Issuu on Google+


majalah detik Table of Contents

Favorite

Back

Share FB

Home

Table of Contents

Memutar ipad:

Untuk melihat majalah dalam tampilan horizontal atau vertikal

Rubrik:

Geser kekiri dan kekanan untuk melihat rubrik

Gunakan icon berikut sebagai petunjuk membaca majalah ini Kebawah

Galeri Image

Tap

Audio

Close

Video

Geser

360

3600 View

Artikel:

Geser keatas dan kebawah untuk membaca artikel

Putar

Map

Kumpulan edisi yang sudah dan belum didownload Pindah halaman lewat scroll

Menampilkan majalah yang sedang dibaca


DAFTAR ISI Edisi 59

14 - 20 Januari 2013

internasional

Akhir Kisah Seorang Chavitas

Pemilu 7 Oktober lalu, menempatkan Hugo Chavez menjadi Presiden Venezuela untuk keempat kalinya.

Gaya hidup Flores Si Pulau Ular

Tak cukup dua hari untuk menjelajahi keindahan Flores. ada banyak pilihan destinasi, mulai dari gunung, laut, hingga melihat si naga purba, komodo.

Fokus

Tucuxi Seret Dahlan ke Polisi Dahlan Iskan diperiksa polisi karena mobil Tucuxi yang dikendarainya menabrak tebing. Tidak ada korban jiwa. Namun banyak pelanggaran dilakukan Dahlan. Hukum

Vonis Tandus Mommy Angie

Nasional

RSBI Dibubarkan MK

interview

Masykuri Abdillah: Duduk Mengangkang Tak Diatur dalam Islam

ekonomi

Vonis Angelina Sondakh meluncur bebas dari tuntutan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia terbukti menerima uang dari Grup Permai  untuk proyek universitas. Tak terlibat dalam suap Wisma Atlet SEA Games.

kriminal

Teka-teki Pemerkosa Bocah RI

RI, Bocah kelas V SD ini diduga jadi korban kejahatan seksual. Bocah itu tidak pernah cerita siapa pemerkosanya, hingga ia meninggal dunia.

Tersengat Harga Setrum

bisnis

Selama Konsumen Tak Rugi

ik n m o k lina sa Per i Udara d

people

Baek Ji Young, Gerard Depardieu, Ben Kasyafani

seni & hiburan Konser Mesin Waktu Weezer

wkwkwk

Dendangan Rhoma untuk Bu Ani

Lensa

Epiphany Day

surat redaksi

Video dan Audio untuk Versi PDF

album

SBY Tunjuk Roy Suryo Jadi Menpora

Cover: Kiagus Aulianshah @majalah_detik

majalah detik

Pemimpin Redaksi: Arifin Asydhad Wakil Pemimpin Redaksi: Iin Yumiyanti Redaksi: Deden Gunawan, M Rizal, Irwan Nugroho, Ken Yunita, Mulat Esti Utami, Silvia Galikano, Bahtiar Rifai, Evi Tresnawati, Monique Shintami, Isfari Hikmat, Rahmayoga Wedar, Aryo Bhawono, Hans Henricus Tim Foto: Dikhy Sasra, Ari Saputra, Haris Suyono, Agus Purnomo Product Management: Rohalina Gunara, Sena Achari, Eko Tri Hatmono Creative Designer: Mahmud Yunus, Kiagus Aulianshah, Galih Gerryaldy, Desy Purwaningrum, Arieskariny Dwi Putri. Kontak Iklan: Arnie Yuliartiningsih, Email: sales@detik.com Telp: 021-79177000, Fax: 021-79187769 Direktur Utama: Budiono Darsono Direktur: Nur Wahyuni Sulistiowati, Heru Tjatur, Warnedy Kritik dan Saran: appsupport@detik.com Alamat Redaksi: Gedung Aldevco Octagon Lantai 2, Jl. Warung Jati Barat Raya No.75 Jakarta Selatan, 12740 Telp: 021-7941177 Fax: 021-7944472 Email: redaksi@majalahdetik.com Majalah detik dipublikasikan oleh PT Agranet Multicitra Siberkom, Grup Trans Corp. Majalah detik 23 - 29 APRIL 2012


surat redaksi

Video dan Audio untuk Versi PDF Masih ingat Daily Prophet? Pencinta cerita Harry Potter, tentunya tidak akan lupa mengenai koran yang bisa berbicara ini. Koran dalam cerita fiksi sihir ini, pada tahun 2009, memang menakjubkan. Bagaimana tidak? Saat itu koran identik dengan kertas atau cetakan saja. Tapi Daily Prophet muncul dengan visualisasi bergerak dan berbicara mengisahkan berita alias video. Dengan perkembangan teknologi, terutama dengan kehadiran iPad, ‘koran bicara’ ini terwujud. Majalah detik pun mengadopsi ‘koran bicara’ ini. Dalam majalah ini, terjadi konvergensi media cetak, radio dan TV. Membaca majalah detik, pembaca tidak hanya mendapatkan tulisan, tapi juga video, audio, dan bahkan animasi. Misalnya membaca tulisan film, Anda tidak perlu membayangkan seperti apa film yang sedang diulas, cukup men-tap, video tentang film itu akan muncul. Atau membaca rubrik fokus dan wawancara, pembaca akan bisa menemukan narasumber yang sedang berbicara. Dan masih banyak juga lainnya. Demikian juga yang penasaran dengan suara narasumber, bisa men-tap audio yang tersedia. Sebuah lagu yang dinyanyikan di sebuah konser juga bisa Anda dengarkan. Awalnya semua teknologi itu baru kami sajikan di majalah detik versi iPad dan tablet android. Namun mulai penghujung Desember, kami mulai mencangkokkan video dan audio untuk versi PDF. Anda bisa membacanya dengan adobe acrobat versi 10 ke atas. Anda tinggal meng-klik video atau audio yang tersedia. Ada juga yang otomatis. Kami akan terus melakukan perbaikan demi perbaikan dan penyempurnaan agar majalah detik makin kinclong dan interaktif. Harapannya pembaca semakin nyaman dan puas membaca majalah detik. Salam

TAP UNTUK MENGUNDUH ADOBE READER VERSI X

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


album

SBY Tunjuk Roy Suryo Jadi Menpora 

ANTARA/Prasetyo Utomo

P

residen Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi menunjuk Drs. Roy Suryo Notodiprojo, M.Sc. sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru menggantikan Andi Mallarangeng. Penunjukan itu disampaikan secara resmi oleh Presiden SBY dalam Konferensi Pers yang digelar di Kompleks Istana Kepresidenan pada hari Jumat 11 Januari siang. Dalam sambutannya, SBY memberikan sejumlah instruksi khusus kepada Roy Suryo. Instruksi pertama agar Roy Suryo melanjutkan capaian positif yang telah dilakukan Menpora sebelumnya. Instruksi selanjutnya yaitu Roy diminta untuk segera menyelesaikan dualisme kepengurusan PSSI demi kemajuan sepak bola Indonesia. Dan tugas yang ketiga yaitu bekerja sama dengan KOI dan KONI untuk segera mengakhiri persoalan yang ada dalam sepak bola Indonesia. Ini bukan tugas ringan tapi harus segera dilaksanakan oleh Menpora yang baru. (NIQ) Majalah detik 14 - 20 januari 2013


album

Jokowi Raih Penghargaan World Mayor Project 2012

J

oko Widodo (Jokowi) yang saat ini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, terpilih menjadi Walikota terbaik ketiga sedunia dalam World Mayor Project 2012. Pemilihan ini diselenggarakan oleh The City Mayors Foundation yang berbasis di Inggris. Kriteria walikota terbaik dunia menurut lembaga ini yaitu mengedepankan kejujuran, memiliki visi yang jelas, mampu mengatur kota dengan baik, peduli terhadap aspek ekonomi sosial, meningkatkan keamanan lingkungan sekitarnya, termasuk memiliki kedekatan dengan warganya.

Penghargaan ini jatuh kepada Jokowi atas keberhasilannya memimpin Surakarta saat menjabat sebagai walikota. Surakarta yang semula memiliki tingkat kriminalitas yang tinggi diubah menjadi kota turis. Dari sejumlah nama walikota dari seluruh penjuru dunia, Jokowi masuk dalam peringkat ke-3, di bawah Azkuna Walikota Bilbao Spanyol dan Lisa Scaffidi Walikota Perth Australia. Jokowi juga berhasil mengungguli sejumlah walikota dari negara maju seperti Regis Labeaume Walikota Quebec City Kanada dan John Cook Walikota El Paso Amerika Serikat. (NIQ)

ANTARA/Dhoni Setiawan

Penghargaan News Maker of The Year 2012 untuk SBY

P ANTARA/Widodo S. Jusuf

residen SBY meraih penghargaan dari kantor berita internasional Reuters sebagai News Maker of The Year 2012. Penghargaan ini diberikan atas kemampuan SBY yang berhasil menghindarkan Indonesia dari dampak ekonomi global yang hingga kini masih dirasakan oleh Eropa dan Amerika Serikat. Berita ini

disampaikan secara langsung oleh Direktur Utama LKBN Antara, Syaiful, Jumat 11 Januari di Kompleks Istana Negara. Penghargaan tersebut akan dilaksanakan di Singapura. Pada acara penghargaan nanti, SBY diminta untuk berbicara tentang bagaimana menjaga iklim investasi di Indonesia dalam konteks regional. (NIQ) Majalah detik 14 - 20 januari 2013


nasional

Sama Rasa

Sama Rata ala MK RSBI tak hanya menyimpan harga mahal tapi juga diskriminasi ekonomi. Keputusan MK untuk membubarkan RSBI sudah tepat. Yang penting pendidikan mutu dan merata. Reporter: Aryo Bhawono, Nur Khafifah, dan Ahmad Juwari ANTARA/Widodo S. Jusuf

M

ilang Ishak merasa heran mendengar permintaan anak sulungnya, Dedi (bukan nama sebenarnya). Tengah hari sepulang sekolah Dedi minta ganti celana dalam. Ia mengompol karena tak dapat menahan kencing, katanya, toilet untuk siswa Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) tak boleh digunakan oleh siswa Majalah detik 14 - 20 januari 2013


nasional

Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch (ICW), Febri Hendri mengaku sudah merasa gerah dengan RSBI sejak 2007 lalu.

kelas reguler. Waktu itu tahun ajaran 2009-2010, Dedi duduk di kelas 8 SMP Negeri 1 Cikini, Jakarta Pusat. Sekolah ini menyediakan 3 kelas RSBI. Dedi sendiri duduk di kelas reguler.  “Saya tanya, apakah ada larangan memakai toilet kelas RSBI? Memang tidak ada, jawabnya, tapi itu yang terjadi di sekolah,” tutur Milang.  Mungkin sekolah tidak menerapkan, pikir Milang, tapi yang jelas psikologis anaknya terpengaruh oleh pembedaan kelas. Cerita toilet ini hanya segelintir dari rangkaian diskriminasi kelas RSBI dengan kelas reguler. Lainnya, masih banyak lagi, dari soal fasilitas pendingin ruangan hingga pemanfaatan ruang kelas.  Diskriminasi ini begitu membekas bagi Milang. Anaknya yang kedua, Anwar (bukan nama sebenarnya), memasuki sekolah yang sama selang satu tahun setelah Dedi. Umur mereka memang hanya terpaut 22 bulan.  Anwar masuk ke kelas RSBI karena semua kelas di SMPN Negeri 1 Cikini diubah menjadi RSBI. Biaya sekolah Anwar pun membengkak, yakni Rp 9 juta untuk masuk dan Rp 600 ribu untuk bulanannya.  Buntutnya, Anwar tak mengalami kesulitan yang ditemui kakaknya. Jadwal padat, fasilitas ruang kelas yang lebih baik, dan pergaulan dengan siswa kelas atas. Tak ada keluhan soal ngompol karena menahan kencing.  Perbedaan perilaku terhadap kedua anaknya inilah yang membuat Milang tak nyaman. Untungnya ia bertemu orang tua murid lain yang memiliki perasaan sama. RSBI, selain mahal juga tak memberikan kepekaan sosial kepada siswanya.  Sebelumnya keberadaan RSBI sendiri sudah meresahkan pemerhati pendidikan. Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch Majalah detik 14 - 20 januari 2013


nasional

Siswa melintas di depan kompleks sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional), Jakarta. ANTARA/Rosa Panggabean

(ICW), Febri Hendri mengaku sudah merasa gerah dengan RSBI sejak 2007 lalu. Ia intens melakukan pengawasan anggaran terhadap RSBI. “Beberapa kali kami menemui Kepala Dinas Pendidikan Nasional DKI Jakarta. Kami hanya meminta laporan penggunaan uang dari orang tua/wali siswa, tetapi tidak pernah dikasih,” ujarnya.  Memang, transparansi dana RSBI memiriskan. Penggunaan dana RSBI tidak dapat dipantau. Bahkan oleh orang tua/wali murid yang membayarkan uang tersebut. Padahal uang RSBI tersebut tidak sedikit. Federasi Serikat Guru (FSG) mencatat beberapa sekolah unggulan di Jakarta, seperti SMA 70, Bulungan, Jakarta Selatan menetapkan uang pangkal Rp 12,5 juta dan uang bulanan Rp 1 juta per bulan. Sedangkan SMAN 81 Jakarta Timur meminta uang pangkal Rp 15 juta dan uang bulanan Rp 500 ribu per bulan.  “Jadi kan Rp 40 juta per tahunnya kelihatan pengastaannya,” jelas Sekjen FSG Retno Listyarti.  Selasa 8 Januari 2013, tumpahan keresahan inilah Majalah detik 14 - 20 januari 2013


nasional

ICW mengingatkan selama SKM memiliki semangat diskriminasi, liberalisasi, dan komersialisasi seperti RSBI maka melanggar UU.

yang menggerakkan palu hakim konstitusi untuk menganulir pelaksanaan Pasal 50 Ayat 3 UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Delapan hakim konstitusi memutuskan mencabut dasar hukum pembentukan RSBI oleh pemerintah.  Niat peningkatan mutu justru menjadi blunder. Biaya mahal dan diskriminasi menjauhkan RSBI dari cita-cita pendidikan nasional. Mutu pendidikan hanya untuk orang mampu saja.  “Pasal 50 ayat (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301, tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” ucap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di ujung sidang putusan di Gedung MK, Medan Merdeka Barat, Jakarta Barat. Keputusan MK ini melegakan berbagai pihak. Memang kehadiran RSBI dipandang lebih banyak mudarat daripada manfaatnya. Pengamat Pendidikan, Darmaningtyas beranggapan kondisi pendidikan sekolah formal lebih baik sebelum adanya RSBI.  Lega belum cukup, Menteri Pendidikan Nasional M. Nuh, berniat akan mengubah status RSBI menjadi Sekolah Kategori Mandiri (SKM). Dasar pembentukannya adalah PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional. Pembentukan ini bakal dilakukan setelah pengkajian putusan MK dan konsultasi dengan Komisi IX DPR RI.  ICW mengingatkan selama SKM memiliki semangat diskriminasi, liberalisasi, dan komersialisasi seperti RSBI maka melanggar UU. Putusan MK memiliki semangat pendidikan bermutu dan merata. Mereka tak segan mempermasalahkan ke hadapan hukum jika pemerintah ngotot. (ARY/YOG) Majalah detik 14 - 20 januari 2013


nasional

10 Parpol Cukup KPU melakukan langkah spektakuler dalam sejarah pemilu. Mereka memangkas 24 partai politik (parpol) dari 34 calon peserta Pemilu 2014. Sadis tapi sederhana. Reporter: Aryo Bhawono dan M. Iqbal Foto: DETIKFOTO

S

etumpuk dokumen berada di atas meja tamu lantai 2 aula Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Di belakangnya, Yusril Ihza Mahendra, tak melepaskan perhatian kepada keterangan komisioner KPU yang duduk sederet dengan Sekjen KPU di haMajalah detik 14 - 20 januari 2013


nasional

Yusril Ihza Mahendra detikfoto

dapannya. “Presiden beberapa kali saya challenge ke pengadilan, kalah. Saya tidak level berdebat undang-undang dengan saudara-saudara,” tantangnya.  Hari akan menggelincir ke Selasa 8 Januari 2012 ketika kalimat itu meluncur dari mulutnya. Tujuh komisioner KPU, Ida Budhiati, Sigit Pamungkas, Arief Budiman, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Hadar Nafis Gumay, dan Juri Ardiantoro, baru saja menggilir pembacaan verifikasi partai politik peserta Pemilu 2014. Semua lelah usai membacakan verifikasi di tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan pusat.  Hasil pengumuman memang membuat geleng kepala. 24 dari 34 parpol calon peserta pemilu, hanya 10 yang laik mengikuti Pemilu 2014. Mereka adalah 9 parpol di parlemen, Partai Demokrat, Partai Golkar, PDIP, PKS, PPP, PAN, PKB, Partai Hanura, dan Partai Gerindra, ditambah satu parpol baru, Partai NasDem.  Yusril memang naik pitam. Partainya, Partai Bulan Bintang (PBB), masuk dalam deretan tak laik. Punggawa Hukum Tata Negara ini bertubi-tubi meluncurkan argumen kepada komisioner KPU. Namun jawabannya rata-rata sama.  “Kalau ada keberatan menyangkut UU silakan ajukan ke MK,” jawab Ida berulang kali.  Debat berjalan alot. Protes, interupsi, dan aksi gertak meja menjadi hiburan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2014. Hadar menduga perdebatan antara parpol yang tak laik mengikuti Pemilu 2014 bakal berlarut-larut. Namun KPU tak mau menghadapi sendiri, KPU sengaja membuat forum demikian kompleks.  Mereka menghadirkan parpol sebagai tamu dan KPU tingkat provinsi. Konfrontasi terbuka dihadirkan dalam forum terbuka. Keberatan parpol langsung Majalah detik 14 - 20 januari 2013


nasional

bertemu dengan KPU Provinsi dan disaksikan publik secara langsung.  “Hak kami untuk menghadirkan KPU Provinsi dalam pleno. Kami sengaja membuat ini berjenjang, ketika pleno hasil verifikasi di provinsi, kami juga mewajibkan KPU Provinsi mengundang KPUD Kabupaten/Kota,” jelas Hadar.  Syarat parpol dalam UU No. 2 Tahun 2011 tentang Parpol memang keras. Hadar sudah menduga parpol memiliki kekuatan untuk memenuhi persyaratan kepengurusan dan keanggotaan tingkat pusat. Namun kekuatan ini menyurut ketika memasuki daerah. Makanya, mayoritas keberatan rata-rata terkait kepengurusan di daerah yang sangat kompleks, keterwakilan perempuan, dan keanggotaan.  Anehnya, KPU mencatat keberatan parpol di daerah ketika pengumuman dilakukan oleh KPU Provinsi demikian kecil, bahkan tidak ada keberatan. Namun keberatan ini menumpuk ketika KPU melakukan pengumuman final di tingkat pusat. “Jadi ini ada atau diada-adakan sebenarnya?” tanya Hadar.  Padahal KPU harus ngebut untuk memutuskan peserta Pemilu 2014. UU No. 2 Tahun 2011 memberinya tenggat waktu penuntasan pengumuman peserta 15 bulan sebelum pemungutan suara. Jadwal pemungutan suara jatuh pada 9 April 2014. Makanya tanggal 8 Januari 2012 lalu adalah tenggat terakhir pengumuman peserta Pemilu 2014.  Pujian kepada KPU pertama kali hadir dari parpol yang lolos. Serempak, tak ada keberatan dari 10 parpol yang lolos dalam rapat pleno malam itu. Perwakilan Partai Demokrat, Partai Golkar, PDIP, PKS, PPP, PAN, PKB, Partai Hanura, Partai Gerindra, dan Partai NasDem semua mengapresiasi langkah KPU. 

