Page 1

Profile

Leisure

Rizal H Sultoni GM Arion Swiss-Belhotel Bandung Fokus demi Kesuksesan h.46

Kearifan, Kesederhanaan dan Kesahajaan Suku Baduy h.50

Hotel

Resto

Bali Kuta Resort by Swiss-Belhotel

Ganesha ek Sanskriti Serasa di Meja Jamuan Para Raja h.58

h.54

Volume 6 Edisi 3

Maret 2011

QUO VADIS INDUSTRI PAMERAN INDONESIA?

QUO VADIS

INDUSTRI PAMERAN INDONESIA?

Volume 6 Edisi 3 ■ Maret 2011

Meeti n g

|

I ncentive

|

Conve ntion

|

Exhibit ion


Contents Edisi 3 | Maret 2011

18

Mau Dibawa Kemana Industri Pameran kita? Musyawarah Nasional ASPERAPI 2011 ini digelar dengan semangat untuk menjawab tantangan perkembangan ekonomi dan persaingan dunia usaha pameran saat ini. Dengan sangat baik panitia merumuskan masalah tersebut dalam tema MUNAS VII yakni “Many to Many Collaboration in MICE Industry�.

6 Agenda Event

12 Agenda Event

The Jakarta International Java Jazz Festival 2011

Jatim Fair 2011

Pagelaran tahunan Java Jazz Festival (JJF) kembali digelar pada 4, 5 dan 6 Maret 2011 di JIExpo Kemayoran. Sebanyak 30 musisi internasional dan 75 musisi Indonesia dipastikan akan meramaikan pagelaran ke- 7 Java Jazz Festival 2011.

Setelah sukses dengan gelar pameran akbar Jatim Fair 2010, pada 8 – 17 Oktober 2010, PT Jakarta International Expo bekerja sama dengan PT Debindo Mitra Tama dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, akan kembali menggelar event serupa pada 2011 ini.

22 Interview Hartono Wijaya Produsen sepatu League melakukan terobosan jitu dengan menjadikan pesebakbola yang lagi naik daun, Kim Jeffrey Kurniawan, dan pelatihnya, Timo Scheunemann, sebagai Brand Ambassador untuk produk-produk League khusus kategori soccer.

32 Infocus Menelisik Sejarah Batik Lasem Batik Lasem merupakan salah satu jenis budaya kain batik warisan nenek moyang Indo-

2I

I Maret 2011

nesia yang dihasilkan di wilayah pedesaan sekitar kota Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Propinsi Jawa Tengah. Nuansa keindahan Batik Lasem sudah sangat dikenal, terutama warna merah Lasem yang konon tidak dapat ditiru pembuatannya di daerah lain. Oleh penduduk lokal Lasem, warna merah Batik Lasem tersebut dikenal sebagai abang getih pithik (merah darah ayam).


54

Bali Kuta Resort by Swiss-Belhotel

Kenyamanan dan Keramahan di Kuta

46 Profile

Rizal H Sultoni GM Arion Swiss-Belhotel Bandung

genda, yakni Konferensi Asia Afrika. Dan, tahukah Anda, kini di jalan ini pula terdapat sebuah venue meeting yang bisa membawa Anda pada sebuah cerita kebesaran sang “Meneer” kala menduduki Kota Bandung.

63 Otomotif Land Rover LRX Dalam ajang Geneva Auto Show 2011, Maret ini, pabrikan otomotif asal Inggris, Jaguar and Land Rover, memperkenalkan produksi Sport Utility Vehicle (SUV) kompak berpenggerak roda dan berteknologi hybrid.

64 Gadget

42 Ideas

Palm Veer

Pelayanan Pribadi Setiap manusia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Hal ini terjadi karena masingmasing individu memiliki kemampuan hidup dan masalah hidup yang berbedabeda. Diyakini, tidak ada satupun manusia yang memiliki kondisi yang sama dengan manusia lainnya.

50 Leisure Kearifan, Kesederhanaan dan Kesahajaan Suku Baduy Perjalanan saya kali ini untuk mengenal lebih dekat Adat-istiadat dan Budaya Suku Baduy. Bersama teman-teman dari “JEJAK Adventure Community“ setelah mempersiapkan segala sesuatunya, pada hari Jumat pukul 22:30 WIB saya bertolak dari Jakarta menuju ke lokasi, tepatnya Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Propinsi Banten.

Selain tablet, HP pun mengeluarkan ponsel terbarunya yang merupakan hasil dari mengakuisisi Palm. Ponsel ini merupakan pertama dari HP yang masuk ke dalam ranah smartphone. Meski banyak industri smartphone yang gencar mengeluarkan perangkat dengan ukuran besar, HP justru sebaliknya. Ia yakin bahwa gadget mini akan tetap menjadi tren.

58 Resto Serasa di Meja Jamuan Para Raja Resto ini menampilkan pesona romatisme ala Negeri Taj Mahal India, yang sekaligus menawarkan kesempurnaan hidangan kuliner India Utara maupun India Selatan.

62 Venue Grand Preanger Bandung Siapa pun pasti mafhum, bila lokasi Jl Asia Afrika, Bandung disebut sebagai jantungnya Bandung. Yah, lokasi ini dulu menjadi tempat pertemuan internasional besar yang mele-

65-71 News 72 Rehat Kembali Bugar di Zhen Kung Fu Reflexiology Tingginya aktivitas kerja menyebabkan orang mudah stres. Kondisi ini berakibat pada menurunnya potensi diri, sehingga akan berpengaruh pada turunnya produktivitas kerja, keceriaan hilang, wajah tampak lesu, dan lelah.

78-80 Pick Up Point Maret 2011 I

I3


EDITOR’S NOTE

Pemimpin Umum Siti Hartati Murdaya

Asperapi

Wakil Pemimpin Umum Budi Santoso

Penasihat

T

ahun ini Asperapi genap berusia 21 tahun. Jumlah anggota asosiasi exhibitor organizer ini pun terus bertambah dari tahun ke tahun. Saat ini tercatat sekitar 300 lebih anggota aktif yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Fakta ini menggembirakan namun sekaligus menghadirkan rasa was-was jika menyadari kondisi internal, katakanlah tuntutan pada Asperapi supaya tampil lebih dari sekedar lembaga administratif, atau tantangan eksternal yang tak kalah beratnya yakni persaingan pasar terbuka seperti saat ini. Secara sederhana dapat dianalogikan bahwa sawah pamerannya tetap sementara penggarapnya terus bertambah. Mungkin menginjak usia ke dua puluh ini menjadi momentum bagi Asperapi untuk meningkatkan perannya sebagai katalisator industri pameran kita. Sebagai langkah awal bisa dimulai dengan melakukan survei dan riset kecil-kecilan terhadap pengunjung maupun peserta pameran untuk selanjutnya dapat dikumpulkan informasi seperti tingkat keberhasilan pameran, kepuasan pengunjung, transaksi penjualan, koneksi bisnis selama pameran atau ekspektasi pasca pameran. Semua data tersebut selanjutnya disusun secara rapi dan sistimatis untuk didistribusikan kepada seluruh anggota Asperapi agar mereka dapat melihat trend dan minat pasar serta perubahan yang menyertainya. Langkah strategis lain yang seharusnya dilakukan Asperapi dalam rangka memperluas ‘sawah’ pameran kita adalah lobbying. Asperapi mestinya tampil sebagai organisasi lobi untuk membela kepentingan industri pameran Indonesia; melakukan kontak intensif dengan organisasi pameran internasional dan yang tidak kalah pentingnya adalah menjalin relasi dan kolaborasi sinergis dengan organisasi lain di dalam negeri, entah itu asosiasi swasta maupun pemerintah daerah. Hanya dengan begitu Asperapi menarik dan bermanfaat bagi anggotanya. Namun begitu toh harus dicatat pula upaya pengurus Asperapi periode 2008-2011 menyusun standarisasi SDM pameran. Dengan penerapan standarisasi seperti ini kita dapat memastikan produk pameran atau jasa yang digelar memiliki kualitas prima dan memenuhi standar internasional sehingga menguntungkan bagi peserta maupun pengunjung. Dalam edisi ini EventGuide mengangkat isu perihal posisi industri pameran Indonesia. Dalam era pasar bebas ini sangat penting mengetahui dengan pasti dimana dan akan kemana industri pameran kita arahkan. Inilah saatnya Asperapi tampil sebagai pedoman arah industri pameran Indonesia. Kita mengharapkan ketajaman ‘endusan’ pasar dan kepekaan mengenal arah angin tren pameran internasional. Sidang pembaca yang terhormat, seperti biasanya dalam edisi ini tampil pula tulisantulisan lain yang tidak kalah menarik. Silahkan membaca tulisan review event, ulasan venue, laporan perjalanan dari Kenekes Baduy atau foto-foto menarik perajin batik Lasem. Semua disajikan secara khusus bagi pembaca Eventguide.

—Redaksi

Karuna Murdaya, Slamet Supriyadi, Ralph Scheunemann, Hari Rustjahjo, Gito Sugiarto, Chairul Ishak Mahadi, Widie Tjahjanto, Silvia Hartono, Oki Setiawan, David Kentjana, Indra Utama, Andiyani Pertiwi, Adrian Putra

Pemimpin Redaksi Hasnawi

Redaktur Pelaksana Cahyo Adji

Staf Redaksi Teguh S., Fatkhurrohim

Fotografer Andhy Prayitno

Desain Grafis: Adit Aribirawa

Pemimpin Usaha Hasiholan Siagian

Marketing & Promosi Elizabeth R. S., Yantie Setyadi

Keuangan Maurus Rahardja , Risca, Natalia, Lindawati

Sirkulasi Soekidjo, Siswanto

Wartawan majalah Event Guide dalam menjalankan tugas dilengkapi kartu identitas. Narasumber, klien iklan dan relasi bisnis diharapkan tidak melayani siapapun yang mengaku eartawan Event Guide tanpa identitas resmi. Wartawan Event Guide dalam menjalankan tugas tidak diperkenankan menerima imbalan dari narasumber

ALAMAT REDAKSI, IKLAN DAN DISTRIBUSI Hall E Lt. 3, Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Indonesia 10620. Telepon: (021) 266 45 234, 266 45 232, FAX: 266 45 249, 266 45 303, E-MAIL: eventguideindonesia@yahoo.co.id, Mailing List: eventguidemagazine@yahoogroups.com

4I

I Maret 2011


AGENDA EVENT

Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta

The Jakarta International Java Jazz Festival 2011 Date: 4-6 March EO: PT Java Festival Production Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

P

agelaran tahunan Java Jazz Festival (JJF) kembali digelar pada 4, 5 dan 6 Maret 2011 di JIExpo Kemayoran. Sebanyak 30 musisi internasional dan 75 musisi Indonesia dipastikan akan meramaikan pagelaran ke- 7 Java Jazz Festival 2011. Untuk menampung banyaknya musisi yang tampil, disediakan 16 panggung dengan 173 show setiap hari. Gitaris kenamaan Carlo Santana dan George Benson akan tampil sebagai special show pada 4 dan 5 Maret 2011. Santana yang ditunggu bertahun-tahun akhirnya mampir di dua special shows JJF ini. Kedatangan Santana merupakan bagian turnya yang bertajuk Guitar Heaven 2011 Tour. Santana bakal membawakan lagu klasik, seperti di album terakhirnya “The Supranatural: Legacy Edition.” Selain itu, Java Jazz Festival 2011 juga akan menampilkan kolaborasi antara musisi Indonesia dengan musisi internasional. George Benson akan memberikan kejutan dengan penampilannya bersama dengan 25 orchestra dari Indonesia. Bos besar Jakarta International Java Jazz Festival 2010, Peter S Gontha, mengatakan bahwa Java Jazz kali ini lebih berkualitas walau hanya dengan 16 panggung, berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggelar 24 panggung. “Tahun ini kami lebih fokus ke quality, bukan untuk membesarkan festival ini karena fesival ini sudah besar dengan sendirinya,” tambahnya.

Tetapi untuk areanya masih sama dengan tahun kemarin. Sehingga dengan 16 panggung penonton akan lebih leluasa menonton pertunjukkan. Teguh S Gembur

INAPA 2011 & IIBT 2011 & INATRONICS 2011 & INABIKE 2011 Date: 23-26 March 2011 EO: PT Global Expo Management Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Indoplas 2011, Information Communication Exhibition in Indonesia 2011, Indoprint 2011 Date: 30 March 2-11-2 April 2011 EO: PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI) Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

International Furniture & Craft Indonesia (IFFINA) 2011 Date: 11-14 March 2011 EO: Kerabat Dyan Utama Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Jakarta Mega Wedding Festival 2011 Date: 18-20 March 2011 EO: PT Cantik Mega Sukses Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

6I

I Maret 2011

Food & Hotel Indonesia 2011 Date: 6-9 April 2011 EO: PT Pamerindo Buana Abadi Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta ConBuild Indonesia Date: 13-16 April 2011 EO: MMI Asia PTE LTD Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta ConBuild Indonesia is an international trade fair for Construction and Building - Machinery, Equipment, Materials, Vehicles, Technology & Services. ConBuild Indonesia offers in new initiatives and developments throughout Indonesia. It meets the imperative for companies to showcase in regions that are booming, and provides even greater access to all of Vietnam.


INATEX 2011 (Indonesia International Textiles Apparel Accessories Exhibition) Date: 28-30 April 2011 EO: PT Peraga Nusantara Jaya Sakti Location: Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta INDOMAF 2011 (Indonesia International Industrial Machinery Fair) Date: 4-7 May 2011 EO: PT Mass Komunikasi Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta INDO BUILD MAS 2011 Date: 4-7 May 2011 EO: PT Mass Komunikasi Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Indo Medicare 2011 Date: 5-8 May 2011 EO: PT Kristamedia Pratama Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Jakarta Mega Wedding Festival 2011 Date: 6-8 May 2011 EO: PT Cantik Mega Sukses Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Indo Leather & Footwear 2011 Date: 12-15 May 2011 EO: PT Kristamedia Pratama Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Indo Power Date: 12-14 May 2011 EO: Conference & Exhibition Management Services LTD Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Dye & Chem Indonesia / Chem Indonesia Date: 12-14 May 2011 EO: Conference & Exhibition Management Services LTD Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

Jakarta International Yarn & Fabric Show Date: 12-14 May 2011 EO: Conference & Exhibition Management Services LTD Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Textech Indonesia Date: 12-14 May 2011 EO: Conference & Exhibition Management Services LTD Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Lomba Keterampilan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Date: 18-20 May 2011 EO: Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia - China Machinery and Electronic Products Exhibition 2011 (ICME) Date: 18-21 May 2011 EO: PT Peraga Nusantara Jaya Sakti Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta MTT 2011 Date: 25-28 May 2011 EO: ECMI Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Indoautomotive 2011 Date: 25-28 May 2011 EO: PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI) Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta 2011 China Technical Equipment & Commodities Exhibition Date: 25-28 May 2011 EO: PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI) Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Anugerah Musik Indonesia Date: 1 June 2011 EO: RCTI Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Jakarta Mega Wedding Festival Date: 5-8 August 2011 EO: PT Cantik Mega Sukses Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

Jakarta Fair Kemayoran Date: 9 June 2011 - 10 July 2011 EO: PT JIExpo Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

J

akarta Fair Kemayoran merupakan pameran multiproduk terbesar di Tanah Air. Sejak digelar tahun 1967, Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta diciptakan untuk dijadikan ajang bisnis lokal yang dikemas dalam bentuk seperti pasar malam dan diwarnai dengan aneka hiburan rakyat bagi warga Jakarta, untuk memperingati hari jadi Kota Jakarta. Kini, Jakarta Fair telah bergeser dari sebuah event pasar malam yang mengandung unsur hiburan rekreasi dan bisnis lokal, menjadi ajang transaksi bisnis berskala internasional. Berbagai produk mulai dari barang elektronik, otomotif, pakaian hingga alat-alat rumah tangga

dijual di Pekan Raya Jakarta yang juga dilengkapi dengan berbagai seni budaya dan makanan khas Betawi seperti Kerak Telur.

Hingga kini, Jakarta Fair masih menjadi event besar dan terlama di Indonesia yang mampu menyedot jutaan pengunjung, baik dari kawasan Jakarta maupun luar kota bahkan dari luar negeri. Seperti biasanya pengunjung diajak menikmati pameran yang terdiri dari bermacam produk di lebih dari 2.000 stan; makanan, pakaian, otomotif, perabotan rumah, alat kecantikan dan kesehatan, serta tentunya produk kerajinan khas dari daerah-daerah di Indonesia dan dari berbagai negara sahabat. Jadi, jangan Anda lewatkan untuk menghadiri pameran akbar ini, yang diselenggarakan sebulan penuh, mulai 9 Juni hingga 10 Juli 2011 di Arena PRJ Kemayoran, Jakarta.

Maret 2011 I

I7


AGENDA EVENT

Malam Puncak Hut RCTI Date: 17 Agustus 2011 EO: RCTI Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Rockie Drift Camp Date: 27 August EO: PT Sandika Digital Media-Miceindo Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Rockie Drift Camp Date: 3 September EO: PT Sandika Digital Media-Miceindo Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Rechargexpo South East Asia 2011 Date: 7-9 September 2011 EO: Recharge Asia Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Rockie Drift Camp Date: 10 September EO: PT Sandika Digital Media-Miceindo Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta The Energy & Mining Indonesia Series 2011 Date: 21-24 September 2011 EO: PT Pamerindo Buana Abadi Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta ALLPACK, IPEX, ALLPLAS INDONESIA 2011 Date: 29 September 2011-2 October 2011 EO: PT Kristamedia Pratama Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

The 19th Indonesia International Motor Show (IIMS) Date: 22-31 July 2011 EO: PT Dyandra Promosindo Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Indonesia International Motor Show (IIMS) merupakan barometer ajang industri otomotif Indonesia untuk mempertunjukkan kemampuan industri ini menjadi salah satu pilar pembangunan ekonomi kreatif, dan sekaligus ajang untuk menampilkan kemajuan yang dicapai oleh industri otomotif lokal di dunia internasional. Tahun lalu IIMS yang digelar di Arena PRJ Kemayoran, Jakarta ini menyedot perhatian sekitar 250.000 pengunjung dalam 10 (sepuluh) hari penyelenggaraannya. Pameran akbar ini mengajak pecinta otomotif untuk peduli terhadap kualitas lingkungan hidup, termasuk memperhatikan dampak dan isu lingkungan yang terkait dengan proses produksi, maupun pemanfaatan otomotif sehingga akan tercapai kehidupan yang lebih baik. Berbabagi acara juga digelar beriringan dengan pameran ini, antara lain: Indonesia International Automotive Conference, Lomba Penulisan Wartawan, Miss Motor Show, Lomba Menggambar & Mewarnai untuk Anak, Test Drive, Exhibitors Nite’, Drifting & Slalom Contest, Club Gathering Community, BMX FreeStyler Show & Contest, dan Motor Show Music Concert. Jadi jika ingin melihat pesatnya industri otomotif Indonesia dan dunia, Anda harus mencatat tanggal pelaksanaan IIMS di atas agar tidak lupa untuk menghadirinya. FISH & SEAFOOD EXPO 2011 Date: 29 September 2011-2 October 2011 EO: PT Kristamedia Pratama Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta INTERFOOD INDONESIA 2011 Date: 29 September 2011-2 Oktober 2011 EO: PT Kristamedia Pratama Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

Indonesia International Furniture Date: 14-17 September EO: PT Dyan Karunia Expo (JIExpo - Dyandra) Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta. Indonesia International Furniture bisa menjadi momentum kebangkitan industri mebel nasional. Keberhasilan pameran ini menjadi tolok ukur pertumbuhan ekspor mebel Indonesia. Sebagaimana pameran serupa di awal tahun ini, Indonesia International Furniture juga diramaikan exhibitor dari negara tetangga, di antaranya Singapura dan India. Partisipasi peserta dari mancanegara ini menunjukkan pameran ini tidak lagi berskala lokal, tapi telah menjadi pameran berskala internasional.

8I

I Maret 2011

The 26th Trade Expo Indonesia 2011 Date: 19-23 October 2011 EO: BPEN Indonesia (NAFED) Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta INDO SOLARTECH 2011 (Indonesia International Solar EnergyTechnology Exhibition & Seminar) Date: 27-29 October 2011 EO: PT Peraga Nusantara Jaya Sakti Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Indonesia Disaster Expo & Conference 2011 (IDEC 2011) Date: 27-30 October 2011 EO: PT Kerabat Dyan Utama Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta ALLPRINT INDONESIA 2011 Date: 2-5 November 2011 EO: PT Kristamedia Pratama Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta


SOURCHING EXPO Date: 2-5 November 2011 EO: PT Kristamedia Pratama Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Jakarta Audiopro Expo (JAPEX) 2011 Date: 10-13 November 2011 EO: PT JIExpo Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta PROPAK INDONESIA SERIES 2011 Date: 16-19 November 2011 EO: PT Pamerindo Buana Abadi Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Heating, Ventilation and Contioning Indonesia 2011 Date: 17-19 November 2011 EO: IIR Exhibitions Pte, Ltd Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta IFMAC (Internasional Furniture Manufacturing Components Show) Date: 23-25 November 2011 EO: PT Wahana Kemalaniaga makmur Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta GLASSTEC ASIA 2011 Date: 23-25 Nove,ber 2011 EO: Conference & Exhibition Management Service Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Rockie Drift Camp Date: 26 November 2011 EO: PT Sandika Digital Media-Miceindo Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta MANUFACTURING INDONESIA SERIES 2011: PLASTICS & RUBBER INDONESIA 2011 & PRINTING INDONESIA 2011 Date: 30 November 2011-3 December 2011 EO: PT Pamerindo Buana Abadi Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta December Expo & Festival Date: 9-18 December 2011 EO: PT Dyan Karunia Expo (JIExpo – Dyandra) Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Band Orchestra Date: 21 December 2011 EO: RCTI Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Perayaan Natal Gereja Rehobot Date: 24 December 2011 EO: PT Cantik Mega Sukses Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Rockie Drift Camp Date: 25 December 2011 EO: PT Sandika Digital Media-Miceindo Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

Valentine’s Dinner Date: 14 February 2011 Location: Beranda Café Crown Plaza Hotel Jakarta Treat your beloved one with a special Valentine set menu dinner that includes marinated king prawn avocado, smoked eggplant dressed with mango salsa, grilled chicken breast stuffed with spinach and dressed with red bellpepper cullie. Trend Property 2011 Date: 5-13 February 2011 EO: PT Rumah Promosi Indonesia Location: Jakarta Convention Centre Indonesia Luxury Travel Fair Date: 19-20 February 2011 EO: Rajamice.com Location: Multi Function Hall Plaza Indonesia Bali Indobuildtech 2011 Date: 23-27 February 2011 EO: Debindo Mitra Dyantama Location: Sanur Paradise, Denpasar Astindo Travel Show Date: 25-27 February 2011 EO: ASTINDO Location: Cendrawasih Room, JCC FOCUS 2011 Date: 9-13 March 2011 EO: Debindo Mitra Dyantama Location: Assembly Hall, JCC Bali International Spa & Wellness Expo 2011 Date: 9-11 March 2011 Location: Sanur Paradise Convention Center, Denpasar, Bali. Bali’s premier spa & wellness event as our industry’s premier spa, health and wellness event, the Bali International Spa & Beauty Expo, is committed to providing you with the opportunity to come face to face with the operators, owners, and managers of spas and salons in a professional, interactive environment. Spa leaders from across the world including Australia, Europe, Asia, America and the Middle East bring their experiences, skills and knowledge together for this one weekend to network, meet new suppliers and source new brands. Reach thousands of potential clients in one weekend Jakarta Toys & Comics Fair (Toys Fair) Date: 12-13 March 2011 EO: Sacca Production Location: Kartika Expo - Balai Kartini Gelar Karya Program Kemitraan (PKBL) BUMN Date: 16-20 March 2011 EO: Mediatama Binakreasi Location: Jakarta Convention Centre Deep Indonesia & Extreme Indonesia Date: 31 March - 3 April 2011 EO: PT Exhibition Network Indonesia Location: Jakarta Convention Centre Climate Change Impact, Adaption & Mitgation Exhibition Date: 20-24 April 2011 EO: PT Persada Multi Cendekia Location: Jakarta Convention Centre Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Date: 20-24 April 2011 EO: Mediatama Bina Kreasi Location: Jakarta Convention Centre, Jakarta.

Maret 2011 I

I9


AGENDA EVENT

Agenda Events Grand City Surabaya

Surabaya Indobuildtech Expo

Indonesia Building Technology (Indobuildtech) Expo is an annual event focusing on the development of building material and technologies. It is the biggest and the most influential international building material exhibition taking place every year in Indonesia, covering a total exhibition space of 13.000 sqm. The event was participated by more than 300 building materials enterprises from local and international brands operating in Indonesia (excluding 58 foreign exhibitors) and visited by 35.000 buyers and potential buyers. The objectives of Indobuildtech is to bring forward the recent developments in the fields of construction activities.

