Issuu on Google+

Tanjung Raja, 29 Januari 2014 Kepada Yth. Seluruh Lapisan Lembaga/Badan Pemerintahan/Swasta dan Masyarakat. di – Tempat Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan hormat, Sehubungan dengan tahapan dan jadwal Pemilihan Umum Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2013 yang telah diselenggarakan bahwa telah terjadi pelanggaran administrasi dan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilu Kec. Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. sekaligus menindaklanjuti laporan pengaduan kami tanggal 22 Januari 2014 ke Kejaksaan Negeri Kayuagung beberapa hari yang lalu (saat ini sudah mulai diproses hukum). Bahwasanya, kami telah memberikan laporan secara lisan dan tertulis atas hasil temuan kasus ini kepada Panwaslu Kabupaten Ogan Ilir bulan September 2013, kemudian menindaklanjuti kembali laporan tersebut secara tertulis bulan Desember 2013 kepada Panwaslu Provinsi Sumatera Selatan dan Panwaslu Kabupaten Ogan Ilir. Akan tetapi sampai sekarang bahwa kasus ini masih tidak tuntas dan tidak terselesaikan oleh Panwaslu Kabupaten Ogan Ilir yang hanya ‘mengobral’ janji terbukti tuntutan kami agar ketiga orang Panwascam (ELVA ROSI, HAIRUDDIN, DEDI IRAWAN) segera diberhentikan dan diproses secara hukum akan tetapi ketiga orang tersebut masih tetap menjabat dan tidak tersentuh hukum. Selain dari pada itu Panwaslu Kabupaten Ogan Ilir telah membuat pernyataan damai kemudian berjanji kepada kami PPL akan menyelesaikan kasus ini secara tuntas sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku dinegara yang kita cintai ini, namun ternyata janji itu hanya isapan jempol belaka. Jadi ada ‘permainan’ politik apakah ditubuh Panwaslu Kabupaten Ogan Ilir dan Panwaslu Kecamatan Tanjung Raja...??? Adapun bentuk pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Panwaslu Kec. Tg. Raja Kabupaten Ogan Ilir adalah sebagai berikut : a. Dalam proses pendaftaran sebagai Panwaslu Kecamatan, sdr. ELVA ROSI terindikasi melakukan Pelanggaran Administrasi guna memenuhi persyaratan dengan membuat pernyataan palsu bahwa tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu bermaterai 6.000 sesuai dengan Pengumuman Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan Nomor : 01/P/Bawaslu/Sumsel/2013 tertanggal 06 Januari 2013 serta mengacu pada Undang Undang Nomor 15 tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu. Akan tetapi pada kenyataannya bahwa suami sah dari sdr. ELVA ROSI yang bernama SELAMAT sudah menjabat sebagai Staf Pelaksana di Sekretariat PPS Kelurahan Tanjung Raja Timur dengan Surat Keputusan Nomor : 05/SK/Kel-Tratim/I/2013 tertanggal 08 Januari 2013 dan masih menjabat sampai sekarang, selain daripada itu sdr. SELAMAT juga sekaligus menjabat sebagai Asisten PPL Pilgub Sumsel 2013. b. Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Tanjung Raja telah melakukan tindak pidana penggelapan dana Pilgub Sumsel 2013 dan memalsukan tanda tangan seluruh PPL seKecamatan Tanjung Raja dalam Laporan Penggunaan Dana Pilgub Sumsel tahun 2013 yang telah diterima oleh Panwaslu Kabupaten Ogan Ilir, antara lain ; Dana Bimtek di Indralaya, Dana Bimtek di Tanjung Raja, Uang Lembur tiap Bulan, Dana Transport tiap Rakor dan Dana Transport Inspeksi ke TPS bahwa dana-dana tersebut tidak pernah kami terima dan tanda tangan kami PPL telah dipalsukan (bukti terlampir). c. Berdasarkan Surat Keputusan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Tanjung Raja Nomor : 003/SK/PANWASLU/TRA-OI/IV/2013 tanggal 08 April 2013 bahwa Masa Tugas Pengawas Pemilu Lapangan Kecamatan Tanjung Raja yaitu selama 4 (empat) bulan. Namun pada tanggal 01 Agustus 2013, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Tanjung Raja mengeluarkan Surat Edarannya No : 137/panwaslu/Tra-OI/2013 bahwa Dana Operasional/Honor PPL bulan Juli


