Issuu on Google+


Pelindung Yayasan Trisakti

Dewan Penasehat

Tony Setiabudhi Ketua STMT Trisakti Ketua TSM Trisakti Ketua STP Trisakti Ketua STMA Trisakti Ketua ST. MEDIAKOM Trisakti

Pemimpin Umum Chondro Suryono

Wakil Pemimpin Umum Sumilah Irwan

Pemimpin Redaksi Suharto Abdul Majid

Sekretaris Redaksi Erika J.A

Staf Redaksi

Giri Pramono, Rietsy Dandel, Abdullah Amrin, Yulianti Keke, Satriyo Wibowo, Husen Hutagalung, Oties Tejamirah

Desain & Tata Letak KEMANGI Suharjono Percetakan ST.MEDIAKOM

Keuangan & Distribusi Hassanal Pringgayudha Insri Nuryati

Alamat

TSM Jl. Kyai Tapa no.20, Grogol Jakarta Barat, 11440 Telp : 021 - 566 6717 Fax : 021 - 563 5480 Email cahayatrisakti@gmail.com

Cahaya Trisakti

1


GO YUK KITA

SUKSES DENGAN CARA

TERHORMAT!


SUCCESS S

etiap kita pasti mendambakan hidup bahagia, hidup yang selamat, hidup yang aman, hidup yang sejahtera. Sebagai orang yang beriman, dalam setiap doa, penulis sering memanjatkan doa berikut: “Ya Allah, berilah kami keselamatan di dunia dan keselamatan di akhirat”, yang maknanya senada dengan kalimat seperti ini: “Ya Allah, berilah kami kebahagiaan hidup di dunia dan kebahagiaan hidup di akhirat”. Anak-anak muda zaman sekarang sering mengatakan begini: “Muda kaya raya, tua foya-foya, mati masuk surga”. Sungguh begitu enak dan idealnya hidup seperti itu. Sebagian besar diantara kita pasti menginginkan hal seperti itu. Tapi, apakah itu benar? Penulis meyakini tiga hal dalam menjalani kehidupan. Pertama faktor masukan atau asupan (input), kedua faktor proses (process), dan ketiga faktor keluaran atau hasil (output). Sederhananya begini, untuk

mencapai sesuatu atau hasil yang baik, maka jangan dilupakan bahan-bahan untuk mencapai ke arah itu harus baik atau harus dipersiapkan dengan baik, lalu jangan dilupakan hal yang tidak kalah pentingnya adalah proses atau cara atau usaha untuk meraihnya apakah sudah dilakukan dengan cara-cara yang benar dan baik? Sudahkah dikerjakan dengan cara-cara yang efektif dan efisien? Sebagai orang yang beriman, maka tentu saja penulis menambah faktor keempat yaitu faktor doa. Jangan lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sebagai pemilik kehidupan, pemilik alam semesta, bahwa setiap apa yang kita dapatkan, apakah kesuksesan ataupun ketidaksuksesan, semuanya tidak akan luput dari campur tangan Nya. Dibalik kesuksesan atau ketidaksuksesan pasti ada hikmah yang menyadarkan kita untuk belajar dan merenung agar kita semakin dewasa dan bijak dalam melangkah.

Kata kuncinya, kesuksesan yang ingin kita raih harus bertumpu kepada niat yang baik, tekad yang kuat, dibarengi dengan usaha yang keras dan cerdas, yang dilakukan dengan cara-cara yang sehat, benar, dan patut, sehingga diharapkan hasil yang akan kita dapatkan akan baik pula dan tahan lama, pun orangorang akan menghormati kita, karena kesuksesan yang kita raih diperoleh dengan cara terhormat dan bermartabat. Bukan sekedar kesuksesan dengan cara instan yang sekedar easy come easy go. Bukan kesuksesan yang diperoleh dengan cara-cara tidak sehat, tidak benar, dan tidak patut. Yuk kita sukses ujian tanpa nyontek. Yuk kita naik jabatan tanpa menyuap. Yuk kita KAYA tanpa KORUPSI! (SAM)

Cahaya Trisakti

3


Harry Tjan Silalahi

Menurut pendapatnya, yang penting adalah kemampuan, bukan selembar kertas yang dinamakan ijazah itu. Semasa kuliah di Jakarta, ia aktif di perkumpulan Sin Ming Hui, dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Ia kemudian terpilih menjadi ketua organisasi itu, dan belakangan menjadi Sekjen Partai Katolik. Harry kemudian menjadi anggota anggota DPRGR dan mengetuai Komisi I. Setelah Pemilu 1971, Harry tidak lagi giat di dunia kepartaian. Ia memilih kegiatan di Centre for Strategic and International Studies dan Yayasan Pendidikan Trisakti. Di yayasan Trisakti, awalnya Harry mengetuai bidang kemasyarakatan sebelum akhirnya menjadi ketua yayasan Trisakti. Belakangan ia terpilih menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) dan menjabat direktur CSIS. Di CSIS, Harry bersama kawan-kawannya seperti Benny Moerdani, Sofyan Wanandi, Jusuf Wanandi, Pang Lay Kim memengaruhi hampir semua kebijakan-kebijakan yang diterapkan oleh Orde Baru.

H

arry Tjan Silalahi (Tjan Tjoen Hok) lahir di Yogyakarta, 11 Februari1934, umur 77 tahun) adalah seorang tokoh politik, tokoh awam Katolik. Ia dilahirkan sebagai anak kedua dari sepuluh bersaudara dalam sebuah keluarga yang sangat sederhana. Ayahnya buta huruf, dan ibunya penjual makanan kecil dan gudeg. Kedua orangtuanya hanya berharap Harry bisa menjadi orang yang berpendidikan.

Aktif berorganisasi

Di sekolah Harry menyenangi pelajaran sejarah, kesenian dan ilmu kemasyarakatan. Semasa di SMA, ia sudah mulai aktif berorganisasi. Ia menjadi anggota organisasi peranakan Tionghoa, Chung Lien Hui. Di bawah kepemimpinannya organisasi ini kemudian berganti nama menjadi Persatuan Pelajar Sekolah Menengah Indonesia (PPSMI). Harry juga aktif dalam Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia. Setelah tamat SMA, Harry pindah ke Jakarta dan masuk ke Fakultas Hukum, Universitas Indonesia, lulus tahun 1962. Uniknya, ia belum juga mengambil ijazahnya sebagai sarjana hukum.

4

Cahaya Trisakti

Mendapat marga Silalahi

Harry Tjan mendapatkan marga Batak Silalahi melalui persahabatannya dengan Albertus Bolas Silalahi, yang juga pernah memimpin Partai Katolik. Waktu itu Harry adalah sekretaris jenderal Pengurus Pusat Partai, sementara Albertus ketua di Tapanuli Utara.

Keluarga

Harry menikah dengan Theresia Marina Gani, dosen sastra Inggris Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI (dulu bernama Fakultas Sastra) UI, dan dianugerahi dua orang anak. Anak pertama bernama Herman Riwarto Silalahi dan anak kedua bernama Harin Rupini Silalahi.

Karier

• Ketua Presidium PP PMKRI (1961-1962) • Pendiri Universitas Trisakti (1966) • Anggota DPR (1967-1971) • Ketua Partai Katolik Indonesia (1971) • Anggota DPA (1978-1983) • Direktur CSIS (1971-??) • Anggota Dewan Penyantun CSIS • Sekjen Partai Katolik Indonesia • Sekjen Front Pancasila (1965)

(Sumber : Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. http://www.tokohindonesia.com/tokoh/ article/282-ensiklopedi/1273-harry-tjansilalahi)

Harry Tjan Silalahi adalah sosok tokoh yang berjuang demi kepentingan nasional termasuk kemajuan generasi muda, sejak dahulu hingga era global sekarang ini. Bila merekam jejak langkah perjuangannya akan terlihat kematangan dan kualitas pengalaman tanpa meninggalkan integritas, yang merupakan pemahaman mendalam pentingnya kebersamaan dalam keunggulan merupakan ciri dirinya hingga saat ini. Mentaati hukum Indonesia baginya wajib, walaupun harus melalui perjalanan yang sulit dan berliku, Harry tetap yakin bahwa Negara Indonesia yang berdaulat mampu melakukannya. Ketika kami membicarakan mitos sehubungan dengan Budaya, beliau yang sangat moderat dan berfikir logis tetap menghargai tradisi, katanya” oral community yang kerap difahami oleh bangsa dan daerah masih sangat kental, jadi kita harus membuka wacana berfikir daerah ataupun bangsa yang belum masuk kedalam peradaban tulis dan baca. Cerita Nyi Rorokidul merupakan legenda yang turun temurun namun dipercaya oleh beberapa suku di Jawa, mau kita acuhkan! Tidak bisa karena bangsa kita belajar dari dongeng/cerita”. Beranjak dari situlah, dalam pembentukan Yayasan Trisakti yang dibinanya mengemban visi dan misi bahwa pendidikan akan menjadi penting meskipun hermitis. Lebih turut berfikir seperti sekolah tinggi berfikir secara teratur, disiplin. Melihat pendidikan di sekolah menengah baginya terlalu padat dengan pengetahuan saja, tanpa baca buku dan novel. Tanggapan yang diberikan atas kesalahan generasi sekarang cenderung melakukan copy paste (mengkopi): “Hal itu harus mencari penangkal melalui deteksi dari program computer yang bisa mendeteksi khusus artikel ilmiah (novelti)”. Menurutnya “ Mutu pendidikan rendah karena tidak disiplin, tidak tau malu dan plagiat termasuk dosen. Tulisan plagiat dari dosen harus tegas menghadapinya, di keluarkan dari lembaga pendidikan, maka lingkungan Akademika kita harus disiplin, jika ketahuan, dikeluarkan dan itulah integritas. Jika dosen menulis hasil tulisan mahsiswa maka secara etika nama mahasiswa harus dimunculkan. Memang belum ada lembaga secara resmi yang focus membenahi dan mengkontrol masalah ini”.


Nasionalisme Indonesia sudah selesai pandanga Harry Tjan Silalahi, dengan mantap negara maupun pribadi. Masa sekarang harus ditingkatkan adalah patriotisme. Contoh Papua yg mengalami tekanan karena sosial ekonomis, begitu diberi kesempatan yang baik melalui 4 pemain sepak bola nasional berubah sekarang, berubah dengan bangga menyatakan garuda didadaku. Begitu juga Ditiro dari Aceh, begitu melihat keadilan dan kedamaian terjadi di Aceh beliau merasa puas diakhir hidupnya ( BBC Juni 2010). Kondisi diatas juga pernah dilalui Trisakti yang sebenarnya dari Respublika secara politik gerakan mahasiswa CGMI yang menyerang, terjadi pertentangan ideologi pada tahun 1965 di dalam negeri adalah komunis dan nonkomunis, maka Bung Karno menaruh perhatian terhadap anakanak keturunan Thionghoa pada waktu itu kena diskriminasi secara formal. Didirikannya-lah Universitas Trisakti untuk menampung mahasiswa yang terkena diskriminasi etnis. Bung Karno mengangap ini anarkis dan politis, beliau sangat sensitif atas rasialisme, termasuk Pak Harto menyatakan anti rasialisme maka Ferry Souneviel (Juara All England pada tahun enampuluhan) yang dipanggil oleh Sindhunata untuk menata Universitas Trisakti, dan beliau sanggup untuk penataan kembali. Trisakti pada mulanya di pimpin oleh beberapa tokoh termasuk Syarief Tayib dan Nasution. Yayasan Trisakti merupakan satu-satunya yayasan yg tidak dimiliki secara individu sejak terbentuknya. Siapapun bisa bergabung melalui prestasi. Harry sebelum bergabung dengan Trisakti, saat itu pimpinan Subhan mahasiswa anti PKI, diajak untuk menjadi pengurus pertama di UniversitasTrisakti (swasta), maka dibentuklah Yayasan dan menjadi Pengurus pertama. Perkembangan dan terbangun universitas, merupakan cita-cita Yayasan Trisakti dan lembaga yang dinaungi, kita (Trisakti,red) turun mencerdaskan bangsa, komitmen Trisakti menjadi nation building, secara perlahan terjadi pencampuran, melalui pendidikan dan pemahaman yang diterapkan kepada seluruh civitas akademika, jika Yayasan telah sukses memblending kebangsaan dengan mencampurkan kelompok etnis di lingkungan Trisakti. Bangsa Indonesia adalah berdasarkan etis politis dan patriotisme, mempersiapkan mahasiswa

untuk siap ditempatkan dimanapun di Indonesia. Nasionalis dan patriot Indonesia. Di mulai dari 9 fakultas dan 5 sekolah tinggi dikembangkan untuk menjadi dan memenuhi kebutuhan kita. Pariwisata merupakan modal pembangunan dan ekonomi, tetapi meningkatkan apresiasi lingkungan dan keindahan, serta memperkenalkan Indonesia secara baik seperti sekarang menjadi ilmu bukan saja fulus/uang. Transport juga sehubungan kecepatan tapi to move one point to other point fast dan save. Semua ada visi dalam mendirikan ST. Asuransi jika kelas menengah berkembang maka didirikanlah asuransi, rumah sakit dari personal menjadi intitusional, jika ingin benar-benar merata pembangunan maka strategis pembanguna & nation building dipersiapkan melalui pendidikan serta manfaat yang terkait, maka lembaga yang akan menjadikan suatu budaya asuransi. Rumah orangtua/jompo pun bisa menjadi kepentingan tersendiri. Ingredient mungkin sudah berubah dari waktu ke waktu, tetapi gotongroyong tidak bisa dibebankan oleh keluarga kaya saja, tetapi bisa melalui asuransi atau arisan. Speed n communication juga dibenahi. Sehubungan kondisi Universitas & Yayasan Trisakti we are on the right track. Sabar menanti dengan taat hukum Indonesia. Instruksi yang digariskan Yayasan apapun yg terjadi jangan merugikan mahasiswa dan orangtua mahasiswa. Sebagai orang Jawa memiliki pepatah becik ketiti olo ketoro ( baik akan terlihat jelekpun akan jelas) penghayatan atas goodwill maka akan terbuka dengan kebaikan, barangkali saya terlalu kuno, cita-cita harus digantung tinggi dan harus mengatur rule of the games, mudahmudahan saat ini menyusun tangga dan cita bisa digayuh dan dicapai bersama juga segera dihayati oleh yang muda. Pentingnya pengejawantaan dari suatu idealisme di dunia pendidikan.

