Issuu on Google+

MEDIA MITRA BIROKRASI

Palsukan Surat Gapoktan, Kades Sewulan Divonis 7 Bulan Penjara

PT. Media Forum Nusantara

Lembaga Pengawas Korupsi & Pemantau Penegak Hukum Indonesia

z

Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Harga Eceran Rp 10.000 (Luar Pulau) tambah ongkos kirim

Dahlan Iskan Siap Mental Jika Kalah Konvensi Demokrat Jakarta - FN. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku sudah siap mental jika tidak memenangi Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Menurut Dahlan, dalam dunia politik apa pun bisa terjadi. "Ini kan dunia politik. Meskipun menurut semua lembaga survei rangking saya tertinggi, tapi saya sudah siapkan mental untuk mi salnya tidak dipilih," kata Dahlan

seusai menonton film Sepatu Dahlan di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Selasa (1/ 4/2014). Dia menyerahkan semua keputusan itu pada komite konvensi. Dahlan pun pasrah jika akhirnya pemenang konvensi capres Partai Demokrat tak jadi diumumkan setelah Pemilu Legislatif 9 April 2014. "Ini terserah saja mau diumumkan, tidak diumumkan, saya tidak ada beban," kata dia. Dahlan . . . ke hlm 15

Sugiono.Sekjen LSM Teropong Timur saat konfirmasi kepada Imam Supier Desa Rejoagung

Bondowoso,FN - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan (PNPM-Mpd) merupakan Program yang menitik beratkan pada RTSM (Rumah Tangga Sangat Miskin), melalui Pemberdayaan. Arti dari pemberdayaan bagi RTSM sa ngatlah di idam-idamkan, mengapa demikian ?,dengan adanya kegiatan tersebut, sudah seyogyanya apabila mereka mendapatkan peningkatan kesejahteraan dan kesempatan kerja. Karena Progam PNPM-Mpd itu sendiri dikemas dalam bentuk SPP (Simpan Pinjam Perempuan) dan kegiatan pembangunan atau perbaikan Prasarana yang dapat memberikan manfaat jangka pendek maupun jangka panjang secara ekonomi bagi RTSM. Akan tetapi, Realita yang ada selama Ulah . . . ke hlm 15

Awasi Semua Instansi Pemerintahan di Kalsel,

LPKP2HI Siap Laporkan ke KPK Banjarmasin, FN - Sebagaimana yang kita ketahui makna Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yaitu sebuah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun sekelompok orang yang secara sukarela memberikan pelayanan kepada masyarakat tampa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegi atan tersebut. Salah satu LSM, LPKP2HI yang merupakan lembaga yang memayungi Badan Intelejen Anti Korupsi atau BIAK yangmana korupsi merupakan tantangan yang sangat serius yang tentunya harus dilawan mereka,

terutama dalam pembangu nan kedepan. Untuk membasmi para koruptor yang kerap menggerogoti uang negara seba iknya semua pihak, terutama Lembaga Swadaya Ma syarakat (LSM) untuk me ngawasi semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Provinsi & Kabupaten Di Kalsel. Dengan pengawasan yang ketat, diyakini akan mempersempit ruang para koruptor. Agar semua Instansi bebas korupsi, maka Laporkan kalau ada instansi yang terindikasi korupsi.

AKADEMI KEBIDANAN AIFA HUSADA Jl. Pintu Gerbang No. 37 MENERIMA MAHASISWA BARU T.A. 2014 - 2015

Terdakwa Mohamad Agus Salim, Kades Sewulan terdakwa menggadaikan sertifikat

Madiun - FN. Terdakwa tindak pidana pemalsuan surat, penggelapan dan penipuan, Mo hammad Agus Salim (42th), Kepala Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, divonis Palsukan . . . ke hlm 14

Kadinkes Menyalahi UU. RS Pakai Jurpol Kesehatan Terkait Ijin RS. An.Nur Surabaya, FN. Dalam rangkah penyelenggaraan pelayanan kesehatan secara berjenjang dan fungsi rujukan. Rumah sakit umum dan Rumah Sakit khusus diklasi fikasikan berdasarkan fasilitas dan kemampuan pelayanan rumah Sakit.izin Rumah Sakit kelas Cdan D diberikan oleh Pemrintah Daerah kabupaten/ kota, setelah mendapat Kadinkes . . . ke hlm 14

Zainal Alim Belum Disentuh Luka Makin Parah

Bangkalan FN, Jalan Raya mengalami kerusakan yang sangat parah. Salah satunya di Jalan ZainalAlim Kelurahan Kemayoran Kabupaten Bangkalan. Dimana jalan tersebut merupakan jalan alternative arus transportasi saat banjir melanda. Bukan hanya mobil besar saja, namun banjir pun merusak jalan ini hingga Zainal . . . ke hlm 15

Menyoal Ambisi para Caleg

LSM selama ini sering dikonotasikan negatif oleh sejumlah kalangan, terutama para pengusaha dan pejabat. Bahkan, ada yang cen-

derung alergi terhadap LSM. Sekarang, LSM dapat membersihkan diri dari citra negatif tersebut dengan Awasi . . . ke hlm 14

Pemilu Legislatif segera di helat, pesta demokrasi lima-ta hunan yang menyedot dana bernilai trilyun ini segera berlangsung 9 April ini. Profil para calon le gislatif yang berta rung untuk merebut kursi DPR RI, DPRD Eko G.S Provinsi, DPRD Kabu paten/Kota, dan DPD RI, terpampang dan bergan tungan dimana-mana. Nyaris tidak ada ruang kosong tersisa, dipusat keramaian seperti pasar, perempatan jalan atau sepanjang jalan sampai pelosok desa penuh dengan gambar yang menjual tampang para caleg dengan aneka janji. Maraknya para caleg (Calon Anggota Lagislatif) yang jual tampang melalui alat peraga kamMenyoal . . . ke hlm 14

website : www.forumnusantaranews.com - Email : lpkp2hi.forum@yahoo.co.id Bank : BNI no. rek :3333312557 an : Moh. Hasan / BRI No. 0394-01-012-563-500 An. Moh Hasan


2

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Service Centre Produk Advan di Hi Tech THR Mall, Merekayasa Konsumen

Staf Service Centre

Surabaya, FN. Hati-hati dibuat galau ! buat di kalangan masyarakat yang mengkonsumsi dari produkproduk Hp maupun Iped, dikarenakan kebanyakan tidak mengetahui perbedaan kerusakan sperpart atau komponen yang harus mendapatkan garansi ratarata 1 tahun lamanya yang tertera, dilihat dari kwitansi yang diberikan pihak sang penjual [toko Hp mau pun Iped] tersebut, sehingga suatu ketika adanya kerusakan baik dari asesoris berupa canger [cas], hansfree,tombol on/off dan lubang kartu [card/sim] dari Iped maupun Hp milik para konsumen, saat dibawa kepihak service centre ternyata terjadi pem bengkaan biaya yang secara bervariatif dengan alasan sperpart didatangkan diluar Surabaya. Hal ini seperti kejadian diatas sempat dialami semua pengunjung yang mengunjungi disalah satu mall dilokasi kota Surabaya,apabila sebagai konsumen [pembeli] salah satu pameran atau dicountercounter bahkan satu paket dengan service centre produk Hp maupun Iped dimall tersebut.khususnya salah satu service centre produk Advan di Hi Tech THR Mall, yang selalu merekayasa Konsumennya dengan modus menelpon konsumen me ngenai harga sebesar Rp. 100.000.- satu minggu kemudian konsumen tersebut dihubungi melalui telpon kembali menjadi sebesar Rp. 180.000,-padahal,perkara kerusakannya dari Iped konsumen tersebut hanya tombol on/offnya.sehingga, dengan terpaksa konsumen yang berinisial LB tersebut mendatangi counter service centre malah dikenai Rp. 250.000,-dari pihak salah satu staf pegawai counter service centre Advan saat itu. Ternyata bukan hanya konsumen yang berini-

sial LB saja,melainkan banyak sebagian dari konsumen produk Advan yang mendatangi di service centre Advan yang berlokasi lt.2A-29 dengan modus pertelpon merekayasa masalah harga,namun begitu konsumen mau komplen balik melalui nomer telpon service centre Advan tersebut tidak pernah diangkat nomer tersebut. Menurut temuan koran ini saat mendata ngi kerumah sumber yang berinisial LB,mengata kan.” pihaknya sangat kecewa lha wong beli mahal-mahal,dikarenaka tombol on/offnya yang rusak koq dikenai biaya.ujar konsumen Advan lagi, itu kan termasuk aksesoris dan lagi pula masih ada garansinya 1 tahun,pernah saya dihubungi mintanya 100 ribu dari pihak service centre Advan.ungkapnya dia [inisial LB] ketika itu.malah saya dihubungi kena sebesar 180 ribu,alasan nya komponennya tidak ada,kan repot.” Kata smber yang berinisial LB meanti=wanti namanya tidak mau dimediakan Sempat permasalahan ini timbul kepermukaan public, koran ini mencoba mengklarifikasi dengan penyamaran sebagai konsumen Advan, menanyakan kerusakan tombol on/off kepihak salah satu pegawai perempuannya. mengungkapkan,” kena biaya.ulasnya pegawai yang berkacamata lagi, kenapa rusak ya, 250 ribu.kalau kena salah pemakaian,kena biaya sendiri.pak [kepada koran ini].lanjut dia dengan polosnya, tombolnya kenapa jebol [rusak] ya salah pemakaian,”ungkap staf pegawai perempuan ketika ditanya namanya nggak mau menjawab saat itu.sedangkan pihak service centre yang mengaku bernama septi Advan sendiri menantang untuk supaya ditulis dikoran ini. Hal ini, sudah menyalahi aturan dari pihak service centre Advan, terhadap hak-hak yang seharusnya dimiliki oleh konsumen.didalam “undang-undang nomor.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konumen “ Hak memilih barang atau yang akan dikonsumsi. Hak mendapat kom pensasi dangan ganti rugi. Hak dilayani, diperlakukan dengan baik tanpa diskriminasi. Hak mendapat advokasi dan perlindungan serta upaya penyeleseaian sengketa. Hak didengar pendapat dan keluhannya. Hak atas keamanan, kenya Service . . . ke hlm 4

P2HP Saat Diwawancarai Keburu Kabur, PPK Apa User Plintat-Plintut Saat Wawancara Surabaya, FN. Terjadinya kasus bantuan mesin penggilingan padi [RMU, red] yang berbandrol kurang lebih sebesar Rp. 9.2 miliyar, dari pihak jajaran Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, yang dialokasikan dari anggaran pendapatan belanja daerah [APBD, red] 2013 lalu. Peruntukannya agar sampai ketujuan ke 9 gabungan kelompok tani [Gapoktan, red] dari 9 Kabupaten sejatim penerima RMU ini, ternyata hanya 40 % yang belum siap menerima bantuan ini sebenarnya.apalagi, yang ditemukan kurang lebih ada 3: 1. Ds. Wirobiting Kec. Prambon Sidoarjo. 2. Ds. Sugiwaras-Blimbing Kec.Ngoro-Jombang. 3. Ds. Ngrendeng. Kec. Selorejo Kab. Blitar.ternyata belum siap pakai [mangkrak, red],kecuali Ds. Mekikis-Purwoasri-Kediri. Sebab hasilnya panen melimpah. Sehingga, permasalahan ini sempat diangkat [dipublikasikan, red] dikoran ini,edisi 224 : 0520 Febuari 2014 yang berjudul “ Bantuan Mesin Penggilingan Padi [RMU]. Distan Jatim Tidak Tepat Sasaran “ karena mengingat hasil lelang yang menelan anggaran pendapatan belanja daerah [APBD]’ 2013 yang menelan sebe sar Rp. 9,2 miliyar, untuk pengadaan bantuan mesin penggilingan padi [RMU], ternyata oleh pihak Dinas Pertania [Distan, red] Provi nsi-Jatim khususnya bi dang.P2HP saat diwawancarai keburu kabur [pergi, red] ada acara rapat.Sedangkan, dari pihak yang bernama Tutik terkesan plintat plintut, saat awal bertemu mengakui selaku user,namun akhirnya mengaku selaku pejabat pembuat komitmen [PPK] dijajaran Dinas Pertanian [Distan, red] khususnya bidang PPHP [P2HP] yang dike-

palai oleh pihak Bambang. Sedangkan,dari pihak koran ini sempat ditemui salah satu staf yang bernama. Tutik yang menga ku user dari kepala bidang [Kabid, red]nya Bambang,yang mena ngani dalam proyek tersebut, mengakui.” pihaknya kebetulan yang menangani masalah [kegiatan] ini,saya staf yang bagian usernya.saya yang memonitoring. ujar dia [Tutik] lagi,dengan terkesan menakut-takuti seraya berkata, dirinya pernah jadi seorang jurnalis, saya pernah juga ikut jurnalis,sama.jadi kita perlu ada cek and ricek .saya juga jurnalis walau pun levelnya dikampus.ungkapnya user dibi dang PPHP [P2HP] tadi, jadi itu gapoktan se- Jawa Timur.” Akunya seraya sedikit-dikit lihat jam terkesan keburu-buru kabur [pergi, red] dengan alasan mau ada per temuan di kota Batu-Malang saat itu. Kemudian,ketika dikonfirmasi tentang berapa gabungan kelompok tani [Gapoktan] se-Jawa Timur, dan APBN’2013 senilai Rp. 9,2 miliyar yang dibagikan Gapoktan, Tutik selaku user menyebutkan.” semua usulan atas per mintaan kelompok tani, Ada 30 Gapoktan .[tidak sebutkan satu/ satu Gapoktan] itu se-Jawa Ti mur.ungkap dia [user P2HP] lagi,lengkap itu semua ketemunya 300 juta,bukan jumlah 9 gapoktan yang nilai itu bukan 9 gapoktan. Ujar Tutik mantan jur nalis kampus,pagunya 9,9 tapi secara realitasnya 9,2 sisanya kembali ke Negara, pak.” Sebut seorang user P2HP terkesan purapura mencari alamat redaksi koran ini, tidak jelas dan mengatakan pihaknya [Distan Jatim] sudah P2HP . . . ke hlm 4

Didirikan oleh : Yayasan Media Kasih bangsa (Sejak Tahun 2001) Diterbitkan Oleh : PT Media Forum Nusantara Group. SIUP : 503/2977.A/436.6.11/ 2012 NPWP : 31.492.205.5-611.000. SKT NO : PEM - 00000113ER/WP.J.11/KP.0903/2012 Notaris : Sjamsuriaman, S.H. M.Kn Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Penetapan PT Media Forum Nusantara : Kep. Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-45511.AH 01.01 Tahun 2012 No. TDP : 13.01.1.51.26190 Bekerjasama dengan : LPKP2HI. NPWP : 02.791.13.53-611.000. Komisaris : Muhammad Hasan, DR. J.Laibahas, SE, MA (non aktif), DR.HM. Sajali, SH. M.Hum (H. Rahmatullah). Dewan Penasehat : Ir.H. Rahmatullah, DR. H.S. Adi Suparto, MPd, Hj. Sutrisni, H.M.Darwis, SH (Jabar) Dewan Redaksi : Johar Bahri, S.Ag, Hj. Adi Sutrisni. Konsultasi Hukum : A. Zam Khan, SH. DR. Zajali, SH.M.Hum, Mohammad Dawam, SH. Direktur Utama : Moch. Hasan. P. Wakil Direktur Utama : Ryadie Syafitri. Pemimpin Perusahaan : Rini Suciati. Wakil Pemimpin Perusahaan : Farid Hidayatullah. Direktur Pemberitaan : Muhammad Hasan. Sekretaris : Rini S. Wakil Direktur Pemberitaan : Berthy. Koordinator Wartawan Jatim : Hasyim, M. Nasrul HS Manager Iklan : Aldi Pranaja Hidayatullah. Bendahara : Rini. S. Tata Letak : Nuri Ast. Staf Redaksi : Hasan, Rini, Mario A Christoffel S, Judi Tanto, Dawam, Yuli Suseno, Agus,Yantomo. Alamat Redaksi : Jl. Simpang Dukuh No. 1 Surabaya. Telp/ Fax : (031) 33333125 Hot Line : 0878500000125 (031) 70800125. Pin BB : 762449EA - Hasan. Website : www.forumnusantara.news/ Email : lpkp2hi.forum@yahoo.co.id. Pokja Pemprov : M. Hasan. Perwakilan Jawa Barat : Galih Susanto Kurniawan (kepala), Aceng, Didi Syarif Hidayat, Nandang. S. Perwakilan Jakarta : Jl. Danau Agung II Blok E13 No. 1B Sunter Agung - Podomoro - Jakarta Utara : Azam Khan (kepala). Perwakilan Jawa Barat : Moch. Andrik Lesmana.. Perwakilan Batam : Sultan, Biro Metro Lampung : Solikhin. Wartawan NTB : Prawira Negara, M. Muhasim, A. Hasbi. Biro PPU & Paser : Yun Dorojatun. Kabiro Malinau : Herwin. Perwakilan Kalimantan Selatan/ Tengah : Riyadie Safitri, Rafiansyah Sofyan, SE. (Korlip), Syamsul Bachtiar, Abdul Hasan, Fery Rosiadi, Haerry Ikipianor, Suriansyah, Fadli, Rody Hermawan, Radiyani, Ardiansyah, Muhammad Fahria, Muhammad Mustapa, SH. Achmad Baihaqi., Biro Tanah Laut/Tanah Bumbu : Sarkani. Panajam Paser Utara : Lundu (Kabiro) Berau : Ronny Sunaryo Tarakan : Azhar (Kabiro) Bulungan : Ansar. Korwil Kalimantan Timur : Fauzi. Balikpapan : Djonis, Fauzi, Panuturi. Biro Samarinda : Isner Iskandar, Ira Rosalina Biro Panajam Paser Utara : Lundu (kabiro). Perwakilan Kalimantan Barat : Zamamzam Syahrir. Perwakilan Biro Palu :Siturwijaya (kabiro). Perwakilan Makasar - Sulsel : Dzulkifli (kepala) Biro Bone : Idrus, A. Asrijal, A. Tarisman, Amiruddin. Kab. Sinjai : Idrus. Biro Pangkep : Bahrun Naim. Biro Sulawesi Utara : Zon Kawa, SE, MM. Kabiro Ternate : Wahyudi Kiat. Biro Halmahera Selatan : Hudawi Kader Samual. Kepala Perwakilan Sumbawa : Alwan Hidayat. Biro Sumbawa : Yunus Syufriadi. Wartawan : Dedi Susanto. Biro NTT : Paul T. Perwakilan NTB : H. Muhasim (Kepala), Hasbi. Biro Sidoarjo : Agus Sutopo (kabiro), Suparno. Pasuruan : Suseno (kabiro). Malang Kota : Imam Chastari, Biro Malang Raya : Mathari, Saiful Bahri.. Biro Batu : Imam Buchori Biro Kab. Malang : Mat Hari (Kepala Perwk. Malang Raya), Hendrik Kamilai Wicaksono. Biro Tulungagung : M. Rofiq Mustawa. Trenggalek : M. Rofiq Mustawa. Biro Jember : Freddy Ernandi (Kabiro). Biro Lumajang : Mulyono, Markasan.. Banyuwangi : Erwin (Kabiro), Kessy Perwakilan Besuki Raya : Eko Gatot Sugiono (kepala perwakilan). Bondowoso : Eko S., Bambang Suyitno. Biro Bali : Sony (Kabiro), Yudi Pribadi. Biro Jombang : Wijayadi, Sindu. Biro Madiun : Jumali. Perwakilan Kediri Raya : Sultan Abimanyu (kepala), Biro Blitar : Eko Siswanto. Biro Pantura (Lamongan - Tuban) : Munawar, Ari Sutikno, ST. Gresik : Morino Christoffel , Ari. S., Perwakilan Bali : Sony, Yudi Pribadi. Dewan Penasehat : Suharto, Juhar Bahri, S.Ag, Jamaludin. A.Ag. MPd. Koordinator Madura : H. Yusuf SPd, Achmad Riyadi. Biro Bangkalan : R. Andri Bowie (kabiro), M. Ilyas, Supardianto. Biro Sampang : Achmad Syafiudin (kabiro), HD. Mustofa, Hariyanto, H. Fauzi, Mu’adi. Sumenep : Hasyim, Sahirudin, Hairudin. Pamekasan : K.Mojemmar (Dewan Penasehat), Hasim, Fajar, Adi. Pulau Bawean : Samsul Johan (kabiro), Edi Iswanto. Biro Banyuwangi : Edi Agus Winardi (kabiro), Kessy. Percekatan : Forum Nusantara Group. menerima cetak Koran, Majalah, Tabloid, Buku). Wartawan Forum Nusantara namanya tercantum di box redaksi dan dibekali surat tugas atau ID Card dan dilarang meminta sesuatu apapun. Seluruh materi Tabloid Forum Nusantara dimuat dalam format digital melalui Website : www.forumnusantaranews.com


