Page 1

Quotes

“seorang terpelajar harus juga berlaku adil sejak dalam pikiran, apa lagi dalam perbuatan” -Pramodya Ananta ToerPelindung: Dr. Haryanto, M.Pd Penasehat: Dr. Suwarjo, M.Si Penanggung Jawab : Haritz Harya Kusuma Pemimpin Utama: Habib Nur Rahman Pemimpin Redaksi: Aulia Ninda Reporter: Faruq Elmawa, Isga Alda Safitri Layout: TIM Komisi IV Alamat Redaksi: Ruang Ormawa FIP UNY Karangmalang Depok Yogyakarta

Redaksi menerima naskah dari pembaca berupa opini, cerpen,komik, liputan, kritik dan saran, sastra, iklan dan tulisan lainnya. Naskah dapat dikirim ke Sekret DPM FIP UNY atau kirim via-email fip_dpm@yahoo.com atau hubungi 087788000296 GRATIIS

12

suara kami, suarakan kamu

Edisi Maret’14

KATULISTIWA

Kabar Aktual Lintas Peristiwa FIP UNY

Opini

Editorial

Pemimpin:

Antara Beban dan Amanah Ketika membaca judul di atas pikiran kita sudah pasti melayang kemanamana. Pimpin, pemimpin, pimpinan, dan kepemimpinan adalah sederet kata yang sangat berkorelasi dan tidak dapat dipisahkan tentunya. Apabila kita dilontarkan pertanyaan, apa itu pemimpin? Berbagai jawabanpun akan muncul. Artinya bahwa setiap individu berbeda dalam memaknai kata pemimpin tersebut. Sederetan panjang wacanapun demikian, memberikan penjelasan mengenai pemimpin dan setiap wacanapun akan berbeda isi serta maknanya. Pemimpin dibutuhkan dalam segala aspek kehidupan, misalnya pemimpin negara, perusahaan, organisasi, dan sebagainya, termasuk memimpin diri kita sendiri untuk taraf minimalnya. Dalam sumber agama Islam menyebutkan bahwa Tuhan menjadikan diri kita masing-masing sebagai pemimpin di dunia ini. Jadi pada hakikatnya terdapat jiwa kepemimpinan dalam diri kita, hanya bagaimana mengeluarkannya tergantung dengan pribadi masing-masing dan juga orang yang berada di sekitarnya. Kepercayaan adalah fondasi yang harus dibangun dalam sebuah kepemimpinan. Kepercayaan bahwa Tuhan telah menjadikan diri kita sebagai pemimpin dan kepercayaan orang lain yang

Salam suara, puji syukur kepada Tuhan YME atas anugerah yang telah diberikan sehingga buletin DPM di edisi perdana ini dapat terbit di bulan maret. Diawal kepungurusan ini, kegiatan proker disetiap lembaga di FIP mulai berjalan seperti acara Upgrading, OH dsb. Tentu tidak ada salahnya di buletin awal ini kita belajar lagi makna pemimpin. Suara teman mahasiswa sangat dibutuhkan untuk ikut serta mengisi rubrikrubrik yang telah disediakan. Ada rubrik yang menarik untuk kita ikut berpartisipasi yaitu “kritik untuk kemajuan fipku”. Selain itu Info terupdate seputar kampus, karya teman, dsb akan kami publish agar suara teman-teman dapat tersampaikan. Sesuai jargon kami “suara kami, suarakan kamu”. [Redaksi] menganggap bahwa kita mampu memimpin. Kepercayaan itu dinamakan amanah, sehingga menjadi seorang pemimpin adalah sebuah amanah. Namun ketika amanah itu diberikan banyak yang mengatakan bahwa amanah dan beban dalam kepemimpinan adalah sebuah paket lengkap. Banyak alasan mengapa itu dapat menjadi beban, salah satunya adalah beban ketika memimpin orang lain, tanggung jawabnya berat. Memimpin pribadi yang berbeda yang tidak hanya satu orang, mempertanggungjawabkan program yang dibuat, dan segala macam efek lainnya. Ketika pemimpin memaknai kepemimpinan sebagai sebuah beban maka pemimpin tersebut akan tenggelam dalam dirinya sendiri dan kepemimpinannya dengan

