Issuu on Google+


thevision

GPI Impact Community

Komunitas sejati yang intim dengan Bapa dan antusias serta berdampak bagi kota, suku, bangsa.

Bengkong Baru Blok C - 001, Batam (Depan Pasar Sukaramai)

themission

Ruko Kuda Putih Blok C No. 5, Sei Panas - Batam Telp : 0778 458 450 | 0778 458 443 Fax : 0778 458 445 Email : ic_creativeministry@yahoo.com FB : www.facebook.com/ GPI.Impact.Community Twitter : @gpi_impact

Mendatangkan kerajaan Allah di segala bidang kehidupan.

thevalue 1. Penyembahan adalah kebutuhan utama setiap hari. 2. Membangun hubungan dengan kasih Kristus. 3. Pemuridan melalui pembapaan. 4. Melayani adalah sebuah kehormatan. 5. Menjangkau jiwa dan memberkati kota, suku, bangsa.

thefocus Komunitas yang memuridkan dan melepaskan potensi Ilahi sebagai Kingdom Transformer.

IMPACT Office

Acc. No. (Rp) Bank Mandiri 1090006331771 a/n Raden Mochtar Untu atau Djonathan Acc. No. (SGD) Bank OCBC NISP 090810105511 a/n Djonathan atau James Stephen Taju

theteam Impact Eldership Pnt. Roy Untu Pnt. Djonathan Pnt. James Taju Editor in Chief Renza Consulting Editor Ananto Editor Cyan Edel

2

TM

| Agustus 2012

Layout Design Candy Lee Reporter Handayani Kevin Mark Harlem


04 | Pemberi Kehidupan 07 | Saat Teduh - Garam dan Terang 39 | Bersama dalam Make Friends Camp 43 | Daftar Komunitas Sel GPI Impact Community 46 | Faith Brings Blessings


PEMBERI KEHIDUPAN oleh: Pdt. Roy Untu

Hari ini dan kedepan adalah hari yang indah dan luar biasa karena Tuhan selalu memberikan yang baru dalam hidup kita setiap saat.

G

aram dan Terang adalah tema yang akan kita pelajari bersama agar doa saya dan jemaat terus-menerus disingkapkan. Rahasia dan berkat menjadi milik semua orang percaya. Garam

“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasingkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.� - Matius 5:13 Dengan ayat ini, sebenarnya Yesus ingin memberikan pujian serta penghargaan kepada setiap orang dengan perumpaan garam. Manfaat Garam 1. Kemurnian Garam berwarna putih mengkilat dan jernih. Seharusnya seluruh orang percaya menjadi contoh kesucian dan kemurnian. Sekarang dunia kita ini mengalami penurunan kejujuran, kemurnian, tingkah laku. Saya dan saudara dipanggil bukan untuk dipengaruhi, melainkan mewarnai ketidakjujuran dan sikap-sikap negatif lainnya dengan kemurnian Kristus di dunia ini.

4

TM

| Agustus 2012


“Saya dan Anda sama dengan garam memberikan citarasa dan keharuman kepada kehidupan dikeluarga�

tersebut hanya pantas untuk dibuang dan diinjak-injak orang. PERKATAAN INI SULIT, sebab garam tidak akan pernah kehilangan rasa asin. Mari kita lihat konteks ini kenapa Yesus katakan seperti itu. Pada zaman Kanaan kuno, setiap dapur ada tungku yang terbuat dari batu bata, dan diletakan diluar rumah. Di bawah alas tersebut diletakkan garam yang cukup tebal untuk membuatnya panas. Setelah beberapa waktu garam akan hilang maka batu bata itu harus dibongkar dan tanah bersama garamnya harus dibuang ke jalan dan diinjak-injak oleh orang yang lewat disitu.

2. Sebagai Bahan pengawet Kasih Kristus sudah kita miliki, itulah yang bisa mengawetkan sehingga tidak ada kerusakan. Karena ada kasih, kita bisa menerima orang lain dengan kasih Bapa sehingga mereka diselamatkan, ada orang yang jatuh dalam dosa, kita tidak menolaknya tetapi justru kasih itulah yang membuat mereka kembali pulih dari kerusakan akibat dosa. Selain itu, garam juga memberikan kesembuhan, misalnya untuk menyembuhkan penyakit kudis. Dunia ini penuh dengan dosa penyakit, penolakan, krisis gambar diri. Kitalah garam. Kita akan jadi penyembuh bagi mereka. Kita menjadi pemberi kehidupan. Saudara adalah obat Tuhan bagi banyak orang. 3. Memberikan Citarasa Makan tanpa garam terasa hambar. Saya dan anda sama dengan garam memberikan citarasa dan keharuman kepada kehidupan. Di keluarga, anggota keluarga kita merasakan hidup kita. Di pekerjaan dan bisnis, orang disekitar kita terinspirasi lewat hidup kita. Jangan menjadi orang Kristen yang tidak dapat dirasakan, tidak ada pengaruh bagi orang lain, ini mengerikan sekali. Perhatikan apa yang Yesus katakan, jikalau garam itu menjadi tidak asin atau hambar maka garam Agustus 2012 |

TM

5


Terang

“Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu di sorga.� - Matius 5:14,16 Manfaat Terang 1. Untuk dilihat Kita bukan saja terlihat di dalam gedung gereja, tapi dimana kita berada (keluarga, dunia kerja, lingkungan tempat tinggal) orang melihat terang Kristus dalam karakter dan hidup kita sehari-hari. Yesus tidak mengatakan kamu adalah terang gereja, tapi terang dunia. 2. Identik dengan tingkah laku Perbuatan baik dalam bahasa Yunani ada dua kata, yang pertama adalah agathos artinya sesuatu yang baik mutunya. Kata kedua adalah kalos, yang berarti bukan hanya baik, tetapi juga mempunyai daya tarik . Jadi saudara bahwa perbuatan kita yang baik harus dapat menarik perhatian, bukan kepada diri kita sendiri tapi kepada Yesus Kristus. Sekarang kita menyadari bahwa setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus dalam dirinya ada dua hal yaitu Garam dan Terang. Dua kata ini mempunyai pengertian yang sama memberi KEHIDUPAN DAN PENGARUH bagi orang banyak. Tularkan kehidupan Kristus yang adalah GARAM dan TERANG bagi komunitasmu.

6

TM

| Agustus 2012


bahan saat teduh

Rabu,

1 Agustus 2012

garam dunia Bacaan Firman: Matius 5:13 Pertanyaan Renungan 1. Dengan apakah orang percaya disamakan oleh Tuhan Yesus? 2. Apakah tujuan Tuhan Yesus menyamakan kita dengan garam dunia? Pengajaran Apa yang Yesus katakan dalam ayat ini bukanlah perintah; “Kamu harus menjadi garam dunia”, tetapi: “Kamu ADALAH garam dunia”. Keberadaan garam pada zaman Yesus adalah sesuatu yang sangat penting dan bahkan yang sangat mahal. Bahkan garam disebut “emas putih” karena menjadi alat pembayaran dalam perdagangan. Selain itu, dalam sejarah dunia ada juga perang yang terjadi karena perebutan garam[1].

Mungkin kita sudah melupakan betapa pentingnya garam itu karena garam sangat banyak dan murah serta sangat mudah ditemukan di pasar maupun toko. Para ilmuwan juga membuktikan bahwa tanpa garam, tidak ada kehidupan baik di laut maupun di darat. Hari ini Firman Tuhan mengingatkan kepada kita bahwa identitas kita adalah garam dunia yang sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang ada di sekitar kita karena ada Kasih Kristus yang ada dalam diri kita. Selamat membagikan kasih Kristus sepanjang hari ini.

[1]

8

TM

| Agustus 2012

http://en.wikipedia.org/wiki/San_Elizario_Salt_War


Kamis,

bahan saat teduh

2 Agustus 2012

garam dunia (2) Bacaan Firman: Matius 5:13 Pertanyaan Renungan 1. Cobalah bayangkan seperti apakah dunia ini tanpa garam? 2. Apakah yang Anda bisa lakukan sebagai garam dunia? Pengajaran Hal pertama yang ingin Yesus katakan kepada kita adalah: kita sangatlah berharga. Orang Percaya sangat penting. Kita sering merasa bahwa sebutir garam itu tidak ada artinya dan tidak ada gunanya. Kita mungkin merasa tidak dapat berbuat apaapa karena jumlah yang sedikit. Kita merasa sebagai minoritas yang tidak berdaya.

Tetapi dalam diri orang percaya ada sebuah kekuatan yang bisa dirasakan dan bahkan dapat mengubah dunia ini. Tanpa orang percaya, dunia ini akan tawar. Yesus menguatkan kita bukan untuk menjadi sombong. Namun identitas kita adalah menjadi garam dunia. Bukan dari kekuatan diri kita sendiri, bukan karena usaha dan jasa kita sendiri, namun karena kekuatan dan rasa yang diberikan kepada kita oleh Allah sendiri. Kita mungkin kecil seperti sebutir garam namun, bersama dengan butirbutir garam lain, kita dapat menjadi garam dunia. Bukan kuantitas yang menentukan tetapi, kualitas dari pelayanan kita sebagai garam dunia. Kebaikan kecil dan mungkin sederhana yang anda lakukan hari ini akan sangat mempengaruhi dunia ini. Tuhan Yesus ada di dalam diri Anda.

