Page 1

MEDIA MITRA BIROKRASI

Andi Agoes: Pemerintah Daerah dam Pusat Harus Prihatin Kondisi Perbatasan

PT. Media Forum Nusantara

Lembaga Pengawas Korupsi & Pemantau Penegak Hukum Indonesia

Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Wapres Boediono

Boediono Mengingatkan, Siapa Pun Wajib Taat Hukum

Harga Eceran Rp 10.000 (Luar Pulau) tambah ongkos kirim

Saya Harus Tunduk kepada Pemilih Saya

Dikeler ke Mapolsek Kota

Bupati Bondowoso Raih Penghargaan Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha

Bupati Bondowoso Drs. H. Amin Said Husni

Negeri, Gamawan Fauzi. Penghargaan tersebut merupakan penghargaan Bupati . . . ke hlm 15

Pakde Karwo

Madiun, FN. Terkait munculnya dukungan terhadap Gubernur Jatim Soekarwo sebagai Calon Presiden (Ca pres) 9 juli 2014 dari Partai De

mokrat, Pakde karwo menyerahkan masalah pencalonan presiden tersebut sepenuhnya kepada pimpinan Partai Demokrat. Pak Saya . . . ke hlm 15

PT.KAI Daop. 8 Surabaya Tutup Mata

SPBU Jalan Kenjeran Melanggar UU.Perkeretaapian

Dishub Pamekasan Siap Lakukan Perbaikan LPJU

M. Sakir

Pamekasan FN Perjalanan Pame kasan menuju Pakong Waru berjejer lampu penerang jalan umum (LPJU) yang terpasang didaerah rawan kecelakaan khususnya dilo kasi lereng bukit (Ponjuk kol cengkol) selain medan jalannya dilereng bukit yang Dishub . . ke hlm 15

Balikpapan, FN Ketertinggalan kawasan perbatasan di kaltim yang saat ini sudah provinsi Kalimantan utara ternyata Pemerintah . . . ke hlm 14

Diduga “Selingkuh” Dua Oknum Guru

Jakarta - FN. Boediono akhirnya menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai warga negara yang patuh hukum, yaitu bersaksi dalam sidang kasus dugaan koBoediono. . . ke hlm 15

Bondowoso, FN Bupati Bondowo so Drs. H. Amin Said Husni, Kamis (25/4), di Kementerian Dalam Negeri menerima penghargaan Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam

H. Andi Agoes Y.SH.

Bondowoso, FN Kamis 24/04/ 2014, merupakan hari yang tergolong naas serta sulit untuk dilupakan oleh Safiudin al Udin nama sebutannya, pasalnya bayangan ma lam itu selalu saja menghantuinya, yaitu seorang istri yang dicintainya se but saja, Ersi Rus-

Dikeler.

ke hlm 14

Ersi Rustian Istri Sah dari Safiudin dan seorang guru di SDN 02 Sbr Tengah

Proyek “Siluman” Garap Saluran di Desa Tangsil Kulon

Tidak adanya galian di pemb. TPT dan ( insert) pasir yang digunakan pasir Urug

Bondowoso, FN Lagi-lagi rekanan nakal yang ada di bondowoso di percaya untuk sebuah pekerjaan yang nilai nya Puluhan juta rupiah, hal ini terjadi di pembangunan Dam-Saluran dengan lokasi Desa Tangsil Proyek . . . ke hlm 15 SPBU Jl. Kenjeran

Surabaya - FN. Pembangunan SPBU yang bernomor.54.601.120 berlokasi

disamping gang.jalan Kenjeran [arah jalur menuju jalan.Sidotopo] PT KAI. . ke hlm 15

Anggota satlantas Polres Madiun Amankan 15 Jerigen Miras

Alamat: Kampus Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Pamekasan Jl. Jokotole (belakang SMA 2 ) Pamekasan - Telp. 0324-321076 Fax. 0324-325878 ...

Hj. Adi Sutrisni,SST,MM

Madiun, FN. Anggota Satlantas Polres Madiun berhasil me ngamankan Distributor Minuman Keras jenis Arak Jowo , Satria Bagaskara Ari Basuki (19) warga

Anggota . . .

ke hlm 14

website : www.forumnusantaranews.com - Email : lpkp2hi.forum@yahoo.co.id Bank : BNI no. rek :3333312557 an : Moh. Hasan / BRI No. 0394-01-012-563-500 An. Moh Hasan


2

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Dana PNPM-MP Pembuatan Gedung Sekolah TK Baitur Rahman Desa Suko Jember Dipertanyakan Jember. FN. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan, merupakan salah satu program terpadu antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk Pro rakyat dalam rangka mengurangi angka kemiskinan maupun pengangguran. Seperti kucuran dana PNPM-MP tahun 2013 yang telah diterima Desa Suko Jember Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember, yang salah satunya diperuntukkan untuk pembangunan gedung sekolah TK BAITUR RAHMAH di Dusun Krajan Desa Suko Jember. Menurut beberapa sumber FN yang tidak bersedia disebut jati dirinya menu turkan bahwa hasil temuan pihak kami pembuatan gedung sekolah tersebut dinilai tidak sesuai dengan dana yang dikucurkan dan kurang adanya ketransparasian kepada pihak BPD sehingga di duga banyak oknum-oknum yang menggunakan dana tersebut. Hasil konfirmasi FN dengan ketua BPD Wasil Sudarmanto, akibat tidak adanya azaz ketransparansian penggunaan dana yang telah diterima oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) DesaSuko Jember menjadi berkurang untuk pem bangunan gedung sekolah TK BAITUR RAHMAH, sehingga menimbulkan muncul masalah sampai hutang ke supplier material kayu belum melunasi biaya tanggungannya hingga batas perjanjian yang telah disepakati oleh kedua belah pihak yang bermaterai Rp. 6000 tertanggal 12 Februari 2014 sampai bulan maret-april belum ada pelunasan pembayaran kekurangannya metarial kayu kepada supplier. Wasil menambahkan saya selaku ketua BPD dan anggotanya merasa malu pada masyarakat Desa Suko Jember sampai terjadi masalah seperti ini, padahal dalam petunjuk buku juklak juknis kan sudah jelas atur an-aturannya tapi kok masih punya sisa tunggakan hutang kepada supplier, sehingga patut di duga keras dana tersebut disalah gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. “Untuk itu tokoh masyarakat Desa Suko Jember memohon kepada pihak (BPK) Badan Peme riksa Keuangan perwakilan provinsi jawa timur di jember untuk mengusut penyelewengan dana tersebut, apabila terbukti menyalah gunakan dana pendidikan yang dipakai oleh oknum-oknum yang terlibat harus diproses secara hukum yang berlaku” ujarnya. (Freddy) Didirikan oleh : Yayasan Media Kasih bangsa (Sejak Tahun 2001) Diterbitkan Oleh : PT Media Forum Nusantara Group. SIUP : 503/2977.A/436.6.11/2012 NPWP : 31.492.205.5-611.000. SKT NO : PEM - 00000113ER/WP.J.11/KP.0903/2012 Notaris : Sjamsuriaman, S.H. M.Kn Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Penetapan PT Media Forum Nusantara : Kep. Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-45511.AH 01.01 Tahun 2012 No. TDP : 13.01.1.51.26190 Bekerjasama dengan : LPKP2HI. NPWP : 02.791.13.53-611.000. Komisaris : Muhammad Hasan, DR. J.Laibahas, SE, MA (non aktif), DR.HM. Sajali, SH. M.Hum (H. Rahmatullah). Dewan Penasehat : Ir.H. Rahmatullah, DR. H.S. Adi Suparto, MPd, Hj. Sutrisni, H.M.Darwis, SH (Jabar) Dewan Redaksi : Johar Bahri, S.Ag, Hj. Adi Sutrisni, Moh. Sidik, SE, SH. MM. . Konsultan Hukum : A. Zam Khan, SH. DR. Zajali, SH.M.Hum, Mohammad Dawam, SH, Deny Rahman Doko, ST, SH. MM. Direktur Utama : Moch. Hasan. P. Wakil Direktur Utama : Ryadie Syafitri. Pemimpin Perusahaan : Rini Suciati. Wakil Pemimpin Perusahaan : Farid Hidayatullah. Direktur Pemberitaan : Muhammad Hasan. Sekretaris : Rini S. Wakil Direktur Pemberitaan : Berthy. Koordinator Wartawan Jatim : Musahnan, SE, Hasyim, M. Nasrul HS Manager Iklan : Aldi Pranaja Hidayatullah. Bendahara : Rini. S. Tata Letak : Nuri Ast. Staf Redaksi : Hasan, Rini, Mario A Christoffel S, Judi Tanto, Dawam, Yuli Suseno, Agus,Yantomo. Alamat Redaksi : Jl. Simpang Dukuh No. 1 Surabaya. Telp/ Fax : (031) 33333125 Hot Line : 0878500000125 (031) 70800125. Pin BB : 762449EA - Hasan. Website : www.forumnusantara.news/ Email : lpkp2hi.forum@yahoo.co.id. Pokja Pemprov : M. Hasan. Perwakilan Jawa Barat : Galih Susanto Kurniawan (kepala), Aceng, Didi Syarif Hidayat, Nandang. S. Perwakilan Jakarta : Jl. Danau Agung II Blok E13 No. 1B Sunter Agung - Podomoro - Jakarta Utara : Azam Khan (kepala). Perwakilan Jawa Barat : Moch. Andrik Lesmana.. Perwakilan Batam : Sultan, Biro Metro Lampung : Solikhin. Wartawan NTB : Prawira Negara, M. Muhasim, A. Hasbi. Biro PPU & Paser : Yun Dorojatun. Kabiro Malinau : Herwin. Perwakilan Kalimantan Selatan/ Tengah : Riyadie Safitri, Rafiansyah Sofyan, SE. (Korlip), Syamsul Bachtiar, Abdul Hasan, Fery Rosiadi, Haerry Ikipianor, Suriansyah, Fadli, Radiyani, Ardiansyah, Muhammad Fahria, Muhammad Mustapa, SH. Achmad Baihaqi., Biro Tanah Laut/Tanah Bumbu : Sarkani. Panajam Paser Utara : Lundu (Kabiro) Berau : Ronny Sunaryo Tarakan : Azhar (Kabiro) Bulungan : Ansar. Korwil Kalimantan Timur : Fauzi. Balikpapan : Djonis, Fauzi, Panuturi. Biro Samarinda : Isner Iskandar, Ira Rosalina Biro Panajam Paser Utara : Lundu (kabiro). Perwakilan Kalimantan Barat : Zamamzam Syahrir. Perwakilan Biro Palu :Siturwijaya (kabiro). Perwakilan Makasar Sulsel : Dzulkifli (kepala) Biro Bone : Idrus, A. Asrijal, A. Tarisman, Amiruddin. Kab. Sinjai : Idrus. Biro Pangkep : Bahrun Naim. Biro Sulawesi Utara : Zon Kawa, SE, MM. Kabiro Ternate : Wahyudi Kiat. Biro Halmahera Selatan : Hudawi Kader Samual. Kabiro Gorontalo : Suharso Utiarahman. Kepala Perwakilan Sumbawa : Alwan Hidayat. Biro Sumbawa : Yunus Syufriadi. Wartawan : Dedi Susanto. Biro NTT : Paul T. Perwakilan NTB : H. Muhasim (Kepala), Hasbi. Biro Sidoarjo : Agus Sutopo (kabiro), Suparno. Pasuruan : Suseno (kabiro), Moh. Romli. Malang Kota : Imam Chastari, Biro Malang Raya : Mathari, Saiful Bahri., Sudirman Karim. Biro Batu : Imam Buchori Biro Kab. Malang : Mat Hari (Kepala Perwk. Malang Raya), Hendrik Kamilai Wicaksono. Biro Tulungagung : M. Rofiq Mustawa. Trenggalek : M. Rofiq Mustawa. Biro Jember : Freddy Ernandi (Kabiro). Biro Lumajang : Mulyono, Markasan.. Jember : H. Masduki. Banyuwangi : Erwin (Kabiro), Kessy Perwakilan Besuki Raya : Eko Gatot Sugiono (kepala perwakilan). Bondowoso : Eko S., Bambang Suyitno. Biro Bali : Sony (Kabiro), Yudi Pribadi. Biro Jombang : Wijayadi, Sindu. Biro Madiun : Jumali. Perwakilan Kediri Raya : Sultan Abimanyu (kepala), Biro Kediri : Wawan Hariyanto. Blitar : Ayu. Biro Pantura (Lamongan - Tuban) : Munawar, Ari Sutikno, ST. Gresik : Morino Christoffel , Ari. S., Perwakilan Bali : Sony, Yudi Pribadi. Dewan Penasehat : Suharto, Juhar Bahri, S.Ag, Jamaludin. A.Ag. MPd. Koordinator Madura : H. Yusuf SPd, Achmad Riyadi. Biro Bangkalan : R. Andri Bowie (kabiro), M. Ilyas, Ismi Febrianto. Biro Sampang : Achmad Syafiudin (kabiro), HD. Mustofa, Hariyanto, H. Fauzi, Mu’adi., Agus Wijaya. Sumenep : Hasyim, Sahirudin, Hairudin. Pamekasan : K.Mojemmar (Dewan Penasehat), Hasim, Fajar, Zainur Rahman. Pulau Bawean : Samsul Johan (kabiro), Edi Iswanto. Biro Banyuwangi : Edi Agus Winardi (kabiro), Kessy. Percekatan : Forum Nusantara Group. menerima cetak Koran, Majalah, Tabloid, Buku). Wartawan Forum Nusantara namanya tercantum di box redaksi dan dibekali surat tugas atau ID Card dan dilarang meminta sesuatu apapun. Seluruh materi Tabloid Forum Nusantara dimuat dalam format digital melalui Website : www.forumnusantaranews.com


3

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Kadispora Bagi-Bagi PL, di Dua Rekanan Pemkot Surabaya

Surabaya, FN. Bau menyengat atau tidak sedap oleh kemiringan informasi yang melanda dijajaran pemerintahan kota [Pemkot] Surabaya, khususnya Dinas Pemuda dan Olah Raga [Dispora] kota Surabaya, mengenai hal tentang pekerjaan proyek yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah [APBD]’2014 yaitu penunjukan langsung [PL] berupa pekerjaan fisik lapangan futsal, yang berjumlah 8 proyek penunjukan langsung [PL] berlokasi di 8 SMPN.se-Kota Surabaya.Namun, sangat disayangkan apabila permasalahan [kasus, red] dari pihak Kadispora dan Kabid. Prestasi ba gi-bagi PL,didua rekanan Pemkot Surabaya ini , sempat bocor oleh sumber yang terkuat dijajaran pemerintahan kota [Pemkot] sendiri,hingga ketelinga wartawan koran ini. Sebab, selama ini tidak ada yang namanya K/L/D/I [Penang gung-jawab Anggaran]dan Pejabat Pembuat Komtmen [PPK,red]

saling berhubungan intim de ngan para penyedia jasa selama ini,justru malah sebaliknya membagi-bagikan pekerjaan proyek penunjukan langsung [PL],hal ini data-data lokasi pekerjaan PL terebut. SMPN. 35 Surabaya, SMPN.51 Surabaya. SMPN. 22 Surabaya. SMN. 17 Surabaya. SMPN. 10 Surabaya, SMPN. 13 Surabaya. SMPN. 19 Surabaya. SMPN. 51 Surabaya kepada dua rekanananya yang bernama Irul dan Maria.itu sebagian besar jatah dari Kepala Dinas H Hidayatsyah dan Edy selaku Kepala Bidang. Prestasi. sebab, tidak ada yang berani otakatik msalah pekerjaan PL tersebut. Sempat berita ini dimunculkan, sebab menurut adanya pe ngakuan salah satu dari sumber yang terkuat dijajaran pemerintahan kota [Pemkot] yang tidak mau namanya dimediakan mengatakan, bahwa pekerjaan PL sudah tidak ada [habis, red] itu pun sudah jadi preogratifnya Kadis dan se bagian punyaannya pak Edy”

kata sumber tadi. Lebih lanjut ketika sumber tadi ditanya ada berapa PL dari pihak koran ini, yang sudah dibagi-bagikan kerekanan Dinas Pemuda dan Olah Raga [Dispora, red] kota Surabaya meng ungkapkan,” ada yang diberikan Irul saja 4 [empat] PL.terus yang namanya Maria mendapatkan 2 PL. Lantas ulasnya lagi sumber yang beraut ceria terus, itu hanya lapangan futsal SMP-SMP Negeri saja. Ujar dia [sumber yang ngak mau dimediakan namanya] tadi, kalau yang ini mungkin bulan depan antara april atau mei ,ini masih belum.”ungkapnya disela-sela parkiran sebelah masjid Muhajirin Pemkot Surabaya. Sementara mengundang pertanyaan dari berbagai pihak baik dari Gapensi kota Surabaya maupun Himpras kota Surabaya, ada dugaan dari pihak Dispora kota Surabaya, baik Kadipora mau pun Kabid. Prestsi sudah melanggar Perpres 70 Tahun2000 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.lain lagi dengan hal komentar dari pihak M.Hasan selaku Direktur Ekskutif LSM.Lembga Pengawas Korupsi & Pemantau Penegak Hukum Indonesia [LPK-P2HI,red]” bahwa tidak diperbolehkan adanya kerjasama [huungan intim antara Peng guna Jasa dengan Penyedia Jasa], apalagi, hal ini dianggarkan dari anggaran pendapatan belanja daerah [APBD, red],bisa ditengarai adanya kerawanan ajang Kolusi.Korupsi dan Nepotiisme [KKN, red] dijajaran Dispora Kota Surabaya. ”Komentar M.Hasan diselasela setelah pemberian materi di Diklat Jurnalistik di THR Kota Surabaya.[BYP]

