Page 1

gloob! TRAVEL

CULTURE

PLEASURE

GUNUNG BROMO VIHARA DHANAGUN NGE-TRIP HEMAT:

PULAU HARAPAN

GUNUNG PRAU

RAMON YUSUF TUNGKA

SAKRAL, MAJEMUK, DAMAI:


DOWNLOAD OUR

PREVIOUS EDITION

AND

GET OUR LATEST MERCHANDISE

FREE!

VISIT WWW.GLOOB-ONLINE.COM FOR MORE INFORMATION


GLOOB! M A G A Z I N E

managing editor Faizal Satrio ffaizalsatrio@gmail.com

PHOTO EDITOR Cahya Nugraha cahyaaanugraha@gmail.com

CONTENT DIRECTOR Dewa Aji Panggalih dewajipangalih@gmail.com

“Temu Tanpa Jemu menjadi frase yang memang apa adanya. Temukan sendiri pesonanya tanpa terhenti oleh wacana,” Editorial

MARKETING & PARTNERSHIP

Faizal “Abud” Satrio Prau dan Bromo kali ini menjadi contoh kecil betapa indahnya Indonesia dan bukti luasnya makna dari kata “traveling”. Hal klise berikutnya, meskipun telah berulangkali mengunjungi destinasi lokal, adalah dusta bila akan membosankan, karena alam selalu berhasil memberi cerita baru. “Temu Tanpa Jemu”, menjadi frase yang memang apa adanya. Temukan sendiri pesonanya tanpa terhenti oleh wacana.

Fikri Ardiansyah riardiansyah.fik@gmail.com

MK

MIDEA KREATIF Beji, Depok Jawa Barat Indonesia E-mail: redaksi@gloob.online.com partner@gloob-online.com gloob-online.com

@gloobmagz

@gloobmagz

Gloob! Magz


TRAVEL INFO GLOOB! EDISI III PELABUHAN RATU RAWAN TSUNAMI

GEMPA SUBANG SAMPAI KE JAKARTA Beberapa waktu lalu, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengalami guncangan gempa berkekuatan 6.5 skala richter (SR), yang terasa hingga ke Jakarta. Hal ini tentunya dapat dirasakan warga Jakarta, khususnya mereka yang tinggal di bangunan-bangunan bertingkat tinggi. Kepala Pusat Data Informasi dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, menjelaskan bahwa Jabodetabek termasuk wilayah rawan gempa yang pusatnya dari beberapa daerah disekitarnya.

CUACA MENGGANTUNG LIBURAN Curah hujan yang cukup tinggi membuat beberapa air terjun (curug) di daerah Bogor berair keruh, sehingga pengunjung pun enggan untuk bermain air bahkan berwisata kesana. Diperkirakan, kawasan Bogor akan sering diguyur hujan hingga akhir Januari 2017. Namun, pada bulan Februari intensitas hujan akan berkurang dan dengan suhu rata-rata 28 hingga 29 derajat celcius.

1

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mengungkapkan bahwa sedikitnya ada beberapa daerah yang rawan akan tsunami, yakni Kecamatan Ciracap, Tegalbuleud, Ciemas, Ciwaru, Cisolok, Pelabuhan Ratu, Cikakak, Simpenan, dan Surade. Hal tersebut semakin memprihatinkan karena beberapa kecamatan masih belum memiliki Tsunami Early Warning System (TEWS), yakni alat pendeteksi tsunami.

KOTA TUA DAN KEMUDAHAN AKSESNYA Beberapa waktu lalu, pemerintah DKI Jakarta memperketat peraturan bagi pedagang untuk tidak berjualan di area Kota Tua, guna menjaga kenyamanan wisatawan yang berkunjung. Hal ini tentunya berkaitan dengan target wisatawan ke Jakarta. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan, pada bulan Agustus, kunjungan wisatawan mancanegara tembus ke angka 1.03 juta pengunjung, atau lebih tinggi 13,19 % dibanding Agustus tahun lalu.


TRAVEL INFO GLOOB! EDISI III

Pelayanan Penerbangan Kembali ditingkatkan Sekitar 75% wisatawan mancanegara menggunakan transportasi udara, dan kelancaran kunjungannya sangat dipengaruhi oleh jumlah seats suatu pesawat. Faktanya, ketersediaan jumlah seats penerbangan internasional sebanyak 19,5 juta seats hanya mampu memenuhi target kunjungan sebesar 12 juta wisatawan, sedangkan target yang direncanakan oleh pemerintah adalah 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019 mendatang. Maka dari itu, pihak yang berkaitan dengan hal tersebut seperti Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, dan AirNav Indonesia telah menandatangani MoU yang didalamnya berisi tentang rencana pengembangan kapasitas pelayanan hingga penyediaan sarana tourism information center bagi wisatawan nusantara dan mancanegara.

Singapura Masih Menjadi Penyumbang Wisatawan Terbesar Saat masyarakat Indonesia berbondong-bondong mengunjungi Singapura, begitu pula yang dilakukan warga Singapura dalam mengunjungi Indonesia. Tercatat dalam data Kementerian Pariwisata, Singapura adalah negara penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia. Pada tahun 2015, wisatawan dari Singapura mencapai 1.519.430 jiwa, yang umunya mengunjungi Batam, Jakarta, Bali, dan juga Surabaya. Hal ini disebabkan banyaknya event yang diikuti Indonesia dalam mempromosikan keunggulan bidang pariwisatanya, antara lain adalah NATAS Travel Fair dan Natas Holiday Fair yang telah berlangsung beberapa waktu silam. Kedepannya, pemerintah Indonesia telah meningkatkan dan menentukan target kunjungan wisatawan Singapura menjadi 1.800.000 wisatawan.

Manado Menjadi Incaran Wisatawan Tiongkok Manado merupakan salah satu daerah yang sangat kaya akan keindahan alam, dan salah satunya adalah Taman Nasional Bunaken. Taman Nasional Bunaken sebagai destinasi marine tourism memang sering jadi pembicaraan wisatawan mancanegara, karena Bunaken sendiri memiliki pesona laut yang tidak ada duanya. Pelonjakan kunjungan wisatawan dari Tiongkok ini mencapai 10 kali

lipat. Peningkatan kunjungan yang dilakukan turis Tiongkok terlihat dari data-data direct flight pada bulan Juli hingga Agustus 2016, yang menunjukan adanya penerbangan dari 4 provinsi dan 6 kota di Tiongkok. Selain itu, Manado juga memiliki kelebihan-kelebihan lain yang membuatnya mampu menarik wisatawan mancanegara, yakni akses yang mudah, destinasi wisata yang bervariasi, juga berbagai fasilitas akomodasi yang berkualitas.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

2


YOU SHOULD try! Ragam rekomendasi makanan untuk kalian yang haus akan wisata kulner.

