Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Selasa, 18 Desember 2012

4 Shafar 1434 H - 6 Cap It Gwee 2563

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

Penjahat Membahayakan Anggota dan Masyarakat

Hujan Ringan dan Sedang Hingga Akhir Desember Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya HINGGA satu pekan kedepan, Kota Pontianak dan sekitarnya akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat menyebabkan volume air semakin tinggi karena pasang air laut akan terus terjadi hingga akhir Desember mendatang. “Untuk intensitas hujan di Kota Pontianak dan sekitarnya tidak terlalu tinggi, dimana curah hujan ....Ke Halaman -11

TIPS ANTISIPASI KORBAN KEJAHA TAN: 1. Jangan Parkir Sep eda Motor Sembarang an. 2. Gunakan Kunci Ganda. 3. Jika meninggalka n rumah dalam kea daan kosong, pastikan rumah terk rumah dengan tetangg unci dan titipkan kunci a. 4. Jangan membaw a perhiasan atau uan g yang berlebihan ketika ber ada di luar rumah. 5. Jika keluar dari Ba nk dan membawa uan g yang banyak, sebaiknya minta kawal kepolis ian setempat.

Kapolresta Perintahkan Tembak Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak BANYAK pelaku kejahatan yang menggunakan sajam untuk mempelancar aksinya, selain itu juga untuk mencederai

korban apabila korban melakukan perlawanan. Melihat hal ini Kapolresta Pontianak mengambil sikap tegas, yakni melumpuhkan pelaku-pelaku kejahatan dengan timah panas. Menurut Kapolresta Pontia-

nak Kombes Pol Muharrom Riyadi, saat dikonfirmasi terkait aksi-aksi kejahatan yang semakin marak menggunakan sajam, dirinya membenarkan dan Ia berharap kepada seluruh ma....Ke Halaman -11

Kombes Pol Muharrom Riyadi

Sumber: Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Drs. Muharrom Riyadi.

Awang Kembali Pimpin Singkawang

B uah Bibir

Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak

WAKIL Gubernur Provinsi Kalbar, Christiandy Sanjaya, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan proses evaluasi terkait kinerja maupun capaian dari program kebijakan yang dilaksanakan oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemerintahan

(45,4 persen) melebihi suara pasangan Incumbent, Hasan Karman-Ahyadi yang diusung PDIP, Partai Demokrat, dan PIB yang hanya memperoleh suara 41.252 (41,3 persen) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Kalbar, Cornelis. Kemenangan Awang IshakAbdul Muthalib dalam pemilihan Walikota dan Wakil

UNTUK mengecek keamanan dan pengamanan serta mengantisipasi masuknya barang, makanan dan minuman Ilegal dan Narkoba dari Malaysia, Kapolda Kalbar Brigjend Pol Tugas Dwi Apriyanto bersama Kasdam Tanjung Pura melakukan sidak di perbatasan Kalbar dan Malaysia. Dikatakan Kapolda, bahwa pimpinannya Kapolri Jendral Timur Pradopo mengatensikan semua terkait dengan Ilegall, maka harus diberantas dan pelakunya diproses hukum. ”Karena itu sudah menjadi atensi pimpinan kita, maka saya selaku Kapolda Kalbar juga mengatensi hal - hal tersebut, seperti kasus Ilegall yang ada selama ini,” ungkap Kapolda Kalbar Menurut Kapolda Kalbar, bahwa Ia dan Kasdam Tanjungpura melakukan pengecekan secara langsung ke daerah - daerah perbatasan antara Malaysia dan Kalbar, yakni dengan menggunakan Helikopter, dan selain itu juga diikuti pejabat utama melalui jalur darat. ”Saya, Kasdam sudah melakukan pengecekan secara langsung di perbatasan, yakni sekitar pukul 07.00 WIB pada hari Minggu (16/12) kemarin dan ada beberapa Pos Pengamanan sudah saya

....Ke Halaman -11

....Ke Halaman -11

....Ke Halaman -11

Drs. Christiandy Sanjaya, SE. MM

Mencari Petani di Kandang Sapi

Melayani: - Antar Jemput Penumpang & Carter - Jasa Pengiriman Barang & Dokumen

Kapolda dan Kasdam Sidak Perbatasan

Brigjend Pol Tugas Dwi Apriyanto

Evaluasi SKPD

SUATU hari, seorang salesman berhenti di lahan pertanian milik Jones, mengetuk, dan istri petani itu membukakan pintu. ”Apakah suami Anda ada di rumah, Bu?” dia bertanya. ”Tentu, dia sedang di kandang di kerumuman sapisapi..” ”Saya punya sesuatu untuk ditunjukkan kepadanya, Akankah saya memiliki kesulitan menemukan dia di sana?” ”Seharusnya tidak mengalami kesulitan ... hanya dia satu-satunya yang memiliki dua kaki di kandang tersebut,” cetus si Ibu dengan polosnya.o

Antisipasi Masuknya Barang Ilegal

LANTIK. Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH melantik Walikota dan Wakil Walikota Singkawang, Drs H Awang Ishak, M.Si, dan H Abdul Mutalib, SE, ME dengan pemasangan tanda jabatan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang Periode 2012-2017. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune

Awang Ishak yang berpasangan H Abdul Mutalib resmi dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang periode 2012-2017. Gubernur Cornelis melantik pasangan yang diusung koalisi Partai Golkar, PAN, PKS, PPP, dan PKB ini, Senin (17/12), kemarin.

Andika Lay Borneo Tribune, Singkawang AWANG Ishak dan H Abdul Mutalib terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota dengan suara terbanyak pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, 20 September 2012 lalu. Pasangan Aidul (Awang Ishak-Abdul Mutholib) meraih suara terbanyak, sebesar 44.206

Kapal Tangkapan Jadi Bangkai di Dermaga PSDKP

Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak MENURUT Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalbar, Gatot Rudyono, kapalkapal yang tertangkap di pera-

PT. ANZON AUTOPLAZA Kantor Pusat: Jl. A. Yani No. 89 Telp. (0561) 734280 Cabang: Singkawang : Jl. A. Yani No. 08 Telp. (0562) 637000; Sampit : Jl. Jend Sudirman Km. 1

iran Indonesia karena melakukan aktivitas Illegal Fishing untuk dapat dimanfaatkan untuk kelompok nelayan. “Proses hukum terlalu lama, hampir tiga tahun, kapal itu jadi rusak, mangkrak, dan kita teng-

gelamkan,” kata Gatot Rudyono, Kamis (13/12) lalu, saat ditemui di Stasiun PSDKP. Dikatakan olehnya, melihat kondisi ini, tentu, kapal-kapal yang tertangkap dan sekarang ....Ke Halaman -11

BANGKAI KAPAL. Ratusan kapal asing di Stasiun PSDKP terlihat telah menjadi bangkai karena tidak terawat dan sudah tenggelam. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune

Menyambut Natal & Tahun Baru Banjir Hadiah Langsung

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

Ratusan buah kapal nelayan asing yang ditangkap di perairan Indonesia karena melakukan aktivitas Illegal fishing berada dalam kondisi menggenaskan. Kapalkapal yang ditambat di dermaga Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP)di Sungai Rengas itu ada yang tenggelam, ada pula kapal tidak tenggelam, namun kondisinya sangat memprihatikan.


Selasa, 18 Desember 2012

Kayong Utara

Borneo Tribune

2

Ibrahim Dahlan-Ngadikun Resmi Mendaftar Salam. Redaksi mengundang pembaca Borneo Tribune untuk mengirim tulisan untuk rubrik “Citizen Journalism”. Bentuk tulisan dapat berupa laporan kegiatan, opini, surat pembaca, puisi, cerita pendek. Panjang tulisan maksimal 500 kata. Kirimkan tulisan ke email: yusriadii@yahoo.com. Terima kasih.

T

AJUK

KadoRapat Sertifikat Rutinuntuk Rakyat PERMINTAAN kado ulang tahun berupa sertifikat tanah, memang bukan permintaan yang lazim. Biasanya, permintaan hadiah di hari ulang tahun lebih banyak barang-barang yang dapat dipakai dan disimpan. Tetapi begitulah kenyataannya. Warga Trans di Rantau Panjang , KKU meminta kepada Bupati Hildy Hamid kado berupa sertifikat tanah. Warga ingin tanah yang mereka tempati dan yang kini mereka garap menjadi milik sendiri secara formal. Sesungguhnya mendengar permintaan ini kita merasa terenyuh. Sebuah permintaan yang kedengarannya aneh, sederhana, tetapi penting. Walaupun permintaan itu hanya disampaikan oleh warga Trans tetapi sebenarnya masalah kepemilikan tanah menjadi masalah banyak warga. Warga-warga kampung, yang menguasai tanah secara turun temurun juga berhadapan dengan situasi itu. Mereka memiliki tanah yang mereka tempati tetapi kepemilikannya tidak secara formal. Kepemilikan formal tidak bisa mereka penuhi karena urusan mendapatkan sertifikat kadang kala bukan sesuatu yang mudah bagi mereka. Setidaknya, biaya yang mahal menyebabkan mereka menunda dulu kepemilikan formal. Warga yang tidak memiliki bukti kepemilikan formal atas tanah-tanah mereka lantas bisa disalahkan. Mereka juga bisa gigit jari jika kelak ada yang mengklaim sepetak tanah dengan selembar sertifikat. Aturan negara yang mementingkan bukti formal ini sudah berkali-kali memakan korban rakyat jelata yang tidak mampu mengurus sertifikat di satu sisi, sedangkan di sisi lain ada orang yang dapat mengurus sertifikat dan mengklaim lahan-lahan orang lain sebagai lahannya sendiri. Sesungguhnya, persoalan seperti ini merupakan petanda bagi pemerintah bahwa ada banyak pekerjaan yang masih harus dilakukan. Tidak saja soal sertifikat tanah, tetapi juga soalsoal formalitas lainnya. Pemerintah masih harus banyak-banyak memberikan perhatian kepada masyarakat. Para pejabat, petugas, tidak bisa duduk dan diam, atau berjalan ke sana-ke mari, atau mengumbar-umbar janji. Pemerintah harus berbuat dan memiliki kemauan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Memang idealnya masyarakat harus dapat mengurus sendiri urusan mereka, tetapi, kenyataan sesungguhnya masyarakat masih harus dibantu oleh pemerintah. Masyarakat masih harus dilayani, dibimbing dan disapih. Karena itulah kita berharap Bupati Hildy, atau pejabat-pejabat lain di manapun memimpin, harus benar-benar memberi respon terhadap permintaan layanan dari masyarakat. Jangan janji manis diumbar, bukti nyata tunggu kemudian.

S

ENGET

Kapolda Kalbar akan pecat oknum polisi yang menipu #Takkan pula tadak!

Bang Tribune

Pasangan bakal calon (balon) bupati dan calon wakil bupati KKU pertama dari jalur partai politik, Ibrahim DahlanNgadikun mendaftarkan diri ke Kantor KPU KKU, Senin (17/12). Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana KEDUA bakal calon kepala daerah (cakada) ini diarak oleh ribuan pendukungnya dari DPD II Partai Golkar KKU di Teluk Melano Simpang Hilir sehingga membuat arus lalu-lintas sempat macet. Bahkan beberapa persimpangan sempat ditutup saat iring-iringan pasangan ini melintas. Pasangan yang berasal dari partai berlambang pohon beringin ini maju hanya menggunakan satu partai dan tanpa berkoalisi dengan partai lain. Karena Golkar merupakan satu dari dua partai di parlemen KKU yang memiliki 4 kursi atau melebihi 1 kursi dari jumlah kursi minimal yang disyaratkan KPU untuk bisa mengusung pasangan cakada. Jepin dan Syair Gulung menjadi suguhan penghantar pasangan ini

naik ke KPU KKU. Setelah sebelumnya Ketua KPU KKU berserta anggota dan jajaran serta anggota KPUD Provinsi Kalbar, Umi Rifdiyawati juga turut hadir menyaksikan pendaftaran pasangan tersebut. Ketua tim pemenangan pasangan Ibrahim Dahlan dan Ngadikun, Abdul Zamad mengatakan pasangan yang mereka usung tersebut merupakan pasangan yang “mengawinkan” dua latar belakang yang berbeda. Yakni latar belakang Melayu dan Jawa, dimana masyarakat di KKU terbesar pertama adalah Melayu dan disusul masyarakat Jawa. “Kami datang untuk menang,” tegas Abdul Zamad, Senin (17/12). Sementara itu, Ketua KPU KKU, Dedy Efendy mengatakan seperti yang dilakukan pada pasangan independen yang pertama kali mendaftar di KPU,

dalam pendaftaran bakal calon, KPU hanya bersifat menerima berkas tanpa bisa memberikan konfirmasi apakah berkas tersebut lengkap atau bahkan menyatakan dapat lolos dalam tahapan berikutnya. Lantaran masih banyak tahapan yang harus dilakukan termasuk proses verifikasi berkas kelangkapan dan keabsahan data. “Kami hanya menerima dan memberikan berkas bukti penerimaan berkas pendaftaran dan akan dilakukan verifikasi lebih lanjut,” lugasnya. Menurut Dedy, pasangan dari partai politik pertama yang mendaftar ke KPU ini masih memiliki cukup waktu untuk melakukan penyempurnaan berkas pendaftaran. “Jika dalam verifikasi yang dilakukan KPU masih dijumpai ada berkas yang dirasa kurang,” ujarnya.

Berkas Penerimaan, pasangan Ibrahim DahlanNgadikun menunjukkan berkas penerimaan pendaftarannya ke KPU, Senin (17/12). Pasangan ini merupakan pasangan kedua yang mendaftar ke KPU. FOTO: abdul Khoir/Borneo Tribune

Sapa pendukung, Ibrahim Dahlan sempat menyapa para pendukungnya sesaat sebelum memasuki Kantor KPU KKU, bersama Ngadikun sebagai wakilnya untuk bertarung pada Pilbup KKU tahun depan. FOTO: Abdul Khoir/Borneo Tribune.

Pemeriksaan Kesehatan Cakada RSUD Soedarso dan RSK Pontianak

Ketua KPU KKU, Dedy Efendy

KETUA KPU KKU, Dedy Efendy mengatakan pihaknya telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Kalbar terkait pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon bupati dan calon wakil bupati KKU. “Kita sudah MoU dengan IDI Kalbar, November lalu,” kata Dedy Efendy, Senin (17/12). Berdasarkan MoU tersebut, ditetapkan RSUD dr. Soedarso dan RS Khusus Pontianak menjadi tempat para pasangan cakada melakukan peme-

riksaan kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Yang hasil dari pemeriksaan tersebut merupakan salah satu syarat untuk bakal calon ditetapkan sebagai pasangan yang dapat mengikuti Pemilukada KKU tahun depan. Mengapa rumah sakit tersebut dijadikan sebagai tempat rujukan, Dedy menjelaskan bahwa dari kelengkapan dan kesiapan prasarana juga keberadaan tim dokter, dimana KKU tidak memiliki hal tersebut sehingga membuat pilihan pada kedua rumah sakit tersebut.

Dengan dipilihnya rumah sakit tersebut sebagai pilihan, mulai dari 19 Desember 2012-6 Februari 2013, merupakan rentang waktu yang diberikan kepada balon untuk datang memeriksakan kesehatan mereka. Namun Dedy tidak menyebut poin-poin apa saja yang akan diperiksa, karena hal itu merupakan kewenangan dari tim dokter. “Hasil dari tim dokter hanya akan diserahkan kepada KPU, bukan kepada pasangan,” terangnya. Dedy menambahkan, hasil dari tim dokter, KPU atau tim dari pasangan tidak dapat melakukan intervensi, baik dalam proses pemeriksaan

maupun hasil keputusan sehingga hasil pemeriksaan kesehatan benar-benar murni tanpa ada usur tekanan dari pihak tertentu yang mempengaruhi terhadap hasil tersebut. “Tahap pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu syarat yang menentukan pasangan dapat lolos atau tidak untuk mengikuti persaingan perebutan kursi nomor satu di KKU. Sehingga tidak jarang ketika bakal pasangan calon dinyatakan tidak lulus tes kesehatan sering terjadi penolakan dari pendukung pasangan tersebut,” kata Ketua KPU KKU.