Anehnya, KPU mencatat keberatan parpol di daerah ketika pengumuman dilakukan oleh KPU Provinsi demikian kecil, bahkan tidak ada keberatan.

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


nasional

Hujan interupsi ramses/detikfoto

“Ini bagus, mekanisme rapat pleno KPU cukup rapat. KPU Provinsi dihadirkan sehingga konfrontasinya sekarang, tidak membuntut besok-besok,” bisik perwakilan Partai NasDem.  Koordinator Komite Pemilih Indonesia (KPI) Jeirry Sumampow, mengaku telah memprediksi gagalnya partai-partai kecil dalam verifikasi menurut UU Parpol. Kebanyakan parpol kecil ini adalah pecahan parpol besar yang tidak memiliki kemampuan signifikan di daerah. Makanya aksi pangkas KPU memiliki akibat hebat.  Frustrasi parpol kecil sebenarnya ditujukan kepada UU Parpol. Frustrasi ini beralih kepada KPU selaku pelaksana verifikasi parpol. Namun apa pun bentuk frustrasi itu tetap menghadapai jalan buntu.  Pasalnya, target parpol kecil adalah lolos sebagai peserta Pemilu 2014. Jika mereka mempermasalahkan UU Parpol maka harus melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Padahal proses pelaksanaan Pemilu 2014 terus berjalan walaupun gugatan mereka lolos di MK.  “Kecuali mereka punya data kecacatan kinerja KPU, baik terkait verifikasi terhadap mereka atau fakta baru mengenai kecacatan 10 parpol yang lolos. Tapi saya kira dengan pleno terbuka kemarin, mereka tidak punya data itu,” jelasnya. Pastinya, penyederhanaan sistem kepartaian sudah berjalan. Jumlah parpol peserta Pemilu 2014 lebih sedikit. Pilihan tetap ada, tapi tak membuat bingung, 10 parpol sudah cukup. (ARY/YOG) Majalah detik 14 - 20 januari 2013


hukum

Vonis

Tandus Mommy

Angie

Vonis Angelina Sondakh meluncur bebas dari tuntutan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia terbukti menerima uang dari Grup Permai  untuk proyek universitas. Tak terlibat dalam suap Wisma Atlet SEA Games.

Reporter: Irwan Nugroho dan Moksa Hutasoit detikfoto

S

uara tepuk tangan langsung terdengar ketika hakim membacakan amar putusan untuk Angelina Sondakh (Angie). Wajah semringah terpancar dari para pengunjung sidang, yang didominasi oleh keluarga dan handai tolan terdakwa kasus suap Kemenpora dan Kemendiknas itu. Mantan Putri Indonesia tahun 2001 itu pun tak kalah senang. Di sepanjang jalannya persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kuningan, Jakarta, Kamis 10 Januari 2013 siang itu, raut muka istri menMajalah detik 14 - 20 januari 2013


hukum

Angie bersama Tengku Nasrullah, adik Adjie Massaid, Mudji Massaid dan pacarnya, serta Reza Artamevia detikfoto

diang artis dan politikus Adjie Massaid tersebut juga tampak tenang.  Usai menerima vonis, Angie dan ayahnya, Lucky Sondakh, berpelukan dan berfoto ria di depan puluhan pemburu gambar. Ikut dalam foto itu pengacara Angie, Tengku Nasrullah, adik Adjie Massaid, Mudji Massaid dan pacarnya, serta Reza Artamevia. Reza adalah istri pertama Adjie. Kedatangannya di sidang itu menjadi pusat perhatian tersendiri.  Oleh majelis hakim yang diketuai Sudjatmiko, mantan anggota Komisi X DPR dari Partai Demokrat itu divonis 4 tahun 6 bulan. Ia juga diharuskan membayar denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan. Vonis itu disyukuri Angie dan para pendukung “Mommy Angie”. Sebab, hukuman itu jauh dari tuntutan jaksa, yang meminta hakim mengganjar Angie 12 tahun penjara. “Saya lapor kepada Allah dan sujud syukur," ucap Majalah detik 14 - 20 januari 2013


hukum

Angie secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi. Yaitu, telah menerima uang dari Grup Permai milik Muhammad Nazaruddin

Angie. Majelis hakim berpandangan, Angie secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi. Yaitu, telah menerima uang dari Grup Permai milik Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Umum PD. Uang itu sebagai fee atas ‘balas jasa’ Angie ‘menggiring’ proyek-proyek pemerintah.  Angie terbukti melanggar pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi juncto pasal 64 ayat (1) KUHP. Dari tiga dakwaan alternatif jaksa, hanya dakwaan ketiga inilah yang menurut hakim masuk akal. Angie menerima hadiah atau janji yang terkait dengan jabatan dan kewenangannya. Pasal itu mengandung ancaman hukuman 5 tahun penjara.  Menurut jaksa, Angie telah menerima uang dari Grup Permai sebanyak Rp 12,5 miliar serta US$ 2,35 (sekitar Rp 20 miliar). Karena itulah ia dituntut mengembalikan seluruh uang itu. Namun, hakim menilai, hanya sejumlah aliran uang saja yang terbukti jelasjelas masuk ke kantong Angie.  Uang itu tak diterima Angie secara langsung dari Mindo Rosalina Manulang, selaku Marketing Manager Grup Permai. Seluruh transaksi dilakukan melalui kurir masing-masing. Namun, janji pemberian fee itu diucapkan langsung oleh Rosa sebagai kesanggupan Angie menggiring proyek Kemendiknas dan Kemenpora.  Menurut hakim, hanya proyek Kemendiknas saja yang ‘digarap’ oleh Angie. Proyek itu terdiri dari lima universitas, yaitu Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Malang, Universitas Sumatera Utara, Universitas Pattimura, dan Universitas Cenderawasih. Total uang yang diterima Angie dari pembahasan proyek itu sebesar Rp 2,5 miliar dan US$ 1,2 juta atau sekitar Rp 12 miliar.  “(Uang) tidak disita dalam barang bukti,” ujar SudMajalah detik 14 - 20 januari 2013


hukum

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas dikhy/detikfoto

jatmiko.  Angie lolos dari jerat kasus Wisma Atlet. Ia juga tak dihukum untuk membayar ganti rugi sesuai uang yang diterimanya dari Grup Permai. Alasan hakim, uang itu adalah milik perusahaan Nazaruddin, bukan uang negara. “Fee 5 persen, 50 persen dari itu saat pembahasan anggaran,” kata Mahyudin, hakim anggota.  Namun, ada catatan yang menarik dari hakim. Angie, dihukum karena adanya alasan pemberat. Yaitu, tindakan menerima suap itu membuka peluang korupsi yang lebih besar. Persisnya dalam persetujuan anggaran DIPA yang sudah tidak beres dari awal. “Saya masih harus diskusi dulu dengan pengacara apa banding atau tidak,” kata Angie. Sebaliknya, KPK menyatakan kecewa dengan vonis yang jauh berbeda di bawah tuntutan itu. KPK masih berpikir-pikir untuk mengambil langkah hukum selanjutnya. Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, ada cacat yuridis metodologis dalam putusan hakim itu.  “Cacat metodologis berakibat putusan tandus dari ruh keadilan dan keberpihakan kepada perlindungan rakyat sebagai korban masif,” kata Busyro.  Namun, KPK juga tak lepas dari kritik. Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM Oce Madril menilai, pembuktian KPK untuk dakwaan pertama, yakni pasal 12 a UU No. 31/1999 masih kurang kuat. KPK gagal membuktikan Angie tak sekadar menerima uang, tapi ikut mengatur tender-tender proyek Grup PermaiDPR. “Disayangkan juga KPK tidak memakai UU tentang pencucian uang. Menurut saya, KPK harus mengajukan banding,” ucapnya. (WAN/YOG) Majalah detik 14 - 20 januari 2013


kriminal

Teka-teki

Pemerkosa Bocah RI RI, Bocah kelas V SD ini diduga jadi korban kejahatan seksual. Bocah itu tidak pernah cerita siapa pemerkosanya, hingga ia meninggal dunia. Reporter: Evi Tresnawati Foto:detikfoto

S

urat undangan ulang tahun yang ditulis RI tinggal kenangan. Ari menatap sedih surat yang terselip di antara buku-buku pelajaran sang adik, RI. "Kalau saya ingat surat undangan itu, saya jadi sedih," kata Ari, kepada majalah detik. Ari tahu mimpi RI untuk menggelar perayaan ulang Majalah detik 14 - 20 januari 2013


kriminal

rumah duka detikfoto

secara klinis, korban menderita radang otak. Memang ada juga kemungkinan kaitan antara radang otak dengan penyakit infeksi di sekitar saluran kelamin.

tahun ke-11 pada 21 April 2013, tidak akan pernah bisa terwujud. Begitu juga keinginan sederhana sang adik untuk wisata ke Kebun Binatang Ragunan dan sekadar jajan di minimarket. RI, bocah berusia 10 tahun itu, meninggal pada 6 Januari 2013. Yang mengagetkan dan menyedihkan bocah kelas lima SD itu diduga menjadi korban perkosaan. RI sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur, sejak 29 Desember 2012. Namun dokter dan polisi belum menjelaskan secara gamblang apa penyebab kematian bocah itu. Padahal menurut pengacara korban, Permadi, banyak kejanggalan dari penyakit yang diderita RI. “Ada yang ganjil, seperti adanya luka terbuka di kemaluan dan anus. Kami masih menunggu kesimpulan tim medis untuk itu,� kata Permadi di rumah duka, di Jalan Rawa Bebek, Pulo Gebang, Jakarta Timur. Dugaan adanya perkosaan bukan muncul begitu saja. Kata Permadi, menurut keterangan keluarga, pada awal Desember, bocah itu lebih sering mencuci celana dalamnya sendiri. Hal itu, masih menurut keluarga, tidak pernah dilakukan RI sebelumnya. Nah dari beberapa keganjilan itulah muncul dugaan RI diperkosa. “Pelaku selain asusila, juga menularkan penyakit kelamin,� tegas Permadi. Soal penyebab kematian RI, Dirut Rumah Sakit Persahabatan Dr. Priyanti Z. Soepandi hanya bilang, secara klinis, korban menderita radang otak. Memang ada juga kemungkinan kaitan antara radang otak dengan penyakit infeksi di sekitar saluran kelamin, tapi soal Majalah detik 14 - 20 januari 2013


kriminal

Kedua orang tua RI (kiri) detikfoto

Foto-foto RI (kanan) detikfoto

infeksi itu, Priyanti enggan menjelaskan. “Biar polisi saja yang menjelaskan. Kami hanya berhak menjelaskan data klinis,” imbuhnya. Awal kasus ini bergulir polisi menyatakan kerusakan di kelamin korban hanya karena infeksi. Namun setelah mendapat rekam klinis dari dokter, polisi akhirnya berkesimpulan kerusakan itu akibat benda tumpul. “Kekerasan benda tumpul itu dianalogikan kekerasan seksual. Sebanyak 16 saksi sudah diperiksa, tapi belum mengarah ke pelaku,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto. Sedangkan Kapolres Jakarta Timur, Kombes Mulyadi Kaharni kepada majalah detik mengungkapkan, tersangka mengarah ke orang terdekat RI, yaitu tetangganya. Namun Mulyadi enggan memberikan bocoran siapa kemungkinan pelakunya. Beberapa tetangga yang disambangi majalah detik juga tidak mau tebak-tebakan soal kemungkinan pelaku pemerkosa korban. “Nggak sih ya, di sini semuanya baik, dari atas sampai bawah kenal. Di sini alhamdulillah tetangga pada kompak,” ujar Ismi, salah satu tetangga dekat RI. Menurut Ismi, yang juga menjadi teman bermain RI, selama ini ia tak pernah melihat RI bergaul dengan laki-laki dewasa, “Nggak pernah. Kita main saja, pulang sekolah main gambaran,” imbuhnya. Asri (55), ibu kandung RI juga memberikan jawaban Majalah detik 14 - 20 januari 2013


kriminal

Aliansi perempuan tolak pemerkosaan. detikfoto

yang sama. Kata Asri, RI tidak pernah bercerita apa pun, termasuk saat dirinya memergoki RI mencuci sendiri celana dalamnya. Aktivitas ini, menurut Asri, tidak pernah dilakukan RI sebelumnya. Begitu juga saat korban mengeluh sakit di bagian kemaluan. RI tidak pernah buka mulut hingga kondisi kesehatannya kritis dan tidak sadarkan diri. “Dia tidak bercerita apa pun ke saya. Orangnya memang pendiam,� ujar Asri yang sehari-hari menjadi pemulung bersama Sunoto, suaminya. Namun keluarga maupun publik terkejut begitu mengetahui keterangan dokter yang menyebutkan soal kerusakan di kelamin RI. Dugaan perkosaan pun muncul, apalagi banyak keganjilan terjadi sebelum korban dibawa ke rumah sakit. Ada luka terbuka di kemaluan dan anus korban. Meski begitu pelaku kekerasan seksual terhadap RI sampai kini masih misterius. Pasalnya, gadis cilik yang pendiam itu tidak pernah buka mulut soal penyebab luka di kelaminnya, apalagi RI kini telah tiada. Misteri pun masih menyelimuti tindakan bejat yang menimpa bocah kecil itu. (DEN/IYE)

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


BERITA KOMIK

Persalinan

di Udara Reporter: Febri Dwi Sutianto Illustasi: kiagoes

Seorang penumpang maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines (MNA) berhasil melahirkan dengan selamat di tengah penerbangan dari Timika, Papua, menuju Makassar. Sang bayi sempat tidak menangis ketika keluar dari rahim ibunya. Namun perawatan intensif berhasil membuatnya meneriakkan tangisan.

Minggu, 6 Januari 2013, Harmani memasuki Bandara Timika. ia tengah mengandung 7 bulan. Hamilnya berapa bulan Bu?

7 bulan, mba, ini ada surat dokter yang mengizinkan saya melakukan perjalanan,

Oh ya, kalau begitu boleh ikut terbang

harmani bersama suami berjalan menuju tempat duduk 24 A. Empat pramugari membantu penumpang untuk menata barang. Mereka adalah Sherly J, Rahma Sari, Musyarofatul Laila, dan Anisah Abdullah.

Pesawat mulai terbang pada malam hari dari Bandara Mozes Kilangin, Timika. Penerbangan ini memakan waktu selama tiga jam hingga ke Makassar.

. . . . h h s s o o sw

Pukul 19.00 WIT, pesawat baru saja take off selama 15 menit. Pramugari mulai lalu-lalang, mempersilakan penumpang untuk melepas sabuk pengaman dan mengecek kondisi penumpang. ibu kenapa??

lhoo kamu kenapa?

aduuhh... Silakan kalau lampu bacanya mau dihidupkan

Salah seorang pramugari langsung mendatangi Harmani. aduh perut saya nyeri...

Empat pramugari mengerubungi Harmani. Mereka menangkap gelagat bahwa Harmani hendak melahirkan. Lebih baik dipindah ke pantri, tempatnya lebih luas

seorang pramugari memberi pengumuman kepada penumpang lain, soal pelaksanaan persalinan di udara. baik bapak ibu, sekarang kita akan mengadakan proses persalinan di udara. barangkali ada yang berprofesi sebagai dokter atau perawat?

Tidak usah, di sini saja!

Seorang penumpang bernama Anti, datang ke tempat duduk 24 AB. Ia hendak membantu proses persalinan.

biar saya bantu. Ayo Bu, tarik napas dalam-dalam‌

Saya mahasiswi perawatan!!

Namun mendadak semua tegang, bayi itu tidak menangis. Tubuhnya mulai membiru di tengah pendingin udara dalam pesawat. Pramugari Sherly, langsung menggunting plasenta, melakukan penyelimutan kepada bayi dan memberinya masker oksigen.

hingga 30 menit kemudian...

aduuuh...aku terharu...

waahhh selamat ibu, bayinya cantik sekali..

Tangis bayi mulai terdengar sayup. Bayi itu selamat. Penumpang pun bersorak-sorai menyambut bayi Harmani.

e ea

. . . . . aa Beberapa pramugari dan Harmani pun melewatkan waktu dengan berfoto. Persalinan di udara berjalan lancar.

Ketika mendarat, bayi itu langsung mendapat perawatan. Tim medis yang diberitahu melalui radio memasuki pesawat untuk menjemput sang bayi.

Pukul 22.30 WITA, dokter mengumumkan bahwa bayi tersebut meninggal dunia. Keluarga korban menangis sesenggukan di depan kamar bayi ketika dikabari bahwa bayi mereka meninggal karena hipotermia.

sebelumnya kami minta maaf, tidak bisa menyelamatkan nyawa sang bayi....

Bayi itu kemudian dibawa menuju RSIA Catherine Booth, Makassar. Perawatan medis harus dilakukan karena bayi itu terlahir prematur dan kesehatannya labil. Ia dimasukkan dalam inkubator untuk perawatan intensif.