Mega Bazaar Computer 2011 Date: 9-13 March 2011 EO: Dyandra Promosindo Location: Grand City Surabaya

Surabaya Grand Fair (SGF) 2011 Date: 1 - 10 July 2011 EO: HWG & DMT JO Location: Grand City Surabaya

Indobuildtech Expo Date: 30 March 2011 - 3 April 2011 EO: Debindo Adhiswasti Location: Grand City Surabaya

Upin Ipin Show Date: 2 - 3 July 2011 EO: BD Next Entertainment Location: Grand City Surabaya

Surabaya Music Expo (SMEX) & Home Audio Expo Date: 5 - 8 May 2011 EO: PT JIExpo & HWG Inhouse Event Location: Grand City Surabaya

Surabaya Furniture Fair Date: 6- 10 July 2011 EO: Debindo Multi Adhiswati Location: Grand City Surabaya

Festival Komputer Indonesia Date: 1 - 5 June 2011 EO: Dyandra Promosindo Location: Grand City Surabaya Manufacturing Surabaya Indonesia Date: 8 - 11 June 2011 EO: Pamerindo Buana Abadi Location: Grand City Surabaya Manufacturing Surabaya Series 2011 is an international Machine Tool, Metalworking, Welding, Manufacturing Machinery and Equipment Exhibition. Manufacturing Surabaya will display the latest product & Services of Indonesia’s growing Manufacturing Industry. This four day show is being organized by PT Pamerindo Buana Abadi in Indonesia’s Surabaya city. Indo Livestock Surabaya Expo & Forum Date: 15 - 17 June 2011 EO: Napindo Ashatama Location: Grand City Surabaya Surabaya Printing Expo 2011 Date: 23 - 26 June 2011 EO: Kristamedia Pratama Location: Grand City Surabaya

10 I

I Maret 2011

Majapahit Travel Fair 2011 Date: 18 - 22 May 2011 EO: Debindo Mitra Tama Location: Grand City Surabaya Majapahit Tavel Fair ( MTF ) telah menjadi kebanggaan Pemerintah Propinsi Jawa Timur dan telah menjadi kegiatan paiwisata tahunan tetap Jawa Timur. MTF adalah wahana yang tepat untuk sarana mempromosikan potensi paiwisata Jawa Timur pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Majapahit Travel Fair diselenggarakan bersamaan dengan peringatan HUT Kota Surabaya. Konsistensi penyelenggaraan MTF yang memfasilitasi pertemuan bisnis antara para pemain industri pariwisata Jawa Timur dan luar propinsi Jawa Timur selaku seller dengan industri pariwisata luar negeri dan luar Jawa Timur selaku buyer pada acara Travel Exchange ( Travex ) dalam bentuk Table Top Business Meeting, akan sangat membantu para pelaku bisnis pariwisata domestik, regional bahkan intenasional dalam menentukan agenda promosinya.

mr.safetygroup.com

Date: 30 March 2011 - 3 April 2011 EO: Debindo Adhiswasti Location: Grand City Surabaya


Indonesian Agribusiness Date: 21-24 July 2011 EO: PT Fery Agung Corindotama Location: Grand City Surabaya Eastfood 2011 Date: 27 – 30 July EO: PT Kristamedia Pratama Location: Grand City Surabaya Industri bahari Expo Date: 21-24 September 2001 EO: PT Fery Agung Corindotama Location: Grand City Surabaya JATIM FAIR 2011 Date: 7 - 16 October 2011 EO: HWG (JIExpo) & DMT JO Location: Grand City Surabaya INAPA & IIBT Surabaya 2011 Date: 20 - 23 October 2011 EO: Global Expo Management Location: Grand City Surabaya Disney Live! Mickey’s Rockin’ Road Show Date: 21-23 October 2011 EO: Big Daddy Production Location: Grand City Surabaya Surabaya Computer Expo Date: 26- 30 October 2011 EO: Dyandra Promosindo Location: Grand City Surabaya Dji Sam Soe Urban Jazz Cross Over Date: 2 November 2011 EO: Dji Sam Soe Location: Grand City Surabaya Surabaya International Hardware & Auto Exhibition Date: 10-12 November 2011 EO: China Technology Investment & Trade Location: Grand City Surabaya Investor Summit and Capital Market Expo Date: 23-24 November 2011 EO: PT Bursa Efek Indonesia Location: Grand City Surabaya

Jakarta Internasional Jewellery Fair Date: 5-8 May 2011 EO: Indonesia Jewellery fair Location: Jakarta Convention Centre, Jakarta. Indowater 2011 Date: 14- 16 July 2011 EO: Napindo Media Ashatama Location: Jakarta Convention Centre, Jakarta. Pulp & Paper Asia Date: 28-30 July 2011 Location: Labersa Convention Centre, Pekanbaru Indonesia Fashion World 2011 Date: 10-14 August 2011 EO: Rumah Promosi Indonesia Location: JCC, Jakarta APOGCE 2011 Date: 20-22 September 2011 EO: Society of Petroleum Engineers Location: Jakarta Convention Centre Hospital Expo 2011 Date: 19-2 October 2011 EO: Okta Sejahtera Insani Location: Jakarta Convention Centre INDONESIA PGA Championship and the series 2011: the Journey of Feeling Seri 1 : 24-27 Maret 2011 PGA One Asia - di Imperial Klub Golf Karawaci, Tangerang Seri 2 : 07-10 April 2011 National Series - di Bukit Darmo Golf, Surabaya Seri 3 : 05-08 Mei 2011 ASEAN PGA – di Pecatu Golf, Bali Seri 4 : 23-26 Juni 2011 ASEAN PGA – di Graha Metropolitan Golf, Medan

Seri 5 : 15-18 September 2011 National Series – di TBC, Bandung Seri 6 : 13-16 Oktober 2011 ASEAN PGA – di Kosaido Golf Club, Lombok Seri 7 : 27-30 November 2011 National Series – di Gading Raya Golf – Serpong Total hadiah: US$ 365,000 – 1,000,000 EO: Rajawali Sport International

Bazaar Bezar Bezaran Di Mega Bazaar Computer 2011 Tanggal: 9 – 13 Maret 2011 Pameran Mega Bazaar Computer (MBC) selalu menjadi ajang pamer teknologi informasi terlengkap di Indonesia, sekaligus menjadi ajang pertemuan bagi produsen dan konsumen dengan berbagai promosi menarik yang tidak ditemukan diajang serupa lainnya. MBC 2011 ini akan berlangsung serentak di enam kota, yakni di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogjakarta, Surabaya dan Makassar. EO: Dyandra Promosindo

Agenda Musik Stone Temple Pilots Tanggal: 13 Maret 2011 Lokasi: Carnaval Beach Ancol, Jakarta Sebagai salah satu grup musik rock yang paling ditunggu kehadirannya di Indonesia selama ini, Stone Temple Pilots akan tampil di Jakarta atas prakarsa promotor Java Musikindo. Tiket dilepas dengan harga presale yang dipatok di bawah Rp500 ribu atau harga normal Rp 600 ribu Justin Bieber Tangal: 23 April 2011 Lokasi; Sentul International Convention Center, Bogor

Promotor Marygops Studios sudah memastikan akan mendatangkannya Justin Bieber pada bulan April mendatang. Ini merupakan rangkaian tur Asia dan sekitarnya, dan Jakarta menjadi tujuan pertama, kemudian Australia, Filipina, dan Singapura. Maroon 5 Tanggal: 27 April 2011 Lokasi: Istora Senayan, Jakarta Ini mungkin konser musik mancanegara paling fenomenal di Indonesia untuk tahun 2011. Pasalnya, tiket yang normalnya seharga Rp600 ribu–Rp800 ribu sudah langsung habis terjual (sold out) dalam waktu 10 jam sejak loket penjualan tiketnya dibuka pada awal Desember 2010 lalu. Bagi mereka yang kehabisan tiket untuk menonton aksi Adam Levine dan rekannya ini, sepertinya hanya bisa berharap dari kuis berhadiah yang secara berkala diadakan pihak promotor Java Musikindo lewat akun Twitter.

Maret 2011 I

I 11


AGENDA EVENT

Jatim Fair 2011

Semarak Belanja, Hiburan, dan Rekreasi Keluarga Date: 7 - 16 October 2011 EO: HWG (JIExpo) & DMT JO Location: Grand City Surabaya

S

etelah sukses dengan gelar pameran akbar Jatim Fair 2010, pada 8 – 17 Oktober 2010, PT Jakarta International Expo bekerja sama dengan PT Debindo Mitra Tama dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, akan kembali menggelar event serupa pada 2011 ini. Jatim Fair merupakan puncak dari rangkaian Hari Jadi Provinsi Jawa Timur. Tahun ini, Jatim Fair diselenggarakan pada 7-16 Oktober 2011 di Grand City Surabaya. Pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, event ini selalu disambut hangat oleh para pengusaha dan masyarakat kawasan timur Indonesia umumnya dan masyarakat Jawa Timur pada khususnya. Momentum ini juga menjadi tolak ukur pameran di kawasan timur Indonesia dan sebagai wujud nyata dari pemerataan pembangunan industri MICE di Tanah Air. Jatim Fair merupakan sarana untuk mengenalkan dan mempromosikan potensi daerah dan sumber daya yang ada di kawasan timur kepada masyarakat umum. Tahun ini, dalam rangka Hari Jadi ke-66 Provinsi Jawa Timur, Jatim Fair mengusung tema �Semarak Belanja, Hiburan, dan Rekreasi Keluarga�. Event berskala nasional dari Jawa Timur ini dige-

12 I

I Maret 2011

lar untuk menarik para buyers, traders, dan investors dalam usaha memperluas jaringan pasar nasional maupun global. Di samping itu Jatim Fair merupakan ajang pameran, promosi, hiburan, belanja dan rekreasi keluarga bagi semua warga. Pameran ini diharapkan menjadi salah satu ikon Jawa Timur dan sebagai agenda rutin para pelaku usaha, pemerintahan, dan masyarakat. Pada Jatim Fair 2010, berbagai perusahaan turut serta, antara lain dari kalangan perusahaan BUMN, BUMD, perusahaan swasta nasional dan UKM-UKM yang ada di sekitar Jawa Timur dengan jumlah peserta pameran mencapai 514 stand. Pada event 2010 tersebut, panitia mencatat total transaksi mencapai Rp44 miliar selama 10 hari pameran. Total jumlah pengunjung mencapai 133.274 orang, terdiri dari berbagai kalangan masyarakat seperti buyers, investor, pengusaha, pegawai negeri dan swasta, mahasiswa dan pelajar. Para pengunjung juga disuguhkan dengan hiburan panggung musik 10 hari nonstop yang dimeriahkan oleh artis-artis nasional dari ibu kota seperti Samson, Coklat, Syahrani, Shaggydog. Melihat dari antusiasme yang begitu tinggi dari masyarakat, maka panitia akan berupaya untuk mengadakan Jatim Fair 2011 yang lebih besar, meriah, semarak, variatif, manfaat, efektif dan sukses. Dengan target pengunjung sebanyak 150 ribu orang. Karena itu, pastinya Jatim Fair akan menjadi sarana yang paling tepat dan efektif untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk terbaru kepada masyarakat umum. Inilah momentum untuk menampilkan berbagai potensi, kinerja, prestasi yang telah diraih oleh kalangan usaha, pemerintahan,dan masyarakat Jawa Timur dan sekitarnya. (Hasnawi)


AGENDA EVENT

Indomax 2011

Pameran Internasional Industri Permesinan Kembali Digelar Agenda: Indomax 2011 Date: 4-7 May 2011 EO: PT Mass Komunikasi Location: Arena PRJ, Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta

I

ndonesia Machinery Indonesia (Indomax) akan kembali hadir di Jakarta. Pameran internasional permesinan ini akan diselenggarakan oleh PT Mass Komunikasi, di Area PRJ JIExpo, Jakarta, pada 4-7 Mei 2011. Dato Chong Chong Tik, Managing Director ES Event Management SDN BHD yang menjadi induk PT Mass Komunikasi, pertengahan Februari lalu, mengatakan pameran yang ke-9 kali diselenggarakan di Jakarta ini merupakan pameran perdagangan professional yang khusus ditujukan untuk perusahaan-perusahaan yang ingin memenangkan persaingan pasar. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pameran ini akan menampilkan berbagai

mesin, di antaranya mesin-mesin produksi plastic, packaging, food processing, dan printing. “Dibanding tahun sebelumnya, untuk pameran tahun ini, kami juga akan me-

nambah lagi katagori baru, yakni LED (teknologi lampu-lampu) dan Sign, serta Gift (industri cendera mata),” kata Chong. Cakupan pameran Indomax 2011 yang semakin lengkap tersebut dikemas dengan brand-brand pameran, yakni ASEAN-LED, ASEAN Sign, ASEAN Print, dan ASEAN Gift. Semuanya bisa Anda temukan di pameran akbar Indomax 2011 di JIExpo Mei nanti. Pameran ini akan diikuti berbagai perusahaan dari Malaysia, Taiwan, Korea, China, Singapura, serta dari Indonesia sendiri. “Kami harapkan sekitar 150 perusahaan akan mengikuti pameran ini, dari dalam dan luar negeri. Semua peserta tahun lalu menyatakan akan kembali mengikuti kali ini, ditambah peserta-peserta baru. Ini menunjukkan Indomax sangat efektif sebagai wadah pertemuan bisnis antara peserta pameran dan buyers ,” kata Nyoman Utami, Project Event PT Mass Komunikasi. Melihat sambutan yang besar dari masyarakat dalam pameran-pameran Indomax sebelumnya, kata Lasmi, pihaknya optimistis target transaksi sebesar Rp2 triliun hingga Rp2,5 triliun dalam pameran nanti akan tercapai. “Mesin-mesin digital printing tampaknya masih akan menjadi primadona,” tambahnya.

Gelar Komponen, Suku Cadang, dan Aksesoris Terlengkap IndoAutomotive 2011 Date : 25 – 28 May 2011 EO: PT Wahana Kemalaniaga Makmur Location: Jakarta International Expo Kemayoran PAMERAN KOMPONEN, suku cadang dan aksesoris otomotif IndoAutomotive, akan kembali digelar di Jakarta International Expo Kemayoran pada tanggal 25-28 Mei 2011. Pameran internasional tahunan business-to-business ini akan menghadirkan produk-produk otomotif yang cukup komprehensif. Pada IndoAutomotive 2010, sebanyak 127 peserta pameran yang berasal dari Indonesia, Malaysia, China, Taiwan dan Rusia berpartisipasi mengisi area pameran seluas 4.655 meter persegi di Jakarta Inter-

14 I

I Maret 2011

national Expo. Area pameran terbagi dalam empat zona kategori yaitu Suku Cadang, Komponen & Aksesoris, Perbaikan & Perawatan, serta Perangkat Service Station. Produkproduk utama yang dipamerkan antara lain ban, pelek, produk-produk perawatan mobil, paints & coating, interior mobil, sistem audio video, sistem keamanan, sistem sensor & elektrik, produk-produk bahan bakar alternatif & pelumas serta produk dan jasa lainnya yang berkaitan dengan otomotif. Mengingat antusiasme masyarakat terhadap pameran ini, dalam IndoAutomotive 2011 ini akan dihadirkan zona baru yaitu Motorcycle Parts & Accessories. Kategori ini akan dipenuhi dengan aneka suku cadang dan aksesoris motor.


Hall D1

Concurr ent event:

In conjunction with:

Presenting a t op class line up of the best in the printing industr y

th

The 7 Indonesian International Plastic Exhibition

30 March - 2 April 2011 Jakar ta International Expo K emayoran, Jakar ta - Indonesia

The 6 th Indonesian Int ernational Printing Exhibition

www.indoprint.net

J adwal Seminar Rabu, 30 Mar et 2011 08.30 – 17.00 “Unfolding the F olding Car ton” Seminar Pembicara : manr oland, HEIDELBERG, ACTEGA Terra GmbH, Ganitri, Eradinamika, Indonesian Packaging Federation Tempat : Br omo, Trade Mar t Investasi : Rp 300.000,-

Jumat , 1 April 2011 15.00 – 17.00 Launching BUKU: “Indonesia T op 10 Print erpr eneur 2011” DIREK TORI: “Bisnis P ercetakan di Indonesia” Penyelenggara : PrintPack Indonesia Magazine Tempat : Hall D1 Investasi : Fr ee (dengan undangan)

Sabtu, 2 April 2011 09.00 – 16.00 “Cost Efficiency in Print Business” Seminar Penyelenggara : KOPI Tempat : Hall D1 Investasi : Rp 350.000,-

Silahkan menghubungi kami untuk mendapatkan undangan menghadiri pameran maupun informasi mengenai seminar . Supported by:

Rut Floria Kelly

P O LITE K N IK N E G E R I

Visitor Promotion Div

PT Wahana Kemalaniaga Makmur Komp Perkantoran Graha Kencana Blok CH-CI Jl Raya Pejuangan No 88 Kebon Jeruk, Jakarta 11530 T: +6221 53660804 F: +6221 5325890 E: rut@wakeni.com www.indoprint.net www.wakeni.com In conjunction with:

IFCCI

Indonesian French Chamber of Commerce and Industry

Exhibition & Convention

PT .W AHANA KEMALANIAGA

Expert

MAKMUR

Concurr ent event: The 7 th Indonesian International Plastic Exhibition

The 6 th Indonesian International Printing Exhibition

Special Highlight:

Audio Visual Technologies Indonesia 2011

Hall A3

LED Technologies Indonesia 2011

SIGN

Digital Signage Technologies Indonesia 2011

CONSUMER ELECTRONICS

30 Mar ch - 2 April 2011

J akar ta Int ernational Expo K emayoran www.iplusc.net

staying connect ed, beyond boundaries . . .

Jadwal Seminar Kamis, 31 Mar et 2011 13.00 – 16.00 “Internet Sehat, Potensi Melesa t” Seminar Penyelenggara : ICT Watch Tempat : Hall D1 Investasi : Free (dengan undangan)

Daftarkan diri Anda sekarang untuk mendapatkan undangan menghadiri pameran maupun informasi mengenai seminar .

Rut Floria Kelly

Supported by:

Visitor Promotion Div

PT Wahana Kemalaniaga Makmur Komp Perkantoran Graha Kencana Blok CH-CI Jl Raya Pejuangan No 88 Kebon Jeruk, Jakarta 11530 T: +6221 53660804 F: +6221 5325890 E: rut@wakeni.com www.iplusc.net www.wakeni.com

IFCCI

Indonesian French Chamber of Commerce and Industry

Exhibition & Convention

PT .W AHANA KEMALANIAGA

Expert

MAKMUR


AGENDA EVENT

IFFINA Jadi Tolok Ukur Pertumbuhan Ekspor Mebel

Agenda: International Furniture & Craft Fair Indonesia Date: 11-14 March 2011 EO: Kerabat Dyan Utama Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

I

nternational Furniture and Craft Fair Indonesia (IFFINA) menjadi momentum kebangkitan industri mebel nasional. Keberhasilan IFFINA menjadi tolok ukur pertumbuhan ekspor mebel Indonesia. Menilik perkembangannya yang sangat pesat, IFFINA pun kini tidak hanya diikuti peserta dari dalam negeri, tetapi juga akan diramaikan exhibitor dari negara tetangga, di antaranya Singapura dan India. Partisipasi peserta dari mancanegara ini menunjukkan IFFINA tidak lagi berskala lokal, tapi telah menjadi pameran berskala internasional. Karena dapat mendongkrak ekspor mebel Indonesia, IFFINA terus ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya dari tahun ke tahun. Sebagai satu sebagai pameran furnitur terbesar di Indonesia, IFFINA tentu akan menampilkan furniture berkualitas dari produk-produk furnitur dan kerajinan Indonesia. IFFINA yang diselenggarakan di awal 2011 ini dipastikan akan menghadirkan ribuan pembeli potensial. Ini tentu menjadi awal yang baik bagi bisnis

16 I

I Maret 2011

Anda untuk menjadi bagian di dalamnya. Pameran ini juga diharapkan dapat meningkatkan industri furnitur Tanah Air yang terus bertumbuh. Data di Asosiasi Mebel Indonesia (Asmindo0 menunjukkan, ekspor produk furnitur dan kerajinan Indonesia pada tahun fiskal 2010 mencapai US$ 2,70 miliar atau meningkat 20% dibandingkan tahun fiskal sebelumnya yang sebesar US$ 2,25 miliar. Jumlah ini telah melampaui target yang ditetapkan Asmindo, yakni kenaikan 15%. Pada tahun 2010 nilai ekspor furnitur Indonesia didominasi oleh produk furnitur kayu yang memberikan kontribusi 58,20% dari nilai total ekspor. Sementara produk furnitur lain seperti rotan, bambu, logam, plastik dan furnitur lainnya hanya memberikan kontribusi 7,67%, 0,48%, 3,94%, 2,81% dan 26,90% masing-masing dari nilai total ekspor. Sedangkan sepuluh tujuan ekspor produk furnitur Indonesia masih didominasi oleh pasar tradisional seperti: Amerika Serikat (26,82%), Jepang (10,88%), negara-negara Eropa: Perancis (9,77%), Inggris (8,82%), Belanda (5,88%), Jerman (4,99%), Belgia (4,05%) dan Italia (2,39%). Sementara Australia dan Malaysia adalah peringkat 8 dan 10 dengan nilai total 2,86% dan 2,19%. Dalam 8 tahun terakhir, sejak 2003 sampai 2010, tren ekspor Indonesia produk furnitur dan kerajinan telah menunjukkan respon positif, kecuali pada tahun 2009 sebagai akibat dari krisis keuangan internasional. Dengan situasi saat ini, bersama dengan langkah-langkah yang telah diambil oleh Asmindo, diharapkan pada akhir tahun 2011 produk ekspor furnitur akan mencapai target sebesar US$ 3 miliar. Salah satu langkah untuk mencapai target itu yakni dengan mengintensifkan promosi dan pameran. Dalam kerangka itulah, tahun ini pameran besar industri furnitur dan kerajinan akan diselenggarakan dua kali. Yakni pada 11-14 Maret ini, dan 14-17 September mendatang, di Arena PRJ, Jakarta International Expo.


STAY CURRENT WITH

LEADING 25 - 28 AUTOMOTIVE MAY 2011 SHOW IN INDONE SIA THE

JAKARTA INTERNATIONA L EXPO KEMAYORAN - JAKARTA INDONESIA

CAR ACCESSORIE S AUTOMOBILE ENGINE AUTOMOBILE TOOLS & EQUIPMENT MOTORCYCLES MAINTENAN CE MOTORCYCLES ENGINE VEHICLE SAFETY SYSTEM

Indonesian French Chamber of Commerce and Industry

FA IKLAN 21 x 28.indd 1

2/10/2011 11:32:33 AM


AGENDA EVENT

GEM Kembali Gelar Pameran Internasional Bus dan Truk Agenda: INAPA 2011 & IIBT 2011 & INATRONICS 2011 & INABIKE 2011 Date: 23-26 March 2011 EO: PT Global Expo Management Location: Area PRJ, Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta

T

he 2nd Indonesia International Bus, Truck, and Components (IIBT) Exhibition akan kembali diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo), Pekan Raya Jakarta (PRJ), pada 23-26 Maret 2011. Pameran ini akan diikuti lebih dari 700 perusahaan dari 21 negara dan 8 grup internasional. Di antaranya dari China, India, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Thailand. Menurut Kepala Proyek PT Global Expo Management Indonesia (penyelenggara pameran) Baki Lee, pameran internasional ini akan menempati hall-hall dan open space di arena PRJ. Yakni di Hall A, B, C, D, dan Open Space JIExpo. Dikatakan juga, 2nd IIBT ini akan diselenggarakan

18 I

I Maret 2011

berbarengan dengan pameran Heavy Equipment 2011, INAPA 2011 (the 3rd ASEAN largest auto parts, accessories, and equip exhibition 2011), dan INABIKE 2011 (the Indonesia international bike, parts, and accessories exhibition 2011). Menurut Baki, konsep 2nd IIBT adalah business to business yang mempertemukan langsung penjual dengan pembeli. Apa yang akan dipamerkan mencakup empat hal. Pertama, bus seperti bus kota dan lain-lain. Kedua, truk seperti pick up, traktor, trailer, semi-trailer, truk tank, kontainer, truk pemadam kebakaran, dan lain-lain. Ketiga, kendaraan khusus seperti tank, kendaraan polisi, ambulans, dan lain-lain. Keempat, suku cadang, komponen, dan aksesoris. Di pameran 2nd IIBT ini juga akan ada peluncuran produk terbaru domestik dan luar negeri, seminar tentang teknologi kendaraan komersial, test drive, kompetisi desain karoseri, dan presentasi produk. Ketua Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) David Herman Jaya tidak mengatakan angka pasti target penjualan pada ajang pameran 2011 ini. Ia hanya mengatakan bahwa omzet penjualan selalu naik pascapameran. Karena itu, 341 industri karoseri berlomba mempersiapkan kendaraan mereka untuk dipamerkan nanti. Sementara itu, Direktur Penjualan dan Pemasaran New Armada Group (karoseri), Sommy Lumadjeng, menjanjikan bahwa pihaknya, sebagai salah satu perusahaan yang akan ikut 2nd IIBT, akan meluncurkan produk terbaru mereka, “Itu kejutan. Jadi, datang saja kalau mau beli bus terbaru,� ujarnya. Fatkhurrohim


The 7 th Indonesian International Plastic Exhibition

Featuring Plastics, Rubber and Packaging Creating opportunities, scaling new heights

www.indoplas.com

30 March - 2 April 2011 Jakarta International Expo Kemayoran - Indonesia

PT. WAHANA KEMALANIAGA MAKMUR

Komp. Perkantoran Graha Kencana Blok CH-CI Jl. Raya Pejuangan No. 88, Kebon Jeruk, Jakarta 11530 - Indonesia P +6221 53660804 F +6221 5325887/90 Einfo@wakeni.com Industry Partners:

