Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Rabu, 17 April 2013

6 Jumadil Akhir 1434 H - 8 Sha Gwee 2564

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

B uah Bibir

Kisruh Pembangunan Ruko Pasar Flamboyan

Danjen Rela Dipenjara JAKARTA - Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayor Jenderal TNI Agus Sutomo mengaku siap pasang badan menggantikan hukuman untuk ke-11 prajurit Kopassus yang terlibat insiden penyerangan di Lapas Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). ”Apapun yang terjadi kita terus maju, saya orang pertama yang paling bertanggung jawab. Bila perlu yang 11 orang, saya tukar, dia di luar saya di dalam. ....Ke Halaman -11

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

Alexander mengancam membakar dirinya sendiri dengan menyiapkan dua buah deriken bensin dan membakar kertas jika ruko miliknya di bongkar paksa oleh Pemkot Pontianak dalam pembangunana Pasar Flamboyan.

AKSI ALEXANDER MELAWAN WALI KOTA 1. Hari Senin (15/4) kemarin, Alexander alias Kiang mendapat informasi Ruko miliknya akan dibongkar paksa oleh Pemkot Kota Pontianak. 2. Hari Selasa (16/4) sekitar pukul 06.00 Wib, Alexander masuk ke dalam ruko miliknya di kawasan pembangunan rehabilitas Pasar Flamboyan. 3. Alexander menyiapkan dua deriken bensin dan minuman keras dan duduk santai sambil menunggu kedatangan pemerintah untuk membongkar rukonya. 4. Alexander meminta Wali Kota Pontianak Sutarmidji datang menemuinya, dan jika tidak datang Alexander mengancam membakar dirinya dengan menggunakan bensin. 5. Wali Kota Pontianak tidak kunjung datang, Alexander menyirami dirinya dengan Bensin, sambil membakar kertas dan meminum - minuman keras. Sejumlah keluarga memujuk Alexander turun dan menghentikan aksi, namun Alexander akan tidak mau turun selama Wali Kota tidak datang

MAYJEN. TNI. AGUS SUTOMO

PT. Bestprofit Futures Dilaporkan Nasabah

6. Pukul 10.20 Wib, enam warga menyelinap masuk, dan menerobos ke lantai II, tempat Alexander mengancam bakar diri, dimana warga akan mengevakuasi Alexander. 7. Pukul 10.25 Wib Alexander berhasil dievakuasi warga dan langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Sumber Data: Reportase Borneo Tribune.

Bukti kwitansi penyetoran kepada PT. Bestprofit Futures oleh Suharni untuk investasi, namun nyatanya Suharni menelan kerugian sampai saat ini, dan kasus ini dilaporkan ke Polda Kalbar. FOTO Achmad Mundzirin/Borneo Tribune

Drama bakar diri hamper saja terulang kembali di kawasan Pasar Flamboyan. Setelah beberapa waktu lalu aksi pria tua, Cun Meng berhasil menghanguskan Kantor Percetakan Artha Grafistama, kejadian serupa hampir terulang.

Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak PT. Bestprofit Futures perusahaan yang bergerak di bidang Investasi perdagangan emas di Kota Pontianak, yang terletak di Komplek Sentra Bisnis Ayani Mega Mall no C1 – C2 Kecamatan Pontianak Selatan dilaporkan salah satu nasabahnya, yakni Dra. Suharni Riduan di Polda Kalbar, lantaran diduga telah melakukan penipuan yang berkedok investasi, Selasa (16/4), kemarin.

Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak

....Ke Halaman -11

DIPICU kisruh pembangunan Pasar Flamboyan Kota Pontianak semakin memanas, Alexander (62) selaku pemilik salah satu ruko yang akan dibongkar Pemkot Pontianak nyaris membakar diri sendiri, Selasa (16/ 4) sekitar pukul 06.00 Wib. Aksi nekat Alexander alias Kiang yang hendak membakar dirinya bersama – sama dengan ruko miliknya tersebut, dengan menggunakan dua deriken bensin itu ....Ke Halaman -11

John Pasulu Siap Gugat Sutarmidji Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak PENASEHAT Hukum Alexander, John Pasulu siap menggugat Wali Kota Pontianak H. Sutarmidji, SH, M.Hum, Selasa (16/4). Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), yang memenangkan Alexander alias Kiang (62) tidak diindahkan oleh Pemerintah Kota Pontianak. ....Ke Halaman -11

Gubernur Jawab Usulan Dua Raperda

Safari Jurnalis

Beban Puncak Kalahkan Daya Mampu PLN Achmad Munandar Borneo Tribune, Pontianak PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Kalimantan Barat menggelar Safari Jurnalis yang dimulai, Senin-Kamis (15-18\4) mendatang. Kegiatan ini bertujuan mengajak para perwakilan media cetak maupun eletronik untuk melihat kondisi kelistrikan di Kalbar.

General Manager PLN Kalbar, Daniel S Bangun saat melepas para Jurnalis mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menginformasikan kepada masyarakat soal masalah-masalah yg dialami PLN dewasa ini. “Sampaikan sebenar-benarnya. Kalau ada yang tidak benar katakan. Kalau ada yang bagus juga sampaikan. Sekarang kita sudah sangat transparan,” ujarnya.

John Pasulu

Pada hari pertama Senin (15/4), jurnalis diajak berkeliling ke pusatpusat pembangkit di Sungai Raya (Kabupaten Kubu Raya), Siantan (Kota Pontianak), Senggiring (Kabupaten Pontianak) dan Sungai Wie (Singkawang). Selain itu kami juga diajak memantau langsung dua proyek besar PLN, yang katanya akan menjadi solusi masalah kelistrikan di Kalbar,

Borneo Tribune. Pontianak Bertempat di Ruang Balairung Sari Dewan Pertimbangan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Guburnur Provinsi Kalbar Drs Cornelis, MH melalui rapat paripurna menyampaikan jawaban terhadap Pandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi DPRD tentang dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Kalbar Selasa (16/4) pagi kemarin.

....Ke Halaman -11

....Ke Halaman -11

4x2 Single Cabin, Bensin Desain modern dan kokoh. Toyota HILUX menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bisnis Anda. Ruang kabinnya yang ergonomik dan nyaman, juga memiliki fitur-fitur lengkap.

PT. ANZON AUTOPLAZA Kantor Pusat: Jl. A. Yani No. 89 Telp. (0561) 734280 Cabang: Singkawang : Jl. A. Yani No. 08 Telp. (0562) 637000; Sampit : Jl. Jend Sudirman Km. 1

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

Drama upaya pembakaran diri Alex berhasil digagalkan sejumlah warga dan aparat kepolisian. FOTO Achmad Mundzirin/ Borneo Tribune.

Rabu, 17 April 2013

Kayong Utara

Borneo T Tribune

2

Kualitas Lembar Soal UN Buruk Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Hari kedua pelaksanaan ujian nasional (UN) di Kabupaten Kayong Utara (KKU) berjalan lancar. Bahkan pelaksanaan ujian yang dikawal aparat kepolisian ini tidak ada permasalahan yang berarti. Kadis Pendidikan Nasional KKU, Dra. Hj Hilaria Yusnani saat dikonfirmasi

T

menjelaskan pelaksanaan UN di KKU berjalan lancar di seluruh sekolah. Baik SMA, Aliyah dan SMK. “Semua peserta mengikuti ujian tanpa ada yang berhalangan hadir,” katanya. Jumlah peserta ujian pada tingkat SMA sederajat ini berjumlah 764 untuk SMA dan Aliyah dan 167 untuk SMK. “Semua berjalan lancar, bahkan tidak ada yang tidak ikut uji-

AJUK

Buruk Kelola Pelaksanaan UN Hari kedua pelaksanaan ujian nasional (UN) di Kabupaten Kayong Utara berjalan lancar. Begitu juga di daerah lain di Kalbar. Bahkan pelaksanaan ujian yang dikawal aparat kepolisian ini tidak ada permasalahan yang berarti. Jumlah peserta ujian pada tingkat SMA sederajat ini yakni 764 untuk SMA dan Aliyah dan 167 untuk SMK. Demikian juga dalam pengawasan, pihak perguruan tinggi yang kali ini berasal dari Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura secara ketat mengawasi ujian nasional menjadi sebuah komitmen untuk menyelenggarakan ujian yang jujur dan transparan akan terlaksana. Sayang, di daerah lainnya, pelaksanaan UN justru menyisakan persoalan. Mulai dari keterlambatan distribusi soal UN sampai pada kualitas kertas soal UN yang buruk. Bahkan banyak sekolah mengeluhkan terdapat sebuah koreksi dalam lembar jawaban ujian, dimana kualitas kertas ujian jika dibandingkan tahun yang sebelumnya lebih buruk. Hal itu terlihat dalam fisik kertas dimana kali ini lebih tipis dan bahkan jika dalam pengoreksian atau menghapus jawaban yang salah dalam pengisian jawaban, maka kolom lingkaran akan ikut terhapus. Kalau salah mengisi dan dihapus maka kolomnya ikut terhapus. Bahkan jika kuat menghapusnya, maka sangat rawan kertas soal mengalami sobek. Beruntung di KKU persoalan buruknya kualitas kertas suara tidak berbuntut pada kasus keterlambatan distribusi soal UN. Seperti yang dialami sejumlah daerah . Diantaranya di Sulawesi Selatan, Bali, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah. Sejak dulu pelaksanaan UN memang sering menimbulkan persoalan. Mulai dari bocornya soal UN, sampai pada kasus jual-beli lembar ujian di beberapa daerah. Tapi yang tidak bisa ditolerir pada tahun ini adalah masalah keterlambatan distribusi soal UN. Meski diketahui salah satu perusahaan pemenang proyek percetakan soal UN mengakui tak mampu memenuhi target waktu menyelesaikan pencetakan soal UN. Perusahaan beralasan telat mencetak karena order soal dari Kemendikbud yang mepet. Di sisi lain, justru Kementerian Pendidikan justru mau mengaku bertanggung jawab atas keterlambatan distribusi soal UN. Padahal yang menentukan perusahaan pemenang proyek percetakan soal UN adalah justru dari Kementerian Pendidikan. Inilah buruk kelola sistem pelaksanaan UN di beri ini. padahal pemerintah yang selalu menganakemaskan Kementerian Pendidikan dalam hal penganggaran, yakni sebesar 20 persen dari total APB. Nyatanya justru ditangani secara tidak profesional. Ini menunjukkan kualitas perencanaan yang sangat buruk. Padahal Ujian Nasional dilakukan secara periodik. Jelas, kasus penundaan UN di sejumlah daerah dan buruknya kertas UN menjadi preseden buruk dunia pendidikan kita. Pada akhirnya pelajarlah yang menanggung dampak dari semua ini. Salah satunya adalah pelajar mengalami ketegangan psikologis.

S

ENGET

Distribusi soal UN Tak Sampai ke Sekolah Serahkan ke Daerah Ambil Alih Proyek Percetakan Bang Tribune

Salam. Redaksi mengundang pembaca Borneo Tribune untuk mengirim tulisan untuk rubrik “Citizen Journalism”. Bentuk tulisan dapat berupa laporan kegiatan, opini, surat pembaca, puisi, cerita pendek. Panjang tulisan maksimal 500 kata. Kirimkan tulisan ke email: yusriadii@yahoo.com. Terima kasih.

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

an,” kata Hilaria. Demikian juga dalam pengawasan, pihak perguruan tinggi yang kali ini berasal dari Fakultas Teknik Untan secara ketat mengawasi ujian nasional. Dan menjadi sebuah komitmen untuk menyelenggarakan ujian yang jujur dan transparan akan terlaksana. Namun demikian, dari dua hari pelaksanaan ujian nasional, terdapat sebuah koreksi dalam lembar jawaban ujian, dimana kualitas kertas ujian jika dibandingkan tahun yang sebelumnya lebih buruk. Hal itu terlihat dalam fisik kertas dimana kali ini lebih tipis dan bahkan jika dalam pengoreksian atau menghapus jawaban yang salah dalam pengisian ja-

waban. Maka kolom lingkaran akan ikut terhapus. “Kalau salah mengisi dan dihapus maka kolomnya ikut terhapus, bahkan jika kuat menghapusnya maka bisa ada kemungkinan sobek,” katanya. Hal senada juga disampaikan salah satu pengawas ujian dari Fakultas Teknik Untan, Ir. Syafaruddin HS yang kali ini mendapat amanah mengawasi pelaksanaan ujian di SMK 1 Sukadana yang menyebutkan bahwa baiknya pelaksanaan ujian nasional di KKU justru terdapat sedikit kekurangan dalam teknis penyediaan lembar jawaban ujian. “Kalau dilihat memang lebih titis dan rentan rusak jika dihapus dengan penghapus,” katanya.

Pelajar di SMK 1 Sukadana tampak serius mengerjakan soal ujian. Meski harus teliti mengisi lembar jawaban soal UN. Pada tahun ini kondisi soal UN lebih tipisdan rawan sobek FOTO: Abdul Khoir/Borneo Tribune.

Demi Hadiri Sidang MK

Waluyo Rela Tinggalkan Anak sedang UN

Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Susah dan senang sengketa Pemilukada yang berujung di Mahkamah Konstitusi (MK) mulai dirasakan oleh masyarakat KKU. Salah satunya Waluyo, Ketua PPK Kecamatan Seponti. Ia harus rela meninggalkan anaknya seorang diri di rumahnya dimana dirinya dan istri harus berangkat ke Jakarta memenuhi panggilan sebagai saksi dalam sengketa

Opini Oleh Sholihin H.Z. Di era globalisasi dan informasi ini, perkembangan seseorang tidak lagi terbatas di dalam lingkungan sekolah. Yang ada adalah seakan kita menjadi masyarakat yang hidup tanpa ruang (placeles society). Dan ini juga seakan meneguhkan kembali kepada kita bahwa perkembangan seseorang mulai dari balita, anak-anak, remaja hingga dewasa untuk mencapai kematangan yang lebih baik bukan dan tidak hanya pada pengembangan aspek kognitif (transfer of knowledge), tapi jauh dari itu, pengembangan pada aspek afektif dan psikomotor menjadi sebuah keharusan kalau tidak ingin selalu berada pada posisi juru kunci. Oleh karenanya, kemudian istilah-istilah kecerdasan (IQ, EQ dan SQ) menjadi lebih diminati dan menjadi pembahasan yang menarik ditambah lagi dengan sebagian realita yang menunjukkan adanya ketidakserasian antara kecerdasan intelektual disatu sisi dengan kecerdasan emosional dan spiritual disisi lain. Sebuah hasil penelitian yang dilakukan untuk melihat sejauh mana pemahaman guru tentang sekolah yang bermutu dan unggul menunjukkan bahwa diantara indikasi sekolah itu unggul dan bermutu adalah adanya upaya dan strategi sekolah untuk menanamkan kecerdasan yang tidak hanya kecerdasan intelektual (Dwiningrum, 2011:101). Dalam pembahasannya dikemukakan bahwa untuk

Pemilukada di Mahkamah Konstitusi. “Andry tinggal sendiri, mana sekarang lagi ujian nasional. Sedih rasanya,” kata Waluyo yang ditemui sedang bersiap berangkat ke Pontianak untuk selanjutnya terbang ke Jakarta, Selasa (16/4) di Sukadana. Ia mengatakan, sebagai orang tua, sebenarnya dirinya dan sang istri harus berada disamping sang anak untuk menemani saat-saat si buah hati mempersiapkan diri untuk fokus dalam ujian

penentu kelulusannya. Selai itu, saat ujian ini, anaknya tidak lagi harus membagi waktu untuk masak, dan sebagainya, dimana jika orang tuannya ada pekerjaan yang sebenarnya bisa dibagi bebannya dengan orang tua harus ia pikul sendiri. “Memang anak saya sudah mandiri, namun akan lebih bahagia jika bisa memberi semangat dengan meringankan beban yang saat ini anak saya rasakan,” katanya. Karena sebagai PPK yang

merupakan salah satu kepanjangan tangan KPU dalam penyelenggaraan pemilu KKU. Beruntung akomodasi keberangkatan oleh negara. Namun hal itu bukan sebuah penghibur rasa sedih yang sedang ia rasakan bersama sang istri. “Siapa yang gak pengen ke Jakarta, tapi jika anak sedang ujian seperti ini beban rasanya, namun ambil hikmahnya saja, toh ini salah satu pengorbanan untuk daerah,” katanya. Tampak sekali kesedihan

yang dirasakan oleh pria yang sudah langganan menjadi PPK di kecamatannya ini. Dengan raup wajah yang memang sudah terlihat letih lantaran belum lama tugas menyelesaikan kerja sebagai PPK ini, saat menyantap bubur untuk sarapan pun terlihat tidak terlalu bersemangat. “Hanya bisa berdoa, semoga yang di tinggalkan bisa konsentrasi ujiannya dan urusan di Jakarta bisa lekas rampung tanpa harus berkepanjangan,” harapnya.