Agustus 2012 |

TM

9


bahan saat teduh

Jumat,

3 Agustus 2012

orang percaya sebagai garam dunia Bacaan Firman: Markus 9:50 Pertanyaan Renungan 1. Apakah fungsi yang anda tahu? 2. Fungsi apakah yang sudah anda aktifkan dalam kehidupan Anda sebagai garam dunia? Pengajaran Fungsi garam adalah memberi rasa yang enak atau menghilangkan rasa amis, membersihkan dan mengawetkan makanan. Garam juga dapat menjadi obat (oralit). Dari fungsi garam dalam kehidupan seharihari itu, kita dapat melihat tiga fungsi kita sebagai orang Kristen dan gereja sebagai garam dunia: • Menyaksikan dan mewujudkan cinta kasih, keadilan dan solidaritas kemanusiaan serta perdamaian dengan semua ciptaan Allah, agar dunia dapat merasakan bagaimana rasanya kerajaan Allah yang dekat itu. 10

TM

| Agustus 2012

• Dipanggil dan diutus untuk memelihara (mencegah kebusukan) ciptaan Allah yang semakin terancam dan rusak. • Fungsi kita untuk memulihkan kembali hubungan-hubungan yang rusak baik antara sesama manusia maupun keterasingan manusia dari dirinya sendiri dan dari Allah Penciptanya. (misi rekonsiliasi)


Sabtu,

bahan saat teduh

4 Agustus 2012

orang percaya sebagai garam dunia(2) Bacaan Firman: Markus 9:50, Lukas 14:34 Pertanyaan Renungan 1. Mengapa garam bisa menjadi hambar? 2. Bagaimana menurut Anda agar garam tidak menjadi hambar? Pengajaran Garam hanya ada gunanya jika digunakan! Pada zaman Yesus, garam jarang didapatkan dalam bentuk yang murni, seringkali garam tercampur dengan kapur, yang membuat garam itu cepat rusak dan tawar kalau disimpan terlampau lama. Bahkan sekarang jika garam sudah terlalu lama disimpan, sudah menjadi basah atau keras dan tidak enak lagi dipakai.

Demikian juga dengan gereja dan kekristenan kita. Hanya ada gunanya kalau kita manjalankan fungsi dan misinya di dunia ini. Jika kekristenan kita hanya untuk kehidupan rohani dan keselamatan pribadi kita masingmasing, apa gunanya? Kita harus keluar dari tembok-tembok gereja. Jika gereja hanya sibuk dengan mengurus dirinya sendiri, apa gunanya menjadi seorang Kristen? Jika gereja kadang-kadang merasa dibuang dan diinjak dalam masyarakat, mungkin kita harus bertanya pada diri kita sendiri: apakah kita sudah menjadi garam yang tawar, yang tidak ada nilai guna selain dibuang dan diinjak orang? Dalam fungsi kita untuk menjadi garam dunia, kita selalu harus mewujudkan kontribusi kita sesuai dengan konteks dimana kita berada!

Garam yang disimpan dan tidak dipakai, sama dengan dibuang dan diinjak orang. Garam harus keluar dari tempatnya, harus berfungsi. Jika tidak, apakah ada arti keberadaan garam tersebut?

Agustus 2012 |

TM

11


bahan saat teduh

Minggu,

5 Agustus 2012

teladan iman Bacaan Firman: Filipi 2:19-30 Pertanyaan Renungan 1. Temukanlah teladan-teladan apakah yang terdapat dalam diri Timotius? (Ayat 19-24) 2. Temukan juga tealadan apa yang dimiliki Epafroditus sehingga Paulus sempat menghormatinya? (ayat 25-28) 3. Apa yang terjadi pada Epafroditus karena pekerjaan Kristus? (Ayat 30) Pengajaran Timotius dan Epafroditus adalah dua orang jemaat yang dijadikan contoh oleh Rasul Paulus sebagai teladan iman bagi kita orangorang percaya di akhir zaman ini. Teladan Timotius yang kita bisa ikuti adalah memiliki hati Murid yang terus haus dan rindu untuk terus dibapai atau diarahkan oleh pemimpin rohani (Bapak Rohani).

12

TM

| Agustus 2012

Teladan yang diberikan Epafroditus adalah menjadi orang percaya yang tetap MEMUTUSKAN untuk bersukacita dalam segala tantangan dan penderitaan yang di alaminya. Ada banyak hal disekeliling kita yang Tuhan izinkan terjadi agar kita menjadi Garam dan terang Dunia. Milikilah pandangan Allah dan bersiaplah menjadi teladan iman. Hiduplah dalam Pembapaan (membapai dan dibapai).


Senin,

bahan saat teduh

6 Agustus 2012

pelita kehidupan Bacaan Firman: Mazmur 119:105-112 Pertanyaan Renungan 1. Apakah fungsi Firman Tuhan bagi kehidupan raja Daud? (ayat 105) 2. Apakah yang dilakukan raja Daud ketika ia dalam kesesakan atau masalah? (ayat 109-110)

Mari jemaat Tuhan kita mencintai Firman Tuhan lebih dari apapun dalam kehidupan kita. Jadikan Firman Tuhan sebagai topik pembicaraan yang tidak lupa untuk anda obrolkan setiap hari. Firman Tuhan yang kita bagikan dan teladani akan menjadi terang bagi dunia sehingga orang-orang dapat melihat kasih Kristus dalam diri kita.

3. Seperti apakah respon raja Daud ketika membaca Firman Tuhan? (ay. 111-112) Pengajaran Seorang raja biasanya akan merasa aman dengan semua fasilitas dan keamanan penjagaan pengawal-pengawalnya, memiliki apa yang pada umumnya manusia inginkan. Namun raja Daud memiliki hati yang sangat mencintai Firman Tuhan, bahkan menjadikan Firman Tuhan sebagai harta milik pusakanya yang paling berharga. Bagi raja Daud, Firman Tuhan adalah penunutun kehidupannya dan tanpaNya ia pasti tersesat! Itu sebabnya ketika ia membaca Firman Tuhan hatinya selalu haus dan senang. Agustus 2012 |

TM

13


bahan saat teduh

Selasa,

7 Agustus 2012

menjadi berkat karena belas kasihan Bacaan Firman: Matius 9:35-38 Pertanyaan Renungan 1. Apakah yang dilakukan oleh Yesus dari kota dan desa? (ayat 35). 2. Apa yang terjadi pada hati Yesus saat Ia melihat orang banyak datang kepadaNya? (ayat 36). 3. Hal apakah yang diperintahkan oleh Yesus kepada kita untuk dilakukan? (ayat 37-38). Pengajaran Menjadi Garam dan Terang adalah menjadi berkat bagi orang yang ada disekitar kita. Tuhan memberikan kita identitas sebagai Garam dan Terang karena di dalam diri kita ada kemampuan untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Seperti Tuhan Yesus yang menggerakkan. Ia menjadi berkat dan melepaskan kuasa dan kasihNya adalah belas kasihan. KarenaNya, banyak mukjizat yang terjadi yang memberkati banyak orang.

14

TM

| Agustus 2012

Sudahkah Anda dipenuhi dengan belas kasihan Yesus bagi mereka yang terhilang dan tersesat? Jika kita tidak memiliki belas kasihan kemungkinan kita sudah mulai menjadi tawar. Mujizat akan terjadi ketika Anda tergerak untuk menolong orang-orang yang lelah dan tak berdaya. Percayalah bahwa Roh Kudus akan menumpahkan isi hati Bapa ke dalam hati Anda untuk dipenuhi dengan belaskasihan Yesus. Dengan demikian, Anda akan mengalami mukjizat demi mukjizat di dalam hidup Anda.


Rabu,

bahan saat teduh

8 Agustus 2012

teladan doa dan kerja Bacaan Firman: II Tesalonika 3:1-15 Pertanyaan Renungan 1. Apakah permintaan Paulus kepada jemaat di Tesalonika? (ayat 1). 2. Apa nasihat Paulus bagi kita untuk menghadapi orang yang tidak bekerja dan yang tidak menurut ajaran yang sehat? (ayat 6) 3. Teladan apakah yang diajarkan oleh Paulus kepada jemaat? (ayat 7-9) Pengajaran

mereka yang baru bertumbuh menunju kedewasaan rohani. Oleh karena itu, setiap orang percaya perlu memiliki tanggung jawab bagi kehidupan pribadinya. Dalam hal ini, bukan hanya berdoa saja, tetapi juga bertanggung jawab dalam hal keuangan. Maksudnya adalah kehidupan kita tidak boleh menjadi beban bagi yang lain, disebabkan oleh karena kemalasan kita. Kita perlu menjadi teladan di dalam pekerjaan yaitu rajin. Kita harus mengatur keuangan dengan baik sesuai dengan prinsip Alkitab, sehingga nama Tuhan dimuliakan lewat hidup kita.

Tuhan selalu mengatur dengan sempurna bahwa setiap orang Kristen yang telah lahir baru maupun yang belum lahir baru pasti memiliki pemimpin rohani yang akan menjadi payung atau tudung rohani. Sebagai murid Kristus, kita juga harus berdoa bagi pemimpin-pemimpin kita agar Firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan. Ini berarti Firman Tuhan yang disampaikan lewat para pemimpin berdampak besar bagi orangorang yang belum diselamatkan. Bukan hanya itu, tetapi bisa berdampak besar bagi Agustus 2012 |

TM

15


bahan saat teduh

Kamis,

9 Agustus 2012

dipanggil menjadi terang Bacaan Firman: Kisah Para Rasul 26:12-23 Pertanyaan Renungan 1. Pengalaman apakah yang dialami oleh Paulus ketika ia dalam perjalanan ke Damsyik? (ayat 12–15) 2. Panggilan apakah yang diberikan oleh Tuhan kepada Paulus? (ayat 16–18) 3. Apa respon Paulus terhadap panggilan Tuhan? (ayat 19) Pengajaran Siapapun yang pernah mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan sampai mengalami kelahiran baru, pasti mengingat peristiwa tersebut seumur hidup. Karena hal ini adalah mujizat terbesar yang dialami oleh seseorang ketika ia berpindah dari kerajaan gelap kepada kerajaan terang. Berubahnya tujuan hidup dari mengikuti keinginan duniawi kepada keinginan untuk mengikuti kehendak Tuhan. Berubahnya pola kehidupan yang sia-sia kepada kehidupan yang penuh arti di dalam Tuhan. Oleh karena menerima kehidupan baru dari Kristus 16

TM

| Agustus 2012

itulah, maka Paulus kuat dan bisa mengakhiri pertandingan iman dengan baik. Ketika kita berjalan dalam panggilanNya, maka kita pasti menyelesaikan panggilan Tuhan dengan sempurna di dalam hidup kita. Menurut 1 Petrus 1:18–19, kita ditebus dengan darah yang sangat mahal, yakni darah Tuhan Yesus. Jadi, kita harus menyelesaikan panggilan Allah di dalam hidup kita untuk memuliakan Dia. Seberapa seringkah kita bersyukur kepada Tuhan untuk keselamatan kita? Ketika kita berjalan dalam panggilan Tuhan artinya adalah kita menjadi Terang bagi banyak orang.