AYAM BALAP Ayam balap merupakan bentuk lain perkembangan penjual ayam penyet di negara tercinta kita ini. Terletak di Jl. Cinere Raya, nggak jauh dari Cinere Mall, Ayam Balap nggak berbeda jauh dengan Ayam Penyet lainnya, yakni unggul disambelnya yang menggelegar. Nah, buat beberapa orang, mengonsumsi makanan yang terlalu gurih sering bikin mual, tapi kenyataannya nggak buat yang satu ini. Sambelnya tuh lumayan pedes, tapi gurihnya terjaga

3

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

banget. Ayamnya juga dibalut rasa gurih yang nggak nanggung-nanggung, tapi anehnya, pengombinasian dua rasa gurih tersebut nggak bikin kita enek. Mungkin itu alasannya kenapa dinamain Ayam Balap: karena rasa gurih ayam dan sambelnya balapan. Kayak ada sihir khusus yang bikin kita jadi candu sama makanan ini. Asli, enak to the max. Dengan harga yang nggak nyampe Rp. 25.000, makanan ini udah bisa kalian lahap sampe titik terakhir.


YOU SHOULD TRY GLOOB! EDISI III Milkshake Yuhuu Kota Depok dengan segala kelebihannya di balik kelemahannya emang punya segudang kejutan untuk kalian. Contohnya, milkshake Yuhuu yang entah terinsiprasi dari mana. Milkshake hasil campuran coklat, strawberry atau keju itu udah over-mainstream. Milkshake yang satu ini punya rasa yang nggak bisa di deskripsikan, karena bahan baku campurannya emang super unik, yakni rum yang biasanya dipakai untuk membuat kue, dan tentunya ada kandungan alkohol di dalam minuman ini. Tenang, minuman ini nggak akan bikin kalian mabuk, karena takaran alkoholnya juga nggak banyak. Kalo urusan rasa, ada satu hal yang menang banget dari milkshake Yuhuu ini, yaitu kejut seperti soda yang sebenernya bukan soda. Biar nggak penasaran, kalian bisa langsung dateng dan coba di Cucu Kombi, sejenis food truck yang berlokasi di Jl. Margonda Raya, dekat dengan gerbang selamat datang Kota Depok.

PEYEK KEMBANG GOYANG Absurd adalah kata yang tiba-tiba terlontar saat lihat makanan ini. Sebenernya makanan ini tuh mau jadi apa? Peyek atau Kembang Goyang? Tapi, setelah semua rasa bingung menggebu-gebu dan bikin cacing-cacing di perut langsung orasi, tim Gloob! langsung nyobain jajanan unik ini. Belum sampe habis, peyek spesies terbaru ini udah ngasih sensasi galau yang nggak ada ujungnya. Peyek dengan variasi kacang atau rebon udah terlalu mainstream, yang satu ini tersedia rasa daun kelor. Yap, daun yang katanya ampuh buat ngusir Kolor Ijo, temennya Hulk. Gloob! pikir itu udah cukup unik buat ditawarin ke kalian, ternyata belum. Saat tim bereksperimen dengan cara penyajiannya, tim kaget karena makanan ini 1000% cocok dipadu dengan sambel rujak. Cukup bawa uang nggak lebih dari Rp. 25.000, terus jalan ke toko makanan khas kota Depok di Jl. Margonda, tepatnya di depan Komplek Pesona Khayangan, kalian udah bisa rasain sensasi super baper dari makanan tersebut.

CHICKEN TERIYAKI Masih di kawasan Cinere, Depok. Kali ini tepat di depan Cinere Mall-nya, ada sebuah penjajah makanan Jepang dengan rasa khas Indonesia. Entah itu makanan melalui hasil survey atau penelitian tingkat lanjut, tapi rasanya tuh bikin kangen banget. Saat dicicip, ada rasa tabrakan yang bikin kita bimbang tentang jati diri makanan tersebut. Cita rasa negeri matahari terbitnya tuh ngeblend banget sama rempah asli Indonesia, bikin makanan ini nggak perlu waktu lama untuk ngebuat kita jatuh hati. Hal yang paling pecah menurut Gloob! adalah keterampilan pemasak dalam hal akurasi kematangan dagingnya, pas banget. Kelezatan daging yang dipadu dengan Tekstur nasi khas Jepang bakal ngasih kalian rasa kangen di setiap gigitannya. Saran dari Gloob! adalah bawa cabai bubuk, lalu campur ke nasi. Duh, itu sulap banget. Nggak akan bikin kantong bolong. Cukup Rp. 50.000, kalian udah bisa melahap makanan ini 2 porsi sekaligus. WWW.GLOOB-ONLINE.COM

4


TIPS FOR TRIP GLOOB! EDISI III

B MURAH TIPS FOR TRIP

NGGAK HARUS MURAHAN

ohong banget kalo traveling nggak butuh kamera. Kamera tuh kayak stimulus saat kita selesai menjelajah suatu tempat. Bisa bikin kita mengingat semua momen selama perjalanan. Permasalahannya adalah, banyak kamera yang punya hasil bagus tapi harganya bikin kangen mantan, alias galau. Nah, daripada cuma bisa bengong ngelihat kamera-kamera dengan harga selangit, mending beli yang bekas tapi memiliki spesifikasi tinggi dan nggak kalah kualitasnya dengan model terbaru. Apa aja, sih? Nih, simak!

Nikon D90 Tidak bisa dipungkiri lagi, kamera ini memang memiliki banyak kelebihan. Untuk kamera dengan kelas Semi-pro, Nikon D90 tangan kedua tidak memiliki harga yang dapat mencekik dompet, yaitu hanya 3jt-an. Kamera berfitur 12,3 megapixel ini memberikan sebuah keunggulan lain, yaitu memiliki resolusi layar sebesar 920.000 dots dan prosesor pengolah gambar EXPEED, sehingga dapat memaksimalkan kinerja fotografer.

Nikon D3100 Kamera yang satu ini sangat memuaskan saat kalian memotret alam, warna yang ditangkap oleh sensor CMOX DX-format berukuran 14,2 megapixel ini terlihat sangat nyata. Nikon selalu memberikan kejutan yang membingungkan dengan inovasi-inovasi yang dibuatnya. Walaupun kamera ini termasuk dalam kelas entry level, beragam fitur dan gambar berkualitas tinggi yang diperoleh dari D3100 ini hanya dibandrol dengan harga 4-5 jutaan saja.

Canon 550D Kamera yang termasuk dalam kelas entry level ini memang sudah banyak memiliki penggemar karena harganya yang hanya berkisar 3-4jt (second). Kualitas gambar yang dihasilkan tidaklah mengecewakan, karena kamera ini didukung oleh ukuran sensor yang besar, yaitu 18,7 megapixel. Ditambah lagi dengan resolusi video 1920x1080 yang tergolong fenomenal bagi kamera dizamannya.

5

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

Sony a550 Tidak perlu mengeluarkan budget yang banyak untuk mendapatkan kamera berkualitas yang diproduksi oleh Sony. Cukup dengan uang 4jt-an, kalian dapat menggunakan kamera dengan gambar yang berkualitas ini. Kamera yang rilis tahun 2009 ini memiliki kelebihan yang unik, yaitu layarnya yang dapat ditarik dan disesuaikan dengan kebutuhan. Hebatnya lagi, Sony a550 ini memiliki maksimum ISO hingga 12800, dan itu merupakan hal yang jarang dimiliki kamera kelas entry level.


