Page 1

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Minggu, 4 November 2012

19 Dzulhijjah 1433 H - 21 Kauw Gwee 2563

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

Disnakertrans Kalbar Tidak Beri Rekomendasi TKI S uara Enggang Ben-Gas yang Mendunia TEKNOLOGI terapan ‘mixer kit’ untuk sampan bermotor dual fuel (Ben-Gas) yang diciptakan warga kelahiran Telok Pakedai, Kubu Raya, Amin ternyata tidak hanya menarik minat rakyat Kubu Raya, namun mulai mendunia. Hasil kreatif ini membuat Lombardini-Kohler Company, perusahaan yang bergerak di bidang engine asal Itali ini beberapa bulan lalu mengirimkan engineernya dari Itali serta area manager Asia-Pacific, Ken Yao dan Direktur PT Angkasa Mulya Teknik (distributor di Indonesia) Welly Tandoko ke Kubu Raya.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalbar tidak akan memberikan rekomendasi kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin menjadi pembantu rumah tangga, baby sitter, dan perawat jompo di negara Malaysia, demi menjaga keselamatan para TKI Kalbar.

Yulan Mirza Borneo Tribune, Pontianak “HAL itu diberlakukan demi kebaikan TKI itu sendiri. Sebab, sejauh ini tidak ada TKI resmi ke Malaysia sebagai pembantu dari Kalbar ,” jelas Plt. Kadisnakertrans Provinsi

Kalimantan Barat Haris Harahap, kemarin. Namun, pihaknya cukup menyayangkan jika ada masyarakat Kalbar yang nekat berangkat ke Negara Malaysia secara diam-diam. Maka, ia berharap dan meminta kepada pemerintah agar dapat

membenahi sistem ketenagakerjaan di negara sendiri. Ia juga meminta pemerintah membenahi sistem ketenagakerjaan di negara sendiri. Sehingga, hal itu dapat menekan warga Negara Indonesia untuk tidak mencari kerja di Negara ....Ke Halaman -11

Hairul Mikrad Redaktur

....Ke Halaman -11

B uah Bibir Tertibkan Praktik Gigi KETUA Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Gigi Indonesia (PPGI) Provinsi Kalbar, Zulfi Hamid, mendesak Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota melalui Dinas Kesehatan se-Kalbar untuk dapat menertibkan praktik-praktik gigi yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Registrasi (STR). Hal tersebut sebagai salah satu langkah untuk

LOMPAT BEBAS. Anak-anak bermain di tepian Sungai Kapuas, melompat bebas terjun ke sungai dari batang meriam. Foto: Sisa Primashinta/Borneo Tribune Zulfi Hamid

....Ke Halaman -11

Beda Jurusan MALAM itu di sebuah got ada seekor ibu tikus dan anaknya. Mereka sedang mengobrol di pinggir got. Anak tikus melihat seekor kelelawar terbang di atasnya dan kemudian bertanya pada ibu tikus. ”Bu, apa itu yang di atas?” Ibu tikus pun menjawab, “Ooo ..., itu kelelawar namanya nak....” Si anak tikus pun bertanya lagi, “Kok wajahnya mirip kita?” Sang ibu menjawab, “Sebenarnya kelelawar itu masih sebangsa dengan kita, tapi dia ambil jurusan penerbangan...!!!” o

Walikota: Anak-anak Harus Dibekali Filter

Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak

Yulan Mirza Borneo Tribune, Pontianak WALIKOTA Kota Pontianak Sutarmidji mengatakan tantangan yang semakin berat dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang kian berkembang, harus siap dihadapi dengan berbekal ilmu yang cukup pula. “Dengan banyaknya anak yang mampu dan bisa membaca Al Quran, mudahmudahan menjadikan generasi muda kita lebih baik. Tantangan ke depannya itu sema....Ke Halaman -11

Sungai Pinyuh Rawan Kecelakaan

WISUDA : Walikota Pontianak, Sutarmidji melepas salah seorang santriwan/santriwati TPA Al Amin di Auditorium UPB. FOTO : Yulan Mirza/Borneo Tribune

SELAIN jalur Trans Kalimantan yang merupakan daerah yang dikenal sebagai daerah pencabut nyawa bagi pengguna jalan, kini ada daerah lain di Kalbar yang hampir sama dengan Jalan Trans Kalimantan, yakni di Sungai Pinyuh daerah Kabupaten Landak. Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar, Kombespol Lotharia Latif, mengatakan banyak faktor terjadinya kecelakaan di jalan raya baik yang mengakibatkan korban tewas maupun luka-luka. Faktor tersebut sa-

ling berkaitan dengan faktor jalan, kendaraan, manusia atau cuaca. “ Kita akan menindak sopir yang ngebut. Masyarakat juga harus membantu kepolisian, kalau kita laksanakan operasi Gakkum bagi sopir yang ngebut, karena bahayakan masyarakat itu sendiri,” tegasnya. Lotaria mengatakan, pihaknya akan menilang secara rutin bagi supir yang ngebut, di daerah rawan kecelakaan, seperti di Jalan Trans Kalimantan dan Sungai Pinyuh Kabupaten Landak, kemudian daerah lainnya di jalur luar kota. ....Ke Halaman -11

Pontianak Heritage Melayani: - Antar Jemput Penumpang & Carter - Jasa Pengiriman Barang & Dokumen

Pada awal Juli 1779, VOC (Verenigde Ost Indies Compagnie) mengirimkan utusannya, Petor (Asisten Residen) Willem Ardrian Palm ke Pontianak. Kemudian pada tanggal 5 Juli 1779, VOC membuat perjanjian ‘Acte Van Investiture’ dengan Kesultanan Pontianak. Oleh Ahmad Asma dZ MULAI pada saat itu pula, bangsa Belanda dengan VOCnya berdatangan. Awal kedatangannya di Pontianak, menempatkan wilayah selatan seberang

* * * * *

Istana Kesultanan Pontianak. Dikenal dengan nama TANAH SERIBU (Duizend Vierkanten Paal). Karena meliputi areal tanah seluas 1000 x 1000 m.

Harga Terjangkau Hemat Energi (20 Km Lebih/Liter) Ramah Lingkungan Lebih Berkelas Desain Nasional, Kualitas Internasional

Di areal Tanah Seribu ini, pemukiman dan aktifitas pemerintahan kolonial Hindia Belanda berada di dalam benteng ‘fort Mariannen’. Yang selanjutnya pada tahun 1830an diubah menjadi ‘Fort DuBus’ untuk mengenang Komisaris Jenderal Belanda Du Bus de Gisignies. Adapun areal keberadaan benteng ini sekarang menjadi kawasan pertokoan Nusa Indah. Pada perkembangan dan pembangunannya, batas Tanah Seribu ini meliputi; sisi bagian ....Ke Halaman -11

Tipe : 1. E (Manual dan Automatic) 2. G (Manual dan Automatic) 3. G TRD (Manual dan Automatic)

Bagian depan benteng Fort Du Bus. Foto diperoleh dari berbagai sumber, salah satu diantaranya Bambang Suta P

Hubungi :

PT. ANZON AUTOPLAZA Jl. Ahmad Yani No. 89 Pontianak, Telp. 0561 - 734280 Jl. Ahmad Yani No. 8 Singkawang, Telp. 0562 - 637000 Jl. Jend. Sudirman Km.1 Sampit - Kalteng, Telp. 0531 - 30666

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

Tanah Seribu ‘Duizend Vierkanten Paal’


Minggu, 4 November 2012

Kayong Utara

Borneo T Tribune

2

Puisi BUNGA-BUNGA CINTA Puisi Karya: Gita Fitri Malenia Aku terpesona ketika rasa itu hadir Betapa indah tak seperti mimpi Kurenungi dan kuhayati Oh, inikah namanya cinta? Betapa indahnya tak terucapkan Betapa pesonanya sangat menggoda Semakin Semakin Semakin Semakin

lama kurenungi aku terpesona dalam kuhayati aku tergoda

Cintaku itu akan kutanam di lubuk hati dan jiwaku Dengan harapan akan tumbuh mekar Menghiasi taman hatiu Aku berjanji untuk menjaganya Aku berjanji untuk menyiraminya Aku berjanji akan memupuknya Agar bunga-bunga cinta yang kutanami Selalu asri dan terus bersemi Gita Fitri Malenia Siswa Kelas VII A MTs Al-Islah Pontianak

IBUKU TERSAYANG Puisi Karya: Widia Murnia Indah Sembilan bulan aku dalam kandunganmu Kini aku lahir melihat dunia Engkau merawatku dengan susah payah Kini aku tumbuh besar Engkau merawatku tanpa lelah Ibu, engkau telah memberiku kasih sayang yang tak hilang Ibu, engkau mengajariku berjalan, berbicara dan cara makan Engkau juga mengajariku tentang semua yang ada Ibu Engkau selalu ada menghiburku Membuat aku tersenyum manis Ibu Engkau perempuan yang kusayangi selamanya Widia Murnia Indah Siswa Kelas VII A MTs Al-Islah Pontianak

MALAIKAT DUNIA Puisi Karya: Miftahul Ambariyah Walau hari ini bukan hari ibu Tetapi kan kuucapkan kata sayang untukmu I love you mom Karena engkau pelita dalam kegelapanku Engkau bagai malaikatku di dunia Kasih dan cintamu tak hilang Peluk dekapanmu menyejukkan hatiku Kemarahanmu sangat kubenci Tetapi itu semua untuk kebaikanku I love you mom Aku sayang Ibu Sampai kapan pun ! Miftahul Ambariyah Siswa Kelas VII A MTs Al-Islah Pontianak

Salam. Redaksi mengundang pembaca Borneo Tribune untuk mengirim tulisan untuk rubrik “Citizen Journalism”. Bentuk tulisan dapat berupa laporan kegiatan, opini, surat pembaca, puisi, cerita pendek. Panjang tulisan maksimal 500 kata. Kirimkan tulisan ke email: yusriadii@yahoo.com. Terima kasih.

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

Keberadaan rumah tidak layak huni perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah agar dapat mengejar pemerataan kesejahteraan, serta menjamin kesehatan bagi penghuninya.FOTO Fahmi Ichwan

Setiap Tahun Akan Dilakukan Rehabilitasi RTLH Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kabupaten Kayong Utara (KKU), Azhari mengatakan Pemerintah setiap tahun akan melakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di seantero KKU.

Walau jumlahnya tidak selalu 100 unit di dalam satu program, namun upaya maksimal terus diupayakan dengan bekerja sama dengan pihak lain, termasuk Pemerintah Pusat. “Kita sudah membangun 100 unit RTLH di Pulau Maya. Ke depan kita akan terus carikan dana untuk mengejar pemerataan kesejahteraan,” kata Azhari, di

Sukadana, belum lama ini. Hal itu merupakan tindak lanjut dari masih tersisanya 3000 unit RTLH yang tersebar di KKU, dimana rumah-rumah tersebut selain tidak aman dari dampak alam. Seperti angin dan air juga dapat dipastikan merupakan rumah yang tidak terjamin kesehatannya. “Walau tidak satu kawas-

Menanti Air Meragun Mengalir Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Air bersih Sirin Meragun saat ini sudah dinikmati oleh sebagian masyarakat di kawasan kota Sekadau, terutama mereka yang masih memiliki jaringan SPAM lama. Kini, distribusi air ke rumah-rumah tak lama lagi akan dipasang dan tinggal menunggu payung hukum yang disahkan melalui Peraturan Bupati (Perbup). “Kita sudah tidak sabar lagi menunggu air Meragun mengalir ke rumah, sehingga tidak lagi memakai pompa air (mesin sedot, red) sumur bor,” kata Tius, salah seorang warga di Jalan Rawak Minggu, belum lama ini. Menurutnya, dirinya tidak terlalu mempermasalahkan soal besaran tarif

yang sudah direncakanan oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau. “Saya pikir biaya pemasangan baru wajar-wajar saja, lebih jauh murah dari biaya buat sumur bor, beli mesin sedot, pipa dan lainlain. Bagi saya pelayanan paling penting, bila kemarau air jalan terus kalau bisa,” harapnya. Rancangan Peraturan Bupati tentang Tarif Air Minum dan Jasa Pelayanan Air Minum di Kabupaten Sekadau yang sudah direncanakan UPTD SPAM terbagi di dalam lima golongan. Meliputi, golongan pelanggan sosial, non niaga, niaga, industri dan khusus. Untuk tarif pemasangan sambungan untuk pelanggan air minum juga dibagi di dalam lima golongan. Untuk tarif pemasangan baru khusus golongan pe-

an, rumah-rumah itu harus tidak ada lagi,” imbuhnya. Seperti diketahui, pada akhir Oktober lalu, Bupati KKU, H. Hildi Hamid secara resmi memberikan Surat Keterangan Tanah (SKT) sebanyak 100 lembar kepada pemilik rumah yang berdomisili di Dusun Pancur, Desa Dusun Kecil yang telah dilakukan rehabilitasi. Sehingga dari yang sebelumnya terkesan kumuh menjadi rumah

yang layak dan nyaman untuk dihuni. Menurutnya, dengan bantuan pemerintah yang memberikan bantuan kepada masyarakat tersebut, ke depan juga akan terus dilakukan upaya pembenahan lingkungan. Diantaranya penyediaan sarana sanitasi yang baik serta program perekonomian untuk menambah aktifitas masyarakat agar menjadi lebih produktif.†

langgan sosial, dikenakan Rp 707.000, non niaga Rp 830.000- Rp 1.250.000, golongan niaga kecil Rp 1.385.000, niaga sedang Rp 1.475.000, niaga besar industri dan khusus, Rp 1.565.000. “Soal harga, saya kira tidaklah terlalu mahal. Dibandingkan kita membuat sumur bor, perlu duit sampai 1 juta lebih. Belum beli mesin sedot, pipa dan bayar listrik,” tambah Yunus, warga Sungai Ringin. Masyarakat di kawasan kota Sekadau berharap agar realisasi sambungan pipanisasi ke rumah penduduk secepatnya terpasang. Karena sebagian penduduk masih menggunakan air seadanya yang berupa air sungai serta sumur bor untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Seperti memasak, mandi maupun mencuci.†

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering. Wakil Pemimpin Redaksi: Budi Rahman. Redaktur: Andry, Agus Wahyuni, Aulia Marti, Hairul Mikrad, Yusriadi, Viodeogo. Reporter: Abdul Khoir, Andika Lay, Yulan Mirza, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Ubay. Biro Kubu Raya: Hanoto Jl. Sui Raya Dalam (081522711111). Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). www.borneo-tribune.net Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505). Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757), Saumin (Pemasaran) (085284291321) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2. Biro Kapuas Hulu: Jl. Kenanga, Ruko Pemda Blok B. 6 Putussibau Utara (08562569007). Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Fotografer: Ulla Asri Sekretaris Redaksi: Erika Sudiardjo Umum: Emiliana (Manajer), Fitriyana,. Percetakan/Pracetak: Ukan Dinata. Staf Pracetak: Fahmi Ichwan, Syam „ Wartawan, Kontributor, Intensive Programme dan Abubakar, M. Taufik,. Staf Percetakan: Andre, Nurhalis, Rustam. Marketing: Sisa Primashinta, Hesty Yosana, Aldi Chairudin, Ardiansyah. Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Ferry Ade Putra Freelancer Borneo Tribune dibekali identitas, surat Sirkulasi: Dhani, Suprianto. Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Kusnan, Husada, IT: Iwan Siswanto. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, tugas atau tanda pengenal (ID-Card) dan dalam mehalaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com laksanakan tugas jurnalistiknya tidak diperkenankan menerima suap atau amplop

