Page 39

AGAMA dan Libanon. Akibat ulah Posten itu, pada awal 2006, hampir seluruh Kedutaan Denmark di seluruh dunia diserang. Beberapa Dubes bahkan terpaksa harus ditarik dari negara tempat mereka bertugas. Sedikitnya enam orang tewas dalam pemboman bunuh diri pada Juni 2008 di kedutaan Denmark di ibukota Pakistan, Islamabad. Dan, sekitar 100 demonstran tewas dalam aksi protes terhadap kartun yang beredar di 50 media di Eropa. Tak kalah seru, aksi boikot terhadap produk Denmark dan negara Eropa lainnya juga turut mencuat pasca munculnya kartun tersebut. Berselang tiga tahun berikutnya, muncul lagi sebuah film kartun berjudul “The Life of Muhammad” yang diluncurkan politisi Belanda keturunan Iran, Ehsan Jami, yang murtad. Film kartun yang dirilis pada April 2008 itu menceritakan kehidupan Nabi Muhammad dengan istrinya yang masih berusia sembilan tahun, Aisyah, namun dalam sudut pandang seksual. Film itu juga menggambarkan wajah Nabi Muhammad Saw, tindakan terlarang dalam Islam. Tak berhenti di sana, pada tahun yang sama, seorang anggota Parlemen Belanda, Geert Wilders, membuat film “Fitna” berdurasi 17 menit yang bercerita tentang Islam, ayatayat Al Quran, dan potongan-potongan aksi terorisme yang dilakukan oleh umat Islam. Geert Wilders melakukan penghinaan terhadap komunitas muslim di Belanda dan menghasut masyarakat dengan kebencian terhadap umat Islam. Geert Wilders tampaknya memang hobi melakukan tidakan amoral. Sejak tahun 2006, ia telah memancing kemarahan umat Islam dengan usulan pelarangan Al Qur ’an di Belanda. Ia juga menyamakan Al Quran dengan buku “Mein Kampf,” sebuah buku yang berisi pemikiranpemikiran dan ideologi pemimpin Nazi, Adolf Hitler. Ia juga termasuk orang yang keras dalam memperjuangkan pelarangan pembangunan masjid di Belanda.

Selain itu, kita tentu juga masih ingat seruan pendeta Florida Terry Jones pada 2010 yang disebut “Burn AlQuran Day”, yaitu ajakan untuk membakar Al Quran pada peringatan kesembilan insiden 9/11. Bahkan ia pun berencana membuat pengadilan terhadap Nabi Muhammad. Hal ini membuat militer AS khawatir karena akan membahayakan kehidupan pasukan Amerika di Afghanistan dan Irak. Akibatnya, peringatan 11 September 2011 disikapi enam warga AS dengan aksi perobekan Al Quran di depan Gedung Putih, Washington, AS. Pendeta Bob Old dan Danny Allen dari Springfileld, AS, juga dilaporkan membakar dua salinan Al Quran dan satu teks Islam lainnya di depan segelintir orang di halaman belakang sebuah rumah. Pada bulan Februari lalu, tentara AS di penjara Bagram di Afghanistan juga membakar 315 salinan Al Quran dan buku-buku agama lainnya yang diambil dari fasilitas perpustakaan Bagram.

menakutkan bagi sebagian kalangan di Barat. Terlebih lagi, api kebencian yang bergelora semakin berkecamuk dengan munculnya komunitas Islam yang cukup militan di tengah kehidupan mereka. Apapun alasan pelecehan terhadap Islam dan Nabi Muhammad Saw merupakan tindakan sangat biadab. Semua umat Islam mesti menyadari dan waspada betapa begitu rapinya skenario untuk memecah belah kerukunan dan menebar api kebencian antar umat beragama. Tujuan esensial dari film itu, pada dasarnya memang ingin memprovokasi kemarahan umat Islam yang berakhir kepada pengklaiman bahwa Islam memang radikal. Sementara, sutradara dan para artis yang terlibat dalam film itu akan terus dilindungi, dengan dalih kebebasan dan HAM. Begitulah skenario dibuat. Dialog dan menghukum berat semua pihak yang terlibat dalam pembuatan film itu adalah bagian dari niat AS untuk dekat dengan dunia Islam. Kendatipun itu hanya bagian dari gerbong ilusi dan misteri. ‹owen putra

Umat Harus Waspada Dari masa ke masa, pelecehan terhadap Islam sepertinya semakin vulgar saja. Melihat dari rentetan pelecehan yang silih berganti digaungkan oleh musuh Islam, amat jelas bahwa satu sama lain adalah skenario berantai menikam Islam. Pada hakekatnya satu sama lain, tengah bahu membahu untuk melumat agama Islam kini tengah berkembang pesat di dunia. Dakwah Islam yang semakin berkembang seiring kemajuan dunia teknologi agaknya telah menjadi momok

DUMAS EDISI XVII OKTOBER 2012 ‹

39

DUMAS EDISI OKTOBER 2012  

JASMERAH PKI

DUMAS EDISI OKTOBER 2012  

JASMERAH PKI