Page 1

gloob! TRAVEL

CULTURE

PLEASURE

SUKU BADUY + Bertemu, Belajar, dan Menjaga

Panduan Trip:

Gunung Rinjani, Gunung Prau, Batubulan, Pulau Komodo, Candi Prambanan


SUN SUN

The The

R


NN

Runs My Wash Runs MyMyWasher Runs Washer Save the planet without Save the planet without leaving the house. Save the planet without leaving the house.

leaving the house.

Going solar at helps home helps reduce Going solar at home reduce pollution andpol

carbon emissions in your city and around the aro Going solar at home helps reduce pollution carbon emissions in your city and and world. And it’s easier and more affordable to do carbon emissions in your and around the afford world. And it’scity easier and more than ever before—that’s why every four minutes

world. And it’s easier and more affordable to do

than ever before—that’s why every another American household or business goes

than ever before—that’s every four minutes solar. Find out how why you can be next.

fo

another American household or busin

another American household or business goes

solar. Find out how you can be next.

RENEWABLE IT’S DOABLE

solar. Find out how you can be next.

RENEWABLE RENEWABLE worldwildlife.org/solar IT’S DOABLE IT’S DOABLE


CONTENTS Gloob! 8th Edition

35

HERITAGE:

Baduy mengajarkan banyak hal dengan cara yang amat sederhana. Keramahan warganya membuat semua orang yang berkunjung betah. Disana, kita juga akan melihat sebuah peradaban tanpa modernisasi.

25 CHECKPOINT:

05 TRAVEL NOTE:

Ada 5 destinasi yang wajib masuk list traveling kalian ke depan. Mulai dari spot sunrise terbaik hingga wisata unggulan Indonesia termasuk dan terulas di rubrik Checkpoint kali ini.

Bagaimana ceritanya jika kalian harus melewati sesuatu yang sulit ditangkap nalar demi sebuah panorama indah? Kali ini, Travel Note berisi tentang pengalaman tak terlupakan itu.

07 TRAVELING:

19 YOU SHOULD TO TRY:

33 TIPS FOR TRIP:

23 TRAVEL GEARS:

Mau berlibur tapi terbatas waktu? Nah, kali ini, rubrik Traveling menceritakan sebuah pengalaman yang menyenangkan, tentang bagaimana mengatasi permasalahan tersebut.

Jangan sembarangan saat mau berkemah di pantai. Ada beberapa hal yang wajib banget kalian perhatikan. Cari tau selengkapnya di rubrik Tips For Trip.

Nggak bosen ngopi di tempat yang gaya-nya gitu-gitu aja? Mau ngopi di tempat yang nggak biasa? yang Indonesia banget? Sima rubrik You Should To Try!

Salah satu penunjang ke-ganteng-an seorang cowok adalah jam tangan. Nah, rubrik Travel Gears kali ini ngebhas tentang jam yang macho, kuat, dan tentunya keren.


POPULAR ON GLOOB-ONLINE.COM

GOLDEN PAGODA, LAOS.


GLOOB! M A G A Z I N E

managing editor Faizal Satrio ffaizalsatrio@gmail.com

PHOTO EDITOR Cahya Nugraha cahyaaanugraha@gmail.com

CONTENT DIRECTOR Dewa Aji Panggalih dewajipangalih@gmail.com

MARKETING & PARTNERSHIP Fikri Ardiansyah riardiansyah.fik@gmail.com

Jika kalian sudah jatuh cinta terhadap aktifitas traveling, melakukan suatu perjalanan mungkin hanya akan menambah rasa dahaga akan petualangan lainnya. Aktifitas traveling memang tidak akan ada habisnya sampai kalian sendiri yang menentukan bahwa “itu sudah cukup” dan kuasa Tuhan. Indonesia sendiri mempunyai beratus-ratus lokasi untuk di eksplor, dari yang sudah ter ekspose hingga yang masih tersembunyi dengan rapih. Dari lautan hingga pegunungan, dari satu kota ke kota lain, bahkan dari satu suku ke suku lainnya. Melakukan perjalanan tersebut tidak akan berbuah hampa, faktanya banyak dari para traveler yang sudah membuktikan hasil dari perjalanan yang berbuah manis, yaitu “Pengalaman”. Moment liburan yang sebentar lagi tiba menjadi gerbang untuk melanjutkan atau memulai perjalanan kalian. Gloob! Memiliki beberapa refrensi untuk kalian yang ingin berpetualang. Let’s Explore Indonesia.

MK

MIDEA KREATIF Beji, Depok Jawa Barat Indonesia E-mail: redaksi@gloob.online.com partner@gloob-online.com

FAIZAL “ABUD” SATRIO

MANAGING EDITOR


DOWNLOAD OUR

PREVIOUS EDITION

FREE!

VISIT WWW.GLOOB-ONLINE.COM FOR MORE INFORMATION


TRAVEL INFO

GLOOB! EDISI VIII

100 Rumah untuk Homestay di 10 Destinasi Prioritas

Kepulauan Seribu akan Bangun Infrastruktur Penunjang Wisata Bahari Kabupaten Kepulauan Seribu memprioritaskan pembangunan beberapa infrastruktur yang menunjang pariwisata bahari, diantaranya pembangunan pelabuhan sebagai pintu masuk, pengembangan pulau resor, dan pembangunan percepatan infrastruktur permukiman pendukung pariwisata oleh Kementerian PUPR. Pulau Tidung adalah salah satu pulau favorit yang dikunjungi wisatawan. Rencananya, di pulau ini akan dibangun sejumlah sarana dan fasilitas pariwisata yang mumpuni seperti foodcourt, kios makanan dan minuman, kios watersport, kios suvenir, toilet, pusat informasi, taman, lapangan voli, area bermain anak, gazebo dan panggung terbuka. Sementara itu, di Pulau Untung Jawa akan dibangun jalur titian mangrove,

1

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

pergola dan vegetasi rambat, MCK dan shower berstandar internasional, serta penataan kawasan Pantai Arsa. Selain itu, peningkatan fasilitas juga akan diterapkan di pulau-pulau resor unggulan Kepulauan Seribu yaitu Pulau Sepa, Pulau Macan, Pulau Pantara, Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau Koto, Pulau Putri dan Pulau Pelangi. Dalam pembangunan pariwisata, khususnya wisata bahari yang menjadi potensi besar Kepulauan Seribu, suatu daerah perlu mempertimbangkan tingkat kesesuaian dan daya dukung di masing-masing kawasan. Misalnya, pengembangkan kegiatan berdasarkan atraksi wisata bahari seperti wisata selam, snorkeling, wisata mangrove dan wisata pantai.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan dukungan aktif melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah tidak layak huni sebanyak 100 rumah di sekitar lokasi destinasi wisata yang bisa ditransformasi menjadi homestay. Keputusan ini diresmikan pada saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata II-2017 membahas Homestay Desa Wisata. Rakornas digelar untuk memperkuat sinergitas semua elemen untuk konektivitas pariwisata dari seluruh kementerian/lembaga sebagai Indonesia Incorporated, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR). Sudah ditetapkan 25 kawasan, 10 di antaranya dijadikan prioritas (KSPN). Yang sudah berjalan program BSPS ada di Danau Toba, Tanjung Lesung dan Bromo-Semeru-Tengger,� jelas Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kemen PUPR, Ir. Rido Matari Icwan, MCP dalam paparannya di Rakornas Pariwisata II-2017 di Hotel Bidakara, Jakarta. “Homestay desa wisata adalah cara cerdas membuat daerah di pelosok negeri ini menjadi maju pariwisatanya. Tanpa merusak alamnya. Homestay desa wisata itu sudah menjadi atraksi dan sekaligus amenitas yang berbasis budaya dan alam,� kata Menpar Arief Yahya di arena Rakornas II/2017.

Supported by MINISTRY OF TOURISM, REPUBLIC OF INDONESIA.


TRAVEL INFO GLOOB! EDISI VIII Kebersihan Laut untuk Pariwisata Kepulauan Seribu Hal yang saat ini dibutuhkan bagi pengembangan wisata selam di Kabupaten Kepulauan Seribu adalah menanamkan kepada masyarakat bahwa ekosistem laut perlu dijaga. Sampah merupakan salah satu pencemar laut yang paling nyata dan penanggulangannya membutuhkan kerjasama komunitas, tidak hanya bagi yang berada di Kabupaten Kepulauan Seribu namun juga yang ada di lima kotamadya Jakarta lainnya. Hampir 70% sampah yang dibuang ke laut adalah plastik sehingga ini sangat menganggu kenyamanan para peselam. Belum lagi, jenis sampah seperti ini berbahaya bagi ikan. Kabupaten Kepulauan Seribu sendiri adalah rumah bagi 50 titik spot diving yang belum seluruhnya dieksplor. Tercatat ada 110 pulau di kabupaten ini dan setiap tahunnya mampu mengundang sekira 200-300 ribu wisatawan mancanegara. Umumnya mereka berasal dari Malaysia, Singapura, Tiongkok dan Australia dengan rata-rata lama tinggal sekira 3-4 hari. Pulau Macan adalah pulau yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Pihak pemkab baru tahun ini mendata terhadap masyarakat di Kabupaten Kepulauan Seribu yang memiliki keterampilan diving. Sudah diberikan sekira 10 sertifikat kepada penduduk yang bertugas sebagai pengawas pulau-pulau, seperti di Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Harapan, Pulau Kelapa dan Pulau Untung Jawa. Jumlah petugas ini baru saja dirintis dan akan terus dikembangkan.

Morotai Berbenah jadi Wisata Kelas Dunia Pulau Morotai di Kepulauan Halmahera, Maluku Utara terus mempersiapkan diri sebagai salah satu dari 10 Destinasi Prioritas Pariwisata Indonesia. Salah satu persiapan tersebut adalah dengan meningkatkan aksesibilitas udara, laut, dan darat, untuk mempermudah wisman yang akan datang berkunjung ke Morotai. Sejak 2014, lewat PP No 50 tahun 2014, Pemerintah menetapkan Pulau Morotai sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata. Akan ada pembangunan di lahan seluas 1.101,76 hektar yang dikerjakan PT Jababeka Morotai. Pemerintah akan mengucurkan investasi Rp 6,8 triliun untuk membangun infrastruktur, salah satunya bandara. Arah untuk menjadikan Morotai sebagai destinasi wisata kelas dunia akan didukung dengan bandara sepanjang 3.000 meter. Runway di bandara Morotai jumlahnya mencapai tujuh buah dan ke depan akan ada peluasan ruang tunggu penumpang, penambahan listrik, AC, SDM dan imigrasi. Selain itu, paling lambat tahun 2019 Morotai sudah mempunyai international chain hotel, di samping amenitas lainnya yang bekerjasama dengan sejumlah pihak terkait. Selain wisata bahari, Pulau Morotai memiliki potensi wisata sejarah karena dahulu pernah menjadi lokasi pertempuran dalam Perang Dunia II antara Sekutu

Supported by MINISTRY OF TOURISM, REPUBLIC OF INDONESIA.