People Smart membantu proses pengembangan anak didik maka diperlukan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Dalam buku Manage Your Mind for Succes disebutkan bahwa otak manusia dirancang untuk sebuah kesuksesan, hanya persoalannya kesuksesan itu dalam bidang apa sesuai dengan kecerdasan mana yang lebih dominan. Sejalan dengan itu, Sunardian Wirodono dalam bukunya yang berjudul Berdamai dengan Diri Sendiri (2009) disebutkan bahwa kecerdasan manusia itu dapat diibaratkan seperti bawang yang jika dikupas kulitnya maka masih akan nampak kulit-kulit yang lain, dan tidak akan habis, demikianlah luar biasanya otak dan kemampuan akal manusia. Dan pada tulisan ini penulis mencoba untuk menguraikan satu dari beberapa kecerdasan manusia yaitu people smart. People Smart atau kecerdasan antar pribadi ini melibatkan kemampuan untuk memahami dan bekerja untuk orang lain. Kecerdasan ini melibatkan banyak hal, mulai dari kemampuan berempati, kemampuan memahami dan mengenal orang lain dan sekitarnya, kemampuan memimpin, dan kemampuan mengorganisir orang lain. Kecenderungan kecerdasan ini dapat dilihat jika seseorang dikenal cukup populer dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan cepat. Dalam bahasa lain, orang semacam ini memiliki kecerdasan sosial, sebagai

orang yang mampu beradaptasi dengan orang lain. Kemampuan ini sangat jelas dalam kesehariannya bila kita amati, kemampuan membangun jaringan, banyak teman adalah beberapa indikasi yang menunjukkan bahwa seseorang memiliki kecerdasan sosial ini. Dikisahkan dalam buku The Go Giver karya Bob Burd dan John David (dikutip Badroni Yuzirman dan Iim Rusyamsi, 2012: 111-114) bahwa seorang eksekutif bernama Joe yang begitu ambisius mengejar sukses tapi tak kunjung diraihnya. Akhirnya ia konsultasi dengan teman yang sudah sukses namun kesuksesan itu diraihnya dengan santai dan enjoy. Dari temannya ini ia dipertemukan dengan Pindar, Sang Guru Sukses yang darinya dikenalkan Lima Hukum Kesuksesan Tertinggi. Lima Hukum Kesuksesan Tertinggi itu adalah: 1) Hukum Nilai, ini bermakna hendaknya apa yang diperoleh sebagai reaksi dari aksi kita tidak mesti dalam bentuk materi, tapi justru lebih besar secara immateri, ibaratkan seorang kekasih yang mendapatkan surat balasan dari kekasihnya, hanya selembar surat, ya selembar surat, tapi yakinlah surat itu pasti akan dibaca berulang-ulang dan tetap dibawa kemanapun ia pergi. Kenapa demikian? Nilia surat itu yang menjadikannya luar biasa; 2) Hukum Kompensasi, apa yang kita peroleh sangat ditentukan oleh seberapa banyak usaha yang kita lakukan. Tidak ada istilah rugi berbuat baik, ka-

laupun tidak ada yang mengartikan kebaikan itu setidaknya kita telah menjadi orang yang berkarakter baik. Contoh sederhana adalah senyum, siapapun bisa melakukannya, tapi ternyata di dunia ini ada orang yang berat untuk melakukan aktifitas ini; 3) Hukum Pengaruh, pengaruh kita pada orang lain ditentukan oleh seberapa besar kita memberikan perhatian dan mendahulukan kepentingan orang lain. Inilah yang oleh DR. Dale Carnegie dalam bukunya How To Win Friends and Influence People (1979) disebutkan bahwa anda dalam tempo dua bulan akan mendapatkan lebih banyak teman dengan memperhatikan orang lain daripada dalam tempo dua tahun dengan hanya berusaha membangkitkan perhatian orang kepada anda sendiri; 4) Hukum Autentisitas dapat dimaknai bahwa kehadiran kita untuk seseorang adalah hadiah terbesar, demikian perkataan Ali bin Abi Thalib. Artinya hadiah terbesar bagi orang lain adalah kita sendiri dan bukan diwakilkan. Adanya sosok kita dalam lingkungan sosial ternyata lebih memberikan arti yang berbeda namun tidak semua orang dapat mengartikan in lebih bermakna. Banyak yang hadir tetapi justru kehadirannya dianggap tidak berarti. Ada sama dengan tidak ada. Jika ini yang terjadi, nilai seseorang sebagai manusia tidak lebih hanya dalam hitungan statistik. Orang yang memiliki kecerdasan sosial, kehadirannya

terasa menggenapkan dan ketiadaannya terasa mengganjilkan; 5) Hukum kemampuan untuk menerima, dalam bahasa agama dinamakan ikhlas menerima dengan rasa syukur. Syukur diartikan sebagai kemampuan seseorang mendaya dan tepat gunakan pemberian yang diterima. Sebagai contoh, saya memberikan anda baju batik yang bagus, kemudian esok anda pakai batik itu untuk menghadiri pertemuan, maka anda telah masuk kategori orang yang bersyukur tapi manakala esoknya anda gunakan baju batik itu untuk membersihkan motor anda maka anda digolongkan orang yang tidak pandai bersyukur. Syukur dimaknai sebagai memberikan penghargaan dan menempatkan pemberian itu sebagaimana keinginan dari si pemberi. Terakhir, kita simak perkataan Hujjatul Islam, Imamul Ghazali dalam kitabnya Ihya’ Ululumddin, “Hendaklah anak kecil diberi kesempatan bermain. Melarangnya bermain dan menyibukkannya dengan belajar terus akan mematikan hatinya, mengurangi kecerdasannya dan membuatnya jenuh menghadapi hidup”. People Smart sebagai salah satu kecerdasan yang dimiliki manusia sebagai anugerah dari Sang Pencipta tidak akan pernah hilang dari diri manusia, yang ada adalah ia hanya mengendap dan belum menemukan wadah dan lingkungan yang cocok untuk mengembangkan potensi ini secara optimal.**

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Asisten Direksi: Khairoedin Pasaribu. Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering. Wakil Pemimpin Redaksi: Budi Rahman. Redaktur: Andry, Agus Wahyuni, Aulia Marti, Hairul Mikrad, Yusriadi, Hawad Sriyanto. Reporter: Abdul Khoir, Andika Lay, Yulan Mirza, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Ubay. Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). www.borneo-tribune.net Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505) Pemasaran: Pangsius (081257056286). TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Pemasaran: Sahri (085750296539), Saumin (Pemasaran) (085284291321) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2. Biro Kapuas Hulu: Jl. Kenanga, Ruko Pemda Blok B. 6 Putussibau Utara (08562569007). Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Fotografer: Ulla Asri Sekretaris Redaksi: Erika Sudiardjo Umum: Emiliana (Manajer), Fitriyana,. „ Wartawan, Kontributor, Intensive Programme dan Percetakan/Pracetak: Ukan Dinata. Staf Pracetak: Fahmi Ichwan, Syam Abubakar, M. Taufik,. Staf Percetakan: Andre, Nurhalis, Rustam. Marketing: Sisa Primashinta, Hesty Yosana, Aldi Freelancer Borneo Tribune dibekali identitas, surat Chairudin, Ardiansyah. Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Ferry Ade Putra Sirkulasi: Dhani, Suprianto. Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Kusnan, Husada, IT: Iwan Siswanto. Tarif tugas atau tanda pengenal (ID-Card) dan dalam meIklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, halaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 laksanakan tugas jurnalistiknya tidak diperkenanPontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com kan menerima suap atau amplop

Borneo Tribune

Serba Serbi

Borneo T Tribune

Rabu, 17 April 2013

Nekat Gunakan Pukat Harimau

Nelayan Disidang” di Tanjung Satai Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Nasib apes dialami US, warga Desa Tambak Rawang, Kecamatan Sukadana. Lantaran telah diperingatkan untuk tidak menggunakan pukat trawl alias pukat harimau, ternyata tidak diindahkan. Alhasil, Selasa (16/4) pukul 10.00, US bersama 2 anak buah kapal ditangkap oleh masyarakat nelayan desa Tanjung Satai tengah menangkap ikan di perairan Sungai Besar lengkap dengan kapal dan alat tangkapnya. Dikatakan Plt Kabid Pengawasan Laut. Sunaryadi, US sudah sering melakukan penangkapan dengan menggunakan pukat trawl jenis apollo di perairan sekitar sungai besar, dan hal itu memang sudah dilarang. “Us dan abk-nya ditangkap masyarakat Tanjung satai dan “disidang” disana,” kata Sunaryadi. Sidang yang dihadiri aparatur desa dan masyarakat itu tidaklah sidang yang anarkis, namun justru sidang yang diselimuti suasana kekeluargaan.

Dimana berdasarkan pengakuan dan penyesalan dari pelaku hukuman peringatan menjadi sanksi yang harus diterima oleh US dan ABKnya. “Mereka disanksi untuk tidak mengulangi lagi, kalau mengulangi lagi maka kapal akan disita dan bisa jadi ditenggelamkan atau dibakar,” katanya. Namun musyawarah yang dilakukan dengan dikawal oleh pihak dari Dinas kelautan dan Perikanan (DKP) KKU ini berjalan dengan lancar. Kapal, alat tangkap bersama nahkoda dilepas untuk kembali ke rumahnya di Sukadana. “Hasil tangkapan dibagikan ke masyarakat,” katanya. Sunaryadi juga menyampaikan imbauaan kepada masyarakat nelayan untuk mentaati aturan main yang telah menjadi kesepakatan masyarakat. Yakni tidak menggunakan alat tangkap yang bukan peruntukannya. Hal itu sebagai salah satu langkah aman bagi semua pihak agar dalam menjalankan aktifitas dengan aman tanpa ada rasa khawatir.

3

50 Ha Kebun Karet Petani GPM Tumbuh Subur Rudi Borneo Tribune, Singkawang Potensi komoditas pertanian terus digali oleh Pemerintah Singkawang, bekerjasama dengan pemerintah pusat, dan disalurkan melalui organisasi yang benar-benar peduli terhadap masyarakat/petani. Perkebunan karet merupakan salah satu komoditas pertanian yang menjanjikan. Sementara di Singkawang Timur merupakan salah satu daerah penghasil karet terbesar di Kota Singkawang. Oleh sebab itu, petani setempat terus mengembangkan perkebunan tersebut hingga skala besar, dengan basis karet unggul. Pasalnya, tidak sedikit para petani di Singkawang Timur termasuk di Nyarumkop masih mengandalkan karet alam, atau karet local. Ada pun diantaranya jenis karet unggul, namun tidak ditanam dalam sekala besar. Kendala dengan masalah ekonomi, membuat petani di wilayah tersebut tidak mampu membeli bibit karet unggul yang biasa dibandrol hingga mencapai Rp 2 ribu perbatang. Mengingat kesulitan para petani untuk men-

Perkebunan Karet/Foto: Ist dapatkan benih karet unggul ini sangat mahal. GPM berinisiatif menghadirkan bibit gratis kepada petani. Namun, dengan syarat nantinya bibit yang sudah dibagikan gratis tersebut benarbenar ditanam/dikerjakan, di-

rawat hingga tumbuh besar. Gerakan Peduli Masyarakat (GPM) Kota Singkawang, melalui bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah pusat berhasil menyalurkan ribuan bibit karet ungul kepada petani di Kelurahan Nya-

rumkop, Kecamatan Singkawang Timur. Sekitar 50 ha lahan yang sudah ditanami oleh ribuan batang bibit karet di wilayah Nyarumkop. Dimana, sebelumnya hutan tersebut ratusan ha lahan yang tidak

produktif, kini disulap oleh pengurus GPM, sehingga menjadi lahan produktif. Pada tahun 2009 silam, Ketua GPM Kota Singkawang Marsianus Kodim menyulap lahan yang tidak produktif tersebut, dirubah menjadi puluhan ha perkebunan karet. Atas bantuan dari pusat, dia berhasil menyalurkan bantuan tersebut kepada petani di Nyarumkop. Terhitung 3 tahun lebih terakhir ini, sekitar 50 ha lahan perkebunan karet milik petani di kelurahan tersebut sudah tumbuh subur. Dedaunan nan hijau tanaman karet menunjukan usaha keras yang dilakukan GPM untuk petani dipastikan akan membuahkan hasil. “Sekitar 50 an ha lahan perkebunan karet milik warga sudah pada tumbuh subur. Sebagai pengurus, saya berterimakasih kepada petani, karena serius melaksanakan program yang dibina oleh GPM,” kata Marsianus Kodim, Selasa (15/4). Saat ini, sambung Kodim, para petani di Kelurahan Nyarumkop sibuk mengurus kebun mereka masing-masing. Atas keseriusan para petani inilah program dari pemerintah yang disalurkan melalui GPM bisa berhasil. “Kalau petaninya malasmalasan, mana mungkin mereka akan menuai hasilnya. Karena petani ini serius merawat kebun karetnya, saat ini tanaman mereka sudah membesar dan tumbuh subur,” papar Kodim.

DIBUTUHKAN SEGERA 1. Apoteker dan Asisten Apoteker 2. K a r y a w a n / K a r y a w a t i tamatan SLTA, ada kendaraan pribadi, jujur, disiplin. Lamaran diantar ke : APOTEK PRETTY Jl. Tanjung Raya 2 Ruko 1 No. 89, Pontianak Timur

Solusi Tepat Terobosan Terbaru TCM

ATASI SEGALA MACAM PENYAKIT PRIA Ciri khas kemanjuran & keunggulan Hongkong Medistra TCM sangat jelas dengan resep kuno kekaisaran, resep rahasia turun temurun serta herbal Tiongkok alami, intinya adalah mengobati berbagai penyakit bandel yang susah disembuhkan, khusus menangani berbagai jenis penyakit kronis, begitu diobati langsung dapat dirasakan manfaatnya. Efektif mengobati berbagai penyakit kronis sampai akarnya, tanpa efek samping, setelah diatasi tidak mudah kambuh lagi. Menurut survey terbaru, disfungsi seksual pria termasuk penyakit yang sangat banyak diderita. Terutama persentase penderita impotensi, ejakulasi dini, radang prostat mengalami kenaikan pesat, berdampak jauh lebih parah bagi psikologi dan jiwa, dibanding penyakit pria lainnya, juga merupakan 30% alasan retaknya keharmonisan rumah tangga, menghancurkan kepercayaan diri pria. Penyakit fungsi seksual menimpa pria pada berbagai kalangan usia dan harus diobati sedini mungkin agar tidak memburuk hingga menimbulkan penyakit komplikasi bandel lainnya yang sangat parah dan berbahaya. Hongkong Medistra TCM ada konsultan Sinshe ahli TCM (Traditional

Chinese Medicine) ternama dari Tiongkok yang siap membantu Anda. Melalui pengalaman kerja keras puluhan tahun akhirnya berhasil menemukan terobosan terbaru, khusus mengatasi disfungsi seksual pria, seperti: Impotensi, Ejakulasi Dini, Radang Prostat, Sperma Mati, Tidak ada Sperma, Alat vital tidak normal, Kemandulan, dll. Hasilnya relatif cepat, aman dan tanpa efek samping. Terobosan metode TCM dengan herbal berharga alami yakni “Qiang Yang Bu Shen Liao Fa” ini dipadukan akupuntur elektroterapi sangat terkenal diberbagai Negara, berfungsi memperkuat ginjal & sperma, menyeimbangkan unsur yin & yang didalam tubuh, setelah diatasi bisa menormalkan fungsi seksual, masa berhubungan bisa lebih lama. Rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan, gejala penyakit seperti kencing terasa sakit, sering kencing, tidak tahan kencing, kencing tidak bertenaga, tidak tuntas, bernanah dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, sistem reproduksi kembali normal, bisa diatasi hingga ke akar penyakit dan tidak mudah kambuh lagi.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi :

HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak - Kalimantan Barat Telp. (0561) 733268 HP. 0812 5279 7888

Hari Minggu & Libur Tetap Buka

Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Rabu, 17 April 2013

4

Fender Pelabuhan Lepas, Fery Terhenti Satu Jam Akibat fender pelabuhan rusak, dan hampir lepas dari badan pelabuhan kapal penyeberagan di Jalan Bardan Nadi. Kapal penyeberangan berhenti operasi hampir satu jam, Selasa (16/4) siang kemarin. Kerusakan fender terjadi di sisi sebelah kanan pelabuhan yang menurut kepala pelabuhan kapal penyeberangan hanya diakibatkan oleh arus air sungai. Fender tersebut berfungsi untuk menahan bagian depan kapal saat akan menyandar di kapal. Meski kapal penyeberangan berhenti operasi hampir satu jam. Kemarin tidak terlihat antrean panjang di Jalan Bardan Nadi. Antrean hanya terlihat di pelabuhan daerah Siantan. Itu pun sedikit. Atas kerusakan fender tersebut. Pihak pelabuhan

langsung melakukan perbaikan seadanya. Pantauan Borneo Tribune siang kemarin, fender pelabuhan hanya diikat seadanya dengan rantai besi berukuran kecil. Terlihat tali besi pengikat fender tersebut putus. Salah seorang yang memiliki kebijakan di Pelabuhan Penyeberangan BardanSiantan, yakni dari Jembatan Nusantara Toni saat ditemui sekitar jam 13.00 kemarin berkilah, bahwa berhentinya operasi kapal penyeberangan hanya karena ada perbaikan kecil dan bukan kerusakan. Bahkan, Toni sempat berang karena wartawan Borneo Tribune mengambil gambar saat perbaikan berlangsung. “Tidak rusak, hanya dirapikan saja, ndak ada kendala apa-apa. Kita hanya merapikan dan waktunya tak sampai satu jam,” ujar Toni di ruang kerjanya, Selasa (16/4) siang kemarin. Tak lama berselang sete-

lah perbaikan fender selesai. Kepala Dishubkominfo Kota Pontianak Puji Hartadi langsung ke lokasi melihat keadaan. Didampingi Toni, Puji Hartadi melihat kondisi fender yang telah diperbaiki. Dalam percakapan kecil, Toni mengatakan malam harinya akan dilakukan perbaikan ulang setelah kapal penyeberangan selesai beroperasi. Bahkan, salah satu staf yang menggunakan kaos Dinas Perhubungan menyampaikan minta kepada Puji Hartadi karena bertindak sebelum ada perintah terkait kerusakan. Namun dengan nada tegas, Puji Hartadi menjawab tidak masalah. “Yang terpenting adalah kebutuhan masyarakat. Kita berikan pelayanan yang baik,” ujar Puji. Puji Hartadi berada di lokasi pelabuhan sekitar 20 menit dan meninggalkan lokasi bersama sopir pribadinya. o

PUJI HARTADI (kanan) turun langsung melihat pelabuhan penyeberangan setelah mendapat laporan, fender pelabuhan mengalami kerusakan yang mengakibatkan kapal berhenti beroperasi selama kurang lebih satu jam, Selasa (16/4) sore kemarin. FOTO: Ubay KPI/Borneo Tribune

CMYK

Orang Islam Perlu Pengamalan Ajaran Islam Amrul Borneo Tribune, Sambas Ketua Cabang Sambas Rusiadi S. Pd, M. Ag mengatakan, orang islam perlu pengamalan ajaran-ajaran agama islam dalam kehidupan, sehingga pengamalan tersebut bisa dijadikan wadah seperti adanya majelis taklim dan zikir. Nur Al-Mukmin di Kabupaten Sambas sudah berkembang sejak tahun 1998, sebanyak 4.000an jamaah tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Sambas. Menurutnya kegiatan Nur AlMukmin terdiri dari majelis

taklim, majelis taklim dan zikir, perguruan benteng mukmin yang ada di Desa Sekura, kemuslimahan, serta Satgas Al Mukmin. Tanggal 17-18 Mei mendatang, akan mengadakan pertemuan silaturahmi seluruh jamaah yang akan dipusatkan di Singkawang. “ Kita berharap untuk ke depannya akan tercipta sebuah masyarakat yang betul-betul beriman kepada Allah SWT melalui pengamalan-pengamalan ajaran Islam itu sendiri,” harapnya. Al Mukmin punya prinsip, pertama beriman kepada Allah SWT, kedua menjun-

jung tinggi nilai kebenaran, ketiga menegakkan amar makruf nahi mungkar, keempat menolong sesama, kelima tidak mementingkan diri sendiri, keenam menghargai orang lain, ketujuh jujur adil, amanah dan istikomah, kedelapan disiplin, kesembilan ikhlas dan kesepuluh setia kepada perjuangan organisasi Al Mukmin. “Rencana ke depan kita akan adakan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sambas semoga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dalam memahami agama Islam itu sendiri serta memberikan hal yang positif dalam pem-

bangunan manusia yang berkualitas, bermoral dan terutama tertanam keimanan yang kuat sehingga dapat menyaring segala hal yang bersifat negatif,“ ungkapnya. Kegiatan ini diadakan, dalam rangka pembinaan jamaah Nur Al-Mukmin Kabupaten Sambas, Minggu (14/4), di Balairung Sari Bupati Sambas yang dihadiri Mursyid Thariqoh Al Mukmin, Syeikh Muhammad Efendi Sa’ad AS Singkawang Aljawi beserta rombongan, yang bertujuan untuk memperkuat keyakinaan kepada Allah SWT. o