Borneo Tribune


Serba Serbi

Borneo T Tribune

Minggu, 4 November 2012

3

Guide to Experiencing the Real Wonder of Dubai SAYA punya usul untuk lembaga New 7 Wonders. Bagaimana kalau mereka membuat pemilihan dengan kategori baru: “Seven Wonders of Modern World”. Lomba ini memilih situs-situs penting hasil peradaban manusia yang dibangun setelah abad ke-20. Cukup menarik, bukan? Bagaimana Bernard Weber, Anda setuju dengan usul saya? Kalau pemilihan itu benarbenar diadakan, saya yakin Dubai memiliki deretan panjang tempat-tempat menarik yang layak dimasukkan. Sebut saja misalnya gedung tertinggi di dunia, pulau buatan terluas di dunia, air mancur tertinggi di dunia, mal terbesar di dunia, indoor ski terluas di dunia, kepulauan buatan terluas di dunia, hotel tertinggi dunia, jaringan metro otomatis terpanjang di dunia, akuarium terbesar di dunia. Aduh, saya jadi lelah menulis kata-kata “ter...... di dunia”. Dan jangan lupa, kota itu memegang rekor maha penting lain yang sampai kini belum tertandingi. Dubai tercatat sebagai kota dengan pembangunan paling cepat sepanjang peradaban umat manusia! Hanya dalam waktu kurang dari tiga dekade, gurun pasir kering nan tandus itu bisa disulap menjadi salah satu kota metropolitan paling modern di dunia! Selain rekor-rekor dunia yang serba superior, Dubai juga memiliki ikon arsitektur modern yang layak disejajarkan dengan Opera House di Sydney atau Empire State Building di New York. Siapa yang belum pernah melihat gambar Hotel Burj Al Arab yang bentuknya mirip kapal layar itu? Anda boleh saja kagum dengan segudang rekor dunia serta hal-hal unik yang dimiliki Dubai. Namun, keajaiban Dubai sebenarnya adalah masyarakatnya yang multikultur. Bagi saya, itulah “Real Wonder of Dubai”. Sia-

pa sangka, gurun pasir yang dulunya dihuni suku tradisonal Arab itu bisa menjelma menjadi salah satu kota paling multikultural di dunia. Tahukah Anda, penduduk asli Dubai yang disebut Emirati hanya sekitar 10 persen saja. Sisanya adalah ekspatriat dari berbagai penjuru dunia. Dan meskipun Dubai berada di kawasan Timur Tengah yang sarat konflik dan dianggap konservatif, kota ini sangat liberal dan kosmolitan. Segala ras dan bangsa hidup berdampingan secara damai. Dubai layak disebut sebagai miniatur dunia! Daya tarik Dubai makin bertambah karena lokasinya sangat strategis, menjadi penghubung antara dunia barat dan timur. Bagi orang Indonesia, Dubai sangat populer sebagai lokasi transit dalam penerbangan menuju Eropa, Timur Tengah dan belahan dunia lainnya. Meskipun begitu, sebagian orang Indonesia hanya sekadar transit saja di bandara, melewatkan kesempatan menikmati pesona Dubai yang sesungguhnya. Bagi wisatawan Indonesia, Dubai belum sepopuler Singapura atau Hongkong. Ini bisa dimaklumi karena Dubai merupakan destinasi wisata yang relatif baru berkembang. Selain itu, masih sangat sedikit informasi wisata di Dubai yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Karena minimnya informasi ini, banyak wisatawan Indonesia melewatkan begitu saja kesempatan mengunjungi Dubai. Padahal, mereka sudah sering transit di kota itu. Kalau Anda tertarik dengan wisata di Dubai, buku saya yang berjudul “Dubai Stopover: Panduan Wisata Transit di Dubai” sangat cocok dijadikan salah satu sumber referensi. Buku ini disusun bagi peminat wisata transit yang memiliki waktu singkat untuk menjelajahi Dubai. Semuanya dibahas secara lengkap. Mulai dari permohonan visa, cara memesan

tiket agar bisa transit beberapa hari, daftar budget hotel dan budget restoran, objek wisata, panduan belanja, petunjuk menggunakan transportasi umum, peta-peta dan juga trik supaya bisa terbang gratis ke Dubai! Anggapan yang mengatakan Dubai adalah destinasi wisata yang mahal tidak sepenuhnya benar. Dalam hal pilihan untuk budget traveler, Dubai tak kalah dengan Singapura atau Hongkong yang lebih dulu kondang. Ada banyak penginapan dengan tarif relatif terjangkau, bahkan dormitory ala backpacker juga tersedia. Harga makanan di Dubai juga tidak semahal yang dikira banyak orang. Dan satu hal lagi yang pasti disukai orang Indonesia, objek wisata di Dubai banyak yang gratis! Jadi, siapa bilang jalan-jalan ke Dubai mahal? Karena itu, jangan ragu lagi untuk memanfaatkan waktu transit Anda dengan mengunjungi salah satu kota yang paling mengagumkan di dunia! Buku “Dubai Stopover: Panduan Wisata Transit di Dubai” juga membahas sisi lain Dubai yang jarang ditulis majalah wisata. Di buku ini Anda bisa mendapatkan informasi mengenai Karama, Bur Dubai, Al Rigga, Satwa dan area kota lama Dubai. Wilayah tersebut dikenal se-

bagai tempat belanja murah, pusat jajan serta tempat berkumpul komunitas ekspatriat dari berbagai belahan dunia. Oh ya, buku “Dubai Stopover: Panduan Wisata Transit di Dubai” juga memberi

bonus panduan keliling Abu Dhabi dan Sharjah. Mau nonton balapan Formula 1 di Abu Dhabi? Baca dulu panduannya di buku ini! Atau ingin menjelajah pusat perbelanjaan dan kawasan historis

di Sharjah? Semuanya bisa didapatkan hanya dalam satu buku! Buku “Dubai Stopover: Panduan Wisata Transit di Dubai” diterbitkan oleh Elex Media Komputindo, tebalnya

230 halaman ditambah bonus peta. Formatnya dibuat dalam bentuk buku saku yang mudah dibawa-bawa. Dijamin bisa jadi teman perjalanan yang praktis! (easy backpacking.)†

Manila Kecil di Tengah-tengah Dubai TAK perlu disangkal lagi, Dubai adalah salah satu kota paling modern dan kosmopolitan di dunia. Namun, di balik citranya yang serba wah dan spektakuler itu, kota ini sebenarnya tidak berbeda dengan tempattempat lain. Sedikit saja masuk ke areanya yang lebih “pedalaman”, segera terlihat bagiannya yang lebih membumi. Anda akan segera tahu, kota ini tak melulu dihuni orang kaya dan turis. Distrik Satwa merupakan salah satu area pemukiman paling tua di Dubai. Sebelum kota itu dibanjiri ekspatriat asal India dan Filipina. Satwa merupakan pusat komunitas Iran. Sampai sekarang, di distrik ini masih berdiri Iranian Hospital dan Iranian School yang menandakan orang-orang dari negara Persia itu pernah eksis di sana. Komunitas Iran kini tinggal berpencar, keberadaan mereka tidak lagi mencolok seperti dulu. Jumlah mereka kini juga kalah banyak dibanding pendatang asal Filipina dan Asia Selatan. Fakta inilah yang telah mengubah wajah Distrik Satwa. Kini, suasananya lebih mirip Little India atau Little Manila. Selain datang untuk bekerja, kehadiran orang-orang dari anak benua Asia dan Filipina telah memperkaya keragaman budaya dan tradisi kuliner di Dubai. Sayangnya, harta karun ini belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk mena-

rik turis. Dubai yang kita kenal sekarang hanya menjual kemewahan dengan malmal raksasa dan taman-taman artifisialnya. Padahal, kawasan seperti Satwa sebenarnya bisa dijual. Distrik Satwa di Dubai tak kalah unik dengan Little India dan Chinatown di negara-negara maju. Satu hal yang sering membuat banyak orang malas mengunjungi Satwa adalah kemacetannya. Bagi Anda yang hanya melihat bagian modern kota Dubai, barangkali akan terheran-heran mendengar kota itu juga macet. Dengan jalanan Dubai yang super lebar, kenapa masih bisa macet? Tingkat pemilikan mobil pribadi per kapita di Dubai adalah salah satu yang tertinggi di dunia. Satu mobil hanya dimiliki oleh 1,2 orang. Dengan kata lain, hampir semua orang punya kendaraan pribadi. Jadi, meskipun jalanannya sudah super lebar, tetap saja masih macet karena kendaraan di sana sungguh banyak. Selain itu, tidak semua jalanan di Dubai lebar-lebar dan modern seperti Sheikh Zayed Road dan Emirates Road. Kawasan kota lama seperti Deira, Bur Dubai dan Satwa, memiliki jalanan yang agak sempit. Selain macet, orangorang yang membawa kendaraan pribadi juga sulit menemukan tempat parkir. Itulah yang menyebabkan banyak orang lebih suka pergi ke mal

modern. Cara paling gampang menuju Satwa dengan menggunakan angkutan umum. Di tengah-tengah distrik ini ada terminal bus dengan rute hampir dari seluruh penjuru Dubai. Bus umum dari Sharjah, sebuah kawasan satelit Dubai, juga dilayani di terminal ini. Kalau naik Dubai Metro, Anda bisa turun di Jafiliya Station. Dari stasiun metro ini, perjalanan dilanjutkan dengan naik bus atau taksi. Lalu, apa hal menarik yang bisa dilakukan di Satwa? Kalau Anda suka belanja barang-barang murah, Satwa adalah surga bagi Anda. Toko yang menjual pernak-pernik murah ini lazim disebut gift shop. Biasanya menjual barang-barang yang diimpor dari Cina, India dan Bangladesh. Jenisnya sangat beragam, mulai pakaian, sepatu, tas, dekorasi rumah, sampai peralatan dapur dan barang pecah belah. Di antara produk-produk impor itu, pilih yang made in Bangladesh. Produk-produk pakaian dan garmen buatan Bangladesh terkenal berkualitas bagus, meskipun tak kalah murah dibanding barang Cina. Sekarang ini di Dubai sudah sangat sulit menemukan restoran dengan harga menu di bawah 10 dirham (sekitar 25 ribu rupiah). Namun, Satwa adalah perkecualiannya. Hanya dengan 10 dirham saja, kita

sudah bisa menikmati menu prasmanan lengkap di restoran Cina atau Filipina. Sedangkan budget restaurant yang paling terkenal adalah Ravi Restaurant. Restoran ini menjual makanan Asia Selatan berkualitas dengan harga terjangkau. Tapi, belum ke Satwa namanya kalau tidak mencicipi hidangan Filipina. Daerah Satwa terkenal sebagai kawasan hunian ekspatriat asal Filipina. Karena itu, restoran dan supermarket Filipina bisa ditemui di hampir semua sudut jalan. Wajah-wajah Melayu sangat mudah dijumpai di sini. Orang Indonesia yang berada di kawasan ini akan disangka orang Filipina dan disapa dengan bahasa Tagalog. Makanan Filipina rasanya agak mirip dengan masakan Indonesia. Sajian yang paling khas adalah adobo, yakni ayam yang dimasak dengan soya sauce. Di negara asalnya, adobo juga terbuat dari babi. Berhubung makanan non-halal dilarang dijual di tempat umum di Dubai, jadilah hanya versi ayam adobo yang bisa dinikmati. Hidangan unik lainnya adalah camporado, atau dalam bahasa Indonesia secara harfiah berarti campur aduk. Asal tahu saja, bahasa Tagalog memiliki banyak kesamaan dengan bahasa kita. Tak heran kalau banyak kata-kata yang mirip atau sama. Camporado sendiri

adalah bubur nasi yang dimasak bersama ayam dan sayuran. Kalau Anda punya nyali, silahkan mencoba balut, yakni telur bebek yang setengahnya sudah menjadi embrio. Orang Filipina paling hobi memakan makanan aneh. Di negara asal mereka, cacing dan ulat saja dimakan. Jadi, makan embrio bebek bukanlah hal yang paling parah. Saya sendiri hampir semaput waktu pertama kali disuguhi balut. Kawan saya yang sama-sama orang Indonesia bahkan berteriak histeris saat melihat isi balut yang sebelumnya dikira telur rebus biasa. Untungnya, itu tidak terjadi di restoran, jadinya tidak terlalu malu. Sahabat-sahabat dari Filipina yang jahil memang paling suka bikin shock orang yang baru datang ke Dubai dengan suguhan balut. Bagaimana tidak kaget, setelah mengupas telur rebus ternyata di dalamnya ada bayi bebek yang sudah terbentuk kepala dan sayapnya! Begitulah, apapun yang ada di Filipina, bisa ditemui di Satwa. Bahkan, pada hari Jumat dan Sabtu kadangkadang juga digelar Ukayukay, yaitu pasar tiban ala Filipina yang menjual barang-barang bekas dan pernak-pernik murah. Pendek kata, Satwa benar-benar sudah menjadi Little Manila-nya Dubai. (easyback packing)†

Solusi Tepat Terobosan Terbaru TCM

ATASI SEGALA MACAM PENYAKIT PRIA Ciri khas kemanjuran & keunggulan Hongkong Medistra TCM sangat jelas dengan resep kuno kekaisaran, resep rahasia turun temurun serta herbal Tiongkok alami, intinya adalah mengobati berbagai penyakit bandel yang susah disembuhkan, khusus menangani berbagai jenis penyakit kronis, begitu diobati langsung dapat dirasakan manfaatnya. Efektif mengobati berbagai penyakit kronis sampai akarnya, tanpa efek samping, setelah diatasi tidak mudah kambuh lagi. Menurut survey terbaru, disfungsi seksual pria termasuk penyakit yang sangat banyak diderita. Terutama persentase penderita impotensi, ejakulasi dini, radang prostat mengalami kenaikan pesat, berdampak jauh lebih parah bagi psikologi dan jiwa, dibanding penyakit pria lainnya, juga merupakan 30% alasan retaknya keharmonisan rumah tangga, menghancurkan kepercayaan diri pria. Penyakit fungsi seksual menimpa pria pada berbagai kalangan usia dan harus diobati sedini mungkin agar tidak memburuk hingga menimbulkan penyakit komplikasi bandel lainnya yang sangat parah dan berbahaya. Hongkong Medistra TCM ada konsultan Sinshe ahli TCM (Traditional

Chinese Medicine) ternama dari Tiongkok yang siap membantu Anda. Melalui pengalaman kerja keras puluhan tahun akhirnya berhasil menemukan terobosan terbaru, khusus mengatasi disfungsi seksual pria, seperti: Impotensi, Ejakulasi Dini, Radang Prostat, Sperma Mati, Tidak ada Sperma, Alat vital tidak normal, Kemandulan, dll. Hasilnya relatif cepat, aman dan tanpa efek samping. Terobosan metode TCM dengan herbal berharga alami yakni “Qiang Yang Bu Shen Liao Fa” ini dipadukan akupuntur elektroterapi sangat terkenal diberbagai Negara, berfungsi memperkuat ginjal & sperma, menyeimbangkan unsur yin & yang didalam tubuh, setelah diatasi bisa menormalkan fungsi seksual, masa berhubungan bisa lebih lama. Rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan, gejala penyakit seperti kencing terasa sakit, sering kencing, tidak tahan kencing, kencing tidak bertenaga, tidak tuntas, bernanah dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, sistem reproduksi kembali normal, bisa diatasi hingga ke akar penyakit dan tidak mudah kambuh lagi.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi :

HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak - Kalimantan Barat Telp. (0561) 733268 HP. 0812 5279 7888

Hari Minggu & Libur Tetap Buka


Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Hari Pahlawan Yulan Mirza Borneo Tribune, Pontianak Jelang Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November mendatang, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Kalimantan Barat akan me-

Apel MPW PP Kalbar Dihadiri 1.000 Peserta laksanakan apel besar. Apel sekaligus pengukuhan MPW PP itu akan dilaksanakan di halaman Mapomdam XII/ Tanjungpura, Jalan Rahadi Oesman Pontianak, dihadiri 1.000 peserta. Sejumlah undangan akan menghadiri apel besar tersebut. Sejumlah Ketua MPW

PP dari seluruh Indonesia direncanakan hadir termasuk Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Japto S Sumarno sekaligus menjadi pembina upacara. Peserta terdiri dari 100 orang Komando Inti (Koti) Mahatidana MPW Kalbar, 600 Koti MPC PP Kota

Pontianak, 200 Koti MPC PP Kabupaten Kubu Raya, 30 Koti MPC PP Kabupaten Pontianak dan 50 Koti MPC PP Kabupaten Melawi. “Tiga MPC PP dari luar Kota Pontianak juga turut dipastikan untuk hadir pada apel besar ini,” jelas Ketua

Panitia Apel Besar, Uti Zulkifli, kemarin. Uti menambahkan selain menggelar apel, pihaknya juga akan melakukan pawai keliling kota dengan menggunakan kendaraan roda dua dan mobil hias. Selanjutnya, rombongan itu langsung menuju sekretariat

MPW PP di Jalan Gajah Mada Pontianak. ”Di sekretariat, nantinya kita akan melakukan acara peresmian sekretariat MPW PP Kalbar. Selanjutnya, melakukan launching Tabloid Swara Pancasila dan buku sekilas perjalanan PP di Kalbar,” urai Uti. o

MAPERTA Ke-VIII STKIP-PGRI Ciptakan Loyalitas Kader Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

CMYK

Dalam mewujudkan dan menciptakan mahasiswa yang solid dan loyalitas, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP-PGRI), Jumat (2/11), menggelar acara penerimaan mahasiswa/mahasiswi baru, dan mahasiswa/mahasiswi yang beragama Katolik untuk dibimbing dalam kegiatan masa penerimaan anggota baru IV Masa Perkenalan Anggota (MAPERTA VIII) Ikatan Mahasiswa Katolik (IMK) Santo Petrus STKIP-PGRI. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat (2/11) kemarin dan berakhir hari ini, Minggu (4/11), di Rumah Retret Santo Fransiskus Tirta Ria, Kabupaten Kubu Raya.