(ARY/YOG)

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


seni & hiburan

buku

Majalah detik 23 - 29 APRIL 2012


FOKUS

Tragedi Mobil Tucuxi

Tucuxi Seret Dahlan ke Polisi Dahlan Iskan diperiksa polisi karena mobil Tucuxi yang dikendarainya menabrak tebing. Tidak ada korban jiwa. Namun banyak pelanggaran dilakukan Dahlan. Reporter: M. Rizal, Monique Shintami | Foto: ANTARA/Andika Wahyu

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

Tragedi Mobil Tucuxi

D Tucuxi yang merupakan mobil sport dijuluki juga sebagai mobil Ferrari.

eg. Hati Ki Manteb Sudharsono langsung tidak enak. Ia cemas begitu mendapat penjelasan Menteri BUMN Dahlan Iskan akan mencoba mobil Tucuxi melalui jalanan naik turun berliku-liku Solo-­Magetan. Ia seperti mendapat firasat buruk. “Saat Mas Dahlan Iskan mengatakan akan lewat di jalan raya melewati rumah Ki Manteb, lewat Tawangmangu dan Cemorosewu. Saya langsung ‘deg’, gitu mas. Lo, kok lewat situ?” cerita Ki Manteb. Hari itu, Jumat, 4 Januari 2013, dalang kondang itu diminta melakukan prosesi tolak bala atas mobil Tucuxi sebelum diuji coba. Tucuxi ini merupakan mobil listrik buatan Danet Suryatama, salah satu dari Pandawa Putra Petir yang mendapat proyek mobil listrik Dahlan Iskan. Tucuxi yang merupakan mobil sport dijuluki juga sebagai mobil Ferrari. Mobil itu untuk pertama kalinya akan diuji coba Dahlan, dengan perjalanan sejauh 1.000 kilometer dari Solo menuju Surabaya. Dahlan akan mampir Magetan, Jawa Timur untuk pulang kampung menuju rumahnya. Meski merasa tidak enak, Ki Manteb yang sudah lama bersahabat dengan Dahlan, tidak berdaya untuk mencegah uji coba itu. Maka Sabtu keesokan harinya, proses tolak bala pun digelar di kantor Radar Solo, di Jalan Kebangkitan Nasional, Sriwedari, Solo. Mobil itu didatangkan dari Bengkel Kupu-Kupu Malam, Yogyakarta. Sementara Dahlan datang terpisah karena baru saja mengikuti acara di Semarang. Setelah semua siap, mobil berwarna merah itu dimandikan dengan siraman air dari empat penjuru mata angin di Solo. Nah sebelum Ki Manteb berdoa, tiba-tiba ada salah seorang perempuan yang mengiringi prosesi itu pingsan. Ki Manteb seperti semakin mendapat penanda Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

Tragedi Mobil Tucuxi

Tap untuk melihat video rizal/majalahdetik

firasatnya bakal terjadi. Apalagi ia mendapat kabar Tucuxi belum bisa dibawa perjalanan jauh. “Mulai itu saya mulai terasa, pasti ada apaapanya. Habis itu saya lalu berdoa, dan doa itu saya tekankan buat Mas Dahlan supaya selamat kedua kali,” cerita Ki Manteb. Setelah prosesi tolak bala itu, sekitar pukul 13.35 WIB, Dahlan menyetir Tucuxi didampingi Ricky Elson keluar dari Radar Solo. Mobil warna merah khas Ferrari itu berjalan mulus membelah  Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Oerip Soemohardjo menuju perbatasan Kabupaten Karanganyar, dengan kecepatan 80 km/jam.  Begitu pun saat mobil melaju di tanjakan Tawangmangu di kaki Gunung Lawu. Mobil sempat berhenti di Wana Wisata Bumi Perkemahan Sarangan. “Mobil berhenti, dan foto-foto bareng sama semua tim. Itu karena Pak Dahlan senang dengan mobil yang dibeli sendiri itu. Saat itu nggak ada apa-apa,” cerita General Manager (GM) Radar Solo, Ananto Priyanto. Namun, pukul 14.45 WIB, saat melintasi jalan menurun di Plaosan, yang berjarak sekitar 70 kilometer dari start awal Tucuxi di Solo, mobil mulai mengalami kendala. “Setelah di bawah Sarangan tiba-tiba rem seperti tidak berfungsi. Saya injak-injak rem tidak berfungsi. Rem tangan saya coba juga tidak berfungsi,” jelas Dahlan. Akibat rem yang tidak berfungsi, mobil itu melaju Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

Tragedi Mobil Tucuxi

Tap untuk melihat video jalur yang di lalui Tucuxi Dahlan. rizal/majalahdetik

semakin kencang. Mau tidak mau Dahlan mengambil langkah cepat. Mobil yang pembuatannya memakan biaya Rp 3 miliar itu pun dihantamkan ke sebuah tebing di Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Saat itu mobil tidak seketika berhenti. Tiang listrik yang ada di lokasi kejadian tidak luput dari serudukan mobil itu. Kemudian mobil baru bisa berhenti setelah menabrak bagian belakang mobil Kijang dengan nomor polisi L 1041 AB. Marsono, sopir mobil Kijang itu mengisahkan sore itu ia tiba-tiba disetop Patwal polisi. Ia disuruh meminggirkan mobilnya. Dari jauh ia melihat mobil seperti mobil Ferrari meluncur dengan sangat kencang. “Saya kaget lagi kok mobil kayak langsung banting setir ke kanan dan menabrakkan ke tebing, terbalik, dan meluncur membentur tiang listrik di depan kita lalu kena mobil kita,” cerita kakek berusia 50 tahun itu. 

 Semua orang yang melihat tabrakan itu pun panik. Bagian atas mobil berwarna merah itu hancur. Marsono pun pesimis pengemudinya bisa selamat. Tak dinyana pengemudi itu justru tampak santai saja keluar dari mobil. “Dia langsung nyamperin kita. Dia tanya ‘gimana semua, ada yang luka? Kalau ada, saya bawa ke rumah sakit’. Saya langsung tahu itu Pak Dahlan, Pak Menteri,” cerita Marsono. Markiyo, tukang tambal ban yang nyaris ditabrak Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

Tragedi Mobil Tucuxi

Markiyo, tukang tambal ban yang nyaris ditabrak Dahlan dok. detikfoto

Dahlan, menceritakan pengemudi Ferrari sempat tidak mau keluar dari mobil. Ia baru mau keluar dari mobil setelah dipaksa. “Saya heran kok orang itu malah cengar-cengir, senyum saja. Tidak luka apa-apa. Saya kaget ternyata itu Pak Dahlan,” cerita pria 54 tahun itu yang sempat akan menolong Dahlan namun dilarang Patwal. lll

Tidak ada korban jiwa akibat Dahlan menabrakkan Tucuxi ke tebing. Namun Pak Menteri tetap harus berurusan dengan polisi. Banyak pelanggaran diduga dilakukan Dahlan. Dahlan yang mengemudikan mobil Tucuxi ternyata tidak pernah meminta izin ke otoritas terkait, yakni Kementerian Perhubungan. “Permohonan belum pernah ada untuk pengajuan uji tipe dari produsen mobil tersebut,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S. Ervan kepada majalah detik.  Padahal semua mobil yang dirakit, dibuat, diimpor, untuk dipergunakan di jalan di Indonesia itu harus diuji. Nah pengujian itu meliputi uji tipe sesuai dengan Undang-Undang dan PP No. 55 Tahun 2012. Setelah itu dilakukan uji persyaratan teknis dan laik jalan.  Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

Tragedi Mobil Tucuxi

Kondisi Tucuxi setelah menabrak tebing. dok. detikfoto

Dengan kata lain, Tucuxi yang dikendarai Dahlan hingga ke Jawa Timur harusnya sudah mengantongi tahap-tahap uji itu. “Mobil lama saja yang sudah dimodifikasi sehingga mengubah bentuk harus dilakukan uji tipe lagi,” terang Bambang. Bukan itu saja, Dahlan juga melakukan pelanggaran lalu lintas. Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman, mengatakan, pelanggaran itu antara lain, pelat nomor tidak sesuai dan terjadi kecelakaan yang merupakan pelanggaran lalu lintas. Selain itu Dahlan mengemudikan mobil Tucuxi tidak dilengkapi surat-surat. “Itu juga masuk dalam pelanggaran lalu lintas,” jelas Sutarman. Dahlan mengakui memang nekat melakukan pelanggaran karena menerabas perizinan. “Saya akui ini pelanggaran. Saya harus menerima apa pun konsekuensinya,” kata Dahlan. Akibat pelanggaran itu Dahlan diperiksa selama dua jam di RTMC Polda Jatim, 10 Januari 2013. Dalam pemeriksaan itu Dahlan diberondong 33 pertanyaan oleh penyidik dari Polres Magetan. Beberapa pertanyaan antara lain, soal teknis Tucuxi, pelat nomor dan rem yang mendadak blong. Soal rem blong itu kini menjadi perdebatan antara Dahlan dan Danet, pencipta Tucuxi. Danet menuding rem blong karena mobilnya itu dibongkar di bengkel Kupu-Kupu Malam. Namun Dahlan membantahnya. Ia menduga rem blong karena Ferrari ciptaan Danet tidak dilengkapi gearbox. Sementara pemilik KupuKupu Malam, Rudy Purnomo tidak mau berkomentar. (DEN/IYE)

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

Tragedi Mobil Tucuxi

Kisah Tucuxi Tabrak Tebing Sabtu, 5 Januari 2013 Pukul 13.35 WIB Mobil listrik sport Tucuxi atau yang dijuluki ‘Ferrari’ Dahlan Iskan melaju dari Solo, Jawa Tengah menuju Magetan, Jawa Timur. Mobil disetir Dahlan yang didampingi Ricky, ahli mobil listrik. Sebelum perjalanan dilakukan doa tolak bala yang dipimpin oleh dalang senior Ki Manteb Sudharsono. Mobil itu disiram dengan air dari 4 penjuru Solo.

Pukul 14.35 WIB Mobil melaju di tanjakan Tawangmangu. Mobil melaju mulus, tidak ada gangguan pada kendaraan itu. “Sehingga ketika sampai di puncak saya rasa sudah selesai ini uji coba, semuanya sudah bagus,” kata Dahlan.

Pukul 14.45 WIB Mobil mulai mengalami kendala. Kala melahap turunan, Dahlan menyadari bahwa rem tidak berfungsi. Dahlan menginjak rem kaki tetapi tidak berfungsi, demikian pula rem tangan. “Ketika menuruni sangat tajam di Sarangan tidak masalah, tapi setelah di bawah Sarangan tiba-tiba rem seperti tidak berfungsi.”

Pukul 15.00 WIB Dahlan merasa laju kendaraan semakin kencang dan bahaya. Hingga akhirnya dia mengambil jalan cepat. Dia menabrakkan mobil itu ke tebing. Setelah menabrak tebing, mobil menabrak tiang listrik, dan berhenti setelah menabrak Kijang. Dahlan dan Ricky Elson selamat.

Pukul 15.30 WIB Dahlan Iskan dan rombongan kembali melanjutkan perjalanan. Dahlan menumpang mobil rombongan yang lain. Dia menuju Magetan ke kampung halamannya. Sedang Tucuxi masih disimpan di lokasi dan diamankan polisi.

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

akhir kisah sedih tucuxi Danet Suryatama merasa dibohongi dan dibodohi Dahlan Iskan. Bagi Danet, Tucuxi adalah cerita sedih, ia disingkirkan setelah mobil itu jadi. Reporter: Isfari Hikmat, Monique Shintami.   Foto: detikfoto

T

ucuxi, bagi Danet Suryatama adalah cerita sedih. Ia memendam kecewa mendalam kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan. Danet adalah satu dari Pandawa Putra Petir yang direkrut Dahlan untuk mengembangkan mobil listrik. Selain Danet, Dahlan juga merekrut DaMajalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Danet Suryatama pencipta Tucuxi dok. detikfoto

sep Ahmadi, Ravi Desai, Mario Rivaldi dan Ricky Elson. Kelima orang yang dipilih Dahlan sejak 18 Maret 2012 itu bekerja terpisah. Masing-masing mengerjakan prototipe versinya sendiri. Danet sudah membuat konsep Tucuxi sejak 2008. Awalnya, Danet berniat menjual model mobil ini di Amerika Serikat (AS). Namun, semua berubah setelah Danet diminta Dahlan bergabung dalam Pandawa Putra Petir. Danet pun melepaskan kariernya selama 11 tahun di pabrik mobil AS. Ia memilih pulang ke tanah air demi menyelesaikan prototipe Tucuxi yang dipesan Dahlan. Namun Danet tidak memiliki bengkel yang sanggup membuat model mobil itu. Ia kemudian bertemu Kunto Wibisono, manajer marketing dari Kupu-Kupu Malam Auto Fashion dan bersepakat untuk menjadi rekan kerja pembuatan Tucuxi. “Selama pembuatan Tucuxi, saya pernah tertidur di dalamnya karena kecapaian, serta makan dan salat di dekatnya,� kata suami Ir. Ninien Wahyu Lestari, MBA itu. Akhirnya, kerja keras Danet tuntas pada 20 Desember 2012. Hari itu, Kamis, Tucuxi diserahkan kepada Dahlan. Setumpuk dokumen melengkapi acara serah terima itu. Namun, Danet tak menyangka, hari itu menjadi hari terakhirnya menyaksikan mobil sport listrik yang disebut-sebut tak kalah dengan Ferrari ini. Mulai ­keesokan harinya, Danet putus hubungan dengan Dahlan. Ia tak lagi memiliki akses terhadap mobil ciptaannya. Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Tap untuk melihat video

Setelah serah terima itu, mobil balap yang bisa melaju hingga kecepatan 193 km/jam ini sempat diuji coba dari rumah dinas Dahlan di Widya Candra ke Bandara SoekarnoHatta. Mobil yang mulai masuk inkubasi sejak 2004 ini, kemudian dipamerkan Dahlan ke publik di Senayan pada 23 Desember. Tak lama mobil yang riset produksinya memakan biaya Rp 3 miliar itu lantas berada di Yogyakarta. Setelah menjalani uji coba di Kawasan Kaliurang, Tucuxi dikandangkan di Kupu-Kupu Malam, di Jalan Magelang, Sleman, untuk menjalani penyempurnaan. Dalam penyempurnaan itu, Dahlan tidak lagi melibatkan Danet. Padahal tim Danet masih berada di Jakarta dan stand by untuk melakukan pemeliharaan dan penyempurnaan bila ada apa-apa dengan Tucuxi. Dahlan mempercayakan penyempurnaan ke KupuKupu Malam dengan pengawasan Ricky Elson dan Amik, keponakannya. “Kami dibodohi dan dibohongi ketika menunggu di Jakarta,� ungkap Danet. Di kalangan pencinta mobil, nama Kupu-Kupu Malam memang sudah diakui. Danet mengungkap pemilik Kupu-Kupu Malam, Rudy Purnomo adalah pegawai Waskita Karya (Wika), kontraktor nasional di bawah Kementerian BUMN. Bengkel yang berdiri sejak 2005 ini banyak melakukan pekerjaan modifikasi mobil-mobil mahal. Pelanggannya, tak hanya dari Yogyakarta dan sekitarnya, tapi hingga ke mancanegara. Namun Danet tidak setuju Tucuxi dipercayakan kepada Kupu-Kupu Malam begitu saja. Bengkel ini tidak memiliki core engineer (automotive engineer). Tidak ada Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Bukti pembongkaran mobil listrik Tucuxi sebelum rem blong dok. detikfoto

seorang insinyur pun dipekerjakan di bengkel mahal itu. “Kami sangat mengkhawatirkan kompetensi KupuKupu Malam ketika tim Pak Dahlan Iskan menyerahkan pembongkaran pada mereka dengan dalih penyempurnaan,” kata Danet. Pada 2 Januari 2013, Danet menyatakan keluar dari perjanjian kerja sama dengan Kupu-Kupu Malam. Danet menuduh Kupu-Kupu Malam dan Dahlan tak sekadar menyempurnakan mobil yang dibidaninya. Mereka membongkarnya untuk menyontek teknologi yang digunakan. Danet juga menuduh Dahlan sengaja mengundang dosen UGM, Jayan Sentanuhady dan Eka Firmansyah, untuk mempelajari desain Tucuxi. Namun tudingan Danet dibantah Jayan. Dosen Teknik Mesin, Fakultas Teknik UGM itu mengakui memang pernah dimintai masukan terkait Tucuxi, tetapi ia tidak pernah menjadi tim Dahlan. Masukan itu hanya sebuah kebetulan. “Kalau nggak salah sebelum magrib saya cek ke sana, tahu-tahu mobil Pak Danet sudah dibongkar di sana. Terus kebetulan ketemu Mas Rudi cerita, ‘begini-begini, mohon bantuannya Pak, solusinya seperti apa?’” paparnya. Namun karena masalahnya menyangkut electrical, Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada dok. detikfoto

Jayan lantas meminta bantuan Eka Firmansyah. Dari diskusi antara Jayan, Rudi dan Eka itulah akhirnya ditemukan solusi. “Jadi kita hanya memberi saran, gitu saja. Karena ditanya, kalau nggak ditanya ya ngapain,” ujarnya. Eka dan Jayan sudah lama menjalin kerja sama dengan Kupu-Kupu Malam dalam mengembangkan mobil listrik nasional (molinas) internal UGM. Sebagai sesama ‘klien’ Kupu-Kupu Malam, Jayan mengaku sering bertemu Danet. “Tapi kita say hello saja, sesama customer,” ujarnya. Sabtu, 5 Januari 2013, atau tiga hari setelah Danet menyatakan keluar dari kerja sama dengan Dahlan dan Kupu-Kupu Malam, Tucuxi mengalami celaka. Dahlan menabrakkan Tucuxi ke tebing di Desa Dadi Kecamatan Plaosan, Magetan, dengan alasan rem mobil itu blong. Setelah kejadian ini, Dahlan berpendapat ‘kelemahan’ Tucuxi karena tidak menggunakan gearbox. Tanpa menggunakan gearbox, Tucuxi memang lebih irit energi, tetapi teknologi ini tak sesuai untuk jalanan menurun tajam. “Rem seperti apa pun tanpa bantuan gearbox, bebannya akan terlalu berat,” papar Dahlan. Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Dasep dengan mobil listrik buatannya, Evina dok. detikfoto

Danet menolak bertanggung jawab atas kecelakaan itu. Tucuxi memang sengaja didesain tanpa menggunakan gearbox. Tucuxi didesain menggunakan single speed reduction gear (satu gigi penurun kecepatan) sebagai transmisinya. Penggunaan single speed reduction gear pada kendaraan listrik juga banyak dilakukan oleh berbagai kendaraan listrik dunia termasuk Tesla Roadster, Ariel Atom Wrightspeed X1, Ford Focus Electric, Mitsubishi I-MiEV, Nissan Leaf EV dan masih banyak lagi. Kecelakaan itu, menurut Danet, lebih banyak disebabkan karena Dahlan belum menjalani training yang seharusnya dijalani pengguna mobil listrik untuk mengenali operasional mobil. Tucuxi memang sudah dilengkapi dengan high performance brake modules di depan dan belakang yang kompeten dari Wildwood Engineering Inc., USA. Namun melakukan pengereman dengan hanya rem kaki, apalagi dengan menginjak rem secara keras dan terus-menerus, ketika menuruni pegunungan adalah tindakan fatal. Tindakan ini akan menyebabkan terbakarnya rem yang mengakibatkan kehilangan daya cengkeram (brake fading). Seharusnya, pengereman dengan mesin dilakukan dengan mengikutkan penggunaan rem kaki dan tangan secara proporsional. “Keinginan menggebu untuk menyingkirkan kami mengakibatkan tidak adanya kesempatan bagi kami memberikan training ke Pak Dahlan untuk lebih mengenali Tucuxi,� urai Danet. Danet menuduh rem blong karena ada pembongkaran Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

dan penggantian komponen mobil yang katanya sudah dipesan juga oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. Selain rem, pembongkaran ini mengakibatkan berubahnya banyak sistem kendaraan seperti dua airbag (pengemudi dan penumpang), power steering, battery system dan battery monitoring system. Rem yang tidak berfungsi baik saat kecelakaan menurut Danet disebabkan oleh penggantian electric vacuum pump. Padahal komAlat ini apabila diganti dengan ponen ini sangat penting bagi produk lain yang tidak reliable mobil elektrik untuk menghaakan mengakibatkan kehilangan silkan tenaga pengisap bagi daya rem. rem booster. “Alat ini apabila diganti dengan produk lain yang tidak reliable akan mengakibatkan kehilangan daya rem,” tambah Danet. Dari semua perubahan yang dilakukan, pembongkaran electric vacuum pump memang yang paling dikhawatirkan Danet. Pasalnya, Tucuxi bakal kehilangan performa. Semua feature safety yang telah dipasang juga bakal tak berfungsi. Namun tuduhan ini dibantah Dahlan. Sebagai pembeli ia berhak melakukan perubahan apa saja terhadap mobil, tanpa harus melapor pembuatnya. “Apanya yang mau dicuri? Ini bukan modifikasi, ini reparasi, reparasi dari kekurangan yang juga sudah saya sampaikan kepada beliau (Danet),” ujar Dahlan. Apa pun bantahan Dahlan, bagi Danet, Tucuxi sudah menjadi kisah sedih. “Inilah cerita sedih mobil listrik Tucuxi; penciptanya disingkirkan setelah mobil jadi, teknologinya dibongkar, mobilnya hancur luarnya. Karena luarnya hancur maka dalamnya makin bisa lebih mudah ‘dipelajari’ dengan terperinci oleh ‘tim bongkar’,” ucap Danet. (AMI/IYE)

Majalah detik 1414 - 20 januari 2013 Majalah detik - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Ambisi Mobil Setrum Pak Menteri Sekarang kan kesannya seolah-olah saya cuma mengurusi mobil listrik. Padahal kemarin saya rapat soal sorgum jam 5 pagi. Itu kan soal pembagian waktu saja. Reporter: M. Rizal, Hans Henricus, Bahtiar Rifai, Monique Shintami, Isfari Hikmat, dan Evi Tresnawati dok. detikfoto

M

embangun industri otomotif sendiri sudah lama menjadi impian Dasep Ahmadi (47). Persisnya sejak tahun 1998. Saat itu, ia baru saja keluar dari Grup Astra. Lulusan ITB ini membuat perusahaan bernama PT Sarimas Ahmadi Pratama dengan markas di Cilodong, Depok, Jawa Barat. Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Tucuxi yang merupakan mobil sport dijuluki juga sebagai mobil Ferrari.

