Page 1

1.

WELCOME INDEX

2. 3.

INFO GREEN ZONE

4.

NEWS QUIZ EVENT

GREENZONE KISAH

Gardenia adalah sebuah organisasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan, Gardenia adalah pilot project kita semua untuk menciptakan lahan hijau di tengah kota yang juga memberikan manfaat bagi komunitas sekitar. Mari ikut menanam bunga sayuran dan buah-buahan, berkebun, dan panen bersama temanteman dan keluarga. Bumi diciptakan untuk manusia, di kelola oleh manusia, dan di jaga oleh manusia, demikian hakekat penciptaan manusia sebagi kholifah di bumi ini, sebuah tugas yang tidak mudah, tetapi bisa menjadi begitu indah, anda kita bisa memahami tujuan akhirnya. Memuliakan bumu dengan menanaminya dengan tumbuhan hijau merupakan salah satu usaha nyata dalam merawat bumi, bahkan bukan hanya bumi, dalam arti yang lebih luas bisa berarti menyelamatkan dunia. Memulai dari lahan kecil di taman kita masing-masing mari kita mulai, ingatlah bahwa mulai merupakan 50% dari semua langkah, jadikan setiap jengkal tanah di rumah kita menjadi produsen kesejukan, niscaya seluruh dunia menjadi sejuk Memulai dari pojok kecil rumah kita, maka akan bertumbuh menjadi sebuah gerakan raksasa yang akan merubah dunia yang panas menjadi sejuk, mengurangi penggunaan AC dan menjadi pedingin alami yang jauh lebih menguntungkan Saya sungguh sangat tertarik untuk terus terlibat dalam kegiatan ini, berharap menjadi satu titik dari sekian besar gumpalan semangat semua anggota di Gardenia ini


buah jenis dan

Mempunyai tanaman yang bisa berbuah dan menikmatinya, selalu menjadi dambaan setiap orang. Saat mereka melihat pohon buah tidak terlalu tinggi dengan buah atau bunga yang lebat selalu akan mengundang decak kagum dan ingin memilikinya. Pertanyaan klasik dan hampir selalu ditanyakan mereka, “berapa lama bisa sampai bergini?”. Tentunya jawabannya relatif, melihat teknis penanaman pohon tersebut.

Menjadi sangat penting adalah, bagaimana memberikan pengertian kepada sahabat-sahabat kita mengenai proses menanam itu sendiri. Karena tampilan hasil akhir yang mereka saksikan adalah sebagian kecil ritual siap petik pohon tersebut. Alhasil saat mereka sendiri yang mempunyai niatan menanam, sering terbentur waktu panen, teknis perawatan, dll. Sering saya mendengar “wah lama juga ya, sampai bisa panen”. Waktu lama atau pendek memang sangat mempengaruhi teman-teman yang baru mempunyai niatan untuk mulai menanam pohon, dengan harapan bisa memanennya suatu hari nanti. Berangkat dari ketertarikan melihat hasil nya, merupakan langkah awal untuk mengajak teman-teman kita menanam di tempat masingmasing. Terkadang dengan menunjukkan lahan yang tidak terpakai, atau belom optimal fungsinya, saya selalu katakan “kalau 1 atau 2 tahun lalu, kamu sudah menanam pohon di lahan ini, tentunya sekarang sudah pernah berbuah dan menikmatinya”. Jadi...sekarang, atau tidak sama sekali. Ayo menanam...

bunga bougenvile bisa menjadi alternatif untuk menghiasi taman di pinggiran tangga