TUNEGLOOB! FOR EDITRIP SI III

TUNE FOR TRIP Rekomendasi lagu-lagu pilihan yang pas bikin traveling kalian makin seru

Everybody Loves the Sunshine

Red Dress

Artis: Roy Ayers Deskripsi: Alunannya lembut, dibalut suara rendah yang syahdu. Dikemas agak ngebeat, tapi mendayunya tetap terasa. Lagu ini cocok untuk jadi backsound kita saat ngayal. Buat pengiring saat ingin joget-joget sendiri juga asik. Momen: Pagi hari, Sendirian Genre: Jazz, Pop alternatif Album: Everybody Love the Sunshine

Artis: Magic! Deskripsi: Lantunan reggae yang memiliki up beat ini bakal bikin kumpul-kumpul bareng kerabat semakin seru, apalagi sambil larik-lirik nyari jodoh. Dansa bareng temen? Nggak bisa dipungkiri kalo Red Dress ini emang super cocok. Momen: Siang hari, Pantai Genre: Reggae, Pop Album: Primary Colours

Clover Doper

Vakansi

Walking on the Milky Way

Artis: The Sigit Deskripsi: Temponya sangar. Bikin mood yang lagi semakin membara. Buat kalian yang lagi nge-trip bareng temen, lagu ini pas banget kalian dengerin saat diperjalanan. Momen: Siang hari, Buru-buru Genre: Rock Album: Detourn

Artis: White Shoes & the Couples Company Deskripsi: Nada yang mendayu dipadu dengan nuansa musik jadul, Bikin kita serasa lagi jalan-jalan di Malioboro, Jogja. Momen: Jalan kaki. Malam hari. Genre: Pop Album: Vakansi

Artis: Orchestral Manoeuvres in the Dark Deskripsi: Beat-nya kelewat asik. Pas banget buat ngebangun mood yang udah berantakan. Selain itu, lagu ini juga punya sentuhan unik yang seolah bisa ngontrol emosi. Momen: Hampir dititik lelah pendakian Genre: Pop Alternatif Album: Universal

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

6


GLOOB! MAGZ volume ii

NGE-TRIP HEMAT KE

Pulau Harapan Sebagian personel Gloob! adalah anak pantai, jadi nggak heran kalo konten-kontennya kerap berbau pantai. Eits, tenang. Kebanyakan orang emang selalu mengidentikkan pantai dengan liburan yang mahal, padahal nggak sama sekali. Maka dari itu pula, Gloob! memberikan berbagai solusi yang bisa membawa kalian ke tempat indah dengan biaya terjangkau.

7

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


TRAVEL INFO GLOOB! EDISI III

N

ge-pulau, mungkin itu istilah yang sering kita sebutin saat berniat untuk jalan-jalan ke pulau. Masalahnya, terlalu banyak birokrasi yang bikin sulit, dan terkadang menghambat perjalanan untuk berlibur kesana, hingga berujung gagal. Biasanya itu semua disebabkan karena jumlah minimal kapasitas orang untuk mendapatkan harga yang diharapkan. Sebagai contoh, kita bisa dapet harga paket liburan murah hingga Rp. 350.000 dengan fasilitas lengkap, tapi kita harus ngumpulin 10 orang buat dapetin itu. Duh, ribet, dan pasti nggak semua orang bisa dan mau untuk liburan rame-rame begitu. So, Gloob! coba untuk menghadirkan solusi di balik permasalahan ini. Kami sangat menyarankan kalian untuk memilih Pulau Harapan sebagai destinasi kalian saat hendak nge-pulau. Bukan hanya dilandaskan karena keindahannya yang absolut, Pulau Harapan punya cerita-cerita penuh kesan yang bisa nambah wawasan seperti alasan kenapa warga Pulau Harapan memiliki darah Bugis, hingga bencana angin puting beliung yang sempat melanda Pulau Harapan. Di luar itu, menurut Gloob! sendiri, Pulau Harapan memiliki spot-spot snorkeling yang jauh lebih kece dibanding pulau-pulau lain yang juga berada pada kawasan kepulauan Seribu.

Persoalan budgeting, emang nggak bohong kalo para agen travel bilang, “semakin sedikit orangnya, semakin mahal�. Itu emang bener, tapi nggak sepenuhnya. For example, jika hanya jalan berdua bareng temen atau pasangan, di agen-agen travel itu kalian bisa dikenakan biaya hingga Rp. 900.000/ orang bahkan mungkin lebih. Emang sih full facillities, tapi selama bisa lebih terjangkau a.k.a murah, kenapa nggak? Nah, biar lebih terbuka, kalian juga harus tau, apa aja sih yang ada di paket para agen. Standarnya, paket yang diberikan para agen travel itu mencakup: penginapan, makan 3x, peralatan berikut perahu untuk snorkeling. Itu aja harganya udah selangit, Padahal kapal pulang-pergi dari Kali Adem-Pulau Harapan masih jadi pertanyaan.

Jika kalian mengatur serba sendiri atau tanpa agen, biaya yang keluar jauh lebih sedikit. Untuk penyebrangan dari Kali Adem-Pulau Harapan, kalian hanya mengeluarkan dana sebesar Rp. 100.000 untuk pulang-pergi. Lalu, untuk penginapan, harganya hanya Rp. 400.000, dan itupun sudah berupa homestay ber-AC yang memiliki 1 kamar tidur. Kemudian, untuk kapal yang mengantar kalian ke spot-spot snorkeling, itu hanya Rp. 450.000/hari, dan itupun masih bisa di nego; peralatan snorkeling hanya dikenakan Rp. 35.000/orang. Terakhir, untuk makan sebanyak 3x dalam sehari, kalian hanya

mengeluarkan biaya sebesar Rp. 75.000, dan rasanya dijamin 100% enak. So, jika kalian hanya pergi berduaan, masing-masing orangnya hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 635.000, dengan beragam fasilitas yang sama, bahkan sudah termasuk kapal pulang-pergi Kali Adem-Pulau Harapan. Oh, iya! Tentang makanan disana yang enak, itu nggak becanda, lho. Dari berbagai pulau yang sudah disambangi tim Gloob!, masakan warga Pulau Harapan adalah yang terenak. Gimana? Makin niat berlibur kesana?

