS Persahabatan, RI sempat dibawa ke Puskesmas terdekat. Namun karena keterbatasan peralatan, kondisi RI justru memburuk. ”Problem kita banyak, problem di pelayanan, di puskesmas, rumah sakit, kelurahan, kecamatan, semuanya. Ini jadi pelajaran, kita perbaiki, terutama masalah keamanan itu,” katanya. Mengenai adanya dugaan pelecehan seksual atas RI, Jokowi hanya berharap kasus tersebut segera terungkap. “Kalau perlu bantuan hukum, kami siap bantu, Ya mudah- mudahanan gak ada masalah lah untuk masalah itu,” ungkapnya. Diselidiki Polisi Pada 29 Desember 2012 lalu, RI dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan dalam kondisi kejang-kejang dan tidak sadarkan diri. Saat diperiksa, dokter menemukan organ vital korban mengalami luka dan menyebabkan infeksi. Meski sudah ditangani secara insentif dari tim dokter RSUP Persahabatan, RI tetap tidak sadarkan diri. Bocah itu akhirnya meninggal dunia pada Minggu, 6 Januari 2013, pukul 06.00 WIB, di RS Persahabatan. Hingga kini, polisi masih mendalami dugaan adanya unsur kekerasan seksual yang dialami RI. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi sudah dilakukan. Korban mendadak jadi pendiam sejak satu bulan lalu dan ketakutan bila ingin pergi ke sekolah. Hingga akhir hayatnya, RI belum mengungkapkan kepada orangtua dan keluarganya terkait apa yang dialaminya. (VIVAnews)

Wawako: GOW Punya Peranan Strategis Borneo Tribune, Singkawang Wakil Walikota Singkawang, Abdul Muthalib berharap MUKER ll Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Singkawang bisa menghasilkan kepengurusan, program kerja dan rekomendasi yang bisa dijadikan bahan dalam meningkatkan kinerja GOW ke depan. GOW merupakan salah satu organisasi yang mempunyai peranan strategis sebagai kemitraan dalam pembangunan, khususnya H. Abdul Muthalib dalam upaya meningkatkan pembangunan di segala bidang. Ketua GOW Singkawang, Hj. Sulha Edy R Yacoub menyebutkan, kepengurusan yang dihasilkan melalui MUKER ll ini bisa melaksanakan program kerja yang sudah dirumuskan serta bisa menjalin kerjasama dengan semua pihak serta meningkatkan kepedulian pada masyarakat. Khususnya yang kurang mampu. Seusai memimpin Sidang Pleno l, Sulha menyampaikan, salam perpisahan dan permohonan maaf, jika selama memimpin ada kekurangan dan kesalahan. Ketua Panitia Hj. Zavina menyampaikan, MUKER diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari utusan organisasi wanita di Singkawang dan pengurus GOW Singkawang. ”Alhamdulillah melalui MUKER ll ini, secara aklamasi peserta meminta Hj. Agustina Abdul Muthalib sebagai Ketua GOW Kota Singkawang periode 2012-2017,” kata Vina. (Freelancer/Rudi) o


Selasa, 8 Januari 2013

Inspirasi

Menjadi Guru di Kembayan

Oleh :Siti Rohani Menjadi guru juga tidak kalah sulitnya dari seorang ibu. Bayangkan saja, setelah menjadi ibu di rumah, aku juga menjadi ibu guru di sekolah dan TPA yang aku bina. Setelah selesai megerjakan urusan rumah tangga dan mengurus anakku, aku pergi ke sekolah untuk mengajar puluhan siswa yang latar belakang mereka berbeda-beda. Jenjang pendidikan itu adalah MTS dan MAS di sebuah yayasan, yaitu Al-fadhilah Kecamatan Kembayan. Sedangkan untuk anak TPA mulai dari usia PAUD, TK, SD dan SMP di Masjid Al-Amanah Kecamatan Kembayan. Jadi, kalau dihitung-hitung dalam satu hari aku harus mendidik 5 jenjang pendidikan. Terkadang aku bingung jika menghadapi siswa-siswa yang bermasalah. Karena tidak mungkin bagiku menegur siswa yang jenjang pendidikannya masih PAUD disamakan dengan yang jenjang pendidikannya SMA. Akhirnya aku punya solusi untuk menegur siswa MA, yaitu dengan mengajak siswa mendiskusikan masalah yang terjadi. Kemudian mencari solusi bersama. Itu aku lakukan karena dulu ketiaka aku duduk di bangku SMA aku paling tidak suka dengan kekerasan dan omelan yang dilontarkan di depan kelas. Karena aku merasa malu yang teramat sangat apabila dilakukan seperti itu. Dan aku yakin mereka juga pasti merasa begitu. Namun, untuk anak MTS jika mereka mulai bermasalah atau terganggu kosentrasinya aku memberikan tugas untuk meringkas. Namun, berbeda halnya dengan anak TPA yang kubina, aku harus radarada garang kepada mereka. Tapi, tetap terbatas. Karena sekarang ‘kan sudah ada undang-undang perlindungan anak. Aku khawatir bisa jadi kriminal, dan akhirnya jadi top news bahkan bisa masuk TV nantinya. Lihat saja di berita-berita, majalah maupun koran. Seringkali kita lihat guru menyiksa muridnya hanya gara-gara masalah sepele. Namanya juga anak-anak, aku juga punya anak, jadi harus mengerti masalah anak. Aku dulu juga pernah menjadi anak-anak. Dari beberapa pengalaman jadi guru, yang sangat berkesan adalah menjadi guru TPA. Walaupun bermacam tingkatan usia siswanya, ternyata aku dan kawan-kawan berhasil mengantar mereka untuk mengikuti Festifal Anak Sholeh se Kabupaten Sanggau tahun 2012 yang lalu. Lebih membanggakan lagi, 2 dari beberapa siswa yang mengikuti lomba mendapatkan juara. Yaitu juara pertama lomba adzan dan juara kedua lomba cerita Islami. Oleh karena itu aku juga mengajak anak-anak TPA untuk selalu mengasah talenta yang mereka miliki, diantaranya adalah belajar membuat karya tulis dalam bentuk cerita. Aku ingin bekerja sama dengan Club Menulis STAIN Pontianak. STAIN Pontianak adalah tempatku belajar dan menimba ilmu dulu selama kurang lebih 4 tahun. Siti Rohani Guru Honorer dan Alumni STAIN Pontianak, tinggal di Kembayan, Sanggau

HO TEL HOTEL

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

7

Bupati Minta Dewan Pertanyakan Pajak CPO kepada Pusat Borneo Tribune- Bupati Kabupaten Landak Dr.Drs. Adrianus Asia Sidot,M.Si dan Kepala Dinas Pendapatan Daerah ( Dispemda) meminta kepada DPRD Kabupaten Landak untuk mempertanyakan masalah pajak Crude Palm Oil (CPO) kepada Pemerintah Pusat,

serta meminta Dirjen Pajak untuk mempertanyakan pajak CPO tersebut. Adrianus Asia Sidot memaparkan, wilayah kabupaten Landak adalah merupakan daera yang salah satu daerah penghasil CPO. “ Saat ini kita tidak mendapatkan apa-apa dari

CPO, tentunya dalam hal ini kita harus punya data yang valid untuk mengetahui beberapa jumlah produksi,” Papar Adrianus As saat sidang paripurna tahun anggaran 2013. Bupati Landak mengakui bahwa didapatinya bocoran dari Sekda Landak, Drs.

Ludis,M.Si , bahwa Pajak CPO ini ada 81 triliun. “ Pajak tersebut merupakan pajak yang tak bertuan, artinya, daerah mana yang mau menerima pajak ini, kalau 81 triliun ini bisa kita ambil dan tentunya bisa kita membangun jalan serta jembatan yang ada di

Kabupaten Landak,” katanya. Bupati Landak juga berharap ke depan sinergitas antara Eksekutif dan Legislatif di kabupaten Landak dan ini perlu sangat diperlukan seperti tugastugas yang dipikul bersama. (Yohanes.J/Free)

Polda Kalbar Kunjungi Kabupaten Landak Kunjungan Kapolda Kalbar merupakan kunjungan perdana untuk mengecek dan memantau keadaan serta situasi Kalimantan Barat yang sebentar lagi akan ada pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif. “ Saya mengajak para ang-

Tugas Dwi Aprianto

Borneo Tribune, Ngabang Kapolda Kalbar Brijen Pol.Drs. Tugas Dwi Aprianto,SH tiba Mapolres Landak disambut oleh Bupati Landak Adrianus Asia Sidot, Senin (7/1). Kunjungantugas Dwi Ap-

rianto yang merupakan pertama kalinya di Kabupaten Landak yang juga pertama kalinya berjabat tangan dengan Bupati Landak. Sebab, Tugas Dwi Aprianto, baru beberapa bulan saja menjabat Kapolda Kalbar.

Rokok untuk Pendidikan Anak Oleh: Yusriadi Saya mengingat dialog yang menarik dengan seorang teman dari kampung. Dia datang ke Pontianak pekan lalu, dan kami membicarakan tentang rencana sekolah anaknya. Dia ingin menyekolahkan anaknya di sebuah sekolah swasta berasrama di Pontianak. Biaya di sekolah tersebut lebih kurang Rp300 ribu per bulan. Biaya itu termasuk biaya SPP dan makan. Setelah tahu biaya yang dibutuhkan per bulan, dia mulai maju mundur. Ada sedikit perasaan galau. Dia agak ragu, dapatkah menyediakan uang sejumlah itu secara rutin? “Pekerjaan saya sebagai petani, penoreh getah begini… mampu atau tidak ya?” Saya mencoba menggali informasi mengenai pendapatannya sebulan. Dia tidak dapat mengkalkulasinya. Maklum, pekerjaan menoreh banyak tergantung pada cuaca. Jika cuaca kurang bagus, alamat diam sajalah di rumah. “Kalau sudah musim penghujan seperti sekarang, lebih banyak tidak bisa menorehnya”. Aduh berat juga! Kalau sudah begitu, orang kampung biasanya mengandalkan kerja harian, di kebun orang lain. Untuk kerja sehari, upah yang diterima bisa Rp75 ribu. “Cukup besar!” ujar saya dalam hati. Bayangkan jika dikalkulasi Rp75 per hari, dikalikan 10 hari, sudah Rp750 ribu. Kalikan 20 hari saja sudah Rp1,5 juta. Tetapi, kata teman saya, kerja seperti itu juga tidak selalu lancar. Tidak selalu ada orang yang membutuhkan jasa tenaga kerja. Hm… malang juga! Tiba-tiba saya teringat rokok teman saya itu. Sebuah rokok bermerek. Harganya, lebih kurang Rp13 ribu per bungkus. “Bang, kalau merokok, satu hari berapa bungkus?”.