Namun, tampaknya membuat mobil dirasa Dasep masih berat untuk diwujudkan di saat-saat krisis ekonomi itu. Maka, Dasep memulai bisnis dari pembuatan perkakas mesin dengan merek “Ahmadi Mesin”. Perkakas itu disuplai ke pabrikan otomotif asing ternama di Indonesia. Sekitar tahun 2010, barulah Dasep mulai merancang produksi mobil. Pertama-tama, ia mendesain bodi mobil city car. Tak lama kemudian, datang ajakan dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mengembangkan mobil listrik. Dari situ pula, ia berkenalan dengan Dahlan Iskan, yang menjabat sebagai Dirut PLN sekaligus penggagas mobil listrik di PLN. “Saya diperkenalkan oleh seorang alumni ITB,” kata Dasep kepada majalah detik. Dasep pun langsung menyambut tawaran kerja sama itu. Sebab, ia melihat pros­pek bisnis mobil listrik sangat menjanjikan di masa depan. Bahan bakar minyak (BBM) semakin menipis, pencemaran lingkungan karena emisi gas buang juga makin parah. Maka, mobil listrik adalah jawaban untuk dua persoalan itu. Dengan PLN, Dasep menjalin kontrak untuk membikin prototipe tiga mobil listrik. Di bengkel yang cukup sederhana, Dasep menciptakan mobil yang ia beri nama Ahmadi. Nama itu diubah oleh PLN menjadi Evina alias Electric Vehicle Indonesia. Mobil itu sudah menjalani uji kelayakan dan dijajal oleh sejumlah pejabat, termasuk Dahlan yang sudah menjadi Menteri BUMN. Hubungan Dasep dan Dahlan memang terus berlanjut. Ia kemudian terpilih sebagai salah satu “Pandawa Putra Petir”, sebutan bagi lima orang ahli otomotif yang disaring Dahlan untuk membuat mobil listrik. Ambisi Dahlan untuk membuat mobil bertenaga listrik itu makin besar saat duduk di kursi Menteri BUMN. 11 Maret 2012, lewat blog pribadi dan surat kabar, Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Dasep Ahmadi dan mobil elektriknya. dok. detikfoto

Dahlan menantang siapa pun warga negara Indonesia yang mampu menciptakan mobil listrik. Singkat cerita, dari ribuan respons yang masuk, terpilihlah lima nama. Selain Dasep, ada Danet Suryatama, Ravi Desai dan Mario Rifaldy. Satu nama lagi masih dirahasiakan, tapi disebutsebut Ricky Elson. Bila Dasep membuat Evina, Danet, engineer lulusan ITS surabaya yang lama bekerja di pabrikan Chrysler, membuat mobil mirip Ferrari dengan nama keren Tucuxi. Ravi membuat angkutan kota listrik. Adapun Mario sudah memproduksi berbagai kendaraan listrik roda dua dengan merek dagang Beatrix. Menurut Dasep, dari lima Putra Petir itu, hanya dia yang mempunyai kontrak hitam di atas putih. Namun, itu pun dengan PLN, bukan dengan Dahlan. Yang jelas, antara Dahlan dan kelima ‘pasukannya’ itu punya kegiatan masing-masing. Dasep tak tahu mendalam apa yang dikerjakan oleh rekan-rekannya sesama Putra Petir. “Masing-masing terpisah, membangun tim sendiri,” ucap Dasep. Hal yang sama juga diungkapkan Ravi. Para Putra Petir hanya pernah ‘kopdar’ sekali sejak dihimpun Dahlan via online. Yaitu pada saat Presiden SBY menggelar pertemuan dengan para menteri, lima rektor universitas, BPPT, dan LIPI di Yogyakarta, untuk membahas mobil listrik, 25 Mei 2012. Adalah Dahlan sendiri yang mengajak para Putra Petir untuk hadir ke Istana Negara, Yogya. Di tempat Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Bus listrik LIPI detikfoto/ Agung Pambudhy

itulah mereka saling berkenalan dan tahu proyek masing-masing. Mereka juga sempat presentasi di depan Presiden SBY. Setelah itu, tak ada lagi rembukan secara bersama-sama. “Orang teknisi itu susah digabung. Nggak akan bisa, sebab punya cara berpikir sendiri-sendiri. Pasti egois,� ucap Ravi kepada majalah detik. Di samping Putra Petir, sebetulnya ada lagi tim yang merancang mobil listrik nasional (Molina). Tim itu tak lain tim yang dibentuk pemerintah usai pertemuan Yogya. Anggota tim adalah mereka yang hadir dalam pertemuan, kecuali tim Dahlan. Tim Molina diberi tugas menyusun roadmap dan timeline pengembangan Molina. Koordinasi tim ada di Menko Perekonomian, "Diketuai oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan wakilnya Menteri Riset dan Teknologi," ujar Teguh Rahadjo, Kepala Deputi 4 Bidang Relevansi dan Produktivitas Kementerian Ristek kepada majalah detik. Belum banyak kemajuan yang dicapai oleh tim yang dikoordinasikan Kementerian Perekonomian itu. Presiden SBY memberi target roadmap Molina selesai pada Juni 2012. Namun, bagaimana perkembangan pembuatan roadmap itu tak pernah dibuka ke publik. SBY sendiri mengatakan, mobil listrik made in Indonesia itu sifatnya rahasia. “Banyak yang harus kita jaga kerahasiaannya karena kompetisi ini sangat tinggi. Banyak negara lain yang juga mengembangkan,� ucap SBY saat di Yogya. Sebetulnya, bila hanya menyangkut prototipe mobil Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Mobil Evina dok. detikfoto

listrik, saat ini setiap kampus dan anggota tim Molina sudah memiliki. Misalnya, LIPI sudah punya bus listrik, atau UGM yang sudah membuat kendaraan listrik operasional di kampusnya. Namun, persoalannya, membangun industri mobil listrik nasional tak semudah membalik telapak tangan. Diperlukan sejumlah tahapan sehingga Molina betul-betul menjadi kebanggaan nasional dan mendapat kepercayaan dari pasar. “Waktunya panjang,” ucap anggota tim dari BPPT, Prawoto, kepada majalah detik. Anggota tim lainnya, Jayan Sentanuhady, menambahkan, Molina diprediksi baru benar-benar diluncurkan pada tahun 2016-2017. Saat ini, kegiatan yang diperkuat adalah pada penelitian. UGM misalnya, tengah giat meriset mengenai battery management system (BMS), atau pengelolaan baterai saat di-charging. “Kita tahu betul untuk membuat seperti itu harus ada step-step yang dilalui,” ujar dosen teknik UGM yang ikut dalam tim Molina itu kepada majalah detik di Yogya. Bila tim Molina masih berkutat pada riset, Dahlan Iskan sudah roadshow ke mana-mana dengan proyek pribadinya itu. Pada Juli 2012, ia sudah mengendarai Evina untuk pertama kali dari Depok hingga ke Jl. MH Thamrin Jakarta. Beberapa bulan kemudian, Dahlan Iskan juga mulai memamerkan Tucuxi, yang dibikin Danet di Bengkel Kupu-Kupu Malam Yogya. Dahlan memang belum ‘memamerkan’ rencana industrialisasi mobil listrik itu. Namun, ia sudah mulai menjajaki berbagai perusahaan untuk menyuplai Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Sekarang kan kesannya seolah-olah saya cuma mengurusi mobil listrik.

komponen-komponen mobil listrik. Dahlan mendekati PT INKA sebagai produsen motor listrik. Ia juga menggandeng PT Nipressuntuk memproduksi baterai. 19 Oktober 2012, Dahlan berkunjung ke PT Great Asia Link, sebuah pabrik mobil listrik yang didirikan di Gresik, Jawa Timur. Kepada majalah detik, Ravi mengakui ia adalah Direktur Utama di perusahaan itu. Saat ini, PT GAL memproduksi empat mobil listrik, yang akan diedarkan ke pasaran Mei 2013 mendatang. Aneka mobil listrik yang digadang-gadang Dahlan sudah akan diproduksi massal dan banyak dipesan. Dahlan sendiri mengatakan, sudah ada 100-an pejabat yang memesan Tucuxi yang harganya mencapai Rp 1,5 miliar. Untuk mobil Evina, Dasep mengungkapkan, tahun ini akan memproduksi 2.000-an unit mobil. Pasca-kecelakaan mobil Tucuxi di Magetan 5 Januari 2013 lalu, banyak pihak yang menyorot langkah Dahlan dengan timnya tersebut. Sebagai Menteri BUMN, Dahlan dianggap terlalu sibuk mengurusi proyek pribadinya. Kementerian BUMN sebetulnya tergabung dalam tim Molina, namun Dahlan punya proyek mobil listrik pribadi. Namun, Dahlan tak ambil pusing dengan penilaianpenilaian itu. Ia menegaskan ambisinya dengan mobil listrik tidak mengganggu kerjanya sebagai Menteri BUMN. “Sekarang kan kesannya seolah-olah saya cuma mengurusi mobil listrik. Padahal kemarin saya rapat soal sorgum jam 5 pagi. Kemarinnya lagi jam 5 pagi rapat soal sawah. Itu kan soal pembagian waktu saja,� kata Dahlan. Menurutnya, semua orang boleh-boleh saja bersaing untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dahlan sendiri memastikan, ia pribadi tak akan terlibat dalam bisnis mobil listrik itu. Ia hanya memesan, membiayai proyek, serta menguji kualitas mobil listrik tim Putra Petir. (WAN/YOG) Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

Tragedi Mobil Tucuxi

Lika-liku Mobil Listrik di Indonesia 2005-2010 Kementerian Ristek mengembangkan mobil listrik. Presiden SBY dan menteri membahas kendaraan bebas bahan bakar yaitu mobil listrik.

Februari 2012 Menko Perekonomian Hatta Rajasa membentuk tim untuk membuat komponen mobil listrik. Terdiri dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ketua), Kemenristek (Wakil), Kementerian Perindustrian, BUMN, BPPT, LIPI dan 5 universitas (UI, UGM, ITB, ITS, UNS).

11 Maret 2012 Dahlan Iskan menulis di blog pribadinya. Dahlan menantang pembuatan mobil listrik. Tulisan Dahlan itu berjudul ‘Saatnya Putra Petir Harus Melawan’.

18 Maret 2012 Dahlan Iskan kembali menulis di blog pribadi berjudul ‘Hamil Tua Lahirnya Putra Petir’ berisi respons email dari tantangan tanggal 11 Maret. Ada ribuan email datang dari banyak universitas. Dahlan kemudian memilih 5 Putra Petir untuk proyek mobil listrik. Mereka yaitu Mario Rivaldi, Dasep Ahmadi, Ravi Desai, Danet Suryatama dan Ricky Elson.

19 Maret 2012 Presiden bertemu dengan lima rektor universitas (UI, ITB, UGM, ITS, UNS) membahas tentang mobil listrik. SBY targetkan 2014 mobil listrik diluncurkan ke publik.

25 Mei 2012 SBY mengumpulkan rektor serta menteri dan Direktur BUMN membicarakan roadmap mobil listrik. Di situ Dahlan memperkenalkan Putra Petir dan memberi kesempatan untuk presentasi.

28 Mei 2012 Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan pemerintah membuat regulasi untuk mendukung kelangsungan mobil hybrid dan listrik di Indonesia. Regulasi akan dibahas bulan Juni. 

juni 2012 SBY targetkan roadmap mobil listrik nasional selesai.  

16 juLi 2012 Dahlan mengendarai mobil listrik buatan Dasep Ahmadi dari Depok ke gedung BPPT. Dalam perjalanan, mobil listrik ini sempat mogok dua kali.

23 juLi 2012 Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa memanggil beberapa perguruan tinggi yaitu ITB, UI, UGM, ITS, Politeknik Manufaktur Bandung, dan menteri terkait untuk membahas program pembuatan mobil listrik nasional. Kemenko Perekonomian menyatakan mobil listrik sebagai mobil nasional dan ditargetkan 2014 produksi mencapai 10 ribu unit. Karena keyakinan itu, pemerintah membangun pusat pengembangan teknologi dan industri otomotif. Tim ini terdiri dari Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan dan BUMN.

30 AGUTUS 2012 Mobil listrik dipamerkan di Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke-17 Bandung, dipamerkan juga bus listrik dari LIPI, mobil listrik dari UGM. 

15 September 2012 Dahlan Iskan mengunjungi pabrik mobil listrik di Gresik.

19 oktober 2012 Dahlan uji coba mobil listrik di Surabaya milik PT Great Asia Link. Pabrik mobil listrik milik swasta.

5 november 2012 Dahlan membawa mobil listrik ke DPR.

11 desember 2012 SBY tinjau mobil listrik di Magetan dan becak tenaga surya di pendopo Magetan. Ada Hatta, Djoko Susilo, Syarif Hasan, Marie Elka, Gusti Muhammad Hatta, Dipo Alam dan ikut juga Ibas.

5 januari 2012 Dahlan Iskan menabrakkan mobil listrik Tucuxi ke tebing di Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Magetan.

9 januari 2012 Hatta menggelar rapat koordinasi tentang listrik dan mobil listrik di Kantor Kementerian Perekonomian. Turut hadir dalam rapat itu antara lain Mendiknas, M. Nuh, Meneg BUMN, Dahlan Iskan dan Dirut PLN, Nur Pamuji. Usai rapat Hatta mencoba mobil listrik Evina buatan Dasep Ahmadi. Majalah detik 14 - 20 januari 2013 Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Dahlan Iskan:

Saya Akui Ini Pelanggaran Reporter: Hans Henricus | detikfoto

Saya akui ini pelanggaran dan yang mengeluarkan izin untuk mobil listrik ini memang belum ada aturannya. Saya harus menerima apa pun konsekuensi dari pelanggaran itu.

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

T

Mobil Tucuxi setelah tabrak tebing. dok. detikfoto

ucuxi, mobil listrik sekelas Ferrari yang dikemudikan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, menabrak tebing dan tiang akibat rem blong, di Plaosan, Magetan, Jawa Timur.   Kecelakaan ini seakan jadi pintu yang membuka pada sejumlah kejanggalan di seputar pengadaan mobil seharga Rp 1,5 miliar itu.   Dahlan pun mengakui melakukan pelanggaran dalam perizinan uji coba mobil Tucuxi. Dan dia siap menerima konsekuensinya.  “Saya harus menerima apa pun konsekuensi dari pelanggaran itu,” kata Dahlan.  Mengapa Dahlan sangat terobsesi dengan mobil listrik? Mengapa ia nekat melakukan pelanggaranpelanggaran demi mobil listrik? Berikut wawancara Hans Henricus dari  majalah detik  dengan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dalam dua kesempatan, saat konferensi pers di Gallery Cafe, TIM, Jakarta, Selasa 8 Januari 2013, dan usai dia senam di Monas, Kamis 10 Januari 2013:  Pemerintah membentuk tim mobil listrik nasional sejak Juli 2012. Mobil listrik ini merupakan program kementerian apa? Program itu interdepartemental dan digerakkan semuanya. Semuanya.  Siapa saja yang terlibat dalam program mobil listrik ini? Di situ ada LIPI, ada Kemenristek, ada Kemendikbud, Kementerian Perindustrian, ada universitas, dan ada Kementerian BUMN. Saya ikut terlibat. Sama. Sama. Sidang kabinetnya kan satu-satu.
  Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Sesuatu ide, sesuatu cita-cita itu bisa terwujud kalau pemilik ide dan cita-cita itu yang berada di depan. Kalau ini diserahkan kepada birokrasi, dia akan terbelit pada birokrasi.

