Page 1

[ PORTOFOLIO ] [ Fitha Aulia ]


[Education] SMA Negeri 3 Semarang 2011 - 2014

Bachelor Degree of Departement Architecture of Engineering Faculty, Universitas Gadjah Mada 2014 - 2018

[Awards and Competition] Participant of Miniatur UNDIP 2015 Participant of Sepekan UAJY 2016 First Winner of Sayembara Gedung KMTS Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, UGM 2017 Participant of STUCO Student Competition 2018

[Proffesional Skills] Microsoft Office Adobe Photoshop CorelDraw

FITHA AULIA

[ Sabetan No.82, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak] [ Central Java] [Indonesia] [May 10th, 1996] [+62822 2012 5356] [fitharamelan@gmail.com] [fitha.aulia@mail.ugm.ac.id]

SketchUp AutoCad Revitt Lumion


[Working Experience]

[Activity Experience]

Internship at PT AI-CTLA, Yogyakarta

Program Director of Wiswakharman Expo 2015

6 months, 2015

2014-2015

Co-Founder of Shirvano Architecture and Planning Consultant

Funding Commission of Wiswakharman Expo 2016 2015 - 2016

2018 - present

Planning and Designing Housing and OfďŹ ce Masterplan Kabupate Agats, Papua

Program Director of Archimony 2016 Architecture Student Association of Yogyakarta 2016

4 months, 2017

Planning and Designing Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Masterplan, Tapanuli Selatan 3 months, 2016

Planning and Designing Kabupaten Pangkep Junction Cross Public Space Makassar 2017 - present

Planning and Designing KMTS Building, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan UGM, Yogyakarta 2017 - present

Planning and Designing Taman Pendidikan Al-quran Bantul, Yogyakarta 3 months, 2017

Planning and Designing Private House Renovation Demak 3 months, 2015

Planning and Designing Private House of Mr Purnama Semarang 2018

Student Association of Departement Architecture UGM 2016

Gadjah Mada University and University Science Malaysia Architecture Gathering 2016

Gadjah Mada University and International Islamic School Malaysia Architecture Student Gathering 2016


[ Masterplan Housing and OfďŹ ce Agats, Papua ]

[ STUCO Student Competition ]

[ Homestay Adiluhung ]

[ KMTS Building ]

[ Taman Pendidikan Alquran Al-Muttaqin ]


Masterplan Housing and OfďŹ ce Distrik Agats Kabupaten Agats, Papua 2017


Kabupaten Asmat ingin mewujudkan diri sebagai daerah yang memiliki daya saing kuat untuk menghadapi persaingan era globalisasi. Kabupaten Asmat harus memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif dibandingan dengan daerah-daerah lainya untuk mampu bersaing. Dalam beberapa tahun terakhir Kabupaten Asmat berkembang begitu pesat tetapi kurang seimbang dengan pengendalianya yang ketat. Hal tersebut menjadikan wajah Kabupaten Asmat terlihat kumuh dan kurang tertata. Dengan mempertimbangkan eďŹ siensi, efektivitas pemanfaatan lahan dan dalam rangka menciptakan kawasan perkantoran yang lebih teratur serta keinginan memberikan pelayanan yang optimal dibidang pelayanan publik maka perlu adanya pembangunan Blok Plan Perkantoran. Diharapkan dengan terbangunya kawasan Blok Plan Perkantoran, maka sinergitas pelayanan kepada masyarakat lebih teratur, terarah, dan eďŹ sien.

