Page 1

The file was converted using http://www.convertapi.com Please purchase credits to remove this text http://www.convertapi.com/prices

MAKALAH SEJARAH ISLAM ASIA TENGGARA perkembangan islam di brunei darussalam

Oleh : ERIKSON SIHOTANG 11043101666

FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAM SYARIF KASIM RIAU 2012/2013 1|SIAT


The file was converted using http://www.convertapi.com Please purchase credits to remove this text http://www.convertapi.com/prices

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam makalah ini kami membahas mengenai hubungan sosiologi.

Makalah ini dibuat dengan tujuan untuk membantu mahasiswa dan mahasiswi dalam memahami perkembangan islam di brunei darussalam. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.

2|SIAT


The file was converted using http://www.convertapi.com Please purchase credits to remove this text http://www.convertapi.com/prices

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..............................................................................................2 DAFTAR ISI ............................................................................................................3

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................4 A .Latar Belakang Masalah ......................................................................................4 B .Rumusan Masalah ................................................................................................4 C .tujuan…………………. ......................................................................................4

BAB II PEMBAHASAN .......................................................................................5 A. Perkembangan Islam di Brunei Darussalam…………………………………….5 B. Perkembangan Islam Dilihat dari Berbagai Sisi………………………………..6 BAB III PENUTUP……………………………………………………………….8 A. kesimpulan…………………………………………………………………….. 8 B. saran……………………………………………………………………………8 DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………..9

3|SIAT


The file was converted using http://www.convertapi.com Please purchase credits to remove this text http://www.convertapi.com/prices

BAB I Pendahuluan a. Latar Belakang. Sejak akhir abad ke-19 sampai 20, terlihat perkembangan kehidupan keagamaan pada masyarakat Brunei yang sangat signifikan, baik pada tingkat kelembagaan maupun penerapan ide-ide reformis. Perubahan administrasi ketatanegaraan pada abad ini juga besar andilnya terhadap proses skripturalisasi dan reformasi keagamaan. Karena sultan (raja) memiliki wewenang penuh dalam bidang agama, hubungan antara sultan dan agama menjadi sangat kuat. Dengan demikian, perubahan politik dan dinamika agama yang dikedepankan pemerintah juga ber-imbas pada reformasi kehidupan umat beragama. Dalam abad itu juga status dan institusi-institusi Islam di Brunei tetap men-cerminkan tradisi yang umumnya juga menjadi tradisi kesultanan di Semenanjung Melayu. Literatur yang ada dalam kurun abad tersebut tidak menunjukkan ada gerakan atau kejadian penting yang dapat meronrong agama. Brunei benar-benar tidak tersentuk kontroversi keagamaan yang kadangkadang terjadi di tempat/ negara lain di kawasan ini.

b. Rumusan Masalah a. Bagaimana awal masuknya Islam di Brunei Darussalam. b. Bagaimana perkembangan Islam setelah masuk ke Brunei Darussalam.

c. Tujuan. Untuk mengetahui sejarah dan awalnya masuk Islam ke Brunei Darussalam, serta menambah wawasan kita dalam mengikuti proses perkuliahan SIAT.

4|SIAT


The file was converted using http://www.convertapi.com Please purchase credits to remove this text http://www.convertapi.com/prices