Bila itu program interdepartemental, mengapa Anda terkesan paling sibuk dibanding menteri lainnya? Padahal sebagai menteri BUMN tugas Anda kan juga  sangat banyak. Sebetulnya saya ingin mengurusi sepak bola, tapi mengurus sepak bola masih ruwet. Kalau mengurus mobil listrik kan enggak ruwet dan saya mampu dan terkait ilmu pengetahuan.  Sekarang kan kesannya seolah-olah saya cuma mengurusi mobil listrik. Padahal kemarin saya rapat soal sorgum jam 5 pagi. Kemarinnya lagi jam 5 pagi rapat soal sawah. Itu kan soal pembagian waktu saja.
 Bila sudah ada tim mobil listrik nasional, mengapa Anda membentuk Putra Petir? Nggak apa-apa, boleh, orang lain membentuk tim lain lagi juga boleh.
  Apakah Anda ingin bersaing dengan tim mobil listrik nasional? Bersaing itu baik. Memangnya bersaing itu jelek? Atau Anda berpendapat bersaing itu jelek?  Anda kan pejabat publik, tentunya tidak bisa langsung jalan sendiri seperti melakukan uji coba, mengapa tidak menyerahkan urusan mobil listrik ini ke pihak lain di birokrasi? Saya yakin sesuatu ide, sesuatu cita-cita itu bisa terwujud kalau pemilik ide dan cita-cita itu yang berada di depan. Kalau ini diserahkan kepada birokrasi, dia akan terbelit pada birokrasi. Contohnya motor listrik Abyor oleh Bung Mario yang dari Bandung, sudah tiga tahun tidak ada follow up-nya, karena apa? Dilimpahkan ke birokrasi. Itu keyakinan saya. Bahwa itu salah, nggak apa-apa.  Apakah berarti negara kita sangat sulit mewujudkan proyek mobil listrik? Ya birokrasinya seperti itu. Dan saya sangat  passion di sini, saya sangat ngotot di sini. Misalnya, saya Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Mobil Tucuxi sebelum menabrak tebing. arisaputra/ detikfoto

ingin ada program menciptakan sawah baru, saya juga terjun ke sawah itu. Seperti Pak Jokowi-lah, dia ingin banjir selesai, ya dia terjun masuk ke got, kenapa harus suruh orang lain masuk ke got? Ya begitulah kira-kira.  Mengapa dalam uji coba mobil listrik Tucuxi yang akhirnya Anda tabrakkan ke tebing, sampai melibas urusan izin? Saya akui ini pelanggaran dan yang mengeluarkan izin untuk mobil listrik ini memang belum ada aturannya, karena itu Bapak Presiden selalu mengatakan “cepat keluarkan aturannya” dan saya kira Bapak Presiden sudah menyampaikan itu tiga kali.  Saya harus menerima apa pun konsekuensi dari pelanggaran itu, saya akan jalani karena ini demi ilmu pengetahuan, demi keselamatan orang-orang yang akan membeli mobil ini di masa depan, sehingga konsekuensi itu akan saya hadapi.  Mengapa Anda memakai pelat nomor yang bukan keluaran polisi, tapi pakai DI 19? Itu bukan pelat nomor, itu aksesori. Kalau pelat nomor kan ada tanggal, ada stempel polisi. Mobil ini belum pakai pelat nomor karena belum tahu pelat Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

Saya harus menerima apa pun konsekuensi dari pelanggaran itu, saya akan jalani karena ini demi ilmu pengetahuan

nomornya akan datang dari mana. Karena siapa yang memberikan pelat nomor itu belum ada. Mobil ini adalah mobil listrik yang aturannya belum ada.  Apakah rem mobil Tucuxi itu dimodifikasi kembali sehingga blong? Rem itu diperkuat. Jadi logikanya malah lebih kuat, tetapi yang mendasar bukan itu, yang mendasar adalah mobil ini tidak menggunakan gearbox. Mobil itu beratnya 2 ton. Dalam keadaan menurun, daya dorongnya luar biasa besar. Jadi rem seperti apa pun tanpa bantuan gearbox, bebannya akan terlalu berat.   Mengapa saat modifikasi tidak mengikutsertakan Danet, dan sekarang Danet menuduh Anda mencuri teknologi? Dia kan sudah menuduh bahwa saya sudah mencuri teknologi. Sekarang, teknologi apa yang dicuri? Teknologinya dia adalah teknologi mobil listrik yang tidak menggunakan gearbox. Terus, apanya yang mau dicuri? Ini bukan modifikasi, ini reparasi, reparasi dari kekurangan-kekurangan yang juga sudah saya sampaikan kepada beliau. Saya tahu, saya sangat memahami, saya sangat mengerti, Mas Danet mungkin mempunyai beberapa ketidakpuasan terhadap saya dan mempunyai kekecewaan terhadap saya. Bedanya, dia bisa mengemukakan itu kepada media, sedangkan saya yang juga mempunyai beberapa kekecewaan dan ketidakpuasan tidak bisa menyampaikan kepada media, itu saja bedanya.  Lalu, untuk mobil Tucuxi itu ke depannya bagaimana? Ke depannya harus jalan. Ini pelajaran yang sangatsangat baik untuk kita, dan saya sangat bersyukur karena kita dapat pelajaran justru di saat awal dari kejadian ini, bukan nanti-nanti ketika sudah banyak orang yang membeli mobil ini.  Saya habis hampir Rp 3 miliar untuk mobil ini, tetapi Majalah detik 14 - 20 januari 2013


FOKUS

drama Tucuxi dahlan

itu kan bukan harga mobil, itu kan harga riset, uji coba, membuat prototipe. Ya memang harus begitu, kalau tidak ada yang mau seperti itu enggak akan pernah jadi. Kalau ditanya “kenapa nggak dianggarkan?” Ya nggak akan jadi itu.  Saya sudah minta supaya diciptakan mobil seperti itu, tidak harus sama, kalau sama juga boleh. Kalau Mas Danet masih ingin terus, boleh. Saya ingin coba satu atau dua lagi yang menggunakan gearbox, jangan tidak menggunakan gearbox. Jadi kalau misalnya Mas Danet ingin bikin satu mobil lagi yang memakai gearbox, saya akan kerja sama dengan beliau lagi.    Berapa biaya bikin mobil listrik lagi seperti Tucuxi itu? Tentu lebih murah, karena biaya-biaya eksperimen segala macam tidak perlu lagi. Tapi pastinya belum tahu, terserah nanti penciptanya maunya berapa.  Apakah ada pihak lain yang menawarkan kepada Anda untuk membuat mobil listrik? Banyak, tapi saya menyatakan kalau Mas Danet mau membuat lagi tetapi dengan gearbox saya akan pesan pada beliau. Ini kan saya sebagai pembeli, kan terserah saya mau pesan mobil yang pakai gearbox atau yang tidak pakai gearbox. Saya kagum pada beliau, dia itu kayak anak saya.  Apa tantangan dalam membuat mobil listrik ini? Tantangan terbesar adalah meyakinkan orang bahwa mobil listrik ini adalah masa depan kita. Tapi itu bukan hanya di Indonesia, di seluruh dunia. Memang sudah disimpulkan masa depan mobil adalah mobil listrik.  Sekarang di Indonesia pengeluaran untuk subsidi itu sudah di atas Rp 200 triliun, dan kalau seandainya lalu lintas ini semua mobil listrik, maka biaya kesehatan akan turun bertriliun-triliun karena orang akan menjadi sangat sehat karena tidak ada polusi. (SIL/IYE) Majalah detik 14 - 20 januari 2013


seni & hiburan

buku

Majalah detik 23 - 29 APRIL 2012


[ lensa ]

Hari Epiphany yang jatuh pada 6 Januari dirayakan oleh penduduk Bulgaria dengan menari-nari di perairan Sungai Tundzha di Kota Kalofer, 150 km timur Sofia. (REUTERS/Stoyan Nenov)

Epiphany Day Tap untuk melihat foto lainnya

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


[ lensa ]

Ritual menari di perairan Sungai Tundzha ini diyakini dapat memberikan kesehatan yang baik sepanjang tahun. (REUTERS/Stoyan Nenov)

Epiphany Day Tap untuk melihat foto lainnya

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


[ lensa ]

Imam Ortodoks memberkati air danau dengan melemparkan kayu salib ke dalam danau pada peringatan hari Epiphany di Sofia, Bulgaria, pada 6 Januari 2013. Peserta berebut melompat ke dalam danau untuk mengambil kayu salib tersebut. (REUTERS/Stoyan Nenov)

Epiphany Day Tap untuk melihat foto lainnya

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


[ lensa ]

Para pria melompat ke dalam danau untuk mengambil kayu salib. Kayu salib ini dipercaya dapat membawa kesehatan dan kemakmuran bagi yang menemukannya. (REUTERS/Stoyan Nenov)

Epiphany Day Tap untuk melihat foto lainnya

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


gaya hidup wisata

Flores Si Pulau Ular Tak cukup dua hari untuk menjelajahi keindahan Flores. ada banyak pilihan destinasi, mulai dari gunung, laut, hingga melihat si naga purba, komodo. Reporter: Ken Yunita. Foto: thinkstock

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


N

ama Pulau Flores berasal dari bahasa Portugis ‘Cabo de Flores’. Artinya ‘Tanjung Bunga’. Meski begitu, pulau ini sama sekali tidak memiliki kekayaan flora yang luar biasa. Sebuah penelitian menyebut nama asli pulau ini adalah Nusa Nipa yang berarti Pulau Ular. Kecantikan pulau ini hampir pasti menjadi salah satu destinasi wajib untuk para petualang.  Tak cuma pesona alamnya yang luar biasa, sejarah masyarakat pulau di ujung timur Indonesia ini juga menarik dipelajari. Sejumlah traveller menyebut, butuh lebih dari dua minggu untuk menjelajahinya.  Jadi sepertinya Anda harus benar-benar meluangkan waktu untuk bisa menikmati tempat-tempat cantik di Flores. Hmm… harus mengambil cuti panjang nih.

Tap pada gambar untuk melihat foto lainnya

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


gaya hidup wisata

What to Do irnya yang Di balik warna a anau berubah-ubah, d anyak ini menyimpan b lewat jajaran keindahan alam ekitarnya.  pegunungan di s

Danau Kelimutu di Kabupaten Ende wajib dikunjungi saat berwisata ke Flores. Di balik warna airnya yang berubah-ubah, danau ini menyimpan banyak keindahan alam lewat jajaran pegunungan di sekitarnya.  Danau ini sebenarnya merupakan kawah dari Gunung Kelimutu. Ada tiga danau yakni Tiwu Ata Mbupu (danau orang tua), Tiwu Nua Muri (danau muda mudi), dan Tiwu Ata Polo (danau tukang tenung).  Warna air Danau Tiwu Nua Muri berubahubah. Misterius. Tercatat, danau ini pernah berwarna hijau, zamrud, putih, biru, dan hijau muda. Sedang Tiwu Ata Polo pernah berwarna putih, biru, merah, dan cokelat kehitaman.  Datanglah menjelang sunrise. Boleh dibilang, ini suasana paling indah di Kelimutu yang sayang dilewatkan. Jangan terlalu siang karena sekitar pukul 09.00 WIT kabut telah menutupi permukaan danau. Tempat lainnya yang harus dikunjungi adalah Taman Nasional Komodo. Setelah masuk kategori New7Wonders, Pulau Komodo lebih dikenal dunia. Semakin banyak turis yang datang untuk melihat.  Tak sedikit turis yang langsung terpesona saat melihat polah tingkah sang predator berdarah dingin, komodo alias varanus komodoensis. Majalah detik 14 - 20 januari 2013


gaya hidup wisata

florestourism.com

Waktu paling pas untuk bertemu komodo adalah di saat jam aktif mereka.  Pada pukul 07.00-11.00 pagi atau pukul 15.00-17.00 sore waktu setempat, adalah waktu mereka mencari makan. Saat inilah Anda bisa memperhatikan gerakgerik komodo.  Saat berkeliling, pengunjung akan didampingi seorang ranger. Tiap kelompok maksimal lima orang. Para peserta tidak boleh jauh-jauh dari sang ranger. Semua demi keselamatan bersama.  Komodo dikenal tidak suka keributan dan gerakan tiba-tiba. Jadi sebaiknya ikuti aba-aba ranger. Jangan nekat karena bukan hanya nyawa Anda yang terancam, tapi semua yang ada di rombongan Anda.  Satu tempat lagi yang sayang dilewatkan adalah Wae Rebo. Tempat ini rasanya bakal makin kondang setelah UNESCO memberi penghargaan tertinggi untuk rumah adat Mbaru Niang. Rumah adat ini berada di Desa Wae Rebo, Kabupaten Manggarai. Konservasi rumah adat ini disebut UNESCO telah berhasil mengayomi Majalah detik 14 - 20 januari 2013


gaya hidup wisata

prayudi hartono/flickr

isu konservasi dalam cakupan luas di tataran lokal.  Konservasi rumah adat berbentuk kerucut ini tidak hanya mempertahankan keberadaan rumah adat saja, tetapi juga menjaga keutuhan tradisi. Inilah yang mengalahkan 42 kompetitor dari 11 negara di Asia Pasifik.  Selain rumah kerucut yang unik, para pelancong juga bisa belajar tentang kehidupan ‘tanpa kekerasan’ dari masyarakatnya. Masyarakat Wae Rebo dikenal tidak pernah berkonflik dengan kelompok mana pun.  Mereka juga tidak mengenal peralatan persenjataan kecuali alat-alat untuk bercocok tanam. Boleh dibilang, mereka memilih ‘menjauh’ dan lebih mendekat dengan alam.  Mungkin karena tidak mengenal kultur berperang inilah, warga Wae Rebo relatif ramah dengan para pengunjung. Mereka akan welcome jika ada pelancong yang ingin merasakan kehidupan di Wae Rebo.  Selain tiga tempat di atas, masih banyak destinasi di Flores yang sayang dilewatkan. Sebut saja Gua Kristal dan Air Terjun Oenesu di Kupang Barat. Belum begitu populer, tapi dijamin Anda akan menyukainya. What to Eat

Wisata kuliner tak boleh ketinggalan saat kita bepergian. Tempat yang paling wajib dijelajahi kulinernya adalah Kupang, Ibu Kota Nusa Tenggara Timur (NTT).  Biar acara jalan-jalan lebih nyaman dan fleksibel, Anda bisa menyewa sepeda motor dari penduduk seMajalah detik 14 - 20 januari 2013


gaya hidup wisata

tempat. Umumnya bertarif Rp 50 ribu sehari. Namun tergantung kemampuan negosiasi Anda.  Cobalah meluncur ke Pasar Malam Kampung Solor. Tempat ini tak boleh dilewatkan untuk mereka yang suka seafood. Ada banyak makanan laut yang kebanyakan dimasak dengan cara dibakar.  Ukuran ikan di Kupang biasanya besar-besar. Namun asyiknya, harga seafood di sini boleh dibilang miring. Ini mungkin karena letak geografis Kupang memang dekat dengan pantai ya.  Makanan laut itu bakal makin lezat dengan ‘teman’ sambal khas Kupang yang ekstrapedas. Buat Anda yang tidak suka pedas, sebaiknya melewatkan sambal yang satu ini.  Makanan khas lain yang wajib dicoba adalah jagung bose. Makanan ini dibuat dari campuran jagung dan sayuran serta biji-bijian seperti kacang hijau dan kacang tanah.  Ada juga daging sei, yaitu daging sapi atau daging babi asap yang dicampur susu, garam, dan rempah-rempah. rasanya manis dan asin. Warung-warung pun berada di hampir setiap sudut Kota Kupang.  Namun buat Anda yang muslim sebaiknya berhatihati. Pilihlah warung yang hanya menjual sei sapi saja. Hal ini untuk menjaga kehalalan makanan. (KEN/YOG) Majalah detik 14 - 20 januari 2013


gaya hidup

Aku Ayah ASI Reporter: Ken Yunita. Foto: Thinkstock

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


gaya hidup

Masih banyak ayah yang memilih mendengkur saat sang istri bolak-balik bangun tengah malam untuk menyusui. Namun tidak dengan ayah-ayah berikut ini. ‘Aku Ayah ASI’.

T

iap malam, Rorry terbangun gara-gara anaknya yang masih berusia lima bulan menangis ingin menyusu. Meski mengantuk luar biasa, ayah muda itu berusaha melek. Rorry memang tidak menyusui anaknya. Itu sudah pasti menjadi tugas Evi, istrinya. Namun ia selalu ikut bangun, mendampingi sang istri menyusui putri kecilnya. Dia percaya, menemani bisa membuat istrinya bahagia. “Jadi istri saya akan memberikan ASI dengan gembira, maka bayi akan bahagia dan sehat,” kata pria berusia 30 tahun itu. Rorry mungkin salah satu dari para suami yang peduli akan pemberian ASI eksklusif untuk si kecil. Karena itu, sebisa mungkin Rorry membantu sang istri agar sukses menyusui.  Cara membantunya mungkin tidak membutuhkan tenaga yang besar. Namun memerlukan semacam ‘niat’. Misalnya niat berkali-kali bangun tengah malam, atau sekadar mengganti popok si baby.  Sepertinya Indonesia membutuhkan lebih banyak tipe ayah seperti Rorry ini. Bagaimana tidak? Sejak 2005 hingga 2010 tingkat pemberian Majalah detik 14 - 20 januari 2013


gaya hidup

ASI di Indonesia tidak ada peningkatan signifikan. Bahkan trennya cenderung menurun. Sebuah laporan pada 2010 hanya menempatkan Indonesia di urutan 29 dari 33 negara di seluruh dunia. Yang lebih mengherankan, tingkat  pemberian susu formula dari 2003 hingga 2007 justru mengalami peningkatan yang sangat drastis. Naik hingga 30 persen.  Mungkin kondisi ini yang akhirnya membuat para ayah yang peduli mulai ikut mengampanyekan pemberian ASI eksklusif. Caranya macam-macam.  Sejumlah ayah yang suka ngetwit membentuk akun @ID_AyahASI pada 27 September 2011. Mereka yang berada di balik akun itu antaYang lebih ra lain @shafiqpontoh, @siadit, @sisogi, @ mengherankan, ernestprakasa.  tingkat pemberian susu Ternyata banyak ayah yang peduli formula dari 2003 hingga dengan keluarga. Hanya dalam hitung2007 justru mengalami an hari, jumlah follower-nya sudah tembus tiga ribu. Kini, @ID_AyahASI telah peningkatan yang sangat memiliki lebih dari 40 ribu follower. drastis. Naik hingga 30 ‘Tempat’ ini agaknya menjadi wadah persen.  yang tepat bagi para ayah untuk berbagi dan bertanya. Cara berinteraksi di akun Twitter ini juga sangat khas pria. Gamblang dan asertif.  “Nggak sungkan ngomongin ASI di sini, jadi kayak obrolan biasa saja. Padahal kalau di kantor misalnya, ngomongin menyusui bisa jadi ditertawakan,” kata Didin, salah satu follower yang kerap bertanya. Dari Twitter pula, Didin mendapatkan banyak pengetahuan tentang seluk-beluk ASI. Lelaki 34 tahun itu jadi mengerti banyak tentang bagaimana membantu sang istri menyusui.  Dia pun mulai menyebarkan kampanye menyusui itu ke teman-teman kantornya. Awalnya sih ditertawakan, tetapi lama-lama, banyak juga para ayah Majalah detik 14 - 20 januari 2013


gaya hidup

yang tertarik dan ingin tahu lebih banyak.  “Akhirnya banyak juga yang ikut jadi follower atau paling nggak tanya-tanya ke saya kalau istrinya mengalami masalah menyusui,” kata pria yang bekerja di salah satu perusahaan swasta di Jakarta ini.  Komunitas ayah ASI tak cuma ada di Twitter. Sejumlah ayah juga membuat semacam komunitas di Facebook dan BlackBerry Messenger (BBM) Group.  Komunitas ayah ASI di BBM umumnya lebih bersifat lokal. Biasanya berawal dari teman yang memang sudah saling mengenal. Rudi, salah satu ayah peduli ASI membentuk BBM Group.  Awalnya grup itu hanya beranggotakan 10 orang, tapi kini sudah lebih dari 20 orang. “Grup itu cukup ramai dengan obrolan seputar menyusui dan ASI,” katanya.  

How to be a Great Dad Tak bisa dimungkiri saat ini masih banyak ayah yang beranggapan bahwa mengurus anak adalah tugas ibu. Di saat ibu-ibu bolak-balik bangun tengah malam untuk menyusui, banyak para ayah yang enakenak saja tertidur pulas. Hmm… ada baiknya mindset itu segera diubah ya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan seorang ayah agar pemberian ASI eksklusif berhasil. Ini juga demi si buah hati lo.