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

8


GLOOB! MAGZ volume i

7

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


TRAVEL INFO GLOOB! EDISI III

CAMPING CERIA KAWASAN WISATA GUNUNG BUNDER, BOGOR

C

amping ceria bukan berarti kalian bisa bertingkah seenaknya, tapi lebih pada do something fun melalui proses yang lebih praktis. Kita tetap harus bijak kepada alam. Praktis disini bisa dibentuk sesuai keinginan kalian masing-masing; urus secara mandiri atau tinggal terima jadi. At least, camping ceria yang dimaksud ini jauh lebih praktis dibanding camping di gununggunung besar. Kalo urusan tempat, saran dari Gloob! sih kawasan wisata atau bumi perkemahan Gunung Bunder yang terletak di kecamatan Pamijahan, Bogor. Disitu kalian bakal serasa jauh dari hingar bingar perkotaan, padahal nggak. Bukan cuma udaranya yang maha sejuk, pemandangannya juga hijau banget. Jadi inget lagu, “kiri-kanan, kulihat saja, banyak pohon cemara aa~�. Eh, bukan pohon cemara, tapi pohon pinus. Yap, pohon pinus yang tingginya kayak gedung-gedung bertingkat 10 ini dikelola sama Perhutani. Populasinya padet banget, jadi bikin kita lupa kalo itu nggak terlalu jauh dari Jakarta. Udara yang ramah dan alam yang asri ini merupakan kombinasi yang pas buat kalian untuk back to nature saat banyak halangan atau sekedar mencari sensasi baru dalam melakukan liburan. Nggak cuma itu, saat malam menjelang, jika cuaca cerah kalian juga bakal ngelihat gugusan bintang-bintang yang tertata rapih di langit dengan sangat jelas. Eits,

belum selesai. Ada lebih dari 5 curug yang bisa kalian jelajahi disana, seperti Curug Seribu, Curug Cigamea, Curug Ngumpet, Curug Cihurang, dan Curug Pangeran. So, bisa lebih bervariasi liburan kalian kali ini. Urusan biaya, Gloob! selalu berusaha ngasih bocoran estimasi dana seminimal mungkin dengan kepuasan maksimal. Nah, buat kalian yang mau camping ke Gunung Bunder, nggak perlu ribet-ribet untuk ngurus perizinan dan segala macemnya. Kalian bisa langsung dateng dan bayar di tempat. Untuk biaya masuk kawasan, per-orang akan dikenakan tiket sebesar Rp. 10.000, ditambah Rp. 5.000 untuk motor, dan Rp. 10.000 jika menggunakan mobil. Setelah membayar biaya masuk kawasan, kalian bisa masuk dan memilih spot berkemah sesuka kalian. Eits, ada pengeluaran tambahan, yaitu Rp. 15.000/orang untuk biaya menginap atau berkemahnya. Usahakan bawa makanan dan peralatan sendiri, karena harga kebutuhan disana tergolong cukup berat. Seandainya kalian mau yang super praktis, warga yang sekaligus pekerja disana juga menyediakan tenda yang dapat disewa. Dengan biaya Rp. 100.000, kalian bisa langsung menikmati alam Gunung Bunder di dalam tenda yang berkapasitas 3-4 orang. Oh, iya. Negoisasi harga tenda berlaku, lho. yaa.. pinter-pinter kalian aja deh, jadi nggak ada patokan harga yang pasti.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

10


GLOOB! MAGZ volume iii

17

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


RAMON YUSUF TUNGKA INFRAME

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

12


GLOOB! MAGZ volume iii

13

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


INFRAME

GLOOB! EDISI III

“Sakral, Majemuk, Damai�

3 kata di atas merupakan sebuah ungkapan Ramon saat ditanyakan tentang pandangannya mengenai beragam destinasi wisata yang ada di Indonesia. Lebih lengkapnya tentang Ramon dan traveling, simak wawancara tim Gloob! di bawah ini.

3 Gears favorit buat nemenin traveling? 1. Sunglasses 2. Tumbler 3. Buku

Dari sekian banyak destinasi yang dikunjungi, negara, kota atau daerah mana Ramon mau pindah rumah atau rencana menikmati masa tua? Haha, pertanyaan menarik! Dalam negeri saya selalu ingin menghabiskan hari tua saya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Apa yang buat Ramon jatuh hati sama dunia traveling? Dengan traveling, kemanapun, berapa lama pun, apapun sifatnya akan selalu membawa kita face to face dengan diri kita sendiri.

Ada rencana buat botakin rambut? Hmm, dalam waktu dekat sih ngga. Tapi tergantung, bila mendapat tawaran film dan mengharuskan botak sesuai dgn permintaan perannya, maka saya sih siap!

Sehabis “Around Indonesia In 100 Days�, rencana mau bikin buku apa lagi?

Cuek, santai, perasa, passionate!!!

Ramon Yusuf Tungka itu orangnya ...

Saat ini sedang merangkum dan membuat kerangka untuk buku tentang makna dari tiap perjalanan saya. Masih dalam tahap proses.

lagi seru traveling, hal apa yang bisa bikin bad mood atau jadi ngerusak suasana? Rekan perjalanan yang egois dan ga asik!

Traveling, Akting, Produser/Director Film, atau Penulis? Hmm.. apa yah? Traveling sepertinya! Ahahaha

Berdasarkan pengalaman, terus dilihat secara objektif, negara apa yang memiliki keindahan alam dan budaya yang bisa menyamai Indonesia? Menyamai? Dilihat dari aspek kekayaan alam... Tidak Ada!

Traveling yang destinasinya terencana atau dadakan? Destinasi mungkin terencanakan, tapi itinerari disananya berdasarkan naluri dan spontanitas saja, Ahaha.

Traveling belum lengkap kalo ... Tidak berhasil memaknai tiap momennya.

Rencana 5 tahun kedepan sebagai seorang individu, Ayah/Suami, dan Businessman? Apa yah? Ke Afrika!

Traveling menurut Ramon adalah ... Takdir manusia. Salah satu hakekat hidup manusia adalah bepergian, hijrah, belajar, menggali cerita, memaknai hidup

Momen yang paling enggak bisa dilupaian selama traveling? Bila kita buka mata hati kita, maka momenmomen indah dalam traveling akan berhamburan hadir. Banyak banget, lupa Ahahaha

Hal apa yang ingin Ramon capai dari Traveling? Memberikan manfaat baik pada tempat yang sempat kita singgahi

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

14


INFRAME

GLOOB! EDISI III

As a Movie Director, ada rencana untuk memproduksi sendiri film tentang traveling? Oh, iya banget! Hehe

Lokasi traveling di Indonesia yang wajib dikunjungi bagi seorang Ramon Yusuf Tungka? Wilayah timur negeri is a must!

Lebih suka traveling bersama keluarga, teman, atau solo traveling? Dengan siapapun. Solo traveling juga ga masalah buat saya (lebih kontemplatif). Tapi bersama someone special yg memiliki kesamaan visi dan perspektif akan sangat lebih menyenangkan

Seandainya Ramon menjadi duta pariwisata Indonesia, apa yang akan Ramon lakukan untuk dunia pariwisata Indonesia? Mensupport beberapa desa di pelosok Indonesia agar tumbuh kembang menjadi desa yang sadar wisata dengan prinsip go green yang tepat dan baik. Dan pastinya tetap menjunjung tinggi kearifan lokal.

Pengalaman terunik yang pernah Ramon alamin saat traveling di Indonesia? Suatu ketika pernah menumpang truk d wilayah Bengkulu, dan iseng bertanya pada supir truknya: “Bapak kan ga kenal saya, mengapa mau memberikan tumpangan? Bapak kan ga tahu kalau tiba2 saya punya niat jahat..” “Saya percaya mas, masih banyak orang baik di negeri ini, negeri ini tak memberi tempat untuk orang berniat jahat.” Sebuah pencerahan yang positif dan dalam sifatnya.

