Issuu on Google+

KPK TAK KHAWATIR 5 PENYIDIK BOCORKAN RAHASIA

NASIONAL

JAKARTA Shubuh

Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah (SMKM) 7 Gondanglegi Malang resmi meluncurkan mobil bertenaga tenaga surya bersamaan dengan peringatan 100 Tahun Milad Muhammadiyah di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Jumat (2/11).

04:14

Dhuhur

11:45

Ashar

15:02

Maghrib

17:55

Isya

19:07

HALAMAN 2

SMKM 7 MALANG LUNCURKAN MOBIL TENAGA SURYA

JADWAL SHOLAT

z HALAMAN 6

EDUKASI

SABTU 3 Nopember 2012 - 18 Zulhijjah 1433 H REDAKSI

www.dutaonline.com

Surabaya - 031-8299982, Jakarta - 021-31906159

IKLAN & LAYANAN PELANGGAN

E-mail: dumas@sby.centrin.net.id ; dumassurabaya@gmail.com

Surabaya - 031-8299985, Jakarta - 021-31906159

HARGA LANGGANAN

Rp 65.000,-

HARGA ECERAN

Rp 3.000,-

RATA TANAH: Prajurit TNI membantu membersihkan puing-puing rumah yang hancur akibat bentrokan antar-warga di Desa Balinuraga Lampung Selatan, Jumat (2/11). Ketua Umum PMI Jusuf Kalla berdialog dengan warga saat meninjau lokasi bentrokan. ARA

Korban Bentrok Lampung Wadhul JK JAKARTA - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) M. Jusuf Kalla meninjau langsung lokasi bentrokan warga di Lampung Selatan, Jumat (2/11). Saat itu dia dampingi Bupati Lampung selatan, Rycko Menoza. Saat melihat rumah-rumah warga yang sudah hancur,

JK pun tiba-tiba “menyemprot” Rycko. “Ini harus segera diselesaikan, semua rumah warga harus kembali dibangun secepatnya,” tegas JK kepada Bupati Lampung BACA: Tak Boleh Ada yang Terusir ..., hal 2

Menkeu dan Ketua BPK Pojokkan Andi KPK JEMPUT BOLA MINTA HASIL AUDIT BPK JAKARTA - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo bertemu Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo dalam forum “Penyelesaian Permasalahan Aset Tetap, PNBP, dan Hibah dalam Meningkatkan Kualitas LKKL

dan LKPP Tahun 2012” di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Jakarta, Jumat (2/11) kemarin. Meski membahas soal lain, tapi dalam kesempatan itu Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyinggung hasil audit BPK terkait proyek Hambalang.

Agus Marto mengaku sudah menerima laporan audit investigatif BPK perihal kasus Hambalang tersebut. Dia menilai antara fakta dan apa yang ada di dalam kesimpulan hasil audit, ternyata tidak nyambung. “Hasil audit sudah kami terima ke-

marin (Kamis). Kami sedikit kaget karena kelihatan antara fakta dan kesimpulan kurang nyambung,” kata Agus Marto. Dia mengaku akan memberikan tanggapan ke BPK terkait hasil audit tersebut. “Ini bentuk feedback kami ada hal-hal yang harusnya lebih dipertimbangkan. Ini masukan bagi ins-

Dua Hari 1 Ton Air Zam-zam Milik Jamaah Haji Disita

titusi yang kita hormati,” katanya. Sebelumnya Hadi Purnomo mengatakan, bahwa Menteri Keuangan dan Direktur Jenderal Anggaran diduga melakukan pelanggaran dalam kasus Hambalang. Menteri Keuangan diduga melanggar terkait izin kontrak tahun jamak. Sedang Dirjen Anggaran diduga melanggar

Kagumi AS Hadapi Badai Sandy

JEDDAH - Hari kedua pemulangan jamaah haji Indonesia dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, menuju tanah air sudah mencapai 11.316 orang jamaah dari 28 kelompok terbang (kloter). Namun para jamaah tak bisa membawa pulang semua oleh-olehnya. Ribuan oleh-oleh berupa air zam-zam berbagai merek milik jamaah disita petugas Bandara Jeddah, karena aturan bandara internasional tidak boleh membawa cairan ke dalam pesawat terbang. Diperkirakan total jumlah air zamzam yang disita petugas bandara mencapai seribu liter atau satu ton. “Total beratnya diperkirakan

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Choirul Anam mengungkapkan, pengumuman verifikasi administrasi Parpol itu juga cacat materiil dan tidak sah.

DAHSYATNYA amuk badai Sandy yang melumat beberapa kota di Amerika Serikat ternyata tak membuat artis Sarah Azhari khawatir. Pasalnya, dirinya memang tinggal berjauhan dengan SARAH AZHARI kota-kota seperti New York, Washington DC, dan kota besar lainnya yang jadi korban keganasan badai yang merenggut nyawa puluhan warga AS tersebut. “Aku sudah dua tahun belakangan tinggal di California. Aku memang tinggal di wilayah west coast jadi tidak terkena imbas apa pun. Aku juga tinggal di negara bagian lain yang

BACA: Sudah Jadi Lembaga Super Bodi..., hal 7

BACA: Rusak Parah, Korban ..., hal 2

DUTA/JUNAIDI

MENUNTUT HAK: Pimpinan parpol memberi keterangan kepada wartawan usai bertemu anggota KPU di Kantor KPU Jakarta, Jumat (2/11).

LAGI, PARPOL TAK LOLOS VERIFIKASI GERUDUK KPU

Pengumuman Verifikasi Parpol Cacat Hukum JAKARTA - Pengumuman verifikasi administrasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (28/10) lalu dinilai cacat hukum, karena melanggar UU No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD (UU Pileg) dan UU No. 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu.

BACA: Sudah Diimbau Sejak di..., hal 7

Jamaah Haji Juga Cemas, Berharap Hanya Isu Para jamaah haji Indonesia di Tanah Suci juga khawatir Pemerintah Arab Saudi benar-benar membongkar situs peninggalan Nabi Muhammad SAW. Mereka berharap kabar itu hanya isu belaka.

C U A C A

SURABAYA

J

URU Bicara FPI, Munarman SH, dan rombongannya, saat ditemui wartawan Duta Masyarakat, di Hotel Rahalla, Jeddah, Jumat (2/11), tampak berhati-hati menanggapi kabar renovasi Masjid Nabawi. Pria ini berharap semua itu hanya isu. “Maaf saya belum tahu persis rencana itu. Apalagi katanya soal pelebaran masjid akan menggusur Makam Nabi Muhammad, saya tidak mau komentar karena masih belum jelas,” ungkap Munarman. “Kalau

JAKARTA

DENPASAR

SINGAPURA

INDEKS JATIM .............. 5

25-35 0C

23-33 0C

23-33 0C

24-31 0C

EDUKASI .......... 6

HUJAN

HUJAN

HUJAN

HUJAN

JAKARTA ........ 9

„ EDITOR: GATOT SUSANTO z LAYOUTER: HUSNI FAHAMSYAH

konsultasi A.G.A.M.A.

Diasuh Oleh: KH Abdurrahman Navis Wakil Katib PWNU Jatim Pembaca bisa mengirim pertanyaan seputar masalah agama Islam ke email: konsultasiagama_dumas@yahoo.co.id

Hukum Menaruh Lukisan Bernyawa di Rumah Pertanyaan: Assalamualaikum wr.wb, Pak Kiai saya mau tanya tentang hukumnya menaruh lukisan bernyawa di rumah. Bagaimana juga dengan lukisan/foto para wali, sahabat Nabi yang banyak beredar di pasaran??Trima kasih... Abu Bakar - Kendangsari Gang 2, +628564513xxxx

Renungan Abu Hurairah RA, berkata: Bersabda Rasulullah SAW,:

ISTIMEWA

RELIGI .............. 3

BACA: Rumah Pengusaha Paul ..., hal 7

BACA: Malaikat Tak Masuk ..., hal 2

saya mengomentari panjang, takut jadi fitnah,” ujarnya. Namun bila benar, kata dia, hal itu jangan sampai terjadi karena akan menyakiti seluruh umat Islam di dunia. “Mudah-mudahan itu hanya isu dan tidak sampai terjadi, kalau terjadi bisa gawat,” terangnnya. Pembimbing ibadah haji Daker Jeddah, Masud Mastari, membenarkan ada kabar Pemerintah Arab Saudi berencana BACA: MUI Minta NU Merespon ..., hal 7

soal persetujuan Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) tahun anggaran 2011. Namun Menkeu membela diri terkait tuduhan dirinya lalai dalam pencairan dana untuk proyek Hambalang tersebut. Dia mengaku tak habis pikir dengan isi audit BPK soal

Jawaban: Mas Abu Bakar yang saya hormati, rumah adalah tempat seseorang mendapatkan ketenangan bersama

DI BALIK RENCANA ARAB SAUDI MEROBOHKAN MASJID NABAWI (3)

SUMBER: BMKG INDONESIA

C M Y K

MAKAM NABI : Para jamaah haji melambaikan tangan ke arah pintu makam Nabi sebagai tanda mengucapkan salam.

z RELIGI z

DPR DESAK KUOTA HAJI

DITAMBAH

Segeralah beramal kebaikan sebelum kedatangan tujuh perkara. Apakah yang kamu nantikan selain kemiskinan yang akan melupakan kamu dari kewajiban, kekayaan yang akan menimbulkan rasa congkak yang melampaui batas, atau penyakit yang merusak, atau tua yang menimbulkan pikun dan habis tenaga. Atau mati yang menghabisi, atau Dajjal. Maka ia sejahat-jahat yang dinantikan. Atau hari kiamat, dan hari kiamat itu lebih berat dan lebih sukar.” (Attirmidzi) Anda ingin memberikan kontribusi Renungan, silakan kirim ke E-mail: dumas@sby.centrin.net.id

HAL 3 e-mail: dumas@sby.centrin.net.id

C M Y K


2

Nasional

Sabtu, 3 Nopember 2012

KPK Tak Khawatir 5 Penyidik Bocorkan Rahasia JAKARTA- KPK menerima pengunduran diri lima penyidik dari kepolisian. Bahkan jumlah penyidik yang mundur bertambah menjadi enam orang. Untuk itu KPK tidak khawatir bila lima penyidik yang mengundurkan diri itu bakal membocorkan strategi penyidikan ke pihak yang tidak bertanggung jawab. Lembaga antirasuah itu yakin mereka penyidik profesional yang bisa menjaga rahasia KPK. “Kami percaya mereka yang sudah bekerja dengan baik di KPK,” ujar juru bicara KPK, Johan Budi S.P., Jumat, 2 November 2012. Johan menegaskan, kontribusi mereka terhadap kasus yang ditangani KPK cukup banyak. Jadi, ia yakin, apa yang mereka kerjakan bisa dipertanggungjawabkan kerahasiaannya. “Ini soal pilihan. Kami menghormati pilihan hidup seseorang,” ucap Johan. Lima penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi mengajukan surat pengunduran diri ke pimpinan KPK, Kamis 1 November 2012. Mereka ingin kembali ke Markas Besar Polri, sebagai institusi lamanya, dengan alasan pengembangan karier. Ke-

lima penyidik itu adalah Komisaris Polisi Rizki Agung Prakoso, Komisaris Irfan Rifai, Komisaris Popon A. Sunggoro, Komisaris Hendi Kurniawan, serta Komisaris Yudhistira Midyahwan. Mereka telah bertugas sebagai penyidik KPK selama empat tahun lebih. Meskipun tak menyebutkan kasus apa yang telah mereka tangani, Johan sebelumnya mengatakan, setiap penyidik menangani empat sampai lima kasus, tak terkecuali mereka yang mengundurkan diri. Kasus yang mereka tangani akan dibebankan kepada penyidik lain bila sudah resmi meninggalkan KPK. Informasi yang diperoleh wartawan, pimpinan KPK telah menyetujui pengunduran diri mereka Jumat kemarin. “Surat sudah diteken pimpinan,” ucap sumber itu. Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, menyatakan bahwa ada banyak intimidasi yang ditujukan kepada lima penyidik asal Kepolisian RI yang mengundurkan diri dari KPK. Temuan ini didasari hasil investigasi dan data yang dimiliki Kontras.

“Mereka (penyidik) menangani kasus-kasus yang cukup besar dan sensitif dalam konteks politik. Jadi mereka sering mendapatkan tindakan-tindakan intimidasi itu,” kata Haris di kantor Kontras, Jakarta, Jumat, 2 November 2012. Menurut dia, intimidasi ini semakin meningkat seiring dengan pengusutan kasus dugaan korupsi simulator surat izin mengemudi oleh komisi antirasuah. Menurut Haris, pengunduran diri lima penyidik tersebut memunculkan banyak pertanyaan dan dugaan intervensi. Apalagi, saat ini ketegangan antara KPK dan Polri masih cukup besar dalam pengusutan kasus korupsi simulator ujian surat izin mengemudi. Kasus ini diwarnai penarikan 20 penyidik serta upaya kriminalisasi terhadap penyidik Novel Baswedan. Kendati begitu, Haris tetap menghormati keputusan lima penyidik itu. “Selama pilihan itu dilakukan secara bebas dan dewasa oleh lima orang ini tanpa tekanan, meskipun suasanya seperti hari ini, saya pikir itu tetap harus kita hormati,” ujarnya.„ tnr/wis

Rusak Parah, Korban Bertambah „ Sambungan dari hal 1

cuacanya benar-benar beda. Alhamdulillah di sini (California) masih aman-aman saja dan semoga aman terus,” tulis Sarah Azhari melalui surat elektroniknya, Jumat (2/11). Sarah menambabkan, sistem informasi terhadap bencana di negara adikuasa tersebut sangat teratur, sehingga masyarakat dapat mengantisipasi datangnya badai. “Di sini (Amerika) pasti ada pemberitahuan dengan cepat tapi ya namanya cuaca kadangkadang sulit diprediksi. Mereka (pemerintah) cukup mengantisipasi melalui pemberitahuan otomatis melalui media, contohnya televisi,” terangnya. “Kalau sedang nonton, bisa ada alarm news yang bunyinya pemberitahuan entah itu cuaca atau kemungkinan bencana alam seperti angin kencang, banjir atau kemungkinan gempa,” beber Sarah tanpa bermaksud membandingkan dengan di Indonesia. Korban Bertambah Jumlah korban tewas dan mereka yang menderita akibat Badai Sandy, bertambah, meski NewYork sudah berjuang keras kembali ke kehidupan. Kereta bawah tanah di kota tersebut juga sudah beroperasi selama empat hari. Wali Kota New York, Michael Bloomberg, seperti dilansir AFP, menyatakan Sandy telah membunuh setidaknya 37 orang di kota itu dan angka itu cenderung bertambah. Sedikitnya 88 orang dinyatakan meninggal di 15 negara bagian yang dihantam oleh badai pada Senin malam. Pasokan bahan bakar minim memicu antrean panjang mobilmobil di pengisian BBM di banyak negara bagian. AS pun menghadapi kerugian akibat badai yang diperkirakan ekonomi mencapai 50 miliar dolar AS. Hingga kini lebih banyak jenazah ditemukan ketika polisi dan petugas pemadam kebakaran terus bergerak melanjutkan misi penyelamatan dan evakuasi. “Misi mereka pergi ke blok demi blok dan dari setiap pintu ke pintu

di area yang dihancurkan oleh badai,” ujar Wali Kota Bloomberg. Komunitas Muslim AS tidak tinggal diam ketika badai Sandy memporak-porandakan pantai Timur AS. Mereka menyiapkan bantuan guna diberikan kepada yang membutuhkan. Zakat Foundation of America, sebuah badan amal Islam terkemuka di AS, telah menggalang sumbangan guna membantu para korban badai Sandy. “Jutaan orang tanpa listrik, sekolah telah ditutup, kereta bawah tanah tidak beroperasi dan pekerja diminta untuk berada di rumah,” kata juru bicara badan amal tersebut seperti dikutip onislam.net, Kamis (1/11). Hal serupa juga dilakukan Tim Respon Bencana Amerika (DART) telah menyiapkan bala bantuan guna membantu para korban. Staf dan relawan telah menyiapkan lokasi mengungsi. Kepala badan amal Islam Jamaat-ud-Dawa di Pakistan, Mohammad Saeed mengatakan pihaknya telah menawarkan bantuan kepada para korban. “Jika pemerintah AS mengi-

ARA

BEBERAPA pedagang membuka lapak di depan SPBU Petronas yang sudah beberapa bulan terakhir tidak beroperasi di daerah Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten Jumat (2/11). Delapan pengusaha retailer BBM Petronas mangajukan tuntutan perdata kepada PT Petronas Niaga Indonesia terkait penghentian pasokan secara sepihak yang menyebabkan kerugian materiil hingga Rp219,23 miliar.

Menakertrans : Upah Buruh Harus Naik Signifikan SURABAYA- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan upah pekerja/buruh di Indonesia harus naik secara signifikan. Peningkatan upah yang signifikan menuju upah layak merupakan salah satu factor kunci untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Untuk mendukung hal tersebut, Menakertrans Muhaimin Iskandar meminta

„ Sambungan dari hal 1

Selatan di lokasi bentrok di Lampung Selatan. Sadar dirinya sedang dimarahi oleh JK, Rycko pun hanya menunduk saja. “Iya Pak, iya Pak...,” katanya, singkat. Pantauan di lokasi, beberapa warga terlihat berebut menyalami tangan JK sambil bercerita soal bentrok yang terjadi beberapa waktu lalu hingga menewaskan 14 warga. Beberapa warga juga terlihat menangis di hadapan JK, sambil menunjukkan rumah mereka yang telah hancur rata tanah. Salah satu warga Kampung Balinuraga juga sempat menunjuk ke arah Kapolres Lampung Selatan yang ikut mendampingi JK. Di hadapan rombongan, warga itu mengatakan polisi harus bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut. “Ini, ini, pak

Penasehat Ahli: Dr. KH. MA Sahal Mahfudh KH. A. Mustofa Bisri KH. A. Hasyim Muzadi As’ad Said Ali Dr. H. Alwi Shihab Manajemen: Dr. Totok Amin Soefijanto Zaki Ismail : Drs. H. Choirul Anam : H. Musthafa Helmy : Mokhammad Kaiyis, S.Sos.I

aparat harus ikut bertanggung jawab. Dia melakukan pembiaran waktu bentrok kemarin,” ujar salah satu warga kepada JK. JK mengatakan, etnis Bali yang berada di Lampung Selatan tidak boleh terusir dari daerah tersebut. Konflik harus dihentikan dengan perdamaian antara kubu yang bertikai. “Mereka orang Lampung, semua bangsa kita berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jadi tidak boleh ada usir-usiran karena akan menimbulkan adanya pertentangan atau konflik,” katanya. Menurutnya, jika terjadi pengusiran etnis tertentu di Lampung, kemungkinan ada lagi warga daerah itu yang diusir dari provinsi lain. “Nanti kemungkinan ada warga Lampung yang diusir dari Pulau Jawa atau warga Bugis yang di-

pemerintah daerah (pemda) agar menekan dan menghilangkan praktek high cost economy atau ekonomi biaya tinggi di daerahnya masing-masing. “Salah satu upaya untuk menaikkan upah pekerja/buruh adalah dengan menekan dan menghilangkan penyebab-penyebab terjadinya ekonomi biaya tinggi yang memberatkan dunia usaha di

Indonesia,” ujar Muhaimin Iskandar saat dialog dengan 34 Serikat Pekerja se Jatim di Hotel Utami Surabaya Kamis (1/11). Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP PKB, selama ini ongkos usaha yang mahal menjadi penghambat ekonomi yang membuat para pengusaha kesulitan mengembangkan usahanya dan menaik-

kan upah pekerja secara signifikan. “Kita terus mendorong agar pemda-pemda memperbaiki iklim ketenagakerjaan di daerahnya, dengan cara menghilangkan praktek-praktek pungli, mempermudah perizinan yang berbelitbelit dan biaya-biaya tidak jelas lainnya yang selama ini membebani pengusaha,” pinta Muhaimin.„ ud

Senin, Dahlan Serahkan Daftar Pemalak BUMN ke BK PALEMBANG- Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan akan mendatangi Badan Kehormatan DPR RI pada Senin 5 November 2012. Kedatangan Dahlan merupakan respons atas surat undangan yang dilayangkan BK DPR beberapa waktu lalu. “Saya baru terima surat undangan, makanya saya respons dengan cepat,” kata Dahlan Iskan, Jumat 2 November 2012. Dahlan menambahkan, ia akan menyerahkan daftar nama yang sempat ia sebut sebagai “pemeras” kementerian dan unit usaha yang dia pimpin. “Senin, saya penuhi undangan BK DPR dan saya akan bawa daftar namanya,” kata Dahlan Iskan di sela kuliah umum “Peranan CSR BUMN dan BUMD dalam Menunjang Keberhasilan UKM”, di kampus Universitas Indo Global

Tak Boleh Ada yang Terusir

Harian Umum

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Direktur

zinkan, kami akan mengirimkan tim dokter, para ahli, makanan dan obat-obatan. Bantuan ini murni atas nama kemanusiaan,” kata dia. Saeed, yang diburu pemerintah India mengatakan, adalah kewajiban setiap Muslim untuk membantu setiap orang apapun agamanya yang tengah mengalami kesulitan. “Kami diajarkan untuk tidak membeda-bedakan bantuan hanya karena perbedaan agama dan keyakinan,” kata dia. Sementara itu, sebagian wargaAS terkejut dengan dampak yang disebabkan badai Sandy. Seorang akuntan, Joseph Warburton mengaku kesulitan mendapatkan air bersih dan gas. “Saya mengalami kesulitan untuk menuju kantor karena banyak jalan masih terhalang pohon dan terowongan,” kata dia. Presiden Barack Obama, yang tengah berusaha mempertahankan jabatannya, akan mengunjungi sejumlah daerah yang terkena dampak para badai Sandy. Sebagai pemandu, ia menunjuk Gubernur New Jersey, Chris Christie, yang merupakan pendukung Mitt Romney.„ kpl/rol

HENTIKAN PASOKAN SEPIHAK, PETRONAS DIGUGAT

usir dari daerah lain. Apa mau negara kita terpecah menjadi sepuluh bangsa?” ujar JK. Menurut dia, rekonsiliasi diharapkan bisa terwujud antara kedua pihak yang bertikai. “Rekonsiliasi akan terwujud karena bangsa kita merupakan bangsa yang besar,” ujarnya. JK juga meminta agar kasus bentrokan yang terjadi di Desa Balinuraga dan Desa Sidoreno Kecamatan Waypanji Lampung Selatan diusut tuntas. Sebelumnya, warga yang sudah jengkel karena perdamaian tidak pernah dicapai, minta dipindahkan satu desa ke Kalimantan. Tapi permintaan itu ditolak. Tampak sejumlah anggota TNI melakukan penjagaan membersihkan puingpuing sisa kebakaran saat bentrokan antarwarga kampung di Balinuraga, Way Panji, Lampung Selatan, Jumat (2/11).„ mrd

Mandiri, Palembang. Sebelumnya, sempat beredar sejumlah inisial nama anggota DPR RI yang disebut sebagai pemeras BUMN. Dahlan enggan menyebutkan ataupun membenarkan nama inisial yang sempat beredar dalam satu pekan terakhir. Dahlan justru membantah bahwa dia yang merilis namanama itu. “Saya tidak pernah membuka nama-nama itu pada

siapa pun, dan baru akan saya sampaikan nanti pada forum yang resmi,” ujar Dahlan Iskan. Menurut Dahlan, inisial tersebut sengaja disebar oleh para politikus yang menjadi musuh Kementerian BUMN. “Itulah jahatnya dunia politik, makanya saya sempat minta keluarga untuk tidak turun ke dunia politik,” katanya. Dahlan Iskan berjanji akan

memberikan piagam dan piala kepada politikus Senayan yang menyebar isu tak jelas terkait kepemimpinannya di PLN maupun di BUMN. Dahlan menyadari adanya serangan balik dengan menyoroti kinerja PLN yang dikatakan merugi hingga puluhan triliun rupiah. “PLN itu tidak sedang merugi, justru PLN untung Rp 9 triliun, dan saya punya buktinya,” katanya.„ ara

Malaikat Tak Masuk Rumah Itu „ Sambungan dari hal 1

keluarga. Allah SWT berfirman: “ Dan Allah menjadikan dari rumahmu ketenangan…” maka dari itu hendaknya diupayakan rumah itu bersih rapi teratur sesuai tatanan rumah yang Islami dan disinari dengan sholat dan bacaan Al-Qur’an. Rasulullah SAW bersabda : “ Cahayailah rumahmu dengan sholat dan bacaan Al-Qur’an !” (H.R. Muslim) Mengatur kamar tidur yang terpisah antara kamar tidur bapak ibu, anak yang sudah usia di atas tujuh tahun dan kamar pembantu serta menata kamar tamu yang apik dan indah yang tidak campur tamu laki -laki dan tamu perempuan, juga menghiasi rumah dengan kaligrafi indah dan menyediakan tempat khusus yang stiril dari najis untuk sholat termasuk bagian dari tatanan rumah yang Islami dan berkah. Nah, kalau menempel gambar yang bernyawa di tembok dan meletakkan patung keramik di bufet, ini dikhawatirkan ‘malaikat rahmat’ tidak masuk ke rumah itu dan akan dijadikan sarang syetan. Rasulullah SAW bersabda : “ Sesungguhnya malaikat tidak masuk ke suatu rumah yang di dalamnya ada gambar atau patung.” (H.R. Muttafaq ‘Alaih)

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya paling parahnya siksa manusia nanti di hari kiamat adalah penggambar atau pematung.” (H.R. Muslim) Dari hadits tersebut imam alThobari menjelaskan, “Sesungguhnya yang dimaksud penggambar atau pematung yang untuk disembah itu dia menjadi kafir, tetapi kalau tidak untuk disembah dia hanya berdosa.” Mufti Mesir Syeikh Muhammad Bakhit berfatwa: Bahwa yang jelas diharamkan adalah gambar yang bernyawa melalui lukisan tangan manusia, adapun fotografi seperti untuk kepentingan KTP, Pasport, alat peraga dan lainnya itu tidak termasuk gambar yang diharamkan karena tidak mengganggu iqidah. Dr. Yusuf al Qordlowi menyimpulkan dari beberapa pendapat ulama tentang hukum gambar atau patung: 1. Gambar atau patung yang untuk disembah jelas haram dan syirik. 2. Gambar atau patung yang tidak untuk disembah tetapi diagungkan dan dihormati itu haram. 3. Gambar yang tidak diagungkan dan dikultuskan hanya sebagai hiasan dan pajangan

saja, hukumnya makruh. 4. Gambar yang tidak berbentuk makhluq yang bernyawa seperti pepohonan perahu kapal dll, itu tidak dilarang. 5. Fotografi hukum dasarnya boleh selama tidak dikultuskan dan disembah serta tidak ada unsur pornografi. (al Halal wal Haram fil Islam: 109) Syekh Nawawi ibn Umar alJawi al-Banteni menjelaskan : “ Gambar hewan yang dipajang di tembok atau dipakai di surban dan baju itu haram tetapi kalau hanya dibuat bantal atau alas tikar itu tidak haram. Tetapi malaikat tetap tidak masuk ke rumah itu sesuai umumnya hadits….” (Marqotu Shu’udit Tashdiq :73) Mas Abu Bakar, menurut pendapat al-haqir ini bahwa, memajang foto pernikahan sebagai kenangan dan foto ulama’ atau para wali untuk mengingat dan menghormati “tidak dilarang”, tetapi kalau memajang gambar sesembahan, vulgar, porno atau patung keramik yang berbentuk makhluq yang bernyawa itu “dilarang” dan malaikat rahmat tidak akan masuk ke rumah itu, tentu yang akan masuk adalah syetan yang akan mengganggu ketenteraman penghuninya. Wallahu a’lam bisshowab.„

