Page 1

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Sabtu, 12 Januari 2013

29 Shafar 1434 H - 1 Cap Jie Gwee 2563

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

Persoalan Tunjangan Sertifikasi Guru

Pendaftaran Polisi

Kapolda Janji Tutup Praktik Percaloan Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak KAPOLDA Kalbar Brigjend Pol Tugas Dwi Apriyanto menegaskan bahwa pendaftaran polisi dilakukan secara transparan. Praktek pencaloan memang ada

namun selama Ia menjadi Kapolda Ia akan menutup celah-celah kecurangan tersebut, Jumat (11/1). Menurut Kapolda, pendaftaran polisi memang segera dibuka. Itu sudah

Muda: Transfer Uang dari Pusat Selalu Kurang Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan kembali menegaskan tidak ada pengendapan dana tunjangan sertifikasi. Transfer dana dari pemerintah pusat ke kas daerah selalu kurang jumlahnya dari anggaran yang diperlukan.

....Ke Halaman -11

Balap Liar Marak di Pontianak Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak KOTA Pontianak rawan dengan aksi kebut-kebutan di Jalan umum atau yang biasa disebut balap liar. Hal ini kerap dilakukan antar kelompok pemuda yang biasa disebut dengan Geng Motor

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

Menurut Kasat Lantas Polresta Pontianak Kompol Boy Samola S.Ik, Jumat (11/ 1), di Kota Pontianak ini ada beberapa titik Balap Liar, yakni di Jalan Gajah Mada, Jalan Tanjung Pura, Jalan A.Yani I dan II, Bundaran Aliayang, BLKI srta di Jalan ....Ke Halaman -11

S uara Enggang Sekolah Berstandar

Redaktur Borneo Tribune

Muda Mahendrawan Hairul Mikrad Borneo Tribune, Pontianak

....Ke Halaman -11

“TIDAK benar ada pengendapan. Kita harap semua pihak untuk memahami kondisi sebenarnya bahwa dana yang ditransfer oleh pemerintah pusat sejak tahun 2011 lalu selalu kurang dari jumlah yang dibutuhkan untuk membayar tunjangan sertifikasi semua guru di Kubu Raya yang berhak mendapatkannya,” jelas Muda. Muda mengharapkan semua

B uah Bibir Persiapan Pelantikan Clear H-3 jelang pelantikan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kalbar terpilih, yakni Drs. Cornelis, MH dan Drs. Christiandy Sanjaya, MM, di Gedung DPRD Provinsi Kalbar, Senin (14/1) mendatang, beragam persiapan terus dimatangkan. Sebagai tuan rumah, berbagai persiapan guna menyukseskan acara tersebut terus disemBambang Soerachmat, SH

....Ke Halaman -11

Pantau Pelantikan Gubernur Terpilih

Mabes Polri Utus Petinggi Polri Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak

Matematika Kelinci GURU menanyakan beberapa pertanyaan matematika kepada Hari. Guru: “Jika Saya memberikan dua Kelinci, dan dua kelinci, dan dua kelinci, berapa kelinci yang engkau miliki?” Hari: “TUJUH!” Guru: “Mari kita coba ini dengan cara lain. Jika saya memberikan dua botol pop, dan dua botol pop, dan dua botol pop, berapa banyak botol pop yang engkau miliki?” Hari: “ENAM!” Guru: “Bagus! Sekarang, jika saya memberikan dua Kelinci, dan dua kelinci, dan dua kelinci, berapa kelinci yang engkau miliki?” Hari: “TUJUH!” Guru: “Bagaimana sih engkau menghitung bahwa tiga kali dua kelinci adalah tujuh?” Hari: “Soalnya saya sudah punya satu ekor kelinci di rumah Pak.”o

MARKAS Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengutus petinggi Polri di Kalbar guna memantau pelantikan Gubernur terpilih. Hal ini dikatakan langsung oleh Kapolda Kalbar Brigjend Pol Tugas Dwi Apriyanto, Jumat (11/1). Menurut Kapolda Kalbar, pengamanan pelantikan Gubernur terpilih dengan menurun

Es un clam. Som la gent blaugrana. Tant se val d’on venim. Si del sud o del nord. Ara estem d’acord, ara estem d’acord,una bandera ens agermana. Blaugrana al vent, un crit valent. Tenim un nom el sap tothom: Barça, Barça, Baaarça!

ribuan personil, karena pengamanan super ketat ini merupakan pengamanan sesuai prosedur dalam Operasi Mantap Praja, jadi ini merupakan yang hal yang sesuai prosedur. ”Ada 1.233 personil yang kita turunkan termasu Mapolresta, dan kita juga menyiapkan anggota cadangan di Mapolres serta di Polda, dan Jibom akan kita turunkan untuk menetralisir lokasi pelantikan,” ungkapnya. ....Ke Halaman -11

pihak terutama para guru untuk bersabar dan memahami kondisi sebenarnya. “Dana itu ditransfer dari pemerintah pusat ke rekening kas daerah. Namanya rekening bisa dipertanggungjawabkan berapa jumlah yang masuk. Kemudian Dinas Pendidikan menyalurkan kepada guru-guru yang berhak mendapatkannya (lulus sertifikasi). Tidak ada yang perlu diendapkan. Namun, yang menjadi persoalan apa ....Ke Halaman -11

Pembangunan Investasi Infrastruktur Kalbar Rp 10 Trilyun Ikhwani: Rencana Ini Harus Dikawal Andry Borneo Tribune, Pontianak MASTER Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)

Sekrataris Komisi B DPRD Provinsi Kalbar, Ir. Ikhwani A Rahim. FOTO: Andry/Borneo Tribune

2011-2025, di seantero Provinsi Kalbar kian menjanjikan pertumbuhan perekonomian yang berarti. Bahkan implikasi dari implementasi beragam mega proyek tersebut dipastikan akan meningkatkan geliat ekonomi serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan dalam dua dasawarsa ke depan. ....Ke Halaman -11

Ada Aroma Sepakbola Eropa di GOR Pangsuma Budi Rahman Borneo Tribune, Pontianak

Pendukung Indobarca memberikan dukungan pada para pemainnya saat berlega melawan Madridista Pontianak di GOR Pangsuma. Foto Istimewa

SEPENGGAL lirik lagu dukungan untuk para jugador (pemain bola) itu dinyanyikan oleh ratusan pendukung tim yang mengenakan kostum blaugrana (merah-biru) dengan fasih. Ratusan suporter yang sebagian besar berusia remaja itu tak henti bernyanyi dan menari, membentuk koreografi indah layaknya suporter klub-klub top sepakbola di Eropa.

Begitulah atmosfer pertandingan yang dirasakan para penonton yang memadati GOR Pangsuma saat menyaksikan laga antar fans club sepakbola dunia. Dengan cerdik panitia membawa atmosfer pertandingan sepakbola Eropa ke Pontianak. Meski hanya bertajuk pertandingan futsala antar fans club, laga yang disajikan tak ubahnya laga Liga Champions. Mulai dari seremoni pembukaan pertandingan yang diawali ....Ke Halaman -11

PT. ANZON AUTOPLAZA Cabang: Singkawang : Jl. A. Yani No. 08 Telp. (0562) 637000; Sampit : Jl. Jend Sudirman Km. 1 HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

Yusriadi

KEPUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus sekolah berstandar internasional atau yang dikenal RSBI sebenarnya tidak perlu membuat berbagai pihak terkejut. Masalahnya, jauh sebelum keputusan itu diterbitkan beberapa hari lalu, lebih setahun lalu wacana menghapus sekolah ini juga sudah terdengar. Bahkan, waktu itu sudah diekspose


Kayong Utara

Sabtu, 12 Januari 2013

Borneo T Tribune

Sinkronisasi Data DPS

Bupati Lantik Tiga Kades

KPU Undang Kembali PPK dan PPS Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Ketua KPU KKU, Dedy Efendy mengundang kembali seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se- KKU untuk melakukan sinkronisasi data pemilih.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mencari data yang terbaru serta terbaik sebelum penetapan daftar pemilih sementara (DPS) menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dedy mengatakan, dari data DPS hasil verifikasi daftar pemilih potensial pemilu (DP4) yang diserahkan Pemerintah

Salam. Redaksi mengundang pembaca Borneo Tribune untuk mengirim tulisan untuk rubrik “Citizen Journalism”. Bentuk tulisan dapat berupa laporan kegiatan, opini, surat pembaca, puisi, cerita pendek. Panjang tulisan maksimal 500 kata. Kirimkan tulisan ke email: yusriadii@yahoo.com. Terima kasih.

T

AJUK

Kalbar Menjanjikan Rapat Rutin Geliat ekonomi di Kalbar semakin menjanjikan, setelah adanya Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025. Tidak lama lagi pembangunan mega proyek akan terealisasi dalam dua dasawarsa ke depan. Enam mega proyek investasi infrastruktur yang teridentifikasi di koridor Provinsi Kalbar, yakni proyek pembangunan jembatan Tayan yang menelan anggaran sebesar Rp 575 miliar, dimulai pada 2011 serta rampung pada 2014. Kemudian, proyek pembangunan Pelabuhan Teluk Melano yang menelan anggaran sebesar Rp 432 miliar, yang direncanakan akan dimulai pada 2015 mendatang. Mega proyek pembangunan lainnya di Provinsi Kalbar, yakni proyek pembangunan pengembangan pelabuhan Pontianak yang direncanakan menelan anggaran sebesar Rp 116 miliar. Dimulai pada 2015 mendatang. Kemudian proyek pembangunan peningkatan jalan Pontianak-Sungai Pinyuh-Sungai Duri, yang panjangnya mencapai 42 kilometer, yang diproyeksikan akan menelan anggaran sebesar Rp 104, 25 miliar, dimulai pada 2011 dan rampung pada 2014. Pembangunan proyek pembangkit listrik Kalbar-PLN, yang direncanakan menelan anggaran Rp 6,819 miliar, dimulai pada tahun 2011 dan selesai pada tahun 2015. Serta melakukan proyek pembangunan fasilitas transmisi kelistrikan di Kalbar-PLN, yang direncanakan menelan anggaran Rp 1.608,77 miliar. Proyek ini dimulai pada tahun 2011 dan rampung pada tahun 2015 mendatang. Jadi total nilai investasi infrastruktur MP3EI di Provinsi Kalbar mencapai Rp 9,655 triliun. Ini merupakan nilai yang sangat fantastis untuk mengubah perekonomian Kalbar dalam percepatan pembangunan ekonomi. Apalagi jika pengembangan pelabuhan internasional Sungai Kunyit segera terelisasi, maka akan membuka celah bagi investor untuk berbondong-bondong ke Kalbar guna menanamkan modalnya. Tidak hanya itu, rencana pemerintah tentang pembangunan pelabuhan khusus CPO dan bahan tambang di kawasan Tanjung Gundul, yang hanya berjarak sekitar 120 kilometer dari Kota Pontianak, serta pembangunan pelabuhan internasional Pontianak, yakni dengan dermaga beton sepanjang 812 meter, maka akan semakin mudah seperti membalikkan telapak tangan, jika pemerintah benar-benar serius menjalaninya. Pemerintah sejatinya, tidak hanya membiarkannya begitu saja, perlu kesiapan dan perencanaan yang matang agar upaya yang dilakukan dapat direalisasikan. Tentunya, tidak bekerja sendiri, namun pemerintah daerah menggandeng pemerintah pusat agar mampu mendorong percepatan pembangunan tersebut dan bisa segera dilakukan. Semoga dalam perwujudan MP3EI 2011-2025 tidak hanya sekadar wacana belaka, dan mampu memberikan wajah baru bagi Kalbar.

S

ENGET

Persoalan Tunjangan Sertifikasi Guru - Ada apa dengan pemerintah pusat…. Bang Tribune

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

Kami akan undang semua petugas. Apakah memang datanya seperti yang tersaji atau memang ada pengurangan jumlah pemilih. Atau memang data riilnya.

Kabupaten Kayong Utara (KKU) tidak terjadi perubahan jumlah yang signifikan. Padahal sudah terpaut waktu beberapa bulan, namun jumlah DPS justru dibawah jumlah DPT Pilgug Kalbar tahun 2012.

Dedy Efendy Berdasarkan data KPUD KKU, DPS untuk Pilbup KKU sebanyak 70.407 jiwa. Jumlah tersebut merupakan prediksi para pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan siapa calon bupati dan calon wakil bupati pilihan mereka pada masa bhakti 20132018. DPS Pilkada KKU yang merupakan hasil verifikasi DP4 yang diserahkan oleh Pemerintah KKU, jika diban-

dingkan dengan DPT Pilgub Kalbar beberapa waktu lalu sebesar 70.430 jiwa. “Kami akan undang semua petugas. Apakah memang datanya seperti yang tersaji atau memang ada pengurangan jumlah pemilih. Atau memang data riilnya,” lugasnya. Hal tersebut diakui oleh salah seorang anggota PPK Kecamatan Seponti, Waluyo, yang mengatakan di kecamatannya terdapat pengurangan data pemilih sebanyak 687 orang. Hal tersebut disebabkan banyak pemilih yang tercatat ganda, pindah, meninggal dan sebagainya. Hal itulah yang membuat data terakhir dan sudah diverifikasi merupakan data terupdate. “Kami banyak mencatat data ganda yang terpaksa dicoret,” terang Waluyo.

2

Hildi Hamid Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Bupati KKU, H. Hildi Hamid, melantik tiga Kepala Desa (Kades) secara serentak di Balai Praja, Kamis (10/1) lalu. Ketiga kades tersebut, yakni Kepala Desa Alur Bandung, Kecamatan Teluk Batang, Basarudin. Kepala Desa Teluk Batang Selatan, Kecamatan Teluk Batang, Wan Ibrahim serta Kepala Desa Teluk Batang Utara, Kecamatan Teluk Batang, Ardik.

Bupati mengharapkan kepala desa terpilih yang dilantik ini selalu berupaya menerapkan proses pemerintahan yang baik di tingkat desa. “Sehingga pembangunan dan pemberdayaan dapat berjalan lebih maksimal dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” harap Hildi Hamid. Menurutnya, sebagai kepala desa terpilih tentu harus mampu menyatukan seluruh elemen yang ada di masyarakat, BPD serta kepala desa periode sebelumnya. Yang sudah ikut berpartisipasi pada pelaksanaan pemilihan Kades lalu, untuk bersatu padu memajukan desa di masa mendatang. Bupati menegaskan bahwa kepala desa dipilih bukan untuk mewakili kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Melainkan untuk melaksanakan tugas dengan mengedepankan kepentingan masyarakat desa secara umum. “Buktikan saudara (kades) merupakan salah satu putra terbaik desa yang dipilih masyarakat untuk membangun desa saudara selama enam tahun ke depan,” tegas pria berkacamata ini.

Inspirasi

Menjadi Ibu Oleh: Siti Rohani Ini adalah pengalamanku menjadi istri, ibu dan guru bagi keluarga kecilku. Menjadi ibu bukanlah hal yang gampang. Dari mulai hamil sudah menghadapi fase-fase ngidam. Di tengah kehamilanku, aku terkadang rentan penyakit. Dari penyakit ringan sampai penyakit berat. Di akhir kehamilan aku dibayangi rasa takut, takut yang bermacam-macam. Takut akan rasa sakit seperti yang dikatakan orang, bahwa rasa sakit saat melahirkan itu luar biasa rasanya. Disamping itu juga ada rasa khawatir pada si

buah hati yang akan aku lahirkan kelak. Apakah bayiku akan sempurna secara fisik? Akhirnya aku hanya bisa pasrah kepada Allah. Karena semuanya adalah milik Allah. Kehawatiranku ternyata terbukti, kurang lebih dua minggu sebelum waktu kelahiran bayiku ternyata ketubannya pecah dulu. Istilah kedokterannya KPD atau ketuban pecah dulu. Penyebabnya barangkali karena aku mengangkat matras yang beratnya kurang lebih 20 kg. Setelah menunggu dua hari dua malam, tidak ada tandatanda akan melahirkan. Karena saat diperiksa

bidan baru buka satu dan begitu seterusnya. Akhirnya atas saran bidan akupun disuruh untuk opname di rumah sakit umum yang letaknya lumayan jauh dari rumahku. Butuh perjalanan dua jam untuk sampai ke sana. Tapi apa boleh buat, mungkin itu adalah yang terbaik. Karena disamping KPD aku juga mengidap penyakit asma. Sedangkan puskesmas di tempat tinggalku tidak ada oksigen. Saat diopname aku dilarang bergerak banyak karena takut nanti air ketubannya habis dan berbahaya bagi bayiku. Karenanya setiap saat

denyut jantung bayiku selalu diperiksa. Setelah di-USG Alhamdulillah bayiku sehat, meskipun kata dokter kepalanya sudah tua namun badannya belum. Tapi kata dokter tidak masalah. Kemudian aku diinduksin pada cairan infusku. Induksin adalah suntik perangsang bagi kelahiran yang bermasalah. Salah satunya seperti kasusku tadi. Ternyata induksin itu luar biasa sakitnya, tapi setelah bayiku keluar rasa sakit itu hilang seketika. Setelah melahirkan aku resmi menjadi seorang ibu. Tengah malam aku selalu terjaga dari tidurku,

untuk menyusui,dan mengganti popok anakku. Teringatlah aku akan ibuku, ternyata beginilah rasanya jadi seorang ibu. Saat-saat yang paling menyakitkan adalah apabila si buah hati terkena berbagai macam penyakit. Semua rasa bercampur membaur menjadi satu dan hilang seketika apabila bayiku berangsur pulih. Begitulah seterusnya dan sekarang alhamdululillah usia anakku sudah hampir 3 tahun, namun aku masih belum berencana untuk menambah momongan lagi. Itulah sekilas pengalamanku menjadi seorang ibu.