Last Question, pesan untuk para pembaca tentang dunia traveling? Keluar dari zona nyaman mu! Dan ketika melakukan perjalanan: Jangan pernah meninggalkan sesuatu kecuali jejak. Jangan pernah membunuh sesuatu kecuali waktu. Jangan pernah mengambil sesuatu kecuali gambar.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

16


17

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


FOCUS Focus adalah rubrik dikhususkan bagi pembaca untuk berbagi pengalaman traveling-nya melalui karya fotografi. Setiap karya yang dimuat pada majalah Gloob! berhak mendapatkan merchandise eksklusif. Kirim karya kalian ke redaksi@gloob-online.com atau tag kami di Instagram: @gloobmagz

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

18


FOCUS

Monas Manis foto: dewa aji p. Selain menjadi ikon Jakarta, Monas merupakan tujuan wisata yang perlu diperhitungkan. Terutama saat senja menyapa, Monas terlihat begitu anggun dengan sorotan cahaya warna-warni berlatar lembayung sore yang sendu.

19

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


beach hopping issue

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

18


GLOOB! MAGZ volume ii checkpoint

TEMU TANPA JEMU:

PRAU

Dengan berbagai alasan yang jelas, Prau merupakan salah satu destinasi yang memberikan sensasi ‘Temu tanpa Jemu’ bagi pengunjungnya. Memiliki beragam pujian dari segi pemandangannya, Prau memang pantas dan patut untuk dikunjungi lebih dari satu kali. Banyaknya kejutan kerap tim Gloob! rasakan saat meliput gunung yang diklaim sebagai spot sunrise terbaik di Asia Tenggara ini.

21

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


CHECKPOINT duo favorit issue

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

22


CHECKPOINT GLOOB! EDISI III

“kalo kalian mengonsumsinya secara berlebihan, atau bahkan bertingkah ekstrem untuk memakan bunga Daisy secara langsung, kalian bisa mati keracunan,�

T

im memulai pendakian dari jalur Patak Banteng. Disana, kita harus membayar SIMAKSI-surat perijinan, sebesar Rp. 5.000-harga yang masih terjangkau buat dapetin pengalaman super epic. Belum sampe ke puncak, tim Gloob! udah mengigil duluan. Patak Banteng yang berada pada ketinggian di atas 1.000 MDPL udah bikin tim kalang-kabut karena suhunya yang nusuk. Selama perjalanan, ada 3 pos alias warung yang bisa kalian jadiin pit-

23

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

stop saat kelelahan. Hal paling keren yang bakalan kita dapet selama pendakian adalah, bunga Daisy yang memanjakan mata. Bunga Daisy emang banyak banget di Prau. Nggak afdol rasanya kalo nggak diabadikan, tapi jangan dipetik, ya. Bunga Daisy yang ada difoto bernama asli Herbras atau Garbera, dan masuk dalam kelompok tanaman hias Asteraceae. Bunga ini nggak cuma tumbuh di Indonesia aja, tapi juga di Madagascar dan Afrika. Sebenernya, tanaman ini memiliki lebih dari 40 spesies. Warnanya juga unik-unik. Ada yang berwarna merah, oranye, sampe pink. Kalo kalian pikir

bunga ini cuma hiasan, itu salah banget. Bunga Daisy mengandung senyawa coumarin, yang juga dimiliki oleh lavender, semanggi, dan buah ceri. Coumarin ini bermanfaat untuk dijadikan anti-tumor, semacam antibiotik untuk mengurangi resiko terkena tumor, dan juga berguna sebagai pelancar aliran darah. Tapi, kalo kalian mengonsumsinya secara berlebihan, atau bahkan bertingkah ekstrem untuk memakan bunga Daisy secara langsung, kalian bisa mati keracunan. Usut punya usut, katanya bunga Daisy ini menjadi lambang bagi seseorang yang lahir di bulan April, karena tampilan bunga Daisy sangat mencerminkan kesucian, kebaikan, dan juga keceriaan. So, buat kalian yang lahir di bulan April, kalian beruntung banget punya simbol indah kayak gini.


CHECKPOINT GLOOB! EDISI III Perjalanan berlanjut. Tim mulai mendaki sekitar pukul 14.00 WIB, sehingga saat nyampe di puncak, keadaan udah lumayan sore. Saat tiba di puncak, dengan segera tim mendirikan tenda dan memasak beberapa makanan untuk kita lahap seadanya. Keadaan emang dingin banget, tapi masih cukup terang saat itu. Setelah semua perabotan terpasang dan perut pun terisi, tim Gloob! mulai duduk-duduk santai sembari menikmati karya tuhan yang amat indah ini. Nggak sampe sejam, tim mulai ngerasa bingung, karena suasana menggelap. Diduga bakalan ujan. Eh, ternyata nggak. Angin mulai bertiup kenceng, sumpah, kenceng banget. Bayangin aja, di bawah aja udah menggigil, apalagi disini.

“Kaki mulai kaku, dan punggung terasa berat. Nggak lama berselang, ditengah angin yang lagi kejam-kejamnya, kabut menyelimut dan menambah suasana semakin mencekam.” Gloob! pikir ini bakal mengecewakan, karena pemandangannya ketutup kabut, tapi ternyata itu salah. Kabut yang baru aja dateng malah menambah keseruan di puncak gunung. Setiap angin kencang menghempas, para pendaki berteriak, “lululululu” dan membuat keadaan yang awalnya mencekam berubah lucu. Angin dahsyat, kabut tebel, dan suhu yang nggak bercanda bukan penghalang tim dan pendaki lainnya untuk menikmati suasana yang ada. “Wah”, itu adalah ekspresi kaget tim saat melihat sekitar. Bukannya kecewa, justru sebaliknya, kagum. Pasalnya,

pemandangan yang kami dapet malah makin unik. Nggak semua orang bisa dapet pemandangan ini. Lembayung senja yang berpadu dengan kabut penghalang penglihatan, membuat Gunung Prau semakin terlihat istimewa bagi para pendaki yang berada disana kala itu. Terlihat dari foto, nggak ada satupun orang yang ketakutan dengan dingin yang menusuk, atau gangguan penglihatan oleh kabut. Semua menikmatinya. Bukannya meringkuk dan mencari kehangatan, para pendaki malah heboh untuk ber-selfie ria. Bagi kalian yang mau mendaki ke Prau, bulan Agustus adalah bulan incaran banyak orang untuk melakukan pendakian. Selain dikarenakan momen hari kemerdekaan, curah hujan dibulan Agustus juga relatif rendah. Nah, satu hal yang perlu kalian inget untuk naik ke Prau adalah, membawa pakaian yang sesuai kebutuhan. Cuacanya dingin, malah cenderung nusuk. So, sesuaikanlah pakaian dengan kemampuan kalian menahan udara dingin. WWW.GLOOB-ONLINE.COM