„ Wakil Pemimpin Redaksi: Gatot Susanto „ Redaktur Pelaksana: Aziz Tri Priyanto „ Koordinator Liputan: Rofiq Kurdi Ismail „ Desk Editor: Gatot Susanto, Hamid Ahmad, Rofiq Kurdi Ismail, Aziz Tri Priyanto, Mohammad Natsir, Erfandi Putra, Fatkhul Aziz, Iskandar Zubair (Grafis) „ Reporter Surabaya-Sidoarjo: Ahmad Fathis Su’ud, Sofyan Cahyono, Ika Novianti, Ahmad Yani (Sidoarjo) „ Fotografer: Umarul Faruq „ Reporter Daerah: Gerbang: Kadam Mustoko (Lamongan), Cipnal Muchlip M (Tuban), As'ad An-Nawawi (Bojonegoro), Moh Amin (Bangkalan), Moh Nora (Sampang), Habib As Siddiq (Pamekasan), Alan Sahlan (Sumenep), Gresik-Malang: Abdul Salim, Didik Hendri (Gresik), A Hanan Jalil, Achmad Tauchit, Doddy Rizky (Malang), Endik Junaedi (Batu), Brantas: Muhtazuddin, Nurul Yaqin (Jombang), M Kanzul Irfan, Yusuf Hidayat, Arif Rahman (Mojokerto), Muji Harjito, Ani Hayuni, M Agus Fauzul Hakim (Kediri), Adi Mulyadi (Nganjuk) Mataraman: Agoes Basoeki, Aribowo (Madiun), Hendik Budi Yuantoro (Blitar), Jarot Prawira (Tulungagung), Yuyun Abdi (Pacitan), Sumarno (Ponorogo) Tapal Kuda: Abdul Aziz, Tony Cahyono (Pasuruan); Achmad Faisol, Mulyono (Probolinggo), Lukmanul Hakim (Lumajang), Ahmad Hasan Halim (Jember), Fatur Bari, Ahmad Ghazali (Situbondo), Samsul Tahar (Bondowoso) „ Disain Grafis: Ahmad Faiz Muda (Koordinator), A. Nuzulul Muskhaf, Husni Fahamsyah, Sulistyorini, Ismail Amrullah, Muizul Yusroni „ Teknologi Informasi: Ismail Amrullah „ Pra Cetak: Widodo, M. Mualim „ Cetak: Umar „ Keuangan: Ahmad Nahidlul Umam „ Pemasaran: Syamsul Huda, Hari Siswanto, Akhson Fuadi, Lutfi Eko S (Surabaya) „ Iklan: Lores Verda Wati, Muvita Endah Rahayu Ningsih „ Distribusi: Abdul Halim (Koordinator), Fatkhul Khozin, M. Rodly, M. Mas’udi, Fathurrozi „ SIUPP: No.705/SK/Menpen/SIUPP/1998. Penerbit: PT. Duta Aksara Mulia „ Alamat Redaksi: Graha Astra Nawa, Jl. Gayungsari Timur 35 Surabaya, Telp. 8299982 (Redaksi), 8299985, 8299986, Fax. 8299987 „ E-mail: dumas@sby.centrin.net.id „ Website: www.dutaonline.com PERWAKILAN JAKARTA Manajer: Ahmad Hizbullah Fachry, S.Psi „ Koordinator Redaksi: Rofiq Kurdi Ismail, M. Saefullah, Ahmad Millah Hasan, Khoirul Huda Sabily, Didi Krisna, Galih Prasetyo, Owen Putra. „ Koresponden: Aan Humaidi (Depok), Pratigto (Bekasi) „ Fotografer: Junaidi Mahbub „ Layout/Grafis: Ibnu A'thoillah. „ Sirkulasi & Pemasaran: Wicak Prakoso, Haryanto, Wiharto, Trisanto, Yanto Saputro „ Keuangan: Nurul Faizah „ Tata usaha: Jamuddin „ Alamat Redaksi: Jl. Kramat VI No. 8 Jakarta Pusat, Telp. (021) 31906159, Faks. (021) 31906214 „ Email: dumas.jkt@gmail.com Hanya nama-nama di atas yang menjadi kru Harian Duta Masyarakat. Khusus wartawan dan fotografer dalam menjalankan tugas liputan dibekali kartu pers.

„ EDITOR: GATOT SUSANTO z LAYOUTER: ABI NUZULUL MUSKHAF

www.dutaonline.com


3

Religi Sabtu, 3 Nopember 2012

MUI: Jangan Naik Haji karena Kejar Status SEMARANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah mengingatkan kepada masyarakat agar ibadah haji tidak sekadar mengejar status tanpa diikuti peningkatan keimanan. MUI mengimbau agar para jamaah haji berjuang agar menjadi haji mabrur. Sekretaris Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Jateng, Taslim Syahlan mengatakan, pengertian haji mabrur secara mekanisme pelaksanaan ibadah haji adalah melaksanakan ibadah haji sesuai syarat, rukun, dan kewajiban. Setelah itu, lanjut Taslim, para jamaah haji juga harus dapat melakukan pembuktian sebagai haji mabrur terhadap dirinya sendiri serta terhadap lingkungan sekitar. Pembuktian terhadap dirinya sendiri seperti adanya perubahan pola dan gaya hidup yang berkaitan dengan iman seperti shalat dan rajin ke masjid. “Jika tadinya sebelum melakukan ibadah haji, jarang ke masjid dan ibadah shalatnya biasa-biasa saja, setelah pulang haji menjadi intensif ke masjid dan shalatnya tepat waktu,” katanya di Semarang, Jumat (2/11). Sementara pembuktian terhadap lingkungan sekitar di antaranya lebih peduli atau empati dengan tetangga atau orang lain sehingga ringan tangan memberi bantuan. Jika lingkungan sekitar buruk, mereka harus menjadi inspirator untuk mengubahnya menjadi baik. „ ara

MAKKAH - Untuk mempermudah layanan terhadap jamaah calon haji (jch) lanjut usia (lansia), pemerintah mempertimbangkan adanya kloter khusus untuk lansia. Muh Ilyas, Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Makkah mengatakan, sesuai evaluasi pasca-Armina (Arafah, Muzdalifah, Mina) bersama Menteri Agama Suryadharma Ali kemarin, diputuskan untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun mendatang, jamaah lansia tetap menjadi prioritas dengan memberikan kuota lebih awal untuk mereka. “Ada wacana untuk mengelompokkan para jamaah lansia itu dalam satu kloter khusus,” ujar Ilyas saat ditemui di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Makkah, Jumat (2/11). Ilyas mengatakan, jika kloter khusus ini akan diterapkan nantinya para JCH lansia ini akan dikelompokkan dari setiap embarkasi. “Memang membutuhkan teknis dan mekanisme tersendiri untuk mengumpulkan para jamaah ini,” kata Ilyas. Hanya, lanjutnya, kendala yang akan muncul adalah mereka akan terpisah dari keluarga yang menyertai, terutama jika mereka tergabung dengan KBIH. Menurut Ilyas, pihaknya akan mempertimbangkan agar para jamaah lansia itu tetap disertai pendampingnya. “Mereka tidak akan dibiarkan sendiri,” papar Ilyas. Bagi dia, pengelompokan ini memang ada dampak positif dari sisi layanan karena memudahkan pemantauan pada jamaah lansia. “Namun perlu persiapan tenaga khusus untuk melayani jamaah lansia,” kata dia. „ rol

SEMOGA JADI HAJI MABRUR: Sejumlah jamaah haji berdoa semoga menjadi haji mabrur setiba di tanah air kemarin.

ISTIMEWA

DPR Desak Kuota Haji Ditambah DIUSULKAN DALAM KONFERENSI INTERNASIONAL SOAL HAJI DI MAKKAH JAKARTA - DPR RI yang diwakili Ketua Fraksi PKS DPR, Hidayat Nur Wahid, meminta kepada Menteri Haji Arab Saudi, DR Bandar bin Muhammad Hajjar, untuk menambah kuota haji Indonesia. Hal ini mengingat daftar antrean haji di Indonesia sudah sampai tahun 2022. Aspirasi umat Islam Indonesia tersebut disampaikan langsung Hidayat Nur Wahid kepada Menteri haji Arab Saudi Menteri Haji Arab Saudi, DR Bandar bin Muhammad Hajjar, di sela-sela acara Konferensi Internasional tentang haji di Makkah, Arab Saudi. “Tambahan kuota itu dengan mempertimbangkan animo berhaji yang berbeda-beda di satu negara dengan negara lainnya, atau dengan menghibahkan sisa kuota haji yang tidak

Pemerintah Rancang Kloter Khusus Lansia

terpenuhi di suatu negara untuk dihibahkan ke negara lain seperti di Indonesia,” kata Hidayat dalam jumpa pers, Jumat (2/11). Dalam konferensi tersebut hadir tokoh-tokoh dari 39 negara termasuk dari yang minoritas muslim seperti Amerika Serikat, Inggris, Denmark, China, Perancis, Jerman, Jepang, Selandia Baru, dan India. Konferensi ini juga dihadiri oleh dua imam dan khotib di Makkah dan Mufti Kerajaan Saudi Arabia Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah dan ulama serta tokoh perempuan DR Aisyah Al Mannai, beliau Dekan Fakultas Syariah dan Studi Islam Universitas Qatar. “Konferensi Internasional ini dibuka secara resmi Menteri Haji Arab Saudi DR Bandar bin Muhammad Hajjar. Konferensi

ISTIMEWA

HIDAYAT NUR WAHID

yang bertemakan Haji sebagai ibadah dan perilaku berbudaya luhur ini membahas materi-materi terkait haji,” kata Hidayat. Kepada Menteri Haji Arab Saudi, Hidayat juga mengusulkan agar pemerintah Arab Saudi pentingnya untuk memperlebar wilayah tawaf, terutama di lantai dua dan tiga dengan menambah bangunan yang mengitari Kakbah yang memungkinkan jamaah haji untuk tawaf

dengan leluasa. Sebagai informasi, wilayah sai telah diperlebar dengan sangat memadai. Oleh karenanya penting juga wilayah tawaf untuk diperlebar. “Alhamdulillah areal sai telah diperlebar dengan sangat memadai. Karenanya, penting juga untuk memperlebar wilayah tawaf,” imbuh Hidayat. Menurut Hidayat, Menteri Haji Saudi Arabia menyambut baik masukan tersebut dan beliau berjanji akan serius membahas masalah ini dalam pertemuan dengan para menteri agama negera-negara OKI yang akan diselenggarakan dalam waktu yang tidak lama lagi. Hidayat juga menyampaikan tentang pentingnya menginternalisasikan kesadaran jamaah haji untuk berperilaku dan berbudaya haji yang sangat dipentingkan akhir-akhir ini. Perilaku dan budaya ini yang sesungguhnya juga mereka lakukan setiap hari selama mereka berhaji.

“Saya menyampaikan tentang betapa pentingnya jamaah haji berperilaku dan berbudaya haji yaitu sikap toleransi di internal ummat dan prinsip inklusivisme dengan dunia internasional. Hal inilah yang sangat dipentingkan untuk direalisasikan di negara mereka masing-masing,” kata Hidayat. Hidayat menjelaskan, sikap toleransi atau tasamuh jelas terpraktekkan karena mereka (jamaah haji) akan melihat dan mengikuti beragam mazhab Islam selama mereka berhaji. Perbedaan diantara mereka itu ternyata tidak menimbulkan masalah apapun. “Haji dapat mereka lakukan dengan lancar, dan bahkan mereka selalu bisa saling tersenyum dan bahkan saling mendoakan. Toleransi ini semakin dibutuhkan ditengah munculnya banyak kelompok ekstrim dan radikal yang menimbulkan kekhawatiran meledaknya banyak konflik di internal ummat,” jelasnya. „ rol/ara

UU Pengelolaan Zakat Bisa Penjarakan Ulama BANDUNG - Pengesahan Undang-Undang (UU) Pengelolaan Zakat No. 23/2011 setahun lalu kembali diprotes Serikat Masyarakat Amankan Zakat (SMAZ). Puluhan anggota SMAZ melakukan aksi unjuk rasa meminta yudicial review UU atau pembatalan UU di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (2/11). SMAZ menilai DPR terburu-buru tanpa memikirkan dampak pengesahan UU. Melalui UU ini, Kementerian Agama (Kemenag) dan Baznas bertindak sebagai regulator, pengawas, dan operator dalam pengelolaan zakat. Berbagai lembaga zakat daerah berpotensi kehilangan peran karena regulasi menyatakan peran serta masyarakat bukan lagi sebagai pelaksana aktif namun terbatas dalam pembinaan dan pengawasan. “Ketaatan umat Islam sebagai para pengelola zakat dikekang karena para ulama, kiai, ustadz, guru mengaji bisa dipenjara hanya karena menjadi pengelola zakat di lingkungan masing-masing dan tidak mendapat izin dari pemerintah. Ini pengerdilan peran berbagai lembaga zakat yang telah eksis berpuluh-puluh tahun lamanya,” kata Koordinator Aksi, Ali Akbar mutiara. UU ini, menurut Ali, memberi peluang korupsi baru apalagi rekam jejak Kemenag juga buruk. “Kemenag memiliki track records buruk dalam berbagai pengelolaan dana umat seperti korupsi dana haji serta korupsi dana percetakan Alquran yang kasusnya belum selesai hingga sekarang,” kata Ali. Sementara itu, penolakan pada UU ini disampaikannya juga didasari potensi dana zakat di Indonesia mencapai Rp 217 triliun. Ali mengatakan, jumlah yang cukup tinggi ini berpeluang dikorupsi untuk merampok dana rakyat yang tidak mampu, anak yatim, dan dana umat lainnya.„ pro

Informasi Biro Perjalanan Umroh dan Haji Hubungi : 03175161179 (Endah) & 081357720200 (Verda) SURAB AYA SURABA PT. ANTARIKSA JAYA Biro Perjalanan Umroh dan Haji, Jl. Gresik 57 Surabaya Telp : 031 3526739 ----------------------------------------

ATRIA Tours & Travel

PT. Andromeda Atria Wisata Jl. Ry Kupang Jaya 1 Kav. 6 Surabaya Telp : 031-7310374 (Hunting) Fax : 031-7329461 Email : atriajkt@yahoo.com ----------------------------------------

; 0838 567 567 18, Melayani : Passport, Visa, Tukar Uang Riyal,Tour Wisata, Tiket Kapal, Tiket Kereta, Sewa Mobil / Bus Pariwisata, Voucher Hotel, Dll. ---------------------------------------

BIANGLALA

Biro Perjalanan Umrah dan Haji, Jl. Raya Gubeng 30 - 32 Blok A-6 Surabaya Telp. 031-5047979 * Hotline 031-5018291 Tiket Internasional : 0888 532 1799/Tour 0817 0392 7277 ---------------------------------------

LINDA JAYA TOUR & TRAVEL

EM - ABROR Tour & Travel

Biro Perjalanan Umrah dan Haji Jl. Urip Sumoharjo 41 Sby Telp. : 031 - 53127000 Fax. 031-54600 55 Jl. Musi 16 Surabaya Telp.0316666830 Fax. 031-6623580 ----------------------------------------

PT. Suhada Arafah Wisata Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh dan Haji Plus. Telp. 031-70471771, 0821 39172007, 0878 53758338- Bpk. Musa, Deltasari Baru Casabela no. 98 Waru Sidoarjo T. 031-70065380, 0853 30177099 - Bpk. Ahmad Djali, Sungailebak RT.16/RW.05 Karanggeneng, Lamongan Telp. 03181 924333, 085730435758 ---------------------------------------

ARMINAREKA PERDANA

Penyelenggara Umroh dan Haji Plus - Ruko Gateway Blok E/12, Waru - Sidoarjo, Telp. (031) 91171211, 70032197 Fax. (031) 8554619, Email: arminajatimcenter @gmail.com; ---------------------------------------

MBM Tour & Travel

Penyelenggara Umroh dan Haji Plus, Jl. Manyar Sambongan No. 1 Surabaya, Telp. 031 - 501 9193 Call Center : 71999915 Tiket Online 24 Jam T. 081 515 332 606

Jl. Ngagel Jaya No. 32 Sura-baya T.(031)5047000, (031)5024858 irma@lindajaya.com --------------------------------------- Panglima Express Jl. Ngagel Jaya No. 32 Surabaya 60283, (031) 5049988 (031) 5027 977 panglimatour@lindajaya.com ---------------------------------------

SAFIIR AMAL IMANI

Jl. K.H. M. Mansyur No. 111 Surabaya 60162, (031)3542551, 79182542, (031)3552406 safiir_amal_imani@yahoo.com ---------------------------------------

TOURINDO

Gerbang Kertasusila Jl. Jemur Andayani No.3 Surabaya 60237, (031)8411602, 8411603, (031)8415617 tourindogks@ yahoo.com ---------------------------------------

Shafira Lintas Semesta

Gd. Graha Pena Jawa Pos Lt. 2, Jl. A.Yani 88 Surabaya 60234, (031)8273300, (031)8273400, andi_shafira@yahoo.com ----------------------------------------

TRIMITRA REZEKI WISATA Jl. Adityawarman No. 70 Surabaya 61419 (031)5634444, 5543915

„ EDITOR: MOH. NATSIR z LAYOUTER: AHMAD FAIZ

(031)5631955, trimitrasub_umrah haji@yahoo.co.id ---------------------------------------

PERSADA DUTA BELITON TRAVEL

Graha Bumiputra Lt.8, Jl. Ry Darmo 155-159 Surabaya (031) 5624688, 3510416, (031) 5688550 pdb_jkt@persadatours.com ----------------------------------------

Fath Indah Travel Service

Jl. Progo No. 5 Surabaya (031) 5621000, (031) 5680111 fathindah@yahoo.com ---------------------------------------

Gazali Inti International

Jl. Raya Rungkut No. 5 Blok N 1 – 3 Surabaya 60293, (031) 8792000, 8721868, (031) 8721870, gazali88@sby.dnet.net.id ---------------------------------------

Bhakti Ananda Putri

Jl. Bridgen Katamso No. 5, Pertokoan Weoro Indah Blok B-2, Waru, Sidoarjo (031)70708687 (031)8548924 anandatur@telkom.net ---------------------------------------

AROFAHMINA

Biro Perjalan-an Umrah dan Haji, Jl. RA Kartini 120 G Surabaya Telp. 031-5685782 ; 5610387; 0815 5339 7070 ; 0813 3012 5665 ; 0817 0387 4438 www. arofah minatour.com - Kini, ibadah umrah semakin mudah, Langsung Madinah by Saudi Airlines ---------------------------------------

SIDO ARJO SIDOARJO

MABRURO TOUR Komp. Perkantoran JBC Gedangan, Sidoarjo 61254, (031)8533666, (031)8538619 mabruro@mabruro.com

PASUR UAN ASURU ROSANA Jl. Dr. Setia Budi No. 20 Pasuruan 67117 (0343) 421945, 411350 (0343)420847 rosana_travel @telkom.net ----------------------------------------

MALANG Tiga Cahaya Utama Jl. Kalimantan 2 Malang (0341) 336033, 336034, (0341) 336034 tcumalang@yahoo.com ----------------------------------------

J AKAR TA AKART RAZEK TOUR & TRAVEL Jl.Bendungan Hilir Raya No. 96 B Jakarta 10210 (021) 5735556, 5732040, (021) 5735559, razektour@centrin.net.id ---------------------------------------

Satriavi Tour & Travel

Jl. Prapatan No. 32 Jakarta Pusat 10410, (021) 2310006, 34834745 (021) 3442769, fauzi@satriavi .co.id ---------------------------------------

Sela Express Tour

Jl. Mampang Prapatan Raya No. 301 B Jakarta Pusat , (021) 8355886, 83705386, (021) 8300213 sela_jkt@yahoo.com ---------------------------------------

Menan Ekspresindo

Cik’ S Building Jl.Cikini Raya No. 84 Jakarta Pusat (021) 31905511, 3919585, (021)3919584 haji@menantravel.com ---------------------------------------

Minamas Angkasa Sakti

Jl. Bendungan Hilir Raya No. 96 B Lt. 3 Jakarta Pusat (021)5732039,5732040

(021)5735559 minamas_tour@yahoo.com ---------------------------------------

Mitra Tour & Travel

Jl. Abdul Muis No. 68 Jakarta Pusat 10160, (021)3455188, 3852521 (021)3852966, umroh@mitra tour.com ----------------------------------------

Munawaroh Tour & Travel Sentra Salemba Mas, Jl. Salemba Raya No. 34 – 36 Blok 1 Lt. 1 Jakarta Pusat (021)3161680, 3161682, (021)3929844 munawaroh_hajj@yahoo.co.id ---------------------------------------

NOOR ABIKA

Jl. Cempaka Putih Timur 24 No. 11 Jakarta Pusat 10640, (021) 4249603, 4223903, (021)4223903 noorabika@gmail.com ---------------------------------------

Nur Ramadhan Wisata

Jl.Cempaka Putih Raya No. 3 Jakarta Pusat 10520, (021)4207282, (021)42879251 pt_nurramadhan@yahoo.co.id ---------------------------------------

Nur’l Haramain

Jl. Cempaka Putih IV No.25 Jakarta Pusat 15412, (021)33042253 (021)42205502, sallukhairuddin @yahoo.co.id ---------------------------------------

Kharissa Permai Holiday

Jl.Cilosari No. 24 B, Cikini Jakarta Pusat 10330, (021)3916370, 3153954, (021)3925101 kharissa @rad.net.id ---------------------------------------

Kindai Tour & Travel

Jl.Bendungan Hilir IX No. 20 Jakarta Pusat 10210, (021)5704843 (021)5735365 kindai.tourstravel @yahoo.com ---------------------------------------

Kubah Wisata Nusantara Komplek Duta Merlin Blok E-31, Jl. Gajah Mada No. 3-5, Jakarta Pusat 10130, (021)6340583,6341754 (021)63866056, kubahwisata97 @yahoo.com ---------------------------------------

Kamilah Wisata Muslim

Jl.KH.. Wahid Hasyim No. 14, Kebon Sirih Jakarta Pusat , (021)3141483,31908730, (021)31908730, kamilahwm@ yahoo.com ---------------------------------------

AFI Tour

Jl. K.S. Tubun Raya No.31, Petamburan Jakarta Pusat (021) 53650553, 53650657, (021)53650554 afitour2002@yahoo.com ---------------------------------------

GHADZAZ

Gedung Dewan Pers Lt. 5 Jl. Kebon Sirih Raya No. 32 – 34 Jakarta 17113, (021) 88346967, 8826402, (021) 8826405 ghadzas1@yahoo.co.id ---------------------------------------

Kanomas Archi Wisata

Ruko Arthamas Jl. Salemba Tengah 12 H Jakarta Pusat , (021)3148648 (021)3927904, kanomas_umra hajj@yahoo.com ---------------------------------------

Nur Dhuha Wisata

Komplek Ruko Cempaka Mas Blok N No.9,Cempaka Putih Jakarta Pusat 10640, (021)4216090, (021) 42883857, info@nurdhuha tours.com ---------------------------------------

Arnussaid Tour & Travel

Jl. Bendungan Hilir IV No.18 Jakarta Pusat 10210, (021) 5735504, 5735505, (021) 5708329 arnussatour@yahoo.com ---------------------------------------

Arrayyan Utama

Jl. Balikpapan Raya No. 11A

Jakarta Pusat 10160, (021) 3459712-15, 3500433, (021) 3500424, arrayyantour@yahoo. co.id ---------------------------------------

Arrehlah Wisata

Jl. KS. Tubun Raya No. 2, Petamburan Jakarta Pusat (021)4200662, (021)42800784 addrakam@yahoo.co.id ---------------------------------------

Arston Pesona Indonesia Gedung Dewan Pers Lt. 5, Jl. Kebon Sirih Raya No. 32 – 34 Jakarta Pusat 10110, (021) 3503351, 73690146, (021) 3503351, arston_pesona@yahoo.com ---------------------------------------

TIKI WISATA

Gd. Tiki Lt. 2, Jl.Raden Saleh Raya No. 2 Jakarta Pusat , (021) 3925882, 2305402, (021) 2305401 tiki_wisata@yahoo.co.id ---------------------------------------

Al Fath Tour & Travel

Jl.Suka Mulia IV No. 89, Kemayoran Jakarta Pusat , (021) 4249603,4247174, (021) 42872004, alfath89@yahoo.co.id ---------------------------------------

Wisata Titian Nusantara P.

Jl.Alaydrus No. 84 A Jakarta Pusat 10130, (021)6340039, 6340049 (021) 6342841 haji-umroh@ wtntour ---------------------------------------

Farfaza Astatama

H. Ahmad Thahirin Noer, Msi Jl. Raden Saleh No.4, Gd. Dinar Lt. 3 Jakarta Pusat 10430 (021) 3146505 (021)3903501 farfaza _jkt@yahoo.co.id ---------------------------------------

Saudi Wisata Travel

Hotel Cempaka Loby Area, Jl. Letjen. Suprapto, Cempaka Putih Jakpus 10520 (021) 79192621

www.dutaonline.com


4

Jatim Sabtu, 3 November 2012

Demokrat Gelar Pelantikan Bersama dan Jalan Sehat

Tipping Fee Proyek Sampah Disoal PARIPURNA KUA-PPAS DIWARNAI AKSI WALK OUT SURABAYA – Rapat paripurna penetapan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perhitungan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di DPRD Surabaya berlangsung panas. Bahkan, diwarnai aksi walk out dari fraksi Partai Golkar. Aksi walk out ini terjadi ketika saat sejumlah anggota dewan mempertanyakan besaran tipping fee proyek pengelolaan sampah di tempat penampungan akhir (TPA) Benowo sebesar Rp 56,4 miliar, dengan estimasi Rp 191 ribu per ton sampah. Pasalnya, anggaran proyek tersebut tiba-tiba muncul dalam KUA-PPAS tanpa pembahasan yang mendetail. Apalagi, system pengerjaan proyek tersebut dilakukan dengan system BOT (Build Operate Transfer) selama 25 tahun. Sehingga dianggap terlalu membebani APBD Surabaya, dan dikhawatirkan juga ikut berimbas pada pelayanan kepada masyarakat. Interupsi pembuka paripurna mempertanyakan tipping fee ini dilakukan Sudirjo dari fraksi Amanat Kebangkitan Indonesia Raya (FAPKINDO). Sudirjo menilai tipping fee ini perlu dibahas kembali karena pembahasan saat rapat Banmus dan Banggar belum tuntas. Namun interupsi Sudirjo dimentahkan Wishnu Wardhana yang memimpin jalan sidang paripurna. “Paripurna ini sudah final semestinya pembahasan soal tipping fee dibahas tuntas di Banggar dan Banmus kemarin dan bukan sekarang. Mungkin waktu itu Pak Dirjo tidur atau apa,” ujarnya.