Halo para sahabat berkebun! :) Belakangan ini banyak ya yang menerapkan “Green Life Style” dimana-mana. Dari rumah tangga sampai ke pertokoan-pertokoan banyak juga yang sudah menerapkan konsep green life. Saya sendiri juga berusaha menerapkan konsep green life ini dalam kegiatan sehari-hari saya nih, termasuk dalam kegiatan berkebun. Nah, di sini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang penerapan green life dalam berkebun. Cara penerapannya simple saja sebenarnya. Saya di sini hanya berusaha bagaimana hidup berhemat dengan memanfaatkan apa yang ada tanpa harus membuatnya jadi sampah atau bahan buangan yang percuma. Percobaan pertama saya yaitu dengan menggunakan tanaman cabai besar. Alasan kenapa saya menggunakan tanaman ini awalnya karena saya melihat banyak cabai kering yang sudah tidak dipakai ibu saya di dapur dan saya berpikir, kenapa tidak saya tanam saja biji-bijinya? Hasilnya kan lumayan tuh untuk memenuhi kebutuhan masak sehari-hari. Kebetulan di rumah saya (di Jombang) bisa dibilang hampir tidak ada lahan untuk berkebun. Jadi mau tidak mau harus menggunakan media tanam aleternatif seperti pot atau sejenisnya. Untuk media tanam yang digunakan dari tahap pendederan (menumbuhkan biji) sampai tahap pemindahan saya tidak membelinya sekali. Saya hanya memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di rumah. Seperti yang saya gunakan untuk tahap pendederan, saya menggunakan gelas plastik air mineral bekas atau botol air mineral bekas ukuran 600 ml yang dipotong bagian atasnya. Atau bisa juga digunakan


Teman- teman hijau aku, sahabat hidup aku.. Surat dari : Adriana / Mojokerto

plastik pembatas yang ada di biskuit kalengan (biasanya ada pada biskuit dengan kaleng berbentuk persegi panjang dan besar) sebagai pengganti cell pack. Tahap selanjutnya yaitu tahap pemindahan yang memerlukan media yang lebih besar dan cukup dalam untuk pergerakan akar tanaman, saya menggunakan kaleng cat bekas, kaleng biskuit bekas, dan botol air mineral bekas ukuran 1500 ml yang dipotong bagian atasnya. Bisa juga digunakan plastik refill minyak goreng ukuran 2 liter atau plastik-plastik refill bekas lainnya sebagai ganti polybag. Tanah yang saya gunakan untuk menanam cabai ini saya ambil dari tanah permukaan di sekitar halaman rumah dicampur dengan kompos hasil penimbunan sampah rumah tangga organik di rumah. Untuk perawatan sehari-harinya, saya hanya menyiram secara rutin sesuai dengan kebutuhan tanaman. Di sini saya tidak hanya menyiramnya dengan air biasa saja. Saya juga memanfaatkan air bekas mencuci sayuran dan beras untuk disiramkan ke tanaman cabai saya atau ke tanaman yang lainnya juga. Kadang ibu saya juga menambahkan sisa susu di gelas yang diencerkan terlebih dahulu ke tanamantanaman kami. Rupanya tanaman-tanaman kami jadi bisa tumbuh dengan baik dan menyenangkan. Hasilnya bisa dilihat pada album foto saya di atas :) Sangat simple bukan cara penerapan green life dalam berkebun. Bagaimana dengan sahabat berkebun yang lain? :)

“Awalnya aku nggak pernah ngerti kenapa my father insist aku harus masuk IPB, Bogor dan harus masuk jurusan Agronomi ( budidaya pertanian),.. yah sebagai anak yang sayang banget sama ortu, aku turutin aja, kemauan beliau,… Lepas sekolah, aku yang gantian insist kerjain kesukaan aku, bareng temen temen kerjain interior, dan penataan artistic,.. sampe kemana mana, … tapi herannya, kerjaan aku selalu saja harus berhubungan dengan back ground sekolah aku sebagai agronomist,… Sampai pada suatu saat aku jenuh dengan kegiatan yang macem macem, aku tiba tiba out of sudden kepingin banget usaha rental tanaman hias, untuk offices, dan atas jasa baik sahabat-sahabat aku, dapatlah kerjaan tersebut,… Mulailah aku balik lagi ke habitat akademik aku yang dulu belajar lagi, baca lagi dan mulai, ikut seminar, dan workshop didunia tersebut, karena aku sudah ketinggalan jauh banget dengan perkembangan yang terjadi,… wahhh sedihhh banget, ternyata, dunia tersebut asyiikkk sekali, aku mulai bergumul dengan taman aku dirumahku yang tidak besar,… hehehe… Yang paling mengasyikkan adalah < tanaman aku bisa diajak berbicara, hihihiii, yaaa bener lho, sebagian orang menganggap aku sudah tidak waras, tetapi sebagian orang yang memahami bahwa tanaman itu mempunyai ruh, dan juga mahluk ciptaan ALL Mighty GOD, yang diciptakan untuk kepentingan manusia,.. makin hari hubungan batin aku makin jauh dengan segala jenis tanaman hias yang aku pake untuk rental,.. Disuatu sore yang tenang,.. aku sedang melamun dipojok kebunku yang paling aku senangi, tiba tiba aku tersentak sendiri… mmmmm,,, aku baru ingat, kenapa my beloved Father insist aku harus masuk Agronomi,. Aku bersyukur sekali sudah mau mengikuti saran beliau, .. .. sayangnya beliau sudah berpulang ke Rahmatullah, sebelum sempat melihat keranjingan aku sama teman teman hijau aku, si tanaman hias yang luar biasa manfaatnya selain cantik cantik, lucu lucu dengan tabiatnya masing masing, mereka banyak sekali gunanya dalam kehidupan kita sehari hari, dan juga mereka bernilai ekonomis.. Aku berhutang budi pada Bapakku, Insya Allah Beliau bisa senang tersenyum melihat hobby aku yang sesuai dengan cita citanya, untuk melihat aku menjadi sarjana pertanian yang sayang dan cinta pada tanaman.


