Page 43

PELESIR

Beberapa ratus tahun silam, gugusan pulau di Maluku menjadi pusat komoditi rempah-rempah yang melecut para petualang dari benua Eropa, Arab dan Tiongkok untuk berdagang sekaligus mengusainya. Trinitas rempah termahal kala itu, yaitu pala, cengkeh dan lada menjadi komoditas dagang utama mereka. Ketiga komoditas tumbuh subur dipulau Ternate. Tak heran, bila ternate menjadi salah satu tempat favorit dalam peta perdagangan jalur rempah. Kejayaan perdagangan Ternate sebagai bandar jalur rempah mengalami masa kejayaan pada abad XVI. Terutama pada masa kepemimpinan Sultan Baabullah. Wilayah SultanTernate ke 24 ini membentang dari Sulawesi Utara dan Tengah di bagian barat hingga kepulauan Marshall di bagian timur, dari Philipina (Selatan) di bagian utara hingga kepulauan Nusa Tenggara di bagian selatan. Sultan Baabullah dijuluki “penguasa 72 pulau” yang semuanya berpenghuni hingga menjadikan kesultanan Ternate sebagai kerajaan Islam terbesar di Indonesia Timur. Hingga kemudian berangsur redup pada Tahun 1621, saat Gubernur Jendral VOC Jan Pieterzoon Coen mengirimkan ekspedisi Hongi atau Hongitochten

yang bertujuan memusnahkan pohon Pala atau Cengkeh, demi mengekalkan monopoli rempahrempah di Kepulauan Maluku dan sekitarnya. Ternate saat ini berkembang cukup pesat, sentuhan moderen terlihat dibeberapa sudut kota, pelabuhan dan bandara terbangun dengan apik, jalan mulus dan pusat perbelajaan tampak ramai, menandakan geliat kota ini. Pulau Ternate sendiri sejatinya adalah bagian dari tubuh Gunung Gamalama yang

kakinya terbenam di bawah laut. Hal yang menarik dalam kunjungan AHU Magz di Ternate kali ini, saat melewati kedaton (istilah lokal untuk menyebut keraton atau istana raja). Bangunan istana yang memiliki arsitektur khas ini, bentuknya menyerupai seekor singa yang sedang duduk dengan dua kaki depan menopang kepalanya, dan menghadap ke arah laut. Sedangkan, pemandangan di belakang dari kedaton ini tampak menjulang tinggi gunung Gamalama. Tepat di depan kedaton terdapat alun-

E DIS I 0 3 A PR I L 2018 | D I TJ EN A H U

| A H U M AG Z

43

Profile for Febby Fitri Anti

AHU Magz03  

Majalah AHU edisi ke tiga membahas tentang Program Prioritas Ditjen AHU 2018

AHU Magz03  

Majalah AHU edisi ke tiga membahas tentang Program Prioritas Ditjen AHU 2018

Advertisement