Gara-Gara Mesin Nomer Antrian Mangkrak Rusak,

Pelayanan Dispenduk Melanggar UU. Pelayanan Publik

Pelayanan di Dispenduk

Surabaya, FN. Bahwa membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan public yang dilakukan penyelenggara pelayanan public merupakan kegiatan yang harus dila

kukan seiring dengan harapan dan tuntutan Negara dan penduduk tentang peningkatan pelayanan publik. Standart pelayanan adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penyelengga-

raaan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji penyelenggaraan kepada masyarakat dalam rangka pelayanan yang berkualitas, cepat terjangkau dan terukur. Beberapa keterlambatan yang harus dicapai/harinya untuk men data khususnya warga surabaya dalam antrian, yang dilakukan oleh pihak dinas catatan sipil dan ke pendudukan [Dipenduk red] kota Surabaya,sedangkan beberapa hari ini dari pengamatan koran ini,untuk pemanggilan dan pencatatan untuk pendaftaran warga selama ini, secara manual.namun, sangat disayangkan dari pihak dispenduk sudah tidak memanfaatkan mesin nomor antrian yang ada.tp satunya rusak ditempatkan disamping pilar lobi menunggu dekat tempat pendafaran dan satunya rusak mangkrak ditempatkan di depan toilet [kamar mandi] atas.Hal

Kasi P2HP Dinas Pertanian Pemprov, Fitnah, Kadis serta Kabid Bidek Surabaya, FN. Terkait kasus penyimpangan anggaran tahun 2013 tentang pengadaan proyek penggilingan padi yang diambilkan dari anggaran pendapatan belanja negara [APBN,red] sebesar Rp. 9.2 miliyar dijajaran dinas provinsi Jawa Timur, ternyata peruntuk annya hanya diberikan Cuma 9 gabungan kelompok petani [Gapoktan] se- Jawa Timu, namun sangat disayangkan, dari pihak Kasi. P2HP yang bernama.Tutik [sehari-hari panggilanya] memfitnah Wartwan koran ini dengan mengatakan bahwa telah meminta iklan sebesar Rp. 5.000.000,dan mengacam pihaknya [tutik] kepihak Pimpinan Umum koran. Form Nusantara.begitu juga nam pak terkesan dari pihak Kadis Pertanian yang bernama Eko be serta Kabid.P2HP yang bernama . Bambang selama ini bidhek [tuna rungu, red] sehingga, memanuver [trik,red] melapor demikian dari pihak Tutik selaku Kasi P2HP, maksudnya supaya ditanggapi oleh pihak pimpinan umum koran ini. Padahal, dari pihaknya [tutik, red] sendiri yang mengajak kasus ini tidak mau di cuat [berita, red]kan oleh koran ini, sehingga dari kasi. P2HP tersebut malah seperti pejabat yang berbelit dan tidak mengerti tujuan, pokok dan fungsi [Tupoksi, red]nya dengan pekerjaan yang selama dia emban. apalagi, soal menghadapi rekan-rekan media yang sering keluar-masuk keruangannya, mak sudnya setelah itu disangoni [beri amplop, red] oleh pihak Tutik sempat melontarkan kepihak wartawan koran ini.Dengan dimunculkan kasus yang terbaru tentang Kasi.P2HP dinas pertanian JawaTimur, sudah melanggar un dang-undang [UU] nomer,40 tahin 1999 tentang pers. Saat ditemui koran ini justru dari pihak Tutik selaku kasi P2HP Dinas Pertanian Pemerintahan Provinsi tk I JawaTimur me nga takan “pihaknya meras ditekan, diperas dan diancam oleh pihak koran ini.ujar dia lagi, bahwa koran

ini malah meminta uang sejumlah 5 juta.ungkap kasi P2HP,justru meminta ditulis yang baik-baik tentang dinas pertanian,meminta kerja samanya kepihak koran ini”katanya memfitnah koran ini kepihak pemilik koran Form Nusantara saat itu. Sedangkan atas kedatangan koran ini yang Berthy selaku wartawan koran Forum Nusantara menyanggah fitnahan yang dilontarkan oleh pihak Tutk selaku Kasi P2HP tersebut, mengungkapkan” bahwa pihaknya memenuhi permintaan dari pihak, Tutik. misalkan draf harga iklan. Permohonan pemasangan iklan dan kwitansi iklan yang bestemple dari kantor redaksi, kan udah jelas. Ujar Berhty wartwan yang berpawakan tangan satu lagi.ketika saya mendatangi Tutik untuk ketiga kalinya mau meminta tanggapan pemasangan,dia pura-pura bodohi masih tanya lagi,malah saya beri kesempatan telpon kepimpinan saya, e malah saya difitnah mene kan, memeras.figur public apa’ an,mas.saya minta baik dari Kadis dan Kabidnya yang merasa memiliki Kasi yang bernama.Tutik,mhn ditegasi lah.ulasnya dia [Berthy] tadi.ini jadi Kasi sudah biasa nyangoni [beri uang transportasi] ke setiap wartawan yang datang menghadap dia [Tutik], lantas uang dari mana.apa dari kocek sendir.nggak mungkin.” Ungkap Berthy saat itu meninggalkan ruang tunggu saat itu.[BYP]

dua barang bukti meskipun nampak kecil namun sangat membantu jalanya pelayanan public didinas catatan & kependudukan [Dispenduk] kota Surabaya. sehingga, Gara-Gara Mesin Nomer Antrian Mangkrak [rusak], Pelayanan Dispenduk Melanggar UU. Pela yanan Publik. timbul pertanyaan kemanakah…..! selama ini peruntukannya dalam hal perawatan alat tersebut. Sementara, itu dari pihak Har toyo selaku Kepala Dinas Dispenduk kota Surabaya sempat ditemui diruangan salah satu staf nya mengatakan” bahwa tidak ada anggaran perawatan untuk mesin antrian.ujar dia takut dengan wartawan, kemarin sudah diper-

baiki. ringkasnya lagi [Hartoyo], coba dipak. Yosep,soalnya yang berperan.” Kata Hartoyo dengan terpaksa menemui koran ini dan tergesa-gesa alasan rapat di dewan. Ketika ditemui diruangan pe layanan dispenduk salah satu staf yang Alidrun [samara] dimeja pendaftaran,ditanya tentang mesin antrian menjawab” memang sudah diperbaiki.ungkap dia [staf] tadi nggak koq rusak lagi.ujar alidrun [samara] lagi, ada nggaran per baikannya,barusan saja diperbaiki sekarang rusak lagi.” Jawab salah satu staf yang akhirnya kecewa setela ditunjukan, bahwa mesin antrian pelayanan mangkrak [rusak] saat itu. [BYP]

Kasi P2HP


4

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Bupati Tantri Mutasi 18 Pejabat Eselon II dan III Diskoperindag Kota Probolinggo

Probolinggo, FN Gerbong mutasi terhadap se jumlah pejabat Eselon II dan III dilingkungan Pemerintah Kabupa ten Probolinggo dilakukan oleh Bupati Puput Tantriana Saridi Pen dopo Kabupaten kemarin (8/5). Sebanyak 18 pejabat yang terdiri dari 14 pejabat eselon II dan 4 dari eselon III mengikuti prosesi pelantikan termasuk megikrarkan sumpah jabatan. Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri me-rolling 14 pejabat eselon II dan pejabat eselon III. Sedangkan ada dua pejabat yang promosi yakni Kristiana Rulliani yang sebelumnya menjabat sekretaris kecamatan (Sekcam) Sumberasih dan dipromosikan menjadi Camat Dringu. Ada lagi pejabat pro mosi lainnya yaitu Hari Pribadi yang sebelumnya menjabat Kasubag Protokol di Bagian Proto kol dan Rumah Tangga, kini men duduki jabatan Sekcam Pajarakan dan secara otomatis yang bersangkutan mengalami kenaikan eselon dari VI A ke III B. Mutasi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dilingkungan Pemkot Probolinggo. Nampak

hadir Ketua DPRD Achmad Ba dawi, Sekda H. Moch. Nawi, Staf ahli, Asisten, Kepala SKPD serta Camat. Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj Yuni Nawi beserta segenap pengurus. Sedangkan prosesi serah terima jabatan diwakili oleh Sigit Sumarsono dan Abdul Halim yang akan menempati posisi sebagai Kepala Badan Kepegawaian daerah (BKD. Sedangkan Sigit Sumarsono akan menempati pos baru sebagai Ke pala Disnakertrans. Selain itu Sidik Widjanarko kini menempati posisi Kepala Disperindag, sedangkan Erlin Setiowati menduduki jabatan sebagai Kepala Diskop & UKM. Hadi Prayitno sebagai Asisten Tata Praja, Supriyadi sebagai Sekretaris DPRD, sedangkan dr. Shodiq Tjahjono sebagai Kepala Dinkes, dr. Endang Astuti menempati posisi Kepala BPPKB dan Doddy Nur Baskoro sebagai Kepala Dishub. Kepala Kesbanglinmas dipegang Agus Muchson, Budi Purwanto sebagai Asisten Administrasi, Anung Widiarto sebagai Kepala Disbudpar, Suheriyanto sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi

dan Keuangan, Retno Ngastiti Djuwitani sebagai Kepala Dispendukcapil, Kritiana Rulian sebagai camat Dringu, R. Ach Fauzi Ef fendi mmenduduki jabatan sekretaris Disnakertrans, Hari Pribadi sebagai sekcam Pajarakan dan Abdul Rochim sebagai sekcam Sumberasih. Dalam sambuatannya Bupati Tantri mengatakan kalau kegiatan mutasi merupakan hal yang rutin sebagai pembinaan karir seorang peawai dalam rangka menggerakkan jalannya roda pe merintahan, meningkatkan pelaksanaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat. Orang nomor satu di Kabupa ten Probolinggo ini juga berpesan bahwa tugas yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo kepada pegawai merupakan amanah yang harus disyukuri dan berpransangka baik dimanapun ditugaskan. “Segera pelajari tupoksi dilingkungan kerjanya yang baru agar semua berjalan dengan lancar dan sukses, sebab kesuksesan satu SKPD merupakan kesuksesan bersama. inlah kebersamaan, sehingga tidak ada lagi ego masing-masing SKPD.”ujar Tantri. Kegiatan Mutasi di pendopo Kabupaten Probolinggo ini sempat diwarnai insiden pingsannya salah satu istri dari pejabat yang dimutasi. Namun kejadian ini tidak berlangsung lama karena korban sege ra dibawa ke ruang PKK untuk diberikan pertolongan. “Kemungkinan yang bersangkutan mengalami kelelahan.”ujar Yulius Christian Kabag Kominfo Pemkab Probolinggo. Dalam kesempat an tersebut, agenda juga berbarengan dengan pembubaran panitia hari jadi Kabupaten. (Yasin)

Komisi IV DPRD

Pantau Pelaksanan Ujian Nasional SMP

Komisi IV DPRD Kab.Trenggalek saat berdialog dengan Kepala sekolah SMPN 1 Pule Trenggalek

Trenggalek, FN Komisi IV DPRD Kab.Trengga lek melakukan inspeksi mendadak (sidak) selama empat hari pe laksanaan ujian nasional(UN)tingkat SMP/MTS/SMPLB sederajat yang di laksanakan mulai tanggal 5 sampai 8 Mei 2014.Setelah pada hari pertama melakukan sidak ke SMPN 1 Kampak dan SMPN 1 Gandusari Trenggalek di hari kedua pelak-

sanaan UN komisi yang di pimpin oleh Sukono ini melakukan sidak ke SMPN 1 Pule Trenggalek. Rombongan Komisi IV DPRD Kab.Trenggalek yang melakukan sidak kali ini adalah Sukono dari Partai Golkar Suyatno dari partai Demokrat Nur hayati dari Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) Iwan dari Partai Kebangkitan Nasio nal Ulama(PKNU) Sukarni dari

Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) serta Jumani dari Partai Amanat Nasional(PAN). Sesampainya di SMPN 1 Pule Trenggalek rombongan Komisi IV DPRD Kab.Trenggalek di sambut oleh kepala sekolah SMPN 1 PuleTrenggalek ,para guru dan pengawas ujian. Rombongan Ko misi IV DPRD Kab.Trenggalek tidak memasuki ruang ujian dan berdialog dengan para siswa melainkan berdialog dengan kepala sekolah,guru serta pengawas ujian di kantornya. Di temui usai melakukan sidak ketua Komisi IV DPRD Kab. Trenggalek Sukono mengatakan ”tidak ada masalah dalam pelaksanaan ujian nasional di hari ke dua ini semua berjalan lancer, tidak ada permasalahan dalam soal ujian seperti hari pertama kemarin”’ungkap Sukono.Untuk di ketahui pada hari pertama pelaksanaan ujian nasional tingkat

Gelar Rapat Koordinasi PKL

Walikota Hj Rukmini saat membuka Rapat Koordinasi PKL

Probolinggo, FN Dalam upaya lebih member pengetahuan dan pemahaman terhadap pedagang Kaki Lima (PKL), maka Dinas Koperasi ,Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pemberdayaan dan Penataan Pedagang Kaki Lima Kota Probolinggo, kemarin Jumat (09/5). Acara yang bertempat di aula pertemuan Dispendik kota tersebut, dihadiri oleh 150 orang pedagang yang dating dari sejumlah titik tempat mereka biasa melakukan usaha berjualan didalam kota Probolinggo. Dalam sambutannya Kepala Diskoperindag Drs Zainullah MSi mengatakan kalau program kegiatan ini bermaksud memberi pemahaman pada “Pedagang Kreatif lapangan (istilah Kadiskoperindag untuk PKL) terhadap Peraturan daerah yang mengatur tentang tata cara dan penataan dalam kegiatan berdagang, agar pedagang dapat melakukan

usahanya secara mandiri. Le bih jauh Zainullah menjelaskan kalau jumlah pedagang yang ada dikota Probolinggo hingga saat ini (menurut catatan pada pagu yuban) mencapai sekitar kurang lebih 1.700 orang. Diharapkan dengan kegiatan ini, Kadiskoperidag Zainullah nantinya pedagang akan dapat meamhami aturan yang ada dalam perda dalam melkukan kegiatan berdagang bagi mereka. Sementara Walikota Probolinggo Hj Rukmini Buchori SH MSi yang hadir dan membuka rapat koordinasi PKL ini, menyambut positif atas kegiatan yang diselenggarakan Diskoperindag tersebut. Dalam sambutannya Walikota Hj Rukmini mengajak para pedagang untuk lebih menyadari arti kebersihan lingkungan termasuk didalamnya penataan sarana yang digunakan dalam berjualan serta lebih memperhatikan kebersihan pasca berjualan. “Peme rintah kota akan menfasilitasi apa yang Diskoperindag . . . ke hlm 14

SMP/MTS/SMPLB di Kab. Trenggalek ada sedikit permasalahan seperti yang terjadi di SMPN 1 Trenggalek pada mata pelajaran bahasa Indonesia ada beberapa siswa yang salah satu soalnya tidak ada yaitu pada nomer 13. Sementara itu kepala sekolah SMPN 1 Pule Trenggalek Senen S.pd mengatakan’’siswa yang mengikuti ujian nasional di SMPN 1 Pule sebanyak 243 dengan rincian 112 siswa laki-laki dan 131 siswa perempuan.selain itu ada sekolah yang menggabung yaitu dari SMP Muhammadiyah sebanyak 23 siswa dengan rincian 13 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan dari SMP Sore 18 siswa dengan rincian 9 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan sedangkan dari SMP satu atap sebanyak 33 siswa dengan rincian 16 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan dan terbagi dalam 16 ruang ujian. Lebih lanjut Senen mengatakan untuk pelaksanan ujian nasional di sekolahnya tahun ini berjalan aman tertib dan lancar. Senen berharap agar siswa-siswanya dapat lulus 100 persen karena sebelum ujian nasional sudah di

adakan uji coba beberapa kali melalui try out.Senen juga menghimbau kapada siswanya agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab yang beredar mengenai bocoran jawaban soal UN. Ujian nasional tingkat SMP/ MTS/SMPLB tahun ini di mulai tanggal 5 sampai 8 Mei 2014 se dangkan ujian susulan tanggal 12 hingga 16 Mei 2014.Ada empat mata pelajaran yang di ujikan pada ujian nasional tahun 2014 ini yaitu Bahasa Indonesia ,Matematika,Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan alam(IPA). Ujian Nasional tingkat SMP/ MTS/SMPLB tahun 2014 ini di ikuti oleh 9.556 siswa se-Kabupaten Trenggalek. Dengan rincian, siswa SMP sebanyak 7.594 siswa, MTs sebanyak 1.948 siswa, dan siswa SMPLB sebanyak 14 siswa. Se dangkan untuk jumlah sekolah, yakni terdiri dari 51 sekolah SMP Negeri, 29 sekolah SMP swasta. untuk MTS, terdiri dari 5 MTs Negeri dan 15 MTs Swasta, sedang kan untuk SMPLB terdiri dari 2 sekolah.(fiq)


5

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014 z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Bupati Amin Tinjau Pelaksanaan Ujian Nasional 2014