dengan Jepang. Hingga saat ini di wilayah perairan Morotai masih tersimpan sisa kapal perang seperti di Pulau Dodola, Pulau Kolorai, dan Mitita yang menjadi spot diving menarik. Setidaknya ada 24 pulau kecil yang akan dikembangkan dan 19 di antaranya adalah lokasi diving. Ada juga daya tarik wisata budaya di Pulau Zum Zum, Tugu Trikora dan Desa Gotalamo. Pemerintah juga akan mengembangkan desa wisata di Morotai guna menjaga tradisi dan kebudayaan luhur masyarakat setempat agar tidak tergerus dengan meningkatnya jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Morotai. Dari aspek lingkungan juga tengah diperhatikan pemerintah. Industri perkapalan yang dibangun dijamin tidak membahayakan lingkungan akibat pembuangan polutan. PT Morotai Jababeka akan membangun amenitas dan atraksi di areal seluas 1.200 hektare (ha) yang sudah berstatus KEK–Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata itu. Pengembangan bisnis di kawasan tersebut akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal, Jababeka akan membangun 10.000 rumah dengan sasaran kelas menengah, dan hotel yang terdiri dari 10.000 kamar. Selanjutnya, perusahaan tersebut akan membangun tempat pariwisata, sekolah untuk mensupplay SDM di sana. WWW.GLOOB-ONLINE.COM

2


TRAVEL INFO GLOOB! EDISI VII

TRAVEList: Juni-Juli 2017

Toba Kayak Marathon 2017 Membawa tagline “Kayaking on the top of a super volcano”, Toba Kayak Marathon 2017 merupakan ajang yang paling ditunggu-tunggu. Sport Tourism yang sedang populer di Indonesia ini diselenggarakan di lokasi wisata unggulan Sumatera. Sedikitnya ada 200 kayakers dari dalam dan luar negeri yang turut serta memeriahkan ajang ini. Acara ini juga bertujuan untuk memberikan pengenalan kepada wisatawan tentang kayak sebagai salah satu opsi rekreasi di Danau Toba. Lokasi: Danat Toba, Sumatera Utara Waktu: 25-27 Juli 2017 FOTO: RABASSE

3

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


Yadnya Kasada

Inilah waktu yang tepat untuk melihat tradisi legendaris di gunung Bromo. Yadnya Kasada, sebuah ritual yang diselenggarakan Suku Tengger, masyarakat asli Gunung Bromo. Ini merupakan ritual khusus umat Hindu dalam memberikan penghormatan ke Sang Hyang Widhi atau Tuhan Yang Maha Kuasa. Salah satu kegiatannya dalam memberikan persembahan yaitu dengan cara melemparkan makanan (ikan, kambing, dan sayuran) ke kawah gunung. Lokasi: Gunung Bromo (TNBTS), Malang Waktu: 9-10 Juli 2017

Tour de Flores 2017

Sukses pada ajang sebelumnya, Tour de Flores kembali diselenggarakan tahun 2017 ini. Tahun ini, rute yang diambil cukup panjang, yang terbentang dari Larantuka sebagai awal dan Labuan Bajo sebagai garis akhirnya. Sedikitnya ada 120 atlit dari 13 tim yang akan meramaikan Tour de Flores tahun ini. Sebagai penutup, penyelenggara juga mengadakan One Million Cups of Coffee Movement, yang tentu saja kopi khas Flores menjadi sajian utamanya. Lokasi: Flores, Nusa Tenggara Timur. Waktu: 14-19 Juli 2017

Toraja Marathon 2017

Toraja yang dikenal dengan kekayaan budayanya kini dan kembali menggelar sebuah acara bernuansa olahraga. Toraja Marathon 2017. Sekitar 1500 peserta dari berbagai pelosok dunia yang akan menjelajahi Toraja dengan berlari, melewati berbagai desa dan tentunya pemandangan yang menakjubkan di dataran tinggi Toraja. Ada 4 kategori di Toraja Marathon 2017, yang dibedakan berdasarkan jarak, antara lain 5K, 10K, 23K (half marathon), dan 42K (full marathon). Lokasi: Toraja, Sulawesi Selatan Waktu: 29 Juli 2017

Bali & Beyond Travel Fair 2017

Bali akan kembali menggelar sebuah acara yang tentunya selalu menarik perhatian wisatawan luas, Bali & Beyond Travel Fair 2017. Mengangkat tema “Meet, Connect and Explore The Archipelago”, penyelenggara bertujuan untuk memberikan informasi lebih mendalam tentang beragam destinasi wisata di Bali kepada wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Lokasi: Nusa Dua Convention Center, Bali Waktu: 14-18 Juni 2017

Diaspora Banyuwangi

Seperti banyak daerah yang memiliki destinasi wisata dengan festival unggulannya, Banyuwangi menggelar sebuah acara yang berkaitan dengan Idul Fitri, yakni Diaspora Banyuwangi. Uniknya, acara ini utamanya adalah menyediakan berbagai sajian untuk pendatang yang hadir dari berbagai wilayah maupun negara. kuliner tradisional seperti pecel pitik, ayam kesrut, dan sego cawuk menjadi hal yang wajib setiap tahunnya. Lokasi: Banyuwangi Waktu: 21 Juni 2017

Bogor Sundown Marathon

Mungkin ini salah satu acara terunik yang ada di Bogor, yakni Bogor Sundown Marathon, dimana pesertanya harus berlari dimulai pada jam 2 dini hari. Bogor Sundown Marathon juga menjadi ajang olahraga marathon pertama di Indonesia yang memulai acaranya pada malam hari. Ada dua kategori dalam acara ini: full marathon (10 km) dan half marathon (5 km).  Lokasi: Jl. Jendral Sudirman, Bogor Waktu: 9 Juli 2017 WWW.GLOOB-ONLINE.COM

4


TRAVEL NOTE

Indah Pa-rah! By: Harry Ferdiansyah (@fhimags)

Seperti kisah-kisah jadul yang bercerita tentang pencarian harta karun yang nggak pernah berjalan mudah. Dan, harta karun nggak melulu soal uang, kan? Alam punya inner beauty yang nggak terpancar langsung. Ternyata, dia sembunyi. Waktu itu, sekitar tahun 2013, gue masih tinggal di Padang. Kerjaan gue, ya, jalanjalan, nyelusurin Padang aja. Kebetulan disana gue tinggal bareng sama keluarga besar, jadi kalo kemana-mana selalu ada temennya, dan salah satu yang paling sering adalah abang sepupu gue. Pernah suatu hari, saat abang sepupu gue itu pernah ngajak gue ke sebuah pulau. Kalo nggak salah sih, namanya Pulau Pisang atau Pisangan gitu. Gue pribadi belom pernah denger nama itu sebelumnya, apalagi kesana. Nggak ada alasan gue buat nolak pastinya. Akhirnya, gue dan abang sepupu gue jalan deh keesokan harinya. Kami memulai perjalanan dari pagi.  Kami menggunakan motor, boncengan. Arahnya menuju pantai Malin Kundang. Di perjalanan, masih jauh dari pantai tujuan, abang sepupu gue berhenti di sebuah warung. Oh, ternyata ngopi dulu. Biasa, ritual wajib. Bukan soal ngopinya sih, tapi ritual mampir-mampir dulu kalo lagi jalan-jalan. Kemudian abang sepupu gue langsung parkir motor, dan pesen 2 kopi ke ibu-ibu penjual. Sambil ngobrol, kami sambil nikmatin kopi. “Bang, dimana sih tempatnya?”, iseng gue nanya ke abang sepupu gue. Kemudian dia ngejawab, “disini!”. Respon gue cuma bisa diem kebingungan. Soalnya tempatnya biasa banget jadi wajar gue kaget. Sebenernya lokasinya better dibanding pantai Ancol

5

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

di Jakarta, tapi lokasi pemberhentian kami ini mah di bawah standar kalo di Padang. Mungkin karena ngeliat muka gue yang bingung, abang sepupu gue langsung ngejelasin lebih rinci, “Bukan disini banget. Itu, disana! (sambil menunjuk pulau kecil yang cukup terlihat)”. Rasa kecewa gue mulai terobati. Gue kira tempatnya disitu. Nah, bingungnya gue berlanjut karena gue ngga tau gimana kesananya. Abang gue ngasih tau, “kita jalan kaki”, sontak gue ketawa campur mikir. Mimik muka gue ab-

surd saat itu juga. Ini karena arah yang abang gue tunjuk, nggak nunjukin bisa dilalui dengan berjalan kaki. Jelaslah, yang jelas keliatan cuma pantai dan laut. Eh, kelamaan, dia juga ngejelasin kalo ternyata untuk menuju pulau itu emang bisa jalan kaki saat air lagi surut. Jaraknya sih emang nggak jauh. Sekitar 1 kilometer-an deh. Keliatan kok dari bibir pantai.  Nggak pake pikir panjang, gue meng-ayo-

kan ajakan abang sepupu gue itu. Mempercepat perjalanan kita menuju pulau. Alhasil, kaget dan terkesima gue rasain. Selama perjalanan yang cuma makan waktu sekitar 15 menit itu gue takut tapi seneng. Gue takutnya ada hal-hal aneh yang terjadi saat gue melintas. Dilahap ombak misalnya. Menurut gue, pengalaman berjalan kaki menuju pulau itu udah nyenengin banget, tapi ternyata masih ada yang lebih nyenengin dari itu, yakni pulaunya. Pulaunya indah banget. Kayak di film-film. Pasirnya putih, lembut. Disana banyak orang mancing. Rame pohon kelapa pada ngumpul juga. Bikin gue berasa kayak lagi di luar negeri. Indah pa-rah! Gue sebagai orang Padang merasa bangga punya tempat wisata se-keren ini. Eh, kayaknya masih belum banyak yang tau, ya? Selain itu, disana gue juga bisa liat laut lepas dengan jelas. Nggak tau kenapa, kelihatannya cantik, tapi serem banget juga. Setelah puas menikmati aneka sajian alam, gue dan abang sepupu gue balik ke tempat tadi gue ngopi. Selama perjalanan, gue ngeliatin apa yang gue pijakan di bawah air itu. Gue tau, ada beberapa tempat di Indonesia yang bisa juga kayak gini: berjalan kaki menuju pulau. Tapi gue yakin, nggak ada yang memiliki jarak se-jauh ini. Nah, keselnya itu saat gue udah nyampe di warung tadi. Gue dikasih tau boleh ibu pemilik warung kopi tentang beberapa cerita yang nggak enak didenger. Salah satu dan yang paling bikin gue merinding adalah, pernah ada anak sekolahan yang terseret arus saat mau nyebrang. Duh, dengkul gue lemes. Gue nggak kebayang kalo seandainya nasib gue lagi apes. Ya, walaupun nakutin, kayaknya gue bakal balik lagi kesana. Mungkin lain waktu gue bakal pergi sendirian dan lebih lama.


TRAVEL NOTE GLOOB! EDISI VII

DAPATKAN

GRATIS

!

Bagi kalian yang hobi nulis atau fotografi, dan kalian memiliki karya-karya menarik seputar destinasi-destinasi wisata di Indonesia, kalian dapat mengirimnya ke email redaksi@gloob-online.com atau tag kami di Instagram: @ Gloobmagz. Setiap bulannya, satu orang terpilih dari masing-masing kategori (foto dan tulis) berhak mendapatkan merchandise eksklusif dari kami secara cuma-cuma.

get the merchandise!

Bagi kalian yang gemar menulis atau fotografi dan memiliki pengalaman unik saat traveling, ayo ceritakan ke Gloob! dan dapatkan merchandise eksklusif dari kami secara cuma-cuma. Cukup kirim karya kalian ke redaksi@gloob-online.com atau tag kami di Instagram @gloobmagz (untuk foto).