suara kami, suarakan kamu

1


beban yang terus menerus dianggap sebagai bentuk tanggung jawab dari kepercayaan tersebut. Dengan niat menjadikannya sebagai sebuah beban, kepemimpinan akan berarti siasia, tidak berarti apa-apa, bagi dirinya sendiri maupun orang lain karena dari awalnya berarti kita sudah tidak mempercayai diri dan kemampuan kita, serta kepercayaan orang lain yang telah diberikan kepada kita. Beban dan tanggung jawab juga tidak hanya terdapat dalam konteks kepemimpinan saja, jadi mari maknailah sebuah kepemimpinan bukan dari aspek beban dan tanggung jawabnya saja. Marilah kita memaknai kepemimpinan sebagai sebuah amanah. Dibangun melalui kepercayaan, niat yang baik, pemimpin akan memperoleh pelajaran yang begitu banyak ketika menjalankan amanah tersebut. Selain itu jika menganggapnya sebagai ibadah kita kepada Tuhan melalui orang lain kita akan memperoleh nikmat yang luar biasa. Jadi walaupun terdapat batu sandungan, halangan, rintangan apapun istilahnya, kita bisa menjadikannya sebagai motivasi dan pelajaran. Jangan lupakan juga sebuah pepatah yang mengatakan bahwa dengan pengorbanan yang besar akan menghasilkan hasil yang besar pula. Janganlah mengeluh kepada diri kita sendiri apalagi orang lain dengan tugas kepemimpinan tersebut, memintalah kepada Tuhan karena Tuhan-lah yang menciptakan kesulitan, namun dibalik kesulitan tersebut terdapat banyak jalan, banyak nikmat, banyak kemudahan pula. Niat, kepercayaan, optimisme, berbagi pikiran, lakukanlah di zona amanah. Pimpin diri kita dan jadikan kepemimpinan adalah sebuah amanah yang harus kita jaga melalui orang-orang di s e k i t a r k i t a y a n g s e l a l u m e m b a w a n i k m a t - N y a d a l a m s e ga l a b e n t u k . [Kartika Isna Sujati, PGSD FIP 2013]

Struktur DPM FIP KETUA SEKRETARIS 1 SEKRETARIS 2 BENDAHARA

: : : :

HARITZ HARYA KUSUMA (PGSD) ALFI NURROCHMAH (BK) SISCHA ARIESTA (BK) WANDARI ARIFIA LATHIFA (BK)

KOORDINATOR KOMISI 1 ANGGOTA KOMISI 1

KOORDINATOR KOMISI 2 ANGGOTA KOMISI 2

: ELLIF LINTANG ALVIANA (PLB) : ELVA CHRISTINA TITI MULYANI (KP) IIN SAWITRI (PLS) BENI LAKSITO AJI (MP) ISNANDA ARIZTASARI (PGSD

KOORDINATOR KOMISI 3 ANGGOTA KOMISI 3

: TITIN SETIANINGRUM (PGSD) : ALVIAN NUR HUDA (PLB) DWI CAHYONO (PGSD) GUPI ROHMAN NURMANSYAH (PGSD) WIDYA OKTAVIANI ARDI (PG PAUD) INDRIYANI (BK) PUJI NURHIDAYAT (PGSD)

KOORDINATOR KOMISI 4 ANGGOTA KOMISI 4

: HABIB NUR RAHMAN (PGSD) : M. FARUQ ELMAWA (PGSD) ISGA ALDA SAPUTRI (MP) AULIA NIONDA HARYANI (KP)