Bondowoso - FN. “Secara umum, Ujian Nasional di Bondowoso berjalan lancar, aman dan dipastikan tidak ada kendala. Saya berharap seluruh siswa bisa mengikuti UN seluruh tahapan ujian dengan ter tib,” kata Bupati Amin Said Husni saat meninjau pelaksanaan UN 2014 di SMA 3 dan SMK 1 Bondowoso, Senin (14/4/2014). Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso beserta jajarannya dan Kapolres Bondowoso, Bupati berpesan agar setelah UN dilaksanakan, seluruh siswa merayakannya de ngan hal-hal positif. Sambungnya, bukan dengan konvoi, aksi ugal-ugalan dijalan, corat-coret dan mabukmabukan. Tak hanya itu, Bupati juga men

doakan seluruh peserta UN bisa lulus 100 persen dengan nilai yang memuaskan. Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Dra. Hj. Endang Hardijanti menambahkan, untuk di SMK 1 Bondowoso, ada satu murid yang dicoret lantaran meninggal dunia sehari sebelum pelaksanaan ujian digelar. “Untuk seluruh siswa-siswi, alhamdulillah semua dapat mengi kuti ujian nasional, hanya satu yang gagal karena telah meninggal dunia,” katanya. Sementara itu, pantauan di 2 sekolah itu, proses pelaksanaan ujian berlangsung lancar. Pasalnya, sebelumnya siswa-siswi SMA 3 Bondowoso dan SMK 1 Bondo woso, diberi pendalaman materi terkait soal-soal ujian. (Eko s )

Satreskrim Polres Madiun Tangkap Pengangkut Kayu Sono Ilegal

Pencurian kayu illegal

Madiun, FN. Petugas Satuan Reskrim Polres Madiun menangkap seorang pengangkut kayu ilegal berupa 11 batang kayu sono masih dalam bentuk gelondongan di hutan Desa Mruwak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Tersangka pencurian, Sunarto, warga Dusun Kepuh, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan tertangkap pada

saat petugas sedang melakukan Patroli gabungan di hutan Desa Mruwak, Kecamatan Dagangan itu. Kepala Satuan Reskrim Polres Madiun AKP Edi Susanto, mengatakan penangkapan di lakukan setelah tersangka tidak bisa menunjukkan surat-surat kelengkapan kayu hasil hutan itu . Pria Satreskrim . . . ke hlm 14

DPRD Trenggalek Terima Kunjungan Kerja DPRD Magelang Trenggalek, FN Selasa (22/4/14) kemarin DPRD Kab.Trenggalek meneri ma kunjungan kerja dari DPRD Kab. Magelang.Rombongan Ko misi IV DPRD Kab. Magelang yang berjumlah 13 orang ini di terima secara resmi oleh wakil ketua komisi IV DPRD Kab. Treng galek Siti Mukiyarti di aula lantai satu kantor DPRD Kab. Treng galek. Rombongan komisi IV DPRD Kab. Magelang ini di pimpin langsung oleh Saryan Adi Yanto SE.Dalam sambutan perkenalannya ketua rombongan yang di wakili oleh Saryan Adi Yanto yang juga sebagai ketua DPRD Kab. Magelang ini mengatakan bahwa tujuannya studi banding ke Kab.Trenggalek ini adalah untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai kebijakan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Trenggalek dalam penyelenggaraan pemerintahan di dalam bidang kesejahteraan rakyat.Saryan berharap keberhasilan ini mampu di adopsi dan dapat di terapkan di daerah Magelang. Sementara itu dalam sambutannya Wakil ketua Komisi IV DPRD Kab.Trenggalek Siti Mukiyarti mengatakan bahwa ’’suatu kehormatan tersendiri

Rombongan Komisi IV DPRD Magelang saat dialog Tanya jawab dengan Komisi IV DPRD Trenggalek

bagi Kab.Trenggalek mendapat kunjungan studi banding ini karena Trenggalek merupakan kota kecil.lebih lanjut Mukiyarti berharap bahwa hasil dari studi banding ini nantinya bisa bermanfaat setelah di terapkan untuk masryarakat yang lebih luas. Untuk kunjungan yang merupakan studi komparasi ini di isi dengan dialog Tanya jawab,dengan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Trenggalek menghadirkan narasumber dari SKPD lingkup Pemkab Trenggalek sesuai topik yang di bawa dari DPRD Kab. Magelang dan merupakan bidang dari komisi IV DPRD Kab. Magelang.

Dalam sesi dialog Tanya jawab ini Ketua DPRD Kab. Magelang mengapresiasi salah satu Peraturan daerah(Perda) di Kab.Trenggalek yaitu Perda tentang perlindungan perempuan dan anak.menurut Saryan di propinsi Jawa Tengah belum ada perda yang seperti itu.Saryan berharap dalam kunjungannya ini rombongan dari DPRD Kab. Magelang bisa men dapatkan informasi secara le bih dalam.lebih lanjut Saryan mengatakan dengan pertemuan ini mudah-mudahan dapat mempererat tali persaudaraan serta samasama memberikan saran dan ma sukan bagi kedua belah pihak.(fiq)

Yayasan Al-Barokah Desa Padasan Patut Mendapat Apresiasi Bondowoso, FN BSM adalah bantuan siswa miskin yang bertujuan mensejahterakan para siswa yang terindikasi miskin sehingga pendidikan gratis betul-betul dinikmati oleh mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu. Sehingga peluang untuk mengenyam pendidikan tidak hanya dapat dinikmati oleh siswa yang terindikasi mampu saja akan tetapi yang tidak mampu mempunyai kesempatan untuk menimba ilmu sama halnya seperti yang dialami oleh para siswa-siswi lainnya. Hal ini dibuktikan oleh sebuah Yayasan Al-Barokah Desa Padasan Kecamatan Pujer yang dalam pengelolaan BSM patut mendapatkan apresiasi, pasalnya dari 177 siswa-siswi hanya 10 orang murid saja yang tidak menerima bantua tersebut. Ning Ana (Nama Sebutannya) selaku kepala se kolah MA (Madrasah Aliyah) ketika di konfirmasi oleh wartawan media ini membenarkan adanya bantuan tersebut, “ Ini semua tidak lepas dari kerjasama se mua pihak , baik guru maupun wali murid, kami disini hanya memfasilitasi terkait adanya bantuan tersebut, “ Ungkapnya. “Dan ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Departemen Agama ( Depag )Kabupaten Bondowoso yang telah betul-betul peduli terhadap lembaga ini, bahkan dirinya berjanji akan memperjuangkan mereka yang belum mempunyai kesempatan untuk mendapatkannya, “ Imbuhnya kepada media ini. Ditempat terpisah wartawan media ini menemui salah satu wali murid untuk konfirmasi terkait program dimaksud yang menurutnya,” Saya tidak bisa berkata apa-apa Mas, pasalnya tanpa adanya pengurbanan yang luar biasa mustahil ini semua dapat terealisasi dengan sempurna dan ini tidak lepas

Ning Ana Kepala Sekolah MA Al- Barokah Desa Padasan Kec. Pujer

dari kinerja kepala sekolah maupun guru dari awal pengajuan sampai dengan pencairan,” Tuturnya, yang enggan namanya dipampangkan di media ini. Hal senada sempat disampaikan oleh salah satu siswa kelas Xl, dirinya merasa bersyukur atas adanya bantuan tersebut, Mengapa demikian, “ Dengan adanya bantuan ini paling tidak biaya sekolah dapat diatasi serta tidak harus meminta kepada orang tua mas, “ Paparnya ketika ditemui disela-sela jam istirahat. Hal lain yang patut diacungi jempol adalah adanya Pesantren dengan jumlah yang tidak sedikit baik Santriwan maupun santriwati dan dirinya ( Ning Ana read ) merupakan seorang perempuan yang mampu mengelola lembaga tersebut dengan lancar. ( Bam’s)


6

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Mantan Kejari Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Pimpin Kejari Mejayan

Madiun, FN. Bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Mejayan, Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun di laksanakan acara lepas sambut antara mantan Kepala Kejari Mejayan, Benny Guritno dan Kepala Kejari Mejayan baru, Andi Sundari, Jumat (2/05/2014). Di ketahui sebelumnya Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Arminsyah, melantik Kepala Kejari Mejayan yang baru, Andi Sundari, SH M.Hum, di kantor Kejati Jatim, di JL Ahmad Yani, Surabaya selasa (29/4/2014). Sebelumnya Andi Sundari menjabat sebagai Kepala Kejari Penajam Paser Utara, Kali mantan Timur. Sedangkan Kejari Mejayan yang lama, Benny

Guritno dimutasi sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) di Kejaksaan Tinggi Maluku. Dalam sambutannya Benny Guritno, SH M.Hum memohon maaf jika selama melaksanakan tugas di Kab. Madiun ada kesalahan baik yang disengaja maupun tidak. Apa yang dilakukan semua semata-mata untuk kemajuan dan pembangunan di Kab. Madiun. Tidak lupa beliau juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kab. Madiun yang telah memberikan segala bantuan dan kerjasama selama ini hingga terbangunnya Kantor baru Kejaksaan Negeri Mejayan. Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Mejayan Andi Sundari,

SH M.Hum dalam perkenalannya dengan seluruh Komponen masyarakat dan Pemkab. Madiun berharap agar dalam menjalankan tugasnya di Kejaksaan Negeri Mejayan mendapat dukungan. Sehingga kehadirannya di Kab. Madiun dapat ikut berpartisipasi membangun Kab. Madiun melalui pembinaan dan penegakkan hukum yang lebih baik sehingga akan mampu meminimalisir terjadinya pelanggaran yang mengarah pada tindak pidana hukum. Di sisi lain Bupati Madiun H. Muhatom, S.Sos juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kejaksaan Negeri Mejayan. Menurut Muhtarom di Kabupaten Madiun kondisinya masih termasuk konvensional. Untuk mengatasi semua itu ber bagai upaya dilakukan agar tidak terjadi kesalahan. Salah satunya adalah dengan pembinaan Ka darkum “Karena seperti kita ketahui bersama, bahwa terjadinya tindak pidana termasuk korupsi itu disebabkan karena mereka kurang memahami dengan tugas pokok dan fungsinya,” kata Muhtarom. Sehubungan dengan hal tersebut, Pemkab. Madiun akan terus berupaya meningkatkan koordinasi dan bekerjasama dalam memberikan pemahaman kepada aparatur pemerintahan agar terhindar dari tindak pidana korupsi. (jum).

Tak Terima Tanah Tegal Miliknya Dikuasai Orang Lain

Bunari dan B. Sura Ancam Tempuh Jalur Hukum Malang FN Bunari dan B.Sura kedua Kakak Beradik ini warga Desa Ganjaran Rt 007 Rw 001 Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang Merasa tanah tegal atau lahan pertanian miliknya seluas kurang lebih ½ Ha yang di wariskan oleh orang tuanya , Tanah tegal atau tanah pertanian di maksud lokasinya adalah terletak di Dusun Bendo Rt 07 Rw 01 Desa Ganjaran Kec. Gondanglegi saat ini telah di kuasai dan di garap oleh keluarga H Kholil warga Desa Ganjaran Rt 18 Rw 03 Gondanglegi yang sebenarnya adalah familinya sendiri, oleh karna langkah musya warah dan kekeluargaan yang di tempuh oleh Bunari dan B Sura untuk meminta kembali tanah warisan dari orang tuanya tersebut tetap tidak di hiraukan atau tidak di kembalikan oleh H Kholil sekeluarga sehingga kedua kakak beradik inipun memilih akan me nempuh jalur Hukum untuk men cari keadilan lewat lawyer atau Advokat Arwijianto SH dan dalam waktu singkat akan melayangkan gugatan di Pengadilan Kepanjen

Kab Malang . Pada saat di konfirmasi warta wan Koran ini, B Sura kilas balik menceritakan riwayat dan kronologisnya yaitu sekitar tahun 1981 B Sura terbelit kondisi ekonomi karna suaminya dalam kondisi sakit, waktu itu B Sura datang Menemui H Kholil dengan maksud menggadaikan tanah tegal atau Lahan pertaniannya seluas 1600 M2 ke pada H Kholil ,dan terjadi kesepakatan lisan bahwa lahan milik B Sura tersebut di garap (sewa garap) selama 5 tahun , dan H Kholil memberikan Kom pensasi sewa sebesar Rp 1.200. 000,- ( Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah ) namun pada saat jatuh tempo ketika B sura setiap kali mendatangi H Kholil, Dia selalu menghindar dan tidak mau mene mui B Sura hingga saat ini . Kronologis yang sama juga di ceritakan Bunari, Tanah miliknya seluas 3.200 M2 di lokasi yang sama, di sewakan kepa da H Soleh (Almarhun) atau orang tua dari H Kholil , namun setelah H Soleh meninggal Tanah tegal tersebut saat ini tidak di kembalikan

justru di kuasai dan di garap oleh salah satu Putranya H Soleh yang bernama Suhet sampai sekarang KADES (Kepala Desa) Ganjaran Muhammad Jumadi, yang di Dampingi oleh Sekdes Dulmukti , saat di konfirmasi wartawan, beberapa waktu lalu ,terkait sengketa tanah waris oleh war ganya yang bernama B Sura dengan tegas mengatakan bahwa masaalah tanah tegal milik B sura yang di kuasai oleh H Kholil yang letak lokasinya di Rt 18 Rw 03 berdekatan dengan rumahnya B Sura atau tanah pekarangan telah selesai di mediasi dan sudah di kembalikan oleh H Kholil pada B Sura, karna sesuai Buku Leter C Desa masih atas nama Naruha Ais (Bapak B Sura) Menurut pantauan wartawan Kades Jumadi ini cukup tegas dan cepat tanggap dalam setiap pelayanan pada warga masyarakatnya. di singgung tanah tegal Bunari dan B Sura untuk lokasi di Dusun Bendo, Alasan Peralihan ,Buku C Desa yang sebelumnya atas nama Naruha Ais sudah ber alih atas nama H Soleh P Biyah se-

Usai Dilantik Pemkot Madiun Mutasi Besar-Besaran Madiun, FN. Usai di lantik sebagai Walikota Madiun, Jawa Timur, Bambang Irianto, melakukan mutasi besar-besaran di sejumlah jajaran Dinas, Badan dan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) setempat, Senin (5/5/2014). Dalam gelombang mutasi kali ini, sebanyak 59 orang pejabat di mutasi, yang terdiri dari pejabat Eselon II, III, dan IV. Rinciannya, pejabat Eselon II ada 7 orang, Eselon III.a ada 11 orang, III.b ada 8 orang, IV.a sebanyak 26 orang, dan Eselon IV.b ada 7 orang. Walikota Madiun Bambang Irianto seusai acara mengatakan, mutasi wajar dilakukan karena yang terbaik bagi para pejabat. Terlebih, proses mutasi dan promosi merupakan salah satu bentuk penyegaran. Karena itu Pemkot Madiun selektif memilih orang yang dianggap mampu mengemban tugas baru. “Perubahan atau tukar posisi dalam jabatan itu adalah hal yang biasa, dan harus bisa segera menyesuaikan di tempat yang baru, Makanya, kami sangat selektif untuk memilih pejabat yang dianggap mampu mengemban tugas barunya itu. Pilihannya adalah pejabat yang terbaik dan memiliki kw-1 bukan kw-2, Jadi yang kami pilih adalah mereka yang kami anggap mampu”, ujarnya usai acara mutasi pejabat. Berdasarkan data di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Madiun, pejabat eselon II yang

di pindah tugaskan di antaranya Kepala Dinas Pertanian Suryo Hadidono kini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan, Sekretaris DPRD Eddy Hermayanto menjadi staf ahli Bidang Pemerintahan, serta Midi Hartono yang sebelumnya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kependuduan dan Pencatatan Sipil. Sementara itu, tiga camat yang ada di Kota Madiun akan menempati jabatan baru, yakni Edy Joko Purnomo, sebelumnya Camat Taman, kini menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol menggantikan Doris Eko Prasetyo yang berpindah posisi menjadi Camat Taman. Sedangkan Agus Mursidi, sebelumnya Camat Kartoharjo, kini menjabat sebagai Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Pemkot Madiun, digantikan Tjatoer Wahjoedianto yang sebelumnya menjabat Kabid Keluarga Sejahtera dan Informasi keluarga Badan pemberdayaan Masyarakat, KB dan Ketahanan Pangan. Sedangkan Camat Manguharjo, yang sebelumnya Sunardi Nurcahyono, posisinya akan digantikan dengan Muntoro Danardono. ”Semua nggak ada masalah. Kan Semua camat diganti wajah baru. Para wajah baru itu kan juga bisa dan mampu menjabat camat. Mu tasi ini nggak ada unsur kepen tingan apapun. Apalagi unsur kepentingan politik”, tambahnya. (Jum)

TK Trisura 01 Kecamatan Singosari

Mandiri dan Kreatif Malang - FN. Dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional melalui peningkatan efisiensi, penyelenggaraan pendidik anak usia dini maka di rasa perlu adanya dukungan dan peran serta guru dan orang tua terhadap penyelenggara pendidikan yang bermutu. Mencetak anak-anak didik yang berprestasi dan berguna bagi bangsa merupakan keinginan dari semua pendidik maupun orang tua mu rid. Dalam era teknologi yang semakin canggih ilmupengetahuan dan teknologi menyebabkan akses kebudayaan semakin mudah terjangkau oleh anak-anak untuk itu peran pendidik karakter jak tahun 1984, yang sebelum tahun 1984 masih atas nama Na ruha Ais, alasan peralihannya, Kades mengatakan waktu itu saya belum menjabat sebagai Kepala Desa untuk itu Tolong kordinasi dulu dengan Pak Carik Dulmukti ,ungkap Jumadi sambil mengahiri pembicaraan dengan wartawan (Tim)

menjadi sangat penting dalam mem bangun peradaban dan jati diri bangsa dapat membawa anakanak menjadi generasi sehat, cerdas dan ceria. TK Trisula 01 yang beralamat dijalan Ronggolawe No. 11 Desa Pagentan Kecamatan Si ngosari Kabupaten Malang ini merupakan salah satu sarana tempat mendidik anak-anak yang memberikan masa depan cerah, berprestasi dan berguna di lingkup masyarakat luas. TK Trisula didirikan pada tahun 1956 telah berpengalaman selama 55 tahun dalam dunia pendidikan khususnya taman kanak-kanak yang di kelola oleh Yayasan Perwari (Persatuan Wanita Republik Indonesia) di pimpin oleh Kepala Sekolah Hj. Hariyati, S.Pd. dengan di bantu tenaga pengajar yang keseluruhannya berkualifikasi mengajar TK. Banyaknya penghargaan dari lomba-lomba TK mulai dari tingkat Kabupaten sampai tingkat Propinsi, satuan drum band “Gita Puspa” TK Trisura . . . ke hlm 10