Citizen Journalism Suksesi Nahkoda Baru PMPSH Berjalan Sukses SEBANYAK 60-an mahasiswa dan pelajar dari daerah kec.Simpang Hulu, Kab.Ketapang pada Minggu, (9/12) melaksanakan kegiatan bertajuk rapat besar yang bertempat di Gedung KNPI jalan Sutan Syahrir, Pontianak. Rapat besar tersebut dinamakan Rapat Umum Anggota Tahunan (RUAT). Kegiatan ini merupakan program rutin tahunan dari Persatuan Mahasiswa dan Pelajar Simpang Hulu (PMPSH) guna memilih ketua dan kepengurusan baru. RUAT kali ini merupakan yang ke empat kalinya dilaksanakan sejak PMPSH berdiri 2008 silam. Adapun tema RUAT IV tersebut yakni, “Membangun PMPSH Dengan Integritas Yang Baik Untuk Menyonsong Masa Depan Yang Cerah”. Acara pembukaan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB pagi itu tidak hanya dihadiri kalangan pelajar dan mahasiswa saja, juga turut dihadiri para alumni dan tokoh-tokoh

masyarakat dari daerah kec. Simpang Hulu yang berdomisili di Pontianak. Mereka itu antara lain, Mijino, Ibrahim Sindang, Heronimus, Noven Cade dan juga Yogi Alexander. Acara RUAT tersebut pun kemudian dibuka secara resmi oleh ketua dewan pembina PMPSH, yakni Mijino, yang juga anggota DPRD Prov. Kalbar dapil Ketapang dan KKU. Dalam sambutannya, Mijino menekankan agar para mahasiswa mau terlibat aktif melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif guna pengembangan karakter diri. Mijino juga berpesan agar para pelajar dan mahasiswa harus bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat di daerah untuk menyukseskan program-program pemerintah. Disamping acara RUAT juga guna memberikan motivasi kepada para pelajar dan mahasiswa, turut hadir pula Severianus Endi yang merupakan salah satu penasehat PMPSH. Da-

lam arahannya Endi, mengupas tentang penggunaan internet yang sehat dan ia memberikan masukan agar para mahasiswa dan pelajar untuk bijak didalam menggunakan teknologi terutama media sosial seperti facebook dan media sosial lainnya. Endi berpesan agar di dalam menggunakan media sosial harus mempunyai etika tidak menggunakan internet untuk tujuan-tujuan negative, melainkan harus menggunakannya dengan positif dan bertanggung jawab. Setelah selesai acara pembukaan dan motivasi acara pun berlanjut dengan agenda utatama. Diawali dengan pembahasan AD/ART, pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus kemudian memasuki acara inti, yakni pemilihan pengurus baru. Kegiatan RUAT yang diketuai oleh Kornelius Ade Parlindo ini berjalan sukses. Para peserta pun begitu antusias mengikuti acara, ter-

bukti ketika dilakukan penjaringan calon-calon yang akan menduduki posisi ketua setidaknya terdapat 7 (Tujuh) orang yang ikut serta. Namun setelah melalui proses seleksi yang lolos sebanyak 3 orang saja. Mereka itu yakni, Ade Parlindo, Sabinus Adicky dan Anastasia Yepiana. Akhirnya tibalah saat yang dinanti-nanti, pemilihan ketua yang dipimpin oleh ketua sidang Yohanes Karnedy dan dibantu oleh Ire Desende serta Zaini Kalalo pun sempat berjalan alot dan sengit karena dihujani dengan interuspi dari peserta sidang. Yang terpilih akhirnya adalah Sabinus Dicky. Ada hal yang menarik dan istimewa diacara RUAT ke-IV PMPSH kali ini, yakni adanya calon dari kalangan perempuan yang berani maju yang pada periode sebelumnya tidak pernah muncul meskipun akhirnya tidak terpilih. Pemilihan kali ini pun berlangsung sengit karena kedua calon, yaitu Ade

Parlindo dan Dicky samasama mengantongi suara yang sama sebanyak 2 kali. Karena kedua calon samasama memiliki jumlah suara yang imbang, maka langkah berikutnya yang diambil dengan cara melakukan loby-loby. Setelah melakukan proses loby yang cukup a lot, Sabinus Adicky yang berpasangan dengan Fransiskus Mayer pun terpilih menjadi ketua dan wakil ketua. Adicky merupakan ketua ke- 5 menggantikan Wilhelmus Bahren yang sudah menjabat satu tahun sebelumnya. Adapun mereka yang pernah menjadi ketua di PMPSH, yakni Yogi Alexander, Franz Welly Winarno, dan Mein Martinus. Para anggota PMPSH pun berharap semoga dengan suksesi kepemimpinan yang baru ini dapat lebih meningkatkan kemajuan diberbagai bidang khususnya buat mengayomi para mahasiswa dan pelajar juga dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi kemajuan daerah. (rilis)

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering. Wakil Pemimpin Redaksi: Budi Rahman. Redaktur: Andry, Agus Wahyuni, Aulia Marti, Hairul Mikrad, Yusriadi, Viodeogo. Reporter: Abdul Khoir, Andika Lay, Yulan Mirza, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Ubay. Biro Kubu Raya: Hanoto Jl. Sui Raya Dalam (081522711111). Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). www.borneo-tribune.net Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505). Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757), Saumin (Pemasaran) (085284291321) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2. Biro Kapuas Hulu: Jl. Kenanga, Ruko Pemda Blok B. 6 Putussibau Utara (08562569007). Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Fotografer: Ulla Asri Sekretaris Redaksi: Erika Sudiardjo Umum: Emiliana (Manajer), Fitriyana,. Percetakan/Pracetak: Ukan Dinata. Staf Pracetak: Fahmi Ichwan, Syam n Wartawan, Kontributor, Intensive Programme dan Abubakar, M. Taufik,. Staf Percetakan: Andre, Nurhalis, Rustam. Marketing: Sisa Primashinta, Hesty Yosana, Aldi Chairudin, Ardiansyah. Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Ferry Ade Putra Freelancer Borneo Tribune dibekali identitas, surat Sirkulasi: Dhani, Suprianto. Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Kusnan, Husada, IT: Iwan Siswanto. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, tugas atau tanda pengenal (ID-Card) dan dalam mehalaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com laksanakan tugas jurnalistiknya tidak diperkenankan menerima suap atau amplop Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

Borneo Tribune


Serba Serbi Borneo Tribune

Selasa, 18 Desember 2012

3

Kesehatan Gigi dan Mulut Pengaruhi Kualitas Hidup Dr. Sri Susilawati, drg., M.Kes. Borneo Tribune, Bandung HAKEKAT dan tujuan pembangunan adalah untuk meningkatkan kualitas hidup individu, keluarga, atau masyarakat. Ketika berbicara mengenai kualitas hidup, tak ayal kita akan berhadapan dengan berbagai macam perspektif baik ekonomi, sosial, budaya, psikologi, maupun kesehatan. Bahkan, kualitas hidup juga akan sangat dipengaruhi oleh aspek kesehatan gigi dan mulut

seseorang. Dr. Sri Susilawati, drg., M.Kes., dosen Fakultas Kedokteran Gigi Unpad ketika menjadi pembicara dalam Vivat Academia Seminar beberapa waktu lalu. “Jika diukur, hubungan antara gigi berlubang (kesehatan gigi dan mulut) dengan kualitas hidup itu korelasinya sangat positif,” ujar Dr. Sri Susilawati, drg., M.Kes., dosen Fakultas Kedokteran Gigi Unpad ketika menjadi pembicara dalam Vivat Academia Seminar Oktober 2012 dengan tema “Kesehatan” yang bertempat di Bale Sawala Gedung Rektorat Kampus Unpad Jatinangor. Lebih lanjut, Dr. Sri juga menjelaskan bahwa terminologi kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan mulut atau Oral

Health Related Quality of Life (OHRQoL) adalah persepsi dari individu itu sendiri tentang kesehatan gigi dan mulut serta dampaknya terhadap pengalaman nyeri, fungsi sistem stomatognathic, serta bagaimana kesehatan gigi dan mulut tersebut mempengaruhi aspek psikososial berdasarkan konteks budaya dan sistem nilai yang dianutnya. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan hasil analisisnya tentang kesehatan gigi dan mulut serta hubungannya dengan kualitas hidup yang ia beri nama OHRQoL23. Indeks tersebut sangat dekat dengan budaya dan nilai yang dianut masyarakat khususnya di Jawa Barat. Terdiri atas empat dimensi yaitu dimensi fungsi, dimensi nyeri, dimensi psikologis, dan

dimensi sosial. Dari keempat dimensi tersebut, berdasarkan hasil penelitiannya di lima kabupaten/kota di Jawa Barat pada tahun 2011, diketahui bahwa dimensi yang paling mengganggu kualitas hidup disebabkan oleh rasa nyeri, sedangkan dimensi psikologis berada di peringkat akhir dalam hal kualitas hidup seseorang. Namun, di kotakota besar dimensi psikologis ini menjadi salah satu faktor yang sangat berperan untuk meningkatkan kualitas hidup khususnya para remaja. “Di kota besar justru alasan psikologis inilah yang biasanya menyebabkan anak remaja berbondong-bondong datang ke dokter gigi untuk memakai behel. Karena mereka ingin meningkatkan self

esteem-nya,” jelasnya. Indeks kualitas hidup juga dapat menjadi indikator sejauh mana seseorang memiliki motivasi untuk datang ke dokter gigi. Kembali berdasarkan hasil penelitiannya di Jawa Barat, didapat fakta bahwa 90,5% pasien yang datang ke dokter gigi mengalami lubang pada giginya. Dari 90% tersebut hanya 45% yang merasa gigi lubang itu mengganggu empat dimensi tadi. Lebih jauh lagi, hanya 3% dari jumlah tersebut yang memiliki kemampuan dan keinginan untuk mengobati dirinya. “Penggunaan kualitas hidup dalam kajian saya tidak hanya untuk mengukur sampai sejauh mana gigi lubang dengan kualitas hidup tetapi juga bisa digunakan untuk parameter tingkat kemanfa-

atan fasilitas pelayanan kesehatan,” tuturnya. Berkenaan dengan peringatan hari kesehatan gigi dunia dan nasional yang jatuh pada tanggal 12 September 2012 lalu, Dr. Sri juga menyampaikan apresiasinya atas tema yang diangkat

pemerintah di tahun ini. “Untuk Indonesia tema tahun ini adalah gigi dan mulut sehat untuk kualitas hidup yang lebih baik. Saya tidak menyangka akhirnya kajian saya menjadi interest Kemenkes tahun ini,” katanya. (unpad.ac.id)

Solusi Tepat Terobosan Terbaru TCM

ATASI SEGALA MACAM PENYAKIT PRIA Ciri khas kemanjuran & keunggulan Hongkong Medistra TCM sangat jelas dengan resep kuno kekaisaran, resep rahasia turun temurun serta herbal Tiongkok alami, intinya adalah mengobati berbagai penyakit bandel yang susah disembuhkan, khusus menangani berbagai jenis penyakit kronis, begitu diobati langsung dapat dirasakan manfaatnya. Efektif mengobati berbagai penyakit kronis sampai akarnya, tanpa efek samping, setelah diatasi tidak mudah kambuh lagi. Menurut survey terbaru, disfungsi seksual pria termasuk penyakit yang sangat banyak diderita. Terutama persentase penderita impotensi, ejakulasi dini, radang prostat mengalami kenaikan pesat, berdampak jauh lebih parah bagi psikologi dan jiwa, dibanding penyakit pria lainnya, juga merupakan 30% alasan retaknya keharmonisan rumah tangga, menghancurkan kepercayaan diri pria. Penyakit fungsi seksual menimpa pria pada berbagai kalangan usia dan harus diobati sedini mungkin agar tidak memburuk hingga menimbulkan penyakit komplikasi bandel lainnya yang sangat parah dan berbahaya. Hongkong Medistra TCM ada konsultan Sinshe ahli TCM (Traditional

Chinese Medicine) ternama dari Tiongkok yang siap membantu Anda. Melalui pengalaman kerja keras puluhan tahun akhirnya berhasil menemukan terobosan terbaru, khusus mengatasi disfungsi seksual pria, seperti: Impotensi, Ejakulasi Dini, Radang Prostat, Sperma Mati, Tidak ada Sperma, Alat vital tidak normal, Kemandulan, dll. Hasilnya relatif cepat, aman dan tanpa efek samping. Terobosan metode TCM dengan herbal berharga alami yakni “Qiang Yang Bu Shen Liao Fa” ini dipadukan akupuntur elektroterapi sangat terkenal diberbagai Negara, berfungsi memperkuat ginjal & sperma, menyeimbangkan unsur yin & yang didalam tubuh, setelah diatasi bisa menormalkan fungsi seksual, masa berhubungan bisa lebih lama. Rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan, gejala penyakit seperti kencing terasa sakit, sering kencing, tidak tahan kencing, kencing tidak bertenaga, tidak tuntas, bernanah dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, sistem reproduksi kembali normal, bisa diatasi hingga ke akar penyakit dan tidak mudah kambuh lagi.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi :

HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak - Kalimantan Barat Telp. (0561) 733268 HP. 0812 5279 7888

Hari Minggu & Libur Tetap Buka


Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Selasa, 18 Desember 2012

4

Berani Jujur Hebat!