pengajaran namun mutu pendidikan yang dibutuhkan dari Tauladan guru/dosen. Kemudahan meluluskan mahasiswa, dengan guru memberikan kunci soal tidak menyelesaikan masalah pengasahan dengan otak. Pendidikan dan output yaitu: mengontrol, mengarahkan dan memilih apa yang bisa membangun, misalkan teknologi, tauladan diperlukan, global bisa kita lakukan namun harus ada kesadaran etis (kepedulian, cinta kasih, keterbukaan, kendali,kedaulatan) melalui pemikiran kita bisa men-stop kemiskinan, kecurangan, dan lain lain, melalui Universitas dan Sekolah Tinggi hasilkan para pemikir, pencipta, kiatnya adalah dosen harus bisa berfikir melalui dialog, bersama berkembang. Timbulkan kelompok kecil dialog sekarang generasi muda kecenderungan pasif lomunikasi dan menulis. Oral tidak bisa dipegang juga tidak bisa mengikat. Prestasi akademik masih dalam perhitungan komersial, belum level tulisan, buku dan penelitian, dibanding perguruan tinggi lainnya Trisakti baru sebatas presenter. Cahaya Trisakti harus dimasukan berita kekeluargaan lucu dan lain-lain. In the crossroad of thingking, pada umumnya bagi para pengajar yang berlatar belakang luar negeri harus ada aturannya, harus menyesuaikan, gandengkan dengan ketentuan setempat dalam penyampaian ilmu. Terjemahan visi founding father pada masa kini sangat kontemporer, beda dengan mereka yang mencanangkannya, oleh sebab itu harus mengerti dan refleksi, mahasiswa bisnis harus bisa membaca novel bukan saja teks book. Penting utk mengharukan perasaan/ berfikir halus. Contoh perbedaan Jendral dan pengusaha, jendral sapu bersih sadangkan pengusaha teman. Harry Tjan Silalahi walaupun memiliki marga namun akrab dengan petuah jawa seperti Nalar watak merupakan nomor satu, Ajar watak ke tujuh, Terusan watak sembilan, Budi watak ke satu. (Rietsy, Erika, Giri, Harto)

Banyak orang yang kacau beliau bukan balau sebagai pememimpin. Disiplin, kejujuran ilmiah dan teratur harus diterapkan dalam belajar mengajar, kalau orang belajar dan meningkatkan edukasi tidak selesai seumur hidup, dalam pendidikan kita melihat masa depan. Sertifikasi adalah syarat

Cahaya Trisakti

5


PROFIL

K Ayu Rianti Ayu Rianti adalah salah satu dari 3 mahasiswa lulusan terbaik Trisakti School of Management yang diwisuda pada tangga l7 Januari 2012 yang lalu. Berikut ini adalah tulisan Ayu untuk berbagi pengalaman dan kiatkiatnya selama kuliah di TSM sehingga menjadi lulusan terbaik dari jurusan Manajemen.

egiatan saya sebagai mahasiswa sebenarnya sama saja seperti mahasiswa lain. Datang ke kelas tepat waktu.. dan yang saya lakukan adalah fokus.. fokus terhadap apa yang diajarkan dosen yang mengajar dikelas... Kenali cara belajar atau metode belajar yg tepat untuk diri kita, metode yang tepat bagi saya adalah metode audio, yaitu lebih banyak mendengar daripada visual ataupun mencatat. Saya mempunyai prinsip bahwa saya harus keluar kelas hari itu dengan keadaan mengerti materi yang diberikan. Untuk memastikan bahwa saya sudah mengerti, maka saya seringkali bertanya kepada dosen yang mengajar ataupun membaca keterangan lebih lanjut dari buku panduan dikelas,sehingga ketidaktahuan saya tidak menumpuk dan saya tidak terlalu berat untuk mereview pelajaran dirumah atau salah mengintrerpretasikan materi tersebut. Dengan cara belajar tersebut, saat sampai dirumah saya hanya memerlukan waktu 30 menit untuk membaca ulang dan mengerti lebih dalam materikuliah yang telah dipelajari hari itu di kampus. Bertemanlah yang banyak. Karena teman dapat membantu kita dalam proses belajar mengajar untuk berdiskusi dan meminta pendapat. I do believe in balance life.. study hard doesn’t mean stick all the time to the book and make your self unsocialized.. teman membuat hidup perkuliahan kita menjadi seimbang, bahkan teman dapat menjadi motivasi tambahan sehingga kita menjadi semangat untuk berangkat ke kampus.

6

Cahaya Trisakti

Kemampuan soft skill untuk bergaul adalah hal yang sangat penting. Being smart doesn’t mean that you have to be nerdy .. manajemen waktu yang baik sangat diperlukan agar hard skill dan soft skill dapat berjalan selaras. Selama periode ujian, setiap hari saya dan teman-teman selalu datang jam 7:00 pagi untuk mereview atau berdiskusi bersama tentang semua materi yang akan di ujikan padahari itu. Saya tidak mau kikir untuk berbagi ilmu karena semakin banyak hal yang kita bagikan, semakin banyak hal yang akan kita dapatkan dari orang lain. Berdiskusi membuat kita menjadi ingat materi yang telah kita ketahui dan mungkin saja teman kita mengetahui sesuatu yang kita tidak ketahui sebelumnya. Hal ini sangat mempersingkat waktu belajar karena penjelasan teman mungkin akan lebih dapat dimengerti dibanding penjelasan di buku. Kesalahan yang banyak terjadi adalah dimulai dari pendapat bahwa “management is all about memorising every single details”. Jika kita mengerti konsep dasar dari materi dan bahkan dapat mengembangkan pemahaman yang ada, kita tidak perlu menghafal sama sekali. Yang terakhir adalah “think optimist, there are no stupid people. There are just people who just don’t know it yet. It motivates us to find out and figure the things out more’’ tidak ada yang tidak bisa dipelajari. Pertanyaannya adalah apakah kita cukup berani untuk mencoba dan berusaha untuk belajar dan mencari tahu.( Ayu Rianti / EJA )


In

Memoriam

Arum Niatalih Ratna

K

ecelakaan yang menimpa Arum Niatalih Ratna pada Kamis, 5 Januari 2012 lalu telah menorehkan duka yang teramat dalam untuk keluarga besar Trisakti School of Management. Akibat kecelakaan di malam itu Arum telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Arum Niatalih Ratna, mahasiswi semester 3, jurusan Akuntansi angkatan 2010 di Trisakti School of Management dan juga alumni SMAN 21. Gadis yang biasa disapa Arum ini adalah penerima Beasiswa Penuh dari Yayasan Trisakti, dengan IPK 3,9 dan peserta Internasional Class. Selain berprestasi dalam kegiatan akademik, Arum juga dikenal ramah dan aktif di dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.

Sekarang Arum memang tinggal bayangan, tapi senyumannya akan selalu terkenang manis

cedera otak berat serta patah di hampir semua tengkorak bagian wajahnya. Arum sempat menjalani operasi untuk menghentikan pendaharan dan otak yang rusak serta penyusunan kembali tempurung kepala. Selama berada di Rumah Sakit, para sahabat, kerabat dan dosen-dosen berdatangan untuk menyemangati Arum. Pada saat itu Arum masih dapat merespon teman-teman yang datang dengan mengerakkan tangan dan kakinya. Arum dapat mendengar tetapi ia tidak dapat menjawab, karena bagian wajahnya sangat bengkak dan rahangnya patah.

Tetapi sejak Rabu, 11 Januari 2012, setelah 6 hari berada di ruang ICU, kondisi Arum memburuk.Dokter mengatakan bahwa Kamis, 5 Januari terjadi kerusakan “Ketika tiba saat 2012, kota Jakarta pada saraf pengatur perpisahan janganlah dari siang hari di suhu tubuh yang kalian berduka, sebab apa menyebabkan Arum guyur hujan lebat dan angin kencang, demam yang paling kalian kasihi mengalami yang mengakibatkan hingga 44 derajat darinya mungkin nampak celcius yang bagi banyak pohon tumbang di hampir lebih nyata dari kejauhan. orang sehatpun semua ruas jalan tidak akan tahan ibukota. Hari mengalami demam itu Arum masih setinggi itu. Arum Seperti gunung yang menjalankan pun menyerah nampak lebih agung kuliah diminggu dengan kondisi terakhirnya tubuhnya. terlihat dari padang sebelum UAS dan dataran� dan memutuskan Kamis, 12 (Kahlil Gibran) menunggu hujan Januari 2012, reda sampai tepat seminggu pukul 21.00 di setelah Arum kampus. Walaupun sudah diijinkan untuk berjuang dalam kesakitannya, dia pergi menginap di kost temannya, Arum tetap meninggalkan kita semua. Para sahabat memaksakan diri untuk pulang ke rumah dan keluarga hanya dapat tertunduk dengan menggunakan sepeda motor. pasrah dan bersedih akan kepergiannya. Arum yang pendiam tetapi murah senyum Tidak lama kemudian, Arum mengalami ini telah meninggalkan sejuta kenangan kecelakaan karena menghindari sebuah yang tidak tergantikan. pohon tumbang di jalan Merdeka Utara, tepat di depan Istana kepresidenan. Bentuk rasa sayang dan perhatian Kecelakaan ini berakibat sangat fatal, teman-temannya terlihat jelas pada saat bagian kepala Arum terbentur hebat di rumah duka dan pemakaman. Banyak dengan badan pohon yang tumbang teman dan kerabat yang mengiringi tersebut. Arum saat itu memakai helm kepergiannya dengan air mata dan doa. dengan baik tetap saja tidak dapat menolak takdir, hampir sebagian besar Selamat jalan Arum, tulang tengkoraknya mengalami patah dan retak. Helm yang dikenakan Arum Segenap keluarga besar Trisakti School of ditemukan dalam kondisi hancur Management merasakan kehilangan akan dibagian depannya. sosokmu, gadis pintar dengan segudang prestasi. Dirimu akan selalu kami kenang Akibat pohon tumbang itu, Arum dan semoga amal ibadahmu di terima di terbaring koma di ruang ICU RS Husada. sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan Dokter mengatakan Arum mengalami diberikan kekuatan. Amin...(YR/EJA)

Cahaya Trisakti

7


PROFIL

Ferry F Indra Lesmana, S.Des

erry Indra Lesmana atau akrab disapa Ferry adalah mahasiswa ST.MEDIAKOM yang lulus pada Tahun 2009 dan menyandang Lulusan Terbaik dari empat lulusan, dari jurusan Desain Grafis. Saat ini dia bekerja pada sebuah Agency Periklanan dan Menduduki jabatan penting yaitu ART DIRECTOR. Di bawah ini saya sampaikan cuplikan wawancara saya dengan Ferry yang dilakukan melalui e-mail.

Kapan / tahun berapa masuk ST Mediakom ? Awal kuliah tahun 2005 waktu itu namanya masih ATGT. Tahun 2010 lanjut S1 di ST Mediakom kebetulan jadi angkatan pertama.

Tahun berapa lulus dan di wisuda ? Wisuda D3 tahun 2009 dan S1 tahun tahun 2011

Sejak kapan Ferry mulai bekerja ? Setelah lulus D3 saya langsung kerja. Awalnya coba magang di berapa perusahaan advertising. Setelah sedikit2 ngumpulin ilmunya baru berani terjun total diindustri ini.

Apa nama perusahaan tempat ferri bekerja ? The Drawing Squad

8

Cahaya Trisakti

Apakah tempat ferry bekerja sesuai dengan kuliah yang diambil ? Ya. sesuai

Bila tidak mengganggu, apa jabatan / posisi ferri ditempat bekerja ? Art Director

Sudah adakah karya yang dihasilkan, bila ada tolong ceritakan dan kirimkan juga gambarnya ? Iklan yang terakhir berhasil tayang di TV, adalah Mountea mangga versi karpet merah.

Berapa banyak clien yang sudah ditangani, apa komentar clien tentang karya / desain yang ferri buat ? Sampai saat ini baru Mie Sedaap, TeaJus, ale-ale, xenia, chevrolet captiva, nuvo family, Suzuki, kota wisata cibubur (coatesville), Tebs, BCA, Hero Group (giant, guardian, hero), Gillette, Merpati Air, Perum Pegadaian, Cololite, CIMB, Mountea, esia, XL, 3 (tri), Mountea. Alhamdulilah baik dan berhasil tayang.