7

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Bupati Mulyadi Serahkan LKPJ 2013

Bupati Mulyadi menyerahkan LKPJ pada wakil ketua DPRD Trenggalek

Trenggalek, FN Bupati Trenggalek , Dr.H.Mulya di, WR. menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2013 kepada DPRD Trenggalek. Laporan itu diserahkan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Ka bupaten Trenggalek, senin (21/ 4/14) kemarin. Penyerahan LKPJ tersebut merupakan realisasi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 3 tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kepada DPRD, serta Informasi Lapor an Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada Masya rakat. Bupati Mulyadi dalam pidato pengantar LKPJ mengatakan, laporan tersebut bersifat progress report tentang penyelenggaraan pemerintahan oleh pemerintah daerah. Kemudian laporan tersebut merupakan sarana media informasi dan akuntabilitas publik me ngenai kebijakan pembangunan yang telah dilaksanakan selama

2013 Sehingga nanti digambarkan sudah sejauh mana pembangunan di 2013 memenuhi target dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) ataupun Rencana Pembangunan Jang ka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Trenggalek 20102015,” ujarnya. Bupati menambahkan, untuk mendapatkan gambaran tersebut, maka laporan tersebut disajikan dalam bentuk alokasi sumber dana dan realisasinya. Sedangkan untuk progres pembangunan dideskripsikan dalam bentuk angka-angka capaian kinerja. Disampaikan Bu pati , sukses Pemkab Trenggalek dalam mengoptimalisasi pendapatan daerah tak lepas dari mening katnya pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan dari pusat, serta sumber lain pendapatan daerah yang sah. Secara keseluruhan perkiraan capaian indikator sasaran visi dan misi pemerintah daerah Kabupaten Trenggalek serta dalam per aturan daerah no 19 tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJ MD) Kabupaten Trenggalek tahun

2010-2015,Dalam menyampaikan LKPJ 2013 Bupati Mulyadi menyebutkan pendapatan asli daerah secara keseluruhan men capai Rp.1,206 Triliun atau 99.70 persen dari target awal.sementara itu di sektor PAD meski tidak sesuai target awal sebesar Rp85,423 miliar, capaian sebesar Rp77,8 miliar disebut Mulyadi sebagai kemajuan daerah dalam mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang ada Dem ikian juga dengan sumber lain pendapatan yang sah, dimana dari total target sebesar Rp264,6 miliar, sekitar 99,5 persen berhasil dicapai berkat meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak maupun pemberdayaan petugas pungut (pajak) hingga tingkat desa-desa. “Pemasukan dari dana perimbangan tentu yang paling besar. Trenggalek pada ta hun 2013 berhasil memperoleh dana perimbangand ari pusat se besar 865,67 miliar atau sekitar 100,63 persen dari target awal,” paparnya. Adapun belanja daerah dalam APBD 2013 dialokasikan sebesar Rp1,289 triliun, namun dalam realisasi hanya terserap sebesar Rp1,164 triliun atau sekitar 90,39 persen. Mulyadi berharap, dengan LKPJ tersebut selain untuk memenuhi kewajiban kepala daerah tetapi dengan LKPJ tersebut juga dapat menjadi wahana evaluasi ter hadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sehingga kedepannya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mam pu meningkatkan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas dan produktivitas dalam pencapaian pembangunan di Kab.Trenggalek Rapat Paripurna ini di hadiri oleh Bupati Trenggalek beserta Bupati . . . ke hlm 14

Lepas Kenang MAN Sumenep Meraih Sukses Dipendidikan Lebih Tinggi

Sumenep FN. Setiap ada pertemuan mesti akan ada perpisahan. Tak jarang dijumpai di setiap sekolah bila sudah lepas Ujian Nasioanal (UN), umumnya dilakukan oleh siswa kelas akhir untuk mengadakan acara lepas kenang, sebagai jumpa terakhir di sebuah lembaga. Rasa haru dan kangen senantiasa menghantui jiwa mereka, teringat waktu ngumpul bareng, duduk santai, belajar bersama saat aktif menjadi siswa di lembaga tersebut. Yang paling haru dihati para siswa saat mengingat lepas pisah dengan para guru-gurunya, sebab guru adalah panutan utama untuk digugu dan ditiru, kadang tak terasa air mata pun berlinang, jatuh, menetes satu demi satu. Senin, 05/Mei/2014 di Aula Aidpodai Sumenep, Madrasah Aliyah Negeri Sumenep mengadakan acara lepas kenang. Hadir dalam acara tersebut, Kepala Kementerian Agama Sumenep, Drs. H. Moh. Shodiq, M.Pd., dan seluruh Kasinya, Kepala Madarasah MANS, Drs. H. Abdullah, M.Pd, bersama seluruh pengajar, seluruh siswa siswi kelas akhir MANS, dan para wali kelas akhir turut memeriahkannya. Di sela sela sambutan, Drs. H. Abdullah menyatakan, “ le-

pas kenang kali ini salah satu wujud nyata dari rasa harunya para siswa, karena sudah sekian lama berteman terus akan berpisah, namun sekali pun demikian, kami mohon untuk tidak mempunyai asumsi atau anggapan bahwa kalian akan berpisah untuk selamanya. Akan tetapi perpisahan kali ini adalah sebuah simbol suksesi anak didik dalam menimba ilmu pengetahuan sampai tuntas. Dan kami berdo’a, pada semua anak didik selama mengenyam ilmu pengetahuan di MANS, mudah mudahan ilmu yang dimiliki para siswa maupun siswi, bermanfaat dunia sampai akhirat. Dan Ujian Nasional yang baru baru ini dilaksanakan, mudah mudahan anak didik kami, lulus semua tanpa terkecuali. “ Di sisi lain Kamad mendo’akan kepada semua anak didiknya, setelah lulus bisa melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi, bisa berkuliyah dan diterima diperguruan tinggi favorit. Tidak jauh berbeda, Drs. H. Shodiq turut mendo’akan bagi kelas XII MANS yang baru saja selesai melaksanakan UN, lulus tanpa terkecuali dan diterima di Perguruan Tinggi favorit. (sim)

Alamat Praktek: Desa Pager Ngumbuk RT 05 RW 01 Kec.Wonoayu Kab. Sidoarjo Flexy: 03171314213 - Hp: 087852694573 Anda bermasalah,kami siap membantu. Dengan kemampuan yang kami miliki dan berkat RidhoNya Masalah: Pengasihan,Kena Guna-guna / Santet, Kalau kehilangan mobil/sepeda motor dijamin barangnya bisa kembali lagi kalau mesin belum dipreteli jangan sampai seminggu kehilangan,Penyembuhan Segala Macam PenyakitJangan ragu cepat Hubungi, Suparno (Demin)Dijanim semua masalah anda akan terselesaikan.Mobil Kijang milik Bpk. H. Dullah yang hilang tiga bulan lalu,Alhamdulillah dengan izin Tuhan YME melalui Suparno (Demin) sudah diketemukan.(H. Dullah Alamat: Tanggulangin Sidoarjo)Sepeda motor Ninja Milik Bpk. Bambang (Arjosari RT 4 RW 3 Malang) Hilang seminggu lalu, juga sudah ditemukanIbu Hermin Dosen Di Ubara Surabaya kehilang Perhiasan tiga hari lalu Alhamdulillah langsung dikembalikan- Bis Damri kehilangan barang juga dikembalikan


8

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis Perwari Kecamatan Singosari

Acara Baksos di TK Trisula 01 oleh Perwari Kec. Singosari

Malang - FN. Dalam rangka memperingati hari kartini 21 April 2014 perwari (Persatuan Wanita Republik Indonesia) Kecamatan Singosari Kabupaten Malang mengadakan serangkaian acara kegiatan bakti sosial dan pengobatan gratis warga di lingkungan desa pagentan yang kegiatannya di TK Trisula 01 Jalan Ronggolawe dimulai pukul 08.00 – 12.00 WIB. Kegiatan bakti sosial dan pengobatan gratis ini merupakan agenda rutin setiap tahun yang di ketuai oleh Hj. Hariyati, S.Pd. selaku ketua perwari dan sekaligus Kepala Sekolah TK Trisula 01. Dalam kegiatan tersebut dibantu oleh Dewan Guru, dan anggota perwari serta tenaga medis (dokter dan asisten dokter) sekitar 120 undangan warga yang kurang mampu untuk menerima

sembako dan pengobatan gra tis. Acara tersebut juga dihadiri ketua Tim Penggerak PKK Kab. Malang Hj. Yayuk Rendra Kresna, Camat Singosari dan Kepala Kelurahan Pagentan Nurmawan Wibowo L, S.STP. M.Si. Dalam sambutannya Hj. Yayuk Rendra Kresna menyerukan kepada kaum perempuan mampu meneladani sifat dan semangat kepahlawanan RA Kartini, sebagai pelopor kebangkitan kaum perempuan. Raden Ajeng Kartini adalah sosok perempuan yang punya citacita luhur dan berjuang sebagai pelopor kebangkitan kaum perempuan menjadi emansipasi dan sumber inspirasi bagi kita semua. Maka kita semua harus meneladani nya. Kaum perempuan juga berhak mendapatkan kebebasan dan sangat diperlukan peran aktif dalam

memajukan peradaban bangsa. Hari Kartini juga merupakan momentum merevalisasi semangat kongkrit dan komitmen perempuan untuk meningkatkan kapasitas jayabilitas perempuan yang tangguh, kebersamaan dan optimis kedepan kemajuan pembangunan yang dicapai untuk Kabupaten Malang, acara kegiatan ini Hj. Yayuk Rendra Kresna sangat mendukung dan secara simbolis bantuan sembako dan obatobatan diserahkan kepada warga yang hadir dalam acara tersebut. Semoga kegiatan baksos yang diadakan oleh perwari, dewan guru TK Trisula 01, Bupati, Camat, Lurah dan masyarakat sekitar nantinya bisa di adakan lagi di tahun depan. Dan kegiatan baksos ini bisa bermanfaat bagi para peserta kata Hj. Hariyati, S.Pd. (Imam).

Bupati Lumajang Raih Penghargaan Prestasi Kinerja Sangat Tinggi

Saat penerimaan penghargaan

Lumajang : FN Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar mendapat penghargaan dari Kementrian Dalam Negeri RI. Penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pada 25 April 2014 pada peringatan Hari Oto nomi Daerah di Jakarta itu merupakan apresiasi atas kinerja yang sangat tinggi. Kabupaten Lumajang dengan kepemimpinan Bupati Sjahrazad Masdar dinilai memiliki etos pemerintahan yang terbaik sehingga arah kebijakan pembangunan melalui program yang ditetapkan dapat teraplikasi dengan baik.Bupati Sjahrazad Masdar menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lumajang, dan penghargaan kepada segenap jajaran eksekutif dan legislative yang telah mendukung program pemban-

gunan Kabupaten Lumajang yang telah dicanangkan. “Penghargaan ini bukan untuk saya tapi untuk seluruh masyarakat Lumajang,” kata Bupati Sjahrazad Masdar. Sementara itu Kabag Humas Pemkab Lumajang Eddy Hozayni mengungkapkan, Bupati Sjahrazad Masdar sangat bangga atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan wujud kebersamaan pemerintah, lembaga legislative dan masyarakat Lumajang. Kinerja terbaik dicapai sesungguhnya karena Bupati tidak bekerja sendirian. Salah satu indicator penilaian adalah Bupati Lumajang selaku decision maker pemerintahan di Kabupaten Lumajang dinilai oleh Kemendagri RI, telah memberikan peluang kepada masyarakat untuk lebih Bupati Lumajang . . ke hlm 10

Wali dan Siswa MAN Pamekasan Tolak Taufiqi Jadi Kamad Pamekasan.- FN. Berdasar surat pernyataan dan permohonan wali murid MAN Pamekasan tentang Moh. Taufiqi, M.Pd. selaku Kamad (Kepala Madarasah) dipandang tidak profesional, tidak pantas untuk menjadi Kamad MAN tersebut. Dinyatakan, Moh. Taufiqi tidak memiliki kebijakan sendiri dalam mengambil keputusan, sehingga sering mengecewakan guru dan stake holder pada saat penentuan kelulusan siswa dalam pelaksanaan UKK. Pun juga yang bersangkutan tidak bisa mengendalikan lembaga, yang pada realitanya banyak guru yang dipindah ke sekolah swasta. Yang paling disayangkan, Taifiqi masih diragukan kemampuannya oleh para guru, dengan alasan dilihat latar belakang semenjak menjadi guru di MAN Sampang dan juga di saat memimpin pertemuan waktu KKM. Hal ini diperkuat dan diperjelas oleh pernyataan Komisi D DPRD Pamekasan, bahwa sanya keabsahan jabatan Moh Taufiqi menjadi ketua KKM menambah keraguan lantaran tidak punya skill yang

kuat. Di sisi lain setelah pelaksanaan UN, berkisar 75 % siswa tidak masuk sekolah, sedang guru materi pelajaran akhirnya banyak magang di kantor lantaran tak ada murid di kelas. “ Kami dan semua guru aktif masuk saban hari, sedang murid tidak ada.” Ungkap salah satu guru yang enggan disebut namanya. Saat ditelusuri hakikat yang sebenarnya penyebab permasalahan ini, yang menjadi biang keladi merosotnya sistem belajar mengajar acak acakan hanya berada pada diri Kamad. Pada akhirnya keluarlah surat pernyataan bahwa Kamad MAN Pamekasan atas nama Moh. Taufiqi, M.Pd., harus turun dari jabatannya menjadi Kamad di MAN tersebut, jika tidak , maka para wali murid akan me maksa atau anak didik MAN terse but memimilih mogok masuk sekolah. Dimohon, pemerintah terkait jangan tutup mata supaya pelakisanaan pendidikan di MAN Pamekasan berjalan lancar. Di hal lain, sepakat para Kepala Madrasah MA swasta di seantero

Kab. Pamekasan tidak menerima Moh. Taufiqi jika dimutasi kelembaganya, dengan alasan pemerintah sangat keliru mengangkatnya, bahkan para Kamad swasta serentak m,enandatangani surat pernyataan. “Kami pun tidak setuju jika Taufiqi tetap menjadi Kamad di MAN Pamekasan, dan serentak para Kamad swasta Kab Pamekasan tidak akan menerima Taufiqi menjadi Kamad. “ Ungkap Ah-

mad Jamali, salah satu dari wali murid MAN Pamekasan tegas. “ jika Bapak Taufiqi tidak mendahulukan kesejahteraan orang banyak, ketimbang kepentingan pribadinya, silahkan keluar dari jabatan menjadi Kamad di MAN ini.” Tandasnya tidak setuju dan menyodorkan tanda tangan semua wali murid dan Kepala Madrasah se Kab Pamekasan yang menyatakan tidak setuju atas Taufiqi menjadi Kamad MAN

Pamekasan. Melihat gerangnya Ahmad Jamali, Moh. Taufiqi berkomitmen akan mengundang komite dan wali murid untuk bermusyawarah. Bahkan Taufiqi siap jika realitanya nanti ada keputusan dari pusat, tentang kepangkatannya , “ jangankan saya hanya mutasi, diberhentikan pun sanggup. “ Terang Taufiqi di ha dapan Ahmad Jamali dan wali murid lainnya tegas. (sim)


9

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Penutupan Diklat Kepala Desa Angkatan V

Lumajang : FN Sebanyak 39 kepala desa angkatan V telah selesai mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (diklat) yang dimulai tanggal 21 april hingga 2 mei, bertempat di kantor pendidikan dan pelatihan Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini dilaksanakan mengacu pada UU nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah khususnya pasal 222 ayat 3 tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa. hal ini disampaikan oleh panitia penyelenggara diklat Drs. Nur Wakit Ali Yusron, M.AP, menurutnya pendidikan dan pelatihan bagi kepala desa sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik ditingkat desa dan kelurahan.setelah pelaksanaan proses pendididkan dan pelatihan dilakukan, Tim evaluasi yang terdiri dari Kantor Diklat bekerja sama dengan Batalyon 527 Lumajang melakukan penilaian terhadap peserta Diklat untuk menentukan peserta dengan nilai terbaik. Penilaian dilakukan berdasarkan komposisi sikap 40 % dan nilai akademis 60 %.Hasilnya sebanyak 12 kepala desa menyandang predikat memuaskan, 17 kepala desa dengan predikat baik sekali, 6 kepala desa mendapatkan predikat baik dan 4 kepala desa memperoleh predikat cukup.Sekda Kabupaten Lumajang dr. Buntaran Suprianto, M.kes. yang mewakili sekaligus membacakan sambutan Bupati Lumajang menyampaikan harapan kepada seluruh kepala desa, khusunya angkatan V untuk segera mengimplementasikan apa yang telah didapat selama diklat. (mul/mks)

Gowes di Hari Buruh

Gowes bareng

Lumajang : FN Awal bulan Mei (1 Mei) secara internasional diperingati sebagai hari buruh atau yang lebih dikenal dengan istilah May Day. Sama seperti dinegara lain, Di Indonesia sendiri juga memperingati hari buruh bahkan Pemerintah telah menetapkan 1 mei sebagai hari libur nasional. Seringkali May Day oleh para buruh dimanfaatkan sebagai hari unjuk rasa untuk

menuntut atau sekedar menyampaikan aspirasinya yang sayangnya tidak jarang berujung anarkis. Namun ada cara khusus yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memperi ngati May Day. Pemkab bersama para pengusaha, buruh dan seluruh masyarakat memilih untuk berolahraga dengan bersepeda bersama di alun alun utara .Bupati Gowes . . . ke hlm 12