3

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten Paguyuban Keluarga Warga Cilendek (PKWC) Gelar Acara Rekreasi bersama Warga Sekaligus Peresmian Struktur Baru Lakukan Kunker ke Kota Bogor

Saling tukar cenderamata

Kota Bogor, FN- Guna mempelajari struktur Organisasi Pe rangkat Daerah (OPD) di Kota Bogor, anggota pansus DPRD dan jajaran pimpinan OPD di ling kungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melakukan lawatan ke Pemerintah Kota Bogor. Rombongan diterima Asisten Tata Praja Setdakot Bogor, Edgar Suratman, di Ruang Rapat Tengah Balaikota Bogor Jalan Ir. H. Juanda Nomor 10 pada Senin (24/3/2014). Dalam sambutannya Edgar menyampaikan gambaran singkat mengenai OPD di Pemerintah Kota Bogor termasuk Perusahaan Dae

rah. “Organisasi Perangkat Daerah Kota Bogor disesuaikan dengan juklak dan juknis serta fungsi dan perannya. Struktur OPD ini me ngacu pada otonomi daerah yang berkelanjutan,” ujarnya. Ketua rombongan yang juga anggota pansus DPRD Kabupaten Pandeglang, Encep Munajat, mengutarakan bahwa maksud tujuannya berkunjung ke Kota Bogor tidak lain untuk untuk me nambah wawasan dalam rangka penyusunan Raperda mengenai Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Pandeglang. (Ales )

Bank Cimb Niaga Semut Mengelabui Terkait Penagihan Nasabah

Surabaya, FN. Sebetulnya, istilah perjanjian kredit tidak dikenal didalam UU Perbankan.namun,bila ditelaah lebih lanjut mengenai pengertian kredit dalam UU katakata persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam.kata-kata tersebut menegaskan bahwa hubungan kredit adalah hubungan kontaktual [ hubungan yang berdasar pada perjanjian] yang berbentuk pinjam-meminjam.sedangkan, Perjanjian kredit itu sendiri mengacu pada perjanjian pinjam-meminjam. Disisi lain, Walaupun perjanjian kredit berakar dari perjanjian pinjam-meminjam tetapi ia berbeda dengan perjanjian pinjammeminjam seperti tercantum dalam KUHPer. Pasal 1754 KUHPer Perjanjian pinjam-meminjam ialah perjanjian dengan mana pihak yang satu memberikan kepada pihak yang lain,

Suatu jumlah tertentu barangbarang yang habis karena pemakaian, dengan syarat bahwa pihak yang belakangan ini akan mengembalikan sejumlah yang sama dari macam dan keadaan yang sama pula.akibat dari lahirnya suatu perjanjian kredit tidak ubahnya dengan akibat hukum terhadap lainnya suatu perjanjian pada umumnya.secara umum hal ini menimbulkan suatu perikatan dalam bentuk hak dan kewajiban. Hak dan Kewajiban tersebut tidak lain adalah hubungan timbal balik dan para pihak pada perjanjian tersebut. Dengan kata lain akibat hukum dari tersebut. Temuan permasalahan ini hasil investigasi secara realita dilapangan tentang Bank CIMB Niaga opsi [cara] untuk nasabah dalam menyelesaikan tagihan kartu kredit, penagihan kepada Nasabah yang berinisial SNA.Dengan nomor kar tu. 45992002021xxxxx dari nilai tagihan.Rp. 9.237.099,-yang harus dibayar ke Bank Cimb Niaga Card Center Unit Collection berlokasi. jl. Stasiun kota No. 60 A-B Surabaya.Apabila, dari pihak na sabah yang berinisial SNA ter sebut,minimal mau membayar ta gihan sebesar Rp. 771.000,-sempat dari pihak Novi H.menulis kali mat “jika bapak [nasabah] mau lunas disc.s/d 30 %.selambatBank . . . ke hlm 15

Kota Bogor, FN- Paguyuban Keluarga Warga Cilendek (PKWC) serempak menggelar acara “ PK WC Tour “ bersama dengan para warga yang diselenggarakan pada hari sabtu (29/03/2014) yang bertempat di wisata Gunung Mas, Cisarua, Kabupaten Bogor. Acara tersebut berlangsung sangat meriah dan penuh dengan antu sias bagi para warga yang mengikuti acara tersebut. Sejumlah warga yang beramai-ramai datang ke wisata Gu nung Mas gabungan antara warga kelurahan cilendek barat dan cilen dek timur tersebut merasa senang dengan acara yang diadakan oleh PKWC tersebut, salah satu warga mengaku bahwa “ Saya sangat senang dengan diselenggarakannya acara seperti ini, dan saya sa ngat setuju dengan adanya suatu pagu yuban di kelurahan kami, khususnya kelurahan Cilendek, mudahmudahan dengan diresmikannya PKWC sekaligus peresmian struktur baru masa bhakti 2013-2018 bisa membawa sekaligus membimbing para masyarakat cilendek untuk lebih baik dan lebih maju lagi untuk kedepannya dan saya juga berharap semoga PKWC Jaya dan Sukses selalu “ Imbuh warga tersebut. HM.Darwis Finan selaku ketua PKWC juga turut memberikan statment kepada para warga yang hadir dan turut serta ikut meramaikan acara tersebut, Darwis bertutur bahwa “ Saya turut baha gia dengan berjalannya acara ini

dengan lancar dan saya juga turut berterima kasih kepada para warga yang hadir dalam acara yang di adakan oleh PKWC, dan saya juga menghimbau kepada seluruh warga untuk saling bergotong royong guna terbentuknya cilendek yang beriman “ Tutur Darwis Dalam acara tersebut turut serta dihadiri oleh maulana yusuf yang lebih dikenal dengan panggilan dede selaku lurah cilendek barat yang baru 3 bulan menjabat sebagai lurah di kelurahan cilendek barat, dalam penyampaiannya ke pada masyarakat, khususnya warga Cilendek Barat, dirinya berucap bahwa “ Terus terang, saya spontan kaget sekaligus sangat bahagia saat salah satu anggota PKCW mengundang saya untuk menghadiri acara yang digelar oleh pa guyuban tersebut, saya merasa

sangat senang sekali sebab inilah moment yang sangat tepat bagi saya untuk memperkenalkan diri saya sebagai lurah yang baru di kelurahan cilendek barat kepada para warga dan saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir disini untuk mempersiapkan dan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 9 april mendatang, guna mengurangi masyarakat yang lebih memilih untuk golput, mudah-mudahan dengan diresmikannya sekaligus terbentuknya PKCW saya selaku wakil dari para warga cilendek barat berharap semoga PKCW bisa mewujudkan harapan para warga dan merubah cilendek lebih baik lagi dari sebelumnya, untuk PKCW saya ucapkan semoga sukses selalu “ Imbuhnya. (Ales)

Walikota Resmikan Pasar Devris PD Pakuan Jaya

Kota Bogor, FN- Walikota Bogor Diani Budiarto resmikan penggunaan Pasar Devris PD Pakuan Jaya, Rabu (26/3/2014). Diani berharap Pasar Devris men jadi pasar tradisional yang aman, bersih dan dikunjungi oleh banyak konsumen. Peresmian dilakukan Walikota Bogor Diani Budiarto dengan me lakukan penekanan tombol siri ne, dan pengguntingan pita. Seletah itu dilanjutkan dengan peninjauan oleh Manager area Telkom Bogor, Unsur Muspida, Muspika, Badan Perngawas PD Pasar Pakuan Jaya, Camat Bogor Tengah, Lurah Pana ragan, Unsur pimpinan Bank, Dirut

PDAM Tirta Pakuan, PDJT, SKPD, Ketua panitia Iwan Suwandi dan para pedagang. Pasar tradisional ini berlokasi di Jl. Veteran Kelurahan Panaragan Kecamatan Bogor Tengah. Diani menyampaikan selamat dan terima kasih kepada Direksi PD Pasar Pakuan Jaya yang dalam waktu satu periode telah meren canakan beberapa revitalisasi. Juga melakukan pekerjaan dan pemambahan berbagai sarana dan prasarana pasar di Kota Bogor. Tentunya dengan tetap memelihara dan mempertahankan konsep yang ada berkaitan dengan pasar tradisional.

“Selain itu juga saya mengucapkan terima kasih kepada para mitra yang telah membantu PD Pasar Pakuan Jaya untuk dapat realisasikan rencananya, oleh ka rena itu terima kasih atas peran serta dan bantuannya serta diha rapkan masih dapat membantu untuk obyek-obyek lainnya,” Tutur Diani. Lanjutnya, Pasar Devris ini memang pasar tradisional dalam arti konsep komoditi, namun tentu mainset harus mengukuti perkem bangan jaman. Tradisonal selalu identik bangunannya kurang baik. Tetapi mudah-mudahan Pasar Devris yang dibangun ini menjadi pasar tradisional yang aman, bersih yang dikunjungi oleh para konsumen. Diani juga berpesan kepada para pedagang agar dapat me ning katkan kapasitas komoditinya. Juga dapat dijaga dengan baik sarana prasarana yang sudah dibangun. “Dan bagaimana menjaga lingkungan baik dalam aspek kebersih an, mudah-mudahan pasar pasar bisa tetap terpelihara sebagai pasar tradisonal secara konsep,” ung kap Diani. Direktur Utama PD Pasar Walikota . . . ke hlm 7


4

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Kabid Dalop Satpol PP Pusat Tak Punya Nyali UPT.Satpol PP Tambaksari Terkait Pasar Liar Jl.Gresikan

Pasar jalan Gresikan Surabaya

Surabaya, FN.Dalam kegiatan Pedagang Kaki Lima yang merupakan usaha perdagangan sektor informal perlu diberdayakan guna menunjang pertumbuhan perekonomian masyarakat dan sekaligus sebagai salahsatu pilihan da lam penyediaan barang dagangan yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan harga yang relative terjangkau.bahwa sehubungan dengan hal-hal tersebut diatas,maka dalam rangka penataan dan pemberdayaan Pedagang Kaki Lima dan sekaligus untuk mewujudkan kota yang tertib, bersih, sehat, rapi dan indah. Maka perlu meninjau dan mengatur kembali ketentuanketentuan sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Daerah [Perda, red] Kotamadya Daerah Tk.II Surabaya Nomor. 10 Tahun 1987 tentang Pengaturan Tempat Usaha Pembinaan Pedagang Kaki Lima di Kotamadya Daerah Tk.II Surabaya. ataukah sudah ada pem bentukan yang sekarang menjadi Peraturan Daerah [Perda, red] Nomor.17 Tahun 2003 Ten tang Penataan dan Permberdayaan Pedagang Kaki Lima.sebab, peningkatan jumlah Padagang Kaki Lima di Daerah telah berdam pak pada terganggunya kelancaran lalu lintas, estetika dan kebersih an kota serta fungsi prasarana lingkungan kota. Gara-gara adanya permainan petak umpet antara Pedagang Kaki Lima dengan petugas Satpol PP disebabkan, ada pihak ketiga yang diduga menjadi sumber upeti untuk oknum petugas tersebut, misalkan contoh pasar liar dijalan. Karang Menjangan [pagi s/d malam hari] Kec.Gubeng dan pasar liar dijalan. Raya Gersikan Kec.Tambaksari, para PKL, Permainan anak-anak yang memakan lahan parkir Lap.Gelora 10 November Tambaksari [dpn lap. Mundu] ajang sumber upeti selama ini. Sedangkan, dalam unsur tata kerja setiap pimpinan organisasi dalam lingkungan Satpol.PP provinsi dan kabupaten/ kota bertanggung-jawab memim pin, membimbing, mengawasi dan

memberikan petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan,dan bila terjadi penyimpangan,mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Hal masalah seperti Pedagang Kaki Lima seperti diatas sudah menjadi jamur [penyakit bisul, red] yang seharusnya perlu diberikan penertiban yang lebih khusus, untuk mengatasi sumber upeti siapa pun dibelakang [back up] nya.sebab, pernah dari wilayah hukum di Kecamatan.Tambaksari yaitu Zaini selaku Camat dan Nyoto selaku Kepala Unit Satpol.PP Kec Tambaksari.nampaknya berdiri tegar,walau pun pernah ditulis koran ini dengan judul “ Unit Satpol.PP Tambaksari,Petak Umpet.Senjata Makan Tuan Penegak Perda “ edisi 225:22 Pebuari-4 Maret 2014 minggu yang kemarin [lalu].selama ini nampak dari pihak Dalop Satpol PP pusat tak punya nyali ke pihak UPT Satpol PP.Tambaksari selama ini,terkait pasar liar jalan. Raya Gersikan.sempat terlontar kata-kata dari pihak Dari selaku Kabid.Dalop aku mangkel [jengkel] sama Nyoto diruangan pengendalian operasional di Mako Satpol PP.Kota Surabaya saat itu. Menurut hasil dari klarifikasi pihak Dari selaku Kepala Bidang. Pengendalian dan Operasional [Dalop] saat itu menegaskan,” aturannya ya tidak boleh ditepi jalan,wong PKL ya nggak boleh. tepi jalan. Harus kita tertibkan.lantas ujar Kabid.Dalop Satpol PP lagi,itu kan surabaya itu kan luas mung kin perlu investigasian,jawabnya ketika ditanya mumpuni apa nggak Service . . . . Sambungan dari hlm. 2

manan, keselamatan dalam mengkonsumsi. Hak mendapat informasi yang benar, jelas dan jujur atas apa yang akan dikonsumsi. Hak mendapat barang/ jasa nilai tukar dengan kondisi dan jaminan yang dijanji kan. [BYP]

Dari masalah pasar liar jl.Gersikan, lho itu urusannya PD.Pasar bukan urusan saya.”tegasnya ketika keluar dari ruang kerjanya. Kemudian lebih lanjut, agak menegang audiensi kepihak Kepala bidang Dalop mantan serdadu me ngatakan, “yang jelas harus ada penertiban dari satpol PP kota, nggak apa nanti kita lakukan lagi [kurang serius].ulasnya dia kembali. PKL.5 itu kalau yang punya diwilayah itu,harus yang mencarikan lahan adalah Camat,surat ijin PKL nggak onok,to,jadi nggak onok ijin PKL 5,nggak onok.ujar mantan serdadu tadi [contoh PKL.dpn RSJ.Menu],kan melanggar tetap kita tertibkan,menunggu giliran.tinggal waktu saja. sebetulnya meback up nggak pas lah yang membuat aturan mereka [DPRD],kita Sebagai pelaksana dilapangan itu naib sekali.” Katanya Masih lebih lanjut lagi, Kepala bidang.Dalop Satpol PP.yang bernama Dari disela-sela ruang kinerja staf-stafnya mengungkapkan, “masak dia [DPR] yang mem buat perda dilanggar sendiri kan nggak mungkin.lantas katanya [Kabid.Dalop] lagi,makanya, teman-teman legislatif itu mengerti ya otomatis harus paham,dalam arti wong dia dewan] yang bikin perda,koq.ujar Dari yang berprofil kacamata menunjukan kejengkel annya,yang membuat rancangan undang-undang itu loh dia [dewan], kalau sudah terbentuk seperti itu minimal mengerti,jangan meng hambat.itu kualitas SDMnya.” Ungkap Dari saat dikonfirmasi menjelang HUTny Satpo PP seraya sambil lalu mengatakan pihak nya dipanggil terkait pasar liar jalan Gresikan.[BYP] P2HP. . . . Sambungan dari hlm. 2

menyurati mungkin akan kembali surat tersebut.padahal,pihak kantor tidak merasa dibalasi dari pihak Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dan alamat tersebut ada dibox redaksi koran ini. Masih lebih lanjut lagi, konfirmasi dengan hak jawab dari Tutik selaku user apa PPTK ataukah PPK yang menangani proyek mesin penggilingan padi,mengata kan.” pihaknya Bukan pagu tapi flapon yang disediakan oleh pemerintah.ulas user P2HP lagi,ada keuntungan bagi rekanan dalam keppresnya,ada.pak.diakui dia [Tutik] berjilbab saat itu,saya stafnya pak. Bamang. usernya, pelaksana tekniknya.saya menyia pkan, memonitor, mengevaluasi. bapak sebenarnya bukan ke saya tp ke PPID, [pihaknya sok tau] apa ya PPID.itu semua tang gung-jawab kepala dinas”katanya [BYP]