KRITIKKU UNTUK KEMAJUAN FIPKU 08961762xxxx : kadang saya berfikir bagaimana dosen2 fip mengembangkan kemampuan mengajarnya, karena setiap tahun materinya tetap begitu aja, mengajarnya juga begitu. Semoga ada trobosan baru yang inovatif bagi dosen. 08574365xxxx : mau dibawa kemana universitas kita? S.Pd+PPG: baru berhak m e n g a j a r, N o n P e n d i d i k + P P G : s u d a h b e r h a k m e n g a j a r ? A p a b e d a n y a ? hemm..membentuk guru yang karbitan, seharusnya ada beda antara keduanya. Tampaknya pekerjaan guru menjadi sasaran empuk nih. 08574399xxxx : pengurusan beasiswa kita terkesan terlalu ribet, banyak persyaratan, saat upload, sistem mengalami eror. Perlu adanya trobosan khusus. Perlu adanya server yang tidak hanya satu pintu, jadi bisa lewat server lain juga. Misalnya FIP mempunyai sever sendiri. 08967185xxxx : Sistem KRS kampus kita perlu dipermudah..kadang yang rumahnya luar jawa harus rela ke jogja untuk KRSan. Padahal sistem KRS di universitas lainnya lebih mudah hanya yaitu secara online. 08963065xxxx : Sepeda dimarginalkan, tidak ada plang parkir khusus pengguna sepeda. Selanjutnya Mushola di FIP tempat wudlu yang perempuan tidak ada atapnya jadi kalau hujan kasihan. KM/ Wc nya pun mulai dihuni rumput, padahal katanya mau dibuatkan atap. 085724650839 : Beasiswa Bidikmisi kok belum cair sampe akhir maret ini ya..tanggung jawabnya dimana?

: PETRUS IHNASIUS SUMONDANG TAMPUBOLON (PLS) : RATNA TRI RAMADHANI (PLB) FAHMI MARINDA (PGSD) TIA DWI YUNITA (PG PAUD)

Kritik dapat disampaikan dengan format nama_prodi_nim_kritik kirim ke 08995377723. Kritik boleh berkaitan dengan segala apapun yang di fip tidak boleh mengandung SARA dan akan kami saring berdasarkan kategori, sehinnga tidak terjadi pengulangan. “Kritik itu bagaikan jamu, pahit tapi menyehatkan�

2

suara kami, suarakan kamu

suara kami, suarakan kamu

11


Kunjungan Ormawa FIP Ke Malang

Rabu, 5 Februari 2014 pengurus DPM FIP 2013 dan ketua lembaga ormawa FIP U N Y b e r ku n j u n g ke M a l a n g g u n a melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas sumber daya mahasiswa ORMAWA FIP UNY. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan modal dan juga pandangan kedepan terkait kepengurusan ORMAWA FIP pada periode 2014, terkhususnya permasalahan fungsi lembaga bagi mahasiswa yang berada di bawah naungannya. Kegiatan ini meliputi kajian bersama DPM UB tentang kelembagaan, program kerja atau lainnya. Selain itu juga, para pengurus ORMAWA FIP UNY disuguhkan kegiatan outing class guna lebih mengeratkan antar pengurus terlebih khusus antar kelua lembaga di lingkungan FIP UNY. Kegiatan yang dipusatkan di lantai 6 rektorat UB ini disambut hangat oleh pihak rektorat dan pengurus DPM UB. Dari FIP UNY, Ibu Unik Ambarwati sebagai dosen pendamping BEM dan DPM FIP menerima sambutan dan menyampaikan terimakasih atas kesempatan untuk belajar bersama DPM

10

UB. Selanjutnya pemaparan terkait keadaan organisasi di UB secara garis besar seperti tentang sistem pemerintahan mahasiswa yang ada di tingkat universitas, pemerintahan mahasiswa tingkat universitas di UB terdiri dari Eksekutif yang diduduki oleh Eksekutif Mahasiswa (EM), dan Legislatif yang diduduki oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Haritz Harya Kusuma selaku ketua DPM terpilih pada periode 2014 menyampaikan, “Belajar bersama DPM UB memberikan banyak sekali pelajaran yang dapat dijadikan salah satu acuan untuk memperbaiki ORMAWA FIP UNY, namun tentunya disesuaikan dengan kondisi ORMAWA itu sendiri pada khususnya dan FIP pada umumnya.” Pengharapan yang sama ada di benak kita, yakni semakin meningkatnya kualitas kepengurusan ORMAWA FIP UNY guna terwujudnya dinamika organisasi yang lebih produktif, kreatif, inovatif dan memiliki etika luhur. Semoga awal yang baik ini dapat mewujudkan ORMAWA FIP UNY yang bersahaja (bersih, sehat, harmonis, dan jaya). [Khoerul & Titin]