“Satu hari, satu bungkus. Kadang juga lebih”. “Kalau begitu… Rp13 ribu kalikan 30 hari… jumlahnya sudah berapa tu?”. “Ya… he..he..” Dia tertawa. Saya tahu dia mengerti apa yang saya maksudkan. “Biasanya, di kampung, saya beli rokok murah, Rp78 ribu saja. Kalau bejalan begini, baru beli rokok ini”. “Tetapi, kalau dihitung, selama 30 hari, Rp7-8 ribu besar juga. Mungkin, kadang-kadang kamu menghisap 2 bungkus sehari”. Saya katakan, apapun jenis rokok, tetap saja pengeluaran untuk membeli lintingan itu lebih dari Rp200 ribu per bulan. Belum lagi beli obat-obat karena sakit akibat menghisap rokok. Walaupun tidak mencapai Rp300, tetapi kurangnya sudah tidak banyak lagi. “Mengapa kalau keluarkan uang untuk rokok tidak pernah pikir-pikir, tetapi kalau uang untuk sekolah anak, mikirnya panjang?” Dia mengatakan, penyebabnya karena kalau membeli rokok, uang yang dikeluarkan sedikit. Hanya 7-8 ribu dan belasan ribu saja. Jadi tidak terasa banyak. Sedangkan untuk biaya sekolah anak, uang yang dikeluarkan sekaligus, hingga rasanya menjadi berat. Saya memaklumi penjelasannya. Memang, mengeluarkan uang sedikit, sekalipun sering, tidak akan terasa. Karena itulah orangorang sering kali menganggap biaya untuk rokok itu kecil saja. Mereka baru sadar biayanya besar kalau sudah membuat kalkulasi, dan membandingkannya dengan pengeluaran lainnya. “Jadi kalau begitu, kalau sayang pada masa depan anak dan masa depan kamu sendiri, sebaiknya, pikir-pikirlah untuk berhenti merokok. Simpan uang rokok itu untuk pendidikan anak,” saya menasehatinya. Semoga manjur. Ujung Jalan, 6/1/2013

gota Polisi untuk bersamasama dengan masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat kabupaten Landak,” papar Brijen Pol.Drs. Tugas Dwi Aprianto,SH. Pada kesempatan itu dia mengingatkan soal atten-

sinya . “ Ada 9 Kasus yang menonjol yang harus diitindak oleh Kapolres, salah satunya masalah Penambang Emas Tampa Izin (PETI) dan Bahan Bakar Minyak (BBM),” ujar Tugas Dwi Aprianto. (Yohanes.J/Free)


Sekadau Borneo Tribune

Selasa, 8 Januari 2013

8

Selamat Tinggal Sumur Bor Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Warga di bilangan Jalan Merdeka selatan tepatnya di Jalan Sekadau-Rawak sangat antusias dengan program penyambungan air bersih yang berasal dari sumber air Sirin Meragun sejak November 2012 lalu. Malahan kini, program itu dipuji-puji oleh warga. Sebabnya air mengalir dengan lancar, tanpa menggunakan alat bantu mesin sedot air. “Syukur juga sampai sekarang ledeng lancar-lancar saja. Dulu masih pakai air sumur bor bak di WC kuning. Sekarang tidak lagi, karena air Meragun cukup bersih,” tutur Budi, salah seorang warga Jalan Rawak, kemarin. Sejak November 2012 pemasangan sambungan pipa air bersih sudah memasuki

Jalan Murai, menuju Jalan Pangsuma dan sekitarnya. Budi mengaku sudah lama menanti-nanti pemasangan pipa ke rumah mereka sejak sebulan lalu. Sejak mendengar kabar sudah dibuka pendaftaran pemasangan sambungan pipa ke rumah-rumah mereka segera mendaftar ke petugas di kantor UPTD SPAM Sekadau. “Saya memang dulu tunggu-tunggu kapan pipa bisa dipasang ke rumah. Soalnya capek juga pakai sumur bor, perlu mesin sedot,” ucapnya bangga, sembari bercerita sejak air Leding Meragun jalan, mesin sedot sudah tak dipakai lagi dan tak menambah biaya listrik. Sementara itu, Kepala UPTD SPAM Sekadau Yok Kelak membenarkan pihaknya sudah melaksanakan pemasangan sambungan pipa air bersih Sirin Mera-

gun ke rumah-rumah warga November 2012 kemarin. Bahkan, pemasangan khusus untuk dalam kota Sekadau saja saat ini sudah perlahan-lahan menuju kawasan pemukiman di Jalan Merdeka Barat atau Jalan Sekadau-Sanggau. “Awal tahun ini kita lakukan pemasangan pipa sambungan rumah (pipa leding) menuju pemukiman warga di Jalan merdeka Barat, kalau di jalan rawak sudah selesai, tinggal ada beberapa calon pelanggan yang belum memaasang pipa, termasuk di pasar juga dan Jalan Sintang juga rata-rata sudah dipasang,” terangnya. Yok panggilannya mengimbau kepada warga yang belum melakukan pendaftaran terutama yang berdomisili di Jalan Medeka Barat untuk segera mendaftar kepada petugas di kantor SPAM. Apabila pendaftaran su-

dah dilakukan dan mengisi formulir permohonan pemasangan sambungan pipa ke rumah, berikut melunasi biaya administrasinya maka petugas akan segera memasang sambungan pipa kerumah calon pelanggan. “Kita akan prioritas untuk pelanggan baru dan lama. Khusus pemohon yang baru, apabila sudah melunasi biaya administrasi, akan langsung kita pasang,” timpalnya. Informasi dari sejumlah warga dilapangan di sekitar Jalan Murai, Jalan Pangsuma, Gang Bayam dan sekitarnya sudah menikmati air leding dari sumber air Meragun untuk keperluan mereka sehari-hari. “Sekarang tidak lagi pakai sumur bor. Air leding lebih bersih berapa kali lipat dari air sumur bor,” kata Yoma, ibu rumah tangga di jalan Rawak. o

FOTO: Internet

Parit Jalan Negara Km 9 Mendesak Diperbaiki

Natal Bersama Umat Paroki Sekadau Dipadati Umat Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau

Jalan nasional menuju dari arah Kota Sekadau menuju ke arah kilometer 9 dalam kondisi berlubang dan perlu perawatan mendesak dari pihak terkait. FOTO Bagus Kosminto/Borneo Tribune Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Kondisi jalan negara di daerah Sekadau menuju Kabupaten Sintang, di sekitar kilometer 5, kilometer 8 dan kilometer 9 perlu perawatan mendesak. Di sana lubang-lubang yang menganga cukup lebar sangat mengancam keselamatan pengguna jalan. Selain mengancam keselamatan, lubang berisi air dan tergenang di kiri dan kanan jalan jika hujan, karena parit tersumbat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Kabupaten Sekadau melalui pelaksana Tugas Bidang Bina Marga Dinas

Pekerjaan Umum dan Pertambangan, Heri Handoko mengatakan untuk jalan provinsi dan jalan negara tidak ada dana perawatan yang dikucurkan kepada Pemerintah Daerah. “Untuk jalan negara, tanggung jawab pemeliharaan ada di Pemerintah Pusat,” katanya, di konfirmasi beberapa waktu lalu. Bahkan yang lebih memperihatinkan jalan negara di sepanjang Jalan Sekadau-Sintang dan Jalan berstatus Provinsi Kalimantan Barat, tak pernah dikucurkan dana perawatannya kepada Pemerintah Daerah setiap tahun. “Jalan negara dan jalan Pemerintah Provinsi kita

tidak ada dana khusus untuk perawatannya. APBD Sekadau untuk pembangunan dan perawatan jalan kabupaten dan jalan desa,” terang Heri. Kendati begitu, warga yang mayoritas pengguna jalan menuju kilometer 9 ke komplek perkantoran Bupati berharap agar jalan bisa dirawat setiap tahun. Perawatan dimaksud agar jalan tidak berlubang menghindari kecelakaan. Perawatan jalan terutama berada di jalur jalan yang berlubang berikut pemeliharaan parit-parit jalan yang tersumbat. “Jalan menuju perkantoran Bupati cukup banyak digunakan pengendara yang berurusan ke sana. Kalau kondisi rusak

seperti sekarang kan, jadi beban kita-kita yang lewat jalan, mesti harus esktra hati-hati,” keluh Mujiono pengguna jalan, kemarin. Banyaknya korban yang jatuh bahkan meninggal dunia akibat kecelakaan di kilometer 8 Jalan Sekadau-Sintang persis di depan BTN dan sekolah SLB sampai kemarin masih menjadi perbincangan memilukan sejumlah warga. Bagaimana, tidak gara-gara jalan yang rusak bisa menjemput ajal secara tragis. “Kasihan dan sedih sekali mendegar ada korban jatuh sampai meninggal, semoga tidak ada korban lagi dan jalan ini segera di perbaiki,” harap Mujiono.