Sementara itu, Sudirjo membantah bahwa masalah ini tidak dibicarakan di Banmus dan Banggar. Hal ini dikarenakan dalam penjelasan yang disampaikan dalam forum Banmus belum menjawab tuntas persoalan mekanisme kerjasama atau “tiping fee” TPA Benowo. Kritikan pedas juga ditunjukkan Reni Astuti dari FPKS. Melihat dasar dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 tahun 2007, ia khawatir jika proyek sampah ini tidak dibahas lebih mendetail akan bernasib sama seperti kasus proyek Hambalang. “Ini harus jelas dulu, jangan sampai terjadi seperti kasus Hambalang yang ramai dibicarakan saat ini, hanya garagara salah prosedur,” katanya. Puncak dari interupsi agar KUA-PPAS ditunda, lantaran adanya anggaran proyek pengelolaan sampah disampaikan Erick Reginal Tahalele sekretaris Fraksi Partai Golkar. Namun interupsi Erick tidak digubris oleh Wishnu Wardhana. “Kami belum bisa menerima itu. Seharusnya itu harus ada persetujuan dewan dulu,” kata Erick sekaligus melanjutkan keluar dari ruang paripurna bersama anggota FPG lainnya. Menanggapi adanya anggota dewan yang mempertanyakan besaran tipping fee tersebut, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan, keputusan menetapkan besaran tipping fee itu sudah dikaji cukup lama. Bahkan, pihaknya mendatangkan sejumlah tim ahli untuk merumuskan persoalan sampah tersebut. “Saya tidak tahu berapa besarnya tipping fee-nya. Yang jelas, untuk hitung-hitungannya semua saya serahkan kepada ahlinya. Dan kami juga konsultasi ke BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional). Jadi kita tidak main-main,” cetus Risma. „ mar

DUTA/UMARUL FARUQ

MACET TOTAL: Tampak para buruh menggelar aksi di tengah-tengah jalan A. Yani depan Carrefour, Jumat (2/11). Dari aksi itu, arus lalu lintas Sidoarjo – Surabaya macet total.

Buruh Carrefour Blokir Jl A Yani SURABAYA - Ratusan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar aksi di depan Carrefour Jl. Ahmad Yani Surabaya, Jumat (2/11). Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan A. Yani yang menghubungan SidoarjoSurabaya macet total. Dari arah Sidoarjo menuju Surabaya, raKendaraan mengular hingga Bundaran Waru, depan City of Tomorrow (CITO) Surabaya. Tak hanya itu, kemacetan berimbas pada kendaraan dari arah Surabaya menuju Sidoarjo. Dari pantauan di lapangan, kendaraan roda dua dan empat terlihat mengular hingga di bundaran Waru. Mereka tidak bisa berjalan akibat para buruh sudah menguasai lebih dari separoh badan jalan. Imbas demo buruh ini pun juga berimbas pada kendaraan dari arah Surabaya menuju Sidoarjo. Kendaraan yang berasal dari Jalan Jemursari maupun Wonokromo pun dibuat merambat untuk menuju ke bundaran Waru. Tidak

itu saja, dua bus yang hendak menjemput jamaah haji kloter 4, Nganjuk dan Surabaya pun ikut terjebak di tengah-tengah kemacetan. Para awak bus terpaksa turun dari kendaraannya lantaran ratusan massa demo bergerombol duduk di tengah jalan. Sebelum berhasil memblokir jalan, petugas kepolisan sempat bersitegang dengan buruh, karena kalah massa akhirnya polisi mengalihkan lalu lintas ke Jl Menanggal Gayungan. Kondisi inipun akhirnya menyita perhatian Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto untuk ikut mengatur lalu lintas. Tri pun sempat terlibat cek-cok dengan para pengendara yang mokong tidak mau memindahkan kendaraanya. “Ayo pak dipindah mobilnya, di dunia ini tidak ada yang berkuasa,” katanya. Pihak kepolisian, lanjut Tri, tidak akan menghalangi masyarakat yang melakukan aksi demo menuntut hak-haknya. Asalkan tidak

mengganggu terhadap pengguna jalan. “Silahkan demo, tapi jangan memblokir jalan,” tegas Tri. Beberapa petugas kepolisian tampak kesulitan memindahkan mobil kijang tua warna biru yang ditinggalkan pengemudinya di tengah jalan. Pintu mobil yang dikunci dan kaca mobil yang ditutup memaksa aparat memindahkan paksa. Mereka mendorong ke pinggir jalan dengan susah payah lantaran handrem aktif. Sekitar pukul 10.51 WIB massa aksi memaksa memblokir jalan lagi. Karena merasa dibohongi polisi yang melunak meninggalkan jalan karena ada ambulance yang membawa jenazah. Namun aksi lanjutan itu berhasil dihalau polisi. Kendati demikian, para buruh tetap berhasil separoh ruas jalan. Tak pelak kemacetan pun kembali terjadi. Sementara buruh lainnya yang memaksa masuk Carrefour terlibat saling dorong dengan aparat yang berjaga di dalam. “Pak polisi, jangan halangi kita pak, kita hanya

menyampaikan aspirasi,” kata sejumlah buruh. Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPSI, Gondrong, mengatakan aksi itu merupakan lanjutan dari aksi sehari sebelumnya. “Sekarang hari kedua, besok (hari ini, red) akan aksi lagi,” katanya saat dikonfirmasi di tengah-tengah massa aksi. Dalam aksinya, buruh menuntut agar Carrefour menaikkan gaji karyawannya yang selama ini hanya digaji Rp 6 ribu perhari. Bahkan semua pekerja dari PT Alfa ke PT Carrefour dianggap magang. “Jelas gaji mereka dibawah UMK (upah minimum kota) Surabaya, padahal UMK saat ini kan Rp 1,257,” tegasnya. Ia menyayangkan pihak Disnaker Surabaya yang tidak ikut mendampingi demo. “Ini pasti ada apa-apa, biasanya Disnaker ada sekarang tidak ada,” katanya. Bila hak-hak pekerja tidak terpenuhi, ia berjanji akan melakukan aksi besarbesaran. “Sementara kita fokus ke Carrefour dulu,” imbuhnya. „ azi

SURABAYA - Partai Demokrat (PD) Jatim, mulai memanasi mesin politik menyambut Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim tahun 2013 dan Pemilihan Legislatif (Pileg) serta Pilpres 2014 mendatang. Salah satunya dengan menggelar pelantikan bersama DPC-DPC PD seJatim dan jalan sehat akbar yang akan digelar Minggu (11/ 11) mendatang. Ketua panitia pelantikan DPC-DPC PD se Jatim, Sugiri Sancoko mengatakan, ada 500 orang pengurus yang akan dilantik di gedung Gelora Pancasila Jalan Indragiri Surabaya. “Pelantikan pengurus DPCDPC se Jatim itu sengaja dibarengkan untuk menumbuhkan spirit kebersamaan, sekaligus konsolidasi partai dari Ranting, DPAC, DPC dan DPD supaya program partai bisa berjalan dengan baik menuju kemenangan Pilkada, Pileg, dan Pilpres,” ujarnya Jumat (2/11) kemarin. Sedangkan untuk jalan sehat, lanjut Giri panggilan akrab Sugiri Sancoko, dilaksanakan Minggu paginya dengan start di lapangan Jatim Expo Jalan A Yani Surabaya, Jemursari, Margorejo dan finish di lapangan Jatim expo. “Kita targetkan peserta sebanyak-banyaknya, tapi minimal 150 ribu atau bisa pecahkan rekor jalan sehat,” terang pria yang juga Ketua Komisi E DPRD Jatim. Pelantikan maupun jalan sehat rencananya akan dihadiri, Ketum DPP PD, Anas Urbaningrum, Sekjen DPP PD, Edhi Baskoro Yudhoyono, jajaran pengurus DPP lainnya, Ketua DPD PD Jatim Soekarwo, pengurus DPCDPC se Jatim, kader dan simpatisan Demokrat. “Sejumlah door prize yang sudah disediakan meliputi, 1 unit mobil Xenia, 5 unit sepeda motor, 5 unit sepeda gunung, TV, Kulkas, Hp, DVD Player, Kompos Gas, Rice Cooker, Kipas Angin, Setrika dan lain sebagainya,” bebernya. Selain di kantor Partai Demokrat, kupon berhadiah juga bisa didapatkan di lokasi pemberangkatan 1 jam sebelum acara dimulai „ ud

Oknum Kades Diduga Korupsi Dana ADD SUMENEP - Dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) kembali terjadi di Kabupaten Sumenep. Setelah Kepala Desa (Kades) Gunung Kembar, Kecamatan Manding dan salah satu Kades di kepulauan harus dibui karena kesandung kasus korupsi. Kali ini penyidik tipikor Polres Sumenep menetapkan Kades Karangcempaka Yuso sebagai tersangka dugaan korupsi ADD tahun 2009 dan

2011. Data yang berhasil dihimpun Duta Masyarakat di Mapolres Sumenep menyebutkan, tindakan Kades tersebut setelah dilakukan penyelidikan dan kemudian naik kepenyidikan diketahui ada unsur kerugian Negara yang kisarannya, Rp 495 juta. “Kami telah menganggap telah cukup bukti, maka kami langsung tetapkan tersangka,” terang Kapolres Sume-

nep AKBP Dirin melalui Kabag Ops Kompol Edy Purwanto, Jumat (2/11). Modus yang dilakukan terkait dugaan korupsi ADD ini, untuk tahun 2009, terkait pengadaan tiang listrik, ternyata kata mantan Kapolsek Kalianget ini, proyek tersebut fiktif. Dan itu telah dibuktikan dari hasil rangkaian penyelidikan serta keterangan sejumlah perangkat Desa yang telah dimintai keterangan oleh penyi-

dik. Hal itu, lanjutnya sama sekali tidak ada meskipun di Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) ternyata tercantum pembelian tiang itu. Untuk tahun 2011 di SPJ penggunaan ADD tersebut berupa proyek fisik rawat beton di Desa setempat. Ternyata proyek itu juga fiktif. “Selain informasi dari warga, untuk membuktikannya kami turun juga kelokasi,” tambahnya. „ lan DUTA/AHMAD FAISOL

Pantai Bama Digemparkan Temuan Mayat SITUBONDO - Sesosok mayat tanpa dilengkapi identitas ditemukan terkapar di Pantai Bama, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jumat (2/11) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat ditemukan kondisi tubuh mayat Mr X itu kondisinya sangat mengenaskan, dengan kondisi sebagian tubuhnya sudah mulai hancur dan mulai terlihat tulangnya. Saat ditemukan pertama kali oleh petugas Taman Nasional Baluran (TNB) Situbondo, kondisi tubuh Mr X sebagian sudah menjadi tengkorak dengan ciri-ciri mengenakan celana ukuran tiga perempat warna abu-abu dan putih. Mayat tersebut ditemukan dengan kondisi tubuhnya tengkurap dibibir pantai, tepatnya di pantai disekitar Hutan Baluran Situbondo. Selain itu, tubuh mayat pria yang diperkirakan berusia di atas 40 tahunan itu diketahui kondisi tubuhnya sudah

DUTA/FATUR BARI

TANPA IDENTITAS: Tampak mayat Mr X yang mulai terlihat tengkoraknya ditemukan di Pantai Bama Banyuputih Situbondo, Jumat (2/11).

membusuk. Bahkan, sudah mulai menyebar bau anyer yang sangat menyengat hingga pada radius 500 meter. Diduga kuat mayat Mr X yang diketahui hanya mengenakan celana pendek itu berprofesi sebagai nelayan. “Begitu menemukan ada mayat dengan kondisi su-

„ EDITOR: MOHAMMAD NATSIR z LAYOUTER: SULISTYORINI

dah menjadi tengkorak dan menyebar bau anyer yang sangat menyengat, saya langsung melaporkan tentang penemuan mayat tersebut kepada Polsek Banyuputi,” ujar salah seorang petugas TNB Situbondo, yang tidak mau disebutkan namanya, Jumat (2/11).

Kasubag Humas Polres Situbondo AKP Wahyudi membenarkan tentang penemuan mayat Mr X yang diketahui sudah menjadi tengkorak. Menurutnya, begitu pihaknya mendapat informasi tentang penemuan mayat tersebut, petugas Polsek Banyuputih langsung menuju ke lokasi penemuan, selanjutnya mayat pria yang diketahui tanpa dilengkapi dengan identitas itu langsung dievakuasi ke kamar myat RSU Situbondo. “Untuk sementara mayat Mr X langsung dievakuasi ke RSU Situbondo, diduga Mr X itu berprofesi sebagai nelayan serta tewas sekitar satu minggu lalu, namun karena saat ditemukan tidak ada identitasnya, saya berharap kepada warga Situbondo yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melihat langsung kondisi Mr X itu di RSU dr Abdoer Rahem Situnbodo,” terang AKP Wahyudi. „ fat

BERKOBAR : Hj Tantri didampingi Bupati Hasan dan Timbul, berorasi membuat semangat massa berkobar.

Ribuan Rakyat Bersatu Menangkan HATI PROBOLINGGO - Lapangan Kedungdalem, Dringu, dibanjiri lautan manusia dalam kampanye putaran terakhir, pasangan calon bupati dan wakil bupati Probolinggo Hajjah Tantri Hasan Aminuddin-Timbul Prihanjoko (HATI), Jumat (2/11). Seluruh elemen masyarakat dari 24 kecamatan bersatu untuk memenangkan pasangan nomor urut satu tersebut. Belasan ribu orang tumpah di lapangan mulai sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka berasal dari simpatisan dan kader partai politik pengusung dan pendukung HATI, sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, warga Nahdliyin, sejumlah forum dan komunitas, dan dihadiri kalangan ulama dan habaib. Para juru kampanye juga menggugah dan menyemangati massa untuk melanjut-

kan pembangunan dan pengabdian Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin, dengan memilih Bunda Tantri, yang tak lain adalah istri Bupati Hasan. “Jasa Pak Bupati Hasan sangat besar bagi dunia pendidikan dan pesantren. Hasil pembangunannya juga terbukti dan nyata, jadi apanya yang mau dirubah. Yang lain masih coba-coba, Pak Hasan sudah jelas. Ayo coblos nomor satu. Saya keluarga besar Ponpes Genggong mendukung HATI. Rakyat ini hadir karena berkat habaib dan Ponpes Genggong,” ujar Pengasuh Ponpes Putri Zainul Hasan Genggong Nyai Endah Nihayati Saifurrijal. Sementara Habib Muhammad mengatakan, pencalonan Tantri sebagai calon bupati dibolehkan secara syariat. Menurutnya, NU sudah memutuskan bahwa presi-

den, gubernur dan bupati boleh dijabat perempuan. Ketua PCNU KH Saiful Hadi menimpali, NU memutuskan mendukung Tantri karena kepedulian Hasan kepada pendidikan dan NU sangat besar. “Bila HATI terpilih, Insya Allah NU akan tetap dan terus diperhatikan,” katanya. Semangat massa semakin membara tatkala Hasan berorasi. Kata Hasan, selama hampir 10 tahun mengabdikan jiwa dan raganya bagi kabupaten Probolinggo, tentu masih ada yang belum sempurna. Ibaratnya, dari jalan 5 km, 3,5 km sudah berhasil dibangun, tinggal 1,5 km lagi. “Silahkan rasakan sendiri. Kalian yang hadir di sini berkomitmen memenangkan HATI. Tolong, jagalah suara HATI hingga hari pencoblosan. Laporkan ke polisi bila ada money politic,” tukasnya. „ afa/adv

www.dutaonline.com


5

Jatim

Sabtu, 3 Nopember 2012

Tanggul Lumpur Lapindo Kritis

MENDADAK: Pengurus Partai Demokrat berpose dengan anggota KPU setempat usai verifikasi faktual, Jumat kemarin.

DUTA/JAROT PRAWIRO

Diverifikasi Faktual Dua Partai Tak Siap TULUNGAGUNG - Tim I Verifikasi Faktual dari KPU Tulungagung yang berjumlah 6 personil serta satu personil Panwaslu Jumat (2/11) sekitar pukul 10.30 bergerak mendatangi kantor DPC Partai Demokrat dan DPD Partai Golkar. Pertama mereka menuju sekretariat DPC Partai Demokrat yang berada di Perumahan Kanjengan Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kota Tulungagung, di mana tim yang dipimpin komisioner KPU Tulungagung Nyadin Map mendapati hanya ada enam pengurus DPC Partai Demokrat. Untuk itu partai ini

akan diverifikasi lanjutan Senin (5/11) mendatang. Menurut Ketua Partai Demokrat Kabupaten Tulungagung, Goldy Trimo, pemberitahuan oleh KPU Tulungagung mendadak, sehingga pihaknya belum menyiapkan segala sesuatunya terkait persyaratan verifikasi faktual termasuk keseluruhan anggota pengurus. Namun ini masih langkah awal, pihaknya berjanji Senin (5/11) pekan depan menyiapkan secara lengkap termasuk kuota perempuan 30 %. Sementara itu di Sekretariat DPD Partai Golkar yang

Rp 436 Juta untuk Imunisasi Difteri MADIUN - Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun menyiapkan dana sebesar Rp 436 juta guna melakukan imunisasi massal. Imunisasi tersebut dilakukan untuk memerangi penyakit difteri yang saat ini kembali mengganas. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Aries Nugroho, mengatakan, alokasi anggaran sebesar Rp 436 juta tersebut berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dan pelaksanaannya akan dilakukan pada 12-24 November mendatang. “Untuk tahun ini kita dapat bantuan Rp 436 juta. Dan

informasinya tahun depan kita juga mendapat bantuan serupa. Sebab tahun 2013 mendatang, akan digelar lagi imunisasi putaran kedua dan ketiga,” ujar Aries, Jumat (2/11). Aries menjelaskan jumlah sasaran anak yang akan diberi imunisasi difteri mencapai 140.724 anak. Mereka meliputi anak-anak berusia 2 bulan hingga 15 tahun. Jumlah tersebut terbagi untuk anak usia 2 bulan-3 tahun sebanyak 27.144 sasaran, imunisasi difteri untuk anak usia 3-7 tahun sebanyak 33.755 sasaran, dan untuk anak usia 7-15 tahun sebanyak 79.825 sasaran. „ ag/bj

berdomisili di Desa Kedungwaru Kecamatan Kedungwaru Tulungagung juga mengalami kekurangan pengurus, seperti Ketua Partai Golkar KH Asmungi tidak tampak sehingga verifikasi faktual dilanjutkan Sabtu ( 3/11) hari ini. Sekretaris DPD Partai Golkar Tulungagung Supardi mengatakan pihaknya baru akan melakukan rapat pleno secara lengkap Sabtu (3/ 11),sehingga jika KPU melakukan verifikasi faktual lebih pas jika saat rapat pleno tersebut. Saat disinggung syarat perempuan masuk ke dalam kepengurusan sebesar

30 %, Supardi membenarkan bahwa partainya telah mengakomodir kaum perempuan sebesar 30% sesuai dengan syarat yang ditentukan KPU. Komisioner KPU Tulungagung yang tergabung dalan Tim I verifikasi Faktual Nyadin Map mengatakan langkah awal Tim I verifikasi faktual ini merupakan gebrakan untuk pendidikan politik bagi partai politik,sehingga dengan demikian partai politik akan semakin dewasa dan sadar tanggung jawab moral kepada masyarakat pemilihnya, karena verifikasi faktual

ini sangat menentukan apakah partai politik tersebut dapat terus berlanjut mengikuti Pemilu 2014 apa tidak. Seperti diketahui, ada 15 parpol yang diverifikasi faktual oleh KPU Tulungagung.Ke-15 parpol tersebut adalah Partai Nasdem, PDIP, PKB, Partai Hanura, PAN, Partai Golkar, PKS, Partai Gerindra, PDP, PKPI, Partai Demokrat, PPP, PKBIB, PPRN dan PPN. Sedangkan satu partai tidak menyetor berkas kepengurusannya yakni PBB, sehingga dalam verifikasi factual ini PBB tercoret. „ jar

Hindari Penyakit, Warga Diminta Bikin WC JOMBANG - Kebersihan menjadi kunci utama dalam kesehatan. Secara umum jika masyarakat tidak bisa menjaga kebersihan akan mengakibatkan munculnya berbagai macam penyakit. “Seperti diare, malaria dan beberapa penyakit lainnya,” kata dr Gaguk Heri Siswanto M.Kes Kabid Dinas Kesehatan melalui Kepala Bagian Humas Pemkab Jombang. “Kita selalu turun terkait imbauan agar warga menjaga kesehatan, ya tidak tentu jadwalnya pindah pindah ke kecamatan-kecamatan, karena pentingnya masalah kebersihan,” kata mBak Endah, Kepala Bagian Humas

Pemkab Jombang Jumat (3/11) kemarin. Seperti di Kecamatan Plandaan, yang berada paling utara di Kabupaten Jombang, karena kondisi lingkungan masih banyak hutan, kadang warga tidak memperhatikan masalah kebersihan terutama ketika buang hajat. “Ya karena masih banyak hutan, banyak warga yang belum punya WC, ini perlu diberi pengertian akan perlunya kebersihan,” katanya lagi. Agar masyarakat cepat menyadari di Kecamatan Plandaan beberapa waktu lalu sempat diadakan acara warga bersama pejabat melakukan upaya pe-

ningkatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Puskesmas Plandaan. Camat Plandaan Drs Agus Susilo S juga menghimbau agar Kades setempat menjadi contoh sekaligus mengimbau kepada warganya agar tidak buang air besar alias BAB di sembarang tempat. “Wilayah Kecamatan Plandaan ini banyak sungai maupun hutannya jangan lalu BAB seenaknya, marilah semua warga masyarakat kita beri pengertian tentang pentingnya WC. Warga harus segera sadar membuat WC sendiri secara swadaya pada rumahnya masing-masing,” kata Camat Plandaan. „ mu

Ketua Dewan Buka Warung Kopi SIDOARJO - Jelang masa akhir jabatannya pada 2014 ini, Ketua DPRD Sidoarjo, H Dawud Budi Sutrisno mulai banting setir menjadi seorang pengusaha. Ia membuka warung kopi yang dinamakanan Warkop Biru di kompleks Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (2/11). “Warung biru ini untuk mengisi kesibukan saja di waktu luang,” terangnya. Untuk operasional warung biru ini, dia serahkan ke Muhammad Wisnu yang tak lain putra sulungnya sendiri. “Karena banyak kesibukan, warung

biru ini biar diurusi anak-anak saja,” elaknya. Meskipun diserahkan penuh kepada putra sulungnya, Dawud mengatakan kalau warkop biru ini tidak diperkenankan menjual miras dan digunakan untuk hal hal yang negatif. “Silakan warung biru ini digunakan untuk tempat santai yang positif. Kita akan sediakan Wifi gratis bagi pengunjung,” tuturnya. Untuk menu yang disajikan di warung ini, Dawud menyebutkan berbagai makanan khas Jawa timur dan berbagai minuman juice. „ yan

MENGISI WAKTU LUANG: Dawud Budi Sutrisno (berbaju garis-garis) saat menyambut koleganya di pembukaan Warkop Biru.

„ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: AHMAD FAIZ

DUTA/A.YANI

SIDOARJO - Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) mengkhawatirkan kondisi tanggul penahan lumpur Lapindo yang kritis dan rawan terjadi luberan menyusul tidak adanya proses pengaliran lumpur dari dalam kolam penampungan menuju Kali Porong. Staf Humas BPLS, Hengki Listria Adi, Jumat (2/11), mengatakan, saat ini elevasi antara luberan lumpur yang ada di dalam kolam penampungan tidak lebih dari satu meter. “Itu artinya, kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan jika tidak ada langkah lanjutan untuk mengalirkan lumpur dari dalam kolam penampungan ke Kali Porong,” katanya. Ia mengemukakan, saat ini BPLS hanya bisa berharap supaya bisa bekerja kembali dalam mengalirkan lumpur ke Kali Porong menyusul kon-

disi tanggul yang sudah cukup mengkhawatirkan. “Hal itu tidak bisa dibiarkan berlama-lama karena kondisi tanggul yang kritis,” katanya. Ia mengatakan, hampir seluruh kondisi tanggul yang ada di dalam kolam penampungan kritis, terutama yang ada di titik 33 dan juga 21 karena berbatasan langsung dengan Jalan Raya Porong dan juga kawasan Desa Mindi, Sidoarjo. Meski kondisinya mengkhawatirkan, BPLS tidak bisa berbuat apa-apa, karena sementara ini tidak diizinkan untuk melaksanakan kegiatan seperti memperkuat tanggul. “Kalau memang BPLS ini tidak diizinkan mengadakan kegiatan sehari-hari seperti menguras lumpur, kondisinya akan sangat membahayakan, terutama rel kereta api dan Jalan Raya Porong,” jelasnya. * ara

743 PNS Ikrar Sumpah TULUNGAGUNG - Sebanyak 743 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengucapkan sumpah janji PNS di halaman Kantor Bupati bersamaan dengan apel pagi, Jumat (2/11). Acara itu dipimpin Sekretaris Daerah Pemkab Tulungagung Ir. Indra Fauzi, MM, disaksikan para pimpinan SKPD di Lingkup Pemkab Tulungagung. Indra Fauzi mengatakan mengangkat sumpah / janji Pegawai Negeri Sipil merupakan salah satu kewajiban yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor

21 / Tahun 1975 tentang Sumpah / Janji PNS, dan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang diwujudkan dalam pernyataan kesanggupan untuk melakukan suatu keharusan dan tidak melakukan suatu larangan bagi setiap Pegawai Negeri Sipil. “Dengan pernyataan kesanggupan tersebut maka dapat diartikan bahwa pengucap sumpah / janji telah berikrar dan berkomitmen untuk menerima dan menjalani secara totalitas atas segala konsekuensi profesi Pegawai Negeri Sipil atau PNS,” katanya. „ jar

BEBAN: Moh. Saptono Nugroho, mantan terpidana kasus tipikor berharap agar Kejari Pacitan menunda eksekusi terhadap sejumlah mantan dewan DUTA/YUYUN ABDHI

Mantan Dewan Minta Tunda Eksekusi PACITAN - Penanganan kasus dugaan korupsi dana APBD Kabupaten Pacitan Tahun Anggaran 2001 yang menyeret 45 anggota DPRD Pacitan, masa bhakti 19992004, bergulir kembali. Sekalipun beberapa nama mantan legislator sudah pernah dijebloskan ke bui hingga akhirnya mereka bebas atas upaya peninjauan kembali (PK), pun sekarang sederet nama bakal kembali dieksekusi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Hal tersebut berdasarkan amar putusan upaya hukum tingkat kasasi yang konon sudah turun baru-baru ini. Moh. Saptono Nugroho, mantan terpidana dalam kasus tersebut, mendesak agar pihak Kejari Pacitan menunda dulu eksekusi terhadap rekan sejawatnya itu. “Ya supaya tidak menambah beban mereka. Baik secara ekonomi, serta beban psikologi terhadap keluarga,” ujar mantan legislator ini, Jumat (2/11). Dia mengakui, kewenangan

eksekusi memang hak Korps Adhiyaksa. Sekalipun begitu, Saptono menegaskan, sekarang ini kasus tersebut sudah menemukan bukti baru (novum) hingga akhirnya para terpidana mantan dewan yang lebih dulu masuk penjara akhirnya terbebas dari segala tuntutan hukum. “Kami berharap pelaksanaan eksekusi ditunda dulu, sebelum putusan PK yang mereka ajukan turun,” tandas Ketua Yayasan Tekad Mandiri ini, kemarin. Selain menyoal masalah rencana eksekusi terhadap para mantan dewan, pegiat LSM ini juga mendesak kepada penegak hukum dalam hal ini pihak Kepolisian agar secepatnya menindaklanjuti berkas laporan yang pernah disampaikan sejumlah mantan dewan perihal kesaksian palsu di bawah sumpah yang pernah disampaikan oleh sekelompok masyarakat dengan mengatasnamakan LSM. „ yun

www.dutaonline.com


6

Edukasi

Sabtu, 3 Nopember 2012

Universitas Trisakti Siap Jadi PTN JAKARTA- Jika tidak ada halangan, akhir bulan ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bakal mengumumkan hasil kajian hukum alih status Universitas Trisakti (Usakti) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Disinyalir hasil kajian ini mengarah pada sikap pemerintah yang menyetujui usulan tersebut. Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemdikbud, Ahmad Jazidie mengatakan, kajian tersebut melibatkan pakar-pakar hukum dari sejumlah universitas besar dengan bentuk focus group discussion (FGD). Kampus yang terlibat diantaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Jazidie mengatakan, dari aspek pendidikan tinggi, Usakti merupakan aset negara yang cukup penting. “Trisakti merupakan kampus swasta terbaik. Alumninya juga sudah menjadi orang-orang penting,” ujar alumni sekaligus guru besar ITS ini. Dia menuturkan, dalam waktu dekat, hasil kajian hukum yang sudah digeber intensif selama tiga bulan terakhir akan diuji publik. Jika dalam proses ini tidak ada pertentangan yang berarti, harapan kampus yang sejumlah mahasiswanya menjadi korban Tragedi Trisakti pada 1998 itu untuk menjadi PTN bakal terwujud.

