Issuu on Google+

Perencanaan Perpustakaan Sekolah Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah 20 Desember 2010

www.fedri-hidayat.com


Pengertian Perpustakaan  Pustaka = kitab  Library : liber atau libri (Latin) = buku, librarius =

tentang buku  Bibliotheek (Belanda), bibliotheca (Spanyol), bibliothek (Jerman), bibliotheque (Perancis), akar kata biblia (Yunani), bible = alkitab = buku, tentang buku.  Perpustakaan = ruangan, bagian gedung, atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan non-buku lain dengan sistem susunan tertentu untuk digunakan pembaca, bukan untuk dijual.  Dua pendekatan ilmu perpustakaan 1) Ilmu Perpustakaan; 2) objek perpustakaan


Dua pendekatan ilmu perpustakaan 1.

2.

Ilmu perpustakaan adalah suatu ilmu, yaitu pengetahuan yang tersusun rapi , yang menyangkut tujuan, objek, fungsi perpustakaan, serta fungsi metode, penyusunan, teknik, dan teori yang digunakan dalam pemberian jasa perpustakaan Objek Perpustakaan, yang dikaji adalah :  Perpustakaan sebagai suatu institusi, mencakup organisasi perpustakaan, perkembangan peran dalam masyarakat, serta sumbangan pada sejarah manusia.  Organisasi koleksi perpustakaan (buku, dll.) : mengolah, menyimpan, menemukan kembali, secepat, dan semurah mungkin.  Pengawetan buku dan koleksi lain  Penyebaran informasi yaitu jasa untuk kepentingan umum  Hal lain yang berkaitan dengan perpustakaan dan jasa perpustakaan.


Perpustakaan Sekolah ď Ž Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang

tergabung pada sebuah sekolah yang dikelola sepenuhnya oleh sekolah yang bersangkutan, dengan tujuan utama membantu sekolah untuk mencapai tujuan khusus sekolah dan tujuan pendidikan pada umumnya. Contoh : Perpustakaan Taman Kanak-kanak, perpustakaan Sekolah Dasar, Perpustakaan SLTP, perpustakaan SMU.


Perpustakaan Sekolah  Komponen pendidikan  lingkungan sekolah  Sarana Proses belajar dan mengajar.  Sarana pendidikan belajar siswa/siswi dan

guru  tujuan pendidikan di sekolah.  UU RI no 20/ 2003 Sistem Pendidikan Nasional, bab I pasal 1 ayat 23 “Sumber daya pendidikan  penyelenggaraan pendidikan yang meliputi tenaga pendidikan, masyarakat, dana, sarana dan prasarana”.


Hakikat, Fungsi dan Tujuan ď Ž Hakikat perpustakaan sebagai salah satu

sarana pelestarian bahan pustakan ď Ž Fungsi perpustakaan sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan ď Ž Tujuan perpustakaan sebagai sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menunjang pembangunan nasional.


UU RI no 43 tahun 2007; Tentang Perpustakaan Bab VII Jenis-jenis Perpustakaan, pasal 23. Perpustakaan Sekolah/Madrasah ď Ž Penyelenggaraan yang memenuhi

standar nasional perpustakaan ďƒ  Standar Nasional Pendidikan. ď Ž Wajib memiliki koleksi buku teks pelajaran yang ditetapkan sebagai buku teks wajib pada satuan pendidikan yang bersangkutan dalam jumlah yang mencukupi untuk melayani semua peserta didik dan pendidik.


UU RI no 43 tahun 2007; Tentang Perpustakaan Bab VII Jenis-jenis Perpustakaan, pasal 23. Perpustakaan Sekolah/Madrasah ď Ž Perpustakaan sebagaimana dimaksud

pada ayat (1) mengembangkan koleksi lain yang mendukung pelaksanaan kurikulum pendidikan. ď Ž Perpustakaan sekolah/madrasah melayani peserta didik pendidikan kesetaraan yang dilaksanakan di lingkungan satuan pendidikan yang bersangkutan.