Diawali misa ekaristi yang dipimpin Romo Sutadi, mahasiswa maupun mahasiswi yang merupakan calon anggota IMK Santo Petrus siang itu memakai seragam putih dan duduk berjejer di lantai Aula Rumah Retret untuk mendengarkan khotbah Romo Sutadi. Romo Sutadi mengatakan, MAPERTA adalah sebuah kegiatan tahunan STKIPPGRI. “Sekarang kita menjadi mahasiswa di Kota Pontianak, dan awal-awalnya tentu ada rasa tidak cocok, tapi lama kelamaan akan jadi cocok dan bergabung ke dalam IMK,” kata Romo Sutadi, dalam khotbahnya. Dijelaskan Romo, para mahasiswa harus hidup mandiri dan berbaur dengan para mahasiswa STKIPPGRI, maupun Anggota IMK. “Ini misa ekaristi, agar masa pengalihan para ma-

hasiswa menjadi biasa dan berbaur,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia, Paulinus Wawan mengatakan, acara MAPERTA di tahun ke VIII ini merupakan salah satu syarat bagi mahasiswa maupun mahasiswi STKIP-PGRI untuk menjadi anggota Ikatan Mahasiswa Katolik. “Ini tahun kedelapan, dan sebanyak 300an mahasiswa kita didik untuk menjadi anggota IMK,” kata Paulinus Wawan. Menurutnya, tujuan MAPERTA ini untuk memperkenalkan kepada para peserta untuk memahami visi misi IMK. Setelah kegiatan ini, para mahasiswa yang tergabung dalam keanggotaan IMK akan diberikan pembinaan secara terus menerus, pembinaan kerohanian para calon anggota, dan kegiatan bhakti sosial. o

Misa MAPERTA Romo Sutadi memimpin Misa Ekaristi MAPERTA ke VIII di Aula Rumah Retret. Kegiatan tahunan Mahasiswa STKIP-PGRI ini akan bergabung dalam Keanggotaan IMK. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

HTR Mendukung Perindustrian Hilir Yulan Mirza Borneo Tribune, Pontianak Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat Cornelius Kimha berharap, dalam pengelolaan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kubu Raya (KKR) dapat mendukung perindustrian hilir. “Dalam pengelolaan HTR itu, masyarakat dapat mengembangkan penanaman kayu-kayu alam yang dinilai sangat dibutuhkan bagi masyarakat Kalbar ke depan,” terang Kimha di KKR, belum lama ini. Selain itu, Kimha berharap di dalam pengelolaan HTR, masyarakat dapat melakukan penanaman pohon yang cepat tumbuh dan panen. Hal itu dimaksudkan agar mereka dapat merasa-

kan peningkatan pendapatan dalam perekonomiannya. “Jika pengelolaan HTR dapat dilaksanakan dengan baik maka hal itu dapat berimbas dengan hal yang lain. Seperti, masyarakat yang dipercayakan untuk mengelola HTR itu melakukan panen dan kawasan industri siap membelinya. Industri tersebut nantinya akan membutuhkan tenaga kerja cukup banyak,” urai dia. Bahkan, pemerintah juga telah menyiapkan 3.000 lahan lainnya untuk dapat dijadikan lahan HTR di kawasan Sungai Ambawang. “Lahan di Sungai Ambawang dinilai sangat strategis dan areal lahannya flat. Sehingga, kawasan tersebut dapat dijadikan pilot project bagi Kemenhut. Jika ada ada kunjungan dari tamu, maka kawasan itu dapat dikunjungi,” papar dia. o

4

Disnaker Prioritaskan Penyerapan TK Yulan Mirza Borneo Tribune, Pontianak Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak Syaiful Rahman mengatakan, pihaknya meminta pada pihak perusahaan agar dapat melayangkan surat kebutuhan tenaga kerja (TK), agar tetap terjalin kerjasama yang baik dalam kebutuhan tenaga kerja. “Berapa yang dibutuhkan dan apa yang diperlukan,” jelas Syaiful, kemarin. Saat ini, kata dia, tercatat sudah ada sekitar 15 perusahaan yang kerap mengirimkan surat pemberitahuan kepada Disnaker terkait kebutuhan pekerja. Pihaknya siap melakukan program prioritas dalam menyiapkan tenaga kerja yang produktif dan potensial di tengah banyaknya perusahaan yang membutuhkan calon pekerja. “Kita akui iklim investasi Kota Pontianak semakin tahun semakin baik, bahkan terus meningkat. Ini bisa dilihat dari makin menggeliatnya berbagai usaha di Kota Pontianak,” terang dia. Karena itu, sambung Syaiful, Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa, mampu menggeliatkan perekonomian. Dampaknya, akan terasa makin besar lantaran pekerja bisa ditampung oleh perusahaan. Selain itu, Syaiful mengakui saat ini pihaknya lebih memprioritaskan penyerapan tenaga kerja. Maka dari itu, pihaknya gencar memberikan imbauan kepada perusahaan untuk bekerjasama terkait kebutuhan calon karyawan setiap usaha yang ada di Kota Pontianak. ”Kondisi investasi yang membaik akan meningkatkan nilai tawar perusahaan dan SDM lokal, terutama dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja,” pungkas dia. o

Pangdam: Memantapkan Tekad dan Semangat Juang Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Selama enam bulan menjalankan tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas), prajurit Batalyon Infanteri Lintas Udara (Yonif Linud) 305/ Tengkorak, Brigif 17/Kostrad, Kamis (1/11) kemarin dilepas Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Ridwan untuk kembali ke Mayonif 305/Tengkorak, Brigif 17/Kostrad, dan tugas yang ditinggalkan dalam menjaga dan mengawal kawasan perbatasan diganti oleh Yonif 123/Rajawali. “Secara pribadi dan sebagai Pangdam, saya ucapkan selamat datang dan selamat tiba kembali di Home Base Kodam III/Slw, disertai ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugas dan pengabdian di perbatasan,”

ujar Pangdam Mayjen TNI Ridwan. Keberhasilan yang telah dicapai Batalyon Infanteri Linud 305/Tengkorak Brigif 17/Kostrad selama di daerah penugasan dapat memantapkan tekad dan semangat juang dalam menyongsong tugas-tugas di masa yang akan datang. “Yonif Linud 305/Tengkorak telah selesai tugas operasi pengamanan selama 6 bulan, saya berharap penugasan ini telah mendewasakan dan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi prajurit. Karena dengan pengalaman itulah prajurit diharapkan dapat meningkatkan kualitas naluri keprajuritan yang merupakan jalan yang harus ditempuh seorang prajurit,” kata Mayjen TNI Ridwan, dalam sambutan pelepasan Pasukan Yonif Linud 305. o

TERIMA KASIH Pangdam Mayjen TNI Ridwan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada prajurit Yonif Linud 305 usai menjalankan tugas Pamtas di Provinsi Kalbar. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

CMYK

Minggu, 4 November 2012


Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Minggu, 4 November 2012

KPU Gelar Verfikasi Faktual

Nasdem Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pontianak dipimpin langsung Ketua KPU Kabupaten Pontianak, Munir Putra, Sabtu (3/11), kemarin melaksanakan verifikasi faktual di Kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Pontianak, di Jalan Raya Kuala Mempawah. Tim ini melihat langsung sekretariat dan keterwakilan 30 persen perempuan dalam kepengurusan partai. Tim KPU Kabupaten Pontianak diterima langsung Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pontianak, Muhammad Yusuf bersama Sekretaris DPD Partai NasDem, Ahmad Fauzi beserta para pengurus. Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU, Munir Putra mengaku verifikasi faktual dilaksanakan sesuai perintah Undang-undang.

Dimana akan dilaksanakan mulai 3-5 November. “Proses verifikasi faktual ini, perintah dan amanah Undang-undang yang harus KPU laksanakan. Kami mengecek sekretariat kantor, pengecekan secara nyata kepengurusan Parpol, terutama pengurus Parpol harus ada keterwakilan perempuan 30 persen,” katanya. Terkait hasil verfikasi faktual, Munir, menegaskan KPU Kabupaten Pontianak tidak memiliki wewenang menyatakan lulus atau tidak. Karena keputusan final ada di KPU Pusat. “Hasil verfikasi faktual ada di tangan KPU pusat, kita hanya melakukan pendataan dan mencatat apa yang ditemui. Dan kami tidak boleh melakukan rekayasa apalagi men gistimewakan salah satu Parpol. Sedangkan untuk verfikasi keanggotaan Parpol akan dilaksanakan 718 November,” katanya. edangkan Ketua DPD Par-

FAKTUAL. KPU Kabupaten Pontianak me-verifikasi faktual DPD Partai NasDem Kabupaten Pontianak. FOTO : Johan Wahyudi/Borneo Tribune

tai NasDem Kabupaten Pontianak, Muhammad Yusuf, mengaku sangat yakin Partai NasDem akan lolos verifikasi faktual. Apalagi, keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partainya bahkan bisa lebih 30%. “Soal keterwakilan 30 per-

sen perempuan dalam kepengurusan partai sudah terpenuhi. Bahkan kami memiliki target menjadi pemenang pada Pemilu di Kabuparten Pontianak, bahkan Nasdem siap merebut kursi pimpinan DPRD Kabupaten Pontianak,” katanya. o

Jelang Verifikasi Faktual

Nasdem Kubu Raya Gelar Rakorda III Hairul Mikrad Borneo Tribune, Pontianak Dewan Pimpinan Daerah Partai NasDem Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (3/11) kemarin menggelar Rapat Koordinasi (Rakorda) III di Hotel Randayan. Kegiatan ini juga menghadirkan Ketua KPU Kubu Raya, Idris Maheru, ST. “Rakorda ini sendiri diikuti 17 anggota DPD Partai NasDem Kubu Raya, Ketua dan Sekretaris dari 9 Pimpinan Cabang (Kecamatan), Ketua dan Sekretaris Garda Pemuda NasDem, 13 anggota Garnita Kubu Raya,” jelas Ketua Panitia Rakorda, Hasanah, S.Pd Rakorda ini dipimpin langsung Ketua DPD Partai NasDem Kubu Raya, Randi Suzaini, SE, MM dan dihadiri Ketua DPW Kalbar, Syarif Abdullah Alkadrie, Sekretaris DPW, Michael Yan Sriwidodo beserta sejumlah wakil ketua, Ketua Garnita Kalbar, Hj Eka Nurhayati dan Sekretaris Garda Pemuda Kalbar,

RAKORDA Ketua DPD Partai NasDem Kubu Raya, Randi Suzaini memberikan penjelasan mengenai Rakorda III Partai NasDem Kubu Raya. FOTO Hairul Mikrad/Borneo Tribune

Anton. “Ini untuk memantapkan persiapan verifikasi factual dan rekrutmen Bacaleg,” urai Hasanah. Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kubu Raya, Randi Suzaini, Rakorda ini lebih memantapkan kesiapan DPD Kubu Raya menjelang verifikasi factual yang akan digelar KPU Kubu Raya. “Ini memfokuskan untuk verifikasi factual dan pendaftaran bakal calon legislative. Kita juga mengha-

dirkan KPU Kubu Raya untuk memaparkan secara jelas mengenai verifikasi termasuk daerah-daerah pemilihan di Kubu Raya,” jelas Randi. Randi sendiri yakin 100 persen, Kubu Raya akan lolos verifikasi factual mengingat semua persyaratan telah dilengkapi. “Dari keberadaan sekretariat termasuk administrasinya, kepengurusan, keterwakilan perempuan dan anggota,” jelas

Randi. Sedangkan, Ketua DPW Partai NasDem Kalbar, Syarif Abdullah Alkadrie juga memiliki keyakinan sama bahwa Nasdem di semua kabupaten/kota akan lolos verifikasi factual. “Tadi (Sabtu,ed) Partai NasDem Kabupaten Pontianak sudah diverifikasi. Kita yakin Partai NasDem tidak ada masalah pada verifikasi factual ini. Saya mengingat kepada NasDem Kubu Raya dan seluruh DPD untuk mempersiapkan 8 item yang sudah menjadi ketentuan verifikasi,” ucap Abdullah. Ketua KPU Kubu Raya, Idris Maheru mengatakan saat ini secara nasional KPU melaksanakan verifikasi factual terhadap 16 Parpol yang lolos verifikasi administrasi. “Saat ini kita me-verifikasi kenyataan di lapangan seperti yang tertuang pada verifikasi administrasi seperti keberadaan secretariat, kondisi kantor termasuk surat menyuratnya. Selain itu, kepengurusan, keterwakilan perempuan dan anggota,” pungkasnya. o

Pejabat dan Kades Tak Boleh Tersangkut Pidana Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Bupati Kubu Raya Muda Mahendarawan menyatakan, calon pejabat daerah maupun pejabat desa di lingkungan Kabupaten Kubu Raya tidak diperbolehkan tersangkut kasus tindak pidana. “Ya saya rasa jika memang terdapat calon Kepala Desa,

Camat di wilayah Kabupaten Kubu Raya yang terlibat kasus tindak pidana, apa pun jenisnya tetap tidak akan kita lantik,”kata Muda, usai melantik Kepala Desa Rasau Jaya II, Kamis (1/11)lalu. Muda mengatakan, dari Januari hingga Novenber 2012 ini belum ada ia melantik Kepala Desa yang terlibat dalam kasus tindak pidana. Jika pun ada, maka

ia berjanji tidak akan melantik kepala desa tersebut. “Belum kita temukan Kades maupun camat yang sudah kita lantik selama ini terlibat dalam kasus pidana. Tapi jika memang ada saya sebagai Kepala Daerah di Kabupaten Kubu Raya ini. Tidak akan pernah melaintik Kades maupun Camat yang berprilaku seperti itu,”tegasnya.

Ia menegaskan, aturan tidak boleh mencalonkan diri untuk pejabat daerah maupun desa jika sedang sedang tersangkut kasus tindak pidana. Itu tertuang dalam peraturan daerah (perda). “ itu sudah jelas dalam aturan seorang calon tidak dibenarkan mencalonkan diri apabila sedang atau sementara terlibat dalam kasus pidana,”jelas Muda. o

5

Kementerian ESDM Uji Coba Ben-Gas Kubu Raya Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Tim Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineraol Republik Indonesia melakukan uji coba terhadap sampan bermotor dual fuel berbahan bakar bensin dan gas (Ben-gas) di perairan Sungai Kapuas. “Kedatangan kami ke Kubu Raya untuk menindaklajuti surat pengajuan dari Bupati setempat terkait penerapan teknologi tepat guna dan konversi BBM ke gas pada kendaraan sampan bermotor yang di kembangkan oleh pemkab Kubu Raya. Hari ini kita melakukan uji coba dan melihat langsung bagaimana penerapannya dilapangan,” kata Agustin Hermawan, Kasubag Pengelolaan dan Informasi Migas, Kementrian ESDM RI , Sabtu (3/11). Agustin menyatakan, apa yang dilakukan oleh Pemkab Kubu Raya dinilai sangat membantu program pemerintah dalam menurunkan ketergantungan masyarakat akan BBM. Terlebih, menurutnya, setiap tahunnya subsidi BBM yang diberikan pemerintah kepada masyarakat terus meningkat, sehingga dengan adanya penerapan teknologi tepat guna dengan mengkonversi BBM ke gas yang dilakukan Pemkab Kubu Raya itu dinilai sangat tepat sasaran. “Dengan pengalihan BBM ke gas pada sampan bermotor milik nelayan seperti yang akan dilakukan oleh Pemkab Kubu Raya, selain dapat membantu pemerintah pusat dalam menekan subsidi BBM, tentu juga akan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Agustin mangatakan, setelah melihat langsung dan mendengar penjelasan dari tim pengembangan sampan bermotor berbahan bakar bensin dan gas dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kubu Raya, pihaknya menyatakan siap untuk membantu pengembangan program tersebut. “Namun, ini tentunya tidak bisa langsung kita tanggapi, karena kita masih harus melakukan uji kelayakan pada sampan bermotor tersebut, apakah aman dan efisien jika diterapkan. Karena kita juga tidak ingin, ketika ini kita kembangkan malah menjadi boomerang bagi Kementrian ESDM dan pemeirntah pusat,” katanya. Ia pun mencontohkan, seperti saat akan melakukan konversi BBM ke gas pada kompor, disaat program itu sudah berjalan, malah banyak masyarakat yang mengeluhkan adanya tabung gas yang meledak dan sebagainya. “Tentu ini akan kita hindari, makanya setelah dari sini, nanti akan terus kita kaji bersama tim dari universitas yang kita tunjuk, agar saat diterapkan nanti, teknologi ini bisa memberikan manfaat penuh kepada masyarakat,” tuturnya. Agus menambahkan, jika nantinya perahu ben-gas tersebut benar-benar bisa diterapkan, maka tidak menutup kemungkinan Kubu Raya akan dijadikan sebagai pilot project pengembangan kendaraan bagi nelayan dan masyarakat pesisir tersebut. “Yang memiliki daerah perairan itu tentu bukan hanya Kubu Raya saja, tetapi rata-rata daerah di Indonesia memiliki perairan dan tentu perahu Ben-gas ini akan sangat bermanfaat sekali bagi nelayan dan masyarakat pesisir,” katanya. o

Karapan Sapi Dikemas Multi Etnis memperlambat kecepatan. Kita yakin pelaksanaan karapan sapi yang sudah lama tidak dihelat ini bisa berlangsung sukses,” katanya. Ketua Majelis Kehormatan Terkait dengan persiapan lomIkatan Keluarga Besar ba, dijelaskan Pagi, sudah maMadura (IKBM) Kabupaten tang dan tinggal menunggu reaPontianak, Muhammad Pagi lisasi di lapangan. Bahkan, pimenyakini ribuan masyarahaknya beberapa waktu lalu kat dari berbagai daerah di menggelar rapat di rumah betang Kalimantan Barat akan mengdi Kota Pontianak yang melibathadiri dan menyaksikan gawe kan unsur tokoh masyarakat, tobudaya lomba karapan sapi koh adat, tokoh budaya, aparat yang dihelat IKBM, di lapangkepolisian dan TNI agar gawe an sepakbola Desa Galang, Kebudaya ini bisa berlangsung tercamatan Sungai Pinyuh, 11 FOTO: Johan W / Borneo Tribune tib, aman dan lancar. Muhammad Pagi Nopember mendatang. “Gawe budaya ini akan kita ke“Saat latihan saja, jalan mas secara multietnis, mengingat raya Desa Galang sudah disesaki penon- keberagaman suku dan agama yang ada di ton dari berbagai daerah, sehingga pe- Kalimantan Barat, khususnya di Kabupangendara kendaraan bermotor mesti ten Pontianak,” jelasnya. o Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah

Fraksi Dewan Soroti Kinerja SKPD Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Kinerja beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) menjadi sorotan fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Pontianak. Hal itu terungkap saat rapat paripurna DPRD Kabupaten Pontianak dengan agenda penyampaian pandangan akhir Fraksi terhadap Raperda APBD Perubahan tahun 2012. Fraksi Rakyat Bersatu (BR) melalui juru bicaranya, M. Ridho’i Ubaidillah, meminta Bupati Pontianak agar mengevaluasi terhadap kinerja pimpinan SKPD di lingkungan pemerintahan Kabupaten Pontianak. “Harus menjadi perhatian bupati yaitu menyangkut SKPD dalam peningkatan PAD. Jika ada pimpinan SKPD yang tidak mampu meningkatkan PAD, sebaiknya diganti saja,” katanya. Selain itu, Fraksi RB juga meminta pemerintah Kabupaten Pontianak mengefektifkan penggunaan anggaran yang tersisa lebih dua bulan. Dimana seluruh program kerja pemerintah daerah yang telah dianggarkan harus dilaksanakan dan ditintaskan dengan baik, secara maksimal. “Kami tidak ingin mendengar lagi, alasan klasik pada akhir tahun laporan ang-

garan masih ada program yang tidak terselesaikan, dengan alasan minimnya waktu pelaksanaan. Untuk itu, sudah harus dipikirkan bagaimana caranya agar program bisa berjalan dan dapat diselesaikan dengan baik,” katanya. Sedangkan Fraksi Pemuda Pembaharuan dan Kebangkitan Bangsa (P2KB), melalui juru bicaranya Sarmadi, meminta pemerintah Kabupaten Pontianak bekerja secara profesional terkait program-program pembangunan. Terutama Dinas Pekerjaan Umum (PU), diminta terus meningkatkan kualitas kerjanya. “Mengapa kita minta Dinas PU meningkatkan kualitas kerja, karena kita tidak ingin proyek-proyek pembangunan yang bernilai milyaran rupiah, tetapi kualitasnya tidak sesuai. Dinas PU harus sering meninaju kelapangan melihat dan mengawasi langsung pekerjaan proyek yang ada,” katanya. Selain itu, Fraksi P2KB juga menilai proses pembangunan daerah masih belum merata, karena masih ada daerah-daerah yang belum mendapat pembagian kue pembangunan “Bahkan masih ada daerah yang semenjak penjajahan zaman Belanda, belum tersentuh pembangunan. Hal ini, harus menjadi perhatian,” katanya. o