Namun, Jazidie meminta tanggal pastinya pengumuman hasil kajian hukum ini tidak dipaparkan ke masyarakat dulu. Kerahasiaan ini dilakukan untuk menghindari adanya aksi demonstrasi besar dari pihak-pihak yang menolak ‘mempelatmerahkan’ Usakti. Dalam paparannya, sinyal penegerian Usakti semakin menguat. Diantaranya adalah upaya penegerian ini merupakan jalan satu-satunya menghentikan konflik internal Usakti. Konflik tersebut melibatkan pihak universitas dan yayasan. “Menurut kami upaya menengahi konflik dua kubu ini sudah tidak bisa diteruskan lagi. Akhirnya kami putuskan harus ada new paradigm, paradigma baru,” urai dia. Jazidie masih belum berani blak-blakan jika yang dia sebut paradigma baru itu adalah menegerikan Usakti. Tapi dia juga tidak rela jika iklim pendidikan di Usakti yang sehat harus dikorbankan oleh konflik berlarut-larut. Paparan dari Jazidie semakin menunjukkan sikap Kemdikbud yang pro penegerian Usakti. Sebelumnya, Mendikbud Mohammad Nuh juga mengatakan upaya ini sudah memiliki poin tambahan, yaitu adanya sebidang tanah aset negara di sekitar kampus Usakti. Keberadaan aset negara ini akan menjadi penting jika nanti Usakti akhirnya dinegerikan dan butuh pengembangan bangunan fisik.„ jpc

ISTIMEWA

SIAP: Pintu masuk kampus Trisakti yang sebentar lagi bakal menjadi PTN.

Kampus Tak Layak Menjamur

Kekurangan Kelas, Siswa Belajar di Aula

BIAYA MURAH DENGAN FASILITAS RENDAH

BATU-Sebanyak 102 siswa SMANegeri 2 Kota Baru terpaksa belajar di aula dan laboratorium karena kekurangan kelas. Suasana gemuruh dan lalu lalang siswa lain yang melintas di sekitar aula mengganggu proses belajar mengajar di situ. Kepala SMAN 2 Kota Batu, Pamor Patriawan mengatakan, pihaknya terpaksa menempatkan sebagian siswa melakukan proses belajar mengajar di aula dan laboratorium karena kekurangan empat kelas. Hal itu karena ada peraturan baru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) agar membatasi tiap kelas maksimal 30 siswa. Akibat aturan ini, SMAN 2 kekurangan empat kelas. Kondisi ini terjadi sejak tahun ajaran baru pertengahan tahun ini atau sudah empat bulan berlangsung. Siswa yang kekurangan kelas merata mulai dari kelas X, XI, dan XII. “Ini agar proses belajar dan mengajar berlangsung efisien. Tentunya, dengan belajar di aula yang disekat dua itu menganggu siswa,” kata Pamor, Jumat (2/11). Selain belajar di aula, mereka memenuhi ruang laboratorium kimia, laboratorium biologi, dan perpustakaan. Sedangkan jumlah kelas yang ada mulai kelas X, XI, dan XII totalnya 24 kelas. Tiap kelas ada 28 siswa. “Mungkin 2013 kami akan mengajukan kepada Pemkot Batu untuk menambah kelas,” katanya. Selain mengajukan ke Pemkot, Pamor sudah mengajukan kepada Kemdikbud. Informasinya sudah disetujui. Kalau memang benar, akhir tahun ini akan mulai dibangun. Bantuan dari Kemdikbud itu berupa empat ruang kelas, satu laboratorium fisika, dan satu paket peralatan IPA. Sementara itu, Kasi Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Batu, Muhammad Rois mengakui tidak hanya di SMAN 2 saja, tapi hampir seluruh SMA di Batu mengalami nasib sama. “Jumlah pastinya kami belum tahu. Dalam waktu dekat kami akan verifikasi,” ujar Rois.„ jun

JAKARTA- Membeludaknya perguruan tinggi swasta (PTS) baru ternyata tidak selalu dibarengi dengan baiknya kualitas yang mereka tawarkan. Dari ribuan PTS di penjuru Tanah Air, banyak juga yang tidak terdaftar di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Ciri perguruan tinggi tersebut antara lain, biaya kuliah yang sangat murah dan tidak memadainya fasilitas kegiatan belajar mengajar. Kurang ketatnya peraturan dari pemerintah ditengarai menjadi penyebab

banyaknya perguruan tinggi baru, baik yang berbentuk universitas, sekolah tinggi, akademi, institut, dan juga politeknik. Menurut Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI), Prof. Kamanto Sunarto, Kemdikbud sebenarnya sudah memberikan persyaratan untuk mendapatkan izin mendirikan perguruan tinggi. “Tetapi kenyataannya, meski kebanyakan kampus-kampus itu memiliki izin, banyak juga yang tidak mendapat izin dan sampai saat ini masih menyelenggarakan pendidikan,” ujar Kamanto, Jumat (2/11). Kamanto juga menuturkan, ada juga

perguruan tinggi baru yang nakal. Seringkali, mereka diberi izin, tetapi kemudian menyalahi izin yang diberikan. Misalnya, perguruan tinggi itu tidak melaporkan perubahan keadaan yang mereka alami, seperti dosen yang ternyata sudah diberhentikan atau fasilitas yang tadinya ada menjadi tidak ada. “Mulanya diberi izin, setelah memenuhi standar minimal. Tetapi kenyataannya ada perubahan yang tidak diketahui oleh pemerintah,” tutur Mantan Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) itu.

Pendapat Kamanto diperkuat oleh pegiat Koalisi Pendidikan, Jimmy Paat. Menurut Jimmy, peraturan yang ada belum ditaati, sehingga muncullah perguruan tinggi baru yang belum memenuhi standar minimal. “Jika perguruan tinggi banyak dan makin bagus, itu tidak ada masalah. Tetapi kalau banyak, tidak menghasilkan lulusan bagus, itu yang jadi masalah,” tutur Jimmy. Jimmy berharap, pemerintah tidak hanya terpaku pada perbaikan perguruan tinggi negeri, tetapi juga memperhatikan kebutuhan perbaikan PTS.„ okz

Guru Honorer Resah Tak Boleh Disertifikasi JAKARTA- Peluang guru honorer di sekolah negeri ikut sertifikasi untuk peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan tak kunjung mendapat sinyal lampu hijau. Hal ini membuat resah ratusan ribu guru honorer, terutama yang di sekolah negeri. Guru honorer di sekolah negeri yang diangkat sekolah sulit ikut sertifikasi. Padahal keberadaan mereka dibutuhkan sekolah. “Pemerintah tidak menyiapkan guru PNS yang dibutuhkan sehingga sekolah terpaksa mengangkat guru honorer. Tetapi mereka yang kinerjanya terkadang lebih baik dari guru PNS, tidak bisa ikut sertifikasi,” kata Priyanto, Kepala SMKN 2 Su-

bang, Jawa Barat. Para guru honorer di sekolah negeri yang diangkat dengan surat keputusan (SK) kepala sekolah/komite terganjal ikut sertifikasi. Pasalnya, para guru honorer ini harus menyerahkan SK bupati/wali kota sebagai bukti. “Tidak ada wali kota/bupati yang mau membuatkan SK untuk guru honorer yang diangkat sekolah. Padahal, para guru itu sudah mengabdi lama, jauh lebih baik dari guru PNS,” kata Priyanto. Anehnya, untuk sekolah swasta, kebijakan guru untuk disertifikasi bisa menggunakan surat keputusan (SK) dari yayasan. Adapun di sekolah negeri harus dengan SK bupati/wali kota. Pada

kenyataannya, tidak ada bupati/ wali kota yang mau mengeluarkan SK soal guru honorer di sekolah negeri yang dibiayai secara swadana oleh sekolah. “Perlakuan terhadap guru honorer di sekolah negeri ini diskriminatif. Jika banyak guru honorer yang berhenti dan memilih di sekolah swasta, layanan pendidikan di sekolah negeri bisa kelimpungan,” kata Priyanto. Pemerintah pernah meloloskan guru honorer dalam proses sertifikasi. Namun, di penghujung tahun 2011, Kemendikbud meminta guru honor yang sepuh yang lolos dalam sertifikasi mengembalikan tunjangan profesi yang dibayarkan. Alasan-

nya, tidak ada payung hukum yang membolehkan guru honorer disertifikasi. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo mengatakan, setidaknya ada sekitar satu juta guru honorer di bawah Kemendikbud dan Kementerian Agama. “Walau kerja puluhan tahun, kesejahteraan dan karir tidak jelas. Guru dibayar tidak layak, ada yang Rp 100 ribu. Padahal, Presiden mentepakan gaji minimal guru PNS Rp 2 juta,” tutur Sulistiyo, yang juga Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Menurut Sulistiyo, PGRI telah menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan pejabat

terkait lainnya untuk memperjuangkan supaya guru honorer yang diangkat pemerintah, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan bisa ikut sertifikasi. PGRI menetapkan syarat guru honorer yang berpeluang untuk disertifikasi harus mengabdi minimal dua tahun berturut-turut, bekerja penuh waktu dan memenuhi ketentuan jam mengajar yang disyaratkan, serta berprestasi baik. “Kalau pemerintah punya itikad baik, ganjalan soal payung hukum bisa dicari solusinya. Pemerintah harus ingat amanat Undang-Undang Guru dan Dosen untuk memberi penghasilan yang layak bagi guru,” kata Sulistiyo.„ kcm

SMKM 7 Malang Luncurkan Mobil Tenaga Surya SURABAYA- Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah (SMKM) 7 Gondanglegi Malang resmi meluncurkan mobil bertenaga tenaga surya bersamaan dengan peringatan 100 Tahun Milad Muhammadiyah di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Jumat (2/11). “Syukurlah siswa-siswa kami mampu membuat mobil menggunakan tenaga

matahari yang diberi nama Smart Education Hybrid Solar Car. Terima kasih semua pihak yang telah mendukung,” ujar Kepala SMKM 7 Malang, H. Pahri. Mobil ini, lanjutnya, murni berbahan bakar tenaga matahari yang diserap langsung ke aki dan mampu menyimpannya. Sehingga jika dalam kondisi mendung, tetap mampu jalan karena

masih ada cadangan tenaga di dalam aki. Mobil berkapasitas dua penumpang tersebut juga memiliki pengintai untuk belokan kanan dan kiri sebagai pengganti spion. Kecepatan maksimum di jalan utama mencapai 70 kilometer per jam. Pahri menjelaskan, total biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan awal mulai dari kajian atau penelitian hingga selesai produksi

ISTIMEWA

DILUNCURKAN: Mobil tenaga surya rakitan siswa SMKM 7 Gondanglegi Malang saat diluncurkan di Surabaya.

„ EDITOR: FATKHUL AZIZ z LAYOUTER: AHMAD FAIZ

mencapai Rp 246 juta. “Karena masih pertama, sehingga wajar kalau sering salah dan kami terus melakukan pembenahan. Hingga akhirnya bisa dijalankan, meski belum sempurna total,” kata dia. Pembuatan mobil dilakukan sejak 12 Februari 2011 atau memakan waktu sekitar 20 bulan. Rinciannya, mobil memiliki spesifikasi panjang 3.500 milimeter, lebar 1.700 milimeter, tinggi 1.600 milimeter, berat kosong 600 kilogram, dan jarak roda 3.000 milimeter. Kemudian, mobil memiliki “Photovoltaic” dengan spesifikasi sebanyak empat unit, tegangan 48 volt, arus peak power 3,5 ampere, dan daya peak power 168 Watt. Pahri berharap mobil ini mampu diproduksi massal dan menjadi perhatian khusus bagi pemerintah pusat, sekaligus menjadikannya sebagai salah satu mobil nasional yang dimiliki Indonesia. “Ini buah karya anak bangsa yang sangat luar biasa dan semoga mendapat apresiasi,” tukasnya. Ia mengemukakan, mobil tersebut memiliki keuntungan jika diparkir di tempat terkena sinar matahari karena mampu menyerap dan menyimpan tenaga yang telah terdistrubusi ke dalam aki. “Kekuatannya mampu mencapai 12 jam perjalanan, atau untuk Surabaya ke Malang pulang ISTIMEWA pergi masih cukup kalau memiliki cadangan ARIF RAHMAN tenaga penuh,” terang dia.„ ara

Media Sosial Bantu Pengentasan Buta Aksara JAKARTA- Pemerintah menganggap jika media sosial bisa membantu pengentasan buta aksara di Indonesia. Selain media ini populer di tanah air, keberadaannya digandrungi oleh anak-anak. Tak hanya masyarakat, anak-anak pun gemar bermain Facebook dan Twitter. Indonesia adalah pasar potensial di dua media sosial mainstream tersebut. Untuk itulah pemerintah melalui Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menganjurkan para pendidik dan pengajar menggunakan media tersebut (internet) dalam proses belajar mengajar. “Saat ini pada anak-anak lebih mudah dan memahami belajar menggunakan media internet seperti Twitter dan Facebook karena sudah familiar,” terang Lydia Freyani, Dirjen PAUDNI Kemdikbud. Secara sekilas Lydia Freyani ingin menegaskan jika melalui media sosial anak-anak bisa dipantik minat belajar mereka. Pendidik pun harus melakukan inovasi dan terobosan serta mulai menanggalkan proses edukasi yang konvensional. “Jadi tidak lagi hanya mengajarkan dan menerangkan di papan tulis. Itu sudah kuno, gunakanlah internet,” tegasnya. Indonesia saat ini menduduki peringkat keempat di dunia sebagai negara ber-facebooker terbanyak dengan 50 juta pengguna. Untuk Twitter, Indonesia menyumbang 29 juta pengguna. Sedangkan jumlah pengguna internet, Indonesia masuk top 20 besar dengan 55 juta netizen. Inilah potensi plus yang dimiliki oleh Indonesia. Dari potensi ini sektor pendidikan pun bisa digarap. Melalui teknologi, Lydia Freyani berharap pendidikan di Indonesia bisa maju sekaligus menyukseskan program pemerintah. “Semoga ke depannya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di sejumlah kecamatan sudah bisa menggunakan dan menerapkan proses belajar mengajar dengan media internet,” pungkasnya.„ rpc

www.dutaonline.com


7

Sambungan Sabtu, 3 Nopember 2012

Rumah Pengusaha Paul Nelwan Digeledah „ Sambungan dari hal 1

Hambalang. Bukan apa-apa, dalam audit itu dia dianggap lalai soal pencairan dana multiyears padahal hal itu merupakan tanggung jawab Kemenpora. “Saya tidak mau menuduh, kita menjabat jabatan pasti kita tahu aturan, bahwa tugas bisa didelegasikan tapi tanggung jawab tidak bisa didelegasikan. Saya cuma berkepentingan komentar, Menkeu bertanggungjawab terhadap yang berhubungan dengan Kementerian Keuangan,” kata Agus. Dia menjelaskan, dirinya baru diangkat sebagai Menkeu pada 20 Mei 2010. Dia mendapat laporan soal Hambalang, lalu dirinya mereview, tidak disetujui dan tidak ditolak. “Saya katakan selesaikan. Jika saya katakan selesaikan, artinya, yang paling utama harus sesuai aturan. Itu lazim dalam pengendalian pemerintahan,” katanya. Kemudian, dalam pengajuan surat itu, ada surat pendelegasian dari menteri terkait, dalam hal ini Menpora Andi Mallarangeng. “Itu kan harus diangkat dan bisa disetujui,” tegasnya. Karena itu Agus Marto pun mengkritik hasil audit investigatif Hambalang. Bahkan dia mengaku kaget ternyata hasil audit tidak sebagus yang dia bayangkan. Laporan audit hasil pekerjaan BPK itu dia nilai tidak bagus. “Ketika saya membaca laporan audit investigasi, saya kaget. Dan memang saya kaget karena seharusnya kualitasnya bisa lebih baik. Eh, laporan hasil audit investigasi seperti itu,” ujar Agus, kecewa. Agus dalam audit itu dianggap lalai dalam pemberian izin pengucuran dana. Disebutkan dalam audit itu, izin Agus dianggap lalai karena belum ada persetujuan dari Menteri PU. “Berdasarkan fakta yang ada, atau hasil wawancara dengan saya selama 20 menit, tapi kesimpulannya tidak kelihatan ada satu akurasi hasil laporan yang lengkap dan baik,” imbuhnya. Agus pun melihat hasil audit itu tidak seperti yang disebut sebagai audit investigasi. “Saya mesti ungkapkan, sayang laporannya tidak seperti yang

saya yakini hasil investigasi,” tegasnya. Soal Menkeu yang disebut lalai itu, Hadi Purnomo menyampaikan, bahwa dalam setiap kontrak multiyears harus ada pendapat teknis dari Kementerian PU, harus ada pendapat yang ditandatangani Menteri PU. Juga tanda tangan dari menteri atau pimpinan lembaga yang mengajukan surat untuk kontrak multiyears. “Kalau urutannya kan setelah surat masuk dari pimpinan lembaga negara atau kementerian kepada Kemenkeu untuk mengajukan permohonan permintaan persetujuan kontrak tahun jamak, maka Kemenkeu mendisposisikan kepada irjen yang berwenang untuk melakukan itu, kerena suratnya, setelah di irjen, irjen turunkan kepada direkturnya, kasubditnya, kasinya sampai ke bawah dan naik ke atas untuk diuji,” urainya. Ikut Rapat 10 Kali Ketua BPK Hadi Purnomo juga mempunyai alasan kuat mengapa hasil audit investigatif Hambalang menyebut adanya pembiaran dalam proyek sarana olahraga itu oleh Menpora Andi Mallarangeng. Hadi menyebut Andi tahu dan ikut dalam pembahasan proyek Hambalang dengan DPR. “Sebagai pimpinan, sistem internnya gimana? Dan dia ternyata 8-10 kali mengikuti rapat dengan Komisi X,” terang Hadi di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jumat (2/11). Hadi yakin Menpora tahu soal proyek itu, tapi dia membiarkan ketika ada penyimpangan. “Menpora itu mengikuti. Kita kan mengumpulkan semua bahan-bahan,” imbuhnya. Kemudian, soal audit ini, Hadi menuturkan auditor mengumpulkan data-data dan bahan-bahan risalah rapat. Auditor mewawancarai 200 orang, dengan jumlah pemeriksa sebanyak 69 orang. Audit dilakukan selama 8 bulan atau sekitar 270 hari. “Jadi bukan kurang kerjasama, dilengkapi. Kerjasama baik, hanya ada beberapa yang belum lengkap, dan itu yang kita anggap dalam artian tinggi sekali,” tuturnya. Saat ditemui di tempat lain, anggota Panitia Kerja (Panja) Hambalang Komisi X DPR RI

Zulfadli mengatakan, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng patut diduga sengaja membiarkan negara rugi. Ia mengatakan itu menanggapi hasil audit investigatif BPK beberapa waktu lalu. BPK, dalam laporannya menyebutkan, Menpora melakukan pembiaran terhadap pembangunan yang merugikan negara ratusan miliar rupiah itu. “Itu kesalahan fatal. Kesimpulan BPK hanya pembiaran, namun ada unsur kesengajaan yang memberikan kerugian negara dan memperlihatkan ada unsur konspirasi bersama-sama dalam melakukan rekayasa,” kata Zulfadli, Jumat (2/10). Dia menambahkan Panja Hambalang dan semua wakil rakyat masih memasuki masa reses. Namun, hasil audit BPK itu sudah berada di Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI untuk ditelaah oleh 10 auditor. “BAKN sudah mulai kerja dan menjanjikan 12 November selesai. Kami selesai reses 19 November. Tapi bisa saja dilakukan (rapat) selama masa reses. Asalkan ada undangan dari pimpinan komisi yang juga pimpinan panja kepada anggota Komisi X di masa reses,” tutup Zulfadi. KPK ‘Jemput Bola’ Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad juga jemput bola dengan mengadakan audiensi dengan Ketua BPK Hadi Purnomo di Gedung BPK. Pertemuan tersebut sekaligus digunakan KPK untuk meminta hasil audit BPK terkait kasus Hambalang. “Jadi Ketua KPK, Deputi Penindakan dan Direktur Penyidikan beraudiensi dengan Ketua BPK dan jajarannya dalam rangka menindaklanjuti hasil audit investigatif terkait Hambalang,” tutur Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, dalam jumpa pers di kantornya, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Jumat (2/11). Johan menyebut setelah menunaikan salat Jumat, Abraham Samad dkk langsung menuju Kantor BPK. Pertemuan ini merupakan inisiatif dari KPK. “Sekalian meminta hasil audit investigatif BPK dan mengadakan diskusi,” imbuhnya. Johan menambahkan, apakah

audit itu bisa mengembangkan penyidikan Hambalang nantinya, akan ditentukan setelah menerima dan mengkaji hasil audit BPK tentang proyek senili Rp2,5 triliun itu. Dalam audit itu, BPK menyimpulkan ada indikasi penyimpangan terhadap peraturan perundangan dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait kasus ini. Indikasi penyimpangan tersebut meliputi: SK hak pakai, izin kontrak tahun jamak, pendapat teknis, Persetujuan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementerian Lembaga (KL) tahun 2011, pelelangan, pencairan anggaran tahun 2010, dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. KPK melacak pihak-pihak yang ditemukan dalam dokumen transaksi keuangan perusahaan rekanan yang menggarap proyek Hambalang. Transaksi itu akan menjadi bukti pengusutan kasus Hambalang. “Beberapa transaksi keuangan akan ditelusuri lebih jauh,” kata Johan Budi. Dia menegaskan tentunya ada transaksi yang dilakukan rekanan proyek Hambalang. Sayangnya, Johan tidak mau membuka transaksi itu dilakukan antara perusahaan dan pihak mana. “Saya tidak bisa mengatakan itu sesuai yang diharapkan atau tidak. Tapi yang jelas itu yang bisa menjawab adalah penyidik,” jelas Johan. Pada Kamis (1/11) KPK menggeledah sejumlah lokasi di Jakarta. KPK menggeledah 7-8 tempat termasuk PT Metaphora Solusi Global. Bahkan KPK juga melakukan penggeledahan di rumah pengusaha Paul Nelwan. “Kemarin juga ada tambahan dua tempat penggeledahan. Info terbaru yang masuk ke saya jadi ada tujuh tempat yang sudah digeledah. Salah satu tempat yang digeledah ialah rumah atas nama Paul Nelwan,” ujar Johan. Penggeledahan rumah Paul Nelwan itu terletak di Jalan Wahyu Blok G Nomor 28 Gandaria, Jakarta Selatan. Satu lagi rumah yang berlokasi di Jalan Alam Elok VIII nomor 17, tapi Johan enggan menyebutkan nama pemilik rumah terakhir. “Yang pasti kedua alamat itu adalah rumah tinggal, bukan kantor ataupun perusahaan,” sambung Johan. KPK menggeledah lima lokasi terkait kasus korupsi Ham-

Sudah Jadi Lembaga Super Bodi „ Sambungan dari hal 1

“Sebab, ada beberapa partai politik yang sudah jelas dan terang tidak lolos di sejumlah provinsi, tapi tetap dinyatakan lolos oleh KPU (Pusat). Dan ada beberapa partai yang dinyatakan lolos oleh KPU justru lebih tidak lengkap dari sisi persyaratan administrasi dibandingkan dengan PKNU,” papar Cak Anam, di Kantor KPU Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat(2/11). Cak Anam bersama pimpinan 17 parpol lainnya kemarin mendatangi KPU untuk menuntut transparansi proses verifikasi administrasi parpol yang telah diumumkan pada Minggu (28/ 10) lalu. Sejumlah pimpinan parpol juga sempat melancarkan protes lantaran KPU mengundur jadwal klarifikasi. Sejumlah alasan kecacatan hukum hasil verifikasi KPU itu, menurut Cak Anam, antara lain karena pengumuman itu hanya dituangkan dalam bentuk Berita Acara (BA) KPU. Padahal, menurut UU Pileg BA KPU itu berkaitan dengan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik Peserta Pemilu dan perolehan suara calon anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Hal itu, kata Tohadi, Sekjen PKNU, termaktub dalam UU 8/2012, vide Pasal 200, 202, 287, dan 288, juga dalam UU 15/2011, Pasal 8. “Seharusnya, berkaitan dengan (calon) kepesertaan pemilu atau sengketa pemilu termasuk sengketa verifikasi partai politik peserta pemilu harus ditetapkan dalam bentuk Keputusan KPU, seperti halnya Bawaslu mengeluarkan Keputusan Bawaslu dalam hal penyelesaian seng-

keta pemilu termasuk sengketa verifikasi partai politik peserta pemilu, “ ujarnya. Tohadi mengungkapkan, pengunduran jadwal pengumuman hasil verifikasi Parpol yang dilakukan KPU, menurut PKNU juga telah melanggar keputusannya sendiri dalam Peraturan KPU No. 11 Tahun 2012, tentang Perubahan Atas PKPU No. 7 Tahun 2012 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014. Dalam Lampiran-nya disebutkan pemberitahuan penelitian administrasi hasil perbaikan kepada pimpinan partai politik tingkat pusat dijadwalkan pada 23 - 25 Oktober 2012. Sedangkan, kenyataannya pemberitahuan atau pengumuman melalui media massa dilaksanakan baru pada tanggal 28 Oktober 2012, yang sebelumnya mengalami pengunduran beberapa kali dari semula tanggal 23, kemudian tanggal 25, dan baru kemudian pada tanggal 28 Oktober 2012. Hal ini jelas KPU melanggar peraturan yang telah dibuatnya sendiri, cacat hukum, dan tidak sah. “KPU berkilah bahwa dasar pengunduran pengumuman dilakukan dengan mengubah PKPU No. 11 Tahun 2012, yaitu dengan dikeluarkannya PKPU No. 15 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas PKPU No. 7 Tahun 2012, yang ditandatangani oleh Ketua KPU pada tanggal 25 Oktober 2012. Padahal, pada kenyataannya PKPU No. 15 Tahun 2012, yang menjadi dasar pengumuman tanggal 28 Oktober 2012 belum diundangkan, dan karenanya menurut hukum tidak sah,“ tandasnya. Dia juga mengungkap sejum-