Pontianak Siap Masuki Zona Anti Korupsi Gerakan penanaman integritas pelajar melalui pendidikan dalam upaya melawan korupsi sampai juga ke Pontianak. Bertempat di Aula SMKN 3 Pontianak, Senin (17/12) pagi kemarin, Perwakilan KPK menggelar Gawai Integritas denggan melibatkan 16 sekolah yang ada di Kota Pontianak. Pontianak merupakan ketiga dari tujuh daerah yang disambangi KPK dalam penanaman integritas anti korupsi terhadap pelajar. Enam daerah lainnya yang masuk dalam program ini yakni Palembang, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Kendari, dan Makassar. Program KPK yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Pontianak ini dihadiri oleh guru dan berbagai pegawai negeri sipil, serta siswa. Hadir pula pada kesempatan kemarin Wakil Walikota Pontianak Paryadi. Dalam sambutannya,

Paryadi menyikapi penuh semangat terhadap program yang dijalankan KPK terkait penanaman sejak dini anti korupsi. Dan mencoba bersinergi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui sekolah-sekolah. “Integritas memang harus diperkuat sejak dini. Dimulai dari hal kecil, baik melalui penyampaian, aktifitas, sampai perilaku. Dari situ nanti akan tertular generasi muda yang diharapkan mampu memutus sikap korupsi yang marak di negeri ini,” ujar Paryadi. Pilot project ini bagi Paryadi merupakan harapan baru bagi generasi penerus bangsa. Senada dengan Paryadi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak Mulyadi juga mengatakan Pontianak tak hanya menawarkan diri dalam menjadikan kota anti korupsi, namun Pontianak merupakan hasil survey dari KPK dan layak untuk dijadikan daerah pagar betis melawan korupsi. Tak hanya kepada pelajar

yang dicanangkan menjadi senjata melawan korupsi. Menurut Mulyadi Pontianak telah lama mencanangkan diri menolak korupsi yang dimulai dari pejabat teras hingga paling bawah di lingkungan Pemerintahan Kota Pontianak. Bahkan, Pontianak dalam waktu dekat akan menggelar aksi anti korupsi dengan melibatkan ribuan warga Kota Pontianak. Terobosan KPK dengan masuk ke lingkungan sekolah dalampenanaman jati diri menolak korupsi merupakan langkah jitu. Pasalnya menurut Mulyadi penanaman integritas memang harus dimulai dari bawah, dan menjadi sisipan dalam pembelajaran. Yang tak lain sasarannya adalah siswa. “Nilai kjujuran. Dalam kehidupan sehari-hari harus dilakukan. Sebab itu adalah modal awal. Dengan program ini, kami nantinya akan meminta pihak sekolah untuk mendeteksi sejauh mana kejujuran, baik dari sisi transparansi, nilai, sampai implementasinya,”

ujar Mulyadi. Kasatgas Sosialisasi KPK Guntur Kusmeiyano usia acara kemarin kepada sejumlah awak media menyampaikan, Pontianak menjadi pencanangan zona integritas tahun 2012 melalui program anti korupsi. KPK menilai, mulai dari pembangunan dan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga komunitas anti korupsi, Pontianak sangat kuat dijadikan zona anti korupsi. Beberapa hal di atas menurut Guntur menjadi alasan KPK melakukan programnya di Pontianak. “Hari ini baru implementasi program. Hal-hal yang dicapai dipaparkan agar ditemukan titik terang, khususnya bagi sekolah-sekolah di Kota Pontianak,” ujar Guntur. Pendidikan anti korupsi banyak yang dapat diaplikasikan dari sekolah. Seperti menolak mencontek, displin waktu, kejujuran. “Dari beberapa item itu bila dilanggar, maka sudah sangat menciderai harapan,” ujarnya. o

LAWAN KORUPSI Wakil Walikota Pontianak Paryadi dan Guntur Kusmeiyano bersama dengan peserta yang hadir dalam Gawai Integritas Anti Korupsi di SMKN 3 Pontianak menggunakan pin KPK yang bertuliskan “Berani Jujur Hebat!”. FOTO Ubay KPI/Borneo Tribune

Peringatan Hari Juang Kartika

Bangkitkan Semangat Juang Ambarawa Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

CMYK

Lomba Sumpit Piala Pangdam

Kota Singkawang Raih Juara Umum Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Kota Singkawang berhasil tampil sebagai juara Umum dan menyisihkan 17 tim yang ikut serta dalam perlombaan sumpit memperebutkan piala Pangdam. Juara kedua diraih oleh Tim dari Kota Pontianak, dan Juara Ketiga diraih Kabupaten Sintang. Kejuaraan ini berlangsung di halaman Makodam XII Tanjungpura dan diikuti oleh 18 tim. Hasil lomba sumpit Piala Pangdam untuk kelas Putra, Posisi sikap berdiri taktis diraih Wahyu Imanuel asal Kabupaten Pontianak, juara II diraih Antonius asal Kota Singkawang, juara III diraih Yopri asal Kabupaten Ketapang. Sikap jongkok moving target juara I diraih Kornelius Wiji asal Kabupaten Ketapang, juara II diraih Joni, asal Setda Kabupaten Sambas, dan juara III diraih Lias, asal Kabupaten Kapuas Hulu. Sikap jongkok taktis juara I diraih Leo Dedy Anjiu, asal Kota Singkawang, juara II diraih Jacky asal Kabupaten Pontianak, dan juara III Ignatius asal Brigif 19/Kh. Sikap berdiri moving target juara I diraih Jacky asal Kota Pontianak, juara II diraih Antonius asal Kota Singkawang, juara III diraih Rifai asal Kabupaten Pangkalanbun. Kelas Putri sikap jongkok Taktis juara I diraih Maria

JUARA UMUM. Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Ridwan menyerahkan piala juara umum kepada Kontigen asal Kota Singkawang usai acara penutupan lomba sumpit. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune Eriana asal Kabupaten Sintang, juara II diraih Caroline asal Kota Singkawang, juara III diraih Silas Dini asal Kabupaten Kubu Raya. Sikap Jongkok Moving, juara I diraih Isnawati asal Kabupaten Pangkalanbun, juara II diraih Linda, asal Kabupaten Kapuas Hulu, dan Juara III diraih Nindy, asal Kota Singkawang. Kelas Putri sikap berdiri taktis, juara I diraih Lia Carolina asal Kota Singkawang, juara II diraih Adriana Reni asal Kota Singkawang, juara III diraih Mariana Eriana asal Kabupaten Sintang. Sikap berdiri Moving, juara I diraih Selas Dini asal Kabupaten Kubu Raya, juara II diraih Maria E, asal Kabupaten Sintang, dan juara III diraih Nindy asal Kota Singkawang. Menurut Pangdam XII

Tanjungpura, Mayjen TNI Ridwan, selama pelaksanaan lomba, tentunya para peserta telah berupaya dengan segala kemampuan untuk meraih prestasi yang setinggi-tingginya. “Hasil maupun prestasi yang telah diraih merupakan hasil nyata dari latihan yang dilakukan secara konsisten oleh para peserta,” kata Mayjen TNI Ridwan, dalam sambutan penutupan Lomba Sumpit Piala Pangdam, di Halaman Makodam XII Tanjungpura. Pangdam juga berharap, dengan perlombaan ini, masing-masing peserta telah tahu dan mengukur kemampuannya. Dan pengalaman yang didapatkan dapat dijadikan motivasi untuk lebih meningkatkan kualitas maupun skill yang dimiliki masing-masing individu sebagai modal utama dalam

mempersiapkan event-event berikutnya. Bagi peserta yang telah berhasil dalam perlombaan ini, masih menurutnya, dirinya memberikan ucapan Selamat atas prestasi yang dicapai, dan untuk peserta yang belum berhasil, ia meminta untuk dapat mengevaluasi kekurangan maupun kelemahan yang dirasakan, agar pada kesempatan berikutnya dapat meraih prestasi yang lebih baik. “Manfaatkan waktu untuk selalu berlatih dan mengasah kemampuannya dalam memainkan sumpit,karena, manfaat dan esensi dari lomba yang kita lakukan ini bukan hanya untuk menguji kemampuan memainkan sumpit, akan tetapi juga untuk melestarikan budaya leluhur kita,” ujarnya. o

”Negara Indonesia tidak cukup dipertahankan oleh Tentara saja, maka perlu sekali mengadakan kerjasama yang seerat-eratnya dengan golongan, serta badanbadab diluar tentarà” pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam mempertahankan NKRI kepada segenap komponen bangsa. Sejarah telah membuktikan, kebersamaan TNI dan Rakyat sebagai satu kekuatan sinergi telah berhasil mengatasi berbagai ancaman, gangguan dan hambatan yang dihadapi bangsa ini. ”Negara kita akan tetap berdiri kokoh, bila seluruh komponen bangsa ini bersatu dan bersinergi,” kata Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Sabtu (15/12) dalam sambutan yang dibacakan Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Ridwan, pada upacara Peringatan Hari Juang Kartika di wilayah Kodam XII Tanjungpura di GOR Pangsuma.

Dikatakan olehnya, sebagai salah satu pilar bangsa yang menopang tetap tegaknya NKRI, TNI Angkatan Darat harus kuat, kokoh, handal, dan konsisten dalam memenuhi kewajibannya sebagai komponen utama Pertahanan negra di darat, serta senantiasa manunggal dengan rakyat. Militasi prajurit yang terukir pada Palagan Ambarawa telah ditunjukan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan segenap Prajurit Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang menjadi cikal bakal TNI. Hal ini patut menjadi suri teladan bagi setiap prajurit TNI Angkatan Darat dalam menjalankan setiap panggilan tugas negara. ”Saya harap, semangat juang palagan Abarawa yang jadi tonggak perjuangan TNI AD dalam menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan NKRI dan melindungi keselamatan bangsa, akan selalu menggelora dalam jiwa dan terpatri dalam sanubari Prajurit TNI AD,” harapanya. Sebagai generasi penerus,

kita wajib mewarisi nilai dan semangat pengabdian par Pahlawan, seraya meneguhkan tekad dan komitmen untuk kerja keras guna memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Hari Juang Kartika merupakan peringatan peristiwa bersejarah perjuangan para pendahulu TNI AD bersama Rakyat melawan musuh yang ingin menjajah kembali bumi pertiwi, di Kota Ambarawa 67 tahun silam. Ketika itu, masdih katanya, pasukan tentara keamanan Rakyat (TKR) bersama-sama dengan rakyat dibawah Pimpinan Kolonel Soedirman, Komandan Divisi V Banyumas, berjuang mati-matian untuk mengusir Tentara sekutu keluar dari Ambarawa. Walau menggunakan persejataan sederhana, dan sarana seadanya, tapi dengan semangat juang yang tinggi, keuletan, keberanian, sikap pantang menyerah dan rela berkorban, akhirmya mampu menghadapi pertempuran sengit dengan hasil yang gemilang. o

PERHARGAAN. Pangdam Mayjen TNI Ridwan menyerahkan piagam penghargaan kepada Serda (K) Erlinawati Satuan Kesdam XII Tanjungpura, sebagai Juara I Lomba Kesegaran Jasmani Kategori Wanita Satuan Jajaran Kodam XII Tanjungpura, dalam rangkaian memeriahkan Hari Juang Kartika. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune

CMYK

Ubay KPI Borneo Tribune, Pontianak


Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Selasa, 18 Desember 2012

5

Kemah Bhakti Pramuka 2012

Pramuka Jangan Ciptakan Generasi Loyo Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah

KEMAH BHAKTI Kepala Disdikpora, Zukifli Salim selaku Sekretaris Mabicab Kabupaten Pontianak memukul gong tanda dibukanya Kemah Bhakti Pramuka Kabupaten Pontianak 2012. FOTO : Johan Wahyudi/Borneo Tribune

Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menggelar Kemah Bhakti Pramuka 2012 se Kabupaten Pontianak di Bumi Perkemahan SMKN 1 Mempawah Timur, Senin (17/12), kemarin. Pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Kepala Disdikpora, Zulkifli Salim, selaku Sekretaris Mabicab Kabupaten Pontianak. “Saya mengharapkan melalui gerakan kepramukaan bisa menciptakan generasi muda yang andal dan berkualitas, jangan generasi yang loyo. Maka saya meminta para kakak pembina harus melatih fisik dan mental para generasi muda kita,” kata Zulkifli Salim. Zulkifli, menilai Gerakan Pramuka merupakan sua-

tu wadah generasi muda untuk pendidikan karakter. Pendidikan yang berbasis di luar sekolah ini, memiliki tugas dan tanggung jawab dalam membina generasi muda. “Di era globalisasi dan kemajuan teknologi seperti saat ini, Pramuka tetap memiliki arti penting sehingga harus secara terus menerus dilakukan dalam rangka membangun rasa cinta tanah air di kalangan remaja dalam menghadapi tantangan abad 21,” katanya. Sedangkan Ketua Panitia Kemah Bhakti Pramuka, Daryono menjelaskan Kemah Bhakti Pramuka diikuti 20 Gudep se Kabupaten Pontianak, terdiri dari 11 Gudep tingkat Penggalang dan 9 Gudep tingkat Penegak. Dimulai 17-19 Desember dan kemah bhakti sendiri memiliki tujuan utama memberikan pelatihan dan pembinaan kepada generasi

SPSI Sungai Pinyuh Gelar Tournamen Bolavoli Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kecamatan Sungai Pinyuh menggelar turnamen bolavoli antar club se Kabupaten Pontianak, dimulai Minggu (16/12), kemarin, di lapangan bolavoli BPA Sungai Pinyuh, yang dibuka langsung Camat Sungai Pinyuh, Syamsul Rizal. Kejuaraan ini diikuti 16 tim Putra dan 14 tim Putri. Ketua SPSI Kecamatan Sungai Pinyuh, Ramlan mengatakan turnamen tersebut dilaksanakan dengan sistem gugur dan bertujuan mencari bibit atlet yang mempu-

nyai talenta bolavoli. “Tournamen ini merupakan partisipasi kami dalam mengembalikan kejayaan bolavoli Kabupaten Pontianak. Semoga melalui bolavoli ini, melahirkan atlet bolavoli handal yang dapat menorehkan tinta emas dan mengharumkan nama daerah. Serta kami tidak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan pihak-pihak yang ikut menyukseskan kegiatan ini, sehingga bisa terselenggara,” katanya. Camat Sungai Pinyuh, Syamsul Rizal mengatakan atas nama pemerintah daerah sangat mendukung kejuaraan bolavoli yang dilaksa-

nakan PSPI. Apalagi melalui tournamen ini, sebagai bentuk membina para generasi muda juga mencari bibit-bibit pemain bolavoli yang andal untuk dapat membawa nama Kabupaten Pontianak yang lebih tinggi. “Pemda sangat mendukung tournamen ini. Karena kegiatan ini juga untuk membina mental para remaja dan generasi muda agar menjadi atlet andal dan terhindar dari pengaruh narkoba maupun kegiatan negatif lainnya. Untuk itu, saya berharap masyarakat ikut menyukseskan kegiatan ini, serta pemain bisa menjujung tinggi sportivitas,” katanya. o

BOLAVOLI Tim Elit Sengkubang saat berhadapan dengan Tim Anjongan Putra pada pembukaan Tournamnet Bolavoli SPSI 2012. FOTO : Johan Wahyudi/Borneo Tribune

Rustam Effendi Bukan Dipecat

Bupati KKR Banding Putusan PTUN Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menegaskan proses hukum masih berjalan atas gugatan yang dilakukan Rustam Effendi di PTUN Pontianak. Meskipun dalam gugatan itu dimenangkan penggugat. Namun, Bupati Kubu Raya mengajukan banding atas amar putusan majelis hakim PTUN Pontianak yang mengabulkan gugatan Rustam Effendi dan memerintahkan Bupati KKR Muda Mahendrawan SH memenuhi keputusan hukum itu. “Pengembalian jabatan itu belum, karena proses hukumnya masih berjalan dan kita melakukan banding,” ujar Muda Mahendrawan. Ia melihat jika apa yang dikeluarkan PTUN dalam gugatan itu hanya pada cara pandang hukum atas gugatan yang diajukan Rustam Effendi. Meski demikian, Ia lebih menegaskan jika dirinya tidak ingin ber-

komentar atau menanggapi. “Saya hanya ingin memberikan pandangan, karena ini soal persepsi dan cara pandang hukum. Saya tidak berhak untuk mengomentari, karena ini masih dalam proses banding. Artinya kita hormati proses hukum itu,” jelas Muda. Namun Ia mengganggap keputusan yang dikeluarkan majelis hakim itu menjadi ketentuan hukum yang berdasarkan azas-azas hukum. “Kita menghormati itu, karena diberikan kewenangan memutuskan, meskipun ini persoalan adiminstrasi negara. Cuma cara pandang yang hanya melihat kontekstual, bukan melihat maknanya,” terangnya. Menurut Muda, keputusan hukum itu tidak hanya, melihat kepastian hukum. Tapi juga dilihat keadilan dan kemanfaatan. Selain itu, lanjut Muda, tidak terpaku pada teks boks namun lebih melihat substansi dan cara pandang yang lebih luas. “Kalau bicara keadilan, tentu orang yang mempermalu-

kan orang lain di media, tentu itu tidak adil. Karena itu, keadilan kita juga terlanggar, jadi tidak hanya melihat satu sisi. Padahal yang bersangkutan sudah jelas-jelas, memalukan dan melecehkan. Jika mengatakan keluarganya dipermalukan, sebaliknya keluarga kita juga dipermalukan. Apakah tidak sadar waktu menulis dan mempermalukan orang juga,” tambahnya. Muda menyampaikan, apa yang disampaikan Rustam Effendi di media massa bukan merupakan tupoksinya, sesuai dengan jabatan yang diembannya pada waktu itu yakni Sekretaris Dinas Perhubungan Kubu Raya. “Yang disampaikan itu juga bukan merupakan tupoksi dia. Dia juga bukan LSM, jika ingin menjadi LSM berhenti saja jadi PNS daripada tidak ada manfaat untuk daerah dan bangsa dan merugikan rakyat juga. Karena jika urusan hanya bisa mengomentari yang bukan tupoksi dan itu