Bengkayang Borneo Tribune

Minggu, 4 November 2012

SMAN 3 Bawa Siswa Mading ke Pontianak Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Perhatian besar diberikan manajemen SMAN 3 Bengkayang kepada dua tim dari sekolahnya yang berhasil merebut juara satu dan tiga dalam pertandingan majalah dinding (mading) tingkat SMA se-Bengkayang digelar Borneo Tribune- KP2KP Bengkayang - SMA Borneo Bengkayang. “Awalanya, kepada mereka yang menang kami janjikan untuk dibawa ke Pontianak,” kata Kepala Sekolah SMAN 3 Bengkayang, Eko Purwandono. Ditambahkan Eko, kunjungi pihak ke Pontianak bukan untuk hal yang sia-sia. Mereka akan mengunjungi beberapa kantor media yang ada di Kota Pontianak. “Kami berencana akan mengunjungi sejumlah media massa di sana dan akan melihat proses kerja pihak media,” kata Eko lagi. Dijelaskan Eko, pihaknya akan tetap konsekuensi mengembangkan kreativitas siswa. Pengembangan itu bisa dilakukan dengan beragam kegiatan, termasuk kegiatan pembuatan mading di sekolah yang sampai ini masih digemari siswa. “Untuk Mading yang menang kemarin, akan kami pajang di sekolah ini dalam waktu yang cukup lama,” terang Eko lagi. o

FOTO: Rudi/Borneo Tribune

KPI: Warga Harus Lebih Kritis Nilai Isi Siaran

Faisal Riza

Arman Suyono

Borneo Tribune, Singkawang Kegiatan penyiaran di Indonesia tidak bisa dilakukan secara bebas lantaran Tidak semua isi ada rambu-rambu atau koridor yang harus ditaati. siaran memberikan Sehingga diharapkan maefek positif, oleh syarakat yang memanfaatkan isi siaran harus kritis karena itu dalam dan cerdas memilih dan kesempatan ini memilah setiap tayangan yang disiarkan. Tujuannya saya minta agar untuk menciptakan kualimasyarakat tas siaran yang sehat dan mencerdaskan. Singkawang lebih Hal itu dikatakan Asisten Pemerintahan dan kritis dan responKesra Setda Singkawang, sive dalam menilai Arman Suyono, pada sosialisasi dan evaluasi hasil isi siaran pemantauan isi siaran yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar di Villa Bukit Mas Singkawang, belum lama ini. Arman mengatakan, pengawasan terhadap ramburambu dalam penyiaran tak mungkin bisa dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat, lantaran banyaknya kesibukan atau kegiatan lain. Oleh karena itu, maka dibentuk lembaga tersendiri, yaitu KPI. Lembaga ini memiliki manfaat yang sangat banyak terhadap dunia penyiaran di Indonesia. Salah satu tugasnya adalah melakukan evaluasi dan mengelola perizinan penyiaran. Namun demikian, sebagai warga negara yang baik, seluruh elemen masyarakat seharusnya bisa memberikan kontribusi positif pada upaya pencerdasan bangsa, melalui sikap responsive yang harus dibangun. “Tidak semua isi siaran memberikan efek positif, oleh karena itu dalam kesempatan ini saya minta agar masyarakat Singkawang lebih kritis dan responsive dalam menilai isi siaran,” katanya. Dan melalui sosialisasi itu, diharapkan dapat menghasilkan kesadaran masyarakat dalam mengawasi dan mengkritisi siaran yang kurang etis ditonton yang tersaji melalui media elektronik. Mengingat sejauh ini, dampak yang dihasilkan siaran media elektronik khususnya televisi lebih dominan negatif, sehubungan dengan mutu maupun muatan-muatan yang terkandung dalam siaran televisi yang buruk atau merusak. Sementara Ketua KPID Kalbar, Faisal Riza mengatakan menurut UU 32 tahun 2002 tentang penyiaran, KPI maupun KPID merupakan wujud peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan penyiaran. Dengan demikian KPI/KPID merupakan representasi masyarakat dalam bidang penyiaran. Sebagai representasi masyarakat, maka berusaha membangun ikatan yang kuat dengan masyarakat. Dalam UU 32/2002 juga mengamanatkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan penyiaran nasional. Masyarakat juga memiliki hak, kewajiban, dan tanggung jawab berperan serta mengembangkan penyelenggaraan penyiaran nasional. Mengembangkan kegiatan literasi atau pemantauan lembaga penyiaran dan dapat mengajukan keberatan terhadap program atau isi siaran yang merugikan. Terhadap peran serta di atas, KPI/KPID bertugas memfasilitasi dan/atau mewadahi masyarakat dalam mewujudkannya. “Apa yang boleh atau tidak boleh untuk ditayangkan, ini tergantung pada kita, karena media merupakan alat untuk mencerminkan kepentingan kita semua. Dalam sosialisasi ini disampaikan materi , bagaimana menjadi penonton yang baik dan cerdas serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan standar Program Siaran (P3-SPS). Sehingga masyarakat nantinya memahami P3-SPS serta menjadi penonton yang kritis dan cerdas,” kata Faisal.(Freelancer/Rudi) o

6

Parpol Tidak Lolos Verifikasi

Anggota DPRD Pindah Partai Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Pasca pengumuman oleh KPU Pusat mengenai partai politik yang lolos verifikasi administrasi ternyata memberikan dampak yang besar bagi arah politik di kursi legislatif Bengkayang, khususnya bagi anggota DPRD setelah mengetahui parpolnya tidak lolos verifikasi. Salah satunya adalah anggota DPRD Bengkayang, Markim, mengatakan apabila pada pemilu legislatif 2014 mendatang dirinya tidak akan maju kembali. “Saya tak lagi bergabung dengan parpol,” katanya usai ditanyai mengenai posisi PDK yang tak lolos verifikasi. Salah satu alasannya tidak ingin lagi maju untuk dipilih sebagai anggota DPRD karena timbul kejenuhan akibat sistem yang sekarang terjadi di tubuh lembaga tersebut. Sementara itu, salah seorang Anggota DPRD Bengkayang, Gunawan, yang berasal dari Partai Nasional Benteng Kemerdekaan (PNBK), pada acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) II DPD Partai Nasdem Bengkayang tampak hadir. Diduga kuat legislator ini mengarahkan perahunya pada 2014 mendatang melalui partai yang mengusung motto gerakan perubahan tersebut. Tak ubahnya dengan legislator dari Partai Republikan, Marsianus. Anggota legislatif dari Dapil Monterado, Samalantan, Lembah Bawang, Bengkayang, Teriak, Sungai Betung itu menyatakan apabila pada pemilu 2014 mendatang akan bergabung dengan Partai Gerindra Bengkayang pimpinan Fransiskus, S.Pd. “Partai Gerindra pada dasarnya bersikap terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung, termasuk Marsianus,” kata Ketua DPC Gerindra Bengkayang, Fransiskus. o

Polres Bentuk Timsus C3 Borneo Tribune, Singkawang Polres Singkawang, belum lama ini membentuk tim khusus C3 (curat, curas, curanmor, dan narkoba). Tujuannya untuk menekan angka tindakan kriminalitas yang tinggi serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Wakapolres Singkawang, Kompol Imam Riyadi membentuk tim C3 yang diperintahkan oleh Kapolda Kalbar. Tim ini beranggotakan dari satuan Reskrim, Resnarkoba, Intelkam, serta beberapa anggota dari staf yang lain. “Setiap malam tim ini melakukan patroli, dan hasilnya, tim menemukan delapan orang pelaku curat yang usia-

Habis pulang melaut, keluarga nelayan di Desa Sungai Nibung, Kecamatan Telukpakedai, Kubu Raya mengolah dan memilah hasil tangkapan ikan. Sebagian dijual di pasar, sisanya dijadikan olahan ikan asin. Sayang penghasilan itu belum bisa mengangkat ekonomi nelayan. Dan pemerintah mesti menyikapi permasalahan ini. FOTO: Agus Wahyuni/ Borneo Tribune

nya masih di bawah umur, yang diantaranya masih berstatus pelajar,” ungkapnya. Selain itu, sekitar pukul 00:00 tim juga mendatangi sejumlah titik rawan dijadikan tempat kumpul kebo dilakukan sekelompok pemuda, dengan tujuan untuk mempertanyakan identitas mereka. ”Saya berharap, agar tim khusus C3 ini dapat bekerja dengan maksimal, sehingga angka kriminalitas di Singkawang ini dapat ditekan serendah mungkin, dan rasa aman juga akan dirasakan oleh masyarakat Kota Singkawang. Dukungan dari masyarakat juga sangat diharapkan yaitu dengan memberikan informasi kepada polisi jika menemukan tindakan yang melanggar hukum,” katanya. (Freelancer/Rudi) o

Petani Plasma Tunggu Keputusan Perusahaan Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Pengukuran lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Darmex di Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang telah selesai dilakukan. Pengukuran melibatkan pihak perusahaan, masyarakat dan Pemkab sebagai pihak yang memfasilitasi. “Pengukuran telah selesai, Kini kita menunggu keputusan pihak perusahaan,” kata Asisten 1 Setda Bengkayang, Aleksius, disela sela pencanangan HKG PKK

Bengkayang di Samalantan, beberapa waktu lalu. Pengukuran lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Darmex yang masuk ke Desa Kinande tersebut merupakan bagian dari upaya penyelesaian masalah yang beberapa kurun waktu terakhir berkecamuk. “Sejumlah proses untuk penyelesaian masalah tersebut telah kita lalui. Kita berharap proses ini mempercepat penyelesaian masalah antara warga dengan perkebunan,” kata Aleksius. Setelah pengukuran dilakukan, yang tunggu masyarakat adalah kebijakan per-

usahaan untuk segera menyerahkan lahan plasma kepada masyarakat. “Hasil pengukuran itu diserahkan perwakilan perusahaan ke pimpinan tertinggi perusahaan tersebut. Untuk hasilnya belum diketahui berapa kebun plasma yang akan diberikan,” kata Alek lagi. Ditambahkan, Pemkab Bengkayang mendesak kepada pihak perusahaan untuk segera mengeluarkan kebijakan terkait dengan plasma tersebut. “Kita harapkan cepat, karena masalah ini sudah cukup lama,” kata Alek. o

Mobil Dinas Wajib Gunakan Pertamax Borneo Tribune, Singkawang Seluruh mobil dinas (mobdin) Pemkot Singkawang akan ditempeli stiker dan dilarang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi sejak 1 November kemarin. “Jadi kendaraan dinas itu sudah harus memakai Pertamax sejak November ini ,” kata Wakil Walikota Singkawang, Edy R Yacoub. Ia mengadakan keharusan bagi kendaraan dinas untuk tidak memakai BBM bersubsidi ini. Tujuannya sebagai bentuk realisasi kebijakan pemerintah pusat terhadap pengawasan, pengendalian dan evaluasi pendistribusian BBM.

Selain kendaraan dinas, tambahnya, pengendalian juga dilakukan terhadap kendaraan umum di Singkawang, melalui sistem kartu kendali agar pendistribusian BBM tepat sasaran. “Hal ini perlu diawasi, makanya kita membentuk tim yang terdiri atas instansi-instansi terkait,” kata Edy. Selain memeriksa kendaraan mana saja yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi dengan kartu kendali, petugas juga akan memeriksa tentang perlengkapan operasional kendaraan umum tersebut. Diantaranya kelengkapan surat menyurat, kenaikan operasional dan lainnya.

“Nanti mobil yang mengantre akan diperiksa surat-surat kelengkapan, apakah mobil tersebut layak jalan atau tidak,” kata Edy. Selain itu, sambung Edy, petugas pengawas juga akan memeriksa kapasitas tanki kendaraan umum. Hal ini dilakukan untuk menghindari kehadiran tanki siluman yang ikut antre BBM. Terkait kebijakan ini, Edy mengharapkan, pihak SPBU turut bekerjasama. Bila terjadi pelanggaran, pihak Pertamina harus memberitakan tindakan tegas. Misalnya pengurangan jatah atau penghentian sementara SPBU yang bersangkutan. Terpisah, Asisten Pereko-

nomian dan Pembangunan Setda Singkawang, Hendriyan mengatakan, tim pengawasan sudah terbentuk dari beberapa instansi. “Jadi awal November akan dilakukan pemeriksaan di SPBU. Yang dilakukan tim yang terdiri atas bermacammacam instansi. Selain Pemkot Singkawang melalui Disperindag, juga ikut Kepolisian, Satpol PP dan lainnya, juga terdapat lembaga perlindungan konsumen, semua kita libatkan,” kata Hendriyan. Sebelumnya, bagi yang ingin membuat kartu kendali agar dapat mengisi BBM subsidi di SPBU Singkawang, pemilik kenda-

raan umum harus mendaftar di Dishubkominfo Kota Singkawang. Kadishubkominfo Singkawang, Libertus menjelaskan, penerapan ini, sebagai tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 641/2596/SJ 6 Juli 2012, perihal pengawasan terhadap penyaluran dan pendistribusian bbm bersubsidi. “Telah ditetapkan berdasarkan keputusan walikota nomor 42 tahun 2012 tentang pembentukan tim terpadu monitoring dan koordinasi pengawasan pengendalian distribusi BBM bersubsidi di Singkawang sabagai tindak lanjut surat Mendagri tersebut,” kata Libertus. o


Minggu, 4 November 2012

BNNK Sanggau Siapkan 50 Alat Tes Urin untuk Akhir Tahun Ratna Sari BorneoTribune, Sanggau Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sanggau telah menyiapkan alat untuk melakukan tes urin pada malam akhir tahun 2012. Lantaran tidak menutup kemungkinan akan adanya pesta narkoba di Kabupaten Sanggau. Hal itu diungkapkan Kepala BNNK Sanggau, Kompol Nurwignyo belum lama ini. Alat tes urin tersebut nantinya akan digunakan oleh mereka yang diduga terindikasi narkoba. BNNK Sanggau menyiapkan sekitar 50 unit. ”Alat untuk akhir tahun juga kita siapkan 50 unit, karena tidak menutup kemungkinan akan ada pesta narkoba,” ujarnya. Nurwignyo menuturkan, pihaknya nanti juga akan bekerjasama dengan instansi terkait seperti pihak Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). ”Kita akan kerjasama dengan Polres dan Sat Pol PP,” ungkapnya. Sementara itu untuk kuota rehabilitasi bagi pencandu narkotika di Lido Bogor Jawa Barat masih tersisa 4 dari 5 kuota yang telah diberikan. Sejauh ini baru satu orang dari Kabupaten Sanggau yang mengikuti rehabilitasi di Lido. ”Kita masih ada 4 kuota lagi bagi mereka pecandu narkoba yang ingin lepas tidak menggunakan narkoba lagi,” ujarnya. Nurwignyo pun menambahkan, mereka yang ingin direhabilitasi bisa langsung ke BNNK Sanggau dengan syarat persetujuan dari orangtua, tidak ada paksaan dan bersedia direhabilitasi.†

Opini

Sampah Kita, Urusan Kita

Oleh: Titik wahyuni Saat ini, semakin banyak bermunculan komplek perumahan. Penghuni komplek menghasilkan banyak sampah. Apalagi bagi mereka yang punya tingkat konsumtif yang tinggi. Mungkin bagi mereka, orang- orang kaya, urusan sampah sudah ada yang menanganinya yaitu Dinas Kebersihan, sehingga cukup ditaruh di tepi jalan raya saja nantinya ada petugas yang mengangkutnya. Sering saya melihat ketika melintas ke arah Pontianak ada satu dua kantong sampah di tepi jalan, yang apabila itu dibiarkan pastilah nantinya akan bertambah dan semakin bertambah. Jika tidak cepat diangkut akan menjadi berserakan dan melebar kemana- mana, khususnya pada musim hujan seperti sekarang ini. Seyogyanya menurut saya, biarlah petugas Dinas Kebersihan menangani masalah sampah dari tempat-tempat umum saja. Sampah-sampah yang berasal dari rumah tangga hendaklah bisa ditangani oleh masing-masing rumah tangga, setidaknya kita bisa mengurangi beban Dinas Kebersihan. Kita bisa memulainya dari sampah–sampah kecil yang kita hasilkan setiap hari. Kita cukup menyiapkan tempat pembakarannya saja, baik berupa sepetak tanah ataupun berupa drum bekas. Setiap kali kita membuang sampah dari tong sampah di dapur usahakan langsung dibakar. Jadikan hal itu sebuah kegiatan rutin yang hanya memerlukan waktu beberapa menit saja. Dengan rutin membakarnya sedikit demi sedikit maka asap yang ditimbulkan tidak akan besar dan cepat bisa dinetralkan oleh pohon – pohon di sekitarnya. Selain itu, dengan langsung membakarnya maka tidak akan terjadi tumpukan sampah dan bau yang tidak sedap. Kalau hal ini bisa dilakukan oleh setiap rumah, saya yakin tidak akan lagi terjadi tumpukan sampah di tepi–tepi jalan raya. Apalagi sekarang ini musim hujan, semakin bertumpuknya sampah semakin susah dibakar. Disamping itu, akan menjadi sarang penyakit dan bau yang menyengat. Mulailah dari sekarang. Demi kebersihan lingkungan dan kesehatan kita, tanamkan dalam diri kita satu kesadaran “ Sampah kita adalah urusan kita “.†