Supported by: Exhibition & Convention

Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia

Association of Plastic Converting Industry

IFCCI

Indonesian French Chamber of Commerce and Industry

PT.WAHANA KEMALANIAGA MAKMUR

Expert


AGENDA EVENT

Indonesia Gelar PGA Championship

I

ndonesia tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan keanekaragaman seni budayanya. Indonesia pun kini juga dikenal lewat destinasi baru, yaitu padang golf. Hal ini terungkap dalam konferensi pers Indonesia PGA Championship & The Series, yang akan digelar di enam provinsi, yaitu Banten, Surabaya, Bali, Medan, dan Lombok. Konferensi pers yang berlangsung di ebony meeting room, Aryaduta Hotel Lippo Karawaci ini, dihadiri para pelaku insan golf Tanah Air, dan perwakilan sponsor utama, yakni Merces Benz Indonesia. Rudolf Borgenheimer, President Director Mercedes Benz Indonesia, menjelaskan, pihaknya merasa senang sekaligus bangga menjadi sponsor utama dari event Indonesia PGA Championship & Series ini. Dan, event yang akan berlansung pada bulan Maret hingga November 2011 ini bukan kali pertamanya bagi Mercedes Benz. “Untuk event golf di Esmeralda, pihak Mercedes Benz telah mengucurkan dana sponsor sekitar US$100.000. Dan, untuk event kali ini, saya kira lebih dari angka tersebut,” ungkap Rudolf. Sementara itu, Martha D Sidebarang, Direktur dari

20 I

I Maret 2011

Event Organizer Rajawali Sport Internasional, yang menyelenggarakan event itu, menjelaskan, gelar golf internasional ini didukung penuh oleh Persatuan Golf Indonesia, dan Mercedes Benz. “Indonesia bukan hanya dikembangkan dari sektor wisatanya saja. Golf pun bisa menjadi sport tourism, yang bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Itu sebabnya tema dari event ini adalah The Journey of Feeling,” ucap Martha. Sementara itu, Ben Sellenger, CEO One Asia menuturkan, pihaknya berjanji akan membawa para golfer Indonesia ke tingkat tertinggi di dunia melalui Indonesia PGA Championship & The Series. Sebab, pihaknya memberlakukan sistem dan kualitas kompetisi berstandar internasional. Event Indonesia PGA Championship & The Series ini akan dilakukan sebanyak 7 serie yang akan digelar mulai dari Banten, Surabaya, Bali, Medan, Bandung, dan Lombok, dengan satu felling, yakni Indonesia. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat yang daerahnya menjadi salah satu host dari Indonesia PGA Championship & The Series menyatakan, pihaknya akan terus berusaha agar event bertaraf interansional ini menjadi agenda tahunan di daerahnya. Sebab industri pariwisata tak lepas dari para golfer, dan diharapkan menjadi duta-duta wisatawan asing. Event yang memperebutkan hadiah senilai US$1 juta ini diikuti oleh 144 orang pegolf se-ASEAN, yang telah ditetapkan oleh Singapore World Sport Group, bekerja sama dengan Rajawali Sport International. Yang tak kalah menarik, event golf internasional ini menggunakan maskot dan tropi yang berasal dari mutiara. Terinspirasi dari mutiara Lombok yang telah kesohor di seantero dunia. Fatkhurrohim


INTERVIEW

Hartono Wijaya Chief Operating Officer Berca Retail Group

Kim dan Timo ‘Jatuh Cinta’ pada League Produsen sepatu League melakukan terobosan jitu dengan menjadikan pesebakbola yang lagi naik daun, Kim Jeffrey Kurniawan, dan pelatihnya, Timo Scheunemann, sebagai Brand Ambassador untuk produk-produk League khusus kategori soccer. “Pemilihan Kim dan Timo didasarkan pada kesamaan visi dan misi kami, di mana Kim dikenal sebagai pemain professional yang cinta produk Indonesia. Kim dan Timo juga stylish, modern, berjiwa muda, selalu inovatif, yang kesemuanya mewakili produk League,” ujar Hartono Wijaya selaku Chief Operating Officer PT Berca Sportindo, kepada wartawan saat memperkenalkan keduanya kepada public sebagai Brand Ambassador League, pada Senin, 7/2/2011. Kim dan Timo saat ini bergabung dengan klub Persema Malang, sebagai pemain dan coach. Sedang sepatu League merupakan merek global dengan produk premium yang didesain dari Amerika. Sebagai merek internasional, League telah terbukti mampu bersaing dengan merek-merek kelas dunia lainnya. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai pemilihan Kim dan Timo tersebut, berikut ini wawancara ekslusif EVENTGUIDE dengan Hartono di Gedung Pusat Niaga, Lantai 3, Arena PRJ Kemayoran, Kamis, 10/1/2011. Bisa Anda ceritakan singkat proses pemilihan Kim dan Timo menjadi Brand Ambassador untuk produk-produk League? Sebenarnya sederhana. League itu kan punya komitmen untuk memajukan olahraga nasional. Kami tidak hanya melihat Kim yang belakangan ini lagi booming pemberitaannya. Sebelum Kim, League sudah punya Brand Ambassador di futsal dan sepakbola. Selain itu, DBL juga kami sponsori di seluruh Indonesia, begitu juga dengan NBL, dan seluruh klub sepak bola yang bermain di Divisi Satu. Pada intinya, kalau kami lihat dari segi potensi, baik itu sebagai atlet maupun tim, kami memang punya komitmen untuk memajukannya. Ini bagian dari komitmen kami untuk bangsa kita. Kami beberapa kali lihat Kim sebagai anak muda punya potensi besar. Kami lihat masa depannya cukup cemerlang, termasuk dari cara dia bersikap, kerendahan hatinya. Kami pun – sebagai League—percaya dengan tim, karena individu sebagus apapun kalau tidak bisa bekerja sama dengan tim susah juga. Maka, kami tidak ingin menonjolkan sebagai individu karena kebersamaan itu yang akan membawa kemenangan. Ketika kita bicara kebersamaan, Kim tidak lahir begitu saja. Pasti di belakang dia ada arsiteknya yang melihat bakatnya. Dalam hal ini, yang pertama melihat bakat-

22 I

I Maret 2011

nya adalah coach Timo.Dia menjadi superstar karena ada orang di belakangnya. Dengan kata lain, dalam hal ini kami sangat menghargai tim, melihat Kim sebagai Kim sendiri saja, dan orang yang di belakangnya. Nah, di sinilah peran Timo yang melihat bakat Kim bersama Irfan Bachdim menjadi bintang yang sedang besinar. Berarti coach ini adalah coach yang luar biasa. Kami memberikan pernghargaan kepada coah Timo. Artinya, bahwa kami tidak hanya melihat ‘barang jadi’nya saja tapi juga dari proses dan orang di balik layar. Kami sangat menghargai teamwork, keseluruhan komponen-komponen yang menjadikan bintang itu muncul. Komponen itu yang harus kita hargai. Itulah yang membuat kami melihat Kim Kurniawan. Dan yang penting buat kami adalah bahwa mereka berdua mencintai produk Indonesia. Karena bagaimanapun League adalah produk Indonesia, yang siap menjadi global brand. Artinya visi dan misi League klop dengan keduanya? Itu harus. Karena sejarah kelahiran League. Kami lebih dari 20 tahun telah punya manufacturing yang mengerjakan brand-brand internasional. Kemudian, sudah delapan tahun ini kami memegang distribusi brand-brand internasional. Kalau kita melihat di Indonesia, mungkin lebih dari 30 persen produk-produk itu diproduksi di Indonesia. Hal itu yang menggelitik hati dari Ibu Hartati Murdaya: produk Indonesia apa sih yang dikenal di mancanegara. Hampir tiadak ada kan. Padahal kita yang menyuplai mereka. Ketika ditanya, apa sih produk Indonesia yang dikenal? Enggak ada. Semua yang dikenal, brand asing. Dari sana Ibu Hartati mulai berpikir, apa kontribusi yang kita bisa berikan untuk bangsa ini. Itu pertanyaan dan tantangan yang besar buat kita. Kok kita tidak punya satu brand. Oleh karena itu kita harus punya brand yang dibuat dan dihasilkan oleh putraputri Indonesia. Gagasan itulah yang kemudian mengajak kita menciptakan satu global brand yang


Dari kiri ke kanan: Hartono, Kim, Timo

nantinya menjadi ikon untuk bangsa Indeonesia. Kalau kita di Amerika, misalnya, ada orang yang bertanya, apa sih top brand dari Indonesia, kita bisa langsung jawab: League. Ada keinginan kita menempatkan League seperti top brand dari Amerika, Jerman, Korea, dan lain-lain. Kita tidak hanya bangga bikin produk untuk brand-brand terkenal. Tapi kita pun mampu membuat dan punya brand yang bisa bersaing dengan mereka. Itu idealisme kita. Ini yang mungkin agak membedakan League dengan brandbrand lainnya. Kita tidak hanya omong bisnisnya. Memang dari tahap awal tidak mudah. Kalau mau brand dari luar sih gampang. Kita membangun brand sendiri yang investasinya sangat besar. Kalau kita tidak punya daya tahan luar biasa, kita tidak akan berani coba-coba. Makanya hingga hari ini, belum ada brand yang benarbenar ngetop karena tidak hanya perlu keberanian tapi juga investasinya sangat besar.

Kita sangat bangga dengan brand yang kita punya ini dan kita akan maju dengan global brand ini dan bisa bersaing dengan produk luar. Ini akan kita tumbuhkan menjadi kekuatan kita. Kayak batik, begitu Malaysia ingin mengambilnya, kita kan langsung mengatakan bahwa itu punya kita dan semua orang mengenakan batik sampai hari ini. Kita pun sama seperti itu. Mungkin selama ini orang kurang melihat potensi kita sebagai bangsa, kita mau tunjukkan bahwa kita mampu menghasilkan suatu brand yang dapat kita banggakan. Visi kita tidak hanya berbisnis tapi Ibu Hartati Murdaya punya visi menjadikan ini menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Dalam hubungannya dengan Kim Kurniawan, kami melihat bahwa dia pun harus bangga dengan produk Indonesia. Apa target dari ambassador yang baru ini? Kami ingin menggalakkan kepada semua teman-teman di Indonesia, cintailah produk Indonesia dan sekarang kita bisa temukan produk Indonesia yang berkualitas dengan desain yang kita combine juga dengan disain dari Amerika. Dengan begitu, kita mengharapkan, bangsa Indonesia bisa lebih mencintai produk Indonesia. Kalau selama ini American minded, sekarang mau tunjukkan bahwa produk kita juga dibuat dari factory yang sudah biasa mengerjakan brand-brand internasional. Kita juga sudah terbiasa dengan distribusi brand-brand internasional . Kita

Maret 2011 I

I 23


INTERVIEW ingin tunjukkan bahwa kita punya brand Indonesia yang enggak kalah dengan brand-brand dari luar. Sekarang League sudah ada di Singapura. Kami sedang kembangkan ke Amerika dan Eropa. Satu hal yang juga menginpirasi saya adalah Korea dengan produk-produknya yang semuanya kita kenal di sini. Ketika saya ke sana sekitar 15 tahun lalu, brand-brand yang berasal dari Korea sekarang begitu menguasai pasar karena didukung oleh masyarakat Korea. 95% masyarakatnya menggunakan produkproduknya sendiri. Mereka mendukung produknya ketika dia bersaing, begitu hebatnya mereka. Pemerintahnya juga mendukung habis-habisan. Jadi, kita ingin ada kebanggaan kita. Mengapa kita pakai Kim sebagai ambassador adalah karena kita ingin menunjukkan bahwa dia pun orang yang berkualitas dan mencintai produk kita. Masa sih kita harus melihat merek-merek luar. Kim sendiri jauhjauh datang dari Jerman dan mau menggunakan produk kita. Kita ingin mengedukasi masyarakat kita supaya lebih mencintai produk dalam negeri sendiri. Karena bagaimanapun kalau ini menjadi besar pasti semuanya juga akan balik ke kita sendiri. Semua seratus persen kembali ke bangsa kita juga. Ini suatu idealisme kita, bahwa kalau kita berhasil pasti teman-teman kita yang lain juga akan ikut-ikutan juga. Kita mau tunjukkan bahwa kita bisa masuk ke mancanegara dengan produk kebanggaan kita. Kalau kita berhasil, pasti banyak juga pengusaha yang mau dan ikut. Cuma memang perlu ada pemicunya dan itu enggak gampang. Saya sangat mengharapkan dukungan dari media, Brand Ambassador, untuk mengembangkan potensipotensi kita yang ada. Kita tidak hanya melihat individu atau tim, tapi apapun yang bisa memajukan olahraga nasional, tentu kita akan support. Kami juga sedang menggagas semacam akademi pendidikan futsal, yang sedang booming. Kita mau mengajarkan kepada anak-anak kita untuk berlatih secara benar dari usia dini. Futsal tidak hanya hobi tapi suatu hari menjadi profesi mereka. Bahwa olahraga sama dengan profesi yang lain. Perlu kerja keras, perlu pencapaian. Kita mencobalah untuk ke arah sana. Makanya bulan April nanti kami akan ada Futsal Series dan League Run Series di tiga kota besar karena kita ingin memasyarakatkan olahraga. Lagi-lagi kita tidak malu mengatakan League adalah produk Indonesia dan siap menjadi global brand. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa bersaing di mancanegara. Sekarang kita sudah hadir di Singapura dan negara-negara ASEAN lainnya. Bagaimana respon Kim Kurniawan ketika dia tahu bahwa ini adalah produk dalam negeri na-

24 I

I Maret 2011

mun berstandar internasional? Ketika Kim datang ke sini, sebelumnya ia sebenarnya sudah mendengar League. Kalau dia jalan-jalan di Surabaya, dia sudah melihat tapi dia tidak pernah tahu kalau ini adalah brand Indonesia. Ketika kami dapat kesempatan ketemu dengan Kim dan coach Timo, kami sampaikan bahwa ini adalah produk Indonesia dan siap bersaing di mancanegara, dia terkaget-kaget. Ketika produk kami tunjukkan, Kim langsung coba-coba dan langsung bilang mau dengan produk ini. Ini produk bagus kenapa enggak, kata mereka. Dia juga langsung lihat koleksi-koleksi , mulai dari baju, celana, sampai sepatu. Dia coba semuanya, dan dia bilang semuanya oke dan cocok. Dia langsung jatuh cinta pada produk Indonesia. Kita berharap nantinya ketika produk ini sudah bisa masuk ke Amerika, kariernya Kim juga bisa ke mancanegara entah itu di tingkat ASEAN atau Asia. Keduanya saling menunjang, masing-masing dengan prestasinya. Apa tugas Kim sebagai Brand Ambassador? Yang pasti balik lagi ke yang pertama saya katakana tadi, dia memang harus mencintai produk dalam negeri . Dalam aktiďŹ tas sehari-hari dia juga harus mencerminkannya dalam cara berpakaian dan berperilaku yang harus bisa diterima oleh masyarakat kita di sini. Enggak gampang juga sih jadi brand ambassador. Tidak cukup hanya mengenakan brand, tapi juga menunjukkan perilaku yang positif dalam kehidupan keseharian dia. Kita mengharapkan dia berprestasi dan juga menjadi panutan anak-anak muda. Mereka akan lihat bahwa Kim cinta produk Indonesia, perilakunya baik, dan prestasinya juga baik, itu kan luar biasa. Ini akan mendorong anak-anak muda menjadikan dia contoh yang baik. Kalau tadinya suka nongkrong-nongkrong, kenapa tidak mencoba berlatih yang serius sehingga mempunyai prestasi yang membanggakan untuk Indonesia seperti Kim. Waktu kosong yang ada dimanfaatkan dengan baik. Jadi, Kim sendiri akan membawa satu misi yang sangat besar. Kami berharap, dalam waktu dekat kita akan melihat efek positifnya. Frans Sihol Siagian


COVER STORY

Mau Dibawa ke Mana Industri Pameran kita? MUSYAWARAH NASIONAL ASPERAPI 2011 ini digelar dengan semangat untuk menjawab tantangan perkembangan ekonomi dan persaingan dunia usaha pameran saat ini. Dengan sangat baik panitia merumuskan masalah tersebut dalam tema MUNAS VII yakni “Many to Many Collaboration in MICE Industry”. Tema besar tersebut dibedah melalui diskusi panel dengan pembicara dari Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pariwisata, Direktur Biro Konvensi dan Pameran Thailand, Bisnis Developmen Panorama Convex, dan CEO Markplus Inc. Munas yang digelar dari tanggal 17-18 Februari dihadiri sekitar 200 pimpinan perusahaan pameran anggota ASPERAPI. Sesi pertama diskusi panel dipandu oleh Eko Prabowo Direktur Mediatama Binakreasi dengan menghadirkan panelis Chrisnawan Triwahyuardhianto Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan dan Henky Hermantoro Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Dalam paparannya Chrinawan menekankan pentingnya pengembangan ekonomi, aspek pencitraan dan profesionalisme sementara Henky menggarisbawahi potensi Indonesia yang dapat dikembangkan menjadi ujung tombak marketing pariwisata Indonesia yakni nature, culture, kuliner, people dan value for money. Suasana diskusi menghangat ketika sesi tanya jawab dibuka. Herman Wiriadipoera Direktur Napindo Media Ashatama mempertanyakan Event Organizer Trade Expo Indonesia yang selalu berganti-ganti sesuai pemenang tender. “Kalau pengelolanya selalu berganti-ganti terus begini kapan kita besarnya”, ujar Herman,”Kita selalu mulai dari awal lagi”. Pertanyaan lain yang tidak kalah menggigitnya dilontarkan oleh Syukur Sakka Direktur Wahyu Promo Citra. Pria yang telah malang melintang di dunia pameran ini mempertanyakan kebijakan pemerintah perihal pencantuman tanda pengenal impor. “Kita ini bukan importir?” tegas Syukur Sakka.

26 I

I Maret 2011

“Bagaimana jadinya kalau Pak Herman yang menggelar Indo Defence harus mendatangkan tank ke Indonesia?” Lebih lanjut ia mempertanyakan beban pajak pameran sebesar 10 persen. “Hal ini memberatkan pelaku industri pameran kita”. Sejatinya industri pameran Indonesia tergolong sebagai penyumbang devisa potensial. Statistik Departemen Pariwisata dan Kebudayaan mencatat pada 2008 bisnis pameran kita membukukan transaksi senilai USD 74,96 juta, pengunjung dari luar negeri USD 1,77 miliar, dan peserta pameran dari luar negeri USD 116,81 juta. Bila angka tersebut ditambah dengan pendapatan lain dari sector pameran yang tidak tercatat diperkirakan total sumbangan bagi pemasukan devisa Negara sekitar USD 2 miliar atau 2 persen dari total cadangan devisa Indonesia. Namun meski industri pameran terbukti memberikan kontribusi signifikan bagi devisa Negara bukan berarti dukungan pemerintah bertambah besar. Justru sebaliknya dukungan pemerintah terhadap perkembangan industri pameran masih dirasa setengah hati. “Sepertinya dukungan pemerintah masih setengah hati terhadap industri ini,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Pameran Indonesia (Asperapi) Siti Hartati Murdaya. ““Bea cukai untuk industri pameran disamaratakan dengan bea cukai untuk industri besar. Padahal, ini adalah dua sisi yang berbeda, dan tidak dapat disamakan. Ini artinya, pemerintah melalui direktoratnya belum memahami MICE, terutama di industri pameran.” Menurut Ketua Asperapi dua periode ini masalah PP 23 tentang Bea Cukai yang belum beres juga sampai saat ini adalah bukti bahwa dukungan pemerintah masih setengah hati terhadap perkembangan industri pameran di Indonesia.

Skill Management Masalah klasik lain yang tidak luput dari pengamatan Siti Hartati Murdaya adalah persoalan skill management sumber daya manusia pameran kita.


Menurut Hartati berkembang tidaknya industri pameran kita tidak dapat diukur dari peranan asosiasi saja tapi justru lebih dari itu peran serta exhibition organizer sangat dibutuhkan di sini sebab EO lah yang menentukan sebuah pameran terlaksana dengan baik atau tidak. Demi menyadari pentingnya pembinaan dan peningkatan kualitas SDM pameran, pengurus ASPERAPI periode 2008-2011 merintis penyusunan standarisasi SDM pameran Indonesia. Diketuai Eko Prabowo, Tim Pokja Standarisasi SDM Pameran sampai saat ini masih bekerja menyusun daftar keterampilan standar SDM kita. “Bila standar tenaga pameran ini telah terbentuk akan sangat membantu perkembangan industri pameran di Indonesia dan terutama sebagai persiapan memasuki era pasar bebas,” kata Heri Setyawan Ketua Indonesia MICE Center, “Bayangkan kalau SDM kita tidak siap. Bisa jadi kita hanya menjadi penonton pameran di negeri sendiri”. Dari segi inovasi pameran terlihat perkembangan dan tren yang menggembirakan. Hampir tiap tahun lahir pameran baru dari para penyelenggara pameran. Salah satu perusahaan pameran yang tidak henti

mengembangkan pameran baru adalah PT Mediatama Binakreasi. Event Organizer yang identik dengan Inacraft ini mulai melirik segmen anak muda misalnya dengan membuat pameran permainan atau pun fashion. Sementara event-event kelas dunia lain bias dilihat dari pagelaran musik Java Jazz, Internasional Indonesia Motor Show atau pameran senjata yang fenomenal seperti Indo Defense. Pada masa mendatang persaingan industri pameran kita bakal makin sengit. Bukan hanya antar pemain dalam negeri namun terlebih dari event organizer luar negeri. Mereka bukan hanya menggelar pameran di sini tapi juga memboyong tenaga kerjanya. Secara bercanda kita mengatakan bahwa Indonesia selalu menang dalam pertandingan bulu tangkis tapi tidak pernah menang dalam pertandingan sepakbola. Artinya untuk urusan kerja sendiri kita sangat mumpuni tapi bila harus kerja sama kita agak kagok. Jadi tidak terlalu mengherankan, dan mungkin di dunia ini hanya satu-satunya ada di Indonesia, masalah koordinasi semacam ini harus diatur dan diberi bab tersendiri dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Bab IX. Yeah, apa boleh dikata? Cahyo Adjie

“Bila standar tenaga pameran ini telah terbentuk akan sangat membantu perkembangan industri pameran di Indonesia dan terutama sebagai persiapan memasuki era pasar bebas,”

Maret 2011 I

I 27


COVER STORY

Munas VII Asperapi

Pembagian ‘Kue’ Pameran Belum Merata Di area smooking room, di sela-sela Munas VII Asperapi, pertengahan Februari lalu, sebuah obrolan ringan antarpelaku pameran berlangsung. “Lama nggak bertemu, Pak? Kapan ngadain pameran di Jakarta,” ujar seorang hall owner di Jakarta kepada rekannya sesama anggota Asperapi. “Justru kita (kami) nunggu, kapan kita (kami) kebagian order dari pusat, nih,” jawab yang ditanya, seorang anggota DPD Asperapi dari daerah. Tak disangka, obrolan ringan dengan ditemani secangkir kopi saat rehat di hari kedua munas tersebut menjadi topik hangat dan menarik untuk dibahas oleh seluruh peserta munas. Sepenggal cerita obrolan ringan itu tampaknya menjadi cerminan bahwa kondisi pameran di Indonesia belumlah tersalur secara merata antara pusat dan daerah. Berbagai faktor menjadi kendala, seperti belum maksimalnya fungsi Asperapi sebagai wadah para pelaku industri pameran, hingga infrastruktur yang belum siap di daerah-daerah. Hal-hal seperti itu menjadi alibi paling logis, mengapa industri pameran di daerah belum tumbuh maksimal. Seiring dengan isi obrolan itu, sidang-sidang munas yang berlangsung di ruang Semeru Lantai 6 Gedung Pusat Niaga, Jakarta International Expi (JIExpo), juga sibuk membicarakan masalah sebaran lokasi dan penyelenggara pameran tersebut. Masing-masing Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asperapi mengemukan pandangannya. Semuanya, seakan koor satu suara, yakni perlunya pembagian “kue” pameran antara pusat dan daerah. Sebab selama beberapa tahun belakangan, hampir seluruh pameran berlangsung di Jakarta. Bahkan Provinsi

28 I

I Maret 2011

Banten yang secara teritorial sangat dekat dengan Jakarta pun belum mendapatkan imbas yang berarti atas kue pameran tersebut. Deden Sunandar, Ketua DPD Asperapi Banten, dalam laporannya di munas menjelaskan, Provinsi Banten selama ini baru bisa menyelenggarakan pameran yang sifatnya ringan dan kecil-kecil. Padahal, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) di wilayah ini telah siap menggelar pameran yang lebih dari itu. Apalagi, saat ini, Banten menjadi tempat investasi yang paling menarik di Indonesia. Oleh sebab itu, DPD Asperapi Banten sangat berharap mendapat kue pameran dari pusat. “Banten secara infrastruktur dan SDM telah siap untuk menggelar pameran besar. Jadi sekarang kami “menantang” DPP Pusat Asperapi, “Kerjai” lah DPD Banten beserta anggotanya,” kelakar Deden, saat menutup pembacaan laporannya. Hal senada pun diutarakan oleh Jeffry Eugene dari DPD Asperapi Makassar. Namun Jeffry menjelaskan, meski Makassar memiliki Celebes Convention Center (CCC), akan tetapi secara kepengurusan masih belum professional. Hal ini berdampak pada minimnya angka penyelenggaraan pameran. Itu sebabnya pula, DPD Makasar mengundang para pengusaha pameran untuk menyelenggarakan event di daerah itu. Jangan hanya di Jakarta. Terkait dengan Visit Makasar Year, Jeffry secara terbuka juga meminta kepada DPP Asperapi agar memberi masukan Pemerintah Pusat untuk mengarahkan agenda pameran atau konvensi ke Makassar. Sementara itu, Ketua DPD Asperapi Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jadi Rajaguguk, mengatakan, pihaknya boleh dibilang sebagai salah satu DPD Asperapi yang paling aktif menggelar kegiatan pameran dan MICE. Sebagai contoh, pada tahun 2010, DPD Asperapi


Batam telah berhasil menyelenggarakan 152 event. Namun, ujar Jadi, mahalnya harga sewa venue dan fasilitas yang kurang memadai menjadikan beberapa event urung terselenggara di daerah itu. Jadi pun menjelaskan, sebenarnya Batam telah memiliki venue besar, tetapi belum maksimal dimanfaatkan. Venue tersebut dalam satu tahun hanya mampu menyelenggarakan tiga event berskala besar, selebihnya sekala menengah. Itu sebabnya, ia berharap para exhibition organizer besar dari pusat, bisa memboyong dan atau mengagendakan beberapa pamerannya ke Batam.