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

6


TRAVELING GLOOB! EDISI VIII

MENGAGUMI BELITUNG

Mulai dari kota hingga alamnya, Belitung begitu istimewa. Kesederhanaan masyarakatnya, alamnya yang masih lugu, lalu lintas jalan yang cenderung sepi, termasuk sengatan matahari disanapun menjadi kelebihan dari negeri asal cerita Laskar Pelangi ini. Teks & foto: Dewa Aji Panggalih

7

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


checkpoint CARUB CIREBON

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

26


TRAVELING GLOOB! EDISI VII

Sekian kali traveling, baru kali ini bisa dapat pengalaman dan kesan seunik ini. Hal remeh-temeh yang seringkali ganggu. 3 hari berlibur di Belitung nggak akan jadi penyesalan. Walaupun memiliki waktu yang terbatas, usaha dan rencana yang sudah dibuat tentunya akan mengatasi permasalahan itu. Saya bersama teman saya, Op, yang juga tuan rumah, akan mengelilingi Belitung dan keindahannya yang sangat terkenal. Op yang tinggal di Kelapa Kampit, semacam desa yang berada cukup jauh dari area perkotaan Belitung, Tanjung Pandan, sebenarnya membuat kami mudah men-

9

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

jangkau berbagai destinasi, mengingat letak kelapa Kampit seperti berada di tengah-tengah Belitung, jadi kesana-kesinipun mudah. Tujuan pertama di hari pertama saya adalah Nyiur Melambai, yang entah kenapa si Op menyarankan demikian. Sekedar tahu, Pantai Nyiur Melambai berada di sisi ter-timur Pulau Belitung, sedangkan Tanjung Pandan berada di sisi ter-barat Pulau Belitung. Lebih jelasnya, Letak pantai ini ada di Desa Lalang, Kecamatan Manggar. Perjalanan saya dengan Op hanya memakan waktu 1

jam, padahal jarak yang ditempuh hampir menyentuh 50 km (jika di Jakarta, seenggaknya kalian butuh 4 jam untuk mencapai jarak itu). Nggak banyak gangguan. Perjalanan lancar sampai tujuan. Mungkin terdengar agak aneh, tapi saat saya pertama kali menginjakan kaki di Nyiur Melambai, kata-kata yang ada di pikiran saya adalah, “Serius nggak ada pungli?”. Saya pikir cuma kebetulan, tapi Op langsung menegaskan, “jarang ada hal-hal kayak gitu di Belitung”. Kalimat tersebut membuat saya tersenyum lebar dan bangga, bahwa nggak semua tempat wisata dibuat ‘ribet’ sama ‘penghuninya’.


TRAVELING GLOOB! EDISI VIII

Matahari pun tenggelam dan pesona pantai langsung meningkat 10 kali lipat Anyway, di hari yang sebenarnya sudah agak redup itu, Pantai Lalang (diambil dari nama desanya) atau Pantai Nyiur Melambai masih terlihat sangat cantik. Saya berjalan ke depan, mendekat dengan laut. Salah satu hal yang berbeda dari Nyiur Melambai adalah pepohonannya. Bukan pohon kelapa, pantai ini justru memiliki banyak pohon cemara mengelilinginya. Pasirnya pun halus, terbentang begitu panjang hingga mata sulit melihat ujungnya. Airnya jernih, bersih tanpa adanya kotoran dan hal yang mengganggu lainnya. Kala itu, langit memang agak gelap, tapi banyak orang yang tetap bertahan dan bermain sejuknya air. Saya menoleh ke belakang, melihat beberapa tempat makan mulai buka. “kok itu (menunjuk ke arah tempat makan tadi) baru buka, Op?� tanya

Penginapan Di Pantai Nyiur Melambai terdapat beberapa penginapan, yang tidak lain milik warga sekitar, atau lebih akrabnya disebut homestay. Fasilitas yang terdapat di dalamnya pun tidak mewah namun tetap nyaman, hanya ada kasur, kipas angin, dan tentunya kamar mandi. Harga yang ditawarkan berbeda-beda, tergantung luas kamar, mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 300.000. Dibeberapa penginapan, harga tersebut sudah termasuk sarapan pagi. Fasilitas Pantai Nyiur Melambai terbilang salah satu pantai di Belitung yang memiliki fasilitas lengkap. Mulai dari kamar mandi umum, arena olahraga seperti voli pantai, tempat duduk, hingga kafe tersedia. Kafe yang ada di sekitar pantai menawarkan aneka makanan dan minuman, seperti nasi goreng, mie goreng, dan tentunya kopi khas Belitung. Harganya juga relatif terjangkau, berkisar Rp 15.000 hingga Rp 25.000 untuk satu porsi makanan berat.

saya ke Op. “Itu sebenarnya kafe. Tempat ngopi dan minum gitu�, papar Op menjelaskan. Lalu, saya menoleh sedikit ke sisi lain, yang ternyata ada panggung besar, tempat dimana masyarakat sering menggelar festival atau acara-acara hiburan. Unik adalah kata yang langsung terlintas di benak saya. Saat terang, Nyiur Melambai memberikan keindahan alamnya yang susah dilawan, dan di malam hari, tempat ini memilki atmosfer yang membuat saya penasaran untuk singgah sejenak. Tanpa pikir panjang, saya dan Op pun bersantai dan memesan beberapa kopi dari kafe yang tadi kami bicarakan. Matahari pun tenggelam dan pesona pantai langsung meningkat 10 kali lipat, bahkan Nyiur Melambai memberikan saya lebih. Gradasi warna ungu, biru, oranye, hingga merah menghiasi langit Belitung di bibir pantai. Hari pertama saya di Belitung sangat mengesankan. Membuat saya lupa waktu, lupa makan, dan juga lupa bahwa saya nantinya harus kembali ke Jakarta.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

10


checkpoint GLOOB! EDISI VI

Entah apa yang mengawalinya, ternyata lokasi-lokasi seperti ini yang banyak ditemui di Indonesia, bisa kemudian dijadiin tempat wisata. Di hari kedua, di pagi yang mulai menuju siang, saya diberitahu Op bahwa kita bakal berkunjung tempat wisata hasil dari ulah manusia. Open Pit atau tambang terbuka adalah pemandangan yang banyak kalian liat saat kalian mengunjungi Belitung, mengingat Belitung adalah salah satu penghasil timah terbesar di dunia. Permasalahannya, nggak semua tambang tersebut memiliki pemandangan atau akses yang menguntungkan bagi wisatawan. Intinya, semua

11

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

tempat itu adalah bekas penambangan. Ada yang dibiarkan begitu saja, ada pula yang diolah dan dijadikan tempat wisata bagi orang-orang yang berkunjung ke Belitung. Saya sangat tertarik, karena bagaimanapun, Belitung memang cukup terkenal dengan open pit-nya itu. Saya dan Op bersiap melakukan perjalanan kali ini. Anehnya, kali ini kami menggunakan motor, dan tanpa helm (adegan profesional, jangan ditiru). Kami nggak mengarah ke jalan raya. Kami

berjalan sebaliknya, mengarah ke bukit dan hutan yang sudah bisa terlihat dari rumah Op. “Op, kita kemana?” tanya saya. “Open pit, lah!” Op menjawab. Ternyata, salah satu open pit terkenal Belitung berada di Kelapa Kampit, yang dulunya adalah lokasi pertambangan yang dikelola oleh perusahaan asal Australia, BHP Biliton.. Saya yang sering mengintimidasi Op karena ia tinggal di wilayah yang mirip “hutan Amazon”, kini bangga dan senang. Destinasi kali ini terletak di Bukit Ki Karak, Desa Senyubuk, Kelapa Kampit. Sangat dekat dengan rumah Op, hanya 15 menit-an perjalanan menggunakan sepeda motor.


TRAVELING GLOOB! EDISI VII Saat sampai di tujuan, kami jadi agak bingung. Seperti biasa, nggak ada pungutan yang aneh-aneh. Tapi, disana juga nggak ada penjaga parkir. Meskipun demikian, entah kenapa, banyak orang yang dengan sengaja meninggalkan kunci motornya masih menyangkut di motor mereka. Op menjelaskan, “nggak tau. kebiasaan. Jarang ada maling disini... walaupun sepi gini, ya”. Ya, otomatis, kami memarkir motor di semak-semak, yang ternyata juga ada beberapa motor orang lain disana. Setelahnya, kami melanjutkan perjalanan dengan

berkunjung tempat wisata hasil dari ulah manusia berjalan kaki. Kontur jalurnya memang agak licin, karena semuanya masih tanah. Nggak ada yang dibuat jadi aspal. Menurut saya, hal seperti inilah yang membuat perjalanan seru. Fasilitas yang terlalu memadai kadang membuat petualangan jadi biasa aja. Kurang menantang. Berbicara tentang fasilitas, di open pit ini memang nggak ada fasilitas kamar mandi atau kantin, tapi penunjuk jalan dan papan informasinya masih cukup terjaga. Begitu pula dengan kebersihannya. Hampir nggak ada sampah yang terlihat saat saya berkunjung. Beda banget sama Pelabuhan Ratu, Sukabumi, yang “katanya” diurus pemerintah, biaya retribusinya dimana-mana, tapi keadaannya kadang ngecewain.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

12


FOTO: DOK. PENGELOLA OPEN PIT

TRAVELING GLOOB! EDISI VIII

...ada gua disini, atau mungkin lebih tepatnya jalur bekas penambangan. Setelah 10 menit berjalan kaki, saya dan Op sampai di lokasi. Kagum, tepuk tangan yang spontan saya lakukan saat melihat pemandangan cantik dan didominasi warna hijau. Benar kata orang, “Negeri Laskar Pelangi”. Satu hari sebelumnya, saya melihat pantai dengan air biru jernih dan langit merah merona. Kini, saya melihat sebuah danau hasil tambang yang pekat dengan warna hijaunya. Terlihat begitu menyegarkan. Tanpa cacat dan tanpa sesal. Dari titik awal, saya melihat danau di bawah kaki saya, berjarak sekitar 30 sampai 50 meter jauhnya. Di bagian depan, terlihat kebun kelapa sawit yang sangat

13

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

Penginapan Tidak ada penginapan di sekitar Open Pit ini. Namun, kalian bisa mendirikan tenda dan berkemah. Sebelum menginap atau camping, kalian harus menghubungi pengelola. Ada biaya retribusi yang harus kalian bayar, jumlahnya tergantung jasa apa saja yang kalian pesan. Pihak pengelola bukan hanya menyediakan alat kemah, tapi juga bisa menyediakan alat untuk climbing dan caving. Estimasi biaya yang keluar adalah Rp. 100.000 hingga Rp. 300.000. Fasilitas Disana juga tidak ada kamar mandi maupun warung, jadi kalian harus siap dari segi fisik maupun materi sebelum berkunjung ke Open Pit. Usahakan membawa makanan secukupnya dan gunakan pakaian yang fleksibel, mengingat kontur jalurnya tanah licin yang tentunya memakan tenaga.

luas. Susah dilihat dimana tepinya. Kemudian, di belakang kebun tersebut, ada sebuah bukit yang menjadi latar pemandangan, membuat semuanya terasa sangat sempurna. Cukup lama saya memandangai kuasa Tuhan yang begitu indah ini, hingga akhirnya saya sadar bahwa saya harus selfie! Ya, pastinya saya lakukan. Setelah itu, saya sedikit maju ke depan, melihat beberapa sisi lain danau. Dekat dengan bibir danau, saya melihat seperti ada sebuah pintu. Saya teringat, bahwa ada gua disini, atau mungkin lebih tepatnya jalur bekas penambangan. By the way, gua itu sangat gelap, nggak ada lampu, dan juga cukup lembab keadaannya. Mungkin bisa aja langsung masuk, tapi alangkah baiknya kalian menghubungi pengelola tempat tersebut, mengingat ada beberapa kejadian yang kurang menyenangkan pernah terjadi di gua itu.