PLTD Bengkayang Dapat Suplai dari Singkawang Achmad Munandar Borneo Tribune, Bengkayang PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Kalimantan Barat bersama para jurnalis Kalbar kembali mengunjungi lokasi-lokasi mesin pembangkit. Kali ini rombongan PLN bersama awak media mengunjungi PLTD Bengkayang. Kunjungan ini pun bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi kelistrikan di Kalbar. Supervisor PLTD Bengkayang, Andi Mas Walang mengatakan, untuk saat ini pihaknya memiliki enam unit mesin pembangkit. Dari keenam unit itu tiga di antaranya sewa. “ Jadi di PLTD Bengkayang ini kita memi-

liki tiga unit mesin dari PLN dan 3 unit mesinnya sewa. Jadi total mesin yang kita miliki dan yang kita sewa itu ada enam, keenam mesin ini pun bisa menghasilkan daya sebesar tiga mega watt,” kata Andi, Selasa (16/4). Menurutnya, PLTD Bengkayang melakukan penyaluran dari Kota Bengkayang hingga ke Sanggau Ledo. Namun ketika beban puncak terjadi kita mendapatkan suplai tenaga dari Kota Singkawang. “Saat ini kita mengalami beban puncak 4 mega waat. Namun kita mendapat suplai tenaga dari Kota Singkawang sehingga dapat menutupi beban puncak tersebut,” katanya. Selain itu, ia juga menjelaskan dari enam mesin

yang dimiliki. Terdapat satu mesin milik PLN saat ini sedang dalam peroses perbaikan. “Jika nantinya mesin yang rusak itu sudah diperbaiki. Maka kita tidak lagi mendapat suplai tenaga dari Kota Singkawang, karena enam mesin yang kita miliki mampu menangani daya yang dibutuhkan untuk Kota Bengkayang dan Sanggau Ledo,”jelasnya. Disebutkannya, tiga unit mesin milik PLN itu sudah berumur 9 tahun. Dimana mesin itu dibeli pada tahun 2004 lalu. Sementara sisa mesin lainnya merupakan sewa pada tahun 2012 lalu. “Sanggau Ledo ada dua unit dengan kekuatan 1.5 mega watt. Sementara di Seluas ada 4 unit dengan kekuatan 550 KW,” terangnya. o

Warga Resah, Limbah Tahu Dibuang ke Parit Ubay KPI Borneo Tribune, Pontianak

Ketua Al Mukmin Kabupaten Sambas Rusiadi S. Pd, M. Ag, menyampaikan pembinaan. FOTO Amrul/Borneo Tribune

Air di sepanjang parit Jalan Parit Pangeran, Siantan Hulu tak sebersih dulu. Air parit yang dimanfaatkan untuk mandi dan mencuci tersebut telah tercemar oleh limbah tahu dari home industry di daerah tersebut. Pembuangan limbah industri tahu membuat warga setempat resah dan muncul berbagai keluhan dari warga. Salah satu home industry yang membuang limbahnya ke parit yakni di Jalan Sungai Sahang III. Di daerah ini, ada beberapa produksi tahu yang beroperasi. Hasil pantauan siang kemarin, produksi terus beroperasi.

Pembuangan limbah ke parit tampak dari perbedaan air di parit utama. Salah satu warga di sekitar lokasi, Nawir menuturkan pembuangan limbah tidak terus menerus setiap waktu. Namun pembuangan dilakukan ketika menjelang petang atau pas bersamaan dengan waktu Magrib. “Biasanya saluran air limbah dari parit dekat rumah yang produksi itu dibuka pas petang. Dari parit kecil itu langsung mengalir ke parit utama Parit Pangeran,” ujarnya. Imbasnya menurut Nawir. Kadang jamaah di masjid yang biasa ambil air suci di masjid merasa jijik oleh limbah tersebut. “Soalnya airnya kotor. Maklum saja

itu kan sisa produksi,” ujarnya. Karenanya, Nawir mewakili warga mengharapkan pemerintah segera menertibkan home industry yang membuang limbah ke parit. Terlebih lagi, informasi yang didengar masyarakat. Industry tersebut tidak memiliki izin. “Kita tidak tahu pastinya, yang jelas industry itu meresahkan kami,” kata Nawir. Terkait home industry tersebut, sulit sekali untuk bisa masuk ke dalam lokasi disebabkan pintu rumah kerap tertutup rapat. Bahkan, ada salah satu rumah industry yang memasang sebuah baliho produk lain. Bukan pabrik tahu.o

CMYK

Ubay KPI Borneo Tribune, Pontianak

Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Rabu, 17 April 2013

5

Tingkatkan SDM Koperasi Melalui Pelatihan Manajemen Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Pertambangan dan Energi (Disperindagkoptamben), melaksanakan pelatihan manejemen pengelola koperasi/KUD, Selasa (16/4), kemarin di Aula LLK UKM Mempawah, yang dibuka Asisten III Setda Kabupaten Pontianak, Abdullah. Pada kesempatan tersebut, Abdullah yang mewakili Bupati Pontianak mengatakan dari pelatihan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas manajemen pengolahan organisasi dan usaha koperasi, juga untuk mewujudkan pelayanan kegiatan usaha koperasi kepada anggota dan masyarakat dengan tetap berpedoman kepada jati diri dan ideologi koperasi yang secara tidak langsung akan meningkatkan kinerja koperasi kedepan. “Salah satu kelemahan

PELATIHAN Dinas Perindagkoptamben saat melaksanakan pelatihan manajemen pengelola koperasi/KUD se Kabupaten Pontianak. Foto : Johan Wahyudi/ Borneo Tribune

Persit Dituntut Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Candra Kirana, Koorcab 45 Kodim Mempawah, Selasa (16/4), kemarin melaksanakan syukuran hari ulang tahun (HUT) ke-67 di Gedung Kartini Mempawah, dengan tema “Dilandasi Semangat Kekeluargaan, Persit Kartika Chandra Kirana Meningkatkan Peran dan Kepedulian Sosial Bagi Kesejahteraan Keluarga Besar TNI AD”, yang diharapkan dapat membawa kematangan bagi anggota Persit Kartika Candra Kirana. Kegiatan ini dihadiri langsung Dandim Mempawah, Bambang Sulistyo, yang me-

ngatakan, makna penting ulang tahun adalah sebagai wahana intropeksi dan evaluasi untuk memperbaiki serta meningkatkan segala kekurangan yang terjadi dimasa lampau. Serta siap dan mampu menyesuaikan terhadap dinamika kehidupan yang semakin dinamis. Sehingga organisasi Persit Kartika Chandra Kirana dapat berkembang serta dapat melaksanakan visi dan misinya. “Pada hakekatnya bagi organisasi Persit semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kekompakan merupakan hal yang penting yang harus senantiasa dipelihara dan diterapkan dengan baik serta berkesinambungan. Sehingga soliditas Persit Kartika Chandra Kirana se-

PERSIT Dandim Mempawah, Bambang Sulistyo didampingi Ketua Persit Candra Kirana Cabang 45 Kodim Mempawah, Ida Bambang Sulistyo, menyerahkan tali asih kepada anak-anak prajurit. Foto : Johan Wahyudi/Borneo Tribune

nantiasa terpelihara dengan baik, dan semangat kebersamaan setiap pengurus dan anggota Persit dapat melaksanakan fungsi, peran dan tugasnya masing-masing secara professional,” katanya. Lanjutnya lagi, Persit

Kartika Chandra Kirana sebagai wadah bagi istri anggota TNI, hendaknya selalu memupuk rasa persatuan dan kesatuan yang didasari semangat kebersamaan, saling menghargai, menghormati dan mempercayai satu

yang masih dirasakan dalam rangka memajukan koperasi dan UKM, karena masih lemahnya manajemen koperasian yang dilakukan oleh pengurus koperasi. Oleh karena itu, saya berkeyakinan dengan adanya kegoatan pelatihan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan koperasi, terutama meningkatkan pengelola koperasi,” katanya. Sedangkan Kadis Perindagkoptamben, Darwin menjelaskan pelatihan dikarenaa adanya kemajuan teknologi yang bersifat dinamis, yang berubah setiap saat sehingga dibutuhkan pelatihan dalam upaya peningkatan pembinaan oleh pengelola koperasi. “Kita berharap para peserta sungguh-sungguh mengikuti pelatihan dan materi dengan baik. Sehingga diharapkan adanya peningkatan dalam mengelola usaha, administrasi secara berkelanjutan,” katanya. o

Komisi D Pantau UN dengan lainnya, sekaligus memelihara hubungan baik dengan lingkungan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. “Tingkatkan keterampilan dengan senantisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan sebagai upaya mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, tingkatkan pembinaan keluarga, dengan selalu memelihara keharmonisan dalam rumah tangga agar dapat memotivasi keberhasilan tugas para suami sebagai prajurit TNI yang profesional,” katanya. Selain itu, acara juga diisi dengan penyerahan tali asih kepada keluarga anggota TNI, serta bea siswa kepada anak-anak prajurit yang berprestasi. o

Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Menyukseskan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di Kabupaten Pontianak, Komisi D DPRD Kabupaten Pontianak, yang membidangi masalah pendidikan tidak melewatkan momen pelaksanaan ujian nasional untuk turun ke lapangan memantau di beberapa sekolah penyelenggara. “Komisi D senantiasa berpartisipasi mengontrol dan mengawasi penyelenggaraan pendidikan daerah itu, dengan langsung turun kelapangan memantau pelaksanaan unas ini,” kata Ketua Komisi D, Herman AP. Bahkan Herman, sangat berharap pelaksanaan UN di Kabupaten Pontianak berjalan aman, tertib dan lanca. Dan berharap persentase kelulusan bisa mencapai 100 persen. “Kita berharap mengharapkan semua pihak berpartisipasi aktif mensukseskan pelaksanaan unas ini. Terutama mengawal dan mengawasi agar pelaksanaan unas berjalan lancar sebagaimana diharapkan. Dan tentu kita berharap hasil yang terbaik, mudah-mudahan hasil kelulusan tahun ini mengalami peningkatan dan lebih baik dari tahun lalu,” katanya. o

Tanpa Koalisi, PDI-P Bisa Usung Cabup Dan Cawabup Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kubu Raya telah menetapkan jumlah kursi dan jumlah suara sah paling rendah untuk pasangan calon yang diajukan partai politik atau gabungan partai politik dalam pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) bupati dan wakil bupati Kubu Raya. Dari data yang disampaikan KPU Kabupaten Kubu Raya, hanya PDI-Perjuangan yang dapat mencalonkan bupati dan wakil bupati

Kubu Raya tanpa berkoalisi. Sementara partai-partai lain harus berkoalisi lantaran harus memenuhi 15 persen dari jumlah kursi DPRD Kabupaten Kubu Raya Pada Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD pada 2009 dan memperoleh suara sah pada pemilu Anggota DPRD 2009 sekurang-kurangnya 15 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya Pada Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2009 Berdasarkan Peraturan KPU Kabupaten Kubu Raya, lanjut dia Nomor 33/Kpts/ Kpu-Kab-019.964931/201

telah ditetapkan jumlah kursi di DPRD Kabupaten Kubu Raya pada Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2009 adalah berjumlah 45 (empat puluh lima) kursi. Dan Jumlah Perolehan Suara Sah Partai Politik Pada Pemilihan Umum Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya pada Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2009 adalah berjumlah 223.226 (dua ratus dua puluh tiga ribu dua ratus dua puluh enam) suara sah. “Hari ini (kemarin) kami juga akan melakukan rapat pleno untuk penetapan tata cara pencalonan Pemilukada

bupati dan wakil bupati. Dan salah satu syarat untuk menetapkan hasil pleno itu, adalah penetapan jumlah dukungan minimal yang harus dikumpulkan calon perseorangan,” katanya. Dia menjelaskan Parpol atau gabungan parpol dapat mendaftarkan pasangan calon pada Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya 2013 harus memenuhi persyaratan, yakni Memperoleh kursi pada Pemilihan Umum Anggota DPRD 2009 lalu sekurangkurangnya 15 persen dari jumlah kursi DPRD Kabupaten Kubu Raya Pada Pemilu Anggota DPR, DPD dan

DPRD Tahun 2009. Dan Memperoleh suara sah pada pemilu Anggota DPRD Tahun 2009 sekurangkurangnya 15 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya Pada Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2009. Parpol atau gabungan parpol, dia menambahkan dapat mendaftarkan bakal pasangan calon pada Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya 2013, harus memenuhi ketentuan, yakni memiliki kursi sekurangkurangnya tujuh kursi di DPRD Kabupaten Kubu

Raya hasil Pemilu 2009. dan memiliki perolehan suara sah sekurang-kurangnya 33.484 (tiga puluh tiga ribu empat ratus delapan puluh empat) suara sah, hasil Pemilu 2009. “ Dan Parpol yang hanya bisa mencalonkan bupati dan wakil bupati tanpa berkoalisi hanyalah PDI-Perjuangan karena memiliki 15 persen suara sah pada Pemilu 2009 lalu atau memiliki tujuh kursi di DPRD Kubu Raya,” terangnya. Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Kubu Raya ini menyatakan untuk gabungan Parpol yang memiliki kursi di DPRD Kabupa-

ten Kubu Raya dengan partai politik yang tidak memiliki kursi di DPRD Kabupaten Kubu Raya, pemenuhan persyaratan pengajuan bakal pasangan calon pada Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya tahun ini dilakukan dengan cara menjumlahkan suara sah gabungan partai politik tersebut. “Dalam pelaksanaan Pemilu kali ini, ada dua pola pencalonan. Yang pertama adalah bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati diajukan menggunakan parpol, kedua mendaftarkan diri menggunakan jalur perseorangan,” ungkapnya. o

Bengkayang Borneo Tribune

Rabu, 17 April 2013

Bahasa Inggris dan Matematika Masih Menjadi Momok Rudi Borneo Tribune, Singkawang

Hari Kedua UN

US Diijinkan Ikuti Ujian di Sekolah Rudi Borneo Tribune, Singkawang

FOTO: Rudi / Borneo Tribune

Madri Hamsar

Untuk target dua mata pelajaran ini saya rasa tidak muluk-muluk lah. Tetapi dari hasil Try Out yang dilakukan kemarin, hasil untuk Bahasa Inggris lumayan baik. Namun, pada mata pelajaran matematikanya sangat menurun

Sesuatu yang membahagiakan didapatkan US. Pelajar dari Madrasah Aliyah Swasta MAS Yasti Singkawang ini diberikan kesempatan dari pihak Lapas Klas II B guna mengikuti Ujian Nasional (UN) di MAN Model, Selasa (16/4). Meski diberikan ruangan yang terpisah dari teman-temannya, tentunya bukan suatu masalah bagi US. Dia

bisa bertemu dengan temantemannya untuk melepaskan kerinduan yang terhitung sudah 2 bulan tak bertemu, akibat dirinya tersandung dalam kasus pencurian aki hingga membuat diri US menjadi tahanan Lapas Klas II B Singkawang. Kepala Sekolah MA Swasta MAS Yasti Singkawang, Madri Hamsar membenarkan, kalau pada hari kedua ujian, pihak Lapas Klas II B mengizinkan US untuk mengikuti UN di MAN Model bersama teman-temannya. “Me-

Tak dapat dipungkiri, ujian pada mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika sampai saat ini masih menjadi momok yang menakutkan bagi peserta ujian, demikian dikatakan Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Swasta MAS Yasti Singkawang, Madri Hamsar. Menurut Madri, kesulitan yang selalu dihadapi para peserta ujian, yaitu pada pemahaman bahasanya. Terlebih-lebih lagi pada soal listenig, yang mana siswa hanya bisa mendengar lalu menjawab. Kendati demikian, Madri berharap, siswanya dapat memperoleh hasil yang terbaik. ”Untuk target dua mata pelajaran ini saya rasa tidak muluk-muluk lah. Tetapi dari hasil Try Out yang dilakukan kemarin, hasil untuk Bahasa Inggris lumayan baik. Namun, pada mata pelajaran matematikanya sangat menurun,” ungkap Madri. Senada dengan itu, Kepala Sekolah Man Model Singkawang, Ersan Sanusi juga mengakui Bahasa Inggris dan Matematika masih ditakutkan peserta. Namun ia menegaskan, jauh-jauh hari siswanya sudah mempersiapkan diri se-

belum dimulainya ujian. “Bagi pelajar yang sudah merasa siap, saya rasa tidak masalah bagi siswa,”ungkap Ersan. o

Aksi Atok Meresahkan Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Aksi bersifat penondongan secara terang-terangan oleh Atok (29) warga BRCBengkayang kian meresahkan para pedagang dan warga yang berbelanja. Perbuatan tersebut menurut salah satu saksi mata yang melihat langsung kejadian itu menuturkan jika pelaku memasuki warung kopi dan langsung mengambil barang tanpa basa basi. Aphung misalnya, pemilik warkop Awanda yang berada di terminal merasa dirugikan hingga ketakutan dengan kedatangan Atok karena membawa senjata tajam lalu mengacungkan kearahnya sambil mengam-

bil beberapa barang. “Saya takut ketika dia bawa Sajam, langsung buka laci dan mengambil empat bungkus rokok,” kata pemilik warkop Awanda saat ditemui Selasa (16/04) Katanya, aksi tersebut sudah kerap dilakukan sehingga meresahkan para pedagang, dan hal ini bukan baru pertama kali Ia lakukan, namun hampir disetiap warung kopi. Menurutnya, Atok bukan orang gila, tetapi gilagilaan. “Kalau dia gila kenapa berpakaian bagus dan mengambil barang berharga, jika kami bertindak bisa saja disalahkan, sementara petugas hanya melihat saja,” tambah Aphung bercerita kerugian yang Ia alami sudah mencapai jutaan rupiah. o

6

Baleho Raksasa BPMPT///Mujidi

BPMPT Terus Tingkatkan Pelayanan Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Badan Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu (BPMPT) Kabupaten Bengkayang terus melakukan terobosan demi pelayanan prima untuk masyarakat. Memberikan pelayanan maksimal tentunya sesuai dengan motto yaitu, “Kami Ada untuk Melayani. Kepala BPMPT Kabupaten Bengkayang, Dr. Yan, saat ditemui di ruang kerjanya menuturkan, bentuk pelayanan prima yang diciptakan instansinya tersebut adalah dengan menciptakan suasana yang nyaman di kantor. ‘Suasana nyaman itu seperti, kantor yang sejuk, indah dan bersih. Apabila nyaman, maka para pihak yang ingin mengurus izin akan merasakan kenyaman,” katanya. Sebagai gambaran suasana nyaman tersebut, BPMPT mendesain bentuk kantornya sedemikian rupa. Loket pelayanan di buka. Ruang tunggu yang dimiliki dilengkapi dengan kursi, termasuk kotak saran yang diletakan pada meja khusus damping pintu masuk bagian dalam. Supaya semua warga mengetahui keberadaan