Menjaga Serta Memelihara Kesadaran Kebangsaan

Bupati Blitar serius Memberi Pengarahan

Blitar-FN. Kesadaran kebangsaan merupakan kondisi yang amat dinamis yang perlu dikembangkan dan didukung oleh institusi politik, ekonomi, social budaya, serta pertahanan keamanan yang mantap, termasuk Kepala Desa. Mengingat, Kepala Desa ujung tombak yang nantinya akan menjadi penopang dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa yang akan terus dikembangkan kedalam kehidupan masyarakat di lingkungannya. Hal ini mengemuka saat pembukaan Pemantapan Wawasan Kebangsaan bagi Kepala Desa se Kabupaten Blitar, Selasa (25/3). Bupati Blitar, H. Herry Noegroho dalam sambutannya meng ungkapkan, masyarakat Indonesia bersifat heterogen, terdiri dari berbagai suku, agama, dan buda ya. Ini sangat rawan jika semangat kebangsaan tidak terus dipupuk, dibina dengan baik. Dikhawatir kan akan menimbulkan disintegrasi terhadap persatuan dan kesa tuan bangsa. Untuk itu, Bupati Blitar memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Forum pemantapan wawasan ke bangsaan ini sangat berperan sekali dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Aparataur pemerintah diharapkan dapat benar-benar memahami dan menindaklanjuti arti dan makna wawas an kebangsaan dalam upaya mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam wadah NKRI. BUPATI Blitar menjelaskan, kondisi factual saat ini menunjukkan adanya problem serius dan sistemik yang mngakibatkan nilainilai Pancasila mengalami kemunduran. Banyak anak didik, masya rakat saat ini yang tidak hafal dengan Pancasila. Untuk itu perlu merevitalisasi nilai-nilai Pancasila

sebagai dasar ideology Negara. Sebagaimana tema kali ini, “ Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (Menyongsong Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Tahun 2014), pada kesempatan tersebut, Bupati Blitar mengingatkan bahwa Indonesia 9 April mendatang akan melaksanakan pesta Demokrasi yakni pemilihan anggota Legis lative dan disusul pemilihan Pre siden/ wakil Presiden 9 Juli . Untuk Kades diminta turut serta menjaga pemilihan umum tersebut lancar, kondusif. Bupati juga ber pesan, melalui forum tersebut kades diharapkan memunculkan ide tentang wawasan kebangsaan yang lebih actual untuk terus men dorong masyarakat di daerah me nuju kesejahteraan hidup, bermasyarakat dan bernegara. Sebelumnya, Mujianto(Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Blitar) dalam laporannya mengungkapkan, forum pemantapan wawasan Kebangsaan ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada Kepala Desa tentang pentingnya Persatuan dan Kesa tuan Bangsa, untuk mencegah disintegrasi bangsa, mewujudkan aparatur pemerintah yang ber wawasan kebangsaan sebagai pe doman dalam kehidupan berma syarakat, berbangsa, dan bernega ra.Kegiatan yang dilaksanakan di Local Education Centre tersebut diikuti sekitar 160 Kades baru dan atau kades yang baru saja dilantik se Kabupaten Blitar. Nara sumber dalam kegiatan tersebut antara lain dari KPU Kabupaten Blitar, Polres Blitar, Kodim 0808, dan Prof. Dr. Widodo, SH,MH dari Fakultas Hukum Universitas Wisnu Wardhana Malang. (HUM- S A)

Alamat Praktek: Desa Pager Ngumbuk RT 05 RW 01 Kec.Wonoayu Kab. Sidoarjo Flexy: 03171314213 - Hp: 087852694573 Anda bermasalah,kami siap membantu. Dengan kemampuan yang kami miliki dan berkat RidhoNya Masalah: Pengasihan,Kena Guna-guna / Santet, Kalau kehilangan mobil/sepeda motor dijamin barangnya bisa kembali lagi kalau mesin belum dipreteli jangan sampai seminggu kehilangan,Penyembuhan Segala Macam PenyakitJangan ragu cepat Hubungi, Suparno (Demin)Dijanim semua masalah anda akan terselesaikan.Mobil Kijang milik Bpk. H. Dullah yang hilang tiga bulan lalu,Alhamdulillah dengan izin Tuhan YME melalui Suparno (Demin) sudah diketemukan.(H. Dullah Alamat: Tanggulangin Sidoarjo)Sepeda motor Ninja Milik Bpk. Bambang (Arjosari RT 4 RW 3 Malang) Hilang seminggu lalu, juga sudah ditemukanIbu Hermin Dosen Di Ubara Surabaya kehilang Perhiasan tiga hari lalu Alhamdulillah langsung dikembalikan- Bis Damri kehilangan barang juga dikembalikan


5

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014 z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Tingkatkan Kemampuan Pengolahan Ikan Melalui DBHCHT

Blitar - FN. Pemerintah Kota Blitar tidak pernah pantang menyerah dalam memberikan kesejahteraan kepada warganya. Salah satunya, melalui Dinas Pertanian Kota yang beberapa hari yang lalu menyelenggarakan pelatihan Pengolahan Hasil Ikan bertempat di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kepanjenkidul. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat secara konkrit meningkatkan potensi yang sudah ada sehingga aktivitas ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan di Kota Blitar juga semakin meningkat. Pelatihan ini juga sekaligus menjadi bukti bahwa Manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) semakin dirasakan oleh masyarakat Kota Blitar. Sad Wahyuningtyas, Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Kota Blitar menyampaikan, pelatihan yang diselenggarakan lebih sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada peserta yang umumnya para ibu rumah tangga untuk belajar mengolah ikan agar tidak hanya dimasak sebagai lauk saja. “Paling tidak para peserta pelatihan bisa mengolah ikan dalam beraneka ragam dalam memasak. Setelah pelatihan, para peserta diharapkan dapat membuka us-

aha karena mereka akan mendapatkan peralatan sesuai pelatihan yang diikuti”jelasnya. Lebih lanjut Sad mengatakan pelatihan Pengolahan Hasil Ikan ini diikuti sebanyak 90 orang, yang merupakan anggota Kelompok Tani Wanita di sekitar pabrik rokok yang dibagi dalam dua angkatan. Masing-masing adalah pelatihan membuat abon ikan Tuna, Kaki Naga, Wader Crispy, dan Bakso Ikan. Semoga melalui kegiatan ini, para ibu-ibu dapat membantu kesejahteraan keluarga melalui home industri yang dikembangkannya. Sad melanjutkan, untuk pelatihan pengolahan hasil ikan ini, ada 2 narasumber yang sengaja dihadirkan, yaitu: Ibu Saadah Mukadar, A.Pi.MT dan Alfrido Liggi Allo. Keduanya dari bidang Pengolahan dan Pemasaran hasil Perikanan (P2HP) Dinas kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur. Bahkan untuk menambahn wawasan para peserta, pihaknya berjanji akan mengajak para peserta pelatihan ini untuk melakukan study banding ke Bogor untuk industry Baby Fish, direncanakan pada bulan Maret mendatang. Terkait DBHCHT, Kabag Humas dan Protokol Setda Kota

Blitar, Mokhamad Sidik mengharapkan masyarakat untuk tidak menjual, mengedarkan, dan mengkonsumsi rokok ilegal. “ Rokok ilegal jelas merugikan. Bahkan sesuai dengan Undang – Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang cukai ada ancaman hukum pidana dan denda kepada mereka yang melanggar”, kata Mokhamad Sidik. Rokok ilegal ada beberapa macam bentuknya. Di antara nya modusnya adalah tidak memasang cukai yang biasa dikenal dengan rokok polos atau rokok bodong, menggunakan cukai palsu, dan memasang cukai yang bukan peruntukannya. Sidik menambahkan Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Blitar telah berkoordinasi de ngan Kantor Bea dan Cukai Blitar. Ha silnya, Masyarakat yang memproduksi rokok yang akan dijual diharapkan mengurus ijin dan memiliki Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC). “Silahkan urus ijinnya. Mengurus NPPBKC di Kantor Bea Cukai Blitar mudah dan gratis”, jelas Sidik. Perlu diketahui, penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tem bakau sebagaimana dimaksud dalam pasal 66 Ayat (1) UndangUndang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007, digunakan untuk mendanai kegiatan: a. Peningkatan kualitas bahan baku, b. Pembinaan Industri, c. Pembinaan lingkungan sosial, d. Sosialisasi ketentuan di bidang cukai dan/ atau pemberantasan barang kena cukai. Dalam peraturan yang baru ini, tersirat bahwa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tem bakau dapat digunakan untuk pembinaan lingkungan sosial. (SA)

Bupati Syahri Buka Sosialisasi BPJS

Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kediri Basrial menerankan kepada perserta

Tulungagung, FN - Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE , Selasa, 25 Maret 2014 mem-

buka Sosialisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Pendopo Kongas

Arum Kusumaning Bongso Tulung agung. Dalam pembukaan ini antara lain dihadiri oleh Wakil Bupati Drs. Maryoto Birowo MM,Sekda Ir. Indra Fauzi dan Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kediri Basrial serta Kepala SKPD, Camat, Kepala Puskesmas beserta staf dan Lurah/Kades se Kabupaten Tulungagung. Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE dalam sambutanya men jelaskan, dalam mendukung pro gram ini Pemkab Tulungagung telah menyiapkan baik sumber daya manusia, sarana prasarana dan obat-obatan di pelayanan kesehatan primer yaitu 31 Puskesmas beserta jaringannya, dokter keluarga dan klinik. Sebanyak 6 rumah sakit baik pe-

Manfaatkan DBHCHT untuk Pelatihan Pemanfaatan Lahan Pekarangan

Pelaksanaan Seminar DBHCHT Untuk Pelatihan Pemanfaatan Lahan Pekarangan

Blitar – FN. Pemerintah Kota Blitar berinisiatif untuk membangkitkan pemanfaatan lahan pekarangan menjadi lebih produktif dan menunjang perekonomian keluarga. Bertempat di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Pertanian Daerah menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan lahan pekarang an menjadi lebih produktif. Pe latihan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu itu diikuti oleh 120 orang terdiri dari kelompok PKK dan kelompok wanita tani (KWT) yang ada di Kota Blitar. Kepala Dinas pertanian Daerah Kota Blitar Djatmiko Budi Santoso melalui kepala bidang sarana dan prasarana Sad Wahyuningtyas menyatakan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan pembinaan kemampuan dan ketrampilan kerja masyarakat dan dibiayai dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2014. Sad menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk me ngajak para ibu rumah tangga untuk lebih bias memanfaatkan lahan pekarangan menjadi lebih produktif. “Karena sampai saat ini masih banyak lahan pekarangan milk masyarakat yang masih belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga kami mengajak masyara kat untuk bias memanfaatkan pekaranganya menjadi lebih produktif dan menunjang perekonomimerintah dan swasta telah bekerjasama dengn BPJS untuk memberikan pelayanan rujukan (fasilitas pelayanan kesehatan sekunder). Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kediri, Basrial mengatakan perihal pentingnya 3 azas BPJS. Yakni 1). Kemanusiaan, 2).Manfaat, 3).Jiwa Sosial. Selain itu menjelaskan, penduduk Kabupaten Tulungagung yang sudah memperoleh Jaminan Kesehatan sebanyak 36 persen terdiri dari Penerima Bantuan Iur (PBI) 28,4 persen, Askes Sosial 7,6 per sen. Mengingat belum semua penduduk di Kabupaten Tulungagung mengikuti jaminan kesehatan, untuk itu perlu peran aktif hadirin untuk menyebarluaskan Bupati . . . ke hlm 15

an keluarga” jelasnya. Dalam pelatihan ini pemateri dari balai pengkajian teknologi pertanian (BPTP) Jawa Timur memberikan materi tentang pengelolaan lahan pekarangan de ngan tanaman seperti Lombok, terong, kubis, kangkung dan berbagai tanaman sayur lainnya. Peserta juga dibekali cara merawat tanaman mulai masa pembenihan, pemupukan, penyiraman sampai panen. Usai pelatihan peserta mendapatkan hibah peralatan mulai dari rak tanaman, polybag, bibit tanaman. Pupuk dan peralatan untuk merawat tanaman. Sebagaimana di ketahui, program DBHCHT yang dipayungi oleh UU nomor 39 tahun 2007 tentang cukai, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Kota Blitar, DBH CHT digunakan untuk kesejahteraan masyarakat melalui program pemberian keterampilan bagi masyarakat umum dan yang terdampak rokok dan tembakau, serta pemberian hibah peralatan penunjang keterampilan. Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Blitar, Mokhamad Sidik mengharapkan masyarakat untuk tidak menjual, mengedarkan, dan mengkonsumsi rokok ilegal. “ Rokok ilegal jelas merugikan. Bahkan sesuai dengan Undang – Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang cukai ada ancaman hukum pidana dan denda kepada mereka yang melanggar”, kata Mokhamad Sidik. Rokok ilegal ada beberapa ma cam bentuknya. Di antaranya modusnya adalah tidak memasang cukai yang biasa dikenal dengan rokok polos atau rokok bodong, menggunakan cukai palsu, dan memasang cukai yang bukan peruntukannya. Sidik menambahkan Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Blitar telah berkoordinasi de ngan Kantor Bea dan Cukai Blitar. Hasilnya, Masyarakat yang mem produksi rokok yang akan dijual diharapkan mengurus ijin dan memiliki Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC). “Silahkan urus ijinnya. Mengurus NPPBKC di Kantor Bea Cukai Blitar mudah dan gratis”, jelas Sidik. ( S A )


6

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

BNNK Periksa Sampel Urine 44 Legislator DPRD Trenggalek

Suasana pelaksanaan tes urine dan darah di kantor DPRD Trenggalek

Trenggalek , FN –Badan Nar kotika Nasional BNN) Kab. Trenggalek Selasa (25/3/14) kemarin mendatangi kantor DPRD Trenggalek Guna melakukan tes urine dan darah bagi pimpinan dan anggota DPRD Kab. Trengga lek.Kegiatan pemeriksaan sampel urine dan darah ini adalah kerjasama antara BNNK dengan Se kretariat DPRD Kab.Trenggalek. Tujuan dari tes urine dan darah ini menurut Tarmiyanto selaku Kasi pemberdayaan masyarakat BNNK Trenggalek adalah untuk mengetahui apakah pegawai dari lingkup sekretariat DPRD Kab.Trenggalek terindikasi meng konsumsi Narkoba atau tidak.Hal ini penting di lakukan karena marak di beritakan terkait PNS maupun pegawai yang menggunakan obat-obatan terlarang seperti seperti nasrkotika dan obat berbahaya lainnya ungkap Tarmiyanto. Tes urine di lakukan hampir empat jam,seluruh anggota DPRD Kab,Trenggalek mengambil sampel urine langsung di toilet kantor DPRD,dengan cara ini anggota DPRD tidak bisa mengelak untuk

tidak mel;akukan tes urine. Mes kipun hasilnya cukup menggembirakan alias nihil tes urine ini dinilai kurang efektif karena dari 44 anggota DPRD yang masih aktif hanya 20 orang saja yang mekakukan tes urine dan darah ini. Menanggapi hal ini kepala BNNK Trenggalek AKBP Abdul Sukur mengatakan “kegiatan ini akan kami lakukan bertahap tidak hanya di lingkup DPRD saja tetapi menyeluruh ke semua sejumlah lembaga birokrasi maupun umum untuk mengetahui kadar penggunaan narkoba oleh warga dan PNS. Bagi anggota dewan yang be lum terambil sampel urine dan darahnya akan di jadwalkan men jalani pemeriksaan serupa pada kesempatan yang lain ungkap Abdul Sukur. Saat ditanya apakah nanti ada sanksi apabila ada yang terindikasi menggunakan Narkoba Abdul Su kur mengatakan “kita akan dalami lebih lanjut apabila nanti ditemukan ada yang terindikasi menggunakan narkoba,apakah yang bersangkutan

itu hanya sebagai pemakai atau yang bersangkutan tersebut sebagai pemakai sekaligus pengedar. Apabila yang bersamgkutan cuma sebagai pemakai maka penanganannya akan kami rehabilitasi,tetapi jika yang bersangkutan sebagai pemakai yang juga merangkap pengedar maka akan kami berantas dengan kata lain akan kami serahkan kepada pihak yang berwajib atau di hukum. Abdul Sukur menambahkan pada tahun 2014 ini BNN mencanangkan program penyelamatan pengguna narkoaba dengan jalan para pengguna narkoba akan kami rehabilitasi,karena menurut Abdul Sukur memenjarakan pengguna narkoba tidak akan menyelesaokan masalah. Sementa itu Sekretaris DPRD Kab.Trenggalek Abu Mansur di konfirmasi terpisah mengatakan ”kegiatan ini adalah kerjasama antara BNNK Trenggalek de ngan sekretaritat DPRD Kab Trenggalek. terkait belum semua anggota dewan yang belum melaksamakan Tes urine dan darah ini Abu Mansur menjelaskan bahwa sebagian

Salah satu anggota DPRD Trenggalek yang sedang di ambil sampel darahnya

anggota dewan yang lain masih isbuk mempersiapkan diri atau kampanye karena banyak anggota dewan yang mayoritas men calonkan lagi pada pemilu 9 April 2014 mendatang. Lebih lanjut Abu Mansur mengatakan bagi anggota de wan yang belum di ambil sampel urine dan darahnya pada kesempatan

kali ini bisa melakukan pada kesempatan yang lain dengan langsung bisa dating ke BNNK Trenggalek seperti 16 staff (pegawai) DPRD Kab .Trenggalek yang telah melakukan tes urine dan darah di BNNK Trenggalek dan hasilnya negative ungkap Abu Mansur .(fiq)

Wujudkan Pusat Perekonomian Warga, Bupati Madiun Bangun

Pasar Bakur Madiun

Madiun - FN. Bupati Madiun Muhtarom meresmikan pasar tradisional di Desa Bakur Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun Kamis (27/ 3). Pasar tradisional yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan warga madiun wilayah barat tersebut dalam pengelolaannya oleh Bupati madiun di percayakan kepada Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Jaya, Desa Bakur, Kec. Sawahan. Bupati Madiun, Muhtarom mengatakan bahwa untuk mendirikan sebuah pasar tidak mudah, tetapi pasar dapat berdiri kalau pedagang dan masyarakat yang menghendaki. Dengan kata lain sebuah pasar dapat berjalan terus atau mati tergantung masyarakat. Agar kepercayaan masyarakat pada

pasar KUD Tani Jaya ini tetap baik, maka hendaknya pengurus Koperasinya juga harus memiliki kapabilitas yang baik yang sesuai dengan bidangnya. “Dengan pengelola pasar yang mumpuni, diyakini pasar ini bisa langgeng dan berufungsi sebagaimana mestinya,”ujar Bupati. Lebih lanjut di katakan Hal tersebut telah dibuktikan dengan KUD Tani Jaya Desa Bakur Kec. Sawahan yang telah mampu memfasilitasi dan merealisasi bantuan pembangunan pasar tradisional. Ini menunjukkan bahwa KUD di Kab. Madiun masih exis dan mampu memenuhi permintaan pasar bahkan juga mampu bersaing dan berkolaborasi dengan lembaga keuangan non koperasi.