tidak produktif,” tukasnya. . Meskipun demikian, ia mengakui jika setiap orang punya berhak untuk mengajukan gugatan, termasuk terkait dengan menggugat administrasi negara. Disinggung apakah akan melakukan evaluasi, Muda menegaskan, jika staffnya sudah berusaha maksimal. “Staff saya rasa sudah cukup maksimal. Perkara administrasi negara inikan tergantung persepis. Kadang tergantung pertimbangan mana yang ingin dipakai, makanya disitu saya tidak melihat tapi masyarakat yang menilai,” tuturnya. Sementara itu, Kepala BKD Kubu Raya, M Noh Syaiman mengungkapkan jika penonaktifan Rustam Effendi sudah benar dan tepat. Namun ia menegaskan jika Rustam hanya dinonaktifkan dari jabatan, bukan pemecatan PNS. “Ini bukan pemecatan PNS, tetapi penonaktifan dan jangan disalah artikan. Karena jabatan adalah kepercayaan, dan bukan hak PNS. Kalau

golongan atau kenaikan pangkat itu memang haknya. Jabatan itu tergantung atasan, jika atasan tidak percaya wajar saja dilepaskan,” ungkapnya. Menurut M Noh, penonaktifan itu bukan berarti memberhentikan status Rustam sebagai PNS, melainkan dilakukan pembinaan. “Langkah-langkah yang dilakukan sudah wajar. Dalam hal ini, tentulah dianggap jika bawahan itu bicara keluar dan bukan sesuai tupoksi kan sudah ngawur,” ungkapnya. Ia menyatakan, pegawai bisa saja melakukan kritik, namun menganut pada etika yang ada. Bisa saja, kata M Noh, kritikan itu disampaikan melalui surat atau pertemuan-pertemuan internal. Seharusnya, tambah M Noh, PNS yang profesional itu mesti fokus pada tupoksinya. “Kritik bisa pakai surat tertulis dan dalam pertemuan di internal, atau rapat. Apalagi yang diulas bukan merupakan tupoksi dia,” ujarnya. o

muda melalui pendidikan karakter, melalui berbagai program dan kegiatan kepramukaan. “Melalui kemah bhakti diharapkan mampu membentuk karakter budi pekerti bagi anggota pramuka dan pemuda, mengaktifkan kembali kegiatan

kepramukaan, serta mengantisipasi generasi muda agar tidak kebut-kebutan dan mengkonsumsi narkoba.Serta memiliki tingkah laku dan pola pikir sesuai Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, agar bisa diterapkan didalam kehidupan sehari-harinya,” ucapnya. o

Jelang Natal, Pasar Pinyuh Diramai Pengunjung Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Menjelang hari raya Natal, Pasar Sungai Pinyuh sudah cukup banyak dikunjungi warga untuk berbelanja kebutuhan. Mulai dari peralatan dan bahan-bahan membuat kue, hingga pakaian baru. “Jika berbelanja dekat hari Natal, takutnya ramai. Maka saya bersama keluarga berbelanja lebih awal agar lebih mudah mendapatkan barang yang dibutuhkan daripada harus berdesak-deakan,” kata Martina, Warga Kecamatan Toho, ditemui di salahsatu toko pakaian di Sungai Pinyuh, Minggu (16/12), kemarin. Salah satu komplek pasar yang cukup padat aktifitasnya, yakni di pasar lorong Sungai Pinyuh. Pasar ini menjadi salah satu pusat tujuan berbelanja para pembeli. Menurut beberapa pembeli, daya tarik pasar lorong tersebut terletak pada harga barang yang relatif ekonomis dan terjangkau. “Kalau dipasar lorong ini, harga pakaian cukup terjangkau. Jika pandai menawar, maka kita bisa mendapatkan harga yang relatif murah jika dibandingkan membeli pakaian di toko-toko lainnya,” ujarnya. Sedangkan salah seorang pedagang pasar lost Sungai Pinyuh, Buyung mengaku membenarkan meningkatnya aktifitas pasar menjelang perayaan natal tersebut. Dia memprediksikan aktifitas belanja akan semakin besar hingga minggu terakhir menjelang perayaan natal mendatang. “Pada tahun-tahun sebelumnya, puncak aktifitas masyarakat berbelanja semakin padat pada H-3 natal. Mungkin pada minggu depan akan lebih ramai dibandingkan minggu ini,” ungkapnya. o

Satpol PP KKR Siap Amankan Malam Tahun Baru Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kubu Raya, Andi Hasriyadi mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan 100 personel untuk pengamanan pada saat malam tahun baru. “Kita harapkan dengan demikian suasana pergantian tahun nanti bisa berjalan dengan aman dan lancar,” katanya. Ia menambahkan untuk semua wilayah di Kubu Raya dianggap rawan gangguan kamtibmas sehingga disiapkan minimal 100 personel. “Saat ini Satpol-PP tetap patroli demi mengantisipasi hal-hal yang akan mengganggu keamanan. Pengamanan secara mobile saat ini tetap dilakukan. Untuk personil yang akan diturunkan itu berkisar 100 personil,”katanya. Namun demikian untuk pengamanan tahun baru, Satpol PP juga diback up dari pihak Kepolisian dan TNI. “Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berlebihan dalam merayakan tahun baru nanti,” katanya. Ia menegaskan, kepada masyarakat Kubu Raya untuk tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan. Karena jika keapatan pihaknya meneguk minuman-minuman keras. Maka akan diambil tindakan penertiban. “ kita akan tertibkan jika masyarakat merayakan pergatian tahun dengan cara berlebihan. Karena hal tersebut dinilai menganggu ketertiban umum,”jelasnya. o


Bengkayang Borneo Tribune

Selasa, 18 Desember 2012

6

Sambut Natal, Warga Kinande-Darmex Berdamai Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang

Awang Ishack dan Abdul Muthalib melakukan penandatangan fakta integritas pada acara pengambilan sumpah janji dan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang di ruang Paripurna DPRD Singkawang, dan disaksikan langsung Gubernur Kalbar, Cornelis FOTO: Rudi

Awang-Abdul Resmi Pimpin Singkawang Borneo Tribune, Singkawang Gubernur Kalbar, Cornelis melantik sekaligus memimpin acara pengambilan sumpah janji Walikota dan Wa-

kil Walikota Singkawang masa jabatan 2012-2017 di ruang Paripurna DPRD Singkawang, Senin (17/12). Para undangan secara ter-

tib mengikuti jalannya pengambilan sumpah janji dan pelantikan tersebut yang diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 3 jam. Sementara di luar gedung, tampak aparat hukum seperti TNI/Polri berjagajaga untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kekacauan dan hal-hal yang tidak diinginkan selama pengambilan sumpah janji dan pelantikan berjalan. “Alhamdulillah, pada pagi ini pelaksanaan pengambilan sumpah janji dan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang masa jabatan 2012-2017 berjalan dengan lancar. Ini merupakan salah satu tugas penting yang diamanatkan oleh Presiden RI kepada saya selaku Gubernur Kalbar untuk melantik serta pengambilan sumpah janji Walikota dan WakilWalikota Singkawang. Untuk itu, selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota dalam melaksanakan tugas yang baru,” kata Cornelis. Setelah dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah janji ini, maka pada detik ini (Senin,17/12) Awang Ishack dan Abdul Muthalib sudah

resmi menjadi Walikota dan Wakil Walikota Singkawang. Maka dari itu, kepada Walikota dan Wakil Walikota yang dipilih oleh rakyat ini, untuk betul-betul melaksanakan fakta integritas yang sudah ditandatangani dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai sumpah tinggal sumpah, dan janji tinggal janji,” pesannya. Menurutnya, masyarakat sekarang ini sudah banyak yang pintar. Mereka sudah pandai komplain langsung kepada kepala daerah setempat. “Jangan kira jadi pemimpin itu enak. Berikanlah pelayanan publik secara adil,” katanya. Tak lupa juga, Cornelis mengingatkan kepada Awang Ishack dan Abdul Muthallib, jadilah pemimpin yang baik yang sudah diamanatkan dalam Undang-Undang. “Jangan setelah dilantik, 3 bulan ke depan sudah saling ribut dan berebut proyek. Hati-hati dalam menggunakan kekuasaan. Karena Walikota dan Wakil Walikota itu, masing-masing sudah ada tugasnya yang sudah diatur di dalam Undang-Undangan,” pesannya. (Freelancer/Rudi) o

Menyambut Natal yang tinggal menghitung hari dijadikan moment yang tepat bagi warga Kinande untuk berdamai dengan pihak perusahaan Darmex. “Karena Natal, masalah di Kinande kita dinginkan dulu. Kita ingin merasakan kemenangan pada hari Natal,” kata Tumpok, perwakilan warga Kinande. Tumpok sen-

diri memilih untuk pergi ke Pontianak. Sebagaimana diketahui, perkembangan terakhir di Kinande adalah pelaksanaan ritual adat yang digelar warga Kinande. Ritual itu dimaksudkan untuk menutup aktivitas perusahaan Darmex. Ritual adat tersebut terpaksa dilakukan karena pihak perusahaan tidak mengabulkan permintaan warga berupa kebun plasma. Sayang, ritual adat warga Kinande ditentang

sekolompok oknum warga. Diinfomarsikan Tumpok, sekelompok warga tersebut melakukan perusakan setelah beberapa jam ritual adat selesai dilakukan. ‘Untuk perusakan tersebut, kita terus melakukan negosiasi kepada warga yang melakukan perusakan. Kita telah mengetahui warga mereka yang merusak. Untuk menjaga kerukunan warga itu, pendekatan berupa negosiasi yang dilakukan,” ucap Tumpok. o

Frederika Lantik Ketua PKK Singkawang Boneo Tribune, Singkawang Ketua TP PKK Kalbar, Ny. Frederika Cornelis melantik Ny. Agustina Abdul Muthalib menjadi Ketua TP. PKK Singkawang untuk masa bhakti 2012 – 2017 di Aula Transit Kantor Walikota Singkawang, Jalan Firdaus, Senin (17/12). Dalam sambutannya, Ny. Frederika berharap dengan dilantiknya Ketua TP. PKK Singkawang yang baru, mudah-mudahan program PKK yang sudah berjalan dengan baik dapat dilaksanakan dengan baik. “Saya yakin pengurus PKK Kota Singkawang ini mampu, karena sudah banyak prestasi yang diraih baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional,” kata Ny. Frederika. Walikota Singkawang, Awang Ishak, dalam sambutannya berharap, PKK Kota Singkawang dapat

Pelantikan dan serah terima TP PKK Singkawang di aula Transit Kantor Walikota Singkawang, Jalan Firdaus, Senin (17/12) FOTO: Rudi

berkiprah menjalankan program visi, misi organisasi. Dalam kesempatan itu, ia juga mengucapkan terima kasih untuk PKK Kota Singkawang periode Ny. Elisabeth Majuyetty Hasan

Karman yang telah banyak berkontribusi dan bermitra dengan Pemkot Singkawang serta memperoleh banyak prestasi baik tingkat provinsi maupun nasional. (Freelancer/Rudi) o

185 Karatedo KKI Naik Tingkat Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang

KKI dan Kenaikan Pangkat FOTO:Mujidi/Borneo Tribune

Kushin Ryu M Karate-do Indonesia (KKI) Bengkayang melaksanakan ujian sabuk kenaikan untuk 185 peserta. Ketua Harian Pengurus Cabang KKI Bengkayang, Ramli mengatakan, kenaikan tingkat tersebut dilaksanakan di lapangan Kompi 641 C Bengkayang, Minggu (16/12). Pemegang DAN 1 ini menjelaskan tujuan dari kenaikan tingkat ini untuk melihat kemampuan para peserta selama berlatih di tiap ranting. “Yang kita lihat juga dalam kenaikan tingkat ini adalah fisik, mental dan teknik dasar yang dimiliki para peserta tersebut,” ujar Ramli. Tujuannya juga menyamakan beragam teknik dasar sesuai dengan yang diberikan oleh para pelatih yang selama ini menggembleng peserta. “Kanaikan tinggkat diuji oleh sembilan tim penguji dan dibuka oleh ketua umum, Ir. Siman Siahaan,” Sembilan tim penguji tersebut adalah, Viktor, Juliana, Ramli, Supriadi Incan, Dekolas, Dirus, Herlina, Jemi dan Mikias. “Dewan penguji ini tidak diragukan lagi. Mereka memiliki kemampuan yang dapat dihandalkan,” jelas Ramli. Ramli menjelaskan, perkembangan KKI di Bengkayang terus menunjuk kemajuan. Peserta yang terus bertambah. Untuk Ranting, pada tahun 2011 berjumlah lima, kemudian untuk 2012 bertambah hingga lima belas ranting. Tidak dipungkiri, KKI ikut mengembang olahraga karate di Bengkayang. Sebagai bukti, atlet KKI mewakili Bengkayang ikut dalam Kejuaran Daerah (Kejurda) Kalimantan Barat, 2011. ‘Saat itu, atlet kita memperoleh tujuh mendali, diantaranya dua emas, dua perak dan tiga perunggu” terang Ramli. Tambahnya, keberhasilan mengikuti kejuaraan tersebut tidak lepas dari andil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bengkayang dan para pelatih. o


Landak-Sanggau Borneo Tribune

Selasa, 18 Desember 2012

Maknai Natal dengan Kasih dan Sederhana Borneo Tribune, NgabangMemasuki suasana Natal 25 Desember tahun ini, Kasi Bimas Katolik Fajar Gani menyebutkan bukan hanya merayakan Ulang Tahun Yesus Kristus tetapi mempersiapkan iman diri sendiri untuk menanti kedatangan Sang Jurusselamat yang kedua kalinya. Disebutkan Fajar Gani, makna di hari Natal adalah menyiapkan diri, tidak dengan harus memaksakan diri untuk meriahkan Natal tetapi bagaimana dengan memaknai dengan suka cita, papar Fajar Gani, S.Ag, ketika ditemui Senin (17/12) kemarin. Di tempat yang sama, Kasi Bimas Kristen Hariyanto Uar, S.Th.MA.M.Pd.K, menghimbau kepada umat Nasrani baik, di kota maupun di daerah-daerah Khususnya Kabupaten Landak agar menjaga ketertiban, dan keamanan agar melaksanakan Natal dengan sebaik-baiknya, tidak merayakan Natal dengan pesta pora, mabuk-mabuk tetapi rayakanlah Natal sesuai dengan ajaran Alkitab. Dan kepada umat yang bukan Kristen (non Kristen), agar menghormati orang Kristen yang sedang merayakan Natal, memberikan ruang, memberikan waktu kepada umat Kristen untuk melaksanakan ibadah Natal-nya dengan memberikan suasana yang aman, suasana yang tertib dan memberi toleransi. “ Saya berharap pada yang beragama yang lain (Non Kristen) hormatilah Natal ini sebagai bentuk nyata kita mampu menjaga toleransi antara umat beragama,” ujar Hariyanto Uar. Haryanto Uar juga menyampaikan dalam menjelang Natal ada pesan Natal yang ia sampaikan kepada kepada umat Nasrani karena berdasarkan Kitab 1 Yohanes 4: 19 yang bunyinya, Allat telah mengasihi kita. “ Saya berharap kepada umat Nasrani kabupaten Landak, untuk merayakan Nalat tidak perlu dibebankan oleh kepentingan-kepentingan jasmani yang secara fisik yang terlalu membebankan umat dalam perayaan Natal, tetapi laksanakanlah Natal dengan sepenuh hati dengan apa adanya yang didasarkan dengan penuh kasih. Dan saya berharap, laksanakanlah Natal dengan kasih supaya dapat memaknai dengan nilai-nilai abadi,” katanya.