Pesan untuk rekan yang masih menuntut ilmu di ST mediakom? Industri kreatif sangat luas. Kualitas lulusan ST Mediakom tidak kalah dari lulusan manapun. Peta persaingan industri ini tidak lagi mengunggulkan insan kreatif impor. Majalah Concept pernah mewawancarai Dosen saya di ATGT, Drs. Muchyar, M.Hum dalam salah


Data Pribadi/Personal Details Nama / Name Alamat I Address Nomor Telepon I Phone E-mail Jenis Kelamin I Gender Tanggal Lahir I Date of Birth Status Marital I Marital Status Warga Negara I Nationality Agama I Religion

: : : : : : : : :

Ferry lndra Lesmana, S.Des Jl. H. Ten No. 26, Rawasari Jakarta Timur 0856-923-932-93 ferrylndralesmana@yahoo.com Laki-laki 14 Februari 1988 Belum Menikah Indonesia Islam

Education Information

Periode 2005-2008 2009-2010

Sekolah/Institusi/Universitas Jurusan Trisakti Desain Komunikasi Visual Trisakti Desain Komunikasi Visual

Pendidikan Non Formal/Training-Seminar 1.LPK ITI (English) 2003 2.LPK YL (Grapich Desain) 2004 3.Pusat Grafika Indonesia (Color Management) 2007 satu edisinya. Beliau mengatakan hanya 2% lulusan yang dibutuhkan & terserap oleh industri periklanan pertahunnya dari disiplin ilmu desain komunukasi visual se Indonesia. Kuncinya hanya satu, pilih dan tekuni apa yang menjadi minat kita di industri kreatif. Bagi yg menyukai fotografi fokuslah disitu, senang manggambar hiduplah untuk menggambar, yang merasa grafisnya gokil kuasai semua teknik grafis, apabila suka menulis, fokuslah. Banyak lulusan DKV yg sukses menjadi penulis iklan dibanding menjadi desainer grafis. Satu lagi, saat ada mata kuliah kerja industri jangan takut untuk melamar ke Studio grafis atau advertising yg besar, itu berarti kesempatan mendapatkan portofolio desain yang berkualitas lebih banyak, itulah harta paling berharga. Sampai detik ini portofolio karya lebih penting dari sekedar ijasah untuk melamar kerja. salam Ferry Indra Lesmana. wawancara dilakukan melalui e-mail. (SGP)

Riwayat Pengalaman Kerja/Summary of Working Experience Tahun Instansi/Perusahaan Posisi Penghasilan Terakhir Job Deskripsi

: 2008 s/d 2009 : Bintang Pratama (Periklanan) : Internship Art Director :: Menyiapkan strategi dan materi promosi untuk produk : Mie Sedaap, Kecap Sedaap, Novo, Ale-Ale, Chevloret Captiva, Avanza.

Tahun Instansi/Perusahaan Posisi Penghasilan Terakhir Job Deskripsi

: 2009 s/d 2010 : BBDO Indonesia (Periklanan) : Creative Support :: Menyiapkan materi promosi untuk produk : Gillete, BCA, Hero Group.

Tahun Instansi/Perusahaan Posisi Penghasilan Terakhir Job Deskripsi

: 2010 s/d sekarang : CMM Brand : Creative Head :: Memimpin tim kreatif untuk mengelola merek dan merumuskan strategi pemasarannya. Klien yang ditangani : Perum Pegadaian, Cololite, BNI Life, Merpati Air, DHM Group.

Kemampuan/Skills Teknik: Software Grafis : 1. Photoshop 2. Ilustrator 3. Corel Draw 4. InDesign 5. Freehand 6. Fruity Loops 7. Audition 8. Premier 9. After Effects 10. Sound Booth

Non Teknis: 1. Branding Management 2. Perencanaan Advertising Campaign 3. Pengarah Seni 4. Fotografi

Cahaya Trisakti

9


PROFIL SAKINA

Apa yang memicu Anda untuk mengecap pendidikan di STP Trisakti, hobby atau mendalami ilmu dengan serius?

Alasan saya memilih STP Trisakti sebagai tempat kuliah utamanya karena memang ingin mengecap pendidikan di perguruan tinggi, yang bisa memberikan saya ilmu dan keahlian yang bisa diterapkan. Tidak pernah ada paksaan dari orang tua untuk mengambil jurusan perhotelan, justru dukungan penuh dari orang tua dan keluarga. Salah satu hobi saya adalah memasak, dan kuliah di STP Trisakti membuat hobi saya tersalurkan melalui mata kuliah food prouction dan pattisarie.

Selama kuliah siapa yang mendorong motivasi belajar hingga mendapatkan predikat Cumlaude, merubah sikap hidup dan pola pikir, tahun berapa lulusnya?

Jujur pemicu utama yang mendorong motivasi belajar saya adalah, karena menyenangi kuliah di STP Trisakti dan saya tidak ingin mengecewakan kedua orang tua yang membiayai kuliah. Sadar bahwa kuliah diperguruan tinggi khususnya di kampus dengan nama besar Trisakti pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit, bersyukur kedua orang tua masih mampu menyekolahkan saya dikampus bergensi ini. Maka keinginan membuat mereka bangga bahwa anak yang disekolahkan ini benar-benar memanfaatkan apa yang sudah diupayakan oleh kedua orang tua saya. Dengan segala kemampuan yang dimiliki, saya berusaha membahagiakan mereka lewat program beasiswa yang saya dapatkan. Beasiswa yang pernah aku terima diantaranya; Beasiswa Prestasi Dies Natalis, dan 2 kali beasiswa prestasi karena mengikuti perlombaan Asean Skill Comptetion tahun 2007 kejuaraan Restaurant Service. Lulus dari STP Trisakti bulan Desember 2008 dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,82.

Dear Sakina yang manis dan baik, Majalah Cahaya Trisakti semakin menarik karena ada cerita dari Sakina yang manis ini. Terimakasih sebelumnya ya Non‌‌ Selamat bertugas dan sukses selalu untuk kamu.

Berapa macam Bidang pekerjaan yang telah dijalani selama 5 tahun, kenapa memilihnya dan apa manfaatnya bagi Anda?

Sebelum lulus Diploma 4 saya dipercaya untuk membantu dosen FB Service, setelah lulus diberikan kepercayaan untuk menjadi Asisten Dosen FB Service dan mata kuliah Stewarding hingga tahun 2010. Bulan Juli 2010, memutuskan meninggalkan STP Trisakti untuk membuka wawasan dan mengaplikasikan ilmu yang pernah saya terima, dan bergabung menjadi Management Trainee di J.Co Donuts and Coffee, alhamdulilah bulan berikutnya dipromosikan menjadi Asistant Training Manager untuk Breadtalk Indonesia, sebuah tantangan besar buat saya. Bidang pekerjaan sebagian besar berkecimpung dengan pendidikan .

Hal yang paling disukai dalam berkarier dan yang tidak digemari ada tidak?

Yang membuat saya menyukai pekerjaan ini adalah karena saya mencintai dan menyukai apa yang saya kerjakan, bekerja sama dengan team dan banyak sekali tantangan yang datang kepada saya untuk membuktikan kemampuan diri. Hal yang saya tidak suka adalah segala sesuatu tanpa preparation yang matang.

Berapa lama Anda menekuni profesi yang membawa Anda sebagai Asisten Manager, termasuk perusahaan besar atau sedang, lokal atau asing tempat Anda bekerja?

Saya menekuni profesi ini sudah lebih dari 1,5 tahun, perusahaan saya adalah perusahaan retail yang bergerak di bidang bakery yang sudah memiliki 81 outlet tersebar diseluruh wilayah Indonesia (Jakarta, Bandung, Cirebon, Surabaya, Bali, Solo, Jogya, Semarang, Magelang, Medan, Batam, Pekanbaru, Palembang, Jambi, Samarinda, Balikpapan, Makasar, Manado) dan masih akan terus berkembang. Breadtalk Indonesia merupakan master francishe yang dimiliki oleh Bapak Johnny Andrean yang juga pemilik Salon Johnny Andrean, J.Co Donuts and Coffee dan Roppan.

10

Cahaya Trisakti


Apa rencana jangka panjang dalam menempuh karier Anda, dan pesan bagi remaja saat ini dalam menjalani dunia perkuliahan dan pergaulan?

PENGABDIAN ALUMNI STMA Trisakti

UNTUK INDUSTRI ASURANSI

Rencana saya adalah menyelesaikan kuliah Magister Pariwisata di STP Trisakti dan tetap terus berkarir, bekerja yang terbaik agar apa yang dikerjakan bermanfaat bagi diriku, team dan departemen lain.

Saya sadar dan telah melewati masa kuliah D4 dulu ada fase yang sangat menyenangkan bagi kebanyakan remaja pada umumnya, untuk itu kita harus menyeimbangkan kegiatan di luar perkuliahan. Sebagai mahasiswa tugas utama adalah belajar tetapi tidak boleh lupa untuk bergaul, aktif dalam berbagai kegiatan baik dikampus dan di luar kampus karena dengan begitu membantu kita untuk belajar bersosisialisasi, melatih kita mandiri dan aktif. Bergaul tidak harus dengan mereka yang umurnya setara, melainkan justru menjalani pegaulan dengan siapa saja dari semua umur, terutama berguru pada mereka yang lebih senior, akan banyak sekali manfaat yang dirasakan, saya menerima banyak pandangan dan masukan.(Rietsy)

Ceri Fertiliawan, S.E

S

ekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti (STMA T) sebagai satusatunya Lembaga Pendidikan Asuransi yang terakriditasi oleh Badan Akriditasi Nasional, telah menghasilkan banyak sekali lulusan, yang kini sudah berkiprah memajukan industry asuransi di Indonesia. Keberhasilan proses pendidikan tidak hanya di dalam menciptakan tenaga kerja yang siap bekerja, tetapi juga bagaimana kiprah para lulusan di dunia industry. Program Pendidikan Multi Entry – Exit menyatakan, bahwa tanggung jawab tidak terbatas pada sistem pendidikan yang memadukan kurikulum Lembaga Pendidikan dengan Dunia Usaha dan Industri, tetapi juga sejauh mana para lulusan dapat memajukan dan mengembangkan dunia usaha dan industri, dalam hal ini industri asuransi. Sebagaimana telah dibuktikan oleh STMA Trisakti, dimana para lulusannya telah banyak berkiprah dan mengembangangkan industri perasuransian di tanah air. Berikut tuturan dari salah satu alumni. Saudara Ceri Fertiliawan, S.E.As Alumni tahun 2006.“ Tidak diterima kuliah di Perguruan Tinggi Negeri rupanya tidak menutup peluang untuk bisa berkarir sukses. Hal ini saya buktikan, setelah mantap meneruskan kuliah di STMA Trisakti dengan Mainset bahwa saya harus mencari tempat kuliah yang bisa mengantar lulusannya

cepat diterima bekerja. Dan pilihan saya tepat! Pada saat diwisuda tahun 2006, saya telah berstatus sebagai karyawan PT. Asuransi Asoka Mas sejak tahun 2005, artinya, bahwa saya sudah bekerja pada saat saya masih berstatus sebagai mahasiswa, dan hal ini juga dialami oleh sebagian besar teman-teman saya. Sesuai tekat saya dari awal bahwa saya harus sukses, maka saya harus komitmen dan konsisten dengan pilihan saya, dan saya berhasil. Setahun setelah diwisuda, atau 2 (dua) tahun setelah diangkat sebagai karyawan tetap, saya dipercaya oleh perusahaan untuk memimpin kantor cabang PT Asuransi Asoka Mas di Surabaya, dan saat ini saya dipercaya oleh perusahaan sebagai Manager Marine & Engineering di Kantor Pusat. Sebagaimana dituturkan oleh Ceri Fertiliawan, S.E.,As. Hal inipun dialami oleh saudara Hendra Gunawan, S.E.As alumni tahun 2008 yang saat ini sebagai manager divisi syariah di Asuransi Allienz begitu pula dengan saudara Imran Hakim, S.E.As alumni tahun 2008 yang telah dipercayakan sebagai staff Ahli dan manager aktuaria di asuransi syariah AlAmin. Dan tidak jarang pula para lulusan STMA Trisakti yang telah dipromosikan dan memegang jabatan sebagai direktur seperti saudara Miliater Marpaung, S.E.As alumni tahun 2010 sebagai direktur keuangan dan Administrasi di Asuransi Bosowa Periskop serta saudara Bambang Agus Priyanto, S.E.As alumni tahun 2010 sebagai Manager Surety Bond di Asuransi Central Asia. Bahkan ada dari para alumni yang kini memiliki perusahaan asuransi dan menjadi komisaris seperti saudara Heru Irianto Basuki, SE.As Alumni tahun 2008 dengan perusahaanya PT. Jaminan Prima Usaha dan saudari Shinta Dewi Sanawiya, SE.As.alumni tahun 2008 dengan perusahaanya PT. Dmac Datacom. Dan ada beberapa alumni yang bekerja diluar industry asuransi seperti perbankan diantaranya saudari Dian Rina Amelia Hasibuan, S.E.,As Alumni tahun 2010 di Bannk Mandiri. Satu pesan kepada para lulusan SLTA melalui majalah ini adalah, hendaknya lulusan SLTA harus berani dan bisa merubah pola pikir dan pola tindak. Mereka harus mulai berfikir ke depan, mempunyai prinsip/tidak ikut-ikutan dan mempersiapkan diri untuk menjadi man-power (sumber daya manusia) yang kompeten, yang memiliki wawasan luas, trampil dalam berkarya dan berkarakter serta berperilaku baik.(Insri)

Cahaya Trisakti

11


PROFIL David Sirait

Kalau boleh tahu anda adalah alumni STMT Trisakti tahun dan Angkatan berapa ? Saya Alumni STMT Trisakti DIII Tahun 1994-1997 angkatan kedua Manajemen Transpotarsi Laut Kepelabuhanan, kemudian lanjut S1 AP MTL tahun 19982000 angkatan Pertama, dan S2 MTL 2005-2007 Angkatan Pertama.