„ EDITOR: GATOT SUSANTO z LAYOUTER: HUSNI FAHAMSYAH

lah temuan lain tentang pelanggaran KPU, yang menurutnya akan dilaporkan kepada Bawaslu, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan Mahkamah Agung. “DPP PKNU akan menuntut hak hukum dan politik dengan indikasi pelanggaran tersebut. Kami juga melihat komisioner KPU telah melanggar kode etik. Maka DPP PKNU juga akan melakukan pengaduan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu,” ujarnya. Kecewa pada KPU Sementara itu, sejumlah pimpinan Parpol yang tak lolos verifikasi administrasi Jumat kemarin kembali menyampaikan pernyataan sikap kecewanya terhadap kinerja KPU. Ketua Umum Partai Buruh, Sonny Pudjisasono mengatakan, pihaknya kecewa lantaran janji KPU untuk memberikan keterangan alasan ketidaklolosan mereka melalui surat berita acara tak kunjung diberikan. “Lho ini masih goib belum ada kepastian. Kami ini datang ke sini diundang dengan sifatnya mendadak, karena undangan itu muncul dari hasil demo kami 4 hari lalu,” ujar Sonny. Menurut dia, banyak pelanggaran yang dilakukan oleh semua Komisioner KPU, sehingga mereka pun tidak percaya pada KPU. “Sudah banyak sekali pelanggaran yang dilakukan oleh KPU, pelanggaran ini semua membuat hilangnya kepercayaan kita kepada KPU,” kata Sonny. Menurut dia, KPU sudah merasa menjadi lembaga yang super bodi di mana mereka seenaknya menentukan jadwal tapi tak menepati jadwal yang sudah ditetapkannya. Termasuk juga mereka sering melanggar peraturan

yang sudah dibuatnya. “Rapor mereka sudah merah, jadi apapun yang sudah dikatakan mereka kami sudah tidak percaya. Untuk itu, DPR, Bawaslu, dan DKPP harus segera mengevaluasi kinerja KPU,” katanya. Menurut dia, teman-teman parpol lainnya yang telah dicoret KPU memilih tidak hadir pada acara yang telah disusun KPU terkait pengumuman hasil verifikasi administrasi. Setidaknya dari 18 parpol yang ada hanya ada sembilan parpol yang mengisi absensi kehadiran. Sembilan parpol yang absen yakni Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Karya Republik (Pakar), Partai Nasional Republik (Nasrep), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Bhineka Indonesia (PBI), Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBKI),Partai Serikat Rakyat Independen (SRI), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKBP). Dari sembilan parpol itu, empat di antaranya mengambil berkas acara yang diberikan KPU, yakni SRI, PKNU, PBI, dan PNBKI. Sedangkan partai yang hadir tapi enggan mengisi absensi yakni Partai Buruh dan Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI). Tujuh parpol lainnya memilih tidak hadir ke KPU. Menanggapi hal tersebut anggota KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, bagi parpol yang menolak berkas maka pihaknya akan segera mengirimkannya ke kantor bersangkutan. “Saya kira permintaan berkas ini merupakan keinginan KPU. Oleh karena itu, kami berusaha memenuhi apa yang mereka inginkan,” ucap Ferry. „ mal

balang ini. Lima titik itu di antaranya di kantor PT Metaphora Solusi Global Jalan Ridwan Grogol Jakarta Barat, Rukan Permata Senayan Blok H Jakarta Selatan, rumah di Jalan Gandaria Nomor 17 Jakarta Selatan, rumah di Jalan Kartika Pinang sektor 7 Pondok Pinang Jakarta Selatan, dan kantor PT Global Daya Manunggal di Kota Bambu Selatan Nomor 3, Jakarta Barat. Pada Rabu (31/10), KPK juga telah memeriksa komisaris PT Metaphora Solusi Global Muhamad Arifin. PT Global Daya Manunggal diketahui mendapatkan subkontrak pembangunan proyek Hambalang tersebut dari PT Adhi Karya. “Penggeledahan demi kepentingan penyidikan karena penyidik

menduga ada jejak atau bukti terkait pengusutan yang dilakukan KPK,” ungkap Johan. Paul Nelwan pernah beberapa kali diperiksa dalam kasus Hambalang lantaran diduga sebagai penghubung Direktur Marketing PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang dan Manajer Marketing PT Duta Graha Indah Muhammad El Idris dengan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram. Nama Paul juga disebut-sebut mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang kini menjadi tersangka kasus wisma atlet Muhammad Nazaruddin. Paul dituding Nazar telah menyerahkan uang sebesar Rp9 miliar kepada dua anggota

Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat, yakni I Wayan Koster dan Angelina Sondakh. Namun Paul membantah tudingan Nazar itu bahwa telah menyerahkan uang kepada anggota Banggar, Koster dan Angelina. “Saya tidak pernah, apalagi saya belum pengusaha kelas kakap, masih ketengan,” kata dia. Kasus itu bermula saat Rosa dan El Idris tertangkap tangan tengah menyuap Wafid di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga pada pertengahan April 2011. Dari penangkapan itu, KPK menyita duit sebesar Rp3,2 miliar yang diduga sebagai imbalan karena perusahaan Idris memenangkan tender proyek. „ det/okz/trn/mio

Sudah Diimbau Sejak di Tanah Air

DUTA/HUDA SABILY

BARANG SITAAN: Ribuan liter air zam- zam milik jamaah haji Indonesia disita petugas Bandara Jeddah selama dua hari pemulangan jamaah Indonesia.

„ Sambungan dari hal 1

mencapai satu ton lebih,” ujar Ketua Seksi Keamanan Bandara Aminuddin kepada Duta Masyarakat saat di Madinatul Hujaj, Jeddah, Jumat (2/11) kemarin. Air zam-zam yang dibungkus rapi sejak dari pemondokan dengan lakban dimasukakan ke dalam kotak dengan berbagai model cara, mulai dari dimasukkan ke dalam botol plastik, kaleng, kardus, hingga dibungkus rapi dengan kain ihram. Dikatakan Aminuddin, pemeriksaan tas koper saat berada di bandara sangat ketat sehingga banyak koper milik jamaah haji yang terdeteksi membawa air zam-zam langsung disita petugas dan dibongkar di tempat.

“Membawa bahan cair ke dalam pesawat itu kan memang dilarang,” ungkapnya. Namun, lanjutnya, dari koper yang disita petugas bandara, hanya air zam- zam saja yang disita petugas, sedangkan untuk koper beserta isinya langsung dimasukkan ke dalam bagasi pesawat dan selanjutnya dibawa ke tanah air. “Gara-gara ketidaktaaan jamaah itulah, semua jadi terhambat,” ujar Aminuddin. Menurutnya, peringatan, imbauan, dan larangan agar jamaah haji tidak membawa air zam- zam ke dalam pesawat sudah dilakukan sejak awal-awal kedatangan jamaah haji ke tanah suci. “Soal imbauan agar tidak membawa air zam- zam ke dalam pesawat sudah kami sosialisasikan

sejak awal,” ungkapnya. Ditambahkan Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Haji Daker Jeddah Masud Mastari, bahwa tidak ada larangan kepada jamaah haji untuk membawa air zam-zam selama berada di tanah suci. Kecuali ketika akan naik pesawat terbang. “Karena peraturan di pesawat terbang begitu, jamaah tidak boleh membawa air zam-zam,” ungkapnya. Justru sebenarnya, lanjut Masud, ketika jamaah haji selama berada di tanah suci Makkah, sangat dianjurkan untuk selalu membawa air zam-zam, apalagi ketika bepergian, jalan kaki di siang hari, dan lain sebagainya. “Karena cuaca yang sangat panas itulah pasokan air ke dalam tubuh sangat dibutuhkan,” katanya. „ hud

MUI Minta NU Merespon „ Sambungan dari hal 1

memperluas Masjid Nabawi di Madinah. Hal itu lalu menimbulkan kekhawatiran banyak pihak jika makam Nabi Muhammad juga akan dihancurkan. “Ya gak bisa main hancur-hancur saja tanpa ada alasan yang jelas,” ungkapnya. Karena itu, dia menilai, kabar penghancuran makam Nabi Muhammad itu hanya isu belaka. Sebab, menurutnya, Pemerintah Arab Saudi tidak akan berani melakukannya. Apalagi dari dulu sudah ada isu pembongkaran makam Nabi itu. “Tapi kan tidak pernah ada,” ujar ustadz alumni Mesir ini. Dia menilai isu tersebut sengaja dihembuskan untuk mengadu domba umat muslim. Sebab, di Arab Saudi kebanyakan menganut aliran Wahabi. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Abdusshomad Buchori, mengatakan, Masjid Nabawi merupakan peninggalan Rasulullah Muhammad SAW. Karena itu pula merupakan milik umat muslim di seluruh dunia. “Tentu bila Saudi akan merobohkannya akan mendapat kecaman besar,” katanya. Alih-alih membongkar, merenovasi saja sebenarnya akan mendapat protes dari umat Islam. Situs bersejarah yang ada di Masjid Nabawi itu dikhawatirkan akan berubah dari bentuk asalnya. Mempertahankannya

mungkin sebagai keniscayaan yang harus dipegang teguh oleh pemerintah setempat. Dia menilai rencana tersebut harus dipikirkan ulang. Pemerintah Arab Saudi diingatkan agar meminta pendapat ulama se-dunia. Karena, Masjid Nabawi menjadi kebanggaan umat Islam. Dan melaksanakan salat di Masjid Nabawi pahalanya melebihi dari masjid lainnya. Adanya keistimewaan yang diberikan Allah yang melekat pada Masjid Nabawi menjadi salah satu pertimbangan yang tak kalah penting. Rekam jejak Nabawi tidak boleh diringkus begitu saja hanya untuk bisa menampung peziarah sebanyak 1,6 juta umat. “Memang tidak ada yang meragukan kemampuan Arab Saudi membangun kembali Nabawi dengan nilai 6 miliar dolar AS, tetapi bukan nominal dan bangunan masjid baru yang diharapkan umat muslim. Bagi pemeluk Islam sudah barang tentu menginginkan masjid bersejarah itu tetap utuh sepanjang masa,” katanya. Itu artinya, kata dia, perawatan dan pelestarian lebih penting dari segala-galanya. Buktinya, dalam setiap musim haji, umat Islam rela kendati harus berada di luar masjid saat berziarah ke makan Nabi Muhammad, Khalifah Abu Bakar dan Umar. “Pengembangan masjid, tanpa harus mengubah bentuk boleh-boleh saja, tetapi digusur

itu membuat orang-orang Islam marah,” katanya saat dihubungi, kemarin. Dia mencontohkan pembangunan Masjid Ampel yang berada di kompleks Makam Sunan Ampel. Pengembangan masjid itu tidak mendapat kecaman lantaran hanya menambah luas tanpa harus mengubah arsitektur yang lama. Pembongkaran Masjid Nabawi sama halnya dengan rancana peniadaan Makam Nabi Ibrahim di pinggir Kakbah. Rencana itu menuai protes yang begitu besar. “Saya pikir, efeknya sama dengan rencana pada Makam Ibrahim,” tambahnya. Menuru Kiai Abdusshomad, pemerintah tidak perlu melakukan rencana pembongkaran masjid itu. Apalagi harus meratakan Makam Nabi Muhammad, Abu Bakar dan Umar. Ziarah kubur dalam Islam tidak dipersoalkan. Bahkan ziarah religi itu menjadi bagian dari acara yang dilakukan jamaah haji dalam setiap tahunnya. Karena itu, Kiai Abdusshomad berharap kepada pengurus Nahdlatul Ulama (NU) agar ikut merespon terhadap wacana pembongkaran masjid ini. “Masjid Nabawi dan makam Rasul dan serta sahabat harus dipertahankan, paling tidak perwakilan nahdliyin harus ada yang berunding dengan pemerintah Saudi agar rencana itu diurungkan,” tandasnya. „ huda sabily/abdul aziz

www.dutaonline.com


C 8 M Y K

Duta Masyarakat - Sabtu, 3 Nopember 2012

8

BISNIS Jumat, 2 Nopember 2012

www.dutaonline.com

C M Y K


C M Y K

TERJEGAL ‘SK PESANAN’

PRESTASI HEBAT

Tak Dapat Tempat I 14

hingga Konflik Internal I 11

Hal 16 Dhimam Abror Djuraid: Cara Boleh Beda, Prestasi Harus Terjaga

Edisi Khusus Terbit 8 Halaman Setiap Minggu

DUTA MASYARAKAT

IKA YULIANA

HALAMAN 9 I SABTU, 3 NOVEMBER 2012

KONI Jatim Songsong Musprovlub

Mereka Bicara Kandidat Ketua

Era Pejabat Selamat Tinggal

“Ketua KONI Jawa Timur harus dari orang olahraga, atau minimal mempunyai jiwa olahraga. Kalau dari koreksi saya waktu PON XVII/2008, manajer harus mantan pemain. Sehingga tahu betul keadaan atletnya. Serta, seorang manajer minimal harus punya uang untuk mengawal program-program yang dijalankan.” RUSDIARNO (Manjer Menembak Jawa Timur)

Kegagalan Jawa Timur di PON XVIII/2012 bukan untuk ditangisi apalagi dihujani caci maki. Tapi sebab dari kegagalan itu yang perlu diteliti, dievaluasi agar lebih baik lagi di kemudian hari. Perbaikan sepenuh hati tanpa apriori harus segera dilakoni. Momentumnya: Musprovlub yang digelar medio Desember nanti.

“Sosok yang cocok menjadi Ketua KONI Jawa Timur adalah yang punya totalitas dan kemampuan berkomunikasi. Baik dengan pengurus, atlet dan pemerintah. Harus ada sinkronisasi dan keterbukaan. Seluruh komunikasi harus lebih baik.” RISWANDA (Manajer Renang Jawa Timur)

SOFYAN CAHYONO SURABAYA

H

ari-hari ini Erlangga Satriagung dan Dhimam Abror Djuraid harus rela menjadi orang yang paling rajin mendapat kritik, bahkan caci maki, atas rapor babak belur Jawa Timur di PON XVIII/2012 Riau lalu. Maklum, pasca Saifullah Yusuf (Gus Ipul) non aktif dari jabatan ketua umum, duet Plt ketua umum dan pengurus harian inilah yang paling bertanggung jawab atas kinerja KONI Jatim, termasuk hasil buruk di Riau. Ya, hingga kini, luka kegagalan Jatim tampil sebagai juara umum di Riau masih membekas kuat. Tampil dengan modal atlet-atlet andalan yang sempat berjaya di SEA Games 2011 nyatanya malah tak berkutik di level nasional. Dengan koleksi 86 medali emas, 83 perak dan 85 perunggu, Jatim harus puas di peringkat ketiga. Jumlah itu hanya terpenuhi 65 persen dari target 133 emas. Padahal, anggaran untuk meraih label provinsi terbaik di Indonesia di bidang olahraga tak sedikit: Rp 158 miliar. Wajar jika kalangan DPRD berang, “Ini menjadi pertanyaan kita, kenapa KONI tidak mampu mempertahankan juara umum? Ini sungguh selalu menjadi pertanyaan dan menyakitkan, serta anggaran yang dianggarkan dalam APBD mencapai Rp 158 miliar,” geram anggota Komisi E, Kodrat Sunyoto. Selain itu, Komisi E juga berencana memberlakukan kebijakan yang memperbolehkan Pemprov dan DPRD Jatim lebih jauh terlibat di dalam KONI. Hal tersebut karena kepercayaan yang sudah diberikan tidak dijawab KONI dengan prestasi. “Ketika anggaran sudah digedok, kita tidak bisa masuk ke dalam KONI. Ini karena KONI merupakan lembaga independen. Tapi kalau sudah seperti ini (gagal total di PON Riau, red) harus ada evaluasi. Ke depan dewan dan Pemprov harus dilibatkan,” jelas politikus asal Partai Demokrat Jatim ini. Sebenarnya, Jatim datang ke Riau dengan kepala tegak: menyandang status juara umum di luar kandang setelah sebelumnya menjuari PON XVII/2008 di Kalimantan Timur.

„ EDITOR: ROFIQ KURDI ISMAIL

“Jika Jawa Timur ingin kembali merebut gelar juara umum di PON XIX/2016 Jawa Barat, awal 2013 harus segera memulai persiapan. Jika tidak maka Jawa Timur akan habis dan tidak bisa juara. Persiapan yang dilakukan hendaknya lebih difokusnya pada cabang-cabang olahraga terukur. ”

DUTA/SOFYAN CAHYONO

IRMANTARA SUBAGIO (Kabid Binpres KONI Jawa Timur)

ERLANGGA SATRIAGUNG

Lantas, mengapa kali ini kelimpungan? Apa yang menjadi penyebab kegagalan? Rotasi Kepemimpinan Mari kita mulai dari pola pembinaan. Sebenarnya, yang dilakukan KONI Jatim tak jauh beda ketika menyongsong PON XVII/2008. Yakni, memasukkan atlet-atlet potensial medali emas lewat program Pemusalatan Latihan Daerah (Puslatda). Hanya saja, ada sejumlah ‘sentuhan’ yang hilang seiring pergantian pucuk pimpinan. Di PON XVII/2008, ketua umum KONI Jatim dipegang Imam Utomo yang juga JAWA TIMUR menjabat Gubernur Jawa Timur. Sedangkan saat PON Prestasi : Juara Umum Emas : 139 medali XVIII/2012, ketua umum dikendalikan Wagub Perak : 114 medali Saifullah Yusuf, yang Perunggu : 111 kemudian digantian duet DKI JAKARTA Plt Erlangga Satriagung dan Ketua Harian Dhimam Prestasi : Peringkat II Abror Djuraid. Emas : 122 medali Ternyata banyak Perak : 118 medali perubahan seiring Perunggu: 123 medali pergantian kepemimpinan. Saat dipegang Imam Utomo, KALIMANTAN TIMUR semua Muspida dari awal Prestasi : Peringkat III dilibatkan untuk ikut : 116 medali mengurusi cabang olahraga Emas Perak : 110 medali (cabor). Mulai Kapolda, Pangdam, Pangarmatim, Perunggu: 115 medali Kajati dan sebagainya. “Semua dikasih uang untuk pegang cabor, dan ada BERSAMBUNG KE HALAMAN 15

z LAYOUTER: ISMAIL AMRULLOH

Format Puslatda, Tak Lagi Diagungkan EMPAT tahun lalu, format “Puslatda Jatim 100” begitu diagungkan. Lewat pemusatan latihan daerah yang terukur dan sistemik itulah, Jawa Timur sukses menjuarai PON XVII/2008 di Kalimantan Timur. Keagungannya pun terus berlanjut hingga persiapan PON XVIII/2012. Tapi cerita menjadi berbeda begitu Jatim babak belur di Riau. Alih-alih mempertahankan juara umum, justru tercecer di peringkat tiga dengan koleksi 86 emas, 83

perak dan 85 perunggu. Kalah dari DKI Jakarta dan Jawa Barat. Format Puslatda lantas disorot, bahkan Plt Ketua KONI Jatim, Erlangga Satriagung menegaskan bakal ada perubahan format. “Perbaikan Puslatda mulai 2013. Format Puslatda akan beda, supaya lebih fokus,” ucapnya. Memang, setelah sukses mengunci gelar juara umum di Kaltim, banyak daerah lain yang studi banding ke Jatim. Daerah BERSAMBUNG KE HALAMAN 15

DKI JAKARTA Prestasi

DESKRIPSI Cabor

JUMLAH 43

: Juara Umum

Emas

: 110 medali

Perak

: 101 medali

Perunggu : 112 medali JAWA BARAT

Nomor Cabor

749

Emas

749

Prestasi : Peringkat II

Perak

749

Emas

: 99 medali

Perunggu

962

Perak

: 79 medali

DESKRIPSI Cabor

JUMLAH 39

Perunggu: 101 medali JAWA TIMUR

Nomor Cabor

555

Prestasi : Peringkat III

Emas

555

Emas

: 86 bmedali

Perak

555

Perak

: 86 medali

Perunggu

729

Perunggu: 84 medali

DELIA THREESYADINDA (atlet panahan)

www.dutaonline.com

C M Y K


10 DUTA MASYARAKAT I SABTU, 3 NOVEMBER 2012

IMAM UTOMO, Mantan Ketua Umum KONI Jatim

Ketika KONI Terjebak

Miskin Prestasi,

‘Program Kompromi’

Silakan Angkat Kaki

K

alimat Imam Utomo tiba-tiba meninggi saat ditanya soal kegagalan Jatim di PON XVIII/ 2012. Ya, meski sudah tak lagi menjabat Ketua Umum KONI Jatim, dia mengaku gerah dengan kegagalan itu. Imam pun tak mau berpangku tangan dan hanya mengkritik. Dia berjanji akan turut membantu KONI dalam melakukan evaluasi, baik atas kegagalan di Riau maupun untuk menatap PON XIX Jawa Barat. “Akan ada evaluasi secara menyeluruh,” katanya. Lantas, evaluasi menyeluruh seperti apa yang akan dilakukan mantan Gubernur Jawa Timur tersebut? Berikut kutipan wawancaranya. Jawa Timur kelimpungan di PON XVIII/2012 lalu. Apa arti ini semua bagi Anda yang pernah memimpin KONI Jatim? Begini. Akan ada evaluasi secara menyeluruh. Semua Pengda (Pengprov masingmasing cabor) dan KONI akan diundang, untuk evaluasi PON sekarang dan yang akan datang. Mengundang juga tokoh-tokoh olahraga dan Unesa (Universitas Negeri Surabaya) yang mempunyai sport sains. Pengda, atlet dan tokoh olahraga harus ada masukan, libatkan Unesa juga, termasuk tim monev (monitor dan evaluasi) yang berperan. Harusnya tim monev tahu secara detail cabor yang ditangani. Ada apa dengan tim monev yang sekarang? Selama ini tim monev sudah berjalan, tapi banyak yang tidak mengerti. Seperti orang judo dimonevkan di renang, ini kan tidak cocok. Harus segera dievaluasi dan dibenahi lagi. Apa langkah-langkah yang harus dilakukan? Cabor yang tidak dapat emas harus dicoret dari Puslatda. Masih ada waktu empat tahun untuk menunjukkan prestasi, „ EDITOR: ROFIQ KURDI ISMAIL

z LAYOUTER: ISMAIL AMRULLOH

Soal martabat Jawa Timur di level PON, sikap Imam Utomo benar-benar tak kenal kompromi. Tak perlu basa-basi lagi: siapapun atlet dan pengurus yang miskin prestasi, silakan angkat kaki!

SOSOK Imam Utomo cukup melekat bagi masyarakat Jawa Timur. Pria kelahiran Jombang, 14 Mei 1943 itu, pernah memimpin Jawa Timur selama dua periode (1998-2003 dan 20032008). Sebelumnya purnawiran TNI AD berpangkat Mayor Jenderal ini menjabat sebagai Panglima Kodam V Brawijaya periode 1995-1997. Sebagai perwira tinggi dan pejabat negara, Imam juga mempunyai kecintaan tinggi terhadap dunia olahraga. Terbukti selama menjadi Gubernur Jawa Timur, dia menyempatkan diri memegang kendali pucuk pimpinan KONI Jawa Timur. Berbagai terobosan juga dilakukan untuk memajukan prestasi olahraga Jawa Timur. Salah satunya adalah dengen mencetuskan program pemusatan latihan daerah (Puslatda) 100. Lewat program itulah Jawa Timur akhirnya sukses merengkuh gelar juara umum PON XVII/2008 Kalimantan Timur. Sungguh prestasi yang luar biasa, karena Jawa Timur mampu mencatatkan diri sebagai daerah yang pertama kali menjadi juara umum di luar kandang selama sejarah gelaran event olahraga empat tahunan tersebut. Bahkan kini, program Puslatda yang pernah digagas Imam Utomo sudah banyak diadopsi sejumlah daerah. Selepas pergantian kepemimpinan KONI Jawa Timur, program Puslatda terus dijalankan. Hanya saja, Puslatda 100 Jilid II gagal kembali mengantarkan Jawa Timur untuk menjuarai PON XVIII/ 2012 Riau. Hal ini dikarenakan sentuhan yang diberikan juga sudah berbeda. Ketika masih menjabat sebagai Ketua Umum KONI Jawa Timur, Imam selalu responsif saat memimpin rapat monev. Tak segan-segan dia mendepak seorang atlet Puslatda yang dianggap sudah tidak lagi berpotensi mendulang medali. Meskipun atlet tersebut berasal dari cabor yang menjadi andalan Jawa Timur. Kemudian soal anggaran juga tidak pernah ada masalah, karena Imam juga pemangku jabatan di Jawa Timur.

seperti Kejurnas dan Pra PON. Saya dulu memberikan batasan, eman-eman uang diberikan kepada yang tidak berkompeten. Degradasi harus ada. Ke depan harus fokus pada cabor-cabor yang banyak medali, khususnya cabor terukur. Jangan hanya mengurusi cabor yang memiliki prestise. Seperti saya dulu, karena dulu sepakbola menjadi prestise, saya tekankan

dari awal. Tapi untuk sekarang harus lebih fokus pada cabor dengan medali banyak. Seperti sekarang, renang emasnya nol. Bagaimana dengan program bimbingan khusus (bimsus)? Bimsus, dulu tidak ada. Yang tidak berprestasi langsung dicoret dari Puslatda. Tidak usah memikirkan urusan tega atau tidak tega. Pengda yang tidak

berprestasi tidak usah. Buat apa kalau tidak ada prestasinya. Di Kejurnas saja kalah apalagi di PON. Lebih baik uang ditambahkan ke Puslatda. Pendapat Anda dengan caborcabor yang kemarin gagal memenuhi target? Sebenarnya semangat atlet dan cabor kemarin itu ada. Pokoknya harus segera disiapkan dari sekarang karena besok (PON XIX/2016) itu lawan Jawa Barat. Mereka banyak orang-orang PB PON dan menentukan. Seperti kemarin banyak nomor-nomor Jawa Timur yang tidak dimainkan, itu kemauan PB PON. Kita harus dengar dan siapkan dari awal. Adakah kemungkinan kegagalan kemarin karena praktik ‘jual beli’ medali? Kabar jual beli medali saya tidak tahu. Pokoknya harus segera dipersiapkan karena besok lawan Jawa Barat. Soal bonus mentas? Bonus mentas (bonus diserahkan begitu atlet dapat emas) dari dulu ada, tapi mekanisme pemberiannya berbeda. Dulu ada tapi tidak perlu diumumkan. Bonus itu perlu untuk memberikan semangat, tapi tidak semua harus diumumkan. Itu bagian dari strategi. Ada saran untuk Musprovlub KONI Jawa Timur yang akan digelar Desember nanti? Saya serahkan kepada KONI Jawa Timur. Sekarang KONI sudah bagus, tinggal melakukan evaluasi lagi. Pak Erlangga (Plt Ketua Umum KONI Jawa Timur) sudah bagus. Bersediakah Anda jika kembali dicalonkan dalam Musprovlub? Saya sudah dua periode menjadi Ketua Umum KONI Jawa Timur. Ada aturan yang tidak memperbolehkan, masak saya terus maju lagi. Kan tidak mungkin, wong aturannya sudah ada.„ sof