1

Tap untuk melihat penjelasan

Sering Menggendong Sering-seringlah menggendong si kecil di depan ibunya. Bayi baru lahir membutuhkan banyak sentuhan manusia. Jika ibu bisa memenuhi kebutuhan ASI, maka ayah bisa memberinya banyak sentuhan.

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


gaya hidup

2

3

4

5

Memandikan Sesibuk apa pun, usahakan membantu istri dengan memandikan dan mengganti popok si kecil. Jika belum bisa, belajarlah. Dengan membantu memandikan dan mengganti popok, ibu bisa cukup istirahat sehingga hormon oksitosin (hormon pengalir ASI) bisa bekerja efektif. Beri Semangat Teruslah memberi dorongan kepada istri agar terus berjuang memberikan ASI untuk buah hati. Jika ada masalah yang menyebabkan semangat istri menurun, cobalah untuk membantu mengatasinya sambil terus memberi semangat. Aktif Cari tahu tentang seluk-beluk ASI mulai dari buku, internet, hingga dokter si kecil. Jika perlu, ajak istri untuk berkonsultasi ke klinik laktasi. Dampingi istri dan aktiflah bertanya agar pengetahuan Anda bertambah. Terlibat Usahakan untuk selalu terlibat dalam memenuhi kebutuhan bayi. Jika istri selesai menyusui, ayah bisa menggendong si kecil untuk menidurkannya atau sekadar menimang-nimang. Atau mungkin menggendong untuk membuat si kecil sendawa. (KEN/YOG)

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


seni & hiburan

buku

Majalah detik 23 - 29 APRIL 2012


People people

Tap untuk baca artikel

Baek

Gerard

Ben

Ji Young

Depardieu

Kasyafani

Hanya dalam waktu 24 jam, lagunya berjudul ‘I Hate It’ berhasil menjadi jawara sejumlah chart musik ternama seperti Melon, Mnet, dan Bugs.

Kini, bintang ‘Asterix & Obelix’ itu telah resmi menjadi warga negara Rusia.

Selain sebagai aktor dan pembawa acara, suami Marshanda itu ternyata juga seorang pekerja kantoran di sebuah perusahaan.

Majalah Majalah detik detik 17 14 - 23- 20 desember Januari 2013 2012


people

Baek Ji Young

Geser SNSD

B

Reporter: Ken Yunita

Foto: reuters

iasanya lagu-lagu SNSD selalu lama bertengger di tangga-tangga musik Korea Selatan. Namun sembilan gadis cantik itu harus bilang “WOW” pada Baek Ji Young. Hanya dalam waktu 24 jam, lagunya berjudul ‘I Hate It’ berhasil menjadi jawara sejumlah chart musik ternama seperti Melon, Mnet, dan Bugs. Lagu itu menggeser ‘I Got a Boy’ milik SNSD ke posisi #2. Fakta ini menjadi pro dan kontra di dunia maya, khususnya Twitter. Sejumlah fans menyebut Baek Ji Young memang layak karena dia memang dicintai oleh seluruh Korea Selatan. “SNSD memang memiliki fans yang besar, tapi Baek Ji Young Ratu Balada yang sangat dicintai seluruh negeri,” kata salah satu fans Baek Ji Young. Lagu Baek Ji Young itu ditulis seorang pianis, Yiruma. Sebelum dirilis, lagu itu telah mendapat perhatian masyarakat karena alunan piano Yiruma yang begitu memesona. Lagu itu makin terlihat ‘emosional’ karena Baek Ji Young menyanyikannya dengan sangat menghayati. Banyak cinta pun diraih dari pendengarnya. Sejak 1999, penyanyi 15 Maret 1976 itu telah meluncurkan delapan album. 16 Februari nanti, penyanyi yang selalu tampil solo itu bakal menggelar konser tunggalnya. Ini adalah konser keduanya.

(KEN/YOG)

Majalah Majalahdetik detik 14 7 - 14 20 januari 2012 2013


people

Gerard Depardieu

jadi Reporter: Ken Yunita Foto: reuters

Warga Rusia

K

einginan aktor top asal Prancis, Gerard Depardieu untuk pindah warga negara telah disetujui Presiden Vladimir Putin. Kini, bintang ‘Asterix & Obelix’ itu telah resmi menjadi warga negara Rusia. Juru bicara Putin, Dmitry Peskov telah mengonfirmasi hal itu. Aktor yang juga bermain dalam ‘Life of Pi’ itu telah bertemu Putin di kediamannya di Black Sea Resort of Sochi awal Januari 2013 lalu. “Namun Putin tidak secara personal memberikan paspor itu, mereka hanya melakukan pertemuan singkat,” kata Peskov seperti dilansir AFP beberapa waktu lalu. Gerard memutuskan meninggalkan tanah kelahirannya setelah pemerintah Prancis berupaya menaikkan pajak penghasilan hingga 75 persen. Hal ini terkait krisis ekonomi yang terjadi sejak 2008 lalu. Rusia dipilih Gerard karena memang memiliki kedekatan sejak dirinya membintangi film ‘Rasputin’. Dalam film itu, Gerard berperan sebagai biarawan ternama Rusia, Grigory Rasputin. Keputusan Gerard pindah warga negara ini sempat menuai kontroversi. Perdana Menteri Prancis, JeanMarc Ayrault sempat menyebutnya ‘menyedihkan’. Namun pada akhirnya keputusan Gerard ini justru dianggap sebagai bentuk protes membangun karena memang rencana pajak yang akan diterapkan sangat tinggi. (KEN/YOG) Majalah Majalahdetik detik14 7 - 14 20 januari 2012 2013


people

Ben Kasyafani

Kejar Setoran Buat Anak

B

Reporter: Ken Yunita

Foto: HASAN/DETIKFOTO

en Kasyafani kini punya kesibukan baru. Selain sebagai aktor dan pembawa acara, suami Marshanda itu ternyata juga seorang pekerja kantoran di sebuah perusahaan. Ben bercerita, saat ini dia menjadi manajer komunikasi di perusahaan itu. “Jadi aku kerja tiap hari dari jam 08.0017.00 WIB,” kata mantan VJ MTV kelahiran Jakarta 29 tahun lalu itu. Menurut dia, ini bukan pengalaman pertamanya bekerja di kantor. Sebelumnya, Ben sudah pernah merasakan bekerja di dalam ruangan saat menjadi penyiar radio Prambors. Namun tentu saja, pekerjaannya kali ini jauh berbeda dengan menjadi penyiar radio. Ben pun mengaku membutuhkan banyak bimbingan dari para senior-seniornya. “Saya juga banyak membaca buku tentang marketing,” kata calon ayah itu. Diakui Ben, kerja kantoran ini dilakukannya demi menambah pemasukan. Sebentar lagi, sang istri akan melahirkan anak pertama mereka. “Lumayan (ter-)forsir, karena saya pagi kerja kantoran dan sorenya syuting. Ya buat nabung juga kelahiran anak,” ujar Ben. Lalu apakah Ben akan meninggalkan dunia artis? Rasanya Ben tidak bisa meninggalkan dunia akting. Karena bagaimana pun, akting adalah passion yang tidak akan ditinggalkannya. (KEN/YOG) Majalah detik Majalah 31 detik DESEMBER 14 - 20 - 6 januari 2013 2012


interview

interview

Masykuri Abdillah:

Duduk

Mengangkang

Tak Diatur

dalam Islam

Tidak perlu dijadikan Perda, paling imbauan agar mendukung budaya santun masyarakat Lhokseumawe. Reporter: Isfari Hikmat, Bahtiar Rifai Foto-Foto: Hasan

Majalah detik 14 -14 20- januari 2013 Majalah detik 20 januari 2013


interview

Nama: Prof. Dr. Masykuri Abdillah Tempat, tanggal lahir: Kendal, 22 Desember 1958 Istri: Dra. Wiwik Misfiati Anak: Nabila Amalia, Ana Adiba, Alvin Faisal Jabatan:  n Guru Besar Fakultas Syariah dan Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. n Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). n Pengurus Badan Wakaf Indonesia. Pendidikan: n Gelar Doktor dari Universitas Hamburg, Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Timur Tengah, (1995). n Sarjana dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jurusan Hukum Syariah. Tap untuk mendengarkan

W

alikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya mengeluarkan surat edaran agar perempuan tidak duduk mengangkang saat membonceng sepeda motor. Alasannya terkait pelaksanaan syariat Islam dan adat istiadat Aceh secara kafah. Tentu saja seruan ini menimbulkan reaksi ramai di masyarakat. Dari yang menentangnya dari segi keamanan, mempertanyakan dasar aturannya dalam agama, hingga protes bahwa jika seruan itu dijadikan Perda bakal makin merugikan perempuan. Sebenarnya, adakah aturan ini dalam Islam? Benarkah sampai cara duduk pun diatur-atur? Bagaimana cara bijaksana untuk menerapkan aturan Islam yang dapat diterima masyarakat? Simak wawancara Isfari Hikmat dari majalah detik dengan Guru Besar Universitas Islam Negeri Jakarta, Prof. Dr. Masykuri Abdillah, di ruang kerjanya, Rabu 9 Januari 2013 lalu. Apakah Islam mengatur cara seseorang duduk?  Mengangkang itu dalam Islam memang tidak diatur sebagai syariah. Islam itu ada akidah, syariah (hukum), dan akhlak (etika). Paling persoalan mengangkang itu bisa dimasukkan dalam etika. Etika pun tidak disebutkan dalam hadis jangan duduk seperti itu, tetapi dikembalikan ke masyarakat apakah itu baik atau tidak baik. Itu imbauan saja karena itu persoalan akhlak, tidak berkaitan langsung dengan syariah.  Bagaimana penerapan hukum syariah di Aceh, karena antara syariah dengan HAM sering sekali berbenturan?  Hukum yang bersifat nasional seperti hukum keluarga, perkawinan, zakat, dan wakaf memang berlaku juga di sana. Kanun ada empat: perzinahan, minuman keras, khalwat, dan kerudung. Ada Perda tentang itu dan itu dimungkinkan oleh UU nomor 11 tahun 2006. Majalah detik 14 - 20 januari 2013


interview

Kadang menimbulkan persoalan HAM tapi di awal. Misalnya ada perempuan jalan sendiri di malam hari itu bisa ditangkap karena diduga PSK. Dulu terjadi juga di Tangerang, tetapi akhir-akhir ini tidak ada persoalan, kesadaran juga sudah muncul. Sekarang tidak represif tetapi persuasif. Ada kesadaran orang juga tidak melakukannya.  Memang proses penyadaran masyarakat itu ada lewat internalisasi langsung, adakala melalui pelembagaan atau institusi. Pelembagaan itu norma dijadikan mengikat atau norma hukum baru, dan orang secara terpaksa sadar. Tapi itu hal tertentu. Kalau yang berhubungan dengan keagamaan menimbulkan permasalahan.   Antara syariah dan HAM itu orang kadang melihat ada kontradiksi. Ada konflik. Saya tidak setuju, itu bukan konflik. Ada perbedaan tapi bukan konflik. Jadi perlu harmonisasi. Memang ada perbedaan antara Majalah detik 14 - 20 januari 2013


interview

Dalam konstitusinya jelas juga, pasal 29 ayat 1 dijelaskan negara berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa. Jelas sekali kan?

syariah dan HAM, misalnya persoalan hak waris, kedua persoalan aliran sesat. Aliran sesat itu menurut HAM semua bebas, kalau Islam mau ditafsirkan bagaimana itu bebas, tetapi dalam Islam ada aturan, jadi perlu ada sinkronisasi.  Seperti hukum waris itu yang satu banding satu itu hanya di Turki sama Tunisia, yang lainnya masih mengikuti hukum Islam. Kita tetap seperti di Alquran, kecuali yang berkaitan dengan publik, masyarakat dengan masyarakat, itu perlu dijaga betul. Karena seperti hukum potong tangan untuk pencuri dianggap tidak sejalan dengan HAM. Di Aceh sendiri hukum cambuk itu tidak menyakiti, hanya menimbulkan efek jera. Karena efek jeranya dia diperlakukan seperti itu, bukan untuk menyakiti, tapi sampai sekarang jadi perdebatan karena tidak sesuai dengan HAM. Meski di Singapura justru ada hukum cambuk.   Di mana sebenarnya posisi hukum syariah dalam hukum negara?  Indonesia itu berideologi Pancasila. Dengan ideologi Pancasila itu menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara sekuler tetapi juga bukan negara agama. Namun tetap mengakui keberadaan agama dan mengakomodasi norma-norma agama atau lembaga agama dalam negara. Keberadaan lembaga agama itu mungkin seperti peradilan agama, norma agama, misalnya ada hukum ahli waris, wakaf, dan lain sebagainya. Itu berbeda dengan negara sekuler, kalau di negara sekuler ada pemisahan antara agama dengan negara.  Dalam konstitusinya jelas juga, pasal 29 ayat 1 dijelaskan negara berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa. Jelas sekali kan? Bahkan di dalam batang tubuh tidak terdapat kata-kata negara berdasarkan Pancasila. Artinya jelas sekali posisi agama, sehingga bila ada yang mau menarik Indonesia itu ke yang lebih liberal Majalah detik 14 - 20 januari 2013


interview

atau lebih sekuler, mesti akan kesulitan.  Apakah Perda Syariah itu bisa diterapkan di mas­ yarakat Indonesia saat ini? Tidak dapat sepenuhnya dikatakan Perda syariah, karena (hanya) bernuansa syariah, bernuansa agama. Minuman keras hanya dilarang, kemudian diatur, tapi hukumannya tidak sama dengan hukum syariah karena kalau hukum Islam dicambuk, sehingga tidak bisa dianggap Perda syariah, hanya bernuansa. Itu juga sebenarnya sudah dimuat dalam hukum pidana, tentang perzinahan meski syarat dianggap perzinahan itu berbeda. Misalnya tindak pidana minuman keras karena menimbulkan mabuk, kalau digunakan sambil menyetir, bisa dikenakan.  Untuk di Aceh, UU di sana itu memang khusus, bahwa Aceh bisa memberlakukan hukum syariah yang kemudian bentuknya diputuskan oleh Perda. Di Majalah detik 14 - 20 januari 2013


interview

Dalam Islam yang penting adalah persoalan sopan santun, duduknya bukan bagian dari agama, meski bisa dianggap bagian dari akhlak atau etika. Tap untuk mendengarkan

sana namanya kanun. UU no. 11 tahun 2006 adalah kekhususan di Aeh, karena memang merupakan bagian satu paket dengan penyelesaian Aceh. Ada beberapa hukum yang sudah dilaksanakan, minuman keras dan berkhalwat (laki-laki dan perempuan nonmuhrim bersama-sama di satu tempat), perzinahan sudah diberlakukan di Aceh. Ada satu lagi yang sudah disetujui oleh Dewan Perwakilan Aceh, tetapi belum diberlakukan karena belum ditandatangani Gubernur. Tinggal menunggu Gubernur baru nanti, apakah mau menandatangani atau tidak. Kemudian ini dijabarkan di kabupaten atau kota yang beberapa hal berlebihan.  Oleh karena itu saya melihat (larangan mengangkang) itu berlebihan. Sebenarnya tidak perlu dijadikan Perda, paling imbauan agar mendukung budaya santun masyarakat Lhokseumawe, para wanita diminta duduknya seperti itu. Dalam Islam yang penting adalah persoalan sopan santun, duduknya bukan bagian dari agama, meski bisa dianggap bagian dari akhlak atau etika. Persoalan sopan santun ini biasanya tidak perlu dijadikan peraturan, hanya imbauan. Seperti misalnya bersalaman, dengan orang tua dan seusia kan berbeda. Tapi tidak ada dalam peraturan kalau berjabatan dengan orang yang lebih tua harus tangan dua. Meski norma sopan santun tersebut dibenarkan juga dalam norma Islam. Karena Islam melihat, kalau hal tidak secara normatif ada hukumnya, tergantung anggapan masyarakat baik atau tidak. Kalau sesuatu itu dianggap orang banyak baik, maka baik, sebaliknya kalau dianggap jelek, maka jelek. Hanya sampai di situ, bukan hukum syariah.  Menurut Anda, bagaimana masyarakat kita meng­ aplikasikan ajaran agama dalam keseharian? Dulu ketika amendemen pernah juga jadi perdebatan di sini, beberapa fraksi menginginkan berkewajiban menjalankan syariat Islam sampai menimbulkan Majalah detik 14 - 20 januari 2013


interview

perdebatan panjang. Namun NU dan Muhammadiyah menyatakan “setop jangan bicara itu lagi, nanti kita berpanjang-panjang, lupa dengan persatuan dan kesatuan�. Jadi jangan formal, cukup dengan penjelasan-penjelasan.  Ada tiga tingkatan, sosialisasi itu juga masih belum cukup yang kemudian memunculkan internalisasi. Bahwa kesadaran beragama masyarakat Indonesia masih berbeda dengan, katakanlah di Mesir. Tingkat keberagaman itu bisa dilihat dari segi pergi ke masjid, kemudian mengetahui ajaran agama. Kita akui saja masih banyak yang abangan di sini. Pada hari Jumat saja misalnya tidak ada bedanya dengan hari biasa. Kalau di Mesir, jangan Arab Saudi, di sana sangat berbeda. Kalau hari Jumat orang tidak banyak di jalan.  Memang ada dua pertimbangan, hukum sendiri dibuat atas dua pertimbangan. Pertama karena keinginan masyarakat dan kedua politik hukum. Harus ada keduanya. Kalau tidak ada keduanya maka tidak berlaku, atau salah satu saja, tidak bisa begitu. Di Mesir sepuluh tahun lalu, masyarakatnya menginginkan diberlakukan hukum Islam, kemudian politik hukum terutama pihak legislatif, maka itu terjadi. Di Indonesia kedua-duanya kebetulan atau mayoritas pihak tidak Majalah detik 14 - 20 januari 2013


interview

Turunnya ayat ke Nabi Muhammad juga bertahap kan, ketika pemahaman masyarakatnya masih awam belum ada hukum.

menginginkan islamisasi, kita masih menjaga hukum nasional. NU dan Muhammadiyah juga tidak menginginkan islamisasi hukum sepenuhnya. Hanya formal pada hukum tertentu.  Jadi bagaimana sebaiknya membuat peraturan yang islami di negara yang masyarakatnya maje­ muk? Kita punya pemikiran harus ada dua pertimbangan, pertama harus  bisa diterima orang banyak (acceptable). Kedua bisa diterapkan (applicable). Pakistan, misalnya, punya keinginan menjalankan syariah, sudah ada dalam konstitusi, tapi penerapannya belum sepenuhnya. Ada political will pemerintah dan melihat mas­yarakat masih berbeda pendapat. Salah satu faktor yang mendorong partai radikalisme yaitu Taliban. Tahun 2004 saya diundang Dewan Ideologi Pakistan. Dewan ideologi Islam itu membahas persoalan hukum Islam dan penerapannya di Pakistan. Saya bicara ada persoalan di sini (Indonesia). Bukan Islam tidak sesuai dengan zaman tapi penerapannya belum memungkinkan. Walau saya di hadapan kelompok radikal (Taliban) itu tidak ada masalah, saya katakan menerapkan syariat itu wajib, tapi dalam praktiknya juga bertahap. Turunnya ayat ke Nabi Muhammad juga bertahap kan, ketika pemahaman masyarakatnya masih awam belum ada hukum. Baru sempurna setelah 22 tahun. Tapi kita tidak bisa membayangkan apakah bisa 22 tahun? Kita tidak tahu. Karena kondisi kita sekarang tidak sama dengan kondisi seperti di hari-hari akhir nabi, di mana masyarakatnya sudah kuat. Akhirnya mereka, orang radikal itu, bisa menerima, artinya tidak menuduh saya sebagai orang liberal atau antekantek Amerika. Yang penting sampai sekarang sumber hukum legislasi itu masih hukum Islam, hukum adat, dan dari Barat. (SIL/YOG) Majalah detik 14 - 20 januari 2013


wkwkwk

Aaani... Ani... Ani...