UU RI no 43 tahun 2007; Tentang Perpustakaan Bab VII Jenis-jenis Perpustakaan, pasal 23. Perpustakaan Sekolah/Madrasah ď Ž Perpustakaan sekolah/madrasah

melayani peserta didik pendidikan kesetaraan yang dilaksanakan di lingkungan satuan pendidikan yang bersangkutan. ď Ž Perpustakaan sekolah/madrasah mengembangkan Layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi.


UU RI no 43 tahun 2007; Tentang Perpustakaan Bab VII Jenis-jenis Perpustakaan, pasal 23. Perpustakaan Sekolah/Madrasah ď Ž Sekolah/madrasah mengalokasikan dana

paling sedikit 5% dari anggaran belanja operasional sekolah/madrasah atau belanja barang diluar belanja pegawai dan belanja modal untuk pengembangan perpustakaan.


PELAYANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH  Pengadaan koleksi: pembelian,

pelangganan, pencarian/pengumpulan  Penyiapan koleksi: antara lain, pemberian label, dan katalogisasi.  Pemberian layanan: antara lain, penempatan koleksi di rak, pengeluaran koleksi untuk dipinjamkan (sirkulasi), dan seringkali pula: mencarikan koleksi atas permintaan pengguna layanan.  Pemeliharaan koleksi


Layanan Perpustakaan.  Mencari koleksi: mencari dari katalog,

atau dengan menelusuri rak-rak buku.  Membaca/memanfaatkan koleksi (di ruang perpustakaan)  Meminjamkan koleksi (untuk dibawa ke luar perpustakaan)


Manajemen Perpustakaan Manajemen perpustakaan merupakan upaya pencapaian tujuan dengan pemanfaatan SDM, informasi, sistem dan sumber dana dengan tetap memperhatikan fungsi manajemen, peran dan keahlian ď Ž Untuk dapat mencapai tujuan perlu sumber daya manusia dan non manusia berupa sumber dana, teknik, fisik, perlengkapan, alam, informasi, ide, peraturan-peraturan dan teknologi. ď Ž Sumber daya tersebut dikelola melalui proses manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengawasan yang diharapkan mampu mengeluarkan produk berupa barang atau jasa. ď Ž


Organisasi Perpustakaan Sekolah


Perencanaan Perpustakaan  Penyusunan perencanaan hendaknya    

mencakup apa yang akan di lakukan Bagaimana cara melaksanakannya ? Kapan pelaksanaannya ? Siapa yang bertanggung jawab ? Berapa anggaran yang diperlukan ?


Langkah awal Perncanaan Penetapan Visi, Misi, dan Tujuan  Visi merupakan suatu pikiran atau gagasan yang melampaui keadaan sekarang. Keadaan yang di inginkan itu belum pernah terwujud selama ini. Penetapan visi penting dalam pengembangan perpustakaan sekolah sebab visi memiliki.,  Fungsi untuk memperjelas arah yang akan dituju oleh perpustakaan sekolah  Visi sesuatu hal yang ideal yang akan dicapai oleh perpustakaan sekolah, 


Langkah awal Perencanaan Penetapan Visi, Misi, dan Tujuan ď Ž Misi merupakan penjabaran visi dan rumusanrumusan kegiatan yang akan dilakukan dan hasilnya dapat di ukur, dirasakan, dilihat, didengar atau dapat dibuktikan karena bersifat kasat mata. Penyusunan misi biasanya dalam bentuk kata kerja untuk merealisir visi., ď Ž Menciptakan gemar membaca di kalangan guru, siswa dan karyawan ď Ž Menyediakan bahan informasi untuk mendukung proses belajar mengajar ď Ž


RENCANA STRATEGIS 

Menentukan wawasan kedepan yang didasarkan atas pertimbangan potensi, kendala, peluang dan ancaman yang menuntut kita harus lebih efektif dan efisiean dalam bertindak, Renstra Perpustakaan dibuat untuk :       

