Issuu on Google+

CMYK

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Sabtu, 30 November 2013 26 Muharram 1435 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 30/11 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.500,-

Buruh-Aparat Bentrok Lagi

DEDY MANURUNG/HALUAN KEPRI

KACA mobil yang hancur terkena lemparan batu di kawasan PT ASL Shipyard Indonesia di Tanjunguncang, Batam, Jumat (29/11).

BATAM (HK) — Aksi unjuk rasa buruh yang berujung bentrok dengan aparat keamanan kembali terjadi di Batam, Jumat (29/11) sekitar pukul 08.30 WIB. Ribuan buruh yang berasal dari sejumlah perusahaan shipyard (galangan kapal) di Tanjunguncang, Kecamatan Sagulung, menga-

muk saat hendak melakukan sweeping di depan PT ASL Shipyard Indonesia. Massa buruh melempari petugas kepolisian dan keamanan perusahaan yang membentuk penjagaan berlapis di perusahaan itu dengan batu. Sementara polisi membalasnya dengan tembakan

gas air mata. Massa buruh sempat terpecah, berlarian ke tanah tinggi di sekitar PT ASL. Sebagian dari mereka memilih bertahan di depan pintu masuk perusahaan. Bukan cuma aparat keamanan, puluhan buruh yang Buruh-Aparat Hal 7

Sah, UKU Batam Naik 9 Persen TANJUNGPINANG (HK) — Gubernur Kepulauan Riau, H Muhammad Sani akhirnya menandatangani Upah Kelompok Usaha (UKU) Kota Batam tahun 2014, Jumat (29/11). Besaran UKU tertinggi yang ditetapkan, naik sekitar sembilan persen dari nilai UMK Batam yang sebesar Rp2.422.092. Sutana Liputan Tanjungpinang

Pengesahan UKU tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor: 997 tahun 2013. Adapun besaran UKU tersebut yakni, Kelompok Usaha I (KI) sebesar Rp2.640.080, Kelompok Usaha (KII) sebesar Rp2.494.755 dan Kelompok Usaha III (KIII) sebesar Rp2.470.534. Sementara, besaran UKU yang direkomendasikan Walikota Batam

sebagaimana tertuang dalam surat Nomor: 033/561/XI/2013 adalah, KI yang meliputi industri galangan kapal, migas, dan logam berat sebesar Rp2.724.853. KII meliputi sektor elektronik dan industri sebesar Rp2.603.749 serta KIII yang meliputi sektor pariwisata dan perhotelan sebesar Rp2.543.197.

Ahmad Dahlan

Sah, UKU Hal 7

HM Sani

Proyek Hambalang Sulit Dihentikan Meski Langgar IMB dan Site Plan JAKARTA — Bupati Bogor Rachmat Yasin menyebut pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sarana Olah Raga Nasional (P3S0N) melanggar aturan karena tidak sesuai dengan site plan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Meski demikian. proyek ini sulit dihentikan. Rachmat mengatakan pelanggaran itu antara lain terkait koefisien dasar bangunan

Gubernur melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri, Tagor Napitupulu menjelaskan, penetapan UKU ini setelah dilakukan pembaha

dan ketinggian bangunan. Rachmat mengatakan, dinas terkait yang melakukan pengawasan sudah memberikan peringatan. “Pembangunan terus berjalan,” katanya saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi Hambalang, dengan terdakwa Deddy Kusdinar, di Pengadilan Tindak Pidana Proyek Hambalang Hal 7

Indonesia Tetap Terima Hibah Hercules Australia JAKARTA (HK) — Pemerintah Indonesia tetap akan menerima hibah pesawat Hercules C130 dari Australia. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, Indonesia sudah membayar untuk pembelian pesawat-pesawat tersebut.

“Kalau dibatalkan, uang kita hilang,” kata Purnomo di Hotel Atlet Century Park, Jumat (29/11). Ada sembilan Hercules C130 yang akan menjadi milik Indonesia. Empat di antaILUSTRASI

Indonesia Tetap Hal 7

Pemangsa Klub Besar CARDIF (HK) — Meski ada di papan bawah, Cardiff City mampu mengejutkan tim-tim besar macam Manchester City dan Manchester United. Di pekan ke13, pemangsa k l u b

besar ini akan menjamu Arsenal di Cardiff City Stadium, Sabtu (30/ 11) malam ini. Cardiff bukanlah lawan yang gampang ditekuk di kandang sendiri.

PESAWAT Hercules.

Setidaknya City dan MU pernah mencobanya dan gagal. City dipaksa menyerah 2-3 di laga pekan kedua sedangkan MU diimbangi 2-2 pada pekan lalu. Dengan hasil tersebut, manajer Cardiff City, Malky Mackay, mungkin akan sedikit percaya diri menghadapi partai ini. Pasalnya, meski kemenangan terakhir mereka atas Arsenal diraih lebih dari satu dasawarsa lalu, tim sempat meraih hasil bagus melawan dua tim besar di Premier Pemangsa Klub Hal 7

NET

PROYEK pembangunan P3S0N di Hambalang, Kabupaten Bogor yang melanggar site plan dan tak memiliki IMB.

DPRD Kumpulkan Data PT Kezia Sani Minta Penambang Ilegal Ditindak

Hal

9

Hal

17

Kehidupan Dunia “KEHIDUPAN dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orangorang yang beriman. Padahal orangorang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orangorang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” (Al Quran, Surat 2:212)

Cardiff vs Arsenal Sabtu (30/11) Pkl. 22:00 WIB

Menelisik Judi Online di Coin Centre (selesai)

Jadi Member Minimal Rp500 Juta Egidia Sawitri

BATAM (HK) — Judi online dengan situs www.sbobet.com yang digerebek Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri bekerjasama dengan Mabes Polri merupakan situs resmi untuk perjudian jenis olahraga. Situs yang masih beroperasi hingga saat ini, sekarang dikelola oleh si pemiliknya langsung yang ada di Filiphina.

Meninggal Dunia JAKARTA (HK) — Artis sinetron, model, dan presenter Egidia Sawitri Dewayani (34), meninggal dunia, Jumat (29/11) di Rumah Sakit Siloam Lippo Karawaci akibat penyakit stroke. Egi, demikian sapaan akrabnya, pernah menjadi finalis Gadis Sampul pada 1994. Egi yang kelahiran Bandung, 16 Desember, ini mengawali karier di dunia hiburan pada ajang pemilihan sampul majalah remaja. Waktu itu, Egi mewakili Surabaya pada usia 15 tahun. Dan yang menjadi pemenang saat itu adalah aktris Ira Rayani Riswana.

Sebelum kepolisian melakukan pengungkapan judi online yang beroperasi di Indonesia ini, pengusaha Filiphina menjalin kerjasama dengan Iwn pengelola lokasi Coin Centre. Dalam kesepakatan antara kedua pengusaha antar negara ini, Iwn diberikan kewenangan penuh untuk mengatur dan mengondisikan managemen judi online. Sehingga, para pemain yang ada di Batam dan Indonesia khususnya ingin mengadu keberuntungan tersebut harus mengikuti aturan yang dibuat oleh Iwn. Salah satu poin terpenting untuk jadi anggota dalam situs judi olahraga

Meninggal Dunia Hal 7

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

GEDUNG Coin Centre di Seipanas yang menjadi markas server judi online.

Jadi Member Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI CMYK

Editor: Yuri, Layouter: Mulia Aditya, Grafis: Dimas


Ekonomi

Sabtu, 30 November 2013

Penetapan UMK

COFFEE MORNING H MUHAMMAD NABIL :

Carut Marut Dunia Pendidikan

Cermin Kepastian Hukum Investor Khawatirkan Demo, Sweeping, Mogok Kerja BINTAN (HK) — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bintan mengapresiasi penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bintan sebesar Rp2,283 juta yang ditetapkan Gubernur Kepri tanggal 21 November lalu. Hal tersebut merupakan cermin kepastian hukum di Bintan. Rofik Liputan Bintan "Kita menganggap penetepan UMK sesuai peraturan yang berlaku, mengikuti aturan main betulbetul. Maksudnya Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) berfungsi sebagaimana mestinya. DPK yang terdiri dari dari 21 orang, berasal dari Serikat pekerja/buruh, Apindo dan Pemerintah, masing-masing berperan sebagaimana mestinya," ujar Ketua Apindo Bintan Jamin Hidajat di Bintan, Jumat (29/11). Dikatakannya, walaupun di awal pembahasan UMK sangat alot dengan mengusulkan besaran angka versi masing-masing pihak, namun pada akhirnya keluar satu angka versi DPK yang besarnya Rp2,283 juta. Dan angka yang diusulkan Bupati ke Gubernur tidak berubah, yang kemudian ditetapkan oleh Gubernur yang angkanya juga tidak berubah, sama persis dengan keputusan DPK. "Itulah cermin kepastian hukum di Bintan dalam hal penetapan UMK," kata Jamin. Jamin menyebutkan, walaupun komponen UMK bukan satu-satunya penarik da-tangnya investor, masih banyak komponen-komponen lain, namun komponen ini sangat berpengaruh. Apalagi yang mere-

sahkan investor adalah proses pembahasan dan penetapan UMK yang di-warnai demonstrasi buruh, yang disertai aksi sweeping, dinilai sangat menghawatirkan. "Bukan UMK-nya yang dikhawatirkan, bukan upahnya yang dikhawatirkan oleh investor, tetapi kelanjutan demo, sweeping yang menciptakan iklim investasi yang tidak aman, tidak nyaman. Kalau uang mereka tidak aman, tidak nyaman, bahkan bila mengancam keselamatan jiwa investor/jiwa pengusaha, siapa yang mau datang, siapa yang mau menanamkan uang mereka?" tanya Jamin. Tidak berarti investor tidak mau datang gara-gara UMK, lanjut Jamin, tetapi kondisi yang berlangsung pada proses pembahasan dan penetapan UMK yang tidak kondusif yang menjadikan investor batal masuk, bahkan hengkang. "UMK hanyalah titik apinya. Sedangkan apinya adalah demo, sweeping, mogok itu yang ditakuti investor," terangnya. Memang, lanjut Jamin, kenaikan UMK menambah biaya produksi, cost production per item (biaya produksi setiap item), sehingga Apindo khawatir persaingan terhadap luar negeri, secara global. "Sepertinya kita belum siap, dengan Malaysia saja kita belum tentu mampu bersaing, apalagi dengan Vietnam,

Myanmar. Jangan semata-mata upah minimum saja yang dilihat, tetapi berkaitan dengan produktivitas tenaga kerja/buruh," lanjutnya. "Apabila upah kita rendah, namun produktifitas tenaga kerja rendah, artinya upah tinggi. Karena setiap satu orang tenaga kerja hanya menghasilkan produk yang sedikit. Artinya uang yang dibayarkan oleh pengusaha kepada tenaga kerja tidak sesuai dengan jumlah produk yang diterima oleh pengusaha dari setiap tenaga kerja tersebut," jelasnya. Ia memberikan contoh produktivitas tenaga kerja Bintan adalah 1, berbanding produktivitas Myanmar yang bobot produktivitasnya 3 sampai dengan 5. Apindo sangat menekankan persoalan training/pelatihan-pelatihan tenaga kerja, pengembangan tenaga kerja, pengembangan sumberdaya manusia. Supaya memiliki cara pandang yang sama, baik Apindo, SP, maupun Pemerintah. "SDM pekerja kita harus diupgrade, demi meningkatkan kesejahteraan," ujarnya. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) lanjut Jamin, harus menggelar pelatihan yang meningkatkan kemampuan tenaga kerja. Hal ini menjadi tolok ukur dalam pengupahan, keseimbangan antara performan tenaga kerja dengan komponen upah. "Disnaker menjadi penentu untuk meningkatkan kemampuan semua komponen menjadi pendukung peningkatan kemampuan tenaga kerja. Indikator Kinerja Utama (Key Performan Indicator) nantinya menjadi tolok ukur upah tenaga kerja. Sehingga skill tenaga kerja benar-benar dihargai sebagaimana mestinya, bukan hanya sesuai UMK, namun sesuai dengan yang jumlah produk yang diberikan kepa da perusahaan," pungkasnya. ***

2

PERMASALAHAN dunia pendidikan tidak bakal ada habisnya. Tanpa ettitutude dan niat yang kuat para pemimpin bangsa ini (presiden, gubernur, walikota/bupati) persoalan bangsa ini tidak akan pernah tuntas. Melihat masalah pendidikan Kota Batam terlihat paling butuh perhatian. Carut marut itu dimulai dari PSB (Penerimaan Siswa Baru) yang tidak tertampung local yang tersedia, praktek suap menyuap dan kutipan sekolah, masalah infrastruktur sekolah dan masalah kurikulum yang berubah-ubah. Lebel pendidikan gratis masih sebatas lips service. Padahal jika dilihat dan dihitung anggaran yang dialokasikan pemerintah cukup besar, rata-rata 20 persen APBN dan APBD provinsi maupun Kota/Kabupaten. Sebenarnya pendidikan SD sampai SMA bisa gratis kalau dikelola dengan benar. Ada beberapa kota yang sudah menerapkan pendidikan gratis itu seperti yang dilakukan Pemko Palembang dan Pemko Surabaya. Saya mencoba membuat perbandingan komparatif den-

gan Surabaya saja. Penduduk ibukota Provinsi Jawa Timur itu sekitar 3,1 juta jiwa dengan APBD Kota Rp. 5 triluanan. Namun Pemko Surabaya bisa menjamin anak-anak sekolah SD sampai SMA gratis dari biaya apapun, dan sekolah tidak diperkenankan melakukan pungutan atas dalih apapun. Gratis termasuk buku-buku pokok, kecuali tambahan dan tidak wajib yang disesuaikan dengan kemampuan wali murid. Bahkan untuk anak-anak keluarga tidak mampu, Pemko Surabaya memberikan juga seragam gratis. Coba kita bandingkan dengan Kota Batam yang berpenduduk 1 jutaan dengan APBD Kota yang sudah mencapai Rp. 1,6 triliun. Pendidikan amburadul. Infrastruktur tidak memadai, local selalu kurang pada saat PSB, daya tampung terbatas, masuk sekolah harus menyuap pihak sekolah terlebih dulu, seragam mahal, buku-buku mahal – apalagi bermimpi gratis. Padahal melihat perbandingan dengan Pemko Surabaya tersebut, Pemko Batam juga bisa memberikan pendidikan gratis, benar-benar gratis. Beberapa kota lainnya di Indonesia sudah memberikan pendidikan gratis kepada anak-anak usia sekolah di sana. Dengan besarnya alokasi anggaran di APBD Kota Batam namun pendidikan masih carut-marut, tidak terprogram dengan baik, dan tidak mempunyai perencanaan jangka panjang – maka indikasi terjadi penyimpangannya sangat besar. Dikemanakan anggaran sebesar itu sehingga biaya sekolah masih dibebankan kepada muridnya. Itu belum ditambah APBN Provinsi dan APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Pelaksanaan pemerintahan yang jauh dari keterbukaan dan transparansi adalah pokok masalah. Ketika pemimpin di Batam tidak siap melakukan

transparansi anggaran kepada public maka indikasi penyimpangan masih besar. Sebab secara logika, jika anggaran dilaksanakan secara benar tentu tidak perlu ada yang ditutupi. Maka dibutuhkan pemimpin yang punya etikat baik sungguh-sungguh ingin berbuat bagi kepentingan masyarakat. Termasuk bagaimana memilih wakil rakyat yang lebih punya kepedulian memperjuangkan urusan publik terlebih dahulu. Yakni orang-orang yang punya integritas dan kualitas serta kapabel sebagai wakil rakyat. Yang berguna dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat dan perbaikan tata pemerintahan. Pendidikan menjadi sector paling penting untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas. Jika pendidikan tidak dikelola dengan baik maka jangan berharap kota Batam akan memperoleh tenaga-tenaga berkualitas dan professional. Pola rekrutmen pegawai juga menjadi masalah, termasuk rekrutmen guru yang lebih didasarkan pada lobi-lobi daripada kualitas individu pendidik tersebut. Akibatnya, guru yang ditugaskan di sekolah kurang berkualitas atau bertugas setengah hati asal melaksanakan tugasnya. Persoalan anak-anak didik memahami materi pelajaran atau tidak menjadi urusan ke seribu. Apa pasal? Ya karena pada saat masuk menjadi guru PNS mereka sudah harus membayar puluhan bahkan ratusan juta, sehingga mau tidak mau mereka berorientasi mendapatkan imbalan yang lebih besar meskipun dengan cara yang salah. sekarang boleh dilihat di sekolah-sekolah, hampir tidak ada guru yang tidak membuka les privat di luar jam pelajaran demi mendapatkan masukan keuangan tambahan. Bagaimana dengan kualitas dan kemampuannya yang sesungguhnya? ***

Editor: Nana Marlina, Layouter: Zikri Karisma


CMYK CMYK

Sabtu, 30 November 2013

3

Lemari Es Hanya Rp1,8 Juta KARIMUN (HK) — Di penghujung tahun, Toko Logo menawarkan berbagai produk elektronik dari LG dengan harga terjangkau. Lemari es misalnya, mulai dari Rp1,8 juta, gratis biaya pengantaran untuk Pulau Karimun. Abdul Kodir Liputan Karimun "Lemari es (kulkas) yang kami tawarkan beragam ukuran dengan fitur-fitur khusus. Seri terbaru sudah dilengkapi dengan alat pembunuh bakteri hinggga 99 persen, lebih dingin dan lebih irit arus. Dari segi tampilan,lebih elegan dan bagus, di bagian dalam lebih leluasa, lebih banyak muatnya. Harga promo saat ini hanya Rp1,8 juta," tutur Edi, Manager Toko Logo. Edi mengatakan, pihaknya memberi kemudahan untuk memiliki kulkas berkualitas internasional tersebut. Kulkas berseri NGM352-

RLHN ini dikatakan sebagai salah satu brand terbaru LG. Selain lemari es, juga ada produk-produk LG lainnya, seperti LCD, LED, Home Teather, Mesin cuci, kipas angin, DVD Player dan mesih

banyak lagi. "Dalam setiap pembelian barang-barang elektronik ada potongan harga, begitu juga dengan setiap pembelian LED LG, mesin cuci dengan kapasitas 6-14 kilogram, kami juga menawarkan diskon khusus, konsumen akan mendapatkan fasilitas nego harga, dan gratis biaya pengantaran," pungkas Edi. Tertarik dengan penawarannya? Kunjungi Toko Logo di Jalan Ahmad Yani No11 Meral, Karimun, atau hubungi 0777-31977.***

"Satunya Kata dan Perbuatan", Dr, H.M. Soerya Respationo, S.H., M.H.

Wawasan Kebangsaan

Bagian 39 MEMPERKUAT Negara Indonesia hari tentu harus merujuk kepada apa yang diidealkan dan dicita-citakan oleh para pendiri bangsa para founding father yang ternyata mengidealkan Indonesia sebagai suatu negara hukum. Dalam hukum, sebagai suatu kesatuan sistem terdapat, (1) elemen kelembagaan (elemen institusional), (2) elemen kaidah (elemen instrumental, (3) elemen prilaku para subjek hukum yang menyandang hak dan kewajiban yang ditentukan oleh norma dan aturan itu (elemen subjektif dan kultural). Ketiga elemen itu harus mencakup (a) kegiatan pembuatan hukum (law making); (b) kegiatan pelaksanaan atau penerapan hukum (law administrating); dan (c) kegiatan peradilan atas pelanggaran hukum (law adjudicating). Biasanya kegiatan terakhir lazim juga disebut sebagai kegiatan penegakan hukum dalam arti sempit (law enforcement) yang dalam bidang pidana melibatkan peran kepolisian, kejaksaan, advokat dan kehakiman. Selain itu, ada pula kegiatan

lain yang sering dilupakan orang, yaitu, (d) pemasyarakatan dan pendidikan hukum (law socialization and law education) dalam arti seluas-luasnya yang juga berkaitan dengan (e) pengelolaan informasi hukum (law information management) sebagai penunjang. Kelima kegiatan tersebut dibagi dalam tiga wilayah kekuasaan Negara, yaitu: (i) fungsi legislasi dan regulasi (diwakili parlemen) (ii) fungsi ekskutif dan administrativ (birokrasi pemerinatah) serta (iii) fungsi yudikatif dan judicial (aparatur penegak hukum; kepolisian, kejaksaan dan pengadilan). Kesemuanya harus dihubungkan dengan hirarkie masing-masing dari organ tertinggi hingga terendah dari pusat hingga daerah. Indonesia hari ini telah memiliki semua organ, perangkat, dan alat sebagai bentuk dari negara hukum (rechtsstaat), sehingga kita perlu mengoptimalkan dan penyeimbangan serta menyatukan semua organ, perangkat dan alat negara hukum ini untuk mensejahterakan masyarakatnya. Kita tidak boleh terfokus hanya memproduksi hukum, berfokus pada pembuatan hukum (law ma-

king), tetapi kurang memberikan perhatian yang sama banyaknya dengan kegiatan penegakan hukum (law enforcing) bahkan melupakan pemasyarakatan hukum (law socialization). Padahal inilah kunci dari penegakan hukum karena tanpa basis masyarakat yang tidak menyadari hak dan kewajiban, hukum apapun yang dibuat tidak akan efektif, tidak akan tegak bahkan tidak akan ditaati dan akan diabaikan masyarakat. Oleh karena itu, agar Negara Hukum ini berdiri tegak, law making, law enforcing, dan law socialization) hendaknya diberi porsi yang sam diberi ruang yang sama dan merata sehingga tercipra masyarakat demokratis yang tertib hukum yang muaranya pada keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketika masyarakat menyadari hak dan kewajibannya, hukum yang dibuat akan efektif, akan tegak bahkan akan ditaati masyarakat, karena, kesadaran hukum menunjukan masyarakat kita paham akan pentingnya penegak hukum. Ketika hukum ditegakan, disitulah kita tahu adanya masyarakat yang kata dan perbuatannya telah menjadi satu. *

Merawat NKRI dengan Sadar dan Waspada SEBUAH REFLEKSI MENATAP MASA DEPAN BANGSA DAN NEGARA Mangkya darajating praja, kawuryan wus sunya ruri, rurah panghering ukara rusak, karana tanpa palupi, atilar silastuti, sujana sarjana kelu kalulun kala tidha, tindhem tandhaning dumadi, hardayeng rat dening karoban rubeda. Ratune ratu utama, patihe patih linuwih, pranayaka tyas raharja, panekare becikbecik, parandane tan dadi, paliyasing kala bendu, malah mangkin andrada, rubeda kang ngreribeti, beda-beda hardane wong sanagara... (Keadaan negara saat ini, terlihat semakin merosot, Tatanan dan aturannya, oleh sebab tiada yang dicontoh, Semua sudah meninggalkan etika, Orang baik, orang pintar

terbelenggu zaman yang sudah tidak tentu, Suasana kehidupan mencekam, sebab dunia penuh godaan, Sesungguhnya rajanya termasuk raja yang baik, patihnya juga cerdik, Semua pegawai hatinya baik, pemuka masyarakatnya juga baik, Tetapi tidak mampu menciptakan kebaikan, karena zaman penuh kerusakan, Bahkan kerusakan semakin menjadi, gangguan semakin membuat susah. Lain orang lain pikiran dan maksudnya....) (Serat Kalatida bait I dan II, Karyo Ronggowarsito, Pujangga Besar Bangsa Indonesia, lahir di Surakarta, 15 Maret 1802.) Tulisan ini adalah refleksi akhir tahun yang telah diterbitkan di Harian Batampos, ketika saya mencoba melakukan kontemplasi di tengah kesibukan, bertafakur dalam keriuhan, sambil memaknai beragam peristiwa yang muncul, baik di masa lalu, masa kini, dan masa mendatang. ***

CMYK

Editor: Nana Marlina, Layouter:Syahrial Anwar


Iklan

Sabtu, 30 November 2013

4


Opini & Layanan Umum

5

Sabtu, 30 November 2013

Koruptor Benamkan Posisi Bangsa DUA peristiwa menarik di panggung politik tersuguh pekan ini. Pertama, perkelahian dua anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, antara Rusmini Simorangkir dan Diana Titik Widayati yang dipicu "bagibagi" uang suap Rp200 juta. Lalu, mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini menyebut pernah memberikan uang 200 ribu dolar Amerika Serikat (USD) untuk THR Komisi VII DPR RI. Hal itu dilakukan karena adanya permintaan dari wakil rakyat tersebut.