NIAT program bimbingan khusus (bimsus) sebenarnya mulia. Program ini disiapkan untuk menggodok lebih intensif cabor-cabor yang tidak sukses mendulang medali emas di ajang Kejurnas maupun Pra PON, dengan harapan potensi tergali dan bisa meraih emas di ajang PON. Tapi dalam mengejar target, niat mulia lewat bimsus ternyata tak pada tempatnya. Justru KONI terjebak ‘program kompromi’ karena mengabaikan ketegasan meraih prestasi. Ini yang membuat Imam Utomo menyebut, bimsus tidak ada manfaatnya dan hanya memboroskan anggaran. Ke depan, Imam justru meminta KONI Jawa Timur harus bersikap lebih tegas kepada semua cabor. Masih ada waktu sekitar empat tahun bagi masingmasing cabor untuk menunjukkan prestasinya. Bagi cabor yang gagal meraih prestasi maksimal di ajang Kejurnas atau sejenisnya, KONI harus secara tegas mendepaknya dari program Puslatda tanpa harus memasukkanya ke program bimsus. “Emaneman uang diberikan kepada yang tidak berkompeten. Degradasi harus ada,” tegasnya. Mantan Gubernur Jawa Timur ini menyarankan, daripada mengeluarkan anggaran untuk bimsus, lebih baik anggaran yang ada digunakan untuk memaksimalkan Puslatda. Paling tidak potensi medali emas Jawa Timur tetap terjaga sampai digelarnya PON XVIII/2016 Jawa Barat. “Dulu bimsus tidak ada. Tidak usah memikirkan urusan tega atau tidak tega. Pengda tidak berprestasi tidak usah, buat apa kalau tidak ada prestasinya,” tandasnya. Bukti kegagalan bimsus adalah tidak ada satupun cabor yang sukses mendulang medali emas di PON XVIII/2012 Riau lalu (lihat tabel).„sof

DUTA/SOFYAN CAHYONO

RECURVE BEREGU PUTRI: Untuk meraih medali emas di PON butuh memaksimalkan Puslatda. Tampak tim putri Jatim saat menjuarai cabor panahan nomor recurve beregu putri. DAFTAR CABOR MASUK BIMSUS Cabor Bimsus Medali XVIII/2012 Paralayang 2 perunggu Tinju Tanpa medali Voli pantai Tanpa medali Tarung derajat 1 perak Billiar 4 perunggu Kempo 1 perak Basket Tanpa medali Renang indah 2 perak Softball putra 1 perunggu Baseball putra 1 perunggu Tenis lapangan 2 Perunggu Taekwondo 2 Perunggu

www.dutaonline.com


11 DUTA MASYARAKAT I SABTU, 3 NOVEMBER 2012

Terjegal ‘SK Pesanan’

hingga Konflik Internal P

ON XIX/2016 bakal menjadi tantangan hebat bagi Jawa Timur. Ajang empat tahunan di Jawa Barat nanti menjadi momentum kebangkitan untuk kembali merebut juara umum, atau makin terpuruk setelah babak belur di PON XVIII/2012. Inilah tantangan terberat bagi ketua umum KONI Jatim yang terpilih lewat Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub), medio Desember nanti. Mengacu kegagalan di Riau, ada beberapa persoalan yang kemudian melemahkan performa kontingen Jawa Timur. Berikut beberapa di antaranya. SK ‘Maut’ Persoalan pertama yang muncul menyongsong PON XVIII/2012 yakni terbitnya SK KONI pusat Nomor 35/2009 pengganti SK Nomor 37/2011. SK ini menambah nomor pertandingan yang dilombakan dari 555 menjadi 598 nomor. Ironisnya, penambahan ini juga diikuti sejumlah penghapusan nomor. Anehnya lagi, nomor yang dihapus dari event empat tahunan ini tetap dipertandingkan di SEA Games, yakni ski air (4 nomor), selam (6 nomor), panahan (6 nomor), aeromodeling (3 nomor), karate (2 nomor), renang (2 nomor), gulat (2 nomor), biliar (1 nomor) dan panjat tebing (7 nomor). Kebijakan itulah yang lantas menuai reaksi dari sejumlah daerah, salah satunya KONI Jawa Timur. Logikanya, bagaimana bisa nomor yang dipertandingkan di SEA Games tapi tidak dipertandingkan di PON. “Perubahan aturan itu membuat Jatim kehilangan 10 emas yang kemarin dipertandingkan di SEA Games,” terang Ketua Umum (non aktif) KONI Jatim, Saifullah Yusuf. Penambahan Cabor Setelah meredanya polemik SK 35/2011, sesuai rapat yang digelar pada 2010, KONI pusat kembali mengeluarkan gebrakan dengan memunculkan wacana penambahan cabang olahraga (cabor), dari 39 menjadi 43 cabor. Empat cabor tambahan yang diwacanakan saat itu adalah berkuda, dansa, hoki dan drumband. Rencana penambahan cabor ini bahkan menuai pertentangan dari 11 daerah, yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Papua, Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, DIY Yogyakarta,

ERLANGGA SATRIAGUNG

Banyak hal yang melambari Jatim gagal merebut juara umum di PON XVIII/2012 Riau. Mulai penambahan dan pengurangan nomor, hingga konflik internal pengurus cabor. Sejumlah PR itu kini menanti dibenahi ketua umum yang baru nanti. SOFYAN CAHYONO SURABAYA Kepulauan Riau dan Banten. “11 daerah ini yang melakukan penandatanganan surat pernyataan penolakan penambahan cabor,” ungkap Ketua Harian KONI Jawa Timur, Dhimam Abror. Dinilai, baik PB PON maupun KONI pusat tidak bisa bersikap tegas dan terlalu mudah mengakomodasi penambahan cabor dan nomor yang dipertandingkan. Yang memprihatinkan lagi, rencana penambahan dilakukan mendekati pelaksanaan PON. Jika penambahan cabor dan nomor pertandingan terus dipaksakan, tentu hal itu akan berdampak pada persiapan kontingen daerah, khususnya dalam hal persiapan anggaran. Penambahan cabor jelang digelarnya event juga dapat merusak pembinaan di daerah. Selain itu, tuan rumah Riau juga tak siap dengan venue atas empat cabor yang sedianya ditambahkan. Perubahan Nomor Tak berhenti sampai di situ, jelang beberapa bulan digelar PON XVIII/2012 Riau KONI pusat kembali menerbitkan SK Nomor 44/ 2012. Inti dari SK adalah penambahan tiga nomor pertandingan. Ketiga nomor itu adalah dua nomor di cabor squash dan satu nomor di cabor binagara. Jadi, total pertandingannya 601 nomor dari 39 cabor. Sebenarnya, banyak daerah yang tidak sependapat dengan terbitnya SK Nomor 44/2012. Namun seakan sudah bosan dengan polemik yang ditimbulkan KONI pusat, sejumlah daerah tinggal berharap SK Nomor 44/ 2012 merupakan yang terakhir. Jangan sampai ada SK lagi yang keluar, khususnya yang mengatur tentang cabor dan nomor pertandingan. Merek Tunggal Lepas dari KONI dan PB PON, persoalan ganti dimunculkan oleh PB masing-masing cabor. Salah

satunya kebijakan yang dikeluarkan PB Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), yang mengharuskan kepada semua atlet selam yang berlaga di PON XVIII/ 2012 harus menggunakan peralatan merk Cressi. Tentu hal ini akan berdampak kepada atlet karena harus kembali melakukan penyesuain. Seperti halnya yang dialami para atlet selam Jawa Timur, khususnya yang bertanding di nomor kolam. Karena para penyelam nomor kolam Jawa Timur sudah terbiasa menggunakan merk Najade, kini mereka mengalami penurunan performa saat menggunakan merk Cressi. “Dengan Najade best time-nya 2 menit. Sekarang dengan Cressi best time-nya 2,02 menit. Masih perlu penyesuain lagi,” ujar penyelam Jawa Timur nomor 200 meter Bifin, Catrin Yuliani. Pelatih kepala Pusltada selam Jawa Timur, Ansori mengungkapkan, yang mempengaruhi performa atlet adalah spesifikasi peralatan itu sendiri. Selama ini atlet selam Jawa Timur khususnya di nomor kolam sudah terbiasa dengan fin pendek. Dengan waktu gelaran PON XVIII/ 2012 yang tinggal beberapa bulan lagi, para atlet dipaksa untuk menggunakan peralatan merk Cressi dengan fin lebih panjang. “Kalau yang pendek ini kan cocok kalau kakinya kecil. Kalau pakai yang panjang jelas berat,” terangnya. Langkahi Wewenang Satu lagi kebijakan yang memunculkan persoalan adalah yang dikeluarkan PB Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI). Kebijakannya adalah menghapus nomor 8 plus dari PON. Hal ini tentu sangat mengherankan lantaran seharusnya yang lebih berwenang adalah PB PON. BERSAMBUNG KE HALAMAN 15

DUTA/SOFYAN CAHYONO

Beda Nilai Bonus, Spirit Atlet Ikut Terbelah DEMI berprestasi di PON XIX/2016, selain faktor teknis seperti pengelolaan program Puslatda, KONI Jawa Timur mesti menguatkan diri untuk faktor non teknis. Salah satunya yakni pemberian bonus kepada atlet, pelatih maupun offisial. Tak dipungkiri, besaran bonus yang diberikan seakan menjadi penyemangat

tersendiri bagi pelaku olahraga. Terbukti, beberapa atlet Jawa Timur sempat kecewa lantaran bonus yang dijanjikan terlambat cair. Saking kecewanya, beberapa atlet ada yang mengancam pindah ke daerah lain karena KONI Jawa Timur dinilai tidak mempunyai komitmen. Kekecewaan tersebut salah satunya disampaikan atlet

menembak Jawa Timur, Firtian Judhi Swandarta. Ketika KONI Jawa Timur tak kunjung mencairkan bonus selang beberapa bulan selesainya gelaran PON XVIII/2012 Riau, peraih medali emas cabor menembak nomor 100 meter air pistol ini menilai pengurus KONI Jawa Timur tidak kominten atas janjinya. “Kalau janji tidak dipenuhi

NILAI BONUS ATLET Peraih Medali Emas Kelompok Nilai Bonus (Rp) Perorangan 150 juta Ganda (2 orang) 90 juta Beregu (3 orang) 70 juta Beregu (3 orang) 60 juta Lebih dari 4 orang 50 juta Peraih Medali Perak Kelompok Nilai Bonus (Rp) Perorangan 35 juta Ganda (2 orang) 24 juta Beregu (3 orang) 20 juta Beregu (3 orang) 17 juta Lebih dari 4 orang 15 juta Peraih Medali Perunggu Kelompok Nilai Bonus (Rp) Perorangan 12,5 juta Ganda (2 orang) 8 juta Beregu (3 orang) 6,5 juta Beregu (3 orang) 5 juta Lebih dari 4 orang 4 juta

NILAI BONUS PELATIH Peraih Medali Emas Kelompok Nilai Bonus (Rp) Perorangan 150 juta Ganda (2 orang) 90 juta Beregu (3 orang) 70 juta Beregu (3 orang) 60 juta Lebih dari 4 orang 50 juta Peraih Medali Perak Kelompok Nilai Bonus (Rp) Perorangan 35 juta Ganda (2 orang) 24 juta Beregu (3 orang) 20 juta Beregu (3 orang) 17 juta Lebih dari 4 orang 15 juta Peraih Medali Perunggu Kelompok Nilai Bonus (Rp) Perorangan 12,5 juta Ganda (2 orang) 8 juta Beregu (3 orang) 6,5 juta Beregu (3 orang) 5 juta Lebih dari 4 orang 4 juta

NILAI BONUS MANAJER Peraih Medali Emas Kelompok Nilai Bonus (Rp) Perorangan 150 juta Ganda (2 orang) 90 juta Beregu (3 orang) 70 juta Beregu (3 orang) 60 juta Lebih dari 4 orang 50 juta Peraih Medali Perak Kelompok Nilai Bonus (Rp) Perorangan 35 juta Ganda (2 orang) 24 juta Beregu (3 orang) 20 juta Beregu (3 orang) 17 juta Lebih dari 4 orang 15 juta Peraih Medali Perunggu Kelompok Nilai Bonus (Rp) Perorangan 12,5 juta Ganda (2 orang) 8 juta Beregu (3 orang) 6,5 juta Beregu (3 orang) 5 juta Lebih dari 4 orang 4 juta

„ EDITOR: ROFIQ KURDI ISMAIL

z LAYOUTER: ISMAIL AMRULLOH

tahun depan pindah ke Papua saja,” katanya di sela-sela acara pembukaan Porseni Korpri di Kampus Unesa Lidah Wetan Surabaya, Selasa pekan lalu. Tapi keresahan atas janji pemberian bonus itu terjawab. 25 Oktober lalu, KONI Jatim mencairkan bonus seperti yang dijanjikan. Acara itu dihadiri Ketua Umum (non aktif) KONI Jawa Timur, Saifullah Yusuf, Plt Erlangga Satriagung dan pengurus lainnya. Hadir pula para atlet, pelatih dan manajer cabor yang pada PON XVIII/2012 Riau lalu sukses mendulang medali emas. Hanya saja, pencairan bonus yang dilakukan KONI Jawa Timur tak serta merta membuat kalangan atlet puas. Pemicunya adalah besaran bagi peraih medali emas, perak dan perunggu begitu timpang. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) KONI Jawa BERSAMBUNG KE HALAMAN 15

DUTA/SOFYAN CAHYONO

RAIH EMAS: Pemanjat tebing putri Jatim, Hj Wilda meraih emas di nomor lead perorangan putri.

www.dutaonline.com


12 14

Bingung Kehilangan STNK & BPKB Hub:

Iklan Baris

03175161179 (Endah) 081357720200 (Verda)

Sabtu, 3 November 2012

KEHILANGAN SURABAYA

SURABAYA

Kehilangan BPKB L-1054-MV Mbl Toyota Th97 Hijau Metalik MHF11KF 8000017053 7K0154049 a/n Pudji Astuti d/a jetis kulon 9/26 24.09.2012

Kehilangan STNK Yamaha th08 L6151-VJ a/n Emi Sri Wahyuningsih d/a Jl Simorejo 21/5 02.11.2012

Kehilangan BPKB L-1054-MV Mbl Toyota Th97 Hijau Metalik MHF11KF 8000017053 7K0154049 a/n Pudji Astuti d/a jetis kulon 9/26 29.10.2012 Kehilangan BPKB L-1054-MV Mbl Toyota Th97 Hijau Metalik MHF11KF 8000017053 7K0154049 a/n Pudji Astuti d/a jetis kulon 9/26 03.11.2012 Kehilangan BPKB L-1099-HB Mbl Toyota Th03 Kuning Metalik MHF11KF 8330070545 7K0573312 a/n S Tirta Kurniawan W d/a Jetis Kulon 9/26 24.09.2012

Kehilangan BPKB L-1099-HB Mbl Toyota Th03 Kuning Metalik MHF11KF 8330070545 7K0573312 a/n S Tirta Kurniawan W d/a Jetis Kulon 9/26 29.10.2012

Kehilangan BPKB L-1099-HB Mbl Toyota Th03 Kuning Metalik MHF11KF 8330070545 7K0573312 a/n S Tirta Kurniawan W d/a Jetis Kulon 9/26 03.11.2012

Kehilangan STNK L-2450-DU Spd Mtr a/n Sucipto/Jojoran 1/35 03.11.2012 Kehilangan STNK L-5691-XU a/n Sutrisno/Sby 03.11.2012 Kehilangan STNK L-5957-VL Spd Honda a/n Nanik Puji/Sby 03.11.2012 Kehilangan STNK L-3247-FM Spd Suzuki a/n Sutiono/Sby 03.11.2012 Kehilangan STNK Bajaj Th10 L-5796EH a/n Sriwati Widarto d/a Jl Gebang Kidul 43 03.11.2012 Kehilangan STNK Yamaha L-5487-PK a/n Ruso Hartono d/a Kampung Malang 1/47 03.11.2012 Kehilangan STNK Suzuki L-3379-QB a/n Kuswanto d/a Kampung Kulon 1/ 17-c 03.11.2012 Kehilangan STNK L-6132-EA Yamaha 28D A/T a/n Sholichan d/a Jl Gebang Lor 48-A Sby 02.11.2012 Kehilangan STNK Yamaha th10 L5789-WQ02.11.2012

M-8

www.organikm8.com

PENGGEMUK TERNAK + IKAN & UDANG Terbukti menambah berat badan, Menambah nafsu makan, dan Mempercepat waktu panen

Tlp. 031 - 81127799 /0812 - 17708199 Pin BB : 2263FE77 Kesempatan Kerja Dirumah “ Home Industri Plastik & Kertas “ Modal Kecil Hasil Pasti & Untung Ada Disc 20 % Untuk Agen Terbuka Wilayah Jatim. Hub. Kantor Pusat Hub Kantor Pusat home Industri Kami “ Bukit Jaya Plastik “ Perum bukit Bambe Blok AN-16 Driyorejo – Gresik Tlp. 031-7674988 – 085257169969. 12.09.12-12.10.12 PENGOBATAN SPESIALIS KULIT BELANG /VITILIGO Jl. Kertajaya 7F / No.28 Surabaya Tlp. 031- 5037346 17.01.12 -17.02.12 TRAVEL

BIMA MULYA TRAVEL & Carteran Segala Jurusan Tlp. (031) 72440908/83106768 SMS 0852306 89944/087851263524 09.06.12 -09.07.12

„ LAYOUTER / GRAFIS: UCUP MARKUCUP

GRESIK Gresik

Kehilangan STNK L-2336-BY Szk a/n Lindawati d/a Kapas Madya 3-A/802.11.2012

Kehilangan STNKB Honda 2011 W6361-LC a/n Ernawatiningsih d/a Ds Sidojangkung RT.12/RW.04 Menganti Gresik

Kehilangan STNK L-6271-DM Ymh a/ n Warma Handayani d/a Tambak Sari Sel 16/2302.11.2012

Kehilangan STNKB Honda 2007 W6912-EI a/n : Sumaji d/a : Ds Sidomulyo Uj Pangkah Gresik

Kehilangan BPKB L-4557-GM Ymh Th07 Mrh Marun a/n Riduanto Dolok Seribu Wonorejo 2/55 MH31S70037 K297672 1S87297674 24.09.2012

Kehilangan STNKB Honda 2007 W6912-EI a/n : Sumaji d/a : Ds Sidomulyo Uj Pangkah Gresik

Kehilangan BPKB L-4557-GM Ymh Th07 Mrh Marun a/n Riduanto Dolok Seribu Wonorejo 2/55 MH31S70037 K297672 1S87297674 22.10.2012 Kehilangan BPKB L-4557-GM Ymh Th07 Mrh Marun a/n Riduanto Dolok Seribu Wonorejo 2/55 MH31S70037 K297672 1S87297674 02.11.2012 Kehilangan STNK Hnd L-4211-BK a/n Laksita Setyorini d/a Jl Tenggilis Mejoyo GRESIK Kehilangan STNK Bermotor W-4674K a/n Ni Nyoman Nitiasih d/a Jl RA Kartini 14/3 Kebomas Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-4674K a/n Ni Nyoman Nitiasih d/a Jl RA Kartini 14/3 Kebomas Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-4674K a/n Ni Nyoman Nitiasih d/a Jl RA Kartini 14/3 Kebomas Gresik Kehilangan STNKB Honda 2005 W2602-HT a/n Moh Khoirul Rozi d/a Kebomas Gresik

JASA / BISNIS

GRESIK KEHILANGAN STNK BERMOTOR W 6084 L a/n : ERNI INDRAWATI DS PUTAT LOR RT 11 RW 3 d/a : MENGANTI PERMATA INDAH A 33 MENGANTI GRESIK KEHILANGAN STNK BERMOTOR W 6084 L a/n : ERNI INDRAWATI DS PUTAT LOR RT 11 RW 3 d/a : MENGANTI PERMATA INDAH A 33 MENGANTI GRESIK

Kehilangan STNKB Honda 2007 W6912-EI a/n : Sumaji d/a : Ds Sidomulyo Uj Pangkah Gresik

KEHILANGAN STNK BERMOTOR W 6084 L a/n : ERNI INDRAWATI DS PUTAT LOR RT 11 RW 3 d/a : MENGANTI PERMATA INDAH A 33 MENGANTI GRESIK

KEHILANGAN STNK BERMOTOR W 6421 FQ a/n : SALI KEDANYANG RT 1 RW 5 KEBOMAS GRESIK

KEHILANGAN STNK BERMOTOR W 6941 FU a/n : FAJAR BAGUS PRASTYO d/a : DS BRINGKANG RT

KEHILANGAN STNK BERMOTOR W 6421 FQ a/n : SALI KEDANYANG RT 1 RW 5 KEBOMAS GRESIK

PENGASUH : MOCH ALIFAN Alamat: Perum Taman Waru Permai Blok A71 Medaeng-Waru Sidoarjo

KEHILANGAN STNK BERMOTOR W 6421 FQ a/n : SALI KEDANYANG RT 1 RW 5 KEBOMAS GRESIK KEHILANGAN STNK BERMOTOR W 6209 LX a/n : ZELVIA SARAESTIA DEVI d/a : DS DAPET RT 2 RW 1 BL PANGGANG GRESIK

141-0010597839

KEHILANGAN STNK BERMOTOR W 6209 LX a/n : ZELVIA SARAESTIA DEVI d/a : DS DAPET RT 2 RW 1 BL PANGGANG GRESIK KEHILANGAN STNK BERMOTOR W 6209 LX a/n : ZELVIA SARAESTIA DEVI d/a : DS DAPET RT 2 RW 1 BL PANGGANG GRESIK

Kehilangan STNKB Honda 2005 W2602-HT a/n Moh Khoirul Rozi d/a Kebomas Gresik Kehilangan STNKB Honda 2005 W2602-HT a/n Moh Khoirul Rozi d/a Kebomas Gresik Kehilangan STNKB Honda 2011 W6361-LC a/n Ernawatiningsih d/a Ds Sidojangkung RT.12/RW.04 Menganti Gresik Kehilangan STNKB Honda 2011 W6361-LC a/n Ernawatiningsih d/a Ds Sidojangkung RT.12/RW.04 Menganti

KURSUS / PENDIDIKAN KEJAR PAKET A,B,C BUDI UTAMA SETARA SD, SMP,SMA Menerima: Murid Baru dan menyeleng garakan ujian kelas malam hari, Wajib belajar SD, SMP, KTP / KK Surabaya Hub: (031) 8295590, 70909321 Jln. Karah 1/42 Surabaya. 12.09.12-12.10.12

"MUZZAMMIL" 5% utk anak yatim, Undangan Warna 2500, Brosur, Katalog, Kalender, Terima Ongkos Cetak Oliver 58 (275), 52 (225) mesin oliver 58 E11, Undangan Biasa Mulai Rp. 1000. Tlp. 70179495 19.12.11-12.01.12

PELANGSING/ PENGGEMUK SUPER Melangsingkan / Menambah Berat Badan dengan SINGKAT, CEPAT, SEHAT menghancurkan lemak tanpa efek

TURUN/NAIK

+ -

3-10 K g /M inggu Kg Minggu

BPOM 052343861

OBAT MATA SUPER

SANGAT MUJARAB MENGOBATI : SEMBUH TOTAL MATA RABUN, KATARAK, TANPA SILINDER, BERKUNANG OPERASI KUNANG, MIN - PLUS, BERAIR, PANDANGAN TDK. JELAS & DIJAMIN BPOM.RI.TL.104502761 SEMUA PENYAKIT MATA

GRIY O HERB AL GRIYO HERBAL

Jl. Letjend. Sutoyo No. 285 Bungurasih SDA T. 031-70671968 / 71119688 (Antar GRATIS) MALANG : 0818504097 - 081230008317

Transfer No.Rek. BCA 0641107718

www.dutaonline.com


13

Info Lowongan Kerja

Lowongan, Hotel, Restauran & Hiburan

Sabtu, 3 Nopember 2012

I nspirasi

LOWO N G A N H O T E L , R E S TA U R A N T dan H I B U R A N

1.

PERUSAHAAN DI SURABAYA * Accounting/admin: putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Greeter : putra/i min SMA/ SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Waiter/ss : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Sales : putra/i min SMA/ SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * SPG/SPB : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Pastry Bakery : putra/i pengalaman di bidangnya

pengalaman di bidangnya * Steward : putra/i min SMA/ SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Reception : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Telepon Operator : putra/i min SMA/SMK/sederajat penglaman dibid.nya * Admins : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Security : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Engineering Helper : putra/i pengalaman di bidangnya * Teknik : putra/i pengalaman di bidangnya

-----------------------------------------------------------------------------

2.

Bikin CV Anda Ciri-ciri

Lebih Menjadi Atraktif! Bos M

Informasi rahasia Jeri Denniston, Certified Strategic Management Professional for the Haines Centre for Strategic Management mengatakan jangan pernah membagi info rahasia antara karyawan satu dengan yang lainnya. Karena jika Anda melakukan hal tersebut, maka akan mengakibatkan kelunturan kepercayaan, kehilangan rasa hormat, dan menghancurkan kemampuan Anda sendiri sebagai mentor dan pelatih untuk karyawan Anda. Betapa hebatnya Anda “Bercerita kepada karyawan mengenai kehebatan yang Anda miliki sudah seharusnya dihentikan. Karyawan yang melihat atasannya melakukan hal ini akan dipandang oleh mereka bahwa Anda seorang atasan yang sombong dan merendahkan. Ini dapat melemahkan motivasi, keterlibatan, dan produktivitas,” kata Maynard Brusman, konsultan psikologi dan pelatih eksklusif di Working Resources. Ketidakcocokan dengan tim manajemen atau atasan

Menurut Barb McEwen, master executive coach and organizational strategist, sebagai seorang pemimpin jangan pernah menceritakan tentang apa pun mengenai ketidakcocokan atau ketidaksetujuan Anda dengan tim manajemen atau atasan Anda. Meski Anda tidak setuju dengan atasan atau tim manajemen, apa pun yang dihasilkan, sebagai seorang atasan, lebih baik menunjukkan sebuah motivasi untuk meraih tujuan ke depan.

3.