7

Korban Tabrak Lari

Dua Pelajar Tewas Ditempat Ratna Sari BorneoTribune, Sanggau

Dua pelajar di Kabupaten Sanggau, Alek (14) dan Hengky (12) warga Desa Tembawang Hangus Desa Semuntai Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau tewas di tempat, Minggu (16/12) sekitar pukul 20.15 WIB di Jembatan Semuntai Desa Semuntai setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak lari. Penabrak diduga sebuah mobil yang hingga kini belum diketahui. Menurut warga Desa Semuntai, Suwandi ketika dikonfirmasi, Senin (17/12) pagi mengatakan kecelakaannya itu pas di tengah jembatan Semuntai. Tetapi, yang me-

nabrak dua bocah tersebut lari dan tidak diketahui. Suwandi mengungkapkan, saat itu korban akan membeli bensin. Namun, sepulang dari membeli bensin, keduanya mengalami kecelakaan tragis. Ketika ditanya mobil apa yang telah menambrak bocah yang masih pelajar itu, Suwandi belum mengetahui mobil apa yang menabraknya. ”Kita juga belum tahu mobil apa yang menabrak,” ujarnya. Suwandi menambahkan, berdasarkan informasi, mobil itu lari ke arah Sanggau. Namun, warga tidak mengetahui secara pasti mobil yang menabrak tersebut. ”Di jembatan itukan memang sepi. Tapi, setelah kejadian tidak begitu lama orang sudah tahu, karena ba-

nyak yang lewat,” jelasnya. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Amri Yudhi ketika dikonfirmasi mengatakan tidak ada saksi mata dalam kejadian tersebut dan pihaknya masih belum bisa memastikan kronologis kejadian. Hingga kini pihaknya masih meminta keterangan dari saksisaksi yang mengetahui kronologis kejadian. Namun, belum ada informasi tentang sang penabrak. ”Yang pasti yang menabrak mobil, cuma kita belum tahu mobil apa. Saya belum bisa memastikan kronologisnya karena kita kesulitan tidak adanya saksi mata yang melihat kejadian tersebut. Sejauh ini kita masih lakukan penyelidikan di lokasi kejadian terkait kejadi-

an itu,” jelasnya. Amri mengungkapkan, dalam kurun waktu beberapa bulan belakangan ini kasus tabrak lari relatif meningkat dan menewaskan para korbannya. Namun, sejauh ini beberapa kasus tabrak lari berhasil diungkap. Dirinya pun berharap kasus yang baru saja terjadi akan bisa ditemukan pelakunya. ”Kita akan berupaya semaksimal mungkin dalam mengungkap kasus tabrak lari ini. Kita masih akan pelajari dulu bagaimana kejadian sebenarnya, dan jika ada informasi dari masyarakat harap segera melaporkan kepada pihak kepolisian,” harapnya. Amri menambahkan, kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sanggau, dalam

beberapa bulan terakhir ini terjadi peningkatan yang cukup drastis. Korban meninggal dunia juga tercatat cukup banyak dari beberapa daerah perlintasan di wilayah hukum Polres Sanggau. Karena itu pihaknya akan memaksimalkan gelar operasi lilin yang saat ini sedang dilaksanakan. ”Kita akan maksimalkan operasi lilin yang sedang berlangsung. Arus mudik hari raya Natal dan tahun baru bisa saja menjadi ancaman bagi para pengendara yang akan melakukan perjalanan jauh,” ungkapnya. Amri juga menghimbau kepada para pengguna jalan agar bisa lebih berhati-hati dan memperhatikan kecepatannya serta memikirkan keselamatan orang lain.o

Sesuai Ketua DPRD Kabupaten Landak Heri Saman,SH,MH saat ditemui wartawan di ruang kerjanya Senin (17/12) kemarin mengatakan setiap tahun kita merayakan Natal selalu dengan penuh sucacita dan damai sejahtera diharapkan menyambut dan memperingati Natal tahun 2012 tahun ini lebih meningkatkan iman. Kita tidak harus dengan bermewah-mewahan walau sederhana tetapi membawa berkat dalam kehidupan keluarga kita. Demikian juga dalam menyambut tahun baru tahun 2013 1 januri 2013 yang akan datang yang biasanya ada pawai supaya selalu tertib agar yang ikut pawai tertib dan masyarkat yang menonton di pinggir jalan juga tidak merasa risih atau bagaimana agar suasana bisa saling menyenangkan. “ Sekali lagi kami menghimbau sambutlah hari raya Natal dengan penuh sukacita dan damai sejahtera supaya kita semua dapat hidup dengan damai,” pesan Heri Saman.(Yohanes J dan Amat Dasa/Freelancer)o

Inf TEL nfoo HO HOTEL Manejer PTPN XIII kebun Ngabang Ir. AB. Simbolon (baju Putih-Red) saat menghadiri kegiatan Pasar Murah yang dilaksanakan di Wisma Adithia PTPN XIII kebun Ngabang, FOTO Amat Dasa/Borneo Tribune

Hadapi Perayaan Natal

Forum BUMN Adakan Pasar Murah Boneo Tribune, Ngabang Menghadapi perayaan Natal 2012 PTPN XIII Ngabang yang merupakan bagian forum Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi pelaksana pasar murah di kabupaten Landak. Pasar murah ini dilaksanakan di areal perkebunan PTPN XII Ngabang, tepatnya di wisma Adithia. Demikian hal ini dikatakan Maneger PTPN XII Ngabang A.B. Simbolon,

saat ditemui disela-sela acara tersebut sedang berlangsung, Senin (17/12) siang kemarin. “Pasar Murah ini diselenggarakan oleh forum BUMN, tapi pelaksanaannya dilakukan oleh PTPN XIII Ngabang. Acara ini merupakan kepedulian forum BUMN terhadap masyarakat seperti halnya saat ini, dengan pasar murah ini kita bermaksud untuk meringankan sedikit kebutuhan

masyarakat khususnya dalam menghadapi perayaan Natal. Demikian kata Adm PTPN XIII kebun Ngabang Ir.AB. Simbolon. Dalam pasar murah ini sekitar 1250 paket yang diperuntukan khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Adapun jenis barang yang dijual dalam pasar murah tersebut diantaranya beras, minyak goreng, gula dan

indomi. Sedangkan sasarannya adalah untuk masyarakat di 4 Desa yang Desa Amboyo Inti, Amboyo Selatang, Amboyo Utara dan Desa Temiang Sawi. “Agar peruntukan pasar murah ini tepat pada sasaran yang kepada masyarakat yang pra sejahtera kami membagikan kupon pembelian paket murah ini melalui Kepala Desa (Kades) di 4 Desa masingmasing. Hal ini kita nilai

akan efektif, karena Kades-kades inilah yang lebih tahu kondisi masyarakatnya,” kata A B Simbolon. A B Simbolon berharap dengan adanya pasar murah ini pihatnya dapat membantu kesulitan masyarakat. Hal ini merupakan wujud kepedulian PTPN XIII dan forum BUMN yang ada di Landak ini selain perkebunan juga perbankan. (Amat Dasa/Freelancer)o

24-26 Desember Libur Natal PNS

Thambie: PNS Jangan Langgar Disiplin Ratna Sari BorneoTribune, Sanggau Libur Natal bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijadwalkan hanya selama tiga hari dimulai dari tanggal 24 Desember hingga 26 Desember 2012. Keputusan itu mengikuti surat edaran 3 Menteri yakni Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans). Hal itu diungkapkan

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sanggau, Thambie CHR, Senin (17/12) pagi kemarin. Thambie mengatakan libur natal tersebut dianggap sudah cukup, karena hari Sabtu dan Minggu sebelum Natal, para PNS sudah libur. Jika diketahui ada yang memperpanjang masa libur tersebut dan tidak ada kebijakan Bupati Sanggau, itu sudah termasuk melanggar disiplin.. ”Kita mengacu pada surat edaran 3 menteri itu. Di

luar dari itu, tergantung dari kebijakan kepala daerah. Sepanjang tidak ada kebijakan Bupati, itu sudah melanggar disiplin,” ujarnya. Thambie menuturkan, sesuai PP nomor 53 hal itu diserahkan kepada masingmasing SKPD yang memberikan kewenangan. Kalau memang ingin lebih liburnya dari yang telah ditetapkan, bisa ajukan cuti tahunan selama enam hari. Karena cuti tahunan sekarang dipotong dengan cuti bersama yang jumlahnya

sama enam hari. Sehingga tidak ada lagi libur. Thambie menegaskan, bagi mereka yang memperpanjang liburnya tanpa ada keterangan yang jelas, maka mereka akan di sanksi yakni teguran secara lisan. Tapi, ketika ditanya apakah akan mengadakan sidak PNS setelah Natal atau tidak. Thambie mengatakan tidak akan adakan sidak. “Tapi kalau terkait hari raya ini, tidak akan adakan sidak. Saya fikir tidak terlalu perlu-lah. Karena kita ingin tumbuhkan

kesadaran orang tanpa adanya paksaan. Kita juga bisa memahami hari keagaaman mereka,” jelasnya. Namun, Thambie menambahkan, bahwa dirinya tidak sependapat dengan pemerintah Kabupaten/Kota yang melakukan sidak untuk menghukum pegawainya seperti usai libur hari raya keagamaan. “Saya tidak sependapat dengan Kabupaten/Kota yang menghukum pegawainya dengan lari atau apa saat tidak masuk kerja seperti hari raya ini,” pungkasnya.o


Sekadau Borneo Tribune

Selasa, 18 Desember 2012

8

RSUD Sekadau Kini Miliki Dokter Spesialis Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Masyarakat Sekadau kini tak lagi mengeluh harus berobat ke luar daerah. Pasalnya, kini RSUD Kabupaten Sekadau tersedianya dokter spesialis. Kebijakan Pemerintah Kabupaten Sekadau pada pelayanan dasar kesehatan, dengan memboyong sejumlah dokter spesialis yang bertugas di RSUD Sekadau

cukup bermanfaat bagi daerah. Karena itulah keluarga pasien merasa bersyukur Pemerintah Daerah telah berupaya memberikan fasilitas tersebut. “Dulu susah mau berobat, sebelum dokter sepesialis belum ada tugas di sini (RSUD). Saya kadang ke Sintang atau Sanggau. Terimakasih kepada Dokter, Rumah sakit dan Pemerintah Daerah,” kata Tadius, salah satu masyarakat Sekadau yang berobat di RSUD

Sekadau, belum lama ini. Tadius mengatakan dirinya tak lagi harus jauh membawa anaknya berobat ke daerah lain seperti ke Kota Pontianak. Di Dia mengaku anaknya yang kerap kali mengeluh sesak nafas. Kini ia bersyukur atas obat dan pelayanan yang diberikan dokter bisa mengurangi rasa sakit yang diderita anaknya. “Kami selalu konsultasi dengan dokter,” ucapnya. Sebelumnya, Dirut RSUD Kabupaten Sekadau, dr Li-

bra Soetomo, mengatakan sejak ada dokter spesialis jumlah pasien yang berobat di RSUD Sekadau terus meningkat. Termasuk pasien yang memilih rawat inap. “Bahkan waktu lalu, khusus pasien kelas III, sudah tidak tertampung lagi. Karena lebih dari 100 persen,” ujarnya. Jumlah mencapai seratus, kata Libra, karena sudah melebihi jumlah bangsal perawatan khusus pasien kelas III. Saat ini, jumlahnya un-

tuk pasien kelas III di RSUD Sekadau hanya tersedia sebanyak 60 buah saja. “Kita tentu tidak boleh menolak pasien yang datang. Makanya mereka yang tidak lagi mendapatkannya di kelas III ini kita gabungkan dengan pasien kelas II atau kelas I,” terangnya belum lama ini. Meningkatnya jumlah warga yang berobat ke RSUD Sekadau memang tidak terpisahkan dari kebijakan Pemerintah Kabupa-

ten Sekadau yang memboyong dokter spesialis pada akhir tahun lalu. Sebelumnya, RSUD Sekadau tak memiliki satu pun dokter spesialis, sehingga tingkat kunjungan sepi. Pada kesempatan lalu, Bupati Sekadau Simon Petrus bersama dengan Ketua DPRD Sekadau Aloysius, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau dr Wirdan Mahzumi datang langsung ke Makasar untuk mengadakan MoU bersama

pihak kampus Unhas Makasar dan para dokter spesialis yang bertugas di RSUD Sekadau. Sementara dua dokter spesialis lainnya merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Sekadau dengan Kementerian Kesehatan. Agar mereka betah di Sekadau, Pemerintah Kabupaten bahkan memberikan intensif kepada mereka dengan gaji Rp 20 juta per bulan, berikut didukung dengan fasilitas mendasar lainnya. o

Ajang Turnamen Sumpit Kodam

Atlet Sekadau Komitmen Tingkatkan Prestasi Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau

PESUMPIT kelas Putri asal Sekadau saat berlaga di turnamen sumpit di Pontianak, Minggu (17/12).

Setelah ajang turnamen sumpit Kodam XII Tanjungpura Pontianak, yang berlangsung Minggu (17/12) berakhir. Kontingen Sekadau berjanji akan meningkatkan prestasi di masa mendatang di bidang olahraga menyumpit ini. Ketua Pengurus Cabang Olahraga Sumpit Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno mengaku bangga atas prestasi yang diperoleh pesumpit asal Sekadau. Menurutnya, prestasi ini menjadi motivasi ke depan agar pesumpit asal Sekadau lebih meningkatkan prestasi pada event-event lainnya. “Kita tidak berkecil hati mendapatkan lima besar dalam turnamen ini, ke depan kita akan lebih meningkatkan prestasi, terutama sesi latihan pesumpit akan dilaksanakan ” terangnya. Subarno mengakui persi-

apan memang belum matang. Terutama waktu latihan yang singkat sehingga berpengaruh kepada persiapan atlet sumpit. “Kita akui memang waktu latihan sedikit, sehingga ada beberapa pemain yang grogi di lapangan, semoga saja dengan adanya event ini mental mereka terlatih,” ucapnya. Menurutnya, olaraga sumpit sudah rutin dilestarikan pesumpit asal Sekadau pada kegiatan lainnya seperti Gawai Dayak. Karenanya, Pengcab Sumpit berencana membuat kegiatan sumpit perdana di Kabupaten Sekadau tahun 2013 mendatang. “Sampai sekarang sumpit rutin dilestarikan anakanak muda. Kita bangga dengan partisipasi dan semangat mereka, dan bisa menunjukan kreativitas. Ke depan, kita juga berencana membuat event sumpit di Sekadau,” timpalnya. Ria Resti, satu dari atlet sumpit kelas Putri asal Sekadau semula tak me-

nyangka dirinya mampu mengumpulkan poin dalam dua kategori turnamen sumpit kelas Putri “Latihan kemarin, malah aku menyumpit ndak bagus. Entah kok di pertandingan bisa lebih bagus dari latihan,” tuturnya ceria, di selasela turnamen. Pada sesi pertama Ria, mampu mengumpulkan poin 260 pada kelas Perorangan Sesi Jongkok. Ia berhasil membidik empat busur peluru sumpit pada ruang bidikan. Sementara itu, di kelas putra, Darmin berhasil meraih poin tertinggi dari teman-temannya. Kendati mampu meraih juara harapan lima, menurut Darmin prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pesumpit asal Sekadau. “Setidaknya, tim kita bisa menyisihkan beberapa Kabupaten/Kota se Provinsi Kalbar, tertama perolehan poin,” tuturnya mahasiswa semester akhir di salah satu perguruan tinggi di Pontianak ini. o