Sebelumnya, sejumlah warga yang berdomisili di sekitar kilometer 9 selalu mengkhawatirkan kondisi jalan rusak. Bahkan keluhan mereka kerap kali disuarakan lewat media massa. Tampaknya belum ada tindakan strategis dari satuan kerja (Satker) pemeliharaan jalan dan jembatan dari Pemerintah Pusat yang ditangani di daerah Kalbar untuk pemeliharaan jalan Sekadau-Sintang. “Kita heran pemerintah lambat menangani kerusakan. Jalan berlubang sudah lama, jangan sampai ada korban lagi,” beber Hen, warga lain beralamat Pal 6 Jalan Sekadau-Sintang. o

Bupati Sekadau Simon Petrus, bersama Wakil Bupati Sekadau Rupinus, hadir bersama ratusan umat Katolik Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau pada perayaan Natal bersama Keluarga Kudus Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau yang dipusatkan di Gedung Kateketik Jalan Merdeka Selatan, Sabtu (5/ 1). Hadir dalam perayaan Natal bersama tersebut Uskup Keuskupan SanggauSekadau Mgr Yulius Mencucini CP, Wakapolres Sekadau Kompol Yohanes Suhardi, Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau Ny Scolastika Simon Petrus, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Maria Yohanes Jhon, para kepala dinas, badan, kantor, bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, para pastor, frater, bruder dan suster di lingkungan Keuskupan Sanggau. Bupati Sekadau Simon Petrus dalam sambutannya mengatakan, menyambut baik kegiatan Natal bersama yang dilaksanakan oleh Paroki Sekadau melalui panitia Natal tahun 2012. Tujuannya tidak lain adalah untuk mempererat rasa persaudaraan antar umat

Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau. “Saya melihat perayaan Natal bersama tahun ini lebih ramai dan meriah dari tahun sebelumnya. Ini menunjukan salah satu keterlibatan umat dalam menggereja, mudahmudahan kegiatan seperti ini terus diadakan setiap tahunnya dan dikemas dengan lebih baik lagi acaranya,” papar Bupati Simon. Tak lupa Bupati turut mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru bagi umat kristiani di seluruh Kabupaten Sekadau. Sementara itu Uskup Keuskupan Sanggau Mgr Yulius Mencucini CP dalam sambutannya mengatakan, sesuai dengan tema Natal tahun 2012 “Allah Telah Mengasihi Kita” tema tersebut mengingatkan kepada semua umat katolik agar mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Umat katolik untuk saling mengasihi sesama dan mencintai yesus yang adalah sumber kasih,” tuturnya. Sementara itu sebelumnya, masing-masing stasi yang tergabung dalam Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau menyumbangkan acara untuk menyemarakan kegiatan natal tersebut, begitu juga dengan OMK dan misdinar. o

Kegiatan Natal bersama umat Paroki Sekadau, Sabtu (5/ 1). FOTO Bagus Kosminto/Borneo Tribune

Jalan Balai Sepuak-Sintang Rusak Berat Warga Harap PT GUM Perbaiki Jalan Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Sejumlah warga di Desa Balai Sepuak, terutama di Dusun Sediok, Kecamatan Belitang Hulu sejak bulan Desember 2012 lalu mengeluhkan jalan rusak di dusun mereka. Parahnya, perusa-

haan perekebunan kelapa sawit yang beroperasi di sana terkesan acuh tak acuh dengan kondisi jalan yang rusak berat. Salah seorang warga bernama Akat, warga Dusun Sediok mengakui akses dusunnya terancam terputus, apabila jalan penghubung Kecamatan

Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau-Sintang tidak segera ditangani pihak berwajib atau perusahaan perkebunan. “Sudah lama jalan dari Sepuak Sediok Rusak, persis di dekat kampung kita (Sediok),” katanya via telepon kepada Borneo Tribune, kemarin.

Akat khawatir jika jalan sampai putus, pengusaha yang berdagang di daerah sekitar tak dapat mengangkut sembako dan keperluan lainnya. Kemudian jalan yang penuh kubangan lumpur dan lubang yang cukup dalam itu sangat sulit dilewati memakai kendaraan roda dua jika habis hujan

jalan menjadi becek. “Jangankan mobil double gardan yang bisa lewat, kita yang pakai motor yang bisa pilih-pilih alur jalan saja bisa tenggelam di lumpur, itulah kondisi jalan di sana sekarang,” keluhnya. Dia mengatakan, warga tidak menuntut jalan mulus, asalkan apabila sudah ada

perbaikan jalan dapat dilewati saja tanpa ada kendala. “Kita hanya menuntut pihak berwenang bisa memperbaiki jalan kita di sana. Kami tidak menuntut harus mulus, yang penting jalan bisa dilewati mobil dan motor, tidak menyebabkan amblas,” paparnya.

Sementara itu, pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit PT GUM belum dapat memberikan penjelasan ketika dikonfirmasi via telepon, terkait dengan usulan warga mengenai perbaikan kerusakan jalan Balai Sepuak-Sediok hingga berita ini diturunkan. o


Selasa, 8 Januari 2013

Sintang-Melawi

Borneo T Tribune

9

Seribu PLTS Tersebar di Melawi Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh “TIADA Akar, Rotan Pun Jadi.” Istilah ini tepat digunakan untuk pembangunan kelistrikan saat ini. Karena tak semua desa bisa terjangkau listrik, maka energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi pilihan. Potensi energi surya di Indonesia sangat besar yakni sekitar 4.8 KWh/m2 atau setara dengan 112.000 GWp, namun yang sudah dimanfaatkan baru sekitar 10 MWp. Saat ini pemerintah telah mengeluarkan roadmap pemanfaatan energi surya yang menargetkan kapasitas PLTS terpasang hingga tahun 2025 adalah sebesar 0.87 GW atau sekitar 50 MWp/tahun. Jumlah ini merupakan gambaran potensi pasar yang cukup besar dalam pengembangan energi surya di masa datang. Saat ini pengembangan PLTS di Indonesia telah mempunyai basis yang cukup kuat dari aspek kebijakan. Namun pada tahap implementasi, potensi yang ada belum dimanfaatkan secara optimal. Secara teknologi, industri photovoltaic (PV) di Indonesia baru mampu melakukan pada tahap hilir, yaitu memproduksi modul surya dan diintegrasikan menjadi PLTS, sementara sel suryanya masih impor.

Salah satu PLTS Komunal yang dibangun di Desa Melamot untuk mengatasi keterbatasan energi listrik. FOTO Istimewa Padahal sel surya adalah komponen utama dan yang paling mahal dalam sistem PLTS. Harga yang masih tinggi menjadi isu penting dalam perkembangan industri sel surya. Berbagai teknologi pembuatan sel surya terus diteliti dan dikembangkan dalam rangka upaya penurunan harga produk-

si sel surya agar mampu bersaing dengan sumber energi lain. Mengingat rasio elektrifikasi di Indonesia baru mencapai 55-60 % dan hampir seluruh daerah yang belum dialiri listrik adalah daerah pedesaan yang jauh dari pusat pembangkit listrik, maka PLTS yang dapat di-

bangun hampir di semua lokasi merupakan alternatif sangat tepat untuk dikembangkan. Dalam kurun waktu tahun 2005-2025, pemerintah telah merencanakan menyediakan 1 juta Solar Home System berkapasitas 50 Wp untuk masyarakat berpendapatan rendah serta 346,5 MWp PLTS hibrid un-

tuk daerah terpencil. Hingga tahun 2025 pemerintah merencanakan akan ada sekitar 0,87 GW kapasitas PLTS terpasang. Sementara itu, dari data Distamben Melawi, kini sudah seribu rumah tangga bahkan lebih yang memanfaatkan listrik sebagai penerangan di rumahnya. Pro-

69 Persen Warga Sintang Miliki e-KTP Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang PEREKAMAN data e-KTP dilakukan sejak pertengahan Juli 2012 hingga saat ini berhasil merekam sekitar 69,31 per sen wajib KTP yang ada di bumi Senentang ini. Data dari Disdukcapil Sintang menunjukkan bahwa sebanyak 192.104 orang dari 277.177 wajib KTP di kabupaten Sintang kini telah memiliki KTP elektronik (e-KTP). Bahkan Senin (7/1), di halaman kantor bupati dalam moment apel bulanan yang dirangkai dengan perayaan Natal dan tahun baru 2013, Bupati Sintang, Milton Crosby langsung menjadi penerima KTP elektronik pertama. Kadisdukcapil Sintang, M.Syarif Taufik menegaskan bahwa penerapan e-KTP merupakan salah satu program nasional bidang administrasi kependudukan. Ia juga mengatakan bahwa tujuan dari dilaksanakan tertib administrasi kependudukan adalah terbangunnya database kependudukan yang terkini, akurat dan lengkap. Sehingga bisa digunakan sebagai data sandaran utama dalam menentukan kebijakan pemerintah, baik pusat maupun daerah agar pembangunan lebih tepat sasaran dan peningkatan kesejahteraan penduduk bisa tercapai. “Agar data kependudukan menjadi tertib maka ada 3 hal yang harus ditertibkan terkait dengan sistem administrasi kependudukan. Yaitu tertib database kependudukan, tertib NIK dan tertib dokumen kependudukan lainnya seperti kartu keluarga, KTP serta akta catatan sipil lainnya,” jelasnya. Diyakini Syarif, bahwa KTP elektronik merupakan dokumen kependudukan yang dijamin keamanan baik dari sisi administrasi maupun teknologi informasi. Di dalam KTP elektronik tersimpan data penduduk pemegang KTP yang dilengkapi dengan sidik 10 jari, pas photo dan biodata serta tanda tangan digital. KTP elektronik sangat jauh berbeda dengan KTP lama. KTP lama masih memungkinkan munculnya KTP ganda atau palsu. “Dengan KTP elektronik ini, maka data kependudukan akan lebih akurat. Apalagi yang berkaitan dengan Pilkada, Pilgub maupun Pilpres. Kita tahu selama ini jumlah pemilih selalu menja-