Sangat menarik tontonan yang tersaji. Pertanyaan dulu kembali hadir, "Ada apa dengan wakil rakyat kita?" Mengapa mereka yang telah diamanahkan menjadi wakil masyarakat di lembaga legislatif terlibat dalam "permainan" yang melukai hati masyarakat. Duduknya mereka di gedung rakyat diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, ternyata dalam kerjanya "menorehkan prestasi" memalukan dengan memperebutkan uang rakyat. Kalau di Batam memperebutkan dana "proyek mentah", sementara di pusat terang-

terangn meminta uang untuk THR. Kita tahu, tontonan saat ini, bukan untuk pertama kali. Sudah ada aktor-aktor lain yang sebelumnya telah memainkan skenario dan telah pula tayang di tengah masyarakat melalui saluran media. Di tengah sebagian calon legislatif dan anggota legislatif berusaha memberikan image baik tentang apa yang akan dan mereka kerjakan sebagai wakil rakyat, ternyata masih ada masih mau memperlihatkan sepak terjang yang sangat buruk. Jika selama ini anggapan orang sebagian anggota dewan memperkaya

diri selalu ditampik oleh anggota dewan itu, kini, sanggahan apa lagi yang akan mereka berikan pada masyarakat? Atau memang mereka tidak berkaca dari peristiwa yang sudah-sudah? Ironis. Disaat masyarakat yang nota bene telah memilih mereka sebagai wakilnya untuk duduk di kursi Dewan, kenyataannya, jabatan dan uang rakyatpun "ditelan" mereka. Berdasarkan sur vey, gaji anggota DPR di Indonesia tertinggi keempat di dunia dibanding negara-negara maju lainnya. Namun, gaji dan fasilitas mewah itu tidak

sebanding dengan kinerja d a n h a s i l y a n g t e l a h d i la kukan para politisi DPR selama duduk di kursi parlemen. Bahkan kasus-kasus korupsi makin menggila dan terus menyeret sejumlah anggota DPR RI. Kasus-kasus korupsi di kalangan makin menunjukan jika para pelaku tidak lagi mengemban amanah yang telah dibebankan pada dirinya. Mereka telah masuk dalam lingkaran dimana hati nurani tidak lagi terpakai saat melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat. Sementara, saat sebelum menjabat sebagai

Memaknai Polwan Berjilbab Kapolri Jenderal Sutarman akhirnya mengeluarkan kebijakan yang membolehkan anggota polisi wanita (polwan) yang beragama Islam di Indonesia memakai jilbab saat bertugas. Kebijakan yang sudah lama ditunggu-tunggu sebenarnya. Namun baru sekarang kebijakan itu keluar dan tentu disambut gembara dan sukacita oleh Polwan. Betapa tidak, keinginan untuk melaksanakankan ajaran agama disatu sisi dan menjalankan tugas negara disisi lain, akhirnya dapat dilakukan secara sekaligus. Dalam artian, tidak ada lagi pemisahan antara menunaikan ibadah agama dengan melaksanakan tugas –tugas kedinasan. Dalam Islam memang tidak ada pemisahan habluminallah dengan habluminannas. Berjilbab bagi polwan muslimah memang tidak perlu dilarang. Sebab antara menjalan agama dengan menjalankan tugas kedinasan merupakan satu kesatuan. Dalam islam semua kegiatan yang positif adalah amal atau ibadah. Jadi polwan yang bertugas menunaikan amanat untuk menjaga ketertiban umum dan keamanan juga adalah ibadah. Jadi alangkah lengkap dan sempurna jika dalam bertugas polwan juga memakai Jilbab sebagai bagian dari amal agama yang diyakininya. Selain itu, dii Negara-negara Eropa saja yang muslimnya minoritas pemakaian Jilbab tidak dilarang. Karena memang jilbab adalah pakaian seorang muslimah yang wajib digunakan oleh setiap pemeluknya. Dalam al-Qur’an, perintah untuk menggunakan Jilbab terdapat dalam QS 24; 31, 24; 60, 33; 53, 33;55. Karenanya, tak sepantasnya seorang muslimah yang ingin menggunakannya dilarang. Selain ia merupakan perintah agama, memakai jilbab adalah hak asasi seseorang. UU Dasar 1945 jelas menjamin hak bagi setiap warga negara Indonesia untuk menjalankan kewajibannya sebagai umat beragama sesuai dengan agama dan kepercayaannya, termasuk dalam memakai Jilbab. Menggunakan Jilbab merupakan bagian dari hak seorang muslimah untuk men-

K olom Publik (Bagian Kedua) LEBIH jauh, tidaklah berlebihan disaat berada diawal/diakhir tahun sejenak melihat kembali apa yang selama ini kita lakukan, dalam keseharian kita asik dengan aktifitas masingmasing, bekerja dikantor, di perusahaan, mengajar disekolah-sekolah, di instansiinstansi pemerintah atau swasta dll untuk sebuah financial guna mencukupi kebutuhan keluarga dan siapapun sepakat ini adalah bagian dari ibadah. Namun ada satu hal harus dicermati, jangan sampai kita terjebak dengan rutinitas sehingga diri kita yang mempunyai hak untuk senantiasa lebih baik dari hari kehari waktu kewaktu terabaikan. Bahkan

POLWAN berjilbab? Itulah salah satu berita menarik dikalangan Kepolisian Republik Indonesia beberapa pekan terakhir ini. Ya, keinginan dan kerinduan sebagian anggota Polwan (polisi Wanita) untuk memakai kerudung atau jilbab dalam bertugas terjawab sudah.

Oleh: Umar Natuna Ketua STAI Natuna, tinggal di Ranai jaga dirinya dari berbagai godaan, gangguan, fitnah dan sebagainya. Dalam islam, jilbab berfungsi untuk menghindari pelecehan, memelihara, kecemburuan lakilaki, mencegah penyangkit kangker kulit, memperlambat gejala penuaan, dan dapat memberi keselamatan dari azab Allah SWT. Selain itu, Jilbab bukan saja bermakna teologis, dalam artian untuk kemanfaatan akhirat, melainkan juga kemanfaatan duniawi. Buktinya, mereka yang memakai Jilbab tidak pernah mengurangi makna keahlian, keterampilan dan keprofesionalannya dalam menjalankan tugas atau kedinasan. Bahkan tidak jarang mereka yang memakai jilbab justru prestasi, komitmen dan loyalitasnya lebih baik dari yang lainnya. Kewajiban pemakai Jilbab dan kemanfaatannya memang tak terbantahkan lagi. Yang menjadi persoalan yang perlu didiskusikan adalah sejauhmana seseorang memakai jilbab itu terpanggilan oleh panggilan teologis ( keimanan), bukan sekedar panggilan tradisi, kultur dan model. Hal ini menarik dicermatinya, karena perkembangan pemakaian jilbab di Indonesia telah mengalami berbagai perkembangan dan pergeseran, dari yang sifat teologis, tradisi dan kultur, kini telah beralih menjadi model. Artinya, tidak semua orang memakai jilbab dewasa ini diawali oleh dengan panggilan keimanan ( teologis), tetapi ada yang karena terpaksa, tradisi, kultur atau karena tarikan modelnya. Di era tahun 1970an, memakai jilbab dianggap sesuatu yang dilekatkan dengan agama, atau teologis, atau tradisi daerah tertentu. Dimana mekakai jilbab atau

kerudung tradisional yang populer disebut kapstok. (Moeflich Hasbullah, 2012), yang populer di kalangan pesantren, madrasah, majelis taklim dan ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah. Namun Pasca tahun 1980an, memakai jilbab meluas, berbagai mahasiswa di Perguruan Tinggi, terutama Perguruan Tinggi Umum seperti ITB, UGM, UI dan lainnya mulai menjadikan Jilbab sebagai pakaian keislaman mereka. Mereka tak lagi malu, segan dan takut dianggap tradisional, kuno dan Islam garis keras atau fanatik. Jlbab merambah bagaikan air bah yang terus memabahana dimana-mana. Maka diera tahun 1990an, pemakaian Jilbab kemudian merambah dikalangan yang lebih luas seperti para politisi, pengusaha, artis, seniman, kantor-kantor Pemerintah, swasta, lembaga politik dan kaum profesional lainnya. Dalam era ini, jilbab sudah menjadi bagian dari kehidupan kelas menengah dan elite. Yang berbeda dengan era sebelum tahun 1980an dan 1990an. Dalam kesaharian kini kita menyaksikan, kerudung dipakai oleh perempuan berkelas dengan mengendarai mobil mewah, pengusaha, politisi dan kaum profesional lainnya. Lahirlah beberapa perintis dan perancang model busana mus-

Berhitung di Awal dan Akhir Tahun bukan tidak mungkin mereka sendiri tidak mampu menjawab mengapa ada disini dan sebenarnya apa yang dikejar selama ini,,,! Perjalanan hidup memang syarat dengan romantika, saat ini kita sangat ceria, beberapa saat kemudian mungkin akan menangis, mungkin Karena tuntutan kebutuhan yang mengharuskan adanya karena seseorang tidak mampu mengelak dengan kebutuhan financial, juga sangat mungkin ketenangan batin terusik karena pergulatan persaingan dalam kemasyarakatan, namun kita harus faham sebenarnya apa yang sedang dipersaingkan.

Allah memberi kita akal, ketika Sang Maha Perkasa memberi kita segunung emas dan sebongkah berlian, sudahkah kita mampu melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Hal yang sama, disaat kita dituntut untuk lebih keras dengan medan yang lumayan terjal dengan bekal yang pas-pasan, apakah kita akan berhenti sementara cita-cita besar masih menggelayut didalam hati. Maka muncul pertanyaan apakah selama ini waktu kewaktu apa yang dilakukan sudah sesuai dengan tujuan / cita-cita yang besar…! Semuanya menjadi nampak jelas, disamping sisi kuanti-

limah seperti Anne Rufaidah, Ida Royani, Ide Leman, Neno Warisan-untuk menyebut beberapa diantaranya. Jilbab gaul Jika sebelumnya semangat dan panggilan keimanan ( teologis) lebih mewarnai seseorang mekakai jilbab, maka di era sekarang semangat keagamaan mulai mencair dan bahkan bergeser. Seseorang memakai jilbab bukan lagi semata-mata ingin mempertegaskan dirinya sebagai seorang muslimah, melainkan juga karena tarikan model, pergaulan dan lingkungan sosial yang mengitarinya. Sebagai seorang muslimah mereka ingin memakai pakaian muslimah, tetapi ingin tampil cantik dan menarik. Maka terjadinya pengambungan dua panggilan sekaligus. Panggilan keagamaan (teologis) yang menutup aurat, namun disisi lain ada show keindahan tubuh, antara berkerudung dan seksi. Seksi dan menarik adalah ikon-ikon kecantikan sekuler yang tak terpisahkan dari cara berfikir para wanita muda dan remaja. Maka tidak mengherankan jika ada yang berpakai muslimah, namun lekuk-lekuk tubuh ditonjolkan, perut dan pinggang kadang dipamerkan, dan bahkan rohnya dibelah belakangnya, sehingga pakaian dalamnya pun tampak, terutama ketika berjongkok, karena berkaos pendek, sementara kepala terbungkus kerudung. Ya, jilbab kemudian kehilangan nilai sakralitasnya. Model pakaian muslimah seperti ini telah kehilangan makna teologis/keagamaan yang ada ada nilai modisnya saja. Maka hal ini telah diingatkan Rasulullah ratusan tahun silam; “ Berpakaian tetapi telanjang”. Pria yang matanya kreatif masih leluasa menikmati pandangan tu-

buh si pemakai jilbab. Pergesaran spirit dan panggilan dalam memakai jilbab yang terjadi dalam realitas kehidupan masyarakat, baik itu kaum remaja, ibu-ibu dan kaum selebritas kita, mengakibatkan jibab yang berfungsi sebagai pakaian keimanan berubah menjadi pakaian gaul semata. Hal ini tentu membuat kita prihatin, karena Jilbab adalah pakaian yang diharapkan mampu mencerminkan identitas diri dan prilaku si pemakainya. Memaknai Dalam suasana kultur dan trend pemakaian jilbab yang tidaklagi mencerminkan semangat dan panggilan teologis,melainkan beralih menjadi jilbab gaul yang lebih mewakili trend model dan global, maka keinginan Polwan untuk mepakai jilbab dalam berdinas yang selama ini terus diperjuangkan, tentu merupakan peluang kultural untuk mengembalikkan makna pemakaian jilbab itu sendiri. Polwan berjilbab tentu bukan karena fakor trends atau gaul, karena pakaian atau model jilbabnya disesuaikan dengan kepentingan dinas. Selain itu, apa yang mereka perjuangkan selama ini benar-benar didasarkan atas pilihan keimanan dan hak asasi manusia. Karena selain jlbab mereka bebas memilih model pakaian dinas dan pakaian sehari-hari. Tapi mereka tetap ingin memakai jilbab. Hal ini berbeda dengan sebagian kaum lain seperti selebriti atau yang lain, lebih dikarenakan tarikan trend, perteman, atau memenuhi situasi tertentu. Jika motivasi dan keinginan Polwan berjilbab benar-benar didasari atas panggilan keimanan, maka tentu kita menaruh harapan yang tinggi terhadap keinginan polwan berjilbab. Yakni bagaimana mereka mengembalikan semangat berjilbab itu sebagai panggilan teologis atau keimanan, bukan semata-mata karena trend atau gaul. Penulis berkeyakinan, apa yang mereka perjuangkan selama ini dan baru dizaman Kapolri Sutarman ini direstui bagi polwan memakai jilbab merupakan bentuk dan realisasi dari keyakinan yang hakiki akan kebenaran dan makna jilbab itu sendiri sebagai pakaian taqwa, bukan karena yang lain. Semoga. ***

Oleh: Drs. Subkhan Muchsin-DIrektur DSNI Amanah

tas yang memang harus selalu ada perbaikan karena akan mengatrol ibadah muamalah, sisi kualitas juga menjadi hal yang prioritas untuk terus diupgrade. Kompetensi yang memadahi akan menjawab semua masalah-masalah diatas. Garis vertical dan horizontal (Hablumminanas dan Hablumminallah) keduanya menuntut adanya kenaikan grafik, ini dibutuhkan seseorang yang mempunyai kompetensi yang cukup, hal ini selaras dengan sabda Rosulullah : “ingin berhasil urusan dunia dengan ilmu, ingin berhasil urusan akhirat dengan ilmu, dan barang siapa ingin sukses dua-duanya dengan

ilmu” maka belajar untuk meningkatkan kompetensi diri kita menjadi sesuatu tidak diragukan kewajibannya. Dengan cara ini kita bisa melakukan perubahan dari waktu-kewaktu dari tahun-ketahun. Sangat Celaka, bagi orang yang hari ini lebih jelek dari yang kemarin Orang yang rugi, bila hari ini masih sama dengan hari sebelumnya Sungguh beruntung, bila seseorang hari ini lebih baik dari masa sebelumnya Kita yang dulu harus bukan kita yang sekarang (lebih sholeh, lebih rajin, lebih rapi, lebih tertata, lebih terencana dan lebih visioner). ***

wakil rakyat, jargon-jargon "untuk kesejahteraan masyarakat", "mengabdi untuk masyarakat", "berbuat untuk masyarakat" tidak tampak lagi dari perbuatan yang mereka lakukan. Jadi tidak heran, akibat prilaku yang ditunjukan oleh para koruptur tersebut, Indonesia terus berada pada posisi rendah di Asia Pasifik

dalam upaya pemberantasan korupsi. Gaji dan fasilitas besar yang mereka terima belum menjadi mereka tidak melakukan korupsi. Kepintaran dan performa yang mereka tunjukan berbanding terbalik dengan prilaku buruk diperlihatkan. Kehebatannya tidak sehebat jabatan yang diamanahkan para mereka. ***

C akap B ijak "...DEWASA ini bukan hanya iklan televisi yang banyak mengganggu pertumbuhan pemikiran anak, melainkan juga tayangan sinetron, film, dan reality show" Seto Mulyadi "BETAPAPUN televisi punya tanggung jawab moral terhadap penontonya, apalagi terhadap penonton anak-anak. Karena itu, pihak stasiun teve jangan hanya mengejar untung dan rating, tapi menafikan dunia anak-anak" Prof Dr Arief Rachman

M enyanyah Reuni

Fery Heriyanto Wartawan Haluan Kepri BEBERAPA sahabat lama bertemu dalam sebuah acara. Mereka saling berbagi cerita, pengalaman serta membeberkan sejarah-sejarah masa lalu yang pernah mereka lalui. "Saya benar-benar tak nyangka, kalian sudah menjadi manusia-manusia hebat," ujar, Vi, salah seorang dari mereka. "Ah, tidak juga. Saya lihat, Bung lah orang paling sukses diantara kita ini," balas Jum, lelaki yang sekarang berprofesi sebagai pengusaha. "Jangan terlalu berlebihan teman. Saya sama juga dengan sahabat-sahabat kita yang lain," timpal Vi lagi. "Oya, seperempat abad bukanlah waktu yang sebentar. Sudah pasti banyak yang berobah. Apakah kalian sering pulang ke kampung halaman kita," tanya Vi. "Saya mungkin orang yang paling jarang pulang. Kalau tidak salah selepas tamat dulu, hanya dua kali pulang ke tanah kelahiran. Itupun karena ada hal penting," jawab Mun, yang kini berkarir di dunia hiburan. "Masih untung itu, saya bisa dikatakan tidak pernah pulang. 25 tahun ini saya habiskan dari satu rantau ke rantau yang lain," ungkap Him, yang berbadan besar. "Sama, saya juga tidak sem-

pat untuk pulang ke kampung halaman. Saya hanya sering mendengar cerita temanteman jika perkembangan pembangunan di kota kelahiran kita sangat pesat. Bahkan tempat kita biasa berkumpul sepulang sekolah dulu sudah disulap menjadi pusat bisnis yang megah. Termasuk hutan rindang di bibir pantai tempat biasa kita lalui ketika aktif di kepanduan dulu, sekarang telah berdiri vila-vila wisata," papar Ben, yang sekarang bekerja di sebuah instansi. "Kalau Bung, bagaimana? Kabarnya diantara kita ini, Bung yang secara berkala pulang ke kota kelahiran kita," tanya Him pada Din, yang berkarir di bidang kesehatan. "Memang, saya agendakan untuk pulang dalam kurun waktu tertentu. Saya menyadari jika rantau telah memberikan banyak penghidupan pada kami dan keluarga. Perpaduan gaya hidup di kota tempat saya tinggal sekarang telah membuat saya betah. Namun kerinduan pada orang tua, sanak saudara, sahabat, rumah tempat kami dibesarkan dulu serta masyarakat di sekelilingnya telah membuat saya ingin selalu pulang kesana," ujar Din dengan pandangan jauh ke seberang sana. ***

√ Sah, UKU Batam Naik 9 Persen - Tidak ada lagi untuk demo anarkis ! √ Indonesia Tetap Terima Hibah Hercules Australia - Waspadai ada alat penyadap ! REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: Zikri


CMYK

Meranti

Sabtu, 30 November 2013

6

Harga Beras Lokal Merangkak Naik SELATPANJANG (HK) — Memasuki musim tanam harga beras lokal varietas di tingkat petani di Meranti merangkak naik. Dari sebelumnya hanya Rp7500/kg dan dijual di pasaran Rp8000/kg, sekarang naik menjadi Rp.8000/kg dan harga di pasaran Rp.9000/kg. Ruslan Nahrowi Liputan Meranti Naiknya harga beras ini disebabkan para petani lebih cendrung untuk menyimpan stock padi kering giling dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya gagal panen. Menurut Sarifuiddin (36 th) salah seorang penampung beras varietas local, Jumat (29/11) mengatakan, kenaikan harga beras lokal ini memang sudah diperkirakan sebelumnya. Kondisi ini memang terjadi disetiap musim tanam. Namun, harga akan kembali normal seperti biasa setelah musim panen tiba.

Bahkan tidak tertutup kemungkinan akan mencapai harga Rp.6500/kg. “Kondisi ini memang sudah biasalah Pak. Kalau musim tanam, beras local memang niak. Tapi akan kembali turun saat musim panen tiba. Harga akan turun seperti biasa, namun tergantung pada hasil panen. Kalau berlimah dan melebihi target,biasanya akan turun mencapai Rp.6500/kgnya” ungkap Bapak tiga anak ini. Smentara untuk beras impor lanjut Udin, tetap stabil. Harga beras impor seperti belida, anak dara ataupun ramos tidak mengalami kenaikan yang signifikan. “Un-

tuk sekarang ini rata-rata masyarakat kampung masih cendrung mengkonsumsi beras lokal. Diprkirakan, kalau untuk stock menjelang panen masih cukuplah. Kalau untuk beras ramos ataupun belida, di sini kurang disukai masyarakat. Selain soal rasa, juga lebih mahal mencapai Rp.11.000/kg” beber Udin. Kepala Dinas Peranian Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Meranti Julian Norwis, mengatakan saat musim tanam memang terjadi kenaikan harga beras varietas local. Kondisi ini memang sudah menjadi tradisi. Saat musim tanam, para petani cendrung untuk menyimpan stock hasil panen tahun lalu. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga mengantisipasi kemungkinan menurunya produksi panen. Namun setelah panen, harga beras akan kembali normal. “Kita optimis, musim tanam tahun ini produksi panen

padi kita akan meningkat. Dan kita berharap sampai awal Januari, hujan masih tetap turun untuk menjaga

netralitas salinintas air yang bercampur dengan air masin. Kalau sampai curah hujan turun, kita juga hawatir akan

turut berpengaruh pada pertumbuhan dan panen. Saat awal musim tanam ini, sawah memang butuh suplai air yang

lebih banyak untuk menggemburkan sawah, sehingga pertumbuhan padi tetap stabil” ungkap Julian Norwis.***

Mangrove Sungai Prumbi Perlu Dilestarikan ALAI (HK) — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tetap konsisten untuk mengembangkan konsep pembangunan berkesinambungan dengan menjaga kelestarian kawassn hijau kota serta hijau hutan mangrove yang membentang disekitar bantaran sungai dan pantai. Kebijakan ini dilakuan Pemkab Kepulauan Meranti sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan alam, dalam menjaga laju perubahan iklim yang kini terus terjadi. Dengan dilaksanakannya pengembangan program pembangunan berkelanjutan, dengan konsep green city diharapkan mampu menjadikan kawasan Kota Selatpanjang dan sekitarnya menjadi salah satu kota yang sejuk dan rimbun. Hal ini diungkapan Camat Tebing Tinggi Barat Mulyadi menyikapi kehawatiran banyak pihak terkait aktifitas penebangan hutan bakau secara tak terkontrol oleh masyarakat. “Kawasan hutan mangrove Selat Rengit dan Sungai Perumbi, harus dijaga. Untuk itu, rimbun hijau hutan RTH Mangrove di dua kawasan ini

tidak boleh digundulkan, dan harus terus dijaga kelestariannya. Pemkab Meranti menjadikan dua jalur hijau di dua bantaran selat dan sungai ini sebagai komitmen Meranti dalam menerapkan konsep pembangunan bekesinambungan dengan konsep green city” ungkap Mulyadi. Menurutnya, hutan mangrove yang berada di sekitar bantaran sungai dan selat, tidak hanya sebagai perisai penahan ombak agar tidak terjadi abrasi. Jalur hijau hutan mangrove di sektar bantaran pantai, selat dan sungai, merupakan estuaria yang menjadi habitat yang sangat penting bagi rantai makanan. Dengan adanya hutan mangrove, disekitar perairan pantai, selat dan sungai menjadi aeral yang sangat subur akan sumber makanan bagi ikan-ikan. Bila hutan mangrove dikawasan ini hancur, otomatis kehidupan ikan-ikan plagis juga akan turut musnah. Untuk itu, sangat disayangkan kalau sampai kelestarian hutan mangrove harus rusak. “Kita berharap semua pihak dapat ikut menjaga dan melestarikan kawasan hu-

NET

WISATA MANGROVE — Sejumlah turis asing dan lokal sedang menikmati wisata mangrove, beberapa waktu lalu . Pemkab terus melestarikan hutan mangrove ini dijadikan wisata sungai. tan mangrove di Selat Rengit dan Sungai Perumbi. Dan kita juga berharap agar laju pembnagunan daerah ini kedepan, tidak sampai merusak ekosistem kawasan hutan mangrove. Kalau sampai rusak, apa yang bias diwariskan untuk generasi mendatang, sebagai bukti komitmen kita menerapkan kebijakan pembangunan yang berkesinambungan” bebernya. Kawasan Wisata Sungai Ditambahkan dia, kebijakan Pemda kecmatan Tebing Tinggi Barat dalam men-

CMYK

jaga kelestarian hutan mangrove di Selat Rengit dan Sungai Perumbi ini, erat kaitnnya dengan program pengembangan kawasan ekowisata berbasis alam. Seiring dengan terus menyusutnya kawasan hutan mangrove di Meranti akibat abrasi dan penebangan liar untuk kayu teki, kawasan hutan mangrove di daerah ini masih tertata rapi. Padahal, rimbun hutan mangrove di dua kawasan ini tumbuh secara alami dengan berbagai jenis hutan mangrove. Untuk itu, kalau sampai dibiarkan musnah tidak hanya akan merusak ekosistem rantai makanan bagi ikan. Disisi lainnya, warisan keragaman hayati hutan mangrove Meranti juga akan turut musnah. Padahal, tidak semua daerah memiliki potensi keragaman hayati hutan mangrove. “Tidak banya daerah yang masih memiliki hutan mangrove dengan keragaman yang tinggi. Dan Meranti, termasuk Tebing Tinggi Barat masih memiliki warisan dunia tersebut. Malaysia dan Singapura saja tidak lagi memiliki hutan mangrove seperti di Meranti. Untuk itu, kita akan jadikan rimbun hutan mangrove di dua kawasan ini sebagai objek pengembangan wisata alam sungai. Teralisasi tidaknya, bagaimana kita bisa mempertahankan kelestariannya dan mengembangkannya” tandas Mulyadi lagi.(rus)

Editor: Arment Aditya, Layouter: Syahril


Sambungan Dari Halaman 1

Proyek Hambalang Korupsi, Jakarta, Jumat (29/11). Menurut Rachmat, seharusnya pembangunan proyek di Hambalang itu disetop karena tidak sesuai site plan dan IMB. Namun, ia mengatakan, ada beban tersendiri untuk mengambil tindakan itu. “Beban psikologis kita karena itu (proyek) milik pemerintah,” ujar dia. Selain itu, menurut Rachmat, pihaknya juga mengalami kendala dalam melakukan pengawasan. Ia mengatakan, staf yang melakukan pengawasan proyek di Hambalang pernah melapor diusir dari lokasi. Persoalannya, menurut dia, harus terlebih dulu mempunyai surat izin dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang punya hajat. Padahal, menurut dia, tidak ada ketentuan yang mengatur untuk melakukan pengawasan memerlukan izin itu. Saat mengeluarkan SK pada 2010, Rachmat mengaku, dia dan jajarannya tidak mendapat tekanan dari pihak mana pun, termasuk dari Kemenpora. Rachmat mengakui sempat melakukan pertemuan dengan Sekretaris Menpora, Wafid Muharam. Wafid meminta bantuan kepadanya untuk mempercepat pengesahan site plan. Pertemuan itu hanya sekali terjadi. Namun, dia membantah bahwa permintaan itu sebagai tekanan untuk menerbitkan SK. Jaksa menanyakan jarak keluarkan SK dengan kedatangan Wafid. “Cukup lama. Ada sekitar duatiga bulan baru kemudian SK disahkan,” kata dia. Rachmat mengatakan, sebelum pengesahan site plan itu sudah dilakukan berbagai kajian.