(terakhir) sudah tidak dimasukkan lagi dalam RKA Pilkada, artinya Dana yang diterima PPL hanya 3 bulan. Sedangkan hasil klarifikasi kami dengan Pihak Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Bapak Bayumi) bahwa Anggaran Dana PPL untuk 4 (empat) bulan sudah tersalurkan ke seluruh Panwaslu Kabupaten/Kota (copy SK dan SE terlampir). BAHWASANYA DALAM SETIAP PROSES PENCAIRAN DANA PANWASLU DIBERIKAN LANGSUNG KEPADA KETUA PANWASLU KECAMATAN DAN TIDAK PERNAH MELIBATKAN BENDAHARA ATAUPUN SEKRETARIS PANWASLU KECAMATAN, KEMUDIAN DANA TERSEBUT DIALOKASIKAN SENDIRI DAN LANGSUNG OLEH KETUA DAN ANGGOTA PANWASLU TANPA MEMBERIKAN RKA (RENCANA KEGIATAN ANGGARAN) DAN TANPA MEMBERITAHUKAN KEPADA SEKRETARIS ATAUPUN BENDAHARA BERAPA BESARNYA DANA YANG DITERIMA OLEH KETUA PANWASLU KECAMATAN DARI KABUPATEN YANG HARUS DIALOKASIKAN. Selanjutnya kami berharap kiranya Kejaksaan Agung RI melalui Kejaksaan Negeri Kayuagung dan Bawaslu Republik Indonesia serta seluruh pihak yang berkompeten segera mengambil langkah-langkah konkret atas temuan pelanggaran yang telah dilakukan oleh Panwaslu Kec. Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku di Republik Indonesia demi kokohnya Penyelenggaraan Pemilu yang berasaskan jujur, adil, kepastian hukum, akuntabilitas dan profesionalitas. Selain daripada itu, kami juga sangat berharap kiranya Bawaslu RI sebagai Pimpinan Tertinggi kami agar bersedia untuk melakukan inspeksi ataupun temu langsung dengan kami PPL Desa/Kelurahan se-Kecamatan Tanjung Raja bahkan bila perlu PPL seKabupaten Ogan Ilir, sehingga seluruh permasalahan yang telah terjadi dan akan terjadi di Kabupaten Ogan Ilir dapat diatasi sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku. SEBAGAI TAMBAHAN INFORMASI BAHWA KAMI SUDAH MENERIMA HONOR PPL PEMILU LEGISLATIF DPR/DPRD/DPD 2014 SELAMA 2 BULAN, NAMUN SAMPAI SAAT DETIK INI SURAT KEPUTUSAN DAN RKA-NYA BELUM PERNAH KAMI TERIMA DAN TIDAK JELAS. Demikian surat ini kami sampaikan kepada bapak dan ataupun pihak yang berwenang serta pihak yang bersedia menegakan kebenaran/keadilan hukum dinegeri ini dengan harapan agar segera ditindaklanjuti. Atas perhatian dan kerjasama seluruh pihak yang telah prihatin akan nasib bangsa ini mengingat pemilu 2014 akan kita hadapi untuk itu kami ucapkan banyak terima kasih. Akhirnya, Semoga dalam penyelenggaraan Pemilu 2014 mendatang dapat berjalan lebih baik sesuai dengan norma etika dan citra Panwaslu sebagai pengawas dan penyelenggara pemilu yang bersih dan berkualitas.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Hormat Kami, PPL DESA DAN KELURAHAN Tanwin Eduar Diyansyah Hendra Oktorianto Adi Trisna Jaya Agus Setiawan Armino Firman Ghozi Natul Asror Yos Sudarso Dan kawan-kawan..

– Hp. 082135797866 – Hp. 081271797179 – Hp. 082379874154 – Hp. 081256634463 – Hp. 087796504882 – Hp. 085279493221 – Hp. 085366730608 – Hp. 082180983804


INFO UPTODATE : Saat ini hampir seluruh Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Ogan Ilir

memerintahkan kepada seluruh PPL diwilayahnya masingmasing untuk menandatangani surat pernyataan yang intinya tidak akan menuntut permasalahan apapun dengan cara apapun.... Mengapa,... Ada apa dibalik ini semua,....???!!!

SEMOGA HUKUM MEMBELA ORANG BENAR BUKAN ORANG BESAR...


Kasus pelanggaran adm dan tindak korupsi oleh panwaslu kecamatan di kabupaten ogan ilir