Saat ini jumlah KUD di Kab. Madiun yang sehat ada 17 unit dan diharapkan mampu memanfaatkan peluang bisnis yang ada. Demikian juga Koperasi yang bergerak dibidang Simpan Pinjam. Diharapkan mereka mampu memfasilitasi kebutuhan modal bagi UMKM yang ada dilingkungannya dan tentunya dengan bunga yang tidak terlalu tinggi. “Jangan sampai pelaku UMKM di Kab. Madiun terjerat rentenir yang menjerat dengan suku bunganya yang tinggi,” imbuh nya. Sementara itu Ketua KUD Tani Jaya, Suparno, S.Pd mengatakan, bahwa KUD Tani Jaya Desa Bakur Kec. Sawahan beranggotakan 2660 orang dengan 23 pengurus. Kegiatan yang ada meliputi Usaha Simpan Pinjam, Pengadaan Pangan, Pengadaan Pupuk dan Pengilingan Padi serta Pembayaran rekening Listrik. “Untuk pembangunan pasar tradisional KUD Tani Jaya di Desa Bakur merupakan bantuan dari Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia,”katanya. Lebih lanjut, Bangunan yang dibangun berupa 21 bedak toko, 2 los ukuran 10 x 20 m, 2 unit toilet dan 2 talud. Jumlah pedagang ada 70 orang, menempati bedak toko 24 orang, bedak los ada 46 orang. (jum)


7

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Kantor Baru Kabupaten Blitar Bupati Serahkan LKPJ Pada DPRD Tulungagung Multi Efisien dan Ekonomis

Bupati Blitar dan wakil meninjau sekaligus peletakan batu pertama

Blitar - FN. Bupati Blitar, H. Herry Noegroho yang didampi ngi Wakil Bupati Blitar, H.Rijanto dan sejumlah Kepala SKPD Pe merintah Kabupaten Blitar, Senin (24/3) meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Bupati Blitar di Kecamatan Kanigoro. Harap annya, dengan berdirinya kantor baru tersebut sangat efisien dan ekonomis terhadap pelayan an masyarakat. Sehingga, akhir 2015, kantor tersebut sudah bisa difungsikan. Bupati Blitar dalam sambut annya mengungkapkan, dipilih nya Kanigoro sebagai lokasi kantor Bupati Blitar melalui proses pan jang. Kabupaten Blitar telah melaku kan studi ke beberapa wilayah seperti Malang, Tegal, Sangata KalimantanTimur dan Negara Ma laysia.. Wilayah Kanigoro menurut pandang sangat efisien, sehingga bisa memayungi berbagai aktifitas masyarakat nantinya. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menjelaskan, kantor ini berdiri diatas lahan seluas sekitar 6,5 ha lahan eks bengkok dengan dana 35 miliar rupiah pada Tahun Anggaran 2014. Harapan-

nya, bangunan bersejarah dan monumental ini tidak bermasalah seperti bangunan lain yang sedang mengalami masalah di negeri ini. Pembangunan diawali dari pendopo 1 lantai, kantor Sekre tariat 3 lantai dan alun-alun. Bupati Blitar memberikan apresiasi kepada anggota Legislatif dan masyarakat, sehingga terwujud Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar. Sebelumnya, Sumantri ( Kepala Dinas PU Cipta Karya ) dalam laporannya mengungkapkan “ Pembangunan kantor ini sebagai realisasi PP No.3 Tahun 2010 tentang perpindahan ibukota ka bupaten serta Perda No.1 tahun 2014 . Pembangunan kantor baru di Kanigoro ini merupakan langkah strategis dan monumental. Ini diker jakan oleh PT. Guna Karya Nusanta ra dan PT. sarana Multi Usaha.” Usai melakukan peletakan batu pertama, Bupati Blitar memotong tumpeng sebagai tanda pem bangunan Kantor Bupati di Keca matan Kanigoro dimulai. Hadir menyaksikan acara tersebut, Ketua DPRD dan anggota legislative DPRD Se- Kabupaten Blitar. ( hum- S A )

Tulungagung, FN - Bupati Tulungagung Syahri Mulyo SE, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2013 pada DPRD setem pat. Penyerahan LKPj dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Tulungagung, Jumat (28/3). Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Drs Alfin Halim MM tersebut dihadiri hampir semua anggota dewan. Selain juga terlihat hadir semua kepala SKPD (Satuan Kerja Pe rangkat Daerah) lingkup Pemkab Tulungagung, Wakil Bupati Tulung agung, Drs Maryoto Birowo MM dan Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung, Ir Indra Fauzi MM. Saat menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawabannya, Bupati Syahri Mulyo memaparkan keberhasilan pembangunan yang dialami Tulungagung selama 2013. Indikasinya visi dan misi bupati sudah mulai berjalan dan dapat meningkatkan kesejahteraan warga Tulungagung. Namun demikian, Bupati Syahri Mulyo tidak menutup segala kr itikan dan saran terkait pembangunan yang telah dilaksanakannya. “Tentu masih ada kekurangan pada tahun 2013 lalu. Kritikan dan saran yang konstruktif akan kami terima untuk pembangunan masa datang,” katanya. Sesuai RPJMD (Rencana Pem bangunan Jangka Menengah Dae rah) Tahun 2014-2019, lanjut man tan anggota DPRD Tulungagung dan DPRD Jatim ini ada lima titik berat dalam pembangunan di Tulungagung. Yakni bidang pendidikan, kesehatan, birokrasi, infrastruktur dan ekonomi. “Pendidikan murah berkuali tas mulai terwujud. Dalam tahun 2013 jumah buta huruf anak usia 10 tahun keatas terus berkurang.

Bupati menyerahkan LKPJ Tahun 2013 pada Wakil Ketua DPRD , Drs Alfin Halim MM.

Di tahun 2013 tinggal 4,94 persen. Atau menurun dari tahun 2012 yang berjumlah 5,4 persen,” ujarnya. Begitu pun dengan anggaran pendidikan. Bupati Syahri menyebut tahun 2012 anggaran pendidikan mencapai 47 persen dari APBD. Dan pada tahun 2013 sudah meningkat menjadi 48 persen. “Anggaran pendidikan ini termasuk anggaran rutinnya seperti gaji guru,” terangnya. Di bidang kesehatan, Bupati Syahri Mulyo mengungkapkan telah terjadi peningkatan kemampuan hidup warga Tulungagung. Dari yang sebelumnya rata-rata bisa mencapai umur 71,9 tahun, pada tahun 2013 sudah mencapai rata-rata 72,9 tahun. “Pelayanan di RSUD dr Iskak juga semakin bagus. Ini dibuktikan dengan di antaranya fasilitas IGD bertaraf internasional dan pelayanan pengobatan sakit jantung terpadu,” paparnya. Di bidang birokrasi, saat ini sudah pula dilaksanakan uji kompetensi bagi pejabat eselon III lingkup Pemkab Tulungagung. Uji kompetensi dilaksanakan di Jatinangor Jawa Barat dan dise

lenggarakan oleh Lembaga Admi nistrasi Negara (LAN). “Sedang untuk pengangguran di Tulung agung juga sudah mengalami pe nurunan. Di tahun 2012 jumlahnya 3,18 persen, tahun 2013 turun menjadi 2,77 persen,” tuturnya. Yang membanggakan lagi, Bupati Syahri Mulyo membeberkan telah terjadi peningkatan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dari yang semula pada tahun 2012 sebesar Rp 20 triliun menjadi Rp 23 triliun pada tahun 2013. “Ini membuktikan investasi di Tulungagung semakin baik. Utama nya di bidang perhotelan, perdagangan dan lainnya,” ucapnya. Rapat paripurna diakhiri dengan penyerahan berkas LKPj Bupati Tulungagung Tahun Anggaran 2013 oleh Bupati Syahri Mulyo pada Wakil Ketua DPRD Tulung agung, Alfin Halim. (fiq) Walikota . . . . Sambungan dari hlm. 3

Pakuan Jaya Ali Yusuf mengatakan bahwa PD Pasar Pakuan Jaya baru berdiri tiga tahun. Tetapi ia ingin merubah konsep pasar dari tradisional menjadi modern. Minimal dari sistem. “Pembangunan Pasar Devrin ini dilaksanakan selama delapan bulan yang pengerjaannya mulai pertengahan 2013 dan selesai awal tahun 2014 dengan bangunan dua lantai yang terdiri dari 43 kios dan 16 lot. Selain itu juga kita menyediakan 25 lapak di lantai 2 bagi para pedagang di pinggir jalan boleh masuk, jadi memang di lantai 2 pasar ini dibentuk untuk pasar tematik kuliner untuk mengurangi para pedagang yang ada di depan,” papar Ali. Ali menambahkan bahwa pihaknya akan membangun pasar ke depan dengan konsep tematik. Jadi setiap pasar punya tujuan tertentu. Seperti pasar kuliner di Pasar Devris. Sementara di Pasar Gunung Batu berbeda. “jadi kedepan pasar di Kota Bogor adalah pasar tematik yang akan menjadi tujuan wisata di dalam maupun di luar kota. Selain itu juga ada pasar-pasar lainnya yang akan dibangun seperti Gunung Batu, Pasar Anyar, Kebon Kem bang, Warung Jambu dan Merdeka,” tambah Ali. (Ales)


8

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Penanaman Seribu Pohon untuk Pelestarian Lingkungan di Taman Wisata Wendit Kab. Malang

Upaya PDAM Kota Malang dalam Meningkatkan Pelayanan Air Minum

Bupati memberikan sambutan di SMA Negeri 1 Singosari Didampingi Camat Singosari dan Kepala Sekolah Wali Kota Malang H. Moch. Anton Bersama Direktur Utama PDAM Kota Malang

Malang - FN. Kota Malang. Usaha untuk menyediakan pelayanan air minum kepada masyarakat terus dilakukan pemerintah. Melalui Direktorat Pembiayaan dan Kapasitas Daerah, Dirjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan RI, memberikan Bimbingan Teknis Persiapan Penyaluran Hibah Air Minum dan Tindak Lanjut Program SAIIG (Australia Indonesia Infrastructure Grants for Sanitation) yang diselenggarakan di Hotel Gajahmada Kota Malang, 4 Maret 2014. Acara ini diikuti 16 Direktur PDAM, 8 Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Direktur PDPAL Kota Banjarmasin. Bimtek kali ini bertujuan memberi stimulus dengan dana hibah yang telah disediakan pemerintah melalui Kementerian Keuangan kepada seluruh PDAM agar meningkatkan pelayanan air minum kepada masyarakat melalui program MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). PDAM Kota Malang sebagai tempat penyelenggara mendapat apresiasi Direktur Pembiayaan dan Kapasitas Daerah, Dirjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan RI, Ardiansyah, sebagai PDAM terbaik dalam pencapaian target pemasangan sambungan rumah untuk MBR. Tahap pertama, PDAM Kota Malang berhasil mencapai target 100% sebanyak 4000 sambungan baru (SR). Tahap kedua, sampai akhir 2013 dari target 8500 SR sudah tercapai 6252 SR (70%). “Ini merupakan hibah tertinggi dari capaian yang ada di Indonesia. Ini yang harusnya menjadi contoh Upaya . . . ke hlm 15

Bupati Malang Resmikan Masjid Al Insiroh di SMA Negeri 1 Singosari Malang - FN. Singosari. Kabupaten Malang. Kehadiran Bupati Malang H. Rendra Kresna di SMAN 1 Singosari dapat apresiasi penghormatan khusus bagi pihak guru dan murid di saat jadwal orang nomor satu di Kabupaten Malang tersebut sangat padat masih menyempatkan waktu dalam acara dialog interaktif dan peresmian sarana ibadah berupa masjid Al-Insiroh di lokasi sekolah tersebut . Dalam acara tersebut siswa diberi kesempatan untuk melakukan Tanya jawab bersama Bung Rendra sapaan akrab Bupati Malang. Bahkan mereka (siswa) tidak tampak canggung ketika menanyakan seputar kiprah pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan. “ Pendidikan bukan hanya tanggungan dari pemerintah saja, melainkan adalah tanggung jawab kita bersama “,ungkap Bung Rendra menjawab salah satu pertanyaan dari para siswa tersebut Sebagai masyarakat Kabupaten Malang, Bung Rendra berharap dunia pendidikan di wilayahnya harus bermutu dan berkualitas serta tidak boleh rendah diri. “hingga saat ini Pemerintah tetap mendukung penuh upaya kemajuan pendidikan dalam persaingan yang semakin ketat diantara lembaga pendidikan,”Ungkapnya. SMAN 1 Singosari selain sebagai sekolah yang baru di bangun di areal perkebunan tebu juga merupakan lembaga pendidikan negeri yang bakal dijadikan sekolah Adiwiyata Kabupaten Malang terlebih siswanya selama ini menunjukBupati Malang . . . ke hlm 15

Taman seribu pohon oleh Bupati Malang didampingi Dinas Pariwisata Made Arya W

Malang - FN. Bupati Malang, Rendra Kresna untuk kesekian melakukan gerakan tanam pohon. Seperti yang terlihat Jumat pagi kemarin, orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Malang itu, melakukan penanaman pohon yang berlokasi di Wisata Wendit Water Park (WWP) Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang Dalam kesempatan tersebut, sedikitnya ada sekitar seribu pohon yang di tanam di areal yang memiliki luas sekitar 9 hektare itu. Sedangkan jenis pohon yang ditanam, mulai tanaman dengan resapan air tinggi seperti Sengon dan Mahoni sampai tanaman buah-buahan seperti Jambu, Blimbing, Matoa hingga Sukun. “Gerakan tanam pohon ini diharapkan tidak hanya dilakukan di lokasi wisata. Namun, lokasi-lokasi lain yang memiliki halaman atau ruang terbuka,” kata Rendra. Ditambahkan, dengan langkah penanaman tersebut, maka ekosistem lingkungan akan tetap terjaga. Setidaknya, bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Penanaman ini saya harapkan juga diikuti kantor-kantor dinas yang lain,’’ paparnya. Penanaman . . . ke hlm 15


9

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

SDN KRATON 4 BANGKALAN

Cetak Siswa Berprestasi Non Akademik

Bangkalan FN, SDN Kraton 4 yang terletak di jalan Letnan Singosastro No. 15 Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan yang dipimpin oleh oleh seorang Kepala Sekolah Moch. Arifin, S.Pd, tak hanya memberikan wawasan keilmuwan, sekolah juga berusaha menjaga dan memperbaiki akhlak siswa didik serta peningkatan prestasi akademik dan non akademik. Semakin berkembangnya Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) membuat sekolah di wilayah Ka bupaten Bangkalan turut serta men ciptakan siswa-siswi yang berkualitas dan bermutu. Untuk menyi kapi hal tersebut tentu saja mem buat Kepala Sekolah dan guruguru bekerja semaksimal mungkin guna memberikan ilmu yang terbaik. Sekolah ini juga menerapkan pola ekstrakurikuler dengan me maksimalkan potensi siswa, pres tasi akan digenjot dengan kegi atan non akademik ekstrakurikuler

dan akan di uji dengan banyaknya mengikuti berbagai event. Salah satu siswa yang mempunyai talenta bernama Genta Wage Sazcena kelas V SDN Kraton 4 Bangkalan. Adapun prestasi yang pernah diraih siswa ini yaitu Festival Musik Tradisi se Jawa Timur, tahun 2011 Pamumbra terbaik (pengendang terbaik) tingkat Nasional, tahun 2012 5 pelajar berprestasi tingkat nasional, tahun 2012 drummer terbaik festival band pelajar, tahun 2012 se Jawa Timur (drummer cilik) wakil Jawa Timur, festival karya Lagu Daerah tingkat nasional, tahun 2012 di Jakarta wakil Jawa Timur pelajar berprestasi dalam rangka HAN ( Hari Anak Nasional ) Meraih juara non akademik bisa memicu prestasi siswa serta kreatif untuk bangkit sejak dini, dan hal ini perlu ada dukungan dari sejumlah pihak baik pemerintah, Orang tua murid, Kepala Sekolah dan guru-guru yang professional.

Saat Wartawan Forum Nusantara bertandang ke Sanggar “ Maduraras Entertainment “ telah bertemu dengan Irawan Haryono (48) mengatakan bahwa anak didiknya siap mencetak generasi anak bangsa yang handal dan bertaqwa serta berakhlaqul karimah. Dengan semakin maraknya perkembangan dunia teknologi dan pergaulan, dikhawatirkan anak -anak mudah terpengaruh dan terjebak kearah negative. Peran orang tua di rumah juga sangat membantu dalam mengasuh pola pikir anak. Menurutnya, saat ini banyak pengaruh dari luar yang mengakibatkan budi pekerti siswa semakin memprihatinkan. Irawan Haryono berharap kegiatan ini dapat menanamkan dan menumbuhkan budi pekerti siswa, selain itu agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh siswa dan masyarakat Bangkalan khususnya karena keberadaannya dapat memberikan dampat positif ke siswa, tuturnya.(Bowie)

328 Desa Kab Sumenep Laksanakan Pembentukan dan Pelantikan BPD

Sumenep - FN. Pelantikan Badan Pemerintahan Desa (BPD) periode 2014-2020 sedang dilangsungkan mulai awal Maret 2014, sedang pemilihan yang dilaksanakan di Bulan April masih belum . Ada sekitar 328 desa dilaksanakan pelantikannya. yang melakasanakan pemilihan ketua, wakil dan staf BPD. Menurut Moh. Ramli, Kabag Pemdes Kab. Su menep ketika dikonfirmasi di ruang tugasnya (28/3) menyatakan

bahwa upayakan pelantikan PBD akan dilaksanakan secara serentak. Waktu dan tanggal pelantikannya tergantung dari masing masing kecamatan. Anggota BPD yang sudah dilan tik sebenarnya penganyom dan penyampai aspirasi masyarakat desanya masing masing, kedandala mesti ada, cuma bagaimana cara bisa menanggulangi kendala tersebut berdasar UU dan peraturan yang telah ditetapkan, dengan kata

lain, sebagai pengurus dan anggota BPD harus melaksanakan sesuai dengan tufoksinya. Tambah Ramli tegas. Mengenai tunjangan penghasilan memang ada, nominalnya naik hampir 100%. Untuk nominal dalam satu tahun dari seluruh desa yang ada di Kab. Sumenep berkisar Rp.5. 200. 000. 000,- dalam sa tu tahun. Sedang bagi setiap ang gota BPD di masing masing desa, nominalnya memeang tidak sama.