Batik Lumajang Mulai Tunjukan Taring Lumajang : FN Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Lumajang secara terus aktif mengenalkan kerajinan batik Khas Lumajang keluar daerah. hal ini sesuai dengan program Bupati Lumajang yang menginginkan batik Lumajang menjadi salah satu penunjang pariwisata. Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Drs Agus Eko menjelaskan, sejauh ini upaya pemerintah untuk mengenalkan kerajinan batik mulai mendapatkan hasil yang positif terutama bagi para pengrajin yang ada dikabupaten Lumajang. Kabupaten Lumajang yang kaya dengan tanamanya memiliki peluang cukup tinggi untuk menghasilkan kerajinan batik alami yang sangat diminati oleh semua kalangan, terutama diluar daerah. ini terlihat dengan antusias positif saat beberapa pameran atau expo yang diikuti oleh Dinas Perindustrian Dan Perdagangan. Bahkan salah satu pengrajin batik khas Lumajang diminta untuk jadi instruktur batik Provinsi. Lebih

lanjut Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Lumajang menyampaikan, bahwa tujuan pemerintah tidak untuk mengalahkan pembatik luar daerah seperti jawa tengah atau madura, karena masing masing daerah memilki karakter batik yang berbeda. Yang diharapkan oleh pemerintah adalah peluang untuk sejajar dengan daerah yang sudah terkenal sebagai sentra pembantik.

ini karena Kabupaten Lumajang memiliki bahan dasar pewarnaan alami batik cukup besar dibanding dengan daerah lain.Dinas Perindustrian Dan Perdagangan juga memiliki program peremajaan budidaya tanaman sebagai bahan dasar pewarnaan alami batik yang di ambil dari daun atau kulit tanaman. ini bertujuan untuk meng antisipasi kehabisan bahan dasar pewarna alami batik. (mul/mks)

Lumajang : FN Erupsi Gunung Sinabung dan meningkatnya status vulkanik Gunung Kelud di Kediri, membuat DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang bersama Drs H As’at Malik, MAg Wakil Bupati dan Letkol Akhyari Dandim 0821 tergerak untuk memantau aman tidaknya status vulkanik Gunung Semeru. Selasa (4/5/2014), rombongan Kepala Daerah dan pimpinan TNI ini mendatangi Pos Pengamatan Vulkanik Gunung Semeru di Gunung Sawur, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Turut dalam rombongan, se jumlah pimpinan Satuan Kerja, diantaranya Slamet Supriyono Asisten Ekbang, Rochani, Ssos Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ir Nugroho Dwi Atmoko Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Drs Gawat Sudarmanto Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya dan Drs Eddy Hozainy Kepala Bagian Humas. Dalam peninjauan ini, rombongan Bupati, Wabup dan Dandim langsung diterima petugas pengamatan Semeru di Pos Gunung Sawur, Suparno dan stafnya. Kepa da mereka dipertunjukkan alat seismograf yang saat itu tengah merekam kondisi vulkanik gunung dengan ketinggian 3676 meter di atas permukaan laut tersebut. Bahkan, Suparno juga menjelaskan status vulknaik Gunung Semeru terkini. Serta, dijelaskan juga berbagai potensi ancaman yang bisa dimungkinkan sewaktuwaktu terjadi dari petugas vulkanologi tersebut.

“Semeru ini gunung dengan karakteristik tersendiri. Tidak ada hujan dan angin, bisa tiba-tiba erupsi. Namun hal itu terjadi dengan disertai tanda-tanda tersendiri, berupa kegempaan dan lainnya,” demikian terang Suparno. Sementara, setelah puas melihat pencatatan seismograf dan panorama Gunung Semeru dari Pos Pengamatan yang saat itu tak terli hat karena tertutup mendung pekat, rombongan Bupati pun berbincang santai di ruang tamu. Di sana, orang nomor satu di Kota Pisang ini ketika dikonfirmasi Sentral FM menyatakan, bahwa status Gunung Semeru sesuai penjelasan petugas pe nga matan masih aman. “Meski dalam status waspada. Namun kita semua berdo’a agar tidak sampai meletus,” kata Masdar Bupati. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lumajang juga menyatakan, segala kesiapan untuk pengendalian dan penangulangan bencana terkait potensi erupsi Gunung Semeru telah disiapkan. “Kita telah menyiapkan so siali sasi yang cukup, gladi lapang,

bahkan kemarin apel kesiap-siagaan bencana. Tahun 2014 ini, kita akan menyiapkan skedul gladi lapang di sejumlah Desa rawan bencana. Termasuk juga, kesiapan kita menyangkut penentuan titik pengungsian dan pembuatan jalur evakuasi. Semuanya telah siap kita berikan tempat dan eva kuasinya kemana,” pungkas Mas dar Bupati. Sementara itu secara terpisah, petugas pengamatan vulkanologi Gunung Semeru di Pos Penga matan Gunung Sawur, Suparno menyatakan, status vulka nik Gu nung Semeru aman-aman saja. Kegempaan yang terjadi, berupa gempa hembusan yang terjadi 35 kali sepanjang hari ini. “Gempa hembusan itu terjadi satu jam sekali. Dan, kondisi itu menunjukkan status yang aman. Secara visual seperti yang bisa dilihat dari sini, puncak Semeru tertutup mendung. Jadi su sah sekali dipantau,” kata Suparno. Meski, masih katanya, pihak vulkanologi juga mengeluarkan rekomendasi bagi masyarakat yang Bupati . . . ke hlm 11

Bupati Lumajang Pastikan di Pos Pantau, Semeru Aman


10

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Pemilihan Ketua PSSI Kab. Malang Produksi Kopi Dampit Kab. Malang Tembus Pasar Internasional Periode Tahun 2014 - 2018

Malang - FN. Musyawarah Cabang (Muscab) Pengcab (Pengurus Cabang) PSSI Kabupaten Malang berlangsung dengan lancar Sabtu kemarin (26/4) di Pendopo Kabupaten Malang jl. Panji Kepanjen. Berdasarkan hasil musyawarah, Bupati H. Rendra Kresna kembali memimpin PSSI Kabupaten Malang untuk periode empat tahun kedepan (2014-2018). Ia terpilih secara aklamasi yang diikuti oleh seluruh pengurus PSSI Kabupaten Malang yang diikuti sekitar 300 orang. Tidak hanya ketua Pengcab saja yang terpilih secara aklamasi, peserta Mus cab pun memilih secara aklamasi wakil ketua Pengcab, Slamet Suyono. Untuk posisi eksekutif komite (Ekko), lima nama pengurus kecamatan menjadi eksekutif komite (Ekko) PSSI Kabupa ten Malang yang juga ditetapkan dalam Muscab. Bupati H. Rendra Kresna me nyampaikan, kepengurusan PSSI sangat penting untuk semakin memajukan persepakbolaan di Kabupaten Malang. Nantinya juga diharapkan, seluruh pengurus baru juga bisa semakin memajukan sepak bola Kabupaten Malang. Dalam musyawarah ini, hadir pula pengu rus PSSI dari Provinsi Jawa Timur. “Dalam Muscab tahun ini, seluruh Pengcab memang diharuskan melakukan perubahan. Se-

lain pertanggungjawaban pengurus lama, juga melakukan pemilihan langsung ketua, wakil ketua dan lima Ekko. Perubahan lain, juga pada nama lama Pengcab yang kini menjadi Asosiasi,” kata Wakil Ketua PSSI Kabupaten Malang terpilih, Slamet Suyono. Oleh ka rena itu, sejak ditetapkan dalam Muscab, pemakaian nama Pengcab PSSI kini resmi berganti menjadi Asosiasi PSSI Kabupaten Malang. Sementara untuk posisi enam wakil ketua yang biasa mendampingi ketua di kepengurusan lama juga sudah tidak ada. “Sekarang hanya ada ketua dan wakil ke tua. Untuk mendampingi pelaksanaan kerja keduanya, ada lima Ekko. Dalam Muscab, lima Ekko tersebut dipilih Khoiru Dai dari Dampit, Muali dari Pujon, Imam Susanto dari Kepanjen, Sofyan Ardi dari Gondanglegi dan Miskat dari Wajak,” jelas Slamet. Terkait struktur organisasi, selanjutnya akan dibentuk selama dua sampai tiga hari kedepan. Nantinya akan ada tujuh (7) komite dibawah eksekutif komite, yakni, komite kompetisi, komite wasit, komite hukum, komite sepak bola wanita, komite usia muda, komite futsal dan komite keamanan. Tujuh komite itulah yang nan tinya akan menjadi bagian dari pengawasan Ekko dalam membantu pelaksanaan tugasnya. Dengan terpilihnya Bung Rendra, maka untuk kali ke tiga, nama Bupati Malang itu menduduki posisi ketua PSSI Kabupaten Malang. Sebelumnya atau pertama, untuk periode tahun 2006-2010. Lalu, periode kemarin yakni 2010-2014. Menyusul, periode mendatang yakni tahun 2014-2018. (Imam)

Tampak Perkebunan Kopi dan Proses Penjemuran Kopi

Malang - FN. Kopi asal Kabupaten Malang, mendapat pengakuan dunia menyusul telah dikantonginya sertifikat komoditas kopi yang diterbitkan oleh The Common Code for The Coffee Community (4C) Association .Salah satunya kopi Dampit misalnya sudah menembus pasar internasional. Sehingga negara yang menjadi tujuan ekspor dari kopi yang mensyaratkan adanya sertifikasi mutu kopi. Utamanya harus memiliki trading pasar sesuai dengan selera para konsumen. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang, Tomie Herawanto mengatakan sentra kopi di Kabupaten Malang tersebar di wilayah Kecamatan Dampit, Ampelgading, Tirtoyudo, dan Kecamatan Sumbermanjingwetan. “Pengembangan kopi tersebut berada di kawasan lereng Gunung Semeru dan telah diakui oleh penikmat kopi dunia. Hal itu dibuktikan dengan adanya sertifikat 4C yang telah diterima,” kata Tomie saat mendampingi Bupati Malang H Rendra Kresna. Sertifikat 4C itu merupakan hasil kerja sama antara petani kopi di Kabupaten Malang dengan PT. Asal Jaya yang dapat memenuhi permintaan pasar (ekspor)

kopi.Pemerintah Kabupaten Malang berharap kepada petani kopi yang tergabung dalam kelompok tani untuk tetap semangat dan terus meningkatkan mutu dan produksi kopi miliknya. Dengan adanya pengakuan konsumen dari luar negeri tentunya akan menjadi pemicu petani untuk terus meningkatkan kualitas kopi di wilayahnya. Bupati Malang, Rendra Kresna, mengatakan sertifikat tersebut menjadi bukti jika kopi asal Kabupaten Malang telah diakui penikmat kopi dunia. Dengan pe ngakuan itu harapannya produksi kopi di Kabupaten Malang bisa menjadi penyumbang ekspor kopi di Jawa Timur bahkan nasio nal. ”Yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani kopi sendiri,” tambah Bung Rendra TK Trisura . . . . Sambungan dari hlm. 7

sebagai salah satu unggulan TK Trisula 01 dan telah banyak berki prah baik mulai tingkat Kecamatan, Malang Raya, Propinsi maupun Kejuaraan Tingkat Sejawa Bali dengan memperoleh Juara di setiap kejuaraan yang diikutinya. Sungguh sebuah prestasi yang menakjubkandalam mencari pengalaman, keberanian dan kreatifitas. Dalam mendidik anak-anak tidak harus belajar dan bermain Bupati Lumajang. Sambungan dari hlm. 8

Disampaikan Oleh : Bagian Humas Setda Kabupaten Malang

...

maju ke depan. Yakni dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Lumajang dengan dilibatkan secara langsung dalam perencanaan hingga pelaksanaannya. “Dibutuhkan kekompakan, sinergitas bersama antara Bupati selaku pucuk pimpinan pemerintahan di Kabupaten Lumajang selaku selaku decision maker, lembaga legislatif selaku bagian pengelola pemerintahan daerah dari atas sampai peran masyarakat dibawah yakni RT/RW,” kata Eddy Hozainy. “Akan tetapi, masih dibutuhkan perbaikan secara umum, agar jalannya roda pemerintahan dan pembangunan menjadi lebih baik lagi,” tambah Eddy Hozainy. Apalagi secara

sapaan akrab Bupati Malang. Menurut Bung Rendra kopi di Kabupaten Malang telah ada sejak jaman pendudukan kolonial Belanda. Berdasarkan topografi wilayah Kabupaten Malang jenis tanaman kopi yang sesuai adalah robusta. Luas areal kopi ro busta di Kabupaten Malang men capai 11.928 hektare (ha) baik tanaman yang masuk kategori telah menghasilkan, tanaman belum menghasilkan, maupun tanaman rusak. Sedangkan luas areal Kopi Arabika mencapai 1.020 ha. Mengakhiri acara sambutannya Bung Rendra mengajak para tamu undangan acara tersebut untuk meminum kopi secara rutin dengan takaran yang tidak berlebihan.” Dengan meminum kopi akan bias membantu kelancaran peredaran darah”. (Imam) setiap hari, target utama lulus dari Taman Kanak-kanak harus bias membaca, menulis, berhitung dan baca huru Al-quran, Komputer dan Bahasa Inggris un tuk melanjutkan ke tingkat Sekolah Dasar. Sebagai faktanya bahwa para siswa siswi lulusan TK Trisula 01 diterima di berbagai SD-SD Unggulan dan telah banyak me ngukir prestasi harapan. Ini disampaikan Kepala Sekolah Hj. Hariyati, S.Pd. dalam mencapai tujuannya memperhatikan pendidikan anak-anak. (Imam) realistis, jalannya pemerintahan juga banyak dipengaruhi oleh sejauh mana partisipasi seluruh elemen, termasuk di dalamnya adalah masyarakat yang menjadi aplikator dari program. “Diharapkan, dengan adanya reward tingkat nasional ini, tidak membuat berpuas diri namun harus dijadikan sebagai motivasi dan titik awal untuk terus memperbaiki kinerja dan prestasi demi membangun Lumajang ke depan yang lebih sejahtera dan bermartabat,” kata Eddy Hozainy. (mul/mks)


11

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

BSM Lambat Dicairkan, Wali Murid Adakan Aksi Demo

Demo di satap blumbungan

Pamekasan FN kali ini dunia pendidikan dikabupaten pamekasan kembali tercoreng dengan adanya dana bantuan siswa miskin atau yang lebih dikenal dengan dana BSM yang terjadi disekolah dua lembaga yaitu lembaga sekolah tingkat SD dan SMP menjadi satu atap yang beralamatkan didesa Blumbungan kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan. Senin (05/05) wali murid mendatangi sekolah satap ini untuk menghadiri undangan yang di edarkan sebe lumnya dari pihak sekolah. Sementara Info yang berkembang

dimasyarakat dan hasil investigasi tim FN terhadap wali murid disekitar sekolah terutama bagi yang mendapatkan undangan dengan tegas mengatakan, bahwasanya hari senin (05/05) disekolah Satap ini akan membahas masalah dana BSM yang selama ini tidak pernah ada atau tidak pernah diberikan kepada murid. Hal ini juga diungkapkan salah satu murid yang sekarang duduk dibangku kelas VI yang namanya tidak mau dikorankan dengan didampingi ibunya kepada tim FN mengatakan, kemaren saya cuma disuruh tanda tangan dis-

Kepala cabang

Kepsek Satu Atap

ekolah, pernah juga dibawa kelarangan untuk tanda tangan, tapi saya tidak dikasih tau tanda tangan itu untuk apa. Dan sekarang terdengar kabar bahwa dana (BSM) kali ini sudah dibelikan seragam oleh pihak sekolah, “ tegasnya. Mendengar hal itu senin (05/ 05) disekolah satap diblumbungan yang awalnya mau mengadakan rapat justru berubah menjadi demo besar oleh ratusan wali murid yang berbondong-bondong me minta supaya bantuan berupa dana BSM segera dicairkan. Berbagai macam solusi dari pihak sekolah,

kades, kapolsek dan kepala cabang mencoba untuk mediasi namun belum berhasil. Sementara massa semakin banyak dan sebagian wali murid sudah ada yang emosi sehingga pihak polsek, kepala desa, tokoh masyarakat dan pihak keamanan Polres Pa mekasan tetap siaga mengamankan supaya kondisi saat itu tetap kondusif, aman terkendali. Sementara hasil wawancara FN dengan Slamet riyadi selaku kepsek kepada koran ini menga takan, “ saya baru menjabat sebagai kepsek disini baru terhitung 16 bulan, dan untuk pencairan dana

BSM hanya satu kali ini saja selama saya menjabat sebagai kepsek di sini. Jadi saya tidak tau- menau persoalan dana BSM disekolah ini sebelum saya, dan kalau ditanya terkaid pak Musyapak selaku komite disini sekarang tidak ada, alasannya tadi yang bersangkutan sudah minta izin karena masih ada tugas diluar yang harus diselesaikan, jelas Slamet riyadi kepada koran ini. Menanggapi itu semua Drs. Abdul Muin M.pd selaku kepala UPTD kec. Larangan kepada FN mengatakan,” kejadian ini saya baru menge tahui kalau BSM disekolah ini terjadi seperti ini, karena selama saya menjabat sebagai kepala cabang baru dua kali penerimaan saja. Untuk info mengenai dana BSM disekolah ini dibelikan seragam itu tidak ada atau tidak benar, dan dengan kejadian ini saya selaku kepala cabang akan lebih waspada untuk lebih memperhatikan proses pencairan dana BSM ini tidak hanya disekolah ini saja, sehingga harapan kami kedepan khususnya dikecamatan Larangan terkaid bantuan dana BSM ini tidak ada kendala seperti ini lagi dan semoga kedepan akan berjalan dengan baik dan lancar, tegas Drs.Abdul Muin M.pd kepada tim FN. (hll, FAJAR,ZR)