Cangkul cangkul cangkul yang dalam. Menanam jagung di kebun kita. Masih ingat lagu itu teman? Sepertinya asik ya berkebun. Tapi kalau lihat sekeliling kita, mana ada tempat untuk berkebun? Lahan kosong yang agak luas di sekitar kita sekarang sudah jarang. Lihat kanan-kiri rumah tetangga. Maklum, di daerah perkotaan jarang ada tanah terbengkalai. He he he, kalau begitu di mana ya kita bisa berkebun? Berkebun bisa dimana saja. Memanfaatkan lahan kososng sesempit mungkin. Ada beberapa alasan mengapa kita disarankan berkebun. Pertama adalah untuk menyegarkan udara yang ada di sekeliling kita. Teman, tahukan manfaat pohon bagi kehidupan? Secara, pohon menghisap karbondioksida dan mengeluarkan oksigen. Kedua, berkebun dapat menyegarkan mata dan pikiran kita. Kalau kita sedang penat, lihatlah keluar dan carilah kebun kita. Manfaat lain yang tidak kalah berharganya adalah, kita dapat membantu mengurangi laju pemanasan global. Berkebun adalah hal yang sepele tapi manfaatnya buanyak banget. Bingung mau memulai dari mana? Tenang saja, banyak buku tentang berkebun di perpustakaan, atau browshing di internet.

#TanamGembira @JktBerkebun at Springhill, Minggu, 23 Okt â&#x20AC;&#x2DC;11, 15.00 #TanamPerdana @JktBerkebun @ Bumi Bintaro Permai, Sabtu 24 Des 2011, 14.00

[UNDANGAN] #GoEvenGreener dengan @bgrberkebun Minggu,17 Juli


KELIR ANYAR LILI PEDANG. Bersiaplah terpesona pada penampilan gladiol terbaru: warna bunga kombinasi kuning dan ungu, tepi bunga bergelombang. Harap maklum varian kuning pada si bunga pedang masih jarang. â&#x20AC;&#x153;Perpaduan dua warna ini pertama kali lahir di Indonesia,â&#x20AC;? tutur pemulia gladiol di Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Cianjur, Jawa Barat, Ir Dedeh Siti Badriah MSi. Khotib, perangkai bunga di Rawabelong, Jakarta Barat, mengatakan di tanahair variasi warna bunga gladiol relatif sedikit. Bahkan untuk warna kuning baru varietas golden boy yang populer. Tunas tanaman apakah gambar dibawah ini ? a. Anggrek b. Mawar c. Gelombang Cinta

Lili pedang dengan pesona cantiknya yang siap memukau anda pecinta tanaman hias.

SURGA ANGGREK BUMI SIKEREI. Butuh bantuan mikroskop untuk melihat keindahannya. Bunga Oberonia sp hanya berdiameter 1,4 - 1,7 mm, kira-kira sebesar bulir gula pasir halus. Ia memecahkan rekor anggrek terkecil di dunia yang semula digenggam Platystele sp berdiameter 2 - 2,1 mm.

Oberina sp hanya berdiameter 1,4 - 1,7 mm. Mengalahkan rekor anggreek terkecil.


gardenia  

ini adalah saya mau ngetes upload biar saya tau gimana caranya benda ini bekerja

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you