Bupati Milton Crosby saat meninjau pembangunan gedung padepokan pencak silat. FOTO Endang Kusmiyati/Borneo Tribune di persoalan, maka dengan eKTP ini kita harapkan data pemilih pemilu akan lebih akurat,” ujarnya. KTP elektronik juga bisa menjadi salah satu sarana pendukung dalam meningkatkan keamanan negara, karena bisa menutup celah mun-

culnya KTP ganda atau palsu. Hal ini terkait dengan data TKI yang selama ini kerap dipalsukan oleh oknum tertentu. Begitu juga dengan data pelaku kriminal lainnya. Antara lain pelaku teroris yang meresahkan masyarakat. Sementara itu Bupati

Sintang, Milton Crosby dalam sambutanya pada apel bulanan mengatakan bahwa dalam konteks pembangunan daerah pada tahun 2013 akan lebih difokuskan pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pembangunan

infrastruktur dasar yang lebih serasi dan seimbang, ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Ia pun meminta kepada seluruh SKPD untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bupati juga mengajak seluruh jajaran memaknai natal dengan sikap saling mengasihi sesama tanpa membuat pembedaan, karena semua manusia adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. “Semoga dengan semangat natal, kita semakin terdorong untuk semakin giat berbuat kasih dengan cara bekerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas dan menghindari minuman keras,” katanya. Begitu juga dengan APBD Sintang tahun 2013 telah disahkan pada akhir November tahun lalu, agenda kegiatan Pemkab Sintang selama setahun ke depan juga telah disusun. Maka hendaknya setiap SKPD menjadikannya sebagai pedoman dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. †

Dua GOR Megah Targetkan Rampung 2014 Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang DUA sarana olahraga termegah di Sintang ditargetkan rampung dan bisa difungsikan pada awal 2014 mendatang. Dua sarana olahraga tersebut adalah GOR Baning dan Padepokan Pencak Silat. Pembangunan GOR Baning Sintang kini telah memasuki tahap penancapan 10 tiang utama dan tiang-tiang pendukung lainnya. Di tahun 2013 ini, Pemkab kembali menganggarkan dana senilai Rp 4,5 miliar untuk penyelesaian pekerjaan fisik. Seperti diberitakan sebelumnya, GOR Baning akan mampu menampung 2.000 penonton. Dilengkapi sejumlah ruangan termasuk ruang VIP. Kabid Cipta Karya Dinas PU Sintang Zulkarnaen mengatakan lamanya penancapan 10 tiang kolom utama dan tiang selasar, karena pihak kontraktor harus mendatangkan material dari Surabaya. Tiang utama atau kolomp utama berukuran tinggi 15 meter dan diameter 600 mm, sedangkan tiang selasar berdiameter 30 cm. “Persoalanya adalah waktu pengiriman yang memang harus melihat cuaca dan kondisi

Bupati Milton Crosby dan sejumlahnya stafnya saat meninjau pembangunan GOR Baning Sintang FOTO: Endang Kusmiyati/Borneo Tribune alam. Dengan tiang-tiang utama yang tinggi dan diameternya bervariasi ini, GOR Baning ini akan memiliki daya tahan yang lebih kuat dan lebih lama,” jelasnya. Di tahun 2012 lalu, pembangunan GOR Baning mendapatkan anggaran sebesar Rp 3 miliar. Untuk pengerjaan fisik di tahun 2013 ini, diprediksi dana sebesar Rp 4,5 miliar akan tercukupi. Namun masih diperlukan sekitar Rp 1,5 – 2 miliar kembali dari APBD Sintang untuk kelengkapan mebel. Selain itu pihak PU juga merencanakan akan melakukan pembuatan pagar ulang dan penataan lapangan sehingga lebih bagus. Bupati yang menyempatkan

diri meninjau pembangunan dua sarana olahraga yang akan menjadi peninggalan monumental 2 periode kepemimpinannya di Sintang mengatakan bahwa pekerjaan pembangunan tribun akan bisa dipercepat, sehingga pada peringatan HUT RI ke 68 lapangan sudah bisa digunakan. Sementara proses pembangunan GOR dilakukan, pengelolaan diambil alih oleh pemkab. Setelah bangunan selesai maka akan diserahkan kembali kepada pihak KONI yang memang selama ini mengelola GOR. “GOR ini dibangun kembali selain karena memang usianya sudah tua, kita juga perlu mempersiapkan lapangan un-

tuk pertandingan bola divisi I. Kita juga persiapkan untuk tribune dan lapangan. Memang kita perlu persiapkan fasilitas yang lebih besar sehingga saat Kapuas Raya terwujud, semuanya sudah siap,” ujarnya. Sementara saat meninjau pembangunan gedung padepokan pencak silat di sebelah gedung cadika, Milton Crosby mengatakan bahwa pembangunan gedung pedepokan memang sempat terhambat karena persoalan tanah. “Jadi sebelah ini tanah pemda, sebelah lagi tanah masyarakat. Tapi sudah kita anggarkan untuk pembebasan lahan yang terpaksa diluncurkan dan pembangunan akan dilanjutkan di tahun 2013 ini,”ujarnya. Padepokan pencak silat akan menjadi pusat kegiatan olahraga beladiri yang ada di Sintang. Di tahun 2013 ini, pemkab menganggarkan dana sebesar Rp 3 miliar. Pembangunan padepokan pencak silat di Sintang ini pernah dikunjungi oleh salah satu deputi kementerian pemuda dan olahraga. Namun hingga saat ini diakui bupati belum ada kucuran dana khusus dari pusat untuk penyelesaian pembangunan sarana olahraga tersebut. †

gram PLTS sejak tahun 2008 itu, sudah tersebar di tujuh kecamatan yaitu, Tanah Pinoh, Tanah Pinoh Barat, Sokan, Sayan, Menukung, Ella Hilir dan Pinoh Utara. “Sistemnya ada yang PLTS terpusat seperti yang kita bangun di Desa Melamot pada tahun ini serta Perembang Nyuruh tahun 2009 dan ada PLTS tersebar atau disebut Solar Home System (SHS) di beberapa desa,” ungkap Suherman Yusri, Kasi Ketenagalistrikan kabupaten Melawi. Kapasitas PLTS khususnya PLTS terpusat mencapai 5 ribu Wp (watt peak). Untuk Perembang Nyuruh, Kecamatan Ella Hilir, kapasitas sebesar itu baru mampu mengaliri listrik untuk 36 rumah. Sedangkan untuk Melamot dari 60 PLTS yang dipasang terpusat saat ini baru digunakan untuk mengaliri 30 rumah tangga. Sebelumnya Kabid Energi Distamben Melawi, Hilarius Lagi mengungkapkan kini desa Melamot yang terletak di kecamatan Pinoh Utara sudah menjadi pilot project untuk penerapan PLTS di Melawi. “Kita baru akan coba di Melamot pada tahun ini. Sudah dianggarkan penyediaan panel surya untuk PLTS dengan anggaran Rp 744 juta,” kata dia.

Sebelumnya, kebanyakan desa menggunakan pembangkit berbasis mikro hidro (PLTMH). Namun karena dianggap lebih mahal, kedepannya sejumlah desa yang belum memperoleh penerangan dari PLN bisa memanfaatkan PLTS. “Makanya kita akan ujicoba dulu di Melamot. Kalau ini berhasil kita bisa berharap tahun depan bisa lebih besar lagi anggarannya,” kata Lagi. PLTS di Melamot kini sudah berjalan dan sudah bisa dirasakan oleh masyarakat setempat. Ia mengungkapkan, kini ada sekitar 100 rumah di desa tersebut yang mendapatkan penerangan dengan menggunakan PLTS. “Kita pun diminta untuk mengajukan proposal lagi ke pusat terkait dengan penyediaan PLTS. Nanti bisa dialokasikan untuk desa yang belum memperoleh listrik,” tuturnya. Kini pun masih ada desa yang berpotensi untuk dikembangkan pembangkit listrik berbasis surya. Distamben pun berupaya membangun PLTS di desadesa yang berada di wilayah Tanah Pinoh Barat mengingat kecamatan tersebut menjadi satu-satunya kecamatan yang belum mendapatkan aliran listrik dari PLN. †

Warga Kancing 2 Tuntut PT Rafi Selesaikan Sengketa Lahan

Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh PENGGARAPAN lahan plus penebangan hutan yang dilakukan oleh PT Rafi Kamajaya Abadi di wilayah Dusun Kancing 2, Desa Sepan Tonak, Kecamatan Belimbing kini terus berpolemik. Apalagi, sejak pertemuan awal yang dilakukan oleh warga Kancing 2 di wilayah lahan perkebunan yang masih bermasalah tersebut, belum ada tindak lanjut dari PT Rafi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. “Kami sudah mengirimkan surat ke PT Rafi untuk menyelesaikan permasalahan dengan warga Kancing 2 terkait dengan aktivitas perusahaan tersebut di lahan kami. Tetapi ternyata belum sama sekali ada tindak lanjutnya,” ujar Kentong, salah satu warga Kancing 2 yang ditemui wartawan di Kantor Camat Belimbing. Masalah yang bermula dari aktivitas PT Rafi untuk membuka lahan perkebunan di wilayah dusun Kancing 2 tanpa adanya sosialisasi ke masyarakat menjadi salah satu penyebabnya. Kini lahan seluas 762 hektar tersebut masih terus digugat masyarakat setempat karena belum ada kesepakatan penyerahan lahan kepada pihak perusahaan. “Kalau memang ada yang pernah menjual lahan tersebut, kami juga minta ini diungkap. Namun, saat ini yang kami inginkan adalah pertemuan dengan PT Rafi untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tuturnya. Kentong pun mengungkapkan, pada Desember lalu, ada upaya pemberian uang ganti rugi dari perusahaan kepada masyarakat dengan nilai Rp 400 ribu per hektarnya. Namun masyarakat sepakat untuk menolak uang tersebut karena merasa adanya ketidaktransparanan perusahaan yang akan menggarap lahan. “Kini kami mendapat informasi PT CMP (Cahaya Mata Pinoh) yang bekerja sebagai pihak ketiga yang ditunjuk PT Rafi untuk melakukan pembukaan lahan kembali beraktivitas dalam dua hari ini. Padahal kami sudah meminta mereka menghentikan aktivitasnya hingga persoalan ini selesai,” ujarnya. Kentong juga meminta ketegasan Camat Belimbing