Moratorium Pemekaran Desa/Kelurahan

Tim Pemekaran Desa Diminta Tetap Semangat Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Nehemia Renta, mengimbau kepada tim pemekaran desa baru di Sekadau agar terus mempersiapkan persyaratan administrasi desa. Hal ini dimaksud agar data-data pemekaran desa masuk di Pemerintah Kabupaten Sekadau untuk menginventarisir calon desa yang akan dimekarkan. Kendati menurut Nehem ada moratorium pemekaran desa dan kelurahan hingga 2014 mendatang dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Namun masih ada harapan pemekaran desa di Sekadau dengan alasan dan pertimbangan desa di Sekadau masih masuk dalam kategori wilayah tertinggal/ terpencil. “Kita harap Pemerintah Pusat di Mendagri memberikan pertimbangan dan kebijakan untuk tidak memoratorium pemekaran desa khusus yang menyandang wilayah terpencil atau wilayah tertinggal seperti di desa di Sekadau, termasuk di daerah perbatasan, dan kepulauan,” ungkap Nehem, baru-baru kemarin. Aturan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 menyebutkan keputusan Pemekaran Desa, Kelurahan, dan Kecamatan harus melalui peraturan pemerintah (PP). Namun sejak berlakunya

Nehemia Renta FOTO Bagus Kosminto/Borneo Tribune Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, keputusan pemekaran cukup lewat Peraturan Daerah (Perda). Kendati UU di atas terbentur dengan kebijakan moratorium pemekaran desa/kelurahan/kecamatan di Indonesia, namun menurut Nehem, Mendagri perlu membuat kebijakan strategis untuk Kabupaten/Kota baru termasuk di Kabupaten Sekadau. “Alasannya kan untuk percepatan pembangunan di daerah, apalagi desa kita di sini (Sekadau) rata-rata desa terpencil,” tuturnya. Dengan pemekaran desa

baru ke depan menurut Nehem mempermudah pemekaran wilayah kecamatan baru, dengan alasan jangkauan administrasi di kecamatan induk masih luas. Ada beberapa wacana Pemerintah Kabupaten Sekadau ke depan ingin memekarkan kecamatan baru di Sekadau seperti Kecamatan Sebarang Kapuas, Kecamatan Simpang Empat Kayu Lapis, Kecamatan Sebetung. “Nah, dengan memekarkan desa tentunya mendorong percepatan pemekaran kecamatan baru. Ini harapan kita,” tandasnya. o


Selasa, 18 Desember 2012

Sukmayadi Jabat Kades Tekelak Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh CALON Kades petahana Desa Tekelak, Sukmayadi kembali terpilih menjadi Kades Tekelak untuk masa periode lima tahun kedepan. Pria yang akrab disapa Haji Anam ini berhasil mengalahkan pesaing terkuatnya Tambi Mas Taufik dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tekelak, Kecamatan Pinoh Utara, Senin (17/12). Ketua panitia Pilkades Tekelak, Badrun menerangkan, Pilkades Tekelak untuk periode 2013-2018 sesuai dengan surat keputusan nomor 061/BPD-DT/XI/2012 diikuti oleh tiga calon. Satu calon petahana, Sukmayadi, serta Tambi Mas Taufik dan Abang Basri. “Dalam Pilkades hari ini (kemarin) ada 525 orang masyarakat yang mengikuti Pilkades. Dari jumlah tersebut, Sukmayadi berhasil mengungguli dua pasangan lainnya dengan 267 suara,” terang Badrun. Diterangkan, dari 525 suara, Tambi mendapatkan 231 suara. Sedangkan Abang Basri mendapatkan 19 suara. Sedangkan 8 suara tidak sah karena dianggap rusak. Hasil pesta demokrasi yang dilaksanakan di Desa Tekelak pun kemudian menetapkan bahwa Sukmayadi kembali memimpin untuk perio-

KASUS pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kini semakin marak terjadi di Melawi. Dalam data statistik kriminal di wilayah hukum Polres Melawi, khususnya curanmor menunjukkan peningkatan mencolok karena hingga satu bulan terakhir ada belasan sepeda motor milik warga hilang. “Dari kejadian ini kami imbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati saat meninggalkan kendaraannya, juga mengimbau warga untuk mewaspadai aksi curanmor yang disebutkan mulai marak di penghujung tahun ini,” kata Kasat Reskrim Polres Melawi, AKP Joko Sulistiyono baru-baru ini. Ia menyebutkan, beberapa orang dari pelaku curanmor di wilayah hukum Polres Melawi sudah ditangkap dan sejauh ini masih dalam proses penyelidikan hingga pe-

9

Tagana Cari Korban Tenggelam Warga Tontang

H Sukmayadi Foto Eko Susilo/Borneo Tribune

de lima tahun berikutnya. “Hasil Pilkades ini sudah disahkan dan ditandatangani oleh ketua BPD Tekelak, yaitu bapak Bujang Syafaruddin,” ungkap Badrun. Pelaksanaan Pilkades Tekelak pun berlangsung aman dan damai baik sebelum pemilihan maupun hingga saat pemilihan berlangsung. Seluruh masyarakat dan para calon kades telah bersamasama menjaga suasana damai di Desa Tekelak. “Pelaksanaan berjalan lancar dan aman bahkan sampai perhitungan suara. Kami berharap kondisi aman ini dapat terus terjaga sampai kapan pun. Kita juga mengucapkan selamat kepada Pak Sukmayadi yang kembali terpilih menjadi kades Tekelak,” pungkasnya. †

laku curanmor semuanya berhasil diamankan. Pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati hati dalam menyimpan kendaraan. “Kami mengimbau kepada pemilik sepeda motor agar memastikan kendaraannya sudah terkunci saat di parkir. Jangan biasakan kunci kontak dan STNK tertinggal di kenderaan. Terpenting lagi, pakailah kunci ganda pada kendaraan. Ini penting untuk mengantisipasi terjadinya pencurian kendaraan,” katanya. Joko juga menyebutkan kawasan rawan curanmor di Melawi sebagian besar terjadi di wilayah Kota Nanga Pinoh. Kendati demikian, Joko meyakini jika sindikat curanmor ini juga berpindahpindah tempat saat menjalankan aksinya. “Makanya masyarakat tetap kita minta untuk selalu waspada, apalagi kasus curanmor tidak mengenal tempat dan waktu,” harapnya. †

ISAK tangis masih menyelimuti rekan-rekan dan keluarag dari, Gurun (30) warga Tontang asal Sange, Kecamatan Ambalau, Sintang yang tenggelam di Sungai Melawi, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Sabtu (15/12) yang hingga kini belum juga ditemukan . Bersama pihak keluarga, anggota Tagana Melawi melakukan pencarian korban dengan menyisir Sungai Melawi mulai dari tempat lokasi kejadian hingga ke daerah Keninjal sejak pukul 08.00 wib ,Senin (17/12). Sayang, pencarian korban belum juga berhasil. “Kita baru mendapat informasinya hari ini dari pihak keluarga. Pencarian akan terus kita lakukan, mudahmudahan bisa segera ditemukan. Jika seandainya kemungkinan terburukpun terjadi, korban biasanya sudah mengapung disungai karena sudah dua hari tenggelam. Terkecuali masih sangkut di akar-akar pohon tepian sungai ataupun di bawah lanting yang biasanya terjadi,” ucap Koordinator Tagana Melawi, Adang Wahyudi, kepada Borneo Tribune. Sementara itu Yus, Abang korban menceritakan, bahwa Gurun pergi ke Nanga Pinoh bersama dua orang kawannya membeli barang sembako untuk dibawa ke Ambalau dengan menggunakan perahu

wali murid. Acara dihadiri sekitar 150 orang beserta undangan. Konferensi Pemuda Internasional dalam Merayakan Keragaman Budaya Dunia terbagi menjadi lima bagian, yaitu Pidato Bahasa Inggris, Presentasi Budaya, Aktivitas Kelompok, Pameran Kuliner, dan Penampilan Tambahan. Untuk Pidato Bahasa Inggris, para utusan siswa akan berpidato menyampaikan sudut pandang mereka mengenai sejumlah topik yang disampaikan oleh siswa dari negara yang berbeda. Topiknya antara lain “Traditional and Modern Culture in My Country”, “Places Worth Visiting in My Country”, dan “Burning Issues as an Expatriate Student Living Abroad”. Dalam kegiatan Presentasi Budaya, para siswa memperkenalkan warisan budaya mereka dalam bentuk pertunjukan budaya. Sedangkan untuk aktivitas kelompok, perwakilan siswa dari tiap sekolah digabung dalam kelompok campur yang terdiri dari keempat negara, dan setiap kelompok akan berkompetisi satu sama lain.

Tagana Melawi saat mencari Gurun, korban tenggelam di Sungai Melawi yang belum juga ditemukan keberadaanya. FOTO: Eko Susilo/ Borneo Tribune

kelotok (Kapal motor,red). Gurun sendiri adalah pekerja pengangkut barang milik bosnya di perahu itu. Ketika hendak kembali ke Ambalau, lantaran waktu pun sudah sore. Perahu yang digunakan akhirnya tambat di daerah Desa Paal untuk beristirahat. Namun naas tidak bisa dielak, ketika ingin membeli sayur kepasar sekitar jam 18.00 wib, Gurun tergelincir dari perahu dan terjatuh ke sungai. Kuat dugaan air su-

ngai yang deras menyulitkan Gurun untuk berenang. Rekan seperahunya yang melihat kejadianpun langsung berusaha menyelamatkan namun tak mampu meraih korban yang sudah tenggelam ke sungai. “Dalam perahu kelotok hanya mereka bertiga saja. Saat kejadian sang pemilik perahu yakni Budi melihat jelas bahwa Gurun jatuh ke sungai, akibat tergelincir ketika ingin membeli sayur. Pada saat

kejadian,Gurun menggunakan baju berlengan pendek bewarna kuning,” ucap Yus, kepada Borneo Tribune disela-sela pencarian. Melihat kejadian tersebut, rekannya pun langsung mencari korban dan meminta bantu dengan warga setempat. Yus mengaku hanya bisa pasrah kepada Tuhan dengan kejadian itu dan berharap adiknya bisa segera ditemukan dalam keadaan apapun. Pihaknya juga berencana akan

melakukan pencarian korban dengan cara menyelam. Karena dikhawatirkan korban tersangkut di bawah lantinglanting yang berada di pinggiran sungai Melawi. “Kami sekeluarga sudah pasrah dan berdoa, semoga adik kami bisa ditemukan. Kasihan istrinya di kampung yang sudah shok mendengar kejadian ini. Apalagi adik saya baru menikah sekitar 1 tahun dan belum memiliki buah hati,” pungkasnya. †

Program Peningkatan Kehidupan Nelayan Juga Sentuh Ranah Pendidikan KAWASAN Pelabuhan Perikanan Teluk Awang merupakan pusat industri perikanan terpadu Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN). Pada tahun 2011 program PKN di NTB dilaksanakan di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bima, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa. Selanjutnya pada tahun 2012 ini, program PKN dilaksanakan di Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Dompu dan Kabupa-

KBRI-Sekolah Indonesia Riyadh Gelar Konferensi Keragaman Budaya ATAS Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh bekerja sama dengan Sekolah Indonesia Riyadh menyelenggarakan acara Konferensi Pemuda Internasional dalam Merayakan Keragaman Budaya Dunia (Youth Conference on Celebrating Word’s Diversity). Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2012 di kantor KBRI Riyadh, dan dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Gatot Abdullah Mansyur. Terdapat empat sekolah asing di Riyadh yang berpartisipasi dalam acara ini, yaitu Sekolah Indonesia Riyadh, Al Yasmin International School (India), Ozone International School (Afrika), dan Palm Crest International School (Philipina). Peserta dari masing-masing sekolah terdiri dari 25 delegasi dengan rincian maksimal tiga pembicara, sepuluh peserta pertunjukan kebudayaan, sepuluh perwakilan sekolah, dan dua

Borneo T Tribune

Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

Curanmor Marak, Warga Diminta Waspada Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

Sintang-Melawi

Sementara untuk kegiatan Pameran Kuliner, masing-masing sekolah membawa santapan khas dari negara masing-masing, untuk dicicipi siswa dari sekolah. Dan dalam Penampilan Tambahan, ada Paduan Suara Campur, Lagu Kelompok, dan Lagu Kebangsaan. Konferensi Pemuda Internasional dalam Merayakan Keragaman Budaya Dunia (Youth Conference on Celebrating Word’s Diversity) ini merupakan kegiatan perdana yang akan terus dikembangkan ke depan. Acara ini akan menjadi medan implementasi bagi siswa Sekolah Indonesia Riyadh agar selalu aktif dan dinamis dalam berinteraksi dengan siswa internasional di luar negeri guna menjawab tuntutan zaman dalam globalisasi. Acara ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menjalin hubungan antarsekolah di Arab Saudi yang terikat dalam sebuah Sister School. (kemdiknas) †

ten Lombok Tengah, tepatnya di Pelabuhan Perikanan Teluk Awang. Program PKN ini akan dilanjutkan pada tahun 2013 dan 2014. Ditemui pada acara pencanangan kawasan PKN, pada Minggu (16/12), seorang nelayan dari Dusun Arum Manis Praya Timur Lombok Tengah, Muhammad Amin, mengungkapkan kebahagiaannya terkait pencanangan ini. Selain karena dusunnya mendapat bantuan bidang perikanan melalui Kelompok Usaha Bersama, dirinya juga merasa dibantu pemerintah dalam bidang pendidikan.

“Cucu saya yang masih SD sudah merasakan pendidikan gratis dan juga diajarkan muatan lokal bidang kelautan dan perikanan di sekolah,” ungkapnya. Tujuan program PKN ini untuk meningkatkan wirausaha dan pendapatan nelayan, diintervensi langsung dan terintegrasi oleh 12 kementerian dan lembaga terkait sesuai Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2011 tentang tim koordinasi peningkatan dan perluasan program pro–rakyat, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kemente-

rian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Badan Pertanahan Nasional, Badan Pusat Statistik, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan, PLN Pertamina dan Perbankan. Program PKN adalah salah satu program pro rakyat untuk percepatan pengentasan kemiskinan berbasis pela-

buhan perikanan-pangkalan pendaratan ikan. Kegiatan peningkatan kehidupan terdiri dari pembangunan rumah sangat murah, pengembangan lapangan kerja alternatif dan pendapatan bagi keluarga nelayan, skim kredit usaha menengah kecil dan kredit usaha rakyat, pembangunan SPBU solar, pembangunan cold storage, pelayanan angkutan umum murah, pembangunan fasilitas sekolah dan puskesmas, dan pengembangan fasilitas bank perkreditan rakyat. (kemdiknas) †

Helmy Faishal Menteri Pertama Kunjungi Lipang SEPANJANG Sabtu (8/ 12) menjadi hari istimewa bagi Kabupaten Sangihe, khususnya masyarakat kepulauan Lipang. Pasalnya, hingga lebih 67 tahun menjadi bagian dari wilayah NKRI, pulau berpenduduk 400 orang di ujung Sulawesi Utara tersebut, baru kali ini dikunjungi langsung oleh seorang pejabat setingkat menteri dari pemerintah pusat. Adalah Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini, yang sejak pagi hingga petang, Sabtu kemarin, melakukan kunjungan kerja sekaligus dialog tatap muka dengan masyarakat di dua desa yakni Desa Pulau Lipang, dan Desa Pulau Dagho, Kecamatan Tamako, Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara. “Ini tentu akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi kami dan masyarakat Lipang khususnya, sebab Bapak Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia bapak Helmy Faishal adalah menteri pertama yang mengunjungi

pulau Lipang ini,” tutur Bupati Sangihe HR Makagansa. Di Desa Lipang, Menteri secara langsung menanyakan persoalan-persoalan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat mulai dari kesehatan, pendidikan, ketersediaan listrik, dan sarana transportasi antar pulau. Menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa ini juga berkesempatan meresmikan sarana ‘riverse osmosis’ (RO) atau alat yang bisa mengubah air laut menjadi air tawar yang siap konsumsi untuk masyarakat Lipang. Pada kesempatan yang sama menteri Helmy Faishal juga menerima dan merespon langsung masukan dari masyarakat setempat. Sebut saja Raymond Lerah, 52, seorang guru SMP Lipang. Dia mengungkapkan, ada dua kendala mendasar terkait proses pendidikan di kampungnya. Pertama menyangkut ketidaktersediaan mess bagi guru. Setiap harinya, tenaga pengajar yang berasal dari luar pulau terpaksa harus menginap di rumah warga untuk menyiasati kendala transportasi antar pulau yang cukup menyita waktu.