Dendangan Rhoma untuk Bu Ani Berdendang agaknya sudah menjadi salah satu jurus Rhoma Irama dalam berpolitik. Kali ini ia menyanyikan lagu Ani saat ditanya wacana Pilpres 2014. Tap untuk mendengarkan lagu Ani

Reporter: Ahmad Thoriq ilustrator: Kiagus

N

yanyian memang lekat dengan Rhoma Irama. Lagu bahkan jadi jurus si Raja Dangdut yang juga mengajukan diri sebagai calon presiden itu untuk menjawab berbagai pertanyaan. Termasuk saat Rhoma datang ke DPR. Kala itu, Rabu, 9 Januari 2013, ia dicecar wartawan seputar wacana duet dirinya dengan istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, di Pilpres 2014. Mendapat pertanyaan itu, Rhoma menjawab pertanyaan dengan berdendang. “Aniiii. Aniiii, sungguh ‘ku tahu kau cinta pada ‘ku…”. Hahaha… wartawan pun tertawa mendengar sepenggal lagu berjudul ‘Ani’ yang populer itu. Usai berdendang, Rhoma tidak juga menjawab, dia hanya tersenyum simpul. Wartawan yang sudah tiga kali mengajukan pertanyaan sama akhirnya ‘menyerah’. Mereka hanya mesam-mesem. Hari itu Rhoma datang ke DPR sebagai Ketua Persatuan Artis Musik MelayuDangdut Indonesia (PAMMI). Dia bertemu Ketua MPR Taufiq Kiemas terkait MoU dukungan terhadap sosialisasi empat pilar kebangsaan untuk kalangan artis PAMMI. Rhoma sempat menyanyikan 4 lagu bertema Pancasila berjudul Pembaruan, Korupsi, Bhinneka Tunggal Ika dan Hak Asasi. Setelah mendengarkan nyanyian Rhoma, tiba-tiba Wakil Ketua MPR Hadjrianto Y. Tohari mencandai Rhoma agar jangan menyanyikan lagu ‘Ani’. Rhoma pun menimpali. “Cuma satu lagu yang belum saya buat yaitu lagu Mega...” ujar Rhoma. Taufiq Kiemas yang juga suami Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tertawa mendengar ucapan Rhoma Irama. (KEN/IYE) Majalah detik 10 - 16 DESEMBER 2012 Majalah detik 14 - 20 januari 2013


ekonomi

Tersengat Harga Setrum Mulai Januari 2013, TDL akan naik secara bertahap. Total kenaikan yang mencapai 15% dinilai bakal memukul sektor industri, karena kenaikan ini bersamaan dengan kenaikan upah pekerja dan harga gas industri. Reporter: Hans Henricus I

Foto: detikfoto

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


ekonomi

K

egembiraan menyambut tahun baru 2013 tak berlangsung lama bagi Ahmad. Pemilik usaha garmen kecil-kecilan di Kawasan Cipondoh, Tangerang, Banten ini harus memutar otak agar usahanya bisa terus berputar. Setelah kenaikan upah minimum regional (UMR), sejumlah masalah telah menanti di Tahun Ular Air ini. Salah satunya adalah kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Beruntung Ahmad tak menggunakan gas dalam proses produksinya, sehingga beban yang harus ditanggungnya tak bertambah. Setelah ditunda beberapa kali, mulai Januari 2013 pemerintah akhirnya resmi menaikkan TDL untuk golongan rumah tangga, bisnis, dan industri dengan daya listrik 1.300 VA ke atas. Rata-rata kenaikan TDL mencapai 15%, dan berlaku secara bertahap rata-rata 4,3% setiap tiga bulan sepanjang tahun 2013. Kenaikan terbesar akan diberlakukan bagi dunia usaha yang masuk golongan B3, yakni mencapai 21,9%. Angka ini dinilai terlalu besar dan dinilai bakal mendongkrak ongkos produksi. Menurut mereka, kenaikan TDL harusnya tidak lebih dari 10% dan diberlakukan secara bertahap setiap tiga bulan. Ade Sudrajat, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mengungkapkan kenaikan TDL ratarata sebesar 15% bakal memicu kenaikan harga hingga 16%. “Kenaikan tarif listrik ini menyebabkan daya saing turun, bahkan ekspor kita terancam,� kata Ade. Apalagi sebelumnya pengusaha juga harus menanggung beban kenaikan UMP yang tahun ini cukup tinggi. Belum lagi harga gas untuk industri yang sudah naik

Setelah ditunda beberapa kali, mulai Januari 2013 pemerintah akhirnya resmi menaikkan TDL untuk golongan rumah tangga, bisnis, dan industri dengan daya listrik 1.300 VA ke atas.

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


ekonomi

Listrik untuk rumah tangga dan pusat perbelanjaan. Pusat perbelanjaan paling merasakan kenaikan TDL, karena kenaikannya mencapai 21,9%. detikfoto

35% pada September lalu dan bakal naik lagi sebesar 15% April nanti. Menurut Ade, kenaikan ini bisa berbuntut terjadinya pemutusan hubungan kerja alias PHK. Bahkan menurut Ade, baru-baru ini ada dua perusahaan di kawasan Tangerang yang bergerak di industri tekstil dan garmen mem-PHK 2.300 buruhnya demi mengantisipasi kenaikan upah. Untuk itu pelaku usaha tekstil akan meminta penangguhan kenaikan TDL, jika memang besaran kenaikan tidak bisa diubah menjadi 10%. Mereka juga meminta pemerintah bersikap adil, dan menaikkan tarif listrik bagi golongan rumah tangga 450 VA dan 900 VA antara 2-3%. “Jadi, jangan ada diskriminasi, ada anak tiri dan anak emas,� imbuh Ade. Ketua Dewan Pembina Asosiasi Persepatuan Indonesia, Harijanto sependapat. Demi keadilan TDL untuk golongan rumah tangga dengan daya 450-900 VA juga harus dinaikkan antara 2,5% untuk rumah tangga 450 VA dan 3-4% untuk rumah tangga 900 VA. Ia menilai kebijakan ini semata untuk mendongkrak kinerja keuangan PLN. Padahal seharusnya PLN melakukan efisiensi ketimbang membebani sektor industri dengan kenaikan tarif listrik. “Sektor industri harus

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


ekonomi

Rincian Kenaikan Tarif Listrik Industri 2013 Daya

Tarif Awal

Triwulan I

Triwulan II

Triwulan III

Triwulan IV 

1.300 VA

Rp 765/kWh

Rp 803/kWh

Rp 843/kWh

Rp 886/kWh

Rp 930/kWh

2.200 VA

Rp 790/kWh

Rp 830/kWh

Rp 871/kWh

Rp 915/kWh

Rp 960/kWh

3.500 VA-14kVA

Rp 915/kWh

Rp 961/kWh

Rp 1.009/kWh

Rp 1.059/kWh

Rp 1.112/kWh

14 kVA-200 kVA

Rp 870/kWh

Rp 914/kWh

Rp 959/kWh

Rp 1.007/kWh

Rp 1.057/kWh

>200 kVA

Rp 731/kWh

Rp 757/kWh

Rp 783/kWh

Rp 823/kWh

Rp 864/kWh

> 30.000 kVA

Rp 605/kWh

Rp 629/kWh

Rp 654/kWh

Rp 689/kWh

Rp 723/kWh

melakukan efisiensi untuk bersaing, kalau cuma bisa naiki saja ya enggak benar juga,” kata Harijanto. Namun pemerintah tampaknya sudah bulat. Mulai 1 Januari 2013, TDL untuk golongan rumah tangga, bisnis dan industri dengan daya 1.300 VA ke atas ratarata naik 15%. Kenaikan akan diberlakukan secara bertahap rata-rata 4,3% setiap tiga bulan. Sedangkan 39,18 juta pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA tetap menikmati subsidi, yang totalnya mencapai Rp 41,76 triliun atau sekitar 53,1% dari total subsidi listrik dalam APBN 2013. Kenaikan TDL bakal memangkas beban subsidi listrik dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 hingga Rp 14,89 triliun. Beban subsidi listrik tahun 2013 yang sebelumnya dianggarkan sebesar Rp 93,52 triliun berkurang menjadi Rp 78,63 triliun. “Jika tarif listrik tidak dinaikkan, kami akan kesulitan membuka layanan bagi tiga juta keluarga yang saat ini belum mendapat sambungan listrik,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik. Parlemen telah merestui kebijakan yang juga bertujuan mendongkrak kinerja PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), sehingga dapat membuka sambungan listrik bagi pelanggan baru. (HANS/AMI)

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


BISNIS

Selama Konsumen Tak Rugi Mulai 2013, impor barang elektronika akan dibatasi. Kabar baiknya, konsumen akan mendapatkan jaminan kualitas. Kabar buruknya, harganya kemungkinan bakal terkerek. Reporter: Hans Henricus

Foto: AFP PHOTO/Karen BLEIER

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


BISNIS

M

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan. hasan/detikfoto

ulai 2013, serbuan produk elektronika murah di pasar lokal bakal berkurang derasnya. Pasalnya, pemerintah lewat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82/2012 memperketat impor barang elektronika seperti telepon seluler, komputer genggam, komputer tablet, telepon pintar dan personal digital assistant (PDA).  Aturan ini, akan membuat impor produk-produk tersebut tak lagi sebebas dulu. Pasalnya, hanya perusahaan yang terdaftar sebagai importir dan memiliki persetujuan impor telepon seluler, komputer genggam, dan komputer tablet dari Menteri Perdagangan (Mendag) yang bisa mengimpor ketiga produk itu.  Proses untuk mendapat izin impor juga tak semudah dulu. Seorang pengimpor harus mengantongi status importir terdaftar dan memegang surat persetujuan impor produk telepon seluler, komputer genggam, dan komputer tablet dari Kemendag. Namun sebelum mendapat persetujuan impor, calon importir harus mengantongi izin dari dua Kementerian. Setelah mendapatkan tanda pendaftaran produk dari Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, pengimpor juga harus mengantongi sertifikat alat dan perangkat telekomunikasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.  Importir baru bisa mendatangkan produk telepon seluler, komputer genggam, maupun tablet ke Indonesia, setelah semua persyaratan itu dipenuhi. Namun, barang-barang yang diimpor hanya boleh diperdagangkan perusahaan yang telah memegang izin sebagai distributor dari Kemendag. “Jadi, tidak bisa langsung kepada retailer atau konsumen seperti yang selama ini terjadi,� ujar Pelaksana tugas (Plt) Direktur Majalah detik 14 - 20 januari 2013


BISNIS

Importir baru bisa mendatangkan produk telepon seluler, komputer genggam, maupun tablet ke Indonesia, setelah semua persyaratan itu dipenuhi.

Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Bachrul Chairi.  Importir juga wajib mencantumkan label serta manual dan kartu garansi purnajual dalam bahasa Indonesia yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kemendag, serta standar teknis dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.  Pintu masuk produk juga dibatasi hanya di pelabuhan dan bandara tertentu, yakni Pelabuhan Belawan di Medan, Tanjung Priok di Jakarta, Tanjung Emas di Semarang, Tanjung Perak di Surabaya, dan Soekarno-Hatta di Makassar. Sedangkan pengiriman melalui udara hanya bisa melalui Bandara Soekarno-Hatta; Polonia, Medan; Ahmad Yani, Semarang; Juanda, Surabaya; dan Hasanuddin, Makassar. Barang tersebut baru bisa didistribusikan setelah melewati proses verifikasi dari surveyor yang mendapat otorisasi dari Kemendag. Meski lebih rumit, kebijakan ini disambut positif. Sekretaris Asosiasi Industri Teknologi Informasi Indonesia, Setyo Handoyo mengatakan selama ini badan hukum yang terdaftar sebagai importir umum bebas mendatangkan komputer genggam maupun tablet ke tanah air. Padahal, mereka belum tentu bergerak di sektor teknologi informasi dan telekomunikasi. Alhasil, produk yang beredar di pasar banyak yang tidak jelas mereknya apa, pembuatnya siapa, distributornya siapa. “Ini menyulitkan konsumen, kalau suatu saat barangnya rusak,” kata Setyo.  Kebijakan ini juga diyakini bakal memengaruhi peredaran komputer genggam maupun komputer tablet, terutama produk Cina yang biasanya berharga murah namun kualitasnya diragukan. Kebijakan ini juga bakal membendung masuknya barang secara ilegal, sehingga ada jaminan bagi konsumen untuk mendapat produk yang berkualitas dan aman.  Majalah detik 14 - 20 januari 2013


BISNIS

Penjualan laptop di sebuah pusat perbelanjaan. Impor laptop termasuk yang dibatasi. antara

Ketua Harian Asosiasi Telepon Seluler Indonesia, Ina Hutasoit juga mendukung kebijakan ini karena akan memperjelas tata niaga impor. “Importir umum tidak boleh mengimpor produk telepon seluler ke Indonesia,” ujarnya.  Pemerintah diminta tegas menjalankan peraturan ini. Jika tata niaga itu berjalan sukses, akan mendorong investor menanamkan modalnya dan memindahkan produksinya ke Indonesia. Dalam jangka panjang diharapkan akan terjadi transfer teknologi dalam produk teknologi informasi maupun telekomunikasi.  Pengecer juga menyambut positif kebijakan ini. Namun, mereka meminta jaminan agar ketersediaan barang di pasaran tidak terganggu. Seretnya pasokan, dikhawatirkan akan mengerek harga jual. “Kalau itu terjadi, konsumen yang dirugikan,” ujar seorang pedagang tablet dan smartphone di ITC Ambassador, Kuningan. (HANS/AMI)

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


internasional

Akhir Kisah Seorang

Chavitas Pemilu 7 Oktober lalu, menempatkan Hugo Chavez menjadi Presiden Venezuela untuk keempat kalinya. Namun langkah Chavez terhalang oleh kanker yang menggerogoti tubuhnya. Inikah akhir kisah Chavez? Reporter: Esti Utami | REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


internasional

D

Kami memutuskan untuk memberi waktu hingga Chavez pulih.

emi Kristus, sosialis terbaik di bumi.” Demi­ kian Hugo Chavez selalu mengawali sum­ pahnya menjadi Presiden Venezuela. Kamis, 10 Januari 2012 seharusnya pria 58 tahun ini kembali mengucapkan sumpah itu, untuk yang ke­ empat kalinya. Namun hingga hari yang ditentukan, Chavez masih terbaring lemah di sebuah rumah sakit di Ibu Kota Kuba, Havana. Ia masih menjalani pemulihan pasca­ operasi untuk mengangkat kanker yang menggerogoti tubuhnya. Kondisi Chavez disebut kritis akibat kom­ plikasi infeksi saluran pernapasan. “Kita berdoa yang terbaik bagi saudara kita, Hugo Chavez,” ujar Presiden Bolivia, Evo Morales usai menjenguk karibnya itu. Namun pemerintah Venezuela terkesan menutupi kondisi Chavez. Menteri Komunikasi Venezuela, Er­ nesto Villegas, menyebut Chavez dalam kondisi stabil dan bereaksi terhadap pengobatan yang dijalani. Na­ mun, tidak disebutkan secara detail pengobatan apa yang dijalani Chavez, hingga menimbulkan spekulasi. Apalagi sebelumnya ada yang menyebut pria kelahiran Sabaneta ini koma, dan tergantung sepenuhnya pada alat bantu. Tanda tanya pun muncul. Bagaimana Chavez akan meneruskan kepemimpinannya? Kelompok oposisi mendesak Mahkamah Agung menggelar pemilu ulang, jika Chavez tidak bisa menghadiri pelantikan pada 10 Januari. Konstitusi Venezuela memang menyebutkan, jika presiden meninggal atau tidak bisa menjalankan tugasnya secara permanen, maka harus digelar pe­ milu ulang paling lambat 30 hari. Pemimpin kelompok oposisi Henrique Capriles mengatakan 10 Januari adalah awal pemerintahan. Jika memang Chavez tidak bisa menjalankan tugas­ nya pada hari itu, seharusnya ia dinyatakan tidak bisa menjalankan tugas dan Ketua Majelis Nasional Dios­ Majalah detik 14 - 20 januari 2013


internasional

Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri) dan Ketua Majelis Nasional Diosdado Cabello. Keduanya disebut sebagai calon pengganti Chavez. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

dado Cabello ditunjuk sebagai pemimpin sementara. Namun Selasa 8 Januari 2012, Majelis Nasional Venezuela akhirnya memutuskan untuk menunda pe­ lantikan Chavez. “Kami memutuskan untuk memberi waktu hingga Chavez pulih,” ujar Diosdado Cabello. Chavez akan dilantik sebelum pelantikan Mahkamah Agung sebagaimana diatur pasal 231 Konstitusi. Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV) tampak­ nya tetap kukuh mendukung Chavez. Wakil Presiden Nicolas Maduro menegaskan rakyat Venezuela telah memilih Chavez sebagai presiden. Pelantikan hanya­ lah formalitas. Cabello, yang pekan lalu kembali terpilih menjadi Ke­ tua Majelis Nasional mengamini. “Setelah 10 Januari, Presiden tetap Presiden dengan atau tanpa pelantik­ an,” ujar Cabello sembari menuduh oposisi berusaha mendepak Chavez. Namun Chavez dan PSUV sudah mengantisipasi ke­ mungkinan terburuk. Sebelum berangkat ke Havana Majalah detik 14 - 20 januari 2013


internasional

Seorang pendukung Hugo Chavez mencium poster Chavez di Kedutaan Venezuela di Panama City, 12 Desember 2012. REUTERS/Stringer

guna menjalani operasi Desember lalu, Chavez telah menunjuk Maduro sebagai pengganti, jika kemung­ kinan terburuk menimpanya. Namun penunjukan ini diprotes. Pasalnya di Venezuela Wakil Presiden tidak dipilih tetapi ditunjuk. Skenario lainnya adalah dengan menggolkan Cabel­ lo sebagai Ketua Majelis Nasional. Dengan posisinya ini, Cabello sewaktu-waktu bisa ditunjuk untuk men­ jalankan tugas sebagai presiden. Cabello memang le­ bih diterima sebagai pengganti Chavez, tetapi naiknya Cabello, dinilai bakal menyulut ketegangan di internal PSUV yang selama ini solid berkat Cabello dan Madu­ ro. Duet ini dinilai mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Chavez. Cabello dan Maduro mewakili aspek berbeda dalam ‘kabinet’ Chavez. Cabello yang berlatar belakang mi­ liter telah lama ‘dekat’ dengan Chavez. Ia mendukung kudeta gagal yang dipimpin Chavez pada 1992.  Se­ Majalah detik 14 - 20 januari 2013