checkpoint

perceiving purwokerto

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

12


CHECKPOINT GLOOB! EDISI VII

Versi lain menikmati pemandangan alam dari ketinggian. Bangunan yang menjulang tinggi ini jadi point of interest-nya. Hari ketiga, hari dimana semua kesenangan ini bakal jadi kenangan. Bingung mau sedih atau bersyukur. Di hari ketiga ini, Op ngajak saya untuk pergi ke suatu tempat di Belitung yang, katanya, jadi ikon utamanya wisata Belitung. Bedanya, kali ini saya bukan cuma pergi sama Op aja, tapi juga sama keluarganya. So, perjalanan terakhir ini bakal puluhan kali lipat lebih seru dibanding sebelumnya. Pulau Lengkuas, sebuah pulau yang nggak begitu jauh dari garis pantai Belitung dan terkenal banget sama mercusuarnya menjadi

15

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

landasan penutup liburan saya di Negeri laskar Pelangi. Kalo di Kepulauan Seribu, Jakarta, kita harus berangkat pagi banget buat nyebrang, di Belitung nggak kayak gitu. Kami semua berangkat siang, jam 12-an. Jujur saya bingung, tapi Op sempet ngejelasin, “kita nggak nginep. Perjalanan ke pulaunya juga cuma 15 menit-an�. Nggak pake lama, kami pun berangkat menuju Tanjung Kelayang, ngelewatin Pantai Tanjung Tinggi. Seperti biasa, nggak ada macet, lancar sampai tujuan. Saat sampai, rombongan pun langsung bersiap-siap,

mengambil beberapa peralatan menyelam. Beberapa saat kemudian, jreng-jreng, kami pun berangkat menggunakan kapal nelayan sekitar. Pulaunya sudah bisa kelihatan dari awal, tapi tetep nggak se-dekat yang kami pikir. Sabar, sabar, dan sabar kami menunggu di kapal, melihat birunya air laut yang sangat menggoda. Perjalanan sempat berhenti di pulau pasir yang katanya cuma muncul 30 menit. Saya nggak tertarik, karena memang kurang menarik. Rame banget. Bingung mau nikmatin apanya. Hingga akhirnya, perjalanan berlanjut dan menepikan kami di pulau yang paling diincar wisatawan saat berkunjung ke Belitung, Pulau Lengkuas.


checkpoint GLOOB! EDISI VII

Luas pulau ini kurang dari 1 hektar. Dari awal menginjakan kaki, terlihat jelas Mercusuar L.I Enthoven setinggi 70 meter, berdiri kokoh dari dulu, yang sampai kini pun masih berfungsi dan terpakai. Nggak cuma ngelihat, kalian bisa masuk ke dalam mercusuar dan naik sampai ke puncaknya. Sebelum sampai puncaknya yang terdiri dari 18 lantai, kalian harus menghadapi anak tangga yang cukup banyak, karena memang nggak ada lift disana. Jika kalian kelelahan menaiki anak tangga, kalian bisa beristirahat sambil melihat keluar mercusuar melalui jendela-jendela di setiap lantainya sambil berfoto-foto. Perjuangan emang nggak akan sia-sia, setelah naik anak tangga yang banyak itu, di puncak mercusuar kalian

bakal ngeliat bagaimana lampu dari mercusuar itu sendiri. Selain itu, kalian juga bisa menikmati indahnya surga lautan. Air yang jernih hingga batu-batu karangnya keliatan,

Destinasi favorit di Belitung dan sekaligus jadi primadonanya asal-usul Negeri Laskar Pelangi. jalur kapal masuk dan keluar menuju pulau, sampai pulau-pulau indah yang ada disekitarnya. Disini kalian bisa puas-puasin berfoto dari ketinggian maksimal mercusuar. Tapi,

kalian juga harus tetap berhati-hati karena pijakan yang mengelilingi puncak mercusuar yang cukup sempit. Setelah puas ngelihat indahnya pemandangan dari atas mercusuar, kalian bisa turun dan menikmati es kelapa muda yang dijual di pulau tersebut. Ada juga penangkaran penyu yang masih di sekitaran mercusuar. Puas menikmati Pulau Lengkuas, kalian bisa ber-snorkeling ria disekitaran pulau Lengkuas dengan kedalaman kurang lebih 10 meter dengan ragam biota laut yang ada di dalamnya. Air di sini sangat-sangat jernih jadi kalian bisa ngelihat pemandangan bawah laut dengan sangat jelas menggunakan alat snorkeling yang bisa disewa.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

16


TRAVELING GLOOB! EDISI VIII

Belitung itu seperti sulap: sulit ditebak, dan tentunya mengaggumkan diakhir, membuat semua orang yang ada disana terkesima dengan penampilannya. Belitung, oh, Belitung. Memang susah dilawan. Sekarang, Saya sudah merasa puas main di Lengkuas meskipun hari belum gelap. Op dan keluarganya juga sudah menyuruh saya untuk kembali ke kapal. Saya pun kembali ke kapal, melepas alat selam saya, mengistirahatkan kaki yang senang disapa jernihnya bawah laut Lengkuas. Kapal mulai berangkat. Suara gemuruh mesin menjadi playlist terakhir saya kala itu. Tiba-tiba… “Oke, pemberhentian terakhir,”

17

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

Penginapan Tidak ada penginapan di Pulau Lengkuas maupun Pulau Kelayang. Namun, kalian bisa me-request pihak pengelola jika ingin mendirikan tenda dan menginap disalah satu pulau tadi. Penginapan terdekat terletak di kawasan Pantai Tanjung Tinggi, yang memakan waktu perjalanan 15 menit dari Pantai Kelayang. Fasilitas Persoalan fasilitas, Pulau Lengkuas masih lebih lengkap dibanding Pulau Kelayang. Di Lengkuas terdapat kamar mandi, warung dan tempat untuk berduduk-duduk santai, sedangkan di Pulau Kelayang tidak ada. Namun, uniknya, di Pulau kelayang ada sebuah rumah yang terletak di tengah pulau, dan kerap dijadikan tempat beristirahat sejenak wisatawan yang berkunjung.

Op spontan memberitahu. “Ha?,” ucap saya. “Pemberhentian terakhir kita, Pulau Kelayang,” Op menjelaskan. Saya senang bukan kepalang. Kaget gitu. loncat sana-sini. Ternyata, liburan masih berlanjut. Namun, saat sampai di pulau terakhir, saya agak males, karena pantainya biasa aja, nggak se-mewah Lengkuas. Memang lebih luas, lebih halus pula pasirnya, tapi tetap ada yang kurang rasanya. “Ayo, ke dalem,” Op tiba-tiba ngomong ke saya. Saya makin bingung, tapi saya ikutin aja apa kata Op. Saya pun ke dalam area hutan Pulau kelayang, dan ternyata, ada sebuah papan penunjuk yang menjelaskan bahwa ada gua di pulau ini. Wah, rasa bingung tadi, saya nggak pedulikan. Saya langsung jalan, menelusuri hutan, menapaki jalur yang nggak


checkpoint CARUB CIREBON Get In Dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Belitung, harga tiket berkisar dari Rp 350.000 hingga Rp. 800.000 (tergantung tanggal pemesanan). Dari bandara H.A.S. Hanandjoeddin, kalian bisa menyewa taksi untuk menuju ke Tanjung Pandan, area pusat perkotaan Kabupaten Belitung. Disana pula kalian dapat mencari penginapan, yang harga per-kamarnya dibandrol dari Rp. 250.000 hingga Rp. 500.000. Di Belitung tidak ada transportasi dalam kota, seperti bus atau angkot, jadi kalian harus menyewa motor atau mobil guna mempermudah perjalanan kalian menuju lokasi-lokasi wisata yang diincar. Untuk mobil, harga sewanya sekitar Rp. 350.000/ hari; Sedangkan untuk motor, harga sewanya sekitar Rp. 70.000/hari.

ada alurnya. Setelah 5 menit berjalan, saya mulai melihat banyak batu-batu besar bertumpuk. Cantik banget! Saya makin semangat. Tak lama berselang, sampailah kami. Awalnya saya kecewa, karena gua-nya kecil, nggak sebesar yang saya pikirkan. Tapi, setelah memperhatikan

setelah memperhatikan pengunjung lain, saya akhirnya teriak kegirangan pengunjung lain, yang entah kenapa mereka semua berjalan ke area pantai di balik batu-batu besar tadi, saya akhirnya teriak kegirangan, karena ada bebatuan lain yang terlihat sangat indah: berwarna-warni, besar, tinggi, dan di bawahnya mengalir air laut yang terlihat seperti sungai kecil. Tanpa kompromi, kamera saya keluarkan, set di mode terganteng. Cekrek-cekrek-cekrek, saya pun puas selfie di tempat yang belum pernah saya lihat seumur hidup saya itu. Setelah

itu, saya duduk sejenak diantara dua batu besar yang memiliki gradasi warna hijau, kuning, orange, dan merah. Sebagian tubuh saya tenggelam di air. Saya sadar, saat itu sangat menenangkan. Sesaat, saya lupa waktu, hingga akhirnya Op menegur saya untuk ke kapal,

karena hari sudah mulai gelap dan kami harus kembali ke rumah. Selama perjalanan pulang, saya sempat berpikir, “Belitung nggak butuh waktu lama untuk membuat saya jatuh cinta. Cukup 3 hari, dan saya akan merasa jadi orang paling bahagia di dunia�. WWW.GLOOB-ONLINE.COM

24


you should to try GLOOB! EDISI VIII

Kedai Kopi Menoreh Pak Rohmat:

Ngopi a la Indonesia Alih-alih bikin pengunjungnya nyaman dan betah, kadang jadi lupa sebenernya mau nyajiin apa. Bosen banget dengan sajian perkotaan, yang selalu menawarkan hal-hal serupa? Butuh sesuatu yang unik dan sepenuhnya beda? Minum kopi di kedai-kedai kopi masa kini terlalu jemu sama tampilan ruangannya, yang selalu mengambil tema modern klasik. Sekalipun ada tempat yang bernuansa desa, sajiannya pasti makananmakanan berat. Nah, untuk mengatasi itu semua, Kedai Kopi Menoreh Pak Rohmat bisa masuk dalam daftar wisata kuliner

19

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

kalian. Pasalnya, destinasi kuliner yang satu ini membalik semua itu: Menu utama yang disajikan adalah kopi, dan nuansa pedesaan adalah tampilan pelengkapnya. Hal ini tentunya memberikan sensasi baru bagi mereka pencinta kopi. Lagipula, kopi itu memang lebih nikmat disantap di tempat-tempat yang bernuansa sejuk, kan? Hal yang membuat Kedai Kopi Pak Rohmat ini sangat dianjurkan itu karena kesegaran kopinya yang masih terjaga. Faktanya, kopi-kopi yang disajikan disini berasal langsung dari kebun Pak Rohmat, sang pemiliki kedai. Pembuatannyapun sederhana, masih mengandalkan gaya tradisional yang apa adanya, tan-

pa alat-alat rumit ala kafe-kafe premium. Uniknya, setiap pemesanan satu kopi, kalian juga akan mendapatkan singkong rebus, kacang rebus, dan juga tahu isi, karena semua itu sudah all in one. Selain itu, di ‘kafe sederhana’ ini juga tersedia makanan khas masyarakat Menoreh, seperti Rica-rica Menthok dan Ayam Kukus. Disana, kalian juga dapat melihat langsung proses penanaman biji kopi, memetik, hingga mengolahnya. Lengkap tanpa ribet. Kedai ini berlokasi di Madigondo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Untuk satu kopi, Harga hanya Rp. 10.000-an.   


you should to try GLOOB! EDISI VIII

Rojo Jengkol’s

Sensasi Jengkol Menyandang salah satu panganan termahal di Indonesia, tapi haters-nya banyak.