suara kami, suarakan kamu

Hasil Audiensi PPG Bagi teman-teman yang belum sempat mengikuti Audiensi PPG, berikut gambaran jalannya hasil Audiensi yang di selenggarakan di Abdullah Sigit Hall 14 Maret 2014: • Sertifikat mendidik diperoleh setelah mahasiswa mengikuti PPG. • Rektor akan membicarakan mengenai akta mengajar di Forum Rektor. • Meski ada calon peserta PPG yang berasal dari UNY, penerimaannya tetap mengikuti aturan yang telah disepakati. (mempertimbangkan asal PT tapi tidak pilih kasih) • Ada seleksi untuk penerimaan PPG (kriteria dan skor) • Filosofi PPG: ada variasi mutu guru yang sangat besar -> tidak bermutu dan sangat bermutu. • Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) jumlahnya 324. • PPG hanya diselenggarakan oleh PT yangberkualitas baik. • Sistem PPG: jumlah yang diterima = jumlah yang dibutuhkan di lapangan. Pertanyaan: 1. FIS: sisi positif PPG yaitu memotivasi mahasiswa untuk lebih semangat kuliah. a. Mengapa non pendidikan diperbolehkan ikut? b. Mengapa yang diperbaiki tidak dimulai saat mahasiswa melakukan kegiatan perkuliahan? c. PPL dan micro teaching menjadi sia-sia? 2. Prayogo S. (alumnus PPG) a. Tujuan utama adanya PPG? Di UPI terdapat 56% mahasiswa tidak lulus PPG b. Arah PPG ke depan setelah dibuka untuk pendidikan dan non pendidikan? LPTK swasta: akta mengajar atau guru professional? c. Apakah setelah PPG berlaku, sertifikasi guru dihapus? Karena semua guru telah dianggap profesional. Yang lulus mendapat gelar Gr. (guru profesional). 3. Isna Hidayat (PGSD FIP 2010) a. Bagaimana sikap Dekan terkait adanya PPG? Dengan menekankan pada mahasiswa non pendidikan yang diperboehkan untuk mendaftar. b. Sistem seleksi sudah siap? c. Apakah lulusan UNY belum siap jadi guru? Jawaban: Dekan 1. a. Pendidikan dan non pendidikan selalu berdampingan dalam satu fakultas agar ada interaksi antarmahasiswa yang berbeda jurusan tersebut. Mekanisme seleksi akan diperketat untuk calon peserta PPG. b. PTN tidak mungkin meluluskan mahasiswa yang kurang berkompeten. c. PPL dan micro teaching tidak sia-sia karena itu merupakan suatu hal yang dapat dilakukan untuk mengasah kemampuan dalam pengajaran. 2. a. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Guru profesional dapat mengidentifikasi pembelajaran agar berlangsung efektif dan efisien. suara kami, suarakan kamu

3


PPG : mencetak guru professional dan tidak mengganti akta mengajar. b. Guru berdasarkan legal formal: 4 kompetensi dan sertifikat mendidik. Program sertifikasi guru: Guru prajabatan

