Page 1

1. explain the impact of the internet on the macro environment

Lingkungan makro terdiri dari enam lingkungan yang harus dilihat, yaitu: lingkungan demografi, lingkungan ekonomi, lingkungan alam, lingkungan teknologi, lingkungan politik, dan lingkungan budaya. Lingkungan Demografi Pertumbuhan penduduk. Angka pertumbuhan penduduk akan mempengaruhi tingkat peluang pemasaran bagi suatu produk ataupun jasa. Pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi akan semakin membuka peluang lebih luas, karena bagaimanapun akan terkait dengan seberapa besar suatu produk atau jasa akan bisa diserap oleh pasar.

Lingkungan Ekonomi Distribusi pendapatan. Tingkat pendapatan suatu daerah akan menentukan produk dan jasa dengan kualifikasi seperti apa yang cocok dengan daerah tersebut. Dan dengan karakter daerah di Indonesia yang sangat beragam, beragam pula potensi antara satu daerah dengan daerah yang lain. Tingkat tabungan, hutang, dan pinjaman. Tingkat tabungan, hutang dan pinjaman akan menentukan seberapa besar potensi pengeluaran yang akan dilakukan oleh seseorang. Lingkungan Alam Menipisnya sumber daya alam. Sumber daya alam adalah sesuatu yang terus dieksploitasi yang lama kelamaan akan habis. Salah satu kunci utama adalah melihat bagaimana sumber daya alam masih bisa dimanfaatkan dan hingga berapa lama. Meningkatnya biaya. Sekarang ini terdapat kecenderungan bahwa biaya-biaya semakin meningkat terutama untuk listrik dan energi. Peningkatan biaya-biaya ini akan berdampak pada peningkatan biaya produksi yang setiap tahun akan semakin signifikan. Meningkatnya polusi. Meningkatnya polusi menimbulkan masalah dalam hal kesehatan dan juga kerusakan lingkungan. Di masa depan akan lebih banyak aturan yang mengatur untuk meminimalisir polusi yang tentu saja pada beberapa sektor akan menjadi tambahan biaya yang cukup besar.


Lingkungan Teknologi Perkembangan teknologi yang sangat cepat. Sekarang ini perkembangan dalam hal teknologi semakin cepat dirasakan. Dengan datangnya internet, perubahan dinamika berlangsung dalam waktu yang semakin cepat dan skala yang semakin meluas. Globalisasi mengubah berbagai aturan main dalam berbisnis. Persaingan juga tidak lagi dalam skala lokal dan nasional, tetapi sudah mengarah pada persaingan global. Inovasi teknologi yang terus berkembang. Perkembangan teknologi juga dibarengi dengan berbagai inovasi dalam banyak produk dan jasa. Contohnya adalah perkembangan mesin tik yang sekarang ini perlahan tapi pasti sudah mulai digantikan dengan komputer, dan berbagai contoh lain yang berada di sekitar kita. Aturan-aturan dalam teknologi. Teknologi mempunyai keunikan sendiri dengan dinamika dan perkembangan yang sangat cepat. Melihat aturan pemerintah dalam pengaturan penggunaan teknologi mutlak diperlukan untuk mempermudah berbagai proses dalam masyarakat. Lingkungan Politik Aturan-aturan dalam sektor industri. Dalam menjalankan bisnis, aturan merupakan satu landasan mutlak. Karena itu, pemetaan peluang bisnis juga perlu melihat berbagai aturan yang mengatur industri tersebut sehingga tidak terjadi bentrokan ataupun masalah di kemudian hari. Tumbuhnya organisasi-organisasi LSM dan buruh. Organisasi-organisasi LSM dan buruh di satu sisi memberikan pengaruh positif kepada pekerja untuk menyuarakan berbagai aspirasi mereka. Tetapi organisasi pekerja yang terlalu kuat akan menyulitkan perusahaan dalam beberapa proses pengambilan keputusan, karena harus melakukan banyak kompromi dengan mereka. Lingkungan Budaya Perbedaan budaya pada masing-masing negara. Perbedaan budaya menjadikan gaya hidup masing-masing negara dan daerah berbeda juga. Pemahaman budaya pada setiap daerah akan memudahkan pemasar menyesuaikan produk ataupun jasanya sesuai dengan kebutuhan daerah tersebut. Kepercayaan, tradisi, dan agama. Pada kelompok orang dengan kepercayaan, tradisi, dan agama yang berbeda mempunyai pola konsumsi dan gaya hidup yang berbeda dengan yang berlainan kepercayaan. Dan pada hal-hal tertentu, agama mempunyai peran yang signifikan karena mengatur mana yang boleh dan mana yang tidak dalam hal mengkonsumsi produk ataupun jasa. 2. review the impact of the internet on the five force industry framework Kerangka lima kekuatan


