Page 1

NASIONAL

DEMOKRAT TERPURUK KARENA SKANDAL KORUPSI JADWAL SHOLAT JAKARTA Shubuh

04:21

Dhuhur

11:46

Ashar

14:51

Maghrib

17:53

Isya

19:03

z HALAMAN 2 NASIONAL

MAHASISWA HARUS TERLIBAT PEMBANGUNAN PDT

SENIN 15 Oktober 2012 - 29 Zulqaidah 1433 H REDAKSI

Surabaya - 031-8299982, Jakarta - 021-31906159

www.dutaonline.com IKLAN & LAYANAN PELANGGAN

E-mail: dumas@sby.centrin.net.id ; dumassurabaya@gmail.com

Surabaya - 031-8299985, Jakarta - 021-31906159

HARGA LANGGANAN

Rp 65.000,-

HARGA ECERAN

Rp 3.000,-

LSI: Partai Islam Masih Suram POPULARITASNYA DIPREDIKSI DI BAWAH 5 PERSEN JAKARTA - Partai Islam mendapat tantangan berat. Berdasar hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengenai kondisi masa depan partai dan tokoh Islam di Indonesia, popularitas partai dan tokoh Islam di kancah perpolitikan nasional belum menggembirakan. “Partai Islam hanya akan jadi komplementer di

2014. Ya, jadi pelengkap saja,” kata Peneliti LSI, Adjie Alfaraby, dalam acara rilis hasil survei ‘Makin Suramnya Partai dan Capres Islam di Pemilu 2014’ di kantor LSI di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (14/10). Adjie menjelaskan, popularitas semua partai Islam seperti PKS, PPP, PAN dan PKB ada di bawah angka 5

persen. Namun demikian dia menolak memberikan rincian hasil survei yang dilakukan LSI itu. “Data itu sensitif,” ujarnya. Untuk capres dari kalangan tokoh Islam, Adjie mengatakan, kondisinya tak jauh berbeda. Popularitas para tokoh itu juga di bawah 5 persen. Nama-nama yang disurvei di antaranya Hatta Rajasa dengan popula-

ritas 3,2 persen, Suryadharma Ali 2,1 persen, Luthfi Hasan Ishaq 0,8 persen, dan Muhaimin Iskandar 0,3 persen. Mereka diprediksi akan kesulitan untuk maju sebagai capres. “Pemain utama tetap dari partai nasionalis. Artinya dalam pencapresan, tokoh capres dari nasionalis, partai Islam hanya akan menjadi cawapres,” ujarnya. Adjie membeberkan beberapa hal

yang menjadi penyebab rendahnya popularitas partai dan tokoh Islam. Sebut contoh masih lemahnya pendanaan partai Islam dibanding partai-partai nasionalis. Selain itu juga citra Islam yang makin memburuk seiring dengan maraknya aksi kekerasan yang mengatasnamakan Islam. “Munculnya anarkisme yang mengatasnamakan Islam oleh kelompok-kelompok Islam

BACA: Valentino Rossi Finis Ketujuh..., hal 7

ISTIMEWA

JUARA LAGI : Mengungguli Jorge Lorenzo dan Alvaro Bautista, Dani Pedrosa menjuarai MotoGP Jepang di Motegi, Minggu (14/10).

Oleh: Mokhammad Kaiyis Wartawan Duta Masyarakat

DUTA/KADAM MUSTOKO

EVAKUASI : Lokasi ditemukannya enam mayat yang hanyut di Bengawan Solo, di Dusun Ngablak, Desa Prijek Kidul, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan.

LAMONGAN - Warga Dusun Ngablak, Desa Prijek Kidul, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan gempar. Betapa tidak, tidak ada tanda-tanda sebelumnya, tiba-tiba ditemukan lima mayat mengapung di aliran sungai Bengawan Solo, Minggu (14/10) siang. Setelah dievakuasi, identitas lima mayat tersebut diketahui, yakni Siswantono (34) Paciran, Tohaji (60) warga Desa Prijekngablak, Kec Karanggeneng, Khundori (45) Desa Tracal, Kec Karanggeneng, H Fuad (60) warga Brondong dan Suud (40) Desa TRacal Kec Karanggeneng. Awalnya, tiga mayat ditemukan warga mengapung sekitar pukul 12.00 WIB. ‘’Saat dilakukan evakuasi, tiba-tiba dua mayat lainnya muncul dari balik air bengawan,” kata salah satu warga setempat, Minggu (14/10). Belum reda warga sekitar membicarakan penemuan lima mayat tersebut, tiba-tiba mereka kembali dikejutkan dengan peristiwa yang sama. Satu lagi mayat ditemukan mengapung di Bengawan Solo, tepatnya di Desa Taman, Kecamatan Laren, sekitar pukul 16.00 WIB. Mayat tersebut belum diketahui identitasnya. Tapi peristiwa tersebut diduga kuat ada

kaitannya dengan penertiban judi sabung ayam di Dusun Ngablak, Desa Prijek Kidul, Kecamatan Karanggeneng. Achmad Afandi, salah satu penemu mayat mengaku terkejut saat melihat kontrol jaring di Bengawan Solo. Betapa tidak, dia berharap jaring yang terpasang sehari sebelumnya itu dapat ikan yang banyak. Tapi pada siang itu, sekitar pukul 12.00, jaring tidak memperangkap ikan, malah mendapat mayat. Mayat ini kemudian terindikasi bernama Siswantono. ‘’Tentu saja kami sangat terkejut,” katanya di lokasi penemuan mayat. Dalam waktu tidak lama, warga berhamburan ke lokasi penemuan mayat. Belum lama warga rebut evakuasi mayat, tidak jauh dari tempat tersebut, salah seorang pemasang jaring juga terkejut. Sebab jaring dia juga mendapat mayat. Mayat kedua yang ditemukan warga ini kemudian terindikasi bernama Khundori. Belum lama warga sibuk soal mayat pertama dan kedua, tidak jauh dari tempat penemuan mayat Khudori, tibatiba muncul dengan sendirinya mayat dari balik air. Mayat ketiga yang ditemukan di Bengawan Solo ini terindikasi

TEWAS : Diduga berupaya menghindari razia perjudian sabung ayam di bantaran sungai, enam orang ditemukan tewas mengapung di aliran sungai Bengawan Solo Dusun Ngablak, Desa Prijek Kidul, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Minggu (14/10) kemarin.

bernama H. Fuad. Baru kemudian disusul dengan munculnya mayat keempat, Tohaji. Juga muncul dengan sendirinya dari balik air mayat kelima yang ternyata bernama Suud. ‘’Mayat yang ditemukan kedua hingga kelima ada di satu lokasi (sekitar 50 meter) sedangkan mayat pertama agak jauh,” kata warga setempat. Wakapolres Lamongan Kompol Toni Sugianto membenarkan penemuan enam mayat tersebut. Diduga kuat, enam orang yang tewas tersebut sebelumnya terlibat dalam perjudian yang terjadi sekitar 100 meter dari lokasi penemuan, yang ditertibkan petugas. ‘’Indikasi ini terlihat dari identitas korban dan barang bukti kendaraan roda dua yang diamankan petugas,” kata Toni. BACA: Petugas Mengamankan..., hal 2

SIASATI SULITNYA MENYEDIAKAN PONDOKAN HAJI

Saatnya Bangun ‘Kampung Indonesia’ di Tanah Suci Jumlah calon jamaah haji Indonesia terus bertambah banyak. Untuk mengatasi kesulitan dalam hal akomodasi terutama pemondokan, perlu adanya “Kampung Indonesia” di Makkah. Seperti apa?

B C U A C A

SURABAYA

JAKARTA

BACA: Soal Pendanaan..., hal 7

Menolak Hadiah Pejabat

DUTA/KADAM MUSTOKO

MOTEGI - Dani Pedrosa sukses menjuarai MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (14/10). Mengambil alih posisi terdepan pada tengah balapan dari Jorge Lorenzo, pembalap asal Spanyol itu berhasil mempertahankannya sampai finis. Sebagai catatan, ini adalah kemenangan kedua Pedrosa secara beruntun di MotoGP Jepang. Sebelumnya, pada tahun 2011, ia juga keluar sebagai pemenang. Kemenangan ini juga merupakan kemenangan kedua Pedrosa dalam dua balapan terakhir, setelah sebelumnya menang di Aragon. Hasil ini membuat persaingan antar-pebalap masih ketat. Lorenzo memang masih memimpin klasemen dengan nilai 310, tapi Pedrosa membuntutinya dengan nilai 282 di posisi kedua. Sementara, Casey Stoner berada di posisi ketiga dengan nilai 197 dan Andrea Dovizioso ada di posisi keempat dengan nilai 192. MotoGP 2012 tinggal menyisakan tiga seri lagi. Setelah MotoGP Malaysia pada 21 Oktober mendatang, balapan akan berlanjut ke Australia dan Valencia. Di awal lomba, Lorenzo melakukan start dengan baik. Menempati posisi terdepan, rider asal Spanyol itu berhasil mempertahankannya. Sementara Dani Pedrosa, yang start dari urutan kedua, terus membuntutinya sampai selepas tikungan

ersamaan dengan program pembangunan besar-besaran yang dilakukan pemerintah Arab Saudi di Makkah. Pemerintah Indonesia harusnya bisa memanfaatkan dengan meminta lahan untuk digunakan sebagai

tertentu membawa dampak munculnya kecemasan kolektif masyarakat Indonesia pada umumnya. Seperti yang terjadi pada Ahmadiyah, Syiah dan pelanggaran pendirian rumah ibadah, hingga memunculkan kekhawatiran terhadap formalistik Islam,” paparnya. Selain itu, Adjie menambahkan, saat ini partai nasionalis juga meng-

Cermin

Pedrosa Juara di Motegi

SUMBER: BMKG INDONESIA

C M Y K

“Kampung Indonesia”. Terlepas jaraknya agak jauh dari Masjidil Haram, “Kampung Indonesia” harus bisa diwujudkan, dan terkoneksi dengan subway. Dengan begitu, akomodasi dan transportasi jamaah akan lebih mudah. “Mumpung Arab Saudi sedang

DENPASAR

SINGAPURA

gencar membangun dan melakukan perluasan di sekitar Makkah, kita bisa meminta lahan yang sedikit agak jauh tapi bisa menampung banyak jamaah,” ungkap Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta di sela-sela kunjungan di Madinah, kemarin. Menurut Anis, hubungan baik antara pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi bisa melalui G to G. BACA: Bisa Dimanfaatkan untuk..., hal 7

INDEKS

BISNIS .............. 8

BERAWAN

HUJAN

BERAWAN

HUJAN

JAKARTA ......... 9

„ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: HUSNI FAHAMSYAH

ISTIMEWA

BERTAMBAH : Jumlah jamaah haji Indonesia terus bertambah. Maka perlu adanya “Kampung Indonesia” di Makkah.

z SPORT z

AKHIRNYA TANPA GELAR

24-32 0C

Pawitandirogo Bernostalgia TIDAK kurang dari 10.000 anggota keluarga besar Pawitandirogo, yaitu keluarga yang berasal dari Pacitan, Ngawi, MageOleh: tan, Kabupaten Prof. Dr. Haryono dan Kota MaSuyono diun serta PoMantan Menko Kesra norogo yang dan Taskin menetap di daerah Jabodetabek tumplek bleg di pelataran Keong Emas Taman Mini Indonesia Indah. Biarpun sebagian besar telah mengantongi kartu penduduk daerah tempat tinggalnya, pertemuan itu dihadiri pula oleh para Bupati/Walikota, isteri dan banyak pejabat teras dari ke enam daerah asalnya. Pertemuan itu adalah acara

Abdurrahman bin Ya’mar Ad-Diili berkata:

EDUKASI .......... 4

23-32 0C

Kolom

Renungan

INDONESIA

23-33 0C

BACA: Harus ‘Berseteru’..., hal 7

BACA: Presiden Dukung ..., hal 7

RELIGI .............. 3

24-36 0C

EDISI hari ini, Senin (15/10), kita bercermin pada ulama besar bernama Ibrahim bin Ishaq. Beliau akrab dipanggil Ibrahim al-Harbi. Nama lengkapnya Abu Ishaq Ibrahim bin Ishaq bin Ibrahim bin Busyair bin Abdillah bin Daisam. Lahir pada tahun 198 Hijriyah. Ada embel-embel al-Harbi di belakang namanya, lantaran ia pernah hidup bersama kaum yang berstatus harbi. “Oleh karena itu, banyak orang kemudian menyebutku al-Harbi,” katanya sebagaimana dikutip dalam buku Tarikh Baghdad.

Pernah aku datang kepada Nabi SAW, sedang beliau di Arafah. Hingga katanya, Nabi SAW menyuruh seorang laki-laki supaya memanggil manusia, maka berserulah ia kepada manusia Haji. Haji ialah pada hari wukuf di Arafah.” (Abu Dawud, Attirmdzi) Anda ingin memberikan kontribusi Renungan, silakan kirim ke E-mail: dumas@sby.centrin.net.id

HAL 16 e-mail: dumas@sby.centrin.net.id

C M Y K


2

Nasional

Senin, 15 Oktober 2012

Pemerintah Disorientasi Penanganan Kemiskinan

DUTA/AHMAD MILLAH

BERPERAN : Menteri PDT, Helmy Faishal Zaini saat audiensi dengan Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) di kantor Kementrian PDT. Helmy melihat perlunya keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan kelembagaan di daerah tertinggal.

Mahasiswa Harus Terlibat Pembangunan PDT JAKARTA - Di negeri ini, peranan mahasiswa begitu terasa dalam sejumlah momen bersejarah, di antaranya dalam gerakan kepemudaan tahun 1928, gerakan kemerdekaan tahun 1945, gerakan penumpasan PKI tahun 1965, hingga gerakan reformasi tahun 1998, dan gerakan dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa tahun lalu. Di sisi lain, gerakan mahasiswa juga diakui sebagai instrumen yang dapat menjadi partner kritis bagi pemerintah. Karenanya, belakangan ini sejumlah program pemerintahan mulai melibatkan peranan mahasiswa sebagai salah satu elemen pendukung pembangunan. Salah satunya seperti

yang dilakukan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT). Menteri PDT, Helmy Faishal Zaini, melihat perlunya keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan kelembagaan di daerah tertinggal. Mahasiswa menurut Helmy, adalah kelompok intelektual yang bisa menyambungkan keinginan dan kebutuhan masyarakat dengan program pemerintahan. “Salah satunya kita masih menghadapi apa yang disebut dengan disparitas kesejahteraan antara masyarakat di daerah-daerah tertinggal dengan daerah maju,” kata Helmy, saat audiensi dengan Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) di kantor KPDT, akhir pekan lalu.

Ajakan akan keterlibatan mahasiswa sebetulnya telah beberapa kali disampaikan Helmy. Pada pertemuan BEM Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia di Bandung, ia juga mengajak 329 perwakilan BEM untuk ambil bagian dalam percepatan pembangunan daerah tertinggal. Ia mengungkapkan, salah satu wujud konkret KPDT adalah penandatanganan nota kesepakatan dengan Pondok Pesantren Buntet, Cirebon mengenai pengiriman tenaga kesehatan dari Pesantren Buntet ke kawasan timur Indonesia. Langkah ini adalah bentuk pemanfaatan sumber daya mahasiswa untuk memperbaiki kualitas kesehatan di daerah tertinggal. Helmy memang tergolong menteri

yang akrab dengan mahasiswa. Ia sering diundang sebagai key note speaker dalam acara-acara mahasiswa. Baru-baru ini ia menghadiri Rakornas Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Sidoarjo. Awal November nanti, ia juga diundang sebagai key note speaker pada acara Konsolidasi Nasional. Hal itu disampaikan Irma Muthoharoh, Ketua KOPRI, pada saat audiensi. Helmy sendiri langsung menyatakan kesediannya untuk hadir dalam acara nasional itu. Keaktifan Helmy pada acara-acara mahasiswa tidak terlepas dari pengalamannya sebagai aktivis mahasiswa dan juga paradigma sinergi semua pihak dalam percepatan pembangunan daerah tertinggal. „ amh

Demokrat Terpuruk Karena Skandal Korupsi SMRC BEBER HASIL SURVEI PETA POLITIK JAKARTA - CEO Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Grace Natalie memberi paparan hasil survei tentang peta politik menjelang pemilu 2014. Grace menyatakan salah satu faktor penyebab pemilih Partai Demokrat menurun adalah pemberitaan mengenai kasus korupsi yang melibatkan petinggi partai itu di media massa. “Sebanyak 53 persen responden menyatakan mengikuti pemberitaan kasus korupsi di media dan 52 persen menyatakan yakin bahwa petinggi Demokrat terlibat korupsi,” kata Grace Natalie di Jakarta, Minggu (14/10), dalam acara diskusi “Kecenderungan Swing Voter Pemilih Partai Menjelang Pemilu 2014” yang diadakan di Grand Hyatt Hotel, Jakarta. Melalui survei yang dilakukan terhadap pemilih Partai Demokrat pada Pemilu 2009 lalu, SMRC juga menemukan 61 persen reponden menyatakan tidak akan kembali memilih partai itu setelah mengikuti pemberitaan kasus korupsi. “Saat ditanya apakah responden setuju bila petinggi Demokrat yang diduga terlibat kasus korupsi dicopot dari jabatannya, 72 persen menjawab ya,” katanya. Karena itu, Grace menyatakan keyakinannya bahwa salah satu alasan pemilih Partai Demokrat pada 2009 akan beralih ke partai lain pada 2014 dise-

babkan skandal korupsi yang diduga dilakukan partai itu. Karena itu, dia menyarankan bila Partai Demokrat tidak ingin benar-benar kehilangan pemilih, lebih baik berusaha memulihkan kepercayaan publik dengan mengikuti saran untuk memberhentikan petingginya yang diduga terlibat korupsi. Selain itu, dipaparkan juga, dua tahun menjelang pemilihan umum tahun 2014, jumlah pemilih mengambang ternyata masih cukup banyak. Berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consultant, 50% responden dari total 1.219 orang ternyata belum menentukan pilihannya. “Masih ada sekitar 50% pemilih yang mengambang belum menentukan pilihan secara spontan,” kata Grace Natalie. Menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan berasal dari kalangan pemilih pemula. Grace mengatakan banyaknya jumlah pemilih mengambang ini nantinya dapat mengubah kondisi Pemilu 2014 nanti. Menurut dia, pengalaman dalam Pemilu 2004 dan 2009 lalu, keberadaan pemilih mengambang itu bisa membuat seperti partai pemula yang tiba-tiba memperoleh suara signifikan. “Seperti dialami Demokrat dan PKS tahun 2004, atau Demokrat, Gerindra dan Hanura pada pemilu 2009,” terangnya. Menanggapi hal tersebut, politikus

Gangnam Style Makassar Pecahkan Rekor MURI MAKASSAR - Demam Gangnam Style melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bahkan para penyuka dance ini di Makassar Minggu, 14 Oktober 2012, berhasil mendapatkan piagam dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori peserta terbanyak. Dalam kegiatan yang digelar di anjungan Pantai Losari tersebut, panitia mengklaim acara itu diikuti hampir 12 ribu orang. Dengan angka tersebut, peserta Gangnam Style Makassar merupakan terbanyak di seluruh dunia. Penyerahan sertifikat rekor MURI dilakukan langsung oleh perwakilan MURI, Paulus, yang diserahkan langsung kepada Walikota. Pemecahan rekor MURI tersebut juga disaksikan pakar Komunikasi Politik UI, Efendy Gazali, yang juga ikut bergangnam style bersama Walikota Makassar. Pantauan di lapangan, warga Kota Makassar cukup antusias menarikan tarian lucu yang melanda dunia ini. Sejak pukul 06.00 WITA, mereka telah berdatangan memadati anjungan Losari yang menjadi pusat kegiatan senam Gangnam style. Massa yang membeludak hingga ke jalanan langsung merapat ke panggung yang disediakan panitia kegiatan ketika alunan musik dari penyanyi korea PSY itu mulai mengalun. Tepat pukul 06.30, semua peserta gangnam memulai gerakan senam yang gerakannya menyerupai orang sedang mengendarai kuda dengan penuh semangat, sementara tim pencatat rekor MURI melakukan pemantauan jumlah peserta Gangnam Style dari salah satu hotel yang ada di sekitar pantai Losari. Setelah beberapa kali melakukan senam, akhirnya MURI mencatatkan rekor bagi kota Makassar sebagai kota yang menyelenggarakan Gangnam Style dengan jumlah peserta terbanyak. Walikota Ilham, Arief Sirajuddin, menyatakan rasa bangga atas antusiasme dan partisipasi masyarakat Makassar pada pemecahan rekor tersebut. „ vvn/soe „ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: HUSNI FAHAMSYAH

Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya mengatakan dua tahun yang tersisa sebelum 2014 ini merupakan arena pertarungan opini untuk merebut simpati para pemilih mengambang tersebut. Kata dia hasil survei yang menunjukkan beberapa partai memperoleh suara kecil jika pemilu dilakukan sekarang ini masih belum bisa dijadikan acuan atas apa yang terjadi nanti. “Itu tergantung bagaimana memainkan swing voter (pemilih mengambang) dengan isu yang diusung dan figur dari masing-masing partai,” cetusnya. Di tempat terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua, mengaku bisa menerima hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting. “Kami tidak membantah jika suara Demokrat akan pindah ke partai lain,” kata Max, Minggu (14/10). Bagi Max, hasil survei itu merupakan masukan yang bermanfaat untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di dalam Partai Demokrat. “Saya anggap itu sebagai trigger untuk melihat ke dalam, bagaimana mengakomodasi persoalan yang ada,” katanya. Namun, kata Max, Demokrat tidak gusar dengan hasil buruk sebagaimana ditunjukkan berbagai survei itu. Sebab, hasil survei akan berubah seiring apa yang akan dilakukan sebuah partai. Bagi Demokrat, tidak ada kata terlambat untuk merebut kembali hati rakyat pada pemilu 2014 mendatang. “Kami masih

punya waktu 1,5 tahun untuk membenahi itu,” tutur dia. Max juga tidak menampik bahwa kasus korupsi yang menjerat sejumlah kader memiliki andil besar terhadap merosotnya citra Demokrat. Fenomena itu, kata dia, memang terjadi. Demokrat, harus menerima dampak buruk perbuatan para kader itu. “Imbasnya tidak bisa dihalang-halangi. Survei ini terus terang saya terima sebagai masukan untuk kami, bahwa inilah yang harus diperbaiki,” katanya. Survei SMRC menunjukkan besarnya swing voter pada pemilu 2014. Survei ini dilakukan pada 5 hingga 16 September 2012. Responden sebanyak 1.219, merupakan warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih. Margin of error survei ini sebesar ±3% pada tingkat kepercayaan 95%. Survei spontan ini menggunakan metode wawancara langsung dengan responden. Salah satu partai yang pemilihnya diprediksi akan banyak hengkang ke partai lain adalah Demokrat. SMRC menyebut sumber utama larinya suara Demokrat adalah skandal korupsi yang menimpa sejumlah elitnya. Kepindahan pemilih Demokrat itu tidak disebabkan kemarahan pemilih atas kondisi ekonomi nasional atau kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang diusungnya. Sebab, persepsi atas kondisi ekonomi nasional dan kinerja Presiden secara umum positif. „ vvn/wis

Petugas Mengamankan 15 Tersangka Perjudian „ Sambungan dari hal 1

Sebelumnya, lanjut Toni Sugianto membeber kasus ini, Polres Lamongan mencium kerap terjadi perjudian sabung ayam di bantaran Bengawan Solo. Menindaklanjuti informasi ini, polisi melakukan patroli, Sabtu (13/10) lalu. Saat patroli itu, polisi melihat ada segerombolan orang yang diduga sedang melakukan judi sabung ayam, tepatnya di Dusun Ngablak, Desa Prijek Kidul, Kecamatan Karanggeneng. Sontak petugas minta bantuan personil. Menjelang malam itu, sebanyak 28 personil meluncur ke lokasi untuk dilakukan penertiban. Tampaknya kedatangan petugas ini tercium para penjudi yang terlibat dalam kerumunan itu. Terbukti, begitu melihat petugas datang, sekelompok orang yang ternyata sedang berjudi itu semburat. Mereka kabur kesana kemari. Tampaknya di antara mereka ada yang mencoba Bengawan Solo. ‘’Dari keterbatasan personil ini,

tampaknya petugas juga tidak melihat ada warga yang masuk Bengawan Solo,” katanya. Polisi baru menyadari ada warga yang terjun ke Bangawan Solo pada penertiban perjudian sabung ayam itu, setelah esok harinya, Minggu (14/10) ditemukan enam mayat. Sementara pada penertiban itu, petugas bisa mengamankan 15 orang yang diduga terlibat dalam perjudian ini. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Dari perjudian dadu, polisi berhasil mengamankan seperangkat permainan dadu dan uang tunai dari atas tikar Rp 425 ribu. Sedangkan permainan sabung ayam, petugas berhasil mengamankan 7 ekor ayam petaruh lengkap dengan 7 buah piso (tas ayam) dan 7 kandang ayam. Polisi juga menyita 1 jam dinding, 1 ember, 19 lembar karcis parkir warna hijau dengan logo gambar ayam, seperangkat kalangan dan uang tunai Rp 1.209.000. Polisi juga berhasil

mengamankan 19 unit kendaraan roda dua dan 2 unit roda empat yang ditinggal tersangka. ‘’Para tersangka dan barang bukti ini sudah kami amankan guna penyelidikan lebih lanjut kasus ini. Kalau dalam pemeriksaan ini mereka (15 orang) ini tidak terlibat, maka akan kami lepas,” kata Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Hasran. Menurut keterangan waga setempat, lokasi tersebut sering menjadi tempat judi ayam. Bila perjudian ini digelar, lanjut sumber tersebut, yang datang bukan hanya puluhan, tapi ratusan warga. ‘’Dan praktek seperti ini sudah lama,” kata salah seorang warga. Sumber lain menyebutkan, judi ayam di tepi Bengawan Solo ini tampaknya sudah profesional. Indikasinya, selain lain dari warga setempat, yang hadir dalam arena perjudian juga dari kecamatan lain. Idikasi lain, logo karcis parkir kendaraan bergambar ayam. ‘’Melihat karcis parkirnya, tampaknya ini sudah profesional,” kata salah satu sumber petugas. „ ka

BOGOR - Terdapat sekitar 350 nama program pengentasan kemisikan dari berbagai kementrian dan lembaga non pemerintah yang masuk desa dengan sasaran dan target yang sama. Tidak ada integrited dari seluruh program tersebut sehingga membuat kepala desa pusing karena setiap saat mendapat tawaran program pengentasan kemiskinan. Anehnya, kemiskinan terus saja meningkat padahal sudah triliunan rupiah dana digelontorkan. Demikan disampaikan Kepala Badan dan Penelitian Kementrian Sosial (kemensos) Dr Hari khidmat saat menjadi keynote speacker pada acara I share yang digelar BEM IPB, di kampus Daramaga, Bogor, Sabtu (13/10). Hadir juga Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono. “Dalam penganggulangan kemisinan kita boleh iri pada negara tetangga, seperti Malasyia. Mereka memiliki program penanggulan kemisinan yang integreted ditanggani suatu lembaga penanggulan kemisinan. Sehingga hasilnya sudah dapat diukur,” imbuhnya. Menurut Dr Hari khidmat, ada paradigma yang salah dari aparat pemerintah tentang penanggulan kemiskinan. Dikatakan, mereka masih menganggap pengentasan kemisinan adalah proyek sehingga seringkali tidak tepat sasaran. “Kalau sasaran yang hampir miskin tentu sangat mudah. Mereka cukup diberi modal lalu beri pelatihan wirausaha. Beres. Mereka akan sen-

dirinya bisa memiliki pendapatan,” katanya. Namun bagi mereka yang sangat miskin, imbuhnya, butuh kemauan pemerintah untuk menangani dalam jangka panjang. Penduduk yang sagat miskin tidak bisa diatasi dengan cara memberi modal atau akses perbankan. “Karena miskin, mereka sulit ditangani dengan cara administratif. Sebab, mereka sedikt pun tidak memiliki dokumentasi adminsitasi sehingga sulit mengakses pernbankan, sulit memperoleh Jamkesmas dan lain-lain. Pada kelompok ini butuh kemauan keras dan penanganan jangka panjang karena tidak tersentuh program,” tegasnya. Prof Haryono Suyono menambahkan, butuh peran mahasiswa dalam penanggulangan kemiskinan bagu warga sangat miskin yang tidak tersentuh program pemerintah. Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa masuk desa merayuh keluarga muda untuk menjadi objek progam pengentasan kemisinan. “Mahasiswa memberikan ilmu kepada keluagra muda untuk tahu akses permodalan, pelatihan kebon bergizi dan sebagainya,” kata Haryono. Haryono menegaskan, tugas mahasiswa di desa, salah satunya adalah mensingkorkan dari banyaknya program-program pengentasan kemiskinan. “Program-program kemiskinan tidak perlu dibenturkan tapi disingkorkan melalui sebuah forum masyawarah yaitu Posdaya, Pos Pemberdayaan Keluarga,” pungkasnya. „ ful

DUTA/AHMAD FATHIS SU’UD

TUNTAS : Rapat Kerja Nasional II Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ditutup Ketua Umum DPP PDI-P, Minggu (14/10) kemarin.