Menuju sukses di Pemilu 2014 yang akan diselenggarakan 9-April mendatang, Hasim, S.Pd.I, Caleg DPRD II Sumenep Dapil 2, senantiasa ganding tangan dengan Jenderal Sutiyoso, selaku DPP Partai PKP Indonesia. Sutiyo so berpesan, PKP Indonesia di setiap Dapil di Kab. Sumenep harus ada DPRDnya, untuk mengusung suksesi PKP Indonesia di Capres, Cawapres 2015 mendatang. Mendengar pesan semacam itu, Hasim mengangguk, bertanda optimis menang pada Pemilu mendatang.*

SMP Ma’Arif 2 Pamekasan

Siap Maju dan Hijau Pamekasan, FN - Salah satu LEMBAGA PENDIDIKAN MA ARIF NU yang ada di Kabupa ten Pamekasan diantaranya sekolah pendidikan lanjutan tingkat pertama yang lebih dikenal dengan nama SMP MAARIF 2 Pamekasan yang beralamatkan di jl.raya Baddurih Gg Bujuk Basman no.09 dengan total siswa keseluruhan dari kelas 1,2,dan 3 sebanyak 112 siswa. Pelajar disekolah ini terlihat bersemangat mengikuti dan mendalami materi pelajaran dikelasnya saat tim investigasi forum nusantara datang untuk liputan kegiatan dan perkembangan prestasi di SMP MAARIF 2 PAMEKASAN. Hasil wawancara dengan Drs.Samsul Arifin selaku kepsek SMP MAARIF 2 Pamekasan kepada forum nusantara mengatakan," kami akan berusaha un tuk mengembangkan sekolah ini, baik bidang akademik maupun non akademik, antara lain pengembangan mutu dibidang bahasa ing gris, matematika, Ipa yang ditam bah lagi biar lebih intans pelajaran pendalaman Kajian kitab yang Untuk ketua 250,000,- wakil Ketua 225.000,- sekretaris 200,000,anggota hampir Rp. 140.000,perbulan. Semoga hak haknya bisa diraih, bisa sukses mengawal aspiraisi masyarakat di desa nya, sedang dari Pemkab tidak akan tutup mata untuk selalu menyalurkan aspirasi agar pemerintahan di desa kedepan lebih kondusif, lebih lebih masyarakat lebih pro aktif memantau keberadaan sistem pemerintahan di desa, sejauh tidak melakukan penyimpangan penyimpangan yang melanggar peraturan pemerintah. Terang Ramli di akhir perbincangan.(SIM)

tujuannya memperbaiki Ahlaq dan kedisiplinan para pelajar di SMP MAARIF 2 ini, seperti yang diung kapkan Mutazam dan Siti Suaibah mewakili pelajar SMP MAARIF 2 Pamekasan kepada forum nusantara. Kajian kitab ini dibimbing oleh guru/ustad Fauzan yang sudah ahlinya dan dilaksanakan setiap hari minggu diikuti oleh semua siswa.Sedangkan Extrakurikulernya, kegiatan Pramuka yang setiap tahun megadakan gawi besar yang dikenal dengan istilah PERGAMA (perkemehan gabungan tingkat SMP MAARIF) sekabupaten Pamekasan. Sedangkan un tuk pendidikan jasmani olah dan kesehatan (PJOK) sebentar lagi akan mengikuti kompetisi tingkat Madura. Sementara ini pula sekolah kami juga mengadakan penanaman Cabi Foya sejenis tanaman yang fungsinya untuk penghijau an dilingkungan sekolah yang tujuannya untuk membuat suana sekolah SMP MAARIF 2 lebih sejuk sehingga membuat pelajar disini betah dan nyaman dalam belajar. Kegiatan ini bekerja sama dengan SMPN 3 Pademawu, tegas Drs. Samsul arifin kepada forum nusantara. (FAJAR)


10

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Bupati: Pol PP Diminta Terus Jalin Kemitraan Bersama Masyarakat untuk Menjaga Kondusifitas

HUT POL PP Ke 64 Tahun 2014 di Kantor Pemkab Bondowoso

Bondowoso, FN. Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Pol PP ke 64 Tahun 2014 di kantor Pemkab Bondowoso, Jum’at (28/ 3/2014). Bupati Bondowoso dalam sambutannya menyampaikan, “Pemerintah sejatinya bertugas memberikan perlindungan kepada masyarakat, akan tetapi pada saat yang sama diharuskan melakukan edukasi, mendidik masyarakat agar dapat tercipta suasana kea manan serta kondusifitas. Untuk itu dibutuhkan pengertian saling asah, asih dan asuh,” Kata Bupati Bondowoso dalam rangka memperingati hari ulang tahun

Pol PP ke 64 Tahun 2014 di kantor Pemkab Bondowoso, Jum’at (28/ 3/2014). Masih dalam sambutannya, Bupati mengatakan diperlukan adanya kemitraan yang baik antara pemerintah dan masyarakat. “Kalau pemerintah menertibkan itu bukan berlaku kejam, tetapi agar seluruh kepentingan masyara kat dapat

terlindungi, karena ma sing-masing mempunyai hak,” Tuturnya. Selain itu, untuk Pol PP, Bupati berpesan, “selama kita berada di atas rel yang ada, yakni aturan perundang-undangan, kehidupan kita akan tertib dan nyaman. Pol PP sebagai pamong praja tugasnya menegakkan peraturan daerah. “Mari kita ciptakan suasana yang damai dan selamat ulang tahun untuk Pol PP, kedepan agar terus meningkatkan kualitas pelaksanaan sebagai tugas abdi negara,” imbuh Bupati. Dalam gelar peringatan tersebut, Pol PP turut mengundang sejumlah pedagang kaki lima. Selain itu, hadir sebagian besar Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Bondowoso. Sementara, Kepala Pol PP Bon dowoso Abdurrahhman, ketika diwawancarai oleh Media ini usai acara mengatakan dirinya akan selalu siap melaksanakan Peraturan Daerah. (Bam’s)

Pengurus Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Trenggalek Dikukuhkan Bupati Mulyadi

Bupati Mulyadi saat mengukuhkan anggota APTI

Trenggalek, FN - Menurut UU No 12 Tahun 1992 tentang sistim budidaya tanaman pasal 6 ayat 1 bahwa petani memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan jenis tanaman dan jenis pembudidayaan, hal ini mengandung arti bahwa berusaha tani tembakau di lindungi oleh undang-undang. Agar petani tembakau diperhatikan pemerintah Kamis, 27 maret 2014 bertempat di aula balai Desa Kedungsigit menggelar sosialisasi petani tembakau dan pengukuhan APTI ( Asosiasi Petani Tembakau Indonesia ). Hadir dalam acara ini Bupati Treng-

galek Dr.Ir.Mulyadi WR, MMT beserta Istri, Ketua APTI Jawa Timur, serta Muspika Karangan. Seperti diketahui 57% petani tembakau terdapat di Jawa Timur yang tersebar di beberapa Kabupaten dan Trenggalek merupakan Kabupaten penghasil tembakau paling rendah di bandingkan dengan Jember dan Madura. Seperti yang di sampaikan Bupati Trenggalek dalam sambutannya bahwa luas lahan sawah di kabupaten Trenggalek hanya 12,300 ha, sedangkan untuk tanaman tembakau seluas 150 ha yang tersebar di lima kecamatan diantaranya Kecamatan Karang

an, Suruh, Tugu, Pogalan dan kecamatan Gandusari. “untuk selanjutnya diharapkan luas tanaman tembakau dapat terus ditingkatkan dengan upaya perluasan areal tanaman tembakau pada lahan sawah maupun lahan kering yang selama ini belum di kembangkan,” terang Bupati. Bupati juga menyadari jika tantangan pengembangan tanaman tembakau di Kabupaten Trenggalek cukup besar dan lahan sawah di Kabupaten Trenggalek tidak begitu luas dikarenakan sebagian besar lahan sawah digunakan petani untuk menanam padi. Tetapi Bupati juga tidak akan tinggal diam, “ Saya selaku Pemimpin pemerintah Kabupaten Trenggalek siap menjadi fasilitator antara warga dengan pihak perhutani untuk menyewa lahan perhutani yang kosong untuk ditanami tembakau dengan perjanjian pinjam sewa,” tegas Bupati Di akhir sambutannya Mulyadi meminta setelah di kukuhkannya Asosiasi Petani Tembakau Indonesia ( APTI ) agar nantinya dapat bekerja dengan sungguh-sungguh sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh semua anggota petani tembakau di Kabupaten Trenggalek. (fiq)

Kantor UPTD Driyorejo

Pungli kalender SDN SUMPUT 1

Diduga Ka.U.P.T.D. Driyorejo Main Mata Gresik FN. Pungli kalender dan perilaku di Taktor,egois Ka. Sek SDN SUMPUT 1 membuat situasi sekolah tidak nyaman. Diman telah terjadi pembunuhan karakter terhadap guru, sehingga guru di kuatirkan tidak dapat me laksanakan tugas kurikulum seko lah dengan baik. Ketika FN mene mui beberapa narasumber, menga takan “Ibu Sri Hariyati S. pd, jangankan jadi Ka. Sek jadi guru aja tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik, mas” . “ Sebe lum jadi Ka. Sek SDN SUMPUT 1 , Ibu Sri Hariyati jadi Ka. Sek SDN TENARU, hampir setiap hari marah-marah dengan guruguru dan akhirnya dipindah, mas “ . Didalam menyikapi permasalahan perilaku Ka. Sek tersebut, Ka. U.P.T.D Driyorejo Bpk. Imron Spd telah melakukan tindakan pembinaan khusus sehingga sua sana guru-guru SDN SUMPUT 1 tenang untuk sementara waktu. Untuk sanksi Ka. Sek belum dilaku

kan oleh Bpk. Imron. Demikian juga masalah pungli kalender, pak Imron banyak mengatakan kalender dijual Rp. 15.000 itu, untuk sosialisasi sekolah ke wali murid dan orang tua murid, itu pun Cuma untung sedikit karena dipotong ongkos cetak dan tidak melanggar aturan. Jawaban Bpk. Imron Spd jelas-jelas menentang seruan larangan yang termatub dalam peraturan “PERMENDIKNAS”. Tanggal 27 Maret 2014 FN. menemui KABID DIK DAS, Bpk Nur Imam di Dinas kab. Gresik mengatakan “Setelah saya membaca tabloid Forum ini jelas kalau ada wali murid miskin yang tidak setuju atau di paksa untuk membeli kalender dan keuntungan kalender Rp.15.000 x 468 siswa, dipotong ongkos cetak.untuk apa ?. nanti akan saya tanyakan ke Ka. U.P.T.D Driyorejo, Bpk Imron S.pd Mas, dengan nada kesal. (Mario)


11

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Dinas Perijinan “Fakum”, Bangunan YPKMB Sekarputih Terbengkalai

Kantor perijinan bondowoso,yang para penghuninya fakum dalam mengatasi masalah.

Bondowoso,FN - Bondowoso, adalah salah satu kabupaten yang dikelilingi oleh perbukitan, dan kota ini keberadaannya menjadi jalur alternative apabila hendak menuju kota Jember serta kota Situbondo. Sudah seyogyanya apabila di kota ini para penghuninya merasa tentram, damai dan sejahtera, kesejukan inilah yang membuat semua orang menjadi betah untuk tidak beranjak kemana-nama. Bahkan suasana dingin kota ini membuat sebagian besar kinerja dari birokrasi terkesan ter bawa arus, enggan beranjak untuk menentukan sikap, arah serta tu juan, terkesan lumpuh. Sehingga perkembangan kota bondowoso semakin lama tidaklah berubah secara signefikan, sesuai dengan slogannya yaitu, kota pensiun. Tidak semangatnya para kuli pemerintah dalam bertugas membuat tidak sedikit warga ma

syarakat yang menjadi korban. Sebut saja, bangunan yang menelan dana ratusan juta rupiah di wilayah kelurahan Sekarputih kecamatan Tegalampel sama sekali tidak di opersionalkan oleh yang Mpunya, yaitu YPKMB (Yayasan Perkumpulan Kematian Masyarakat Bondowoso). Pasalnya, dalam pelaksanaan pembangunan gedung tersebut terindikasi ada kesalahan prosedur yang dilakukan oleh oknum Kantor perijinan kab. Bondowoso, pada waktu itu di komandani oleh, Karna, (nama sebutannya). Kronologis dari tidak dioperasionalkannya bangunan tersebut adalah tidak adanya ijin HO dari kantor perijinan, dengan dalih War ga Masyarakat sekitar lokasi eng gan untuk menandatangani adanya bangunan itu di lingkungan mere ka.Akan tetapi, yang menjadi per tanyaan besar sekarang adalah mengapa bangunan tersebut sampai

berdiri megah, kalau warga sekitar belum menyetujuinya, lantas siapa yang mau bertanggungjawab terkait terbengkalainya bangunan itu. Pada saat Wartawan Media ini mendatangi salah satu sumber, dirinya mengungkapkan bah wa, ijin bangunan terlebih dahulu diterbitkan sebelum ijin HO, proses penerbitannya ijin bangunan sudah sesuai mekanisme, kalaupun tidak bisa di manfaatkaanya gedung tersebut itu diluar misi kami, dan tetap mengucu kepada warga sekitar. “ Ungkapnya, dimana diri nya juga menjadi penentu dari keberlangsungan kegiatan ini, karena beliau adalah orang nomer satu di wiayah sekarputih. Akan tetapi lain halnya de ngan yang disampaikan oleh koordinator YPKMB Bondowoso ketika ditemui oleh Wartawan Media ini, dirinya menyesali sikap ketidak profesionalan dari birokrasi dalam menangani permasalahan ini, “ Kalau memang jauh sebelum nya tidak mendapat persetujuan dari warga sekitar, mengapa IMB nya diterbitkan, sehingga kami tidak akan susah-susah untuk membangun gedung yang menelan dana ratusan juta rupiah itu. “ Tuturnya. “ Bahkan jauh sebelumnya, mereka (Kantor Perijinan), sudah mengetahui kalau gedung tersebut diperuntukan untuk kegiatan yang menyangkut kematian, Saya kira sudah menjadi satu paket anta ra ijin IMB dan HO nya, bukan malah saling lempar tanggung jawab sejak tahun 2010, “ Pungkasnya, penuh penyesalan. (Bam’s)

Pelantikan Pengurus BPC PHRI Kabupaten Bulungan

Suasana pelantikan

Tanjung Selor FN- H.Muhm mad Zulkifli selaku Sekretaris BPD PHRI Provinsi Kaltim secara resmi melantik 11 Orang Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel, Restaurant Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Bulungan kemarin Senin, 24 Maret 2014 di Hotel Kaltara sekira Pukul 14.00 Wite. Setelah melalui berbagai proses mekanisme pemilihan maka terpilihlah satu orang ketua yaitu, H. Nurwandi,SE. Dia terpilih

sebagai Ketua BPC PHRI Kabupaten Bulungan masa Bhakti 20142019. Turut hadir pada acara ter sebut, Bupati Bulungan, Camat Tanjung Selor, Instansi terkait serta Para pengurus, pemilik Hotel, restaurant dan rumah makan. H. Muhammad Zulkifli dalam arahannya mengatakan bahwasannya dibentuknya PHRI di Kabupaten Bulungan adalah sematamata karena Undang-undang yang mengharuskan, bahwa ada satu

wadah dimana setiap pengusaha, pengelola, yang namanya Hotel, Restaurant, Rumah makan, Catering serta lembaga Pendidikan yang berbasis pariwisata yang ada di Kabupaten Bulungan ini harus terhimpun dalam satu wadah yaitu, PHRI. Karena berada di Kabupaten Bulungan maka namanya Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel,Restaurant Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Bulungan. Selanjutnya khususnya bagi Pengurus dengan dibentuknya dan dilantiknya PHRI ini kami dari BPD PHRI Provinsi Kaltim berharap ikatan dan kerja sama ini tetap terjalin secara terusmenerus, dan kami Kaltim seba gai induk tentunya secara mo ral memberikan suport dan dukungan, kiranya bukan hanya BPC yang terbentuk. “Insya Allah satu, dua atau tiga bulan kedepan BPD pun harus terbentuk di Kalimantan Utara dengan Kabupaten Bulungan sebagai Ibu kota Provinsi nya”, Ujar zulkifli. Lanjut, semunya ini tentu nya mengharapkan dukungan dari