BAB II Pembahasan A. Perkembangan Islam di Brunei Darussalam Islam telah masuk di Brunei Darussalam diperkirakan pada abad ke 13 Masehi, yaitu ketika Sultan Muhammad Shah pada tahun 1368 telah memeluk islam. Akan tetapi jauh sebelum itu, sebenarnya terdapat bukti bahwa islam telah berada di Brunei Darussalam ini. Misalnya dengan diketemukannya batu nisan seorang China yang beragama Islam dengan catatan tahun 1264 Masehi, Namun pada masa ini, Islam belum cukup berkembang secara meluas. Barulah ketika Awang Khalak Betatar memeluk Islam dengan gelar Sultan Muhammad Shah, islam mulai berkembang secara luas. Ada tiga teori yang menyebutkan tentang munculnya kerajaan Brunei Darussalam; Pertama, munculnya Kesultanan Melayu yaitu ketika Malaka jatuh ketangan Portugis pada tahun 1511 Masehi. Kedua, kesultanan Melayu Islam Brunei muncul tidak lama selepas jatuhnya kerajaan Melaka kira-kira pada awal abad ke-15 Masehi. Ketiga, kesultanan Melayu Islam Brunei muncul pada tahun 1371 Masehi yaitu sebelum munculnya Kerajaan Islam Malaka. Terlepas dari Teori tersebut, Brunei Darussalam adalah sebuah Negara kecil dengan system monarichi yang memegang teguh kebudayaan melayu. Merdeka secara penuh diperolehnya pada 1 Januari 1984. Negeri ini berpenduduk mayoritas muslim dipimpin oleh Perdana Mentri sultan Hasanah Bolkiah. Sebagai Negara monarchi, kepala Negara sekaligus pemimpin islam. Dengan kata lain, Perdana Mentri sekaligus merangkap ketua lembaga keagamaan yang mengatur lalu lintas kehidupan beragama dan dibantu oleh mufti. Sementara itu, lembaga eksekutif terdiri dari Perdana Mentri dan dibantu oleh 12 kementrian. Pada perkembangan selanjutnya, Islam menjadi posisi yang sangat penting dalam Pemerintah Brunei Darussalam, baik sebagai ideology nasional maupun sebagai prinsip hidup yang mengatur kehidupan sehari-hari. Larangan pemerintah atas peredaran minum-minuman keras hingga perhatiannya terhadap proses Islamisasi melalui berbagai aktifitas keislaman, mengindikasikan perhatian komitmen Pemerintah Brunei Darussalam terhadap islam, baik sebagai agama maupun sebagai kultur Melayu Pemerintah Brunei Darussalam.

5|SIAT


The file was converted using http://www.convertapi.com Please purchase credits to remove this text http://www.convertapi.com/prices

B. Perkembangan Islam Dilihat dari Berbagai Sisi Perkembangan islam dari beberapa sisi,yaitu: 1.Politik Kerajaan Brunei Darussalam adalah negara yang memiliki corak pemerintahan monarki absolut dengan Sultan yang menjabat sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, merangkap seagai Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan dengan dibantu oleh Dewan Penasihat Kesultanan dan beberapa Menteri. Sultan Hassanal Bolkiah yang gelarnya diturunkan dalam wangsa yang sama sejak abad ke-15, ialah kepala negara serta pemerintahan Brunei. Baginda dinasihati oleh beberapa majelis dan sebuah kabinet menteri, walaupun baginda secara berkesan merupakan pemerintah tertinggi. Media amat memihak kerajaan, dan kerabat kerajaan melestarikan status yang dihormati di dalam negeri. Brunei tidak memiliki dewan legislatif, namun pada bulan September 2000, Sultan bersidang untuk menentukan Parlemen yang tidak pernah diadakan lagi sejak tahun 1984. Parlemen ini tidak mempunyai kuasa selain menasihati sultan. Disebabkan oleh pemerintahan mutlak Sultan, Brunei menjadi salah satu negara yang paling stabil dari segi politik di Asia.

2.Ekonomi Ekonomi Brunei Darussalam bertumpu pada sektor minyak bumi dan gas dengan pendapatan nasional yang termasuk tinggi di dunia satuan mata uangnya adalah Brunei Dolar yang memiliki nilai sama dengan Dolar Singapura. Selain bertumpu pada sektor minyak bumi dan gas, pemerintah Brunei mencoba melakukan diversifikasi sumber-sumber ekonomi melalui upaya peningkatan di bidang perdagangan dan Industri. Ekonomi kecil yang kaya ini adalah suatu campuran kewirausahaan dalam negeri dan asing, pengawalan kerajaan, kebajikan, serta tradisi kampung. Pengeluran minyak mentah dan gas alam terdiri dari hampir setengah PDB. Pendapatan yang cukup besar pekerjaan luar negeri menambah pendapatan daripada pengeluaran dalam negeri. Kerajaan membekali semua layanan pengobatan dan memberikan subsidi beras dan perumahan. Pemimpin-pemimpin Brunei merasa bimbang bahwa keterpaduan dengan ekonomi dunia yang semakin bertambah akan mempengaruhi perpaduan sosial dalam, walaupun Brunei telah memainkan peranan yang lebih kentara dengan menjadi ketua forum APEC pada tahun 2000. 6|SIAT


The file was converted using http://www.convertapi.com Please purchase credits to remove this text http://www.convertapi.com/prices

Rancangan-rancangan yang dinyatakan untuk masa hadapan termasuk peningkatan keterampilan tenaga buruh, pengurangan pengangguran, pengukuhan sektor-sektor perbankan dan pariwisata, serta ekonomi nya.