[ Kondisi Tapak ]

Konsep Elements of Urban Physical Form 8 Elemen Perancangan Kota (Hamid Shirvani). Dalam merancang sebuah kota perlu memperhatikan elemenelemen penting yang akan membentuk kota tersebut. Terdapat 8 elemen utama dalam perancangan kota dan atau khususnya pusat kota. Elemen-elemen tersebut diantaranya adalah Landuse, Building form and massing, Circulation and Parking, Open Space, Pedestrian Way, and Activity Support. Fasilitas-fasilitas tersebut yang nantinya terdapat pada Masterplan Perumahan dan Perkantoran di disterik Agats, Kabupaten Asmat, Papua. Konsep Arsitektur Organik Dalam Masterplan Perumahan dan Perkantoran Distrik Agats Kabupaten Asmat terdiri dari bangunanbangunan di dalamnya, seperti Kantor Bupati, Kantor Dinas-dinas yang membantu kinerja Bupati, Rumah dinas Bupati, dan juga perumahan pegawai. Bangunan - bangunan ini menerapkan konsep Arsitektur Organik, adalah sebuah konsep yang melibatkan sebuah penghormata terhadap sifat-sifat alami bahan, dimana kita tidak seharusnya memutar baja menjadi bunga, selain itu juga merupakan sebuah penghormatan terhadap hubungan yang harmonis antara bentuk atau desain dengan fungsi bangunan. Dan juga merupakan upaya untuk mengintegrasikan antara tapak dan struktur, dan juga sebuah kesatuan antara konteks dan struktur.


[ Analisis Tapak ]


[ Analisis Tapak ]


[ Analisis Tapak ]


[ Detail Arsitektural ]

KANTOR BUPATI Bangunan ini difungsikan sebagai kantor bupati yang di desain seluas 12m x 24m dengan ketinggian 2 lantai dengan menggunakan sistem panggung.

KANTOR DINAS Bangunan ini difungsikan sebagai kantor dinas pembantu bupati yang di desain seluas 12m x 24m dengan ketinggian 1 lantai dengan menggunakan sistem panggung.

RUMAH DINAS Bangunan ini difungsikan sebagai rumah dinas bupati yang didesain seluas 12 m x 12 m dengan ketinggian 1 lantai.


[ Detail Arsitektural ] MODIFIKASI ATAP KHAS ARSITEKTUR AGAts UKIRAN KHAS ARSITEKTUR PAPUA

RENCANA 2 LANTAI SEBAGAI HIRARKI TERTINGGI

BANGUNAN PANGGUNG UNTUK menggapi KARAKTERISTIK TANAH tampak depan kantor bupati

rencana desain gedung kantor bupati agats

MODIFIKASI ATAP KHAS ARSITEKTUR AGAts PENGGUNAAN MATERIAL LOKAL

RENCANA 1 LANTAI SEBAGAI BANGUNAN PEMERINTAH PEMBANTU KABUPATEN BANGUNAN PANGGUNG UNTUK menanggapi KARAKTERISTIK TANAH

UKIRAN KHAS ARSITEKTUR PAPUA

rencana desain gedung kantor dinas agats

MODIFIKASI ATAP KHAS ARSITEKTUR AGAts PENGGUNAAN MATERIAL LOKAL

RENCANA 1 LANTAI rumah dinas kabupaten agats BANGUNAN PANGGUNG UNTUK MENANGGAPI KARAKTERISTIK TANAH

UKIRAN KHAS ARSITEKTUR PAPUA

rencana desain rumah dinas kabupaten agats


[ Detail Arsitektural ] bangunan kantor bupati

open space (apel, parkir, penghijauan)

gedung serbaguna

gerbang penjagaan

rencana desain gedung kantor bupati agats

bangunan kantor dinas pembantu kabupaten

open space (apel, parkir, penghijauan)

rencana desain gedung kantor dinas agats

bangunan rumah dinas bupati

open space (apel, parkir, penghijauan)

gerbang penjagaan

rencana desain rumah dinas kabupaten agats


[ Perspektif Eksterior Rumah Dinas] Bangunan dibangun di atas tanah gambut dengan daya resap yang rendah sehingga bentuk perumahan didesain berbentuk panggung. Selain itu mengingat site berada di daerah penghijauan dan masih alami, maka dari itu rumahrumah masih terlidungi vegetasi alami.