Guru yang Mau dan Mampu Membuat Buku Oleh: Farninda Aditya Pada pertemuan Selasa (08/13) Club Menulis mendapat kabar akan mendapat tamu dari Top Indonesia. Kabarnya mereka adalah guru-guru dari Kalimantan Barat yang sedang mengikuti pelatihan menulis yang diadakan oleh Pusdiklat Top Indonesia. Ini artinya, mereka adalah tamu perdana Club Menulis di tahun 2013. Spesialnya lagi mereka adalah guruguru yang mau menulis. Sudah pasti para guru ini mempunyai banyak pengalaman di dunia profesinya. Bagaimana suka-duka menjadi seorang pendidik. Bagai-

mana mereka menaklukkan kelas atau lingkungan di sekitar sekolah. Pengalaman-pengalaman tersebut sudah menjadi modal mereka untuk menulis. Bercerita tentang dunia pendidikan, untuk bercerita tentang laskar-laskar pelangi mereka, atau bahkan sosok Bu Mus lainnya yang akan kita jumpai. Guru yang mau menulis dan membuat buku ini mengingatkan pada buku berjudul Kisah Pengabdian Guru di Pelosok Kalbar; Kumpulan Tulisan Guru Program Dualmode System 2009 STAIN Pontianak. Buku yang berisi pengalaman guru-guru di Pedalaman ini sudah

menjadi bukti bahwa guru bisa membuat buku, mereka mempunyai kekuatan untuk menulis. Walaupun berada di pedalaman sekalipun. Kisah Pengabdian Guru di Pelosok Kalbar dan peserta menulis Top Indonesia ini menjadi bukti bahwa ada banyak guru yang mempunyai keinginan yang sama. Sebelum bukti ini ditemukan Club Menulis telah berencana untuk melakukan suatu kegiatan menulis untuk guru-guru yang ada di Pontianak. Guru-guru yang nantinya akan dipertemukan sesuai dengan jenjang tempat mengajar , SD, SMP atau SMA. Akan ada suatu

pelatihan yang diwujudkan. Dalam kegiatan itu, Club akan menjadi wadah untuk para guru yang mempunyai keinginan untuk menjadi penulis. Club Menulis juga yakin pelatihan ini akan menghasilkan buku, hasil karya para guru. Para guru pun membuktikan bahwa mereka adalah guru yang mau dan mampu membuat buku. Hal yang sama ketika pelatihan Menulis Cerpen bersama Mahasiswa sePontianak yang dilakukan pada pertengahan Juli 2012 yang lalu. Pelatihan yang menghasilkan dua buku antologi cerpen. Buku yang bercerita tentang cinta dan budaya yang ada di Khatulistiwa

dalam buku yang berjudul Rapalan Cinta dari Khatulistiwa. Tentang cerita para remaja di Pontianak dalam buku berjudul Cerita Remaja Melayu Pontianak. Dua antologi cerpen dari pelatihan menulis ada karena ditulis bersama. Menulis bersama menjadikan proses pembuatan buku ini lebih mudah. Kebersamaan dengan peminat dunia kepenulisan menghasilkan suatu keinginan dari pelatihan yang diikuti. Tujuan diadakan pelatihan pun menjadi sukses. Membudayakan kebiasaan menulis, Memberikan pelatihan menulis, Membuat hasil berupa karya tulis.

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering. Wakil Pemimpin Redaksi: Budi Rahman. Redaktur: Andry, Agus Wahyuni, Aulia Marti, Hairul Mikrad, Yusriadi, Viodeogo. Reporter: Abdul Khoir, Andika Lay, Yulan Mirza, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Ubay. Biro Kubu Raya: Hanoto Jl. Sui Raya Dalam (081522711111). Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). www.borneo-tribune.net Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505). Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757), Saumin (Pemasaran) (085284291321) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2. Biro Kapuas Hulu: Jl. Kenanga, Ruko Pemda Blok B. 6 Putussibau Utara (08562569007). Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Fotografer: Ulla Asri Sekretaris Redaksi: Erika Sudiardjo Umum: Emiliana (Manajer), Fitriyana,. Percetakan/Pracetak: Ukan Dinata. Staf Pracetak: Fahmi Ichwan, Syam „ Wartawan, Kontributor, Intensive Programme dan Abubakar, M. Taufik,. Staf Percetakan: Andre, Nurhalis, Rustam. Marketing: Sisa Primashinta, Hesty Yosana, Aldi Chairudin, Ardiansyah. Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Ferry Ade Putra Freelancer Borneo Tribune dibekali identitas, surat Sirkulasi: Dhani, Suprianto. Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Kusnan, Husada, IT: Iwan Siswanto. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, tugas atau tanda pengenal (ID-Card) dan dalam mehalaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com laksanakan tugas jurnalistiknya tidak diperkenankan menerima suap atau amplop

Borneo Tribune


Serba Serbi

Borneo T Tribune

Sabtu, 12 Januari 2013

3

Tangkal Jerawat

Jangan Terlalu Keras Cuci Wajah

MEMILIKI wajah yang berjerawat memang dapat membuat rasa percaya diri terganggu. Simaklah beberapa cara untuk menguranginya. Setiap orang tentunya ingin memiliki wajah yang halus dan lembut. Sayangnya, banyak problem wajah yang dapat mengurangi kecantikannya. Salah satu yang paling sering terjadi ialah jerawat, flek hitam, dan hiperpigmentasi. Jika Anda sudah bosan dengan sejumlah masalah kulit tersebut, tak ada salahnya mengikuti beberapa tip berikut, seperti yang dilansir Prevention. Lembutlah pada kulit Hindari terlalu keras

mengusapkan scrub maupun saat mengelap wajah dengan handuk. Pasalnya, hal ini dapat menyebabkan iritasi dan membuat kulit terlihat lebih tua. Selain itu, hindari pula keinginan untuk menyentuh wajah dengan tangan kotor. “Banyak wanita yang memencet wajahnya dan tak sadar hal itu dapat menyebabkan bekas,” jelas Heidi Waldorf, MD, associate clinical professor of dermatology di Mount Sinai Medical Center, New York City.

MD, seorang dermatolog di Vancouver. Meskipun Anda tak merokok, duduk bersama perokok di satu ruangan juga sama buruknya. Selalu memakai SPF Anda mungkin telah mendengar ini ratusan kali. Namun, sudahkan Anda benarbenar melakukannya? “Seorang pasien bilang dia tak menggunakan sunscreen karena tak sedang berjemur. Kemudian saya tunjukkan bintik hitam di wajahnya. Saya jelaskan jika matahari dapat membuat kulit rusak, meskipun Anda hanya berjalan menuju mobil tanpa perlindungan SPF,” jelas Dr. Carruthers.

Hindari rokok ”Zat kimia dari rokok dapat masuk ke dalam darah dan menyebabkan kulit menjadi kusam dan kehitaman,” kata Alistair Carruthers,

Menjaga Situs Pusaka Dunia UNTUK memenuhi syarat masuk dalam warisan dunia, harus mengusung nilai unggul universal, dan berada di bawah perlindungan hukum setempat. Memasuki tahun ke-40, daftar World Heritage UNESCO telah mencapai 962 tempat —baik yang merupakan kekayaan alam, budaya, maupun kombinasinya— di 157 negara. Namun, situs kekayaan atau pusaka dunia masih acapkali disalahpahami. Sebuah forum diselenggarakan United Nations Foundation bersama kongres Amerika Serikat di Washington D.C.,

AS, Senin (3/12) lalu, untuk meluruskan kekeliruan asumsi dan mengarah kepada edukasi mengenai konsep Pusaka Dunia ini. Elemen terpenting untuk masuk dalam warisan dunia yakni setiap tempat harus mengusung atau menonjolkan nilai unggul yang universal, dan berada di bawah perlindungan hukum undang-undang setempat agar memenuhi syarat. UNESCO pun tidak memilih “kandidat”, apalagi mengontrol tempat-tempat yang sudah menjadi Pusaka Dunia. UNESCO menerima pengaj-

uan dari negara bersangkutan. Melalui peninjauan secara ekstensif, terkadang juga melibatkan rekomendasi tambahan, akhirnya World Heritage Committee akan mengadakan pemungutan suara untuk memutuskan. Badan UNESCO, World Heritage Center, berperan sebagai penasihat bagi komite yang dipilih lewat penandatanganan konvensi tersebut. Faktanya, badan ini tidak bertugas mengelola situs yang termasuk dalam daftar. Seluruh staf UNESCO World Heritage Center di Paris bekerja memonitor ratusan

tempat yang tercantum sebagai Pusaka Dunia terusmenerus. Selain mengevaluasi, mereka dapat memberi saran dan kritik. Hanya mereka tidak berwenang dalam menetapkan sanksi apa pun. Penentuan sanksi adalah kewenangan World Heritage Committee pula. Sanksi terberat yaitu dicabut statusnya. Meski sebenarnya, lebih diupayakan mencari solusi supaya status bisa dipertahankan atau tidak sampai ada pencabutan status.

Selama ini, penghapusan dari daftar Pusaka Dunia baru terjadi dua kali, bagi situs di Oman dan Jerman. Masalah lainnya, tiap-tiap tempat yang mendapatkan brand Pusaka Dunia sudah pasti sukses jadi daya tarik bagi wisatawan. Contoh isu yang mencuat tahun-tahun belakangan ini seperti beberapa situs arkeologi di mana sumber daya yang ada terbatas untuk mampu menghadapi industri pariwisata. (national geographic)

Biar Cantik, Jangan Keseringan Jilati Bibir BAGI wanita, tampilan bibir termasuk salah satu faktor terpenting dalam penampilan. Apalagi bibir yang cantik dan terawat juga membuat kepercayaan diri semakin bertambah. Meski begitu, banyak dari mereka yang tidak mengerti dengan benar bagaimana mendapatkan tampilan bibir yang sehat. Oleh karena itu, ada baiknya mulai dari sekarang Anda memberikan perhatian yang ekstra pada bibir. Berikut tip menarik yang bisa disimak menurut Nivea. Hindari menjilat bibir dengan air liur terlalu sering, karena justru dengan menguapnya air liur dari bibir akan membuat kekeringan. - Selalu bawa lip balm kemana pun pergi. Oleskan ketika cuaca ekstrem atau setelah makan.

- Bersihkan lipstik sebelum tidur dengan pembersih khusus, karena sensitivitas bibir berbeda dengan bagian wajah lainnya. - Teh dan pepaya juga memiliki peran penting untuk menjaga kelembaban bibir. Tekan lembut teh celup hitam hangat pada bibir selama tiga menit, ini akan meningkatkan kelembapan. Sementara pepaya mengandung enzim yang mampu mengelupas kulit mati bibir dan menghaluskannya. Letakkan jus pepaya kental di handuk dan gosokkan perlahan di sekitar bibir, biarkan selama 10–15 menit. - Air memang selalu menjadi elemen penting bagi tubuh, tidak terkecuali bibir. Minumlah air putih yang cukup setiap hari agar suplai air yang mengatur kelembapan dalam tubuh tetap terjaga.

Solusi Tepat Terobosan Terbaru TCM

ATASI SEGALA MACAM PENYAKIT PRIA Ciri khas kemanjuran & keunggulan Hongkong Medistra TCM sangat jelas dengan resep kuno kekaisaran, resep rahasia turun temurun serta herbal Tiongkok alami, intinya adalah mengobati berbagai penyakit bandel yang susah disembuhkan, khusus menangani berbagai jenis penyakit kronis, begitu diobati langsung dapat dirasakan manfaatnya. Efektif mengobati berbagai penyakit kronis sampai akarnya, tanpa efek samping, setelah diatasi tidak mudah kambuh kembali. Menurut survey terbaru, disfungsi seksual pria termasuk penyakit yang sangat banyak diderita. Terutama persentase penderita impotensi, ejakulasi dini, radang prostat mengalami kenaikan pesat, berdampak jauh lebih parah bagi psikologi dan jiwa, dibanding penyakit pria lainnya, juga merupakan 30% alasan retaknya keharmonisan rumah tangga, menghancurkan kepercayaan diri pria. Penyakit fungsi seksual menimpa pria pada berbagai kalangan usia dan harus diobati sedini mungkin agar tidak memburuk hingga menimbulkan penyakit komplikasi bandel lainnya yang sangat parah dan berbahaya. Hongkong Medistra TCM ada konsultan Sinshe ahli TCM (Traditional

Chinese Medicine) ternama dari Tiongkok yang siap membantu Anda. Melalui pengalaman kerja keras puluhan tahun akhirnya berhasil menemukan terobosan terbaru, khusus mengatasi disfungsi seksual pria, seperti: Impotensi, Ejakulasi Dini, Radang Prostat, Sperma Mati, Tidak ada Sperma, Alat vital tidak normal, Kemandulan, dll. Hasilnya relatif cepat, aman dan tanpa efek samping. Terobosan metode TCM dengan herbal berharga alami yakni “Qiang Yang Bu Shen Liao Fa” ini dipadukan akupuntur elektroterapi sangat terkenal diberbagai Negara, berfungsi memperkuat ginjal & sperma, menyeimbangkan unsur yin & yang didalam tubuh, setelah diatasi bisa menormalkan fungsi seksual, masa berhubungan bisa lebih lama. Rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan, gejala penyakit seperti kencing terasa sakit, sering kencing, tidak tahan kencing, kencing tidak bertenaga, tidak tuntas, bernanah dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, sistem reproduksi kembali normal, bisa diatasi hingga ke akar penyakit dan tidak mudah kambuh lagi.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi :

HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak - Kalimantan Barat Telp. (0561) 733268 HP. 0821 5279 7888 Hari Senin - Sabtu Buka Jam 09.00 s/d 17.00 WIB Minggu & Libur Besar Jam 09.00 s/d 13.00 WIB


Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Sabtu, 12 Januari 2013

4

PAD Kota Pontianak di Atas Rata-rata Nasional Borneo Tribune, Pontianak

PAD Kota Pontianak sebesar 22,45 persen ternyata berada di atas rata-rata PAD pemerintah daerah se Indonesia, yang hanya 20,4 persen. Apabila tidak mengikutsertakan pemerintah provinsi yang PAD-nya lebih

besar, maka rata-rata PAD pemerintah kabupaten/kota se Indonesia hanya 8,4 persen, artinya PAD Kota Pontianak jauh di atas ratarata. Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Eddy Suratman dalam pemaparan analisisnya pada acara Bedah APBD Kota Pontianak

Tahun 2013, di Ruang Sidang Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak, mengatakan dari segi pendapatan semakin baik. “Kalau PAD sudah bagus masih ada 55,46 persen. Hal ini berarti kemandirian keuangan Kota Pontianak jauh lebih bagus dibandingkan kabupaten/kota lainnya,” katanya.

Sementara itu, pajak daerah Kota Pontianak tahun 2013 senilai Rp 172 miliar lebih, apabila dibandingkan dengan 575.000 penduduk Kota Pontianak tahun 2013 ini, maka menghasilkan tax ratio per kapita Rp 299.478 yang jauh di atas rata-rata seluruh pemerintah daerah. Belanja pegawai sebesar 42,47 persen, sedangkan

rata-rata kabupaten/kota se Indonesia sebesar 50,9 persen, dan rata-rata kabupaten/kota se Kalimantan Barat 45,9 persen. “Ini berarti belanja pegawai Kota Pontianak sangat rendah,” ujarnya. Defisit Kota Pontianak tahun 2013 sebesar 1,9 persen dengan PAD jauh lebih rendah dari rata-rata kabu-

paten/kota se Indonesia, dengan jumlah 7 persen dan rata-rata kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. “SILPA kita tahun 2012 yang dibawa ke tahun anggaran 2013 besarnya Rp 45,5 miliar. Kalau dibandingkan dana pembangunan 2013, SILPA kita sebenarnya berkontribusi sekitar 3,45 persen dibandingkan kota

lainnya di Indonesia yang SILPA-nya berkontribusi 7,6 persen,” terangnya. Menurutnya, Kota Pontianak tidak mengandalkan SILPA untuk menutup defisitnya, jika dibandingkan rata-rata kota/kabupaten di Kalimantan Barat yang berkontribusi 5,2 persen. (Arif/Nas/ pontianakkota.go.id) o

Disperta Merespon Perubahan Iklim Dinas Pertanian TPH Provinsi Kalbar menggelar pertemuan, Pengelolaan Berkelanjutan Lahan Gambut yang Terdegradasi untuk Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca dan Optimalisasi Produktivitas Tanaman bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Barat, di Aula Dinas Pertanian TPH Provinsi Kalbar, Kamis (10/1). Peserta yang hadir pada pertemuan ini, adalah Dinas Pertanian TPH Provinsi Kalbar, Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar, Dinas Kehutanan Provinsi Kalbar, BAPPEDA Provinsi Kalbar, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kalbar, Badan Lingkungan Hidup Provinsi Kalbar,

BPTP Kalbar, BAPPEDA Kabupaten Kubu Raya, Dinas Perkebunan, Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Kubu Raya, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya serta Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Kubu Raya. Prof. Yanto Santosa dari Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) materi secara khusus dalam kegiatan ini. ICCTF merupakan lembaga pendanaan untuk perubahan iklim di Indonesia yang didirikan pada tahun 2009 dan dikelola oleh Pemerintah Indonesia. ICCTF dibentuk untuk mengefektifkan dan mengefisienkan koordinasi dan respon terhadap perubahan iklim di Indonesia. (ERVIYANTO, S.Pi/DISPERTA TPH PROV KALBAR)

Pelantikan 34 Pejabat Eselon IV

Perjuangkan Hak-hak Masyarakat Borneo Tribune, Pontianak

Walikota Pontianak Sutarmidji melantik 34 pejabat struktural eselon IVa dan IVb di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, Kamis (10/1), di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Walikota Pontianak. Sutarmidji mengingatkan pejabat yang dilantik untuk berprestasi dan menunjukkannya. Sutarmidji juga mengingatkan Lurah Benua Melayu Laut untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat di pinggir sungai untuk mendapatkan fasilitas kesehatan dan pendidikan gratis, dan rumah tidak layak huni. “Jangan sampai ada yang tertinggal untuk mendapatkan bantuan,” pintanya.