PDIP Wajib Menangkan Pilgub SURABAYA - PDIP mulai melakukan maping (pemetaan) kekuatan untuk persiapan memenangkan pemilu legislatif (Pileg) dan pemilu presiden (Pilpres) tahun 2014. Ketua umum DPP PDIP Megawati Soekarno Puteri menekankan kepada pengurus partai yang ada di struktural, kader partai yang duduk di eksekutif dan legislatif atau yang dikenal dengan istilah “Trisaksi”, khususnya yang ada di pulau Jawa untuk menyatukan langkah memperjuangkan garis perjuangan partai dalam menyongsong Pileg dan Pilpres mendatang. “Ibu Mega, menekankan kalau mau menang di Pileg dan Pilpres 2014, maka pelaksananaan Pilkada maupun Pilgub di pulau Jawa, ya harus menang dulu. Untuk itu, kekuatan Trisaksi harus bisa gotong-royong supaya bisa memangkan Pilkada dan Pilgub,” ujar Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Bambang DH usai mengikuti rapat pemantapan khusus dari Ketum DPP PDIP dengan sejumlah kelapada daerah dan wakil kepala daerah yang diusung PDIP serta anggota legislatif dari PDIP di seluruh Jatim di Hotel Equator Surabaya, Minggu (14/10) kemarin Pertimbangan pulau Jawa menjadi prioritas, lanjut Bambang dikarenakan jumlah penduduk dan pemilih di pulau Jawa sangat besar. Dicontohkan, Jatim memiliki 37 juta jiwa penduduk dengan jumlah pemilih sekitar 30 juta orang. Kalau ditambah provinsi jabar, Jateng dan Banten, suara pemilih di pulau Jawa itu setara dengan 42 persen suara nasional. “Jadi sangat wajar jika ingin menenangkan Pileg dan Pilpres, maka Jawa harus dikuasai dulu oleh PDIP,” dalihnya Disinggung soal Pilgub Jatim, kembali pria yang juga menjabat sebagai wakil Walikota Surabaya itu menegaskan bahwa PDIP Jatim belum membuka pendaftaran penjaringan dan penyaringan vagub dan cawagub. Na-

mun pihaknya sudah mulai melakukan mapping peta politik di Jatim dan simulasi pasangan dengan berbagai kemungkinan isu yang diangkat. “untuk sampai pada penentuan orang, tidak final di DPD PDIP Jatim karena itu kewenangan DPP. Dan selama ini mekanisme dan keputusan DPP bagus sebagai contoh dalam Pilgub DKI Jakarta PDIP mengusung pasangan Jokowi dan Ahok hanya persiapan 5-6 bulan tapi bisa menang,” beber Bambang DH PDIP merupakan partai terbuka sehingga kita terbuka siapapun boleh mendaftar lewat PDIP. Salah satu yang menjadi pertimbangan rekomendasi pasangan calon yang akan diusung dalam Pilkada dan Pilgub adalah hasil survey. “Kalau kader internal hasil survey tidak bagus sangat mungkin diberikan kepada kader eksternal. Di Jatim, PDIP memiliki 19 kepala daerah dan 3 wakil kepala daerah, itu bia jadi modal memenangkan Pilgub Jatim mendatang,” tambahnya Sementara itu, Sekjen DPP PDIp, Tjahyo Kumolo menambahkan sedapat mungkin PDIP mengusung calon internal dalam Pilgub Jatim mendatang. Sebab Pakde Karwo panggilan Soekarwo sudah mengumumkan akan maju lagi bersama Gus Ipul (SaifullahYusuf). “Kan Pakde Karwo sudah maju lagi, Ya sudah mari kita iapkan calon yang terbaik dari internal partai untuk bisa bersaing dengan gotong royong untuk memenangkan Pilgub di Jatim Selain itu beberapa Pilkada diberbagai daerah di Jatim baik akan dilangsungkan pada 2012 maupun 2013 mendatang, sebisa mungkin dimenangkan oleh PDIP. Sebab kemenangan Pilkada itu bisa membantu sukses Pilgub Jatim, dan kita ingin meningkatkan kemanangan Pilkada dibanding 5 tagun lalu untuk bekal memenangkan Pileg dan Pilpres 2014 mendatang,” imbuhnya. „ ud

www.dutaonline.com


3

Religi Senin, 15 Oktober 2012

DPR Siapkan Survei Kepuasan Jamaah GARUDA DELAY JADI BAHASAN PENTING MADINAH - Wakil Ketua DPR RI Anis Matta mengusulkan agar lembaganya melakukan survei kepuasan terhadap jamaah haji terhadap pelayanan yang diberikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Hal ini untuk mengukur kinerja PPIH. “Inilah bentuk tanggung jawab publik DPR,” ujar Anis saat berkunjung ke Madinah, Arab Saudi, Minggu (14/10). Menurut Anis, survei ini nantinya merupakan bagian dari penyelenggaraan haji juga karena pada akhirnya jamaah sendiri merupakan end-user atau pengguna utama. Langkah ini, lanjut Anis, tepat dilakukan oleh DPR karena survei kuantitatif tersebut akan digunakan untuk menyusun kebijakan haji selanjutnya. Anis juga memastikan, survei seperti itu akan dilakukan tahun depan dan diselenggarakan secara independen oleh DPR. “Pemantauan haji dapat dilakukan pemerintah sedangkan untuk mengetahui tingkat kepuasan jamaah dapat diketahui lewat survei tersebut,” ujar Anis. Dengan survei independen itu, kata Anis, DPR akan mendapatkan rekomendari dari lapangan. “Survei seperti ini nantinya akan mengimbangi dari sisi laporan DPR dan hasil di lapangan. Dengan survei ini, kita akan mendapatkan laporan dari lapangan secara akurat tentang tingkat kepuasan jamaah,” ujarnya. Pada akhirnya, lanjut pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PKS ini, survei tersebut dapat memperbaiki mutu layanan haji. Chaerunisa, anggota DPR yang juga ikut dalam rombongan menambahkan, rombongan anggota dewan yang datang itu berasal dari beberapa komisi. Salah satu yang menjadi tugas utama

Lajnah Falakiyah NU Penuhi Undangan Arab Saudi

tim adalah mengawasi pelaksanaan ibadah haji seperti yang dilakukan setiap tahun. “Kami berada di sini untuk mengawasi dan memantau pelaksanaan haji seperti pemondokan, katering, kesehatan, transportasi baik di Madinah, Makkah, Armina (Arafah, Muzdalifah dan Mina),” katanya. Terkait seringnya delay (keterlambatan) yang dilakukan maskapai penerbangan Garuda Indonesia terhadap pelayanan angkutan jamaah haji, Muhammad Oheo Sinahoy yang juga tim pengawas pelaksanaan ibadah haji ini, mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi kinerja Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan dan maskapai penerbangan Garuda. “Persoalan ini harus diperjelas kepada Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan dan Garuda. Itu temuan, bukan catatan. Kami akan mengadakan rapat dengan Garuda untuk memperoleh keterangan apa alasan seringnya dan lamanya delay tersebut. Kami ingin mendapatkan informasi konkret karena imbasnya kesemua pihak. Kita harus lebih profesional,” tukas anggota Komisi VIII DPR RI ini kepada wartawan di Jeddah. Selama berada diArab Saudi, Tim Pengawas yang berasal dari DPRRI ini akan melakukan pengawasan proses pelaksanaan haji. “Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama yang baru telah bersepakat dengan DPR-RI untuk mencari terobosan baru, bagaimana pelaksanaan haji itu lebih efisien dalam artian tidak mengurangi kualitas pelayanan. DPR ingin melihat, komponen apa yang harus ditingkatkan dan komponen apa yang tidak perlu dilaksanakan” sambungnya.„mch

JAKARTA - Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) akan memenuhi undangan Lembaga Falakiyah Kerajaan Arab Saudi yang berada di bawah KACST (King Abdul Aziz City Science and Teknologi). “KACST ini semacam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Semacam LIPI-nya Arab Saudi,” ujar Hendro Setyanto, pengurus LFNU saat ditemui di gedung PBNU Jakarta, Sabtu (13/10) Sore. Hendro menjelaskan, dirinya akan bertolak ke Arab Saudi Minggu (14/10) kemarin, dan akan berada di salah satu negara Timur Tengah tersebut, selama 15 hari. “Di sana, saya akan menyaksikan proses penentuan awal bulan Dzulhijjah. Sekalian melihat perkembangan teknologi falakiyah Arab Saudi,” katanya. Pria kelahiran Semarang tahun 1973 ini kemudian menceritakan asal-mula undangan KACST tersebut. “Awal tahun ini, ketua lembaga urusan falak Arab Saudi di bawah KACST bernama Shaleh bin Muhammad ash-Sha’by, mengisi seminar di Institut Teknelogi Bandung,” tuturnya. Hendro yang lulusan S1 dan S2 jurusan Astronomi ITB, turut hadir pada seminar itu. Kemudian keduanya berkenalan. Hendro mengajak study banding dengan LFNU. “Shaleh pernah datang ke LFNU. Ia menciptakan alat melihat benda-benda langit bernama Relatife Guide,” terang Hendro. Lebih lanjut, Hendro sang pencipta alat falak bernama Mizmala Qibla Finder ini akan membuat catatan perjalanan selama di sana.„nuo

LDII Gandeng NU Tanggulangi Radikalisme

ISTIMEWA

PENUH SESAK : Ribuan calhaj dari berbagai Negara mulai memunuhi Masjidil Haram, Minggu (14/10).

Kota Suci Makkah Mulai Padat

ISTIMEWA

TIM PEMANTAU HAJI : Anggota Komisi VIII DPR-RI saat tiba di Arab Saudi langsung meninjau terminal kedatangan jemaah haji Indonesia di bandara King Abdul Aziz Jeddah, Minggu (14/10)

Al Washliyah Tetap Tunggu Isbat JAKARTA – Majelis Hisab dan Rukyat Pengurus Besar Aljam‘iyatul Washliyah (PB Al Washliyah) menyatakan sesuai perhitungan (hisab) bahwa Wukuf di Arafah jatuh pada Kamis (25/10) depan. Dengan demikian, Idul Adha pada 10 Dzulhijjah 1433 Hijriyah bisa dipastikan akan jatuh pada Jumat (26/10) mendatang. Hal itu dikemukakan Ketua Majelis Hisab dan Rukyat PB Al Washliyah, Haji Arso MA, Minggu (14/10). Meski dalam perhitungan itu sudah bisa ditetapkan, PB Al Washliyah akan tetap menunggu keputusan hasil sidang isbat yang akan digelar Kementerian Agama (Kemenag) pada Senin (15/10) sore ini. Sebelumnya, anggota ahli Majelis Hisab dan Rukyat PB Al Washliyah, Drs H. Hamim Azizy MA, menyebutkan sesuai perhitungan Al Washliyah maka 1 Dzulhijjah jatuh pada hari Rabu (17/10). Dengan demikian, Idul Adha jatuh pada hari Jumat (26/ 10). “Washliyah akan menunggu keputusan sidang isbat,” tegas Hamim ketika ditemui di Kantor PB Al Washliyah, Jakarta. Baik Arso ataupun Hamim menyebutkan Al Washiyah tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah, walaupun sudah ada perhitungan (hisab) majelis hisan

dan rukyat PB Al Washliyah. Di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal Kemenag, Bahrul Hayat menuturkan pihaknya akan menggelar sidang isbat pada Senin (15/10) sore ini untuk menentukan awal Dzulhijjah. Keputusan isbat ini merujuk pada fatwa MUI bahwa keputusan penetapan hari-hari besar Islam ada di tangan Kemenag. “Kalau semua ormas Islam di Indonesia kompak mengikuti fatwa MUI ini, maka tidak akan ada potensi perbedaan penetapan harihari besar Islam,” terang Bahrul. Dia menjelaskan bahwa selama ini masih ada ormas Islam yang tetap kukuh terhadap pendiriannya dalam menetapkan hari-hari besar Islam. “Kemenag berharap penetapan Hari Raya Idul Adha tahun ini kompak seperti penetapan Hari Raya Idul Fitri lalu,” terangnya. Dia berharap jika sidang isbat ini berlangsung lancar. Tanpa ada upaya boikot dari segelintir ormas Islam. Bahrul menegaskan jika Kemenag tetap akan mengundang seluruh ormas Islam untuk mengikuti sidang isbat ini. “Sidang isbat nanti akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama, H. Suryadharma Ali, dan dihadidi pakar, ulama dan pimpinan Ormas Islam, seperti NU dan lainnya,” pungkasnya.„pkt/kmg

„ EDITOR: MOH. NATSIR z LAYOUTER: ISMAIL AMRULLOH

MAKKAH - Kota Makkah sudah mulai padat, hampir 1,5 juta calon jamaah haji (calhaj) dari seluruh dunia sudah berdatangan di kota suci tersebut. Puncaknya akan terjadi nanti menjelang “closing date” (waktu penutupan) Bandara King Abdul Aziz Jeddah. “Sekarang ini sudah mulai padat hampir 1,5 juta calhaj dari seluruh dunia sudah berdatangan,” kata Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat, Minggu (14/10). Ia mengatakan bus-bus yang

mengantar calhaj dari pemondokan ke Masjidil Haram, atau sebaliknya tidak selancar di harihari sebelumnya, khususnya di waktu-waktu saat akan shalat, atau sesudah shalat lima waktu. Karena itu, lanjut Arsyad, dirinya menghimbau kepada para calhaj Indonesia agar mau bersabar, setelah shalat lima waktu jangan buru-buru meninggalkan masjid untuk memberikan kesempatan kepada calhaj dari negara lain pulang, dan setelah jalan agak sedikit lengang baru meninggalkan Masjidil Haram.

“Sebab kalau calhaj Indonesia berbarengan pulang dengan mereka, maka dikhawatirkan akan terjebak dalam kemacetan. Karenanya, calhaj kita menunggu saja dulu di masjid setelah jalan lengang baru pulang ke pemondokan,” papar Arsyad. Ia mengatakan sampai Jumat malam calhaj Indonesia yang masuk kota Makkah sudah lebih dari 116.000 orang. Arsyad menjelaskan cuaca di kota Makkah sekarang ini 39 derajat celcius di siang hari dan pada malam hari 29 derajat.„mch

SEMARANG - Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) dan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sepakat bekerjasama dalam program deradikalisasi. Hal itu diwujudkan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) di halaman masjid al Wali Jl Fatmawati, Ketileng, Semarang Timur. “Sekuat apapun pemerintah tetap butuh civil soceity. Kami (NU) siap bekerja sama dengan DOK siapapun, TNI, POLRI ataupun SAID AQIL SIROJ ormas lainnya,” kata ketua umum PBNU KH Said Agil Siroj usai penandatangan MoU, Minggu (14/10). Selain deradikalisasi, kerjasama juga meliputi Pendidikan, Lingkungan Hidup, Penanggulangan Bencana, Kedaulatan Pangan, Menjaga tegaknya NKRI. Bagi Said Agil, NU dan LDII memiliki kesepahaman terkait islam radikal. Menurutnya, gerakan radikal bukan budaya Indonesia. Ia menyebut bahwa sejarah Islam Nusantara yang dibawa wali songo mengajarkan islam melalui jalan damai yaitu seni ataupun budaya. Islam radikal yang beredar di Indonesia menurutnya paham impor. Ketua DPP LDII Abdullah Syam menuturkan, pentingnya sinergitas antar organisasi masyarakat (ormas). Dengan adanya MoU ini, pihaknya berjanji akan belajar banyak dari ormas NU yang memang sudah lebih dulu lahir. “Nanti mungkin perlu forum untuk organisasi besar semisal NU, Muhammadiyah dan kami, untuk kerjasama ke depan,” ucapnya.„trb

KEMENAG WASPADAI SERBUAN JAMAAH NONKUOTA

Agar Tak Sampai Serobot Tenda Jamaah Reguler Mendekati puncak ibadah haji, Kementerian Agama (Kemenag) sudah mengantisipasi serbuan jamaah haji Indonesia nonkuota. Belajar dari pengalaman selama ini, mereka kerap berulah dengan nekat menyerobot tenda untuk jamaah haji resmi.

TENDA JAMAAH HAJI: Sejumlah petugas mulai mempersiapkan tenda-tenda yang akan digunakan jamaah haji Indonesia sebelum wukuf di padang Arafah.

D

irektur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Anggito Abimanyu menuturkan, sampai saat ini pihaknya memang belum menerima laporan adanya gangguan jamaah haji nonkuota. “Tapi, karena setiap tahun selalu ada (jamaah haji nonkuota, Red), kami sudah membuat antisipasi,” katanya. Kemenag memperkirakan, masa rawan serbuan jamaah haji nonkuota adalah ketika para jamaah memasuki tenda di Arafah untuk bersiap melaksanakan wukuf. Tidak jarang terjadi sedikit pertikaian antara jamaah haji resmi dan yang nonkuota. Untuk musim haji 2012 ini, wukuf dilaksanakan pada Kamis, 25 Oktober mendatang. Anggito mengatakan, antisipasi yang dia jalankan berbekal data pokok jumlah

ISTIMEWA

jamaah haji Indonesia resmi. “Data pokok ini, antara lain, jumlah jamaah yang mendapatkan visa langsung dari KBSA (Kedutaan Besar Saudi Arabia, Red),” ujarnya. Mantan kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan itu menjelaskan, seluruh petugas haji di kawasan Arafah dan sekitarnya akan dilibatkan untuk menghalau jamaah haji nonkuota. Dengan demikian, mereka tidak sampai masuk tenda jamaah haji resmi. “Inti upaya ini adalah memberikan hak kepada jamaah haji resmi untuk bisa menempati tendanya. Jangan sampai hak itu diserobot jamaah haji nonkuota,”

tandasnya. Soal keberadaan jamaah haji nonkuota, Anggito mengatakan sulit mendeteksi mengapa mereka bisa terbang dari Indonesia ke Arab Saudi tanpa melewati Kemenag. Dia juga mengakui tak mengetahui apakah keberangkatan mereka melibatkan pegawai Kemenag atau tidak. Namun, dia berjanji menindak tegas pegawai Kemenag yang menjadi calo atau makelar haji nonkuota. Pada musim haji 2011, jamaah haji nonkuota mulai menyerbu tenda jamaah haji resmi sekitar sepekan sebelum pelaksanaan wukuf. Tidak tanggung-

tanggung, jumlah mereka lebih dari dua ribu orang. Selain kerap mengganggu di tenda, keberadaan jamaah haji nonkuota sering merepotkan petugas haji ketika telantar di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Begitu juga ketika mereka tersesat di Masjidil Haram. Diperkirakan jamaah haji nonkuota muncul karena longgarnya imigrasi Indonesia dan terbukanya akses memperoleh visa haji di KBSA tanpa melalui Kemenag. Selain itu, dampak panjangnya antrean jamaah haji reguler yang saat ini mencapai rata-rata 15 tahun. „jn

www.dutaonline.com


4

Edukasi

Senin, 15 Oktober 2012

6.383 Siswa Jalani UNPK A-B SURABAYA- Sedikitnya 6.383 siswa Jawa Timur bakal mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) A dan B, Senin (15/10), hari ini. Mereka terdiri atas 1.470 orang peserta untuk kejar paket A, dengan rincian paket A SD 926 orang, dan paket A ula 544 orang. Sedangkan jumlah peserta paket B SMP sebanyak 3.424, dan B Ustha 1.489 orang. Kebanyakan di antara mereka memiliki latar belakang putus sekolah, karena terhambat biaya. Sehingga mereka memilih melanjutkan pendidikan melalui kejar paket. Dalam UNPK yang digelar mulai pukul 13.00 - 17.30 WIB hari ini, ribuan peserta akan menghadapi dua mata pelajaran (mapel) ujian yang sama, yakni mapel Pendidikan Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia. Selama kurang lebih dua jam, untuk masing-masing mapel. Jenis soal ujian untuk paket A hanya terdiri dari satu jenis saja, sementara untuk paket B terdiri atas dua paket soal yang berbeda. “Setiap ruang akan dijaga oleh dua orang pengawas. Harapannya ujian besok (hari ini) dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti,” tutur Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jawa Timur, Dr. Harun, Minggu (14/10). Selama berlangsung hingga 17 Oktober 2012 mendatang, Harun menghimbau kepada seluruh peserta untuk benar-benar mempersiapkan diri menghadapi ujian, baik secara mental dan fisik. Selain itu, peserta diharapkan dapat datang tepat waktu, agar tidak terlambat mengikuti ujian. “Mereka jangan sampai terlambat sampai lokasi ujian. Karena ini fatal sekali. Bisa-bisa mereka jadi tidak konsentrasi ujian. Mereka harus datang tepat waktu. Mereka juga tidak perlu terbebani dengan hal yang macam-macam, tidak perlu juga saling mencontoh. Percaya diri saja.,” terang Harun. Mantan Kepala Disbudpar Jawa Timur ini juga mengatakan, bahwa lulusan pendidikan kesetaraan ini tidak perlu

Pendidikan SD Harus Dialogis

KEJAR PAKET: Para siswa dan masyarakat yang ingin mendapatkan ijazah mengikuti proses ujian kejar paket.

khawatir terhadap nasibnya kelak. Sebab, ijazah mereka tetap diakui setara dengan ijazah yang dikeluarkan oleh sekolah reguler lainnya. “Ijazah mereka ini nantinya malah ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/ kota setempat, dan juga saya sendiri. Jadi ini sangat luar biasa. Mereka juga tidak perlu khawatir, karena mereka bisa melanjutkan ke sekolah-sekolah reguler,” lanjut Harun. Sementara itu, Kabid Pendidikan Formal dan Nonformal (PNFI) Dispendik Jawa Timur, Nasor memaparkan, sedikitnya terdapat lima mata pelajaran

(mapel), yang akan diujikan, untuk kejar paket A. Di antaranya mapel Pendidikan Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia pada hari Senin, IPS dan IPA pada hari Selasa, dan Matematika pada hari Rabu. Sementara untuk peserta kejar paket B, pada hari Senin harus menghadapi ujian mapel Pendidikan Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia, mapel IPS dan Matematika pada hari Selasa, dan mapel Bahasa Inggris dan IPA pada hari Rabu. “Masing-masing ruangan nanti berisi 20 peserta, dan dijaga oleh dua orang pengawas. Pengawasnya ini berasal dari kabupaten/ kota masing-masing

DUTA/DOK

yang menunjuk dan mengeluarkan SK untuk yang bersangkutan. Sementara waktu ujian dimulai pukul 13.00 hingga pukul 17.30 WIB,” papar Nasor. Nasor mengatakan, para peserta tak perlu khawatir tidak lulus pada UNPK tahap kedua ini. Sebab, dengan segala pertimbangan, mereka akan diluluskan. “Biasanya tingkat kelulusan tahap kedua ini 100 persen. Mungkin hanya beberapa yang bisa saja tidak lulus tahap dua ini, tapi dengan segala pertimbangan, terutama kondisi psikis, motivasi belajar mereka, dan sebagainya, biasanya pasti diluluskan,” tandas Nasor. „ ika

5.099 SMA di Jatim Berkualitas Rendah 145 BELUM TERAKREDITASI, 4.954 TERAKREDITASI C SURABAYA- Masyarakat diminta berhati-hati dalam mengarahkan anak-anaknya memilih sekolah. Sebab, di Jawa Timur ada sekitar 5.099 lembaga sekolah yang wajib diwaspadai dan diragukan kualitasnya. Pasalnya, sebanyak 145 dari 5.099 lembaga sekolah tersebut belum terakreditasi, sedangkan sisanya 4.954 terakreditasi C. Sekolah-sekolah yang belum terakreditasi atau terakreditasi rendah, berdasar data Badan Akreditasi Nasional Sekolah/ Madrasah (BAN-SM) merupakan sekolah yang memiliki kualitas pendidikan rendah. Hal ini diungkapkan oleh Ke-

pala Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP-SM) Jawa Timur, Prof. Roesminingsih, Minggu (14/10). Wanita yang akrab disapa Roes ini mengatakan, sekolah-sekolah tersebut hendaknya segera mengurus akreditasi sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Pasalnya, jika sampai empat hingga lima tahun tidak memiliki status dan belum bisa meluluskan siswanya, sekolah tersebut bisa dimerger dengan sekolah lain. “Kalau tidak menaati aturan, bisa saja mereka akan dimerger dengan sekolah lain,” kata Roes. Sebelum merger dilakukan,

pihaknya mengaku akan mendorong sekolah-sekolah mengurus akreditasi. Sebab dengan akreditasi yang ditentukan, maka sekolah yang bersangkutan dinilai sudah sesuai dengan standar sekolah yang baik dan bisa dipercaya masyarakat. Untuk itu, BAP-SM masih terus melakukan koordinasi supaya sekolah-sekolah yang belum memiliki status lekas terakreditasi, baik A, B, dan C. Akreditasi ini, ujar dia, bertujuan untuk mengaktualisasi standar belajar yang telah ditentukan, mulai proses pembelajaran sampai pada sarana

dan prasarana “Akreditasi itu kan ada persyaratan khusus. Itu yang menilai tim akreditasi, makanya sekolah standar atau tidak yang tahu badan akreditasi. Kami terus memantau dan melakukan akreditasi ke sekolah-sekolah tersebut,” papar Roes. Berdasarkan data BAN SM banyak lembaga-lembaga sekolah di Jawa Timur yang terakreditasi B, yakni sekitar 20.119 lembaga, kemudian disusul akreditasi A sebanyak 8.425 lembaga. Sedangkan yang terakreditasi C sebanyak 4.954 lembaga, dan tidak terakreditasi sebanyak 145 lembaga. “Tipe ak-

reditasi ini juga menentukan kualitas sekolah,” ungkap Roes. Lebih jauh Roes membeberkan, data BAN SM bukanlah data final yang fix. Sebab, berdasarkan data BAP SM sendiri, saat ini terdapat 11 ribu lembaga sekolah di Jawa Timur yang belum terakreditasi. Sebanyak 8.722 di antaranya, ungkap Roes, saat ini sedang diproses pengakreditasiannya. “Untuk kuota tahun ini ada 8.722 yang kami datangi dan kami proses pengakreditasiannya. Kemungkinan akhir Oktober dianalisis dan November mendatang sudah bisa dilaporkan dan diperbarui datanya,” tandas Roes. „ ika

Tak Punya Akta Kelahiran, Ditolak Sekolah POLEWALI MANDARGara-gara tak punya akta kelahiran dan orang tuanya tak mempunyai surat nikah, seorang bocah 10 tahun, Faisal, di Polewali Mandar, Sulawesi Barat ditolak sekolah. Sejumlah sekolah telah didatangi Faisal, namun tak ada bersedia menerimanya. Mencoba mengadu ke pemerintah dusun setempat juga tak menemukan jalan keluar. Sang nenek, Bayasa yang cemas dengan masa depan pendidikan anaknya, terpaksa luntang-lantung mencari sekolah. Sang nenek berharap ada sekolah yang bersedia menerima Faisal agar masa depan pendidikan cucunya tidak terbengkalai, dan dia tidak kehilangan percaya diri atau minder bergaul dengan teman-teman sebayanya yang sudah duduk di kelas lima SD saat ini. Duduk di kursi sambil bermain boneka atau pistol-pistolan menjadi aktivitas rutin yang dilakoni Faisal (10) untuk me-

SUSAHNYA SEKOLAH: Faisal (tengah) saat mencari pertolongan agar bisa sekolah.

ngusir rasa bosan bermain sendiri di rumahnya. saat temanteman sebayanya sedang sibuk belajar di sekolah. Faisal dan neneknya, Bayasa, sudah beberapa kali mencoba mendaftar ke sejumlah sekolah namun ditolak karena alasan Faisal tak puinya akte kelahiran dan tak bisa menunjukkan surat

„ EDITOR: FATKHUL AZIZ z LAYOUTER: AHMAD FAIZ

nikah kedua orang tuanya. Sebelum rumahnya direnovasi dari program PNPM, Faisal tinggal gubuk bambu bersama seorang nenek dan seorang sepupunya di Dusun Batu-batu, Kelurahan Darma, kecamatan Polewali, Polewali mandar. Sementara itu Bayasa mengaku sudah mendatangi bebe-

ISTIMEWA

rapa sekolah agar cucunya bisa diterima bersekolah namun kecewa karena ditolak. “Saya sudah beberapa kali mendatangi sekoah agar cucu saya juga bisa bersekolah seperti anak-anak lainnya, tapi karena tak punya akte kelahiran dan kedua orang tuanya tak punya surat nikah, Faisal tak jadi ber-

sekolah,” tutur Bayasa sambil menagis sesunggukan. Bayasa berharap pemerintah setempat bisa memfasilitasi agar cucunya bisa tetap bersekolah dan tak kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak, sebagaimana dijamin undang-undang. Di bagian lain, Kepala Bagian Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan dan Olahraga Polewali Mandar, Yohanes Peterson mengaku baru tahu ada anak yang telantar pendidikannya hingga berusia 10 tahun lebih. Menurut Peter, persyaratan administrasi seperti surat nikah dan akta kelahiran tak bisa jadi alasan anak tidak menikmati pendidikan dasar. Peter menyatakan, jika ada anak miskin tak punya akte kelahiran seharusnya sekolah lah yang proaktif memfasilitasi pengurusan akte kelahiran calon siswanya, bukan menolak mereka hingga pendidikannya telantar. „ kcm

SEMARANG- Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Franz Magnis Suseno setuju dengan rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang akan menyederhanakan kurikulum Sekolah Dasar (SD). “Pendidikan SD seharusnya memang lebih bersifat dialogis. Anak-anak ini harus dirangsang rasa ingin tahunya, bertolak dari nilai-nilai kearifan yang sudah ada,” katanya. Rohaniwan yang juga guru besar filsafat itu mengakui, ISTIMEWA kurikulum pendidikan dasar FRANZ MAGNIS SUSENO sekarang ini memang memuat begitu banyak pelajaran. Sementara penanaman pendidikan karakter kepada siswa cenderung diabaikan. “Kemdikbud kan rencananya mau mengurangi jumlah mata pelajaran untuk anak SD, saya setuju. Karena yang terpenting adalah merangsang kemampuan anak-anak ini untuk mau belajar sendiri,” katanya. Ia menekankan, sistem pendidikan yang diterapkan untuk SD harus menginternalisasi nilai-nilai kearifan lokal yang ada sebagai bekal siswa, selain aspek pengetahuan yang sifatnya akademis. Menurutnya, anak-anak juga harus dirangsang bagaimana caranya menjadi gemar membaca. Tentunya dengan buku yang sesuai dengan usia anak, sebab banyak sekali nilai-nilai yang bisa dipetik dari buku bacaan. Magnis mengakui, orang tua akan kewalahan dengan anak-anak sekarang yang lebih banyak menghabiskan waktunya bermain game setiap hari. “Dulu, anak-anak seusia saya setiap hari bisa main sepak bola, sekarang ini kan tidak. Akan tetapi, bukan salah mereka (anak-anak), bukan pula salah sekolah. Sebab, jangan-jangan lahan sekolah terbatas,” katanya. „ mtc