Pelaksanaan Ujian Paket B di Pamekasan Berjalan Lancar

Kepala Sekolah dan Penanggungjawab - Kegiatan ujian Paket Miftahul Ulum - Bener Ujian Paket

Pamekasan - FN. Seperti biasanya ujian kejar paket B untuk tahun ini dilaksanakan dibeberapa titik, Seperti yang diungkapkan M.Razak selaku kasi PLS kepada FN mengatakan,” untuk tahun ini pelaksanaan ujian kejar paket B dilaksanakan secara serentak dibeberapa titik dikabupaten pamekasan. Seperti dikecamatan proppo, pelaksanaannya di SDN candi burung 2 dan PP Al-hasan desa Serambah, untuk kecamatan palengaan pelaksanaan kegiatannya di PKBM Tunas Bangsa didesa Palengaan laok dengan peserta ujian 67 orang yaitu 15 perempuan, 52 laki-laki. Sedangkan untuk kecamatan Kadur pelaksanaan kegiatannya di desa kertagenna tengah, tepatnya di PKBM Miftahul Ulum. Adapun pesertanya terdiri dari 36 perem-

puan dan peserta laki-lakinya 4 orang. Sementara hasil investigasi tim liputan FN terkait dengan pelaksanaan ujian kejar paket B disalah satu titik, yaitu di PP Al-Hasan desa Serambah kecamatan Proppo yang di ikuti oleh 36 peserta ujian, dengan rincian 23 peserta perempuan dan 13 peserta laki-laki, tim investigasi FN menemui SITI AZIZAH S.pd selaku Kepsek dan penanggung jawab ujian kejar paket B kepada FN mengatakan,”Untuk pelaksanaan ujian kejar paket B disini berjalan dengan lancar tidak ada kendala karena peserta ujian betul- betul warga belajar (WB) dan sebelum WB mengikuti ujian sudah ada persiapan pembekalan, misalnya latihan mengarsir jawaban soal, latihan mengisi soal-soal ujian tahun sebelumnya yang dibimbing para tutor yang selama ini sudah

membantu dengan ikhlas, tegas Siti Azizah S.pd kepada koran ini. Sementara ditempat terpisah Suhartono selaku penilik dikecamatan Proppo yang juga ikut mengawasi jalannya pelaksanaan ujian kejar paket B kepada forum nusantara group mengatakan, “ pelaksanaan ujian paket B khususnya di PP Al- hasan berjalan dengan lancar dan baik, pelaksanaan ujian paket B ini dimulai dari jam 13.30-18.00. Harapan kami selaku penilik setelah selesai mengikuti ujian paket B ini masyarakat bisa sadar dan ikut merasakan betapa pentingnya pendidikan di era seperti sekarang ini, dan harapan kami para peserta paket B ini bisa melanjutkan pendidikannya ketingkat yang lebih tinggi, tidak cukup sampai disini, tegas Suhartono se-

laku penilik kecamatan Proppo kepada para peserta paket B melalui koran ini. (hll,FAJAR,ZR) Bupati . . . . Sambungan dari hlm. 9

bermukim di zona rawan bahaya arah tenggara Semeru, yakni sejauh 4 kilometer dari titik puncak, untuk selalu waspada. Sedangkan, untuk potensi bahaya yang dimungkinkan terjadi akibat erupsi yang terjadi di Gunung Sinabung dan juga meningkatnya status vulkanik Gunung Kelud di Kediri, Suparno menyampaikan, kondisi itu tidak berkaitan. “Tidak ada kaitannya. Saya contohkan saja, ketika Gunung Bromo meletus beberapa waktu lalu, Gunung Semeru amanaman saja kok,” demikian pungkas

petugas pengamatan vulkanik Gunung Semeru tersebut. Setelah melakukan peninjauan ke Pos pengamat Gunung Semeru, rombongan Bupati Lumajang kemudian melakukan peninjauan ke Posko Aju Bencana yang dibangun BPBD di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Di sana, Bupati dan rombongan mengecek kesiapan penanganan bencana dari personil yang bertugas. Termasuk, mengecek sarana yang disediakan. Pasalnya, Posko Aju ini untuk menangani secara darurat dan cepat potensi bencana banjir dan tanah longsor yang sepanjang musim penghujan ini kerap terjadi. Terutama, di jalur selatan Lumajang yang menghubungkan menuju wilayah Kabupaten Malang. (mul/mks)


12

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

27 Kepala Sekolah Dilantik

Sinjai,Sul-Sel.FNSebanyak 27 kepala sekolah dilantik TK,SD,SMP dan SMK dalam lingkup Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Pelantikan yang berlansung diruang pola kantor Bupati Sinjai oleh Sekertaris Kabupaten Sinjai H.Taiyeb A.Mapasere,S.Sos. dan dihadiri kepala Disdikpora Sin jai.Hj.Mas Ati dan sejumlah pejabat daerah,pelantikan tersebut berdasarkan surat Bupati Sinjai Nomor 820/114/BKD.tertanggal 16 April 2014. Dari 27 kepala sekolah yang dilantik,20 orang diantaranya kepala sekolah tingkat SD,Kepala sekolah Taman Kanak-Kanak 5 orang dan kepala SMP Negri 2 Sinjai selatan dan SMK 4 Pulau sembiGowes . . . . Sambungan dari hlm. 9

Lumajang Dr. H. Sjahrazad Masdar MA, sesaat sebelum melepas peserta sepeda sehat mengatakan, kegiatan ini jauh lebih bermanfaat dibandingkan dengan unjuk rasa yang justru menelan biaya tidak sedikit. Dengan berolahraga maka kesehatan akan diperoleh sehingga seluruh buruh, pelaku usaha dan masyarakat pada umumnya dapat beraktifitas lebih lancar.Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Ismail SH, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelaku usaha yang turut berperan aktif dalam kegitan ini. Terbukti dengan pemberian hadiah dalam kegiatan hari buruh yang banyak disponsori oleh para pelaku usaha baik swasta dan BUMN. Diharapkan melalui ini ikatan antara buruh dan pelaku usaha akan selalu terjaga. Dalam rangka hari buruh Disnakentras menyelenggarakan 2 kegitan. Yang diawali bakti sosial donor darah 23 april dan sepeda sehat 1 mei. Sebagai puncak dari kegiatan hari buruh international. Pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi berjanji akan selalu bersikap terbuka dengan nasib para buruh terutama disektor usaha pertokoan. Pemerintah selalu

lan, setelah pelantikan dan pengambilan sumpah. Sekertaris kabupaten sinjai H.Tayeb A.Mappasere, S.Sos. mengharapkan kepada semua kepala sekolah yang baru dilantik agar dapat meningkatkan kenerja selaku kepalah sekolah sebagai abdi negara,yang menjadi tugas tanggung jawab harus dilaksanakan dengan baik, bagaimana meningkatkan kwalitas dan kwantiantitas pendidikan disekolah masing-masing,meningkatkan mutu kerja sesuai program yang selama ini diharapkan berjalan sesuai dengan baik,ungkap seker taris kabuten sinjai H.Tayeb A.Mappasere,S,Sos.Mewakili Bupati Sinjai. (IDRUS) memberikan pembinaan kepada pelaku usaha untuk selalu memperhatikan nasib buruh atau karyawannya. (mul/mks)

Kapal Nelayan Terjaring Razia Bone,Sul-Sel. Pemburu Fakta-Operasi rutin yang di lakukan pihak syahbandar Bajoe berhasil menjaring sebelas kapal nelayan yang tidak di lengkapi dokumen, pasalnya beredarnya informasi bahwa banyak pengusaha kapal nelayan yang menggunakan dukumen yang tidak sesuai dengan pemilik ijasah kelautan dan orang yang menggunakan ijasah tersebut. Menurut kepala UPTD pelabuhan Bajoe,A.ABBAS,SH Msi saat ditemui di ruang kerjanya menuturkan bahwa,operasi ini memang sering kita lakukan demi kelancaran para nelayan karena kita di sini bisa dikatakan sebagai mitra yang harus memberikan pengarahan kepada mitra supaya mereka selalu melengkapi dan memenuhi kewajibannya yaitu melengkapi dukumen - dokumennya. Karena sekarang ini banyak sekali modus yang di lakukan oleh para pemilik kapal untuk mengelabui para petugas sehingga dia merugikan diri sendiri, sehingga banyak menggunakan jalan pintas ketika dia tertangkap oleh penegak hukum.kamipun sering menuai kendala dalam melakukan operasi karena para nelayan begitu lihai dan menguasai medan di lautan sehingga kita sering di bawa kandas diatas gunung laut.kapal yang sempat terjaring baru-baru ini ada sebelas kapal ada empat yang kami nilai menggunakan dokumen palsu dan itupun kami akan mengambil tindakan tegas yaitu mencabut ijin operasionalnya,tapi kami disini sebagai penga yom

masyarakat hanya memberikan pengarahan meskipun dalam tindakan ini terdapat unsur pidana karena kita lihat dulu dari aspek sosialnya jadi kami hanya memberikan pengarahan supaya tidak melakukan hal ini lagi karena yang rugi mereka sendiri,sayapun sangat berterima kasih kepada teman –teman wartawan karena berkat informasi dari mereka kami tahu ada modus yang dilakukan Oleh para pemilik kapal yang bertentangan dengan aturan ungkap’’. ( IDRUS )

Pembangunan Dipercepat Bupati Dampingi Kepala Dinas PU Meninjau Proyek Tanjung Selor - FN. Drs. H. Budiman Arifin, M.Si, Dampingi Kepala Dinas PU menin jau proyek pembangunan gedung dewan di Kilometer sembilan (7/ 5). Pengerjaan gedung baru DPRD Bulungan yang dimulai sejak 2012 lalu, yang dibangun diatas lahan seluas 4 hektar di kilometer sembilan, Desa Bumi Rahayu, Tan jung Selor hingga saat ini dikebut. Untuk itu, kendati saat ini progresnya masih 23 persen, pihak kontraktor yang dipercayakan kepada PT Pilar Persada dan PT Sinar Baru Permai, memastikan pembangunan gedung wakil rakyat itu akan segera rampung sebelum masa kontrak usai Desember 2015 mendatang. Bupati H. Budiman Arifin juga menghendaki hal yang serupa. Orang nomor satu di Bulungan ini berharap sebelum masa jabatannya berakhir di Agustus tahun depan, Gedung DPRD yang diba ngun dengan anggaran sekitar Rp 67 Milyar tersebut sudah ram pung, sehingga tidak menyisa-

kan pekerjaan rumah untuk kepala daerah selanjutnya. “Berdasarkan laporan pekerjaan dinas Pekerjaan Umum, konsultan pengawas pembangunan gedung DPRD ini bisa selesai tepat waktu, sesuai dengan kontrak kerja,” ujar Bupati, usai meninjau pembangunan gedung yang akan dilengkapi ruang paripurna, komisi, sekretariat dan masjid itu, “Tapi saya berharap lebih cepatlah selesai. Memang kalau kita liahat progresnya sekarang baru mencapai 23 persen. Sampai Desember 2014 nanti baru 60-70 persen. Dan sisanya sembilan bulan di 2015, jadi lewat satu bulan dari masa jabatan saya berakhir,” lanjutnya menyebutkan (7/5). Menurut bupati banyak cara untuk mempercepat pembangunan gedung dewan tersebut, salah satunya dengan melakukan pembangunan gedung prioritas seperti ruang paripurna, ruang komisi dan sekretariat. “Kalau masjid, taman, dan lainya, bisa menyusul. Yang penting fasilitas DPRD

dululah yang diutamakan sehingga dengan cara itu bisa mempercepat pembangunannya,” harap mantan Sekkab Nunukan ini. Selain masa jabatan Bupati yang akan berakhir Agustus, suami dari Hj. Chairiah ini juga mengatakan keberadaan gedung DPRD ini sangat mendesak. Pasalnya nanti juga ada DPRD Kalimantan Utara (Kal-Tara) yang tentunya juga akan membutukkan gedung yang refresentatif. Namun, khusus masalah DPRD KalTara, pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendapatan (DISPENDA) Bulungan ini menga takan akan membahasnya lebih lanjut dengan anggota DPRD Bu lungan. “Nanti kami akan bica rakan dengan kawan-kawan (DPRD Bulungan, Red). Apakah nanti dipinjamkan atau disewakan untuk DPRD Kal-Tara, atau digunakan oleh DPRD Bulungan sendiri. Kalau kawan-kawan menganjurkan untuk disewakan saja,” Ungkapnya. (HMS/As)

Empat Pengedar Narkoba Dibekuk, Satu Positif HIV Sidoarjo - FN. Dalam dua hari, Sat Reskoba Polres Sidoarjo berhasil me nangkap empat orang pemakai dan pengedar Sabu-sabu di beberapa tempat di Sidoarjo. Dari empat orang tersangka yang ditangkap, satu orang mengidap HIV-AIDS. Tersangka itu bernama Djatmiko (30) warga Surabaya yang ditangkap opsnal Reskoba di Perumahan Bumi Candi Asri

Kecamatan Candi Sidoarjo, saat sedang pesta sabu bersama M. Rafiq (31) yang juga warga asal Surabaya. Diketahuinya, tersangka Djatmiko ini mengidap HIV-AIDS, saat Djatmiko mengaku kepada penyidik yang sedang memeriksanya. “Tersangka mengaku sudah lama kena penyakit itu (HIV-AIDS), dia juga menunjukan surat dari dokter. ” Kata Kasubbag Humas

Polres Sidoarjo AKP Samsul Hadi. Jum’at (09/05/2014). Saat ditangkap, polisi mendapatkan barang bukti sabu-sabu sekitar 1 gram yang dibagi dalam plastik kecil berjumlah 5 plastik. “Selain itu, dari pengrebekan di pos perumahan dengan tersangka Djatmiko dan Rafiq, pe tugas juga mendapatkan 2 pipet kaca, timbangan electrik dan sebuah Hp ” jelas Samsul Hadi.

Tak puas usai mendapatkan dua orang tersangka, unit Narkoba pimpinan AKP Chotib Widyanto itu terus memburu para pelaku tindak pidana narkotika. Alhasil, tim opsnal Reskoba kembali menangkap dua orang tersangka di tempat terpisah. Dua tersangka tambahan ter sebut, Sukarti (33) warga kecamatan Sukun Malang, yang biasa menjadi pemandu karaoke itu Empat . . . ke hlm 14


13

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Diklat-Pim Tk IV Angkatan I Tahun 2014

Kota Tarakan Lakukan Kegiatan Benchmarking ke Best Practice di Surabaya

Tarakan-FN. Ruang Pola Badan Perencanaan Pembangunan Surabaya,- Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan I Kota Tarakan Tahun 2014 lakukan kegiatan Benchmarking ke Best Practice pada 4 lokus yang berbeda di Surabaya terhitung mulai tanggal 28 April s/d 2 Mei 2014.Rombongan yang berjumlah 30 peserta ini didampingi para Widya iswara, diterima langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setda Pemkot Surabaya, Hadisiswanto Anwar. Saat bacakan sambutan Walikota Surabaya, Hadisiwanto katakan kunjungan tersebut dapat dijadikan sebagai kelengkapan dalam mengaplikasikan kurikulum Diklatpim, serta memperluas wawasan pengetahuan praktis dan keterampilan teknis para peserta.Wakil Walikota Tarakan, H.K. Arief Hidayat, yang memimpin rombongan sampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran Pemkot

Surabaya atas kesediaannya menerima dan menjadi lokus pada kegiatan Benchmarking ke Best Practice.”Mengapa alasan kami memilih kota Surabaya sebagai tempat untuk observasi lapangan diklat kali ini, hal ini dikarenakan beberapa keberhasilan yang telah diperoleh selama ini didalam pengelolaan dan pelayanan terhadap masyarakat,” jelas Arief Hidayat saat berikan sambutan, Senin (28/04) lalu.Selain itu menurutnya, Kota Surabaya dalam kurun beberapa tahun ini telah menorehkan prestasi diberbagai bidang secara Regional, Nasional dan Internasional. “Sehingga kami menyimpulkan bahwa Kota Surabaya tepat dijadikan kegiatan benchmarking kali ini,” lanjutnya.Arief Hidayat juga berikan motivasi dan semangat kepada para peserta untuk memanfaatkan waktu dan kesempatan tersebut sebaik mungkin untuk menambah wawasan dan kemam-

puan dalam bekerja. Sehingga sekembalinya nanti akan membawa banyak perubahan yang lebih baik bagi pemerintahan yang baru di Kota Tarakan.Kegiatan Benchmarking ke Best Practice merupakan salah satu program kurikuler yang wajib diikuti oleh setiap peserta diklat kepemimpinan. Kegiatan ini gunakan metode kontekstual yang artinya proses pembelajaran dilapangan sesuai dengan konteks yang telah dibicarakan dalam kediklatan. Melalui kegiatan ini peserta dapat mengamati langsung akan kebenaran teori sains yang telah mereka terima, dan dipraktekkan dalam menjalankan tugas pemerintahan di lokus Benchmarking. Dengan demikian Benchmarking merupakan kegiatan totalitas dari kediklatan, karena tidak hanya lakukan pengamatan saja, namun melibatkan paradigma, mindsetting, pengumpulan dan analisis data, hingga pembuatan laporan perorangan maupun kelompok.Hal tersebut sebagai bukti bahwa peserta diklat mampu implementasikan dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang memiliki best practice. Peserta Diklat pim IV dibagi 4 kelompok dengan lokus yang berbeda. Lokus tersebut yaitu, Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, BPLH Kota Surabaya dan Kecamatan Gubeng Kota Surabaya. (Diskominfo/As)

Bupati Bulungan Lantik Pejabat Struktural Eselon II, III dan IV

Tanjung Selor-FN. Sebanyak 147 Pejabat Struktural Eselon II, III dan Eselon IV dilantik Bupati Bulungan Drs.H.Budiman Arifin kemarin Rabu (7/5/2014), di Gedung Ser baguna Kantor Bupati Bulungan Jl.Jelarai Raya Tanjung Selor. Mereka yang dilantik terdiri dari Pejabat Eselon II (2 Orang), Eselon

III (43 Orang) dan Pejabat Ese lon IV (102 Orang) jadi keseluruhannya 147 Orang. Sederet tamu yang hadir pada acara pelantikan tersebut yakni Wakil Bupati Bulungan, Assisten III, Staf Ahli, Dandim 0903 Tanjug Selor, Ka polres Bulungan serta Para kepala SKPD yang berada dilingkungan Sekretariat dan jajarannya.