HO TEL HOTEL Jl. Dr. Setia Budi No. 93 Ptk Telp.: 0561-736195 Fax.: 0561-736668 e-mail : aromainn@ymail.com

Jl. Jendral Ahmad Yani No. 91 Pontianak, Tel : (+62 561) 577 888 Fax. (+62 561) 768 833

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

7

Longsor Sungai Liku

Satu Rumah Hanyut

Ratna Sari BorneoTribune, Sanggau Rumah milik Very yang berada di daerah aliran sungai (DAS) di Jalan Riam Kelurahan Bunut Kabupaten Sanggau hanyut terbawa derasnya arus Sungai Liku, Sabtu (3/11) pagi. Hanyutnya rumah tersebut membuat warga sekitar heboh, dan lantas memadati sekitar jembatan gantung Liku di Gang Swadaya untuk melihat barau dan satu unit rumah yang hanyut. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Lurah Bunut, Yacob Hurhoruw mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 ketika hujan deras mengguyur Kota Sanggau. Bangunan yang hanyut tersebut milik Very dan dalam keadaan kosong, karena dalam perehapan. Selain satu unit rumah, bangunan barau yang baru dibuat satu bulan lalu sepanjang 8 meter mengalami kerusakan cukup parah. Yacob juga mengkhawatirkan jembatan gantung yang diba-

ngun tahun 1990 tersebut jika tidak diperbaiki akan mengalami nasib yang sama. ”Kejadiannya tadi subuh sekitar jam 05.00 pagi. Korban jiwa tidak ada, hanya 1 unit rumah milik saudara Very yang hanyut terbawa arus. Selebihnya tanah di tempat sekitar ikut longsor dan barau sepanjang 8 meter rusak sekitar 5 meter. Longsor juga sampai memakan badan jalan sekitar 3 meter,” jelasnya. Yacob menambahkan, dirinya berharap warga tidak

lagi mendirikan bangunan di sepanjang DAS Liku. Lantaran sebelumnya kejadian serupa juga pernah terjadi, meskipun tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materi cukup besar. ”Saya heran, kok warga tidak mau belajar dari kejadian sebelumnya. Mudahmudahan saja dengan kejadian ini, warga bisa benarbenar sadar,” ujarnya. Sementara itu, Ketua RT 4/RW 2, Fatoni mengatakan pihaknya sudah terlalu se-

ring memberikan peringatan dan sosialisasi tapi tidak pernah diindahkan, bahkan dirinya dimarahi. Fatoni mengaku pernah menempatkan batu-batu besar untuk mempersempit jalan agar tidak digunakan kendaraan besar, bahkan memasang plang di jembatan gantung agar kendaraan bermotor tidak melewati jembatan tersebut. ”Maksud kita baik untuk kepentingan warga. Saya pasang plang di jembatan masih saja tidak dihiraukan. Saya tidak bisa buat apa-apa sekarang. Mudah-mudahan saja kejadian ini bisa memberi pelajaran. Sehingga peringatan dan himbauan bisa diperhatikan dengan lebih serius,” ungkapnya. Wakil Ketua DPRD Sanggau, Yohanes Anselmus ketika dikonfirmasi via telepon genggamnya, meminta kepada dinas terkait agar segera melakukan monitoring pengerjaan proyek barau tersebut dan menegur pihak kontraktor. Bahkan Anselmus pernah beberapa kali mengimbau kepada warga agar tidak

lagi mendirikan bangunan di daerah DAS. Dirinya bahkan menyoroti pemerintah daerah untuk mengambil langkah tegas untuk menertibkan bangunan di sepanjang DAS yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. ”Perdanya sudah jelas, tinggal bagaimana pemerintah daerah saja menyikapinya. Jangan sampai warga terus membangun, sedangkan Pemda hanya diam saja,” jelasnya. Yohanes juga meminta kepada para kontraktor agar memperhatikan bangunannya tersebut.”Aliran itu bentuknya berkelok, jadi perlu pondasi bangunan barau yang sangat kuat. Sebaiknya pihak kontraktor bisa lebih memperhatikan saat mereka membangun. Kita tidak ingin pengerjaan yang asal-asalan saja dan berakibat sangat buruk bagi warga sekitar. Kepada pihak pemerintah daerah melalui dinas terkait agar melakukan monitoring dan harus punya sikap tegas bagi setiap kontraktor terutama dalam membuat bangunan bagi kepentingan umum,” harapanya.†

Jalan Berlubang

Truk Muatan Sembako Tumbang

Ratna Sari BorneoTribune, Sanggau Truk bermuatan sembako dengan nomor polisi KB 9003 F yang dikendarai Iyan tumbang saat melewati jalan berlubang di Jalan Raya Sompu Sanggau, Sabtu (3/ 10) sekitar pukul 08.00. Menurut kernet truk, Basuki (45), truk bermuatan sembako itu akan menuju ke Kapuas Hulu dari Pontianak. Ketika melalui Jalan Raya Sompu, supir mengira genangan air yang ada di jalan itu tidak dalam. Tapi ternyata, begitu melewatinya, truk pun secara perlahan-lahan tumbang ke arah kiri jalan. ”Kita kira tidak ada lubang, hanya genangan air yang ada. Tapi begitu dilalui, ternyata lubangnya cukup dalam, sehingga mengakibatkan mobil tumbang ke kiri,” ujarnya. Lubang yang cukup besar dan tergenang air itu diketahui dalamnya mencapai sebetis orang dewasa. Tidak ada yang terluka akibat kejadian tersebut.

TUMBANG. Truk bermuatan sembako tumbang di Jalan Raya Sompu setelah melewati lubang yang cukup dalam dan tergenang air, Sabtu (3/11) pagi. Foto: Ratna Sari/ Borneo Tribune.

Menurut saksi mata, Ikram (26) yang berada di tempat pencucian motor tepat di depan truk tumbang mengatakan truk yang mem-

bawa muatan penuh itu tumbang secara pelan-pelan. Katanya, sudah banyak mobil yang melalui jalan yang rusaknya sudah cukup

parah ini hampir tumbang juga. Namun tidak sampai tumbang. ”Banyak mobil yang lewat dan hampir saja tum-

bang. Tapi truk yang muatannya cukup banyak ini yang tumbang karena dalamnya lubang tersebut,” pungkasnya.†

HOTELMERPATI Jl. Gajah Mada No. 177-183, Pontianak 78121, Telp. (+62-561) 761598, 761397 (Hunting) Fax. (+62-561) 761398

Jl. Imam Bonjol No. 111 Pontianak, Telp. 0561-745481, Fax. 0561-762662

Lomba Menulis Cerpen Club Menulis STAIN Pontianak

Peserta Sangat Antusias

Grand KARTIKA HOTEL Jalan Gajah Mada No. 89 Pontianak, Telp. (0561) 768999, Fax : 0561-761999

Jl. Rahadi Usman No. 2 Pontianak, T elp. (0561) 734401, Fax. 0561-738457

Jalan Nusa Indah III, Telp. (0561) 732223 Fax. (0561) 742882 Pontianak

Jl. Tajungpura No. 45 Pontianak, T elp. (0561) 736162, 745475 Fax. (0561) 740651

HOTEL KHATULISTIWA Jalan Pahlawan No. 40 Pontianak, T elp. (0561) 735890, Fax. (0561) 739001

Jalan Diponegoro No. 56 Pontianak 78117 Telp. 0561-736793 Fax. 0561 - 734930

Hotel’95 Jl. Sidas No. 8 Pontianak Telp. (0561) 736022/ Fax. (0561) 736200

Jl. Imam Bonjol No. 95 Pontianak, T elp. 7959595 (95 m samping UNTAN)

Hotel Surya Jl. Gajah Mada No. 889 Telp. (62-561) 736 122 Fax. (62-561) 734 374

Jl. Sidas No. 1 1-A Telp. (0561) 734337 Fax. (0561) 760334 Pontianak-Kalbar

Hotel

KAPUAS DHARMA Jalan Diponegoro No. 46 Telp. (0561) 733777 Fax. (0561) 740555

Jl. Imam Bonjol No. 89 Pontianak, Telp. 0561-766669 Fax. 735399

Sejumlah siswa yang berada di Ruang 2 saat mengikuti kegiatan menulis Cerita Pendek yang diselenggarakan Club Menulis STAIN Pontianak, Sabtu (3/11). Foto Yusriadi/Borneo Tribune

Oleh: Nurhasanah Sabtu (03/11/12) kemarin dilaksanakannya lomba menulis cerpen kilat dan pameran matung (majalah gantung) yang diadakan Club Menulis STAIN Pontianak. Kegiatan ini diikuti oleh 78 pelajar dan mahasiswa dari sejumlah lembaga pendidikan di kota Pontianak. “Jumlah peserta melebihi dugaan kami. Mereka sangat antusias,” kata Ketua Panitia, Ibnu Phani Busya. Panitia menduga jumlah peserta mungkin berkisar antara 30 sampai 40 orang saja yang bisa ditampung dalam satu ruangan. Karena jumlah mencapai 70 lebih, panitia membagi peserta dalam tiga ruang lomba. Tepat pukul sembilan lewat sepuluh menit, para peserta telah berkumpul di ruangan lomba di gedung Dakwah STAIN Pontianak,. Mereka yang hadir dari beberapa sekolah dan kampus ini mulai memasuki ruangan yang telah disediakan oleh panitia. Para pesertapun memulai untuk menulis sebagaimana yang telah di-

yang saya lihat sangat kreatif dan bagus sekali, seumuran mereka sudah mampu menciptakan karya dengan waktu sesingkat ini,” kata Khusnul Khatimah salah satu penanggung jawab ruang lomba. Hasil karya ini akan dinilai oleh dewan juri dan selanjutkan pengumuman pemenang akan dilakukan bersamaan dengan launching buku karya Club Menulis STAIN Pontianak beberapa hari mendatang. Pada waktu yang bersamaan, Club Menulis juga mengadakan lomba matung (majalah gantung) yang dipajangkan di pilar Gedung Dakwah. Walaupun tak semua kelompok club yang mengikuti tetapi dari hasil yang ada sudah mendapat apresiasi dari pembaca. (Rilis Panitia).†

arahkan oleh panitia lomba. Panitia menetapkan tema bebas dengan latar cerita lokasi di Kalimantan Barat, naskah ditulis dengan rapi, rentang tulisan minimal 750 kata dan maksimal 800 kata,

menggunakan ejaan yang disempurnakan (EYD), naskah harus karya asli dan belum pernah dipublikasikan penerbit lain, tidak menimbulkan kontroversi, tidak memuat unsur SARA dan ti-

dak berbau pornografi. Peserta yang hadir dari beberapa sekolah ini tampak asyik dengan pena dan kertas putihnya guna merangkai kata demi kata walaupun suara truk penganggkut bahan bangunan sedikit menganggu. Saking asyiknya, mereka sampai tidak menghiraukan air yang kemudian dibagikan panitia. Kemampuan mereka menulis memang layak diberikan apresiasi. Setidaknya hal ini diakui seorang panitia. “Dari hasil karya mereka

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

STNK, KB 5165 LM NK: MH35D9204CJ548705 NS: 5D9-1548788 AN: DWI RUDI SUSANTO Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK, KB 4654 LJ NK: MH35D9204BJ426190 NS: 5D9-1425123 AN: MARDIN SAMIN Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK, KB 3485 LJ NK: MH328D40CBJ189482 NS: 28D-3189634 AN: WIWIN MARLIENDA Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

STNK, KB 2471 LJ NK: MH35D9204BJ340086 NS: 5D9-1340160 AN: GRESIA IRA Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

NGL

NGL

NGL

NGL


Sekadau Borneo Tribune

Minggu, 4 November 2012

8

Sungai Meluap Menjadi Penyebab Banjir Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Air sungai meluap sehingga menyebabkan sejumlah kawasan di Kabupaten Sekadau menjadi tergenang banjir. Beruntung sejak Jumat hingga Sabtu (3/11) banjir yang berasal dari air sungai yang meluap berangsur-angsur surut. Di pusat kota Kecamatan Nanga Mahap misalnya. Sempat terendam air dengan ketinggian mencapai 1 meter selama dua hari. Namun pada Jumat (2/11), air mulai berangsur surut. Hanya saja banjir meluas dan mengikuti anak sungai Sekadau sehingga menggenangi beberapa kawasan di Rawak, Kecamatan Sekadau Hulu. Di Kecamatan Belitang Hulu juga dikabarkan warga sempat terendam banjir. Di kawasan tersebut sedikitnya terdapat 9 titik yang pada Kamis lalu digenangi banjir akibat air sungai meluap sehingga menggenangi jalan poros kabupaten menuju Balai Sepuak serta pusat kota Kecamatan Belitang Hulu. Salah seorang warga Belitang Hulu, Ily mengabarkan bahwa dirinya sejak Kamis lalu sempat kewalahan menerobos jalan poros dari Desa Kumpang Ilong, Kecamatan Belitang Hulu, menuju SP2 Maboh di Kecamatan Belitang. “Di sungai kecil dekat kampung Muntik sempat banjir. Sungai Selintah SP 5 juga banjir. Umumnya dari Kumpang Ilong sampai ke SP2 ada banyak titik banjir,” terang Ily, di Sekadau, Sabtu (3/11). Dirinya menjadi heran

mengapa banjir terjadi cukup besar. Padahal beberapa tahun lalu jarang terjadi banjir di beberapa titik tersebut. Seperti di Dusun Muntik. Ia hanya berharap Pemerintah Kabupaten Sekadau dapat memperhatikan titik-titik rawan banjir terutama penanganan serta peningkatan infrastruktur jalan. “Malah bis dan taxi (travel, red) jurusan Balai Sepuak-Pontianak, sempat bermalam di perjalanan, karena tak bisa menerobos banjir yang dalam. Motor kami yang lewat sempat dipikul juga oleh masyarakat di sana. Kebetulan ada jasanya,” timpalnya. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi, mengatakan pihaknya segera mengambil tindakan guna menangani bencana banjir yang sudah diwanti-wanti besar kemungkinan terjadi saat ini, karena curah hujan terbilang tinggi. “Jumat siang kemarin, tim kita dari BPBD menuju arah RTM (Rawak, Taman, Mahap) untuk melakukan pengecekan. Nanti kita akan terus berkoordinasi dengan pihak Muspika untuk pendataan. Warga juga harus proaktif,” katanya. Pendataan tersebut dimaksudkan guna mengetahui sejauh mana kondisi banjir sekaligus mendata sejumlah kepala keluarga dan desa mana saja yang dilanda banjir. Selain memantau besaran kerugian material warga akibat banjir tersebut. “Setelah itu, dimungkinkan untuk dilakukan tindakan, baik evakuasi jika di-

anggap darurat dan bantuan logistik sembako untuk para korban banjir,” timpalnya. Sementara itu, Camat Nanga Mahap, Hermanto, memastikan sampai dengan Jumat kemarin, banjir di wilayah pusat kota Kecamatan Nanga Mahap sudah mulai berangsur surut. “Banjir sudah surut di bibir sungai, namun kita meminta staf untuk cek ke daerah desa-desa. Takutnya ada yang masih terendam,” terang Hermanto. Sementara itu, Camat Nanga Taman, Afronius Akim Sehan, mengatakan sampai Jumat kemarin, di kawasan pusat kota Nanga Taman dan desa masih aman dari banjir. “Syukur di wilayah kita sampai hari ini (Jumat kemarin) saya belum terima laporan dari Kades dan warga terkait adanya banjir,” ucapnya. Meski demikian, pihaknya mengimbau kepada warga agar tetap waspada, apalagi kondisi curah hujan terbilang tinggi. Di rawak, pusat kota kecamatan Sekadau Hulu juga dikabarkan sempat dilanda banjir. Camat Sekadau Hulu, Hermanto mengatakan di kota Rawak, pada Jumat malam sempat tergenang air setinggi lutut orang dewasa. “Air sempat naik Kamis malam setinggi lutut, terutama di daerah pinggiran sungai Sekadau,” jelasnya. Meski sempat merendam permukaan warga di Rawak, khususnya bagi mereka yang bermukim di pinggir Sungai Sekadau Jumat siang. Namun air yang mengalir mengikuti batang sungai Sekadau kembali normal. o

P2WKSS Tingkatkan SDM Keluarga

P2WKSS, Wakil Bupati Sekadau, Rupinus bersama istri, Ny. Kristina Rupinus yang didampingi Wakapolres Sekadau, Kompol. Yohanes Suhardi dan Kepala Kantor KB dan P3A Kabupaten Sekadau, Honorius Bruno, menghadiri penilaian (P2WKSS) tingkat Provinsi Kalbar di Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hulu, belum lama ini. FOTO: Bagus Kosminto/Borneo Tribune Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Wakil Bupati Sekadau, Rupinus, mengatakan program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) cukup strategis untuk membina SDM ibu-ibu di desa maupun kelurahan dalam membina keluarga mereka. Menurutnya, program kegiatan P2WKSS berperan penting pada bidang pemberdayaan perempuan. Karena itulah program tersebut mampu meningkatkan peran wanita dalam bidang kesehatan, lingkungan serta terpenting mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. “P2WKSS merupakan salah satu program meningkatkan peranan wanita dalam pembangunan yang berupaya untuk mengembangkan sumber daya manusia, sumber daya alam dan lingkungan, untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera dan

bahagia,” ujar Wabup Rupinus ketika menghadiri penilaian lomba P2WKSS di Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, barubaru ini. Rupinus menambahkan, pihaknya melalui Kantor KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau konsisten untuk meningkatkan peranan wanita dalam pembangunan di Kabupaten Sekadau untuk dapat sejajar dengan kaum pria (penyetaraan gender). Wabup mengatakan, sesuai dengan target pembangunan melinium, ada enam hal yang termasuk di dalam peranan wanita. Karenanya, melalui kegiatan P2WKSS, kaum wanita di desa setidaknya bisa membantu pemerintah dalam hal penurunan tingkat kemiskinan, percepatan pendidikan dasar, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. “Penurunan AKI/AKB (Angka Kematian Ibu Angka Kematian Balita), perbaikan kesehatan ibu dan pengurangan prevalensi pe-

nyakit menular,” ucapnya. Di Kabupaten Sekadau, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir yang ditunjuk sebagai wakil dari Kabupaten Sekadau dalam lomba P2WKSS tingkat Propinsi Kalimantan Barat tahun ini. “Kiranya tim penilai dapat memberikan penilaian secara obyektif dan proporsional dengan segala kelebihan dan kekurangannya,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba P2WKSS tingkat Propinsi Kalimantan Barat, Gibson, mengatakan tim akan melakukan penilaian sesuai dengan data dan fakta yang ada secara obyektif dan proporsional sehingga nilainya betul-betul hasil penilaian serta dapat dipertanggungjawabkan. “Lomba ini sangat kompetitif karena diikuti oleh 12 kabupaten dan 2 kota di Kalimantan Barat dan semua peserta telah siap untuk menyajikan yang terbaik untuk daerahnya masingmasing,” terangnya. o