Dibutuhkan Pengurus Interaktif Menanggapi hal tersebut, para petinggi Asperapi pun angkat bicara. Herman Wiriadipoera, Dewan Penasihat Asperapi sekaligus CEO Napindo Media Ashatama menjelaskan, terkait dengan suplai pameran ke daerah, ia sangat mendukungnya, bahkan pameran bertaraf internasional sekalipun. Hanya saja, yang perlu diperhatikan adalah kesiapan infrastruktur di daerah yang bersangkutan. Selama ini, kenyataan adalah hanya beberapa daerah yang siap untuk itu. Di antaranya Surabaya, Bali, dan Makassar. Namun satu hal yang amat disayangkan olehnya bahwa pemerintah daerah

(pemda) di seluruh Indonesia belum ada yang berfikir cerdas, tentang pentingnya memiliki sebuah venue besar untuk menggelar pameran yang besar. Herman pun menegaskan, ia tak merasa keberatan untuk membawa pamerannya ke daerahdaerah. Tapi, satu hal yang harus diketahui oleh setiap daerah, jika pusat yang menyelenggarakan pameran di daerah berarti daerah atau EO di daerah tersebut kehilangan porsi keuntungan. Mestinya, anggota Asperapi dari daerah lah yang bergerak. “Sebab kalau dari pusat, maka secara otomatis lahan mereka berkurang. Ini sangat disayangkan,� rinci Herman. Hal senada juga diutarakan oleh Bramantyo, Direktur Utama Mediatama Binakreasi. Bram mengatakan, dengan meningkatnya jumlah anggota Asperapi di berbagai daerah, pihaknya enggan menggelar event-event pameran di daerah. Hal dimaksudkan agar iklim industri pameran di daerah tumbuh. “Saat pertama kali hadir di industri pameran, Mediatama pernah menyelenggarakan pameran di daerah seperti di Surabaya, Yogyakarta, dan daerah lainnya. Akan tetapi dengan terus bertambahnya jumlah anggota Aseprapi di daerah, Mediatama ingin memberikan kesempatan pada EO lokal untuk tumbuh dan tampil,� urai Bramantyo. Fatkhurrohim

Jika pusat yang menyelenggarakan pameran di daerah berarti daerah atau EO di daerah tersebut kehilangan porsi keuntungan

Maret 2011 I

I 29


COVER STORY

Prospek Cerah Bisnis Pameran “Menurut survai Global Security Asia, Indonesia merupakan pasar pameran yang cukup kuat di wilayah Asia Tenggara”

K

egiatan MICE di Tanah Air sepanjang 2011 dipastikan tetap didominasi oleh kegiatan pameran, terlebih pada pameran berbasis produk-produk industri. Ini terlihat dari optimisme pasar dengan semakin membaiknya iklim investasi dan kondisi perekonomian nasional. Sektor usaha yang dikategorikan dalam pameran industri yakni pameran dari sektor pertambangan, tekstil dan garmen, mesin, otomotif, transportasi, dan agroindustri. Adapun, jenis pameran lainnya yakni pameran properti (termasuk mebel, kerajinan, dan desain interior), pameran edukasi (termasuk teknologi informasi dan elektronik), pameran multiproduk, dan pameran lainnya. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kemenbudpar, Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, Ir. Henky Hermantoro, dalam makalahnya yang berjudul “Peran Pameran dan Konvensi dalam Pariwisata Indonesia”, mencatat Tahun 2010 jumlah 265 pameran terselenggara, terdiri dari 87 pameran internasional, 77 nasional, dan 101 lokal. Rinciannya adalah pameran industri sebanyak 41%, pameran kerajinan dan furniture 19%, pendidikan, teknologi informasi, elektronik 12%, multi produk 3%, lain-lain sebesar 25%. Menurut survai Global Security Asia, Indonesia merupakan pasar pameran yang cukup kuat di wilayah Asia Tenggara. Ia berada dibawah Singapura dan Malaysia namun jauh diatas Filipina dan Vietnam. Bahkan posisi Indonesia berada sejajar dengan Korea Selatan dan diatas Jepang dan China. Herman Wiriadipoera, Direktur PT Napindo Media Ashatama, perusahaan penyelenggara acara (event organizer), menyebutkan peningkatan volume kegiatan pameran industri dipicu oleh semakin tingginya minat perusahaan multinasional dari berbagai negara untuk meningkatkan nilai investasi mereka di Indonesia. Sayangnya pemerin-

30 I

I Maret 2011

tah belum paham betul soal industri ini. “Jika pemerintah bersungguh-sungguh menetapkan berbagai kebijakan yang positif bagi pertumbuhan dan perkembangan industri pameran, maka pertumbuhan sektor tersebut di Indonesia pun akan semakin berkembang,” katanya dalam Munas Asperapi ke VII di Kemayoran. Dia menuturkan bisnis pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran (MICE) di Indonesia terus meningkat, terbukti dari jumlah pameran dagang yang diselenggarakan oleh anggota Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) cenderung meningkat. Pada 2004 tercatat sebanyak 152 pameran dagang dilakukan di Indonesia. Jumlah tersebut naik menjadi 242 pameran pada 2005. Kendati sempat turun menjadi 238 pameran pada 2006, jumlah pameran dagang yang digelar kembali naik menjadi 246 pameran pada 2007 dan 304 pameran dagang pada tahun lalu.

Dukungan Pemerintah Meski menunjukan grafik yang terus meningkat tiap tahun, bukan berarti industri ini tanpa kendala. Nyatanya, pemerintah sendiri tidak melihat dan mendukung industri ini dengan sepenuh hati. Mantan Ketua Asperapi dua periode, Siti Hartati Murdaya, ini dapat dilihat belum kelarnya masalah PP 32 tahun 2009, yakni tentang Bea Cukai-Bounded Warehouse adalah sebagai bukti bahwa dukungan pemerintah masih setengah hati terhadap industri ini. “Bea cukai untuk industri pameran disamaratakan dengan bea cukai untuk industri besar. Padahal, ini adalah dua sisi yang berbeda dan tidak dapat disamakan. Ini artinya, pemerintah melalui direktoratnya belum memahami MICE, terutama di industri pameran,” ungkap Hartati Murdaya. Hal senada juga diungkapkan oleh Herman Wiriadipoera, yang menyebutkan industri pameran


memainkan peranan strategis untuk merangsang perkembangan ekonomi nasional dan juga membuka peluang investasi, serta mempromosikan produksi dalam negeri ke mancanegara. Oleh sebab itu dia berharap pemerintah memberikan dukungan kepada industri tersebut, sehingga dapat bersaing dengan penyelenggara pameran dari negara lain di kawasan Asia seperti Singapura, Hong Kong, dan Thailand. “Pada 2007 Indonesia berada di posisi kedelapan di wilayah Asia dalam hal jumlah acara bertaraf internasional yang diselenggarakan,� katanya. Tambahnya lagi, seharusnya Indonesia seharusnya mampu berada di posisi lima besar. Menurut Ir. Henky Hermantoro, ada lima kekuatan dasar yang menggerakkan tumbuhnya industri pameran di Indonesia. Pertama, adanya kekayaan sosial budaya nasional yang merupakan unsur penting tumbuhnya industri tersebut. Kedua, pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin membaik telah menyebabkan kebutuhan dan kekuatan pasar (demand) pun semakin me-

ningkat, dan mereka memerlukan tempat pameran untuk melihat produk-produk yang dibutuhkannya. Ketiga, citra nasional, yang direpresentasikan oleh meningkatnya kunjungan wisatawan merupakan kondisi yang sangat menguntungkan bagi perkembangan bisnis pameran. Keempat, unsur legalitas. Undang-undang Nomor 10 tahun 2010 tentang Kepariwisataan telah membuka ruang sangat luas bagi pengembangan usaha pariwisata termasuk usaha jasa pameran dan konvensi. Kelima, unsur teknologi merupakan unsur penting lainnya bagi terselenggaranya pameran dan konvensi. Penyelenggaraan konvensi saat ini terasa lebih mudah, karena didukung oleh perkembangan teknologi informasi komunikasi di Indonesia. Kesimpulannya adalah bahwa kegiatan pameran dan konvensi akan merupakan kegiatan yang sangat prospektif di masa depan. Tidak hanya dari sisi keuntungan yang didapat, namun juga dalam misinya untuk mengenalkan produk-produk unggulan nasional, dan ini sangat sejalan dengan misi dari pembangunan pariwisata nasional. Teguh S. Gembur

Industri pameran memainkan peranan strategis untuk merangsang perkembangan ekonomi nasional

Maret 2011 I

I 31


COVER STORY

ASPERAPI Perlu Belajar Lagi Sebenarnya Eko Prabowo moderator Diskusi Panel Munas Asperapi 2011 telah menutup sessi tanya jawab siang itu. Tapi Yos Soetanto Theosabrata Presiden Direktur Cityneon Prima Mandiri minta kesempatan bicara. Ia protes dengan pernyataan panelis Chrisnawan Triwahyuardhianto Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan yang menyatakan bahwa tidak terlalu kenal dengan Asperapi. “Saya heran kalau Kementerian Perdagangan tidak kenal Asperapi, ”sergah Yos,”Kita sudah bertahun-tahun kerjasama dengan Kementerian Perdagangan”. Salah satu kerjasama antara anggota Asperapi dengan Kementerian Perdagangan adalah pameran Trade Expo Indonesia yang tahun lalu genap 25 tahun.

N

amun terlepas dari kenal tidaknya pejabat Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor tersebut terhadap Asperapi tapi mengevaluasi keberadaan lembaga yang mewadahi awak exhibition organizer asli Indonesia ini tetap relevan. Apa peran Asperapi dalam rangka mengembangkan dan memajukan industri pameran Indonesia? Bagaimana peran tersebut dilaksanakan selama ini? Apakah manfaat yang diterima anggota Asperapi?Jangan-jangan Asperapi hanya berlaku sebatas petugas administrasi? Jangan-jangan para anggota Asperapi kelas menengah ke bawah hanya sekedar penggembira saja sementara porsi kue pameran terbesar sudah dikavling exhibition organizer berkapital besar? “Asperapi tidak punya kuku untuk menegakkan aturan main bersama”, keluh seorang anggota Asperapi dari daerah yang tidak mau disebutkan namanya. “Mestinya Asperapi menjalankan perannya sebagai pelobi,”ujar Djuni Akbar pengamat MICE dari Politeknik Negeri Jakarta,”Melobi Pemda setempat. Terutama dalam era otonomi daerah ini. Memperluas sawah pameran ke daerahdaerah misalnya”. Dalam era persaingan terbuka seperti saat ini, memberdayakan asosiasi menjadi persyaratan mutlak demi memajukan industri pameran kita. Andre Runkat secara khusus membuat studi perbandingan antara Asperapi dengan AUMA. Mungkin ada baiknya kita belajar dari Jerman bagaimana mereka mengelola dan memasar-

32 I

I Maret 2011

kan industri pamerannya melalui AUMA. Berikut secuil dari hasil penelitiannya.

Karakteristik Asosiasi MICE milik Jerman ini memiliki orientasi pasar yang sangat kuat. Hal ini tertampak dari data base yang berisi informasi dan penelitian pasar dan segala sesuatu yang berkaitan dengan industry pameran. Anggota AUMA dapat mengakses data base tersebut untuk melihat trend dan minat pasar serta berbagai perubahyannya. Selain itu AUMA melakukan pula survey dan riset terhadap peserta dan pengunjung pameran yang selanjutnya didistribusikan kepada anggotanya. Dari hasil survey tersebut anggota AUMA dapat mengenal lebih dalam perihal profil peserta dan pengunjung pameran. Dalam survey tersebut kita mendapatkan informasi dari pengunjung maupun peserta perihal kepuasan atau keberhasilan secara menyeluruh, tingkat penjualan langsung atau pemesanan, ekspektasi terhadap bisnis pasca pameran, koneksi baru yang didapat selama pameran, pengunjung mancanegara, penilian hasil dan potensi bisnis, kontak dengan kelompok sasaran, penilaian partisipasi dalam pameran daganga sebgai bagian bauran pemasaran, pendapat mengenai komposisi produk dan jasa yang ada, rencana partisipasi di masa yang akan datang. Semua data tersebut disusun secara rapi dan sistimatis dengan baik sehingga sangat berguna bagi anggota AUMA untuk merencanakan dan mengembangkan pamerannya.

Dari aspek pengembangan produk, AUMA memfasilitasi anggotanya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk pamerannya melalui beragam pelatihan dan penerapan standarisasi produk atau jasa sehingga dapat dipastikan kualitas produk pameran atau jasa yang unggul. AUMA gencar melakukan kampanye berdasarkan beragam penelitian dan data yang valid mengenai keuntungan dan potensi yang bakal diperoleh suatu perusahaan apabila ia melakukan pameran dagang. Bentuk pengembangan produk lainnya yang dilakukan AUMA adalah p engembangan prosedur organisasional penyelenggaraaan pameran yang merupakan acuan bagi para exhibition organizer maupun exhibitor sehingga terdapat suatu standarisasi kualitas pameran hingga ke hal-hal teknis penyelenggaraannya. Melalui hal ini AUMA hendak memastikan bahwa pameran yang digelar memiliki kualitas prima dan memenuhi standar internasional sehingga menguntungkan bagi peserta maupun pengunjung. Prosedur organisasional ini terdiri dari tiga bagian yakni persiapan, manning the stand dan follow up work. Peran lain yang dimainkan AUMA demi mendukung kemajuan industri pameran adalah memberikan dukungan bagi pengembangan sarana pameran dagang. AUMA tanpa henti mengembangkan dan mengimplementasikan standar-standar teknis sarana pameran dagang. Hasilnya saat ini Jerman memiliki sarana pameran


dagang dengan rangking teratas internasional.

Program Kerja AUMA memiliki program kerja yang terbagi dalam 6 bagian usaha yakni lobbying, layanan informasi dan advisory, koordinasi pameran di luar negeri, umbrella marketing, mengelola Institute of the German Trade Fair Industry, dan yang terakhir adalah PR dan Events. Fungsi fundamental AUMA yang pertama adalah berlaku sebagai organisasi lobby yang berjuang sekuat tenaga untuk membela kepentingan industri pameran

dagang Jerman. Selain itu AUMA juga melakukan kontak intensif dengan organisasi-organisasi pameran dagang asing dan internasional. Lalu untuk urusan dalam negeri, AUMA melakukan kolaborasi dengan organisasi-organisasi lainnya. Program kerja lain AUMA adalah memberikan layanan informasi dan advisory bagi pelanggan pameran dagang di Jerman dan di luar negeri. AUMA menyediakan menyediakan berbagai informasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan penyelenggaran pameran dagang untuk membantu para pengunjung dan exhibitor potensial dari berbagai negara.

AUMA mengelola Society for Voluntary Control of Trade Fair and Exhibition Statistics (FKM). Selain itu ia juga membentuk transparansi pasar dengan membangun hubungan yang harmonis antara kepentingan exhibitors, pengunjung dan organizers. Untuk urusan pameran di luar negeri, AUMA berlaku sebagai coordinator pameran dagang perusahaan Jerman di luar negeri. Mereka melakukan koordinasi atas kepentingan perusahaan Jerman dalam proses seleksi partisipasi pameran dagang di luar negeri dan implementasi program tersebut. Program lain yang tidak kalah penting dari AUMA adalah umbrella marketing. AUMA melakukan pemasaran internasional bagi pameran dagang Jerman dengan menyediakan informasi bagi pelanggan asing prospektif. Selain itu AUMA mengupayakan rasio harga-kinerja yang baik dari partisipasi pameran dagang dengan menyediakan berbagai hal yang membantu perusahaan untuk menentukan partisipasi dalam pameran dagang. AUMA juga melakukan promosi pameran dagang di media cetak maupun online untuk mendukung anggotanya mendapatkan exhibitors baru. Sementara untuk mendukung transfer pengetahuan dan jaringan yang kompeten bagi sektor industri pameran, AUMA mengelola Institute of the German Trade Fair Industry. Melalui lembaga ini AUMA melakukan riset, studi dan evaluasi termasuk analisis tahunan mengenai perilaku partisipasi industry pameran dagang. Selain itu AUMA juga menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan lanjutan dalam hubungannya dengan pameran dagang. AUMA memiliki perpustakaan yang disebut German Trade Fair Library dengan koleksi 6.900 media berupa karya ilmiah, artikel majalah, buku referensi, catalog pameran dagang dan publikasi langka. Program terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga hubungan baik dengan media. AUMA menjalin relasi intensif dengan pers khususnya yang memiliki minat pada pameran dagang. Selain itu tiap tahun AUMA menyelenggarakan AUMA Messe Treff di Berlin sebagai puncak dan platform komunikasi bagi seluruh industry pameran dagang, politik dan media. Cahyo Adji

Maret 2011 I

I 33


COVER STORY

Ir Effi Setiabudi Ketua Umum Asperapi Hasil Munas VII

Asperapi Perlu Lebih Proaktif dengan Kekuatan Lobi Asosiasi Pengusaha Pameran Indonesia (Asperapi), pada tanggal 17 – 18 Februari 2011, menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) sekaligus memilih Ketua Umum Kepengurusan Asperapi untuk masa jabatan 2011 – 2014 di Ballroom Semeru, Gedung Pusat Niaga, Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat. Munas yang dihadiri oleh seluruh DPD Asperapi di Indonesia itu mengangkat tema “Many to Many Collaboration in MICE Industry”. Sebagaimana diketahui, saat ini Asperapi telah beranjak ke usia 21 tahun. Di usia yang boleh dibilang powerful ini, Asperapi pun terus membenahi berbagai permasalahan yang ada dan yang akan datang. Seperti dikethui pula, Asperapi hingga saat ini, belum dipandang pemerintah sebagai salah satu asosiasi yang memiliki komoditas ekonomi yang tinggi. Padahal, secara nyata, asosiasi ini melalui industri pamerannya telah terbukti mampu memberikan devisa bagi negara. Dra. Siti Hartati Murdaya Poo, Ketua Asperapi 1998 -2011 menyatakan, dukungan pemerintah terhadap industri pameran memang masih setengah hati. Mestinya, pemerintah memberikan perhatian khusus pada industri ini. Sebab, industri pameran mempunyai dampak yang besar terhadap industri lainnya. Termasuk industri jasa yang terlibat di dalamnya. Salah satu bukti nyata ketidakberpihakan pemerintah terhadap industri ini adalah dikeluarkannya PP Nomer 32 tahun 2009 tentang Tempat Penimbunan Berikat atau dalam bahasa industri pameran adalah bounded warehouse. PP tersebut disamaartikan dengan kawasan industri berikat. Padahal, dalam industri pameran hal tersebut bertolak belakang dengan kenyataan. Sebab industri pameran adalah industri jasa, yang lingkupnya tidak sama dengan kawasan berikat. Dalam lingkup secara general, pemerintah pun belum ‘melek’

34 I

I Maret 2011

dengan yang namanya industri Meeting Incentive Convention Exhibition (MICE), terutama exhibition. Baik pemerintah maupun asosiasi mempunyai pekerjaan rumah masing-masing. Karena di industri pameran ini, Asperapi pun belum mampu memaksimalkan kinerjanya. Beberapa DPD menuntut DPP Asperapi agar membagi ‘kue’ pamerannya ke daerah-daerah, yang mana selama ini lebih terkonsentrasi di Jakarta. Sedangkan pada sisi lain, beberapa pelaku pameran di pusat (Jakarta) hanya melihat beberapa kota besar saja, seperti Yogyakarta, Surabaya, Bali, dan Makasar, yang dipandang telah siap. Beberapa daerah lain dinilai belum siap untuk itu. Inilah, beberapa pekerjaan rumah yang sangat penting, untuk diteruskan oleh kepemimpinan Asperapi yang baru. Ir Effi Setiabudi, Ketua Umum Asperapi terpilih untuk periode 2011 – 2014 menjelaskan, jabatan ketua umum Asperapi adalah sebuah amanah yang musti di jalankan secara benar, tepat dan hati-hati. Sebab, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bijak. Effi memaparkan, belum terjadinya kesepemahaman antara pemerintah dengan asosiasi ini serta MICE secara general adalah bukti, kerja keras asosiasi ini untuk terus meningkatkan komunikasi dengan pemerintah. Begitupun halnya dengan PP 32 tahun 2009, yang telah dianggap merugikan pelaku industri pameran di Tanah Air. Lebih jauh lagi Effi menerangkan, dengan dibantunya beberapa pengurus,Asperapi terpilih bisa berkoordinasi dan mengkonsolidasi antara pusat Effi Setiabudi dan daerah. Dirinya sangat yakin untuk berkomitmen dan melakukan lobi ke pemerintahan pusat dan daerah, demi keberlangsungan Asperapi. “Apapun kendala dan rintangannya, kita akan perjuangkan. Termasuk dengan pemerintah, kita memang akan mengatur strategi internal dulu baru ke pemerintah. Kita harus proaktif dan memanfaatkan kekuatan lobi-lobi kita, baik di pemerintah pusat maupun daerah. Intinya, jangan sampai putus komunikasi dengan pemerintah,” terang Effi. Fatkhurrohim


Harapan Itu Ada di Pundak DPP Asperapi Pada Februari 2011, Asosiasi Pengusaha Pameran Indonesia (Asperapi) genap berusia 21 tahun. Di usianya tersebut, organisasi atau wadah para pelaku bisnis pameran di Indonesia ini mendapat masukan dari para anggotanya di berbagai daerah. Kritik, saran dan ide pun mengalir bak air saat Munas Asperapi berlangsung pada tanggal 17 - 18 Februari 2011 di Ballroom Semeru, Gedung Pusat Niaga, Jakarta International Expo. Berikut kutipan suara asperatif para pengurus dan pelaku industri pameran di berbagai daerah di Indonesia.

Bramantyo Presiden Direktur PT. Mediatama Binakreasi

DPP Asperapi Perlu Tangguh dan Piawai Melobi

dapat memberikan up date pameran ke para anggotanya baik yang di pusat maupun, di daerah sehingga pameran tidak saling tumpang tindih. Kemudian para pengurusnya pun harus interaktif. Dan, yang tak kalah penting, asosiasi ini dapat menjadi alat pemasaran yang bagus bagi industri sektor riil, dengan diiringi kualitas sumber daya manusianya.

Budyarto Linggowiyono Direktur Debindo Multiadhiswasti

Asperapi Perlu Jadikan Pameran sebagai Lokomotif Sektor Riil

ASPERAPI di usianya yang ke 21 tahun terus menunjukan semakin besar. Tercatat lebih dari 370 anggota berada di dalamnya. Dan, ini pun akan terus bertambah. Untuk itu, di usianya yang menuju dewasa ini, Asperapi harus mempunyai sosok direktur eksekutif yang tangguh, dan bisa melobi pemerintah dan institusi terkait di dalamnya, stand contractor, hall owner, exhibition organizer, dan lain-lain. Sehingga anggota Asperapi menjadi merasa memiliki, bermanfaat serta terlibat di asosiasi tersebut. Dengan meningkatnya kuantitas para anggotanya, saya harapkan Asperapi

pemerintah pusat maupun daerah. Itu artinya baik pusat maupun daerah harus aware terhadap Asperapi. Di beberapa daerah seperti di Surabaya, Makassar, Yogyakarta, maupun Riau, peran Asperapi sangat membantu dan mendukung kontribusi pendapatan daerah melalui pameran. Dan, salah satu peran penting Asperapi melalui pameran adalah dapat menjadi alat promosi baik secara nasional maupun internasional. Sayangnya, pemerintah hingga saat ini belum melihat Asperapi sebagai suatu hal yang memiliki manfaat besar. Padahal berbagai pameran besar telah didatangkan dan diselenggarakan melalui asosiasi ini. Mestinya pemerintah memberikan dukungan penuh atas industri ini. Sebab industri pameran secara nyata memberikan efek yang luar biasa pada industri lainnya. Ambil contoh, industri pameran yang semestinya harus menginduk pada Kementerian Perdagangan, baik dalam hal pembuatan perizinan maupun syarat tender, tetapi sekarang kriteria tersebut harus merujuk pada Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Beratnya lagi, izin MICE di Kemebudpar itu terkesan mahal, mencapai Rp 20 juta. Ini aneh sekali. Padahal, ini semua untuk mempromosikan negeri ini ke publik yang luas.

SAYA SANGAT memimpikan Asperapi bisa menjadi lokomotif di sektor riil, bagi

Maret 2011 I

I 35


COVER STORY

36 I

Herman Wiriadipoera

Deden Sunandar

Hendro A Umbas

CEO Napindo Media Ashatama

Ketua DPD Asperapi Provinsi Banten

Jangan Hanya Duduk Manis untuk Selesaikan Pekerjaan Rumah

Ketua DPD Provinsi Kalimantan Timur

“Kerjailah” DPD Banten, Jika Bisa!

Terus Perjuangkan Eksistensi Asperapi

DI USIANYA yang ke 21, Asperapi harus mampu mengakomodasi kepentingan anggotanya yang ada di pusat dan di daerah, dan mampu menjembatani antara pelaku industri dengan pemerintah yang telah beberapa kali memberikan kebijakan kontra produktif di bidang MICE. Asperapi musti kerja ekstra keras untuk menjadi komunikator yang baik, yang bisa menjembatani anggotanya dengan pemerintah secara riil. Untuk itu, pengurus Asperapi dan para eksekutifnya harus piawai dalam hal lobi melobi. Tidak cukup dengan hanya duduk manis, menjalin komunikasi via telepon atau email. Mestinya asosiasi ini juga mampu membawa anggotanya memberikan kontribusi ekonomi bagi pemerintah dan industri. Caranya, dengan menggelar pameran yang berskala internasional. Dan, yang terpenting, sumber daya manusia yang ada di industri pameran harus berkualitas dan tersertifikasi. Dengan demikian, mereka mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pameran dan mampu mengatrol tingkat pendapatan masyarakat. Saat ini, banyak perusahaan pameran asing yang masuk ke Indonesia. Sebab Indonesia memiliki potensi pasar yang besar. Ini yang harus disadari semua pihak.