Bupati Bulungan Drs.H.Budi man Arifn dalam sambutannya mengatakan jadikan momentum pelantikan ini sebagai upaya penyegaran melalui promosi jabatan, mutasi alih jabatan untuk menghindari kejenuhan, dan untuk mengisi kekosongan jabatan tertentu karena beberapa pejabat yang telah pensiun. “Pelantikan ini bukan hanya sekedar menempatkan Figur pejabat untuk kepentingan tertentu, namun merupakan hasil sidang dan evaluasi dari Baperjakat, sehingga diharapkan benar-benar terpilih pejabat yang mempunyai kompetensi, profesionalisme dan berkualitas, yang pada gilirannya diharapkan dapat mewujudkan kinerja Pemerintahan Daerah yang optimal dalam memenuhi harapan masyara kat yang terus berkembang saat ini”, Ungkap Bupati. Selanjutnya, kata Bupati, makna pelantikan bukan hanya sebagai formalitas pendistribusian jabatan,

Sofian Raga : Bandara Juwata Dorong Program Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Tarakan-FN.,– Walikota Tarakan, Sofian Raga, katakan, keberadaan Bandara Juwata sangatlah penting dalam mendorong program pembangunan pemerintah, serta pertumbuan ekonomi dan hal lainnya.Hal tersebut diungkapkannya saat berbicara sebagai salah satu nara sumber pada Seminar Nasional yang bertema ‘Peran Bandara Mendorong Perkembangan Perekonomian dan Pariwisata Daerah‘, yang diselenggarakan oleh Bandara Juwata dan Pemerintah Kota Tarakan, Kamis (24/04) lalu. ”Sela ma ini Bandara Juwata telah berperan penting dalam mendorong pembangunan serta bergulirnya roda pemerintahan, karena dengan adanya Bandara di Tarakan pertumbuhan ekonomi juga ikut tergantung dengan pelayanan transpotasi yang ada di Bandara,” ujarnya. ”Dengan adanya acara seperti ini dapat merumuskan pengelolaan Bandara lebih profesional dan bertaraf international kedepannya,” lanjut Sofian.Meskipun pada awalnya Bandara Juwata merupakan landasan pesawat militer pada jaman Perang Dunia ke II jelas Sofian, namun seiring dengan perkembangan jaman sampai dengan saat ini berubah menjadi pintu gerbang bagi Kalimantan Utara.”Bandara Juwata dibangun pada 1938, pada waktu itu masih dalam suasana Perang Dunia ke II, tetapi kini sudah berubah menjadi akses utama perekonomian dan sektor lainya, kami sangat bangga memiliki Bandara Juwata,” urainya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bandara Juwata Tarakan, Syamsul Bahri jelaskan, transportasi mempunyai peranan yang sangat penting bagi pembangunan, terutama dalam membuka ke ter-

isolasian daerah. Karakteristik Kalimantan Utara yang belum sepenuhnya dapat dilalui dengan menggunakan jalur darat maupun air, maka transportasi pesawat menjadi satu – satunya pilihan untuk mencapai daerah tertentu. Untuk itu lanjut Syamsul, perlu adanya bandara yang representatif disetiap daerah selain dari bandara utama. ”Melalui seminar nasional ini diharapkan tercipta persamaan pandangan dari stakeholder dalam mendukung pengembangan transportasi, pariwisata dan perekonomian berdaya dan berhasil guna memberikan konstribusi positif bagi perkembangan Tarakan dan Kaltara,” paparnya. Seminar nasional ini dibuka Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara, Badrun, yang juga dimin ta sebagai nara sumber bersama sejumlah nama lainnya, seperti Staf Bidang Multikultural Kemenparekraf, Hari Untoro Drajat, Ko misaris Utama Angkasa Pura II Ikhsan Tatang, Direktur Komersial Angkasa Airport, dan Wakil Gu bernur Sumatera Barat, Muslim Kasim.(Diskominfo/As).

melainkan sebagai sarana penguatan, pengembangan dan pemberdayaan potensi diri, dalam upaya peningkatan kompetensi Aparatur ke arah tercapainya sumber daya yang handal dan profesional, dalam menjalankan tugas pemerintahan dan aktivitas pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat berdasarkan tuntutan kebutuhan pembangunan tersebut, maka pe nunjukakan saudara-saudara dalam menunduduki jabatan ini, jangan sampai disia-siakan dan disalah gunakan, apalagi sampai mengece wakan pemerintah dan masyarakat. Diakhir sambutannya Bupati Bulungan mengatakan untuk selalu menjaga integritas, loyalitas, disiplin dan tanggung jawab terhadap tugas pokok dan fungsi, kemudian dalam pelaksanaan tugas senantiasa memahami dan berpedoman pada SOP serta berdasarkan pada ketentuan dan Perundang-undangan yang berlaku sehingga tidak berimplikasi pada akibat hukum

yang dapat menyusahkan, sebagai Pejabat hendaknya bersikap dan bertindk sebagai Panutan, sebagai Motivator dan sebagai Rekan kerja Bagi Bawahan, tingkatkan sistem koordinasi yang efektif antar Pe jabat Eselon, bawahan dan atasan, serta hubungan yang baik antara atasan dan bawahan untuk mewujudkan Pemerintahan yang lebih baik dan terakhir kerja keras, kerja cerdas dan kerja ihklas. “Melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan hendaknya dapat memfokuskan tenaga, perhatian dan pikiran pada proses penataan, perbaikan dan produktivitas kinerja sesuai dengan tuntutan tugas pokok dan fungsi, dengan harapan agar akuntabilitas pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan di Unit kerja masing-masing dapat berjalan secara optimal dan konsisten dengan waktu dan prestasi”,Harap Bupati (HMS/As)

Walikota Tarakan Sofian Raga


14

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Satreskrim . . . . Sambungan dari hlm. 5

yang bekerja sebagai sopir tersebut, tak bisa menunjukkan surat-surat resmi atas 11 batang kayu yang diangkutnya menggunakan mobil pik-up L 300 bernopol AE 8629 SA itu. “Petugas mencurigai mobil tersangka yang banyak mengangkut kayu. Saat diminta surat resminya, tersangka tidak dapat menunjukkannya hingga akhirnya diamankan berikut barang buktinya,” kata Edi kepada awak media, Rabu (7/5/2014). Diskoperindag . Sambungan dari hlm. 4

...

menjadi kebutuhan para pedagang yang membutuhkan segala sesuatu terkait usahanya melalui Diskoperindag .”ujar Walikota Hj Rukmini. Bahkan orang nomor satu di kota Probolinggo ini memaparkan Pemkot akan member kemudahan bagi PKL yang membutuhkan sarana untuk berdagang, namun juga harus diikuti dengan penataan yang sesuai dengan aturan yang diberlakukan dalam Perda yang telah ada. (Yasin) Pemerintah . . . . Sambungan dari hlm. 1

masih menjadi pekerjaan rumah tangga bagi pmemerintah daerah dan pusat, ketertinggalan pem bangunan itu menimbulkan berbagai persoalan serius yang tentunya berimbas terhadap kebutuhan pokok serta barang – barang lainnya. Pembangunan di sepanjang perbatasan yang selama ini di bica rakan secara serius oleh pemerintah tidak lebih hanya wacana, sebab sampai saat ini masih belum banyak bukti yang bisa di lihat, jusru ma syarakat sendiri dan TNI yang banyak berperan membangun jalan bagi kesejahteraan masyarakat di sepanjang perbatasan. ‘’kami melihat beberapa hal penting yang harus di jadikan PR oleh pemerintah Kalimantan utara ke depan dan pusat yaitu paem bangunan infrasruktur jalan, sarana dan prasarana pendidikan dan fasilitas kesehatan yang memadai. Selama ini banyak pejabat yang sangat prihatin ketika berkunjung kesana, mulai dari pejebat gubernur, DPR RI dan DPR TK 1 yang menangani wilayah perbatasan, namun saya melihat mere ka hanya sebatas prihatin. Untuk melakukan tindakan sangat minim sekali’’. Kata ketua kor wil 1V Perintis pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI). Wilayah Kalimantan H. Andi Agoes Y. SH di kediamannya di kawasan Balikpapan Timur barubaru ini. Andi yang juga merupakan tokoh dari wilayah Kalimantan Utara ini mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk segera melihat langsung kehidupan masya rakat di sana, seperti apa ke-

Sementara itu Sunarto mengaku nekat mengangkut kayukayu tersebut karena tergiur dengan upah yang diberikan. Selain itu, ia tidak takut karena ada petugas Perhutani yang diduga terlibat dalam pengiriman kayu tersebut. “Saya hanya disuruh Jugo untuk mengangkut kayu-kayu yang sudah ada di pinggiran hutan Dusun Sajak, Desa Mruwak, Kecamatan Dagangan itu. Saya tak tahu sekarang Jugo kemana, kok bisa bebas. Saya sendiri yang mempertanggungjawabkan atas kepemilikan kayu ini. Meski kayu itu bukan milik saya,” terang Sunarto . Ia menjelaskan kesepakatan mengangkut kayu tersebut berawal saat ia bertemu dengan si pemesan kayu, Judo, warga Ke lurahan Wungu, kabupaten Madiun, di suatu warung. Ia menyanggupi tawaran Judo karena upah angkutnya yang lumayan besar, yakni Rp 250.000 sekali angkut. Pada angkutan kayu yang pertama, Sunarto didampingi oleh Judo dan seorang mandor Perhutani yang bernama Pardi. Namun, pada pengangkutan sisa kayu lainnya, Sunarto sendirian hingga akhirnya ditangkap petugas patroli karena tidak hidupan masyarakat di sana dalam sehari-harinya dan selanjutnya Andi minta untuk merencanakan pembangunan yang paling di uta makan seperti infrastruktur karena masyarakat di sana merasa sudah jenuh dengan janji-janji pemerintah yang akan membangun berbagai kebutuhan masyarakat, tapi kenyataannya sangat minim sekali, kalaupun ada justru dari pihak TNI yang banyak mem bangun jalan melalui program TNI manunggal. Kalau pemerintah benar-benar mau membuka matanya masing-masing melihat kondisi masyarakat di sana dari desa ke desa di sepanjang perbatasan di sana banyak desa dan warga yang tidak mengenyam pendidikan dengan baik, banyak warga yang sakit berobatnya ke dukun, banyak anak-anak sekolah hanya belajar di bawah kolong rumah, banyak anak-anak kita di sana sekolah tidak menggunakan sepatu tapi semangat belajar tinggi, tolong hal ini di perhatikan benar-benar oleh pemerintah dan wakilwakil Rakyat yang ada di kursi DPR jangan hanya duduk manis di kursi empuk, karena masih banyak pekerjaan yang harus di perhatikan di wilayah perbatasan termasuk jalan akses dari desa ke desa yang lain, kata Andi. Saya berharap kepada pemerintah daerah dan para wakil Rakyat silahkan datang dan lihat kehidupan masyarakat di sana di sepanjang perbatasan, tapi jangan hanya datang di kota-kotanya saja. Tapi, datang kedesa-desa, saya yakin para pejabat pemerintah dan wakil rakyat akan miris melihat kehidupan masyarakat yang ada di sana”. Harap Andi (FZ)

membawa dokumen resmi. Dalam hal ini Pihak kepolisian masih mengembangkan penanganan kasus pencurian kayu yang diduga melibatkan oknum Perhutani tersebut. Dalam waktu dekat, polisi berencana memeriksa Pardi yang merupakan mandor Perhutani dan juga si pemesan kayu, Judo. Sementara barang bukti yang berhasil di amankan 11 batang kayu sono berukuran 1,9 sampai 2 meter dengan diameter 21 sampai 40 sentimeter dan mobil pikup serta STNK mobil pikup. Sedangkan kepada tersangka kasus ini akan di jerat dengan pasal 83 ayat 1 Jo pasal 12 huruf e UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman 5 tahun penjara. (jum). Anggota . . . . Sambungan dari hlm. 1

Desa Bakalan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Tersangka mengangkut 15 jurigen berisi masing-masing 30 liter inuman keras jenis Arak Jowo dari Bekonang, Sukoharjo untuk dikirim ke pemesannya di wilayah Kabupaten Nganjuk dengan menggunakan mobil Daihatsu Luxio bernopol AD 9206 BK. Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Dadang Kurnia mengatakan tersangka tertangkap saat Dikeler . . . . Sambungan dari hlm. 1

tian tega-teganya memasukkan Lelaki yang tergolong bukan muhrimnya kedalam kamar rumah tempat tinggalnya di kelurahan Dabasah Rt 08 Rw 02. Dan wajar saja apabila Udin pada saat itu geram dan menggiring kedua insan yang sedang kasmaran itu ke Mapolsek Kota untuk diamankan sebelum para warga berubah pikiran dengan menghakiminya. Kronologis dari kejadiaanya berawal dari hendak mengantarkannya susu untuk si kecil buah hatinya yang masih berumur 2 Tahun, dengan mengajak seorang teman yaitu Asek warga Kelurahan Badean untuk menemaninya. Akan tetapi setibanya ditempat tujuan tidak seperti biasanya setelah usai acara dirinya langsung pulang, malah anaknya ngajak jajan terlebih dahulu, singkat kata sepu langnya dari mengantarkan anaknya Udin langsung menidurkannya. Namun ketika hendak beranjak pulang tiba-tiba saja anak tersebut tebangun dari tidurnya dan secara spontan saja memanggil na manya pertanda seolah-olah tahu kalau dirumah tersebut ada hal yang tidak beres. Asek sendiri yang pada saat itu sudah menaruh curiga se nga ja tidak beranjak dari tempat du duknya bahkan ketika udin keluar bersama anaknya dirinya (Asek

Bupati . . . . Sambungan dari hlm. 7

Wakil Bupati Trenggalek, Anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, Jajaran Forkopimda , Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD dan Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Seluruh Organisasi Wanita.Di akhir lapor Empat . . . . Sambungan dari hlm. 12

annya Bupati mengharapkan adanya rekomendasi atas pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.Rapat Paripurna berakhir dengan ditandai penyerahan nota penyampaian LKPJ dari Bupati Trenggalek Dr.H.Mulyadi, kepada Miklasyati Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek. (fiq)

ditangkap di sebuah hotel di kawasan Sedati. Dari penangkapan Sukarti, petugas mendapatkan barang bukti sabu-sabu sekitar 2 gram, seperangkat alat hisap dan dua buah pipet. “Ada informasi dari masyara kat, bahwa ada pesta sabu-sabu di dalam hotel Mandiri, Sedati.

Maka anggota langsung melakukan penggrebekan dan ternyata benar ada seorang wanita yang usai mengkonsumsi sabu dikamar ho tel “ ucap Samsul. Menurut pengakuan tersangka, dia dihotel bersama seorang pria yang baru dia kenal di karaoke. Sedangkan satu tersangka lagi, bernama Agus Salim (29) yang ditangkap dirumahnya di Desa Kurek Sari Kecamatan Waru Sidoarjo.(Ags)

ada operasi rutin lalu lintas di JL Raya Surabaya - Madiun tepatnya di depan Kantor Imigrasi Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Ma diun. Pada saat menggelar ope rasi melihat ada kendaraan jenis Daihatsu Luxio bernopol AD 9206 BK sarat dengan muatan berat dengan kondisi kaca mobil hitam, sehingga anggota mencurigai dan memberhentikan kendaraan tersebut. “ setelah di lakukan pemerik saan di ketahui ternyata membawa muatan berupa 15 jerigen berisi miras jenis arak jowo, se-

lanjutnya barang bukti dan kendaraan di amankan di Mapolres Madiun,” terang Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Dadang Kurnia. Menurut Kasat lantas selanjutnya tersangka akan di serahkan secara prosedur ke Satuan Sabhara Polres Madiun untuk penyelidikan kasus lebih lanjut. Sementara kepada tersangka akan di kenakan pasal tentang Perda Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman beralkohol dengan ancaman kurungan maksimal 3 bulan penjara. (Jum).