Ia meminta para pejabat yang dilantik dapat memberikan pelayanan yang baik, cepat, transparan, adil, jujur kepada masyarakat, “Jangan gunakan jabatan itu untuk hal-hal yang menghambat dalam pelayanan publik,” tegasnya. Dikatakannya, apabila PNS sudah bekerja dengan maksimal dan berprestasi tetapi tidak pernah diperhatikan, berarti yang bersangkutan telah didzalimi, ia memberikan kesempatan untuk menuntut hak. Usai pelantikan, dilakukan penandatanganan surat pernyataan bertanggung jawab penuh terhadap anggaran yang ditandatangani oleh kepala SKPD Kota Pontianak selaku pengguna anggaran.(Nas/Arif/ pontianakkota.go.id)o

Walikota Pontianak Sutarmidji melantik 34 pejabat struktural eselon IV, di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Walikota Pontianak. FOTO istimewa

TARIAN GONG Kapolda Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto didampingi Ny. Dyah Tugas Dwi Apriyanto, dan Pengurus DAD Kalbar Yakobus Kumis, Aster Kasdam Kolonel Inf M Affandi menyaksikan tarian gong, dalam rangkaian silaturahmi Kapolda dengan Pengurus DAD Kalbar. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

Kapolda Silaturahmi ke Rumah Betang

Membangun Komunikasi Dialogis Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalbar, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Drs. Tugas Dwi Apriyanto di tengah kesibukannya mengunjungi beberapa Polres di wilayah hukum Polda Kalbar, Kamis (10/1), masih menyempatkan waktu untuk mengunjungi Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar di Rumah Betang. Kehadiran Kapolda di Rumah Betang merupakan bagian dari silaturahmi Kapolda bersama DAD Kalbar. Dalam rangkaian silaturahmi ini, Kapolda di-

dampingi Ny. Dyah Tugas Dwi Apriyanto, dan Waka Polda Kalbar, Kombes Pol Safaruddin, serta pejabat utama Polda Kalbar. Tarian gong yang disuguhi pengurus DAD Kalbar ini menggambarkan kelembutan seorang gadis, yang meliuk-liuk bagaikan sebatang padi. Gerakan tubuh dan tangan yang lambat dan lembut, serta dominasi bulu burung dalam corak pakaiannya. Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto tarian ini membuat dirinya merasa tersanjung, dan mendapatkan kehormatan dalam menikmati kebersamaan di rumah betang.

“Peran tokoh-tokoh adat dalam membantu tugas kepolisian terutama permasalahan Kamtibmas sangat besar,” kata Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto. “Banyak anggota kami yang mengecewakan dan tidak memenuhi harapan kita semua. Saya mohon maaf,” jelasnya. Terkait putra-putri asal Kalbar khususnya putra putri dari suku Dayak yang ingin menjadi anggota kepolisian, namun selalu gagal dalam tes kesehatan, Kapolda berjanji akan mengakomodir semua putra daerah untuk dididik dan dibina menjadi anggota kepolisian asal sesuai dengan prosedur

dan persyaratan yang telah ditentukan. “Saya lebih baik merekrut 1 anggota Polri dari putra daerah, daripada saya merekrut 50 anggota Polri yang saya tidak jelas asal usulnya,” kata Brigjen Tugas Dwi Apriyanto. Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Ridwan mengatakan, acara silaturahmi ini sangat positif guna meningkatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan. “Dengan acara ini pula, kita juga dapat membangun komunikasi dialogis, sehingga akan tercipta keharmonisan dan sinergitas yang lebih baik dalam menjalankan tugas pengabdian

kepada bangsa dan negara,” kata Pangdam dalam sambutan yang dibacakan Aster Kasdam XII Tanjungpura, Kolonel Inf M Affandi. Dijelaskannya, ikatan kebersamaan seperti ini perlu ditumbuhsuburkan untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan yang sangat diperlukan guna menghadapi berbagai bentuk permasalahan yang terjadi. “Kita ketahui bersama, sampai saat ini situasi dan kondisi wilayah Kalbar secara umum relatif aman dan kondusif. Situasi yang demikian ini tentunya tercipta atas kerjasama seluruh komponen masyarakat di wilayah ini,” ujarnya. o

Pola Hidup Sehat Menentukan Masa Tua Borneo Tribune, Kubu Raya

Edi Waliyo dari Poltekkes Pontianak mengatakan, penyakit diabetes, darah tinggi, asam urat dan penyakit jantung adalah penyakit yang bisa terjadi pada siapa saja, baik orang tua atau orang yang masih muda. Faktor penyebabnya adalah pola makan dan gaya hidup

yang tidak sehat. Hal ini diungkapkannya dalam pertemuan Dharma Wanita Dishubkominfo Provinsi Kalbar, Rabu (9/1), di ruang rapat kantor Dishubkominfo Jalan Adisucipto Km 9,2 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Dikatakannya, semua penyakit biasanya disebabkan oleh gaya hidup sehari-hari yang tidak sehat dan mengkonsumsi makanan yang ti-

dak seimbang, seperti kabohidrat yang tinggi, lemak yang berlebihan, gula yang banyak dan kurang mengkonsumsi serat. “Untuk mencegah penyakitpenyakit tersebut di atas, kita harus menjalani pola hidup yang sehat, seperti konsumsi kabohidrat, lemak, gula dan serat yang seimbang disertai dengan olahraga dan pola pikir yang sehat,” pesannya. (Sulono/Dishubkominfo)o

HIDUP SEHAT Pertemuan Dharma Wanita Dishubkominfo Provinsi Kalbar. FOTO istimewa

CMYK

CMYK

Borneo Tribune, Pontianak


Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Sabtu, 12 Januari 2013

5

Pasar Tradisional Sebukit Rama Tak Dipungut Biaya DIRESMIKAN Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto, meresmikan Posyandu Sungai Bakau Besar Laut (SBBL) dibangun melalui program PNPMMP. FOTO : Istimewa

Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah

Fuk Jun To Dapat Bantuan PERAK Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Wujud kepedulian terhadap warga kurang mampu yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, 31 Desember 2012 lalu. Perkumpulan Peduli Rakyat Kalimantan (PERAK) melalui perwakilannya, Suherman Khouw, menyerahkan bantuan uang Rp 5 juta, kepada Fuk Jun To, warga RT 16/RW 08 Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Rabu kemarin. Bantuan tersebut diberikan PERAK melalui istri korban. Fuk Jun To yang menjadi korban kecelakaan, hingga saat ini masih mengalami koma berat dan belum sadarkan diri di ruang ICU Rumah Sakit Antonius Pontianak. “Bantuan ini bentuk kepedulian PERAK atas musibah yang menimpa saudara kita, Fuk Jun To,” kata Suherman

Khouw disela-sela penyerahan bantuan. Fuk Jun To warga Rt 16 Rw 08 Dea Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh diduga merupakan korban tabrak lari yang terjadi di Jalan Raya Sungai Pinyuh arah Kota Pontianak. Ketika itu, korban dari Sungai Pinyuh dan hendak pulang kerumahnya di Desa Peniraman. “Menurut pihak keluarga, kasus kecelakaan ini sudah ditangani pihak kepolisian. Namun, sampai saat ini belum terungkap penyebab kecelakaannya. Sebab, korban masih tidak sadarkan diri dan belum bisa dimintai keterangan,” tuturnya. Pria yang juga Anggota DPRD Kabupaten Pontianak ini mengungkapkan, PERAK mendapatkan informasi terkait musibah yang menimpa Fuk Jun To dari Ketua RT di Desa Sungai Purun, Fu Kwet Cung, beberapa waktu lalu. Apalagi korban dikabarkan

berasal dari keluarga yang kurang mampu. “Mudahmudahan bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban. Terutama menyangkut pembiayaan untuk berobat ke rumah sakit,” harapnya. Sementara itu, mewakili pihak keluarga korban, A Khiong menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada PERAK yang telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai Rp 5 juta rupiah untuk Fuk Jun To. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk keperluan berobat yang bersangkutan selama di rumah sakit. “Terima kasih kepada PERAK atas bantuan uang ini. Bantuan ini sangat bermanfaat dan diperlukan untuk membiayai pengobatan dan perawatan saudara kami, Fuk Jun To yang saat ini masih tidak sadarkan diri di RS Antonius Pontianak,” ucapnya. o

Masyarakat Desa Sungai Bakau Besar Laut (SBBL), Kecamatan Sungai Pinyuh boleh berbangga hati. Berkat kerja keras dan dukungan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP), desa ini kini memiliki sarana pelayanan kesehatan berbentuk gedung Posyandu, sehingga tidak menumpang lagi dengan bangunan lain. Kepala Desa SBBL, Iwan Supardi, mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah, PNPMMP, dan masyarakat, sehingga gedung Posyandu yang sudah lama didambakan masyarakat bisa terwujud. “Sejak adanya PNPM-MP, baru tahun 2012 ini Desa SBBL memiliki bangunan Posyandu. Kami sangat bersyukur karena kini gedung Posyandu tidak menumpang lagi,” katanya. Sementara itu, Camat Sungai Pinyuh, Syamsul Rizal, mengatakan, keberadaan gedung Posyandu di Desa SBBL terbilang istimewa, karena dari 8 desa dan 1 kelurahan yang ada di Kecamatan Sungai Pinyuh, baru SBBL yang memiliki gedung Posyandu sendiri dan tidak menumpang dengan bangunan lain. “Tentu keberadaan PNPM-MP ini patut disyukuri, karena selain menyediakan sarana pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat, khususnya ibu dan anak, diharapkan gedung ini bisa meningkatkan status Posyandu yang semula Pratama menjadi Madya, Purnama, bahkan Mandiri,” ucapnya. Sedangkan Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto, saat meresmikan penggunaan gedung Posyandu itu, mengharapkan kepada masyarakat, terutama ibu dan anak juga ibu hamil agar dapat memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan ini sebaik-baiknya, dangan memeriksakan kesehatan secara teratur. “Kalau perlu gedung Posyandu ini bisa dimanfaatkan untuk menjual kebutuhan pokok ibu dan bayi, seperti susu maupun kelengkapan bayi lainnya, agar selalu ramai dikunjungi,” ucapnya. o

PDIP Gelar Raker Pilkada Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Kubu Raya tinggal menghitung bulan. Sejumlah partai pun telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati hingga mempersiapkan strategi untuk memenangkan pesta lima tahunan itu. Seperti yang dilakukan Partai Persatuan Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kubu Raya yang menggelar rapat kerja cabang ke dua untuk membahas persiapanpersiapan menghadapi Pilkada mendatang. Ketua DPC PDIP Kabupaten Kubu Raya, Sujiwo mengatakan rapat yang dilakukan adalah untuk mensosialisasikan hasil rapat kerja nasional dan rapat kerja daerah yang dilakukan beberapa waktu lalu. Dan dalam pelaksanaan Rakercab juga akan membahas mengenai persiapan pe-

laksanaan Pemilukada Kabupaten Kubu Raya September mendatang. “Ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi Pilkada,” katanya, Kamis (10/1). Sujiwo menegaskan jika partainya akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemilukada mendatang. Dan akan akan berupaya memenangkan bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusungkan. Meskpin hingga saat ini, pihaknya belum memastikan siapakah yang akan dicalonkan pada Pilkada nanti. “Yang pasti untuk namanama sudah ada, namun memang pemilihan siapa yang dicalonkan harus dilakukan sesuai dengan mekanisme partai,” ucapnya. Dalam pelaksanaan Rakecab, lanjut Sujiwo nama-nama yang akan diusung partainya dipastikan akan muncul dan dibahas. Meski demikian ia memastikan jika nama-nama yang akan diusulkan oleh kaderkader partai tidak dapat langsung disetujui karena memang penentu-

an harus menggunakan mekanisme partai. Sujiwo menyatakan, memang tidak dapat dipungkiri, saat ini suara-suara kader menginginkan jika PDIP Kabupaten Kubu Raya lebih mendahulukan kadernya untuk diusung sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pemilukada nanti. “Meskipun ini keinginan kader, tapi bukanlah harga mati untuk memaksakan diri mengusung kader menjadi orang nomor satu di Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya. Namun, Sejiwo menegaskan dirinya sangat optimis partainya akan memenangkan Pemilukada Kabupaten Kubu Raya. Hal itu berdasarkan pada pelaksanaan Pilgub beberapa waktu lalu. Yang mana sebenarnya Kubu Raya tidak dihitung oleh publik, akan tetapi dengan kerja keras, strategi mampu menjadi pemenang. Saat disinggung apakah, dirinya yang akan diusung sebagai calon bupati Kubu Raya, Sujiwo menyatakan semuanya tergantung pada keputusan partai. o

Keberadaan pasar tradisional percontohan Sebukit Rama di Kota Mempawah yang dibangun menggunakan dana pusat, rupanya dimanfaatkan oknum masyarakat untuk menuai keuntungan dari para pedagang. Hal ini terungkap dari informasi yang didapat Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi (Perindagkoptamben) KabupaFOTO: Johan W / Borneo Tribune ten Pontianak, H Darwin. Darwin “Saya mendapat informasi ada oknum mengatasnamakan Disperindagkoptamben meminJadi jika ada ta sejumlah bayaran atas penempatan ruko atau kios di Paoknum yang sar Tradisional Sebukit Rama mengkoordinir Mempawah. Kami tegaskan penempatan para pedagang di dan memungut ruko maupun kios di Pasar Sebukit Rama tidak dipungut biaya, kami minta biaya. Penempatan itu juga pedagang tidak mengutamakan para pedagang memenuhinya. lama yang sudah terdaftar atau terdata,” kata Darwin, didam- Silahkan laporkan pingi Kabid Perdagangan, Disperindagkoptamben, Eldeni. ke kita atau pihak Selain itu, tambah Darwin, berwajib Disperindagkoptamben tidak pernah menunjuk seseorang atau petugas untuk mengkoordinir penempatan kembali pedagang. Terkait penempatan pedagang, lanjut Darwin, akan diatur atau ditentukan oleh tim yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Pontianak. Oleh karena itu, guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, Darwin meminta para pedagang untuk mentaati dan melaksanakan ketentuan yang telah diatur oleh Pemkab Pontianak. “Jadi jika ada oknum yang mengkoordinir dan memungut biaya, kami minta pedagang tidak memenuhinya. Silahkan laporkan ke kita atau pihak berwajib,” tegasnya. Sementara itu, Kabid Perdagangan, Disperindagkoptamben Kabupaten Pontianak, Eldeni mengatakan, upaya antisipasi terjadinya pungutan liar atas keberadaan Pasar Tradisional Sebukit Rama Mempawah, sudah dilakukan pihaknya. Diantaranya melalui pemberitahuan tertulis dan sosialisasi saat menggelar pertemuan dengan para pedagang Pasar Tradisional Mempawah, beberapa waktu lalu. “Kita sudah informasikan ke pedagang, bahwa penempatan ruko maupun kios di Pasar Tradisional Sebukit Rama tidak dipungut biaya. Pedagang hanya diwajibkan membayar retribusi pasar sesuai Perda Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pelayanan Retribusi Pasar,” ucapnya. o

SBBL Miliki Gedung Posyandu Sendiri

Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah

KKR Terus Tingkatkan Pembangunan Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Kebersihan Kabuaten Kubu Raya tahun ini akan terus membangun pada bidang infrastruktur,seperti pembangunan jalan lingkungan, peningkatan air bersih, drainase, rumah tidak layak huni, serta dua kantor dinas. Menurut Rusnali, untuk tahun ini pihaknya mendapatkan kucuran anggaran dari APBD sebanyak Rp130 miliar. Yang tentunya akan digunakan sesuai dengan peruntukan, meskipun hingga saat ini anggaran tersebut masih menuggu persetujuan pemerintah provinsi. “Kalau di DPRD Kabupaten kan sudah diketok palu. Sekarang tinggal menunggu

persetujuan dari provinsi,” katanya, Kamis (10/1).. Khusus untuk pembangunan jalan lingkungan, lanjut Rusnaldi anggaran yang disediakan kurang lebih Rp80 miliar. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan dengan dua system, yakni dengan program pembangunan jalan lingkungan melalui swadaya masyarakat dan diserahkan kepada pihak ketiga. “Jalan-jalan mana yang akan dibangun tentunya sesuai dengan hasil Musrembang,” ucapnya. Rusnaldi menerangkan khusus untuk pembangunan jalan lingkungan yang dikerjakan secara swadaya terdapat anggaran upah yang akan diserahkan kepada masyarakat. Namun memang upah yang diperuntukan tidak lah besar, Karena seperti tahun sebelumnya pemberian upah

disesuaikan dengan besaran bantuan material yang diberikan. Ia pun menegaskan pada Januari ini sudah akan masuk pada tender perencanaan. Ia pun memastikan tidak akan memberikan pekerjaan kepada kontraktor yang pekerjaan pada tahun sebelumnya tidak diselesaikan tepat waktu. “Kita akan berikan sanksi bagi kontraktor yang pekerjaanya tidak selesai, yakni pemutusan kontrak,” tegasnya. Selain akan fokus pada pembangunan infrastruktur, Rusnaldi mengatakan pihaknya juga tahun ini akan fokus menyelesaikan pembangunan dua kantor dinas, yakni Kantor Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan yang direncanakan akan diselesaikan tahun ini juga. o


Bengkayang Borneo Tribune

Sabtu, 12 Januari 2013

6

SMAN 3 Gelar Natal Bersama Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Jumat, (11/1) di ruangan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 3) Kabupaten Bengkayang riuh. Puji- pujian terdengar syahdu membawa umat Kristiani larut dalam renungan mengingat Tuhan dalam Natal bersama. Natal bersama menjadi sarana berkumpulnya seluruh tenaga kependidikan, tenaga pendidik dan siswa yang dipimpin seorang Pastor dari Paroki Bengkayang. Arah Natal itu semakin terasa dengan tema yang diusung “Allah Telah Mengasihi Kita.” “Tujuan utama kegiatan natal bersama ini ialah guna meningkatkan semangat kebersamaan dan persaudaraan antar siswa-siswi Kristiani di Bengkayang,” kata Suzana Ulandari, siswi kelas XI IPA, di sela-sela kegiatan. Natalia Apra, sekretaris Natal bersama yang juga sekaligus siswi kelas XI-IPS ini mengatakan perayaan serupa sudah berlangsung sejak 3 tahun ini. “Tahun ini lebih meriah dari tahun sebelumnya,” katanya (Rilis). o

Natal Bersama///Ist

Dewan Pendidikan Kalbar Dukung Keputusan MK Dewan Pendidikan Kalbar menegaskan sikap dukungannya terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa 8 Januari 2013, untuk membatalkan Pasal 50 ayat 3 UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menjadi dasar pembentukan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) dan Sekolah Berstandar Internasional (SBI). Keberadaan RSBI dan SBI dihapuskan dalam pe-

nyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Pasal 50 ayat 3 dinilai bertentangan dengan UUD 1945. Sikap dewan pendidikan ditetapkan dengan pernyataan sikap Dewan Pendidikan Kalbar saat dilakukan pertemuan di Sekretariat Dewan Pendidikan di Komplek Dinas Pendidikan Kalbar, Jalan Sultan Syahril, Jumat (11/1). Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua Dewan Pendidikan Kalbar, Prof. Dr. Hamid Darmadi, Sekretaris Dewan Pendidikan Kalbar, H. Nur Iskandar,