Siswa Dituduh Curang Sebelum Curang JAKARTA- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan membuat 20 variasi soal Ujian Nasional (UN) untuk penyelenggaraan UN 2013 mendatang. Menurut pengamat pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Lody Paat, memperbanyak variasi soal ini merupakan bentuk ketidakpercayaan pada siswa. Menurut Lody, masalah UN bukan pada soal tapi pada penyelenggaraan. “Dalam satu kelas semua soalnya berbeda, ini kan berarti pemerintah sudah mengganggap kalau anak-anak ini pasti akan berbuat curang. Padahal belum tentu, walaupun ada beberapa,” ujar Lody. Sebelumnya, Kemdikbud berasalan membuat 20 variasi soal UN untuk penyelenggaraan UN 2013 agar pelaksanaan UN berlangsung aman dan jujur. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, dengan 20 variasi soal UN ini, anak-anak akan lebih fokus untuk mengerjakan soalnya. Hal ini juga membuat motivasi anak-anak untuk belajar keras muncul. “Dalam satu kelas, satu anak soalnya akan beda-beda. Jadi enggak usah lagi tengok kanan kiri, lha soalnya aja beda semua,” kata Nuh, saat jumpa pers Penyelenggaraan UN 2013 di Gedung A Kemendikbud, Jakarta, Kamis (11/ 10/2012). Sementara itu, Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP), Aman Wirartakusumah, mengatakan bahwa variasi soal yang banyak ini memang bertujuan untuk mendorong anak-anak belajar keras guna menghadapi UN. “Ini cara juga untuk mendorong anak untuk belajar bukan malah mencari kunci jawaban,” jelas Aman. Langkah ini juga merupakan langkah preventif untuk meminimalisir kecurangan yang kerap dituduhkan terjadi pada saat penyelenggaraan UN. Tidak hanya itu, dugaan kebocoran soal juga akan hilang dengan variasi soal yang cukup banyak ini. „ kcm

FSGI: UKG Kedua Tetap Penuh Masalah JAKARTA- Forum Silaturahmi Guru Indonesia (FSGI) menolak untuk menyebut gelaran Uji Kompetensi Guru (UKG) gelombang kedua berjalan lancar dan tanpa masalah apapun. Pasalnya, hasil laporan dan pengaduan yang berhasil dihimpun FSGI selama 2-12 Oktober 2012 lalu menyebutkan masih adanya permasalahan yang ditemukan selama UKG kedua berlangsung. Bahkan dalam pelaksanaannya pun, FSGI yang didampingi Lembaga Badan Hukum (LBH) Jakarta tetap bersikukuh untuk mengajukan uji materi atas Permendikbud No.57 tahun 2012 tentang UKG yang diajukan ke Mahkamah Agung beberapa waktu lalu. “Sejak awal, kami sudah meminta pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk tidak menggelar UKG dulu, tapi tetap saja digelar,” kata Retno saat menggelar konferensi pers di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Kalibata Jakarta, Minggu (14/10). Dalam pernyataannya, ia meminta semestinya, sebelum ada keputusan MA, Kemdikbud menahan diri dulu untuk tidak menggelar UKG kedua ini. “Jadinya UKG kedua seperti ini, tidak benar kalau dikatakan lancar apalagi tanpa ada masalah,” ucapnya sambil menunjukkan ‘penyakitpenyakit’ UKG ke-1 yang terulang. Retno menyebutkan laporan dari 14 daerah menunjukkan kesalahan yang pernah terjadi pada UKG gelombang satu kembali terulang pada UKG gelombang kedua. “Laporan yang kami terima melalui SMS, telepon, BB (BlackBerry), FB (Facebook) dan juga email. Laporan ini akan kami ajukan ke kemdikbud,” jelasnya. FSGI juga meminta Kemdikbud mau mengakui kesalahannya dan mengikuti proses hukum yang diajukan di Mahkamah agung. „ kcm

www.dutaonline.com


5

e-mail

Opini merupakan ruang publik. Bagi yang ingin menyumbangkan opini atau gagasannya, kirim via e-mail: dumas@sby.centrin.net.id. Opini bisa disertai foto diri. Keluhan dan saran masalah pelayanan publik, dapat dikirim melalui SMS ke 0817-333-882, faks. 021-31906214

Opini Senin, 15 Oktober 2012

Rohis Bukan Pengkaderan Teroris! Oleh MUHAMMAD HIDAYAT

S

aat gencar dilakukan perburuan terhadap teoris, beberapa waktu lalu, sempat muncul pemberitaan di salah satu televisi nasional, Metro TV, tentang pola rekrutmen “teroris” muda. Sebagaimana diketahui, pada 5 September 2012, Metro TV mengadakan dialog di program Metro Hari Ini bersama narasumber Guru Besar Universitas Islam Negeri Jakarta Profesor Bambang Pranowo, mantan Kepala Badan Intelijen Negara Hendropriyono dan pengamat terorisme Taufik Andri. Dalam dialog tersebut Profesor Bambang Pranowo menyampaikan hasil penelitiannya bahwa ada lima pola rekrutmen teroris muda. Salah satunya melalui ekstrakurikuler di masjid-masjid sekolah. Saat dialog berlangsung, ditayangkan pula info grafik berisi poin-poin lima pola rekrutmen versi Profesor Bambang Pranowo. Dalam dialog itu dijelaskan, bahwa sasaran “teroris” adalah siswa SMP akhir – SMA dari sekolah-sekolah umum, mereka juga masuk melalui program ekstrakurikuler di masjid-masjid sekolah. Siswa-siswi yang terlihat tertarik kemudian diajak diskusi di luar sekolah dan mereka dijejali berbagai kondisi sosial yang buruk, penguasa korup, keadilan tidak seimbang. Yang tidak kalah penting, katanya, mereka didoktrin bahwa penguasa adalah thogut/kafir/musuh. Berbagai protes pun bermunculan, khususnya dari para aktivis yang memang terlibat langsung sebagai ADSADK (Aktivis Dakwah Sekolah – Aktivis Dakwah Kampus), baik melalui akun resmi media tersebut di internet, ataupun melayangkan laporan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Hal ini dikarenakan beberapa poin tersebut cenderung diarahkan pada salah satu kegiatan ekstrakurikuler resmi di sekolah, yakni Kerohanian Islam (Rohis), yang faktanya apa yang disampaikan melalui media liberal-sekuler tersebut sangat jauh dari data yang valid dan sah, singkatnya hal tersebut ialah fitnah belaka. Jadi secara tidak langsung, media tersebut telah men-“cap” Rohis (serta kegiatan dakwah pada umumnya) sebagai sarang kader “teroris” baru. Meskipun pada akhirnya pihak MetroTV mengklarifikasi pemberitaan tersebut dengan berdalih bahwa itu adalah hasil penelitian seorang guru besar UIN dan terkesan “berlepas tangan” dari penayangannya, namun apa yang telah tersiarkan secara luas dan disaksikan jutaan mata tetaplah menimbulkan kegeraman di tengah masyarakat, khususnya pada ADS-ADK. Dan pun, pihak redaksi menolak mengakui bahwa MetroTV dan atau narasumber telah mengatakan Rohis sebagai sarang teroris, walaupun kita semua telah mendapati fakta melalui screenshot yang berhasil diambil salah satu penonton bahwa pernyataan tersebut memang telah tersampaikan.

“Metro TV kembali ingin menegaskan bahwa tidak benar jika dikatakan telah menyebutkan Rohis sebagai sarang teroris. Ketiga narasumber yang hadir juga tidak pernah menyebutkan bahwa Rohis adalah sarang teroris dalam dialog tersebut.” (http://www.metrotvnews.com/read/ news/2012/09/15/106152/PenjelasanMetro-TV-Atas-Program-Metro-Hari-IniEdisi-5-September-2012/6) Lalu, Benarkah Rohis Dijadikan Kader Teroris? Sebagai seorang yang mengaku beriman kepada Al-Qur’an dan rukun iman lainnya, sangatlah wajar jika kita menolak mentah-mentah pernyataan tersebut, terlepas dari siapapun yang menyampaikan. Mengingat hal tersebut memang jauh dari fakta dilapangan dan apa yang kami saksikan sendiri. Kalau kita searching kata “Rohis” di Wikipedia, kita akan mendapati pengertian Rohis sebagai berikut: “Rohis berasal dari kata “Rohani” dan “Islam”, yang berarti sebuah lembaga untuk memperkuat keislaman. Rohis biasanya dikemas dalam bentuk ekstrakurikuler (ekskul). Padahal fungsi Rohis yang sebenarnya adalah forum, mentoring, dakwah, dan berbagi. Susunan dalam rohis layaknya OSIS, di dalamnya terdapat ketua, wakil, bendahara, sekretaris, dan divisi-divisi yang bertugas pada bagiannya masing-masing. Rohis umumnya memiliki kegiatan yang terpisah antara anggota pria dan wanita hal ini dikarenakan perbedaan muhrim di antara anggota. kebersamaan dapat juga terjalin antar anggota dengan rapat kegiatan serta kegiatan-kegiatan di luar ruangan. utama rohis mendidik siswa menjadi lebih islami dan mnegenal dengan baik dunia keislaman, dalam pelaksanaannya anggota rohis memiliki kelebihan dalam penyampaian dakwah dan cara mengenal Allah lebih dekat melalui alam dengan tadzabur alam, hal itu karena dalam kegiatannya rohis juga mengajarkan hal tersebut. Rohis selalu mendekatkan anggotanya kepada Allah SWT, dan menjauhkan anggotanya dari terorisme, kesesatan, dsb.” Dari makna di atas, sangat jelas bahwa apa yang dituduhkan sangat jauh dari realita yang ada. Dalam sebuah kesempatan, Drs H Mawardi AS –Ketua MUI Lampung- juga telah membantah pemberitaan diatas. “Bagaimana mungkin, organisasi yang memiliki peran besar dalam menyelamatkan pemuda agar memiliki pribadi yang berkarakter, justru dinyatakan sebagai tempat pembentukan teroris,” (Republika.co.id. 15/09/2012) Rohis dan Remaja Masjid “Di Lapangan” Sebagai pihak yang pernah dan sedang terjun langsung dalam membina pelajar SMA/se-derajat di kota Pekanbaru, Riau, maka perlu kami sampaikan bahwa kegiatan-kegiatan dakwah remaja di sini –dan dimanapun berada dalam pengetahuan kami- ialah jauh dari unsur-unsur yang mengarah pada keke-

VOICE

Butuh Pelatihan Pupuk Organik SEKARANG banyak produksi pupuk organik. Warga petani banyak mendapat tawaran pupuk jenis ini sebab secara lingkungan lebih menguntungkan, dan konon katanya hasilnya lebih bagus. Tapi bukan perkara mudah mengubah pola kebiasaan petani sebab mereka sudah telanjur suka dengan pupuk kimia, jadi kami berharap ada sosialisasi dan pelatihan untuk membuat pupuk organik di desa-desa agar menjadikan pupuk ini kebutuhan petani untuk bercocok tanam. Ini juga untuk mengantisipasi bila impor bahan baku pupuk nanti sangat mahal. Suparman Megaluh Jombang

Harian Umum

Penasehat Ahli: Dr. KH. MA Sahal Mahfudh KH. A. Mustofa Bisri KH. A. Hasyim Muzadi As’ad Said Ali Dr. H. Alwi Shihab Manajemen: Dr. Totok Amin Soefijanto Zaki Ismail Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Direktur

: Drs. H. Choirul Anam : H. Musthafa Helmy : Mokhammad Kaiyis, S.Sos.I

rasan, terorisme, apalagi ajaran sesat. Dalam ruang lingkup harian, pekanan, bulanan hingga tahunan, program kegiatan sudah disusun secara terstruktur, ditandatangani oleh Pembina sebagai penanggung-jawab. Kegiatan yang dijalankan-pun beragam, yang kesemuanya tidak satupun mengarah pada terorisme, melainkan sebagai sarana untuk mengembangkan diri, berkreativitas dan mendalami ajaran Islam serta memunculkan akhlakul karimah kepada sesama manusia. Sebut saja, sholat Dhuha bersama-sama saat istirahat, melaksanakan kultum selepas sholat Zhuhur dan ‘Ashar, olahraga saat Ahad pagi, mendiskusikan tugas setelah pulang sekolah, melaksanakan camping/ lintas alam, memperbaiki (tahsin) bacaan Quran, hingga melatih segenap anggota agar mahir dalam menggunakan internet. Dan kegiatan inipun atas persetujuan dari orangtua melalui surat izin resmi yang ditandatangani, serta selalu dipublikasikan dalam bentuk foto dan video, serta pemberitaan di Koran lokal, hingga media sosial seperti Facebook, Twitter dan website resmi. Maka sangatlah naïf jika dikatakan berbagai kegiatan diatas justru mengarah pada terorisme, ekstrimisme dan sejenisnya. Bahkan, Alhamdulillah kegiatan dakwah remaja di Pekanbaru pernah dimuat di hidayatullah.com (http://hidayatullah.com/read/23067/09/06/2012/ dekatkan-pelajar-ke-masjid-melaluikomunitas-belajar.html) Apa yang pernah dan sedang kami lakukan disini, juga merupakan cerminan dari apa yang dilakukan oleh berbagai aktivis dakwah sekolah dan kampus dimana-pun berada, karena semua ADS/ ADK tersebut mengarahkan anggotanya pada tujuan yang sama, yakni mentauhidkan Allah serta beribadah hanya kepada-Nya. Kami sempat mewawancarai beberapa orang untuk meminta pandangan mereka seputar Rohis dan pemberitaan media tersebut. “Rohis ialah wadah bagi pemuda Islam untuk mendekatkan diri pada ajaran Islm dalam rangka membentengi pergaulan bebas di SMA.” (Ade Nafiarman, alumni salah satu SMA yang kini bekerja di salah satu BUMN) “Itu salah kaprah, sebenarnya bukan seperti itu. Rohis memang mengajar kita lebih dalam tentang agama. Soal perekrutan anggota (teroris) seperti itu tidak bisa menyalahkan Rohis,” ujar Hafizh, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru yang pernah ikut bergabung di Rohis saat SMA. Sementara itu, Bapak Feizal Karim, M.Eng –salah seorang staff Gubernur Riau- mengungkapkan bahwa justru Rohis di sekolah harus diperkuat, jangan sampai “mati”. “Justru Rohis harus diperkuat, jangan sampai mati, bukan Rohis yang salah. Jangan sampai (dengan pemberitaan ini) memperlemah anak-anak untuk ke Masjid atau bergabung di Rohis. Mestinya media tersebut harus bisa memilah, tidak patut

menyampaikan seperti itu”. Tanggapan beliau saat kami hubungi via telpon. Realitas Remaja Saat Ini Dalam sebuah kesempatan bersama adik-adik anggota, kami pernah menyampaikan bahwa semua yang terdaftar sebagai anggota ialah orang-orang yang sedikit jika dibandingkan dengan total semua pelajar di kota ini. “Adikadik hanyalah satu dari puluhan, puluhan dari ratusan, dan ratusan dari ribuan.”. Lalu kemana adik-adik SMA/se-derajat lainnya? Banyak dari mereka yang kita jumpai di warnet-warnet, tempat permainan biliyard, kafe-kafe, nongkrong dan nge-trek di jalanan sambil merokok, serta berbagai aktivitas sia-sia lainnya. Pemandangan ini akan sangat ramai kita temukan saat malam mingguan tiba. Di salah satu taman kota disini bahkan sering dijumpai pasangan remaja yang “mojok” alias berzina di gelapnya malam, semoga Allah menjaga kita dari perilaku seperti ini. Sementara itu di sisi lain, alhamdulillah berkat kegiatan-kegiatan Islam yang diadakan secara rutin tidak ada remajaremaja masjid atau rohis yang terlibat dalam aktivitas semacam ini. Alangkah baiknya apabila kalangan remaja bisa mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah sebagai pelanjut estafet kepemimpinan di masa mendatang. Kalau remaja di masa sekarang hancur akhlaqnya, maka apa jadinya negara kita ini bila mereka memimpin di masa mendatang? Tentu sebagai sesama generasi muda Islam, kita sangat sedih melihat realita diatas dan berharap ada perbaikan untuk masa yang akan datang. Dan memperbaiki generasi muda inilah yang sedang dilakukan oleh banyak pihak yang peduli akan nasib bangsa ini, termasuk diantaranya ialah saudara-saudara di Rohis. Maka, melalui artikel singkat ini kami menghimbau kepada khalayak ramai, khususnya para orangtua dan pemerintah agar justru memasukkan anak-anak mereka dan remaja pada umumnya ke Rohis atau remaja masjid, bukan membiarkannya melakukan aktivitas sia-sia dan bahkan menimbulkan mudhorat dan dosa, dan tentunya dengan tetap melakukan kontrol atas segala kegiatannya di luar rumah. Dan kepada media dan narasumber terkait agar lebih faktual dalam menyajikan berita dan data, berdasarkan fakta yang ada dan telah di-cek kebenarannya di lapangan, serta harus meminta maaf kepada semua pihak yang pernah mereka zholimi. Kemudian untuk saudara-saudara kami yang tengah bergerak dalam dakwah remaja, agar tetap semangat dalam mendidik dan membina adik-adik kami para generasi penerus bangsa ini, semoga Allah memberikan keistiqomahan kepada kita semua, aamiin. Allahu Akbar! Wallahu a’lam bishshowab. „ hidayatullah.com *Penulis adalah penyiar Radio Robbani FM Pekanbaru, Aktivis Dakwah Remaja di Pekanbaru, Riau.

EDITORIAL

Miskin Pejabat Sederhana KETUA KPK Abraham Samad menyindir gaya hidup pejabat kita yang, tidak memberi contoh hidup sederhana. Mereka tidak malu mempertontonkan gaya hidup materialistis, jor-joran kekayaan. Lebih mengerikan, yang dipakai jor-joran: uang rakyat. “Bisa kita lihat mulai dari kepala daerah, mereka berubah hidup serba materialitis, bukan memberikan contoh hidup jujur dan sederhana. Jadi sudah tidak ada yang bisa dicontoh,” katanya di sela-sela diskusi dengan para kiai NU Malang. Apa yang dikeluhkan Abraham Samad, sesungguhnya bukan hal baru. Bangsa ini telah lama menjadi materialistis, kebijakan pemerintah pun materialistis. Semua diukur dengan uang. Budaya sogok menyogok menjadi lumrah. Tidak hanya pejabat, rakyat pun demikian. Ukurannya uang, materi. Karena itu, penyakit materialistis tidak hanya diidap kalangan pejabat, hampir seluruh profesi sudah jor-joran kekayaan. Orang miskin dipaksa melihat orang kaya menikmati kekayaannya. Bahkan, yang sulit dinalar kalangan dai pun demikian. Kita mendengar tariff ceramah, gaya hidup mereka pun tak ubahnya artis. Kalau sudah begini siapa yang hendak contoh. Jauh dari tuntanan Rasulullah SAW. Maka, menjadi benar penelitian Husein Askari, yang tidak menempatkan Indonesia sebagai negara paling Islami, meski penduduknya mayoritas Islam. Posisi Indonesia jauh dari Selandia Baru di mana gaya hidup mereka lebih mencerminkan Islam yang sesungguhnya. Sementara kita hanya bisa berbicara tetapi sulit menerapkan dalam totalitas kehidupan sehari-hari. Kita mafhum gaya hidup meterialistis itu bertentangan dengan Islam, dikecam Rasulullah SAW. dijauhi para sahabat. Bukan berarti Nabi SAW dan sahabatnya itu orang miskin, tidak. Sejarawan mana yang menyebut Khadijah istri Nabi, itu miskin. Siapa pula tidak mengenal Utsman bin Affan yang kaya raya. Tetapi kekayaan itu bukan untuk dipamerkan. Harta mereka digunakan sebagai sarana dakwah, ibadah. Kita juga mengenal Abu Dzar ulama besar yang sederhana, Abdullah bin Umar (putra khalifah) yang jauh dari hidup mewah, Said bin Amir (gubernur termiskin). Jadi, seluruh sahabat yang dijamin masuk surga adalah tokoh-tokoh besar yang hidunya sederhana. Dan, andai pola hidup sederhana ini melekat pada para pejabat, maka tidak ada lagi keinginan korupsi, untuk apa? Sebaliknya, gaya hidup mewah, jor-joran, materialistis, dengan profesi apapun akan menimbulkan bencana. Menjadi lawyer, pengacara, hakim, jaksa jelas akan menggunakan atau menghalalkan segala cara. Buktinya banyak pengusaha, dokter, bahkan LSM hidupnya demikian. Karena itu, meletakkan materi (gaji) sebagai ukuran tidak korupsi adalah salah besar. Usulan menaikkan gaji untuk mengurangi korupsi sama saja membenarkan hidup bermewah-mewahan. Akar persoalannya bukan pada gaji, tetapi moral, akhlak, iman. Sekarang ini, agama hanya diagungkan sebagai bungkus kehidupan, tetapi prilakunya justru berlawanan dari perintah agama itu sendiri. Kita salut dengan Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar. Ia berani mengatakan bahwa gaji hanya faktor kecil terjadinya penyimpangan di tubuh kepolisian. Masalah kesejahteraan bukan menjadi alasan melakukan pelanggaran hukum. Yang paling utama adalah masalah akhlak masing-masing petugas. Digaji berapa pun kalau manusianya tidak berakhlak akan menyimpang. Terbukti pendidikan kita telah gagal menanamkan akhlak. „

COMMENT ™ NU kecewa SBY beri grasi gembong narkoba. - Maklum, wis podo teler kabeh kiai. ™ PDIP minta KPK tuntaskan kasus Century. - Kasih pil pemberani dulu Bu!

SMS Keluhan & saran masalah pelayanan publik. Kirim sms ke

0817333882

SAYA kok heran mengapa polisi ngotot mengusut kasus Novel Baswedan padahal Presiden bilang jangan dulu, timingnya tak tepat. Jangan-jangan kecurigaan masyarakat benar, polisi tidak benar, dalam menjalankan tugas yang diembankan masyarakat padanya. +628564688XXXX

„ Wakil Pemimpin Redaksi: Gatot Susanto „ Redaktur Pelaksana: Aziz Tri Priyanto „ Koordinator Liputan: Rofiq Kurdi Ismail „ Desk Editor: Gatot Susanto, Hamid Ahmad, Rofiq Kurdi Ismail, Aziz Tri Priyanto, Mohammad Natsir, Erfandi Putra, Fatkhul Aziz, Iskandar Zubair (Grafis) „ Reporter Surabaya-Sidoarjo: Ahmad Fathis Su’ud, Sofyan Cahyono, Ika Novianti, Ahmad Yani (Sidoarjo) „ Fotografer: Umarul Faruq, Dery Ardiansyah „ Reporter Daerah: Gerbang: Kadam Mustoko (Lamongan), Cipnal Muchlip M (Tuban), As'ad An-Nawawi (Bojonegoro), Moh Amin (Bangkalan), Moh Nora (Sampang), Habib As Siddiq (Pamekasan), Alan Sahlan (Sumenep), Gresik-Malang: Abdul Salim, Didik Hendri (Gresik), A Hanan Jalil, Achmad Tauchit, Doddy Rizky (Malang), Endik Junaedi (Batu), Brantas: Muhtazuddin, Nurul Yaqin (Jombang), M Kanzul Irfan, Yusuf Hidayat, Arif Rahman (Mojokerto), Muji Harjito, Ani Hayuni, M Agus Fauzul Hakim (Kediri), Adi Mulyadi (Nganjuk) Mataraman: Agoes Basoeki, Aribowo (Madiun), Hendik Budi Yuantoro (Blitar), Jarot Prawira (Tulungagung), Yuyun Abdi (Pacitan), Sumarno (Ponorogo) Tapal Kuda: Abdul Aziz, Tony Cahyono (Pasuruan); Achmad Faisol, Mulyono (Probolinggo), Lukmanul Hakim (Lumajang), Ahmad Hasan Halim (Jember), Fatur Bari, Ahmad Ghazali (Situbondo), Samsul Tahar (Bondowoso) „ Disain Grafis: Ahmad Faiz Muda (Koordinator), A. Nuzulul Muskhaf, Husni Fahamsyah, Sulistyorini, Ismail Amrullah, Muizul Yusroni „ Teknologi Informasi: Ismail Amrullah „ Pra Cetak: Widodo, M. Mualim „ Cetak: Umar „ Keuangan: Ahmad Nahidlul Umam „ Pemasaran: Syamsul Huda, Hari Siswanto, Akhson Fuadi, Lutfi Eko S (Surabaya) „ Iklan: Lores Verda Wati, Muvita Endah Rahayu Ningsih „ Distribusi: Abdul Halim (Koordinator), Fatkhul Khozin, M. Rodly, M. Mas’udi, Fathurrozi „ SIUPP: No.705/SK/Menpen/ SIUPP/1998. Penerbit: PT. Duta Aksara Mulia „ Alamat Redaksi: Graha Astra Nawa, Jl. Gayungsari Timur 35 Surabaya, Telp. 8299982 (Redaksi), 8299985, 8299986, Fax. 8299987 „ E-mail: dumas@sby.centrin.net.id „ Website: www.dutaonline.com PERWAKILAN JAKARTA Manajer: Ahmad Hizbullah Fachry, S.Psi „ Koordinator Redaksi: Rofiq Kurdi Ismail, M. Saefullah, Ahmad Millah Hasan, Khoirul Huda Sabily, Didi Krisna, Galih Prasetyo, Owen Putra. „ Koresponden: Aan Humaidi (Depok), Pratigto (Bekasi) „ Fotografer: Junaidi Mahbub „ Layout/Grafis: Ibnu A'thoillah. „ Sirkulasi & Pemasaran: Wicak Prakoso, Haryanto, Wiharto, Trisanto, Yanto Saputro „ Keuangan: Nurul Faizah „ Tata usaha: Jamuddin „ Alamat Redaksi: Jl. Kramat VI No. 8 Jakarta Pusat, Telp. (021) 31906159, Faks. (021) 31906214 „ Email: dumas.jkt@gmail.com Hanya nama-nama di atas yang menjadi kru Harian Duta Masyarakat. Khusus wartawan dan fotografer dalam menjalankan tugas liputan dibekali kartu pers.

„ EDITOR: GATOT SUSANTO z LAYOUTER: SULISTYORINI

www.dutaonline.com


7

Sambungan Senin, 15 Oktober 2012

Soal Pendanaan, Partai Nasionalis Lebih Banyak „ Sambungan dari hal 1

akomodasi kepentingan dan agenda kelompok Islam. Seperti PDIP yang memiliki Baitul Muslimin dan PD dengan majelis zikir SBY. “Terlepas dari motifnya yang bersifat substantif ataupun simbolik,” imbuhnya. Lagi pula, kata Adjie, Islam di Indonesia hanya bersifat kultural, belum terwujud dalam aspirasi politik. “Mayoritas Islam di Indonesia tidak ingin partai dengan aroma Islam menjadi mayoritas,” pungkasnya. Survei LSI ini digelar 1 hingga 8 Oktober 2012 dengan 1.200 responden dari seluruh Indonesia. Metode yang digunakan multistage sampling dan margin of error 2,9. Sejak dulu, kata Adjie, suara parpol Islam memang cenderung menurun. Pada pemilu pertama tahun 1955 perolehan suara Partai Islam sebanyak 43,7%. Pada Pemilu ahun 1999 jumlah suara partai Islam merosot jadi 36,8%, lalu sempat menguat pada pemilu 2004 dengan 38,1%. Pada pemilu 2009 perolehan seluruh partai Islam anjlok jadi 23,1%. Dan jika pemilu diadakan pada 2012, maka

suara seluruh partai Islam turun menjadi 21,1%. Adjie menuturkan bahwa jebloknya suara partai Islam berkaitan dengan dukungan tokoh yang juga turun signifikan. Popularitas ketua parpol Islam yang juga menjadi menteri dalam kabinet Susilo Bambang Yudhoyono, seperti Hatta Rajasa (PAN), Muhaimin Iskandar (PKB), dan Suryadharma Ali (PPP) masih di bawah 60 persen. Sedangkan popularitas tokoh nasional seperti Aburizal Bakrie, Megawati Soekarno Putri, dan Prabowo Subianto berkibar di atas 60 persen. LSI mencatat bahwa ada empat faktor yang memicu suramnya parpol Islam dan capres yang diusung pada pemilu 2014. Faktor pertama adalah makin kentalnya fenomena “Islam Yes partai Islam No”. Gagasan ini pertama kali disampaikan oleh Nurcholis Majid pada dekade 1960-1970 sebagai gerakan moral. “Namun saat ini telah menjadi fakta politik. Sebesar 67,8 persen pemilih Muslim memilih partai nasionalis,” kata Adjie. Islam di Indonesia lebih ber-

sifat kultural dan kesolehan individu. Namun tidak terwujud dalam aspirasi politik. Mayoritas Islam di Indonesia tidak ingin partai dengan aroma Islam menjadi mayoritas. Banyak masyarakat secara individu taat beragama, namun tidak merefleksikan sudut pandang kepartaian. Faktor kedua adalah pendanaan. Survei menunjukkan, 85,2% publik menilai parpol Islam kurang modal dibandingkan partai nasionalis. Sehingga partai nasionalis lebih siap mendanai aktifitas dan image building partai. Contohnya, Gerindra dan Nasdem dapat menjelma menjadi lima partai besar versi LSI Network berkat iklan-iklan di media televisi nasional. Faktor ketiga adalah munculnya tindakan anarki yang mengatasnamakan Islam. Tindakan kelompok tertentu itu diprediksi memunculkan “kecemasan kolektif” masyarakat. Selain itu, masyarakat juga cemas akan pemberlakuan syariat Islam jika partai Islam berkuasa. “Sekitar 46,1 persen publik percaya merosotnya partai Islam disebabkan anarkisme yang mengatasnamakan

Islam di Indonesia,” kata Adjie. Faktor terakhir adalah semakin diakomodasinya kepentingan umat Muslim oleh parpol nasionalis, terlepas dari motif bersifat substantif ataupun simbolik. PDI-P misalnya, membentuk Baitul Muslimin. Demokrat punya Majelis Dzikir SBY. Alat itu signifikan menarik simpati umat Islam. Survei menunjukkan 57,8% publik percaya bawah partai nasionalis mengakomodir kepentingan masyarakat Muslim. Tapi Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy, menegaskan bahwa nasib parpol Islam tidak akan suram. Dia yakin parpol Islam akan tetap mendapat tempat di panggung politik Indonesia. “Survei itu temporer, mengukur saat survei dilakukan. Jadi tidak valid kalau menyimpulkan apa yang akan terjadi pada dua tahun yang akan datang (pemilu 2014),” kata Romahurmuziy, Minggu (14/10). Menurut Romy, sapaan Romahurmuziy, tak semua faktor yang dipaparkan LSI itu mempengaruhi parpol Islam. “Yang benar dari faktor itu hanya dua,

Bisa Dimanfaatkan untuk Pondokan Umrah „ Sambungan dari hal 1

Pemerintah bisa meminta pemerintah Arab Saudi untuk menyediakan lahan, meskipun agak jauh dari Kota Makkah. “Asal pembangunan kampung Indonesia itu terkoneksi dengan subway dan monorail sehingga jamaah lebih mudah menuju Makkah,” katanya. Anis mengatakan pembangunan ini akan melepaskan Indonesia dari ketergantungan dan kesulitan dalam menyediakan pondokan setiap tahun kepada jamaah. Negara lain yang mempunyai jamaah yangh banyak, pasti mempunyai keinginan dan rencana yang sama untuk membangun tempat seperti itu. “Saya yakin ini kalau kita mau bisa direalisasikan. Mumpung Arab Saudi sedang memiliki program pembangunan jalur kereta yang menghubungkan kotakota di Arab Saudi dan jalur subway,” katanya. Menurut dia, jika bisa terealisasi. Pemondokan ini tidak

akan kosong atau hanya ramai saat musim haji saja. Sebab jumlah jamaah Indonesia yang umrah setiap tahun ke Arab Saudi sudah mencapai 400 ribu. “Ini juga akan bisa menekan ongkos naik haji dan umrah. Selain itu akan semakin banyak orang Indonesia tidak bisa haji karena daftar tunggunya lama, tapi bisa melakukan umrah karena harganya yang semakin murah,” katanya. Hal senada juga dikatakan anggota Fraksi PDIP, Ganjar Pranowo. Ia menambahkan langkah ini sebaiknya dipikirkan serius sebagai sebuah alternatif untuk mengatasi masalah akomodasi. Sebab semakin tahun angka antrean rakyat Indonesia yang mendaftar untuk berangkat haji semakin lama hingga 19 tahun. “Biaya haji pun akan bisa lebih stabil setiap tahun. Secara akumulatif ongkos pembangunan juga akan bisa tertutupi dalam waktu 5-6 tahun. Ini akan sangat membantu para jemaah haji,” pungkas Ganjar.