PROVINSI BANTEN adalah daerah yang lokasinya paling dekat dengan pusat (Jakarta) yang selama ini menjadi pusat kegiatan MICE berskala nasional maupun internasional. Namun hal itu tidak menjamin daerah ini mampu menyelenggarakan pameran berkelas layaknya di Jakarta. DPD Asperapi Provinsi Banten baru bisa menyelenggarakan pameran berskala kecil. Padahal Provinsi Banten, saat ini menjadi tempat investasi paling menarik di Indonesia. Banyak investor asing, seperti dariKorea, telah menjajaki investasi di sektor MICE di wilayah ini. Itu artinya, Banten memiliki iklim investasi untuk industri pameran yang menjanjikan. Secara infrastruktur dan SDM, DPD Asperasi Banten juga tak kalah dibandingkan dengan DPD Asperapi dari daerah lain. Mau bukti? Kami minta DPP Asperapi untuk ‘mengerjai’ anggota DPD Asperapi Banten, jika mampu.

HENDRO A UMBAS adalah salah satu sosok yang terus memperjuangkan keberadaan Asperapi di Provinsi Kalimantan Timur. DPD termuda yang tercatat di DPP Asperapi ini telah melakukan kegiatan-kegiatan terpenting asosiainya. Kekuatan lobinya berhasil membawa DPD Asperapi Kaltim sebagai lembaga yang luas dikenal dan disegani di daerah itu. Kesungguhan dan bukti kerja kerasnya itu pun mampu membuat Pemprov Kaltim sadar betapa pentingnya mengembangkan industri MICE. Karena itu pula, DPD Asperapi mendapat janji dari Pemprov untuk membangun fasilitas venue yang memadai. Saat ini, Kalimantan Timur telah memiliki 28 venue. Dome adalah salah satu venue yang dijanjikan untuk dikelola DPD Asperapi setempat. Atas dasar semua itu, DPD Asperapi Kalimantan Timur menyatakan kesiapannya untuk dijadikan tempat kegiatan DPP Asperapi, seperti rekernas. Ia juga berharap, DPP Asperapi bisa membagi ‘kue’ pameran atau agenda MICE untuk diselenggarakan di Kalimantan Timur. Fatkhurrohim

I Maret 2011


INFOCUS

Menelisik Sejarah

Batik Lasem B atik Lasem merupakan salah satu jenis budaya kain batik warisan nenek moyang Indonesia yang dihasilkan di wilayah pedesaan sekitar kota Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Propinsi Jawa Tengah. Nuansa keindahan Batik Lasem sudah sangat dikenal, terutama warna merah Lasem yang konon tidak dapat ditiru pembuatannya di daerah lain. Oleh penduduk lokal Lasem, warna merah Batik Lasem tersebut dikenal sebagai abang getih pithik (merah darah ayam).

Masa kejayaan batik yang menjadi ikon pembauran budaya Jawa dan Cina itu mulai menyurut tahun 1950-an. Penyebab utama kemunduran Batik Lasem adalah karena terdesak oleh maraknya batik cap di berbagai daerah. Selain itu, juga dikarenakan kondisi politik yang menyudutkan etnis Cina yang merupakan penguasa perdagangan Batik Lasem. Tapi biar bagaimanapun, hingga saat ini Batik Lasem masih menjadi salah satu pilihan favorit bagi para kolektor dan konsumen batik, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Disarikan dari berbagai sumber

Maret 2011 I

I 37


INFOCUS

Pembuatan batik dilakukan secara kumulatif, artinya masing-masing orang mengerjakan satu tahapan, mulai dari pembuatan pola (nglengkreng), menutup bagian yang tidak berpola (nembok), dan mewarnai(nerusi). Tahap nerusi ini bisa mencapai tiga kali proses, bergantung pada berapa warna yang digunakan. Semakin banyak warna yang digunakan, semakin lama pula prosesnya. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.

38 I

I Maret 2011


Maret 2011 I

I 39


INFOCUS

40 I

I Maret 2011


Apa kelebihan batik tulis lasem? Warga Rembang umumnya mengatakan, nilai seni batik tulis ini terletak pada motif. Sedikitnya ada lima motif, yaitu tiga negeri, empat negeri, kawung, rawan, dan kendoro-kendiri. Pembuatan batik tulis lasem melalui proses yang cukup panjang.

Maret 2011 I

I 41


IDEAS

Pelayanan Pribadi

Oleh

I Putu Utama Staf Pengajar Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali

42 I

I Maret 2011

sakan hangat oleh penumpang kelas bisnis. Contoh lainnya dapat dijumpai pada tempat-tempat hiburan yang menyediakan ruang VIP bagi pelanggan yang perlakuannya berbeda dengan kelas biasa. Demikian pula pada usaha lainnya, manajemen perusahaan berusaha memuaskan pelanggannya dengan semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan pelanggannya secara pribadi dengan “customized product”. Bagaimana dengan usaha di bidang perhotelan? Sebagai usaha yang dihadapkan pada persaingan yang ketat, menjaga kualitas pelayanan adalah strategi yang mutlak harus dilakukan oleh hotel dalam usaha meraih kepuasan dan loyalitas tamu sebagai pelanggannya. Produk hotel terutama hotel berbintang adalah produk yang mewah dan mahal, tentu pelanggannya pun bukan sembarangan orang. Paling tidak mereka adalah orang yang memiliki uang, jabatan atau kekuasaan yang relatif besar sehingga kebutuhan pribadinya lebih tinggi dibandingkan dengan orang kebanyakan. Salah satu indikator dari kualitas pelayanan suatu hotel adalah dinilai dari kemampuan hotel dalam memenuhi kebutuhan para tamunya secara pribadi. Kebutuhan pribadi yang dimiliki oleh setiap tamu yang datang ke hotel menyebabkan mereka ingin dilayani secara pribadi. Mereka memiliki kebutuhan pribadi yang prestisius untuk dimengerti, kebutuhan untuk disambut dengan baik, kebutuhan merasa menjadi orang penting, kebutuhan rasa nyaman dan aman selama berada di hotel.

FOTO: WWW.HOTELARTSBARCELONA.COM

S

etiap manusia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Hal ini terjadi karena masingmasing individu memiliki kemampuan hidup dan masalah hidup yang berbedabeda. Diyakini, tidak ada satupun manusia yang memiliki kondisi yang sama dengan manusia lainnya meskipun mereka berada dalam satu pasangan, keluarga, saudara kandung, bahkan saudara kembarpun pasti memiliki perbedaan. Kenyataan ini menyebabkan manusia hidup sebagai mahluk individu yang harus berjuang untuk memenuhi kebutuhannya masing-masing, disamping sebagai mahkluk sosial yang melakukan kerja sama untuk pemenuhan kebutuhan hidup. Kenyataan manusia sebagai mahkluk individu menyebabkan setiap manusia memiliki kebutuhan pribadi dimulai dari kebutuhan primer sampai pada kebutuhan sekunder. Kebutuhan primer adalah kebutuhan paling dasar yang harus dipenuhinya agar dapat bertahan hidup. Kebutuhan makanan setiap individu berbeda-beda mulai dari bahan pokok, gizi, porsi makanan, hingga selera yang meliputi rasa dan aroma. Demikian pula dengan kebutuhan primer lainnya seperti pakaian dan tempat tinggal. Secara umum apabila kebutuhan primer tercukupi maka muncul kebutuhan-kebutuhan lainnya yang juga harus terpuaskan pada setiap individu. Dalam kehidupan modern saat ini, pola pemenuhan kebutuhan dimulai dari kebutuhan pokok sebagai kebutuhan paling dasar hingga kebutuhan pengakuan atas aktualisasi diri pada tingkatan yang tertinggi. Menyadari bahwa kenyataan setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda-beda maka banyak perusahaan dengan jeli berusaha memahami pelanggannya secara pribadi dalam memberikan pelayanan yang memuaskan. Mereka berusaha menghasilkan produk yang “customized”, yaitu produk yang sesuai dengan selera pelanggan secara pribadi. Semakin “customized” produk tersebut semakin disenangi oleh pelanggannya dan tentu semakin menguntungkan bagi perusahaan karena harga produk yang lebih mahal. Sebagai contoh pada perusahaan penerbangan yang menyediakan pelayanan khusus bagi penumpang kelas bisnis, mulai dari perlakuan khusus di lounge saat menunggu masuk ke pesawat udara sampai pada pelayanan spesial di dalam pesawat udara, bahkan saat tiba di tempat tujuanpun pelayanan masih dira-


FOTO: WWW.PICASAWEB.GOOGLE.COM

Adanya kebutuhan pribadi para tamu hotel memerlukan perhatian yang serius bagi pihak hotel untuk memahami kebutuhan tersebut dengan memberikan pelayanan yang “customizedâ€?, yaitu pelayanan yang disesuaikan dengan selera tamu yang spesifik. Setiap individu tentu akan merasa kurang puas bila dikondisikan dalam pelayanan yang seragam dan belum tentu sesuai dengan seleranya yang beragam. Beberapa orang merasa tidak senang bila harus ngantri dalam waktu yang lama untuk mendapatkan sarapan paginya di meja buet, atau merasa tidak nyaman bila suasana hotel terlalu ramai oleh tamu yang lainnya padahal mereka menginginkan suasana yang tenang dan romantis. Waktu pelayanan hotel yang terbatas juga dapat mengecewakan para tamu, seperti pelayanan outlet restoran yang tidak 24 jam sangat tidak nyaman bagi tamu dengan aktivitasnya yang memerlukan pelayanan selama 24 jam. Bagaimana pihak hotel memahami selera para tamu yang beragam? Bagi tamu yang datang untuk pertama kalinya ke hotel, pemahaman atas kebutuhan pribadi para tamu dapat dimulai dari faktor-faktor demografi yang bersifat umum, seperti mengenal negara dan budayanya. Wisatawan mancanegara dari Eropa tentu memiliki kebiasaan yang berbeda dengan wisatawan dari Asia, demikian pula wisatawan dari benua dan negara lainnya. Usia para tamu juga

dapat dipergunakan sebagai pedoman dalam mengenal kebutuhan pribadinya, yaitu tamu pada usia remaja tentu berbeda kebutuhan pribadinya dengan tamu pada usia dewasa dan usia tua. Selain itu kebutuhan pribadi tamu pria tentu tidak sama dengan kebutuhan pribadi tamu wanita, sehingga prilaku merekapun berbeda selama di hotel. Bagi wisatawan yang datang dengan tujuan berbisnis sangat berbeda kebutuhannya dengan tamu yang datang dengan tujuan berlibur, apalagi tamu yang sedang berbulan madu. Perbedaan kebutuhan pribadi para tamu di hotel membawa dampak pada prilaku mereka yang berbeda-beda. Ada tamu yang cenderung royal dalam mengeluarkan uangnya di hotel, tetapi ada pula tamu yang tidak royal. Ada tamu yang pendiam, cerewet, agresif, dan prilaku lainnya sebagai refleksi kebutuhan mereka yang beragam. Usaha lain dalam memahami kebutuhan pribadi para tamu di hotel, dapat pula dilakukan secara sederhana dengan memperhatikan penampilan para tamu. Ketika tamu dijemput di airport dapat dilihat barang bawaannya, apakah tas / kopernya bermerek terkenal ? apakah membawa golf stick dengan merek terkenal, dan barang-barang bawaan tamu lainnya. Demikian pula dengan fashion yang melekat pada diri tamu, dapat dikenali dari bahan dan merek yang tertera pada produk tersebut. Bila produk-produk tersebut terbuat

Adanya kebutuhan pribadi para tamu hotel memerlukan perhatian yang serius bagi pihak hotel untuk memahami kebutuhan tersebut Maret 2011 I

I 43


FOTO: WWW.KOTAGADIS.COM

IDEAS

Pelayanan pribadi yang menghasilkan hubungan pribadi yang harmonis antara tamu dengan petugas hotel melahirkan loyalitas tamu yang tinggi 44 I

I Maret 2011

dari bahan yang berkualitas tinggi dengan merek terkenal, tentu harganya mahal. Hal ini mencerminkan bahwa tamu tersebut memiliki selera yang tinggi sehingga dapat diantisipasi kebutuhan pelayanannya selama berada di hotel. Bagi tamu yang telah tergolong sebagai “repeater guest�, usaha pemahaman kebutuhan pribadinya dapat dilakukan dengan lebih mudah daripada tamu yang belum dikenal. Kebutuhan pribadi mereka dapat diingat melalui “guest history� yang merupakan catatan prilaku tamu pada masa yang lalu. Dalam catatan tersebut terekam hal-hal yang menjadi kesukaan dan ketidaksukaan para tamu, sehingga dapat diantisipasi bentuk pelayanan yang akan diberikan di masa mendatang. Ketika tamu berada di hotel, mereka secara mudah dapat merasakan adanya pelayanan secara pribadi terhadap dirinya apabila setiap karyawan mampu menghafalkan namanya dengan menyebutkannya pada setiap interaksi yang dilakukan pada dirinya. Sehingga dengan demikian kebutuhan pribadi tamu untuk disambut secara baik dan merasa menjadi orang penting dapat dirasakannya. Nama bagi setiap orang adalah sesuatu yang sangat berharga dalam hidup dan tidak akan pernah dilupakan hingga akhir hayat. Dengan menyebutkan nama tamu pada setiap interaksi yang dilakukan oleh karyawan hotel menjadikan tamu merasa menjadi orang penting dan berharga, karena pihak hotel telah menyentuh sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya. Selanjutnya, pelayanan akan terasa semakin sempurna bila karyawan mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa

mereka, meskipun hanya beberapa terminologi saja sudah cukup bagi tamu untuk mendapatkan perhatian secara pribadi dari pihak hotel. Demikian pula usaha-usaha lainnya dari pihak hotel yang secara terus menerus berusaha memahami apa yang menjadi harapan pribadi tamu. Bahkan para tamu tidak perlu mengatakan sesuatu secara rinci untuk menjelaskan keinginannya karena para karyawan telah menangkap dengan cepat apa yang menjadi kebutuhan para tamu. Bagi hotel yang memiliki pelanggan orang-orang tertentu yang mengutamakan privacy dalam kunjungannya, pelayanan secara pribadi adalah hal yang mutlak harus disediakannya bila menginginkan tamu mereka puas dan loyal. Orang-orang atau tokoh-tokoh terkenal tidaklah mudah untuk tampil di depan publik termasuk di dalam sebuah hotel. Mereka tidak ingin acara perjalanan atau liburannya diketahui oleh publik sehingga terganggu kenyamanannya. Mengantisipasi harapan kelompok tamu yang mengutamakan privacy ini, pihak hotel dapat menyediakan pelayanan butler. Segala kebutuhan tamu dilayani secara detail oleh staf yang terbatas bila perlu seorang petugas saja, sehingga tamu tidak perlu berinteraksi dengan banyak orang di hotel untuk memenuhi kebutuhannya. Mulai dari menjemput tamu di airport, mengurus bagasi, melaksanakan proses registrasi di hotel, menyiapkan kamar, makan pagi hingga urusan pribadi tamu lainnya dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat oleh petugas butler. Dari model interaksi seperti ini hubungan pribadi yang hamonis antara tamu dan petugas butler pun terjalin, sehingga tamu benar-benar terjaga privacy-nya dan dengan nyaman dapat melakukan aktivitas perjalanan atau liburannya. Pelayanan pribadi yang menghasilkan hubungan pribadi yang harmonis antara tamu dengan petugas hotel melahirkan loyalitas tamu yang tinggi dan menjadikannya sebagai “repeater guest� dengan melakukan kunjungan yang berulang-ulang. Para tamu akan merasa lebih nyaman bila menginap pada hotel yang telah mereka kenal sebelumnya, di mana para karyawan, pelayanan, dan produk-produk lainnya yang secara keseluruhan memberikan kenangan indah bagi para tamu. Jika berkesempatan datang kembali, mereka cenderung menentukan pilihannya menginap pada hotel tersebut bahkan mengajak keluarga, teman, dan pihak lainnya untuk datang ke hotel sebagai wujud loyalitas terhadap hotel yang telah mampu memberikan pelayanan secara pribadi. utama.stpbali@ yahoo.co.id


PROFIL

Rizal H Sultoni GM Arion Swiss-Belhotel Bandung

Fokus demi Kesuksesan Berkenalan dengan Rizal H Sultoni, General Manager Arion Swiss-Belhotel Bandung, adalah hal yang menyenangkan. Pasalnya, pria ini, terkesan sangat santun dan tidak banyak bicara. Meski demikian, bukan berarti ‘pelit’ untuk berbagi informasi tentang ilmu di ranah perhotelan. Nyatanya, ia sangat antusias kalau diajak berbicara tentang konsep, kesuksesan dan target dalam mengelola bisnis hotel.

S

eperti saat berada di hotel yang dikelolanya beberapa waktu lalu, pria kelahiran Bogor ini tampak antusias dan serius dalam meeting dengan beberapa stafnya di lobi hotel yang terlihat hijau dan sejuk itu. “Sebentar ya. Untuk sementara, bisa ditemani dulu sama Amanda Dahler,” ujarnya seraya menyapa sembari tersenyum, saat EventGuide hendak menemuinya. Ia punmelanjutkan meeting dengan rekan kerjanya. Amanda adalah Sales Manager Arion Swiss-Belhotel Bandung. Rizal, begitu ia disapa oleh para kolega bisnisnya. Pria ini menjadi sosok yang sangat dibanggakan oleh para rekan kerjanya di Arion Swiss-Belhotel Bandung, hotel yang berlokasi Jl Otto Iskandardinata itu. Para staf pun mengaku, bila orang yang telah dianggap sebagai “Bapak” di hotel itu, adalah sosok yang low profile dan agak enggan untuk tampil di publik, termasuk di media. “Akan sangat beruntung, bila bapak mau tampil di media,” ungkap Amanda Dahler. Bila dilihat dari data riwayat hidupnya, Rizal memang telah kenyang asam garamnya bisnis perhotelan. Ia telah lebih dari 16 tahun mendedikasikan karirinya di dunia perhotelan. Karirnya dimulai dari bawah dan terus menanjak, meningkat, dan menempati di beberapa brand hotel ternama di Indonesia. Di antaranya di Shangri-La Jakarta, Kempinski, Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, dan lain-lain. Oleh karena dedikasi dan beberapa pengalamanya itu lah, ia akhirnya direkrut menjadi General Manager di Arion Swiss-Belhotel Bandung. Menurut Rizal, Bandung adalah pasar potensial dan memiliki segmentasi yang berbeda. Apalagi, di Bandung tingkat pertumbuhan hotelnya sangat pesat setelah Bali dan Jakarta. Ini artinya, tingkat persaingan industri perhotelan di Bandung juga akan sangat ketat. Rizal pun, nampaknya mafhum dengan tingkat persaingan ini. Itu sebabnya, ia pun mulai menganalisa, apa sebenarnya yang membuat pertumbuhan hotel di Bandung begitu pesat. Dalam analisa Rizal, ternyata pesona Kota Bandunglah yang membuat pertumbuhan hotel begitu pesat di Kota Kembang ini. Tingkat permintaan konsumen sangat tinggi. Hal ini didukung pula dengan daya tarik kota, sehingga sangat tepat untuk dijadikan lokasi meeting, rekreasi

46 I

I Maret 2011

maupun liburan. “Berbagai ide dengan konsep yang baru bermunculan di sini. Hal-hal tersebutlah yang menjadi faktor pendorong para wisatawan datang ke Bandung,” urai Rizal. Rizal menambahkan, meski hotel di Bandung terus bertambah, peluang untuk berbagi revenue hunia pun tetap masih besar. Namun hal tersebut tergantung dari konsep apa yang akan diciptakan oleh setiap hotelnya. Semakin

Profil Nama : Rizal Sultoni Tempat Tanggal Lahir : Bogor, 5 Juli Status : Menikah Istri : Novi Lestari Anak : Hardri Maroza, Kayla Fayza F, Shanata Keylinka F.

Profesional Experience ■

Arion Swiss-Belhotel Bandung General Manager - November 2010 Hingga Sekarang

Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Executive Assitant Manager of Food & Beverage 2009

Hotel Ciputra Jakarta Director of Food & Beverage 2002 - 2009

Kempinski Hotel Jakarta, Intercontinental Midplaza Jakarta Senior Assitant Manager of Food & Beverage 1998 - 2002

Dharmawangsa Hotel Restaurant Manager 1997 - 1998

Shangri - La Jakarta Assitant Restaurant Manager BATS 1996 - 1997


Maret 2011 I

I 47


PROFIL

dapat menciptakan hal yang baru dengan target tepat, tentunya itu akan dapat mendatangkan peruntungan yang cukup tinggi dan bahkan menjadi pesaing yang cukup kuat untuk hotel lain.

yang sangat baik ke berbagai destinasi wisata belanja. Itu sebabnya, hotel kami selalu menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan Malaysia untuk menginap,” Rizal berpromosi.

Menciptakan Execellent Service Untuk memenangi persaingan tersebut, Rizal menciptakan dan mempertahankan hubungan baik dengan para loyal customer, dengan cara terus memberikan pelayanan istimewa agar para tamu tetap loyal untuk menginap di Arion SwissBelhotel Bandung. Berbagai soft skill training selaludilakukan untuk para karyawan agar standard service yang ada tetap terpenuhi. “Selain itu, kita pun terus berinovasi membuat beberapa promosi spesial untuk kamar maupun food and beverage yang dapat menarik minat para wisatawan untuk menginap di hotel ini,” rincinya. Kemudian, untuk meningkatkan revenue, ia menciptakan special package yang didasarkan pada kebutuhan tamu dan saat-saat tertentu pun menjadi wajib hukumnya. Variasi menu makanan dan minuman juga dilakukan setiap bulannya di sini agar tetap menarik minat para tamu tentunya. Kita pun memiliki kerjasama dengan perusahaan lain seperti beberapa bank dalam melakukan joint promosi yang saling menguntungkan untuk kedua belah pihak dalam jangka pendek maupun jangka panjang. “Dalam hal promosi, kita pun selalu menjalin hubungan baik dengan rekanrekan media cetak maupun media elektronik,” tandas Rizal. Dalam beberapa tahun terakhir, harus diakui, bahwa kota dengan julukan Parij van Java ini, telah dijadikan ‘surga’ belanja bagi para wisatawan asal Malaysia. Terutama saat weekend dan hari libur. Dan, wisatawan asal negeri serumpun pun mempunyai segmen tersendiri bagi para pelaku bisnis hotel di Bandung. Tak terkecuali, Arion Swiss-Belhotel Bandung. Berdasarkan penuturan Rizal, dari tamu loyalnya yang berasal dari Malaysia, Bandung mendapat julukan yakni Shopping Heaven. Banyaknya factory outlet dan wisata kuliner di Bandung menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka. “Arion Swiss-Belhotel Bandung terletak di lokasi yang strategis, memiliki akses

48 I

I Maret 2011

Siap Sambut MICE Selain menjadi destinasi belanja dan kuliner, Rizal pun melihat, geliat industri MICE terutama meeting di Bandung sangat besar. Apalagi, kata Rizal, program MICE telah menjadi salah satu tema Tahun Kunjungan Indonesia yang canangkan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI tahun ini. Arion Swiss-Belhotel Bandung pun menanggapi dengan sinyal positif agenda itu. Rizal menetapkan beberapa stafnya untuk fokus pada fasilitas-fasilitas MICE, agar peserta meeting merasa nyaman, berikut penawaran paket istimewanya. Di mata para staf, sosok yang satu ini pun dikenal sangat smart dan terampil. Ketika pertama kali bergabung di Arion Swiss-Belhotel Bandung pada 1 November tahun 2010 lalu, ia langsung membangun sebuah pondasi bisnis, yakni fokus terhadap kesuksesan perusahaan, menerima segala bentuk tanggung jawab dalam top-line revenue. Serta menjadikan dirinya sebagai Sales Leader untuk dapat melibatkan diri dalam setiap aspek yang ada dalam hotel untuk menghasilkan revenue yang maksimal. Selain itu, target penting lainnya adalah menjaga kualitas pelayanan bagi seluruh tamu dan klien hotel agar Arion Swiss-Belhotel Bandung tetap menjadi hotel pilihan bagi para pengguna jasa secara global. Fatkhurrohim


LEISURE

Wisata Budaya Kanekes

Kearifan, Kesederhanaan dan Kesahajaan Suku Baduy Oleh Mank’s Rasficious

P

erjalanan saya kali ini untuk mengenal lebih dekat Adat-istiadat dan Budaya Suku Baduy. Bersama teman-teman dari “JEJAK Adventure Community“ setelah mempersiapkan segala sesuatunya, pada hari Jumat pukul 22:30 WIB saya bertolak dari Jakarta menuju ke lokasi, tepatnya Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Propinsi Banten. Dalam perjalanan yang membutuhkan waktu cukup panjang dan sangat melelahkan itu, tak terasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB, kami tiba di Kampung Ciboleger disambut dengan udara segar dan patung selamat datang yang berada di tengah-tengah parkiran mobil. Patung lambang dari masyarakat setempat. Orang Baduy dikenal memiliki kearifan tradisional yang tinggi. Ada pepatah Baduy yang berbunyi “Lojor teu meunang dipotong Pondok teu meunang disambung, Kurang teu meunang ditambah, Leuwih teu meunang dikurangi “ yang artinya, “ Panjang tak boleh dipotong, Pendek tak boleh disambung, Kurang tak