City Gas/Gas RT Akan Rambah Seluruh Kelurahan

Tarakan,FN - Program City Gas atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gas Rumah Tangga (Gas RT) di Kota Tarakan terus ber kembang, dan kabar terakhir yang didapat Tarakan News Gas RT ini akan diaplikasikan diseluruh kelurahan yang ada, setelah sebelumnya diujicoba di Kelurahan Sebengkok dan Kelurahan Karang Balik. Direktur Utama Perusahaan Daerah (Dirut Perusda) Kota Tarakan, Tigor Nainggolan tuturkan pada awak Tarakan News, Senin (24/03) lalu, program Gas RT yang dikelola Perusda terus berlanjut dan berkembang, salah satunya dalam pelayanan pelunasan tagihan pemakaian Gas RT. “Saat ini ada tiga loket serta penambahan satu loket baru di Kelurahan Sebengkok. Harapannya agar masyarakat (pelanggan) lebih mudah melakukan pembayaran,” ujar Tigor. Tiga loket yang selama in beroprasi yakni dua titik di Kelura han Sebengkok dan Karang Balik, dan satu loket utama di Kantor Perusda. Dengan tambahan satu loket di Kelurahan Sebengkok, maka di kelurahan ini terdapat dua loket pembayaran tagihan Gas RT. Aspek pelayanan lain yang jadi perhatian adalah soal keluhan atau laporan kerusakan. Tigor jelaskan, dengan menggunakan SMS Center dan Call Center, setiap laporan dan per-

masalahan pendistribusian gas rumah tangga ke pelanggan, dapat ditangani sesegera mungkin oleh petugas. “Nyaris tak ada masalah teknis dilapangan, lewat layanan SMS Center misalnya, jika ada laporan kerusakan atau gangguan lainnya, maka akan terkirim ke penerima laporan,” imbuh Tigor. “Kalau dulu harus lewat pengu muman di masjid atau mengalakkan ketua RT (Rukun Tetangga) untuk proaktif,” tambahnya. Kendati demikian lanjut Tigor, kepatuhan pelanggan untuk membayar tagihan pemakaian gas rumah tangga masih menjadi titik balik dari kualitas pelayanan yang terus ditingkatkan. Nyaris 30% pelanggan Gas RT belum melunasi tagihannya. Batas waktu yang diberikan kepada pelanggan untuk membayar tagihan yakni mulai dari tanggal 5 hingga 20 setiap bulannya, diluar hari libur atau tanggal merah. Denda bagi pelanggan yang menunggak pembayaran tagihan terbilang kecil, hanya Rp 10.000,/bulan. “Jika ada tanggal merah maka akan kita perpanjang masa tenggat pembayaran, kami mengertilah keadaan dan situasi masyarakat. Mungkin karena dendanya hanya Rp 10 ribu makanya masyarakat malas datang ke kantor. Itulah mengapa ada yang menunggak sampai tiga bulan,” pugkas nya. Diskominfo/As

Bapak Bupati Bulungan, sebab bukan Hanya BPC yang dibentuk. Tetapi memang ada satu hal yang lebih tinggi lagi yang harus dibentuk, karena ini berada dilevel Kalimantan Utara maka namanya adalah BPD PHRI Kalimantan Utara. Dan Bukan hanya dukungan dari Kita sebagai Pengusaha Hotel, Restaurant dan Rumah Makan, kita sebagai mitra dari pada Pemerintah tentunya minta dukungan sepenuhnya dari Bapak Bupati. Kemudian kepada para pengurus, Zulkifli menyam paikan, setelah dilantik ada empat hal yang harus dilakukan, Pertama Iventarisasi Anggota, artinya keanggotaan disini adalah mengenai jumlah Hotel Restaurant dan rumah makan. Kemudian tugas yang kedua peningkatan SDM,

seperti mengikuti pelatihan-pelatihan. tugas yang ketiga agar BPC PHRI membantu Pembentukan BPD PHRI di Bulungan hal ini mengingat karena BPC ber ada di Ibu Kota Provinsi. Dan yang terakhir membantu pemerintah dalam hal klasifikasi hotel. Dengan tujuan untuk meningkatkan PAD Pemerintah. PAD pasti meningkat melalui pembuatan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan pembuatan Surat Tempat Izin Usaha (SITU). Me ngapa demikian? karena setiap Hotel kalau IMB nya mati maka tugas BPC PHRI lah yang membantu mengurusnya. “Tidak mung kin ada Hotel tidak ada IMB nya, kan sebelum membangun harus ada dulu IMB nya”, Jelas Zul kifli. (Rjb/Humas Bul/As)


12

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

SMPN 3 Porong

Siap Menyambut Datangnya Ujian Nasional Sidoarjo – FN. Menjelang Ujian Nasional (UN) dari beberapa sekolahan yang ada di kab. Sidoarjo banyak melakukan kegiatan kegiatan yang terkait dengan datangnya UN. Seperti apa yang dilakukan oleh kepsek SMPN 3 Porong Lilik Sulistyo wati dimana ia telah mengadakan beberapa program untuk persiapan UN. yang pertama adalah, program PIB ( Program Intensif Belajar ) itu diadakan jam nol yaitu 06.00 wib – 10.00 wib. Alasannya kalau diadakan siang hari, anak-anak fisiknya menurun karena capek, kemudin juga kurang bisa menerima materai yang diberikan oleh guru. Kegi tan semcam itu dulu diadakan setelah pulang sekolah, namun sekarang diadakan jam ke nol, jam 06.00 wib. Dan itupun sudah berjalan sangat tertip dan lan cer. Selain itu program istigosa yang dilakukan setiap hari Jumat menjelang Ujian Nasional ini sudah berjalan kira-kira 6 kali, dan istigos itu tidak hanya diikuti kelas 9 saja, tapi semua guru dan kelas 7 serta kelas 8. Jadi semua ikut

istigosa untuk membekali siswa siswi kelas 9 mengikuti UN mendatang. Menurut keterangan kepsek,” sebelum melakukan sholat Istigosa jam 06.15 mulai sholat dhuha terlebih dahulu dan jam 06.30 istigosa sampai jam 07.00 wib, sedangkan pembelajaran dimulai jam 07.15 wib. Sebelumnya diadakan program istigos tersebut kepalah sekolah sudah mensosialisasikan pada wali murid terlebih dahulu. Itupun disambut baik oleh para wali murid terangnya. Dari pihak sekolah memintah pada wali murid supaya ikut mengawasi putra putrinya ikut memberikan mutifasi agar mereka mengikuti kegiatan atau program sekolah yang ada menjelang UN. Lilik Sulistyowati mengatakan,” Untuk sekarang ini dilakukan pemantapan UN, khusus kelas 9 yang hanya diisi dengan pela jaran pelajaran Ujian Nasional, itu kita persiapkan membahas beberapa macam soal soal UN. Saya juga menganti sipasi de ngan adanya kebocoran soal soal atau jawaban soal soal UN yang

Lilik Sulistyowati

didapat dari orang luar, agar siswa kelas 9 jangan mudah percaya adanya itu. Dan saya memberikan keyakinan pada siswa siswi saya apa yang diperoleh dari luar itu belum tentu benar dan itupun akan membuat hancur siswa sendiri natinya, tutur Lilik Sulistyo wati. Target kepala sekolah semua siswa siswi lulus seratus persen, dengan nilai yang baik dan banyak ditermah di SMA Negeri. Tidak hanya itu saja, ia juga me ngatakan untuk peningkatan mutu pendidikan di SMPN 3 Porong ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. (ags)

Warga Boarnegnge Keluhkan Penggunaan Bom dan Pukat Harimau Bone - FN. Kesadaran warga atau nelayan dalam menggunakan bahan peledak dalam menangkap ikan masih tinggi sehingga keberrlangsungan ekosistem biota laut bakal punah dan tak dapat di nikmati generasi yang akan datang.keluhan masyarakat ini sudah beberapa kali di laporkan namun tidak ada tindakan tegas alias aparat seakan bersikap apa tis.menurut salah seorang warga menuturkan bahwa penggunaan bom dan pukat harimau yang dilakukan sebagian nelayan, sangatlah merugikan kami karena alat yang kami gunakan mengalami kerusakan,seperti budi daya rumput laut seringkali kami mengalami kerugian karena menangkap ikan di sekitar rumput laut kami me nggunakan bom sehingga rumput laut kami berubah menjadi warna kuning dan pertumbuhannya tidak subur karena adanya bah-

Kapolsek Ajang Ale:

Tidak Semuanya Pelanggaran Tindak Pidana di Meja Hijaukan

Kepsek SMPN. 5 Surabaya Rekomendasikan, Ketua Koperasi Jual Buku

Surabaya, FN. Sistem Pendidikan Nasional ditanah air ini selalu mengamanatkan bahwa setiap warga Negara yang berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar. Bahwa Pemerintahan dan Pemerintahan daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya, dikarenakan wajib belajar merupakan tanggung-jawab Negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat. Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut adalah Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat pendidik an dasar [SD. SMP, red] serta satuan pendidikan lain yang sederajat. Namun, sangat disayangkan kalau masih bermain-main dengan peraturan pemerintah [PP] Nomor. 28 tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar maupun peraturan pemerintah [PP] Nomor.66 tahun 2010 tentang perubahan atas peraturan

pemerintah [PP] Nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan, nampak terkesan diraut wajah SMPN. 5 Surabaya saat sekarang ini, terendus “ Bagaikan Sepandai-pandainya Tupai Melompat, Akhirnya Jatuh Dalam Kubangan Juga “ artinya melakukan pelanggaran serahasia-rahasianya penarikan terhadap peserta didik,akhirnya ketahuan juga belangnya. Walaupun, hanya secarik kertas kebocoran itu segera mengakibatkan sangat vital terhadap kondit suatu jabatan terhadap pejabat setempat. Hasil temuan dari investigasi koran ini secara realita dilapangam, berupa secarik lembar kertas berupa kwitansi senilai Rp. 401.000,-untuk pembayaran buku Pendidikan Agama Islam Rp. 16.739,.Pendidikan Jasmani Rp. 24.800,-. Pkn Rp. 29.500,. Bahasa Inggris Rp. 37.400,-. IPS Rp. 33.200,Bahasa Indonesia Rp. 42.380,- IPA Rp. 44.500,Matematika Rp. 36.500,- Bahasa Daerah Rp. 26.500,itu pun tertanggal : 28 Agustus 2013 berstemple koperasi sekolah SMPN.5 Surabaya,tertanda-tanda tangan Annys.padahal, kenyataannya masih ada penarikan yang secara illegal terhadap siswa [peserta didik] itu yang ditemukan baru satu,belum lainnya yang tidak memakai tanda bukti pembay aran [kwitansi, red], berapa siswa.kalau saja terjadi penghitungan dari jumlah siswa-siswi 40 x Rp.401. 000 = Rp. 16.840.000,-apalagi, dari pihak Sismoartono selaku kepala sekolah [ Kepsek, red] SMPN. 5 Surabaya,pernah me lontarkan pihaknya memang merekomendasikan kepihak ketua Koperasi SMPN.5 Surabaya. Menurut dengan adanya temuan kasus tersebut sempat di angkat kepermukaan publik,karena ada pengakuan dari dipaksa bisa membeli diluar bisa dikoperasi. ulasnya kepsek SMN.5 tersebut, ya, maaf orang itu pasti ada kekurang maupun kele bihannya.” Jelasnya Kepek SPN. 5 Suabaya kepihak koran ini saat itu. Masih lebih lanjut terkesan dengan kerama-tama-

an insektisida yang terkandung dari bahan bom,bahkan lokasi tempat budi daya kami seringkali terbongkar karena getaran yang di timbulkan. Selain itu penggunaan pukat harimau juga sangat merugikan kami karena jaring yang kita pasang seringkali hilang terbawa pukat harimau,pungkasnya. Dalam UU Perikanan Nomor 31 Tahun 2004, diatur tentang larangan penggunaan alat pe nang kapan ikan yang tak ramah lingkungan dan merusak. Ancamannya mencapai Rp2 miliar. Namun hal ini tidak menjadi hambatan bagi sebagian nelayanmelakukan pelanggaran karena minimnya pembinaan dan pengawasan dari pihak terkait. Hal ini harus menjadi perhatian khusus dinas perikanan dan kelaut an kab.Bone jangan hanya duduk di balik meja menunggu laporan.MUHADI

Bone - FN. Undang – undang darurat No.12 Tahun 1951 tentang sajam/senjata tajam,tak selamanya dapat menjerat pela ku pelanggaran,seperti yang di alami oleh, Seorang warga desa welado,ADI tertangkap tangan saat membawa senjata tajam (sajam).saat pesta adat massempe di desa opo kec.ajang ale.tersangka hannya, namun sangat disayangkan pihak Kepala sekolah SMPN. 5 Surabaya, melalui sms dari seluler gegamnya mengatakan,” kalau jenengan beri waktu 2 hari berarti minggu masuk,bisa saya.ujar kepsek panggilan akrabnya Sis, saya ini masih diundang dinas,saya pasrah saja yang terbaik bagaimana. berat pihaknya [Kepsek.SMN. 5] tersebut,kalau jenengan angkat berarti [beritakan] putus hubungan dengan saya, nanti kalau jeneng an [wartawan] bertemu saya tidak akan saya temui,karena tidak ada etikat baik hanya cari kesalahan orang.”katanya. Kemudian,lebih lanjut lagi Kep sek.SMPN. 5 Surabaya yang me ngaku masih saudaranya Kahumas. Polrestabes Surabaya, mene gaskan pihaknya merasa terkesan diresahkan koran ini.gertaknya disms melalui selulernya, se hingga Kepsek . . . ke hlm 14

langsung di amankan anggota polsek ajang ale dan mengelandang kekantor polsek ajang ale hari senin 24-maret-2014 pukul 0000-malam Selain membekuk tersangka, polisi juga menyita senjata tajam (sajam) berupa Badi. Kapolsek ajang ale AKP H. Syamsul alam kamis (27/7/2014), saat di konfirmasi wartawan media ini di salah satu warung yang ada dekat kentornya membenar kan adanya penangkapan tersebut. “Tersangka ADI (35 tahun) warga desa welado suda ditahan dan berikut bukti senjata ta jam (sajam) telah kami amankan” untuk lebih lanjutnya penyidikan kami butuh saksi-saksi dan keterangan dari pak Kades.. agar kasus tersebut di kirim ke kapolres bone, untuk sementara kami menunggu tanggapan dari pemerintah setempat dan menanyakan jika pak kedes menjamin tersangka adi apakah dibebaskan atau tidak.karena tidak semua kasus tindak pidana harus di meja hijaukan karena kasus ini tidak ada lawannya yang kebe ratan.sambung H.Syamsul alam kalo pak kades melakukan penangguhan kepada tersangka kami bebaskan tapi tidak dibebaskan begitu saja tetap wajib lapor, dan kami kan pengayom pelindung dan penegakan hukum,adapun kasus yang bisa di selesaikan tidak lagi di peradilankan kenapa masyarakat kita tidak bantu kita kan bagian dari msayarakat. pungkasnya. Ke’esokan hari nya adanya informasi yang di himpun wartawan media ini bahwa tersangka adi hanya mendekam di balik jeruji besi selama tiga hari. ( MUHADI)


13

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

“ Pemko Banjarbaru Bina Mental Spiritual Semua Pegawai & Jalin Silaturahmi Lewat Agenda Rutin Ceramah Agama “ Banjarbaru, FN Ceramah agama rutin digelar di Aula Gawi Sabarataan Kota Banjarbaru Agenda keagamaan ini diramaikan penceramah Ustaz Zam’an Hadi serta pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Ceramah agama diisi pembacaan ayat suci Al-quran oleh Muslih dan saritilawah oleh Cici. Walikota Banjarbaru yang diwakili oleh Plh Sekdako Banjarbaru Dr.H.Burhanuddin Noor SE, Msi didampingi Sekretaris BKD & Diklat Kota Banjarbaru H Rakhmadi S.Sos MAP menga takan, tujuan digelarnya ceramah agama ini untuk mening katkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sekaligus membina mental spiritual para pegawai di lingkungan pemerintah Kota Banjarbaru. “Diharapkan dapat mempererat jalinan ukhuwah islamiyah kita bersama, sehingga diharapkan kedepannya kinerja para pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan ini akan lebih baik lagi,” ucapnya. Sementara ustadz Zam’an Hadi mengingatkan, tentang pentingnya salat lima waktu dan janganlah termasuk dalam golongan orang-orang yang menggampangkan salat. “Karena Allah sangatlah membenci orang yang menggampangkan salat. Sangat di perlukan pengertian rukun salat, ilmu salat,” ucapnya. Hendaknya kata dia, janganlah melalaikan salat, dan jangan merasa malas kalau sudah sampai waktunya salat. “Segera lah kita mengambil air wudhu untuk melaksanakan ibadah salat. Semoga dengan terus beribadah, kehidupan kita berguna di hadapan Allah dan juga manusia. Salat dapat memecahkan segala macam masalah yang tengah dihadapi, sehingga dapat menerima dengan ikhlas.” ucapnya. (TIM)

Sukseskan Pemilu 2014, Humas Pemprov & Kab di Kalsel Adakan Rakor Sebagai Komitmen Banjarmasin, FN - Humas pemerintah provinsi dan kabupaten serta instansi lainnya berkomitmen untuk membantu menyukseskan pemilihan umum pada 9 April 2014 melalui fungsi ke humasan yang mereka emban. Kepala Biro Humas Peme rintah Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Haris Makkie di Banjarmasin, mengatakan komitmen tersebut disampaikan oleh kepala bagian humas se Kalsel yang hadir dalam Rakor Kehumasan se-Kalsel. “Kita terus meningkatkan silaturahmi sebagai upaya meningkatkan sinergitas program dan komunikasi antarhumas se-Kalimantan Selatan untuk menyamakan persepsi, termasuk persiapan menjelang Pemilu,” kata Haris. Menurut dia, sangat penting insan humas untuk memahami tugas dan fungsi humas sebagai agen pemberi dan penyampai informasi kepada masyarakat, terutama untuk mendorong terjadinya situasi kondusif pada saat Pemilu. “Hal yang perlu kita pegang sebagai petugas humas dalam menyampaikan informasi adalah hal-hal yang bersifat standar dan

Assisten III Buka Diklat Pra Pensiun

Tanjung Selor FN- Sebanyak 38 Peserta mengikuti Diklat Pra Pensiun yang di selenggarakan Badan Diklat Kabupaten Bulungan. Acara yang di Buka Assisten III Ir.H.Darmansyah Umar,SE berlangsung Kemarin Selasa, (25/3/2014) di Gedung Badan Diklat Jl.Agatis Tanjung Selor. Mereka yang mengikuti Diklat dari tanggal 25-28 Maret ini adalah para Pegawai Negeri Sipil yang akan memasuki masa Purna Tugas / Pensiun pada tahun 2014 dan 2015, dan yang berada di Lingkungan Pemerintah Kabu paten Bulungan. 38 Peserta ini berasal dari instansi yang berbeda diantaranya, Pejabat Ese lon II (2 Orang),Eselon IV (2 Orang), Pengawas Sekolah (1 Orang), Puskesmas (4 Orang), dan Guru sekolah Dasar (.29 Orang). Hj.Nuraeni Selaku Ketua Panitia dalam sambutannya mengatakan bahwa penyelenggaraan Diklat