Bisa anda ceritakan pengalaman anda dalam berkarier di JICT hingga dapat mencapai posisi seperti saat ini?

Lulus SMA tahun 1990 rencana saya masuk AKABRI , dikarenakan gagal Pantuhir (penentuan terakhir) , saya iseng2x daftar di Pelabuhan krn ditawari teman , krn ada pendidikan militernya sebelum masuk kerja dan sambil menuggu pendaftaran Akabri tahun depannya akhirnya saya masuk kerja di pelabuhan awalnya sebagai operator alat bongkar muat.

“ Saya Lebih Senang Kerja Keras dan Bekerja Tim�

Karena saya tekuni dengan sering membaca buku ttg kepelabuhanan ,lama kelamaan saya jadi tertarik dengan Pelabuhan khususnya Terminal Container dan melupakan cita2x saya terdahulu untuk menjadi perwira ABRI. Hampir semua bagian di operasional sudah saya rasakan, mulai operator alat bm , kemudian tally man , staff bm, staff perencanaan dan sampai staff pengawasan operasi. Jika dibandingkan Negara tetangga, kita masih jauh dibawah dalam pengelolaan terminal petikemas. Untuk ikut serta memajukan pengelolaan terminal petikemas saya terus bersama team berusaha meperbaiki systema yg ada, dan untuk memiliki keahlian pengelolaan yg baik saya harus menimba ilmu lebih dalam lagi ttg kepelabuhanan, sehingga di Tahun 1994 saya mengambil kuliah D3 Transpotasi Laut Kepelabuhanan yg baru dibuka oleh STMT pada tahun sebelumnya. Merasa ilmu masih juga kurang saya lanjut ambil Kuliah S1 AP yg dibuka oleh STMT Tahun 1998. Sebelum JICT, perusahaan saya adalah unit terminal petikemas dibawah Pelindo 2 dan pada tahun 1999 saham Mayoritasnya dimiliki Hutchison Port Holding (Hongkong) yg merupakan Terminal Operator, Pengembang dan Investor Pelabuhan Pemimpin di Dunia dengan mengoperasikan 308 dermaga

12

Cahaya Trisakti

dalam 51 pelabuhan di 25 negara di Asia , Timur Tengah, Eropa, Amerika dan Australia. Dengan semangat kerja keras dan berbekal ilmu yg didapat di bangku kuliah saya dipercayakan ikut sebagai team improvisasi pengelolaan terminal, dan perubahan pesat terjadi di perusahaan kami dan mengiringi juga karir saya yang terus menerus meningkat dari senior staff, supervisor, acting manager sampai dengan level Manager. Tidak cukup sampai disitu sayapun mendapatkan bea siswa dari perusahaan untuk melanjutkan Program Pasca Sarjana di STMT Trisaki, serta diikut sertakan dalam berbagai kursus, training , workshop dan study banding serta program pertukaran manager kepelabuhan kelas dunia lainnya untuk terus menerus meningkatkan pelayanan dan produktivitas perusahaan yang terbukti dengan di nobatkannya PT JICT sebagai Operator Terminal Terbaik di Indonesia oleh INSA selama 2 tahun berturut2x 2010 dan 2011 dan bahkan Terminal Petikemas Terbaik di ASIA category throughput dibawah 4 Juta Teus per tahun oleh Cargo News Asia dalam acara Asian Freight & Supply Chain Award tahun 2011 di Singapore.

Saat ini anda. bertugas di JICT tentunya tidak mudah untuk mencapai posisi seperti sekarang ini, bisa diceritakan suka duka yang dialami selama menekuni pekerjaan ini? Dukanya , saya bekerja mengikuti shift selama 9 tahun kerja siang dan malam, bahkan kadang melebihi jam kerja perharinya , merasakan panas dan hujan sambil bekerja, menerima complain dari pelanggan yg menuntut terus pelayanan yg lebuh baik. Berkerja pada waktu week end , hari libur bahkan hari raya keagamaan.

Sukanya, saya merasa puas sebagai team kerja di perusahaan yg dapat menjadikan perusahaan lebih baik dan lebih baik lagi dengan prestasi yg sudah diraih perusahaan , dan Juga saya puas mendapatkan kesempatan tugas keluar negri dari perusahaan disetiap tahunnya untuk memperbaiki kinerja dan pelayanan perusahaan kepada pelanggan secara terus menerus.


Falsafah hidup anda ?

Life is simple if you use your logic, mau berhasil dan sukses ya usaha dan kerja keras, mau pintar ya belajar, jangan lihat orang dari posisinya sekarang, tp lihat dari usaha yg di kerjakan sebelumnya.

Kiat-kiat sukses bpk dalam menekuni karier hingga bisa seperti saat ini?

Mengucap syukur dalam segala hal sudah keharusan, sangat sulit tapi harus dilakukan, karena yang terbaik akan diberikan pada waktu-Nya. Kita harus setia dengan kerjaan yg kita emban, hal2x kecil harus bisa kita kerjakan, maka tanggung jawab besar menanti. Bergaul dengan orang suskes, maka kita akan ikut sukses, dulu saya lebih sering bergaul dengan para atasan dan juga orang2x sukses, bergaul dengan orang sukses menjadikan kita mengikuti kebiasaan yg baik dan tinggal tunggu waktu menjadi sukses. Terakhir adalah saya lebih senang kerja keras dan bekerja team, karena memang jenis pekerjaan kami juga memerlukan kerja keras dan team yang kuat.

Adakah tips singkat Anda untuk siswa-siswi SMA yang berminat menekuni bidang Manajemen Transpor laut?

Tipsnya adalah baca dan ikuti terus hal2x tentang Transpor khususnya laut, jaman sudah modern , informasi mudah didapatkan , tinggal browsing semua yg diinginkan ada, gunakan teknologi dengan bijaksana, dengan mengetahui ttg transport laut lebih awal pastinya memudahkan kita sewaktu kuliah nanti dan lapangan pekerjaanpun akan mencari anda. Negara kita merupakan Negara kepulauan dimana transportasi laut merupakan salah faktor utama keberhasilan perekonomian kita, tenaga kerja trampil dibidang transpotasi laut masih sangat minim di Indonesia, sedangkan kebutuhan nya sangat tinggi . Tidak salah pilih untuk menekuni bidang Manajemen Tranpor Laut utamanya di STMT Trisakti. Di kampus ini saya mendapatkan banyak bonus, selain tempat menimba ilmu pengetahuan dan melatih kemampuan berinteraksi secara intelektual dalam menunjang karir saya, saya juga dapat networking dan yg tak kalah penting saya mendapatkan tulang rusuk saya yang hilang.(YK)

CURRICULUM VITAE David P Sirait SE, MMTr Perumahan CitraGran Cibubur Cluster Flinder Park Block F5 No.25 Email Hand Phone TTL

: david.sirait@jict.co.id ; david.p.sirait@gmail.com : +62811839861 : Jakarta, 25 Oktober 1971

Pendidikan : 2005 – 2007 1998 – 2000 1994 – 1997 1987 – 1990 1984 – 1987 1978 – 1984

STMT Trisakti, Jakarta STMT Trisakti, Jakarta STMT Trisakti, Jakarta SMAN 15, Jakarta SMPN 30, Jakarta SDK Bethel, Jakarta

S2 Manajemen Transportasi Laut S1 Manajemen Transportasi Laut DIII Manajemen Transportasi Laut IPA (Fisika) Umum Umum

Pengalaman Kerja : 1991 – 1999 PT Pelabuhan Indonesia II (PELINDO) 1999 – Sekarang PT Jakarta International Container Terminal (JICT)

Karir :

PT Pelindo II Operator Alat Bongkar Muat Pelaksana Kegiatan Bongkar Muat Pelaksana perencanaan Operasi Staff Bongkar Muat Pelaksana Pengawasan Operasi

Kursus dan Seminar : Dalam Negri

Container Terminal Operation Dangerous Goods Supervisor Skill Finance for Non-Financial Executives Workshop Performance Management System Diklat Kepabeanan Competency Assessment Tools Workshop Management Operating System Computer and English Course Total Character Building Others

PT JICT Ship & Berth Planner Ship & Berth Planning Supervisor Manager Ship & Berth Planning Manager Deployment & Control Manager Control Tower Manager Process Improvement Manager Behandle and Depo Support

Luar Negri

Port Development Program Ship & Berth Planning Course Story Board Workshop Course International Workshop In Ship Pilotage ASEAN Port & Shipping Conference Terminal Operating System Port Visit to Asia, Europe, Middle East Comparative Study Manager Exchange Program to YICT China International Logistics Others

Keluarga :

Yuditha Bernadeth , SE - Istri Tercinta Karyawati Emirates Airline, Lulusan STMT Trisakti. Graciella Callista Sirait - Putri Tercinta , 3thn

Cahaya Trisakti

13


Mahasiswa STMT Trisakti hadir dalam Simposium Internasional ke-14 FSTPT di PKN Riau tanggal 11-12 November 2011.

Irna Kumala terpilih sebagai Presenter Terbaik pada Simposium International ke-14 FSTPT di Pekanbaru Riau tanggal 11 dan 12 November 2011, mendapat ucapan selamat dari Ketua STMT Trisakti.

Penerima beasiswa penuh STMT Trisakti.

Kunjungan ke panti asuhan mahasiswa STMT Trisakti.

Kunjungan Ilmiah mahasiswa STMT Trisakti ke PT. Dirgantara Indonesia & Angkasapura 2, bandara Husein Sastranegara Bandung. 14 Cahaya Trisakti

Rombongan Mahasiswa STMT Trisakti ke bandara Soekarno Hatta pada acara “KunjunganIlmiah� bulan Desember 2011.


Unit Kegiatan Tari STMA Trisakti.

Unit Kegiatan Paduan Suara STMA Trisakti.

Lomba Gerak Jalan AAUI CUP.

Visit Company ke Wahana Artha.

Suasana seleksi PMB STMA Trisakti

Visit to company mahasiswa STMA Trisakti

Cahaya Trisakti

15


MOU Silla University dalam CSR / ISR dengan Jurusan Perjalanan Wisata STPT.

Kunjungan Study Banding dari Universitas Padang ke STPT.

Kunjungan Mahasiswa Program D1, BU Kemdikbud ke hotel Bidakara.

Trisakti Youth & Women Care at Blok M Plaza, Ice Carving Competition.

Alumni & Dosen menilai hasil lomba lukis COOKIES Balita, di Blok M Plaza.

Lomba Lukis Botol Trisakti Youth & Women Care at Blok M Plaza.

16

Cahaya Trisakti


Lomba Kompertensi Siswa (LKS) SMK, Tingkat Provinsi DKI Jakarta – Tahun 2012 – Bidang Lomba Printing, yang diselenggarakan di Laboratorium Percetakan ST MediaKom TRISAKTI, pada hari Selasa dan Rabu, 6 dan 7 MARET 2012.

Rapat persiapan Lomba Kompertensi Siswa (LKS) SMK, Tingkat Provinsi DKI Jakarta – Tahun 2012 – Bidang Lomba Printing, yang dihadiri oleh Ketua ST MediaKom, Kepala Sekolah SMK Negeri 7 dan Kepala Sekolah SMK Yayasan Lentur.

Anggota Tim Juri LKS – SMK Bidang Printing, dari kiri ke kanan : Bapak Aznil Akbar, Amd Graf, Drs. Soebardianto, dan Sentot Widianto, S.Sn,

Suporter siswa/siswi dari SMK Negeri 7, datang untuk memberikan semangat rekannya yang sedang berjuang mengharumkan nama sekolahnya, pemenang dari tinggat Provinsi akan maju lomba tingkat Nasional di Bandung – Jawa Barat.

Peserta lomba siswa dari SMK Yayasan Lektur, diwakili oleh Tubagus Akbar Hanzah, saat ini duduk dikelas XII, jurusan Printing.

Peserta lomba siswa dari SMK Negeri 7, diwakili oleh Ahmad Tri Anggara, saat ini duduk dikelas XII, jurusan Printing. Cahaya Trisakti

17


Tiga wisudawati lulusan terbaik yang diwisuda tahun 2012 ini - lulusan D.III Akuntansi, S1 Manajemen, dan S1 Akuntansi.

Peresmian Pojok Bursa di TSM. Tampak dalam gambar pimpinan TSM dan salah satu Direktur PT. BEI dan PT.eTrading Securities selaku pendukung teknis program pojok bursa ini.

Mahasiswa TSM diundang untuk menghadiri kegiatan Wirausaha Muda Mandiri - ajang penghargaan Presiden RI untuk para wirausahawan yang berasal dari kampus

Recruitment on Campus yang dilaksanakan oleh PT Bank Windu Kentjana International Tbk.

Kunjungan mahasiswa TSM ke KPMG - Kantor Akuntan Publik yang termasuk dalam Big Four di dunia.

NAIF pada acara DIES NATALIS TSM ke-37.

18

Cahaya Trisakti


ARTIKEL POPULER

JALAN MENUJU Suharto Abdul Majid - Dosen STMT Trisakti

PENDAHULUAN

M

asih ingat dengan pepatah lama berikut ini: banyak jalan menuju Roma. Ya pepatah itu memang jadul sekali, tapi masih cukup relevan untuk membuka tulisan ini. Tema tulisan kita kali ini tentang sukses sesuai dengan tema besar majalah yang sedang anda baca. Banyak jalan menuju Roma. Artinya untuk menuju ke suatu tujuan tertentu ada banyak jalannya, ada banyak caranya, ada banyak pilihannya. Pertanyaannya adalah JALAN apa saja menuju ke sana, CARA apa saja untuk meraihnya, dan PILIHAN apa saja yang harus diambil? Nah, disinilah tantangannya: kita dituntut untuk KREATIF! Kreatif identik dengan kecerdasan. Kreatif juga identik dengan pantang menyerah. Kreatif identik dengan kemauan yang kuat untuk mencari cara-cara lain yang lebih menantang, unik, bahkan berbeda dengan cara-cara konvensional yang selama ini sudah ada.