Namun, ia mengakui, persyaratan yang belum dipenuhi pihak pemohon, yakni Kemenpora. Persyaratan itu mengenai Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). “Ada peraturan Bupati sebelum saya menyatakan penyelesaian site plan itu di antaranya harus ada Amdal,” katanya. Mengenai pengurusan IMB, Syarifah Sofiah Dwikorawati, mantan Kepala Badan Perizinan Terpadu, memberikan penjelasan. Menurut dia, dalam SK pengesahan dari Bupati memang tercantum syarat penyelesaian Amdal bagi pemohon IMB. “Tapi dalam SOP, peraturan daerah, dan peraturan Bupati tidak dicantumkan Amdal sebagai persyaratan keluarnya IMB,” ujarnya. Langgar IMB Rahmat menegaskan, pembangunan proyek P3SON tak sesuai dengan site plan dan izin mendirikan bangunan (IMB) yang telah disahkan pada 25 Februari 2010. “Memang pembangunan itu sudah melanggar site plan dan juga melanggar IMB. Di antaranya koefisien dasar bangunan, dan kedua, pelanggarannya ketinggian bangunan,” kata Rahmat. Menurut Rahmat, tinggi bangunan dibatasi tidak lebih dari 12 meter. Namun, nyatanya lebih dari itu. Rahmat mengaku pernah memberitahukan pelanggaran tersebut kepada pihak Kemenpora. “Saya tidak hitung lantai berapa. Dari kasat mata itu, dari jauh pun ada lebih dari empat lantai,” katanya. Rahmat juga mengatakan telah mengirim surat peringatan

nanggapi pertanyaan setelah adanya balasan surat dari Perdana Menteri Australia Tonny Abbot. “Belum ada perubahan yang signifikan dalam kerja sama Indonesia-Australia,” katanya. Menurut dia, pemerintah Indonesia tetap menyetop pertukaran data dan informasi intelijen dengan pemerintah Australia. Dalam hal ini, Badan Intelijen Negara-lah yang menjadi komando pemutusan arus informasi ke Australia. Selain itu, TNI secara tegas telah membatalkan tiga latihan bersama dengan angkatan bersenjata Negeri Kanguru. “Pertama, latihan antar-Kopassus (Pasukan Khusus Angkatan Darat Indonesia-Australia), lalu latihan Angkatan Udara di Darwin, dan latihan Angkatan Laut Kakadu,” kata Purnomo. Indonesia juga masih menghentikan kerja sama penanggulangan manusia perahu dari Timur Tengah yang hendak masuk ke Australia. Saat ini pengamanan perairan dari manusia perahu dilakukan sendiri-sendiri oleh Angkatan Laut kedua negara. Purnomo menegaskan, Indonesia sama sekali tidak rugi dengan penghentian kerja sama dengan Australia. Sebab, menurut dia, jika kerja sama pertahanan Indonesia-Australia terus ber-

lanjut, tidak ada gunanya. Kerja sama seperti ini butuh kepercayaan kedua belah pihak. “Australia sudah mencoreng kepercayaan Indonesia.” Sementara itu, Polri membekukan kerjasama dengan Australia dalam bentuk intelijen dan Satuan Tugas Penyelundupan Manusia (Satgas People Smuggling). “Sementara kita hentikan,” kata Kapolri Jenderal Sutarman, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat kemarin. Satgas People Smuggling merupakan satuan tugas yang dibentuk Polri dalam mengupayakan manusia-manusia perahu yang akan menuju ke Christmas Island, Australia. Mereka yang akan menyebrang ke pulau yang dikenal dengan kepiting merah itu kerap berangkat dari perairan di Indonesia. Jenderal Sutarman tidak merinci sejak kapan pembekuan diberlakukan. Namun, batas waktu pembekuan tersebut sepenuhnya berada di tangan presiden. “Kita menunggu keputusan lebih lanjut dari presiden,” imbuh Sutarman. Dia menambahkan, pembekuan ini sepenuhnya inisiatif Polri menyusul hubungan antara Indonesia dan Australia. “Inisiatif dari kita, presiden sudah putuskan kan?” ujarnya. (tmp/dtc)

pernah kalah ratusan juta ini. Diakuinya, untuk jadi anggota dalam situs judi hanya satu syarat yakni harus percaya kepada pengelolanya. Selama beroperasi, sebutnya, belum ada pemain yang dibuat kecewa oleh managemen Coin Centre. Dengan modal kepercayaan itu, usaha ini berkembangnya dengan baik. Dari satu orang pemain yang tergabung dalam situs ini berkembang jadi dua dan seterusnya dengan mempromosikan dari teman ke teman. Karena sesama pemain salaing kenal hingga saling memberikan informasi untuk menyalurkan hobi bertarus tersebut. “Saya ini pengusaha. Kalau lagi banyak proyek dan banyak untung, menghilangkan capek setelah bekerja dengan menjalankan hobi. Untuk jadi member di situs itu, saya direkomendasikan teman. Setelah dicoba, lumayan asik juga. Bahkan kalau mau taruhan, saya sering minta saran istri,” akunya. Untuk saat ini, situs www.sbobet.com yang dikelola oleh managemen Coin Centre masih tetap beroperasi. Bahkan, siapapun dan dimanapun, bisa mengakses situs ini. Apalagi dengan teknologi yang canggih, judi online ini bisa diakses melalui smartphone. Bagi para pecandu atau penghobi judi, penggerebekan judi online di coin Centre jadi suatu keuntungan tersendiri. Pasalnya, setelah tidak dikelola oleh Coin Centre, pemilik situs ini memberikan kemudahan bagi calon pemain. Jika ingin jadi member, tidak perlu menginvestasikan dana yang besar terlebih dulu. “Cukup dengan berikan nomor

rekening. Kita tidak perlu dimintai dana dulu untuk jadi anggota. Kalau mau ikut main, baru harus ada dana,” ujar warga Batam Centre yang mengaku sudah jadi anggota di situs judi online tersebut. Dari penelusuran Haluan Kepri di situs www.sbobet.com, ternyata tidak sulit untuk menjadi anggota di situs tersebut. Bagi masyarakat yang berminat untuk menyalurkan hobi bertaruh dan belum pernah sama sekali terdaftar jadi anggota, situs tersebut memberikan dan menunjukkan caranya. Sementara itu, tim Cyber Crime Direktorat Ekonomi Khusus Mabes Polri meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) agar memblokir seratusan rekening yang digunakan untuk menampung uang perjudian online. Kepala Sub Direktorat Cyber Crime Direktorat Ekonomi Khusus Mabes Polri, Kombes Pol Rahmat Wibowo mengungkapkan, dari seratusan rekening tersebut, salah satu diantaranya melakukan transaksi mencapai Rp100 miliar. “Terdapat 100 website perjudian, 140 rekening sudah diblokir,” kata Rahmat. Rahmat menjelaskan, untuk memastikan kebenaran seratusan rekening tersebut, pihaknya telah memeriksa pemiliknya. Namun, rata-rata pemilik rekening mengaku, bahwa ATM dan buku tabungan itu tidak pernah mereka gunakan. “Jadi mengalir ke rekening asli, tapi tidak digunakan oleh pemiliknya,” imbuhnya. Rahmat menjelaskan, rekeningrekening untuk transaksi perjudian online tersebut menggunakan tiga bank besar. (pariadi/eddy)

Dari Halaman 1

Jadi Member secara online tersebut, pemain harus menginvestasikan dananya (deposit) minimal Rp500 juta. Adapun dana ini untuk dijadikan modal agar dapat bermain judi. Semua cabang olahraga, yakni sepakbola, tenis meja, tinju, balapan, basket dan lain sebagainya yang disiarkan jaringan televisi internasional dapat dijadikan pertaruhan. Dan jika dana yang diinvestasikan ini habis setelah kalah dalam pertaruhan, maka pengelola akan dapat melihat kondisi keuangan dalam rekening pemain. “Kalau dana ada, kita bisa main. Jika uang tidak ada, mana boleh main. Mereka bisa melihat saldo dalam rekening kita,” ujar seorang pengusaha yang berdomisili di Nagoya ini mengaku pernah jadi anggota (member) situs judi olahraga melalui online yang dijerat pelanggaran Undang-unang IT dan money laundry oleh Ditreskrimsus Polda Kepri. Menurut lelaki berbadan gempal ini, kelebihan judi online ini adalah dapat bermain kapanpun pemainnya ingin bermain. Yang terpenting, ada suatu pertandingan yang berlansung dan disiarkan di televisi. Untuk memasang taruhan, pemain terlebih dulu membuka situsnya. Setelah masuk dalam situs, semua pertandingan olahraga di dunia ini yang berlangsung, dipastikan tersaji juga dalam situs itu sendiri. “Kita tinggal pasang taruhan. Jika sudah pasang, tinggal nonton saja. Kalau kita menang, tinggal nunggu rekening kita bertambah. Tetapi kalo kalah maka saldo dalam rekening berkurang secara otomatis,” sebut lelaki yang mengaku

kepada kontraktor agar pembangunan dihentikan. Namun, tak lama kemudian isu tentang dugaan korupsi proyek Hambalang mencuat di media massa. “Dalam surat keputusan site plan ataupun IMB, seharusnya kita stop. Tapi belum bongkar karena dalam perda menggariskan ada tiga kali surat peringatan yang harus dikeluarkan. Baru pertama dikeluarkan saat itu Pak, kemudian keburu isunya mencuat yang macam-macam,” terang Rahmat. Dalam kasus ini, mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora, Deddy Kusdinar, didakwa memperkaya diri sendiri dan orang lain, yakni Andi Alfian Mallarangeng melalui Andi Zulkarnain Mallarangeng, Wafid Muharram, Anas Urbaningrum, Mahyudin, Teuku Bagus, Machfud Suroso, Olly Dondokambey, Joyo Winoto, Lisa Lukitawati, Anggraheni Dewi Kusumastuti, Adirusman Dault, Aminullah Aziz, serta korporasi. Atas perbuatannya, Deddy terancam 20 tahun penjara. Selain Deddy, KPK juga menetapkan mantan Menpora Andi Alfian Mallarangeng, petinggi PT Adhi Karya Teuku Bagus Muhammad Noer, dan Direktur Utama PT Dutasari Citralaras Machfud Suroso sebagai tersangka. Adapun mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, ditetapkan sebagai tersangka dugaan menerima pemberian hadiah atau janji terkait proyek Hambalang. Dalam perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kasus ini merugikan negara sebesar Rp 463,6 miliar. (kcm/rol/dtc/tmp)

Dari Halaman 1

Indonesia Tetap ranya adalah hibah. Sisanya, menurut Purnomo, dibeli Indonesia dengan harga cukup murah. “Yang hibah itu masih harus kami perbaiki di sana-sini,” kata Purnomo. Purnomo mengatakan pesawat tersebut masih bisa digunakan. “Sangat bermanfaat karena untuk operasi militer, perang, dan bencana,” kata dia. Salah satu kegunaan Hercules yang sudah dirasakan, kata Purnomo, adalah mengirim pesawat tersebut ke Filipina untuk membantu penanggulangan bencana. Penyadapan oleh pemerintah Australia pada sejumlah pejabat Indonesia membuat Indonesia menghentikan sejumlah kerja sama. Menurut Purnomo, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberi instruksi untuk menghentikan tiga hal. Yang pertama, pertukaran data dan informasi intelijen. “Itu kebanyakan urusan kepolisian dan Badan Intelijen Negara,” kata Purnomo. Kedua, pembatalan latihan militer bersama. Antara lain di Lembang dan di Darwin. Terakhir, pembatalan latihan bersama di Laut Cina Selatan. Purnomo menyatakan, kerja sama pertahanan Indonesia dan Australia saat ini masih terputus. Hal ini dikatakan Purnomo me-

Sabtu, 30 November 2013

Dari Halaman 1

Sah, UKU san selama tiga hari belakangan. Tadi malam, SK ditandatangani Sani pada pukul 19.30 WIB di Gedung Daerah Kepri di Tanjungpinang. “Namun Bapak Gubernur tidak bisa memenuhi tuntuan seluruhnya dari pekerja. Akan tetapi, tidak berbeda jauh dengan apa yang diusulkan oleh Walikota Batam,” kata Tagor kepada wartawan, di Tanjungpinang, tadi malam. Kata Tagor, UKU ditetapkan berdasarkan lapangan usaha beserta pembagiannya menurut kualisifikasi baku lapangan usaha. UKU yang ditetapkan Gubernur naik sekitar sembilan persen dari UMK Batam tahun 2014 yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan nilai UKU yang direkomendasikan Walikota Batam, naik 12 persen dari nilai UMK. Penetapan UKU ini, lanjut Tagor, juga dengan memperhatikan inflasi Kepri pada bulan Oktober 2013 yang sebesar 6,66 persen. Diprediksi, inflasi Kepri hingga akhir tahun tidak lebih dari 7,75 persen. Tahun ini, kata dia, penetapan UKU sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja 07 No. 13, bahwa Penetapan Upah Kelompok berdasarkan hasil kesepakatan tripartit. Sebelumnya, Permenaker 01 No.9 bahwa Upah Kelompok ditetapkan 5 persen lebih besar dari UMK. Gubernur, kata Tagor, berharap semua pihak bisa menerima besaran upah yang sudah ditetapkan ini. Upah kelompok UMS ini diberlakukan sebagai standar upah pekerja yang baru masuk

atau 0 sampai satu tahun. Sedangkan pekerja yang sudah lama tidak tergantung pada upah kelompok yang sudah ditetapkan ini. Saat ini, UKU yang belum ditetapkan adalah untuk Kabupaten Karimun dan Kabupaten Natuna. Di daerah Karimun terdapat juga usaha shypiard, offshore, granit dan lainnya. Sedangkan di Natuna terdapat perusahaan minyak dan gas. Kata Tagor, pembahasan UKU di dua daerah tersebut tergantung asosiasi perusahaan, pekerja dan pemerintah daerah. Jika sudah ada angka yang disepakati akan diserahkan ke kepala daerah setempat, selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Kepri untuk disahkan. Saat ini, hanya ada tiga daerah di Provinsi Kepri yang memiliki upah kelompok. Buruh Jangan Anarkis Sebelumnya, Jumat (29/11) siang, Gubernur HM Sani bersama Wakilnya, Soerya Respationo mengimbau seluruh buruh di Batam agar dalam aksi unjuk rasa tidak berlaku anarkis. Sani meminta semua pihak menahan diri, jangan sampai terjadi hal-hal yang dapat merugikan kepentingan bersama. Jika kondusifitas Batam tidak dapat terkontrol, maka bisa dipastikan penanam modal atau investor akan berpikir ulang untuk menanamkan modalnya di daerah ini. Akibatnya, yang rugi adalah seluruh masyarakat. “Mari semua menjaga kondisi yang tenang dan kondusif. Hanya dengan cara itulah, para pengusaha akan tetap berada di Kepri. Namun bila hal yang tidak kondusif terjadi maka kita akan rugi

besar dan akan berdampak kepada pekerja dan lainnya,” ujar Gubernur usai menggelar rapat dengan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kantor Gubernur di Dompak, Tanjungpinang. Kata Sani, di dalam menentukan UKU Kota Batam, diperlukan pertimbangan yang matang agar tidak ada yang merasa dirugikan. “Kita juga harus memikirkan nasib para pekerja begitu juga dengan pengusaha,” kata Sani. Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Soerya Respationo. Kata dia, menggelar demo di negeri ini tidak dilarang. Namun demo itu hendaknya jangan sampai anarkis dan merugikan pihak lain. “Sah-sah saja pekerja melakukan demontrasi dan itu hak mereka. Namun tolong jangan melakukan tindakan yang anarkis dan dapat merugikan. Selain akan menimbulkan kersehan di tengah masyarakat juga akan berimbas kepada pengusaha. Nanti kita semua yang akan dirugikan,” katanya. Di Batam, Walikota Batam Ahmad Dahlan juga menyerukan seluruh buruh agar tetap berkepala dingin. “Saya mohon kepada buruh, jangan lagi melakukan tindakan anarkis saat sedang melakukan demo,” katanya saat menggelar jumpa pers terkait aksi demo buruh, di Pusat Informasi Haji di Batam Centre. “Boleh-boleh saja menyampaikan aspirasinya melalui demonstrasi, tetapi jangan sampai merugikan orang lain. Kalau bisa jangan ada demo,” ujarnya.***

dium kala itu. Arsenal bisa jadi akan sedikit terpengaruh dengan hasil imbang yang didapat oleh Manchester Unied pekan lalu. Namun seharusnya Wenger sudah bisa mengantisipasi agar hal yang sama tidak dialami oleh timnya. Arsene Wenger memastikan pasukannya akan tampil lebih baik daripada City ataupun MU. "Cardiff terlihat memiliki solidaritas dan kebersamaan yang bagus, serta dukungan yang fantastis pula," sahut manajer Arsenal itu di situs resmi klub. "Mereka semua kompak di tim dan sangat efisien di kandang sendiri dalam set-piece." "Bahkan saat mereka tertinggal 1-2 dari Man United, banyak tim bisa saja berpikir 'Ok, itu Man United, kami tidak bisa

comeback'. Tapi Anda selalu punya perasaan bahwa mereka tidak menyerah. Anda bisa merasakan mereka akan comeback. Mereka memiliki sikap yang spesial dan kepercayaan, itu yang membuat mereka berbahaya." "Mereka mengalahkan City di kandangnya. Mereka memainkan pertandingan yang bagus melawan Man United di mana penguasaan bolanya 50:50. Itu tantangan buat kami, untuk melakukan yang lebih baik dari dua tim itu," lanjut Wenger. "Dan tentu saja kami punya peringatan akan performa mereka melawan tim-tim besar, jadi kami ada dalam posisi di mana kami menghadapi sebuah tantangan sulit tapi juga sangat menarik karena kami bisa lebih baik," lugas dia.(afc/rts)

Dari Halaman 1

Pemangsa Klub League musim ini. Pekan lalu, Cardiff menahan imbang Manchester United 2-2. Tambahan satu angka dari Setan Merah itu kini membuat tim naik ke posisi aman, meski hanya terpaut tiga angka dari zona degradasi. Kim Bo-Kyung dan Craig Bellammy mungkin akan jadi pemain starter untuk Cardiff di laga ini. Nama yang disebut pertama mencetak gol penyeimbang kala tim bertemu United, namun ia hanya masuk sebagai pemain pengganti bersama Bellamy. Sebaliknya, The Gunners sendiri memiliki modal bagus jelang laga ini. Mereka baru saja menang 2-0 atas Marseille di Liga Champions pada hari Selasa. Dua gol Jack Wilshere jadi penentu kemenangan Arsenal di Emirates Sta-

Dari Halaman 1

Meninggal Dunia Putri bungsu pasangan Victorinus Dwi Asmoro dan Victorina Rika Siswanti ini kerap menjadi pembawa acara di beberapa stasiun televisi swasta. Salah satunya

sebagai presenter acara masak Resep Oke Rudy. Ia menikah dengan Dino Martin pada 2004. Ibu dari Anastasia Lupita Martin ini juga pernah main sinetron. Di

antaranya Malam Pertama dan Oh Mama Oh Papa (2003). Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka, Jalan Sawit Nomor 8, Kompleks Hankam, Kelapa Dua, Depok. (tmp)

yang ditutup dengan pagar besi. Kepala Polda Kepri Brigjend Endjang Suradjat juga dilaporkan sudah turun memantau ke lokasi perusahaan. “Hari ini tidak ada aktivitas. Semua pekerjaan diliburkan. Kami hanya ditugaskan untuk mengamankan saja. Jadi kami tidak boleh melintasi garis polisi yang dipasang petugas, ini intrusksi dari pimpinan,” ujar salah satu sekuriti PT Sentek. “Tak tahu kapan kerjanya tapi semua manajemen sudah berjalan normal,” samabungnya. Kapolsek Sagulung AKP T Manihuruk melalui Kanit Reskrim Ipda R Simamora mengatakan, masalah tindak lanjut pascakerusuhan yang di PT Sentek Marine sudah ditangani Polresta Barelang. Karena itu, seluruh barang bukti seperti lima unit mobil juga dibawa ke Polresta Barelang. Begitu pula dengan empat pelaku yang diduga menjadi provokator saat kejadian kemarin. “Barang bukti dilimpahkan ke Polreta Barelang beserta empat pelaku yang membuat onar itu,” katanya. (cw71) Ancaman Demo Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Syaiful Badri menuturkan, pihaknya tidak ada menurunkan massa pada Jumat kemarin. Namun, serikat buruh yang ada di Batam akan berdemonstrasi pada Senin (2/12) karena tuntutan buruh belum digubris oleh Gubernur Kepri HM Sani. Kata dia, ribuan buruh akan berkumpul di depan Kantor DPRD dan Walikota Batam. “Kita akan melakukan hal-hal yang belum dilakukan. Nanti kita akan memusatkan aksi di Kantor DPRD dan Pemko Batam. Kalau kemarin aksi kita memang melumpuhkan industri di Batam dan itu berhasil,” jelasnya. Ia juga melihat dalam kasus

UMK tahun depan, ada kebohongan yang dilakukan oleh kepala daerah. “Kami minta DPRD dapat mengusut kasus ini. Siapa yang berbohong dalam kasus ini. Walikota atau Gubernur,” katanya. Syaiful berharap, kelompokkelompok lain yang membela pihak-pihak tertentu, tidak terlalu mengkhawatirkan aksi yang dilakukan buruh. “Seluruh buruh di Batam ada dari kelompok manapun. Apa yang kami lakukan ini untuk masyarakat juga,” katanya. Terkait kerusuhan di PT ASL, Syaiful mengaku SPSI tidak ada menurunkan massanya di kawasan tersebut. ibat “Disana memang ada sweeping. Tapi itu bukan dari kita. Saya mengecam aksi itu. Kalau ada anggota kita yang terlibat saya mengecam aksi itu dan silahkan di proses oleh aparat kepolisian,” tegasnya. Ketua Konfederasi Cabang (KC) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Yoni mengatakan, saat ini serikat buruh memang sudah sepakat tidak akan turun ke jalan. Hal tersebut dari hasil pertemuan yang dilakukan seluruh pengurus serikat buruh pada Kamis (28/11) malam. “Hari ini, kami semua sepakat tidak turun ke demo. Direncanakan kami akan turun pada hari Senin mendatang, dan saat ini sedang menyusun rencana, “katanya. Terkait leima orang yang diamankan polisi, Yoni mengakui bahwasanya kelima orang itu adalah anggota FSPMI. Namun, kelima orang itu sudah dilepaskan dan siap bergabung kembali untuk aksi pada Senin mendatang. “(Kamis) kemarin terjadi bentrok karena terlalu lama janjinya Gubernur mengeluarkan SK. Padahal dia janji tanggal 27. Makanya semua buruh emosi sehingga terjadi bentrok,” katanya. (byu/cw71)

Dari Halaman 1

Buruh-Aparat berada di dalam perusahaan juga menjadi sasaran lemparan batu, sehingga mereka berhamburan menyelamatkan diri. Saat gas air mata dilepaskan polisi, buruh semakin panas dan melempari polisi dengan benda-benda yang ada di sekeliling mereka seperti batu, kayu dan potongan besi. Akibatnya, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Kerusakan terparah menimpa satu unit mobil Toyota Kijang Innova warna putih BP 1539 FG dimana semua kacanya pecah dan sebagian bodinya penyok terkena lemparan. Sementara itu juga sejumlah kendaraan yang parkir diluar perusahaan langsung meninggalkan areal perusahaan meski terus dilempari dengan benda-benda keras oleh massa buruh. “Awalnya saya dan teman-teman mau keluar dari areal perusahaan. Saat itu pekerjaan baru saja dimulai, karena teman-teman buruh lain sudah ngumpul di depan gerbang masuk. Sebenarnya saya dan temanteman mau keluar untuk bergabung. Tapi saat jalan malah dilempari dengan batu,” ujar Krisman salah satu pekerja PT ASL. Dia menyebutkan, suasana semakin mencekam, ketika sebagian buruh naik ke bukit dan melempari dengan batu ke areal perusahaan. Apalagi polisi melepaskan tembakan gas air mata. “Ada beberapa kendaraan yang rusak akibat dilempari. Tapi semuanya langsung kabur, hanya tinggal mobil Toyota Kijang warna putih milik Sunarko, pemborong PT Karya Putra Karimun, salah satu perusahaan subkon PT ASL,” katanya. Di tempat lain, pascakerusuhan dan perusakan mobil di PT Sentek Marine, Dapur 12 Sagulung, Kamis (28/11), membuat aktivitas di perusahaan galangan kapal tersebut lengang. Beberapa sekuriti perusahaan yang dibantu kepolisian berjaga-jaga di pintu masuk

7


CMYK

Sabtu, 30 November 2013

8

Lamidi Buka Sosialisasi KPU/USO Kemenkominfo BINTAN (HK) — Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bintan Ir Lamidi, MM membuka Sosialisasi dan Publikasi Program Kewajiban Pelayanan Umum (KPU)/Universal Serve Obligation (USO) yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI), dengan pelaksana di Kabupaten Bintan adalah Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan.

Lamidi mengatakan Kabupaten Bintan memilki 241 pulau dengan 51 pulau sudah berpenghuni. Dari 51 pulau yang sudah berpenghuni masih banyak pulau yang belum terjangkau oleh telekomunikasi. Bahkan di satu pulau Bintan saja masih banyak yang belum tercover sinyal telekomunikasi pada beberapa spot. Bahkan kadang-kadang sinyal telekomunikasi kosong sama sekali, tidak bisa menerima telepon sama sekali seperti daerah Trikora, maupun Berakit. Staff Ahli Kemen Kominfo

Suprawoto mengatakan program KPU/USO dikatakan kewajiban karena pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 setiap orang berhak atas akses informasi. Kewajiban pelayanan universal, pada dasarnya merujuk pada kewajiban pemerintah untuk menjamin warga negara, meskipun tidak secara langsung memegang peran dalam pelayanan bidang telekomunikasi. Menurut Suprawoto, lewat sosialisasi ini, Kemen Kominfo mendapatkan masukanmasukan, saran dan solusi

terhadap permasalahan sehingga dapat memperkaya wawasan dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, baik program sebelumnya maupun program yang masih berjalan. Hadir pada sosialisasi KPU/ USO ini selain Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan Karya Harmawan, para staff Dishub, para camat, para tokoh masyarakat, perwakilan organisasi, para mahasiswa dan pelajar. Narasi dan Foto : M Rofik

SEMINAR dengan narasumber dari Kemenkominfo dan Telkomsel.

KADISHUB Karya Harmawan memberikan sambutan.

SUPRAWOTO memberikan sambutan.

SEKDA Bintan Ir Lamidi, MM memberikan sambutan dan membuka sosialisasi KPU/USO dan seminar.

PARA peserta sosialisasi KPU/USO menyanyikan lagu Indonesia Raya.

STAFF Ahli Kemenkominfo Suprawoto mengambil sekapur sirih.

PARA peserta sosialisasi dan seminar.