24


GLOOB! MAGZ volume ii

25

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


CHECKPOINT GLOOB! EDISI III

Puas menikmati indahnya malam di Puncak Prau, tim beristirahat untuk menyiapkan energi untuk esok hari. Pada pukul 05.00 WIB, tim terbangun dan keluar dari tenda. Decak kagum yang sangat besar tercurahkan saat itu. Pemandangan hebat ada di depan mata tim Gloob!. Panorama matahari terbaik di Asia Tenggara bisa tim lihat secara langsung. Yap, Prau emang diklaim sebagai tempat dengan spot sunrise terbaik se-Asia Tenggara. Walaupun ketinggiannya hanya 2.565 MDPL, Prau bukanlah gunung yang memberikan pemandangan biasa-biasa aja. Ia punya standar tinggi untuk itu. Terbukti, ratusan orang yang saat itu berada di puncaknya sangat merasa kagum sekaligus bangga ada disana. Nggak begitu lama kemudian, sekitar pukul 06.00 WIB, lagu Indonesia Raya serentak dinyanyikan. What an experience! Rasa haru berselimut senang menghampiri tim. Di atas puncak Prau, di depan matahari terbaik se-Asia Tenggara, berkerumun dengan banyak orang yang cinta dengan tanah airnya, lagu sakral tersebut lantang dinyanyikan. Hal itu bukan hanya menjadi pengalaman yang hebat, tapi juga menjadi sejarah bagi seluruh orang yang ada disana. Dingin yang membelenggu seakan pudar, hilang tertumpuk rasa bahagia. Merah-putih ditancapkan dan dikibarkan diberbagai sudut puncak Prau. Tim menyebar, mencari sisi-sisi terbaik yang akan tim abadikan. Nah, ada info lagi nih buat kalian. Puncak Prau itu berupa perbukitan. Jadi, agak susah buat nyari spot nge-camp yang bisa ngehindar dari angin yang ada. Angin di puncak Prau emang sadis. Kenceng banget. Maka dari itu, tim mau nyaranin beberapa hal kalo kalian

mau naik ke Gunung Prau. Pertama, bawalah gas yang melebihi kategori cukup. Cuaca dingin yang kejam dan angin yang ekstrem bisa dengan mudah bikin kalian terkena hipotermia. So, gunakan kompor sebagai penghangat tubuh saat kalian udah ngerasa kedingingan banget. Jangan terlalu kaku sama omongan orang yang bilang “tenang�. Ah, itu semua cuma gaya-gayaan. Kalo perlu, bawa room heater portable supaya tidur kalian nyenyak. Kedua, perbanyak pasokan air minum. Yap, Prau emang ada warung di jalur pendakiannya, tapi tetep nggak ada sumber air dipuncaknya. Jadi, jangan malu dan ragu untuk bawa air minum sebanyak-banyaknya. Jangan takut dibilang ribet. Mereka yang bilang begitu cuma belum pernah ketiban nestapa. Ketiga, bawa makanan secukupnya aja, jangan lebay. Air minum boleh bawa banyak, tapi jangan untuk makanan. Secukupnya aja. Selain bisa useless plus memberatkan bawaan, takutnya juga jadi sampah. Terakhir, peralatan untuk mengabadikan momen harus bener-bener mateng. Jangan sampe batrenya abis. Duh, bisa nyesel tujuh turunan! Nah, disamping itu semua, yang terpenting adalah keselamatan. Disemua gunung pasti diterapkan peraturan yang sama, yaitu jangan naik kalo nggak fit. Jangan pernah memaksakan kehendak. Prau disitu-situ aja kok. Nggak mungkin pindah. Ya, serem juga kalo dia pindah. Traveling bukan cuma menikmati apa yang dilihat dan memiliki pengalaman baru, namun lebih kepada mencari hikmat didalamnya. Apa gunanya belajar kalo kita nggak pinter, dan apa gunanya traveling kalo kita nggak tau maknanya. Have a nice trip, guys.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

26


GLOOB! MAGZ volume ii

27

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


CHECKPOINT duo favorit issue

checkpoint

TEMU TANPA JEMU:

BROMO

Setiap daerah punya keindahan terpendamnya masing-masing, salah satunya adalah pesona sunrise dari atas gunung. Banyak pendaki yang susah-susah ngedaki cuma buat ngeliat salah satu “si sumber energi” itu bangun dari tidurnya. Nggak sedikit yang rela begadang buat ngeliat “dia” terbit. Ibarat kata orang, “gak ada perjuangan yang sia-sia.” Ini berlaku juga buat para pengejar matahari terbit dan bener adanya. Keindahan matahari terbit emang nggak ada dua, tiga, empat, atau limanya. Salah satunya adalah ketika Tim Gloob! melakukan perjalanan mengejar matahari terbit di Bromo, Tengger Semeru. Gunung Bromo emang salah satu pilihan yang tepat buat kalian para pengejar matahari terbit, dan nggak cuma sampai di situ aja, banyak keindahan-keindahan lain yang disajikan oleh gunung legendaris Jawa Timur ini.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

28


CHECKPOINT GLOOB! EDISI III

“matahari muncul dari belakang jajaran Gunung Bromo, Gungung Batok, Gunug Kursi, dan Gunung Semeru yang menjulang di atas hamparan awan yang terbentang luas selayaknya samudera,�

T

im Gloob! coba melakukan perjalanan menuju salah satu Taman Nasional yang ada di Jawa Timur ini. Semua itu berawal dari rasa penasaran yang nggak bisa ditahan lagi buat ngeliat keindahan matahari terbit disana, atau bahasa kerennya sunrise. Perjalanan kami dimulai dari kota Malang, menggunakan Jeep menuju Taman Nasional, dengan waktu berangkat sekitar jam 3 pagi. Perjalanan menuju pintu masuk Taman Nasional sekitar satu jam, terhitung cepat karena situasi jalanan yang masih sepi pengendara. Sesampainya di pintu masuk, kami membayar tiket masuk sekitar Rp.

29

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

27.500 per-orang (Rp. 32.500 for weekend). Ketika memasuki kawasan Taman Nasional, kami seperti mengikuti ajang offroad. Perjalanan Jeep melaui Kaldera, lautan pasir yang luasnya kurang lebih 6290 ha, bikin sensasi perjalanan kali ini sangat berbeda dengan perjalanan ke gunung lain. Nggak jarang ban Jeep yang kami tumpangi tergelincir ke lubang lumpur pasir yang basah karena hujan. Meskipun perjalanan cukup memacu adrenalin, kalau beruntung, sembari berkendara kalian bisa ngeliat indahnya Milky Ways di atas langit dengan mata telanjang. Perjalanan offroad-nya selesai ketika sampai di lokasi Penanjakan 1, salah satu spot favorit buat ngeliat si primadona: Sunrise. Usahakan membawa jaket yang tebal, karena udaranya cukup menusuk ke tulang. Kalo perlu bawa sarung tangan juga. Sesampainya

di parkiran, kita harus menaiki tangga yang lumayan menantang fisik. Sampai di atas, menunggu beberapa saat, dan BOOM! matahari mulai ngintip sedikit demi sedikit. Akhirnya Gloob! mengakui, ternyata keindahan sunrise di Bromo bukan sebuah mitos. Ngeliat matahari muncul dari belakang jajaran Gunung Bromo, Gungung Batok, Gunug Kursi, dan Gunung Semeru yang menjulang di atas hamparan awan yang terbentang luas selayaknya samudera emang pengalaman ajaib. Pancaran cahaya matahari yang membias di langit dan awan-awan sekitarnya bikin bulu kuduk merinding sambil mengucap syukur kepada Maha Pencipta atas keindahan yang diciptakan. Mata juga bakal dibikin galau antara ngeliat langsung atau ngintip dari view finder kamera biar nggak kehilangan momen yang fantastis itu.