PPG Sertifikat Pendidik

Guru dalam jabatan penilaian portofolio Wakil Dekan 3: PPG lebih efektif, 1 kelas 30 mahasiswa. Dosen maksimal membimbing 5 mahasiswa dengan berbagai tahap dalam bimbingan. Pertanyaan 4. Dirga (FIS) PPG: sistem, proyek, bisnis ? a. Mengapa tidak dilakukan seleksi dari awal? PPG seleksi dengan biaya yang sangat mahal. b. Bukankah lebih baik jika setelah lulus S1 langsung PPG tanpa seleksi dan bebas biaya? c. PPG proyek siapa? d. Apakah ada yang dapat memastikan bahwa setelah lulus PPG sudah layak menjadi guru? 5. Cucu Sutrisno (PKnH) a. PPG bertentangan dengan LPTK? b. UNY menyetujui PPG = mahasiswa pendidikan menjadi galau karena akta mengajar dicabut, PPG masih belum jelas dilaksanakan kapan, dan kuota ditentukan oleh menteri. c. Jumlah LPTK banyak namun mengapa diadakan PPG dengan penyaringan profesional? Hal ini dapat mengakibatkan pengangguran tersistem. 6. Matematika FMIPA Bagaimana caranya agar non pendidikan dapat sama-sama professional seperti mahasiswa pendidikan? Jawaban: Dekan ? Proyek: semua PPG yang sudah diselenggarakan dibiayai oleh negara. Bisnis: berapa yang diterima = berapa yang akan diangkat menjadi guru. ? Sejak awal sudah melalui seleksi dulu, prodi PGSD pun pernah melakukan seleksi dalam bentuk wawancara untuk mendapatkan data yang menunjukkan komitmennya menjadi guru. ? Dugaan: ada beasiswa ? Proyek negara yang bertujuan untuk menciptakan agent of change. ? Tidak ada jaminan dari PPG langsung jadi PNS. Alumni UNY yang ikut SM3T dishare dengan PT lain, sehingga yang berasal dari UNY tidak melanjutkan PPG di UNY lagi. ? PPG adalah solusi untuk melindungi alumni agar tidak menganggur. [Niken Retno Purwandari, PGSD 2012] suara kami, suarakan kamu

4

antusias sang orator seakan hidup, berkobar bagai aling-aling (benteng) kekuasaan dan kemasyarakatan. Kemasyarakatan adalah bentuk bagian dari politik kekuasaan untuk merenggut segala keselarasan. Keselarasan terbagi menjadi lima yaitu keselarasan positif-aktif, keselarasan demokratis, keselarasan negatif, keselarasan hitam-putih dan keselarasan pasif. Keselarasan positif-aktif menjadi sebuah landasan dasar dari seluruh pondasi keselaran yang dibangun berdasarkan pondasi yang dianut oleh negeri kita. Misalnya saja keselarasan menikmati dan bertempat tinggal dinegeri tercinta kita, negeri permai di indonesiaku. Berbanding terbalik dengan keselarasan negatif yang selalu mengutamakan keutungan semata. Ada kasus penjualan hak paten indonesia yang diperjual belikan seenaknya misalnya saja pulau-pulau yang ada dinegeri kita indonesi. Begitu kompleks permasalahn keselaran yang ada malah ada juga yang mengangkat segala idenya untuk menyumbangkan keseklarasan pasif. Keselarasan pasif ini adalah penghuni-penghuni yang memiliki ide cemerlang yang hanya

omomg kosong belaka, mereka beradu mulut, berdebat bahkan sampai bergulat namun tak ada tindakan dan respon yang positif dari permasalahan yang terjadi. Parahnya lagi bahwa di negeri kita pun masih banyak yang menganut keselarasan hitam-putih, para pecundang negeri kita, mereka pemuja kekuasaan namun tak sempat dan tak berani memunculkan keglamoran yang dimiliki namun keglamoran kesesatan untuk negeri. Para pejabat yang gendut dengan segala pujian dengan bermilyar kepicikan yang diwujudkan dengan korupsi. Sedangkan yang lebih mengasikkan adalah keselarasan demokrasi. Keselarasan yang dibangun dengan ketulusan, lewat prinsip dan pondasi negeri dalam saung musyawarah masyarakat tanpa batas. Mengusung suatu dialegtika negeri yang selaras meruah, bersandar lewat religiusitas, budaya dan pendidikan. Insan yang seakan memperdalam, mempererat ranah timur negeri kita.

Sebungkus karya Oleh : Indriyani, BK 2012

suara kami, suarakan kamu

9


Sarasehan #Edisi Perdana

arya

K

Bibir terkadang bisu,,, Mata terkadang buta,,, Senyuman terkadang sirna,,, Namun hati takkan bisa dipungkiri.. Keindahan yang tercipta, terkadang membuat kita lupa,, Kesedihan yang mendalam ,semakin membuat kita tenggelam,, Langkah yang terlewati menjadi sumber energi,, Dan kenangan yang terbingkai kan jadi harga mati,, Keikhlasan itu kan menampakan cahayanya.. Kesabaran yang dipikulnya menjadi bekal untuknya.. Kasih sayang adalah penopangnya,, Bagai Karya yang nyata itulah dirinya‌