Bhakti Sosial Korban Gunung Sinabung Tanah Karo Wujudkan Kepedulian Antar Sesama TANAH KARO(HK) — Mujur tidak dapat di raih, malang tidak dapat di tolak, musibah itu datangnya atas ketentuan Tuhan Yang Maha Esa, agar manusia di muka bumi bisa berbenah dan saling peduli antar sesama. Begitulah ungkapan yang menjadi renungan bagi segenap pengunsi Sinabung mulai dari balita, remaja, dewasa maupun para manula yang mengunsi dan berlidung di jambur, di masjid dan di gereja atas musibah meletusnya kembali Gunung Sinabung di Tanah Karo Sumatera Utara, Jumat(30/11). Dengan menggunakan Lion Air, Persatuan Persaudaraan Berastagi Sejahtera (PPBS) Jakarta, Drs Efendi Hansen Sinulingga, Kombes Drs Ricky F Wakanno, Toto dan dua orang Bhiksu dari Yayasan berangkat ke Medan Sumatera Utara.

Mudah-mudahan, ujar Efendi Hansen, bantuan tali asih ini bisa memberikan motifasi sereta semangat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana alam. Ketua Rombongan Tim Peduli Korban Genung Sinabung, Kombes Pol Drs Ricky F Wakanno mengatakan, Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo masih terus menerus mengalami erupsi yang besar dalam beberapa hari belakangan. Akibat letusan dan erupsi Gunung Sinabung tersebut, ribuan warga Tanah Karo harus mengungsi ketempat yang aman. Sebab, Gunung Sinabung sudah dinyatakan berstatus‘“Awas” oleh Kepala Pusat Data Informasi dan humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkat elektroniknya, Senin (25/11).

“Erupsi dan letusan Gunung Sinabung terjadi terus-menerus, memanggil kami untuk segera berangkat ke Kabupaten Tanah Karo untuk melakukan baksos tali asih. Walaupun dana yang terkumpul masih sedikit, tapi dalam musibah bencana alam ini dan dengan sentuhan tangan tuhan, warga Tanah Karo yang berdomisili di Jakarta turut ambil bagian, dengan membentuk tim kepedulian bakti sosial agar bisa meringankan beban masyarakat Karo yang tertimpa musibah,” ujarnya. “Saya yang di bantu Efendi Hansen Sinulingga (Warga Tionghoa Berastagi dengan paguyubannya, Persatuan Persaudaraan Berastagi Sejahtera(PPBS) memprakarsai gerakan kepedulian warga Karo Jakarta agar bisa memberikan sumbangsih kepada warga Tanah Karo yang tertimpa musibah,” ungkap Ricky. Alhamdulillah dan puji tuhan, ujar Ricky lagi, kami bersama-

Ricky F Wakanno Ginting Sosok yang Peduli

KETUA Rombongan Tim Peduli Korban Genung Sinabung, Kombes Pol Drs Ricky F Wakanno Ginting berdialok dengan warga korban Gunung Sinabung. HAL yang sama juga ditegaskan mantan Kapolres Karo, Ricky F Wakanno, bahwa kegiatan sosial tersebut tidak pernah surut baginya untuk masyarakat Karo yang mengalami bencana. Selain keperduliannya terhadap daerah dimana beliau bertugas, anjangsana sosial ini juga

didorong berkat kerinduan masyarakat luas di Kabupaten Tanah Karo kepada beliau yang sejak dulu (semasa mulai jadi Kapolres Karo-red) sampai saat ini tetap memberikan atensi yang cukup tinggi. Selain tetap memberikan penyuluhan tentang Kamtibmas,

Ricky juga tetap memberikan penyuluhan tentang bahaya Narkoba bagi generasi muda sebagai pemimpin masa depan. Dampak lain juga ditegaskannya bahwa, HIV/ ADIS yang merupakan daerah tertinggi penularannya di Kabupaten/ Kota se-Sumut (dibandingkan dengan jumlah penduduknya-red) sangat berbahaya bagi masyarakat generasi muda di Karo kalau tidak seoptimal mungkin ditangani oleh semua pihak. “Tidak hanya pihak Polisi, tapi juga tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan termasuk guru-guru dan orangtua itu sendiri,” tegas Ricky menjelaskan. Tim Peduli Korban Gunung Sinabung dan Persatuan Persaudaraan yang turut serta dalam kunjungan tersebut adalah Alex Chandra dan kawan-kawan, Suhu Hui Zheng, Suhu Ru Shan, Suhu Mung Shan, Ustad A. Karim Sembiring, Pendeta Anton Tarigan, Pastor Marinus kedang, Tim penghibur dari Trio KabanJahe, Kibot Godel dan Beauty serta Bram Cot Dogol.(vnr)

PERSATUAN Persaudaraan Berastagi Sejahtera (PPBS) Jakarta, Drs Efendi Hansen Sinulingga, Kombes Drs Ricky F Wakanno, Toto dan 2 Bhiksu Yayasan serta rombongan dari Medan. sama segenap masyarakat Tanah Karo di Jakarta berupaya bersatu mengumpulkan dana untuk diberikan kepada para pengungsi Gunung Sinabung. Sebelumnya, terang Ricky, tim pendahulu (Edvance) yang juga sebagai Sekretaris Panitia Peduli Korban Gunung Sinabung, Drs Liasta Karo Karo dengan beberapa orang melakukan survai dan sasaran yang akan dijadikan lokasi pemberian tali asih/Baksos. Di dapat ada delapan titik diantaranya Kecamatan Tiga Dreket, Kecamatan Payung, Kecamatan Simpang Empat, KeLosd Tiganderket, GBK Protestan Payung , Mesjid Al Waliyah Payung , Posko Sigarang garang, Posko Namanterang, dan Gereja Pantekosta. Turun ke Lapangan. Sabtu, 23 Nopember 2013 pukul 09.00 WIB, tim Peduli Korban Gunung Sinabung mengikuti Seminar bersama Ikatan Cendikiawan Karo Indonesia (ICKI) yang dipimpin, Gelora Tarigan tentang Pembangunan Pertanian dan pariwisata, yang juga turut dihadiri Bupati Tanah Karo, DR (HC) Karo Jambi Surbakti beserta Prof Sukarya Sinulingga, Prof Paham Ginting dan Ibu Eka Sari Lorena Surbakti di Hotel Grand Orrin Berastagi. Usai makan siang, Tim Peduli Korban Gunung Sinabung dan PPBS Jakarta didukung Tim Rohani, Tim Penghiburan dan Tim Baksos berangkat menuju sasaran. “Kegiatan sosial dan spiritualitas ini dipimpin Ketua PPBS, Drs Efendi Hansen Ng dan penasehat,

MANTAN Kapolres Tanah Karo, Kombes Pol Drs Ricky F Wakanno Ginting dan rombongan di sambut Kepala Desa Mardinding Johan Sitepu dan Dari Ginting selaku Koordinator para pengungsi dan relawan Liasta Karo-karo.

Kombes Pol Drs Ricky F Wakanno Ginting, Ketua Paguyupan Sosial Marga Tionghoa Indonesia dan Majelis Agama Buddha Mahayana Tanah Suci Indonesia, Majabumi Tanah Suci Cabang Tanah Karo, Alex Chandra,” ujarnya. Dengan delapan unit mobil, ungkap Ricky, rombongan yang dikawal Patroli Kepolisian Resor Tanah Karo, Sabtu(23/11) pukul 14.30 WIB, tim PPBS bergerak mengunjungi enam titik lokasi meliputi Losd Tiganderket, GBK Protestan Payung, Mesjid Al Waliyah Payung, Posko Sigarang garang, Posko Namanterang dan Gereja Pantekosta. Sedangkan pada hari Minggu (24/11), tim PPBS mengunjungi dua titik lagi diantaranya, Gereja St Petrus, Gereja Paulus Kaban Jahe dan Mesjid Agung Kaban Jahe. Di Kecamatan Tiga dreket oleh Kepala Desa Mardinding Johan Sitepu dan Dari Ginting selaku Koordinator para pengungsi dan relawan Liasta Karo-karo disaksikan 278 kepala keluarga atau sekitar 940 jiwa warga pengungsi desa Mardinding, di lost Tiga derket menyambut kedatangan tim peduli GKorban Gunung Sinabung dengan penuh rasa haru dan duka cita. “Desa kami merupakan desa terdekat dengan Gunung Sinabung setelah desa Sukameriah, Bakerah dan Simacem yang saat ini sudah ditinggalkan untuk mengunsi. Atap-atap rumah kami sudah rusak dan bocor ditimpa batu-batuan letusan Gunung Sinabung, jadi terpaksalah kami harus mengungsi,” ujar Johan Sitepu dan

CMYK

Dari Ginting mengharap perhatian pihak donatur. Ketua Rombongan Tim Peduli Korban Genung Sinabung, Kombes Pol Drs Ricky F Wakanno menjelaskan, kunjungan selanjutnya ke desa Payung, menemui ratusan warga pengungsi desa Sukameriah, rombongan terima Ustad Ali Sitepu di Mesjid Nurul Awwaliyah desa Payung, terus ke penampungan pengungsi di Gereja Katolik diterima oleh ketua posko lokasi Bastanta Purba dan Antony Bangun Pelaksana Dewan Pastoral Paroki Gereja St Petrus/Paulus Kabanjahe. Selama dalam kunjungan itu, Ketua dan penasehat PPBS Jakarta berkesempatan meninjau Dapur umum dan memberikan Ceramah singkat tentang Erupsi Vakunalogi oleh Alimin Ginting dan penghiburan bersama demikian juga di Penampungan Pengungsi Mesjid Agung Kabanjahe diterima oleh Ustad Mulya Purba. Menurut Efendi kepada SIB bahwa, kegiatan sosial seperti ini perlu dan wajar sekali dilaksanakan oleh siapa pun mengingat saudara-saudara kita dilanda bencana. Kalau pun kita tidak bisa membantu banyak, tapi dengan melakukan perhatian dan doa. Itu sudah menyenangkan hati para pengungsi atau yang mengalami bencana. Karenanya, ujarnya menambahkan bahwa, besok (Senin-red) akan masih kita lakukan kunjungan ke tempat-tempat pengungsian lainnya untuk menyapa saudara-saudara kita yang bersedih. (vnr) Editor: Eddy, Layouter: Syahril


CMYK

Sabtu, 30 November 2013

9

DPRD Kumpulkan Data PT Kezia Liyana Sales Manager King's Hotel

Wanita Karier MENJADI wanita karir dan meraih kesuksesan, menurut Liyana, tidak gampang. Butuh kerja keras dan kedisiplinan. Sebagai, sales Manager di King'Hotel, ia me ngaku telah berupaya memberikan yang terbaik dalam berk a r i e r. L an g k a h demi langkah terus dilaluinya. Namun cobaan

Wanita Karier Hal 10

Sebelum Sidak Ruko Bermasalah BATAM CENTRE (HK) — Komisi III DPRD Batam, terus kumpulkan data terkait keberadaan bangunan Ruko PT Kezia Graha Lestari (KGL), yang pembangunannya meresahkan warga Perumahan Arta Guna Lestari di Sagulung. Tim Haluan Kepri Liputan Batam "Selain mengatur waktu, kami juga masih kumpulkan data atas bangunan PT Kezia," ungkap Sekretaris Komisi III DPRD Batam, Jefry Simanjuntak, Kamis (28/11).

Sebagai wakil rakyat, lanjut Jefry, ia patut memberikan perhatian atas bangunan tersebut. Pasalnya, ada keresahan warga setempat, yang berarti patut DERMAWAN/HALUAN KEPRI

DPRD Kumpulkan Hal 10

GOW Gelar Seminar Perempuan Politik BALOI (HK) — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam menggelar seminar Peran Perempuan Dalam Politik 2014 di Hotel Vista, Jumat (29/11). Kegia-

tan ini diikuti oleh seluruh calon anggota legislatif perempuan DPRD Kota Batam. Tema yang diusung dalam seminar tersebut “Penguatan Politik Perempuan

Kota Batam dalam Rangka Pemenangan Pemilu 2014”. Tujuan digelarnya acara tersebut agar para perempuan yang kelak duduk di legislatif dapat berperan ak-

tif dalam membangun Kota Batam. Ketua panitia, Yanti Jefridin mengatakan peGOW Gelar Hal 10

SERAHKAN HADIAH — Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam Yusfa Hendri menyerahkan hadiah kepada pemenang Batam Vocal Auditio's 2013 di pusat perbelanjaan Nagoya Hill, Kamis (28/11).

Mengenalkan Batam Lewat Lagu Batam Vocal Audition's NAGOYA (HK) — Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam terus berupaya mengenal-

kan Batam ke masyarakat luar. Salah satunya melalui kegiatan Batam Vocal Auditio's 2013 yang digelar

sejak Rabu (20/11) hingga Kamis (28/11) di pusat perbelanjaan Nagoya Hill. Patut diapresisi, meski Mengenalkan Batam Hal 10

Perindo Asuransikan Warga Pulau Pecong KETUA DPW Perindo Kepri Andi Kusuma saat berdialog dengan warga Pulau Pecong, Jumat (29/11) DELMAWAN/HALUAN KEPRI

PULAU PECONG (HK) — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perindo Kepri membagikan kartu asuransi kepada warga hinterland Pulau Pecong, Batam, Jumat (29/11). Bersamaan pembagian kartu

CMYK

ini, kegiatan juga diisi dengan acara temu ramah warga dengan Ketua Perindo Kepri Andi Kusuma yang juga caleg DPR RI dari Partai Hanura Perindo Asuransikan Hal 10

Editor: Sofyan, Layouter: M Fahrullazi


Metro Batam

Sabtu, 30 November 2013

ABG Korban Trafiking Dipulangkan ke Kampung Halaman

DEDI MANURUNG/HALUAN KEPRI

POLISI menangkap mucikari pelaku trafiking dua ABG di lokalisasi Sintai beberapa waktu lalu. NONGSA (HK) — Dua anak baru gede (ABG) yang menjadi korban trafficking di lokal-

isasi Teluk Pandan atau dikenal dengan Sintai, yakni M (16) dan P (15), akhirnya di-

kembalikan aparat kepolisian ke kampung halamannya di Subang dan Cikampek,

Jawa Barat. "Penyidikan sudah selesai kami lakukan. Kedua korban sudah kami kembalikan ke kampung halaman mereka masing-masing," kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Muji Supriadi, Jumat (29/11). Dia menjelaskan, pemeriksaan dilaksanakan selama tiga hari setelah mereka diamankan dari lokasi prostitusi di wilayah Tanjunguncang. Sebelumnya kedua korban dititipkan ke penampungan BP2NTKI. "Sedangkan mucikari bernisial R alias Mabot yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, ditahan di sel tah-

BKKBN Sosialisasi KB di Atas Kapal PUNGGUR (HK) — Sebagai wujud keseriusan dalam menggalakkan kembali program Keluarga Berencana (KB), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kantor perwakilan Kepri, menggandeng jasa transportasi antar pulau dalam melakukan sosialisasi Program KB "Dua Anak Cukup". Dua jenis transportasi penyeberangan yang dipilih, yakni Kapal Baruna Oceannia 1 yang melayani rute Batam-Tanjungpinang dan Pompong/bot yang melayani rute Tanjungpinang-Pulau Penyengat. Di Kapal Baruna sosialisasi dilakukan dengan cara pemasangan sarung kursi tempat duduk penumpang, dan dilakukan secara langsung dalam perjalanan dari Batam menuju Tanjungpinang, dimana sosialisasi ini bentuk kerjasama BKKBN dengan PT Baruna Jaya. Sementara di Pompong sosialisasi dilakukan dengan cara memasang baliho di atap pompong dengan tulisan "Genre (Generasi Berencana) dan dua anak cukup", kesepakatan kerjasamanya dilakukan di Pulau Penyengat antara BKKBN dengan Org-

anisasi Penambang Perahu Motor (OPPM) Pulau Penyengat. " Karena Kepri identik dengan kepulauan, kita sosialisasi di atas transportasi laut," ungkap Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (BSPK) BKKBN, Sudibyo Alimoeso, dalam perjalanan dari Batam menuju Tanjungpinang, Jumat (29/11). Pilihan media sosialisasi ini, lanjut Sudibyo, dipilih karena kedua merupakan alat transportasi lokal yang setiap harinya ramai dimanfaatkan masyarakat. “ Kebiasan melihat tentu akan melekat dalam ingatan, dan akhirnya menjadi satu pilihan," kata Sudibyo. Lebih jauh disampaikan Soedibyo, bahwa penggalakan KB dalam bentuk sosialisasi langsung diberbagai medium, sebagai bentuk keseriusan BKKBN dalam menggalakkan program KB yang dalam 10 tahun terakhir stagnan. Untuk Kepri sendiri, selain dua tempat medium tersebut, sebelumnya juga telah dilakukan kerjasama dengan OPPM di Belakangpadang, yang bentuknya sama dengan

AMIR YUNUS/HALUAN KEPRI

DEPUTI Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (BSPK) BKKBN, Sudibyo Alimoeso (pertama dari kanan) saat menggelar sosialisasi di atas angkutan antar pulau, Jumat (29/11). Pulau Penyengat. Tak hanya di Kepri, sosialisasi yang sama juga dilakukan di berbagai tempat yang disesuaikan dengan kondisi geografis wilayahnya, seperti di Jakarta sosialisasi di atas mobil pemadam kebakaran, bus kota dan mural. Plt Kepala BKKBN Kepri, Vita Rosmeri mengharapkan kerjasama tersebut akan meningkatkan pencapaian program KB pada waktu mendatang, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga. "Salah satu upaya yang kami lakukan, harapannya bisa memberikan hasil posi-

naan sidak tersebut. Persoalan ini mencuat ke permukaan, setelah masyarakat yang berada di lokasi pembangunan Ruko merasa dirugikan. Pasalnya, selain adanya truk pengangkut alat berat yang mondar-mandir di jalan utama menuju perumahan warga Arta Guna Lestari, sejak keberadaan bangunan Ruko tersebut perumahan

sekitar sering kebanjiran. Dari kesimpulan sementara warga, banjir ini diakibatkan karena pembuangan air dari perumahan Arta Guna Lestari terhalang oleh sejumlah bangunan Ruko milik PT Kezia. "Dulu tak ada banjir, sejak ada bangunan Ruko PT Kezia Perumahan kami sering kebanjiran," ungkap AS ke Haluan Kepri. ***

Dari Halaman 9

Mengenalkan Batam baru pertama kalinya dilaksanakan, kegiatan ini diikuti kurang lebih 200 peserta yang terbagi dalam empat kategori, masing-masing kategori anak-anak, kategori remaja, kategori dewasa dan kategori paduan suara. " Batam vocal audition's ini merupakan salah satu cara mengenalkan Batam secara luas," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Batam, Yusfa Hendri. Selain mengenalkan Batam, kegiatan Batam vocal audition's ini, lanjut Yusfa,

tif dalam program KB Kepri," kata dia. Mewakili Korem 033/WP, Kasiterrem 033/WP Letkol Inf Joko S. Putro mengatakan bahwa TNI AD sangat mendukung program KB dari BKKBN, bahkan ia telah menugaskan seluruh Babinsanya untuk membantu petugas BKKBN di setiap pelosok. " Kami mendukung penuh, dan kami juga siap para Babinsa membantu tugas-tugas BKKBN di lapangan," ungkap Kasiterrem 033/WP Letkol Inf Joko S. Putro saat menghadiri dua acara kerjasama tersebut. (ays)

Dari Halaman 9 Karenanya, dalam waktu dekat ia bersama pihak-pihak terkait, diantara Dinas Tata Kota (Distako), Dinas Pekerjaan Umum (Dis PU) dan Badan Pengusahaan (BP) Batam sebagai pihak yang mengalokasikan area tersebut ke developer. Namun demikian, kepadatan jadwal lembaga Legislatif menjadikan ia beberapa kali harus menunda pelaksa-

juga menjadi ajang menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan masyarakat terhadap Batam. Pasalnya, ungkap mantan Kabag Humas Pemko Batam ini, dalam Batam vocal audition's, lagu-lagu yang dinyanyikan oleh peserta merupakan lagu bertemakan Batam, baik bercerita tentang budaya maupun tentang objek wisata Batam. "Dan lebih spesial lagi, lagu ciptaan Walikota Batam Ahmad Dahlan dan Buralimar menjadi lagu wajib peserta," kata Yusfa.

pengaman. "Pekerjaan yang mereka terima secara terpaksa juga sangat membahayakan bagi kesehatan, sebab mereka tidak menggunakan pengaman dan sangat mudah terkena penyakit kelamin atau HIV/AIDS," terang Muji. Ditreskrimum Polda Ke-

Walikota Batam, Ahmad Dahlan dalam sambutan di malam penganugerahan Batam vocal audition's berpesan, bahwa para peserta tidak hanya menjadi jawara di Batam, tapi kelak dapat berprestasi secara nasional, dan tentunya membawakan lagulagu bertemakan Batam. Selain harapan, Ahmad Dahlan juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu memperkenalkan Batam, terutama ke Disparbud dan para pencipta lagu. "Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pencipta lagu Batam, terutama pemenang untuk terus berprestasi," ungkap Dahlan. Salah satu pencipta lagu Batam yang mendapatkan penghargaan, Buralimar mengatakan, bahwa kegiatan Batam vocal audition's ini menjadi motivasi bagi para pencipta lagu. "Dengan penghargaan ini,

ada motivasi bagi kami pencipta lagu Batam," ungkap pencipta lagu Belakangpadang, Saving Batam dan Kenangan Barelang. Namun demikian menurut dia, untuk pengembangan yang lebih luas para pencipta lagu kesulitan melakukan promosi dan produksi. Pasalnya, butuh biaya besar sementara sponsor masih sepi. Juara I Langsung Rekaman Tampil sebagai juara di kategori anak-anak, masingmasing Asya Aunima Tabila sebagai juara I, Michele Tan Dirgantara sebagai juara II dan juara III diraih oleh Crace Dea. Untuk kategori remaja, juara I diraih Gabriel Aji, juara II diraih Feny Desraini dan Rosanda Candriansyah. Selanjutnya, untuk kategori dewasa juara I diraih Jody Putra Perdana, Wilda Ningsih sebagai juara II dan Al Godri Wirapratama sebagai juara III. Dan yang paling bergensi kategori paduan suara, juara I diraih oleh SMA 3, juara II dan III masing direbut SMA Yos Sudarso dan SMP Yos Sudarso. Para juara mendapat piagam dan uang pembinaan yang disiapkan oleh Disparbud, dan yang paling fantastis juara I di setiap kategori ini akan langsung rekaman CD dan hasilnya disebar di kantor pemerintahan, swasta dan pintu keluar masuk Batam. (ays)

pri masih memburu Tika, mucikari yang pertama kali membawa M dan P ke Batam, karena masih buron. Polisi masih terus mencari tahu keberadaan Tika. "Pelaku lain masih buron. dia adalah mucikari yang pertama kali membawa kedua korban ke Batam," katanya mengakhiri. (btd)

Operasi Zebra Kembali Digelar BALOI (HK) — Satlantas Polres Barelang kembali menggelar Operasi Zebra Seligi 2013 di sejumlah titik macet dan rawan kecelakaan lalu lintas. Ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Jadwalnya, operasi ini dimulai pada 28 November hingga 11 Desember. Kasatlantas Kompol Bambang Harleyanto SIK mengatakan operasi ini akan digelar serentak seluruh Indonesia, termasuk Kepri. Tujuannya tak lain untuk menekan angka kecelakaan lalulintas yang terbilang tinggi itu.