MERANCANG JALAN SUKSES

Tokoh-tokoh besar sering mengatakan begini: tidak ada yang mustahil di dunia ini, asalkan kita ada kemauan keras untuk melakukannya, pasti BISA! Katakata ini pula yang sering disampaikan oleh Billy Boen (2011) seorang tokoh muda Indonesia penggagas “Young On Top” dengan kalimat penuh energi dia mengatakan: “Saya enggak bisa bilang “Kamu pasti bisa! Kamu akan sukses!”, karena saya percaya orang bisa sukses kalau dia mau banget untuk sukses, fokus, dan punya komitmen. Masih menurutnya: “Selain itu, orang juga banyak yang enggak bisa sukses kalau dia enggak tahu mau kemana, enggak fokus, dan enggak punya komitmen untuk mengejar mimpimimpinya”. Dalam tulisan ini kita tidak perlu ngotot untuk mendefinisikan arti sukses. Definisi sukses banyak sekali dan semua itu relatif, tergantung sudut pandang orang yang mengalaminya, tergantung dengan situasi dan kondisi yang dihadapi, serta tergantung sejauh mana kita menyikapi makna sukses dalam setiap langkah-langkah perjalanan hidup kita.

20

Cahaya Trisakti

Salah seorang teman penulis ketika masih duduk di bangku SMA pernah mengatakan begini: “Saya telah sukses besar ketika saya mampu bangun pagipagi jam 4 untuk kemudian mandi, sholat subuh di masjid, dan bersiap-siap pergi ke sekolah menikmati perjalanan yang lancar dan tiba di sekolah sebelum jam 7”. Dia punya alasan sendiri bahwa hal tersebut baginya kesuksesan luar biasa, mengingat selama ini dia selalu bangun kesiangan, selalu ketinggalan sholat subuh, dan selalu tergesa-gesa pergi ke sekolah. Singkatnya dia telah sukses mengalahkan rasa malas yang ada pada dirinya. Pada akhirnya teman yang satu ini saat ini telah menjadi seorang manajer profesional sebuah perusahaan logistik kelas dunia dan tentu saja sering bepergian ke luar negeri. Pada suatu masa penulis sendiri punya pengalaman, ketika itu kelas dua SMA di Indramayu Jawa Barat. Pada waktu itu mading (majalah dinding) sedang menjadi trend di kalangan siswa. Teman-teman berlomba-lomba ingin menampilkan karya terbaik dalam sebuah mading. Penulis berpikiran lain, kalau cuma di mading levelnya masih lokal. Bagaimana kalau menulis di koran nasional? Nah, bagaimana supaya bisa tembus menulis di koran, nasional lagi itulah yang menantang bagi penulis. Kebetulan penulis punya sedikit kegemaran menulis, juga melukis dan main bola voli. Sejak saat itu penulis mencanangkan target bahwa tiga bulan ke depan harus mampu menulis di koran. Topik yang penulis sukai adalah menyangkut persoalan sosial-ekonomi sebagai setting membandingkan kehidupan di desa dan di kota, terbelakang-maju, miskinkaya, dan seterusnya. Alhasil dengan semangat nekat dan coba-coba, tidak sampai tiga bulan, penulis dikirimi dua surat. Pertama dari harian umum Kompas yang menyatakan terima kasih sudah berpartisipasi mengirim tulisan namun dengan sangat menyesal belum bisa dimuat dengan alasan ketiadaan space dan tulisan agak berbau sara (waktu itu penulis mengirim tulisan


SUKSES dengan judul “Permainan Kotor Dibalik Pemilihan Kuwu” – kuwu adalah sebutan kepala desa). Kompas dengan halus menyarankan agar tulisan diperbaiki dan silakan dikirim kembali. Gagal? Tentu tidak bagi penulis itu adalah sukses. Penulis telah sukses “mencuri” perhatian dari koran sebesar Kompas untuk anak ukuran kelas dua SMA pada waktu itu. Surat kedua berasal dari harian umum Pelita. Orang menyebutnya koran nasional lapis dua (mungkin maksudnya di bawah Kompas). Pelita mengatakan begini: Terima kasih atas kiriman artikel anda dan selamat tulisan anda sudah dimuat di koran kami. Bless! Terasa kepala ini meledak dan terasa banyak kembang api beterbangan di angkasa. Alhamdulillah, puji Tuhan! Besoknya koran itu saya bawa ke sekolah dan seluruh kelas bergemuruh. Mereka tidak percaya bahwa ada siswa dari SMA ini yang berhasil menulis di koran nasional, bukan sekedar koran lokal apalagi mading. Apa yang terjadi selanjutnya? Mendadak saya dipanggil kepala sekolah dan seluruh guru di sekolah itu menyalami penulis. “Selamat kamu telah membuat bangga SMA kita!” ujar guru-guru itu. Apakah itu sebuah kesuksesan? Yap! bagi penulis itu adalah sukses besar karena berhasil menulis di sebuah koran nasional pada usia kurang dari 17 tahun! Ketika saat ini penulis aktif di majalah inipun adalah sebuah kesuksesan lain dari fase pekerjaan atau kehidupan. Ini semua adalah buah kepercayaan yang dibangun diatas fondasi ulet, tabah, tekun, disiplin, pantang menyerah, dan mau belajar dari orang lain. Untuk ukuran penulis ini adalah sebuah prestasi yang pada waktu bersamaan dipercaya untuk memimpin tiga media sekaligus! Pertama majalah TRANSPOR sebagai Pemimpin Redaksi, kedua jurnal ilmiah Manajemen Transportasi sebagai Ketua Penyunting, dan ketiga tentu saja majalah ini Cahaya Trisakti sebagai Pemimpin Redaksi.

MULAI MENATA DIRI

Well lupakan pengalaman pribadi penulis, nanti dikira narsis lagi. Itu semata untuk menunjukkan bahwa mulai dari sekarang kita harus mulai memupuk, merintis “jalan” menuju ke suatu titik yang ingin kita raih. Bahasa lainnya adalah citacita, mimpi-mimpi, atau target-target dalam kehidupan. Nah, setelah jalan tadi berhasil kita temukan, maka langkah berikutnya adalah memelihara atau merawat jalan tersebut untuk tetap mengarahkan kita ke “mimpi-mimpi” tadi. Ingat pada setiap fase jalan pasti ada hambatan pun ada tantangan, bahkan peluang untuk menuju kesuksesan. Jangan takut dengan lubang, jangan takut dengan hambatan, jangan takut dengan masalah. Jangan takut gagal. Hadapi dengan penuh keberanian dan percaya diri. Berapa kali Bung Karno ditangkap untuk kemudian dibuang dan dipenjara oleh penjajah sebelum beliau menjadi tokoh besar bagi bangsa ini bahkan menjadi pemersatu bagi kebangkitan Asia-Afrika kala itu. Artinya pada setiap fase itu pasti akan ada rintangan dan resiko yang harus dihadapi. Perlu ada pengorbangan dan keberanian untuk mendobraknya. Pertama sekali kita harus mampu mendobrak rintangan dari dalam diri kita. Kita lawan rasa malas. Kita lawan rasa takut. Kita lawan rasa minder dan pakewuh. Sebagai orang beriman kita harus yakin bahwa Tuhan bersama kita. Tuhan pasti akan melindungi dan membimbing kita untuk meraih apa yang kita cita-citakan. Yakinlah! Seperti saat ini, ketika adik-adik bingung mau melanjutkan kuliah dimana, maka informasi yang ada dalam majalah ini bisa dijadikan pilihan jalan untuk mulai menata masa depan. Mau jadi apa saya ini? Lima tahun ke depan saya ingin bekerja dimana? Mulailah selektif dari sekarang untuk memantapkan pilihan perguruan tinggi dan jangan sampai salah jurusan. Bila kalian ingin bekerja di dunia perhotelan, maka mulai sekarang

rajin-rajinlah membuka situs Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, begitu pula bila ingin tertarik berkarya di industri transportasi atau logistik, maka silakan klik situs Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti, disitu ada beragam jurusan seperti manajemen transportasi udara, darat, laut, dan logistik, baik untuk jenjang pendidikan diploma tiga, sarjana, dan pascasarjana S2. Demikian pula untuk yang lainnya ada Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti dan Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti. Kalian juga bisa menyimak cerita dari para alumni yang telah berhasil meraih cita-cita, dan dalam kurun waktu lima tahun sejak lulus sudah menjadi apa, diharapkan bisa menginspirasi dan memotivasi kalian untuk menata masa depan. Yakinlah pilihan pendidikan dan jurusan akan turut mengantarkan kita akan seperti apa. Pendidikan yang baik dan berkualitas diyakini akan mampu berkontribusi dan mewarnai terhadap keberhasilan seseorang. Pilihan perguruan tinggi dan jurusan merupakan bagian dari fase untuk menemukan “jalan” menuju sukses. Untuk menuju sukses ada banyak jalan dan fase yang harus dilalui dan pada setiap fase pasti ada cerita sukses, sekecil apapun. Pupuklah kesuksesan-kesuksesan kecil itu hingga bertumbuh menjadi kesuksesan yang lebih besar, hingga memuncak dan berakhir kepada kebahagiaan. Sukses yang ingin kita raih harus berdampak kepada kebahagiaan baik bagi diri kita sendiri maupun bagi orang lain.

PENUTUP

Kembali ke Billy Boen (2011) tokoh muda kita, sukses itu soal pilihan. Kita mau sukses atau tidak sangat tergantung kepada seberapa kuat keinginan kita untuk sukses (mau banget), memupuk jalan sukses dan memantapkan target (fokus), dan bersungguh-sungguh, belajar keras, dan rela berkorban untuk meraihnya (punya komitmen). Mau sukses? Pelajari cara-cara orang sukses menemukan jalan sukses dan lakukan dengan sungguh-sungguh!

Cahaya Trisakti

21


10 KIAT MERAIH SUKSES Sumilah - dosen STMA Trisakti.

M

asih teringat kisah waktu masih kanak-kanak dahulu, orang tua, kakek nenek dan saudarasaudara kita yang lebih tua kerapkali melontarkan pertanyaan kepada kita yang biasanya menanyakan “kalau kamu besar nanti mau jadi apa?” dan biasanya anak-anak dengan polos menjawab sesuai dengan impian yang mereka miliki, antara lain ada yang menjawab mau Jadi Pilot, atau mau Jadi Dokter bahkan ada pula yang menjawab ingin Jadi Masinis Kereta Api, memang kelihatan sepele pertanyaan tersebut namun disisi lain dari pertanyaan-pertanyaan tersebut terselip suatu tujuan baik yang entah disadari atau tidak mengarah ke upaya memotivasi anak sejak dini guna meraih Success dalam hidupnya nanti.

Begitu banyak keinginan yang mewarnai kehidupan seseorang, salah satu diantaranya yang paling banyak diinginkan oleh kita sebagai manusia adalah “SUCCESS” atau “KEBERHASILAN” dalam setiap apa yang kita impikan dan kita cita-citakan. Apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan Success, secara singkat dan sederhana Success atau Keberhasilan adalah pencapaian segala sesuatu yang diimpi-impikan dan dicita-citakan yang menciptakan rasa kepuasan, kenyamanan dan kebahagiaan dalam hidup seseorang. Kita semua tahu benar bahwa untuk mencapai success kita harus bersakitsakit dahulu dan berjuang dengan keras, sebab keberhasilan yang kita capai merupakan “hadiah” dari kehidupan yang selalu sebanding dengan risikonya. Jalan untuk mencapai keberhasilan seseorang itu memang unik, keberhasilan (success) seseorang tidak bisa kita “copy & paste” cara dan prosesnya guna mendapatkan hasil yang sama, beda tempat, beda waktu, beda approach pasti akan menghasilkan hasil yang berbeda atau bahkan lain samasekali, jadi don’t try to be someone else, be yourself and try your best.

22

Cahaya Trisakti

Untuk itu timbul pertanyaan dalam benak kita, bagaimana sih cara yang ideal untuk mencapai success dimaksud, menjawab pertanyaan tersebut dibawah ini tersaji beberapa kiat dan syarat untuk mencapai Success yang disampaikan oleh beberapa pakar dan orang bijak sebagai berikut :

1.MEMILIKI KEMAUAN YANG KUAT.

Beda antara orang yang success dan tidak success bukan pada Kurangnya Pengetahuan atau Kurangnya Kekuatan tapi pada Kurangnya Kemauan yang Kuat. Setiap penyakit pasti ada obatnya, demikian pula setiap masalah pasti ada solusi (jalan keluar) nya, tetapi semua itu akan sia-sia jika Kemauan untuk mencari obat dan Kemauan untuk mencari solusi menjadi “MATI”, karenanya Kemauan yang Kuat menjadi sangat vital dalam kehidupan dan dalam proses mendapatkan sesuatu. Beberapa pakar bahkan menilai kemauan yang sangat kuat hampir sama dengan “kegilaan” namun “kegilaan” disini bukan kegilaan dalam arti Negatif tapi kegilaan dalam arti yang Positif, misalnya seseorang success karena dia Gila Presentasi sehingga setiap presentasi yang dilaksanakannya selalu success, atau seseorang yang Gila Promosi sehingga setiap promosi yang dilakukannya selalu success, atau “gila-gila” lain seperti Gila Jualan, Gila Kerja dan lain-lain.