serta Polsek Belimbing untuk memanggil PT Rafi dan mempertemukan dengan masyarakat Kancing 2 agar masalah lahan yang digarap tanpa izin tersebut bisa segera diselesaikan. “Karena sudah hampir sebulan belum ada pertemuan sama sekali untuk menindaklanjuti persoalan lahan ini. Jangan sampai masyarakat menggunakan caranya sendiri untuk menyelesaikan masalah ini,” tegasnya. Sementara itu, Camat Belimbing, Aji Kuswara yang ditemui di ruang kerjanya menuturkan bahwa telah digelar pertemuan antara dirinya bersama unsur pimpinan kecamatan Belimbing seperti Kapolsek dan Danramil bersama masyarakat Kancing 2 pada Senin (7/1) kemarin. “Intinya mereka sebenarnya tidak menolak Rafi, hanya minta ketransparanan aturan, baik dalam penyampaian dana kompensasi lahan, maupun item pekerjaan lainnya,” terangnya. Aji mengungkapkan sejumlah aktivitas yang dipertanyakan masyarakat juga terkait dengan adanya Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) yang telah dikantongi PT Rafi dan dikelola oleh PT CMP (Cahaya Mata Pinoh). Masyarakat juga meminta agar unsur pimpinan kecamatan bisa memfasilitasi pertemuan antara tiga komponen tersebut, yaitu dari pihak PT Rafi, PT CMP dan perangkat Desa Sepan Tonak dengan masyarakat. “Nantinya kami akan membuat surat undangan untuk PT Rafi, CMP sebagai pelaksana di lapangan, serta Kades dan perwakilan masyarakat Kancing 2 untuk bertemu di kantor camat sebelum kemudian melakukan pertemuan lagi di Kancing 2,” ucapnya. Soal kapan pertemuan tersebut dilaksanakan, Aji mengakui belum bisa memastikannya. Hal ini dikarenakan persoalan tersebut harus dikomunikasikan terlebih dahulu dengan perusahaan. Apalagi pihak PT CMP belum bisa dihubungi. “Mudah-mudahan minggu depan sudah ada kejelasan dan bisa dilaksanakan pertemuan. Sebagai awalnya kita laksanakan pertemuan di kecamatan. Sehingga kita tidak membawa bahan mentah di desa Sepan Tonak nanti,” pungkasnya. †


cmyk

Selasa, 8 Januari 2013

Kapuas Hulu

Borneo T Tribune

10

Rumah Dinas Guru Salah Satu Prioritas APBD 2013 Timotius Borneo Tribune, Putussibau

Seorang pekerja borongan memasang atap untuk rumah tipe 80. Perkembangan bisnis perumahan di Kalimantan Barat terus menggeliat seiring dengan semakin menggairahkan perekonomian di provinsi ini. Foto Viodeogo/Borneo Tribune

H Mukhlis FOTO Timotius/Borneo Tribune

Timotius Borneo Tribune, Putussibau PEMBANGUNAN Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di

PLTMH Puring Kencana Tunda Lagi

Kecamatan Puring Kencana yang seharusnya dilaksanakan tahun 2012 lalu ternyata mengalamikendala akibatnya pembangunan ditunda. Kepala Dinas Pertam-

bangan dan Energi Kabupaten Kapuas Hulu H Mukhlis mengatakan bahwa kendala pelaksanaan pembangunan PLMTH di Puring Kencana dikarenakan keterlambatan lelang yang dilakukan langsung oleh Pemerintah Pusat. ”Lelang tahun 2012 lalu sangat mepet waktunya, diperkirakan tahun ini akan kembali dilelang kemungkinan antara bulan Maret dan April, karena kita pun tidak tahu persis sebab ini langsung ditangani Pemerintah Pusat,” terang Mukhlis, Senin (7/01). Dikatakan, Mukhlis pembangunan PLTMH tersebut memakan dana kurang lebih sekitar Rp 19 miliar. Nanti PLTMH mampu menerangi seluruh wilayah di Kecamatan Puring Kencana. Kapasi-

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

tas mesinnya sekitar 400 kilo watt. ”Masalah lahan sudah beres dan sudah tidak ada masalah lagi. Hanya saja tinggal menunggu pelaksanaannya lagi,” cetusnya. Untuk itu, Mukhlis dengan tegas meminta agar Pemerintah Pusat lebih serius dalam menjalankan pro-

Timotius Borneo Tribune, Putussibau DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kapuas Hulu kembali akan melaksanakan terobosan baru, dengan bekerjasama dengan pihak Pengadilan Negeri Putussibau. Di mana tahun ini akan dilaksanakan pelayanan akte kelahiran seca-

JUAL “AYAM KETAWA” - Asli Sulawesi - Suara khas dan unik Hubungi: Jl. H. Agus Salim Dalam No. 124 ABC Telpon (0561) 734826 Hp: +6281323331889 Pontianak (Kalbar)

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

PALAPA TAXI

PONTIANAK - SINGKAWANG (PP) PONTIANAK SINGKAWANG

Jl. Arteri Supadio Ruko No. 1-2

Jl. Niaga No. 25

0561-717 8888 0562-333 9999 0821 4876 8888 0821 4876 9999 ARMADA INNOVA & YARIS ARMADA INNOVA & YARIS JAM JAM BERANGKAT :

BERANGKAT:

KONDISI perumahan rumah dinas guru yang terdapat di Kabupaten Kapuas Hulu akan segera teratasi. Pasalnya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) tahun anggaran 2013 ini salah satunya diprioritaskan terhadap pembangunan rumah dinas guru. Demikian dikatakan Ade Muhammad Zulkifli Ketua DPRD Kapuas Hulu, Senin (7/01). ”Memang sejumlah perumahan guru di daerah pelosok sangat memprihatinkan, dan melalui APBD kita tahun ini telah dianggarkan dan salah satu bidang yang menjadi prioritas,”ujarnya. Menurut Zulkifli, selain perumahan guru, APBD tahun ini juga masih memprioritaskan sejumlah bidang lainnya seperti infrastruktur, di mana tahun ini pe-

05-07-08-09-10-11-13-14-15-16-17-19.00 WIB 05.00 - 08.00 - 11.00 - 14.00 - 17.00 - 19.00

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

gram tersebut, jangan sampai masyarakat dibuat kecewa. ”Jika kita hanya ingin mengandalkan listrik dari Malaysia, di mana muka kita ini. Untuk itu seriuslah dalam pembangunan PLMTH, kasihan masyarakat di sana bertahun-tahun mendambakan listrik. Un-

tuk masyarakat saya berpesan mesti tetap mendukung program pembangunan tersebut, tanpa dukungan masyarakat program pemerintah tidak akan berjalan dengan baik. Sebaliknya Pemerintah Pusat juga harus serius, sebab di masyarakat sudah tidak ada masalah lagi,” pungkasnya. †

Ade Muhammad Zulkifli FOTO Timotius/Borneo Tribune

nganggaran khusus untuk infrastruktur akan lebih difokuskan hingga pembangunannya benar-benar tuntas. “Wilayah kita ini sangat luas, jadi jika mengandalkan hanya dari APBD tidak akan cukup, untungnya dibantu dari dana APBN. Selama ini dalam penganggaran infrastruktur jalan terpotong-potong tidak sampai tuntas, sehingga tahun ini akan lebih fokus lagi dianggarkan hingga pembangunannya tuntas, baru ditahun berikutnya kita berahli ke pengaggaran infrastruktur lainnya,” ucap Zulkifli. Selain itu, bidang penerangan dan air bersih juga masih menjadi prioritas dalam APBD tahun ini. Sehingga diharapkan pembangunannya dapat benarbenar dirasakan oleh masyarakat. Khusus untuk seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Zulkifli menghimbau agar dalam pelaksanaannya mesti tepat waktu, tepat guna dan tepat sasaran. ”Barang yang bisa dikerjakan satu hari dikerjakan satu hari, jangan sampai dua minggu, karena kita pun membahas APBD ini sudah tepat waktu, jangan sampai nantinya pelaksanaan dilapangan terlambat,” tegasnya. †

Sistem Mobile Dukung Pelayanan Akte Kelahiran ra keliling atau disebut dengan sistem ke seluruh kecamatan di Kapuas Hulu. ”Saat ini kita sedang menyusun MoU dengan pihak pengadilan dan untuk membahas MoU tersebut akan dilakukan pertemuan,” kata Marcellus Basso Kepala Dinas Dukcapil Kapuas Hulu, Senin (7/01). Hanya saja, rencana pelayanan secara mobile tersebut, kata Marcellus, belum bisa dipastikan jadwal pelaksanaanya. Tetapi, ia memastikan, tetap dilaksanakan tahun ini. “Jadi nantinya sidang oleh pengadilan akan langsung dilakukan di lapangan, sehingga diharapkan program ini sangat membantu masyarakat, terkait untuk

retribusinya akan disesuaikan dengan Perda yang berlaku,” cetusnya. Oleh karena itu, Marcellus mengimbau agar seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk tetap mendukung program pemerintah tersebut. “Masyarakat punya hak memiliki dokumen kependudukan dan kita punya kewajiban juga untuk melayaninya. Bahkan jika ada masyarakat yang ingin mengurus adminstrasi kependudukan lainnya selain akte kelahiran kita akan layani juga,” cetusnya. Marcellus menuturkan berkomitmen akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kemampuan dan kapasitas.”Yang jelas ini

