Issuu on Google+

T ESobat E NGadis Berjiwa G I Muda RLS

CHEER! CHEER! CHEER! pit ”

Teen Girls Investigasi: “Smansa Star Cheerleaders Sam

74 CELLES5TYLMEIE MAGAZINE 2014

CELLESTYLE MAGAZINE 5 MEI 2014

75


TEEN GIRLS

TEEN GIRLS

“Berbicara tentang cheerleader pasti semua orang tau, sekelompok cewek pemandu sorak dalam olahraga. Mereka melakukan beberapa atraksi yang sebenarnya bertujuan untuk memberikan semangat kepada pemain”

D

ALAM setiap aksinya penampilan pemandu sorak selalu menyita perhatian penonton. Selain penampilan lincah para remaja yang mayoritas putri tersebut, juga masyarakat terkesan dengan semangat remaja pemandu sorak menampilkan atraksi terbaiknya. Tanpa sungkan remaja putri yang rata-rata cantik itu menampilkan atraksi naik ke atas bahu temannya dalam formasi melingkar dan berdiri. Tubuh lentur mereka mampu mempertunjukan aneka atraksi yang memang membutuhkan keahlian tersendiri. Praktis saat mereka melewati jajaran penonton, aplaus panjang diberikan masyarakat yang menyaksikan penampilannya.Bahkantidaksedikityangmengaku kagum dengan aksi-aksi pemandu sorak. Nah, salah satu kelompok pemandu sorak yang cukup eksis di Kota Sampit adalah Smansa Star Cheerleaders Sampit. Bahkan mereka tak ragu menampilkan MENJADI anggota pemandu sorak atau cheerleader sudah menjadi impian Annis sejak lama. Impian terwujud seiring terbentuknya kelompok pemandu sorak di sekolahnya. Tak menunggu lama, Annis langsung mendaftar sebagai anggota. Untuk mengasah kekompakan tim, kelompoka ini menggelar latihan dua kali dalam sepekan yakni setiap Senin dan Rabu. Satu hal yang menarik, mereka tak mau di76

CELLESTYLE MAGAZINE 5 MEI 2014

beragam atraksi yang cukup berbahaya dihadapan Tim Investigasi Teen Girls. Bagi mereka meskipun bukan di arena pertandingan, mereka tetap memberikan penampilan yang maksimal. “Ini pertama kali kami diminta jadi pengisi rubrik Teen Girls, makanya kami tak menyia-nyiakan kesempatan ini dan tetap tampil maksimal,” ucap Farrah Azizah, salah satu anggota cheers. Smansa Star Cheerleaders Sampit sendiri memiliki sembilan personil di antaranya; Farrah Azizah, Widya Nurwati, Eria Novita, Silvia. AP. , Radhika Nur A, Margareta Elin, Liyen Nurlita Sari, Reka Dwi Intan Pratiwi, Annis Syaida. Dalam mengasah kemampuannya, mereka berlatih dua kali dalam sepekan yakni setiap Senin dan Rabu. Lokasinya berada di sekolah. Widya Nurwani mengaku keinginnya untuk menjadi anggota pemandu sorak karena tertarik dengan gayanya yang kerap

membuat orang berdecak kagum. Meski atraksi tersebut ada risikonya, Widya menyadarinya, karenanya latihan untuk menghidari kesalahan fatal selalu dilakukan berulang-ulang. “Kolektivitas sangat penting, karena jika ada yang salah sedikit bisa fatal akibatnya,” ucap Widya. Sementara Eria Novita cukup bangga dengan bergabung di kelompok pemandu sorak ini. Buktinya itu terlihat saat menjuarai lomba cheerleaders di Kota Palangka Raya. “Itu prestasikan yang membanggakan bagi saya pribadi dan juga teman-teman lainnya,” katanya. Keanggotanya cheers ini juga tidak permanen dan bahkan setiap tahun selalu saja ada anggota yang keluar dan yang masuk. “Setiap tahunnya selalu berganti-ganti personil dikarenakan setiap tahun pasti ada yang lulus sekolah. Karena itu kami selalu mengajak siswi baru agar bergabung bersama kami,” jelas Novita. (*/bri)

anggap plagiat terutama soal gan itu dilakukan, apa yang kreasi gerakan dan kostum. ditampilkan tidak monoton Setiap minggu mereka selalu dan semakin mengasah kemenciptakan gerakan-gera- mampuan kami,” kata Annis. kan baru, bahkan tak sedikit Nah sobat aksi tau gak? kami juga gerakan lama dilakukan disini agar terlihat menarik i m p r o v i s a s i . Ciptakan Kostum itu bukan “Idenya bancuman gerayak bisa dari dan Gerakan Baru kan saja melihat di internet ataupun yang kami utamakan akan cheers yang lain. Tapi tidak tetapi kostum itu juga menunsemua gerakan itu kami ambil, jang penampilan kami agar tapi dikombinasikan dengan terlihat sempurna tentunya. gerakan dengan hasil cipta- Begitu juga soal kostum, kan kami. Setidaknya den- mereka juga menciptakan-

nya sendiri. Terlebih dulu berembuk bersama seluruh anggota tim. Konsepnya seperti apa, termasuk juga pemilihan baru. “Semuanya hasil kesepakatan, dan itu biasanya dilakukan setahun sekali. Jika semua setuju langsung kita bikin,” katanya. Dengan bergabung di kelompok pemandu sorak, Annis berharap kekompakan yang selama ini sudah terjaga tetap dipertahankan. (*/bri)

MODEL: ANNIS SYAIDA FOTO: BRIMA

CELLESTYLE MAGAZINE 5 MEI 2014

77


MODEL: LIYEN N.S FOTO: BRIMA

LIYEN N.S

MODEL: FARRAH AZZIZAH FOTO: BRIMA

“Saya suka karena gerakannya indah dan juga sangat menantang.”

78 CELLES5TYLMEIE MAGAZINE 2014

ZIZAHan Z A H A R R A F mpak selalu keko

“Ciptakan nisasi.” ihat harmo rl te r a g a team

CELLESTYLE MAGAZINE 5 MEI 2014

79


SILVIA A.P

“Alasan saya ikut dance dan cheers karena ingin mencari sesuatu yang beda saja. Dan di sini saya menemukannya.” 80 CELLES5TYLMEIE MAGAZINE 2014

MODEL: WIDYA NURWATI FOTO: BRIMA

MODEL: SILVIA A.P FOTO: BRIMA

URWAbeTruIsaha N A Y D I W lu saya sela

mpil rang “Setiap ta engan demikian o ld g.” maksima isa senan b t a h li e yang m

CELLESTYLE MAGAZINE 5 MEI 2014

81


Teen Girls - Cellestyle Magazine