[ Perspektif Eksterior Kantor Dinas] Bangunan dibangun di atas tanah gambut dengan daya resap yang rendah sehingga bentuk perumahan didesain berbentuk panggung. Selain itu mengingat site berada di daerah penghijauan dan masih alami, maka dari itu perkantoran masih terlidungi vegetasi alami.


STUCO Student Copmpetition Student Center Yogyakarta 2018


Intersectional Student Center merupakan bangunan yang berfungsi menunjang kegiatan belajar mahasiswa di luar jam kuliah. Kebutuhan ruang belajar baagi mahasiswa di luar kampus merupakan hal yang sangat dibutuhkan mengingat jam kerja kampus yang terbatas sehingga megharuskan mahasiswa untuk mencari ruang lain untuk memenuhi kebutuhan mereka. Mengingat Kota Yogyakarta terkenal sebagai kota pelajar yang mana terdapat hampir 137 kampus di kota ini. Selaras dengan perkembangan jaman maka berkembang pula gaya hidup serta kebutuhan para mahasiswa di kota ini, sayangnya hal tersebut tidak diimbangi dengan penyediaan space bagi para mahasiswa. Secara umum Intersectional Student Center merupakan bangunan multifungsi yang menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, dan bersosialisasi antar sesama mahasiswa. Sasaran dari pengadaan bangunan student center ini adalah mahasiswa dari berbagai universitas yang berada di sekelilingnya seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Sanata Dharma, dan Universitas Keristen Duta Wacana (UKDW).

Intersectional Space terletak di Jalan Gambir Karangasem Baru, Gang Nusa Indah, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Luas Tapak 780 m


[ Analisis Tapak ]


[ KONSEP DESAIN ] Intersectional Space, menggabungkan beberapa fungsi yang menjadi issues yang terjadi pada lingkungan mahasiswa seperti kegiatan belajar, aktivitas sosial, kesehatan, serta pemenuhan gaya hidup. Konsep Intersectional Space berperan pada fungsi utama bangunan ini yaitu pada kegiatan belajar mahasiswa dengan penyediaan 2 sifat ruang belajar yang berbeda yaitu zona individu dan zona kelompok yang mana antara kedua kebutuhan yang berbeda tersebut saling berpotongan dan dijadikan sebagai ruang interaksi melihat kebutuhan mahasiswa yang beragam


v

o

i

d


[TAMPAK ]

Tampak Barat

Tampak Utara

Tampak Timur

Tampak Selatan


[ Perspektif Interior ]

Area Sharing Space

OfďŹ ce Area

Coffeeshop


[ Perspektif Eksterior ]


Homestay Adiluhung Desa Giriloyo Kabupaten Imogiri, Yogyakarta Studio Desain Arsitektur 6


Site berada di Imogiri tepatnya di desa Giriloyo. Desa ini terkenal dengan kekayaan alam dan budayanya. Batik menjadi salah satu alasan para wisatawan datang ke desa Giriloyo, tak hanya turis lokal saja, tak sedikit turis mancanegara sampai rela untuk stay dan menginap di rumahrumah warga untuk mempelagi cara membatik lebih mendalam. Seiring berkembangnya jaman, fasilitas homestay pun sudah menjadi kebutuhan bagi desa ini. Homestay Adiluhung merupakan salah satu homesaty yang sudah diakui melalui penghargaan best ASEAN homestay pada forum yang diadakan di Singapore pada tahun 2017.

[ Kondisi Eksisting Tapak ] RUMAH PEMILIK GAZEBO BATU BATA LIMASAN TRADISIONAL GUDANG 35 m SUNGAI 20 m


[ Transformasi Desain ]


[ Transformasi Desain ]


[ Transformasi Desain ]


[ Denah ]


[ Tampak ]

Tampak Utara

Tampak Selatan

Tampak Barat

Tampak Timur


[ Perspektif Eksterior ]


[ Detail Arsitektural ]


[ Perspektif Interior ]


KMTS Building Sayembara Departemen Teknis Sipil dan Lingkungan, UGM Yogyakarta 2017


POROS Building berarti pusat dan juga pori-pori bagi lingkungan sekitar merupakan sebuah bangunan yang mewadahi berbagai macam kegiatan eksternal yang mendukung kegiatan akademik dan kemampuan interaksi sosial mahasiswa yang juga memaksimalkan penggunaan energi secara efektif, bijak, dan bertanggung jawab terhadap keberlangsungan bangunan kedepanya.