Salah satu makanan legendaris Indonesia yang susah ditemuin di negara lain, adalah Jengkol. Bukan cuma karena rasanya yang berkarakter, aromanya yang menyengat juga menjadi ‘nilai plus’ tersendiri bagi mereka yang memakannya. Terkadang, atmosfer aneh yang keluar setelah makan jengkol menjadi momok yang cukup menakutkan. Nah, Rojo Jengkol’s, sebuah tempat makan khusus jengkol di Yogyakarta ini punya solusinya. Keempat jenis masakan jengkol yang disajikan: semur jengkol, rendang jengkol, gulai jengkol, dan jengkol balado, disini tidak mengakibatkan bau kuat seperti biasanya. Proses perendaman awal yang teliti menjadi kunci sukses Raja Jengkol’s dalam meramu dan menghilangkan aroma kuat masakan ini tanpa menghilangkan ciri khas rasanya. Hal lain yang membuat jengkol cukup ‘menakutkan’ adalah penyakitnya. Yap, kejengkolan. Kejengkolan disebabkan oleh banyaknya kita mengonsumsi asam yang terkandung dalam jengkol. Uniknya, Raja Jengkol’s juga bisa mengatasi permasalahan itu. Nah, bagi kalian yang ingin mencicipi jengkol yang “nggak biasa” ini, kalian bisa dateng ke kedai Raja Jengkol’s yang berlokasi di Jl. Kabupaten, Sleman, Yogyakarta. Jam buka Raja Jengkol’s berkisar dari jam 7 pagi hingga 4 sore. Harga yang ditawarkan berkisar di Rp. 10.000.

Mie Atep Belitung:

Mie-nya Laskar Pelangi Negeri Laskar pelangi gak selalu ngomongin keindahan alamnya, tapi ada juga makanannya yang Lazis

Mie Atep itu ibarat penanda, yang menjelaskan bahwa kita udah sah berkunjung ke Belitung. Sederhananya, nggak Belitung banget kalo nggak makan Mie Atep khas Belitung ini. Jalanjalan ke Negeri Laskar Pelangi itu bakal jadi terasa nge-ganjel, ada kurangnya, dan jauh dari kata puas. Gloob! sendiri bingung menjelaskan mie yang disajikan disana itu termasuk mie jenis apa. Bentuk penyajianya seperti soto mie, tapi rasanya agak seperti mie ayam, dan udang super lezat yang jadi pelengkap. Jika terkenal atau nggak adalah pertanyaan, maka “banget” adalah jawabannya. Hampir artis-ar-

tis ternama Indonesia seperti Meriam Belina, Grup Band Repvblik dan Tukul Arwana, pernah menjajal kenikmatan tiada tara Mie Atep khas Belitung ini. Lokasinya juga mudah dicari. Mie Atep Belitung ini terletak di Jl. Sriwijaya yang terletak di Tanjung Pandan, ‘kotanya’ Belitung. Deket banget sama monumen Batu Satam. Jadi, kalo kalian sudah menemukan Monumen Batu Satam di Tanjung Pandan, tinggal tanya lokasi tepatnya. Semua orang disana pasti tau. Persoalan harga, Mie Atep Belitung masih masuk dalam kategori ‘melegakan’, karena harga yang ditawarkan untuk satu porsi mie Belitung hanya Rp. 20.000. Sangat-sangat-sangat memuaskan untuk mie porsi sebesar dan senikmat itu.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

20


you should to try GLOOB! EDISI VIII

Kuring Taman Palem Resto & Cafe:

Klasik Berkelas

Untuk ukuran kota yang terkenal dengan monument Jam Gadang-nya, resto & kafe ini bisa dibilang yang terbaik buat ngumpul sama lingkungan terdekat.

Orofi Cafe by The Valley:

Santorini Van Java Kotanya sering ada list teratas buat habisin weekend. Apa yang ditawarin sukses menjual. Apalagi kalo nyemepetin kulineran di kafe yang ambience-nya kayak lagi di luar negeri.

Bandung dan berbagai isinya memang nggak pernah tau cara mengecewakan mereka yang gemar berwisata kesana. Keramahan masyarakatnya, keindahan alamnya, dan kerapihan tata kotanya selalu jadi pujian dari khalayak luas. Selain itu, Bandung sebagai kota mode juga memiliki beragam tempat nongkrong yang wajib kalian datangi. Maka dari itu, kali ini Gloob! ingin membicarakan sebuah tempat di Bandung yang nggak akan memberikan rasa kecewa bagi pengunjungnya, Orofi

21

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

Cafe. Kafe yang terletak di Jl. Lembah Pakar Timur, Dago Pakar, cocok banget dijadikan tempat berkumpul kalian saat liburan di Bandung. Dekorasi ruang yang terdapat di Orafi Cafe terkesan hangat. Bahkan, banyak pengunjung Orafi Cafe yang mengklaim bahwa tempat hangout yang satu ini membuat mereka serasa berada di Santorini, Greece. Tampilannya memang terlihat sederhana, jauh dari kerumitan kafe yang “menjual” tampilan desain interior. Sajiannya pun tak kalah hebat. Menu eropa bahkan jepang bisa kalian santap disana. Biasanya, Orafi Cafe ramai saat sore hari, karena letaknya yang berada di ketinggian memang menyajikan pemandangan yang cantik. Jadi, sebelum ke Orafi Cafe, usahakan sudah reservasi tempat terlebih dulu. Dan, kota Bandung terlihat sempurna dari tempat ini. 

Mau berkunjung ke Padang? Mau sesuatu yang baru dan jarang banget didenger orang banyak? Ini dia, kafe paling cheerful di Padang, Puring Taman Palem Resto & Cafe. Terletak di Jl. Pancasila, tidak jauh dari tepi pantai, Kota Padang, Sumatera Barat. Disini, kalian bukan cuma ditawarin makanan yang lezat, tapi suasana yang menghibur juga menjadi nilai lebih tempat ini. Pertanyaannya: Kenapa dibilang ‘paling cheerful’? Sederhananya adalah karena dekorasinya. Kuring Taman Palem Resto & Cafe ini mengandalkan warna-warni lampu menghiasi dan mempercantik tampilan kafe mereka saat gelap menjelang. Meskipun tampilannya sangat modern, menu yang disajiin Kuring Taman Palem Resto & Cafe tetaplah membumi. Makanan-makanan seperti Gurame Asam-Manis, Karedok, dan yang paling pecah, Kerang Hijau Saus Padang pun tersedia disana. Selain kafe, tempat yang satu ini juga menyediakan restoran dan lounge yang bisa disewa. Areanya luas. Bahkan, Kuring Taman Palem Resto & Cafe diklaim sebagai restoran terbesar di kota Padang. Jadi, bukan hanya pas untuk dijadikan tempat nongkrong, tempat ini juga tepat untuk dijadikan tempat berkumpul dengan keluarga besar.   


inframe


travel gears

GLOOB! EDISI VII

Luminox LAND SERIES BLACK OPS 8880 Series model 8882 Luminox juga memproduksi jam tangan bertipekan Land Series, salah satunya adalah series Black Ops 8880. Material yang digunakan pada jam tangan ini adalah carbon compound, dengan diameter jam 45.00 mm. Tidak hanya untuk daratan, jam ini juga mampu bertahan di kedalaman air sedalam 200 meter atau 660 kaki. Material kaca yang digunakan pada jam ini Sapphire Crystal anti-reflective coating. Pada jam ini juga masih menggunakan teknologi quartz. Harga yang dibandrol untuk jam tangan Land Series ini adalah sekitar $450.00

23

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

Luminox AIR SERIES F-117 NIGHTHA WK 6400 SERIES model 6422 Versi lain dari jam Luminox adalah Air Series F-117 NIGHTHA WK 6400 SERIES model 6422. Untuk jam ini emang di desain terinspirasi dari pesawat tempur F-112 Nighthawk Stealth Jet. Jam tangan ini memiliki 2nd timezone (24hr). Material yang digunakan pada jam ini merupakan stainless steel dan mampu bertahan hingga kedalaman 200 m atau sekitar 600 kaki. Kaca yang disematkan pada jam ini adalah Sapphire glass anti reflective coating. Harga yang dibandrol adalah sekitar $1,299.00

Luminox SEA SERIES CARBON SEAL 3800 SERIES model 3802 Andalan lain Luminox adalah SEA SERIES CARBON SEAL 3800 SERIES. Jam ini berdiameter 46.00 mm dengan bahan material carbon compound dan bertipe jam analog. Kaca yang terpasang di jam tangan ini berjenis Sapphire glass anti reflective coating. Ditambah lagi dengan night vision tubes yang bertahan hingga 25 tahun. Jam ini memang didesain khusus untuk ketahanan dalam airnya, untuk itu jam ini mampu bertahan hingga kedalaman 300 meter atau 1000 kaki. Harga yang dibandrol adalah sekitar $750.00


travel gears GLOOB! EDISI VIII

(Dari atas) Ray-Ban – RB3539. Youthful menjadi ciri khas yang lekat dengan Ray-Ban. RB3539 Sunglasses, kacamata berdesain round frame dengan lensa gradasi yang stunning. Let’s soak up the sun with style! Rp. 2.336.000; UNIQLO. Plaid shirt salah satu model pakaian yang bisa cowok & cewek kenakan. Motif kotak dari UNIQLO ini pasti cocok buat tampil casual dan kasih kesan santai. Rp. 199.000; Eastpak Austin. Menggabungkan desain klasik dan modern, Eastpak Austin melengkapi penampilan kalian dalam berpetualang dan bekerja. Dilengkapi dengan laptop sleeve. Rp. 956.250; LEA Chinos Stretch Original Slim. Didominasi pengguna cowok, sebenernya cewek juga cocok banget mememilih LEA Chinos sebagai celana yang digunain buat aktifitas sehari-hari. Rp. 199.000; Converse – Chuck II Pastels (New Arrivals). Converse selalu siap hadir menyempurnakan tampilan kalian. The Chuck Taylor All Star II Pastels ini merupakan new arrivals. Warna soft pastel membuat mudah dipadankan dengan atasan apapun. Rp. 798.420

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

24


KEMANA LAGI?