Marcellus Basso FOTO Timotius/Borneo Tribune

semua mesti ada dukungan dan kesadaran semua pihak, apalagi menyangkut dokumen kependudukan,” terangnya. †

IKLAN BARIS Dijual

Dicari

Peluang Usaha

Rumah Permanen. Jl. Purnama Komp. Dinasti Indah Blok B No. 14 Ptk. Ukuran Tanah 10 x 18 m2, Ukuran Bangunan 9 x 15 m2. Hub:085252015279

SGR, Guru PAUD/TK, Bersedia Ikut Diklat, Lgsg Penempatan, Hub. Jl. Pancasila No. 207 Telp. 761562

BISNIS FOREX! Daftar hr ini, besok psti dpt Profit (7% selama 100 hr) www.forexal.com SMS “PETUNJUK” Hp.087885563999 T.07789645034

Dijual Bangunan Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Peluang Bisnis INVESTASI EMAS! Hari ini daftar mulai besok Dpt PROFIT (7%/hari) www.forecashier.com/ID.000833 /SMS “MINAT”.Hp.087775210833

Dijual Tanah

Peluang Bisnis

Jln.Purnama I Gg. Purnama Indah 1 No. 21. Menuju Komplek Dinasti Indah. Uk. 16 x 27 m. Bangunan L 14,5 m, P 18,5 m. Hub. Bpk. Gusti Hp. 081256983336

Bisnis Forex! Modal Min Rp.300rb, Profit Besar, Cek UTK Pns, Pensiunan dll. Info www. inforexal.com, SMS “MINAT” Hp. 087885563999

DIJUAL CEPAT TANAH SHM, tanpa perantara. * Jl. Gusti Situt Mahmud, Gg. Selat Makasar, Siantan (blkng BPAS) LT 1000 m2 Rp. 300 jt (nego). Hub. 0819 565 2794/0561 700 4977

Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Dijual tanah, 364 M 2, Jl. Danau Sentarum, Gg. Wonosobo, 50 Juta. Hub. Sri 081352269380 Dijual tanah, jl. Ujung Pandang, luas 4114 m2 sertifikat, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Kost

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Disewakan Disewakan gudang 2 pintu, luas + 250 m2 dan 200 m2, cocok utk kndraan bermotor, alat telekomunikasi, di Jl. Adisucipto. Hub 081384151188 tnp perantara.

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-


Teras Borneo Tribune

Selasa, 8 Januari 2013

Banyak Warga Tak Mau Lapor Polisi yang tidak mau menerima laporan korban. Seperti ditegaskan Kapolresta Pontianak Kombespol Muharrom Riyadi, Senin (7/1)masih banyak masyarakat yang tidak mau melapor jika menjadi korban kejahatan. Dan ini disebabkan karena korban - korban kejahatan telah berfikiran bahwa pihaknya tidak bisa mengungkap pelaku kejahatan yang menimpa korban. “Kita berharap kepada masyarakat, untuk membuat laporan kepada kepolisian jika menjadi korban kejahatan, karena dengan adanya laporan, kami bisa menekan angka kejahatan ter-

sebut, dan percayakan serta dukunglah kami dalam menjaga Kamtibmas, karena ini merupakan tugas Polri,” ungkap Kapolresta. Sementara itu terkait jumlah perbandingan antara yang melapor dan tidak melapor, sama - sama banyak, karena yang tidak mau melapor juga banyak dan yang melapor juga banyak. “Saya tidak mau ada Polsek yang tidak mau menerima laporan, apalagi jika korban melapor ke Polsek, oknum anggota dari Polsek mengarahkan ke Polresta, itu tidak benar, karena Polsek juga jajaran dari Polresta Pontianak, kemudian sama halnya iika kor-

ban lapor di Polresta disuruh lapor di Polsek,” ungkap Muharrom Riyadi. Dikatakan Muharrom, memang ada kejadian tersebut, maka dari itu Ia meminta korban, jika pernah melapor tetapi ditolak Polsek, segera buat pengaduan di Polresta Pontianak, yakni ditujukan kepadanya langsung atau ke Provos Polresta Pontianak. “Dengan ada pengaduan tersebut, Saya bisa mengetahui Polsek mana yang menolak laporan, dan saya janji akan menindak tegas Polsek tersebut beserta anggota yang menolak laporannya,” tegas Kapolresta Pontianak. Lanjut Kapolresta, jika

APBD Kalbar TA 2012 Terserap 95 Persen hendak membuat pengaduan tentang Polsek yang menolak laporan masyarakat, cantumkan Polseknya, nama anggota beserta pangkatnya serta laporan apa yang ditolak Polsek yang bersangkutan, sehingga jelas semuanya. “Saya tegaskan sekali tidak ada Polsek yang menolak laporan, kemudian diarahkan ke Polresta, begitu juga Polresta jika ada yang melapor jangan diarahkan ke Polsek. Terima saja laporan tersebut, karena dengan adanya laporan maka masyarakat mempercayai kita dalam menjaga Kamtibmas di Kota Pontianak ini,” tambahnya.

Setelah 7 Terduga Teroris Ditembak Borneo Tribune, Dompu Detasemen Khusus 88 kembali menembak mati tujuh orang terduga teroris yang berusaha ditangkap di Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat. Kemudian empat orang lainnya ditangkap. Dua terduga teroris yakni Hasan alias Kholik dan Syamsuddin alias Asmar alias Buswah tewas di Makassar pada Jumat 4 Januari 2013. Kemudian, sejumlah orang lainnya yakni Thamrin, Arbain Yusuf, Syarifudin dan Fadli ditangkap di Makassar pada pukul 10 pagi, keesokan harinya. ”Mereka kelompok Abu Ruswa, jaringan Poso yang sedang melakukan teror di Makassar,” kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar di kantornya, Jakarta, Sabtu, (4/1). Dalam penelusuran jaringan Poso ini, petunjuk kemudiah mengarah ke Bima. Di perbatasan Bima dan Dompu, polisi menemukan empat lokasi pelatihan merakit bom. “Kami sudah intai dua bulan,” katanya. Di Bima dan Dompu Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Brigadir Jenderal Polisi Mochamad Irawan, mengatakan penangkapan lima terduga teroris di Dompu dan Bima, Jumat 4 Januari 2013, dilakukan di dua tempat kejadian berbeda, yakni di Bima dan Dompu.

Penangkapan terduga teroris di Bima, tepatnya perbatasan antara Dompu dan Bima, dilakukan terhadap dua orang, yaitu Roy yang merupakan warga Makassar, dan Bachtiar yang merupakan warga Bima. Keduanya ditembak mati karena melawan saat ditangkap. “Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas karena mereka berusaha melawan,” kata Kapolda di Mataram, Sabtu 5 Januari 2013. Roy dan Bachtiar pun tewas. Mereka merupakan jaringan teroris Poso. Dari tangan keduanya, Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menyita satu unit sepeda motor serta dua senjata api laras pendek jenis revolver dan FN. Sementara di Dompu, tepatnya Dusun Kandai Gintei Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, polisi menembak mati tiga terduga teroris. Irawan mengatakan, identitas ketiga teroris tersebut belum diketahui karena petugas tidak menemukan identitas dari ketiga teroris. Seorang terduga teroris lainnya berhasil melarikan diri dari sergapan petugas. Kapolda mengatakan, polisi terpaksa menembak mati ketiga teroris tersebut karena mereka juga melawan petugas dengan senjata api saat ditangkap. Ketiganya bahkan memasang bom siap ledak di tubuh

mereka. Akibatnya mereka langsung dilumpuhkan. Dari ketiganya, polisi menyita barang bukti berupa tiga bom siap ledak, serta bahan-bahan merakit bom seperti pipa paralon dan paku. “Petugas gegana sudah melakukan disposal terhadap tiga bom yang berdaya ledak tinggi itu,” kata Kapolda NTB. Dan hasilnya, “Selama 2x24 jam Densus 88 sudah menangkap 11 orang di Makassar dan Dompu,” kata Boy. Dalam penggerebekan ini polisi menyita bom pipa 1,5 inci yang siap digunakan, 4 bom pipa masih dalam penyelesaian perakitan, bahan pendukung campuran yang lazim digunakan di bom rakitan, pupuk urea, asam nitrat, dan beberapa paku besi yang diduga kuat bahan campuran peledak. Eksodus dari Poso Boy mengisahkan, beberapa minggu sebelumnya, tim fokus di Sulawesi. Terduga teroris kemudian berlarian meninggalkan Poso, bergabung di Sulsel, kemudian sebagian di Makasar dan yang lain menuju ke Dompu. Kelompok itu, kata Boy, terkait dengan penembakan dua anggota Polri di Poso pada akhir tahun 2012 lalu. Pasca penembakan ada semacam eksodus yang signifikan dari tim ini. ”Sudah dipantau sejak 1,5 bulan lalu, November pertengahan,” katanya.