Usulan tim pengawas dari Komisi VII DPR RI ini juga mendapat dukungan dari Ketua DPR RI MarzukiAlie. Ia mengatakan, Indonesia harus memiliki tempat pemondokan tersendiri di Makkah, yang nantinya bisa dimanfaatkan di musim haji maupun umrah. “Sudah waktunya untuk merealisasikan pemondokan milik Indonesia atau membuat semacam kampung Indonesia di Makkah bagi para jamaah haji Indonesia, yang juga bisa digunakan oleh jamaah umroh dari Indonesia sepanjang tahun,” ujar Ketua Marzuki. Dengan memiliki sendiri pemondokan, maka Indonesia tidak tergantung lagi pada harga pasar sewa pemondokan di Mekah. Terlebih jumlah jemaah haji dari seluruh dunia termasuk dari Indonesia semakin banyak. Itu artinya jumlah permintaan akan pemondokan akan lebih tinggi dari jumlah penawaran yang akan membuat harga sewa pondokan kedepannya akan semakin mahal.

“Pemerintah Arab Saudi terus akan membangun dan memperluas Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah yang berdampak pada tergusurnya beberapa pemondokan di sekitar kedua masjid yang disucikan umat Islam di Arab Saudi. Ini tentunya akan memicu sewa pondokan. Daripada tergantung pada pasar, lebih baik kita memiliki sendiri,” tegasnya. Selain itu masalah utama dari penyelenggaraan ibadah haji selama ini memang terletak pada pondokan. Masalah pemondokan yang jauh memicu masalah konsumsi dan sebagainya. “Dengan memiliki pondokan sendiri maka semuanya akan lebih mudah diatur dan terjamin,” tegasnya. Soal anggaran? Marzuki menjelaskan bahwa dana haji saat ini sudah demikian banyak. Dana itu bisa dimanfaatkan untuk membangun hal itu. “Saya rasa dana haji itu bisa digunakan, toh semuanya untuk jemaah juga dan dikembalikan kepada mereka juga,” tegas Marzuki. „ det/trb

Presiden Dukung Silaturahmi Kedaerahan „ Sambungan dari hal 1

sitaruahmi dan Halal bi Halal bersama Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono yang berasal dari Pacitan yang didampingi oleh Ibu Negara, Ani Yudhoyono, mas Ibas dan isterinya yang akrab dengan masyarakat Pacitan. Peristiwa minggu lalu itu mengingatkan semua warga Pawitrandirogo pada peristiwa yang sama sembilan tahun lalu, tatkala dalam acara pertemuan yang serupa, melalui sesepuhnya dikumandangkan harapan agar salah satu warga utamanya, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, maju dan dapat dipercaya oleh rakyat Indonesia menjadi calon presiden. Alhamdulillah doa dan seruan tersebut diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan SBY dipercaya rakyat Indonesia sebagai Presiden RI untuk dua masa jabatan. Sejak terpilih sebagai presiden RI, sebagai warga Pawitandirogo, karena kesibukan tugas kenegaraan, keluarga SBY tidak pernah muncul dalam acara silaturahmi dan Halal bi Halal sehingga masyarakat merasa sangat rindu. Oleh karena itu sebagai rasa syukur atas kehadiran keluarga SBY, setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, muncul tiga orang penyanyi dari Pacitan yang telah berhasil menjuarai berbagai lomba, langsung menyanyikan lagu ciptaan SBY Aku Rindu sebagai ungkapan rasa rindu. Kehadiran SBY, warga Pawitandirogo yang menjadi Presiden memberi semangat yang tinggi kepada warga berasal dari eks Karesidenan Madiun dan hampir pasti akan diwarta-

kan kepada sanak saudaranya yang masih ada di kampung halaman. Karena itu tatkala Ketua Panitia, Dr. Sudibyo Alimoeso, MA, sekaligus menjabat Ketua Paguyuban Warga Pacitan yang menjadi ketua panitia penyelenggara pertemuan tahun ini melaporkan rancangan acara, ribuan warga yang mendengarkan laporannya tidak putus-putusnya memberikan apresiasi pada hampir setiap kalimat yang disampaikannya. Begitu juga tatkala Presiden, yang tidak lagi membaca teks pidato resminya, berbicara dari hati ke hati, seluruh warga yang rindu itu tidak bergeming menyambut baik segala pesan dan petuahnya. Pesan Presiden itu disambung oleh Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang mengurai arti Halal bi Halal dengan sangat baik, sehingga seluruh hadirin seakan tersihir oleh khotbah wejangan ulama agung yang tidak ada tandingannya. Secara khusus Presiden memberi dukungan acara silaturahmi kedaerahan sebagai bagian dari kekerabatan emosional yang perlu dilestarikan untuk makin mempererat tali silaturahmi sebagai perekat persatuan dan kesatuan pendukung kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hubungan emosional kekerabatan daerah sungguh mulia, karena itu dianjurkan oleh Presiden agar ikatan kekerabatan itu bergerak dalam bidang sosial, budaya, dan kemasyarakatan serta dihindari kegiatan politik yang kadang cenderung memecah belah ikatan emosional yang justru perlu untuk memperkuat persatuan dan ke-

„ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: HUSNI FAHAMSYAH

satuan bangsa. Dalam hubungan budaya dan seni, Presiden berharap kiranya tahun depan dapat muncul gelar seni budaya dalam acara peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara yang biasanya melalui acara televisi ditonton jutaan anak bangsa. Presiden menganjurkan agar ikatan kekerabatan seperti Pawitandirogo bergerak dalam bidang sosial membantu upaya pembangunan daerahnya melepaskan diri dari lembah kemiskinan. Bahkan dianjurkan agar tali silaturahmi makin memperkokoh, mendorong upaya saling tolong menolong antar warga dan menambah kekerabatan antar warga lainnya untuk menciptakan kekerabatan keluarga besar nasional dan global yang makin kokoh. Presiden juga menekankan justru kekerabatan seperti Pawitandirogo ini memperkuat dan tidak menjadi hambatan dari upaya membangun kekerabatan global yang damai dan sejahtera. Dalam kesempatan itu hadir pula Gubernur Jawa Timur, pakde Karwo, bersama ibu dan jajaran lainnya, para Bupati dan Walikota dari eks Karesidenan Madiun, Koordinator wilayah Madiun dan jajaran pemerintah dari masing-msing daerah. Tatkala Presiden dan Gubernur Jatim dilapori akan diresmikannya Koperasi Kulakan Posdaya di Pacitan oleh Menteri Koperasi dan UKM, sebagai pendukung Warung-warung Posdaya di desa, Presiden memberikan apresiasinya dan minta agar dilanjutkan untuk daerah lainnya. Gubernur juga diberi tahu bahwa Warung di desa itu akan dikelola oleh keluarga miskin

yang mendapat pinjaman dari Bank UMKM Jatim dan Yayasan Damandiri. Gubernur secara spontan memberikan dukungan, namun tidak bisa hadir karena bertepatan dengan persiapan acara Ulang Tahun Provinsi Jatim. Disamping itu, menanggapi seruan Presiden agar dikembangkan kegiatan sosial ekonomi dan budaya bersama yang sinergis, setelah dihubungi, para Bupati dan Walikota menyatakan dukungannya mempercepat pembangunan keluarga, khususnya upaya pengentasan kemiskinan, melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Oleh karena itu direncanakan untuk segera memperluas pembentukan dan kegiatan Posdaya ke seluruh wilayah Karesidenan Madiun. Para Bupati/Walikota, termasuk koordinator Karesidenan Madiun menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi dan mengadakan pelatihan bersama Universitas Merdeka Madiun yang akan membantu memperluas pengembangan Posdaya melalui pelatihan dan pendampingan mahasiswa KKN tematik Posdaya. Bupati Magetan menyatakan siap menjadi tuan rumah penyelenggara acara pelatihan di pusat pelatihan Dharmais yang terletak di kabupaten Magetan. Dalam suasana penuh keakraban, acara diakhiri dengan peninjauan pameran produk yang dihasilkan oleh masyarakat masing-masing daerah dan makan siang bersama dengan sajian makanan kesukaan rakyat biasa dari masing-msing daerah. Semua pejabat teras dan sesepuh makan siang dengan lahab karena rindu makanan daerahnya. „

masalah pemimpin dan logistik,” katanya. Pemimpin parpol Islam,memang kalah tenar dibanding tokoh dari partai nasionalis. Sebab, para pemimpin partai nasionalis itu telah lebih dahulu berkiprah di pentas politik nasional. “Jam terbang pemimpin nasionalis jauh lebih tinggi dari figur yang dimiliki parpol Islam,” katanya. Terkait pendanaan, Romy mengakui memang partai-partai nasionalis memiliki sumber yang banyak. Dia juga menyebut partai NasDem yang baru muncul, juga punya sumber dana yang besar. “Mengapa partai NasDem dalam survei berada di atas parpol Islam? karena banyak duitnya. Sudah banyak duit, mereka punya stasiun televisi yang setiap saat bisa memasang iklan dengan gratis,” katanya. Namun, menurut dia, ada yang luput dari survei LSI itu. Survei itu tidak memasukkan faktor

struktur dan manuver tokoh pada parpol Islam. Padahal, kata dia, kedua faktor ini sangat dominan dalam parpol Islam. “Faktor itu yang belum direkam dan memang saat ini belum digerakkan oleh parpol Islam,” ujarnya. Dia mengatakan, faktor struktur dan manuver tokoh ini sesungguhnya sangat efektif bagi parpol Islam. Kedua faktor itu biasanya digerakkan menjelang hari pemilihan. “Jadi struktur ini yang belum bekerja dan tidak dikerjakan hari ini. Karena biaya mengggerakkan struktur lebih tinggi,” kata dia. Sementara itu, Juru Bicara PKS, Mardani, mengaku tidak risau dengan hasil survei ini. Bagi PKS, survei tidak akan mempengaruhi masa depan sebuah partai politik. “Masa depan partai Islam ditentukan oleh kinerjanya sendiri,” kata Mardani. Menurut Mardani, masyarakat sudah semakin cerdas. Jika partai Islam mampu bertindak

solutif, memberi ciri Islam, melayani masyarakat, dan memerangi korupsi, pasti akan meraih simpati masyarakat. Dia mengaku bersyukur jika survei itu menemukan partai-partai nasionalis telah mengakomodir kepentingan umat Muslim. “Bisa bersaing secara positif, yang untung voters,” katanya. Namun, Mardani tidak sepakat dengan prediksi suramnya parpol Islam karena masalah pendanaan. Menurut dia, prestasi sebuah partai tidak harus diukur dengan logistik yang melimpah. “Dana, tidak terbukti sebagai faktor utama,” katanya. Dia juga mengkritik dimasukkannya faktor kekerasan untuk mengukur popularitas parpol Islam. Menurut dia, kekerasan yang mengatasnamakan Islam selama ini tidak ada kaitannya dengan partai. “Tindakan anarki tidak ada kaitan dengan partai Islam,” tutur Mardani. „ dtc/viv

Valentino Rossi Finis Ketujuh „ Sambungan dari hal 1

pertama. Sedangkan rekan setim Lorenzo, Ben Spies, naik satu peringkat ke urutan tiga. Ketika balapan akan memasuki lap kedua, satu pebalap sudah harus out. Dia adalah Randy De Puniet. Motornya menyasar ke luar lintasan pada tikungan terakhir lap pertama. Tak beberapa lama kemudian, giliran Spies yang mengalami nasib serupa. Motornya keluar jalur setelah dirinya telat melakukan rem pada lintasan lurus. Di depan, Lorenzo masih memimpin, namun Pedrosa terus menguntitnya. Sementara Cal Crutchlow, yang berada di urutan ketiga, terpaut cukup jauh dari keduanya. Pada lap keempat, Lorenzo membukukan catatan waktu 1:45,727 detik, yang membuatnya

menorehkan fastest lap. Tetapi, Pedrosa masih terus membuntutinya. Sedangkan Crutchlow tertinggal dua detik di belakang Pedrosa. Pada lap-lap selanjutnya, Pedrosa masih terus membuntuti Lorenzo. Jarak mereka tidak terpaut cukup jauh. Rider Honda itu seperti tengah menunggu waktu yang tepat untuk menyalip Lorenzo. Di sisi lain, Crutchlow tampak tidak terganggu berada di posisi ketiga. Ia unggul sampai dua detik atas Alvaro Bautista yang berada di belakangnya. Momen yang ditunggu Pedrosa itu akhirnya hadir di lap ke-13. Pebalap berusia 27 tahun itu masuk di tikungan terakhir dan akhirnya menyalip Lorenzo di lintasan lurus. Setelahnya, Pedrosa tampak nyaman mempertahankan keunggulannya. Tak lama setelah memimpin balapan, Pedrosa dengan

cepat memperlebar jarak dengan Lorenzo hingga satu detik. Sementara itu, Pedrosa yang sempat memimpin sampai dua detik di depan Lorenzo akhirnya menyentuh garis finis lebih dulu. Lorenzo finis di belakangnya, lalu kemudian diikuti Bautista, Andrea Dovizioso, Casey Stoner, Stefan Bradl, Valentino Rossi, dan Nicky Hayden. Di sisi lain, Valentino Rossi sudah mengerahkan kemampuan terbaiknya pada balapan MotoGP Jepang. Kalau pada akhirnya The Doctor cuma finis ketujuh, itu memang potensi maksimal yang dia bisa capai bersama Ducati. Rossi menuntaskan balapan di Sirkuit Motegi, Minggu (14/10) siang WIB dalam waktu 42 menit 57,641 detik. Dia menyentuh garis finis 26,072 detik di belakang pemenang lomba, Dani Pedrosa. „ dbs

Harus ‘Berseteru’ dengan Putrinya „ Sambungan dari hal 1

Abul Hasan Ad-Daruquthni mengatakan, Ibrahim al-Harbi adalah ulama besar yang sulit ditandingi pada masanya. “Beliau imam yang memiliki karya besar (di antaranya Ghorib Al-Hadits) , berwawasan luas dan mahir berbagai disiplin ilmu,” demikian Abul Hasan. Al-Hakim menambahkan, dirinya pernah mendengar sendiri bahwa Muhammad bin Shaleh mengatakan, “Kami belum pernah mengetahui Baghdad memiliki anak bangsa seperti Ibrahim alHarbi yang menguasai sastra, hadits, fikih, dan zuhud. Dia memahami empat ilmu itu,” jelasnya. Sanjungan layak melekat padanya, meski dia sendiri menolaknya. Pernah, suatu ketika dalam sebuah pengajian, ada jamaah yang memuji dan mengutamakan dirinya atas Ahmad bin Hambal. Mendengar ini, Ibrahim al-Harbi marah. Ia hentikan pengajian sampai jamaah memahami maksudnya. “Kalian telah berbuat dholim dengan mengunggulkan diriku atas orang yang sama sekali bukan setara denganku, dan aku tidak akan mampu menyamainya,” jelasnya. Abdullah bin Ahmad bin Hambal menceritakan, bahwa, ayahnya pernah mengutus dirinya untuk belajar kepada ulama besar bernama Ibrahim al-Harbi di Baghdad. Tidak lama setelah itu, keluarganya tertimpa musibah, saudaranya Sa’ad bin Ahmad bin Hambal meninggal. Di tengah banyak tamu, datanglah Ibrahim al-Harbi. Melihat sang guru datang, Abdullah langsung berdiri. “Apakah kamu berdiri untukku,” tanya Ibrahim al-Harbi. “Ya! Kami berdiri untuk menghormati dan menyambutmu. Memangnya kenapa? Sungguh! Andai ayahku melihatmu datang, maka ayahku pun akan berdiri menyambutmu,” jawab Abdullah. Ibrahim al-Harbi menolak. “Tidak! Ketahuilah, seandainya ulama besar seperti Sufyan bin Uyainah melihat ayahmu, maka Ibnu Uyainah tentu akan berdiri untuk menyambutnya,” katanya. *** Kewara’an dan kehati-hati-

annya — dalam urusan dunia — patut menjadi cermin. Ibrahim al-Harbi bukan saja cermat memilih barang halal, tetapi begitu ketat berhubungan dengan pejabat. Jangankan terhadap penguasa dholim, pejabat jujur saja menolak bersahabat. Abu Utsman Ar-Razi menceritakan, pernah suatu ketika ada utusan dari Khalifah Al-Mu’tadhad menghadap Ibrahim alHarbi. Tujuannya untuk mengirim hadiah berupa uang sebesar 10 ribu dirham. Utusan itu menyampaikan pesan amirul mukminin, agar mau menerimanya. Apa yang terjadi? Ibrahim alHarbi menolak. Dengan meneteskan air mata, ia tolak dan dianggapnya sebagai ujian terhadap kemandirian. Tidak lama, datang lagi utusan amirul mukminin. Kali ini pesannya tidak diperuntukkan bagi Ibrahim al-Harbi, melainkan minta tolong agar uang 10 ribu dirham itu dibagikan kepada para jamaah dan umat yang membutuhkan. “Wahai Tuan! Pesan amirul mukminin mohon diterima untuk dibagikan kepada jamaah Tuan, sekaligus fakir miskin yang membutuhkan,” kata utusan khalifah ini. “Afakallah (semoga Allah SWT mengampunimu),” jawab Ibrahim al-Harbi. Lalu, jawabnya, uang itu bukanlah aku yang mengumpulkan. Bagaimana aku menyibukkan diri untuk membagikannya? “Katakan kepada amirul mukminin. Biarkan kami! Jika tidak, kami akan pindah dari sini,” jelasnya. Bagi Ibrahim al-Harbi menjaga jarak dengan pejabat adalah mutlak. Bagaimana ia berani bicara bahwa yang benar itu benar, yang salah itu salah, jika sebagian kebutuhannya masih dipasok penguasa. Subahanallah! Sebagai manusia biasa, Ibrahim al-Harbi pun tidak bisa lepas dari urusan dunia. Karena itu, di samping kesibukan belajar-mengajar, ia tetap menekuni profesinya sebagai pedagang. Dan, seperti pedagang umumnya, ia juga pernah mengalami kesulitan, tetapi tetap saja kesulitan itu tidak membuatnya tunduk pada kekuasaan apalagi

dibarter dengan hadiah pejabat. Pernah, suatu ketika Allah SWT. mengujinya dengan membersihkan persediaan makanan di rumahnya. Saat itu, sang pejabat tahu. Lalu ia kirimkan uang sebanyak 1000 dirham, dan menjanjikan setiap hari dengan jumlah yang sama. Ibrahim al-Harbi tetap menolak. Tetapi, putrinya yang merasakan betapa getir hidup ini, menyesalkan sikap sang ayah. “Padahal, saat itu Ibrahim al-Harbi sedang sakit,” kata Abul Qosim Al-Jili. Nah, ketika Abul Qosim menjenguknya, Ibrahim al-Harbi sempat menceritakan bahwa, telah terjadi peristiwa besar antara dirinya dan putrinya. Untuk lebih jelasnya, ia minta agar sang putri keluar menjelaskan sendiri masalahnya. “Wahai Paman! Kami memang sedang dalam masalah besar. Saya menganggapnya ini tidak ada urusan dengan akhirat. Kami sudah berbulan-bulan tidak memiliki makanan. Sedangkan kondisi ayah sedang sakit. Kemarin, ada utusan Khalifah Al-Mu’tadhad kemari, membantu kesulitan kami dengan 1000 dirham, tetapi ayahku menolak dan tidak mengambil sepeserpun,” cerita putrinya. Mendengar cerita putrinya ini, Ibrahim al-Harbi malah tersenyum. Lalu ia menjelaskan betapa pemberian penguasa, pejabat bisa menimbulkan bencana besar. Bisa saja dia, sang pejabat itu ikhlas. Tetapi, ketahuilah bahwa hadiah pejabat itu bisa membuat orang tidak lagi (berpikir) waras. “Apakah masih kurang nikmat Allah SWT yang diberikan kepada kita,” katanya sambil menangis. Medengar ini, putrinya, berikut Abul Qosim tak kuasa menahan haru. Ibrahim al-Harbi melanjutkan cerita. Bahwa dirinya pernah mengalami kesulitan yang sama, dan Allah SWT memberikan jalan keluar, tidak harus menerima hadiah pejabat. Dan, benar, tak lama setelah itu, ia bersama keluarganya diberi kelonggaran rejeki dari sisi yang halal. Semoga di negeri ini terdapat ulama-ulama besar seperti Ibrahim al-Harbi. Amien. „

www.dutaonline.com


C M Y K

Duta Masyarakat

BISNIS Pabrik Tuban IV Semen Gresik Diresmikan Oleh Dahlan Iskan 8

SURABAYA- Pabrik Semen Tuban IV milik PT Semen Gresik (Persero) Tbk. (SMGR), Sabtu (13/10) diresmikan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan. Proyek raksasa dengan berkapasitas 3 juta ton semen per tahun itu menelan investasi Rp 3,18 triliun. Yang menggembirakan, pembangunan pabrik ini dilakukan secara swakelola. Direktur Utama Semen Gresik (SG), Dwi Soetjipto, mengatakan, konstruksi pabrik Tuban IV tuntas dalam waktu 30 bulan sejak ground breaking 30 September 2009 dan selesai Maret 2012. Perseroan telah melakukan fire on pada April lalu. Setelah itu dilakukan commissioning hingga akhir Juni 2012. “Pabrik Tuban IV mulai produksi secara komersial sejak 1 Juli 2012. Bahkan untuk beberapa mesin tertentu antara lain finish mill dan packer telah beroperasi sejak Januari 2012,” ujar Dwi Soetjipto dalam rilisnya yang dikirim ke Duta Masyarakat, kemarin. Proyek raksasa Tuban IV ini dikerjakan dengan investasi Rp 3,18 triliun. Yang menggembirakan, pembangunan Pabrik Tuban IV dilakukan secara swakelola. Swakelola dijalankan dengan membentuk sebuah Tim Proyek Tuban IV yang melaksanakan tugas sebuah organisasi EPC contractor yang khusus untuk membangun pabrik Tuban IV. Tim tersebut memiliki berbagai macam keahlian, mulai dari

Senin, 15 Oktober 2012

engineering, procurement, construction dan commissioning. “Titik berat Swakelola Proyek Tuban IV adalah semaksimal mungkin menggunakan sumber daya lokal Indonesia,” ujar Dwi. Optimalisasi sumber daya lokal tersebut terlihat pada sejumlah hal. Pertama, Project Management dilaksanakan oleh Semen Gresik Group yang dibantu oleh perusahaan nasional, yaitu Mitra Lingkungan DutaConsult. Kedua, pelaksanaan Engineering, Procurement, Construction dan Commissioning dengan kontribusi perusahaan lokal yang jauh lebih besar dibandingkan asing. Untuk pekerjaan engineering, pelaksanaan basic design oleh main equipment manufactur, sedangkan detail desain dikerjakan sendiri oleh tenaga ahli Semen Gresik Group, yang bekerjasama dengan Prosys Bangun Persada dan akademisi Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Untuk procurement, porsi lokal sebesar 65 persen yang antara lain dilaksanakan oleh Swadaya Graha, Varia Usaha, Barata Indonesia, Boma Bisma Indra, Alim Ampuh, dan lain-lain. Sedangkan porsi asing sebesar 35 persen yang dilaksanakan oleh FLSmidth, Loesche, Thyssenkrupp Fordertechnik, Claudius Peters, dan Siemens. Adapun untuk construction, 100

TUBAN IV DIRESMIKAN: Dahlan Iskan, Menteri BUMN (dua dari kiri) bersama Dwi Soetjipto (tengah) Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk secara bersama-sama melakukan penekanan tombol sebagai tanda diresmikannya Pabrik Tuban milik perseroan, Sabtu (13/10).

persen dilaksanakan oleh perusahaan nasional antara lain Swadaya Graha, Varia Usaha, Adhi Karya, Waskita Karya, Krakatau Engineering dan lain-lain. Untuk commissioning, pelaksanaan pekerjaan sekitar 95 persen dilaksanakan oleh tenaga ahli Semen Gresik Group. Perseroan juga memaksimalkan pemakaian kandungan lokal dalam pembangunan pabrik. “Selain menunjukkan komitmen perseroan dalam mendorong industri manufaktur nasional, penggunaan local content juga menunjukkan bahwa sektor industri di Indonesia terus tumbuh berkembang dan mampu

diandalkan,” jelas Dwi. Menurut Dwi, keberhasilan pembangunan Pabrik Tuban IV ini semakin meneguhkan keyakinan bahwa semua Sumber Daya Manusia yang dimiliki perseroan bisa dan mampu menjawab tantangan di bidang Engineering, Procurement, Construction dan Commissioning, yang selanjutnya diharapkan dapat bersaing di tingkat regional maupun global, sesuai visi perseroan. Selama masa konstruksi, proyek Tuban IV menyerap tenaga kerja sebanyak 3.900 tenaga kerja nasional yang terdiri atas tenaga kerja dari Jawa

Timur sebesar 54 persen termasuk dari Tuban 31 persen, tenaga kerja nasional sebesar 45 persen dan tenaga kerja asing hanya 1 persen. “Pembangunan Pabrik Tuban IV dan proyek-proyek perseroan lainnya telah mampu memutar roda perekonomian nasional. Hal ini sesuai dengan program pemerintah yang berdimensi pro-growth, pro-job, dan pro-poor,” ujar Dwi. Dwi menambahkan, perseroan terus melakukan ekspansi sebagai upaya untuk memperkuat posisi sebagai perusahaan semen terkemuka dan terbesar di kancah regional Asia

Tenggara. Bersamaan dengan proyek Tuban IV, saat ini perseroan tengah merampungkan proyek pabrik Semen Tonasa V di Sulawesi berkapasitas 3 juta ton. Proyek tersebut saat ini tengah memasuki periode Commissioning dan akan segera beroperasi. Proyek Tonasa V juga dikerjakan dengan prinsip swakelola sebagaimana Proyek Tuban IV. Kehadiran Pabrik Tuban IV dan Tonasa V akan mengerek kapasitas produksi Semen Gresik Group akan mencapai lebih dari 26 juta ton atau meningkat hampir 10.300 persen dari kapasitas awal 250.000 ton per tahun. “Sinergi solid antara Semen Gresik, Semen Gresik dan Semen Tonasa, yang diiringi dengan strategi ekspansi yang terukur akan semakin mengukuhkan posisi perseroan sebagai market leader industri semen nasional. Perseroan akan terus meningkatkan penguasaan pasar atau market share dari posisi saat ini di level 41 persen,” jelas Dwi. Untuk mempertahankan posisi sebagai penguasa pasar semen nasional, perseroan kini juga tengah melaksanakan langkah awal pembangunan pabrik baru di Padang (Sumatera Barat) dan Rembang (Jawa Tengah) yang masing-masing berkapasitas 3 juta ton per tahun. Kedua pabrik tersebut direncanakan mulai konstruksi awal 2013 dan ditargetkan selesai pada 2015 dan 2016. „Fan