Mengarahkan kerja dan pelayanan perpustakaan Meningkatkan kinerja perpustakaan agar lebih produktif Memberi pelayanan yang memuaskan kepada para pemakai perpustakaan Mengantisipasi tantangan masa kini maupun masa datang Memanfaatkan peluang sekarang ataupun mendatang dengan baik Melaksanakan misi. Perpustakan sekolah/madrasah Menuju visi. Perpustakaan sekolah/madrasah


Komponen Yang Harus Di Kembangakan  SDM pustakawan dan tenaga administrasi  Jenis dan bentuk layanan  Cakupan pengguna (komunitas lokal, regional,

nasional, dst.)  Fasilitas pendukung (gedung dan alat)


Pendukung Pengembangan   

  

Pendukung utama untuk menjamin keberhasilan adalah dana. Pendukung berikutnya adalah perencanaan (planning) dimana di dalamnya sudah dimuat tujuan masing-masing kegiatan, ukuran capaian, bentuk program. Pada perencanaan juga disebutkan kapan setiap tujuan harus tercapai. Pendukung utama ketiga adalah sumber daya manusia yaitu pengelola perpustakaan yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru, pustakawan yang mengetahui peran masing-masing sehingga akan bersedia bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan/ tertundanya pencapaian tujuan. Pengembangan dari kesepakatan bersama dari setiap komponen pimpinan lembaga, pengelola perpustakaan, pengguna. Komponen harus sepakat tentang apa yang akan dikembangkan, serta konsekuensi yang harus dihadapi akibat pengembangan (misalnya, suasana baru dan berbeda). Dengan demikian semua komponen akan bergerak pada arah yang sama, tidak membuat arah sendiri-sendiri.


Analisa SWOT  

Parameter keberhasilan dari kegiatan di dasarkan kondisi yang ada. Analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat)  KEKUATAN (S) lembaga: jumlah dan tingkat pendidikan SDM, jaringan, dan semua kekuatan internal,  KELEMAHAN (W) lembaga: keterbatasan dana, koleksi yang ketinggalan zaman, belum memiliki ruang-ruang perpustakaan representatif dll..  KESEMPATAN (O) yang terlihat di eksternal lembaga: kebijakan pemerintah (Undang-undang perpustakaan), tawaran kerja sama, adanya beasiswa, dll,  ANCAMAN (T) dari eksternal yang akan menghambat usaha pengembangan: persaingan dengan lembaga sejenis, globalisasi, citra masyarakat tentang Sekolah/Madrasah selama ini.


Tentukan sasaran dengan ukuran (standar) capaian yang jelas ď Ž Ukuran keberhasilan berdasarkan analisis

SWOT Tentukan sasaran dengan ukuran (standar) capaian yang jelas ď Ž Ukuran yang dibuat haruslah rasional agar tingkat keberhasilannya menjadi sangat tinggi. ď Ž Jika memungkinkan, ukuran keberhasilan sebaiknya berupa angka (kuantitas). Jika tidak, dapat juga dengan ukuran kualitas


Susunan Program  Setelah jelas ukuran capaian, buatlah program

untuk mencapai target yang ditetapkan, misalnya:   

Kerja sama dengan pihak lain untuk pengadaan komputer baru untuk bidang pelayanan. Peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan. Mengikuti lokakarya/pelatihan tentang Perpustakaan


Susun Anggaran ď Ž

Menghitung anggaran yang harus dikeluarkan dalam kegiatan pengembangan ď Ž Dasar anggaran dapat ditetapkan berdasarkan ketersediaan anggaran-anggaran yang disediakan ď Ž Tujuan yang harus dicapai yang berdampak pada program yang akan dibuat. ď Ž Seluruh butir anggaran harus dihitung dengan cermat sehingga tidak ada yang terlewati agar tidak ada kegiatan yang harus dihentikan karena kekeliruan penghitungan dana.