" Tujuan operasi zebra ini untuk menurunkan angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban, agar masyarakat pengguna jalan bisa lebih nyaman dan aman," Kata Bambang yang ditemui, Jumat (29/11). Adapun yang menjadi sasaran target razia adalah titik rawan laka lantas. Dengan adanya razia ini diharapankan tidak terjadi lagi pengendara yang lupa membawa surat kendaraan, tidak mengurus kendaraannya dan masalah-masalah lain. Operasi Zebra 2013 dimaksud meliputi pendidikan masyarakat, sosialisasi, patroli hunting sitem, dan razia selektif terhadap

terus datang silih berganti. Tapi ia tetap optimis dalam meraih apa yang menjadi keinginannya. " Memang untuk meraih kesuksesan butuh perjuangan, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dukungan keluarga, seperti suami, bisa meraih apa yang kita inginkan dalam berusaha," tutur wanita yang tinggal di City Garden Batam Centre ini sambil senyum. Liyana mengaku memulai

karier dari jabatan sekretaris di sebuah hotel di Batam, kemudian meningkat hingga sampai pada posisi puncak yakni sebagai Manager. Menjadi manager membuat tanggung jawab yang diembannya semakin berat. Namun itu bukan berarti ia tidak menyukai jabatan itu. " Seberat apa tugas yang diberikan, saya kerjakan dengan sebaik mungkin, dan tidak mudah baginya untuk menyerah dalam berkarya,

Saat ini, katanya Undangundang mengamanatkan bahwa perempuan harus mewakili 30 persen untuk tiap partai politik. “Jangan sampai keberadaan perempuan hanya sebatas memenuhi kuota 30 persen saja, namun juga harus memberikan kontribusi dalam pembangunan,” katanya. Menurut dia, saat ini sudah saatnya perempuan memberikan bukti nyata di masyarakat. Sosok yang lembut, ibu yang penuh kasih sayang, mempunyai cinta tulus untuk suami merupakan kelebihan perempuan yang akan menjadi nilai plus dan dapat membantu pembangunan Batam demi menuju Batam sebagai dunia yang madani. “ Tunjukkan kualitas dan semangat untuk maju dan serasi dengan kaum lakilaki,” pesannya. Wakil Walikota Batam, Rudi menyampaikan pada dasarnya, politik itu baik. Yang menjadikan politik itu kotor adalah niat masingmasing orang untuk terjun ke politik. Dengan demikian, Rudi meminta khususnya pada caleg perempuan untuk meluruskan niat. “Niatkan untuk membantu masyarakat, membantu pemerintah juga syiar agama. Insya Allah politik itu baik dan keberadaan ibu-ibu sekalian berguna bagi masyarakat,” katanya. Kepada para caleg, Rudi berpesan, walaupun berasal dari partai politik yang berbeda tetapi mempunyai kewajiban untuk membangun Batam dan mengayomi masyarakat. Sementara itu narasumber Said Sirajudin dalam paparannya mengatakan demokrasi yang sehat dan produktif haruslah memperhati-

kan kesetaraan gender. Di tahun 2014, perempuan diuntungkan karena kuota 30 persen untuk keterwakilan perempuan di legislatif. “Ini adalah awal bagi permpuan untuk membangun bangsa,” katanya. Saat ini, sebutnya, perempuan sangat dibutuhkan dalam berpolitik. Perempuan, sebutnya harus bisa berperan aktif dan menunjukkan bahwa perempuan memiliki kemampuan integritas dan kualitas yang patut diperhitungkan. Jadi masyarakat yang memilih mengetahui apa yang diberikan para caleg untuk masyarakat. “Peran aktif perempuan diperlukan untuk ikut menentukan arah kebijakan pembangunan,” sebutnya. Narasumber kedua, Anggie Susilowati dalam paparannya memberikan pembekalan secara psikologis kepada para caleg perempuan agar para caleg ini siap serta memiliki bekal secara psikologis dalam bertarung secara sehat di pesta demokrasi 9 April 2014 mendatang. Menurut dia, yang paling penting para perempuan harus memiliki mental seorang pejuang. "Sikap mental positif bisa dipupuk dan meningkatkan rasa keberhasilan melalui sifat optimis," katanya. Kebutuhan dan kepentingan keberadaan perempuan dalam politik, sebut Anggie, menurut penelitian dimulai saat krisisi ekonomi tahun 1997 dimana wanita banyak yang bekerja untuk menopang ekonomi keluarga bahkan banyak yang menjadi tenaga kerja wanita ke luar negeri. "Hal inilah yang mendasari perlunya dibuat undangundang terkait keterlibatan perempuan untuk ikut menentukan kebijakan dan pemerintahan," paparnya. (r)

Dari Halaman 9

Perindo Asuransikan daerah pemilihan Kepri. "Pembagian kartu asuransi kepada warga hinterland merupakan program Perindo yang dimotori calon presiden dan calon wakil presiden Wiranto-Hary Tanoesodibjo. Program membantu warga hinterland ini sangat tepat dan Perindo akan terus masuk ke daerah-daerah," ujar Dhenis, Wakil Koordinator Wilayah DPW Perindo Kepri. Pulau Pecong dihuni 420 kepala keluarga dan pulau ini

karana saya punya komitmen. Saya terus bersyukur dan menikmati hidup, Sebab semua masalah pasti ada jalan keluarnya," tutur wanita kelahiran 1977 ini penuh dengan semangat. Sesibuk apapun pekerjaannya, ia tetap meluangkan waktu untuk keluarga, karena baginya mereka adalah mutiara dan pemberi semangat. Waktu luang digunakan untuk jalan-jalan ke pantai dan ketempat rekreasi. (ays)

Dari Halaman 9

GOW Gelar rempuan dalam berpolitik sering diperdebatkan. Ada anggapan bahwa perempuan tidak seharusnya terlibat karena kodratnya mengurus keluarga. Namun seiring dengan perkembangan zaman, perempuan kini semakin aktif di segala bidang termasuk politik. “ Sudah saatnya perempuan berperan aktif. Saat ini perempuan harus siap berdialog dan bernegosiasi dengan kelompok masyarakat,” katanya. Karena peran perempuan semakin besar di masyarakat, sebut Yanti, maka GOW Kota Batam menggelar seminar ini untuk mendukung dan mempersiapkan para perempuan yang akan bertarung pada Pemilu 2014 mendatang. “ Kegiatan ini diikuti 250 peserta yang terdiri dari caleg perempuan DPRD Kota Batam dari 12 partai politik, pengurus GOW Kota Batam, ibu-ibu Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam serta tokoh perempuan di Batam,” imbuhnya. Dalam seminar tersebut, panitia menghadirkan dua narasumber yakni Said Sirajudin dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri dan Anggie Susilowati, psikolog dari Jakarta. “ Diharapkan para narasumber dapat memberikan pencerahan dan arahan bagi para peserta khususnya caleg perempuan supaya lebih siap dalam menyongsong Pemilu 2014,” papar Yanti. Ketua GOW Kota Batam, Ny. Marlin Agustina Rudi mengatakan walaupun para caleg terdiri dari berbagai warna dan partai politik, namun diharapkan mempunyai tujuan yang sama yaitu bekerja untuk masyarakat.

pelanggaran yang berpotensi mengakibatkan lakalantas. Seperti menyerobot traffic light dan kebut-kebutan bagi pelajar yang belum diperbolehkan membawa sepeda motor. Bambang juga menghimbau, agar seluruh pengendara untuk segera melengkapi dokumen kendaraannya, seperti SIM, STNK, serta kelengkapan lainnya dalam berkendaraan, seperti helm, kaca spion, plat nomor polisi yang sesuai dengan STNK. "Bagi pengendara roda empat, kita imbau agar selalu menggunakan sabuk pengaman,"ujarnya Bambang mengakhiri. (cw81*)

Dari Halaman 9

Wanita Karier

DPRD Kumpulkan dilakukan pengecekan langsung ke lapangan. " Kalau masyarakat resah, itu pertanda ada yang tak beres," katanya. Apalagi menurut Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, area bangunan tersebut masuk dalam daerah pemilihannya, yang berarti ia punya tanggungjawab memberikan perhatian atas masyarakat di sana.

anan Mapolda Kepri guna pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya. Hasil pemeriksaan, lanjut Muji, selama dipekerjakan secara paksa sebagai pekerja seks komersial (PSK), keduanya menerima hasil yang sangat minim. M dan P juga dipekerjakan tanpa menggunakan alat

10

bisa ditempuh dengan waktu satu setengah jam dari Pelabuhan Beton, Tanjung Riau. Waktu pembagian kartu asuransi, warga tampak antusias terutama saat temu ramah dengan Andi Kusuma. Banyak aspirasi dari warga yang perlu ditampung dan diperjuangkan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat hinterland. Dikatakan dia, saat ini masyarakat merindukan aksi turun langsung ke lapangan para tokoh Kepri yang ingin

maju di legislatif. Sehingga muncul aspirasi yang tujuannya untuk memajukan daerah. Intinya, masyarakat senang, jika ada tokoh yang peduli dengan nasib mereka. Dan ini sudah dilakukan Perindo Kepri yang kini ketuanya adalah Andi Kusuma. " Bakti sosial pembagian kartu ini berlangsung dari pagi sampai sore. Program Perindo Kepri sangat dibutuhkan warga, terutama mereka yang tinggal di pulaupulau,"ucapnya. (rml)


CMYK

11

Sabtu, 30 November 2013

BUPATI Bintan H Ansar Ahmad, SE, MM menerangkan pentingnya pembangunan pelabuhan Tanjung Berakit kepada rombongan Komisi V DPR RI.

KETUA rombongan Komisi V yang juga Wakil Ketua Komisi V Muhyidin menanyakan tentang pembangunan pelabuhan Tanjung Berakit.

Komisi V DPR RI Kunjungan Khusus ke Bintan Janjikan Rp34 M Pengerukan Alur Pelabuhan Berakit

ANSAR menerangkan pentingnya pembangunan pelabuhan Tanjung Berakit kepada rombongan Komisi V DPR RI.

BINTAN (HK) — Rombongan Komisi V DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhidin Mohamad Said mengadakan kunjungan khusus ke Bintan guna melihat langsung pembangunan pelabuhan Tanjung Berakit dan jalannya pembangunan proyek jalan nasional, Rabu (27/11) dan Kamis (28/11). Muhidin, mengatakan pelabuhan Tanjung Berakit sangat strategis. Komisi V akan menganggarkan Rp34 miliar untuk pengerukan alur (dredging), kelanjutan pembangunan

pelabuhan Berakit melalui APBN tahun 2014. "Bintan sebagai daerah pariwisata, sehingga keberadaan pelabuhan Berakit adalah salah satu prioritas penunjang utama kegiatan pariwisata, dan ditunjang oleh negara. Tahun 2014 insyaAllah bisa selesai semua dengan dana kurang lebih Rp34 miliar, termasuk pengerukan dan lain-lain. Sehingga mudahmudahan sebelum akhir 2014 pelabuhan Berakit ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Dana pengerukan ini sudah dianggarkan di APBN," tegasnya.

Untuk jalan nasional hampir semua selesai. Jalanjalan strategis nasional yang mendorong pertumbuhan pariwisata di daerah akan minta pada kementerian untuk memprioritaskan. Baik melaui Kementerian Pekerjaan Umum maupun Kementerian Perhubungan untuk ikut memberi dorongan dan selalu membantu dalam hal pembiayaan. Bupati Bintan Ansar Ahmad mengatakan dengan kunjungan khusus Komisi V DPR RI mudah-mudahan

pembangunan pelabuhan Berakit, maupun proyek jalan nasional dapat berjalan dan terus mendapat dukungan anggaran dari APBN. "Dengan janjinya Komisi V akan menganggarkan pengerukan alur pelabuhan Berakit pada tahun 2014, tinggal tugas kita adalah komunikasi intensif dengan kementerian. Komponenkomponen apa yang kita butuhkan, kalau memang kebutuhan pengerukan alur itu 80 meter, maka mudah-mudahan kita dapat lebih, karena masih ada keperluan lain yang kita butuhkan," ujar Ansar. Narasi dan Foto : M Rofik

ANSAR bersama Muhyidin.

KABAG Humas Luki Z Prawira, Ansar dan Kepala Dishub Karya Harmawan (kiri ke Kanan)

ROMBONGAN Komisi V DPR RI terpesona keindahan alam dan objek pariwisata di Bintan, mulai dari Lagoi hingga pantai Trikora.

KEPALA Kantor UPP Tanjunguban Agus Sularto (bertopi) menerangkan tentang rencana pengerukan alur pelabuhan Tanjung Berakit.

ANSAR menerangkan tentang dukungan masyarakat sekitar terhadap pembangunan pelabuhan Tanjung Berakit, dan rencana pengembangan pariwisata yang mensejahterakan masyarakat sekitar.

ANSAR menerangkan tentang rencana pembangunan jalan lintas barat lanjutan.

ANSAR bersama rombongan Komisi V di pelabuhan Tanjung Berakit.

ANSAR dan rombongan Komisi V keluar dari ponton pelabuhan Tanjung Berakit.

KETUA rombongan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhyidin.

ROMBONGAN Komisi V DPR RI menyaksikan keindahan objek wisata pantai Trikora.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: Novrizal


Lingga

Sabtu, 30 November 2013

12

Warga Teban Impikan Pelabuhan LINGGA (HK) — Warga Desa Teban Kecamatan Senayang minta pelabuhan yang dibangun tahun 2013, berukuran 131 X 2,5 meter dengan anggaran Rp900 juta lebih untuk digesa pengerjaannya. Nofriadi Putra Liputan Lingga Pelabuhan itu terdiri dari tiga kampung. Yakni kampung Teban, Ulu Temiang dan Pulau Senang, Desa Teban. Mayoritas warga bekerja sebagai nelayan, tentunya membutuhkan pelabuhan yang aman dan nyaman. Jumlah penduduk di desa tersebut kurang lebih 150 KK. Sebelumnya warga Desa

Teban bersyukur adanya perhatian pemerintah daerah yang telah merealisasikan pembangunan pelabuhan yang di anggap sebagai fasilitas penunjang perekonomian dan persinggahan dan aktifias masyarakat akan normal kembali. “Sekarang pembangunan sudah 50 persen, masyarakat sangat antusias bekerja supaya pekerjaan itu selesai pada Desember ini,” ungkap Kepala Desa Teban, Mizan

Taufik beberapa waktu lalu. Antusias masyarakat dengan dibangunnya pelabuhan yang belum selesai itu, banyak yang terlibat bekerja menyelesaikan proyek tersebut. Karena pelabuhan akan memberi nilai ekonomis bagi Desa Teban, khususnya masyarakat. Siapnya pelabuhan itu, lanjut Mizan otomatis masyarakat terbantu. Disisi lain akan membawa manfaat sangat besar, seperti bila terjadi pasang surut, tidak menjadi kendala bagi masyarakat nelayan. Aktifitas dapat berjalan normal, dan akan menjadi tempat persinggahan masyarakat. Ia mengakui, beberapa tahun belakangan ini masyarakat mengaku resah

belum adanya pelabuhan permanen. Cuma yang ada sekarang ini, sambungnya, pelabuhan dari kayu dibangun melalui dana PNPM Tahun 2004, yang kondisinya sudah tak bisa di manfaatkan lagi. “Memang saya dan masyarakat memperjuangkan pelabuhan melalui APBD, dan Alhamdulillah 2013 ini dimulai pekerjaannya. Masyarakat setempat antusias ikut bekerja, supaya pembangunan yang baru 50 persen, bisa selesai pada Desember ini,” jelas Mizan Taufik. Ditambahkan, adanya pembangunan pelabuhan tersebut yangg sedang dibangun diminta warga untuk segera diselesaikan sebelum akhir tahun 2013. ***

Penunjukkan Toko Tempat Penyedia BSPS Dipertanyakan LINGGA (HK) — Warga penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Tahun 2013, mempertanyakan dasar hukum bagi unit pengelola kegiatan (UPK) dan tim pendamping masyarakat (TPM) menunjukkan satu toko untuk pembelian material. BSPS yang dialokasikan untuk 501 orang di Kecamatan Lingga. Sementara tim pendamping terdiri dari UPK dan TPM yakni dari Dinas PU, Kepala Desa, pihak kelurahan, ketua kelompok, sekretaris dan bendahara kelompok. “Apa dasar mereka (UPK dan TPM) menunjukkan hanya satu toko saja

yang bisa beli bahan material. Sementara toko yang telah di tunjuk oleh mereka, menjual bahan materialnya harganya lebih tinggi dari toko material lainnya,” ungkap Akap, salah seorang warga penerima BSPS, belum lama ini. “Kami tidak tau pak, kenapa pembelian bahan baku yang dibutuhkan di tetapkan di satu toko, di contohkannya harga satu kodi seng berukuran 8 fit perkodinya selisih berkisar 30 sampai 40 ribu rupiah, belum material lainnya,” tambah Akap. Kepala Seksi ( Kasi) Kesejateraan Sosial (Kesos) Kecamatan Singkep, Suherman, dikonfirmas terkait hal ini, mengatakan itu sudah menjadi keputusan

rapat bersama. Selain penetapan pembelian bahan baku di satu toko, tim juga memutuskan dalam pencairan dana masyarakat penerima tidak memegang dana tersebut. “Sebab dana dari pusat yang masuk kerekening kelompok langsung di transfer ke toko yang telah di tunjuk, ini guna menhindari hal-ha yang tidak diinginkan. Dan penerima hanya membuat rekab kebutuhan materialnya saja sesuai dengan anggaran yang diterima, “kata Suherman. Sementara Acau, pemilik toko yang di tunjuk mengakui, kalau material di tokonya sedikit lebih tinggi harganya dari toko lainnya. Untuk melayani permintaan barang

kebutuhan bagi penerima BSPS dalam kota, barangnya akan diantar langsung. Sedangkan yang berada di luar kota, tidak ditanggung angkutan transportasinya. Rudi Purwonugroho, Ketua komisi III DPRD Lingga, yang membidangi, Pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan rakyat, menegaskankan, tidak ada aturannya tim memutuskan pembelian bahan dipusatkan di satu toko. “Tidak dibenarkan dana ditransfer ke rekening toko, seharusnya penerimalah yang menerima dana, terserah penerima mau beli material di toko yang mana, tim jangan menyalahi aturan yang sudah ditetapkan, “demikian tegas Rudi . (jfr)

NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEP RI

PEMEKARAN KABUPATEN — Ketua tim pemekaran Kabupaten Kepulauan Singkep (BPK2S), Agus Norman menyerahkan hasil kajian renjana pemekaran Kabupaten Lingga kepada Ketua DPRD Lingga, Kamaruddin Ali di ruang rapat DPRD Kabupaten Lingga, belum lama ini.

Fasilitas Ruang Kelas Tak Memadai “Sudah berkaliLINGGA (HK) — Pakali kami sampaira guru di SD N 012 kan ke dinas terkait Pasir Kuning Kecamamengenai hal ini. tan Singkep dan guru Namun sampai saat SD N 007 Berindat meini belum ada realngeluh dan melaporisasi perbaikannya. kan ke Ketua Komisi Selama ini atap dan III DPRD Lingga. Padek yang bocor kami salnya ruang kelas Rudi perbaiki dengan memurid kelas 4, 5 dan 6 nggunakan Dana sudah pada bocor dan mengganggu aktivitas belajar Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” ungkapnya. mengajar. “Padahal SD 012 terma“Kasian anak-anak pak”, kalau hari hujan terpaksa suk SD dalam kota, namun harus pindah ke ruang per- tidak terpantau oleh Dinas pustakaan,” ungkap Neneng, terkait, bangunan sekolah ini salah seorang Guru SD Negeri tinggal menunggu ambruk 012 Pasir Kuning Dabo saat aja, begitu juga katin dan melaporkan ke Rudi Pur- ruang uksnya, “tambah Newonugroho selaku ketua Ko- neng lagi, Selain itu, kata Nenenag, misi III DPRD Lingga, beberpersedian ruang belajar pun apa waktu lalu.

kurang tersedia hanya lima kelas. Sementara kelas yang ada saat ini ada enam kelas. Hal yang sama juga di keluhkan guru SD 007 Singkep, Kecamatan Singkep Pesisir juga meminta agar adanya perbaikan ruang belajar dan penambahan ruang kelas baru. Sebab, ruangan yang di pakai saat ini sudah pada hancur, apa lagi yang di tempati murid kelas satu, kalau rumbelnya cukup, tidak perlu ada yang masuk. Menanggapi hal tersebut, Rudi purwonugroho, mengatakan pihaknya akan menindak lanjuti keluhan para guru dan berjanji akan diusahakan untuk direalisasikan pada tahun 2014 mendatang. (jfr)

Editor: Ali Mahmud, Layouter:Syahrial Anwar


Natuna

Sabtu, 30 November 2013

13

Waspada Serangan Penyakit ISPA RANAI (HK) — Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna menyerukan agar masyarakat mawaspadai penyakit inspeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada musim ekstrim sekarang ini. Buyung Liputan Natuna “Kami berharap agar warga tetap waspada dengan penyakit ISPA pada musim ekstrim saat ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, dr. Samsul Rizal saat ditemui dikantornya, Jumat (29/11). Dia mengatakan, selain penyakit ISPA, warga juga waspada terhadap penyakit radang tenggorokan. Berdasarkan laporan perkiraan dari petugas BMKG setempat, bahwa curah hujan tinggi untuk dua pekan terakhir ini dan kadang panas di beberapa bagian wilayah Natuna dan sekitarnya hal ini merupakan cuaca ekstrim. Menurut dia penyakit ISPA dan radang tenggorokan dengan mudah menyerang penduduk

jika perubahan musim apalagi sistem kekebalan tubuh melemah. Samsul mengatakan, penyebab ISPA adalah akibat virus, bakteri dan jamur, namun kebanyakan adalah virus masuk melalui hidung dengan pernafasan. Meski penyakit ISPA dan radang tenggorokan tergolong ringan,tapi jangan diabaikan karena dapat juga berpengaruh terhadap penyakit lain. “Suhu panas yang ekstrem dan diprediksi bakal terjadi dalam beberapa hari ke depan tentu perlu diwaspadai karena daya tahan tubuh akan menurun,” katanya. Menurutnya, dengan penurunan daya tahan tubuh, ancaman demam berdarah juga mudah terjadi, Apalagi terdapat kecenderungan pada Oktober hingga Februari in-

tensitas curah hujan sangat tinggi, potensi serangan demam berdarah juga cukup tinggi. “Biasanya untuk puncak serangan akan terjadi pada bulan November hingga Februari. Untuk itu kami harapkan warga untuk tetap menjaga kesehatan dan menjaga daya tahan tubuh,” terang dia. Selain serangan ISPA, berdasarkan pengalaman dengan kondisi cuaca yang tidak menentu seperti ini, serangan penyakit batuk dan pilek juga biasanya dialami warga. Untuk mengantisipasi meningkatnya penderita Ispa, batuk ataupun pilek pihaknya terus menggalakan sosialisasi di masyarakat agar dapat mengetahui penyebab serangan penyakit itu dan bagaimana melakukan pencegahannya,” ungkapnya. “Diharapkan, masyarakat yang telah paham dengan penyebab dan pencegahan dapat menekan angka penderita ISPA disaat kondisi cuaca yang tidak menentu seperti ini. Kami akan selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Polres Natuna Gelar Operasi Seligi RANAI (HK) — Dalam rangka pengamanan menyambut Tahun baru 2014 dan perayaan Natal, POLRES Natuna menggelar Operasi Zebra Seligi Tahun 2013 yang dilaksanakan di beberapa titik wilayah Kota Ranai. Demikian dikatakan Kapolres Natuna, AKBP Anton Setiawan melalui Kasat Lantas Polres Natuna, AKP Taufik, Ranai, Jumat(29/11). Dikatakan Taufik, Operasi Zebra Seligi kali ini sasarannya seluruh pengendara baik itu pengendara roda dua ataupun roda empat, diantara sasaran tersebut pihaknya memberikan sangsi sesuai peraturan yang berlaku kepada pelanggaran kelengkapan pribadi,seperti Sura Izin Mengemudi (SIM) Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), kelengkapan kendaraan seperti spion,Lampusen, plat nomor dan yang lain-lainya. Operasi ini akan berlansung selama 14 hari dan telah dimulai pada tanggal 28 Oktober kemarin dan akan berakhir pada tanggal 11 Desember bulan depan, kata Taufik. “Ya Operasi Zebra kali ini sasarannya adalah seluruh pengendara yang ada di Kabupaten Natuna baik roda 2

maupun roda 4, disini akan diperiksa kelengkapan dokumennya, seperti SIM, STNK, serta kelengkapan kendaraannya seperti, spion,lampu sain, plat nomor dan yang lain-lainya,”ujarnya. Taufik Menambahkan, bagi mereka yang tidak memiliki SIM dan STNK akan ditilang dan bagi mereka yang tidak memakai helm diberi teguran untuk segera memakai helm, selanjutnya bagi mereka yang ditilang akan disidang di pengadilan negeri Ranai “Bagi mereka yang melakukan pelanggaran seperti tidak mengantongi SIM dan STNK akan kami tilang dan

disidang di Pengadilan Ranai,”terang Taufik Lanjut disampaikan Taufik, Operasi ini tidak hanya semata bertujuan untuk pengamanan tahun baru dan perayaan natal, diharapkan lebih kepada menggugah kesadaran masyarakat pengendara untuk mentaati segala peraturan berlalu lintas, karena segala peraturan tersebut bertujuan untuk keselamatan pengendara itu sendiri, Untuk itu bagi masyarakat yang terjaring pada operasi ini diharapkan dapat dijadikan pembelajaran sehingga tidak melakukan kesalahan yang serupa dimasa datang,harapnya.(cw85)

BUYUNG/HALUAN KEPRI

AKP Taufik Kasat Lantas Natuna (kanan) saat melakukan Razia seligi 2013.

Tetapi alangkah lebih baik kita melakukan pencegahan

sebelum pengobatan, dan jika ada warga terserang ISPA,

maka secepatnya berobat pada puskesmas yang ter-

sebar pada 12 kecamatan di daerah ini,” pungkasnya.***

DOK

MENJARING IKAN — Masyarakat Natuna memanfaatkan waktu luang untuk berlibur ke pantai sembari menjaring ikan secara manual dengan membuang jaring tidak jauh dari tepi pantai.

Isu Mutasi Santer di Lingkungan Pemkab RANAI (HK) — Isu tahan. Tujuannya mutasi atau pergantian untuk penyegaran pejabat dan pengisian dan peningkatan jabatan lowong makin kinerja Satuan santer dibicarakan di Kerja Perangkat kalangan PNS Pemkab Daerah (SKPD) Natuna. Banyak yang “Iya benar akan menyambut gembira, ada rencana mutasi namun tak sedikit pedan pelantikan pegawai terutama pejaSyamsurizon jabat eselon II dan bat eselon II dan III III selain untuk meyang dibuat ketar-ketir ka- ngisi jabatan yang masih ada rena khawatir dicopot atau lowong dan hal itu sudah biadimutasi. sa sebagai penyegaran jabaBahkan, dari kabar yang tan dilingkungan pemkab beredar, berdasarkan infor- Natuna, saat ini kami tim masi diperoleh di Kantor Bu- Badan Pertimbangan Jabatan pati Natuna, Jumat (29/11) dan Kepangkatan (BAPERmenyebutkan, sejumlah pe- JAKAT) masih menggodok, jabat eselon II dan III akan berdasarkan agenda kami, dimutasi. Sementara untuk pelantikan tersebut dijadjabatan yang masih dilowong walkan awal Desember ini, akan diisi oleh wajah baru” Tapi mengenai berapa jumlah ucap sumber pejabat yang akan dilantik Sekdakab Natuna, Syam- silahkan anda tanyakan ke surizon ketika dikonfirmasi BKD,’’ungkapnya. membenarkan isu mutasi Sementara itu salah setersebut. Dia mengatakan, orang pejabat eselon III di kalau tidak ada halangan lingkungan Pemkab Natuna awal Desember ini akan ada yang namanya tidak mau pelantikan pejabat eselon II ditulis, mempertanyakan dan III, Dikatakannya mu- kabar tersebut. tasi itu merupakan hal yang “Benar ada mutasi minglumrah terjadi pada pemerin- gu depan ya bang? Biasanya

wartawan lebih duluan tau info seperti ini,” katanya. Menindaklanjuti info tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Natuna Abdullah, ketika di-

konfirmasi melalui phonselnya tidak ada jawaban, begitu juga SMS (pesan singkat) yang disampaikan hingga berita ini ditulis belum ada balasan.(cw84)

Editor: Niko, Layouter: Syahril


CMYK

Sabtu, 30 November 2013

CMYK

14

Ibas Akan Beri Tips Menangi 2014 Dahlan Ajak Warga Hadiri Jalan Santai BATAM (HK) — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono dijadwalkan akan ke Batam, Sabtu (30/11) ini. Pria yang disapa Ibas ini akan memberi tips bagi para calon legislatif asal PD Se-Kepri untuk memenangi Pemilu 2014 mendatang. Tengku Bayu Liputan Batam “Sebanyak 250 caleg PD SeKepri akan berkumpul menerima pembakalan itu nantinya,” ungkap Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam, Drs H Ahmad Dahlan, MH dalam konfrensi pers di Hotel PIH Batam Centre, Jumat (29/11). Dahlan yang didampingi Sekretaris DPC PD Batam, Rudi SE dan Sekretaris DPD PD Kepri, Surya Sardi lebih jauh mengungkapkan, Ibas datang ke Batam bersama anggota Dewan Pembina DPP PD, Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo dan sejumlah pengurus DPP. Mereka datang dalam rangka menghadiri rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai

Demokrat Ke-12. Lebih rinci Dahlan menyebut kegiatan Ibas di Batam. Pertama, beberapa saat sampai di Batam siang nanti, Ibas akan ke Tanjunguma dalam rangka menghadiri pengobatan gratis, pembagian 500 paket sembako dan menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid. Setelah itu papar Dahlan, Ibas bertolak ke Bengkong Bengkel dalam rangka menyalurkan bantuan paket sembako dan membantu Masjid Miftahul Jannah. “Setelah beberapa saat di sana, Mas Ibas akan meninjau salah satu outlet UKM, yakni koperasi karyawan sejahtera mandiri yang berada di samping rumah sakit Awal Bross Batam,”paparnya.