Jumat,

bahan saat teduh

10 Agustus 2012

berdampak karena firman Tuhan Bacaan Firman: 1 Petrus 4:7–11 Pertanyaan Renungan 1. Hal utama apakah yang harus kita lakukan? (Ayat 8). 2. Bagaimanakah wujud dari kasih yang harus kita lakukan dalan kehidupan sehari-hari? (ayat 9–11). Pengajaran Sekarang kita hidup dalam masa menjelang zaman akhir, dimana kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Hari demi hari berlalu dengan cepat. Hal ini terasa bagi kita yang hidup di kota besar. Banyak kesibukan yang mencuri waktu kita dalam membangun hubungan kita dengan Tuhan, yang seringkali tidak kita waspadai.

dan firman Tuhan, maka kita pasti memiliki kehidupan yang sesuai dengan panggilan Tuhan dalam hidup kita. Sebab hanya firman Tuhanlah yang akan membuat kita bersukacita, suka memberi tumpangan dan melayani orang lain sesuai dengan karunia kita masing-masing. Jika perilaku dan perkataan kita sesuai standar firman Tuhan, maka nama Tuhan akan dipermuliakan lewat hidup kita. Jika kita melakukan segala sesuatu untuk kemuliaan Tuhan, maka Yesus Kristus dan Bapa akan dimuliakan. Selamat menjadi garam dan terang hari ini.

Karena itu, sebagai murid Tuhan kita harus bijaksana dalam mempergunakan waktu yang ada, agar waktu kita tidak terbuang dengan sia-sia. Kita harus mempergunakan waktu kita untuk membangun komunitas yang membangun rumah Tuhan. Jika kita membangun manusia roh kita dengan doa Agustus 2012 |

TM

17


bahan saat teduh

Sabtu,

11 Agustus 2012

semakin berdampak karena kasih karunia Bacaan Firman: Titus 2:11–15 Pertanyaan Renungan 1. Bagaimana caranya Tuhan mendidik kita? (ayat 12). 2. Apakah yang dilakukan Tuhan pada kita setelah kita diselamatkan? (ayat 14). Pengajaran Tuhan mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita sebagai karya awalNya di dalam hidup kita, ketika kita mengimani penebusan Kristus dikayu salib. Namun tidak hanya berhenti pada titik ini, tetapi Ia terus-menerus mendidik hidup kita agar kita meninggalkan hidup manusia lama kita dengan kebiasaan-kebiasaan dosa yang dulu kita lakukan. Tuhan mendidik kita agar kita meninggalkan segala kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi. Jika kita meresponi didikan Tuhan dengan tepat, maka karakter Kristus akan bertumbuh dalam hidup kita. Jadi, kita akan bertumbuh dewasa. Tetapi jika kita menyukai hal-hal duniawi dan mengabaikan 18

TM

| Agustus 2012

didikan Tuhan, maka kita akan menjadi batu sandungan bagi keluarga ataupun orang lain. Karena orang akan melihat hidup kita, apakah kita rajin berbuat baik atau buruk. Jikalau kita sudah lahir baru, maka respon benar yang kita lakukan membawa kita kepada perubahan untuk menjadi serupa dengan Kristus. Hal ini akan memberikan kemuliaan kepada Tuhan. Orang yang bijak dan adil adalah mereka yang suka dengar-dengaran kepada firman Tuhan. Rajin berbuat baik adalah dampak dari sebuah pertumbuhan. Dan pertumbuhan iman terjadi oleh karena kita menyadari bahwa Kristus ada di dalam kita.


Minggu,

bahan saat teduh

12 Agustus 2012

murid sejati menyukai perdamaian Bacaan Firman: Yohanes 3:22-30 Pertanyaan Renungan 1. Apa respon murid-murid Yohanes Pembaptis ketika melihat pelayanan Yesus yang lebih sukses? (ayat 26). 2. Apa respon Yohanes Pembatis ketika mendengar laporan murid-muridnya? (ayat 27 & 30). 3. Apa respon kita ketika melihat pelayanan orang lain lebih berhasil dari kita? Pengajaran Perselisihan muncul ketika kita membandingkan diri kita dengan orang lain. Apa respon kita ketika melihat kehidupan orang lain atau pelayanan orang lain lebih berhasil dari kita? Apa respon kita ketika kehidupan atau pelayanan dari orang yang kita muridkan lebih berhasil?

Bacaan kita hari ini adalah tentang respon Yohanes Pembaptis ketika mendengar pelayanan Yesus lebih berhasil dari dirinya. Sangat mudah bagi Yohanes Pembaptis untuk menjadi sombong dengan keberhasilan pelayanan Yesus, karena Ia yang membaptis Yesus Namun, Yohanes tidak berlaku seperti itu. Sebaliknya, Yohanes juga bisa menjadi minder dan rendah diri, karena Ia lebih dahulu melayani Tuhan dari pada Yesus, yang baru saja memulainya tapi malah lebih sukses dan berhasil. Kita perlu belajar bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita adalah kehendak Tuhan. Segala keberhasilan dan kesuksesan kita hanya terjadi jika Tuhan yang mengaruniakannya dari atas. Semua hanya anugerahNya. Luar biasa pengakuan Yohanes, “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil,�(Yohanes 3:30). Mari kita garami dunia yang penuh keegosian dan mementingkan diri sendiri dengan sifat kehambaan Kristus.

Agustus 2012 |

TM

19


bahan saat teduh

Senin,

13 Agustus 2012

kedewasaan pasti mempengaruhi Bacaan Firman: 2 Timotius 2:19–26 Pertanyaan Renungan 1. Hal apakah yang harus dilakukan oleh setiap orang yang menyebut nama Tuhan? (Ayat 19) 2. Apa saja yang harus kita lakukan agar menjadi perabot rumah yang dipakai untuk maksud yang mulia? (ayat 20) Pengajaran Ketika kita baru lahir kita menjadi bayi yang bertumbuh setiap hari menjadi anak kecil, remaja dan akhirnya menjadi dewasa. Perjalanan rohani orang kristen juga seperti itu. Pada saat masih menjadi bayi rohani, kita ingin dilayani dan diberi minum susu, berupa firman Tuhan yang mudah dipraktekkan. Dengan bertambahnya usia rohani seseorang, Ia akan bertumbuh menjadi dewasa.

20

TM

| Agustus 2012

Apa tanda-tanda kedewasaan seseorang? Salah satunya adalah sifat ingin dilayani berubah menjadi ingin melayani. Orang yang dewasa membutuhkan makanan keras. Itulah sebabnya, orang Kristen yang dewasa rohaninya akan segera mentaati firman Tuhan tanpa memperhitungkan harganya. Jika kita masih bayi rohani, kita hanya ingin sedikit terlibat dalam pelayanan. Tetapi jika kita sudah menjadi dewasa rohani, maka kita akan bersedia dipakai oleh Tuhan untuk halhal yang mulia. Kedewasaan dalam Kristus dapat terus bertumbuh ketika kita belajar setiap hari untuk bersekutu dengan Firman-Nya. Hanya orang-orang yang dewasa dalam Kristus yang akan menggenapi fungsinya sebagai garam dan terang di dunia ini.


Selasa,

bahan saat teduh

14 Agustus 2012

suratan Kristus yang terbuka Bacaan Firman: Titus 2:1–10 Pertanyaan Renungan 1. Seperti apakah ajaran sehat bagi setiap kelompok usia? (ayat 2–6) 2. Mengapa kita harus menghidupi ajaran sehat dalam kehidupan sehari-hari? (ayat 7–8) Pengajaran Dalam Yakobus 1:23–24, kita diumpamakan sebagai cermin bagi kehidupan kita. Ia mendidik kita agar kita menjadi teladan dalam berbuat baik, sehingga mereka yang belum percaya kepada Kristus dapat merasakan kasih Kristus lewat perkataan atau perbuatan kita. Itulah sebabnya teladan hidup yang kita tunjukkan setiap hari bisa menjadi berkat bagi yang lain dimanapun kita berada.

Sebagai murid Kristus, kita harus berfungsi sebagai suratan Kristus yang dapat dibaca oleh siapapun yang mengenal hidup kita (2 Korintus 3:2). Apakah keluarga kita sudah melihat suratan Kristus yang terbuka melalui hidup kita? Pernahkah Anda sendiri mendengar orang lain berkata bahwa kita membawa dampak yang positif bagi pribadi, keluarga, lingkungan atau tempat kita bekerja? Apapun peran, fungsi, jabatan, posisi kita, maka biarlah hidup kita menjadi suratan Kristus yang dapat dibaca oleh orang lain. Karena itu, mari jalanilah hidup keseharian kita sebagai murid Kristus yang bisa dibaca oleh orang lain untuk kemuliaan nama Tuhan.