CHECKPOINT temu tanpa jemu

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

30


CHECKPOINT GLOOB! EDISI III

Udah puas ngeliat si sumber energi terbit, perjalanan nggak berhenti sampai situ. Kembali menaiki Jeep dan melewati padang pasir lagi menuju kaki Gunung Bromo. Sesampainya di kaki gunung, kalian akan disambut para “ksatria-ksatria keluarga” dari Suku Tengger yang menaiki kuda. Mereka menawarkan jasa naik kuda untuk sampai di tangga menuju kawah Bromo. Kalau kalian berminat, harganya cukup terjangkau, sekitar 20.000 rupiah untuk merasakan sensasi berkuda di kaki, sedikit bergaya ala koboy yang sedan hijrah. Sesampainya di kaki gunung, kita bakal menaiki sekitar 250 anak tangga yang terbuat dari beton untuk sampai ke bibir kawah Bromo. Dari atas kawah, kalian bisa ngeliat bekas letusan gunung Bromo yang membentuk Kaldera beberapa puluh tahun yang lalu. Kalau kalian ngeliat bagian sekitar dari atas, akan terlihat hamparan padang pasir yang luas dan tebing-tebing tinggi yang menjulang indah. Ada juga sebuah pura yang terletak di kaki Gunung Bromo, yaitu Pura Luhur Poten. Pura ini dibangun sekitar tahun 2000-an lalu di kaki Gunung Bromo dengan arsitektur nan indah perpaduan antara adat Jawa dan Bali. Kalian bisa ngeliat pura lebih dekat kalau sudah turun dari atas bibir kawah Gunung Bromo. Setelah puas berswafoto dan melihat pemandangan dari bibir kawah, kami pun turun dan melanjutkan perjalanan menuju Padang Stepa, atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan Bukit Teletubies. Sebelum perjalanan ke bukit itu, kita bisa icip-icip mengendarai Jeep di atas padang pasir yang disebut dengan Pasir Berbisik. Nama pasir berbisik temukan oleh salah satu sutradara kenamaan

31

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

asal Indonesia, yaitu Garin Nugroho yang menjadikan lokasi tersebut sebagai lokasi shooting filmnya yang berjudul “Pasir Berbisik”. Nggak sembarang kasih nama, dinamakan demikian karena hembusan angin yang membuat pasir-pasir tersebut seolah mengeluarkan suara seperti berbisik, dan akhirnya lokasi tersebut dinamakan Pasir Berbisik. Udah denger bisikan-bisikan genit dari pasir, perjalanan kembali berlanjut menuju Bukit Teletubies. Dinamakan bukit Teletubies karena bentuknya yang mirip dengan bukit pada salah satu program acara televisi anak-anak zaman dulu. Disini mata kita dimanjakan dengan hamparan rumput hijau yang luas berbentuk bukit-bukit. Bisa juga untuk beristirahat sejenak, menikmati sarapan kalian yang tertunda karena keasikan ngeliat sunrise. Setelah perjalanan “naik-naik ke puncak gunung” selesai, sambil jalan pulang tim Gloob! Terkejut karena Bromo nggak cuma menyuguhkan pemandangan gunung, tetapi ada beberapa curug atau air terjun yang bisa ditemui. Kalau masih kuat, kalian bisa bermain-main air yang langsung turun dari gunung untuk memulihkan badan sebelum kembali ke penginapan atau melanjutkan trip kalian. Jadi, ke Bromo itu bukan cuma soal ‘datang dan pergi’. Lebih dari itu, Bromo adalah tempat menggali ‘harta karun’. Ada beberapa spot keren untuk ngliat matahari terbit yang nggak Gloob! ceritakan. Tempatnya cukup deket dengan area utama pengunjung. Gampang ditemukan, deh. So, keep exploring, guys!


CHECKPOINT GLOOB! EDISI III

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

32


HERITAGE GLOOB! EDISI III

HERITAGE

VIHARA MAHACETYA DHANAGUN:

JEJAK PERTAMA PERADABAN CINA DI TANAH SUNDA 33

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

V

ihara yang memiliki nama lengkap Mahacetya Dhanagun ini merupakan vihara yang pertama kali dibangun di Kota Hujan, Bogor. Vihara Dhanagun juga menjadi salah satu vihara tertua yang ada di Indonesia. Vihara ini memiliki nama lain, biasanya digunakan oleh keturunan Cina asli, yakni Hok Tek Bio. Soal istilah yang digunakan untuk tempat ibadah ini, emang sering banyak yang bingung antara klenteng dan vihara. Nah, bagi kalian yang belum tau, berikut penjelasannya. Sebenernya nggak ada yang salah dari kedua penyebutan tadi. Semuanya bener, tapi perlu diketahui juga kenapa bisa begitu. Dulu, Klenteng lebih


HERITAGE

GLOOB! EDISI III

berfungsi pada tempat ibadah bagi penganut kepercayaan Taoisme dan Konfuciusisme, sedangkan vihara diperuntungkan untuk umat Buddha. Tapi, makin kesini ada perubahan besar di balik itu semua, hal ini dikarenakan adanya sinkritisme antara Buddha, Taois, dan Konfucius. Sinkritisme ini juga terjadi bukan karena kemauan, melainkan desakan. Klenteng harus mengubah namanya, mencatatkan dirinya dalam naungan agama Buddha demi kelangsungan peribadatan, karena di tahun 1960-an (Orde Baru), terdapat masa dimana kebudayaan Tionghoa dilarang di Indonesia. Banyak klenteng ditutup secara paksa.