Ombak Tinggi, Nelayan Enggan Melaut Borneo Tribune, Singkawang Sejak sepekan terakhir gelombang ekstrim melanda pantai pesisir Singkawang. Menyebabkan sejumlah nelayan menjadi enggan melaut. Ketinggian ombak bahkan mencapai lima meter. Hal tersebut dikatakan seorang nelayan pasir panjang, Safie. Ia mengatakan sejumlah kawasan obyek wisata pasir panjang merupakan pertemuan sungai kecil dengan laut. Sedangkan di muara sungai yang mempertemukan beberapa sungai di Singkawang. Salah satunya di Kampung Kuala. Derasnya benturan air tawar dengan air payau di muara sungai mengakibatkan gelombang air bergeser ke sisi laut. Nelayan khawatir ketinggian gelombang dapat menjungkir balikkan perahu mereka. Lantaran, rata-rata ketinggian gelombang sekitar empat meter dari permukaan laut. Diperkirakan gelombang pantai selatan berlangsung selama satu hingga dua pekan ke depan. Rencananya, kata Safie, dua pekan ini belasan nelayan bakal mengisi hari-hari dengan berbagai aktifitas lain, seperti memperbaiki jaring hingga bercocok tanam. Jika melaut biasanya per hari dapat sekitar setengah kuintal. “Jadi untuk beberapa pekan ini nelayan menunggu ketinggian ombak mereda baru bisa melaut. Untuk saat ini memang ada beberapa nelayan yang nekat melaut. Tapi, tidak berani jauh,” katanya mengakhiri. (Freelancer/ Rudi) o

SP, Dewan Pendidikan Kalbar berharap; agar masyarakat Kalbar bersikap arif dalam menanggapi berbagai perubahan yang akan terjadi sebagai akibat dari eksekusi keputusan MK ini, agar semua pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan mengembangkan sifatsifat koordinatif dan mengedepankan kepentingan nasional dalam menyikapi tindak lanjut dari Keputusan MK ini. Tujuannya agar arah pengalihan status sekolah RSBI (19) di Kalbar ke berbagai program sekolah yang baru tetap mengedepankan

mutu baku yang sudah ditetapkan (SSN). Sehingga penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam proses belajar-mengajar di sekolahsekolah ini dimaknai sebagai salah satu upaya penanaman jati diri bangsa Indonesia di kalangan peserta didik. Agar kearifankearifan lokal masyarakat terus digali dan direvitalisasi dalam membangun pendidikan Kalbar sehingga dihasilkan para insan Indonesia yang pintar, pandai, terampil serta berkepribadian moral yang

kuat. Serta agar levelisasi Sekolah Mandiri, Sekolah Standar Nasional (SSN), dan sebagainya tidak diteruskan untuk menghindari kecenderungan ’kastanisasi’ dalam bidang pendidikan. Keluarnya pernyataan tersebut tentunya atas dasar pertimbangan yang diperbincangkan secara bersama. Harapnnya, pernyataan bersama itu bermanfaat bagi semua fihak yang mempunyai perhatian besar bagi pengembangan pendidikan di Kalimantan Barat khususnya dan Indonesia umumnya. o

Warga Nantikan Cuaca Membaik Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Nelayan Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, Iin dalam beberapa hari terakhir harus bersama menunggu redanya angin ribut dan berkurangnya tinggi gelombang. Iin mulai memutuskan untuk tidak pergi mencari ikan setelah ada informasi kencanganya angin dan tingginya gelombang, Kamis (10/1). Bagi Iin, angin yang terjadi Januari ini lain dengan angin yang terjadi pada November dan Desember. Pada bulan tersebut cukup dikenal dengan angin musim dan dipastikan akan terjadi setiap tahunnya. “Januari tahun lalu tidak ada angin seperti ini,’ jelas Iin. Ia menuturkan, sebelum adanya angin kencang dan gelombang tinggi, nelayan turun ke laut bisa dalam kurun waktu tiga hari hingga

Januari tahun lalu tidak ada angin seperti ini

Mujidi Borneo Tribune, Pontianak

seminggu. Nelayan aman dan bisa membawa pulang hasil tangkapan hingga ratusan kilo. “Kalau udah gelombang besar dan angin kencang seperti ini, kami tidak berani melaut bang,” ucap Iin. Menangkap merupakan kerjaan utama nelayan dengan ikan yang dihasilkan. Bila gelombang terjadi dalam kurun waktu lama, maka dalam waktu lama juga para nelayan tidak melalui. Akibatnya nelayan tidak bisa mencari ikan dan pendapatan pun tidak ada. “Pemerintah harus berbuat dan mencarikan solusi untuk para nelayan yang tidak bisa melaut itu, setidaknya dengan memberikan bantuan sosial, terutama untuk kebutuhan pokok,” kata Uray Tomy, Pemuda Peduli Lingkungan Bengkayang. Kencangnya angin dan tingginya gelombang masuk dalam radar pantauan Polsek Sungai Raya Kabupaten Bengkayang. Karena kondisi yang tidak mendukung itu, masyarakat nelayan diminta untuk tidak melaut. Sama halnya dengan warga yang tinggal di tepian pantai, seperti di Samudra Indah, Kura Kura, Batu Payung dan sejumlah pantai lainnya. “Mereka yang tinggal di tepi pantai, untuk sementara jangan membiarkan anak anak sendiri mandi di laut, karena masih rawan,” kata Iptu Aris Sutrisno, Kapolsek

Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang. Aris menginformasikan, hingga saat ini belum ada informasi yang merugikan masyarakat ataupun para nelayan. Belum ada nelayan yang dikabarkan meninggal karena tenggelam ataupun belum ada warga yang hanyut ke laut karena terseret ombak. ‘Sampai saat ini belum ada korban nyawa,” jelas Aris. Informasi dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok dalam situsnya http://meteomaritimtanjungpriok.net yang dikeluarkan 11 Januari 2013 13:14:11 WIB. Data tersebut berlaku tanggal : 12 Januari 2013 Jam 07:00 - 13 Januari 2013 pukul 07:00. Dikatakan, gelombang dengan ketinggian 3,0 meter s/ d 5,0 meter berpeluang terjadi berpeluang terjadi di Laut China Selatan, Perairan Vietnam, Perairan Timur Malaysia, Laut Natuna, Perairan Kalimantan Utara, Perairan Kalimantan Barat, Selat Karimata, Perairan Bangka Belitung, Perairan Sumatera Selatan, Perairan Jambi, Perairan Riau dan Batam, Perairan Bengkulu, Perairan Enggano, Perairan Lampung Barat dan Selatan, Selat Sunda Selatan, Perairan Selatan Banten hingga Perairan Selatan Timor, Laut Jawa, Perairan Kalimantan Tengah, Perairan Kalimantan Selatan, Selat Makassar Selatan, Perairan Sulawesi Selatan, Teluk Bone bagian Selatan, Perairan Sulawesi Tenggara, Perairan Nusa Tenggara, Laut Flores, Laut Timor, Perairan Timor, Laut Banda bagian Barat, Laut Sulu, Perairan Barat Philipina dan Perairan Timur Philipina hingga Laut philipina. o

Taman GB Jadi Lokasi Mesum ABG Borneo Tribune, Singkawang Taman Gayung Bersambut (GB), Jalan Firdaus Singkawang, sebagai lokasi wisata , lantaran tidak dikelola dengan baik, tak ayal, lokasi ini sering dijadikan tempat mesum sejumlah pasangan anak baru gede( ABG). Bahkan adegan mesum para pasangan ABG sengaja diambil oleh seorang warga melalui hand phone. Untungnya, adegan yang berdurasi selama 57 detik itu tak menampakkan wajah ABG tersebut. “Kejadian ini saya temukan sekitar jam 16.00 an, Minggu kemarin bang,” ujar pria yang namanya ingin dirahasiakan. Dikatakan pria itu, bahwa adegan mesum yang terjadi di sekitar Taman GB itu bukan hanya sekali itu saja, melainkan sudah sering kali. Biasanya, menurut cerita pria tersebut, adegan mesum itu sering dilakukan pada malam Kamis dan Minggu sekitar pukul 22.00 ke atas. “Tetapi kalau sekarang, tidak lagi perduli malam, tengah hari bolong pun mereka berani melakukannya,” ujarnya seraya menunjukkan hasil video yang sempat direkam lewat hand phone miliknya tersebut. Dirinya pun menyayangkan, dengan usia yang masih terbilang muda itu, sudah harus terjerumus dalam pergaulan sex. “Kasihan orang tuanya, sudah habis-habisan mengeluarkan uang untuk nyekolahkan dia, tetapi jadi begini,” kesalnya. Untuk itu, ia mengimbau kepada orang tua, agar selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya. Jangan mudah percaya dengan si anak, kalau ada urusan sekolah ataupun yang lainnya, sehingga si anak bisa keluar dari rumah. “Percaya boleh, tetapi harus betul-betul diselidiki ke mana perginya si anak, apakah memang benar-benar ke sekolah, atau pun memang sedang mengerjakan pekerjaan sekolahnya. Kalau sudah terlanjur basah seperti ini, tentunya sangat-sangat percuma,” sarannya. Menurutnya, alasan seperti itu bukan lagi merupakan hal yang lazim bagi anak-anak pelajar agar mereka bisa keluar dari rumah. Mereka selalu beralasan ada tugas atau belajar kelompok. “Padahal perginya entah ke mana, atau jangan-jangan ada janjian mau ketemu dengan pacar. Jadi beginilah kejadiannya,” selorohnya. (Freelancer/Rudi) o

Warga Pasiran Gelar Baksos Borneo Tribune, Singkawang Kelurahan Pasiran, Singkawang menggelar bakti sosial di daerah mereka. Menariknya, selain warga sekitar, kegiatan bersih-bersih tersebut juga diikuti sejumlah pihak. Diantaranya pihak kecamatan, Dinas Kebersihan, Danramil, Kodim, dan Brigif di sepanjang selokan jalan A. Yani, Jumat (11/1) pagi. Lurah Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Prayitno, mengatakan kegiatan baksos tersebut dilakukan berdasarkan laporan warga setempat. Dimana warga menyebutkan, di sepanjang selokan jalan A. Yani itu kerap kali tersumbat dan digenangi air. “Genangan air itu disebabkan, banyaknya sampah yang menumpuk hingga menyumbat saluran selokan. Jadi, kita berinisiatif untuk bersama-sama membersihkannya,” kata Prayitno. Selain itu, katanya, saat daerah itu diguyur hujan tidak sedikit air hujan yang berasal dari gunung sari berserakan di sepanjang selokan jalan A. Yani. Hingga menyebabkan genangan air pun meluap, ditambah lagi dengan kondisi selokan yang tidak lancar mengalir. Tak lupa juga, Prayetno mengucapkan banyak terima kasih kepada instansi yang ikut terlibat dalam baksos tersebut. “Terima kasih kepada pihak Kecamatan Singkawang Barat, Dinas Kebersihan, Danramil, Kodim, Brigif dan warga RT 32 Kelurahan setempat. Yang sudah ikut berpartisipasi untuk membersihkan selokan di sepanjang jalan A. Yani,” ungkapnya. (Freelancer/Rudi) o


Sabtu, 12 Januari 2013

Penghapusan RSBI

Ontot: Tunggu Surat Edaran Kementerian Ratna Sari BorneoTribune, Sanggau Penghapusan status rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) disambut baik oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sanggau. Lantaran dari segi pembiayaan akan kembali standar. Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Sanggau, Yohanes Ontot ketika ditemui di ruangannya, Jumat (11/1) siang mengatakan dengan adanya putusan MK terkaap sama. it penghapusan RSBI bebe”Kita akan ikut rapa waktu yang lalu, namun pihaknya belum bisa kebijakan pemelangsung menerapkan kerintah pusat. putusan MK tersebut. Pihaknya menunggu surat Kalau dihapus edaran resmi dari Kementerian akan hal tersebut. tentu sekolah ”Kita akan tunggu surat masing-masing edaran Kementerian terlebih dahulu,” ujarnya. harus meningDibandingkan dengan sekolah biasanya, tidak katkan kemamada kualitas yang lebih puannya. Terutadari RSBI. Hanya biaya sekolah RSBI saja lebih bema guru dan sar atau terbilang mahal murid. Murid dari pada sekolah-sekolah biasanya. Bahkan, sekolah harus didorong biasa saja bisa mengalahkan sekolah yang RSBI agar belajar lebih dari segi akademik. giat lagi. ”Contohnya saja, SMA Negeri 2 Sanggau bisa juga bagus dari segi akademik siswa-siswinya, tidak kalah dari SMA Negeri 1 Sanggau yang berstatus RSBI,” ungkapnya. Untuk di Kabupaten Sanggau hanya ada dua sekolah yang berstatus RSBI yakni SMA Negeri 1 Sanggau dan SMP Negeri 1 Sanggau. Sebenarnya, sekolah berstandar RSBI dan sekolah biasa satu kualitas, tidak ada perbedaannya. Hanya saja, kalau masuk dalam lingkaran RSBI masalah pembiayaan akan lebih besar. Ontot menjelaskan, dengan adanya penghapusan RSBI secara otomatis biaya-biaya lain yang ada di sekolah RSBI akan terhapus. Kalau sekolah RSBI boleh memungut pungutan untuk menutupi kekurangan sekolah. Pungutan itu sendiri terkait dengan fasilitas sekolah dan yang lainnya. Asalkan disepakati bersama. ”Mungkin terkait putusan MK, pemerintah menganggap ini ada sesuatu dan lain hal. Artinya, pengaturan dalam dunia pendidikan tidak ada perbedaan,” jelasnya. Untuk masalah metode pembelajaran yang ada sekolah-sekolah tidak jauh berbeda, kurikulum pembelajaran tetap sama. ”Kita akan ikut kebijakan pemerintah pusat. Kalau dihapus tentu sekolah masing-masing harus meningkatkan kemampuannya. Terutama guru dan murid. Murid harus didorong agar belajar lebih giat lagi,” pungkasnya.

HO TEL HOTEL

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

7

Selama 2012, Kasus Trans Nasional Naik Dibanding 2011 Ratna Sari BorneoTribune, Sanggau Selama tahun 2012, secara keseluruhan kasus kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Sanggau meningkat dibandingkan tahun 2011. Untuk 2011 ada 424 kasus dengan penyelesaian 248 kasus. Sementara di tahun 2012 naik menjadi 488 kasus dengan penyelesaian 280 kasus. Hal itu diungkapkan Kapolres Sanggau, AKBP Winarto melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Husni

Ramli ketika ditemui di ruangannya, Kamis (10/1) siang. Husni mengatakan kasuskasus yang naik dalam tahun 2012 tergantung jumlah kenaikan kasus apa saja. Kalau untuk kasus pidana umum atau konvensional, relatif turun dibandingkan tahun 2011. Namun untuk kasus terhadap kekayaan negara, gula ilegal naik. ”Untuk total secara keseluruhan dominan meningkat,” ujarnya. Husni menuturkan, untuk beberapa kasus yang naik diantaranya kasus gula ilegal naik 40 kasus di tahun 2012. 2011 awalnya hanya

9 kasus menjadi 49 kasus. Untuk kasus Bahan Bakar Minyak (BBM) di tahun 2011 tidak ada, tapi di tahun 2012 menjadi 7 kasus. Selain itu, kasus karantina yang berkaitan dengan daging ayam dan sosis yang di tahun 2011 tidak ada kasus, namun di tahun 2012 naik menjadi 10 kasus. Bahkan, kasus trafficking 2011 ada 15 kasus, di tahun 2012 menjadi 18 kasus. Kasus judi pun demikian, di tahun 2011 hanya ada 3 kasus, tetapi di tahun 2012 menjadi 13 kasus. Sementara itu, kasus-kasus yang menurun di tahun

2012 diantaranya, curanmor dari 78 kasus di tahun 2011 menjadi 70 kasus di tahun 2012. Pencurian dari 61 kasus menjadi 49 kasus. Kasus pencabulan dari 14 menjadi 6 kasus, dan kasus kekerasan dalam rumah tangga (kdrt) dari 19 menjadi 9 kasus di tahun 2012. Husni menambahkan, untuk kasus-kasus yang lainnya tidak jauh berbeda. Bahkan ada yang jumlahnya sama di tahun 2011 dan tahun 2012. ”Kalau yang lain-lainnya, beda-beda tipislah kenaikan atau penurunannya,” ungkapnya.

Terkait kasus kepabeanan atau barang-barang dilimpahkan, dari tidak ada di tahun 2011, menjadi 3 kasus di tahun 2012. Untuk kasus uang palsu, tahun 2011 tidak ada, tapi di tahun 2012 menjadi satu kasus. Namun untuk kasus penipuan di tahun 2011 maupun 2012, tetap 22 kasus. ”Di tahun 2012 kemaren ada peningkatan sebanyak 64 kasus dari 2011 yang lalu. Yang meningkat itu trans nasional bukan konvensional seperti gula, upal, pangan, karantina, trafficking dan lainnya,” pungkasnya.

Protes Perusahaan

40 Warga Datangi Kantor DPRD Landak nya komisi B untuk menerima aspirasi dan sekaligus menindaklanjuti permasalah yang menimpa masyarakat yang adalah ulah perusahaan Malindo Prasada Kwatulistiwa dengan menerapkan pola HK ke borongan. Oleh sebab itu kami minta dengan adanya aspirasi yang kami sampaikan ke DPRD, kami minta satu minggu ada jawab-

Ratna Sari BorneoTribune, Sanggau Borneo Tribune, Ngabang40 warga Desa Sampuro dan Desa Sunge Laki Kabupaten Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak, Kamis (10/1) pukul 14:30 wib, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Landak. Massa yang datang menggunakan mobil dump truck berjumlah 40 orang tersebut disambut anggota DPRD dari Komisi B. Satuan Polisi Polres Landak serta Satuan Polisi Pamong Praja bersiaga di titik pengamanan. Surianto, S.Pd juru bicara perwakilan masyarakat mengatakan, intinya demo masyarakat kedua desa adalah menolak sistem pola yang diterapkan oleh pi-

Warga Desa yang datang ke kantor DPRD Landak memprotes kebijakan perusahaan. FOTO Istimewa. hak PT.Malindo Prasada Kwatulistiwa yang dulunya menerapkan kerja sistem HK tapi sekarang kembali kerja sistem borongan. “Otomatis masyarakat menolak pola kerja borongan itu.” katanya.