Agustus 2012 |

TM

21


bahan saat teduh

Rabu,

15 Agustus 2012

mengasihi siapa saja Bacaan Firman: Lukas 10:25-37 Pertanyaan Renungan 1. Menurut Anda, bagaimana kondisi orang yang dirampok tersebut? (ayat 30) 2. Apa yang dilakukan oleh orang Samaria tersebut? (ayat 33-35) 3. Apa yang dimaksud oleh Yesus tentang, “sesama manusia?” Pengajaran Coba bayangkan sejenak, jika cerita tentang orang Samaria ini benar-benar terjadi di dalam hidup Anda. Pada saat Anda sedang melewati suatu jalan, Anda bertemu dengan seseorang yang hampir sekarat karena dipukuli oleh orang lain. Sang korban benarbenar membutuhkan bantuan. Dimanakah posisi Anda saat itu? Apakah posisi Anda saat itu seperti seorang imam, seorang Lewi, atau seorang Samaria? Anda bisa menjawab sesuai kondisi Anda.

22

TM

| Agustus 2012

Menjadi seorang murid Yesus, tidaklah cukup hanya mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan jiwa kita, tapi Yesus juga menegaskan “kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Orang Samaria yang ada dalam cerita ini, bukan hanya menolong orang yang terluka karena dirampok, tetapi juga menjamin orang tersebut sampai sembuh. Terkadang ketika kita menolong orang lain, timbul dalam pikiran kita, ”Apa untungnya buat saya?” atau “Siapakah dia sehingga saya harus menolong?”Akibatnya kita persis seperti Imam atau Lewi, yang hanya menjadi penonton atas orang yang terluka tersebut. Sedangkan contoh orang Samaria tersebut adalah seorang yang murah hati, mengasihi sesama dan tidak hitung-hitungan kepada siapa Ia berbuat baik meskipun Ia harus berkorban. Mari kita belajar seperti orang Samaria tersebut untuk mengasihi sesama kita mulai dari orang-orang yang terdekat dengan kita.


Kamis,

bahan saat teduh

16 Agustus 2012

peka mendengar suaraNya Bacaan Firman: Ulangan 28:1-14 Pertanyaan Renungan 1. Hal apakah yang harus kita lakukan setelah kita mendengar Firman Tuhan? (ayat 1) 2. Apa janji Tuhan kepada kita bila kita mendengar dan melakukan Firman Tuhan?

hidup menurut kemauan Allah. Dengan Alkitab itu orang yang melayani Allah dapat dilengkapi dengan sempurna untuk segala macam pekerjaan yang baik,”(2 Timotius 3:16-17 {IBIS}). Kehidupan yang berdampak sudah anda miliki karena identitas Anda di dalam Kristus adalah Garam dan Terang. Kepekaan mendengar suara-Nya akan membuat hidup kita semakin berdampak.

Pengajaran Apakah kita sering mendengarkan suara Tuhan? Bagaimana caranya kita mendengar suara Tuhan? Caranya gampang; dengan membaca firman Tuhan yakni Alkitab setiap hari. Sebab Allah adalah firman. Yohanes menulis bahwa, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersamasama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah,”(Yohanes 1:1). Bertekunlah membaca firman Tuhan, sebab “Semua yang tertulis dalam Alkitab, diilhami oleh Allah dan berguna untuk mengajarkan yang benar, untuk menegur dan membetulkan yang salah, dan untuk mengajar manusia supaya Agustus 2012 |

TM

23


bahan saat teduh

Jumat,

17 Agustus 2012

multiplikasi gaya hidup terang Bacaan Firman: Matius 28:18-20 Pertanyaan Renungan 1. Hal apakah yang dikatakan oleh Kristus sebelum Ia naik ke surga? (ayat 18) 2. Apa yang diperintahkan-Nya untuk dilakukan oleh murid-murid-Nya? (ayat 19-20a). 3. Apakah janji Kristus bagi kita, bila kita melakukan perintah agung tersebut? (ayat 20b). Pengajaran Sebelum Kristus kembali ke surga, Ia memerintah kita untuk menaati perintah (amanat) agung-Nya, yaitu menjadikan semua bangsa murid-Nya. Perintah Kristus bagi kita adalah untuk melakukan proses pembuatan murid (pemuridan). Lalu, apa tujuan dari pemuridan tersebut? Pemuridan adalah proses membentuk setiap orang percaya yang adalah batu-batu hidup agar dapat dibangun menjadi rumah Allah. Pekerjaan dimulai dari 24

TM

| Agustus 2012

membaptis orang-orang tersebut di dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Hal ini menggambarkan bahwa mereka bukan lagi gelap tetapi di dalam Kristus mereka menjadi anak-anak terang. Dari situlah mereka akan diajar (dimuridkan) lewat pemuridan one on one untuk terus bergaya hidup anak-anak terang dengan melakukan perintah Kristus, yaitu untuk saling mengasihi. Ketika kita berfungsi sebagai Terang Kristus maka jiwa-jiwa yang terhilang akan melihat jalan Kebenaran dan Karya Penyelamatan Kristus dan mereka menjadi Murid Kristus!


Sabtu,

bahan saat teduh

18 Agustus 2012

multiplikasi gaya hidup terang(2) Bacaan Firman: 2 Timotius 2:1-2 Pertanyaan Renungan 1. Nasehat apakah yang diberikan oleh Paulus kepada Timotius, anak rohaninya? (ayat 1) 2. Hal apakah yang perlu dilakukan oleh Timotius dalam membangun jemaat? (ayat 2)

Jika Anda memenangkan jiwa dan memuridkannya dalam 1 tahun, kemudian meminta orang yang Anda muridkan melakukan hal yang sama dalam waktu yang sama, maka tahukah Anda bahwa hanya dalam waktu 32 tahun, Anda dapat menyelesaikan Amanat Agung dunia ini. Dan memenangkan jiwa yang paling efektif adalah jika kita berfungsi maksimal sebagai garam dan terang dimanapun kita berada.

Pengajaran Dalam ayat di atas, Paulus meminta agar halhal yang diajarkannya kepada Timotius dapat diteruskan kepada orang-orang yang dapat dipercaya, yang juga cakap mengajar orang lain. Dengan perkataan lain, pemuridan harus diteruskan, bukan hanya sampai generasi kedua (Timotius).

Agustus 2012 |

TM

25


bahan saat teduh

Minggu,

19 Agustus 2012

jaminan berdampak Bacaan Firman: Matius 1:18-23; Yesaya 7:14 Pertanyaan Renungan 1. Bagaimana proses kelahiran Yesus? A. Bagaimana respon Maria? (Matius 1:18; Lukas 1:26-31). B. Bagaimana respon Yusuf? (Matius 1:19-20, 24). 2. Bayi yang dilahirkan Maria akan dinamai juga Imanuel. Apa arti Imanuel? (Matius 1:23; Yesaya 7:14). Pengajaran Setiap manusia pasti pernah merasa takut. Perasaan takut akan menyerang kita ketika kita mempercayai sesuatu yang buruk bahwa yang buruk itu akan menimpa kita. Allah tidak pernah merencanakan hal-hal yang buruk dalam hidup kita, karena Ia mengasihi kita.

26

TM

| Agustus 2012

Ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidup kita, Allah akan mengerjakan hal-hal yang baik dalam hidup kita. Ia berjanji akan menyertai kita senantiasa sampai kepada akhir zaman. Dia, Yesus adalah Anak Allah yang dilahirkan sebagai manusia yang diberi nama Imanuel, yang artinya Allah menyertai kita. Kemanapun kita pergi, apa pun yang kita lakukan, selama kita mempercayai Yesus dalam hidup kita, maka Imanuel akan menyatakan kehadiranNya. Imanuel, Allah menyertai kita selamanya. Kalau kita bisa menjadi garam dan terang itu hanya karena Tuhan Yesus ada bersama kita, di dalam kita. Jangan pernah takut dan teruslah mempengaruhi dunia ini.


Senin,

bahan saat teduh

20 Agustus 2012

berdampak sejak lahir baru Bacaan Firman: Lukas 2 : 41-52 Pertanyaan Renungan 1. Apakah yang dilakukan oleh orang tua Yesus tiap-tiap tahun? (ayat 41) 2. Pada usia berapakah Yesus pergi ke Yerusalem untuk merayakan Paskah? (ayat 42). Apa yang Yesus lakukan dalam Bait Allah? (ayat 46) 3. Bagaimanakah kesan orang yang mendengar jawaban Yesus? (ayat 47) 4. Bagaimana penundukan diri Yesus terhadap otoritas orang tua-Nya? (ayat 51) Pengajaran Orang tua Yesus adalah orang yang taat melakukan Hukum Taurat, dengan pergi ke Yerusalem setiap tahun untuk merayakan Paskah.

Pada usia 12 tahun, Yesus dibawa oleh orang tua-Nya untuk merayakan Paskah di Yerusalem. Ketika Yesus ada di dalam Bait Allah, semua orang yang mendengar jawaban Yesus sangat heran akan kecerdasan yang dimiliki Yesus. Yesus menjawab segala pertanyaan yang diajukan kepada-Nya dengan bijaksana. Yesus ada dalam Bait Allah untuk melayani pekerjaan Bapa-Nya, tetapi sebagai seorang anak yang masih dalam asuhan orang tuaNya, Ia tunduk dan taat kepada otoritas orang tuaNya. Dalam ayat 51, dikatakan bahwa Yesus tetap hidup dalam asuhan mereka. Yesus bertumbuh makin bertambah besar dan bertambah hikmatNya dan besarNya dan makin dikasihi oleh Allah dan Manusia. Seperti Yesus, demikianlah kita akan terus mengalami kehidupan yang berdampak dimulai sejak kita lahir baru. JanjiNya adalah kita akan bertumbuh dari kemuliaan kepada kemuliaan. Fokus kita hanyalah teruslah bertumbuh menjadi serupa Kristus!