Sungai Meluap, sehingga menjadi penyebab utama banjir yang menggenangi kawasan jalan poros menuju sejumlah desa di Kecamatan Belitang dan Kecamatan Belitang Hulu, sejak Rabu hingga Jumat (2/11). Beruntung pada Sabtu, (3/11) genangan air sudah mulai berangsur surut. FOTO: Istimewa

Banjir Sempat Putuskan Jalan Belitang Hulu Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Sejumlah daerah pesisir sungai kecil di dua kecamatan, yakni Kecamatan Belitang dan Kecamatan Belitang Hulu dikabarkan banjir sejak tiga hari terakhir. Bahkan banjir yang meluap dari sungai-sungai kecil tersebut menggenangi jalan poros sehingga menyebabkan transportasi jalan darat sempat terputus. Bersyukur sejak Jumat hingga Sabtu (3/11) siang, banjir mulai berangsur-angsur surut serta tidak memakan korban jiwa. Kendati kerugian material dipastikan ada, namun belum dapat diperkirakan berapa jumlahnya. Beberapa warga asal Belitang Hulu kemarin yang berkunjung ke Sekadau dan mengabarkan banjir yang melanda di kawasan tersebut sempat memutuskan roda transportasi. Kendaraan roda empat bahkan bermalam di perjalanan karena tak dapat menerobos banjir yang berkedalaman sekitar 1 meteran. “Bis dan taxi (travel, red) jurusan Balai SepuakPontianak sempat bermalam di perjalanan, karena tak bisa menerobos banjir yang dalam. Sedangkan yang pakai motor masih bisa jalan, namun terpaksa harus dipikul untuk melewati banjir,” ujar Iki, salah seorang warga Belitang Hulu, yang ditemui di Terminal Lawang Kuari, Sabtu (3/11). Sejumlah warga bersyukur karena jalan menuju Balai Sepuak di pusat kota Kecamatan Belitang Hulu, hingga Sabtu (3/11) siang sudah berangsur lancar. Meskipun masih ada sejumlah titik banjir yang masih tergenang, namun banjir su-

Antre Banjir, sejumlah kendaraan roda empat terlihat antre di jalan pasca menunggu banjir surut. Bahkan warga juga kewalahan menerobos jalan yang digenangi banjir dengan menggunakan kendaraan bermotor. FOTO: Istimewa dah tidak dalam lagi. Informasi dari warga di kawasan tersebut menyebutkan bahwa kondisi terparah banjir adalah titik menuju ruas jalan Balai Sepuak, pusat kota Kecamatan Belitang Hulu yang berlangsung sejak Rabu hingga Jumat pagi. Penanganan Khusus Anggota DRPD Kabupaten Sekadau, Herkulanus T, menanggapi serius persoalan banjir yang melanda jalan poros utama. Mulai dari SP2 Maboh menuju Desa Kumpang Ilong serta Balai Sepuak agar segera ditangani secara khusus oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau. Menurutnya, banjir bila tidak ditangani secara optimal bisa memperparah. Bahkan bisa memutuskan kembali roda transportasi

di sana, terutama sekali pada musim penghujan seperti sekarang. “Titik-titik banjir di sana memang perlu penanganan khusus dari Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui instansi terkait. Karena titik banjir terjadi di sungai yang dulunya tidak pernah sama sekali banjir. Saya heran juga apa mungkin karena malam itu hujan deras atau sungai sudah dangkal,” jelasnya melalui sambungan telepon, Sabtu (3/11). Herkulanus menjelaskan, sedikitnya ada lima titik banjir yang perlu mendapatkan perhatian serta penanganan serius oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau. Seperti Sungai Stalon, Sungai Baka, Sungai Jaung, Sungai Selintah di SP 5 serta Sungai Ansar Batu.

“Sungai-sungai ini berada di Kecamatan Belitang dan Belitang Hulu,” jelasnya. Dirinya mengaku sempat iba ketika mendengar banyak warga di sana yang terjebak banjir sejak Rabu malam hingga Kamis malam. Bahkan ada kerabatnya yang terjebak banjir sepulang dari Pontianak harus bermalam di hutan, karena kendaraan tidak mampu menerobos banjir. “Ada teman saya cerita kemarin sampai bermalam di perjalanan, karena mobil mereka tidak bisa menembus banjir. Ada juga warga yang memanfaatkan banjir untuk menambah penghasilan mereka dengan menyediakan jasa pikul motor. Karena itulah kita berharap Pemkab bisa menangani lokasi banjir di sana,” tegasnya. o

Scolastika: Isi Pekarangan dengan Tanaman Produktif Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau, Ny Scolastika Simon Petrus, mengharapkan tingkat kesadaran warga kota Sekadau meningkat di dalam memanfaatkan pekarangan rumah mereka guna mening-

katkan sumber penghasilan keluarga. Ini merupakan buah dari upaya keras TP PKK Kabupaten Sekadau yang selalu menyosialisasikan tentang pemanfaatan pekarangan kepada masyarakat, terutama kaum ibu rumah tangga. “Sekarang tingkat kesadaran warga kita untuk memanfaatkan pekarangan ru-

mah mereka sudah meningkat,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau, Ny Scolastika Simon Petrus, di Kantor Bupati Sekadau, beberapa waktu lalu. Menurutnya, selama ini masih banyak pihak yang menyia-nyiakan lahan kosong di pekarangan rumah mereka. Padahal pekarangan tersebut dapat menjadi

sumber penghasilan untuk membantu menopang perekonomian di dalam rumah tangga. “Caranya, pekarangan yang kosong harus ditanami dengan tumbuhan yang produktif (yang hasilnya bisa dijual). Diantaranya bisa ditanami ubi maupun tumbuhan produktif lainnya,” jelas Tika. o


Sabtu, 3 November 2012

Sintang-Melawi

Borneo T Tribune

9

Puting Beliung Terpa Perkampungan Warga

Bencana Banjir Ancam Melawi Banjir menggenangi halaman SD 1 Nanga Pinoh justru menjadi wahana permainan bagi sejumlah siswa di sekolah tersebut. Tingginya intensitas hujan di Melawi menyebabkan air pasang dengan cepat dan menggenangi sejumlah wilayah FOTO Eko Susilo/Borneo Tribune Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh INTENSITAS hujan yang tinggi dalam sepekan terakhir membuat sungai meluap dengan cepat. Akibatnya, di beberapa kecamatan, sejumlah wilayah sudah mulai terendam banjir. Bahkan, di daerah pinggiran sungai di Kota Nanga Pinoh air sudah menggenangi hingga ke pemukiman dan pasar. Di Kota Baru, Kecamatan Tanah Pinoh merupakan salah satu daerah yang rawan banjir karena daerah ini berada di persimpangan dua sungai yakni Sungai China dan Sungai Pinoh. Salah seorang warga Kota Baru, Sahor mengatakan akibat hujan yang tidak ber-

henti siang dan malam beberapa hari ini mengakibatkan beberapa daerah di lingkungan Kota Baru yang merupakan ibu kota Kecamatan Tanah Pinoh ini menjadi terendam banjir. “Saat ini sudah ada tiga desa yang terendam banjir, yakni desa Suka Maju, Loka Jaya dan Batu Begigi,” katanya. Warga Desa Loka Jaya ini menambahkan kondisi yang paling parah akibat banjir ini terjadi di Desa Loka Jaya, karena ruas jalan yang berada di desa tersebut sudah terendam banjir, baik jalan yang berada di tepi Sungai Pinoh maupun jalan provinsi. “Kalau untuk jalan pantai, kemarin sudah tidak bisa dilewati sama sekali, kare-

na ruas jalan tersebut sudah terendam banjir,” ucapnya. Selain itu, kondisi banjir yang sudah parah yaitu di daerah lingkungan pasar Kota Baru, karena pada saat ini di depan ruko sudah terendam banjar. Sehingga aktivitas di pasar menjadi macet total, kecuali aktivitas warga pasar yang menyelamatkan barang-barangnya supaya tidak terendam banjir. Sementara itu, aktivis lingkungan Melawi, Wahyudi meminta masyarakat dan Pemkab Melawi agar waspada dengan ancaman banjir yang kini juga mulai menggenangi beberapa desa di Nanga Pinoh. Selain adanya kemungkinan air pasang akan terus naik hingga menggenangi

daerah rawan banjir seperti pasar pantai serta desa-desa yang berada di tepian Sungai Pinoh dan Melawi. “Masyarakat harus waspada karena kenaikan air terjadi dengan cepat. Apalagi di wilayah perhuluan sungai seperti Kota Baru di hulu Sungai Pinoh dan Menukung di hulu Sungai Melawi juga masih terjadi banjir,” katanya. Bila air di hulu sungai turun ke hilir, maka bisa saja kemungkinan banjir di Nanga Pinoh separah banjir pada tahun 2008 lalu. Apalagi dalam kurun beberapa hari terakhir, hujan masih saja turun sehingga menyebabkan sejumlah daerah yang rendah langsung terendam termasuk rumah warga. “Pemkab harus siap turun

tangan bila memang terjadi banjir besar dengan menyuplai bantuan untuk makanan dan kebutuhan lainnya. Termasuk bila harus melakukan evakuasi kepada warga yang terjebak banjir, meski memang banjir selalu terjadi setiap tahun,” kata Yudi. Ditambahkan, Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta instansi yang berkompeten juga harus segera berkoordinasi plus sudah punya data dimana saja titik-titik rawan banjir dan longsor. “Sehingga respon cepat bisa segera diberikan kepada warga yang membutuhkan pertolongan, termasuk kemungkinan banjir besar di daerah luar Nanga Pinoh,” pungkasnya. †

Melawi Kirim 4 Tim Ikuti Lomba Sekolah Sehat Kusnadi melakukan pemeriksaan mulut dan gigi pada salah satu siswa. FOTO: Eko Susilo/Borneo Tribune

Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh DALAM rangka mensukseskan program usaha kesehatan sekolah. Pemkab Melawi terus melakukan beragam upaya melakukan pembinaan kepada sekolah melalui instansi terkait. Baik itu dari TP PKK Kabupaten, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan lainnya. Alhasil, pada lomba sekolah sehat tingkat Kalbar tahun 2012, ada empat sekolah dari berbagai tingkatan pendidikan yang mewakili Melawi pada ajang tahunan tersebut. Yakni TK Pembina Nanga Pinoh, SD Negeri 06 Nanga Pinoh, SMP Negeri 1 Belimbing serta SMA Negeri 1 Belimbing. Sabtu (3/11) keempat sekolah tersebut dilakukan penilaian langsung oleh tim penilai dari Kalbar yang diketuai Kusnadi. Kedatangan para tim penilai ini disambut Ketua TP PKK Melawi, Henni Dwi Rini Firman didampingi Nurbety Eka Mulyastri Panji, Plt Sekda Imansyah, Kadis Pendidikan Melawi, Paulus serta sejumlah pejabat SKPD lainnya. Kunjungan pertama tim penilai adalah menyambangi Dinas Pendidikan dilanjutkan menuju TK Pembina Nanga Pinoh yang terletak di jalan Kota Baru km 2 (Depan Masjid Ibnu Taimiyah). Sesampai di TK Pembina, para rombongan langsung melihat-lihat sejumlah objek yang menjadi komponen nilai. Mulai dari kesehatan sekolah, tanaman obat keluarga, kebersihan lingkungan dan sebagainya. Tak hanya itu saja tim penilai provinsi juga berinteraksi langsung dengan sejumlah anak TK seputar dunia kesehatan, mulai dari cara menggosok

gigi dan yang benar, cara mencuci tangan yang benar dan sebagainya. Salah seorang perwakilan anak TK Pembina bernama Narendra Pancawardhana mempraktekkan cara mencuci tangan yang baik dan benar. Sontak membuat tim penilai kagum. Lantaran yang dilakukan secara benar. “Nahbila sejak usia dini sudah mengerti akan pentingnya kesehatan dengan melakukan hal sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan sebagainya tentu akan berdampak positif yang luar biasa. Ini yang kita harapkan,” kata Kusnadi diselasela penilaian. Kusnadi menjelaskan ada beberapa tujuan penting dari kegiatan lomba sekolah sehat ini diselenggarakan. Yakni untuk mengetahui sejauh mana perkembangan usaha kesehatan sekolah (UKS) di sekolah-sekolah. Dengan harapan lahirnya para kader kesehatan di sekolah itu sendiri. “Bayangkan saja jika di Melawi ada 1000 sekolah, berarti ada 1000 kader kese-

hatan yang siap mengkampanyekan hidup sehat. Tentunya kader kesehatan ini harus sehat jasmani. Saya yakin jika kader kesehatan dibina dengan baik akan berdampak yang luar biasa,” katanya. Tujuan lain lomba tersebut adalah untuk melihat langsung sejauh mana sinergisitas antar instansi yang ada di Melawi dalam mendukung program UKS. Dan tujuan akhir adalah mencari dan melakukan seleksi sekolah terbaik se-kabupaten dan kota di Kalbar untuk mewakili lomba sekolah sehat tingkat nasional. “Masalah sinergisitas antar instansi dalam mendukung program UKS. Untuk Melawi saya sangat bangga. Kompak dan saling kerjasama. Mudah-mudahan bisa terus ditingkatkan pada lomba ditahun berikutnya. Dari keempat sekolah yang mewakili Melawi, mempunyai peluang. Mudah-mudahan ada yang bisa lolos hingga tingkat Nasional,” kata Kusnadi. Ketua TP PKK Melawi, Henny Dwi Rini Firman ber-

harap dari ke empat sekolah sehat perwakilan Melawi ada yang bisa lolos hingga ketingkat Nasional. “Kita doakan saja semoga ada yang bisa tembus ke tingkat Nasional. Ya paling tidak ada satu sekolah pun sudah prestasi yang membanggakan,” katanya. Lebih lanjut ia katakan sebagai salah satu instansi terkait yang terus getol mempromosikan serta mengkampanyekan program UKS di Melawi, PKK siap bekerja sama dengan semua pihak. Dan sebelum tim penilai provinsi datang ke Melawi, tim

yang dibentuk kabupaten terus menggelar sejumlah kegiatan di empat sekolah binaan lomba sekolah sehat tersebut. “Upaya pembinaan UKS terus kita lakukan bersama sejumlah instansi lainnya. Dan belum lama ini pun kita telah menggelar kembali kampanye cuci tangan dengan sabun serta menggosok gigi di sekolah. Dengan harapan pemahaman dan kesadaran anak-anak tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat dapat terus meningkat. Peran aktif orang tua juga sangat penting dalam memberikan pembinaan di rumah tentang dunia kesehatan,” terang Henny. Sementara Kadis Pendidikan Melawi, Paulus mengungkapkan keempat sekolah yang mewakili Melawi dalam

ANGIN puting beliung merupakan angin besar bagian dari angin Tornado, yang umumnya terjadi di sekitar sepanjang sungai ataupun di tepi pantai dengan kecepatan tinggi. Namun akhir-akhir ini angin tersebut bisa terasa didaerah pedalaman seperti daerah Dusun Raba, Kecamatan Menjalin yang merupakan kawasan perbukitan. David, warga Desa Raba mengatakan, akhir bulan ini sering terjadi angin besar di Kampungnya. Seperti anging puting beliung(tornado) yang cukup kencang terjadi pada saat itu. “Seperti badai Sandy di Amerikalah, tapi disini lebih kecil ,anginya berputar-putar lah. Dulunya di kampung kami tidak pernah terjadi angin seperti itu. Apakah ini terjadi akibat kerusakan hutan, di sekitar kampung kami,” katanya bingung. David menambahkan, sekarang hutan-hutan ditempatnya memang sudah rusak. Sudah ada 4 perusahaan perkebunan di sekitar kampungnya. Termasuk ada tiga perusahaan tambang akan masuk di wilayah itu. Sepertinya kerusakan hutan ini penyebabnya, angin tersebut datang. “Bahkan salah satu gunung yang kami keramatkan, tempat salah satu bersemayam panglima perang orang kampung di sini, lagi diincar oleh dua perusahaan dari

luar negeri untuk di eksploitasi bahan tambangnya,” kata David, tokoh masyarakat setempat. Desa Raba Kecamatan Menjalin, Landak merupakan kawasan perbukitan. Dulunya merupakan kawasan hutan yang asri, namun setelah masuknya beberapa perusahaan pertambangan dan perkebunan kawasan ini menjadi berkurang ke asrianya. Karena kawasan hutannya telah di konversi menjadi kawasan perkebunan. Herman pengelola Radio Komunitas Suara Spatun, Desa Raba Mengatakan, ”Dampak dari kerusakan angin puting beliung adalah tower radio komunitas disini rusak, sehingga mengganggu siaran kami,” katanya. Ia menggambarkan, menurut informasi warga sekitar bahwa kejadian angin puting beliung, ini bukan hanya terjadi di kampung itu,,tapi mulai dari Kecamatan Anjungan. “Katanya pusatnya di sana,sampai tempat kami baru berhenti setelah sampai di bukit Pandan di Daerah Karangan. Ia mengkhawatirkan dengan kerusakan hutan dan lingkungan makin parah, akan menyebabkan bencana yang lebih besar di kampung itu. “Dulu disini tidak pernah terjadi angin sekencang itu, tapi akhir-akhir ini sering terjadi,” kata Herman. (borneoclimatechange) †