11

Boy menuturkan, anggota kelompok itu asalnya dari beragam daerah. “Campurcampur,” katanya. Kini jenazah para terduga teroris itu berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, untuk dilakukan identifikasi. Menurut keterangan petugas Instalasi Forensik dan Kamar Jenazah RS Polri Sukanto yang enggan disebutkan namanya, total terduga teroris yang sudah berada di ruang forensik ada 5 jenazah, dua dari Bima dan tiga dari Dompu. ”Semalam tiba pukul 20.30 WIB dan saat ini semuanya masih dalam proses identifikasi,” kata dia (6/1). Ia menjelaskan untuk melakukan identifikasi butuh waktu, ada data-data yang harus dilengkapi untuk mengetahui identitas jenazahjenazah tersebut. ”Teman-teman di wilayah masih mengumpulkan data antemortem. Ada dua data penting, ada primer dan sekunder. Primer berupa DNA, sidik jari, dan gigi. Sementara data sekunder seperti pakaian dan ciri-ciri fisik berupa cacat tubuh dan tahi lalat,” ujarnya. Jika data-data sekunder sudah pas, pihaknya harus memastikan lagi dengan data primer untuk ketepatannya. “Saat ini belum ada pihak keluarga yang dihubungi untuk mencari data-data tersebut,” katanya. (vivanews)

Uang Persedian, Ganti rugi, dan tambahan uang. Berbagai ketentuan terkait pengajuan dana ini, agaragar benar-benar dicermati oleh masing-masing SKPD, sehingga dalam pelaaksanaan penatausahaan dan pertanggungjawaban keuangan nantinya dapaat berjalan laancar,” ingatnya. Dijelaskan olehnya, berdasarkan Permendagri Nomor 13/2006 tentang Pengelolaan Keuangan daerah, bahwa laporan keuangan Pemerintah Daerah disampaikan oleh Kepala Daerah kepada BPK untuk dilakukan pemeriksaan paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir. “Penyampaian laporan keuangan unti kerja TA 2012 harus tepat waktu. Laporan Unit Kerja ini harus terlebih dahulu akan diperiksa kembali sebelum dikonsilidasi

menjadi laporan keuangan Pemprov Kalbar TA 2012. Laporan keuangan konsolidasian akan direview oleh Inspektorat Kalbar,” jelasnya. Berkenaan dengan hal ini, maka laporan SPJ fungsional bulan Desember 2012 harus disampaikan paling lambat 5 Januari lalu, dan laporan keuangan berupa neraca, LRA dan CALK disampaikan 14 Januari mendatang ke BPKAD. Untuk SKPD induk, masih menurutnya harus mengkomplikasi atau mengabungkan laporan keuagan Biro/UPTD yang ada di bawah koordinasi menjadi laporan keuangan SKPD Induk. “Agar Laporan keuangan kita mendapat opini yang lebih baik dari sebelumnya, maka temuan BPK yang terkait dengan laporan keuangaan harap ditindaklanjuti sesuai dengan reko-

mendasi BPK RI,” ujarnya. Diut.rakan olehnya, temuan tahun 2011 diantaranya realisasi belanja yang didukung bukti pertanggung jawaban yang lengkap, pencatatan dan penyajian aset tetap belum memadai, dan pengelolaan persedian yang belum memadai. “Temuan-temuan seperti ini tidak ditemukan lagi dalam pemeriksaan atas LKPD tahun 2012,” kata Cornelis, dalam sambutannya. Saat ini, Provinsi Kalbar termasuk dari 19 Provinsi yang memperoleh Opini WDP. Untuk mempertahankan opini ini atau peningkatan menuju tercapai opini WTP atas laporan keuangan Pemprov Kalbar. “Perlu komitmen bersama dari penyusunan laporan keuangan, dan para pejabat di jajaran Pemprov Kalbar,” ajaknya.

Sabet Emas Hadiah Ultah Ferica Geographic, dan majalah tema laut lainnya. Penghargaan itu cukup bergengsi karena, Ferica menyisihkan 100 peserta yang datang berbegai negara Asia Pasifik lainnya. Sebut saja, Malaysia, Hongkong, India, Taiwan, Philipina, Singapura dan Indonesia sendiri. Gadis cilik yang berstatus pelajar kelas 4 SD Suster Pontianak itu berangkat ke Singapura bersama dengan 9 finalis lainnya dari Kalimantan Barat juga. Kebetulan mereka adalah anggota komunitas Pelangi Art Club. Menjadi spesial lagi karena penghargaan itu, hadiah bagi Ferica yang disaat menerima penghargaan bertepatan dengan hari ulang tahunnya. “Ini berkah juga untuk Ferica, selain dia menang

di lomba kategori umur 510 tahun itu, juga sekaligus hadiah ulang tahunnya,” kata Widiastuti, Ibu dari Ferica. Anak bungsu dari dua bersaudara dari Widiastuti dan Anas itu memang menyukai dunia menggambar sejak kelas nol kecil Taman Kanakkanak. Ferica sering pula mendapat nomor di ajang lomba tingkat local yang biasa diselenggarakan oleh dinas pemerintahan dan pihak swasta di Kota Pontianak ini. Bukti penghargaan itu bisa dilihat di dinding rumah di mana berderet piala-piala dari hasil mengikuti lomba mewarnai dan menggambar. Kecintaan Ferica terhadap dunia menggambar seperti anak-anak kecil lainnya. Mereka sering menjadikan dinding rumah sebagai objek

menggambar. “Waktu kecil sering coret dinding dan kertas. Sekarang umurnya bertambar, maka saya dorong dari cuma awalnya mewarnai pelan-pelan dengan menggambar dan melukis. Ternyata dia suka,” tutur Widiastuti. Di dinding sebelah kanan Widiastuti memajang hasil gambar lain milik Ferica. Gambar tersebut menampilkan panorama sungai Kapuas dengan latar belakang Masjid, Tugu Khatulistiwa, dan Kapal Bandong. Gambar itu sengaja dipajang karena ingin menunjukan bahwa Pontianak memiliki pemandangan alam disertai peninggalan sejarah dari kota ini. Dan Ferica ingin merekam imajinasinya yang dimiliki sejak kecil tentang keindahan Sungai Kapuas.

800 Personil Polresta Siap Amankan Kalbar yang juga berlangsung bulan ini, dirinya mengatakan pihaknya juga sudah siap melakukan pengamanan, yakni dilakukan bersama - sama dengan Polda Kalbar. Pengamanan ini merupakan Operasi Mantap Praja, dan kebetulan di Pontianak pelantikannya, Polresta pun juga ikut andil dalam pengamanan tersebut.

“Ada sekitar 800 anggota personil yang kita turunkan, yakni terdiri dari semua fungsi, Intel, Reskrim, Lantas, dan Sabhara. Dan semua fungsi ini akan menjalankan perannya dalam pengamanan tersebut,” katanya. Selain itu Kapolresta berharap, dalam pelantikan Gubernur ini nantinya akan berjalan dengan lancar dan

aman, tanpa adanya gangguan Kamtibmas disaat pelantikan Gubernur Kalbar yang terpilih. “800 anggota yang kita turunkan ini nantinya akan bersama - sama dengan Polda Kalbar melakukan pengamanan, dan kita selalu berharap pelantikan tersebut berjalan dengan lancar dan aman,” tambahnya.

partisipasi masyarakat pada Pilgub Kalbar Oktober 2012, dimana partisipasi masyarakat hanya 60 persen dan 40 persen diantaranya tidak menggunakan hak pilih mereka. “Masa depan KKU ada di tangan masyarakat, maka gunakan hak itu untuk menentukan siapa yang terbaik,” timpalnya. Wabup juga menyampaikan salah satu peran aktif masyarakat dalam pemba-

ngunan, selain memilih para wakil rakyatnya di DPR juga menentukan pemimpin yang duduk di eksekutif. “Dimana arah pembangunan yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat berada di tangannya sehingga akan ironis sekali jika mengharapkan kesejahteraan kepada pemimpin, namun masyarakatnya tidak mau menentukan siapa pemimpinnya,” lugasnya. (Abdul Khoir/Borneo Tribune)

Jangan Golput depan KKU lima tahun ke depan melalui pemilihan kepada daerah. “Siapapun yang dipilih itu hak masyarakat. Namun yang pasti saat pencoblosan, semua harus datang untuk satu hari mohon tinggalkan dulu kegiatan rutin untuk datang ke TPS,” ujar Wakil Bupati KKU, Muhammad Said, di Balai Praja, Senin (7/1). Harapan tersebut sekaligus sebagai bentuk apresiasi akan rendahnya tingkat

Gedung DPRD Provinsi Kalbar Berbenah Sebagaimana diketahui, Gedung DPRD Provinsi Kalbar akan menjadi lokasi pelantikan dan pengukuhan kembali Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalbar Kalbar Terpilih sesuai Surat Keputusan Presiden nomor 1 tertanggal 2

Januari 2013 tentang pengukuhan dan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar . Balairung Sari DPRD menjadi lokasi Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar tentang pelantikan dan pengukuhaan Gubernur dan

Wakil Gubernur Kalbar terpilih terus dibenahi, dan beberapa ruang terlihat bendera merah putih berbentang di Ruang Rapat Paripurna Balairung Sari. Di sisi kiri kanan gedung tekah ditempatkan kursi-kursi untuk undangan.

mentang mencari mati, apakah kamu sudah bosan hidup?” Tiba-tiba sang harimau yang ada di samping meraung-raung dengan kerasnya membela si keledai: “Kalau kamu memang berani mati, ayo kita berta-

rung satu lawan satu. Siapa yang akhirnya akan keluar sebagai pemenang, belum tentu!” Sang singa pergi, sang harimau senang, sang keledai menjadi terkenal, sedangkan si rusa tertawa terbahak-bahak.

Keledai Kesepian Sama sekali di luar dugaan, keledai ternyata betulbetul telah melakukannya. Seketika itu juga sang singa berkata dengan marahnya kepada keledai: “Pada waktu Bapakmu sudah hampir menang, kamu datang mengacau, mentang-

BNNK Siap Sidak Sejumlah Instansi Dikatakan Harun, di tahun 2012 ditemukan sejumlah pelajar, PNS serta pihak swasta yang mengonsumsi Narkoba, dan itu diindikasikan karena coba - coba saja, karena ketika dites urine kembali semunya negatif. “Tes urine yang kita lakukan ini merupakan salah satu langkah pencegahan serta peredaran narkoba di Kota Pontianak ini,” timpalnya. Lanjut Harun, para bandar-bandar narkotika di Kota Pontianak ini, akan membuat jaringan seba-

nyak mungkin guna melancarkan penjualan narkoba, dan tidak dipungkiri lagi, bahwa narkoba itu dikonsumsi oleh oknum pelajar, oknum PNS, serta oknum pihak swasta. “Jadi tidak menutup kemungkinan narkoba itu ada dimana - mana, makanya dengan tes urine akan membuktikan hal tersebut, kemudian melakukan pencegahan serta pembersihan dengan cara pembinaan, sehingga tidak ada lagi yang mengonsumsi narkoba,” katanya. Ditambahkan Kepala

BNNK, di tahun 2013 ini tes urine diawali di˜ Pesantren Assalam di Pal V, dimana tes urine hasilnya negatif, dari 120 Santri yang dites urine, baik santri putra maupun putri yang tediri dari MTS maupun MA yang ada di Assalam.