Agustus 2012 |

TM

27


bahan saat teduh

Selasa,

21 Agustus 2012

apa yang akan Yesus lakukan? Bacaan Firman: Yohanes 5:19-30 Pertanyaan Renungan 1. Karena Bapa mengasihi Anak, apa yang Bapa tunjukkan pada anak? (ayat 20) 2. Kepada Siapa Bapa menyerahkan penghakiman? Mengapa? (ayat 22-23, 27) 3. Apa yang terjadi pada mereka di dalam kubur ketika mendengar suara Yesus? (ayat 28-29) Pengajaran Yesus sebagai Anak Allah datang ke dunia karena diutus oleh Bapa. Bapa mengasihi Anak dan menunjukkan kepada Anaknya segala sesuatu yang dikerjakannya sendiri, menunjukkan kepada Anaknya pekerjaanpekerjaan yang lebih besar. Anak Allah yaitu Yesus mengikuti apa yang dikerjakan oleh Bapa-Nya. Yesus melakukan apa yang Ia lihat pada Bapa, Yesus ingin kita melakukan pekerjaan yang sama bahkan lebih besar. (Yohanes 14:12). 28

TM

| Agustus 2012

Menjadi Garam dan Terang adalah sebuah visi besar dari Tuhan. Kehidupan kita tidak direncanakan untuk menjadi tawar atau remang-remang yang dipenuhi ketidakjelasan. Namun kehidupan kita adalah suatu kehidupan yang dipenuhi keajaibankeajaiban Tuhan. Teruslah membangun persekutuan dengan Tuhan dan sesama agar kita dapat lebih peka dalam melihat pekerjaan Kristus.


Rabu,

bahan saat teduh

22 Agustus 2012

respon yang benar Bacaan Firman: 1 Petrus 2:18-25 Pertanyaan Renungan 1. Apakah seharusnya respon kita sesuai dengan ayat 18? 2. Mengapa saya harus tunduk bukan saja kepada tuan yang baik, tetapi juga kepada tuan yang bengis? (ayat 21)

Dari renungan hari ini kita melihat bahwa Yesus juga mengalami hal yang sama. Yesus adalah Pencipta dan Juru selamat manusia, penuh kasih sayang dan sangat memperhatikan manusia, namun Ia juga dicaci-maki, dikhianati dan diperlakukan seolah-olah penjahat yang telah melakukan kejahatan besar. Meski demikian, Yesus tetap mengasihi, mengampuni dan memberkati semua orang yang memusuhiNya.

3. Apa saja teladan yang dapat saya pelajari dari Yesus? (ayat 22-23) Pengajaran Banyak orang Kristen atau umat Allah yang menderita penghinaan dari orang-orang yang non-Kristen. Banyak istri dan anak-anak yang menderita luka batin karena caci-maki dari suami dan ayah yang belum bertobat atau yang belum percaya kepada Yesus. Kadang kala orang tualah yang justru menderita karena kelakuan anak-anaknya. Namun, hal yang terburuk bukanlah kelakuan yang kasar ini, melainkan kepahitan, dan dendam sebagai akibat perbuatan tersebut.

Agustus 2012 |

TM

29


bahan saat teduh

Kamis,

23 Agustus 2012

kekurangan dan kelimpahan Bacaan Firman: Filipi 4:10-20 Pertanyaan Renungan 1. Apakah Anda merasa cukup dengan penghidupan Anda? 2. Apakah yang dikatakan Paulus mengenai hal kekurangan? (ayat 11-12) 3. Teladan dan komitmen apakah yang Anda buat lewat perenungan hari ini? Pengajaran Perhatikan perkataan Paulus, “Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah BELAJAR mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan, maupun dalam hal kekurangan.�

30

TM

| Agustus 2012

Meski memiliki iman besar, tetapi Paulus menderita kekurangan! Jadi, hidup yang kekurangan tidak ada hubungannya dengan kualitas iman. Kesanggupan untuk hidup kekurangan tanpa ketakutan berarti percaya pemeliharaan Allah. Mujizat ini pernah dialami oleh sebuah keluarga yang tidak memiliki bahan makanan, padahal istrinya sedang mengandung selama 7 bulan. Mereka duduk disekeliling meja makan dan berdoa untuk makan siang, walau tidak tersedia makanan di meja tersebut. Menjelang malam, seseorang mengetuk pintu rumah dan membawa nasi padang beserta sejumlah uang di dalam amplop. Allah memenuhi kebutuhan mereka melalui mujizat. Tuhan mengizinkan kita untuk mengalami pengalaman sulit agar kita dapat menjadi saksi yang memberi semangat dan dorongan bagi orang-orang yang mengalami hal yang sama.


Jumat,

bahan saat teduh

24 Agustus 2012

Dia yang memilih, Dia yang melengkapi Bacaan Firman: Keluaran 3:1-22 Pertanyaan Renungan 1. Apa yang dikatakan Allah kepada Musa? (ayat 10) 2. Bagaimanakah jawaban Musa kepada Allah? (ayat 11) 3. Apa jawaban Allah untuk menguatkan Musa, bahwa ia dipilih Tuhan? (ayat 14) Pengajaran Allah memilih Musa untuk memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir. Meski Musa memberi banyak alasan kepada Tuhan, namun Tuhan tetap MEMILIH Musa. Tuhan memilih Musa bukan karena kecakapan, potensi atau keahlian yang dimiliki Musa, tapi berdasarkan keputusan-Nya.

Setiap orang yang percaya kepada Yesus adalah orang pilihan Tuhan. Kita harus sadar akan hal itu. Seringkali kita beralasan karena segala keterbatasan kita berupa tidak mampu, tidak layak, tidak pandai dan lainlain. Kita berpikir bahwa alasan keterbatasan kita akan membuat Allah BERUBAH PIKIRAN. Allah memilih kita bukan karena apa yang kita miliki, tetapi semata-mata KARENA kasih karunia-Nya. Kita harus sadar bahwa saat kita bersedia meresponi pilihan Allah, maka rencana Allah akan bekerja di dalam kita. Jangan kecewa jika kita harus menghadapi tantangan dan goncangan dalam menjalani proses panggilan Tuhan. Jangan menyalahkan Tuhan atas apa yang kita alami, karena tidak sesuai harapan kita. Tuhan tahu hal yang terbaik atas hidup kita. Percayalah bahwa Allah menyertai kita, karena Dialah yang memilih kita.

Agustus 2012 |

TM

31


bahan saat teduh

Sabtu,

25 Agustus 2012

menjadi ekspresi Kristus sepenuhnya Bacaan Firman: Efesus 3:14-20 Pertanyaan Renungan 1. Hal apakah yang Paulus doakan terjadi di dalam batin orang-orang percaya, yang telah menghampiri Bapa? (ayat 14-17) 2. Hal apakah lagi yang Paulus doakan? Bagaimanakah caranya agar mereka dapat mengenal kasih Kristus sekalipun melampaui segala pengetahuan? (ayat 18-19a) 3. Hal apakah yang terakhir didoakan Paulus disini? (ayat 19b) Apakah janji Tuhan bagi mereka yang mau mencapai doa-doa Paulus tersebut? (ayat 20) Pengajaran Ada 3 doa yang luar biasa yang Tuhan inginkan agar kita berdampak. Pertama, supaya orang-orang yang telah datang kepada Bapa (ayat 14-15) dikuatkan dan diteguhkan oleh Roh Kudus, sehingga oleh iman, Kristus berdiam (betah) di dalam 32

TM

| Agustus 2012

hatinya. Artinya Paulus berdoa supaya melalui Kristus, semua orang kudus menjadi rumah kediaman Allah Tritunggal. Kedua, Paulus berdoa supaya orang-orang kudus dapat mengenal kasih Kristus melalui ekspresi segala orang kudus. Kasih Kristus dengan segala dimensinya tidak dapat diekspresikan oleh satu atau dua orang kudus, tetapi semua orang kudus bersamasama. Itulah sebabnya orang yang tidak tinggal dikumpulan semua orang kudus (jemaat dasar, dan jemaat lokal) tidak dapat memahami (mengalami) kasih dengan segala dimensinya. Ketiga, Paulus berdoa supaya orang-orang kudus dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. Artinya seluruh kepenuhan Allah berdiam dan dapat diekspresikan melalui komunitas orang-orang kudus. Inilah sasaran utama jemaat dasar/jemaat lokal sehingga kota kita dapat melihat ekspresi kasih Kristus itu. Allah menjaminnya, sebab Allah berjanji kalau untuk tujuan tersebut, Allah akan melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan.


Minggu,

bahan saat teduh

26 Agustus 2012

mengekspresikan kasih dan kuasa Tuhan Bacaan Firman: 1 Timotius 4:12-16 Pertanyaan Renungan 1. Apakah nasehat dan dorongan yang Paulus berikan kepada Timotius? (ayat 12) 2. Apakah 2 hal yang Paulus minta agar Timotius tidak lalai atau bertekun di dalamnya? (Ayat 13 dan 14) 3. Hal apakah yang akan terjadi bila Timotius memperhatikan semua hal dari 1 Timotius 4, termasuk kedua hal di atas? Apalagi nasehat penting yang diberikan Paulus untuk Timotius? (ayat 16)

Hal kedua yang diminta oleh Paulus adalah agar Timotius jangan lalai dalam menggunakan karunia yang ada padanya. Berarti seperti Timotius, kita cenderung lalai menggunakan karunia Roh yang telah diberikan untuk membangun rumah Tuhan. Mengapa? Karena Timotius membiarkan roh ketakutan bekerja (2 Timotiius 1:6-7). Seperti Timotius, kita seringkali takut dalam menggunakan karunia-karunia Roh. Contohnya bernubuat. Kita berpikir, “Ah, bagaimana nanti kalau salah?� Jalan keluarnya adalah kasih. Apabila kita mengasihi, yaitu mempunyai sikap ingin memberkati atau memberi, maka sikap itulah yang akan membuat karunia-karunia roh bekerja.