50 I

I Maret 2011

boleh ditambah, lebih tak boleh dikurangi “ Sebelum kami melakukan trekking melintas kampung Suku Baduy, dan pada kesempatan itu pula kami semua mendengarkan pengarahan yang diberikan oleh bapak Jaro ( Kepala Desa ) mengenai ketentuanketentuan yang harus diikuti oleh semua teman-teman selama berada di kampung suku baduy. Setelah itu barulah kami semua start untuk trekking dan melintas kampung Suku Baduy. Jalan yang kami tempuh sekitar 12 Km. Kami melintas sebatas beberapa kampung yang berada di wilayah Suku Baduy luar saja. Ada beberapa ketentuan yang harus di hindari bagi tamu yang hendak mengunjungi kampung

FOTO: MOTIVATORNEWS.COM

Tanpa menyimak perkembangan dunia dan jalannya alam, Kebudayaan rakyat ternoda, digencet standar dagang internasional. Pahatan dan ukiran bukan lagi ungkapan jiwa, tetapi hanya sekedar kerajinan tangan. Tari-tarian bukan lagi satu mantra, tetapi hanya sekedar tontonan hiburan, dengan segenap kesenian, kebudayaan, dan alamnya, harus bisa diringkaskan, untuk dibungkus dalam kertas kado, dan disuguhkan pada pelancong. di muka perkampungan Suku Baduy, di sisi mana pun yang tak terduga, lebih mendadak dari mimpi, merupakan kejutan kebudayaan indonesia. (W.S Rendra)


FOTO: INFOLEBAK.BLOGSPOT.COM

Suku Baduy. Diantaranya yaitu menghargai dan menghormati adat-istiadat dan budaya suku Baduy, dilarang memakai sabun dan pasta gigi jika mandi di sungai, dilarang membuang sampah di sembarang tempat (sungai) atau selama melintas kampung suku baduy, tidak boleh mengambil gambar, merekam suara dan membuat video pada salah satu kampung yang berada di suku baduy luar maupun pada ke 3 kampung yang berada di suku baduy dalam, dan masih banyak lagi ketentuan-ketentuan yang harus di indahkan oleh para pengunjung. Dan semua itu diterapkan agar alam dan budaya suku baduy selalu tetap terjaga akan kelestariannya. Kelompok orang Kanekes pada dasarnya terdiri dari 7 bagian, yaitu Suku Baduy Dalam ( Urang Tangtu ), Suku Baduy Luar ( Urang Panamping ), Urang Pajaroan dan Kelompok Kaum dalem. mereka yang bermukin diluar tapal batas Desa Kanekes serta kelompok Kanekes yang berada di dalam batas desa Kanekes yang beragama islam. Diantara suku itu ada beberapa perbedaan yang yang sangat mencolok, seperti tempat tinggal/rumah, Pakaian dan Motif warna kain. Untuk tempat tinggal/rumah Suku Baduy Luar

(Urang Panamping) bercirikan dengan tiang-tiang penyangga yang tidak terlalu tinggi, dan untuk membangun rumah mereka sendiri tidak boleh meratakan tanah dan untuk pintu rumah menghadap ke arah Selatan atau ke arah jalan setapak. Adapun Pakaian untuk Suku Baduy Luar boleh memakai kancing dan bercirikan ikat kepala bermotif Batik berwarna hitam. Sedangkan untuk tempat tinggal / rumah Suku Baduy Dalam (Urang Tangtu) bercirikan dengan tiang-tiang penyangga lebih tinggi, dan untuk membangun rumah mereka sendiri tidak boleh meratakan tanah dan untuk pintu rumah menghadap ke arah Utara. Adapun pakaian untuk suku baduy dalam tidak boleh menggunakan kancing dan bercirikan ikat kepala berwarna putih. Mungkin tidak banyak semua orang tahu jika menyebut ‘‘Orang Kanekes“ namun tentunya sudah tidak asing lagi jika semua orang menyebut “Orang Baduy“ Orang Kanekes memang lebih familiar dengan sebutan Orang Baduy.Mereka adalah sekelompok orang bijak yang menjalani kehidupan di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak Propinsi Banten. Wilayah Suku Baduy

Orang Baduy dikenal memiliki kearifan tradisional yang tinggi

Maret 2011 I

I 51


FOTO: WWW.HLASRINKOSGOROBOGOR.WORLDPRESS.COM

LEISURE

Urang Tangtu (Baduy Dalam) tidak pernah menggunakan unsur-unsur kebudayaan yang berasal dari luar

52 I

I Maret 2011

berupa tanah dataran tinggi yang berbukit-bukit dengan luas sekitar 5,130 hektar dengan ketinggian antara 150 sampai dengan 700m. Menurut data pada tahun 2005 jumlah seluruh kampung orang baduy terdiri dari 62 kampung. Yakni 3 kampung merupakan pemukiman Urang Tangtu (Baduy Dalam) yaitu kampung Cikeurtawana, kampung Cibeo dan kampung Cikeusik. Mencermati budaya Urang Tangtu (Baduy Dalam) mereka tidak pernah menggunakan unsur-unsur kebudayaan yang berasal dari luar, seperti tidak mengenal perangkat makan dan memasak yang terbuat dari bahan tembikar, namun mereka hanya menggunakan peralatan yang sederhana yang terbuat dari kayu, bambu dan daun. Dan selebihnya lagi merupakan termasuk wilayah Urang Panamping (Baduy Luar). Adapun 3 kampung Urang Panamping (Baduy Luar) yang beragama islam yaitu Kampung Cicakal Girang Lebak, kampung Cicakal Girang Pasir dan kampung Babakan Cicakal Girang. Pada setiap kampung masing-masing mempunyai Lumbung padi ( semacam saung yang tertutup ra-

pat berukuran kecil ) untuk menyimpan hasil panen mereka yang lokasinya tak jauh dari kampung itu sendiri. Untuk aliran listrikpun dilarang masuk pada kampung suku baduy, mereka hanya menggunakan lampu pelita / colen yang berbahan bakar minyak sawit untuk penerangan tempat tinggal mereka. Dan apabila salah satu dari orang suku baduy dalam ada yang menikahi orang suku baduy luar, maka si orang suku baduy dalam itu akan di mutasi dan menjadi orang suku baduy luar. Dan untuk tempat tinggal mereka berdua yaitu akan menetap di kampung suku baduy luar. Sehari-hari masyarakat Suku Baduy adalah hidup dengan bercocok tanam (Menanam padi dengan sistem Huma / tanpa pengairan), Berkebun dan membuat kerajinan tangan hasil karya mereka sendiri guna untuk menopang kebutuhan keseharian mereka. Dan ada juga yang menawarkan jasa mereka untuk menjadi pemandu jalan / Guide bagi tamu yang ingin berkunjung. Namun pada bulan Kawalu menurut penanggalan mereka dalam 3 bu-


FOTO: WWW.KEDAIISENG.BLOGSPOT.COM

lan berturut-turut untuk memasuki wilayah Baduy Dalam (Urang Tangtu) ditutup untuk semua tamu/ pengunjung. Diyakini menurut kepercayaan mereka sendiri pada bulan-bulan tersebut dimana banyak dilaksanakan upacara adat dan acara-acara ritual lainnya untuk beradaptasi pada ruh leluhur mereka. Setelah beberapa jam perjalanan melintasi perkampungan Suku Baduy, Kami semuapun tiba di kampung Leuwi Gajeboh yang sebelumnya ada

sebuah jembatan terbuat dari bambu yang kami lintasi untuk menyebrangi salah satu sungai yang berada di kampung suku baduy. Semua teman-teman menikmati istirahat yang sangat panjang walaupun hanya sekedar melepas lelah dan menginap untuk satu malam. Untuk keesokan harinya, acara kebersamaan dengan teman-teman yang lainpun berlanjut. Setelah itu semua teman-teman tidak mau melewatkan kesempatan untuk memanjakan keberadaannya dengan sentuhan pada keindahan alam Suku Baduy. Setelah packing-packing, pagi itupun kami semua chek out untuk meninggalkan kampung Leuwi Gajeboh dan start untuk trekking menuju kembali ke kampung Ciboleger kemudian kembali menuju ke Jakarta. Karena pesona alam kampung Suku Baduy telah membuktikan kepada saya dan teman-teman yang lainnya, Jadi bagi anda yang ingin melakukan wisata budaya Suku Baduy, maka persiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu, Mulai dari perlengkapan sampai pada fisik dan stamina yang benar-benar prima. Ke’arifan, Kesederhanaan dan Kesahajaan Suku Baduy seakan-akan meninggalkan magnet yang melekat pada diri kami, dan menyemai rindu pada kami semua untuk datang dan kembali lagi...! Mank’s Rasficious

Sehari-hari masyarakat Suku Baduy adalah hidup dengan bercocok tanam dan membuat kerajinan tangan hasil karya mereka sendiri


HOTEL

Bali Kuta Resort by Swiss-Belhotel

Kenyamanan dan Keramahan di Kuta pat di tempuh sekitar 15 menit dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai dengan menggunakan kendaraan roda empat. Dan, hanya dalam hitungan lima menit dengan jalan kaki dari hotel, tetamu bisa melihat para peselancar di perairan Kuta dan atau sekadar jogging di atas pasir pantai Kuta saat pagi menjemput. Bali Kuta Resort by Swiss-Belhotel memang dianugerahi lokasi yang sangat strategis, baik akses ke destinasi hiburan, wisata seperti ke Legian, Seminyak maupun Nusa Dua, hingga wisata belanja eksklusif. Bali Kuta Resort yang terletak di Jalan Majapahit No 18, Kuta, Bali ini dikelola di bawah manajemen Swiss-Belhotel International. Sebuah perusahaan manajemen hotel dengan brand international yang kini berkembang pesat. Jaringan Pulau Dewata seolah tak habis mengurai manajemen Swiss-Belhotel kini mengoperasikan lebih dari 60 hotel dan repesonanya bagi para pelaku industri pariwisata maupun weekenders yang berlibur sort di Asia Pasific dan Timur Tengah. memiliki akses yang strategis, di sana. Selain pesonanya yang kesohor ke BaliSelain Kuta Resort juga mempunyai total seluruh jagad, Bali juga menjadi salah satu 251 kamar yang didesign dengan lima ‘surga’ akomodasi bagi para wisatawannya. konsep yang cantik dan eksotik. Di antaranya adalah design dalam konsep classic dan motif kontemporer, yang terdiri dari 65 ampir di setiap sudutnya, Bali mekamar Superior, 34 Deluxe Pool View, 28 Grand Denawarkan beragam fasilitas akoluxe, 24 Grand Deluxe Pool View, 40 Junior Suite, 44 modasi, dari yang bergaya modern, Junior Suite Pool View, 8 Suite, 8 Suite Pool View. nuansa budaya lokal, maupun padu padan di antara dua konsep tersebut. Bagi weekenders, yang sedang berwisata di Bali, Atmosfer Berbeda di Ruang Meeting atau khususnya di kawasan Kuta, Bali Kuta Resort Atri Maryanti, Public Relations Executive Bali Kuta by Swiss-Belhotel adalah salah satu akomodasi Resort by Swiss-Belhotel mengatakan, setiap kamar yang direkomendasikan. Hotel ini sangat menyedilengkapi dengan fasilitas kamar mandi yang luas nangkan dan nyaman untuk menghabiskan waktu dan lengkap dengan LCD TV dengan International liburan Anda. channel, IDD/NDD line telepon, WI-FI, AC yang Bali Kuta Resort by Swiss-Belhotel merupakan dapat dikontrol sendiri, mini bar, serta fasilitas alat hotel berbintang empat yang berlokasi di tengahpembuat kopi dan teh. kawasan wisata Kuta. Sedangkan kamar suite dilengkapi pula dengan Hotel yang kesohor dengan sebutan BKR ini daruang tamu dan ruang makan yang terpisah.

H 54 I

I Maret 2011


Jika Anda, seorang weekenders yang tak kerasan di dalam kamar, tak ada salahnya untuk singgah di Pink Pepper Restaurant. Resto ini didesign dengan suasana makan yang santai dengan view kolam renang yang jernih. Restoran ini menawarkan kemewahan menu Indonesia dan internasional yang sangat lezat dan sayang untuk dilewatkan saat sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Jika tetamu merasa lelah setelah berkeliling belanja atau usai mengunjungi beberapa destinasi, Muze Lobby Lounge dan Cupid Pool Bar akan menjadi venue yang menarik untuk rehat malam. Pasalnya, Muze Lobby dan Cupid Pool memang didesign khusus dengan suasana yang santai dan ramah. Berbagai macam makanan ringan, atau camilan beserta aneka ragam jenis minuman bisa menjadi sahabat pelepas dahaga dan penat di venue ini setelah seharian beraktivitas.

Di Bali Kuta Resort by SwissBelhotel, restoran maupun barnya dibuka selama 24 jam setiap hari.Selain dilengkapi beberapa fasilitas rehat dengan atmosfer yang nyaman, hotel ini juga menawarkan aktivitas penunjang bisnis dan gaya hidup. Untuk kebutuhan souvenir, ada Lumbung Shop di sini. Aktivitas bisnis Anda juga dapat diakses melalui layanan business centre, sedangkan untuk kebutuhan kebugaran dan gaya hidup, ada kolam renang dan spa, yang bisa me-refresh Anda. Lebih dari itu, soal fasilitas banquet, Bali Kuta Resort by Swiss-Belhotel pun mempunyai beberapa titik nyaman untuk menyelenggarakan aktivitas seperti meeting atau acara wedding. Untuk kebutuhan meeting, Bali Kuta Resort by Swiss-Belhotel mempunyai sembilan meeting room yang dilengkapi dengan fasilitas standar meeting.

Bali Kuta Resort juga mempunyai total 251 kamar yang didesign dengan lima konsep yang cantik dan eksotik

Fatkhurrohim

Maret 2011 I

I 55


RESTO

Restoran Charlotte, Hotel Dafam Semarang

Memadukan Menu Fusion dan Nuansa Victorian Style

R

estoran Charlotte merupakan salah satu fasilitas andalan Hotel Dafam Semarang. Bagi tamu yang menginap di hotel ini dan ingin menikmati sajian kuliner khas Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, retoran ini bisa menjadi referensi yang lengkap. Bertempat di area lobi, Restoran Charlotte hadir dengan konsep menu fusion, memadukan unsur international dan lokal. Beragam menu istimewa mulai dari menu Asian, Western, hingga hidangan asli Indonesia tersaji lengkap di sini. Arsitektur ruangan yang disesuaikan dengan nuansa konsep Victorian style makin membuat waktu bersantap Anda bersama keluarga dan kolega lebih nyaman dan menyenangkan. Restoran Charlotte juga cocok untuk tempat melepas lelah, arisan maupun meeting point bersama rekan bisnis. Restoran Charlotte mampu memiliki kapasitas 70 orang, terbagi atas ruangan non-smoking dan area teras yang disediakan khusus bagi para perokok.

56 I

I Maret 2011

Restoran Charlotte hadir dengan konsep menu fusion, memadukan unsur international dan lokal

Restoran Charlotte buka setiap hari mulai dari pukul 06.00 WIB – 23.00 WIB, dengan menu special seperti masakan khas dari Thailand dengan cita rasa pedas yang sudah di sesuaikan dengan taste orang Indonesia, seperti menu Tom Yam Tallay, Tom yam Gong isi Udang , Tom Yam Ribs isi Iga, Tom Yam Oxtail isi Buntut, serta masakan khas Semarang, Nasi Goreng Tugu Muda. Harga yang di tawarkan juga tak terlampau mahal, berkisar mulai dari Rp30.000 per porsi. Selain restoran, Hotel Dafam juga memiliki Picadilly Lounge & Bar, salah satu tempat ideal untuk bersantai, menikmati sajian ringan sambil diiringi alunan musik. Dengan kapasitas tempat duduk hingga 25 orang, Picadilly Lounge & Bar menyajikan berbagai pilihan minuman mulai dari tea, coffee, juice, mocktail dan cocktail yang menyegarkan. Hotel Dafam Semarang, yang terletak di Jalan Imam Bonjol No 176 E Semarang 50132, juga menyediakan jasa layanan katering untuk kebutuhan Anda dalam berbagai acara. Teguh S. Gembur


RESTO

Ganesha ek Sanskriti Indian Restaurant and Bar

Serasa di Meja Jamuan Para Raja

Resto ini menampilkan pesona romatisme ala Negeri Taj Mahal India, yang sekaligus menawarkan kesempurnaan hidangan kuliner India Utara maupun India Selatan.

K

uliner India mungkin masih asing bagi sebagian orang Indonesia dibandingkan dengan kuliner Jepang, Italia, China atau Negara-negara Eropa. Sebagai negara tropis, masakan India kaya akan rempah. Bahkan dibandingkan dengan Indonesia, kuliner India lebih kaya rempah. Ini bisa dilihat dari sejumlah menu yang disajikan di Ganesha ek Sanskriti Indian Restaurant and Bar,di Lantai 2 Kemang Square, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Di antaranya ada Rogan Josh (kari kambing), Lamb Biryani (nasi goreng), Samosa (pastel khas India) dan Chicken Tikka (ayam panggang yang direndam terlebih dulu dalam yogurt). Ada pula menu penutup mango kulfi atau es krim mangga. Semuanya termasuk menu favorit. Sulabh B Daryanani, Manajer Pemasaran dan Public Relations Ganesha, mengatakan semua hidangan tersebut bisa disantap kapan saja dan bisa dipadu dengan bahan lainnya. Misalnya Lamb Biryani bisa disantap bersama yogurt. Biryani sendiri bisa diolah dari bahan daging ataupun sayuran. Biryani menggunakan beras khas India yaitu basmati yang bulirnya panjang. Berbeda dengan beras Indonesia yang bulirnya agak bulat. Mereka yang ingin membuat sendiri menu ini bisa membeli basmati di supermarket. Rasa menu-menu tersebut mungkin agak aneh dengan bumbu yang tajam bagi lidah orang Indonesia, namun boleh dicoba karena memberikan sensasi berbeda. Ini bisa menjadi pengalaman unik yang memperkaya taste kita. Pemilik restoran, Shilpa Dave, menjelaskan aneka rempah menjadi bumbu wajib bagi masakan India seperti jinten, kayu manis, cengkeh dan kapulaga. Rempah-rempah ini hampir selalu ada pada setiap makanan India.

58 I

I Maret 2011

Cara mengolah hidangan India juga menarik untuk disimak. Untuk membuat naan, sejenis roti India, seperti bermain juggling. Adonan dipipihkan terlebih dulu berulang kali. Gumpalan itu berubah seperti piring terbang dengan diameter sekitar 30 cm.“Setelah membentuk pipih, kita tempelkan di dinding tandoori. Cukup dua atau tiga menit saja,� jelas Shilpa. Bentuk tandoori seperti gentong dari tanah yang diisi dengan api membara. Di India, tandoori menjadi piranti penting untuk membuat naan maupun rumali roti. Ganesha ek Sanskriti menampilkan pesona romatisme India yang menawarkan kesempurnaan hi-

Aneka rempah menjadi bumbu wajib bagi masakan India seperti jinten, kayu manis, cengkeh dan kapulaga


dangan India Utara maupun India Selatan. Atmosfer India yang dipancarkan begitu eksotis dan menawan. Tak salah jika pengunjung yang datang ke resto ini serasa menghadiri jamuan para raja. Konsepnya mewah dan unik. Kenyamanan dan nuansa etnik India begitu terasa di resto ini. Jika kebetulan Anda sedang berada di kawasan Kemang, tak ada salahnya untuk mampir ke Ganesha ek Sanskriti. Resto ini sudah beroperasi sekitar tujuh tahun. Jaminannya adalah sensasi India yang begitu otentik. Bahkan pernak-pernik dan peralatan makan hampir semuanya diimpor langsung dari India.

Sulabh menjamin semua masakan yang disajikan di Ganesha menggunakan resep otentik India. Karena itu, restoran ini menggunakan Chef asal India. Sulabh, yang sudah menjelajahi restoran-restoran India di Jakarta, mengklaim hanya di Ganesha ia menemukan rasa yang benar-benar otentik. Jika Anda cukup fanatik dengan masakan India Selatan, maka tak salah mengunjungi Ganesha ek Sanskriti di Kemang Square atau di Center Park BRI II, 9th Floor, Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 44-46, Jakarta Pusat. Resto ini juga menawarkan hidanganhidangan khas india yang lebih otentik. Teguh S. Gembur

Maret 2011 I

I 59


VENUE

Grand Preanger Bandung

Tempat Meeting Paling Memorable Di Bandung Siapa pun pasti mafhum, bila lokasi Jl Asia Afrika, Bandung disebut sebagai jantungnya Bandung. Yah, lokasi ini dulu menjadi tempat pertemuan internasional besar yang melegenda, yakni Konferensi Asia Afrika. Dan, tahukah Anda, kini di jalan ini pula terdapat sebuah venue meeting yang bisa membawa Anda pada sebuah cerita kebesaran sang “Meneer� kala menduduki Kota Bandung. Di kota yang memiliki julukan Parij Van Java ini, setiap hotelnya memberikan beragam pilihan tempat meeting dengan fasilitas dan standard tinggi. Maka tak salah, jika saat week day meeting room setiap hotel di Bandung selalu penuh. Ini tak terlepas dari pesona Kota Priangan ini. Nah, jika ingin menemukan lokasi meeting yang dapat memadupadankan seluruh kebutuhan terse-

but, tak ada salahnya untuk mencoba venue meeting room di hotel Grand Preanger Bandung. Grand Preanger Bandung memiliki sejumlah meeting room dan lokasi yang representatif, baik dalam skala ruangan, kapasitas, maupun fasilitasnya. Yang lebih menarik lagi, masing-masing lokasi meeting roomnya mampu memberikan nuansa yang berbedabeda. Pendek kata, saat rehat meeting, setiap peserta bisa menikmati atmosphere hotel yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Satu hal lagi, usai rehat, para peserta meeting pun bisa fresh kembali. Dara Adisty, Marketing Communication Grand Preanger Bandung menjelaskan, secara umum, hotel Grang Preanger memiliki 10 meeting room, berikut ballroom. Meeting room ini terletak di lantai dasar, lantai dua, dan lantai tiga. Kapsitasnya pun bisa disesuaikan dengan kebutu-

Maret 2011 I

I 61


VENUE han para peserta meeting, dari yang minimal hanya 30 orang hingga 1000 orang lebih.

Tentukan Ruangan Meetingnya Mari kita lihat meeting room yang berada di lantai dasar. Di lantai ini, ada ballroom dengan kapasitas masksimal 1000 orang lebih skala theater. Ballroom yang diberi nama Ramayana ini menggunakan system break out atau partisi. Saat di-break out, ballroom ini akan menjadi tiga ruangan, yakni Rama Shinta, Srikandi, dan Krisna. Oleh karena terletak di lantai dasar, ballroom ini sangat cocok bagi para peserta meeting dengan jumlah besar, atau grup. Pasalnya, mobil peserta meeting bisa berhenti di area ini. Pun bukan berarti ini tidak cocok bagi peserta selain grup. Pokoknya, bagi para peserta meeting yang ingin lebih simpel dan tanpa harus ke lobi hotel terlebih dahulu Ramayana Ballroom, pilihan yang sangat tepat. Meeting room, di lantai dua pun tak kalah menarik. Pasalnya, lantai dua ini memberikan view aktivitas hotel, kolam renang, dan hijau taman yang menarik. Oleh karenanya, akan lebih pas lagi bila agenda meetingnya bersifat privat, eksklusif. Naripan I dan Naripan II, meeting room yang berada di lantai dua ini, memang memiliki kapasitas maksimal 30 orang untuk theater style dan paling rendah adalah 15 orang untuk lay out U-Shape. Meeting room di lantai dua selalu menjadi pilihan utama, bagi para peserta meeting baik dari corporate maupun pemerintahan, karena letaknya yang strategis dengan aktivitas hotel. Saat rehat pun, peserta meeting bisa me-refresh otaknya dengan menghirup udara segar di sekitar taman dan kolam renang, yang tidak jauh dari ruang meeting Naripan I dan Naripan II. Untuk kebutuhan meeting dengan kapasitas peserta agak besar dan membutuhkan display product atau mini exhibition, lantai tiga hotel Grand Preanger pun sangat menarik untuk dijadikan referensi. Di lantai tiga, ada empat meeting room, dengan kapasitas yang berbeda-beda. Ranca Bali meeting room, misalnya, memiliki ukuran 135 m2, dengan kapasitas 100 orang untuk skala theater, 48 orang untuk round table, 45 orang untuk U-Shape, dan 42 pada settingan class room. Untuk kapasitas di bawah ruangan tersebut, ada Meribaya, Lembang, dan Asia Afrika meeting room. Untuk meeting room seperti Asia Afrika, letaknya berada di ruangan khusus tersendiri, tidak sejajar dengan Ranca Bali, Meribaya dan Lembang. Meski sedikit terintegrasi, namun Asia Afrika tampaknya menjadi tempat favorit para peserta meeting. Sebab Asia Afrika meeting room ini sangat dekat dengan lahan hijau atau Sangkuriang Secret Garden (SSG), dan smooking area. Dara Adisty menjelaskan, SSG ini biasa pula digunakan untuk acara barberque para peserta meeting. Sebab, meski berada di lantai tiga, SSG masih memiliki lahan kosong

62 I

I Februari 2011

yang sangat luas. “Tak sedikit pula, dijadikan tempat rehat bagi para peserta meeting yang berada di raungan Ranca Bali, Meribaya dan Lembang,” tambah Dara. Venue meeting room di lantai tiga ini paling menarik dan menjadi primadona bagi peserta meeting. Sebab, memiliki voyage yang luas dibanding beberapa meeting room lainnya. Oleh karenanya, tak sedikit pula asosiasi dan perusahaan memilih lantai tiga untuk dijadikan tempat meeting sekaligus mini exhibition.