Setelah kegiatan itu kata Dahlan, Ibas akan bertemu dengan sekitar 250 kader PD Se-Kepri di Harmoni One dalam rangka pembekalan tadi. Setelah itu istirahat. Baru esok harinya, Minggu (1/ 12) kata Dahlan, Ibas bersama rombongan akan berbaur dengan masyarakat mengikuti acara jalan santai HUT PD Ke-12 di Ocarina Batam Centre. “Kita berharap masyarakat Batam bisa berduyun-duyun datang ke Ocarina dalam acara tersebut. Soalnya, disampingi upaya menyehatkan jasmani, masyarakat juga berkesempatan bisa membawa pulang ratusan door prize dengan hadiah utama satu unit mobil, 10 sepeda motor berbagai hadiah elektronik,” kata Dahlan. Dalam kesempatan itu, Dahlan mengungkapkan, untuk syarat mendapatkan undian satu unit mobil, 10 sepeda motor dan ratusan hadiah menarik lainnya cukup dengan membawa foto copy KPT. Sebab foto copy itu nanti yang akan diundi untuk bisa meriah door prize menarik yang telah disiapkan oleh Panita HUT PD Ke-12. ***

Jelang Pemilu, Banyak Uang Tunai Berseliweran JAKARTA (HK) — Pemilu 2014 tinggal menghitung hari. Perhelatan politik empat tahunan tersebut ditengarai menjadi awal pembengkakan jumlah transaksi mencurigakan, salah satunya melalui uang tunai. Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Mencurigakan mengendus banyaknya uang tunai yang melintasi bandara menjelang pemilu. “Pastinya banyak dan masih diriset. Banyak yang masuk dan banyak yang keluar,”ujar Direktur Pemeriksaan dan Riset PPATK Ivan Yustiavandhana saat diskusi dengan pers di Bogor, Kamis (28/11). Menurutnya, angka tersebut didapatkan dari hasil laporan pihak bea cukai yang berwewenang mengawasi bandara. Dia menjelaskan, bea cukai bakal mencatat uang tunai lebih dari Rp 100 juta yang dibawa penumpang dan calon penumpang. Data tersebut, tuturnya, kemudian dilaporkan kepada PPATK. “Belum saya bisa kasih tahu,”jelasnya. Ivan mengungkapkan, pada Januari 2005Juni 2010, jumlah dana tunai ke Jakarta

yang masuk dan terdata melalui bandara tercatat senilai Rp 375 triliun. Sedangkan untuk dana tunai yang keluar, tercatat senilai Rp 22 triliun. “Paling banyak dolar Amerika,”ujarnya. Sementara, untuk peredaran dana di Batam, Ivan mengungkapkan, terdapat dana senilai Rp 26,3 triliun yang keluar. Menurutnya, Singapura adalah negara tujuan dana di Kepulauan Riau tersebut. Dia menjelaskan, dari riset yang dilakukan oleh PPATK, transaksi mencurigakan memang seringkali melonjak pada dua pemilu lalu. Yakni, Pemilu 2004 dan Pemilu 2009. Transaksi dilakukan baik dengan tunai atau pun lewat rekening. Paling besar, ujarnya mencapai angka Rp 80 miliar. Menurutnya, banyaknya uang tunai yang berseliweran tersebut seharusnya tidak terjadi jika otoritas terkait dapat melakukan pembatasan uang tunai. Jika uang tunai dibatasi, tuturnya, maka PPATK bakal bisa mendeteksi kemana saja larinya uang tersebut. (rol)

CMYK

Editor : R Ghafur Layouter: Syahrial Anwar


Pendidikan Mengapa Ada Siang dan Malam? PERGANTIAN siang dan malam yang terjadi setiap hari disebabkan oleh dua hal utama. Pertama, karena sumber cahaya kuat di Tata Surya hanya ada satu, yaitu Matahari. Yang kedua adalah karena Bumi berputar pada porosnya. Sejak Bumi terbentuk 4,5 milyar tahun yang lalu, selalu ada separuh bagian Bumi yang terpapar cahaya Matahari dan mengalami siang

serta separuh lagi yang tidak dan mengalami malam. Namun karena Bumi berputar pada porosnya (disebut gerak rotasi), semua wilayah di Bumi jadi mengalami siang dan malam secara bergantian. Sebenarnya ada banyak bintang dan terkadang ada Bulan Purnama yang menerangi langit malam. Namun kondisinya tetaplah gelap karena cahaya seluruh benda

langit tersebut tidaklah cukup kuat untuk mengubah malam hari menjadi terang benderang. Bumi yang berotasi menyebabkan terjadinya siang dan malam. Gerak Bumi sebenarnya bukan hanya rotasi saja, tetapi ada satu gerak lagi yang disebut revolusi (gerak mengelilingi Matahari). Dalam mengelilingi Matahari, Bumi tidaklah berotasi

Sabtu, 30 November 2013 dengan tegak melainkan sedikit miring (sekitar 23,5 derajat). Kemiringan tersebut menyebabkan tidak seluruh permukaan Bumi mendapatkan panjang siang dan malam yang sama dalam waktu satu tahun. Pada satu saat, wilayah yang terletak jauh dari ekuator Bumi akan mengalami siang yang lebih panjang dari malamnya. Kemudian hal yang sebaliknya terjadi 6 bulan kemudian. Itulah mengapa negara-negara yang terletak jauh dari ekuator (misalnya Jerman, Amerika Serikat,

dan Australia) memiliki empat musim dalam setahun, yaitu musim dingin, semi, panas, dan gugur. Berbeda halnya dengan di Indonesia yang hanya memiliki dua musim saja selama setahun, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Kemiringan sumbu rotasi Bumi menyebabkan empat musim di negara yang terletak jauh dari ekuator. Di bagian kutub-kutub Bumi bahkan terjadi hal yang lebih ekstrim. Siapapun yang tinggal di sana akan mengalami siang hari yang terjadi selama 6 bulan

dan malam hari yang terjadi selama 6 bulan juga. Itulah mengapa di kutub sangat dingin dan ada banyak es.

15

Jadi, sungguh menguntungkan karena kita tinggal di Indonesia yang berada di sekitar ekuator. (education)

Masuk 10 Besar OSN Pertamina Stikom Muhammadiyah Batam Wakili Regional Sumatera BATAM (HK) — Tiga mahasiswa Stikom Muhammadiyah Batam berhasil melaju masuk 10 besar tingkat nasional pada ajang Olimpiade Sains Nasional Pertamina (OSN-Pertamina) 2013. Senin (2/12) mendatang, hasil seleksi akhir akan diketahui 5 besar pemenang pada OSN Pertamina 2013 ini. 3 kg tersebut. Menurut Bobby, ide membuat program web map pendistribusian Sebelumnya tiga mahasis- gas elpiji 3 kg ini, dilandasi wa dari Stikom Muhammad- akan pengalaman dirinya iyah ini telah mengaketika melihat selahkan peserta dari orang ibu rumah taberbagai perguruan ngga kesusahan tinggi di wilayah Sumencari gas. Padamatera dengan menhal lokasi agen gas gusung tema 'Sistem sendiri berada diInformasi Titik Disdekat tempat tingtribusi Gas 3 Kg Menggalnya. Disamping gunakan GIS Berbasis itu juga kerap terWEB di Kota Batam'. jadi kelangkaan gas Ketiga mahasis- Darlispon elpiji 3 kg di Batam wa Stikom Muha dikarenakan faktor mmadiyah ini merupakan distribusi yang kurang tepat jurusan Teknik Informatika, dan merata. yakni Bobby Prasetyo, Agus "Selama tiga bulan kami Erianto, dan Ahmad Zain mengumpulkan data dan Arif, berhasil menyakinkan membuat program web map dewan juri dengan presenta- dan merancang servernya ini. se yang dibawakan berupa Kebetulan saja kami bertiga program web map titik loka- punya tugas masing-masing, si pendistribusian gas elpiji seperti saya dan Agus jadi programingnya, dan Ahmad yang menginput data basen y a , " ujar Bobby mewaBobby Ahmad Zain kili keAgus

Arment Aditya

Liputan Batam

NET

OSN PERTAMINA — Peserta OSN Pertamina sedang serius mengikuti lomba, beberapa waktu lalu. Tiga mahasiswa dari Stikom Muhammadiyah Batam berhasil lolos pada 10 besar mewakili Sumatera.

NET

PESERTA sedang praktik pada ajang OSN Pertamina.

dua temannya kepada Haluan Kepri, Rabu (28/11) lalu. Program yang dibuatnya itu, kata Bobby sangat membantu dan dibutuhkan baik Pertamina maupun masyarakat untuk mengetahui titik titik dimana saja agen gas elpiji serta stok yang masih tersedia. Namun diakuinya bahwa untuk mengetahui lokasi agen gas ini, masyarakat harus mengakses internet maupuan smart phone karena sistem ini berbasis web. "Tapi bagi masyarakat yang tidak pandai internet, bisa juga lewat SMS yang disampaikan kepada operator yang mengakses layanan web ini," katanya. Sementara Direktur Stikom Muhammadiyah Batam, Drs H Darlispon MM melalui Pembantu Direktur III Bidang Kemahsiswaan, Moh Ikbal mengatakan, bahwa dengan lolosnya ketiga mahasiswa pada OSN Pertamina 2013 ini merupakan prestasi yang membanggakan. Karena dari 10 besar peserta OSN tingkat nasional, hanya Stikom Muhammadiyah satu-satunya perguruan tinggi swasta. "Ikut ajang ini merupakan yang pertama kali, tapi kita bangga mahasiswa kita bisa masuk 10 besar. Mudah-mudahan dalam seleksi 5 basar, Stikom Muhammadiyah masuk," kata Ikbal berharap. Menurut Ikbal, bahwa program yang dilombakan itu murni ide dari mahasiswa itu sendiri, bila dosen hanya mengarahkan saja. Malah setelah sukses di OSN Pertamina ini, Stikom Muhammadiyah berencana akan ikut pada ajang kontes robot, karena tim telah terbentuk dan cukup trampil dalam merakit robot. "Sejauh ini mungkin kendala kita hadapi pada mahasiswa itu cara mengatur waktu yang cukup sempit, karena mahasiswa di Stikom Muhammadiyah rata-rata sudah bekerja. Meski demikian, kami yakin akan kemampuan mahasiswa Stikom cukup bisa kita handalkan," katanya dengan bangga.***

KBS Khusus Pendidikan Bintan Rp2,7 M dari APBD-P 2013

NET

BUPATI Bintan Ansar Ahmad sedang mencoba Bus Sekolah sumbangan dari Pemkab Bintan. BINTAN (HK) — Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bintan, Makfur Zurachman mengatakan bantuan tahap ke-dua penerima Kartu Bintan Sejahtera (KBS) sudah diproses. Bagi orangtua anak sekolah penerima KBS tahap ke-dua diharapkan untuk bersabar. "Sebelum 20 Desember semua bantuan KBS sudah harus didistribusikan. Karena tanggal 20 nanti, semua ban-

tuan KBS sudah di SPJ-kan," kata Makfur, Kamis (28/11). Anggaran yang dikeluarkan Pemkab Bintan untuk KBS tahap ke-dua di bidang pendidikan mencapai Rp2,7 miliar. Angka itu jauh lebih besar dari anggaran KBS tahap pertama yang hanya mencapai Rp800 juta. Penganggaran KBS tahap ke-dua ini dilaksanakan di APBD-P 2013 sementara KBS tahap pertama melalui penganggaran APBD 2013. Bentuk pendistribusian

KBS untuk jenjang SD, SMP dan SLTA terdapat perbedaan. Untuk SD dan SMP yang tidak dipungut biaya SPP, maka mereka dibantu dalam hal pembelian baju pramuka, baju kurung, baju sekolah, sepatu buku, dan tas. Sementara untuk tingkat SLTA langsung diberikan dalam bentuk uang tunai. Makfur juga mengatakan untuk tingkat SLTA terdapat 1.702 siswa penerima KBS. Sementara untuk tingkat SD dan SLTP, Makfur, mengatakan tidak ingat persis datanya. "Jika nanti dalam pendistribusian besaran anggaran di tingkat SD dan SLTP ada sisa anggaran akan dialihkan kepada operasional siswa SLTA yang memiliki KBS," kata Makfur. Dinas Pendidikan untuk 2014 mendatang akan kembali melakukan pendataan penerima KBS. Konsep pendataan ini baru akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru nanti yaitu bulan Juli. Makfur juga mengharapkan kepada orangtua siswa untuk bias bersabar menunggu proses pencairan anggaran KBS di tahap ke-dua ini. (rof)

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Arment , Layout: Fahrulazi


CMYK

16

Sabtu, 30 November 2013

Pemkab Bintan Tanam 35000 Pohon Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia BINTAN (HK) — Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) ke-6 dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2013, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Bintan melakukan gerakan penanaman 35000 pohon. Dengan tema

mewariskan hutan yang lebih baik untuk generasi penerus bangsa, yang dilaksanakan di bumi perkemahan pramuka Kabupaten Bintan, Kecamatan Teluk Bintan, Kamis (28/11). Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bintan, Lamidi yang membuka peringatan HPMI dalam sambutannya mengatakan, pema-

nasan global bukan merupakan fenomena alam semata. Namum merupakan akibat aktivitas manusia dalam pemanfaatan sumber daya alam, khususnya sumber daya alam kehutanan yang tidak terkendali. "Dampak pemanasan global yaitu terganggunya ekosistem, kondisi cuaca ekstrim, terganggunya sisten

tata air daerah, aliran sungai serta terganggunya ketahanan pangan nasional. Untuk itu perlu kiranya kita semua turut menjaga lingkungan sekitarnya, dengan menanam dan mencintai pohon," imbaunya. "Saya mendapat laporan dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bintan bekerja sama BDASPS dan PT Antam Kijang, menyediakan bibit tanaman sebanyak 35.000

batang yang akan distribusikan kepada masyarakat dan sekolah- sekolah yang ada di Bintan sebagai tanaman penghijauan," tambah Lamidi. Kepala Distanhut, Adi Prihantara mengatakan HMPI dipusatkan di Bumi Perkemahan Pramuka, berkerja sama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Provinsi Kepri dan PT Aneka Tambang Kijang.

Hadir pada penanaman ini Asisten I M Hendri, Asisten II Elizar Juned, Ketua TP PKK Bintan Dewi Kumalasari Ansar, Ketua GOW Nursaadah Khazalik, perwakilan Distanhut Provinsi Kepri, Beberapa Kepala FKPD dan SKPD, ratusan gerakan pramuka, serta ratusan warga sekitar. Narasi dan Foto : M Rofik

SEKDA Bintan Lamidi memberikan sambutan.

ADI Prihantara memberikan sambutan.

CORY Lamidi menyiram pohon.

NURSA'ADAH Khazalik (3), Yorioskandar (4), Dewi Kumalasari Ansar (5), Cory Lamidi (6), Lamidi (7) (Dari kiri ke kanan).

ASISTEN I M Hendri, Asisten II Elizar Juned, Ka Kemenag Bintan Erizal A, Kepala BPPKP Zufrin J, Kadisdikpora Makfur Z, Kepala KPBD Edi Y, Kepala DKP Wan Rudi I (Dari kiri ke kanan).

PERWAKILAN Polres Bintan AKP Sibarani menyiram pohon.

LAMIDI, Dewi Kumalasari Ansar, Nursa'adah Khazalik, Cory Lamidi berfoto bersama dengan penggerak Pramuka.

TIM Penggerak PKK Kabupaten Bintan.

ANGGOTA DPRD Bintan Yorioskandar (Yos) menanam pohon.

SEKDAKAB Bintan Ir Lamidi, MM menyiram pohon.

PERWAKILAN Distanhut Provinsi Kepri dan Bapedas Kepri.

PENGGERAK Pramuka menyiram pohon.

KADISTANHUT Bintan Adi Prihantara menyiram pohon.

KETUA TP PKK Bintan Dewi Kumalasari Ansar menanam pohon.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Sabtu, 30 November 2013

17

Sani Minta Penambang Ilegal Ditindak Purosari Christiyantini Mahasiswi STTI Tanjungpinang

Ada Sukses di Balik Kegagalan KESUKSESAN adalah keberhasilan seseorang mencapai sesuatu, baik karir, prestasi, materi, hingga kedamaian. Kemampuan mencapai suatu titik merupakan petunjuk bahwa orang tersebut mampu untuk bisa sukses. Dara kelahiran Tanjungpinang 1992 ini percaya bahwa di balik kegagalan ada kesuksesan yang tertunda. "Kegagalan bukanlah konotasi yang negatif, tapi justru dijadikan sebagai langkahAda Sukses Hal 18

TANJUNGPINANG (HK) — Gubernur Provinsi Kepulauan Riau HM Sani meminta Pemko Tanjungpinang melarang siapa saja yang akan melakukan kegiatan pembangunan dan eksploitasi tambang bauksit di Pulau Basing.

Rudi dan Sutana Liputan Tanjungpinang SUTANA/HK

Sani juga memberikan apresiasi kepada Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan jajarannya atas tindakan menghentikan akSani Minta Hal 18

PNS Diminta Netral dan Profesional HUT KORPRI Ke-42

TANJUNGPINANG (HK) — Anggota Korpri diminta untuk selalu menjaga netralitas dan profesionalisme menghadapi pemilu dan pemilihan presiden dan wakil presiden 2014 mendatang. Hal itu diungkapkan Asisten I Pemerintahan Sekre-

tariat Daerah Kota Tanjungpinang Suyatno pada upacara

JAMBORE POSYANDU — Gubernur Kepri HM Sani bersama pengurus Posyandu saat membuka Jambore Posyandu Tingkat provinsi di halaman Gedung Daerah Kepri, Tanjungpinang, , Jumat (29/11).

Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-42 yang diikuti seluruh pegawai negeri sipil (PNS) dan honorer di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang di halaman Kantor Walikota, Senggarang, Tanjungpinang, Jumat (29/11). PNS Diminta Hal 18

Posyandu, Garda Terdepan Kesehatan Jambore Posyandu Provinsi Kepri 2013 TANJUNGPINANG (HK) — Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Sani mengatakan kader Posyandu merupakan garda terdepan kesehatan masyarakat. Penghasil-

annya tidak seberapa namun semangat dan pengabdiannya merupakan yang utama. Hal ini disampaikan Gubernur ketika membuka Jambore Posyandu

Persiapan MTQ Capai 80 Persen TANJUNGPINANG (HK) — Persiapan perhelatan Musabaqah Tilawatul Quran (MTQ) tingkat nasional yang akan digelar di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada 6 Juni 2014 mendatang sudah mencapai 80 persen, baik pembangunan fisik maupun non fisik. Persiapan MTQ Hal 18

Tingkat Provinsi Kepri, Jumat (29/ 11) di halaman Gedung Daerah Kepri, Tanjungpinang.

Posyandu, Garda Hal 18

5 Oknum Polres Tpi Terlibat Narkoba TANJUNGPINANG (HK) — Lima oknum Polres Tanjungpinang terlibat dalam penggunaan dan jaringan narkoba. Kelimanya kini telah menjalani sidang kode etik dan mendapat sanksi. Kapolres Tanjungpinang

AKBP Patar Gunawan mengatakan bahwa siapa pun yang terlibat narkoba akan ditindak tegas termasuk oknum polisi di Polres Tanjungpinang. "Kami sampaikan dengan tegas bahwa kami perang terhadap narkoba. Sepanjang tahun ini, ada 5 orang anggota kita yang telah diberikan sanksi karena terlibat narkoba. Mereka ada pemakai dan ada juga yang masuk dalam jaringan narkoba," katanya usai acara Sosialisasi tentang Bahaya Narkoba, Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba di Ruang Antan Seludang, Tanjungpinang, Jumat (29/11). Dia menjelaskan, lima oknum tersebut telah dikeluarkan dari lingkungan Polres Tanjungpinang yakni ke Lingga dan Polda Kepri. "Ini bentuk ketegasan kami," tegas Patar tanpa menyebutkan pangkat dan satuan asal kelima oknum tersebut. Kasus narkoba yang terjadi di wilayah Tanjungpinang pada 2010 sebanyak 32 kasus dengan jumlah tersangka 47 orang. Sementara 2011 sebanyak 32 kasus dengan jumlah tersangka 48 orang. Pada 2012 sebanyak 27 kasus, jumlah tersangka 37 orang dan 2013 hingga November ini sebanyak 31 kasus dengan jumlah tersangka 53 orang. "Tahun ini ini masih akan ada peningkatan penangkapan lagi. Karena masih ada bulan Desember,"kata Kasat Narkoba AKP Soeharnoko. 5 Oknum Hal 18

CMYK

Editor: Lily, Layouter: Mulia Aditya


Tanjungpinang Aktivitas D'Greend Distop Sementara TANJUNGPINANG (HK) — Pemerintah Kota Tanjungpinang menghentikan sementara aktivitas pengembang perumahan D'Greend City dengan memasang papan larangan setelah warga Kampung Haji protes dan menuntut ganti rugi lahan yang diduga diserobot pengembang itu. Keputusan itu merupakan hasil mediasi Badan Lingkungan Hidup (BLH) Tanjungpinang, Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BP2T) Tanjungpinang, dan lurah setempat dengan warga Kampung Haji Jasman beserta pengacara warga Urip Santoso di Kantor BLH, Bintan Center, KM 9, Tanjungpinang, Jumat (29/11). Dalam mediasi yang dipimpin Kepala BLH Gunawan dan dihadiri Kabid Peizinan Khusus BP2T Hendrik terungkap bahwa pihak pengembang D'Greend City telah memiliki izin mendirikan bangunan (IMB). "Setelah kita cek, ternyata penyebab banjir itu bukan karena bangunan yang kita terbitkan IMB-nya. Ada lahan lain yang ditimbun yang belum pernah diterbitkan izin untuk penimbunan," ujar Gunawan. Hendrik melanjutkan, pengembang belum mengajukan izin penimbunan untuk lokasi yang ditimbun. "Setelah kita koordinasikan ke Dinas Tata Kota dan BLH

ZULFIKAR/HK

KEPALA BLH Tanjungpinang Gunawan, Perwakilan Dinas BP2T, Warga Kampung Haji Jasman, dan pengacaranya Urip Santoso saat mediasi terkait aktivitas pengembang perumahan D'Greend City, Jumat (29/11). ternyata tidak ada izinnya juga," ujarnya. Sementara menurut pengacara warga Urip Santoso, aktivitas penimbunan sudah terjadi sejak 29 Agustus lalu. Urip berharap agar ada penyelidikan mendalam terkait pemberian izin aktivitas penimbunan. "Kalau perlu masalah ini disidik oleh PPNS. Karena pada prinsipnya Pak Jasman selaku korban hanya meminta ganti rugi rumah tipe 36 sebagai kompensasi kerugian selama ini," ujarnya. Sementara Jasman mengatakan bahwa dirinya menerima hasil mediasi yakni menghentikan aktivitas penimbunan. "Saya terima, hanya saya meminta kepada pihak pengembang untuk membuat saluran air di sekitar rumah saya. Agar bila

hujan tidak tergenang banjir lagi," ujarnya. Terkait ganti rugi, Jasman meminta tidak terlalu muluk. Namun tetap meminta pengembang memberikan ganti rugi akibat aktivitas penimbunan di lokasi rumahnya. Sebelumnya, Jasman mengaku diancam pihak pengembang D'Greend City lantaran menolak menjual lahan miliknya seluas 450 meter persegi. Selain lahan Jasman, lahan milik 42 warga lainnya juga diduga digarap oleh D'Greend City tanpa diberikan ganti rugi. Karena itulah warga Kampung Haji mendatangi Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Badan Perizinan Pelayanan Terpadu (BP2T) Kota Tanjungpinang untuk mempertanyakan masalah tersebut. (cw77)

Hari Pertama Razia di Depan Mapolres Operasi Zebra 2013 TANJUNGPINANG (HK) — Di hari pertama Operasi Zebra 2013, Satuan Lalulintas Polres Tanjungpinang melakukan razia kendaraan bermotor di depan Mapolres, Jumat (29/11) sore. Kanit Patroli Lalulintas Polres Tanjungpinang Ipda Riki F Mubarok mengatakan, puluhan kendaraan terjaring razia. Kebanyakan pelanggaran yang dilakukan pengendara adalah tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan melakukan modifikasi kendaraan. Kendaraan yang tidak standar atau sudah dimodifikasi rata-rata dimiliki anakanak muda seperti tidak memasang kaca spion, dan plat nomor kendaraan.