Kwarcab Kirim12 Pembina Ikuti KMD Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh KWARTIR Cabang (Kwarcab) Melawi mengirimkan 12 orang pembina untuk mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) yang diselenggarakan 1- 7 November di Pusdiklatcab Sintang. Sedikitnya 12 orang pembina tersebut berasal dari kwartir ranting Ella Hilir sebanyak 2 orang, Belimbing sebanyak 2 orang serta Pusdiklatcab Melawi/ Kwartir Ranting Nanga Pinoh sebanyak 8 orang. “Tujuan dari kursus pembina pramuka mahir tingkat dasar adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dasar dan pengalaman praktis ajang lomba sekolah sehat merupakan hasil dari seleksi sekolah sehat yang telah dilakukan oleh Melawi. “Kita sama berharap agar ada yang bisa mewakili Kalbar nantinya di ajang sekolah sehat tingkat nasional. Selain itu, kita juga berharap, tidak hanya empat sekolah ini yang menerapkan standar sekolah sehat, tapi juga untuk sekolah-sekolah lainnya,” pungkasnya. †

membina pramuka melalui kepramukaan dalam satuan pramuka,” kata Abang Tajudin, Ketua Kwarcab Melawi, baru-baru ini. Ia mengatakan kegiatan kursus yang dilaksanakan selama 109 jam diharapkan pembina tersebut dapat bertugas sebagai pembina pramuka pada gugus depan pangkalannnya, baik di tingkat siaga, penggalang, penegak, hingga rencana pandega. “Mereka juga kita harapkan dapat menerapkan pramuka secara efektif dan efisien dalam membina pramuka sesuai dengan golongannya,” kata Tajudin. Pembina yang telah mengikuti KMD ini juga diharapkan dapat menjadi narasumber bagi gugus depannya, terutama terkait dengan gerakan pramuka, termasuk untuk memahami dan menghayati sekaligus melaksanakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga gerakan pramuka. “Karena sudah menjadi misi gerakan pramuka untuk membina anggota yang berjiwa dan berwatak pramuka, berlandaskan iman dan takwa serta selalu mengikuti perkembangan iptek,” kata Tajudin. †

STT Kelansam Tuan Rumah PSTI Kalbar Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang PERTEMUAN akbar mahasiswa Sekolah Tinggi Teologia (STT) se-Kalbar yang tergabung dalam Persekutuan Sekolah Teologia Injil (PSTI) 2012 di pusatkan di STT Kelansam Sintang . Pertemuan dilaksanakan selama 2 hari awal November ini dengan menghadirkan sejumlah pembicara dan dibuka Bupati Sintang, Milton Crosby, Kamis (2/11). Milton dalam sambutannya mengatakan dipilihnya Sintang menjadi tuan rumah kegiatan PSTI merupakan kebanggaan tersendiri. Namun ia meminta maaf

kepada peserta PSTI yang tersebar dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalbar, lantaran kondisi infrastruktur jalan menuju pusat kegiatan yang kondisinya tidak baik. “Kami mohon maaf, karena jalan menuju Kelansam ini belum begitu baik. Namun demikian mari kita ambil hikmahnya. Karena kesulitan atau kendala pasti akan ditemui bila anda semua turun ke tempat pelayanan. Sehingga kita akan terbiasa dengan segala keterbatasan yang ada di tempat pelayanan,” ujarnya. Ia berharap para mahasiswa STT bisa mengikuti rangkaian kegiatan hingga tuntas. Bisa menyerap materi

yang disampaikan dan kelak bila telah terjun dalam pelayanan ilmunya bisa diaplikasikan. PSTI 2012 di Kelansam diikuti oleh STTK Pontianak, STTA Ngabang, STTE Jeruju, STT Pontianak, STT Kelansam, STII, STT Berea Landak, STT ATI Pontianak, STT Bukit Zaitun Sambas STT Khatulistiwa Sintang, STAK Pontianak, STT Borneo Sanggau, STA Bengkayang dan SAA Pontianak dan SMTA Balai Sepuak, Sekadau. Ketua panitia PSTI, Adi Suharjo M.Th pada laporannya mengatakan, terwujudnya kegiatan PSTI ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Ia juga mengu-

capkan terima kasih kepada bupati yang telah memberikan dukungan begitu luar biasa. Ketua PSTI Kalbar, Pdt. Bernabas Simin, mengatakan kegiatan PSTI dilaksanakan setahun sekali, dan peran PSTI sangat penting bagi sekolah-sekolah Alkitab. ”PSTI harus maju dan harus mampu menjadi penggagas motivator. PSTI juga harus berperan penting dalam pemberantasan penyebaran narkoba yang banyak merusak generasi muda. Termasuk alumni PSTI juga harus mampu membangun daerahnya masing-masing, khususnya di bidang kerohanian,” katanya. †


Sabtu, 3 November 2012

Kapuas Hulu

Borneo T Tribune

10

Alam KKH Berpotensial Borneo Tribune, Putussibau TAMAN Nasional Danau Sentarum merupakan salah satu obyek wisata yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu

yang telah diakui oleh dunia internasional. Secara geografis terletak antara 045'-0102’ Lintang Utara dan 11157'-11220’ Bujur Ti-

Tiada Hari Tanpa Razia

Gangguan Kamtibmas Tinggi

Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak TERKAIT tingginya gangguan Kamtibmas di Kota Pontianak, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muharrom Riyadi, memerintahkan jajaran Polresta Pontianak melakukan razia setiap harinya, guna menekan angka gangguan Kamtibmas, Sabtu (3/11). Ia memberikan arahan kepada para pejabat Polresta Pontianak, Kepala Bagian Oprasional dan para Kepala Satuan (Kasat), seluruh Kapolsek jajaran Polresta Pontianak untuk meningkatkan razia rutin. “Saya membuat motto tiada hari tanpa razia, dan saya tekankan kepada seluruh jajaran saya,” katanya. Ia juga meminta kepada masyarakat agar dapat mendukung kegiatan ini. Dikatakannya, pada tanggal 31 Oktober lalu, Polsek Sungai Kakap melibatkan 20 personel menilang dua kendaraan dan memberikan

teguran kepada 5 pemilik kendaraan. Polsek Sungai Raya melibatkan 15 personel, dengan hasil razia, menilang 4 kendaraan, memberikan 20 teguran. Polsek Utara melibatkan 25 personel, dengan hasil menilang 3 kendaraan. Sedangkan di Polsek Timur, melibatkan 20 personel, menilang 9 kendaraan dan 15 teguran. Dia menegaskan, tidak ada jajaran Polsek Polresta Pontianak yang tidak melakukan razia, karena razia rutin yang ia perintahkan guna menekan angka gangguan Kamtibmas di wilayah Polresta Pontianak. “ Kita mengimbau kepada masyarakat, untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas, yakni masyarakat bisa menjadi polisi bagi diri sendiri, kemudian mengadakan ronda malam atau Siskamling di lingkungan sendiri, melaporkan gangguan Kamtibmas kepada pihak kepolisian,” ungkap Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muharrom Riyadi. †

mur. Taman Nasional Danau Sentarum terletak di Kecamatan Semitau, Kecamatan Batang Lupar, Kecamatan Badau, dan Kecamatan Selimbau. Keadaan topografi Taman Nasional Danau Sentarum pada umumnya dataran rendah dengan cekungan yang terendam air. Ketinggian berkisar 50-100 m dpl. Secara umum, di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum terdapat beberapa tipe hutan rawa, antara lain hutan rawa kerdil, hutan rawa terhalang, hutan rawa Kawi-Kamsia, hutan rawa tegakan, hutan rawa Ramin-Mentangur-Kunyit, selain hutan rawa terdapat pula hutan tepian yang didominasi jenis rengas Gluta rengas, hutan perbukitan yang didominasi oleh jenis Dipterocarpacea, dan hutan kerakas. Taman Nasional Danau Sentarum memiliki berbagai jenis satwa liar yang sangat beranekaragam, seperti Pongo pygmaeus (Pongo Pygmaeus), Siamang/ungka (Hylobates muelleri), kera ekor panjang (Macaca fascicularis), bekantan (Nasalis larvatus), Babi hutan (Sus Barbatus), beruang madu (Helarctos malayanus), bajing (Callosciurus notatus), layang-layang (Hirundapus giganteus), dan berbagai jenis ikan seperti, arowana (Sclero-

Gadis-gadis kecil mempersembahkan tarian. FOTO: viodeogo.blogspot.com/Int phages formosus), linut (Sundasalanx cf. Microps), seluang (Rasbora spp.), belida (Notopterus borneensis), baung (Mystus nemuzus), tebirin (Belodontichthys dinema), dan lain sebagainya yang hingga saat ini belum diketahui

Lagi-lagi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Pontianak, sebelumnya telah menewaskan Mahasiswa STKIP atas nama M. Adriansyah, kemudian disusul tewasnya Petrus di Jalan Trans Kalimantan, dan kali ini terjadi kembali dengan tempat kejadian perkara di Jalan Sultan Hamid 2 simpang empat Jalan Tanjung Raya II, yang menewaskan Mahmuda warga Suka Lanting Kabupaten Kubu Raya, (3/11) sekitar pukul 02.00. Kecelakaan yang menewaskan Mahmuda ini, ber-

awal dari Mobil Avanza KB 1215 TA yang dikemudikan Iwan Gunawan, dari arah Batu Layang akan masuk ke Kota Pontianak, saat berada di traffic light simpang empat Jalan Tanjung Raya II, Iwan Gunawan pun berhenti, lantaran lampu sedang merah. Saat itu juga tiba-tiba, Mahmuda dengan menggunakan sepeda motor KB 3159 NJ dari arah yang sama, menabrak dari belakang mobil Avanza yang berhenti di lampu merah tersebut. Kecelakaan yang tidak dapat dihindarkan oleh Mahmuda itu pun, akhirnya membuat Mahmuda dilarikan ke rumah sakit oleh pengguna jalan yang juga le-

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

PALAPA TAXI

PONTIANAK - SINGKAWANG (PP) PONTIANAK SINGKAWANG

Jl. Arteri Supadio Ruko No. 1-2

Jl. Niaga No. 25

0561-717 8888 0562-333 9999 0821 4876 8888 0821 4876 9999 ARMADA INNOVA & YARIS ARMADA INNOVA & YARIS JAM JAM BERANGKAT :

BERANGKAT:

05-07-08-09-10-11-13-14-15-16-17-19.00 WIB 05.00 - 08.00 - 11.00 - 14.00 - 17.00 - 19.00

gejala alam, nilai dan sejarah. Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum dapat dicapai dengan menggunakan bis umum menuju Kabupaten Sintang 8 km atau dengan pesawat udara 1 jam dari Sintang ke Semitau se-

lama 4 jam dengan menggunakan speed boat, dari Semitau ke pusat lapangan menempuh waktu 1,5 jam dengan speed boat 40 HP. Waktu kunjungan bisa setiap saat dan tidak tergantung pada cuaca. (http://www. kapuashulukab.go.id) †

Laka Lantas Kembali Renggut Nyawa Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak

Gallery

nama ilmiahnya. Di samping keadaan alamnya sendiri yang potensial sebagai tempat wisata juga terdapat beberapa obyek yang dapat dinikmati, antara lain pemandangan dan panorama alam danau yang luas dan tenang,

wat di TKP ke RS. Yarsi Pontianak. Mahmuda diberikan perawatan medis oleh pihak RS. Yarsi. Karena luka yang diterima Mahmuda sangat parah, akhirnya Mahmuda menghembuskan nafas terakhirnya di RS. Yarsi Pontianak. Kasat Lantas Polresta

Pontianak Kompol Boy Samola S.IK, saat dikonfirmasi terkait laka lantas ini, membenarkan dan menurutnya kecelakaan ini diduga karena korban tewas melanggar mobil Avanza yang sedang berada di lampu merah. “Korban tidak meninggal di tempat, melainkan di RS.

Yarsi Pontianak. Korban saat dilarikan ke RS. Yarsi Pontianak sudah dalam keadaan kritis,” ungkapnya. Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi mata, dan juga terhadap pengguna mobil. Kasus ini masih ditangani Sat Lantas Polresta Pontianak. †

Pahami dan Pelajari Karakter Anak Sejak Dini Borneo Tribune, Pontianak PAHAMI secara mendalam tentang pola asuh anak, dan mengenal anak-anak yang bermasalah, kemudian lebih lanjut beserta pada workshop ini mampu merumuskan langkah dan kegiatan yang perlu dilakukan PKK dalam meningkatkan perannya dalam pola asuh anak dan mencegah anak yang bermasalah. Pelaksanaan pola asuh anak jika benar dilakukan, anak akan berkembang dengan kualitas yang baik, hal semacam ini hendaknya setiap keluarga memahami pola asuh anak untuk mencegah timbulnya permasalahan bagi anak maupun orang tua. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Karyanti Christiandy pada acara Worshop Pola Asuh Anak dan Orientasi Tupoksi Pokja 1 bagi TP-PKK Kabupaten/ Kota se Kalimantan Barat di Sekretariat PKK Provinsi,

belum lama ini. Lebih lanjut Karyanti Christiandy mengatakan penyelenggaraan kegiatan workshop pola asuh anak adalah salah satu bentuk kegiatan dalam rangka mengenal anak dengan permasalahannya dan bagaimana upaya pengembangan pola asuhnya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk bagaimana pengasuhan anak yang merupakan kegiatan dalam usaha memelihara, membimbing, membina, melindungi anak untuk kelangsungan hidup perkembangan, pertumbuhan yang serasi, selaras dan seimbang baik fisik maupun mentalnya. Pola asuh anak dalam keluarga sangat penting bagi setiap orang tua, karena pengaruhnya sangat besar pada kehidupan anak di kemudian hari. Bila pola asuh anak keliru, maka anak akan mengalami akibat salah asuh dan menjadi anak yang bermasalah. Realitas

yang ada, begitu banyak anak yang bermasalah sehingga memerlukan perlindungan sosial, seperti anak yang menjadi anak jalanan dan mengalami masalah kelakuan di dalam kehidupan masyarakat, tidak mau sekolah, anak yang bermasalah dengan hukum sehingga harus menjalani hukuman di lembaga permasyarakatan, anak-anak yang terjerumus ke dalam lingkungan pergaulan yang menyesatkan sehingga terjerat dalam kehidupan seks bebas, jaringan penyalahgunaan narkoba, terinfeksi HIV/ AIDS, dan sebagainya yang memerlukan perhatian dan penanganan serius dari semua pihak, di antaranya TPPKK PKK sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan gerak pembangunan, tentunya sangat diharapkan peranannya dalam upaya pola asuh anak di dalam kehidupan keluarga. (Rinto/ Humas) †

IKLAN BARIS Dijual

Dicari

Peluang Usaha

Rumah Permanen. Jl. Purnama Komp. Dinasti Indah Blok B No. 14 Ptk. Ukuran Tanah 10 x 18 m2, Ukuran Bangunan 9 x 15 m2. Hub:085252015279

SGR, Guru PAUD/TK, Bersedia Ikut Diklat, Lgsg Penempatan, Hub. Jl. Pancasila No. 207 Telp. 761562

BISNIS FOREX! Daftar hr ini, besok psti dpt Profit (7% selama 100 hr) www.forexal.com SMS “PETUNJUK” Hp.087885563999 T.07789645034

Dijual Bangunan Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Dijual Paket DAHSYAT MITSUBISHI!! Colt Diesel + Dump. DP Cuma 75 Juta + Bns TV LED 24” Hub. 085 268 495 763

Dijual Tanah

Peluang Bisnis

Jln.Purnama I Gg. Purnama Indah 1 No. 21. Menuju Komplek Dinasti Indah. Uk. 16 x 27 m. Bangunan L 14,5 m, P 18,5 m. Hub. Bpk. Gusti Hp. 081256983336

Bisnis Forex! Modal Min Rp.300rb, Profit Besar, Cek UTK Pns, Pensiunan dll. Info www. inforexal.com, SMS “MINAT” Hp. 087885563999

DIJUAL CEPAT TANAH SHM, tanpa perantara. * Jl. Gusti Situt Mahmud, Gg. Selat Makasar, Siantan (blkng BPAS) LT 1000 m2 Rp. 300 jt (nego). Hub. 0819 565 2794/0561 700 4977

Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Dijual tanah, 364 M 2, Jl. Danau Sentarum, Gg. Wonosobo, 50 Juta. Hub. Sri 081352269380 Dijual tanah, jl. Ujung Pandang, luas 4114 m2 sertifikat, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Kost

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Disewakan Disewakan gudang 2 pintu, luas + 250 m2 dan 200 m2, cocok utk kndraan bermotor, alat telekomunikasi, di Jl. Adisucipto. Hub 081384151188 tnp perantara.