BPMPT, bagian luar kantor, dipasang sebuah running teks, atau teks berjalan. Medan running teks itu memiliki panjang sekita tiga meter dengan lebar lebih dari setengah meter. “Dalam running teks itu tertulis nama kantor kita, BPMTP, kemudian ada juga beragam jenis perizinan yang harus diurus di BPMPT,” ucapnya. Keberadaan running teks ini merupakan terobosan baru. Dan perlu diketahui, untuk Kabupaten Bengkayang, hanya BPMPT yang menggunakan running teks tersebut. Running teks itu baru dipasang Jumat lalu. “Running teks ini baru, dan ini adalah terbaru untuk di Kabupaten Bengkayang. Belum ada satupun intansi yang menggunakan running teks ini, kecuali kantor kita,” tambah Yan. Yan kembali menegaskan, running teks yang ada di kantornye tersebut bagian dari komitmen kantor untuk memberikan pelayanan prima. Running teks tersebut merupakan bagian dari kegiatan kegiatan yang dilakukan BPMPT. “Sebelumnya, kita sudah memasang beberapa baleho raksasa sebagai media informasi kepada masyarakat untuk perizinan,” katanya. o

mang benar, sekarang US mengikuti ujian bersama teman-temannya di MAN Model Singkawang. Kalau hari pertama, US mengikuti ujian di Lapas yang didampingi oleh guru, pengawas dan sipil,” ujarnya. Seperti yang dilansir dari media Minggu (14/4) kemarin, kalau Kepala Lapas ada menyebutkan, sudah mempersiapkan ruangan untuk US mengikuti ujian. Namun, kalaupun US harus mengikuti ujian di sekolah tempatnya menginduk, pihak Lapas siap mengirimkan sipilnya untuk membawa US ke sekolah tempatnya menginduk. Dan ssudah selesai mengikuti Ujian, maka US harus kembali ke Lapas. “Nah, kata-kata itulah yang kami garis bawahi untuk mengajukan permohonan kepada Lapas, agar US diijinkan untuk mengikuti ujian bersama- teman-temannya di sekolah tempatnya menginduk,” terang Madri. Saat disinggung mengenai kepribadian US di sekolah, Madri menyebutkan kalau US itu anaknya baik. Madri mengaku terkejut, setelah menerima informasi dari orang tuanya, yang mengatakan kalau US sekarang menjadi tahanan Lapas akibat tersandung kasus pencurian. “Kalau saya lihat, US itu anaknya baik. Dia selalu masuk berteman dengan siapapun. Mungkin karena kepolosannya, sehingga dia dimanfaatkan oleh temantemannya yang pada akhirnya menjadi begitu,” terang Madri. Madri mengakui, US sempat shock saat mendengar vonis selama 2 bulan 15 hari, karena US berpikir kalau dia tidak dapat mengikuti ujian. Namun, berkat Madri memberikan ketenangan kepada US itulah, akhirnya US pun bisa menjalani hukumannya dan tak terasa masa hukuman itu hanya tinggal 15 hari lagi. “Kita coba untuk menenangkan US, akhirnya diapun mengerti dan siap menjalani hukuman yang di vonis kan ke dia. Tak terasa, ternyata hanya tinggal 15 hari lagi dia menjalani hukuman,” ungkap Mardi. Meski demikian, karena US terbilang anaknya baik dan rajin, kami selaku pihak sekolah siap mendukung US agar bisa lulus dengan hasil yang baik. “Teman-temannya pun saya rasa sudah rindu dengan US. Karena terhitung 2 bulan

sudah tidak ketemu US. Semoga anak-anak kami lulus 100 persen,” harap Mardi. Sementara Kepala Sekolah MAN Model Singkawang, Ersan Sanusi saat ditemui merasa tidak keberatan jika rekan-rekan dari pers ingin bertemu dan memwancarai US usai mengikuti ujian. “Saya tidak keberatan, sepanjang rekan-rekan pers sudah meminta ijin kepada Kepala Sekolah yang bersangkutan,” ujar Ersan. Tepat pukul 12.30 wib, Selasa (16/4) pelaksanaan hari kedua ujian pun selesai. Tampak pegawai sipil dari Lapas Klas II B sudah menunggu di pos MAN Model guna menjemput US untuk kembali ke Lapas. Rekan-rekan pers cukup berterima kasih kepada pegawai sipil tersebut, karena telah memberikan ijin untuk mewancarai US meskipun hanya 10 menit. “Sebenarnya ada rasa malu dan ada rasa senang juga sich bang. Rasa senangnya itu, ketika saya bertemu dengan temanteman sekolah,” aku US terharu. Dirinya sempat kaget, karena mendapatkan ijin untuk mengikuti ujian di sekolah tempatnya menginduk. “Sempat kaget juga sich, karena sebelumnyakan saya hanya boleh mengikuti ujian di Lapas. Mudah-mudahan bisa diijinkan sampai selesai ujian lah,” harap US memohon. Ketika ditanya, bagaimana dengan soal ujian terutama pada mata pelajaran Bahasa Inggris, US mengaku kalau pada soal listening sangat mudah disbanding soal kosakata. “Lebih mudah listeningnya bang di banding kosakata,” akunya. Sementara Komariah, seorang siswi MA Ibnu Tarmiyah Singkawang, juga mengatakan hal yang sama. Dia menambahkan, sekitar 60 persen soal yang keluar dari apa yang dipelajarinya. Namun, pada soal ke 2 listening, sedikit menjadi kekecohan para siswa. Psalanya, selain nomor urutnya tidak jelas, suaranya sedikit tersendat, dan bergema sehingga sulit dimengerti. Sedangkan Abdul Rahim, siswa lainnya, mengaku kalau soal listening sangat sulit. Tak ada satupun yang dia pelajari keluar dari soal tersebut. “Selain suaranya putus-putus, tidak jelas dan bergema,” ujar Rahim. o

HUT ke-49

Lapas Gelar Berbagai Perlombaan

FOTO: Rudi / Borneo Tribune

Setia Budi Irianto Rudi Borneo Tribune, Singkawang Berbagai macam perlombaan yang sudah digelar pihak Lapas Klas II B Singkawang dalam rangka memeriahkan HUT Lapas ke-49 yang jatuh pada 27 April 2013. Acara yang sudah digelar itu, antaralain, lomba Volly, Pimpong, Bulu Tangkis, dan Tenis yang diikuti para napi dan pegawai Lapas Klas II B Singkawang. “Jadi hanya tinggal sepeda santai dan Mancing Mania saja,” ujar Kalapas Klas II B Singkawang, Setia Budi Irianto. Dikatakan Budi, lomba sepeda santai dan Mancing Mania itu akan digelarnya pada 28 April 2013. Yang mana pada pagi hari sekitar pukul 06.00 wib, kita gelar sepeda santai dulu, setelah itu dilanjutkan mancing mania yang lokasinya di beberapa kolam yang ada disekitar Lapas. Adapun biaya pendaftaran untuk lomba tersebut, dikatakan Budi, hanya sebesar 10 ribu saja. Untuk kategori lomba sepeda, terang Budi, yang menjadi juara 1 dan 2 pihak panitia sudah mempersiapkan sebuah sepeda. Tak hanya itu, panitia juga sudah menyiapkan berbagai macam door prize untuk pemenang lainnya. “Dipastikan bakal meriah kelak,” ujar Budi. Sedangkan pada lomba mancing mania, sambung Budi, ada sekitar 200 kg ikan mas yang akan kita isi di kolam tempat pemancingan. Untuk kategori pemenang, siapa yang paling banyak maka dialah pemenangnya. Dari perayaan HUT Lapas ke-49 ini, Budi berharap, kalau Lapas bukan lagi menjadi sesuatu hal yang menakutkan bagi masyarakat yang mau mengunjungi keluarga maupun karibnya. Namun jadikanlah Lapas ini sebagai tempat rekreasi pemancingan yang sangat mengasikkan. o

Belum Ada Partai Daftarkan DCS ke KPU Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Hingga hari ke ketujuh masa pendaftaran calon anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Selasa (16/4), belum ada satupun partai politik yang mendaftarkan Daftar Caleg Sementar (DCS). Demikian diungkapkan Ketua KPU Kabupaten Bengkayang, Tarmizi, ST saat ditemui di Sekretariat KPU Kabupaten Bengkayang, Selasa (16/4), kemarin. Berdasarkan ketetapan KPU, masa pendaftaran untuk anggota DPRD berlangsung dari tanggal 9-22 April. Pada masa tersebut, KPU terus menunggu partai politik untuk mendaftarkan calon anggota DPRD yang diusung. “Kami ingatkan kepada partai politik, setai hari pelayanan hingga hari terakhir nanti tidak ada istilah jam 00:00. Dalam aturannya hingga pkul 16.00 Wib,” kata pria yang menggantikan ketua KPU lama, Edy.

FOTO: Mujidi / Borneo Tribune

Tarmizi ST Apabila hingga pukul 16:00 Wib nanti, ada partai politik yang tidak mendaftarkan calon anggota DPRD

yang akan diusung, maka kita anggap tidak ikut serta,” jelas Mizi. Untuk tahun 2014 nanti, DPRD Kabupaten Bengkayang akan diisi 30 anggota. Apabila bercermin pada jumlah kursi tersebut, maka calon anggota DPRD yang akan didaftarkan masing masing partai sebanyak 30 orang, dengan ketentuan 30 persen daro 30 puluh orang itu adalah perempuan. “30 persen untuk kuota perempuan ini adalah ketentuan, mutlak harus dilaksanakan partai politik,” ucap Mizi. Ditambahkan kembali oleh Tarmizi, dalam pemilihan anggota DPRD 2014 mendatang, Kabupaten Bengkayang terbagi dalam empat Dapil. Masing masing dapil itu akan diwakili sejumlah bakal calon anggota DPRD yang jumlah telah ditentukan. “Untuk Dapil satu ada enam kursi, Dapil dua ada tujuh kusri, Dapil tiga ada tujuh kursi dan Dapil empat ada sepuluh kursi,” terangnya. o

Rabu, 17 April 2013

Wabup Berharap BPD dan Kades Sejalan Ratna Sari Borneo Tribune, Sanggau Untuk mewujudkan pembangunan masyarakat desa yang maju dan berkembang hendaknya Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan seluruh aparatur desa dapat sejalan dan sepaham. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat melantik ketua dan anggota BPD Kecamatan Toba dan Tayan Hilir belum lama ini di gedung pertemuan kedua Kecamatan. Kepada seluruh Paolus mengatakan masyarakat, bahwa BPD memiliki tugas dan fungsi sebagai rohaniwan, tokoh perumus dan perancang dalam penggunaan Angadat dan tokoh garan Desa, sebagai pemuda diharapkan pengawas dan kontrol pelaksanaan pemerintahdukungannya kepaan dan pembangunan. da para Kepala BPD juga memiliki kebijakan dalam mengeluarDesa dan BPD. kan ide dan pendapat demi kemajuan desa. Jangan ada ”Untuk itu jagalah kepengkotak-kotakan bersamaan dalam perencanaan monitoring dan didalam masyarakat evaluasi, agar apa yang telah disusun dan dirensehingga Kepala canakan melalui peraDesa dan BPD turan desa dapat bermanfaat bagi masyaradapat melaksanakat. Sekali lagi ditegaskan tugasnya memkan bahwa Kepala Desa dan BPD adalah mitra bangun Desa dedalam Pemerintahan Desa. Sama halnya seperngan baik dan makti Bupati dan DPRD dasimal sampai akhir lam membangun dan memajukan Kabupaten masa jabatan nanti. Sanggau ini,” ujarnya. Paolus menuturkan, untuk saat ini dinamika dalam penyelenggaraan pemerintahan desa sudah semakin kompleks. Banyak permasalahan yang terjadi di desa mulai dari masalah pengelolaan keuangan desa, masalah batas, masalah aset kebun dan masalah lainnya yang jika tidak segera diatasi akan mengakibatkan masalah lain yang lebih besar. Oleh karena itu peran BPD sangat penting guna memberikan masukan, informasi dan pertimbangan agar semua masalah dapat diminimalisir dan menemukan solusi untuk pemecahan masalah. ”Jangan ragu untuk berkoordinasi dengan pihak Unsur Forkopimka yaitu Camat, Danramil dan Kapolsek, para tokoh agama tokoh adat dan tokoh masyarakat lainnya dalam mencari solusi terhadap setiap permasalahan yang muncul.” “Kepada seluruh masyarakat, rohaniwan, tokoh adat dan tokoh pemuda diharapkan dukungannya kepada para Kepala Desa dan BPD. Jangan ada pengkotakkotakan didalam masyarakat sehingga Kepala Desa dan BPD dapat melaksanakan tugasnya membangun Desa dengan baik dan maksimal sampai akhir masa jabatan nanti,” pungkasnya.

HO TEL HOTEL

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

7

Baru Seminggu, Tiang Listrik Sudah Miring Ratna Sari Borneo Tribune, Sanggau Baru sekitar seminggu yang lalu dipasang, kondisi tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sanggau di Blok M Jalan Sultan Syahrir Kelurahan Ilir Kota Kecamatan Kapuas sudah miring. Warga pun cemas jika tiang tersebut akan roboh dan menimpa warga yang lewat. Warga Blok M, Hj. Fatimah ketika ditemui, Selasa (16/4) siang mengatakan bahwa tiang listrik tersebut baru sekitar satu minggu diganti. Tetapi kondisinya sudah miring. ”Kita khawatirnya nanti menimpa orang yang lewat atau rumah warga di sini,” ujarnya. Fatimah menuturkan, saat dilakukan proses pemasangan, warga setempat sudah meminta agar tiang itu dipasang diseberang jalan tiang yang ada sekarang. Karena, jika dipasang di tempat yang ada sekarang lokasinya dekat dengan drainase. ”Sudah kita bilangin pasang sebelah sana saja, itukan de-

kat got. Tapi, masih dipasang sebelah situ, jadi mau tumbang,” jelasnya. Jika tidak cepat diatasi, kondisi tersebut akan semakin parah. Apalagi jika ada angin kencang, bisa roboh tiang tersebut. Dirinya pun mengharapkan pihak terkait bisa segera memperbaiki kondisi itu. ”Kita minta itu cepat diperbaiki,” ungkapnya. Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa tiang yang baru dipasang memang kondisinya miring. Ada sekitar tiga tiang yang mengalami kemiringan. Namun, ada satu tiang yang paling parah karena pondasinya sudah roboh. Warga lainnya, Dahlawi (36) menambahkan, apabila ini dibiarkan bisa saja menimpa warga yang lewat. Apalagi anak-anak yang main di lingkungan ini, sangat dikhawatirkan. ”Kita mintalah ini bisa cepat diperbaiki,” ujarnya. Dahlawi pun menuturkan, karena pekerjaan pemasangan tiang listrik itu baru saja dikerjakan. Tapi, kondisinya sudah rusak ditambah pema-

sangan yang tidak benar. “Kalau tidak benar inikan yang dirugikan warga sekitar juga, kalau menimpa warga ini yang kita khawatir,” ungkapnya. Dirinya pun berharap PLN bisa memberikan teguran kepada pekerja yang memasang tiang PLN tersebut dan kedepannya kondisi serupa tidak terulang. ”Kita minta ini bisa diperbaiki secepatnya, sebelum jatuh korban kalau tertimpa,” jelasnya. Sementara itu, warga Jalan Ahmad Yani, Yeni (41) juga mengeluhkan hal yang sama. Bahwa di dekat perempatan lampu merah Masjid Agung juga ada satu tiang listrik yang sudah miring. Bahkan dirinya juga sudah menyurati pihak PLN sejak November 2012 yang lalu. Bamun tak kunjung ada respon maupun perbaikan. ”Kemarin, kebetulan ada pekerjaan galian drainase, kira sekalian bisa diperbaiki tiang yang miring, tapi ternyata tidak,” jelasnya. Sementara itu, Asisten Manager Administrasi dan Pelayanan PLN Area

MIRING. Salah satu warga Blok M saat menunjukkan tiang listrik miring yang baru satu minggu dipasang, Selasa (16/4) siang. Foto Istimewa Sanggau, Doni Hernandi ketika dikonfirmasi mengucapkan terima kasih atas laporan warga. Dirinya mengatakan akan segera merespon lapor-

an warga tersebut. ”Terima kasih laporannya, nanti akan langsung kita turunkan tim untuk melihat kondisinya,” pungkasnya.

Kepala BNNK Sanggau Serahkan Piala Bergilir LCC Ratna Sari Borneo Tribune, Sanggau Jelang pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) seKabupaten Sanggau yang akan dilaksanakan pada tanggal 27-28 April 2013 mendatang, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sanggau, Nurwignyo menyerahkan langsung piala bergilir BNNK Sanggau kepada panitia LCC, Selasa (16/4) siang di ruangannya. Penyerahan hadiah tersebut diterima oleh Ketua Panitia LCC ke-I, Abdurrahim, Ketua Persatuan Wartawan Kabupaten Sanggau (PWKS), Sri Anto Winarno dan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sanggau, Achmad Zuhri SH di kantor BNNK Sanggau. Piala bergilir tersebut nantinya akan diperebutkan bagi para peserta lomba LCC pertama tahun 2013.

Panitia LCC ke-I menyambut baik dengan dukungan yang diberikan oleh BNNK Sanggau terhadap partisipasi yang diberikan. ”Kami sangat berterimakasih atas partisipasi yang diberikan oleh BNNK Sanggau yang turut mensukseskan LCC ke I tingkat Kabupaten Sanggau,” ujar Abdurrahim. Sementara itu, Ketua PWKS, Sri Anto Winarno mengatakan, sejauh ini animo para pelajar SMA/ SMK sederajat terhadap kegiatan ini cukup positif. Tak terkecuali beberapa instansi dan masyarakat Sanggau umumnya. ”Kita melihat banyak dari instansi, pengusaha, Bankbank di Sanggau yang turut berperan serta untuk mensukseskan kegiatan ini,” ungkapnya. Lebih lanjut, Ketua KNPI Sanggau, Achmad Zuhri menambahkan, salah satu tujuan utama dari diselenggarakannya LCC ke-I Kabu-

Perpustakaan Gudangnya Ilmu

Yulianus Jumirat Borneo Tribune, Ngabang Kepala Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Landak, Yulianus Jumirat, SE, memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang manfa’at suka membaca. “ Membaca jembatan ilmu, membaca adalah jendela dunia. Dengan membaca kita menjadi pintar, “ ucapnya, Selasa, (16/4) di Ngabang. Menurutnya, untuk saat ini perpustakaan sudah tersedia di Kabupaten Landak, juga ada yang terdapat di desa-

desa dan di sekolah-sekolah. Cuma masalahnya perpustakaan itu masih sepi oleh pengunjung padahal buku-buku bacaan telah tersedia. Perpustakaan di Kabupaten juga kondisinya masih belum memadai untuk sebuah perpustakaan. “ Inilah masalah kita. Dan kita berharap Pemerintah Kabupaten Landak dapat membangun gedung perpustakaan sebagaimana layaknya sebuah perpustakaan sehingga menimbulkan daya tarik untuk dikunjungi pembaca dan pembaca menjadi betah membaca dan menimba ilmu di perpustakaan, “ imbuhnya. Jumirat menambahkan pihaknya sebagai pembina perpustakaan di sekolah-sekolah sangat mengharapkan agar siswa dan masyarakat dapat memanfa’atkan perpustakaan sebagai sarana menggali ilmu pengetahuan, sehingganya dengan membaca kita menjadi pintar dan cerdas. “Biasakan membaca buku bacaan setiap hari walau hanya satu lembar, tapi kalau setiap hari kita lakukan maka ilmu yang kita miliki akan bertambah dan kita akan menjadi pintar, “ ajaknya. (Ya’ Syahdan)

PIALA BERGILIR. Kepala BNNK Sanggau, Nurwignyo saat menyerahkan piala bergilir kepada Panitia LCC se-Kabupaten Sanggau, Selasa (16/4) siang. Foto Ratna Sari/Borneo Tribune paten Sanggau ini guna merangsang dunia pendidikan Kabupaten Sanggau untuk

menjadi lebih baik kedepan. ”Pemuda yang kita harapkan sebagai generasi penerus

bangsa ini tentu adalah mereka-mereka yang terbaik,” pungkasnya.