CHECKPOINT GLOOB! EDISI VIII

Ada 5 destinasi indah, menarik, dan ‘selalu beda’ yang wajib kalian masukan ke list traveling kalian selanjutnya. Teks: Faizal Satrio

25

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


Candi Prambanan

Candi Prambanan (dikenal juga Candi Roro Jonggrang) merupakan salah satu tempat persembahan untuk tiga dewa besar dalam ajaran Hindu, atau yang biasa disebut Trimurti, yakni Brahma, Wishnu, dan Siwa. Candi ini juga diklaim sebagai candi Hindu terbesar di Indonesia, dan telah menjadi incaran utama wisatawan dari berbagai belahan dunia. Candi Prambanan terletak di Kecamatan Prambanan, Klaten, Yogyakarta. When: Setiap hari Why: Candi Prambanan sudah masuk dalam situs warisan dunia UNESCO, jadi kalian nggak cuma bisa menikmati keindahan arsitekturnya, tapi juga bisa mempelajari berbagai sejarah yang ada didalamnya, dan tentunya sejarah-sejarah tersebut masih berkaitan dengan kebangkitan bangsa Indonesia. How: Salah satu moda transportasi paling hemat untuk kesana meskipun memakan waktu adalah kereta api. Tiket kereta dari Stasius Pasar Senen, Jakarta, menuju Stasiun Tugu Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, rata-rata sekitar Rp. 150.000 (pemesanan seminggu sebelum keberangkatan). Setelah itu, kalian lanjut menggunakan bus Trans Yogya, yang hanya memakan biaya Rp. 3.000, untuk berhenti di halte Prambanan. Sisanya, tinggal berjalan kaki sejauh kurang lebih 100 m menuju pintu masuk Candi Prambanan. 

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

26

FOTO: PVDBERG

Saking udah kelewat familiar dan populernya, sesuatu hal bisa jadi terkesan biasa aja, bukan lagi hal yang spesial. Nggak berlaku buat peninggalan sejarah yang satu ini.


Gunung Prau

FOTO: DEWAJI

Menunggu hadirnya matahari dari sini jadi incaran para pendaki dari bagai belahan dunia, karena dia yang terbaik. Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 mdpl. Uniknya, gunung ini menjadi tapal batas di 3 daerah, yakni Kabupaten Kendal, Wonosobo, dan juga Batang. Prau diklaim sebagai spot sunrise terbaik di Asia Tenggara, dan hal itu memang sudah dapat pengakuan dari banyak pihak yang pernah berkunjung kesana, bahwa pemandangan matahari terbit di puncak Prau memang sangat menakjubkan. Selain itu, untuk mencapai puncaknya juga tidak memakan waktu banyak. Hanya 2 jam berjalan menanjak.  When: Juli hingga September Why: Kristal es mungkin menjadi fenomena yang membuat Gunung Prau terkenal, maka dari itu Gloob! merekomendasikan kalian untuk datang di bulan Juli hingga September, karena pada bulan-bulan tersebutlah fenomena itu kerap terjadi. Lokasi Gunung Prau yang masih dalam kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng membuat berbagai sudut pandang yang ada disana sangat sempurna. Contohnya Telaga Warna, yang terlihat jelas saat dipertengahan jalan mendaki Gunung Prau.  How: Untuk ke Prau, cara terpraktis adalah menggunakan bus. Harga tiket bus rata-rata menuju Wonosobo dari Jakarta sekitar Rp. 80.000 hingga Rp. 100.000/ orang. Setelah sampai di Wonosobo, kalian tinggal satu kali melanjutkan perjalanan menggunakan bus/mini van/elf lokal menuju Patak Banteng, pos awal pendakian Gunung Prau. Harga tiket angkutan kota tersebut sebesar Rp. 25.000/orang. 

27

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


Nah, kalo mau pertualangan yang lengkap, Pulau komodo salah satu jawabannya. Bukan cuma panorama alamnya yang sangat memesona, keanekaragaman floranya juga membius wisatawan dari seluruh pelosok dunia, dan ikon utamanya adalah Komodo itu sendiri. Pulau Komodo telah dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991. Bahkan, Pulau Komodo, seperti yang kita tahu, merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia. Sebegitu terkenalnya Pulau Komodo di mata dunia,

jika kalian perhatiin di mesin pencaharian, jauh lebih banyak artikel tentang tempat ini yang dibuat orang luar negeri dibanding dalam negeri. When: Juli hingga Agustus Why: Seperti yang telah diketahui, Pulau Komodo mempunyai dua sisi paling menarik bagi wisatawan, yakni komodo itu sendiri dan keindahan bawah lautnya. Bahkan, ekosistem bawah laut yang ada di Pulau Komodo memiliki julukan yang populer dikalangan traveler mancanegara, yakni

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

28

FOTO: OPICKAMIKOM

Mampir ke destinasi yang identik dengan fauna hasil evolusi dari hewan legenda Naga. Coba buktiin sendiri!

“underwater paradise”. How: Untuk tiket pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, harganya berkisar dari Rp. 1.400.000 hingga Rp. 1.700.000/orang. Nah, untuk lanjut ke Pulau Komodo, kalian bisa menyewa perahu, yang tentu saja menguntungkan, karena kalian juga bisa berkeliling ke pulau-pulau lain seperti Pulau Rinca dan Pulau Padar. Harga sewa perahu tersebut sekitar Rp. 1,5 juta, namun bisa dibagi-bagi karena kapasitasnya mampu menampung hingga 15 orang. Jadi, jika kalian menyewa 1 kapal dengan total 15 orang didalamnya, per-orang hanya akan mengeluarkan biaya Rp. 100.000 untuk menelusuri pulau-pulau indah disana.


GLOOB! MAGZ

FOTO: ARHNUE

Selain Gunung Jayawijaya yang emang merupakan yang tertinggi di Indonesia, rekayasa alam dari Rinjani juga mampu memberikan pertunjukan pemandangan yang luar biasa. Bosen banget ngeliat orang yang pergi ke Lombok cuma berkunjung ke pantainya? Nah, salah satu cara menantang diri dan sedikit anti-mainstream saat ke Lombok adalah mendaki Rinjani. Rinjani merupakan salah satu gunung tertinggi di Indonesia, dengan altitude yang mencapai 3.726 mdpl. Gunung ini juga masih termasuk gunung berapi yang aktif, dan perkiraan ledakannya menjadi obrolan yang menyeramkan dikalangan peneliti. When: Juni hingga Agustus adalah waktu yang tepat untuk mendaki Gunung Rinjani, karena intensitas angin yang ada tergolong lemah, dan

29

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

juga cuaca disana cerah tanpa kabut. Why: Segara Anak menjadi prestise tersendiri. Bukan karena kita bisa berwisata anti-mainstream, tapi lebih pada pengendalian diri. Siapa yang nggak bangga bahwa dirinya bisa melawan ego untuk menaklukan ‘keganasan’ gunung tertinggi kedua di Indonesia?  How: Bukannya nggak ngebolehin, cuma alangkah baiknya jika kalian menghemat energi dan berangkat ke Lombok menggunakan pesawat. Memang lebih mahal, tapi jelas pesawat juga lebih cepat. Nah, pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara

Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, rata-rata harga tiket berkisar Rp. 550.000 hingga Rp. 650.000 (seminggu sebelum keberangkatan). Namun, jika sedang promo, harga bisa sangat miring dan mencapai Rp. 700.000 untuk pulang-pergi. Ada 2 cara yang bisa kalian pakai untuk melanjutkan perjalanan menuju pintu masuk Gunung Rinjani dari Bandara Lombok: Satu, ngeteng; Dua, sewa mobil. Saran kami adalah sewa mobil. Seperti yang sudah dibilang, alasan praktis dan menghemat energi adalah parameternya. Cari wisatawan lain yang mau diajak sharing cost untuk menyewa mobil menuju Rinjani. Harga satu mobil sekitar Rp. 700.000, namun bisa di potong habis-habisan sampai menyentuh Rp. 400.000, tergantung seberapa mahir kalian bernegosiasi. Bayangkan kalian berempat. Kalian hanya perlu keluar uang Rp. 100.000/orang, which is biaya itu nggak beda jauh dengan ngeteng yang melelahkan.


Kalo ketertarikan warga asing menjadi tolak ukur kemana aja wajib kalian bepergian ketika ke Bali, berarti kalian juga harus mengunjungi lokasi ini.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

30

FOTO: INMEMO

Salah satu yang membuat Bali sebegitu terkenalnya di mata dunia adalah karena kepekatan kultur yang masih terkandung di dalam keseharian masyarakatnya, tapi entah kenapa banyak wisatawan yang terlalu mengidentikan Bali hanya dengan pantai. Batubulan, salah satu destinasi primer pemerintah Bali ini merupakan spot yang wajib kalian kunjungin, dimana kultur Bali merupakan sajian utamanya. Batubulan sebenarnya adalah sebuah kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, bagian timur laut Denpasar, Bali. Destinasi ini terdiri dari 3 desa, yakni Desa Adat Tegal Tamu, Desa Adat Jero Kuta, dan Desa Adat Delod Tukad. When: Setiap hari Why: Bukan hanya memberikan pelajaran berbagai kebudayaan khas Bali, Batubulan juga menyajikan aneka kerajinan tangan yang bisa kalian bawa pulang. Yap, belanja adalah kewajiban traveler, terutama mereka yang gemar mengoleksi barang yang nggak bisa dibeli di tempat lain. How: Tiket pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara Ngurah Rai, Bali, rata-rata seharga Rp. 700.000 hingga Rp. 1.000.000 (pemesanan seminggu sebelum keberangkatan). Selanjutnya, kalian dapat menggunakan bus yang menuju Batubulan dengan biaya Rp. 50.000/orang.


FOCUS GLOOB! EDISI VIII

31

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


PETANG DI TEPI

Foto ini di ambil di salah satu pantai yang ada di kawasan Sukabumi, Banten. Suasana saat itu sangat menakjubkan. Langitnya merah pekat berpadu dengan birunya air laut, membuat pemandangan di sekitarnya semakin sempurna.

Kirim karya foto kalian ke redaksi@gloob-online.com atau tag kami di Instagram: @Gloobmagz. Setiap bulannya, satu foto yang terpilih berhak mendapatkan merchandise eksklusif secara cuma-cuma.

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

32


TIPS FOR TRIP

Berkemah di Pantai? Eits, nanti dulu!

Jangan dulu ngaku pro kalo belum tau apa aja yang perlu diperhatiin sebelum berencana camping di pantai.

Pantai emang jadi salah satu tujuan destinasi wisata yang cukup banyak didatengin, mulai dari pantai yang ada banyak penginapan sampe yang nggak ada penginapan atau pulau-pulau yang nggak ada penghuninya. Nah, ini beberapa tips buat kalian yang pengen pergi mantai tapi memilih untuk nenda atau camping. 

FOTO: UNSPLASH

Cek Lokasi

Sebelum pergi ke pantai atau pulau yang ingin kalian datengin buat camping, kalian juga harus mengecek lokasinya, apakah ada air payau disana untuk kebutuhan memasak atau bersih-bersih. Jika nggak ada, maka kalian harus mempersiapkan membawa air

33

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

tawar yang cukup untuk kebutuhan selama kalian ada disana. Tapi kalau ada air payau di sana, kalian nggak perlu khawatir untuk airnya.

Persiapkan Perlengkapan

Hal yang paling penting untuk berkemah di pantai adalah kelengkapan kalian dalam membuat tempat untuk berlindung atau tenda. Cek semua tenda yang kalian bawa, apakah sudah lengkap mulai dari kelengkapan tenda seperti tulang untuk mendirikan tenda dan flysheet-nya. Karena, cuaca di pantai nggak bisa diprediksi. Selain itu, peralatan memasak juga harus kalian perhatiin, cek kembali sebelum

keberangkatan, mulai dari kompor portable dan gasnya, nesting atau panci, hingga kelengkapan makan seperti sendok dan persediaan makanan.