Harus melakukan apa pun yang Anda katakan “Hal ini telah mengambil keuntungan dari jabatan yang Anda miliki. Anda tidak dapat meminta atau menyuruh karyawan untuk melakukan apa yang Anda inginkan hanya karena jabatan yang Anda pegang,” ucap Joel Garfinkle, founder dari Garfinkle Executive Coaching. Masalah pribadi Anda Menurut Tricia Scudder, founder dari Executive Coaching Group, untuk menjadi pemimpin yang efektif, Anda harus mampu mengendalikan emosi, perasaan, atau bahkan argumen dengan karyawan. Yang harus Anda pikirkan adalah fokus pada diri sendiri dan tim Anda untuk meraih tujuan yang perusahaan inginkan. „ okz

Bikin CV Anda

Lebih Atraktif! BILA Anda berminat memasuki perusahaan advertising maupun industri kreatif, berikut tips dan triknya agar CV (curriculum vitae) terlihat atraktif, “menjual”, dan efektif. 1. Format CV menarik dan profesional. Tampilkan keunikan dan keunggulan Anda. CV juga mesti merepresentasikan kompetensi, pengalaman, dan gaya presentasi diri Anda. 2. Singkat dan padat. Jangan terlalu banyak membuang halaman, CV sebaiknya singkat dan padat. Agar yang baca tidak bosan, panjang CV maksimal dua halaman. 3. Data diri lengkap. Cantumkan alamat profesional Anda, termasuk e-mail untuk korespondensi. 4. Jelas tujuannya. Tuliskan jabatan yang dituju, sesuai kode yang perusahaan berikan, jika ada. 5. Pendidikan dan pelatihan. Dalam kualifikasi, beri penekanan pendidikan atau pelatihan yang pernah Anda ikuti. Cantumkan penugasan, proyek individu, proyek kelompok, presentasi, nilai, apa pun yang membuat Anda menonjol dan relevan dengan posisi

„ EDITOR: GATOT SUSANTO z LAYOUTER: AHMAD FAIZ

yang diincar. Proporsi pencantuman antara tugas dan prestasi, perlu seimbang. 6. Pengalaman. Cantumkan pengalaman kerja bermakna yang pernah Anda jalani, baik secara profesional maupun sukarela, yang relevan. Termasuk kerja sukarela, penempatan saat Praktek Kerja Lapangan berkaitan dengan mata kuliah yang Anda ambil. 7. Prestasi. Jelaskan pula prestasi apa yang Anda raih. Misal: kepemimpinan, time management, project management, dan lainnya. Proporsi pencantuman tanggung jawab dan prestasi yang diraih, perlu seimbang. 8. Referensi. Cantumkan nama pihak pemberi referensi yang bisa menambah kredibilitas Anda, bila ada. Bisa tokoh di bidang kreatif, mentor saat bekerja sebelumnya, dosen pembimbing, yang memiliki reputasi baik di bidang yang dilamar, dan mengenal Anda. Mintalah ijin terlebih dahulu pada pihak pemberi referensi, bahwa nama mereka Anda sertakan, dan kirim update CV terakhir Anda ke mereka, agar mereka siap memberi rekomendasi saat dihubungi pihak perekrut. „ chic/kcm

7.

HOTEL DI SURABAYA * FO : putra/i min SMA/ SMK/sederajat pengalaman di bidangnya

4.

HOTEL DI SURABAYA * Head Accounting : putra/i penglaman di bid.nya * Staff Accounting : putra/i pengalaman di bidangnya * Staf Purchasing : putra/i penglaman di bidangnya * SPV : putra/i pengalaman di bidangnya * Staff Gudang : putra/i pengalaman di bidangnya

-----------------------------------------------------------------------------

5.

PERUSH DI SURABAYA * Admin : putra/i min SMA/ SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Reception : putra/i min SMA/SMK /sederajat pengalaman di bidangnya * Operator : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Cook:putra/i pengalaman di bidangnya

HOTEL DI SURABAYA * House Keeping : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya

-----------------------------------------------------------------------------

15. HOTEL DI SAMARINDA

22. SPA DI SURABAYA * GRO : putra/i min SMA/ SMK sederajat pengalaman di bidangnya * Instruktur Fitnes : putra/i penglaman di bid.nya * Tenaga Refleksi : putra/i pengalaman di bidangnya

* All Departement : putra/i min SMA/SMK/sederajat berpengalaman di bidangnya -----------------------------------------------------------------------------

-----------------------------------------------------------------------------

CATERING DI INDONESIA * Kasir : putra/i min SMA/ SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Waiter/ss : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Room Maid : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya

-----------------------------------------------------------------------------

10. HOTEL DI SURABAYA * Reception : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * Room Maid : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya

17. CAFÉ DI SURABAYA * Waiter/ss : putra/i pendidikan min SMA/SMK/sederajat berpengalaman di bidangnya * Kasir : putri pend min SMA/SMK/sederajat berpengalaman di bidangnya -----------------------------------------------------------------------------

18. HOTEL SURABAYA * SPV FO : putra/i pengalaman di bidangnya -----------------------------------------------------------------------------

19. CAFÉ DI SURABAYA * Steward : putra/i min SMA/SMK sederajat pengalaman di bidangnya

-----------------------------------------------------------------------------

-----------------------------------------------------------------------------

11. HOTEL DI SURABAYA * Housekeeping : putra/i pend min SMA/SMK/sederajat penglmn di bid.nya

20. HOTEL DI SURABAYA * Waiter : putra/i min

-----------------------------------------------------------------------------

-----------------------------------------------------------------------------

6.

12. RESTORAN DI SURABAYA * Dishwaser : putra/i bisa bekerja

HOTEL DI KUWAIT * Waiter/ss : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalaman di bidangnya * House Keeping : putra/i min SMA/SMK/sederajat penglaman di bidangnya * Cook:putra/i pengalaman di bidangnya * Cook Helper : putra/i

-----------------------------------------------------------------------------

9.

RM SAKIT DI SURABAYA * Staff House Keeping : putra/i min SMA/SMK/sederajat penglmn dibid.nya * HRD Manager : putra/i pengalaman di bidangnya

-----------------------------------------------------------------------------

13. CAFÉ DI SURABAYA * Waiter : putri pendidikan min SMA/SMK/sederajat berpengalaman di bidangnya * Bartender : putra pend

-----------------------------------------------------------------------------

14. PERUSH DI SURABAYA * Accounting : putri pend SMK penglmn di bid-nya * Marketing : putra/i pend min D1 mampu berkomunikasi berpengalaman di bidangnya

-----------------------------------------------------------------------------

-----------------------------------------------------------------------------

8.

SMA/SMK sederajat pengalaman di bidangnya * House Keeping : putra/i min SMA/SMK sederajat pengalaman di bidangnya 21. RESTORAN DI SURABAYA * Waiter/ss : putra/i min SMA/SMK sederajat pengalaman di bidangnya * Cook Helper : putra/i pengalaman di bidangnya * Beverage : putra/i pengalaman di bidangnya * Steward : putra/i min SMA/SMK sederajat pengalaman di bidangnya

16. CAFÉ DI SURABAYA * Waiter/ss:putra/i pendidikan min SMA/SMK/sederajat berpengalaman di bidangnya * Guide Café : putra/i mampu berkomunikasi dengan baik bisa berbahasa inggris

-----------------------------------------------------------------------------

-----------------------------------------------------------------------------

*** Menjadi seorang atasan dalam sebuah tim pekerjaan, tentu bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar kredibilitas kepemimpinan Anda terjaga. Menurut Business News Daily, untuk menjadi atasan yang baik, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk tetap menjaga profesionalitas dalam sebuah tim kerja. Berikut uraiannya yang dapat menjadi pertimbangan Anda.

-----------------------------------------------------------------------------

-----------------------------------------------------------------------------

yang Baik UDAH bagi seorang atasan untuk melakukan pendekatan ke anak buahnya, apalagi jika berada dalam sebuah perusahaan kecil. Tapi, tidak peduli seberapa dekat atau nyaman diri Anda dengan bawahan, ada beberapa hal yang tidak pantas Anda ungkapkan. Menjadi seorang atasan atau bos, tentu mempunyai wewenang sendiri yang bisa dilakukan kapan saja. Akan tetapi, meski kedudukan jabatan Anda berada di atas, namun tidak semua hal yang menurut Anda baik untuk dikatakan pada bawahan bisa diungkapkan begitu saja. Menurut Business News Daily, ada beberapa hal yang seharusnya sebagai atasan tidak boleh dikatakan kepada bawahan Anda, seperti:

RESTORAN DI SURABAYA * Grew Freelance : putra/i min SMA/SMK/sederajat pengalam di bidangnya

min SMA/SMK/sederajat berpenglmn di bidangnya * Marketing : putra/i pend min D1 mampu berkomunikasi berpengalaman di bidangnya * SPG : putri pend min SMA/SMK/sederajat pengalaman bekerja

Surat lamaran dan CV kirim ke :

-----------------------------------------------------------------------------

23. RESTORAN DI SURABAYA * Pastry Bakery : putra/i pengalaman di bidangnya * Kasir : putra/i min SMA/ SMK sederajat pengalaman di bidangnya -----------------------------------------------------------------------------

24. RESTORAN DI SURABAYA * Waiter/ss : putra/i min SMA/SMK sederajat pengalaman di bidangnya -----------------------------------------------------------------------------

25. HOTEL DI SURABAYA * FO Dept : putra/i pengalaman di bidangnya * F&B Dept : putra/i pengalaman di bidangnya * HK Dept : putra/i pengalaman di bidangnya * MEP : putra/i pengalaman di bidangnya * Accounting : putra/i pengalaman di bidangnya * Sales : putra/i min SMA/ SMK sederajat pengalaman di bidangnya * HRD:putra/i pengalaman di bidangnya * Security : putra/i pengalaman di bidangnya

LOWONGAN TERBUKA UNTUK UMUM

-----------------------------------------------------------------------------

SHS

( Surabaya Hotel School ) Jl. Joyoboyo no 10 Surabaya Telp. 031-5633608 Fax. 031-5679422 : i n f o @ s h s - s b y. c o m / shs_sby@telkom.net W e b p a g e : w w w. s h s - s b y. c o m / F a c e b o o k : www.facebook.com/info.shs

TIDAK DIPUNGUT BIAYA

E-mail

Cantumkan NOMOR IKLAN sesuai dengan kriteria yang diinginkan

Tiga Hal Layak Dicantumkan dalam CV ANDA begitu bersemangat ketika akhirnya menemukan lowongan pekerjaan yang sudah lama Anda impikan. Tetapi ketika sedang menyusun CV atau daftar riwayat hidup, tibatiba muncul rasa minder. CV Anda tampak kosong, tidak seperti milik teman-teman Anda. Ketika kita hanya memiliki satu pengalaman kerja, atau beberapa projek magang di kampus, bagaimana kita bisa menunjukkan bagaimana kepribadian kita dan “menjualnya” pada perusahaan yang kita lamar? Namun, Anda tidak perlu berpikir terlalu muluk. Ashley Faus, konsultan marketing dan penulis di ConsciouslyCorporate.com, menyarankan untuk tidak sekadar melihat posisi dan gelar sarjana yang Anda miliki sekarang. Jika Anda memiliki beberapa kegiatan di luar kantor, hal itu juga bisa menjadi pengalaman yang cukup berarti untuk dicantumkan ke dalam CV. Menurut Ashley setidaknya ada tiga hal di luar pendidikan dan pengalaman kerja formal yang bisa ditambahkan ke dalam CV, yaitu: Kerja suka rela Contoh: Kegiatan pelayanan di mesjid atau gereja, menjadi relawan di komunitas non-profit yang selalu menjadi passion Anda, mengajar di sanggar atau rumah singgah untuk anakanak kurang mampu, dan lain sebagainya. Kegiatan suka rela, khususnya bila dilakukan dalam jangka panjang, memberikan Anda pe-

luang untuk memimpin projek dari awal hingga akhir. Dengan demikian, kegiatan ini pun sebenarnya bisa dianggap sebagai kerja penuh waktu yang bisa dimasukkan ke dalam daftar “pengalaman” dalam CV Anda. Beberapa perusahaan atau organisasi akan memberikan penilaian khusus untuk orang yang sering melakukan kegiatan suka rela, jadi tak perlu ragu untuk memasukkan pengalaman ini ke dalam daftar riwayat hidup Anda. Cantumkan juga pencapaian utama Anda, dan apa yang Anda pelajari selama keterlibatan Anda di sana. Hobi yang relevan dengan kemampuan profesional Contoh: Menulis, fotografi, atau mendesain. Hobi menunjukkan pencapaian, kreativitas, dan inisiatif, yang bisa menjadi portfolio Anda. Hobi main bowling atau nonton mungkin tidak bisa memberi gambaran akan menjadi karyawan seperti apa Anda kelak, tetapi berbeda jika Anda menuliskan hobi seperti fotografi atau desain grafis. Keduanya akan sangat memberi nilai tambah jika Anda kebetulan melamar sebagai food stylist, misalnya. Jika aktivitas atau bakat Anda tergolong lebih abstrak, Anda bisa memasukkannya ke daftar “interests” pada CV. Bermain teater, misalnya, akan menunjukkan keper-

cayaan diri, kreativitas, dan kemampuan public speaking, dan bisa berguna jika Anda melamar posisi seperti marketing, sales, corporate training, atau mengajar. Pengalaman non profesional Contoh: Mengikuti short course di luar negeri, menulis di blog, atau side jobs lain Aktivitas seperti ini menunjukkan inisiatif, kemampuan memanfaatkan waktu luang, juga ketrampilan berbahasa atau ketrampilan teknis yang mungkin diperlukan dalam prosesnya. Meskipun saat ini

Anda tidak mempunyai pekerjaan tetap, namun aktivitas Anda tersebut akan tetap menjadi pengganti pengalaman profesional yang cukup baik. Blogger profesional, misalnya, saat ini sudah dianggap setara dengan pekerjaan wartawan, dan mereka juga diundang ke event-event resmi untuk menuliskan pengalamannya. Bila short course yang Anda ikuti berada di negara yang menggunakan bahasa asing selain Inggris, Anda bisa memasukkan kemampuan berbahasa asing tersebut ke seksi “Skills”. „ kcm

www.dutaonline.com


14 DUTA MASYARAKAT I SABTU, 3 NOVEMBER 2012

Selalu Dijegal, Novita Tetap Loyal BISA tampil di event olahraga setingkat PON dan SEA Games sudah pasti menjadi impian semua atlet. Tak terkecuali bagi pejudo (kelas 48 kg) asal Jawa Timur, Novita Wulansari. Namun sederet prestasi yang pernah ditorehkan dara berusia 21 tahun ini belum mampu mengantarnya untuk tampil di kedua event bergengsi tersebut. Persoalan non teknis menjadi kendala meski Novita pernah mendapatkan wild card untuk tampil di PON dan SEA Games. Novita sudah menekuni judo sejak 2003. Segudang prestasi pernah ditorehkan dara kelahiran Surabaya ini. Di antaranya juara III Kejurnas Kartika Cup 2003, juara II Kejurnas Mahasiswa 2010, juara Porprov 2011 dan sejumlah prestasi lainnya. “Dari 2003 sampai sekarang, setiap tahun selalu dapat juara,” katanya. Berkat prestasi yang ditorehkan itulah, sebenarnya Novita berkesempatan bisa tampil di PON XVII/2008 Kalimantan Timur (Kaltim). Dia mendapatkan wild card dari PB PJSI untuk tampil di PON setelah menjadi juara III Kejurnas Kartika Cup 2008. Namun wild card yang didapat dari PB PJSI menjadi sia-sia setelah Novita tak mendapat izin dari Pengprov PJSI Jawa Timur. “Izin dari sini (Pengprov PJSI Jawa Timur) tidak keluar,” cetusnya. Kegagalan tampil di PON XVII/2008 Kaltim hanya satu di antaranya sekian banyak pengalaman pamit Novita bersama Pengprov PJSI Jawa Timur. Seakan dianaktirikan oleh Pengprov PJSI, Novita sempat berpaling. Dalam ajang Kejurnas Mahasiswa 2010, dia tampil atas nama DKI Jakarta. “Kebetulan saja kuliah di Jakarta dan latihan di sana,” ungkapnya. Hasilnya, Novita yang turun di kelas 52 kg mampu menyabet medali perak. Ironisnya, begitu mengetahui Novita berprestasi lantas perolehan poin diakui oleh pihak Jawa Timur. Dengan alasan yang bersangkutan masih tercatat sebagai salah satu pejudo Jawa Timur. Sedangkan perwakilan Jawa Timur sendiri peringkat juaranya masih di bawah Novita. “Belum pernah saya dikalahkan Jawa Timur,” katanya. Perlakuan yang diberikan Pengprov PJSI Jawa Timur ini sudah pasti membuat Novita kecewa. Kendati demikian, dia masih berharap suatu saat nanti nasibnya lebih diperhatikan dan bisa tampil atas nama Jawa Timur. Harapan itulah yang membuatnya enggan untuk pindah meski sekarang lebih banyak tinggal di DKI Jakarta untuk menyelesaikan kuliah. Sebenarnya, peluang Novita untuk tampil di PON XVIII/2012 Riau cukup terbuka lebar. Setidaknya sudah ada dua daerah yang menawarinya untuk bergabung. Yakni DKI Jakarta dan Batam. “Malah Batam itu yang minta diantara Kapoldanya sendiri,” akunya. Selain harapnya untuk bisa membela Jawa Timur masih kuat, Novita juga tidak akan diizinkan orang tuanya jika harus pindah dan membela daerah lain di ajang PON.„sof

DUTA/SOFYAN CAHYONO

JUARA: Novita Wulandari (kanan) saat menjuarai Kartika Cup 2011 nomor junokata. BIODATA Nama : Novita Wulandari Kelahiran : Surabaya, 14 November 1991 PENDIDIKAN „ SD Tri Bakti Surabaya „ SMPN 12 Surabaya „ SMAN 9 Surabaya (pindah SMA Ragunan Jakarta) „ Universitas Pancasila Jakarta

„ EDITOR: ROFIQ KURDI ISMAIL

z LAYOUTER: ISMAIL AMRULLOH

DUTA/SOFYAN CAHYONO

SKORSING: Terry Kusumawardani (kiri) dan Ariani Trisna menunjukkan surat skorsing dari Pengprov PJSI Jatim.

Prestasi Hebat Tak Dapat Tempat Konflik internal cabor ikut berperan atas gagalnya Jatim di PON XVIII/2012. Banyak atlet hebat yang berpotensi mendulang emas justru tak mendapat tempat. SOFYAN CAHYONO SURABAYA

J

angan tanya lagi soal prestasi Terry Kusumawardani Susanti dan Dewinda Ariani Trisna. Kedua pejudo Jatim yang masing-masing turun di kelas 45 dan 48 kg ini memiliki reputasi hebat di level nasional, bahkan internasional. Anehnya, keduanya justru tidak bisa tampil di PON XVIII/2012 setelah langkahnya dijegal pengurus Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Timur. Alasannya pun kurang elok: keduanya masih melakoni masa skorsing akibat tindakan indisipliner dan tidak diizinkan mengikuti kejuaraan, termasuk PON XVIII/ 2012. Tery- Dewinda dianggap membangkang, menolak bergabung dengan program Pengprov PJSI untuk try out ke Vietnam. Batal tampilnya Tery-Dewinda sangat disayangkan banyak pihak, tak terkecuali pihak orang tua kedua atlet. Memang keduanya tidak berangkat try out ke Vietnam bersama pejudo lainnya. Namun demikian, keduanya try out ke Jepang atas persetujuan KONI Jawa Timur. Bahkan, dana keberangkatan, surat keberangkatan dan visa semuanya yang mengurusi KONI. “Mereka berangkat ke Jepang mendapat kompensasi dan rekomendasi dari KONI Jawa Timur. Sebenarnya sempat disampaikan ke manajer, tapi tidak dihiraukan,” ungkap Sutrisno, orang tua Dewinda. Atas konflik yang muncul, pihak

KONI Jawa Timur ternyata tak bisa berbuat banyak. Mereka berdalih sudah menyerahkan sepenuhnya persoalan ke pengurus Pengprov PJSI, seakan KONI tidak terlalu khawatir dengan dua potensi medali emas yang terancam hilang. “Itu persoalan internal mereka. Sudah serahkan semuanya ke Pengporv PJSI Jawa Timur,” terang Plt Ketua Umum KONI Jawa Timur, Erlangga Satriagung. Bahkan, Erlangga menyampaikan, persoalan tidak tampilnya TeryDewinda sudah dibicarakan dengan pengurus Pengprov PJSI. Intinya, pihak KONI tetap menargetkan cabor judo bisa menyumbangkan minimal 3 medali emas. “Katanya target masih aman meskipun dua atlet ini tidak main. Sudah ada penggantinya,” paparnya. Tapi yang terjadi, judo hanya meraih satu emas, 2 perak dan 3 perunggu. Konflik internal juga mengguncang cabor panahan. Tiga pemanah berprestasi asal Bojonegoro tidak tercantum dalam skuad, yakni Ika Yuliana, Erwina Safitri dan IGN Aditya. Mestinya, ketiga atlet tersebut lolos PON XVIII/2012 Riau. Ketiganya mendapatkan wild card dari Pengurus Besar (PB) Perpani setelah menyumbangkan medali emas dalam SEA Games 2011. “Wild card sudah ditentukan PB Perpani,” kata pelatih Pelatnas panahan, Endah Sulistiyorini. Khusus untuk Ika, bukan hanya sukses mendulang medali emas di „ „ „ „ „ „ „ „ „ „ „ „ „ „ „ „ „ „ „

PRESTASI TERRY Emas Kejurnas Junior 2008 Emas Kejurnas 2009 Emas kejurnas 2010 Emas Kejurnas 2011 Emas Hongkong Championship 2011 Perak SEA Games 2011 PRESTASI DEWINDA Emas Kejurnas Junior 2008 Perak Kejurnas 2009 Emas Kejurnas 2010 Emas Kejurnas 2011 Perunggu Fim Pacifik 2009 Perunggu SEA Games 2011 PRESTASI NOVITA Juara III Kartika Cup 2003 Juara III Kartika Cup 2008 Juara III Kartika Cup 2009 Juara II Kejuaraan Mahasiswa 2010 Juara I Kartika Cup 2011 PRESTASI IKA Emas SEA Games 2011 16 Besar Olimpiade 2012

SEA Games 2011, pemanah 23 tahun itu juga satu-satu wakil Indonesia dari cabor panahan yang tampil di olimpiade. Tiket itu diperoleh Ika saat mengikuti Asian Championship, Oktober 2011. Dalam kejuaraan yang dihelat di Teheran Iran tersebut, Ika menempati peringkat pertama untuk nomor recove. Sayangnya, prestasi Ika maupun dua pemanah Bojonegoro lainnnya terabaikan begitu saja. Disinyalir, ketiga atlet ini menjadi korban perseteruan antara pengurus Pengrpov Perpani Jawa Timur dengan Pengcab Perpani Bojonegoro. Sudah bukan rahasia lagi, jika dua kubu memang sering berseberangan. Namun faktanya, di SEA Games 2011 lalu atlet binaan Bojonegoro mendominasi perolehan medali emas bagi kontingen panahan Indonesia.

dari Pengprov PJSI Jawa Timur. Ada beberapa alasan kenapa Pengrov PJSI Jawa Timur tidak mengizinkan Novita tampil di SEA Games 2011. Di antaranya karena sakit, tidak ada dukungan atau surat izin dari orang tua dan untuk memberikan kesempatan atlet Jawa Timur yang lebihs senior. “Katanya yang senior sudah mau pensiun, ya sudah saya terima,” ungkap Novita. Sebenarnya, peluang Novita untuk tampil di PON XVIII/2012 Riau cukup terbuka lebar. Setidaknya sudah ada dua daerah yang menawarinya untuk bergabung. Yakni, DKI Jakarta dan Batam. Hanya saja, ketika itu Novitamasih belum menerima tawaran yang ada karena masih ada angan-angan untuk bisa tampil atas nama Jawa Timur.„

Wild Card Percuma Selain itu, masih ada beberapa atlet berprestasi Jawa Timur yang kurang terakomodir dengan baik oleh Pengprov maupun KONI Jawa Timur. Misalnya, atlet judo nomor junokata, Novita Wulansari. Sebenarnya, Novita sudah mempunyai kesempatan untuk bisa tampil di PON PON XVII/2008. Dia mendapatkan wild card dari PB PJSI setelah meraih peringkat III Kejurnas Kartika Cup 2008. Hanya saja, wild card menjadi sia-sia setelah Novita tak mendapat izin dari Pengprov PJSI. “Izin dari sini (Pengprov PJSI) tidak keluar,” cetusnya. Gagal tampil di PON hanya satu di antaranya sekian banyak pengalaman pahit Novita bersama Pengprov PJSI Jawa Timur. Pada 2011, Novita sukses menjuarai Kartika Cup IV di Malang. Keberhasilan itulah yang lantas membuat Novita kembali mendapat wild card dari PB PJSI. Bukan lagi di event olahraga nasional setingkat PON, melainkan wild card untuk tampil di SEA Games. Lagi-lagi, garansi yang diberikan PB PJSI menjadi siasia setelah tak mendapat restu

www.dutaonline.com


15 DUTA MASYARAKAT I SABTU, 3 NOVEMBER 2012

Selamat Tinggal Era Pejabat DARI HALAMAN 9 pemberdayaan pejabat Pemprov,” terang Manajer Menembak Jawa Timur, Rusdiarno. Situasi itulah yang kini tak lagi dilakukan jajaran pemimpin KONI Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur, Soekarwo yang menjadi komandan kontingen di PON XVIII/2012, baru menginstruksikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menjadi pendamping cabor dua bulan jelang digelarnya PON. Bahkan, jajaran Muspida Jawa Timur sama sekali tak ada yang dilibatkan untuk memegang atau mengurusi cabor. “Sekarang seakan-akan semuanya yang mengurusi hanya KONI,” cetus Rusdiarno. Hilangnya pola kepemimpinan Imam Utomo juga dirasakan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid) Binpres KONI Jawa Timur, Irmantara Subagio. Meski program Puslatda pertama kali digagas Imam dan sukses mengantarkan Jatim menjuarai PON XVII/2008 terus berlanjut, sentuhan kepemimpinan tetap beda. “Program Puslatdanya masih ada, tapi ada yang berbeda,” papar pria yang akrab dipanggil Ibag itu. Bedanya, kata Ibag, terletak pada sistem pengawasan, supervisi, bergaining dan sejenisnya. Saat dipegang Imam, pengawasan atlet yang bernaung di Puslatda dilakukan secara berkesinambungan. Supervisi juga terus dilakukan dari awal sampai digelarnya PON. Bahkan dari awal Imam sudah melibatkan seluruh Muspida dan SKPD di lingkungan

DARI HALAMAN 11

enam medali emas. Jangankan enam emas, satu emas saja tak mampu diraih. Padahal, ada 32 nomor yang dipertandingkan. Jatim hanya mendapatkan delapan perak dan tujuh perunggu. Perolehan emas terbanyak diraih Jabar dengan 22 emas, 10 perak dan empat perunggu. Disusul Sumbar tiga emas, satu perak dan Riau mendapat dua emas, satu perak dan empat perunggu. Abror menuding kegagalan renang tersebut karena buruknya kinerja manajemen PRSI Jatim. Mereka salah dalam menangani atlet. Ibaratnya, renang ini hero to zero. Bahkan, Abror menyebut atlet renang seperti buruh pabrik. “Atletnya dibuat kayak buruh, harus mengikuti apa yang didinginkan manajemen. Atlet tidak bisa diperlakukan seperti itu. Manajemennya jangan sok pintar dan ogah menerima masukan dari orang lain,” jelasnya. Atas kinerja buruk ini, Imam berjanji akan memberikan wejangan saat KONI Jatim mengadakan pertemuan dengan para cabor. “Saya punya beberapa saran, nanti saya akan bicara di sana. Ke depan PON di Jawa Barat, dan Jabar pasti ingin menjadi juara. Sekarang bagaimana caranya kita bisa juara di Jabar,” tegasnya. Bagi Imam, harus ada evaluasi menyeluruh atas kegagalan ini. Evaluasi tak hanya melibatkan atlet, pengurus cabor atau KONI. Namun pakar dan pengamat olahraga di Jatim juga harus ambil bagian mengevaluasi hasil Jatim di PON Riau. Era & Problem Beda

Bagaimana soal pola kepemimpinan? Bagi Abror, membandingkan kepemimpinan tidaklah elok karena era gubernur memimpin KONI sudah berlalu. Apalagi setiap orang mempunyai leadership style masing-masing dan tidak bisa dibandingkan. “Era dulu dan sekarang tidak bisa dibandingkan. Tantangan dan persoalannya sudah berbeda. Tahun 2000 juara, 2004 kita dapat 77 emas. Setelah itu baru canangkan Puslatda Jatim 100 dengan target 100 emas. Target PON 2008 bukan juara, tapi kita juara,” terangnya. Abror mencontohkan dari 2008 ke 2012 ada tiga kali perubahan kepemimpinan. Periode 2008-2010 masih Imam Utomo, 2010-2011 Gus Ipul dan 2011-2012 Erlangga Satriagung. “Apapun, tiap-tiap orang punya leadership style yang beda. Yang itu belum tentu baik atau jelek, mungkin adaptasi. Kalau diminta membandingkan saya tidak bisa,” tegasnya. Namun Abror mengakui KONI memang terlambat mengantisipasi. Jawa Barat, misalnya, konsolidasi organisasi sudah selesai. Artinya, dengan UU SKN Nomor 3/2005 yang menegaskan bahwa pejabat publik tidak diperolehkan menjadi Ketua KONI, Jawa Barat sudah menerapkannya. Ketua umumnya dari kalangan pengusaha, KONI kabupaten/kota juga demikian. Namun Gus Ipul minta agar kegagalan ini tak terlalu larut disesali. “Mari kita tetap bersyukur. Meski tidak juara umum, kita tetap berprestasi di sana (PON Riau, red).