Landak Harapkan Lulus 100 Persen

Aspansius Borneo Tribune, Ngabang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Landak, Aspansius, SIP pada hari pertama ujian nasional, melakukan pemantauan pada sekolah pelaksana ujian. Kepala Dinas Pendidikan mengharapkan pelaksanaan UN bagi pelajar SMA sederajat di Landak ini dapat berjalan lancar, aman dan tertib. Ia mengharapkan agar kinerja pengawas ruang UN harus sesuai dengan tugas yang sudah dimuat didalam

Prosedur Operasional Standar (POS) UN tahun 2013 ini. “Masalah target UN SMA tahun 2013 ini, tetap memakai target maksimal. Mudah-mudahan kalau bisa hasil UN SMA sederajat tahun ini lulus 100 persen dan dari segi nilai kuantitas UN juga baik,” harapnya. Apalagi tambah Aspan, sejak dini Dinas Pendidikan Landak sudah melakukan persiapan dalam pelaksanaan UN, baik melalui program di Dinas Pendidikan Landak maupun pihak

sekolah. “Di Dinas Pendidikan Landak kita sudah memprogramkan ulangan umum bersama dari kelas bawah. Sebab ulangan umum bersama ini merupakan bentuk daripada try out untuk UN. Demikian juga dengan pihak sekolah, saya punya keyakinan bahwa pihak sekolah begitu tinggi untuk melakukan persiapan UN tersebut,” katanya. Menurutnya, dalam pelaksanaan UN SMA sederajat tahun 2013 ini, didalam satu ruang UN dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang dan paket soal UN juga sebanyak 20 soal UN yang diberikan memang berbeda. “Cuma yang sama yakni kisi-kisinya saja. Sedangkan lembar hasil kerja UN ini langsung kita bawa ke Provinsi,” ucapnya. Ia menambahkan, untuk pemantau UN sendiri, sudah dibuat tim, baik ditingkat Kabupaten maupun tingkat Provinsi dan Pusat. “Kemudian untuk pengawas UN, ada unsur pengawas dari satuan pendidikan dan ada juga dari Perguruan Tinggi seperti di Kalbar yakni Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak,” jelasnya. (Ya’ Syahdan)

Sekadau Borneo Tribune

Rabu, 17 April 2013

Rakor PKK Kabupaten/Kota

Frederika: Harus Bersentuhan dengan Kepentingan Masyarakat

HADIR Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau Ny Scolastika Simon Petrus bersama Ketua TP PKK Kota Singkawang Ny Agustina Abdul Muthalib menghadiri Rakor TP PKK Kalbar. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune. Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Dalam rangka mempersatukan persepsi dan program kerja Tim Penggerak PKK kabupaten/kota bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Selasa (16/4), Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau Ny. Scolastika Simon Petrus menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK Kalbar bersama TP PKK kabupaten/kota se

Kalbar di Hotel Santika Pontianak. Rakor TP PKK ini dibuka secara resmi oleh ketua TP PKK Kalbar Ny. Frederika Cornelis, dan dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kalbar Ny. Karyanti Sanjaya, para Ketua TP PKK kabupaten/kota se Kalbar. Ketua TP PKK Kalbar Ny. Frederika Cornelis meminta kepada TP PKK kabupaten/kota untuk mempersiapkan program-program kerja TP PKK kabu-

paten/kota agar program yang dihasilkan dapat bersinergi dan langsung menyentuh kepentingan masyarakat. “Program kerja tidak harus seragam, tapi harus mengikuti kemampuan daerah. Jangan buat program, tapi tidak sanggup menjalankannya. Program yang dihasilkan harus bersentuhan langsung dengan masyarakat,” pinta Ny. Frederika Cornelis, kepada Ketua TP PKK kabupaten/kota. o

Duta LH Banjir Peminat Kepala Kantor Lingkungan Hidup dan Pertamanan Kabupaten Sekadau Hertasning K. Budi kepada sejumlah wartawan mengatakan animo peserta tahun 2013 cukup tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk tahun 2013, peserta yang mendaftar ke panitia seleksi duta Lingkungan Hidup berjumlah 22 peserta laki-laki dan perempuan. “Laki-laki 11 orang, sedangkan peserta perempuan 10 orang. Satu orang di antaranya merupakan mahasiswa Untan, namun ada satu peserta yang berhalangan datang,” kata Hertasning dijumpai di ruang kerjanya, Senin (15/ 4). Kantor Lingkungan Hidup dan Per- Hertasning tamanan Kabupaten Sekadau kembali K Budi. menggelar pemilihan duta lingkungan FOTO Bagus hidup di tahun 2013 ini. Hebatnya, Kosminto/ tahun 2013 dibanjiri peserta dan ini Bornoe merupakan kali ketiga sayembara se- Tribune rupa digelar di Kabupaten Sekadau. Dijelaskan Hertasning, Kantor LH turut menggandeng sejumlah lembaga seperti Polres Sekadau, TP PKK Sekadau serta psikiater dari RSUD Sekadau untuk memberikan materi kepada peserta. Pembekalan akan dilangsungkan selama 2 hari yakni 15-16 April 2013. “Dari Satuan Narkoba Polres memberi materi tentang bahaya narkoba,” tutur bapak ramah ini. Nantinya, dari 21 peserta, 2 yang terbaik akan dipilih mewakili Kabupaten Sekadau untuk berkompetisi di ajang serupa tingkat provinsi yang akan dilangsungkan di Pontianak pada 1-3 Mei mendatang. Jika tahun-tahun sebelumnya duta LH berpasangan pria dan wanita, maka tahun ini dimungkinkan utusan yang mewakili Sekadau dipilih secara acak. Artinya, bisa saja berpasangan, pria dan pria, ataupun wanita dan wanita. “Jika peserta mampu bersaing di tingkat provinsi maka peserta akan kembali dipertemukan dengan provinsi lainnya se-Kalimantan untuk memperebutkan gelar duta LH regional Kalimantan,” tambahnya lagi. Penobatan duta LH, lanjut Hertasning K. Budi, bertujuan untuk menambah wawasan generasi muda tentang pengetahuan lingkungan hidup serta menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kelestarian LH. “Mereka-mereka inilah yang kita harapkan menjadi ujung tombak pelestarian lingkungan hidup,” ungkapnya. o Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau

8

1.318 Peserta SMA/SMK Bertarung di UN 2013 Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, SMK sederajat se-Kabupaten Sekadau tahun ini sebanyak 1.318 orang. Rinciannya SMK sebanyak 358 dan Paket C sebanyak 252 orang selebihnya berada di tingkat SMA di seluruh Bumi Lawang Kuari. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sekadau melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah Hj. Utin Diana Kumalasari menyebutkan jumlah peserta UN tahun ajaran 2012/2013 SMA/ SMK sederajat mengalami kenaikan dari tahun ajaran 2011/2012 berjumlah 1.243 orang. “Tahun ini jumlah peserta ujian nasional bertambah dari tahun 2012,” jelasnya. Soal sekolah penyelenggara, Dikpora lebih mengutamakan sekolah negeri karena pertimbangan akademik jumlah murid dan lainnya. “Untuk sekolah penyelenggara, diutamakan sekolah negeri. Pertimbangan lainnya, seperti jarak, akreditasi dan jumlah murid juga berpengaruh menentukan kelayakan,” jelas Utin. Untuk SMK, UN akan diselenggarakan di SMK Amaliyah dan SMKN 01 Sekadau. Sedangkan untuk tingkat SMP/sederajat, ada 38 sekolah penyelenggaran yang tersebar di 7 sub Rayon. Ibu ramah ini berharap pelaksanaan ujian yang ju-

jur, adil sangat penting guna mengukur kemampuan siswa-siswi mencapai nilai murni lebih baik. “Saya harapkan pengawas berlaku jujur, adil agar ujian kita sukses dan bermutu, maka fakta integritas yang harus ditandatangani,” tuturnya. Pada UN hari pertama dan hari kedua kemarin,situasi di lapangan tampak sejumlah petugas dari Kepolisian Resort Sekadau berjaga di masing-masing sekolah mengamankan jalannya UN di Bumi Lawang Kuari. Dari data yang berhasil dihimpun Borneo Tribune di lapangan, jumlah peserta UN di SMA Negeri I Sekadau hilir menyertakan 176 peserta UN, dengan rincian jurusan IPA sebanyak 74 orang, IPS 102 orang. Sedangkan sekolah SMA yang menginduk ke SMA Negeri I, SMA Al-Rahmah berjumlah 20 orang dari jurusan IPA juga mengikuti UN di SMAN 1 Sekadau Hilir, selain itu juga SMA PGRI Tapang Semadak menyertakan 57 orang peserta dari dari jurusan IPS. Sementara, peserta UN dari SMA Karya Sekadau berjumlah 304 jurusan IPA dan IPS, SMAN 1 Rawak sebanyak 55 orang dengan rincian jurusan IPS sebanyak 29 orang, dan jurusan IPA sebanyak 26 orang. Untuk SMA PGRI Rawak menyertakan sebanyak 60 persera UN berasal dari jurusan IPS, terdiri dari 35 laki-laki dan 25 perempuan. o

Penangkapan Gula Thailand Murni Limpahan Kodim INFO BANK BNI 46 Pontianak, Jl. Tanjung Pura No. 1 Telp. (0561) 736211, 732016, 732630, 732026 (0561) 736392 Capem Univ. Tanjungpura. Jl. Daya Nasional Telp. (0561) 736046 (0561) 764012 Capem Pasar Siantan, Jl. Khatulistiwa No. 81-83 Siantan Telp. (0561) 881419 (0561) 883263

BCA KCU PONTIANAK, Jln. A. Yani No. 1 Ptk, 0561-736305 (hunting) KCP Imam Bonjol, Jln. Imam Bonjol No. 457 Ptk, 0561-737984, 734524 KCP Rahadi Usman, Jln. Rahadi Usman No. 4 Ptk, 0561-733482, 740814-15 KCP Sei Pinyuh, Jln. Raya Terminal 05-06, Sei Pinyuh KCP Sultan Muhammad, Jln. Sultan Muhammad 136, Ptk, 0561-738051

BANK KALBAR CABANG UTAMA PONTIANAK Jl. Rahadi Osman No. 10 Pontianak 78117, Telp. (0561) 732148, 736723 Fax. (0561) 745149, Telex. 29174, 29129 CABANG SYARIAH Jl. A. Yani Pontianak, Komp. Perkantoran & Town House No. 5-6 (depan A. Yani Mega Mall) Telp. (0561) 733033, 7061800, Fax. (0561) 732599

BANK BRI Kantor Cabang Barito, Jalan Barito, Telp. (0561) 734009, Fax. (0561) 733019 Komplek Pertokoan Pasar Flamboyan Jalan Gajah Mada Blok C. 14 Ptk

BANK DANAMON Jl. Tanjung Pura No. 102, Ptk Telp. (0561) 737107 (H), 730898, Fax : (0561) 736264, 765595 Jl. St. Muhammad No. 173, Ptk Telp. (0561) 731156, Fax : (0561) 734462 Jl. KH. Wahid Hasyim No.24-26, Telp.: 0561-768599/765411, Fax : 0561-768599/765411

BANK MANDIRI SYARIAH PONTIANAK, Jl. Diponegoro No. 95, Telp. (0561) 745004, Fax. Ketapang, Jl. MT. Haryono No. 111-112 Ketapang, Telp. (0534) 34600 Fax. (0534) 34395 Kantor Kas Politeknik, Kampus Politeknik Negeri Jl. A. Yani No. 52, Telp. (0561) 583850 Kantor Layanan Syariah Bank Mandiri Pontianak-Sidas, Jl. Sidas No. 2, Pontianak, Telp. : (0561)7069797, Fax. : (0561) 763082

Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Penangkapan 160 karung gula asal Thailand yang saat ini sudah diamankan di Mapolres Sekadau murni hasil kinerja Intel Kodim 1204 Sanggau. Bahkan saat penangkapan, Jumat (12/4)

lalu, hanya dilakukan seorang anggota Intel Kodim Sanggau. “Kebetulan saat penangkapan hanya dilakukan saya sendiri. Tidak ada anggota polisi di lokasi,” kata anggota Intel Kodim Sanggau yang melakukan penangkapan gula tersebut. Prajurit yang enggan iden-

titasnya dipublikasikan itu menceritakan, penangkapan bermula dari informasi yang didapat dirinya dari warga bahwa ada mobil truk KB 9376 EA mengangkut gula asal Thailand yang melintas dari Entikong menuju Sintang. Informasi itu pun langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pengin-

taian. Sekitar KM 3 Jalan Sekadau-Sintang atau sekitar 800 meter dari Mapolres Sekadau, truk tersebut pun langsung dicegat oleh prajurit Intel Kodim tersebut. “Saat ditanya soal suratmenyuratnya, sopir tidak bisa menunjukkan,” tuturnya.

Oleh sang prajurit, truk itu pun diarahkan menuju Markas Koramil 15 Sekadau Hilir. “Setelah mendapatkan surat Pelimpahan dari Pak Dandim Sanggau, truk itu langsung kita bawa menuju Polsek Sekadau Hilir, dan kemudian dilimpahkan ke Mapolres Sekadau,” tandasnya. o

BANK BUKOPIN Cabang Jl. Ir. H. Juanda No. 55-56 Pontianak 78117 (0561) 745025 (Hunting) (0561) 734253 Cabang Pontianak Kal-Bar, Jl. Adi Sucipto Km. 7,5 (Gedung Kopkar Mekar PLN Wil Kal - Bar) Kabupaten Pontianak, Telp. 0561 722598, 0561 - 723158, Kantor Kas Adisucipto Jl. Sultan Muhammad No. 48, Pontianak 78117 , (0561) 730001/ 730077, (0561) 730132, Capem Sultan Muhammad

BANK BTN CABANG PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78123, Pontianak, Telepon: (0561) 740163 Fax: (0561) 740168 CABANG PEMBANTU JERUJU, Jl. Kom. Yos Sudarso No. 10, Jeruju Pontianak 78122, Telepon: (0561) 770567 Fax: (0561) 770567 KAS LAYANAN POS ONLINE PONTIANAK, Jl. St. A. Rahman No.49, 78116, Pontianak, Telepon: 0561-730641, 0561-730642, 0561730644 Fax: 0561-762146

Anak-anak bergembira bermain disebuah kegiatan mengikuti pawai budaya. FOTO Bagus Kosminto/ Bornoe Tribune

BANK PERMATA Juanda KC, Jl. IR. H. Juanda No. 49-50 BB, Pontianak (781177), 0561-738323, 0561 -736411 Gajah Mada KCP, Jl. Gajah Mada no 69 C, Pontianak (78121), 0561747371, Tanjung Pura KCP, Jl. Tanjung Pura No. 370, Pontianak (78122), 0561764926

PLN Pastikan Tidak Ada Byar Pet

BANK BII KC Pontianak Jl. Tanjungpura No.20 (Pontianak) Telp. (0561) 39220

BANK MANDIRI

BANK BHI

Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 2 , Humaera B (0561) 734247, 734147 Jl. Achmad Yani No. 3 - 3 A, (0561) 765010, 767993 Jl. Tanjungpura No. 110, (0561) 734464, 734752 Jl. Sidas No. 2 (0561) 734670, 747495, 733672

BANK MEGA

Cabang PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No.567 , Telp. (0561)-762838; Fax. (0561) -76290

KC PONTIANAK, Jl. H. Agus Salim No. 10 - 12, Telp. (0561) 739822, (0561) 749078

Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Kepala PLN Ranting Sekadau, Yudi Yanto, memastikan tidak ada jadwal pemadaman listrik (byar pet,red) dalam beberapa hari ke depan bersamaan dengan pelaksanaan ujian nasional SMA, SMK/sederajat. Namun pihak PLN tidak

bisa memastikan hal tersebut apabila terjadi gangguan teknis mendadak. “Untuk mesin sewa yang rusak sudah pulih kembali, jadi tidak ada jadwal pemadaman. Tapi untuk gangguan tidak bisa kita prediksi, minta doanya saja mudahmudahan alam bersahabat dengan kita,” ungkap Yudi dihubungi, kemarin. Secara umum ribuan pe-

langgan listrik PLN di Bumi Lawang Kuari berharap PLN mengoptimalkan pelayanan selama siswa siswi melaksanaan ujian nasional tahun ajaran 2012/2013. Terlebih orang tua murid berharap energi listrik pada malam hari tidak mengalami gangguan. “Kita harap supaya PLN tidak memadamkan lampu pada jam-jam belajar anta-

ra jam 18.00-21.00,” kata Yulida, seorang ibu rumah tangga di komplek Pasar Sekadau, kemarin. Apalagi sambung ibu tiga anak ini, listrik banyak dipakai malam hari terutama untuk keperluan memasak, termasuk yang penting untuk siswa-siswi belajar. Sebelumnya, Anggota DPRD Sekadau, Nobertus mengingatkan pihak PLN

Ranting Sekadau untuk tidak melakukan pemadaman aliran listrik dalam beberapa hari ke depan bertepatan dengan pelaksanaan ujian nasional. Nobertus ingin agar tidak mengganggu konsentrasi pelajar SMA, SMK/ sederajat yang akan mengikuti selama sepekan ini. “Pada saat ujian nasional, kita harapkan tidak ada mati lampu,” ujar Nobertus. o

Rabu, 17 April 2013

Sintang-Melawi

Borneo T Tribune

9

Pemerintah Sediakan Beasiswa Hingga Selesai Kuliah Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh PEMERINTAH Kabupaten Melawi akan menyekolahkan sejumlah pelajar SMA yang berprestasi ke sejumlah jurusan tertentu. Pemberian beasiswa tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan sejumlah for-

masi pegawai negeri yang memang langka dan dibutuhkan oleh pemerintah. Bupati Melawi, Firman Muntaco yang ditemui saat meninjau pelaksanaan UN beberapa waktu lalu mengungkapkan, hingga kini masih ada formasi yang lowong. Seperti dokter hewan maupun sejumlah profesi lain. Seperti tenaga kearsipan

dan museum. “Jadi nanti kita akan berikan beasiswa pada pelajar lulusan SMA yang berprestasi. Ada sepuluh orang yang akan kita sekolahkan. Jadi mereka tidak sekolah dalam rangka tugas belajar, tapi kita berikan beasiswa untuk kuliah di jurusan yang memang hingga kini belum terisi,” jelasnya.