Selain itu kedatangan mereka menindaklanjuti Peraturan daerah (Perda) , tentang sistem inti- plasma, sebab kesepakatan dari awal bukan inti plasma yang ditawarkan. “ Kami ingin pihak DPRD Kabupaten Landak khusus-

Natal Bersama PHBK Kabupaten Sanggau Meskipun Natal dan Tahun Baru telah berlalu, Panitia Perayaan Hari Besar Kristiani (PHBK) Kabupaten Sanggau merayakan Natal bersama, Rabu (9/1) di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Sanggau. Natal bersama tersebut juga dihadiri Bupati Sanggau, H. Setiman H. Sudin. Setiman mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) menyambut baik atas agenda rutin PHBK merayakan Natal bersama yang diadakan setiap tahunnya. Hal tersebut tentunya untuk mengikat kebersamaan antar umat beragama guna membina iman dan takwa masyarakat satu dengan yang lainnya. Pemda selama ini juga telah mengikat kebersamaan para pemimpin maupun pemuka agama yang ada, guna bersama membina iman dan takwa masyarakat yang ada di Kabupaten Sanggau. ”Selain itu, kita diajak harus sehati sejiwa bekerja sama guna membangun daerah tercinta Kabupaten Sanggau ini sehingga terwujudlah Sanggau nan permai, bangkit dan terdepan. Harapan kepada masyarakat maupun umat yang hadir supaya di perkuat iman dan taqwa, jaga keharmonisan bersama serta mari kita wujudkan pembangunan Kabupaten Sanggau kearah yang lebih baik. Kita harus bersyukur karena merayakan natal dan tahun baru dengan suasana dapat berjalan dengan aman, damai dan lancar. Kepada umat kristiani yang merayakan natal diucapkan selamat natal semoga natal membawa berkat bagi kita

bersama dan mari kita awali tahun baru ini dengan semangat baru dan bekerjalah sesuai dengan pekerjaannya masing-masing. Semoga ditahun baru ini hidup kita lebih baik lagi dan sukses selalu,” ungkapnya. Ketua Panitia Hari Besar Kristiani Kabupaten Sanggau, Drs. Irenius Nius mengatakan Natal menunjukkan bahwa kasih Allah hadir terhadap umat manusia dan wujud nyata cinta kasih umat manusia terhadap sesama serta saling menjaga hubungan baik antar sesama. Sehingga damai tercipta dalam hidup setiap insan yang ada di dunia khususnya Bumi Daranante tercinta. ”Sebagai umat beragama dan insan yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, tiada kata yang pantas dan layak kita panjatkan selain bersyukur dan berterima kasih yang tak terhingga, atas berkat dan anugerah yang telah dilimpahkan kepada kita semua sampai pada saat ini. Walaupun kita menyadari bahwa natal tanggal 25 Desember 2012 dan tahun baru 1 Januari 2013 telah berlalu, namun semangat Natal dan Tahun Baru tersebut tidak boleh sirna di hati kita,” ujarnya. Maksud PHBK merayakan Natal bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas segala berkat dan karunia, serta pemeliharaan Tuhan kepada umatnya, khususnya bagi umat dalam wilayah Kabupaten Sanggau, dengan tujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan yang maha kuasa, serta menjalin tetap kokohnya tali kasih silaturahmi antar sesama umat beragama, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK, KB 3119 LI NK: MH331B004BJ784102 NS: 31B-784157 AN: SUKRISNO Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK DAN BPKB, KB 3239 LG NK: MH1JBC12XAK025553 NS: JBC1E-2026431 AN: UJI Dengan ini STNK dan BPKB dinyatakan tidak berlaku lagi.

Ratna Sari BorneoTribune, Sanggau

NGL

NGL

”Terlihat lebih dari seribu peserta yang hadir pada perayaan natal tersebut penuh suka cita dan malam natal itu juga persembahan atau kolekte para umat dimana nantinya akan disumbangkan oleh PHBK kepada masyarakat Sanggau yang mengalami musibah kebakaran. Hal tersebut sebagai tali kasih dan sebagai wujud kebersamaan,” ungkapnya.

an dari DPRD itu sendiri. Kalau tidak kami akan membawa massa lebih besar lagi,” ucap Surianto. Surianto juga berharap pihak perusahaan hadir dan dapat memberikan jawaban atas aspirasi mereka. Ketua Komisi B, Evi, mengatakan kedatangan pendemo ke kantor DPRD adalah merupakan konflik lama. (Yohanes.J/Free)

Laka Bodok, Tronton vs Motor Ratna Sari BorneoTribune, Sanggau Kamis (10/1) sekitar pukul 15.30 WIB, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi lagi di Kecamatan Parindu tepatnya di depan Kantor Camat Parindu Desa Pusat Damai antara pengendara sepeda motor KB 3548 DZ dengan mobil tronton B 9420 BEH. Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Amri Yudhy melalui Kapolsek Parindu, Ipda Muhadi, Kamis (10/1) sore ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Mobil tronton yang ketika itu dikendarai oleh Awwaludin (32) warga Pontianak menabrak pengendara sepmot Yulius Tatang (25) yang merupakan warga sekitar.

Kejadian tersebut terjadi ketika Yulius hendak keluar dari gangnya dan akan menuju arah Kota Sanggau. Tetapi ketika itu, dari arah berlawanan, muncul tronton tersebut dan langsung menabrak Yulius. Diketahui, kondisi jalan raya memang lebih tinggi dari pada jalan gang. ”Karena memang kondisi jalan agak tinggi dari jalan gang tersebut. Sehingga ban motor korban agak standing, lalu muncul tronton tersebut dan menabrak motor yang dikendarai Yulius,” jelasnya. Akibat kejadian itu, motor korban rusak parah dan Yulius menderita luka berat di tangan kanannya dan telah dilarikan ke rumah sakit di Pontianak. Sementara untuk pengendara tronton telah diamankan di Mapolsek Parindu.


Sekadau Borneo Tribune

Sabtu, 12 Januari 2013

8

Bupati: Ormas Jangan Dipolitisir Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Bupati Sekadau Simon Petrus, berharap agar organisasi masyarakat tidak dipolitisir oleh ormas itu sendiri. Harapan tersebut disampai-

kan Bupati, ketika menghadiri kegiatan Natal bersama Paguyuban Dayak Kanayat’n di Sekadau, Kamis (10/1). “Organisasi masyarakat pasti ada pasti tujuannya, salah satu untuk memberi wadah kepada setiap anggota. Jadi jangan dibawa ke

ranah yang lain, sehingga tetap eksis,” pinta Bupati. Bupati juga menyambut baik keberadaan organisasi Paguyuban Dayak Kanayat’n di Kabupaten Sekadau. Kebersamaan dengan saling menghargai satu sama lain harus dijunjung tinggi oleh

semua pihak, suku, agama. “Saya berharap kita semua saling menghormati budaya dan adat istiadat setempat,” timpal Bupati. Bupati tak ingin Paguyuban Dayak Kanayat’n di Kabupaten Sekadau terbawa ke ranah politik atau de-

ngan kata lain dipolitisir. “Organisasi ini dibentuk pasti dengan harapan untuk menjadi wadah semua anggota mengurus persoalan yang bersentuhan dengan kehidupan komunitas, misalnya soal adat budaya dan persoalan lainnya,” jelasnya.

Usai memberi sambutan, Bupati menyerahkan surat keterangan terdaftar (SKT) Paguyuban Dayak Kanayat’n dari Badan Pemberdayan Masyarakat, Kesatuan Bangsa dan Pemerintah Desa Kabupaten Sekadau kepada Ketua Paguyuban

Dayak Kanayat’n. Pada kesempatan itu juga Ketua Umum DAD Kabupaten Sekadau menyerahkan surat keterangan pengurus Paguyuban Dayak Kanayat’n yang disah kan dalam bentuk Surak Keputusan langsung oleh DAD Kabupaten Sekadau. o

Setelah Diresmikan Tugu PKK Percantik Pertigaan Jalan Ketua Tim PKK Ny Scolastika Simon Petrus menandatangani prasasti Tugu PKK. Foto: Bagus Kosminto/ Borneo Tribune Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Kini Tugu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setelah dibangun menjadi tampak lebih indah. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sekadau Ny Scolastika Simon Petrus, meresmikan tugu PKK yang terletak di Simpang Empat Kota Sekadau, Jumat (11/1). Wakil Ketua PKK Kabupaten Sekadau Ny Kristina Rupinus beserta seluruh anggota PKK, perwakilan dari Lantas Polres Sekadau, perwakilan dari kantor Lingkungan Hidup, Wakil Kepala Pimpinan Bank Kalbar Cabang Sekadau, Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau langsung mengikuti peresmian tugu yang diberikan nama ‘Hatinya PKK’. Sebelum acara peresmian dimulai, semua personil PKK yang dipimpin langsung oleh ketua PKK Ny Scolastika Simon Petrus melaksanakan Jumat bersih di sekitar tugu PKK. Tugu PKK yang menjulang tinggi dipersimpangan yang menghubungkan jalan antar kota dalam Provinsi seperti ke arah Sintang, Sanggau, Nanga Mahap dan Pasar Sekadau. Pada waktu malam hari tugu terlihat indah dilengkapi dengan lampu hias yang juga berfungsi sebagai penerangan. “Kami mohon kerja sama dari pihak kepolisian, agar ikut menjaga keamanan arus lalu lintas, termasuk juga fasilitas di sekitar tugu, seperti lampu taman dan fasilitas lainnya,” ujarnya. Ada ornamen yang khas dari tugu PKK. Terlihat jelas ornamen motif Dayak, di atas puncak tugu yang memasang logo PKK dan logo Bank Kalbar. Terlihat jelas juga tulisan 10 program pokok PKK di empat sisi pada tubuh tugu PKK tersebut. Tugu itu juga dicat dengan berbagai warna warni. Di sekitar tugu tersebut dilengkapi dengan lampu penerangan. Untuk diketahui tugu yang dirancang sekitar tahun 2011 lalu, tepat berada di depan Bank Kalbar Cabang Sekadau dan juga berada di depan pos lantas Polres Sekadau itu, baru saja diresmikan oleh Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Tugas Dwi Haryanto, pada 8 Januari 2013 lalu. Tugu PKK itu juga berada di depan SDN 01 dan SMPN 1 Sekadau Hilir. Peresmian tugu PKK yang merupakan ikon Kabupaten Sekadau ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Ketua TP PKK Kabupa-

ten Sekadau. Suasana itulah yang mewarnai peresmian tugu dilaksanakan secara sederhana pada pagi itu. Setiap kendaraan yang melewati bundaran tugu PKK itu takjub melihat keindahan bentuk bangunan tugu PKK yang dipelopori oleh ketua PKK Kabupaten Sekadau Ny Scolastika Simon Petrus itu. Agar tugu itu tetap terlihat indah dan rapi, Ketua PKK Kabupaten Sekadau Ny Scolastika Simon Petrus dalam sambutannya mengatakan akan bekerja sama dengan semua anggota PKK untuk melakukan kerja bakti secara gotong royong membersihkan tugu tersebut. Ibu yang pernah berprofesi sebagai bidan ini berencana akan membuat jadwal guna kelestarian dan kebersihan tugu PKK tersebut. “Mari kita rawat bersama-sama tugu ini,” ajaknya. Ucapan terima kasih yang disampaikan secara tulus oleh ketua PKK atas dukungan masyarakat Kabupaten Sekadau dan semua instansi, terutama Bank Kalbar dan Kantor Lingkungan Hidup disambut baik oleh semua undangan yang hadir. “Atas nama pribadi dan atas nama organisasi saya menyampaikan ucapan terima kasih yang setulustulusnya kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya pembangunan tugu PKK ini,” ujar Tika. Diakui Tika berdirinya tugu PKK yang menjulang tinggi di tengah kota sekadau itu bersumber dari dana sharing antara Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau dengan Bank Kalbar Cabang Sekadau. “Tugu ini akan kita rawat secara terus menerus, dan kita berharap tugu ini bisa menjadi ikon Kabupaten Sekadau ke depan,” ujarnya. Tika berharap ada kerjasama dengan pihak lain seperti, Polres Sekadau dalam hal ini pihak lantas dalam hal pengamanan arus lalu lintas disekitar bundaran tugu PKK tersebut, termasuk juga pengamanan fasilitas seperti lampu dan fasilitas lain yang ada disekitar tugu PKK. “Kami berharap bisa kerjasama dengan Polres Sekadau,” timpalnya. Sementara itu wakil Kepala Bank Kalbar Cabang Sekadau Agus, mangatakan pihaknya juga akan ikut terlihat dalam hal perawatan tugu PKK tersebut. Bahkan dia juga berncana akan membuat jadwal untuk melaksanakan kebersihan di sekitar tugu PKK. “Karena tugu ini adalah sharing dengan Pemda dan Bank Kalbar, kita berkewajiban untuk merawatnya,” ujarnya. o

Berfoto bersama di depan Tugu PKK. Foto: Bagus Kosminto/Borneo Tribune

Natal Bersama Dalam Nuansa Dayak Kanayat’n Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Bupati Sekadau Simon Petrus menghadiri Misa perayaan Natal Paguyuban Dayak Kanayat’n yang dilaksanakan di Gedung Kateketik Jalan Merdeka Selatan, Kamis, (10/1). Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau Rupinus, Sekda Kabupaten Sekadau Yohanes Jhon, Wakapolres Sekadau Kompol Yohanes Suhardi, Ketua PKK dan Wakil Ketua PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Kapolsek Sekadau Hilir, para tokoh paguyuban dari masing-masing suku di Kabupaten Sekadau. Kedatangan Bupati dan rombongan sebelum Misa

disambut antusias pengurus bersama ratusan warga Paguyuban Dayak Kanayat’n dengan tarian adat Dayak tradisi Dayak kanayat’n disertai dengan pemancongan buluh muda. Bupati menjabat dan melambaikan tangan dengan kepada umat yang menghadiri misa tersebut. Acara Natal bersama yang berlangsung sekitar satu jam itu diawali dengan misa syukur. Seperti yang dingkapkan oleh Ketua Paguyuban Dayak Kanayat’n di Sekadau Idin, mengatakan keberadaan warga Paguyuban Dayak Kanayat’n tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Sekadau dengan berbagai latar belakang pekerjaan dan pendidikan. “Warga Kanayat’n banyak tersebar di seluruh kecamatan dan di

dalam kota ini,” katanya. Momen baik seperti sekarang lanjut Idin, dengan tujuan agar semua warga Paguyuban Kanayat’n diundang untuk berkumpul kembali dalam merajut tali persaudaraan di acara Natal bersama. Idin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau yang sudah mendukung terlaksananya kegiatan Natal. Idin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua masyarakat Kabupaten Sekadau, karena boleh menerima paguyuban Dayak Kanayat’n sebagai warga Kabupaten Sekadau. “Kami sudah menjadi bagian dari warga Kabupaten Sekadau,” paparnya. Perayaan Natal ini juga lanjut Idin sudah dilaksanakan dua kali berturut-turut.

Hal itu dimaksudkan untuk menyatukan semua warga Paguyuban Dayak Kanayat’n yang tersebar di Kabupaten Sekadau. Sementara itu Ketua Umum DAD Kabupaten Sekadau yang juga wakil Bupati Sekadau Rupinus mengatakan, semua masyarakat menerima warga Kanayat’n di Sekadau. “Kami menerima dengan senang hati warga Dayak Kanayat’n di Kabupaten Sekadau ini. Paguyuban Dayak Kanayat’n di Kabupaten Sekadau merupakan bagian dari warga kita di Kabupaten Sekadau ini,” paparnya. Wakil Bupati meminta kepada warga Paguyuban Dayak Kanayat’n untuk menghargai budaya yang ada di Kabupaten Sekadau. “Pepatah lama mengatakan di mana bumi dipijak di situ

langit dijunjung. Di mana kita berada, kita harus bisa menyesuaikan diri dan menghormati adat Istiadat dan budaya setempat,” ujarnya. Sementara itu Bupati Sekadau Simon Petrus, dalam mengatakan organisasi masyarakat seperti Paguyuban Dayak Kanayat’n di Kabupaten Sekadau tetap menjaga organisasi ini agar tetap eksis. Bupati menyatakan organisasi masyarakat dibentuk bertujuan menjadi wadah dan perpanjangan tangan semua anggota apabila ada urusan sosial dan lainnya. “Organisasi ini ada pasti tujuannya untuk memberi wadah kepada setiap anggota, jadi jangan dibawa keranah yang lain, sehingga tetap eksis,” pinta Bupati. o


Sabtu, 12 Januari 2013

Sintang-Melawi

Bupati Mutasi 15 Pejabat Eselon Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh BUPATI Melawi, Firman Muntaco kembali melakukan pergantian dan pergeseran sejumlah pejabat mulai dari jajaran kepala dinas (Kadis) hingga pejabat eselon IV yang menduduki jabatan kepala seksi (Kasi). Pelantikan para pejabat eselon II, III dan IV dilaksanakan di Pendopo Bupati Melawi, Jumat (11/1). Untuk jajaran kadis, delapan pejabat baru yang menduduki berbagai posisi di eselon II b diantaranya adalah Sudiyanto yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Usman Sekeng yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Bahtiar yang menduduki jabatan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Jhon Murkanto sebagai Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Suhardiman bertukar posisi dengan Sudiyanto sebagai Asisten Ekonomi dan Kesra, Hinduansyah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Effi Sutiono sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Hendri Suin yang didaulat menjadi staf ahli bupati bidang pemerintahan. Sedangkan di jajaran camat, tujuh camat baru yang