2.KEMAMPUAN MENGHADAPI/MENGATASI MASALAH.

Ujian bagi seseorang yang success bukanlah pada Kemampuan untuk Mencegah muculnya Masalah, tetapi pada Kemampuannya waktu Menghadapi dan Menyelesaikan Setiap Kesulitan pada saat Masalah itu terjadi.Jangan menganggap hambatan atau kendala yang dialami merupakan kutukan, tetapi anggaplah semua itu sebagai Ujian, semakin besar Ujian yang dihadapi maka semakin besar pula Kekuatan dan Ketabahan yang harus dimiliki.

Salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang mampu menghadapi/ mengatasi segala masalah adalah faktor Sangat Berbakat (Very Talented) dari orang tersebut, seseorang mampu menghadapi/mengatasi masalah seberat apapun karena dia memiliki kapabilitas yang luar biasa dalam bidang yang sedang ditekuninya.

3.JANGAN MENYESALI KEGAGALAN MASA LAMPAU.

Jangan melihat Masa Lampau dengan penuh Penyesalan dan jangan pula melihat ke Masa Depan dengan penuh Ketakutan, tapi lihatlah kesekitar dengan penuh Kearifan dan Kesadaran. Masa Lampau (Kemarin) adalah Kenangan, jangan melihatnya dengan penuh rasa Penyesalan, karena dari Masa Lampau setiap orang bisa belajar banyak, dari Masa Lampau pula seseorang bisa mengenali dirinya dan menjadi tahu apa saja kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya guna mengevaluasi apa yang pernah dialaminya dan potensi yang dimilikinya. Dalam menghadapi suatu kegagalan atau penolakan jangan pernah menyerah dan teruslah berusaha sehingga apa yang kita inginkan bisa kita raih, anggap saja kegagalan itu suatu success yang tertunda, karena keindahan dari sebuah keberhasilan bukanlah pada bagaimana kita tak pernah gagal, tapi pada bagaimana kita mampu bangkit kembali saat mengalami kegagalan.

4.KERJA KERAS.

Tak ada rahasia untuk menggapai success, success itu dapat terjadi karena Persiapan, Kerja Keras, dan Kemauan Belajar dari Kegagalan. Barang siapa menanam maka ia akan memanen, barang siapa berfikir positif maka hasil yang akan didapatnya pun positif. Siapapun yang bekerja keras maka ia akan mendapat kan apa yang diimpikannya dan barang siapa yang


bermalas-malasan maka hanya tinggal angan-angan dan harapan kosong saja bagiannya. Disamping Kerja Keras dalam bekerja kita harus selalu bekerja secara intensif, berkonsentrasi dan mengerjakan segala sesuatu dengan semangat dan tingkat kecermatan yang tinggi

5.PERCAYA PADA DIRI SENDIRI

Kesempatan untuk Success disetiap Kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar rasa Percaya pada Diri Sendiri. Percaya Diri adalah Modal Besar untuk meraih success, Percaya Diri juga termasuk bagian dari salah satu sikap Berfikir Positif, kuatkanlah hati dan sikap, jangan takut dan ragu karena peliknya persoalan hidup ini, tingkatkan kemampuan untuk menjaga diri dan menumbuhkan serta membina rasa Percaya Diri. Percaya dan yakinlah bahwa manusia tidak diciptakan hanya untuk mendapatkan serangkaian kegagalan, tetapi diciptakan dan diberikan kekuatan serta kemampuan untuk meraih apa yang diimpikannya, dan yang menjadi kunci untuk mendapatkan impian tersebut diantaranya komitmen dan keyakinan atas impiannya tersebut.

6.POLA PIKIR

Maju dan Tidaknya apapun itu tergantung dari Pola Pikir dan Cara-cara yang dilakukan. Jangan berfikiran yang justru memotong langkah-langkah jitu dan inisiatif-inisiatif besar yang ada dalam fikiran, berusahalah mendapatkan fikiranfikiran dan cara-cara yang menonjol bahkan yang mungkin belum disadari. Jangan mengeluh karena merasa capek atau tidak kuat tapi berserulah dengan seruan yang membangkitkan semangat, kekuatan sangat diperlukan dan sumber kekuatan yang diperlukan berada dalam fikiran, dalam alam kesadaran yang setiap saat dapat digerakan dan dikendalikan.

7.MEMILIKI VISI DAN MISI YANG JELAS

Mereka yang telah mencapai keberhasilan (success) dapat dipastikan memiliki visi dan misi yang jelas untuk dilakukan, sehingga perjalanan hidupnya tidak siasia dan terbuang dengan percuma. Terciptanya Visi dan Misi akan sangat terbantu pada saat seseorang menekuni suatu bidang yang sedang booming, misalnya seseorang yang sedang menekuni komputer pada saat komputerisasi sedang booming, maka orang tersebut dapat lebih inofatif dan kreatif membentuk Visi dan Misi usahanya.

8.MEMILIKI KESABARAN DAN KEYAKINAN

Sesuatu hal yang dilakukan dengan penuh kesabaran dan keyakinan merupakan salah satu kunci untuk meraih keberhasilan (success), dalam setiap upaya meraih keberhasilan maka memperkuat kesabaran dan mempertebal keyakinan merupakan salah satu tindakan penting yang harus selalu dilakukan. Kata Sabar memang lebih dekat dengan arti Bertahan, namun Bertahan tidak dalam arti Diam, Pasif dan Statis karena yang dikehendaki adalah Bertahan dalam arti Aktif, Inovatif, Cerdas dan Prestatif sehingga Bertahan dapat berimplikasi pada berbagai segi dalam kehidupan. Ada kata-kata orang bijak yang berbunyi “Tak ada kata Titik untuk Bersabar, sebab apabila Kesabaran berhenti dan atau Kesabaran telah habis maka musnahlah Kesabaran itu�.

9.MENCINTAI PEKERJAAN YANG DITEKUNI

Bila kita mengerjakan atau menekuni sesuatu dengan disertai Rasa Cinta terhadap apa yang kita kerjakan/tekuni, maka segala sesuatunya akan terasa ringan dan mengasyikan, namun bila segala sesuatu pekerjaan kita lakukan dengan perasaan terpaksa, maka

pekerjaan tersebut akan terasa sangat sulit, membosankan dan menyiksa Jadi rasa cinta terhadap apa yang kita kerjakan/tekuni akan sangat besar pengaruhnya terhadap keberhasilan yang kita inginkan, untuk itu hindarkanlah segala sesuatu yang mengakibatkan rasa terpaksa pada saat kita mengerjakan sesuatu, dan tumbuhkanlah Rasa Cinta terhadap apa yang sedang kita kerjakan/tekuni.

10.MAMPU MENJAGA KEHIDUPAN SPIRITUAL

Success yang diraih akan sangat tidak berharga apabila tidak diimbangi dengan Success Rohani atau Spiritual, jadi jaga dan sempurnakanlah kehidupan Spiritual dengan selalu mentaati perintah dan menjauhi larangan Tuhan Yang Maha Esa. Perlu diketahui bahwa orang yang kehidupan Rohani dan Spiritualnya terganggu cenderung kehilangan komitmen, padahal komitmen merupakan salah satu kunci untuk meraih keberhasilan (success) seperti yang diuraikan pada butir 5 diatas. Berdo’a adalah hal penting yang tidak boleh kita kesampingkan dalam memulai pekerjaan, dengan harapan Insya Allah setiap pekerjaan dijauhkan dari segala halangan dan kendala yang berakibat menimbulkan kegagalan. 10 (Sepuluh) butir syarat atau kiat yang diuraikan diatas merupakan fokus penulisan yang apabila dipenuhi secara konsisten semoga cukup untuk diterapkan dalam upaya pencapaian success. Setelah membaca tulisan ini, kini kita tinggal menentukan ingin berada pada zona/posisi/ yang mana dan selanjutnya tinggal optimalkan semangat dan energy untuk meraih success seperti yang diinginkan. Selamat Berjuang untuk meraih success.

Cahaya Trisakti

23


TAMPIL BEDA ACARA WISUDA ST MEDIAKOM TRISAKTI

P

ada tanggal 15 Desember 2011, Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti (MEDIAKOM), mengadakan wisuda Sarjana dan Diploma, tidak seperti biasanya, penyelenggaraan wisuda pada umumnya diadakan digedung pertemuan, ST Mdiakom berani tampil beda dalam penyelenggaraan wisuda kali ini, mengadakan wisuda ditempat yang tidak lazim menurut orang banyak.

Apa yang membedakan acara wisuda ST Mdiakom kali ini dengan acara wisuda yang lalu ? Perbedaannya adalah tempat acara wisuda, kali ini diselenggarakan digedung bioskop, tepatnya di megablizt, ternyata penyelenggaraan digedung bioskop tidak hanya sensasional, acara ini baru pertama kali diadakan di Indonesia. Tema yang diusung adalah multi media, sesuai dengan namanya Media Komunikasi, seiring dengan kemajuan jaman dan teknologi, bahwa kedepannya media komunikasi tidak hanya berupa barang cetakan seperti yang telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Media komunikasi yang akan datang akan berubah kearah digitalisasi, sehingga diperlukan perubahan yang signifikan untuk mengatasi perubahan itu nantinya. Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti, sudah membuktikan, sehingga penyelenggaraan wisuda kali ini berbeda, dengan mengutamakan dari sisi teknologi digital, baik itu video dan audio untuk ucapan selamat. Bila dengan cara konvesional sambutan akan dilakukan secara langsung, dengan

24

Cahaya Trisakti

cara ini kelemahannya, adalah bila yang bersangkutan tidak hadir maka sambutan akan diwakilkan atau bahkan dibatalkan, sehingga mengganggu acara yang telah disusun. Dengan menggunakan teknologi, kita dapat menghemat waktu dan pasti orang yang kita maksud dapat menyampaikan ucapan selamat, karena telah direkam sebelumnya, sehingga tidak mengganggu aktifitas orang tersebut dengan harus hadir dalam acara wisuda, tetapi wajah dan ucapan mereka dapat dilihat oleh para wisudawan/wisudawati. Komentar yang dilontarkan oleh beberapa nara sumber rata-rata bernada positif, seperti komentar Koordinator Kopertis Wilayah III yang mengatakan surprise, “saya baru pertamakali menghadiri acara wisuda di gedung bioskop, ternyata nyaman dan unik�, dari orang tua wisudawan “tempat duduknya nyaman, pandangan tidak terhalang oleh yang duduk di depan dan yang penting adalah suara, apa yang diucapkan terdengar jelas, karena sound systemnya bagus, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sukses untuk para wisudawan dan wisudawati, semoga dapat meraih kesempatan yang ada. (SGP)


TSM

CAREER DEVELOPMENT CENTER

S

aat ini semakin banyak persaingan yang terjadi dalam dunia kerja dan bisnis, sehingga menuntut lembaga pendidikan tinggi dapat mencetak lulusan terampil, profesional dan siap kerja, dalam rangka menghadapi persaingan tersebut. Trisakti School of Management (TSM) sebagai salah satu perguruan tinggi di Jakarta, selalu berupaya mendidik dan mempersiapkan mahasiswa dan lulusannya untuk memiliki kemampuan akademis dan profesionalisme, yang dapat diterapkan dan dikembangkan dalam lingkungan kerja. Career Development Center (CDC) sebagai bagian dari keluarga besar TSM, selalu berupaya melaksanakan berbagai macam program/kegiatan dengan tujuan mempersiapkan serta menjembatani mahasiswa/lulusan TSM dengan perusahaan-perusahaan pencari kerja. Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh CDC antara lain adalah Company Presentation, Campus Hiring, Internship Program (Program Magang), One Day Workshop dan Job Fair. Para mahasiswa / lulusan dapat mengakses informasi mengenai berbagai lowongan pekerjaan, melalui Mading CDC yang tersedia di kampus TSM dan website TSM (www.tsm.ac.id), yang selalu di-update untuk memfasilitasi kebutuhan perusahaan dan mahasiswa / lulusan TSM. Lebih dari 250 perusahaan yang telah mengirimkan informasi lowongan pekerjaan kepada CDC di tahun 2011 yang lalu. Salah satu kegiatan yang saat ini secara rutin dilaksanakan adalah CAMPUS HIRING, yang merupakan ajang pertemuan mahasiswa/lulusan langsung dengan perusahaan, sehingga cara ini dirasa lebih efektif dan efisien dalam proses pencarian tenaga kerja oleh perusahaan. Kegiatan Campus Hiring diisi oleh perusahaan pencari kerja dengan datang langsung ke kampus TSM untuk melakukan proses seleksi,

dimana sebelum proses seleksi dimulai, perusahaan akan melakukan COMPANY PRESENTATION terlebih dahulu, sehingga mahasiswa/lulusan Jurusan Akuntansi maupun Manajemen yang ada di TSM akan mengetahui dengan jelas segala hal yang berkaitan dengan lowongan pekerjaan dan profil perusahaan tersebut, misalnya tentang kualifikasi yang dibutuhkan, deskripsi pekerjaan/ tugas maupun benefit yang didapatkan. Perusahaan-perusahaan yang sampai saat ini telah melaksanakan Campus Hiring di TSM antara lain, KAP Big Four (PricewaterhouseCoopers, KPMG, Ernst & Young, dan Deloitte), PT Bank Panin Tbk, PT ORIX Indonesia Finance, Agung Sedayu Group, PT Astra International TbkHonda, PT Arta Boga Cemerlang (Orang Tua Group), BII Finance Center, Wilmar Group, PT WOM Finance Tbk, serta masih banyak perusahaan lain. INTERNSHIP PROGRAM juga dilakukan oleh CDC dalam upaya mempersiapkan mahasiswa/i tingkat akhir agar dapat langsung diterima bekerja setelah lulus kuliah. Melalui program magang ini, mahasiswa dapat langsung mempraktekkan apa yang sudah dipelajari semasa kuliah di TSM sesuai dengan bidangnya masingmasing. Beberapa perusahaan yang memberikan kesempatan magang untuk mahasiswa/i TSM antara lain, KAP PricewaterhouseCoopers, Deloitte, Bank Danamon, dan PT Onda Mega Industri. Selain melalui program magang, CDC juga secara rutin mengirimkan mahasiswa/i TSM untuk mengikuti workshop-workshop yang diselenggarakan oleh perusahaan, diantaranya One Day Workshop Bank OCBC NISP dan Wirausaha Muda Mandiri yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri. Saat ini banyak dari mahasiswa TSM yang sudah diterima bekerja dan berkarir di berbagai perusahaan bahkan sebelum mereka lulus. CDC akan terus mengembangkan berbagai program/ kegiatan untuk memfasilitasi mahasiswa/ lulusan TSM dengan perusahaan pencari kerja, sehingga ke depannya semakin banyak lulusan TSM yang sukses dan profesional di dunia kerja. (STL/EJA).