Pengajaran Salah satu cara pertumbuhan rohani yang tercepat adalah memiliki sikap yang siap mengekspresikan Allah dalam membangun jemaat. Paulus menasehati Timotius agar ia bertekun di dalam membaca kitab suci, dalam membangun dan mengajar. Jadi melalui kebenaran-kebenaran kitab suci, kita membangun rumah Tuhan. Agustus 2012 |

TM

33


bahan saat teduh

Senin,

27 Agustus 2012

menjadi saluran kasih dan kuasa Tuhan Bacaan Firman: Yohanes 14:10-12 Pertanyaan Renungan 1. Bagaimanakah hubungan Kristus dengan Bapa? Siapakah yang melakukan pekerjaan di dalam Kristus? (ayat 10) 2. Hal apakah yang harus kita percayai tentang Allah? (ayat 11) 3. Apakah janji Tuhan bagi orang-orang yang percaya kepada Kristus? (ayat 12) Pengajaran Banyak orang berpikir bahwa pekerjaanpekerjaan seperti makan, minum, bekerja, bersekolah, berkarya, berdagang, adalah pekerjaan sekuler dan tidak ada kaitannya dengan Tuhan. Hanya berdoa, beribadah, membaca alkitab dan berpuasa yang berkaitan dengan Tuhan. Itupun Allah tidak terlibat langsung melainkan hanya memberikan perintah-perintahNya dari sorga.

34

TM

| Agustus 2012

Ketika kita melihat gaya hidup Kristus, ternyata semua konsep hidup seperti itu adalah salah. Kristus tidak pernah melakukan satu pekerjaanpun sebagai pekerjaan dari diriNya sendiri. Kristus melakukan semua pekerjaanNya sebagai ekspresi dari Allah Bapa melalui Roh Kudus. Bapa, Anak, dan Roh Kudus tidak pernah terpisah. Mereka berada di dalam sebuah hubungan saling berdiam (mutual indwelling). Jadi Kristus melakukan pekerjaan-pekerjaanNya sambil terus-menerus berdiam di rumah Allah. Bahkan pekerjaan-pekerjaan Kristus adalah ekspresi dari persekutuan Allah Tritunggal tersebut. Bagi Kristus tidak ada pemisahan pekerjaan yang sekuler dan rohani. Semua pekerjaan Kristus adalah ekspresi dari rumah Allah Tritunggal. Nah, kita juga dapat menghidupi gaya hidup seperti Kristus, melakukan pekerjaanpekerjaan Bapa seperti yang Yesus lakukan.


Selasa,

bahan saat teduh

28 Agustus 2012

iman yang termanisfestasi Bacaan Firman: 2 Korintus 13:5 Pertanyaan Renungan 1. Paulus meminta agar jemaat di Korintus menguji dirinya sendiri, apakah mereka tetap tegak di dalam iman. Apakah iman yang akan membuat mereka tahan uji? (ayat 5) Pengajaran Solusi yang Paulus berikan untuk jemaat di Korintus yang tidak dewasa dan jahat sangatlah sederhana. Ia meminta mereka untuk menguji diri sendiri, apakah mereka memiliki iman yang akan membuat mereka tahan uji. Apakah iman yang akan membuat mereka lulus dari segala ujian? Iman itu adalah: “Yakin bahwa Kristus Yesus ada di dalam dan di antara mereka.� Jadi inilah iman yang terpenting dalam kehidupan.

Tentu Allah sangat sedih. Bahkan tidak mungkin bagi kita untuk melibatkan Allah dalam pekerjaan, apalagi mengekspresikan Allah di dalam setiap aktifitas hidup kita. Apabila perbuatan-perbuatan kita bukanlah ekspresi dari Allah, yaitu perbuatanperbuatan Roh (buah Roh), maka yang berekspresi pastilah perbuatan-perbuatan daging (Galatia 5:16-20). Perbuatanperbuatan yang berasal dari daging adalah perbuatan-perbuatan yang tidak tahan uji. Oleh sebab itu, marilah kita terus-menerus mempelajari dari firman tentang kita sebagai tempat kediaman Allah, sehingga kita memiliki iman yang teguh. Ingat, iman datang dari pendengaran akan firman Tuhan. Disamping itu, kita harus selalu berdoa di dalam Roh agar kita dipimpin oleh Roh (Galatia 5:16, 18).

Inilah keselamatan yang telah diberikan kepada kita, keyakinan bahwa Kristus ada di dalam dan di antara kita. Bayangkan apabila Allah telah berdiam di dalam dan di antara kita, namun kita tidak yakin, sehingga akhirnya kita mengabaikan kehadiranNya. Agustus 2012 |

TM

35


bahan saat teduh

Rabu

29 Agustus 2012

inspirasi untuk berdampak Bacaan Firman: Yohanes 10:14-15, 27 Pertanyaan Renungan 1. Temukanlah bagaimana hubungan Kristus sebagai gembala dan kita sebagai domba-dombaNya? (ayat 14) Sama seperti hubungan Kristus dengan siapakah hubungan kita dengan Kristus? (ayat 15) 2. Hal apakah yang akan terjadi pada domba-domba Kristus? (ayat 27) Pengajaran Apabila kita adalah benar-benar dombadombaNya Kristus, maka kita pasti dapat mendengar suaraNya. Sebab gembala kita mengenal kita, dan kita mengenal gembala kita. Sejauh manakah kita dapat mengenal Kristus? Sama seperti Bapa mengenal Kristus atau Kristus mengenal Bapa. Ini hebat sekali! Jadi setiap kita dapat memiliki hubungan yang begitu dekat dengan Kristus, seperti Kristus begitu dekat mengenal Bapa. Berarti kita selalu dapat berdialog dengan Allah. Kita dapat berbicara kepada Allah dan 36

TM

| Agustus 2012

Allah berbicara kepada kita. Allah mau agar kita selalu berdialog dengan Allah dalam segala keadaan, kapanpun dan dimanapun kita berada. Marilah kita mulai berdialog dengan Tuhan setiap waktu dan dalam setiap aktifitas. Allah berdialog dengan kita paling sering melalui 3 indera rohani, yaitu: pendengaran, penglihatan, dan perasaan rohani (intuisi) kita. Tuhan akan memberikan kita kata-kata yang spontan, gambar-gambar di imajinasi kita, atau perasaan-perasaan di intuisi kita. Melalui indera-indera tersebut Tuhan dapat memberikan kita hikmat, pengetahuan, pembedaan (discernment), ayat-ayat firman Tuhan, dan sebagainya. Tuhan juga akan memberikan kita peneguhan-peneguhan suaraNya melalui anggota-anggota tubuh lainnya. Dia berbicara kepada tubuhNya dan melalui tubuhNya.


Kamis,

bahan saat teduh

30 Agustus 2012

ekspresi Bacaan Firman: Yohanes 6:56-57 Pertanyaan Renungan 1. Hal apakah yang terjadi pada orang yang makan daging Kristus dan minum darah Kristus? (ayat 56) 2. Seperti apakah cara hidup Kristus itu? Seperti apa pula cara hidup kita? (ayat 57) Pengajaran Makan daging Kristus dan minum darah Kristus artinya adalah percaya kepada pengorbanan Kristus yang telah memberikan tubuhNya dan mencurahkan darah-Nya untuk menebus kita dari dosa. (bandingkan Yohanes 6:54 dengan Yohanes 6:47). Pada saat kita percaya, maka pada saat itu juga Kristus dan kita bersatu. Artinya, Allah Tritunggal berdiam di dalam dan di antara kita.

Alasannya bukan sekedar alasan penyelamatan. Tujuannya adalah supaya Allah Tritunggal dapat menjadi sumber kehidupan kita. Seperti Kristus hidup oleh Bapa, demikianlah kita akan hidup oleh Kristus. Kita bukan lagi hidup dari diri sendiri, tetapi dari Kristus sebagai sumber kehidupan. Dengan kata lain, kita adalah ekspresi dari Allah. Marilah kita terus-menerus berdialog denganNya melalui indera-indera rohani kita. Setelah itu marilah kita ekspresikan kasih, kebenaran dan kuasaNya.

Agustus 2012 |

TM

37


bahan saat teduh

Jumat,

31 Agustus 2012

ekspresi otomatis VS menjadi sesuatu Bacaan Firman: Efesus 3:8; Kolose 1:26-27 Pertanyaan Renungan 1. Hal apakah tentang Kristus yang Paulus ingin beritakan kepada orang-orang bukan Yahudi? (Efesus 3:8) 2. Apakah isi rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad itu? (Kolose 1:26-27) Pengajaran Hidup sejati adalah hidup yang mengekspresikan Kristus yang begitu kaya dan mulia di dalam kita. Apabila kita mengerti rahasia kehidupan ini, maka hidup kita akan merasa sangat puas, berharga, dan berbahagia karena kita tahu bahwa di dalam diri kita terdapat kekayaan Kristus yang tidak terduga itu. Kita juga menyadari bahwa hidup kita sangat mulia karena Kristus yang berada di tengah-tengah kita, itulah pengharapan akan kemuliaan kita. Bila kita telah menemukan kemuliaan, maka kita merasa berharga dan tidak mudah tertolak.