Pra Pensiun ini sesuai dengan Surat Kepala Badan Diklat Propinsi Kaltim No.893.3/55/II/Diklat/2014 tanggal 10 Maret 2014, yaitu menge nai Persetujuan Pelaksanaan Diklat Pra Pensiun Kabupaten Bulungan. Adapun tujuan dari diselenggarakannya Diklat ini, Meningkatkan pengetahuan dan wawasan sebagai bekal dalam menghadapi masa Purna Tugas/Pensiun. Me numbuhkan pola Pikir baru serta meningkatkan kemampuan potensi yang ada untuk menghadapi masa Purna Tugas/Pensiun. Kemu din meningkatkan kemampuan untuk membaca peluang-peluang usaha/ wiraswasta untuk me ngisi hari tua dengan bisnis usaha kecil menengah. Terakhir memahami konsep Psikologis Hari Tua. Kemudian lagi Nuraeni me ngatakan, Tenaga Pengajar ber asal dari Pejabat Struktural Peme rintah Kabupaten Bulungan, Pusdiklat Badan Kepegawaian Negara

(BKN) Dari Jakarta serta Widyai sawara dari Provinsi Kalimantan Timur. Adapun materi yang diajarkan pada diklat tersebut dian taranya, Mental Spiritual, Aktivitas baru sebagai Wirausaha dan yang terkahir Identifikasi Kondisi Psikolo gis. Pada kesempatan yang sama Darmansyah Umar dalam sambutannya mengatakan bahwa seorang Pegawai Negeri Sipil Pen siun adalah suatu hal yang Pasti. Fase yang harus dilalui seba gai sebuah siklus managerial untuk suksesi dan regenerasi yang biasa terjadi dalam berorganisasi. Ber kaitan dengan masa pensiun PNS sebagaimana diatur dalam PP No mor 19 Tahun 2013. Menetapkan Usia Pensiun 58 tahun dan bisa diperpanjang hingga 60 tahun dengan persayaratan tertentu. Maka dengan berlakunya UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disahkan Oleh DPR tanggal 19 Desember 2013 serta ditanda tangani Oleh Presiden Tanggal 15 Janu ari 2014, maka dijelaskan disitu bahwa Usia Pensiun bagi PNS sebagai mana diatur pada UU ASN No.5 Tahun 2014 yaitu Pasal 87 Ayat (1) c dan Pasal 90 ditentukan bahwa Seorang PNS diberhentikan dengan Hormat karena sudah mencapai Batas Usia Pensiun yaitu, Usia 58 Tahun bagi Pejabat Administrasi, 60 Tahun bagi Pejabat Pimpinan Tinggi, hal tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan bagi Pejabat Fungsional.HmsAs

normatif, tidak bias dan tidak diluar konteks,” katanya. Kepala Kesbangpol Provinsi Kalsel Hermansyah Manaf menga takan bahwa Forum Rakor Kehumasan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya kita menyukseskan pelaksanaan Pemilu legislatif 2014 di Kalimantan Selatan, agar berjalan lancar, aman, sukses, dan berkualitas. Menurut dia, pemilu legislatif 2014 yang akan dilaksanakan tanggal 9 April ini diharapkan juga menjadi agenda utama para humas dalam memberikan informasi.“Karena tanggung jawab suksesnya pemilu, tidak hanya oleh KPU, Bawaslu atau pemerin tah, tetapi semua pihak, termasuk para insan humas provinsi dan kabupaten/Kota se-Kalsel,” katanya. Hermansyah juga menegaskan bahwa suksesnya pemilu legislatif 2014 ditentukan oleh peran dan kerja seluruh stakeholders yang terkait, yaitu penyelenggara pemilu, peserta pemilu, pemerintah, dan masyarakat/ pemilih.

Terkait dengan peran pemda, Hermansyah mengungkapkan bahwa peran pemerintah daerah dalam mewujudkan situasi kondisi daerah yang kondusif, di antaranya dilakukan melalui pemerintah daerah bersama-sama jajaran terkait. Selain itu juga Badan Intelijen Negara, kepolisian, TNI, Kejaksaan, instansi vertikal, dan lainnya terus berusaha menjaga suasana kehidupan yang kondusif. Selanjutnya, melakukan berbagai pertemuan seperti Komunitas Intelijen Daerah, Rapat Tim Terpadu Penanganan Gangguan Keamanan di Daerah, pemantauan dan evaluasi perkembangan situasi di daerah, serta agenda lainnya. Hermansyah mengatakan, upaya antisipasi itu dilakukan ber sama-sama agar suasana kehidupan yang aman, damai, tenteram, dan tertib di daerah kita tetap terpelihara. Hermansyah mengajak, Seluruh stakeholders pemilu senantiasa menjaga suasana yang sudah baik itu, dengan menjunjung tinggi hukum, etika, dan rasa persaudaraan. ( TIM )

KPU Tidak Sediakan TPS Khusus Tarakan,FN – Meskipun ada beberapa tempat yang bisa dikategorikan khusus dalam pemilihan suara seperti Rumah Sakit Umum (RSU), Lembaga Pema syarakatan (Lapas) Kelas IIA Ta rakan, Rumah Tahanan (Rutan) di Mapolres dan beberapa Polsek di Tarakan namun dikatakan Ketua KPU Tarakan Teguh Subagyo da lam pelaksanaan pemililah legis latif (pileg) nanti tidak disediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus. “Sekarang memang tidak ada TPS khusus, untuk Lapas akan disediakan 1 TPS yang ditempatkan disitu, karena pemilih Lapas ini sebenar nya lebih dari 400 orang,” terang Teguh Subagyo, Senin (24/03) lalu. Teguh tambahkan, Lapas Kelas IIA ini masuk dalam wilayah Kelurahan Karang Balik yang me miliki 14 TPS, jadi sudah terma suk 1 TPS di dalam Lapas ini. “Karena sebenarnya, penghuni di Lapas Tarakan ini relatif jangka panjang, jadi kita sudah bisa prediksi dari awal saat pemutakhiran data pemilih, kita sudah tahu daftar disana sudah jelas,” lanjutnya. Sementara di RSUD Tarakan, dijelaskan Teguh, pasiennya setiap waktu bisa berbeda dan pulang sehari - dua hari, bahkan bisa seminggu. Sehingga dalam peraturan KPU diatur untuk rumah sakit dan rumah ta hanan tetap dibuat pemutakhir an data pemilih tapi bukan ber arti dibuat TPS tersendiri. Cara nya, dikatakan Teguh lagi pa ling

lambat H-3, Panitia Pemungutan Suara (PPS) diwilayah RS dan rumah tahanan tersebut mela kukan pemutakhiran data, untuk mengetahui berapa jumlah pemilih yang masih berada di RS dan rumah tahanan pada saat pileg. “Pengecekan berapa jumlah pe milih didua lokasi tersebut, setelah itu katakanlah RSUD berdasarkan penyisiran PPS didapatkan bahwa ada 200 orang pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau DPT Tambahan,” katanya lagi. Kemudian, nanti semua data pemilih dari hasil pemutakhiran data ini akan diplotkan sebagai pemilih tambahan di TPS sekitar rumah sakit. “Teknisnya Ke lompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ketika pe mungutan suara, harus menyampaikan kepada saksi, panwas di TPS tersebut dan mengumumkan bahwa nanti setelah pemilih yang ada di TPS selesai maka pemungutan suara sama-sama ke rumah sakit,” lanjut Teguh. Jadi sama halnya dengan rumah sakit, untuk Rutan yang ada di Polsek Tarakan Utara, Polsek Tara kan Barat, Polsek Tarakan Timur dan Polres Tarakan akan didata ngi sama oleh petugas KPPS, PPS maupun saksi-saksi dari para Ca leg. “Petugas yang mendata ngi. Dan bisa diatur nanti teknis nya te tapi harus disepakati dan di saksikan semua jadi tidak ada potensi pelanggaran,” tegas nya. (Diskominfo/As)


14

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Kadinkes . . . . Sambungan dari hlm. 1

rekomendasi dari pejabat yang berwenang dibidang kesehatan baik Pemerintah Daerah/Kota. Pa dahal, Pemerintah dan Pemerin tah Daerah hanya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Rumah Sakit dengan melibatkan organisasi profesi, asosiasi peru mahsakitan dan organisasi kema syarakatan lainya sesuai dengan tugas dan fungsi masing-ma sing. Baru kali ini terjadi apabila sebuah pengabdian kepada masya rakat luas dibidang kesehatan, yang ternyata ada manuver-ma nuver secara kasat mata dinilai buruknya tingkah laku, dikalangan medis dan beberapa lembaga pro fesi kedokteran mau pun kedinasan pemerintahan kota [Pemkot, red] Surabaya,dikarenakan ulah seorang Kepala Dinas dijajaran Pemerintahan Kota [Pemkot] Sura baya.Hanya sebuah pengabdiannya kepada masyarakat melayani kesehatan, melalui gagasan untuk pembangunan sebuah Poliklinik dikembangkan menjadi status Ru mah Sakit.sedangkan, permasalahan ini sudah pernah diterbitkan koran Forum Nusantara. Hal ini sempat terjadi dijajaran Pemerintahan kota [Pemkot] Surabaya,khususnya Febria Rach manita [panggilan Penni] selaku Kepala Dinas Kesehatan [Kadinkes] kota Surabaya. diduga telah me nyalahi Undang-Undang N0.40 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit yaitu.membina dan mengawasi penyelenggaraan Rumah Sakit serta memberikan memberikan perlindungan kepada Rumah Sa kit,agar dapat memberikan pela yanan kesehatan secara professi Palsukan . . . . Sambungan dari hlm. 1

tujuh bulan penjara dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun (20/3/2014). Ketua majelis hakim, Udjiati, dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pe nggelapan sebagaimana diatur da lam pasal 372 Kitab Undang-Un dang Hukum Pidana (KUHP). “Menyatakan terdakwa Mohamad Agus Salim secara syah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penggelapan. Oleh karenanya, menghukum terdakwa selama 7 bulan penja ra dikurangi masa tahanan,” kata ketua majelis hakim, Udjiati, dalam amar putusannya. Atas putusan tersebut, terdakwa yang ditahan sejak 21 Ok tober 2013, langsung menyatakan menerima. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ety Budiningsih, menyatakan pikirpikir. “Saya terima bu hakim,” jawab terdakwa ketika ditanya oleh ketua majelis hakim, tentang putusan yang dijatuhkan. Vonis tujuh bulan kurungan tersebut lebih ringan satu bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut (JPU). Karena sebelumnya dalam sidang de ngan

onal dan bertanggung-jawab dan melakukan pakai Strategi senjata jurus Politik [Jurpol, red] Kesehatan Terkait RS.An.Nur yang tergolong Rumah Sakit berklasifikasi D tersebut. Apalagi, selama ini dari pihak Febria Rachmanita dihubungi koran ini selalu menghindar, melalui telpon selulernya tidak pernah diangkat semenjak kejadian seperti saat sekarang ini. Ketika kasus perijinan RS. An. Nur yang berlokasi dijalan. Sido sermo PDK II/K Surabaya yang dikelola Dr. Cipto, yang dibikin ruwet oleh pihak Kepala dinas [Kadis] Kesehatan kota Surabaya, selama ini masih adanya pertikaian di Pengadilan Negeri Sura baya.tp berhasil telah menemui Dra. Jekline Jelis Lindriyati meng ungkapkan. “ pihaknya bukan se orang politikus, hanya untuk ber manfaat bagi orang lain.untungnya dia [Penni] memusuhi saya buat apa,perbuatan itu seperti apa.kalau mau dihormati ya kumpulkan semua, baru saya menghormati didepan dia [Kadiskes] biar seperti saya upacara hari senin.ujar dia [istri pengelola RS. An. Nur], ternyata gugatan saya diterima [PN Surabaya] pembuktian dan hakimnya mulai mengerti,yang bermain orang dinas kesehatan. ulasnya [Jeklin] lagi, jadi pemkot itu buat nabok [pinjam] tangan,dia untuk menutup usahaku [suaminya] melalui dokter pinjam [na bok] tangan untuk profesi, untuk perijinanku pinjam [nabok] tangan pemkot [DCKTR].” Ung kapnya Jeklin hanya bermodal untuk berdo’a menghadapiakuan permasalahannya selama ini. Lebih lanjut hasil dari klarifi kasi dari istri Dr. Cipto [Dra. Jekline agenda tuntutan, JPU Ety Budiningsih menuntut terdakwa selama 8 bulan penjara, dipotong masa tahanan. Mohamad Agus Salim didakwa telah melakukan tindak pidana pemalsuan surat, penggelapan dan penipuan. Namun hakim berpendapat lain. Karena berdasarkan fakta persidangan, terdakwa tidak ter bukti melakukan tindak pidana pemalsuan surat. Namun terungkap dalam persidangan, sekitar bulan Januari 2013 , terdakwa hanya meminjam sertifikat milik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sewulan atas nama Gunawan (Ketua Gapoktan) dan digadaikan sebesar Rp 25 juta oleh kepala desa Sewulan tersebut. Namun karena tidak kunjung diambil atau dikembalikan sesuai waktu yang telah dijanjikan, kemudian terdakwa dilaporkan ke polisi. Nasib Mohamad Agus Salim yang sebelumnya mengklaim kebal hukum tersebut kian terpuruk setelah istrinya juga terjerat kasus korupsi penggunaan dana PNPM (Program Nasio nal Pemberdayaan Masyarakat). Dan kini, perkara SA sudah dilimpahkan ke kejaksaan oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Madiun. (*/Jm).

Jelia Lindriyati] selaku advokasi mengatakan,” pihaknya meski pun bagaikan kerikil-kerikil tajam bisa membuat badan lawannya panas dingin,strategi itu kan keji lha wong kesehatan dibutuhkan Menyoal . . . . Sambungan dari hlm. 1

panye, menggambarkan kuatnya ambisi para caleg untuk meraih kursi kehormatan sebagai wakil rakyat. Kondisi seperti ini meru pakan tradisi musiman tiap menje lang pemilihan umum legislatif meski belum tentu efektif.Terkesan menghamburkan uang, apalagi kalau dinominalkan dengan nilai rupiah, sudah pasti tak sedikit yang dikeluarkan masing-masing caleg untuk pengadaaan alat peraga kampanyenya. Jika di total, jelas tak terhitung jumlah uang yang dikeluarkan seluruh caleg hanya untuk biaya pengenalan wajah melalui alat peraga kampanye. Berbicara ambisi, dipastikan sebagian besar atau bahkan seluruh caleg denganberbagai latar belakang - berambisi agar ter pilih sebagai legislator. Aksi kam panye habis- habisan tak cu kup hanya membangun citra dengan alat peraga, tak puas hanya dengan pamer gambar- namun juga ba nyak yang sampai menempuh cara irasional dengan melakoni ritual tertentu - melibatkan tokoh yang dianggap paranormal yang diharapkan bisa memenuhi ambisinya. Jabatan legislatif di semua ting katan adalah jabatan yang menggiurkan, menjadi impian dan ber usaha diraih para caleg. Bagi caleg incumbent yang sudah merasakan empuknya kursi legislatif , momen saat ini kembali menjadi ajang untuk mempertahankan diri. Meski dinilai dengan rapor merah nampak tak malu kembali bersaing untuk kesekian kalinya- berebut kursi dengan caleg pendatang baru yang bermunculan. Pendatang baru berwajah lama juga tak kapok, meski pada periode sebelumnya dinyatakan gagal dan bangkrut karena menggelontorkan dana kampanye tanpa perhitung an. Terasa ironi karena secara Awasi . . . . Sambungan dari hlm. 1

bersinergi dengan pemerintah, salah satunya dengan mengawasi kinerja instansi korupsi bisa dihindari. Dugaan korupsi muncul akibat pengawasan yang lemah dari eksekutif sendiri. Selain itu, dugaan korupsi itu disinyalir melibatkan sejumlah pejabat atau mantan pejabat penting sehingga sulit diungkap. Cara Pengawasan semua LSM tersebut efektif untuk mengawasi kinerja jajaran secara langsung. Selain bisa menyerap langsung aspirasi rakyat, juga bisa mengetahui sejauh mana program-program yang ada sampai langsung ke rakyat.

masyarakat,pak [wartawan koran ini].ungkap sumber dr polikli nik An. Nur lagi,belum pernah ada orang yang punya strtegi sejahat seperti itu. Dirinya [Jeklin] sebutkan trio virus didinas kese-

hatan [Dinkes] kota Surabaya,ini [Penni]. Fera. Betty trio lible, orang se-Surabaya tau,perawat semua sudah tau kelakuan mereka.secara otoritas saya dibunuh lewat orga nisasi profesi.”katanya.[ BYP ]

institusi lembaga perwakilan rakyat telah dirilis sebagai lembaga paling korup dan tidak dipercaya masya rakat. Jabatan legislatif sejatinya ada lah jabatan sangat terhormat, Selain bergaji tinggi, beberapa potensi penghasilan lain yang tidak kecil telah menjadi daya tarik tersendiri disamping status dan predikat terhormat yang disandang. Jabatan legislatif bukan jabatan sem barangan karena dipundak mere kalah amanat rakyat dititipkan. Namun citra wakil rakyat yang kian terpuruk dan terjerambab dalam kubangan berbagai kasus korupsi dan banyak tindakan lain yang menggambarkan moral hazard menjadi fakta ironis yang menyedihkan. Status sebagai wakil rakyat yang terhormat, begitu menggairah kan.Dibalik stigma negatif yang melekat pada institusi wakil rakyat mereka seolah tak peduli, mengumbar janji gombal dengan aneka slogan bersih, jujur, pembela rakyat kecil dan kalimat lain yang justru lebih dianggap sebagai lelucon dan dipandang sebelah mata oleh rakyat. Ambisi buta para caleg te ngah ada di sekitar kita, segala cara digunakan untuk meraih keinginan menduduki kursi terhormat bernama legislatif, tidak soal dengan track rcord yang buruk, tidak soal dengan tampang dan kapa sitas yang pas-pasan, tak peduli pula dengan pengetahuan dan pengalaman yang dangkal – jabatan legislatif begitu menggoda, hingga segala cara digunakan untuk meraihnya. Tak bisa dipungkiri, sudah men jadi pemikiran di benak sebagian besar para caleg yang berambisi dan berusaha untuk menang, ter utama caleg yang berani mengge lontorkan uang tanpa perhitungan rasional, bahwa biaya yang mereka keluarkan dengan sega la cara akan diupayakan menjadi untung berlipat saat mereka berhasil meraih jabatan se-

bagai wakil rakyat. Akibat miskinnya kualitas kader partai, akibat sistem demokrasi yang kriminalistik yang membiarkan politik transaksi terus ber jalan mulus, akibat minimnya kontrol sosial dan rapuhnya ko mitmen di semua lini maka Pemilu Legislatif 2014 dipastikan tetap berhias aneka kecurangan yang mewujud dalam praktek kotor, saling jegal dan ambisi para caleg penjual mimpi. Benteng terakhir tentu ada pada masyarakat yang belum terkontaminasi oleh konspirasi dan rayuan gombal para calon legis latif, marilah lakukan kontrol sesuai dengan fungsi masing- masing dengan memberikan edukasi positif buat rakyat pemilih, agar menjadi lebih rasional dan bertanggung jawab. Wallahua’lam Bissho wab (Eko Gatot Sugiono- War tawan Media Forum Nusan tara)