Firman menerangkan, para lulusan SMA yang terpilih nantinya akan kuliah di jurusan yang diinginkan oleh Pemkab. Seperti jurusan dokter hewan. Pemkab akan membiayai kuliah tersebut hingga selesai. “Teknis seleksinya nanti akan diatur oleh Sekda dan Dinas Pendidikan,” paparnya.

Menurutnya, anggaran untuk kesepuluh pelajar tersebut juga telah disiapkan oleh Pemkab sehingga nantinya para pelajar yang akan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan ke jenjang kuliah disesuaikan dengan kebutuhan di daerah. “Kalau untuk kuliahkan ke dokter spesialis, belum kita arahkan kesana. Untuk dok-

ter yang pulang setelah selesai dari Untan ada enam. Ini nanti akan kita pertimbangkan bila memang kita perlu spesialis dan anggaran kuat, mereka inilah yang akan kita sekolahkan,” jelas Firman. Terkait dengan pengangkatan PNS bagi para pelajar yang mendapatkan beasiswa tersebut, Firman menyatakan, selama memang forma-

si tersebut menjadi kebutuhan daerah, maka dirinya berani mengambil kebijakan selama memang ada penerimaan pegawai. “Nanti kita akan buatkan kontrak bagi para penerima beasiswa tersebut. Sehingga dia jangan sampai macammacam. Dan dia juga harus kembali ke Melawi,” tegasnya. †

Waspadai Makanan dan Minuman Kadaluarsa Pengawasan Barang Terkendala Ketiadaan Laboratorium

SEJUMLAH makanan dan minuman yang beredar di pasaran ternyata tak seluruhnya aman untuk dikonsumsi. Temuan tim pengawas Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Melawi, masih sering ada produk makanan tanpa izin edar hingga makanan kadaluarsa yang berada di sejumlah toko beredar bebas. Kepala Diskoperindag Kabupaten Melawi, Apelles Itang mengatakan, untuk mengawasi barang yang beredar di Melawi memang sangat membutuhkan bantuan dari tim Disperindag Provinsi. Ka-

rena di daerah seperti di Melawi mengalami kendala keterbatasan laboratorium untuk mengecek makanan. “Sementara yang memiliki kemampuan untuk melakukan pengecekan terhadap makanan hanya di provinsi. Karena di sana memiliki laboratorium yang bisa digunakan untuk mengecek makanan yang terindikasi mengandung bahan pengawet zat kimia. Makanya, kami meminta tim Disperindag Provinsi supaya turun mengecek barang-barang yang beredar di Melawi. Pengecekan barang tersebut minimal dilakukan tiga bulan sekali,” harap Apelles, Dia menambahkan, pengawasan terhadap makanan yang mengandung bahan

Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat, supaya teliti dalam membeli barang. Selain itu, jangan mudah tergiur dengan harga barang yang murah

Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

pengawet memang sudah seharusnya dilakukan. Jangan sampai masyarakat Melawi terkontaminasi oleh makanan yang mengandung bahan pengawet.

“Hal ini menyangkut kepentingan masyarakat Melawi. Supaya masyarakat Melawi mengkonsumsi makanan yang sudah terjamin kesehatan dan tidah terkontaminasi bahan pengawet,” ucapnya. Selain itu, Apelles juga mengimbau kepada para agen penjual ikan dan udang supaya lebih teliti melihat barang yang dijualnya. Jangan sampai barang yang dibeli dan nantinya dijual kepada masyarakat mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat. “Karena yang bertanggung jawab sepenuhnya agen-agen itu jika ada indikasi barang yang dijualnya mengandung bahan pengawet. Seperti for-

malin,” tegasnya. Sementara itu, terkait barang makanan yang ditemukan banyak kadaluarsa, Apelles menjelaskan, barang makanan yang kadaluarsa, kebanyakan memang beredar di kecamatan-kecamatan. Karena kalau untuk di lingkungan kota, barang yang sudah kadaluarsa susah untuk dijual. Disamping itu, kalau di daerah kecamatan, Diskoperindag Melawi mengalami keterbatasan untuk melakukan pengawasan di lapangan. “Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat, supaya teliti dalam membeli barang. Selain itu, jangan mudah tergiur dengan harga barang yang murah,” lugasnya. †

BP4KP Gelar TTG Pertanian Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang GUNA meningkatkan pemerataan pembangunan, khususnya pembangunan di bidang pertanian di Kabupaten Sintang, masyarakat dituntut memiliki kemampuan untuk memanfaatkan Teknologi Tepat Guna (TTG) secara optimal guna peningkatan daya saing usaha hasil produk mereka guna peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujutkan citacita tersebut, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Sintang ambil bagian dalam gelar lomba TTG yang dilaksanakan di halaman Kantor Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4KP) Kabupaten Sintang, Senin, (15/4). Bupati Sintang, Milton Crosby mengharapkan agar PPL yang tersebar di seluruh kecamatan bisa menjadi motivator bagi petani dalam memanfaatkan teknologi tepat guna untuk memudahkan para petani di dalam menghadapi permasalahan pertanian. “Paling tidak membantu para petani dalam membasmi hama. Seperti hama tikus, wereng dan hama lainnya serta alat perontok padi yang selama ini masih menggunakan sistem manual. Setidaknya bisa menggunakan sistem pedal,” harapnya. Milton menilai, PPL juga harus kreatif supaya bisa lebih efisien yang dalam arti

LOMBA TTG, BP4KP menggelar Lomba Teknologi tepat Guna (TTG) Pertanian yang diikuti 14 PPL yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Sintang. FOTO: Endang Kusmiyati/Borneo Tribune agar tidak tergantung kepada teknologi luar yang menggunakan anggaran yang pada akhirnya menambah beban petani. “Kita harapkan tidak bosan untuk menguji coba teknologi yang bisa dikembangkan demi kelanjutan pertanian Sintang yang lebih baik,” ucapnya. Sementara itu, Kepala BP4KP Kabupaten Sintang,

Florentinus Anum mengatakan, gelar TTG tersebut merupakan ajang para PPL untuk berkreatifitas mengembangkan teknologi pertanian sederhana yang ada di lingkungan sekitar. “Teknologi yang dikembangkan para PPL ini merupakan teknologi terapan. Dengan memanfaatkan potensi daerah sehingga ketika petani mengimplentasikan-

nya teknologi ini tidak mengalami kesulitan, baik pemilihan sparepart maupun sumber energi,” ujarnya. Gelar teknologi ini lebih mengedepankan kearifan lokal yang ada di lingkungan para petani sehingga bukan teknologi tinggi, namun teknologi sederhana yang mudah dikuasai oleh para petani. “Kalau zaman dahulu un-

tuk mengusir hama tikus dengan rendaman jengkol, bukan obat-obatan kimia seperti sekarang sehingga dengan mencium baunya saja tikus terusir dengan sendirinya. Dalam penilaian nantinya akan lebih mengutamakan pada kemudahan bahan baku dan teknologi yang simpel yang dapat dilakukan oleh para petani,” ujar Bupati Milton Crosby. †

Disporabudpar Seleksi Putri Pariwisata Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh DINAS Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Melawi akan menggelar lomba pemilihan Putri Pariwisata Tingkat Kabupaten Melawi. Puncak kegiatan akan digelar di Pendopo Bupati Melawi pada Juni mendatang. Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana Sumber Daya Manusia (SDM) Dispo-

rabudpar Kabupaten Melawi, L.S Luwies mengatakan, pendaftaran untuk mengikuti seleksi Putri Pariwisata 2013 sudah dibuka hingga 30 April mendatang. “Pemilihan Putri Pariwisata ini dilakukan untuk menyeleksi para putri kita yang nantinya akan mewakili Kabupaten Melawi untuk mengikuti ajang yang sama di tingkat Propinsi Kalbar bulan Agustus mendatang,” terangnya. Sejumlah persyaratan un-

tuk mengikuti ajang Putri Parisiwata tersebut diantaranya, WNI yang berusia 1924 tahun, tinggi 165 cm, belum menikah, pendidikan minimal SMA, bebas narkoba serta belum pernah mengikuti ajang sejenis di tingkat kabupaten atau provinsi. “Selain itu, peserta juga harus sehat jasmani dan rohani, dapat berbahasa Indonesia serta berbahasa inggris, berkepribadian baik, cerdas, cantik dan ramah serta mampu menerangkan

kebudayaan dan ekonomi kreatif terkait dengan Kabupaten Melawi maupun Provinsi Kalbar,” jelas Luwies. Peserta yang mendaftarkan diri nantinya akan langsung dilakukan seleksi sebelum kemudian mengikuti ajang pemilihan Putri Pariwisata tingkat Kabupaten Melawi. Peserta yang bisa mengikuti ajang tersebut adalah mereka yang memenuhi persyaratan. “Bila terpilih menjadi Putri Pariwisata Melawi, nantinya dia akan mengi-

kuti ajang yang sama di tingkat Provinsi. Untuk tingkat provinsi biasanya ada masa karantina untuk Putri Pariwisata dari berbagai kabupaten,” ungkapnya. Luwies mengharapkan nantinya ajang pemilihan Putri Pariwisata bisa mendidik masyarakat Melawi untuk sadar akan pentingnya potensi wisata yang berasal dari kekayaan seni dan budaya daerah asli Kabupaten Melawi sekaligus sebagai ajang promosi wisata,” pungkasnya. †

PANTAU UN, Bupati Sintang, Milton Crosby didampingi Kapolres Sintang berserta pimpinan SKPD Sintang meninjau pelaksanaan UN ke beberapa sekolah di Kabupaten Sintang. FOTO: Endang Kusmiyati/Borneo Tribune

Pelaksanaan UN Sintang Lancar

Bupati: Sekarang Siswa Tidak Bisa Nyontek Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang

PELAKSANAAN Ujian Nasional (UN) yang diikuti 3.243 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) serentak dilaksanakan pada Senin (15/4) lalu, di seluruh sekolah di Kabupaten Sintang berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang Milton Crosby didampingi Kapolres Sintang berserta pimpinan SKPD Sintang menggelar kunjungan ke beberapa sekolah untuk melihat lebih jauh proses pelasanaan UN Kabupaten Sintang. Milton Crosby mengatakan, sistem pelaksanaan UN pada saat ini sudah baik sehingga persentase kebocoran soal ujian sangat kecil. “Sekarang satu kelas maksimal 20 orang dan 20 jenis soal. Satu sama lain beda. Jadi sistem nyontek tak akan berlaku. Tidak mungkin bertanya atau sempat BBM-an dan SMS-an. Karena itu tadi soalnya berbeda,” ujar Milton. Milton menambahkan, proses pendistribusian soal UN dan lembar jawaban kini lebih diperketat. Soal dipegang oleh perguruan tinggi sementara pendistribusiannya diawasi oleh kepolisian. “Tiap pagi tim perguruan tinggi membawa soal UN dikawal polisi. Ketika UN selesai, soal diambil ke perguruan tinggi dan dikawal polisi. Jadi soal tidak lagi dibawa ke meja kepala sekolah, melainkan langsung ke Polres Sintang. Dengan penjagaan ketat,” tegas Milton. Dalam pelaksanaan UN tahun ini, Milton berharap agar bisa mempertahankan persentase kelulusan pada 2012 yang lalu, “Untuk target kita pada UN tahun ini. Kalaupun tidak bisa meningkat, setidaknya bisa bertahan dengan persentase pada tahun 2012,” lugasnya. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta UN agar tidak panik dalam menghadapi pelaksanaan UN. “Kepada seluruh siswa saat menghadapi Ujian Nasional supaya tetap tenang. Jangan sampai panik karena akan mengganggu konsentrasi di dalam mengerjakan soal yang sudah dibagikan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Sintang, YAT Lukman Riberu mengatakan, informasi beberapa sekolah yang

belum mendapatkan soal ujian memang benar, akan tetapi pada saat hari pelaksanaan UN , emuanya sudah terpenuhi. “Memang kemarin masih ada sekolah yang belum mendapatkan jatah soal ujian. Seperti SMA N 2 Sintang dan SMA Nusantara Indah. Namun karena cepat dikoordinasikan sehingga bisa terpenuhi dan tidak menjadi masalah lagi. Dan hari ini pelaksanaan ujian di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Sintang berjalan lancar,” timpalnya. Terkait dengan jumlah peserta siswa yang tidak mengikuti UN, sampai saat ini pihaknya belum ada mendapatkan laporan dari pihak sekolah. “Sebagaimana kita ketahui saat kita menggelar kunjungan ke beberapa sekolah, kita melihat semua ikut. Meskipun tadi ada sempat jatuh sakit. Namun masih bisa mengikutinya. Dan andai kata pun ada siswa yang terganggu kesiapan untuk mengikuti ujian pada hari ini, siswa tersebut bisa mengikuti ujian susulan,” papar Lukman. Secara terpisah, salah seorang siswa SMA Negeri 2 Sintang, jurusan IPS, Rio mengaku dirinya sangat santai di dalam menjawab soal bahasa Indonesia yang diujiankan. “Dalam menghadapi soal ujian Bahasa Indonesia tadi tidak ada permasalahan yang berarti. Saya mengerjakannya dengan santai,” ungkapnya usai mengikuti UN. Saat ditanya tingkat kesulitan yang dihadapi dalam mengerjakan soal ujian tersebut, menurut Rio lebih mudah dibandingkan dengan soal Ujian Akhir Sekolah, “Saya optimis soal ujian yang saya kerjakan tadi benar 50 persen,” tegasnya. Berbeda dengan yang disampaikan oleh oleh Devia, siswi SMA negeri 2 Sintang Jurusan IPA ini mengaku sempat panik. Karena banyaknya persyaratan yang harus diisi pada lembar jawaban sebelum mengerjakan soal yang dibagikan. “Pertama sih tadi sempat juga panik. Namun kepanikan itu tidak begitu berarti karena dalam mengerjakannya saya tetap tenang dan konsenstrasi penuh,” ujarnya. Ia juga mengaku tingkat kesulitan soal yang diujiankan tidak begitu sulit. “Kalau melihat soal-soal yang diujiankan tadi saya optimis 50 persen benar dan sisanya masih ragu-ragu,” paparnya. †

Rabu, 17 April 2013

Kapuas Hulu

Borneo T Tribune

10

KKH, Kabupaten yang Belum Dimekarkan Kondisi salah satu daerah terpencil yang terdapat di Kabupaten Kapuas Hulu tepatnya di Dusun Pesayah Desa Semuntik Kecamatan Badau di daerah perbatasan yang masih memerlukan perhatian pemerintah. FOTO: Timotius/ Borneo Tribune

Timotius Borneo Tribune, Putussibau

Agus Mulyana Wakil Bupati Kapuas Hulu Foto Timotius/Borneo Tribune

pat 133 desa tertinggal dan 43 desa sangat tertinggal. Sementara itu, Kapuas Hulu memiliki berbagai potensi baik itu perikanan seperti ikan arwana, semah dan sejumlah ikan air tawar lainnya, bidang perkebunan Kapuas Hulu memiliki perkebunan sawit dan karet, serta potensi bidang pertambangan, bidang pariwisata dan dua taman nasional yaitu Taman Nasional Danau Sentarum dan Taman Nasional Betung Kerihun dan sejumlah kawasan konservasi. “Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terus berupaya mengejar ketertinggalan, pemerataan pembangunan terus diupayakan sehingga terjadi perkembangan dan peningkatan kesejahteraan di masyarakat, namun luas wilayah Kapuas Hulu merupakan tantangan tersendiri dalam menjalankan roda pembangunan pemerintah, karena Kapuas Hulu salah satu kabupaten yang belum dimekarkan,” tuntasnya. †

Warga Perbatasan Dambakan SPBU Timotius Borneo Tribune, Putussibau PERSOALAN Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini menjadi keluhan warga di daerah perbatasan wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, pasalnya harga minyak jenis premium dan minyak tanah di perbatasan mencekik masyarakat. Untuk minyak tanah saja satu liternya seharga Rp13.000/ liternya, sementara untuk premium atau bensin seharga Rp9.000-10.000/liter. “Minyak yang digunakan masyarakat perbatasan inikan minyak asal Malay-

Minyak yang digunakan masyarakat perbatasan inikan minyak asal Malaysia, seharusnya pemerintah memikirkan pendirian SPBU di daerah perbatasan ini, sehingga harga minyak bisa dikontrol, dan masyarakat yang tidak mampu juga bisa menikmati minyak bersubsidi sia, seharusnya pemerintah memikirkan pendirian SPBU di daerah perbatasan ini, sehingga harga minyak bisa dikontrol, dan masyarakat yang tidak mampu juga bisa menikmati minyak bersubsidi,” ujar Draman

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

PALAPA TAXI

PONTIANAK - SINGKAWANG (PP) PONTIANAK SINGKAWANG

Jl. Arteri Supadio Ruko No. 1-2

Jl. Niaga No. 25

0561-717 8888 0562-333 9999 0821 4876 8888 0821 4876 9999 ARMADA INNOVA & YARIS ARMADA INNOVA & YARIS JAM JAM BERANGKAT :

BERANGKAT:

05-07-08-09-10-11-13-14-15-16-17-19.00 WIB 05.00 - 08.00 - 11.00 - 14.00 - 17.00 - 19.00

WAKIL Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Agus Mulyana mengatakan Kabupaten Kapuas Hulu (KKH) merupakan salah satu kabupaten yang belum memekarkan diri di wilayah Provinsi Kalimantan Barat, padahal menurut Mulyana Kapuas Hulu memiliki wilayah yang cukup luas, sehingga rentan kendali masih terjadi khususnya di bidang pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dijelaskannya, saat ini masyarakat sudah mengusulkan dua wilayah yang akan dimekarkan yaitu Kabupaten Banua Landjak dan Kabupaten Sentarum. Kabupaten Banua Landjak terdiri dari seluruh kecamatan di daerah lintas utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia, sementara Kabupaten Sentarum terdiri dari sejumlah kecamatan yang terdapat di pesisir sungai Kapuas. “Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Kalimantan Barat ini, wilayah Kapuas Hulu sangat luas, dengan penduduk yang jaraknya jauh-jauh, dari kecamatan satu dengan kecamatan yang lainnya, dan Kapuas Hulu ini merupakan kabupaten yang belum memekarkan diri,” cetus Mulyana, saat tatap muka dengan Pangdam XII/Tanjung Pura beberapa waktu lalu. Dipaparkan Mulyana, saat ini Kapuas Hulu memiliki 23 kecamatan yang terdiri dari 278 desa, 4 kelurahan dan 456 dusun. Menurut Mulyana dengan luas wilayah sekitar 3,1 juta hektar tersebut terda-

warga Badau, Senin (16/4). Hal senada juga dikatakan Yuni, selain pendirian SPBU, pihak terkait juga

diminta melakukan pengawasan terhadap harga-harga kebutuhan masyarakat seperti minyak di daerah perbatasan. Jangan sampai kata Yuni, minyak Malaysia dijual dengan harga yang luar biasa di perbatasan, kasihan masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman. Diharapkan pemerintah dapat mencarikan solusi dalam mengatasi mahalnya harga BBM di perbatasan. Paling tidak menurut Yuni, khusus di daerah perbatas-

an pemerintah mendirikan SPBU, apalagi arus keluar masuk kendaraan nantinya akan semakin meningkat. “Saya rasa SPBU ini juga salah satu kebutuhan masyarakat di daerah perbatasan, tidak mungkin kan bangsa kita selalu tergantung dengan minyak Malaysia khususnya di daerah perbatasan ini, dan seharusnya pengawasan pihak terkait juga lebih diperketat, jangan sampai harga minyak tidak terkontrol,” tandasnya. †

