Page 6

LAPORAN UTAMA

Pemerintah

TIDAK TEGAS

NU SIAP MEMBANGKANG Munas alim ulama dan Konbes NU (2012) mengusung banyak keprihatinan. Dari isu negara Islam, hukum mati koruptor sampai ancaman boikot pajak. Jika pemerintah tidak tegas, NU siap membangkang.

6 ‹ DUMAS

EDISI XVII OKTOBER 2012

PENGURUS Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) selama empat hari (14 – 17 September 2012) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama NU dan Konperensi Besar (Konbes) NU di Ma’had Tarbiyatul Mubtadiin, Kempek, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat. Pemilihan lokasi pelaksanaan Munas yang selalu di pesantren atau di pedesaan ini mengandung pesan agar warga NU dan masyarakat Indonesia tidak malu hidup secara sederhana, sebagaimana warga NU cenderung untuk hidup sederhana. Spirit Pesantren “Munas kali ini diselenggarakan di pesantren yang terletak di kampung terpencil untuk mengingatkan kita agar

kita tidak malu sebagai orang yang berasal dari desa kecil. Juga jangan malu untuk hidup sederhana. Di tengah kehidupan yang serba materialistis dan pragmatis ini, kita mencoba untuk kembali pada spirit pesantren yang mengutamakan nilai kejujuran, pengabdian, kebersamaan, kesederhanaan, dan gotong royong,” ujar Ketum PBNU Said Aqil Siradj dalam sambutan pembukaan Munas Alim Ulama dan Kobes NU pada Sabtu 15 September 2012. “Kalau boleh jujur, ada yang menawarkan agar munas digelar di hotel dengan diskon 60%. Tapi saya tolak, karena kami ingin membangkitkan kembali semangat persatuan, dan semangat 1945,” ujarnya. Said menjelaskan penyelenggaraan acara sekelas Munas di desa

DUMAS EDISI OKTOBER 2012  

JASMERAH PKI

DUMAS EDISI OKTOBER 2012  

JASMERAH PKI