Tiga Strategi Perkuat Jaringan Distribusi SURABAYA- Untuk semakin memperkokoh posisi sebagai market leader, PT Semen Gresik (Persero) Tbk terus memperkuat jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Dwi mengatakan, terdapat tiga strategi utama yang dilakukan Semen Gresik untuk menguasai pasar semen nasional. Pertama, memperbanyak packing plant dalam rangka menekan biaya logistik agar harga semen perusahaan terjangkau dan bersaing dengan para kompetitor. Sampai akhir 2012, Semen Gresik Group akan memiliki 15 packing plant dan direncanakan pada tahun 2016 keseluruhan berjumlah 29 packing plant. Di Sorong, perseroan baru saja merampungkan proyek packing plant dengan investasi Rp 167 miliar yang akan resmi beroperasi pada November 2012. Packing plant di Sorong ini dilengkapi pelabuhan yang mampu disinggahi kapal berbobot mati 10.000 ton (dead weight tonnage/DWT). “Kehadiran packing plant di Sorong akan mengefisienkan biaya distribusi, sehingga harga bisa lebih terjangkau untuk semakin menggerakkan perekonomian lokal mengingat semen adalah industri primer penyangga sektor ekonomi lainnya,” kata Direktur Utama Semen Gresik (SG), Dwi Soetjipto. September lalu perseroan baru saja memulai proyek pembangu-

nan Packing Plant di Banjarmasin dengan nilai investasi Rp 120 M. Targetnya selesai September 2013, sehingga bisa memperkuat distribusi dan pemasaran di wilayah Kalimantan Selatan dan Timur. Kedua, mendirikan pelabuhan khusus (special sea port) semen untuk menjamin kelancaran distribusi dan kecepatan waktu bongkar muat. Saat ini perseroan memiliki delapan pelabuhan yang tersebar di Padang, Tuban, Gresik, Biringkasi, Dumai, Ciwandan, Banyuwangi, dan Sorong. Ketiga, senantiasa membina hubungan bisnis yang saling menguntungkan dengan distributor yang memiliki gudang di berbagai lokasi. Saat ini perseroan mempunyai 361 distributor dengan sebaran wilayah di seluruh Indonesia. Kepercayaan Investor Strategi ekspansi yang dilakukan perseroan ini tetap dengan dilandasi pada efisiensi yang dilakukan secara optimal. Efisiensi dilakukan dengan berbasis pada inovasi, baik di bidang produksi, permesinan, rantai pasok, hingga sistem informasi. Setiap tahunnya, digelar Semen Gresik Group Award on Innovation (SGGAI). Berbagai inovasi telah mampu menghasilkan efisiensi hingga sekitar Rp 300 miliar setiap

tahunnya. Ekspansi masif yang dipadukan dengan efisiensi tersebut berbuah pada kinerja keuangan yang menggembirakan. Revenue perseroan meningkat 170 persen dari Rp 6,07 triliun pada tahun 2004 menjadi Rp 16,4 triliun pada 2011, atau rata-rata tiap tahun naik 15,3 persen. EBITDA meningkat 460 persen dari Rp 965 miliar pada tahun 2004 menjadi Rp 5,4 triliun pada tahun 2011, atau rata-rata tiap tahun naik 27,9 persen. “Adapun laba bersih meningkat 666 persen dari Rp 509 miliar pada tahun 2004 menjadi Rp 3,9 triliun pada tahun 2011, atau ratarata tiap tahun naik 33,8 persen,” jelasnya. Pada 2011, rasio laba terhadap modal (return on equity/ROE) tetap terjaga di atas 27 persen dengan rasio hutang terhadap modal (dept to equity ratio/DER) yang rendah. Kinerja keuangan yang meningkat tersebut membuat kepercayaan investor semakin tinggi, yang ditunjukkan dengan semakin positifnya kinerja saham perseroan di lantai bursa. Harga saham perseroan meningkat 700 persen dari Rp 1.850 pada 2005 menjadi Rp 14.800 pada awal Oktober 2012. Kenaikan 700 persen tersebut lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang hanya 327 persen.„fan

Industri Manufaktur RI Melambat JAKARTA- The World Bank (Bank Dunia) mencermati sejak krisis keuangan Asia, sejumlah tantangan makro ekonomi telah membuat pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia menurun. Apresiasi riil mata uang Rupiah, naiknya biaya satuan tenaga kerja, pergeseran ke arah sektor komoditas dan resource intensive, kuatnya kompetisi internasional (terutama dari Cina), serta mengecilnya keuntungan, semua faktor tersebut telah membuat sektor manufaktur Indonesia menjadi kurang bersaing dibanding negara tetangga di kawasan. “Tantangan-tantangan utama pada tingkat mikro bagi perusahaan Indonesia adalah tingginya biaya transportasi dan logistik, sulitnya memperoleh kre„ EDITOR: ERFANDI PUTRA z LAYOUTER: YUSRONI

dit, serta kurangnya transparansi dan kepastian regulasi. Hal-hal tersebut menghambat tumbuhnya usaha-usaha baru, serta mencegah manufaktur yang sudah ada untuk dapat berkembang dan menikmati skala ekonomis,” jelas Bank Dunia dalam penjelasannya , Minggu (14/10). Berbagai tantangan tersebut, sambung Bank Duia telah menimbulkan ‘lapisan menengah yang hilang’ dan besarnya porsi perusahaan manufaktur kecil dan tidak produktif yang mencegah sektor manufaktur memberi kontribusi lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia. “Meskipun berbagai tantangan di atas, sektor manufaktur di Indonesia mulai bangkit kem-

bali. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan tumbuh dengan cepat dan data investasi terakhir menunjukkan bahwa pertumbuhan semakin cepat. Pada saat yang sama, pertumbuhan kelas menengah di Indonesia dan adanya tenaga kerja yang bersaing semakin menarik investor asing ke sektor ini,” demikian jelas Bank Dunia. Untuk mengatasi tantangan ekonomi makro dan mikro, perlu beberapa kebijakan untuk meningkatkan daya saing biaya dan mengurangi opportunity cost investasi. Bank Dunia menilai kebijakan untuk meningkatkan daya saing value based dalam bidang manufaktur juga diperlukan untuk meningkatkan dan mempertahankan pertumbuhan.„dkm

www.dutaonline.com


C M HAL 10 Y K

Polisi Tembak Mati Penjambret

Alamat Redaksi: Graha Astra Nawa Jl. Gayungsari Timur 35 Surabaya, Telp. 8299982 (Redaksi), 8299985, 8299986, Fax. 8299987

HAL 12

Pengurus PPP Tolak Dukung Salim

HAL 13

Pemilukada Kab Madiun Dilaunching

Suramadu HALAMAN 9 I SENIN, 15 OKTOBER 2012

PWNU Tak Bernafsu Bahas Pilgub KETUA UMUM PP ISNU DIPINANG DUA PARTAI SURABAYA - Kekuatan suara Nahdlatul Ulama (NU) yang disebut-sebut bisa menandingi pasangan Soekarwo – Saifullah Yusuf (KarSa) dalam Pilgub Jatim 2013 mendatang, terus dilirik sejumlah partai politik (Parpol). Tak ayal, untuk mendapatkan suara NU, sejumlah parpol tak segan-segan berebut mengandeng tokoh-tokoh NU baik dilevel lokal maupun nasional. Selain H Saifullah Yusuf (Ketua PBNU) yang sudah digandeng Soekarwo, sejumlah nama terus mencuat dikancah perpolitikan Jawa Timur. Di antaranya, Hj Khofifah Indar Parawansa (Ketua Umum PP Muslimat NU), H Ali Masykur Musa (Ketua Umum PP ISNU), dan H. Imam Nachrowi (Mantan Ketua PMII Jatim kini Sekjend PKB). Dengan munculnya sejum-

DUTA/UMARUL FARUQ

DIPINANG DUA PARPOL: Ketua Umum PP ISNU H Ali Masykur Musa (tengah) saat memberikan keterangan pers terkait Pilgub Jatim 2013, dalam pra-acara seminar Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana di Hotel Shangri-la Surabaya, Minggu (14/10)

lah nama kader NU dalam bursa Pilgub Jatim 2013, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memilih tidak tergoda dengan nafsu politik tersebut. Ini dibuktikan dengan belum adanya pembicaraan di internal NU untuk membahas Pilgub Jatim yang

rencananya akan digelar 29 Agustus 2013 mendatang. “Tidak ada pertemuan apapun. Pengurus pun belum semangat membicarakan soal Pilgub,” ujar Sekretaris Tanfidziyah PWNU Jawa Timur H BACA: Harus Ada ..., hal 10

DUTA/UMARUL FARUQ

PAWAI BUDAYA: Tampak salah satu penampilan salah satu kabupaten/kota dalam memeriahkan pawai budaya peringatan HUT Provinsi Jatim ke67, Minggu (14/10).

Pawai Budaya Sita Perhatian Turis SURABAYA - Perayaan pawai budaya menyambut hari jadi provinsi Jawa Timur ke-67, Minggu (14/10) berlangsung meriah. Sebanyak 38 kabupaten/ kota di Jatim ikut ambil bagian dalam pawai budaya tersebut. Iring-iringan kendaraan hias

serta lenggak-lenggok para penari yang menampilkan seni khas Jawa Timur, yang mengelilingi rute dari depan Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan, dan finish di Gedung Negara Grahadi Surabaya di Jalan Gubernur Surya. Selama arak-arak

Jatim Berperan Sebagai Lokomotif Ekonomi Indonesia PERTUMBUHAN ekonomi Jawa Timur terus meningkat selama tiga tahun terakhir. Hal ini menjadikan Jatim sebagai The Emerging Province yakni provinsi yang menjadi lokomotif ekonomi Indonesia. Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mengatakan hal itu ketika menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Jadi ke-67 Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 yang mengangkat tema “Sukseskan Pasar Dalam Negeri, Kuatkan Industri Kecil dan Wujudkan Kedaulatan Ekonomi Jatim” di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (12/10). Meskipun, di Amerika dan Eropa terjadi krisis ekonomi global yang menyebabkan pelambatan ekonomi pada negara-negara tersebut, hal itu tidak berpengaruh bagi perkembangan ekonomi Jatim dan Indonesia pada umumnya. “Pertumbuhan ekonomi Jatim selama tiga tahun terakhir selalu diatasrata-rata nasional, dan itu menjadikan Jatim sebagai The Emerging Province,” ujarnya. The Emerging Province dapat terwujud apabila terdapat perkembangan di beberapa sektor riil yang dijumpai di lapangan. Di antaranya, dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, pengurangan jumlah kemiskinan, pengurangan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan memperkecil disparitas wilayah. Ia menjelaskan, kinerja ekonomi Jatim, selama tiga tahun terakhir, mengalami percepatan dan pertumbuhan yang sangat baik. Pada tahun 2009 pertumbuhan ekonomi di Jatim sebesar 5,01 persen, tahun 2010 sebesar 6,68 persen dan tahun 2011 sebesar 7,22 persen. Sedangkan pada semester I tahun 2012 sebesar 7,23 persen, lebih cepat dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yaitu sebesar 6,4 persen. “Bahkan secara nasional, PDRB Jatim memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 14,80 persen, terbesar kedua setelah DKI Jakarta sebesar 16, 20 persen. Bukan tidak mungkin pada tahun 2014 - 2015 ekonomi Jatim melam-

„ EDITOR: MOHAMMAD NATSIR z LAYOUTER: AHMAD FAIZ

DUTA/UMARUL FARUQ

TUMPENG HUT: Tampak Gubernur Jatim Soekarwo didampingi Wagub Saifullah Yusuf dan Ketua DPRD Jatim Imam Sunardhi bersama istri, memotong tumpeng HUT Provinsi Jawa Timur ke-67 di Gedung Negara Grahadi, Jumat (12/10).

paui pertumbuhan ekonomi Jakarta,” tegasnya. Pertumbuhan ekonomi Jatim juga didukung oleh kinerja perdagangan dalam negeri. Nilai distribusi perdagangan ekspor antar provinsi pada semester I 2012 sebesar Rp 140,99 triliun, sedangkan nilai distribusi perdanganan impor antar provinsi sebesar Rp 113,90 triliun. “Artinya Jatim mengalami surplus sebesar Rp 27,09 triliun di bidang perdagangan antar provinsi. Ini disebabkan adanya optimalisasi peran Kantor Perwakilan Dagang (KPD) yang ada di beberapa provinsi,” ungkap Pakde Karwo sapaan akrabnya. Selain itu, angka penurunan kemiskinan di Jatim cukup besar dibanding provinsi lain. Maret tahun 2009 pendu-

duk miskin Jatim sebesar 6,022 juta jiwa (16,68 persen). Pada tahun 2011 turun menjadi 5,356 juta jiwa (14,23 persen). Sedangkan pada Maret 2012 penduduk miskin Jatim menjadi 5,071 juta jiwa (13,40 persen). “Pada Tahun 2012 penduduk miskin Jatim turun sebesar 285,23 ribu jiwa dan memberikan kontribusi penurunan terbesar nasional yaitu 30,35 persen, dari penurunan penduduk miskin nasional sebesar 939,72 ribu jiwa,” tambahnya. Pakde Karwo menegaskan, dari uraian kinerja yang telah dilakukan Pemprov Jatim ini, dapat dijelaskan dari pertumbuhan ekonomi di Jatim berada pada arah yang benar. Diikuti dengan terkendalinya nilai inflasi sebesar 4,09 persen dan penurunan tajam Indeks Disparitas

antar wilayah serta dampaknya pada penurunan kemiskinan, pengangguran maupun kenaikan IPM. Oleh karena itu, hal ini mengindikasikan bahwa kinerja ekonomi Jatim sudah mengarah kepada pertumbuhan yang inklusif. Keberhasilan implementasi dari berbagai upaya solutif ini harus didukung dengan upaya-upaya membangun komunikasi dengan semua stakeholder baik dari unsur tokoh masyarakat, asosiasi usaha, akademisi, Badan Eksekutif Mahasiswa, penegak hukum, organisasi keagamaan dan organisasi masyarakat lainnya. Untuk mencapai masyarakat yang lebih sejahtera, diperlukan keteladanan kepemimpinan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan. „ ud/adv

berlangsung, ribuan masyarakat, bahkan turis mancanegara terlihat antusias memenuhi pinggir jalan menyambut arak-arakan pawai. Para orang tua tampak membawa anak mereka untuk menyaksikan hiburan yang murah

meriah ini, sementara para penjaja makanan dan minuman melengkapi suasana demi mengais rezeki. Sedangkan turisturis asing dan para pehobi fotografi tampak sibuk mengabaBACA: Gubernur ..., hal 10

FBJ Bantu UMKM Bersaing di Pasar Global FESTIVAL Budaya Jawa (FBJ) membantu Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) untuk bersaing di pasar global yang saat ini lebih didominasi oleh pengusaha dari luar Jatim. Hal ini disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat memberikan sambutan saat membuka Festival Budaya Jawa di Atrium Jembatan Merah Plaza (JMP) Surabaya, Sabtu (13/10). Menurutnya FBJ ini sangat membantu UMKM karena telah disiapkan tempat khusus bagi para UMKM binaan di Jatim untuk memamerkan hasil produksinya. Sehingga UMKM dapat mempromosikan kerajinannya sesuai dengan ciri khas budaya masing-masing. “Secara tidak langsung penyelenggaraan FBJ membantu membangun UMKM yang ada di Jatim sekaligus promosi budaya Jawa ke seluruh antero dunia,” ujarnya. Ia mengatakan, apabila UMKM tidak didukung dalam mempromosikan hasil produksinya, maka bukan tidak mungkin barang yang beredar di sekitar kita adalah barang impor dari daerah maupun negara lain. “Oleh karena itu, festival seperti ini, harus diselenggarakan tidak hanya di JMP, tetapi diseluruh pusat perbelanjaan di seluruh Jatim,” ungkapnya. Menurut Soekarwo, peran UMKM terhadap PDRB Jatim cukup besar. Terbukti, dengan dito-

pang UMKM, pertumbuhan ekonomi Jatim berhasil mencapai 7,22 persen pada 2011. Angka itu sekaligus merupakan pencapaian tertinggi di Indonesia. Produk domestik regional bruto (PDRB) Jatim pada 2011 lalu mencapai Rp 884 triliun. Dari jumlah itu, 57 persen sumbangan dari produkproduk UMKM, yaitu Rp 476 triliun. Untuk pertumbuhan hingga kuartal I-2012 lalu, sumbangan dari sektor UMKM sudah mencapai 63 triliun triliun atau surplus 13 triliun rupiah. “Rata-rata pertumbuhan UMKM tiap tahunnya berkisar 15 sampai 20 persen. Faktor utama pesatnya petumbuhan ini adalah perkembangan di kawasan Indonesia timur yang menjadi pasar Jatim,” kata Pakde Karwo sapaan akrabnya. FBJ 2012 digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 67 Jatim ini menghadirkan berbagai ragam kesenian dan budaya Jawa. Pelaksanaannya mulai tanggal 13 hingga 30 Oktober. Dirut PT Lamicitra Nusantara Tbk selaku pengelola JMP, Priyo Setia Budi mengatakan, digelarnya festival ini sebagai upaya melestarikan budaya Jawa yang nyaris terkikis oleh perkembangan jaman. “Kami punya kepentingan membangun karakter bangsa melalui festival budaya. Karakter bangsa tercermin dari kekuatan budaya,” katanya. „ ud/adv

DUTA/UMARUL FARUQ

KARYA UMKM JATIM: Gubernur Jatim Soekarwo saat melihat hasil karya UMKM Jatim yang dipamerkan dalam Festival Budaya Jawa di Atrium JMP Surabaya, Sabtu (13/10).

www.dutaonline.com


10

Surabaya, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep

Suramadu Senin, 15 Oktober 2012

ISNU Ajak Warga Peduli Lingkungan

DUTA/UMARUL FARUQ

SEMINAR LINGKUNGAN: Tampak para pembicara seminar Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana di Hotel Shangri-la Surabaya, Minggu (14/10) kemarin.

Polisi Tembak Mati Penjambret

SURABAYA- Panen bencana yang melanda Indonesia lantaran buruknya ekosistem akibat penggundulan hutan dan pengurukan lahan menarik simpati dari Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU). Indonesia saat ini sedang berada dalam zona tidak aman dari sektor lingkungan hidup. Parahnya, rusaknya ekosistem dilatar belakangi oleh kegiatan ekonomi yang hanya berorientasi pada laba, tanpa peduli dengan dampak yang akan ditimbulkan. Ketua PP ISNU, Ali Masykur Musa, sangat menyayangkan tindakan eksploitatif dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

teriak “jambret-jambret”. Untungnya pada waktu penjambretan itu, ada anggota unit jatanum yang sedang melakukan kring serse yang dipimpin langsung oleh Pjs Kanit Jatanum Polrestabes Surabaya Iptu Solikin Ferry. Petugas pun langsung melakukan pengejaran. “Melihat ada korban teriak jambret dan kebetulan ada anggota sedang melakukan kring serse, maka langsung melakukan pengejaran tersangka,” ujar Kasat Reskrim Polresrabes AKBP Farman, melalui Ferry, Minggu (14/10) dini hari di kamar mayat. Pada saat dilakukan pengejaran, petugas sempat memberikan tembakan peringatan agar Salimin menyerah. Kenyataannya tersangka, yang diketahui seorang residivis 3 kali keluar masuk penjara dalam

kasus serupa, justru melakukan penyerangan ke petugas dengan senjata tajam yang dibawanya. Akibatnya tangan kanan petugas terkena sabetan Salimin. Dari situ tembakan langsung diberikan mengarah bagian dada. “Ketika disuruh berhenti, tersangka malah melawan dengan penghabisan hingga mengenai anggota. Dari situ langsung ditembak ke bagian mematikan,” tambah Ferry. Sementara dari hasil aksi penjambretan tersangka, diamankan barang bukti berupa 1 buah pisau penghabisan panjang 30 cm milik tersangka, 1 unit motor Yamaha Mio yang digunakan sarana penjambretan tersangka, 1 buah tas warna hitam milik korban berisi surat-surat, HP dan uang Rp 450.000. „ dte/bj

hidup dan kenyamanan manusia. Karenanya, ISNU mengajak masyarakat Indonesia teruma kaum nahdliyin agar peduli dan merawat lingkungan bersamasama. Indonesia saat ini, lanjut pria yang juga anggota BPK-RI yang membidangi audit lingkungan hidup, memiliki 16 propinsi rawan, dengan 918 titik rawan banjir dan 2173 titik rawan longsor. Titik-titik api di seluruh hutan Indonesia semakin rata saat musim kemarau tiba. “Udara di Indonesia tidak bersahabat, polusi udara menjadi momok di kota-kota besar seperti di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung dan lainlain,” tuturnya. „ azi

Bupati Santuni Korban Kebakaran

DUA PELURU BERSARANG DI DADA PELAKU SURABAYA - Penjahat jalanan yang kerap membuat resah pengguna jalan dan geram petugas akhirnya tewas setelah dadanya tertembus dua timah panas. Korban ditembak polisi usai melakukan aksi penjambretan di kawasan Majapahit, Surabaya, Sabtu (13/10) malam. Pelaku yang jasadnya kini terbujur kaku di kamar jenazah RSU dr Soetomo itu yakni, Syamsuri alias Salimin (25) warga Jalan Tambak Dalam, Surabaya. Sebelum tertembak mati, data yang diperoleh dari kepolisian di kamar mayat RSUD Dr Soetomo, kronologis kejadian tersangka sedang mengikuti korban dari belakang. Waktu itu korban berboncengan. Salimin mendekat dan langsung merampas tas korban secara paksa. Karena dijambret, korban mencoba mengejar tersangka sambil

“Akibat rusaknya ekosistem banyak, terutama yang paling dirasakan oleh manusia timbulnya bencana yang bertubitubi,” kata Ali Masykur Musa disela-sela seminar Lingkungan Hidup Nasional ISNU bertempat di Hotel Shangri-la, Minggu (14/10). Dia menuturkan, tindakan perusakan hutan dan perusakan ekosistem dipicu oleh empat jenis kegiatan ekonomi hitam, yakni pembalakan liar (illegal logging), penambangan liar (illegal mining), pencurian ikan (illegal fishing) dan perdagangan liar (illegal trading/ smugging). Empat macam illegal itu berdampak parah pada kelestarian

DUTA/HABIB AS SHIDDIQ

PEDULI: Bupati KH Kholilurrahman menyerahkan bantuan dana dan sembako kepada dua keluarga tertimpa musibah kebakaran, kemarin.

PAMEKASAN - Kebakaran sejumlah rumah di Desa Sumedangan Kecamatan Pademawu kemarin, mendapat perhatian Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman. Ini diperlihatkan dengan memberikan bantuan kepada korban yang rumahnya ludes dilalap si jago merah. Bantuan ini diserahkan bupati secara simbolis kepada dua keluarga korban kebakaran Mat Hasan (60) dan Sattuni (75) warga Dusun Barat Desa Sumedangan Kecamatan Pademawu. Dalam kesempatan itu, bupati juga mengunjungi sejumlah korban, tiga jam pasca kejadian kemarin. Mat Hasan yang juga merupakan putra Sattuni menuturkan, peristiwa memilukan itu terjadi saat rumahnya dalam keadaan kosong, seluruh keluarga sedang beraktivitas di luar rumah. “Saat kejadian saya sedang berada di sawah untuk pesiapan musim tanam padi, istri lagi bekerja sebagai pembantu lepas di daerah kota dan

anak-anak sedang bersekolah,” ungkapnya, Minggu (14/10). Akibat kejadian itu, lanjut Mat Hasan, seluruh barang-barangnya hangus tak tersisa. Namun pihaknya mengaku bersyukur karena kebakaran itu tidak sampai ada jatuh korban jiwa. Bupati Kholilurrahman dalam kunjungannya meminta agar kedua keluarga yang sedang tertimpa musibah bersabar dan tawakal kepada Allah SWT. Dengan kesabaran ini akan mendatangkan kemaslahatan yang lebih besar dari apa yang ada sebelumnya. “Jangan jadikan musibah ini beban, tapi anggaplah ujian ini sebagai tahapan ketakwaan kita kepada sang Kholiq demi tercapainya kebahagian dunia akhirat,” paparnya. Bupati juga menghimbau kepada masyarakat berhati-hati agar jangan sampai meninggalkan perapian di dalam maupun di luar rumah dalam keadaan hidup. „ bib/adv

Sambungan dari halaman 9

Harus Ada Unsur NU Memimpin Jatim Masyhudi Muchtar, kemarin. Menurut Masyhudi, kondisi Pilgub Jatim 2013 ini tampaknya berbeda dengan Pilgub tahun 2008 silam. Kala itu, PWNU Jatim jauh-jauh hari sebelum pemilihan sudah ikut sibuk membicarakan calon gubernur (cagub)- calon wakil gubernur (cawagub). “Sekarang masih ademayem saja. Mungkin ini karena pengalaman pada Pilgub tahun lalu,” tandas pria kelahiran Jombang ini. Masyhudi menegaskan, lirikan beberapa partai tersebut menunjukkan bahwa NU memiliki potensi besar pada momen politik Pilgub Jatim mendatang. Karenanya, banyak kader terbaik NU yang kini banyak dilirik parpol untuk maju dalam Pilgub Jatim mendatang. Seperti Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa. “Potensi Gus Ipul dari kaum mudanya (Ansor) dan Khofifah dari kaum ibu-ibu NU (Muslimat),” tandasnya. Kendati demikian, lanjut Masyhudi, secara struktural PWNU belum menentukan siapa yang akan didukung dari dua kader potensial tersebut. “Dua-duanya sama-sama potensial.

Tinggal dilihat siapa yang mampu mengelola potensinya,” tegasnya. Ditanya soal duet incumbent KarSa, Masyhudi mengomentarinya sebagai pasangan ‘yang baik-baik’ saja. “Secara pribadi saya katakan itu baik-baik saja,” tandasnya. Kendati begitu, lanjut dia, Khofifah dan pasangannya, apabila ikut mencalonkan diri, nanti bisa menjadi pesaing kuat KarSa. Bukan tidak mungkin Pilgub DKI Jakarta dimana Jokowi-Ahok secara mengejutkan mengalahkan incumbent terjadi pula di Jatim. “Tapi itu juga perlu dilihat, konteks sosiologis DKI berbeda dengan Jatim,” tuturnya. Di tempat terpisah, Ketua Umum PP Ikatan Sarjana NU (ISNU), H Ali Masykur Musa mengaku sudah ada dua partai yang melamar untuk menjadi Cagub Jatim pada 2013 mendatang. “Dua partai mendatangi saya meminta ikut meramaikan Pilgub Jatim,” aku Ali Masykur saat menghadiri Seminar Lingkungan Hidup Nasional yang diadakan ISNU di Hotel Shangri-la, Minggu (14/10) kemarin. Ketika didesak nama dua partai yang meminangnya, Ali Masykur,

masih merahasiakannya. “Tapi ajakan itu saya tolak,” tuturnya. Ali Masykur mengatakan penolakan itu dikarenakan saat ini dirinya menjabat dua jabatan yang sangat penting, yakni ketua PP ISNU dan salah satu pimpinan BPK (badan pemeriksa keuangan) RI. “Saya memegang ISNU yang sangat strategis untuk kepentingan bangsa. Kedua juga sebagai salah satu pimpinan BPK-RI, jadi ijinkan saya meneruskan perjuangan di ISNU dan meneruskan BPK,” tambahnya. Mengenai tokoh NU yang pantas memimpin Jatim, dia tidak menyebutkan secara pasti. Tetapi, Jatim dengan mayoritas penganut faham aswaja, Gubernurnya juga harus dari NU. “Harus ada unsur NU memimpin Jatim,” timpalnya. Terkait pinangan Soekarwo yang menjadikan Saifullah Yusuf menjadi Cawagub kembali, Ali Masykur menilai tidak keberatan bila orang NU hanya menjadi wakil gubernur. “Ya gak apa-apa, yang penting ada unsur NU,” katanya. “Gus Ipul kan salah satu ketua PBNU, saya pikir patut untuk mengurusi Jawa Timur,” pungkasnya. „ azi/ud/jns

Gubernur Sambut Rombongan Kendaraan Hias dikan arak-arakan pawai yang bersaing menarik perhatian dengan dandanan dan music mereka. “Banyaknya acara yang digelar baik di Surabaya dan kabupaten-kota yang ada, dimaksudkan agar lebih banyak potensi masyarakat yang bisa ikut digerakkan, sehingga memberi dampak positif bagi perekonomian. Kami berharap pawai budaya ini salah satunya dengan

menjadi trademark Surabaya agar bisa menarik turis asing maupun lokal agar betah di Jatim,” kata Sekdaprov Jatim, Rasiyo disela-sela membuka pawai budaya di depan Kantor Gubernur Jalan Pahlawan kemarin. Sementara itu, gubernur Jatim, Soekarwo didampingi isteri dan cucu nampak antusias menyambut setiap rombongan pawai budaya

„ EDITOR: MOHAMMAD NATSIR z LAYOUTER: AHMAD FAIZ

dari berbagai kabupaten/kota di kantor negara Grahadi Surabaya. Bahkan pria yang akrab dipangil pakde Karwo itu berulang-ulang melambaikan tangan maupun bertepuk tangan setiap mendapat sambuatn salam secara khusus dari rombongan pawai. Ketika dipertontonkan atraksi yang menarik, orang nomor satu di Jatim itu tak segan-segan menyalami rombongan pawai. „ ud

www.dutaonline.com


11

Gerbang

Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Bojonegoro

Senin, 15 Oktober 2012

Krisis Air Bersih Landa 11 Kecamatan BOJONEGORO - Sedikitnya 11 dari 27 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro sejak empat bulan terakhir mulai mengalami krisis air bersih. Diperkirakan kekeringan masih akan meluas mengingat sungai, bendungan, dan embung di wilayah dengan romansa hutan jati dan Bengawan Solo itu telah mengering. Berdasar catatan yang diperoleh Duta di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bojonegoro (BPPD), dari 11 kecamatan itu sebanyak 24 desa dan 49 dusun telah mengalami krisis air bersih. Total penduduk dusun yang mengalami krisis air mencapai 7.959 kepala keluarga atau sebanyak 31.748 jiwa. Dari 11 kecamatan kering tersebut antara lain Kedungadem, Tambakrejo, Kepohbaru, Balen, Temayang, Sukosewu, Baureno, Kasiman, Sumberejo, Ngasem dan Kecamatan Sugihwaras. Sebagian besar kecamtan yang kekeringan ini berada di Bojonegoro bagian tenggara, selatan, dan barat daya, yang cukup berjauhan dengan Sungai Bengawan Solo. Kepala Seksi Kesiapsiagaan

dan Pencegahan BPDB Bojonegoro, Suparjo, mengatakan wilayah yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih bisa jadi akan terus meningkat. Pemicunya, dari 27 kecamatan dan 430 desa di Bojonegoro belum seluruhnya melaporkan data. “Masih ada kecamatan yang belum melaporkan kekeringan di wilayahnya,” papar Suparjo. Dijelaskan, di Kecamatan Ngasem misalnya, terdapat lima desa yang mengalami krisis air. Yaitu Desa Butoh, Tengger, Kolong, Trenggulunan, dan Ngares. Sementara di Kecamatan Kasiman, di antaranya terdapat di Desa Kasiman, tepatnya di Dusun Jintel dan Dusun Karanganyar. Rata-rata desa dan dusundusun yang sudah mengalami krisis air dan kekeringan sebagian hanya mengandalkan truk tangki kiriman dari pemerintah Bojonegoro. Sementara geliat pertanian, baik padi maupun palawija sudah berhenti sejak dua bulan lalu. Di Kecamatan Ngasem, tepatnya di Dusun Blimbing dan Dusun Alas Tuwo, debit air di

sumur sudah kering. Apalagi sumur-sumur desa juga telah mengecil debitnya. Warga di Kampung Alas Tuwo dan sebagian di Dusun Blimbing berpesan agar pemerintah rutin mengirim air bersih di daerah terpencil. Dengan demikian, selama bulan Agustus hingga puncak kering, volume air yang dikirim ke masyarakat bisa lebih merata. Pada bagian lain beberapa sungai dan bendungan di Bojonegoro juga telah mengering dan debitnya terus menyusut. Debit air bendungan Waduk Pacal di Kecamaan Temayang juga sudah mengecil. Pihak pengelola Bendungan Pacal juga melarang warga untuk membuka pintu air untuk pengairan sawah. Bahkan ada enam anak Sungai Bengawan Solo, seperti Sungai Semarmendem, Sungai Kalitidu, Sungai Kunci, Sungai Batokan, dan Sungai Mengkuris, airnya sudah mengering. Akibatnya, anak sungai yang bermuara di Bengawan Solo ini sebagian telah berubah fungsi dengan ditanami tanaman palawija. „ bro

DUTA/AS AD AN-NAWAW I

KERING : Kondisi Waduk Pacal di Desa Sumbersari, Kecamatan Temyang, Bojonegoro terus mengering setelah empat bulan terakhir tak turun hujan. Kini sedikitnya 11 dari 27 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro mulai mengalami krisis air bersih.