KPUD: Belum Ada Balon Legislatif yang Mendaftar Timotius Borneo Tribune, Putussibau SEJAK dibukanya pendaftaran tanggal 9 April 2013 lalu, sampai saat ini belum ada satu bakal calon (Balon) legislatif yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kapuas Hulu. Pernyataan ini dikatakan Ketua KPUD Kapuas Hulu, Mohamad Sainihadi, saat ditemui Borneo Tribune di kantornya, Senin (16/4). Dijelaskan Sainihadi, pendaftaran untuk Balon legislatif dilaksanakan tanggal 922 April 2013 ini. Dalam proses pendaftaran tersebut pihaknya melayani sejak jam 08.00 hingga pukul 16.00. “ Petugas kami siap melayani pendaftaran Balon legislatif tersebut, namun sampai sekarang belum ada satu Balon legislatif yang mendaftar, dan kita tidak mengetahui kendala yang dihadapi masing-masing partai politik (Parpol), yang

Mohamad Sainihadi Ketua KPUD Kapuas Hulu Foto Timotius/Borneo Tribune

jelas pendaftaran sudah kita buka sejak tanggal 9 April 2013 yang lalu, dan petugas kami selalu stand bye,” jelasnya. Sainihadi mengimbau, agar parpol yang lolos verifikasi untuk mengikuti Pemilu 2014 mendatang harus memanfaatkan jadwal pendaftaran yang sudah ditentukan, sebab jika lewat

dari tanggal 22 April 2013 pukul 16.00, pihaknya tidak akan menerima pendaftaran lagi. “Tidak akan ada penambahan waktu pendaftaran, jika lewat dari batas jadwal yang sudah ditentukan kami tidak akan menerima berkas pendaftaran lagi,” tegasnya. Oleh karena itu, masingmasing Parpol diminta untuk menyiapkan Balonnya sesuai ketentuan yang berlaku, di antaranya harus memenuhi persyaratan seperti Balon terdaftar sebagai anggota Parpol, tidak pernah dihukum pidana, serta keterwakilan kepengurusan perempuan 30 persen terpenuhi. “Jadi nantinya setelah berkas sudah masuk, kami akan melihat kelengkapan berkas Balon yang sudah terdaftar, nah setelah itu KPU akan memberikan waktu untuk memperbaiki berkas tersebut, namun yang jelas persyaratan dan ketentuan yang berlaku wajib diikuti,” pungkasnya. †

IKLAN BARIS Dijual Bangunan Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Langganan Koran Ingin berlangganan Harian Borneo Tribune di daerah, hubungi: Biro Kubu Raya: Aldi (08971600688) Biro Mempawah: Johan Wahyudi (085654587038). Biro Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran) (085245527602). Biro Bengkayang: (085245247955).

Mujidi

Biro Landak: Yohanes Ngalai / Pemasaran (085822062880). Biro Sanggau: (085245904505).

Ratnasari

Biro Melawi: Eko Susilo (081256452946) Biro Sekadau: Bagus Kosminto (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Biro Kapuas Hulu: (085654585775)

Herdi

Biro Ketapang: (08971600688)

Aldi

Biro Kayong Utara: Abdul Khoir (081345154592)

Ser vice Mobil SUTOYO MOTOR. Service, Tune Up, Las/Cat Mobil. Jl. Letjen Sutoyo No. 11 Telp. 743690 Ptk

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Kost Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-

Teras Borneo Tribune

Rabu, 17 April 2013

11

Alex Ancam Bakar Diri pun, berawal dari Alexander mendapat informasi bahwa ruko miliknya yang sudah berdiri sejak tahun 1989 itu, akan dibongkar paksa oleh pihak Pemkot. Padahal sebelumnya Alexander menang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), dimana surat keputusan PTUN Pemkot harus memperpanjang Hak Guna Bangunan (HGB) milik Alexander. Perwalanan terhadap Pemerintah Kota Pontianak khususnya terhadap Wali Kota Pontianak Sutarmidji pun dilakukan oleh Alexander, dengan memasuki ruko miliknya tersebut, sekitar pukul 06.00 Wib, dan duduk santai sambil meminum - minuman keras serta siap dua deriken untuk membakar dirinya sendiri. “Saya bukan melawan Polisi maupun masyarakat lainnya, tetapi saya melawan Wali Kota Pontianak Sutarmidji, karena Wali Kota telah melanggar keputusan PTUN. Dan saya minta Wali Kota Pontianak untuk segera ke sini, saya beri waktu satu jam, kalau tidak datang saya akan bakar diri,” celetuk Alexander dari lantai II ruko miliknya, sambil menyirami badannya dengan Bensin. Namun Wali Kota Pontianak tetap tidak datang, dan yang datang hanya Pemadam Kebakaran, puluhan Kepolisian maupun Sat Pol PP. Sambil menunggu waktu satu jam ancaman dari Alexander, kepolisian

berusaha menenangkannya, dimana membujuk untuk turun dan selesaikan permasalahan dengan baik - baik. Dimana pihak keluarga, baik Istri dan anak - anak Alexander membujuk untuk turun, namun Alexander tetap tidak mau turun. Bahkan Alexander meminta Istri beserta anak - anaknya untuk pulang, karena saat itu Alexander ingin membuktikan bahwa dirinya adalah dalam posisi yang benar. “Kalau memang terjadi apa - apa dengan Bapak saya, Wali Kota Pontianak harus tanggung jawab. Karena orang tua saya tidak akan begini kalau posisi orang tua saya yang salah, karena posisi orang tua saya adalah benar maka, dia melakukan hal demikian,” ungkap anak Alexander saat di lokasi aksi nyaris bakar diri Bapaknya tersebut. Selain itu Anak Alexander juga mengatakan, bahwa orang tuanya melakukan demikian, karena Bapaknya telah menang di PTUN, dimana PTUN mengeluarkan keputusan Pemerintah harus mempanjang HGB ruko milik orang tuanya tersebut, dan tidak boleh dibongkar oleh siapapun. Sementara itu pihak kepolisian terus mengulur waktu Alexander dengan mengajak bicara dan mengalihkan perhatiannya, sedangkan terdapat enam warga yang menyelinap masuk melalui Ruko samping milik Alexander, guna melakukan

evakuasi. Dan setelah lima menit berada di dalam ruko, tepat pukul 10.25 Wib, Alexander langsung disergap enam warga, dan langsung diamankan pihak kepolisian, dua deriken bensin langsung dibuang ke bawah, kemudian Alexander pun digiring ke Polresta Pontianak, guna dilakukan pengamanan. Menurut Alexander saat dijumpai di Polresta Pontianak, dirinya membenarkan akan membakar dirinya sendiri dengan bensin, guna dirinya meninggal dunia dan ruko pun ikut terbakar. Dimana aksi ini dilakukannya, karena Wali Kota Pontianak tidak menghargai hukum, lantaran dirinya sudah menang di PTUN. “Wali Kota tidak taati hukum dan melanggar keputusan hukum dari PTUN, dan saya sudah putus asa, karena ruko milik saya akan di bongkar paksa oleh Pemkot Pontianak, sehingga saya melakukan aksi itu” tegas Alexander. Dikatakan Alexander, kalau memang bukan karena usaha kepolisian mencegahnya untuk membakar diri, sehingga dirinya pun berhasil dievakuasi, mungkin sudah terbakar, karena tinggal 30 menit lagi Wali Kota Pontianak juga tidak kunjung datang, melihat warganya yang ingin membakar diri seperti dirinya. “Terus terang, kalau bukan karena polisi berhasil menghadang aksi saya, mungkin saya sudah terba-

kar bersama - sama dengan ruko milik saya. Saya sudah menyiapkan aksi bakar diri ini,” jelas Kiang sapaan akrab Alexander. Lanjut Alexander, bahwa dirinya bukan tidak mau rukonya dibongkar, namun Wali Kota harus mengikuti aturan hukum di Negara ini. Tapi kenyataannya Wali Kota malah melanggar hukum, dan bukti pelanggaran hukum yang dilakukan Wali Kota adalah mau membongkar ruko miliknya, yang sudah jelas menang di PTUN. Lebih jauh lagi Ia pun mengatakan, bahwa dirinya adalah salah satu orang yang membantu Pemkot dengan Ikhlas, dimana dirinya telah memberikan tanah seluas 1,2 hektar guna membangun jalan di Kecamatan Pontianak Utara. Dan mengenai hal ini jika Ia kalah dalam PTUN Ia juga ikhlas ruko miliknya di bongkar, karena sudah ketentutan hukum. “Saya ingin membuat Kota Pontianak ini indah, tapi Wali Kota yang tidak mau membuat Kota ini indah. Buktinya seorang Wali Kota bisa mengeluarkan kata Paksa terhadap rakyatnya,” timpal Alexander. Kadis Perindag Duga Ada Gangguan Kejiwaan Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pontianak, Imran, mengatakan bahwa kondisi Alexander alias Kiang dalam kondisi yang labil, yakni dalam segi kejiwaan yang

Gubernur Jawab Usulan Dua Raperda Dua Raperda tersebut tentang Raperda Rancana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalbar tahun 2013_2018 dan Raperda Sumbangan pihak ketiga dalam pembangunan daerah. Hadir dalam rapat paripurna tersebut Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kalbar Drs Christiandy Sanjaya SE. MM. Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Forum. Koodinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sekda, staf ahli, Asisten dan pada Kepala SKPD Provinsi Kalbar. Rapar paripurna itu sendiri dibuka dan dipimpin oleh˜ Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar Prabasa Anantatur. Dalam kata sambutan Gubernur Cornelis yang disampaikan. Wagub Christiandy mengatakan Raperda RPJMD Provinsi Kalbar sebagai penjabaran Visi, Misi dan program Gubernur untuk tahun 2013-2018 ini merupakan pedoman seluruh pemangku kepentingan di Kalbar dalam melaksanakan pembenguna daalam kurung waktu 5 tahun kedepan. Hal ini dalam rangka. Mewujudkan masyarakat Kalbar yang beriman! Sehat, cerdas, aman,

berbudaya dan sejahtera. Penyusunan RPJMD ini berpedoman pada Tencana Pembangunan Jangka panjangan daerah (RPJPD) dengan memperhatikan rencana pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPjMN). “Penyusunan RPJMD tahun 2013-2018 ini sangat berguna mewujudkan ankuntabilitas dan peningkatan kualitas subtansi perencanaan diantaranya melalui proses forum konsultasi publik serta pembahasan didaerah forum Musrenbang. RPJMD,” ujar Wagub Christiandy. Sedangkan upaya penyeleras, lanjut Wabug, dengan RPJND juga telah mulai.dilakukan mulai dari taham penyususnan rencana awal serta dengan melibatkan narasumber yang berasal dari kementrian yang menangganiÿ Perencanaan pembangunan nasional. RPJMD ini juga telah ditentukan dengan target makro pembangunan dengan disusun berdasarkan isu strategis dan evaluasi kinerja pembangunan periode sebelumnya. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ditunjukan oleh

indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih menjadi arus utama kebijakan pembangunan Provinsi Kalbar. Selain itu trobosan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menurunkan angka kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran melalui gerakan peningkatan entrepreneurship para sarjana dan lulusan SMA kiranya sejalan dengan apa yang telah menjadi salah satu arah. Kebijakan didalam RPJMD Kalbar. Sabagai wujud oprasional dari kebijakan ini adalah adanya program pelayaan kepemudaan, salah satu indikatornya adalah meningkatkan kemampuan kewirausahaan pemuda-pemuda melalui pelatihan-pelatihan. Hal lain yang juga masih menjadi targer di dalam RPJMD Kalbar 2013-2018 adalah Bidang infrastruktur seperti pencapaian matap jalan provinsi dengan capaian 91 persen pada tahun 2018, pembangunan bandara, pelabuhan laut, air bersih , energi dan sanitasi dan lain-lainnya, termasuk pembentukan daerah otonom baru di dalam draft RPJMD telah terakomodir

dimana pada tahun 20122025 Provinsi Kalbar. Direncanakan dimekarkan menjadi 3 provinsi Sementara itu Raparda tentang sumbangan pihak ketiga dalam pembangunan daerah dimana peningatan pelaksanaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat daerah bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat. Untuk merealisasikan hal tersebut diperlukan peran serta pihak ketiga dalam berpartisipasi melalu sumbangan secara sukarela baik dalam bentuk uang ataupun barang. Dan penerimaan sumbangan pihak ketiga ini haruslah transparan dan didukung dengan kelengkapan administrasi. Berdasarkan data yang ada pada tahun 2012 sumbangan pihak ke 3 berjumlah Rp 6 Milyar. “Sumbangan ini tidak hanya dari satu badan usaha saja tetapi terdiri dari 8ÿ badan usaha swasta. Mudah-mudah hal ini dapat semakin meningkat di tahun-tahun yang akan datang demi membantu pembangunan di Provinsi Kalbar,”pungkas Cristiandy. (Slamet Ardiansyah)

John Pasulu Siap Gugat Sutarmidji Menurut Penasehat Hukum Alexander, jika memang Pemerintah Kota Pontianak tidak mengindahkan keputusan PTUN, dimana PTUN memutuskan bahwa Pemerintah Kota Pontianak harus memperpanjang Hak Guna Bangunan (HGB) dan tidak membongkar ruko milik kilennya tersebut. Dirinya siap menggugat Wali Kota Pontianak, namun hal gugatan ini tergantung dari kliennya. “Sudah ada rencana untuk menggugat Wali Kota Pontianak, karena Wali Kota sepertinya tidak mengindahkan keputusan hukum di PTUN, dimana PTUN memenangkan klien saya, jadi Wali Kota harus menghormati dan menjalankan keputusan hukum yang sudah ditentukan,” ungkap John Pasulu. Lanjut John Pasulu, dengan aksi pemerintah yang akan membongkar ruko milik kliennya itu, bahwa membuktikan Wali Kota Pontianak tidak mentaati

hukum, dan secara tidak langsung Wali Kota mengajarkan kepada rakyatnya untuk tidak mentaati hukum, seharusnyakan ketika keputusan sudah ditetapkan oleh pengadilan, seperti kemenangan kliennya itu, Wali Kota harus taat terhadap hukum. “Saya raya aksi klien saya yang mengancam membakar diri itu, merupakan suatu warning bagi Wali Kota, dimana Wali Kota tidak boleh melanggar hukum yang sudah ditetapkan oleh PTUN, melainkan harus menjalankan keputusan hukum yang sudah ditentukan,” tegas John. John selaku Penasehat Hukum Alexander juga mengatakan, proses hukum sudah selesai, dimana PTUN memerintahkan Wali Kota Pontianak, untuk memperpanjang HGB - HGB bangunan yang ada di Pasar Flamboyan tersebut. namun Wali Kota Pontianak membuat program sendiri, dimana dalam program tersebut

akan memberikan hak baru kepada para pemilik ruko. “ Padahal sebenarnya Wali Kota ini harus memperpanjang HGB bangunan yang ada di sana, dan ini merupakan perintah hukum yang harus dijalakan Wali Kota, namun Wali Kota tidak menjalankannya,” tegasnya. Dijelaskan oleh Penasehat Hukum, bahwa bertahannya Alexander, karena biaya yang mahal atas bangunan baru dalam program Wali Kota kepada para pemilik bangunan, termasuk Alexander. Dan jika biayanya tidak terlalu mahal, kliennya siap bangunannya dirobohkan, sehingga tidak memberikan beban yang berat terhadap kliennya itu. “ Anehnya Wali Kota ini tidak mengerti dengan hukum, seperti perintah PTUN itu. Bahkan kini Wali Kota Pontianak berdalih akan mengeksekusi bangunan ruko tersebut, atas gugatan yang dilayangkan di Pengadilan Negeri, namun Penga-

dilan sendiri belum memutuskan untuk eksekusi, tetapi Wali Kota sudah melangkah lebih jauh, jadi ini benar benar aneh,” timpalnya. Dan terkait Kepala Disperindag yang mengatakan Alexander dalam kondisi labil segi kejiwaan, John Pasulu mengatakan, bahwa kondiri kliennya sangatlah waras dan sadar, dan atas aksi kliennya tersebut, bukan karena gangguan kejiwaan seperti yang dikatakan oleh Kepala Disperindag Kota Pontianak. “ Pak Imran itu, saya rasa dia yang perlu diperiksa kejiwaanya, karena mungkin dialah yang mengalami gangguan jiwa. Karena Imran ini kalau biacara tidak sesuai dengan fakta. Karena kondisi klien saya tidak mengalami gangguan jiwa, dan atas dasar apa Imran ini berani membeberkan klien saya ini mengalami gangguan jiwa,” tegas Penasehat hukum Alexander.

terganggu. “Mohon maaf sebelumnya saya katakana, bahwa kondisi yang bersangkutan ini Labil, yakni ada gangguan kejiwaan, namun bukan saya yang dapat memvonis hal demikian, sekali lagi saya katakana minta maaf saya ucapkan demikian” celetuk Kadis Perindag saat dikonfirmasi oleh awak media. Lanjut Kadis Perindag, dirinya mengatakan hal demikian, karena waktu pembokaran ruko Pasar Flamboyan di Jalan Pahlawan, Kiang atau Alexander yang bukan pemilik malah yang heboh untuk tidak dilakukan pembongkaran. Dan dari situ Ia mengamati sepertinya kondisi Kiang ini labil dari segi kejiwaan. “ Kita sudah lakukan mediasi terkait hal ini, namun dari pihak keluarganya yang tidak mau bertemu, padahal proses pembangunan nantinya juga akan dimiliki kembali oleh pihak yang bersangkutan, dan aksi yang dilakukan Kiang ini, diluar dari dugaan kami semua” timpal Imran. Dijelaskan oleh Kadis Perindag, dengan hal yang dilakukan Kiang ini, maka akan menghambat pembangunan Pasar Flamboyan, karena bagaimana pun bangunan seharusnya tidak ada lagi di lokasi pengerjaan yang sedang berlangsung saat ini. “ Dan ini sudah ada waktu yang ditentukan untuk pe-

nyelesaian pembangunan Pasar Flamboyan ini, karena kalau lewat maka kita akan kena pinalti, maka dari itu mau tidak mau akan dibongkar nantinya,” ujar Kepala Dinas. Lanjut Kepala Dinas, ini bukan bongkar paksa, namun kemauan dari Ruko milik Pak Kadir, yang bersebelahan dengan ruko Kiang, yang akan dibongkar. Jadi jangan salah kaprah menganggapi ini adalah bongkar paksa. Sementara itu terkait Kiang yang mengaku dipukul, dikatakan Imran, bahwa saat kejadian ada dirinya, dan Kiang ini bukan dipukul Cuma dilerai saja. Seharusnya Wali Kota Datang Disamping kejadian ini, sejumlah warga yang menyaksikan aksi bakar diri yang dilakukan Alexander alias Kiang tersebut, sejumlah warga memberikan komentar, terkait Kiang yang meminta Wali Kota Pontianak Sutarmidji datang saat mengancam akan membakar diri. Menurut Zulkarnaen pengendara jalanan yang sengaja menyaksikan aksi dari Alexander yang hendak membakar diri, seharusnya Wali Kota Pontianak datang, apalagi melihat yang bersangkutan sudah nekat untuk membakar diri, dan permintaan yang bersangkutan pun hanya kedatangan Wali Kota, guna mence-

gah hal ini terjadi lebih jauh sebaiknya Wali Kota datang, dan selesaikan secara baik - baik. “Buatlah suatu mediasi, dimana Wali Kota mengajak berbicara dengan baik terhadap bapak yang mau bakar diri itu. Dan ketika bapak itu mengancam akan bakar diri jika Wali Kota tidak datang, seharusnya Wali Kota cepat datang, karena Wali Kota pasti tahu atas aksi yang dilakukan bapak itu,” ungkap Zulkarnaen saat menyaksikan Kiang yang menyirami Bensin ke badannya sendiri. Sedangkan warga lainnya, Abdullah juga mengatakan hal yang sama, yakni ketika melihat orang itu hendak membakar diri jika tidak ada Wali Kota datang menemuinya, maka Wali Kota harus datang segera, apalagi jika melihat sudah ada bensin yang disiapkan oleh orang itu, bahkan sudah menyirami diri sendiri dengan bensin. “ Wali Kota harusnya datang, melihat bapak itu, guna aksi bapak itu tidak lebih jauh dan guna tidak ada terjadi hal yang tidak diinginkan, intinya kalau menurut saya selesaikan permasalahan ini baik baik saja, dan jangan sampai kejadian bakar diri terulang lagi seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, apalagi mengingkat Bapak itu hanya meminta Wali Kota datang,” timpal Abdullah.