Kedua, kebanyakan anakanak kampung Lipang hanya bersekolah sampai SMP saja. Untuk melanjutkan ke SMA, mereka kesulitan. Satu, lokasi sekolah SMA yang hanya berada di pulau Tahuna bisa ditempuh lebih dua jam menggunakan angkutan kapal. Kedua, keterbatasan ekonomi membuat para orang tua siswa enggan menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang lebih tinggi. “Kami total ada 7 orang guru disini. 3 mengajar di SD, yang 4 di SMP. Kami membutuhkan mess penginapan agar tidak menginap di rumah warga lagi,” kata Raymond kepada Menteri PDT. Masalah lain juga disampaikan Mulyati Amintia, 44, satusatunya bidan desa di kampong Lipang. Dia mengatakan, secara umum tidak ada masalah untuk penanganan kesehatan. Kendala paling berarti adalah menyangkut ketersediaan obat-obatan dan sarana rawat inap yang belum memadai. “Saya bidan sekaligus istri Kepala Desa ini pak. Syukur untuk pelayanan kesehatan dukungan dari pemerintah desa sudah cukup buat kami,”

paparnya. Terkait persoalan-persoalan yang disampaikan masyarakat ini, Menteri menanggapinya dengan langsung berkoordinasi dengan Bupati Sangihe, dan Tiga Deputi Kementerian yang turut mendampingi kunjungan ke Lipang. Dalam kesempatan kemarin, Menteri PDT Helmy Faishal juga menegaskan siap membangun tempat pengawetan ikan atau “cold storage” di Desa Dogha, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada 2013. Potensi ikan tangkap di desa itu menurut Menteri sudah saatnya untuk dikembangkan agar para nelayan bisa lebih bersaing dengan nelayan di pulau lain dalam memproduksi hasil ikan tangkap. Kunjungan Menteri PDT Helmy Faisahl Zaini di Lipang dan Dogha mengajak serta Ketua Komisi V DPR RI Yasti Supredjo, didampingi Wagub Sulut Djohari Kansil dan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe HR Makagansa. (kemenegpdt) †


Selasa, 18 Desember 2012

Kecamatan Mustinya Miliki Kalender Pariwisata Borneo Tribune/Putussibau DALAM rangkaian Festival Danau Sentarum Betung Kerihun barubaru ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah melakukan pertemuan dengan perwakilan masing-masing kecamatan dan membicarakan terkait pengembangan potensi wisata masingmasing daerah di wilayah Kapuas Hulu. ”Masing-masing dari perwakilan tersebut mengajukan sejumlah event yang nantinya akan kita pertimbangkan untuk masuk dalam kalender pariwisata Kapuas Hulu. Banyak potensi yang kita miliki selama ini tetapi belum dikembangkan. Sehingga melalui kalender pariwisata yang akan kita buat tentunya diharapkan dapat menggali potensi wisata dan mempromosikannya keluar, “ kata Alexander Rombonang Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kapuas Hulu, baru-baru ini. Dikatakan Rombonang potensi wisata yang dimiliki Kapuas Hulu bukan hanya wisata alam akan tetapi wisata budaya juga memiliki potensi yang selama ini hanya dianggap sebagai acara biasa-biasa saja. Di antarnya yaitu ritual-ritual adat tahunan seperti acara adat Pamolek Beok dari Suku Dayak Tamambaloh, dan masih banyak lagi potensi wisata lainnya baik itu yang dimiliki suku Dayak maupun suku Melayu. ”Kita rancang dari Januari sampai dengan

Desember event-event dari masing-masing daerah. Sehingga bisa memiliki nilai jual yang menarik. Selama ini prosesi adat yang dilakukan secara turun temurun itu hanya dianggap sebagai acara biasa saja, padahal hal tersebut sesuatu yang unik dan memiliki potensi, sayang jika tidak dikembangkan,” jelasnya. Sementara itu Wakil Bupati Kapuas Hulu Agus Mulyana mengatakan bahwa seminar untuk pengusulan event masuk dalam kalender pariwisata Kapuas Hulu baru tataran pengusulan bukan keputusan. Dalam seminar tersebut menghimpun sejumlah event-event di masing-masing daerah yang kemudian akan dipertimbangkan apakah bisa masuk dalam kalender pariwisata Kapuas Hulu. Sedangkan perang Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sifatnya wajib membantu dan mendukung kegiatan tersebut. Dan diharapkan masyarakat setempat bisa siap untuk melaksanakannya. ”Jadi tidak semua usulan event tersebut masuk dalam kalender pariwisata ada kriterianya. Salah satu contoh event masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Juni umumnya di daerah Lintas Utara ini ada acara ritual adat, di pesisir sungai Kapuas ada kegiatan lomba sampan, di Hulu Gurung ada Bumi Kasturi itu merupakan event budaya yang dimiliki Kapuas Hulu dan sangat penting untuk terus dikembangkan,” tandasnya. (Freelancer/ Timotius) †

Kapuas Hulu

Borneo T Tribune

Jalan Perbatasan Segera Tuntaskan Borneo Tribune/Putussibau WAKIL Bupati Kapuas Hulu Agus Mulyana meminta agar pihak kontraktor mengutamakan kualitas pembangunan infrastruktur khususnya jalan yang menuju daerah perbatasan. Jangan sampai asal-asalan dikerjakan. ”Yang menikmati pembangunan infrastruktur tersebut yaitu masyarakat itu sendiri. Maka pihak perusahaan yang mengerjakan pekerjaan pembangunan jalan menuju perbatasan harus benar-benar mengutamakan kualitas pekerjaan,” kata Mulyana yang juga tokoh daerah perbatasan, belum lama ini. Menurutnya program pembangunan untuk daerah perbatasaan saat ini sudah dirasakan

Penanganan pembangunan jalan menuju daerah perbatasan oleh pemerintah dinilai lamban, pasalnya hingga saat ini ruas jalan antara Kecamatan Batang Lupar menuju Kecamatan Badau mengalami kerusakan cukup serius apabila terus dibiarkan. FOTO: Timotius/ Borneo Tribune langsung oleh masyarakat. Hanya saja saat ini masih dalam tahap pembangunan, yang diminta kata Mulyana pembangunan

tersebut mesti mengutamakan kualitas pembangunan. “Bertahun-tahun masyarakat perbatasan menung-

gu uluran tangan dari pemerintah, nah saat ini pemerintah sudah memberikan perhatian kita tidak ingin pihak pelaksanannya

Aparat Diminta Tidak Tebang Pilih

Borneo Tribune/Putussibau MEMANG tidak bisa dipungkiri hingga saat ini masyarakat di daerah perbatasan sangat tergantung dengan produkproduk luar negeri dari Negara Jiran. Tetapi tentunya ada batasan-batasannya. Hanya saja selama ini masyarakat menilai bahwa dalam penegakan hukum terkait keluar masuknya produk-produk asal Malaysia tersebut, petugas dinilai masih

melakukan tebang pilih. “Yang kita lihat apabila masyarakat membawa barang Malaysia masuk cepat diproses dan ditangkap. Jika barang-barang masuk dalam jumlah banyak dari suatu perusahaan bahkan oleh sekelompok orang dengan mudahnya masuk ke Indonesia. Seakan-akan para petugas ini melakukan tebang pilih,” kata Dominius Jakson Jangguk, mantan Kepala Desa Kekurak Kecamatan

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy untuk kegiatan formal maupun informal

Badau, Minggu (16/12). Menurut Jangguk sejumlah barang Malaysia yang sering masuk ke daerah perbatasan berupa sembako termasuk gula, minyak, semen, dan tong gas. Dituturkannya, apabila masyarakat membawa gula misalnya saja sepuluh kilo, oleh petugas dipersulit dipertanyakan dokumen pembelian dan pembayaran. Tapi jika ada sekelompok orang bawa minyak bawa semen, gula beratusratus kilo dengan santainya bisa masuk ke Indonesia. “Kondisi inilah yang menjadi keluhan masyarakat perbatasaan saat ini. Sebenarnya kenapa sejumlah barang dalam partai besar bisa masuk dan dengan mudahnya

Dominius Jakson Jangguk FOTO Timotius/Borneo Tribune

lolos. Saya secara pribadi sangat menyesalkan, jika masyarakat dipersulit seperti ini.Kapan masyarakat bisa aman dan nyaman mengkonsumsi barang. Padahal aturan yang tidak jelas seperti ini. Sebab saya lihat yang kecil dikoreksi yang besar malah ditutupi,” ungkapnya. Padahal kata Jangguk

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

PALAPA TAXI

PONTIANAK - SINGKAWANG (PP) PONTIANAK SINGKAWANG

Jl. Arteri Supadio Ruko No. 1-2

Jl. Niaga No. 25

0561-717 8888 0562-333 9999 0821 4876 8888 0821 4876 9999 ARMADA INNOVA & YARIS ARMADA INNOVA & YARIS JAM JAM BERANGKAT :

BERANGKAT:

05-07-08-09-10-11-13-14-15-16-17-19.00 WIB 05.00 - 08.00 - 11.00 - 14.00 - 17.00 - 19.00

malah mengabaikan kualitas pekerjaan, kasihan masyarakat, “ ujarnya. Saat ini kata Mulyana, kondisi program pembangunan untuk daerah perbatasan cukup banyak. Selain meminta kualitas pekerjaan diutamakan, Mulyana juga meminta kepada seluruh masyarakat di daerah perbatasan untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah. ”Masuknya suatu pembangunan itu diperlukan perjuangan, kita sudah rasakan bertahun-tahun kondisi jalan Lintas Utara sebelumnya rusak parak. Selain untuk kualitas pekerjaan yang perlu diperhatikan, saya juga meminta masyarakat selalu mendukung program pemerintah tersebut,” pintanya. (Freelancer/ Timotius) †

Keluar Masuk Barang Malaysia

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan busana batik bagi Anda dan Keluarga

Telp. 0561-577868

10

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

petugas yang bertugas di perbatasan ini diberikan pendidikan dan harus memberikan contoh yang benar. Salah satu contohnya pada tanggal 23 Maret 2012 belum lama ini telah ada penangkapan kendaraan illegal berupa Hlux satu buah, Kembara satu buah dan kendaraan bermotor satu. “Saya merasa aneh barangnya ketangkap, malah pelakunya tidak tertangkap. Celakannya lagi pelaku kabur kemudian mencuri motor keluarga saya. Bahkan mobil yang diamankan tersebut dibawa ke bengkel dan dirubah menjadi warna coklat dan ditulis Satria Sakti. Kalau setahu saya jika barang ditangkap dijadikan Barang Bukti (BB) tidak bisa diapaapakan, yang saya lihat BB dijadikan hak milik dan inventarisir oknum pejabat, itulah kita sangat kesal,” terangnya. Diutarakan Jangguk bahwa masyarakat perbatasan sangat gembira dan menyambut baik banyaknya petugas di perbatasan dengan harapan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Faktanya di lapangan segala aturan semakin tidak jelas. “Jadi saya rasa harapan mendasar masyarakat jika memang petugas mau menegakan aturan benar-benar ditegakan, jangan sampai terjadi tebang pilih. Jika memang tebang pilih ini masih berlanjut entah bagaimana nasib masyarakat ini. Jika terus dipersulit kemungkinan masyarakat tidak layak menjadi warga negara Indonesia, lebih baik dikembalikan ke Negara Malaysia aja. (Freelancer/Timotius) †

IKLAN BARIS Dijual

Dicari

Peluang Usaha

Rumah Permanen. Jl. Purnama Komp. Dinasti Indah Blok B No. 14 Ptk. Ukuran Tanah 10 x 18 m2, Ukuran Bangunan 9 x 15 m2. Hub:085252015279

SGR, Guru PAUD/TK, Bersedia Ikut Diklat, Lgsg Penempatan, Hub. Jl. Pancasila No. 207 Telp. 761562

BISNIS FOREX! Daftar hr ini, besok psti dpt Profit (7% selama 100 hr) www.forexal.com SMS “PETUNJUK” Hp.087885563999 T.07789645034

Dijual Bangunan Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Peluang Bisnis INVESTASI EMAS! Hari ini daftar mulai besok Dpt PROFIT (7%/hari) www.forecashier.com/ID.000833 /SMS “MINAT”.Hp.087775210833

Dijual Tanah

Peluang Bisnis

Jln.Purnama I Gg. Purnama Indah 1 No. 21. Menuju Komplek Dinasti Indah. Uk. 16 x 27 m. Bangunan L 14,5 m, P 18,5 m. Hub. Bpk. Gusti Hp. 081256983336

Bisnis Forex! Modal Min Rp.300rb, Profit Besar, Cek UTK Pns, Pensiunan dll. Info www. inforexal.com, SMS “MINAT” Hp. 087885563999

DIJUAL CEPAT TANAH SHM, tanpa perantara. * Jl. Gusti Situt Mahmud, Gg. Selat Makasar, Siantan (blkng BPAS) LT 1000 m2 Rp. 300 jt (nego). Hub. 0819 565 2794/0561 700 4977

Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Dijual tanah, 364 M 2, Jl. Danau Sentarum, Gg. Wonosobo, 50 Juta. Hub. Sri 081352269380 Dijual tanah, jl. Ujung Pandang, luas 4114 m2 sertifikat, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Kost

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Disewakan Disewakan gudang 2 pintu, luas + 250 m2 dan 200 m2, cocok utk kndraan bermotor, alat telekomunikasi, di Jl. Adisucipto. Hub 081384151188 tnp perantara.

