Page 1

Edisi #1 Januari 2014

stalk us on twitter

Departemen Kominfo present

Ngelimbang Yo !!

@SAHANGITB

Ngelimbang Yo Buletin Bulanan Serumpun Mahasiswa Bangka Belitung

??

Bangka Belitung

?

Selayang Pandang

SAHANG

Dulu dan Kini ...

L

ahirnya SAHANG pada tanggal

14 April 2007 adalah hasil dari sebuah ide yang tercetus pada Oktober 2004 silam melalui sebuah Forum Budaya dan Bahasa di situs http://rileks.comlabs.itb.ac.id. Akan tetapi, pada periode 2004 mengalami banyak kendala dalam mewujudkan mimpi terdaftar sah di ITB sehingga mengalami kevakuman sampai awal tahun 2007. Peran besar yang semakin banyak diakses mahasiswa ITB pada saat ini kembali mempertemukan putra-putri Babel dalam Forum Budayadan Bahasa yang didalamnya terdapat subforum Bangka Belitung. Akhirnya setelah intensif berkomunikasi kami

melanjutkan perjuangan yang sempat terhenti dan momen itu bertepatan dengan registrasi unit yang dilakukan Rektorat. Hal tersebut sangat melecut semangat kami untuk kembali bernaung dalam SERUMPUN MAHASISWA BANGKA BELITUNG (SAHANG) ITB yang membawa misi kebudayaan. Apa yang kami lakukan ini bukanlah euforia yang latah, akan tetapi ini merupakan rangkaian gerbong pembentukan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung yang salah satu cita-citanya adalah pelestarian budaya Melayu dengan susunan masyarakat yang heterogen dan telah berakulturasi dengan budaya tionghoa, jawa, bugis, dll dalam kerangka NKRI. SAHANG saat ini masih sangat belia dan masih harus banyak belajar dari teman-teman unit yang lain, akan tetapi kepercayaan ini akan kami pertaruhkan

FACTS! Fact#2

Ternyata ada pulau kecil yang bernama

Palau Bangka yang

berada di

sulawesi tenggara

3 # t c Setiap

Fact#1 Pulau Bangka

bulan Desember Fa terdapat Bike Race

D’tour Belitung yang mengelilingi pulau

adalah tempat

tersebut sejauh

pembuangan bagi

300 KM

komunis sejak tahun 1960 kaum

Lada adalah komoditas pertanian utama pulau ini yang memiliki nama lain SAHANG. SAHANG=LADA

1

4 # t c Fa

2


KAIN Cual

berarti benang sutera kasar yang baru dipintal (digantih). Namun seiring perkembangan waktu, Cual menjadi suatu sebutan masyarakat Bangka Belitung terhadap kain tradisionalnya karena pada dasarnya kain Cual masuk dalam kategori tenunan songket seperti layaknya Ulos di Sumatera Utara atau tenun ikat Donggala di Sulawesi Tengah. Bentuk Kain cual seperti songket. Yang membedakannya adalah kain cual memiliki warna-warna cerah, khas kain tradisional Melayu. Selain itu juga lebih lembut dan luwes, serta disertai motif flora atau fauna.

Ngelimbang Yo !!

Kepengurusan Baru

BATIK CUAL

SAHANG ITB periode 2013/2014

Kain cual telah berkembang sejak abad ke16. Motif-motif kain Cual yang terinspirasi dari tumbuhtumbuhan, hewan, alam ataupun benda yang ada di lingkungan sekitar, antara lain pucuk rebung, butiran beras, ombak, bebek, ayam, naga, burung, dan bunga. 2 Jenis motif utama Bercorak penuh (Penganten Bekecak) dan Ruang kosong (Jande Bekecak) Seiring berkembangannya zaman, terus bermunculan motif2 kreasi baru namun tetap sesuai dengan 2 motif utama diatas. Ada sembilan motif cual yang telah resmi dipatenkan oleh pemerintah yakni Kembang Kenanga, Bebek dan Kembang Sumping, Uburubur, Merak, Gajah Mada 2003, Kembang Setangkai dan Kembang Rukem, Bebek Setaman, Kembang Rukem dan Kembang Setaman.

VISI

SAHANG ITB sebagai

wahana kreativitas dan karya dalam ikatan kekeluargaan

perajin tenun cual). Biasanya dikerjakan oleh kaum wanita. Pengerjaannya memakan waktu minimal 1 minggu (tergantung tingkat kerumitan). Cara pembuatan yang rumit serta bahan yang mahal ini menjadikan harga jual kain cual itu melambung

Selamat Kepada

menuju pelestarian seni dan ...budaya Bangka Belitung

Bahan dasar pembuatan kain cual sendiri antara lain polyster, sutra, katun, serat kayu dan benang emas, benang limar (dibuat sendiri oleh sang

Harga kain cual bergantung tingkat kerumitan motif dan proses pembuatannya. Untuk yang dibuat (ditenun) secara manual, kisaran harga mulai dari Rp. 1.500.000 sampai Rp. 20.000.000. Sedangkan yang dibuat secara masal (cap), kisaran harga mulai dari Rp. 50.000 sampai Rp. 750.000.

Ngelimbang Yo !!

Dwi Purwaningsih TL’11 Selamat menjalankan tugas!

3

“Ngelimbang Yo” adalah brand buletin SAHANG ITB. Istilah “Ngelimbang” digunakan untuk kegiatan penambangan timah secara tradisonal

4


Buletin1_SAHANG ITB_januari2014  
Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you