Lain Halnya terhadap keberadaan sejumah LSM luar yang marak beroperasi di Kalsel yang membuat gerah jajaran Dinas yang harus segera ditertibkan. Dan Saatnya masyarakat untuk ikut berperan serta sebagai pengawas korupsi maupun sekaligus sebagai pemantau para kinerja aparat penegak hukum kita, harus kita sadari para pelaku korupsi dengan para penegak hukum merupakan satu mata rantai yang perlu di awasi dan di pantau oleh masyarakat, sekali lagi masyarakat berhak memantau dan mengawasi kenerja para penyelenggara Negara dengan Tujuan membantu menciptakan masyarakat Indonesia yang Sadar Hukum. (TIM)

Kepsek . . . . Sambungan dari hlm. 12

data poto copi dan sms dari koran ini sudah dikirim [kemarin] ada di kakak saya Kasubidit.humas Polestabes kompol.Suparti.ungkap dia [Sis],saya sudah paham.hanya hari ini saya belum sempat kirim semoga senin bisa. “tegas dia [Sis, red] menakut-takuti koran ini dengan tata tertib wartawan dengan bubuhan tulisan pertanda Humas Polsek Krembangan dalam bingkaian pigora. Sudah jelas-jelas dari pihak Sis selaku Kepala Sekolah SMPN. 5 Surabaya sudah melanggar berdasarkan Peraturan Pemerintah [PP] Nomor. 17 Tahun 2010 tentang Penglolaan dan Penyeleng garaan Pendidikan, dimana pasal 181 disebutkan” Pendidikan dan tenaga kependidikan baik perorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar dan pakaian seragam ditingkat satuan pendidikan.” [BYP] Bupati Malang . . Sambungan dari hlm.8

..

kan prestasi yang cemerlang. Dalam kunjungan peresmian Masjid di sekolah tersebut mengakhiri kunjungannya Bung Rendra menyampaikan pesan khusus kepada seluruh jajaran lembaga tersebut agar dapat mencetak siswa yang berkualitas IPTEK tetapi tetap unggul dalam IPTAQ atau lebih dikenal dengan pelajaran keagamaan. Selain itu di kabupaten Malang nantinya ada Boarding School khususnya di SMANESI, Ungkap Bupati Malang disambut tepuk tangan meriah para Guru & Siswa saat itu. (Imam).


15

z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

Ulah . . . . Sambungan dari hlm. 1

ini tidaklah sejalan dengan keinginan bersama, sebut saja yang terjadi di Desa Rejoagung Keca matan Sumber Wringin Program yang seharusnya dilaksanakan oleh RTSM itu dilaksanakan oleh Ok num yang tidak tergolong Rumah Tangga Miskin (Non RTSM), malah Ketua TPK (Tim Pelaksana Kegiatan ) merupakan seorang Guru di Desa setempat, padahal tidak sedikit warga Desa tersebut mengiginkan kedudukan itu, karena Mereka membutuhDahlan . . . . Sambungan dari hlm. 1

Sebelumnya, Sekretaris Komite Konvensi Capres Demokrat Suaidi Marasabessy mengatakan, pemenang Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat akan diketahui pada awal Mei 2014. Hasil tersebut akan diputuskan komite konvensi setelah tiga lembaga melakukan survei mulai 10 April 2014. Survei rencananya akan dilakukan satu hari setelah pelaksanaan pemilu legislatif, oleh tiga lembaga survei independen. Suaidi enggan menyebutkan ketiga nama lembaga eksternal tersebut. Setelah hasil survei diketahui, kata Suaidi, komite akan menyampaikan hasilnya kepada Majelis Tinggi Partai Demokrat. Komite juga akan meminta pertimbang an dari Majelis Tinggi ketika ada perbedaan pada hasil survei tiga lembaga tersebut. Baru sesudahnya, Bank . . . . Sambungan dari hlm. 3

lambatnya tanggal : 05 Febuari 2014.sedangkan,dari pihak nasabah yang berinisial SNA padahal selama ini ,tidak pernah mengaktifkan kredit card tambahannya, namun sangat disayangkan secara tiba-tiba ada penagihan yang awal sebesar Rp. 7.997.823.44 tertanggal jatuh tempo : 10 Agustus 2013.terkesan dari pihak bank Cimb Niaga Semut [Stasiun kota] nampak mengelabui,Terkait Pe nagihan Nasabah. Menurut sumber yang berinisial SNA, ketika mendatangi kekantor koran ini mengaduhkan nasibnya tentang penagihan dari pihak bank Cimb Niaga me ngatakan,” jadi begini.punyaan saya kan ada kartu tambahannya .ungkap dia [sumber koran ini], bahkan kartu tambahannya tidak pernah saya aktifkan.ujar pemuda ya pekerja salah satu kar yawan bank.ternyata ada transaksi, ternyata ada yang menggunakan dari kartu tambahanku.” Katanya. Kemudian lebih lanjut, sumber yang jengkel dikarenakan adanya penagihan-penagihan melalui telpon seluler pihaknya dari dep colektor bank Cimb Niaga, karena adanya pembengkakan penagihannya. padahal, tidak pernah diak tifkan.mengungkapkan. “ternyata ada yang menggunakan transaksi,

kan pengalaman melalui PNPM yang sifatnya Pemberdayaan. Mirisnya lagi, dalam menjalankan tugas menjadi ketua TPK, ( Sundari Read), disinyalier meng halalkan cara untuk meraup keun tungan pribadi dengan mengorbankan salah satu Suplier pemenang tender pengadaan bahan-bahan dalam kegiatan Pembangunan Ge dung Paud dan Telford yang ada di desa tersebut, yaitu “Imam Warga desa Pecalongan Kecamatan Sukosari. Pada saat dikonfirmasi oleh Wartawan Media ini dirinya mem benarkan adanya kegiatan PNPM hasil survei akan diumumkan ke publik. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Konvensi Capres Partai Demokrat diikuti oleh 11 tokoh dari berbagai latar belakang. Pemenang konvensi akan didaulat menjadi bakal calon presiden dari partai nomor urut 7 tersebut. Saat ini seluruh peserta konvensi telah mengikuti babak debat antarkandidat. Dalam tahap ini, masing-masing kandidat diberi kebebasan menyampaikan visi, misi, dan gagasan sebagai calon pemimpin Indonesia. Partai Demokrat yakin konvensi akan melahirkan bakal calon pemimpin berkualitas. Namun, beberapa pengamat berpenda pat sebaliknya dan menilai konvensi hanya permainan yang pemenangnya sudah diketahui sejak awal. (Tim) tp malah dibebankan ke kartu uta maku.saya nggak mungkin wong kartu saya di kakak saya. akui sumber pemuda yang berkaca mata lagi.sedangkan, kakak saya [mbak wati] tidak bisa menggunakan. Terbebankan atas nama Eviwati.ulasnya [dia, red] lagi. padahal,kakak saya tidak pernah menggunakan.tak complain ke alamat tersebut sampai 3 kali melalui fax mail “ ungkap yang berinisial SNA seraya menunjukan datadatanya penagihan dari pihak bank Cimb Niaga saat itu. Masih lebih lanjut lagi,koran ini masih mendengarkan pengakuan dari pihak sumber yang berinisial SNA,merasakan kejanggalan, mengutarakan.”saya nggak mau bayar,kalau ini belum diselesaikan. ternyata bulan besoknya ma sih ada.ujar dia sumber tadi, sampai 3 bulan ini, ya nggak mau bayar. sampai kasus saya diselesaikan dan setiap saya telpon pasti ganti-ganti orang.apalagi mereka jawab selalu tidak tau-tidak tau.ulasnya kembali [sumber] tadi,kartu tambahan itu fungsinya misalkan kakak saya bisa mau membelanjakan tanpa melalui saya bisa.lha wong kakak saya ng gak bisa menggunakan,kartunya masih utuh [ada].”tegasnya sumber pria yang masih ada turunan dari Sumatra,seraya mengatur datadata dari meja dikantor redaksi koran ini. [BYP]

di Desa Rejoagung Kecamatan Sumber Wringin, kalau Pemenang Lelangnya adalah Toko Riski Jaya kepunyaan dirinya (Imam Read). Namun ketika proses pengiri man material berlangsung, tibatiba saja oleh Sundari Selaku Ketua TPK diputus begitu saja kontrak kerjanya tanpa jelas motifnya apa, serta dialihkan kepada orang lain (Suplier lain), sehingga kerugian financial dialami oleh Imam. Tragisnya lagi, “ Uang Material sebesar Rp. 18 Juta, yang dirinya kirim kelokasi serta sudah terpasang untuk dua kegiatan di maksud sampai dengan diterbitkannya berita ini belum juga dibayar, alias ludes dimakan Sundari,“ Ungkapnya. Lebih jauh Imam menuturkan kepada media ini, “ Akan tetapi walaupun kontrak kerja sudah diputus oleh Ketua TPK dimaksud, mengapa Stempel toko tetap di pinjam, sehingga saya menaruh curiga ada indikasi pemalsuan Upaya . . . . Sambungan dari hlm. 8

bagi daerah lain,” ujar Ardiansyah. Bahkan beliau sedang mempertimbangkan untuk menaikan jumlah SR MBR di Kota Malang yang mencapai 12 ribu SR. Hal senada diungkapkan Walikota Malang, HM.Anton dalam sambutannya, bahwa “capaian ki ner ja PDAM Kota Malang atas pelaksanaan SR cukup tinggi, sehingga dengan adanya dana hibah tersebut akan semakin meningkatkan penyediaan air minum bagi masyarakat yang belum memiliki sambungan air minum.” Abah Anton, panggilan akrab Walikota Malang, mengharapkan dari kegiatan ini diperoleh satu pemahaman yang sama dari para peserta, terkait berbagai hal diantaranya kriteria daerah penerima program hibah air minum, besaran dan peruntukan dana hibah, persyaratan bagi daerah yang me ngikuti program hibah maupun mekanisme pelaksanaan program hibah air minum dan sebagainya. “Semua itu dilakukan de ngan tujuan agar ke depan, penyedia an prasarana dan sarana air minum yang baik dapat terpenuhi serta memberikan manfaat pada peningkatan kualitas lingkungan, kesehatan masyarakat dan waktu yang dapat dihemat dalam usaha untuk mendapatkan air minum yang baik dapat terwujud sehingga kesejahteraan dapat meningkat,” tambah Abah Anton Prestasi yang diraih PDAM Kota Malang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak saja dalam hal capaian MBR tapi juga kualitas air yang disalurkan sudah siap minum. “Keberhasilan ini didukung faktor eksternal yakni Pemerintah Daerah Kota Malang dan internal PDAM yang giat melakukan terobosan dan inovasi dalam menjaring pelanggan baru,” kata HM. Jemianto dalam paparannya selaku Direktur Utama PDAM Kota Ma lang dihadapan peserta. (Imam)

tanda-tangan saya terkait LPD ( Laporan Pertanggungjawaban Dana ).Dan saya akan kroscek terkait LPD tersebut ke UPK Kecamatan Sumber Wringin, kalaupun memang betul ada pemalsuan terkait tanda-tangan, proses jalur hukumlah yang akan saya tempuh agar tidak lagi berbuat semena-mena bahkan merugikan orang lain, “ Tutur Imam ketika ditemui di tempat kerjanya, Toko Riski Jaya Pecalongan-Suko sari.Ditempat terpisah Wartawan Media ini Konfirmasi kepada Sun dari Ketua TPK setempat, namun dirinya enggan komentar terkait adanya hutang sebesar Rp. 18 Juta serta pemutusan kontrak kerja yang tidak beralasan terhadap Imam, bahkan memZainal . . . . Sambungan dari hlm. 1

hancur mengempas dan parah hingga mengganggu pe ngendara motor, becak maupun sepeda engkol selain pejalan kaki. Pengendara motor pernah jatuh di jalan ini karena banyak lubanglubang kecil maupun besar yang belum di tambal. Kerusakan jalan tersebut, sangat dikeluhkan masyarakat sekitar. Sementara Pemkab Bangkalan belum pernah memperbaiki. Dimana jalan ini pulalah mengarah ke jalan masuk menuju Peristirahatan terakhir para Wali Ulama seperti tempat (makam) KH. M. Cholul di Pasarean Martajasah atau Bujuk St. Maisaroh dan R. Iskandar atau dikenal (Bujuk Sara) ini. Sebab jalan yang dibangun dengan kontruksi lapisan penetrasi (lapen) itu sudah mengelupas dan kebanyakan hanya menyisahkan batu dasar. Apabila jalan tersebut tidak mendapat perbaikan jalan, sehingga kerusakan jalan sangat memprihatinkan. Diperparah dengan banyaknya cekungan yang mengakibatkan air mengendap saat terjadi hujan. Endapan air itu yang menjadi pemicu kerusakan jalan semakin parah. Keberadaan jalan ini sangat mengancam keselamatan pengendara baik yang pelan hati-hati atau yang ngebut mengancam jiwa pengendara dan pejalan kaki. Selain itu jalan ini juga menuju Pasar Senenan. Dan demikiBupati . . . . Sambungan dari hlm. 5

informasi ini dan mendorong warganya untuk menjadi peserta JKN BPJS mandiri. Ditambahkan oleh Bupati Tu lungagung, BPJS yang dikembangkan di Indonesia merupakan bagian dari Badan Sosial Nasional yang diselenggarakan melalui mekanisme Asuransi Kesehatan Sosial yang bersifat wajib. Tujuannya agar semua penduduk Indonesia terlindungi dalam sistem asuransi sehingga mereka da pat memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran. (fiq)

persilahkan Wartawan Media ini untuk memberitakannya, “ Silahkan saja sampean beritakan Saya tidak pernah gentar de ngan itu, “ Pinta Sundari melalui Telepon selulernya dengan lagak sok idealis. Hal senada juga di ungkap oleh Sekjen LSM Teroponng timur, yaitu “ Sugiono, yang menurutnya permasalahan ini akan segera di tindak lanjuti sesuai dengan ranahnya, persoalaanya adalah sudah terindikasi adanya kongkalikong antara pihak Fasilitator Kabupaten dengan Sundari (Ketua TPK Desa Dejoagung). “Saya sudak bolak balik ingi klarifikasi kepada Faskab, tapi alhasil diriya Estu nama panggilan Faskab selalu menghindar memilih bungkam. “ Pungkas Sugiono. (Bam’s) an juga para pasien yang ingin berobat di tempat pengobatan alternative alami, klinik Nurul Rahmah, Terapi Doa Risqi, Herbal dan Pijat Totok dan di tempat pengobatan atau klinik ini juga menyediakan (membuka) usaha kuliner dengan menu bakso atau menjodohkan bakso dengan pengobatan alternative alami (anda sehat makanpun semangat) Menurut warga setempat “apa kita jatuh dijalan berlubang begini, baru kita berbuat. Deket toh didepan jalan ancur begini ada klinik “. Kata warga setempat, Ria ibu dua orang anak. Kerusakanjalan ini menghambat aktifitasi perekenomian masyarakat karena jalan semakin sempit dan ramai, juga macet dengan adanya kerusakan jalan yang berlobang tersebut. Kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Bangkalan tolong segera diperbaiki karena lambat laun jalan ini semakin banyak korban jatuh mengendarai motor, mobil, sepeda engkol. Tolong diperhatikan untuk keselamatan para pengendara juga pejalan kaki. (Bowie) Penanaman . . . . Sambungan dari hlm. 8

Dalam gerakan itu, selain di hadiri sejumlah SKPD dan Muspika Pakis, juga guru serta UPTD terkait. Penanaman sendiri, selain di lakukan di areal wisata juga hingga aliran bantaran sungai Wendit. “Sejumlah pohon yang ditanam hari ini, adalah bantuan dari sejumlah pihak. Salah satu alasan disertakan tanaman buah didalamnya, untuk persediaan makan hewan yang ada di lokasi. Sehingga, nanti nya tidak sampai mengganggu pengunjung atau sekitar lokasi,” tambah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya W. (imam)


z Edisi 228 : 9 - 23 April 2014

DICARI MARKETING & PERWAKILAN SELURUH INDONESIA 10 PENDAFTAR PERTAMA DAPATKAN HADIAH MENARIK AL-QUR’AN SEHARGA Rp350.000,ASURANSI & VOUCER SENILAI Rp. 2,5 JUTA DLL

ANDA TIDAK CUKUP DANA BERANGKAT UMROH ?? SAATNYA BERGABUNG CUKUP DENGAN DP Rp 2.500.000,- / DP Rp.5.000.000 untuk Haji Plus (Dua tahun berangkat non kuota)

ANDA SUDAH BISA BERANGKAT UMROH DENGAN MUDAH Bisa dengan Cara : Mengangsur sesuai dengan kemampuan Anda. Atau dengan Dana Talangan Melalui Bank BPR Jatim, Bank Syariah Mandiri mengangsur setelah pulang umroh.

PR OGRAM UMR OH GRA TIS PROGRAM UMROH GRATIS

Hubungi : 0878 50000125 - 08233 8888125- 0857 46888825 PIN : 762449EA

SELAMAT & SUKSES Kepada

Dr. H. S. ADI SUPARTO. M.Pd yang telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Tingkat Utama di Jakarta, 20 - 21 Maret 2014 Semoga dedikasi di dunia jurnalis bisa bermanfaat bagi publik. PT. MEDIA FORUM NUSANTARA MOH. HASAN Direktur Utama

Mengucapkan SELAMAT ATAS DILANTIKNYA Pakde Karwo & Gus Ipul DEREKTUR RSUD sebagai Gubernur & Wakil H. MOH ANWAR KAB. SUMENEP dr. H. Fitril Akbar, M.Kes. Jawa Timur

Alamat: Kampus Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Pamekasan Jl. Jokotole (belakang SMA 2 ) Pamekasan - Telp. 0324-321076 Fax. 0324-325878 ...

Hj. Adi Sutrisni,SST,MM


Edisi 228 : 9 - 23 April 2014