3.Sosial Sebenarnya Islam telah menjadi perhatian raja Brunei sejak masa lalu. Raja Brunei Brunei justru mengutus orang Islam dalam misi perdagangan, dan karena itu maka ketika pedagang Islam dari Arab datang ke Brunei mendapat sambutan dari masyarakat setempat, selanjutnya setelah raja Brunei dikukuhkan menjadi sultan, maka orang Melayu di sana secara luas menerima Islam. Artinya bahwa peta perkembangan Islam di Brunei berdasar pada pola ”top down”. Ahmad M. Sewang merumuskan, pola “top down” adalah pola penerimaan Islam oleh masyarakat elite, penguasa kerajaan, kemudian disosialisasikan dan berkembang kepada masyarakat bawah. Di samping “top down”, ada juga yang disebut “bottom up”, yakni Islam diterima terlebih dahulu oleh masyarakat lapisan bawah, kemudian berkembang dan diterima oleh masyarakat lapisan atas, atau elite penguasa kerajaan. Oleh karena pola “top down” yang menjadi pola Islamisasi di Brunei, praktis agama Islam di Brunei cepat sekali perkembangannya. Sama halnya di Kerajaan Gowa menurut hasil penelitian Ahmad M. Sewang bahwa proses Islamisasi di di daerah ini berdasar pada pola “top down”. Islam diterima terlebih dahulu elite kerajaan, yaitu Raja Tallo dan Raja Gowa, setelah itu diikuti masyarakat ramai.

7|SIAT


The file was converted using http://www.convertapi.com Please purchase credits to remove this text http://www.convertapi.com/prices

BAB III Penutup

a. Kesimpulan Dari pembahasan diatas dapat kita ketahui bahwa Islam telah masuk di Brunei Darussalam diperkirakan pada abad ke 13 Masehi, yaitu ketika Sultan Muhammad Shah pada tahun 1368 telah memeluk islam. tiga teori yang menyebutkan tentang munculnya kerajaan Brunei Darussalam; Pertama, munculnya Kesultanan Melayu yaitu ketika Malaka jatuh ketangan Portugis pada tahun 1511 Masehi. Kedua, kesultanan Melayu Islam Brunei muncul tidak lama selepas jatuhnya kerajaan Melaka kira-kira pada awal abad ke-15 Masehi. Ketiga, kesultanan Melayu Islam Brunei muncul pada tahun 1371 Masehi yaitu sebelum munculnya Kerajaan Islam Malaka. Brunei tidak memiliki dewan legislatif, namun pada bulan September 2000, Sultan bersidang untuk menentukan Parlemen yang tidak pernah diadakan lagi sejak tahun 1984. Parlemen ini tidak mempunyai kuasa selain menasihati sultan. Disebabkan oleh pemerintahan mutlak Sultan, Brunei menjadi salah satu negara yang paling stabil dari segi politik di Asia. Selain bertumpu pada sektor minyak bumi dan gas, pemerintah Brunei mencoba melakukan diversifikasi sumber-sumber ekonomi melalui upaya peningkatan di bidang perdagangan dan Industri.

b. Saran. Semoga dengan pembuatan makalah ini menjadikan tambahan ilmu bagi Mahasiswa/I dalam proses perkuliahan mata kuliah SIAT. Bila terdapat kesalahan dan kekurangan pada makalah ini, kami sangat mengharapkan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.

8|SIAT


The file was converted using http://www.convertapi.com Please purchase credits to remove this text http://www.convertapi.com/prices

Daftar Pustaka Awang Mohd. Jamil Al-Sufri, liku-liku Pencapain Kemerdekaan Negara Brunei Darussalam (Brunei: Jabatan Pusat Sejarah 1992) Cet. Ke-1. Ensiklopedia islam,Jakarta: Pt.ichtiar baru van hoeve.1999.cet. ke-5 Ensiklopedia Islam Indonesia, Tim Penyusun IAIN Syarif Hidayatullah. Jakarta. Ensiklopedia Indonesia Seri Geografi. Penyusun Redaksi Ensiklopedia Indonesia, (Jakarta:PT.intermesa.1990)cet ke-1.

Azyumardi Azra, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII, Jakarta: Kencana, 2005. "Jejak Rasul 10: Pedagang Arab sebarkan Islam ke Brunei", John L. Esposito (ed), The Oxford Encyclopedia of the Modern Islamic World,New York: Oxford University, 1995. Ahmad M. Sewang, Islamisasi Kerajaan Gowa, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005.

9|SIAT

perkembangan islam di brunei darussalam  

tugas individu