Menurutnya, Operasi Zebra ini untuk menindak pengendara yang melakukan pelanggaran-pelanggaran. Berbeda dengan Operasi Simpati dan Operasi Patuh yang lebih pada imbauan agar masyarakat taat berlalulintas. "Yang melanggar langsung ditilang. Kita arahkan untuk mengikuti sidang di pengadilan," katanya. Titik-titik lokasi yang menjadi target Operasi Zebra 2013, kata dia, adalah tempat-tempat yang dianggap banyak terjadi pelanggaran peraturan lalulintas. "Titiknya kita lakukan secara random/acak. Yang pastinya di Jalan Basuki Rahmat yang merupakan kawasan KTL (Kawasan Tertib Lalu Lintas). Dan tempat lainnya yang kita anggap banyak

Dari Halaman 17

Posyandu, Garda Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah meraih peringkat ke-3 secara nasional dalam program MDGs terutama bidang kesehatan. Secara nasional, Kepri termasuk yang terbaik dalam hal penurunan angka kematian ibu dan anak. Capaian ini merupakan bagian dari peran besar kader Posyandu yang bekerja keras menangani kesehatan masyarakat. "Pengabdian lebih penting dari segalanya. Jika para kader hanya mengejar penghasilan besar, tentu tidak akan mau menjadi kader Po-

syandu. Tidak semua orang mau mengabdi kepada masyarakat, namun ibu-ibu kader Posyandu mau menjalaninya. Saya perintahkan Kepala Dinas agar memikirkan cara meningkatkan kesejahteraan ibu-ibu," jelasnya yang disambut tepuk tangan dari para kader. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudhiana mengatakan, Jambore Posyandu diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kreativitas dan ajang pemberian apresiasi kepada setiap kader di selu-

formasi tentang bahaya narkoba kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi dan siswa SMA/SMK dan pengusaha hiburan. "Narkoba sangat berbahaya dan

merugikan bangsa. Kita mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, orangtua lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak menjadi pengguna narkoba," terangnya. (jua)

Dari Halaman 17

Ada Sukses menuju kesuksesan. Namun selama bersungguh-sungguh dalam prosesnya, maka dia akan mendapatkan suksesnya sendiri terlepas dari hasil akhir yang bernama ‘berhasil’ itu. Karena proses itulah yang memperkaya dirinya," kata Purosari panjang lebar. Ia lalu menlanjutkan, proses itu lah yang berharga dan dapat digunakan untuk berbagai

ruh Kepri. "Jambore sebagai wahana pertemuan kader di seluruh Kepri agar sesama kader bisa saling berbagi informasi dan pengetahuan. Tujuan akhirnya untuk mewujudkan masyarakat Kepri sehat secara utuh," terang Tjetjep. Pelaksanaan Jambore ke4 ini dihadiri Ketua Pokja IV TP PKK Pusat dr Ratna Farida, Ketua TP PKK Kepri Aisyah Sani, sejumlah kepala SKDP, FKPD dan perwakilan pemerintah kabupaten/Kota se-Kepri. (sut)

Dari Halaman 17

5 Oknum Polres Bagikan VCD Untuk mencegah dan memberantas peredaran narkoba, kata Kapolres, pihak Polres Tanjungpinang akan membagikan VCD berisi in-

masyarakat yang melanggar peraturan lalu lintas," terangnya. Ia mengatakan pihaknya akan menurunkan 62 anggota ke sejumlah titik. Operasi Zebra 2013 akan berlangsung selama 14 hari dan digelar setiap hari. "Setiap hari kita akan turun minimal 1 kali. Ada 62 anggota yang terlibat dalam operasi Zebra," katanya. Pantauan media ini, sejumlah masyarakat yang terjaring razia terlihat memadati Kantor Satlantas Polres Tanjungpinang. Beberapa diantaranya tampak kaget dan kebingungan terkena tilang petugas Satlantas. Sejumlah anggota Satlantas Polres sibuk mendata dan memberikan surat tilang kepada pengendara yang terjaring razia. (jua)

kesempatan akan datang. Itu lah sebabnya orang yang melalui proses dengan benar meskipun gagal, akan lebih berguna ketimbang orang yang berhasil dengan cara curang. Purosari hobi traveling, punya keinginan jalan-jalan bersama keluarga keliling dunia. Keinginan ini yang membuatnya bekerja keras meraih pendidikan setinggi-

tingginya. Karena ia beranggapan, keberhasilan dari kursi pendidikan bisa Mengantarkannya menuju kesuksesaan kelak. Aktif dalam organisasi mahasiswa seperti GMKI membuatnya banyak mengambil pelajaran dari segi tukar pendapat hingga berbicara di depan umum dan soal kepemimpinan. (cw72)

Sabtu, 30 November 2013

18

3 ABG Spesialis Pembobol Kios Diringkus TANJUNGPINANG (HK) — Tiga anak baru gede (ABG), Ju (19), RI (19) dan IJ (17) berhasil diringkus anggota Polsek Tanjungpinang Barat karena membobol lima kios tepi jalan. Barang yang dicuri adalah rokok dan minuman kaleng untuk dijual dan dikonsumsi sendiri. Menurut pengakuan RI yang ditemui di Polsek Tanjungpinang Barat, ia bersama kedua temannya melakukan pencurian kios-kios yang berada di tepi jalan pada subuh hari. "Kami congkel gemboknya pakai linggis," katanya. Barang-barang yang diambil dari dalam kios, kata RI, adalah rokok dan

minuman kaleng. Hasil curian tadi ada yang mereka konsumsi sendiri, ada yang dijual. "Rokok dan air kaleng ada yang kami pakai sendiri dan ada juga yang dijual kepada teman-teman dan warung," katanya. Sementara Kanit Reskrim Tanjungpinang Barat Ipda Dulatip mengatakan, ketiga tersangka telah melakukan aksinya di lima tempat berbeda di daerah Tanjungpinang. Semuanya adalah kios-kios tepi jalan yang kosong ditinggal oleh pemiliknya. "Mereka spesialis kios tepi jalan. Semua yang dibobol kios tepi jalan. Dari pengakuan mereka berjumlah

ada lima (kios)," ungkap Dulatip. Petugas meringkus ketiganya di tiga tempat berbeda, yakni pada 26 November 2013 JU dan IJ ditangkap di daerah Pamedan dan Batu Enam. Terakhir RI ditangkap pada 28 November di daerah musium Raja Haji Fisabilillah. Mereka adalah satu komplotan yang umumnya anak-anak putus sekolah dan sehari-harinya bekerja, Ju (19) sebagai buruh lepas, RI (19) pekerja bengkel teralis dan IJ (17) nelayan. Akibat perbuatannya, mereka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan," tutup Dulatip. (jua)

Dari Halaman 17

Persiapan MTQ Hal itu diungkapkan Gubernur Kepri HM Sani dan Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Soerya Respationo usai menggelar rapat dengan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Kepri di Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpianng, Jumat (29/11). "Saat ini persiapan fisik dan non fisik sudah mencapai 80 persen. Kepanitiaan melibatkan Pemprov Kepri, Pemko Batam, Kemenag (Kementerian Agama, dan Badan Pengusahaan (BP) Batam," jelas Sani. Sementara pembukaan MT rencananya akan dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan ditutup oleh Wakil Presiden Boediono. "Sejumlah menteri juga akan ikut ke Batam mendampingi presiden maupun

wapres," ungkap Sani. Terkait keamanan lokasi, lanjutnya, Ketua Panitia MTQ Tingkat Nasional yakni Wagub Soerya Respationo akan melakukan koordinasi dengan aparat keamanan. "Dalam waktu dekat akan dilakukan gladi persiapan keamanan dan juga penetapan titik parkir," terangnya. Sementara jumlah peserta yang mengikuti MTQ diperkirakan akan mencapai 4.000 orang dari 34 provinsi. Karena itu semua hotel bintang dan hotel melati di Batam akan digunakan untuk perhelatan akbar ini. "Jumlah kamar hotel yang ada di Batam saat ini sekitar 10 ribu. Jadi masih tertampung semua tamu kita nanti. Tentunya bagi turis dan pengunjung lain masih kebagian

kamar hotel. Sedangkan (soal) listrik, kita telah meminta pihak PLN untuk melakukan yang terbaik. Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan," beber Sani. Terkait pembangunan Gedung Astaka di Dataran Engku Puteri, Batam Center, Wagub Soerya mengatakan bahwa saat ini pengerjaannya hampir rampung. "Tinggal melakukan finishing dan penambahan dekorasi yang masih kurang. Diharapkan pada awal tahun 2014 sudah selesai," ungkap Soerya. Batam terpilih sebagai tempat penyelenggaraan MTQ Nasional, menurut Sani, lantaran kota ini memiliki fasilitas paling lengkap, baik transportasi, akomodasi dan lainnya. "Penerbangan ke Batam dari seluruh Indonesia ada 70 kali sehari. Arti-

Dari Halaman 17

Sani Minta tivitas yang diduga penambangan bauksit ilegal di Tanjungpinang beberapa waktu lalu. "Pulau Basing masih dalam wilayah Pemko Tanjungpinang, maka dalam segi perlindungan dan pengamanan wilayah masih wewenang Pemko. Kita sudah lakukan komunikasi dengan Pak Walikota tentang ini. Walikota langsung menurunkan timnya ke lapangan dan menghentikan (aktivitas di sana). Bila perlu, berikan sanksi sesuai aturan bila terbukti melanggar hukum," kata Sani, Jumat (29/11). Di tempat terpisah, Kepala Dinas KP2KE Tanjungpinang Sumardi memastikan kondisi terkini Pulau Basing dalam keadaan aman dan tidak ada aktivitas. Kendati demikian, sejumlah alat berat masih berada di pulau tersebut. Pihaknya berjanji akan terus mengawasi pulau kecil itu. "Tadi pagi (kemarin,red), kami bersama tim gabungan meninjau langsung ke Pulau Basing. Saya pastikan tidak ada aktivitas apa pun di sana. Pak Walikota yang rencananya turun ke lokasi ditunda karena ada pekerjaan di luar daerah. Tapi kami akan terus berkoordinasi bersama aparat terkait," kata Sumardi. Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pertambangan Dinas KP2KE Kota Tanjungpinang Zulhidayat. "Alat berat masih ada di lokasi tapi sudah bergeser ke arah basecamp. Tujuannya, agar

petugas kami di lapangan dapat memantau perkembangan kondisi pulau. Yang jelas, tak ada lagi aktivitas," ungkapnya. Alat berat yang masih berada di lokasi belum bisa dikeluarkan, kata Zulhidayat, karena di lokasi tidak ada penanggungjawab atau pemiliknya. Petugas kesulitan berkomunikasi dengan koordinator lapangannya. Pemko Tak Menutup IUP Terkait pemberlakuan Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara yang melarang ekspor hasil tambang mentah di bulan Januari 2014 nanti, Zulhidayat menegaskan, Pemko tetap akan menjalankannya namun tidak akan menutup izin usaha pertambangan (IUP) bauksit di Tanjungpinang. "Itu kan pelarangan ekspor bauksit ke luar negeri yang akan diberlakukan Januari 2014 nanti. Kita komitmen dengan aturan dan akan menjalankannya. Tapi kalau untuk izin tambangnya tak akan kita tutup sampai ada petunjuk lain dari pemerintah pusat," ungkapnya. Zulhidayat juga mengatakan belum mengetahui kapan Peraturan Daerah (Perda) pertambangan bauksit di Tanjungpinang akan disahkan. Sementara draf rancangan perda telah diusulkan Dinas KP2KE ke DPRD Tanjungpinang. "Sudah diajukan dua kali oleh Dinas KP2KE ke DPRD

Tanjungpinang sejak periode tahun sebelumnya hingga sekarang. Pada periode legislatif sebelumnya, belum ada kepastian bagaimana draf perda tersebut. Informasinya belum selesai dibahas. Periode sekarang ini draf juga diajukan tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan," ungkapnya. Milik Keturunan Raja Pulau Basing, menurut Lurah Pulau Dompak Ahmad Yani, saat ini tergabung dalam Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang. Tidak ada masyarakat yang tinggal di sana namun menjadi tempat singgah nelayan Dompak yang mencari ikan di sekitar pulau. Dulu, pulau yang ukurannya tak sebesar Pulau Penyengat ini dimiliki oleh empat orang yang merupakan keturunan atau juriat kerajaan. Salah satunya bernama Raja Nuh. "Raja Nuh dulunya pernah menjabat lurah di Tanjungpinang Timur. Namun saya saat ini tidak mengetahui di mana (Raja Nuh)," kata Yani tanpa menyebutkan nama kerajaan yang dimaksud. Di pulau itu, kata Yani, terdapat peninggalan sejarah berupa benteng dan gua. Konon pulau itu sebagai tempat pengasingan dan benteng pertahanan kerajaan. "Gua atau lobang itu masih ada. Begitu juga dengan sisa bangunan tua. Namun tidak terawat karena jarang disinggahi orang. Hanya sesekali nelayan

yang kebetulan mencari ikan di sekitar pulau itu yang singgah," bebernya. Yani mengaku, selaku Lurah Dompak, dirinya tidak mengetahui siapa pihak yang memasukkan alat-alat berat ke pulau itu. Karena hingga saat ini belum ada yang melapor ke pihak Kelurahan Dompak. "Bila ada yang melapor atau meminta izin, tentunya selaku lurah ia akan memberitahukan atasannya apakah sudah sepengetahuan instasi terkait atau belum," ungkapnya. Masyarakat nelayan Dompak, kata dia, merasa keberatan dengan aktivitas di Pulau Basing karena merupakan tempat nelayan mencari ikan. Selain itu, air dan lingkungan di pulau masih alami dan belum tercemar seperti pulau lain yang telah diekplorasi bauksitnya. Yani mengaku telah mendengar kabar bahwa pulau itu akan dijadikan resor dan pertambangan bauksit. Ia merasa khawatir bila bauksit di pulau itu dieksploitasi akan merugikan warganya yang bekerja sebagai nelayan. "Nanti pulau itu akan tenggelam sama seperti Pulau Paku yang ada di depan Pulau Penyengat," tambahnya. Mengatasnamakan masyarakat dompak, Yani meminta pemerintah agar segera menghentikan kegiatan pertambangan di Pulau Basing. "Sebelum terjadi hal yang merugikan masyarakat," ucapnya. ***

Dari Halaman 17

PNS Diminta Bertindak selaku pemimpin upacara, Suyatno membacakan sambutan dari Presiden RI bahwa seluruh pegawai di manapun bertugas untuk selalu meningkatkan profesionalisme, mewujudkan birokrasi yang bersih, efesien, efektif, transparan dan akuntabel, serta menunjukkan keteladanan sebagai aparatur negara yang bersih dan berwibawa, menjaga netralitas dan menjadi pelayan masyarakat. "Berkat dedikasi dan komitmen anggota KORPRI bersama-sama segenap elemen bangsa, kita mampu bertahan dari krisis keuangan global. Ekonomi kita tetap tumbuh, kesejahteraan

nya, cukup untuk membawa seluruh peserta MTQ," kata Gubernur. Lebih lanjut Sani menegaskan, Pemprov Kepri dan Pemko Batam akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum perhelatan ini dimulai. Ia meminta agar masyarakat Kepri menjadikan momentum MTQ sebagai ajang yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Terkait target peserta MTQ dari Kepri, Gubernur yakin bisa menjadi juara juara umum dalam MTQ tahun ini. "Target kita, selain menjadi tuan rumah juga menjadi juara umum. Hal ini tidak muluk-muluk karena pada MTQ sebelumnya Provinsi Kepri telah meraih Juara II Nasional. Sedangkan di STQ menjadi Juara Umum," kata Sani mantap. (sut)

IST

UPACARA HUT Korpri ke-42 di halaman Kantor Walikota, Senggarang, Tanjungpinang, Jumat (29/11). rakyat terus meningkat, dan pelayanan publik berjalan dengan baik, lebih murah dan

lebih cepat," paparnya membacakan pidato Presiden. Dalam upacara yang berte-

ma “Dengan Profesionalisme dan Netralitas, Korpri Mendukung Keberhasilan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi untuk Menjaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat “, Suyatno mengatakan Korpri tetap menunaikan tugas kedinasan secara lebih professional sesuai perkembangan zaman. Upacara ini disejalankan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-49. Selain PNS dan honorer, hadir pula dalam upacara, para asisten, staf ahli, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang. (r/yan)


CMYK

Bintan

Sabtu, 30 November 2013

19

Koperasi PMT Desak Polisi Usut Tuntas Pengrusakan Pohon Penghijauan BINTAN (HK) — Masyarakat yang tergabung dalam Koperasi Produksi Mutiara Mantang (PMT), Desa Mantang Lama, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, mendesak pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Timur mengusut tuntas, terkait pengrusakan penanaman ribuan pohon penghijauan di lahan bekas pertambangan di Pulau Koyang oleh sejumlah pemuda. Rico Barino Liputan Bintan

RICO BARINO/ HALUAN KEPRI

PENGRUSAKAN TANAMAN — Ratusan tanaman karet milik warga untuk penghijauan di lahan bekas galian bauksit dirusak sekelompok orang.

Pemkab Tanam 35.000 Pohon BINTAN (HK) — Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) ke 6 dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2013, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhu) Bintan melakukan gerakan penanaman 35.000 pohon. Dengan tema mewariskan hutan yang lebih baik untuk generasi penerus bangsa, yang dilaksanakan di bumi perkemahan pramuka kabupaten Bintan kecamatan Teluk Bintan, Kamis (28/11).

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bintan Lamidi yang membuka peringatan HPMI dalam sambutannya mengatakan pemanasan global bukan merupakan fenomena alam semata, namum merupakan akibat aktivitas manusia dalam pemanfaatan sumber daya alam khususnya sumbar daya alam kehutanan yg tidak terkendali. “Dampak pemanasan global yaitu terganggunya ekosistem, kondisi cuaca ekstrim, terganggunya sisten tata air daerah aliran sungai

serta terganggunya ketahanan pangan nasional. Untuk itu perlu kiranya kita semua turut menjaga lingkungan sekitarnya dengan menanam dan mencintai pohon,” kata Lamidi. Pemkab katanya, sangat menghargai upaya tersebut dan saya ucapakan terimah kasih kepada dua intansi tersebut dan tentunya kerjasama tersebut dapat lebih ditingkatkan pada tahun tahun berikrnya. Ungakap sekda bintan lamidi. Kepala Distanhut Adi Prihantara mengatakan

HMPI dipusatkan di Bumi Perkemahan Pramuka. berkerja sama dinas pertanian dan kehutanan dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Provinsi Kepri kepri dan PT Aneka Tambang Kijang. “Pada hari ini seluruh perserta akan membantu kita untuk menanam pohon di lokasi ini. Dan kiita akan melaksanakan satu bulan penuh dari Distanhut, BPDAS Kepri dan PT Aneka Tambang akan melaksanakan penanaman di seluruh wilyah Bintanm” ujar Adi. (rof)

Sekretaris Koperasi PMT, Saidi bersama Jaharudin menyampaikan, setelah beberapa hari lalu laporan ke pihak Polsek Bintan Timur telah diterima. Selain itu, pihaknya dan Kapolsek Bintan Timur Kompol Irham Halid beserta beberapa anggotanya turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Senin (25/11) silam. “Kami mendesak masalah ini secepatnya tuntas. Lantaran, hingga kini puluhan preman yang diduga melakukan pengrusakan belum juga diperiksa dan diamankan. Padahal kami telah rugi hingga Rp60 juta,” katanya, Kamis (28/11).

Dengan laporan yang telah dikeluarkan nomor STPL/120/XI/2013, pihak kepolisian belum bisa menemukan titik terang. Lantaran, dugaan perusakan perkebunan karet yang luasnya 106 hektar ini hampir 3000 pohon yang dirusak oleh orang tidak dikenal alias preman tambang. Pengembangan penyelidikan kasus dilahan bekas pertambangan di Pulau Koyang ini juga belum bisa dimintai keterangan. Kapolsek Bintim, Kompol Irham Halid mengatakan sampai saat ini pihaknya sedang melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut lagi dalam kasus ini. Pasalnya untuk proses penyelidikan mencari kebenarannya

CMYK

pihaknya masaih mengalami banyak kendala. “Kami belum bisa melakukan ekspos. Karena kita belum mendapat laporan dari tim penyidik. Sehingga sampai saat ini, belum diketahui kebenarannya seperti apa,” singkatnya kepada awak media. Dilanjutkan Saidi, pihaknya, akan melanjutkan penanaman pohon di hutan produksi yang sudah gundul tersebut. “Kami akan menanam sampai 50 ribu pohon karet. Karena lahan itu di peruntukan hutan industri. Sudah lama tanah di kawasan tersebut gersang. Dan kami tidak sepakat lokasi itu dijadikan tempat penambangan, apalagi penambangan ilegal,” tegas Saidi. ***

Editor:Eddy Supriatna , Layouter: Syahrial Anwar


Anambas

Sabtu, 30 November 2013

20

Anambas Diminta Tidak Terbuai Industri Migas Tidak Abadi BATAM (HK) — Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) diminta jangan terbuai dengan keberadaan industri migas yang melimpah saat ini. Sudah saatnya KKA segera mencari sektor lain, yang lebih ‘abadi’, yang bisa dijadikan penyokong pembangunan dan perekonomian di kabupaten termuda di Kepulauan Riau tersebut. Tim Haluan Kepri Liputan Anambas “Sudah banyak contoh kasus daerah yang tiba-tiba jadi ‘Gelap’ karena tidak mempersiapkan diri sejak dini dan terlalu tergantung dengan industri migas. Kita tidak ingin hal serupa menimpa Anambas juga,” ungkap Kepala Urusan (Ka. Ur) Humas, Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), Haryanto Syafri di Batam, Jumat (29/11). Dikatakan, sudah 5 tahun Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) resmi memisahkan diri dari Kabupaten induknya, Natuna. Beruntung, kesejahteraan masyarakat dan geliat pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) masih tetap bisa terjaga hingga hari ini, mengingat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi belum cukup

mapan untuk menyokong perekonomian di kabupaten dengan 255 pulau ini. Adalah sektor minyak dan gas bumi yang memberikan kontribusi sangat besar bagi terjaganya stabilitas pembangunan, pemerintahan dan perekonomian di KKA, dimana dana bagi hasil (DBH) masih menjadi tulang punggung anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Dari lifting migas tahun 2012 silam, telah menyumbangkan Rp449 milyar untuk APBD KKA. Sementara diketahui KKA memiliki APDB sebesar Rp1,2 trilun untuk tahun 2013 ini. Artinya, sektor migas mengambil peran dominan dengan memberikan kontribusi sebesar 37,41 persen. Sementara untuk tahun 2013, diperkirakan KKA akan mendapatkan jatah sebesar Rp433 milyar. Saat ini ada 4 konraktor migas yang beroperasi di KKA, sementara 14 lainnya

masih melakukan tahapan eksplorasi di Anambas. Melihat prospek tersebut, perlu diakui, sektor migas masih menjadi hal yang menggiurkan di KKA, karena dengan DBH nya mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan. Namun perlu diingat, sektor Migas bukan sebuah ‘mata pencaharian” yang berumur panjang. Selalu ada batasan umur bagi sumber daya yang diklaim berkontribusi besar bagi pembangunan Provinsi Kepri, khususnya di KKA. “Industri Migas tidak pernah abadi, selalu ada batasan yang diberikan, baik dari sisi kontrak kerjasama yang hanya berumur maksimal 30 tahun, maupun dari sisi habisnya sumber daya karena ijin Tuhan,” kata Haryanto Syafri. Dari grafik yang dipaparkan oleh Syafri, terlihat jelas bahwa lifting minyak terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Diperkirakan setiap titik bisa mengalami penurunan sebesar 20 persen setiap tahunnya. “Bisa saja kita tekan menjadi 16 persen atau 15 persen, tapi itu butuh kerja keras yang luar biasa dengan menggali sumur-sumur baru,” paparnya. Sementara menyinggung cadangan gas, dari grafik memang terlihat terjadi peningkatan-peningkatan signifikan. Namun diakui Syafri, hal tersebut terjadi bukan

Pengembangan Kawasan Konservasi Penyu

Transportasi ke Pulau Durai Dibenahi TAREMPA (HK) — Sarana transportasi dari dan menuju ke Pulau Durai segera dibenahi. Hal itu untuk menunjang pengembangan kawasan konservasi penyu di pulau tersebut yang menjadi salah satu obyek wisata potensial Kabupaten Kepulauan Anambas. “Kita sedang membenahi trasnportasi dari dan menuju Pulau Durai. Pembenahan ini kita laksanakan dalam rangka pembenahan pulau Durai untuk menjadi destiansi wisata yang memadai,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Anambas, Argausman, kemarin. Tahun ini saja, Dishub Anambas telah melakukan pembangunan dermaga yang representative di Pulau Durai. Dermaga yang dibangun di salah satu sisi pulau Durai tersebut dianggap sebagai sarana pertama yang memiliki nilai strategis, sebelum kemudian Dishub mencanangkan program lain untuk membenahi system transportasi di Pulau tersebut. “Kita bangun Dermaga terlebih dahulu. Karena selama ini para wisatawan yang menuju Durai merasa kesulitan untuk merapat. Mereka harus menggunakan jongkong atau speed ukuran kecil untuk mencapai pulau tersebut, sementara kapal besar mereka harus lego jangkar di tengah laut,” papar Argausman. Diharapkan, setelah pembangunan bandara, kesulitan yang dihadapi oleh wisatawan bisa teratasi dengan baik, sehingga volume kunjungan wisatawan, baik domestic maupun internasional semakin tinggi. Selain itu, Dishub Anambas juga rencananya akan menyediakan rute kapal khusus Tarempa-Durai. Tahun depan, melalui kementrian Pembangunan

Daerah Tertinggal (KPDT) Dishub akan memohon bantuan kapal untuk memenuhi impian tersebut. “Tahun ini kita sudha dapat sebuah kapal melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) KPDT. Tahun depan kita akan ajukan lagi penambahan kapal, untuk membuka rute transportasi TarempaDurai,” ungkap Argausman. Kapal yang dimaksud Argausman rencananya akan bermuatan 140 seat, seperti kapal kayu yang sekarang diterima Anambas dari KPDT. Kapal yang terbuat dari kayu tersebut, nantinya diharapkan dapat memuat penumpang menuju Pulau Durai ketika musim sedang bersahabat. “Kita perlu akui alam kita ini sulit. Laut kadang tidak bersahabat kalau gelombang menerjang terlalu keras. Jadi saya tidak bisa menjanjikan kapal itu bisa memuat pe-

numpang ketika musim sedang tidak baik, namun ketika musim sedang bersahabat, kita akan maksimalkan penggunaannya,” imbuh Argausman. Sementara pengelolaan kapal tersebut sepenuhnya akan diserahkan oleh Pemda Anambas kepada Perusahaan Daerah. Perusda akan diberikan kapal tersebut, sementara hasil dari pengelolaannya akan dimasukan kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kepulauan Anambas. “Kapalnya nanti akan kita serahkan ke Perusda, sama dengan Kapal yang akan kita terima dari KPDT tahun ini, kemudian hasil dari pengelolaan sebagaian akan digunakan untuk pengembangan Perusda, sebgaian akan dikembalikan kepada daerah, untuk menambah PAD kita,” tukas Argausman.(nel)

INDUSTRI MIGAS — Pemkab Anambas diharapkan tidak bergantung terhadap industri migas dan diminta untuk mencari sektor pendapatan lain. Tampak sejumlah pekerja yang berada di salah satu anjungan lepas pantai industri migas di Anambas. DOK

karena cadangan gas bertambah seiring menurunnya cadangan minyak yang ada, namun karena baru populernya penggunaan gas pada era modern ini. Tidak menutup kemungkinan, gas akan bernasib sama dengan minyak, yang terus menerus mengalami penurunan persentasi lifting, hingga akhirnya mencapai angka nol. Kendati sektor migas masih terlihat menggiurkan di masa kini, KKA jangan sampai terbuai dengan kenyamanan ini. Harusnya, Haryanto Syafri berharap KKA tidak terbuai dengan kenyamanan yang telah dida-

patkan sekarang, dimana saat industri migas masih beroperasi, sektor perekonomian dan pembangunan KKA juga ikut terbantu. Namun, jika tidak segera mempersiapkan diri, sangat dikhawatirkan KKA yang sekarang ‘terang’ bisa menjadi ‘gelap’ seiring redupnya industri migas di KKA, baik karena kontrak kerja maupun karena potensi yang telah habis. Salah satu contoh Kabupaten Rengat, lanjut Haryanto Syafri, dimana semenjak 2010 silam tingkat ekonominya terpaksa harus merosot. Dikarenakan Rengat terlanjur manja dengan in-

dustri migas yang beroperasi. Selama ini geliat perekonomian di Rengat selalu terpatok kepada industri migas, mulai dari usaha rakyat yang nilai ekonomi relatif kecil hingga industri besar bernilai ratusan juta. “Dulu Rengat itu maju sekali. Kalau kita dibilang merantau ke Rengat, pasti dibilang ‘Ganteng Banget’. Tapi kalau sekarang? Orang cenderung mencibir. Karena geliat ekonomi disana sudah tidak semapan dulu. Itulah akibatnya kalau sebuah kabupaten tidak mempersiapkan diri sebelum industri migas harus terpaksa tutup.