Cahaya Trisakti

25


LIPUTAN

LAPORAN EDUCATION FAIR 2012 DALAM RANGKA MENJARING CALON MAHASISWA BARU

S

eperti tahun-tahum sebelumnya bahwa pada setiap bulan Febuari selalu diadakan Pameran Pendidikan (Education Fair) sebanyak dua kali, acara ini bertujuan untuk menjembatani antara Perguruan Tinggi dengan siswa Sekolah Menengah Umum atau Sekolah Kejuruan, agar para siswa-siswi mendapatkan gambaran dan penjelasan langsung dari Perguruan Tinggi yang dituju, atau hanya sekedar mencari informasi. Tahun ini pada tanggal 7 sampai 9 Febuari diadakan di Istora Senayan, pada pameran di istora tahun ini diikuti oleh 120 Perguruan Tinggi Swasta dari seluruh Indonesia, pameran pendidikan ini diselenggarakan oleh Dikti, Kopertis Wilayah III Jakarta. Acara yang digelar tidak semata hanya stand dan presentasi Perguruan Tinggi saja, tetapi juga menampilkan kebolehan dari siswa-siswi Sekolah Menengah Umum dan Sekolah Menegah Kejuruan. Unjuk kebolehan dari siswa-siswi ini sangat luar biasa, tidak hanya enerjik tetapi juga bervariasi dengan improvisasi yang mengagumkan, dalam kesempatan itu juga diadakan lomba kreatifitas yaitu, Tari Saman, Tari Saman Modern, Tari Kreatif Modern, dan Group Band. Yayasan Trisakti juga memenangkan lomba yang diadakan oleh panitia, yaitu Juara 1 Stand Terbaik dan Stand Favorit dimenangkan oleh BSI. Untuk gengsi lebih bergengsi Stand Terbaik dibandingkan dengan Stand Favorit, karena stand favorit yang dinilai adalah banyaknya pengunjung yang dating, sedang stand terbaik, selain dari Desain, yang dinilai antara lain informative dan ramah, yang dilakukan dengan survey langsung dan kuisoner yang dibagikan kepada

26

Cahaya Trisakti

pengunjung secara sample dan acak. Pameran Education Fair yang kedua diadakan di JCC-Senayan, pesertanya lebih banya dan lebih bersaing karena selain Perguruan Tinggi Ternama juga diikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri ternama dan tidak asing lagi, serta menjadi target sasaran utama dari pengunjung yang kebanyak adalah siswasiswi SMU dan SMK, umumnya mereka yang dating adalah kelas dua belas atau kelas tiga, sehingga mereka memang haus akan informasi yang akurat dari setiap Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta. Pada pameran di JCC kali ini, Yayasan Trisakti turut menyemarakan stand dengan membuat flyer, yang berisi informasi Lima (5) Sekolah Tinggi yang berada di bawah naungannya. Dengan adanya flyer tersebut sangat membantu penjaga stand dari masing-masing sekolah tinggi, karena tidak perlu lagi menjelaskan siapa kita dan di bawah tanggung jawab siapa, selain itu dengan satu flyer itu sudah mewakili lima sekolah tinggi. Terima kasih Yayasan, semoga ditahun yang akan datang dapat ditingkatkan lagi peran aktif Yayasan dalam berpromosi, sehingga terjalin hubungan yang lebih harmonis lagi antara Sekolah Tinggi dan Yayasan, dapat saling mendukung program promosi dan pencitraan Yayasan Trisakti, sehingga gaungnya lebih keras dan baik. Semoga dari kedua pameran tersebut dapat menghasilkan calon mahasiswa baru, sesuai dengan yang diharapkan oleh kita semua, Ammiiinn. (SGP).


TIPS-TIPS TIPS JITU MEMILIH JURUSAN

M

asa menjelang kelulusan SMA adalah masa menata masa depan, dimulai dengan rencana melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi baik di level diploma maupun sarjana, baik untuk pendidikan yang bersifat vokasional, akademik, maupun profesi. Bentuk atau jenis perguruan tinggi pun beragam, apakah politeknik, akademi, sekolah tinggi, institut, atau pun universitas. Dari aspek kepemilikan atau pengelolaan ada dua jenis perguruan tinggi (PT) yaitu perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Dari segi pembinaan ada PT kedinasan dan PT keagamaan. Pada era otonomi daerah, beberapa pemerintah daerah propinsi atau kabupaten mendirikan PT yang bersifat khas untuk memenuhi kebutuhan SDM di daerahnya. Hampir di setiap provinsi bahkan kabupaten dengan mudah ditemui adanya PT. Hal ini sangat menguntungkan bagi masyarakat yang ingin menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang yang lebih tinggi, karena dari aspek aksesibilitas dan keterjangkauan biaya kehadiran PT tersebut sangat membantu masyarakat di daerah tersebut. Persoalan bagi adik-adik SMA yang sebentar lagi akan lulus adalah bukan semata pilihan pada PT, tapi kepada jurusan, program studi, atau bidang ilmu yang akan dipilih atau dimasuki. Apakah jurusan tersebut cocok dengan keinginan saya? Lebih tepatnya apakah jurusan tersebut sesuai dengan cita-cita yang ingin saya capai dalam lima atau sepuluh tahun ke depan? Nah, supaya kita tidak terjebak atau salah pilih jurusan, berikut panduan singkat dalam memilih jurusan.

Pertama, pilihlah jurusan atau

program studi atau bidang ilmu yang kita minati, kita sukai, dan kita mampu untuk menyelesaikannya. Pesan pentinya, jangan latah atau sekedar ikut-ikutan dengan teman tanpa kita memahami “jurusan” tersebut. Pemahaman tentang jurusan bisa kita lakukan dengan mempelajari jurusan tersebut melalui internet dan diskusi dengan para guru, orang tua, kakak-kakak yang sedang kuliah, atau chating dengan teman-teman yang sudah senior.

Kedua, pilihlah jurusan atau program studi atau bidang ilmu yang masih termasuk “langka” dan “spesifik”. Pilihan jurusan yang langka ini ada relevansinya dengan peluang kerja di masyarakat/ industri. Sebagai contoh jurusan logistik atau supply chain management (SCM) saat ini masih termasuk sangat langka, sementara kebutuhan SDM atau profesi logistik di “industri logistik” sangat tinggi dan mendesak. Rumpun atau pohon ilmu logistik saat ini adalah berasal dari ekonomi (manajemen bisnis) dan teknik industri. Pesan pentingnya cari jurusan atau program studi yang langka tapi banyak dicari pihak industri.

Keenam, pilih jurusan atau program studi yang sudah diprogram oleh PT dan mitra kerjanya (industri) yang lulusannya sudah dipersiapkan untuk diserap langsung bekerja pada perusahaanperusahaan yang telah ditunjuk. Sebagai contoh, Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti membuka program studi khusus Diploma Tiga Ground Handling yang bekerjasama dengan PT. Gapura Angkasa. Para lulusan terbaik program ini akan dipekerjakan pada perusahaan Gapura Angkasa di seluruh bandar udara di Indonesia yang ada kantor cabang Gapura Angkasa. Nah, kelima sekolah tinggi yang ada di bawah pembinaan yayasan Trisakti memiliki reputasi dan kualitas yang baik, serta mempunyai program studi yang khas, spesifik, dan langka, tapi banyak diminati pihak industri. So, kenapa tidak dicoba?? (SAM)

Ketiga, pilih jurusan atau program

studi yang sudah terakreditasi. Di Indonesia sebuah jurusan atau program studi yang “baik dan berkualitas” adalah yang sudah diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Informasi ini dapat ditelusuri dari website Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud atau BAN PT atau dari masing-masing perguruan tinggi.

Keempat, pilih jurusan atau program studi yang kurikulumnya sudah teruji “terpakai” di masyarakat/industri dan sudah ada lulusan atau alumni yang “berhasil” di masyarakat/industri. Kelima, pilih jurusan atau program studi dari suatu perguruan tinggi yang memiliki reputasi baik dan memiliki kerjasama dengan pihak industri terkait. Hal ini untuk memudahkan mengikuti program magang atau on the job training atau mengerjakan tugas akhir, sehingga kita bisa lulus tepat waktu dengan hasil terbaik.

Cahaya Trisakti

29


Kiat sukses B menghadapi

ujian

nasional

anyak orang gagal mencapai keberhasilan karena mereka tidak memiliki persiapan dalam menhadapi ujian, persiapan yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan persiapan dalam menghadapi ujian – ujian sekolah pada umumnya

Hadapi ujian dengan tenang dan proposional, bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi, dengan sikap yang tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalani dengan senang.

Persiapan mental dan fisik adalah hal yang penting, persiapan mental adalah persiapan

yang berkaitan dengan psikis dan emosi, upayakan agar situasi pribadi terutama sikap emosional tetap stabil, pertentangan yang dialami dalam diri,kekecewaan ,frustasi,suasana kesedihan akan berdampak buruk terhadap hasil belajar anda,yang mesti di perhatikan adalah menjaga suasana hati/emosi, diharapkan emosi tetap tenang dan stabil menjelang ujianseta tidak mengganggu konsentrasi belajar. Sedang persiapan fisik adalah persiapan yang berkaitan dengan jasmani dan kesehatan fisik, anda harus menajaga kesehatan sebelum ujian,agar diri anda tetap sehat secara fisik anda harus rajin ber olah raga dan ber istirahatlah secara teratur jangan tidur terlalu malam.

30

Cahaya Trisakti


Tingkatkan Motivasi Belajar, suksesnya dalam menghadapi ujian

sangat di tentukan oleh tinggi rendahnya motivasi masing masing siswa dalam menghadapi ujian, sedang kan motivasi adalah suatu proses untuk menggiatkan motif motif menjadi perbuatan/tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan guna mencapai tujuan. Motivasi dapat timbul dari dalam individu dan dapat pula timbul akibat pengaruh dari luar dirinya,bisa dari orang tua,lingkungan keluarga, lingkungan rumah,lingkungan masyarakat,bisa temannya sendiri.dsb

Persiapkan ketrampilan teknis, yang dimaksud adalah siswa

tidak hanya menguasai materi dan kesiapan mental,harus juga menguasai ketrampilan teknis,seperti ketrampilan mengerjakan lembar jawaban computer ini sangat penting di kuasai siswa, ketrampilan menjawab soal – soal ketrampilan teknis ini sangat penting untuk di kuasai siswa dalam menjawab soal – soal agar dapat mengerjakan dengan cepat,tepat dan benar dengan waktu yang sangat singkat.

Bersikaplah proaktif, adalah sikap yang beranggapan

bahwa kita sendiri yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini termasuk dalam menghadapi ujian, yakinlah bahwa kerja keras dan usaha yang gigih yang kita lakukan akan membuahkan hasil.

Buatlah Rencana, dalam menghadapi ujian di ibaratkan perjalanan menuju sukses,sepatutnya kita membuat perencanaan dari sekian banyak bahan pelajaran,antara bahan kelas satu,kelas dua dan kelas

tiga, pelajaran hitungan ,hafalan sehingga dapat di pelajari dengan teratur dan sistimatik sehingga meringankan dan mengefektifkan kerja otak.

Kuasai materi pelajaran , menguasai materi adalah hal

terpenting yang harus di kuasai siswa, tanpa menguasai materi maka siswa akan mengalami kesulitan,pelajari soal soal UN sebelumnya, lalu bandingkan dengan satu atau dua tahun terakhir, maka kita kan dapat meprediksi soal yang akan keluar di tahun sekarang, serta belajarlah dengan menggunakan teori teori singkat yang mudah dipahami, dimengerti dengan waktu cepat.

Perbanyak baca dan latihan soal, salah satu kelebihan lembaga

bimbingan belajar adalah para siswa banyak di berikan latihan memecahkan soal – soal dengan cepat, dengan sering kita berlatih maka kita terbiasa dan terlatih,sehingga tidak cemas /grogi dalam menghadapi soal soal pada waktu ujian.

Belajar kelompok, ini salah satu cara siswa untuk

kemampuan nalarnya dalam belajar, baru sebatas menghafal tidak mau bertanya , berdialog bahkan berdebat dengan gurunya, untuk memperkuat pemahaman atau pengertian dan ketrampilan belajar.

Mohon doa restu dari orang tua, Kedua orang tua pasti akan senang dengan tulus mendoa kan putra putrinya yang sedang menempuh ujian.