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-


Teras Borneo Tribune

Selasa, 18 Desember 2012

11

Lembaga PBB Dukung KPK Perkuat Kemampuan Borneo Tribune, Jakarta Direktur Eksekutif Badan PBB Urusan Narkoba dan Kriminalitas (UNDOC), Yuri Fedotov, beberapa waktu lalu mengunjungi Indonesia untuk kunjungan selama beberapa hari. Selama kunjungan itu, Fedotov memberi penghargaan atas kuatnya komitmen Indonesia dalam memperbaiki penegakan hukum, termasuk meningkatkan kemampuan institusi anti korupsi. Dalam wawancaranya dengan media Rusia di Jakarta, Fedotov mengatakan bahwa UNODC tidak hanya menjalin kerjasama dengan pemerintah Indonesia soal penguatan aturan hukum dan mem-

perbaiki kinerja lembaga anti korupsi. Badan PBB itu juga ingin mempererat lagi kerjasama dengan Indonesia dalam memerangi kejahatan terorganisir lintasnegara, terorisme, dan penerapan reformasi lembaga pemasyarakatan. ”Pada khususnya kami juga memperkuat kerjasama dalam memerangi kejahatan atas lingkungan hidup, korupsi, penggunaan narkoba dan penyebaran virus HIV,” kata Fedotov. Diplomat senior Rusia yang tengah dipercaya memimpin UNODC itu juga menekankan pentingnya strategi anti korupsi yang diterapkan Indonesia dan peran KPK, serta memuji upaya

negeri ini dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menjamin independensi lembaga anti korupsi. ”UNODC dan para mitra kami siap untuk melanjutkan hubungan yang telah berjalan luar biasa dengan KPK dan kami akan melanjutkan dukungan upaya nasional dalam pencegahan dan pengentasan korupsi,” kata Fedotov. Lembaga PBB yang dia pimpin, lanjut Fedotov, telah mengakui tugas KPK dalam merumuskan dan menerapkan Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi. “Kami tegaskan kembali komitmen UNODC untuk mendukung rencana

strategis KPK,” kata Fedotov. Dia pun menyorot keterkaitan antara korupsi, sistem pidana, dan kejahatan atas hutan di Indonesia. “Para sindikat kriminal terorganisir lintasnegara yang beroperasi di Indonesia dan di kawasan Asia telah berperan dalam mengambil sumber daya alam secara tidak sah - seperti sumber alam yang dilindungi, kayu, ikan, dan hewan liar lainnya - serta kejahatan yang merusak lingkungan hidup. Para sindikat inilah yang mengancam kesehatan dan kehidupan masyarakat. Untuk itu mereka harus ditindak,” lanjut Fedotov. (vivanews)

Kapolresta Perintahkan Tembak syarakat untuk selalu waspada dan selalu berhati baik di rumah maupun di luar rumah. Dikatakan Kapolresta Pontianak, bahwa Ia sudah memerintahkan anggotanya untuk berpatroli secara ketat di tempat - tempat rawan kriminalitas, seperti street crime, curas, curat dan curanmor yang ada di Kota Pontianak. “Selain anggota kita yang ada di Polresta, saya juga meminta setiap Polsek melakukan Patroli secara rutin, guna menekan angka gangguan Kamtibmas. Selain berpatroli, Ia juga selalu menekankan kepada jajarannya untuk melakukan razia, yakni razia ranmor dan sajam,” ungkap Kapolresta.

Lanjut Kapolresta, jika pelaku kejahatan sudah dalam kondisi membahayakan korban, karena membawa sajam bahkan melukai korban serta mengancam keselamatan anggota. Ia memerintahkan anggotanya untuk mengambil tindakan setegas mungkin. “Saya memerintahkan anggota saya untuk mengambil tindakan setegas mungkin. Apabila melihat ada pelaku kejahatan yang membawa sajam, dan pelaku ini membahayakan korban serta anggota polisi. Yakni untuk melumpuhkan dengan senjata atau timah panas,” tegas Kapolresta. Ditambahkan Kapolresta, melumpuhkan pelaku keja-

hatan yang membawa sajam dengan tembakan ini, harus dilakukan dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. “Untuk saat ini kejahatan meningkat di Kota Pontianak. Dan meningkatnya kejahatan ini seiring dengan perkembangan Kota yang semakin maju atau besar. Dan itu sudah pasti. Karena setiap Kota - kota besar pasti kejahatan meningkat,” timpalnya. Kapolresta Pontianak pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan berhati - hati. Tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan, serta menjaga barang dan harta yang berharga dengan baik.

Hujan Ringan dan Sedang Hingga Akhir Desember Edy R Yacoub (kanan) beserta istri (tengah) dan Ketua PGRI Singkawang, Bambang Sri Seramto (kiri), saat melakukan jalan sehat bersama para guru dan pelajar se-Kota Singkawang FOTO: Rudi

Pemkab, Benahi Perkebunan Sawit Bengkayang Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Bengkayang dinilai sebagai salah satu sentra produksi kelapa sawit di Kalbar. Namun keberadaan perkebunan sawit itu tidak menjamin kesejahteraan bagi rakyat. Demikian dikatakan Frans Marto, anggota LSM LIRA Bengkayang.

“Itu saya kata karena banyak contoh, banyak masyarakat sengsara karena lahannya diambil paksa pihak perusahaan,” jelas Marto. Ia menjelaskan, segala kegiatan apabila tidak dievaluasi baik sistem perizinan maupun pelaksanaan di lapangan akan berdampak negatif dan berakibat fatal bagi lingkungan.

“Saya berharap semua pihak termasuk Pemkab bisa berbenah dalam mengevaluasi kegiatan perkebunan di Bengkayang agar tidak seperti daerah lain,” harap Marto. Selain mengevaluasi, pemerintah juga diminta menindak perusahaan bila ditemukan ada perusahaan yang tidak memenuhi standar Permentan No 26/

Permentan/OT.140/2/2007, tentang pedoman perizinan usaha perkebunan pola kemitraan (Pasal 11). “Dalam Permentan itu dikatakan perusahaan perkebunan yang memiliki IUP wajib membangun kebun masyarakat maksimal 20 persen dari total luas kebun yang diusahakan, di luar areal HGU,” jelas Marto. o

KPDT Kunjungi Jagoi Babang Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Kabag Humas dan Prtokol Sekda Bengkayang, Albinus Alep mengatakan Kemente-

rian Pembangunan Daerah tertinggal (KPDT) berencana akan mengujungi Jagoi Babang sebagai daerah perbatasan Indonesia-Malaysia. “Bupati Bengkayang beserta jajarannya menyam-

but kedatangan Helmy Faishal. Menteri PDT RI bersama rombongan di Aula Hotel Lala Golden malam ini pukul 20.00,” kata Alep, Senin (17/12). Mantan Camat Lumar ini

melanjutkan, Menteri PDT akan disambut dengan acara ramah di hotel yang sama. Rencananya menteri datang ke Kabupaten Bengkayang selama dua hari dalam rangka kunjungan kerja. Eso harinya (Selasa, 18/12), Menteri PDT melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Jagoi Babang dalam rangka kunjungan kerja. Petrus Diaz, Kepala Dinas Pertanian Bengkayang membenarkan kunjungan Kementrian Pembangunan Daerah Tertingal Republik Indonesia ke wilayah Jagoi Babang. “Akan ada pertemuan di Pos Terpadu Dwikora Kecamatan Jagoi Babang sehari penuh,” kata Petrus, Senin (17/12). Kementrian Pembangunan Daerah Tertingal Republik Indonesia juga akan melakukan temu wicara dengan masyarakat Kabupaten Bengkayang di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Helmy Faishal akan memantau bantuan yang telah diberikan oleh Kementrian Pembangunan Daerah Tertingal Republik Indonesia di Bengkayang khususnya yang ada di wilayah perbatasan RI-Malaysia. “Tahun ini kita menerima bantuan dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertingal Republik Indonesia sebanyak 28 unit traktor dan akan diserahkan langsung oleh Helmy Faishal kepada kelompok tani di sana,” tandasnya. o

akan terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun, karena adanya pasang air laut mengakibatkan beberapa daerah di Pontianak menjadi terendam banjir,” kata Prakiran Awan BMKG Supadio Pontianak, Desnian di Sungai Raya, Senin (17/12), kemarin. Menurutnya, banjir yang mulai menggenangi beberapa wilayah Pontianak dan sekitarnya lebih dikarenakan pasang air laut, bukan karena hujan yang terus mengguyur dalam beberapa pekan terakhir ini. “Karena iuntensitas hujannya ringan hingga seang tidak mungkin menyebabkan banjir. Na-

mun seperti yang kita ketahui, setiap bulan Desember hingga Januari, pasang air laut akan terjadi dan itu yang menyebabkan beberapa ruas jalan di kota Pontianak menjadi tergenang,” tuturnya. Dari pantauan di lapangan, sejumlah jalan utama di Ibu Kota Provinsi Kalbar saat ini tergenang air. Yakni jalan Ahmad Yani, Tanjungpura, Imam Bonjol, Adi Sucipto, Sungai Raya Dalam, Gajah Mada, Veteran, Hijas. Tak ayal, sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat memperlambat laju kendaraannya. Selain menggenangi se-

jumlah ruas jalan utama di Pontianak, banjir rob ini juga masuk ke pemukiman warga setempat. Meski beberapa ruas jalan tergenang banjir, namun sampai saat ini belum mengakibatkan jalur transportasi menjadi lumpuh. “Meski demikian, kita menghimbau masyarakat tetap waspada, karena ketinggian air sewaktu-waktu bisa saja meluap dengan cepat. Dalam hal ini, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan seperti membersihkan saluran parit-parit yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya agar air bisa mengalir dengan lancar,” kata Desnian.

inkan harus disesuaikan dengan ketentuan maupun perundang-undangan yang berlaku. “Kadang kita memang mengharapkan SDM yang terbaik, namun belum tentu tersedia. Ketika ada SDM yang baik, namun secara perundang-undangan ternyata esselonnya masih belum cukup. Jadi persoalan ini tidak simple. Makanya harus ada Bapperjakat dan BKD yang ikut membantu

proses evaluasi kinerja SKPD,” lugasnya. Wagub menilai, sejauh ini semua SKPD di jajaran Pemerintahan Provinsi Kalbar sudah berupaya bekerja keras dengan sebaikbaiknya. “Hanya mungkin masih ada capaian-capaian yang belum semaksimal sesuai dengan keinginan serta harapan masyarakat Kalbar,” ucap Christiandy Sanjaya. (Andry/Borneo Tribune)

Evaluasi SKPD Provinsi Kalbar. “Evaluasi SKPD itu berjalan terus. Nanti juga ada Bapperjakat serta akan disesuaikan dengan mekanisme maupun peraturan kepegawaian yang berlaku,” ujar Wagub Christiandy Sanjaya, di Gedung DPRD Provinsi Kalbar, Senin (17/12). Menurutnya, evaluasi serta penilaian kinerja SKPD itu bukan merupakan persoalan yang sederhana, mela-

Kapal Tangkapan Jadi Bangkai di Dermaga PSDKP menjadi bangkai ini alangka baiknya kalau dihibahkan untuk para nelayan, karena, sangat bermanfaat, karena, kondisi kapal yang sangat mahal. “Kalau ada kebijakan, bisa kita manfaatkan untuk nelayan. Kami sudah siap dengan kelompok-kelompok nelayan itu,” jelasnya. Nelayan di Provinsi Kalbar banyak membutuh-

kan kapal-kapal seperti ini, sehingga upaya-upaya ini dapat dimanfaatkan oleh nelaya Kalbar, bukan nelayan jadi-jadian. Dari tahun 2009 sampai tahun 2012 sudah ada sekitar 164 kapal yang tertangkap melakukan illega fishing di perairan Indonesia. “Kapal-kapal yang mendominasi dari negara Vietnam,” ujarnya.

Dijelaskan lagi, rusaknya kapal-kapal hasil tangkapan ini, karena, tidak ada biaya perawatan untuk kapalkapal tangkapan ini, sehingga kapal-kapal tersebut menjadi rusak. Kapal itu harus dirawat, dihidupkan mesinnya, dipompa airnya. “Disini saja, kita mempompa airnya aja susah. Kapal itu pasti ada bocornya,” katanya lagi.

Kapolda dan Kasdam Sidak Perbatasan sidak,” ungkap Kapolda Kalbar. Ditambahkan Kapolda, bahwa pihaknya sudah melakukan pengamanan dengan cara membuat Pos pengamanan khusus di wilayah perbatasan, salah satunya seperti di Pos Sim-

pang Tanjung. Dimana Ia memerintahkan kendaraan mobil yang keluar masuk di Perbatasan untuk dilakukan razia. Dan jika ditemukan hal - hal yang mencurigakan Ia meminta anggota yang bertugas mengamankannya.

“Saya sudah perintahkan razia kendaraan keluar masuk di perbatasan, ada duagaan maupun kecurigaan amankan, ketika benar ada pelanggaran hukum seperti adanya barang Ilegall, saya minta diproses hukum,” tegasnya lagi.

Awang Kembali Pimpin Singkawang Walikota Singkawang mengulang sejarah kepemimpinan di Kota Singkawang. Sebelumnya, tahun 20022007, Awang Ishak yang menjabat sebagai Walikota berpasangn dengan calon lain. Walikota Singkawang periode 2002-2007 ini memimpin kembali, dan kalahnya Hasan Karman dalam Pilwako lalu bagai mengulang sejarah tahun 2007, saat itu, Hasan Karman berhasil menumbangkan rivalnya, Awang Ishak. Namun, pada Pilwako 2012 lalu, giliran Awang Ishak menumbangkan rivalnya, Hasan Karman. Menurut Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH pembangunan kehidupan demokrasi, berpolitik, ber-

bangsa dan bernegara pada dasarnya merupakan suatu proses yang dilakukan secara sistematik konseptual dan konstitusional. “Seluruh elemen masyarakat termasuk partai politik untuk terus membangun kedewasaan dalam berdemokrasi dan berpolitik yang bertanggung jawab, serta sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku,” kata Cornelis, saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Walikota dan Wakil Walikota Periode 20122017, di Gedung DPRD Kota Singkawang. ÿDiingatkan oleh Gubernur lagi, Walikota dan Wakil Walikota yang hari ini dilantik, belum 3 bulan bahkan belum 1 tahun sudah

saling rebut proyek, minta jatah. Tugas dan tanggung jawab Walikota dan Wakil Walikota sudah diatur sesuai UU. “Saya minta, tidak ada perjanjian di notaris,” ingatnya. Dijelaskan olehnya lagi, saat pelaksanaan Pilwako lalu, ada 4 pasangan calon yang ikut bertarung, maka, selesai Pilwako ini, Walikota dan Wakil Walikota terpilih yang sudah dilantik harus bisa merangkul semua eleman masyarakat menjadi satu dalam membangun Kota Singkawang. “Saudara sekarang bukan milik satu kelompok lagi, tapi milik semua warga Kota Singkawang, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kota Singkawang,” ingat Cornelis.


CMYK

Borneo Tribune Selasa 18 Desember 2012

Parlementaria D P R D

P R O V I N S I

K A L I M A N T A N

B A R A T

12

Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Minsen mengetuk palu sebagai tanda persetujuan DPRD Provinsi Kalbar terhadap RAPBD Kalbar 2013.

DPRD Sahkan RAPBD Kalbar 2013

DPRD Provinsi Kalbar bersama Pemerintah Provinsi Kalbar menyepakati sekaligus mensahkan nota keuangan dan RAPBD Provinsi Kalbar Tahun Anggaran 2013. Penetapan Keputusan DPRD Provinsi Kalbar terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2013 serta Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama Gubernur dan DPRD Provinsi Kalbar terhadap Nota Keuangan dan RAPBD Provinsi Kalbar Tahun Anggaran 2013, berlangsung dalam sidang Paripurna DPRD Provinsi Kalbar, di Gedung DPRD Provinsi

Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Minsen, menandatangani berita acara persetujuan RAPBD Kalbar 2013.

Kalbar, Senin (17/12). Pemerintah Provinsi Kalbar bersama DPRD Provinsi Kalbar mengharapkan bahwa apa yang dilaksanakan pada hari ini dapat menjadi salah satu bentuk pelaksanaan amanah, pengabdian dan tanggungjawab kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, bangsa dan Negara. Dan semoga RAPBD Kalbar Tahun Anggaran 2013, yang telah disetujui bersama ini benar-benar bermanfaat bagi rakyat dan masyarakat di seantero Provinsi Kalbar. o

Narasi: Andry/Borneo Tribune Foto: Humas DPRD Provinsi Kalbar

Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya, menandatangani berita acara persetujuan RAPBD Kalbar 2013.

Bersalaman antara juru bicara fraksi dengan unsur pimpinan dewan.

Fraksi PAN menyerahkan pendapat akhir fraksi.

PENDAPAT AKHIR FRAKSI Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Prabasa Anantatur bersalaman dengan juru bicara masing-masing fraksi di DPRD Provinsi Kalbar.

Pendapat Fraksi yang dibacakan oleh wakil rakyat.

Pendapat Wakil Rakyat.

Penyerahan pendapat akhir fraksi. CMYK


Harian Borneo Tribune 18 Desember 2012