Banyak deh contoh lainnya,” ulas Syafri. Hal tersebut juga sudah disampaikan Syafri kepada Bupati Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin, yang kebetulan berasal dari Rengat. Syafri mengaku, Tengku cukup paham dengan kondisi yang dipaparkan oleh Syafri. “Karena beliau orang Rengat, jadi sedikit banyak dia pahamlah dengan kondisi seperti itu. Pak Bupati juga sepertinya akan melakukan pembenahan di beberapa sektor lain untuk menjadi pondasi Anambas kedepan,” tukas Syafri.***

Setiap Pulau di KKA Harus Ada TPA TAREMPA (HK) — Setiap pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang berpenghuni harus memiliki tempat pembuangan akhir sampah (TPA). Hal itu untuk menampung sampah dan menjaga kebersihan setiap pulau di KKA. “Untuk menjaga kebersihan lingkungan sesuai dengan ekonomi biru yang telah kita paparkan kepada pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, setiap pulau yang berpenghuni harus memiliki tempat pembuangan akhir (TPA)sampah,” ungkap Peneliti bidang management dan Bisnis, Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri, Dr Herie Saksono Herie kepada wartawan di Bandara Palmatak, Jumat (29/11). Dikatakan, masyarakat bisa membuang sampah pada tempat yang yang telah disediakan oleh pemerintah daerah. Secara tidak langsung Pemda Anambas memiliki tugas untuk membuat tempat pembuangan sementara (TPS)

setiap pulau yang berpenghuni. Dari TPS tersebut nantinya akan dibuang ketempat pembuangan akhir yang akan dikelola kembali agar menjadi ramah lingkungan. “Agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, pemerintah setempat harus menyediakan tempatnya seperti TPS. Dari TPS nantinya akan dibuang kesuatu tempat yang telah disediakan di pulau itu jadi di TPA akan kita buat pengolahannya sehingga tidak mengotori laut,” paparnya. Menurut Herie, untuk mengelola sampah menjadi ramah lingkungan memang tidak mudah karena selain pengelolaan persampahan yang baik dan benar tentunya memiliki program untuk

membangun pengelolaan sampah. Jika ini terlaksana maka sampah yang dihasilkan oleh masyarakat bisa menjadi ramah lingkungan, bahkan sampah yang diolah bisa menjadi memiliki nilai ekonomis yang dapat membantu perekonomian masyarakat. “Memang mengelola sampah itu tidak mudah, bahkan membutuhkan biaya yang besar namun kita tidak bisa tinggal diam harus mencari solusi agar sampah yang dihasilkan masyarakat tidak menjadi limbah yang mengotori lautan namun harus bisa mencari solusi agar memiliki nilai ekonomi. Jika dikelola

dengan benar maka sampah bisa menjadi peningkatan ekonomi bagi masyarakat setempat,” katanya. Sampah yang memiliki nilai ekonomis bisa diolah hingga menjadi pendapatan bagi masyarakat. Herie mencontohkan jika botol kemasan bisa diolah lagi menjadi serpihan plastik makan akan bisa dibentuk lagi menjadi botol untuk keperluan lainnya. “Sebagai contoh botol kemasan kalau dgiling menjadi berbentuk serbuk maka bisa diolah kembali menjadi botol, seperti botol bekas minuman diolah menjadi botol kemasan lainnya,” katanya.(nel)

Editor: Didik, Layouter: Syahril


Karimun

Sabtu, 30 November 2013

21

BC Sita Rokok dan HP Selundupan KARIMUN (HK) — Kapal patroli Kanwil Khusus DJBC Kepri menangkap kapal SB Rahmat Jaya 06 muatan rokok dan handphone, Kamis (28/11). Ilham cegat karena kapal tersebut Liputan Karimun

Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah DJBC Agus Wahono saat menggelar konferensi pers di Kanwil BC Kepri Meral Jumat (29/11) mengatakan, selain menangkap kapal SB Rahmat Jaya 06 pihaknya juga menangkap kapal pompong tanpa nama yang juga memuat rokok tanpa cukai. Menurutnya, SB Rahmat Jaya 06 ditangkap kapal patroli BC-15041 dengan komandan patroli (kopat) Agus di perairan Pulau Kasu pada Kamis (28/11) sekitar pukul 10.30 WIB. Sedangkan boat pancung, sejenis kapal kecil tanpa atap bermesin tempel ditangkap BC-15030 dengan kopat Herry Kusnadi di perairan Pulau Seraya pada Senin (11/11). “SB Rahmat Jaya 06 dicegat saat mengangkut 45 penumpang menuju Tembilahan. Kapal ini berkecepatan tinggi dengan kekuatan 5x200 pk atau sekitar 50 knot, petugas sempat kesulitan karena jauh lebih cepat dibandingkan kapal patroli kita, namun akhirnya berhasil di-

melawan arus,” kata Agus. Kata Agus, penyelundupan rokok dan handphone yang dilakukan SB Rahmat Jaya 06 tersebut digagalkan berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat. Lalu petugas berusaha mengejar kapal tersebut hingga ke Pulau Kasu. Saat diperiksa, petugas menemukan sejumlah ponsel pintar seperti Apple dan Samsung, kemudian puluhan slop rokok seperti H Mild, Marlbender dan Luffmann. Barang-barang tersebut, akata Agus disembunyikan di rongga kapal seperti tempat penyimpanan pelampung, dibawah tangga pintu masuk, dan lobang-lobang kabel kapal. Selain itu, barang tersebut juga disimpan diatap kapal lalu ditimbun pakai karung dan ditutup lagi menggunakan pelampung. “Hingga saat ini kami belum menghitung berapa jumlah barang tersebut. Namun, kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatan tersebut hingga ratusan juta rupiah. Yang jelas, modus yang digunakan SB Rahmat Jaya 06 termasuk baru dan cukup halus, tapi

kami tetap memeriksa apapun jenis kapal kalau itu mencurigakan membawa barang selundupan,” terang Agus. Kepala Penyidikan dan Barang Hasil Penegahan Budi Santoso menambahkan, kapal SB Rahmat Jaya 06 merupakana kapal penumpang dengan rute pelayaran dari Batam-Tembilahan dengan waktu pelayaran satu kali dua hari. Jadi, sebelum melakukan pelayaran ada jeda waktu stau hari bagi kapal memuat barang-barang tersebut tanpa sepengetahuan petugas di pelabuhan. “Berdasarkan hasil penyelidikan sementara yang kami lakukan, rokok dan handphone tersebut dimuat ke atas kapal SB Rahmat Jaya 06 pada malam hari, atau satu hari sebelum kapal tersebut berangkat ke Tembilahan. Jadi, begitu jadwal keberangkatan, tak ada yang curiga kalau kapal sudah memuat barang selundupan tanpa cukai tersebut,” kata Agus. Dikatakan, terkait kasus penyelundupan rokok dan handphone yang dilakukan SB Rahmat Jaya 06, untuk saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka, kalau nakhoda dan ABK kapal hanya sebatas menerima upah angkut saja, sementara untuk pompong tanpa nama BC telah menetapkan nakhoda kapal sebagai tersangka. ***

Bupati Akui Banyak Masjid Meprihatinkan KARIMUN (HK) — Bupati Karimun, Nurdin Basirun mengaku prihatin atas kondisi beberapa masjid yang ada di Kabupaten Karimun khususnya di pulau-pulau. Kondisi masjid masih banyak yang sepi dari jamaah, kemudian ada pula imam masjid yang masih saling dorong dan enggan mempin sholat berjamaah. Hal tersebut dikatakan

Nurdin atas beberapa temuannya saat berkunjung ke pulau-pulau dan tepat memasuki waktu sholat, namun sang imam masjid pun belum siap mengimami sholat. “Baru-bari ini saya berkunjung ke salah satu pulai di Kabupaten Karimun, kalau dilihat memang masjidnya bagus dan sajadahnya juga bagus tapi tidak ada jamaah. Belum lagi imamnya

saling dorong kemudian sudah tua pula. Hal ini saya minta tidak lagi terjadi,” ujar Nurdin membuka acara pelatihan tahsin tartil Al-Quran bagi imam masjid Kabupaten Karimun, di aula Perpustakaan Masjid Agung Karimun, Jumat (29/11). Imam masjid kata Nurdin, bisa juga dikatakan sebagai pemimpin jamaah dan kebijaksanaannya memang dituntut untuk pintar dan ikhlas. Dalam hal ini tentunya ikhlas mengkaderisasi sehingga para imam akan terus regenerasi dan tidak lagi orang tua uzur yang ditunjuk jadi imam. Selain itu Nurdin juga menitik beratkan kepada pengelolaan masjid yang perlu diperhatikan. Sehingga tak ada lagi sepi dari jamaah. Hal ini perlu dievasluasi guna kemajuan dalam keimanan dan ketakwaan, sebagaiman salah satu azam dari Kabupaten Karimun, yakni peningkatan iman dan taqwa. Acara yang digelar oleh Bagian Kesra dan Kemasyarakatan Pemkab Karimun selama dua hari itu diikuti oleh 60 imam masjid jami’ di Kabupaten Karimun. Dengan menghadirkan pemateri tunggal dari Pengasuh Ma’had Takhasus Pesantren Tinggi Institut Ilmu Al-Qur’an - Jakarta, DR.H.Ahmad Fathoni.(gan)

ILHAM/HALUAN KEPRI

BARANG BUKTI — Kapal SB Rahmat Jaya 06 ditahan petugas DJBC Kepri di Pelabuhan Ketapang, Meral sebagai barang bukti karena mengangkut rokok dan handphone selundupan.

Anak Tanjungbatu Juara Satu Nasional Hafal Al-Quran KARIMUN (HK) — Juara satu lomba tahfidz (hafal Al Quran) juz 30 tingkat nasional yang digelar Kementerian Agama RI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 22 hingga 24 November diraih M Hafiz Herawan (11) asal Tanjung Batu, Kecamatan Kundur Sepulangnya dari Jakarta dalam mengikuti lomba tersebut, Hafiz sapaan akrab anak pertama dari pasangan Herman dan Asiah ini pada Jumat (29/11) langsung disambut haru oleh Bupati Karimun, Nurdin Basirun dengan wajah sumringah dan senyum. Nurdin mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh Hafiz. Hafiz pun mengaku sangat senang dengan prestasi yang diraihnya dan ia pun mendapatkan dukungan penuh oleh kedua orang tuanya. “Alhamduilillah saya senang, orang tua pun mendukung dan waktu baru pulang dari Jakarta kemarin langsung disambut kedua orang tua yang jauh-jauh datang dari Tanjungbatu hanya untuk berjumpa dengan saya membawa medali kemenangan,” ucap Hafiz. Wajah polosnya memasng masih sangat tampak, namun untuk pengetahuan keagamaannya, Hafiz tidak bisa dipandang remeh. Meski masih duduk di bangku kelas 6 SDIT Cendikia, saat ini ia sudah mampu menghapal dua juz ayat Al-Qur’an. Bahkan orang tuanya yang hanya bekerja sebagai buruh harian lepas pun rela memberikan pendidikan yang maksimal dan sanggup berjauhan dengan si sulung ini agar cita-citanya menjadi hafidz atau penghapal Al-Qur’an tercapai. “Cita-cita saya mau jadi hafidz om. Orang tua saya

sangat mendukung terutama ayah, walau penghasilannya pas-pasan sebagai buruh harian lepas tapi tetap memberikan perhatian dalam pendidikan,” ucapnya kepada Haluan Kepri usai dipertemukan dengan orang nomor satu di Kabupaten Karimun itu, kemarin. Salah seorang guru pembimbing Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Kabupaten Karimun, Siti yang ikut mendampingi Hafiz menceritakan bagaimana keluguan anak didiknya itu saat baru pertama kalinya tiba di Ibu Kota Jakarta. Namun tetap yakin dan hapalannya tetap baik. Hal itu pun dibuktikan dengan perolehan juara yang diraih Hafiz, sehingga menurut Siti tidak sia-sia dia memberikan bimbingan terhadap anak yang memiliki potensi hafalan Qur’an sangat baik itu. “Yang lebih membanggakan lagi adalah, Hafiz ditunjuk sebagai pembaca ayat suci Al-Qur’an pada awal acara penutupan lomba tersebut. Dan inilah persembahan kami untuk pertama kali yang bisa diberikan untuk daerah,” kata Siti. Siti juga menjelaskan bagaimana keinginan Hafiz yang ingin sekali berkunjung dan melihat beberapa tempat yang terkenal di Jakarta, seperti mengunjungi Tugu Monas, Masjid Istiqlal dan menaiki kereta gantung di TMII. Namun tidak semua bisa terwujud karena mengingat tidak punya banyak waktu disana hanya sekedar melintas sambil melihat dari kejauhan Masid kebanggan negara Republik Indonesia dan Monas. Serta melihat hilir mudiknya kereta gantung di lokasi perlombaan. Keseharian Hafiz saat pagi hari setiap pekannya diisi dengan bersekolah di

SDIT Cendikia dan hanya ada waktu libur pada hari Minggu. Sepulangnya dari sekolah ia kembali ke asrama tepatnya di Masjid Agung Kabupaten Karimun guna mengikuti pendidikan tahfiz, sehingga saat ini telah mampu menghapal sebanyak dua juz ayat Al-Qur’an berkat bimbingan dari seorang ustadz bernama Sodiq. Hafiz tidak sendiri, ia bersama Nikmatul Khairiyah yang merupakan seorang teman satu kelasnya di SDIT Cendikia yang mengharumkan nama Kabupaten Karimun ke tingkat nasional di Jakarta. Meski temannya itu hanya mendapatkan juara harapan namun prestasi tersebut tentunya tetap membanggakan. Mendengar penuturan dari pembina MDA, Siti yang begitu lugunya namun meraih prestasi, mata Bupati Karimun Nurdin Basirun pun tampak berkaca-kaca bahkan sedikit meneteskan air mata. Ia juga berjanji dan berpesan kepada guru pembimbing Hafiz bernama Sodiq, agar segera berkoordinasi dengan dirinya jika ada keperluan apa-apa untuk kebutuhan dalam me-

ngikuti berbagai macam kegiatan yang membawa nama daerah. “Untuk ustadz, harus selalu melatih anak didiknya. Kita perlu memoles menjdi lebih baik lagi. Tentunya prestasi ini jadi nilai dakwah kita semua. Kemudian kalau ustadz ada keperluan terkait untuk belajar anak didiknya cepat kasitau saya,” pesan Nurdin. Menurut Nurdin, ini pengalaman anak Karimun yang membawa nama daerah sampai tingkat nasional. Dia juga menaku meminta maaf karena tiak bisa mendampingi dua orang anak Kabupaten Karimun yang telah mengharumkan nama daerah. Karena biasanya jika even seperti itu Nurdin selalu menyempatkan diri untuk datang dan memberikan semangat. Namun karena ada kesibukan yang tidak bisa ditinggal sehingga ia tidak bisa hadir melihat HAfiz dan Nikmatul Khairiyah bertanding. “Saya sangat respon kalau soal agama, namun mungkin karena ada kesibukan atau terlambatr maka tidak sempat hadir melihat anak kita bertanding di Jakarta,” katanya.(gan)

ABDUL GANI/HALUAN KEPRI

DUA orang putra dan putri daerah asal Kabupten Karimun, M Hafiz Herawan (paling kiri) dan Nikmatul Khairiyah sebagai pemenang lomba tahfidz juz 30 di TMII - Jakarta yang digelar oleh Kementerian Agama RI bertemu dengan Bupati Karimun Nurdin Basirun di rumah dinasnya, Jumat (29/11).

Editor: Niko, Layouter: Syahril


CMYK

Sabtu, 30 November 2013

22

Galliani Mundur dari Milan

Galliani

ADRIANO Galliani membenarkan rumor yang memberitakan dirinya akan mundur dari AC Milan. Galliani tak akan lagi menjabat CEO klub usai laga kontra Ajax Amsterdam bulan depan. Rumor soal mundurnya Galliani sudah kencang beredar sejak beberapa pekan terakhir. Sebabnya adalah performa buruk Milan musim ini yang didului dengan lesunya aktivitas tim di bursa transfer musim panas lalu. "Dalam beberapa hari ke depan aku akan mengundurkan dengan sebuah alasan bagus. Mungkin aku akan menunggu usai laga kontra Ajax," tutur Galliani seperti dikutip Football Italia. (fic)

Peluang Pesta Gol MADRID (HK) — Real Madrid berpeluang utnuk pesta gol kala menjamu tim papan bawah Real Valladolid di Santiago Bernabeu, Minggu (1/12) dinihari WIB. Kemenangan menjadi harga mati untuk skuat Carlo Ancelotti untuk terus menipiskan selisih poin dari sang runner-up Atletico Madrid yang saat ini berjarak 3 poin. Los Blancos memang tidak akan diperkuat megabintangnya Cristiano Ronaldo yang masih cedera, namun nampaknya hal itu tidak terlalu jadi masalah. Ini dibuktikan dengan keberhasilan Los Merengues mencukur Galatasaray 4-1 di Liga Champions, beberapa hari lalu. "Cristiano tidak akan bermain besok karena dia merasa belum nyaman. Dia tidak merasa baik," kata pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti seperti diwartakan Football Espana. "Kami sudah melakukan pemeriksaan ultrasound di pagi ini dan ototnya sudah sembuh dengan baik tapi dia masih belum nyaman

dan kami tidak akan mengambil risiko." "Akan membutuhkan dua pekan untuk memulihkannya dan (Angel) Di Maria akan bermain," ungkap entrenador asal Italia itu. Secara keseluruhan, performa Madrid saat ini juga tengah menanjak. Dalam tiga laga terakhirnya (termasuk kontra Galatasaray), Madrid memetik kemenangan dengan skor yang cukup mencolok. Menang 5-1 atas Sociedad dan 5-0 kontra Almeria. Peluang Madrid kembali berpesta gol juga semakin terbuka, mengingat performa buruk Valladolid musim ini. Dalam empat laga

terakhir, tim besutan Juan Ignacio Martinez ini belum mampu memetik kemenangan, dua di antara berujung kekalahan. Imbasnya, saat ini Valladolid masih tercecer di papan bawah, menempati urutan 17 atau hanya satu strip di atas Zona merah. Dari rekor pertemuan, Madrid tampil perkasa atas Valladolid. Dari enam pertemuan terakhir, Los Blancos sukses memetik lima kemenangan dan hanya sekali menelan kekalahan yang terjadi pada musim 2008. Kedua tim memiliki modal berbeda menyongsong pertemuan keduanya. Jika Madrid berhasil

meraih kemenangan meyakinkan 5-0 dari Almeria dan 4-1 melawan Galasataray, Valladolid baru saja menelan kekalahan ke-6 mereka musim ini di tangan Osasuna. (fec/glc)

Indonesia XI Tantang 6 Klub Spanyol JAKARTA (HK) — Tim Indonesia XI yang isinya sebagian besar pemain Mitra Kukar akan menantang enam klub Spanyol di awal hingga pertengahan Desember ini. Tur ke Spanyol ini diprakarsai oleh

CMYK

Nine Sport. Sebelumnya, Nine Sport juga membawa klub Pro Duta ke beberapa negara Eropa, beberapa waktu lalu. "Ini merupakan kali kedua kami mendukung program tur ke Eropa ini. Karena

kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menonton saja, tapi juga belajar dan berpartisipasi dalam tur yang berkualitas," kata CEO Nine Sport, Arif Putra Wicaksono, Jumat (29/11). Arif menjelaskan, Mitra Kukar dipilih karena klub tersebut adalah yang paling siap. "Selain itu, kenapa namanya diganti jadi Indonesia XI lebih kepada sisi komersil saja," katanya. Indonesia XI akan bertolak ke Spanyol pada Minggu (1/12). Mereka rencananya akan melakoni enam pertandingan, yaitu melawan Atletico Madrid (3/12), Asociation de Ex Futbolis-

tas Internacionales Absolutos (5/12), Valencia C.F (9/12), Villarreal C.F (11/ 12), RCD Espanyol (16/12), dan Barcelona B (18/12). "Atas nama tim, saya sungguh sangat senang akhirnya tur ini menjadi kenyataan. Kami akan berusaha untuk mempersiapkan yang terbaik. Walaupun waktu cukup padat namun kami akan cobaa memaksimalkan semua yang terbaik," kata pelatih Indonesia XI, Stefan Hansson. Bek kanan Zulkifli Syukur juga menyambut gembira tur ini. Baginya, bisa pergi dan bertanding di Spanyol adalah sebuah kesempatan yang langka (dtc)

Editor: Didik, Layouter: M Fahrullazi


Iklan

Sabtu, 30 November 2013

23


CMYK

Sabtu, 30 November 2013

24

AISYAH Sani, Yatim Mustafa beserta isteri, Faryanti Teguh, Tasneti, Titik Lestari, para undangan, serta Pengurus IGTKI se-Provinsi Kepri Foto Bersama.

Di Gedung Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta

IGTKI Kepri Ikuti Porseni Nasional IGTKI VIII TANJUNGPINANG (HK)— Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Drs H Yatim Mustafa M.Pd melepas Kontingen Pekan Olahraga Seni (Porseni) Nasional Ke VIII Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Kepri, yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 November hingga 2 Desember di Gedung Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Acara pelepas ditandai dengan penyer-

ahan seragam kontingen oleh Bunda PAUD Kepri Aisyah Sani, Rabu (27/ 11) di Aula Kantor Pemerintah Provinsi Kepri, Jalan Basuki Rahmad – Tanjungpinang. Turut hadir pada acara itu seluruh pengurus dan peserta GOPTKI Kepri yang akan mengikuti Porseni VIII Tingkat Nasional, Kepala Dispora Tanjungpinang Juramadi Esram, Kasi PAUD Kepri Tasneti, Kabid PNFI Tanjungpinang Sukartini dan Kasi PAUD

Tanjungpinang Nurhayati, Ketua Majelis Pendidikan Kepri Arif Rasahan, serta undangan lainnya. Kontingen Kepri yang dikirim untuk mengikuti Porseni tersebut berjumlah 100 peserta, terdiri dari 73 peserta untuk mengikuti 16 cabang lomba, antara lain lomba permainan anak ciptaan guru, bermain sambil bernyanyi, gerak dan lagu, senam fantasi berdasarkan cerita, senam irama dengan alat, bercerita

dengan alat peraga, bercerita dengan tanpa alat peraga, sandiwara boneka, finger painting, tari kreasi baru, MTQ, menyanyi duet, cipta dan baca puisi, pembuatan alat peraga pembelajaran, menciptakan dan menyanyikan lagu anak, serta vocal group. Selain 73 peserta yang ikut berlomba, IGTKI Kepri juga mengirimkan 11 orang Pengurus IGTKI Kepri, 7 orang Ketua IGTKI se-Provinsi Kepri, serta pendamp-

KADIS Pendidikan Kepri Yatim Mustafa.

PENASIHAT IGTKI Kepri sekaligus Bunda PAUD Kepri Aisyah Sani.

KETUA IGTKI Kepri Faryanti Teguh.

KETUA Panitia Titik Lestari.

BUNDA PAUD Kepri Aisyah Sani menerima sekapur sirih.

ing sebanyak 9 orang dari Dinas pendidikan Provinsi Kepri. Porseni Nasional Ke VIII IGTKIPGRI Tahun 2013 memiliki tema “Melalui Porseni Nasional VIII IGTKI-PGRI Kita Tingkatkan Profesionalisme, Sportivitas Dalam Menggalang Persatuan dan Kesatuan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia”, bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana implementasi kemampuan pembelajaran di TK yang di-

laksanakan oleh para guru Taman Kanak-Kanak, melestarikan dan mengembangkan seni budaya dan olahraga anak-anak Indonesia melalui pembelajaran di Taman KanakKanak, meningkatkan kreativitas guru Taman Kanak-Kanak, serta untuk mengembangkan kecerdasan musical dan kinestetik para guru Taman Kanak-Kanak. Foto dan Narasi : Rusmadi

AISYAH Sani, Yatim Mustafa beserta isteri, Juramadi Esram, Arif Rasahan dan IGTKI Kepri, menyanyikan lagu Indonesia Raya.

KETUA IGTKI Kepri Faryanti Teguh dan Kasi PAUD Kepri Tasneti.

PENAMPILAN salah satu lomba yang akan tampil pada Porseni VIII Tingkat Nasional di TMII Jakarta.

PENYERAHAN seragam kontingen oleh Bunda Paud Kepri Aisyah Sani.

NYANYIAN koor apresiasi dari IGTKI Kota Batam.

UCAPAN sumpah dan janji atlet IGTKI Kepri untuk mengikuti Porseni VIII Tingkat Nasional di TMII Jakarta.

FARYANTI Teguh dan Kasi PAUD Kepri Tasneti, serta Panitia.

AISYAH Sani, Yatim Mustafa beserta isteri, Faryanti Teguh, Tasneti, Titik Lestari foto bersama.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: Novrizal


Haluankepri 30nov13