SKENARIO BUKAN SOEKARNO Menjadi seorang yang berpengaruh itu mudah, apalagi menjadi seorang pengayuh. Perbedaan hanya terletak dari cucuran keringat, tetesan air mata, daya lentur batin dalam menikmati setiap hembusan waktu yang terlewat. Dunia seakan selalu menjadi patokan dan dasar kita melakukan segala hal. Kita membuat hidup sesuai dengan apa yang kita inginkan. Kita membutuhkan hidup, kita menyayangi hidup tapi kita tak pernah berterima kasih kepada kehidupan. Hidup itu mempengaruhi kita sebagai manusia. Tetapi kehidupan mempengaruhi hidup kita. Yah lihat hukum timbal balik dan keselarasan. Sehelai kapas saja memiliki lapisan keras diluarnya, untuk melindungi

8

kelembutan kapasnya. Namun kelembutan itu tetep saja tak bisa memungkiri, bahwa didalamnya memiliki butiran hitam keras. Ini pertanda bahwa selembut apapun hidup pasti memilki suatu butiran hitam yang mengiringinya akan tetapi akan semakin kuat dengan kehidupan yang begitu keras melindungi kita. Walau tersadar sekiranya kita tetap tak mampu berucap beberapa kata saja. Mudah saja, hanya berterima kasih atas apa yang sudah terjadi. Pemimpin legendaris yang tak pernah padam diladang negeri kita tercinta. Sosok presiden kita soekarno. Sosok presiden yang penuh daya kharisma, daya magic dan daya politik yang selalu menggelitik para kerabat dinegeri tetangga kita. Slogan-slogan

suara kami, suarakan kamu

Kamis, 16 maret 2014 DPM FIP UNY menggelar acara Sarasehan yang bertema “persembahan Ormawa untuk FIP� jam 16.00 wib di halaman Ormawa kampus FIP. Kegiatan ini diikuti oleh semua lembaga kampus, mulai dari BEM, DPM, HIMA dan UKMF. Sarasehan ini diadakan pertama dan perdana diawal pengurusan lembaga di tahun 2014. Secara umum mahasiswa antusias untuk meramaikan acara ini, sehingga tempat yang disediakan panitia membludak. Acara dimulai pada jam 16.30 WIB oleh MC. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari ketua DPM Haritz harya kusuma . Dalam sambutanya acara sarasehan diharapkan dapat memberi kebermanfaatan bagi semua yang hadir dalam acara tersebut.

Acara selanjutnya perkenalan pengurus dan presentasi progam kerja periode 1 tahun semua lembaga baik dari BEM, DPM, HIMA dan UKMF. Diawali dari DPM, HIMA TP, HIMA BK, HIMA KP, UKMF Reality, HIMA PLS, HIMA AP, HIMA PGSD kampus 2, HIMA PGPAUD, HIMA PGSD kampus 3, UKMF Champ, UKMF KMIP dan diakhiri oleh BEM. Acara berlangsung sampai pukul 19.50 Sarasehan ini ditujukan supaya masyarakat kampus, umumnya mahasiswa mengetahui setiap profil, proker dan kekhasan dari masing masing lembaga yang ada di ORMAWA FIP UNY. Semoga sarasehan selanjutnya di kampus 2, kampus 3 dan kampus wates juga berjalan lancar dan antusias.