Asia Afrika Room

“Uniknya lagi, setiap meeting room di lantai tiga ini difasilitasi kamar kecil yang bersih. Dan, mungkin konsep kamar kecil diruangan meeting belum pernah adasebelumnya,” terang Dara.

Fasilitas dan Paket Meeting Fasilitas meeting di Grand Preanger Bandung memang hampir sama dengan fasilitas standar meeting room hotel lain di Bandung, seperti perangkat free akses Wi Fi di ruangan meeting, OHP dan screen, block note, candy, mineral water, flip chart, spidol, standar sound system, laser pointer, mini garden dan plantation, dan lain-lain. Untuk bandwidth internet pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan para peserta meeting. Sedangkan paket meeting di Grand Preanger Bandung cukup kompetitif, mulai dari Half Day, Full Day, Full Board, hingga Full Board Meeting Package With Acomodation. “Untuk harga, mulai dari Rp195 ribu untuk Half Day hingga Rp675 ribu untuk meeting berikut menginap di kamar superior,” ucap Dara. Akses ke venue Grand Preanger Bandung hotel pun cukup mudah, dan terkoneksi dengan beberapa destinasi di Hota Bandung, seperti kawasan wisata gedung bersejarah, berbelanja, hingga gedung Asia Afrika yang kesohor itu. Sebab, Grand Preanger adalah 0 KM-nya Kota Parij Van Java yang memesona itu. Fatkhurrohim

Meeting room, di lantai dua pun tak kalah menarik. Pasalnya, lantai dua ini memberikan view aktivitas hotel, kolam renang, dan hijau taman yang menarik.


GADGET

Jaguar and Land Rover Perkenalkan SUV Hybrid

D

alam ajang Geneva Auto Show 2011, Maret ini, pabrikan otomotif asal Inggris, Jaguar and Land Rover, memperkenalkan produksi Sport Utility Vehicle (SUV) kompak berpenggerak roda dan berteknologi hybrid. Mobil berpenggerak roda depan itu diharapkan sudah mulai dijual pada Juli 2011. Tingkat emisi kendaraan itu diklaim kurang dari 130 gram per kilometer. “Land Rover telah mengumumkan untuk memproduksi Range Rover berpenggerak roda depan. Ini merupakan berita bagus bagi perusahaan maupun untuk konsumen,” papar Phil Popham. Managing Director Land Rover seperti dikutip autoevolution.com. Sebelumnya, seperti dilansir motorauthority.com, sumber di Land Rover menye-

butkan SUV berpenggerak roda depan itu adalah baby crossover Land Rover LRX. Tujuan perusahaan memproduksi mobil itu adalah untuk menciptakan model yang irit bahan bakar. Phil Popham mengatakan generasi anyar Land Rover itu dirancang di pusat desain Land Rover, di kota Gaydon dan diproduksi di pabrik, Halewood, Merseyside, Inggris. Ada dua pilihan mesin yang ditawarkan. Pertama mesin diesel 2.200 cc yang dilengkapi turbo-diesel. Mesin ini menghasilkan tenaga 160 daya kuda dan torsi 400 Newton meter (Nm). Tipe kedua adalah, mesin bensin 3.200 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga 230 daya kuda dan torsi maksimum 317 Nm. Adapun tipe hybrid pertama yang akan diproduksi pabrikan ini adalah varian ber-

mesin disel yang dikombinasikan dengan motor listrik. Prototipe diesel hybrid yang disebut range “E” itu mulai diuji pada akhir tahun ini. Land Rover disel hybrid ini dibangun dengan basis SUV Range Rover Sport. Sumber tenaga mobil ini berasal dari motor listrik dan mesin disel konvensional 3.000 cc TDV6. JLR menyebutkan transmisinya menggunakan ZF otomatis dengan delapan tingkat percepatan. Satu keunggulan yang ditawarkan JLR, mobil ini mampu melesat dengan menggunakan tenaga dari motor listrik. Daya jangkau bila menggunakan tenaga setrum mencapai 20 mil atau sekitar 32 kilometer. Berbekal tenaga dari motor listrik dan mesin konvensional, SUV ini mampu melesat hingga 120 ml per jam atau sekitar 192 kilometer per jam (kpj). Sedangkan daya jelajah dengan paduan sumber tenaga itu – yaitu saat baterai motor listrik dan tangki bahan bakar terisi penuh, dalam sekali isi - mencapai 1.104 kilometer. [autoevolution.com].

Teguh S. Gembur

Maret 2011 I

I 63


GADGET

Palm Veer

Smartphone Mungil Besutan Hewlett Packard Selain tablet, HP pun mengeluarkan ponsel terbarunya yang merupakan hasil dari mengakuisisi Palm. Ponsel ini merupakan pertama dari HP yang masuk ke dalam ranah smartphone. Meski banyak industri smartphone yang gencar mengeluarkan perangkat dengan ukuran besar, HP justru sebaliknya. Ia yakin bahwa gadget mini akan tetap menjadi tren.

64 I

I Maret 2011

T

idak heran jika smarpthone yang bernama Palm Veer ini hanya berukuran 3,25 inci. Palm Veer merupakan smartphone dengan kekuatan 3G yang dilengkapi dengan layar sentuh berukuran 2,6 inci dan mendukung tampilan dengan resolusi 320×400 piksel. Bentuknya yang slider dimaksudkan untuk menyembunyikan keyboard qwerty fisik. Sistem operasi yang diusungnya tentu saja adalah WebOS. �Ketika banyak industri berpaling ke perangkat dengan ukurang besar, kami percaya masih ada tempat di hati masyarakat untuk bisa menerima gadget kecil,� ujar SVP dan GM Palm Global Business Unit HP, Jon Rubinstein, seperti dikutip melalui

Cellular News, Ukuran asli Veer adalah 54,5 mm x 84,0 mm x 15,1 mm dan hanya memiliki berat 103 gram. Veer dipersejatai dengan prosesor Qualcomm 800 MHz, kapasitas penyimpanan 8GB, browser untuk akses penuh ke web, dan mendukung Adobe Flash Player 10,1 beta, wifi, GPS, dan multimedia seperti pemutar musik, video dan kamera 5 megapiksel. Ponsel ini sudah mendukung teknologi HSDPA ini memiliki ketebalan 1.5 cm dengan berat 103 gram dan direncakan akan dilempar ke pasar di bulan Juni mendatang. Cellular News, Teguh S. Gembur


NEWS

Penghargaan untuk Shangri-La Shangri-La Jakarta menerima dua penghargaan dari Kedutaan Amerika Serikat sebagai apresiasi yang berkaitan dengan bidang keamanan hotel. Pertama, Certific ate of Commendation for “Outstanding Security Support”. Penghargaan ini dianugerahkan sebagai pengakuan terhadap hotel Shangri-La Jakarta yang memiliki reputasi baik dalam bidang keamanan hotel. Hal itu dibuktikan dengan penunjukan Shangri-La Jakarta sebagai hotel resmi untuk mengakomodasi rombongan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama bulan November 2010. Kedua, trofi “Outstanding Support and Dedication to the Safety and Security of Transiting US Military Forces” yang diberikan karena dukungan dan dedikasi jangka panjang dari Shangri-La Jakarta sebagai hotel pilihan bagi personel US Military yang transit di Jakarta. Dalam gambar tampak General Manager Shangri-La Gerhard Hecker (ujung kiri) dan

Director of Security Kevin Shipman (kedua dari kanan) menerima Certificate of Commendation dari Kedutaan Amerika Serikat, yang diberikan oleh Resident Agent in Charge, Chief of US Military Security, Scott M. Bernat (tengah) dan Special Agent, Force Protection Attaché, A.W. Moss (ujung kanan). F. Sihol Siagian

Penghargaan bagi Hotel Atlet Century Park

T

epatnya pada tanggal 8 Februari 2011, Hotel Atlet Century Park yang sedang giat melakukan renovasi ini, kembali mendapatkan penghargaan dari sebuah perusahaan booking online asal negeri Matahari Terbit, Rakuten Travel. Pihak Rakuten Travel mengaku banyak testimoni yang menyatakan, masyarakat Jepang men-

gaku bangga atas pelayanan yang diberikan oleh pihak Hotel Atle Century Park. Terkait dengan penghargaan ini, pihak manajemen hotel yang diwakili oleh Djoko Triyono selaku Director of Sales & Marketing, Grace Widiarti, Edwar Sugiharto, Teddy Tanoto dan Dahyar Fauzi, bertemu dengan pihak Rakuten Travel, Futoshi Habaya dan Masahiro Takahashi. Dalam pertemuan tersebut, pihak hotel menjelaskan mengenai keuntungan-keuntungan yang bisa didapatkan jika menginap di hotel yang terletak di lokasi strategis di Jakarta ini. Pihak manajemen hotel meyakinkan bahwasa Hotel Atlet Century Park memiliki keunggulan, baik secara segi bisnis maupun view. Sebab hotel ini dikelilingi oleh pusat bisnis dan pusat perbelanjaan ternama di Tanah Air, serta pemandangan kamar hotel yang mengarah ke sisi hijau Kota Jakarta. Sebelum menyerahkan trophy kepada pihak hotel, perwakilan Rakuten Travel juga menjelaskan tentang antusiasme warga Jepang untuk datang dan menginap di Hotel Atlet Century Park. Banyaknya pendatang serta testimoni positif tentang pelayanan hotel inilah yang menyebabkan pihaknya memberikan penghargaan. Fatkhurrohim

Maret 2011 I

I 65


NEWS

Grandkemang Perkenalkan Menu Baru

G

randkemang Hotel Jakarta, mengadakan event dengan tajuk Media Dinner pertengahan Fabruari lalu. Pada event ini, selain memperkenalkan Public Relation baru, yakni Ayutia Evilla, Grandkemang juga meperkenalkan promo food and beverage, a la carte baru mereka di Sperta All Day Dinning di lantai dasar. Terkait dengan itu, Grandkemang Hotel Jakarta memiliki beberapa program pilihan dalam setiap minggu, yaitu Friday Night BBQ dan Sunday Brunch, sedangkan untuk menu a la carte Grandkemang memperkenalkan menu baru untuk menambah variasi pilhan makanan setiap enam bulan sekali. Adapun menu tersebut mulai dari menu Nusantara sampai Internasional untuk makanan pembuka, utama hingga penu-

tup dengan harga mulai dari Rp. 55.000 - 158.000/porsi. Untuk appetizer hotel ini menawarkan menu mulai Pigeon Confit yang menawarkan daging burung dara empuk disajikan dengan bayam dan saus cranberry wine. Kemudian ada juga Beef Carpaccio yang terdidi dari irisan daging tenderloin dengan black pepper disajikan dengan saus grain mustar. Pilihan lainnya ada Sesame Crusted Tuna,

yang berisikan Irisan tipis ikan tuna yang disiram dengan saus balsamic. Hingga pilihan nikmat semacam Stuffed Chicken Wings, yang berasal dari sayap ayam isi ala Thai yang disajikan dengan saus bawang putih dan cabe. Sedangkan untuk main courses, Grandkemang menyediakan menu semacam Angel Hair Prawns, pasta dan udang yang disajikan dengan saus chili Singaporean. Pilihan lain ada juga Almond Crusted Dory, Ikan dori yang ditaburi kacang almond disajikan dengan saus mentega artichoke dan cappers berry. Hingga main courses Lamb Shank, Daging domba yang direbus dalam bumbu dan red wine untuk mendapatkan poleta yang lembut. Yang patut di coba juga adalah menu Rolled Chicken Breast, Oxtail Soup, dan Nasi Goreng HijauI. Untuk hidangan penutup, Grandkemang menawarkan menu yang legit, seperti Flour Less Chocolate Cake, Kue coklat yang disajikan dengan saus walnut yang disajikan hangat dipadukan dengan es krim Vanila. Dan, Espresso Crème Brulee, Custard lembut yang beraroma dan cita rasa espresso coffee. Fatkhurrohim

The Acacia Hotel

Gelar Media Morning Tea

D

alam menyemarakan hari kasih sayang dan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, The Acacia Jakarta, bekerjasama dengan PT Amanah Prima Indonesia, serta Sekolah Kami menggelar event dengan tajuk Media Morning Tea Wisata Ilmu Pengetahuan Bersama Sekolah Kami, Februari lalu. Acara dimulai dari Fountain Bar di lantai dasar hotel menuju pabrrik jus Toza, Tangerang, tempat wisata ilmu pengetahuan. Jualiawan, General Manager The Acacia Jakarta, dan Arya Nugraha, Business Development Officer PT Amanah Prima Indonesia, mengaku bangga dengan kegiatan Corporate Social Responsibility ini. Di pabrik juz di Tangerang tersebut, para seserta yang terdiri dari siswa dan pers diterima oleh jajaran manajemen dan mendapat penjelasan seputar produksi jus Toza. Murid-murid dari Sekolah Kami pun menyambut antusias acara itu. Acara dilanjutkan dengan berkeliling pabrik dan melihat langsung proses pembuatan juz Toza, dengan dipandu oleh manajemen yang

66 I

I Maret 2011

diwakili Asnawi selaku Manager R&D PT Amanah Prima Indonesia. Peserta pun harus memakai alat pengaman seperti sepatu but, masker, dan topi. “Perlengkapan alat pengamanan tersebut wajib digunakan, untuk menjaga kualitas jus agar tetap higienis,” ujar Asnawi. Wisata Ilmu Pengetahuan Bersama Sekolah Kami ini mengundang kelompok belajar anak dari Sekolah Kami yang berlokasi di Bintara, Bekasi., yang terdiri dari 25 siswa–siswi dari jenjang pendidikan SD hingga SMP. Selain aktif belajar, mereka pun aktif berkarya dan berseni mulai dari membuat kerajinan tangan, kosmetik, chemical, fesyen, aksesoris, bermusik hingga berkebun & berternak. ”Mereka adalah keluarga pemulung dan dhuafa,” ungkap Ina dan Lady, pelopor Sekolah Kami. Fatkhurrohim


Shangri-La Raih Adikarya HOTEL SHANGRI-LA JAKARTA meraih Penghargaan Adikarya Wisata 2010, sebagai hotel bintang lima terbaik. Piala penghargaan Adikarya diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo kepada Resident Manager Shangri-La Jakarta Hakan Ozel. Penghargaan tahun 2010 ini merupakan penghargaan Adikarya Wisata kedua yang pernah diterima oleh Shangri-La Jakarta. Program Penghargaan Adikarya Wisata pertama kali dimulai tahun 1991. Adikarya Wisata merupakan penghargaan tertinggi dalam bidang kepariwisataan dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta bagi industri pariwisata dan industri jasa terkait yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, dan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan kepariwisataan, khususnya di DKI Jakarta. F. Sihol Siagian

Chinese Stylish Painting Exhibition

S

ebuah pameran seni lukis karya spesialis gaya China, Jeniaty Djuadi, digelar di Space Lounge, Hotel Alila Jakarta, 31 Januari – 15 Februari 2011. Sebanyak 63 lukisan yang umumnya menunjukkan ekspresi cinta kasih dipamerkan pada kesempatan ini. Acara ini dibuka oleh Eric Faivre, General Manager Alila, dihadiri pemerhati seni, seperti Dr Paulus Effendi Lotulung dan TA Rochadi Murdjanto, para pecinta seni, curator serta sosialita Jakarta. Public Relations Manager Alila, Heni Juniarti, mengatakan, pemeran ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Hotel Alila terhadap para tamu yang selama ini telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada hotel yang terletak di Jalan Pecenongan Kav 7-17, Jakarta Pusat, itu. F. Sihol Siagian

Maret 2011 I

I 67


NEWS

Ultra Milk Gelar Charity Event di Yogyakarta

U

ltra Milk kembali menggelar aksi charity yang diadakan untuk membantu korban bencana di Mentawai, Wasior, dan Merapi. Acara ini merupakan lanjutan dari acara Make Your Move yang dilaksanakan di Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 Desember lalu, dan

di Dago, Bandung, pada 19 Desember 2010. Kali ini, acara berlangsung di Gedung MMTC di Jalan Magelang Km 8, Yogyakarta, dengan mengundang perwakilan siswa dari sekolahsekolah yang akan menerima bantuan. Pada event Make Your Move kali ini, Ultra Milk menyerahkan donasi dalam bentuk seragam olahraga dan alat komunikasi.

Dalam kesempatan ini pun, Ultra Jaya, produsen Ultra Milk, juga mendonasikan total 300.000 pak susu kepada korban Mentawai, Wasior, dan Merapi. Siska Suryaman, Head of Marketing Ultrajaya mengatakan, acara ini bukanlah akhir dari program Make Your Move, tetapi merupakan awal dari program Make Your Move yang akan dilaksanakan dalam jangka panjang. Ultrajaya, merasa bangga dan berterima kasih atas antusiasme peserta di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta untuk menolong sesama. “Ini membuktikan bahwa kita bangsa yang berbudi luhur,” ujar Siska. Untuk melengkapi rangkaian acara di Yogyakarta, Ultrajaya juga melakukan roadshow mengunjungi lebih dari 12 sekolah di area Yogyakarta sejak awal Februari lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan gerakan Make Your Move dan mengajak para pelajar untuk berpartisipasi melalui gerakan ini. Ultra Milk Flavor adalah produk susu dengan citarasa beraneka dan stylish untuk dinikmati orang muda, khususnya kaum remaja. Dengan mengonsumsi susu segar, tubuh menjadi sehat dan diharapkan para remaja segera mengambil aksi nyata untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik. Fatkhurrohim

Pembukaan The Roses Spa di Aston Tropicana Hotel Bandung

S

eiring dengan meningkatnya pengunjung yang datang ke Kota Bandung, Jawa Barat, Aston Tropicana Hotel dengan bangga mempersembahkan fasilitas spa terbaru, yaitu The Roses Spa. The Roses Spa ini memiliki 11 room treatment. Setiap room treatment terdiri dari 4 room treatment standard, 4 japanese room treatment untuk shiatsu, 2 VIP room treatment, dan 1 VVIP room treatment. The Roses Spa dioperasikan sejak akhir bulan Januari 2011. Penambahan fasilitas spa ini diharapkan dapat menampung keinginan pangsa pasar yang memang memilih Aston Tropicana Hotel Bandung sebagai salah satu hotel terbaik yang memiliki fasilitas terlengkap. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau. Dengan harga mulai dari Rp 99.000, Anda dapat menikmati spa selama 30 menit. Tidak hanya massage tetapi The Roses Spa juga menyediakan

68 I

I Maret 2011

perawatan untuk kuku kaki dan tangan, reflexiology, dan juga pemijatan ala Jepang yang disebut shiatsu. Pimpinan The Roses Spa Aston Tropicana Hotel Cihampelas Bandung, Wida mengatakan, “The Roses Spa merupakan spa terbesar untuk ukuran botel bintang empat yang memiliki 11 room treatment, dengan konsep traditional Balinese. Paket yang kami tawarkan pun beragam dengan harga yang sangat terjangkau. Ditunjang dengan lokasi yang strategis, kehadiran The Roses Spa akan lebih memberi warna pariwisata di kota Bandung.” Fatkhurrohim


100 SUNSET BOUTIQUE HOTEL BALI menyelenggarakan pameran lukisan kartun bertemakan tentang Bali. Digelar di area lobi hotel. pameran lukisan kartun ini merupakan hasil kerjasama antara 100 Sunset Boutique Hotel dengan Bog-Bog Magazine. Pameran ini berlangsung pada bulan Februari hingga Juni 2011. 100 Sunset Boutique Hotel yang bergaya modern minimalis ini secara konsisten menyediakan fasilitas dan pelayanan terbaik untuk para tamunya. Penyelenggaraan pameran lukisan kartun adalah salah satu buktinya. Sebab, dengan adanya pameran tersebut, lobi hotel semakin memiliki warna dan mampu menghadirkan kesan nyaman bagi tetamu. Kerja apik antara 100 Sunset Boutique Hotel dan Bog-Bog Magazine ini mampu menghasilkan sebuah karikatur yang mencerminkan kehidupan masyarakat Bali secara jenaka. Lukisan karikatur yang menggunakan pendekatan jenaka ini memang agak terkesan aneh, nyleneh, dan sarkastik. Namun para kartunis mampu menyajikannya secara sederhana dan cerdas. General Manager 100 Sunset Hotel, Florent Michaud, mengatakan, pihaknya sangat bangga dan senang bila tetamu hotelnya

BOG-BOG BALI MAGAZINE

Ketika Bali dalam Kanvas Para Kartunis

merasa nyaman selama tinggal sini. Untuk mewujudkan hal itu, pihak hotel pun menyelenggarakan pameran lukisan kartun yang lucu dan unik. Lukisan yang dihasilkan para kartunis lokal ini mampu memandukan unsur kebudayaan Bali ke dalam kain kanvas. Florent Michaud pun berharap, karya lukisan beragam warna yang meramaikan dinding koridor lobi hotel akan semakin memberikan kesan menarik bagi tetamu. Selain itu, para tetamu hotel pun dapat memiliki kartikatur profil dirinya secara cuma-cuma, yang dilukis secara langsung oleh para kartunis setiap hari Sabtu selama pameran berlangsung. Fatkhurrohim

MG Holiday Gelar Table Top Di Bandung

W

hole seller industri perhotelan, Milenium Global (MG) Holiday menggelar event Table Top di Ballrom Hotel Golden Flower, Jl Asia Afrika, Bandung, akhir Januari lalu. Event table top di Bandung ini merupakan ajang transaksi industri perhotelan terkemuka dengan beberapa biro atau travel agent yang ada di Bandung. Yang mana, pihak hotel sebagai reseller dan travel agent sebagai buyernya. Sejauh ini, event table top dari MG Holiday selalu menjadi ajang transaksi yang paling ditunggu oleh pelaku industri perhotelan. Sebab, hasil transaksi dari event ini selalu menjamin kontribusi tingkat revenue kamar bagi setiap hotel yang menjadi pesertanya. Oleh karenanya, di mana pun MG Holiday menggelar table top selalu dinanti oleh pihak hotel maupun travel agent. Seperti halnya di Bandung, sedikitnya 75

peserta reseller hotel dari beberapa property perhotelan, serta 125 travel agent turut ambil bagian pada event yang ber-

langsung selama satu hari itu. Beberapa pelaku industri perhotelan dan travel agent mengaku, MG Holiday sebagai whole seller domestik sangat membantu memasarkan kamar hotelnya. Travel agent pun mengaku mendapat akses yang mudah dalam pemesanan kamar-kamar hotel. Selain itu, MG Holiday pun dinilai sangat konsisten sebagai whol seller. Tidak menjual produknya secara ritel. Konsistensi seperti ini pula yang membuat MG Holiday cepat dikenal dan diminati para pelaku hotel serta travel agen di seluruh Indonesia. Yang menjadi cirri khas dan selalu dinanti oleh para buyer adalah malam puncak acara atau gathering. Pada malam puncak acara table top kali ini, MG Holiday memilih Caecar Palace Land Mark sebagai tempat yang pas untuk membagikan door prize dan grand prize yang menarik dari pihak manajemen dan sponsor. Fatkhurrohim

Maret 2011 I

I 69


NEWS

Nakhoda Baru Santika Bandung “PERTUMBUHAN HOTEL BARU di Grup Santika sangat pesat dalam dua tahun terakhir. Karena itu rotasi pejabat merupakan hal yang biasa dilakukan. Selain untuk kaderisasi, rotasi itu juga untuk penyegaran organisasi.” Yuli Priyono menyampaikan hal ini dalam sambutannya ketika menyerahkan jabatannya sebagai General Manager Hotel Santika Bandung kepada Ari Respati, beberapa waktu lalu. Acara ini disaksikan oleh Lilik Oetama, Diretur Eksekutif PT Grahawita Santika dan segenap jajaran direksi lainnya. Tahun 2010, Grup Santika tercatat membuka 13 hotel baru dari total 33 jaringan hotel. Khusus di Kota Bandung, baru saja dibuka Amaris Cihampelas dan Amaris Cimanuk. Hotel Santika Bandung sendiri merupakan hotel pertama Grup Santika yang didirikan tahun 1989. Tahun 2010 hotel ini melakukan renovasi mulai dari kamar, restoran, swimmingpool, dan ruang meeting sehingga suasana hotel tampak lebih segar dan dinamis. Sedang Ari sendiri sudah malang melintang di dunia perhotelan. Berlatar belakang pendidikan S1 Arsitektur dari University of Oklahoma dan S2 Property Managemet dari Arizona State University di Amerika Serikat, Ari memulai kariernya sebagai Project Engineer di perusahaan konsultan di Seattle, Amerika Serikat. Tahun 2002 ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Hilton International sebagai Business Development Manager. Masih di grup yang sama, pada 2005 ia dipromosikan sebagai Director of Operation, kemudian General Manager The Sultan Hotel – Residence, Jakarta tahun 2007. F. Sihol Siagian

ENCHANTING INDONESIA SANTIKA INDONESIA HOTELS & RESORTS menggelar Appreciation Party 2011 “Enchanting Indonesia” di Balai Agung Betawi Ballroom Hotel Santika Premiere Jakarta, Kamis, 17/2. Acara ini merupakan apresiasi terhadap kontribusi dan loyalitas perusahaan, anggota Santika Important Person (SIP) maupun media atas dukungan terhadap Grup Santika sepanjang tahun 2010.