Lokasi Tenda

Pastikan lokasi kalian mendirikan tenda yang strategis, jangan asal dekat bibir pantai, karena jika malam hari air laut bisa saja pasang dengan tiba-tiba. Dirikanlah tenda di antara pepohonan yang ada di dekat pantai agar kalau siang hari tidak terlalu panas karena matahari atau dekat sumber air payau agar nggak kerepotan saat membutuhkan air untuk memasak atau bersih-bersih. Jangan lupa menggali saluran air di sekitar tenda agar jika hujan, air tidak masuk kedalam tenda. Itu dia beberapa tips untuk melakukan camping di pantai. Jadi, persiapkan sesuatunya dengan baik sebelum pergi ke pantai dengan membangun tenda.


TUNE FOR TRIP:

This Is What We Called, Mood-sic!

Nggak mesti suka sama penyanyi dan genre-nya atau ribet nilai gimana kualitas suara vokalisnya, karena kadang kalo musik ketemu sama moment yang pas, udah bisa jadi moodboster banget.

U2

Foo Fighter

The Offspring

The Killers

Ini nih lagu Om Bono waktu masih muda. Nggak begitu keras, tapi ampuh untuk membuat kita goyang lupa istirahat. Lagu ini juga menjadi single andalan album War yang rilis di tahun 1983.

Hey, kalian yang doyan pura-pura! kalian nggak mungkin bisa berpura-pura bahwa lagu ini memang bikin candu di telinga. Karakter suara Dave Grohl yang khas bikin lagu ini berwarna banget.

Ini dia lagu super populer dari Offspring, salah satu band punk rock tertua di Amerika. Liriknya yang ngeyel dan beat-nya yang naik-turun bikin badan terus-terusan goyang, nggak mau berhenti sebelum musiknya habis.

Wah, jadi inget awal 2000an, dimana kebanyakan dari kalian baru denger rock, dan lagu ini adalah ‘biusnya’. The Killers meng-arragement lagu ini dengan begitu gagah. Rock-nya nggak berlebihan, tetap asik dijadikan lagu untuk sing along bareng kerabat.

Green Day

RAT M

Jet

Fall Out Boy

Basket Case dari Green Day pastinya jadi lagu kedua yang kalian denger setelah American idiot. Tempo cepat yang dikemas Billio Joe dkk memang sesuai ‘takaran’. Nggak lebay apalagi bikin pusing.

Mau headbang? Mau lagu yang bisa bikin mood stabil? ini dia solusinya, Take The Power Back dari Rage Against The Mechine. Beat-nya powerful, mengajak siapapun yang mendengarnya untuk moshing di tempat.

Lagu dari album yang berjudul Get Born ini menjadi ‘tombak’ Cameron Muncey dkk di mata dunia. Bahkan, lagu ini selalu masuk 30 besar sebagai top chart di lebih dari 10 negara.

Liriknya memang nggak nyambung sama traveling, tapi nadanya itu yang cocok banget didengerin saat kita lagi di perjalanan menuju destinasi seru sesuai rencana kita. Nggak lembek, tapi nggak terlalu keras juga. Pas, deh!

Sunday Bloody Sunday

Basket Case

The Pretender

Take the Power back

Pretty Fly

Are You Gonna Be My Girl

Somebody Told Me

Sugar We’re Going Down

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

34


heritage GLOOB! EDISI VII

Suku Baduy:

Bertemu, Belajar, & Menjaga Teks & foto: Dewa Aji Panggalih

35

WWW.GLOOB-ONLINE.COM


checkpoint GLOOB! EDISI VI

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

34


heritage GLOOB! EDISI VI

Sekedar jalan-jalan “mundur kebelakang”, bertemu dan belajar dengan orang-orang yang paham arti dan caranya bagaimana bermasyarakat. Matahari mulai beristirahat, rencana yang telah dibuat seminggu sebelumnya siap dilancarkan malam ini. Bukan sebuah misi agresif bersifat militan yang belakangan banyak dipeributkan. sebuah kunjungan ke tempat dimana perbedaan bukanlah hal yang harus dipermasalahkan, namun diterima dan dijadikan pedoman dalam membentuk pribadi yang jauh lebih baik. Baduy, sebuah suku yang terlampau jauh dari hingar bingar zaman modern merupakan tujuannya. Mereka dan segala kesejahteraannya bertahan di tengah kehidupan kota

37

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

yang gemerlap dan begitu ganas. Sederhananya, Suku Baduy terbagi menjadi dua: Baduy luar dan Baduy dalam. Baduy Luar adalah masyarakat Suku Baduy yang mulai mengenal dan beradaptasi dengan kehidupan luar, seperti teknologi dan pendidikan. Baduy Dalam adalah masyarakat Suku Baduy yang masih berpegang teguh dengan pendirian awal suku itu sendiri. Mereka tidak menggunakan teknologi ataupun berniat untuk mengenyam bangku pendidikan di sekolah-sekolah formal. Sebenarnya, sebutan untuk penduduk Suku Baduy adalah Urang

Kanekes. Namun, orang kebanyakan lebih familiar menyebutnya dengan orang atau masyarakat Baduy. Suku Baduy itu sendiri dipimpin oleh satu orang kepercayaan berdasarkan adat, atau disebut juga pemimpin adat tertinggi di Kanekes, yaitu Pu’un. Adapun Jaro, yaitu kepala desa yang didasari aturan pemerintah. Saya dan empat kerabat saya memang telah merencanakan agar berangkat di malam hari, guna menghindari macet. Sekitar jam 9 malam kami mulai memacu kendaraan kami, dengan harapan dapat sampai di Terminal Cibeo, tempat pintu masuk menuju Baduy, pada pukul 1 dini hari. Jakarta dan sekitarnya emang selalu punya hadiah yang mengejutkan. Kami terjebak macet, dan rencana perjalananpun mundur hingga 2 jam. 


Perjalanan saya berawal dari Depok dan menuju Terminal Cibeo akhirnya menghabiskan waktu sekitar 5 jam, dan kami harus beristirahat dengan waktu yang sangat terbatas, karena pada jam 5 subuh, perjalanan menuju pemukiman Suku Baduy harus dimulai. Egra, warga asli sekitar yang menjadi pemandu kala itu menyambut kedatangan kami begitu ramah. Segelas kopi hangat dan obrolan ringan yang menghibur merupakan “obat” yang ia berikan pada kami. Di tengah obrolan, Egra memberitahu alasan kenapa ada Baduy Luar dan Baduy Dalam. Jadi, singkat cerita, dulunya ada seorang pemuda yang ingin mengembangkan Suku Baduy, baik dari segi materi maupun jasmani, yaitu dengan cara mulai

Egra ke kami. Rencana kami yang telah mengatur bahwa jam 5 subuh harus siap masuk ke pemukiman seakan buyar. Rasa lelah memaksa kami harus beristirahat terlebih dahulu, dan kembali lagi untuk mengulur rencana awal. Pada akhirnya, kami berangkat jam 7 pagi. Hampir semua orang yang ada di kelompok itu kurang tidur, termasuk Egra, sang pemandu. Namun, rasa penasaran yang menggebu-gebu membuat kami tetap semangat, dan sedikit melupakan lelah. Baru beberapa langkah dari pintu masuk, kami sudah disambut dengan spanduk yang bertuliskan berbagai tata tertib yang berlaku untuk pengunjung. Banyak hal yang tertulis, tapi intinya adalah, siapapun yang masuk ke pemukiman Suku

… bahwa dunia luar berpotensi membawa hal buruk terhadap kelangsungan adat dan budaya menanggapi kemajuan yang terjadi di luar. Namun, para petinggi Suku Baduy tidak setuju. Mereka menganggap bahwa dunia luar berpotensi membawa hal buruk terhadap kelangsungan adat dan budaya Suku Baduy. Maka dari itu, Baduy dibelah berdasarkan prinsip, dengan cara membedakan warna pakaian adat mereka: hitam untuk baduy luar dan putih untuk baduy dalam. Namun, mereka tetap memiliki tonggak dan nama yang sama, yakni Suku Baduy. Nah, adapula baju masyarakat baduy yang berwarna biru-hitam. Faktanya, itu adalah batik, dan batik itu merupakan simbol yang langsung diberikan pemerintah Banten kepada Suku Baduy. “Mau mulai nanjak jam berapa?” tanya

Baduy, baik itu wisatawan atau warga sekitar sekalipun, mereka harus menjaga sifat serta sopan santun mereka. Dengan kata lain, Suku Baduy masih sangat memperbolehkan “orang asing” masuk ke wilahnya, dengan syarat, mereka wajib menjaga privasi yang ada. Di pertengahan jalan, kami bertemu Ayah Sardi, pria asli Suku Baduy Dalam. Ia terlihat begitu bugar dan juga ramah di balik baju putihnya. Kesopanan dan kesederhanaan yang selalu dibicarakan orang tentang Baduy terlihat jelas didirinya. Perbincangan singkat kami dengan beliau membuat kami menjadi lebih akrab, dan tanpa segan, beliau pun turut mengantar kami berkunjung ke tempat tinggalnya di Baduy Dalam.  WWW.GLOOB-ONLINE.COM

38


Satu jam sudah berjalan kaki. Jalur yang naik-turun dengan kontur tanah yang susah ditebak membuat saya semakin bersemangat. Capek, tapi penasaran. Masih di wilayah Baduy Luar aja saya sudah terkesima dengan kesederhanaan mereka. Beberapa orang malu untuk diajak berinteraksi. Biasanya mereka menjawab pertanyaan saya dengan suara yang sangat kecil. Saya bingung, tapi saya ingat perkataan Egra, “Bukannya nggak mau diajak ngomong, mereka cuma malu, dan belum sepenuhnya terbiasa dengan orang asing”. Dari situ pula saya menyadari bahwa ada hal yang jauh lebih menarik di Baduy Dalam. Tak lama berselang, saya mulai masuk ke jalur hutan yang tidak ada penunjuk atau alurnya sama sekali. Saya dan yang lain harus berjalan perlahan. Jalur-jalur dengan

39

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

kontur yang licin dan nggak terduga harus dilalui. Disitu saya semakin bingung. Ayah Sardi yang hanya bertelanjang kaki dapat berjalan lancar tanpa takut jatuh, padahal saya dan kawan-kawan yang menggunakan sendal khusus masih merasa tidak yakin

disetiap langkah yang kami ambil. Setelah berjalan cukup lama, akhirnya kami sampai di ladang milik Ayah. Kami berhenti di gubuknya. Kami disajikan kopi khas Banten, dan kami dibuatkan makanan oleh Ayah. Ini mungkin sederhana, tapi sangat

menarik untuk saya: Ayah bisa membuat garpu dari bambu hanya dalam hitungan detik. Bayangkan jika kita yang membuatnya. Butuh berjam-jam. Terlalu banyak perencanaan. Sedangkan Ayah, sekejap jadi. Masyarakat Baduy seperti yang sudah dijelaskan, jauh dari kemajuan zaman, bahkan dari hal makan. Mereka tetap menggunakan tangan untuk menyuap nasi walaupun sendok dan garpu sudah sangat murah dan mudah dicari. Saya dan kerabat juga mencicipi beras berusia 4 tahun, yang entah kenapa rasanya jauh lebih enak dibanding beras seharga ratusan ribu yang dijual di pasar. Ya, salah satu kebiasaan unik masyarakat Baduy adalah menyimpan beras ke dalam Leuit, semacam gudang yang dibuat khusus untuk menyimpan hasil panen.