FAKULTAS TEKNIK UGM

AREA SITE GEDUNG KMTS (KELUARGA MAHASISWA TEKNIK SIPIL) DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN

KONSEP DESAIN PROBLEMS

PROPOSAL PHASE

STRATEGY

ROOFTOP GARDEN LIMITED WATERING

VERTICAL GARDEN

BERKURANGNYA AREA RESAPAN AIR

LIMITED GARDENING

GREEN BUILDING

WATER TREATMENT

ENERGY TREATMENT FLOATING

PENGGUNAAN LAHAN SEMPIT

COMMUNAL SPACE

SOCIAL TENSION

BERKURANGNYA OPEN SPACE

SOCIAL DISCONNECTING

CO-WORKING SPACE

OPEN SPACE

Secara garis besar, desain gedung KMTS (Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil) mengintegrasikan kebutuhan utama sebuah himpunan yaitu social networking dengan peran lahan yang essential bagi kampus ini yaitu sebagai area open space dan juga penghijauan. Konsep yang diangkat adalah bangunan yang dapat menyerap energi yang ada pada site ini, sehingga dapat tercipta desain yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan fungsi utama social activity.


[ Transformasi Desain ]

1 2 3 4

Luasan site dibagi secara vertikal menjadi 3 lantai.

Titik pertemuan vertikal dan horizontal dijadikan sebagai sirkulasi utama pada gedung yang bersifat terbuka agar interaksi antara sisi timur dan barat tetap berlangsung.

Bukaan pada sisi barat yang menjadi orientasi utama pada area site agar tetap tercipta interaksi open space antara gedung pengajaran dengan zona mahasiswa.

Atap miring berorientasi ke barat agar aliran air cepat dialirkan dan diresapkan ke tanah dan digunakan juga sebagai orientasi pemanfaatan energi panas matahari.


[ Denah ]

DENAH LT.1

[ Tampak ]

DENAH LT.2

DENAH LT.3


[ Detail Arsitektural ]


[ Detail Arsitektural ]


[ Perspektif Desain ]


[ Perspektif Desain ]


Taman Pendidikan Alquran Al-Muttaqin Kabupaten Bantul yogyakarta 2017


Universitas Gadjah Mada setiap tahun nya menerjunkan mahasiswanya untuk melaksanakan program tahunan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Salah satu lokasi yang dipilih yaitu Kabupaten Bantul. Kali ini pihak kami dipercayakan oleh pihak pengurus masjid Al-Muttaqin untuk mendesain Taman Pendidikan Alquran yang berada tepat di sisi selatan masjid. TPA ini didesain 1 lantai, dengan konsep yang eksibel, diharapkan TPA ini dapat digunakan tidak hanya kegiatan belajar mengajar saja akan tetapi juga dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat sekitar, seperti musyawarah warga. Akibat kebutuhan fungsi TPA tersebut, maka TPA didesain ramah anak melalui material yang digunakan yang aman untuk anak. Selain itu bangunan ini juga ramah untuk kesehatan penggunanya dengan digunakanya penghawaan dan pencahayaan alami.


[ Perspektif Eksterior ]


[ Perspektif Eksterior ]


FITHA AULIA

[ Sabetan No.82, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak] [ Central Java] [Indonesia] [May 10th, 1996] [+62822 2012 5356] [ďŹ tharamelan@gmail.com] [ďŹ tha.aulia@mail.ugm.ac.id]

Architecture Portofolio [ Fitha Aulia ]  
Architecture Portofolio [ Fitha Aulia ]  
Advertisement