Beban Puncak Kalahkan Daya Mampu PLN yakni di Jungkat dan Tanjung Gundul. Daniel tidak menampik, bahwa saat ini PLN memang tengah mengalami keterbatasan daya listrik. Pertumbuhan ekonomi Kalbar membuat kebutuhan akan listrik juga meningkat. Tercatat saat ini beban puncak penggunaan listrik di Jaringan Khatulistiwa, yang meliputi 7 kabupaten\kota, tembus hingga 223 Mega Watt. Sementara kemampuan mesin pembangkit di jaringan ini hanya 209 MW saja. “Sebenarnya total kemampuan daya kita 235 MW. Namun lantaran ada beberapa mesin yang rusak dan dalam masa pemeliharaan, tidak bisa digunakan secara optimal,” ungkap Daniel. Dia menyebut PLN tengah mengalami masalah yang sangat dilematis. Di satu sisi mereka diminta melayani pengajuan pemasangan lis-

trik baru. Namun di sisi lain, hal tersebut tidak didukung dengan penambahan pembangkit. “Sekarang kita tidak boleh lagi punya mesin dengan bahan bakar solar. Karena itu kita menyewa dengan pihak lain,” ucapnya. Permintaan pemasangan baru bukan hanya datang dari pertumbuhan ekonomi. Faktor lain adalah sistem reformasi pelayanan di internal PLN. Setahun ini PLN telah membuat terobosan. Calon pelanggan cukup mengajukan pemasangan lewat website PLN dan kontak center 123. Akibatnya permintaan meningkat tajam. “Satu sisi ini baik. Tapi di sisi lain, selisih antara kemampuan mesin dengan beban yang disalurkan menjadi tipis,” imbuhnya. Pembangkit Listrik Tenaga Uap dengan daya raksasa diyakini akan mampu mengatasi hal itu. Namun saat ini

pengerjaannya belum juga usai. Di Jungkat, PLTU 50x2 MW mengalami kendala lahan gambut plus kasus izin palsu tenaga ahli dari China. Diperkirakan baru akan rampung pada awal tahun 2014. Sedangkan di Tanjung Gundul, PLTU 27,5x2 masalahnya ada pada pembebasan lahan. PLN menjalain rangkaian musyawarah yang rumit dengan warga sekitar. Meski saat ini masalah itu sudah selesai, dan PLTU langsung dikebut pengerjaannya dengan target selesai November tahun ini. Selain meningkatkan keandalan kelistrikan Kalbar, kedua PLTU ini juga akan menjawab inefesiensi penggunaan bahan bakar yang dialami PLN. Sebagai informasi, hampir semua pembangkit listrik kepunyaan PLN menggunakan bahan bakar minyak yang harganya sangat tinggi.

PT. Bestprofit Futures Dilaporkan Nasabah Menurut Dra. Suharni Riduan, kejadian ini berawal dirinya yang mengikuti usaha sejenis investasi di Perusahaan Mega Kapital. Dan saat mengikuti Investasi di Mega Kapital, dirinya tidak memiliki masalah sedikit pun, bahkan yang didapatkannya begitu lancar setiap bulannya. Namun dirinya kenal dengan seseorang yang bernama Susi, dan Susi ini mengajaknya untuk pindah Investasi ke Bank Kamanuel Jalan Gajah Madah, kemudian mengajak pindah ke PT. Bestprofit Futures. “Saya itu ditipu saat bertemu dengan Susi selaku Karyawan PT. Bestprofit Futures, dimana Susi mengajak saya Investasi dan saya mau ikut, karena hasil perbulannya juga besar, yakni 6 juta perbulan. Akhirnya pada bulan Desember 2012 saya ikut berinvestasi,” ungkap Suharni.

Dikatakan Suharni, untuk investasi ini, dirinya harus menyetorkan uang sebesar 300 juta kepada PT. Bestprofit Futures, kemudian dirinya menyetorkan. Dan pada bulan Januari 2013 hasil yang di dapatkan cukup besar, yakni sekitar 8 juta, namun untuk bulan Februari sampai saat ini tidak disetorkan kepadanya atas Investasi yang diberikan, malah harus menambah 50 juta lagi untuk Top Up Invesntasi. “Saya disuruh setor 50 juta lagi, dan saya tidak mau, karena investasi yang saya setorkan sebelumnya ada 300 juta, dan saya dijanjikan setiap bulan dapat 6 juta, tetapi nyatanya tidak ada, maka dari itu saya laporkan ke Polda Kalbar, guna diproses hukum lebih lanjut,” jelas Suharni. Lanjut Suharni, dirinya menginginkan uangnya dikembalikan sebesar 300 juta

dari PT. Bestprofit Futures, lantaran merasa dirugikan dan ditipu atas usaha investasi berkedok emas tersebut. “Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Pontianak, Kalbar pada umumnya, untuk tidak mengikut usaha investasi berkedok dagang emas, dengan mendapat keuntungan perbulannya 6 juta, yakni di PT. Bestprofit Futures, karena itu adalah penipuan, dan ini sudah saya rasakan sendiri, dimana saat ini kasus penipuan ini sedang di selidiki Polda Kalbar,” imbau Suharni kepada pengusaha lainnya. Lebih jauh lagi Suharni juga berharap kepada Polda Kalbar untuk segera melakukan penangkapan terhadap PT. Bestprofit Futures atau oknum yang melakukan penipuan terhadap dirinya, dimana yang Ia tuntut adalah pengembalian uang sebesar 300 juta tersebut.

Danjen Rela Dipenjara Saya selaku komandan akan siap menerima apapun hukuman diberikan,” tegasnya usai HUT Kopassus ke-61 di Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (16/4/2013). Selaku komandan, Agus siap menerima hukuman apapun untuk mempertanggungjawabkan perbuatan ke-11 anggotanya. “Siapa yang mengganggu

Kopassus, itu namanya salah alamat. Saya sebentar lagi pensiun tapi Kopassus tak boleh pensiun dari negeri ini. Saya akan bertanggung jawab,” jelas orang nomor satu di korps baret merah itu. Lebih lanjut Agus mengatakan, saat ini proses hukum telah berjalan, untuk itu dia yakin apapun kepu-

tusannya sebagai anggota Kopassus, ke-11 anak buahnya akan menerima hukuman yang adil atas kasus ini. “Sekarang lagi proses hukum, kita harus hargai. Apapun hukuman untuk anak buah saya, anak buah saya dengan kesatria akan menerimanya,” tegasnya. (Net).

CMYK

Seremonial www.borneotribune.com

Borneo Tribune

12

Rabu, 17 April 2013

PLN Gelar Safari Jurnalis Beban Puncak Kalahkan Daya PLN Achmad Munandar Borneo Tribune, Pontianak

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Kalbar menggelar Safari Jurnalis 15-18 April. Kegiatan ini mengajak para perwakilan media cetak maupun elektronik untuk melihat kondisi kelistrikan di Kalbar. General Manager PLN Kalbar, Daniel S Bangun saat melepas para jurnalis mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang soal kelistrikan yang dialami PLN dewasa ini. “Sampaikan sebenar-benarnya. Kalau ada yang tidak benar katakan. Kalau ada yang bagus juga sampaikan. Sekarang kita sudah sangat transparan,” ujarnya. Pada hari pertama Senin (15/4), jurnalis diajak berkeliling ke sejumlah pusat pembangkit di Sungai Raya (Kabupaten Kubu Raya), Siantan (Kota Pontianak), Senggiring (Kabupaten Pontianak) dan Sungai Wie (Singkawang). Pihak PLN juga memantau langsung dua proyek besar PLN, yang katanya akan menjadi solusi masalah kelistrikan di Kalbar, yakni di Jungkat dan Tanjung Gundul. Daniel tidak menampik, bahwa saat ini PLN me-

mang tengah mengalami keterbatasan daya listrik. Pertumbuhan ekonomi Kalbar membuat kebutuhan akan listrik juga meningkat. Tercatat saat ini beban puncak penggunaan listrik di Jaringan Khatulistiwa, yang meliputi 7 kabupaten\kota, tembus hingga 223 Mega Watt. Sementara kemampuan mesin pembangkit di jaringan ini hanya 209 MW saja. ”Sebenarnya total kemampuan daya kita 235 MW. Namun lantaran ada beberapa mesin yang rusak dan dalam masa pemeliharaan, tidak bisa digunakan secara optimal,” ungkap Daniel. Dia menyebut PLN tengah mengalami masalah yang sangat dilematis. Di satu sisi mereka diminta melayani pengajuan pemasangan listrik baru. Namun di sisi lain, hal tersebut tidak didukung dengan penambahan pembangkit. “Sekarang kita tidak boleh lagi punya mesin dengan bahan bakar solar. Karena itu kita menyewa dengan pihak lain,” ucapnya. Permintaan pemasangan baru bukan hanya datang dari pertumbuhan ekonomi. Faktor lain adalah sistem reformasi pelayanan di internal PLN. Setahun ini PLN telah membuat terobosan. Calon pelanggan cukup mengajukan pema-

sangan lewat website PLN dan kontak center 123. Akibatnya permintaan meningkat tajam. “Satu sisi ini baik. Tapi di sisi lain, selisih antara kemampuan mesin dengan beban yang disalurkan menjadi tipis,”katanya. Pembangkit Listrik Tenaga Uap dengan daya raksasa diyakini akan mampu mengatasi hal itu. Namun saat ini pengerjaannya belum juga usai. Di Jungkat, PLTU 50x2 MW mengalami kendala lahan gambut plus kasus izin palsu tenaga ahli dari China. Diperkirakan baru akan rampung pada awal tahun 2014. Sedangkan di Tanjung Gundul, PLTU 27,5x2 “Tapi masalahnya ada pada pembebasan lahan,” katanya. Saat ini PLN telah menjalin rangkaian musyawarah yang rumit dengan warga sekitar. Meski saat ini masalah itu sudah selesai, dan PLTU langsung dikebut pengerjaannya dengan target selesai November tahun ini. Selain meningkatkan keandalan kelistrikan Kalbar, kedua PLTU ini juga akan menjawab penghematan penggunaan bahan bakar yang dialami PLN. Sebagai informasi, hampir semua pembangkit listrik kepunyaan PLN menggunakan bahan bakar minyak yang harganya sangat tinggi. o

M Zeet Hamdy Assovei mendampingi Djoko Tuhu Wibowo saat menghadiri workshop pengembangan potensi daerah dan wirausahawan muda berorientasi ekspor guna memperkuat perekonomian nasional, di Pontianak FOTO: Andika Lay/Borneo Tribune.

Sekda: Nilai Ekspor Kalbar Turun Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Sekda Kalbar, Drs M Zeet Hamdy Assovie mengatakan nilai ekspor Kalbar pada periode Januari-Pebruari mengalami penurunan. Yakni dari 216,67 juta US dollar menjadi 184,32 juta US Dollar atau turun sebesar 14,54 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012. Adapun komoditi unggulan ekspor Kalbar alami penurunan diantaranya ka-

ret, biji kerak, abu logam, kayu dan kelapa sawit. Sedangkan negara tujuan ekspor Kalbar adalah China, Jepang dan Korea Selatan. Menurut M.Zeet, terjadinya penurunan nilai ekspor Kalbar sebagai akibat dari kebijakan pemerintah pusat terkait pengetatan ekspor hasil tambang. Yakni terbitnya Permen ESDM 7/2012 yang melarang dilakukan ekspor bahan tambang mentah. “Terkait dengan kebijakan ini, kedepan, tentunya kita harus menyadari bahwa produk-produk yang di-

hasilkan harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Tanpa mengekspor dalam bentuk produk mentah,´ kata M Zeet, Selasa (16/4). Apabila produk yang diekspor tidak dalam bentuk bahan mentah, tentu produk tersebut memiliki nilai tambah yang cukup tinggi dan harganya akan lebih bersaing. “Saya ingatkan, saat ini secara umum Kalbar masih bergantung pada ekspor komoditas-komoditas primer yang hanya memiliki nilai tambah yang sangat rendah,” katanya.

Komoditas ekspor yang bersifat primer dan bernilai tambah rendah, tentu berimplikasi pada rendahnya kontribusi kegiatan ekspor tersebut untuk perekonomian daerah. Sehingga dibutuhkan pengembangan industri hilir. Terutama yang berbasis pada sumber daya alam. Seperti komoditi pertambangan, karet, dan sawit. Hal itu mutlak untuk diwujudkan. Begitu juga dengan produk yang dihasilkan UMKM, khususnya untuk produk pangan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP). o

Kemenperin Anggarkan Rp200 M Beli Konverter Kit Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut guna konversi BBM ke Bahan Bakar Gas (BBG), pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp200 miliar. ”Kami akan siapkan dana sebesar Rp200 miliar untuk impor converter kit. Itu menjadi salah satu program kami di tahun ini,” ungkap Menteri Perindus-

trian MS Hidayat kepada wartawan, saat ditemui di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (16/ 4/2013). Hidayat mengharapkan peran PT Pertamina (Persero) dalam usaha merealisasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Pasalnya, menurut dia permasalahan krusial dalam melakukan program ini

adalah mengenai ketersediaan infrastruktur yakni (SPBG). ”Yang terpenting itu sebenarnya infrastruktur. Kami harap Pertamina juga mulai bangun SPBG dan tentunya ketersediaan gasnya diperhatikan,” tegasnya. Menurut Hidayat, optimalisasi program ini juga masih bergantung keterse-

dian SPBG. Jadi, pihaknya memastikan realisasi converter kit akan terjadi jika semua sektor infastruktur telah tersedia. ”Kalau sudah diimpor setidaknya semua sudah tersedia. Pertamina biar garap infrastruktur dan kami pastikan akan sediakan alat konversinya,” pungkasnya.(okezone) o

Dispenda Terapkan Sistem Aplikasi Surat Elektronik Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

BIMTEKS Marlina didampingi para narasumber pada acara bimtek dan pembekalan dan pengetahuan bagi 100 staf Dispenda Kalbar FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kalbar telah menerapkan sistem aplikasi mail tronik atau sistem aplikasi surat elektronik. Tujuannya untuk mempermudah ketepatan, kecepatan, dan efisiensi surat menyurat atau disposisi kepada semua pengguna. Nah, untuk memudahkan mengoperasikan

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan busana batik bagi Anda dan Keluarga

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy untuk kegiatan formal maupun informal

CMYK

aplikasi mail tronik atau sistem aplikasi surat elektronik, sedikitnya 100 staf Dispenda Kalbar, baik yang bertugas di provinsi maupun Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) mendapat pembekalan bimbingan teknis, Jumat (12/4). Kabid Pengembangan Pendapatan Daerah, Dispenda Kalbar, Dra Marlina, M.Si, mengatakan sistem aplikasi mail tronik ini merupakan sistem informasi atau

aplikasi berwujud program (software) yang menggunakan pendekatan surat elektronik yang dapat saling dikirimkan atau didisposisikan kepada semua penggunannya. Dimanapun pengguna itu berada. ”Di dalam kantor, mail tronik akan membantu penggunannya untuk menghubungi tiap-tiap struktur,” katanya, Selasa (16/4). Mulai dari struktur tertinggi (Kadis) sampai struktur terendah

(staf) melalui Personal Computer (PC) yang saling berhubungan satu sama lainnya. Bahkan di luar kantor, pengguna mail tronik tetap dapat saling berkomunikasi tertulis melalui perangkat mobile (smartphone). Untuk kemudahan penggunannya, sistem ini dirancang dengan mengadopsi sistem pengiriman pesan yang sudah sering digunakan sehari-hari. Seperti mengirim pesan elektronik mail (email), SMS atau pesan siar. “Dengan sistem ini, dapat diakomodir kemudahan, ketepatan dan kecepatan yang bermuara pada efisiensi,” jelasnya. Efisiensi yang dimaksud Marlina ketepatan dalam penggunaan tenaga, waktu, termasuk juga alat tulis kertas dan lain sebagainya. Lelebihan lain dari sistem ini, dapat diakses dimana saja. Yakni bisa menggunakan perangkat handphone yang memiliki akses internet. Untuk sementara pelaksanaan sistem aplikasi mail tronik ini digunakan di Kantor Dispenda Kalbar. Dan secara bertahap, baru pada Kantor UPPD Dispenda di kabupaten dan kota. o


Harian Borneo Tribune 17 April 2013