Warga Dilatih Hadapi Banjir BATALNYA REALISASI WADUK JIPANG BOJONEGORO - Proyek Waduk Jipang, di perbatasan Jatim dan Jateng yang selama ini dianggap paling tepat sasaran mengendalikan banjir luapan sungai Bengawan Solo ini semakin tidak jelas. Padahal, dengan merealisasikan Waduk Jipang, permasalahan banjir di daerah hilir Jatim yang rutin terjadi setiap tahun, besar kemungkinan bisa dihilangkan. Tidak hanya itu, keberadaan Waduk Jipang yang mampu menampung air 930 juta meter kubik, juga bermanfaat mengatasi kekeringan di daerah hilir Jatim. Namun, dengan memperhitungkan beratnya masalah sosial, Pemerintah terpaksa menenggelamkan konsep pembangunan megaproyek Waduk Jipang yang diperkirakan pembangunannya menelan dana Rp 10 triliun. Di antaranya, merealisasikan Waduk Jipang harus memindahkan sekitar 120 ribu jiwa warga di daerah Jateng dan Jatim, belum termasuk menyangkut masalah teknik pembangunan waduk. Jadi yang realistis sekarang ini, mempersiapkan warga sekitar hilir sungai terpanjang di

DUTA/AS AD AN-NAWAW I

ALIRAN SUNGAI : Bengawan Solo yang berhulu di Jateng, dan sepanjang 300 kilometer di antaranya berada di daerah hilir Jatim, selalu menimbulkan permasalahan banjir tiap musim hujan tiba.

Pulau Jawa sepanjang lebih dari 600 Km, untuk selalu siap menerima dan menghadapi banjir akibat meluapnya Bengawan Solo. Berkait kepentingan itu, PMI Cabang Bojonegoro bekerja sama dengan Palang Merah Norwegia, secara berkala melakukan pelatihan warga yang tinggal di

Tukang Parkir Ditemukan Tewas TUBAN - Gatot Eko Basuki (47) warga Kelurahan Kebonsari, Gg.06, No.16, RT.01, RW.01, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, ditemukan tewas di atas trotoar, Jl. Pahlawan, Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Minggu (14/10). Korban ditemukan tewas dengan posisi tertelungkup dengan pakai kaos hitam bertuliskan PDI Perjuangan Tuban, dan celana pendek warna biru oleh seorangan saksi bernama Ahmad Syafii (36) warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Pada pukul 13.30 WIB. Saksi mengetahui korban tergeletak di dekat trotoar, tepatnya di dekat pagar perpustakaan SMAN 1 Tuban. Syafi’i awalnya tidak curiga dan mengira korban tersebut adalah orang tidur, namun setelah melihat dari dekat untuk memastikan kebenarannya, ternyata saksi memastikan bahwa korban sudah meninggal. “Saya takut ada apa-apa, kemudian saya melapor ke polisi yang saya jumpai didekat alun-

alun,” tuturnya. Mendengar laporan warga, Kepolisian Polsek Kota Tuban, langsung mendatangi TKP, dan melakukan identifikasi serta mengumpulkan saksi mata. Kapolsek Tuban, AKP Basir saat dikonfirmasi dilokasi penemuan mayat, menjelaskan bahwa, penemuan mayat ini awalnya diketahui warga yang melintas di Jl. Pahlawan. Saat diidentifikasi mulut keadaan berbusa dan kemaluannya mengeluarkan sperma. Pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kematian juru parkir disalah satu toko di jl. Basuki Rahmat tersebut. “Kami masih melakukan tindak penyelidikan, namun dari keterangan saksi, memang korban sudah lama sakit epilepsi, “ ungkapnya. Dugaan kuat korban meninggal akibat sakit epilepsinya kambuh, namun untuk memastikannya, Polisi mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Koesma Tuban, untuk keperluan otopsi. „ cmm

„ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: SULISTYORINI

daerah langganan banjir. “Sebab, banjir luapan Bengawan Solo masih akan terus terjadi,” terang Sekretaris PMI Cabang Bojonegoro, Suko H Widodo. Menurut dia, dalam tahap awal warga yang mendapatkan pelatihan menjinakkan banjir Bengawan Solo adalah warga Desa Sarirejo, Mulyorejo dan

Pilanggede, Kecamatan Balen, yang lokasinya berada di tepian Bengawan Solo tak bertanggul. Warga di tiga desa itu, selalu paling awal terkena banjir luapan Bengawan Solo, dibandingkan dengan desa lainnya di Bojonegoro. Tidak hanya itu, tim penanggulangan bencana banjir di Bojonegoro,

juga sering lupa memberikan bantuan warga di tiga desa itu, karena lokasinya sulit dijangkau dari jalan raya. “Kalau terjadi banjir, warga di desa kami menganggur. Pekerjaannya, hanya makan dan tidur selama banjir terjadi, yang biasanya bisa berulang beberapa kali,” ungkap Kepala Desa Sarirejo, Kecamatan Balen, Niti Suparlan. Pelatihan dimaksud, dilakukan dengan cara mengerahkan 30 relawan yang terjun langsung di tiga desa itu. Relawan tersebut, akan bekerja selama dua tahun, ikut mendampingi warga di tiga desa itu dalam mempersiapkan diri sebelum banjir, ketika banjir dan setelah banjir. Persiapan yang dilakukan, mulai menyangkut lokasi pengungsian, dan pekerjaan yang bisa dikerjakan warga selama banjir. Direncanakan, konsep tersebut akan dikembangkan di daerah lainnya, di Bojonegoro yang warganya juga selalu rutin dilanda banjir Bengawan Solo, sehingga bisa menjadi salah satu bagian dari konsep living harmony with flood atau hidup harmonis dengan banjir. „ bro

Pintu Penyedot Air Dinormalisasi BOJONEGORO - Dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro melakukan upaya normalisasi penggunaan alat penyedot air dengan melakukan pengerukan sedimen yang mengendap di pintu penyedotan air untuk mengantisipasi adanya banjir sungai Bengawan Solo. Namun, normalisasi ini hanya untuk mengantisipasi adanya banjir di sekitar Wilayah Kecamatan Kota yang sering terjadi banjir jika musim penghujan. Salah satu faktor penyebab banjir, yaitu adanya pendangkalan sungai-sungai yang mengakibatkan saluran air tidak lancar.

“Pengerukan Sedimen ini untuk normalisasi pintu penyedot air di Desa Banjarejo Kecamatan Kota Bojonegoro ini untuk meminimalisisr adanya banjir Sungai Bengawan Solo,” kata Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro, Zaenal. Beberapa desa yang menjadi langganan banjir sehingga harus mendapatkan perhatian, antara lain Kelurahan Ledok Kulon, Desa pacul yang merupakan daerah baru yang terkena banjir di Kecamatan Kota. Sementara, sebelum datang musim penghujan, Lanjut Zaenal, pihaknya juga mela-

kukan pembangunan embung Geomembran yang digunakan untuk cadangan air minum di musim kemarau. Pembangunan itu diperediksi akan terealisasi pada tahun 2013. Saat ini dari 17 goemembran yang dibangun sudah tiga yang sudah berfungsi. Embung itu mampu menampung air dari 2000 meter kubik hingga 5000 meter kubik. Pembangunan geomembran dipusatkan didaerah yang tidak dilalui oleh aliran sungai bengawan solo, seperti daerah Kecamatan Kedungadem, Kasiman, Ngasem, dan Sugihwaras. „ bro

DUTA/AS’AD AN-NAWAW I

ANTISIPASI: Banjir di Bojonegoro akibat luapan Bengawan Solo kini diantisipasi dengan pengerukan sedimen. Tampak banjir yang melanda Bojonegoro tahun lalu.

Berharap Kursi Kosong Segera Terisi SIDOARJO - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Sidoarjo berharap kekosongan satu kursi di DPRD Sidoarjo akan segera bisa diisi melalui proses PAW (Pergantian Antar waktu), sehubungan H susanto salah seorang anggota DPRD Sidoarjo dari PKB telah meninggal dunia karena serangan penyakit jantung yang mendadak sekali beberapa waktu lalu. Praktis kursi tersebut menjadi kosong. “Kami berharap kekosongan kusi tersebut segera terisi melalui poses PAW,” kata Achmad Amir aslikin, ketua FPKB DPRD Sidoarjo, saat dikonfirmasi, kemarin. Dijelaskannya, saat ini induk paratinya sudah berkirim surat ke DPRD Sidoarjo terkait pelaksanaan PAW H Susanto yang sudah meninggal dunia dan

penggantinya adalah Drs M Basudi, sebab perolehan uruatn suara terbanyak setelah H Susanto adalah M Basudi. “ Surat permintaan PAW tersebut sudah dikirim ke DPRD Sidoarjo, yang membawa Pak M Nasik Abdillah, Sekertaris DPC PKB Sidoarjo,” terangnya. Demikian juga dengan M Nurachmad Saifudin, wakil ketua DPC PKB yang juga wakil ketua FPKB berharap proses PAW yang dilaksanakan dari H Susanto yang sebelumnya duduk di Komisi A dan akan digantikan oleh M Basudi bisa cepat dilaksanakan sehingga kursi yang kosong ini akan segera terisi. “Kami berharap dalam tempo satu bulan pelaksanaan PAW tersebut bisa dilakukan, sehingga kursi yang kosong tersebut segera terisi. „ yan

100 Rumah Warga Miskin Diperbaiki SIDOARJO - Sebanyak 100 unit rumah warga miskin di Sidoarjo oleh Bank Jatim cabang Sidoarjo diperbaiki, tiap rumah yang dilakukan perbaikan mendapat kucuran dana sebesar Rp 5 juta. Total dana yang dikeluarkan sebesar Rp 500 juta. Uang tersebut dikeluarkan melalui program Corparete Social Resposibility (CSR). Secara simbolik diterimakan oleh Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah kepada dua orang perwakilan warga miskin yang mendapat bantuan yaitu, keluarga ma’had dan Sri Umiati. “Terimakasih saya telah mendapat bantuan dana untuk perbaikan rumah saya yang rusak,” kata Sri Umiati, sembari nangis sesegukan, seusai menerima dana bantuan secara simbolis disamping panggung acara carnival 2012 di alunalun kota Sidoarjo, Minggu (14/10) kemarin. Dikatakan oleh Hadi Sukrianto, Dirut Bank Jatim, Hadi Sukrianto, bahwa memberikan dana bantuan unutk perbaikan rumah warga miskin sudah menjadi kuwajiban bagi perusahaan yang ia pimpin. Kali ini ada 100 unit rumah yang menerima dana bantuan perbaikan rumah melalui program CSR kami,” katanya. Mendapati itu, Bupati Sidoarjo H Saiful Illah, ten-

tu saja ikut gembira, sebab ada sekiat 100 unit rumah warga miskin di Sidoarjo telah mendapat dana bantuan perbaikan rumah. “Ini merupakan langkah yang baik sekali dengan melaksanakan CSR dengan cara melakukan perbaikan rumah warga miskin. Kebijakan ini patut dicontoh oleh berbagai perusahan lainnya yang ada di Sidoarjo,” ungkapnya. Dilanjutkan oleh Hadi Sukrianto, seiring dengan perkembangan Bank Jatim CSR yang akan diberikan tentunya akan terus meningkat. Sebagai bank pembangunan masyarakat Jawa Timur, jumlah nasabah yang dimiliki saat ini mencapai 1,7 juta. Jumlah ini ada kenaikan sebesar 19,17 persen dari tahun lalu yang jumlah nasabahnya 1,4 juta. Sedangkan dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun totalnya sebesar 26,5 triliun, yang terdiri dari giro sebesar Rp 11,6 triliun, tabungan Rp 6,4 triliun dan deposito Rp 8,2 triliun. Dalam kesenmpatan itu juga dilakukan pengundian hadiah bagi nasabah pemilik tabungan Simpedes. Yang beruntung, lfrida Loretta, mendapatkan satu unit mobil avanza. Eko Hariyanto dan Siti Fatimah mendapatkan masing-masing satu unit sepeda motor. „ yan

www.dutaonline.com


12

Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi

Tapal Kuda Senin, 15 Oktober 2012

Pemkab akan Maksimalkan PLTMH LUMAJANG – Dengan potensi sumberdaya air yang sangat melimpah di Lumajang dengan debit yang juga mencukupi, pemkab Lumajang akan memaksimalkan PLTMH . “Dari kajian Sucipto, yang telah mendapatkan penghargaan sebagai innovator energi alternatif nasional dari Kementerian ESDM RI, debit air penggerak turbin minimal dibutuhkan 10 liter perdetik saja,” ujar Ketua Bappeda Lumajang, Ir Indah Amperawati. Dengan potensi tersebut, Bappekab Lumajang saat ini tengah merintis pengembangan ini di sesuaikan dengan alokasi anggaran yang ada. Pasalnya, dari data yang ada di Kantor Bappekab Lumajang sendiri masih terdapat 150 dusun yang belum terjangkau akses jaringan listrik dari PLN. “Jika menunggu akses jaringan sambungan listrik dari PLN, biaya yang dibutuhkan juga sangat mahal,”dalihnya. Keuntungan lainnya, PLTMH ini selain berbiaya murah, energi yang dihasilkan juga bersih dan perawatannya mudah. “Tidak hanya itu saja, masyarakat juga tidak akan dipusingkan dengan kenaikan TDL (Tarif Dasar Listrik) dan sebagainya karena memang murah,” dalihnya lagi. Diakuinya, di Kabupaten Lumajang sendiri sejauh ini telah 7 wilayah yang menerapkan tehnologi alternatif ini. Diantaranya di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Desa Burno, Kecamatan Senduro dan Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. “Sejauh ini, untuk wilayah yang lain tengah kita kaji terkait kemampuan aliran air dan sebagainya,” ungkapnya. Wilayah yang potensial, seperti Kecamatan Pronojiwo. Tahun depan kita akan coba dua unit dulu dengan alokasi anggaran dari APBN dan APBD. “Namun semuanya bertahap akan kita kembangkan mengingat efektifitas dan efisiensinya,” terangnya. Dilanjutkan olehnya, Bappekab Lumajang akan melakukan survey terlebih dulu untuk menentukan Dusun mana yang layak dikembangkan pembangkit Mikrohidro ini dengan melihat potensi ketersediaan airnya.”Untuk mengembangkan pembangkit mikrohidro, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Imidap, UNDP (United Nations Development Program) dan juga Pemprov Jatim,” tukasnya. Dari kerjasama dengan UNDP yang telah dijalin bersama Pemkab Lumajang ini, selanjutnya akan dikembangkan kawasan wisata mikrohidro yang bisa dipergunakan untuk demo site pembangkit ini. “Dengan pengembangan kawasan wisata mikrohiro ini, perguruan tinggi manapun bisa belajar ke sana untuk melakukan kajian atau penelitian,”kata Indah.„rk/adv

Pelanggan Labrak Kantor PDAM

PROTES METERAN PDAM RUSAK SITUBONDO - Kenaikan tarif PDAM Situbondo tidak dibarengi oleh pelayanan yang prima. Sebab, meski meteran PDAM naik drastis dan tidak sesuai dengan catatan petugas, seorang konsumen bernama Novi (31), warga Lingkungan Para’aman, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, itu melabrak Kantor PDAM Situbondo, Jalan PB Sudirman Situbondo. Menurutnya, kedatangan dirinya ke Kantor PDAM itu untuk melakukan komplain terkait pembayaran PDAM miliknya yang dua bulan terakhir ini meningkat hampir dua kali lipat. “Saya datang kesini untuk menanyakan apa ada yang salah dengan meteran PDAM dirumah kontrakan saya,” ujar Novi. Diperoleh keterangan, warga yang mendatangi kantor PDAM itu, mengaku sebelumnya membayar tagihan PDAM itu hanya berkisar antara Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu. Namun sudah dua bulan terakhir ini, dirinya harus membayar tagihan PDAM sekitar Rp 70 ribu. “Sebelumnya paling tinggi hanya Rp 40 ribu, tapi dua bulan ini mencapai Rp 70 ribu, padahal keluarga saya tidak lagi mencuci pakaian dengan air PDAM, makanya saya tanyakan pada pe-

Bupati-Wabup Ikuti Lomba Menembak DUTA/AHMAD FAISOL

DUKUNG TANTRI : Salah seorang simpatisan PPP memegang bendera PPP dan mendukung Tantri. Ratusan orang mengatasnamakan diri dari PAC dan pengurus ranting PPP Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/10), mengaku tak mendukung pasangan Cabup-Cawabup Salim Qurays-Agus Setiyawan (Bagus) yang diberangkatkan PPP.

Pengurus PPP Tolak Dukung Salim PROBOLINGGO - Ratusan orang yang mengatasnamakan diri sebagai PAC dan pengurus ranting Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Probolinggo, memadati klinik Syekh Abdul Qodir Jailani di Kraksaan, Minggu (14/10). Mereka mengaku tidak mendukung pasangan calon bupati-wakil bupati Salim Qurays-Agus Setiyawan (Bagus) yang diberangkatkan PPP. Menurut Zuhri, yang mengaku Wakil Bendahara DPC PPP, ratusan massa itu merupakan pengurus dan kader PPP, yang berasal dari 9 PAC dan 18 pengurus ranting. Mereka tidak mendukung pencalonan Bagus karena tidak puas dengan perekrutan calon wa-

kil bupati, beberapa ranting tidak difungsikan, dan pimpinan DPC tidak mengedepankan demokrasi. “Karena itu, kami mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Tantri Hasan AminuddinTimbul Prihanjoko (Hati). Kami juga siap memenangkan pasangan Hati,” teriak Zuhri. Ratusan massa itu kemudian meluncur ke Ponpes Syekh Abdul Qodir Jailani, yang diasuh kakak Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin, KH Hafidz Aminuddin. Di ponpes tersebut, sejumlah pengurus PPP tersebut menyerahkan berkas dukungannya kepada Tantri yang saat itu berada di ponpes tersebut. “Kami ucapkan terima kasih. Semoga dukungan ini

diridhoi Allah dan sesuai hati nurani,” ujar Tantri setelah menerima berkas dukungan. Dihubungi terpisah, Sekretaris DPC PPP Abdul Manap mengatakan massa yang menolak mendukung Salim-Agus adalah bukan pengurus PPP. Sebab, semua pengurus PPP, dari ranting hingga DPC, telah mendukung pencalonan Salim. Dukungan resmi juga telah ditetapkan oleh DPP maupun DPW. “Itu bukan agenda partai. Itu hanya ulah segelintir orang yang tidak siap kalah menghadapi Pilkada pada 8 Nopember nanti. Massa yang mengatasnamakan PPP tersebut digerakkan oleh kekuatan tertentu,” katanya singkat via ponsel. „afa

Rayakan Hari Jadi Provinsi dengan Seni-Budaya

DUTA/AHMAD FAISOL

BANGGA : Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin tampak bangga dan gembira melihat foto-foto hasil pembangunan oleh para peserta lomba foto.

Bupati Hasan Ajak Rakyat Memotret Hasil Pembangunan PROBOLINGGO - Bagian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sukses menggelar lomba foto hasil pembangunan Kabupaten Probolinggo selama dua periode kepemimpinan Bupati Hasan Aminuddin. Dalam lomba foto itu, dihasilkan sejumlah foto menarik hasil pembangunan yang berhasil dipotret oleh peserta lomba dari kategori pelajar maupun umum. Kepala Bagian Kominfo Sentot DH menjelaskan, ide pagelaran lomba foto itu berasal dari Bupati Hasan. Lomba itu juga menjadi wadah pecinta para fotografer amatir dan professional untuk mengapresiasi dan menginventarisis karya pembangunan Bupati Hasan. Media juga diharapkan menyebarluaskan hasil pembangunan yang telah dicapai. Penyerahan hadiah lomba foto yang dihadiri sejumlah pimpinan satker, pelajar, peserta lomba dan kalangan pendidik hingga kalangan masyarakat, di eks gedung DPRD, itu juga diharapkan menjadi motivasi bagi satker dalam mendoku-

mentasikan segala kegiatan. “Karena tanpa dokumentasi, foto dan data, kegiatan apapun akan menjadi sia-sia. Kami himbau satkersatker untuk tidak segan-segan mengabadikan kegiatan dan hasil pembangunannya dengan jepretan kamera,” imbuh Sentot. Sementara, Bupati Hasan merasa bangga hasil pembangunannya diabadikan oleh fotografer. Menurut Hasan, selain untuk menggali minat dan bakat pelajar di bidang fotografi, lomba itu digagas untuk mengajak rakyat memotret langsung hasil pembangunan yang menjadi karya nyata, selama dirinya memimpin. “Selama hampir 10 tahun saya memimpin, baru sekarang hasil pembangunan dijepret fotografer. Para peserta ini juga memiliki kesempatan untuk bekerja secara professional. Siapa tahu, bakat kalian dibutuhkan media cetak, dan menjadi jurnalis dan fotografer handal,” katanya sebelum menyerahkan piagam, trofi dan uang pembinaan kepada para pemenang. „afa/adv

„ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: ISMAIL AMRULLOH

tugas,” imbuhnya. Selain Novi, konsumen PDAM lain yang juga mengalami hal sama itu di alami oleh Pak Acmad. Dirinya mengaku kalau meteran PDAM miliknya juga sering eror dan mengakibatkan melonjaknya tariff tagihan. “Biasanya saya membayar tagihan PDAM itu paling besar Rp 25 ribu, tapi beberapa kali ini saya pernah membayar sebesar Rp 48 ribu, padahak airnya jarang saya pakai,” ujar Ahmad. Dituturkan, saat petugas yang mencatat datang, Ahmad sempat menanyakan perihal tersebut. Saat itu petugas menjawa bahwa meterannya memang sempat eror. “Saya Tanya pada petuga, kok bosa seperti ini, dia menjawab mungkin rusak,” imbuh Ahmad. Sementara itu, salah seorang petugas PDAM mengatakan bahwa bisa saja meteran PDAM yang berada di rumah warga tersebut rusak atau error. Atas laporan warga pihaknya langsung membuat laporan untuk disampaikan pada atasannya. “Bisa juga meterannya error dan harus diperbaiki. Saat ini kami langsung membuat laporan,” ujar Vina saat ditemui di kantornya.„fat

PROBOLINGGO - Selain menggelar upacara pada 12 Oktober lalu, Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-67 juga diperingati oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan menghelat pagelaran seni dan budaya di obyek wisata Pantai Bentar, Minggu (14/10). Obyek wisata kebanggaan masyarakat Kabupaten Probolinggo itu terasa meriah dan ramai oleh pertunjukan kesenian tradisional dan parade band pelajar SMA. Untuk pagelaran seni dan budaya ditampilkan tiga tarian kreasi oleh Sanggar Gita Taruna SMA Negeri 1 Dringu. Sementara pada parade band tampil 5 kelompok band dari SMAN 1 Dringu dan SMAN 1 Gending. ”Kegian memperingati Hari Jadi Provinsi ini juga untuk memperkenalkan kreasi seni dan budaya daerah kepada masyarakat, khususnya pengunjung Pantai Bentar. Sambil berekreasi menikmati indahnya panorama alam kita juga diajak untuk mengapresiasi kesenian tradisonal yang kita miliki,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tutug Edi Utomo. Kepala Bagian Kominfo Sentot

DH menimpali, ”Pagelaran seni dan budaya yang melibatkan pelajar SMA ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan hobinya di bidang seni dan budaya seperti tari-tarian dan musik,” katanya. Kesenian yang ditampilkan, di antaranya, tarian baru dan diproyeksikan menjadi wellcome dance (tarian selamat datang) Kabupaten Probolinggo berjudul Jurit Rengganis. Tarian yang menggambarkan sifat keprajuritan Dewi Rengganis tersebut juga telah ditampilkan pada ajang Jambore Wisata di komples Candi Jabung Paiton. Selain Jurit Rengganis, ditampilkan pula tari Kasomber dan Tari Ris Baris. Penampilan band dari SMAN 1 Dringu dan SMAN 1 Gending tak kalah meriah. Dengan gayanya yang enerjik dan ceria, mereka membawakan beberapa lagu yang sedang populer di kalangan remaja. Karenanya, Hari Jadi Provinis Jatim kian spektakuler, dan menghibur ratusan pengunjung Pantai Bentar hingga siang hari.„ afa/adv

DUTA/AHMAD FAISOL

MENGHIBUR : Salah satu kesenian yang ditampilkan pelajar dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-67. Kesenian ini menghibur masyarakat.

SITUBONDO - Puluhan atlet menembak dari Kabupaten Situbondo, Minggu (14/10) mengikuti lomba menembak dalam rangka memperingati HUT TNI ke-67 tahun 2012. Selain itu, kegiatan lomba menembak yang diselenggarakan selama dua hari gedung eks Kompi Senapan A Situbondo, yang berlokasi di Desa Kotakan, Kecamatan Kota, juga diikuti oleh para atlit menembak dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur. Menariknya, Bupati Dadang Wigiarto SH beserta Wakil Bupati (Wabup) Rahmad SH.M.Hum serta sebagian pimpinan Satuan Kerja Perangkat (SKPD) dilingkungan Pemkab Situbondo, Para pejabat Pemkab Situbondo juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan lomba menembak yang diselenggarakan oleh KONI Situbondo. Diperoleh keterangan, ada dua kelas berbeda yang dilombakan dalam kegiatan lomba menembak untuk memperingati HUT TNI ke-67. Masing-masing dengan jarak tembak 15 meter serta dengan jarak 22 meter, dengan perbedaaan, lomba menembak dengan jarak 15 meter itu bisa

digunakan sebagai wahana belajar bagi para siswa, atau mereka yang masih pemula. Sedangkan tujuan lomba menembak 15 meter adalah untuk memcari bakatbakat anak muda yang nantinya akan disiapkan untuk bersaing ditingkat yang lebih tinggi. “Dalam kegiatan lomba ini kami melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, yakni perbakin sendiri, TNI, serta juga melakukan bekerja sama dengan Pemkab Situbondo,” ujar Rahmad Ongko Wijoyo, ketua KONI Situbondo, Minggu (14/10). Namun, lomba menembak dengan jarak tembak yang 22 meter, itu untuk mereka yang telah professional dengan berbagai gaya, seperti tiarap, jongkok, dan berdiri.” Bedanya dengan yang 15 meter, itu menggunakan tele, sementara yang 15 meter tidak menggunakan tele,” beber Rahmad Ongko Wijoyo. Pria yang akrab dipanggil King menambahkan, sebagai tuan rumah, pihaknya berharap agar juara lomba menambak ini dapat diraih oleh penembak local yang bersal dari Situbondo.„fat

Pengiriman Sapi Madura Meningkat Tajam SITUBONDO - Jelang perayaan hari raya Idul Adha, persediaan daging sapi di Kabupaten Situbondo dipastikan tidak akan mengalami kekurangan stok daging. Pasalnya, sepekan menjelang perayaan Idul Qurban pengiriman sapi potong dari Kepulauan Madura ke Situbondo meningkat tajam. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan daging disejumlah pasar di Kabupaten Situbondo, pengiriman sapi potong dari kepulauan Madura meningkat 2 kali lipat dari hari-hari biasa. Meski demikian, harga hewan qurban jenis sapi diketahui mulai merangkak naik sebesar Rp. 1 juta dari hari biasanya. “Sudah menjadi tradisi setiap tahunnya, jelang perayaan idul qurban kiriman sapi dari kepulauan Madura memang selalu meningkat. Saat ini kiriman sapi bisa mencapai 100 ekor sapi per minggu. Padahal untuk hari biasa hanya berkisar antara 60 hingga 70 ekor,” kata Sugianto (45), salah seorang pedagang sapi di Pelabuhan Kalbut, Situbondo, Minggu (14/10). Namun, seiring dengan meningkatnya kebutuhan daging jelang perayaan hari raya idul qurban, diketahui dalam dua pecan terakhir ini harga sapi potong harganya juga mulai merangkak naik. Kondisi tersebut dimanfaat-

DUTA/FATUR BARI

STOK CUKUP: Jelang perayaan hari raya Idul Adha, persediaan daging sapi di Kabupaten Situbondo dipastikan tidak akan mengalami kekurangan stok.

kan oleh para pedagang sapi di Kepulauan Madura banyak memilih mengirim sapinya melalui Pelabuhan Kalbut,Mangaran, Situbondo, Jawa Timur. Dalam sepekan pengiriman dari Pulau Sepudi yang melalui pelabuhan Kalbut, Mangaran,Situbondo, itu terjadi dua kali pengiriman sapi potong, puluhan ekor sapi potong itu diangkut dengan menggunakan perahu motor, namun begitu tiba di Pelabuhan Kalbut, puluhan ekor sapi itu langsung dilempar ke laut sebelum akhirnya ditarik menuju ke tepi pantai. Sedangkan puluhan ekor sapi

itu sengaja dilempar ke laut, karena perahu motor tidak bisa sandar di dekat daratan. Selanjutnya, puluhan ekor sapi potong berwarna cokelat asal Pulau Madura langsung digiring ke tempat penampungan hewan ternak. Di tempat penampungan itulah para pedagang lokal sudah banyak menunggu, serta bisa langsung melakukan transaksi ditempat penampungan tersebut. “Peningkatan pengiriman sapi dari Pulau Sepudi hanya jelang lebaran idul qurban saja, setelah itu pengiriman sapi kembali normal,” terang Sukaryo, pedagang sapi lainnya.„fat

www.dutaonline.com


13

Madiun, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo

Mataraman Senin, 15 Oktober 2012

Stiker Data Pemilih Mulai Disebar TULUNGAGUNG-KPUDTulungagung mengirim stiker data pemilih dan form pendataan pemilih pada Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pengiriman dilakukan petugas KPU ke seluruh PPK yang berada di 19 kecamatan. Ketua KPUD Tulungagung, Suyitno Arman SSos MSi, Minggu (14/ 10) kemarin mengatakan pengiriman stiker dan form pendataan pemilih terkait dengan pendataan pemilih yang akan dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP). Rencananya, dalam waktu sebulan ini akan ada petugas PPDP yang mengunjungi rumah-rumah warga. Mereka akan mendata dan mencatat keberadaan keluarga di rumah yang dikunjungi. “Di antara

yang dicatat PPDP adalah daftar keluarga, anggota keluarga yang punya hak pilih dan yang tidak punya hak pilih, selain data apakah ada anggota keluarga yang menjadi TKI atau bekerja di luar kota,” paparnya. Setelah itu, lanjut Suyitno Arman, PPDP akan menempelkan stiker tanda terdaftar sebagai pemilih di rumah warga yang telah didata tersebut. “Satu orang PPDP akan melayani warga di satu tempat pemungutan suara (TPS),” tambahnya. Alumni Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini lebih lanjut mengungkapkan sesuai rapat bersama PPK kemarin telah diputuskan bahwa jumlah TPS di seluruh Tulungagung mencapai 1.922 TPS. Karenanya, jumlah PPDP yang terekrut sebagai petugas pen-

data pemilih mencapai 1.922 orang. Menjawab pertanyaan, Suyitno Arman menjelaskan jika sampai ada warga atau rumah yang belum terdata oleh PPDP atau belum dipasang stiker bisa menghubungi PPS yang berada di desa atau kelurahan setempat. “Atau juga bisa menghubungi Ketua RT atau Ketua RW. Jadi warga bisa juga melaporkan pada Ketua RT atau Ketua RW jika belum didata,” paparnya lagi. „ jar

DUTA/JAROT PRAWIRA

DATA PEMILIH : KPUD Tulungagung mengirim stiker data pemilih dan form pendataan pemilih pada Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pengiriman dilakukan petugas KPU ke seluruh PPK yang berada di 19 kecamatan.