Lakukan solat malam, orang sombong yang beranggapan

bahwa keberhasilan kita semata mata usaha dan kerja keras kita sendiri tanpa keikut sertaan Allah SWT, untuk itu dengan kerendahan hati kita bersujut dan berdoa di hadapan Nya. Memohon di berikan kesehatan serta kemudahan dalam mengerjakan soal soal ujian yang sedang kita hadapi dan apabila setelah diberikan kelulusan setalah menghadapi ujian sepantasnya lah kita bersujut sukur kepadaNya setelah Allah mendengarkan dan mengabulkan doa hambaNya. (SH)

berbagi dengan teman yang lain dengan memecahkan soal soal dan saling menguatkan motivasi belajar dan prestasi.

Efektifkan belajar di sekolah, Masih banyak siswa yang datang

ke sekolah dikelas dengan alakadarnya yang penting hadir, tidak mengoptimalkan potensi dirinya untuk meraih hasil terbaik dan daya serap materi maupun prestasinya,pada umumnya para siswa kurang menggunakan

Cahaya Trisakti

31


TIPS-TIPS

MAU KEMANA SETELAH LULUS SMA “Mau nerusin ke mana?�

I

tu adalah satu pertanyaan yang sering dilontarkan sesudah kita menyelesaikan studi di SLTA. Pertanyaan klasik yang sederhana tetapi tidak semudah itu untuk menjawabnya. Ngomong-ngomong, apa jawaban anda? Di Indonesia saat ini terdapat lebih 3000 Perguruan Tinggi Swasta (PTS), tersebar dari Sabang sampai Merauke . Ada PTS berbentuk Universitas, Sekolah Tinggi, Akademi, dan lain-lain. Masing-masing PTS mungkin menyelenggarakan lebih dari satu program studi, dan bisa jadi suatu program studi diselenggarakan dalam 2 atau lebih jalur/jenjang pendidikan, misalnya D1, D3, S1. Bagaimana kita menentukan PTS pilihan ? Faktor apa saja yang perlu kita perhatikan dalam menentukan pilihan tersebut..? Inilah 8 (Delapan) factor yang harus kita perhatikan :

Cita-cita dan Minat :

Untuk memilih Perguruan Tinggi Faktor utama yang harus kita pertimbangkan adalah cita-cita dan minat . Hampir boleh dipastikan, tidak ada mahasiswa yang berhasil dalam studinya jika itu bertentangan dengan minatnya. Orang lain, termasuk orang tua, boleh memberikan saran atau masukan apapun, tetapi kita yang akan menjalani sekian tahun proses belajar di perguruan tinggi. Cita-cita dan minat harus sejalan, jika salah satu tidak mendukung maka kita akan gagal. Sebelum memilih Perguruan Tinggi, mantapkan terlebih dahulu cita-cita dan minat . Jika cita-cita dan minat sudah mantap, yakinlah bahwa kita akan sukses belajar di Perguruan Tinggi. Pilihlah Perguruan Tinggi Idaman yang sesuai dengan minat dan cita-cita kita.

32

Cahaya Trisakti

Status Akreditasi :

Status Akreditasi adalah Status terhadap Perguruan Tinggi berdasarkan penilaian berbagai Aspek. Kalau dulu sebelum tahun 1994 status Fakultas / Jurusan dikenal dengan status Terdaftar, Diakui, Disamakan. Status yang paling tinggi adalah Disamakan. Setelah tahun 1994, status ini dirobah menjadi Akreditasi. Satatus Akreditasi Perguruan Tinggi adalah NA, C, B, A. Status Akreditasi Perguruan Tinggi yang tertinggi adalah A. Pilihlah Perguruan Tinggi Idaman yang mempunyai Akreditasi A atau minimal B.

Reputasi :

Saat ini di Indonesia banyak sekali Perguruan Tinggi Swasta, jumlahnya mencapai ribuan. Dengan banyaknya Perguruan Tinggi Swasta ini, maka kita harus melihat Reputasi dari Perguruan Tinggi tersebut. Faktor usia Perguruan Tinggi juga mempengaruhi, karena semakin tua Perguruan Tinggi tersebut tentunya Reputasi nya dimasyarakat semakin baik dan sudah semakin di kenal orang. Begitu juga para alumninya, dimanapun dia berkiprah baik di pemerintahan maupun di swasta, selalu membawa kebaikan. Sehingga Perguruan Tinggi tersebut menjadi Perguruan Tinggi Favorit Indonesia. Pilihlah Perguruan Tinggi Idaman yang sudah berpengalaman dan sudah terkenal.

Mutu Dosen :

Yang perlu diperhatikan juga adalah kualitas dari Tenaga Pengajar (Dosen) Perguruan Tinggi tersebut, terutama Dosen Tetap. Tenaga pengajar (Dosen) harus sesuai bidang ilmu keahliannya. Suatu Perguruan Tinggi Terbaik adalah Perguruan Tinggi yang selalu meningkatkan kualitas keilmuannya. Pilihlah Perguruan Tinggi Idaman yang mempunyai Tenaga Dosen yang sesuai dengan kualitas keilmuannya

Fasilitas Belajar :

Perguruan Tinggi Terbaik tentunya mempunyai fasilitas belajar yang memadai, mulai dari Kampus yang Terpadu, Gedung Kuliah yang layak, sarana Perpustakaan yang cukup dan fasilitas laboratorium yang memadai. Suasana belajar tenang, lingkungan kampus yang aman dan tenteram. Ruangan kuliah yang memadai artinya jumlah mahasiswa yang belajar seimbang dengan ruang kuliah. Pilihlah Perguruan Tinggi Idaman yang mempunyai Fasilitas lengkap seperti : Perpustakaan, Laboratorium, Gedung Kuliah, dan saat ini di era Internet adalah fasilitas akses internet gratis (hotspot gratis). Semahal apapun biaya kuliah yang Anda keluarkan jika fasilitas kuliahnya sepadan tentunya Anda tidak akan rugi.

Prospek Lapangan Kerja :

Dari ratusan program studi yang ditawarkan oleh PTS, tentu tidak semuanya menjanjikan prospek pekerjaan yang cerah di masa mendatang, 4 - 6 tahun sesudah anda menginjak bangku kuliah. Perguruan Tinggi Terbaik adalah Perguruan Tinggi yang terus melakukan terobosan dan perubahan untuk mencetak mahasiswa yang siap kerja dan mandiri. Para lulusan nya tidak terfokus untuk menjadi Pegawai Negeri tapi siap menjadi Pegawai Swasta atau menjadi insan yang mandiri dengan yang bisa menciptakan lapangan kerja baru. Pilihlah Perguruan Tinggi Idaman yang mempunyai Fakultas dan Jurusan yang siap pakai dan siap menghadapi tantangan di era globalisasi.


Jaringan Alumni:

Tidak banyak kampus (univeritas) yang memiliki jaringan atau Ikatan Alumni yang kuat walau kampus negeri sekalipun. Faktor jaringan atau koneksi adalah yang Anda butuhkan nantinya selepas kuliah baik itu yang mau bekerja maupun yang mau berwirausaha. Di internet, masuklah misalnya melalui Google.com atau nowGoogle.com lalu lacak (search) dengan kata kunci “Ikatan Alumni Universitas ‌..â€? atau dengan cara Anda bertanya langsung ke lokasi.

Biaya :

Kemampuan keuangan sangat menentukan pilihan kita. Ini adalah faktor terpenting yang harus diperhitungkan. Kuliah di perguruan tinggi melibatkan banyak komponen biaya. kita mungkin bisa geleng-geleng kepala kalau disebutkan deretan biaya yang harus dikeluarkan mulai dari uang pendaftaran, uang gedung, uang kuliah pokok, uang SKS, uang praktikum, uang ujian, uang jaket, uang buku, uang kesehatan, uang KKN, uang skripsi, uang ini, uang itu........ you name it. Belum lagi biaya-biaya tidak langsung, seperti biaya kos, biaya hidup, biaya transportasi, biaya buku, biaya foto copy, dan lain-lain. Kalikan itu dengan sekian tahun masa kuliah kita. Sebelum melakukan pendaftaran, tanyakan semua komponen biaya yang harus kita bayarkan di PTS yang bersangkutan. Ingat untuk kuliah tidak hanya membayar uang kuliah saja. Tanyakan juga waktu pembayarannya.

Biasanya PTS memberlakukan sistem pembayaran yang diharapkan tidak memberatkan mahasiswa, misalnya uang gedung boleh diangsur sekian kali, uang kuliah pokok dan uang SKS tidak dibayarkan bersamaan, dan lain sebagainya. Perhitungkan semuanya jika kita tidak ingin gagal karenanya. Perguruan Tinggi Idaman adalah Perguruan Tinggi yang mempunyai Mutu / Kualitas yang tetap dipertahankan dan terus ditingkatkan dengan biaya yang bisa terjangkau oleh semua lapisan masyarakat dengan suasana kuliah yang nyaman dan tenteram, sanggup mengadakan terobosan terhadap perkembangan dimasyarakat dan berguna bagi masyarakat nusa dan bangsa baik secara kelembagaan maupun secara output mahasiswanya, sehingga menjadi favorit dan dicintai masyarakat.(Amrin)

Selamat memilih perguruan tinggi idaman anda !!

Cahaya Trisakti

33


TIPS-TIPS TIPS JITU MENGHILANGKAN BB

B

B yang dimaksud bukan BB merek sebuah Hand Phone yang sedang trend saat ini, kalau menghilang BB merek HP itu sangat mudah, taruh saja ditempat yang terlihat orang, dipastikan dalam sekejab akan hilang selamalamanya. Pengalaman ini saya dapat dari teman sekantor, sewaktu saya belum di Trisakti. Setelah diberi masukan dan dituruti olehnya, Alhamdullillah bau badan yang dideritanya hilang (sembuh). BB yang satu ini biasanya orang tidak mau mengambil, bahkan akan kesal atau jengkel bila ada BB didekatnya, tahu-kan yang dimaksud? Benar BB yang dimaksud adalah Bau Badan, untuk menghidarinya ada beberapa langkah yang harus dilakukan dan diperjuangkan. Langkah-langkah yang harus kamu lakukan, bila ia datang atau ada sama kamu :

1 2

5 6 7

. Mandilah minimal dua kali sehari, dengan menggunakan sabun yang mengandung anti septik, tapi boleh juga lebih bila dirasa perlu.

. Pakailah kaos dalam, agar menyerap keringat yang ke luar, dan keringat tidak langsung melekat pada kemeja, segeralah ganti kaos dalam.

. Keringkan badan dan beri bedak yang mengandung anti bakteri, tetapi jangan yang harum, karena bila terkena keringat akan menimbulkan bau yang tidak sedap.

. Jangan menggunakan Parfum untuk menutupi bau badan, karena percampuran BB dan Parfum akan menghasil bau yang sangat menyengat.

3 4

. Mitos, kalau makan bawang maka ketiak akan bau, kenyataannya, hampir semua bumbu masakan Indonesia memakai bawang merah dan bawang putih, yang benar adalah kita kurang menjaga kebersihan.

. Jangan memakai deodorant yang berpengharum, apalagi deodorant yang disemprotkan kebadan.

. Pakailah deodorant yang berbau netral alias tidak harum, bila mungkin pakailah cara tradisional yaitu gunakan Tawas, haluskan sampai sangat halus dan kenakan diketiak, layaknya kita membedaki pipi, tipis tapi merata. Hasiat Tawas ini sangat hebat, dia dapat mengurangi pengeluaran keringat yang berlebihan, sehingga ketiak akan tetap kering dan nyaman.

8 9

. Jangan terlalu sering Begadang, karena kurang tidur dan tidak sehat maka akan menghasilkan keringan yang kurang sedap. . Intinyanya, jaga kesehatan, kebersihan dan makan makanan yang bergizi, jangan lupa makan sayuran dan buah. Selamat mempraktekkan semoga sukses, salam. (SGP).

34

Cahaya Trisakti


Pudding Choklat saus vanilla Pudding Choklat Bahan

150 gr gula pasir 30 gr Maizena 50 gr coklat bubuk 5 gr Garam 600 cc Susu cair 120 cc Whipping cream 4 pcs kuning telur 120 gr coklat blok 10 gr vanili 14 gr Butter

Metoda pembuatan :

Siapkan cetakan mangkuk kecil (Darial mold) basahin dan sisihkan, Siapkan panic besar untuk mengaduk gula, coklat bubuk , maizena , garam , kuning telur dan lelehan butter ,aduk hingga membuntuk pasta bila, kurang cair anda bias tambahkan susu sedikit. Panaskan susu cair dan gula sampai mendidih setelah mendidih tuangkan adunan pirtama kedidihan susu aduk teruh sampai terbentuk pasta kemudian masukan coklat blok dan vanilla aduk terus sampai lembut dan langsung tuangkan kedatam cetakan diamkan (dinginkan).

vanilla saus siapkan bahan –bahan 200 cc susu 3pcs kuning telur 50 gr gula 10 gr maizena

cara buatnya

Aduk susu , gula, kuning telur dan maisena setelah rata panaskan diatas api sedang sembil diaduk terus sanpai mengental, dinginkan sampai sambil di aduk terus.

Cara menghidangkan

siapkan Piring dinner yang bersih taruh pudding cuklat yang dingin secara terbalik diatas piring , tuangkan saus vanilla disekitar pudding coklat dan beri curetan dengan saus vanilla yang sudah diberi coklat kemudian di coret-coret dengan menggunakan tusuk sate hingga membentuk marner. dan diatas pidding dihias dengan cream dan coklat runout.(Rietsy)

Cahaya Trisakti

35



Majalah Cahaya Trisakti