Bupati Melawi menyematkan tanda jabatan kepada sejumlah camat yang baru dilantik. Pergantian ini juga dilakukan pada pejabat eselon II selevel kadis hingga di tingkat eselon IV. FOTO Eko Susilo/Borneo Tribune akan bertugas adalah Fahruji sebagai Camat Menukung, Ardiansyah sebagai Camat Sokan, Ahiwan sebagai Camat Sayan, Hamidun sebagai Camat Tanah Pinoh, Hilarius Lagi sebagai Camat Belimbing Hulu, Albinus Meak sebagai Camat Tanah Pinoh Barat serta Aimolnija sebagai Camat Nanga Pinoh. Firman dalam sambutannya mengatakan, pergantian merupakan hal yang wajar

dan biasa terjadi di dalam pemerintahan. Menurutnya adanya promosi dan mutasi jabatan bukanlah menjadi kepentingan tertentu. Dirinya pun memahami bila muncul rasa keberatan dari beberapa pejabat. “Dalam proses mutasi bisa saja menimbulkan rasa puas dan tidak puas atau suka dan tidak suka. Tapi tetap saya ingatkan bahwa jabatan adalah amanah dari pim-

pinan untuk saudara laksanakan,” tegasnya. Ia juga mempersilahkan bagi para pegawai yang merasa keberatan dengan penempatan posisi tersebut. Pejabat dipersilahkan membuat surat keberatan atau bahkan menggugat ke pengadilan. “Saya juga menempatkan saudara bukan melihat karena saya suka dan tidak suka. Tapi ini dilakukan un-

tuk mengisi jabatan yang memang masih kosong atau ditinggalkan oleh pejabat yang pensiun,” ungkap Firman. Menurutnya, orang yang ditunjuk untuk memimpin sebuah instansi memang tetap akan dilihat kemampuan secara manajerial. Sehingga yang memang benarbenar mampu itulah yang akan diberikan amanah jabatan. †

Tujuh Ketua PKK Kecamatan Dilantik

Penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua TP PKK Kecamatan yang baru di depan Ketua TP PKK Melawi. FOTO: Eko Susilo/Borneo Tribune Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh MUTASI pejabat di Pemkab Melawi juga diikuti dengan pelantikan tujuh Ketua

Kita patut berbangga, pemerintah Kabupaten Melawi juga memberikan perhatian terhadap dunia olah raga melalui Komite Olah Raga Nasional (KONI) Melawi. Bukti nyatanya, dimana kini Kabupaten Melawi sudah memiliki sebuah stadion yang representatif

KEHILANGAN STNK KB 3877 KI NR: MH8BE4DUABJ-194381 NM: E47O-ID-206743 A/N HERKULANUS ACENG Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

Tim Penggerak PKK Kecamatan baru. Yakni Kecamatan Nanga Pinoh, Belimbing Hulu, Tanah Pinoh, Sokan, Sayan, Tanah Pinoh Barat serta Menukung mengalami pergantian camat yang juga

berarti berganti ketua PKK kecamatan. Ketua TP PKK Melawi, Henny Dwi Rini Firman mengatakan, posisi ketua TP PKK Kecamatan merupakan jabatan yang melekat pada

istri camat. Sehingga dirinya berharap amanah jabatan tersebut bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan ketua PKK kecamatan yang baru bisa menjalankan berbagai program PKK yang te-

lah dicanangkan oleh TP PKK Melawi. “Semoga para ibu-ibu ini dapat terus mendampingi suami dalam menjalankan tugas sebagai camat di tempat tugas baru,” kata Henny. Dirinya juga berharap PKK di tingkat kecamatan untuk terus memberdayakan, memberikan informasi dan pengetahuan bagi kemajuan keluarga dan kemajuan masyarakat sebagaimana yang telah dilakukan, sehingga tujuan PKK untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga dapat terwujud. “Kalau nantinya ibu tak bisa tinggal di kecamatan hal tersebut tidak menjadi masalah. Yang terpenting adalah koordinasi dengan anggota PKK tetap terus berjalan termasuk merangkul masyarakat setempat,” ujarnya. Henny juga berharap seluruh ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik dapat dan mampu menjalankan tugas sebagai ketua PKK Kecamatan yang baru. †

MPC PP Melawi Bina Pemuda dengan Olahraga KETUA MPC Pemuda Pancasila (PP) Melawi, Muhammad Abdurahman berkomitmen kuat dalam membina anggota PP di Kabupaten Melawi, menjadi pemuda yang kreatif dan potensial, sehingga keberadaan PP di tengah masyarakat dirasakan manfaatnya. Salah satu caranya melalui dunia olah raga. “Saya yakin melalui dunia olah raga, dapat meningkat-

kan persatuan dan kesatuan kita sebagai Pemuda Pancasila. Selain itu juga sebagai upaya dalam menggali potensi pemuda yang kreatif dan inovatif dalam berkarya,” ucap pria yang akrab disapa Aab ini saat menggelar silaturahmi bersama pemuda di Desa Nanga Man, beberapa waktu lalu. Aab juga memuji animo pemuda di Melawi berkecimpung di dunia olah raga, seperti sepak bola maupun voli yang sangat tinggi. Terbukti, melalui sejumlah turnamen yang diselenggarakan

baik itu dari pemerintah daerah, maupun organisasi selalu ramai diikuti peserta dari berbagai club yang ada dan berjalan dengan sukses. Selain itu juga, rasa kebersamaan, kerja sama dan saling memahami baik muda maupun tua. Sehingga gairah olah raga mulai terasa. “Kita patut berbangga, pemerintah Kabupaten Melawi juga memberikan perhatian terhadap dunia olah raga melalui Komite Olah Raga Nasional (KONI) Melawi. Bukti nyatanya, dimana kini Kabupaten

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

STNK KB 2496 KB NR: MH1JBE115BK273665 NM: JBE1E-1271920 A/N IDA Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 5128 KS NR: MH1JB9126BK794524 NM: JB91E-2786398 A/N PAULUS RISMAN Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 3178 KI NR: MH1JBE115BK091528 NM: JBE1E-1091758 A/N YUSUP Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

Melawi sudah memiliki sebuah stadion yang representatif,” terangnya. Dan bukan sebuah isapan jempol saja, tutur Aab beberapa atlet –atlet pemuda maupun pemudi di Kabupaten Melawi juga sudah banyak yang menorehkan prestasi. Baik di kancah provinsi maupun pusat. “Ini patut kita banggakan dan menjadi motivasi bersama, khususnya bagi Pemuda Pancasila dalam menggali serta mengembangkan kapasitas diri,” ujarnya. Selain itu juga MPC PP Melawi akan tetap berupaya memberikan kontribusi dalam menjaga kondisi daerah yang kondusif dan siap bekerja sama dengan pihak manapun, untuk mewujudkan kesuksesan pembangunan di kota ini,” pungkasnya. †

Borneo T Tribune

9

Angelina Divonis 4,5 Tahun, Siapa Selanjutnya? DUDUK di kursi terdakwa, Angelina Sondakh tampak sumringah, Kamis sore 10 Januari 2013. Putri Indonesia tahun 2001 itu sujud syukur setelah Majelis Hakim Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi pimpinan Sudjatmiko menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara untuknya. Angie, panggilan akrab Angelina, jelas bersyukur sebab vonis tersebut jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa, 12 tahun. Dalam vonis, hakim pun menilai Angie tidak perlu membayar uang pengganti. Dia hanya berkewajiban membayar uang denda Rp250 juta. “Alhamdulillah kepada Allah, meski mengalami sedikit rintangan bahwa memang Alhamdulillah,” kata Angie. “Saya bersyukur majelis hakim mempertimbangkan pledoi saya tentang anak-anak saya.” Mantan anggota Badan Anggaran Komisi X DPR tersebut terbukti menerima uang Rp2,5 miliar dan US$1,2 juta dari Grup Permai, perusahaan milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. Uang itu sebagai bentuk realisasi pembayaran fee sebesar 5 persen, melalui Mindo Rosalina Manulang, atas jasanya menggiring pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Meskipun pemberiannya melalui orang lain atau kurir,” ujar hakim. Hakim punya alasan sendiri mengapa Angie tidak perlu membayar uang pengganti kerugian negara. Menurut majelis, terdakwa dalam kewenangannya sebagai anggota Badan Anggaran DPR tidak dapat berdiri sendiri dalam menyetujui anggaran. “Karena tidak dapat dibuktikan secara pasti berapa jumlah yang diperoleh terdakwa atau pihak lain,” ujar majelis. Lagipula, uang itu berasal dari Grup Permai, bukan uang negara. Dalam menjatuhkan vonis, hakim pun menimbang hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa memicu pidana korupsi berikutnya terkait pengurusan anggaran, tidak mendukung program pemerintah, telah merebut hak sosial dan ekonomi masyarakat, sebagai anggota DPR tidak memberikan teladan yang baik. Selain itu, terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan tidak menyesali. Yang meringankan, terdakwa bersikap sopan di persidangan, orang tua tunggal, belum pernah dihukum dan pernah menjadi duta bangsa dalam forum-forum internasional. Menanggapi putusan itu, Angelina mengaku akan pikir-pikir. “Saya akan pikir-pikir,” ujar Angie. Begitu pun dengan penuntut umum dari KPK, juga menyatakan pikirpikir. Sebelumnya, jaksa menuntut Angie 12 tahun penjara. Tak hanya itu, Jaksa juga menuntut Angie membayar uang pengganti Rp500 juta dan mengembalikan kepada negara uang sebesar Rp12,85 miliar dan US$2,35 juta atau sekitar Rp21 miliar. Setelah sidang selesai, sejumlah kerabat langsung menghampiri Angie, tampak ayah Angie, Lucky Sondakh, Mudji Massaid dan Reza Artemevia. Mereka saling berpelukan dan menyalami tangan Angie. Siapa Selanjutnya? Dalam sidang sebelumnya, ada nama lain yang sempat mencuat dalam

kasus pembahasan anggaran di Banggar ini. Misalnya I Wayan Koster. Menurut mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis, perusahaan tempatnya dulu bekerja itu juga mengalirkan uang ke Koster. Aliran dana itu untuk ‘mendukung’ Angelina dan Wayan Koster dalam pengurusan anggaran di DPR. Yulianis menjelaskan, ‘dukungan’ yang diberikan Permai Grup kepada Angie dan Wayan Koster dalam rangka menggiring proyek di dua kementerian, yakni Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pendidikan. Menurutnya, semua proyek yang dikelola Permai Grup sudah diatur oleh Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, karena telah memperoleh besaran anggarannya. Dalam vonisnya, majelis hakim menjelaskan bahwa Angie tidak sendirian dalam menggiring anggaran. “Terdakwa dalam kewenangannya sebagai Banggar tidak dapat berdiri sendiri dalam menyetujui anggaran. Karena tidak dapat dibuktikan secara pasti berapa jumlah yang diperoleh terdakwa atau pihak lain,” ujar majelis. Hal ini lah yang dijadikan alasan hakim tidak mewajibkan Angie membayar uang pengganti kerugian negara, seperti tuntutan jaksa. Namun, majelis tidak menjerat Angie dengan Pasal 55 KUHP yang mengatur soal korupsi bersamasama. Biasanya, pasal ini menjadi dasar bagi KPK untuk mengembangkan kasus ke pelaku lainnya. Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, mengatakan bahwa KPK akan mempelajari putusan hakim terhadap Angelina. Bagaimanapun, kata Johan, majelis hakim Tipikor telah mempertimbangkan salah satu dari tiga pasal dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum KPK, yakni Pasal 11 Undang-undang Tipikor. Pasal tersebut mengatur soal penerimaan sesuatu dengan ancaman maksimal 5 tahun. Mengenai pengembangan kasus, Johan tetap optimis. “Apa yang dituduhkan KPK terhadap Angie itu terbukti. Angelina menerima. Nah, bersama siapa, ini yang akan kami kembangkan,” tegas Johan. Satu hal terpenting dari vonis itu, kata Johan, adalah memang ada bukti Angie menerima dana. Meski begitu, Johan mengingatkan putusan ini belum inkracht atau berkekuatan hukum tetap. Baik terdakwa maupun KPK masih dimungkinkan untuk banding. “Yang jelas, tidak tertutup bagi KPK untuk mengembangkan kasus ini.” Pengembangan kasus ini memang tampaknya harus dilakukan oleh KPK. Karena hingga persidangan usai ada beberapa hal yang tidak menjadi terang benderang, misalnya siapakah yang disebut berkali-kali oleh Angie dan Mindo Rosalina Manulang dengan istilah “Bos Besar” dan “Ketua Besar” dalam komunikasi mereka melalui BlackBerry Messenger (BBM). Dalam kasus Angie, salah satu yang menarik adalah munculnya sejumlah istilah unik. Istilahistilah itu terungkap dalam percakapan BlackBerry Messenger Angie dengan Mindo Rosalina Manulang (Rosa), mantan anak buah Muhammad Nazaruddin di Permai Grup. (VIVanews) †


cmyk

Kapuas Hulu

Sabtu, 12 Januari 2013

Borneo T Tribune

10

Jembatan Kayu di Perbatasan Babak Belur

Gunawan: Pihak Perusahaan Jangan Masa Bodoh Timotius Borneo Tribune, Putussibau PEMBANGUNAN infrastruktur jalan dan jembatan menuju daerah perbatasan di wilayah Kapuas Hulu dinilai lamban, akibatnya sejumlah jembatan mengalami kerusakan cukup serius. Contohnya jembatan di wilayah Kampung Sawah, Kecamatan Batang Lupar patah tepat di bagian tengah jembatan, saat dilintasi mobil tengki milik salah satu perusahaan perkebunan. Kronologinya ketika itu mobil tangki melewati jembatan yang hanya menggunakan pondasi kayu. Apalagi jembatan tersebut dalam kondisi kronis karena dilalui kendaraan berbeban berat setiap harinya. Patahnya jembatan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 wib, Kamis (10/1). Kondisi tersebut sempat menghambat arus kendaraan baik dari arah perbatasan menuju Kota Putussibau maupun dari arah sebalik-

Kondisi jembatan pondasi kayu di Kampung Sawah, Kecamatan Batang Lupar yang patah akibat beban berat kendaraan yang melintas. FOTO: Timotius/Borneo Tribune nya, pasalnya jembatan tersebut baru bisa dilalui sekitar pukul 14.30 WIB. Andika Wijaya (40), salah satu pengendara roda empat

menuturkan kekesalannya terhadap pemerintah yang terkesan lamban, dalam menangani pembangunan di daerah perbatasan, selain

itu saat ini kendaraan milik perusahaan juga lalu lalang dengan beban muatan berat. “Bertahun-tahun kondisi

jalan dan jembatan daerah perbatasan memprihatinkan, meskipun saat ini pembangunan sejumlah ruas jalan sedang dibangun. Teta-

pi penangananya sangat lamban, sehingga kondisi jembatan ini terlantar,” ungkapnya, keesokan harinya, Jum’at (11/01). Tidak hanya itu, selaku warga Andika juga kesal terhadap pihak perusahaan, yang sering membawa beban berat saat melintasi sejumlah jembatan yang berpondasi kayu. “Memang rata-rata yang membawa beban berat itu pihak perusahaan, itupun mereka tidak mau tahu dengan kondisi jembatan, paling tidak ya partisipasinya lah,” kesal Andika. Sementara itu Camat Batang Lupar, Gunawan membenarkan bahwa adanya jembatan ambruk tepatnya di daerah Kampung Sawah, dari pagi hari hingga memakan waktu sekitar enam jam, kendaraan tidak bisa melintas. Meskipun demikian kondisi jembatan saat ini sudah bisa dilalui, hanya saja dibangun secara darurat dengan menggunakan sarana seadanya. Menurut Gunawan, am-

bruknya jembatan tersebut saat sebuah mobil tengki milik perusahaan melintasi, mobil milik perusahaan itu sempat amblas di jembatan tersebut. “Kita minta pihak perusahaan juga jangan masa bodoh, ikutlah berpartisipasi jika melihat fasilitas dijalanan tidak memungkinkan, jika mengharap dana Pemerintah tidak akan secepat itu, memerlukan proses, dan kemungkinan jembatan tersebut akan terputus. Jadi kendaraan otomatis tidak bisa melintas, yang lebih banyak membawa muatan berat ini pihak perusahaan, apalagi itu berkaitan bisnis, janganlah main masa bodoh,” katanya saat dikonfirmasi via telepon. Dikatakan Gunawan di wilayah Kecamatan Batang Lupar sendiri ada dua titik jembatan berpondasi kayu yang terancam ambruk yaitu jembatan di daerah UkitUkit dan di Kampung Sawah. “Harapan kami jalan dan jembatan di lintas utara ini segera ditangani,” pintanya. †

Kapolda: Tindak Penimbunan BBM Timotius Borneo Tribune, Putussibau KAPOLDA Kalimantan Barat Brigjen Pol Drs Tugas Dwi Apriyanto, SH dengan tegas bertekad untuk menindak tegas tindak penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kaliman-

tan Barat. Apriyanto meminta bantuan dengan BP Migas dan Mabes Polri untuk menindak lanjuti hal tersebut. “Apa lagi jika ternyata BBM yang sifatnya untuk masyarakat, tapi ternyata dijual kepada industri. Ini tentunya akan ditindak karena ini juga merupakan ko-

mitmen dari kita,” ucapnya saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kapuas Hulu, Kamis (9/01). Bahkan sebagai langkah yang sudah dilakukan, ada beberapa kasus besar terkait penimbunan dan penyalahgunaan BBM sudah ada yang ditindak sesuai peraturan yang berlaku. “Dalam penanganan kasus tersebut kami sudah mendatangkan saksi ahli dari BP Mingas, sekali lagi, kami sudah menanggani kasus-kasus besar terkait BBM ini,” cetusnya. Selain itu dikatakan, Apriyanto bahwa untuk persoalan antrian BBM, telah terjadi di beberapa tempat di daerah wilayah Kalimantan Barat. Tetapi menurutnya untuk wilayah Kalimantan Barat sejauh ini tidak ada kelangkaan BBM. “Antrian BBM memang ada, tetapi tidak ada kelangkaan,” jelasnya. †

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

Tampak masyarakat sedang panen ikan hasil budidaya di kolam. Selama ini Kabupaten Kapuas Hulu dikenal dengan sejumlah potensi ikan air tawar. Salah satu pengembangannya dengan melalui penangkaran. FOTO: Timotius/Borneo Tribune

JUAL “AYAM KETAWA” - Asli Sulawesi - Suara khas dan unik Hubungi: Jl. H. Agus Salim Dalam No. 124 ABC Telpon (0561) 734826 Hp: +6281323331889 Pontianak (Kalbar)

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

PALAPA TAXI

PONTIANAK - SINGKAWANG (PP) PONTIANAK SINGKAWANG

Jl. Arteri Supadio Ruko No. 1-2

Jl. Niaga No. 25

0561-717 8888 0562-333 9999 0821 4876 8888 0821 4876 9999 ARMADA INNOVA & YARIS ARMADA INNOVA & YARIS JAM JAM BERANGKAT :

BERANGKAT:

05-07-08-09-10-11-13-14-15-16-17-19.00 WIB 05.00 - 08.00 - 11.00 - 14.00 - 17.00 - 19.00

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

Ade: Masyarakat Kreatif Dengan Membaca Peluang Usaha Timotius Borneo Tribune, Putussibau KABUPATEN Kapuas Hulu yang terus maju dan berkembang tentu akan banyak diminati para pengunjung dan sudah barang tentu mesti ada sesuatu yang menarik dan mengesankan, terutama di bidang usaha makanan. Salah satu contohnya yaitu usaha masyarakat seperti rumah makan, dan pedagang makanan kuliner. “Belum ada yang mengemas bentuk rumah makan dan menu makanan yang benar-benar me-

miliki ciri khas Kapuas Hulu, dengan tetap memperhatikan kelezatan menu makananya, diperlukan kreatif masyarakat itu sendiri dalam membaca peluang usaha,” kata Ade Muhammad Zulkifli Ketua DPRD Kapuas Hulu, baru-baru ini. Selain itu, para pedagang kuliner saja menurut Zulkifli tidak memperhatikan ciri khasnya. Terutama kemasan dan penyajiannya. “Banyak memang masyarakat yang berjualan kerupuk basah, namun saat ini rata-rata tidak memperhatikan cita rasa, dan menjual madu,

tapi kemasannya tidak menarik, sehingga tidak ada sesuatu yang istimewah, biasabiasa saja, padahal jika dikemas sedemikian rupa akan menghasilkan keuntungan yang cukup besar juga,” terangnya. Zulkifli, berharap agar masyarakat Kapuas Hulu semakin sejahtera dengan membaca peluang usaha dan memanfaatkan potensi yang ada baik di bidang pertanian dan perkebunan. “Potensi yang kita miliki ini luar biasa, sayang jika tidak dimanfaatkan dan dikelola dengan baik,” ujarnya. †

IKLAN BARIS Dijual

Dicari

Peluang Usaha

Rumah Permanen. Jl. Purnama Komp. Dinasti Indah Blok B No. 14 Ptk. Ukuran Tanah 10 x 18 m2, Ukuran Bangunan 9 x 15 m2. Hub:085252015279

SGR, Guru PAUD/TK, Bersedia Ikut Diklat, Lgsg Penempatan, Hub. Jl. Pancasila No. 207 Telp. 761562

BISNIS FOREX! Daftar hr ini, besok psti dpt Profit (7% selama 100 hr) www.forexal.com SMS “PETUNJUK” Hp.087885563999 T.07789645034

Dijual Bangunan Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Peluang Bisnis INVESTASI EMAS! Hari ini daftar mulai besok Dpt PROFIT (7%/hari) www.forecashier.com/ID.000833 /SMS “MINAT”.Hp.087775210833

Dijual Tanah

Peluang Bisnis

Jln.Purnama I Gg. Purnama Indah 1 No. 21. Menuju Komplek Dinasti Indah. Uk. 16 x 27 m. Bangunan L 14,5 m, P 18,5 m. Hub. Bpk. Gusti Hp. 081256983336

Bisnis Forex! Modal Min Rp.300rb, Profit Besar, Cek UTK Pns, Pensiunan dll. Info www. inforexal.com, SMS “MINAT” Hp. 087885563999

DIJUAL CEPAT TANAH SHM, tanpa perantara. * Jl. Gusti Situt Mahmud, Gg. Selat Makasar, Siantan (blkng BPAS) LT 1000 m2 Rp. 300 jt (nego). Hub. 0819 565 2794/0561 700 4977

Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Dijual tanah, 364 M 2, Jl. Danau Sentarum, Gg. Wonosobo, 50 Juta. Hub. Sri 081352269380 Dijual tanah, jl. Ujung Pandang, luas 4114 m2 sertifikat, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Kost

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Disewakan Disewakan gudang 2 pintu, luas + 250 m2 dan 200 m2, cocok utk kndraan bermotor, alat telekomunikasi, di Jl. Adisucipto. Hub 081384151188 tnp perantara.

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-


Teras Borneo Tribune

Sabtu, 12 Januari 2013

Pembangunan Investasi Infrastruktur Kalbar Rp 10 Trilyun Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Kalbar, Ir. Ikhwani A Rahim, mengatakan setelah melihat data Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025 di Provinsi Kalbar, ternyata anggaran yang disediakan untuk melakukan beragam pembangunan mega proyek guna mendorong mempercepat pertumbuhan ekonomi di seantero Provinsi Kalbar nilainya mencapai Rp 10 trilyun. “Hal ini tentu perlu kita sambut dan tidak boleh dibiarkan begitu saja oleh Pemerintah Provinsi Kalbar. Oleh karena itu, pada tanggal 29 Januari mendatang, Komisi B DPRD Provinsi Kalbar akan melakukan konsultasi ke Kementerian Koordinator Perekonomian RI guna mempertanyakan rencana Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025 di Provinsi Kalbar,” ujar Ikhwani A Rahim, di ruang Fraksi PAN DPRD Provinsi Kalbar, Jumat (11/1). Usai melakukan konsultasi, legislator PAN ini menambahkan, pihaknya akan segera menggelar rapat kerja dengan Pemerintah Provinsi Kalbar guna menyikapi rencana MP3EI 20112025 di Provinsi Kalbar. “Hal itu penting untuk segera dirapatkan dengan pihak eksekutif sehingga segala sesuatu yang perlu dan penting dipersiapkan guna mendorong percepatan pembangunan tersebut bisa segera dila-

kukan,” ucapnya. Perlu diketahui bahwa sedikitnya terdapat 6 mega proyek investasi infrastruktur yang teridentifikasi di koridor Provinsi Kalbar. Sebut saja, proyek pembangunan jembatan Tayan yang menelan anggaran sebesar Rp 575 miliar. Dimulai pada 2011 serta rampung pada 2014. Kemudian, proyek pembangunan pelabuhan Teluk Melano yang menelan anggaran sebesar Rp 432 miliar, yang direncanakan akan dimulai pada 2015 mendatang. Mega proyek pembangunan lainnya di Provinsi Kalbar, yakni proyek pembangunan pengembangan pelabuhan Pontianak yang direncanakan menelan anggaran sebesar Rp 116 miliar. Dimulai pada 2015 mendatang. Kemudian proyek pembangunan peningkatan jalan Pontianak-Sungai Pinyuh-Sungai Duri, yang panjangnya mencapai 42 kilometer. Yang diproyeksikan akan menelan anggaran sebesar Rp 104, 25 miliar. dimulai pada 2011 dan rampung pada 2014. “Pemerintah juga akan membangun proyek pembangkit listrik Kalbar-PLN. Yang direncanakan menelan anggaran Rp 6,819 miliar. Dimulai pada tahun 2011 dan selesai pada tahun 2015. Serta melakukan proyek pembangunan fasilitas transmisi kelistrikan di Kalbar-PLN. Yang direncanakan menelan anggaran Rp 1.608,77 miliar. Proyek ini dimulai pada tahun 2011 dan rampung pada tahun 2015 mendatang. Jadi total nilai in-

vestasi infrastruktur MP3EI di Provinsi Kalbar mencapai Rp 9,655 trilyun,” papar Ikhwani. Menurutnya, sejauh ini sejumlah tahapan pembangunan guna percepatan pembangunan ekonomi di Kalbar sudah ada yang dimulai oleh Pemerintah Provinsi Kalbar. Sebut saja pelabuhan internasional Tanjung Gundul serta pelabuhan internasional Sungai Kunyit. “Apalagi Pemerintah Provinsi Kalbar telah melakukan progress pengembangan pelabuhan internasional Sungai Kunyit pada tahun 2009. Yakni dengan melakukan studi identifikasi lokasi pelabuhan internasional di Kalbar melalui APBD 2009. Sedangkan pada tahun 2012, dilakukan pembebasan lahan (sharing dengan Pemerintah Kabupaten Pontianak) melalui APBD 2012,” timpalnya. Sementara itu, sambung Ikhwani, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI juga telah melakukan studi kelayakan pembangunan pelabuhan internasional di Sungai Kunyit pada 2010 melalui APBN 2010. Kemudian pada 2011, Kementerian Perhubungan melakukan master plan dan survey investigasi design (SID) serta melakukan analisis dampak lingkungan (Amdal) pada tahun 2012. “Sedangkan pada tahun 2013 hingga tahun 2015, Pemerintah Pusat merencanakan pelaksanaan pembangunan fisik pelabuhan internasional Sungai Kunyit,” ujarnya.

Ketua DPW PAN Provinsi Kalbar ini menambahkan bahwa rencana pembangunan pelabuhan internasional Sungai Kunyit tersebut diproyeksikan sebagai berikut. Yakni, dengan kedalaman alur pelayaran dan kolam jangka menengah -7,00 LLWS, sedangkan pengembangan jangka panjang -11,00 LLWS. Kemudian panjang dermaga dan tambatan jangka menengah mencapai 155 meter. Sedangkan kebutuhan fasilitas darat yang terdiri dari lapangan penumpukan, gudang serta areal parkir yang mencapai sekitar 140.050 meter persegi. “Ukuran kapal yang dapat dilayani dalam jangka menengah berukuran 3000 sampai dengan 5000 DWT, sedangkan untuk jangka panjang di atas 5000 DWT. Apalagi pembangunan pelabuhan internasional Sungai Kunyit sangat dibutuhkan untuk menunjang produk unggulan perkebunan kepala sawit CPO Kalbar, yang pada tahun 2010 lalu mencapai 800.000 ton per tahun. Bahkan diperkirakan pada tahun 2025, ditargetkan seluas 1,5 juta hektar. Dengan proyeksi produksi CPO mencapai 20.012.309 ton,” ulasnya. Tak hanya itu, MP3EI 2011-2025 di Provinsi Kalbar juga merencanakan pembangunan pelabuhan khusus CPO dan bahan tambang di kawasan Tanjung Gundul. Yang hanya berjarak sekitar 120 kilometer dari Kota Pontianak.

Ada Aroma Sepakbola Eropa di GOR Pangsuma dengan lagu wajib Liga Champions yang terdengar indah dan megah, hingga salam pembuka yang mirip dengan cara bersalaman pemain-pemain top dunia. Dan yang paling membuat suasana pertandingan di GOR terbesar di Kalbar itu mirip dengan laga sepakbola di Eropa adalah antusiasme para pendukung masing-masing fans club. Kamis, (10/1) malam itu suasana laga dua tim berkostum FC Barcelona dan Real Madrit terasa luar biasa. Perang yel-yel, anthem hingga koreografi pendukung kedua kesebelasan membuat suasana pertandingan layaknya di Estadio Nou Camp (Markas FC Barcelona) atau Santiago Bernabeu (Markas Real Madrid CF). Pendukung Barcelona yang tergabung dalam Indobarca Chapter Pontianak terlihat lebih ramai dan bersemangat dibanding pendukung Real Madrid yang bergabung di Madridista Pontianak. Na-

mun begitu, kedua kubu tak mau kalah gaya dalam memberikan dukungannya dalam pertandingan yang disebut sebagai “El Clasico” itu. Diawali dengan adu yel-yel kedua pendukung tim. Masing-masing suporter menyanyikan dan meneriakkan semangat dukungannya dengan fasih dam mantab. Anak-anak Indobarca meneriakkan ungkapan “Visca Barca!” pada setiap nyanyian dan yel-yel penutupnya. Sementara penonton Madridista Pontianak meneriakkan “Hala Madrid!”. Tak berbeda dengan kalimat dukungan yang dipekikkan para pendukung kedua tim terbaik dunia di negeri asalnya. Spanyol. Demam sepak bola Eropa tampaknya memang sedang melanda anak muda Pontianak. Hal ini dibaca dengan jeli oleh sejumlah even organizer pertandingan futsal. Dalam tempo tidak terlalu lama, sejumlah pertandingan futsal antar fans club digelar. Peminatnya ra-

mai, penontonnya juga tidak sedikit. Edward, Ketua Indobarca Chapter Pontianak menyebut kelompok fans club yang Ia pimpin memang sengaja dibentuk untuk mengakomodir minat para pendukung tim yang bermarkas di Catalonia. Tak hanya memberi dukungan saat ada turnamen, mereka punya banyak agenda untuk memperkuat ikatan keakraban sesama pendukung FC Barcelona. “Tiap Minggu kami menggelar nonton bareng di base camp. Kami juga punya agenda fun futsal dan kopi darat. Tapi selain itu kami juga sering menggelar kegiatan bhakti sosial untuk meringankan beban warga yang kurang mampu,” ujar mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Pontianak ini. Di Pontianak pertumbuhan fans club sepakbola Eropa memang cukup subur. Kelompok suporter klubklub elit Eropa yang bermain di liga-liga elit Eropa cu-

kup eksis keberadaannya seiring dengan berkembangnya tradisi nonton bareng di sejumlah warung kopi yang menjamur di kota ini. Selain Indobarca dan Madridista yang memang telah memiliki “makmum” dengan jumlah cukup banyak, ada beberapa fans club yang juga tak kalah eksis. Dari pendukung klub Liga Premier Inggris ada United Indobesia Chapter Pontianak (UICP) pendukung Manchester United, ada Big Reds Pontianak pendukung Liverpool, ada Arsenal Indonesia Suporter (AIS), ada pendukung juga Chelsea. Dari pendukung klub-klub Liga Serie A Italia ada Milanisti Pontianak, Interisti, Juventini, Romanisti dan juga Laziale. Bagi Anda yang berminat menyaksikan laga klub-klub elit bertanding tapi tidak punya cukup modal untuk terbang langsung ke Eropa, sekarang perlu terlalu pusing. Datang saja ke GOR Pangsuma. Ada aroma sepakbola Eropa tersaji di sana.

Muda: Transfer Uang dari Pusat Selalu Kurang yang disampaikan pemerintah pusat ke media tidak sesuai dengan kenyataan terutama jumlah yang ditransfer ke daerah tidak sama dengan kebutuhan seharusnya,” urai Muda. Ditegaskan Bupati independen pertama di Pulau Kalimantan ini, Kubu Raya tidak tinggal diam. Ia selaku Bupati sudah melayangkan surat Menteri Keuangan serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. “Surat sudah saya sampaikan sejak tahun 2011 lalu. Tahun 2012 ini juga sampaikan surat ke kedua Kementerian tersebut mengenai kekurangan anggaran tersebut. Muda menguraikan dalam surat nomor 900/0741/ DPPKAD-C perihal tunjangan profesi guru PNSD Kabupaten Kubu Raya 2011 yang lalu baru dapat dibayarkan sampai November 2011 lantaran kekurangan alokasi sebesar Rp504.552.404. Sementara itu, lanjut Muda untuk anggaran 2012 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 34/ PMK.07/2012 tentang pedoman umum dan alokasi tunjangan profesi guru PNSD kepada daerah provinsi, kabupaten, dan kota tahun ang-

garan 2012, dimana Kabupaten Kubu Raya dialokasikan dana tunjangan profesi guru tersebut pada 2012 sebesar Rp38.588.752.000. “Telah ditransfer dari pemerintah pusat ke rekening Kas Umum Daerah Kabupaten Kubu Raya pada triwulan pertama dan triwulan dua 2012 sebesar Rp19.294.376.000,” terangnya. Muda menjelaskan dari alokasi tersebut telah direalisasikan pembayaran tunjangan profesi guru PNSD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pada 2012 sebagai berikut, sisa dana 2011 di rekening Kas Umum Daerah Rp687.167.222. Dimana terjadi sisa dana karena tunjangan profesi pada Desember tidak mencukupi untuk direalisasikan, transfer pemerintah pusat pada triwulan pertama dan kedua pada 2012 Rp19.294.376.000, total dana di rekening Kas Umum Daerah (1+2) Rp19.981.543.222 dan realisasi Januari sampai dengan Mei 2012 sebesar Rp18.228.656.970. Dan sisa dana di rekening Kas Umum Daerah sampai dengan Juli 2012 Rp1.752.886.252. Selain itu, lanjut Muda

pembayaran Desember 2011 Rp504.552.404 sementara kebutuhan untuk pembayaran Desember tersebut Rp1.191.719.626 dan sisa dana pada Desember 2011 Rp687.167.222. “Sehingga terdapat kekurangan sebesar Rp504.552.404,” ucapnya. Kebutuhan pembayaran Juni 2012 Rp3.777.912.560, kebutuhan untuk kekurangan pembayaran guru PNSD yang belum menerima tunjangan profesi dari Januari hingga Mei 2012 sebanyak 41 orang Rp712.234.000, total kekurangan pembayaran Januari sampai dengan Juni 2012 dan Desember 2011 Rp3.241.812.712. “Perkiraan kebutuhan untuk pembayaran dari Juli sampai dengan Desember 2012 Rp 22.449.878.460,” paparnya. Muda menambahkan total kekurangan dan kebutuhan dana pembayaran dari Desember 2011 dan Januari sampai dengan Desember 2012 Rp25.691.691.172. sisa dana yang ditransfer ke rekening Kas Umum Daerah triwulan ketiga dan keempat sesuai dengan pagu dalam PMK nomor 34/PMK.07/ 2012 Rp19.294.376.000. sehingga kekurangan dana tun-

jangan profesi guru PNSD Kabupaten Kubu Raya 2012 (11-12) Rp6.397.315.172. Berkenaan dengan kekurangan tersebut, Muda mengatakan dirinya mengajukan permohonan kepada pihak Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk dapat menambah alokasi dana tunjangan profesi guru PNSD Kabupaten Kubu Raya tahun anggaran 2012 sebesar Rp6.397.315.172 itu. Sehingga diharapkan tunjangan profesi guru tersebut dapat direalisasikan sampai dengan Desember 2012 dan kekurangan untuk Desember 2011. “Kita tentunya mengharapkan ketika itu dipenuhi tidak menimbulkan keresahan di kalangan penerima tunjangan,” ujarnya. Muda menyatakan, sama halnya dengan realisasi pembayaran tunjangan profesi guru tahun anggaran 2010 yang lalu baru dapat dibayarkan sampai dengan November 2010 dikarenakan terjadi kekurangan alokasi sebesar Rp987.590.674. “Ini yang harus dipahami, dan sangat tidak mungkin pemerintah akan mengambil yang bukan haknya,” tegasnya.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK KB 2874 KG NR: MH1JBB111AK295739 NM: JBB1E1286620 A/N ROPINUS M Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 3379 PH NR: MH34D70016J013914 NM: 4D7-013934 A/N ASMADI B Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 4733 TB NR: MH1JF51194K460233 NM: JF51E1462604 A/N SUHAIMI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 4941 TD NR: MH1JBE213BK051544 NM: JBE2E1050745 A/N JUNAIDI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

11

Sekolah Berstandar hasil evaluasi pelaksanaan RSBI di berbagai daerah. Kesimpulannya, RSBI lebih baik dibubarkan. Biaya untuk menciptakan sekolah ini lebih mahal, sedangkan uang yang ada terbatas. Logikanya: lebih baik uang untuk pengembangan RSBI digunakan untuk pemerataan pendidikan -yang kenyataannya belum merata. Saya teringat diskusi kami soal standarisasi pendidikan yang diselenggarakan di kampus Pascasarjana STAIN Pontianak lebih setahun lalu. Beberapa orang dalam forum itu menyampaikan pengalaman mereka sebagai guru di sekolah RSBI itu. Beberapa lagi orang yang kebetulan memperhatikan perkembangan sekolah tersebut. Kesimpulan saya dari berbagai fakta subjektif yang dikemukan oleh peserta diskusi: RSBI memang tidak mencapai sasaran. Program ini kurang mengenai sasaran yang diharapkan. Malah sebaliknya, program ini menimbulkan masalah. Kekalutan menyiapkan tenaga guru sebagai

pendukung, kesibukan menyiapkan sarana belajar standar, serta masalah keuangan, merupakan beberapa masalah yang pelik. Jadi, kiranya, kesimpulan itu sejalan dengan hasil evaluasi RSBI. Dan, hari ini, hasil evaluasi itu sejalan dengan keputusan MK. *** Memang kalau dilihat dari sisi tertentu, kebutuhan soal standarisasi mutu output dan mutu proses pendidikan tidak bisa ditawar. Acuan mutu itu tentu pada standar yang umum dipakai: standar internasional. Kita memerlukan standar itu untuk memastikan pendidikan yang kita selenggarakan sudah berjalan baik. Dalam konteks globalisasi dan persaingan global, pelaksanaan yang standar adalah keniscayaan. Namun masalahnya, untuk mencapai level tersebut kitamembutuhkan loncatan dalam banyak hal. Keadaan kita saat ini yang rataratanya begitu jauh di bawah standar, menuntut bantuan, dampingan, penyapihan, kesabaran, kerja keras, dll.