38

TM

| Agustus 2012

Kita mempunyai gambar diri yang sehat. Namun, apabila kita tidak menyadari bahwa Kristus yang di dalam kita itu adalah kemuliaan kita, maka kita pasti akan mencoba mencari sesuatu kemuliaan yang lain sebagai dasar keberhargaan kita. Kita merasa kalau sudah mempunyai kemuliaan tertentu, maka kita tidak lagi tertolak. Akibatnya, kitapun mencoba menjadi sesuatu atau seseorang sebagai identitas kita: penampilan, prestige, prestasi, menjadi seperti idola kita, gelar, posisi, kekayaan, harta, posisi, apa kata orang, dan sebagainya. Semakin kita menjadi sesuatu atau seseorang, semakin kita memiliki rasa aman yang palsu. Kita tahu bahwa dasar identitas kita tidaklah bersifat kekal, karena itu identitas kita naik turun seiring dengan perubahan dasarnya. Seharusnya kita tidak mencoba menjadi sesuatu atau seseorang, tetapi mengekspresikan seseorang.


LET’S BE FRIEND IN MAKE FRIENDS CAMP! “Anak-anak sangat penting karena anak-anak adalah maksud abadinya Allah, bangunan-bangunan kecil yang akan memperkokoh kerajaan Allah. Muridkan sebanyaknya anak-anak yg ada disekitar kita maka bangsa ini semakin mudah menjadi bangsa yang takut akan Tuhan.” - Indra Bolang -

Agustus 2012 |

TM

39


K

EGA (KSATRIA KERAJAAN ALLAH) kembali mengadakan MFC. Camp ini diadakan untuk kedua kalinya setelah MFC yang diadakan pada tahun 2007 lalu berjalan dengan baik. Ada sebanyak 54 anak-anak KEGA yang berantusias untuk mengikuti MFC kedua ini, yang diadakan pada tanggal 23 hingga 24 Juni 2012, di KTM resort, Sekupang. Sesuai dengan visi dan fokus yang Tuhan berikan untuk GPI Impact Community yaitu menjadi Kingdom Transformer, juga menjadi visi dan fokus untuk anak-anak KEGA. Selain staff GPI Impact Community, camp ini juga dilayani oleh salah seorang kakak pembina dari Abbalove Jakarta yaitu kak Indra Bolang. Apa sih MFC itu? MFC (Make Friends Camp) adalah sebuah camp yang akan membawa anak-anak untuk lebih mengalami dan mengerti bahwa Yesus mati diatas kayu salib untuk semua manusia termasuk anak-anak dan tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Bapa jika tidak melalui Yesus.

40

TM

| Agustus 2012

---------------------------------“Saya mau lebih dalam lagi mengenal Tuhan. Selama MFC saya senang, bersukacita, lega, karena semua yang disimpan di dalam hati semuanya dapat dikeluarkan” Dian ---------------------------------“Saya dapat mengenal Tuhan Yesus lebih dekat dan doa saya dapat dikabulkan, saya diberkati pada sesi hati bapa, dari situ saya merasa terharu” Frangky ---------------------------------“Waktu itu papi saya belum pernah gereja dan waktu saya berdoa, papi saya bertobat. Sekarang papi saya sudah mau ke gereja. Itu semua berkat Tuhan.” Naomi ----------------------------------


Seperti yell-yell nya MFC; “JESUS CHRIST LORD AND SAVIOR” Seperti yang diketahui, sejak kecil anakanak diperkenalkan kepada Yesus yang rela mati bagi dosa mereka sehingga hidup mereka berubah dan siap menjadi Kingdom Transformer. Dengan kata lain MFC adalah “BDK” untuk anak-anak. Mengapa MFC begitu penting untuk anak-anak? Bukan hanya orang dewasa yang perlu merasakan jamahan dan mengalami perubahan dari Tuhan tapi juga anak-anak. Dalam camp ini, anak-anak diajak untuk mengikuti sesi yang diadakan dengan kakak pembina masing-masing. Melalui sesi demi sesi yang dilewati, anak-anak banyak mengalami jamahan Tuhan. Mereka yang awalnya tidak terbuka dan malu-malu pada akhirnya terbuka dan mulai jujur kepada kakak pembina masingmasing.

Walaupun ada beberapa lampion yang jatuh ke air, basah dan mengenai pasir, mereka tetap mencoba untuk menerbangkan kembali lampion tersebut. Pada akhir sesi, anak-anak diajak untuk menulis surat untuk kedua orang tuanya yang berisi tentang apa yang mereka dapatkan di MFC. Anak-anak ditantang untuk memberikan surat yang mereka tulis tersebut kepada kedua orang tuanya di rumah. Ada banyak berkat dan pengalaman baru anak-anak dalam mengikuti Tuhan. Selain di MFC peranan orang tua sangat penting untuk membawa anak-anak lebih dalam lagi berjalan bersama Tuhan.

----------------------------------

Selain itu juga terdapat beragam simulasi yang mengajari anak-anak untuk dapat bekerja sama dalam tim. Mereka belajar bagaimana caranya agar diri mereka dapat fokus, tidak egois, lebih teliti, tekun dan belajar menuruti kata-kata pemimpin, belajar untuk membawa jiwa kepada Yesus.

“Seru, permainan paling menarik adalah bartender race. Senang bisa membuat surat buat kedua orang tua. Saya dapat dipulihkan, bertobat dan mulai rajin membaca alkitab.” Andy .W

Pada simulasi ke 2, ”Dream letter and Sky lantern” dimana anak-anak menulis daftar orang-orang yang mereka kenal namun belum mengenal Yesus, kemudian ditempelkan pada sebuah lampion yang kemudian diterbangkan. Anak-anak begitu antusias menerbangkan lampionnya. Mereka berharap lampion yang mereka nyalakan dapat terbang dan membawa doa-doa mereka jauh ke atas awan dan Tuhan akan menjawab doa mereka.

“Bartender Race adalah permainan yang paling utama untuk dipelajari. Aku senang mengikuti sesi ini. Dulu saya memberontak dan saat ini saya dapat bertobat.” Jeffry .W

----------------------------------

----------------------------------

Agustus 2012 |

TM

41


DAFTARKOMSEL ■ Keluarga ■ Pemuda ■ Remaja

Area Nagoya dan Jodoh ■ Hari

Fasilitator

Kontak

Tempat

Rabu

Lim Tek Hua

0812 702 470000

Toko Marina, Jln Raja Ali Haji. Komp. Tg. Pantun, Blok R No : 8, 9, 10

Kasim

0811 771 733

Nagoya business Centre, Blok 6 No. 35

Meng Keng

0811 693 365

Rumah Makan Bak Kut Teh Mickey Mouse 66, sebelah Lucky Plaza

Kamis

Hari

Rabu

Kamis

42

Area Kampung Utama, Penuin dan Baloi ■ Tempat

Fasilitator

Kontak

Amey Feliyani

0811 771 733

Baloi Mas Permai, Blok C No 2

Helen

0811 693 365

Kampung Utama, Blok B No 36

Martadinata

0813 700 2244

Batu Batam

Nanak

0856 650 3426

Baloi Impian, Blok A11 No 12-13

Sandi

0813 701 0300

Pasar Blok 4, Blok A No 12 - 13.

Sian Mui

0852 688 8033

Baloi Kolam

Suriyanto

0811 773 993

Baloi Indah, Blok C No 12

Yana

0816 368 5438

Baloi BNI, Blok B No18

Amoi Alip

0812 705 5758

Blok 5, Jln. Semangka No 01

Andi

0811 777 851

Baloi Garden, Blok D No 13

Hermanto

0812 774 99477

Rumah Makan Buburku Komp. Penuin Centre, Blok F No : 11

Liang Mei Chin

0778 750 6375

Baloi BNI, Blok B No 18

TM

| Agustus 2012


Area Bengkong dan Sei Panas â–  Hari

Rabu

Kamis

Fasilitator

Kontak

Tempat

Adin

0852 640 73911

Bengkong Baru, Blok C No 104

Ahie

0856 655 9442

Griya Mas, Blok A No 15

Ahin

0852 646 45161

Bengkong Indah Swadebi, Blok R No 14

Amey Kaboi

0812 703 3455

Bengkong Indah, Blok F No 8

Amin

0852 640 73911

Bengkong Swadebi, Blok H No 03

Bun Heng

0856 655 9442

Taman Buana Indah, Blok J No 08

Chandra

0852 646 45161

Ruko Bandar Mas, Blok D No 01

Ida

0812 703 3455

Bengkong Swadebi, Blok P No 26

Jacky

0813 643 06100

Komplek PBN, Blok D No 5

Kim Ciau

0812 702 1122

Jln. Laksamana Bintan Komplek Tanah Mas, Blok E No 06

Lili Joli

0813 646 66906

Ruko Bandar Mas, Blok B No 07

Lim Sing

0813 649 71210

Cahaya Garden, Blok E1 No 19

Maju Pakpahan

0813 720 80300

Bengkong Baru, Blok C No 03

Matinus

0819 229 4027

Bengkong Palapa 1, No 32

Mi Hua

0812 705 7967

Cahaya Garden, Blok M No 12 A

Ahua

0853 655 06611

Pondok Asri Indah, Blok T No 11

Aman

0852 641 28222

Bengkong Harapan 2, No 34A

Area Batam Center â–  Hari

Rabu

Kamis

Fasilitator

Kontak

Tempat

Aciang

0812 700 5273

Komplek Hup Seng (Belakang Sop Ikan Yong Kie)

Asian

0811 691 681

Taman Marchelia, Blok C No 111

Ayong

0813 722 10188

Bonavista, Blok L No 08

Djanuar

0811 703 718

Bonavista, Blok H No 16

Kiki

0819 260 9000

Komplek Hup Seng, Blok A No 17 (Seven Notes)