Cara Mendapatkan Dukungan ď Ž ď Ž

Setiap saat dikeluhkan oleh banyak perpustakaan yang ingin bergerak melangkah maju. Masalahnya tidak berada di luar perpustakaan tetapi ada di dalam Pola pikir yang masih self-oriented. Pola pikir ini beranggapan bahwa perpustakaan adalah lembaga non komersial yang perlu dukungan dan tidak bisa mendukung karena tidak punya penghasilan sendiri. Untuk itu pola pikir ini harus sudah ditinggalkan karena sudah tidak lagi relevan dengan kondisi sekarang, yaitu era otonomi dan era globalisasi. ď Ž Tunjukkan hasil dukungan akan datang bila kita mampu menunjukkan apa yang telah dilakukannya. Pencapaian ini harus tertuangkan dalam sebuah laporan yang lengkap baik laporan kuantitatif maupun laporan kualitatif. ď Ž Kemukakan komponen yang dimiliki, apa yang sudah berhasil dan apa yang sedang dilakukan, terutama bagaimana perpustakaan telah banyak berperan dalam mendukung program lembaga penaung sebagai stakeholder dan tingkat pemanfaatan oleh pengguna pada semua layanan yang disajikan.


Cara Mendapatkan Dukungan 

Ajukan permohonan dukungan  

Memperlihatkan kemajuan yang telah dicapai Dukungan tidak lagi bersifat mengemis karena tidak punya dan belum berbuat apa-apa, tetapi lebih berupa permohonan untuk ‘menambah’ apa yang telah dimiliki agar perpustakaan lebih mampu bergerak maju. Bentuk permohonan ini, lembaga pada umumnya tidak melihat dukungan sebagai sesuatu yang besar dan mahal (padahal ‘tambahan’ yang dibutuhkan bisa saja 90% dari apa yang telah dipunyai – tinggal menambah 14 komputer dari satu komputer yang telah ada).


Evaluasi 1 2

Analisa Kondisi Saat ini buku

Perpustakaan dan Strategi

Dokumen teknis

Perpustakaan databases

Apa koleksi yang dimiliki? Siapa yang memanfaatkan? Dari mana, kapan, dan bagaimana mereka mengakses? Adakah proses yang membutuhkan dukungan teknologi informasi?

user Gambar, foto, Audio, video Worldwide access


Evaluasi (lanjutan..) 1 2

Analisa Kondisi Saat ini

Misi? Strategi TI?

Target pengguna?

Perpustakaan

Perpustakaan dan Strategi

Informasi yang mereka butuhkan?

Delivery?

Koleksi yang disediakan?


Kunci Sukses  Visi dan target yang jelas  Leadership  Team work  Manajemen Reward yang menarik  Antusiasme  Evaluasi, benchmarking, monitoring,

perubahan…


Kunci Kegagalan Yang Umum Terjadi  Target yang tidak jelas atau tidak tahu cara    

mencapainya. Team work yang lemah, saling curiga, kurang motivasi. Pemimpin yang tidak punya visi, tidak mampu mengarahkan dan mendorong. SDM yang tidak ditingkatkan kemampuannya, tidak tahu manfaat dari perkerjaannya. Tidak mau belajar, evaluasi, benchmarking baik internal maupun terhadap dunia luar.


Penutup  Perpustakaan Sekolah merupakan unit kerja dan

sebagai perangkat dari sekolah  Undang-undang perpustakaan merupakan landasan hukum dalam perencanaan perpustakaan sekolah  Perencanaan merupakan salah satu unsur terpenting dari kegiatan pengembangan perpustakaan sekolah.  Dengan adanya perencanaan, pengelolaa perpustakaan mempunyai landasan pijakan


Wassalamualaikum Wr Wb


Perencanaan Perpustakaan Sekolah