Beda Nilai Bonus, Spirit Atlet Ikut Terbelah

Timur Nomor 900/SK.88/ 601.1/2012 tentang bonus atlet, pelatih, manajer, mekanik dan cabang olahraga pada PON XVIII/2012 Riau, peraih medali emas mendapat bonus Rp 150 juta, perak Rp 35 juta dan perunggu Rp 12,5 juta. Besaran tersebut untuk nomor perorangan, sedangkan nomor beregu nilainya berbeda dan sudah pasti lebih kecil dari perorangan. Secara terang-terangan, pelari Jawa Timur, Serafi Unani mengkritik besaran

DARI HALAMAN 11

Pengprov untuk mengawal masing-masing cabor. “Inilah kelebihan masa kepemimpinan Imam Utomo, mampu mengoptimalkan kemampuan atlet baik secara teknis maupun non teknis, dan dukungan terus dilakukan,” nilainya. Dengan adanya pergantian kepemimpinan, pola-pola yang dulu diterapkan juga banyak mengalami perubahan. Misalnya, banyak pihak yang bertugas sebagai tim monitor dan evaluasi (monev) yang tidak paham betul atas cabor yang ditanganinya. Dampaknya, sistem pengawasan mengalami pelemahan serta kemunduran lainnya. Soal tim monev juga disebut Imam Utomo sebagai salah satu aspek kegagalan. Di pengurusan KONI saat ini, katanya, banyak monev yang tidak ditempatkan sesuai bidangnya. Sehingga, meski bekerja, hasilnya tak maksimal sebab tak paham secara menyeluruh cabor yang dipegang. “Misalnya orang renang dimonevkan di judo, kan nggak cocok. Harus dicarikan monev yang tahu menyeluruh mengenai cabor yang dipegang,” terang Imam. “Tim monev berperan penting. Monev harus tahu cabor yang dimonevi, harus tahu detail.” Bisa jadi memang monev yang salah, sehingga prestasi atlet renang Jatim ikut babak belur. Padahal di PON XVII/ 2008 renang Jatim tampil perkasa. “Ini sejarah terburuk bagi Jatim di cabor. Untuk kali pertama di arena PON, renang tidak dapat emas,” kata Abror. Abror pantas marah besar kepada Pengprov PRSI Jatim karena gagal memenuhi target

bonus yang diberikan KONI Jawa Timur. Di hadapan para pengurus KONI, para atlet dan ofisial lainnya, Serafi mengaku kecewa dengan besaran bonus yang diberikan kepada peraih medali perak dan perunggu. “Saya tidak dapat perunggu. Tapi saya kecewa juga melihat teman-teman yang dapat perunggu,” ungkap peraih dua medali emas PON XVIII/2012 Riau ini. Ke depan diharapkan KONI Jawa Timur bisa lebih baik, khususnya dalam memberikan bonus, baik yang meraih medali emas, perak ataupun

perunggu. Karena pada dasarnya, semua pihak sudah berjuang secara maksimal demi mendapatkan yang terbaik. Tak terkecuali bagi mereka yang mendapatkan medali perak ataupun perunggu. “Yang dapat perak dan perunggu sama-sama berjuang. Kami semua ingin dapat emas, tapi siapa yang tahu bakal dapat perak atau perunggu,” tegasnya. Belum lagi penerima bonus harus menanggung pajaknya sendiri. Sekadar diketahui, bagi yang menerima bonus di bawah Rp 50 juga akan dikenakan Pajak Pertambahan

Hasil (PPH) sebesar 5 persen. Kemudian yang menerima di atas Rp 100 juta akan dikenakan 15 persen. Sementara Saifullah Yusuf merespon positif atas kritik yang disampaikan Serafi. Pejabat yang akrab dipanggil Gus Ipul ini mengaku akan menampung semua aspirasi demi perbaikan di masa mendatang. “Tapi kalau soal pajak keputusan pemerintah. Kalau minta ditanggung KONI, nilainya terlalu besar. KONI Jawa Timur sendiri masih belum punya anggaran,” pungkasnya.„ sof

Terjegal ‘SK Pesanan’ hingga Konflik Internal

“PON itu gawenya PB PON, bukan gawenya PB cabor (cabang olahraga),” kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum KONI Jawa Timur, Erlangga Satriagung. Apalagi pencoretan nomor pertandingan yang dilakukan sangat mepet. Bukan hanya Jawa Timur, apa yang dilakukan PB PODSI juga sangat mengganggu persiapan yang dilakukan masing-masing daerah peserta PON. Karena sebagian besar daerah sudah bersiap memberangkatkan seluruh kontingennya, tapi sekarang masih ada keputusan baru yang dikeluarkan. Revisi Kuota Selain itu, masih ada kebijakan PB PODSI yang menimbulkan polemik. Yakni, keluarnya SK Nomor 04/Podsi/ 2012 tanggal 30 Juni 2012. Sesuai SK tersebut PB PODSI merevisi kuota atlet dan nomor perlombaan cabor dayung di PON XVIII/2012 Riau. Bendahara Pengprov PODSI Jawa Timur, Sugio menilai, SK baru yang diterbitkan PB PODSI sangat menyalahi aturan. Pertama, keikutsertaan „ EDITOR: ROFIQ KURDI ISMAIL

peserta lomba dayung pada PON Riau ditentukan melalui proses pra kualifikasi PON. Kedua, pelaksanaan Pra PON tanggal 12-20 Desember 2011 di Cipule Kerawang Jabar adalah Kejurnas untuk menentukan jumlah kuota atlet dan nomor perlombaan yang lolos PON Riau. “Kita mendesak agar PB PODSI merevisi SK yang merugikan ini,” paparnya. Hasil Pra PON telah ditetapkan melalui SK PB PODSI Nomor 02/Podsi/2011 tanggal 9 Maret 2012, yang disampaikan dan diputuskan pada Rakernas 29-30 Maret 2012 di Bandung. SK tersebut bersifat final dan mengikat untuk ditaati serta dilaksanan oleh seluruh Pengprov PODSI diseluruh Indonesia. Juga SK PB PODSI Nomor 02/ Podsi/2011 tanggal 9 Maret 2012 sebagai pedoman untuk pendaftaran peserta dan nomor perlombaan pada PON XVIII/2012 Riau. “Masak hanya gara-gara Pengprov PODSI di Yogjakarta mundur dari peserta cabang rowing, PB PODSI lalu menerbitkan SK baru. Itu kan tidak benar,” terang Erlangga. Konflik Internal Langkah KONI Jawa Timur

z LAYOUTER: ISMAIL AMRULLOH

untuk merebut juara umum tak hanya disulitkan dengan dihapusnya sejumlah nomor pertandingan andalan. Juga terganggu dengan adannya konflik internal sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor). Berdasarkan paparan pihak KONI Jawa Timur kepada Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, setidaknya ada 12 pengurus cabor yang hubungannya disharmonis. 12 cabor itu adalah panahan, judo, dayung, golf, billiar, catur, renang, taekwondo, kempo, sepak takraw dan tinju. Buntut dari konflik internal pengurus Pengprov itulah yang kemudian berdampak kepada atlet. Misalnya saja persoalan di Pengprov Perpani Jawa Timur. Konflik berkepanjangan antaran pengurus Pengcab Perpani Bojonegoro dengan Pengprov Perpani Jawa Timur berdampak pada kondisi atlet. Ada pemanah berprestasi asal Bojonegoro yang kurang terakomodir dengan baik oleh Pengprov Perpani Jawa Timur karena adanya konflik antarpengurus. “Lakukan upaya untuk mensolidkan cabor. Karena kalau cabor solid, prestasi atlet bisa optimal,” kata Erlangga. Kemudian konflik antara

pengurus Pegprov Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jawa Timur dengan pengurus Puslatda. Pelatih puslatda, La Dulu sempat terancam tak bisa berangkat ke Riau setelah mengajak 17 atletnya menjalani try out ke Banjarmasin. Try out yang digelar dinilai tanpa izin resmi dari Pegprov PODSI. “Tapi sudah kita tangani. Puslatda programnya KONI Jawa Timur, bukan pengurus cabor,” paparnya. Gubernur Jawa Timur, Soerkawo ketika itu menjabat sebagai komandan kontingen Jawa Timur sampai menyatakan, semua cabor khususnya yang masih disharmonis harus terus dilakukan pendekatan. “Yang penting atletnya. Pimpinan cabornya diredam, dan atletnya terus di-support. Perlu diajak bicara semua pihak,” tandas pejabat yang akrab dipanggil Pak De Karwo itu. Persoalan-persoalan itulah yang perlu mendapat penanganan Ketua Umum KONI Jawa Timur yang baru nantinya. Semua jajaran pengurus kontingen harus disatukan dan semua pihak harus dirangkul demi kemajuan Jawa Timur. „

Hasilnya mari kita syukuri bersama sebagai anugerah Tuhan,” tuturnya, Gus Ipul juga meminta seluruh elemen, mulai dari atlet, pelatih, manajer, pengurus cabor dan KONI untuk rukun. “Sebab kenyataan membuktikan, kalau tidak rukun, prestasinya menurun. Yang rukun malah targetnya bisa terlampaui,” sambungnya. “Mari kita evaluasi diri. Mungkin ada yang kurang. Kita petik hikmahnya. Orang tidak pernah tahu arti bangkit kalau tidak pernah jatuh. Jadi mari kita bangkit dan meraih hasil terbaik di PON mendatang.” Gelar Musprovlub Untuk memulai pembenahan

diri, sekaligus menyongsong PON di Jabar, KONI Jatim akan menggelar Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub). Harapannya agar sesegera mungkin memiliki pemimpin definitif. “Dengan pemimpin yang berstatus sementara atau pelaksana tugas (Plt) tidak akan leluasa dalam mengambil keputusan. Intinya pada kualitas hak penuh, siapapun itu. Karena Plt agak mengambang,” tutur Riswanda. Musprovlub sudah disiapkan. Menilik SK Plt, Musprovlub harus sudah digelar tiga bulan setelah PON XVIII/2012, atau medio Desember. Angka Rp 600 juta juga sudah dianggarkan. Jumlah ini terbilang tinggi

karena akan KONI akan mengundang seluruh pengurus cabor (cabang olahraga) dan KONI daerah. “Pokoknya tidak lewat tanggal 21, tidak memperpanjang SK Plt lagi,” terang Abror. Erlangga sendiri bakal menyusun kriteria-kriteria bakal calon ketua umum, di antaranya memiliki waktu luang yang banyak, dekat dengan cabor, dekat dengan pemerintah dan beberapa kriteria lainnya. “Yang jelas pemimpin KONI Jawa Timur ke depan harus lebih baik dan kembali bisa melambungkan dunia olahraga di Jawa Timur. Bisa kemungkinan dari pengurus cabor atau lainnya,” ujar Erlangga.„

Format Puslatda, Tak Lagi Diagungkan DARI HALAMAN 9 lain belajar bagaimana Jatim bisa menjadi juara. Entah karena lengah, ketika kekuatannya terbaca, Jatim justru tak melakukan improvisasi. “PON 2016 di Jawa Barat formatnya jelas lebih berat. Sedangkan pada tahun 2019, insyaallah kalau bidding Asian Games dimenangkan di Indonesia, ditempatkan di Jatim. Nah tinggal Jatim mau seperti apa,” sambung Ketua REI Jatim ini. Ketua Harian KONI Jawa Timur, Dhimam Abror juga mengatakan perlunya penataan kembali program Puslatda. ‘’Kalau saya setuju kelembagaan Puslatda yang harus ditata. Jangan sampai terjadi lagi atlet sudah di Puslatda dengan biaya ratusan juta, tinggal satu minggu mau bertanding tibatiba diskorsing, seperti kasusnya judo,” paparnya. Selama ini, format Puslatda

praktis dilakukan cabor sendiri dan KONI tak ikut campur tangan. Ke depan untuk masuk ke Puslatda, akan diadakan seleksi. Sehingga atlet yang masuk Puslatda tak sekadar masuk. “Seperti atlet, pelatih dan manajer nanti KONI Jawa Timur sendiri yang akan memilih,” kata Erlangga. KONI juga akan mengandeng pakar-pakar olahraga untuk merumuskan formula anyar Puslatda Jatim. “Yang bagus itu seperti Pelatnas yang dikelola Satgas sendiri. Puslatda akan menyontoh Pelatnas.” Tapi rencana KONI ini langsung dikritisi pengurus cabor. Mereka meminta program latihan jangka panjang tetap dipercayakan kepada cabor. “Boleh saja KONI menghandle pelaksanaan Puslatda, tapi yang dipertanyakan arahnya mau dibawa kemana. Jangan sampai program latihan yang

disusun Pengprov malah tidak berjalan,” ujar Indra Sibarani, pelatih senam Jatim. Menurut Indra, KONI lebih baik menjalankan tugasnya sebagai induk dari semua cabor. “Setelah gagal mempertahankan juara umum PON, lebih baik KONI segera berkomunikasi dengan Pengprov untuk membicarakan masalah program latihan atau pembinaan atlet,” urainya. Senada dengan Indra, pelatih layar Jatim, Uwais Alqarni juga kecewa begitu mendengar rencana ini. Menurut Uwais, Rencana ini seolah menegaskan bahwa KONI Jatim sudah tidak percaya dengan kinerja masing-masing cabor. Dia menyarankan, akan lebih jika Puslatda tetap dipercayakan kepada cabor. “Sedangkan KONI bertugas sebagai pengawas. Justru kami berharap KONI bisa meningkatkan SDM pelatih dengan menggelar pelatihan,” tegasnya.„ sof

Cara Boleh Beda, Prestasi Harus Terjaga DARI HALAMAN 16 kepemimpinan. Periode 20082010 masih Imam Utomo, 2010-2011 Gus Ipul (Saifullah Yusuf) dan 2011-2012 Erlangga Satriagung. Apapun, tiap-tiap orang punya leadership style yang beda. Yang itu belum tentu baik atau jelek, mungkin adaptasi. Kalau diminta membandingkan saya tidak bisa. Oke, era gubernur memimpin KONI Jawa Timur sudah habis. Kirakira sosok yang tepat dari kalangan mana agar prestasi Jawa Timur di PON XIX/2016 Jawa Barat lebih baik? Target PON 2016 juara umum sangat berat, itu akan membebani semua orang. Tapi kalau Puslatda Jatim 100/III mungkin bisa. Lihat saja sebarannya, DKI Jakarta yang juara umum dapat 103 emas, kedua (Jawa Barat) 98 emas dan ketiga kita (Jawa Timur) 86 emas. Kemudian Jawa Tengah di peringkat empat dengan empat puluhan emas. Selisihnya jauh sekali dari tiga besar ke empat besar. Pertarungannya tetap di tiga besar dan siapa yang lebih dulu dapat 100 akan berpeluang jadi juara. Menurut saya pribadi, 2016 tetap targetnya 100 emas. Untuk siapa yang bisa memimpin KONI Jawa Timur, leadership tidak bisa lagi seperti dulu zaman Pak Imam. Resourse ada, anggaran ada dan bisa libatkan semua orang. Forpimda (Forum Pimponan daerah) bisa dirangkul, meskipun bukan Orde Baru tapi ‘kesaktian’ Pak Imam masih ada dan bisa. Sosok

yang kita butuhkan yang kober-lah (ada waktu dan serius), yang banyak waktu karena membutuhkan konsentrasi. Lantas, bagaimana dengan sejumlah cabor yang kemarin gagal, termasuk cabor unggulan? Kalau bimsus (bimbingan khusus) itu memang eksperimen. Bimsus anggarannya juga tidak seperti Puslatda. Waktu itu kita lihat cabor yang punya peluang. Memang terbukti program bimsus tidak ada yang dapat emas. Kalau disebut pemborosan bisa saja, tapi anggaran tidak terlalu besar. Kalau saya lebih setuju kelembagaan Puslatda yang harus ditata. Jangan sampai terjadi atlet sudah di Puslatda empat tahun dengan biaya ratusan juta, giliran tinggal satu minggu mau dipakai malah diskorsing. Pertanggungjawaban cabor seperti apa? Katakan dalam sebulan seorang atlet tunjanganya Rp 3,5 juta, dikalikan 12 bulan sudah Rp 36 juta. Kemudian dikalikan lagi empat tahun sudah Rp 150 juta. Kalau dua atlet berarti sekitar Rp 300 juta, tinggal satu minggu diskorsing, kasus di judo misalnya. Saya sempat tanya ke Ketua Pengprov, ini anggaran rakyat. Rp 300 juta uang bulanan belum termasuk try-out dan peralatan. Tidak bisa seperti ini, semua cabor skorsing atlet-atletnya hanya karena persoalan internal. Karena itu kelembagaan Puslatda harus ditata. Dengan pengalaman yang

ada, apa KONI Jatim akan mengambil alih sepenuhnya program Puslatda? Dicarikan formulasi yang pas-lah. Kalau sepenuhnya dari KONI dan cabor tidak dilibatkan mereka akan terikteriak. Misalnya, yang mendapat protes KONI Jawa Timur karena atlet olimpiade tidak main di PON. KONI bisa apa? Padahal atlet itu berdiri saja sudah kelihatan emas. Kita pecahkan itu dengan mencari kelembagaan Puslatda, jangan sampai kita dapat ikan tapi airnya keruh. Jadi faktor apa yang paling mendasar yang mempengaruhi kegagalan Jawa Timur di PON XVIII Riau? Kalau disuruh menjawab single factor tidak bisa. Banyak faktor dan beberapa tak bisa dijelaskan secara teknis. Misalnya panjat tebing, nomor speed track beregu pemainnya itu saja, peralatannya juga itu-itu saja. Setiap kejuaraan atlet Jawa Timur tidak pernah di atas tujuh detik. Bahkan tiga kali penyisihan di PON juara terus. Begitu final dapat nomor empat, disaksikan gubernur lagi. Itu tak bisa dijelaskan secara teknis, karena termasuk non teknis. Kemudian renang, siapa sangka dari 16 emas di PON 2008 sekarang nol. Ini yang disebut from hero to zero. Sementara Jawa Barat bisa merajalela, dari 32 nomor sapu 22 nomor. Kita nol, bagaimana menjelaskan itu, tidak bisa dijelaskan. Menurut saya faktornya kompleks. Untuk ke depan kita harus bisa konsisten target 100 emas, menurut saya masih bisa juara.„

www.dutaonline.com


Sudut Pandang

“KITA masih berdebat perlu tidaknya pejabat publik memimpin KONI yang sudah jelas di UU tidak boleh. Memang mau apa, mau amandemen? “

HALAMAN 16 I SABTU, 3 NOVEMBER 2012

Membandingkan kepemimpinan KONI Jatim sungguh tak elok. Selain zaman dan tantangan berbeda, leadership style masing-masing pemimpin tak bisa diseragamkan. Tapi kalau prestasi lembaga yang dipimpin akhirnya ‘berantakan’, siapapun nahkodahnya patut dipertanyakan.

DHIMAM ABROR DJURAID, Ketua Harian KONI Jawa Timur

Cara Boleh Beda,

PRESTASI Harus C Y M K 15 H A M LA N B R E A S K M C B U N G Y M K O N TA YA Y H O A S F C U/N D O N TA Y H YA A C O S FUN D / O N TA YA Y H O A S F C U/N D

Terjaga

D

himam Abror Djuraid terlihat lelah. Kedua matanya memerah pertanda waktu istirahatnya banyak tersita. Tapi alumnus Stikosa-AWS itu harus tetap bekerja keras untuk menyiapkan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub), medio Desember mendatang. Apalagi anggaran untuk memilih Ketua Umum KONI Jatim yang baru tak sedikit: Rp 600 juta. Ya, pengganti definitif Saifullah Yusuf (Gus Ipul) harus segera ditentukan. Lebih-lebih Jatim usai babak belur di PON XVIII/2012 Riau — dari target 133 emas hanya terealisasi 86 emas alias gagal sebagai juara umum — serta perlu menata ulang kelembagaan Puslatda untuk persiapan PON XIX 2016 di Jawa Barat. Tak hanya di level PON,

pemimpin baru nanti juga diharapkan mampu membawa prestasi olahraga di Jawa Timur lebih baik, dari level nasional hingga internasional. Sayangnya, dua bulan sebelum Musprovlub, calon pengganti Gus Ipul masih tertutup rapat, belum ada satupun nama yang muncul ke bursa persaingan. Erlangga Satriagung? Plt Ketua KONI Jatim ini malah sudah mengisyaratkan untuk mundur dari jabatannya. “Yang mau meluangkan waktu untuk KONI saja dan yang lebih baik. Saya cukup kembali jadi wakil saja,” tegasnya. Di sisi lain, sejumlah kalangan menginginkan sosok sekelas Imam Utomo agar superioritas Jatim di pentas PON kembali terjaga. Masalahnya, sekali lagi, membandingkan kepemimpinan juga tak relevan karena zaman dan tantangannya berbeda. Lalu, pemimpin seperti apa yang bakal dihasilkan lewat Musprovlub? Berikut perbincangan Sofyan Cahyono dari Duta Masyarakat dengan Ketua Harian KONI Jawa Timur, Dhimam Abror Djuraid, pekan lalu. Bagaimana persiapan Musprovlub KONI Jawa Timur. Jadi digelar Desember atau ada perubahan jadwal? Kalau persiapan teknis sudah saya siapkan,

„ EDITOR: ROFIQ KURDI ISMAIL

z LAYOUTER: ISMAIL AMRULLOH

termasuk anggaran. Saya sudah rapat dengan Pak Erlangga (Erlangga Satriagung, Plt Ketua Umum KONI Jawa Timur) dan sudah lapor Pak Nyalla (La Nyalla Mattalitti, Wakil Ketua Umum KONI Jawa Timur), tentatif karena mereka wakil ketua. Melihat SK Plt, Musprovlub harus sudah digelar tiga bulan setelah PON XVIII/2012 Riau. Sudah disepakati Desember, pokoknya tidak lewat tanggal 21, tidak memperpanjang SK Plt lagi. Berapa anggaran yang sudah disiapkan? Dari Musprov ke Musprov anggaran yang dibutuhkan selalu tinggi. Karena nanti mengundang pengurus cabor (cabang olahraga) dan KONI daerah. Anggaran yang sudah kita siapkan sekitar Rp 600 juta. Dalam Musprovlub nanti, adakah kriteria khusus bagi mereka yang bakal mencalonkan diri menjadi ketua umum? Saya hanya menangani

urusan teknis saja. Urusan calon biar sharing committee yang buat target. Nama-nama belum ada, saya tidak tahu. Anda melihat sosok seperti apa yang cocok memimpin KONI Jawa Timur? Begini, masing-masing ada zamannya. Era Pak Imam Utomo sudah kita kenang sebagai era sendiri. Harus diakui, kita terlambat mengantisipasi. Jawa Barat, misalnya, konsolidasi organisasi sudah selesai. Artinya, dengan UU SKN Nomor 3/2005 yang menegaskan bahwa pejabat publik tidak diperolehkan menjadi Ketua KONI, Jawa Barat sudah terapkan itu. Ketua umumnya dari kalangan pengusaha, KONI kabupaten/kota juga sudah begitu. Menurut saya, kita terlambat. Kita masih berdebat perlu tidaknya pejabat publik memimpin KONI yang sudah jelas di UU tidak boleh. Memang mau apa, mau amandemen? Jadi konsolidasi organisasi kita terlambat. UU sudah

tidak bisa ditawar lagi. Mau amandemen UU berapa lama prosesnya, waktu kita habis hanya untuk berdebat hal tidak berarti. Sejumlah pihak menilai salah satu kegagalan Jawa Timur di PON XVIII Riau karena pola kepemimpinan yang berbeda, khususnya pola kepemimpinan Imam Utomo dengan sekarang. Bagaimana penilaian Anda? Era sudah berlalu, era gubernur memimpin KONI sudah berlalu. Menurut saya, setiap orang mempunyai leadership style masing-masing dan tidak bisa dibandingkan. Era dulu dan sekarang tidak bisa dibandingkan. Tantangan dan persoalannya sudah berbeda. Tahun 2000 kita juara, 2004 kita dapat 77 emas. Setelah itu baru canangkan Puslatda Jatim 100 dengan target 100 emas. Target PON 2008 bukan juara, tapi kita juara. Soekarno Marsaid (komandan kontingen Jatim pada PON XVII/2008 di Kaltim) cerita ke saya, begitu di PON 2008 tembus 100 emas langsung telepon Pak Imam. Ketika itu Imam Utomo langsung memerintahkan Soekarno untuk sujud syukur karena akan juara, meskipun belum yakin apa benar juara. Ternyata benar, begitu tembus 100 emas gelinding-nya buanter (mutarnya sangat cepat), sehingga bisa dapat 139 emas dan Jawa Timur juara. Nah, pengalaman 2012 kemarin tembus 100 emas susahnya setengah mati. Coba target kita 100. DKI Jakarta kemarin begitu tembus 100 sudah pesta. Artinya, untuk ke depan asal bisa konsisten ke target 100 emas, kita bisa juara. sampai-sampai di eranya Pak Imam guyonannya “laci banyak kunci satu”. Sekarang “laci satu kuncinya banyak” karena keterbatasan dana itu tadi. Kemudian dari 2004 ke 2008, praktis konsentrasi penuh (kepemimpinan) ke Pak Imam. Sedangkan 2008 ke 2012 ada tiga kali perubahan

www.dutaonline.com


dumas 3 November 2012