Porter mengusulkan sebuah kerangka kerja lima kekuatan , yang menguraikan faktor-faktor utama yang menentukan kemampuan perusahaan untuk menangkap nilai yang menciptakan . Kemampuan ini ditentukan terutama oleh daya tarik industri di mana perusahaan bersaing . Kelima fitur struktural yang menentukan daya tarik industri adalah: 1.Industry persaingan Persaingan industri terjadi ketika perusahaan dalam sebuah industri merasakan tekanan atau kesempatan untuk meningkatkan posisi pasar yang ada . Tingginya intensitas persaingan dalam suatu industri hasil dari faktor-faktor struktural berikut : Besar jumlah pesaing . Tinggi biaya tetap Tinggi relevansi strategis. Sedikit perbedaan antara produk . Tingkat pertumbuhan dari industri-industri tersebut . Kelebihan kapasitas . 2.Barriers masuk Hambatan masuk menentukan ancaman pesaing baru untuk memasuki pasar dari industri tertentu . Pendatang baru , membawa kapasitas baru dan keinginan untuk mendapatkan pangsa pasar , memiliki dua efek negatif pada daya tarik industri . Pertama , pendatang baru mengambil pangsa pasar dari para pemain lama yang sudah ada . Kedua , mereka menawar menurunkan harga , yang pada gilirannya mengurangi profitabilitas perusahaan incumbent. Akibatnya , profitabilitas industri manapun cenderung menurun sebagai hambatan masuk diturunkan , dan sebaliknya . Secara umum , hambatan tinggi untuk hasil entri terutama dari faktor-faktor berikut : Tinggi biaya tetap Kepercayaan dan loyalitas merek Sebuah kurva belajar yang curam Beralih biaya tinggi dan efek jaringan yang kuat Perlindungan kekayaan intelektual yang kuat produk 3.Substitute Intensitas tekanan dari produk pengganti tergantung pada ketersediaan produk sejenis yang melayani dasarnya sama atau tujuan yang sama sebagai produk dari dalam industri. Internet telah membantu untuk meningkatkan tekanan dari produk pengganti , karena cenderung meningkatkan berbagai produk yang tersedia untuk pelanggan . 4. Bargaining pembeli dan pemasok

Daya tawar pembeli cenderung tinggi ( dan pemasok rendah) jika industri menampilkan karakteristik sebagai berikut :


Konsentrasi tinggi dari pembeli Fragmentasi yang kuat dari pemasok Gelar tinggi transparansi pasar Produk semakin menjadi komoditas Beralih biaya rendah dan efek jaringan yang lemah Posting ini diringkas dari Bab 3 dari buku " Strategi untuk E - bisnis : Menciptakan Nilai melalui sumber Electronic Commerce dan Mobile dari internet . Google Terjemahan untuk Bisnis:Perangkat PenerjemahPenerjemah Situs Web 3. How can the internet enable companies to implement co-opetition in e-commerce ? Perkembangan internet menyebabkan terbentuknya dunia baru yang lazim disebut dunia maya, Di dunia maya setiap individu memiliki hak kemampuan untuk berinteraksi dengan individu lain tanpa batasan apa pun yang dapat menghalanginya sehingga globalisasi yang sempurna sebenarnya telah berjalan didunia maya yang menghubungkan seluruh komunitas digital. Ecommerce adalah salah satu jenis dari mekanismes bisnis secara elektronik yang memfokuskan diri pada transaksi bisnis yang berbasis individu yang menggunakan internet sebagai medium pertukaran barang atau jasa antara dua buah institusi (B2B) dan konsumeen langsung (B2C), melewati kendala ruang dan waktu yang selama ini merupakan hal – hal yang dominan

Ganny sim 1401115571  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you