Malangnya, di tengah upaya itu, kita dihadapi pada kendala mentalitas. Mentalitas sebagian orang yang materialistis dan aji mumpung di satu sisi, di sisi lain ada mentalitas sebagian orang yang malas dan iri hati. Beberapa hal buruk itu bercampur aduk menambah masalah dalam upaya pemenuhan standar mutu pendidikan itu. Alhasil, ide dasar menciptakan sekolah yang dapat menyelenggarakan pendidikan standar dunia, yang dimulai dari sekolah tertentu agar kelak bisa disusul oleh sekolah lain, menjadi ironi dan kontraproduktif. Sekolah berstandar diciptakan tidak dapat dilihat sebagai upaya akselerasi bidang pendidikan, tetapi, justru nampak sebagai lembaga baru yang menciptakan kasta sosial. Sekolah yang diharapkan bisa menyelesaikan masalah ketinggalan Indonesia, menjadi penambah masalah baru. Kalau sudah begini, pilihan rasionalnya memang tutup!

Persiapan Pelantikan Clear purnakan oleh Sekretariat DPRD Provinsi Kalbar. Pembenahan terus dilakukan. Mulai dari ruang sidang paripurna, fasilitas pendukung serta koordinasi dengan aparat terkait menyangkut keamanan acara pelantikan terus disempurnakan. Sekretaris DPRD Provinsi Kalbar, Bambang Soerachmat, menyebutkan hingga saat ini persiapan telah mencapai 99 persen. Bahkan undangan hampir semuanya telah disebar, termasuk undangan yang berasal dari luar Provinsi Kalbar. Diantara tamu undangan, Sekwan menambahkan, ada beberapa tokoh yang diundang. Antara lain para gubernur, pengurus parpol yang tergabung di dalam koalisi maupun yang tidak, 3 pasangan mantan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kalbar. Bahkan, pengiriman undangan selain mengguna-

kan faksimili juga menggunakan jasa pengiriman kilat, yakni JNE. Tak hanya itu, Bambang juga telah melakukan konfirmasi terhadap sejumlah undangan yang telah menerima undangan pelantikan tersebut. Diantaranya, Gubernur Jabar, Gubernur Kalsel dan Gubernur Sumsel. Bahkan beberapa diantaranya telah memastikan hadir. Yakni Wakil Gubernur Banten. “Prediksi saya sekitar 90 persen undangan bakal menghadiri acara pelantikan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kalbar periode 2013 - 2018,” ujar Sekwan. Sementara itu, khusus undangan untuk para petinggi DPP PDI Perjuangan, undangan tersebut langsung ditangani oleh pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalbar. Kemudian undangan untuk pengurus DPP Partai Demokrat ditangani lang-

sung oleh Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Kalbar. Selanjutnya di Provinsi Kalbar semua undangan telah dikirim. Antara lain untuk para bupati dan walikota serta Ketua DPRD Kabupaten/ Kota se-Kalbar. Tak hanya itu, Ketua KPU dan Ketua Panwaslu tingkat propinsi serta Kabupaten/Kota seKalbar juga diundang. Lebih lanjut, Bambang mengatakan, usai acara pelantikan akan dilanjutkan dengan acara tambahan. Yakni penyerahan e-KTP oleh Menteri Dalam Negeri RI, Gamawan Fauzi kepada Gubernur Cornelis. Kemudian penyerahan bantuan dari Kepala BNPP kepada 5 kabupaten perbatasan serta penandatanganan MoU pembangunan IPDN Kampus Kalbar oleh Sekjend Kemendagri kepada Gubernur Cornelis. (Andry/Borneo Tribune)

Balap Liar Marak di Pontianak MT. Haryono. “Hari balap liar yang dilakukan para pemuda ini, yakni Malam Minggu serta hari - hari libur dan itu sudah kita lakukan antisipasi guna tidak ada balap liar, yakni dengan cara Patroli ketat,” ujarnya. Lanjut Boy, Patroli ini dilakukan untuk membubarkan serta memberikan penegakan hukum atau tilang, serta juga memberikan pembinaan kepada pemuda yang terjaring. Selain Patroli dititik balap liar tersebut Ia menginstruksikan kepada jajarannya untuk melaku-

kan razia. Selain itu, Boy mengatakan bahwa akibat dari balap liar ini banyak merugikan pengguna jalan, karena dapat membahayakan pembalap liar sendiri serta membahayakan pengemudi lainnya. “Dalam balap liar di Kota Pontianak, ada yang menyebabkan pengendara tewas, karena ada yang meminum - minuman keras, kemudian terjadi laka tunggal,” timpal Boy Samola. Kasat Lantas Polresta Pontianak pun mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya orang tua, untuk

selalu memantau anaknya ketika keluar rumah, khususnya malam minggu, karena banyak anak muda yang menjalankan aksi balap liar ini. “Saya juga mengimbau kepada seluruh pemuda khususnya pelajar, untuk tidak kebut - kebutan secara ilegall atau balap liar, karena Jalan umum bukan untuk balap liar. Dan jika ingin beraksi balap - balapan, sebaiknya pemuda mengasah bakatnya tersebut di kompetensi resmi ajang balapan di sirkuit, karena itu lebih berdampak positif,” imbau Kasat Lantas.

Kapolda Janji Tutup Praktik Percaloan ada panitia khusus untuk menerima calon polisi baru. Dan Ia selalu mengingatkan kepada jajarannya untuk menerima atau meluluskan calon polisi secara prosedur. “Putra daerah kita akan utamakan dalam pencalonan sebagai polisi, kita akan mencari calon polisi yang baik, dan jangan ada calon polisi melewati calo, karena itu tidak dibenarkan,” ungkap Kapolda Kalbar. Dikatakan Kapolda, jika memang ada masyarakat atau calon polisi mengetahui

adanya oknum pencaloan untuk menjadikan seseorang sebagai anggota Polri, maka laporkan itu ke Polda Kalbar, jangan takut dan ragu - ragu, berikan laporan yang lengkap, maka akan Ia tindak lanjuti. “Saya komitmen di Kalbar untuk menindak tegas oknum polisi yang KKN, karena pimpinan kita mengharamkan tersebut, dan memang tidak dibolehkan secara undang - undang, jadi laporkan saja oknum polisi yang nakal,” katanya. Lanjutnya, bahwa Ia setiap

harinya menerima pengaduan dari masyarakat minimal 1000 sms per hari, dan dari pengaduan tesebut sudah kita tindak lanuti, karena pengaduan laporan serta saran dari masyarakat akan membawa citra polisi menjadi semakin baik dalam evaluasi Polri kedepan.“Saya tidak akan memberikan kesempatan pencalokan pendaftaran polisi yang dilakukan oknum anggota, dan saya akan menindak tegas anggota tesebut jika memang terbukti,” tegas Kapolda Kalbar.

Mabes Polri Utus Petinggi Polri Ia pun mengatakan bahwa ada petinggi dari Mabes Polri datang ke Kalbar, guna ikut memantau pengamanan serta pelantikan Gubernur terpilih. “Ada petinggi dari Mabes Polri datang ke Kalbar guna memantau pengamanan dalam rangka Gubernur terpilih, danÿ Polda Kalbar sendiri siap mengamankan tesebut. Sementara itu Kabag Ops Polresta Pontianak Kompol

Bangun WS, Polresta menurunkan anggota sebanyak 298 anggota dilokasi pelantikan, dan diluar terdapat 522 anggota, dan pengamanan jalan sendiri dilakukan secara buka dan tertutup. “Ada penetralisir tersendiri dari Polda Kalbar, yakni dari Brimob dengan Jibom dan juga akan ada dari Subdit Satwa Polda Kalbar, dengan menurunkan anjing pelacak,” ungkap Kompol Bangun.

Dikatakan Bangun, pihaknya juga akan menurunkan kekuatan dari Polsek yang ada di jajaran Polresta Pontianak. Termasuk KP3U serta Polsek Sungai Raya. “Informasinya Megawati dipastikan datang ke Kalbar dalam acara pelantikan Gubernur terpilih, dan pengamanan atas kedatangan tamu dari pusat ini, akan dilakukan secara ketat,” tambah Kabag Ops Polresta Pontianak.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK KB 4032 TG NR: MH1JBE119BK188568 NM: JBE1E1190557 A/N YOSEA SAMDIONG Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 5340 KK NR: MH1JF5134CK000711 NM: JF51E-2974214 A/N MATIUS Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN

STNK KB 5343 KK NR: MH1JBE115CK305886 NM: JBE1E-1300649 A/N LITY SUMARNI Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi. HN


CMYK

Seremonial

12

www.borneotribune.com

Borneo Tribune

Sabtu, 12 Januari 2013

Dinas Pertanian Gelar Pertemuan Pengelolaan Lahan Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Pengelolaan Berkelanjutan Lahan Gambut Yang Terdegradasi Untuk Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca Dan Optimalisasi Produktivitas Tanaman di laksanakan di Aula Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikutural Kalbar, Kamis, (10/1) lalu. Acara yang dirangkum dalam Pertemuan Pengelolaan Berkelanjutan Lahan Gambut Yang Terdegradasi Untuk Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca dan Optimalisasi Produktivitas Tanaman kerjasama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Barat. Peserta yang hadir adalah Dinas Pertanian TPH Prov.Kalbar, Dinas Perkebunan Prov.Kalbar, Dinas Kehutanan Prov.Kalbar, BAPPEDA Prov.Kalbar,

Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Prov Kalbar, Badan Lingkungan Hidup Prov.Kalbar, BPTP Kalbar, BAPPEDA Kab.Kubu Raya, Dinas Perkebunan, Kehutanan dan Pertambangan Kab.Kubu Raya, Dinas Pertanian dan Peternakan Kab.Kubu Raya, Badan Lingkungan Hidup Kab.Kubu Raya serta Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kab.Kubu Raya. Narasumber yang hadir yaitu Prof.Yanto Santosa dari Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF). ICCTF adalah lembaga pendanaan untuk perubahan iklim di indonesia yang didirikan pada tahun 2009 dan dikelola oleh pemerintah indonesia. ICCTF dibentuk untuk mengefektifkan dan mengefisienkan koordinasi dan respon terhadap perubahan iklim di Indonesia. o

Kadis Pertanian, H Hazairin memimpin pertemuan Pengelolaan Lahan Gambut dihadiri sejumlah Distan, Disbun, Dishut, Bappeda, Bakepangluh, Balingdup Kalbar dan Kabupaten Kubu Raya. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

Korem Gelar Diklapa Tes Kesemaptaan Jasmani Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Komandan Resor Militer (Korem) 102/Pjg, Rabu (9/ 1) lalu menyelengarakan tes kesemaptaan jasmani dalam rangka seleksi Pendidikan Lanjutan Perwira I (Diklapa I), di lapangan Makorem 102/Pjg. Tim Pengawas dari SUAD Letkol Inf Joko Mulyono, dalam pengarahannya mengharapkan agar peserta test untuk menunjukkan kemampuannya semaksimal mungkin dalam setiap materi test, tetapi

harus tetap memperhatikan faktor keamanan. “Nilai pada masing-masing materi test kesegaran jasmani sangat menentukan untuk mengikuti seleksi selanjutnya sampai tahap pendidikan,” kata Joko Mulyono. Dalam Diklapa ini, sebanyak lima Perwira dari satuan jajaran Korem 102/Pjg melaksanakan test kesemaptaan jasmani yang meliputi tiga item yaitu kesegaran A lari 12 menit, kesegaran B Pull Up, Push Up, Sit Up dan Suttle run serta test ketangkasan melaksanakan renang militer yang dilaksanakan di

kolam renang Isen Mulang Palangkaraya. Sebelum melaksanakan test kesegaran, peserta melaksanakan pemeriksaan kesehatan di Denkesyah Palangkaraya dilanjutkan pemanasan terlebih dahulu yang dipimpin oleh Serda Dwi Nurcahyo anggota Jasrem 102/Pjg. Pada kesempatan tersebut Letkol Inf Joko Mulyono juga memberi pengetahuan tentang ketentuan pelaksanaan kesegaran jasmani kepada para Pamen di lingkungan Korem 102/ Pjg. Kegiatan berjalan aman dan lancar. o

DIKLAPA Perwira Korem 102/Pjg sedang melakukan Diklapa tes kesemaptaan jasmani. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

Manfaat dari Jamur Tiram Borneo Tribune, Pontianak

Alam banyak menyediakan segala sumber daya yang berguna bagi kehidupan manusia. Tanpa kita sadari begitu banyak hal yang ada dan dapat di manfaatkan untuk kelangsungan hidup kita salah satu jenis tumbuhan yang bermanfaat yaitu dari jenis jamur – jamuran. Bicara mengenai jamur, tentu ada satu jenis jamur yang sudah tidak asing ditelinga kita, ialah jamur tiram. Jamur Tiram Pleurotus ostreatus merupakan Jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes. Jamur tiram masih satu kerabat dengan Pleurotus eryngii dan sering dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom. Jamur tiram Pleurotus ostreatus mulai dibudidayakan pada tahun 1900. Budidaya jamur ini tergolong sederhana. Jamur tiram biasanya dipeliharan dengan media tanamserbuk gergaji steril yang dikemas dalam kantung plastik. Dalam budidaya jamur tiram dapat digunakan substrat, seperti kompos serbuk gergaji kayu, ampas tebu atau sekam. Hal yang

perlu diperhatikan dalam budi daya jamur tiram adalah faktor ketinggian dan persyarataan lingkungan, sumber bahan baku untuk substrat tanam dan sumber bibit. Misellium dan tubuh buahnya tumbuh dan berkembang baik pada suhu 26-30 °C. Ciri yang mencolok dari jamur tiram ini ialah tubuh buah berwarna putih

hingga kremdan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Adapun karakteristik khas yang dimilikinya yaitu memiliki tangkai yang tumbuh menyamping, bentuknya seperti tiram, bagian tudung dari jamurtersebut berubah warna dari hitam, abu-abu, coklat, hingga pu-

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan busana batik bagi Anda dan Keluarga

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy untuk kegiatan formal maupun informal

CMYK

tih, dengan permukaan yang hampir licin, diameter 5-20 cm yang bertepi tudung mulus sedikit berlekuk, jamur tiram juga memiliki spora berbentuk batang berukuran 8-11×3-4 ìm serta miselia berwarna putih yang bisa tumbuh dengan cepat. Secara alami, jamur tiram ditemukan di hutan dibawah pohon berdaun lebar atau di bawah tanaman berkayu. Pertumbuhan misellium atau tubuh jamur akan tumbuh dengan cepat tanpa memerlukan banyak sinar matahari. Pada masa pertumbuhan badan buah memerlukan adanya rangsangan sinar. Pada tempat yang sama sekali tidak ada cahaya badan buah tidak dapat tumbuh, oleh karena itu pada masa terbentuknya badan buah pada permukaan media harus mulai mendapat sinar dengan intensitaspenyinaran. Jamur tiram juga memiliki berbagai manfaat yaitu menurunkan kolestrol, sebagai antibakterial dan antitumor karena adanya polisakarida, khususnya Beta-D-glucans pada jamur tiram mempunyai efek positif, serta dapat menghasilkan enzim hidrolisis dan enzim oksidasi. Selain itu, jamur tiram juga dapat berguna dalam membunuh nematoda. Jamur ini juga dipercaya mempunyai khasiat untuk penyakit seperti liver, diabetes, dan anemia. Di samping itu, jamur tiram juga mampu membantu penurunan berat badan karena berserat tinggi dan adanya serat yaitu lignoselulosa yang baik untuk membantu pencernaan. Jamur tiram juga banyak mengandung protein, air, lemak, karbohidrat dan sisanya berupa serat zat besi, kalsium, vitamin B1, B2, dan C dimana semua kandungan itu sangat baik untuk tubuh kita.Begitu banyak manfaat yang dapat di peroleh dari jamur tiram ini, jika Anda ingin mendapat manfaatnya, cobalah dengan berbagai macam variasi makanan agar Anda tidak cepat bosan. (Aisarullah,Yelsha, Maya Sari, Syf. Desy/Agribisnis Untan 2012) o

Harian Borneo Tribune 12 Januari 2013  

Harian Borneo Tribune 12 Januari 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you