Nah, disamping itu, kalian juga dapat belajar banyak tentang sejarah Buddha, Taois, dan Konfucius di Vihara Mahacetya Dhanagun ini. Contohnya, kalian bisa sedikit lebih paham tentang filosofi yang dipercaya masyarakat Tionghoa. Ternyata dulunya bangsa Tionghoa tuh melakukan ritual ibadah khusus di dalam kuil. Ibadah yang mereka lakukan merupakan bentuk pemujaan untuk nenek moyang. Semuanya pun berubah saat Dinasti Kuning dari kekaisaran Bunga membangun kuil untuk Dewa Gunung dan Dewa Sungai. Kemudian, kuil-kuil lain juga ikut dibangun untuk menghormati leluhur, Tian, dan arwah-arwah suci

lainnya. Tian setara dengan Shangdi, yaitu dewa tertinggi bangsa Tionghoa pada Dinasti Zhou. Dibeberapa pengertian lain, Tian diartikan sebagai surga. Namun, secara luasnya, Tian adalah pengatur kedua kutub dari tiga dimensi yang berbeda, yang mana tengahnya dihuni oleh kita, yakni manusia. Kuil untuk Tian disebut dengan Shiau, dan kuil untuk leluhur atau arwah suci yang disebut Bio. Nah, bagi kalian yang ingin tau filosofi hidup atau sejarah di balik Vihara Dhanagun ini, kalian bisa berbincang dengan pengelola, yang sangat ramah kala Gloob! berkunjung kesana.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

34


HERITAGE GLOOB! EDISI III

35

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


HERITAGE

GLOOB! EDISI III

Kini, Vihara Dhanagun telah masuk dalam Majelis Budhayana Indonesia, yang mana acuannya jadi lebih terfokus menjadi tempat ibadah umat Buddha. Namun, praktik-praktik kepercayaan Cina tradisional tetap diperbolehkan, seperti Taoisme dan Konfusiusme. Taoisme telah memiliki akarakar pemikiran sebelum datangnya masa Konfusiusme sendiri. Secara garis besar, Taoisme adalah sebuah aliran filsafat yang berasal dari Cina, yang diprakarsai oleh Laozi pada abad ke-6 SM. Perkembangan Taoisme sebagai aliran filsafat sangat pesat, hingga akhirnya terbentuklah sebuah agama rakyat yang mendasarkan diri pada Taoisme, yang lahir sekitar 2 abad setelahnya. Sedangkan Konfusiusme adalah sebuah ajaran yang kini kita lebih mengenalnya dengan nama Khonghucu. Vihara Hok Tek Bio yang awalnya dibangun untuk memuja Hok Tek Cing Sien (Dewa Bumi) kini tak lagi sama. Akibat bercampurnya tiga aliran ke dalam satu vihara yakni Konfusiusme, Taoisme, dan Buddhisme, ciri khas dari Hok Tek Biopun menyesuaikan. Ada dua kemungkinan yang menjelaskan tentang pembangunan pertama kali Vihara Dhanagun ini. Menurut pengurus vihara, Hok Tek Bio telah dibangun sekitar 3,5 abad yang lalu. Namun, menurut penjelasan Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Jawa Barat melalui perhitungan pindahnya warga Cina di Batavia yang terjadi pada tahun 1740, vihara ini telah berdiri sejak abad 18M. Bagi kalian yang ingin mengetahui lebih rinci, terutama tentang makna-makna di balik lukisan yang ada pada dinding-dinding vihara ini, kalian bisa datang langsung ke Jalan Surya Kencana, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Bersebrangan dengan pintu masuk Kebun Raya Bogor. Tidak ada satupun pungutan biaya masuk, tapi alangkah baiknya jika kita memberikan dana secara sukarela, yang nantinya dapat digunakan untuk menjaga keasrian vihara tersebut. WWW.GLOOB-ONLINE.COM

36


EVENT GLOOB! EDISI III

R

ockgasm ke-9 yang diselenggarakan oleh FreakGig tampil sedikit berbeda. Kali ini bukan di kafe atau ballroom, tapi di Studio Musik. Tema yang diusung Rockgasm kali ini adalah Studio Session. “Acaranya tetep gigs tapi di studio gitu, sekalian mau nyoba euphorianya gimana”, tutur Faiz, selaku project officer FreakGig menjelaskan tentang tema barunya. Berlokasi di Studio Xabi Space, Karang

37

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

Tengah Raya, jumlah band yang menghentakan studio ada 9 band yaitu, The Ravens, Arya Novanda, Black Mamba, Electra Contra, AshShur, Another Boring Day, Royal Bandit, Fiasco, Curly Hype. Nggak cuma lokasi aja yang berbeda, Faiz menjelaskan kalo band-band yang tampil kali itu juga semakin meluas, salah satunya ada juga yang berasal dari kota kembang, Bandung. “Kemaren sempet dateng dari band bandung katanya mau nyoba main di freakgig karena paling deket acara freakgig ya studio session jadi kebagiannya disini. dan gue seneng sih, mereka seneng juga main di acara gue.” Selain itu, acara kali ini juga menggunakan video live streaming dari Youtube, jadi band-

band yang manggung bisa makin dikenal secara luas. “Bantu promosi band aja lah pake video live, sekarang kan udah lumayan mau naik nih video live band di youtube, gue buat lagi aja, biar makin rame aja jadi, kemungkinan band dikenal makin gede sih”, ujar Faiz, yang juga dikenal sebagai salah satu personel dari band Marileinstein. FreakGig akan terus menyelenggarakan event Rockgasm dengan kejutan dan improvisasi lainnya. “Kalo acara berikutnya belom tau tapi ditunggu aja”, tandas Faiz. Buat kalian yang band-nya tertarik tampil di Rockgasm, bisa follow Twitter-nya @freak_gig


EVENT

GLOOB! EDISI III

Festival Wonderful Indonesia

Upaya Peningkatan Wisatawan Mancanegara

Kementerian Pariwisata Indonesia kembali menggelar salah satu festival termegah di bidang pariwisata, yakni Festival Wonderful Indonesia. Festival yang berlangsung pada 5-6 November 2016 ini berlangsung di Aruk, Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Ajang ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, sekaligus pencapaian target kunjungan di tahun 2016 yang sebesar 12 juta wisatawan. Adapun salah satu rangkaian acara yang menunjukan seni serta budaya khas samba yang sangat menarik perhatian wisatawan mancanegara, yakni pertunjukan kesenian tradisional suku Dayak.

Demi menambahkan kemeriahan acara, Festival Wonderful Indonesia juga dimeriahkan dengan berbagai games tradisional, pameran kuliner, hingga pertunjukkan musik. Selain itu, tujuan utama diselenggarakannya event ini adalah untuk menarik perhatian para wisatawan Malaysia. Hal itu direpresentasikan melalui pemilihan artis yang mengisi Festival Wonderful Indonesia, yaitu Siti Badriah dan Selvi Kitty. Tidak sampai disitu, Festival Wonderful Indonesia ini juga turut dimeriahkan dengan perlombaan tradisional seperti tari kreasi Dayak Pangkak hingga Gasing Menyumpit.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

38


Profile for Gloob! Magz

Gloob! Edisi III: Temu Tanpa Jemu. Majalah Traveling Gratis (free magazine) Indonesia.  

Tahukah kalian bahwa spot sunrise terbaik se-Asia Tenggara berada di Indonesia? Kali ini, Gloob! mengemas semua keindahan beserta informasi...

Gloob! Edisi III: Temu Tanpa Jemu. Majalah Traveling Gratis (free magazine) Indonesia.  

Tahukah kalian bahwa spot sunrise terbaik se-Asia Tenggara berada di Indonesia? Kali ini, Gloob! mengemas semua keindahan beserta informasi...

Profile for gloobmagz
Advertisement

Recommendations could not be loaded

Recommendations could not be loaded

Recommendations could not be loaded

Recommendations could not be loaded