Rehab Pendopo Kabupaten Disoal TELAN ANGGARAN RP 5,4 M PONOROGO - Proyek rehabilitasi pendopo Kabupaten Ponorogo yang menelan anggaran Rp 5,4 miliar mulai disoroti berbagai pihak. Tak tanggung-tanggung, Komisi C DPRD Pono-

rogo menilai proyek rehab pendopo telah melakukan pemborosan anggaran. Hal itu diketahui setelah tim melakukan sidak ke lokasi. Irchamni, anggota Komisi C DPRD Ponorogo, Minggu (14/10), mengatakan bahwa nilai bangunan pendopo per meter persegi mencapai rP 4,838 juta, sementara jika mengacu pada peraturan bupati (Perbup) tentang standar pembangunan per meter persegi dipatok Rp 4,3 juta.

“Pembangunan pendopo telah disepakati jika pendopo merupakan gedung tak bertingkat dengan kategori tidak sederhana. Volumen 1.116 meter persegi yang menelan anggaran Rp 5,4 miliar merupakan pemborosan anggaran. Ini perlu penjelasan detail,” katanya. Disisi lain ia juga mengaku jika proyek rehabilitasi pendopo bisa selesai tepat waktu karena hingga saat ini pengerjaan

baru mencapai 11 persen. Padahal proyek yang telah dimulai 5 Juli lalu itu harus selesai pada 31 Desember mendatang. “Pendopo merupakan proyek prestisius. Harapan kita bisa selesai sesuai jadwal, apalagi anggaran yang dialokasikan sudah cukup besar,” tegasnya. Sementara, Katimun, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengatakan, menurut bagian teknis dari

Cipta Karya memang ada bangunan yang diatur melalui Peraturan Bupati. Namun untuk proyek ini sudah diluar itu sehingga spesifik bangunan juga disesuaikan dengan bangunan secara umum. “Kita tetap terima sebagai masukan,sehingga ke depan aturan bupati dapat disempurnakan dengan tidak mengesampingkan aturan yang ada di atasnya,” pungkasnya. „ mar

Baru Enam Parpol Tercatat di Sipol TULUNGAGUNG - Data keanggotaan partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2014 di Tulungagung yang masuk Sistem Informasi Pendaftaran dan Verifikasi Partai Politik (Sipol) sangat minim. Sampai Minggu (14/10) kemarin baru enam parpol yang tercatat di Sipol. Keenam parpol tersebut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat (PD), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN).

Ketua KPU Tulungagung, Suyitno Arman SSos MSi, Minggu ( 14/10 ), berharap data semua parpol peserta Pemilu 2014 dapat segera tercantum di Sipol dan itu akan menjadi dasar bagi KPU Tulungagung untuk memverifikasi sesuai foto kopi kartu anggota (KTA) yang telah diterima beberapa waktu lalu. “Karena itu parpol yang saat ini datanya belum tercantum di Sipol segera saja berkoordinasi dengan DPPnya masing-masing. Masalahnya bisa berakibat tidak memenuhi syarat (TMS),” katanya. Seperti diketahui dalam verifikasi administrasi keanggo-

DUTA/JAROT PRAWIRA

MINIM : Data keanggotaan partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2014 di Tulungagung yang masuk Sistem Informasi Pendaftaran dan Verifikasi Partai Politik (Sipol) sangat minim.

taan parpol peserta Pemilu 2014, KPU Tulungagung hanya menerima foto kopi KTA

Lulusan STT Nurul Jadid Didorong Tunjukkan Karya Nyata PROBOLINGGO - Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Nurul Jadid Paiton Kabupaten Probolinggo, terus menunjukkan perannya sebagai pioner pendidikan teknologi di pesantren. Minggu (14/10), STT mewisuda 160 sarjana S1 dan 20 D 1 2012/2012 di halaman STT. Sejak didirikan pada 1999, sudah sekitar ribuan lulusan STT yang menguasai teknologi, elektronika, komputer dan menerapkannya di berbagai bidang pendidikan dan profesi. Dari tahun ke tahun, jumlah mahasiswanya terus meningkat dengan mencapai 2.309 mahasiswa. STT juga telah mendapatkan SK Akreditasi dari Badan Akreditasi nasional Pergurutan Tinggi (BAN-PT) nomor 025/BAN-PT/Ak-XV/ S1/VIII/2012. Pengasuh Ponpes Nurul Jadid KH Mohammad Zuhri Zaini, meminta kepada para wisudawan agar terus belajar hingga liang lahat, meski sudah menyelesaikan pendidikannya. Menurutnya, belajar bisa dilakukan di tempat formal maupun informal. “Karena sudah dibekali ilmu, wisudawan hendaknya menjadi Khoirunnas Anfa’uhum Linnas (paling baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya), di tengah-tengah masyarakat. Para wisudawan harus menjadi teladan, menjunjung akhlaq, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya. Ketua STT KH Najiburrahman menjelaskan, banyak prestasi yang telah diraih STT. Para lulusannya juga banyak melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan ada yang bekerja sebagai dosen dan guru negeri. Para alumni juga banyak yang bekerja di berbagai perusahaan, bahkan

dari parpol. Sementara untuk soft copynya diserahkan pada KPU Pusat oleh DPP masing-masing parpol. Soft copy inilah yang kemudian dimunculkan oleh KPU Pusat di Sipol. Suyitno Arman mengungkapkan kendati masa pencocokan KTA dan Sipol sudah berakhir 9 Oktober 2012 lalu, KPU masih memberi tambahan waktu bagi parpol untuk memperbaiki berkas keanggotaan parpol. Jadwal penyerahan berkas perbaikan ini mulai tanggal 9-15 Oktober 2012.

“Kami sudah beritahukan pada semua parpol saat diundang sosialisasi di Kantor KPU Tulungagung, Kamis (11/10) malam,” tuturnya. Hal yang sama dikatakan anggota KPU Tulungagung, Suprihno MPd. Secara rinci dia menyebut kendati sudah ada enam parpol yang kini tercantum di Sipol, namun dua di antaranya terdata masih di bawah 1.000 nama. Seperti PDIP yang baru tercatat 499 nama dan PPRN sebanyak 885 nama. Menurut alumni Universitas Jember (Unej) ini, sesuai data yang masuk ke KPU Tulungagung ada 18 parpol yang telah menyetor KTA di atas 1.000 nama. Termasuk enam parpol yang kini datanya sudah tercatat di Sipol. Selanjutnya Suprihno menjelaskan antara data di Sipol dan foto kopi KTA haruslah sama. Jika tidak sama akan dicoret saat verifikasi. “Karena itu jangan sampai ada data yang tidak sama antara soft copy yang dicantumkan di Sipol dan foto kopi KTA. Kalau kurang segera melengkapi berkasnya,” katanya. „ jar

Kritik Soroti Kinerja Kepala SKPD DUTA/AHMAD FAISOL

KARYA NYATA : KH Najiburrahman, Mohammad Faid, KH Moh. Zuhri Zaini, dan Abdul Aziz. Lulusan STT didorong untuk menunjukkan karya nyata di tengah-tengah masyarakat. menjadi politisi. Salah satunya adalah Ketua Ikatan Alumni STT Abdul Aziz, yang kini menjabat ketua fraksi sebuah partai politik di Kota Probolinggo. Abdul Aziz mengatakan, “Kami terus mendorong pengembangan teknologi berbasis pesantren. Mereka juga didorong menunjukkan kiprah nyata di tengah-tengah masyarakat sebagai pemecah problem sosial, seperti aplikasi SMS Gate Way yang diciptakan Mohammad Faid, lulusan STT yang baru saja diwisuda,” katanya. Tentang komitmen Ponpes Nurul Jadid yang terus mengembangkan pendidikan agama maupun umum, Aziz teringat dengan dawuh pendiri Nurul Jadid Alm KH Zaini Mun’im yang mengatakan, “saya mendidik para santri bukan hanya akan mencetak para kiai saja, melainkan akan mencetak para kader bangsa yang berguna di manapun berada.” Dalam wisuda yang dihadiri sejumlah pejabat Pemkab tersebut, diumumkan juga karya Mohammad Faid berupa SMS

„ EDITOR: AZIZ TRI PRIYANTO z LAYOUTER: SULISTYORINI

Gate Way. Aplikasi tersebut diciptakan dengan program Phyton dan diterapkan pesantren. Melalui perangkat modem, aplikasi itu bisa mengirim SMS secara otomatis kepada wali santri tentang perilaku anaknya selama di pesantren. “Misalnya, si santri sedang ke luar pesantren tanpa ijin, maka aplikasi itu secara otomatis mengirim SMS kepada wali santri bahwa anaknya melanggar peraturan pesantren. Aplikasi ini bisa digunakan untuk kepentingan yang lebih besar sesuai kebutuhan,” ujar Mohammad Faid. Abdul Aziz sendiri berencana menarik aplikasi itu ke dalam pemerintahan. Dengan SMS Gate Way, institusi pengawas atau lembaga yang berwenang mengawasi penggunaan APBD, bisa leluasa mengontrol dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. “Aplikasinya juga mudah, karena tinggal mengkoneksi semua data dengan data database, lalu dikoneksikan dengan modem aplikasi,” imbuhnya. „ afa/adv

PACITAN - Kritik pedas terhadap kinerja Kepala SKPD di jajaran Pemkab Pacitan yang sempat dilontarkan salah seorang Kepala UPT di lingkup DPPKA Pacitan, akhirnya berbuah tanggapan. Salah satunya datang dari Sunaryo yang tak lain adalah Kepala DPPKA setempat. Dia mengaku sangat berterima kasih atas kritik yang sempat dilontarkan anak buahnya itu. Hanya saja, mantan Kepala Dishubkominfo ini kurang sependapat apabila kritikan itu hanya dilatarbelakangi interest pribadi. “Silakan menyampaikan kritik, asal itu benar dan ada solusinya,” jelas Sunaryo, Minggu (14/10). Pejabat yang lama bertugas di Dinas Pendidikan ini mengatakan, setiap kebijakan diakui tidak selamanya menguntungkan semua pihak. Pasti ada pihakpihak tertentu yang merasa kurang pas atau bahkan merasa dirugikan. “Tapi yang terpenting, setiap kebijakan tersebut lebih menguntungkan banyak pihak. Wajar apabila ada salah satu pihak yang tidak sepen-

dapat,” tuturnya, kemarin. Lain itu, Naryo, begitu mantan salah satu Kabid di Bappeda ini biasa disapa menerangkan, agar semua staf dan jajaran pejabat dibawahnya lebih jeli lagi memahami setiap kebijakan atau instruksi yang diberikan oleh pimpinan. Dia berharap, jangan parsial dalam memahami sesuatu. “Kalau belum jelas, sebaiknya ditanyakan. Dan kalaupun kurang sependapat, bisa dicarikan jalan keluar terbaik,” ujar Naryo dengan mimik serius. Sementara itu sebagaimana pernah diberitakan, Jarot Mustofa, salah seorang Ka.UPT dilingkup DPPKA Pacitan, sempat mengkritisi kinerja Kepala SKPD yang dinilainya hanya bisa melakukan komunikasi dengan pejabat diatasnya. Sementara dengan bawahan, ia anggap tumpul. Kondisi inilah yang memengaruhi kinerja sebuah SKPD. Bahkan Jarot juga meminta kepada Bupati agar secepatnya melakukan mutasi terhadap Kepala SKPD yang dianggapnya tidak bisa berkomunikasi dengan bawahannya itu. „ yun

Pemilukada Kabupaten Madiun Dilaunching MADIUN - Launching Pemilihan Umum Kepala/Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Madiun digelar di Lapangan Kecamatan Jiwan, Minggu (14/ 10). Acara digelar sejak pagi dengan jalan sehat plus pembagian hadiah dan launching dimulai pukul 08.30, turut hadir Bupati Madiun H Muhtarom hingga sejumlah unsur Forpinda setempat. “Kami berharap tahapan Permilukada berjalan sesuai harapan atau tidak masalah hingga dapat mengganggu jalannya pelaksanaan. Kami berjanji memberikan dukungan maksimal bagi Komisi Pemilahan Umum (KPU) sebagai pelaksana Pemilukada, agar Pemilukada berjalan lancar dan sukses,” ujar H Muhtarom dalam sambutannya. Sedangkan, Ketua KPU setempat Anwar Sholeh Azarkoni mengatakan dengan di launchingnya tahapan Pemilukada ini, sekaligus tahapan Pemilukada dimulai ditengah-tengah kesibukan melalukan verifikasi Partai Politik (Parpol) hingga kini masih berjalan. “Verifikasi parpol juga menyita perhatian, tenaga dan waktu ja-

jaran KPU,” ujarnya. Ia menyatakan tahapan berikutnya KPU Kabupaten Madiun membentuk jajaran tingkat kecamatan (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan desa serta kelurahan (Panitia Peemilihan Setempat). Menyinggung pelaksanaan launching diakui memakai pihak ke-3, ditengah minimnya dana dan waktu tergolong singkat menelan dana Rp 50 juta. Saat pelaksanaan launching sempat diwarnai aksi kurang mengenakan ‘pemandangan’ ratusan massa memadati lapangan Kecamatan Jiwan. Tepatnya, ketika pengguntingan balon dengan membawa tulisan “Launching Pemilukada”, disebabkan jumlah balon sedkiit hingga tidak mampu terbang, tak pelak mengundang tawa. Belum lagi, satu tempat disipakan dengan latar belakang banner bertuliskan “Deklarasi Pemilukada Damai” urung dilaksanakan dalam launching itu. “Kami pahami kesibukan pimpinan parpol, kegiatan itu diganti lain kali, jika ada pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah sudah ada,” ujarnya lagi. „ ag

DUTA/AGOES BASOEKI

GAGAL NAIK: Balon membawa banner kecil bertuliskan “Launching Pemilukada” dilepas pejabat Pemkab Madiun dan jajaran Forpimda setempat, gagal naik sehingga menjadi guyonan hadirin memadati lapangan Jiwan.

Stabilitas Kamtibmas Jadi Kunci Kesra PACITAN - Stabilitas Kamtibmas, merupakan kunci utama terciptanya kesejehteraan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Joko Suyono, Camat Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Minggu (14/10) kemarin. Dia mengatakan, guna menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban disemua wilayah, perlu dilaksanakannya rapat konsolidasi lintas sektor. Baik dengan unsur Muspika, Muspida, SKPD, dan tokoh masyarakat disemua wilayah. “Khusus Kecamatan Pringkuku sudah melaksanakan. Bahkan mungkin diantara 12 kecamatan di Pacitan, baru kecamatan Pringkuku yang lebih dulu mengawalinya,” je-

lasnya, kemarin. Joko berharap kegiatan tersebut seharusnya juga diikuti 11 kecamatan lainnya tanpa kecuali. Sebab jaminan aman bagi masyarakat, tidak hanya tanggung jawab aparat keamanan saja. Namun merupakan tanggung jawab bersama. Apalagi saat ini, stabilitas kamtibmas secara nasional perlu menjadi perhatian serius semua pihak. Pun didaerah, juga tidak bisa disepelekan. Diakuinya untuk merealisasikan kegiatan tersebut memang dibutuhkan anggaran tidak sedikit. “Satu kali rapat, dengan undangan sebanyak 160 orang, kita harus mengalokasikan anggaran sekitar Rp. 7 juta lebih,” tuturnya pada awak media. „ yun

www.dutaonline.com


14

Brantas

Mojokerto, Jombang, Kediri, Nganjuk

Senin, 15 Oktober 2012

Awal Tahun, PKL Alun-alun Digusur KEDIRI - Keberadaan lapak milik pedagang kaki lima (PKL) di alun-alun Kota Kediri, yang membikin alun-alun kumuh, akan segera digusur. Janji pembersihan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset (DPPKA), Kota Kediri, Rahmad Hari Basuki. Menurut Rahmad, Pemkot Kediri berencana menggusur kios atau lapak PKL Alun-alun, mulai awal tahun depan. Penggusuran dilakukan, lanjut Rahmad, untuk mengembalikan fungsi alunalun sebagai kawasan terbuka hijau. “Sesuai aturan setiap daerah harus memiliki 30 persen kawasan terbuka hijau dari total luas lahan. Oleh karena itu, Pemkot harus mengembalikan alun alun sesuai fungsi semula, sebagai kawasan terbuka hijau mengingat lahan di Kota Kediri semakin menyusut,” kata Rahmad. Masih menurut Rahmad Hari Basuki, pihaknya kini sedang mencari solusi untuk merelokasi para pedagang kaki lima alun-alun, salah satunya dengan memanfaatkan aset Pemkot yaitu bekas Pasific Motor di jalan Stasiun. “Yang jelas, penggusuran kios dan lapak PKL alun-alun, akan dilakukan setelah Pemkot memiliki Perda tentang rencana detail terbuka hijau (RDTH) yang drafnya akan diajukan ke Dewan awal tahun,” terang Rahmad. „ to

Waspadai DB Jelang Musim Hujan

DUTA/MUJI HARJITO

SIAP DIGUSUR : Deretan PKL di alun-alun Kota Kediri yang akan digusur. Keberadaan lapak milik PKL di alun-alun Kota Kediri dituding membikin alun-alun kumuh dan akan segera digusur.

KEDIRI - Menjelang musim hujan tahun ini, penderita penyakit demam berdarah (DB) di Kota Kediri meningkat. Data yang diperoleh Duta menyebutkan bahwa angka penderita demam berdarah tahun 2012 ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Hingga bulan Agustus 2012, jumlah penderita penyakit yang disebarkan oleh nyamuk tersebut sebanyak 72 orang, sedangkan tahun sebelumnya total penderita DB hanya 60-an orang. Dari jumlah penderita DB paling banyak anak dan remaja usia di bawah 15 tahun. Kabag humas Pemkot Kediri, Hariadi, didampingi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kediri, Fauzan Adima yang juga PLT Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, kepada wartawan mengatakan bahwa, masih tingginya kasus DB di Kota Kediri salah satu sebabnya adalah pola hidup bersih belum sepenuhnya diterapkan masyarakat. Selain itu, lanjut Hariadi, masyarakat masih mengandalkan pemberantasan nyamuk dengan fogging bukan melalui gerakan pembe-

rantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menerapkan 3M “Angka penderita DB bisa terus bertambah bila masyarakat tidak menerapkan PSN, apalagi sebentar lagi memasuki masa transisi pergantian musim dari kemarau ke penghujan, saat itu perkembangbiakan nyamuk akan semakin cepat dan berpotensi rawan menyebabkan demam berdarah” kata Hariadi, kemarin. Menurut Hariadi, Dinas Kesehatan saat ini telah melakukan fogging untuk membunuh nyamuk dewasa disejumlah lokasi yang terdeteksi rawan demam berdarah. Sedangkan untuk pemberantasan sarang nyamuk, masih lanjut Hariadi, Dinas Kesehatan juga menerjunkan ribuan juru pemantau jentik, jumantik ke rumah rumah penduduk dan tugas jumantik diantaranya mencegah munculnya jentik nyamuk di bak mandi warga maupun genangan air di lingkungan pemukiman. “Kami menghimbau kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih di lingkungan masingmasing, agar bisa terhindar dari penyakit ini ” ujar Hariadi. „ to

Gerakan ‘Shodaqoh Jariyah’ Disorot TAK LAMPIRKAN PLAFON ANGGARAN NGANJUK - Gerakan shodaqoh jariyah untuk pembangunan kantor sekretariat IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal) dan pembangunan RA Model di Jakarta yang digagas oleh jajaran pimpinan pusat (PP) IGRA yang beralamatkan di jalan Asem Baris VI no. 1 Kebon Baru Tebet Jakarta dinilai oleh para pemerhati pendidikan Islam di Nganjuk patut untuk dikoreksi. Pasalnya, seperti dikatakan H.

Nur Chamid selaku Kepala Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Al- Furqon di Desa Jogomerto Kecamatan Tanjunganom kepada Duta, dalam surat pemberitahuan gerakan sodaqoh jariyah yang ditujukan kepada ketua pimpinan wilayah IGRA seIndonesia, PP IGRA tidak melampirkan plafon anggaran untuk pembangunan gedung. Justru dalam isi surat tertanggal 4 Mei 2012 yang ditandata-

DUTA/ADI MULYADI

PRO KONTRA : Gerakan shodaqoh jariyah untuk pembangunan kantor sekretariat IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal) dinilai oleh para pemerhati pendidikan Islam di Nganjuk patut untuk dikoreksi.

ngani oleh Dra . Hj. Siti Rohani , M.Pd selaku ketua dan Dra. Yani Suarsih selaku sekertaris PP IGRA hanya menentukan uang

sumbangan untuk guru RA sebesar Rp 10 ribu dan untuk peserta didik RA dipatok Rp 5 ribu. Bisa dibayangkan kalau uang

sodaqoh jariyah dari guru dan peserta didik RA se-Indonesia berhasil terkumpul kemungkinan besar bisa mencapai triliunan rupiah. “Uang sebesar itu semestinya ada RAB dan plafon anggaran yang harus diketahui oleh para guru dan wali murid RA se Indonesia. Kalau tidak ada itu sama halnya dengan pembohongan publik,” tegasnya. Ironisnya lebih jauh dikatakan dia , dengan misi gerakan sodaqoh ini justru pihak Kantor Kemenag yang ada di Daerah termasuk Nganjuk tidak bisa mengevaluasi misi ini. Terkesan

membiarkan dan memberikan ruang bebas kepada PP IGRA. “Padahal Kemenag memiliki tupoksi pembinaan dan pengawasan untuk lembaga pendidikan islam dari semua jenjang termasuk RA.Kalau hal ini diloloskan sama halnya tidak menjalankan fungsi pengawasannya secara maksimal,” paparnya. Belum reda masalah ini giliran dari Kantor Kemenag Nganjuk sendiri meluncurkan program pelatihan manasik haji untuk peserta didik RA se Kabupaten Nganjuk yang akan digelar dalam waktu dekat ini di alun -

alun Nganjuk. Tentunya untuk mengikuti program itu lagi - lagi para murid RA diwajibkan membayar uang pelatihan sebesar Rp 18 ribu per anak . “ Ini sebetulnya membebani wali murid,” lanjutnya. Sekedar diketahui untuk sebanyak 29 lembaga RA di wilayah Kecamatan Tanjunganom bersikukuh akan melaksanakan pelatihan manasik haji secara mandiri. Artinya masing - masing lembaga tidak akan mengirim 20 anak seperti surat perintah yang dikeluarkan Kantor Kemenag. „ adi

Lima Rumah Rusak Diterjang Angin KEDIRI - Sebanyak lima rumah warga di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, rusak akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (14/10) sore. “Angin menerjang bersamaan dengan hujan yang cukup deras. Karena angin berembus sangat cepat, banyak rumah warga yang rusak akibat terjangan pohon,” kata Prapto, salah seorang perangkat di desa itu. Ia mengatakan, rumah warga di kaki Gunung Kelud (1.730 mdpl) yang rusak itu memang rata-rata tertimpa pohon. Di antaranya rumah yang rusak itu milik Djarot (47), Minem (65), dan sejumlah warga lainnya. Pi-

haknya menyebut, rumah warga yang tertimpa pohon itu tidak rusak keseluruhan. Bagian yang rusak di antaranya pada tembok dapur maupun pagar. “Rumah mereka tertimpa pohon, dan rata-rata bagian belakang rumah yang tertimpa, itu karena letak pohon berdekatan dengan rumah bagian belakang,” ungkapnya. Ia mengatakan, dalam musibah itu tidak ada yang terluka. Saat angin menerjang, para anggota keluarga berada di rumah bagian depan, sehingga mereka tidak tertimpa bangunan rumah. Namun, lanjut dia, kerugian yang diderita cukup besar. Warga harus membangun kembali bangunan rumah mereka, agar dapat

dimanfaatkan kembali. Selain warga menderita karena rumah mereka rusak, warga juga mengaku sedih, karena banyak pohon cengkih mereka yang ikut ambruk. Saat ini, warga masih berusaha untuk membersihkan bagian rumah yang tertimpa pohon maupun jalan-jalan yang terdapat pohon tumbang. Pihaknya juga sudah melaporkan hal ini ke pemerintah kabupaten. Sejauh ini, yang sudah meninjau lokasi masih petugas dari kecamatan, sementara petugas dari kabupaten belum terlihat. “Kami berharap ada bantuan untuk mereka. Ini adalah musibah, dan tentunya ini tidak ada yang menyangkanya,” ungkap Prapto. „ ara

Jadilah Pelopor dan Pemimpin Bangsa JOMBANG - Memilih Universitas Darul ‘Ulum sebagai tempat mencari ilmu adalah pilihan yang sangat tepat. Sebab, Undar mempunyai ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki perguruan tinggi lainya. Demikian ditegaskan Rektor Undar Jombang, H Lukman Hakim Musta’in SH. M Hum, Ph.D, dalam sambutanya pada acara wisuda mahasiswa Undar Minggu (14/10) kemarin. Di depan seribu lebih wisudawan dan wisudawati, diploma, sarjana dan pasca sarjana itu, Lukman Hakim menjelaskan ciri khas yang dimiliki Undar yang dipimpinya itu tak dimiliki kampus lainnya, yaitu Trisula. “Yakni Perguruan Tinggi, Thoriqoh dan Pondok Pesantren. Hal itulah yang tidak dimiliki oleh kampus lainnya,” tandas Lukman Hakim yang biasa dipanggil Gus Luk kemarin. Lebih lanjut, Gus Luk mengatakan, Undar yang berdiri pada jamanya revolusi yaitu tanggal 18 September1965 itu juga sangat mendukung pancasila dan setia terhadap NKRI. Karena itu, kata Gus Luk, para alumni Undar diharapkan mampu menjadi pelopor dan pemimpin bangsa. “ Demikian itu adalah salah satu citacita pendiri Undar, KH Mustain Romly,” ungkapnya. Dalam acara wisuda yang berlangsung di Gedung Auditorium KH Musta’in Romly yang berada di belakan Kampus Undar, Jl Merdeka „ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: YUSRONI

Jombang itu, Gus Luk, juga memamerkan Helmy Faishal Zaini alumni Undar yang kini menjabat sebagai Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal. “Karena itu, alumni Undar jadilah pelopor dan pemimpin bangsa, “ pesan Lukman kepada mahasiswa Undar yang diwisuda kemarin. Selain itu, Lukman Hakim Musta’in juga berharap kepada alumni Undar tidak lupa akan almamaternya. “Janganlah lupa almamater Undar. Sebab, dukungan dan partisipasi masih saya harapkan demi untuk kemajuan Undar dimasa mendatang,” harap-

nya kepada seribu lebih wisudawan dari berbagai daerah di Indonesia termasuk ada yang dari Timor Leste. Dalam acara wisuda tersebut selain dihadiri Ketua Yayasan Universitas Darul ‘Ulum Trisula, KH Dimyati Romly SH, juga dihadiri Kepala SPN Mojokerto Kombes Thofan Herinoto, mewakili Kapolda Jatim. Dalam kesempatan itu, Thofan Herinoto, kepada wisudawan berpesan agar jangan melupakan sejarah. Karena dengan melihat sejarah bisa membuat bijaksana dan lebih berhati-hati dalam segala tindakan yang akan menuai kesuksesan. „ rul

DUTA/NURUL YAQIN

WISUDA : Rektor Undar H Lukman Hakim Musta’in SH, M.Hum, Ph.D, dalam acara wisuda Undar, Minggu (14/10) kemarin.

www.dutaonline.com


15

Gresik, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu

Gresik - Malang Senin, 15 Oktober 2012

Alat E-KTP Pinjaman Akan Dikembalikan

DUTA/DODDY RIZKY

SIAP: Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Kemenkes, drg. Usman Sumantri saat memberikan kuliah tamu di FK Unisma.