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-


Teras Borneo Tribune

Minggu, 4 November 2012

11

Ben-Gas yang Mendunia Mereka melihat dan mencoba langsung mixer kit buatan Amin tersebut. Bahkan, mereka menawarkan kerjasama untuk teknologi sederhana ini dan memberikan royalty. Kita salut kepada sosok Amin. Pria sederhana ini memiliki kesadaran tinggi sebagai anak bangsa. Ia tak tertarik akan tawaran tersebut. Baginya, teknologi ini harus menjadi milik bangsa dan bisa dikembangkan untuk dimanfaatkan seluasluasnya bagi nelayan di republik ini. Apalagi, perhatian serius dan support dari Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan beserta jajaran pemerintahnya membuat semakin memantapkan langkah Amin, untuk ‘bergerak’ mengembangkan teknologi sehingga bisa dimanfaatkan untuk mesin-mesin

lainnya. Perhatian juga diberikan PT Pertamina dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Kementerian dibawah Jero Wacik, Sabtu (2/11) kemarin mengirimkan tim dilengkapi pakar dari Institute Teknologi Bandung (ITB). Bukan itu saja, Kementerian ESDM rencananya minggu depan juga akan memboyong Kepala Laboratorium Sistem Industri ITB, Prof Drajad melihat dan menguji langsung teknologi tepat guna serta ramah lingkungan ini. Bahkan, rencananya sampan bermotor bersama mesin dan mixer kit-nya akan dibawa ke Jakarta untuk dilakukan serangkaian uji laboratorium dan lapangan. Tim Kementerian ESDM juga berjanji mendorong

percepatan agar ‘mixer kit’ ini meraih legalisasi ‘berlabel’ Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga aman dipergunakan. Jelas sebagai warga Kubu Raya, kita patut berbangga. Inilah bukti slogan ‘Kubu Raya Untuk Indonesia’ bukan isapan jempol semata. Putra kelahiran Kubu Raya, mampu menciptakan teknologi yang bisa menjawab ketidakpastian bahan bakar minyak (BBM), teknologi yang mampu membantu pemerintah atas kegalauan akan subsidi BBM serta lompatan sederhana yang kelak bisa diterapkan di seluruh Indonesia. Teknologi diyakini mampu membantu program konversi BBM ke gas elpiji yang diterapkan pemerintah pusat dan terpenting ramah lingkungan. Selamat buat Pak Amin.

Walikota: Anak-anak Harus Dibekali Filter kin berat. Sehingga, anakanak kita harus dibekali dengan filter yang baik guna bisa menyaring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Sutarmidji pada acara wisuda dan pelepasan santriwan/ santriwati Angkatan XVII unit 04 Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Al Amin, Sabtu (3/10) di Auditorium Universitas Panca Bhakti. Lebih lanjut Sutarmidji menjelaskan, ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berguna dan bermanfaat apabila didukung dengan pemahaman agama yang dianut masingmasing sebagai filter dalam penerapan iptek. “Untuk bisa mempelajari dan memahami agama yang dianut terutama Islam, kunci utamanya adalah bisa baca tulis huruf Al Quran. Karena itu, kita berharap kepada orang tua yang mempunyai anak khusus-

nya beragama Islam, sejak dini kenalkan mereka dengan Al Quran, daftarkan mereka di TPA-TPA supaya mereka bisa baca tulis Al Quran,” terang dia. Sementara itu, Kepala Unit 04 TPA Al Amin, Sukamdi mengatakan, TPA Al Amin ini sudah berjalan kurang lebih hampir 20 tahun lamanya. “Kita kalkulasikan setiap tahun TPA ini menelurkan kurang lebih 50 santriwan/ santriwati, berarti TPA Al Amin ini sudah kurang lebih 800 generasi muda yang sudah disiapkan dan dibekali ilmu baca tulis Al Quran,” ungkap dia. Bahkan, untuk kemajuan dan meningkatkan kualitas TPA Al Amin, lanjutnya, pihaknya telah mengirim 10 tenaga pendidik untuk studi banding dan mengikuti pendidikan dan latihan di Yogyakarta. Taman Pendidikan Al-

Qur’an (TPA/TPQ) adalah unit pendidikan non-formal jenis keagamaan berbasis komunitas muslim yang menjadikan Al-Quran sebagai materi utamanya, dan diselenggarakan dalam suasana yang indah, bersih, rapi, nyaman dan menyenangkan sebagai cerminan nilai simbolis dan filosofis dari kata TAMAN yang dipergunakan. TPA/TPQ bertujuan menyiapkan terbentuknya generasi Qur’ani, yaitu generasi yang memiliki komitmen terhadap Al-Quran sebagai sumber perilaku, pijakan hidup dan rujukan segala urusannya. Hal ini ditandai dengan kecintaan yang mendalam terhadap Al-Quran, mampu dan rajin membacanya, terus menerus mempelajari isi kandungannya, dan memiliki kemauan yang kuat untuk mengamalkannya secara kaffah dalam kehidupan sehari-hari.

Tertibkan Praktik Gigi mengantisipasi munculnya dampak negatif yang timbul dari praktik yang tidak memenuhi standar operasional dan keahlian yang dampaknya akan merugikan masyarakat. “Banyak praktik atau biasa kita kenal dengan tukang gigi yang membuka praktik secara terbuka. Namun tenaga ahlinya bukan seorang yang memiliki kemampuan dibidang gigi seperti yang disyaratkan,” tegas ketua DPD PPGI Provinsi Kalbar, Zulfi Hamid, di Sukadana, Sabtu (3/11). Menurutnya, para tukang

gigi memang diperkenankan untuk praktik membuat atau memasang gigi temple. Namun mereka tidak diperkenankan untuk menambal, mencabut atau memasang gigi permanent. Karena hal itu diperlukan keahlian khusus. Dengan ditertibkannya para tukang gigi yang tidak memiliki standar keprofesian seperti yang tertuang di dalam Peraturan Menteri Kesehatan, Nomor 1719 tentang Registrasi Tenaga Khusus, dimaksudkan agar menghindari terjadinya mal praktik yang pada ak-

hirnya akan timbul kasus yang bermuara munculnya tanggungjawab bagi para tenaga kesehatan, baik di pos pelayan dasar maupun Puskesmas. Zulfi menegaskan, pentingnya kepemilikan STR tersebut juga berlaku bagi para tenaga medis, terutama para perawat gigi dan dokter gigi yang akan membuka praktik umum. Sehingga semua praktik yang ada memiliki standar minimal serta dapat selalu dikontrol dalam proses pengawasan. (Abdul Khoir/Borneo Tribune)

Disnakertrans Kalbar Tidak Beri Rekomendasi TKI Malasyia. “Jangan pergi kesana lalu tidak jelas bagaimana nasibnya,” ucap dia. Haris mengatakan sistem ketenagakerjaan perlu mendapatkan perhatian yang serius dengan memperbaiki sistem tenaga kerja, regulasi dan undang-undang di

negera sendiri. “Kebijakan memoratorium itu sudah lama. Namun, Kalbar mulai dari tahun ini hingga tahun depan, tidak akan melakukan pengiriman tenaga kerja yang sudah dijelaskan tadi,” ujar dia. Sementara, Wakil Guber-

nur Kalbar Drs. Christiandy Sanjaya SE, MM, menyambut baik dan mendukung atas kebijakan tersebut. Dia berharap action pemerintah dalam membangun lapangan kerja yang cukup bagi seluruh warganya. Sehingga semuanya bisa bekerja di dalam negeri.

Sungai Pinyuh Rawan Kecelakaan Terkait dengan rambu lalu lintas di jalan rawan kecelakaan seperti di jalur Trans Kalimantan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait. “Kita sudah koordinasi dengan instansi terkait baik PU maupun Dishub, untuk memasang rambu lalu lintas serta perbaikan jalan”

ujarnya. Dir Lantas mengatakan, jalur Trans Kalimantan tersebut cukup rawan, meski banyak terpasang rambu lalu lintas, ia mengharapkan masyarakat dapat mentaati rambu yang ada. “Kita juga sering gakkum di jalur tersebut dan akan terus ditingkatkan penga-

wasan melalui patroli dan razia-razia untuk menekan angka lakalantas,” ungkapnya. Ia menambahkan, untuk mengantisipasi sopir ugalugalan pihaknya sudah mengimbau kepada pengusaha agar memasang nomor telepon aduan layanan masyarakat di kendaraannya.

Tanah Seribu ‘Duizend Vierkanten Paal’ utara berbatasan langsung dengan Kleine kapoeas rivier (sungai Kapuas Besar). Sebelah Timur, Parit Besar-weg. Kini tetap terdapat Parit Besar dan di sisi parit memanjang Jalan Diponegoro, kemudian sedikit berbelok masuk ke sebagian Palmenlaan di depan Complex Gouv Pandhuis/pengadaian, sekarang menjadi Jalan Teuku Umar. Pada sisi sebelah selatan; memanjang Palmenlaan, sekarang Jalan KH Wahid Hasyim Jalan KH Ahmad Dahlan sampai gertak 3 dekat ba-

ngunan penjara, sekarang di areal tanah ini berdiri Rumah Sakit ST Antonius). Sedangkan di sebelah baratnya berbatasan dengan Soengai Djawi Weg dan sebagian Soengai Kakap Weg. Sekarang Jalan Hasanudin. Tepatnya sekarang, mulai dari pertigaan Jalan Pak Kasih, Yos Sudarso, atau yang dikenal dengan daerah gertak 1 sampai sekitaran gertak 3 dekat Rumah Sakit ST Antonius. Sepanjang batasnya tanah seribu ini dikelilingi oleh parit-parit selebar 3-5

meter. Pembuatan paritparit sengaja diperlebar menjadi kanal (gracht). Selain sebagai batas areal tanah seribu. Juga berfungsi sebagai sarana transportasi, sirkulasi air di sekitar wilayah tanah seribu, mencegah banjir bahkan juga sebagai salah satu bentuk pertahanan untuk keamanan kota. Kini sebagian daerah Tanah Seribu secara administratif masuk kedalam Kecamatan Pontianak Kota, meliputi Kelurahan Darat Sekip, Kelurahan Tengah dan Kelurahan Mariana.

Diskusi : Bocah bocah duduk santai dan berdiskusi ala anak anak ditepian Sungai Kapuas. FOTO:Sisa Primashinta

Pemkot Dapat Insentif Rp 33,5 miliar

Digunakan untuk Pembiayaan Sektor Pendidikan Borneo Tribune, Pontianak Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendapatkan insentif dari Kementerian Keuangan RI senilai Rp 33,5 miliar. Insentif itu diberikan lantaran Pemkot telah melakukan pengelolaan keuangan secara baik dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tepat waktu. “Nah, dana ini diminta untuk digunakan di sektor pendidikan,” ujar Walikota Pontianak, Sutarmidji usai membuka bimbingan teknis pengelolaan barang milik daerah, Selasa (30/10) di Aula Sultan Syarif Abdurrahman. Menurutnya, APBD Pemkot Pontianak selama tiga dan empat tahun belakangan ini selalu tepat waktu dan tidak pernah molor. “Sebelum mata anggaran APBD sudah kita selesaikan,” katanya. Sektor pendidikan yang dimaksud yakni untuk pembiayaan pendidikan gratis mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak hingga SMA/ SMK negeri. “Sedangkan sekolah swasta, bagi siswa tidak mampu akan kita biayai secara penuh,” tuturnya. Selain itu, infrastruktur pendidikan juga menjadi prioritas dalam sektor pendidikan. Pemkot akan membenahi gedung-gedung sekolah yang sudah tidak layak, penataan toilet, perpustakaan, kursi meja di sekolahsekolah dan lainnya. Diakuinya, Kota Pontianak tidak memiliki sumber daya alam, hanya ada sumber daya manusia. Untuk itu, salah satu upaya Pemkot yakni memperoleh insentif-insentif seperti ini untuk pembiayaan pendi-

dikan. Dia menekankan, dua sektor yakni pendidikan dan kesehatan perlu mendapat perhatian serius dari

Pemkot supaya masyarakat tumbuh dengan baik. “Supaya masyarakat kita tumbuh dengan sehat dan cerdas,” pungkasnya.

Selain kedua sektor tersebut, infrastruktur juga menjadi perhatian utama Pemkot. (Jemi Ibrahim/ Humas Pemkot)


CMYK

Seremonial www.borneotribune.com

Borneo Tribune

12

Minggu, 4 November 2012

Verifikasi Faktual Parpol Tertib dan Singkat Panwaslu Apresiasi Kesiapan Parpol Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Pelaksanaan verifikasi faktual yang dilakukan KPU Kalbar pada Sabtu (3/ 11) terhadap empat partai yakni Partai Demokrat, Golkar, PKB dan PPRN berlangsung tertib dan singkat. Hampir semua partai telah menyiapkan diri untuk diverifikasi faktual. Ketua KPU Kalbar, AR. Muzammil mengatakan sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 15/2011 dan UU No. 8/2012 yang selanjutnya diatur dalam Peraturan KPU No. 11/ 2012 pelaksanaan verifikasi faktual parpol calon peserta pemilu tahun 2014 akan dilaksanakan di tingkat provinsi dan kabupaten. “Hari ini (Sabtu, 3/11red) dilakukan verifikasi faktual terhadap empat partai, yakni Partai Demokrat, Golkar, PKB dan PPRN, dan diharapkan beberapa dokumen dan tentu saja akan dicocokan, difaktualkan dengan fakta yang ada akan diminta tim mudahan dapat dipenuhi,” Pinta Muzammil yang langsung memimpin Tim Verifikator KPU di Sekretariat Partai Demokrat disaksikan Tim pengawas yang dipimpin Ketua Panwaslu Kalbar. Ketua Panwaslu Kalbar, Hawad Sriyanto mengatakan pihaknya memberikan apresisasi kepada delapan partai yang telah diverifikasi faktual yaitu Partai Nasdem, PDP, PKS, Hanura, Jumat (2/11) dan Demokrat, Golkar, PKB dan PPRN pada Sabtu (3/ 11) yang pelaksanaannya berlangsung tertib dan seluruh pengurus antusias hadir dan telah menyiapkan dokumen yang akan diverifikasi. “Saya lihat pelaksanaan verifikasi faktual selama dua hari ini (Jumat-Sabtu, 2-3/11-red) seluruh pengurus antusias hadir dan seluruh dokumen yang diverifikasi telah disiapkan pengurus, sehingga pelaksanaan verifikasi faktual ini berjalan dengan cepat dan tertib, meskipun ada diantara pengurus yang berhalangan hadir karena melahirkan. Itupun, Tim verifikasi akan mendatangi rumah pengurus yang bersangkutan.” Puji Hawad. Sebagaimana diketahui bahwa verifikasi faktual ini secara teknis akan mendatangi kantor pengurus parpol terkait dengan enam hal, yaitu jumlah dan susunan kepengurusan dengan cara mencocokan kesamaan nama dalam SK kepengurusan dengan KTP dan KTA, keterwakilan perempuan pada kepengurusan sekurang kurangnya 30 %, jumlah susunan kepengurusan parpol 75 %, domisili kantor, keberadaan PNS/TNI dan Polri dalam kepengurusan dan fungsionaris rangkap jabatan. Sesuai jadwal, Senin (5/ 11) Tim verifikator KPU dan Tim Pengawas dari Panwaslu Kalbar akan melakukan verifikasi faktual terhadap delapan parpol yaitu Partai PAN, PDI-P, GERINDRA, PKPI, PKBIB, PPN, PPP dan PBB. o

TVS RockZ Raih Best Feature Award

VERIFIKASI FAKTUAL KPU disaksikan Panwaslu Kalbar saat lakukan verifikasi faktual Partai Demokrat dan Golkar, Sabtu (3/11) di sekretariat masing-masing partai. FOTO: Andika Lay/ Borneo Tribune

BARU diluncurkan Juni lalu, TVS RockZ Double Disc (DD) 125cc langsung meraih Best Feature Award Bebek 120-130cc Motor Plus Award (MPA) 2012. Varian bebek unggulan PT TVS Motor Company Indonesia ini memiliki beragam fitur yang lebih dari bebek sekelasnya. TVS RockZ DD 125 cc telah melewati pengujian MPA 2012 oleh tim tester yang mewakili beragam karakter pengendara yang rata-rata mengendarai sepeda motor setiap harinya. “TVS Motor sebagai produsen sepeda motor India bangga, karena TVS RockZ DD 125cc yang memiliki beragam fitur bebek unggulan mendapat penghargaan bergengsi Motor Plus Award 2012. Memang sejak awal TVS RockZ DD 125cc didesain memiliki fitur sesuai kebutuhan konsumen Indonesia. Tentunya ditunjang harga kompetitif di bebek sekelasnya, membuat TVS RockZ DD 125cc memberikan nilai lebih pada penggunanya,” jelas Pramod Kullkarni, Head of Marketing PT TVS Motor Company Indonesia. TVS RockZ DD 125cc, motor bebek pertama dan satu-satunya yang memiliki sistem musik terintegrasi (Integrated Music System) dengan MP3 player dan FM Radio untuk mencari informasi, seperti memantau kondisi lalu lintas untuk menghindari daerah macet atau sekedar menghibur diri mendengarkan musik saat berkumpul dengan teman-teman. Ini terobosan paling inovatif industri sepeda motor dunia di kelasnya, sekaligus menjadikan TVS RockZ pelopor konsep sepeda motor masa depan yang mengakomodasi kebutuhan pengendara, tapi tetap memperhatikan aspek keamanan. Fitur iCharge, satu-satunya teknologi inovatif yang memungkinkan pengendara men-charge handphone selama perjalanan. Oversquare engine dengan 4F teknologi, sehingga motor lebih bertenaga, low friction, dan mesin tahan lama. Perpaduan teknologi peredam getaran Canister Gas Absorber meredam guncangan akibat kondisi jalan yang kurang baik. Motor ini dilengkapi Double Disk Brake, rem cakram 200 mm pada bagian belakang dan rem cakram 220 mm dengan piston ganda pada bagian depan, membuat sistem pengereman New TVS RockZ 125cc lebih maksimal. Fitur Automatic Headlamp On (AHO) menambah keamanan berkendara, dimana lampu menyala otomatis saat mesin dihidupkan. TVS RockZ DD 125cc memiliki desain sporty art graffiti yang memberikan tampilan beda bagi yang berjiwa muda melalui 3 varian warna sesuai selera konsumen Indonesia, yaitu Graffity Blue, Graffity Red, dan Graffity White. Varian motor India ini pun telah mengantongi banyak penghargaan lain. The Best Bebek 125 cc Otomotif Award 2012. Best Performance & Handling, Best Value, dan Best Design Otomotif Award 2011. Best Bebek Design Motor Plus Award 2010, Best Value, Best Feature & Technology Otomotif Award 2010. Best Bebek 111-125cc dan Best Creative Design IMOTY (Indonesian Motobike of The Year) Award 2009 dari Majalah MotoRev. (kersa) o

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy

CMYK

Harian, Borneo Tribune  

Harian, Borneo Tribune

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you