rang-barang elektronik. Saya senang. Saya bangga bisa berbicara langsung dengan salah satu orang penting di Baduy. Oh, ada lagi. Mungkin ini terdengar aneh, tapi ini nyata: mereka semua ganteng dan cantik. Entah bagaimana caranya, kulit mereka putih bersinar, tubuh mereka (cowok) kekar dan tegap, walaupun mereka tidak menggunakan sabun khusus untuk mandi. Karakter wajah mereka juga beraneka ragam. Ada yang mirip seperti orang Cina; ada juga yang seperti orang timur tengah. Sayangnya, kami tidak bisa lama singgah di Baduy Dalam, karena kami harus pulang ke Jakarta hari itu juga. Kami pamit ke Jaro dan warga sekitar, lalu kami memulai perjalanan turun di hari yang mulai gelap. Sepanjang perjalanan, kami ditegur masyarakat Baduy Dalam yang berpapasan dengan kami, “pulang, Kang? teu nginep?” Bahasa campur aduk yang keluar dari mulut mereka sangat menunjukan sebuah keramahan murni

… menunjukan sebuah keramahan murni dan kebaikan yang nggak basa-basi. Semua menegur kami, mengajak kami singgah lebih lama

Beras tersebut memiliki umur yang tak tanggung-tanggung, bahkan ada yang puluhan tahun. Setelah kenyang, kami lanjut menuju pemukiman Baduy Dalam. Kurang dari setengah jam berjalan, kami sampai di pemukiman Baduy Dalam dengan jembatan sebagai gerbang masuknya. Benar saja, hampir tidak ada bentuk modern sedikitpun disana. Rumah yang didirikan sepenuhnya menggunakan rajutan kayu, tanpa paku atau semen. Penataannya-pun jauh lebih rapih dibanding komplek seharga milyaran rupiah. kebersihannya jauh lebih terjaga dibanding Jakarta yang katanya diisi oleh orang-orang

terpelajar. Penduduknya sangat ramah. Bahkan, saya menemukan sebuah rumput yang berwarna sangat hijau menyala, dan tak pernah saya lihat sebelumnya rumput seindah itu. Terdengar berlebihan, tapi percaya deh, kalian bakal sependapat jika kalian telah berkunjung kesana. Hal yang mungkin sulit saya lupakan adalah, saya berkesempatan untuk bertemu Jaro, sang wakil ketua desa. Gagah dan tegas adalah kesan pertama yang saya dapat. Beliau sangat ramah terhadap orang asing seperti saya. Beliau juga mengingatkan untuk jangan menggunakan atau mengeluarkan ba-

dan kebaikan yang nggak basa-basi. Semua menegur kami, mengajak kami singgah lebih lama. Namun, apalah daya, kami tetap harus kembali ke rutinitas. Perjalanan turun awalnya lancar, hingga akhirnya salah satu kerabat perempuan saya ‘diganggu’ penjaga sekitar. Kami tetap melanjutkan perjalanan sambil memanjatkan doa juga menjaga kerabat kami yang sempat diganggu tersebut. Mungkin ini pelajaran terakhir, bahwa kami harus selalu menjaga sikap kami, dimanapun dan sekecil apapun yang kami lakukan akan selalu berdampak bagi orang lain. Lelah yang keterlaluan dan berselimut takut menemani perjalanan kami kala itu. Namun, di balik itu semua, ada rasa puas yang sulit untuk dijelaskan. Ada rasa senang yang susah untuk diungkapkan. Ada rasa bangga yang terlalu berharga untuk dilupakan.  WWW.GLOOB-ONLINE.COM

40


EVENT GLOOB! EDISI VII

things to know: When: Ada beberapa masa dimana Baduy sepenuhnya tidak bisa dikunjungi. Mereka biasanya sedang menjalankan sebuah tradisi seperti Kawalu, yang sering dilaksanakan pada bulan Februari hingga Maret. Tidak ada pengecualian. Pejabat negara sekalipun dilarang masuk. Namun, adapula sebuah tradisi dimana masyarakat Baduy seluruhnya keluar desa, yakni Seba. Setiap tradisi Seba, biasanya masyarakat Baduy membagi-bagikan hasil ladang mereka ke warga Banten. Why: Jika kalian ingin melihat Indonesia zaman dahulu, makan Baduy adalah jawabannya. ‘Rasa’ yang timbul saat kita berada di dalam Baduy sangatlah unik. Kita seperti kembali ke masa lalu. Di Baduy, kalian juga

41

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

bisa belanja berbagai hasil kerajinan masyarakat Baduy, seperti kain tenun, gelang yang terbuat dari serat kayu, bahkan madu yang legendaris. Bahkan, untuk kain tenun, kalian bisa memesan warna. Pengerjaannya hanya butuh waktu satu minggu. Selain itu, jika beruntung dan pendekatan kalian ke masyarakat Baduy sangat baik, kalian bisa merasakan nikmatnya buah durian khas Baduy dan nasi yang terbuat dari beras berumur puluhan tahun. How: Kereta bisa menjadi pilihan moda transportasi kalian menuju Terminal Ciboleger, gerbang masuk Baduy. Cukup naik Commuter line, lalu turun di Rangkas Bitung. Setelah itu naik PS, sebuah kendaraan umum berbentuk mini van yang

memang langsung mengarah ke Terminal Ciboleger. Satu kali perjalanan menggunakan PS dari stasiun Rangkasbitung ke Terminal Ciboleger memakan biaya Rp. 25.000. Sisanya, ada beberapa biaya yang masih harus kalian bayar, namun tidak menyiksa. Biaya kebersihan dan ‘tiket masuk’ bisa kalian bayar berapapun, seikhlasnya. Saran: Rp. 50.000/kelompok. Sama halnya dengan menginap dan jasa guide, seikhlasnya. Saran: untuk menginap Rp. 150.000, dan untuk guide Rp. 200.000. Untuk makan, baiknya kalian bawa bekal sendiri sekaligus untuk diberikan ke warga Baduy. Utamakan yang mudah dimasak. Masyarakat Baduy sangat suka hasil laut dan juga garam.


EVENT

GLOOB! EDISI VII

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

42


EVENT GLOOB! EDISI VII

Jakarta City Philharmonic #3:

St. Petersburg, The Mighty Handful Setelah Jakarta City Philharmonic (JCP) sukses menghadirkan edisi 1: Lanskap Skandinavia, dan edisi 2: Pesona Romantik Jerman, pada hari Kamis, 4 Mei 2017 di Gedung Kesenia Jakarta, edisi 3 kembali diadakan. Menampilkan tema Rusia: St. petersburg, The Mighty Handful sebagai sebuah usaha menghadirkan keragaman lain dari khasanah musik klasik dunia. Hadir dalam konser ini diantaranya, Mikhail Yurievich GALUZIN (Duta Besar Federasi Rusia), Xie Feng (Duta Besar Tiongkok) dan Triawan Munaf (Kepala Badan Ekonomi Kreatif). The Mighty Handful atau dikenal juga sebagai The Five (Geng Lima) adalah sebuah kelompok yang terdiri lima komposer di abad ke-19 yang mengusung sebuah pembaharuan (the new Russian School) dalam musik klasik di Rusia. Kelima komposer yang tergabung tersebut adalah Mily Balakirev, Cesar Cui, Nikolai Rimsky-Korsakov, Modest Mussorgsky dan Alexander

43

WWW.GLOOB-ONLINE.COM

Borodin. Para komposer tersebut tinggal di Saint Petersburg, dan kelompok The Mighty Handful ini berkolaborasi dari tahun 18561870. Dalam Jakarta City Philharmonic Edisi 3 ini, tema Rusia: Saint Petersburg, The Mighty Handful, menampilkan dua di antara kelompok The Mighty Handful, Alexander Borodin dan Nikolai Rimsky-Korsakov, serta karya seorang komposer Indonesai Trisutji Djoeliyati Kamal. Beliau memiliki latar pendidikan musik sejak kecil sampai kemudian ia mengenyam pendidikan musik di Ecole Normale de Musique di Paris dan Santa Cecilia Conservatory di Roma. Kehadirannya adalah menyandikan karya-karya musik klasik dunia dengan karya anak bangsa Indonesia sendiri. Konser ini akan diaba langsung oleh Budi Utomo Prabowo (Pengaba Utama ICP) dan terdiri dari para pemain musik yang berhasil lolos melalui proses audisi terbuka yang dilakukan oleh Komite Musik Dewan

Kesenian Jakarta (DKJ). Proses audisi dilakukan di Jakarta dan Yogyakarta dengan tujuan mengakomodasi dan mendeteksi bakat-bakat muda pemain musik klasik saat ini. “Jakarta City Philharmonic berupaya memberdayakan seluruh pemain di indonesia untuk meningkatkan kemampuan bermusik setinggi-tingginya dan menjadi perhatian dunia. Tentunya kita semua sadar hal ini memerlukan waktu yang tidak sebentar,” ujar Anto Hoed, Ketua Komita Musik DKJ dan Dewan Komisaris JCP. Jakarta City Philharmonic sebagai program “orkes kota” yang diadakan atas kerja sama Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan Badana Ekonomi Kreatif (Bekraf), dengan mitra Pemerinta Provinsi DKI Jakarta. Program ini adalah usaha-usaha edukasi untuk membangun keragaman kultur musik dunia di Jakarta. Jakarta sebagai sebuah kota, layaknya secara konsisten membangun city philharmonic-nya sendiri, sebagai sebuah kultur kota yang memberikan ragam ruang bagi apresisasi masyarakatnya yang selalu terkoneksi dengan karya-karya kota lain dari sseluruh belahan dunia.


E Z I N G A M A

B!

! GLOO

GLOOB

GLOOB

Z I N E M A G A

M A G A Z I N E

!

MT. PAPANDAYAN, GARUT

READ IT FREE ON ISSU APP

VING PEGRCEI ERTO N RW NOK NUPU AYA GUCUR ANUGND PAP BAYA NYA

N ANGA TANT

UH UNGG G SES YAN

BUKIT G TAI

UNG GUN E GED NGO GRA PAN

RUGAN CUGER PAN

IH

PAN MBAN GULAS GUA TRANG MARIARI BALEKA KALIO A

ME:

INFRA

NAY NDI ANI

TA

BUKIT WATU MEJA

RAM ON Y. SAK

GUNU BROMNG O

RAL,

DHVIH ARA ANAG UN

MAJEM

UK,

TUN GKA DAMA

I:

NGE-

TRIP

PU HEM HARALAU AT: PAN

GUNU PRAUNG


BORN BORN FROM FROM BORNto 1945 to 1945 FROM 1965? 1965? 1945 to 1965?

BABY BOOMERS HAVE BABY BOOMERS HAVE BABY BOOMERS HAVE THE HIGHEST RATES OF THE RATES OF HEPATITIS C. THE HIGHEST HIGHEST RATES OF HEPATITIS C. Talk to your doctor about getting tested. HEPATITIS C. Early detection can save lives. Talk Talk to to your your doctor doctor about about getting getting tested. tested. Early save www.cdc.gov/knowmorehepatitis Early detection detection can can save lives. lives.

TM

www.cdc.gov/knowmorehepatitis www.cdc.gov/knowmorehepatitis

TM

TM

Majalah Gloob! Edisi VIII  

Edisi kali ini, Gloob! mengajak kalian sedikit 'jalan mundur' untuk mengenal Indonesia lebih dalam.

Majalah Gloob! Edisi VIII  

Edisi kali ini, Gloob! mengajak kalian sedikit 'jalan mundur' untuk mengenal Indonesia lebih dalam.

Advertisement