Hanya Akan Ada Satu Sistem Jaminan Kesehatan SJSN SIAP GESER JAMKESMAS, JAMKESDA, JAMPERSAL MALANG- Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Kemenkes RI drg. Usman Sumantri M.Sc. mengatakan pemerintah akan memberlakukan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada tahun 2014 guna mengatasi persoalan pelayanan kesehatan. Program ini, akan melebur instansi asuransi menjadi satu. “Kalau ada SJSN tahun 2014 nanti, maka tidak ada lagi jamkesmas, jamkesda, Jamsostek, dan askes. Semuanya dijadikan satu,” kata Usman usai membe-

rikan kuliah tamunya di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma), Sabtu (13/10). Nantinya, dengan sistem yang berlaku untuk semua rumah sakit, setiap bulannya para peserta hanya membayar Rp 40.000 hingga Rp 50.000. Sedangkan untuk masyarakat miskin akan ditanggung pemerintah. Sementara itu Kasubag Humas Dan Pemasaran RSI Unisma, Didik Darwanto mengatakan, RSI siap berpartisipasi dalam SJSN. Karena program ini,

juga untuk meningkatkan pelayanan dan membantu masyarakat. Sebelumnya, RSI Unisma sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan suransi seperti, PT. Jamsostek, Asuransi Inhealth. Sampai asuransi sinarmas. Usman Sumantri juga menyoroti kasus kekurangan dana Jamkesda yang dialami Kabupaten Malang. Ia berharap, Pemrov Jatim bisa memerbaiki mekanisme penganggaran dengan subsidi silang dari masing-masing daerah. Ia melihat, selama ini ada ke-

ruwetan mekanisme keuangan jamkesda. Seperti, ada anggaran dari Pemprov sendiri dan anggaran dari Pemkab atau pemkot setempat. “Kalau misalnya dana tersebut dijadikan satu pengelolanya pastinya tidak akan seruwet ini,” kata Usman. Satu pengelola itu adalah Pemprov. “Daerah-daerah membayar kepada Pemrov, lalu pemrov memetakan daerah mana yang membutuhkan anggaran banyak dan sedikit,” ujarnya. Dengan mekanisme seperti itu, lanjut Usman, secara tidak

langsung akan ada subsidi silang dari daerah-daerah. “Kalau kayak gini kan nantinya bisa saling membantu. Solanya pasti ada beberapa daerah yang kelebihan anggaran untuk jamkesda,” tambahnya. Selain itu, masing-masing daerah harus mengestimasikan kebutuhan anggaran jamkesda kemudian disetorkan kepada Pemrov. “Penghitungannya juga harus tepat, jangan sampai antara yang disetorkan dengan kenyataannya jauh berbeda,” kata Usman. „ dod

Nasdem Sosialisasi Lewat Bantuan Air Bersih GRESIK- Beragam cara digunakan partai politik (parpol) untuk mengenalkan diri pada masyarakat. Seperti yang dilakukan DPD Nasdem Gresik dengan menggelar bakti sosial membantu air bersih kepada 119 desa yang dilanda kekeringan. Tahap pertama sepuluh desa di Kecamatan Manyar, diantaranya Desa Banjarsari, Manyar Sidorukun, Manyarejo, Betoyo Guci, Betoyo Kauman, Leran, Pedukuhan Banjarsari dan Desa Banyutami. Setiap desa akan mendapat bantuan secara periodik air bersih sebanyak 34 tangki. Kegiatan banti sosial yang digelar Liga Mahasiswa Nasdem itu dipimpin Ketua DPD Nasdem Gresik, Harry Cahyono. Kegiatan bakti sosial berupa bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian parpol baru itu. Pasalnya, sejak empat bulan lalu, sebanyak 109 desa di 13 kecamatan mengalami kesulitan air bersih. “Kegiatan ini adalah realisasi program. Kami ingin berbagi. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi kami mengenalkan Nasdem kepada masyarakat,” ujar Sekretaris Liga Mahasiswa Nasdem Gresik,

M Khoirun, kemarin. Lebih lanjut Khoirun menjelaskan, kegiatan itu tidak hanya di Kecamatan Manyar. Namun, akan dilakukan secara bergiliran untuk wilayah kekeringan yang melanda 13 kecamatan di Gresik. “Kami tidak akan pandang pilih. Namun, semua desa terdampak akan kami sasar. Karena kami melakukan kegiatan ini bukan hanya untuk calon konstituen Nasdem,” tandasnya. Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Gresik Harry Cahyono mengatakan, kegiatan yang dilakukan adalah bagian dari program care dan share. Yaitu, care itu peduli dan share adalah berbagi kepada masyarakat. Karena partainya ingin ada perubahan yang mendasar di setiap lini kehidupan bermasyarakat. “Saat ini tidak perlu berfikir apa yang diprogramkan, tetapi harus berfikir apa yang dilaksanakan untuk masyarakat,” tegasnya sembari mengatakan jika kegiatan yang dilakukan DPD Nasdem juga merupakan sosialisasi menggaet bakal calon anggota legislatif. “Karena sampai saat ini dibuka pendaftaran calon anggota legislatif yang potensial,” imbuhnya. „ dik

DUTA/DIDIK HENDRI

CARI SIMPATI: Ketua DPD Nasdem Gresik Harry Cahyono memimpin acara pemberangkatan bantuan air bersih di terminal pengisian air Desa Suci, Kecamatan Manyar.

„ EDITOR: FATKHUL AZIZ z LAYOUTER: SULISTYORINI

MALANG- Alat perekaman data e-KTP yang dipinjam dari daerah lain akan segera dikembalikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang. Jumlah alat yang dipinjam oleh Kabupaten Malang itu sebanyak 74 unit. “Mungkin minggu ketiga atau akhir Oktober nanti alat-alatnya akan kita kembalikan lagi,” jelas Sirath Azis, Kabid Pengelolaan Data Informasi dan Adminitrasi Kependudukan Dispendukcapil Kabupaten Malang, Minggu (14/10). Hingga pekan lalu, perekaman data tinggal mencapai 400.000 orang dan

berhasil menyelesaikan 1.541.334 orang wajib eKTP. Alat itu dipinjam dari sejumlah daerah seperti Kabupaten Lamongan, Kota Malang, Kota Batu, Kota Jogjakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Tulungagung dll dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Peminjaman alat itu guna mendongkrak perolehan hasil perekaman data e-KTP. Saat ini ada 13 kecamatan yang sudah menyelesaikan perekaman e ktp yaitu Donomulyo, Dampit, Poncokusumo, Kalipare, Sumberpucung, Pakisaji, Ngajum, Ngantang, Kasembon, Tirtoyudo, Kromengan, Wonosari dan Pagelaran.„ tnc

Dinkes Ajukan Anggaran Jamkesda Rp 6 Miliar BATU- Tahun ini, pengajuan anggaran jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) mengalami kenaikan 3 kali lipat dari tahun sebelumnya. Besarnya pengajuan sebesar Rp 6 miliar itu karena pada tahun ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu banyak menerima pengajuan dari masyarakat. Kepala Dinkes Kota Batu, Endang Triningsih mengatakan, pengajuan anggaran itu sesuai dengan pengajukan surat pernyataan miskin (SPM) untuk berobat dari masyarakat. Dasar kenaikan anggaran itu dari pasien SPM yang berobat di RS Paru pada Januari-Juni menelan anggaran sebesar Rp 500 juta, di RS Baptis Rp 1 miliar, hutang ke RS Saiful Anwar untuk pasien berobat mulai Januari-Agustus Rp 1,5 miliar. Biaya itu belum untuk warga terserang gagal ginjal yang harus melakukan cuci darah tiap pekan. Sekali cuci darah, kata Endang, menghabiskan Rp 1,5 juta. Jumlah warga yang terkena gagal ginjal di Batu Sekitar 49 orang. Sedangkan, dalam empat bulan ke depan (September-Desember), mereka harus melakukan pengobatan terus. “Totalnya, untuk biaya cuci darah mereka dalam empat bulan menghabiskan Rp 1,176 miliar,” papar En-

dang. Dana Rp 6 miliar itu, sambungnya, belum termasuk warga yang terkena kanker serta penyakit berbahaya lainnya. Dan tidak cukup jika dipergunakan untuk membeli peralatan lainnya seperti kursi roda, alat bantu pendengar, alat krek (buat penyandang cacat kaki). “Kalau untuk pembelian alat-alat seperti itu, saya harapkan dana dari Bagian Kesra,” ujarnya. Ia menambahkan, tingginya biaya dari SPM disebabkan masyarakat tidak berobat dulu ke puskesmas yang sudah ada. Padahal, di sana bisa menyembuhkan beragam penyakit seperti diabetes, hipertensi. Kalaupun puskesmas tidak mampu mengobati, pastinya dirujuk ke rumah sakit. “Tidak ujug-ujug ke rumah sakit langsung. Biaya ke rumah sakit jauh lebih mahal daripada di puskesmas,” tukas Endang. Di samping itu, data penerima jamkesmas tidak tepat sasaran. Terbukti, sepanjang 2012 ini hanya 30 persen yang memanfaatkan kartu jamkesmas. Sedangkan 70 persen pasien SPM. Seperti diketahui, data untuk jamkesmas berasal dari BPS. “Ini artinya, kartu jamkesmas itu tidak tepat sasaran. Dan data tentang tidak tepat sasaran ini sudah dievaluasi provinsi,”pungkasnya. „ jun

ISTIMEWA

PADAMKAN API: Petugas sedang memadamkan api yang menyebar di taman hutan rakyat (tahura).

Tingkat Kebakaran di Tahura Meningkat MALANG- Tingkat kebakaran di wilayah Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo Sumberbrantas Kota Batu masih tinggi. Hal itu ditandai dengan terjadinya peristiwa kebakaran dalam kurun tiga bulan terakhir yang mencapai 21 kasus atau meningkat 250% dibandingkan periode yang sama 2011. Wilayah hutan yang terbakar itu berada di Pasuruan dan Malang serta merembet ke wilayah Kota Batu dan Mojokerto. Tahura berada di kawasan Gunung Arjuna-Welirang dan Anjasmoro. Koordinator Kampanye ProFauna Indonesia, Radius Nursidi mengatakan, tingginya kebakaran di wilayah Tahura tersebut akan mengancam kelangsungan satwa terutama Rusa (Cervus unicolor) dan Lutung Jawa (Trachypithecus auratus). Menurutnya, peristiwa kebakaran tidak terlepas dari faktor kesengajaan. Di antaranya hutan sengaja dibakar oleh pemburu untuk menakuti satwa seperti Rusa dan Lutung Jawa. “Membakar ilalang merupakan salah satu cara pemburu untuk menangkap satwa liar. Di-

mana satwa kemudian digiring ke titik tertentu dengan cara membakar ilalang,” kata Radius, kemarin. Pembakaran hutan, ujar dia, juga dilakukan untuk mengalihkan perhatian petugas polisi hutan dari Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Dishut pem prov Jatim) selaku pengelola kawasan Tahura. Tujuannya agar perhatian petugas tetap fokus menangani kebakaran hutan. Sementara satwa yang diburu adalah Ayam Hutan, Kijang, Rusa, Lutung, dan aneka jenis burung. Pemburu, lanjutnya, masuk ke Tahura R. Soerjo melalui berbagai arah yakni Singosari, Karangploso, Lawang Kabupaten Malang, Trawas Kabupaten Mojokerto, dan Prigen Kabupaten Pasuruan. “Sementara jumlah petugas sangat terbatas sehingga tidak bisa mengawasi secara maksimal di sejumlah pintu masuk tersebut. Sehingga perburuan satwa liar secara ilegal semakin merajalela,” katanya. Karena itu, ProFauna Indonesia meminta kepada Dinas Kehutanan Jatim untuk serius me-

nangani perburuan satwa liar di wilayah Tahura R. Soerjo diantaranya dengan membangun pos pengawasan di sejumlah pintu masuk, memeriksa pengunjung, serta melakukan patroli bersama kepolisian untuk menangkap pelaku perburuan liar. Jika perburuan tidak ditangani, kata dia, kebakaran hutan bakal terus terjadi setiap tahun. Dan dampak dari kebakaran hutan dan perburuan itu adalah punahnya populasi satwa liar.Kepala Seksi (Kasi) Pasuruan-Malang Tahura R. Soerjo, Gatot Sundoro, mengatakan pihaknya kesulitan untuk menindak dan menangkap para pemburu satwa tersebut. Mengingat, aksi perburuan kerap dilakukan pada malam hari. Kendati begitu, setiap hari sejumlah petugas melakukan patroli di kawasan hutan lindung tersebut. “Kami berharap aktivitas warga di kawasan hutan dibatasi utamanya dari kegiatan pendakian dan aktivitas lain yang membahayakan. Sedangkan untuk kegiatan penelitian dan pendidikan tetap bisa dilakukan,” jelasnya. „ jun

Petro Dilarang Pakai Gas Pasokan Listrik GRESIK- Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN), Dahlan Iskan menyerahkan manajemen PT Petrokimia Gresik untuk mengatasi kesulitan gas. Namun, dia juga melarang BUMN produk pupuk itu memakai pasokan gas untuk listrik. “Biarkan direksi yang berjuang. Sebab, mereka sudah mengerti tugasnya,” katanya usai mengikuti jalan sehat direksi BUMN bersama ribuan masyarakat Gresik di GOR Tri Dharma PT Petrokimia Gresik, kemarin. Hanya Dahlan memberikan catatan supaya direksi PT Petrokimia Gresik tidak menggunakan gas untuk pembangkit listrik di pabrik pupuk. Sebab, hal tersebut menjadi salah satu penyebab kekurangan pasokan gas. “Saran saya agar pabrik pupuk minta pasokan listrik ke PLN. Sehingga,

penggunaan gas hanya dikhususkan untuk produksi pupuk saja,” tegasnya. Suplai gas untuk produksi pupuk baru 85 persen atau mencapai 5152 MMSCFD yang disuplai dari 3 blok sumur. Yaitu, dari Kangean Energi, PHE-WMO, dan Petrochina. Rencananya dapat tambahan suplai gas dari blok Terang, Sirasun dan Batur (TSB) sebesar 65 MMSCFD. Kendati begitu, Dirut PT Pupuk Indonesia Holding Company, Arifin Tasrif menuturkan, pihaknya siap menyediakan pasokan gas bagi pabrik pupuk. Sehingga, tidak terjadi kelangkaan dalam proses produksi pupuk. “Khusus pabrik PT Petrokimia Gresik dalam waktu akan mendapat suplai gas 85 juta kaki kubik per hari (MMSCFD),” jelasnya. „ dik

www.dutaonline.com


C M Y K

Duta Masyarakat

SPORT

16

Sebagai pemain muda, mimpi pertama saya adalah bermain untuk timnas Inggris, dan ketika sudah bermain untuk pertama kalinya, maka tujuan berikutnya adalah menjadi kapten timnas Inggris. Aku pernah memimpikannya.” WAYNE ROONEY STRIKER TIMNAS INGGRIS

Senin, 15 Oktober 2012

Siap Beri Bukti di Hanoi

Balas Dendam, Djokovic Bekuk Murray

JAKARTA - Tim nasional Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam laga uji coba di Hanoi, Vietnam pada 16 Oktober mendatang. Manajer timnas Indonesia, Habil Marati, optimisis anak asuhan Nil Maizar akan meraih hasil maksimal. “Para pemain dalam kondisi bagus dan siap tempur. Saya yakin, kami akan mendapatkan hasil terbaik di Hanoi,” papar Habil yang dilansir situs resmi PSSI. Sebelumnya, Irfan Bachdim dan kawan-kawan sempat menjamu Vietnam di Surabaya, awal September lalu. Saat itu, pertandingan berakhir imbang tanpa gol. Pengalaman melawan Vietnam itulah yang meyakinkan tim “Merah Putih” agar dapat berbicara banyak saat bertandang ke kandang lawan. “Laga di Surabaya tentu menjadi bahan kajian pelatih untuk persiapan yang lebih baik. Saya percaya Nil sudah menyiapkan strategi terbaik,” tambahnya. Laga melawan Vietnam nanti juga akan dijadikan ajang pembuktian diri. Pasalnya, saat ini peringkat FIFA Vietnam jauh lebih baik dari Indonesia. Vietnam berada di urutan ke-140 atau lebih baik 30 tingkat dari Indonesia. “Mari tunjukkan Indonesia memang punya timnas yang kuat. Pertandingan melawan Vietnam nanti akan menjadi pembuktiannya,” pungkas Habil. „ kcm

ISTIMEWA

BERSIAP : Pemain Timnas Indonesia, Irfan Bachdim, berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno beberapa waktu lalu.

SHANGHAI - Novak Djokovic berhasil membalaskan dendamnya terhadap Andy Murray, yang mengalahkannya di final Grand Slam AS Terbuka. Pada partai final Shanghai Masters di Qi Zhong Stadium, Minggu (14/ 10), unggulan kedua asal Serbia ini menang 5-7, 7-6 (13/11), 6-3. Dengan hasil ini, Murray, yang menjadi unggulan ketiga, gagal mempertahankan untuk mencetak hattrick di turnamen tersebut setelah juara pada 2010 dan 2011. Sedangkan bagi Djokovic, kemenangan dalam duel berdurasi tiga jam 21 menit tersebut membuat dia berhasil merebut trofi ke13 di ajang Masters. Sayang, keberhasilan Djokovic ini tak cukup baginya untuk kembali menjadi pemain nomor satu dunia. Posisi tersebut masih ditempati petenis veteran asal Swiss, Roger Federer, yang dipastikan membuat rekor baru menjadi petenis nomor satu dunia selama 300 pekan. Ya, Federer berhasil mengun-

ci posisinya di tempat teratas ranking ATP setelah meraih tiket perempat final turnamen ini, yang menjadi syarat untuk dia bertahan. Bahkan, peraih 17 gelar grand slam tersebut mampu menembus babak semifinal, sebelum dikalahkan Murray. Seandainya Federer gagal mencapai target itu (perempat final), maka dia dipastikan lengser karena Djokovic menjadi juara - Djokovic bisa nomor satu kalau juara dan Federer tak sampai perempat final. “Saya sangat kecewa karena kalah di pertandingan ini,” ujar Murray. “Tetapi ini merupakan pertandingan dengan kualitas tinggi. Kami berdua bermain luar biasa,” katanya. “Hanya ada sedikit perbedaan, dua sentimeter untuk memenangkan pertandingan dan kalah. Anda harus meletakkannya dalam perspektif. Memang cukup membuat frustrasi tetapi memang begitu dekat dan hasilnya bisa saja berbeda,” tutupnya. „ kcm

DUTA/SOFYAN CAHYONO

UJI COBA :

JUARA : Petenis Korea Selatan, Duck Hee Lee akhirnya memenangkan gelar tunggal putra Kejuaraan Tenis Internasional Junior ITF Widjojo Soejono XXXI 2012 setelah di partai puncak menumbangkan Belanda, Bart Van Leijen. Petenis non unggulan tersebut menyerah dua set langsung dari Duck Hee Lee dengan skor 6-4 dan 6-2.

Indonesia Akhirnya Tanpa Gelar PRESTASI TURUN DIBANDING TAHUN LALU SURABAYA - Paceklik gelar terus melanda petenis Indonesia di ajang Kejuaraan Tenis Internasional Junior ITF Widjojo Soejono XXXI 2012. Ini setelah wakil Indonesia, Efriliya Herlina tumbang di partai final. Bertanding di lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya Minggu (14/10) kemarin, Efriliya dipaksa mengakui keunggulan petenis asal Korea Selatan, Kim Dabin. Efriliya sempat memberikan perlawanan ketat pada set pertama. Namun Kim Dabim yang bermain lebih tenang dan ulet akhirnya mampu merebut set pertama dengan skor 7-5. Memasuki set kedua, stamina Efriliya mulai menurun. Kondisi ini mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Kim Dabin dan menyudahi pertandingan dengan skor 6-3. “Tenaga saya sudah banyak terkuras. Sabtu (13/10) main dua kali,” kata Efriliya saat ditemui usai pertandingan. Diakui Efiliya, pertandingan dibabak final kali ini sangat berat. Apalagi Kim Dabin yang merupakan unggulan pertama mampu tampil dengan maksimal. Sering kali pukulan dan serangan yang

diberikan Efriliya mampu diantisipasi dengan baik oleh Kim Dabin, yang kemudian menciptakan rely-rely panjang. “Yang paling sulit adalah menahan emosi. Pukulan-pukulan bisa dikembalikan, saya tidak bisa bermain rally,” cetusnya. Kesuksesan Kim Dabin berlanjut di sektor tunggal putra. Wakil Korea Selatan, Duck Hee Lee akhirnya mampu mengawinkan gelar Kejuaraan Tenis Internasional Junior ITF Widjojo Soejono XXXI 2012 setelah di partai puncak menumbangkan Belanda, Bart Van Leijen. Petenis non unggulan tersebut menyerah dua set langsung dari Duck Hee Lee dengan skor 6-4 dan 6-2. Kemudian harapan Indonesia untuk merengkuh gelar dari sektor ganda putra juga sirna. Lagi-lagi, Duck Hee Lee yang berpasangan dengan petenis Malaysia, Ahmed Deedat Abdul Razak mengalahkan pasangan Indonesia yang diperkuat Nuradim Ramdani dan Armando C Soemarno. Mereka menyerah dua set langsung dengan skor 6-2 dan 6-2. Cidera Nuradim sempat mengganggu performa pasangan Indonesia. Ditengah-

tengah pertandingan, Nuradim yang menderita cidera lutut sempat menjalani perawatan sesaat sebelum akhirnya pertandingan dilanjutkan sampai selesai. Lalu, di sektor ganda putri yang pertandingannya digelar sehari sebelumnya, pasangan gado-gado Arianne Dorian Hartono (Belanda) dan Seon Young Um (Korea Selatan) mampu menjadi yang terbaik. Dipartai puncak babak utama, Arianne/Seon Young mengalahkan pasangan Indonesia Efriliya Herlina dan Deria Nur Haliza setelah bertanding tiga set. Adapun skornya 6-4, 1-6 dan 10-6 untuk keunggulan Arianne/Seon Young. Dengan hasil ini, prestasi petenis Indonesia di pentas Kejuaraan Tenis Internasional Junior ITF Widjojo Soejono XXXI 2012 praktis mengalami penurunan. Pasalnya pada tahun lalu masih berjaya disekto ganda, baik ganda putra maupun ganda putri. Saat itu juara ganda putra direbut pasangan Nuradin Ramdani/Armando Soemarsono, dan ganda putri melalui, Tria Rizki Amalia dan Efrilya Herlina. Sedangkan untuk sektor tunggal, terakhir kali petenis Indonesia merebut gelar pada tahun 2010. Yakni, dari sektor tunggal putra lewat Wisnu Adi. „ sof

Pemain ganda putra, Hendra Setiawan/ Muhammad Ahsan menjalani uji coba pertama setelah terjadi pertukaran pasangan. ISTIMEWA

27 Pebulutangkis Berangkat ke Denmark JAKARTA - Pebulutangkis Indonesia yang bernaung di pelatnas Cipayung, Minggu (14/ 10) berangkat ke Denmark. Mereka menuju kota Odense, untuk mengikuti turnamen Premier Super Series Denmark Terbuka. Tim yang terdiri atas pelatih dan 27 pemain, berangkat dengan menumpang pesawat Lufthansa. Selain ke Denmark, mereka juga akan langsung mengikuti turnamen Super Series Perancis Terbuka di Paris. Di tunggal putra, selain Simon Santoso dan Dionysius Hayom Rumbaka, juga akan turun Sony Dwi Kuncoro. Sementara di tunggal putri, Bellaetrix Manuputty ditemani Adriyanti Firdasari, Maria Febe, dan Lindaweni Fanateri. Buat pemain ganda putra, ajang ini menjadi uji coba pertama setelah terjadi pertukaran pasangan, seperti Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan dan Bona Septano/ Afiat. Mohammad Ahsan akan berduet dengan Hendra Setiawan pada turnamen Denmark Terbuka Superseries Premier. Pebulu tangkis pelatnas yang semula berpasangan dengan Bona Septano itu

akan mulai berpasangan dengan Hendra setelah juara Olimpiade Beijing 2008 itu dipanggil kembali ke Pelatnas Cipayung. Ahsan mengatakan, meskipun belakangan ini jarang berlatih bersama karena ia dan Hendra melakukan kegiatan berbeda, namun ia yakin dapat tampil maksimal di Denmark karena sudah sering berpasangan. “Kami sudah sering berlatih bersama, meskipun belakangan ini jarang karena kegiatannya berbeda,” kata Ahsan yang di PON berpasangan dengan pemain ganda campuran Tontowi Ahmad. Setelah terhenti di perempat final Olimpiade London, Ahsan dan Bona sepakat berpisah. Ahsan akan berpasangan dengan Hendra yang sebelumnya adalah pasangan Markis Kido. Pebulu tangkis kelahiran Palembang 7 September 1987 itu berharap, Hendra yang sudah lebih senior dapat membimbingnya. “Saya yakin dia bisa ngemong saya, dia kan lebih senior,” kata penyuka empek empek yang berharap dapat menyumbang medali emas PON bagi Jateng itu. „ kcm

PETENIS REMAJA ARIANNE DORIAN HARTONO

Lahir di Belanda, Tapi Suka Tempe Ada yang menarik dari peserta Kejuaraan Tenis Internasional Junior ITF Widjojo Soejono XXXI 2012. Ya, dia adalah Arianne Dorian Hartono asal Belanda. Meski lahir, besar dan berstatus warga negara Belanda, Arianne Dorian Hartono cukup dekat dengan Indonesia. Seberapa dekat petenis asal Negeri Kincir Angin tersebut dengan Indonesia ?

SOFYAN CAHYONO SURABAYA

D

atang ke Indonesia untuk mengikuti Kejuaraan Tenis Internasional Junior ITF Widjodo Soejono XXXI 2012 bukan pertama kalinya bagi Arianne Dorian Hartono. Sebelumnya, petenis yang kini berusia 16 tahun pernah datang ke Indonesia untuk mengikuti event-event serupa. Seperti tahun 2011 kemarin ia datang ke Indonesia untuk mengikuti sebuah turnamen tenis tingkat internasional yang digelar di Bandung. Di luar kegiatan mengikuti event atau turnamen, Arianne juga sering berkunjung ke Indonesia. Baik untuk liburan atau kepentingan lainnya. Namun yang menarik perhatian bukan lantaran Arianne sering bolakbalik ke Indonesia. Melainkan latar belakang keluarganya. Dari nama belakangnya (Hartono), bisa diitebak kalau Arianne masih ada keturunan orang Indonesia. Ya, memang sebenarnya kedua orang tua Arianne adalah asli orang Indonesia namun sudah menetap di „ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: HUSNI FAHAMSYAH

Belanda kurang lebih 20 tahun, dan sekarang sudah menjadi warga negara Belanda. Arianne terlahir dari pasangan J.E.S. Hartono asli Jakarta dan Lieke Tedjamukti asal Surabaya. Berangkat dari keluarga yang semula warga negara Indonesia itulah, Arianne begitu dekat dengan Indonesia. Karena memang dalam kehidupan keluarga, Arianne selalu dikenalkan tentang kultur dan budaya Indonesia oleh kedua orang tuanya. Meskipun mereka tinggal di Belanda dan sudah tidak lagi menjadi warga negara Indonesia. Terbukti, anak kedua dari dua bersaudara ini cukup fasih berbahasa Indonesia meski lahir dan besar di Belanda. “Saya selalu diajari tentang Indonesia. Liburan ke Indonesia, biasanya ke Bali,” kataArianne saat ditemui di lapangan tenis Kodam V Brawijaya Surabaya. Bagi Arianne, datang ke Surabaya untuk mengikuti Kejuaraan Tenis Internasional Junior ITF Widjojo Soejono XXXI 2012 adalah yang pertama kalinya. Saat pertama kali datang, kesan pertama yang ada di benaknya Surabaya adalah kota yang panas. “Tidak biasa panas. Kalau di sini (Surabaya) enak di mall, dingin,” candanya.

Kendati demikian, dara yang sekarang masih duduk dibangku kelas 2 SMA ini sangat senang berada di Surabaya. Selain bisa mengenal lebih dalam kampung halaman ibunya, selama di Surabaya Arianne bisa menikmati sepuasnya salah satu makanan khas Indonesia yang menjadi favoritnya. Adapun makanan favoritnya tersebut adalah tempe. Di Belanda, Arianne hanya bisa menikmati tempe buatan ibunya sendiri. Tapi di Surabaya ia bisa menjumpai tempe hampir di semua sudut kota. “Saya suka tempe, di sana (Belanda) susah carinya. Disini dimana-mana ada,” ungkapnya. Tak hanya fasih berbahasa Indonesia dan suka cita rasa masakan khas Indonesia yang diwariskan orang tua, ternyata Arianne juga sedikit mengenal tentang bahasa Jawa. Satu kata dari bahasa Jawa yang paling dihafali adalah ‘emoh’ (tidak mau). “Saya Cuma bisa emoh,” jawabnya ketika ditanya apa mengerti bahasa Jawa. Lalu soal target mengikuti turnamen, sebenarnya Arianne menargetkan untuk bisa menjadi juara. Tapi langkahnya harus terhenti dibabak semifinal setelah dikalahkan oleh petenis Indonesia, Efriliya Herlina. Arianne menyerah dua set langsung dengan skor 7-5 dan 6-0 untuk kemenangan Efriliya. Sementara itu, Lieke Tedjamukti menambahkan, kedatangannya ke Surabaya bersama suami mengantarkan anaknya mengikuti Kejuaraan

DUTA/SOFYAN CAHYONO

DEKAT : Bagi Arianne Dorian Hartono, meski lahir, besar dan berstatus warga negara Belanda, ia cukup dekat dengan Indonesia.

Tenis Internasional Junior ITF Widjojo Soejono XXXI 2012 sekaligus sebagai ajang pulang kampung. Moment ini dimanfaatkan untuk lebih mengenalkan Surabaya kepada sang buah hati. “Saya kasih tahu tempat sekolah saya dulu, dan kenalkan masakan Surabaya. Dia (Arianne) suka tempe dan bakso. Kalau di Belanda saya bikin sendiri,” pungkasnya. „

www.dutamasyarakat.com

C M Y K

dumas edisi 15 Oktober 2012  

Parpol Islam Semakin Suram

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you