Read) memilih tetap di tempat itu. Yang dalam penuturannya ketika dikonfirmasi oleh Wartawan Media ini mengungkapkan, “ Saya sudah menaruh curiga dari awal mas, persoalannya adanya sepasang sandal seorang laki-laki, akan tetapi untuk mendobrak pintu kamar pada waktu itu saya merasa ngak enak, namun ternyata kecurigaan saya sama persisi dengan Udin yang secara spontan mendobrak pintu kamar tersebut, al hasil dari dalam kamar muncullah seorang laki-laki dengan memakai kaos, “ Ungkap Asek. Masih dalam penuturan Asek, “ Kemudian saya tarik keluar rumah dengan tujuan untuk menghindari adanya perkelahian dan ketika saya tanya ternyata dirinya ada lah Boy nama panggilanya warga desa Sumber Suko Kecamat an Curah Dami dan juga seorang pendidik alias Guru di SDN Bandelan. Bahkan Dirinya (Boy Read) pada waktu saya tanya sama sekali tidak membawa identitas atau KTP dan berdasarkan penuturannya Dirinya merasa telah dijebak tanpa jelas siapa yang menjebaknya mas, “ Imbuh Asek ketika dikonfirmasi oleh Wartawan Media ini. Safiudin sendiri pada saat itu memilih segera melapor kepada polsek polsek kota agar permasalahan tersebut segera ditindak lanjuti sesuai ranah hokum, akan tetapi ketidak cukupan bukti inilah membuat kedua pasangan yang

terindikasi selingkuh itu dapat bebas beraktifitas sebagaimana biasanya tugas seorang pendidik. Ditempat terpisah, Wartawan ini mendatangi SDN 02 Sumber tengah Kecamatan Binakal, dengan maksud konfirmasi kepada Ersi Lembaga tempat dirinya mengajar yang terlebih dahulu menemui Kepala Sekolah setempat, yaitu Bambang yang menurutnya dirinya membenarkan adanya kejadian yang menimpa anak buahnya, akan tetapi dirinya membantah kalau hal itu di kategorikan perselingkuhan. “ Saya sudah tanya mas kepada yang bersangkutan ( Esti ), memang benar pada waktu itu dia kedatangan tamu yaitu Boy, tapi maksud kedatanganya adalah koordinasi terkait adanya lomba Volly tak lebih dari sekedar itu, “ Tuturnya. Namun ketika disinggung keberadaan Boy sendiri kenapa didalam kamar bahkan bertamunya pada saat pukul 21.00 WIB?, Spontan saja dirinya mengatakan, “ wah itu yang saya tidak mengerti, dan atas nama dia tolong jangan sampai diberitakan masalah ini mas, “ pintanya kepada Warta wan Media ini. Berbeda dengan Safiudin suami sah dari Ersi Rustia, dirinya meng inginkan agar persoalan ini ditindak lanjuti sesuai dengan ranahnya kalau perluh dinas terkait juga tergugah dengan adanya kejadian ini serta jangan setengah-setengah dalam memberikan sanksi. ( Bam’s )


15

z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

PT KAI . . . . Sambungan dari hlm. 1

tepatnya sepanjang jalan. Kenje ran. hingga kini bertengger secara tegar,walau pun ada pelanggaran secara infrastruktur sudah nampak melanggar pembangunannya. Hasil dari temuan koran ini ternyata ditemukan lebarnya berukuran kurang lebih 3,47 m dari as tengah jalan [rel] kereta api sampai batas dinding pembatas SPBU tersebut, serta menghalangi pandangan masinis kereta api tersebut.lebih-lebih lagi,untuk amdal lalinnya pun nampak terkesan membuat tikungan tajam yang arah masuk kejalan Sidotopo Surabaya, Penyelenggaraan prasarana dan sarana perkereta-apian,batas ruang milik jalan kereta api untuk jalan rel, yang terletak dibawah permukaan tanah diukur dari batas paling luar sisi kiri dan kanan ruang manfaat jalur kereta api ,yang lebarnya paling sedikit 6 [enam] meter.itu jelas-jelas adanya dari pihak SPBU beregister .54.601.120 sudah menyalahi perundangundangan yang berlaku diperke reta-apian. Namun sangat disayangkan dengan adanya berdiri SPBU ter sebut,pada saat itu masih Kahumasnya daop 8 Surabaya ber nama.Soedarsono,sehingga diBoediono . . . . Sambungan dari hlm. 1

rupsi terkait pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek( FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal, pada Jumat (9/5). Boediono hadir atas panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini adalah untuk pertama kalinya dalam sejarah di Indonesia, seorang Wakil Presiden (Wapres) aktif bersaksi dalam sidang kasus korupsi. Terkait kehadirannya dalam sidang, Boediono berharap bisa menjadi contoh bahwa siapa pun wajib patuh di depan hukum. Walau pun itu setingkat Wakil Presiden sekalipun. "Lebih dari itu, memang saya menginginkan kehadiran saya seperti yang saya sampaikan di kata akhir tadi untuk memberikan semacam preseden bahwa siapa pun, termasuk Wapres, itu memang wajib untuk melaksanakan tugas terkait penegakan hukum," kata Boediono sebelum meninggalkan gedung Pengadilan Tipi kor, Jakarta, Jumat (9/5). Menurut Boediono, kesamaan di depan hukum tersebut pen ting untuk menunjang demokrasi di Indonesia. "Jadi dalam hal ini, saya ingin menyampaikan itulah yang diingikan bahwa nantinya pun proses seperti ini Insya Allah akan menunjang demokrasi kita," ujar Boediono. Seperti diketahui, Boediono bersaksi tepat pukul 08:00 WIB dan mengakhiri kesaksiannya sekitar pukul 19:44 WIB.(Tim)

jajaran PT.KAI Daop 8 Surabaya terkesan tutup mata selama ini.apalagi, dilihat dari berdirinya SPBU Beregister.54.601.120 yang jelas melanggar UU.23 Tahun 2007 tentang perkereta-apian serta Peraturan Pemerintah [PP] No mor.56 Tahun 2009 tentang Pe nyelenggaraan Perkereta-apian. sehingga, memperbaiki masalah bangunan-bangunan yang menghalang-halangi pandangan ma sinis, ketika jumpa pers di ruang annya,termasuk pihaknya akan menanyakan habis sewanya SPBU jalan Kenjeran kebagian asset PT.KAI Daop 8 tersebut. Saat pertemuan dengan beberapa wartawan dari berbagai media di Surabaya, Winarto selaku Kahumas.Daop 8 Surabaya, mengungkapkan “ memang sudah mulai kita tertibkan. ini kan peninggalan yang dulu,tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki, yang penting aman bagi opersional.karena sudah banyak yang terlanjur disewakan.ujar dia yang akrab dengan wartawan, masih mempertimbangkan ROW atau kanan dan kiri rel harus stiril. Ketika ditanya kurang dari 6 meter jawab Kahumas Daop 8 Surabaya, harus hilang [digusur ba ngunannya, red] atau tidak diperpanjang sewa atau kontrakannya, jadi maksudnya tidak diperpanjang kontraknya.” ungkapnya, seraya menyanggah selama ini tidak ada yg bersertifikat.sebab, PT.KAI milik Negara. Beda dengan pernyataannya dari Lembaga Swadaya Masyrakat Bupati . . . . Sambungan dari hlm. 1

atas prestasi Pemerintah Dae rah Bondowoso dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui capaian kinerja dalam peningkatan pelayanan urusan Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Peru mahan, Lingkungan hidup, Pariwisata, Pertanian baik fisik maupun non fisik dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat se hing ga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat kabupaten Bondowoso. Bupati Bondowoso, Drs. H. Amin Said Husni melalui Kabag Humas Jakfar Shodiq mengatakan, penghargaan yang diterima Bupati Bondowoso tersebut dianugerahkan dalam rangka peringatan hari Otonomi Daerah Otoda). “Peng hargaan ini diberikan karena Pemerintah Kabupaten Bondowoso dinilai berhasil menyelenggarakan pemerintahan daerah de ngan kinerja tinggi”kata Kabag Humas. Dari seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia, hanya ada 35 Kabupaten dan 8 Kota yang berhasil mendapatkan penghargaan tersebut, salah satunya Kabupaten Bondowoso. Selain itu, Gubernur atau Pemerintah Propinsi Jawa Timur yang menerima anugerah tertinggi dengan sebutan Sam karya Nugraha Prasamya Purna Karya Nugraha bersama Guber nur Sulawesi Selatan (Sulsel) dan

[LSM] yang bernama. M.Hasan selaku presiden ekskutif Lembaga Pengawas Korupsi & Pemantau Penegak Hukum Indonesia [LPK P2HI, red] mengomentari “masalah kesalahan penyewaan lahan atau asset PT.KAI Daop 8 Surabaya.pihaknya menyalahkan kedua belah pihak antara PT.KAI [orang pertama] yang selaku pengkontrak/penyewa lahan dan pemilik SPBU bernomor : 54.601.120 [orang ke dua] selaku pengkontrak/penyewa lahan.ungkap M.Hasan lagi, yang satu tutup ata selama ini. Padahal,sudah tau koq dibiarkan saja.nggak malah membongkar. dan kedua ujar Kepala Presden Ekskutif lagi.pihak kedua yaitu SPBU masih saat ini bertengger atau lenggang kangkung.sudah berapa juta rupiahkah yang selama ini ditelan pihak PT.KAI Daop 8 Surabaya selama ini.” Komentar M.Hasan selaku Presiden Ekskutif LPK P2HI saat diruang kerjanya ketika itu. Sedangkan, dari pihak Arif Santoso selaku pengawas SPBU yang bernomor. 54.601.120 persis nya jalan.Kenjeran mengatakan “bahwa pihak tidak tau menau tentang perizinan masalah perizinan SPBU ulasnya [Arif] kembali lagi,bos saya [Soewandi] masih ke Jakarta,ujar pengawas SPBU tadi, ini saya terima dulu [korannya] biar nanti saya berikan bos [atasan] saya juga” kata Arif Santoso terkesan sok tau, ter nyata tidak tau ketika ditanya tentang perizinan tersebut [BYP] Jawa Tengah. Sementara, Bupati Amin me ngaku bangga atas prestasi yang dicapai sehingga dalam masa pemerintahannya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Bondowoso. Hal ini bisa dicapai atas kekompakan, kebersamaan semua elemen masyarakat seperti eksekutif, legislatif dan seluruh masyarakat yang selalu mendukung program-program pembangunan. Untuk itu Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh ma syarakat Bondowoso dan berharap masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan. “Semua ini atas kerjasama semua pihak baik Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan seluruh masyarakat Bondowoso. Keberhasilan ini adalah keberhasilan kita bersama,” tuturnya. dengan Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Hidayat menambahkan, bahwa penilaian untuk mendapat penghargaan tersebut diawali dari dokumen administrasi, tinjauan fisik dan observasi lapangan atas laporan Pelaksanaan Pembangunan Daerah (LPPD). “Semoga dengan adanya penghargaan ini kita semakin ber semangat untuk terus melakukan perbaikan kinerja. Kita bangun optimisme, kita bangun kesadaran masyarakat, kita bangun pemerin tahan yang baik,” jelasnya. (Eko.S )

Proyek . . . . Sambungan dari hlm. 1

Kulon Kecamatan Tenggarang. Proyek yang tanpa papan nama tersebut menjadi perbincangan hangat dikalangan warga sekitar, pasalnya, Pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) atau Saluran setinggi 60 cm lebih itu terindikasi tanpa adanya pondasi, hal ini dibuktikan ketika Wartawan Media ini melakukan pantauan di lokasi tersebut, berawal adanya laporan dari salah satu warga sekitar proyek. Yang menurutnya, kalau di wilayah dimaksud ada pembangunan Dam Sal, akan tetapi tidak jelas legalitas dari pelaksananya, pasalnya dilokasi tersebut tidak ditemukan adanya papan proyek yang didalamnya tertera Nominal Anggaran, vulume serta pe laksana pemenang tender maupun penunjukan langsung. Mirisnya lagi, saluran itu dengan sengaja galiannya di Mar Up untuk pondasi, padahal bangunannya sudah kisaran 80%, pada pembangunan dam-sal tersebut. Pada saat Wartawan Media ini konfirmasi kepada salah satu warga desa setempat, dirinya mem benarkan terkait adanya pembangunan yang terindikasi ilegal, padahal undang-undang tentang Saya . . . . Sambungan dari hlm. 1

de Karwo mengatakan dukungan yang selama ini mengalir agar dirinya siap dicalonkan menjadi presiden datangnya hanya dari kalangan teman-temannya saja. Sedangkan para pemilihnya, tetap menghendaki dirinya memim pin Jawa Timur. “Kan sekarang saya juga masih tak diperboleh kan pemilih saya. Nggak oleh am bek arek-arek. Sing dukung iku koncoku ( red : yang mendukung itu temanku), Wong masyarakat pemilih saya tetap nggak boleh. Saya harus tunduk kepada pemilih saya,”ujar Soekarwo usai Dishub . . . . Sambungan dari hlm. 1

terjal dalam kondisi sering hujan seperti sekarang ini tentunya sangat licin dan terkadang terjadi longsor yang cukup membahayakan para pengendara yang melintasi jalan tersebut, ditambah lagi akhir-akhir ini LPJU didaerah tersebut sebanyak delapan titik lampu penerangnya tidak nyala bahkan ada sebagian lampunya sudah tidak ada. Dengan kondisi jalan sudah gelap dan medan jalan cukup rawan ditambah lagi sekarang sering turun hujan, para pengendara harus extra hati-hati disaat melintasi jalan tersebut pada malam hari, Bagi pengendara yang pernah melewati jalan tersebut sudah bisa membayangkan betapa cukup membahayakan sekali. Menanggapi itu semua M.Sakir selaku Kadis perhubungan kabu-

keterbukaan informasi publik (KIP) sudah jelas keberadaannya, akan tetapi mengapa oleh kontraktor tetap tidak di indahkan dan memilih tertutup. Belum lagi adanya penyelewengan di sisi pekerjaan seperti yang dilakukan oleh kontraktor ini, yaitu pasir pasang yang digunakan adalah pasir Urug ber campur tanah, serta belum sebe rapa lama sudah ada yang bongkar pada pasangan TPT tersebut. Yang menurutnya, “ Kami tidak tahu menahu terkait siapa yang diberi mandat oleh Dinas terkait untuk pekerjaan itu, kalau begini caranya siapa lantas yang bertanggung jawab kalau ada sesuatu terkait pekerjaan itu mas, “ Ungkapnya yang enggan namanya disebut di media ini. Dinas sendiri selama ini terkesan tidak bernyali dalam menyi kapi persoalan yang selama ini sudah menjadi budaya di kalangan kontraktualan, apakah prihal tentang upeti yang diterima selama ini sudah menjadi media mereka untuk tidah berkutik ?, “ Lanjutnya lebih jauh. Dilain tempat Wartawan ini konfirmasi kepada salah satu CV, alhasil dirimya, dirinya tidak mengakui kalau mempunyai pekerjaan di wilayah tersebut. (Bam’s) melantik Walikota dan wakil walikota madiun di Asrama Haji Kota madiun, Selasa (29/4). Lebih lanjut di katakan dukung mendukung dalam berpolitik itu merupakan hal yang biasa. Semua yang mendukung dirinya menjadi Capres, kata Soekarwo karena memiliki kecocokan konsep dengan dirinya. Sementara soal ditanya kesiapan pencapresan semua diserahkan ke Ketua Umum DPP Partai Demokrat, akan tetapi dalam perjalanan, Ketua Umum Partai Demokrat memanggilnya untuk pencapresan itu, Soekarwo tak mau berandai-andi. (Jum). paten pamekasan kepada tim FN mengatakan,” Kami siap lakukan perbaikan LPJU didaerah tersebut secepatnya, untuk LPJU yang masih bisa diperbaiki akan diperbaiki, jika tidak bisa akan segera diganti yang baru mengingat medan jalan disana memang cukup rawan dan membahayakan para pengendara apalagi musim hujan seperti sekarang ini. Ditambah lagi didaerah tersebut terkadang sering terjadi longsor.Namun harapan kami kepada semua lapisan masyarakat, khususnya pengguna jalan didaerah tersebut apabila LPJU sudah kami perbaiki hendaknya bekerjasama dengan kami ikut membantu menjaga dan mengawasi LPJU didaerah tersebut, karena LPJU bukan milik kami tapi milik masyarakat, tegas M.Sakir selaku Kadis Perhubungan kabupaten pamekasan kepada tim forum nusantara group. (hll, FAJAR,ZR)


z Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

DINAS PENDIDIKAN KOTA MALANG Mengucapkan

SELAMAT MEMPERINGATI HARI PENDIDIKAN NASIONAL Kepada Semua Pendidik, Tenaga Kependidikan, Peserta Didik, Penggiat serta Pecinta Dunia Pendidikan Semoga dapat tercipta Masyarakat ceria, berdas, semerlang menuju Kota Malang Bermartabat untuk mewujudkan peradaban Indonesia yang unggul

Dra. ZUBAIDAH, MM Kepala Dinas Pendidikan] Kota Malang

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KABUPATEN BULUNGAN

PEMERINTAH KOTA TARAKAN

Mengucapkan

Mengucapkan

Selamat dan Sukses Hari Ulang Tahun Propinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ) Ke I bertepatan 22 April 2014

SELAMAT MEMPERINGATI HARI PENDIDIKAN NASIONAL Bertepatan 02 Mei 2014 Dengan Peningkatan Pendidikan dan Semua Aspek Adalah Modal Awal Untuk Meraih Masa Depan dan Kejayaan Bangsa SOFIAN RAGA, MSi WALI KOTA

H. K ARIEF HIDAYAT, SE.MSi WAKIL WALIKOTA

Dr. H. KHAERUL, M.Kes SEKRETARIS DAERAH

Dengan kebersamaan dan Kedamaian Momentum Membangun Propinsi Kaltara Menuju Kesejateraan Yang Lebih Baik H. HASBULLAH KETUA SYARWANI, S.Pd.Msi

H. HAMKA

WAKIL KETUA

WAKIL KETUA

RIDUANSYAH, SE SEKWAN

Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014  

Edisi 230 : 16 - 31 Mei 2014

Advertisement