70 I

I Maret 2011

August Parengkuan, Direktur PT Grahawita Santika, dalam sambutannya mengharapkan agar di tahun-tahun yang akan datang tetap mengembangkan kerjasama yang jauh lebih baik dengan Santika di mana pun berada. Dikatakannya, tingkat huni Grup Santika dari Januari sampai Desember 2010 mencapai 72.15 %. “Ini dapat dicapai berkat

dukungan dan kerjasama dari perusahaan-perusahaan, travel agent, anggota SIP, dan media. Tahun 2011-2012 Santika akan membuka 10 Amaris Hotel, 11 Hotel Santika Premiere (bintang 4) & Hotels Santika (bintang 3),” tambahnya. Dalam acara ini Santika menyerahkan penghargaan kepada perusahaan dengan kontribusi tertinggi sepanjang tahun 2010 dengan berbagai kategori seperti Top Company, Top Travel Agent, Top SIP, dan Top Media. Majalah EventGuide, salah satu dari 5 Top Media yang menerima penghargaan malam itu. Acara yang bertabur doorprize menginap di berbagai property Hotel Santika ini dimeriahkan dengan suasana Indonesia yang memukau dengan suguhan musik instrument Gamelan, tarian tradisional Lenggang Nyai, iringan musik santai, MC yang merupakan juara 1 Putri Pariwisata 2009 “Andara Rainy Ayudini”, serta pertunjukan special dari “Dewi Gita”. Penyajian hidangan pun tak kalah menarik dengan Family Style sehingga keakraban semakin terjalin di antara para undangan. F. Sihol Siagian


The 1st and reliable source of information on Indonesian MICE Business Kami hadir dengan sistem distribusi free magazine, kenapa? ■

Bahwa free magazine tidak identik dengan media murahaan karena konten EVENTGUIDE jelas disuguhkan bagi kalangan industri MICE yang berstatus sosial ekonomi tinggi. Prioritas beredar di event-event besar, hotel, resto, leisure, otomotif dengan skala nasional dan internasional, disuguhkan bagi pengunjung dan peserta event. Dengan beredar di event-event besar, majalah EVENTGUIDE akan mudah terserap dengan jelas dan tepat sasaran. Diedarkan secara free, guna membantu mensosialisasikan dan mengembangkan industri MICE Indonesia, karena EVENTGUIDE akan mudah didapat dan terjangkau bagi kalangan generasi muda sebagai penerus industri MICE yang akan datang. Efektif bagi perusahaan yang ingin melakukan promosi karena EVENTGUIDE langsung sampai ketangan pembaca dan dapat diserap oleh audiens yang ada dalam event-event besar.

Redaksi, Iklan & Sirkulasi Hall E Lt. 3, Arena PRJ Kemayoran, Jakarta 10620 Ph: (021) 266 45 232, 266 45 234 Fax: (021) 266 45 249, 266 45 303 Untuk pemasangan iklan hubungi: Elizabeth 0856 91005557, Yanti 0819 32120472


NEWS

Telah Berjuang Sejak Zaman Penjajahan

K

ita semakin menyadari kondisi negeri yang majemuk ini adalah anugerah Tuhan. Keberagaman ini benar-benar seperti pelangi yang sangat indah. Kita harus mensyukurinya. Kalimat bernada puitis ini disampaikan Ketua Pembina Forum Bersama Indonesia Tionghoa (FBIT) Murdaya W. Poo dalam sambutannya pada seminar dengan tema “Peran Serta Suku Tionghoa Tanah Air dalam Mempercepat Pembangunan Nasional” di Gedung Pusat Niaga, Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Rabu, 16/2/2011. Seminar ini merupakan rangkaian mata acara festival Cap Go Meh yang diadakan dari tanggal 12-21/2 di Arena Gambir Expo, Kemayoran. “Sekarang ini, kita semakin menyadari bahwa kita harus siap-siap mewariskan yang terbaik bagi generasi penerus kita selaku

bangsa Indonesia dan berbakti pada ibu pertiwi kita,” kata anggota DPR RI periode 2004-2009 ini. Menurut Murdaya W. Poo, sejak zaman penjajahan tidak sedikit tokoh Tionghoa yang turut berjuang dan berkorban demi kemerdekaan dan berhasil mewakilkannya kepada generasi penerusnya. Menurut mantan Ketua Panitia Kerja RUU Kewarganegaraan ini, para tokoh dan masyarakat Tionghoa telah banyak berjasa bagi tanah air di berbagai bidang, terutama di bidang ekonomi, dunia usaha, investasi, lapangan kerja untuk meningkatkan penghasilan masyarakat menengah ke bawah. “Peran Suku Tionghoa juga cukup nyata di bidang sosial, kebudayaan, olahraga, dan lain-lainnya. Suku Tionghoa juga mempunyai peluang lebih besar lagi setelah diterbitkannya UU No 12/2006 tentang Kewarganega-

Majukan Negeri PAGELARAN drama musikal bertema “Jayalah Indonesiaku” menjadi puncak perayaan Cap Go Meh Bersama di Hall D, Arena PRJ, Kemayoran, Jakarta, 21/2/2011. Pagelaran ini dihadiri oleh Presiden Susilo

72 I

I Maret 2011

Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Budiono, Ibu Negara Ani Yudhoyono, Ibu Herawati Budiono, Ketua MPR Taufik Kiemes, Ketua DPR Marzuki Ali, para menteri dan pejabat tinggi lain, duta besar negara sahabat, para

raan Indonesia,” ujar mantan Ketua Pansus RUU Anti Diskriminasi Ras dan Etnis ini. Pembicara lain dalam seminar yang terselenggara berkat kerja sama FBIT dan Metro TV ini adalah Boenjamin Setiawan (Founder Advisor PT Kalbe Farma Tbk), Mona Lohanda (sejarawan dan peneliti Arsip Nasional), Iwan Santosa (wartawan Kompas). Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berhalangan hadir tapi mengirim utusan untuk membacakan makalah tertulisnya. F. Sihol Siagian

tokoh Forum Bersama Indonesia Tionghoa (FBIT), tokoh agama dan 7000 undangan. Tampak hadir Ketua Pembina FBIT Murdaya W. Poo dan Ibu Siti Hartati Murdaya. Sebelum pagelaran, Presiden SBY dalam amanatnya menyampaikan pesan supaya rakyat hidup rukun, kompak dan penuh persaudaraan. “Semua kita berikhtiar dan bekerja keras untuk memajukan negeri ini,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin. Presiden berharap agar seluruh elemen masyarakat hidup harmonis dalam kemajemukan, saling menghormati, toleransi, dan tanpa diskriminasi. “Kita harus caring dan sharing untuk memajukan negeri ini. Ini menjadi tonggak untuk memperkokoh harmoni dan kesetiakawanan di antara kita menuju Indonesia yang makin maju dan jaya,” ujarnya. Sementara Ketua Pembina FBIT Murdaya Poo, dalam sambutannya mengetengahkan agar seluruh suku bangsa memelihara sekaligus bersyukur atas kemajemukan yang ada. Diharapkannya, suku Tionghoa pun turut serta membangun dan memajukan bangsa Indonesia. F. Sihol Siagian


Print Ad Spa FA.pdf 1 1/19/2011 2:26:21 PM

g in Br on

%

up Co is t Th o ge t

50

Di nt ou sc

C

M

Y

CM

MY

CY

CMY

K


REHAT

T

ingginya aktivitas kerja menyebabkan orang mudah stres. Kondisi ini berakibat pada menurunnya potensi diri, sehingga akan berpengaruh pada turunnya produktivitas kerja, keceriaan hilang, wajah tampak lesu, dan lelah. Untuk mengatasinya diperlukan istirahat cukup dan terapi kesehatan. Dan, terapi refleksi kaki dan tangan sebagai salah satu solusi. Cara ini sudah terbukti sejak ribuan tahun lalu, seperti yang diajarkan para tabib dari China, India, Jepang, dan Arab. Pada zaman Romawi dan Yunani, misalnya, para dokter menganggap pijat sebagai bagian penting dalam proses penyembuhan dan menghilangkan rasa sakit. Sentuhan tangan memiliki keajaiban tersendiri. Setiap manusia membutuhkan sentuhan itu untuk merangsang saraf agar kembali bugar seperti semula. Melihat kebutuhan penting tersebut, kini banyak tempat menawarkan fasilitas terapi refleksi dan relaksasi. Zhen kung fu, salah satunya. Tempat pijat refleksi yang membuka praktik di Muara Karang Timur, Blok O no. 36-37, Pluit – Jakarta Utara ini memberi fasilitas komplit dengan sentuhan tangan dan aroma terapi yang dapat membangkitkan saraf kembali bugar. Zhen kung fu menawarkan 4 macam jenis refleksi. Seperti, refleksi kaki, traditional massage (mix thai & shiatsu), refleksi ala Tiongkok, dan yang terakhir ada tuina di mana terapisnya didatangkan langsung dari China. Tempat refleksi ini memiliki 4 lantai. Di lantai dasar ada Top Café. Tempat ini menawarkan suasana yang sangat kekeluargaan. Café ini juga bisa difungsikan untuk event ulang tahun, wedding dan aktivitas meeting. Kelebihan lain di tempat ini adalah adanya fasilitas WI-FI dan IPTV. Sedangkan lantai 2 difungsikan untuk refleksi kaki. Fasilitasnya menggunakan reclining seat yang

74 I

I Maret 2011

bisa disandarkan hingga posisi 180º. Selain itu, tempat cuci kaki yang langsung disediakan di bawah tempat duduk. “Dan ini pertama kalinya hadir di sini dan pertama kalinya juga ada di Indonesia” ujar Hendry Suparta selaku Direktur Operasional di Top Café & Zhen Kung Fu Reflexiology. Untuk menambah kenyamanan, setiap tempat duduk dilengkapi fasilitas TV LCD. Untuk refleksi kaki tarifnya relatif murah, sekitar Rp.45.000,-/90 menit. Ini tarif promo happy hour, yang berlaku dari jam 08.00-14.00 (berlaku pula untuk fasilitas massage traditional, refleksi ala tiongkok, dan tuina). Di lantai 3 ada traditional massage, dengan tenaga profesional yang terampil. Ada juga hot stone, aroma terapi, body scrub, masker susu, ear candle, dan kop atau kerik. Dilantai 4 ada refleksi ala tiongkok dan tuina. Menurut sejarahnya, refleksi ala Tiongkok ini dapat diartikan sebagai sarana penyembuhan. Ini berbekal pengalaman di zaman para pendekar atau jawara dahulu,. Bila telah selesai bertarung, pijat selalu dipakai untuk penyembuhan atau mengobati penyakit. Andy Prayitno


Maret 2011 I

I 75


REHAT

Spa sebagai Usaha Pariwisata Pemerintah Indonesia dalam hal ini diwakili Kementerian Budaya dan Pariwisata tampaknya mulai serius membenahi industri pariwisata spa. Usaha-usaha pariwisata melalui UU No.10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan seperti tertuang dalam Bab.IV pasal 14 tentang Usaha Pariwisata maka telah ditentukan 13 jenis klasifikasi usaha pariwisata termasuk di dalamnya usaha spa yang menjadi nomor terakhir.

H

al ini sebaiknya disosialisasikan dan di sambut sebagi peluang usaha yang terbuka terutama bagi kota dan daerah yang saat ini telah menjadi tujuan wisata di Indonesia. Dengan diberlakukannya UU ini tahun 2010 maka peluang usaha spa semakin jelas keberadaannya dalam perekonomian Indonesia. Selain spa sebagai salah satu usaha pariwisata maka dalam pasal 26 butir n, juga ditentukan bahwa setiap pengusaha pariwisata berkewajiban menerapkan standar usaha dan standar kompetensi sesuai dengan ketentuan dan peraturan dalam perundangundangan. Juga dalam pasal 53 disebutkan bahwa usaha pariwisata (usaha spa) dan tenaga kerja di bidang pariwisata (terapis spa) harus memiliki standar kompetensi melalui sertifikasi kompetensi yang dilakukan Lembaga Sertifikasi Profesi yang telah mendapat lisensi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Menanggapi adanya UU No.10 Tahun 2009, maka Asosiasi Spa Indonesia (ASPI) tahun 2010 telah membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) spa yang diketuai Annie Savitri. Pembentukan LSP spa ini dimaksudkan untuk memberlakukan Uji Profesi spa terapis bagi setiap pekerja di industri spa. Sebagaimana tertulis dalam pasal 63 disebutkan bahwa pengusaha yang tidak memenuhi ketentuan standarisasi usaha dan terapis maka akan dikenai sanksi administratif berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha sampai pembekuan sementara kegiatan usaha maka keberadaan LSP spa sangat membantu pengusaha untuk mendapatkan SDM yang memiliki kompetensi dan professional. LSP spa juga telah melakukan kerjasama dengan beberapa spa di luar Jakarta untuk mempercepat

76 I

I Maret 2011

uji sertifikasi ini agar pengusaha dan terapis spa secepatnya mendapatkan sertifikat profesi bagi SDM nya. The Secret’s Spa sebagai salah satu mitra kerja LSP Spa Nasional juga telah melatih para SDM nya dan para terapis yang berada dalam bimbingan dan pelatihan The Secre’ts Spa and Beauty Training Centre untuk bersiap mengikuti uji kompetensi dan uji profesi yang segera akan dilakukan di seluruh Indonesia. Diharapkan dalam tahun ini 1500 terapis spa akan mendapat Sertifikasi Kompetensi yang dilakukan diseluruh Indonesia. Pengusaha dan terapis spa yang bersedia mengikuti pelatihan tersebut dapat mendaftarkan diri di LSP SPA Nasional melalui email: henny_anas@yahoo.co.id atau Facebook Lembaga Sertifikasi Profesi SPA Nasional. Henny Anastasia/Foto oleh Elang Herdian


Diharapkan dalam tahun ini 1500 terapis spa akan mendapat Sertifikasi Kompetensi yang dilakukan diseluruh Indonesia

Maret 2011 I

I 77


AEROWISATA Hotel & Resort

Jl. Jend Sudirman Kav. 75 Jakarta 12910. Indonesia Tel ( 62-21 ) 527 6854 Fax ( 62-21 ) 527 6855

Amos Cozy Hotel

Jl. Melawai Raya 83-85, Jakarta 12160

Aston Marina Ancol

Jl. Lodan Raya No. 2A, Jakarta 14430

Aryaduta Hotel

Jl. Prapatan 44-48, Jakarta

Alila Jakarta

Jl. Pecenongan Kav. 7-17

Hotel Santika Bandung

Jl. Sumatera No.52 - 54, Bandung 40115

Patra Bandung Hotel

Jl. Ir. H. Juanda No. 132, Bandung 40132

Grand Hotel Preanger

Jl. Asia Afrika No. 8, Bandung

CIREBON Hotel Santika Cirebon

Jl. Dr. Wahidin No. 32, Cirebon 45122

Patra Cirebon Hotel

Jl. Tuparev No. 11, Cirebon 45153

Best Western International Indonesia

Senayan Trade Center, 3rd Floor No. 173 A, Jl. Asia Afrika, Jakarta Pusat

Crowne Plaza Jakarta

Jl. Gatot Subroto Kav. 2-3, Jakarta 12930

JOGJAKARTA

Golden Boutique Hotel

Jl. Gunung Sahari No. 46, Jakarta

Hotel Santika Premiere Jogja

Grand Hyatt

Jl. MH. Thamrin Kav. 28-30, Jakarta Pusat

Hotel Borobudur

Jl. Banteng Selatan No. 1, Jakarta 10710

SEMARANG

Hotel Ciputra Jakarta

Jl. Let. Jend. S. Parman, Jakarta 11470

Hotel Kristal

Jl. Tarogong Raya, Cilandak Barat, Jakarta 12430

Hotel Santika Premiere Semarang

Jl. Pandanaran No. 116 - 120, Semarang 50241

Hotel Millenium

Jl. KH. Fakhrudin, Jakarta

Patra Semarang Convention Hotel

Jl. Sisingamangaraja, Candi Baru Semarang 50252

Hotel Mulia

Jl. Asia Afrika, Senayan - Jakarta 10270

Hotel Nikko Jakarta

Jl. MH. Thamrin No. 59

Hotel Santika Premiere Jakarta

Jl. AIPDA KS. Tubun No. 7, Slipi - Jakarta

Hotel Sunlake

Jl. Danau Permai Raya C1 Sunter, Jakarta

Ibis Kemayoran Hotel

Jl. Bungur Besar Raya 79 - 81, Jakarta

Ibis Slipi

Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 59, Jakarta 11066

Le Grandeur Hotel

Jl. Mangga Dua Raya, Jakarta 10730

Le Meredien

Jl. Jend. Sudirman Kav. 18 - 20, Jakarta 10220

Lumire Hotel

Jl. Senen Raya No. 135, Jakarta Pusat

Mercure Convention Center

Jl. Pantai Indah, Ancol - Jakarta Utara

Menara Peninsula Hotel

Jl. Let. Jend. S. Parman, Jakarta 11470

Novotel Mangga Dua

Jl. Gunung Sahari Raya No. 1, Jakarta

Patra Jakarta Hotel

Jl. Jend. A.Yani No. 2, By Pass - Jakarta 10510 Jl. M. H.Thamrin, Jakarta 10340

Aston Palembang Hotel & Convention Center

Jl. POM IX Palembang Square, Palembang

Sari Pan Pacific Hotel Sahid Jaya Hotel

Jl. Jend. Sudirman No. 86, Jakarta

Sheraton Lampung Hotel

Sheraton Media Hotel & Towers

Jl. Gunung Sahari 3, Jakarta 10270

Jl. Wolter Monginsidi, Bandar Lampung Lampung 35401

Spark Hotel

Jl. Mangga Besar Raya No. 42, Jakarta Barat

PONTIANAK

The Acacia Hotel

Jl. Kramat Raya 81, Jakarta 10450

Hotel Santika Pontianak

Jl. Diponegoro No. 46, Pontianak 78123

The Batavia Hotel

Jl. Kali Besar Barat No. 44 - 46, Jakarta 11230

Hotel Mercure Pontianak

The Akmani Hotel

KH. Wahid Hasyim 91, Jakarta 13050

Jl. Jend. Ahmad Yani No. 91 Pontianak 78124

The Park Lane Jakarta

Jl. Casablanca Kav. 18, Jakarta 12870

MANADO

Dafam Hotels & Resorts

Jalan Imam Bonjol 176/E Semarang 50132 Central Java - Indonesia

Hotel Santika Premiere Seaside Tongkaina - Bunaken, Manado 95000 Resort - Manado

HARRIS hotel & conventions Kelapa Gading

Jl. Bulevar Kelapa Gading Blok M Jakarta 14240, Indonesia

MAKASSAR

Jl. Jend. Sudirman No. 19, Yogyakarta 55233

SURABAYA Hotel Santika Surabaya

Jl. Pandegiling No. 45, Raya Darmo Surabaya 60264

Hotel Majapahit

Jl. Tunjungan No. 65, Surabaya

MALANG Hotel Santika Premiere Malang

Jl. Letjen Sutoyo No. 79, Malang 65141

SUMATERA UTARA Patra Parapat Lake Resort

Jl. Pertamina Siuhan, Danau Toba Parapat 21174

LAMPUNG

Hotel Santika Makassar

Jl. Sultan Hasanuddin No. 40, Makassar

ANYER Patra Anyer Beach Resort

78 I

Desa Bandulu - Anyer 42166

BALI Hotel Santika Premiere Beach Resort - Bali

Jl. Kartika Plaza, Tuban - Bali

BANDUNG Aston Bandung Hotel & Residence Jl. Braga No. 99 - 101, Bandung

Hotel Saranam

Bali

Aston Tropicana Hotel & Plaza

Aston Grand Kuta Hotel & Resident

Jl. Dewi Sri No. 8 - Legian, Kuta, Bali

I Maret 2011

Jl. Cihampelas No. 125 - 129


AIRPORT

Sumpit ( Rice & Noodle )

Citywalk Sudirman - 1st Floor, Jl. KH. Mas Mansyur Kav. 121, Jakarta Pusat 10220

The Luv’s

Citywalk Sudirman - 1st Floor 1F#10, Jl. KH.Mas Mansyur Kav. 121, Jakarta Pusat 10220

Warung Kita

Citywalk Sudirman - 1st Floor, Jl. KH. Mas Mansyur Kav. 121, Jakarta Pusat10220

Restaurant Ganesha Ek Sanskriti

Center Park BRI II Lt 9 Jl Jendral Sudirman Kav 44-46 Jakara 10210

Balinusa Sinar Dewata Group Bandara Soekarno Hatta Jakarta

Batavia Lounge - Mutiara Lounge - Sanur Lounge - Dewa Lounge

Bandara Ahmad Yani Semarang

Srikandi Lounge

Bandara Juanda - Surabaya

Blue Sky Executive Lounge Lt. 2

Bandara Sam Ratu Langi Manado

Bunaken Lounge

Bandara Sepenggan Balikpapan

Mahalam Lounge

Bandara Hang Nadim - Batam

Bintan Lounge

SALON & SPA

Bandara Polonia - Medan

Prima Lounge - Toba Lounge - Toraja Lounge

Jhonny Andrean Salon

Citywalk Sudirman - 1st Floor, Jl. KH. Mas Mansyur Kav. 121, Jakarta Pusat 10220

Bandara Adisucipto DI Yogyakarta

Borobudur Lounge

CNB spa

Bandara Adisumarno

Sriwedari Lounge

Citywalk Sudirman - 2nd Floor Unit 20, Jl. KH. Mas Mansyur Kav. 121, Jakarta Pusat 10220

Bandara Moses Kilangi - Timika

Moses Kilangi Lounge

Bandara Jalaludin - Gorontalo

Matuduolo Lounge

The Secret Spa And Training Centre

Jln. Kelapa Gading Boulevard LB 1/9 Jakarta 14240

-Kemang Square Lt. 2 Jl. Kemang Raya No. 5

Jln. Boulevard Makassar Mall Panakkukang Lt.3 Mezaine (diatas Gramedia) Makassar

GOLF Kemayoran Golf Senayan Golf

TOUR & TRAVEL

Pondok Indah Golf

PT Raptim Indonesia

Jl. Cut Meutia No. 8 Jakarta Pusat 10340 Telp. : 021 - 314 6210 Fax : 3193 7701

PERBANKAN

Anta Tour (JAKARTA)

Grand Indonesia, East Mall #EM-3-38,3rd Floor Jln. MH. Thamrin No. 1 Jakarta 10310

Anta Tour (JAKARTA)

Jl. Melawai Raya No. 116 B, Jakarta 12160

Bank Central Asia, TBK

Lounge BCA Prioritas

SIRKUIT Sentul International Circuit

Wisma Pondok Indah Lt.4 suite #405, Jl. Sultan Iskandar Muda Kav. 5 TA, Jakarta 12310

Jl. Sentul Raya, Ciiteureup - Bogor

CAFÉ / RESTO

Jl. Boulevard Raya Blok LA 6 No. 19, Kelapa Gading 14240

American Grill - Ciputra

Ground Floor - North Entry, Jl. Let. Jend. S. Parman, Jakarta Barat

Anta Tour ( SERPONG )

American Grill - Mall Artha Gading

Great Eagle Building MAG Lt. LG, Jl. Boulevard Artha Gading

Ruko WTC Matahari No. 5855, Jl. Raya Serpong - Tangerang

Anta Tour ( CIKARANG )

American Grill - Kelapa Gading

Gading Food City, Jl. Kelapa Gading Boulevar, Jakarta Utara

Ruko Plaza Menteng Blok B/25, Jl. MH. Thamrin, Lippo Cikarang - Bekasi 17550

Anta Tour ( BANDUNG )

Jl. Pasir Kaliki No. 150 C, Bandung 40171

American Grill - Plaza Semanggi

Kawasan Bisnis Granada - GF Unit 15, Jl. Jend. Sudirman Kav. 50, Jak - Sel

Anta Tour ( SURABAYA )

Jl. Bengawan No. 51, Surabaya 60241

American Grill - Pondok Indah Mall

1st Main Entry, Jl. Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan

Anta Tour ( DENPASAR )

Komplek Perkantoran Duta Permai Blok I/H, Jl. Dewi Sartika, Denpasar - Bali 80114

American Grill - Sabang

Jl. K.H. Agus Salim No. 39, Jakarta Pusat

Anta Tour ( MAKASSAR )

American Grill - Mall Taman Anggrek

3rd Floor, Jl. Let. Jend. S.Parman Jakarta Barat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 34 A, Makassar 90174

Bengawan Solo Café

Citywalk Sudirman, Jl. KH. Mas Mansyur Kav. 121, Jakarta Pusar 10220

Kantor Cabang Pembantu Maros

Jln. Poros Makassar Maros Km 21 Ruko Griya Batas Kota Blok C No. 5 Maros - Sultan Hasanuddin Airport

Dapur Solo

Jl. Danau Sunter Utara R 35 - 37, Jakarta Utara

Smailing Tour & Travel (JAKARTA )

Gedung Smailing Tour, Jl. Majapahit 28, Jakarta 10160

Orange Concept Lounge

Citywalk Sudirman - 1st Floor unit 1 -2, Jl. KH. Mas Mansyur Kav.121, Jakarta Pusat 10220

Taman Ismail Mazuki

Primavera Eurocafe

Citywalk Sudirman - 1st Floor Unit 25, Jl. KH. Mas Mansyur Kav. 121, Jakarta Pusat 10220

VENUE Pusat Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya, No. 73, Jakarta 10330

Maret 2011 I

I 79


ASTON KUTA HOTEL & RESIDENCE

80 I

I Maret 2011


21x28.ai 1/7/2010 3:13:13 PM

Y our Perfect

W edding Pl ace

SEMERU - LAWU - BROMO Taman Budaya - Expo Resto - Hall C - Hall D

Jakarta International Expo Gedung Pusat Niaga lt.6 Arena Pekan Raya Jakarta Kemayoran, Jakarta - 10620 021-26645000, 26645084, 26645122 (phone) ballroom@jiexpo.com (mail) www.jiexpo.com (web)


Eventguide Magazine Indonesia  

Magazine, MICE