KEHILANGAN BPKB, KB 5088 WT NK: MH1JB52196K264682 NS: JB52E-1263864 NO. BPKB: E2786300K An. Okta Novely Simanjuntak Dengan ini BPKB dinyatakan tidak berlaku lagi.


CMYK

Seremonial www.borneotribune.com

Borneo Tribune

Wujud Kepedulian Terhadap Kesehatan Borneo Tribune, Pontianak

Guna mendukung fasilitas kesehatan di masyarakat, Bank Kalbar kembali menyerahkan bantuan CSR di bidang kesehatan dalam bentuk mobil ambulance kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Penyerahan mobil ambulance secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama Bank Kalbar, Sudirman HMY kepada Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir beberapa waktu lalu, bertempat di Kantor Pusat Bank Kalbar Jl. Rahadi Osman No. 10 Pontianak. Tampak sejumlah pejabat penting Bank Kalbar hadir dalam penyerahan CSR tersebut seperti Direktur Utama Sudirman HMY, Komisaris Utama Murdjani Abdullah, Dewan Komisaris Jamal Attamimi dan Palal Aliboro, Direktur Pemasaran Sirwan Fahruddin, Kepala Divisi Perencanaan Adi Zulkifli, Kepala Divisi Treasury Dedi Supriadi, Kepala Divisi Kepatuhan Lilik Yunindar, Kepala Divisi Audit Intern Sri Kusumawardani dan Pemimpin Cabang Putus-

sibau Rosehan Setyahudin. Hadir juga dalam acara tersebut Bupati Kapuas Hulu AM Nasir dan Direktur RSUD Putussibau dr. Berounly Star Rey. Direktur Utama Bank Kalbar Sudirman HMY dalam sambutannya mengatakan Bank Kalbar sebagai Bank yang mengemban tugas pokok untuk memajukan perekonomian dan penggerak pembangunan, akan terus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kalimantan Barat. Pemberian bantuan mobil ambulance merupakan bagian dari program CSR Bank Kalbar peduli kesehatan. “Hal ini sekaligus sebagai wujud komitmen dan dukungan Bank Kalbar terhadap pembangunan di bidang kesehatan,” ujar Sudirman HMY. Selain itu, Sudirman HMY juga menjelaskan mengenai kemitraan Bank Kalbar dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sebagai salah satu pemegang saham Bank Kalbar. Sampai dengan posisi 30 September 2012 lalu, jumlah modal disetor yang diterima Bank Kalbar dari Pemda Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Kaliman-

Rajut Silaturahmi dengan Senam

Suasana kegiatan olahraga di lapangan Korem 102/ Pjg, Jum’at (4/1). Foto : Istimewa.

Upaya meningkatkan kesegaran jasmani, anggota Korem 102/Panju Panjung dan jajaranya melaksanakan kegiatan senam bersama di lapangan Korem 102/ Pjg, Jum’at (4/1). Kegiatan senam bersama seperti ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara personil Makorem 102/ Pjg dengan personil lainnya yang ada di jajaran wilayah Korem 102/Pjg. Kegiatan ini diawali dengan senam bersama yang dipimpin oleh tim dari sanggar “Panda” dengan menampilkan gerakan-ge-

Selasa, 8 Januari 2013

Bank Kalbar Serahkan Mobil Ambulance

Korem 102/Pjg Gelar Olahraga

Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

12

rakan enerjik perorangan dan berkelompok, mulai dari gerakan pemanasan, gerakan inti dan diakhiri dengan gerakan pelemasan. Kegiatan seperti ini dilaksanakan pada setiap Jum’at minggu pertama di Korem 102/Pjg, Jum’at minggu kedua di Batalion 631/Atg dan pada Jum’at minggu ketiga dilaksanakan di Bekangrem. Usai pelaksanaan senam dilanjutkan dengan kegiatan olah raga umum, yaitu Sepak bola, Bola Voly, Takrau, Tenis lapangan, Futsal dan Tenis meja, kegiatan berjalan dengan tertib aman dan lancar. o

tan Barat sebesar Rp 367,301 miliar, sedangkan untuk penyertaan modal oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sebesar Rp 23,106 miliar atau 6,29%, menduduki posisi kedua dari seluruh Pemerintah Daerah se-Kalimantan Barat. Dan untuk mewujudkan impian Bank Kalbar menjadi tuan rumah di daerah sendiri (BPD Regional Champion), Sudirman HMY tetap mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah Kapuas Hulu khususnya dalam hal meningkatkan setoran modal kepada Bank Kalbar. Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu AM. Nasir dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalbar atas bantuan mobil ambulance yang diberikan. Mobil ambulance tersebut akan digunakan oleh RSUD Kapuas Hulu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat, khususnya mengantar masyarakat yang sakit dan ingin berobat ke Pontianak. Selain itu Bupati juga mengungkapkan komitmennya untuk terus menambah setoran modalnya dan mendukung

Foto Bersama saat penyerahan mobil ambulance secara simbolis (dari kiri ke kanan) : Direktur Pemasaran Sirwan Fahruddin, Dewan Komisaris Palal Aliboro dan Jamal Attamimi, Direktur Utama Sudirman HMY, Bupati Kapuas Hulu AM. Nasir, Komisaris Utama Murdjani Abdullah, Direktur RSUD Putussibau dr. Berounly Star Rey dan Pemimpin Cabang Putussibau Rosehan Setyahudin. eksistensi Bank Kalbar yang dirasakan sangat membantu masyarakat dan

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, karena keterbatasan modal dalam beru-

saha di masyarakat dapat dibantu melalui perbankan khususnya Bank Kalbar se-

bagai Bank Pembangunan Daerah milik masyarakat Kalimantan Barat.(*r). o

Perlunya Pasar Induk di Kota-Kota Besar Borneo Tribune, Pontianak

Sebagian besar penduduk Indonesia hidup dari sektor pertanian, oleh karena itu diperlukan berbagai pemikiran dan aktivitas untuk mendukung usaha petani sehingga dapat meningkatkan kesejahteraannya. Selain membantu dalam usaha produksi, yang tidak kalah penting adalah membantu mereka dalam hal memasarkan hasil produksinya. Secara agronomis, Indonesia memiliki daerah yang luas dan masing-masing memiliki potensi sebagai penghasil komoditas agro yang spesifik, yang secara geografis tersebar di berbagai wilayah kabupaten/kota. Untuk itu perlu diupayakan pembangunan pertanian dalam arti luas mulai dari hulu sampai hilir dalam rangka peningkatan kesejahteraan rakyat di setiap kabupaten/kota itu. Masalah yang saat ini se-

ring terjadi dan belum dapat teratasi dalam proses pembangunan ekonomi berbasis pertanian itu adalah sering terjadinya harga “anjlog” pada saat panen raya, dan harga melambung tinggi di saat “pa-

ceklik”. Selain jumlah panen yang tidak teratur, naik-turunnya harga secara tajam itu juga disebabkan oleh mutu produksi yang kurang baik, pelaku dan penyelenggaraan pasar yang belum terorganisasi,

sehingga harga yang diterima petani tidak menguntungkan. Untuk mengatasi masalah tersebut, banyak hal yang harus dilakukan dan salah satu solusi yang memiliki pengaruh paling be-

Foto : Istimewa.

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan busana batik bagi Anda dan Keluarga

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy untuk kegiatan formal maupun informal

CMYK

sar terhadap penyelesaian masalah itu adalah dengan membenahi dan mengembangkan institusi pasar induk, pasar penunjang, jaringan informasi dan merevitalisasi pasar tradisional. Pasar induk yang posisinya berada di kota besar, berfungsi sebagai media paling berpengaruh dalam pembentukan harga secara nasional. Empat hal yang perlu dibenahi dalam penyelenggaraan jaringan pasar induk: Pertama adalah membangun jaringan antar pasar induk di kota-kota besar yang potensial mempengaruhi terbentuknya harga secara nasional. Kedua adalah pengelolaan pelaku pasar induk agar berperilaku adil, konsisten, dan terbuka terhadap para pemasok produk yang berasal dari daerah. Ketiga adalah memberikan informasi kepada petani/kelompok tani di daerah produsen tentang jenis, mutu, dan jumlah produk pertanian yang dibutuhkan oleh masing-masing pasar induk setiap waktu tertentu dan memberi kesempatan untuk memasok produknya langsung kepasar induk sehingga memperpendek jalur distribusi. Keempat adalah pemanfaatan jaringan pasar induk untuk memberikan informasi harga harian, memasarkan komoditi pertanian milik kelompok tani/ gapoktan yang diresi gudangkan agar mendapatkan harga yang lebih baik. Apabila empat hal tersebut telah dipenuhi kemungkinkan pembentukan pasar induk di kota-kota besar dapat terbentuk dan petani/kelompok tani di daerah produsen dapat menjual hasil panen langsung ke pasar induk sehingga petani/kelompok tani dapat mengetahui harga yang lebih baik dan dapat menguntungkan/mensejahterakan petani. (*r/ PPHP Kemtan) o


Harian Borneo Tribune 8 Januari 2013