Sebun

0812 705 7559

Anggrek Mas 1, Blok G No 21

Sim A Hau

0812 704 2891

Orchid Park, Blok C No 170

Simon

0812 700 7757

Mitra Raya, Blok F2 No 15

Akai

0815 369 99558

Perum. Rosedale, Blok E No 64

Hakim

0813 722 02239

Palm Regency, Blok A No 15 Agustus 2012 |

TM

43


Hari Rabu

Kamis

Fasilitator

Area Nagoya, Baloi, Batam Center, Muka Kuning â–  Kontak Tempat

Anita

0812 778 0560

Bukit Sentosa, Blok C No 22

Marni

0856 654 8434

Botania Garden, Blok C 12 No 16

Musa

0856 682 87733

Perumahan Anggrek Permai, Blok N No 29

A Heng

0812 617 2449

Baloi Center Jalan Teratai 1, Blok A No 50

Christofan

0813 644 88888

Komp. Nagoya Garden Phase, Blok B No 16

Miau Chan

0778 919 9318

Permata Regency, Blok D No 43

Area Bengkong dan Sei Panas â–  Hari

Rabu

Kamis

Sabtu

44

Fasilitator

Kontak

Tempat

Kartika

0813 722 82101

Gereja Impact, Bengkong Baru, Blok C No 01

Paham Ribka S

0812 617 6406

Gereja Impact, Bengkong Baru, Blok C No 01

Piter Leonardi

0815 367 34124

Bengkong Greentown, Blok A No 11

Renzani Eka P

0819 909 15546

Gereja Impact, Bengkong Baru, Blok C No 01

Rokiah Meriana S

0813 722 61760

Gereja Impact, Bengkong Baru, Blok C No 01

Rudy

0857 650 19600

Gereja Impact, Bengkong Baru, Blok C No 01

Stenlie Wangka

0856 684 54949

Gereja Impact, Bengkong Baru, Blok C No 01

Ellyana

0812 766 6238

Gereja Impact, Bengkong Baru, Blok C No 01

Diana Samosir

0819 911 73606

Bengkong Indah, Blok C No 12

Diana Sulastri H

0812 700 23172

Gereja Impact, Bengkong Baru, Blok C No 01

Ernida Manalu

0812 760 59756

Gereja Impact, Bengkong Baru, Blok C No 01

Redika Sitinjak

0813 727 18193

Bengkong Indah, Blok E No 59

Rosida Napitu

0857 652 29499

Gereja Impact, Bengkong Baru, Blok C No 01

TM

| Agustus 2012


Area Bengkong dan Sei Panas ■ Hari

Fasilitator

Kontak

Tempat

Selasa

Andi

0831 844 68881

Bengkong Harapan 1, Blok B No 33

Fitri

0852 640 51744

Perum. Cahaya Garden Tahap 2, Blok Q No 06

Marlina

0819 908 03285

Bengkong Indah 2, Blok F No 08

Marlina

0819 908 03285

Taman Buana Indah, Blok J No 08

Ditha

0813 648 02447

Perum. Nusa Jaya, Blok G No 26

Jacky

0856 682 98576

Komp. Pondok Asri Indah, Blok W No 16

Rabu Sabtu Minggu

Area Batam Center ■ Hari Rabu Jumat

Fasilitator

Kontak

Tempat

Elvi

0856 655 7639

Rosedale, Blok E No 64

Harun

0811 770 1701

Orchid Park, Blok C2 No 199

Rudianto

0856 654 5696

Perumahan Villa Rafflesia, Blok D1 No 10

Lolita

0819 223 7935

Bonavista, Blok H No 11

Pastoral Care ■ Nama

Kontak

Nama

Pastoral Care ■ ■ Kontak

Amoi

0778 708 2828

Ananto

0856 654 8434

Ahie

0856 655 9442

Diana Hutabarat

0812 700 23172

Asiong

0812 700 1137

Jacky

0856 682 98576

Bidin Yusuf

0811 701 418

Hendra

0811 773 993

Heri Lee

0811 698 657

Hermanto

0812 774 99477

Leonardi

0811 772 254

Yosua

0856 680 60228

Agustus 2012 |

TM

45


Tuhan tidak adil. Tuhan sebenarnya ada atau tidak ya? Kenapa masalah saya tidak pernah berhenti? Tanpa komunitas saya juga bisa bertumbuh di dalam Tuhan, kok. Kalau hidup benar dan taat terus, kapan saya bisa suksesnya? Orang lain yang korupsi, tidak melayani Tuhan, dan suka berbuat jahat juga bisa menjadi orang kaya. Itulah beberapa pernyataan dan pertanyaan yang sering dilontarkan oleh orang-orang yang mengenal Tuhan ketika sedang mengalami masalah dan tekanan di dalam hidupnya.

FAITH BRING BLESSINGS Oleh: Mark Harlem PAK MIHUA BERASAL DARI KELUARGA BUDHA. BELIAU DULUNYA SERING BERKONSULTASI DENGAN DUKUN AGAR DAPAT MENENANGKAN PIKIRANNYA. SANG ISTRI YANG TERLEBIH DAHULU MENGENAL YESUS, MENDOAKAN SUAMINYA SETIAP HARI DAN AKHIRNYA MEMBUAT PAK MIHUA MEMULAI HIDUP YANG BARU. 46

TM

| Agustus 2012

Dunia boleh saja melupakan segala kebaikan Tuhan ketika menghadapi suatu masalah, tetapi tidak bagi Bapak Mihua dan keluarganya. Mereka tetap beriman pada Tuhan, walaupun ada goncangan-goncangan yang hadir di dalam kehidupan mereka. Iman yang ada di dalam diri merekalah yang membuat kehidupan mereka saat ini diberkati, maksud kami diberkati secara berlimpahlimpah. Berikut kisah keluarga Pak Mihua yang telah diliput oleh tim redaksi IMPACT.

Masa Lalu Pak Mihua berasal dari keluarga yang beragama Budha. Ia sering pergi ke dukun agar hatinya tenang, hal tersebut tidak menjadi solusi bagi dirinya. Ia tidak menemukan damai sejahtera dalam dirinya. Setiap pulang rumah, Pak Mihua juga tidak ingin berbicara banyak dengan istrinya. Karena Pak Mihua selalu terpancing untuk emosi. Awal pertobatan keluarga mereka dimulai dari sang istri yang terlebih dahulu mengenal Yesus dan menerimaNya sebagai Tuhan dan Juruselamat pada Januari 2004. Setelah mengenal Yesus, sang istri memiliki kerinduan supaya sang suami juga bisa mengenal dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Maka setiap hari Pak Mihua


selalu ditumpangi tangan dan didoakan oleh sang istri tanpa sepengetahuan Pak Mihua. Tidak hanya dengan berdoa, tetapi Pak Mihua juga diberikan kesaksian oleh istrinya. Setelah genap setahun mendoakan Pak Mihua, pada Januari 2005, Pak Mihua menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Dalam masa kesulitannya, Pak Mihua juga diingatkan tentang perpuluhan yang biasa mereka berikan, namun ketika menghadapi masalah ini, mereka tidak pernah memberikan perpuluhan lagi. Setelah diingatkan oleh Tuhan, merekapun mulai memberikan perpuluhan dengan setia.

Kehidupan Pelayanan

Singkat cerita, pada tahun 2011, bulan ke-8, hingga tahun 2012, kondisi ekonomi keluarga Pak Mihua mulai dipulihkan oleh Tuhan. Bahkan keuntungan yang diterima oleh Pak Mihua bisa mencapai 2 sampai 3 kali lipat jika dibandingkan dengan usaha Pak Mihua yang sebelumnya.

Pak Mihua selalu mengalami ketenangan dan damai sejahtera dalam dirinya. Ia juga semakin sayang dengan keluarganya. Bahkan, saat ia baru saja bergabung dalam komsel selama 6 bulan, Pak Mihua langsung ditunjuk menjadi tim inti. Saat ini, Pak Mihua sudah menjadi PKS dan melayani sebagai usher di ibadah Tionghoa.

Berkat dalam Dunia Kerja Perjalanan keluarga Pak Mihua tidak berhenti sampai disana, tantangan demi tantangan mulai bermunculan. Hal ini berawal dari keinginan Pak Mihua untuk membuka usaha mebel pada tahun 2009. Awalnya perputaran modal dan keuntungan berjalan dengan cukup lancar, tapi pada tahun 2010, bulan ke-8, kemacetan mulai terjadi karena adanya hutang-hutang yang belum lunas. Keinginan untuk melepaskan pelayananpun mulai berdatangan. Pada saat menghadapi masalah ini, istri dan komunitas selalu bersedia menguatkan Pak Mihua, sehingga Ia tidak putus asa dalam menghadapi masalah tersebut. Ia tetap berusaha untuk melayani Tuhan walaupun dirinya menghadapi masalah keuangan. Karena Ia mengetahui isi hati Tuhan, bahwa pelayanan adalah suatu kepercayaan dan tanggung jawab yang Tuhan berikan kepadanya.

Iman mendatangkan berkat. 3 hal yang penting dalam hidup ini dikatakan oleh mereka; ketaatan, kesabaran, dan iman. Apapun masalah yang kita hadapi, janganlah berputus asa karena Tuhan selalu beserta dengan kita. Satu hal lagi yang perlu diingat, jangan lupa untuk memberi perpuluhan, karena segala uang dan kekayaan kita adalah milik Tuhan yang Tuhan percayakan untuk kita kelola. Ingat! Apapun yang kita hadapi harihari ini, tetaplah beriman kepada Tuhan!

Tetapi mungkin ada orang berkata: “Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan�, aku akan menjawab dia: “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.� - Yakobus 2:18.

Agustus 2012 |

TM

47



Impact Agustus 2012 - Garam dan Terang