suara kami, suarakan kamu

5


LIPUTAN

Sekilas: LKMM Ormawa FIP 2014

Kunjungan DPM FKIP Unswagati Cirebon Acara ke tiga yaitu Presentasi tentang orientasi progam kerja dari masingmasing lembaga. Pertama, dari DPM FIP mulai dari PI, Komisi 1, Komisi 2, Komisi 3 dan Komisi 4. Selanjutnya dari DPM FKIP mulai dari PI, Komisi A, Komisi B,Komisi C dan Komisi D. Masing-masing komisi mempunyai tugas dan fungsi yang hampir sama tetapi yang membedakan yaitu sistem pelaksanaaan tugas. S a b t u , 8 M a re t 2 0 1 4 D e wa n Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UNY mendapat kunjungan perdana diawal kepengurusan. Yaitu dari DPM, BEM dan HIMA Pendidikan Matematika dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon. Mereka berjumlah 22 orang, yang terdiri dari 18 pengurus DPM, 3 pengurus BEM dan 1 pengurus HIMA Pendidikan Matematika untuk melaksanakan kegiatan studi banding organisasi di Falkutas Ilmu Pendidikan. Adapun Hima Pendidikan yang lain berhalangan hadir. Kegiatan dilaksanakan pada jam 07.30- jam 11.30 di ruang sidang Ormawa. Diawali dengan penyambutan dari anggota DPM dengan senyum, sapa, santun yang bercirikhas Fakultas Ilmu Pendidikan yaitu humanis. Acara dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua DPM FIP Haritz Harya Kusuma dan ketua DPM FKIP Unswaganti Sugeng Priyatna. Acara selanjutnya adalah ice breaking untuk mencairkan suasana, dengan penuh antusias anggota DPM Unswaganti mengikutinya.

6

Berikutnya yaitu acara diskusi bersama masing-masing komisi di Student Senter FIP Jam 10.50- 11.30 wib . pembagian tempat dibedakan menjadi dua yaitu komisi 1& 2 bersama komisi A & B berada di SS lantai 2 dan Komisi 3 & 4 bersama komisi C di SS lt 3. Fungsi diskusi bersama adalah untuk berbagi ilmu dan pengalaman tentang tugas masing-masing lembaga . Serta bertukar pikiran, mendiskusikan kekurangan dan kelebihan dari lembaga masing-masing guna untuk perbaikan kedepan. Acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dari DPM FIP kepada DPM FKIP Unswagati & begitu juga sebaliknya dilanjutkan dengan foto bersama. Ucapan Terimakasih ketua DPM FIP kepada DPM FKIP Unswagati yang telah melakukan kunjungan dan semoga bermanfaat. [faruq]

suara kami, suarakan kamu

Dekanat Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta mengadakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa ( L K M M ) u nt u k p e n g u r u s o rga n i s a s i mahasiswa (ormawa) di FIP UNYperiode ke p e n g u r u s a n ta h u n 2 0 1 4 . L K M M dilaksanakan pada hari Sabtu- Minggu (12/03) yang diikuti sekitar 110 mahasiswa yang mewakili masing- masing lembaga ormawa. LKMM laksanakan selama dua hari diruang Abdullah Sigit dan di kawasan wisata Kaliurang tepatnya di wisma Puas. LKMM pada tahun ini mengusung tema“Sharing and Caring: Satu Langkah, Satu Karya untuk FIP Berjaya� yang dibuka secara langsung oleh Dekan FIP UNY bapak Dr. Haryanto, M.pd. LKMM FIP 2014 hari pertama dilaksanakan di Abdullah Sigit Hall diisi materi mengenai kreativitas dengan pemateri bapak

Hermanto, M.Pd, selanjutnya materi mengenai administrasi dan keuangan yang disampaikan oleh bapak Sungkono, M.Pd dan bapak Aryanto Sudarmono, S.Pd. Siang hari acara dilanjutkan di Wisma Puas, Kaliurang dan diisi dengan materi mengenai Public Relation yang dibawakan oleh bapak Dwi Budiyanto, M.Pd dan materi mengenai manajemen diri yang disampaikan oleh bapak Dr. Suwarjo, M.Pd. LKMM hari kedua (2/3/2014) diisi dengana cara outbond yang dilaksanankan di Wulubung. Acara outbond ini ditujukan untuk mengakrabkan dan melatih kerjasama setiap pengurus ormawa FIP UNY 2014. [Ida,KP 2014]

BUKAN SEMBARANG TTS Isilah kotak dengan jawaban yang tersedia: kipas mulai autis tanpa koran jalan sabar suram mudah mobil pikir norma mouse moral tempo tinta masak pintu sikap benar

M

A

suara kami, suarakan kamu

7

Buletin katulistiwa #1  

Buletin ini persembahan perdana dari kami Komisi 4 DPM untuk FIP tercinta. Selamat Membaca :) #suarakamisuarakankamu