Page 23

FOKUS

“Program prioritas Direktorat TI di 2018 adalah membangun data center baru di Surabaya dan Batam, meskipun yang di Batam yang dipersipakan adalah infrastrukturnya saja, belum termasuk perangkatnya karena keterbatasan anggaran”

Sarno Wijaya,

Direktur TI Ditjen AHU

Direktorat Teknologi Informasi Pencanangan layanan AHU yang semakin cepat di tahun ini harus didukung oleh perangkat lunak dan keras, personalia, jaringan, dan database-nya yang semuanya harus disiapkan dengan lebih baik. Dan ada satu hal yang paling diunggulkan di 2018 adalah membangun infrastruktur untuk mendukung kelancaran AHU berbasis online dan berbasis TI, yaitu dengan cara membangun data center. “Membangun data center kenapa harus dilakukan? Karena layanan tidak boleh berhenti, layanan harus terus berlangsung sepanjang waktu selama 24 jam, 7 hari, dan 365 hari. Jadi layanan harus terjaga keberlangsungannya dan keberfungsiannya, harus handal, serta aman. Dan untuk menjaga 3 hal tersebut harus memiliki infrastruktur sistem yang jantungnya itu bernama data center,” ujar Sarno Wijaya, Direktur TI Ditjen AHU. Melalu data center inilah yang akan menggantikan peran

Seperti di Surabaya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait seperti dengan dinas di provinsi, kantor

yang selama ini dilakukan secara manual pindah ke elektronik

wilayah, Balai Harta Peninggalan, Kementerian Pekerjaan

dan melalui data center ini data sistem ini menjadi ukurannya.

Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dsb. “Targetnya,

Intinya, data center-lah yang akan memeroses keseluruhan

maksimal Desember 2018, data center ini harus sudah selesai,”

layanan sehingga data center memiliki peran yang sangat

ujar Sarno berharap.

penting. Saat ini, Ditjen AHU memiliki tiga data center yang berada

Adapun target ke depannya, data center ini akan dibagi per regionalisasi seperti untuk wilayah barat berpusat di

di lantai 1 dan 3 gedung AHU serta satu lagi di Gedung Cik’s

data center Batam, wilayah Jawa dan sekitarnya di data center

Cikini Jakarta. Nah, pada 2018 ini, akan dibangun data center

Jakarta, dan wilayah Timur di data center Surabaya.

baru di Surabaya dan Batam. Khusus yang di Batam hanya

Sarno juga memiliki harapan besar agar direktoratnya

akan dipersiapkan infrastrukturnya saja tapi belum termasuk

mampu mengelola TI secara mandiri. Artinya pihaknya

perangkatnya karena keterbatasan anggaran, yaitu tahun

tidak bergantung kepada pihak-pihak lain seperti konsultan,

ini dianggarkan sekitar Rp 70 miliar. “Jadi program prioritas

vendor atau pihak eksternal lainnya. Itu sebabnya, ia bertekad

Direktorat TI di 2018 adalah membangun data center baru,”

untuk terus membangun kemampuan SDM di direktoratnya.

ujarnya.

Makanya meningkatkan kompetensi dan kapasitas para

Untuk progres pembangunan data center, saat ini sudah dalam tahap mensinergikan dengan seluruh stakeholder.

SDM menjadi sebuah keharusan dengan salah satunya terus mengikuti pelatihan-pelatihan di dalam dan luar.

E DIS I 0 3 A PR I L 2018 | D I TJ EN A H U

| A H U M AG Z

23

Profile for Febby Fitri Anti

AHU Magz03  

Majalah AHU edisi ke tiga membahas tentang Program Prioritas Ditjen AHU 2018

AHU Magz03  

Majalah AHU edisi ke tiga membahas tentang Program Prioritas Ditjen AHU 2018

Advertisement