internasional

Pendukung Hugo Chavez menghadiri pelantikan Majelis Nasional di Caracas, 5 Januari 2013. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

dangkan Maduro yang memulai karier sebagai sopir bus dikenal seba­ gai aktivis buruh sebe­ lum bergabung dengan PSUV.   “Diosdado dan saya bersaudara. Kami disumpah di depan Cha­ vez,” ujar Maduro pekan lalu. Kekompakan duet ini akan diuji, seiring dengan tidak menentunya kondisi Chavez. “Situasi makin kompleks. Absennya Chavez bakal berdampak nyata terhadap jalannya pemerintahan,” ujar Manuel Felipe Sierra, seorang pengamat politik setempat. Ia mempertanyakan bagaimana keputusan ekonomi dan politik akan diambil tanpa Chavez. Chavez memang tak hanya seorang presiden. Ia adalah komandan Chavista –gerakan revolusi Vene­ zuela– dengan kekuasaan yang nyaris absolut. Peng­ aruh Chavez yang naik ke tampuk kekuasaan pada 1998, sangat mengakar. Langkahnya menasionalisasi perusahaan minyak dan mengalihkan pendapatannya untuk kesejahteraan rakyat, membuat Chavez sangat dicintai. Chavismo kini seolah menjadi ‘DNA’ rakyat Venezuela. Bahkan ketika kondisi Chavez memburuk akibat kanker, ia masih dipercaya memimpin negeri berpen­ duduk 29 juta orang ini. Namun di mata lawannya, Chavez adalah seorang otoriter. Dia dituduh telah menggunakan triliunan uang negara untuk ‘membeli’ kesetiaan orang-orang dekatnya. Di bawah Chavez utang Venezuela meningkat lima kali lipat dan menca­ pai US$ 160 miliar. Venezuela menjelang ketidakpas­ tian. (AFP/Reuters/BBC/AMI) Majalah detik 14 - 20 januari 2013


seni & hiburan

buku

Majalah detik 23 - 29 APRIL 2012


seni hiburan

musik

Konser Mesin Waktu

Weezer Reporter: Evi Tresnawati | Foto-foto: rachman/detikfoto

Tap untuk mendengarkan buddy holly Majalah detik 14 - 20 januari 2013


seni hiburan

musik

Penantian selama 18 tahun akhirnya terwujud. Weezer hadir untuk memuaskan ribuan penggemarnya di Jakarta. “Mesin waktu” yang dibawa Rivers, Patrick, Scott, dan Brian berhasil membuat Senayan terperosok ke dalamnya.

K

"

ami Weezer!” sapa Rivers Cuomo, lead vocalist, penuh gairah. Entakan drum Patrick Wilson pun langsung mengantarkan penonton ke tahun 2009 dengan lagu (If You’re Wondering If I Want You To) I Want You To. Ribuan kepala mengangguk dan kaki melompat di antara lumpur yang menggenangi Lapangan D, Senayan, Jakarta, 8 Januari 2013 malam. Sejak pagi Jakarta memang diguyur hujan hingga sore. Lokasi konser yang merupakan lapangan terbuka pun menjadi sangat becek. Selesai dengan lagu pertamanya, Rivers kembali menyapa dengan kalimat dalam bahasa Indonesia, “Selamat malam. Welcome to Weezer.” Kurang lebih 15 kata dalam bahasa Indonesia diucapkannya dengan sangat baik. Terutama saat ia mengucapkan “Sip” dan “Mantap” yang membuat penggemarnya tertawa karena caranya berbicara terdengar lucu dan gesture tubuh layaknya bocah remaja yang menggemaskan. Sekadar info, Jakarta adalah satu-satunya kota di Asia yang mereka singgahi dalam tur keliling dunia. Setelah Jakarta, Weezer menuju Australia dan Amerika.  Oke, kembali terperosok ke dalam mesin waktu Weezer. Kali ini memasuki tahun 2008, Troublemaker, single yang diambil dari album bertajuk Weezer (The Red Album), Rivers yang dipuja kaum geek menyambangi penonton. Dari kerumunan penonton terdengar penonton wanita yang berteriak, “He is so freak. I love you Rivers!”.  Majalah detik 14 - 20 januari 2013


seni hiburan

musik

Saat menyanyikan lagu berikutnya, Perfect Situation, Rivers memeluk erat gitar hijaunya saat lirik sampai ke All I have to do is swing// and I’m a hero but I’m a zero. Tiba-tiba keintiman pun terjadi. Pada bagian refrain Rivers mengarahkan miknya ke penonton untuk menyanyi Singing ohhhh oh// Ohhhhh oh. Oooooooh.  Suara musik berhenti, hanya terdengar gemuruh penonton yang menggemparkan Lapangan D, Senayan malam itu. Bahkan tetesan hujan pun terasa mengalir di lagu ini membenarkan suasana intim fans Weezer. Benar-benar perfect situation.  Perjalanan berikutnya, Rivers kembali menyetel mesin waktu, menggumam layaknya suara saat kaset sedang di-rewind, “Back to 2004...cccsstttt...2003... ccsstt 2005.” Ia menyanyikan Beverly Hills seraya mengajak Brian (gitaris) dan Scott (bassist) untuk bernyanyi. Penonton pun terkesima karena suara Scott dan Brian ternyata bagus.  Majalah detik 14 - 20 januari 2013


seni hiburan

musik

Puncak perjalanan mesin waktu tervisualisasikan dengan slide foto yang terpampang di layar raksasa saat akan memasuki lagu ke-12. Backdrop bertuliskan “weezer” dicopot, digantikan kain biru muda senada dengan album pertama band rock alternative asal Los Angeles ini. Yup! Weezer dalam debut mereka, The Blue Album, siap mengulang ingatan ribuan penonton remaja Jakarta di era ‘90-an.  Suara Karl Koch yang merupakan sahabat Weezer selama kurang lebih 21 tahun terdengar dari balik panggung membacakan narasi yang menjelaskan foto-foto Weezer di layar raksasa. Ada foto Rivers sewaktu mengikuti latihan karate, ada foto sewaktu rambut mereka masih gondrong, ada Weezer dalam debut juga garasi tempat empat orang ini pertamereka, The Blue ma kali berlatih musik. Terpampang pula Album, siap mengulang daftar lagu yang akan mereka bawakan ingatan ribuan saat konser, foto masa-masa awal Brian bergabung bersama Weezer, hingga konpenonton remaja sep awal pembuatan kover The Blue Album. Jakarta di era ‘90-an.  Seperti Rivers janjikan dalam jumpa pers sehari sebelumnya di Jakarta, bahwa mereka bakal memainkan semua lagu yang ada dalam The Blue Album, janji itu mereka genapi. Tertulis pula janji di Twitter mereka,  “Konser yang sangat menyenangkan” yang sempat jadi trending topic dan membuat lini masa banjir dengan quote Rivers itu. Sukses bergoyang dan berjingkrak bersama My Name Is Jonas, No One Else, The World Has Turned And Left Me Here, Buddy Holly, Undone, Surf Wax America, Say It Ain’t So, In The Garage, hingga Holiday, Weezer menutup konsernya dengan Only In Dreams. Rivers melambaikan tangan dan berkata, “Sampai jumpa.” Sampai jumpa juga, Weezer, konser kalian benar-benar sangat menyenangkan! (SIL/YOG)

Majalah detik 14 - 20 januari 2013


seni hiburan

Film

Mencari Kemegahan

Sriwijaya Reporter: Silvia Galikano

Majalah detik 14 - 20 JANUARI 2013


seni hiburan

Film

Judul: Gending Sriwijaya Sutradara: Hanung Bramantyo Produser eksekutif:

Alex Noerdin, Yusri Effendy Pemain: Slamet Rahardjo, Jajang C. Noer, Agus

Kuncoro, Sahrul Gunawan, Julia Perez, Mathias Muchus Durasi: 2 jam 30 menit

Konflik bermandi darah tak terhindarkan dalam perebutan singgasana antara dua pangeran. Sementara itu, cita-cita mengembalikan jayanya Sriwijaya masih jauh dari pandangan. lll

T

iga abad berlalu sejak Sriwijaya runtuh. Kerajaan-kerajaan kecil bermunculan pada abad ke-16 ini saling berebut kekuasaan. Salah satunya Kedatuan Bukit Jerai, kerajaan kecil dipimpin Dapunta Hyang Mahawangsa (Slamet Rahardjo) dengan permaisuri Ratu Kalimanyang (Jajang C. Noer). Mereka memiliki dua putra, Awang Kencana (Agus Kuncoro) dan Purnama Kelana (Sahrul Gunawan). Dapunta Hyang sudah memasuki usia tua dan saatnya untuk menyerahkan kepemimpinan kepada putra mahkota, Awang Kencana, dan menyiapkan Purnama Kelana sebagai patih. Namun dengan pertimbangan sulungnya belum matang dan wawasannya tidak seluas sang adik yang baru pulang dari sekolah di Tiongkok, Dapunta Hyang menunjuk Purnama Kelana sebagai penerusnya.  Awang Kencana tidak terima keputusan sang ayah. Menurutnya, singgasana itu Majalah detik 14 - 20 JANUARI 2013


seni hiburan

Film

adalah haknya, dan tidak pantas kalau adiknya yang bahkan tidak tahu bagaimana memainkan senjata, menjadi penguasa Kedatuan Bukit Jerai. Namun Dapunta Hyang kukuh dengan keputusannya.  Tak lama berselang, istana dikejutkan dengan terbunuhnya Dapunta Hyang pada suatu malam. Di dekat jasadnya tergeletak kalung milik Purnama Kelana. Seketika itu juga Pangeran bungsu, atas perintah Ratu Kalimanyang, ditangkap prajurit istana dan dijebloskan ke penjara.  Hanya sebentar Purnama Kelana di penjara. Atas bantuan seorang kolega, dia berhasil melarikan diri dari penjara dan lolos dari kejaran prajurit istana walau terluka parah di punggung. Pangeran bungsu itu akhirnya tak sadarkan diri di antara semak-semak di hutan.  Sementara itu, di sebuah gua di tengah hutan, hidup gerombolan perampok pimpinan Ki Goblek (Mathias Majalah detik 14 - 20 JANUARI 2013


seni hiburan

Film

Muchus) bersama keluarga dan pengikutnya. Putri Ki Goblek, Malini (Julia Perez), dan Srudua (Rifnu Wikana) adalah dua orang kepercayaan Ki Goblek dengan kemampuan bela diri yang tangguh. Mereka hidup dengan merampok gerobak-gerobak pengangkut barang yang melewati hutan. Tak jarang juga gerombolan ini merampok pejabat-pejabat daerah kerajaan yang hidup berfoya-foya padahal rakyatnya mati kelaparan. Sepak terjang Ki Goblek dan gerombolannya makin hari makin bikin pusing istana.  Saat Malini dan adiknya mencari pakis di hutan, keduanya menemukan seorang pemuda de­ ngan luka-luka di punggung. Inilah film Indonesia Mereka membawanya ke pembuka 2013: Gending gua untuk diobati tanpa tahu Sriwijaya, kisah fiktif bahwa pemuda itu Pange­ yang berlatar belakang ran Purnama Kelana.  kerajaan di Sumatera Di istana, Awang Kencana dengan konflik rumit dinobatkan sebagai Raja Kedan berdarah-darah. datuan Bukit Jurai setelah 100 hari Dapunta Hyang mangkat. Keinginan terbesarnya kini menghabiskan gerombolan Ki Goblek dengan senjata canggih yang baru didatangkan dari Tiongkok: meriam. Inilah film Indonesia pembuka 2013: Gending Sriwijaya, kisah fiktif yang berlatar belakang kerajaan di Sumatera dengan konflik rumit dan berdarahdarah. Hanung Bramantyo, sang sutradara, mengambil spirit dari lagu Gending Sriwijaya yang diciptakan Ahmad Dahlan Mahibat dan Nungcik AR. pada 1943, yakni ingin mengembalikan kejayaan Sriwijaya. Kerajaan yang mencapai puncak pada abad ke-7 itu akhirnya runtuh akibat serangan berkali-kali dari Majalah detik 14 - 20 JANUARI 2013


seni hiburan

Film

Kerajaan Chola di India.  Lewat film inilah Julia Perez tampil mengagetkan. Dia ternyata bisa akting “benaran”! Setelah mondarmandir di film horor-hororan berbau seks, Jupe, demikian dia disapa, kali ini dipaksa habis-habisan menggali kemampuan aktingnya, dan bukan tubuh moleknya. Tak ada lagi poni rambut berikut gincu menyala yang jadi khasnya. Dadanya pun bertutup kain. Wajah dan tubuhnya dibuat gosong dan dekil, giginya berkarang hitam. Dan mungkin karena bekalnya sebagai pesilat Merpati Putih, adegan tarung Jupe adalah yang paling memukau dibanding pemain lain.  Adegan tarung memang mengisi separuh film berdurasi 2 jam 30 menit ini, mengingatkan kita pada saga Saur Sepuh, sandiwara radio yang sangat sukses pada pertengahan 1980-an yang kemudian diangkat ke layar lebar. Adegan tarung berjalan cepat, tidak “berisik”, sekaligus sadis karena memperlihatkan luka terbuka akibat sayatan senjata tajam.  Untuk mengentalkan aura kemasalaluannya, Gending Sriwijaya menggunakan bahasa Palembang dari awal sampai akhir, sehingga tak heran jika pekerjaan rumah terberat para pemain yang bukan asal Palembang adalah menghafalkan dialog. Seharusnya Gending Sriwijaya adalah film kolosal seperti Saur Sepuh, mengingat plot berikut subplot yang banyak, dan mustahil jika tidak mengerahkan massa yang berperan sebagai rakyat. Namun karena film ini sepenuhnya dari APBD Sumatera Selatan, dan dana yang tersedia hanya Rp 9 miliar, maka Hanung tak bisa menghadirkan idealnya film kolosal.  Salah satunya diakali dengan menampilkan animasi berikut narasi untuk menjeMajalah detik 14 - 20 JANUARI 2013


seni hiburan

Film

laskan jalan cerita yang jika dimainkan aktor, akan butuh massa, misal scene upacara aben Dapunta Hyang, selain untuk menyingkat waktu. Memang jadinya seperti sinetron konflik keluarga kaya saja. Pada beberapa bagian, penonton dibuat bosan dengan adegan tarung yang berlama-lama, ada momen sangat yang seharusnya bisa dibereskan saat editing. penting jadi “lewat” Yang juga seharusnya ditambahkan adalah karena penonton subtitle bahasa Indonesia di sepanjang film. Subtitle ada, tapi hanya untuk beberapa kalitidak paham mat khas Palembang, sedangkan di sebagian dialeknya. besar film tidak ada. Akibatnya ada momen sangat penting jadi “lewat” karena penonton tidak paham dialeknya. Film ini kan tidak hanya diputar di Palembang dan di kota-kota di Pulau Jawa. Jangan sampai di Sorong atau di Halmahera atau di Kupang nanti terdengar juga penonton bertanya, “Heh? Dia bilang apa tadi?” (SIL/YOG)

Majalah Majalah detik detik 14 14 -- 20 20 JANUARI JANUARI 2013 2013


senihiburan & hiburanFilmfilm seni pekan ini

CODE NAME GERONIMO Jenis Film: Drama/action Produser: Nicolas Chartier, Zev Forman, Anthony Mark
 Produksi: VOLTAGE PICTURES PRODUCTION Sutradara: John Stockwell Durasi: 101 menit Code Name: Geronimo berkisah tentang tim Angkatan Udara Amerika SEAL yang membunuh Osama Bin Laden di tempat persembunyian di Pakistan tahun 2011. Film akan mengikuti anggota tim SEAL 6 melalui pelatihan dan berakhir dengan serangan pada Bin Laden.

Tap pada gambar untuk melihat lebih jelas

Majalah detik 30 juli - 5 agustus 2012 Majalah detik 14 - 20 januari 2013


senihiburan & hiburanFilmfilm seni pekan ini

DEMI UCOK Jenis Film: Drama/komedi, Indonesia
 Produser: Sammaria Simanjuntak Produksi: PT KEPOMPONG GENDUT & ROYAL CINEMA MULTIMEDIA Sutradara: Sammaria Simanjuntak Durasi: 79 menit Glo nggak mau jadi seperti maknya: kawin, lupa mimpi, and live boringly ever after. Dia mau mengejar mimpi: bikin pilem. Mak Gondut yang divonis hidupnya tinggal setahun lagi, bertekad mencari Ucok agar Glo bisa kawin and live happily ever after. Pertempuran pun dimulai.

Tap pada gambar untuk melihat lebih jelas

Majalah detik 30 juli - 5 agustus 2012 Majalah detik 14 - 20 januari 2013


senihiburan & hiburanFilmfilm seni pekan ini

PARENTAL GUIDANCE Jenis Film: Drama/komedi Produser: Dylan Clark, Peter Chernin, Billy Crystal Produksi: 20TH CENTURY FOX
 Sutradara: Andy Fickman Durasi: 104 menit Artie (Billy Crystal) seorang kakek beserta istrinya, Diane (Bette Midler), setuju untuk menjaga tiga cucu mereka saat orang tua mereka (Marisa Tomei dan Tom Everett Scott) berangkat bekerja. Namun ketika masalah-masalah abad ke-21 bertemu dengan metode aturan-aturan kuno, Artie dan Diane menyadari bahwa mereka dituntut belajar untuk berubah mengikuti zaman.

Tap pada gambar untuk melihat lebih jelas

Majalah detik 30 juli - 5 agustus 2012 Majalah detik 14 - 20 januari 2013


seni senihiburan & hiburanagenda agenda

One Last Tour Swedish House Mafia Sabtu, 19 Januari 2013. Eco Park, Ancol, Jakarta.

Salihara Jazz Buzz Penampil: Balawan & Didiet
 Teater Salihara.
 Sabtu, 12 Januari 2013, 20.00 WIB
 HTM: Rp 75.000 | Mahasiswa: Rp 35.000 Pentas jazz yang memadukan gitar dan violin, di samping perangkat MIDI dan efek suara lainnya. Selama ini I Wayan Balawan dikenal bersama Batuan Ethnic Fusion, yang memadukan jazz dan gamelan Bali. Sementara Didiet (Sigit Arditya) adalah violinis yang tumbuh sebagai solois di sejumlah konser.

J-FANS FESTIVAL COSPLAY & BAND COMPETITION 19-20 Januari 2013 (SabtuMinggu), pukul 12.00-21.00 WIB PLUIT VILLAGE MALL JAKARTA UTARA HTM: FREE!!!!!!! Majalah Majalah detik detik 10 - 1614DEsEMBER - 20 januari 2012 2013


Majalah Detik